Back to announcement
Check List VIII G 7 - IPAC 2024 - 5-6.pdf
Financial statement Text extracted IPACSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 13
Page 1 OCR 0.885
.|Laba Rugi Komprehensif Pendapatan Yang harus diungkapkan antare lain : 1) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa: Catatan 24 (3) Bunga: (4) Royalti: dan/atau Catatan 24 (5) Divider diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Rincian jurnlah dari kelompok produk/jasa utama: Catatan 24 |c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1046 (seguluh perseratus) dari pendapatai Catatan 24 Jd) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: 2) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan (G) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan Ca) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampaitanggal pelaporan, (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (6) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-ma: 1g sebagai /Aset dan Liabilitas: #) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan Iainnya: dan
Page 2 OCR 0.859
(8) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari (a) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. ) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain la) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: Cc) Masa berlaku tarif d) Besaran tarif, dan 6) Perjanjian lain yang terkait. clelelala & ) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang: dan () Pendapatan sewa. 2 Khusus Industri Rumah Saki Terdiri dari |jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antera lain: 3) Restitusi b) Subsidi tidak mampu: dan |) Selisih perhitungan klaim. Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: 2) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, 9 Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, |d) Rincan pendapatan usaha dari keagenan: dan clelela |) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udaraj dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.
Page 3 OCR 0.883
@)|khusus Industri Telekomunikasi incian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 51 7)|Khusus Industri Asuran: Pendapatan Premi |Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi, Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) v 8)|khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi) v b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggarean sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan v 9)|khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada 2) Obligasi Pemerintah: v b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: v 0) Efek-efek, dan v G) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. v 10)|Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: Ja) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci (1) Biaya bahan beku, v (2) Biaya tenaga kerja: dan v (3) Biaya overhead v ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan T C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. Catatan 25
Page 4 OCR 0.869
11) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: 2) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: IC) Beban pegawai, Id) Beban penyusutan sarana medis: e) Beban pemeliharaan sarana: Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasaj h) Beban depresiasi. ae lele le le lela ha 12) Khusus Industri Asuran: 3) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. c) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. @) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara 2) Beban penjualan: Catatan 26 b) Beban distribusi: dan ) Beban umum dan administras Catatan 26
Page 5 OCR 0.899
15)|Khusus Industri Perbankan ja) Beban Bunga (Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus iungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelomook produk/jasa utama. 16)|Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus Ingkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk ma masing akun Piutarg Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17)|pendapatan dan Beban Lainnya |Yang harus diungkapkan antara lain 2) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. Catatan 27 b) rincian dan jumlah Beban lainnya Catatan 27 C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi (1) biaya pinjaman meliputi Ce) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif: (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (G) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi (2) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijua (D) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada N Wajar melaui laba dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung ni ) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah.
Page 6 OCR 0.901
E (2 Khusus Industri Perbankan 3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. () Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: la) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takbenwujud, b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, Catatan 18 ) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual 2) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. 20)|pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain 2) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari (1) beban (penghasilan) pajak Kini, Catatan 12 (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: Catatan 12 (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: Catatan 12 (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebeumnya Jatau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan Catatan 12 (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, Ikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,
Page 7 OCR 0.899
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas: c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama: |) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau Catatan 12 (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, 2) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: Catatan 12 IP jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat Idikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalarn laporan keuangan: 9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabi pajak tangguhan yang belum diakui: Ih) rekonsiliasi fiska' dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebaga' berikut (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: Catatan 12 (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan Catatan 12 (3) laba kena pajal Catatan 12 1) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: (Catatan 12 li) pernyataan bahwa laba Kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, Catatan 12 IK) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) juralah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan Catatan 12 (2) juralah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: Catatan 12
Page 8 OCR 0.911
1) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: Im) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang dusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan' praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi (0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apadila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi dan p) jumnlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah adaj dan Catatan 12 (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lai Ja) jurnlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumnlah tersebut terhadap laba atau rugi yanc dapat Idiatribusikan kepaca entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: (Catatan 28 b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: (Catatan 28 |) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:
Page 9 OCR 0.908
) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akar secara signifikan mengubah jumlah saham iasa atau instrumen berpotensi saham kiasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi (dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. 22)|Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: Ja) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan lorang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau Catatan 29 (2) lebih dari 0,59e (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi, b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan kihak dimaksud: IC) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jurnlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (2) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (B) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait |dengan jumlah selco piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan:
Page 10 OCR 0.889
Id) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam hurufa) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk: v (2) entitas dengar pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: v (3) entitas anak: v (4) entitas asosiasi v (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, v (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya) dan v (7) pihak-pihak berelasi lainnya. v 2) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, can manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek, Catatan 29 (2) imbalan pascakerja v (8) imbalan kerja jangka panjang lainnya: v (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan v (5) pembayaran berbasis saham. v (P untuk entitas berelasi dengan pemerintah (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaai v (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan v (8) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. x 23)|aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing la) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. Catatan 32 b) Yang harus diungkapkan antara lain: (3) rincian aset dan Niabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya Catatan 32 dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: Catatan 32 (8) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, (&) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang v timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugij dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan v Idalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. v
Page 11 OCR 0.881
22)|Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : 3) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu kas: untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit pengha (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai v (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai v (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: v (G) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya: v (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan v (B) juralah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. v b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. v 25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu Ja) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkepkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi) v (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan V: (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah v dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus (diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari peruyahan kebijakan akuntansi: v (2) alesan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan v (3) jurnlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu saj v (@) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan v (b) laba per saham dasar dan dilusian v
Page 12 OCR 0.906
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi |) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreks untuk setiap periode sajian: (2) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 28) Kombinasi Bisnis la) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: Catatan 5 Catatan 5 , Gi luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: Catatan 5 (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: Catatan 5 (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihac pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisis (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: Catatan 5 (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: Catatan 5 (b) penjelasan tertang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan Catatan 5 (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak (dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:
Page 13 OCR 0.895
(2) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kkelompak utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (6) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jurnlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diami Catatan 5 (11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (2) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar 'sumber daya ekoncmi terjadi (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam nal (diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (2) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensij dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andi (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (2) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisis memiliki kurang dari 10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi (e) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang (diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan Catatan 23 (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penertuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilsi Wajar
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.