Skip to content
Back to announcement

20250325_HRTA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31871000_lamp2.pdf

Other Text extracted HRTA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 43

Page 1
         PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
INFORMASI INI MERUPAKAN PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS YANG TELAH DIPUBLIKASIKAN DI SITUS WEB PERSEROAN DAN
BURSA EFEK INDONESIA PADA TANGGAL 16 JANUARI 2025.

PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN UMUM OBLIGASI KEPADA PEMODAL PROFESIONAL.

PENERBITAN OBLIGASI INI KEPADA PEMODAL PROFESIONAL HANYA DAPAT DITAWARKAN DAN/ATAU DIJUAL KEPADA PEMODAL PROFESIONAL.

INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN
PIHAK YANG KOMPETEN.

PT HARTADINATA ABADI TBK (”PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA
ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI INI.




                                                                     PT HARTADINATA ABADI TBK.
                                                                          Kegiatan Usaha Utama:
                                 Bergerak di bidang Produksi, Perdagangan dan Distributor Beragam Varian Perhiasan Emas dan Emas Batangan

                                Kantor Pusat                                             4 (empat) Pabrik Manufaktur dan 1 (satu) Pabrik Pemurnian Emas berlokasi di:
                          Jl. Kopo Sayati No. 165                                                Pabrik Manufaktur                         Pabrik Pemurnian Emas
                      Kabupaten Bandung, Jawa Barat                              •   Jl. Sukamenak No. 185, Bandung,                • Jl. Cirangrang Dalam No. 8/8A,
                        Telepon: +62 22 540 2326                                     Jawa Barat, Indonesia (HA 1)                     Cirangrang, Kota Bandung, Jawa Barat,
                        Faksimili: +62 22 5403002                                                                                     Indonesia
                  Website: www.hartadinataabadi.co.id                            •   Jl. Sukamenak No. 179, Bandung,
             Email: investor.relations@hartadinataabadi.co.id                        Jawa Barat, Indonesia (HA 2)
                                                                                 •   Komplek Sapphire Residence, Bandung,
                                                                                     Jawa Barat, Indonesia (HA 3)
                                                                                 •   Jl. Sukamenak No. 192, Bandung,
                                                                                     Jawa Barat, Indonesia (HA 5)

                                                                                            85 (delapan puluh lima) Toko dengan Merek Toko Hartadinata Abadi

                                           PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN KEPADA PEMODAL PROFESIONAL
                                                   OBLIGASI BERKELANJUTAN II HARTADINATA ABADI
                               DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP1.000.000.000.000,- (SATU TRILIUN RUPIAH)

                                   Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan telah menerbitkan dan menawarkan:
                                             OBLIGASI BERKELANJUTAN II HARTADINATA ABADI TAHAP I TAHUN 2024
                                 DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP900.000.000.000,- (SEMBILAN RATUS MILIAR RUPIAH)

                                     Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
                                      OBLIGASI BERKELANJUTAN II HARTADINATA ABADI TAHAP II TAHUN 2025 (“OBLIGASI”)
                                   DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP100.000.000.000,- (SERATUS MIILIAR RUPIAH)
                                YANG DITANGGUNG SECARA TANPA SYARAT DAN DIJAMIN DENGAN TIDAK DAPAT DIBATALKAN OLEH




                                                                     SEBAGAI PENANGGUNG
                                                           CREDIT GUARANTEE AND INVESTMENT FACILITY
                                            SUATU LEMBAGA DANA PERWALIAN (TRUST FUND) DARI ASIAN DEVELOPMENT BANK
  Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sebagai bukti utang
  untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Jumlah Pokok Obligasi yang ditawarkan sebesar
  Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,60% (tujuh koma enam nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
  Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan yaitu pada tanggal 24 April 2028. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan yang dihitung
  berdasarkan jumlah hari yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak
  Tanggal Emisi. Pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada tanggal 24 Juli 2025. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

                                                       PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
    BAHWA UNTUK MELAKUKAN PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI, ATAS PERMOHONAN PERSEROAN, CREDIT GUARANTEE AND INVESTMENT FACILITY, SUATU
    LEMBAGA DANA PERWALIAN (TRUST FUND) DARI ASIAN DEVELOPMENT BANK (“CGIF”) TELAH MENYETUJUI UNTUK BERTINDAK SEBAGAI PENANGGUNG
    (GUARANTOR) OBLIGASI DAN BERSAMA-SAMA AKAN MENANDATANGANI PERJANJIAN PENANGGUNGAN DENGAN WALI AMANAT BERDASARKAN SYARAT-
    SYARAT OBLIGASI DENGAN MEMPERHATIKAN SYARAT-SYARAT DALAM PERJANJIAN PENANGGUNGAN.

    PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI INI 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL
    PENJATAHAN. PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) DENGAN TUJUAN UNTUK PELUNASAN OBLIGASI ATAU DISIMPAN UNTUK
    KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN OBLIGASI DAN
    PERATURAN PERUNDANG–UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I
    DALAM INFORMASI TAMBAHAN MENGENAI PENAWARAN UMUM.

    PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK
    ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.

             DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA:

                                                                      idAAAcg (Triple A, Corporate Guarantee)



                      PERINGKAT INI BERLAKU DENGAN SYARAT DOKUMENTASI LEGAL ATAS PENJAMINAN TERSEBUT TELAH DIFINALISASI.
     PADA TANGGAL 15 OKTOBER 2024 TELAH DITANDATANGANI PERJANJIAN PENANGGUNGAN SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH DAN DINYATAKAN KEMBALI PADA
                   TANGGAL 11 NOVEMBER 2024 KEMUDIAN DIUBAH DAN DINYATAKAN KEMBALI KEDUA PADA TANGGAL 15 NOVEMBER 2024

     KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI TAMBAHAN MENGENAI PENAWARAN UMUM.

                                           OBLIGASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA

                                                    Penawaran Obligasi ini dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment).

                                                 PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI




                                                                           PT BAHANA SEKURITAS

                                                                               WALI AMANAT
                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

                                              Informasi Tamabahan Ringkas ini diterbitkan di Bandung pada Tanggal 25 Maret 2025
Page 2
                                                    PERKIRAAN JADWAL

 Tanggal Efektif                                                               :                             19 November 2024
 Masa Penawaran Umum                                                           :                              17 – 21 April 2025
 Tanggal Penjatahan                                                            :                                   22 April 2025
 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                           :                                   24 April 2025
 Tanggal Distribusi Obligasi secara Elektronik                                 :                                   24 April 2025
 Tanggal Pencatatan Efek pada PT Bursa Efek Indonesia                          :                                   25 April 2025


                                                    PENAWARAN UMUM

1)    Nama Obligasi
Obligasi Berkelanjutan II Hartadinata Abadi Tahap II Tahun 2025.

2)     Jenis Obligasi
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai
bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang
Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat
Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Yang menjadi bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi
Tertulis yang tidak dapat dialihkan atau diperdagangkan.

3)    Harga Penawaran
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

4)     Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi dan Jatuh Tempo Obligasi
Seluruh nilai Pokok Obligasi yang diterbitkan dan ditawarkan kepada masyarakat sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar
Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,60% (tujuh koma enam nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak
Tanggal Emisi. Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan yaitu pada tanggal 24 April
2028. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan yang dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat dengan perhitungan 1
(satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak Tanggal
Emisi. Pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada tanggal 24 Juli 2025. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet
payment) pada saat jatuh tempo.

Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembelian kembali
sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Obligasi sesuai ketentuan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi.

Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada tanggal pembayaran pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang
sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi.

Jadwal dan periode pembayaran Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sekali, terhitung sejak Tanggal Emisi pada Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi. Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka Bunga
Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan Denda.

Tanggal–tanggal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagai berikut:


               Bunga Ke–                                                    Jadwal Pembayaran

                     1                                                          24 Juli 2025
                     2                                                        24 Oktober 2025
                     3                                                        24 Januari 2026
                     4                                                         24 April 2026
                     5                                                          24 Juli 2026
                     6                                                        24 Oktober 2026
                     7                                                        24 Januari 2027
                     8                                                         24 April 2027
                     9                                                          24 Juli 2027
                    10                                                        24 Oktober 2027
                    11                                                        24 Januari 2028
                    12                                                         24 April 2028

5)    Perhitungan Bunga Obligasi
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah hari yang
lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga
puluh) Hari Kalender.




                                                                                                                                2
Page 3
6)     Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi
 i.    Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
ii.    Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran
       untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
iii.   Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen
       Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui
       Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan
       dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan.

7)   Satuan Pemindahbukuan Obligasi
Satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya adalah sebesar Rp1,- (satu
Rupiah).

8)   Satuan Perdagangan Obligasi
Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah).

9)   Jumlah Minimum Pemesanan
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan senilai
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.

10) Jaminan
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus namun dijamin dengan penanggungan dari CGIF dengan Jumlah
Penanggungan berdasarkan Perjanjian Penanggungan yang telah ditandatangani oleh CGIF dan Wali Amanat, di mana CGIF
bertindak sebagai Penanggung Obligasi, tanggal 15 Oktober 2024, sebagaimana telah diubah dan dinyatakan kembali melalui
Perjanjian Penanggungan yang Diubah dan Dinyatakan Kembali tanggal 11 November 2024 dan Perjanjian Penanggungan yang
Diubah dan Dinyatakan Kembali Kedua tanggal 15 November 2024.

11)    Hak–Hak Pemegang Obligasi
1.     Menerima pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan melalui KSEI
       sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi yang
       bersangkutan sesuai dengan waktu yang telah disepakati dalam Perjanjian Agen Pembayaran. Pokok Obligasi harus dilunasi
       dengan nilai yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang
       Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
2.     Pemegang Obligasi yang berhak mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
       tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening, pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali
       ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi
       Obligasi setelah tanggal penentuan pihak yang berhak memperoleh Bunga Obligasi tersebut, maka pihak yang menerima
       pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan.
3.     Apabila Emitan ternyata tidak menyediakan dana yang cukup untuk pembayaran Pokok Obligasi dan/ atau pembayaran
       Bunga Obligasi, maka setelah lewat jatuh tempo Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi, Emiten
       harus membayar Kompensasi Kerugian Akibat Keterlambatan. Kompensasi Kerugian Akibat Keterlambatan tersebut
       dihitung berdasarkan hari yang lewat dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender
       dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender, sampai dengan pembayaran kembali efektif sejumlah Kompensasi
       Kerugian Akibat Keterlambatan tersebut di atas. Kompensasi Kerugian Akibat Keterlambatan yang dibayar oleh Emiten
       melalui Agen Pembayaran merupakan hak Pemegang Obligasi yang dimilikinya
4.     Pemegang Obligasi sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh
       perseratus) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi
       Perseroan, kecuali Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia) mengajukan permintaan
       tertulis kepada Wali Amanat agar diselenggarakan RUPO dengan memuat agenda yang diminta dengan melampirkan
       fotokopi KTUR dari KSEI yang diperoleh melalui Pemegang Rekening dan memperlihatkan asli KTUR kepada Wali Amanat,
       dengan ketentuan terhitung sejak diterbitkannya KTUR, Obligasi akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang
       tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan Obligasi oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah
       mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.

12) Pembelian Kembali Obligasi
Perseroan dapat melakukan Pembelian Kembali (“buy back”) Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian
dijual kembali dengan harga pasar, dengan ketentuan bahwa hal tersebut dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal
Penjatahan. Rencana buy back diumumkan selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum tanggal permulaan penawaran buy back.
Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja sejak dilakukannya buy back, Perseroan wajib mengumumkan perihal buy back tersebut
pada 1 (satu) surat kabar berbahasa Indonesia berperedaran nasional. Keterangan mengenai buy back dapat dilihat pada Bab I
Informasi Tambahan mengenai Penawaran Umum.

13) Pembatasan dan Kewajiban
Sesuai dengan ketentuan Pembatasan dan Kewajiban, ditentukan bahwa terdapat pembatasan-pembatasan dan kewajiban-
kewajiban terhadap Perseroan sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi yang dijelaskan lebih lanjut dalam Bab I Informasi
Tambahan mengenai Penawaran Umum.




                                                                                                                                 3
Page 4
14) Kelalaian Perseroan
Sesuai dengan ketentuan Kelalaian Perseroan apabila terjadi kelalaian (cidera janji), maka setelah Wali Amanat memberikan
pemberitahuan tertulis kepada Perseroan dan Perseroan tidak melakukan perbaikan setelah Perseroan menerima pemberitahuan
tertulis tersebut, Wali Amanat berhak membuat pengumuman dalam surat kabar berperedaran nasional dan memanggila RUPO
menurut tata cara yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Penjelasan lebih lanjut dari kelalaian (cidera janji) dapat
diliah pada Bab I Informasi Tambahan mengenai Penawaran Umum.

15) RUPO
Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan berlaku ketentuan-ketentuan
yang tercantum dalam Pasal 10 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, tanpa mengurangi ketentuan dalam peraturan Pasar Modal
dan ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku di bidang Pasar Modal serta peraturan Bursa Efek ditempat
dimana Obligasi dicatatkan. Penjelasan lebih lanjut dari RUPO dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan mengenai Penawaran
Umum.

16) Penanggungan CGIF
1. Untuk menjamin kewajiban pembayaran dari Jumlah Pokok dan/atau bunga terjadwal, Bunga Akrual Tambahan dan
    Pengeluaran Wali Amanat yang terutang dan wajib dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan
    Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, CGIF akan memberikan Penanggungan kepada Pemegang Obligasi, dengan ketentuan:
     a)     Penanggungan adalah jaminan pembayaran atas kewajiban pembayaran Jumlah Yang Dijamin untuk kepentingan
            Pemegang Obligasi melalui Wali Amanat, sebagaimana dibuktikan dengan, dan tercantum dalam, Perjanjian
            Penanggungan.
     b)     Nilai Penanggungan:
             -Sebesar 100% (seratus persen) dari nilai Jumlah Yang Dijamin.
     c)     Wali Amanat wajib menyampaikan klaim atas suatu Peristiwa Gagal Bayar dalam periode sebagai berikut:
            (i) untuk bunga terjadwal (termasuk bunga terjadwal yang jatuh tempo pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
                 terakhir) atau Biaya Pihak Yang Dijamin, maka klaim tersebut harus dilakukan dalam waktu 10 (sepuluh) Hari
                 Kerja terhitung sejak tanggal terjadinya Peristiwa Gagal Bayar Perseroan tersebut; dan
            (ii) untuk Jumlah Pokok Obligasi yang jatuh tempo pada tanggal jatuh tempo Obligasi, maka klaim tersebut harus
                 diajukan dalam waktu 20 (dua puluh) Hari Kerja terhitung sejak tanggal Kejadian Gagal Bayar tersebut (“Periode
                 Klaim”).
     d)     CGIF akan, dengan tunduk pada ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penanggungan, membayar kepada Wali
            Amanat suatu Jumlah Yang Ditanggung yang menjadi pokok dari klaim, atau bagiannya yang masih belum dibayar,
            dalam waktu 15 (lima belas) Hari Kerja setelah diterimanya klaim tersebut oleh CGIF.
     e)     Untuk menghindari keraguan, pada saat pembayaran CGIF, CGIF tidak menjadi pemegang Obligasi yang baru atau
            menggantikan posisi Pemegang Obligasi secara harfiah. Selain itu, pembayaran CGIF tidak akan mempengaruhi
            status Obligasi.
     f)     Dalam hal terjadi peristiwa gagal bayar kupon dan setelah dilakukannya pembayaran CGIF, maka CGIF tidak menjadi
            Pemegang Obligasi baru, dan hak tagihnya hanya terbatas pada jumlah kupon yang akan diselesaikan dengan
            Perseroan secara terpisah dan bilateral tanpa melibatkan Wali Amanat sebagai Pemegang Obligasi Yang Dijamin.
            Dengan demikian Obligasi ini tidak berakhir secara otomatis.
     g)     Dalam hal terjadi gagal bayar pokok Obligasi dan setelah dilakukannya pembayaran CGIF, maka Obligasi untuk tahap
            yang bersangkutan akan berakhir dan hak tagih CGIF akan diselesaikan dengan Perseroan secara terpisah dan
            bilateral tanpa melibatkan Pemegang Obligasi Yang Dijamin. CGIF tidak akan menjadi pemegang obligasi baru untuk
            tahap-tahap Obligasi yang tersisa.
     h)     Kewajiban pembayaran CGIF berdasarkan Perjanjian Penanggungan adalah langsung dan tanpa syarat.
2. Sehubungan dengan Penanggungan yang diberikan oleh CGIF maka Wali Amanat berhak dan diberi kuasa (yang kuasa
    tersebut tidak dapat dicabut kembali dengan cara apapun) untuk:
     a)     menandatangani Perjanjian Penanggungan sebagaimana dimaksud dalam poin 1 ketentuan Penanggungan atas
            nama Pemegang Obligasi.
     b)     melaksanakan seluruh hak Pemegang Obligasi atas Penanggungan berdasarkan Perjanjian Penanggungan tersebut
            dan melakukan tindakan tindakan lain yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan hak-hak Pemegang
            Obligasi berdasarkan Perjanjian Penanggungan tersebut.
3. Kuasa-kuasa yang tersebut dalam ketentuan ini merupakan bagian penting dan merupakan syarat mutlak yang tidak
    terpisahkan dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, yang tanpa kuasa kuasa tersebut Perjanjian Perwaliamanatan
    Obligasi tidak akan dibuat dan karenanya kuasa-kuasa tersebut tidak dapat berakhir karena sebab apapun termasuk karena
    sebab-sebab yang diatur dalam Pasal 1813, 1814, 1815 dan 1816 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia.
4. Dalam hal terjadi pelunasan atas seluruh jumlah Pokok Obligasi baik terjadi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi maupun
    terjadi pelunasan lebih awal, Wali Amanat berkewajiban untuk menerbitkan surat pemberitahuan kepada CGIF bahwa
    kewajiban CGIF untuk melakukan penanggungan atas Obligasi telah berakhir dan seluruh Perjanjian Penanggungan wajib
    dilepaskan oleh Wali Amanat selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari kerja setelah terjadinya pelunasan Pokok Obligasi tersebut,
    pada tanggal pelepasan tersebut seluruh penanggungan yang diberikan CGIF menjadi bebas/tidak ada lagi.
5. Kewajiban CGIF untuk melakukan pembayaran klaim hanya muncul setelah klaim disampaikan kepada CGIF.




                                                                                                                             4
Page 5
6.    Klaim harus dengan jelas menetapkan dasar dari klaim, termasuk semua bukti, informasi, dan dokumen relevan yang
      mendukung klaim sebagaimana diperlukan secara wajar untuk membuktikan secara rinci terjadinya Peristiwa Gagal Bayar,
      jumlah yang belum dibayar, dan pembayaran yang terutang dari CGIF sehubungan dengan Jumlah Yang Dijamin yang
      relevan. Untuk menghindari keraguan, dokumen pendukung untuk sebuah klaim adalah (a) surat pemberitahuan dari Agen
      Pembayaran kepada Pemegang Obligasi (dengan tembusan kepada Wali Amanat) yang menentukan adanya keterlambatan
      oleh Perseroan dalam menyetor jumlah ke rekening Agen Pembayaran yang jatuh tempo dan terutang pada tanggal surat
      pemberitahuan tersebut; (b) surat pemberitahuan dari Wali Amanat kepada Perseroan yang menentukan bahwa
      keterlambatan pembayaran sehubungan dengan poin (a) telah terjadi dan juga menentukan jumlah yang terutang dan
      harus dibayar oleh Perseroan yang terdiri dari Jumlah Yang Dijamin; dan (c) informasi dan dokumen pendukung dalam klaim
      yang secara umum dapat diterima sebagai praktik pasar di Indonesia untuk membuktikan secara rinci terjadinya Peristiwa
      Gagal Bayar, jumlah yang belum dibayar, dan pembayaran yang terutang dari CGIF sehubungan dengan Jumlah Yang
      Dijamin yang relevan.
7.    Setelah klaim dikirim ke CGIF sesuai dengan persyaratan Perjanjian Penanggungan, semua jumlah yang diterima dari CGIF
      oleh Wali Amanat berdasarkan Penanggungan akan diterapkan dalam urutan prioritas berikut:
       a)    pertama, pembayaran semua biaya, pengeluaran dan kewajiban yang ditanggung oleh Wali Amanat dalam
             menjalankan tugas dan kewajibannya sehubungan dengan Obligasi sesuai dengan kondisi yang ditetapkan di dalam
             Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi;
       b)    kedua, remunerasi Wali Amanat sehubungan dengan Obligasi sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi;
       c)    ketiga, bunga Obligasi yang masih harus dibayar dan belum dibayar sampai dengan Tanggal Pembayaran Bunga
             Obligasi; dan
       d)    keempat, jumlah pokok Obligasi terutang.
8.    Semua biaya dan ongkos-ongkos yang timbul sehubungan dengan Penanggungan sebagaimana dimaksud dalam
      ketentuan ini termasuk tapi tidak terbatas biaya notaris, serta biaya-biaya yang diperlukan oleh Wali Amanat dalam rangka
      pengikatan jaminan dalam batas jumlah yang wajar dan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Perseroan dengan disertai
      bukti-bukti pembayaran asli yang cukup atau keterangan tertulis tentang pengeluaran tersebut, menjadi beban dan
      tanggung jawab Perseroan.

17)   Keterangan Mengenai Hasil Pemeringkatan Obligasi

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 7/2017 dan Peraturan POJK No. 49/2020, dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan telah
melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”). Berdasarkan surat keterangan
Pefindo No. RTG-412/PEF-DIR/XII/2024 tanggal 18 Desember 2024 perihal Surat Keterangan Peringkat atas Obligasi Berkelanjutan
II Hartadinata Abadi Tahap II Tahun 2025 yang diterbitkan melalui rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dan hasil
pemeringkatan atas efek utang jangka panjang sesuai dengan surat No. RC-991/PEF-DIR/VIII/2024 tanggal 21 Agustus 2024 dari
Pefindo, Obligasi Berkelanjutan II Hartadinata Abadi Tahap I Tahun 2024 telah mendapat peringkat:

                                           idAAAcg (Triple A, Corporate Guarantee)



Peringkat ini berlaku dengan syarat dokumentasi legal atas penjaminan tersebut telah difinalisasi dan berlaku untuk periode 20
Agustus 2024 sampai dengan 1 April 2025.

Perseroan dengan tegas menyatakan tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan PEFINDO, sesuai dengan yang didefinisikan
dalam UUP2SK.

18) Tata Cara Pemesanan Obligasi
Prosedur pemesanan pembelian Obligasi dapat dilihat pada Bab XII Informasi Tambahan.

19) Perpajakan
Keterangan lebih lengkap mengenai perpajakan dapat dilihat pada Bab VII dalam Informasi Tambahan.

20) Keterangan Tentang Wali Amanat

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. merupakan Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi ini sesuai dengan ketentuan yang
tercantum dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, yang dibuat antara Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sehubungan dengan
kepemilikan saham oleh Negara Republik Indonesia.
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut ini:

                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                                  Investment Services Division
                                            Trust & Corporate Services Department
                                                 Account Executive TCS Team
                                                        Gedung BRI II Lt. 6
                                                  Jl. Jend Sudirman Kav 44-46
                                                          Jakarta 10210
                                                     Telepon: (021) 575 8143
                                                      Email: tcs_aet@bri.co.id
                                                        Up. Division Head

Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab X dalam Informasi Tambahan.
                                                                                                                             5
Page 6
                   PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan
sepenuhnya sebagai modal kerja Perseroan untuk manufaktur produk emas perhiasan dan batangan, termasuk untuk pembelian
bahan baku emas.

Dalam hal dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum tidak mencukupi, maka Perseroan akan menggunakan sumber dana
lain berupa kas internal yang dimilikinya atau melakukan pendanaan eksternal lainnya seperti pendanaan dari pihak ketiga, guna
melaksanakan rencana penggunaan dana sebagaimana disebutkan di atas.

Penjelasan lebih lanjut dari rencana penggunaan dana dapat dilihat pada Bab II Informasi Tambahan.

                                          IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel-tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan konsolidasian penting Perseroan dan Perusahaan Anak, yang angka-
angkanya diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode yang berakhir pada
tanggal 30 September 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022
serta untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024 dan 2023 (tidak diaudit) serta untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022, yang terdapat di bagian lain dalam Informasi Tambahan ini, telah diaudit oleh KAP Paul Hadiwinata,
Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan dan Rekan, dengan opini tanpa modifikasian sebagaimana tercantum dalam Laporan Auditor
Independen No. 01765/2.1133/AU.1/04/1244-4/1/XI/2024 tertanggal 12 November 2024 yang ditandatangani oleh Frendy Susanto,
S.E., Ak., CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1244), dan penyajian informasi keuangan konsolidasian Perseroan dan
Perusahaan Anak untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 tidak diaudit atau direviu.

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                                                     dalam Rupiah
                                                                                                   31 Desember
 Keterangan                                               30 September 2024*
                                                                                           2023                    2022
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan bank                                                  203.510.814.822          292.625.393.503         106.022.959.438
 Piutang usaha – pihak ketiga                                  895.655.670.718          907.350.076.972         805.096.060.440
 Pinjaman yang diberikan – pihak ketiga                        406.516.651.133          311.363.704.958         291.294.516.983
 Piutang lain-lain – pihak ketiga                                  107.885.375              414.006.594           1.257.882.533
 Pendapatan yang masih harus diterima                           13.855.174.175           20.145.923.156          17.091.299.763
 Persediaan                                                  3.579.929.815.936        3.168.980.495.376       2.339.717.615.635
 Uang muka                                                      16.513.194.526           13.396.864.060           4.389.246.297
 Pajak dibayar di muka                                          38.543.922.706            2.015.446.741           3.928.971.332
 Beban dibayar di muka                                           1.053.073.321            1.118.100.266             875.880.679
 Aset lancar lainnya                                             2.441.565.362            3.031.461.089           4.369.550.908
 JUMLAH ASET LANCAR                                         5.158.127.768.074        4.720.441.472.715       3.574.043.984.008

 ASET TIDAK LANCAR
 Deposito berjangka yang dijaminkan                                          -           42.300.000.000          42.300.000.000
 Aset tetap – bersih                                           283.761.644.054          232.941.361.470         203.957.308.836
 Aset hak guna – bersih                                         25.636.061.620           26.266.409.918          21.836.210.092
 Aset tak berwujud – bersih                                      1.399.713.661            1.428.809.001           1.888.186.780
 Goodwill                                                          340.406.202              340.406.202             340.406.202
 Aset pajak tangguhan                                            6.437.409.087            4.893.240.799           4.245.457.776
 Aset tidak lancar lainnya                                         851.781.200              851.781.200             474.998.945
 JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                                     318.427.015.824          309.022.008.590         275.042.568.631
 JUMLAH ASET                                                5.476.554.783.898        5.029.463.481.305       3.849.086.552.639

 LIABILITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang bank jangka pendek                                     2.482.267.744.823        1.700.000.000.000        828.820.296.800
 Utang usaha – pihak ketiga                                       5.034.152.202            4.615.320.317          4.281.919.754
 Utang lain-lain – pihak ketiga                                               -               66.658.541                      -
 Uang muka dari pelanggan                                        31.066.092.308          177.022.050.044                      -
 Utang pajak                                                     55.906.182.153           22.451.494.579         28.360.307.910
 Beban akrual                                                    67.016.572.263           39.073.443.574         33.588.272.975
 Bagian liabilitas jangka panjang yang jatu tempo
   dalam waktu satu tahun :
   Utang bank                                                                -          187.457.557.296          54.020.182.296
   Liabilitas sewa                                               6.208.375.536            5.186.789.447           2.412.307.370
 JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK                            2.647.499.119.285        2.135.873.313.798         951.483.287.105



                                                                                                                             6
Page 7
                                                                                                                          dalam Rupiah
                                                                                                        31 Desember
 Keterangan                                                30 September 2024*
                                                                                               2023                      2022
 Liabilitas Jangka Panjang
 Utang obligasi                                                    599.577.820.593           598.208.240.901          995.835.035.003
 Liabilitas jangka panjang – setelah dikurangi bagian
    yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
    Utang bank                                                                   -           301.455.197.912        164.537.630.204
    Liabilitas sewa                                                  3.157.684.291             4.605.482.918          2.974.704.292
 Liabilitas imbalan pasca-kerja                                     20.908.754.257            16.734.994.179         11.682.655.353
 JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG                                 623.644.259.141           921.003.915.910      1.175.030.024.852
 JUMLAH LIABILITAS                                              3.271.143.378.426         3.056.877.229.708      2.126.513.311.957

 EKUITAS
 Modal Saham – nilai nominal Rp 100 per saham
   Modal dasar – 14.000.000.000 saham
   Modal ditempatkan dan Disetor penuh
                                                                   460.526.240.000           460.526.240.000          460.526.240.000
     4.605.262.400 saham
 Tambahan modal disetor                                            204.253.025.000           204.253.025.000          204.253.025.000
 Komponen ekuitas lain                                               (535.319.914)             (535.319.914)            (535.319.914)
 Saldo laba
   Ditentukan penggunaannya                                        262.395.347.689           201.141.636.570        150.316.118.613
   Belum ditentukan penggunaannya                                1.272.434.824.241         1.101.691.328.190        902.816.221.305
 Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada                 2.199.074.117.016         1.967.076.909.846      1.717.376.285.004
   pemilik entitas induk
 Kepentingan non pengendali                                          6.337.288.456             5.509.341.751          5.196.955.678
 JUMLAH EKUITAS                                                 2.205.411.405.472         1.972.586.251.597      1.722.573.240.682
*tidak diaudit

Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                                       dalam Rupiah
                                                        30 September                                    31 Desember
 Keterangan
                                                2024*                     2023*                  2023                  2022
 Penjualan neto                            13.290.380.945.734         9.331.022.418.133     12.857.028.724.562     6.918.453.560.506
 Beban pokok pendapatan                  (12.491.725.840.648)       (8.589.010.450.323)   (11.910.293.090.365)   (6.175.631.540.633)
 Laba bruto                                 798.655.105.086           742.011.967.810        946.735.634.197       742.822.019.873

 Beban penjualan                              (9.971.170.788)         (17.187.020.163)        (23.306.944.098)     (23.122.498.487)
 Beban umum dan administrasi                (164.443.647.376)        (159.365.309.448)       (215.772.001.512)    (171.601.981.465)
 Penghasilan keuangan                           1.455.327.865            1.751.502.474           2.318.960.386        2.217.045.789
 Beban keuangan                             (224.398.312.792)        (228.919.840.033)       (304.818.416.655)    (217.135.304.417)
 Bagi hasil utang sukuk mudharabah                                                                           -      (7.614.583.332)
 Beban penerbitan sukuk mudharabah                                                                           -        (499.458.332)
 Pendapatan (beban) lain-lain – bersih       (11.697.669.517)          (2.420.374.090)         (8.999.201.592)        1.117.891.892
 Laba sebelum pajak penghasilan             389.599.632.478          335.870.926.550         396.158.030.726      326.183.131.521

 Beban pajak penghasilan                     (87.430.012.150)         (75.794.380.770)        (89.889.475.131)     (72.055.541.738)
 Laba bersih tahun berjalan                 302.169.620.328          260.076.545.780         306.268.555.595      254.127.589.783

 Penghasilan Komprehensif lainnya
 Pos – pos yang tidak akan
    direklasifikasi ke laba rugi
    Pengukuran kembali atas liabilitas
                                              (1.195.955.986)            (867.061.350)         (1.075.868.806)        (1.144.575.329)
      imbalan kerja
 Pajak penghasilan terkait                       355.425.533               234.764.541            233.472.926            270.431.802
 Penghasilan komprehensif lain tahun
                                              (840.530.453)             (632.296.809)          (842.395.880)          (874.143.527)
    berjalan setelah pajak
 Jumlah laba komprehensif tahun
                                            301.329.089.875          259.444.248.971         305.426.159.715      253.253.446.256
    berjalan

 Laba bersih yang dapat diatribusikan
   kepada:
   Pemilik entitas induk                     301.918.426.543          259.785.289.282         305.804.872.434      253.521.017.628
   Kepentingan nonpengendali                     251.193.785              291.256.498             463.683.161          606.572.155
 Jumlah                                     302.169.620.328          260.076.545.780         306.268.555.595      254.127.589.783

 Jumlah penghasilan komprehensif
   yang dapat diatribusikan kepada:
   Pemilik entitas induk                     301.076.143.170          259.148.991.470         304.963.773.642      252.642.939.493
   Kepentingan nonpengendali                     252.946.705              295.257.501             462.386.073          610.506.763
 Jumlah                                     301.329.089.875          259.444.248.971         305.426.159.715      253.253.446.256

  Laba per saham dasar
                                                        65,56                    56,41                  66,40                   55,05
  (dalam Rupiah)
*tidak diaudit
                                                                                                                                    7
Page 8
Rasio
                                                                                                    30 September                         31 Desember
                                      Keterangan
                                                                                                 2024*         2023*                   2023       2022
 Rasio Usaha (dalam %)
 Laba tahun berjalan terhadap ekuitas(1)                                                              13,70               5,29            15,53           14,75
 Laba tahun berjalan terhadap pendapatan usaha(2)                                                      2,27               2,79             2,38            3,67
 Laba tahun berjalan terhadap jumlah aset(3)                                                           5,52               5,29             6,09            6,60

 Rasio Likuiditas (x)
 Rasio lancar(4)                                                                                        1,95               2,28             1,73           3,76
 Rasio cepat(5)                                                                                         0,60               0,65             0,57           1,30
 Arus kas operasi terhadap liabilitas jangka pendek(6)                                                (0,09)             (0,32)           (0,14)           0,03

 Rasio Keuangan (x)
 Jumlah liabilitas terhadap ekuitas(7)                                                                  1,48              0,61              1,55           1,23
 Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset(8)                                                              0,60              0,61              0,61           0,55

 Rasio Pertumbuhan (dalam %)(9)
 Pendapatan Usaha                                                                                     42,43               82,8            85,84           32,08
 Laba Bersih Tahun Berjalan                                                                           16,18              25,78            20,52           30,70
 Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk                                    16,22              25,94            20,62           30,70

 Rasio Lainnya
 EBITDA margin (%) (10)                                                                                 4,81              6,25              5,67           8,23
 Interest Service Coverage Ratio (x) (11)                                                               3,04              2,97              2,74           2,68
*tidak diaudit

Keterangan:
(1) Dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah ekuitas, masing-masing untuk periode/tahun yang terkait.
(2) Dihitung dengan membagi laba bersih dengan pendapatan usaha, masing-masing untuk periode/tahun yang terkait.
(3) Dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah aset, masing-masing untuk periode/tahun yang terkait.
(4) Dihitung dengan membagi aset lancar dengan jumlah liabilitas jangka pendek, masing-masing untuk periode/tahun yang terkait.
(5) Dihitung dengan mengurangi aset lancar dengan persediaan, dan dibagi dengan liabilitas jangka pendek, masing – masing untuk periode/tahun yang terkait.
(6) Dihitung dengan membagi arus kas operasi dengan liabilitas jangka pendek, masing – masing untuk periode/tahun yang terkait
(7) Dihitung dengan membagi jumlah liabilitas dengan jumlah ekuitas, masing-masing untuk periode/tahun yang terkait.
(8) Dihitung dengan membagi jumlah liabilitas dengan jumlah aset, masing-masing untuk periode/tahun yang terkait.
(9) Seluruh rasio pertumbuhan dihitung dengan membagi kenaikan (penurunan) saldo akun-akun laba rugi dan pendapatan komprehensif lain konsolidasian, selisih saldo
     akun-akun terkait untuk periode/tahun yang bersangkutan dengan saldo akun-akun tersebut pada periode/tahun sebelumnya.
(10) Dihitung dengan penjumlahan atas Laba (Rugi) sebelum pajak, bunga pinjaman dan depresiasi & amortisasi dan dibagi dengan hasil pendapatan, masing – masing untuk
     periode/akhir tahun yang terkait
(11) Dihitung dengan membagi EBITDA dengan kewajiban bunga
(12) Dihitung dengan membagi EBITDA dengan jumlah utang bank jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun dan bunga pinjaman


Rasio terkait Perjanjian Kredit Perseroan

                                                                                                                  30 September 2024
                                    Keterangan
                                                                                                    Persyaratan                            Pemenuhan
 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   Current ratio                                                                                          Minimum 120%                                      195%
   EBITDA to interest                                                                                     Minimum 120%                                      294%
   Debt to equity ratio                                                                                 Maksimum < 300%                                     148%


  PERSEROAN TELAH MEMENUHI SEMUA RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG
  PERSEROAN. PERSEROAN JUGA TIDAK PERNAH MENGALAMI GAGAL BAYAR SAMPAI DENGAN TANGGAL INFORMASI
  TAMBAHAN INI DITERBITKAN.




                                                                                                                                                                  8
Page 9
                                 ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022
serta untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024 dan 2023 (tidak diaudit) serta untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022, yang terdapat di bagian lain dalam Informasi Tambahan ini, telah diaudit oleh KAP Paul Hadiwinata,
Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan dan Rekan, dengan opini tanpa modifikasian sebagaimana tercantum dalam Laporan Auditor
Independen No. 01765/2.1133/AU.1/04/1244-4/1/XI/2024 tertanggal 12 November 2024 yang ditandatangani oleh Frendy Susanto,
S.E., Ak., CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1244), dan penyajian informasi keuangan konsolidasian Perseroan dan
Perusahaan Anak untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 tidak diaudit atau direviu.

UMUM

Perseroan didirikan dengan nama PT Hartadinata Abadi, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara
Republik Indonesia, berkedudukan di Kabupaten Bandung. Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Nomor 11
tanggal 29 Maret 2004, yang dibuat di hadapan Mayasari Soegiharto, S.H., Notaris di Kabupaten Bandung, yang telah: (i)
memperoleh status badan hukum dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata
dalam Surat Keputusannya tertanggal 15 Juli 2004 Nomor C-17631 HT.01.01TH.2004; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan di
Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Nomor: 392/BH.10.24/IV/2005 tanggal 20 April 2005; dan (iii)
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 47 Tambahan No. 6135 tanggal 14 Juni 2005 (“Akta
Pendirian”).

Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan. Terhitung sejak tanggal Akta Pendirian, yang mana
perubahan anggaran dasar Perseroan terakhir berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan
Nomor 23 tanggal 31 Mei 2023 dibuat di hadapan Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.H., Notaris di Kota Bandung, yang telah: (i)
memperoleh persetujuan dari Menkumham sebagaimana dinyatakan dalam Surat Keputusan Nomor AHU-
0034005.AH.01.02.Tahun 2023 tertanggal 16 Juni 2023; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan Nomor AHU-
0112788.AH.01.11.TAHUN 2023 tertanggal 16 Juni 2023; dan (iv) diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 50
dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor 18026 yang diterbitkan tanggal 23 Juni 2023 (“Akta No. 23/2023”).

FAKTOR–FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEGIATAN USAHA DAN KEUANGAN PERSEROAN

Kegiatan usaha, hasil operasional dan kondisi keuangan Perseroan dipengaruhi oleh beberapa faktor, faktor- faktor yang utama
antara lain:

Kondisi Perekonomian Nasional Secara Umum dan Tingkat Daya Beli Masyarakat

Pada tahun 2024, proyeksi pertumbuhan ekonomi global menunjukkan stabilitas meskipun masih di bawah tren jangka panjang.
Bank Dunia melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi global diperkirakan tetap pada 2,7% untuk tahun 2025 dan 2026, angka
yang lebih lambat dibandingkan rata-rata 2010-2019. Meskipun demikian, ekonomi global menunjukkan ketahanan di tengah
berbagai tantangan seperti fragmentasi geoekonomi dan ketegangan geopolitik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (”BPS”), perekonomian Indonesia mencapai Produk Domestik Bruto (“PDB”) sebesar Rp
5.638,9 Triliun pada dasar harga berlaku. Triwulan ke-3 menunjukkan resiliensi dengan pertumbuhan positif sebesar 4,95% (empat
koma sembilan lima persen) (YoY), didukung oleh inflasi yang terkendali di rentang 1,57% pada Desember 2024. Di tengah
ketidakpastian global, ekonomi Indonesia tetap lebih baik dibandingkan beberapa negara maju dan berkembang lainnya, seperti
Singapura (4,1%), Arab Saudi (2,8%), dan Meksiko (1,5%). Inflasi di Indonesia tetap rendah dan terkendali, terutama pada
kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami kenaikan sebesar 1,90 persen. Pertumbuhan ini memberikan
landasan yang kuat bagi perekonomian domestik meskipun inflasi global diproyeksikan menurun menjadi 2,7% pada tahun 2025,
mendekati target bank sentral.

Pada 2024, perekonomian global menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan stabil meskipun di bawah tren jangka panjang,
diproyeksikan mencapai 3,2%. Tantangan seperti konflik perdagangan dapat meningkatkan inflasi dan mempertahankan suku
bunga tinggi, namun stimulus fiskal diharapkan mendukung pemulihan ekonomi global. Indikator ekonomi positif seperti PMI
komposit dan pendapatan riil memberikan optimisme untuk tahun 2025. PMI Manufaktur negara mitra dagang utama seperti
Amerika Serikat (49,4) dan Jepang (49,6) berada di zona kontraksi, sementara Tiongkok (50,5) dan India (56,4) tetap ekspansif.

Di sisi lain, harga emas mengalami kenaikan signifikan sepanjang tahun 2024, dengan peningkatan hampir 30%, mengungguli
komoditas lain dan beberapa aset. Para analis memperkirakan tren ini akan berlanjut pada tahun 2025, dengan proyeksi harga
emas mencapai antara US$2.500 hingga US$3.200 per troy ons. Faktor-faktor seperti kebijakan suku bunga bank sentral,
ketegangan geopolitik, dan deglobalisasi diperkirakan akan terus mendorong permintaan emas sebagai aset safe haven.

Secara keseluruhan, meskipun terdapat tantangan seperti ketegangan perdagangan dan pertumbuhan yang lebih lambat di
beberapa ekonomi utama, prospek ekonomi global pada tahun 2025 tetap positif dengan pertumbuhan yang stabil dan inflasi
yang terkendali. Harga emas diprediksi terus meningkat, didorong oleh berbagai faktor ekonomi dan geopolitik yang
mempengaruhi pasar global.




                                                                                                                             9
Page 10
Fluktuasi Harga Emas Dunia
Pada tahun 2024, harga emas diprediksi memiliki performa yang mengesankan. Saat ini harga emas bernilai $2.028, dan para
analis memperkirakan kemungkinan kenaikan menjadi $2.500. Pasar ditandai dengan ketidakpastian keuangan yang luar biasa,
dipengaruhi oleh harapan akan penurunan suku bunga, pelemahan dolar, dan ketegangan geopolitik. Faktor-faktor ini memiliki
potensi untuk lebih meningkatkan harga emas.

a.   Ringkasan perkiraan harga emas 2023 dan 2024:
     - Kenaikan Harga Meskipun Pasar Saham Mengalami Pertumbuhan:
        Meskipun ada pertumbuhan pasar saham sebesar 20% (dua puluh persen) sejak awal 2023, harga emas telah naik. Ini
        disebabkan oleh perubahan dalam kebijakan regulasi terhadap emas dan cadangan devisa asing, dengan peningkatan
        cadangan XAU.
     - Peran Inflasi:
        Inflasi tetap menjadi faktor penting yang mempengaruhi nilai XAUUSD. Di AS, inflasi telah turun dari level tertinggi dalam
        40 (empat puluh) tahun menjadi 3%, (tiga persen) tetapi masih ada ketidakpastian tentang stabilisasi masa depan.
     - Faktor Risiko:
        Risiko utama termasuk perang perdagangan China-AS dan sanksi anti-Rusia, yang dapat mengganggu rantai pasokan
        dan meningkatkan biaya barang, termasuk produk penting. Kenaikan harga gas dan minyak juga dapat mendorong
        kenaikan harga emas.
     - Emas sebagai Lindung Nilai Inflasi:
        Peran emas sebagai instrumen lindung teratas terhadap inflasi diharapkan mendorong harga emas lebih tinggi, potensial
        mencapai level $3.000 per ons

b.   Faktor yang mempengaruhi harga emas di 2023 dan 2024:
     - Harapan inflasi yang meningkat dan pelemahan dolar AS akibat stimulus fiskal dan moneter.
     - Pemulihan permintaan konsumen di China dan India, mendukung harga emas tinggi.
     - Keberlanjutan pembelian emas dari Bank Sentral dari beberapa Negara yang mencapai 500 – 1.000 ton per-tahun.
     - Situasi geopolitik yang tegang meningkatkan peran emas sebagai instrumen lindung.
     - Biaya kesempatan yang lebih rendah untuk memiliki emas, menjaga popularitasnya di kalangan investor.

Penjualan Perhiasan Musiman
Secara garis besar, pendapatan Perseroan dipengaruhi oleh waktu dan musim. Pada musim panen, rata-rata penjualan Perseroan
mengalami peningkatan karena masyarakat yang pada umumnya tinggal di kawasan agraris menikmati pendapatan yang relatif
lebih tinggi dibandingkan musim tanam, sehingga masyarakat memiliki kemampuan lebih untuk menyisihkan sebagian
pendapatan hasil panennya untuk membeli perhiasan. Sebaliknya, pada musim paceklik atau musim tanam, penjualan emas relatif
lebih rendah dibandingkan musim panen karena masyarakat membutuhkan dana untuk pembelian bibit tanaman atau untuk
menyambung hidup sehari-hari selama masa paceklik. Selain musim panen dan musim paceklik, periode pergantian tahun ajaran
sekolah juga merupakan faktor yang menentukan penjualan produk perhiasan Perseroan. Pada periode-periode yang mendekati
tahun ajaran baru, ibu rumah tangga cenderung menjual perhiasan emasnya untuk membiayai uang sekolah anaknya atau
membeli perlengkapan sekolah.

Selain itu, masa-masa yang dekat dengan hari raya dapat menstimulasi penjualan Perseroan, dimana konsumsi perhiasan emas
Perseroan cenderung mengalami peningkatan selama musim hari raya keagamaan seperti Lebaran, Idul Adha, Natal, dan Tahun
Baru. Untuk memaksimalkan penjualan pada hari-hari besar, Perseroan mengadakan promosi yang berkaitan dengan hari raya
tersebut serta mengeluarkan desain baru untuk meningkatkan ketertarikan pelanggan untuk membeli produk Perseroan.

Tingkat Daya Beli Masyarakat

Berdasarkan data Purchasing Power Parity (“PPP”) atau paritas daya beli saat ini, Indonesia masuk daftar 10 (sepuluh) negara yang
memiliki PDB paling besar besar di dunia. International Monetary Fund (“IMF”) melaporkan Indonesia saat ini menempati posisi
ketujuh negara yang memiliki PDB paling besar di dunia sebesar US$4,02 triliun dengan pendekatan PPP tersebut.

Berdasarkan data yang dirilis pada 5 April 2022, oleh World Bank, saat ini Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia,
ekonomi terbesar ke-10 di dunia dalam hal tingkat daya beli, dan anggota G-20. Indonesia juga telah membuat banyak
keuntungan dalam pengurangan kemiskinan, dengan mengurangi tingkat kemiskinan lebih dari setengahnya sejak tahun 1999,
menjadi di bawah 10% (sepuluh persen) pada tahun 2019 sebelum pandemi covid 19 melanda.

Tingkat daya beli masyarakat yang baik memiliki potensi untuk menjadi stimulus penjualan produk Perseroan, karena masyarakat
memiliki alokasi yang lebih banyak untuk produk-produk yang bersifat tersier seperti perhiasan yang diproduksi oleh Perseroan.
Untuk memaksimalisasi pandangan optimis terkait dengan pembelanjaan pada produk perhiasan tersebut, Perseroan berupaya
untuk meningkatkan utilisasi produksi dan peningkatan volume produksi.




                                                                                                                               10
Page 11
ANALISA KEUANGAN

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

 A.    ASET

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah aset Perseroan adalah sebesar Rp5.476.554.783.898, dimana terjadi peningkatan sebesar
8,89% atau setara dengan Rp447.091.302.593 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp5.029.463.481.305.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan adalah sebesar Rp5.029.463.481.305, dimana terjadi peningkatan sebesar
30,67% atau setara dengan Rp1.180.376.928.666 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar
Rp3.849.086.552.639.


                                                                                                               dalam Rupiah
                                                             30 September                        31 Desember
 Keterangan
                                                                 2024*                    2023                  2022
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan bank                                                  203.510.814.822         292.625.393.503     106.022.959.438
 Piutang usaha – pihak ketiga                                  895.655.670.718         907.350.076.972     805.096.060.440
 Pinjaman yang diberikan – pihak ketiga                        406.516.651.133         311.363.704.958     291.294.516.983
 Piutang lain-lain – pihak ketiga                                  107.885.375             414.006.594       1.257.882.533
 Pendapatan yang masih harus diterima                           13.855.174.175          20.145.923.156      17.091.299.763
 Persediaan                                                  3.579.929.815.936       3.168.980.495.376   2.339.717.615.635
 Uang muka                                                      16.513.194.526          13.396.864.060       4.389.246.297
 Pajak dibayar di muka                                          38.543.922.706           2.015.446.741       3.928.971.332
 Beban dibayar di muka                                           1.053.073.321           1.118.100.266         875.880.679
 Aset lancar lainnya                                             2.441.565.362           3.031.461.089       4.369.550.908
                                                                                                         3.574.043.984.00
 JUMLAH ASET LANCAR                                         5.158.127.768.074      4.720.441.472.715
                                                                                                                         8

 ASET TIDAK LANCAR
 Deposito berjangka yang dijaminkan                                          -         42.300.000.000    42.300.000.000
 Aset tetap – bersih                                           283.761.644.054        232.941.361.470   203.957.308.836
 Aset hak guna – bersih                                         25.636.061.620         26.266.409.918    21.836.210.092
 Aset tak berwujud – bersih                                      1.399.713.661          1.428.809.001     1.888.186.780
 Goodwill                                                          340.406.202            340.406.202       340.406.202
 Aset pajak tangguhan                                            6.437.409.087          4.893.240.799     4.245.457.776
 Aset tidak lancar lainnya                                         851.781.200            851.781.200       474.998.945
 JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                                     318.427.015.824        309.022.008.590   275.042.568.631
 JUMLAH ASET                                                5.476.554.783.898      5.029.463.481.305 3.849.086.552.639
*tidak diaudit


Aset Lancar

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah aset lancar Perseroan adalah sebesar Rp. 5.158.127.768.074, dimana terjadi peningkatan
sebesar 9,27% atau setara dengan Rp 437.686.295.359 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp4.720.441.472.715. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan pada pinjaman yang diberikan pihak ketiga,
persediaan, uang muka dan pajak dibayar dimuka.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset lancar Perseroan adalah sebesar Rp4.720.441.472.715, dimana terjadi peningkatan
sebesar 32,08% atau setara dengan Rp1.146.397.488.707 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar
Rp3.574.043.984.008. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh persediaan, kas dan bank, piutang usaha dan uang muka.




                                                                                                                         11
Page 12
Kas dan Bank

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah kas dan bank Perseroan adalah sebesar Rp203.510.814.822, dimana terjadi penurunan
sebesar 31,61% atau setara dengan Rp92.505.095.001 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp292.625.393.503. Penurunan pada kas dan Bank periode 30 September 2024 disebabkan kas bersih diperoleh dari aktivitas
operasional sebesar Rp. 71.711.365.968; kas bersih digunakan untuk investasi sebesar Rp. 67.560.616.050; kas bersih diperoleh
dari aktivitas pendanaan sebesar Rp. 221.903.891.582.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah kas dan bank Perseroan adalah sebesar Rp292.625.393.503, dimana terjadi peningkatan
sebesar 176,00% atau setara dengan Rp186.602.434.065 dibandingkan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar
Rp106.022.959.438. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan penjualan yang signifikan, dimana terjadi
peningkatan kontribusi penjualan yang dilakukan dengan pembayaran baik pembayaran di muka terutama dari aktivitas ekspor
dan juga pembayaran tunai melalui jaringan bisnis ritel yang dimiliki Perseroan.

Pendapatan yang masih harus diterima

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, pendapatan yang masih harus diterima Perseroan adalah sebesar Rp13.855.174.175, dimana
terjadi penurunan sebesar 31,23% atau setara dengan Rp6.290.748.981 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
sebesar Rp 20.145.923.156. Penurunan ini terutama disebabkan oleh Penerimaan/pengembalian pinjaman dari para nasabah
terkait usaha gadai entitas anak selama periode Januari hingga September 2024 sebesar Rp.6.290.748.981

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, pendapatan yang masih harus diterima Perseroan adalah sebesar Rp20.145.923.156, dimana
terjadi peningkatan sebesar 17,87% atau setara dengan Rp3.054.623.393 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2022
sebesar Rp17.091.299.763. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh pinjaman yang diberikan kepada para Nasabah dengan
barang jaminan berupa emas milik nasabah yang dinilai sebesar Rp.17.091.299.763.

Pinjaman yang diberikan pihak ketiga

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, pinjaman yang diberikan pihak ketiga Perseroan adalah sebesar Rp406.516.651.133, dimana
terjadi peningkatan sebesar 30,56% atau setara dengan Rp95.152.946.175 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember
2023 sebesar Rp311.363.704.958. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya transaksi pihak ketiga pada wilayah
di luar Jawa Barat.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, pinjaman yang diberikan pihak ketiga Perseroan adalah sebesar Rp311.363.704.958 dimana
terjadi peningkatan sebesar 6,89% atau setara dengan Rp20.069.187.975 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2022
sebesar Rp291.294.516.983. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh transaksi pihak ketiga pada wilayah di luar Jawa Barat.

Persediaan

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah persediaan Perseroan adalah sebesar Rp3.579.929.815.936, dimana terjadi peningkatan
sebesar 12,97% atau setara dengan Rp410.949.320.560 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp
3.168.980.495.376. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya kenaikan kebutuhan atas bahan baku dan barang jadi guna
menopang pertumbuhan bisnis perseroan.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, persediaan Perseroan adalah sebesar Rp3.168.980.495.376, dimana terjadi peningkatan sebesar
35,44% atau setara dengan Rp829.262.879.741 dibandingkan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp2.339.717.615.635.
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan kebutuhan atas bahan baku dan barang jadi guna menopang pertumbuhan
bisnis Perseroan yang signifikan di tahun 2023. Terjadi peningkatan nilai barang jadi sebesar 36,17% atau setara dengan
Rp422.394.047.415 dan bahan baku sebesar 35,33% atau setara dengan Rp365.798.186.244 di akhir tahun 2023. Peningkatan nilai
persediaan merupakan bagian dari nature business, dimana akan ikut bertumbuh seiring pertumbuhan bisnis dan juga ditopang
oleh kenaikan dari harga emas dunia. Persediaan emas dinilai sebagai mata uang (currency) yang likuid seperti halnya nilai dari
uang kas dan juga menjadi alat lindung nilai bagi Industri perhiasan emas dan emas batangan di Indonesia.



                                                                                                                           12
Page 13
Aset tidak lancar

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah aset tidak lancar Perseroan adalah sebesar Rp318.427.015.824, dimana terjadi
peningkatan sebesar 3,04% atau setara dengan Rp9.405.007.234 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp309.022.008.590. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada aset tetap dan aset pajak tangguhan.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, aset tidak lancar Perseroan adalah Rp309.022.008.590, dimana terjadi peningkatan sebesar
12,35% atau setara dengan Rp33.979.439.959 dibandingkan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp275.042.568.631.
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh aset tetap dan aset hak guna.

Aset Tetap – Bersih

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah aset tetap Perseroan adalah sebesar Rp283.761.644.054, dimana terjadi peningkatan
sebesar 21,82% atau setara dengan Rp50.820.282.584 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp232.941.361.470. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh penambahan mesin dan peralatan pabrik, kendaran serta
bangunan dan prasarana yang masih dalam penyelesaian.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset tetap Perseroan adalah sebesar Rp232.941.361.470, dimana terjadi peningkatan
sebesar 14,21% atau setara dengan Rp28.984.052.634 dibandingkan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp203.957.308.836.
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh penambahan mesin dan peralatan pabrik untuk menopang fasilitas produksi. Selain
itu juga terkait penyelesaian pembangunan kantor pusat Perseroan serta penambahan kendaraan operasional untuk menopang
aktivitas bisnis.

Aset Pajak Tangguhan

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah aset pajak tangguhan Perseroan adalah sebesar Rp6.437.409.087, dimana terjadi
peningkatan sebesar 31,56% atau setara dengan Rp1.544.168.288 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp4.893.240.799. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh implikasi peningkatan transaksi akun beban temporer pajak yang
boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kenapajak pada masa mendatang.
Akun tersebut sepert beban pengakuan liabilitas pascakerja

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset pajak tangguhan Perseroan adalah sebesar Rp4.893.240.799, dimana terjadi
peningkatan sebesar 15,26% atau setara dengan Rp647.783.023 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar
Rp4.245.457.776. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh implikasi peningkatan transaksi akun beban temporer pajak yang
boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kenapajak pada masa mendatang.
Akun tersebut sepert beban pengakuan liabilitas pascakerja

B. LIABILITAS

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah liabilitas Perseroan adalah sebesar Rp3.271.143.378.426, dimana terjadi peningkatan
sebesar 7,01% atau setara dengan Rp241.266.148.718 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp3.056.877.229.708.

31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan adalah sebesar Rp3.056.877.229.708, dimana terjadi peningkatan
sebesar   43,75%    atau   setara   dengan       Rp930.363.917.751   dibandingkan     dengan     posisi   pada    tanggal
31 Desember 2022 sebesar Rp2.126.513.311.957.




                                                                                                                      13
Page 14
                                                                                                              dalam Rupiah
                                                                                                31 Desember
 Keterangan                                               30 September 2024
                                                                                         2023                  2022
 LIABILITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang bank jangka pendek                                    2.482.267.744.823      1.700.000.000.000     828.820.296.800
 Utang usaha – pihak ketiga                                      5.034.152.202          4.615.320.317       4.281.919.754
 Utang lain-lain – pihak ketiga                                              -             66.658.541                   -
 Uang muka dari pelanggan                                       31.066.092.308        177.022.050.044                   -
 Utang pajak                                                    55.906.182.153         22.451.494.579      28.360.307.910
 Beban akrual                                                                          39.073.443.574       33.588.272.975
                                                                67.016.572.263

 Bagian liabilitas jangka panjang yang jatu tempo dalam
   waktu satu tahun :
   Utang bank                                                               -         187.457.557.296      54.020.182.296
   Liabilitas sewa                                              6.208.375.536           5.186.789.447       2.412.307.370
 JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK                           2.647.499.119.285       2.135.873.313.798     951.483.287.105

 Liabilitas Jangka Panjang
 Utang obligasi                                                599.577.820.593        598.208.240.901     995.835.035.003
 Liabilitas jangka panjang – setelah dikurangi bagian
    yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
    Utang bank                                                              -        301.455.197.912   164.537.630.204
    Liabilitas sewa                                             3.157.684.291          4.605.482.918     2.974.704.292
 Liabilitas imbalan pasca-kerja                                20.908.754.257         16.734.994.179    11.682.655.353
 JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG                            623.644.259.141        921.003.915.910 1.175.030.024.852

 JUMLAH LIABILITAS                                                                 3.056.877.229.708 2.126.513.311.957
                                                           3.271.143.378.426

Liabilitas Jangka Pendek

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan adalah sebesar Rp2.647.499.119.285, dimana terjadi
peningkatan sebesar 23,95% atau setara dengan Rp511.625.805.487 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
sebesar Rp2.135.873.313.798. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya utang bank jangka pendek, utang pajak dan
beban akrual.

31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan adalah sebesar Rp2.135.873.313.798 dimana terjadi
peningkatan sebesar 124,48% atau setara dengan Rp1.184.390.026.693 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember
2022 sebesar Rp951.483.287.105. Peningkatan jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan terutama disebabkan oleh adanya
peningkatan pada utang bank jangka pendek dan utang bank jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun.

Utang Bank jangka Pendek

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah utang bank jangka pendek Perseroan adalah sebesar Rp2.482.267.744.823, dimana
terjadi peningkatan sebesar 46,02% atau setara dengan Rp782.267.744.823 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember
2023 sebesar Rp2.734.081.554.699. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada Peningkatan ini terutama
disebabkan oleh kebutuhan modal kerja terutama untuk pembelian bahan baku emas dan juga persediaan barang jadi untuk
ekspansi toko milik sendiri.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, utang bank jangka pendek Perseroan adalah sebesar Rp1.700.000.000.000, dimana terjadi
peningkatan sebesar 105,11% atau setara dengan Rp871.179.703.200 dibandingkan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar
Rp828.820.296.800. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kebutuhan modal kerja terutama untuk pembelian bahan baku
emas dan juga persediaan barang jadi untuk ekspansi toko milik sendiri. Peningkatan ini seiring dengan kenaikan dari nilai
penjualan Perseroan yang bertumbuh sebesar 85,84% menjadi Rp12.857.028.724.562 di tahun 2023.




                                                                                                                        14
Page 15
Utang Pajak

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah utang pajak Perseroan adalah sebesar Rp55.906.182.153, dimana terjadi peningkatan
sebesar 149,01% atau setara dengan Rp33.454.687.574 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp22.451.494.579. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada Peningkatan ini terutama disebabkan
oleh adanya peningkatan penjualan dan biaya-biaya di periode berjalan yang berpotensi timbulnya Pajak Penghasilan terhutang
.
31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, utang pajak Perseroan adalah sebesar Rp22.451.494.579, dimana terjadi penurunan sebesar
20,83% atau setara dengan Rp5.908.813.331 dibandingkan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp28.360.307.910.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh Penurunan ini terutama disebabkan oleh saldo terhutangnya pajak penghasilan badan
tahun 2023 yang relatif kecil dikarenakan terdapat Pajak dibayar dimuka sebagai pengurang Pajak Penghasilan tahun 2023.

Beban Akrual

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah beban akrual Perseroan adalah sebesar Rp67.016.572.263, dimana terjadi peningkatan
sebesar 71,51% atau setara dengan Rp27.943.128.689 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp39.073.443.574. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada Peningkatan ini terutama disebabkan
oleh adanya peningkatan pada Jasa Management Kerjasama anata PT Emas Antam Indonesia dengan Perseroan.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, utang pajak Perseroan adalah sebesar Rp39.073.443.574, dimana terjadi peningkatan sebesar
26,33% atau setara dengan Rp5.485.170.599 dibandingkan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp33.588.272.975.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada Jasa Management
Kerjasama anata PT Emas Antam Indonesia dengan Perseroan.

Liabilitas Jangka Panjang

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah liabilitas jangka panjang Perseroan adalah sebesar Rp623.644.259.141, dimana terjadi
penurunan sebesar 32,29% atau setara dengan Rp297.359.656.769 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
sebesar Rp921.003.915.910. Penurunan ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada utang obligasi dan liabilitas sewa.

31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas jangka panjang Perseroan adalah sebesar Rp921.003.915.910 dimana terjadi
penurunan sebesar 21,62% atau setara dengan Rp254.026.108.942 dibandingkan dengan posisi pada tanggal       31 Desember
2022 sebesar Rp1.175.030.024.852. Penurunan jumlah liabilitas jangka panjang Perseroan disebabkan oleh adanya penurunan
pada jumlah utang obligasi dan peningkatan pada utang bank yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun.

Utang Obligasi

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah utang obligasi Perseroan adalah sebesar Rp599.577.820.593, dimana terjadi peningkatan
sebesar 0,23% atau setara dengan Rp1.369.579.692 bandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp598.208.240.901. Peningkatan utang Obligasi disebabkan adanya Peningkatan utang Obligasi disebabkan adanya pencatatan
amortisasi biaya emisi ditangguhkan atas obligasi tersebut.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, utang obligasi Perseroan adalah sebesar Rp598.208.240.901, dimana terjadi penurunan sebesar
39,93% atau setara dengan Rp397.626.794.102 dibandingkan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp995.835.035.003.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh pembayaran utang obligasi yang jatuh tempo pada periode waktu tersebut.




                                                                                                                         15
Page 16
Utang bank jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah utang bank jangka panjang Perseroan adalah sebesar nihil, dimana terjadi penurunan
sebesar 100% atau setara dengan Rp301.455.197.912 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp301.455.197.912. Penurunan ini sejalan dengan pelunasan yang telah dilakukan perusahaan atas seluruh failitas kredit tersebut
Pada tanggal 29 Juli 2024.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, utang bank jangka panjang Perseroan setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun adalah sebesar Rp301.455.197.912, dimana terjadi peningkatan sebesar 83,21% atau setara dengan Rp136.917.567.708
dibandingkan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp164.537.630.204. Peningkatan ini sejalan dengan nilai jatuh tempo
atas penambahan fasilitas utang bank di tahun 2023.

Liabilitas Sewa

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah liabilitas sewa Perseroan adalah sebesar Rp3.157.684.291, dimana terjadi penurunan
sebesar 31,44% atau setara dengan Rp1.447.798.627. dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp4.605.482.918. Penurunan ini merupakan perhitungan hak guna sewa sesuai dengan PSAK 73 yang dihitung selama periode
pembukuan berjalan.

31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desmber 2024, jumlah liabilitas sewa Perseroan adalah sebesar Rp4.605.482.918, dimana terjadi peningkatan
sebesar 54,82% atau setara dengan Rp1.630.778.626. dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2022 sebesar
Rp2.974.704.292. Peningkatan ini disebabkan oleh penambahan perhitungan hak guna sewa sesuai dengan PSAK 73 yang
dihitung selama satu tahun berjalan.

C. EKUITAS

30 September 2024 dengan 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah Ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp2.205.411.405.472, dimana terjadi peningkatan
sebesar 11,80% atau setara dengan Rp232.825.153.875 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp1.972.586.251.597. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan pada saldo laba baik yang sudah ditentukan
penggunaannya dan yang belum ditentukan penggunaannya.
31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022

Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp1.972.586.251.597 dimana terjadi peningkatan
sebesar    14,51%   atau   setara   dengan     Rp250.013.010.915      dibandingkan    dengan     posisi    pada    tanggal
31 Desember 2022 sebesar Rp1.722.573.240.682. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan pada saldo laba baik yang sudah
ditentukan penggunaannya dan yang belum ditentukan penggunaannya.

                                                                                                                dalam Rupiah
                                                                                                  31 Desember
 Keterangan                                                30 September 2024
                                                                                           2023                  2022
 EKUITAS
 Modal Saham – nilai nominal Rp 100 per saham
   Modal dasar – 14.000.000.000 saham
   Modal ditempatkan dan Disetor penuh 4.605.262.400
                                                                460.526.240.000         460.526.240.000      460.526.240.000
     saham
 Tambahan modal disetor                                         204.253.025.000         204.253.025.000      204.253.025.000
 Komponen ekuitas lain                                            (535.319.914)           (535.319.914)        (535.319.914)
 Saldo laba
   Ditentukan penggunaannya                                                             201.141.636.570      150.316.118.613
                                                                262.395.347.689
   Belum ditentukan penggunaannya                             1.272.434.824.241       1.101.691.328.190      902.816.221.305
 Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada              2.199.074.117.016       1.967.076.909.846     1.717.376.285.00
   pemilik entitas induk                                                                                                   4
 Kepentingan non pengendali                                        6.337.288.456          5.509.341.751        5.196.955.678
                                                                                                           1.722.573.240.68
 JUMLAH EKUITAS                                              2.205.411.405.472       1.972.586.251.597
                                                                                                                           2




                                                                                                                           16
Page 17
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN

                                                                                                                 dalam Rupiah
                                                      30 September                                31 Desember
 Keterangan
                                               2024*                2023*                  2023                 2022
 Penjualan neto                          13.290.380.945.734    9.331.022.418.133     12.857.028.724.562    6.918.453.560.506
                                         (12.491.725.840.64   (8.589.010.450.323     (11.910.293.090.36   (6.175.631.540.633
 Beban pokok pendapatan
                                                         8)                    )                     5)                    )

 Laba bruto                               798.655.105.086                             946.735.634.197      742.822.019.873
                                                               742.011.967.810

 Beban penjualan                            (9.971.170.788)     (17.187.020.163)       (23.306.944.098)    (23.122.498.487)
 Beban umum dan administrasi              (164.443.647.376)    (159.365.309.448)      (215.772.001.512)   (171.601.981.465)
 Penghasilan keuangan                         1.455.327.865        1.751.502.474          2.318.960.386       2.217.045.789
 Beban keuangan                           (224.398.312.792)    (228.919.840.033)      (304.818.416.655)   (217.135.304.417)
 Bagi hasil utang sukuk mudharabah                                                                    -     (7.614.583.332)
 Beban         penerbitan    sukuk
                                                                                                      -         (499.458.332)
 mudharabah
 Pendapatan (beban) lain-lain –
                                           (11.697.669.517)      (2.420.374.090)        (8.999.201.592)         1.117.891.892
 bersih
 Laba sebelum pajak penghasilan           389.599.632.478      335.870.926.550        396.158.030.726      326.183.131.521

 Beban pajak penghasilan                   (87.430.012.150)     (75.794.380.770)       (89.889.475.131)     (72.055.541.738)
 Laba bersih tahun berjalan               302.169.620.328      260.076.545.780        306.268.555.595      254.127.589.783

 Penghasilan           Komprehensif
 lainnya
 Pos – pos yang tidak akan
    direklasifikasi ke laba rugi
    Pengukuran kembali atas liabilitas
                                            (1.195.955.986)          (867.061.350)      (1.075.868.806)      (1.144.575.329)
      imbalan kerja

    Pajak penghasilan terkait                  355.425.533            234.764.541          233.472.926           270.431.802

 Penghasilan komprehensif lain
                                             (840.530.453)       (632.296.809)           (842.395.880)       (874.143.527)
   tahun berjalan setelah pajak
 Jumlah laba komprehensif tahun
                                                               259.444.248.971        305.426.159.715      253.253.446.256
   berjalan                               301.329.089.875



 Laba     bersih      yang dapat
   diatribusikan kepada:
   Pemilik entitas induk                   301.918.426.543      259.785.289.282        305.804.872.434      253.521.017.628
   Kepentingan nonpengendali                   251.193.785          291.256.498            463.683.161          606.572.155
 Jumlah                                   302.169.620.328      260.076.545.780        306.268.555.595      254.127.589.783

 Jumlah                 penghasilan
   komprehensif       yang   dapat
   diatribusikan kepada:
   Pemilik entitas induk                   301.076.143.170      259.148.991.470        304.963.773.642      252.642.939.493
   Kepentingan nonpengendali                   252.946.705          295.257.501            462.386.073          610.506.763

 Jumlah                                                                               305.426.159.715      253.253.446.256
                                          301.329.089.875      259.444.248.971

 Laba per saham dasar (dalam
                                                      65,56                  56,41                66,40                 55,05
 Rupiah)
*tidak diaudit


A. PENJUALAN NETO
                                                                                                                dalam Rupiah
                                                      30 September                                31 Desember
 Keterangan
                                              2024*                  2023*                 2023                  2022
 Penjualan perhiasan dan logam
 mulia
 Ekspor                                                                               4.276.196.216.107                     -
 Lokal:
   Grosir                                10.029.617.890.162   7.859.279.767.876       6.569.326.620.639   6.285.440.678.204
   Toko                                   3.184.905.147.270   1.418.824.827.741       1.926.821.187.496     540.829.333.161


                                                                                                                           17
Page 18
                                                                                                               dalam Rupiah
                                                    30 September                                 31 Desember
 Keterangan
                                              2024*                 2023*                 2023                  2022
 Selisih penilaian wajar piutang             11.892.598.883                    -
 usaha                                                                                     (29.535.489)        5.308.328.714
 Penjualan dengan rekanan                     2.496.928.192        8.090.814.879        17.980.124.127        12.892.565.044
 Bunga pinjaman dan administrasi
   dari usaha gadai                        58.220.550.162         44.827.007.637        65.180.076.108        73.982.655.383
 Pendapatan jasa pemurnian emas             3.247.831.065                      -         1.554.035.574                     -
 Jumlah                               13.290.380.945.734      9.331.022.418.133    12.857.028.724.562     6.918.453.560.506

30 September 2024 dibandingkan 30 September 2023

Penjualan neto Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar Rp13.290.380.945.734
dimana terjadi peningkatan sebesar 42,43% atau setara dengan Rp3.959.358.527.601 dibandingkan dengan penjualan neto
Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 sebesar Rp9.331.022.418.133. Hal tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan pada penjualan perhiasan dan emas batangan baik melalui penjulan grosir, maupun toko emas
milik sendiri serta juga ditambah atas transasksi pendapatan jasa usaha gadai perusahaan.

31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022

Penjualan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp12.857.028.724.562
dimana terjadi peningkatan sebesar 85,84% atau setara dengan Rp5.938.575.164.056 dibandingkan dengan penjualan neto
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp6.918.453.560.506. Hal tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan pada penjualan perhiasan dan emas batangan baik melalui ekspor dan penjualan di pasar domestik
baik melalui grosir, toko emas milik sendiri dengan penjualan melalui rekanan.

B. BEBAN POKOK PENDAPATAN

30 September 2024 dibandingkan 30 September 2023

Beban pokok pendapatan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar
Rp12.491.725.840.648 dimana terjadi peningkatan sebesar 45,44% atau setara dengan Rp3.902.715.390.325 dibandingkan dengan
beban pokok pendapatan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 sebesar Rp8.589.010.450.323.
Hal tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pembelian bahan baku dan bahan pembantu.

31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022

Beban pokok pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp11.910.293.090.365, dimana terjadi peningkatan sebesar 92,86% atau setara dengan Rp5.734.661.549.732 dibandingkan
dengan beban pokok pendapatan Perseroan sebesar Rp6.175.631.540.633 per 31 Desember 2022. Peningkatan beban pokok
penjualan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pembelian bahan baku dan bahan pembantu.

C. BEBAN PENJUALAN

Berikut rincian beban penjualan Perseroan:

                                                                                                            dalam Rupiah
                                                          30 September                             31 Desember
                 Keterangan
                                                     2024*               2023*                2023             2022
 Transportasi dan handling ekspor                     4.486.540.106   3.860.330.947        5.285.399.955                -
 Promosi                                              2.361.051.821   7.925.783.708       10.806.902.784   15.880.989.210
 Komisi penjualan                                     3.074.185.091   5.400.905.508        7.198.447.894    7.141.991.868
 Lain – lain                                             49.393.770               -           16.193.465       99.517.409
 Jumlah                                              9.971.170.788 17.187.020.163        23.306.944.098 23.122.498.487
*tidak diaudit


30 September 2024 dibandingkan 30 September 2023

Beban penjualan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar Rp9.971.170.788
dimana terjadi penurunan sebesar 41,98% atau setara dengan Rp7.215.849.375 dibandingkan dengan beban penjualan Perseroan
untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 sebesar Rp17.187.020.163. Hal tersebut terutama disebabkan oleh
penurunan beban promosi dan komisi penjualan.




                                                                                                                          18
Page 19
31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022

Beban penjualan Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 23.306.944.098 dimana
terjadi peningkatan sebesar 0,80% atau setara dengan Rp 184.445.611 dibandingkan dengan beban penjualan Perseroan sebesar
Rp23.122.498.487 per 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya beban transportasi dan handling
ekspor karena dimulainya aktivitas ekspor sejak periode Maret 2023.

D. BEBAN KEUANGAN

Berikut rincian beban keuangan Perseroan:

                                                                                                               dalam Rupiah
                                                           30 September                               30 Desember
                 Keterangan
                                                   2024*                  2023*                  2023             2022
 Bunga pinjaman                                  209.814.301.592       196.276.013.614      266.589.403.276 212.706.459.969
 Biaya provisi                                    13.059.556.312        29.731.385.356       36.633.273.758                -
 Bunga liabilitas sewa                               779.288.683         2.373.564.378        1.113.337.789    1.894.658.944
 Lain – lain                                         745.166.205           538.876.685          482.401.832    2.534.185.504
                                                224.398.312.792       228.919.840.033       304.818.416.65 217.135.304.41
 Jumlah
                                                                                                          5                7
*tidak diaudit


30 September 2024 dibandingkan 30 September 2023

Beban keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar Rp224.398.312.792
dimana terjadi penurunan sebesar 1,98% atau setara dengan Rp4.521.527.241 dibandingkan dengan beban keuangan Perseroan
untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 sebesar Rp228.919.840.033. Hal tersebut terutama disebabkan oleh
pengurangan biaya provisi dan bunga pinjaman karena adanya pengurangan fasilitas pinjaman. Serta penurunan beban bunga
liabititas karena pelunasan kewajiban terkait. Hal tersebut terutama disebabkan oleh penurunan biaya provisi dan bunga liabilitas
sewa.

31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022

Beban keuangan Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp304.818.416.655 dimana
terjadi peningkatan sebesar 40,38% atau setara dengan Rp87.683.112.238 dibandingkan dengan beban keuangan Perseroan
sebesar Rp217.135.304.417 pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya
bunga pinjaman dan biaya provisi karena adanya penambahan fasilitas pinjaman. Penambahan tersebut ditujukan untuk
pembiayaan modal kerja untuk menopang pertumbuhan bisnis Perseroan.

E. LABA BERSIH TAHUN BERJALAN

Berikut rincian laba bersih periode berjalan Perseroan:

                                                                                                                 dalam Rupiah
                                                  30 September                                    30 September
          Keterangan
                                         2024*                     2023*                    2023                   2022
 Penjualan neto                      13.290.380.945.734        9.331.022.418.133      12.857.028.724.562      6.918.453.560.506
 Beban pokok penjualan             (12.491.725.840.648)      (8.589.010.450.323)    (11.910.293.090.365)    (6.175.631.540.633)
 Laba bruto                           798.655.105.086          742.011.967.810         946.735.634.197        742.822.019.873
 Laba     sebelum    pajak
                                      389.599.632.478          335.870.926.550         396.158.030.726       326.183.131.521
 penghasilan
 Beban pajak penghasilan                (87.430.012.150)         (75.794.380.770)        (89.889.475.131)     (72.055.541.738)
 Laba      bersih   tahun
                                      302.169.620.328          260.076.545.780         306.268.555.595       254.127.589.783
 berjalan
*tidak diaudit


30 September 2024 dibandingkan 30 September 2023

Laba bersih periode berjalan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar
Rp302.169.620.328 dimana terjadi peningkatan sebesar 16,18% atau setara dengan Rp42.093.074.548 dibandingkan dengan laba
bersih periode berjalan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 sebesar Rp260.076.545.780.
Peningkatan laba bersih periode berjalan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan penjualan serta efisiensi yang berhasil
dilakukan oleh Perseroan.




                                                                                                                             19
Page 20
31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022

Laba bersih tahun berjalan Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp306.268.555.595, dimana terjadi peningkatan sebesar 20,52% atau setara dengan Rp52.140.965.812, dibandingkan dengan laba
bersih tahun berjalan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp254.127.589.783. Peningkatan
laba bersih tahun berjalan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan penjualan serta efisiensi yang berhasil dilakukan oleh
Perseroan.

F. JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN

                                                                                                            dalam Rupiah
                                                          30 September                             31 Desember
                 Keterangan
                                                     2024*            2024*                   2023             2022
 Penghasilan komprehensif lainnya
 Pos – pos yang tidak akan direklasifikasi
   ke laba rugi
 Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan
                                                  (1.195.955.986)       (867.061.350)
   kerja                                                                                   (1.075.868.806)     (1.144.575.329)
 Pajak penghasilan terkait
                                                     355.425.533         234.764.541          233.472.926         270.431.802
 Penghasilan komprehensif lain tahun
   berjalan setelah pajak                         (840.530.453)        (632.296.809)       (842.395.880)        (874.143.527)

 Jumlah laba komprehensif tahun berjalan
                                                301.329.089.875     259.444.248.971     305.426.159.715      253.253.446.256

30 September 2024 dibandingkan 30 September 2023

Jumlah laba komprehensif periode berjalan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah
sebesar Rp301.329.089.875 dimana terjadi peningkatan sebesar 16,14% atau setara dengan Rp41.884.840.904 dibandingkan
dengan laba komprehensif periode berjalan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 sebesar
Rp259.444.248.971. Peningkatan laba komprehensif periode berjalan Perseroan seiring dengan meningkatnya laba bersih periode
berjalan.

31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp305.426.159.715, dimana terjadi peningkatan sebesar 20,60% atau setara dengan Rp52.172.713.459, dibandingkan dengan
jumlah laba komprehensif tahun berjalan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yaitu sebesar
Rp253.253.446.256. Jumlah laba komprehensif tahun berjalan Perseroan meningkat seiring dengan meningkatnya laba bersih
tahun berjalan.

G. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

30 September 2024 dibandingkan 30 September 2023

Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September
2024 adalah sebesar Rp840.530.453 dimana terjadi peningkatan sebesar 32,93% atau setara dengan Rp208.233.644 dibandingkan
dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 sebesar Rp632.296.809. Hal tersebut disebabkan oleh terjadinya
peningkatan pada pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja yang merupakan hasil dari perhitungan yang dilakukan oleh
Kantor Konsultan Aktuaria.

31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022

Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
adalah sebesar Rp842.395.880, dimana terjadi penurunan sebesar 3,63% atau setara dengan Rp31.747.647 jika dibandingkan
dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp874.143.527. Hal ini terjadi karena adanya kenaikan gaji
karyawan di periode 31 Desember 2023 dan adanya penurunan tingkat diskonto. Selain itu, pajak penghasilan terkait pada tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar 13,67% jika dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.




                                                                                                                           20
Page 21
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN

Tabel berikut memuat ikhtisar laporan arus kas Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dan 2023 serta
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022:

                                                                                                          dalam Rupiah
                                                        30 September                            31 Desember
                 Keterangan
                                                  2024*            2024*                   2023             2022
 Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
                                             (243.457.854.213)    (652.064.070.748)   (394.209.765.259)      31.235.728.934
 aktivitas operasi
 Kas neto digunakan untuk aktivitas
                                                                                       (58.154.198.359)     (84.580.890.179)
 investasi                                    (67.560.616.050)     (47.280.781.345)
 Kas neto diperoleh dari aktivitas
                                                                                       638.966.397.683       96.890.946.491
 pendanaan                                    221.903.891.582      691.877.185.057
 Kas dan setara kas pada awal tahun          292.625.393.503      106.022.959.438     106.022.959.438      62.477.174.192
 Kas dan setara kas pada akhir tahun         203.510.814.822       98.555.292.402     292.625.393.503     106.022.959.438
*tidak diaudit


A. ARUS KAS DARI AKTIVITIAS OPERASI

Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024

Arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah
sebesar Rp243.457.854.213. Arus kas keluar dari aktivitas operasi terutama berasal dari pembayaran kas beban operasi sebesar
Rp12.901.756.211.598, penyaluran pinjaman gadai yang diberikan sebesar Rp1.093.280.072.885, dan pembayaran beban
keuangan sebesar Rp224.419.608.525. Adapun arus kas masuk dari aktivitas operasi terutama berasal dari penerimaan kas dari
pelanggan sebesar Rp13.162.343.484.692 dan pelunasan pinjaman gadai yang diberikan sebesar Rp992.618.067.754.

Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023

Arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 adalah
sebesar Rp652.064.070.748. Arus kas keluar dari aktivitas operasi terutama berasal dari pembayaran kas beban operasi sebesar
Rp9.635.263.822.948, penyaluran pinjaman gadai yang diberikan sebesar Rp726.958.395.296, dan pembayaran beban keuangan
sebesar Rp205.278.721.436. Adapun arus kas masuk dari aktivitas operasi terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan
sebesar Rp9.336.795.073.181 dan pelunasan pinjaman gadai yang diberikan sebesar Rp722.331.170.765.

Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023

Arus kas neto digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
sebesar Rp394.209.765.259. Arus kas keluar dari aktivitas operasi terutama berasal dari pembayaran kas beban operasi sebesar
Rp12.831.471.815.686, penyaluran pinjaman gadai yang diberikan sebesar Rp1.011.500.099.440, pembayaran beban keuangan
sebesar Rp267.915.952.586 dan pembayaran kas kepada karyawan sebesar Rp108.614.674.035. Adapun arus kas masuk dari
aktivitas operasi terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp12.929.652.669.161 dan pelunasan pinjaman
gadai yang diberikan sebesar Rp989.390.923.058.

Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022

Arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 adalah
sebesar Rp31.235.728.934. Arus kas keluar dari aktivitas operasi terutama berasal dari pembayaran kas beban operasi sebesar
Rp6.702.633.763.922, penyaluran pinjaman gadai yang diberikan sebesar Rp1.089.413.153.961, pembayaran beban keuangan
sebesar Rp210.540.656.867, pembayaran kas kepada karyawan sebesar Rp87.695.244.478, pembayaran pajak penghasilan sebesar
Rp83.255.096.047 dan pembayaran bagi hasil sukuk mudharabah sebesar Rp13.437.500.000. Adapun arus kas masuk dari aktivitas
operasi terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp7.144.379.207.740 dan pelunasan pinjaman gadai yang
diberikan sebesar Rp1.071.614.890.680.

B. ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024

Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah
sebesar Rp67.560.616.050. Arus kas keluar yang digunakan untuk aktivitas investasi terutama berasal dari perolehan aset tetap
sebesar Rp57.977.168.634 dan penambahan uang muka aset tetap sebesar Rp5.440.043.902.

Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023

Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 adalah
sebesar Rp47.280.781.345. Arus kas keluar yang digunakan untuk aktivitas investasi terutama berasal dari perolehan aset tetap
sebesar Rp27.638.793.651 dan penambahan uang muka aset tetap sebesar Rp18.053.268.338.



                                                                                                                         21
Page 22
Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023

Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
sebesar Rp58.154.198.359. Arus kas keluar yang digunakan untuk aktivitas investasi terutama berasal dari perolehan aset tetap
sebesar Rp47.014.341.300 dan penambahan uang muka aset tetap sebesar Rp9.156.334.425.

Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022

Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 adalah
sebesar Rp 84.580.890.179. Arus kas keluar yang digunakan untuk aktivitas investasi terutama berasal dari perolehan aset tetap
sebesar Rp76.618.604.757, perolehan aset hak guna sebesar Rp4.512.444.443 dan penambahan uang muka aset tetap sebesar
Rp2.236.796.780.

C. ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024

Arus kas neto digunakan untuk aktivitas Pendanaan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024
adalah sebesar Rp221.903.891.582. Arus kas keluar dari aktivitas pendanaan terutama berasal dari ppembayaran utang bank
jangka pendek sebesar Rp5.204.257.550.001 dan pembayaran dividen tunai sebesar Rp69.078.936.000. Adapun arus kas masuk
dari aktivitas pendanaan terutama berasal dari penambahan utang bank jangka pendek sebesar Rp5.996.775.294.823.

Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023

Arus kas neto digunakan untuk aktivitas Pendanaan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
adalah sebesar Rp691.877.185.057. Arus kas keluar dari aktivitas pendanaan terutama berasal dari pembayaran utang bank jangka
pendek sebesar Rp1.972.850.549.521 dan pembayaran dividen tunai sebesar Rp55.263.148.800. Adapun arus kas masuk dari
aktivitas pendanaan terutama berasal dari penambahan utang bank jangka pendek sebesar Rp2.814.515.849.835 dan
penambahan utang bank jangka panjang sebesar Rp760.633.841.567.

Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023

Arus kas neto diperoleh dari aktivitas Pendanaan Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
sebesar Rp638.966.397.683. Arus kas keluar dari aktivitas pendanaan terutama berasal dari pembayaran utang bank jangka
pendek sebesar Rp4.828.410.781.826 dan pembayaran dividen tunai sebesar Rp55.263.148.800. Adapun arus kas masuk dari
aktivitas pendanaan terutama berasal dari penambahan utang bank jangka pendek sebesar Rp5.678.807.672.526 dan
penambahan utang bank jangka panjang sebesar Rp620.207.866.268.

Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022

Arus kas neto diperoleh dari aktivitas Pendanaan Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 adalah
sebesar Rp96.890.946.491. Arus kas keluar dari aktivitas pendanaan terutama berasal dari pembayaran utang bank jangka pendek
sebesar Rp3.561.970.831.037, pembayaran utang bank jangka panjang sebesar Rp285.000.000.000, pelunasan sukuk mudharabah
sebesar Rp250.000.000.000, pembayaran dividen tunai sebesar Rp46.052.624.000 dan pembayaran provisi utang bank sebesar
Rp33.787.500.000. Adapun arus kas masuk dari aktivitas pendanaan terutama berasal dari penambahan utang bank jangka pendek
sebesar Rp3.762.819.644.570 dan penambahan utang bank jangka panjang sebesar Rp516.562.500.000

SEGMEN USAHA

Segmen Usaha Perseroan dapat dibagi menjadi 5 (lima) segmen usaha utama, yaitu penjualan perhiasan dan logam mulia melalui
grosir dan toko, penjualan dengan rekanan, gadai dan jasa pemurnian emas. Rincian pendapatan usaha dan kontribusi dari tiap
segmen usaha Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 serta untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                                                                     dalam Rupiah
                                                                  30 September 2024
                                                               Penjualan
 Keterangan                                                                                       Jasa
                          Toko                Grosir            dengan            Gadai                              Jumlah
                                                                                                Pemurnian
                                                                rekanan
 Pendapatan         3.184.905.147.270    10.041.510.489.045   2.496.928.192    58.220.550.162   3.247.831.065   13.290.380.945.734
 Hasil segmen          302.884.479.505      451.870.641.655     552.819.902    41.489.071.853   1.858.092.171      798.655.105.086
 Beban      usaha
 yang tidak dapat
 dialokasikan                                                                                                     186.112.487.681

 Laba usaha
                                                                                                                  612.542.617.405

 Penghasilan
 keuangan                                                                                                            1.455.327.865
 Beban keuangan
                                                                                                                 (224.398.312.792)



                                                                                                                               22
Page 23
                                                                                                                            dalam Rupiah
                                                                       30 September 2024
                                                                    Penjualan
Keterangan                                                                                                Jasa
                          Toko                  Grosir               dengan            Gadai                                 Jumlah
                                                                                                        Pemurnian
                                                                     rekanan
Laba   sebelum
pajak
                                                                                                                          389.599.632.478
penghasilan




Beban      pajak
penghasilan    –
                                                                                                                          (87.430.012.150)
bersih
Laba      tahun
berjalan                                                                                                                  302.169.620.328


                                                                                                                            dalam Rupiah
                                                                     30 September 2023
Keterangan                                                                 Penjualan
                            Toko                      Grosir                                         Gadai                Jumlah
                                                                        dengan rekanan
Pendapatan               1.418.824.827.741         7.859.279.767.876        8.090.814.879        44.827.007.637         9.331.022.418.133
Hasil segmen               166.913.810.778           552.553.430.886        2.055.632.700        20.489.093.447           742.011.967.810
Beban      usaha
yang tidak dapat                                                                                                        (178.972.703.701)
dialokasikan
Laba usaha                                                                                                                563.039.264.109

Penghasilan
                                                                                                                           1 .751.502.474
keuangan
Beban keuangan                                                                                                          (228.919.840.033)
Laba    sebelum
pajak                                                                                                                     335.870.926.550
penghasilan




Beban       pajak
penghasilan     –                                                                                                        (75.794.380.770)
bersih
Laba       tahun
                                                                                                                          260.076.545.780
berjalan


                                                                                                                            dalam Rupiah
                                                                         31 Desember 2023
                                                                      Penjualan
Keterangan                                                                                                Jasa
                              Toko                Grosir               dengan           Gadai                               Jumlah
                                                                                                        Pemurnian
                                                                       rekanan
Pendapatan              1.926.821.187.496    10.845.493.301.257     17.980.124.127  65.180.076.108     1.554.035.574   12.857.028.724.562
Hasil segmen              242.201.423.268       657.145.157.923      4.162.398.735  42.034.242.775     1.192.411.496      946.735.634.197
Beban usaha yang
tidak        dapat
dialokasikan                                                                                                             248.078.147.202
Laba usaha                                                                                                               698.657.486.995

Penghasilan
keuangan                                                                                                                    2.318.960.386
Beban keuangan                                                                                                          (304.818.416.655)
Laba sebelum pajak                                                                                                        396.158.030.726
penghasilan

Beban           pajak
penghasilan – bersih                                                                                                     (89.889.475.131)
Laba tahun berjalan                                                                                                      306.268.555.595


                                                                                                                            dalam Rupiah
                                                                                    31 Desember 2022
                                                                                         Penjualan
Keterangan
                                                  Toko                  Grosir            dengan          Gadai              Jumlah
                                                                                          rekanan
Pendapatan                                   540.829.333.161      6.290.749.006.918    12.892.565.044 73.982.655.383    6.918.453.560.506
Hasil segmen                                  66.035.261.579        636.189.093.955     2.915.008.956 37.682.655.383      742.822.019.873
Beban usaha yang tidak dapat dialokasikan                                                                                 193.606.588.060
Laba usaha                                                                                                                549.215.431.813

Penghasilan keuangan                                                                                                        2.217.045.789
Beban keuangan                                                                                                          (217.135.304.417)

                                                                                                                                       23
Page 24
                                                                                                                dalam Rupiah
                                                                          31 Desember 2022
                                                                              Penjualan
 Keterangan
                                              Toko             Grosir          dengan           Gadai            Jumlah
                                                                               rekanan
 Bagi hasil utang sukuk mudharabah                                                                             (7.614.583.332)
 Beban penerbitan sukuk mudharabah                                                                               (499.458.332)
 Laba sebelum pajak penghasilan                                                                               326.183.131.521

 Beban pajak penghasilan – bersih                                                                             (72.055.541.738)
 Laba tahun berjalan                                                                                          254.127.589.783


a. Segmen Usaha – Toko

Pendapatan

Pendapatan segmen usaha toko untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar
Rp3.184.905.147.270 dimana terjadi peningkatan sebesar 124% atau setara dengan Rp1.766.080.319.529 dibandingkan dengan
periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 sebesar Rp1.418.824.827.741. Hal tersebut terutama disebabkan oleh
penambahan gerai HRTA store dan peningkatan volume penjualan logam mulia.

Pendapatan segmen usaha toko untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp1.926.821.187.496
dimana terjadi peningkatan sebesar 256% atau setara dengan Rp1.385.991.854.335 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp540.829.333.161. Hal tersebut terutama disebabkan oleh penambahan gerai toko dan
peningkatan penjualan logam mulia.

Kontribusi terhadap Pendapatan dan Laba Usaha Perseroan

Kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen toko untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah
sebesar 23,96% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen toko terhadap total laba bruto
Perseroan adalah sebesar 37,92%.

Kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen toko untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
14,99% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen toko terhadap total laba bruto Perseroan adalah
sebesar 25,58%. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen
toko adalah sebesar 7,82% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen toko terhadap total laba
bruto Perseroan adalah sebesar 8,89%.

Profitabilitas
Marjin laba kotor atas pendapatan segmen toko untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 masing-
masing sebesar 9,51% dan 11,76%.

Marjin laba kotor atas pendapatan segmen toko untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
masing-masing terjaga di level 12,57% dan 12,21%.

b. Segmen Usaha Grosir

Pendapatan

Pendapatan segmen usaha grosir untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar
Rp10.041.510.489.045 dimana terjadi peningkatan sebesar 28% atau setara dengan Rp2.182.230.721.169 dibandingkan dengan
periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 sebesar Rp7.859.279.767.876. Hal tersebut terutama disebabkan oleh
peningkatan permintaan produk perhiasan emas dan emas batangan.

Pendapatan segmen usaha grosir pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp10.845.493.301.257 dimana terjadi peningkatan sebesar 72,40% atau setara dengan Rp4.554.744.294.339 dibandingkan dengan
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp6.290.749.006.918. Hal tersebut terutama disebabkan oleh
adanya peningkatan permintaan produk perhiasan emas dan emas batangan. Selain itu, pencatatan segmen grosir pada 2023 kini
mencakup bisnis ekspor perhiasan emas yang baru dimulai pada Maret 2023 dimana pada tahun-tahun sebelumnya, Perseroan
belum pernah melakukan ekspor. Ekspor di tahun 2023 berkontribusi senilai Rp4.276.196.216.107 atau setara dengan 33,26%
terhadap pendapatan konsolidasian.




                                                                                                                           24
Page 25
Kontribusi terhadap Pendapatan dan Laba Usaha Perseroan

Kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen grosir untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah
sebesar 75,55% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen grosir terhadap total laba bruto
Perseroan adalah sebesar 56,58%.

Kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen grosir untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
84,35% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen grosir terhadap total laba bruto Perseroan
adalah sebesar 69,41%. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kontribusi pendapatan Perseroan pada
segmen Grosir adalah sebesar 90,93% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen grosir terhadap
total laba bruto Perseroan adalah sebesar 85.64%.

Profitabilitas

Marjin laba kotor atas pendapatan segmen grosir untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023
masing-masing sebesar 4,50% dan 7,03%. Penurunan tersebut disebabkan oleh adanya aktivitas ekspor dan peningkatan
penjualan emas batangan yang memiliki margin yang lebih rendah dibandingkan dengan penjualan perhiasan emas di domestik.

Marjin laba kotor atas pendapatan segmen grosir untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
masing-masing sebesar 6,06% dan 10,11%. Penurunan margin laba kotor segmen grosir yang signifikan disebabkan oleh adanya
aktivitas ekspor dan peningkatan penjualan emas batangan yang memiliki margin yang lebih rendah dibandingkan dengan
penjualan perhiasan emas di domestik.

c.   Segmen Usaha – Penjualan dengan rekanan

Pendapatan

Pendapatan segmen usaha penjualan dengan rekanan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah
sebesar Rp2.496.928.192 dimana terjadi penurunan sebesar 69% atau setara dengan Rp5.593.886.687 dibandingkan dengan
periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 sebesar Rp8.090.814.879. Hal tersebut terutama disebabkan oleh
penurunan pada produk perhiasan emas dan emas batangan.

Pendapatan segmen usaha penjualan dengan rekanan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp17.980.124.127 dimana terjadi peningkatan sebesar 39,46% atau setara dengan Rp5.087.559.083 dibandingkan dengan tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp12.892.565.044. Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya
peningkatan penjualan dan permintaan untuk produk perhiasan emas dan emas batangan. Tren ini dipicu oleh berbagai faktor,
termasuk meningkatnya kesadaran masyarakat tentang nilai investasi yang stabil dan berkelanjutan yang ditawarkan oleh emas.
Peningkatan permintaan ini juga didukung oleh promosi yang intensif serta kemudahan akses untuk membeli emas melalui
platform digital, sehingga menjangkau lebih banyak konsumen dari berbagai segmen pasar.

Kontribusi terhadap Pendapatan dan Laba Usaha Perseroan

Kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen penjualan dengan rekanan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30
September 2024 adalah sebesar 0,02% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen penjualan
dengan rekanan terhadap total laba bruto Perseroan adalah sebesar 0,07%.

Kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen penjualan dengan rekanan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 adalah sebesar 0,14% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen penjualan dengan rekanan
terhadap total laba bruto adalah sebesar 0,44%. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kontribusi
pendapatan Perseroan pada segmen penjualan dengan rekanan adalah sebesar 0,19% dari total pendapatan Perseroan,
sedangkan kontribusi laba hasil segmen penjualan dengan rekanan terhadap total laba bruto Perseroan adalah sebesar 0,39%.
Profitabilitas

Marjin laba kotor atas pendapatan segmen penjualan dengan rekanan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September
2024 dan 2023 masing-masing sebesar 22,14% dan 25,41%.

Marjin laba kotor atas pendapatan segmen penjualan dengan rekanan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 dan 2022 masing-masing terjaga di level sebesar 23,15% dan 22,61%.

d. Segmen Usaha – Gadai

Pendapatan

Pendapatan segmen usaha gadai untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar Rp58.220.550.162
dimana terjadi peningkatan sebesar 30% atau setara dengan Rp13.393.542.525 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023 sebesar Rp44.827.007.637. Hal tersebut terutama disebabkan oleh pembukaan cabang baru dan
meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan uang tunai.




                                                                                                                       25
Page 26
Pendapatan segmen usaha gadai pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp65.180.076.108
dimana terjadi penurunan sebesar 12% atau setara dengan Rp8.802.579.275 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp73.982.655.383. Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya program promo terutama
penurunan tingkat bunga pinjaman gadai. Hal ini ditujukan Perseroan untuk tetap kompetitif di tengah peningkatan tingkat
persaingan terutama di Industri gadai emas.

Kontribusi terhadap Pendapatan dan Laba Usaha Perseroan

Kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen gadai untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah
sebesar 0,44% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen gadai terhadap total laba bruto
Perseroan adalah sebesar 5,19%.

Kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen gadai untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
0,51% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen gadai terhadap total laba bruto adalah sebesar
4,44%. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen gadai adalah
sebesar 1,07% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen Gadai terhadap total laba bruto
Perseroan adalah sebesar 5,07%.

Profitabilitas

Marjin laba kotor atas pendapatan segmen gadai untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 masing-
masing sebesar 71,26% dan 45,71%. Peningkatan margin laba kotor segmen gadai didorong oleh efisiensi operasional dan
diversifikasi produk dan layanan.

Marjin laba kotor atas pendapatan segmen gadai untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-
masing adalah sebesar 64,49% dan 50,93%. Peningkatan margin laba kotor segmen gadai didorong oleh efisiensi operasional
dan diversifikasi produk dan layanan.

e. Segmen Usaha – Jasa Pemurnian

Pendapatan

Pendapatan segmen usaha jasa pemurnian untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar
Rp3.247.831.065 dan pendapatan segmen usaha jasa pemurnian pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
adalah sebesar Rp1.554.035.574 dimana segmen usaha jasa pemurnian baru mulai beroperasi pada tahun 2023, sehingga belum
terdapat pendapatan di tahun-tahun sebelumnya.

Kontribusi terhadap Pendapatan dan Laba Usaha Perseroan

Kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen jasa pemurnian untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024
adalah sebesar 3.247.831.065 atau sebesar 0,02% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen jasa
pemurnian terhadap total laba bruto Perseroan adalah sebesar 0,23%.

Kontribusi pendapatan Perseroan pada segmen jasa pemurnian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
adalah sebesar Rp1.554.035.574 atau sebesar 0,01% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan kontribusi laba hasil segmen
jasa pemurnian terhadap total laba bruto adalah sebesar 0,13%.

Profitabilitas

Marjin laba kotor atas pendapatan segmen jasa pemurnian untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah
sebesar 57,21%.

Marjin laba kotor atas pendapatan segmen jasa pemurnian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
sebesar 76,70%

LIKUIDITAS

Berikut adalah tabel yang menunjukan rasio likuiditas Perseroan:

                                                                                                    31 Desember
                          Keterangan                               30 September 2024
                                                                                              2023             2022
 Rasio lancar (x)                                                         1,95                 1,73             3,76
 Rasio cepat (x)                                                          0,60                 0,57             1,30
 Arus kas operasi terhadap Liabilitas Jangka Pendek (x)                  (0,09)               (0,14)            0,03




                                                                                                                        26
Page 27
Likuiditas menunjukan kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka pendek, yang dapat dihitung dengan rasio
lancar. Rasio lancar dihitung dengan cara membandingkan jumlah aset lancar dengan jumlah liabilitas jangka pendek. Rasio lancar
Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023, dan 31 Desember 2022 masing-
masing adalah 1,95x, 1,73x, dan 3,76x.

Peningkatan rasio lancar Perseroan disebabkan oleh peningkatan aset lancar yang lebih besar dibandingkan dengan peningkatan
liabilitas jangka pendek di tahun 2023 dan 2024. Peningkatan Rasio cepat disebabkan oleh peningkatan persediaan dan liabilitas
jangka pendek di tahun 2024. Rasio arus kas operasi terhadap liabilitas jangka pendek menurun karena terjadi penurunan pada
arus kas operasi Perseroan di tahun 2023, sedangkan liabilitas jangka pendek di tahun 2023 meningkat.

Kebutuhan operasi dan modal kerja Perseroan terutama didanai melalui dana internal seperti kas Perseroan dan persediaan emas,
dimana per tanggal 30 September 2024, Perseroan memiliki kas dan bank sebesar Rp203.510.814.822 yang terdiri atas kas dalam
Rupiah dan Dolar Amerika Serikat dan persediaan bahan baku emas sebesar Rp3.579.929.815.936 Perseroan juga memiliki dana
eksternal seperti utang bank jangka pendek dan jangka panjang serta surat utang Obligasi.

Perseroan tidak memiliki sumber likuiditas yang material yang belum digunakan.

Perseroan tidak memiliki kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian
yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan.

Perseroan berkeyakinan bahwa Perseroan memiliki kecukupan dana untuk modal kerja. Namun, apabila dana untuk modal kerja
tidak mencukupi, maka Perseroan akan menggunakan pendanaan dari eksternal seperti pinjaman bank dan/atau pasar modal.

KOMITMEN INVESTASI BARANG MODAL

Tabel berikut ini mengungkapkan belanja modal Perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 September 2024 serta untuk
tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022:

                                                               30 September                      31 Desember
                       Keterangan
                                                                   2024                   2023                   2022
 Harga Perolehan
   Tanah                                                                       -                     -        17.350.000.000
   Bangunan dan prasarana                                          1.402.864.859         2.566.771.412        43.905.067.189
   Mesin dan peralatan pabrik                                     17.300.215.670        14.637.154.104        11.037.644.964
   Peralatan kantor                                                5.272.998.189         3.071.438.673           858.146.604
   Kendaraan                                                       1.783.200.000        15.314.401.000         4.040.496.000
 Aset dalam Penyelesaian
   Bangunan dan prasarana                                        42.200.523.916         12.840.952.616                    -
 Jumlah                                                         67.959.802.634         48.430.717.805        77.191.354.757

Pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023, dan 31 Desember 2022 Perseroan telah merealisasikan pembelanjaan
modal masing-masing sebesar Rp67.959.802.634, Rp48.430.717.805, dan Rp77.191.354.757.

Investasi barang modal untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dialokasikan lebih kepada penambahan
mesin dan peralatan pabrik untuk menopang aktivitas produksi. . Investasi barang modal untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 dialokasikan lebih kepada pembangunan kantor pusat Perseroan serta penambahan mesin dan peralatan
pabrik untuk menopang aktivitas produksi. Terdapat penambahan fasilitas kendaraan operasional untuk menopang pertumbuhan
aktivitas bisnis Perseroan. Investasi barang modal untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dialokasikan lebih
kepada pembelian tanah dan biaya pembangunan untuk fasilitas pemurnian/refinery.

Sumber dana yang digunakan untuk belanja modal berasal dari fasilitas perbankan, surat utang dan kas Perseroan.

Komitmen investasi barang modal yang diungkapkan oleh Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September
2024, 31 Desember 2023, dan 31 Desember 2022 bukan merupakan komitmen investasi barang modal yang material.




                                                                                                                           27
Page 28
MANAJEMEN RISIKO

Dalam menjalankan usahanya, Perseroan dihadapkan dengan berbagai macam risiko yang dijelaskan dalam Bab IV Faktor Risiko
dalam Informasi Tambahan ini. Upaya yang dilakukan Perseroan dalam mengelola risiko pada kegiatan usahanya antara lain:
 a. Risiko Kehilangan / Pemogokan Tenaga Kerja
     Dalam menjalankan kegiatan produksi, Perseroan membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah yang cukup. Tenaga kerja
     yang bekerja di bagian produksi perhiasan emas memiliki keterampilan khusus dan tidak mudah untuk menemukan
     penggantinya. Kehilangan tenaga kerja yang terampil ini akan mempengaruhi daya saing Perseroan di industri manufaktur
     perhiasan emas. Apabila terjadi pemogokan tenaga kerja secara massal, akan berpotensi untuk mengganggu jalannya
     proses produksi dan berdampak pada tidak terpenuhinya target produksi. Upaya yang dilakukan Perseroan dalam
     memitigasi risiko ini adalah dengan memberikan gaji, insentif, fasilitas yang wajar sehingga tenaga kerja akan merasa puas
     dan tidak akan melakukan pemogokan. Perseroan juga memperhitungkan komponen inflasi pada proyeksi kenaikan upah
     tenaga kerja. Perseroan mengelola keterbatasan SDM dengan cara:
     a.    Menyiapkan SDM melalui pelatihan-pelatihan terhadap karyawan sehingga saat diperlukan, SDM tersebut sudah siap;
     b. Dengan Upaya terbaiknya mengelola dan memberdayakan SDM yang kompeten dan meminimalkan jumlah SDM
           yang keluar dengan sistem manajemen sumber daya manusia yang handal.

b.    Risiko Kerusakan Mesin Produksi
      Mesin produksi merupakan salah satu kunci vital suksesnya kegiatan produksi Perseroan. Mesin produksi Perseroan dirawat
      dan senantiasa diperbaharui teknologinya guna menjamin efektivitas dan efisiensi dalam proses produksi. Upaya ini
      menjadikan Perseroan lebih kompetitif dan menghasilkan produk berkualitas serta menekan biaya produksi. Dalam hal
      kerusakan mesin terjadi, Perseroan mengandalkan tenaga ahli sendiri dan/atau menghubungi tenaga ahli luar untuk
      mereparasi mesin tersebut sesegera mungkin sehingga tidak mengakibatkan terhambatnya proses produksi. Perseroan
      juga mengasuransikan mesin-mesin tersebut dan selalu berupaya mengadopsi teknologi mesin terbaru untuk kegiatan
      produksi perhiasan emas Perseroan. Hal ini sejalan dengan upaya Perseroan untuk secara berkesinambungan
      menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing untuk memenangkan dan mempertahankan kepercayaan
      pelanggannya selama ini.

c.    Risiko Persaingan Usaha
      Di Indonesia, jumlah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan perdagangan perhiasan emas sangatlah
      terbatas sehingga menimbulkan persaingan usaha yang intens. Hal yang menimbulkan persaingan di antara sesama
      perusahaan manufaktur perhiasan emas adalah persaingan desain, kualitas produk dan pelayanan. Perseroan memiliki
      potensi kehilangan pangsa pasar apabila tidak dapat bersaing yang berdampak pada penurunan pendapatan Perseroan.
      Perseroan berupaya secara berkesinambungan untuk menghasilkan produk perhiasan emas dengan desain terkini yang
      sesuai dengan selera masyarakat, berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau. Perseroan juga menjalin hubungan
      baik dengan para distributor dan/atau toko emas bukan hanya untuk mempertahankan pangsa pasarnya tetapi juga untuk
      meningkatkan pangsa pasar. Perusahaan memiliki tim desain yang handal dan mumpuni dan terbukti mampu
      menghasilkan desain produk terkini yang sesuai dengan preferensi Masyarakat. Tim desain Perseroan juga melakukan riset
      internal bersumber dari website dan laporan penelitian mengenai proyeksi tren perhiasan emas serta riset eksternal dari
      tim pemasaran yang bersumber dari ide maupun opini para konsumen toko emas ritel.

d.    Risiko Kegagalan Pembayaran oleh Pelanggan
      Perusahaan yang bergerak di industri manufaktur perhiasan emas membutuhkan modal kerja yang tinggi agar paling tidak
      dapat menutupi biaya produksinya. Sehingga, penundaan dan kegagalan pembayaran produk dari pelanggan dapat
      berpengaruh negatif terhadap perputaran modal kerja Perseroan. Perseroan membeli seluruh bahan bakunya secara tunai
      kepada pemasok dan sebaliknya Perseroan memfasilitasi sistem piutang kepada para distributor, toko emas dengan jangka
      waktu yang telah disepakati antara kedua belah pihak. Dengan kondisi tersebut, keterlambatan pembayaran atau tidak
      adanya pembayaran dari pelanggan akan berpengaruh negatif terhadap arus kas operasional Perseroan. Upaya yang
      dilakukan oleh Perseroan untuk mengurangi dampak yang timbul dari risiko keterlambatan maupun kegagalan
      pembayaran oleh pelanggan adalah Perseroan secara aktif mengelola profil pelanggan dalam hal diversifikasi pelanggan
      dan membatasi jumlah pesanan dari masing-masing pelanggan wholesaler dan ritel.

e.    Risiko Pengadaan Bahan Baku
      Perseroan membutuhkan kecukupan dalam hal pasokan bahan baku emas dan logam lainnya serta pasokan bahan baku
      yang berkualitas tinggi. Pengadaan bahan baku menjadi salah satu kunci penting suksesnya kegiatan produksi Perseroan.
      Upaya yang dilakukan Perseroan untuk mengatasi risiko pengadaan bahan baku adalah melakukan pembelian bahan baku
      dari pemasok terpercaya yang telah bekerja sama dengan Perseroan selama bertahun-tahun. Perseroan juga mampu
      menyediakan kebutuhan bahan baku melalui proses pemurnian yang dilakukan melalui anak usaha Perseroan. Perseroan
      membeli bahan baku dari beberapa pemasok, toko emas dan menerima pembayaran produk dalam bentuk emas murni,
      perhiasan rusak atau logam emas dalam beragam bentuk.

f.    Risiko Kebijakan Perpajakan untuk Produk Jadi
      Produk perhiasan emas merupakan barang yang dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan menjadi beban Perseroan.
      Sehingga, kenaikan dan/atau penurunan PPN akan turut mempengaruhi kinerja keuangan Perseroan. Tingkat penentuan
      PPN bagi produk perhiasan emas juga menjadi salah satu faktor penentu industri manufaktur dan perdagangan perhiasan
      emas. Perseroan meyakini bahwa dalam hal terjadinya peningkatan pajak, maka Perseroan akan secara langsung
      membebankan kenaikan pajak tersebut kepada pelanggan melalui penyesuaian harga jual.




                                                                                                                           28
Page 29
g.   Risiko Keamanan Bahan Baku dan Barang Jadi
     Keamanan bahan baku emas dan logam lainnya menjadi faktor penting dalam kelancaran proses produksi Perseroan.
     Kehilangan bahan baku akan mempengaruhi terhambatnya proses produksi dan mendatangkan kerugian materiil bagi
     Perseroan. Demikian pula, kehilangan dan/atau tercurinya barang jadi perhiasan emas akan menimbulkan kerugian
     signifikan bagi Perseroan. Perseroan menerapkan sistem manajemen keamanan persediaan bahan baku dan barang jadi
     dengan pemasangan CCTV 24 jam di ruangan penyimpanan/brankas, petugas keamanan yang berjaga di area pabrik
     dan/atau tempat penyimpanan bahan baku dan barang jadi. Perseroan juga melakukan rekruitmen karyawan pabrik yang
     berasal dari wilayah sekitar pabrik agar turut menjaga keamanan bahan baku dan barang jadi.

h.   Risiko Pendanaan
     Perseroan mungkin tidak mampu untuk memperoleh pendanaan, tidak diperpanjang atau dapat diperpanjang namun
     memiliki pembatasan-pembatasan yang tidak menguntungkan Perseroan di masa mendatang baik untuk mendanai
     kegiatan operasionalnya maupun untuk investasi baru, perkiraan belanja modal dan kebutuhan modal kerja. Upaya yang
     dilakukan Perseroan untuk mengatasi risiko pendanaan adalah dengan melakukan pembatasan – pembatasan seperti:
     - Membatasi kemampuannya membayarkan dividen atau mewajibkannya untuk meminta persetujuan atas pembayaran
         dividen;
     - Meningkatkan kerentanannya terhadap kondisi ekonomi dan industri yang secara umum merugikan;
     - Membatasi kemampuannya menjalankan rencana pertumbuhannya;
     - Mewajibkannya untuk menyisihkan sebagian besar dari arus kasnya dari kegiatan operasional untuk pembayaran
         hutangnya, dan dengan demikian mengurangi ketersediaan arus kasnya untuk mendanai belanja modal, kewajiban
         modal kerja dan tujuan perusahaan umum lainnya; dan
     - Membatasi fleksibilitasnya dalam merencanakan, atau menanggapi terhadap perubahan usaha dan industrinya.

     Apabila Perseroan tidak mampu untuk memperoleh pendanaan dengan persyaratan yang menguntungkan bagi Perseroan
     maka hal tersebut dapat berdampak material terhadap kegiatan usaha Perseroan, kondisi keuangan, profitabilitas, hasil
     operasional dan kemampuannya untuk melaksanakan strategi pertumbuhannya.

i.   Risiko Ketepatan Waktu Penyelesaian Pekerjaan
     Sebagian besar kegiatan produksi Perseroan berasal dari pesanan para pelanggan seperti distributor dan/atau toko emas.
     Sehingga, ketepatan waktu pengantaran pesanan kepada para pelanggan menjadi salah satu faktor penting kepercayaan
     dalam memperoleh pesanan berulang di waktu berikutnya. Ketidaktepatan waktu pengantaran pesanan dapat berdampak
     pada penurunan kepercayaan pelanggan dan berpengaruh pada penurunan pendapatan Perseroan. Untuk itu, Perseroan
     mengerahkan sumber daya berupa manusia, alat dan keuangan serta menciptakan metode kerja yang bisa mempercepat
     proses produksi. Perseroan berupaya untuk menjaga ketepatan waktu penyelesaian pesanan para pelanggan.

j.   Risiko Perubahan Teknologi
     Perubahan teknologi terkait proses produksi, desain dan penjualan dapat mempengaruhi daya saing perusahaan yang
     dapat berdampak pada kinerja Perseroan. Efisiensi produksi, kecepatan lahirnya desain baru serta perkembangan informasi
     teknologi menjadi beberapa faktor utama yang dapat meningkatkan daya saing Perseroan di industrinya. Untuk menjadi
     perusahaan yang berdaya saing tinggi, Perseroan berusaha untuk mengadopsi dan mengimplementasi teknologi terbaru
     baik untuk kegiatan produksi, distribusi dan/ataupun desain. Hal ini sudah mulai diterapkan oleh Perseroan dengan
     mengembangkan platform e-commerce untuk para wholesaler dan ritel agar desain produk terbaru dari Perseroan
     langsung dapat diketahui oleh para pelanggan tanpa harus melalui pengantaran desain produk yang memakan waktu.

k.   Risiko Tuntutan atau Gugatan Hukum
     Adanya tuntutan atau gugatan hukum dari pihak ketiga dapat menyebabkan gangguan pada kegiatan operasional
     Perseroan serta menimbulkan denda atau hukuman bagi Perseroan yang akan berdampak negatif pada hasil usaha dan
     kondisi keuangan Perseroan. Sebagai perusahaan yang bergerak pada bisnis yang berlandaskan pada kepercayaan dengan
     para pemasok dan pelanggan, Perseroan berusaha untuk selalu membina hubungan baik dan menjaga kepercayaan para
     pihak. Sehingga risiko tuntutan atau gugatan hukum ke depannya dapat diminimalkan bahkan ditiadakan.

l.   Risiko Fluktuasi Kurs Mata Uang Asing atau Suku Bunga Acuan Pinjaman dan pengaruhnya terhadap Hasil Usaha
     Perseroan
     Nilai tukar mata uang asing merupakan nilai tukar mata uang antara dua negara berbeda yang dapat mempengaruhi
     pembayaran di saat ini ataupun di saat mendatang. Fluktuasi kurs valuta asing memiliki pengaruh langsung terhadap
     kondisi ekonomi makro ataupun mikro suatu negara dan juga menciptakan ketidakpastian yang dapat membuat proyeksi
     usaha Perseroan ke depannya tidak menentu.

     Ketidakstabilan nilai tukar mata uang asing terhadap mata uang Rupiah atau suku bunga acuan pinjaman dapat
     memberikan dampak ketidakpastian terhadap biaya produksi dan dalam penetapan harga jual produk. Hal ini disebabkan
     karena adanya bahan baku produksi yang diimpor atau bahan baku produksi yang dibeli di pasar lokal tetapi mengikuti
     harga pasar internasional atau tambahan biaya bunga pinjaman. Sehingga, jika terjadi perubahan nilai tukar mata uang
     asing atau suku bunga acuan pinjaman yang cukup signifikan, hal ini dapat mempengaruhi biaya produksi Perseroan.

     Sebagian dari pendapatan dan posisi kas Perusahaan dan Perusahaa anak adalah dalam Dolar Amerika Serikat karena
     harga komoditas global ditentukan dalam mata uang tersebut. Sebagai dampaknya, Perseroan dan Perusahaan Anak
     terpapar pada fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

     Pada tanggal 31 Mei 2024, jika nilai tukar Rupiah menguat atau melemah sebesar 5% terhadap mata uang Dolar Amerika
     Serikat (dengan semua variabel lainnya dianggap tidak berubah), maka laba sebelum pajak penghasilan Perusahaan dan
                                                                                                                         29
Page 30
      Perusahaan Anak akan meningkat atau menurun sekitar Rp5.040.704, terutama disebabkan oleh keuntungan atau kerugian
      selisih kurs atas penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.

PEMBATASAN KEMAMPUAN PERUSAHAAN ANAK UNTUK MENGALIHKAN DANA KEPADA PERSEROAN

Pada tanggal Informasi Tambahan ini diterbitkan, tidak terdapat pembatasan terhadap kemampuan Perusahaan Anak untuk
mengalihkan dana kepada Perseroan.

KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL DAN JARANG TERJADI

Pada tanggal Informasi Tambahan ini diterbitkan, tidak terdapat kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi atau
perubahan penting dalam ekonomi yang mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas Perseroan.

PENINGKATAN MATERIAL DARI PENJUALAN ATAU PENDAPATAN BERSIH

Pendapatan segmen usaha toko untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar
Rp3.184.905.147.270 dimana terjadi peningkatan sebesar 124% atau setara dengan Rp1.766.080.319.529 dibandingkan dengan
periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 sebesar Rp1.418.824.827.741. Hal tersebut terutama disebabkan oleh
peningkatan permintaan produk perhiasan emas dan emas batangan.

KOMPONEN PENTING ADA PENDAPATAN ATAU BEBAN LAINNYA

Tidak terdapat hal yang material pada pendapatan atau beban lainnya yang menjadi komponen penting dalam rangka
mengetahui hasil usaha Perseroan.

DAMPAK PERUBAHAN HARGA TERHADAP PENJUALAN DAN PENDAPATAN BERSIH PERSEROAN

Selama tahun 2022 hingga September 2024, terdapat peningkatan harga rata-rata emas baik di luar negeri maupun di dalam
negeri dengan rata-rata peningkatan sebesar 3,96% per gram pada tahun 2022, sebesar 12,12% per gram pada tahun 2023, dan
sebesar 25,42% per gram pada September 2024. Dengan peningkatan harga emas tersebut memberikan dampak langsung
terhadap peningkatan penjualan Perseroan hingga September 2024.

KEBIJAKAN PEMERINTAH

Perseroan saat ini beroperasi sepenuhnya di Indonesia sehingga tunduk pada Undang-Undang Republik Indonesia. Kebijakan
Pemerintah yang mendukung ataupun tidak mendukung industri bidang usaha Perseroan akan memiliki dampak yang positif
maupun negatif.

JUMLAH PINJAMAN YANG MASIH TERUTANG

Berdasarkan Laporan Keuangan per tanggal 30 September 2024, Perseroan memiliki pinjaman yang masih terutang sebesar
Rp3.081.845.565.416,-. Adapun detil pinjaman Perseroan yang masih terutang sebagai berikut:

                                                                                                                   dalam Rupiah
               Keterangan                                                  30 September 2024
 Utang Bank Jangka Pendek                                                                                   2.482.267.744.823
 Utang Obligasi                                                                                               599.577.820.593
 Jumlah pinjaman yang             masih                                                                    3.081.845.565.416
 terutang


      KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, ENTITAS ANAK, KEGIATAN USAHA DAN PROSPEK USAHA

Riwayat Perseroan

Perseroan didirikan dengan nama PT Hartadinata Abadi, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara
Republik Indonesia, berkedudukan di Kabupaten Bandung. Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Nomor 11
tanggal 29 Maret 2004, yang dibuat di hadapan Mayasari Soegiharto, S.H., Notaris di Kabupaten Bandung, yang telah: (i)
memperoleh status badan hukum dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata
dalam Surat Keputusannya tertanggal 15 Juli 2004 Nomor C-17631 HT.01.01TH.2004; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan di
Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Nomor: 392/BH.10.24/IV/2005 tanggal 20 April 2005; dan (iii)
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 47 Tambahan No. 6135 tanggal 14 Juni 2005 (“Akta Pendirian”).

Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan Akta Pendirian adalah sebagai berikut:
1. Maksud dan tujuan Perseroan ialah dalam bidang:
      a. Pembangunan
      b. Perdagangan
      c. Perindustrian
      d. Percetakan
      e. Jasa


                                                                                                                             30
Page 31
2.    Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
       a. Pembangunan
          - Menjalankan usaha-usaha di bidang pembangunan
          - Bertindak sebagai pengembang, yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan konstruksi serta fasilitas-
               fasilitasnya termasuk perencanaan pembangunan, mengerjakan pembebasan, pembukaan, pengurungan,
               pemerataan.
          - Pemborongan pada umumnya (General Contractor)
          - Pembangunan konstruksi gedung, jembatan, jalan, bandara, dermaga
          - Pemasangan instalasai-instalasi
          - Pengembangan wilayah pemukiman
       b. Perdagangan:
          - Menialankan usaha usaha di bidang perdagangan;
          - Ekspor dan Impor.
          - Perdagangan besar lokal, yaitu perdagangan besar dalam negera antar-pulau/daerah serta lokal dan interinsulair
               kecuali perdagangan mobil dan sepeda motor selain ekspor dan impor.
          - Grossier, Supplier, Leveransier dan Commision House;
          - Distributor, Agent dan sebagai perwakilan dari badan-badan perusahaan (lain, baik dari dalam maupun luar negeri.
          - Perdagangan yang berhubungan dengan usaha Real Estale dan Property, vaitu penjualan dan pembelian bangunan-
               bangunan rumah, gedung perkantoran, gedung perukoan, unit- unit ruangan-apartemen, ruangan kondominium,
               rangan kantor, ruangan pertokoan.
          - Export - Import dan perdagangan bahan bangunan dan material.
          - Export - Import dan perdagangan perhiasan dan aksesoris kecantikan.
          - Export - Import dan perdagangan pakaian jadi (Garment).
          - Export - Import dan perdagangan tekstil.
       c. Perindustrian:
          - Industri material bangunan.
          - Industri belon siap pakai.
          - Industri perhiasan dan aksesoris kecantikan.
          - Industri tekstil.
          - Industri garment dan pakaian jadi.
          - Industri pengolahan barang-barang dari kertas dan karton.
       d. Percetakan:
          - Memperdayakan hasil hasil dari penerbitan.
          - Penjilidan.
          - Penerbitan buku-buku.
          - Desain dan cetak grafis.
          - Offset.
          - sablon.
          - Pencetakan Majalah-majalah dan Tabloit (Media - Massa).
       e. Jasa:
          - Monialankan usaha-usaha di bidang jasa, yang meliputi jasa, kecuali dalam bidang hukum dan pajak.
          - Jasa Agen Properti, yaitu memberikan jasa informasi dan penjualan.
          - di bidang properti serta kegiatan usaha terkait.
          - Jasa pengelolaan dan penyewaan gedung perkantoran, taman, hiburan/rekreasi dan kawasan berikal, pengelolaan
               parkir dan keamanan (Satpam) serta bidang terkait.
          - Konsultasi bidang perencanaan dan pembangunan
          - Konsultasi bidang konstruksi/sipil.
          - Konsultasi bidang Arsitek, Design dan Interior.
          - Jasa periklanan dan reklame serta promosi dan pemasaran.
          - Jasa Sablon, Spanduk dan Reklame.
          - Jasa kebersihan.
Kegiatan usaha Perseroan yang riil dan saat ini benar-benar dijalankan adalah bergerak di bidang produksi, perdagangan dan
distributor beragam varian perhiasan emas dan emas batangan.

Struktur Permodalan saat Pendirian Perseroan berdasarkan Akta Pendirian, adalah sebagai berikut:

                                                                     Nilai Nominal Rp500.000,- per saham
                         Keterangan                                                                                            (%)
                                                            Jumlah Saham              Jumlah Nilai Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                                            2.000                           1.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 Ferriyadi Hartadinata                                                    450                              225.500.000               90
 Hartadinata                                                               50                               25.000.000               10
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor                                     500                             250.000.000            100
 Saham Dalam Portepel                                                   1.500                             750.000.000




                                                                                                                         31
Page 32
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan. Terhitung sejak tanggal Akta Pendirian, yang mana
perubahan anggaran dasar Perseroan terakhir berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan
Nomor 23 tanggal 31 Mei 2023 dibuat di hadapan Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.H., Notaris di Kota Bandung, yang telah: (i)
memperoleh persetujuan dari Menkumham sebagaimana dinyatakan dalam Surat Keputusan Nomor AHU-
0034005.AH.01.02.Tahun 2023 tertanggal 16 Juni 2023; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan Nomor AHU-
0112788.AH.01.11.TAHUN 2023 tertanggal 16 Juni 2023; dan (iv) diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 50
dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor 18026 yang diterbitkan tanggal 23 Juni 2023 (“Akta No. 23/2023”).

Sejak Akta Pendirian sampai dengan saat ini, tidak terdapat perubahan pada kegiatan usaha riil Perseroan. Namun demikian,
terdapat penyesuaian pada kegiatan usaha Perseroan untuk mengklasifikasikan kegiatan usaha mengikuti ketentuan KBLI, dengan
penyesuaian terakhir yang berlaku hingga saat ini adalah sebagaimana termaktub dalam Anggaran Dasar Perseroan berdasarkan
Akta No. 23/2023, dimana kegiatan usaha Perseroan telah disesuaikan dengan klasifikasi kategori dan subgolongan Peraturan
Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 19
Tahun 2017 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (“KBLI”). Kegiatan usaha utama Perseroan berdasarkan Anggaran
Dasar Perseroan dan/atau KBLI adalah berusaha dalam bidang:
1. Industri Pembuatan Logam Dasar Mulia;
2. Jasa Industri untuk Berbagai Pengerjaan Khusus Logam dan Barang Dari Logam;
3. Industri Permata;
4. Industri Barang Perhiasan dari Logam Mulia untuk Keperluan Pribadi;
5. Industri Perhiasan Imitasi dan Barang Sejenis;
6. Perdagangan Besar Logam dan Bijih Logam;
7. Perdagangan Eceran Bukan Mobil dan Motor;
8. Perdagangan Eceran Barang Perhiasan;
9. Perdagangan Eceran Melalui Media Untuk Berbagai Macam Barang Lainnya;
10. Aktivitas Pengembangan Aplikasi Perdagangan Melalui Internet (E-Commerce); dan
11. Portal Web dan/atau Platform Digital Dengan Tujuan Komersial.

Pada tanggal 5 Maret 2025, susunan pemegang saham berdasarkan Surat No: 51/SG-CA/LB-HRTA/III/2025 tentang Laporan
Bulanan Perseroan yang berakhir pada tanggal 28 Februari2025 yang dicatat oleh Biro Administrasi Efek PT Sinartama Gunita
adalah sebagai berikut:

                                                          Nilai Nominal Rp100,- per saham
                 Keterangan                                                                                      (%)
                                                   Jumlah Saham         Jumlah Nilai Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                         14.000.000.000               1.400.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 PT Terang Anugrah Abadi                               3.269.608.000                    326.960.800.000            70,9972
 Kepemilikan Masyarakat di bawah 5%                    1.312.362.200                    131.236.220.000              28,49
 Fendy Wijaya                                             17.567.800                      1.756.780.000                0,37
 Sandra Sunanto                                            3.176.900                        317.690.000                0,06
 Ong Deny                                                  2.200.000                        220.000.000                0,04
 Cuncun Muliawan                                           2.157.500                        215.750.000                0,04
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor                 4.605.262.400                    460.526.240.000                 100
 Saham Dalam Portepel                                 9.394.737.600                    939.473.760.000

Perkembangan Kepemilikan Saham Perseroan

Sampai dengan Informasi Tambahan ini diterbitkan, tidak terdapat perubahan terhadap struktur permodalan dan susunan
pemegang saham Perseroan dalam periode 2 tahun terakhir adalah sebagaimana yang termaktub dalam Akta Berita Acara Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 16 tanggal 22 Juni 2022 yang dibuat dihadapan Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.H.,
Notaris di Kota Bandung, yang telah: (i) memperoleh persetujuan dari Menkumham sebagaimana dinyatakan dalam Surat
Keputusan Nomor AHU-0046988.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 22 Juni 2022; (ii) diberitahukan, diterima dan dicatat dalam
database Sistem Administrasi Badan Hukum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham sebagaimana
dinyatakan dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan AHU-AH.01.09-0030570 tanggal 7 Juli 2022 (iii)
didaftarkan dalam Daftar Perseroan Nomor AHU-0129957.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 7 Juli 2022 dengan susunan pemegang
saham adalah sebagaimana berdasarkan Surat No: No: 51/SG-CA/LB-HRTA/III/2025 tentang Laporan Bulanan Perseroan yang
berakhir pada tanggal 28 Februari 2025 yang diterbitkan oleh PT Sinartama Gunita selaku Biro Administrasi Efek pada tanggal 5
Maret 2025.




                                                                                                                         32
Page 33
                                                          Nilai Nominal Rp100,- per saham
                 Keterangan                                                                                       (%)
                                                   Jumlah Saham         Jumlah Nilai Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                         14.000.000.000               1.400.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 PT Terang Anugrah Abadi                               3.269.608.000                     326.960.800.000            70,9972
 Kepemilikan Masyarakat di bawah 5%                    1.312.362.200                     131.236.220.000              28,49
 Fendy Wijaya                                             17.567.800                       1.756.780.000                0,37
 Sandra Sunanto                                            3.176.900                         317.690.000                0,06
 Ong Deny                                                  2.200.000                         220.000.000                0,04
 Cuncun Muliawan                                           2.157.500                         215.750.000                0,04
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor                 4.605.262.400                     460.526.240.000                 100
 Saham Dalam Portepel                                 9.394.737.600                     939.473.760.000

Diagram Kepemilikan Perseroan dan Kelompok Usaha Perseroan




Sumber : Perseroan

Catatan:
                     : Kepemilikan langsung

Pada saat Informasi Tambahan ini diterbitkan, Perseroan telah melakukan pemenuhan atas Peraturan Presiden No. 13 tahun 2018
tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat Dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak
Pidana Pencucian Uang Dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (“Perpres No. 13/2018”) sebagaimana termaktub dalam Surat
Pernyataan Direksi Terkait Pemilik Manfaat nomor S-07/DIR-CORSEC/HA-OJK/I/2023 tertanggal 26 Januari 2023, yang telah
disampaikan kepada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia kembali melalui
sistem online berdasarkan dokumen Informasi Penyampaian Data tanggal 25 April 2024, pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial
owner) dari Perseroan berdasarkan Pasal 4 ayat (1) huruf f Perpres No. 13/2018 adalah Ferriyady Hartadinata.

Orang perseorangan yang menjadi pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) Perseroan sebagaimana termaktub dalam
Surat Pernyataan Direksi Terkait Pemilik Manfaat tanggal Surat Pernyataan Direksi Terkait Pemilik Manfaat nomor S-07/DIR-
CORSEC/HA-OJK/I/2023 tertanggal 26 Januari 2023 tersebut yaitu Ferriyady Hartadinata selaku Komisaris Utama yang hanya
semata-mata digunakan untuk keperluan pengisian informasi/data kepada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui sistem online.




                                                                                                                          33
Page 34
Pengurus Dan Pengawasan

Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang saat ini menjabat adalah sebagaimana termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan Nomor 04 tanggal 24 April 2024, yang dibuat di hadapan Dr.
Anna Yulianti, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Bandung, yang telah: (i) diberitahukan, diterima dan dicatat dalam database
Sistem Administrasi Badan Hukum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham sebagaimana dinyatakan
dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan Nomor AHU-AH.01.09-0203192 tanggal 16 Mei 2024 dan (ii)
didaftarkan dalam Daftar Perseroan nomor AHU-0094926.AH.01.11 tanggal 16 Mei 2024 (“Akta No. 04/2024”).

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                                                         :         Ferriyady Hartadinata
Komisaris                                                               :         Fendy Wijaya
Komisaris Independen                                                    :         Drs. Suprihadi Usman
Direksi
Direktur Utama                                                          :         Sandra Sunanto
Direktur Keuangan dan Independen                                        :         Ong Deny
Direktur Produksi                                                       :         Cuncun Muliawan
Direktur Bisnis dan Operasional                                         :         Yudho Jatmiko

Kegiatan Usaha Perseroan

Umum
Perseroan bergerak pada bidang produksi, perdagangan dan distributor beragam varian perhiasan emas dan emas batangan di
Indonesia yang berdiri pada tahun 2004 dan berdomisili di Kabupaten Bandung, namun usaha Perseroan ini sudah dirintis
semenjak tahun 1989 dimulai dengan usaha penjualan perhiasan emas, dan telah memulai produksi perhiasan emas di tahun
1995. Berdasarkan data dari World Gold Council per September 2024, permintaan perhiasan emas dan emas batangan di
Indonesia mencapai 33,5 (tiga puluh tiga koma lima) ton (sumber: World Gold Council), jika dibandingkan dengan data penjualan
Perseroan pada September 2024 yang mencapai 9,86 (sembilan koma delapan enam) ton, maka Perseroan memiliki pangsa pasar
29,42% (dua puluh sembilan koma empat puluh dua persen) di Indonesia pada September 2024. Sebagai salah satu pemain utama
dalam industri perhiasan emas Indonesia, Perseroan memiliki keunggulan berupa bisnis yang terintegrasi dari midstream hingga
downstream melalui pabrik manufaktur perhiasan emas dan emas batangan hingga saluran distribusi gerai ritel dan online. Hal
tersebut memberikan jaminan pasar bagi Perseroan dalam menyalurkan produk-produk perhiasannya.

Perseroan memiliki visi untuk menjadi yang terdepan dalam hal kualitas dan desain serta pelayanan yang mengutamakan
kesempurnaan bagi kebaikan. Misi-misi Perseroan yaitu menjadi perusahaan perhiasan emas terdepan di Indonesia yang
menawarkan produk perhiasan berkualitas dengan pelayanan optimal bagi kepuasan para pelanggannya dan memberikan
kontribusi bagi masyarakat melalui profesionalisme dan kepedulian terhadap lingkungan.

Perseroan memiliki 4 (empat) pabrik yang memproduksi beragam produk perhiasan emas seperti kalung, cincin, liontin, anting,
gelang dengan berbagai kadar dan emas batangan. Kapasitas produksi maksimum adalah sebesar 30 (tiga puluh) ton perhiasan
per tahun. Perseroan juga memiliki 1 (satu) pabrik pemurnian emas yang didirikan pada tahun 2022 dengan kapasitas mencapai
9 (sembilan) ton per tahun. Hingga September 2024, tingkat utilitas produksi Perseroan mencapai mencapai 45,59% (empat puluh
lima koma lima puluh sembilan persen) dari total kapasitas produksi sebesar 42 (empat puluh dua) ton, dimana volume produksi
Perseroan mencapai 14,36 (empat belas koma tiga puluh enam) ton.

Perseroan menyalurkan produk-produknya ke berbagai distributor, wholesaler dan ritel (toko emas) di berbagai wilayah di
Indonesia. Sejak berdiri hingga sekarang, Perseroan telah menjalin relasi dengan lebih dari 80 (delapan puluh) grosir dan 900
(sembilan ratus) toko emas di seluruh Indonesia. Perseroan juga memiliki saluran distribusi internal yaitu 85 (delapan puluh lima)
toko perhiasan emas ritel Hartadinata Abadi Store yang tersebar di seluruh Indonesia.

Produksi aktual dan penjualan ditargetkan dapat meningkat signifikan seiring dengan masuknya dana Obligasi yang
dipergunakan untuk modal kerja Perseroan. Keberhasilan Perseroan dalam perjalanannya tidak lepas dari peran manajemen dan
karyawan Perseroan yang berpengalaman yang memiliki komitmen untuk bersikap profesional, terpercaya dan memberikan
pelayanan yang berkualitas. Karyawan Perseroan dalam menjalankan etos kerja tinggi berpegang pada nilai nilai inti Perseroan
yaitu profesionalisme manajemen, inovasi yang diwujudkan dalam seluruh kegiatan operasional dan manajemen Perseroan,
kepedulian terhadap lingkungan dan kebersamaan.

Sumber:
https://www.gold.org/




                                                                                                                              34
Page 35
Manufaktur dan Pemurnian

Pengadaan Bahan Baku

Adapun dalam hal cara memperoleh pasokan bahan baku berasal dari 3 (tiga) sumber utama yaitu:
1. Grosir atau rekanan toko dimana Perseroan membeli bahan baku emas berbentuk scrap dan juga emas batangan;

2.        Tambang emas lokal berizin dalam bentuk bullion dan granule kadar 99,99% (sembilan puluh sembilan koma sembilan
          sembilan persen) yang telah dimurnikan melalui PT Emas Murni Abadi.

          Pembelian bahan baku dari tambang berizin diawali dengan KYC yang dilakukan internal dimana pihak tambang harus
          memberikan dokumen utama yaitu izin tambang yang terdaftar di Minerba One Data Indonesia (MODI), Direktorat Jenderal
          Mineral dan Batubara (Minerba) dan RKAB tahun berjalan yang telah disetujui oleh Minerba. Untuk produk emas batangan
          bersertifikasi LBMA, kami dapatkan dari tambang berizin yang melakukan pemurnian di fasilitas refinery PT Antam Tbk
          (ANTM).

3.        Impor bahan baku dalam bentuk cast bar dengan kadar 99,99% (sembilan puluh sembilan koma sembilan sembilan persen)
          bersertifikasi LBMA.

Proses Produksi
Perseroan menjalankan kegiatan bisnis memproduksi beragam varian perhiasan emas terdiri dari cincin, gelang, giwang, anting
dan kalung yang dipadupadankan dengan batu mulia dan/atau berlian.

Perseroan melakukan pembelian bahan baku dari para pemasok dan juga berasal dari perhiasan rusak (scrap) yang dibayarkan
para pelanggan pada Perseroan. Bahan baku tersebut kemudian dipasok ke 4 (empat) pabrik milik Perseroan dan menghasilkan
berbagai lini produk perhiasan seperti gelang, kalung, cincin, liontin dan giwang dengan berbagai kadar. Produk perhiasan
kemudian didistribusikan kepada pelanggan wholesaler, ritel, dan end user melalui gerai Perseroan




     No           Aktivitas                                                     Keterangan
      1     R&D Design                 Tim R&D melakukaan riset pasar dan membuat model perhiasan yang sesuai dengan tren
                                       dan permintaan
     2      Design Approval            Beberapa model dipilih untuk diproduksi
     3      Molding                    Setelah design di setujui, dibuatkanlah cetakan karet sesuai dengan design tersebut
     4      Waxing                     Dari cetakan karet, dibuat model lilin yang dibentuk menjadi pohon lilin yang dipersiapkan
                                       untuk produksi perhiasan emas massal
     5      Casting                    Cetakan lilin yang telah disiapkan dibalut dengan gypsum dan kemudian dipanaskan agar
                                       lilin meleleh sehingga menciptakan rongga dalam gypsum yang kemudian diisi oleh leburan
                                       emas.
     6      Finishing                  Perhiasan emas yang telah dicetak diperhalus oleh operator
     7      Locking Gems               Pemasangan batu zircon bisa dengan cara manual atau dengan stone casting pada tahap
                                       waxing
     8      Polishing                  Perhiasan emas hasil produksi lebih diperhalus lagi agar lebih berkilau
     9      Plating Picking & QC       Perhiasan emas hasil produksi di beri variasi dan pewarna emas (krum) sesuai dengan yang
                                       diinginkan (kuning, merah, putih) dan dilakukan pengecekan oleh tim QC
     10     End Products               Setelah mendapatkan hasil yang diinginkan perhiasan emas dikemas dan siap untuk di
                                       distribusikan
                                                                                                                              35
Page 36
*Administrasi: Setiap proses produksi dicatat dan dicek dengan teliti oleh bagian administrasi

Proses Produksi Emas Batangan
Perseroan memproduksi emas batangan dengan brand EMASKU dimana bahan baku berasal dari emas dari tambang berizin
yang telah dimurnikan. Produk emas batangan kemudian didistribusikan kepada pelanggan wholesaler, ritel, dan end user
melalui gerai Perseroan.




 No            Aktivitas                                                        Keterangan
  1     Raw Material Procurement    Pembelian bahan baku berasal dari 3 (tiga) sumber utama yaitu : 1) Grosir atau rekanan toko
                                    dimana Perseroan membeli bahan baku emas berbentuk scrap dan juga emas batangan; 2)
                                    Tambang emas lokal berizin berbentuk dore dengan kadar emas di bawah 20% (dua puluh
                                    persen) dan granule serta bullion dengan kadar 99,99% (sembilan puluh sembilan koma
                                    sembilan sembilan persen); 3) Impor bahan baku dalam bentuk cast bar dengan kadar 99,99%
                                    (sembilan puluh sembilan koma sembilan sembilan persen) bersertifikasi LBMA.
  2   Melting                       Peleburan bahan baku untuk dibentuk
  3   Rolling                       Emas dibentuk dan digiling sesuai dengan ukuran yang diinginkan
  4   Weight Adjusting              Emas ditimbang dan disesuaikan untuk mendapatkan berat yang sesuai dan akurat
  5   Profiling                     Emas dicetak dan diberikan nomor seri sesuai dengan ukuran dan berat
  6   Packaging                     Emas yang telah selesai di cetak diberi kemasan yang sudah disiapkan
  7   Activation                    Admin mencetak label, aktivasi qr code yang ada pada kemasan emas batangan dan wrapping
  8   Stored to Headquarter         Produk dikirim ke pusat untuk distribusi
*Administrasi: Setiap proses produksi di x-ray, ditimbang, dicatat, dan di cek dengan teliti oleh bagian administrasi

Proses Pemurnian Emas
Perseroan juga memiliki jasa pemurnian emas dari tambang yang berizin, dimana tambang akan mengirimkan dore atau emas
dengan kadar dibawah 20% (dua puluh persen) untuk dimurnikan. Hasil emas yang sudah dimurnikan oleh pabrik pemurnian
perseroan dapat berbentuk granule maupun batangan, sebagian dibeli oleh perseroan dari tambang untuk bahan baku
perhiasan maupun emas batangan.




                                                                                                                      36
Page 37
 No                 Aktivitas                                                     Keterangan
  1      Raw Material Procurement          Bahan baku yang digunakan ialah dore /cukim
  2      Smelting                          Proses peleburan bahan baku
  3      Gold Content Analysis             Pengecekan kadar bahan baku dengan menggunakan metode analisis fire assay (FA)
  4      Refining                          Pemurnian dilakukan dengan metode aqua regia dan metode elektrolisis
  5      Profiling                         Emas melalui proses percetakan, profiling, dan numbering untuk produk gold bar.
  6      Quality Control                   Dilakukan analisis kadar 99,99% dengan metode AAS (Atomic Absorption
                                           Spectrophotometry) dan pengecekan fisik produk
  7      Packaging & Certification         Pengemasan produk gold bar 99,99% serta pemberian sertifikat dan hologram oleh assayer
                                           EAI.

Fasilitas Produksi :




Pabrik

Perseroan memiliki 4 (empat) pabrik yang memproduksi beragam produk perhiasan emas seperti kalung, cincin, liontin, anting
dan gelang dengan berbagai kadar. Kapasitas produksi maksimum adalah sebesar 30 (tiga puluh) ton perhiasan per tahun.
Perseroan juga memiliki 1 (satu) pabrik pemurnian emas yang didirikan pada tahun 2022 dengan kapasitas mencapai 9 (sembilan)
ton per tahun. Pada saat Informasi Tambahan ini diterbitkan, produksi aktual Perseroan belum mencapai kapasitas produksi
maksimum tersebut.

Mesin

Untuk menunjang kegiatan manufaktur perhiasan emas, emas batangan dan pemurnian emas, Perseroan memiliki sejumlah mesin
seperti mesin casting, mesin hammering, mesin kalung, mesin patri, mesin electroplating, mesin desain, mesin poles, mesin
waxing, konverter, mesin kilobar, tungku induksi, oven, Mesin roll, Mesin Hidrolik, Mesin Vibrator, Mesin Ultrasonic, Mesin Hyt
Steamer, Mesin Heat Shrink packaging dan lain - lain.

Keterangan tentang Produk Perseroan

Produk yang ditawarkan oleh Perseroan merupakan lini produk perhiasan emas yang meliputi kadar 30% (tiga puluh persen),
37,5% (tiga puluh tujuh koma lima persen), 70% (tujuh puluh persen) dan 75% (tujuh puluh lima persen) serta logam mulia. Variasi
dalam setiap lini produk perhiasan emas dipadukan dengan logam mulia, batu mulia, dan/atau berlian yang terdiri dari kalung,
cincin, gelang, giwang, liontin dan produk yang dapat dirancang sendiri (kustomisasi). Produk-produk perhiasan milik Perseroan
berciri khusus dengan adanya cap logo mahkota yang menandakan produk milik Perseroan. Perseroan menghasilkan produk
perhiasan yang tidak hanya sesuai dengan selera pasar, tetapi juga dengan daya beli konsumen.

Produk Perseroan yang ditawarkan ke pasar tidak hanya produk perhiasan emas dengan kadar tua, tetapi juga produk perhiasan
emas dengan kadar muda. Produk Perhiasan yang dijual oleh Perseroan menggunakan kode 6k, 8k, 16k, dan 17k. Kode 8k artinya
30% (tiga puluh persen) emas murni, dalam produksinya emas terdiri dari 30% (tiga puluh persen) emas murni dan 70% (tujuh
puluh persen) logam lainnya. Sedangkan, harga jualnya dapat berbeda-beda misalnya emas 300 (tiga ratus) dijual dengan harga
34% (tiga puluh empat persen), tambahan 4% (empat persen) merupakan keuntungan bagi Perseroan. Pembayaran dari para
pelanggan (wholesaler dan ritel) atas produk Perseroan mengacu pada harga pasar emas saat pembayaran dilakukan.




                                                                                                                            37
Page 38
Perseroan menjalankan usaha di bidang industri perhiasan,aksesoris, dan logam mulia. Selain itu, Perseroan juga menjalankan
usaha-usaha di bidang perdagangan serta menyediakan jasa ditawarkan: konsultasi di bidang desain perhiasan dan aksesoris,
serta kegiatan usaha terkait. Berikut beberapa brand produk yang ditawarkan perusahaan di market :




●   Perhiasan emas Ardore® merupakan produk rebranding perhiasan emas milik Perseroan sebelumnya. Selama lebih dari 20
    (dua puluh) tahun bertumbuh, membawa banyak inovasi terhadap perseroan untuk selalu bertumbuh menjadi pilihan
    masyarakat Indonesia. Ardore® didirikan sebagai brand perhiasan yang diharapkan dapat mengapresiasi semua keindahan
    yang ada melalui desainnya yang modern, sehingga saat ini koleksi perhiasan Ardore® memiliki rangkaian produk yang luas
    ditujukan baik untuk anak kecil, anak muda, orang tua, dan juga pria. Variasi produk terdiri dari tipe produk seperti kalung,
    gelang, liontin, cincin, wedding ring, anting, dan aksesoris lainnya untuk menunjang penampilan sehari-hari dan momen
    lainnya. Produk Ardore® menawarkan perhiasan dari berbagai macam kadar meliputi kadar 6k, 8k, 16k, dan 17k. Produk
    Ardore® memiliki ciri cap logo Mahkota dan juga huruf “A” yang identik dengan logo Ardore®.




●   Emas batangan Emasku® merupakan brand emas batangan terbaru dari perseroan yang memiliki varian gramasi lebih
    besar, yaitu 125 gr, 150 gr, 175 gr, 250 gr, 500 gr, dan 1kg dengan kualitas bahan yang terjamin dan proses pembuatan yang
    terbaik di kelasnya. Produk Emasku dihasilkan melalui proses produksi sesuai dengan Internasional Standar Organisation (ISO)
    :

    ○ ISO 90001 (Sistem Management MUTU)
    ○ ISO 14001 (Sistem Management Lingkungan)
    ○ ISO 45001 (Sistem Management Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3)

    Selain itu, produk EMASKU telah melalui pengujian kemurnian kadar dengan akurasi yang tinggi melalui pengujian metode
    Inductively Coupled Plasma sesuai dengan standar SNI 8880:2020 sehingga menghasilkan jaminan kemurnian Produk Emas
    Murni EMASKU yang di produksi yaitu 99,99% (sembilan puluh sembilan koma sembilan sembilan persen). Tidak hanya itu,
    Produk EMASKU gramasi 250 gram hingga 1 kg saat ini sudah dilengkapi dengan Bullionprotect® yang memiliki QR code
    dan dapat dipindai langsung di emas batangannya sehingga emas dapat dengan aman dipegang tanpa kemasan dan tidak
    mengurangi nilai buyback. Teknologi ini berasal dari SICPA Swiss dan merupakan pioneer di Indonesia. Produk EMASKU juga
    dilengkapi dengan sertifikat keaslian yang didapatkan saat membeli produk, dimana sertifikat menjelaskan berat, kadar
    kemurnian, nomor seri emas serta sertifikasi kualitas yang sudah didapatkan oleh EMASKU. Kini EMASKU hadir kemasan baru
    kapsul yaitu gramasi 125 gram,150 gram, dan juga 175 gram dengan harga yang kompetitif.




                                                                                                                             38
Page 39
Jasa Pegadaian (melalui Penyertaan Tidak Langsung pada Perusahaan Anak)
Perseroan melalui Perusahaan Anak PT Gemilang Hartadinata Abadi telah memiliki penyertaan tidak langsung pada 6 (enam)
entitas perusahaan gadai yaitu PT Gadai Cahaya Dana Abadi, PT Gadai Terang Abadi Mulia, PT Gadai Cahaya Abadi Mulia, PT
Gadai Cahaya Terang Abadi, PT Gadai Hartadinata Terang Sejati dan PT Gadai Jaya Raya Mulia sebagai penyedia jasa Pergadaian
yang mulai dirintis pada tahun 2018. Setelah diterbitkannya izin usaha jasa pergadaian pada tahun tersebut menandakan
dimulainya kegiatan operasional usaha gadai. Berdasarkan Peraturan OJK, setiap perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha
jasa pegadaian hanya bisa mendapatkan izin usaha gadai di tingkat kabupaten/kota atau provinsi dengan modal disetor minimal
sebesar Rp2,5 milyar,- per propinsi. Visi perusahaan gadai tersebut adalah menjalankan usaha gadai emas yang menjangkau
langsung masyarakat di berbagai daerah yang potensial sekaligus terintegrasi dengan jaringan toko emas milik Perseroan dan
bekerjasama dengan customer toko-toko emas yang membutuhkan layanan permodalan dengan jaminan emas. Sampai dengan
akhir tahun 2023, seluruh entitas perusahaan gadai tersebut di atas telah memiliki 91 (sembilan puluh satu) unit gadai di 6 (enam)
provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta.

Jasa Pergadaian Syariah (melalui Penyertaan Tidak Langsung pada Perusahaan Anak)
Perseroan melalui Perusahaan Anak PT Gemilang Hartadinata Abadi telah memiliki penyertaan tidak langsung pada 2 (dua) entitas
perusahaan gadai syariah yaitu PT Gadai Cahaya Dana Abadi dan PT Gadai Terang Abadi Mulia penyedia jasa Pergadaian Syariah
yang didirikan pada tahun 2018. Setelah diterbitkannya persetujuan untuk menyelenggarakan sebagian kegiatan usaha
pergadaian berdasarkan prinsip syariah pada tahun 2023 menandakan dimulainya kegiatan operasional usaha gadai syariah.
Berdasarkan Peraturan OJK, setiap perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha jasa pegadaian hanya bisa mendapatkan izin
usaha gadai di tingkat kabupaten/kota atau provinsi dengan modal disetor minimal sebesar Rp2,5 milyar,- per propinsi. Visi
perusahaan gadai tersebut adalah menjalankan usaha gadai emas dengan prinsip syariah yang menjangkau langsung masyarakat
di berbagai daerah yang potensial sekaligus terintegrasi dengan jaringan toko emas milik Perseroan dan bekerjasama dengan
customer toko-toko emas yang membutuhkan layanan permodalan berdasarkan prinsip syariah dengan jaminan emas. Sampai
dengan akhir tahun 2023, PT Gadai Cahaya Dana Abadi dan PT Gadai Terang Abadi Mulia telah memiliki 54 (lima puluh empat)
unit gadai di 2 (dua) provinsi yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur.
                                              PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

Berdasarkan persyaratan serta ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum dibawah ini, untuk dan atas nama Perseroan, menyetujui untuk
menawarkan kepada masyarakat dengan jumlah sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) dengan kesanggupan penuh
(full commitment) dan mengikatkan diri untuk membeli sisa Obligasi yang tidak habis terjual dengan harga penawaran pada
tanggal penutupan Masa Penawaran Umum sebesar bagian penjaminannya masing–masing.

Susunan dan jumlah porsi penjaminan serta persentase dari sindikasi Penjaminan Emisi dalam Penawaran Umum Obligasi ini
adalah sebagai berikut:
                                                                                                         (dalam Rupiah)
                                             Porsi Penjaminan
  Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi               3 Tahun                             Total                    %
                                                   7,60%
 PT Bahana Sekuritas                               100.000.000.000,00                 100.000.000.000,00       100,00
 TOTAL                                            100.000.000.000,00                 100.000.000.000,00        100,00

Selanjutnya Penjamin Emisi Obligasi dalam Penawaran Umum Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya sesuai
dengan Peraturan No. IX.A.7 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum, Lampiran Keputusan Ketua
Bapepam dan LK No. Kep–691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 (“Peraturan No. IX.A.7”). Manajer Penjatahan dalam Penawaran
Umum Obligasi ini adalah PT Bahana Sekuritas.

PT Bahana Sekuritas sebagai Penjamin Emisi Obligasi adalah bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan sesuai dengan
definisi Pihak Terafiliasi dalam UUP2SK.


                                   TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat tinggal serta
lembaga/Badan Usaha Indonesia atau asing di manapun mereka berkedudukan sepanjang tidak bertentangan dengan atau bukan
merupakan pelanggaran atas peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Warga Negara Asing dan/atau Badan Usaha
Asing tersebut.

1)   PEMESAN YANG BERHAK

Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat tinggal, serta badan
usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang berhak membeli Obligasi sesuai dengan
ketentuan–ketentuan yurisdiksi setempat.




                                                                                                                              39
Page 40
2)   PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Pemesanan Pembelian Obligasi harus diajukan dengan menggunakan FPPO yang dapat diperoleh dari Penjamin Emisi Efek, baik
dalam bentuk hardcopy maupun softcopy melalui email, sebagaimana tercantum dalam Bab XII Informasi Tambahan. Setelah FPPO
dilengkapi dan ditandatangani oleh pemesan, scan FPPO tersebut beserta scan bukti identitas wajib disampaikan kembali melalui
email dan FPPO asli dikirimkan melalui jasa kurir kepada Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum dalam Bab XII
Informasi Tambahan. Pemesanan yang telah dimasukkan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Penjamin Pelaksana Emisi Efek
berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan
ketentuan–ketentuan tersebut di atas.

3)   JUMLAH MINIMUM PEMESANAN

Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang–kurangnya satuan perdagangan yaitu Rp5.000.000,- (lima
juta Rupiah) atau kelipatannya.

4)   MASA PENAWARAN UMUM

Masa Penawaran Umum akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2025 sampai dengan 21 April 2025 yang akan dimulai pada
pukul 10.00 dan akan ditutup pada pukul 16.00 WIB.

5)   PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF

Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan kepada KSEI berdasarkan Perjanjian
Tentang Pendaftaran Obligasi di KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi ini berlaku ketentuan
sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk
    didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan diadministrasikan secara elektronik dalam
    Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat–
    lambatnya pada Tanggal Emisi;
b. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan
    Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi yang
    tercatat dalam Rekening Efek;
c. Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang selanjutnya akan
    dikonfirmasikan oleh KSEI kepada Pemegang Rekening;
d. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas pembayaran Bunga
    Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO (kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau
    Perusahaan Anak dan/atau Perusahaan Afiliasi), serta hak–hak lainnya yang melekat pada Obligasi;
e. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas
    nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi
    maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan Perjanjian
    Agen Pembayaran Obligasi. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi
    berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan. Pemegang Obligasi yang berhak atas
    Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang memiliki Obligasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran
    Bunga Obligasi;
f. Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
    Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO, dan wajib memperlihatkan KTUR yang diterbitkan
    KSEI kepada Wali Amanat;
g. Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak
    3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan
    dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat, transaksi Obligasi
    yang penyelesaiannya jatuh pada tanggal–tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah
    tanggal pelaksanaan RUPO;
h. Pihak–pihak yang hendak melakukan pemesanan pembelian Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan Efek atau
    Bank Kustodian yang telah menjadi Pemegang Rekening Efek di KSEI.

6)   TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi selama jam kerja
dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi yang ditunjuk, pada tempat dimana FPPO diperoleh, baik dalam bentuk
hardcopy maupun softcopy melalui email.

7)   BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN OBLIGASI

Penjamin Emisi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan kembali 1 (satu) tembusan dari
FPPO yang telah ditandatanganinya, baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy melalui email sebagai bukti tanda terima
pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan jaminan
dipenuhinya pesanan.




                                                                                                                           40
Page 41
8)   PENJATAHAN OBLIGASI

Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan maka penjatahan akan dilaksanakan
mengikuti Peraturan No. IX.A.7. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 22 April 2025.

Penjamin Emisi Obligasi wajib menyerahkan laporan hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah
Tanggal Penjatahan.

Manajer Penjatahan dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, dalam hal ini PT Bahana Sekuritas, akan menyampaikan laporan
hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman kepada Peraturan
Bapepam No. VIII.G.12 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham
Bonus dan Peraturan Bapepam No. IX.A.7 paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya masa Penawaran Umum.

9)   PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, pemesan harus segera melaksanakan pembayaran yang dapat
dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi tempat mengajukan pemesanan. Dana
tersebut harus sudah efektif pada rekening Penjamin Emisi Obligasi selambat–lambatnya 23 April 2025 pukul 10.00 WIB (in good
funds). Selanjutnya Penjamin Emisi Obligasi yang tidak bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi harus segera
melaksanakan pembayaran kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi selambat–lambatnya tanggal 23 April 2025 pukul 13.00
WIB (in good funds) ditujukan pada rekening di bawah ini:


                                                                               Bank: Bank CIMB Niaga
                                                                             Cabang: Graha CIMB Niaga
 PT Bahana Sekuritas
                                                                            No. Rekening: 800147577800
                                                                           Atas Nama: PT Bahana Sekuritas

Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika
persyaratan tidak dipenuhi.

Selanjutnya, setelah dana hasil Penawaran umum telah diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi wajib mentransfer dana hasil Penawaran Umum kepada Perseroan selambat-lambatnya tanggal 24 April 2025
pukul 14.00 WIB (in good funds) ditujukan ke rekening Perseroan di bawah ini:


                                                                           Bank: PT Mandiri (Persero) Tbk
                                                                             Cabang: Asia Afrika Selatan
 PT Hartadinata Abadi Tbk.
                                                                           No. Rekening: 1300004353507
                                                                        Atas Nama: PT Hartadinata Abadi Tbk

10) DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK

Segera setelah Perseroan menerima pembayaran, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi kepada KSEI pada
Tanggal Emisi dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi ke dalam Rekening Efek atau Sub Rekening Efek
yang berhak sesuai data dalam rekapitulasi instruksi distribusi Obligasi yang akan disampaikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi.

Dalam hal Perseroan terlambat menyerahkan Sertifikat Jumbo Obligasi dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan
Obligasi pada Rekening Efek, maka Perseroan wajib membayar Denda kepada Pemegang Obligasi yang dihitung secara harian
(berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan distribusi Obligasi yang seharusnya dikreditkan)
dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender atau 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari
Kalender kepada Pemegang Obligasi.

Penjamin Emisi Obligasi yang terlambat melakukan pembayaran atas bagian penjaminan yang diambil oleh Penjamin Emisi
Obligasi, tidak akan menerima alokasi Obligasi yang didistribusikan oleh KSEI sampai dengan dipenuhinya kewajiban Penjamin
Emisi Obligasi yang bersangkutan.




                                                                                                                            41
Page 42
11) PENUNDAAN ATAU PEMBATALAN PENAWARAN UMUM

Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya Masa Penawaran Umum, Perseroan
dapat menunda Masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran atau
membatalkan Penawaran Umum dengan mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor : IX.A.2, dengan
ketentuan:

a.   terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yang meliputi:
     i.   Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh persen) selama 3 (tiga) Hari Bursa berturut–
          turut;
     ii.  Bencana alam, perang, huru–hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan
          usaha Perseroan; dan/atau
     iii. Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang ditetapkan oleh OJK
          berdasarkan Formulir No. IX.A.2–11 lampiran 11; dan

b.   Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
     i.   Mengumumkan penundaan Masa Penawaran atau pembatalan Penawaran Umum dalam paling kurang satu surat
          kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja setelah
          penundaan atau pembatalan tersebut. Di samping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga
          mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya;
     ii.  Menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran atau pembatalan Penawaran Umum tersebut kepada Otoritas
          Jasa Keuangan pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin b.i;
     iii. Menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin b.i kepada Otoritas Jasa Keuangan paling
          lambat satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
     iv. Perseroan yang menunda Masa Penawaran atau membatalkan Penawaran Umum yang sedang dilakukan, dalam hal
          pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada pemesan paling
          lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut

Jika terjadi penundaan atau pembatalan Penawaran Umum, Dimana uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh
Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan, maka Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan yang telah menerima uang pemesanan wajib mengembalikan uang pemesanan kepada
pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja terhitung sejak pengumuman keputusan penundaan atau pembatalan Penawaran
Umum tersebut atau berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi. Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan
keterlambatan yaitu Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi atau Perseroan wajib membayar kepada
para pemesan denda untuk tiap hari keterlambatan sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah
dana yang terlambat dibayar. Denda tersebut di atas dihitung dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh)
Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Denda dikenakan sejak hari ke-3 (ke-tiga) setelah
berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi yang dihitung secara harian.

12) PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN OBLIGASI

Dengan memperhatikan ketentuan mengenai penjatahan, dalam hal pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau seluruhnya akibat
dari pelaksanaan penjatahan, atau dalam hal terjadi pembatalan atau penundaan Penawaran Umum, dan uang pembayaran
pemesanan Obligasi telah diterima oleh masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi dan
belum dibayarkan kepada Perseroan, maka masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi
bertanggung jawab untuk mengembalikan uang pemesanan kepada para pemesan Obligasi paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
sesudah Tanggal Penjatahan atau sejak keputusan pembatalan atau penundaan Penawaran Umum Obligasi. Pengembalian uang
kepada pemesan dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan atau melalui instrumen
pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada
kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi dimana pemesan memperoleh Informasi Tambahan dan
FPPO. Dalam hal pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal
Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak terpenuhi, penawaran atas Obligasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan
Obligasi wajib dikembalikan kepada para pemesan Obligasi oleh Perseroan melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak
batalnya Penawaran Umum Obligasi.

Setiap pihak yang lalai dalam melakukan pengembalian uang pemesanan kepada pemesan Obligasi, sehingga terjadi
keterlambatan dalam pengembalian uang pemesanan tersebut, wajib membayar kepada para pemesan Obligasi untuk tiap hari
keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar,
dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari
Kalender.

Dalam hal pengembalian atas pembayaran pemesanan telah dipenuhi kepada para pemesan dengan cara transfer melalui
rekening para pemesan dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja sejak Tanggal Penjatahan atau tanggal keputusan pembatalan Penawaran
Umum Obligasi, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi atau Perseroan tidak diwajibkan membayar
bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.




                                                                                                                           42
Page 43
13) LAIN–LAIN

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara keseluruhan atau
sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.


     PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Informasi Tambahan dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh melalui email Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi pada Masa Penawaran Umum yaitu tanggal 17 – 21 April 2025. Email Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dapat dihubungi pada Senin – Jumat, 08.30 WIB – 17.30 WIB di bawah ini:

                       PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI

                                                 PT Bahana Sekuritas
                                                 Graha CIMB Niaga Lt. 19
                                                Jl. Jend. Sudirman Kav. 58
                                                   Jakarta Selatan 12910
                                                 Telepon: (021) 250 5081
                                                 Faksimili: (021) 522 5869
                                        Email: groupbsfixedincome@bahana.co.id

 SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
 PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN




                                                                                                                     43

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.99 MB
Published25 Mar 2025
Pages43
Characters212,967
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 50 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org HARTADINATA ABADI TBK p.1 ×25
linked org ASIAN DEVELOPMENT BANK p.1 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.8 ×2
linked org PT Emas Antam Indonesia p.15 ×3
linked person Fendy Wijaya p.32 ×3
linked person Sandra Sunanto p.32 ×3
linked person Ong Deny p.32 ×3
linked person Cuncun Muliawan p.32 ×3
linked org Bank CIMB Niaga p.41
possible org BURSA EFEK INDONESIA p.1 ×3
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. p.1 ×14
possible org Negara Republik Indonesia p.3 ×10
possible org PT Terang Anugrah Abadi p.32 ×3
possible org Antam Tbk p.35 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.42 ×2
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.1 ×2
unresolved org PT BURSA EFEK INDONESIA Penawaran Obligasi p.1
unresolved org PT BAHANA SEKURITAS WALI AMANAT p.1
unresolved org Paul Hadiwinata p.6 ×2
unresolved org Palilingan dan Rekan p.6 ×2
unresolved person Frendy Susanto p.6 ×2
unresolved person CPA p.6 ×2
unresolved person Mayasari Soegiharto · Notaris p.9 ×3
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×2
unresolved person Dr. Erny Kencanawati · Notaris p.9 ×8
unresolved org Pusat Statistik p.9 ×3
unresolved org Bank Sentral p.10
unresolved org Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham p.32 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia p.33 ×2
unresolved — Ferriyady Hartadinata · Komisaris Utama p.33
unresolved person Dr. Anna Yulianti · Notaris p.34 ×2
unresolved person Drs. Suprihadi Usman p.34
unresolved org PT Emas Murni Abadi. Pembelian p.35
unresolved org Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara p.35
unresolved org PT Gemilang Hartadinata Abadi p.39 ×2
unresolved org PT Gadai Cahaya Dana Abadi p.39 ×3
unresolved org PT Gadai Terang Abadi Mulia p.39 ×3
unresolved org PT Gadai Cahaya Abadi Mulia p.39
unresolved org PT Gadai Cahaya Terang Abadi p.39
unresolved org PT Gadai Hartadinata Terang Sejati p.39
unresolved org PT Gadai Jaya Raya Mulia p.39
unresolved org PT Bahana Sekuritas p.39 ×4
unresolved org Bapepam p.39 ×6
unresolved org Indonesia p.39
unresolved org Bank CIMB Niaga Cabang p.41
unresolved org PT Bahana Sekuritas No. Rekening p.41
unresolved org PT Bahana Sekuritas Semua p.41
unresolved org Mandiri (Persero) Tbk p.41 ×2
unresolved org PT Bahana Sekuritas Graha CIMB Niaga p.43

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result