Back to announcement
Check List VIII G 7 - IPAC 2024 - 3-6.pdf
Financial statement Text extracted IPACSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 13
Page 1 OCR 0.900
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (4) dalam hai aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan daam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode (penyelesaian penjualan menjadi lebih dari setu tahun: (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk Gijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan cihentikan pengkiasifikasiannya, diungkapkan: (2) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: Ii. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (0) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (0) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 28) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : Ja) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang, b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: |) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: Jd) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: Ja) nama entitas ascsiasi, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: ) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: ) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabi as, pendapatan, dan laba atau rugi:
Page 2 OCR 0.886
6) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2046 v (dua puluh perserarus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung latau tidak langsung: akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan v keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbedaj 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi v untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan v menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulati 1) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan v investor lain: 1) Niabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk v semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan infomasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam v kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28)|Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. v 29)|Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: 2) Salco awal, v b) Penyisihan periode berjalan: v ) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan dan v Gd) Saldo akhir. v 30)| Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (2) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol v (5) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinyaj v (CJ Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan dan v
Page 3 OCR 0.888
(G) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 3: Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian lai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman) (2) Rekonsiliasi niai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tenah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamany. (6) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, dan (6) Tanaman yanc dijaminkan b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut (2) Saldo awal i. Tambahan tahun berjalan Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa i. Pengurangan tahun berjalan . Jumlah yang direklasifikasi ke naman telah menghasilkan (C) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir cle lala (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lai 2) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkai b) Rekonsiliasi saldo awal dan ak! hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: 6) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilka: Gd) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
Page 4 OCR 0.896
) Kondisi hewan ternak: HP Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, 9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau |metode penghapusan langsung: 1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: ) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika acaj dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. clelala 33) Properti Investasi 2) Yangharusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar jatau model biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar ari Properti Investasi (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti sasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (2) penghasilan sewa dari Properti Investasi (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang clelela la menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (C) perubahan kumulatif dalam Ni Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Propert Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (5) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
Page 5 OCR 0.899
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekon: Si antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah (3) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian sigi Ikan lain. () Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (3) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhi- periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (8) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi benurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku (G) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi (6) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkepkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumilah tercatat terhadap nilai kontrak: (8) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi clelelala dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dar (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
Page 6 OCR 0.875
34)jaset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: 2) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: Catatan 9 b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: Catatan 9 c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: Catatan 9 @) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): v e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v IP jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif: v 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): v (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: v (3) nama Penilai den tanggal laporan penilaian terakhir, v (G) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: v (G) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan (model biaya: dan 1 (6) surplus evaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham. v h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (3) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: v (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v (B) estimasi saat penyelesaiani v (8) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): v (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunanj dan 4
Page 7 OCR 0.882
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria laset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (8) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selarna periode berjalan, dan v (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi v i) Pengungkapan lainnya antara lain: (W)jumlah tercatat Aset Tetep yang tidak dipakai sementara v (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: Catatan 9 (B)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: v (d) dalam hal mocel biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat: v (6) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang, dihentikan pengakuannya: v (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: v (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: v (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai azau pemulihan penurunan nilai, v (6) Jumieh aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan v (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. Catatan 9 35)|Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi /Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unoperated acreage, sumur v dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : v (8) Lokasi penambangan: v (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi v (C) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan v
Page 8 OCR 0.898
(O) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolekta itas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36)|aset Tak Berwujud |Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: |) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: Id) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasij e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang di lai dengan umur manfaat tidak terbatas: H penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset |Takbermujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: h) keberadaan danjumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, ) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: ) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (8) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,
Page 9 OCR 0.910
(5) jurnlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 37)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 2) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan |Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan (2) Jumlah aset, Iabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. (9) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (3) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya clelala pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (2) Alasan terjadirya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (6) Jumlah penurunan (write down ) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
Page 10 OCR 0.869
d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal (c) Penambahan/pengurangan: (d) Amnortisasi, dan clelelela (2) Saldo aki (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (2) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasai (3) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (D Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian (dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Arca of Interest. b.tiabilitas 1|utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: Ja) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: Catatan 13 b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan « Catatan 13 (9 jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Catatan 13 2)|Provisi ja) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan, (5) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan) clelelela (A) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan:
Page 11 OCR 0.892
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: v (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomis v (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(8). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan v (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah v Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3)|Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. Catatan 15 a)|khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian berdasa-kan jenis dan mata uang: dan v b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. v 5)lutang Repo Yang harus diungkapkan antara lai 2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: v b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. v 6)|Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu 2) biaya kontrak yang terjat v b) laba yang diakui: v c) kerugian yang dialamij dan v G) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v 7)|Khusus Industri Perbankan 3) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, v (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga v (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj v (8) Juralah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, v
Page 12 OCR 0.873
(6) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain |Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (8) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan alelela (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau aminkan. 2 Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa ja) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkepkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi) (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (5) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan alelala (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Juralah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jurnlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (8) Jurnlah utang menurut mata uang. clelela c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah menurut jenis asuransi (2) Juralah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terja namun belum dilaporkan. clelala d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: « (4) Juralah menurut program asuran: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:
Page 13 OCR 0.858
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak. berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan) dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. e) Utang Koasuransi (rewrite) |Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jurnlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Juralah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. slalela H) Utang Reasuransi |Yang harus diungkapkan antara lain (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. cela lela 9) Utang Komisi IYang harus diungkepkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mate uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut je: i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitunganj dan (3) Saldo menurut usia: Ka Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. s Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: la) jenis dan jumlahnya, dan Catatan 12 b) informasi mengenai ketetapan pajak. Catatan 12
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.