Back to announcement
Penjelasan pos tertentu atas LKFS Dec2024_rev.pdf
Financial statement Text extracted ARTOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Penjelasan atas Laporan Keuangan PT Bank Jago Tbk. Tanggal 31 Desember 2024
Total Aset Bank pada tanggal 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 28.543 miliar, naik sebesar Rp 7.247
miliar atau 34% dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 21.296
miliar. Total Liabilitas dan Dana Syirkah Temporer tercatat sebesar Rp 20.024 miliar pada 31 Desember
2024, naik sebesar Rp 7.085 miliar atau 54.8% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023 yaitu
sebesar Rp 12.939 miliar.
Adapun perubahan penting pada pos-pos neraca selama periode tersebut adalah sebagai berikut:
1. Giro Bank Indonesia
Giro Bank Indonesia pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 1.005,8 miliar mengalami penurunan yang
sebesar Rp 173,1 miliar atau 14.7% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu
sebesar Rp 1.178,9 miliar. Penurunan ini sejalan dengan strategi Bank untuk mengalokasikan dana
pada produk yang memiliki imbal hasil yang lebih tinggi, seperti penempatan pada Bank Indonesia.
2. Giro Bank Lain
Giro Bank Lain pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 271,9 miliar mengalami penurunan sebesar
Rp 60,9 miliar atau 18,3% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar
Rp 332,8 miliar. Penurunan ini sejalan dengan strategi Bank untuk mengalokasikan dana pada
penyaluran kredit.
3. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 2.936,6 miliar
mengalami peningkatan signifikan sebesar Rp 1.502,8 miliar atau 104,8% dibandingkan dengan posisi
tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 1.433,8 miliar. Peningkatan ini sejalan dengan strategi
Bank untuk meningkatkan penempatan pada Bank Indonesia yang memiliki tingkat pengembalian
yang relatif lebih tinggi dengan resiko yang rendah.
4. Efek-efek
Efek-efek pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 4.166,2 miliar mengalami peningkatan sebesar
Rp 1.209,2 miliar atau 40,9% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar
Rp 2.957 miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh adanya penempatan pada Sukuk BI dan SRBI yang
mengikuti kondisi pasar dimana suku bunga BI mengalami kenaikan menjadi 6.25% pada tahun 2024.
5. Efek - efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo)
Efek - efek yang dibeli pada janji dijual kembali (Reverse Repo) pada 31 Desember 2024 sebesar
Rp 98,9 miliar mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar Rp 431,9 miliar atau 81,4%
dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 530,8 miliar. Penurunan ini
PT Bank Jago Tbk.
Kantor Pusat: Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5 – 5.6, Jakarta Selatan | Telepon: 021-50927460, 50927490 | Fax: 021-50927479, 50927499
Page 2
sejalan dengan strategi Bank untuk mengalokasikan dana pada produk yang memiliki jatuh tempo
yang lebih panjang seperti penempatan pada Bank Indonesia.
6. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 17.701,5 miliar
mengalami kenaikan sebesar Rp 4.681,5 miliar atau 36% dibandingkan dengan posisi tanggal 31
Desember 2023 yaitu sebesar Rp 13.020 miliar. Peningkatan kredit yang diberikan ini disebabkan
karena penyaluran kredit modal kerja kepada perusahaan korporasi dan juga peningkatan pada kredit
sektor konsumsi melalui skema chanelling dan joint financing.
7. Aset takberwujud - neto
Aset takberwujud - neto pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 1.892,4 miliar mengalami peningkatan
sebesar Rp 499 miliar atau 35,8% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar
Rp 1.393,4 miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh pengembangan software dan perangkat lunak
lainnya terkait ekspansi usaha Bank dalam bidang teknologi digital.
8. Simpanan Nasabah - Giro
Simpanan nasabah dalam bentuk giro pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 5.095,8 miliar mengalami
peningkatan sebesar Rp 990,3 miliar atau 24,1% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember
2023 yaitu sebesar Rp 4.105,5 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan karena penempatan
likuditas yang dilakukan oleh nasabah korporasi.
9. Simpanan Nasabah - Tabungan
Simpanan nasabah dalam bentuk tabungan pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 4.507,9 miliar
mengalami peningkatan sebesar Rp 733,1 miliar atau 19,4% dibandingkan dengan posisi tanggal 31
Desember 2023 yaitu sebesar Rp 3.774,9 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan karena
peningkatan jumlah nasabah disertai dengan peningkatan rata-rata saldo tabungan nasabah selama
tahun 2024.
10. Simpanan Nasabah – Deposito dan Deposito Mudharabah
Simpanan nasabah dalam bentuk deposito dan deposito Mudharabah pada 31 Desember 2024
sebesar Rp 8.848 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp 4.661,3 miliar atau 111,3% dibandingkan
dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 4.186,7 miliar. Peningkatan ini disebabkan
karena adanya peningkatan penempatan deposito nasabah di Bank.
PT Bank Jago Tbk.
Kantor Pusat: Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5 – 5.6, Jakarta Selatan | Telepon: 021-50927460, 50927490 | Fax: 021-50927479, 50927499
Page 3
11. Cadangan pembayaran berbasis saham
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 25 Mei 2023, para
pemegang saham menyetujui rencana bank untuk meningkatkan modal ditempatkan dan modal
disetor dengan cara mengeluarkan hak opsi atas saham-saham baru dengan jumlah tidak melebihi
250.000.000 saham. Cadangan pembayaran berbasis saham pada 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp 50.291.
PT Bank Jago Tbk.
Kantor Pusat: Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5 – 5.6, Jakarta Selatan | Telepon: 021-50927460, 50927490 | Fax: 021-50927479, 50927499
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×7
unresolved
org
Bank Indonesia Giro Bank Indonesia
p.1
unresolved
org
Bank Lain Giro Bank Lain
p.1
unresolved
org
Bank Lain Penempatan
p.1
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.1 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.