Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 80
Page 1 OCR 0.936
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKI/ AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS TANGGAL 31 DESEMBER 2024 SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT / AS OF DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE YEAR THEN ENDED
Page 2 OCR 0.945
DAFTAR ISI /TABLE OF CONTENTS Halaman/ Pages Surat Pernyataan Direksi Directors Statement Letter Laporan Keuangan Financial Statements Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-2 Consolidated Statements of Financial Position Laporan Laba Rugi dan Consolidated Statements of Profit or Loss Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 3 and Other Comprehensive Income Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4 Consolidated Statements of Changes in Eguity Laporan Arus Kas Konsolidasian 5 Consolidated Statements of Cash Flows Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6-71 Notes to the Consolidated Financial Statements
Page 3 OCR 0.915
PT SUNINDO PRATAMA Tbk SUNINDO SURAT PERNYATAAN DEWAN DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 PT SUNINDO PRATAMA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA Kami yang bertanda tangan di bawah ini: 1 Nama/Name Alamat Kantor/Office address Alamat Domisili/Domicile address Nomor Telpon/Phone Number Jabatan/Position Di Nama/Name Alamat Kantor/Office address Alamat Domisili/Domicile address Nomor Telpon/Phone Number Jabatan/Position Menyatakan bahwa: 1) Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian Perusahaan, 2) Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan telah disusun dan sajikan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum: 3) a. Semua informasi dalam laporan keuangan konsolidasian Perusahaan telah dimuat secara lengkap dan benar, dan b. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material, 4) Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam Perusahaan. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Te Number : 26340 BOARD OF DIRECTORS' STATEMENT REGARDING THE RESPONSIBILITY FOR CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS AS OF DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE PERIODS ENDED DECEMBER 31, 2024 PT SUNINDO PRATAMA TBK AND ITS SUBSIDIARIES We the undersigned: Willy Johan Chandra Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No. 48 Tebet Jakarta Selatan 12870 Jl. Pangandaran IX/48 RT.007 RW.011 Kel. Ancol, Kec. Pademangan, Jakarta Utara 021-83785773 Direktur Utama/President Director Freddy Soejandy Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No. 48 Tebet Jakarta Selatan 12870 Perum Citra 2 Blok 0-2/8 Kel. Pegadungan, Kec. Kali Deres, Jakarta Barat 021-83785773 Direktur/Director State that: 1) We are responsible or the preparation and presentation of the consolidated financial statements of the Company: 2) The consolidated financial statements of the Company have been prepared and presented in accordance with with generally accepted accounting principles: 3) a. All information contained in the consolidated financial statements of the Company have been fully disclosed in a complete and truthful manner: and b. The consolidated financial statements of the Company do not contain any incorrect information or material fact, nor do they omit any information or material fact: 1 We are responsible for the internal control system of the Company. This statement is made truthfully. Jakarta, 25 Maret/March 25, 2025 ai z H Willy Johan Chandra Direktur Utama/President Director "M7, MA Tbk MI TEMPE! 1X262153117 Direktur/Director YA Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No. 48 Tebet Jakarta Selatan - 12870 - Indonesia Telp, 462 21 8378 5773, Fax. 462 218378 5776 Email : general@sunindogroup.com
Page 4
Page 5 OCR 0.848
Nexia KPS LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN KANAKA PURADIREDJA SUHARTONO Head Office Firm License No. 588/KM.1/2008 THE ROYAL PALACE Jl. Prof Dr. Soepomo NO.178A - C 29 Jakarta 12810 - Indonesia P.62-218313861 F. 62-21 8313871 E. central.mail@nexia.id www.nexia.id INDEPENDENT AUDITORS" REPORT Ref: 00109/2.0752/AU.1/05/1014-4/1/111/2025 Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi The Shareholders, Boards of Commissioners and Directors PT SUNINDO PRATAMA Tbk Opini Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian PT Sunindo Pratama Tbk dan entitas anaknya (“Grup”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2024, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, laporan perubahan ekuitas konsolidasian, dan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan konsolidasian, termasuk informasi kebijakan akuntansi material Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan konsolidasian dan arus kas konsolidasiannya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Basis Opini Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada laporan kami. Kami independen terhadap Grup berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan konsolidasian di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. Forumor Firms Opinion We have audited the consolidated financial statements of PT Sunindo Pratama Tbk dan its subsidiaries (“the Group”), which comprise the consolidated statement of financial position as at December 31, 2024, and the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income, consolidated statement of changes in eguity and consolidated statement of cash flows for the year then ended, and notes to the consolidated financial statements, including material accounting information. In our opinion, the accompanying consolidated financial statements present fairly, in all material respects, the consolidated financial position of the Group as at December 31, 2024, and its consolidated financial performance and cash flows for the year then ended, in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards. Basis for opinion We conducted our audit in accordance with Standards on Auditing established by the Indonesian Institute of Certified Public Accountants. Our responsibilities under those standards are further described in the Auditors Responsibilities for the Audit of the Consolidated Financial Statements paragraph of our report. We are independent of the Group in accordance with the ethical reguirements that are relevant to our audit of the consolidated financial Statements in Indonesia, and we have fulfilled our other ethical responsibilities in accordance with these reguirements. We believe that the audit evidence we have obtained is sufficient and appropriate to provide a basis for our opinion. "NOXA KPS - KANAKA PURADIREDYA, SUHARTONO isa member frm of the “Nia Intemationt” network. & 2015 exa International Limited Al right reserved, ex Intematonal Linited dos not delversewices in is own name or otherwise. Nora International Linited and the member Fims cf the Neia Intematonal Network (including those members which ade under a rame which includes he word NBXIA) are no part of worldwide partneship. Hember Firm of the Nia Intemational Network are ndependentiy Owned and operated, Neria International Limited does not accept any responsibility fo the commisson of any at, or omisson o at by, or the iblis of, any o its member. Neia International Limited does not accept ability for any loss arising from any action take, or omission, on te basis of content in this document or any documentation and external links provied. The tade marks NEKIA INTERNATIONAL, NEGA and the MEXIA logo are owmed by Nexa International infomation visit mmwreria.com Jakarta Pusat” | Jakarta Barat | Jakarta Selatan and used under icene, Reference to Neria or Nea International are to era Intemationl Limited or to the “Neia International” network Firm, as the cotext may dictate. for more Medan ) Surabaya — | Semarang |
Page 6 OCR 0.924
C Nexia KPS Hal Audit Utama Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan konsolidasian periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan konsolidasian terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut: Pengakuan pendapatan Lihat catatan 2(p) — Kebijakan akuntansi material - Pengakuan pendapatan dan beban, dan catatan 24 - Penjualan. Penjualan Grup sebesar Rp1.047.117.484.360 untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 berasal dari penjualan barang dan — pendapatan — jasa — masing-masing — sebesar Rp1.045.833.521.861 dan Rp1.283.962.499. Kami berfokus kepada pengakuan pendapatan, karena adanya risiko bawaan pada pengakuan penjualan barang dan pendapatan jasa mengingat adanya kontrak pendapatan yang menjadi dasar pengakuan pendapatan. Hal ini mengakibatkan sebagian besar upaya audit kami diarahkan terhadap area ini. Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama Kami melakukan prosedur audit atas hal ini termasuk: e Kami memperoleh pemahaman mengenai aliran pendapatan dan mengidentifikasi pengendalian internal: & Kami mengevaluasi kebijakan akuntansi pendapatan Grup, termasuk pertimbangan dan estimasi kunci yang diterapkan manajemen sehubungan dengan pengakuan pendapatan: # Kami melakukan uji pengendalian internal yang relevan terhadap penjualan barang dan pendapatan jasa, dan prosedur substantif, untuk memverifikasi keakuratan dan keterjadian pendapatan: & Menggunakan pendekatan uji petik, kami menguji pendapatan untuk memastikan bahwa pendapatan tersebut telah diakui secara tepat sesuai dengan persyaratan di dalam standar akuntansi, e Kami melakukan uji pisah batas pendapatan atas sample dokumen bukti pengiriman barang dan faktur penjualan sebelum dan sesudah tanggal posisi keuangan untuk menentukan apakah transaksi penjualan terkait diakui dalam periode akuntansi yang tepat: @# Kami menilai kecukupan pengungkapan di dalam laporan keuangan konsolidasian sehubungan dengan pendapatan dalam kaitannya dengan pengungkapan yang disyaratkan di dalam standar akuntansi. KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO Key Audit Matters Key audit matters are those matters that, in our professional judgment, were of most significance in our audit of the consolidated financial statements of the current period. These matters were addressed in the context of our audit of the consolidated financial statements as a whole, and in forming our opinion thereon, and we do not provide a separate opinion on these matters. The key audit matters identified in our audit is outlined as follows: Revenue recognition Refer to note 2(p) - Material accounting policies - Revenue and expenses recognition, and note 24 - Sales. The Group's sales of Rp1,047,117,484,360 for the years ended December 31, 2024 comprised of sale of goods and services of Rp1,045,833,521,861 and Rp1,283,962.499 respectively. We focused on revenue recognition, as there is an inherent risk related to the recognition of sale of goods and services given the existence of a revenue contract on which to recognize revenue. This resulted aim a significant portion Of our audit effort directed towards this area. How our audit addressed the Key Audit Matters We performed audit procedures over this matter including: 8 We obtained an understanding of revenue streams and identified relevant internal controls: . We assessed the Group's revenue accounting policies, including the key judgments and estimates applied by management to recognized: e We perform tests of internal controls relevant to sales of goods and services revenue, as well as substantive procedures, to verify the accuracy and occurrence of revenue, # On sampling basis, we test revenue to ensure that the revenue was approriately recognized under reguirements of the accounting standards, e We perform test cut-off revenue on samples of delivery order documents and sales invoice before and after the financial position date to determine whether the related sales transactions are recognized in the correct accounting period: # We assessed the adeguacy of the disclosures in the consolidated financial statements in respect to revenue in the context of the accounting standards disclosure reguirement.
Page 7 OCR 0.942
Nexia KPS Informasi lain Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum dalam laporan tahunan, tetapi tidak termasuk laporan keuangan konsolidasian dan laporan auditor kami. Laporan tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor independen ini. Opini audit kami atas laporan keuangan terlampir tidak mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun atas Laporan Tahunan tersebut. Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan terlampir, tanggung jawab kami adalah untuk membaca Laporan Tahunan dan, dalam pelaksanaannya, mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan mengandung ketidakkonsistenan material dengan laporan keuangan terlampir atau pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan penyajian material. Ketika kami membaca Laporan Tahunan. Jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan penyajian material — di dalamnya, kami diharuskan — untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan peraturan perundang-udangan yang berlaku. Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan mempengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan konsolidasian tersebut. Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami — menerapkan pertimbangan profesional — dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga: e Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan konsolidasian, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO Other information Management is responsible for the other information. Other information comprises the information included in the annual report. But does not include the consolidated financial statements and out auditors' report thereon. The Annual report is expected to be made available to us after the date to this independent auditor's report. Our audit opinion on the accompanying financial statements does not cover the Annual Report, and accordingly, we do not express any form of assurance on the Annual Report. In connection with our audit of the accompanying financial statements, our responsibility is to read the Annual Report when it becomes available and, in doing so, consider whether the Annual Report is materially inconsistent with the accompanying financial statements Or our knowledge obtained in the audit, or otherwise appears to be materially misstated. When we read Annual Report, if we conclude that there is a material misstatement therein, we are reguired to communicate the matter to those charged with governance and take appropriate actions based on the applicable laws and regulations. Auditors Responsibilities for the Audit of the Consolidated Financial Statements Our objectives are to obtain reasonable assurance about whether the consolidated financial statements as a whole are free from material misstatement, whether due to fraud or error, and to issue an auditors report that includes our opinion. Reasonable assurance is a high level of assurance, but is not a guarantee that an audit conducted in accordance with Standards on Auditing will always detect 2 material misstatement when it exists. Misstatements can arise from fraud or error and are considered material if, individually or in the aggregate, they could reasonably be expected to influence the economic decisions of users taken on the basis of these consolidated financial statements. As part of an audit in accordance with Standards on Auditing, we exercise professional judgment and maintain professional skepticism throughout the audit. We also: e Identify and assess the risks of material misstatement of the consolidated financial statements, whether due to fraud or error, design and perform audit procedures responsive to those risks, and obtain audit evidence that is sufficient and appropriate to provide a basis for our opinion. The risk of not detecting a material misstatement resulting from fraud is higher than for one resulting from error, as fraud may involve
Page 8 OCR 0.930
Nexia KPS pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian internal. e Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Grup. # Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen. #e Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan konsolidasian atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Grup tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha. « Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan Keuangan konsolidasian secara keseluruhan, termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan Keuangan konsolidasian mencerminkan transaksi dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar. e Memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat terkait informasi keuangan entitas atau aktivitas bisnis dalam Grup untuk menyatakan opini atas laporan keuangan konsolidasian. Kami bertanggung jawab atas arahan, supervisi, dan pelaksanaan audit Grup. Kami tetap bertanggung jawab sepenuhnya atas opini audit kami. Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit. Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait. KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO collusion, forgery, intentional omissions, misrepresentations, or the override of internal control. e Obtain an understanding of internal control relevant to the audit in order to design audit procedures that are appropriate in the circumstances, but not for the purpose of expressing an opinion on the effectiveness of the Group's internal control, # Evaluate the appropriateness of accounting policies used and the reasonableness of accounting estimates and related disclosures made by management. e Conclude on the appropriateness of management's use of the going concern basis of accounting and, based on the audit evidence obtained, whether a material uncertainty exists related to events or conditions that may cast significant doubt on the Group's ability to continue as a going concern. If we conclude that a material uncertainty exists, we are reguired to draw attention in our auditors report to the related disclosures in the consolidated financial statements or, if such disclosures are inadeguate, to modify our opinion. Our conclusions are based on the audit evidence obtained up to the date of our auditors report. However, future events or conditions may cause the Group to cease to continue as a going concern. # Evaluate the overall presentation, structure and content of the consolidated financial statements, including the disclosures, and whether the consolidated financial statements represent the underlying transactions and events in a manner that achieves fair presentation. e Obtain sufficient appropriate audit evidence regarding the financial information of the entities or business activities within the Group to express an opinion on the consolidated financial statements. We are responsible for the direction, supervision and performance of the group audit. We remain solely responsible for our audit opinion. We communicate with those charged with governance regarding, among other matters, the planned scope and timing of the audit and significant audit findings, including any significant deficiencies in internal control that we identify during our audit. We also provide those charged with governance with a statement that we have complied with relevant ethical reguirements — regarding — independence, and to communicate with them all relationships and other matters that may reasonably be thought to bear on our independence, and where applicable, related safeguards.
Page 9 OCR 0.945
Nexia KPS Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan konsolidasian periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang- undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut. KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO From the matters communicated with those charged with governance, we determine those matters that were of most significance in the audit of the consolidated financial statements of the current period and are therefore the key audit matters. We describe these matters in our auditors report unless law or regulation precludes public disclosure about the matter or when, in extremely rare circumstances, we determine that a matter should not be communicated in our report because the adverse conseguences of doing s0 would reasonably be expected to outweigh the public interest benefits of such communication. Aris Suryanta, Ak., CA, CPA NRAP.: AP.1014 25 Maret 2025/March 25, 2025 Ref: 00109/2.0752/AU.1/05/1014-4/1/1I/2025
Page 10 OCR 0.904
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN Per31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION As of December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 31 Desember 2024/ December 31, 2024 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Catatan/ Notes ASET ASET LANCAR Kas dan setara kas 25 Kas yang dibatasi penggunaannya 2,6 Piutang usaha 27 Persediaan 2,8 Pajak dibayar dimuka 214 Uang muka 29 Biaya dibayar dimuka 210 Jumlah aset lancar ASET TIDAK LANCAR Uang muka pembelian aset tetap 29 Aset hak-guna, neto 21 Aset tetap, neto 212 Aset pajak tangguhan 214 Jumlah aset tidak lancar JUMLAH ASET ASSETS CURRENT ASSETS 255.281.732.199 163.237.821.933 Cash and cash eguivalents 1.127.860.712 1.011.090.857 Restricted cash 74.725.821.997 77.866.699.543 Trade receivables 262.092.325.312 269.613.401.940 Inventories 26.310.365.573 13.784.486.674 Prepaid tax 12.493.508.963 10.955.490.363 Advance payments 719.808.095 660.084.007 Prepaid expenses 632.751.422.851 587.29.075.317 Total current assets NON CURRENT ASSETS Advance payments 46.915.947.482 47.676.030.346 purchase of fixed assets 1.416.666.667 2.625.168.750 Right-of-use assets, net 390.023.036.403 200.116.411.129 Fixed assets, net 1.323.794.980 1.358.075.331 Deferred tax assets 439.679.445.532 251.775.685.556 Total non current assets 1.072.430.868.383 788.904.760.873 TOTAL ASSETS Willy Johan Chandra Jakarta, 25 Maret / March 2025 Freddy Soejanay! (Direktur Utama / President Director) Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian ini (Direktur/Director) PRA YAY bk KS The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements
Page 11 OCR 0.901
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION Per 31 Desember 2024 As of December 31, 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) Catatan! 31 Desember2024/ 31 Desember 2023/ Notes December 31, 2024 December 31, 2023 LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EGUITY LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES Utang usaha 213 110.075.832.824 66.076.084.940 Trade payables Utang pajak 214 34.758.214.761 30.764.517.10 Taxes payable Beban akrual 15 9.079.894.303 5.233.355.743 Accrued expenses Uang muka pelanggan 16 25.116.081.087 21.257.331.085 Sales advances Utang jangka panjang - yang jatuh Current maturity of tempo dalam satu tahun: long-term liabilities: Utang bank 17 19.861.429.250 12.880.000.000 Bank loan Liabilitas sewa 2,18 - 73.074.614 Lease liabilities Jumlah liabilitas jangka pendek 198.891.452.225 136.284.364.292 Total current liabilities LIABILITAS JANGKA PANJANG NON CURRENT LIABILITIES Utang jangka panjang setelah dikurangi Long-term liabilities jatuh tempo dalam satu tahun: net of current maturities: Utang bank 17 87.650.704.844 0.424.621.526 Bank loan Liabilitas imbalan pasca kerja 219 3.428.213.930 3.903.038.673 Post-employment benefits liabilities Jumlah liabilitas jangka panjang 91.078.918.774 64.327.660.199 Total non current liabilities JUMLAH LIABILITAS 289.970.370.999 200.612.024.491 TOTAL LIABILITIES EKUITAS EGUITY Ekuitas yang dapat diatribusikan Eguity attributable to the owners kepada pemilik entitas induk of the parent entity Modal saham Share capital Modal dasar 6.000.000.000 saham Authorized capital of dengan nilai nominal Rp100 6,000,000,000 shares with a per saham dan Modal ditempatkan nominal value of IDR 100 per share dan disetor 2.500.000.000 saham and issued and paid-up capital of pada 31 Desember 2024 2,500,000,000 shares December dan 2023. 20 250.000.000.000 250.000.000.000 31, 2024 and 2023. Tambahan modal disetor A 116.043.273.400 116.043.273.400 Additional paid- in capital Selisih transaksi dengan Diffrence from transaction with kepentingan non pengendali 4 (4.326.035.346) (4.326.035.348) non controliing Interests Penghasilan komprehensif lain (2.243.175.544) (1.982.134.540) Other comprehensive income Saldo laba Retained amnings Belum ditentukan penggunaannya 23 409.849.778.229 214.827.790.520 Unappropriated Telah ditentukan penggunaannya 3 6.000.000.000: 5.000.000.000 Appropriated Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan Total eguity attributable to the kepada pemilik entitas induk 715.323.840.739 579.562.394.034 owners of the parent entity Kepentingan non-pengendali 22 7.136.656.645 8.729.842.348 Non-controlling interests JUMLAH EKUITAS 182.460.497.384 588.292.736.382 TOTAL EGUITY JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 1.072.430.868.383 188.904.760.873 TOTAL LIABILITIES AND E@UITY Jakarta, 25 Maret / March 2025 PT PRA Tbk —- Willy Johan Chandra Freddy Soejandy N (Direktur Utama / President Director) (Direktur/Director) Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes form an integral part of tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian ini 2 these consolidated financial statements
Page 12 OCR 0.901
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) Catatan/ Notes 2024 2023 PENJUALAN 2,24 1.047.117.484.360 762.424.927.875 SALES BEBAN POKOK PENJUALAN 2,25 (726.117.844.388) — (583.306.802.276) COST OF GOODS SOLD LABA BRUTO 320.999.639.972 179.118.125.599 GROSS PROFIT Beban usaha 2,26 (63.542.907.307) (45.737.534.943) Operating expenses Pendapatan keuangan 2,27 4.909.405.740 2.978.962.867 Financial income Beban keuangan 2,28 (1.639.712.498) (3.494.577.166) Financial expenses Keuntungan / (kerugian) selisih kurs 1.225.398.377 (2.893.231.535) Gain / (loss) on foreign exchanges Pendapatan / (beban) lain-lain 2,29 711.722.716 736.216.492 Other income / (expenses) LABA SEBELUM PAJAK 262.663.547.000 130.707.961.314 PROFIT BEFORE TAX Manfaat / (beban) pajak penghasilan Income tax benefit / (expenses) Pajak kini 2,14 (57.189.636.240) (29.305.583.560) Current tax Pajak tangguhan 2,14 (107.544.620) (542.539.312) Deferred tax LABA TAHUN BERJALAN 205.366.366.140 100.859.838.442 PROFIT CURRENT YEAR Penghasilan / (beban) komprehensif lain: Other comprehensive income / (loss): Pos-pos yang tidak akan Items which are not direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit and loss: Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of pascakerja 19 (333.019.407) (819.339.936) retirement liabilities Pajak penghasilan terkait 14 73.264.269 70.254.786 Related income tax Jumlah penghasilan / (beban) Total other comprehensive komprehensif lain (259.755.138) (249.085.150) income / (loss) JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME TAHUN BERJALAN 205.106.611.002 100.610.753.292 CURRENT YEAR Jumlah laba periode berjalan Total profit current period yang dapat diatribusikan kepada: attributable to: Pemilik entitas induk 207.021.987.709 101.204.103.274 Owners of the parent entity Kepentingan non-pengendali 2 (1.655.621.569) (844.264.832) Non-controlling interests 205.366.366.140 100.859.838.442 Jumlah laba / (rugi) komprehensif Total comprehensive tahun berjalan yang dapat income / (loss) current year diatribusikan kepada: attributable to: Pemilik entitas induk 206.760.946.705 100.955.019.982 Owners of the parent entity Kepentingan non-pengendali 2 (1.654.335.703) (344.266.690) Non-controlling interests 205.106.611.002 100.610.753.292 LABA PER SAHAM DASAR 2,30 82,81 40,48 BASIC EARNINGS PER SHARE Jakarta, 25 Maret/ March 2025 P PRA 1A Tbk TG On Wit Johah Chandra Freddy Soejandy' (Direktur Utama / President Director) Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian ini. (Direktur/Director) U- t The accompanying notes form an integral part of 3 these consolidated financial statements
Page 13 OCR 0.282
sivowoges jeoueuy perepyosucd asoy Jo yed jean ve uuey sajou BuMuedwo2ne aU puoe "16 Jngunoog jo se o2ueyeg Jeah jueino org (6501) yawoouy ansueyaidwod sayo etprsans wieydea dn pie spuapwp yse9 samesejerauag 2102 '16 sogwoo9g jo se souejeg dyuauno yoxg (6901) awoouy snysusyaudwoo seyio buseyond jo pedu Kreipisans u eydeo dn-preg spuapwp yse9 51500 9ouenss1 areus Buyayo ygnd jeun yBnong ledeo urpred jevomppy 02011 Kienuer jo se couejeg Iu ueisepgosuoy ueBuenay uesodej uep ueyyesido yepy Buek ueybeg veyedruaw uebuenay uesodeg Seye ue1e12) PRELGPOOZBL oSPIOSYIEL oo “GELOPKECESIL 0000000009 G2TBALGPEGOP MSSLKEPCT) oo CPESEOMZEWI oo DOWELCEPODIL 000000 OOOUSC, Irzor sagwasag |£ Jod opies OpV9OEOOESOC oGIGIZISI9N) 60118612010 - GOL 286120100 - 5 5 5 tc vejeliag unye) 2921 (Ge1'9s16s2) 9908 (voor 10190) 5 (woo'ivorigc) 5 3 a ul psuoyouduwon (vegag)/ ueyseubuad 00008119 000051:19 5 ps Due senua japow UeJo19g (00000000011) - (o00000'00011) —- - - € sey vaping 5 3 000100010001 (000100010001) - 5 5 3 tuntn ve6vepe9 TRENELLGTB8S oBPETPAGCLI oo) OVEOYERCOGGLS oOOOOOOOOOS — O2SOGLLTEVIC oTOrSYEkcAGI) oo ORESEOKCEI oo OOFELCEPOIL 00000000OSZ oz segwosag ye Jad OpIeS 2582805800, (Ceg'yOc'vpe) PLZEOVYOC IOI PLT SOV POC LOL 5 B4 egeftog unyel 91 (osvseoerz) —(asgu) (ese'ce0ore) (cezrc00'ere) “el ysuayaudwon (vegag) / ueyseubuag (ovvuc'esgo1) —Cosgrececeng) loreseogze yh - - (oreseogeh U mepuabuad uou eyes vejegwad yedweg 000100010096. 000100010006 » Yeue semua jepow ueso1ag (00000010081) - (0000000082) —- (0000000082) 5 £ sex uapung (0099195612) (oogsc19s66) 5 (0099219566) Ira ueyes iiwo efeig 00000000908, - 0001009/000'081 000100000002! 000100000009 Ia 'weyes eugpyad Wntun uesemeuad Injeew jepow ueyegweusg TONGLGLGLOBE VENEPELOFII oo BOGSEWOGEYIE OOWODOOOOS — GTLAGECKITI GeNSOEEL UN : O04009/000'061 £c0z wenuer 4 opres Tumboreror saau Teo perudoaddy ”—— pejejdouddeun Bwoouj — Seru BUNogUod —TEdeO UT Tendedereys ON Iseunyafejol —— Buyoyuo9-uoN myejun Iekuuesunbbuad jefuuseunbbuad — anysuayoudwoa won Yum predieuopppy — juryestepow —juerereo puabuad-uou ueynjuayp yee ueynjuayp ng Jago woysesueyopanp —— oresip uebuyuaday @uasyig —— tepowuryegwey. suoyaadwoy eubuad —— MepUaBuad Uou vebunuaday ueduap Tenun yusred ap 70 SISURO O OENGUAY ANU ad mpedaN ENGINE Das aman Sajan gadi U pasa pe02 "16 jogweoag papua sea 8yi 103 ALINDI NI SIONYHI JO SLNIWILVIS G3! YAITOSNOI SANVIGISANS S-I ONY AAL VAVLYd OGNINNS Ld T UENETENUIP TETOSN "YEON WEIEP UENIESIOT og sogwasag | Muesag Buek unyei ynun NYISVOFIOSNOX SVLINNI NVHVENNId NYAOdYI MVNY SV.LLLNI NYO XGL VWVLVId OGNINNS Ld
Page 14 OCR 0.920
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 2024 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas pelanggan Pembayaran kas kepada pemasok Pembayaran kas untuk beban usaha 1.054.117.11.908 (634.921.346.398) (27.837.881.258) 2023 CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES 735.918.788.987 Cash receipts from customers (676.427.578.962) Cash paid to suppliers (20.730.590.461) Cash paid to operating expenses (59.880.763.211) Cash paid to employees Net cash generated from/ (21.120.143.647) (used in) direct operating Pembayaran kas kepada karyawan (7.013.094.581) Kas bersih diperoleh dari/ (digunakan untuk) operasi langsung 314.344.789.671 Penerimaan bunga bank dan deposito 4.909.405.740 Pembayaran bunga (1.639.712.498) Pengembalian uang jaminan Penempatan uang jaminan 1.011.090.857 (1.127.860.712) 2.978.962.867 Proceeds from bank interest and deposits (3.494.577.166) Payments of interest 492.239.440 Repayment of refundable deposits (1.011.090.857) Placement of refundable deposits (20.831.540.731) Payments of income tax 13.313.881.383 Proceeds from tax refund Net cash generated from/ (29.672.268.711) (used in) operations activities CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Acguisition of fixed assets Advance payment purchase of fixed assets Acguisition of right-of-use assets (71.225.782.998) (47.676.030.346) (3.000.000.000) Pembayaran pajak penghasilan (53.569.538.005) Penerimaan restitusi pajak 5.618.177.269 Kas bersih diperoleh dari/ (digunakan untuk) aktivitas operasi 269.546.352.322 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Perolehan aset tetap (165.762.282.784) Uang muka pembelian aset tetap (34.937.999.482) Perolehan aset hak guna - Penjualan aset tetap 2.252.256 Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (200.698.030.010) ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Penambahan modal melalui penawaran umum perdana saham - Penerimaan utang bank 145.645.565.555 Penerimaan setoran modal entitas anak oleh saham non pengendali 61.150.000 Pembelian saham non pengendali - Pembayaran utang bank (111.438.052.987) Pembayaran dividen (1.000.000.000) Biaya emisi saham - 606.857.657 Sale of fixed assets Net cash used in (121.294.955.687) investing activities CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Additional paid-in capital through 180.000.000.000 Initial public offering 100.184.621.520 Proceeds from bank loans Receipt of subsidiary capital contributions 9.000.000.000 by non-controlling shares (70.659.270.002) Purchase of non controlling share (32.879.999.994) Payments of bank loans (7.500.000.000) Dividend payments (3.956.726.600) Share issuance costs (101.788.495) Payments of lease liabilities Net cash generated from Pembayaran liabilitas sewa (73.074.614) Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan 23.195.587.954 KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 92.043.910.266 KAS SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 163.237.821.933 KAS SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 255.281.732.199 174.086.836.429 financing activities NET INCREASE IN 23.119.612.031 CASH AND CASH EGUIVALENTS CASH AND CASH EGUIVALENTS 140.118.209.902 AT BEGINNING OF YEAR CASH AND CASH EGUIVALENTS 163.237.821.933 AT ENDING OF YEAR Tambahan informasi aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas disajikan pada Catatan 36. Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian ini 5 Supplementary information on non-cash transactions is disclosed in Note 36. The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements
Page 15 OCR 0.934
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 For the year ended December 31, 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 1. UMUM 1. GENERAL Pendirian dan informasi umum PT Sunindo Pratama Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Shinta Dewi Sudarsana, S.H., No.04 tanggal 17 Oktober 2002 dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-01082 HT.01.01.TH.2003, tanggal 20 Januari 2003 dan diumumkan dalam Berita Negara No. 2010 tanggal 20 Januari 2003, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 21. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan akta notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., No. 82 tanggal 12 Juni 2024, tentang Pernyataan Keputusan Rapat PT Sunindo Pratama Tbk. Perubahan ini telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-151355 tanggal 20 Juni 2024 Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, Perusahaan bergerak dibidang perdagangan besar, pelayanan purna jual dan aktivitas penunjang pertambangan minyak bumi dan gas alam. Pada saat ini kegiatan utama Perusahaan bergerak dalam bidang industri pipa baja. Perusahaan berdomisili di Jakarta Jl. Prof. Dr. Soepomo SH., No. 48, Tebet, Jakarta Selatan dan mulai beroperasi secara komersil sejak tahun 2002. Perusahaan dan entitas anaknya selanjutnya disebut sebagai "Grup" Soe To Tie Lin merupakan pemegang saham utama Perusahaan. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, susunan Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 a. Establishment and general information PT Sunindo Pratama Tbk (“The Company") was established based on Notarial Deed of Shinta Dewi Sudarsana, S.H., No. 04 dated October 17, 2002 and has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in Decision Letter No. C-01082 HT.01.01.TH2003, dated January 20, 2003. and had been published to the State Gazette No. 2010 dated January 20, 2003, Additional State Gazette of the Republic of Indonesia No. 21. The Company's Articles of Association have been amended several times, most recently based on notarial deed of Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., No. 82 dated june 12 2024, Statement of Resolutions of Shareholders' Meeting of PT Sunindo Pratama Tbk. This change approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia through Decree No. AHU-AH.01.03-151355 dated June 20, 2024 In accordance with Article 3 of the Company's Articles of Association, the Company is engaged in wholesales trade, after-sales service and service activities in oil and natural gas mining. Currently, the Company's main business is engaged in the steel pipe industry. . The Company is domiciled in Jakarta Jl. Prof. Dr. Soepomo SH., No. 48, Tebet, South Jakarta and commenced its commercial operation since 2002. The Company and subsidiaries are collectively referred herein afteras the “Group”, Soe To Tie Lin is the ultimate shareholders of the Company. b. Boards of commisioners, directors, Audit Committee and Corporate Secretary and employees As of December 31, 2024 dan 2023, the composition of the Companys Board of Commissioners, Directors, Audit Committee and Corporate Secretary were as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Dewan Komisaris Board of Commisioners Komisaris Utama Soe To Tie Lin Soe To Tie Lin President Commissioner Komisaris Independen Harry Wiguna Harry Wiguna Independence Commissioner Direksi Board of Directors Direktur Utama Willy Johan Chandra Wiliy Johan Chandra President Director Direktur Bambang Prihandono Bambang Prihandono Director Direktur Freddy Soejandy - Director
Page 16 OCR 0.941
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. UMUM (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 1. GENERAL (continued) b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan (lanjutan) 31 Desember 2024/ December 31, 2024 b. Boards of commisioners, directors, Audit Committee and Corporate Secretary and employees (continued) 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Komite Audit Ketua Harry Wiguna Anggota Tsun Tien Wen Lie Anggota Heny Lilyawaty Audit Internal Kepala Unit Audit Internal Fajar Pratama Adi Sekretaris Perusahaan Sekretaris Perusahaan Freddy Soejandy Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 tercantum pada Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Sunindo Pratama Tbk No. 82 tanggal 12 Juni 2024 yang dibuat dihadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, yang pemberitahuan perubahan datanya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, sesuai suratnya No. AHU- AH.01.09-0216107 tanggal 20 Juni 2024. Personel manajemen kunci Perusahaan adalah orang-orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan. Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi dianggap sebagai manajemen kunci Perusahaan. Jumlah karyawan Grup pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (tidak diaudit) adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Audit Committee Harry Wiguna Chairman Tsun Tien Wen Lie Member Heny Lilyawaty Member Internal Audit Victor Sanjaya Head of Internal Audit Corporate Secretary Anna Nurjanah Corporate Secretary The composition of the Board of Commissioners and Directors of the Company as of December 31, 2024 are coverred in the Deed of Statement of Resolutions of Shareholders' Meeting of PT Sunindo Pratama Tbk No. 82 dated June 12, 2024 made before Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., a Notary of the Municipality of West Jakarta which notice of amendment of corporate data has been received and recorded in the Corporate Entities Administrative System, The Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia, as evident in the letter No. AHU-AH.01.09-0216107 dated June 20, 2024. Key management personnel of the Company are those people who have the authority and responsibility for planning, directing and controlling the activities of the Company. All members of the Boards of Commissioners and Directors are considered as key management personnel of the Company. Total employee of the Group as of December 31, 2024 and 2023 (unaudited) are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Karyawan tetap 73 Karyawan kontrak 316 60 Permanent employees 225 Non-permanent employees
Page 17 OCR 0.914
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. UMUM (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 1. GENERAL (continued) Cc. d. Penawaran umum perdana c. Initial public offering Dalam rangka penawaran umum perdana saham Perusahaan, In relation to the initial public offering of the Company's Shares, Perusahaan mendapatkan Surat Pemberitahuan Efektif the Company received an Effective Notice of Registration Pernyataan Pendaftaran No. S-276/D.04/2022 tertanggal 29 Statement No. S-276/D.04/2022 dated December 29, 2022 Desember 2022 dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK") untuk from the Financial Services Authority (“OJK") to conduct an melakukan penawaran umum perdana sebanyak 600.000.000 initial public offering of 600,000,000 shares with par value of lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham IDR100 per share and an offering price of IDR300 per share. dan harga penawaran sebesar Rp300 per lembar saham. All shares offered to the public at the time of the initial public Seluruh saham yang ditawarkan ke masyarakat pada saat Offering were new Shares issued by the Company. Effective penawaran umum perdana berasal dari saham baru yang January 9, 2023, all of the Company's Shares have been listed diterbitkan Perusahaan. Efektif tanggal 9 Januari 2023, seluruh on the Indonesia Stock Exchange. 'saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan mencatat tambahan modal disetor pada laporan The Company recorded additional paid-in capital in the posisi keuangan sejumlah Rp116.043.273.400 (setelah statement — of financial — position — amounting — to dikurangi biaya emisi saham sebesar Rp3.956.726.600) dari IDR116,043,273,400 (after net-off with issuance cost totalling hasil Penawaran Umum Perdana saham. 1IDR3.956,726,600) from the proceeds of the Initial Public Offering. Entitas anak d. Subsidiaries Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, informasi mengenai 'As of December 31, 2024 dan 2023, information of subsidiary entitas anak yang dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan which consolidated into the Company financial statements Perusahaan adalah sebagai berikut: are as follows: Mulai Total aset beroperasi Persentase sebelum eliminasi secara kepemilikan/ (dalam jutaan Rupiah)/ Nama komersial/ Percentage Total assets before elimination entitas anak/ Kegiatan usaha/ Commencement of ownership interest (in million of Rupiah) Name of Domisili/ Business of commercial 31 Desember/ December 31, 31 Desember/ December 31, subsidiaries Domicile activities operation 2024 2023 2024 2023 1. PT Rainbow Tubulars Manufaktur/ Manufacture Batam Manufacture 2016 99,961 99,9696 679.688 445.023 2. PT Petro Synergy Manufaktur! Manufacturing Jakarta Manufacture 2023 60,0096 60,076 18.634 21.136 PT Rainbow Tubulars Manufacture PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM) didirikan berdasarkan akta no. 58 tanggal 10 Juni 2016 yang dibuat dihadapan Notaris AAnly Cenggana, S.H. berkedudukan di Kota Batam. Akta pendirian telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No: AHU-0029089.AH.01.01 tanggal 15 Juni 2016. PT Rainbow Tubulars Manufacture PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM) was established based on deed no. 58 dated June 10, 2016 made before Notary Anly Cenggana, S.H. domiciled in Batam City. The deed of establishment has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in Decree No. AHU-0029089. AH.01.01 dated June 15, 2016.
Page 18 OCR 0.925
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. UMUM (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 1. GENERAL (continued) d. Entitas anak (lanjutan) PT Rainbow Tubulars Manufacture (lanjutan) Anggaran dasar RTM telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan akta Notaris Tanti Lena, SH., MKn. nomor 4 tanggal 15 Februari 2024 mengenai perubahan modal entitas anak PT Rainbow Tubulars Manufacture sebesar Rp152.813.850.000. Sehingga modal saham Perusahaan berubah menjadi Rp299.880.000.000 terbagi atas 299.880.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp1.000 per lembar saham, Akta ini telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- 0037431.AH.01.11 tahun 2024. PT Petro Synergy Manufacturing PT Petro Synergy Manufacturing (PSM) didirikan berdasarkan akta no. 06 tanggal 30 Mei 2023 yang dibuat dihadapan Notaris Tanti Lena, S.H. MiKn. berkedudukan di Kota Tangerang Selatan. Modal dasar sebesar Rp22.500.000.000 dengan kepemilikan Perusahaan sebesar 6096 (Rp13.500.000.000) dan kepentingan non pengendali 4096 (Rp9.000.000.000). Akta ini telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0039099.AH.01.01 tahun 2023 Penerbitan laporan keuangan Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan, selaku pihak yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan pada tanggal 25 Maret 2025. 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL d. Subsidiarles (continued) PT Rainbow Tubulars Manufacture (continued) The articles of association of RTM have been amended several times, most recentiy based on the notarial deed of Tanti Lena, SH, MKn. number 4 dated February 15, 2024 regarding changes in the capital of subsidiary PT Rainbow Tubulars Manufacture amounting to Rp152,813,850,000. So that the Companys share capital changed to Rp299,880,000,000 divided into 299,880,000 shares with a nominal value of Rp1,000 per share, this deed has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-0037431.AH.01.11 of 2024. PT Petro Synergy Manufacturing PT Petro Synergy Manufacturing (PSM) was established based on deed no. 06 dated May 30, 2023 made before Notary Tanti Lena, S.H. M.Kn. domiciled in South Tangerang City. The authorized capital is IDR22,500,000,000 with 6096 ownership of the Company (IDR13,500,000,000) and non- controlling interests 4046 (IDR. 9,000,000,000). This deed was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-0039099.AH.01.01 year 2023. e. Issuance of financial statements The financial statements have been authorized for issuance by the Director of the Company, as the party who is responsible for the preparation and completion of the financial statements on March 25, 2025. 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES 2 Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Laporan keuangan telah disusun dan disajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) serta peraturan regulator Pasar Modal yang berlaku antara lain Peraturan No. VII.G.7 tentang penyajian dan pengungkapan laporan keuangan emiten atau perusahaan publik. Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali jika dinyatakan lain a. Compliance with Financial Accounting Standards (FAS) The financial statements have been prepared and presented fairly in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards (FAS), which comprise the Statements of Financial Accounting Standards (SFAS) and Interpretations to Financial Accounting Standards (IFAS) issued by the Financial Accounting Standards Board of the Indonesian Accountants Association (FASB-IAA) and Capital Market regulatory provisions including Regulations No. VII.G.7 regarding presentation and disclosure of financial statements of the issuer or public company. These policies have been consistently applied to all year presented, unless otherwise stated.
Page 19 OCR 0.931
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan disusun berdasarkan PSAK 201, "Penyajian Laporan Keuangan". Dasar penyusunan laporan keuangan, kecuali laporan arus kas adalah dasar akrual. Laporan keuangan tersebut disusun dengan prinsip kesinambungan usaha dan berdasarkan nilai historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah mata uang Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup. Perlu dicatat bahwa estimasi akuntansi dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal dimana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam catatan 3. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan amandemen dan interpretasi yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2024 sebagai berikut: - Amendemen PSAK No. 201: “Penyajian Laporan Keuangan" terkait klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka panjang, - Amendemen PSAK No. 207: “Laporan Arus Kas" dan PSAK 107, "Instrumen keuangan: Pengungkapan" - pengaturan pembiayaan pemasok :dan - Amendemen PSAK No. 116: “Sewa” terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik. Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2024 dan penerapan dini diperbolehkan b. Basis of measurement and preparation of financial The financial statements have been prepared in accordance with SFAS 201, “Presentation of Financial Statemenis". The preparation of the financial statements, except for the statements of cash flows, is the accrual basis. The financial Statements are prepared on the basis of a going concern and are based on historical cost, except for certain accounts which are measured on the basis of other measurements as described in the respective accounting policies. The statements of cash fiows are prepared using the direct method by classifying cash flows into operating, investing and financing activities. The presentation currency used in the preparation of the financial statements is the Indonesian Rupiah, which is the functional currency of the Group. It should be noted that accounting estimates and assumptions used in the preparation of the financial statements are based on management's best knowledge and judgment of current events and actions, actual results may ultimately differ from those estimates. The areas involving a higher degree of judgment or complexity, or areas where assumptions and estimates are significant to the financial statement sare disclosed in note 3. c. Changes to Statements of Financial Accounting Standards (“SFAS”) and Interpretations of Statements of Financial Accounting Standards (“IFAS”) The Financial Accounting Standards Board of the Indonesian 'Accountants Association (FASB-IAA) has issued amendments and interpretations which are effective starting January 1, 2024 as follows: - Amendment to SFAS No. 201: "Presentation of Financial Statements" regarding the classification of liabilities as short-term or long-term, - Amendment to SFAS No. 207: "Statement of Cash Flows" and SFAS No.107 "Financial instrument Disclosure" - Supplier Finance Arrangements: and - Amendment to SFAS No. 116: "Lease" regarding rental liabilities in sale and leaseback transactions. The standards will become effective on January 1, 2024 and early implementation is permitted.
Page 20 OCR 0.931
PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2, MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) (lanjutan) - Amendemen PSAK No. 201: “Penyajian Laporan Keuangan" terkait liabilitas jangka panjang dengan kovenan: - Amandemen PSAK No. 221, "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing - Kekurangan Ketertukaran. - PSAK No. 117 "Kontrak Asuransi”, dan - Amandemen PSAK No. 117 "Kontrak Asuransi tentang Penerapan awal PSAK No. 117 dan PSAK No. 109 - Informasi Komparatif" Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2025. Pada saat penerbitan laporan keuangan, Grup masih mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan Grup. Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap masing- masing PSAK dan ISAK akan diubah sebagaimana diumumkan oleh DSAK- IAI Penerapan dari amandemen dan interpretasi di atas tidak menimbulkan perubahan substansial atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak signifikan terhadap Laporan Keuangan pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya. Prinsip-prinsip konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian Grup disajikan dan diungkapkan sesuai dengan PSAK 110 "Laporan Keuangan Konsolidasian" Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anaknya. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, Grup mengendalikan investee Jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal berikut ini: Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi Grup kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari investee, - Eksposur atau hak atas imbal hasil keterlibatannya dengan investee, dan Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil variabel dari c. Changes to Statements of Financial Accounting Standards (“SFAS”) and Interpretations of Statements of Financial Accounting Standards (“IFAS”) (continued) - Amendment to SFAS No. 201: "Presentation of Financial Statements" related to long-term Iiabilities with covenanis: - Amendment to SFAS No. 221: "The effect of Changes inForeign Exchange Rates - Lack of Exchangeability. - SFAS No. 117 “Insurance Contracts", and - Amendment to SFAS No. 117 " Insurance Contracts regarding initial Application of SFAS No. 117 and SFAS No.109 - Comparative Information" The standards will become effective on January 1, 2025. At the time of publishing the financial statements, Group was Still evaluating the possible impact of the implementation of the new standard and its effect on the Group's financial statemenis. Starting January 1, 2024, references to each SFAS and IFAS will be changed as announced by FASB-IAA. The implementation of the amendments and interpretations above does not result in substantial changes to the Group accounting policies and does not have a significant impact on the Financial Statementis for the current or previous year. Principles of consolidation The Group consolidated financial statements have been presented and disclosed in accordance with SFAS 110 "Consolidated Financial Statemenis". The consolidated financial statements comprise the financial Statements of the Company and its subsidiaries. Control is achieved when the Group is exposed, or has rights, to variable returns from its involvement with the investee and has the ability to affect those returns through its power over the investee. Thus, the Group controls an investee if and only if the Group has all of the following: - Power over the investee, that is existing rights that give the Group current ability to direct the relevant activities of the investee, - Exposure, or rights, to variable returns from its involvement with the investee, and - The ability to use its power over the investee to affect its returns.
Page 21 OCR 0.933
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan) Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee , Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki kekuasaan atas investee, termasuk: - Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee, - Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan - Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup. Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas entitas-entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan, dan beban dari entitas anak yang diakuisisi pada periode tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh kendali sampai tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut. Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada kepentingan nonpengendali (“KNP"), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP yang defisit. Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan Entitas Anak untuk diselaraskan dengan kebijakan akuntansi Grup. Seluruh saldo akun, transaksi, penghasilan dan beban antar Grup yang signifikan, dan laba atau rugi hasil transaksi dari intragrup yang belum direalisasi dan dividen dieliminasi pada saat konsolidasi. Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwil/), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar. Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis Perusahaan disajikan dan diungkapkan sesuai dengan PSAK 103 "Kombinasi Bisnis". @. Principles of consolidation (continued) When the Group has less than a majority of the voting or similar rights of an investee, the Group considers all relevant facts and circumstances in assessing whether it has power over an investee, including: - The contractual arrangement with the other vote holders of the investee, - Rights arising from other contractual arrangements, and - The Group's voting rights and potential voting rights. The Group re-assesses whether or not it controls an investee if facts and circumstances indicate that there are changes to one Or more of the three elements of control. Consolidation of a subsidiary begin when the Group obtains control over the subsidiary and ceases when the Group loses control of the subsidiary. Assets, liabilities, income, and expenses of a subsidiary acguired during the period are included in the consolidated financial statements from the date the Group gains control until the date the Group ceases to control the subsidiary. Profit or loss and each component of other comprehensive income are attributed to the eguity holders of the parent of the Group and tothe non-controlling interests (“NCI"), even if this results in the NCI having a deficit balance. When necessary, adjustments are made to the financial statements of Subsidiaries to bring their accounting policies into line with the Group's accounting policies. All significant intra and inter-group balances, transactions, income and expenses, and unrealized profits and losses resulting from intra-group transactions and dividends are eliminated on consolidation. A change in the parent's ownership interest in a subsidiary, without a loss of control, is accounted for as an eguity transaction. If the Group loses control over a subsidiary, it derecognizes the related assets (including goodwill), liabilities, NCI and other component of eguity, while any resultant gain or loss is recognized in the profit or loss. Any investment retained is recognized at fair value. e. Business combinations The Company's business combinations have been presented and disclosed in accordance with SFAS 103 "Business Combinations".
Page 22 OCR 0.930
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
For the year ended December 31, 2024
(Expressed in Rupiah unless otherwise stated)
2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
Kombinasi bisnis (lanjutan)
Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi.
Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat
imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal
akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi.
Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur
KNP pada pihak yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun
pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang
teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi
yang timbul dibebankan dan disertakan dalam beban-beban
administrasi.
Pada tanggal akuisisi, goodwil! awalnya diukur pada harga
perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari
imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih
jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang
diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset
neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian sebagai keuntungan dari pembelian dengan
diskon setelah sebelumnya manajemen meninjau kembali
identifikasi dan pengukuran nilai wajar dari aset yang diperoleh
dan liabilitas yang diambil alih.
Setelah pengakuan awal, goodwil/ diukur pada jumlah tercatat
dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji
penurunan nilai, goodwil! yang diperoleh dari suatu kombinasi
bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit
Penghasil Kas ("UPK") dari Grup yang diharapkan akan
memberikan manfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas
dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
ditetapkan atas UPK tersebut
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi
tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwil/ yang
diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut
termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika
menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan.
Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai
relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Transaksi dengan pihak berelasi
Sesuai dengan PSAK No. 224 tentang “Pengungkapan Pihak-
pihak Berelasi', suatu pihak dianggap berelasi dengan
Perusahaan apa bila salah satu pihak memiliki kemampuan
untuk mengendalikan (melalui kepemilikan langsung ataupun
tidak langsung) dalam bentuk mengarahkan aktivitas yang
secara signifikan mempengaruhi imbal hasil suatu pihak atau
memiliki pengaruh signifikan dalam bentuk kekuasaan untuk
berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan
operasional suatu pihak.
e
Business combinations (continued)
Business combinations are accounted for using the acguisition
method. The cost of an acguisition is measured as the
aggregate of the consideration transferred, measured at fair
value on acguisition date and the amount of any NCI in the
acguiree. For each business combination, the acguirer
measures the NCI in the acguiree either at fair value or at the
proportionate share of the acguiree's identifiable net assets.
Acguisition costs incurred are expensed and included in
administrative expenses.
At acguisition date, goodwill is initially measured at cost being
the excess of the aggregate of the consideration transferred
and the amount recognized for NCI over the net identifiable
assets acguired and liabilities assumed. If this consideration is
lower than the fair value of the net assets of the subsidiary
acguired, the difference is recognized in the consolidated
statements of profit or loss and other comprehensive income
as gain on bargain purchase after previously assessing the
Identification and fair value measurement of the acguired
assets and the assumed liabilities.
After initial recognition, goodwill is measured at cost less any
accumulated impairment losses. For the purpose of
impairment testing, goodwill acguired in a business
combination is, from the acguisition date, allocated to each of
the Group's Cash Generating Units (“CGU") that are expected
to benefit from the combination, irrespective of whether other
assets or liabilities of the acguiree are assigned to those
CGus.
Where goodwill forms part of a CGU and part of the operation
within that unit is disposed of, the goodwill associated with the
operation disposed of is included in the carrying amount of the
operation when determining the gain or loss on disposal of the
operation. Goodwill disposed of in this circumstance is
measured based on the relative values of the operation
disposed of and the portion of the CGU retained.
Transaction with related parties
In accordance with SFAS No. 224 on “Related Party
Disclosures", certain parties are considered to be related with
the Company if one party has the ability to control (through
direct or indirect ownership) for directing the activities that
significantly affect the return on one party or exercise
significant influence as the power to participate in the financial
and operating policy decisions over the other party.
Page 23 OCR 0.940
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Kurs valuta asing Grup disajikan dan diungkapkan sesuai dengan Amandemen PSAK 221 "Pengaruh perubahan kurs valuta asing” Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk tahun yang bersangkutan, dan laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif periode berjalan. Transaksi-transaksi non moneter dalam mata uang asing yang diukur dengan metode biaya historis dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal terjadinya transaksi. Transaksi-transaksi non moneter dalam mata uang asing yang diukur pada nilai wajar dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal penentuan nilai wajar tersebut. Keuntungan dan kerugian dari selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing ke mata uang Rupiah dibebankan pada laba rugi periode berjalan. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 nilai tukar yang digunakan adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ g. Foreign currency transactions and balances The Groups foreign exchange rates have been presented and disclosed in accordance with Amendments to SFAS 221 "The effect of change in foreign exchange rate" Transactions involving foreign currencies are recorded in Rupiah at the rates of exchanges prevailing at the time the transactions are made. At the financial reporting dates, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to reflect the average of the selling and buying rates of exchanges prevailing at the last banking transactions date of the years, as published by Bank Indonesia, and any resulting gains or losses are credited or Charged to the current period statements of comprehensive income. Non-monetary item that are measured in terms of historical cost in a foreign currency are transiated using the exchanges Tates as at the dates of the initial transactions. Non monetary items measured af fair value in a foreign currency are translated using the exchanges rates at the date when the fair value is determined. Exchanges gains and losses arising on foreign currency transactions and on the transiation of foreign currency monetary assets and liabilities into Rupiah are recognized in the current period profit or loss. The exchanges rates used as of December 31, 2024 dan 2023 were as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2024 Dollar Amerika Serikat (USD) 16.157 Dollar Singapore (SGD) 11.919 Dollar Hong Kong (HKD) 2083 Yuan Cina (CNY) 2.214 Malaysian Ringgit (MYR) 3.616 Instrumen keuangan Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan kenaikan nilai aset keuangan dari satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas dari entitas lainnya. Grup melakukan penerapan PSAK No. 109, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode pelaporan kini adalah sebagai berikut: December 31, 2023 15.439 United States Dollar (USD) 11.712 Singapore Dollar (SGD) 1.973 Hong Kong Dollar (HKD) 2170 Chinese Yuan (CNY) 3.342 Malaysian Ringgit (MYR) h. Financial instruments A financial instrument is any contract that gives rise to a financial asset of one entity and a financial liability or eguity instrument of another entity. The Group has applied SFAS No. 109, which set the reguirements in classification and measurement, impairment in value of financial assets and hedging accounting. thereforee, accounting policies applied for current reporting period are as follows:
Page 24 OCR 0.934
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Instrumen keuangan (lanjutan) Aset keuangan Klasifikasi Grup mengklasifikasi aset keuangan menjadi dua kategori berikut: a. Diukur pada nilai wajar, melalui penghasilan komprehensif lain atau melalui laba rugi: dan b. Diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Klasifikasi tersebut berdasarkan model bisnis manajemen dan karakteristik arus kas kontraktual. Manajemen menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat awal pengakuan. Aset keuangan Grup yang diukur dengan biaya diamortisasi terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, dan piutang lain- lain pada laporan posisi keuangan. Investasi pada instrumen ekuitas Grup diukur pada nilai wajar dan diakui pada laba rugi. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar. Pengukuran dan pengakuan Pembelian dan penjualan aset keuangan yang lazim (reguler) diakui pada tanggal perdagangan - tanggal dimana Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset. Investasi pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah biaya transaksi untuk seluruh aset keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi pada awalnya dicatat sebesar nilai wajar dan biaya transaksinya dibebankan pada laba rugi. Selisih bersih yang timbul dari perubahan nilai wajar kategori "aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi" dan pendapatan bunga aset keuangan tersebut disajikan pada laba rugi dalam “penghasilan keuangan" dalam periode terjadinya. h. Financial instruments (continued) Financial assets Classification The Group classifies its financial assets into the following categories: a. Measured at fair value, either through other comprehensive income or through profit or loss. and b. Measured at amortised cost. The classification is based on the managements business model and their contractual cash fiows characteristics. Management determines the classification of its financial assets at initial recognition. The Group financial assets at amortised cost comprise cash and cash eguivalent, trade receivables, and other receivables in the statements of financial position. The Group investment in eguity instruments are measured at fair value and recognised in profit or loss. Financial assets in this category are classified as current assets if expected to be settled within 12 months, otherwise they are classified as non-current. Recognition and measurement Regular purchases and sale of financial assets are recognised on the trade date - the date on which the Group commits to purchase or sell the asset. Investmenis are initially recognised at fair value plus the transaction costs for all financial assets not carried at fair value through profit or loss. Financial assets carried at fair value through profit or loss are initially recognised at fair value, and transaction costs are expensed in profit or loss. Net differences arising from changes in the fair value of the “financial assets at fair value through profit or loss" and interest income category are presented in profit or loss within “finance income" in the period in which they arise.
Page 25 OCR 0.926
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Instrumen keuangan (lanjutan) Instrumen keuangan disaling hapus Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan salinghapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak saling hapus harus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan. Penurunan nilai aset keuangan Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk seluruh saldo piutang usaha dan piutang lain-lain dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan dan pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya. Pendekatan umum termasuk penelahaan perubahan signifikan risiko kredit sejak terjadinya. Penelaahan kerugian kredit ekspektasian termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan tingkat kerugian ekspektasian. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh tempo yang serupa Liabilitas keuangan Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi, atau nilai wajar melalui laba rugi. Sebuah liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui laba rugi apabila dimiliki untuk dijual, merupakan derivatif, atau pada saat pengakuan awal ditetapkan demikian. Utang usaha, utang lain-lain, biaya masih harus dibayar, liabilitas sewa pembiayaan, utang bank dan pinjaman lainnya, pada awalnya diukur pada nilai wajar, setelah dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Penghentian pengakuan liabilitas keuangan Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. Grup juga menghentikan pengakuan liabilitas ketika persyaratannya diubah dan arus kas dari liabilitas modifikasian nya berbeda secara substansial, di mana dengan liabilitas keuangan yang baru, berdasarkan persyaratan yang diubah diakui pada nilai wajar. h. Financial instruments (continued) Offsetting financial instruments. Financial assets and liabilities are offset and the net amount is reported in the statement of financial position when there is a legally enforceable right fo offset the recognised amounts and there is an intention to seftle on a net basis, or realise the asset and settle the liability simultaneously. The legally enforceable right must not be contingent on future events and must be enforceable in the normal course of business and in the event of default in solveney or bankruptcy of the Group or the counterparty. Impairment of financial assets The Group applies the “simplified approach" to measuring expected credit losses (“ECL”) which uses a lifetime expected loss allowance for all trade receivables, other receivables and contract assets without significant financing components and the “general approach" for all other financial assets. The general approach incorporates a review for any significant increase in counterparty credit risk since inception. The expected credit loss reviews include assumptions about the risk of default and expected loss rates. To measure the expected credit losses, trade receivables have been grouped based on similar credit risk characteristics and the days past due. Financial liabilities Financial liabilities are classified as either measured at amortized cost, or FVTPL. A financial liability is classified as at FVTPL if it is classified as held-for-trading, it is a derivative, or itis designated as such on initial recognition. Trade and other payables, accrued expenses, lease liabilities, bank loans and other borrowings, are initially measured at fair value, net of transaction costs, and subseguently measured at amortized cost using the effective interest method. Derecognition of financial Niabilities The Group derecognizes a financial liability when its contractual obligations are discharged, cancelled, or otherwise extinguished. The Group also derecognizes a financial liability when its terms are modified and the cash fiows of the modified liability are substantially different, in which case a new financial liability, based on the modified terms, is recognized at fair value.
Page 26 OCR 0.935
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) h. Instrumen keuangan (lanjutan) Liabilitas keuangan (lanjutan) Pada saat penghentian pengakuan liabilitas keuangan, selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan (termasuk aset non-kas yang ditransfer atau liabilitas yang diambil) diakui dalam laba rugi Saling hapus antar instrumen keuangan Aset dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan, jika dan hanya jika, Grup 1) saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan 2) berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Pengukuran nilai wajar Nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal adalah berdasarkan harga transaksi, yang merupakan nilai wajar dari pembayaran yang diberikan atau diterima, Ketika nilai wajar pada saat pengakuan awal berbeda dari harga transaksinya, Grup mencatat berdasarkan nilai wajar hanya apabila nilai wajar tersebut mencerminkan harga kuotasi di pasar aktif dari aset atau liabilitas yang identik (input level I) atau dihitung berdasarkan teknik penilaian (menggunakan pendekatan penghasilan, pendekatan pasar atau pendekatan biaya) yang hanya menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi. Selisih yang timbul tersebut diakui sebagai keuntungan atau kerugian sekaligus atau ditangguhkan dan dibebankan sebagai keuntungan atau kerugian sesuai dengan faktor waktu, sepanjang akan dipertimbangkan oleh pelaku pasar dalam memperhitungkan nilai aset atau liabilitas tersebut. Penurunan nilai aset keuangan Penurunan nilai dan kerugian penurunan nilai diakui, jika dan hanya jika, terdapat bukti yang objektif mengenai penurunan nilai sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa merugikan, yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan atau kelompok aset keuangan, yang berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan atau kelompok aset keuangan di mana dapat diestimasi secara andal. h. Financial instruments (continued) Financial liabilities (continued) On derecognition of a financial liability, the difference between the carrying amount extinguished and the consideration paid (including any non-cash assets transferred or liabilities assumed) is recognized in profit or loss. Offsetting financial instruments Financial assets and liabilities are offset and the net value is presented in the statements of financial position when, and only when, the Group 1) currentiy has a legally enforceable right to offset the recognized amounts and 2) intends either to settle on a net basis orto realize the asset and settle liability simultaneously. Fair value measurement The fair value of a financial instrument on initial recognition is based on the transaction price, which is fair value of the consideration given or received. When the fair value at initial recognition differs from the transaction price, the Group records on a fair value basis only if the fair value reflects the guoted price in an active market of an identical asset or liability (level 1 input) or is calculated based on a valuation technigue (using the income approach, the market or cost approach) which uses only data from observable markets. 'AAny difference that arise then recognized as gain or loss immediately or deferred and charged as gain or loss by a time factor, that market participants would consider in setting a price on such asset or liability. Impairment of financial assets Impairment and impairment loss is recognized if, and only if, there is objective evidence of impairment as a result of one or more loss events, which occurred after the initial recognition of financial asset or group of financial assets, which have an impact on the estimated future cash flows on financial asset or group of financial assets which can be estimated reliably.
Page 27 OCR 0.936
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) h. Instrumen keuangan (lanjutan) Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) Bukti objektif penurunan nilai dapat meliputi beberapa indikasi seperti pihak peminjam atau kelompok pihak peminjam memiliki kesulitan keuangan signifikan, pelanggaran kontrak atau tunggakan pembayaran pokok atau bunga, terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya dan data terobservasi mengindikasikan adanya penurunan yang dapat diukur atas estimasi arus kas masa depan di mana termasuk memburuknya status pembayaran pihak peminjam atau kondisi ekonomik global atau lokal yang berkorelasi dengan gagal bayar atas aset keuangan Untuk aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan Kerugian penurunan nilai diukur sebagai selisih antara jumlah tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa depan yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif pada saat pengakuan awal dari aset tersebut. Jumlah tercatat aset keuangan tersebut, disajikan setelah dikurangi baik secara langsung maupun menggunakan akun cadangan. Kerugian yang terjadi diakui pada laba rugi Apabila pada periode berikutnya jumlah kerugian penurunan nilai berkurang dan penurunan tersebut dapat dikaitkan secara objektif dengan peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui, maka rugi penurunan nilai yang diakui sebelumnya dipulihkan, baik secara langsung ataupun dengan menyesuaikan akun cadangan. Namun demikian pemulihan tersebut tidak dapat mengakibatkan jumlah tercatat aset keuangan melebihi biaya perolehan diamortisasi sebelum adanya pengakuan penurunan nilai pada tanggal pemulihan. Jumlah pemulihan aset keuangan tersebut diakui di dalam laba rugi Aset keuangan yang berjangka pendek, dicatat pada biaya perolehan. Apabila terdapat bukti objektif terjadinya penurunan nilai atas aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan (seperti menurunnya secara signifikan lingkungan usaha, kemungkinan besar terjadinya gagal bayar atau kesulitan keuangan yang dihadapi oleh pelanggan), maka kerugian penurunan nilai atas aset keuangan tersebut diukur berdasarkan selisih antara jumlah tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan dengan tingkat imbal hasil yang berlaku di pasar untuk aset keuangan serupa. Kerugian penurunan nilai tersebut tidak dapat dibalik. h. Financial instruments (continued) Impairment of financial assets (continued) Objective evidence of impairment may include indicators which debtor or a group of debtors is experiencing significant financial difficulty, default or delinguency in interest or principal payments, the probability that they will enter bankruptcy or other financial reorganization, and when observable data indicate that there is a measurable decrease in the estimated future cash flows, such as adverse changes in the payment status of borrowers or global or local economic conditions that correlate with defaults on financial assets. For financial assets carried at cost Impairment loss is measured as the difference between the assets carrying amount and the present value of estimated future cash flows discounted at original effective interest rate of financial asset. The carrying amount of the asset shall be reduced either directly or through use of an allowance account. The amount of the loss is recognized in profit or loss. If in a subseguent period, the amount of the impairment loss decreases and the decrease can be related objectively to an event occurring after the impairment was recognized, the previous recognized impairment loss is reversed, whether directly or by adjusting an allowance account. However, the reversal shall not result in a carrying amount of the financial asset that exceeds what the amortised cost would have been had the impairment not been recognized at the reversal date. The amount of reversal Is recognized in profit or loss Short-term financial assets, recognized as their cost. When there is objective evidence of impairment of financial assets carried at cost (such as a significant adverse in business environment, probability of insolvency or significant difficulties faced by the customer), then the impairment loss on financial assets is measured as the difference between the carrying amount of the financial asset and the present value of estimated future cash flows discounted at the current market rate of retum for a similar financial asset. Such impairment losses shall be not reversed.
Page 28 OCR 0.940
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri atas kas dan bank dan deposito berjangka sejak saat penempatan dan tidak dibatasi penggunaannya. Grup mengklasifikasikan kas yang dibatasi penggunaannya sebagai aset lancar atau tidak lancar bergantung pada sifat dan jangka waktu pembatasannya, Persediaan Persediaan Grup disajikan dan diungkapkan sesuai dengan PSAK No. 202 "Persediaan" Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga jual dari persediaan dikurangi seluruh biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan. Biaya dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka, diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus. Aset tetap Perlakuan akuntansi atas aset tetap Grup sesuai dengan PSAK No. 216 "Aset Tetap”. Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar kemungkinan bagi Grup manfaat ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset terkait. Aset tetap disajikan sebesar harga perolehan dikurangi dengan penyusutan dan kerugian penurunan nilai. Harga perolehan termasuk pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung atas perolehan aset tersebut. Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset- aset tersebut sebagai berikut: Cash and cash eguivalents Cash and cash eguivalents consist of cash on hand and in banks and time deposits from the time of placement and are not restricted in use. Group classify restricted cash as current Or non-current assets depending on the nature and duration of the restriction. Inventories The Group inventories have been presented and disclosed in accordance with SFAS No. 202 "Inventory". Inventories are stated at the lower of cost and net realizable value. Cost is determined using the weighted average method. Net realizable value is the estimated selling price of the inventories less all costs of completion and the estimated costs reguired to make the sale. Prepaid expenses Prepaid expenses, are amortized over their beneficial periods using the straight-line method. Fixed assets The accounting treatment for fixed assets of the Group in accordance with SFAS No. 216 "Fixed Assets" Al fixed assets are initialy recognized at cost, which comprises its purchase price and any costs directly attributable in bringing the assets to their working condition and to the location where they are intended to be used. All other repairs and maintenance costs that do not meet the recognition criteria are recognized in the statement of profit or loss and comprehensive income as incurred. The cost of major renovation and restoration is included in the carrying amount Of the related asset when it is probable that future economic benefits in excess of the originally assessed standard of performance of the existing asset will flow to the Group, and is depreciated over the remaining useful lives of the related asset. 'AlI fixed assets are stated at historical cost less depreciation and impairment losses. Historical cost includes expenditure that is directly attributable to the acguisition of the items. Depreciation of fixed assets begins when the assets are available for use and is computed using the straight-line method based on the estimated useful lives of the assets a Tollows:
Page 29 OCR 0.930
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
For the year ended December 31. 2024
(Expressed in Rupiah unless otherwise stated)
2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
IL Aset tetap (lanjutan)
IL Fixed assets (continued)
Tahun/Years
Bangunan 4-20
Mesin 4-16
Alat pengangkutan 8
Peralatan kantor 4
Kendaraan 4-8
ISAK No.36 mengatur bahwa biaya legal hak atas tanah dalam
bentuk Hak Guna Usaha ("HGU"), Hak Guna Bangunan ("HGB")
dan Hak Pakai ("HP") pada saat tanah tersebut diperoleh pada
awalnya diakui sebagai bagian dari Tanah dalam akun “Aset
Tetap" dan tidak diamortisasi, kecuali terdapat bukti yang
mengindikasikan bahwa perpanjangan atau pembaruan hak
atas tanah kemungkinan besar atau pasti tidak diperoleh
Perpanjangan atau biaya legal hak atas tanah dalam bentuk
HGU, HGB, dan HP diakui sebagai aset tetap dan diamortisasi
selama masa manfaat yang lebih pendek dari masa manfaat
legal dan masa manfaat ekonomi tanah.
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan
ditelaah setiap akhir periode pelaporan dan pengaruh dari
setiap perubahan tersebut dicatat sebagai perubahan estimasi
akuntansi yang diakui secara prospektif.
Jumlah tercatat komponen dari suatu aset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat sudah tidak ada
lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari
penggunaan maupun pelepasannya. Keuntungan atau kerugian
yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (ditentukan
sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto dan jumlah
tercatatnya) dimasukkan ke dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain pada saat penghentian
pengakuan tersebut dilakukan.
Penyusutan tidak dihentikan meskipun aset tidak digunakan
atau dihentikan penggunaannya, kecuali telah habis disusutkan.
Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya
perolehan, termasuk, beban bunga atas biaya pinjaman yang
dapat diatribusikan secara langsung dengan akuisisi atau
konstruksi aset kualifikasian, dikapitalisasi hingga aset tersebut
selesai secara substansial dan biaya lainnya yang terjadi
sehubungan dengan pembiayaan aset tetap dalam
pembangunan tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan
direklasifikasi ke akun "Aset Tetap" yang bersangkutan pada
saat pembangunan selesai dan aset tersebut telah siap untuk
dipergunakan. Aset tetap dalam penyelesaian tidak disusutkan
karena belum tersedia untuk digunakan
20
Persentase/Percentage
5-2590 Building
6,25-25Y Machine
12,590 Trasnport eguipment
259 Office eguipment
12,590-2579 Vehicles
IFAS No. 36 prescribes that the legal costs of land rights in the
form of Business Usage Rights (Hak Guna Usaha or "HGU").
Building Usage Rights (Hak Guna Bangunan or "HGB") and
Usage Rights (Hak Pakai or "HP") when the land is acguired
initially are recognized as part of the cost of the land under the
“Fixed Asset" account and not amortized, except there is an
evidence indicate that the extension or renewal of land rights
most likely or definitely shall not be obtained.
Extensions or legal costs of land rights in the form of HGU,
HGB, and HP are recognized as fixed assets and amortized
over the shorter of the legal useful life and the economic useful
life of the land.
The estimated useful lives, residual value and depreciation
method of fixed assets are reviewed at each reporting period
and with the effect of any changes accounted for as change in
accounting estimates which recognize on a prospective basis.
The carrying amount of an item of fixed asset is derecognized
upon disposal or when no future economic benefits are
@xpected from its use or disposal. Any gain or loss arising from
the derecognition of the asset (calculated as the difference
between the net disposal proceeds and the carrying amount of
the assef) is directly included in the statement of profit or loss
and other comprehensive income when the item is
derecognized.
Depreciation does not cease when the asset becomes idle or
is retired from active use unless the asset is fully depreciated.
Fixed assets under construction are stated at cost, including
interest expense on borrowing costs that are directly
attributable to the acguisition or construction of the gualifying
asset, capitalized until the asset is Substantially completed and
other costs incurred in connection with the financing of fixed
assets under construction. The accumulated acguisition costs
will be reclassified to the relevant "Fixed Assets" account when
construction is completed and the assets are ready for use.
Construction in progress is not depreciated because it is not
yet available for use.
Page 30 OCR 0.936
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) m. Penurunan nilai aset non-keuangan Perlakuan akuntansi atas penurunan nilai aset non keuangan Grup sesuai dengan PSAK No. 236 "Penurunan nilai" Pada setiap tanggal pelaporan, manajemen menilai apakah terdapat indikasi suatu aset nonkeuangan mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan atas aset tersebut. Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau UPK dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset atau UPK lebih besar daripada jumlah terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkannya. Sedangkan dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, Grup memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam pengunaan tertinggi dan terbaiknya. Dalam hal ini, Grup dapat menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan di mana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar aset. Apabila jumlah tercatat aset lebih besar daripada jumlah terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan jumlah tercatat aset diturunkan nilainya menjadi sebesar jumlah terpulihkannya. Rugi penurunan nilai diakui pada laba rugi Sewa Sebagai penyewa Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa pada tanggal insepsi kontrak. Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa terkait semua perjanjian sewa, kecuali untuk sewa jangka pendek (masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa dengan aset pendasar bernilai rendah. Untuk kontrak sewa ini, Perusahaan mengakui pembayaran sewa sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa, kecuali terdapat dasar sistematis lain yang dapat lebih mencerminkan pola waktu dari manfaat aset yang dinikmati pengguna. 21 m. Impairment of non-financial asset The accounting treatment for impairment of non-financial assets of the Group is in accordance with SFAS No. 236 "Impairment". At each reporting date, management assesses whether there is an indication of a non-financial asset may be impaired. If such indication exists, the Group makes an estimate of recoverable amount of the asset. 'AAn asset's recoverable amount is the higher of an asset's or CGUS fair value less costs to sell and its value in use, and is determined for an individual asset, unless the asset does not generate cash inflows that are largely independent of those from other assets or groups of assets. Where the carrying value of an asset or CGU exceeds its recoverable amount, the asset is considered impaired and is written down to its recoverable amouni. In determining fair value less costs to sell, the Group takes into account a market participant's ability to generate economic benefits by using the assets in its highest and best use or by selling it to another market participant that would use the assets in its highest and best use. The Group might use appropriate valuation technigue to determine the fair value of assets. Ifthe asset's carrying amount exceeds its recoverable amount, the asset is considered impaired and is written down to its recoverable amount. Impairment loss is recognized in profit or loss. n. Lease As alessee The Group assesses whether a contract is or contains a lease, at inception of the contract. The Group recognises a right-of- use asset and a corresponding lease liability with respect to all lease arrangements, except for short-term leases (defined as leases with a lease term of 12 months or less) and leases of low value assets. For these leases, the Company recognise the lease paymenis as an operating expense on a straight-line basis over the term of the lease unless another systematic basis is more representative of the time pattem in which @conomic benefits from the Isased assets are consumed.
Page 31 OCR 0.929
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Sewa (lanjutan) Sebagai penyewa (lanjutan) Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi: - Pembayaran tetap (termasuk secara substansi pembayaran tetap), dikurangi insentif sewa, - Pembayaran variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga, awalnya diukur menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan: Jumlah yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai residual, Harga eksekusi opsi beli, jika cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut: dan Pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika ketentuan sewa merefleksikan eksekusi opsi untuk menghentikan sewa. Liabilitas sewa disajikan secara terpisah dalam laporan posisi keuangan. Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga atas liabilitas sewa (dengan menggunakan metode suku bunga efektif) dan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar. Grup mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terhadap aset hak guna terkait) apabila: - Masa sewa dirubah atau terdapat kejadian signifikan atau perubahan keadaan yang mengakibatkan perubahan penilaian atas opsi membeli aset pendasar, dalam hal ini liabilitas sewa diukur kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian dengan tingkat diskonto revisian: - Pembayaran sewa berubah akibat perubahan indeks atau suku bunga atau perubahan jumlah pembayaran yang diharapkan dalam nilai residual terjamin, yang dalam hal ini, liabilitas sewa diukur kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian dengan tingkat diskonto awal (kecuali perubahan pembayaran sewa berasal dari perubahan suku bunga mengambang, dalam hal ini digunakan tingkat diskonto revisian): atau 2 Lease (continued) As a lessee (continued) The lease liability is initially measured at the present value of the lease payments that are not paid at the commencement date, discounted by using the rate implicit in the lease. If this rate cannot be readily determined, the Group use the incremental borrowing rate. Lease payments included in the measurement of the lsase liability comprise: Fixed lease payments (including insubstance fixed payments), less any lease incentives, Variable lease payments that depend on an index or rate, initialy measured using the index or rate at the commencement date: - The amount expected to be payabie under residual value - The exercise price of purchase options, if it is reasonably certain to exercise the options: and Payments of penalties for terminating the lease, if the lsase term reflects the exercise of an option to terminate the lease. The lease liability is presented as a separate line in the statement of financial position. The lease liability is subseguentiy measured by increasing the carrying amount to reflect interest on the lease liability (using the effective interest method) and by reducing the carrying amount to reflect the lease payments made. The Group remeasures the lease liability (and makes a corresponding adjustment to the related right-ofuuse asset) whenever: - The lease term has changed or there is a significant event or change in circumstances resulting in a change in the assessment of exercise of a purchase option, in which case the lease liability is remeasured by discounting the revised lease payments using a revised discount rate, - The lease payments change due to changes in an index or rate ora change in expected payment under a guaranteed residual value, in which cases the lease Iiability is remeasured by discounting the revised lease payments using the initial discount rate (unless the lease payments change is due to a change in a floating interest rate, in which case a revised discount rate is used), or
Page 32 OCR 0.928
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Sewa (lanjutan) Sebagai penyewa (lanjutan) Kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tersebut tidak dicatat sebagai sewa terpisah, yang dalam hal ini liabilitas sewa diukur kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian dengan tingkat diskonto revisian pada tanggal efektif modifikasi. Aset hak guna meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan dikurangi dengan insentif sewa diterima, dan biaya langsung awal. Selanjutnya, aset hak guna diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi depresiasi dan kerugian penurunan nilai. Apabila Grup mempunyai kewajiban untuk biaya membongkar dan memindahkan aset pendasar, merestorasi tempat aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, sepanjang menyangkut aset hak guna, maka biaya-biaya tersebut dimasukkan sebagai biaya perolehan, kecuali biaya-biaya tersebut dikeluarkan untuk menghasilkan persediaan. Aset hak guna didepresiasi selama jangka waktu yang lebih pendek antara masa sewa dan masa manfaat aset pendasar. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau biaya perolehan aset hak guna merefleksikan bahwa Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka aset hak guna didepresiasi selama masa manfaat aset pendasar. Depresiasi dimulai dari tanggal permulaan sewa, Aset hak guna disajikan di laporan posisi keuangan sesuai sifat aset tersebut. Grup menerapkan PSAK 236 untuk menentukan apakah terdapat penurunan nilai aset hak guna dan pencatatan atas penurunan nilai aset tetap seperti yang dijelaskan pada kebijakan akuntansi atas penurunan aset. Sewa variabel yang tidak tergantung pada suatu indeks atau suku bunga, tidak dimasukkan dalam pengukuran liabilitas sewa dan aset hak guna. Pembayaran tersebut dicatat sebagai beban pada periode kejadian atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut terjadi. 3 n. Lease (continued) As alessee (continued) - A lease contract is modified and the lease modification is not accounted for as a separate lease, in which case the lsase iability is remeasured by discounting the revised lease paymenis using a revised discount rate at the effective date of the modification. The right-of-use assets comprise the initial measurement of the corresponding lease liability, lease payments made at or before the commencement day, less any lease incentives received and any initial direct costs. The right-of- use assets are subseguently measured at cost less accumulated depreciation and impairment losses. Whenever the Group incur an obligation for costs to dismantle and remove a leased asset, restore the site on which it is located or restore the underiying asset to the condition reguired by the terms and conditions of the lease, to the extent the costs are related to a right-of-use asset, the costs are included in the related right-of-use asset, unless those costs are incurred to produce inventories. Right-of-use assets are depreciated over the shorter period of lease term and useful life of the underlying asset. Ifa lease transfers ownership of the underlying asset or the cost of the right-of-use asset reflecis that the Group expects to exercise a purchase option, the related right-of-use asset is depreciated over the useful life of the underlying asset. The depreciation starts at the commencement date of the lease. Use-right assets are presented in the statement of financial position according to the nature of the asset. The Group applies SFAS 236 to determine whether there is a decline in the value of right-of-use assets and records the decline in the value of fixed assets as explained in the accounting policy for asset declines. Variable rents that do not depend on an index or rate are not included in the measurement of the lease liability and the right- of-use asset. The related payments are recognized as an expense in the period in which the event or condition that triggers those payments occurs.
Page 33 OCR 0.933
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Sewa (lanjutan) Sebagai pesewa Sewa di mana Grup tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa yang timbul dicatat dengan metode garis lurus selama masa sewa dan dimasukkan dalam pendapatan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain karena sifat operasinya. Biaya perolehan langsung awal yang timbul dalam negosiasi dan pengaturan sewa operasi ditambahkan ke nilai tercatat aset sewaan dan diakui selama masa sewa atas dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi diakui sebagai pendapatan pada periode perolehannya. Liabilitas imbalan pascakerja Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek meliputi upah, gaji, iuran jaminan sosial, bonus dan imbalan nonmoneter lainnya diakui sebagai biaya dalam periode jasa diberikan. Imbalan jangka pendek dihitung sebesar jumlah tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka pendek pekerja pada periode jasa terkait. Imbalan pasca kerja Grup membukukan imbalan kerja kepada karyawan berdasarkan peraturan Perusahaan dan sesuai dengan Undang- Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang- Undang Cipta Kerja No.11/2020 dan mengakui liabilitas imbalan pasca kerja karyawan sesuai dengan PSAK 219 "Imbalan Kerja" Liabilitas neto Grup atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas diestimasi atas imbalan pasca kerja pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan. Pengukuran kembali liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial, b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. 24 n. Lease (continued) Asalessor Leases in which the Group does not transfer substantially all the risks and rewards incidental to ownership of an asset are classifed as operating leases. Rental income arising is accounted for on a straight-line basis over the lease terms and is included in revenue in the statement of profit or loss and other comprehensive income due to its operating nature. Initial direct costs incurred in negotiating and arranging an operating lease are added to the carrying amount of the Ieased asset and recognized over the lease term on the same basis as rental income. Contingent rents are recognized as revenue in the period in which they are earned. 0. Post-employment benefits liability Short-term employee benefits Short-term employee benefits include wages, salaries, social security contributions, bonuses and other nonmonetary benefits recognized as fees in the period of services rendered. Short-term returns are calculated at the undersigned amount of the employee's short-term employee benefits in the related service period. Post-employment benefits The Group records employees service entitlements based on the Company's regulations and on the Labor Law No. 13 year 2003, Job Creation Law No.11/2020 and recognizes the liability for employee benefits as accounted for in accordance with the SFAS 219 "Employee Benefits". The Group liabilities for employees' benefits are calculated as present value of estimated liabilities for employees' benefits at the end of the reporting period less the fair value of plan assets, if any. The calculation of estimated liabilities for employees's benefits is determined using the Projected Unit Credit method with actuarial valuations conducted at the end of each reporting period. Remeasurement of estimated liabilities for employees' benefits included a) actuarial gain and losses, b) return on plan assets, excluding interest, and c) the effect of asset ceiling, excluding interest, is recognized in other comprehensive income as incurred. Remeasurement is not reclassified to profit or loss in subseguent periods.
Page 34 OCR 0.931
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) o. Liabilitas imbalan pascakerja (lanjutan) Imbalan pasca kerja (lanjutan Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat perubahan atau kurtailmen atas program. Grup menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan pascakerja neto dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur liabilitas imbalan pascakerja selama periode berjalan. Grup mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan pada saat penyelesaian terjadi. Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara nilai kini liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan secara langsung oleh Grup sehubungan dengan penyelesaian tersebut. Grup mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi pada saat terjadinya. Pengakuan pendapatan dan beban Pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah analisa sebagai berikut: - Identifikasi kontrak dengan pelanggan: Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan: Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa kepada pelanggan, Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin, 25 0. Post-employment benefits Iiability (continued) Post-employment benefits (continued, When the benefits of a plan are changed, or when a plan is curtailed, the portion of the changed benefit related to past service of employees, or gain or loss on curtailment, is recognized immediately in profit or loss when the plan amendment or curtailment occurs. The Group determines the net interest expense (income) on the net post-employment benefit obligation (asset) for the period by applying the discount rate used to measure the post- employment benefit obligation at the beginning of the annual period, The Group recognizes gains and losses on the settlement of estimated liabilities for employees' benefits at the time of settlement. Gains or losses on the settlement represent the difference between the present value of post-employment benefit liabilities being seftled as determined on the date of settlement and the settlement price, including any plan assets transferred and any payments made directiy by the Group in connection with the settlement. The Group recognizes the (1) service costs, comprising of current service cost, past-service cost, and any gain or loss on settlement, and (2) net interest expense or income immediately in profit or loss. p. Revenues and expenses recognition Revenue recognition reguires to fulfil five steps of assessment: Identify contract(s) with a customer, Identity the performance obligations in the contract. Performance obligations are promises in a contract to transfer to a customer goods or services that are distinct, Determine the transaction price, net of discounts, returns, sales incentives and value added tax, which an entity expecis to be entitled in exchange for transferring the promised goods or services fo a customer, Allocate the transaction price to each performance Obligation on the basis of the relative stand-alone selling prices of each distinct goods or services promised in the contract. When these are not directly observable, the Telative standalone selling price are estimated based on expected cost plus margin,
Page 35 OCR 0.934
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31. 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Pp. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut) Pendapatan diakui ketika pengendalian atas barang yang dialihkan kepada pelanggan dalam jumlah yang mencerminkan imbalan yang diharapkan akan menjadi hak Grup dalam pertukaran barang atau jasa tersebut. Grup secara umum menyimpulkan bahwa mereka adalah prinsipal dalam pengaturan pendapatannya. Penjualan baran Pendapatan dari penjualan yang timbul dari pengiriman fisik produk diakui sebagai poin di waktu yang umumnya bertepatan dengan pengiriman dan penerimaannya. Kewajiban kinerja dipenuhi setelah pengiriman barang biasanya jatuh tempo dalam 1 hingga 30 hari sejak pengiriman. Piutang usaha Piutang usaha merupakan hak Grup atas sejumlah imbalan yang tidak bersyarat (yaitu, hanya berlalunya waktu yang diperlukan sebelum pembayaran imbalan jatuh tempo). Liabilitas kontrak Jika pelanggan membayar imbalan kontrak sebelum Grup mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, liabilitas kontrak diakui pada saat pembayaran dilakukan atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih awal). Liabilitas kontrak diakui sebagai pendapatan pada saat Grup memenuhi pelaksanaan kontrak, Beban Beban diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan metode akrual Pendapatan/beban bunga Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pendapatan atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa yang akan datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat, untuk nilai tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. 26 Pp. Revenues and expenses recognition (continued) Recognize revenue when the performance obligation is satisfed by transferring a promised good or service to & customer (which is when the customer obtains control of that good or service) Revenue is recognized when control of the goods are transferred to the customer at an amount that reflecis the consideration to which the Group expects to be entitled in exchange for those goods or services. The Group has generally concluded that it is the principal in its revenue arrangemenis. Sales of goods Revenue from sales arising from physical delivery of products is recognized point in time which generally coincide with their delivery and acceptance. The performance obligation is satisfied upon delivery of the goods is generally due within 1 to 30 days from delivery. Trade receivables Trade receivables represent the Group right to an amount of consideration that is unconditional (i.e., only the passage of time is reguired before payment of the consideration is due). Contract liabilities Ifa customer pays consideration before the Group transfers goods or services to the customer, a contract liability is recognized when the payment is made or the payment is due (whichever is earlier). Contract liabilities are recognized as revenue when the Group performs under the contract. Expenses Expenses are recognised as incurred on an accrual basis. Interest income/expenses For all financial instruments measured at amortized cost, interest income or expense is recorded using the EIR, which is the rate that exactiy discounts the estimated future cash payments or receipts over the expected life of the financial instrument or a shorter period, where appropriate, to the net carrying amount of the financial asset or liability.
Page 36 OCR 0.930
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Pajak penghasilan Perlakuan akuntansi atas perpajakan Grup sesuai dengan PSAK No. 212 "Pajak Penghasilan". Pajak kini Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak tahun berjalan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Bunga dan denda atas pajak disajikan sebagai bagian dari pendapatan atau beban lainnya: Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, jika diajukan keberatan, pada saat surat keputusan atas keberatan diterima, atau jika mengajukan permohonan banding, pada saat surat keputusan banding diterima, atau jika mengajukan permohonan peninjauan kembali, pada saat permohonan peninjauan kembali diterima Pajak tangguhan Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas konsekuensi pajak pada masa mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas pada setiap tanggal pelaporan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, sepanjang besar kemungkinan perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa depan. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut. Pada akhir setiap periode pelaporan, Grup menilai kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui. Grup mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan akan tersedia untuk pemulihannya. 2 9. Income tax The accounting treatment for taxation of the Group is in accordance with SFAS No. 212 "Income Taxes". Current tax Current income tax assets and liabilities for the current year are measured at the amount expected to be recovered from or paid to the taxation authority. Current tax expense is determined based on the taxable profit for the year computed using the prevailing tax rates. Interests and penalties are presented as part of other income or expenses. Amendments to tax obligations are recorded when a tax assessment letter is received or, if appealed against, when the result of the appeal is received, or, if appealed, by the time the appeal decision is received, or when applying for a judicial review, upon reguest reconsideration is received. Detfered tax Deferred tax assets and liabilities are recognized using the liability method for the future tax conseguences attributable to differences between the carrying amounts of existing assets and liabilities in the financial statements and their respective tax bases at each reporting date. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporary differences and accumulated fiscal losses to the extent that if is probable that taxable profit will be available in future years against which the deductible temporary differences and accumulated fiscal losses can be ufilized. The carrying amount of a deferred tax asset is reviewed at the end of each reporting period and reduced to the extent that it is no longer probable that sufficient taxable profit will be available to allow the benefit of part or all of that deferred tax asset to be utilzed. At the end of each reporting period, the Group reassesses unrecognized deferred tax asset. The Group Tecognizes a previously unrecognized deferred tax asset to the extent that it has become probable that future taxable profit will allow the deferred tax asset to be recovered.
Page 37 OCR 0.919
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) Pajak penghasilan (lanjutan) Pajak final Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat final. Pajak final tetap dikenakan atas nilai bruto transaksi walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 212 “Pajak Penghasilan" Dividen Pembagian dividen kepada pemegang saham Grup diakui sebagai liabilitas dalam laporan posisi keuangan di periode dimana pembagian dividen diumumkan. Informasi segmen Informasi segmen diungkapkan sesuai dengan PSAK No. 108 "Segmen Operasi" Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: Ii. Yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama): ii. Hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya: dan iii. Tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Laba per saham dasar Laba per saham dihitung sesuai dengan PSAK No. 233 "Laba per saham". Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan. Biaya emisi saham Biaya emisi saham disajikan sebagai bagian dari tambahan modal disetor dan tidak disusutkan 28 9. Income tax (continued) Final tax Tax regulation in Indonesia determined that certain taxable income is Subject to final tax. Final tax is applied to the gross value of transactions even when the parties carrying the transaction is recognizing losses. Final tax is no longer governed by SFAS No. 212 , “Income Tax'. r Dividends Dividends distributed to the Group's shareholders are recognized as a liability in the Group's statement of financial position in the period in which the dividends are deciared. s. Segment information Segment information is disclosed in accordance with SFAS No. 108 "Operating Segments". Segment information is prepared using the accounting policies adopted for preparing and presenting the financial statemenis. An operating segment is a component of an entity: i That engages in business activities which it may ear revenue and incur expenses (including revenue and expenses relating to the transaction with other components of the same entity): li. Whose operating results are reviewed regulariy by the entity's chief operating decision maker to make decision about resources to be allocated to the segments and assess its performance: and Ill. For which discrete financial information is available. t Basic earnings per share Earnings per share is calculated in accordance with SFAS No. 233 "Earnings per share". Basic earnings per share is computed by dividing net earnings attributable to the owners of the Company by the weighted average number of shares outstanding during the year. U. Share issuance cost Share issuance costs are presented as part of additional paid- in capital and not amortized.
Page 38 OCR 0.935
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. PERTIMBANGAN DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING 3 PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) SIGNIFICANT ACCOUNTING ESTIMATION AND JUDGEMENTS Pertimbangan dalam penerapan kebijakan akuntansi Pertimbangan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup adalah klasifikasi aset dan liabilitas keuangan. Grup mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan sesuai dengan ketentuan di dalam PSAK No. 109. Setiap kelompok aset dan liabilitas keuangan memiliki dampak perlakuan akuntansi yang berbeda, Sumber estimasi ketidakpastian Asumsi dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada tolak ukur yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Keadaan dan asumsi mengenai perkembangan masa depan yang ada saat ini dapat berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. Penyusutan aset tetap Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari aset yang bersangkutan yang berkisar antara 4 hingga 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya diperkirakan. Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai residu dari aset tetap dan karenanya biaya penyusutan masa depan memiliki kemungkinan untuk direvisi. Liabilitas imbalan pascakerja Pengukuran liabilitas dan beban imbalan pascakerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi aktuarial yang digunakan Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan sebelumnya, diperlakukan sesuai dengan kebijakan akuntansi sebagaimana diuraikan dalam catatan 2 atas Laporan Keuangan. 29 Judgements made in the application of accounting policies The judgments made by management in the process of applying the Group accounting policies which have the most significant effects on the amounts recognized in the financial statements is Classification on financial assets and Iiabilities. The Group classifies its financial assets and liabilities in accordance with the reguirement under SFAS No. 109. Each category of financial assets and liabilities has difference impact on the accounting. Key source of estimation uncertainty The key assumptions concerning the future and other key sources of uncertainty of estimation at the reporting date that have a significant risk of causing material adjustments to the carrying amounis of assets and liabilities within the next financial year are disclosed below. The Group based its assumptions and estimates On parameters available when the financial statements were prepared. Existing circumstances and assumptions about future developments may change due to market changes or circumstances arising beyond the control of the Company. Such changes are reflected in the assumptions when they occur. Depreciation of fixed assets Fixed assets are depreciated using the straight-line method over the estimated economic useful lives of the assets within 4 to 20 years, a common live expectancy. Changes in the expected level of usage and technological development could impact the economic useful lives and residual values of fixed assets and mining properties therefore future depreciation charges could be revised. Post-employment benefits liabilities Measurement of the Group liabilites and post- employment benefits expenses are dependent on its selection of certain actuarial assumption. Those assumptions include, among others, the discount rate, annual increase salary rate, annual employee resignation rate, disability rate, retirement age and mortality rights. 'Actual results that differ from the prior assumptions accounted for in accordance with the accounting policies as described in note 2 to Financial Statemenis.
Page 39 OCR 0.923
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 For the year ended December 31, 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 3. PERTIMBANGAN DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING ESTIMATION AND JUDGEMENTS Liabilitas imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits Iiabilities (continued) Meskipun Grup berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal 'Although the Group believes that the assumptions at the reporting pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai, perbedaan signifikan date were reasonable and appropriate, significant differences in pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang actual results or significant changes in assumptions may materially ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material liabilitas dan aftect the Group liabilites and post- employment benefits beban imbalan pascakerja. @xpenses. Pajak penghasilan Income tax Berdasarkan peraturan perpajakan di Indonesia, Grup mengajukan Under the tax laws of Indonesia, the Group submit tax returns on Surat Pemberitahuan Pajak atas dasar penilaian sendiri. Otoritas the basis of self assessment. The tax authorities may assess or pajak dapat menilai atau mengubah pajak dengan pembatasan amend taxes within the statute of limitation under the prevailing berdasarkan peraturan yang berlaku. Grup memiliki eksposur regulations. The Group has exposure to income taxes since terhadap pajak penghasilan karena adanya pertimbangan signifikan significant judgment is involved in determining the Group provision dalam menentukan provisi pajak penghasilan. Adanya transaksi dan for income taxes. There are certain transactions and computations perhitungan tertentu dalam penentuan pajak menghasilkan for which the ultimate tax determination is uncertain during the ketidakpastian selama kegiatan bisnis normal. Grup mengakui ordinary course of business. The Group recognize liabilities for kewajiban pajak berdasarkan estimasi apakah pajak tambahan akan expected tax issues based on estimates of whether additional terutang. Jika hasil final pajak berbeda dari jumlah yang sebelumnya taxes will be due. Where the final tax outcome of these matters is diakui, perbedaan tersebut diakui ketika penentuan tersebut dibuat, different from the amounts that were initially recognised, such Nilai tercatat liabilitas pajak saat ini diungkapkan dalam catatan 14b. differences are recognised when determination is made. The carrying amount of the current tax liabilities are disclosed in notes 14b. 4. SELISIH TRANSAKSI DENGAN KEPENTINGAN NON 4. DIFFERENCE DUE TO TRANSACTION WITH NON PENGENDALI CONTROLING INTEREST PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM) PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM) Pada tahun 2023, Perusahaan membeli saham PT Rainbow Tubulars In 2023, the Company purchased 4,395,600 shares of PT Rainbow Manufacture (RTM) milik PT Sunda Optima Pipe sebanyak 4.395.600 Tubulars Manufacture (RTM) owned by PT Sunda Optima Pipe at a lembar dengan harga Rp70.659.270.000 Kepemilikan Perusahaan di price of IDR 70,659,270,000. The Company's ownership in RTM RTM berubah dari 6096 menjadi 99,969b dan tanpa menyebabkan changed from 6054 to 99.967 and without causing a loss of control hilangnya pengendalian Perusahaan terhadap RTM. Selisih antara Company against RTM. The difference between the carrying jumlah tercatat kepentingan non pengendali yang disesuaikan amount of non-controlling interests adjusted for fair value and the dengan nilai wajar dan imbalan yang dibayarkan tanggal 31 consideration paid on December 31, 2023 is as follows: Desember 2023 adalah sebagai berikut: Nilai tercatat kepentingan non pengendali Carrying value of non-controliing interests yang diperoleh 66.333.234.656 which is obtained Imbalan yang dibayarkan 70.659.270.002 Consideration paid Selisih transaksi dengan Difference in transaction with kepentingan non pengendali non controlling interest Selisih antara imbalan yang dibayarkan dan nilai tercatat kepentingan The difference between the consideration paid and the carrying non pengendali yang diperoleh, dicatat dalam ekuitas yang dapat value of the non-controlling interests acguired is recorded in eguity diatribusikan kepada pemilik Grup sebagai selisih transaksi dengan atiributable to the Group owner as a difference from transactions kepentingan non pengendali. with non-controlling interests. 30
Page 40 OCR 0.924
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EGUIVALENTS 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Kas 87.231.944 75.224.489 Cash Bank Banks Rupiah Rupiah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 170.413.235.227 112.445.525.525 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank UOB Indonesia Tbk 29.327406.217 612.936.245 PT Bank UOB Indonesia Tbk PT Bank ICBC Indonesia 6.347.038.690 21.779.089 PT Bank ICBC Indonesia PT Bank Central Asia Tbk 3.253.607.923 475.832.848 PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Hibank Indonesia 2.162.263.552 5.031.484.197 PT Bank Hibank Indonesia PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 13.163.200 276.256.818 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Bank of China (Hongkong) Limited 3.910.000 4.250.000 Bank of China (Hongkong) Limited Sub jumlah 211.520.624.809 118.868.064.722 Sub total UsD usp PT Bank UOB Indonesia 27.995.618.275 - PT Bank UOB Indonesia PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 13.359.528.396 10.039.750.123 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank ICBC Indonesia 24.732.327 1.025.248.873 PT Bank ICBC Indonesia PT Bank Central Asia Tbk 14.605.928 14.883.196 PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - 14.650.530 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sub jumlah 41.394.484.926 1.094.532.722 Sub total Sub jumlah 252.915.109.735 129.962.597.444 Sub total Deposito Deposits PT Bank UOB Indonesia 1.200.000.000 13.200.000.000 PT Bank UOB Indonesia PT Bank Hibank Indonesia 5 20.000.000.000 PT Bank Hibank Indonesia Sub jumlah 1.200.000.000 33.200.000.000 Sub total USD usp PT Bank UOB Indonesia 1.079.390.520 - PT Bank UOB Indonesia Sub jumlah 1.079.390.520 - Sub total Jumlah 255.281.732.199 163.237.821.933 Total Tingkat bunga deposito berjangka per tahun 3,576 - 4,25Y0 4,250 - 3,50 Annual time deposit interest rate Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tidak terdapat saldo kas dan setara kas dengan pihak berelasi. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, semua kas di bank dan deposito berjangka disimpan di bank pihak ketiga. Terdapat kas di bank digunakan sebagai jaminan. (catatan 6) 31 As of December 31, 2024 dan 2023 there are no cash and cash eguivalents with related parties. On December 31, 2024 and 2023, all cash in banks and time deposits are held in third party banks. There is cash in the bank used as collateral. (note 6)
Page 41 OCR 0.935
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 6. KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANYA PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 6. RESTRICTED CASH Saldo kas yang dibatasi penggunaanya pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 merupakan penempatan kas Perusahaan pada PT Bank ICBC Indonesia yang digunakan untuk jaminan atas kerjasama jual beli gas dengan PT Perusahaan Gas Negara masing-masing sebesar Rp1.127.860.712 dan Rp1.011.090.857. PIUTANG USAHA Restricted cash balances as of December 31, 2024 dan 2023 represent the Company's cash placements with PT Bank ICBC Indonesia which are used as collateral for the gas sale and purchase agreement with PT Perusahaan Gas Negara amounting to IDR1.127.860.712 and IDR1,011.090,857, respectively. 7. TRADE RECEIVABLES Piutang usaha berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Trade receivables based on customer are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Pihak ketiga PT Pertamina EP 40.806.694.934 PT Pertamina Hulu Rokan 18.721.190.070 PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi 14.999.028.900 Dart Energy, Pte. Ltd 1.055.082.560 Soconord Group - Third parties 8.128.114.540 PT Pertamina EP 60.472.254.530 PT Pertamina Hulu Rokan PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi 1.055.082.560 Dart Energy, Pte. Ltd Lain-lain (masing-masing dibawah 1 miliar) 988.993.700 Sub jumlah 76.570.990.164 Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (1.845.168.167) Jumlah 74.725.821.997 8.437.326.270 Soconord Group 1.584.014.792 Others (each below 1 billion) 79.676.792.692 Sub total Less: (1.810.093.149) Allowance for impairment losses 77.866.699.543 Total Piutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Trade receivables based on currency are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Pihak ketiga Dalam Rupiah 56.019.706.246 Dalam US Dollar 20.551.283.018 Sub jumlah 76.570.990.164 Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (1.845.168.167) Jumlah 74.725.821.997 Third parties 70.485.255.835 In Rupiah 9.191.536.857 In US Dollar 79.676.792.692 Sub total Less: (1.810.093.149) Allowance for impairment losses 77.866.699.543 Total 32
Page 42 OCR 0.922
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 7. PIUTANG USAHA (lanjutan) 7. TRADE RECEIVABLES (continued) Piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut: Trade receivables based on aging schedules are as follows: 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Belum jatuh tempo 49.780.606.147 54.638.595.160 Current 1 -30 hari 24.753.684.390 22.562.433.294 1-30 days 31-60 hari 191.531.460 653.171.090 31-60 days Lebih dari 60 hari 1.345.168.167 1.822.593.148 More than 60 days Sub jumlah 76.570.990.164 79.676.792.692 Sub total Dikurangi: Less, Cadangan kerugian penurunan nilai (1.345.168.167) (1.810.093.149) Allowance forimpairment losses Jumlah 14.725.821.997 77.866.699.543 Total Perubahan saldo cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai The movements in the balance of allowance for impairment losses berikut: are as follows. 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Saldo awal 1.810.093.149 1.897.567.352 Beginning balance Selisih kurs 35.075.018 5 Exchange differences Pemulihan - (87.474.203) Reversal Jumlah 1.845.168.167 1.810.093.149 Total Berdasarkan hasil penelaahan terhadap adanya indikasi penurunan Based on the results of the review of indications of impairment at nilai pada akhir periode, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan the end of the period, management believes the established yang dibentuk cukup untuk menutupi penurunan nilai dari piutang allowance is sufficient to cover impairment of trade receivables. usaha, Seluruh piutang usaha tidak dikenakan jaminan dan bunga. All trade receivables are not subject to collateral and interest. 8. PERSEDIAAN 8. INVENTORIES 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Barang jadi 178.498.659.962 200.452.283.257 Finished goods Bahan baku 54.329.402.998 47.922.903.252 Raw material Suku cadang 29.264.262.352 21.238.215.431 Spare parts Jumlah 262.092.325.312 269.613.401.940 Total Berdasarkan hasil penelaahan atas nilai realisasi neto dan keadaan fisik persediaan pada akhir periode, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan yang dibentuk cukup untuk menutupi penurunan nilai dari persediaan 33 Based on the review of net realizable value and physical condition of the inventories at the end of period, management believes the established allowance is sufficient to cover impairment of the inventory.
Page 43 OCR 0.929
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 8. PERSEDIAAN (lanjutan) 8. INVENTORIES (continued) Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kerugian atas Inventories are insured against risks of loss from fire and other kebakaran dan risiko lainnya kepada PT Asuransi Umum BCA risks to PT Asuransi Umum BCA with sum insured of dengan nilai pertanggungan sebesar Rp30.000.000.000 per 31 Rp30,000,000,000 as of 31 December 2024 and 2023, which in the Desember 2024 dan 2023 yang menurut pendapat manajemen telah opinion of management is adeguate to cover possible losses from memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko-risiko such risks. tersebut. Persediaan dijadikan jaminan utang pada PT Bank Central Asia Tbk. Inventories are used as collateral for debts at PT Bank Central Asia (catatan 17) Tbk. (note 17) Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, biaya persediaan yang As of December 31, 2024 dan 2023, the cost of inventories diakui sebagai beban dan disajikan sebagai “Beban pokok penjualan" recognized as expense and are presented as "Cost of goods sold” masing-masing sebesar Rp603.959.220.981 dan amounted to 1DR603,959.220,981 and IDR493,431,967,250 , Rp493.431.967.250, respectively. 9. UANG MUKA 9, ADVANCE PAYMENT 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Aset lancar Current assets Pembelian barang jadi 7.642.680.252 2.069.512.506 Purchase of finished goods Jaminan 3.517.998.506 8.712.221.179 Deposits Operasional 1.332.830.205 173.756.678 Operational Sub jumlah 12.493.508.963 10.955.490.363 Sub total Aset tidak lancar Non current assets Pembelian aset tetap 45.479.064.719 47.676.030.346 Purchase of fixed assets Kontruksi 1.436.882.763 ta Construction Sub jumlah 46.915.947.482 47.676.030.346 Sub total Jumlah 59.409.456.445 58.631.520.709 Total Uang muka pembelian aset tetap 31 Desember 2024 dan 2023, merupakan uang muka untuk pembelian mesin proyek RTM Plant Il di Batam dan peralatan di PSM. Advance for purchase of fixed assets As of December 31, 2024 and 2023, represent advance for the purchase of machinery for the RTM Plant II project in Batam and eguipment in PSM.
Page 44 OCR 0.920
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 10. BIAYA DIBAYAR DIMUKA PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31. 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 10. PREPAID EXPENSES 31 Desember 2024/ December 31, 2024 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Sewa 425.687.361 424.126.921 Rent Asuransi 211.944.518 171.157.086 Insurance Lainnya 82.176.216 64.800.000 Others Jumlah 719.808.095 660.084.007 Total 11. ASET HAK-GUNA 11. RIGHT-OF-USE ASSETS 31 Desember/December 31, 2024 Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/ Beginning balance Addition Deductions Ending balance Aset hak guna Right of use assets Bangunan 3.000.000.000 5 ba 3.000.000.000 Building Kendaraan 300.500.000 - 300.500.000 - Vehicles Jumlah 3.300.500.000 “ 300.500.000 3.000.000.000 Total Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation Bangunan 583.333.333 1.000.000.000 bi 1.583.333.333 Building Kendaraan 91.997.917 30.512.500 122.510.417 “ Vehicles Jumlah 675.331.250 1.030.512.500 122.510.417 1.583.333.333 Total Nilai tercatat neto 2.625.168.750 1.416.666.667 Net carrying value 31 Desember/December 31, 2023 Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhiri Beginning balance Addition Deductions Ending balance Aset hak guna Right of use assets Bangunan 350.000.000 3.000.000.000 350.000.000 3.000.000.000 Building Kendaraan 607.900.000 Si 307.400.000 300.500.000 Vehicles Jumlah 957.900.000 3.000.000.000 657.400.000 3.300.500.000 Total Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation Bangunan 189.583.329 743.750.004 350.000.000 583.333.333 Building Kendaraan 131.931.250 68.937.500 108.870.833 91.997.917 Vehicles Jumlah 321.514.579 812.687.504 458.870.833 675.331.250 Total Nilai tercatat neto 636.385.421 2.625.168.750 Net carrying value Beban penyusutan aset hak-guna dicatat pada beban usaha (catatan 26). Transaksi sewa mengandung opsi perpanjangan yang dapat diambil oleh Grup sebelum masa berakhirnya kontrak serta Grup tidak dapat mengalihkan hak sewa kepada pihak lain. Tidak terdapat ketentuan mengenai utang sewa kontijen, dan ketentuan yang berkaitan dengan opsi pembelian dan eskalasi beserta syarat syaratnya. 35 Depreciation of right-of-use assets is recorded in operating expenses (note 26). Leases contain extension options exercisable by the Group before the end of the contract period and the Group cannot transfer the lease rights to the other party. There are no provisions regarding contingent lease payable, and provisions relating to the option of purchase and escalation along with the terms.
Page 45 OCR 0.851
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 For the year ended December 31, 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 12, ASET TETAP 12, FIXED ASSETS 31 Desember/December 31, 2024 Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir! Beg. Balance Addition Deductions Reclassification Ending balance Harga perolehan Kepemilikan langsung Direct ownership Tanah 39.869.870.625 15.744.000.000 - - 55.613.870.625 Land Bangunan 61.807.518.154 - - " 61.807.518.154 Building Mesin 87.493.434.717 20.867.479.920 (104.111.540) (13.728.374.165) 94.528.428.932 Machine Alat pengangkutan : 1.445.770.333 : 13.728.374.165 15174144498 Transportation eguipment Peralatan dan Office eguipment perabotan kantor 3.819.042.658 2.221.647.815 (41.302.251) - 6.005.388.222 and furniture Kendaraan 3.205.061.636 685.672.270 - 300.500.000 4.191.233.906 Vehicle Harga perolehan 196.194.927.790 40.970.570.338 (145.413.791) 300.500.000 237.320.584.337 Acguisition cost Aset dalam Assets under penyelesaian 63.592.022.483 160.489.794.792 2 5 224.081.817.275 constru Akumulasi penyusutan 'Accumulated depreciation Kepemilikan langsung Direct ownership Bangunan 19.307.929.704 3.384.239.928 - (22.350.706) 2.669.818.926 Building Mesin 36.388.338.957 7.109.484.176 (104.111.540) (4.408.938.524) 38.984.773.069 Machine Alat pengangkutan - 180.721.292 - 4.408.938.524 4.589.659.816 Transportation eguipment Peralatan dan Office eguipment perabotan kantor 2.579.877.973 750.920.612 (41.302.251) 22.350.706 3.311.847.040 and furniture Kendaraan 1.394.392.510 306.363.431 2 122.510.417 1.823.266.358 Vehicle Akumulasi penyusutan — 59.670.539.144 1.731.729.439 (145.413.791) 122.510.417 71.379.365.209 Accumulated depreciation Nilai tercatat neto 200.116.411.129 390.023.036.403 Net carrying value 31 Desember/December 31, 2023 Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/ Beg. Balance Addition Deductions Reclassification Ending balance Harga perolehan 'Acguisition cost Kepemilikan langsung Direct ownership Tanah 39.869.870.625 . 2 5 39.869.870.625 Land Bangunan 61.303.168.574 372.349.580 - 132.000.000 61.807.518.154 Building Mesin 108.763.189.465 4.253.845.252 (26.523.600.000) 1.000.000.000 87.493.434.717 Machine Peralatan dan Office eguipment perabotan kantor 3.049.805.541 886.409.668 (117.172.551) " 3.819.042.658 and furniture Kendaraan 1.821.997.636 1.520.264.000 (444.600.000) 307.400.000 3.205.081.636 Vehicle Harga perolehan 214.808.031.841 7.032.868.500 (27.085.372.551) 1.439.400.000 196.194.927.790 Acguisition cost Aset dalam Assets under penyelesaian 838.507.985 64.192.914.498 - (1.439.400.000) 63.592.022.483 construction Akumulasi penyusutan 'Accumulated depreciation Kepemilikan langsung Direct ownership Bangunan 15.940.819.254 3.367.110.450 - - 19.307.929.704 Building Mesin 56.618.019.555 6.293.919.402 (26.523.600.000) - 36.388.338.957 Machine Peralatan dan Office eguipment perabotan kantor 2.315.177.828 381.610.446 (116.910.301) - 2.579.877.973 and fumiture Kendaraan 1.600.925.448 129.196.229 (444.600.000) 108.870.833 1.394.392.510 Vehicle Akumulasi penyusutan — 76.474.942.087 10.171.836.527 (27.085.110.301) 108.870.833 59.670.539.444 Accumulated depreciation Nilai tercatat neto 13971.597.739 200.16.411.129 Net carrying value 36
Page 46 OCR 0.937
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 12. ASET TETAP (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 12. FIXED ASSETS (continued) Beban penyusutan aset tetap dialokasikan sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 The allocation of depreciation expense of fixed assets are as 31 Desember 2023/ 9.618.858.130 2.112.871.309 Beban pokok penjualan (catatan 25) Beban usaha (catatan 26) December 31, 2023 8.782.900.161 Cost of goods sold (note 25) 1.388.936.366 Operating expense (note 26) Jumlah 11.731.729.439 10.171.836.527 Total Rincian atas penjualan aset tetap adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ The details of the sale of fixed assets are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2024 Hasil dari pelepasan aset tetap 2.252.253 Dikurang Nilai tercatat aset tetap - Keuntungan atas pelepasan aset tetap 2.252.253 December 31, 2023 608.857.657 Proceeds from disposal of fixed assets Less: (262.250) Carrying value of fixed assets Gain on disposal 606.595.407 of fixed assets Aset dalam penyelesaian sebesar Rp215,770,684,711 merupakan pembangunan Plant 2 PT Rainbow Tubulars Manufacture yang berlokasi di batam dan pembelian mesin produksi. Proyek diperkirakan akan selesai pada tahun 2026. Pada tanggal 31 Desember 2024 presentase penyelesaian dari aset dalam penyelesaian tesebut (secara finansial) adalah 25-3594. Aset dalam penyelesaian sebesar Rp8.311.132.564 merupakan pembelian mesin dan peralatan milik anak perusahaan PT Petro Synergy Manufacturing yang belum beroperasi. Biaya pinjaman yang dikapitalisasi oleh Perusahaan selama tahun 2024 dan 2023 adalah sebesar Rp6.728.068.146 dan Rp3.103.663.193 atas bunga pinjaman dari PT Bank UOB Indonesia dan PT Bank Hibank Indonesia. (catatan 17) Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan potensial atas aset tetap. Oleh karena itu, tidak diperlukan provisi atas kerugian penurunan nilai aset tetap. Grup mengasuransikan aset tetap kepada PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi Umum BCA, PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi, dan PT Asuransi Astra Buana dengan nilai — pertanggungan — sebesar Rp112.608.137.622 per 31 Desember 2024 dan PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi Umum BCA, PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi, dan PT Asuransi Astra Buana dengan nilai pertanggungan sebesar Rp59.901.880.000 per 31 Desember 2023. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang mungkin akan dialami oleh Perusahaan. Grup memiliki beberapa bidang tanah dan bangunan terletak di Batam dengan hak legal berupa hak guna bangunan (HGB) seluas 88.709 m2 dengan jangka waktu 20-30 tahun yang akan jatuh tempo pada tahun 2030 sampai dengan 2038. 37 Construction in progress amounting to IDR215,770,684,711 represents the construction of Plant 2 of PT Rainbow Tubulars Manufacture located in batam and the purchase of production machinery. The project is expected to be completed in 2026. As at Desember 31, 2024, the percentage of completion of the construction in progress (in financial terms) is 2596-3596. Construction in progress amounting to 1DR8,311,132,564 represents the purchase of machinery and eguipment belonging to a subsidiary of PT Petro Synergy Manufacturing which is not yet Operational. Borrowing costs capitalised by the Company during 2024 and 2023 amounted to IDR6.728.068.146 and IDR3,103,663,193 for interest on loans from PT Bank UOB Indonesia and PT Bank Hibank Indonesia, respectively. (note 17) Management believes that there is no potential impairment on the value of fixed assets. Thus, no provision for impairment losses of fixed assets. The Group insured its property and eguipment with PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi Umum BCA, PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi, and PT Asuransi Astra Buana with sum insured of IDR112,608,137,622 as of December 31, 2024 and PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi Umum BCA, PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi, and PT Asuransi Astra Buana with sum insured of IDR59,901,880,000 as of December 31, 2023. Management believes that the sum insured is adeguate to cover possible losses that may be incurred by the Company. The Group owns several lands and buildings located in Batam with legal rights in the form of building use rights (HGB) covering an area of 88.709 m2 with a period of 20-30 years which will mature in 2030 to 2038.
Page 47 OCR 0.915
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 12. ASET TETAP (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31. 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 12. FIXED ASSETS (continued) Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai perolehan aset tetap Grup yang telah disusutkan penuh namun masih digunakan masing-masing sebesar Rp4.463.479.642 dan Rp3.872.254.342 yang terdiri atas gedung, mesin, peralatan dan perlengkapan kantor. Tanah dan bangunan dijadikan jaminan utang pada PT Bank Hibank PT Bank UOB Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (catatan 17), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (catatan 37) . UTANG USAHA As of December 31, 2024 and 2023, the costs of the Groups fixed assets that have been fully depreciated but are still being utilized amounted to 1DR4.463.479.642 and 1DR3.872.254.342 respectively, which consist of building, machine, furniture and office eguipment. Land and buildings are used as collateral for debts at PT Bank Hibank, PT Bank UOB Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (note 17) and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (note 37) 13. TRADE PAYABLES Utang usaha berdasarkan pemasok adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Trade payables based on supplier are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Pihak ketiga Join Power Co., Ltd 36.494.170.429 Power Linkage Corporation Co., Ltd 34.917.791.173 Gold Star Energy., Ltd 25.480.416.562 PT Lixicon Indonesia 5.244.040.065 PT Elnusa Fabrikasi Kontruksi 1.183.283.600 Jiangsu Jinshi Machinery Co.,Ltd 1.098.676.000 PT Enertch Indo 53 Lain-lain (masing-masing dibawah 1 miliar) 5.657.454.995 Jumlah 110.075.832.824 Third parties 10.320.818.201 Join Power Co., Ltd 47.826.800.170 Power Linkage Corporation Co.. Ltd - Gold Star Energy., Ltd 5 PT Lixicon Indonesia 2 PT Elnusa Fabrikasi Kontruksi - Jiangsu Jinshi Machinery Co.,Ltd 2.294.044.359 PT Enertch Indo 5.634.422.210 Others (each below 1 billion) 66.076.084.940 Total trade payable Utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Trade payables based on currency are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Pihak ketiga Dalam China Yuan 70.880.359.957 Dalam US Dollar 28.004.667.811 Dalam Rupiah 1.190.805.056 Dalam SG Dollar 5 Jumlah 110.075.832.824 Third parties 55.932.791.405 In CNY 4.456.231.189 In US Dollar 5.622.646.346 In Rupiah 64.416.000 In SG Dollar 66.076.084.940 Total Seluruh utang usaha tidak dikenakan jaminan dan bunga. 38 All trade payables are not subject to collateral and interest.
Page 48 OCR 0.928
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 14. PERPAJAKAN PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 14. TAXATION a. Pajak dibayar dimuka 31 Desember 2024/ December 31, 2024 a. Prepaid tax 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Perusahaan Pajak pertambahan nilai Pajak penghasilan: 23.995.036.192 The Company Value added tax Income tax: - Article 21 12.709.464.726 12.709.464.726 Sub total Pasal 21 494 386.885 Sub jumlah 24.489.422.877 Entitas anak Pajak pertambahan nilai 1.721.229.055 Pajak penghasilan. Subsidiaries Value added tax Income tax, 3 Article 21 - Article 22 1.075.021.948 1.075.021.948 Sub total Pasal 21 15.733.466 Pasal 22 83.980.175 Sub jumlah 1.820.942.696 Jumlah 26.310.365.573 13.784.486.674 Total Pada tanggal 16 Februari 2023, Perusahaan menerima Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPM-KP) sebesar Rp98.995.368 dari kelebihan pembayaran PPN masa pajak tahun 2017. Perusahaan telah menerima restitusi ini pada bulan Februari 2023. Pada tanggal 1 dan 6 Maret 2023, Perusahaan menerima Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPM-KP) sebesar Rp76.920.336 dan Rp31.198.498 dari kelebihan pembayaran PPN masa pajak tahun 2017. Perusahaan telah menerima restitusi ini pada bulan Maret 2023, Pada tanggal 21 Juni 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) atas Pajak Pertambahan Nilai masa pajak September 2022 sebesar Rp5.995.865.740 dari Rp5.995.865.740. Pada Juli 2023, Perusahaan telah menerima restitusi ini sebesar Rp5.995.865.740. Pada tanggal 21 Juni 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) atas Pajak Pertambahan Nilai masa pajak Desember 2022 sebesar Rp1.407.308.886 dari Rp1.407.308.886. Pada Juli 2023, Perusahaan telah menerima restitusi ini sebesar Rp1.407.308.886. Pada tanggal 05 Desember 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) atas Pajak Pertambahan Nilai masa pajak Juli 2023 sebesar Rp5.703.592.555 dari Rp5.705.970.933. Pada Desember 2023, Perusahaan telah menerima restitusi ini sebesar Rp5.703.592.555, 39 On February 16 2023. the Company received an Order to Pay Excess Tax (SPM-KP) amounting to Rp98,995,368 from the excess VAT payment for the May 2017 tax period. The Company received this refund in February 2023. On March 1 and 6, 2023, the Company received an Order to Pay Excess Tax (SPM-KP) amounting to Rp76,920,386 and Rp31,198,498 from the excess VAT payment for the 2017 tax period. The Company received this refund in March 2023. On June 21, 2023, the Company received a Tax Overpayment Assessment Letter (SKPLB) for Value Added Tax for the September 2022 tax period amounting to Rp5,995,865,740 from Rp5,995.865,740. In July 2023, the Company has received this refund amounting to Rp5,995,865, 740. On June 21, 2023, the Company received a Tax Overpayment Assessment Letter (SKPLB) for Value Added Tax for the December 2022 tax period amounting to Rp1,407,308,886 from Rp1,407,308,886. In July 2023, the Company received this restitution amounting to Rp1,407,308,886, On December 5, 2023, the Company received a Tax Overpayment Assessment Letter (SKPLB) for Value Added Tax for the July 2023 tax period amounting to Rp5,703,592,555 from Rp5,705,970,933. In December 2023, the Company received this restitution mounting to Rp5, 703,592,555.
Page 49 OCR 0.904
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 14. PERPAJAKAN (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 14. TAXATION (continued) a. Pajak dibayar dimuka (lanjutan) Pada tanggal 14 Mei 2024, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) atas Pajak Pertambahan Nilai masa pajak Agustus 2023 sebesar Rp5.618.177.269 dari Rp5.618.177.269. Pada Juni 2024, Perusahaan telah menerima restitusi ini sebesar Rp5.618.177.269. b. Utang pajak 31 Desember 2024/ December 31, 2024 a. Prepaid tax (continued) On May 14, 2024, the Company received a Tax Overpayment Assessment Letter (SKPLB) for Value Added Tax for the August 2023 tax period amounting to IDR5,618,177,269 from IDR5,618,177,269. In June 2024, the Company received this restitution amounting to Rp5.618, 177,269. b. Tax payables 31 Desember 2023/ Perusahaan Pajak pertambahan nilai Pajak penghasilan: Estimasi pasal 29 2.772.209.259 20.481.882.151 Pasal 25 111.577.892 Pasal 23 26.792.920 Pasal4 (2) 1.436.269 Pasal 21 2 Sub jumlah 24.393.898.491 Entitas anak Pajak penghasilan: Estimasi pasal 29 9.008.110.075 Pasal 25 1.171.871.204 Pasal 4 (2) 167.827.544 Pasal 23 16.507.447 Pasal 21 5 Sub jumlah 10.364.316.270 Jumlah 34.758.214.761 C. Manfaat / (beban) pajak penghasilan 31 Desember 2024/ December 31, 2023 The Company 17.620.391.852 Value added tax Income tax. 2.694.514.431 Estimation article 29 1.080.347.565 Article 25 48.118.801 Article 23 853.194 Article 4 (2) 286.338.711 Article 21 21.730.584.554 Sub total Subsidiaries Income tax: 8.328.277.507 Estimation article 29 539.111.394 Article 25 7.247.165 Article 4 (2) 112.454.335 Article 23 46.862.955 Article 21 9.033.953.356 Sub total 30.764.517.910 Total C. Income taxes benefit / (expenses) 31 Desember 2023/ December 31, 2023 The Company (15.240.126.440) Current tax (562.613.012) Deferred taxes (15.802.739.452) Sub total Subsidiaries (14.065.457.120) Current tax 20.073.700 Deferred taxes (14.045.383.420) Sub total December 31, 2024 Perusahaan Pajak kini (36.016.737.680) Pajak tangguhan 6.120.062 Sub jumlah (36.010.617.618) Entitas anak Pajak kini (21.172.898.560) Pajak tangguhan (113.864.682) Sub jumlah (21.286.563.242) Jumlah (57.297.180.860) (29.848.122.872) Total
Page 50 OCR 0.921
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 14. PERPAJAKAN (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 14. TAXATION (continued) c. Manfaat | (beban) pajak penghasilan (lanjutan) Rekonsiliasi antara laba / (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba rugi komersial konsolidasian dengan laba / (rugi) fiskal Perusahaan adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ C. Income taxes benefit / (expenses) (continued) The reconciliation between income / (loss) before tax expense per consolidated statements of operations and taxable income 1 (loss) of the Company is as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 December 31, 2024 Laba sebelum pajak konsolidasian 262.663.547.000 (Laba) / rugi entitas anak (93.220.512.790) Eliminasi 69.248.212.947 130.707.961.314 (62.023.887.721) 52.718.289.665 Consolidated profit before tax (Profit) /loss subsidiaries Elimination Laba sebelum pajak Perusahaan 238.691.24757 121.402.363.258 Profit before tax the Company Temporary difference: (2.472.402.586) Post employement benefits (80.000.000) Impairment losses of receivables (4.928.765) Depreciation (2.557.381.351) Sub total Beda temporer: Imbalan pasca kerja 37.872.077 Kerugian penurunan nilai piutang - Penyusutan (10.053.617) Sub jumlah 27.818.460 Beda tetap: 1.560.146.962 (2.958.296.910) (19.200.000) (73.589.571117) Biaya yang tidak dapat dikurangkan Pendapatan bunga Pendapatan sewa Laba dari entitas anak Permanent difference: Sub jumlah (75.006.621.065) Laba kena pajak Perusahaan 163.712.444.000 Beban pajak kini Perusahaan 36.016.737.680 Dikurangi pajak penghasilan dibayar dimuka: Pasal 22 (1.323.944.750) Pasal 23 (934.436.729) Pasal 25 (13.276.474.050) Estimasi PPh pasal 29 Perusahaan 20.481.882.151 1.476.115.990 Non-deductible expenses (2.489.400.706) Interest income (235.675.677) Rent income (48.322.769.133) Profit from subsidiaries (49.571.729.526) Sub total 9.273.302.000 Taxable income the Company 15.240.126.440 Current tax expense the Company Less prepaid tax income: (729.796.000) Article 22 (1.171.395.634) Article 23 (10.644.420.375) Article 25 2.694.514.431 Income tax art 29 the Company Estimasi penghasilan kena pajak untuk periode 31 Desember 2024 didasarkan atas perhitungan sementara. Jumlah tersebut mungkin berbeda dengan jumlah yang dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan. Laba kena pajak hasil rekonsiliasi untuk tahun 2024 menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan berdasarkan jumlah yang disajikan di atas. Ci) The estimated taxable income for the period December 31, 2024 is based on preliminary calculations. This amount may be different from the amount reported in the Annual Income Tax Retum. The taxable profit of the reconciliation proceeds for 2024 forms the basis for filling out the Annual Income Tax Return based on the amounts presented above.
Page 51 OCR 0.914
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 14. PERPAJAKAN (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 14. TAXATION (continued) C. Manfaat / (beban) pajak penghasilan (lanjutan) Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian laba akuntansi sebelum pajak dengan tarif pajak yang berlaku pada Perusahaan adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 C. Income taxes benefit / (expenses) (continued) The reconciliation between tax burden and the result of multiplying accounting profit before tax by the tax rate applicable to the Company is as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Pajak dihitung pada tarif pajak yang berlaku Pengaruh pajak atas koreksi beda tetap 52.512.074.375 (16.501.456.757) Beban / (manfaat) pajak penghasilan - Perusahaan 36.010.617.618 d. Pajak tangguhan Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Rincian aset pajak tangguhan Grup adalah sebagai berikut: Tax calculated at 26.708.519.917 applicable rate Tax effect of permanent (10.905.780.464) differences Income tax 15.802.739.452 expenses / (benefits) - the Company d. Deferredtax Deferred tax is computed based on the effect of the temporary differences between the financial statement carrying amounts of assets and liabilities and their respective tax bases. The details ofthe Group's deferred tax assets are as follows. 31 Desember/December 31, 2024 Dikreditkan ke pendapatan komprehensif Dikreditkan ke lainnya/ 31 Desember laporan labarugil — Credit to other 20241 1 Januari 2024/ Credit to comprehensive December 31, January 1, 2024 .profit or loss income 2024 Imbalan pasca kerja 858.668.508 (104.801.969) 73.264.269 827.130.808 Post-employment benefits Cadangan kerugian Allowance for penurunan nilai 401.978.042 5 - 401.978.042 impairment loss Penyusutan 97.428.781 (2.742.651) - 94.686.130 Depreciation Jumlah 1.358.075.331 (107.544.620) 73.264.269 1.323.794.980 Total 31 Desember/December 31, 2023 Dikreditkan ke pendapatan komprehensif Dikreditkan ke lainnya/ 31 Desember laporanlabarugi/ — Credit to other 2023| 1 Januari 2023/ Credit to comprehensive December 31, January 1, 2023 profit or loss income 2023 Imbalan pasca kerja 1.312.268.705 (523.854.983) 70.254.786 858.668.508 Post-employment benefits Cadangan kerugian Allowance for penurunan nilai 419.578.043 (17.600.001) - 401.978.042 impairment loss Penyusutan 98.513.109 (1.084.328) - 97.428.781 Depreciation Jumlah 1.830.359.857 (542.539.312) 70.254.786 1.358.075.331 Total 42
Page 52 OCR 0.920
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 14. PERPAJAKAN (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31. 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 14. TAXATION (continued) @e. Administrasi Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku, Perusahaan menghitung, menetapkan dan membayar sendiri jumlah pajak yang terutang (self assessment). Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan dan mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal terhutangnya pajak. 15. BEBAN AKRUAL e. Administration Under the taxation Laws of Indonesia, the Company submits tax retums that are based on self-assessment. The tax authorities can assess or amend the taxes within a period of 5 (five) years from the date the taxes became due. 15. ACCRUED EXPENSES 31 Desember 2024/ December 31, 2024 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Gaji dan tunjangan 4.913.368.676 786.231.419 Salary and allowance Operasional 2.258.016.825 1.555.314.410 Operational Utilitas 1.908.508.802 2.891.809.914 Utility Jumlah 9.079.894.303 5.233.355.743 Total 16. UANG MUKA PELANGGAN 16. SALES ADVANCES Uang muka pelanggan berdasarkan pelanggan adalah sebagai Sales advances based on customer are as follows: berikut: 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Pihak ketiga Third parties PT. Tridaya Esa Pakarti 8.922.488.862 1.560.131.361 PT. Tridaya Esa Pakarti Irawandy Petroleum Logistic Pte. Ltd. 6.147.930.607 - Irawandy Petroleum Logistic Pte. Ltd. PT. Bertie Sukses Makmur PT. Appipa Indonesia PT. CT Advance Technology 2.173.640.401 PT. Inerco Global International 1.042.726.080 Soconord Group - PT. Bestmindotama Semesta - Lain-lain (masing-masing dibawah 1 miliar) 3.851.392.552 2.623.921.221 353.981.364 2 PT. Bertie Sukses Makmur - PT. Appipa Indonesia 5.630.556.074 PT. CT Advance Technology 5 PT. Inerco Global International 10.470.175.885 Soconord Group Jumlah 25.116.081.087 2.550.452.974 PT. Bestmindotama Semesta Others (below 1 billion 1.046.014.791 respectiy) 21.257.331.085 Total
Page 53 OCR 0.928
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 16. UANG MUKA PELANGGAN (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31. 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 16. SALES ADVANCES (continued) Uang muka pelanggan berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Sales advances based on currency are as follows. 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Pihak ketiga Rupiah 18.968.150.480 USD 6.147.930.607 Jumlah 25.16.081.087 Third parties 10.787.155.200 Rupiah 10.470.175.885 USD 21.257.331.085 Total Uang muka pelanggan merupakan uang muka yang diterima dari pelanggan sehubungan dengan penjualan barang. .. UTANG BANK Sales advances represent advances received from customers in relation to sales of goods. 17. BANK LOAN 31 Desember 2024/ December 31, 2024 31 Desember 2023/ December 31, 2023 PT Bank Hibank Indonesia 61.604.458.759 PT Bank UOB Indonesia 42.907.675.335 PT Bank Central Asia Tbk 3.000.000.000 Jumlah 107.512.134.094 Dikurangi: Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun (19.861.429.250) Bagian setelah dikurangi jatuh tempo dalam satu tahun 87.650.704.844 Entitas anak PT Bank Hibank Indonesia 1. Sesuai dengan Perjanjian Kredit Pinjaman Angsuran Berjangka No. 05 tanggal 22 Januari 2020 oleh Notaris Silvia Abbas Sudrajat. SH. SpN., RTM memperoleh fasilitas kredit berupa Pinjaman Angsuran Berjangka dengan maksud untuk keperluan Investasi dengan plafon sebesar Rp14.400.000.000 dengan jangka waktu 60 bulan dan bunga 9,757o p.a (floating) fixed selama 6 bulan pertama. Agunan atas fasilitas kredit tersebut adalah sebagai berikut: - Tanah dan Bangunan dan Sarana Pelengkap SHGB No. 13093/Tanjung Uncang (Gudang) di Latrade Industrial Park Unit G-5 Kel. Tanjung Uncang, Kec. Batu Aji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau atas nama PT Rainbow Tubulars Manufacture. Luas Tanah: 7.500m2, SHGB berlaku hingga 25 Maret 2033. “ 14.804.621.526 PT Bank Hibank Indonesia 48.500.000.000 PT Bank UOB Indonesia 10.000.000.000 PT Bank Central Asia Tbk 73.304.621.526 Total Less (12.880.000.000) Current maturities 60.424.621.526 Net of current maturities Subsidiary PT Bank Hibank Indonesia 1. In accordance with the Term Installment Loan Credit Agreement No. 05 dated January 22, 2020 by Notary Silvia Abbas Sudrajat. SH. SpN., RTM obtained a credit facility in the form of a Term Installment Loan for investment purposes with a ceiling of IDR. 14,400,000,000 with a tenor of 60 months and an interest of 9.7594 p.a (floating) fixed for the first 6 months. Collateral for the credit facility is as follows: - Land and Building and Complementary Facilities SHGB No. 13093/Tanjung Uncang (Warehouse) at Latrade Industrial Park Unit 6-5 Kel. Tanjung Uncang, Kec. Batu Aji, Batam city, Riau Islands Province on behalf of PT Rainbow Tubulars Manufacture. Land Area: 7,500sgm, SHGB the right due on March 25, 2033.
Page 54 OCR 0.928
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 17. UTANG BANK (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31. 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 17. BANK LOAN (continued) Entitas anak (lanjutan) PT Bank Hibank Indonesia (lanjutan Pembatasan tindakan debitur sebagai berikut: - Tidak melakukan perubahan susunan pemegang saham tanpa mendapat persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank. - Tidak menerima suatu kredit atau fasilitas keuangan dari pihak ketiga yang akan berdampak kepada kemampuan membayar Debitur kepada Bank. Berdasarkan surat pemberitahuan penurunan suku bunga pinjaman dari PT Bank Hibank Indonesia dengan nomor 018/SR-MM- 03/1V/2021 pada tanggal 30 April 2021 terdapat perubahan plafon menjadi Rp10.800.000.000 dan bunga 9,256 berlaku sejak tanggal angsuran bulan berikutnya. Pada tanggal 15 Juni 2022, RTM telah memperoleh persetujuan dari PT Bank Hibank Indonesia atas permohonan penarikan jaminan atas nama PT Sunindo Pratama Tbk. 2. Pada tanggal 29 Agustus 2023, telah disetujui fasilitas kredit dari PT Bank Hibank Indonesia dih PT Bank Mayora dengan plafon kredit sebesar Rp63.000.000.000 dan jangka waktu 84 bulan. Tingkat suku bunga pinjaman sebesar 996 per tahun, dengan provisi sebesar 0,546 dan biaya administrasi 0,196 flat dibebankan dimuka. Pinjaman dijamin dengan tanah, bangunan dan sarana pelengkap dan mesin milik RTM. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup telah memenuhi seluruh persyaratan dan pembatasan sesuai dengan perjanjian- perjanjian diatas. Pembayaran pokok pinjaman untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp2.880.000.000 dan nihil. PT Bank UOB Indonesia Sesuai dengan Perjanjian Kredit Pinjaman Angsuran Berjangka No. 06 tanggal 05 April 2023 oleh Notaris Vivin. SH. M.Kn., RTM memperoleh fasilitas kredit berupa CPL (Commercial Property Loan) dengan maksud untuk pembelian kantor dan workshop dengan plafon sebesar Rp48.500.000.000 dengan jangka waktu 72 bulan dan bunga 8,57 p.a. Berasarkan Surat Penyesuaian Suku Bunga Kredit No. 026/ETB/GG/XI/2-23 tanggal 16 November 2023 perihal Perubahan Suku Bunga Fasilitas Pinjaman Mata Uang Rupiah, terdapat perubahan suku bunga yang semula 8,596 p.a. menjadi 8,7596 p.a efektif tanggal 20 November 2023. 45 Subsidiary (continued) PT Bank Hibank Indonesia (continued Collateral for the credit facility is as follows: Not making any change on to the composition of shareholders prior obtaining written approval from Bank. Not receiving a credit or financial facility from a third party that will affect the ability to pay of the debtor to the bank. Based on the notification letter for reducing the loan interest rate from PT Bank Hibank Indonesia with the number 018/SR-MM- 03/1V/2021 on April 30, 2021, there is a change in the ceiling to IDR10,800,000,000 and the 9.259 interest is valid from the installment date of the following month. On June 15, 2022, RTM has obtained approval from PT Bank Hibank Indonesia for the withdrawal of the corporate guarantor on behalf of PT Sunindo Pratama Tbk. 2. On August 29, 2023, a credit facility was approved from PT Bank Hibank Indonesia bff PT Bank Mayora with a credit ceiling of 1DR63,000,000,000 and a term of 84 months. The Ioan interest rate is 996 per year, with provisions of 0.59o and a flat 0.196 administration fee charged up front. The loan is secured by land, buildings and complementary facilities as well and RTM's own machine. As of December 31, 2024 and 2023, Group has complied with all the reguirements and restrictions in accordance with the loan agreements above. The total principal payment for December 31, 2024 and 2023 was amounted each IDR2,880,000,000 and nil. PT Bank UOB Indonesia In accordance with the Term Installment Loan Credit Agreement No. 06 dated 05 April 2023 by Notary Vivin. SH. M.Kn., the RTM obtained a credit facility as a CPL (Commercial Property Loan) to purchase an office and workshop with a ceiling of IDR 48,500,000,000 with a term of 72 months and interest of 8.546 p.a. Based on Credit Interest Rate Adjustment Letter No. 026/ETB/GG/XI/2-23 dated November 16, 2023 concerning Changes in Interest Rates for Rupiah Currency Loan Facilities, there is a change in the interest rate which was originally 8.596 p.a. to 8.759 p.a. effective November 20, 2023.
Page 55 OCR 0.923
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. UTANG BANK (lanjutan)
PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
For the year ended December 31. 2024
(Expressed in Rupiah unless otherwise stated)
17. BANK LOAN (continued)
Entitas anak (lanjutan)
PT Bank UOB Indonesia (lanjutan)
Berdasarkan Akta Perubahan Perjanjian Kredit No. 156 tanggal 18
November 2024 oleh Notaris Ester Septarini, S.H., M.H., M.Kn.,
berkedudukan di Jakarta Barat. RTM mendapatkan Fasilitas Kredit
Investasi Konstruksi ("KISI") sebesar Rp100.000.000.000 dengan
jangka waktu 84 bulan sejak tanggal pencairan pertama include
grace period dan availability period 12 bulan.
Agunan atas fasilitas kredit tersebut adalah sebagai berikut:
Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 5410, Kel. Tanjung
Uncang, Kec. Batu Aji, Kep. Riau, dengan jangka waktu sampai
dengan 16 Oktober 2038.
Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 5411, Kel. Tanjung
Uncang, Kec. Batu Aji, Kep. Riau, dengan jangka waktu sampai
dengan 6 September 2035.
Pembatasan tindakan debitur sebagai berikut:
Melakukan perubahan karateristik dan kegiatan usaha selain
yang disebutkan dalam anggaran dasar debitur.
Membubarkan perseroan atau mengajukan permohonan
kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran hutang
melalui Pengadilan Niaga.
Melakukan penggabungan usaha (merger), peleburan usaha
(konsolidasi). akuisisi dengan perusahaan atau pihak lain, dan
pemisahan usaha,
Mengikatkan diri sebagai penjamin atau penanggung corporate
guarantor) yang baru kepada pihak lain:
Menjaminkan aset debitur yang telah dijaminkan kepada bank
untuk kepentingan pihak ketiga,
Pembagian deviden
Memberikan pinjaman kepada pihak afiliasi:
Mengalihkan hak dan kewajiban sesuai perjanjian.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup telah memenuhi
seluruh persyaratan dan pembatasan sesuai dengan perjanjian-
perjanjian diatas.
Pembayaran pokok pinjaman untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar
Rp6.466.666.665 dan nihil.
46
Subsidiary (continued)
PT Bank UOB Indonesia (continued)
Based on Credit Change Agreement Deed No. 156 dated 18
November 2024 by Notary Ester Septarini, S.H., M.H., M.Kn.,
domicile in West Jakarta. RTM obtained a Construction Investment
Credit Facility ("KISI") amounting to IDR 100,000,000,000 with a
term of 84 months from the date of first disbursement including a
grace period and availability period of 12 months.
Collateral for the credit facility is as follows.
- Building Use Rights Certificate (SHGB) No. 5410, Kel. Tanjung
Uncang, Kec. Batu Aji, Kep. Riau, with a term of up to October
16, 2038.
- Building Use Rights Certificate (SHGB) No. 5411, Kel. Tanjung
Uncang, Kec. Batu Aji, Kep. Riau, with a term of up to
September 6, 2035.
Collateral for the credit facility is as follows:
- Make changes to business characteristics and activities other
than those stated in the debtor' articles of association.
- Dissolve the company, apply for bankruptcy, or postpone debt
payment obligations through the Commercial Court.
- Carrying out business mergers (mergers), business
consolidation (consolidation), acguisitions with other
companies or parties, and business separation,
- Bind yourself as guarantor or underwriter forthe new corporate
guarantor) to another party:
- Menjaminkan aset debitur yang telah dijaminkan kepada bank
untuk kepentingan pihak ketiga:
- Dividend distribution:
- Provide Ioans to affiliates,
- Transfer rights and obligations according to the agreement.
'As of December 31, 2024 and 2023, Group has complied with all
the reguirements and restrictions in accordance with the loan
agreements above.
The total principal payment for December 31, 2024 and 2023 was
amounted each IDR6,466,668,665 and nil.
Page 56 OCR 0.903
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 17. UTANG BANK (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 17. BANK LOAN (continued) Entitas anak (lanjutan) PT Bank Central Asia Tbk Sesuai dengan Perjanjian Kredit No. 13 tanggal 05 Juni 2023 oleh Satria Amiputra A. SE, Ak, SH, M.Ak, M.H, M.Kn., berkedudukan di Jakarta. Perusahaan memperoleh fasilitas kredit berupa Fasilitas Multi yang terdiri dari fasilitas Time Loan Revolving (TL Rev), fasilitas Letter of Credit (LC) (sight), dan fasilitas Trust Receipt (TR) dengan plafon sebesar Rp72.000.000.000 dengan jangka waktu 72 bulan dan bunga USD (89b p.a) dan IDR (5,54 p.a). Pada tanggal 12 Juli 2024, Grup menandatangani surat perpanjangan dan perubahan sublimit fasilitas multi no. 01454/SLK- KOMI/2024, dengan fasilitas kredit sebagai berikut: Jenis Fasilitas Fasilitas Multi yang terdiri dari Time Loan Revolving (TL Rev), fasilitas Letter of Credit (LIC)/Surat Kredit Berdokumen — Dalam — Negeri (SKBDN) (sight ), dan fasilitas Trust Receipt (TR) Plafond : Rp72.000.000.000 Jangka waktu : Berakhir pada 6 September 2025 Suku bunga TL Rev & TR”: 8,004 / tahun (IDR): 5,596 / tahun (USD) Provisi TL & TR : 0,592 / tahun Komisi LC & SKBDN : 0,254 / 6 bulan setiap pembukaan UC (minimal — USD50 atau Rp700.000) Agunan atas fasilitas kredit tersebut adalah sebagai berikut: 1 (satu) unit Tanah Bangunan (Pabrik 11t & kantor 20t) di Jl. Brigjen Katamso Latrade Industrial Park, Blok G No. 6 & 7, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Batam. 2 SHGB (No. 3373 & 3374) atas nama PT Rainbow Tubulars Manufacture. Persediaan barang berupa bahan baku billet sebesar Rp30.000.000.000,- atas nama PT Rainbow Tubulars Manufacture. Pembatasan tindakan debitur sebagai berikut: Meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasinya, kecuali dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari Melakukan investasi atau memberikan piutang ke pihak terkait maupin pihak ketiga yang tidak berhubungan dengan aktivitas usaha debitor serta melakukan penyertaan atau membuka usaha baru di luar bisnis inti debitor. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup telah memenuhi seluruh persyaratan dan pembatasan sesuai dengan perjanjian- perjanjian diatas. 47 Subsidiary (continued) PT Bank Central Asia Tbk Following Credit Agreement No. 13 dated 05 June 2023 by Satria 'Amiputra A. SE, Ak. SH, M.Ak, M.H, M.Kn., domicile in Jakarta. The Company obtained a credit facility in the form of a Multi Facility consisting of a Time Loan Revolving (TL Rev) facility, a Letter of Credit facility (LC) (sight), and a Trust Recaipt (TR) facility with a ceiling of IDR 72,000.000,000 with a term of 72 months and interest in USD (896 p.a) and IDR (5.594 p.a). On July 12, 2024, the Group signed a letter to extend and modify the sublimit of multi-facility no. 01454/SLK-KOM/2024, with the credit facility as follows: Type of facility A Mutti-facility consisting of a Time Loan Revolving (TL Rev), a Letter of Credit (LC) / Domestic Documentary Credit (SKBDN) (sight) facility, and a Trust Receipt (TR) facility. Plafond : 1DR72,000,000,000 Plafond : Ending on September 6, 2025 TL Rev & TR Interestrate — : 8,009 / year (IDR): 5,546 / year (USD) TL & TR Provisions 1 051 /year L/C & SKBDN Commissions : 0,254 / 6 months every opening of LC (minimum USD50 or IDR700,000) Collateral for the credit facility is as follows: “1 fonej unit of building land (factory 11t & office 20f) on Jl. Brigjen Katamso Latrade Industrial Park, Block G No. 6 & 7, Tanjung Uncang Village, Batu Aji District, Batam. 2 SHGB (No. 3373 & 3374) in the name of PT Rainbow Tubulars Manufacture. - Inventory of goods in the form of billet raw materials amounting to IDR 30,000,000,000,- in the name of PT Rainbow Tubulars Manufacture. Collateral for the credit facility is as follows: - Lending money, including but not limited to affiliated companies, except for carrying out daily business Making investments or providing receivables to related parties Or third parties unrelated to the debtors business activities, as well as investing in or opening new businesses outside the debtors core business. As of December 31, 2024 and 2023, Group has complied with all the reguirements and restrictions in accordance with the loan agreements above.
Page 57 OCR 0.903
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 18. LIABILITAS SEWA PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 18. LEASE LIABILITIES Pembayaran liabilitas sewa minimum adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Minimum lease liabilities payments are as follows: 31 Desember 2023/ Jumlah estimasi pembayaran sewa minimum - Bunga yang belum diamortisasi - Nilai kini bersih atas pembayaran minimum sewa 5 Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun - Bagian jangka panjang - Mutasi liabilitas sewa adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Saldo awal 73.074.614 Penambahan liabilitas sewa 3 Penambahan bunga - Pembayaran liabilitas sewa (73.074.614) Sub jumlah - Dikurangi: bagian jangka pendek - December 31, 2023 Total estimated future 73.074.614 Minimum lease payments - Unamortized interest Net present value of minimum 73.074.614 lease payments (73.074.614) Current maturities : Long-term portion Movement of lease liabilities are as folllows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 174.863.109 Beginning balance 3 Additional of lease liabilities z 'Accretion of interests (101.788.495) Payment of Iease liabilties 73.074.614 Sub total (73.074.614) Less: current portion Jumlah 5 - Total Liabilitas sewa berdasarkan waktu jatuh tempo adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 The lease liabilities based on maturity period are as follows: 31 Desember 2023/ Kurang dari 1 tahun 5 Antara 1 tahun dan 5 tahun si Jumlah - December 31, 2023 73.074.614 Less then 1 year Between 1 year and 5 years 73.074.614 Total Jumlah yang diakui dalam laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Amounts recognized in the statements of profit or loss and other comprehensive income are as follow: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Beban penyusutan aset hak-guna (catatan 11) Beban sewa dengan nilai aset rendah atau jangka pendek (catatan 25 dan 26) 1.030.512.500 3.231.519.091 Depreciation of right-of-use assets Jumlah 4.262.031.591 812.687.504 (note11) Expenses relating to low value assets or 2.691.652.122 Short-term lease (note 25 and 26) 3.504.339.626 Total
Page 58 OCR 0.932
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 18. LIABILITAS SEWA (lanjutan) (PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 18. LEASE LIABILITIES (continued) Jumlah yang diakui dalam laporan arus kas adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Amounts recognized in the statement of cash flows are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 73.074.614 Transaksi sewa mengandung opsi perpanjangan yang dapat diambil oleh Grup sebelum masa berakhirnya kontrak serta Grup tidak dapat mengalihkan hak sewa kepada pihak lain. Jumlah kas keluar untuk liabilitas sewa Tidak terdapat ketentuan mengenai utang sewa kontijen, dan ketentuan yang berkaitan dengan opsi pembelian dan eskalasi beserta syarat syaratnya. 19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA 101.788.495 Leases contain extension options exercisable by the Group before the end of the contract period and the Group cannot transfer the lease rights to the other party. Total cash outfiow for payments of leases There are no provisions regarding contingent lease payable, and provisions relating to the option of purchase and escalation along with the terms. 19. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES Imbalan Pasti Grup memberikan imbalan kerja kepada karyawan berdasarkan peraturan Perusahaan berdasarkan peraturan Perusahaan dan sesuai dengan Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Cipta Kerja No.11/2020 dan mengakui liabilitas imbalan pasca kerja karyawan sesuai dengan PSAK 219 "Imbalan Kerja" Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur Grup terhadap risiko aktuarial seperti risiko tingkat bunga dan risiko gaji Risiko tingkat bunga Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas Risiko gaji Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program. Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu. Berdasarkan perhitungan estimasi untuk periode satu tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dihitung oleh aktuaris independen, di mana menggunakan metode aktuarial “Projected Unit Credit" dan asumsi-asumsi utama sebagai berikut: 31 Desember 2024/ Defined benefits plan The Group provides employees service enfitlements based on the Company's regulations and on the Labor Law No. 13 year 2003, Job Creation Law No.11/2020 and recognizes the liability for employee benefits as accounted for in accordance with the SFAS 219 "Employee Benefits" The defined benefit pension plan typically expose the Group to actuarial risks Such as: interest rate risk and salary risk. Interest risk A decrease in the bond interest rate will increase the plan liability. Salary risk The present value of the defined benefit plan liability is calculated by reference to the future salaries of plan participants. As such,an increase in the salary of the plan participants will increase the plan' liability. Based on the estimate for one year period as of December 31, 2024 and 2023 calculated by actuarial calculation prepared by an independent actuary, which using actuarial method “Projected Unit Credit" and the following main assumptions: 31 Desember 2023/ December 31, 2024 Umur pensiun normal 58 tahun/years Tingkat diskonto 141 Tingkat kenaikan gaji 7,0070 Tingkat mortalitas TMI IV (2019) Tingkat cacat 596 dari TMI IV (2019) December 31, 2023 58 tahun/years Normal pension age 6,6946 Discount rate 7,076 Salary increase rate TMI IV (2019) Mortality rate 594 dari TMI IV (2019) Disability rate
Page 59 OCR 0.925
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31. 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) 19. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued) Beban imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ Details of employee benefits expense are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Beban jasa kini 631.024.584 1.465.954.636 Current service costs Biaya bunga 304.450.466 347.409.351 Interest costs Pendapatan bunga dari Interest income on aset program (115.578.177) (87.851.997) plan assets Beban pesangon - 100.000.000 Severance pay (Keuntungan) / kerugian aktuaria (696.269.460) (845.521.765) (Profit) /loss actuarial Jumlah 123.627.413 979.990.225 Total Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut: Movements in the post-employment benefits liabilities are as follows: 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Saldo awal 3.903.038.673 5.964.857.234 Beginning balance Penyisihan tahun berjalan 123.627.413 979.990.225 Provision during of the years Pembayaran imbalan Benefits paid oleh Perusahaan (1.088.879.587) (2.165.385.512) by the Company Pembayaran imbalan Benefits paid dari aset program 757.408.024 2.014.236.790 from plan assets Pembayaran iuran program (600.000.000) (3.210.000.000) Contribution to plan made Kerugian (keuntungan) aktuarial 'Actuarial loss (gain) recognized in yang diakui dalam penghasilan other comprehensive komprehensif lain 333.019.407 319.339.936 income Saldo akhir 3.428.213.930 3.903.038.673 Ending balance Mutasi penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ Movement in the other comprehensive income are follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Saldo awal (3.210.719.586) (3.530.059.522) Beginning balance Keuntungan (kerugian) Gain (loss) aktuarial yang diakui di actuarial recognized in penghasilan komprehensif lain 333.019.407 319.339.936 other comprehensive income Jumlah (2.877.700.179) (3.210.719.586) Total
Page 60 OCR 0.926
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 19. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued) Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja karyawan yang diakui pada laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ The movements of present value of employee benefits obligation in the statements of financial position are as follows. 31 Desember 2023/ December 31, 2023 December 31, 2024 Nilai kini kewajiban pasti Saldo awal 5.760.825.967 Biaya bunga 304.450.466 Biaya jasa kini 631.024.584 Beban pesangon Ka (Keuntungan) / kerugian aktuaria (696.269.461) Pembayaran imbalan oleh Perusahaan Kerugian (keuntungan) aktuarial yang diakui dalam penghasilan (1.088.879.587) Present value of defined benefit obligation komprehensif lain 226.212.889 Saldo akhir 5.137.364.858 Aset program Saldo awal (1.857.787.294) Pendapatan bunga dari aset program (40.733.947) Pembayaran iuran program yang dibayarkan Perusahaan (800.000.000) Pembayaran imbalan dari aset program 965.482.534 Hasil aset program (tidak termasuk penghasilan bunga) 23.887.779 6.552.562.632 Beginning balance 347.409.351 Interest costs 1.465.954.636 Current service costs 100.000.000 Severance pay (845.521.765) (Profit) / loss actuarial Benefits paid (2.165.385.512) by the Company 'Actuarial loss (gain) recognized in other comprehensive 305.806.625 income 5.760.825.967 Ending balance Plan assets (587.705.398) Beginning balance Interest income on (90.480.419) plan assets Contribution to plan (3.210.000.000) made by the Company Benefits paid 2.014.236.790 from plan assets Return on plan assets 16.161.733 (excluding interest income) Saldo akhir (1.709.150.928) (1.857.787.294) Ending balance Saldo akhir liabilitas imbalan pasca kerja 3.428.213.930 The ending balance of 3.903.038.673 post-employment benefits Efek dari perubahan satu poin persentase dalam tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji terhadap nilai kini liabilitas imbalan pasti adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ The effect of a one-percentage point change in discount rate and salary increase rate to present value of benefit obligation is as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 December 31, 2024 Perubahan pada tingkat diskonto Kenaikan Nilai kini liabilitas imbalan pasti 4.679.576.022 Penurunan Nilai kini liabilitas imbalan pasti 5.380.677.812 Perubahan pada tingkat kenaikan gaji Kenaikan Nilai kini liabilitas imbalan pasti 5.378.513.501 Penurunan Nilai kini liabilitas imbalan pasti 4.675.436.516 51 Changes in discount rate Increase Present value of benefit obligation Decrease Present value of benefit obligation 4.552.084.515 5.225.420.038 Changes in salary increase rate Increase Present value of benefit obligation Decrease Present value of benefit obligation 5.221.599.177 4.549.528.288
Page 61 OCR 0.928
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 19. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued) Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas dari tahun sebelumnya Analisa jatuh tempo yang diharapkan dari liabilitas imbalan pasti yang tidak terdiskonto adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ There was no change in the methods and assumptions used in preparing the sensitivity analysis from prior years. Expected maturity analysis of undiscounted defined benefits obligation is as follow: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 December 31, 2024 Dalam 1 tahun 71.223.674 1-2 tahun 81.471.351 2-5 tahun 3.410.315.035 Lebih dari 5 tahun 37.588.917.013 Jumlah 41.149.927.073 910.069.929 Within one year 47.A77.447 1-2 years 1.640.590.635 2-5 years 36.869.245.100 More than 5 years 39.467.083.411 Total Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan untuk imbalan kerja untuk seluruh karyawan tetap dan buruh pabriknya telah cukup sesuai dengan yang disyaratkan oleh Undang-Undang Ketenagakerjaan. 20. MODAL SAHAM Management believes that the provision for employee benefits is sufficient in accordance with the reguirements of Labor Law. 20. SHARE CAPITAL Perubahan Anggaran Dasar Berdasarkan akta notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn nomor 16 tanggal 10 Januari 2023, Perseroan mengeluarkan saham dalam simpanan/portepel Perseroan dan menawarkan/menjual saham baru yang dikeluarkan dari portepel tersebut melalui penawaran umum kepada masyarakat dalam jumlah sebanyak- banyaknya 650.000.000 saham baru dengan nominal Rp100 per saham. Sesuai dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh PT Bursa Efek Indonesia tanggal 06 Januari 2023 dengan nomor P- 00047/BEI.PP2/01-2023, jumlah saham yang dikeluarkan oleh Perseroan dalam Penawaran Umum Saham Perseroan kepada Masyarakat adalah sebanyak 600.000.000 saham dengan nominal seluruhnya Rp50.000.000.000, sehingga jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan sebanyak 2.500.000.000 saham dengan nominal seluruhnya Rp250.000.000.000. 52 Changes in article of association Based on notarial deed of Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn number 16 dated 10 January 2023, the Company issued shares in the Company's savings/porffolio and offered/sold new shares issued from the portfolio through a public offering to the public in an amount a maximum of 650,000,000 new shares with a nominal value of IDR 100 per share. In accordance with the announcement issued by the Indonesian Stock Exchange on January 6 2023 with the number P- 00047/BEI.PP2/01-2023, the number of shares issued by the Company in the Public Offering of the Company's Shares to the Public is 600,000,000 shares with a total nominal value of IDR 60,000,000,000, so that the total number of shares issued by the Company is 2,500,000,000 shares with a total nominal value of IDR 250,000,000,000.
Page 62 OCR 0.930
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 For the year ended December 31, 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 20. MODAL SAHAM (lanjutan) 20. SHARE CAPITAL (continued) Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember The composition of the Company's shareholders as of December 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: 31, 2024 and 2023 as follows: Nilai nominal Rp 100,- per saham Par value Rp 100.- per share Jumlah saham/ Persentase kepemilikan! Jumlah/ Nama pemegang saham Number of shares Percentage of ownership Total Name of Shareholders Modal dasar 6.000.000.000 600.000.000.000 Authorized Soe To Tie Lin 1.615.000.000 646016 161.500.000.000 Soe To Tie Lin Willy Johan Chandra 285.000.000 114076 28.500.000.000 Willy Johan Chandra Masyarakat 600.000.000 24,002 60.000.000.000 Public Modal ditempatkan Issued and paid-up dan disetor 2.500.000.000 100,00” 250.000.000.000 capital Saham dalam portepel 3.500.000.000 350.000.000.000 Shares in portfolio Pengelolaan modal Capital management Tujuan utama pengelolaan modal adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat guna mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham. Perusahaan dipersyaratkan oleh Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 efektif tanggal 16 Agustus 2007 untuk mengalokasikan sampai dengan 25Yo dari modal ditempatkan dan disetor ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan. Perusahaan dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, pengembalian modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru. Rasio lancar, rasio utang terhadap modal, rasio cakupan pelunasan utang, kekayaan bersih, serta rasio utang bank terhadap laba kotor adalah rasio yang diwajibkan oleh kreditur untuk diawasi oleh manajemen dalam mengevaluasi struktur permodalan Perusahaan serta menelaah efektivitas pinjaman Perusahaan. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan dan pembatasan sesuai dengan perjanjian-perjanjian diatas. Selain harus memenuhi persyaratan pinjaman, Perusahaan juga harus mempertahankan struktur permodalannya pada tingkat yang tidak berisiko terhadap peringkat kreditnya. Kebijakan Perusahaan adalah mempertahankan struktur permodalan yang sehat untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar. 53 The primary objective of the capital management is to ensure that it maintains healthy capital ratios in order to support its business and to maximize shareholder value. The Company is also reguired by the Limited Liabilty Company Law No. 40, Year 2007 effective August 16, 2007 to allocate to and maintain a nondistributable reserve fund until the said reserve reaches at least 254 of the issued and paid capital. The Company manages its capital structure and makes adjustments to it, in line of changes in economic conditions. To maintain or adjust the capital structure, the Company may adjust the dividend payment to its shareholders, return capital to shareholders or issue new Shares. Current ratio, debt to eguity ratio, debt service coverage ratio, net worth, and maximum bank loan to EBITDA is reguired to manage by management to evaluate the capital structure of the Company and review the effectiveness of the Company debt to credit risk. As of December 31, 2024 dan 2023, the Company has complied with all the reguirements and restrictions in accordance with the loan agreements above. Apart from the fulfillment of the loan reguirements, the Company must maintain its capital structure at a level that will not risk the credit rating. The Company's policy is to maintain a healthy capital structure in order to secure access to finance at a reasonable cosi.
Page 63 OCR 0.931
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 21. TAMBAHAN MODAL DISETOR 21. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL Akun ini merupakan tambahan modal disetor pada tanggal 31 This account represents additional paid-in capital as of December Desember 2024 dan 2023 yang timbul sebagai berikut: 31, 2024 and 2023 derived from as follows: 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Selisih antara penerimaan dari penerbitan Excess of proceeds from issuance of saham baru dengan nilai nominal saham 120.000.000.000 120.000.000.000 new shares over par value Biaya emisi saham (3.956.726.600) (3.956.726.600) Share issuance costs Jumlah 116.043.273.400 116.043.273.400 Total 22. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI 22. NON-CONTROLLING INTERESTS Kepentingan non-pengendali atas aset neto entitas anak adalah sebagai berikut 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Non-controlling interests in net assets of subsidiaries are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Jiangshu Jinshi Machinery Group Co, Ltd. 6.951.383.972 PT Sinarindo Prima 185.272.673 Jumlah 7.136.656.645 8.636.179.946 Jiangshu Jinshi Machinery Group Co, Ltd. 93.662.402 PT Sinarindo Prima 8.729.842.348 Total Kepentingan non-pengendali atas laba/(rugi) tahun berjalan entitas anak adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Non-controlling interests in total profit/loss) for year of subsidiaries are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 PT Sinarindo Prima Jiangshu Jinshi Machinery Group Co, Ltd. 30.459.661 (1.686.081.230) Jumlah (1.655.621.569) 19.555.222 PT Sinarindo Prima (363.820.054) Jiangshu Jinshi Machinery Group Co, Lita. (344.264.832) Total Kepentingan non-pengendali atas laba/(rugi) komprehensif tahun berjalan entitas anak adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Non-controlling interests in total comprehensive income/(loss) for year of subsidiaries are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 30.460.271 (1.684.795.974) PT Sinarindo Prima Jiangshu Jinshi Machinery Group Co, Ltd. Jumlah (1.654.335.703) 19.553.364 PT Sinarindo Prima (363.820.054) Jiangshu Jinshi Machinery Group Co, Ltd. (344.266.690) Total 54
Page 64 OCR 0.923
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 23. SALDO LABA PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 23. RETAINED EARNING 31 Desember 2024/ December 31, 2024 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Saldo awal 214.827.790.520 Pembagian dividen (11.000.000.000) Pembentukan cadangan umum (1.000.000.000) Laba tahun berjalan 207.021.987.709 Saldo akhir 409.849.778.229 121.123.687.246 Beginning balance (7.500.000.000) Dividend paid - Establishment of general reserves 101.204.103.274 Profit for current year 214.827.790.520 Ending balance Penggunaan saldo laba Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Sunindo Pratama Tbk tanggal 12 Juni 2024 (notulen dibuat oleh Christina Dwi Utami. S.H., M.Hum., M.Kn., dengan Berita Acara No. 81) memutuskan penggunaan laba bersih 2023 sebagai berikut: 2 Laba bersih 2023 sebesar Rp1.000.000.000 disisihkan untuk dana cadangan. Membagi dividen tunai sejumlah Rp11.000.000.000 (Rp4,4 per saham) kepada para pemegang saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai. Menetapkan sisa laba bersih 2023 setelah dikurangi dividen sebagai laba ditahan. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Sunindo Pratama Tbk tanggal 27 Juni 2023 (notulen dibuat oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., dengan Berita Acara No. 331) memutuskan penggunaan laba bersih 2022 sebagai berikut: a Membagi dividen tunai sejumlah Rp7.500.000.000 (Rp3 per 'saham) kepada para pemegang saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai. Appropriation of retained earnings The Annual General Meeting of Shareholders of PT Sunindo Pratama Tbk dated June 12, 2024 (minutes prepared by Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., with Minutes No. 81). resolved the appropriation of 2023 net income, as follows: a. Net profit of 2023 amounting to IDR1,000,000,000 will be @appropriated for reserve funds. b. Distribute cash dividends in the amount of IDR11,000,000,000 (IDR4,4 per share) to shareholders who have the right to receive cash dividends. Cc. Determine the remaining 2023 net profit after deducting dividends as retained earnings. The Annual General Meeting of Shareholders of PT Sunindo Pratama Tbk dated June 27, 2023 (minutes prepared by Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., with Minutes No. 331), resolved the appropriation of 2022 net income, as follows: a. Distribute cash dividends in the amount of IDR7,500,000,000 (IDR3 per share) to shareholders who have the right to receive cash dividends. b. Menetapkan sisa laba bersih 2023 setelah dikurangi dividen b. Determine the remaining 2023 net profit after deducting sebagai laba ditahan. dividends as retained earnings. 24. PENJUALAN 24. SALES 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Penjualan barang Sale of goods Oil country tubular goods Wellhead dan Christmas tree Lainnya 977.388.154.128 57.353.458.500 1.091.909.233 697.541.415.254 52.601.268.700 Oil country tubular goods Wellhead dan Christmas tree 1.045.833.521.861 Pendapatan jasa Wellhead enginering service 990.934.500 Lainnya 293.027.999 1.283.962.499 Jumlah 1.047.117.484.360 8.933.650.800 Others 759.076.334.754 Services 12.500.000 Welihead enginering service 3.336.093.121 Others 3.348.593.121 762.424.927.875 Total 55
Page 65 OCR 0.875
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 24. PENJUALAN (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 24. SALES (continued) Rincian penjualan dengan jumlah kumulatif individual masing-masing The details of sales with individual cumulative amount each melebihi 1096 dari total penjualan konsolidasian adalah sebagai exceeding 1054 of the total consolidated sales are as follows: berikut: December 31, 2024 Io December 31, 2023 Ya Pihak ketiga Third parties PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi 268.717.775.951 2690 240.368.619.220 — 3296 PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi PT Pertamina EP 205.688.692.443 — 20Yo 210.327.055.700 2896 PT Pertamina EP PT Appipa Indonesia 158.100.558.199 1590 77141652382 — 1096 PT Appipa Indonesia PT Pertamina Hulu Rokan 150.925.157.000 1490 - 099 PT Pertamina Hulu Rokan PT Tridaya Esa Pakarti 65.723.648.686 69 112.389.742.625 — 1570 PT Tridaya Esa Pakarti Jumlah 849.155.832.279 811 640.227.069.927 — 85 Total 25. BEBAN POKOK PENJUALAN 25, COST OF GOODS SOLD 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Gaji dan tunjangan 46.809.667.003 31.336.125.729 Salary and allowance Utilitas 26.627.484.882 26.542.068.542 Utility Pengolahan 13.551.441.131 2.419.484 160 Processing Pengiriman dan pengangkutan 12.086.913.164 10.966.526.488 Shipping and transport Penyusutan (catatan 12) 9.618.858.130 8.782.900.161 Depreciation (note 12) Sewa (catatan 18) 2.854.934.000 1.691.235.792 Rent (note 18) Lain-lain 10.629.325.097 8.136.494.154 Others Beban produksi 122.158.623.407 89.874.835.026 Production cost Bahan baku dan suku cadang Raw material and sparepart Persediaan awal 69.161.118.683 71.093.722.523 Beginning stock Pembelian 325.873.229.038 252.380.368.129 Purchase Persediaan akhir (83.593.665.350) (69.161.118.683) Ending stock Beban pokok produksi 433.599.305.778 344.187.806.995 Cost of production Persediaan barang jadi Finished goods Persediaan awal 200.452.283.257 103.466.367.420 Beginning stock Pembelian 270.564.915.315 336.104.911.118 Purchase Persediaan akhir (178.498.659.962) (200.452.283.257) Ending stock Beban pokok penjualan 726.117.844.388 583.306.802.276 Cost of goods sold Rincian pembelian kepada pemasok yang melebihi 1096 dari total beban pokok penjualan konsolidasian adalah sebagai berikut: December 31, 2024 Y The details of purchases to suppliers that exceeded 1096 of total consolidated cost of goods sold are as follows: December 31, 2023 ea Pihak ketiga Power Linkage Corporation Ltd 317.714.844.617 — 4490 PT Elnusa Fabrikasi Kontruksi 106.110.251.500 1590 Jumlah 423.825.096.17 58Yo Third parties 222.230117.899 — 38K Power Linkage Corporation Ltd 139.549.588.377 2496 PT Elnusa Fabrikasi Kontruksi 361.779.706.276 — 62/ Total 56
Page 66 OCR 0.927
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 26. BEBAN USAHA 26. OPERATING EXPENSES 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Gaji dan tunjangan 34.330.564.835 25.006.944483 Salary and allowance Perbaikan dan pemeliharaan 10.561.073A91 6.516.374.945 Repair and maintenance Honorarium tenaga ahli 5.904.349.461 1.988.696.335 Profesional fee Penyusutan (catatan 12) 2.112.871.309 1.388.936.366 Depreciation (note 12) Pemasaran 2.003.181.962 1.867.042.263 Marketing Transportasi 1.825.062.108 1.963.548.478 Transportation Konsumsi 1.625.923.333 1.094.296.972 Consumption Amortisasi aset hak guna (catatan 11) 1.030.512.500 812.687.504 'Amortisation right of use assets (notes 11) Hiburan dan sumbangan 944.946.308 948.155.209 Entertainment and donation Utilitas 745.219.858 582.543.416 Utility Pajak dan perizinan 607.580.841 755.738.472 Tax and licenses Overhead kantor 125.689.517 344.613.374 Office overhead Sewa (catatan 18) 376.585.091 187.728.826 Rent (note 18) Asuransi 168.266.879 191.156.118 Insurance Imbalan pasca kerja (catatan 19) 123.627.413 979.990.225 Employee benefits (note 19) Lain-lain 777.452.703 1.109.081.957 Others Jumlah 63.542.907.307 45.737.534.943 Total Lain-lain terdiri dari biaya-biaya yang tidak sering terjadi dan belum Others represent of expenses that do not occur freguentiy and do memiliki pos akun tersendiri seperti biaya publikasi, penghargaan not yet have separate account posts, such as publications, staff karyawan, biaya langganan, dan lainnya. awards, subscriptions and others. 27. PENDAPATAN KEUANGAN 27. FINANCIAL INCOME 31 Desember 2024 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Bunga giro 3.489.096.696 2.087.250.538 Bank account interest Bunga deposito 1.420.309.044 891.712.329 Deposits interest Jumlah 4.909.405.740 2.978.962.867 Total 28. BEBAN KEUANGAN 28. FINANCIAL EXPENSES Provisi dan administrasi bank Bunga pinjaman Jumlah 31 Desember 2024/ December 31, 2024 31 Desember 2023/ December 31, 2023 1.211.528.333 1.397.818.705 Bank provisions and administration 428.184.165 2.096.758.461 Interest of loans 1.639.712.498 3.494.577.166 Total 57
Page 67 OCR 0.927
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31. 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 29. PENDAPATAN | (BEBAN) LAIN-LAIN 29. OTHER INCOME / (EXPENSES) 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Penjualan aset tetap (catatan 12) 2.252.253 606.595.408 Sale of fixed assets (note 12) Pemulihan atas cadangan Reversal of allowance kerugian penurunan nilai 5 87.474.203 of impairment loss Lain-lain 709.470.463 42.146.881 Others Jumlah 711.722.716 736.216.492 Total Lain-lain merupakan pendapatan atas jasa pengiriman barang, Others represent income from freight forwarding services, rounding pembulatan, dan lainnya. off. and others. 30. LABA PER SAHAM DASAR 30, BASIC EARNING PER SHARE Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba / (rugi) tahun Basic earnings per share is calculated by dividing profit / (loss) berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang current year by the weighted average number of ordinary shares beredar pada tahun bersangkutan outstanding during the year. Jumlah rata-rata tertimbang saham yang digunakan untuk The weighted average number of shares for the computation of menghitung laba per saham dasar setiap tahun yang disajikan dalam basic earnings per Share for each year presented in the financial laporan keuangan telah disesuaikan untuk mencerminkan pengaruh statemenis has been adjusted to reflect the effect of the stock split. dari pemecahan nilai nominal saham. Perhitungan laba (rugi) per lembar saham dasar adalan sebagai The calculation of basic earnings per share (EPS) are as follows: berikut: 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Laba yang dapat diatribusikan Profit aftributtable to kepada pemilik Perusahaan 207.021.987.709 101.204.103.274 owners of the Company Rata-rata tertimbang jumlah saham biasa Weighted average number of ordinary yang beredar - dasar dan dilusian 2.500.000.000 2.500.000.000 outstanding - basic and diluted Laba per saham dasar 82,81 40,48 Basic earnings per share Perusahaan tidak memiliki efek berpotensi saham yang bersifat dilutif The Company does not have any dilutive potential shares, as such, sehingga tidak ada dampak dilusian pada perhitungan laba per there was no dilutive impact to the calculation of earnings per saham. share. 31. INFORMASI PIHAK BERELASI 31. RELATED PARTIES INFORMATION a. Sifat pihak berelasi Sifat hubungan antar Grup dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: 58 a. The nature of related parties The nature of relationships between the Group and the related parties are as follows.
Page 68 OCR 0.933
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 31. INFORMASI PIHAK BERELASI (lanjutan) 31. RELATED PARTIES INFORMATION (continued) Pihak-pihak berelasi/ Sifat hubungan! Sifat transaksi/ Related parties Nature of relationship Nature of transaction Soe To Tie Lien Pemegang saham/Shareholders - Willy Johan Chandra Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan dengan ketentuan yang setara dengan yang berlaku dalam transaksi yang wajar. Transaksi dan saldo dengan pihak berelasi Tidak ada transaksi dengan pihak berelasi pada tahun berjalan Kompensasi personil manajemen kunci Gaji dan tunjangan lain yang diberikan untuk Dewan Komisaris dan Direksi adalah sekitar Rp12.357.550.105 dan Rp9.201.280.580 masing-masing pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 yang merupakan imbalan jangka pendek. 32. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN Pemegang saham/Shareholders 32. Transactions with related parties are carried out with conditions eguivalent to those applicable in reasonable transactions b. Transactions and balances with related parties There were no transactions with related parties in the current year. c. Key management personnel compensation Salaries and other compensation benefits amounting to approximately IDR12,357,550,105 and IDR 9,201,280,580 for the years ended December 31, 2024 and 2023 respectively, represent short-term compensation of the Company's Boards of Commissioners and Directors. FINANCIAL RISK MANAGEMENT Grup memiliki beberapa eksposur risiko yaitu risiko suku bunga, risiko mata uang, risiko kredit, risiko likuiditas dan risiko harga komoditas yang berasal dari kegiatan usaha normal. Manajemen secara berkelanjutan memonitor proses manajemen risiko Grup untuk meyakinkan keseimbangan antara risiko dan pengendaliannya. Kebijakan dan sistem manajemen risiko secara teratur dikaji untuk merefleksikan adanya perubahan dari kondisi pasar serta aktivitas Grup. Risiko suku bunga Risiko suku bunga adalah risiko dimana arus kas masa datang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur atas risiko ini terutama terkait dengan u:ang bank (catatan 17) yang seluruhnya dikenai suku bunga mengambang dimana perubahan suku bunga pasar akan berdampak secara langsung terhadap arus kas kontraktual Grup dimasa datang. Risiko nilai tukar mata uang asing Grup tidak terekspos terhadap pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Sebagian besar pendapatan dan beban Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah. Grup mengelola eksposur terhadap mata uang asing dengan melakukan penyesuaian pada harga yang diterapkan kepada konsumen 59 The Group is exposed to interest rate risk. currency risk, credit risk, liguidity risk and commodity price risk arising in the normal course of business. The management continually monitors the Group risk management process to ensure the appropriate balance between risk and control is achieved. Risk management policies and systems are reviewed regulariy to refiect changes in market conditions and Group activities. 1 Interest rate risk Interest rate risk is the risk that the future cash flows of a financial instrument will fluctuate because of changes in market interest rates. This risk exposure mainly arise from bank loan (note 18) which bear floating interest rates. Any changes in market interest rates would directly influence the future contractual cash flows of Group. Ii. Foreign exchange rate risk The Group is not exposed to the effects of foreign exchange rate fluctuations. Most of the Group revenues and expenses are denominated in Rupiah. The Group manages exposure to foreign currencies by making adjustmenis to the price applied to the consumer.
Page 69 OCR 0.916
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 32. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) Risiko kredit Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi liabilitas kontraktualnya yang mengakibatkan kerugian bagi Perusahaan. Risiko kredit Grup terutama melekat pada piutang usaha dan piutang lain-lain, dan simpanan bank. Risiko kredit pada simpanan bank diperhitungkan minimal karena ditempatkan dengan institusi keuangan terpercaya yang tela memiliki catatan yang baik. Piutang usaha pihak ketiga ditempatkan pada pihak ketiga yang terpercaya dan memiliki catatan yang baik. Eksposur Grup dan counterparties dimonitor secara terus menerus dan nilai agregat transaksi terkait tersebar di antara counterparties yang telah disetujui oleh Direksi. Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan penyisihan untuk kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko kredit. Risiko likuiditas Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Grup akan kesu'itan untuk memenuhi liabilitas keuangannya akibat kekurangan dana. Eksposur Grup atas risiko likuiditas pada umumnya timbul dari ketidaksesuaian profil jatuh tempo antara aset dan liabilitas keuangan. Tabel di bawah merangkum profil jatuh tempo dari liabilitas keuangan Grup berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2024 : ii. Credit risk Credit risk refers to the risk of counterparties failing to meet its contractual liabilities resulting in losses to the Group. The Group credit risk is primarily attached to accounts receivable and other receivables, and bank deposits. Credit risk on bank deposits is considered minimal because it is placed with trusted financial institutions that have good records. Third party trade receivables are placed on trusted third parties and have good records. The Group exposure and counterparties are monitored continuously and the aggregate value of related transactions is spread among counterparties approved by the Board of Directors. The carrying amount of financial assets to the financial statemenis after deducting the allowance for losses reflecis the Group exposure to credit risk. iv. Liguidity risk Liguidity risk is the risk that the Group will encounter difficulty in meeting financial obligations due to shortage of funds. The Group exposure to liguidity risk arises primarily from mismatch of the maturities of financial assets and liabilities. The following table summarizes its maturity profile of the Group financial liabilities based on contractual undiscounted payments as of December 31, 2024 : 31 Desember/December 31, 2024 «itahun/years — 1-2tahunlyears »2tahun/years — Jumlah/Amount Utang usaha 110.075.832.824 - - 110.075.832.824 Trade payables Beban akrual 9.079.894.303 - - 9.079.894.303 Accrued expenses Utang bank 19.861.429.250 54.443.029.511 — 33.207.675.383 — 107.512.134.094 Bank loan Jumlah 139.017.156.377 54.443.029.511 33.207.675.333 226.667.861.221 Total 60
Page 70 OCR 0.900
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 33. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31. 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 33. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup memiliki aset moneter dalam mata uang asing sebagai berikut: Aset/Assets Kas/Cash USD SGD HKD MYR Bank USD Deposito/deposit USD Kas yang dibatasi penggunaannya/ Restricted cash USD Piutang usaha/ Trade receivable USD Sub jumlah Liabilitas/Lic i Utang usaha/ Trade payable USD CNY SGD Uang muka pelanggan/ Sales advance USD Sub jumlah Jumlah 34. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN As of December 31, 2024 and 2023 the Group has monetary assets in foreign currencies as follows: 31 Desember/December 31, 2024 31 Desember/December 31, 2023 Mata wang asing/ Ekuivalen/ Mata uang asing/ Ekuivalen/ Foreign currency Eguivalent Foreign currency Eguivalent 900 14.541.300 799 12.338.540 1.229 14.644.095 1.229 14.388.915 4 9.370 5 8.878 “ - 4.800 16.043.271 2.562.016 41.394.484.926 718.604 1.094.532.722 141.078 2.279.390.520 5 a 69.806 1.127.860.712 65.489 1.011.090.857 1.271.974 20.551.283.918 595.345 9.191.536.857 65.382.214.841 21.339.940.040 1.733.284 28.004.667.811 288.635 4.456.231.189 32.014.616 70.880.359.957 25.779.460 55.932.791.405 - - 5.500 64.416.000 380.512 6.147.930.607 678.164 10.470.175.885 105.032.958.375 70.923.614.479 (39.650.743.534) (49.583.674.439) 34. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES Tabel berikut menyajikan nilai tercatat yang mendekati nilai wajar dari instrumen keuangan Grup: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 The following table sets out the carrying values, which approximate the fair values,of the Group financial instrumenis: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Aset keuangan lancar Aset yang dicatat sebesar nilai wajar atau biaya perolehan diamortisasi Kas dan setara kas Piutang usaha 255.261.732.199 74.725.821997 Jumlah 330.007.554196 Current financial assets Assets at fair value or amortized cost 163.237.821.933 Cash and cash eguivalents T1.866.699.543 Trade receivables 241.104.521.476 Total 81
Page 71 OCR 0.927
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain) 34. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 34. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (continued) 31 Desember 2024/ December 31, 2024 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Liabilitas keuangan jangka pendek Liabilitas yang dicatat sebesar nilai wajar atau biaya perolehan diamortisasi Utang usaha 110.075.832.824 Beban akrual 9.079.894.303 Utang jangka panjang - yang jatuh tempo dalam satu tahun: Utang bank 19.861.429.250 Current financial liabilities Liabilities at fair value Or amortized cost 66.076.084.940 Trade payables 5.233.355.743 Acorued expenses Current maturity of long-term liabilities 12.880.000.000 Bank loans Jumlah 139.017.56.377 84.189.440.683 Total Liabilitas keuangan jangka panjang Liabiltas yang dicatat sebesar nilai wajar atau biaya perolehan diamortisasi Utang jangka panjang - yang jatuh tempo dalam satu tahun: Utang bank 87.650.704.844 Non-current financial liabilities Liabilities at fair value or amortized cost Current maturity of long-term liabilities 60.424.621.526 Bank loans Jumlah 87.650.704.844 60.424.621.526 Total Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan didefinisikan dan disajikan dalam total dimana instrumen tersebut dapat dipertukarkan dalam transaksi kini antara pihak-pihak yang berkeinginan, bukanlah dalam penjualan yang dipaksakan akibat kesulitan keuangan atau likuidasi Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai tercatat dari instrumen keuangan Grup telah mendekati nilai wajarnya. Metode-metode dan asumsi-asumsi dibawah ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk masing-masing kelas instrumen keuangan: a, Aset dan liabilitas keuangan jangka pendek Instrumen keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo dalam satu tahun atau kurang (kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain pihak ketiga dan pihak berelasi, utang usaha dan utang lain-lain, utang akrual dan utang bank jangka panjang- neto yang jatuh tempo dalam satu tahun) mendekati nilai tercatatnya karena bersifat jangka pendek. Instrumen keuangan jangka panjang terdiri dari utang bank jangka panjang-neto. 62 The fair values of the financial assets and liabilities are defined and presented at the amounts at which the instruments could be exchanged in a current transaction between willing parties, other than in a forced sale or liguidation, As of December 31, 2024 and 2023, the carrying values of the Group financial instruments approximate their fair values. The following methods and assumptions were used to estimate the fair value of each class of financial instruments: a. Short-term financial assets and liabilities Short-term financial instruments with remaining maturities of one year or less (cash on hand and banks, trade receivables and other receivables from third and related parties, trade payables and other payables, accrued payables and current maturities of long-term bank loans) approximate their carrying amounts due to their short-term nature. Long-term financial instruments consist long-term bank loans- net.
Page 72 OCR 0.933
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 34, ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan) 34. PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (continued) - Tingkat 2 - Tingkat 3: Aset dan liabilitas keuangan jangka panjang Nilai wajar dari aset lain-lain dicatat sebesar biaya historis karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal. Tidak praktis untuk mengestimasi nilai wajar dari aset tersebut karena tidak ada jangka waktu pembayaran yang pasti walaupun tidak diharapkan untuk diselesaikan dalam jangka waktu 12 bulan setelah tanggal laporan posisi keuangan, Nilai wajar dari kewajiban jangka panjang ditentukan dengan mendiskontokan arus kas masa datang menggunakan suku bunga yang berlaku dari transaksi pasar yang dapat diamati untuk instrumen dengan persyaratan, risiko kredit dan jatuh tempo yang sama. Grup menggunakan hierarki berikut ini untuk menentukan nilai wajar instrumen keuangan: - Tingkat 1 Nilai wajar diukur berdasarkan pada harga kuotasi (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas sejenis. Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi, dimana seluruh input yang mempunyai efek yang Signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi baik secara langsung maupun tidak langsung. Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi ,dimana seluruh input yang mempunyai efek yang signifikan atas nilai wajar tidak dapat diobservasi baik secara langsung maupun tidak langsung. Aset dan liabilitas keuangan diukur dengan hirarki pengukuran nilai wajar input level 3, kecuali aset keuangan kas dan bank dengan hirarki pengukuran nilai wajar input level 1. 35. SEGMEN OPERASI 35. b. Long-term financial assets and liabilities Fair value of other assets is carried at historical cost because their fair values cannot be reliably measured. If is not practical to estimate the fair values of such assets because there are no fixed repayment terms although these are not expected to be settled within 12 months after the statement of financial position date. The fair value of long-term debts is determined by discounting future cash flows using applicable rates from observable current market transactions for instruments with similar terms, credit risk and remaining maturities. The group uses the following hierarchyf or determining the fair value of financial instruments: - Levelt: Fair values measured based on guoted prices (unadjusted) in active markets for identical assets or liabilities. Fair values measured based on valuation technigues for which all inputs which have a significant effect on the recorded fair values are observable, either directly or indirectly. Fair values measured based on valuation technigues for which inputs which have a significant effect on the recorded fair values are not based on observable market data. - Level 2: - Level 3: Financial assets and Iiabilites measured using fair value measurement hierarchy level 3 inputs, except for cash on hand and banks using level 1 inputs. OPERATION SEGMENT Segmen operasi yang dilaporkan sesuai dengan informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi sebagai berikut: 63 The reported of operating segments are in accordance with the information used by operational decision makers in allocating resources and assessing the performance of operating segmenis are as follows:
Page 73 OCR 0.927
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN ENTITAS ANAK Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 35. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 35. OPERATION SEGMENT (continued) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 31 Desember/December 31, 2024 Penjualan barang/ Sale of goods Pendapatan jasa/ Services Jumlah/ Total Penjualan Beban pokok penjualan 1.045.833.521.861 1.283.962.499 1.047.117.484.360 Laba bruto Beban usaha Pendapatan keuangan Beban keuangan Kerugian selisih kurs Lain-lain Laba sebelum pajak Beban pajak penghasilan Laba tahun berjalan Penghasilan komprehensif lain Laba komprehensif periode berjalan Informasi lainnya Aset segmen Liabilitas segmen (725.827.037.612) (290.806.776) (726.117.844.388) 320.006.484.249 993.155.723 320.999.639.972 (63.542.907.307) 4.909.405.740 (1.639.712.498) 1.225.398377 711.722.716 262.663.547.000 (57.297.180.860) 205.366.366.140 (259.755.138) 205.106.611.002 1.072.430.868.383 Penjualan Beban pokok penjualan Laba bruto Beban usaha Pendapatan keuangan Beban keuangan Kerugian selisih kurs Lain-lain Laba sebelum pajak Beban pajak penghasilan Laba tahun berjalan Penghasilan komprehensif lain Laba komprehensif periode berjalan 289.970.370.999 31 Desember/December 31, 2023 Penjualan barang/ Pendapatan jasa/ Jumlah! Sale of goods Services Total 759.076.334.754 3.348.593.121 762.424.927.875 (581.539.354.037) (1.767.448.239) (583.306.802.276) 177.536.980.717 1.581.144.882 179.118.125.599 (45.737.534.943) 2.978.962.867 (3.494.577.166) (2.893.231.535) 736.216.492 64 130.707.961.314 (29.848.122.872) (249.085.150) 100.610.753.292 Sales Cost of goods sold Gross profit Operating expenses Financial income Financial expenses Loss foreign exchanges Others Profit before tax Income tax expenses Profit current year Other comprehensive income Comprehensive income current period Others information Segment assets Segment liabilities Sales Cost of goods sold Gross profit Operating expenses Financial income Financial expenses Loss foreign exchanges Others Profit before tax Income tax expenses Profit current year Other comprehensive income Comprehensive income current period
Page 74 OCR 0.924
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 35. SEGMEN OPERASI (ianjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 35, OPERATION SEGMENT (continued) 31 Desember/December 31, 2023 Penjualan barang/ Pendapatan jasa/ Jumlah! Sale of goods Services Total Informasi lainnya Others information Aset segmen 788.904.760.873 Segment assets Liabilitas segmen 200.612.024.491 Segment liabilities Informasi Geografis Geographic Information Penjualan berdasarkan lokasi pelanggan adalah sebagai berikut: 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Sales based on the location of the customers are as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Negara Indonesia Negara-negara asing 963.291.215.665 83.826.268.695 Jumlah 1.047.117.484.360 Country 713.098.350.294 Indonesia 49.326.577.581 Foreign countries 762.424.927.875 Total 36. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN NON-KAS 36. SUPPLEMENTAL DISCLOSURES ON NON-CASH INVESTING AND FINANCING ACTIVITIES INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS a. Transaksi non kas Tabel dibawah ini menunjukan tranasksi non kas Grup selama tahun berjalan sebagai berikut 31 Desember 2024/ December 31, 2024 ADDITIONAL INFORMATION OF CASH FLOW a. Non-cash transaction The table below shows the group non cash transaction during the year as follows: 31 Desember 2023/ December 31, 2023 Penambahan aset tetap melalui uang muka 35.698.082.346 65 Addition of property, plant and eguipment - through advances
Page 75 OCR 0.920
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31. 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 36. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS INVESTASI 36. SUPPLEMENTAL DISCLOSURES ON NON-CASH INVESTING DAN PENDANAAN NON-KAS AND FINANCING ACTIVITIES b. Rekonsilaisi liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan b. Reconciliation of liabilities arising from financing activities Tabel di bawah ini menjelaskan perubahan dalam liabilitas The table below details changes in the Company liabilities arising Perusahaan yang timbul dari aktivitas pendanaan, termasuk from financing activities, including cash and non-cash changes. perubahan yang timbul dari arus kas dan perubahan non-kas. Liabilities arising from financing activities are those for which cash Liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan adalah liabilitas yang Tows were, or future cash flows will be, classified in the Groups's arus kas, atau arus kas masa depannya, diklasifikasikan dalam statement of cash fiows as cash flows from financing activities. laporan arus kas Grup sebagai arus kas dari aktivitas pendanaan. Utang bank/ Liabilitas sewa/ Jumlah/ Bank loans Lease liabilities Total Saldo per 31 Desember 2022 6.000.000.000 174.863.109 6.174.863.109 Balance as of December 31, 2022 Arus kas 7.304.621.526 (101.788.495) 67.202.833.031 Cash flow Saldo per 31 Desember 2023 73.304.621.526 73.074.614 73.377.696.140 Balance as of December 31, 2023 Arus kas 34.207.512.568 (73.074.614) 34.134.437.954 Cash flow Saldo per 31 Desember 2024 107.512.134.094 : 107.512.134.094 Balance as of December 31, 2024 37. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING 37. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS Utang bank PT Bank ICBC Indonesia Sesuai dengan Perjanjian Kredit No. 33 tanggal 09 Januari 2024 oleh Notaris Christina Dwi Utami. SH. M.Kn., Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dalam bentuk fasilitas Omnibus Line dengan jangka waktu kredit selama 1 tahun dengan rincian sebagai berikut: Fasilitas Letter of Credit (LC) dalam negeri Sight/Usance. Jangka waktu transaksi sampai dengan 180 hari setiap transaksi. Biaya penerbitan 0,25 96 p.g. minimum Rp250.000, biaya akseptasi 0,25 “4 p.g. minimum Rp250.000, biaya perubahan lainnya Rp250.000 dan biaya swift Rp250.000 Fasilitas Trust Receipt (TR). Fasilitas UPAS/UFAM Fasilitas Bank Garansi / SBLC. Jangka waktu transaksi sampai dengan 2 tahun per transaksi. Biaya penerbitan 1 Yo flat dan cash margin 2096 dari jumlah penerbitan. Account Receivable Financing (ARF) yang digunakan untuk membiayai invoice dari buyer (Grup Pertamina), debitur dapat menerima dana sebelum jatuh tempo piutang hingga jumlah pokok. seluruhnya tidak melebihi USD3.000.000 dan maksimum sublimit AARF sebesar USD500.000. Jangka waktu penarikan harus sama dengan dokumen dan maksimum 90 hari dengan pembiayaan maksimum 8096 dari invoice. Biaya provisi sebesar 0,25”5 per pencairan. Mata uang yang dapat digunakan adalah Rupiah. 66 Bank loan PT Bank ICBC Indonesia In accordance with Credit Agreement No. 38 dated January 09, 2024 by Notary Christina Dwi Utami. SH. M.Kn., the Company obtained a credit facility in the form of an Omnibus Line facility with a credit period of 1 year with the following details: - Sight/Usance domestic Letter of Credit (LC) facility. The transaction period is up to 180 days per transaction. Issuance fee 0.25 4 p.g. minimum IDR250,000, acceptance fee 0.25 9 p.g. minimum IDR250,000, other change fees IDR250,000 and swift fees IDR250,000. - Trust Receipt (TR) facility. - UPAS/UFAM facility. - Bank Guarantee / SBLC facility. The transaction period is up to 2 years per transaction. Issuance fee is 196 flat and cash margin is 204 of the issuance amount. - Account Receivable Financing (ARF) is used to finance invoices from buyers (Pertamina Group), debtors can receive funds before the maturity of the receivables up to the total principal amount not exceeding USD3,000,000 and a maximum ARF sublimit of USD500,000. The withdrawal period must be the same as the document and is a maximum of 90 days with maximum financing of 8056 of the invoice. Provision fee is 0.2596 per disbursement. The currency that can be used is Rupiah.
Page 76 OCR 0.929
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 37. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 37. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS (continued) Utang bank (lanjutan) PT Bank ICBC Indonesia (lanjutan) Mata uang yang dapat digunakan untuk fasilitas adalah USD, Rupiah dan CNY. Suku bunga untuk fasilitas sebesar JIBOR - 294 per tahun untuk mata uang Rupiah, sebesar SOFR # 296 per tahun untuk mata uang USD, sebesar SHIBOR # 296 per tahun untuk mata uang CNY. Agunan atas fasilitas kredit tersebut adalah sebagai berikut: - Jaminan pribadi atas nama Tn. Soe To Tie Lin - Jaminan pribadi atas nama Tn. Willy Johan Chandra Pembatasan tindakan debitur: - Pelepasan aset material yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan usaha debitur, - Menyediakan agunan atau bertindak sebagai penjamin: - Pemberian pinjaman kepada pihak lain: - Mengubah jenis dan kegiatan usaha. PT Bank Mandiri (Persero). Tbk Pada tanggal 11 Juli 2024 Perusahaan menandatangani perjanjian perpanjangan — kredit” (adendum — keduabelas) — no. CRO.KP/158/NCL/2014 dengan PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. dengan fasilitas kredit sebagai berikut: Fasilitas SKBDN sebesar Rp20.000.000.000 yang digunakan untuk pembelian material dan peralatan dengan jangka waktu selama 12 bulan sejak penandatanganan, dan telah diperpanjang sampai dengan 13 Juli 2025. Fasilitas Trust Receipt sebesar USD2.500.000 yang digunakan untuk melunasi outstanding LC dan/atau SKBDN dengan jangka waktu selama 12 bulan sejak penandatanganan, dan telah diperpanjang sampai dengan 13 Juli 2025. Fasilitas Bank Garansi sebesar USD2.500.000 yang digunakan untuk jaminan tender dan jaminan pelaksanaan dengan jangka waktu selama 12 bulan sejak penandatanganan, dan telah diperpanjang sampai dengan 13 Juli 2025. Pinjaman dijamin dengan tanah dan bangunan, persediaan dan piutang milik Perusahaan serta personal guarantee atas nama Soe To Tie Lin dan Willy Johan Chandra. 67 Bank loan (continued) PT Bank ICBC Indonesia (continued) The currencies that can be used for facilities are USD, Rupiah and CNY. The interest rate for the facility is JIBOR 4 296 per year for Rupiah currency, SOFR # 294 per year for USD currency, SHIBOR 4 24 per year for CNY currency. Collateral for the credit facility is as follows: - Personal guarantee in the name of Mr. Soe To Tie Lin - Personal guarantee in the name of Mr. Willy Johan Chandra Restrictions on debtor actions: - Disposal of material assets reguired to carry out the debtors business activities, - Providing collateral or acting as guarantor: - Providing loans to other parties, - Changing the type and activities of business. PT Bank Mandiri (Persero). Tbk On July 11, 2024, the Company signed a credit extension agreement (twelveth addendum) no. CRO.KP/158/NCL/2014 with PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. with the following credit facilities: - SKBDN facility is IDR20,000,000,000 which is used for purchase of inventory and eguipments with a term of 12 months from signing, and has been extended until July 13, 2025. - Trust Receipt facility is USD2,500,000 which is used for payment of outstanding LC and/or SKBDN with a term of 12 months from signing, and has been extended until July 13, 2025. - Bank Guarantee facility of USD2,500,000 which is used for tender deposit and implementation deposit with a period of 12 months from signing, and has been extended until July 13, 2025. The loan is secured by land and buildings, inventory and receivables belonging to the Company as well as personal guarantees in the names of Soe To Tie Lin and Willy Johan Chandra.
Page 77 OCR 0.916
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING (lanjutan)
PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
For the year ended December 31. 2024
(Expressed in Rupiah unless otherwise stated)
37. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS (continued)
Utang bank (lanjutan)
PT Bank Mandiri (Persero), Tbk (lanjutan,
Selama fasilitas kredit belum dinyatakan lunas oleh Bank, tanpa
persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank, Perusahaan tidak
diperkenankan melakukan hal-hal sebagai berikut:
1) Menyediakan agunan atau bertindak sebagai penjamin:
2) Memindahtangankan barang jaminan selain piutang dan
persediaan, atau mengikatkan diri sebagai penjamin hutang,
atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak
lain
3) Membuat suatu perikatan, perjanjian, dan dokumen lain yang
bertentangan dengan perjanjian kredit atau dokumen agunan:
4) Membuat perjanjian hutang, hak tanggungan, kewajiban lain
atau menjaminkan dalam bentuk apapun atas aset Perusahaan
termasuk hak atas tagihan pihak lain, baik yang sekarang sudah
ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
5) Membuat suatu perikatan, perjanjian, dan dokumen lain yang
bertentangan dengan perjanjian kredit atau dokumen agunan,
- Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman yang baru dari
Bank/ Lembaga Keuangan,
- Melunasi hutang kepada Pemegang Saham,
Perusahaan dapat melakukan hal-hal tersebut di atas hanya dengan
pemberitahuan tertulis kepada Bank jika telah memenuhi persyaratan
keuangan.
Perusahaan diwajibkan mempertahankan rasio lancar minimum
sebesar 100Mh, rasio utang terhadap modal (debt to eguity ratio)
maksimum sebesar 2509h, rasio cakupan pelunasan utang (debt
service coverage ratio) minimum sebesar 110”o, kekayaan bersih
(net worth) selalu positif, serta rasio utang bank terhadap laba kotor
(Bank loan to EBITDA ratio ) maksimum 30096 selama masa kredit.
PT Bank UOB Indonesia
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 157 tanggal 18 November
2024 oleh Notaris Ester Septarini, S.H., M.H., M.Kn., Perusahaan
mendapatkan Fasilitas Omnibus LC/SKBDN (Shared facility dengan
PT Rainbow Tubulars Manufacture - joint and several) hingga jumlah
pokok sebesar Rp25.000.000.000 dengan sublimit sebagai berikut:
a. Fasilitas Trust Receipt ("TR") hingga jumlah pokok sebesar
Rp25.000.000.000
b. Fasilitas Clean Trust Receipt ("CTR") hingga jumlah pokok
sebesar Rp25.000.000.000
c. Fasilitas Invoice Financing ("IF") hingga jumlah pokok sebesar
Rp25.000.000.000
d. Fasilitas Bank Garansi ("BG") hingga jumlah pokok sebesar
Rp25.000.000.000
88
Bank loan (continued)
PT Bank Mandiri (Persero), Tbk (continued)
As long as the credit facility has not been declared paid in full by
the Bank, without prior written approval from the Bank, the
Company is not permitted to do the following things.
1) Carrying out a merger and acguisition
2) Transferring collateral other than receivables and inventories,
or binding oneself as guarantor for debts, or pledging the
Company's assets to other parties,
3) Make an engagement, agreement and other documenis that
conflict with the credit agreement or collateral documents:
4) Make a debt agreemenis, morigage rights, other obligations or
guarantee in any form over Company assets including rights to
Other parties' claims, both those that exist now and those that
will exist in the future.
5) Make an engagement, agreement and other documents that
conflict with the credit agreement or collateral documents:
- Obtain new credit or loan facilities rom Banks/Financial
Institutions:
- Pay off debts to Shareholders,
The Company can do the things mentioned above only with written
notification to the Bank if it has fulfilled the financial reguirements.
Companies are reguired to maintain a minimum current ratio of
10014, a maximum debt to eguity ratio of 25096, a minimum debt
service coverage ratio of 11096, net worth is always positive, and
The ratio of bank debt to gross profit (Bank loan to EBITDA ratio) is
a maximum of 30096 during the credit period.
PT Bank UOB Indonesia
Based on Credit Agreement Deed No. 157 dated 18 November
2024 by Notary Ester Septarini, S.H., M.H., M.Kn., the Company
obtained an LC/SKBDN Omnibus Facility (Shared facility with PT
Rainbow Tubulars Manufacture - joint and several) up to a principal
amount of IDR 25,000,000,000 with the following sublimits:
a Trust Receipt ("TR') facility up to @ principal amount of
IDR25,000,000,000
b. Clean Trust Receipt ("CTR") facility up to a principal amount of
IDR25,000,000,000
CG. Invoice Financing ("IP") facility up to a principal amount of
IDR25,000,000,000
d. Bank Guarantee ("BG") facility up to a principal amount of
1DR25,000,000,000
Page 78 OCR 0.938
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 37. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING (lanjutan) PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 37. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS (continued) Utang bank (lanjutan) PT Bank UOB Indonesia (lanjutan! Jaminan atas fasilitas LC/SKBDN, TR, CTR, IF, dan BG adalah sebagai berikut: 1. Jaminan tunai berupa margin deposit atau current saving account atas nama RTM, 2. Hak tanggungan atas tanah dan bangunan sebagai berikut: - Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 5410, Kel Tanjung Uncang, Kec. Batu Aji, Kep. Riau, dengan jangka waktu sampai dengan 31 Oktober 2038, - Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 5411, Kel. Tanjung Uncang, Kec. Batu Aji, Kep. Riau, dengan jangka waktu sampai dengan 6 September 2035, 3. Jaminan berupa personal guarantee atas nama Willy Johan Chandra. Kontrak penjualan Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan memiliki komitmen pendapatan kepada pelanggan pihak ketiga dengan jumlah dan harga yang telah disepakati PT Pertamina EP Perusahaan memiliki beberapa kontrak penjualan dengan PT Pertamina EP dengan rincian sebagai berikut: - Pada tanggal 21 April 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian "Pengadaan Casing Low Grade di PT Pertamina EP Melalui Technical Framework Contract” dengan jangka waktu perjanjian 3 Januari 2022 sampai dengan 21 Juni 2024. Dalam perjanjian ini, tidak ditetapkan harga, namun ditentukan spesifikasi teknis. Harga dan jumlah pembelian barang akan ditentukan dalam reguest order (RO) yang diterbitkan. Pada tanggal 4 Juli 2024, perusahaan telah menandatangani Amandemen | yang berisi perubahan jangka waktu perjanjian menjadi 3 (tiga) tahun 5 (lima) bulan dan 27 (dua puluh tujuh) hari kalender, terhitung mulai tanggal 3 Januari 2022 sampai dengan 19 Agustus 2025. Sampai saat ini, seluruh reguest order yang telah diterbitkan memiliki total nilai sebesar USD21.737.446 Pada tanggal 28 Februari 2023, Perusahaan menanda-tangani perjanjian “Pengadaan Wellhead dan Xmastree High Grade Untuk Zona 7" dengan jangka waktu perjanjian 6 Maret 2023 - 23 April 2025 dengan nilai perjanjian sebesar Rp31.213.790.000. - Pada tanggal 29 Februari 2024, Perusahaan menanda-tangani perjanjian “Pengadaan Wellhead, Xmastree dan Aksesoris Zona 1" dengan jangka waktu perjanjian 29 Januari 2024 - 18 Maret 2026 dengan nilai perjanjian sebesar Rp26.024.342.000. 69 Bank loan (continued) PT Bank UOB Indonesia (continued) Warranty for LC/SKBDN, TR, CTR, IF and BG facilities are as follows: 1. Cash collateral in the form of a margin deposit or current savings account in the name of RTM: 2. Mortgage rights on land and buildings are as follows. - Building Use Rights Certificate (SHGB) No. 5410, Kel. Tanjung Uncang, Kec. Batu Aji, Kep. Riau, with a term of up to October 31, 2038: - Building Use Rights Certificate (SHGB) No. 5411, Kel. Tanjung Uncang, Kec. Batu Aji, Kep. Riau, with a term of up to September 6, 2035: 3. Guarantee in the form of a personal guarantee in the name of Willy Johan Chandra. Sales contract 'As of December 31, 2024, the Company has revenue commitments to third party customers with agreed amounts and prices. PT Pertamina EP The Company has several sales contracis with PT Pertamina EP with details as follows: - On April 21, 2022, the Company signed an agreement for the “Procurement of Low Grade Casing at PT Pertamina EP Through Technical Framework Contract" with a contract period from January 3, 2022, to June 21, 2024. In this agreement, no price was stipulated, but technical specifications were determined. The price and guantity of goods to be purchased will be determined in the reguest order (RO) that is issued. On July 4, 2024, the company signed Amendment I, which includes a change in the contract period to 3 (three) years, 5 (five) months, and 27 (twenty- seven) calendar days, from January 3, 2022 to August 19, 2025. To date, all issued reguest orders have a total value of USD21,737,446. On February 28, 2023, the Company signed an agreement "Procurement of Welihead and Xmastree High Grade for Zone 7" with an agreement period of March 6, 2023 - April 23, 2025 with an agreement value of IDR31,213,790,000. On February 29, 2024, the Company signed an agreement "Procurement of Welihead, Xmastree and Accessories Zone 1" with an agreement period of January 29, 2024 - March 18, 2026 with an agreement value of IDR26,024, 342,000.
Page 79 OCR 0.928
PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 37. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING (lanjutan) 37. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS (continued) Kontrak penjualan (lanjutan! PT Pertamina Hulu Rokan Perusahaan memiliki kontrak penjualan dengan PT Pertamina Hulu Rokan dengan rincian sebagai berikut: Pada tanggal 4 April 2023, Perusahaan menandatangani kontrak. Call Off Order (COO) untuk Material Casing 7, 9-5/8, 10-3/4, 13- 38 (Paket: A) dengan jangka waktu kontrak selama 24 bulan dan nilai kontrak sebesar Rp207.118.402.000. Pada tanggal 1 April 2024, telah dilakukan amandemen atas kontrak No. GPHROO0099A. Amandemen kontrak ini mengubah nilai kontrak menjadi Rp243.356.384.000. Kontrak pembelian Entitas anak (RTM) PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Pada tanggal 22 Juli 2019, RTM menandatangani kontrak jual beli gas dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk., periode 1 Agustus 2019 - 31 Desember 2019 dengan pemakaian gas 2.850- 3.400 MMBtu per bulan dan periode 1 Januari 2020 - 30 Juni 2023 dengan pemakaian gas 350-1.750 MMBtu per bulan dengan harga sesuai dengan keputusan direksi yang berlaku. Pada tanggai 20 Februari 2023, RTM menandatangi amandemen kontrak jual beli gas dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk., periode 1 April 2023 - 31 Maret 2028 dengan pemakaian gas 3.500-4550 MMBtu per bulan dengan harga sesuai keputusan direksi yang berlaku Pada tanggal 21 Mei 2024, RTM menandatangi amandemen kontrak jual beli gas dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk., periode 1 Juni 2024 - 31 Maret 2028 dengan pemakaian gas 4.385- 5.700 MMBtu per bulan dengan harga sesuai keputusan direksi yang berlaku. Pada tanggal 9 Oktober 2024, berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No. 255.KIMG.01/MEM.M/2024, RTM mendapat penyesuain harga gas baru yang sebelumnya sebesar USD8,87/MMBtu menjadi USD6,01/MMBtu. 70 Sales contract (continued) PT Pertamina Hulu Rokan The Company has a sales contract with PT Pertamina Hulu Rokan with details as follows: - On April 4, 2023, the Company signed a Call Off Order (COO) contract for Material Casing 7, 9-5/8, 10-3/4, 13-3/8 (Package: A) with a contract duration of 24 months and a contract value of IDR207,118,402,000. On April 1, 2024, an amendment was made to contract No. GPHRO0099A. This contract amendment changed the contract value to IDR243,356,384,000. Purchase contract Subsidiary (RTM) PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk On July 22, 2019, RTM signed a gas sale and purchase contract with PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk., for the period August 1, 2019 - December 31, 2019 with gas usage of 2,850- 3,400 MMBtu per month and the period January 1, 2020 - March 31, 2023 with gas usage of 350-1,750 MMBtu per month at prices in accordance with the applicable decision of the board of directors. On February 20, 2023, RTM signed a gas sale and purchase contract amandement with PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk., for the period April 1, 2023 - March 31, 2028 with gas usage of 3,599-4,550 MMBtu per month at prices in accordance with the applicable decision of the board of directors. On May 21, 2024, RTM signed an amendment to the gas sales and purchase contract with PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk. for the period 1 June 2024 - 31 March 2028 with gas consumption of 4,385-5,700 MMBtu per month at a price in accordance with the applicable board of directors' decision. On October 9, 2024, based on the Decision of the Minister of Energy and Mineral Resources of the Republic of Indonesia No. 255.KMG.01/MEM.M/2024, RTM received a new gas price adjustment, from the previous USD8.87/MMBtu to USD6.01/MMBtu.
Page 80 OCR 0.936
PT SUNINDO PRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 38. KEJADIAN PENTING SETELAH PERIODE PELAPORAN PT SUNINDO PRATAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS For the year ended December 31, 2024 (Expressed in Rupiah unless otherwise stated) 38. EVENTS AFTER REPORTING PERIOD Kontrak penjualan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Pada tanggal 25 Februari 2025, Perusahaan menandatangani kontrak Call Off Order (COO) Material Casing 13, 13/8 Grade K55 dengan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga dengan jangka waktu kontrak sampai 24 Februari 2027 atau sampai dengan nilai kontrak habis (mana yang terjadi terlebih dahulu) dengan nilai kontrak sebesar Rp129.855.500.000. Kontrak pembelian Entitas anak (RTM) PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Pada tanggal 26 Februari 2025, berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No.76.K/MG.01/MEM.M/2025, RTM mendapat penyesuain harga gas baru yang sebelumnya sebesar USD6,01/MMBtu menjadi USD7,00/MMBtu. 7 Sales contract PT Pertamina Hulu Sanga Sanga On February 25, 2025, the Company signed a Call Off Order (COO) contract for Casing Material 13. 13/8 Grade K55 with PT Pertamina Hulu Sanga Sanga with a contract period until 24 February 2027 or until the contract value is exhausted (whichever occurs first) with a contract value of IDR129,855,500,000. Purchase contract Subsidiary (RTM) PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk On February 26, 2025, based on the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources of the Republic of Indonesia No.76.K/MG.01/MEM.M/2025, RTM received a new gas price adjustment from USD6.01/MMBtu to USD7,00/MMBtu.
Names mentioned 103 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Prof. Dr. Soepomo SH.
p.3 ×6
unresolved
org
MA Tbk
p.3
unresolved
org
Neria International Limited
p.5
unresolved
org
Neia International Limited
p.5
unresolved
org
Intemationl Limited
p.5
unresolved
person
Aris Suryanta
p.9
unresolved
org
PRA Tbk
p.11 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Shinta Dewi Sudarsana
p.15 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.15 ×3
unresolved
person
Christina Dwi Utami
· Notaris
p.15 ×11
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.15 ×5
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.16
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.16
unresolved
org
Financial Services Authority
p.17
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.17
unresolved
org
PT Rainbow Tubulars Manufaktur
p.17
unresolved
org
PT Petro Synergy Manufaktur
p.17
unresolved
person
AAnly Cenggana
p.17
unresolved
person
Notary Anly Cenggana
p.17
unresolved
org
Menteri
p.18
unresolved
person
H. MiKn.
p.18
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
p.18
unresolved
person
Notary Tanti Lena
p.18 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.23 ×2
unresolved
org
PT Rainbow Tubulars In
p.39
unresolved
org
PT Rainbow Manufacture
p.39
unresolved
org
PT Bank ICBC Indonesia
p.40 ×8
unresolved
org
PT Bank Hibank Indonesia
p.40 ×17
unresolved
org
PT Bank Hibank Indonesia Sub
p.40
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Sub
p.40
unresolved
org
PT Pertamina EP
p.41 ×7
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Rokan
p.41 ×7
unresolved
org
Pte. Ltd
p.41 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Umum BCA
p.43 ×6
unresolved
org
PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi
p.46 ×4
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.46 ×4
unresolved
org
PT Bank Hibank
p.47 ×2
unresolved
org
Join Power Co., Ltd
p.47 ×2
unresolved
org
Power Linkage Corporation Co., Ltd
p.47 ×4
unresolved
org
PT Lixicon Indonesia
p.47 ×2
unresolved
org
PT Elnusa Fabrikasi Kontruksi
p.47 ×4
unresolved
org
Jiangsu Jinshi Machinery Co.,Ltd
p.47 ×2
unresolved
org
PT Enertch Indo
p.47 ×2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.52
unresolved
org
PT. Tridaya Esa Pakarti
p.52 ×3
unresolved
org
PT. Tridaya Esa Pakarti Irawandy Petroleum Logistic Pte.
p.52
unresolved
org
Irawandy Petroleum Logistic Pte. Ltd.
p.52
unresolved
org
PT. Bertie Sukses Makmur
p.52 ×2
unresolved
org
PT. Appipa Indonesia
p.52 ×4
unresolved
org
PT. CT Advance Technology
p.52 ×2
unresolved
org
PT. Inerco Global International
p.52 ×2
unresolved
org
PT. Bestmindotama Semesta
p.52
unresolved
org
PT. Bestmindotama Semesta Others
p.52
unresolved
org
PT Rainbow Tubulars Manufacture. Luas Tanah
p.53
unresolved
org
PT Rainbow Tubulars Manufacture. Land Area
p.53
unresolved
org
PT Bank Mayora
p.54 ×2
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Sesuai
p.54
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia In
p.54
unresolved
person
Notary Ester Septarini
p.55 ×4
unresolved
person
Satria Amiputra A. SE
p.56 ×2
unresolved
org
PT Rainbow Tubulars Manufacture. Persediaan
p.56
unresolved
org
PT Rainbow Tubulars Manufacture. Pembatasan
p.56
unresolved
org
PT Rainbow Tubulars Manufacture. Collateral
p.56
unresolved
org
PT Sinarindo Prima
p.63 ×4
unresolved
org
PT Sinarindo Prima Jiangshu Jinshi Machinery Group Co
p.63 ×2
unresolved
org
Bank USD Deposito
p.70
unresolved
org
PT Bank ICBC Indonesia Sesuai
p.75
unresolved
org
Bank Garansi
p.75 ×3
unresolved
org
PT Bank ICBC Indonesia In
p.75
unresolved
person
Willy Johan Chandra Pembatasan
p.76 ×15
unresolved
person
Willy Johan Chandra Restrictions
p.76
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit
p.77
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Based
p.77
unresolved
org
PT Pertamina EP Perusahaan
p.78
unresolved
org
PT Pertamina EP Melalui Technical Framework Contract
p.78
unresolved
org
PT Pertamina EP Through Technical Framework Contract
p.78
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Rokan Perusahaan
p.79
unresolved
org
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
p.79 ×2
unresolved
org
Minister of Energy and Mineral Resources
p.79 ×2
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Sanga Sanga
p.80 ×3
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Sanga Sanga On
p.80
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.