Skip to content
Back to announcement

LK SMK Audited 311224 Final.pdf

Financial statement Text extracted SOTS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1
PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk & ENTITAS ANAK


    LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
    Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal
         31 Desember 2024 dan 2023
                   Beserta
      LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI



                                                        HALAMAN

SURAT PERNYATAAN DIREKSI
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

- LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   1-2
- LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN      3
- LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                  4
- LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                           5

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN              6 - 72

Lampiran
 - LAPORAN KEUANGAN ENTITAS INDUK
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        PER 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                          Catatan           31 Desember 2024                 31 Desember 2023

ASET

ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas                                         2g, 4                    5.722.483.612                11.887.905.520
Piutang Usaha                                              2h, 5                      595.988.398                   396.263.229
Piutang Lain-lain
  Pihak Ketiga                                             2h, 6                      54.224.551                     58.384.387
Persediaan                                                 2i, 7                     433.086.354                    395.529.763
Perlengkapan                                                 8                     1.632.681.211                  1.518.124.897
Pajak Dibayar Dimuka                                        16a                    4.805.481.987                  4.777.827.539
Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka                         2j, 9                     832.486.351                    661.079.230
Jumlah Aset Lancar                                                                14.076.432.464                 19.695.114.565

ASET TIDAK LANCAR
Piutang Pihak Berelasi                                   2h, 6, 12b                            -                  2.008.239.877
Biaya Dibayar Dimuka                                        2j, 9                      2.187.903                     11.702.952
Aset Tetap                                                 2l, 10                403.844.523.031                409.326.964.514
Aset Pajak Tangguhan                                        16d                    2.019.269.217                  1.908.319.772
Aset Lain-lain                                               11                    1.200.000.000                  1.200.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                         407.065.980.151                414.455.227.115

JUMLAH ASET                                                                      421.142.412.615                434.150.341.680




                                  Lihat Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                       bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian ini secara keseluruhan




                                                           1
Page 9
                                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            PER 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                             Catatan            31 Desember 2024                31 Desember 2023

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
  Utang Usaha - Pihak Ketiga                                   2o, 13                     483.004.068                  492.188.083
  Utang Lain-Lain
  - Pihak Ketiga                                                14                        158.728.407                  157.627.012
  - Pihak Berelasi                                              12d                     1.300.031.000                1.740.457.000
  Utang Pajak                                                   16b                       721.730.974                  935.493.435
  Beban Akrual                                                  15                      2.277.327.155                1.844.386.627
  Jaminan Pelanggan                                             20                        256.763.744                  702.173.759
  Liabilitas Jangka Panjang- Bagian yang
     jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
     - Utang Bank                                                17                    8.905.873.087                 7.698.700.925
     - Liabilitas Sewa Pembiayaan                                18                       65.940.000                    60.445.000
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                       14.169.398.435                13.631.471.841

LIABILITAS JANGKA PANJANG
  Utang Pihak Berelasi                                        12c, 14                107.095.747.230                95.277.499.168
  Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
     Bagian yang jatuh tempo dalam waktu
     satu tahun:
     - Utang Bank                                               17                    49.681.445.097                58.587.318.184
     - Liabilitas Sewa Pembiayaan                               18                        21.980.000                    93.415.000
  Liabilitas Imbalan Pasca Kerja                                19                     1.559.685.070                 1.515.385.440
  Liabilitas Pajak Tangguhan                                    16d                   53.626.451.774                53.513.222.438
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                     211.985.309.171               208.986.840.230

JUMLAH LIABILITAS                                                                    226.154.707.606               222.618.312.071

EKUITAS
Modal Saham
  Modal Dasar 2.400.000.000 saham
   dengan nilai nominal Rp 100 per saham
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
    1.000.003.979 lembar saham pada
    tahun 2024 dan 2023                                          21                  100.000.397.900               100.000.397.900
Tambahan Modal Disetor                                           22                   14.491.453.870                14.491.453.870
Surplus Revaluasi Aset Tetap                                     10                  183.875.074.658               183.875.074.658
Komponen Ekuitas Lainnya                                                               1.630.418.401                 1.561.103.217
Saldo Laba (Rugi)                                                                   (114.862.484.236)              (98.403.115.285)
Jumlah Ekuitas yang Dapat
  Diatribusikan kepada Pemilik Induk                                                 185.134.860.593               201.524.914.360
  Kepentingan Non-Pengendali                                     23                     9.852.844.416               10.007.115.249
JUMLAH EKUITAS                                                                       194.987.705.009               211.532.029.609
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                        421.142.412.615               434.150.341.680



                                     Lihat Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                          bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian ini secara keseluruhan




                                                                 2
Page 10
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2024 DAN 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                               Catatan                  2024                2023
PENDAPATAN USAHA                                                2q, 24               22.552.571.484       22.585.256.898
BEBAN POKOK PENDAPATAN                                          2q, 25                (8.204.582.156)     (7.774.656.754)
LABA BRUTO                                                                           14.347.989.328       14.810.600.144
BEBAN USAHA
 Beban Penjualan                                                2q, 26               (1.091.950.350)      (1.012.577.807)
 Beban Umum dan Administrasi                                    2q, 27              (22.011.033.660)     (20.059.007.059)
  Jumlah Beban Usaha                                                                (23.102.984.010)     (21.071.584.866)
LABA (RUGI) USAHA                                                                     (8.754.994.682)     (6.260.984.722)
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
  Pendapatan Bunga                                                                       142.040.718         169.565.409
  Beban Keuangan                                                2q, 28                (6.490.911.929)     (7.673.358.860)
  Beban Pajak                                                                         (1.089.019.373)       (444.749.923)
  Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Usaha -
    Pihak Ketiga                                                                           1.156.487         206.734.889
  Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                                10                      21.793.694         113.120.000
  Lain-lain - Bersih                                                                      15.409.928         163.527.017
  Jumlah pendapatan (beban) lain-lain                                                 (7.399.530.475)     (7.465.161.468)
LABA (RUGI) SEBELUM
  PAJAK PENGHASILAN                                                                 (16.154.525.157)     (13.726.146.190)
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
  Pajak Kini                                                     16c                    (478.471.358)       (565.315.181)
  Penyesuaian Tahun Lalu                                                                   1.963.745         722.446.560
  Pajak Tangguhan                                                                         17.297.482        (106.718.816)
Jumlah manfaat (beban) pajak penghasilan                                                (459.210.131)         50.412.563
LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN                                                   (16.613.735.288)     (13.675.733.627)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
  Pengukuran kembali atas Liabilitas
    Imbalan Kerja                                                                         88.988.061         (79.144.337)
  Surplus Revaluasi Aset Tetap                                                                     -      38.114.142.058
  Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Terkait                                              (19.577.373)     (8.367.699.499)
Penghasilan komprehensif lain
  tahun berjalan                                                                          69.410.688      29.667.298.222
JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF                                                          (16.544.324.600)       15.991.564.595
RUGI TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                                            (16.459.368.951)     (13.614.195.939)
   Kepentingan Non-Pengendali                                                          (154.366.337)         (61.537.688)
                                                                                    (16.613.735.288)     (13.675.733.627)
RUGI KOMPREHENSIF YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                                            (16.390.053.767)      15.343.858.351
   Kepentingan Non-Pengendali                                                          (154.270.833)         647.706.244
                                                                                    (16.544.324.600)      15.991.564.595
RUGI PER SAHAM DASAR                                              33                           (16,61)             (13,68)




                                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian
                                yang tidak terspisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan




                                                     3
Page 11
                                                                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                           LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                                                      Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024
                                                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                    Tambahan modal      Surplus Revaluasi           Komponen                   Saldo                                  Kepentingan
                                  Modal saham                                                                                                        Jumlah                            Jumlah Ekuitas
                                                        disetor            Aset Tetap             Ekuitas Lainnya            Laba (Rugi)                             Non-Pengendali

Saldo per 1 Januari 2023         100.000.007.500     14.489.466.870        154.855.264.313             1.622.859.272        (84.788.919.346)      186.178.678.609     9.359.409.005    195.538.087.614

Laba (rugi) tahun berjalan                    -                    -                         -                      -       (13.614.195.939)      (13.614.195.939)      (61.537.688)   (13.675.733.627)
Penyesuaian                                   -                                                                     -                     -                     -                 -                  -
Setoran modal                           390.400           1.987.000                      -                          -                     -             2.377.400                 -          2.377.400
Surplus Revaluasi Aset Tetap                  -                   -         29.019.810.345                          -                     -        29.019.810.345       709.220.460     29.729.030.805
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                  -                  -                         -           (61.756.055)                         -       (61.756.055)           23.472        (61.732.583)
Saldo per 31 Desember 2023       100.000.397.900     14.491.453.870        183.875.074.658             1.561.103.217        (98.403.115.285)      201.524.914.360    10.007.115.249    211.532.029.609

Laba tahun berjalan                             -                  -                         -                      -       (16.459.368.951)      (16.459.368.951)     (154.366.337)   (16.613.735.288)
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                  -                  -                         -           69.315.184                           -       69.315.184             95.504        69.410.688
Saldo per 31 Desember 2024       100.000.397.900     14.491.453.870        183.875.074.658             1.630.418.401      (114.862.484.236)       185.134.860.593     9.852.844.416    194.987.705.009



                                                               Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian
                                                             yang tidak terspisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan




                                                                                                   4
Page 12
                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                  UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 DESEMBER 2024 DAN 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                                                   2024               2023

Arus kas dari aktivitas operasi
 Kas yang Diperoleh dari Pelanggan                                              21.907.436.300      22.668.364.458
 Kas yang Dibayarkan kepada Pemasok                                            (10.458.513.357)     (7.811.904.847)
 Kas yang Dibayarkan kepada Karyawan                                           (10.607.868.661)    (10.814.439.333)
 Kas yang dihasilkan dari operasi                                                  841.054.282       4.042.020.278
 Penerimaan Bunga                                                                  158.194.647         169.565.409
 Penerimaan (Pengeluaran) Kas Lainnya                                           (5.234.399.991)     (2.326.504.995)
Kas bersih diperoleh dari
 aktivitas operasi                                                              (4.235.151.062)     1.885.080.692

Arus kas dari aktivitas investasi
 Perolehan Aset Hak Guna                                                                      -       (282.600.000)
 Perolehan Aset Tetap                                                              (984.573.625)    (1.108.403.310)
 Aset Tetap Dalam Pembangunan                                                       (98.000.001)      (427.207.136)
 Penerimaan Penjualan aset tetap                                                     21.793.694        113.120.000
Kas bersih digunakan
 untuk aktivitas investasi                                                      (1.060.779.932)     (1.705.090.446)


Arus kas dari aktivitas pendanaan
 Pembayaran Utang Bank                                                          (7.800.000.000)    (7.200.000.000)
 Peningkatan (Penurunan) Utang Lain-lain - Pihak Berelasi                       11.377.822.062     12.716.633.585
 (Peningkatan) Penurunan Piutang Lain-lain - Pihak Berelasi                      2.008.239.877      2.069.274.936
 Pembayaran Bunga                                                               (6.389.612.853)    (7.667.802.460)
 Pembayaran Liabilitas Sewa Pembiayaan                                             (65.940.000)       (43.960.000)
 Peningkatan Modal Disetor                                                                   -          2.377.400
Kas bersih diperoleh (digunakan)
 dari aktivitas pendanaan                                                          (869.490.914)     (123.476.539)
Kenaikan (penurunan) bersih
 kas dan setara kas                                                             (6.165.421.908)        56.513.707
Kas dan setara kas
 pada awal tahun                                                                11.887.905.520     11.831.391.813
Kas dan setara kas
 pada akhir tahun                                                                5.722.483.612     11.887.905.520




                              Lihat Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian
                                 tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini secara keseluruhan.




                                                              5
Page 13
                         PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                          Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                   31 Desember 2024 dan 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM

  a. Pendirian dan Informasi Umum

    PT Satria Mega Kencana Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Ilmiawan Dekrit
    Supatmo, SH No.62 tanggal 16 Juni 2004. Anggaran Dasar Perusahaan telah disahkan oleh
    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.C-
    10271HT.01.01.TH.2005 tanggal 14 April 2005.

    Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir
    dilakukan berdasarkan Akta Notaris No. 167 tanggal 20 November 2024 oleh Christina Dwi Utami,
    S.H., M.Hum., M.Kn., sehubungan dengan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
    (“RUPSLB”), antara lain tentang persetujuan pengeluaran saham dalam simpanan/portepel
    Perseroan dan menawarkan/menjual saham baru yang akan dikeluarkan dari portepel tersebut
    melalui Penawaran Umum kepada masyarakat. Perubahan ini telah diterima dan dicatat oleh
    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No.AHU-AH.01.09-
    0285089 tertanggal 6 Desember 2024.

    Pada tanggal 7 Juni 2023, terdapat perubahan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, di
    mana kegiatan usaha Perusahaan meliputi bidang real estate yang di miliki sendiri atau di sewa;
    kawasan pariwisata; kawasan industri; real estate atas dasar balas jasa (fee ) atau kontrak; dan
    aktivitas perusahaan holding, dan perubahan dalam Pasal 17 ayat 5 Anggaran Dasar Perusahaan
    mengenai pengumuman laporan keuangan Perusahaan sebagaimana di muat dalam Akta No.75
    tanggal 7 Juni 2023. Perubahan dan penyesuaian tersebut telah mendapat persetujuan dari
    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
    AHU-0036710.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 27 Juni 2023.

    Pada saat ini, Perusahaan melakukan kegiatan berupa real estate dan kawasan pariwisata yang
    juga melakukan investasi saham pada Entitas Anak.
    Kantor pusat Perusahaan terletak di Jl. Panglima Polim Raya No.28, Kelurahan Pulo, Kecamatan
    Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
    Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2013.
    Pemegang saham pengendali Perusahaan adalah Herman Herry Adranacus.

  b. Penawaran Umum

    Pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran No.097/SMK-
    DIR/VII/2018 serta perubahan terakhir yang disampaikan melalui Surat No. 160/SMK-DIR/XI/2018
    tanggal 28 November 2018, Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui
    pasar modal sejumlah 400.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga
    penawaran Rp165 per saham. Pada tanggal 30 November 2018, berdasarkan Surat Otoritas Jasa
    Keuangan No.S-171/D.04/2018, Perusahaan telah memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif
    Pernyataan Pendaftaran. Selisih lebih jumlah yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai
    nominalnya sebesar Rp21.299.134.834 di catat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” setelah
    dikurangi biaya emisi saham sebesar Rp4.700.865.166 (catatan 22). Pada tanggal 10 Desember
    2018, seluruh saham Perseroan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.




                                                6
Page 14
                                PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                                Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                 Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                          31 Desember 2024 dan 2023
                               (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

  b. Penawaran Umum (lanjutan)

     Pada tanggal 10 Desember 2018, Perusahaan menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya
     200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membeli saham baru
     dalam Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara terpisah
     dari saham baru tersebut. Rincian waran seri I yang sudah dikonversi sejak tahun 2019 sampai
     dengan per 31 Desember 2023 dengan mengisi tabel sebagai berikut:

                                                               Nilai Nominal        Harga       Jumlah (Rp) (lembar saham x
          Nama Waran    Tanggal Konversi Lembar Saham
                                                                    (Rp)       Pelaksanaan (Rp)     harga pelaksanaan)

     Waran Seri I           11-07-2019                   5              100                     600                      3.000
     Waran Seri I           04-11-2020                  10              100                     600                      6.000
     Waran Seri I           11-02-2021                  50              100                     600                     30.000
     Waran Seri I           05-07-2021                  10              100                     600                      6.000
     Waran Seri I           30-11-2023                   4              100                     600                      2.400
     Waran Seri I           06-12-2023                 800              100                     600                    480.000
     Waran Seri I           07-12-2023               3.100              100                     600                  1.860.000
         Jumlah                                      3.979                                                           2.387.400

     Untuk waran yang belum diterbitkan sampai dengan batas waktu tanggal peralihan (7 Desember
     2023) dengan jumlah 199.996.021 lembar waran tidak dilakukan konversi.

  c. Entitas Anak

     Per tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan memiliki kepemilikan pada Entitas Anak
     berikut ini:

                                                                   Persentase         Tahun operasi         Jumlah aset
             Entitas Anak        Domisili      Jenis Usaha
                                                                kepemilikan efektif     komersial        sebelum eliminasi
                                                                                                        2024          2023
     PT Tanjung Karoso Permai
     ("TKP")                  Jakarta       Belum beroperasi           90,00                -         136.628.846   137.405.882
     PT Dwimukti Mitra Wisata
     ("DMW")                  Jakarta       Perhotelan                 99,00              2023         13.437.211    92.259.086


     i.    Pendirian Entitas Anak
           Pada tanggal 14 Desember 2012, Perusahaan dan Vonny Kristiani mendirikan PT Tanjung
           Karoso Permai ("TKP") dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 90% dan 10%
           saham.

     ii. Pembelian Saham Entitas Anak
           Pada tanggal 31 Januari 2013, Perusahaan membeli saham PT Dwimukti Mitra Wisata ("DMW")
           dari Yudi Adranacus dan Herman Herry Adranacus masing-masing sebanyak 50 lembar saham
           (atau sebesar 1% kepemilikan dalam DMW) dan 2.450 lembar saham (atau sebesar 49%
           kepemilikan dalam DMW) sehingga kepemilikan saham Perusahaan setelah pembelian tersebut
           adalah sebesar 50% dan sisanya dimiliki oleh Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani
           masing-masing sebesar 25%. Nilai buku aset bersih entitas anak pada saat pembelian adalah
           sebesar Rp5.000.000.000 dan tidak ada Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
           Sepengendali yang dicatat terkait transaksi pembelian ini.



                                                               7
Page 15
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

  c. Entitas Anak (lanjutan)

     ii. Pembelian Saham Entitas Anak (lanjutan)
        Pada tanggal 29 Maret 2018, Perusahaan membeli 49% kepemilikan saham dalam DMW dari
        Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar saham
        (atau sebesar 25% kepemilikan dalam DMW) dan 1.200 lembar saham (atau sebesar 24%
        kepemilikan dalam DMW) dengan harga beli Rp1.000.000 per lembar saham dengan total
        sebesar Rp2.450.000.000. Setelah pembelian saham tersebut, kepemilikan saham Perusahaan
        adalah 99% dan sisanya dimiliki oleh Vonny Kristiani sebesar 1%. Atas pembelian ini, timbul
        selisih antara nilai perolehan investasi dengan proporsi nilai buku aset bersih entitas anak
        sebesar Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
        Sepengendali dalam akun Tambahan Modal Disetor dalam bagian Ekuitas pada Laporan Posisi
        Keuangan Konsolidasian per 31 Desember 2024 (catatan 22).

  d. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan

     Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
     adalah sebagai berikut:
                                                      2024                             2023
     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama                        Stevano Rizki Adranacus           Stevano Rizki Adranacus
     Komisaris Independen                   Husni Heron                       Husni Heron

     Direksi
     Direktur Utama                         Floreta Tane                      Martinelly
     Direktur                               Sorta Delima Rosida               Floreta Tane
                                            Elisabeth Cesilia Purba
     Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 20 November 2024, para pemegang
     saham menyetujui pengangkatan kembali Floreta Tane selaku Direktur Utama dan Sorta Delima
     Rosida Elisabeth Cesilia selaku Direktur Perusahaan terhitung sejak ditutupnya rapat. Perubahan
     ini diaktakan dengan akta notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn. No.167 tanggal 20
     November 2024 dan telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
     Indonesia berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.09-0285089 tanggal 6 Desember 2024.

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, susunan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai
     berikut:
                                                2024                        2023

     Ketua                                  Husni Heron                       Husni Heron
     Anggota                                Maskanah                          Maskanah
                                            Aryo Kusumo Wibowo                Aryo Kusumo Wibowo
     Sekretaris Perusahaan                  Margaretha R.W. Tanaji            Yovita
     Kepala Audit Internal                  Anne Rahardja                     Anne Rahardja




                                                 8
Page 16
                         PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                          Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                   31 Desember 2024 dan 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

  d. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (lanjutan)

     Pada tanggal 28 Agustus 2024 terdapat perubahan jabatan Sekretaris Perusahaan, berdasarkan
     surat keputusan Direksi Perusahaan No.126/SMK-Dir/SK/VIII/2024 tentang pengangkatan
     sekretaris Perusahaan, mengangkat Margaretha R.W. Tanaji sebagai Sekretaris Perusahaan
     menggantikan Yovita. Pengangkatan Sekretaris Perusahaan tersebut telah disampaikan kepada
     Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat No.Ref.:126/SMK-Dir/SK/VIII/2024.

     Jumlah remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan dan Entitas Anak
     untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar
     Rp2.255.668.100 dan Rp2.034.354.000.
     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan dan Entitas Anak mempekerjakan masing-
     masing 15 dan 14 karyawan tetap.

  e. Izin Usaha Kawasan Industri

     Pada tanggal 31 Desember 2020 Perusahaan memiliki Izin Usaha Kawasan Industri yang berlokasi
     di jalan Panglima Polim Raya No.28 Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan
     dengan luas lahan 246 m2. Adapun rencana kegiatan adalah untuk Real Estate atas dasar balas
     jasa (fee ) atau kontrak, kawasan pariwisata dan kawasan industri.

  f. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

     Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
     yang telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 27 Maret 2025.


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

  a. Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian
     Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi
     Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
     Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
     Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No.VIII.G7 Lampiran Keputusan Ketua OJK
     No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman
     Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
     (OJK).
     Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disajikan berdasarkan konsep Biaya Perolehan
     (Historical Cost), kecuali beberapa akun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan
     dalam masing-masing Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian.
     Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
     Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
     manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
     Perusahaan dan Entitas Anak. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang
     lebih tinggi atau area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap Laporan
     Keuangan Konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.



                                                9
Page 17
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  a. Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)
     Laporan Keuangan Konsolidasian disusun dengan menggunakan dasar Akrual (Accrual basis ),
     kecuali Laporan Arus Kas Konsolidasian. Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan dengan
     menggunakan metode Langsung (Direct method ) dengan mengelompokkan arus kas dalam
     aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

     Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian adalah
     Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.

  b. Standar dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif Tahun
     Berjalan

     Standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta amendemen dan
     penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk
     tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 namun tidak berdampak secara material
     terhadap pelaporan kinerja ataupun posisi keuangan Perusahaan adalah sebagai berikut:
     •   Amendemen PSAK 201 (sebelumnya PSAK 1) tentang “Penyajian Laporan Keuangan -
         Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang”;
     •   Amendemen PSAK 201 (sebelumnya PSAK 1) tentang “Penyajian Laporan Keuangan -
         Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan”;
     •   Amendemen PSAK (sebelumnya PSAK 73) tentang “Sewa - Liabilitas Sewa dalam Jual dan
         Sewa-balik”; dan
     •   Amendemen PSAK 207 (sebelumnya PSAK 2), “Laporan Arus Kas” dan PSAK 107
         (sebelumnya PSAK 60), “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, tentang “PSAK 207 dan PSAK
         107 - Pengaturan Pembiayaan Pemasok”.

  c. Standar dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi telah Diterbitkan namun Belum
     Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan

     Pada tanggal penerbitan laporan keuangan ini, terdapat pula beberapa standar dan interpretasi
     standar akuntansi keuangan yang baru serta amendemen ataupun penyesuaian terhadap standar
     akuntansi keuangan lainnya yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif.

     Standar, interpretasi, amendemen ataupun penyesuaian tersebut akan berlaku efektif untuk tahun
     buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025, sebagai berikut:
     •   PSAK 117 (sebelumnya PSAK 74) tentang “Kontrak Asuransi”;
     •   Amendemen PSAK 117 (sebelumnya PSAK 74) tentang “Kontrak Asuransi - Penerapan Awal
         PSAK 117 dan PSAK 109 (sebelumnya PSAK 71) - Informasi Komparatif”; dan
     •   Amendemen PSAK 221 (sebelumnya PSAK 10) tentang “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta
         Asing - Kekurangan Ketertukaran”.




                                                10
Page 18
                            PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                             Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  c. Standar dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi telah Diterbitkan namun Belum
     Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan (lanjutan)

     Beberapa PSAK juga diamendemen yang merupakan amendemen konsekuensial karena
     berlakunya PSAK 117: Kontrak Asuransi, yaitu:
     •     PSAK 103: Kombinasi Bisnis (sebelumnya PSAK 22);
     •     PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan
           (sebelumnya PSAK 58);
     •     PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan (sebelumnya PSAK 60);
     •     PSAK 109: Instrumen Keuangan (sebelumnya PSAK 71);
     •     PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan (sebelumnya PSAK 72);
     •     PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan (sebelumnya PSAK 1);
     •     PSAK 207: Laporan Arus Kas (sebelumnya PSAK 2);
     •     PSAK 216: Aset Tetap (sebelumnya PSAK 16);
     •     PSAK 219: Imbalan Kerja (sebelumnya PSAK 24);
     •     PSAK 228: Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama (sebelumnya PSAK 15);
     •     PSAK 232: Instrumen Keuangan: Penyajian (sebelumnya PSAK 50);
     •     PSAK 236: Penurunan Nilai Aset (sebelumnya PSAK 48);
     •     PSAK 237: Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijensi (sebelumnya PSAK 57);
     •     PSAK 238: Aset Takberwujud (sebelumnya PSAK 19); dan
     •     PSAK 240: Properti Investasi (sebelumnya PSAK 13).
     Penerapan dini untuk standar, interpretasi, amandemen ataupun penyesuaian terhadap standar
     akuntansi keuangan di atas diperkenankan.
     Manajemen masih mengevaluasi penerapan dari standar, interpretasi, amendemen ataupun
     penyesuaian tersebut, dan belum dapat menentukan dampak yang mungkin timbul terhadap
     pelaporan keuangan Perusahaan secara keseluruhan.

  d. Prinsip-prinsip konsolidasian

     (i)    Entitas anak

            Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Grup memiliki
            pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak
            untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki
            kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas entitas
            tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal dimana pengendalian
            dialihkan kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal dimana Grup
            kehilangan pengendalian.
            Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup yang belum direalisasi telah dieliminasi.
            Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. Jika diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh
            entitas anak telah diubah untuk menyesuaikan dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi
            oleh Grup.




                                                   11
Page 19
                            PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                             Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  d. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)

     (i)    Entitas anak (lanjutan)

            Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali dicatat berdasarkan PSAK 38 (Revisi
            2012) “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” dimana selisih harga perolehan yang dibayar
            dengan nilai tercatat aset neto yang diperoleh dicatat sebagai bagian akun tambahan modal
            disetor di ekuitas.

            Berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012) tersebut, unsur-unsur laporan keuangan konsolidasian
            dari entitas yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali
            dan untuk periode komparatif, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut
            telah terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian.


     (ii)   Entitas asosiasi

            Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan namun
            bukan pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi
            pada entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas (lihat poin (iii) di bawah), setelah pada
            awalnya diakui pada nilai perolehan.

            Nilai perolehan diukur pada nilai wajar aset yang dialihkan, kepemilikan ekuitas yang
            diterbitkan, atau liabilitas yang diakui pada tanggal transaksi, termasuk biaya transaksi yang
            dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan. Goodwill pada entitas asosiasi
            merupakan selisih lebih dari nilai perolehan entitas asosiasi atas bagian Grup atas nilai wajar
            aset neto teridentifikasi entitas asosiasi dan dimasukkan dalam nilai tercatat investasi. Jika
            bagian Grup atas nilai wajar aset neto teridentifikasi entitas asosiasi melebihi nilai
            perolehannya dalam kasus pembelian diskon, selisih tersebut diakui pada laba rugi.

     (iii) Pengaturan bersama

            Menurut PSAK 66, pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai operasi bersama atau
            ventura bersama bergantung pada hak dan kewajiban kontraktual para investor bukan struktur
            hukum dari pengaturan bersama. Grup telah menilai sifat dari pengaturan bersama dan
            menentukan pengaturan tersebut sebagai ventura bersama. Ventura bersama dicatat
            menggunakan metode ekuitas, setelah pada awalnya diakui sebagai biaya pada laporan
            posisi keuangan konsolidasian.

     (iv) Metode ekuitas

            Pada metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya perolehan dan selanjutnya
            disesuaikan untuk mengakui bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari investee pada
            laba rugi dan bagiannya dalam pergerakan penghasilan komprehensif lainnya dari investee
            pada penghasilan komprehensif lainnya.




                                                    12
Page 20
                            PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                             Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  d. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)

     (iv) Metode ekuitas (lanjutan)
            Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi atau
            ventura bersama dieliminasi sebesar kepentingan Grup dalam entitas-entitas tersebut.
            Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan bukti
            penurunan nilai atas aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi atau ventura
            bersama telah diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dengan kebijakan yang
            diterapkan oleh Grup.
            Jika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama sama dengan atau
            melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, termasuk piutang tanpa
            agunan, Grup menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban
            atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.
            Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa telah
            terjadi penurunan nilai atas investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama. Jika
            demikian, maka nilai tercatat dari investasi yang dicatat dengan akuntansi ekuitas diuji untuk
            penurunan nilai sesuai dengan kebijakan yang dijelaskan pada Catatan 2n. Dividen yang
            diterima dan yang akan diterima dari entitas asosiasi atau ventura bersama diakui sebagai
            pengurang jumlah tercatat investasi.

  e. Penjabaran mata uang asing

     (i)    Mata uang fungsional dan penyajian
            Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang
            fungsional Perusahaan dan mata uang penyajian Grup. Akun-akun yang tercakup dalam
            laporan keuangan konsolidasian setiap entitas anak di dalam Grup diukur menggunakan mata
            uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi (“mata uang
            fungsional”). Untuk tujuan konsolidasi, untuk entitas anak Grup yang memiliki mata uang
            fungsional berbeda, maka aset dan liabilitas entitas anak Grup ditranslasikan dengan kurs
            tengah Bank Indonesia pada akhir periode pelaporan. Sementara itu, pendapatan dan beban
            ditranslasikan dengan kurs rata-rata dari kurs tengah Bank Indonesia selama periode laporan
            laba rugi.

            Selisih yang timbul dari penjabaran laporan keuangan konsolidasian entitas anak Grup
            tersebut ke dalam Rupiah disajikan dalam akun “Penghasilan komprehensif lainnya” pada
            ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

     (ii)   Transaksi dan saldo
            Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan
            kurs yang berlaku pada tanggal transaksi.
            Pada setiap tanggal pelaporan, setiap aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
            dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah disesuaikan untuk mencerminkan kurs penutup.
            Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata
            uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
            menggunakan kurs yang berlaku pada akhir periode pelaporan diakui di dalam laba rugi.



                                                    13
Page 21
                              PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                              Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                               Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                        31 Desember 2024 dan 2023
                             (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  e. Penjabaran mata uang asing (lanjutan)

     (ii)    Transaksi dan saldo (lanjutan)
             Kurs Dolar Amerika Serikat (Dolar AS atau AS$) terhadap Rupiah berdasarkan kurs tengah
             yang diterbitkan oleh bank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2024 dalam nilai penuh
             adalah Rp16.162 (2023: Rp15.416).

     Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan
     yang diatur dalam PSAK 224, "Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi".
     Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas
     laporan keuangan konsolidasian.

  f. Transaksi Pihak-pihak Berelasi

     Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan
     laporan keuangannya (dalam pernyataan ini dirujuk sebagai entitas pelapor).
     1) Orang atau anggota keluarga terdekat yang mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
        tersebut:
            a. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor,
            b. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor atau,
            c. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.

     2) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
            a. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
               induk, entitas anak, berikutnya terkait dengan entitas lain).
            b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
               asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana
               entitas lain tersebut adalah anggotanya).
            c. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
            d. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas lain adalah entitas
               asosiasi dari entitas ketiga.
            e. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah
               satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
               adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga
               berelasi dengan entitas pelapor.
            f. Orang yang diidentifikasi dalam angka 1 butir b memiliki pengaruh signifikan atas entitas
               atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
            g. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok
               tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada
               entitas induk dari entitas pelapor.
     Semua transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan
     tingkat bunga atau harga, persyaratan dan kondisi yang sama sebagaimana dilakukan dengan
     pihak ketiga, diungkapan dalam laporan keuangan.




                                                     14
Page 22
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  g. Kas dan Setara Kas

     Kas dan setara kas termasuk kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka
     waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau
     tidak dibatasi penggunaannya.

     Bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya disajikan pada akun “kas yang dibatasi
     penggunaannya” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

  h. Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain

     Piutang usaha adalah jumlah tagihan dari pelanggan untuk barang yang dijual atau jasa yang
     diberikan dalam transaksi bisnis pada umumnya. Piutang lain-lain adalah jumlah tagihan dari pihak
     ketiga atau pihak yang berelasi di luar kegiatan usaha. Jika pembayaran piutang diharapkan
     selesai dalam satu tahun atau kurang (atau dalam siklus normal operasi dari bisnis jika lebih lama),
     piutang tersebut dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang tersebut disajikan sebagai
     aset tidak lancar.

     Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur
     pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi
     dengan provisi atas penurunan nilai.
     Kolektibilitas piutang usaha dan piutang lain-lain ditinjau secara berkala. Piutang yang diketahui
     tidak tertagih, dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya. Akun provisi
     digunakan ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menagih seluruh atau
     sebagian nilai terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang.

     Kesulitan keuangan signifikan yang dialami debitur, debitur dinyatakan pailit atau melakukan
     reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran merupakan indikator yang
     dianggap dapat menunjukan adanya penurunan nilai piutang. Arus kas terkait dengan piutang
     jangka pendek tidak didiskontokan apabila efek diskonto tidak material.

     Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan disajikan sebagai “(beban)/pendapatan
     lain-lain, neto” untuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Ketika piutang usaha dan piutang lain-
     lain, yang rugi penurunan nilainya telah diakui, tidak dapat ditagih pada periode selanjutnya, maka
     piutang tersebut dihapusbukukan dengan mengurangi akun provisi. Jumlah yang selanjutnya dapat
     ditagih kembali atas piutang yang sebelumnya telah dihapusbukukan, dikreditkan terhadap
     “(beban)/pendapatan lain-lain, neto” pada laba rugi.

  i. Persediaan

     Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih
     (the lower of cost or net realizable value ). Biaya perolehan persediaan di nilai dengan
     menggunakan metode Rata-rata (Average method ). Penyisihan persediaan usang dan penyisihan
     penurunan nilai persediaan ditentukan untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi
     bersih.
     Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi
     dengan taksiran biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan
     penjualan.



                                                  15
Page 23
                           PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                            Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                     31 Desember 2024 dan 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  j. Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka

     Pembayaran dimuka adalah biaya yang dibayar dimuka dan dicatat sebagai aset sebelum
     dimanfaatkan. Akun ini terdiri dari uang muka pembelian dan biaya dibayar dimuka. Uang muka
     pembelian merupakan pembayaran dimuka atas pembelian perlengkapan keperluan operasional
     dan beban lainnya. Pembayaran dimuka dialokasikan selama jangka waktu pembayaran dan
     dibebankan ke akun yang sesuai dalam laporan laba rugi saat terjadinya. Pembayaran dimuka
     yang diharapkan akan terealisasi dalam waktu tidak lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan,
     diklasifikasikan sebagai aset lancar, selebihnya, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

  k. Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan

     Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan diukur pada nilai yang lebih
     rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.
     Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan harus diklasifikasikan sebagai
     dimiliki untuk dijual jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan
     dari pada melalui pemakaian berlanjut.
     Kondisi ini dapat terpenuhi hanya ketika investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset
     lepasan berada dalam keadaan segera dapat dijual dan penjualannya harus sangat mungkin
     terjadi. Manajemen harus berkomitmen terhadap rencana penjualan tersebut, yang diperkirakan
     memenuhi ketentuan pengakuan sebagai penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal
     klasifikasi.

  l. Aset Tetap dan Penyusutan

     Pemilikan Langsung

     Perusahaan dan Entitas Anak melakukan perubahan kebijakan akuntansi aset tetap untuk
     kelompok tanah dan bangunan pada tahun 2017, semula dicatat berdasarkan metode biaya
     perolehan, menjadi metode revaluasi, yang dihitung oleh penilai independen. Perubahan kebijakan
     akuntansi ini dilakukan dengan tujuan agar Laporan Keuangan Konsolidasian dapat
     menggambarkan investasi Perusahaan dan Entitas Anak dalam aset tetap kelompok tanah dan
     bangunan dan perubahan dalam investasi tersebut sesuai dengan nilai pasar pada periode
     Laporan Keuangan Konsolidasian (Catatan 10).
     Aset tetap tanah dan bangunan dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai wajar
     pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang
     terjadi setelah tanggal revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang memadai untuk
     memastikan bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan
     dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan.
     Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah dan bangunan diakui pada penghasilan komprehensif
     lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi, kecuali sebelumnya penurunan
     revaluasi atas aset tetap yang sama pernah diakui dalam laporan laba rugi, dalam hal ini kenaikan
     revaluasi hingga sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba
     rugi. Penurunan jumlah tercatat berasal dari revaluasi dibebankan dalam laba rugi apabila
     penurunan tersebut melebihi nilai saldo surplus revaluasi aset yang bersangkutan, jika ada.




                                                 16
Page 24
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  l. Aset Tetap dan Penyusutan (lanjutan)

     Pemilikan Langsung (lanjutan)

     Surplus revaluasi tanah dan bangunan yang telah disajikan dalam ekuitas dipindahkan langsung ke
     saldo laba pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya.
     Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam
     menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat
     merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomis yang mendasarinya. Jika
     hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Grup,
     melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan perlakuan
     akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 73, “Sewa”. Jika hak atas tanah
     secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup menerapkan PSAK 16, “Aset Tetap”
     yaitu hak atas tanah diakui sebesar harga perolehan dan tidak disusutkan.

     Aset tetap pemilikan langsung kecuali tanah disajikan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
     penyusutan dan rugi penurunan nilai aset, jika ada dan disusutkan dengan menggunakan metode
     Garis Lurus (Straight-line ) dengan taksiran masa manfaat keekonomian aset tetap sebagai berikut:

                                                                                           Tahun
     Bangunan Permanen                                                                       20
     Bangunan Semi Permanen                                                                  10
     Kendaraan                                                                              4-8
     Perabotan dan Peralatan                                                                4-8
     Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan dalam laba rugi pada saat terjadinya biaya-biaya
     tersebut, sedangkan pengeluaran dalam jumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aset
     secara signifikan dikapitalisasi. Semua pengeluaran setelah perolehan awal aset tetap akan
     ditambah (kapitalisasi) pada jumlah tercatat aset yang bersangkutan.
     Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada
     manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau
     rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto
     hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laba rugi pada periode/tahun aset
     tersebut dihentikan pengakuannya.
     Secara berkala, nilai residu, metode penyusutan dan masa manfaat setiap aset ditelaah, dan
     disesuaikan jika perlu.
     Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pelepasan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan
     antara penerimaan hasil pelepasan dan jumlah tercatat aset tersebut dan diakui dalam akun
     “(Beban)/penghasilan lain-lain, bersih” di laba rugi.

     Aset Tetap dalam Pembangunan

     Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian
     dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing aset tetap pada
     saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan, dan penyusutan mulai dibebankan pada
     saat itu.




                                                 17
Page 25
                           PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                            Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                     31 Desember 2024 dan 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  m. Aset keuangan

     (i)   Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran

           Grup menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
           klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi
           lindung nilai.

           Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan ditentukan berdasarkan jenis aset. Untuk aset
           keuangan berupa instrumen utang, pengklasifikasiannya harus didasarkan pada model bisnis
           dan arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

           Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
           a. Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
           b. Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
              komprehensif lain.
           Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Grup dan persyaratan kontraktual arus kas -
           apakah penentuan arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.
           Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal.
           Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model
           bisnis atas aset keuangan tersebut.
           Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang bukan termasuk dimiliki untuk diperdagangkan,
           tergantung apakah Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat
           pengakuan awal untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan
           komprehensif lain.

           Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model
           bisnis atas aset keuangan tersebut.
           Pembelian dan penjualan aset keuangan diakui pada saat tanggal perdagangan dimana, Grup
           berkomitmen untuk membeli atau menjual aset keuangan. Aset keuangan dihentikan
           pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut telah
           kedaluwarsa atau dialihkan dan Grup telah mengalihkan secara substansial risiko dan
           manfaat atas kepemilikan.

           Saat pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah dengan,
           dalam hal aset keuangan diukur dengan nilai wajar tidak melalui laba rugi, biaya transaksi
           yang dapat diatribusikan secara langsung pada akuisisi aset keuangan. Biaya transaksi atas
           aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan pada laba rugi.




                                                  18
Page 26
                            PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                             Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  m. Aset keuangan (lanjutan)

     (i)    Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran (lanjutan)

            Instrumen utang
            Pengukuran selanjutnya atas instrumen utang bergantung kepada model bisnis Grup dalam
            mengelola aset dan karakteristik dari arus kas. Berikut adalah kategori pengukuran dalam
            mengklasifikan instrumen utang:
            •   Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus kas kontraktual,
                dimana arus kas tersebut merupakan pembayaran pokok dan bunga, diukur dengan biaya
                perolehan diamortisasi. Penghasilan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam
                penghasilan keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Laba atau rugi yang
                timbul dari penghentian pengakuan diakui secara langsung dalam laba rugi dan disajikan
                dalam keuntungan/ (kerugian) lainnya bersama dengan keuntungan dan kerugian selisih
                kurs. Penurunan nilai aset keuangan disajikan terpisah dalam laba rugi.
            •   Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan
                arus kas kontraktual dan untuk penjualan keuangan aset, dimana arus kas aset
                merupakan pembayaran pokok dan bunga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
                komprehensif lain. Mutasi dalam jumlah tercatat dilakukan melalui penghasilan
                komprehensif lain, kecuali untuk pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai,
                pendapatan bunga dan keuntungan dan kerugian selisih kurs, yang diakui dalam laba rugi.
                Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian
                yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas
                ke laba rugi pada pendapatan/(beban) lain-lain. Pendapatan bunga dari aset keuangan ini
                termasuk dalam penghasilan keuangan menggunakan metode suku bunga efektif.
                Keuntungan dan kerugian selisih kurs disajikan pada pendapatan/(beban) lain-lain, dan
                penurunan nilai disajikan pada bagian terpisah dalam laba rugi.

            Instrumen ekuitas
            Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Dimana manajemen
            Grup telah memilih untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari investasi
            ekuitas pada penghasilan komprehensif lain. Tidak ada reklasifikasi selanjutnya atas
            keuntungan dan kerugian dari nilai wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan
            investasi. Dividen dari investasi tersebut terus diakui dalam laba rugi sebagai penghasilan
            lainnya ketika hak Grup untuk menerima pembayaran ditetapkan. Kerugian penurunan nilai
            pada investasi ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
            tidak dilaporkan secara terpisah dari perubahan nilai wajarnya.

     (ii)   Penghentian pengakuan
            Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi
            tersebut telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial
            seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset.
            Ketika aset keuangan instrumen ekuitas yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan pada
            nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dihentikan pengakuannya, akumulasi
            penyesuaian nilai wajar yang diakui pada ekuitas tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.


                                                    19
Page 27
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  m. Aset keuangan (lanjutan)

     (iii) Saling hapus antar instrumen
         Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam
         laporan posisi keuangan konsolidasian jika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara
         hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan terdapat
         maksud untuk menyelesaikan secara bersih atau untuk merealisasikan aset dan
         menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

         Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
         hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa
         kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.

  n. Penurunan nilai dari aset keuangan

     Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur Kerugian Kredit
     Ekspektasian (“KKE”) yang menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis forward-
     looking untuk seluruh saldo piutang usaha. Selain untuk piutang usaha, Grup menerapkan
     pendekatan umum untuk mengukur KKE.
     Grup menilai berdasarkan basis forward-looking untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
     terhadap instrumen utang yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
     Metode penurunan nilai dilakukan dengan mempertimbangkan apakah risiko kredit telah meningkat
     secara signifikan.

  o. Utang Usaha

     Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari
     pemasok dalam kegiatan usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas jangka
     pendek apabila pembayaran jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang
     usaha tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.

  p. Kombinasi Bisnis

     Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah
     akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal
     akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak
     pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar atau pun pada
     proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-
     biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung pada tahun berjalan.
     Pada tanggal akuisisi, selisih lebih antara penjumlahan imbalan yang dialihkan dan jumlah yang
     diakui untuk KNP dengan aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat
     sebagai goodwill. Jika imbalan lebih rendah dari nilai wajar aset neto dari Perusahaan yang
     diakuisisi maka selisihnya diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
     Konsolidasian.




                                                 20
Page 28
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  p. Kombinasi Bisnis (lanjutan)

     Transaksi yang dilakukan dengan entitas sepengendali diterapkan metode Penyatuan Kepemilikan.
     Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali berupa pengalihan bisnis yang dilakukan
     dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama,
     bukan perubahan pemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi demikian tidak
     menimbulkan laba rugi bagi seluruh kelompok usaha atau bagi entitas individual dalam kelompok
     usaha tersebut. Selisih antara harga pengalihan dengan jumlah tercatat dari setiap transaksi
     kombinasi bisnis antara entitas sepengendali pada tanggal pengalihan dicatat sebagai “Tambahan
     Modal Disetor”.

  q. Pendapatan dan beban

     Pendapatan

     Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah penilaian:
     a) Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
     b) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam
        kontrak untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
     c) Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak
        entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan.
        Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Grup
        memperkirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan
        barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat
        layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak.
     d) Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri
        sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini
        tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi berdasarkan
        biaya ekspektasian ditambah margin.
     e) Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang atau
        jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang
        atau jasa tersebut).

     Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut:
     a) Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau
     b) Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan pelayanan pada pelanggan). Untuk
        kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Grup memilih ukuran kemajuan yang
        sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban pelaksanaan
        dipenuhi.

     Pendapatan Sewa
     Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama
     masa sewa. Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa
     tambahan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui dengan dasar Garis Lurus selama masa
     sewa.




                                                  21
Page 29
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  q. Pendapatan dan beban (lanjutan)

     Pendapatan Sewa (lanjutan)
     Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima
     dimuka dan akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang
     berlaku.

     Pendapatan Hotel
     Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang
     diserahkan.

     Pendapatan Spa
     Pendapatan dari spa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan.

     Beban
     Beban diakui pada saat terjadi berdasarkan konsep akrual.
     Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
     Komprehensif Lain Konsolidasian secara akrual menggunakan metode Suku Bunga Efektif.

  r. Pajak penghasilan kini dan tangguhan

     Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam
     laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui
     dalam ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-
     masing diakui dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain.
     Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang telah diberlakukan pada
     tanggal posisi keuangan.
     Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan
     pajak atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak penghasilan tangguhan diukur
     menggunakan tarif pajak yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan
     dan yang diharapkan akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang bersangkutan
     direalisasi atau pada saat liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.
     Aset pajak penghasilan tangguhan diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba kena pajak pada
     masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer yang menimbulkan
     aset pajak tangguhan tersebut.
     Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang
     berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak
     kini dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan
     yang sama, baik atas entitas kena pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk
     melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto.




                                                  22
Page 30
                           PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                            Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                     31 Desember 2024 dan 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  s. Sewa

     Suatu kontrak mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
     penggunaan aset selama jangka waktu tertentu yang dipertukarkan dengan imbalan. Entitas
     menyewa aset tetap tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa.
     Aset hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan
     penurunan nilai. Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur
     manfaat aset hak-guna atau masa sewa.
     Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran
     sewa dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa, disajikan
     sebagai liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau
     kurang yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan
     dibebankan ke laba rugi selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas
     sisa saldo liabilitas.

     Grup tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
     - Sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa dua belas (12) bulan atau kurang; atau
     - Sewa yang asetnya bernilai rendah. Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut
        dibebankan ke laba rugi dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

  t. Liabilitas manfaat karyawan

     Entitas mengakui liabilitas atas imbalan kerja karyawan berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja
     atau Perjanjian Kerja Bersama. Nilai kini liabilitas imbalan pasti, beban jasa kini dan beban jasa lalu
     ditentukan dengan menggunakan metode penilaian “Projected Unit Credit” .
     Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa
     depan dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada akhir periode
     pelaporan dalam mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut akan
     dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang sesuai dengan liabilitas imbalan pensiunan yang
     bersangkutan.
     Pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial
     langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya.
     Biaya jasa lalu yang timbul dari amendemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam
     laba rugi pada saat terjadinya.

  u. Aset dan liabilitas pengampunan pajak

     Grup telah menerapkan PSAK 70 mengenai "Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak".
     PSAK ini mengatur mengenai perlakuan akuntansi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak
     sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.




                                                   23
Page 31
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  u. Aset dan liabilitas pengampunan pajak (lanjutan)

     Aset pengampunan pajak diukur sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset pengampunan
     pajak merupakan deemed cost dan menjadi dasar bagi Grup dalam melakukan pengukuran setelah
     pengakuan awal.
     Liabilitas pengampunan pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau
     setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset
     pengampunan pajak.
     Selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak diakui di ekuitas dalam
     pos tambahan modal disetor. Grup mengakui uang tebusan yang dibayarkan pada laba rugi pada
     periode Surat Keterangan disampaikan.

  v. Informasi Segmen

     Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang
     digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan
     alokasi sumber daya yang dimilikinya. Segmen didasarkan pada aktivitas dari setiap kegiatan
     operasi entitas legal di dalam Perusahaan dan Entitas Anak.
     Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
     - yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
        (termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
        entitas yang sama);
     - yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk
        membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
        kinerjanya; dan
     - yang informasi keuangan yang terpisah miliknya tersedia.

  w. Provisi

     Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum
     maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan dan
     Entitas Anak diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban
     tersebut dapat dibuat.
     Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
     untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan
     risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan
     arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai
     kini dari arus kas.




                                                 24
Page 32
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

  x. Laba Per Saham Dasar

     Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata
     tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
     Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi yang
     dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang
     saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat
     dilutif.


3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING

  Asumsi kelangsungan usaha

  Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa Perusahaan tetap dapat melangsungkan usahanya.
  laporan keuangan konsolidasian ini tidak mencakup penyesuaian-penyesuaian yang mungkin timbul
  sebagai dampak dari ketidakpastian tersebut.
  Estimasi dan asumsi ini memiliki risiko dan ketidakpastian; sehingga ada kemungkinan bahwa
  perubahan situasi akan mengubah proyeksi ini, yang selanjutnya dapat mempengaruhi kelangsungan
  usaha Perusahaan. Dalam keadaan seperti itu, asumsi kelangsungan usaha Perusahaan dapat
  berubah.
  Perusahaan telah mengidentifikasi hal-hal berikut dimana diperlukan pertimbangan, estimasi, dan
  asumsi dan dimana hasil aktual dapat berbeda dari estimasi tersebut jika menggunakan asumsi dan
  kondisi yang berbeda dan dapat mempengaruhi secara material hasil keuangan atau posisi keuangan
  Perusahaan yang dilaporkan dalam periode mendatang.

  Rugi penurunan nilai piutang

  Perusahaan menilai penurunan nilai piutang pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan
  apakah rugi penurunan nilai harus dicatat dalam laba rugi, manajemen membuat penilaian, apakah
  terdapat bukti objektif bahwa kerugian telah terjadi. Manajemen juga membuat penilaian atas
  metodologi dan asumsi untuk memperkirakan jumlah dan waktu arus kas masa depan yang direviu
  secara berkala untuk mengurangi perbedaan antara estimasi kerugian dan kerugian aktualnya.

  Pajak penghasilan dan pajak lainnya
  Pertimbangan dan asumsi diperlukan dalam menentukan besaran fasilitas pengurang pajak dan
  investasi (capital allowance) dan pengurangan beban tertentu untuk tujuan fiskal selama proses
  estimasi atas perhitungan beban pajak penghasilan Perusahaan. Secara khusus, perhitungan beban
  pajak penghasilan Perusahaan melibatkan penafsiran terhadap peraturan perpajakan dan peraturan
  lainnya. Banyaknya transaksi dan perhitungan yang dapat menyebabkan ketidakpastian di dalam
  penentuan kewajiban pajak selama bisnis normal.




                                                25
Page 33
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

  Pajak penghasilan dan pajak lainnya (lanjutan)
  Semua pertimbangan dan estimasi yang dibuat manajemen seperti yang diungkapkan di atas dapat
  dipertanyakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) atau Auditor Pemerintah. Sebagai akibatnya,
  terjadi ketidakpastian dalam penentuan kewajiban pajak. Resolusi posisi pajak yang diambil oleh
  Perusahaan, dapat berlangsung bertahun-tahun dan sangat sulit untuk memprediksi hasil akhirnya.
  Apabila terdapat perbedaan perhitungan pajak dengan jumlah yang telah dicatat, perbedaan tersebut
  Aset pajak tangguhan, termasuk yang timbul dari rugi fiskal, besaran capital allowance, dan perbedaan
  temporer lainnya, diakui hanya apabila dianggap lebih mungkin daripada tidak bahwa mereka dapat
  diterima kembali, dimana hal ini tergantung pada kecukupan pembentukan laba kena pajak di masa
  depan. Sama seperti “penurunan nilai aset non-keuangan” asumsi atas laba kena pajak masa depan
  yang dapat dihasilkan sangat dipengaruhi oleh estimasi dan asumsi manajemen atas volume
  penjualan, harga komoditas, dan lain-lain; yang mana terpapar risiko dan ketidakpastian, sehingga
  terdapat kemungkinan perubahan keadaan akan mengubah proyeksi laba kena pajak di masa
  mendatang.

  Kewajiban imbalan pascakerja
  Nilai kini kewajiban imbalan pascakerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan
  dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan
  biaya/(penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa datang.
  Adanya perubahan pada asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban imbalan
  Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa datang yang sesuai pada akhir
  tahun pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk
  menentukan nilai kini atas estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan
  kewajiban imbalan pascakerja. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan
  mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang
  imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu kewajiban imbalan
  pascakerja yang terkait.

  Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data historis mengenai
  perubahan gaji dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis masa datang.

  Penurunan nilai aset nonkeuangan dan aset tetap
  Jumlah nilai yang dapat dipulihkan kembali dari sebuah aset atau kelompok aset penghasil kas diukur
  berdasarkan nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai.
  Penentuan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai mewajibkan manajemen untuk
  membuat estimasi dan asumsi atas tingkat produksi yang diharapkan dan volume penjualan, harga
  komoditas (mempertimbangkan harga saat ini dan harga masa lalu, tren harga dan faktor-faktor
  terkait), cadangan (lihat ‘Estimasi Cadangan’), biaya operasi, biaya penutupan dan rehabilitasi serta
  belanja modal di masa depan. Estimasi dan asumsi ini terpapar risiko dan ketidakpastian; sehingga
  terdapat kemungkinan perubahan situasi yang dapat mengubah proyeksi ini, sehingga dapat
  mempengaruhi nilai aset yang dapat dipulihkan kembali. Dalam keadaan seperti itu, sebagian atau
  seluruh nilai tercatat aset mungkin akan mengalami penurunan nilai lebih lanjut atau terjadi
  pengurangan rugi penurunan nilai yang dampaknya akan dicatat dalam laba rugi.




                                                   26
Page 34
                            PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                             Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

  Revaluasi Aset Tetap
  Grup mengukur tanah dan bangunan pada nilai revaluasian, dan perubahan nilai wajar aset tersebut
  diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Nilai revaluasian aset tersebut pada 31 Desember 2023
  berdasarkan laporan penilai independen dari KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan tanggal 28 Juni
  2024. Asumsi asumsi utama yang digunakan untuk menentukan nilai wajar tanah dan bangunan
  diungkapkan dalam Catatan 10.

  Penyusutan Aset Tetap
  Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
  masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4
  sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur secara umum diharapkan dalam industri dimana Grup
  menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
  mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa
  depan mungkin direvisi. Nilai tercatat bersih aset tetap Grup pada tanggal 31 Desember 2024 dan
  2023 adalah sebesar Rp403.844.523.031 dan Rp409.326.964.514. Penjelasan lebih rinci diungkapkan
  dalam Catatan 10.


4. KAS DAN SETARA KAS

  Kas dan setara kas terdiri dari:
                                                                        2024            2023
  Kas - Rupiah                                                        175.165.505    1.191.185.291

  Bank
  Pihak ketiga - rupiah
   PT Bank Central Asia Tbk                                          3.082.268.828   3.286.422.236
   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                            1.523.542.109   1.345.086.215
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                       338.984.430     367.256.876
   PT Bank Bukopin Tbk                                                  83.722.479      15.983.088
   PT Bank Pan Indonesia Tbk                                            16.414.836      16.629.744
   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                        -     350.790.134
   PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                        -     105.026.388
     Jumlah Bank                                                     5.044.932.682   5.487.194.681

  Deposito Berjangka
  Pihak ketiga - rupiah
   PT Bank Capital                                                    502.385.425    2.079.525.548
   PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                       -    3.130.000.000
     Jumlah Deposito Berjangka                                        502.385.425    5.209.525.548
  Jumlah                                                             5.722.483.612   11.887.905.520




                                                  27
Page 35
                           PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                            Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                     31 Desember 2024 dan 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)

  Deposito berjangka mempunyai jangka waktu 1 bulan dan memiliki tingkat bunga berkisar antara
  5,75% - 7,25% per tahun di 2024.
  Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tidak terdapat bank yang dibatasi penggunaannya dan
  seluruh bank ditempatkan pada pihak ketiga.


5. PIUTANG USAHA

  Akun ini merupakan piutang atas jasa penyewaan kamar hotel dan spa, berikut fasilitas dan penunjang
  lainnya dengan rincian per 31 Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut:

  a. Berdasarkan pelanggan
                                                                       2024               2023
     Pelanggan yang telah check out:
        MG BedBank                                                   163.030.000         42.350.000
        Pelanggan sektor pemerintahan                                125.842.900         61.553.945
        PT Mitra Global Holiday                                       44.150.000         43.500.000
        Online Travel Agent                                           37.129.153          4.423.704
        Klik N Book                                                   16.250.000                  -
        Lain-lain (Saldo di bawah Rp 10.000.000)                      60.927.400        149.796.986
        Subjumlah                                                    447.329.453        301.624.635
     Pelanggan yang belum check out                                  137.368.479         80.305.175
     Kartu Kredit                                                     12.105.650         15.801.790
     Kartu Debit                                                       3.346.250          3.849.550
                                                                     600.149.832        401.581.150
     Provisi atas penurunan nilai                                     (4.161.434)        (5.317.921)
     Jumlah                                                          595.988.398        396.263.229

  b. Berdasarkan umur

     Rincian piutang berdasarkan umur piutang per 31 Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut:

                                                                       2024               2023
     1 - 30 hari                                                     487.712.967        323.935.750
     31 - 60 hari                                                     72.536.865         62.246.682
     61 - 90 hari                                                     39.900.000         15.398.718
     > 90 hari                                                                 -                  -
     Jumlah                                                          600.149.832        401.581.150




                                                   28
Page 36
                           PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                            Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                     31 Desember 2024 dan 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


5. PIUTANG USAHA (lanjutan)

  Kolektibilitas piutang usaha pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                          2024             2023
     Rata-rata Piutang usaha - Bersih                                   496.125.814      344.609.157
     Penjualan                                                       22.552.571.484     22.585.256.898
     Kolektibilitas Piutang                                              8 Hari            6 Hari

     Seluruh piutang usaha kepada pihak ketiga merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata
     uang Rupiah serta tidak dikenakan jaminan dan bunga serta tidak digunakan sebagai jaminan
     kredit.
     Mutasi provisi penurunan nilai piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
                                                                          2024             2023
     Saldo awal                                                            5.317.921      212.052.810
     Penambahan (pemulihan) Penyisihan                                    (1.156.487)    (206.734.889)
     Saldo akhir                                                          4.161.434         5.317.921
     Manajemen berpendapat bahwa provisi penurunan nilai piutang lain-lain tersebut cukup untuk
     menutupi kerugian dari tidak tertagihnya piutang lain-lain.


6. PIUTANG LAIN-LAIN

                                                                          2024             2023
  Pihak ketiga
     Karyawan                                                            52.075.000       57.278.243
     Piutang Bunga                                                        2.149.551        1.106.144
     Sub Jumlah                                                          54.224.551       58.384.387
  Pihak berelasi (Catatan 12b)                                                     -    2.008.239.877
  Provisi atas penurunan nilai                                                     -                 -
  Jumlah                                                                 54.224.551     2.066.624.264
  Bagian lancar                                                          54.224.551        58.384.387
  Bagian tidak lancar                                                             -     2.008.239.877
  Jumlah                                                                 54.224.551     2.066.624.264
  Seluruh piutang lain-lain merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang Rupiah serta tidak
  dikenakan jaminan dan bunga.
  Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak perlu dilakukan
  cadangan kerugian penurunan nilai.




                                                   29
Page 37
                           PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                            Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                     31 Desember 2024 dan 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7. PERSEDIAAN

                                                                       2024             2023
  Makanan                                                             87.872.488       61.929.424
  Minuman                                                             58.220.507       60.102.109
  Lain-lain                                                          286.993.359      273.498.230
  Jumlah                                                             433.086.354      395.529.763

  Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban masing-masing sebesar Rp1.992.671.846 dan
  Rp2.089.876.413 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
  Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi fisik dari persediaan, Manajemen berkeyakinan bahwa
  tidak perlu dilakukan penyisihan atas keusangan persediaan karena Manajemen berkeyakinan bahwa
  seluruh persediaan dapat dijual atau digunakan sesuai dengan periode peruntukannya.
  Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, persediaan tidak diasuransikan atas resiko kerugian,
  kebakaran dan bencana alam. Manajemen memahami adanya risiko yang terkait sehubungan dengan
  persediaan yang tidak diasuransikan.


8. PERLENGKAPAN

                                                                       2024              2023
  Linen                                                             1.223.611.943   1.134.506.918
  Perkakas, Alat, Bahan bakar dan supply                              157.781.307     144.093.657
  Barang Pecah Belah                                                  156.966.162     147.643.147
  Perangkat Makan Perak                                                28.526.704      28.806.704
  Seragam                                                              12.049.043       9.350.919
  Lain-lain                                                            53.746.052      53.723.552
  Jumlah                                                            1.632.681.211   1.518.124.897


9. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA

                                                                       2024              2023
  Uang Muka:
   Uang muka pembelian                                               184.063.584      186.100.989
   Uang muka karyawan                                                 73.000.000       31.000.000

  Biaya Dibayar Dimuka:
   Asuransi                                                          206.180.688      204.631.658
   Perijinan                                                         243.581.620      115.313.596
   Sewa                                                               68.128.684       71.362.820
   Kontrak Service                                                    45.796.862       48.294.102
   Lain-lain                                                          13.922.816       16.079.017
  Jumlah                                                             834.674.254      672.782.182




                                                 30
Page 38
                                    PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                                    Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                     Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                              31 Desember 2024 dan 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


9. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA (lanjutan)

                                                                                                             2024                               2023
  Bagian lancar                                                                                           832.486.351                        661.079.230
  Bagian tidak lancar                                                                                       2.187.903                         11.702.952
                                                                                                          834.674.254                        672.782.182


10. ASET TETAP

                                                                                      2024
                                                                                                        Saldo Akhir
                                                                                                                            Revaluasi
                             Saldo Awal       Penambahan       Pengurangan         Reklasifikasi         Sebelum                               Saldo Akhir
                                                                                                                         (Penurunan Nilai)
                                                                                                         Revaluasi
  Harga perolehan
  Kepemilikan langsung
    Tanah                   332.483.700.000               -                -                   -       332.483.700.000                        332.483.700.000
    Bangunan                 73.789.700.000               -                -                   -        73.789.700.000                         73.789.700.000
    Kendaraan                 8.373.340.022               -                -                   -         8.373.340.022                          8.373.340.022
    Perabot dan peralatan    15.056.488.374     782.778.625      114.500.000         525.207.136        16.249.974.135                         16.249.974.135
  Subjumlah                 429.703.228.396     782.778.625      114.500.000         525.207.136       430.896.714.157                  -     430.896.714.157

  Aset Hak Guna
    Bangunan                             -                 -                 -                     -                -                   -                  -
    Kendaraan                  282.600.000                 -                 -                     -      282.600.000                   -        282.600.000
  Subjumlah                    282.600.000                 -                 -                     -      282.600.000                   -        282.600.000

  Aset Tetap dalam
    Pembangunan                427.207.136      659.779.075      359.984.075         (525.207.136)        201.795.000                            201.795.000

  Jumlah harga
    perolehan               430.413.035.532   1.442.557.700      474.484.075                       -   431.381.109.157                  -     431.381.109.157

  Akumulasi penyusutan
  Kepemilikan langsung
    Bangunan                              -   5.552.646.923                -                       -     5.552.646.923                          5.552.646.923
    Kendaraan                 7.842.390.639     238.170.670                -                       -     8.080.561.309                          8.080.561.309
    Perabot dan peralatan    13.220.130.379     738.872.515      114.500.000                       -    13.844.502.894                         13.844.502.894
  Subjumlah                  21.062.521.018   6.529.690.108      114.500.000                       -    27.477.711.126                  -      27.477.711.126

  Aset Hak Guna
    Bangunan                              -               -                  -                     -                 -                  -                   -
    Kendaraan                    23.550.000      35.325.000                  -                     -        58.875.000                             58.875.000
  Subjumlah                      23.550.000      35.325.000                  -                     -        58.875.000                  -          58.875.000

  Jumlah akumulasi
    penyusutan               21.086.071.018   6.565.015.108      114.500.000                       -    27.536.586.126                  -      27.536.586.126

  Nilai buku                409.326.964.514                                                                                                   403.844.523.031

                                                                                       2023
                                                                                                        Saldo Akhir
                                                                                                                            Revaluasi
                             Saldo Awal       Penambahan       Pengurangan         Reklasifikasi         Sebelum                               Saldo Akhir
                                                                                                                         (Penurunan Nilai)
                                                                                                         Revaluasi
  Harga perolehan
  Kepemilikan langsung
    Tanah                   307.798.580.933                -               -                   -       307.798.580.933     24.685.119.067     332.483.700.000
    Bangunan                 84.623.631.725                                -                   -        84.623.631.725    (10.833.931.725)     73.789.700.000
    Kendaraan                 8.535.840.022               -      162.500.000                   -         8.373.340.022                  -       8.373.340.022
    Perabot dan peralatan    13.666.533.232   1.108.403.308       91.500.000         373.051.834        15.056.488.374                  -      15.056.488.374
  Subjumlah                 414.624.585.912   1.108.403.308      254.000.000         373.051.834       415.852.041.054     13.851.187.342     429.703.228.396

  Aset Hak Guna
    Bangunan                  4.503.363.000               -     4.503.363.000                      -                -                   -                  -
    Kendaraan                             -     282.600.000                 -                      -      282.600.000                   -        282.600.000
  Subjumlah                   4.503.363.000     282.600.000     4.503.363.000                      -      282.600.000                   -        282.600.000

  Aset Tetap dalam
    Pembangunan                373.051.834      427.207.136                  - -     373.051.834          427.207.136                   -        427.207.136

  Jumlah harga
    perolehan               419.501.000.746   1.818.210.444     4.757.363.000                      -   416.561.848.190     13.851.187.342     430.413.035.532




                                                                      31
Page 39
                                    PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                                    Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                     Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                              31 Desember 2024 dan 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


10. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                                   2023
                                                                                                   Saldo Akhir
                                                                                                                       Revaluasi
                             Saldo Awal       Penambahan      Pengurangan      Reklasifikasi        Sebelum                              Saldo Akhir
                                                                                                                    (Penurunan Nilai)
                                                                                                    Revaluasi
  Akumulasi penyusutan
  Kepemilikan langsung
    Bangunan                 19.638.025.717   4.624.929.002               -                    -   24.262.954.719    (24.262.954.719)                 -
    Kendaraan                 7.766.719.969     238.170.670     162.500.000                    -    7.842.390.639                  -      7.842.390.639
    Perabot dan peralatan    12.800.615.025     511.015.354      91.500.000                    -   13.220.130.379                  -     13.220.130.379
  Subjumlah                  40.205.360.711   5.374.115.026     254.000.000                    -   45.325.475.737    (24.262.954.719)    21.062.521.018

  Aset Hak Guna
    Bangunan                  4.503.363.000               -    4.503.363.000                   -               -                   -                  -
    Kendaraan                             -      23.550.000                -                   -      23.550.000                   -         23.550.000
  Subjumlah                               -      23.550.000                -                   -      23.550.000                   -         23.550.000

  Jumlah akumulasi
    penyusutan               40.205.360.711   5.397.665.026     254.000.000                    -   45.349.025.737    (24.262.954.719)    21.086.071.018

  Nilai buku                379.295.640.035                                                                                             409.326.964.514



   Tanah milik Perusahaan dan Entitas Anak merupakan tanah yang berlokasi di Jakarta Pusat
   (Pejompongan), Jakarta Selatan (Falatehan dan Pondok Pinang), Kepulauan Seribu, NTT (Tanjung
   Karoso) dan Bali (Canggu) dengan total area seluas masing-masing seluas 1.175.063m2 pada 31
   Desember 2024 dan 2023.
   Atas tanah di Kepulauan Seribu, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)
   tertanggal 8 Mei 2015 dengan PT Setia utama Island atas pembelian sebuah villa dengan total area
   seluas 1.500 m2 yang berlokasi di Pulau Tengah, Kepulauan Seribu dengan harga beli sebesar
   Rp15.800.000.000. Aset tersebut telah diserah terima dengan baik oleh Perusahaan melalui berita
   acara serah terima dengan PT Setia utama Island. Sampai saat ini, akta jual beli masih dalam proses
   karena harus menunggu proses pemecahan dari sertifikat induk oleh penjual.
   Tanah, bangunan dan perabotan dan peralatan yang berlokasi di Jalan Falatehan I No.21-22, Melawai,
   Jakarta Selatan (Sotis Falatehan) dan di Jalan Raya Kayu Tulang, Desa Canggu (Sotis Villa Canggu)
   digunakan oleh PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) untuk menjalankan kegiatan usaha
   perhotelan. Pada tahun 2024 dan 2023, tanah dan bangunan di Jalan Falatehan tersebut dijadikan
   sebagai jaminan sehubungan dengan pinjaman bank yang diperoleh Entitas Anak dari PT Bank
   Negara Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 17).

   Aset dalam penyelesaian merupakan proyek pembangunan fasilitas pendukung hotel dan bangunan
   pendukung yang masih dalam tahap penyelesaian.

   Alokasi beban penyusutan adalah sebagai berikut:
                                                                                                        2024                            2023
   Beban umum dan administrasi (Catatan 27)                                                        6.565.015.108                  5.397.665.026
   Jumlah                                                                                          6.565.015.108                  5.397.665.026
   Biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan sebesar
   Rp19.051.672.274 dan Rp18.257.669.006 masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.




                                                                     32
Page 40
                                   PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                                   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                    Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                             31 Desember 2024 dan 2023
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


10. ASET TETAP (lanjutan)

   Aset tetap tidak termasuk tanah telah diasuransikan terhadap risiko akibat kerusakan, bencana alam,
   kebakaran dan risiko lainnya pada PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan sebesar
   Rp119.692.733.894 pada Tahun 2024, dan sebesar Rp75.608.702.676 pada Tahun 2023. Manajemen
   akan meningkatkan nilai pertanggungan tersebut untuk menutupi kerugian yang mungkin terjadi.


   Analisis laba (rugi) terkait yang timbul dari penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                                        2024                    2023
   Harga jual                                                                          21.793.694             113.120.000
   Nilai buku                                                                                   -                       -
        Jumlah                                                                         21.793.694             113.120.000

   Perusahaan telah melakukan penilaian kembali aset tetap pada tahun 2023 dengan Laporan No.
   00068/2.0004-14/PI/03/0595/1/VI/2024 tanggal 28 Juni 2024 oleh KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan
   yang ditandatangani oleh Ir. Aguson Rosano. MAPPI (Cert.) Laporan penilaian tersebut dilakukan
   sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) yang ditentukan berdasarkan transaksi terkini dalam
   ketentuan yang wajar dan Peraturan Bapepam-LK No.VIII.C.4 tentang pedoman penilaian dan
   penyajian laporan penilaian properti di pasar modal. Penilaian kembali aset tetap untuk tanah pada
   tanggal 31 Desember 2023 hanya untuk tujuan akuntansi sesuai dengan PSAK No.16 tentang “Aset
   Tetap” dan tidak ditujukan untuk tujuan pajak. Penentuan nilai wajar dilakukan dengan metode
   pendekatan biaya.
                                                           31 Desember 2023
   No. Lokasi       Alamat Aset                                 Jenis Aset             Nilai Wajar         Metode Pendekatan

   1.    Jakarta    Jl. Falatehan I No. 21-22
                    Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan    Tanah (523 m2)            36.262.200.000   Pendekatan Biaya
                                                                Bangunan (3.020 m2)       21.744.000.000   dan Pendapatan
   2.    Jakarta    Jl. Penjernihan Bendungan                   Tanah (501 m2)            29.904.700.000   Pendekatan Biaya
                    Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat           Bangunan (2.974 m2)       19.925.800.000   dan Pendapatan
   3.    Jakarta    Jl. Pinang Kuningan I No.25 Kel. Pondok     Tanah (3.027 m2)          60.181.200.000   Pendekatan Pasar
                    Pinang Kec. Kebayoran Lama Jakarta
                    Selatan

   4.    Jakarta    Lexington Apartement L : 26-06, Jl. Deplu   Bangunan - Apartemen       2.020.600.000   Pendekatan Pasar
                    Raya No. 12, Bintaro Pesanggrahan           Lexington (68 m2)
                    Jakarta Selatan
                    Lexington Apartement L : 26-08, Jl. Deplu   Bangunan - Apartemen       2.279.400.000   Pendekatan Pasar
                    Raya No. 12, Bintaro Pesanggrahan           Lexington (76 m2)
                    Jakarta Selatan

   5.    Jakarta    Pulau Tengah Kav. 51, Pulau Pari, Pulau     Tanah (1.500 m2)          18.761.600.000   Pendekatan    Biaya
                    Seribu Selatan, Kep. Seribu                 Bangunan (1.677 m2)       17.608.500.000   dan Pendapatan

   6.    Sumba       Desa Tanjung Karoso, Kec. Kodi, Kab.       Tanah (1.162.282 m2)    135.615.700.000    Pendekatan
         Barat Daya, Sumba Barat Nusa Tenggara Timur                                                       Pendapatan
         Nusa
         Tenggara
         Timur

   7.    Canggu,    Jalan Raya Kayutulang,                    Tanah (7.230 m2)            51.758.300.000   Pendekatan Biaya
         Bali       Desa Canggu, Kec. Kuta Utara, Kab. Badung, Bangunan
                                                               Bali      (1.674 m2)       10.211.400.000   dan Pendapatan
                                                                      Jumlah            406.273.400.000




                                                                 33
Page 41
                              PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                              Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                               Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                        31 Desember 2024 dan 2023
                             (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. ASET LAIN-LAIN

  Rincian per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                          2024                    2023
  Kas yang dibatasi penggunaannya                                      1.200.000.000          1.200.000.000
  Jumlah                                                               1.200.000.000          1.200.000.000

  Kas yang di batasi penggunaannya adalah uang jaminan sehubungan dengan pinjaman kredit
  investasi BNI, yang dapat digunakan ketika hutang sudah lunas.


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI

  a. Sifat hubungan dengan pihak berelasi
     Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan transaksi keuangan
     dengan pihak-pihak berelasi.

     Sifat Pihak Berelasi

     Hubungan dan jenis akun atau transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

     No Pihak Berelasi                               Hubungan                Sifat Saldo Akun/Transaksi
      1.   Herman Herry Adranacus          Pemegang        Saham   dan      Utang lain-lain
                                           Komisaris Utama di Entitas
                                           Anak
      2.   Vonny Kristiani                 Pemegang Saham Perusahaan        Piutang lain-lain
                                           dan   Entitas     Anak serta
                                           Komisaris Entitas Anak
      3.   Cindy Angelina Adranacus     Pemegang Saham Perusahaan           Piutang lain-lain; Utang lain-lain
      4.   PT Dwimukti Graha Elektrindo Di bawah pengendali yang            Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                        sama dengan Perusahaan dan
                                        Entitas Anak
      5.   PT Dwimukti Inti Boga        Di bawah pengendali yang            Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                        sama dengan Perusahaan dan
                                        Entitas Anak
      6.   PT Sotis Hotel Manajemen     Di bawah pengendali yang            Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                        sama dengan Perusahaan dan
                                        Entitas Anak
      7.   PT Sungai Mas Propertindo Di bawah pengendali yang               Piutang lain-lain
                                        sama dengan Perusahaan dan
                                        Entitas Anak
      8.   Stevano Rizki Adranacus      Komisaris Utama Perusahaan          Utang lain-lain




                                                    34
Page 42
                            PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                             Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

  b. Piutang lain-lain
                                                                        2024               2023
     PT Sungai Mas Propertindo                                                    -    1.595.447.266
     PT Dwimukti Inti Boga                                                        -      230.046.000
     Vonny Kristiani                                                              -      182.746.611
      Subjumlah                                                                   -    2.008.239.877
     Provisi atas penurunan nilai                                                 -                -
     Jumlah                                                                       -    2.008.239.877

     Bagian lancar                                                               -                 -
     Bagian tidak lancar                                             2.008.239.877     2.008.239.877
     Jumlah                                                         2.008.239.877     2.008.239.877

     Persentase terhadap jumlah aset                                    0,48%             0,46%

  c. Utang lain-lain
                                                                        2024              2023
     PT Dwimukti Graha Elektrindo                                   101.468.048.747   88.269.800.685
     Herman Herry Adranacus                                          5.627.698.483     5.627.698.483
     PT Sotis Hotel Manajemen                                        1.300.031.000       935.707.000
     Stevano Rizki Adranacus                                                     -     1.380.000.000
     PT Dwimukti Inti Boga                                                       -       804.750.000
      Jumlah                                                        108.395.778.230   97.017.956.168
     Bagian lancar                                                   1.300.031.000     1.740.457.000
     Bagian tidak lancar                                            107.095.747.230   95.277.499.168
      Jumlah                                                        108.395.778.230   97.017.956.168
     Persentase terhadap jumlah liabilitas                             47,93%            43,58%




                                                  35
Page 43
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

     Transaksi signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

     PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE")

     Pada tahun 2024, Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk
     operasional sehingga saldo utang per 31 Desember 2024 menjadi sebesar Rp101.468.048.747
     terdiri dari saldo utang PT SMK sebesar Rp86.436.286.634, PT DMW sebesar Rp11.574.205.810
     dan saldo utang PT TKP sebesar Rp 3.457.556.303.

     a. SMK
        Perusahaan menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan
        pembayaran atas pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo
        pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp10.441.864.479. Atas saldo sisa hutang
        tersebut telah dinyatakan dalam Addendum Perjanjian Utang Piutang No.289/PHP/XII/2022
        tertanggal 30 Desember 2022. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per
        tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara
        bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow Perusahaan.
        Pada tanggal 30 Desember 2024 SMK memiliki utang dan menerima pinjaman dana dari waktu
        ke waktu sebagai mana tercantum pada Perjanjian Pengakuan Hutang No. 214A/SMK-
        DGE/PH/XII/2024 sebesar Rp9.585.483.185.
        Pada tahun 2024 terdapat perjanjian pembaharuan utang (Novasi) pada 31 Desember 2024
        dengan Nomor: 225/SMK-DGE-DMW/PPH/XXI/2024 antara PT Dwimukti Graha Elektrindo, PT
        Dwimukti Mitra Wisata dan PT Satria Mega Kencana. Perjanjian ini bertujuan untuk
        mengalihkan atau memindahkan seluruh Piutang DMW tersebut kepada DGE melalui
        perhitungan utang dengan nilai Utang DMW ke DGE.
        Sehingga saldo utang SMK kepada DGE sebesar Rp86.436.286.634

     b. DMW
        Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.147/PHP/XII/2016 antara DMW (Entitas Anak)
        dengan DGE tanggal 28 Desember 2016, DGE setuju untuk memberikan pinjaman kepada
        DMW sebagai tambahan modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DMW dengan nilai
        sebanyak-banyaknya sebesar Rp11.000.000.000 yang dapat diterima secara sekaligus ataupun
        secara bertahap. Atas pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali
        secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.


        Perjanjian ini telah mengalami perubahan melalui Penegasan Perjanjian Utang Piutang
        No.149/PPHP/XII/2017 tanggal 27 Desember 2017, dimana DMW mengakui utang kepada DGE
        sebesar Rp10.825.825.978.




                                                  36
Page 44
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

     b. DMW (lanjutan)
        Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.150/PHP/XII/2017 antara DMW dengan DGE tanggal
        28 Desember 2017, DMW setuju untuk memberikan pinjaman kepada DGE sebagai tambahan
        modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DGE sebesar Rp66.693.458.803. Atas
        pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali secara bertahap setiap
        bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DGE.

        Atas   kedua     Perjanjian  Utang   Piutang di    atas   (No.149/PPHP/XII/2017 dan
        No.150/PHP/XII/2017), DMW dan DGE membuat Perjanjian Perjumpaan Utang (Kompensasi)
        pada tanggal 28 Desember 2017, dimana kedua belah pihak setuju untuk melakukan
        perjumpaan utang/kompensasi antara saldo utang DGE kepada DMW sebesar
        Rp66.693.458.803 dengan saldo utang DMW kepada DGE sebesar Rp10.825.825.978
        sehingga saldo akhir utang DGE kepada DMW menjadi sebesar Rp55.867.632.824.

        Sehubungan dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara Perusahaan, DMW dan
        DGE, dimana DGE bermaksud melunasi sebagian utangnya kepada DMW dengan jalan
        Perusahaan menyatakan mengakui utang kepada DMW sejumlah Rp12.527.470.050 maka atas
        novasi tersebut, saldo utang DGE kepada DMW yang sebelumnya sebesar Rp55.867.632.824
        setelah dikurangi nilai utang di dalam novasi sebesar Rp12.527.470.050 maka akan menjadi
        sebesar Rp43.340.162.774.

        Berdasarkan Nota Kesepahaman tanggal 29 Desember 2017 antara DMW dengan DGE,
        dimana atas nilai sisa utang DGE kepada DMW sebesar Rp43.340.162.774 (“Sisa Utang”) akan
        dilunasi oleh DGE dengan cara menjual kepada DMW sebidang tanah yang terletak di daerah
        Propinsi DKI Jakarta, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama,
        Kelurahan Pondok Pinang yang dikenal sebagai Jalan Pinang Kuningan I sebagaimana
        diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.09017/Pondok Pinang tertanggal 21
        November 2017 seluas 3.239m2 yang terdaftar atas nama DGE. Harga Jual Beli yang
        disepakati adalah sebesar Rp54.122.438.057 yang pembayarannya dilakukan secara bertahap
        oleh DMW dengan cara sebagai berikut:

        1. Sejumlah sisa utang diakui sebagai pembayaran uang muka oleh DMW kepada DGE atas
           pembelian tanah pada saat tanggal penandatanganan Nota Kesepahaman.
        2. Sebesar Rp10.782.275.282 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada tanggal 29
           Desember 2018 yang akan diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.
        Atas nota kesepahaman di atas, DMW mencatat saldo masing-masing sebesar
        Rp43.340.162.774 sebagai Uang Muka Pembelian Tanah pada Laporan Posisi Keuangan
        Pada tahun 2018, DMW memperoleh pinjaman dari DGE dengan total sebesar
        Rp11.733.332.653 per 31 Desember 2018 yang tertuang di dalam perubahan kedua Perjanjian
        Utang Piutang No. 166/PPHP-II/XII/2018 tanggal 28 Desember 2018.




                                                37
Page 45
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

     b. DMW (lanjutan)
        Pada tanggal 31 Desember 2018, sesuai dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi)
        antara DGE, DMW dan Perusahaan, bahwa Perusahaan bermaksud mengalihkan sebagian
        utangnya dengan DGE menjadi utang kepada DMW dan DMW ingin melunasi sebagian
        utangnya kepada DGE dengan memperhitungkan uang muka pembelian tanah Pondok Pinang
        sehingga jumlah pinjaman adalah sebagai berikut:
        1. Saldo utang Perusahaan kepada DGE sebesar Rp28.740.395.980 telah dialihkan menjadi
           utang kepada DMW. Saldo utang Perusahaan kepada DMW per 31 Desember 2018 adalah
           sebesar Rp68.832.147.811 dan saldo utang Perusahaan kepada DGE per 31 Desember
           2018 adalah sebesar Rp4.153.781.850.
        2. Saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang sebesar Rp43.340.162.774
           diperhitungkan dengan utang DMW kepada DGE sebesar Rp11.733.332.653 dan
           pengalihan atas utang Perusahaan kepada DGE yang diterima oleh DMW yaitu sebesar
           Rp28.740.395.980 sehingga saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang per 31
           Desember 2018 yaitu sebesar Rp2.866.434.141.
        Pada tanggal 30 Desember 2022 dibuat Penegasan Nota Kesepahaman antara DMW dengan
        DGE untuk melakukan Addendum II atas Nota Kesepahaman dimana para pihak sepakat untuk
        mengubah ketentuan dan menegaskan kembali pasal 2 pada MOU, sebagai berikut:
        1. Sisa utang sebesar Rp2.866.434.141 diakui oleh DGE sebagai pembayaran uang muka oleh
           DMW kepada DGE atas pembelian tanah Pondok Pinang.
        2. Sisa pembayaran sebesar Rp51.224.865.859 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada
           tanggal 30 Desember 2024 yang diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.
        3. Semua syarat dan ketentuan hutang piutang sebagaimana dinyatakan dan ditetapkan dalam
           Perjanjian terdahulu yang telah ada, selama tidak dinyatakan berubah dalam Penegasan
           Perjanjian, tetap berlaku sebagaimana adanya.
        Pada tahun 2023, uang muka yang diberikan oleh DMW senilai Rp2.866.434.141 sesuai
        dengan adendum nota kesepahaman tahun 2022 dikompensasikan menjadi pembayaran utang
        DMW kepada DGE. Yang berarti DMW tidak menjadi membeli tanah Pondok Pinang dan tidak
        terdapat sisa pembayaran yang harus dibayar oleh DMW.
        DMW menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan pembayaran
        atas pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo pinjaman
        Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp75.717.419.658. Atas saldo sisa hutang tersebut
        telah dinyatakan dalam Addendum II Perjanjian Utang Piutang No.284/DGE-
        DMW/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember 2023. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga
        0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman
        dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash
        flow DMW.
        Saldo piutang lain-lain DGE per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp0 dan
        Rp6.033.100 merupakan sisa saldo piutang atas transaksi penjualan kendaraan Perusahaan
        kepada DGE. Atas saldo sisa piutang tersebut telah dinyatakan dalam 284/DGE-
        DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29 Desember 2023. Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0%
        (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan
        secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow DGE.




                                                38
Page 46
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

     b. DMW (lanjutan)
        DMW menerima pinjaman dari DGE pada tanggal 30 Desember 2024 yang telah dinyatakan
        pada Addendum III Perjanjian Utang Piutang No.213/DGE-DMW/PHP/XII/2024 sebesar
        Rp88.425.009.260. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun
        dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
        Pada tahun 2024 terdapat perjanjian pembaharuan utang (Novasi) pada 31 Desember 2024
        dengan Nomor: 225/SMK-DGE-DMW/PPH/XXI/2024 antara PT Dwimukti Graha Elektrindo, PT
        Dwimukti Mitra Wisata dan PT Satria Mega Kencana. Perjanjian ini bertujuan untuk
        mengalihkan atau memindahkan seluruh Piutang DMW tersebut kepada DGE melalui
        perhitungan utang dengan nilai Utang DMW ke DGE.
        Sehingga saldo hutang DMW kepada DGE sebesar Rp11.574.205.810

     c. TKP
        Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.284/PHP/XII/2022 tertanggal 30
        Desember 2022 TKP (Entitas Anak) mengakui dan menerima pinjaman dari DGE sebesar
        Rp2.110.516.548. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun
        dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap
        setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow TKP.
        TKP menerima pinjaman dari DGE pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah dinyatakan
        pada Addendum II Perjanjian Utang Piutang No.217/TKP-DGE/PHP/XII/2024 sebesar
        Rp3.457.556.303. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun
        dengan tanpa biaya tambahan lainnya.

     Vonny Kristiani ("VK")

     a. SMK
        Saldo piutang lain-lain VK per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
        Rp182.746.611 dan Rp424.939.606 merupakan sisa saldo piutang atas transaksi pinjaman
        yang diberikan dari waktu ke waktu. Atas saldo sisa pinjaman tersebut telah dinyatakan dalam
        Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) No.280/SMK-VK/PHP/XII/2023 tertanggal 29
        Desember 2023. Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan
        tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya
        dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.
        Pada tahun berjalan, SMK telah melunasi atas utangnya pada tanggal 5 Agustus 2024.

     b. TKP
        Berdasarkan Perjanjian Hutang Pemegang Saham No.183A/PHP/XII/2021 tertanggal 31
        Desember 2021 TKP mengakui dan menerima pinjaman dari VK sebesar Rp242.192.995.
        Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
        tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya
        dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam. Berdasarkan Perjanjian
        Pembaharuan Utang (Novasi) No.280/SMK-VK/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember 2023,
        saldo utang VK adalah Rp0 (nol rupiah)




                                                39
Page 47
                         PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                          Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                   31 Desember 2024 dan 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

     Herman Herry Adranacus ("HHA")
     a. DMW
        Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No. 285/PHP/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022,
        dimana HHA setuju untuk memberikan pinjaman sebanyak-banyaknya Rp6.627.698.483 yang
        dapat diterima sekaligus ataupun secara bertahap kepada DMW. Atas pinjaman tersebut tidak
        dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan
        dengan keuangan DMW.
        Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) No.279/HH-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29 Desember
        2023, dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp5.627.698.483. Saldo
        utang DMW per 31 Desember 2023 sebesar Rp5.627.698.483.
        Perjanjian Utang No. 222/HH-DMW/PPH/XII/2024 tanggal 31 Desember 2024, dimana DMW
        mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp5.627.698.483. Saldo utang DMW per 31
        Desember 2023 sebesar Rp5.627.698.483
        Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya dengan
        nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.

     b. TKP
        Berdasarkan perjanjian utang piutang tertanggal 31 Desember 2018, PT Tanjung Karoso
        Permai (Entitas Anak) memberikan pinjaman kepada HHA sebesar Rp1.000.000.000. Pinjaman
        tersebut tidak dikenakan bunga dan tanpa jangka waktu pengembalian yang pasti.
        Berdasarkan perjanjian, pihak peminjam akan membayar pinjaman tersebut secara bertahap
        setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan arus kas pihak peminjam. Sisa
        piutang per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp1.000.000.000 yang dicatat sebagai bagian
        dari piutang lain-lain dan dinyatakan dalam Penegasan Perjanjian Hutang Piutang
        No.184A/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021. Piutang tersebut diberikan dengan
        bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran
        dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash
        flow pihak peminjam. Berdasarkan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) No.279/HH-
        DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29 Desember 2023, HHA telah melunasi pinjamannya kepada TKP
        sehingga saldo Piutang per 31 Desember 2023 adalah Rp0 (nol rupiah)

     Cindy Angelina Adranacus ("CAA")
     a. SMK
        Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Kepada Pemegang Saham No.180A/PPPS/XII/2021
        tertanggal 31 Desember 2021 CAA mengakui dan menerima pinjaman dari Perusahaan sebesar
        Rp50.000.000. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan
        tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap
        bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.
        Piutang lain-lain dari CAA per 31 Desember 2022 sebesar Rp50.000.000 merupakan piutang
        atas penjualan kelompok aset lepasan dalam PT Satria Mega Perkasa. SMK telah melunasi
        atas utangnya pada 27 Desember 2023 sehingga saldo 31 Desember 2024 sebesar Nihil.




                                               40
Page 48
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

     Cindy Angelina Adranacus ("CAA") (lanjutan)

     b. DMW
        Berdasarkan Pernyataan Pengalihan dan Pengelolaan Sotis Villa Canggu tanggal 21 Mei 2018
        antara Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan CAA, bahwa CAA akan menyerahkan
        operasional atau pengelolaan Sotis Villa Canggu kepada Entitas Anak selambat-lambatnya
        tanggal 31 Mei 2018, termasuk dan tidak terbatas pada penyerahan segala sesuatu yang
        berkaitan dengan kas, piutang usaha, jaminan, persediaan dan utang usaha sehingga terhitung
        sejak tanggal 1 Juni 2018, segala sesuatu yang timbul atas kegiatan pengelolaan/operasional
        baik keuntungan/kerugian menjadi hak dan beban Entitas Anak.

        Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.181A/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021
        DMW mengakui dan menerima pinjaman dari CAA sebesar Rp71.038.179. Pinjaman tersebut
        diberikan dengan bunga 0% (nol persen)per tahun dengan tanpa biaya tambahan
        lainnya.Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
        yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam. DMW telah melunasi atas utangnya pada
        27 Desember 2023 sehingga saldo 31 Desember 2024 sebesar Nihil.

     PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM")

     Utang DMW kepada SHM sebesar Rp1.300.031.000 dan Rp935.707.000 pada 31 Desember 2024
     dan 2023.

     Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.193a/PHP/XII/2012 tertanggal 31 Desember 2021 SHM
     mengakui dan menerima pinjaman dari DMW. Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan
     operasional SHM dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
     Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
     disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

     Sisa piutang per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp9.017.457 yang dicatat sebagai bagian dari
     piutang lain-lain.
     Berdasarkan Addendum III Perjanjian Hutang Piutang No.281/SHM-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal
     29 Desember 2023 DMW telah menerima pinjaman dari SHM dari waktu ke waktu dan saat
     perjanjian pada saat perjanjian ditandatangani total pinjaman adalah sebesar Rp935.707.000.
     Adapun perincian jumlah pinjaman tersebut sebagai berikut:
     1. Pinjaman untuk dana operasional sebesar Rp 385.707.000.
     2. Biaya Jasa Manajemen (Management Fee) yang belum dibayar atas pengoperasian Sotis Hotel
        sebesar Rp550.057.000. Terhadap biaya Jasa Manajemen (Management Fee) ini tidak
        dikenakan biaya tambahan berupa denda dan/atau bunga atas keterlambatan pembayaran
        yang belum dilakukan oleh DMW.




                                                41
Page 49
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

     PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM") (lanjutan)

     Berdasarkan Perjanjian Manajemen Hotel No.0012/CTR/SHM/VIII/2018 tanggal 1 Agustus 2018
     antara Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan PT Sotis Hotel Manajemen (SHM), bahwa
     Entitas Anak bermaksud menggunakan merk Sotis, sistem manajemen serta jasa pengelolaan hotel
     dari SHM. Jangka waktu perjanjian ini adalah selama periode 2 tahun mulai dari tanggal 1 Agustus
     2018 sampai dengan 31 Juli 2020. Atas perjanjian ini, Entitas Anak membayar biaya pelaksanaan
     pekerjaan yang terdiri dari incentive management fee sebesar Rp70.000.000 setiap bulan untuk
     masing-masing hotel. Selain itu, Entitas Anak wajib mencadangkan 3% dari GOP (Gross Operating
     Profit) hotel setiap bulannya sebagai cadangan untuk penggantian, penambahan dan
     penyempurnaan alat terpasang dan perlengkapan hotel. Di tahun 2023 dan 2022, Entitas Anak
     membayar jasa manajemen kepada SHM masing-masing sebesar Rp1.800.000.000 dan
     Rp1.800.000.000 yang dicatat sebagai “Jasa Manajemen” sebagai bagian dari Beban Umum dan
     Administrasi (Catatan 27).

     Berdasarkan Addendum IV Perjanjian Hutang Piutang No.220/SHM-DMW/PHP/XII/2024 tertanggal
     31 Desember 2024 DMW telah menerima pinjaman dari SHM sebesar Rp1.306.031.000.
     Adapun perincian jumlah pinjaman tersebut sebagai berikut:
     1. Pinjaman untuk dana operasional sebesar Rp 538.031.000.
     2. Biaya Jasa Manajemen (Management Fee) yang belum dibayar atas pengoperasian Sotis Hotel
        sebesar Rp762.000.000. Terhadap biaya Jasa Manajemen (Management Fee) ini tidak
        dikenakan biaya tambahan berupa denda dan/atau bunga atas keterlambatan pembayaran
        yang belum dilakukan oleh DMW.

     Stevano Rizki Adranacus ("SRA")

     Per 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SRA sebesar
     Rp1.380.000.000.
     Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.194a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021
     DMW mengakui dan menerima pinjaman dari SRA sebesar Rp1.380.000.000. Pinjaman tersebut
     diberikan untuk keperluan operasional DMW dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan
     tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap
     bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

     DMW telah melunasi atas utangnya pada tanggal 1 Agustus 2024 sehingga saldo 31 Desember
     2024 sebesar Nihil.

     PT Dwimukti Inti Boga ("DIB")

     Per 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada DIB sebesar
     Rp804.750.000 terdiri dari saldo utang DMW sebesar Rp186.750.000 dan TKP sebesar
     Rp618.000.000.




                                                42
Page 50
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

     PT Dwimukti Inti Boga ("DIB") (lanjutan)

     a. DMW
        Berdasarkan Addendum II Perjanjian Hutang Piutang No.282/DIB-DMW/PHP/XII/2023
        tertanggal 29 Desember 2023 DMW mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar
        Rp186.750.000. Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional DMW dengan bunga
        0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman
        dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash
        flow pihak peminjam.
        DMW telah melunasi atas utangnya pada tanggal 19 November 2024 sehingga saldo 31
        Desember 2024 sebesar Nihil.

     b. TKP
        Berdasarkan Perjanjian Hutang Pemegang Saham No. 291/DIB-TKP/PHP/XII/2023 tertanggal
        29 Desember 2023 Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar
        Rp618.000.000. Pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan tanpa biaya tambahan lainnya.
        Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
        disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam. Pinjaman berakhir pada tanggal 31 Desember
        2025 dan atau ketika hutang tersebut dilunasi.
        TKP telah melunasi atas utangnya pada tanggal 14 November 2024 sehingga saldo 31
        Desember 2024 sebesar Nihil.

     PT Sungai Mas Propertindo ("SMP")

     Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.287/PHP/XII/2023 tertanggal 30 Desember
     2022 SMP mengakui dan menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.595.447.266. Pinjaman
     tersebut diberikan untuk keperluan operasional SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun
     dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap
     bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.
     DMW telah melunasi atas utangnya pada tanggal 1 Agustus 2024 sehingga saldo 31 Desember
     2024 sebesar Nihil.

  d. Kompensasi manajemen kunci
                                                                      2024               2023
     Gaji dan imbalan jangka pendek lainnya untuk:
      - Dewan Komisaris                                              422.436.800        686.419.000
      - Direksi                                                    1.833.231.300      1.347.935.000
        Jumlah                                                     2.255.668.100      2.034.354.000
        Persentase terhadap jumlah
         beban umum dan administrasi                                          10,25          10,14




                                                43
Page 51
                            PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                             Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13. UTANG USAHA

  Akun ini terdiri dari:

  a. Berdasarkan pemasok

                                                                        2024               2023
     Pihak ketiga
      Rupiah
        Sari Alam Supplier                                             83.511.154        115.621.350
        PT Rumah Duta Pangan                                           43.989.255         21.100.195
        Pastry The Maleo                                               20.533.480         20.533.480
        PT Yuza Graha Gemilang Raya                                    18.482.750                  -
        PT Seiga Plus Energy                                           17.800.000                  -
        CV Santi Jaya Lestari                                          16.825.000                  -
        PT Paskomnas Niaga Utama                                       16.161.454                  -
        PT Fitra Food International                                    15.192.133         13.140.070
        PT Sentral Sari Prima Sentosa                                  15.186.000         18.130.000
        PT Sahih Mitra Sinergi                                         14.902.350                  -
        Jeng Rince Kitchen                                             11.634.000         14.016.500
        Pratama Laundry & Dry Cleaning                                 11.581.500         11.603.300
        Makmur Stand Buah                                              10.649.695         21.442.500
        CV Jasa Boga Niaga                                             10.290.100         13.516.500
        PT Sari Tirta Indonesia                                         3.000.000         13.000.000
        CV Maju Bersama Meat Shop                                               -         14.064.450
        Lain-lain (Saldo dibawah Rp10.000.000)                        173.265.197        216.019.738
                                                                      483.004.068        492.188.083

  b. Berdasarkan umur
     Rincian utang usaha dikategorikan berdasarkan tanggal tertagih adalah sebagai berikut :
                                                                        2024               2023
     0 - 30 hari                                                      268.502.172        268.274.983
     31 - 60 hari                                                     100.481.677        111.783.123
     61 - 90 hari                                                      23.649.541         30.654.100
     > 90 hari                                                         90.370.678         81.475.877
     Jumlah                                                           483.004.068        492.188.083

     Seluruh utang usaha kepada pihak ketiga merupakan utang kepada pemasok dalam mata uang
     Rupiah per 31 Desember 2024 dan 2023. Seluruh utang usaha berjangka waktu 30 sampai dengan
     120 hari dan tanpa jaminan.




                                                  44
Page 52
                            PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                             Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14. UTANG LAIN-LAIN

  Akun ini terdiri dari:

  a. Berdasarkan pemasok

                                                                        2024             2023
     Pihak ketiga
      Rupiah
        PT Asuransi Central Asia                                         39.797.164      155.418.514
        Lainnya                                                         118.931.243        2.208.498
                                                                      158.728.407        157.627.012

     Pihak berelasi (catatan 12d)                                   108.395.778.230   97.017.956.168

     Jumlah                                                         108.554.506.637   97.175.583.180

     Bagian lancar                                                    1.458.759.407    1.898.084.012
     Bagian tidak lancar                                            107.095.747.230   95.277.499.168
                                                                    108.554.506.637   97.175.583.180

     Seluruh utang lain-lain kepada pihak berelasi dilakukan tanpa dikenakan bunga, tanpa jaminan dan
     jatuh tempo sewaktu-waktu.


15. BEBAN AKRUAL

                                                                        2024             2023
  Jasa Pelayanan                                                      600.236.472       561.280.204
  Gaji dan Tunjangan                                                  385.109.061       282.652.632
  Kerusakan dan Penggantian                                           348.904.780       281.892.500
  Provisi                                                             218.507.172                 -
  Pembelian aset                                                      118.640.000                 -
  Jasa Profesional                                                    100.000.000        95.000.000
  Listrik                                                              77.548.025        86.743.442
  Komisi                                                               71.743.578        88.930.114
  Lain-lain dibawah Rp50.000.000                                      356.638.067       447.887.735
    Jumlah                                                           2.277.327.155    1.844.386.627




                                                  45
Page 53
                        PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                        Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                         Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                  31 Desember 2024 dan 2023
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. PERPAJAKAN

  a. Pajak dibayar dimuka
                                                                    2024              2023
     Perusahaan
      Pajak Pertambahan Nilai                                    4.790.913.030     4.776.330.887
      Pasal 21                                                       8.677.320                 -
     Entitas anak
      Pajak penghasilan badan                                                -                -
      Pasal 23                                                       5.891.637          510.000
      Pasal 21                                                               -          986.652
     Jumlah                                                      4.805.481.987     4.777.827.539

  b. Utang pajak
                                                                    2024              2023
     Perusahaan
      Pasal 21                                                      75.842.550      120.757.674
      Pasal 23                                                         818.001          823.524
      Pasal 4 (2)                                                            -          140.024
      Denda                                                                  -          200.000
     Entitas anak
      Pajak pembangunan 1                                         289.253.175       237.802.028
      Pasal 29                                                    234.667.904                 -
      Pajak penghasilan badan                                      40.633.909       551.751.481
      Pasal 21                                                     64.411.616        19.386.222
      Pasal 23                                                     16.103.819         4.632.482
     Jumlah                                                       721.730.974       935.493.435

  c. Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan
                                                                     2024             2023

     Pajak Kini
      Anak                                                        (478.471.358)      565.315.181
      Penyesuaian Tahun Lalu                                         1.963.745      (722.446.560)
     Tangguhan
      Perusahaan                                                    (96.345.678)      11.344.198
      Anak                                                          113.643.160       95.374.618
     Jumlah                                                       (459.210.131)      (50.412.563)




                                              46
Page 54
                             PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                             Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                              Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                       31 Desember 2024 dan 2023
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. PERPAJAKAN (lanjutan)

  c. Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan (lanjutan)

     Rekonsiliasi antara laba sebelum Pajak Penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi
     komprehensif, dengan taksiran laba fiskal untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
     2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                          2024               2023
     Laba sebelum Pajak Penghasilan konsolidasian                    (16.154.525.157)   (13.726.146.190)
     Laba sebelum Pajak Penghasilan - Entitas anak                     5.970.027.232      3.802.028.829
     Laba sebelum Pajak Penghasilan Perusahaan                       (10.184.497.925)    (9.924.117.361)

     Beda waktu:
      Selisih Penyusutan Aset Tetap Komersial dan Fiskal               1.716.091.422        558.462.804
      Beban Imbalan Kerja                                               (437.934.900)       207.003.038
      Realisasi Pembayaran Manfaat                                                  -       (30.000.000)
      Jumlah beda waktu                                                1.278.156.522        735.465.842
     Beda tetap:
      Jasa giro                                                             (556.062)        (2.781.701)
      Pendapatan Lain-lain                                                          -       (30.000.000)
      Beban Penyusutan Aset Tetap yang Tidak Diakui oleh Fiskal                     -       366.770.300
      Beban yang tidak dapat dikurangkan lain-lain                       625.960.919        686.769.319
      Jumlah beda tetap                                                  625.404.857      1.020.757.918
     Taksiran Rugi Fiskal                                             (8.280.936.546)    (8.167.893.601)
     Rugi Fiskal Tahun sebelumnya:
      Tahun 2019                                                                    -   (12.050.577.866)
      Tahun 2020                                                      (8.273.978.141)    (8.273.978.141)
      Tahun 2021                                                      (8.912.287.273)    (8.912.287.273)
      Tahun 2022                                                      (9.302.166.990)    (9.302.166.990)
      Tahun 2023                                                      (8.167.893.601)                  -
     Taksiran Akumulasi Rugi Fiskal                                  (42.937.262.551)   (46.706.903.871)

     Rugi fiskal Perusahaan dapat dikompensasikan dengan laba kena pajak untuk periode lima tahun
     mendatang sejak kerugian fiskal terjadi. Namun, Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan tidak
     akan memiliki laba kena pajak yang mengakibatkan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat digunakan
     sebelum tanggal kadaluarsanya, sehingga aset pajak tangguhan atas rugi fiskal tersebut tidak
     diakui.

     Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak final dan pajak penghasilan konsolidasian dengan taksiran
     rugi fiskal Perusahaan diatas menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.




                                                     47
Page 55
                                 PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                                 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                  Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                           31 Desember 2024 dan 2023
                                (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. PERPAJAKAN (lanjutan)

  d. Aset Pajak Tangguhan

     Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat
     aset dan liabilitas menurut komersial dengan ketentuan pajak, dengan rincian perhitungan sebagai
     berikut:
                                                                            2024
                                                                  Dikreditkan           Dikreditkan
                                       1 Januari 2024        (dibebankan) ke       (dibebankan) ke    31 Desember 2024
                                                            laporan laba rugi          penghasilan

     Perusahaan
     Liabilitas Pajak Tangguhan -
       Bersih
     Aset Tetap                         (26.264.355.311)                   -                     -     (26.264.355.311)
     Imbalan kerja                          298.683.673         (113.229.336)                    -         185.454.337
     Jumlah                             (25.965.671.638)        (113.229.336)                    -     (26.078.900.974)

     Entitas Anak
     Aset Pajak Tangguhan -
       Bersih
     Aset Tetap                          1.963.524.611           10.514.415                     -        1.974.039.026
     Cadangan penurunan piutang              1.170.163             (254.428)                    -              915.735
     Imbalan kerja                          34.700.794          142.552.628           (19.577.373)         157.676.049
     Amortisasi                            (91.075.796)         (22.285.797)                    -         (113.361.593)
     Jumlah aset
       pajak tangguhan                   1.908.319.772          130.526.818           (19.577.373)       2.019.269.217
     Liabilitas Pajak Tangguhan -
       Bersih
     Aset Tetap                         (27.547.550.800)                   -                     -     (27.547.550.800)
     Jumlah aset (liabilitas)
       pajak tangguhan                  (27.547.550.800)                   -                     -     (27.547.550.800)

                                                                            2024
                                                                  Dikreditkan           Dikreditkan
                                       1 Januari 2024        (dibebankan) ke       (dibebankan) ke    31 Desember 2024
                                                            laporan laba rugi          penghasilan

     Konsolidasian

     Aset Pajak Tangguhan
      Entitas Anak :
        PT Dwimukti Mitra Wisata         1.908.319.772          130.526.818           (19.577.373)       2.019.269.217

     Liabilitas Pajak Tangguhan
       Perusahaan                       (25.965.671.638)        (113.229.336)                    -     (26.078.900.974)
       Entitas Anak :
         PT Tanjung Karoso Permai       (27.547.550.800)                   -                     -     (27.547.550.800)
     Liabilitas Pajak Tangguhan         (53.513.222.438)                                               (53.626.451.774)
     Manfaat (Beban)
       Pajak Tangguhan                                           17.297.482           (19.577.373)




                                                           48
Page 56
                                 PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                                 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                  Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                           31 Desember 2024 dan 2023
                                (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. PERPAJAKAN (lanjutan)

  d. Aset Pajak Tangguhan (lanjutan)

                                                                            2023
                                                                  Dikreditkan           Dikreditkan
                                       1 Januari 2023        (dibebankan) ke       (dibebankan) ke    31 Desember 2023
                                                            laporan laba rugi          penghasilan

     Perusahaan
     Liabilitas Pajak Tangguhan -
       Bersih
     Aset Tetap                         (19.829.324.592)         (50.284.866)       (6.384.745.853)    (26.264.355.311)
     Imbalan kerja                          241.669.221           38.940.668            18.073.784         298.683.673
     Jumlah                             (19.587.655.371)         (11.344.198)       (6.366.672.069)    (25.965.671.638)

     Entitas Anak
     Aset Pajak Tangguhan -
       Bersih
     Aset Tetap                          1.952.960.121            10.564.490                    -        1.963.524.611
     Cadangan penurunan piutang             46.651.660           (45.481.497)                   -            1.170.163
     Imbalan kerja                          75.181.379           (39.818.555)            (662.030)          34.700.794
     Amortisasi                           (114.235.880)           23.160.084                    -          (91.075.796)
     Cadangan FF&E                          43.799.140           (43.799.140)                   -                    -
     Jumlah aset
       pajak tangguhan                   2.004.356.420           (95.374.618)            (662.030)       1.908.319.772
     Liabilitas Pajak Tangguhan -
       Bersih
     Aset Tetap                         (25.547.185.400)                   -        (2.000.365.400)    (27.547.550.800)
     Jumlah aset (liabilitas)
       pajak tangguhan                  (25.547.185.400)                   -        (2.000.365.400)    (27.547.550.800)

                                                                            2023
                                                                  Dikreditkan           Dikreditkan
                                       1 Januari 2023        (dibebankan) ke       (dibebankan) ke    31 Desember 2023
                                                            laporan laba rugi          penghasilan

     Konsolidasian

     Aset Pajak Tangguhan
      Entitas Anak :
        PT Dwimukti Mitra Wisata         2.004.356.420           (95.374.618)            (662.030)       1.908.319.772

     Liabilitas Pajak Tangguhan
       Perusahaan                       (19.587.655.371)         (11.344.198)       (6.366.672.069)    (25.965.671.638)
       Entitas Anak :
         PT Tanjung Karoso Permai       (25.547.185.400)                   -        (2.000.365.400)    (27.547.550.800)


     Liabilitas Pajak Tangguhan         (45.134.840.771)                                               (53.513.222.438)
     Manfaat (Beban)
       Pajak Tangguhan                                          (106.718.816)       (8.367.699.499)




                                                           49
Page 57
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. PERPAJAKAN (lanjutan)

  e. Pengampunan Pajak

     Pada tahun 2017 dan 2016, Perusahaan dan Entitas Anak ikut berpartisipasi dalam program
     pengampunan pajak. Perusahaan dan Entitas Anak telah melaporkan Surat Pernyataan Harta
     untuk Pengampunan Pajak (SPHPP) kepada Direktorat Jenderal Pajak antara tanggal 28
     September 2016 sampai dengan 31 Maret 2017. Aset dan liabilitas pengampunan pajak yang
     dideklarasikan oleh Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                Jenis Aset/Liabilitas                               Jumlah
     Kas                                                                           22.205.650.000
     Bank                                                                              16.857.636
     Investasi dalam saham                                                          2.500.000.000
     Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan                    4.950.000.000
     Tanah                                                                         41.899.430.000
     Bangunan                                                                       4.176.000.000
     Kendaraan                                                                      1.798.600.000
     Utang Bank                                                                      (516.930.801)
     Utang Lain-lain                                                              (11.850.000.000)
     Liabilitas Sewa Pembiayaan                                                       (80.846.577)
       Jumlah                                                                      65.098.760.258

     Seluruh aset dan liabilitas terkait dengan pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh
     Perusahaan dan Entitas Anak telah diakui, diukur dan dibukukan sesuai dengan kriteria yang
     ditentukan dalam UU No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.
     Perusahaan dan Entitas Anak membayar uang tebusan sebesar Rp197.500.000 pada tahun 2017
     dan dicatat sebagai bagian dari Beban Pajak dalam akun Penghasilan (Beban) Lain-lain.

  f. Ketetapan Pajak

     Pada 31 Desember 2024, Perusahaan menerima Surat Tagihan Pajak (”STP”) untuk berbagai jenis
     pajak tahun fiskal 2021 yang menyatakan sanksi administrasi atas keterlambatan pelaporan
     sebesar Rp 4.668.579. Perusahaan telah menyetujui tagihan pajak tersebut dan dicatat sebagai
     beban pajak pada laba atau rugi tahun 2024.

       Jenis Pajak          Periode Pajak                    No. SKP                Jumlah SKP
          PPH               Desember 2021               00026/103/21/019/24            1.657.929
          PPH               Desember 2021               00072/101/21/019/24            3.010.650
                                                                                       4.668.579




                                                  50
Page 58
                         PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                          Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                   31 Desember 2024 dan 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. PERPAJAKAN (lanjutan)

  f. Ketetapan Pajak (lanjutan)

     Pada 31 Desember 2023, Perusahaan menerima Surat Tagihan Pajak (”STP”) untuk berbagai jenis
     pajak tahun fiskal 2019 dan 2020 yang menyatakan sanksi administrasi atas keterlambatan
     pelaporan sebesar Rp 3.000.000. Perusahaan telah menyetujui tagihan pajak tersebut dan dicatat
     sebagai beban pajak pada laba atau rugi tahun 2023.
       Jenis Pajak             Periode Pajak               No. SKP                     Jumlah SKP
          PPH               Maret 2020                00056/140/20/054/23                    100.000
          PPH               November 2020             00057/140/20/054/23                    100.000
          PPH               September 2020            00112/103/20/054/23                    100.000
          PPH               November 2020             00113/103/20/054/23                    100.000
          PPH               Desember 2020             00114/103/20/054/23                    100.000
          PPN               April 2020                00195/107/20/054/23                    500.000
          PPN               Desember 2020             00196/107/20/054/23                    500.000
          PPN               Maret 2020                00197/107/20/054/23                    500.000
          PPN               Februari 2020             00198/107/20/054/23                    500.000
          PPN               November 2020             00199/107/20/054/23                    500.000
                                                                                           3.000.000

  g. Administrasi
     Undang-undang perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa Perusahaan menghitung,
     menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang secara individu.
     Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, DJP dapat menetapkan atau
     mengubah jumlah pajak terutang dalam jangka waktu 5 (lima) tahun.
     Pemerintah mengurangi tarif Pajak Penghasilan Badan menjadi 22% untuk tahun 2020-2021 dan
     20% untuk tahun 2022 dan seterusnya, sesuai dengan Pasal 5 bagian 1 dari Perppu No. 1 tahun
     2020. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 31 Maret 2020, setelah dikeluarkannya Peraturan sebagai
     Pengganti Undang-Undang tentang Kebijakan Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Sistem
     Keuangan sehubungan dengan Wabah Virus Corona 2019 (“COVID-19”) dan/atau untuk
     mengantisipasi ancaman yang akan membahayakan Ekonomi Nasional dan/atau Stabilitas Sistem
     Keuangan Negara. Perpu tersebut telah diundangkan dalam Undang-undang No. 2 Tahun 2020
     yang berlaku efektif 18 Mei 2020.
     Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No.
     7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”). Aturan tersebut
     menetapkan tarif pajak penghasilan badan menjadi sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun
     pajak 2022 dan seterusnya.


17. UTANG BANK

                                                                      2024               2023
  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                         58.900.000.000     66.700.000.000
  Dikurangi:
   Biaya Transaksi Utang Bank yang Belum
     Diamortisasi                                                   (312.681.816)      (413.980.891)
  Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun                  (8.905.873.087)    (7.698.700.925)
  Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                  49.681.445.097     58.587.318.184



                                                51
Page 59
                         PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                          Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                   31 Desember 2024 dan 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. UTANG BANK (lanjutan)

  Entitas Anak

  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

  Berdasarkan Perjanjian Kredit No.240/JRM/PK-KI/2017 tanggal 15 Desember 2017 antara PT
  Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Entitas Anak
  mendapatkan Fasilitas Kredit Investasi dengan maksimum kredit sebesar Rp100.000.000.000 untuk
  keperluan refinancing pembiayaan Hotel Sotis Falatehan dan Sotis Residence Penjernihan berikut
  sarana prasarana, mesin dan perlengkapan.
  Jangka waktu kredit diberikan selama 144 bulan terhitung sejak tanggal 15 Desember 2017 sampai
  dengan 14 Desember 2029. Pinjaman ini dikenakan bunga mengambang dan memiliki jadwal
  pembayaran atas angsuran pokok setiap bulannya yang berkisar antara Rp300.000.000-
  Rp1.300.000.000 per bulan selama jangka waktu kredit. Tingkat suku bunga yang dikenakan atas
  pinjaman di tahun 2023 dan 2022 adalah sebesar 12% per tahun.
  Jaminan yang diberikan atas fasilitas kredit tersebut adalah:
  - Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1458/melawai seluas 523 m2 di Jalan Falatehan I No.21 dan 22,
    Jakarta Selatan yang terdaftar atas nama PT Satria Mega Kencana (Perusahaan).
  - Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1256/bendungan hilir seluas 567 m2 di Jalan Penjernihan I
    No.10B, Jakarta Pusat yang terdaftar atas nama PT Dwimukti Graha Elektrindo.
  - Jaminan perusahaan oleh PT Satria Mega Kencana (Perusahaan) dan PT Dwimukti Graha
    Elektrindo.
  - Jaminan perorangan oleh Vonny Kristiani.
  Jumlah pembayaran pokok pinjaman atas fasilitas tersebut sebesar Rp7.800.000.000 dan
  Rp7.200.000.000 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

  Saldo utang pinjaman per 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp 58.587.318.184
  dan Rp 66.286.019.109.

  Atas fasilitas tersebut, terdapat beberapa batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh
  Entitas Anak yaitu:
  a. Mengubah bentuk atau status hukum Entitas Anak, anggaran dasar, memindah tangankan saham
     Entitas Anak yang mengakibatkan perubahan pemegang saham dominan;
  b. Mengubah susunan pengurus, direksi, komisaris dan kepemilikan saham Entitas Anak;
  c. Mengadakan merger dan/atau konsolidasi;
  d. Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga;
  e. Mengijinkan pihak lain menggunakan Entitas Anak untuk kegiatan pihak lain;
  f. Melunasi seluruh atau sebagian utang ke pemegang saham atau perusahaan afiliasi;
  g. Menjual atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan;
  h. Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk, entitas anak tanpa underlying
     transaction;
  i. Mengalihkan seluruh atau sebagian hak dan kewajiban berdasarkan perjanjian kredit kepada pihak
     lain;
  j. Menggunakan dana Entitas Anak untuk tujuan diluar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit;
  k. Menerima fasilitas kredit baru dari bank lain;




                                               52
Page 60
                             PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                             Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                              Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                       31 Desember 2024 dan 2023
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. UTANG BANK (lanjutan)

  Entitas Anak (lanjutan)

  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan)
  Atas fasilitas tersebut, terdapat beberapa batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh
  Entitas Anak yaitu: (lanjutan)
  l. Mengikatkan diri sebagai penjamin dan menjaminkan harta kekayaan yang telah dijaminkan kepada
     pihak lain;
  m. Membayar dividen;
  n. Melakukan likuidasi;
  o. Melakukan investasi yang melebihi proceed Entitas Anak;
  p. Membuka usaha baru yang tidak terkait dengan usaha yang telah ada;
  q. Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, namun tidak terbatas pada:
     - Mengadakan atau membatalkan kontrak yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha.
     - Mengadakan kerjasama yang mengancam keberlangsungan usaha.
     - Mengadakan transaksi dengan pihak lain dengan cara-cara yang berada di luar kebiasaan yang
       wajar.

  Disamping itu, terdapat juga rasio-rasio keuangan yang harus dipenuhi oleh Entitas Anak yaitu:
  a. Current Ratio (Rasio Lancar) minimal 1 kali;
  b. Debt to Equity Ratio maksimal 2,5 kali;
  c. Debt Service Coverage minimal 100%.

  Per tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, rasio-rasio keuangan DMW (Entitas Anak) sebagai berikut:

                                                                         2024               2023
  Current Ratio                                                        0,64 kali          1,09 kali
  Debt to Equity Ratio                                                 -1,19 kali         -2,45 kali
  Debt Service Coverage                                                 15,11%             23,23%
  Per tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan belum dapat memenuhi batasan atas syarat Rasio
  Lancar, Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt Service Coverage (DSCR).
  Pada tanggal 17 Juli 2018, Entitas Anak mendapatkan surat tertulis dari BNI No.JRM/1/365/R terkait
  batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak, yaitu membayar dividen.
  Berdasarkan surat tersebut, Entitas Anak dapat membagi dividen tanpa persetujuan BNI selama
  Entitas Anak masih memenuhi financial convenant yang ditetapkan oleh BNI. Pemberitahuan wajib
  dilakukan 7 hari kerja sebelum tanggal efektif pembayaran dividen.




                                                   53
Page 61
                            PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                             Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


18. LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN

                                                                        2024               2023
  Jumlah utang sewa guna usaha                                        153.860.000        197.820.000
  Pembayaran                                                           (65.940.000)      (43.960.000)
                                                                        87.920.000       153.860.000
  Dikurangi:
   Bagian jangka pendek                                                 65.940.000        60.445.000

  Bagian jangka panjang                                                 21.980.000        93.415.000

  Liabilitas sewa pembiayaan merupakan sewa pembiayaan kepada Bank Central Asia yang dilakukan
  oleh entitas anak DMW pada unit Sotis Falatehan untuk kendaraan operasional. Jangka waktu nya
  adalah 3 tahun dengan bunga 2,66% setiap tahunnya
  Pembayaran sewa minimum di masa mendatang, serta nilai kini atas pembayaran minimum sewa pada
  tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                        2024               2023
  Kurang dari 1 tahun                                                   71.203.200        71.203.200
  Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun                            23.734.400        94.937.600
                                                                        94.937.600       166.140.800
  Dikurangi:
   Bunga pembiayaan masa mendatang                                      (7.017.600)      (12.280.800)
  Nilai kini liabilitas sewa                                            87.920.000       153.860.000


19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA

  Perusahaan dan Entitas Anak mencatat liabilitas imbalan pasca kerja sesuai UU CIPTAKERJA
  No.11/2020 berdasarkan perhitungan aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria Arya Bagiastra
  yang dalam laporannya tertanggal 29 Februari 2024 dan 14 Maret 2023 untuk perhitungan per 31
  Desember 2024 dan 2023 dengan menggunakan metode Proyeksi Kredit Unit, dengan asumsi sebagai
  berikut :
                                                                        2024               2023
  Usia pensiun normal                                                  55 tahun           55 tahun
  Tingkat bunga diskonto (per tahun)                                6,91% - 7,10%      6,47% - 6,73%
  Tingkat kenaikan gaji (per tahun)                                    10,00%             10,00%
  Tingkat kematian                                                      TMI IV             TMI IV
  Tingkat cacat dari tingkat kematian                              10% dari TMI IV    10% dari TMI IV




                                                  54
Page 62
                              PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                              Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                               Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                        31 Desember 2024 dan 2023
                             (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)

  Beban imbalan pasca kerja karyawan untuk tahun 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                             2024                 2023
  Biaya jasa kini                                                          196.911.154         171.793.467
  Biaya bunga liabilitas manfaat pasti, neto                                98.491.004          91.304.607
  Biaya terminasi                                                          (12.244.159)        (88.963.126)
  Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested                        431.267.281                   -
    Jumlah                                                                 714.425.280         174.134.948
  Mutasi liabilitas manfaat karyawan adalah sebagai berikut:
                                                                             2024                 2023
  Saldo awal                                                              1.515.385.440       1.440.231.155
  Beban yang diakui di laporan laba rugi                                    714.425.280         174.134.948
  Pembayaran tahun berjalan                                                           -        (178.125.000)
  Kurtailmen                                                               (593.381.748)                  -
  Penyesuaian liabilitas atas pengakuan masa kerja lalu                     (76.743.902)         79.144.337
    Jumlah                                                                1.559.685.070       1.515.385.440
  Jumlah tercantum pada laporan posisi keuangan yang timbul dari liabilitas Entitas dalam rangka
  liabilitas imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:
                                                                             2024                 2023
  Nilai kini liabilitas imbalan pasti                                     1.559.685.070       1.515.385.440
    Jumlah                                                                1.559.685.070       1.515.385.440

  Analisa sensitivitas kuantitatif untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2024
  adalah sebagai berikut:

                                                                                      Pengaruh atas nilai kini
                      Keterangan                         Persentase (%)
                                                                               liabilitas imbalan pasca kerja
  Tingkat diskonto
    Kenaikan                                                 1,00%                            1.466.376.494
    Penurunan                                                1,00%                            1.663.970.521
  Kenaikan gaji di masa depan
    Kenaikan                                                 1,00%                            1.653.745.117
    Penurunan                                                1,00%                            1.473.561.099




                                                    55
Page 63
                         PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                          Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                   31 Desember 2024 dan 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. JAMINAN PELANGGAN

                                                                     2024             2023
  Pihak ketiga                                                     256.763.744      702.173.759
   Jumlah                                                          256.763.744      702.173.759

  Jaminan Pelanggan merupakan uang muka atau deposit yang diberikan terlebih dahulu oleh
  pelanggan sebelum menggunakan jasa hotel.


21. MODAL SAHAM

  Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.12 tertanggal 4 Mei 2018, para
  pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk:
  - Meningkatkan modal dasar Perusahaan dari semula sebesar Rp 10.000.000.000 menjadi sebesar
    Rp 240.000.000.000.
  - Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor Perusahaan dari semula sebesar
    Rp10.000.000.000 yang terbagi atas 10.000 saham menjadi sebesar Rp60.000.000.000 yang terbagi
    atas 60.000 saham. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan dilakukan dengan
    menerbitkan saham baru dalam simpanan yaitu sebanyak 50.000 saham dengan nilai nominal
    sebesar Rp1.000.000, seluruhnya diambil bagian dan disetor oleh Herman Herry Adranacus.


  Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
  Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010228.AH.01.02. Tahun 2018
  tanggal 8 Mei 2018.
  Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.27 tertanggal 9 Mei 2018, para
  pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk merubah nilai nominal saham Perusahaan dari
  semula sebesar Rp 1.000.000 per saham menjadi sebesar Rp 100 per saham.
  Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diaktakan dalam Akta
  Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.49 tertanggal 25 Juli 2018, para pemegang saham
  Perusahaan telah menyetujui untuk:
  1. Merubah jumlah saham yang dikeluarkan dalam simpanan/portepel Perusahaan yang akan
     ditawarkan/dijual ke masyarakat melalui Penawaran Umum dari semula sebanyak-banyaknya
     150.000.000 saham baru menjadi sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham baru dengan nilai
     nominal masing-masing saham sebesar Rp100, dengan memperhatikan peraturan perundang-
     undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di Indonesia
     yang berlaku.
  2. Menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma
     kepada masyarakat yang membeli saham baru dalam Penawaran Umum, dan waran ini dapat
     dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham baru tersebut, dengan
     memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan
     Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang berlaku.
  3. Mencatatkan Waran Seri I dan saham-saham hasil pelaksanaan Waran Seri I pada Bursa Efek
     Indonesia serta mendaftarkan saham-saham Perusahaan dalam Penitipan Kolektif sesuai dengan
     Peraturan Kustodian Sentral Efek Indonesia.




                                               56
Page 64
                           PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                            Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                     31 Desember 2024 dan 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


21. MODAL SAHAM (lanjutan)

  Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No.59 tanggal 21 September 2018 dan
  Akta Hibah Saham No.60 tanggal 22 September 2018 dari Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum,
  M.Kn., para pemegang saham Perusahaan menyetujui pengalihan saham dalam Perusahaan yang
  dimiliki oleh Herman Herry Adranacus kepada Stevano Rizki Adranacus sebanyak 240.000.000.
  Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum
  dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
  Perubahan Data Perusahaan No. AHU-AH.01.03-0245655 tanggal 24 September 2018.
  Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang
  saham per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                                            Jumlah saham
                                                                 Persentase
           Pemegang Saham                 ditempatkan dan                                Jumlah
                                                             kepemilikan (%)
                                             disetor penuh
  Herman Herry Adranacus                       260.000.000               26,00%       26.000.000.000
  Stevano Rizki Adranacus                      247.967.600               24,80%       24.796.760.000
  Indjun                                       143.375.700               14,33%       14.337.570.000
  Vonny Kristiani                               99.000.000                9,90%        9.900.000.000
  Cindy Angelina Adranacus                       1.000.000                0,10%          100.000.000
  Masyarakat                                   248.660.679               24,87%       24.866.067.900
  Jumlah                                     1.000.003.979              100,00%      100.000.397.900

  Sesuai dengan Daftar Pemegang Saham per tanggal 31 Desember 2024, jumlah saham yang telah
  dikeluarkan oleh Perseroan dalam rangka pelaksanaan Waran sampai dengan tanggal 31 Desember
  2024, adalah sebanyak 3.979 (tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham dengan nilai
  nominal seluruhnya sebesar Rp397.900 (tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah),
  sehingga jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebanyak
  1.000.003.979 (satu milyar tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham, dengan nilai nominal
  seluruhnya sebesar Rp100.000.397.900 (seratus milyar tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan
  ratus rupiah).


22. TAMBAHAN MODAL DISETOR

                                                                       2024                2023
  Agio Saham - Penawaran Umum Perdana                             26.000.000.000      26.000.000.000
  Biaya Emisi Saham - Penawaran Umum Perdana                      (4.700.865.166)     (4.700.865.166)
   Subjumlah                                                      21.299.134.834      21.299.134.834
  Agio Saham - Saham Waran                                             1.989.500           1.989.500
  Selisih Nilai Transaksi Rekstrukturisasi Entitas Sepengendali   (6.809.670.464)     (6.809.670.464)
    Jumlah                                                        14.491.453.870      14.491.453.870




                                                   57
Page 65
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


22. TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan)

  Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali merupakan tambahan modal disetor atas
  peningkatan modal saham Perusahaan di Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW)).
  Peningkatan dilakukan melalui pembelian saham DMW dari Herman Herry Adranacus dan Vonny
  Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar saham dan 1.200 lembar saham dengan harga beli
  seluruhnya sebesar Rp2.450.000.000. Atas pembelian ini, timbul selisih antara harga pengalihan
  dengan proporsi nilai liabilitas bersih entitas anak pada saat pembelian sebesar Rp6.809.670.464 yang
  dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali.


23. KEPENTINGAN NON PENGENDALI

  Kepentingan non pengendali atas aset bersih entitas anak per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
  sebagai berikut:
                                                                       2024                2023
  Vonny Kristiani                                                  9.852.844.416      10.007.115.249
    Jumlah                                                         9.852.844.416      10.007.115.249
  Kepentingan non pengendali atas rugi bersih entitas anak:
                                                                       2024                2023
  Vonny Kristiani                                                    (154.366.337)        (61.537.688)
                                                                     (154.366.337)        (61.537.688)

  Mutasi kepentingan non pengendali adalah:
                                                                       2024                2023
  Saldo awal                                                      10.007.115.249       9.359.409.005
  Rugi Tahun Berjalan                                               (154.366.337)        (61.537.688)
  Surplus Revaluasi Aset Tetap                                                 -         709.220.460
  Penghasilan Komprehensif Lain:
   Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja, Setelah Pajak              95.504              23.472
                                                                   9.852.844.416      10.007.115.249


24. PENDAPATAN USAHA

  Penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
  sebagai berikut:
                                                                       2024                2023
  Pendapatan Hotel
   Kamar                                                          15.715.222.329      15.379.468.753
   Makanan dan Minuman                                             6.577.684.000       6.965.966.337
   Lain-lain                                                         105.997.138          86.830.486
    Subjumlah                                                     22.398.903.467      22.432.265.576
  Pendapatan Spa                                                     153.668.017         152.991.322
    Jumlah                                                        22.552.571.484      22.585.256.898



                                                 58
Page 66
                           PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                            Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                     31 Desember 2024 dan 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


24. PENDAPATAN USAHA (lanjutan)

  Pendapatan kamar merupakan pendapatan atas penggunaan kamar hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis
  Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.
  Pendapatan makanan dan minuman merupakan pendapatan atas penjualan dari restoran dan bar
  hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.
  Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari telepon, laundry, business center, listrik dan parkir.
  Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi maupun pelanggan dengan transaksi lebih dari 10%
  total nilai pendapatan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
  2024 dan 2023.


25. BEBAN POKOK PENDAPATAN

                                                                         2024                2023
  Beban Hotel
   Gaji dan Tunjangan                                                3.683.648.301       3.368.139.660
   Makanan dan Minuman                                               1.992.671.846       2.089.876.413
   Reservasi                                                           660.563.204         491.577.364
   Perlengkapan Kantor dan Rumah                                       601.788.465         673.683.342
   Pemeliharaan                                                        369.743.858         323.162.700
   Internet dan TV Kabel                                               341.695.268         312.992.219
   Bahan Bakar                                                         151.327.362         146.804.200
   Penyisihan Perlengkapan dan Alat                                    104.815.523          69.040.288
   Transportasi dan Perjalanan Dinas                                     6.712.350          26.837.010
   Lain-lain                                                           212.207.231         196.247.445
    Subjumlah                                                        8.125.173.408       7.698.360.641
  Beban Operasional Spa                                                 79.408.748          76.296.113
    Jumlah                                                           8.204.582.156       7.774.656.754
  Sampai dengan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak
  terdapat transaksi dengan pihak berelasi maupun transaksi dengan pemasok yang berjumlah lebih dari
  10% dari jumlah beban konsolidasian.


26. BEBAN PENJUALAN

                                                                         2024                2023
  Gaji dan tunjangan                                                   740.961.229         525.581.178
  Komisi                                                               145.832.075         297.500.000
  Transportasi dan Perjalanan Dinas                                     73.974.437          56.853.073
  Iklan dan Promosi                                                     45.172.161          41.777.873
  Telepon, Teleks dan Telegram                                          20.827.700          21.543.527
  Sumbangan dan Hadiah                                                  19.706.195          57.487.903
  Perlengkapan Kantor dan Rumah                                         12.518.994           6.089.080
  Lain-lain dibawah Rp10.000.000                                        32.957.559           5.745.173
  Jumlah                                                             1.091.950.350       1.012.577.807



                                                  59
Page 67
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                       2024               2023
  Gaji dan Tunjangan                                               6.815.132.069       7.113.267.469
  Penyusutan dan Amortisasi (catatan 10)                           6.565.015.108       5.397.665.026
  Jasa Manajemen                                                   1.800.000.000       1.800.000.000
  Listrik, Air dan Telekomunikasi                                  1.658.057.517       1.485.354.064
  Perbaikan dan Pemeliharaan                                       1.165.498.029       2.037.346.857
  Perijinan dan Legalitas                                            877.236.643         511.177.707
  Jasa Profesional                                                   673.887.025         317.080.000
  Pajak Bumi Bangunan                                                490.298.608                   -
  Keamanan                                                           438.785.200         160.494.000
  Transportasi dan Perjalanan Dinas                                  333.768.894         284.729.679
  Asuransi                                                           221.485.564         225.797.743
  Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel                 218.507.172                   -
  Estimasi Imbalan Kerja                                             133.287.691         174.134.948
  Perlengkapan Kantor dan Rumah                                      129.661.798          28.352.670
  Administrasi Bank                                                  106.698.520          73.567.197
  Sumbangan dan Hadiah                                                34.231.800          55.940.250
  Lainnya dibawah Rp50.000.000                                       349.482.022         394.099.449
  Jumlah                                                          22.011.033.660     20.059.007.059


28. BEBAN KEUANGAN

                                                                       2024               2023
  Beban Bunga Pinjaman Bank                                        6.485.648.729       7.669.849.995
  Beban Bunga dari Liabilitas Sewa Pembiayaan                          5.263.200           3.508.865
  Jumlah                                                           6.490.911.929       7.673.358.860


29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN

  Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau
  disajikan dalam jumlah tercatat apabila jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya
  atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.

  Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi
  penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain, uang muka pembelian, utang usaha, utang lain-lain,
  beban yang masih harus dibayar, utang pembelian aset tetap dan liabilitas sewa kurang lebih sebesar
  nilai wajarnya karena instrumen keuangan tersebut sebagian besar berjangka pendek.




                                                 60
Page 68
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

  Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas keuangan Entitas pada tanggal 31 Desember 2024 dan
  2023.

                                                  2024                                       2023
                                 Nilai tercatat            Nilai wajar      Nilai tercatat            Nilai wajar

  Aset Keuangan
   Kas dan Setara Kas             5.722.483.612            5.722.483.612    11.887.905.520           11.887.905.520
   Piutang usaha                    595.988.398              595.988.398       396.263.229              396.263.229
   Piutang lain-lain                 54.224.551               54.224.551     2.066.624.264            2.066.624.264
   Aset lain-lain                 1.200.000.000            1.200.000.000     1.200.000.000            1.200.000.000
  Jumlah                          7.572.696.561            7.572.696.561    15.550.793.013           15.550.793.013

  Liabilitas Keuangan
    Utang Usaha                     483.004.068              483.004.068       492.188.083              492.188.083
    Utang lain-lain             108.554.506.637          108.554.506.637    97.175.583.180           97.175.583.180
    Beban akrual                  2.277.327.155            2.277.327.155     1.844.386.627            1.844.386.627
    Jaminan pelanggan               256.763.744              256.763.744       702.173.759              702.173.759
    Pinjaman bank                58.587.318.184           58.587.318.184    66.700.000.000           66.700.000.000
    Liabilitas sewa               1.625.625.070            1.625.625.070       153.860.000              153.860.000
  Jumlah                        171.784.544.858          171.784.544.858   167.068.191.649          167.068.191.649

  Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
  untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
  pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
  mengalihkan liabilitas terjadi:
  a. Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau
  b. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
     tersebut.
  Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
  menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
  kepentingan ekonomi terbaiknya.
  Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam
  menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik
  aset atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di kemampuan
  tertinggi dan terbaik.
  Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan di mana tersedia kecukupan data
  untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan
  dan meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.




                                                    61
Page 69
                           PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                            Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                     31 Desember 2024 dan 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

  PSAK 60, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan", mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai
  wajar dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:
  (i)   Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
        (tingkat 1);
  (ii) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset
        atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya
        deviasi dari harga) (tingkat 2), dan;
  (iii) Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input
        yang tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).
  Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan
  kuotasi nilai pasar pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 1.

  Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan
  menggunakan teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat
  diobservasi sepanjang tersedia, dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input
  signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.
  Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka
  instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.

  Entitas tidak mempunyai aset dan liabilitas keuangan yang diukur dan diakui pada nilai wajar (tingkat 1
  dan 2). The Entity does not have financial asset and liability which is measured and recognized on fair
  value (level 1 and 2). Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai
  wajar dari setiap golongan instrumen keuangan Entitas:
  1. Kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi pengguaannya, piutang usaha, dan piutang lain-lain.
     Untuk aset keuangan yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, nilai tercatat aset keuangan
     tersebut dianggap telah mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan tersebut.
  2. Utang usaha, utang lain-lain dan beban yang masih harus dibayar.
     Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu 12
     bulan sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar.
  3. Liabilitas sewa dan utang pembelian aset tetap
     Liabilitas keuangan di atas memiliki suku bunga variabel yang disesuaikan dengan pergerakan
     suku bunga pasar sehingga jumlah terutang liabilitas keuangan tersebut telah mendekati nilai




                                                  62
Page 70
                                PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                                Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                 Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                          31 Desember 2024 dan 2023
                               (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


30. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Risiko keuangan utama yang dihadapi oleh Grup adalah risiko kredit, risiko likuiditas, risiko mata uang
  dan risiko suku bunga. Grup mencoba untuk meminimalkan potensi dampak negatif dari risiko-risiko di
  atas melalui pendekatan manajemen risiko.

  (i)   Risiko kredit
        Risiko kredit adalah di mana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi
        liabilitasnya dan mengakibatkan pihak lain mengalami kerugian keuangan.
        Instrumen keuangan Grup yang mempunyai potensi atas risiko kredit terdiri dari kas dan setara
        kas di bank dan piutang usaha. Jumlah eksposur risiko kredit maksimum sama dengan nilai
        tercatat atas akun-akun tersebut.

        Untuk risiko kredit yang berhubungan dengan bank, hanya bank-bank dengan predikat baik yang
        dipilih. Selain itu, kebijakan Grup adalah untuk tidak membatasi eksposur hanya kepada satu
        institusi tertentu, sehingga Grup memiliki kas dan setara kas di bank dan piutang di berbagai
        institusi (catatan 4, 5, 6 dan 12).
                                                                        2024              2023
        Kas dan setara kas                                                          5.722.483.612       11.887.905.520
        Piutang usaha                                                                 595.988.398          396.263.229
        Piutang lain-lain                                                              54.224.551        2.066.624.264
        Aset lain-lain                                                              1.200.000.000        1.200.000.000
        Jumlah                                                                      7.572.696.561       15.550.793.013

        Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Grup terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai
        tercatat masing-masing kategori aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan.
        Tabel berikut menganalisis aset keuangan berdasarkan jatuh tempo:
                                                                        2024
                              Belum jatuh                           Jatuh Tempo
                                                                                                            Jumlah
                                tempo              < 30 hari         30 - 90 hari         > 90 hari
        Kas dan
          Setara Kas                        -    5.722.483.612                 -                    -     5.722.483.612
        Piutang usaha                       -      487.712.967       112.436.865                    -       600.149.832
        Piutang lain-lain                   -       54.224.551                 -                    -        54.224.551
        Aset lain-lain                      -                -                 -        1.200.000.000     1.200.000.000
        Jumlah                              -    6.264.421.130       112.436.865        1.200.000.000     7.576.857.995

                                                                        2023
                              Belum jatuh                           Jatuh Tempo
                                                                                                            Jumlah
                                tempo              < 30 hari         30 - 90 hari         > 90 hari
          Kas dan
            Setara Kas                      -   11.887.905.520                  -                   -    11.887.905.520
          Piutang usaha                     -      323.935.750         77.645.400                   -       401.581.150
          Piutang lain-lain                 -                -                  -       2.066.624.264     2.066.624.264
          Aset lain-lain                    -                -                  -       1.200.000.000     1.200.000.000
        Jumlah                              -   12.211.841.270         77.645.400       3.266.624.264    15.556.110.934




                                                               63
Page 71
                              PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                              Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                               Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                        31 Desember 2024 dan 2023
                             (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


30. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

  (ii)   Risiko likuiditas
         Risiko likuiditas adalah risiko di mana Grup akan mengalami kesulitan dalam rangka memperoleh
         dana untuk memenuhi komitmennya terkait dengan instrumen keuangan.
         Liabilitas keuangan terdiri dari:
                                                                           2024             2023
         Utang usaha                                                      483.004.068       492.188.083
         Beban akrual                                                   2.277.327.155     1.844.386.627
         Liabilitas sewa                                                   87.920.000       153.860.000
         Utang lain-lain                                              108.554.506.637    97.175.583.180
         Pinjaman bank                                                 58.587.318.184    66.700.000.000
         Jumlah                                                       169.990.076.044   166.366.017.890

         Grup mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas yang mencukupi untuk
         memungkinkan Grup dalam memenuhi komitmen Grup untuk operasi normal Grup. Selain itu
         Grup juga melakukan pengawasan proyeksi dan arus kas aktual secara terus menerus serta
         pengawasan tanggal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.

  (iii) Risiko nilai tukar mata uang asing
         Risiko mata uang adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan
         nilai tukar nilai mata uang asing.

         Grup melakukan transaksi-transaksi dengan menggunakan mata uang asing, diantaranya adalah
         transaksi penjualan, pembelian dan pinjaman Entitas. Entitas harus mengkonversikan Rupiah ke
         mata uang asing, terutama Dolar Amerika Serikat, untuk memenuhi kebutuhan liabilitas dalam
         mata uang asing pada saat jatuh tempo. Fluktuasi nilai tukar mata uang Rupiah terhadap mata
         uang Dolar Amerika Serikat dapat memberikan dampak pada kondisi keuangan Entitas.
         Grup mengelola risiko mata uang dengan melakukan pengawasan terhadap fluktuasi nilai tukar
         mata uang secara terus-menerus sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat untuk

  (iv) Risiko suku bunga
         Risiko suku bunga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan
         suku bunga pasar.
         Grup memiliki risiko bunga terutama karena melakukan pinjaman. Grup melakukan pengawasan
         terhadap dampak pergerakan suku bunga untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap Grup.
         Utang yang berdampak bunga terdiri dari:
                                                                           2024             2023
         Utang bank                                                    58.587.318.184    66.286.019.109
         Liabilitas sewa                                                   87.920.000       153.860.000
         Jumlah                                                        58.675.238.184    66.439.879.109




                                                    64
Page 72
                            PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                             Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


30. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

  (v)   Risiko harga
        Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga
        pasar, terlepas apakah perubahan tersebut disebabkan oleh faktor-faktor spesifik dari instrumen
        individual atau penerbitnya atau faktor-faktor yang mempengaruhi seluruh instrumen yang
        diperdagangkan di pasar.

        Perusahaan mengelola risiko harga dengan melakukan pengawasan internal oleh manajemen
        secara berkelanjutan.


31. PENGELOLAAN MODAL

  Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang
  sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.
  Grup dipersyaratkan oleh Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, efektif
  sejak 2007, untuk mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar
  penuh ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal
  tersebut telah dipertimbangkan oleh Grup bahwa pembentukan dana cadangan belum bisa dilakukan.

  Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, bila diperlukan, berdasarkan
  perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat
  mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun
  proses selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
  Grup mengawasi modal dengan menggunakan rasio pengungkit, dengan membagi jumlah utang yang
  berdampak bunga dengan jumlah ekuitas. Kebijakan Grup adalah menjaga rasio pengungkit dalam
  kisaran dari perusahaan terkemuka di Indonesia untuk mengamankan akses terhadap pendanaan
  pada biaya yang rasional. Termasuk dalam total pinjaman berdampak bunga adalah liabilitas sewa dan
  utang pembelian aset tetap.

  Rasio pengungkit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                         2024               2023
  Utang bank                                                         58.587.318.184     66.286.019.109
  Liabilitas sewa                                                        87.920.000        153.860.000
  Dikurangi: Kas dan setara kas                                      (5.722.483.612)   (11.887.905.520)
  Utang Bersih                                                       52.952.754.572     54.551.973.589
  Jumlah Ekuitas                                                    194.987.705.009    211.532.029.609
  Rasio pengungkit                                                     27,16%             25,79%




                                                  65
Page 73
                                 PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                                 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                  Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                           31 Desember 2024 dan 2023
                                (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


32. INFORMASI SEGMEN

  Perusahaan dan Entitas Anak menggolongkan segmen usaha dalam dua segmen utama yaitu Hotel
  dan Restoran.
                                                                     2024
                                 Hotel            Restoran         Lain-lain       Eliminasi         Konsolidasian

  PENDAPATAN
    Kamar                      15.715.222.329                                -                  -    15.715.222.329
    Makanan dan minuman                     -    6.577.684.000               -                  -     6.577.684.000
    Pendapatan operasional lainnya                                 191.442.100                  -       191.442.100
    Lain-lain                                                       68.223.055                  -        68.223.055
    Jumlah pendapatan         15.715.222.329     6.577.684.000     259.665.155                  -    22.552.571.484

  BEBAN POKOK
   Kamar                      (4.172.686.762)                 -                -                -     (4.172.686.762)
   Makanan dan minuman                     -     (3.941.747.146)               -                -     (3.941.747.146)
   Pendapatan operasional
     lainnya                                -                 -     (79.408.748)                -        (79.408.748)
   Lain-lain                                -                 -     (10.739.500)                -        (10.739.500)
    Jumlah beban pokok        (4.172.686.762)    (3.941.747.146)    (90.148.248)                -     (8.204.582.156)

  Laba kotor                  11.542.535.567     2.635.936.854     169.516.907                  -    14.347.989.328

    Beban Penjualan           (1.091.950.350)                 -                -                -     (1.091.950.350)
    Beban Umum dan
      Administrasi           (10.649.076.466)   (12.021.957.194)               -     660.000.000     (22.011.033.660)
    Jasa Giro                        556.062        141.484.656                -               -         142.040.718
    Beban Keuangan            (6.490.911.929)                 -                -               -      (6.490.911.929)
    Beban Pajak               (1.089.019.373)                 -                -               -      (1.089.019.373)
    Penyisihan Penurunan
      Nilai Piutang                1.156.487                  -                -                -         1.156.487
    Amortisasi Biaya
      Transaksi Utang Bank                  -                 -                -                -                    -
    Laba (Rugi)
      Penjualan Aset Tetap        21.793.694                  -              -                           21.793.694
    Lain-lain - Bersih                                        -    675.409.928       (660.000.000)       15.409.928

  RUGI SEBELUM PAJAK
   FINAL DAN PAJAK
   PENGHASILAN                (7.754.916.308)    (9.244.535.684)   844.926.835                  -    (16.154.525.157)

    Penyesuaian
      Tahun Lalu                                     1.963.745                                            1.963.745

  RUGI SEBELUM PAJAK
   PENGHASILAN                (7.754.916.308)    (9.242.571.939)   844.926.835                  -    (16.152.561.412)

    Manfaat Pajak
     Penghasilan                 (96.345.678)     (364.828.198)                                        (461.173.876)

  RUGI TAHUN
   BERJALAN                   (7.851.261.986)    (9.607.400.137)   844.926.835                  -    (16.613.735.288)




                                                             66
Page 74
                                  PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                   Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                            31 Desember 2024 dan 2023
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


32. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

                                                                         2024
                                   Hotel            Restoran           Lain-lain         Eliminasi        Konsolidasian

  PENGHASILAN
    KOMPREHENSIF LAIN
    Pos yang Tidak Akan
      Direklasifikasi ke
      Laba Rugi:
      Pengukuran Kembali
        Liabilitas Imbalan
        Kerja                      88.988.061                   -                  -                 -         88.988.061
        Manfaat (Beban) Pajak
          Pajak Penghasilan
          Terkait                 (19.577.373)                  -                  -                 -         (19.577.373)

        Penghasilan
          Komprehensif Lain
          Tahun Berjalan           69.410.688                   -                  -                 -         69.410.688

  JUMLAH LABA (RUGI)
    KOMPREHENSIF
    TAHUN BERJALAN              (7.781.851.298)    (9.607.400.137)      844.926.835                  -     (16.544.324.600)

  RUGI TAHUN BERJALAN
   YANG DAPAT
     DIATRIBUSIKAN KEPADA:
     Pemilik Entitas Induk (7.851.261.986)         (9.553.333.108)      945.226.143                  -     (16.459.368.951)
     Kepentingan
       Non-Pengendali                   -             (54.067.029)      (100.299.308)                         (154.366.337)

                                (7.851.261.986)    (9.607.400.137)      844.926.835                  -     (16.613.735.288)

  JUMLAH LABA (RUGI)
    KOMPREHENSIF YANG
    DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
     Pemilik Entitas Induk (7.781.851.298)         (9.553.428.612)      945.226.143                  -     (16.390.053.767)
     Kepentingan
       Non-Pengendali                                 (53.971.525)      (100.299.308)                         (154.270.833)
                                (7.781.851.298)    (9.607.400.137)      844.926.835                  -     (16.544.324.600)
  Jumlah Aset
    Konsolidasian             278.393.194.499     13.437.210.673     136.628.845.620    (7.316.838.177)   421.142.412.615
  Jumlah Liabilitas
    Konsolidasian          (113.762.044.492)      (82.683.754.188)   (31.175.747.106)   1.466.838.180     (226.154.707.606)




                                                               67
Page 75
                                 PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                                 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                  Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                           31 Desember 2024 dan 2023
                                (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


32. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

                                                                     2023
                                 Hotel            Restoran         Lain-lain       Eliminasi         Konsolidasian

  PENDAPATAN
    Kamar                      15.379.468.753                                -                  -    15.379.468.753
    Makanan dan minuman                     -    6.965.966.337               -                  -     6.965.966.337
    Pendapatan operasional lainnya          -                -     178.210.654                  -       178.210.654
    Lain-lain                               -                -      61.611.154                  -        61.611.154
    Jumlah pendapatan         15.379.468.753     6.965.966.337     239.821.808                  -    22.585.256.898

  BEBAN POKOK
   Kamar                      (3.608.997.211)                                  -                -     (3.608.997.211)
   Makanan dan minuman                     -     (4.070.172.235)               -                -     (4.070.172.235)
   Pendapatan operasional
     lainnya                                -                       (82.556.813)                -        (82.556.813)
   Lain-lain                                -                       (12.930.495)                -        (12.930.495)
    Jumlah beban pokok        (3.608.997.211)    (4.070.172.235)    (95.487.308)                -     (7.774.656.754)

  Laba kotor                  11.770.471.542     2.895.794.102     144.334.500                  -    14.810.600.144

    Beban Penjualan                         -    (1.012.577.807)               -                -     (1.012.577.807)
    Beban Umum dan
      Administrasi           (10.152.497.468)   (10.344.067.428)   (222.442.163)     660.000.000     (20.059.007.059)
    Jasa Giro                      2.781.701        166.783.708               -                -         169.565.409
    Beban Keuangan                (2.047.535)    (7.671.311.325)              -                -      (7.673.358.860)
    Beban Pajak                 (444.749.923)                 -               -                -        (444.749.923)
    Penyisihan Penurunan
      Nilai Piutang                         -      206.734.889                 -                -       206.734.889
    Amortisasi Biaya
      Transaksi Utang Bank                  -                 -                -                -                    -
    Laba (Rugi)
      Penjualan Aset Tetap       113.120.000                                  -                 -       113.120.000
    Pendapatan Sewa                        -                 -                -                 -                 -
    Lain-lain - Bersih           666.045.864       203.205.292      (45.724.139)     (660.000.000)      163.527.017

  RUGI SEBELUM PAJAK
   FINAL DAN PAJAK
   PENGHASILAN                 1.953.124.181    (15.555.438.569)   (123.831.802)                -    (13.726.146.190)

    Penyesuaian
      Tahun Lalu                            -      722.446.560                 -                -       722.446.560

  RUGI SEBELUM PAJAK
   PENGHASILAN                 1.953.124.181    (14.832.992.009)   (123.831.802)                -    (13.003.699.630)

    Manfaat Pajak
     Penghasilan                 (11.344.198)     (660.689.799)                -                -      (672.033.997)

  RUGI TAHUN
   BERJALAN                    1.941.779.983    (15.493.681.808)   (123.831.802)                -    (13.675.733.627)




                                                             68
Page 76
                                  PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                   Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                            31 Desember 2024 dan 2023
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


32. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

                                                                          2023
                                   Hotel             Restoran           Lain-lain          Eliminasi        Konsolidasian

  PENGHASILAN
    KOMPREHENSIF LAIN
    Pos yang Tidak Akan
      Direklasifikasi ke
      Laba Rugi:
      Pengukuran Kembali
        Liabilitas Imbalan
        Kerja                      (82.153.563)          3.009.226                  -                  -         (79.144.337)
      Surplus Revaluasi
        Aset Tetap             29.021.572.058                    -      9.092.570.000                  -     38.114.142.058
      Manfaat (Beban) Pajak
        Pajak Penghasilan
        Terkait                 (6.366.672.069)           (662.030)    (2.000.365.400)                 -      (8.367.699.499)

        Penghasilan
          Komprehensif Lain
          Tahun Berjalan    22.572.746.426               2.347.196      7.092.204.600                  -     29.667.298.222

  JUMLAH LABA (RUGI)
    KOMPREHENSIF
    TAHUN BERJALAN             24.514.526.409      (15.491.334.612)     6.968.372.798                  -     15.991.564.595

  RUGI TAHUN BERJALAN
   YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
     Pemilik Entitas Induk (9.935.461.559)          (3.437.408.180)      (241.349.672)                 -     (13.614.219.411)
     Kepentingan
       Non-Pengendali                   -              (34.697.586)       (26.816.630)                 -         (61.514.216)

                                (9.935.461.559)     (3.472.105.766)      (268.166.302)                 -     (13.675.733.627)

  JUMLAH LABA (RUGI)
    KOMPREHENSIF YANG
    DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
     Pemilik Entitas Induk 12.637.284.867           (3.435.060.984)     6.141.634.468                  -     15.343.858.351
     Kepentingan
       Non-Pengendali                   -              (34.697.586)      682.403.830                   -        647.706.244

                               12.637.284.867       (3.469.758.570)     6.824.038.298                  -     15.991.564.595
  Jumlah Aset
    Konsolidasian             285.841.946.028      92.259.086.217     137.405.882.420    (81.356.572.985)   434.150.341.680

  Jumlah Liabilitas
    Konsolidasian             (111.066.616.985)   (156.108.477.249)   (30.949.790.823)   75.506.572.985     (222.618.312.072)




                                                                69
Page 77
                            PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                             Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember 2024 dan 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


33. RUGI PER SAHAM DASAR

                                                                                2024                     2023
  Rugi untuk perhitungan Rugi Bersih per saham                           (16.613.735.288)            (13.675.733.627)
  Jumlah Lembar Saham
  Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa yang Beredar
    untuk perhitungan Rugi Bersih per saham Dasar                             1.000.000.000           1.000.000.000
  Pengaruh Efek Berpotensi Saham Biasa yang Dilutif -
    Waran                                                                      199.996.021              199.996.021
  Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa untuk
    Perhitungan Rugi Bersih per Saham Dilusian                                 800.003.979              800.003.979
  Rugi per saham:
  - Dasar                                                                            (16,61)                  (13,68)


34. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK ARUS KAS KONSOLIDASIAN

  a. Aktivitas Non Kas yang Signifikan
                                                                                2024                     2023
     Reklasifikasi Aset Tetap dalam Pembangunan ke Aset
      Tetap Pemilikan Langsung                                                525.207.136              373.051.834

  b. Perubahan Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Pendanaan

                                                                  2024

                                                                                 Perubahan Non
                             2023           Arus Kas         Sewa Guna Usaha                               2024
                                                                                      Kas

     Utang Lain-lain
       Pihak Berelasi     97.017.956.168   11.377.822.062                 -                      -     108.395.778.230
     Utang Bank           66.286.019.109   (7.800.000.000)                -            101.299.075      58.587.318.184
     Liabilitas Sewa
       Pembiayaan           153.860.000       (65.940.000)                -                      -          87.920.000
     Jumlah Liabilitas
       dari Aktivitas
       Pendanaan         163.457.835.277    3.511.882.062                 -            101.299.075     167.071.016.414

                                                                  2023

                                                                                 Perubahan Non
                             2022           Arus Kas         Sewa Guna Usaha                               2023
                                                                                      Kas

     Utang Lain-lain
       Pihak Berelasi     84.301.322.583   12.716.633.585                 -                      -      97.017.956.168
     Utang Bank           73.380.745.121   (7.200.000.000)                -            105.273.988      66.286.019.109
     Liabilitas Sewa
       Pembiayaan                      -      (43.960.000)                -            197.820.000         153.860.000
     Jumlah Liabilitas
       dari Aktivitas
       Pendanaan         157.682.067.704    5.472.673.585                 -            303.093.988     163.457.835.277




                                                       70
Page 78
                          PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                           Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember 2024 dan 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


35. KELANGSUNGAN USAHA

  Pada laporan posisi keuangan konsolidasian dan laporan perubahan ekuitas konsolidasian, tercatat
  jumlah akumulasi kerugian sampai dengan 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar
  Rp114.862.484.236 dan Rp98.403.115.285.

  Perusahaan menjalankan kegiatan usahanya melalui Entitas Anak yaitu DMW dan TKP. DMW
  bekerjasama dengan pemilik merk Sotis Hotel, yang merupakan operator dari 3 hotel yang dimiliki oleh
  Perusahaanya itu Sotis Hotel Falatehan Jakarta, Sotis Residence Perjernihan Jakarta dan Sotis Villa
  Canggu Bali. TKP memiliki aset tanah dan akan mengoperasikan kawasan di Tanjung Karoso, Sumba
  Barat Daya.
  DMW sebagai pemegang kendali perhotelan akan terus mengembangkan perhotelan dari aset yang
  dimiliki oleh Perusahaan di masa yang akan datang. Pencapaian dan rencana manajemen di dalam
  upaya mengembangkan perhotelan, sebagai berikut:
  1. Mengeksplorasi penawaran produk dan jasa yang inovatif, di luar produk kamar hotel, makanan
     dan minuman melalui pengoptimalan lahan dan ruang yang dimiliki di seluruh properti dengan:
     •  Perluas varian produk dan jasa diluar kamar, makanan, dan minuman;
     •  Optimalisasi pemanfaatan ruang di seluruh aset;
     •  Berkolaborasi dengan pihak ketiga untuk formulasi produk dan jasa baru.
  2. Mengimplementasikan program peningkatan dan renovasi aset untuk meningkatkan kualitas aset
     properti guna memperpanjang masa penggunaannya dengan:
     •  Renovasi aset (yang sedang berlangsung);
     •  Implementasi Rencana Pembaharuan dan Perbaikan Properti;
     •  Standarisasi desain dan interior;
  TKP akan berfungsi untuk mewujudkan rencana strategis Perusahaan jangka waktu panjang dalam
  meningkatkan zona pariwisata di Tanjung Karoso, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.


36. PERISTIWA SIGNIFIKAN

  a. Perjanjian sewa
     Hotel Sotis

     Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 212/LGL-PSM/XII/2024 tanggal
     30 Desember 2024, Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Falatehan I Nomor 21-22,
     Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang dipakai untuk Hotel Sotis Falatehan.

     Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 3 tahun sejak tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan
     31 Desember 2027 dengan nilai sebesar Rp245.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat
     diperpanjang setiap tahun berikutnya.
     Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 210/LGL-PSM/XII/2024 tanggal
     30 Desember 2024., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Raya Kayu Tulang,
     Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, Badung yang dipakai untuk Sotis Villa Canggu.
     Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 3 tahun sejak tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan
     31 Desember 2027 dengan nilai sebesar Rp245.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat
     diperpanjang setiap tahun berikutnya.




                                                 71
Page 79
                               PT Satria Mega Kencana Tbk dan Entitas Anak
                               Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
                                Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
                                         31 Desember 2024 dan 2023
                              (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


36. PERISTIWA SIGNIFIKAN (signifikan)

   a. Perjanjian sewa (lanjutan)
      Hotel Sotis (lanjutan)

      Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 211/LGL-PSM/XII/2022 tanggal
      30 Desember 2024., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Penjernihan I No. 10B,
      Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dipakai untuk Sotis Residence Penjernihan.
      Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 3 tahun sejak tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan
      31 Desember 2027 dengan nilai sebesar Rp245.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat
      diperpanjang setiap tahun berikutnya.

   b. Peristiwa Kontinjensi
      Peristiwa kontinjensi antara lain : karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi; estimasi dari dampak
      keuangannya; indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar
      sumber daya; dan kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga tidak ada.




                                                     72
Page 80
LAMPIRAN
Page 81
                      PT SATRIA MEGA KENCANA - Entitas Induk
                             LAPORAN POSISI KEUANGAN
                           PER 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                     31 Desember 2024             31 Desember 2023

ASET

ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas                                            20.571.498                738.698.434
Piutang Lain-lain
  Pihak Ketiga                                                       -                   23.150.000
Pajak Dibayar Dimuka                                       4.799.590.350              4.776.330.887
Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka                           398.446.103                396.737.748
Jumlah aset lancar                                         5.218.607.951              5.934.917.069

ASET TIDAK LANCAR
Piutang Pihak Berelasi                                    1.429.838.179               2.395.692.965
Biaya Dibayar Dimuka                                                  -                   2.951.337
Investasi pada Entitas Anak                               5.850.000.000               5.850.000.000
Aset Tetap                                              265.894.748.369             271.658.384.657
Jumlah aset tidak lancar                                273.174.586.548             279.907.028.959

JUMLAH ASET                                             278.393.194.499             285.841.946.028


                     Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                     tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
Page 82
                         PT SATRIA MEGA KENCANA - Entitas Induk
                                LAPORAN POSISI KEUANGAN
                              PER 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                     31 Desember 2024             31 Desember 2023

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Lain-Lain:
- Pihak Ketiga                                               158.728.405                157.627.013
- Pihak Berelasi                                                       -             72.764.278.311
Utang Pajak                                                   76.660.551                121.921.222
Beban Akrual                                                 245.296.881                257.600.150
Jumlah utang jangka pendek                                   480.685.837             73.301.426.696

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang Pihak Berelasi                                     86.436.286.634              10.441.864.479
Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
  Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu
  Satu Tahun:
- Utang Bank
- Liabilitas Sewa Pembiayaan
Liabilitas Imbalan Pascakerja                               842.975.370               1.357.654.172
Liabilitas pajak tangguhan                               26.078.900.974              25.965.671.638
Jumlah utang jangka panjang                             113.358.162.978              37.765.190.289
JUMLAH UTANG                                            113.838.848.815             111.066.616.985

EKUITAS
Modal Saham
  Modal dasar - 2.400.000.000 saham
    dengan nilai nominal Rp 100 per saham
  Modal ditempatkan dan disetor
    penuh - 1.000.000.075 lembar saham                  100.000.397.900             100.000.397.900
Tambahan Modal Disetor                                   14.491.453.870              14.491.453.870
Laba (Rugi) Tahun Lalu                                  (35.763.157.700)            (25.827.696.141)
Pendapatan Komprehensif Lainnya                             133.150.839                  73.290.595
Surplus Revaluasi Aset Tetap - Bersih                    95.973.344.378              95.973.344.378
Saldo Laba Berjalan                                     (10.280.843.603)             (9.935.461.559)
Jumlah Ekuitas yang Dapat
  Diatribusikan kepada Pemilik Induk                    164.554.345.684             174.775.329.043
  Kepentingan Non Pengendali
JUMLAH EKUITAS                                          164.554.345.684             174.775.329.043

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                           278.393.194.499             285.841.946.028



                     Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                     tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
Page 83
                        PT SATRIA MEGA KENCANA - Induk
           LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                           31 DESEMBER 2024 DAN 2023
                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                             2024                   2023
PENDAPATAN USAHA                                                        -                    -
BEBAN POKOK PENDAPATAN                                                  -                    -
LABA BRUTO                                                              -                    -

BEBAN USAHA
 Beban Umum dan Administrasi                            (10.649.076.466)       (10.152.497.468)
  Jumlah Beban Usaha                                    (10.649.076.466)       (10.152.497.468)

LABA (RUGI) USAHA                                       (10.649.076.466)       (10.152.497.468)

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
 Jasa Giro                                                      556.062             2.781.701
 Beban Keuangan                                                (935.944)           (2.047.535)
 Beban Pajak                                               (110.000.000)         (444.749.923)
 Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                             3.693.694             6.350.000
 Lain-lain - Bersih                                         571.264.729           666.045.864
  Jumlah pendapatan (beban) lain-lain                       464.578.541           228.380.107
LABA (RUGI) SEBELUM
 PAJAK PENGHASILAN                                      (10.184.497.925)        (9.924.117.361)
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
  Pajak Tangguhan                                           (96.345.678)           (11.344.198)
Jumlah manfaat (beban) pajak penghasilan                    (96.345.678)           (11.344.198)
LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN                       (10.280.843.603)        (9.935.461.559)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF
 LAINNYA
   Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja               76.743.902           (82.153.563)
   Surplus Revaluasi Aset Tetap                                       -        29.021.572.058
   Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Terkait                (16.883.658)       (6.366.672.069)

TOTAL LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                          (10.220.983.359)       12.637.284.867

                  Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                  tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
Page 84
                                                           PT SATRIA MEGA KENCANA - Induk
                                                            LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                                       Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024
                                                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                                             Saldo Laba              Surplus             Penghasilan
                                 Ditempatkan dan     Tambahan modal
                                                                          Belum Ditentukan        Revaluasi Aset                             Jumlah Ekuitas
                                  Disetor penuh          disetor                                                       Komprehensif lain
                                                                           Penggunaannya          Tetap - Bersih


Saldo per 1 Januari 2023          100.000.007.500      14.489.466.870        (25.827.696.140)      73.336.518.173           137.370.374      162.135.666.777

Setoran modal                             390.400            1.987.000                     -                    -                        -         2.377.400
Rugi tahun berjalan                             -                    -        (9.935.461.560)                   -                        -    (9.935.461.560)
Revaluasi aset                                  -                    -                     -       22.636.826.205                        -    22.636.826.205
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                   -                    -                     -                      -         (64.079.779)        (64.079.779)

Saldo per 31 Desember 2023        100.000.397.900      14.491.453.870        (35.763.157.700)      95.973.344.378            73.290.595      174.775.329.043

Laba tahun berjalan                              -                    -      (10.280.843.603)                      -                 -       (10.280.843.603)
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                   -                    -                     -                      -         59.860.244           59.860.244

Saldo per 31 Desember 2024        100.000.397.900      14.491.453.870        (46.044.001.303)      95.973.344.378           133.150.839      164.554.345.684




                                       Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian
                                     yang tidak terspisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan
Page 85
                                PT SATRIA MEGA KENCANA - Induk
                                       LAPORAN ARUS KAS
         UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                          2024             2023

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
  Kas yang dibayarkan kepada Pemasok                                              -      (283.947.277)
  Kas yang dibayarkan kepada Karyawan                                (3.144.053.669)   (3.413.243.018)
  Pembayaran pajak penghasilan                                         (178.520.134)                -
  Penerimaan bunga                                                          556.062         2.781.701
  Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya                               (1.498.902.910)   (1.076.227.985)

Kas neto diperoleh dari
  aktivitas operasi                                                  (4.820.920.651)   (4.770.636.579)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Perolehan aset hak guna                                                         -                -
  Perolehan aset tetap                                                  (98.000.001)    (461.067.875)
  Hasil penjualan aset tetap                                              3.693.694        6.350.000

Kas neto diperoleh dari
  aktivitas investasi                                                   (94.306.307)    (454.717.875)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Peningkatan Modal Disetor                                                       -        2.377.400
  Peningkatan (Penurunan) Utang Lain-lain - Pihak Berelasi            3.231.245.236    3.046.180.500
  (Peningkatan) Penurunan Piutang Lain-lain - Pihak Berelasi            965.854.786      441.323.358

Kas neto diperoleh dari
  aktivitas pendanaan                                                 4.197.100.022    3.489.881.258

KENAIKAN (PENURUNAN)
  NETO KAS DAN BANK                                                    (718.126.936)   (1.735.473.196)
KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                 738.698.434    2.474.171.630

KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                 20.571.498      738.698.434



                       Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                       tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.19 MB
Published28 Mar 2025
Pages85
Characters263,793
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 58 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SATRIA MEGA KENCANA Tbk p.1 ×240
linked — Herman Herry Adranacus. p.13 ×11
linked — Vonny Kristiani p.14 ×12
linked person Stevano Rizki Adranacus · Komisaris Utama p.15 ×8
linked person Husni Heron · Komisaris Independen p.15 ×5
linked org Bank Central Asia Tbk p.34 ×4
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.34 ×2
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.34 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.34 ×5
linked org PT Asuransi Central Asia p.40 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.13 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.13 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.34 ×12
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.34 ×2
unresolved person Akta Notaris Ilmiawan Dekrit Supatmo p.13
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.13 ×5
unresolved org PT Tanjung Karoso Permai p.14 ×5
unresolved org PT Dwimukti Mitra Wisata p.14 ×11
unresolved person Floreta Tane · Direktur Utama p.15 ×2
unresolved — Sorta Delima Rosida Elisabeth Cesilia · Direktur p.15 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.15
unresolved person Maskanah · Anggota p.15
unresolved person Margaretha · Sekretaris Perusahaan p.15 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.20 ×3
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.33 ×2
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan p.34 ×2
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain p.34 ×2
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.34 ×2
unresolved org PT Mitra Global Holiday p.35
unresolved org PT Setia p.39 ×2
unresolved person Ir. Aguson Rosano. MAPPI p.40
unresolved org Bapepam-LK p.40 ×2
unresolved org PT Dwimukti Graha Elektrindo Di p.41
unresolved org PT Dwimukti Inti Boga p.41 ×5
unresolved org PT Sotis Hotel Manajemen p.41 ×5
unresolved org PT Sungai Mas Propertindo Di p.41
unresolved org PT Sungai Mas Propertindo p.42 ×2
unresolved org PT Dwimukti Graha Elektrindo p.42 ×6
unresolved org PT SMK p.43
unresolved org PT DMW p.43
unresolved org PT TKP p.43
unresolved org PT Satria Mega Kencana. Perjanjian p.43 ×2
unresolved org PT Satria Mega Perkasa. SMK p.47
unresolved org PT Rumah Duta Pangan p.51
unresolved org PT Yuza Graha Gemilang Raya p.51
unresolved org PT Seiga Plus Energy p.51
unresolved org PT Paskomnas Niaga Utama p.51
unresolved org PT Fitra Food International p.51
unresolved org PT Sentral Sari Prima Sentosa p.51
unresolved org PT Sahih Mitra Sinergi p.51
unresolved org PT Sari Tirta Indonesia p.51
unresolved person Akta Notaris Christina Dwi Utami p.63 ×6
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.63
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.64
unresolved — Agio Saham - Penawaran Umum Perdana p.64
unresolved — Subjumlah p.64
unresolved — Agio Saham - Saham Waran p.64
unresolved — Selisih Nilai Transaksi Rekstrukturisasi Entitas Sepengendali p.64

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2024-Tahunan-SOTS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result