Skip to content
Back to announcement

Final Audit Report MEDS - Des 2024.pdf

Financial statement Text extracted MEDS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 49

Page 1
PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK

Laporan Keuangan
Tanggal 31 Desember 2024
Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
Beserta Laporan Auditor Independen
Page 2
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                             Laporan Keuangan
                                        Tanggal 31 Desember 2024
                           Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                                    Beserta Laporan Auditor Independen
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                DAFTAR ISI



                                                                                            Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan Posisi Keuangan .............…….……………….……………..…………….………........                       1-2

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain ….……………………........……….                       3

Laporan Perubahan Ekuitas ..................………………………………….…….........…………..                       4

Laporan Arus Kas    ..............……………………………………………………...........................                 5

Catatan atas Laporan Keuangan ..............……………………………….................................     6 - 42
Page 3
                     PT Hetzer Medical Indonesia Tbk

                                                     SulRAT PERNYATAAN DIREKSI
                                                              TENTANG
                                             TANGGUNG -AWAB ATAs LApORAN I(EUANGAN
                                                     31 DESEMBER 2024 DAN 2023
                                               DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR
                                              PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
                                                 PT HEIZER MEDICAL INDONESIA TBK


       Yang bertandatangan di bawah ini :

       1.      Nama                                       dr Yenny Marlina
              Alam at kantor                              Komp. Blue Sky Industrial (Bsl) Kavling No. 09, Jl. Nanjung No. 2
                                                          RT. 003 RW.005 Kel. Leuwigajah Kec. Cimahi Selatan
                                                          Kota Cimahi 40532
              Alamat domisili sesuai KTP                  Jl. Larang Setra No 11 KBP, RT 002/RW 012, Cimerang,
                                                          Padalarang, Bandung Barat -Jawa Barat
              Nomor Telepon                               022us79409 / 022€679383
              Jabatan                                     Direktur Utama

       2.     Nama                                        Fancy Marsiana
              Alamat kantor                               Komp. Blue Sky lndustrial (Bsl) Kavling No, 09, Jl. Nanjung No. 2
                                                          RT. 003 RW.005 Kel. Leuwigajah Kec. Cimahi Selatan
                                                          Kota Cimahj 40532
              Alamat domisjli sesuai KTP                  Jln. Safir Biru No. 227 A RT.003mw.017 Civaruga, Parongpong
                                                          Bandung Barat - Jawa Barat
              Nomor Telepon                               022es79409 / 022i5679383
              Jabatan                                     Direktur



       Menyatakan bahwa:

       1.     Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan PT Hetzer Medical Indonesia
             Tbk.
       2.  Laporan keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk telah disusun dan disajikan sesuai dengan
          Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
       3. a. Semua lnformasi dalam laporan keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk telah dimuat secara
              lengkap dan benar.
          b. Laporan keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk tidak mengandung informasi atau fakta
              material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.
       4. Bertanggung jawab alas sistem pengendalian intemal dalam PT Hetzer Medical Indonesia Tbk.

       Demikian pemyataan ini dibuat dengan sebenamya.

                                                             Cimahi, 25 Maret 2025




                                                                                        Famov Mareiarra
                                         Direktur Utama                                mroktur Keuangan
9 J{6tMaach,aJaMhi,i:Egg:ara¥,a4b°5622
` t6222 6613426

9 Ri::E%lnhq,u.:#:'5::;e%o£:
` +62 22 6679409
ca info@hetzermedica lindonesiaco.id

    wT#:i#Y;m#c.:#nmdones.|a.co.id
Page 4
                                     LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

Laporan No. 00317/2.0459/AU.1/04/1664-4/1/III/2025

Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi
PT Hetzer Medical Indonesia Tbk

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (“Perusahaan”) terlampir, yang terdiri
dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2024, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta
catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi
keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang
berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia
(“IAPI”). Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Perusahaan
berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah
memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling signifikan
dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal audit utama tersebut disampaikan dalam konteks audit
kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait,
dan kami tidak menyatakan sautu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Untuk hal audit utama di bawah ini,
penjelasan kami tentang bagaimana audit kami merespons hal tersebut disampaikan dalam konteks tersebut.

Kami telah memenuhi tanggung jawab yang diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas
Laporan Keuangan pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan hal audit utama yang dikomunikasikan di
bawah ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup pelaksanaan prosedur yang didesain untuk merespons penilaian
kami atas risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan terlampir. Hasil prosedur audit kami,
termasuk prosedur yang dilakukan untuk merespons hal audit utama di bawah ini, menyediakan basis bagi opini
kami atas laporan keuangan terlampir.

Kecukupan Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian atas Piutang Usaha

Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo piutang usaha Perusahaan sebelum penyisihan kerugian kredit
ekspektasian adalah sebesar Rp 4.083.054.422, dengan cadangan kerugian kredit ekspektasian sebesar Rp
138.971.715.

Standar Akuntansi Keuangan mensyaratkan penggunaan model kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk
mengukur penurunan nilai aset keuangan. Model tersebut memerlukan pertimbangan informasi historis dan saat
ini, serta prakiraan yang masuk akal dan didukung untuk kondisi masa depan (termasuk informasi makroekonomi).

Manajemen mengadopsi pendekatan yang disederhanakan dalam mengukur ECL untuk saldo piutang usaha,
menggabungkan tingkat kerugian historis yang disesuaikan untuk mencerminkan informasi terkini dan berwawasan
ke depan pada faktor ekonomi makro dan perkiraan tertimbang probabilitas.

Kami menganggap ini sebagai hal audit utama karena pertimbangan dan estimasi yang terlibat dalam penerapan
model kerugian kredit ekspektasian.

Pengungkapan yang berkaitan dengan penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas piutang usaha disajikan dalam
Catatan 5 atas laporan keuangan.
Page 5
Tanggapan Audit

•   Kami mengevaluasi metodologi dan model penilaian yang digunakan oleh manajemen untuk memastikan
    bahwa ini telah diterapkan secara konsisten oleh manajemen;
•   Kami menguji akurasi umur piutang terhadap dokumen pendukung secara sampel;
•   Kami menilai dan mempertimbangkan kewajaran informasi saat ini dan masa depan serta mendiskusikan
    dengan manajemen untuk memahami pertimbangan dan estimasi yang terlibat dalam menerapkan pendekatan
    yang disederhanakan dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian atas piutang usaha; dan
•   Kami mengevaluasi kecukupan pengungkapan yang disajikan dalam laporan keuangan Perusahaan.

Kecukupan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas Persediaan

Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo persediaan Perusahaan sebelum penyisihan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 11.711.666.890, dan sebesar Rp 455.501.846 telah dicadangkan untuk penyisihan kerugian penurunan
nilai persediaan.

Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya perolehan
ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto adalah harga penjualan dalam kegiatan usaha
normal dikurangi estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan. Persediaan yang tidak lagi memiliki
nilai ekonomis, berdasarkan evaluasi manajemen, dihapuskan dan dibebankan pada operasi tahun berjalan.

Kami menganggap ini sebagai hal audit utama karena pertimbangan dan estimasi yang terlibat dalam mengukur
kerugian penurunan nilai persediaan.

Pengungkapan yang berkaitan dengan penyisihan kerugian penurunan nilai atas persediaan disajikan dalam
Catatan 7 atas laporan keuangan.

Tanggapan Audit

•   Kami mengevaluasi metodologi dan model penilaian yang digunakan oleh manajemen untuk memastikan
    bahwa ini telah diterapkan secara konsisten oleh manajemen;
•   Kami melakukan observasi untuk menilai dan mempertimbangkan kewajaran informasi dan kondisi fisik
    persediaan.
•   Kami menilai dan mempertimbangkan pertimbangan dan estimasi yang terlibat dalam pengukuran nilai realisasi
    neto persediaan serta menganalisa persediaan usang dan persediaan yang memiliki perputaran yang lambat.
•   Kami mengevaluasi kecukupan pengungkapan yang disajikan dalam laporan keuangan Perusahaan.

Informasi Lainnya

Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum dalam
Laporan Tahunan 2024 (“Laporan Tahunan”). Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah tanggal
laporan auditor independen ini.

Opini audit kami atas laporan keuangan terlampir tidak mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, kami tidak
menyatakan bentuk keyakinan apapun atas Laporan Tahunan tersebut.

Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan terlampir, tanggung jawab kami adalah untuk membaca
Laporan Tahunan ketika tersedia dan, dalam melaksanaannya, mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan
mengandung ketidakkonsistensian material dengan laporan keuangan terlampir atau pemahaman yang kami
peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan penyajian material.

Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan penyajian
material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang bertanggung
jawab atas tata kelola dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.

Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan
Keuangan

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen
untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Page 6
Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan
Keuangan (Lanjutan)

Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan Perusahaan
dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang
berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif
yang realistis selain melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan keuangan
Perusahaan.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara keseluruhan
bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk
menerbitkan laporan auditor independen yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat
keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar
Audit yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada.
Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara
individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi
yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami menerapkan
pertimbangan profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

•   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang
    disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang responsif
    terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini
    kami. Risiko tidak terdeteksinya suatu kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih
    tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan,
    penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian atas pengendalian internal.

•   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk mendesain
    prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas
    keefektivitasan pengendalian internal Perusahaan.

•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
    pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.

•   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
    berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan
    peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Perusahaan untuk
    mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian
    material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor independen kami ke pengungkapan
    terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, memodifikasi opini kami.
    Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun,
    peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak dapat mempertahankan
    kelangsungan usaha.

•   Mengevaluasi penyajian, struktur dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk pengungkapannya,
    dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara
    yang mencapai penyajian wajar.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang
lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit yang signifikan, termasuk setiap defisiensi
signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami telah
mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan seluruh hubungan, serta
hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan
terkait.
Page 7
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (Lanjutan)

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan hal-
hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya menjadi hal
audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor independen kami, kecuali peraturan
perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat
jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal audit utama tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan auditor
independen kami karena konsekuensi yang merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan
secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.



KANTOR AKUNTAN PUBLIK
HELIANTONO & REKAN




Andiek Nugroho, SE., Ak., M.Ak., CA., CPA
Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1664
Jakarta, 25 Maret 2025
Page 8
                                    PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                        LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                          Tanggal 31 Desember 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                          Catatan         31 Desember 2024         31 Desember 2023

ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                               2,4,28                 232.087.437              665.569.697
Piutang usaha - neto                       2,5,28               3.944.082.707            5.420.262.622
Piutang lain-lain                          2,6,28                 783.500.000              865.471.000
Persediaan - neto                            2,7               11.256.165.044            8.490.096.438
Pajak dibayar di muka                       14a                             -            2.836.676.116
Uang muka                                     8                             -            5.027.730.990
Biaya dibayar di muka                        2,9                  230.915.602              214.765.524

Jumlah Aset Lancar                                             16.446.750.790           23.520.572.387

ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan -. neto               2,14d                  219.911.233               47.835.898
Aset tetap – neto                           2,10               47.270.520.875           52.111.467.275
Properti investasi                          2,11                1.369.261.178            1.445.331.242

Jumlah Aset Tidak Lancar                                       48.859.693.286           53.604.634.415

JUMLAH ASET                                                    65.306.444.076           77.125.206.802




                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                        tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                      1
Page 9
                                PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                               LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
                                      Tanggal 31 Desember 2024
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                      Catatan         31 Desember 2024         31 Desember 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                             2,12                  837.674.810               875.379.126
Utang lain-lain                       2,13,27                 641.036.283               844.407.001
Utang pajak                             14b                   183.058.657               108.785.618
Utang sewa                                2                             -                20.250.000
Pendapatan diterima di muka             2,15                1.428.929.898             1.820.241.414
Bagian utang jangka panjang yang
 jatuh tempo dalam satu tahun:
 Utang pembiayaan konsumen              2,16                  236.619.893               432.049.503
 Utang bank                             2,17                2.390.269.337             2.229.125.663

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                             5.717.588.878             6.330.238.325

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pascakerja           2,18                  405.122.957              329.408.854
Bagian utang jangka panjang
  setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo dalam satu tahun:
  Utang pembiayaan konsumen             2,16                            -               356.439.742
  Utang bank                            2,17                2.566.984.675             4.953.331.438

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                            2.972.107.632             5.639.180.034

JUMLAH LIABILITAS                                           8.689.696.510            11.969.418.359

EKUITAS
Modal saham – nilai nominal Rp 20
 per saham
Modal dasar – 5.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor
 penuh – 1.562.500.000 saham             19                31.250.000.000            31.250.000.000
Tambahan modal disetor                   20                29.867.355.456            29.867.355.456
Saldo laba (Defisit)                     21
 Ditentukan penggunaannya                                   1.000.000.000            1.000.000.000
 Belum ditentukan penggunaannya                            (5.176.192.333 )          3.357.358.952
Rugi komprehensif lain                                       (324.415.557 )           (318.925.965 )

JUMLAH EKUITAS                                             56.616.747.566            65.155.788.443

JUMLAH LIABILITAS DAN                                      65.306.444.076            77.125.206.802
  EKUITAS




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                       tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                  2
Page 10
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                   Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                      Catatan        31 Desember 2024         31 Desember 2023

PENJUALAN                               2,22               6.391.014.240             22.723.317.500

BEBAN POKOK PENJUALAN                  2,23               (5.540.481.038 )           (11.971.311.564 )

LABA KOTOR                                                   850.533.202             10.752.005.936

Beban penjualan                        2,24               (1.303.925.634 )            (1.945.946.230 )
Beban umum dan administrasi            2,25               (8.220.174.256 )           (11.409.098.657 )

RUGI USAHA                                                (8.673.566.688 )            (2.603.038.951 )

Penghasilan keuangan                     2                       816.486                   2.845.905
Beban keuangan                           2                  (482.402.179 )              (663.423.213 )
Lain-lain – neto                         2                   881.547.802                (323.871.185 )

RUGI SEBELUM PAJAK
  PENGHASILAN                                              (8.273.604.579 )           (3.587.487.444 )

PAJAK PENGHASILAN                        2
Pajak kini                              14c                 (430.473.694 )                         -
Pajak tangguhan                         14d                  170.526.988                  17.009.891

                                                            (259.946.706 )                17.009.891

RUGI TAHUN BERJALAN                                        (8.533.551.285 )           (3.570.477.553 )

PENGHASILAN (RUGI)
  KOMPREHENSIF LAIN

Pos yang tidak akan
  direklasifikasikan ke laba rugi
Pengukuran kembali atas imbalan
  pascakerja                             2,18                  (7.037.939 )              (78.241.215 )
Pajak penghasilan terkait               2,14d                   1.548.347                 17.213.067

RUGI KOMPREHENSIF LAIN -
 NETO SETELAH PAJAK                                            (5.489.592 )              (61.028.148 )

JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN                                            (8.539.040.877)            (3.631.505.701 )

RUGI PER SAHAM                          2,26                        (5,46)                      (2,29 )




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                       tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                 3
Page 11
                                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                                         LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                            Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024
                                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                         Saldo laba (Defisit)

                                                                                                                               Rugi
                                                           Tambahan                 Ditentukan        Belum ditentukan      komprehensif
                                        Modal saham       modal disetor           penggunaannya       penggunaannya             lain           Jumlah ekuitas

Saldo 1 Januari 2023                    31.250.000.000    29.867.355.456            1.000.000.000        6.927.836.505        (257.897.817 )    68.787.294.144
Rugi tahun berjalan                                   -                   -                       -      (3.570.477.553 )                  -    (3.570.477.553 )
Rugi komprehensif lain tahun berjalan                 -                   -                       -                    -       (61.028.148 )       (61.028.148 )

Saldo 31 Desember 2023                  31.250.000.000    29.867.355.456            1.000.000.000        3.357.358.952        (318.925.965 )    65.155.788.443
Rugi tahun berjalan                                   -                   -                       -      (8.533.551.285 )                  -    (8.533.551.285 )
Rugi komprehensif lain tahun berjalan                 -                   -                       -                    -        (5.489.592 )        (5.489.592 )

Saldo 31 Desember 2024                  31.250.000.000    29.867.355.456            1.000.000.000        (5.176.192.333 )     (324.415.557 )    56.616.747.566




                                           Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                                               tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                                              4
Page 12
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                        LAPORAN ARUS KAS
                    Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                             Catatan     31 Desember 2024        31 Desember 2023

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                  7.475.882.639         19.655.965.084
Pembayaran kepada pemasok                                     (8.720.255.382 )       (6.376.290.854 )
Penerimaan pengembalian uang muka dari
  pemasok                                                      5.023.955.990                      -
Pembayaran untuk beban operasional lainnya                    (3.355.364.093 )       (9.466.948.360 )
Penerimaan penghasilan keuangan                                      816.486              2.845.905
Pembayaran beban keuangan                                       (482.402.179)          (663.423.212 )
Penerimaan restitusi pajak penghasilan          13             2.299.954.047                      -
Pembayaran pajak penghasilan                                     (12.590.976)                     -

Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi                     2.229.996.532           3.152.148.563

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS
   INVESTASI
Penjualan aset tetap                            10              636.936.938                       -
Perolehan aset tetap                          10,32            (275.843.289 )        (6.084.062.620 )
Pembayaran uang muka perolehan aset            8,32                       -              (3.775.000 )

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
  Aktivitas Investasi                                           361.093.649          (6.087.837.620 )

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran utang bank                                         (2.225.203.089 )       (2.078.845.737 )
Pembayaran utang pembiayaan konsumen          16,32             (551.869.352 )         (406.716.311 )
Penerimaan (pembayaran) utang lain-lain –
  pihak berelasi                              13,27            (247.500.000 )          725.000.000

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas
  Pendanaan                                                   (3.024.572.441 )       (1.760.562.048 )

PENURUNAN NETO KAS DAN BANK                                    (433.482.260)         (4.696.251.105 )

KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                         665.569.697           5.361.820.802

KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                        4               232.087.437            665.569.697




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                       tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                 5
Page 13
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

     Pendirian Perusahaan

     PT Hetzer Medical Indonesia Tbk ("Perusahaan") didirikan tanggal 31 Desember 2010 berdasarkan
     Akta Notaris No. 12 yang dibuat oleh Cahya Suryana, S.H., Notaris di Bandung. Akta Pendirian
     Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
     Surat Keputusan No. AHU-06450.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 8 Februari 2011.

     Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris
     No. 13 tanggal 9 Agustus 2024, dibuat oleh Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.H., tentang perubahan
     maksud dan tujuan serta kegiatan usaha perseroan. Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan tersebut
     telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
     No. AHU-0050916.AH.01.02. Tahun 2024 tanggal 15 Agustus 2024.

     Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama
     bergerak di bidang industri pengolahan dan di bidang perdagangan besar dan eceran dengan kegiatan
     usaha utama yaitu industri barang plastik lainnya, industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi
     serta perlengkapan lainnya, perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi dan alat kedokteran
     untuk manusia.

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 kegiatan usaha utama yang dijalankan Perusahaan adalah
     di bidang perdagangan dan industri masker dan peralatan kedokteran.

     Perusahaan berkedudukan di Kota Cimahi.

     Perusahaan tidak memiliki Entitas Induk.

     Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Karyawan

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah
     sebagai berikut:

                                                2024                                   2023
     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama         :   Jemmy Kurniawan                     : Jemmy Kurniawan
     Komisaris               :   Alvi Hadi Sugondo                   : Franciscus Rijadi

     Komisaris Independen    :   Tato Suprapto Basir                 : Tato Suprapto Basir

     Direksi
     Direktur Utama          :   dr. Yenny Marlina                   : Agustinus Padmono Budi Sanyoto
     Direktur                :   Herry                               : Herry
                                 Fancy Marsiana                        Fancy Marsiana

     Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Komisaris dan Direksi. Manajemen
     kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, dan
     mengendalikan aktivitas Perusahaan.

     Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 01/HMI/DIR/II/2024 tanggal 12 Februari 2024, Dewan Direksi
     mengangkat dr. Yenny Marlina sebagai Sekretaris Perusahaan.

     Perusahaan telah membentuk komite audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan
     No. 001/HMI/KOM/IV/2024 tanggal 1 April 2024 dengan susunan anggota sebagai berikut:




                                                     6
Page 14
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Karyawan (lanjutan)

     Komite Audit
     Ketua                                               :      Tato Suprapto Basir
     Anggota 1                                           :      Aam Rahmani SE.,Ak.,CA
     Anggota 2                                           :      Drs. Widjaja Muliadi, MM., MBA

     Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 13/HMI/BS/IV/2022 tanggal 14 April 2022, Dewan Direksi
     mengangkat Dera Susanty Herman sebagai Kepala Unit Audit Internal.

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Perusahaan masing-masing memiliki 18 dan 24 karyawan
     tetap.

     Penawaran Umum Saham Perdana

     Pada tanggal 29 Juli 2022, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
     (OJK) dengan Surat No. S-159/D.04/2022 untuk melakukan penawaran umum perdana 312.500.000
     saham dengan nilai nominal Rp 20 per saham, dengan harga penawaran Rp 125 per saham. Pada
     tanggal 10 Agustus 2022, seluruh saham tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

     Penawaran Umum Saham Perdana tersebut disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham dan
     dituangkan dalam Akta Notaris No. 64 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., tanggal 19 Oktober 2022.

     Penerbitan Laporan Keuangan

     Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi Perusahaan, selaku pihak
     yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggal
     24 Maret 2024.

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

     Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

     Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang
     meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
     Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan
     Indonesia (“DSAK-IAI”), serta Peraturan No. VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang
     Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

     Dasar Penyajian Laporan Keuangan

     Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah disusun secara akrual dengan menggunakan konsep
     biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun tertentu yang diukur berdasarkan basis lain
     seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.

     Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan ke dalam
     aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

     Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsisten dengan yang
     digunakan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
     2023, kecuali untuk penerapan amendemen PSAK yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2024
     seperti yang diungkapkan dalam Catatan ini.

     Mata uang fungsional dan pelaporan yang digunakan oleh Perusahaan adalah Rupiah.




                                                     7
Page 15
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

     Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK Indonesia mengharuskan manajemen untuk
     membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan
     jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat
     berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini,
     hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan
     pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi dan estimasi adalah
     signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 3 atas laporan keuangan.

     Penerapan PSAK yang Baru dan Direvisi

     Perusahaan telah menerapkan menerapkan PSAK yang baru dan revisi, yang berlaku efektif tanggal
     1 Januari 2024:
     - Amendemen PSAK 201 (sebelumnya PSAK 1): Penyajian Laporan Keuangan terkait Liabilitas
        Jangka Panjang dengan Kovenan dan Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka
        Panjang
     - Amendemen PSAK 207 (sebelumnya PSAK 2): Laporan Arus Kas
     - Amendemen PSAK 107 (sebelumnya PSAK 60): Instrumen Keuangan tentang Pengungkapan -
        Pengaturan Pembiayaan Pemasok
     - Amendemen PSAK 116 (sebelumnya PSAK 73): Sewa terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual
        dan Sewa-balik

     Penerapan standar yang baru dan revisi tersebut tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap
     kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan
     untuk tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

     Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

     Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah (“Rp”), yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
     Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang
     berlaku pada tanggal transaksi.

     Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan
     dengan kurs yang berlaku saat itu. Pos non-moneter dalam mata uang asing yang diukur berdasarkan
     nilai historis tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs yang timbul atas penyelesaian pos-pos moneter dan
     penjabaran kembali pos-pos moneter diakui pada laba rugi.

     Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

     Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi yang diuraikan pada
     PSAK 224 (sebelumnya PSAK 7), “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

     Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, yang
     mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
     Seluruh transaksi signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 27 atas laporan
     keuangan.

     Instrumen Keuangan

     Aset Keuangan

     Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
     diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan nilai wajar melalui laba rugi.



                                                     8
Page 16
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
           Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset
     keuangan dan model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk
     piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Perusahaan
     menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Perusahaan mengukur aset keuangan pada
     nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, biaya
     transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika
     Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur pada harga transaksi yang telah ditentukan
     berdasarkan PSAK 72.

     Agar aset keuangan dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
     melalui penghasilan komprehensif lain, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari
     pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai Solely
     Payment of Principal and Interest (”SPPI”) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.

     Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Perusahaan
     mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas
     akan dihasilkan dari perolehan arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.
     Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:
     i)    Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi

           Perusahaan mengukur aset keuangan pada biaya diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
           (1) aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
           rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan (2) persyaratan kontraktual dari aset keuangan
           menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari
           jumlah pokok terutang.

           Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortiasi setelah pengakuan awal diukur
           dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
           dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan
           memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian
           integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi. Kerugian yang timbul
           dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.

           Aset keuangan Perusahaan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi meliputi kas dan bank,
           piutang usaha dan piutang lain-lain.

     ii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

           Instrumen utang

           Perusahaan mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika
           kedua kondisi berikut terpenuhi: (1) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya
           akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan (2)
           Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas
           arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

           Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain,
           pendapatan bunga, keuntungan atau kerugian selisih kurs, dan kerugian penurunan nilai diakui
           dalam laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama seperti aset keuangan yang diukur dengan
           biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar lainnya diakui dalam OCI. Ketika aset
           keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui
           dalam pendapatan komprehensif lainnya direklasifikasi ke laba rugi.



                                                     9
Page 17
                                PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Aset Keuangan (lanjutan)

     ii)    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (lanjutan)

            Instrumen ekuitas

            Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
            menyajikan dalam penghasilan komprehensif lain perubahan nilai wajar investasi dalam instrumen
            ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK 71 dan yang bukan merupakan instrumen ekuitas
            dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakuikan berdasarkan level instrumen per instrumen.

            Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak direklasifikasikan ke laba rugi. Dividen diakui
            sebagai laba rugi pada saat hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan, kecuali jika
            Perusahaan memperoleh keuntungan dari hasil tersebut sebagai pemulihan sebagian biaya
            perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut adalah dicatat dalam OCI. Instrumen
            ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak tunduk pada penilaian penurunan nilai.

     iii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

            Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk aset keuangan yang dimiliki untuk
            diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar melalui
            laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada nilai wajar. Aset keuangan diklasifikasikan
            sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan dijual atau dibeli kembali
            dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan
            sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang
            efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran pokok dan bunga
            diklasifikasikan dan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, terlepas dari model bisnisnya.
            Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada biaya perolehan
            diamortisasi atau pada nilai wajar melalui OCI, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat
            ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal tersebut menghilangkan,
            atau secara signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi.

            Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi selanjutnya disajikan dalam laporan
            posisi keuangan sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laporan laba
            rugi.

            Perusahaan tidak memiliki investasi dalam instrumen ekuitas, yang diklasifikasikan sebagai aset
            keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

     Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal
     dari aset keuangan tersebut berakhir, atau saat seluruh resiko dan manfaat dari aset keuangan tersebut
     ditransfer secara substansial kepada pihak lain.

     Liabilitas Keuangan

     Liabilitas keuangan diklasifikasikan pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada
     nilai wajar melalui laba rugi, pinjaman, dan hutang atau sebagai derivatif yang ditetapkan sebagai
     instrumen lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, jika sesuai.

     Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai: liabilitas keuangan yang diukur dengan
     biaya diamortisasi; dan liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.

     Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, untuk pinjaman, sebesar
     pinjaman yang diterima setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.


                                                       10
Page 18
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Liabilitas Keuangan (lanjutan)

   Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi utang usaha, utang lain-lain, utang sewa, utang pembiayaan
   konsumen, dan utang bank. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika
   jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang
   dari 12 bulan.

   Pengukuran liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

   i)    Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

         Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang
         dikenakan bunga) selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk
         di dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi.

   ii)   Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

         Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk liabilitas
         keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan
         awal untuk diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.

         Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok untuk diperdagangkan jika mereka diperoleh
         untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini termasuk instrumen
         keuangan derivatif yang diambil Perusahaan yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai
         dalam hubungan lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 109 (sebelumnya PSAK 71).
         Derivatif melekat yang dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan kecuali
         mereka ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif.

         Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laporan
         laba rugi.

   Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban kontraktual untuk membayar
   dilepaskan, dibatalkan atau berakhir.

   Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi
   pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
   substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
   diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih
   antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laporan laba rugi.

   Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai

   Metode pengakuan keuntungan atau kerugian yang timbul tergantung dari apakah derivatif tersebut
   dimaksudkan sebagai instrumen lindung nilai, dan jika demikian, sifat dari item yang dilindung nilai.

   Untuk derivatif yang dikategorikan sebagai lindung nilai arus kas, pada awal transaksi, Perusahaan
   mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dengan item yang dilindung nilai, beserta
   tujuan manajemen risiko dan strategi pelaksanaan transaksi lindung nilai. Perusahaan juga
   mendokumentasikan penilaiannya, pada saat dimulainya lindung nilai dan secara berkesinambungan,
   apakah derivatif yang digunakan dalam transaksi lindung nilai sangat efektif dalam menghapus dampak
   perubahan nilai wajar atas arus kas yang dilindung nilai.

   Nilai wajar penuh derivatif lindung nilai diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas jangka
   panjang jika jatuh tempo yang tersisa untuk pokok yang dilindung nilai melebihi 12 bulan, dan sebagai
   aset lancar atau liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

                                                    11
Page 19
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai (lanjutan)

     Perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria lindung nilai atas arus kas untuk
     tujuan akuntansi, bagian efektifnya, diakui di penghasilan komprehensif lain di dalam "cadangan lindung
     nilai arus kas". Ketika instrumen derivatif tersebut kadaluarsa atau tidak lagi memenuhi kriteria lindung
     nilai untuk tujuan akuntansi, maka keuntungan atau kerugian kumulatif di penghasilan komprehensif
     lain diakui pada laporan laba rugi.

     Perubahan nilai wajar derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan akuntansi diakui
     langsung pada laporan laba rugi di dalam "(Kerugian) keuntungan perubahan nilai wajar derivatif -
     bersih".

     Saling Hapus Antar Aset dan Liabilitas Keuangan

     Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
     keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
     melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara
     neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

     Kerugian kredit ekspektasian

     Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian untuk seluruh instrumen utang
     yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Kerugian kredit
     ekspektasian didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan
     kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Perusahaan, didiskontokan menggunakan
     perkiraan suku bunga efektif awal,

     Kerugian kredit ekspektasian diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang
     tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian
     dilakukan sejumlah kerugian kredit ekspektasian dalam 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen
     keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian
     dilakukan untuk kerugian kredit ekspektasian selama sisa umurnya, terlepas dari waktu gagal bayar
     (sepanjang umurnya),

     Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Perusahaan menerapkan panduan praktis dalam menghitung
     kerugian kredit ekspektasian. Oleh karena itu, Perusahaan tidak mengidentifikasi perubahan dalam
     risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah kerugian kredit ekspektasian
     sepanjang umur. Perusahaan telah membentuk model provisi yang didasarkan pada data historis
     kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) yaitu kondisi
     pelanggan dan lingkungan ekonomi.

     Penentuan Nilai Wajar

     Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
     untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar di pasar utama (atau
     pasar yang paling menguntungkan) pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini (yaitu harga
     keluar) terlepas apakah harga tersebut dapat diobservasi secara langsung atau diestimasi dengan
     menggunakan teknik penilaian lain pada tanggal pengukuran.

     Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
     terjadi:
     i)   di pasar utama (principal market) untuk aset atau liabilitas tersebut; atau
     ii) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan (most advantageous market)
          untuk aset atau liabilitas tersebut.


                                                      12
Page 20
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)

     Perusahaan mengukur nilai wajar suatu aset atau liabilitas menggunakan asumsi yang akan digunakan
      pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
      bertindak dalam kepentingan ekonomis terbaiknya.

     Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
     menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
     terbaiknya (highest and best use) atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
     menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

     Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang
     memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat
     diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

     Hirarki nilai wajar dikategorikan dalam tiga (3) level input untuk teknik penilaian yang digunakan dalam
     pengukuran nilai wajar, sebagai berikut:
     a) Input Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
          identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
     b) Input Level 2 - input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi
          untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung.
     c) Input Level 3 - input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

     Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Perusahaan menentukan
     apakah terjadi transfer antara Level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori (berdasarkan
     input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode pelaporan.

     Perusahaan menentukan kelas aset dan liabilitas yang sesuai dengan sifat, karakteristik, dan risiko aset
     dan liabilitas, dan level hirarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar tersebut dikategorikan.

     Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
     untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
     pengukuran.

     Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
     terjadi di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan di
     mana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut.

     Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga
     kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif,
     Perusahaan menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat
     diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

     Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-
     pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions), penggunaan nilai
     wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model
     penilaian lain.

     Kas dan setara kas

     Kas dan setara kas terdiri dari kas di tangan, kas dan bank, dan deposito jangka pendek yang sangat
     likuid dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang, yang siap dikonversi menjadi uang tunai dalam
     jumlah yang diketahui dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan dan tidak digunakan
     sebagai jaminan ataupun dibatasi penggunaannya.


                                                     13
Page 21
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Persediaan

     Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto.
     Biaya perolehan persediaan meliputi seluruh biaya yang timbul sampai persediaan berada dalam
     kondisi dan lokasi saat ini, di mana ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.
     Biaya barang jadi dan barang dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya
     langsung lain dan biaya tidak langsung yang terkait dengan produksi (berdasarkan kapasitas operasi
     normal). Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi
     estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

     Ketika persediaan dijual, jumlah tercatat persediaan tersebut diakui sebagai beban pada tahun di mana
     pendapatan terkait diakui.
     Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan, kerusakan, kehilangan dan lambatnya
     perputaran ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing persediaan
     untuk mencerminkan nilai realisasi neto pada akhir tahun. Penyisihan penurunan nilai persediaan ke
     nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode penurunan nilai
     atau kerugian terjadi. Jumlah setiap pemulihan penyisihan penurunan nilai persediaan karena kenaikan
     nilai realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah persediaan yang diakui sebagai beban
     pada periode terjadinya pemulihan tersebut.

     Biaya Dibayar di Muka

     Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat setiap biaya dengan menggunakan metode
     garis lurus.

     Aset Tetap
     Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian,
     biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke
     lokasi dan kondisi yang diperlukan. Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya
     di mana seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
     akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada).

     Biaya pengurusan legal awal untuk hak atas tanah diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah
     dan biaya ini tidak disusutkan. Biaya yang berkaitan dengan perpanjangan hak atas tanah diakui
     sebagai beban ditangguhkan dan diamortisasi selama periode hak atas tanah atau manfaat ekonomis
     tanah, mana yang lebih pendek.

     Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
     terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa depan
     berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya tersebut dapat diukur secara
     andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun di mana
     penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba
     rugi.

     Penyusutan dihitung sejak aset tersebut siap untuk digunakan dengan menggunakan metode garis
     lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan dengan rincian
     sebagai berikut:
                                                                          Tahun      Persentase
     Bangunan                                                                      20              5%
     Mesin                                                                       8–16        6,25%-12,5%
     Kendaraan                                                                     8             12,5%
     Peralatan                                                                    4–8         12,5%-25%
     Inventaris                                                                    4              25%
     Furniture                                                                    4–8         12,5%-25%
     Aset hak guna - bangunan                                                      3            33,33%


                                                    14
Page 22
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Aset Tetap (lanjutan)

     Masa manfaat ekonomi, nilai residu dan metode penyusutan aset tetap ditelaah setiap akhir tahun dan
     pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi tersebut berlaku prospektif.

     Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa depan
     yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
     pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat
     dari aset tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

     Properti Investasi

     Properti investasi yang merupakan properti yang dimiliki untuk penghasilan sewa jangka panjang
     dan/atau untuk peningkatan modal, pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan dan selanjutnya
     dicatat pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai.
     Biaya perolehan juga termasuk biaya penggantian bagian properti investasi, jika memenuhi kriteria
     pengakuan. Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui
     dalam laba rugi pada saat terjadinya.

     Properti investasi Perusahaan terdiri dari bangunan dan disusutkan menggunakan metode garis lurus
     (straight-line method) sesuai dengan taksiran masa manfaat ekonomis selama 20 tahun.

     Transfer ke atau dari properti investasi dilakukan pada saat terdapat perubahan penggunaan.

     Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

     Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya
     setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
     mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai
     apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat
     diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar selisih jumlah tercatat aset terhadap jumlah
     terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi
     biaya penjualan dengan nilai pakai.

     Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus
     kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset non keuangan yang mengalami penurunan nilai
     ditelaah untuk kemungkinan pembalikkan atas penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.

     Sewa

      Perusahaan menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa, yaitu
     jika kontrak memiliki hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang diidentifikasi untuk jangka waktu
     tertentu dengan imbalan pertimbangan. Jangka waktu sewa tidak dapat dibatalkan untuk masing
     masing kontrak, kecuali dalam kasus di mana Perusahaan cukup yakin untuk melaksanakan opsi
     perpanjangan kontrak.

     Perusahaan sebagai penyewa

     Perusahaan menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali
     untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Perusahaan mengakui liabilitas sewa untuk
     melakukan pembayaran sewa dan aset hak guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset yang
     mendasarinya.




                                                    15
Page 23
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Sewa (lanjutan)

     Perusahaan sebagai penyewa (lanjutan)

     Perusahaan mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak guna diukur pada biaya
     perolehan, dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap
     pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya aset hak guna termasuk jumlah liabilitas sewa yang diakui,
     biaya langsung awal yang dikeluarkan, biaya restorasi dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau
     sebelum tanggal dimulainya dikurangi insentif sewa yang diterima.

     Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga
     tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

     Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
     didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
     tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya,
     Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

     Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
     - pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif
       sewa;
     - pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
       diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
     - jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
     - harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
     - penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Perusahaan cukup pasti untuk tidak
       menghentikan lebih awal.

      Sewa jangka pendek dengan jangka waktu kurang dari 12 bulan dan sewa aset bernilai rendah, serta
     elemen-elemen sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak sesuai dengan prinsip-prinsip
     pengakuan yang ditetapkan oleh PSAK 73 akan diperlakukan sama dengan sewa operasi. Perusahaan
     akan mengakui pembayaran sewa tersebut dengan dasar garis lurus selama masa sewa dalam laporan
     laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

     Liabilitas Imbalan Kerja

     Perusahaan menyediakan imbalan kerja pasti kepada karyawannya sesuai dengan Peraturan
     Pemerintah (“PP”) No. 35 tahun 2021 untuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 (Undang-Undang
     Cipta Kerja) yang diundangkan pada November 2020, sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang
     Republik Indonesia No. 6 tahun 2023 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor
     2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Program imbalan pasti ini tidak didanai.

     Liabilitas neto Perusahaan atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan
     pascakerja pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan
     liabilitas imbalan pascakerja dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam
     perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan.

     Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial,
     b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas
     aset, tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran
     kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.

     Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah
     terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat
     perubahan atau kurtailmen atas program.



                                                     16
Page 24
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan)
     Perusahaan menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan pascakerja neto
     dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur
     liabilitas imbalan pascakerja selama periode berjalan.
     Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas imbalan pascakerja pada
     saat penyelesaian terjadi. keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara nilai
     kini liabilitas imbalan pascakerja yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga
     penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan
     secara langsung oleh Perusahaan sehubungan dengan penyelesaian tersebut.

     Perusahaan mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap
     keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi
     pada saat terjadinya.

     Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

     Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
     i)   Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
     ii) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
          dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
          pelanggan.
     iii) Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
          suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
          pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
          variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
          diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
          dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode
          kontrak.
     iv) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
          berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
          dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya
          yang diharapkan ditambah marjin.
     v) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
          barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
          barang atau jasa tersebut).

     Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
     - Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
     - Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
       pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu Perusahaan memilih ukuran penyelesaian
       yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya
       kewajiban pelaksanaan.

     Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
     penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban
     kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang
     telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam
     "Pendapatan diterima di muka".

     Penjualan barang

     Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan secara signifikan
     telah dialihkan kepada pelanggan. Hal ini biasanya terjadi pada saat barang diserahkan dan pelanggan
     telah menerima barang tersebut.



                                                      17
Page 25
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
           Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

     Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

     Laba per Saham

     Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang
     jumlah saham yang beredar selama tahun tersebut.

     Laba per saham dilusian dihitung manakala Perusahaan memiliki instrumen berpotensi saham biasa
     yang bersifat dilutif.

     Pajak Penghasilan

     Beban pajak penghasilan untuk periode berjalan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak tangguhan.
     Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai penghasilan atau beban dalam laporan laba rugi dan
     penghasilan komprehensif lain, kecuali pajak penghasilan tersebut sehubungan dengan transaksi atau
     kejadian yang diakui secara langsung di ekuitas dimana pajak penghasilannya diakui secara langsung
     di ekuitas.

     i)    Pajak Kini

           Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
           keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen
           secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”)
           sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika
           perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada
           otoritas pajak.

           Bunga dan denda untuk kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan, jika ada,
           dicatat sebagai beban operasi dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain karena
           tidak dianggap sebagai bagian dari beban pajak penghasilan.

           Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (“SKP”)
           diakui sebagai bagian dari “Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan” dalam laporan laba rugi dan
           penghasilan komprehensif lain tahun berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian
           selanjutnya. Jumlah tambahan pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP
           ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi kriteria pengakuan aset.

     ii)   Pajak Tangguhan

           Pajak tangguhan diakui berdasarkan perbedaan temporer pada tanggal pelaporan antara dasar
           pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan
           keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan
           beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
           dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak
           pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.

           Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi
           jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
           memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak
           tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui
           sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak
           tangguhan tersedia untuk dipulihkan.




                                                    18
Page 26
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
           Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Pajak Penghasilan (lanjutan)

     ii)   Pajak Tangguhan (lanjutan)

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode
           saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak
           yang berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak
           terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan,
           termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
           langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan
           secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak
           tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau
           Perusahaan bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau
           merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa
           depan di mana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk
           dipulihkan atau diselesaikan.

     Segmen operasi

     Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa
     (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu
     (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.

     Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk akun-akun yang dapat diatribusikan
     langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai
     kepada segmen tersebut.

     Provisi

     Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
     konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut
     mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
     mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

     Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

      Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi
     lancar dan tidak lancar. Suatu aset disajikan sebagai lancar bila:
       akan direalisasi, dijual, atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal;
       untuk diperdagangkan; atau
       akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
       kas atau setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi
        suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

     Aset yang tidak memenuhi kriteria di atas, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

     Suatu liabilitas disajikan sebagai lancar bila:
      akan dilunasi dalam siklus operasi normal;
      untuk diperdagangkan;
      akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
      tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah
         tanggal pelaporan.




                                                     19
Page 27
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

      Persyaratan liabilitas yang dapat mengakibatkan diselesaikannya liabilitas tersebut dengan
     menerbitkan instrumen ekuitas sesuai dengan pilihan pihak lawan, tidak berdampak terhadap klasifikasi
     liabilitas tersebut.

     Liabilitas yang tidak memenuhi kriteria di atas, diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset dan liabilitas tidak lancar.


3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI SIGNIFIKAN

     Penyusunan        laporan    keuangan Perusahaan mengharuskan manajemen untuk membuat
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan
     liabilitas yang dilaporkan serta pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada setiap akhir periode
     pelaporan. Namun, hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi, ketidakpastian atas
     asumsi serta estimasi tersebut dapat menimbulkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset
     dan liabilitas pada tahun berikutnya. Pertimbangan, estimasi, dan asumsi yang mempunyai pengaruh
     signifikan terhadap jumlah tercatat atas aset dan liabilitas diungkapkan dibawah ini.

     Penyisihan Pajak Penghasilan Badan

     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan.
     Terdapat transaksi dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan akhirnya adalah tidak pasti dalam
     kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
     estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Ketika hasil pajak yang dikeluarkan
     berbeda dengan jumlah yang awalnya diakui, perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak
     penghasilan dan penyisihan pajak tangguhan pada periode di mana penentuan tersebut dilakukan.

     Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum dikompensasi sejauh besar
     kemungkinan bahwa laba fiskal akan tersedia untuk dikompensasi dengan saldo rugi fiskal yang dapat
     dikompensasikan. Penentuan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui berdasarkan perbedaan
     waktu dan laba kena pajak di masa mendatang bersama-sama dengan strategi perencanaan pajak
     masa depan membutuhkan pertimbangan signifikan dari manajemen.

     Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

     Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya bergantung pada model bisnis untuk mengelola aset
     keuangan tersebut dan apakah persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut semata-mata
     pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset dan liabilitas keuangan diakui dan
     dikelompokkan sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 2
     atas laporan keuangan.

     Sewa

     Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang cermat
     untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara subtansial
     seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan penggunaan
     aset identifikasian, bahkan jika hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di perjanjian. Dalam
     menentukan jangka waktu sewa, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
     menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi
     penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk
     dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).




                                                      20
Page 28
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Sewa (lanjutan)

     Karena Perusahaan tidak dapat langsung menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan
     suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang
     perlu dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang banyak di antaranya
     memerlukan pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan untuk
     mencapai tingkat diskonto akhir. Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Perusahaan
     mempertimbangkan faktor-faktor utama berikut: risiko kredit korporat Perusahaan, jangka waktu sewa,
     jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi, waktu di mana sewa dimulai, dan mata uang di
     mana pembayaran sewa ditentukan.

     Penurunan Nilai Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain

     Perusahaan menghitung KKE piutang. Tingkat provisi adalah berdasarkan hari jatuh tempo atas
     kelompok segmen pelanggan yang mempunyai karakteristik risiko kredit yang serupa.

     Perusahaan menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan infomasi forward-looking.
     Sebagai contoh, jika prakiraan atas kondisi ekonomi diperkirakan memburuk selama tahun depan, yang
     dapat menyebabkan meningkatnya jumlah gagal bayar, tingkat gagal bayar historis disesuaikan. Pada
     setiap tanggal pelaporan, tingkat gagal bayar historis diperbaharui dan perubahan estimasi forward-
     looking dianalisis..

     Penilaian atas korelasi antara tingkat gagal bayar historis yang diobservasi, prakiraan atas kondisi
     ekonomi dan KKE merupakan estimasi yang signifikan. Jumlah KKE paling dipengaruhi oleh perubahan
     keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan dan prakiraan
     kondisi ekonomi juga mungkin tidak menggambarkan gagal bayar aktual pelanggan di masa yang akan
     datang.

     Penurunan Nilai Persediaan

     Manajemen melakukan penilaian analisis umur persediaan pada setiap tanggal pelaporan dan
     membentuk penyisihan untuk persediaan usang dan persediaan yang memiliki perputaran yang lambat
     yang diidentifikasi tidak lagi sesuai untuk digunakan dalam produksi, dengan mempertimbangkan nilai
     realisasi neto dari persediaan barang jadi dan barang dalam proses berdasarkan pada harga jual dan
     kondisi pasar saat ini.

     Mengestimasi Masa Manfaat Properti Investasi dan Aset Tetap

     Biaya perolehan properti investasi dan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
     berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis
     properti investasi dan aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya
     diperkirakan dalam industri sejenis. Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan
     teknologi dapat memengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai sisa aset dan karenanya biaya
     penyusutan masa depan memiliki kemungkinan untuk diubah/direvisi.

     Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

     Penurunan nilai aset nonkeuangan ditelaah apabila terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
     mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset melebihi nilai yang dapat diperoleh kembali. Nilai yang dapat
     diperoleh kembali suatu aset atau unit penghasil kas ditentukan berdasarkan yang lebih tinggi antara
     harga jual dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai, yang dihitung berdasarkan asumsi dan estimasi
     manajemen. Perubahan asumsi penting, termasuk asumsi tingkat diskonto atau tingkat pertumbuhan
     dalam proyeksi arus kas dan asumsi harga, dapat memengaruhi perhitungan nilai yang dapat diperoleh
     kembali secara material.




                                                     21
Page 29
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
           Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan

     Penentuan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan Perusahaan bergantung pada pemilihan
     asumsi aktuarial yang digunakan. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat
     kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun
     dan tingkat kematian.

     Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut adalah wajar dan sesuai.
     Perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan
     Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan dan
     beban imbalan kerja karyawan.

     Pajak Penghasilan

     Perusahaan selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment
     berdasarkan pada peraturan pajak yang berlaku. Perhitungan tersebut dianggap benar selama belum
     terdapat ketetapan dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai
     dengan jangka waktu lima (5) tahun (masa daluarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang
     diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti
     pemeriksaan pajak, penemuan bukti-bukti pajak baru dan perbedaan interpretasi antara manajemen
     dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan hasil aktual dan jumlah tercatat
     tersebut dapat mempengaruhi jumlah tagihan pajak, utang pajak, aset pajak tangguhan dan beban
     pajak.


4.   KAS DAN BANK

     Akun ini terdiri dari :
                                                             2024                         2023

     Kas                                                        162.408.280                 193.171.658
     Bank – Rupiah
       PT Bank Central Asia Tbk                                  68.215.084                 463.268.356
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                              1.000.000                   1.279.108
       PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
          Barat dan Banten Tbk                                      464.073                       764.073
     Bank – USD
       PT Bank Central Asia Tbk                                            -                     7.086.502

        Sub-jumlah                                               69.679.157                 472.398.039

     Jumlah                                                     232.087.437                 665.569.697


     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak terdapat saldo kas dan bank yang ditempatkan kepada
     pihak berelasi.




                                                    22
Page 30
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA

     Akun ini terdiri dari :
                                                           2024                       2023

     Pihak ketiga – Rupiah
        PT Cipta sukses                                    2.749.880.000               2.716.880.000
        PT Buana Inti Prima                                  603.336.000                           -
        PT Alexa Medika                                      177.058.000                  52.500.000
        Lain-lain (masing-masing di bawah
        Rp 100.000.000)                                      552.780.422               2.810.569.041

        Sub-jumlah                                         4.083.054.422               5.579.949.041
     Dikurangi cadangan kerugian penurunan
        nilai                                                (138.971.715 )             (159.686.419 )

     Jumlah - neto                                         3.944.082.707               5.420.262.622

     Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                           2024                       2023

     Belum jatuh tempo                                       241.364.033               3.139.029.441
     Telah jatuh tempo:
        1 – 30 hari                                           89.444.949                 465.462.583
        31 – 60 hari                                          12.019.000                  24.595.134
        61 – 90 hari                                           3.216.440               1.942.478.594
        > 90 hari                                          3.737.010.000                   8.383.289

     Jumlah                                                4.083.054.422               5.579.949.041


     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan kerugian
     penurunan nilai piutang adalah cukup untuk menutup kerugian penurunan nilai atas tidak tertagihnya
     piutang usaha.


6.   PIUTANG LAIN-LAIN

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, akun ini merupakan piutang karyawan dengan saldo
     masing-masing sebesar Rp 783.500.000 dan Rp 865.471.000. Piutang ini merupakan penghargaan
     kepada karyawan yang berprestasi dan telah memiliki masa kerja yang lama. Manajemen berkeyakinan
     bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan cadangan penurunan nilai
     piutang.


7.   PERSEDIAAN

     Akun ini terdiri dari :
                                                           2024                       2023

     Barang jadi                                           6.539.679.500               5.051.838.744
     Bahan baku                                            4.224.403.503               2.762.877.646
     Kemasan                                                 947.583.887                 754.880.471

     Jumlah (dipindahkan)                                 11.711.666.890               8.569.596.861




                                                  23
Page 31
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.   PERSEDIAAN (lanjutan)

                                                           2024                       2023

     Jumlah (pindahan)                                     11.711.666.890              8.569.596.861
     Dikurangi cadangan kerugian penurunan
        nilai                                               (455.501.846)                (79.500.423 )

     Jumlah - neto                                         11.256.165.044              8.490.096.438


     Mutasi persediaan selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                           2024                        2023

     Bahan baku dan kemasan
     Saldo awal                                             3.517.758.117              2.769.666.762
     Pembelian bahan baku dan kemasan                       5.381.197.508              8.516.374.245
     Pemakaian bahan baku dan kemasan
       untuk produksi (Catatan 23)                         (3.726.968.235 )           (7.768.282.890 )

     Saldo akhir                                            5.171.987.390              3.517.758.117

     Barang Jadi
     Saldo awal                                             5.051.838.744              4.570.347.333
     Beban pokok produksi                                   7.028.321.794             12.452.802.975
     Beban pokok penjualan (Catatan 23)                    (5.540.481.038 )          (11.971.311.564 )

     Saldo akhir                                            6.539.679.500              5.051.838.744

     Jumlah                                                11.711.666.890              8.569.596.861
     Dikurangi cadangan kerugian penurunan
        nilai                                                (455.501.846 )              (79.500.423 )

     Jumlah - neto                                         11.256.165.044              8.490.096.438

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada tanggal
     pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk menutup
     kemungkinan kerugian dari keusangan dan penurunan nilai pasar persediaan.

     Pada tahun 2024, persediaan telah diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia terhadap
     risiko kerugian dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 10.182.390.251 yang menurut pendapat
     manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

     Pada tahun 2023, persediaan telah diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia terhadap
     risiko kerugian dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 11.720.568.923 yang menurut pendapat
     manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.


8.   UANG MUKA

     Akun ini terdiri dari :
                                                           2024                       2023

     Pembelian bahan baku                                                -             5.023.955.990
     Pembelian furniture                                                 -                 3.775.000

     Jumlah                                                              -             5.027.730.990



                                                  24
Page 32
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   BIAYA DIBAYAR DI MUKA

     Akun ini terdiri dari :
                                                           2024                          2023

     Asuransi                                                 55.353.127                   109.980.444
     Sewa                                                      4.147.466                     9.738.580
     Lain-lain                                               171.415.009                    95.046.500

     Jumlah                                                  230.915.602                   214.765.524



10. ASET TETAP

     Akun ini terdiri dari:
                                                                  2024

                                                  Penambahan/            Pengurangan/
                                 Saldo Awal       Reklasifikasi          Reklasifikasi    Saldo Akhir
     Biaya Perolehan
     Kepemilikan langsung
       Tanah                    12.865.025.000                   -                   -    12.865.025.000
       Bangunan                 20.100.244.479                   -                   -    20.100.244.479
       Mesin                    16.676.113.176                   -                   -    16.676.113.176
       Kendaraan                 4.646.269.399         131.000.000       1.008.961.500     3.768.307.899
       Peralatan                 2.692.158.043         128.433.689                   -     2.820.591.732
       Inventaris                1.889.642.391          16.409.600                   -     1.906.051.991
       Furniture                 2.861.279.556           3.775.000                   -     2.865.054.556
     Aset hak guna
       Bangunan                  1.995.000.000                    -        895.000.000     1.100.000.000
     Jumlah Biaya Perolehan     63.725.732.044         279.618.289       1.903.961.500    62.101.388.833

     Akumulasi Penyusutan
     Kepemilikan langsung
       Bangunan                  1.530.265.493        1.005.012.132                  -     2.535.277.625
       Mesin                     4.473.994.231        1.417.099.298                  -     5.891.093.529
       Kendaraan                 1.959.081.557          425.590.487        380.940.622     2.003.731.422
       Peralatan                   484.249.851          626.405.685                  -     1.110.655.536
       Inventaris                  989.801.725          318.561.074                  -     1.308.362.799
       Furniture                   945.760.807          333.208.474                  -     1.278.969.281
     Aset hak guna
       Bangunan                  1.231.111.105         366.666.661         895.000.000          702.777.766
     Jumlah Akumulasi
       Penyusutan               11.614.264.769        4.492.543.811      1.275.940.622    14.830.867.958

     Nilai Buku                 52.111.467.275                                             47.270.520.875




                                                 25
Page 33
                            PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
        Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)

                                                                      2023

                                                     Penambahan/             Pengurangan/
                                   Saldo Awal        Reklasifikasi           Reklasifikasi    Saldo Akhir
    Biaya Perolehan
    Kepemilikan langsung
      Tanah                        12.865.025.000                     -                  -    12.865.025.000
      Bangunan                     16.114.580.276         3.985.664.203                  -    20.100.244.479
      Mesin                        11.000.423.276         5.675.689.900                  -    16.676.113.176
      Kendaraan                     4.067.319.399           578.950.000                  -     4.646.269.399
      Peralatan                       625.951.357         2.066.206.686                  -     2.692.158.043
      Inventaris                    1.329.598.950           560.043.441                  -     1.889.642.391
      Furniture                     2.791.368.556            69.911.000                  -     2.861.279.556
      Aset dalam proses –
        bangunan                    1.521.401.307                      -   (1.521.401.307)                      -
    Aset hak guna
      Bangunan                        670.000.000         1.325.000.000                  -     1.995.000.000
    Jumlah Biaya Perolehan         50.985.668.121        14.261.465.230    (1.521.401.307)    63.725.732.044

    Akumulasi Penyusutan
    Kepemilikan langsung
      Bangunan                        585.685.385           944.580.108                  -     1.530.265.493
      Mesin                         3.470.390.844         1.003.603.387                  -     4.473.994.231
      Kendaraan                     1.285.487.650           673.593.907                  -     1.959.081.557
      Peralatan                       308.131.082           176.118.769                  -       484.249.851
      Inventaris                      616.427.500           373.374.225                  -       989.801.725
      Furniture                       604.848.041           340.912.766                  -       945.760.807
    Aset hak guna
      Bangunan                        591.388.885          639.722.220                   -     1.231.111.105
    Jumlah Akumulasi
      Penyusutan                    7.462.359.387         4.151.905.382                  -    11.614.264.769

    Nilai Buku                     43.523.308.734                                             52.111.467.275


    Aset tetap berupa tanah dan bangunan dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman bank yang diterima
    Perusahaan (lihat Catatan 17).

    Beban penyusutan aset tetap dialokasikan pada:

                                                               2024                          2023

    Beban pokok penjualan (Catatan 23)                          2.249.951.184                1.369.827.648
    Beban penjualan (Catatan 24)                                  107.622.073                  234.579.170
    Beban umum dan administrasi (Catatan
      25)                                                       2.134.970.554                2.547.498.564

    Jumlah                                                      4.492.543.811                4.151.905.382


    Perhitungan laba penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                               2024                          2023

    Hasil penjualan                                               636.936.938                               -
    Nilai buku                                                    628.020.878                               -

    Laba Penjualan Aset Tetap                                         8.916.060                             -




                                                    26
Page 34
                            PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
        Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)

    Reklasifikasi aset dalam proses pada tahun 2023 sebesar Rp1.521.401.307 merupakan pembangunan
    bangunan di Jl. Mekar Utama, Kel. Mekarwangi, Kec. Bojongloa Kidul, Bandung, Jawa Barat, yang
    sudah selesai dikerjakan dan Perusahaan menyajikan aset tersebut sebagai propertI investasi (Catatan
    11).
    Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi perubahan keadaan yang menyebabkan terjadinya
    penurunan nilai atas nilai tercatat aset tetap pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

    Pada tahun 2024, aset tetap berupa mesin-mesin berikut instalasinya dan kendaraan telah
    diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia, BCA Insurance dan beberapa perusahaan
    asuransi lainnya terhadap risiko kerugian dengan nilai pertanggungan seluruhnya sebesar
    Rp27.366.001.968 yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
    atas risiko tersebut.
    Pada tahun 2023, aset tetap berupa mesin-mesin berikut instalasinya dan kendaraan telah
    diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia dan BCA Insurance terhadap risiko kerugian
    dengan nilai pertanggungan seluruhnya sebesar Rp 34.646.051.965 yang menurut pendapat
    manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 nilai perolehan aset tetap Perusahaan yang telah disusutkan
    penuh namun masih digunakan masing-masing adalah sebagai berikut:

                                                              2024                          2023

    Mesin                                                      1.394.238.800                1.255.238.800
    Kendaraan                                                    372.818.856                            -
    Peralatan                                                    281.801.020                  123.098.484
    Inventaris                                                   625.784.900                  220.853.300
    Furniture                                                    112.814.600                   55.069.600

    Jumlah                                                     2.787.458.176                1.654.260.184


11. PROPERTI INVESTASI

    Akun ini terdiri dari:
                                                                     2024

                                                     Penambahan/            Pengurangan/
                                   Saldo Awal        Reklasifikasi          Reklasifikasi    Saldo Akhir
    Biaya Perolehan
      Bangunan                      1.521.401.307                    -                  -     1.521.401.307
    Akumulasi Penyusutan
      Bangunan                        76.070.065           76.070.064                   -       152.140.129

    Nilai Buku                      1.445.331.242                                             1.369.261.178

                                                                     2023

                                                     Penambahan/            Pengurangan/
                                   Saldo Awal        Reklasifikasi          Reklasifikasi    Saldo Akhir
    Biaya Perolehan
      Bangunan                                  -        1.521.401.307                  -     1.521.401.307
    Akumulasi Penyusutan
      Bangunan                                  -          76.070.065                   -          76.070.065

    Nilai Buku                                  -                                             1.445.331.242




                                                    27
Page 35
                            PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
        Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. PROPERTI INVESTASI (lanjutan)

    Properti investasi merupakan bangunan di Jl. Mekar Utama, Kel. Mekarwangi, Kec. Bojongloa Kidul,
    Bandung, Jawa Barat.
    Beban penyusutan untuk tahun 2024 seluruhnya dibebankan dalam beban umum dan administrasi.

    Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi perubahan keadaan yang menyebabkan terjadinya
    penurunan nilai atas nilai tercatat properti investasi pada 31 Desember 2024 dan 2023.

12. UTANG USAHA

    Akun ini terdiri dari:
                                                           2024                      2023

    Pihak ketiga – Rupiah
       PT Teska Kenko Indonesia                              315.904.725                93.925.120
       PT Venindo Imperia                                    159.584.700               233.310.068
       Sugiharto                                             143.944.319                66.778.737
       PT Multi Spunindo Jaya                                114.402.533                         -
       PT Surya Sukses Mekar Makmur                           19.056.000               270.653.623
       Lain-lain (masing-masing dibawah Rp
          100.000.000)                                         84.782.533              210.711.577

    Jumlah                                                   837.674.810               875.379.126


13. UTANG LAIN-LAIN

   Akun ini terdiri dari:
                                                           2024                      2023

    Pihak ketiga                                             163.536.283               119.407.001
    Pihak berelasi (Catatan 27)                              477.500.000               725.000.000

    Jumlah                                                   641.036.283               844.407.001


14. PERPAJAKAN

    a. Pajak dibayar di muka

       Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, akun ini terdiri dari:
                                                            2024                      2023

       Taksiran tagihan pajak penghasilan
          tahun 2022                                                        -          2.730.427.741
       Pajak Pertambahan Nilai                                              -              7.924.486
       Pajak Penghasilan pasal 21                                           -             98.323.889

       Jumlah                                                               -          2.836.676.116

       Pajak penghasilan badan tahun 2022 telah dinyatakan rampung oleh Direktur Jendral Pajak dengan
       lebih bayar sebesar Rp2.299.954.047 sedangkan menurut catatan Perusahaan adalah lebih bayar
       sebesar Rp2.730.427.741. Perbedaan sebesar Rp430.473.694 dicatat sebagai bagian dari “Pajak
       Penghasilan Kini” dalam laporan laba rugi dan perubahan komprehensif lain (Catatan 14c). Lebih
       bayar yang disetujui sebesar Rp2.299.954.047 telah diterima oleh Perusahaan.



                                                  28
Page 36
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. PERPAJAKAN (lanjutan)

   b. Utang pajak

      Akun ini terdiri dari:
                                                           2024                         2023

      Pajak Pertambahan Nilai                                 137.933.346                  91.732.309
      Pajak Penghasilan:
         Pasal 21                                              43.524.527                           -
         Pasal 23                                               1.600.784                   2.212.333
         Pasal 25                                                       -                  12.590.976
         Pasal 4 ayat 2                                                 -                   2.250.000

      Jumlah                                                  183.058.657                 108.785.618


   c. Pajak penghasilan kini

      Perhitungan taksiran akumulasi rugi fiskal pajak penghasilan kini Perusahaan adalah sebagai
      berikut:

                                                           2024                         2023

      Rugi sebelum pajak penghasilan menurut
        laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain                                  (8.273.604.579 )             (3.587.487.444 )

      Beda temporer:
        Imbalan pasca kerja karyawan                          109.147.164                  62.004.041
        Cadangan kerugian penurunan nilai
            piutang                                            (20.714.704 )              141.793.646
        Cadangan kerugian penurunan nilai
            persediaan                                        376.001.423                  79.500.423

      Beda tetap:
        Pendapatan jasa giro                                     (816.486 )                (2.845.905 )
        Sumbangan dan jamuan                                   57.113.485                  43.044.737
        Pajak penghasilan                                       4.313.366                 344.258.843
        Pajak lainnya                                          71.827.231                   2.366.583
        Lainnya yang tidak diakui secara
            pajak                                              23.377.796                  (23.681.280 )

      Taksiran rugi fiskal                                 (7.653.355.304 )             (2.941.046.356 )
      Saldo rugi fiskal tahun sebelumnya                   (2.941.046.356 )                          -

      Akumulasi rugi fiskal                               (10.594.401.660 )             (2.941.046.356 )

      Pajak Penghasilan Kini:
      Pajak penghasilan badan tahun berjalan                              -                           -
      Penyesuaian tahun sebelumnya (Catatan
         14a)                                                 430.473.694                             -

      Jumlah pajak penghasilan kini                           430.473.694                             -

      Taksiran rugi fiskal hasil rekonsiliasi di atas menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan
      Tahunan Pajak Penghasilan Badan Perusahaan.



                                                 29
Page 37
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. PERPAJAKAN (lanjutan)

   c. Pajak penghasilan kini (lanjutan)

      Berdasarkan undang-undang perpajakan yang berlaku di Indonesia, Perusahaan menghitung dan
      membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) dapat
      menetapkan atau mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak saat terutangnya
      pajak.

   d. Aset pajak tangguhan
                                                                                  2024
                                                                                         Dikreditkan ke
                                                                                          penghasilan
                                                                Dikreditkan ke           komprehensif
                                              Saldo awal           laba rugi                  lain              Saldo Akhir

      Imbalan pascakerja karyawan               72.469.948           15.108.755                 1.548.347           89.127.050
      Cadangan kerugian penurunan nilai
         piutang                                35.131.012            (4.557.235)                          -        30.573.777
      Cadangan kerugian penurunan nilai
         persediaan                                      -          100.210.406                            -       100.210.406
      Rugi fiskal                              647.030.198        1.683.738.167                            -     2.330.768.365
      Penyusutan aset tetap                    (59.765.062)          59.765.062                            -                 -

      Jumlah                                   694.866.096        1.854.265.155                 1.548.347        2.550.679.598
      Penyisihan penurunan nilai aset pajak
         tangguhan                             (647.030.198)      (1.683.738.167)                          -    (2.330.768.365)

      Aset pajak tangguhan - neto               47.835.898          170.526.988                 1.548.347          219.911.233


                                                                                  2023
                                                                                         Dikreditkan ke
                                                                                          penghasilan
                                                                Dikreditkan ke           komprehensif
                                              Saldo awal           laba rugi                  lain              Saldo Akhir

      Imbalan pascakerja karyawan               69.441.592           (14.184.711)               17.213.067          72.469.948
      Cadangan kerugian penurunan nilai
         piutang                                  3.936.410          31.194.602                            -        35.131.012
      Rugi fiskal                                         -         647.030.198                            -      647.030.198
      Penyusutan aset tetap                     (59.765.062)                  -                            -      (59.765.062)

      Jumlah                                    13.612.940          664.040.089                 17.213.067         694.866.096
      Penyisihan penurunan nilai aset pajak
         tangguhan                                         -        (647.030.198)                          -     (647.030.198)

      Aset pajak tangguhan - neto               13.612.940           17.009.891                 17.213.067          47.835.898


      Pada tahun 2023 dan 2024, Perusahaan tidak mengakui aset pajak tangguhan atas kerugian fiskal
      yang dapat dikurangkan yang disebabkan oleh ketidakpastian signifikan dalam menghasilkan
      pendapatan kena pajak di masa yang akan datang.

15. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, akun ini merupakan pendapatan diterima di muka atas
   penjualan:
                                                     2024                      2023

   Stetoskop dan tensimeter                                          803.781.790                          1.819.852.226
   Masker                                                            625.148.108                                389.188

   Jumlah                                                          1.428.929.898                          1.820.241.414



                                                           30
Page 38
                          PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
      Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 akun ini merupakan utang atas pembelian kendaraan
   dengan rincian sebagai berikut:
                                                   2024                     2023
   PT BCA Finance                                            236.619.893                 788.489.245
   Dikurang bagian yang jatuh tempo dalam
      satu tahun                                             236.619.893                 432.049.503

   Bagian jangka panjang                                                -                356.439.742

  Utang pembiayaan konsumen kepada PT BCA Finance diangsur secara buanan dan pembayaran
  terakhir akan jatuh tempo pada tanggal 1 Desember 2025. Utang pembiayaan konsumen ini dikenakan
  bunga berkisar antara 3,55% - 7,09% per tahun.

17. UTANG BANK
   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 akun ini terdiri dari:
                                                          2024                        2023
   PT Bank Central Asia Tbk                                4.957.254.012               7.182.457.101
   Dikurang bagian yang jatuh tempo dalam
      satu tahun                                           2.390.269.337               2.229.125.663

   Bagian jangka panjang                                   2.566.984.675               4.953.331.438

   Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 3327/7770/21 tanggal 2 Desember 2021 dan Perubahan Perjanjian
   Kredit No. 0068/3327/7770/22 tanggal 13 Januari 2022, Perusahaan memperoleh Fasilitas Kredit
   Investasi dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan pagu kredit tidak melebihi Rp 11.200.000.000.
   Fasilitas Kredit tersebut digunakan untuk pembelian gudang di Komplek Pergudangan Blue Sky
   Industrial Estate No. 9. Fasilitas Kredit tersebut memiliki jangka waktu 5 tahun dan dikenakan bunga
   sebesar 7% per tahun.
   Agunan atas Fasilitas Kredit ini adalah sebidang tanah dan bangunan sebagaimana diuraikan dalam
   SHGB No. 01839/Kelurahan Leuwigajah, terletak di Kota Cimahi Blok Kubang, Kecamatan Cimahi
   Selatan, Kelurahan Leuwigajah, Jawa Barat atas nama Jemmy Kurniawan dan Fransciscus Rijadi (lihat
   Catatan 10).
   Hal-hal yang wajib dilaksanakan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
   a. Mentaati semua undang-undang, peraturan pemerintah, kebijakan pemerintah, petunjuk atau
       instruksi dari pemerintah yang berlaku terhadap Perusahaan.
   b. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis tentang adanya setiap perkara yang
       menyangkut Perusahaan, baik perdata, tatausaha negara, tuntutan pajak, penyidikan maupun
       perkara pidana yang akan mempengaruhi usaha maupun harta kekayaan Perusahaan.
   c. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis dengan melampirkan dokumen pendukung
       setiap kali terjadi perubahan anggaran dasar serta perubahan susunan Direksi, Komisaris dan/atau
       pemegang saham mayoritas Perusahaan.
   d. Membayar semua biaya yang timbul dan berhubungan dengan pemberian Fasilitas Kredit serta
       pelaksanaan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Perjanjian Kredit meskipun Fasilitas Kredit
       tidak digunakan dan/atau Perjanjian Kredit dibatalkan.
   e. Memberikan segala keterangan yang diminta oleh BCA yang berhubungan dengan pemberian
       Fasilitas Kredit dan Agunan.
   f. Mempertahankan Hak atas Kekayaan Intelektual, antara lain hak cipta, paten dan merek yang telah
       atau akan dimiliki oleh Perusahaan.
   g. Wajib menyerahkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Terdaftar
       setiap 1 tahun sekali selambat-lambatnya 6 bulan setelah berakhir tahun buku.
   h. Tetap memusatkan aktivitas keuangan usaha pada rekening BCA.
   i. Menyerahkan Laporan Keuangan Audited Maksimal 1 tahun setelah realisasi.


                                                 31
Page 39
                            PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
        Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)

    Hal-hal yang tidak boleh dilakukan Perusahaan selama belum membayar lunas Fasilitas Kredit ini tanpa
    persetujuan tertulis dari PT Bank Central Asia Tbk adalah sebagai berikut:
    a. Memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/atau mengikatkan diri sebagai
        penanggung/penjamin dalam bentuk dan dengan nama apa pun dan/atau mengagunkan harta
        kekayaan Perusahaan kepada pihak lain.
    b. Meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasinya, kecuali dalam
        rangka menjalankan usaha sehari-hari.
    c. Melakukan investasi, penyertaan atau membuka usaha baru di luar bisnis inti Perusahaan.
    d. Melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan pembubaran/likuidasi, spin-off.

    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan telah memenuhi seluruh pembatasan dan
    kewajiban yang diwajibkan oleh bank.

18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

    Perusahaan memiliki program pensiun manfaat pasti yang sepenuhnya tidak didanai untuk mencakup
    seluruh karyawan tetap. Perusahaan mencadangkan liabilitas imbalan kerja jangka panjang sesuai
    dengan Peraturan Pemerintah (“PP”) No. 35 tahun 2021 untuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020
    (Undang-Undang Cipta Kerja) yang diundangkan pada November 2020, sebagaimana diubah menjadi
    Undang-Undang Republik Indonesia No. 6 tahun 2023 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti
    Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Liabilitas imbalan
    kerja pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 didasarkan pada laporan Kantor Konsultan Aktuaria
    Muh Imam Basuki dan Rekan, aktuaris independen, tanggal 8 Januari 2025. Liabilitas tersebut dihitung
    menggunakan metode “Projected Unit Credit”, dengan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:

                                                            2024                         2023

    Tingkat diskonto                                        7,09%                       6,84%
    Kenaikan gaji                                        4% per tahun                4% per tahun
    Umur pensiun normal                                    55 tahun                    56 tahun
    Tingkat mortalitas                                   TMI IV 2019                 TMI IV 2019
    Tingkat kecacatan                                 0,01% dari Tingkat          0,01% dari Tingkat
                                                          Kematian                    Kematian
    Tingkat pengunduran diri                           2% pada usia 20             2% pada usia 20
                                                     tahun dan menurun           tahun dan menurun
                                                     secara linier sampai        secara linier sampai
                                                    dengan 0% pada usia         dengan 0% pada usia
                                                          55 tahun.                   56 tahun.

    Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti dan jumlah yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan
    komprehensif lain adalah sebagai berikut:
                                                              2024                         2023

    Saldo awal                                                 329.408.854                 315.643.598
    Beban yang diakui dalam laba rugi
       Biaya jasa kini                                          48.265.022                   38.804.237
       Biaya bunga                                              22.531.566                   23.199.804
       Biaya jasa lalu                                          38.350.576                            -

       Sub-total (Catatan 25)                                  109.147.164                   62.004.041

    Pengukuran kembali yang diakui dalam
      penghasilan komprehensif lain                              7.037.939                   78.241.215
    Pembayaran imbalan kerja                                   (40.471.000 )               (126.480.000 )

    Jumlah                                                     405.122.957                 329.408.854



                                                   32
Page 40
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan)

   Analisis sensitivitas kuantitatif untuk asumsi yang signifikan pada tahun yang berakhir tanggal
   31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                  31 Desember 2024

                                                      1% Kenaikan                 1% Penurunan

   Tingkat kenaikan gaji: 4%
   Dampak terhadap liabilitas imbalan kerja
      karyawan                                                35.876.226                  (32.103.116 )
   Tingkat diskonto: 7,09%
   Dampak terhadap liabilitas imbalan kerja
      karyawan                                                (32.407.196 )                36.987.050

                                                                  31 Desember 2023

                                                      1% Kenaikan                 1% Penurunan

   Tingkat kenaikan gaji: 4%
   Dampak terhadap liabilitas imbalan kerja
      karyawan                                                40.784.297                  (36.161.400 )
   Tingkat diskonto: 6,84%
   Dampak terhadap liabilitas imbalan kerja
      karyawan                                                (36.369.033 )                41.870.846

   Analisis sensitivitas di atas telah ditentukan berdasarkan suatu metode yang mengekstrapolasi dampak
   pada kewajiban imbalan pasti sebagai akibat dari perubahan yang wajar atas asumsi utama yang terjadi
   pada akhir periode pelaporan. Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan asumsi yang signifikan,
   dengan menjaga agar semua asumsi lainnya tetap konstan. Analisis sensitivitas mungkin tidak mewakili
   perubahan aktual dalam kewajiban imbalan pasti karena kecil kemungkinannya bahwa perubahan
   asumsi akan terjadi secara terpisah satu sama lain.

   Perkiraan jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat pensiun yang tidak terdiskonto adalah sebagai
   berikut:

                                                           2024                        2023

   0 – 1 tahun                                                75.530.000                  218.665.000
   >1 – 2 tahun                                                        -                            -
   >2 – 5 tahun                                                        -                            -
   >5 tahun                                                2.762.178.374                3.854.272.084

   Jumlah                                                  2.837.708.374                4.072.937.084




                                                 33
Page 41
                            PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
        Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MODAL SAHAM

   Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
   berikut:
                                             2024
   _______________________________________________________________________________________________________________________________________
                                                   Jumlah Saham
                                                  Ditempatkan dan                   Persentase
         Pemegang Saham                            Disetor Penuh                   Pemilikan (%)                      Jumlah
   Jemmy Kurniawan                                     1.062.500.000                        68                        21.250.000.000
   Fancy Marsiana                                        62.500.000                         4                          1.250.000.000
   Masyarakat                                           437.500.000                         28                         8.750.000.000
   Jumlah                                              1.562.500.000                       100                        31.250.000.000

                                                                    2023
   _______________________________________________________________________________________________________________________________________
                                                   Jumlah Saham
                                                  Ditempatkan dan                   Persentase
         Pemegang Saham                            Disetor Penuh                   Pemilikan (%)                      Jumlah
   Jemmy Kurniawan                                      562.500.000                         36                        11.250.000.000
   Franciscus Rijadi                                    437.500.000                         28                         8.750.000.000
   Fancy Marsiana                                       62.500.000                          4                          1.250.000.000
   A Padmono Budi                                       62.500.000                          4                          1.250.000.000
   Alexander                                            62.500.000                          4                          1.250.000.000
   Masyarakat                                           375.000.000                         24                         7.500.000.000
   Jumlah                                              1.562.500.000                       100                        31.250.000.000



20. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Akun ini terdiri dari:
                                                                              2024                                  2023

   Agio saham setelah penawaran umum                                         32.812.500.000                        32.812.500.000
   Dikurang biaya emisi saham                                                (2.945.144.544 )                      (2.945.144.544 )

   Jumlah                                                                    29.867.355.456                        29.867.355.456


21. SALDO LABA (DEFISIT)

   Akun ini terdiri dari:
                                                                              2024                                  2023
   Ditentukan penggunaannya
   Saldo awal                                                                  1.000.000.000                         1.000.000.000
   Sub-jumlah                                                                  1.000.000.000                         1.000.000.000
   Belum ditentukan penggunaannya
   Saldo awal                                                                  3.357.358.952                         6.927.836.505
   Rugi bersih tahun berjalan                                                 (8.533.551.285 )                      (3.570.477.553 )
    Sub-jumlah                                                                (5.176.192.333 )                       3.357.358.952
   Jumlah                                                                     (4.176.192.333 )                       4.357.358.952




                                                                  34
Page 42
                          PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
      Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. PENJUALAN

   Rincian penjualan adalah sebagai berikut:
                                                           2024                     2023

   Masker plus                                              3.233.405.444           12.739.919.653
   Masker                                                   2.060.994.775            3.080.995.067
   Stetoskop                                                  441.024.619            2.506.269.775
   Tensimeter                                                 384.164.399            4.027.442.828
   Bouffant cap                                               268.918.587              352.875.770
   Antiseptic                                                   2.506.416               15.814.407

   Jumlah                                                   6.391.014.240           22.723.317.500

   Pada tahun 2024 dan 2023, pelanggan dengan nilai transaksi yang melebihi 10% dari penjualan adalah
   sebagai berikut :
                                                         2024                        2023

   PT Buana Intiprima Usaha                                 1.841.666.667              351.351.351
   PT Cipta Sukses Medika                                      29.729.730            7.273.418.919
   Indra                                                                -            2.246.049.098


23. BEBAN POKOK PENJUALAN

   Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:
                                                           2024                     2023

   Persediaan bahan baku dan kemasan
     awal tahun                                             3.517.758.117            2.769.666.762
   Pembelian                                                5.381.197.508            8.516.374.245

   Tersedia untuk produksi                                  8.898.955.625           11.286.041.007
   Persediaan bahan baku dan kemasan
     akhir tahun                                           (5.171.987.390 )          (3.517.758.117 )

   Pemakaian bahan baku dan kemasan                         3.726.968.235            7.768.282.890
   Penyusutan (Catatan 10)                                  2.249.951.184            1.369.827.648
   Upah bagian produksi                                       723.494.604            2.695.581.730
   Listrik                                                    163.444.351              200.338.890
   Operasional pabrik                                         100.989.465              315.886.603
   Impor                                                       63.473.955              102.885.214

   Beban pokok produksi                                     7.028.321.794           12.452.802.975

   Persediaan barang jadi awal tahun                        5.051.838.744            4.570.347.333

   Tersedia untuk dijual                                   12.080.160.538           17.023.150.308
   Persediaan barang jadi akhir tahun                      (6.539.679.500 )         (5.051.838.744 )

   Beban pokok penjualan                                    5.540.481.038           11.971.311.564

   Pada tahun 2024 dan 2023 pemasok dengan nilai transaksi yang melebihi 10% dari pembelian adalah
   sebagai berikut:
                                                           2024                     2023

   Whenzou                                                 1.429.608.998             1.424.731.750


                                                35
Page 43
                          PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
      Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. BEBAN PENJUALAN

   Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:

                                                        2024                       2023

   Gaji, upah dan komisi                                  474.756.743                646.124.940
   Pemasaran                                              331.252.260                462.985.480
   Penyusutan (Catatan 10)                                107.662.073                234.579.170
   Pengiriman                                              70.641.107                 89.601.870
   Lain-lain                                              319.653.451                512.654.770

   Jumlah                                               1.303.925.634              1.945.946.230



25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

   Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:
                                                        2024                       2023

   Gaji dan tunjangan                                   2.877.094.994              5.468.333.662
   Penyusutan (Catatan 10)                              2.134.970.554              2.547.498.564
   Kesejahteraan karyawan                                 411.751.108                823.966.361
   Kebersihan dan keamanan                                377.089.623                504.864.027
   Cadangan penurunan nilai persediaan
      (Catatan 7)                                         376.001.422                 79.500.423
   Perbaikan dan pemeliharaan                             325.231.098                114.923.680
   Cadangan penurunan nilai piutang
      (Catatan 5)                                         (20.714.704 )              141.793.646
   Transportasi                                           161.584.291                154.353.998
   Asuransi                                               153.515.302                189.123.624
   Perjalanan dinas                                       120.505.534                178.750.258
   Imbalan pascakerja karyawan
      (Catatan 18)                                        109.147.164                 62.004.041
   Perijinan                                               62.870.000                117.845.750
   Telekomunikasi                                          57.052.106                 69.770.545
   Sumbangan dan jamuan                                    56.098.485                 38.655.883
   Sewa                                                    32.163.295                 54.528.020
   Lain-lain                                              985.813.984                863.186.175

   Jumlah                                               8.220.174.256             11.409.098.657



26. RUGI PER SAHAM

   Rugi per saham dihitung dengan membagi rugi bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang
   jumlah saham biasa yang ditempatkan penuh, yang beredar pada tahun bersangkutan sebagai berikut:

                                                        2024                       2023

   Jumlah rugi bersih tahun berjalan                    (8.273.604.579 )           (3.570.477.553 )
   Rata-rata tertimbang jumlah lembar saham
     beredar                                            1.562.500.000              1.562.500.000

   Rugi per saham                                                (5,46 )                    (2,29 )




                                                36
Page 44
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

   Berikut ini transaksi signifikan antara Perusahaan dan pihak berelasi sesuai dengan persyaratan yang
   ditetapkan antara pihak-pihak terkait:
                                                             2024                         2023

   Utang lain-lain (Catatan 13)
      Jemmy Kurniawan                                           477.500.000                  725.000.000

   Persentase terhadap jumlah liabilitas                              5,50%                        5,95%


   Pada tanggal 31 Desember 2024, utang kepada Jemmy Kurniawan, pemegang saham dan Komisaris
   Utama Perusahaan, merupakan utang jangka pendek yang akan dilunasi paling lambat tanggal
   31 Desember 2025.

   Pada tanggal 31 Desember 2023, utang kepada Jemmy Kurniawan, pemegang saham dan Komisaris
   Utama Perusahaan, merupakan utang jangka pendek yang telah dilunasi pada 6 Februari 2024.

   Pada tahun 2024 dan 2023, imbalan kerja jangka pendek untuk manajemen kunci Perusahaan masing-
   masing sebesar Rp 1.230.000.000 dan Rp 2.495.000.000.


28. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN

   Nilai tercatat dari aset dan liabilitas keuangan dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun, termasuk kas
   dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain jangka pendek diperkirakan
   mendekati nilai wajarnya karena bersifat jangka pendek. Nilai tercatat piutang lain-lain, liabilitas sewa
   dan utang lain-lain dengan jatuh tempo lebih dari 1 tahun ditentukan dengan mendiskontokan arus kas
   masa depan dengan menggunakan tingkat suku bunga pasar untuk instrumen dengan syarat, risiko
   kredit dan jatuh tempo yang serupa.


29. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Perusahaan memiliki beberapa eksposur risiko keuangan dalam bentuk risiko kredit dan risiko likuiditas.
   Manajemen senantiasa memonitor proses manajemen risiko Perusahaan guna memastikan kesesuaian
   antara risiko dan pengendalian terhadap risiko tersebut. Kebijakan dan sistem manajemen risiko secara
   rutin dikaji untuk mengantisipasi perubahan dari kondisi pasar dan aktivitas Perusahaan.

   a. Risiko kredit

       Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak yang terikat dalam kontrak atas instrumen
       keuangan gagal memenuhi liabilitasnya sehingga menyebabkan pihak lain mengalami kerugian
       keuangan. Eksposur risiko kredit yang dihadapi Perusahaan terutama terkait dengan penempatan
       di bank dan piutang.

       Guna meminimumkan eksposur yang ada atas simpanan dana di bank, Perusahaan hanya akan
       menempatkan dana pada bank yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Manajemen juga
       senantiasa memantau kesehatan bank serta mempertimbangkan keikutsertaan bank di dalam
       Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

       Selain itu, Perusahaan hanya melakukan transaksi dengan pihak ketiga yang memiliki reputasi dan
       kredibilitas yang baik. Ini adalah kebijakan Perusahaan bahwa semua pelanggan harus melalui
       prosedur verifikasi. Lebih jauh, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan bahwa
       eksposur atas piutang tak tertagih tidak siginifikan.




                                                   37
Page 45
                            PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
        Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   b. Risiko likuiditas

        Risiko likuiditas adalah risiko di mana Perusahaan mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban
        keuangan yang harus diselesaikan dengan penyerahan kas atau aset keuangan lainnya.

        Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan bank yang mencukupi
        dalam memenuhi komitmen Perusahaan untuk operasi normal Perusahaan dan secara rutin
        mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan
        liabilitas keuangan.

        Tabel di bawah berikut merupakan profil liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan kontrak
        pembayaran tanpa diskonto pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:

                                                                    2024
                                          < 1 tahun             1 – 5 tahun               Total
        Liabilitas keuangan
        Utang usaha                           837.674.810                       -           837.674.810
        Utang lain-lain                       641.036.283                       -           641.036.283
        Utang pembiayaan
         konsumen                             236.619.893                      -            236.619.893
        Utang bank                          2.390.269.337          2.566.984.675          4.957.254.012

        Jumlah                              4.105.600.323          2.566.984.675          6.672.584.998


                                                                    2023
                                          < 1 tahun             1 – 5 tahun               Total
        Liabilitas keuangan
        Utang usaha                           875.379.126                       -            875.379.126
        Utang lain-lain                       844.407.001                       -            844.407.001
        Utang sewa                             20.250.000                       -             20.250.000
        Utang pembiayaan
         konsumen                             432.049.503            356.439.742             788.489.245
        Utang bank                          2.229.125.663          4.953.331.438           7.182.457.101

        Jumlah                              4.401.211.293          5.309.771.180           9.710.982.473


   b. Risiko suku bunga

        Risiko suku bunga adalah risiko bahwa nilai wajar atau arus kas masa datang atas instrumen
        keuangan akan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar.

        Perusahaan terpengaruh risiko perubahan suku bunga pasar terutama diakibatkan dari utang bank
        dan utang pembiayaan.

        Manajemen selalu memantau fluktuasi suku bunga pasar sehingga dapat mengambil tindakan-
        tindakan yang dianggap paling menguntungkan Perusahaan.

        Tidak terdapat eksposur signifikan atas risiko suku bunga karena perubahannya tidak material.

   c.   Risiko mata uang asing

        Risiko mata uang asing adalah risiko bahwa nilai wajar atau arus kas masa datang atas instrumen
        keuangan akan berfluktuasi karena perubahan nilai tukar mata uang asing.



                                                  38
Page 46
                            PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
        Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   c.   Risiko mata uang asing (lanjutan)

        Mata uang penyajian Perusahaan adalah Rupiah dan hamper seluruh transaksi Perusahaan
        dilakukan dalam mata uang Rupiah, oleh karenanya tidak terdapat eksposur signifikan atas risiko
        mata uang asing karena perubahannya tidak material.


30. MANAJEMEN RISIKO MODAL

   Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat kredit
   yang baik dan rasio modal yang sehat guna mendukung usaha dan memaksimalkan nilai pemegang
   saham.

   Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan
   kondisi ekonomi. Untuk memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat
   menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan modal kepada pemegang
   saham atau menerbitkan saham baru. Tidak terdapat perubahan tujuan, kebijakan atau proses selama
   tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

   Perusahaan mengelola permodalan dengan menggunakan rasio pengungkit. Kebijakan Perusahaan
   adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran yang umum dalam industri sejenis dengan tujuan untuk
   mengamankan pendanaan terhadap biaya yang rasional.

   Rasio utang terhadap modal dihitung sebagai hutang bersih dibagi dengan total modal. Hutang bersih
   dihitung berdasarkan jumlah liabilitas dikurangi kas dan setara kas. Total modal dihitung sebagai jumlah
   ekuitas.

   Perhitungan rasio utang terhadap modal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                            2024                         2023

   Jumlah liabilitas                                         8.689.696.510               11.969.418.359
   Dikurangi: kas dan bank                                     232.087.437                  665.569.697

   Utang neto                                                8.457.609.073               11.303.848.662

   Total ekuitas                                            56.616.747.566               65.155.788.443

   Rasio utang terhadap modal                                          0,15                         0,17




                                                   39
Page 47
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
          Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. SEGMEN OPERASI

    Dalam pengambilan keputusan oleh manajemen, Perusahaan digolongkan menjadi unit usaha
    berdasarkan segmentasi produksi.

    Segmen operasi Perusahaan berdasarkan segmentasi produksi adalah sebagai berikut:

                                                                           2024

                        Masker            Masker Plus       Bouffant Cap          Tensimeter        Stetoskop         Lain-lain           Jumlah
Penjualan             2.060.994.775       3.233.405.444      268.918.587           384.164.399       441.024.619       2.506.416       6.391.014.240
Beban pokok
  penjualan           (1.786.712.100 )   (2.803.095.233 )   (233.130.185 )        (333.038.777 )    (382.331.888 )    (2.172.855 )     (5.540.481.038 )
Laba bruto               274.282.675        430.310.211       35.788.402            51.125.622        58.692.731         333.561          850.533.202
Beban penjualan                                                                                                                        (1.303.925.634 )
Beban umum dan
  administrasi                                                                                                                         (8.220.174.256 )
Penghasilan
  keuangan                                                                                                                                   816.486
Beban keuangan                                                                                                                          (482.402.179 )
Beban lain-lain –
  neto                                                                                                                                   881.547.802
Rugi sebelum
  pajak
  penghasilan                                                                                                                          (8.273.604.579 )
Beban pajak
  penghasilan -neto                                                                                                                     (259.946.706 )
Rugi bersih tahun
  berjalan                                                                                                                             (8.533.551.285 )

Aset segmen           1.045.003.533      11.039.037.936      205.243.649      1.990.230.434        3.136.286.535      65.638.930      17.481.441.017
Aset yang tidak
  dapat
  dialokasikan                                                                                                                        47.825.003.059
Jumlah aset                                                                                                                           65.306.444.076

Liabilitas segmen       625.148.108                     -              -           803.781.790                  -                 -    1.428.929.898
Liabilitas yang
  tidak dapat
  dialokasikan                                                                                                                         7.260.766.612
Jumlah liabilitas                                                                                                                      8.689.696.510

                                                                           2023

                        Masker            Masker Plus       Bouffant Cap          Tensimeter        Stetoskop         Lain-lain           Jumlah
Penjualan             3.080.995.067      12.739.919.653      352.875.770      4.027.442.828        2.506.269.775      15.814.407      22.723.317.500
Beban pokok
  penjualan           (1.623.158.761 )   (6.711.764.136 )   (185.905.327 )    (2.121.775.261 )     (1.320.376.585 )   (8.331.494 )    (11.971.311.564 )
Laba bruto             1.457.836.306      6.028.155.517      166.970.443       1.905.667.567        1.185.893.190      7.482.913       10.752.005.936
Beban penjualan                                                                                                                        (1.945.946.230 )
Beban umum dan
  administrasi                                                                                                                        (11.409.098.657 )
Penghasilan
  keuangan                                                                                                                                  2.845.905
Beban keuangan                                                                                                                           (663.423.213 )
Pendapatan lain-
  lain – neto                                                                                                                            (323.871.185 )
Rugi sebelum
  pajak
  penghasilan                                                                                                                          (3.587.487.444 )
Manfaat pajak
  penghasilan -neto                                                                                                                       17.009.891
Rugi bersih tahun
  berjalan                                                                                                                             (3.570.477.553 )

Aset segmen           1.118.754.278       8.870.510.889      157.870.568      2.122.710.107        1.279.581.418      94.661.735      13.644.088.995
Aset yang tidak
  dapat
  dialokasikan                                                                                                                        63.481.117.807
Jumlah aset                                                                                                                           77.125.206.802

Liabilitas segmen           389.188                     -              -      1.819.852.226                     -                 -    1.820.241.414
Liabilitas yang
  tidak dapat
  dialokasikan                                                                                                                        10.149.176.945
Jumlah liabilitas                                                                                                                     11.969.418.359




                                                                     40
Page 48
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ARUS KAS

   Aktivitas yang tidak memengaruhi arus kas adalah sebagai berikut:

                                                          2024                      2023

   Perolehan aset tetap melalui utang
     pembiayaan                                                          -             421.907.610
   Perolehan aset tetap melalui realisasi
     uang muka pembelian                                         3.775.000           7.735.245.000
   Perolehan aset tetap melalui utang sewa                               -              20.250.000
   Perolehan property investasi melalui
     reklasifikasi dari aset dalam proses                                -           1.521.401.307


33. KELANGSUNGAN USAHA

   Perusahaan telah mencatat rugi bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
   sebesar Rp 8.533.551.285, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Desember
   2024 sebesar Rp 4.176.192.333.

   Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan
   dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:
   a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;
   b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;
   c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus;
      dan
   d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.

   Selain itu, Perusahaan juga telah memperoleh surat dukungan dari Pemegang Saham Pengendali
   sekaligus sebagai Komisaris Utama, yang memberikan konfirmasi bahwa akan terus memberikan
   dukungan finansial bagi Perusahaan agar Perusahaan mampu mempertahankan kelangsungan
   usahanya dan untuk dapat memenuhi kewajiban Perusahaan.


34. PENERBITAN AMENDEMEN DAN PENYESUAIAN PSAK, PSAK DAN ISAK BARU

   DSAK-IAI telah menerbitkan amendemen PSAK baru yang akan berlaku efektif atas laporan keuangan
   untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 sebagai berikut:

   -   Amendemen PSAK 221 (sebelumnya PSAK 10): Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing -
       Kekurangan Ketertukaran
   -   PSAK 117 (sebelumnya PSAK 74): Kontrak Asuransi
   -   Amendemen PSAK 117 (sebelumnya PSAK 74): Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK
       117 (sebelumnya PSAK 74) dan PSAK 109 (sebelumnya PSAK 71) - Informasi Komparatif

   Perusahaan masih mengevaluasi dampak dari amendemen PSAK baru di atas dan belum dapat
   menentukan dampak yang timbul terkait dengan hal tersebut terhadap laporan keuangan secara
   keseluruhan.




                                                 41
Page 49
                          PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
      Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

35. REKLASIFIKASI AKUN

  Beberapa akun laporan keuangan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah
  direklasifikasi untuk kesesuaian penyajian laporan keuangan tahun yang berakhir pada tanggal
  31 Desember 2024, sebagai berikut:

                                  2023 (Disajikan                            2023 (setelah
                                   sebelumnya)           Reklasifikasi       reklasifikasi)

   Beban pokok penjualan             10.182.712.099        1.788.599.465       11.971.311.564
   Beban umum dan
     administrasi                    13.197.698.122       (1.788.599.465 )     11.409.098.657




                                             42

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.66 MB
Published27 Mar 2025
Pages49
Characters170,152
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 44 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org HETZER MEDICAL INDONESIA TBK p.1 ×158
linked person Fancy Marsiana p.3 ×6
linked person Jemmy Kurniawan p.13 ×9
linked person Alvi Hadi Sugondo p.13
linked person Franciscus Rijadi p.13 ×2
linked person Tato Suprapto Basir p.13 ×3
linked person Padmono Budi Sanyoto p.13
linked person Drs. Widjaja Muliadi p.14 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.29 ×14
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.29 ×2
linked org PT Multi Spunindo Jaya p.35
possible person Yenny Marlina · Sekretaris Perusahaan p.3 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.14
possible org Bursa Efek Indonesia p.14
possible org Pertimbangan p.27
possible org Perusahaan. p.36
possible — Alexander p.41
unresolved org HEIZER MEDICAL INDONESIA TBK p.3 ×2
unresolved org KANTOR AKUNTAN PUBLIK HELIANTONO & REKAN p.7
unresolved org REKAN Andiek Nugroho p.7
unresolved person Cahya Suryana · Notaris p.13
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.13 ×2
unresolved person Dr. Erny Kencanawati p.13 ×2
unresolved person Aam Rahmani SE. p.14
unresolved — Dera Susanty Herman · Kepala Unit Audit Internal p.14
unresolved person Sugih Haryati p.14
unresolved org BAPEPAM-LK p.14 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.29 ×2
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat p.29
unresolved org Banten Tbk p.29
unresolved org PT Cipta p.30
unresolved org PT Buana Inti Prima p.30
unresolved org PT Alexa Medika p.30
unresolved org PT China Taiping Insurance Indonesia p.31 ×4
unresolved org PT Teska Kenko Indonesia p.35
unresolved org PT Venindo Imperia p.35
unresolved org PT Surya Sukses Mekar Makmur p.35
unresolved org PT BCA Finance p.38 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik p.38
unresolved org Kantor Konsultan Aktuaria Muh Imam Basuki dan Rekan p.39
unresolved — A Padmono Budi p.41
unresolved org PT Buana Intiprima p.42
unresolved org PT Cipta Sukses Medika p.42

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result