Back to announcement
20250320_HIFI_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_31870026_lamp1.pdf
Listing Text extracted HIFISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 302
Page 1
JADWAL
Tanggal Efektif : 11 Maret 2025 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 20 Maret 2025
Masa Penawaran Umum : 13 Maret - 17 Maret 2025 Tanggal Distribusi Obligasi secara Elektronik : 20 Maret 2025
Tanggal Penjatahan : 18 Maret 2025 Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia : 21 Maret 2025
PROSPEKTUS OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI
DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT HINO FINANCE INDONESIA (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI,
FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.
PT HINO FINANCE INDONESIA
Kegiatan Usaha Utama:
Sewa Pembiayaan (Finance Lease) Untuk Kendaraan Komersial Truk dan Bis
KANTOR PUSAT KANTOR CABANG
Indomobil Tower, Lt. 17 Perseroan memiliki 8 (delapan) kantor cabang dan 4 (empat) Kantor Selain Kantor
Jl. M.T. Haryono Kav. 11, Jakarta Timur 13330 Cabang yang tersebar di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur,
Telp.: (021) 2982 7960 Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat, Jambi
Faksimili: (021) 2982 7861 Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
www.hinofinance.co.id
E-mail: corporate.secretary@hinofinance.co.id
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN I HINO FINANCE INDONESIA
DENGAN TARGET DANA SEBESAR Rp3.000.000.000.000,- (TIGA TRILIUN RUPIAH) (“PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN I”)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN:
OBLIGASI BERKELANJUTAN I HINO FINANCE INDONESIA TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp700.000.000.000,- (TUJUH RATUS MILIAR RUPIAH ) (”OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti hutang kepada
Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi, dimana sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) akan dijamin secara
kesanggupan penuh (full commitment) yang terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp410.935.000.000,- (empat ratus sepuluh miliar sembilan ratus tiga puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga
Obligasi sebesar 6,50% (enam koma lima nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Pembayaran Obligasi dilakukan secara
penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp89.065.000.000,- (delapan puluh sembilan miliar enam puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar
6,90% (enam koma sembilan nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat
tanggal jatuh tempo.
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) untuk Obligasi Seri B akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort).
Bila jumlah dalam kesanggupan terbaik (best effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan Obligasi
tersebut.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan
tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 20 Juni 2025, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo
Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 30 Maret 2026 untuk Obligasi seri A dan tanggal 20 Maret 2028 untuk Obligasi seri B.
Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG
TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG
HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG
MAUPUN DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN
YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN. KETERANGAN MENGENAI JAMINAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS INI.
PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBAGAI PELUNASAN, MAUPUN UNTUK
DISIMPAN, DAN YANG DIKEMUDIAN HARI DAPAT DIJUAL KEMBALI DAN/ATAU UNTUK DIBERLAKUKAN SEBAGAI PELUNASAN, DENGAN KETENTUAN BAHWA HAL TERSEBUT
HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SATU TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI TIDAK DAPAT DILAKUKAN OLEH PERSEROAN
APABILA PERSEROAN BERADA DALAM KEADAAN LALAI ATAS PEMBAYARAN JUMLAH TERHUTANG ATAU JIKA PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI
TERSEBUT TERBUKTI DAPAT MENGAKIBATKAN PERSEROAN TIDAK DAPAT MEMENUHI KETENTUAN-KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN. RENCANA
BUY BACK DIUMUMKAN SELAMBAT-LAMBATNYA 2 (DUA) HARI KERJA SEBELUM TANGGAL PERMULAAN PENAWARAN BUY BACK. SELAMBAT-LAMBATNYA 2 (DUA) HARI
KERJA SEJAK DILAKUKANNYA BUY BACK, PERSEROAN WAJIB MENGUMUMKAN PERIHAL BUY BACK TERSEBUT PADA 1 (SATU) SURAT KABAR BERBAHASA INDONESIA
BERPEREDARAN NASIONAL. KETERANGAN MENGENAI BUY BACK DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS INI.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG
DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT ATAU RISIKO PEMBIAYAAN, YAITU RISIKO AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAIN DALAM MEMENUHI
KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN DAN JUGA DAPAT DIIDENTIFIKASI SEBAGAI KERUGIAN DARI PENURUNAN ATAU PENGHAPUSAN NILAI ASET TERMASUK ASSET OFF-
BALANCE SHEET.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI YANG
ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT HUTANG JANGKA PANJANG DARI
PT FITCH RATINGS INDONESIA
AA+(idn)
(Double A Plus)
KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKAT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS.
OBLIGASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA
PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT) DAN KESANGGUPAN TERBAIK (BEST EFFORT)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
PT BRI Danareksa Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia PT Indo Premier Sekuritas PT Mandiri Sekuritas
WALI AMANAT
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 12 Maret 2025
Page 2
PT Hino Finance Indonesia (selanjutnya dalam Prospektus ini disebut “Perseroan”) telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Obligasi sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025 (“Obligasi”), dengan jumlah Pokok Obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp700.000.000.000,- (tujuh ratus miliar Rupiah) kepada OJK di Jakarta dengan surat No. 044/COS/XII/2024 pada tanggal 23 Desember 2024, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No.64 Tahun 1995, Tambahan No. 3608 (selanjutnya disebut “Undang-Undang Pasar Modal” atau “UUPM”) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4 Tahun 2023, Tambahan No. 6845 (selanjutnya disebut "UUP2SK"). Perseroan akan mencatatkan Obligasi pada BEI sesuai dengan Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek No. S-00484/BEI. PP1/01-2025 tanggal 16 Januari 2025 yang dibuat antara Perseroan dan BEI. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum Obligasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi tersebut wajib dikembalikan kepada para pemesan Obligasi sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No. IX.A.2, Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam dan LK”) No. Kep-122/BL/2009 Tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum (“Peraturan No. IX.A.2”). Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan telah menyampaikan Pelaporan Rencana Penerbitan Efek Melalui Penawaran Umum sehubungan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025, dan rencana penerbitan tersebut telah dicatat dalam administrasi Pengawasan Lembaga Pembiayaan dan Perusahaan Modal Ventura Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana surat OJK No. S-2806/PL.111/2024 tanggal 25 November 2024, perihal Pencatatan atas Pelaporan Rencana Penerbitan Efek Melalui Penawaran Umum dalam Bentuk Obligasi Berkelanjutan I PT Hino Finance Indonesia. Semua lembaga dan profesi penunjang Pasar Modal yang disebut dalam Prospektus bertanggung jawab sepenuhnya atas data yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal, kode etik, norma, serta standar profesi masing-masing. Sehubungan dengan Penawaran Umum, setiap Pihak Terafiliasi dilarang untuk memberikan keterangan atau pernyataan mengenai data yang tidak diungkapkan dalam Prospektus, tanpa persetujuan tertulis dari Emiten dan penjamin pelaksana emisi Efek. Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan para Penjamin Emisi Obligasi serta Lembaga Profesi Penunjang Pasar Modal lainnya, dalam Penawaran Umum ini tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung sesuai dengan definisi Afiliasi dalam UUPPSK. Penjelasan mengenai definisi Afiliasi dapat dilihat pada Bab Definisi dan Singkatan. PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN SELAIN YANG BERLAKU DI REPUBLIK INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA PROSPEKTUS INI TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN-KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR WILAYAH REPUBLIK INDONESIA TERSEBUT. SEMUA INFORMASI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH PUBLIK, TELAH DIUNGKAPKAN OLEH PERSEROAN DAN TIDAK TERDAPAT LAGI INFORMASI YANG BELUM DIUNGKAPKAN SEHINGGA TIDAK MENYESATKAN PUBLIK. PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TELAH DIUNGKAPKAN DAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TERSEBUT TIDAK MENYESATKAN.
Page 3
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI . .................................................................................................................................................................................................. i
DEFINISI DAN SINGKATAN.......................................................................................................................................................................... iii
RINGKASAN . ............................................................................................................................................................................................... xii
I. PENAWARAN UMUM........................................................................................................................................................................1
II. PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN UMUM OBLIGASI. ...................................................................16
III. PERNYATAAN UTANG....................................................................................................................................................................17
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING. .......................................................................................................................................25
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN....................................................................................................................29
VI. FAKTOR RISIKO. ............................................................................................................................................................................54
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN........................................................................57
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA. .............58
A. RIWAYAT PERSEROAN. ..................................................................................................................................................58
1. PENDIRIAN DAN UMUM. ...................................................................................................................................58
2. KEGIATAN USAHA MENURUT ANGGARAN DASAR. .......................................................................................58
3. STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN......................................................60
4. PERIZINAN. ........................................................................................................................................................61
5. PENGURUS DAN PENGAWAS. .........................................................................................................................61
6. TATA KELOLA PERUSAHAAN............................................................................................................................70
7. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN. .........................................................................................................82
8. SUMBER DAYA MANUSIA..................................................................................................................................82
9. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK AFILIASI. .........................................................................................................85
10. HUBUNGAN KEPEMILIKAN PERSEROAN DENGAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN............................88
11. KETERANGAN TENTANG PEMEGANG SAHAM UTAMA. ................................................................................89
12. PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK AFILIASI. .........................................................................................96
13. PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA. ..........................................................................................96
14. KETERANGAN TENTANG ASET......................................................................................................................101
15. ASURANSI. .......................................................................................................................................................101
16. HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)...........................................................................................................102
17. PERKARA HUKUM YANG DIHADAPI PERSEROAN SERTA DIREKSI DAN KOMISARIS PERSEROAN......102
B. KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA...................................................................104
1. UMUM. ..............................................................................................................................................................104
2. KEGIATAN USAHA............................................................................................................................................106
3. PEMASARAN....................................................................................................................................................107
4. PERSAINGAN USAHA......................................................................................................................................108
5. PROSPEK USAHA PERSEROAN. ...................................................................................................................109
6. STRATEGI PERSEROAN. ................................................................................................................................109
7. TEKNOLOGI INFORMASI................................................................................................................................. 110
8. SIFAT MUSIMAN DARI KEGIATAN USAHA PERSEROAN YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN............ 110
9. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SEHUBUNGAN DENGAN MODAL KERJA YANG
MENIMBULKAN RISIKO KHUSUS. .................................................................................................................. 110
10. RISET DAN PENGEMBANGAN........................................................................................................................ 110
IX. PERPAJAKAN. .............................................................................................................................................................................. 112
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI. .................................................................................................................................................. 113
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL........................................................................................................... 114
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT. .................................................................................................................................. 117
1. UMUM................................................................................................................................................................................... 117
2. PERMODALAN WALI AMANAT............................................................................................................................................ 118
3. PENGURUS DAN PENGAWASAN....................................................................................................................................... 118
4. KEGIATAN USAHA. .............................................................................................................................................................. 118
5. PERIZINAN BRI....................................................................................................................................................................121
6. TUGAS POKOK WALI AMANAT...........................................................................................................................................121
7. PENUNJUKAN, PENGGANTIAN DAN BERAKHIRNYA TUGAS WALI AMANAT. ...............................................................121
8. LAPORAN KEUANGAN........................................................................................................................................................122
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI...........................................................................................................................................124
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI................................................128
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM...................................................................................................................................................129
XVI. LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN.........................................................................................................................................149
i
Page 4
Halaman Ini Sengaja Di Kosongkan
ii
Page 5
DEFINISI DAN SINGKATAN
“Afiliasi” : Berarti Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 UUPPSK yaitu:
a. hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik secara
horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
1. suami atau istri;
2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang
bersangkutan; atau
5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan.
b. hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik secara
horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
1. orang tua dan anak;
2. kakek dan nenek serta cucu; atau
3. saudara dari orang yang bersangkutan.
c. hubungan antara pihak dengan karyawan, Direktur atau Komisaris dari pihak
tersebut;
d. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan dimana terdapat satu atau lebih
anggota Direksi, pengurus, dewan komisaris, atau pengawas yang sama;
e. hubungan antara perusahaan dengan pihak, baik langsung maupun tidak langsung
dengan cara apa pun, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan atau
pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan
atau pihak dimaksud;
f. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan, baik langsung
maupun tidak langsung, dengan cara apa pun, dalam menentukan pengelolaan
dan/atau kebijakan perusahaan oleh oleh pihak yang sama; atau
g. hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak yang secara
langsung maupun tidak langsung memiliki paling kurang 20% (dua puluh persen)
saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan tersebut.
“Agen Pembayaran” : Berarti KSEI, berkedudukan di Jakarta Selatan, yang ditunjuk dengan perjanjian tertulis
oleh Perseroan, yang berkewajiban membantu melaksanakan pembayaran Bunga
Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi termasuk Denda (jika ada) dan/atau
pembayaran manfaat lain atas Obligasi (jika ada) kepada Pemegang Obligasi melalui
Pemegang Rekening untuk dan atas nama Perseroan sebagaimana diatur dalam
Perjanjian Agen Pembayaran, dengan memperhatikan ketentuan yang diatur dalam
Perjanjian Perwaliamanatan.
"Akta Pengakuan Utang" : Berarti akta yang memuat pengakuan Emiten atas utang yang diperoleh sehubungan
dengan Emisi Obligasi, sebagaimana dimuat dalam akta Pengakuan Utang Obligasi
Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025, yang akan ditandatangani
di kemudian hari.
“Bank Kustodian” : Berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan Bapepam dan LK atau Otoritas
Jasa Keuangan untuk menjalankan usaha sebagai Kustodian sebagaimana dimaksud
dalam Undang-Undang Pasar Modal.
“Bunga Obligasi” : Berarti Bunga Obligasi dari masing-masing seri Obligasi yang harus dibayar oleh
Perseroan kepada Pemegang Obligasi, kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan yaitu:
• Seri A: 6,50% (enam koma lima nol persen) per tahun;
• Seri B: 6,90% (enam koma sembilan nol persen) per tahun.
“Bursa Efek” atau “BEI” : Berarti pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau sarana untuk
mempertemukan penawaran jual beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan
memperdagangkan Efek di antara mereka, yang dalam hal ini diselenggarakan oleh
PT Bursa Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan.
“Daftar Pemegang Rekening” : Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang kepemilikan
Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI yang memuat
keterangan antara lain nama, jumlah kepemilikan Obligasi, status pajak dan
iii
Page 6
kewarganegaraan Pemegang Obligasi berdasarkan data-data yang diberikan oleh
Pemegang Rekening kepada KSEI.
“Denda” : Berarti sejumlah dana yang wajib dibayar akibat adanya keterlambatan kewajiban
pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi yaitu sebesar 1% (satu persen) per
tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar, yang
dihitung secara harian sejak keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu
kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan
ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu)
bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
“Dokumen Emisi” : Berarti Prospektus, Prospektus Awal, Prospektus Ringkas, Perjanjian Perwaliamanatan,
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Akta Pengakuan Utang, Perjanjian Agen
Pembayaran, Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI, Persetujuan Prinsip
Pencatatan Efek Bersifat Utang, Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025, Dokumen lainnya yang
dibuat dalam rangka Penawaran Umum Obligasi; beserta semua perubahan,
penambahan dan Pembaharuannya dan dokumen lain yang dibuat dalam rangka
Penawaran Umum Obligasi dan/atau yang disyaratkan oleh instansi yang berwenang.
“Efek” : berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk konvensional dan
digital atau bentuk lain sesuai dengan perkembangan teknologi yang memberikan hak
kepada pemiliknya untuk secara langsung maupun tidak langsung memperoleh manfaat
ekonomis dari penerbit atau dari pihak tertentu berdasarkan perjanjian dan setiap
derivatif atas efek, yang dapat dialihkan dan/atau diperdagangkan di pasar modal.
“Efektif” : Berarti terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran sesuai dengan
ketentuan Pasal 74 UUPPSK, yaitu:
a. atas dasar lewatnya waktu yaitu:
(i). 20 (dua puluh) Hari Kerja sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran diterima
Otoritas Jasa Keuangan secara lengkap, yaitu telah mencakup seluruh kriteria
yang ditetapkan dalam peraturan yang terkait dengan Pernyataan Pendaftaran
dalam rangka Penawaran Umum dalam rangka Penawaran Umum dan
peraturan yang terkait dengan Penawaran Umum; atau
(ii). 20 (dua puluh) Hari Kerja sejak tanggal perubahan terakhir atas Pernyataan
Pendaftaran yang diajukan Perseroan atau yang diminta Otoritas Jasa
Keuangan dipenuhi; atau
b. atas dasar Penyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan bahwa tidak ada lagi
perubahan dan/atau tambahan informasi lebih lanjut yang diperlukan.
“Emisi” : Berarti penerbitan Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan dan dijual kepada
Masyarakat melalui Penawaran Umum.
“Force Majeure” : Berarti kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keadaan diluar kemampuan dan
kekuasaan para pihak seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran, perang
atau huru hara di Indonesia, adanya suatu pandemi atau menyebarnya wabah penyakit
yang mematikan secara nasional, atau ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia
sebagai bencana nasional yang mempunyai akibat negatif secara material terhadap
kemampuan masing-masing pihak untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan
Perjanjian Perwaliamanatan.
“Hari Bursa” : Berarti hari dimana Bursa Efek atau badan hukum yang menggantikannya
menyelenggarakan kegiatan Bursa Efek menurut peraturan perundang-undangan yang
berlaku dan ketentuan-ketentuan bursa efek tersebut dan bank dapat melakukan
kliring.
“Hari Kalender” : Berarti setiap hari dalam satu tahun dalam kalender Masehi tanpa kecuali termasuk hari
Sabtu, Minggu dan libur nasional yang sewaktu waktu ditetapkan oleh Pemerintah
Republik Indonesia dan Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu ditetapkan
oleh Pemerintah Republik Indonesia bukan Hari Kerja biasa.
iv
Page 7
“Hari Kerja” : Berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang ditetapkan
oleh Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan
tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa.
“Jumlah Terutang” : Berarti semua jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang
Obligasi sehubungan dengan Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta
perjanjian-perjanjian lainnya yang berhubungan dengan Emisi ini, termasuk tetapi tidak
terbatas yakni berupa jumlah Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi serta Denda (jika
ada) yang terutang dari waktu ke waktu.
“Kantor Selain Kantor Cabang” : Berarti kantor pemasaran (point of sale) atau kantor penagihan. Kantor Selain Kantor
Cabang dilarang memberikan persetujuan pembiayaan kepada calon Debitur dan
dilarang menandatangani perjanjian atau kontrak pembiayaan dengan Debitur.
“Konfirmasi Tertulis” : Berarti laporan Konfirmasi Tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek
yang diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian
pembukaan Rekening Efek dan konfirmasi tersebut menjadi dasar untuk mendapatkan
pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang berkaitan
dengan Obligasi.
“Konfirmasi Tertulis Untuk : Berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI kepada
RUPO” atau “KTUR” Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk keperluan menghadiri
RUPO atau mengajukan permintaan diselenggarakannya RUPO, dengan memperhatikan
ketentuan-ketentuan KSEI.
“KSEI” : Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan, yang
menjalankan kegiatan sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana
didefinisikan dalam Undang Undang Pasar Modal, yang dalam Emisi Obligasi ini bertugas
untuk menyimpan dan mengadministrasikan Obligasi berdasarkan Perjanjian
Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI dan bertugas sebagai Agen Pembayaran
berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
“Kustodian” : Berarti pihak yang memberi jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan dengan
Efek serta jasa lainnya termasuk menerima Bunga Obligasi dan hak-hak lain,
menyelesaikan transaksi Efek dan mewakili Pemegang Rekening yang menjadi
nasabahnya sesuai dengan ketentuan UUPM, yang meliputi KSEI, Perusahaan Efek dan
Bank Kustodian.
“Manajer Penjatahan” : Berarti PT Indo Premier Sekuritas yang bertanggung jawab atas penjatahan Obligasi
Yang Ditawarkan sesuai dengan syarat-syarat yang ditetapkan dalam Peraturan
Bapepam dan LK No. IX.A.7, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Kep-691/BL/2011
tanggal 30 Desember 2011 Tentang Pemesanan Dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran
Umum.
“Masa Penawaran Umum” : Berarti jangka waktu bagi Masyarakat untuk dapat mengajukan pemesanan pembelian
Obligasi dapat dilakukan melalui pengajuan FPPO dapat diajukan kepada Para Penjamin
Pelaksana Emisi Efek, Para Penjamin Emisi Efek atau Agen Penjual sebagaimana
ditentukan dalam Prospektus dan FPPO. Masa Penawaran Umum akan dilaksanakan
selama 3 Hari Kerja yaitu pada tanggal 13 Maret 2025 sampai dengan 17 Maret 2025.
“Masyarakat” : Berarti perorangan, baik Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing
dan/atau badan hukum Indonesia maupun badan hukum asing baik yang bertempat
tinggal/berkedudukan di Indonesia maupun bertempat tinggal/berkedudukan di luar
negeri.
“Menkumham” : Berarti Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
“Obligasi” : Berarti Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025 dalam
jumlah Pokok Obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp700.000.000.000,- (tujuh ratus
miliar Rupiah) dimana sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) akan
dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) yang terdiri dari 2 (dua) seri
dengan ketentuan sebagai berikut, yang terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan
sebagai berikut:
v
Page 8
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar
Rp410.935.000.000,- (empat ratus sepuluh miliar sembilan ratus tiga
puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,50%
(enam koma lima nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah
370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Pembayaran Obligasi
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh
tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar
Rp89.065.000.000,- (delapan puluh sembilan miliar enam puluh lima
juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,90% (enam koma
sembilan nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga)
tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada saat tanggal jatuh tempo.
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar
Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) untuk Obligasi Seri B akan dijamin
secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam kesanggupan terbaik
(best effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual
tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan Obligasi tersebut.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi
pada Tanggal Emisi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal
Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga
Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 20 Juni 2025, sedangkan pembayaran
Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada
tanggal 30 Maret 2026 untuk Obligasi seri A dan tanggal 20 Maret 2028 untuk
Obligasi seri B.
“OJK” : Berarti Otoritas Jasa Keuangan adalah lembaga yang independen yang mempunyai
fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang nomor: 21 tahun 2011 (dua ribu
sebelas) Tentang Otoritas Jasa Keuangan, sebagaimana diubah sebagian dengan
Undang-Undang Republik Indonesia nomor: 4 tahun 2023 (dua ribu dua puluh tiga)
tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.
“Pemegang Obligasi” : Berarti Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi yang
disimpan dan diadministrasikan dalam:
1. Rekening Efek pada KSEI, atau
2. Rekening Efek pada KSEI melalui Pemegang Rekening.
“Pemegang Rekening” : Berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI, yang
meliputi Bank Kustodian atau Perusahaan Efek atau pihak lain yang disetujui oleh KSEI,
dengan memperhatikan UUPM dan Peraturan KSEI.
“Penawaran Umum” : Berarti kegiatan penawaran atas Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan melalui
Penjamin Emisi Obligasi untuk menjual Obligasi kepada Masyarakat berdasarkan tata
cara yang diatur dalam UUPM, peraturan pelaksanaannya dan ketentuan-ketentuan lain
yang berhubungan, serta menurut ketentuan-ketentuan yang dimuat dalam Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi.
“Penawaran Umum : Berarti kegiatan Penawaran Umum atas Obligasi dengan nama Obligasi Berkelanjutan I
Berkelanjutan” Hino Finance Indonesia, yang diterbitkan dan ditawarkan secara bertahap dengan target
dana sebesar Rp3.000.000.000.000,- (tiga triliun Rupiah) yang mengacu pada POJK
No. 36/2014.
“Penawaran Umum : Berarti Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance
Berkelanjutan Obligasi Indonesia Tahap I Tahun 2025 dalam jumlah Pokok Obligasi sebanyak-banyaknya
Berkelanjutan I Tahap I” sebesar Rp700.000.000.000,- (tujuh ratus miliar Rupiah) dimana sebesar
Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) akan dijamin secara kesanggupan penuh
(full commitment) yang terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut, yang
terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
vi
Page 9
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar
Rp410.935.000.000,- (empat ratus sepuluh miliar sembilan ratus tiga
puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,50%
(enam koma lima nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah
370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Pembayaran Obligasi
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh
tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar
Rp89.065.000.000,- (delapan puluh sembilan miliar enam puluh lima
juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,90% (enam koma
sembilan nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga)
tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada saat tanggal jatuh tempo.
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar
Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) untuk Obligasi Seri B akan dijamin
secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam kesanggupan terbaik
(best effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual
tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan Obligasi tersebut.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi
pada Tanggal Emisi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal
Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi
pertama akan dilakukan pada tanggal 20 Juni 2025, sedangkan pembayaran Bunga
Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 30
Maret 2026 untuk Obligasi seri A dan tanggal 20 Maret 2028 untuk Obligasi seri B.
“Penitipan Kolektif” : Berarti jasa penitipan atas Efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak yang
kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam UUPM.
“Penjamin Emisi Obligasi” : Berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk melakukan
Penawaran Umum Obligasi bagi kepentingan Perseroan dan melakukan pembayaran
hasil Obligasi kepada Perseroan melalui Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berdasarkan
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi yang akan memberikan jaminan kesanggupan
penuh (full commitment) berdasarkan Penawaran Awal (bookbuilding) terhadap
penerbitan Obligasi, yang dalam hal ini adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS
Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas.
“Penjamin Pelaksana Emisi : Berarti pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan dan
Obligasi” penatalaksanaan Emisi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di
bidang Pasar Modal, yang dalam hal ini adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS
Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas, sesuai
dengan syarat-syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
“Peraturan No. IX.A.2” : Berarti Peraturan No. IX.A.2 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan Lembaga
Keuangan No. Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran
Dalam Rangka Penawaran Umum.
“Peraturan No. IX.A.7” : Berarti Peraturan No. IX.A.7, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan Lembaga
Keuangan No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan
Penjatahan Efek dalam Penawaran Umum.
“Peraturan OJK No. 19/2020” : Berarti Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Bank Umum
Yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.
“Peraturan OJK No. 20/2020” : Berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Kontrak
Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
“Peraturan OJK No. 30/2015” : Berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015 tentang Laporan
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.
“Peraturan OJK No. 33/2014” : Berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
vii
Page 10
“Peraturan OJK No. 34/2014” : Berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
“Peraturan OJK No. 35/2014” : Berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
“Peraturan OJK No. 36/2014” : Berarti Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2024 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
“Peraturan OJK No. 45/2024” : Berarti Peraturan OJK No. 45/ 2024 tanggal 27 Desember 2024 tentang Pengembangan
dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik.
“Peraturan OJK No. 49/2020” : Berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 11 Desember 2020 tentang
Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
“Peraturan OJK No. 55/2015” : Berarti Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
“Peraturan OJK No. 56/2015” : Berarti Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
“Peraturan OJK No. 7/2017” : Berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Dokumen
Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek
Bersifat Utang dan / atau Sukuk.
“Peraturan OJK No. 9/2017” : Berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Bentuk dan
Isi Prospektus dan Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat
Utang.
“Perjanjian Agen Pembayaran” : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan KSEI, perihal pelaksanaan
pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi serta Denda (jika ada),
sebagaimana dimuat dalam Akta Perjanjian Agen Pembayaran No. 12 tanggal 15 Januari
2025, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di
Jakarta.
“Perjanjian Pendaftaran : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan KSEI perihal pendaftaran
Obligasi di KSEI” Obligasi di KSEI, sebagaimana dimuat dalam perjanjian yang dibuat di bawah tangan
bermeterai cukup No. SP-115/OBL/KSEI/1124 tanggal 15 Januari 2025.
“Perjanjian Penjaminan Emisi : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi (PPEO)” Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi, sebagaimana dimuat dalam Akta Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi No. 36 tanggal 20 Desember 2024, Addendum I Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi No. 11 tanggal 15 Januari 2025, Addendum II Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi No. 25 tanggal 31 Januari 2025 dan Addendum III Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi No. 04 tanggal 6 Maret 2025, yang seluruhnya dibuat di
hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta.
“Perjanjian Perwaliamanatan” : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan Wali Amanat, sebagaimana
dimuat dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi No. 35 tanggal 20 Desember
2024, Addendum I Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi No. 10 tanggal 15 Januari 2025,
Addendum II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi No. 25 tanggal 31 Januari 2025 dan
Addendum III Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi No. 03 tanggal 6 Maret 2025, yang
seluruhnya dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di
Jakarta.
“Pernyataan Penawaran Umum : Berarti pernyataan yang dibuat oleh Perseroan sebagaimana dimuat dalam Akta
Berkelanjutan Obligasi” Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2025 No. 34 tanggal 20 Desember 2024, Addendum I Akta
Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2025 No. 24 tanggal 31 Januari 2025 dan Addendum II Akta
Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance
viii
Page 11
Indonesia Tahap I Tahun 2025 No. 02 tanggal 6 Maret 2025, yang dibuat di hadapan Ir.
Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito S.H., Notaris di Jakarta.
“Pernyataan Pendaftaran” : Berarti pernyataan pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka (19) UUPM
juncto POJK No. 7/2017, berikut dokumen-dokumen yang diajukan oleh Perseroan
kepada OJK sebelum melakukan Penawaran Umum kepada Masyarakat termasuk
perubahan-perubahan, tambahan-tambahan serta pembetulan-pembetulan untuk
memenuhi persyaratan OJK.
“Pernyataan Pendaftaran : Berarti efektifnya Pernyataan Pendaftaran sesuai dengan ketentuan Pasal 74 UUPM
Menjadi Efektif” sebagaimana telah diubah dengan UUP2SK yaitu:
a. atas dasar lewatnya waktu yaitu:
(i). 20 (dua puluh) Hari Kerja sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran diterima
Otoritas Jasa Keuangan secara lengkap, yaitu telah mencakup seluruh kriteria
yang ditetapkan dalam peraturan yang terkait dengan Pernyataan Pendaftaran
dalam rangka Penawaran Umum dalam rangka Penawaran Umum dan
peraturan yang terkait dengan Penawaran Umum; atau
(ii). 20 (dua puluh) Hari Kerja sejak tanggal perubahan terakhir atas Pernyataan
Pendaftaran yang diajukan Perseroan atau yang diminta Otoritas Jasa
Keuangan dipenuhi; atau
b. atas dasar Penyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan bahwa tidak ada lagi
perubahan dan/atau tambahan informasi lebih lanjut yang diperlukan.
“Perseroan” : Berarti badan hukum yang melakukan Emisi, yang dalam hal ini adalah PT Hino Finance
Indonesia, berkedudukan di Jakarta Timur, yang didirikan menurut dan berdasarkan
hukum dan Undang-Undang Negara Republik Indonesia, atau pengganti dan penerima
hak dan kewajibannya.
“Perusahaan Efek” : Berarti pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara
Pedagang Efek dan/atau Manajer Investasi sebagaimana dimaksud dalam Undang-
Undang Pasar Modal.
“Persetujuan Prinsip : Berarti persetujuan yang akan diberikan oleh Bursa Efek kepada Emiten untuk
Pencatatan Efek” pencatatan Obligasi di Bursa Efek dengan S-00484/BEI.PP1/01-2025 tanggal 16 Januari
2025.
“Pihak Terafiliasi” : Berarti perusahaan yang mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan.
“Pokok Obligasi” : Berarti surat berharga bersifat utang, dengan nama Obligasi Berkelanjutan I Hino
Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025 dalam jumlah Pokok Obligasi sebanyak-
banyaknya sebesar Rp700.000.000.000,- (tujuh ratus miliar Rupiah) dimana sebesar
Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) akan dijamin secara kesanggupan penuh
(full commitment) yang terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut, yang
terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar
Rp410.935.000.000,- (empat ratus sepuluh miliar sembilan ratus tiga
puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,50%
(enam koma lima nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah
370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Pembayaran Obligasi
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh
tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar
Rp89.065.000.000,- (delapan puluh sembilan miliar enam puluh lima
juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,90% (enam koma
sembilan nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga)
tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada saat tanggal jatuh tempo.
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar
Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) untuk Obligasi Seri B akan dijamin
secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam kesanggupan terbaik
ix
Page 12
(best effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual
tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan Obligasi tersebut.
“Prospektus” : Berarti dokumen tertulis yang memuat informasi Emiten dan informasi lain sehubungan
dengan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi dengan tujuan agar Pihak lain
membeli Efek.
“Prospektus Awal” : Berarti dokumen tertulis dalam rangka Penawaran Umum dengan tujuan agar pihak
lain membeli Efek yang memuat seluruh informasi dalam Prospektus yang disampaikan
kepada Otoritas Jasa Keuangan sebagai bagian dari Pernyataan Pendaftaran kecuali
informasi mengenai penjaminan Emisi, tingkat suku bunga Obligasi, atau hal-hal lain
yang berhubungan dengan persyaratan Penawaran Umum yang belum dapat
ditentukan, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23/POJK.04/2017,
dengan memperhatikan Peraturan Nomor IX.A.2.
“Prospektus Ringkas” : Berarti setiap ringkasan dari isi Prospektus Awal, sebagaimana diatur dalam Peraturan
OJK No. 9/2017.
“Rekening Efek” : Berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik Pemegang
Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI, Bank Kustodian atau Perusahaan Efek
berdasarkan kontrak pembukaan rekening efek yang ditandatangani dengan Pemegang
Obligasi.
“RUPO” : Berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.
“Satuan Pemindahbukuan : Berarti satuan Pemindahbukuan Obligasi adalah sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) atau
Obligasi” kelipatannya. Satu Satuan Pemindahbukuan mempunyai hak untuk mengeluarkan 1
(satu) suara dalam RUPO.
“Sertifikat Jumbo Obligasi” : Berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang
diterbitkan oleh Perseroan tercatat atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi
melalui Pemegang Rekening.
“Tanggal Distribusi” : Berarti tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi hasil Penawaran Umum kepada
KSEI yang merupakan Tanggal Distribusi Obligasi yang dilakukan secara elektronik
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja terhitung setelah Tanggal Penjatahan kepada
Pemegang Obligasi.
“Tanggal Emisi” : Berarti tanggal pembayaran hasil Emisi dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada
Emiten, yang merupakan tanggal penerbitan Obligasi.
“Tanggal Pelunasan Pokok : Berarti tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar
Obligasi” kepada Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening
melalui Agen Pembayaran, yaitu:
• Seri A: 30 Maret 2026;
• Seri B: 20 Maret 2028.
“Tanggal Pembayaran Bunga : Berarti tanggal-tanggal jatuh tempo pembayaran Bunga Obligasi masing-masing seri
Obligasi” Obligasi yang wajib dibayar Perseroan melalui Agen Pembayaran kepada Pemegang
Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Rekening melalui Agen
Pembayaran, Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagai berikut:
Tanggal Pembayaran Bunga
Pembayaran Bunga ke-
Seri A Seri B
1 20 Juni 2025 20 Juni 2025
2 20 September 2025 20 September 2025
3 20 Desember 2025 20 Desember 2025
4 30 Maret 2026 20 Maret 2026
5 20 Juni 2026
6 20 September 2026
7 20 Desember 2026
8 20 Maret 2027
x
Page 13
Tanggal Pembayaran Bunga
Pembayaran Bunga ke-
Seri A Seri B
9 20 Juni 2027
10 20 September 2027
11 20 Desember 2027
12 20 Maret 2028
“Tanggal Pencatatan” : Berarti Tanggal Pencatatan Obligasi untuk diperdagangkan di Bursa Efek dalam waktu
selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi.
“Tanggal Penjatahan” : Berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi yaitu selambat-lambatnya pada 2
(dua) Hari Kerja setelah tanggal penutupan Masa Penawaran Umum.
“Undang-Undang Pasar Modal” : Berarti Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran Negara
atau “UUPM” No.64 tahun 1995, Tambahan No. 3608, sebagaimana diubah sebagian dengan
UUPPSK.
“UUPPSK” : Berarti Undang-Undang No.4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan
Sektor Keuangan, Lembaran Negara Republik Indonesia No.4 tahun 2023, Tambahan
No. 6845.
“UUPT” : Berarti Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan
Terbatas, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 106 tahun 2007, Tambahan No.
4756.
“Wali Amanat” : Berarti pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Obligasi sebagaimana dimaksud
dalam Undang-Undang Pasar Modal yang dalam hal ini adalah Perusahaan Perseroan
(Persero) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. atau disingkat PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk‚ berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.
xi
Page 14
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari, dan harus dibaca bersama-sama dengan, keterangan
yang lebih terperinci dan laporan keuangan beserta catatan atas laporan keuangan yang tercantum dalam Prospektus ini.
Ringkasan ini dibuat berdasarkan fakta dan pertimbangan yang paling penting bagi Perseroan. Semua informasi keuangan
yang tercantum dalam Prospektus ini bersumber dari laporan keuangan Perseroan, yang dinyatakan dalam mata uang
Rupiah dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
1. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERSEROAN
Perseroan berkedudukan di Jakarta Timur dan Perseroan didirikan dengan nama PT Hino Finance Indonesia berdasarkan
Akta Perseroan Terbatas PT Hino Finance Indonesia No.45 tanggal 11 Juli 2014 yang dibuat dihadapan Popie Savitri
Martosuhardjo Pharmanto, SH, Notaris di Jakarta dan telah (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan surat keputusan No.AHU-17318.40.10.2014 tanggal 15 Juli 2014 (ii) didaftarkan
dalam Daftar Perseroan No.AHU-0071742.40.80.2014 tanggal 15 Juli 2014, (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 49627 dari
Berita Negara Republik Indonesia No.103 tanggal 26 Desember 2014 (selanjutnya disebut ”Akta Pendirian”).
Struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan berdasarkan Akta Pendirian adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp 1.000.000,00 per saham (%)
Keterangan
Total Saham Nilai Nominal (Rp)
Modal Dasar 400.000 400.000.000.000
Pemegang Saham
- PT Indomobil Multi Jasa Tbk. 66.666 66.666.000.000 66,66
- Summit Global Auto Management B.V. 33.334 33.334.000.000 33,34
Total Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 100.000 100.000.000.000 100,00
Total Saham Dalam Portepel 300.000 300.000.000.000
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian telah
beberapa kali diubah dimana perubahan terakhir Anggaran Dasar Perseroan adalah sebagaimana termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.46 tanggal 22 Mei 2024 yang dibuat dihadapan Wiwik
Condro, SH, Notaris di Kota Jakarta Barat dan telah (i) mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU 0033348.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 6 Juni 2024; (ii)
diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari: (a) Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
No. AHU-AH.01.03-013-0134257 tanggal 6 Juni 2024; (b) Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.
AHU-AH.01.09-0210962 tanggal 6 Juni 2024; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0111254.AH.01.11.Tahun
2024 tanggal 6 Juni 2024, dan (iv) diumumkan dalam Tambahan No. 001149 dari Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”)
No. 005 tanggal 17 Januari 2025. (selanjutnya disebut ”Akta No.46/2024”), perubahan Anggaran Dasar yang terakhir ini
adalah perubahan terhadap ketentuan: (i) pasal 3 Ayat (2) mengenai penyesuaian kembali atas KBLI Tahun 2020; dan (ii)
Pasal 15 Ayat (3) mengenai masa jabatan Dewan Komisaris dimana telah disetujui oleh para pemegang saham berdasarkan
Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hino Finance Indonesia tanggal 24 April 2024.
Perubahan terhadap Anggaran Dasar yang terjadi sejak Akta Pendirian sampai dengan Prospektus ini diterbitkan telah
dilaksanakan oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
2. KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
Perseroan dapat melakukan berbagai kegiatan, namun Perseroan mengutamakan kegiatan usahanya pada kegiatan Sewa
Pembiayaan (Finance Lease) untuk kendaraan komersial truk dan bis yang merupakan lini bisnis utama Perseroan. Fasilitas
Sewa Pembiayaan diutamakan untuk kendaraan komersial merek Hino.
Pendapatan
Rincian dari pendapatan Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024
dan 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dapat dilihat pada tabel dibawah
ini:
xii
Page 15
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2023 2022
Pendapatan sewa pembiayaan 399.082.937.357 332.719.616.930 461.044.937.425 378.050.796.123
Penerimaan atas piutang yang
dihapusbukukan 500.000.000 - - 5.820.048.162
Pendapatan bunga 22.767.408.925 14.693.690.550 18.109.466.576 11.546.521.800
Pendapatan lain-lain 2.616.016.266 4.004.011.838 5.309.971.990 4.328.629.720
Total Pendapatan 424.966.362.548 351.417.319.318 484.464.375.991 399.745.995.805
Piutang Pembiayaan
Adapun posisi saldo Piutang Pembiayaan Perseroan setelah dikurangi dengan penyisihan kerugian penurunan nilai piutang
masing-masing tercermin pada tabel berikut:
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Piutang sewa pembiayaan - neto 4.918.520.993.458 4.647.341.049.832 3.824.728.850.896
Pembiayaan Baru
Sewa pembiayaan yang dilakukan oleh Perseroan diutamakan untuk kendaraan truk dan bus merek Hino dengan rata-rata
jangka waktu pembiayaan adalah 3 (tiga) tahun. Nilai sewa pembiayaan yang dilakukan oleh Perseroan berdasarkan jenis
nya adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2023 2022
Truk 2.299.329.318.339 2.077.887.739.826 3.157.529.585.354 3.049.862.643.609
Minibus dan Jeep 148.819.006.034 27.551.945.414 101.706.761.350 20.615.514.740
Pick up - 5.911.492.500 5.911.492.500 5.062.626.000
Heavy Equipment - - - -
Total Pembiayaan Baru 2.448.148.324.373 2.111.351.177.740 3.265.147.839.204 3.075.540.784.349
Pada periode sembilan bulan di tahun 2024 dan di akhir tahun 2023 pembiayaan baru mengalami peningkatan masing-
masing sebesar 15,95% dan 6,16% yang didukung oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Proses Pembiayaan
Perseroan menjalankan proses pembiayaan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan sebagai berikut:
Aplikasi Pembiayaan Perjanjian
Survey dan Data
dari Prospek Analisa Kredit Keputusan Kredit Pembiayaan dan
screening
Konsumen Plakat Stiker
Aplikasi Pembiayaan dari Prospek Konsumen
Account Officer (AO) akan menghubungi calon konsumen dan menyiapkan surat penawaran/simulasi kredit dari Aplikasi
pembiayaan yang masuk secara langsung dari kantor cabang atau melalui dealer.
Survey dan Data Screening
AO melengkapi dokumen pembiayaan yang disyaratkan oleh Perseroan, salah satunya antara lain terkait hasil survey ke
lokasi usaha dari calon konsumen dan data Prinsip Mengenal Nasabah (PMN) termasuk didalamnya data Penerima Manfaat
(Beneficial Owner) yang telah disetujui oleh Kepala Cabang.
Analisa Kredit
Analisa dilakukan secara bersamaan oleh Credit Analyst dan Operation Legal. Credit Analyst akan menganalisa kondisi
keuangan dan memberikan rekomendasi pada Laporan Analisa. Operation Legal akan memeriksa dokumen legalitas dan
mengeluarkan Analisa Yuridis. Keduanya juga akan mengisi data PMN dan Beneficial Owner sesuai dengan analisa yang telah
dibuat.
xiii
Page 16
Keputusan Kredit
Keputusan kedit dilakukan oleh pejabat yang berwenang yang telah diberikan kewenangan sesuai dengan limit otorisasi yang
berlaku. Apabila terjadi penyimpangan kredit persetujuan harus dilakukan oleh Credit Committee.
Perjanjian Pembiayaan
AO akan meminta calon konsumen menandatangani perjanjian dan menempelkan plakat & stiker pada unit kendaraan yang
dibiayai. Foto atas plakat & stiker yang telah ditempelkan pada unit yang dibiayai, wajib dilampirkan untuk keperluan
dokumentasi.
STRATEGI DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN
Strategi Usaha
Strategi Jangka Pendek Perseroan adalah “Create a Foothold for Accelerating Profit Growth Over the Next Decade” dengan
strategi sebagai berikut:
a. Diversifikasi portofolio aset dengan memperkenalkan dan memperluas Pembiayaan Stock Dealer, Pembiayaan After
Sales dan Pembiayaan Maintenance.
b. Mempertahankan Net Profit Margin dengan meningkatkan produktivitas operasional.
c. dengan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) dalam memperkenalkan Fleet Management System menggunakan
Transformasi Digital untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
d. Diversifikasi sumber pendanaan dan memperkuat independensi lebih lanjut: Penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Hino
Finance Indonesia dan Syndication/ Club Deal Transactions.
e. Pengendalian risiko yang lebih canggih dengan memperkuat tata kelola perusahaan, pengendalian internal dan
keamanan Information Communication Technology (ICT).
Arah kebijakan Perseroan untuk jangka menengah adalah “Acceleration of Growth” dengan memperkuat internal kontrol
dan tata kelola melalui:
a. Menyediakan layanan keuangan dan kredit yang stabil dan dapat diandalkan serta mampu memberikan pembiayaan
yang berkualitas kepada pelanggan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan masyarakat di Indonesia.
b. Mengembangkan dan meluncurkan solusi dan produk keuangan baru yang memperkenalkan transformasi digital untuk
memberikan dukungan total kepada pelanggan yang memanfaatkan kekuatan sebagai perusahaan pembiayaan captive.
c. Memperkenalkan pengendalian risiko dan teknologi ICT yang lebih canggih dalam operasional untuk mencapai efisiensi
lebih lanjut. Selain itu, mengutamakan keamanan dan tata kelola ICT.
d. Mengoptimalkan sumber daya manusia dengan memberikan kesempatan dan program pelatihan melalui pemanfaatan
teknologi digital untuk bisnis yang berkelanjutan.
e. Memperkuat struktur organisasi dan tata kelola Perseroan, serta mempertahankan kelincahan.
f. Meningkatkan dan mengembangkan internal kontrol.
g. Likuiditas yang memadai, ALM yang tepat dan pengupayaan diversifikasi pendanaan.
Prospek Usaha
Perseroan merupakan perusahaan pembiayaan spesialis untuk kendaran komersial truk dan bis, khususnya untuk produk
Hino. Hino produk merupakan salah satu produk unggulan di Indonesia untuk kategori truk dan bis. Konsumen Perseroan
adalah perusahaan-perusahaan yang menggerakkan perekonomian Indonesia dalam pertumbuhan Produk Domestik Bruto
(PDB) dan menopang kehidupan Masyarakat sehari-hari, seperti transportasi darat untuk bis pariwisata dan bis antar kota,
perusahaan logistik dan transportasi, perusahaan manufaktur, penggunaan dump truck untuk proyek infrastruktur dan
properti, pertambangan, perkebunan dan pengelolaaan limbah.
Berdasarkan siaran pers tanggal 5 November 2024 oleh Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia,
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan-III 2024 tumbuh sebesar 4,95% (yoy) ditengah masih tingginya
ketidakpastian dan berbagai tantangan global yang masih membayangi seperti fragmentasi geoekonomi dan ketegangan
geopolitik. Peningkatan pertumbuhan ekonomi ini didukung hampir seluruhnya oleh komponen PDB seiring dengan daya
beli masyarakat yang stabil dan masih terjaga. Guna memastikan stabilitas dan ketahanan ekonomi kedepan, sejumlah
kebijakan telah disiapkan Pemerintah yakni mulai dari hilirisasi, pembangunan infrastruktur, pengembangan kawasan sentra
pangan serta mendorong digitalisasi. Oleh karena itu, Pemerintah optimis ekonomi Indonesia akan tumbuh diatas 5%
sepanjang tahun 2024 dan tahun 2025.
Pada tahun 2024, Industri otomotif melemah akibat dinamika politik yang membuat beberapa pelaku usaha bersikap wait
and see dan menunda ekspansi bisnis. Data wholesales dari Gaikindo hingga September 2024 menunjukan adanya
penurunan penjualan truk di Indonesia mencapai 17% jika dibandingkan dengan September 2023. Hal tersebut terjadi karena
harga komoditas masih berada di level yang rendah pada awal tahun. Kondisi ini membuat operasional tambang di berbagai
daerah berkurang. Penjualan bis juga menunjukkan penurunan sebesar 9% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Mencermati berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi serta berbagai kebijakan yang diambil, Otoritas Jasa Keuangan
xiv
Page 17
meyakini bahwa Piutang Perusahaan Pembiayaan mdiperkirakan sesuai target yaitu tumbuh 10%-12% hingga akhir tahun
2024.
Pemerintah berupaya mendorong perekonomian Indonesia melalui investasi dengan penyerapan modal pemerintah yang
tinggi terkait penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal ini tentunya menjadi peluang dan prospek usaha
bagi Perseroan untuk mengembangkan bisnisnya dalam mendukung strategi yang dilakukan oleh pemerintah. Prinsip kehati-
hatian selalu diterapkan oleh Perseroan untuk memastikan industri jasa keuangan khususnya penjualan bis dan truk
komersial agar berjalan secara sehat, terbuka dan kompetitif. Kondisi perekonomian Indonesia dan ekspektasi makro yang
membaik, akan berdampak positif terhadap pertumbuhan Perseroan.
3. PENAWARAN UMUM
Nama Obligasi : Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025.
Target Dana Penawaran Umum : sebesar Rp3.000.000.000.000,- (tiga triliun Rupiah).
Berkelanjutan I
Jumlah Pokok, Jangka Waktu : Obligasi ini ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp700.000.000.000,- (tujuh
dan Tingkat Bunga Obligasi ratus miliar Rupiah), dimana sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah)
akan dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) yang terdiri dari 2 (dua)
seri dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar
Rp410.935.000.000,- (empat ratus sepuluh miliar sembilan ratus tiga
puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,50%
(enam koma lima nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi
adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Pembayaran
Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal
jatuh tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar
Rp89.065.000.000,- (delapan puluh sembilan miliar enam puluh lima
juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,90% (enam
koma sembilan nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah
3 (tiga) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet
payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar
Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) untuk Obligasi Seri B akan dijamin
secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam kesanggupan terbaik
(best effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual
tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan Obligasi tersebut.
Harga Penawaran : 100% dari nilai Pokok Obligasi.
Satuan Perdagangan Obligasi : Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Satuan Pemindahbukuan : Satuan Pemindahbukuan Obligasi adalah sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) atau
kelipatannya. Satu Satuan Pemindahbukuan mempunyai hak untuk mengeluarkan 1
(satu) suara dalam RUPO.
Pembayaran Kupon Bunga : Triwulanan.
Penyisihan Dana (Sinking Fund) : Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan
pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum
Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum
Obligasi.
Hasil Pemeringkatan : AA+(idn) (Double A Plus) dari PT Fitch Ratings Indonesia.
Jaminan : Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta
kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang
telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam
Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi
xv
Page 18
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik
yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan
yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun
yang akan ada di kemudian hari sesuai peraturan perundang-undangan. Keterangan
selengkapnya mengenai jaminan dapat dilihat pada Bab I Prospektus ini.
Hak Senioritas Atas Utang : Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa preferen dengan hak-hak kreditur
Perseroan lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Pembelian Kembali : Paling cepat 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan, Perseroan baru dapat
melakukan pembelian kembali (buy back). Perseroan dapat melakukan pembelian
kembali (buy back) melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek yang ditujukan sebagai
pembayaran kembali atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga
pasar dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. KETERANGAN TENTANG EFEK BERSIFAT UTANG YANG BELUM DILUNASI
Efek bersifat utang yang belum dilunasi sampai dengan Prospektus ini diterbitkan adalah sebesar Rp1.559.000.000.000,-
dengan keterangan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah, atau dinyatakan lain)
No. Nama Obligasi Seri Jumlah Nominal Tingkat Bunga Jangka Waktu Peringkat Jatuh Tempo Jumlah Terutang
1 Obligasi I Hino Finance Indonesia Tahun 2022 B 525.000 7,00% 3 tahun AA+(idn) 9 Agustus 2025 525.000
2 Obligasi II Hino Finance Indonesia Tahun 2023 B 334.000 6,75% 3 tahun AA+(idn) 11 Juli 2026 334.000
3 Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024 370 Hari
A 342.895 6,70% AA+(idn) 15 Juli 2025 342.895
Kalender
B 357.105 7,25% 3 tahun AA+(idn) 5 Juli 2027 357.105
Total Obligasi Terutang 1.559.000
Adapun seluruh surat utang yang akan jatuh tempo pada tahun 2025 akan dibayarkan menggunakan dana dari pemberian
pinjaman dan/atau pembiayaan yang jatuh tempo, serta dana kas Perseroan.
5. PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN UMUM OBLIGASI
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan
seluruhnya oleh Perseroan untuk modal kerja Perseroan, sesuai dengan bidang usaha Perseroan di jasa pembiayaan. Modal
kerja yang dimaksud dalam rencana penggunaan dana penerbitan Obligasi adalah untuk mendanai pembiayaan kegiatan
usaha dan biaya operasional Perseroan.
Keterangan lebih lengkap mengenai rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini dapat dilihat pada Bab II
Prospektus ini.
6. STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Struktur Permodalan Perseroan sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Para Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar No. 3 tanggal 3 Juli 2018, dibuat di hadapan Dedy Syamri,
S.H., Notaris di Kota Jakarta Selatan, yang telah: (i) mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0013631.AH.01.02.Tahun 2018 tanggal 5 Juli 2018; (ii)
diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-0218882 tanggal 5 Juli 2018; (iii)
diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-021883 tanggal 5 Juli 2018; (iv) didaftarkan
dalam Daftar Perseroan No.AHU-0086426.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 5 Juli 2018, dan (v) diumumkan dalam Tambahan
No. 14693 dari Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 71 tanggal 4 September 2018 (Akta No.3/2018), juncto Akta
Pernyataan Keputusan Sirkular Para Pemegang Saham No. 21 tanggal 14 Mei 2019 yang dibuat dihadapan Wiwik Condro,
S.H., Notaris di Kota Jakarta Barat, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
No.AHU-AH.01.03.0266295 tanggal 20 Mei 2019; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0082118.AH.01.11.TAHUN
2019 tanggal 20 Mei 2019; dan (ii) diumumkan dalam Tambahan No.19243 dari BNRI No.62 tanggal 2 Agustus 2019, juncto
Akta Pernyataan Keputusan Sirkular Para Pemegang Saham No.18 tanggal 7 Desember 2020 yang dibuat dihadapan Wiwik
Condro, S.H., Notaris di Kota Jakarta Barat, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi
xvi
Page 19
Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
Perseroan No. AHU-AH.01.03.0417788 tanggal 11 Desember 2020; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0208542.AH.01.11.TAHUN 2020 pada tanggal 11 Desember 2020 dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 001148 dari
Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 005 tanggal 17 Januari 2025 (“Akta No.18/2020”), yakni sebagai berikut,
yaitu sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp 1.000.000,00 per saham
Keterangan Persentase (%)
Total Saham Nilai Nominal (Rp)
Modal Dasar 1.000.000 1.000.000.000.000
Pemegang Saham
- Hino Motors, Ltd 400.000 400.000.000.000 40,00
- PT Indomobil Multi Jasa Tbk. 400.000 400.000.000.000 40,00
- Summit Global Auto Management B.V. 200.000 200.000.000.000 20,00
Total Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.000.000 1.000.000.000.000 100,00
Total Saham Dalam Portepel - -
7. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Informasi keuangan Perseroan tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022, serta untuk periode sembilan
bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 diambil dari laporan keuangan Perseroan untuk tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022, serta
untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada anggal 30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil dari laporan keuangan Perseroan tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022, serta untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal
30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah disusun oleh
Manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang
seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst
& Young Global Limited) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”)
sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September
2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 No. 00047/2.1032/AU.1/09/1681-
4/1/II/2025 tertanggal 12 Februari 2025 yang ditandatangani oleh Christophorus Alvin Kossim (Registrasi Akuntan Publik No.
1681). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa
modifikasian dan paragraf “Hal-hal Lain” yang menyatakan tujuan penerbitan laporan auditor independen dan penerbitan
kembali laporan keuangan. Laporan auditor independen atas laporan keuangan Perseroan tanggal 30 September 2024 serta
untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut juga berisi paragraf “Hal Audit Utama” mengenai
cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang sewa pembiayaan.
Informasi berikut harus dibaca berkaitan dan secara keseluruhan mengacu pada laporan keuangan Perseroan yang telah
diaudit beserta catatan atas laporan keuangan yang dilampirkan di dalam Prospektus ini pada Bab XVI mengenai Laporan
Keuangan.
RINGKASAN LAPORAN POSISI KEUANGAN
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Total Aset 5.564.355.185.911 5.079.280.536.263 4.373.049.447.219
Total Liabilitas 4.127.580.133.633 3.702.493.941.751 3.094.834.927.012
Total Ekuitas 1.436.775.052.278 1.376.786.594.512 1.278.214.520.207
Total Liabilitas dan Ekuitas 5.564.355.185.911 5.079.280.536.263 4.373.049.447.219
RINGKASAN LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2023 2022
Total Pendapatan 424.966.362.548 351.417.319.318 484.464.375.991 399.745.995.805
Total Beban 351.432.049.347 284.742.644.440 387.876.085.136 313.662.576.797
Laba Sebelum Beban Pajak
Final Dan Beban Pajak
Penghasilan 73.534.313.201 66.674.674.878 96.588.290.855 86.083.419.008
Laba Sebelum Beban Pajak
Penghasilan 68.980.832.727 63.735.936.770 92.966.398.235 83.774.114.647
Laba Tahun Berjalan 57.072.832.470 51.498.206.770 70.617.845.966 64.608.937.717
xvii
Page 20
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2023 2022
Penghasilan Komprehensif
Lain - Neto 2.915.625.296 8.499.056.077 27.954.228.339 24.285.451.258
Total Penghasilan
Komprehensif Tahun
Berjalan 59.988.457.766 59.997.262.847 98.572.074.305 88.894.388.975
Laba Per Saham Dasar 57.073 51.498 70.618 64.609
RINGKASAN LAPORAN ARUS KAS
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2023 2022
Kas neto digunakan untuk
aktivitas operasi (219.512.577.275) (299.176.384.082) (711.957.486.093) (708.431.976.026)
Kas neto digunakan untuk
aktivitas investasi (3.195.458.558) (4.117.639.288) (5.194.129.642) (7.717.286.982)
Kas neto diperoleh dari
aktivitas pendanaan 502.016.969.007 432.391.655.568 628.414.744.518 688.496.331.223
Penurunan neto kas dan
kas pada bank 279.308.933.174 129.097.632.198 (88.736.871.217) (27.652.931.785)
Dampak neto perubahan
nilai tukar atas kas
dan kas pada bank 4.958.708 5.638.176 (960.454) 41.118.471
Kas dan kas pada bank
awal tahun 279.799.510.753 368.537.342.424 368.537.342.424 396.149.155.738
Kas dan kas pada bank
akhir tahun 559.113.402.635 497.640.612.798 279.799.510.753 368.537.342.424
RASIO KEUANGAN
30 September 31 Desember
KETERANGAN
2024 2023 2022
Rasio Pertumbuhan (%)
Total Pendapatan 20,93 21,19 (1,68)
Laba Tahun Berjalan 10,82 9,30 11,72
Total Aset 9,55 16,15 25,23
Total Liabilitas 11,48 19,63 34,40
Total Ekuitas 4,36 7,71 7,47
Rasio Permodalan 54,87 53,92 58,80
Rasio Usaha (%)
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan/Total Pendapatan 16,23 19,19 20,96
Total Pendapatan/Total Aset1) 13) 10,18 9,54 9,14
Laba Tahun Berjalan/Total Pendapatan 13,43 14,58 16,16
Imbal Hasil atas Aset2) 13) 1,37 1,39 1,48
Imbal Hasil atas Ekuitas3) 13) 5,30 5,13 5,05
Rasio Ekuitas terhadap Modal Disetor 143,68 137,68 127,82
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Neto terhadap Total Pendanaan 125,29 132,10 130,60
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Investasi dan Pembiayaan Modal
Kerja terhadap saldo Piutang Pembiayaan 100,00 100,00 100,00
Rasio Keuangan (x)
Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to equity ratio)4) 2,87 2,69 2,42
Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to asset ratio)5) 0,74 0,73 0,71
Rasio Lancar6) 1,99 1,72 4,51
Gearing Ratio7) 2,73 2,56 2,29
Net Financing to Asset Ratio 8) 0,88 0,91 0,87
Non Performing Financing (NPF - %) - Neto9) 0,171 0,020 0,004
Non Performing Financing (NPF - %) - Gross10) 0,33 0,07 0,19
xviii
Page 21
30 September 31 Desember
KETERANGAN
2024 2023 2022
Interest Coverage Ratio (ICR - x) 11) 1,42 1,54 1,61
Debt Service Coverage Ratio (DSCR - x) 12) 13) 0,22 0,20 0,50
Keterangan:
1. Total Pendapatan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 (disetahunkan) atau tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember atas Total Aset dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio total pendapatan terhadap total aset
tahun yang bersangkutan.
2. Imbal Hasil atas Aset dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba setelah pajak untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2024 (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember terhadap total aset periode atau
tahun yang bersangkutan.
3. Imbal Hasil atas Ekuitas dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba setelah pajak untuk periode sembilan bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2024 (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember terhadap total ekuitas periode
atau tahun yang bersangkutan.
4. Rasio Debt to equity merupakan total liabilitas dibagi dengan total ekuitas.
5. Rasio Debt to asset merupakan total liabilitas dibagi dengan total aset.
6. Perhitungan Rasio Lancar adalah jumlah kas dan setara kas dengan aset yang jatuh tempo ≤1 tahun dibagi dengan liabilitas ≤1 tahun.
7. Gearing Ratio merupakan rasio yang dihitung dari pinjaman (termasuk utang obligasi) dibagi dengan jumlah modal. Total modal
diambil dari ekuitas yang tercantum dalam laporan posisi keuangan.
8. Net Financing to Asset Ratio merupakan rasio antara jumlah piutang sewa pembiayaan neto terhadap jumlah aset pada tahun yang
bersangkutan.
9. Rasio dihitung dari Piutang > 90 hari yang telah dikurangi cadangan dibagi dengan total piutang neto.
10. Rasio dihitung dari Piutang > 90 hari dibagi dengan total piutang gross.
11. Pendapatan sebelum beban bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) (Sep 2024: Rp282.930.546.924; 2023:
Rp321.300.902.281; 2022: Rp270.657.386.606) dibagi dengan beban bunga dari interest bearing debt (Sep 2024: Rp198.861.815.563;
2023: Rp208.753.800.695; 2022: Rp168.225.084.810). EBITDA dihitung dari laba sebelum beban pajak penghasilan (Sep 2024:
Rp68.980.832.727; 2023: Rp92.966.398.235; 2022: Rp83.774.114.647) ditambah dengan beban pajak final atas pendapatan bunga
(Sep 2024: Rp4.553.480.474; 2023: Rp3.621.892.620; 2022: Rp2.309.304.361), beban bunga dari interest bearing debt (Sep 2024:
Rp198.861.815.563; 2023: Rp208.753.800.695; 2022: Rp168.225.084.810), beban depresiasi aset tetap (Sep 2024: Rp10.426.684.025;
2023: Rp14.979.005.674; 2022: Rp14.032.867.946), beban amortisasi aset takberwujud (Sep 2024: Rp107.734.135; 2023:
Rp979.805.057; 2022: Rp2.316.014.842).
12. Pendapatan sebelum beban bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) (Sep 2024 (disetahunkan): Rp377.240.729.232; 2023:
Rp321.300.902.281; 2022: Rp270.657.386.606) dibagi dengan pembayaran pokok dan bunga dari interest bearing debt untuk periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
(Sep 2024: Rp1.708.288.087.417; 2023: Rp1.615.977.800.695; 2022: Rp539.862.584.810). EBITDA dihitung dari laba sebelum beban
pajak penghasilan (Sep 2024: Rp68.980.832.727; 2023: Rp92.966.398.235; 2022: Rp83.774.114.647) ditambah dengan beban pajak
final atas pendapatan bunga (Sep 2024: Rp4.553.480.474; 2023: Rp3.621.892.620; 2022: Rp2.309.304.361), beban bunga dari interest
bearing debt (Sep 2024: Rp198.861.815.563; 2023: Rp208.753.800.695; 2022: Rp168.225.084.810), beban depresiasi aset tetap (Sep
2024: Rp10.426.684.025; 2023: Rp14.979.005.674; 2022: Rp14.032.867.946), beban amortisasi aset takberwujud (Sep 2024:
Rp107.734.135; 2023: Rp979.805.057; 2022: Rp2.316.014.842). Rasio DSCR Perseroan dibawah 1x tidak berdampak pada kemampuan
pembayaran Perseroan. Perseroan mengantisipasi kemampuan dalam melakukan pelunasan atas utang pokok melalui penerimaan
cicilan dari konsumen dan pelunasan bunga melalui pendapatan yang dihasilkan oleh Perseroan.
13. Rasio imbal hasil atas aset, imbal hasil atas ekuitas, total pendapatan/total aset dan Debt service coverage ratio per periode 30
September 2024 disetahunkan dikarenakan laba setelah pajak, total pendapatan dan EBITDA yang digunakan dalam perhitungan rasio
keuangan tersebut masih dalam periode 9 bulan sehingga harus disetahunkan supaya dapat diperbandingkan dengan perhitungan
rasio yang sama per 31 Desember 2023 dan 2022. Selain itu berdasarkan petunjuk pengisian SEOJK Nomor 11/SEOJK.05/2020 Penilaian
dilakukan per posisi dan periode selama 12 (dua belas) bulan terakhir untuk parameter atau indikator yang bersifat kuantitatif.
Sehubungan dengan penerbitan efek bersifat utang, Perseroan dipersyaratkan untuk memenuhi kondisi keuangan Debt to
Equity Ratio dengan nilai maksimal sebesar 10 (sepuluh) kali.
8. FAKTOR RISIKO
Risiko-risiko yang akan diungkapkan dalam uraian berikut merupakan risiko-risiko yang material bagi Perseroan yang telah
disusun sesuai dengan bobot risiko berdasarkan dampak dari masing-masing risiko terhadap kinerja keuangan Perseroan
yang dimulai dari risiko utama Perseroan.
Risiko yang dihadapi oleh Perseroan adalah sebagai berikut:
A. RISIKO UTAMA
Risiko Kredit atau Risiko Pembiayaan
B. RISIKO-RISIKO TERKAIT KEGIATAN USAHA PERSEROAN
1. Risiko Strategi
2. Risiko Operasional
xix
Page 22
3. Risiko Pasar
4. Risiko Likuiditas
5. Risiko Hukum
6. Risiko Reputasi
7. Risiko Kepatuhan
8. Risiko Perubahan Teknologi
C. RISIKO UMUM
1. Kondisi Ekonomi Makro atau Global
2. Kebijakan Pemerintah
Disamping risiko-risiko yang dihadapi oleh Perseroan diatas, terdapat juga risiko investasi bagi investor pembeli Obligasi
dimana investor akan menghadapi risiko gagal bayar pokok pada saat jatuh tempo dan/atau pembayaran bunga, jika
Perseroan mengalami kesulitan keuangan. Selain itu investor pembeli Obligasi juga berpotensi menghadapi risiko kesulitan
untuk menjual efek tersebut di pasar dalam hal tidak likuidnya efek yang disebabkan tujuan pembelian Obligasi sebagai
investasi jangka panjang.
D. RISIKO INVESTASI BAGI INVESTOR PEMEGANG OBLIGASI
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan karena tujuan
pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi serta Pokok
Obligasipada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan
dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha
Perseroan.
Keterangan lebih lanjut mengenai faktor risiko Perseroan dapat dilihat pada Bab VI Prospektus ini.
xx
Page 23
I. PENAWARAN UMUM
PT HINO FINANCE INDONESIA
Kegiatan Usaha Utama:
Sewa Pembiayaan (Finance Lease) Untuk Kendaraan Komersial Truk dan Bis
Kantor Pusat:
Indomobil Tower, Lt. 17
Jl. M.T. Haryono Kav. 11, Jakarta Timur 13330
Telp.: (021) 2982 7960
Faksimili: (021) 2982 7861
www.hinofinance.co.id
E-mail: corporate.secretary@hinofinance.co.id
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN I HINO FINANCE INDONESIA
DENGAN TARGET DANA SEBESAR Rp3.000.000.000.000,- (TIGA TRILIUN RUPIAH)
(“PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN I”)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN:
OBLIGASI BERKELANJUTAN I HINO FINANCE INDONESIA TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp700.000.000.000,- (TUJUH RATUS MILIAR RUPIAH)
(”OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT
Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti hutang kepada Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan
nilai 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi, dimana sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) akan
dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) yang terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp410.935.000.000,- (empat ratus sepuluh miliar
sembilan ratus tiga puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,50% (enam koma lima nol
persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Pembayaran
Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp89.065.000.000,- (delapan puluh sembilan miliar
enam puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,90% (enam koma sembilan nol persen)
per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet
payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) untuk
Obligasi Seri B akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam kesanggupan terbaik (best effort) tidak
terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk
menerbitkan Obligasi tersebut.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi. Bunga Obligasi
dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran
Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 20 Juni 2025, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus
jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 30 Maret 2026 untuk Obligasi seri A dan tanggal 20 Maret 2028
untuk Obligasi seri B.
OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI DARI
PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”):
AA+(idn) (Double A Plus)
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT ATAU RISIKO PEMBIAYAAN, YAITU RISIKO AKIBAT
KEGAGALAN PIHAK LAIN DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN DAN JUGA DAPAT DIIDENTIFIKASI SEBAGAI
KERUGIAN DARI PENURUNAN ATAU PENGHAPUSAN NILAI ASET TERMASUK ASSET OFF-BALANCE SHEET.
1
Page 24
PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Perseroan telah memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan sebagaimana yang diatur dalam
POJK No. 36/2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang, sebagai berikut:
1. Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dilaksanakan dalam periode paling lama 2 (dua) tahun dengan
ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang terakhir disampaikan
kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat pada ulang tahun kedua sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran.
2. Merupakan emiten atau perusahaan publik dalam kurun waktu paling singkat 2 (dua) tahun terakhir sebelum
penyampaian Pernyataan Pendaftaran.
3. Tidak pernah mengalami gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran
dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini. Hal ini telah dipenuhi dengan Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 3
Desember 2024 dan Laporan Praktisi Independen atas Perikatan Asurans Terbatas atas Pernyataan Manajemen tentang
Kepatuhan Entitas terhadap Ketentuan Tidak Pernah Gagal Bayar dalam Penawaran Umum Berkelanjutan yang
dikeluarkan oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja No. 00412/2.1032/JL.0/09/1681-4/1/XII/2024 tanggal
20 Desember 2024.
4. Efek yang dapat diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat utang yang memiliki peringkat
yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4 (empat) peringkat terbaik dan
masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh Perusahaan Pemeringkat Efek.
KETERANGAN MENGENAI OBLIGASI
1. UMUM
NAMA OBLIGASI
Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025.
JENIS OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI
sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan
Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan didaftarkan pada tanggal
diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi
adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.
HARGA PENAWARAN
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.
HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 7/2017 dan Peraturan OJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan
Obligasi yang dilaksanakan oleh Fitch. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas obligasi sesuai dengan surat Fitch
No. 230/DIR/RATLTR/XII/2024 tanggal 9 Desember 2024, Obligasi ini mendapatkan peringkat:
AA+(idn) (Double A Plus)
Tidak ada hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan Fitch yang melakukan pemeringkatan atas Obligasi Perseroan.
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas Obligasi tersebut
belum lunas, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 49/2020.
• Rating Rationale
Di bawah ini uraian atas hasil pemeringkatan Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025 (rating
rationale) yang disampaikan oleh Fitch:
Faktor – Faktor Penggerak Peringkat:
Obligasi Rupiah yang akan diterbitkan oleh Perseroan diberi peringkat setara dengan Peringkat Nasional Jangka perusahaan,
sesuai dengan kriteria Fitch, karena instrumen tersebut merupakan kewajiban langsung dan senior perusahaan serta
memiliki peringkat yang sama dengan semua kewajiban senior lainnya. Obligasi ini sepenuhnya tanpa jaminan, sesuai dengan
penerbitan Obligasi Perseroan sebelumnya.
2
Page 25
Peringkat Nasional Jangka Panjang Perseroan mencerminkan ekspektasi kami terhadap dukungan luar biasa dari pemegang
saham utamanya, Hino Motors, Ltd., yang profil kreditnya diuntungkan oleh kepemilikan saham sebesar 50,1% oleh Toyota
Motor Corporation (A+/Stabil).
Rating Watch Negative (RWN) mencerminkan potensi dampak dari restrukturisasi pemegang saham yang direncanakan yang
dapat mengurangi hubungan antara Hino Motors dan Toyota, sehingga melemahkan profil kredit keseluruhan Hino Motors
dan peringkat HFI yang didasari oleh dukungan.
Sensitivitas Peringkat
Faktor yang dapat, secara individu atau kolektif, memicu tindakan pemeringkatan negative/penurunan peringkat. Setiap
tindakan negatif pada Peringkat Nasional Jangka Panjang Perseroan akan mengarah pada tindakan serupa pada peringkat
Obligasi.
Faktor yang dapat, secara individu atau kolektif, memicu tindakan pemeringkatan positif/kenaikan peringkat
Setiap tindakan positif pada Peringkat Nasional Jangka Panjang Perseroan akan mengarah pada tindakan serupa pada
peringkat Obligasi. Penghapusan RWN pada Peringkat Nasional Jangka Panjang Perseroan akan mengarah pada perubahan
yang sesusai pada peringkat Obligasi.
2. SYARAT-SYARAT OBLIGASI
Jumlah Pokok dan Bunga Obligasi
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan untuk didaftarkan atas nama
KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dengan jumlah pokok sebanyak-
banyaknya sebesar Rp700.000.000.000,- (tujuh ratus miliar Rupiah), dimana sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar
Rupiah) akan dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) yang terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai
berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp410.935.000.000,- (empat ratus sepuluh miliar
sembilan ratus tiga puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,50% (enam koma lima
nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Pembayaran
Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp89.065.000.000,- (delapan puluh sembilan miliar
enam puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,90% (enam koma sembilan nol
persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara
penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) untuk
Obligasi Seri B akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam kesanggupan terbaik (best effort)
tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk
menerbitkan Obligasi tersebut.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi. Bunga Obligasi
dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran
Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 20 Juni 2025, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus
jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 30 Maret 2026 untuk Obligasi seri A dan tanggal 20 Maret 2028
untuk Obligasi seri B.
Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI selaku Agen
Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi.
Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Kerja maka Bunga Obligasi dibayar pada Hari
Kerja sesudahnya tanpa dikenakan Denda.
Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang
dimiliki oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo Obligasi dan ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan.
Tanggal-tanggal Pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagai berikut:
Tanggal Pembayaran Bunga
Pembayaran Bunga Obligasi Ke-
Seri A Seri B
1 20 Juni 2025 20 Juni 2025
3
Page 26
Tanggal Pembayaran Bunga
Pembayaran Bunga Obligasi Ke-
Seri A Seri B
2 20 September 2025 20 September 2025
3 20 Desember 2025 20 Desember 2025
4 30 Maret 2026 20 Maret 2026
5 20 Juni 2026
6 20 September 2026
7 20 Desember 2026
8 20 Maret 2027
9 20 Juni 2027
10 20 September 2027
11 20 Desember 2027
12 20 Maret 2028
Penghitungan Bunga
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah hari
yang lewat dari tanggal emisi dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1
(satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Tata Cara Pembayaran Bunga
1) Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar
Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Dengan demikian jika
terjadi transaksi Obligasi setelah tanggal penentuan pihak yang berhak memperoleh Bunga Obligasi tersebut, maka
pihak yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang
bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
2) Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi
melalui Pemegang Rekening yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi yang bersangkutan.
3) Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran
untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
4) Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen
Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi atas Bunga Obligasi dan/atau
pelunasan Pokok Obligasi yang terutang dan telah jatuh tempo, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi
melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran. Dengan dilakukannya
pembayararan kepada Agen Pembayaran tersebut, maka Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan
pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan dan tanggung jawab tersebut beralih kepada Agen Pembayaran, sesuai
dengan ketentuan dalam Perjanjian Agen Pembayaran.
Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi
1) Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
2) Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran
untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
3) Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen
Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi
melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian
Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan.
Satuan Pemindahbukuan
Satuan Pemindahbukuan Obligasi adalah sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) atau kelipatannya. Satu Satuan Pemindahbukuan
mempunyai hak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO.
Jumlah Minimum Pemesanan
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan senilai
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
4
Page 27
Obligasi Merupakan Bukti Utang
a. Berdasarkan pernyataan Perseroan sekarang tetapi berlaku sejak Tanggal Emisi, Obligasi merupakan bukti bahwa
Perseroan secara sah dan mengikat berutang kepada Pemegang Obligasi sejumlah Pokok Obligasi yang disebut dalam
Sertifikat Jumbo Obligasi ditambah dengan Bunga Obligasi dan Denda (jika ada) yang wajib dibayar oleh Perseroan
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Obligasi tersebut merupakan bagian
penting dan tidak dapat dipisahkan dari Perjanjian Perwaliamanatan.
b. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang
Rekening berdasarkan Perjanjian Pembukaan Rekening Efek yang ditandatangani Pemegang Obligasi dan Pemegang
Rekening. Konfirmasi Tertulis tersebut tidak dapat dialihkan atau diperdagangkan.
Pendaftaran Obligasi di KSEI
a. Obligasi telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI, dengan memperhatikan
ketentuan di bidang Pasar Modal dan ketentuan KSEI yang berlaku.
b. Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI
berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui
Pemegang Rekening dengan memperhatikan ketentuan di bidang Pasar Modal.
Penarikan Obligasi
Penarikan Obligasi dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan pemindah bukuan dari satu Rekening Efek ke Rekening
Efek lainnya. Penarikan Obligasi keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat Obligasi tidak dapat
dilakukan, kecuali apabila terjadi pembatalan pendaftaran obligasi di KSEI atas permintaan Perseroan atau Wali Amanat,
dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal dan keputusan RUPO.
Pengalihan Obligasi
Hak kepemilikan Obligasi beralih dengan pemindahbukuan Obligasi dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya.
Perseroan, Wali Amanat dan Agen Pembayaran wajib memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang Obligasi yang
sah dalam hubungannya untuk menerima pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasidan hak-hak lain
yang berhubungan dengan Obligasi.
3. DANA PELUNASAN OBLIGASI (SINKING FUND)
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan
penggunaan dana hasil Emisi sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana Emisi.
4. PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN
Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terutang atau biaya-biaya lain yang menjadi tanggung jawab Perseroan sehubungan
dengan penerbitan Obligasi, Perseroan berjanji dan mengikat diri bahwa:
4.1 Pembatasan keuangan dan pembatasan-pembatasan lain terhadap Perseroan adalah sebagai berikut:
Perseroan tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat, tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
(i) membayar atau membuat atau distribusi pembayaran lain pada tahun buku Perseroan selama Perseroan terbukti
lalai dalam melakukan pembayaran Jumlah Terutang atau Perseroan tidak melakukan pembayaran Jumlah
Terutang berdasarkan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan Pengakuan Utang, kecuali:
a. pembayaran yang dilakukan dalam rangka kegiatan operasional sehari-hari Perseroan; atau
b. pembayaran pinjaman atau utang kepada pihak lain yang memiliki hak preferen atau hak untuk didahulukan
pembayarannya.
(ii) memperoleh pinjaman dari bank atau lembaga keuangan atau pihak ketiga lainnya, menerbitkan surat utang
dalam bentuk apapun yang secara material berakibat negatif terhadap kelangsungan kegiatan usaha Perseroan,
kecuali:
a. dana hasil pinjaman atau penerbitan surat utang tersebut digunakan untuk melunasi Jumlah Terutang
berdasarkan Perjanjian Perwaliamatan; atau
b. memenuhi ketentuan rasio keuangan sebagaimana dimaksud dalam butir 4.3 (iii).
(iii) menjaminkan dan/atau membebani dengan cara apapun aktiva milik Perseroan kepada pihak lain dengan jaminan
keutamaan atau preferen, baik yang ada sekarang maupun yang akan diperoleh di masa yang akan datang, kecuali:
a. aktiva yang dijaminkan sebelum Perjanjian Perwaliamanatan ini ditandatangani; atau
b. aktiva yang dijaminkan untuk utang atau pinjaman yang diperoleh untuk kegiatan usaha sehari – hari.
(iv) melakukan penggabungan, konsolidasi atau peleburan dengan perusahaan atau pihak lain, kecuali:
a. sepanjang dilakukan pada bidang usaha yang sama dengan yang dijalankan Perseroan sesuai dengan Anggaran
Dasar Perseroan serta tidak mempunyai dampak negatif terhadap jalannya usaha Perseroan dan tidak
5
Page 28
mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam melakukan Pembayaran Pokok Obligasidan/atau Bunga
Obligasi; atau
b. Semua syarat dan kondisi Obligasi dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lain yang berkaitan tetap
berlaku dan mengikat sepenuhnya perusahaan penerus (surviving company), dan dalam hal Perseroan bukan
merupakan Perusahaan penerus maka seluruh kewajiban Obligasi telah dialihkan secara sah kepada
perusahaan penerus, dan perusahaan penerus tersebut memiliki aktiva dan kemampuan yang memadai untuk
menjamin pembayaran Obligasi.
4.2 Pemberian Persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam butir 4.1 di atas akan diberikan oleh Wali Amanat dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
b. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta data/dokumen pendukung lainnya dalam
waktu 14 (empat belas) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan tersebut dan dokumen pendukungnya
diterima secara lengkap oleh Wali Amanat, dan jika waktu 14 (empat belas) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak
menerima persetujuan, penolakan atau permintaan tambahan data/dokumen pendukung lainnya dari Wali
Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuannya; dan
c. Jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya, maka persetujuan atau penolakan wajib
diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja setelah data/dokumen pendukung lainnya
tersebut diterima secara lengkap oleh Wali Amanat dan jika dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja tersebut
Perseroan tidak menerima persetujuan atau penolakan dari Wali Amanat, maka Wali Amanat dianggap telah
memberikan persetujuan.
4.3 Perseroan berkewajiban untuk:
(i) menyetorkan sejumlah uang yang diperlukan untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok
Obligasi yang jatuh tempo ke rekening yang ditunjuk oleh Agen Pembayaran paling lambat 1 (satu) Hari Kerja (in
good fund) sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan
menyerahkan kepada Wali Amanat fotocopy bukti penyetoran dana tersebut selambat-lambatnya pada Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. Apabila sampai Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi, Perseroan belum menyetorkan dana tersebut, maka
Perseroan harus membayar Denda atas kelalaian tersebut. Denda yang dibayarkan oleh Perseroan merupakan hak
Pemegang Obligasi dan akan dibayar kepada Pemegang Obligasi secara proporsional sesuai dengan besarnya
Obligasi yang dimilikinya sesuai dengan ketentuan Perjanjian Agen Pembayaran.
(ii) memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjaga tetap berlakunya
segala kuasa, ijin dan persetujuan (baik dari Pemerintah Republik Indonesia maupun negara lainnya) dan dengan
segera memberikan laporan dan melakukan hal-hal yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang
berlaku di Negara Republik Indonesia sehingga Perseroan dapat secara sah menjalankan kewajibannya
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.
(iii) memenuhi kewajiban keuangan berdasarkan laporan keuangan konsolidasi tahunan yang telah diaudit oleh kantor
Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, yang diserahkan kepada Wali Amanat, dengan ketentuan
kondisi keuangan yaitu Debt to Equity Ratio maksimal 10 (sepuluh) kali.
(iv) memenuhi dan mematuhi semua syarat dan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
(v) memelihara asuransi-asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan kegiatan usaha dan harta kekayaan
Perseroan dan/atau Entitas Anak pada perusahaan asuransi yang telah disetujui oleh OJK, terhadap segala resiko
yang biasa dihadapi oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang sama dengan Perseroan;
(vi) mengijinkan Wali Amanat dan/atau orang yang diberikan kuasa oleh Wali Amanat (termasuk auditor atau Akuntan,
perusahaan penilai, dan konsultan hukum yang ditunjuk untuk maksud tersebut) dengan pemberitahuan dari Wali
Amanat secara tertulis 5 (lima) Hari Kerja sebelumnya dari waktu ke waktu memiliki akses dan memeriksa buku-
buku, memberikan tanggapan atas segala pertanyaan atau informasi yang diminta oleh wakilnya tersebut dan
mendiskusikan dengan orang tersebut dengan itikad baik atas segala aspek dari pembukaan dan operasi Perseroan;
(vii) menyerahkan salinan laporan-laporan yang diminta oleh Otoritas Jasa Keuangan kepada Wali Amanat dan
persetujuan-persetujuan sehubungan dengan Emisi sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, dan untuk membuat
dan mengimplementasikan setiap perjanjian yang berhubungan dengan hal tersebut, termasuk tetapi tidak
terbatas pada penyerahan atas:
a. laporan keuangan tahunan Perseroan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa
Keuangan pada selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah tanggal tiap tahun buku
berakhir atau pada saat penyerahan laporan keuangan kepada Otoritas Jasa Keuangan;
b. laporan keuangan tengah tahunan Perseroan disampaikan selambat-lambatnya dalam waktu :
• 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku, jika tidak disertai laporan Akuntan
Publik; atau
• 60 (enam puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku jika disertai laporan Akuntan Publik
yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dalam rangka penelaahan terbatas; atau
• 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku, jika disertai laporan Akuntan
Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan yang memberikan pendapat tentang kewajaran laporan
keuangan secara keseluruhan; atau
• pada saat penyerahan laporan keuangan Perseroan tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan;
6
Page 29
(viii) Menjalankan dan memelihara sistem akuntasi, pembukuan dan pengawasan biaya sesuai dengan prinsip akuntansi
di Negara Republik Indonesia yang berlaku dari waktu ke waktu.
(ix) Menjaga dan mengusahakan agar harta kekayaan Perseroan dan Entitas Anak (jika ada) yang digunakan dalam
menjalankan kegiatan usahanya berada dalam keadaan baik, memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang
diperlukan untuk menjalankan kegiatan usaha Perseroan dan Entitas Anak (jika ada);
(x) Melakukan kegiatan usaha sesuai dengan anggaran dasar Perseroan;
(xi) Memberitahu Wali Amanat atas:
a. setiap perubahan anggaran dasar, susunan Direksi dan Dewan Komisaris dan diikuti dengan penyerahan akta-
akta keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan. 30 Hari Kerja setelah perubahan dicatat oleh
instansi yang berwenang dalam ini Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia;
b. perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan arbitrase yang dihadapi Perseroan yang dapat memberikan
dampak negatif secara material yang mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam menjalankan dan
mematuhi segala kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya
yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan;
c. terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian dengan segera, dan melalui permintaan tertulis dari Wali Amanat
menyerahkan kepada Wali Amanat suatu pernyataan yang ditandatangani oleh Direksi Perseroan atau
sekretaris perusahaan Perseroan untuk maksud tersebut, yang mengkonfirmasikan bahwa kecuali
sebelumnya telah diberitahukan kepada Wali Amanat atau diberitahukan pada saat konfirmasi bahwa
peristiwa kelalaian tersebut tidak terjadi atau apabila terjadi peristiwa kelalaian, memberikan gambaran
lengkap atas kejadian tersebut dan tindakan atau langkah-langkah yang diambil (atau diusulkan untuk diambil)
oleh Perseroan untuk memperbaiki kejadian tersebut;
d. setiap terjadi kejadian atau keadaan penting pada Perseroan dan/atau Anak Perusahaan yang dapat
mempunyai pengaruh penting yang memiliki dampak negatif secara material atas jalannya usaha dan operasi
atau keadaan keuangan Perseroan serta pemenuhan kewajiban Perseroan dalam rangka penerbitan dan
pelunasan Obligasi sesuai dengan ketentuan tentang keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam
Undang-Undang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya, serta menyampaikan dokumen-dokumen
sehubungan dengan hal tersebut, baik diminta ataupun tidak diminta oleh Wali Amanat.
(xii) Melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan Peraturan OJK No. 49/2020 berikut perubahannya dan/atau
pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan yaitu:
a) Pemeringkatan Tahunan
i. Perseroan wajib menyampaikan pemeringkatan tahunan atas Obligasi kepada Otoritas Jasa Keuangan
paling lambat 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai
dengan Perseroan telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait dengan Obligasi yang
diterbitkan.
ii. Dalam hal peringkat Obligasi yang diperoleh berbeda dari peringkat sebelumnya, Perseroan wajib
mengumumkan kepada Masyarakat paling sedikit dalam satu surat kabar harian berbahasa Indonesia
yang berperedaran nasional atau laman (website) Bursa Efek paling lama 10 (sepuluh) Hari Kerja
setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir, mencakup hal-hal sebagai berikut:
1) peringkat tahunan yang diperoleh; dan
2) penjelasan singkat mengenai penyebab perubahan peringkat.
b) Pemeringkatan Karena Terdapat Fakta Material/Kejadian Penting
i. Dalam hal Pemeringkat menerbitkan peringkat baru maka Perseroan wajib menyampaikan kepada
Otoritas Jasa Keuangan serta mengumumkan kepada Masyarakat paling sedikit dalam 1 (satu) surat
kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional atau laman (website) Bursa Efek paling
lama akhir hari kerja ke-2 (dua) setelah diterimanya peringkat baru tersebut, mencakup hal-hal sebagai
berikut:
1) peringkat baru; dan
2) penjelasan singkat mengenai faktor-faktor penyebab terbitnya peringkat baru.
ii. Masa berlaku peringkat baru adalah sampai dengan akhir periode peringkat tahunan.
c) Pemeringkatan Ulang
i. Dalam hal Perseroan menerima hasil pemeringkatan ulang dari Pemeringkat terkait dengan peringkat
Obligasi selain karena hal-hal sebagaimana dimaksud dalam butir (xii) huruf a) butir i dan huruf b) butir
i, maka Perseroan wajib menyampaikan hasil pemeringkatan ulang dimaksud kepada Otoritas Jasa
Keuangan paling lama akhir Hari Kerja ke-2 (dua) setelah diterimanya peringkat dimaksud.
ii. Dalam hal peringkat yang diterima sebagaimana dimaksud dalam butir i berbeda dari peringkat
sebelumnya, maka Perseroan wajib mengumumkan kepada masyarakat paling kurang dalam 1 (satu)
surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional atau laman (website) Bursa Efek
paling lama akhir Hari Kerja ke-2 (dua) setelah diterimanya peringkat dimaksud.
atau melakukan pemeringkatan sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan, apabila ada perubahan
terhadap Peraturan OJK No. 49/2020.
(xiii) menerapkan prinsip pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance) sebagaimana dimaksud
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, termasuk dan tidak terbatas pada Peraturan OJK No.29/POJK.05/2020
tentang Perubahan atas Peraturan OJK No.30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi
7
Page 30
Perusahaan Pembiayaan jo. Peraturan OJK No.30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi
Perusahaan Pembiayaan, Peraturan OJK No.21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Terbuka dan melakukan tindakan dari waktu ke waktu atas permintaan yang wajar dari Wali Amanat,
melaksanakan atau memelihara pelaksanaan kewajiban berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-
perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan, yang berdasarkan pendapat yang wajar dari
Wali Amanat diperlukan atau, untuk menjalankan Perjanjian Perwaliamanatan ini atau memberikan jaminan yang
penuh atas hak, kekuasaan dan perbaikan yang diberikan kepada Wali Amanat berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan.
(xiv) menerbitkan dan menyerahkan Sertifikat Jumbo Obligasi kepada KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi serta
menyerahkan Sertifikat jumbo Obligasi yang baru kepada KSEI untuk ditukarkan dengan Sertifikat jumbo Obligasi
yang lama apabila Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi dengan tujuan untuk pembayaran kembali
Obligasi, yang fotokopinya diserahkan kepada Wali Amanat.
(xv) penurunan pemeringkatan Obligasi:
a) Apabila hasil pemeringkatan Obligasi mengalami penurunan dibawah Investment Grade dari PT Fitch Ratings
Indonesia atau peringkat lain yang setara yang diberikan oleh lembaga atau perusahaan pemeringkat lain yang
ditunjuk oleh Perseroan, maka Perseroan berkewajiban menyerahkan daftar Jaminan sebesar 100% (seratus
persen) dari jumlah Pokok Obligasi yang belum dibayar kembali.
Sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perseroan, pemberian Jaminan tersebut harus memperoleh
persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan.
Pemberian Jaminan tersebut harus dipenuhi dalam jangka waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari
Kerja sejak tanggal diterimanya surat pemberitahuan dari Wali Amanat mengenai adanya kewajiban
pemberian Jaminan.
b) Perseroan berkewajiban untuk melakukan pendaftaran Jaminan melalui Wali Amanat dengan bantuan notaris
yang ditunjuk oleh Perseroan kepada instansi yang berwenang termasuk tetapi tidak terbatas pada Kantor
Pendaftaran Fidusia selambat – lambatnya 14 (empat belas) Hari Kerja sejak diterimanya daftar atas Jaminan
dari Perseroan.
c) Perseroan dengan ini berjanji dan mengikatkan diri akan menyampaikan laporan daftar piutang terhadap
Jaminan untuk posisi pada akhir setiap 3 (tiga) bulan kalender (Maret, Juni, September, Desember) sejak
dipenuhinya Jaminan sekurang-kurangnya 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi.
d) Laporan periode triwulanan kalender terhadap Jaminan Tambahan kepada Wali Amanat sekurang-kurangnya
memuat:
(i) nama debitur dari Perseroan;
(ii) jumlah piutang yang masih tersisa (outstanding);
(iii) jangka waktu dan tanggal jatuh tempo piutang; dan
(iv) kolektibilitas piutang.
Penyampaian laporan tersebut diatas ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dengan disertai Surat
Pernyataan dari Perseroan, harus dilakukan selambat-lambatnya 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah tanggal akhir
periode laporan tersebut.
e) Perseroan menjamin Wali Amanat bahwa Jaminan yang diberikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11
Perjanjian Perwaliamanatan :
(i) tidak terikat sebagai tanggungan untuk menjamin suatu utang lain;
(ii) tidak akan memindahtangankan, mengalihkan dan/atau membebankan Jaminan Tambahan tersebut;
dengan demikian baik sekarang maupun nanti pada waktunya Wali Amanat tidak akan mendapat tuntutan
dan gugatan dari pihak yang turut mempunyai hak atas Jaminan tersebut.
f) Perseroan berkewajiban untuk melakukan pendaftaran untuk tiap-tiap perubahan objek jaminan fidusia setiap
1 (satu) tahun sekali atau periode lain jika dianggap perlu oleh Wali Amanat. Wali Amanat berhak menunjuk
notaris (dengan persetujuan dari Perseroan) untuk membantu Wali Amanat dalam melakukan pendaftaran
Jaminan pada instansi yang berwenang. Biaya-biaya terkait dengan pendaftaran Jaminan Tambahan menjadi
beban Perseroan.
g) Apabila hasil pemeringkatan Obligasi kembali ke minimal investment grade dari PT Fitch Ratings Indonesia atau
peringkat lain yang setara yang diberikan oleh lembaga atau perusahaan pemeringkat lain yang ditunjuk oleh
Perseroan, maka dalam waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) Hari Kerja sejak tanggal diterimanya surat
permohonan tertulis dari Perseroan kepada Wali Amanat dengan dilampiri salinan hasil pemeringkatan dari
Pemeringkat, Wali Amanat mengembalikan dokumen Jaminan berikut surat pelepasannya, dan Perseroan
berhak mengubah status Jaminan sehingga menjadi seperti semula sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11
Perjanjian Perwaliamanatan. Biaya – biaya terkait dengan pelepasan Jaminan menjadi beban Perseroan.
(xvi) memenuhi ketentuan dalam peraturan perundang – undangan mengenai perusahaan pembiayaan, termasuk dan
tidak terbatas pada Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan
Pembiayaan serta Peraturan OJK Nomor 47/POJK.05/2020 Tentang Perizinan Usaha Dan Kelembagaan Perusahaan
Pembiayaan Dan Perusahaan Pembiayaan Syariah berikut perubahan-perubahannya.
Perseroan telah memenuhi memenuhi ketentuan rasio keuangan sebagaimana dimaksud dalam butir 4.3 (iii) atas
penerbitan Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024 sebagai berikut:
8
Page 31
Rasio yang 30 September 31 Desember
Rasio Keuangan
dipersyaratkan 2024 2023 2022
Debt to Equity Ratio* Max. 10x 2,87x 2,69x 2,42x
Keterangan:
*) Rasio Debt to Equity merupakan total liabilitas dibagi dengan total ekuitas.
5. KELALAIAN PERSEROAN
5.1. Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila terjadi salah satu atau lebih dari keadaan
atau kejadian atau hal-hal tersebut dibawah ini:
i. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati ketentuan dalam kewajiban pembayaran Pokok Obligasi pada
Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali
apabila kelalaian tersebut terjadi sebagai akibat kegagalan pembayaran yang berada di luar kendali Perseroan;
atau
ii. Apabila keterangan-keterangan dan jaminan-jaminan Perseroan tentang keadaan/status Perseroan dan/atau
keuangan Perseroan dan/atau Pengelolaan usaha Perseroan secara material tidak sesuai dengan kenyataan atau
tidak benar adanya, kecuali ketidakbenaran tersebut disebabkan oleh ketidaksengajaan dan tidak didasarkan atas
itikad buruk dari Perseroan; atau
iii. Perseroan dinyatakan lalai sehubungan dengan suatu perjanjian utang oleh salah satu atau lebih krediturnya (cross
default) dalam jumlah utang keseluruhannya setara melebihi 20% (dua puluh persen) dari total ekuitas
berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Perseroan terakhir yang telah diaudit, baik yang telah ada sekarang
maupun yang akan ada dikemudian hari yang berakibat jumlah yang terutang oleh Perseroan berdasarkan
perjanjian utang tersebut seluruhnya menjadi dapat segera ditagih oleh pihak yang mempunyai tagihan dan/atau
kreditur yang bersangkutan sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi pembayaran kembali).
iv. Adanya penundaan kewajiban pembayaran utang sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Republik
Indonesia Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan Dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (moratorium).
v. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati salah satu atau lebih ketentuan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan (selain butir 5.1. poin i di atas) dan/atau perjanjian lainnya yang terkait dengan Perjanjian
Perwaliamanatan; atau
5.2. Dalam hal terjadi salah satu keadaan atau kejadian sebagaimana dimaksud dalam:
i. butir 5.1 poin i, iii dan iv di atas, keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus selama 14 (empat
belas) Hari Kerja setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa dihilangkannya keadaan tersebut
atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut yang dapat disetujui dan diterima oleh
Wali Amanat;
ii. butir 5.1 poin ii dan v di atas, keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu yang
ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum, sebagaimana teguran
tertulis Wali Amanat, paling lama 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali
Amanat tanpa diperbaiki/dihilangkannya keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk
menghilangkan keadaan tersebut yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat;
maka Wali Amanat wajib memberitahukan kejadian tersebut kepada Pemegang Obligasi dengan cara memuat
pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional atas biaya Perseroan
dan Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri berhak memanggil RUPO menurut ketentuan dan tata cara di dalam
Perjanjian Perwaliamanatan.
Di dalam RUPO tersebut Wali Amanat akan meminta penjelasan dari Perseroan sehubungan dengan kelalaian tersebut.
Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan-alasan Perseroan, maka Obligasi sesuai dengan keputusan
RUPO menjadi jatuh tempo dan dapat dituntut pembayarannya dengan segera dan sekaligus. Wali Amanat dalam waktu
yang ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus mengajukan tagihan kepada Perseroan.
Perseroan berkewajiban melakukan pembayaran dalam waktu yang ditentukan dalam tagihan yang bersangkutan.
6. RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (RUPO)
Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan berlaku ketentuan-
ketentuan di bawah ini tanpa mengurangi ketentuan dalam peraturan Pasar Modal serta peraturan Bursa Efek di tempat
dimana Obligasi dicatatkan:
6.1. RUPO diadakan untuk tujuan:
a. Mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai perubahan
jangka waktu Obligasi, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau periode pembayaran
Bunga Obligasi, dan dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 20/2020.
b. Menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan kepada
Wali Amanat dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian.
c. Memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan-ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan.
9
Page 32
d. Mengambil tindakan lain yang dikuasakan untuk diambil oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk
penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal
9 Perjanjian Perwaliamanatan dan Peraturan OJK No. 20/2020.
e. Mengambil keputusan yang diperlukan sehubungan dengan maksud Perseroan atau Wali Amanat untuk
melakukan pembatalan pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI sesuai dengan ketentuan peraturan Pasar Modal
dan KSEI.
f. Mengambil keputusan sehubungan dengan terjadinya kejadian kelalaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9
Perjanjian Perwaliamanatan termasuk untuk menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian dan
akibat - akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian; dan
g. Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam Perjanjian
Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan.
h. mengambil keputusan tentang terjadinya peristiwa Force Majeure dalam hal tidak tercapai kesepakatan antara
Perseroan dan Wali Amanat.
6.2. Dengan memperhatikan peraturan di bidang Pasar Modal yang berlaku, RUPO dapat diselenggarakan atas
permintaan:
a. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua
puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan
dan/atau Afiliasi Perseroan) mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO
dengan memuat agenda yang diminta dengan melampirkan fotokopi KTUR dari KSEI yang diperoleh melalui
Pemegang Rekening dan memperlihatkan asli KTUR kepada Wali Amanat, dengan ketentuan terhitung sejak
diterbitkannya KTUR, Obligasi akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut.
Pencabutan pembukan Obligasi oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara
tertulis dari Wali Amanat.
b. Perseroan;
c. Wali Amanat; atau
d. Otoritas Jasa Keuangan.
6.3. Wali Amanat harus melakukan pemanggilan untuk RUPO selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak
tanggal diterimanya surat permintaan dari Pemegang Obligasi, Perseroan, dan Otoritas Jasa Keuangan. Dalam hal
Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk mengadakan RUPO, maka Wali Amanat
harus memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon dengan tembusannya kepada
Otoritas Jasa Keuangan, selambat-lambatnya 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan.
6.4. Tata Cara RUPO:
a. RUPO dapat diselenggarakan ditempat kedudukan Perseroan atau ditempat lain dimana Obligasi dicatatkan
atau tempat lain yang disepakati Perseroan dan Wali Amanat.
b. Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
nasional dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum pemanggilan RUPO.
c. Pemanggilan RUPO wajib dilakukan paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum diselenggarakannya
RUPO melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional. Pemanggilan RUPO
kedua atau ketiga dilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum diselenggarakannya RUPO kedua
atau ketiga melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional dan disertai
informasi bahwa RUPO pertama atau kedua telah diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum.
RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling lama 21 (dua
puluh satu) Hari Kalender dari RUPO pertama atau kedua.
d. Pemanggilan RUPO harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara lain :
- tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
- agenda RUPO;
- pihak yang mengajukan usulan diselenggarakannya RUPO;
- Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki suara dalam RUPO; dan
- kuorum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
e. RUPO dipimpin dan diketuai oleh Wali Amanat dan Wali Amanat diwajibkan untuk mempersiapkan acara RUPO
dan bahan-bahan RUPO serta menunjuk Notaris yang harus membuat berita acara RUPO. Dalam hal
penggantian Wali Amanat yang diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, RUPO dipimpin oleh Perseroan
atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO, dan Perseroan atau Pemegang Obligasi yang
meminta diadakannya RUPO tersebut harus mempersiapkan acara RUPO dan bahan-bahan RUPO serta
menunjuk Notaris yang harus membuat berita acara RUPO.
f. Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan
menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya.
g. Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang memiliki KTUR dan namanya
tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening yang diterbitkan oleh KSEI 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal
penyelenggaraan RUPO, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
h. Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan Nomor KTUR, kecuali Wali Amanat
memutuskan lain.
i. Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan tidak memiliki hak suara dan tidak
10
Page 33
diperhitungkan dalam korum kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan
modal Pemerintah.
j. Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib memperlihatkan atau menyerahkan asli KTUR kepada Wali
Amanat.
k. Satuan Pemindahbukuan Obligasi adalah sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) atau kelipatannya. Satu Satuan
Pemindahbukuan Obligasi mempunyai hak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO. Suara dikeluarkan
dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan nomor KTUR, kecuali Wali Amanat memutuskan lain.
l. Suara blanko, abstain dan suara yang tidak sah dianggap tidak dikeluarkan, termasuk Obligasi yang dimiliki oleh
Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan.
m. Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dipindahbukukan sejak
3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO, yang
dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali
Amanat. Transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya
sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pelaksanaan RUPO.
n. Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja sebelum diselenggarakannya RUPO, Perseroan wajib melaporkan kepada
Wali Amanat seluruh jumlah Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan.
o. Pada saat pelaksanaan RUPO :
- Perseroan wajib menyerahkan surat pernyataan mengenai jumlah Obligasi yang dimiliki Perseroan
dan/atau Afiliasi Perseroan; dan
- Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO wajib membuat surat
pernyataan mengenai apakah Pemegang Obligasi yang dimilikinya baik yang terafiliasi dengan Perseroan
maupun yang tidak terafiliasi dengan Perseroan.
p. Kecuali biaya-biaya yang terjadi sebagai akibat pengunduran diri Wali Amanat sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 3 ayat 3.9 Perjanjian Perwaliamanatan, biaya pemasangan iklan untuk pengumuman, pemanggilan dan
pengumuman hasil RUPO serta semua biaya penyelenggaraan RUPO termasuk akan tetapi tidak terbatas pada
biaya Notaris dan sewa ruangan untuk penyelenggaraan RUPO dibebankan kepada dan menjadi tanggung
jawab Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah
permintaan biaya tersebut diterima oleh Perseroan dari Wali Amanat.
q. Atas penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara RUPO yang dibuat oleh Notaris sebagai alat bukti yang
sah dan mengikat Pemegang Obligasi, Wali Amanat dan Perseroan. Wali Amanat wajib mengumumkan hasil
RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional dalam waktu 7 (tujuh)
Hari Kerja setelah tanggal diselenggarakannya RUPO.
6.5. Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan sebagaimana
dimaksud dalam ketentuan ini, dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Bila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
(i) Dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui
paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO dengan
memperhatikan ayat 10.4 huruf i Perjanjian Perwaliamanatan.
(ii) Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud pada poin (i) diatas tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO yang kedua.
(iii) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4
(tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan
yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang
hadir dalam RUPO, dengan memperhatikan ayat 10.4 huruf i Perjanjian Perwaliamanatan.
(iv) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO ketiga.
(v) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4
(tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan
yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang
hadir dalam RUPO dengan memperhatikan ayat 10.4 huruf i Perjanjian Perwaliamanatan.
b. Bila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan
sebagai berikut:
(i) Dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi
yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui
paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO dengan memperhatikan
ayat 10.4 huruf i Perjanjian Perwaliamanatan.
(ii) Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud pada poin (i) diatas tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO yang kedua.
(iii) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3
(dua per tiga) dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah
dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO,
dengan memperhatikan ayat 10.4 huruf i Pasal ini.
11
Page 34
(iv) Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO ketiga.
(v) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3
(dua per tiga) dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah
dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO
dengan memperhatikan ayat 10.4 huruf i Perjanjian Perwaliamanatan.
c. Bila RUPO dimintakan oleh Otoritas Jasa Keuangan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan kuorum
kehadiran dan keputusan sebagai berikut:
(i) Dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) dari jumlah Obligasi yang
masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling
sedikit 1/2 (satu per dua) dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO dengan memperhatikan ayat 10.4
huruf i Perjanjian Perwaliamanatan.
(ii) Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud pada butir (i) diatas tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO kedua.
(iii) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2
(satu per dua) dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah
dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO
dengan memperhatikan ayat 10.4 huruf i Perjanjian Perwaliamanatan.
(iv) Dalam hal kuorum kehadiran RUPO kedua sebagaimana dimaksud di atas tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO ketiga.
(v) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2
(satu per dua) dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah
dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
RUPO dengan memperhatikan ayat 10.4 huruf i Perjanjian Perwaliamanatan.
6.6. RUPO yang diadakan untuk tujuan selain memutuskan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, diselenggarakan
dengan ketentuan kuorum kehadiran dan keputusan sebagai berikut:
a. Dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) dari jumlah Obligasi yang masih
belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga
per empat) dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO dengan memperhatikan ayat 10.4 huruf i Perjanjian
Perwaliamanatan.
b. Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a diatas tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO kedua.
c. RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga
per empat) dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO,
dengan memperhatikan ayat 10.4 huruf i Perjanjian Perwaliamanatan.
d. Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c di atas tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO ketiga.
e. RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga
per empat) dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak, dengan memperhatikan ayat 10.4 huruf i Perjanjian
Perwaliamanatan.
f. Dalam hal kuorum kehadiran RUPO kedua sebagaimana dimaksud dalam huruf e tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO keempat.
g. RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang dari Obligasi atau diwakili yang masih
belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat dalam kuorum kehadiran dan kuorum
keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Wali Amanat, dan
h. Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib memenuhi ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam ayat 10.4 Perjanjian Perwaliamanatan.
6.7. Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil.
6.8. Perseroan, Wali Amanat dan Pemegang Obligasi harus tunduk, patuh dan terikat pada keputusan-keputusan yang
diambil oleh Pemegang Obligasi dalam RUPO. Keputusan RUPO mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
baru berlaku efektif sejak tanggal ditandatanganinya perubahan Perjanjian Perwaliamanatan.
6.9. Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari Kerja sejak dilaksanakan RUPO, biaya-biaya yang
dikeluarkan untuk pengumuman hasil RUPO tersebut wajib ditanggung oleh Perseroan.
6.10. Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat dibuat dan bila perlu
kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat dengan mengindahkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia, dengan ketentuan perubahan Perjanjian
Perwaliamanatan setelah Efektifnya Pernyataan Pendaftaran wajib memperoleh persetujuan RUPO.
6.11. Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
Modal, maka peraturan perundang-undangan tersebut yang berlaku.
12
Page 35
7. JAMINAN
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang
bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi
Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.
Hak Pemegang Obligasi adalah Paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur lainnya, baik yang ada sekarang
maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik
yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
8. HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI
8.1. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan pada Tanggal Pelunasan
Pokok Obligasidan atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pemegang Obligasi yang berhak
mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi kecuali ditentukan lain oleh KSEI
sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
8.2. Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening berhak memperoleh pembayaran Denda
sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari masing-masing seri Obligasi dari jumlah dana
yang terlambat dibayar, yang dihitung secara harian sejak keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu kewajiban
yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, apabila terdapat keterlambatan kewajiban pembayaran
Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi.
8.3. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh
persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi
Perseroan) mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO dengan melampirkan
asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya
KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat
akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI
tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.
9. PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK)
9.1 Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut :
1. Pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan
harga pasar.
2. Pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek.
3. Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan satu tahun setelah Tanggal Penjatahan.
4. Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat
memenuhi ketentuan di dalam Perjanjian.
5. Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian sebagaimana dimaksud
dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
6. Pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan kepada pihak yang tidak terafiliasi.
7. Rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan oleh Perseroan paling
lambat 2 (dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut.
8. Pembelian kembali Obligasi, dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi.
9. Rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam angka 7 dan pengumuman sebagaimana
dimaksud dalam angka 8 diatas, paling sedikit memuat informasi:
(i) Periode penawaran pembelian kembali;
(ii) Jumlah dana maksimal yang digunakan untuk pembelian kembali;
(iii) Kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
(iv) Harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali obligasi;
(v) Tata cara penyelesaian transaksi;
(vi) Persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
(vii) Tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
(viii) Tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
(ix) Hubungan Afiliasi antara perseroan dan Pemegang Obligasi.
10. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap Pihak yang
melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh Pemegang Obligasi,
melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali;
11. Perseroan wajib menjaga kerahasian atas semua informasi mengenai penawaran jual telah disampaikan oleh
Pemegang Obligasi.
12. Perseroan dapat melakukan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan Pengumuman sebagaimana dimaksud
dalam angka 8 diatas, dengan ketentuan sebagai berikut:
(i) Jumlah pembelian kembali Obligasi tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk masing-
13
Page 36
masing jenjis Obligasi yang beredar (outstanding) dalam periode satu tahun setelah Tanggal Penjatahan;
(ii) Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki Afiliasi Perseroan; dan
(iii) Obligasi yang dibeli kembali tersebut hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali,
dan wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (dua) setelah terjadinya
pembelian kembali Obligasi.
13. Perseroan wajib melaporkan informasi terkait pelaksanaan pembelian kembali kepada OJK dan Wali Amanat, serta
mengumumkan kepada publik dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian
kembali Obligasi.
14. Pembelian kembali Obligasi dilakukan dengan mendahulukan Obligasi yang tidak dijamin jika terdapat lebih dari
satu obligasi yang diterbitkan oleh Emiten.
15. Pembelian kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas
pembelian kembali tersebut jika terdapat lebih dari satu obligasi yang tidak dijamin.
16. Pembelian kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas
pemebelian kembali tersebut juka terdapat jaminan atas seluruh Obligasi.
17. Pembelian kembali Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan:
(i) Hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri RUPO, hak
suara dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika
dimaksudkan untuk pelunasan; atau
(ii) Pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak
menghadiri RUPO, hak suara dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli
kembali, jika dimaksudkan untuk disimpan dan dijual kembali.
9.2 Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 9.1 angka 5 dikecualikan jika telah memperoleh persetujuan RUPO.
9.3 Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 9.1 angka 6 dikecualikan pada Afiliasi yang timbul karena kepemilikan
atau penyertaan modal oleh Pemerintah Republik Indonesia.
9.4 Pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud pada ayat 9.1 huruf 7 dan huruf 8 wajib
dilakukan paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai, paling
sedikit melalui:
(i) situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang digunakan
paling sedikit bahasa Inggris; dan
(ii) 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
Sebagaimana sesuai dengan ketentuan bagi Perseroan yang sahamnya tidak tercatat pada Bursa Efek.
9.5 Informasi yang wajib dilaporkan sebagaimana dimaksud pada ayat 9.1 angka 13 di atas paling sedikit memuat:
1. jumlah Obligasi yang telah dibeli oleh Perseroan;
2. rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali;
3. harga pembelian kembali yang telah terjadi; dan
4. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi.
10. PEMBERITAHUAN
Semua pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lain dalam Perjanjian Perwaliamanatan dianggap telah dilakukan dengan
sah dan dengan sebagaimana mestinya apabila ditandatangani oleh pihak yang berwenang, pihak-pihak mana akan
ditentukan bersama antara Perseroan dan Wali Amanat dan disampaikan kepada alamat tersebut di bawah ini, yang tertera
disamping nama pihak yang bersangkutan, dan diberikan secara tertulis, ditandatangani serta disampaikan dengan pos
tercatat atau disampaikan langsung dengan memperoleh tanda terima atau dengan Faksimili.
Perseroan:
Nama : PT Hino Finance Indonesia
Alamat Kantor Pusat : Indomobil Tower, Lt. 17
Jl. M.T. Haryono Kav. 11, Jakarta Timur 13330
Telepon : (021) 29827960 ext. 8057
Faksimili : (021) 29827961
Untuk perhatian : Divisi Finance – Lenny Royany
Wali Amanat:
Nama : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Alamat : Gedung BRI II Lt.6 Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
Jakarta 10210 – Indonesia
Telepon : (021) 5758143
Faksimili : (021) 2510316
Untuk perhatian : Dhany Ramadhanto – Department Head Trust & Corporate Service Department
Apabila salah satu pihak mengalami perubahan alamat, maka pihak yang mengalami perubahan alamat tersebut wajib
memberitahukan kepada pihak lainnya, selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari Kerja sejak terjadinya perubahan alamat tersebut.
14
Page 37
11. PERUBAHAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN
Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dilakukan sebelum Tanggal Emisi, maka perubahan dan/atau
penambahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi tersebut harus dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang
ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan dan setelah perubahan tersebut dilakukan, memberitahukan kepada
OJK dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
b. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan pada dan/atau setelah Tanggal Emisi, maka perubahan
Perjanjian Perwaliamanatan hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari RUPO dan perubahan
dan/atau penambahan tersebut dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan
Perseroan, kecuali ditentukan lain dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku atau apabila dilakukan
penyesuaian atau perubahan terhadap Perjanjian Perwaliamanatan berdasarkan peraturan baru yang berkaitan dengan
Perjanjian Perwaliamanatan.
12. HUKUM YANG BERLAKU
Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi berada dan tunduk di bawah hukum yang berlaku di negara
Republik Indonesia.
13. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, Perseroan dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. selaku Wali Amanat telah
menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan. Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Investment Services Division
Trust & Corporate Services Department
Gedung BRI II Lt.6
Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46, Jakarta 10210 – Indonesia
Telepon: (021) 5758143
Faksimili: (021) 2510316
Email: tcs_aet@bri.co.id
Up. Dhany Ramadhanto – Department Head Trust & Corporate Service Department
Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab XII dalam Prospektus ini.
15
Page 38
II. PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN UMUM
OBLIGASI
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan
seluruhnya oleh Perseroan untuk modal kerja Perseroan, sesuai dengan bidang usaha Perseroan di jasa pembiayaan. Modal
kerja yang dimaksud dalam rencana penggunaan dana penerbitan Obligasi adalah untuk mendanai pembiayaan kegiatan
usaha dan biaya operasional Perseroan.
Dalam hal dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi ini tidak mencukupi, Perseroan akan menggunakan kas
internal Perseroan dan fasilitas kredit dari Bank untuk mendanai pembiayaan kegiatan usaha dan biaya operasional
Perseroan.
Perseroan akan melaporkan realisasi penggunaan dana secara periodik, dengan periode laporan 30 Juni dan 31 Desember,
kepada OJK dan Wali Amanat sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/2015. Apabila dana hasil Penawaran Umum Obligasi belum
dipergunakan seluruhnya, maka penempatan sementara dana hasil Penawaran Umum Obligasi tersebut akan dilakukan
Perseroan dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas.
Apabila penggunaan dana hasil Emisi Obligasi akan diubah, maka Perseroan wajib menyampaikan rencana dan alasan
perubahan penggunaan dana hasil Emisi Obligasi kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum penyelenggaraan
RUPO, dan perubahan penggunaan dana tersebut wajib memperoleh persetujuan dari RUPO sesuai dengan ketentuan
Peraturan OJK No. 30/2015.
Sesuai dengan Peraturan OJK No.9/2017, total perkiraan biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan adalah kurang lebih setara
dengan 0,934% (nol koma sembilan tiga empat persen) dari nilai emisi Obligasi yang meliputi:
• Biaya jasa penyelenggaraan (management fee) sekitar 0,150%;
• Biaya jasa penjaminan (underwriting fee) sekitar 0,020%;
• Biaya jasa penjualan (selling fee) sekitar 0,020%;
• Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal sekitar 0,270% (yang terdiri dari biaya jasa Akuntan Publik sekitar 0,209%;
Konsultan Hukum sekitar 0,050%; dan Notaris sekitar 0,011%);
• Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal sekitar 0,258% (yang terdiri dari biaya jasa Wali Amanat sekitar 0,048%,
Perusahaan Pemeringkat Efek sekitar 0,210%); dan
• Biaya Lain-lain (biaya pendaftaran atas Pernyataan Pendaftaran di OJK, biaya pencatatan di BEI, biaya pendaftaran di
KSEI, auditor penjatahan, percetakan dan iklan) sekitar 0,216%.
Dana hasil penawaran umum Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024, setelah dikurangi dengan seluruh biaya terkait,
seluruhnya telah digunakan oleh Perseroan sesuai dengan tujuan penggunaan dana penawaran umum tersebut dan laporan
realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum telah disampaikan melalui surat No.036/COS/IX/2024 tertanggal 30
September 2024 perihal Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum – Obligasi Hino Finance Indonesia yang
telah disampaikan pada tanggal 1 Oktober 2024. Hal ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/2015 pasal 3 ayat 2 dimana
dalam hal Emiten telah menggunakan seluruh dana hasil Penawaran Umum sebelum tanggal laporan, Emiten dapat
menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana terakhir lebih awal dari batas waktu penyampaian laporan.
16
Page 39
III. PERNYATAAN UTANG
Tabel di bawah ini menyajikan posisi liabilitas Perseroan pada tanggal 30 September 2024, yang angka-angkanya diambil dari
laporan keuangan Perseroan untuk tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022, serta untuk periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
2023 dan 2022 yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil dari laporan keuangan Perseroan tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022, serta untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal
30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah disusun oleh
Manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang
seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst
& Young Global Limited) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”)
sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal
30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
No. 00047/2.1032/AU.1/09/1681-4/1/II/2025 tertanggal 12 Februari 2025 yang ditandatangani oleh Christophorus Alvin
Kossim (Registrasi Akuntan Publik No. 1681). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus
ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan paragraf “Hal-hal Lain” yang menyatakan tujuan penerbitan laporan auditor
independen dan penerbitan kembali laporan keuangan. Laporan auditor independen atas laporan keuangan Perseroan
tanggal 30 September 2024 serta untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut juga berisi paragraf “Hal
Audit Utama” mengenai cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang sewa pembiayaan.
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan mempunyai liabilitas sebesar Rp4.127.580.133.633, dengan rincian sebagai
berikut:
(dalam Rupiah)
Keterangan Total
LIABILITAS
Pinjaman bank - neto 2.372.303.000.000
Utang obligasi - neto 1.553.413.229.728
Utang lain-lain
Pihak berelasi 47.619.997
Pihak ketiga 78.432.250.930
Beban yang masih harus dibayar 70.603.229.776
Utang pajak 6.190.961.369
Liabilitas imbalan kerja karyawan 11.952.940.233
Utang derivatif 34.636.901.600
TOTAL LIABILITAS 4.127.580.133.633
1. Pinjaman Bank
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan memiliki pinjaman bank sebesar Rp2.372.303.000.000, yang terdiri dari:
(dalam Rupiah)
Keterangan 30 September 2024
Pihak ketiga
Dolar AS
Pinjaman Berjangka:
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta (AS$55.000.000) 832.590.000.000
PT Bank Mizuho Indonesia (AS$53.000.000) 802.314.000.000
Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd., Cabang Singapura (AS$22.500.000) 340.605.000.000
PT Bank BTPN Tbk (AS$13.000.000) 196.794.000.000
Rupiah
Pinjaman Berjangka:
Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd. 200.000.000.000
PT Bank BTPN Tbk -
PT Bank Mizuho Indonesia -
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta -
Total pinjaman bank - neto 2.372.303.000.000
17
Page 40
Pinjaman Berjangka
Jenis Tanggal Jumlah Fasilitas yang Jatuh Tempo
Nama Bank Fasilitas Jumlah Fasilitas
Pinjaman Perjanjian Belum Ditarik Fasilitas
MUFG Bank, Ltd., Cabang 1 Modal Kerja 30 April 2023 US$31.000.000 - 30 April 2024
Jakarta
MUFG Bank, Ltd., Cabang 2 Modal Kerja 30 April 2024 US$84.000.000 US$60.000.000 30 April 2025
Jakarta
Bank Mizuho Indonesia 1 Modal Kerja 28 April 2023 US$15.000.000 - 30 April 2024
Bank Mizuho Indonesia 2 Modal Kerja 30 April 2024 US$50.000.000 US$12.000.000 30 April 2025
PT Bank BTPN Tbk 1 Modal Kerja 28 April 2023 US$13.000.000 - 30 April 2024
PT Bank BTPN Tbk 2 Modal Kerja 19 April 2024 US$50.000.000 US$50.000.000 31 Desember
2024
Sumitomo Mitsui Trust Bank 1 Modal Kerja 28 April 2023 US$22.500.000 - 30 April 2024
Ltd., Cabang Singapura
Sumitomo Mitsui Trust Bank 2 Modal Kerja 30 April 2024 US$40.000.000 US$26.800.000 30 April 2025
Ltd., Cabang Singapura
Deutsche Bank AG, Cabang 2 Modal Kerja 29 April 2024 US$10.000.000 US$10.000.000 30 April 2025
Jakarta*
PT Bank CIMB Niaga Tbk 1 Modal Kerja 13 Agustus 2024 US$10.000.000 US$10.000.000 13 November
2024
PT Bank Central Asia Tbk 1 Modal Kerja 17 September IDR100.000.000.000 IDR100.000.000.000 17 September
2024 2025
*Jumlah fasilitas termasuk untuk fasilitas cerukan/facility amount include overdraft facility
Jatuh tempo pinjaman bank berkisar antara 4 bulan sampai dengan 55 bulan.
Selama masa berlakunya pinjaman, Perseroan diharuskan untuk memenuhi beberapa persyaratan negatif dan persyaratan
keuangan.
Fasilitas pinjaman dari beberapa bank tersebut mensyaratkan Perseroan untuk memberikan pemberitahuan tertulis dalam
hal perubahan modal dan pemegang saham, perubahan susunan direksi dan komisaris, perubahan bisnis utama, investasi
dan perolehan pinjaman baru dari bank lain.
Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi untuk fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk adalah mempertahankan
rasio likuiditas lebih besar dan sama dengan 1,2 kali, AR Net (kurang dari 1 tahun) dibagi Net Interest Bearing Debt (kurang
dari 1 tahun) lebih besar dan sama dengan 1 kali, rasio Non-Performing Financing lebih kecil dan sama dengan 3% dan
Gearing Ratio lebih kecil dan sama dengan 5 kali.
Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi untuk fasilitas pinjaman dari PT Bank CIMB Niaga Tbk adalah mempertahankan
rasio Debt terhadap Tangible Net Worth maksimum 10 kali, Net AR Financing dibagi Net Interest Bearing Debt minimum 1
kali, Tangible Net Worth minimum Rp1 triliun dan rasio Non Performing Asset lebih kecil dan sama dengan 5%.
Sebagian dari pinjaman berjangka dijamin oleh Hino Motors, Ltd. sebagai pemegang saham, PT Tritunggal Inti Permata dan
Sumitomo Corporation sebagai Perseroan yang memiliki hubungan khusus, pihak terkait masing-masing 40%, 40% dan 20%.
Pada tanggal 30 September 2024, jumlah maksimum pinjaman yang dijamin adalah sebesar AS$81.500.000. Terdapat
batasan-batasan umum yang wajib dipenuhi oleh Perseroan untuk perjanjian kredit tersebut.
Selama periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024, Perseroan telah memenuhi batasan-batasan
persyaratan yang diwajibkan dalam fasilitas pinjaman diatas.
Suku bunga tahunan pinjaman bank:
Keterangan Periode sembilan bulan yang berakhir pada Tanggal 30 September 2024
Rupiah 5,05% - 7,86%
Dolar AS 6,09% - 6,71%
Cicilan pinjaman bank sesuai dengan tanggal jatuh temponya sebagai berikut:
Tahun 30 September 2024
2023 -
2024 -
18
Page 41
Tahun 30 September 2024
2025 dan sesudahnya 2.372.303.000.000
Total 2.372.303.000.000
Selama periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024, Perseroan telah melakukan
pembayaran cicilan pokok dan bunga pinjaman sesuai jadwal yang ditetapkan.
Perseroan telah melakukan pembayaran pinjaman kepada Bank sebesar Rp1.006.250.000.000 untuk periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Tidak ada aset Perseroan yang dijaminkan untuk pinjaman-pinjaman diatas.
Fasilitas-fasilitas pinjaman ini dipergunakan untuk modal kerja kegiatan usaha Perseroan.
Untuk mengelola risiko yang berkaitan dengan fluktuasi mata uang asing dan tingkat bunga mengambang, Perseroan
melakukan kontrak cross currency interest rate dengan bank yang memberikan fasilitas derivatif kepada Perseroan.
2. Utang Obligasi
Keterangan 30 September 2024
Obligasi I Hino Finance Indonesia Tahun 2022:
Pihak ketiga
Seri A -
Seri B 525.000.000.000
Obligasi II Hino Finance Indonesia Tahun 2023:
Pihak ketiga
Seri A -
Seri B 334.000.000.000
Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024:
Pihak ketiga
Seri A 342.895.000.000
Seri B 357.105.000.000
Dikurangi:
Biaya penerbitan belum diamortisasi (5.585.770.272)
Total 1.553.414.229.728
Rincian tingkat bunga dan jatuh tempo masing-masing seri efek utang yang diterbitkan:
Efek Tahun Tingkat Bunga
Nilai Nominal Jatuh Tempo Cicilan Pokok Efek Utang
Utang Penerbitan Tetap
Obligasi I Hino Finance Indonesia Tahun 2022
19 Agustus Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri A 2022 175.000.000.000 4,50%
2023 tempo
Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri B 2022 525.000.000.000 7,00% 9 Agustus 2025
tempo
Obligasi II Hino Finance Indonesia Tahun 2023
Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri A 2023 366.000.000.000 5,85% 21 Juli 2024
tempo
Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri B 2023 334.000.000.000 6,75% 11 Juli 2026
tempo
Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024
Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri A 2024 342.895.000.000 6,70% 15 Juli 2025
tempo
Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri B 2024 357.105.000.000 7,25% 5 Juli 2027
tempo
19
Page 42
Obligasi I Hino Finance Indonesia tahun 2022
Pada Juli 2022, Perseroan melakukan penawaran umum obligasi bernama “Obligasi I Hino Finance Indonesia tahun 2022”.
Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp4.368.202.344. Seluruh dana yang diperoleh
telah digunakan untuk modal kerja Perseroan.
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat. Pada saat penerbitan, Obligasi tersebut
mendapatkan peringkat kredit AAA(idn) oleh PT Fitch Rating Indonesia dan tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada
10 Agustus 2022.
Perseroan telah melakukan pelunasan secara penuh atas Obligasi I Hino Finance Indonesia tahun 2022 Seri A sesuai jatuh
temponya pada tanggal 19 Agustus 2023.
Obligasi II Hino Finance Indonesia tahun 2023
Pada Juli 2023, Perseroan melakukan penawaran umum obligasi bernama “Obligasi II Hino Finance Indonesia tahun 2023”.
Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp4.095.397.508. Seluruh dana yang diperoleh
telah digunakan untuk modal kerja Perseroan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat. Pada saat penerbitan, Obligasi tersebut
mendapatkan peringkat kredit AAA(idn) dengan rating watch negative oleh PT Fitch Rating Indonesia dan tercatat pada Bursa
Efek Indonesia pada 12 Juli 2023.
Perseroan telah melakukan pelunasan secara penuh atas Obligasi II Hino Finance Indonesia tahun 2023 Seri A sesuai jatuh
temponya pada tanggal 22 Juli 2024.
Obligasi III Hino Finance Indonesia tahun 2024
Pada Juli 2024, Perseroan melakukan penawaran umum obligasi bernama “Obligasi III Hino Finance Indonesia tahun 2024”.
Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp3.941.021.813. Seluruh dana yang diperoleh
telah digunakan untuk modal kerja Perseroan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat. Pada saat penerbitan, Obligasi tersebut
mendapatkan peringkat kredit AAA(idn) dengan rating watch negative oleh PT Fitch Rating Indonesia dan tercatat pada Bursa
Efek Indonesia pada 8 Juli 2024.
Masing-masing obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan
baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari.
Sebelum dilunasinya semua pokok dan bunga obligasi serta pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab Perseroan
sehubungan dengan penerbitan obligasi, Perseroan wajib memenuhi pembatasan keuangan dan pembatasan lainnya antara
lain:
Tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat, Perseroan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal sebagi berikut:
- Melakukan pembayaran lain selama terbukti lalai dalam melakukan pembayaran jumlah terhutang berdasarkan
ketentuan perjanjian perwaliamanatan dan pengakuan utang, kecuali pembayaran yang dilakukan dalam rangka kegiatan
operasional sehari-hari Perseroan atau pembayaran pinjaman kepada pihak lain yang memiliki hak preferen atau hak
untuk didahulukan pembayarannya.
- Memperoleh pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya, menerbitkan surat utang dalam bentuk apapun yang
secara meterial berakibat negatif terhadap kelangsungan kegiatan usaha Perseroan kecuali dana hasil pinjaman atau
penerbitan surat utang tersebut digunakan untuk melunasi jumlah terutang berdasarkan perjanjian perwaliamanatan
atau memenuhi ketentuan rasio keuangan berdasarkan perjanjian perwaliamanatan.
- Menjaminkan aktiva milik Perseroan kepada pihak lain kecuali aktiva yang dijaminkan untuk utang atau pinjaman yang
diperoleh untuk kegiatan usaha sehari-hari.
- Melakukan penggabungan, konsolidasi atau peleburan dengan perusahaan atau pihak lain kecuali sepanjang dilakukan
pada bidang usaha yang sama dengan yang dijalankan oleh Perseroan dan semua syarat dan kondisi dalam perjanjian
perwaliamanatan dan dokumen lain yang berkaitan tetap berlaku dan mengikat sepenuhnya pada perusahaan penerus.
Perseroan juga disyaratkan untuk mempertahankan Debt to Equity Ratio maksimal 10 kali.
Pada 30 September 2024, Perseroan telah melakukan pembayaran bunga obligasi sesuai dengan jatuh tempo yang telah
ditetapkan (setiap tiga bulan) dan telah memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian perwaliamanatan.
20
Page 43
3. Utang Lain-Lain
Perseroan memiliki utang lain-lain pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp78.479.870.927 yang terdiri dari:
(dalam Rupiah)
Keterangan 30 September 2024
Pihak berelasi
Lain-lain 47.619.997
Pihak ketiga
Utang pemasok dan vendor 18.193.155.305
Utang asuransi 17.824.251.034
Pembayaran dimuka 10.739.586.793
Liabilitas sewa 9.857.020.325
Teknologi informasi 1.827.554.402
Jasa profesional 1.614.149.420
Biaya tahunan OJK 735.475.049
Coorporate social resposibility 280.100.000
Biaya penerbitan Bonds 101.565.000
Lain-lain 17.259.393.602
Sub-Total 78.432.250.930
Total 78.479.870.927
Lain-lain antara lain terdiri dari biaya insentif yang akan dibayarkan kepada dealer, biaya bulanan ketenagakerjaan yang akan
dibayarkan pada bulan berikutnya dan biaya pembentukan cadangan atas risiko yang telah diidentifikasi oleh Perseroan.
Jumlah beban bunga atas liabilitas sewa adalah sebesar Rp629.883.267 untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2024 dibebankan pada “Beban pembiayaan”.
Analisis jatuh tempo utang lain-lain terkait liabilitas sewa adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah)
30 September 2024
1 tahun 7.524.194.579
2 - 3 tahun 2.332.825.746
Total 9.857.020.325
4. Beban Yang Masih Harus Dibayar
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan memiliki beban yang masih harus dibayar sebesar Rp70.603.229.776, dengan
rincian sebagai berikut:
(dalam Rupiah)
Keterangan 30 September 2024
Bunga 40.409.558.144
Sumber daya manusia 21.816.128.219
Pemasaran 6.319.029.412
Lain-lain 2.058.514.001
Total 70.603.229.776
Beban yang masih harus dibayar bunga adalah bunga pinjaman Bank dan bunga utang obligasi yang akan dibayarkan oleh
Perseroan di jadwal pembayaran selanjutnya sesuai dengan perjanjian dengan Bank dan Pemegang Obligasi.
Beban yang masih harus dibayar sumber daya manusia adalah biaya yang masih harus dibayar Perseroan kepada pegawainya
terkait dengan kinerja yang telah diberikan kepada Perseroan.
Beban yang masih harus dibayar pemasaran adalah biaya yang masih harus dibayar Perseroan terutama kepada pelanggan
dan dealer atas transaksi pembiayaan dan penyediaan kendaraan dengan Perseroan.
Beban yang masih harus dibayar lain-lain adalah biaya yang masih harus dibayar Perseroan kepada pegawai terkait dengan
pelatihan pegawai dan beban surat jaminan yang masih harus dibayar.
21
Page 44
5. Utang Pajak
Utang pajak Perseroan pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar Rp6.190.961.369 yang terdiri dari:
(dalam Rupiah)
Keterangan 30 September 2024
Pajak penghasilan
Pasal 21 238.122.682
Pasal 23 151.711.981
Pasal 4 (2) 81.938.220
Pasal 25 794.372.365
Pasal 26 850.676.838
Pasal 29 4.074.139.283
Total 6.190.961.369
6. Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan
Akrual atas liabilitas untuk tanggal 30 September 2024 didasarkan pada perhitungan aktuaris yang dilakukan oleh Kantor
Konsultan Aktuaria (KKA) Tubagus Syafrial dan Amran Nangasan (dahulu PT Binaputera Jaga Hikmah) dalam laporan aktuaria
No. 664/IPK/KKA-TBA/X-2024 tanggal 8 Oktober 2024 dengan menggunakan metode perhitungan aktuarial “Projected Unit
Credit” yang mempertimbangkan asumsi-asumsi penting berikut:
Keterangan 30 September 2024
Usia pensiun normal 58 tahun
Tingkat kenaikan gaji di masa depan per tahun 5%
Tingkat diskonto per tahun 6,96%
Tingkat kematian TMI IV-2019
10% dari usia 18-29 tahun
5% dari usia 30-39 tahun
Tingkat Pengunduran diri 3% dari usia 40-44 tahun
2% dari usia 45-49 tahun
1% dari usia 50-55 tahun
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah)
Keterangan 30 September 2024
Biaya jasa kini 1.756.668.615
Biaya bunga 517.484.651
(Keuntungan)/kerugian kewajiban aktuarial yang diakui dalam
(306.445.083)
penghasilan komprehensif lain
Saldo akhir 1.967.708.183
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan Perseroan pada tanggal 30 September 2024 adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah)
Keterangan 30 September 2024
Saldo awal 9.985.232.050
Beban/(pendapatan) imbalan kerja 2.274.153.266
(Keuntungan)/kerugian kewajiban aktuarial yang diakui dalam
(306.445.083)
penghasilan komprehensif lain
Saldo akhir 11.952.940.233
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja karyawan adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah)
Keterangan 30 September 2024
Saldo awal 9.985.232.050
Biaya jasa kini 1.756.668.615
22
Page 45
(dalam Rupiah)
Keterangan 30 September 2024
Biaya bunga 517.484.651
(Keuntungan)/kerugian kewajiban aktuarial (306.445.083)
Saldo akhir 11.952.940.233
7. Utang Derivatif
Utang derivatif Perseroan pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar Rp34.636.901.600 dengan rincian dari kontrak-
kontrak derivatif tersebut dengan nilai wajar adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah)
Keterangan 30 September 2024
Swap mata uang dan suku bunga
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 9.303.751.629
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta 5.032.987.565
PT Bank BTPN Tbk. 183.169.655
PT Bank Mizuho Indonesia 20.116.992.751
Total 34.636.901.600
Untuk transaksi swap mata uang dan suku bunga, Perseroan dibebankan bunga tetap berkisar antara 6,00% sampai 8,47%
di tahun 2024. Jangka waktu kontrak berkisar antara 3 tahun sampai dengan 5 tahun.
Komitmen dan Kontijensi
Komitmen
Perseroan mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT Asuransi Central Asia, PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi Sinar
Mas dan PT Sompo Insurance Indonesia, pihak ketiga, untuk melindungi kendaraan bermotor yang dibiayai oleh Perseroan,
antara lain dari risiko kehilangan dan kerusakan. Pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp17.824.251.034 disajikan
sebagai bagian dari “Utang lain-lain” pada laporan posisi keuangan.
Kontinjensi
Perseroan tidak memiliki liabilitas kontinjensi yang signifikan pada tanggal 30 September 2024.
Kewajiban Keuangan Perseroan
Kewajiban keuangan Perseroan yang akan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan kedepan merupakan pembayaran cicilan
pinjaman jangka panjang Perseroan sebesar Rp345.195.000.000 dengan jadwal pembayaran masing-masing sebesar nil pada
bulan Januari 2025, Rp230.075.000.000 pada bulan Februari 2025 dan Rp115.120.000.000 pada bulan Maret 2025.
Berikut adalah rincian dari kewajiban keuangan Perseroan yang akan jatuh tempo pada bulan Februari dan Maret 2025:
(dalam Rupiah)
Keterangan Nilai
No kontrak No.47 tanggal 13 Agustus 2024 Bank CIMB Niaga pinjaman 3 tahun 12.708.333.333
No kontrak 028086-319269 Bank Mizuho pinjaman 3 tahun 215.700.000.000
No kontrak No.71 tanggal 17 September 2024 Bank BCA pinjaman 3 tahun 1.666.666.667
No kontrak LD00334950 Sumitomo Trust Bank pinjaman 3 tahun 115.120.000.000
Total 345.195.000.000
SELURUH LIABILITAS PERSEROAN PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI
SAMPAI DENGAN TANGGAL DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI.
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN SAMPAI DENGAN TANGGAL PROSPEKTUS INI DITERBITKAN, TIDAK
TERDAPAT LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO YANG TIDAK DAPAT DILUNASI OLEH PERSEROAN.
SETELAH TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN SETELAH
TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN,
PERSEROAN TIDAK MEMILIKI LIABILITAS-LIABILITAS DAN IKATAN LAIN KECUALI LIABILITAS-LIABILITAS YANG TIMBUL
DARI KEGIATAN USAHA NORMAL PERSEROAN SERTA LIABILITAS-LIABILITAS YANG TELAH DIUNGKAPKAN DI ATAS DAN
TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN YANG MERUPAKAN BAGIAN YANG TIDAK TERPISAHKAN DARI
PROSPEKTUS INI.
23
Page 46
DENGAN ADANYA PENGELOLAAN YANG SISTEMATIS ATAS ASET DAN LIABILITAS SERTA PENINGKATAN HASIL OPERASI
DI MASA YANG AKAN DATANG. PERSEROAN MENYATAKAN KESANGGUPANNYA UNTUK DAPAT MENYELESAIKAN
SELURUH LIABILITASNYA SESUAI DENGAN PERSYARATAN SEBAGAIMANA MESTINYA.
TIDAK TERDAPAT PELANGGARAN ATAS PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG DILAKUKAN OLEH
PERSEROAN YANG BERDAMPAK MATERIAL TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN.
TIDAK TERDAPAT FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA LIABILITAS DAN/ATAU
PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AKUNTAN
PUBLIK DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN
PENDAFTARAN.
TIDAK ADANYA KEADAAN LALAI ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN SETELAH TANGGAL
LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN, TERMASUK
PERKEMBANGAN TERAKHIR DARI NEGOSIASI DALAM RESTRUKTURISASI UTANG.
24
Page 47
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Ikhtisar data keuangan penting di bawah ini diambil dari laporan keuangan Perseroan untuk tanggal 30 September 2024 dan
31 Desember 2023 dan 2022, serta untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil dari laporan
keuangan Perseroan tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022, serta untuk periode sembilan bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang
telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata
uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
(firma anggota Ernst & Young Global Limited) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen untuk periode sembilan bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
No. 00047/2.1032/AU.1/09/1681-4/1/II/2025 tertanggal 12 Februari 2025 yang ditandatangani oleh Christophorus Alvin
Kossim (Registrasi Akuntan Publik No. 1681). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus
ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan paragraf “Hal-hal Lain” yang menyatakan tujuan penerbitan laporan auditor
independen dan penerbitan kembali laporan keuangan. Laporan auditor independen atas laporan keuangan Perseroan
tanggal 30 September 2024 serta untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut juga berisi paragraf “Hal
Audit Utama” mengenai cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang sewa pembiayaan.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2022
ASET
Kas dan kas pada bank - neto 559.099.436.493 279.765.310.603 368.523.332.767
Piutang sewa pembiayaan
Pihak ketiga 4.990.239.489.658 4.715.131.977.765 3.887.677.306.190
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan
nilai (71.718.496.200) (67.790.927.933) (62.948.455.294)
Piutang sewa pembiayaan - neto 4.918.520.993.458 4.647.341.049.832 3.824.728.850.896
Beban dibayar di muka 7.626.578.740 4.799.881.878 5.897.736.088
Piutang lain-lain - neto 14.031.442.954 9.898.969.862 418.846.910
Piutang derivatif 38.066.018.562 106.089.944.475 126.464.092.374
Aset tetap - neto 17.937.677.784 23.176.109.601 27.790.152.354
Aset pajak tangguhan 6.729.231.141 5.982.767.426 14.581.256.147
Aset tak berwujud - neto 29.423.166 137.157.301 1.116.962.358
Aset lain-lain 2.314.383.613 2.089.345.285 3.528.217.325
TOTAL ASET 5.564.355.185.911 5.079.280.536.263 4.373.049.447.219
LIABILITAS
Pinjaman bank - neto 2.372.303.000.000 2.297.628.000.000 2.232.223.000.000
Utang obligasi - neto 1.553.413.229.728 1.220.304.317.098 696.431.576.482
Utang lain-lain
Pihak berelasi 47.619.997 24.323.827 16.972.453
Pihak ketiga 78.432.250.930 81.455.572.723 74.834.756.555
Beban yang masih harus dibayar 70.603.229.776 82.080.987.502 72.589.952.125
Utang pajak 6.190.961.369 9.878.144.974 5.989.486.415
Liabilitas imbalan kerja karyawan 11.952.940.233 9.985.232.050 9.233.340.122
Utang derivatif 34.636.901.600 1.137.363.577 3.515.842.860
TOTAL LIABILITAS 4.127.580.133.633 3.702.493.941.751 3.094.834.927.012
EKUITAS
Modal ditempatkan dan disetor penuh 1.000.000.000.000 1.000.000.000.000 1.000.000.000.000
Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain:
Keuntungan aktuarial atas liabilitas
imbalan kerja - neto 2.636.635.225 2.397.608.060 747.224.979
Keuntungan/(kerugian) kumulatif atas
instrumen derivatif untuk lindung nilai
arus kas - neto 15.228.421.303 12.551.823.172 (13.752.022.086)
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 1.000.000.000 1.000.000.000 -
Belum ditentukan penggunaannya 417.909.995.750 360.837.163.280 291.219.317.314
25
Page 48
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2022
EKUITAS - NETO 1.436.775.052.278 1.376.786.594.512 1.278.214.520.207
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 5.564.355.185.911 5.079.280.536.263 4.373.049.447.219
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2023 2022
PENDAPATAN
Pendapatan sewa pembiayaan 399.082.937.357 332.719.616.930 461.044.937.425 378.050.796.123
Penerimaan atas piutang yang
dihapusbukukan 500.000.000 - - 5.820.048.162
Pendapatan bunga 22.767.408.925 14.693.690.550 18.109.466.576 11.546.521.800
Pendapatan lain-lain 2.616.016.266 4.004.011.838 5.309.971.990 4.328.629.720
TOTAL PENDAPATAN 424.966.362.548 351.417.319.318 484.464.375.991 399.745.995.805
BEBAN
Gaji, tunjangan dan kesejahteraan
karyawan lainnya 75.961.128.307 70.308.562.523 93.256.494.173 74.834.992.373
Beban umum dan administrasi 63.938.448.284 58.727.710.191 77.061.196.020 78.753.613.823
Beban pembiayaan 198.861.815.563 152.664.133.158 208.753.800.695 168.225.084.810
Penyisihan/(pembalikan) kerugian
penurunan nilai piutang sewa
pembiayaan 5.148.634.525 767.900.563 5.617.885.993 (8.438.209.089)
Penyisihan/(pembalikan) kerugian
penurunan nilai piutang lain-lain
dari aset yang dibiayai 5.431.381.273 2.056.822.216 2.118.519.399 (147.370.599)
Penyisihan/(pembalikan) kerugian
penurunan nilai kas pada bank (20.234.008) 52.827.699 20.190.493 (33.877.007)
Kerugian penyelesaian piutang
lain - lain dari aset yang dibiayai 2.110.875.403 164.688.090 1.047.998.363 468.342.486
TOTAL BEBAN 351.432.049.347 284.742.644.440 387.876.085.136 313.662.576.797
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
FINAL DAN BEBAN PAJAK
PENGHASILAN 73.534.313.201 66.674.674.878 96.588.290.855 86.083.419.008
Beban pajak final atas pendapatan
bunga (4.553.480.474) (2.938.738.108) (3.621.892.620) (2.309.304.361)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
PENGHASILAN 68.980.832.727 63.735.936.770 92.966.398.235 83.774.114.647
Beban pajak penghasilan (11.908.000.257) (12.237.730.000) (22.348.552.269) (19.165.176.930)
LABA TAHUN BERJALAN 57.072.832.470 51.498.206.770 70.617.845.966 64.608.937.717
PENGHASILAN KOMPREHENSIF
LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi
Pengakuan
keuntungan/(kerugian) aktuarial 306.445.083 240.002.979 2.115.875.745 (889.453.883)
Pajak terkait (67.417.918) (52.800.655) (465.492.664) 195.679.854
Pos yang akan direklasifikasi ke
laba rugi
Keuntungan atas lindung nilai
arus kas 3.431.536.065 10.656.222.760 33.722.878.536 32.024.647.804
Pajak terkait (754.937.934) (2.344.369.007) (7.419.033.278) (7.045.422.517)
Penghasilan Komprehensif Lain -
Neto 2.915.625.296 8.499.056.077 27.954.228.339 24.285.451.258
26
Page 49
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2023 2022
TOTAL PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN 59.988.457.766 59.997.262.847 98.572.074.305 88.894.388.975
LABA PER SAHAM DASAR 57.073 51.498 70.618 64.609
LAPORAN ARUS KAS
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2023 2022
Kas neto digunakan untuk
aktivitas operasi (219.512.577.275) (299.176.384.082) (711.957.486.093) (708.431.976.026)
Kas neto digunakan untuk
aktivitas investasi (3.195.458.558) (4.117.639.288) (5.194.129.642) (7.717.286.982)
Kas neto diperoleh dari
aktivitas pendanaan 502.016.969.007 432.391.655.568 628.414.744.518 688.496.331.223
Penurunan neto kas dan
kas pada bank 279.308.933.174 129.097.632.198 (88.736.871.217) (27.652.931.785)
Dampak neto perubahan
nilai tukar atas kas dan
kas pada bank 4.958.708 5.638.176 (960.454) 41.118.471
Kas dan kas pada bank
awal tahun 279.799.510.753 368.537.342.424 368.537.342.424 396.149.155.738
Kas dan kas pada bank
akhir tahun 559.113.402.635 497.640.612.798 279.799.510.753 368.537.342.424
RASIO KEUANGAN
30 September 31 Desember
KETERANGAN
2024 2023 2022
Rasio Pertumbuhan (%)
Total Pendapatan 20,93 21,19 (1,68)
Laba Tahun Berjalan 10,82 9,30 11,72
Total Aset 9,55 16,15 25,23
Total Liabilitas 11,48 19,63 34,40
Total Ekuitas 4,36 7,71 7,47
Rasio Permodalan 54,87 53,92 58,80
Rasio Usaha (%)
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan/Total Pendapatan 16,23 19,19 20,96
Total Pendapatan/Total Aset1) 13) 10,18 9,54 9,14
Laba Tahun Berjalan/Total Pendapatan 13,43 14,58 16,16
Imbal Hasil atas Aset2) 13) 1,37 1,39 1,48
Imbal Hasil atas Ekuitas3) 13) 5,30 5,13 5,05
Rasio Ekuitas terhadap Modal Disetor 143,68 137,68 127,82
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Neto terhadap Total Pendanaan 125,29 132,10 130,60
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Investasi dan Pembiayaan Modal
Kerja terhadap saldo Piutang Pembiayaan 100,00 100,00 100,00
Rasio Keuangan (x)
Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to equity ratio) 4) 2,87 2,69 2,42
Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to asset ratio) 5) 0,74 0,73 0,71
Rasio Lancar6) 1,99 1,72 4,51
Gearing Ratio 7) 2,73 2,56 2,29
Net Financing to Asset Ratio 8) 0,88 0,91 0,87
Non Performing Financing (NPF - %) - Neto9) 0,171 0,020 0,004
Non Performing Financing (NPF - %) - Gross10) 0,33 0,07 0,19
Interest Coverage Ratio (ICR - x) 11) 1,42 1,54 1,61
27
Page 50
30 September 31 Desember
KETERANGAN
2024 2023 2022
Debt Service Coverage Ratio (DSCR - x) 12) 13) 0,22 0,20 0,50
Keterangan:
1. Total Pendapatan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 (disetahunkan) atau tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember atas Total Aset dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio total pendapatan terhadap total aset
tahun yang bersangkutan.
2. Imbal Hasil atas Aset dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba setelah pajak untuk periode sembilan bulan yang berakhi r pada
tanggal 30 September 2024 (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember terhadap total aset periode atau
tahun yang bersangkutan.
3. Imbal Hasil atas Ekuitas dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba setelah pajak untuk periode sembilan bulan yang bera khir
pada tanggal 30 September 2024 (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember terhadap total ekuitas period e
atau tahun yang bersangkutan.
4. Rasio Debt to equity merupakan total liabilitas dibagi dengan total ekuitas.
5. Rasio Debt to asset merupakan total liabilitas dibagi dengan total aset.
6. Perhitungan Rasio Lancar adalah jumlah kas dan setara kas dengan aset yang jatuh tempo ≤1 tahun dibagi dengan liabilitas ≤1 t ahun.
7. Gearing Ratio merupakan rasio yang dihitung dari pinjaman (termasuk utang obligasi) dibagi dengan jumlah modal. Total modal
diambil dari ekuitas yang tercantum dalam laporan posisi keuangan.
8. Net Financing to Asset Ratio merupakan rasio antara jumlah piutang sewa pembiayaan neto terhadap jumlah aset pada tahun yang
bersangkutan.
9. Rasio dihitung dari Piutang > 90 hari yang telah dikurangi cadangan dibagi dengan total piutang neto.
10. Rasio dihitung dari Piutang > 90 hari dibagi dengan total piutang gross.
11. Pendapatan sebelum beban bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) (Sep 2024: Rp282.930.546.924; 2023:
Rp321.300.902.281; 2022: Rp270.657.386.606) dibagi dengan beban bunga dari interest bearing debt (Sep 2024: Rp198.861.815.563 ;
2023: Rp208.753.800.695; 2022: Rp168.225.084.810). EBITDA dihitung dari laba sebelum beban pajak penghasilan (Sep 2024:
Rp68.980.832.727; 2023: Rp92.966.398.235; 2022: Rp83.774.114.647) ditambah dengan beban pajak final atas pendapatan bunga
(Sep 2024: Rp4.553.480.474; 2023: Rp3.621.892.620; 2022: Rp2.309.304.361), beban bunga dari interest bearing debt (Sep 2024:
Rp198.861.815.563; 2023: Rp208.753.800.695; 2022: Rp168.225.084.810), beban depresiasi aset tetap (Sep 2024: Rp10.426.684.025 ;
2023: Rp14.979.005.674; 2022: Rp14.032.867.946), beban amortisasi aset takberwujud (Sep 2024: Rp107.734.135; 2023:
Rp979.805.057; 2022: Rp2.316.014.842).
12. Pendapatan sebelum beban bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) (Sep 2024 (disetahunkan): Rp377.240.729.232; 2023:
Rp321.300.902.281; 2022: Rp270.657.386.606) dibagi dengan pembayaran pokok dan bunga dari interest bearing debt untuk periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
(Sep 2024: Rp1.708.288.087.417; 2023: Rp1.615.977.800.695; 2022: Rp539.862.584.810). EBITDA dihitung dari laba sebelum beban
pajak penghasilan (Sep 2024: Rp68.980.832.727; 2023: Rp92.966.398.235; 2022: Rp83.774.114.647) ditambah dengan beban pajak
final atas pendapatan bunga (Sep 2024: Rp4.553.480.474; 2023: Rp3.621.892.620; 2022: Rp2.309.304.361), beban bunga dari interest
bearing debt (Sep 2024: Rp198.861.815.563; 2023: Rp208.753.800.695; 2022: Rp168.225.084.810), beban depresiasi aset tetap ( Sep
2024: Rp10.426.684.025; 2023: Rp14.979.005.674; 2022: Rp14.032.867.946), beban amortisasi aset takberwujud ( Sep 2024:
Rp107.734.135; 2023: Rp979.805.057; 2022: Rp2.316.014.842). Rasio DSCR Perseroan dibawah 1x tidak berdampak pada kemampuan
pembayaran Perseroan. Perseroan mengantisipasi kemampuan dalam melakukan pelunasan atas utang pokok melalui penerimaan
cicilan dari konsumen dan pelunasan bunga melalui pendapatan yang dihasilkan oleh Perseroan.
13. Rasio imbal hasil atas aset, imbal hasil atas ekuitas, total pendapatan/total aset dan Debt service coverage ratio per period e 30
September 2024 disetahunkan dikarenakan laba setelah pajak, total pendapatan dan EBITDA yang digunakan dalam perhitungan rasio
keuangan tersebut masih dalam periode 9 bulan sehingga harus disetahunkan supaya dapat diperbandingkan dengan perhitungan
rasio yang sama per 31 Desember 2023 dan 2022. Selain itu berdasarkan petunjuk pengisian SEOJK Nomor 11/SEOJK.05/2020 Penilaian
dilakukan per posisi dan periode selama 12 (dua belas) bulan terakhir untuk parameter atau indikator yang bersifat kuantitati f.
28
Page 51
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dalam bab ini harus dibaca
bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan Laporan Keuangan Perseroan tanggal 30 September 2024,
31 Desember 2023 dan 2022, dan dan untuk sembilan bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024 dan
2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang tercantum dalam Prospektus
ini.
Pembahasan yang disajikan berikut dapat mengandung pernyataan yang menggambarkan keadaan di masa mendatang
(forward looking statement) dan mencerminkan pandangan Perseroan saat ini berkaitan peristiwa dan kinerja keuangan di
masa mendatang yang hasil aktualnya dapat berbeda secara material sebagai akibat dari faktor-faktor termasuk namun
tidak terbatas kepada yang telah diuraikan dalam Bab VI mengenai Faktor Risiko.
A. UMUM
Perseroan berkedudukan di Jakarta Timur dan Perseroan didirikan dengan nama PT Hino Finance Indonesia berdasarkan
Akta Perseroan Terbatas PT Hino Finance Indonesia No.45 tanggal 11 Juli 2014 yang dibuat dihadapan Popie Savitri
Martosuhardjo Pharmanto, SH, Notaris di Jakarta dan telah (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan surat keputusan No.AHU-17318.40.10.2014 tanggal 15 Juli 2014 (ii) didaftarkan
dalam Daftar Perseroan No.AHU-0071742.40.80.2014 tanggal 15 Juli 2014, (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 49627
dari Berita Negara Republik Indonesia No.103 tanggal 26 Desember 2014.
Sesuai dengan ketentuan pasal 3 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan maksud dan tujuan Perseroan ialah bergerak dalam
bidang pembiayaan:
Selanjutnya sesuai ketentuan Pasal 3 ayat (2) Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat
melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
KBLI No. 64911 - Perusahaan Pembiayaan Konvensional sebagai berikut:
1. Pembiayaan Investasi adalah pembiayaan barang modal dan jasa yang diperlukan untuk kegiatan usaha/penanaman
modal, rehabilitasi, modernisasi, perluasan atau relokasi tempat usaha/penanaman modal yang diberikan kepada
debitur. Pembiayaan Investasi dilakukan oleh:
a. Sewa Pembiayaan adalah kegiatan pembiayaan berupa penyediaan barang oleh Perusahaan Pembiayaan untuk
digunakan oleh debitur selama jangka waktu tertentu, yang mengalihkan secara substansial manfaat dan resiko atas
barang yang dibiayai.
b. Jual dan Sewa Kembali adalah kegiatan pembiayaan berupa penjualan barang oleh debitur kepada Perusahaan
Pembiayaan yang disertai dengan penyewaan kembali barang tersebut kepada debitur yang sama.
c. Factoring with Recourse adalah transaksi Anjak Piutang dimana penjual piutang menanggung risiko tidak tertagihnya
sebagian atau seluruh piutang yang telah dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
d. Factoring without Recourse adalah transaksi Anjak Piutang Usaha dimana Perusahaan Pembiayaan menanggung
risiko atas tidak tertagihnya piutang yang telah dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
e. Pembelian dengan Pembayaran Angsuran adalah kegiatan pembiayaan barang dan/atau jasa yang dibeli debitur dari
pemasok barang dan/atau jasa dengan pembayaran angsuran.
f. Pembiayaan Proyek yaitu pembiayaan yang diberikan untuk pelaksanaan suatu proyek yang memerlukan beberapa
jenis barang modal dan/atau jasa yang terkait dengan pelaksanaan pengadaan proyek tersebut.
g. Pembiayaan Infrastruktur yaitu adalah pembiayaan barang dan/atau jasa untuk pembangunan infrastruktur.
h. Pembiayaan Investasi Lainnya setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
2. Pembiayaan Modal Kerja adalah pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran yang digunakan dalam satu siklus
kegiatan usaha debitur. Pembiayaan Modal Kerja dilakukan oleh:
a. Jual dan Sewa Kembali adalah kegiatan pembiayaan berupa penjualan barang oleh debitur kepada Perusahaan
Pembiayaan disertai penyewaan kembali barang tersebut kepada debitur yang sama.
b. Factoring with Recourse adalah transaksi Anjak Piutang dimana penjual piutang menanggung risiko tidak tertagihnya
sebagian atau seluruh piutang yang telah dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
c. Anjak Piutang Tanpa Recourse merupakan transaksi Anjak Piutang Usaha dimana Perusahaan Pembiayaan
menanggung risiko atas seluruh tidak tertagihnya piutang yang telah dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
29
Page 52
d. Fasilitas Modal Usaha adalah pembiayaan barang dan/atau jasa yang disalurkan langsung kepada debitur untuk
keperluan usaha atau kegiatan produktif, yang habis digunakan dalam satu siklus kegiatan usaha debitur.
e. Pembiayaan Modal Kerja Lainnya setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
3. Pembiayaan Multiguna adalah pembiayaan barang dan/atau jasa yang diperlukan debitur untuk keperluan konsumsi dan
bukan untuk keperluan usaha atau kegiatan produktif dalam jangka waktu yang disepakati. Pembiayaan Multiguna
dilakukan dengan cara:
a. Sewa Pembiayaan adalah kegiatan pembiayaan berupa penyediaan barang oleh Perusahaan Pembiayaan untuk
digunakan oleh debitur selama jangka waktu tertentu, yang mengalihkan secara substansial manfaat dan risiko atas
barang yang dibiayai.
b. Pembelian dengan Pembayaran Angsuran adalah kegiatan pembiayaan barang dan/atau jasa yang dibeli debitur dari
pemasok barang dan/atau jasa dengan pembayaran angsuran.
c. Fasilitas Dana adalah pembiayaan barang dan/atau jasa yang disalurkan secara langsung kepada debitur untuk
keperluan konsumsi dan bukan untuk keperluan usaha atau kegiatan produktif dalam jangka waktu yang telah
disepakati.
d. Pembiayaan Multiguna Lainnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
4. Sewa Operasi dan/atau kegiatan berbasis imbalan sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang -
undangan yang berlaku, dan/atau
5. Kegiatan usaha pembiayaan lainnya berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, kegiatan usaha Perseroan yang saat ini dijalankan adalah:
1. Melakukan Pembiayaan Investasi, dalam bentuk:
Sewa Pembiayaan (Finance Lease) dan Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback); dan
2. Melakukan Pembiayaan Modal Kerja, dalam bentuk:
Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback).
Perseroan memiliki 8 (delapan) kantor cabang dan 4 (empat) Kantor Selain Kantor Cabang yang tersebar di wilayah DKI
Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, Riau, Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat, Jambi,
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Visi Perseroan adalah untuk menjadi mitra keuangan Hino yang terdepan, berkelanjutan dan inovatif, serta memuaskan
seluruh pemangku kepentingan.
Misi Perseroan adalah untuk memperkaya kehidupan rakyat dan sistem transportasi dengan menciptakan dan menghadirkan
solusi dan pelayanan keuangan terbaik.
Perseroan juga menganut nilai-nilai dalam menjalankan kegiatan usaha yang terdiri dari:
1. Integritas, kejujuran dan disiplin
2. Operasi dan pengawasan yang baik
3. Berorientasi pada pelanggan dan komunitas
4. Tantangan, profesional dan kerjasama tim.
B. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGIATAN USAHA DAN OPERASI PERSEROAN
Dalam menjalankan usahanya sebagai perusahaan pembiayaan, kegiatan usaha Perseroan tidak bisa terlepas dari berbagai
faktor-faktor yang dapat menghambat kegiatan usaha dan operasi Perseroan, baik dari faktor eksternal maupun faktor
internal. Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan usaha dan operasi Perseroan:
1. Kondisi Perekonomian
Perseroan merupakan perusahaan pembiayaan spesialis untuk truk komersial dan bis terutama merek Hino. Konsumen
dari Perseroan adalah perusahaan-perusahaan yang menjadi penggerak perekonomian Indonesia dan menjadi motor
dalam pertumbuhan GDP Indonesia, seperti perusahaan logistik dan transportasi di bidang FMCG ( Fast Moving
Consumer Goods), perusahaan manufaktur, penggunaan dump truck untuk proyek infrastruktur dan properti,
pertambangan (batu baru, pemecahan batu, pasir), perkebunan terutama kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit. Layanan
yang diberikan oleh Perseroan sebagai perusahaan pembiayaan spesialis komersial truk adalah memuaskan
pertumbuhan dan kebutuhan keuangan para pengusaha tersebut. Sehingga kondisi usaha dan operasi Perseroaan
sejalan dengan kondisi perekonomian baik global, namun terutama oleh kondisi perekonomian domestik.
International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2025 menjadi sebesar 3.2%
dipicu oleh risiko geopolitik dengan eskalasi konflik regional yang dapat mempengaruhi pasar komoditas. Sementara
30
Page 53
itu, perekonomian di China yang merupakan perekonomian terbesar diproyeksikan menurun dari 4.8% di tahun 2024
menjadi 4.3% pada tahun 2025. Perlambatan ekonomi China terjadi tengah terus lemahnya pasar properti, rendahnya
kepercayaan konsumen maupun investor, dan berbagai kendala struktural seperti penduduk yang menua dan tekanan
global. IMF, Bank dunia hingga Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 akan
cenderung stabil diatas 5%. Perekonomian Indonesia akan terus tumbuh yang ditopang oleh meningkatnya konsumsi
dalam negeri, pulihnya ekspor barang dan kembalinya tren positif pada sektor pariwisata.
2. Pasar Truk
Perseroan merupakan perusahaan pembiayaan spesialis untuk truk komersial terutama untuk merek Hino. Produk Hino
merupakan salah satu produk unggulan di Indonesia untuk kategori truk dan bis. Berdasarkan Data Gabungan Industri
Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo penjualan wholesales (pabrik ke dealer) truk nasional menyusut 15% year
on year (YoY) pada Januari—Oktober 2024 seiring dengan harga komoditas yang mengalami normalisasi. Penjualan
merk Hino sendiri mengalami penurunan sebesar 13% pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan dan penurunan penjualan kendaraan di industri otomotif khususnya pasar truk untuk merek Hino, telah
mempengaruhi pertumbuhan atau penurunan di sektor sewa guna usaha/pembiayaan.
3. Pendanaan dan Perubahan nilai tukar mata uang asing dan tingkat suku bunga
Pendanaan atau Likuiditas yang terjaga dengan baik merupakan hal penting untuk menyalurkan pembiayaan kepada
konsumen. Dalam segi pendanaan, Perseroan memiliki competitive advantage yaitu dukungan dari pemegang saham
yang memiliki hubungan panjang dan baik dengan bank internasional secara umum dan bank Jepang secara khusus,
sehingga bank tersebut khususnya bank Jepang dapat menyediakan dana dengan bunga yang relatif kompetitif.
Perseroan selalu melakukan monitor atas pergerakan nilai tukar mata uang asing dan tingkat suku bunga yang dapat
mempengaruhi tingkat bunga pembiayaan. Perseroan telah melakukan transaksi lindung nilai ( hedging) atas seluruh
pinjaman Perseroan dalam mata uang asing dan tingkat suku bunga mengambang menggunakan Cross Currency Swap,
sehingga seluruh pinjaman Perseroan diperhitungkan menggunakan mata uang Rupiah dengan tingkat suku bunga
tetap.
4. Kebijakan Pemerintah
Perseroan tunduk pada berbagai peraturan dan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, yang setiap saat
dapat mengeluarkan kebijakan-kebijakan dan/atau peraturan-peraturan baru atau mengubah atau menghapus
kebijakan-kebijakan dan/atau peraturan-peraturan yang telah ada. Perubahan-perubahan ini dapat membawa
pengaruh material yang kemungkinan dapat mempengaruhi bisnis, kondisi keuangan dan kinerja usaha Perseroan.
Contoh yang dilakukan pemerintah pada tahun 2021 misalnya. Untuk mengembalikan gairah penjualan kendaraan
bermotor, pemerintah memberikan stimulus melalui diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan
bermotor. Kebijakan fasilitas diskon PPnBM tidak hanya memilliki dampak signifikan kepada sisi permintaan, namun
juga kepada produksi yang memiliki dampak positif terhadap tingkat penyerapan tenaga kerja.
Perseroan akan selalu waspada akan perubahan kebijakan pemerintah yang mempunyai dampak agar secara dinamis
mampu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan tersebut.
5. Kredit dan Portfolio Manajemen
Kendaraan truk dipakai oleh hampir seluruh industri di Indonesia seperti manufaktur, infrastruktur dan properti,
perkebunan dan pertambangan dalam melakukan kegiatan operasionalnya. Seleksi awal yang baik dan penanganan
kredit bermasalah merupakan cara yang tepat untuk mengelola portfolio aset yang dimiliki oleh Perseroan agar dapat
mempertahankan kualitas aset yang dimiliki.
Perseroan saat ini sudah mempunyai manajemen risiko kredit yang baik dengan melakukan pengawasan terhadap tiap -
tiap industri dan melakukan portfolio manajemen yang baik. Hal ini membuat kredit bermasalah Perseroan lebih rendah
dibandingkan dengan industri rata-rata.
6. SDG (Sustainable Development Goal) and ESG (Environment Social Government)
OJK mengeluarkan Peraturan OJK 51/2017 tentang penerapan keuangan berkelanjutan bagi lembaga jasa keuangan,
Perseroan dan perusahan publik. Peraturan ini dibuat sebagai tindak lanjut atas ditandatangani nya “Paris Agreement”
yaitu perjanjian global dalam mengatasi perubahan iklim oleh pemerintah Indonesia dan juga atas diberlakukannya SDG
yang dikeluarkan oleh PBB.
Perseroan mendukung arahan SDG dan GHG Protokol (Green House Gas Protocol), COP24 (Paris) dan COP26 (Glasgow),
serta inisiatif dan arahan Pemerintah Indonesia. Selain itu, Perseroan juga ingin berkontribusi kepada Masyarakat dan
menjalankan aktivitas sesuai dengan Good Corporate Citizen. Strategi bisnis Perseroan sebagian akan direvisi atau
31
Page 54
diubah agar sesuai dengan kerangka SDG, dimana untuk mendukung terlaksananya SDG, rencana aksi keuangan
berkelanjutan akan dilaksanakan oleh seluruh karyawan di kantor pusat, kantor cabang dan kantor selain kantor cabang.
C. RISIKO FLUKTUASI KURS MATA UANG ASING ATAU SUKU BUNGA ACUAN PINJAMAN
Perseroan tidak memiliki dampak atau pengaruh yang material terhadap hasil usaha atau keadaan keuangan Perseroan di
masa yang akan datang. Pinjaman dengan mata uang asing Perseroan pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar
US$143.500.000 atau setara Rp2.172.303.000.000.
D. KINERJA KEUANGAN
Analisis dan pembahasan di bawah ini diambil dari laporan keuangan Perseroan untuk tanggal 30 September 2024 dan 31
Desember 2023 dan 2022, serta untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil dari laporan
keuangan Perseroan tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022, serta untuk periode sembilan bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang
telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata
uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
(firma anggota Ernst & Young Global Limited) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen untuk periode sembilan bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
No. 00047/2.1032/AU.1/09/1681-4/1/II/2025 tertanggal 12 Februari 2025 yang ditandatangani oleh Christophorus Alvin
Kossim (Registrasi Akuntan Publik No. 1681). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus
ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan paragraf “Hal-hal Lain” yang menyatakan tujuan penerbitan laporan auditor
independen dan penerbitan kembali laporan keuangan. Laporan auditor independen atas laporan keuangan Perseroan
tanggal 30 September 2024 serta untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut juga berisi paragraf “Hal
Audit Utama” mengenai cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang sewa pembiayaan
1. PENDAPATAN
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2023 2022
PENDAPATAN
Pendapatan sewa pembiayaan 399.082.937.357 332.719.616.930 461.044.937.425 378.050.796.123
Penerimaan atas piutang yang
dihapusbukukan 500.000.000 - - 5.820.048.162
Pendapatan bunga 22.767.408.925 14.693.690.550 18.109.466.576 11.546.521.800
Pendapatan lain-lain 2.616.016.266 4.004.011.838 5.309.971.990 4.328.629.720
TOTAL PENDAPATAN 424.966.362.548 351.417.319.318 484.464.375.991 399.745.995.805
Periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Total pendapatan Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 meningkat
sebesar Rp73.549.043.230 atau sebesar 20.93% menjadi Rp424.966.362.548 dari Rp351.417.319.318 untuk periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023. Peningkatan pendapatan Perseroan ini terutama lebih
disebabkan oleh meningkatnya pendapatan dari pendapatan sewa pembiayaan sebesar Rp66.363.320.427 atau meningkat
sebesar 19,95% dari tahun 2023. Peningkatan ini disebabkan oleh tumbuhnya piutang sewa pembiayaan pada tahun 2024.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022
Total pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar
Rp84.718.380.186 atau sebesar 21,19% menjadi Rp484.464.375.991 dari Rp399.745.995.805 untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan pendapatan Perseroan ini terutama lebih disebabkan oleh meningkatanya
pendapatan dari pendapatan pendapatan sewa pembiayaan sebesar Rp82.994.141.302 atau meningkat sebesar 21,95% dari
tahun 2022. Peningkatan ini disebabkan oleh tumbuhnya piutang sewa pembiayaan pada tahun 2023.
32
Page 55
2. BEBAN
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2023 2022
BEBAN
Gaji, tunjangan dan kesejahteraan
karyawan lainnya 75.961.128.307 70.308.562.523 93.256.494.173 74.834.992.373
Beban umum dan administrasi 63.938.448.284 58.727.710.191 77.061.196.020 78.753.613.823
Beban pembiayaan 198.861.815.563 152.664.133.158 208.753.800.695 168.225.084.810
Penyisihan/(pembalikan) kerugian
penurunan nilai piutang sewa
pembiayaan 5.148.634.525 767.900.563 5.617.885.993 (8.438.209.089)
Penyisihan/(pembalikan) kerugian
penurunan nilai piutang lain-lain
dari aset yang dibiayai 5.431.381.273 2.056.822.216 2.118.519.399 (147.370.599)
Penyisihan/(pembalikan) kerugian
penurunan nilai kas pada bank (20.234.008) 52.827.699 20.190.493 (33.877.007)
Kerugian penyelesaian piutang lain -
lain dari aset yang dibiayai 2.110.875.403 164.688.090 1.047.998.363 468.342.486
TOTAL BEBAN 351.432.049.347 284.742.644.440 387.876.085.136 313.662.576.797
Periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Total beban Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 meningkat sebesar
Rp66.689.404.907 atau sebesar 23,42% menjadi Rp351.432.049.347 dari Rp284.742.644.440 untuk periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 yang lebih disebabkan oleh kenaikan beban pembiayaan sebesar
Rp46.197.682.405 atau sebesar 30,26% dibandingkan dengan tahun 2023. Kenaikan beban pembiayaan seiring dengan
kenaikan total liabilitas Perseroan dalam mendukung pertumbuhan bisnis di tahun 2024. Atas kenaikan beban pembiayaan
dapat dirinci sebagai berikut kenaikan atas bunga utang obligasi yaitu dari Rp42.181.787.097 pada periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 menjadi Rp67.890.113.729, atau naik sebesar 60,95% seiring dengan
peningkatan pada jumlah utang obligasi yang diterima pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2024. Beban bunga atas pinjaman bank mengalami kenaikan sebesar 18,51% yaitu menjadi Rp127.050.452.448
pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024, seiring dengan peningkatan pada jumlah
pinjaman bank yang diterima dan kenaikan rata-rata tingkat suku bunga pinjaman di tahun 2024.
Penyisihan kerugian penurunan nilai piutang sewa pembiayaan juga meningkat sejalan dengan peningkatan pertumbuhan
piutang sewa pembiayaan pada tahun 2024.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022
Total beban Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar Rp74.213.508.339
atau sebesar 23,66% menjadi Rp387.876.085.136 dari Rp313.662.576.797 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 yang lebih disebabkan oleh kenaikan beban pembiayaan sebesar Rp40.528.715.885 atau sebesar 24,09%
dibandingkan dengan tahun 2022. Kenaikan beban pembiayaan seiring dengan kenaikan total liabilitas Perseroan dalam
mendukung pertumbuhan bisnis di tahun 2023. Atas kenaikan beban pembiayaan dapat dirinci sebagai berikut kenaikan
atas bunga utang obligasi yaitu dari Rp17.514.112.903 pada tahun 2022 menjadi Rp62.431.250.000, atau naik sebesar
256,46% seiring dengan peningkatan pada jumlah utang obligasi yang diterima pada tahun 2023. Beban bunga atas pinjaman
bank mengalami penurunan sebesar 4,54% yaitu menjadi Rp141.874.418.400 di tahun 2023, terutama disebabkan oleh
penurunan rata-rata tingkat suku bunga pinjaman di tahun 2023.
Penyisihan kerugian penurunan nilai piutang sewa pembiayaan juga meningkat sejalan dengan peningkatan pertumbuhan
piutang sewa pembiayaan pada tahun 2023.
3. LABA TAHUN BERJALAN
Periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Laba tahun berjalan Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 meningkat
sebesar Rp5.574.625.700 atau sebesar 10,82% menjadi Rp57.072.832.470 dari Rp51.498.206.770 untuk periode sembilan
bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya jumlah
33
Page 56
pendapatan Perseroan sebesar Rp73.549.043.230 atau sebesar 20,93% menjadi Rp424.966.362.548 dari Rp351.417.319.318.
Hal ini bersumber dari peningkatan pendapatan sewa pembiayaan dengan bertumbuhnya piutang sewa pembiayaan pada
tahun 2024. Walaupun beban Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp66.689.404.907 atau sebesar 23,42% pada
periode sembilan bulan tanggal 30 September 2024, akan tetapi peningkatan pendapatan masih melebihi dari peningkatan
beban.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022
Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar
Rp6.008.908.249 atau sebesar 9,30% menjadi Rp70.617.845.966 dari Rp64.608.937.717 untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya jumlah pendapatan Perseroan sebesar
Rp84.718.380.186 atau sebesar 21,19% menjadi Rp484.464.375.991 dari Rp399.745.995.805. Hal ini bersumber dari
peningkatan pendapatan sewa pembiayaan dengan bertumbuhnya piutang sewa pembiayaan pada tahun 2023. Walaupun
beban Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp74.213.508.339 atau sebesar 23,66% pada tahun tanggal 31 Desember
2023, akan tetapi peningkatan pendapatan masih melebihi dari peningkatan beban.
4. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2024 menurun sebesar Rp5.583.430.781 atau sebesar 65,59% menjadi Rp2.915.625.296 dari Rp8.499.056.077
untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
menurunnya keuntungan atas lindung arus kas (neto) Perseroan sebesar Rp5.635.255.622 atau sebesar 67,80% menjadi
Rp2.676.598.131 dari Rp8.311.853.753. Hal ini disebabkan karena kenaikan rata-rata tingkat suku bunga pinjaman bank di
tahun 2024. Dimana untuk mengelola risiko pasar yang berkaitan dengan perubahan kurs mata uang asing dan tingkat bunga
mengambang, Perseroan melakukan kontrak cross currency interest rate swap dengan bank yang memberikan fasilitas
derivatif kepada Perseroan untuk lindung nilai atas risiko tersebut.
Perseroan dalam menghadapi risiko pasar, terutama karena perubahan kurs mata uang asing dan tingkat bunga
mengambang sehubungan dengan pinjaman bank
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022
Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat
sebesar Rp3.668.777.081 atau sebesar 15,11% menjadi Rp27.954.228.339 dari Rp24.285.451.258 untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya pengakuan keuntungan aktuarial
Perseroan sebesar Rp3.005.329.628 atau sebesar 337,88% menjadi Rp2.115.875.745 dari (Rp889.453.883). Hal ini
disebabkan karena penyesuaian pada asumsi aktuarial yang digunakan per 31 Desember 2023 yaitu penurunan asumsi
persentase yang digunakan dalam perhitungan Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan pada tahun 2023 yang disebabkan oleh
pengaruh dari pertumbuhan makro ekonomi yang sudah semakin stabil dan terkendali yan g juga berdampak pada
penekanan tingkat inflasi yang semakin membaik ke depannya.
5. TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN
Periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2024 menurun sebesar Rp8.805.081 atau sebesar 0,01% menjadi Rp59.988.457.766 dari Rp59.997.262.847 untuk
periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
menurunnya keuntungan atas lindung arus kas Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2024 sebesar Rp7.224.686.695 atau sebesar 67,80% menjadi Rp3.431.536.065 dari Rp10.656.222.760 untuk
untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
meningkat sebesar Rp9.677.685.330 atau sebesar 10,89% menjadi Rp98.572.074.305 dari Rp88.894.388.975 untuk tahun
34
Page 57
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya laba tahun berjalan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp6.008.908.249 atau sebesar 9,30% menjadi
Rp70.617.845.966 dari Rp64.608.937.717 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
6. ASET
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2022
ASET
Kas dan kas pada bank - neto 559.099.436.493 279.765.310.603 368.523.332.767
Piutang sewa pembiayaan
Pihak ketiga 4.990.239.489.658 4.715.131.977.765 3.887.677.306.190
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (71.718.496.200) (67.790.927.933) (62.948.455.294)
Piutang sewa pembiayaan - neto 4.918.520.993.458 4.647.341.049.832 3.824.728.850.896
Beban dibayar di muka 7.626.578.740 4.799.881.878 5.897.736.088
Piutang lain-lain - neto 14.031.442.954 9.898.969.862 418.846.910
Piutang derivatif 38.066.018.562 106.089.944.475 126.464.092.374
Aset tetap - neto 17.937.677.784 23.176.109.601 27.790.152.354
Aset pajak tangguhan 6.729.231.141 5.982.767.426 14.581.256.147
Aset tak berwujud - neto 29.423.166 137.157.301 1.116.962.358
Aset lain-lain 2.314.383.613 2.089.345.285 3.528.217.325
TOTAL ASET 5.564.355.185.911 5.079.280.536.263 4.373.049.447.219
Posisi pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023
Total aset Perseroan pada tanggal 30 September 2024 meningkat sebesar Rp485.074.649.648 atau sebesar 9,55% menjadi
Rp5.564.355.185.911 dari Rp5.079.280.536.263 pada tanggal 31 Desember 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
meningkatnya piutang sewa pembiayaan - neto sebesar Rp271.179.943.626 atau sebesar 5,84% menjadi
Rp4.918.520.993.458 dari Rp4.647.341.049.832 pada tanggal 31 Desember 2023. Peningkatan ini juga sejalan dengan
peningkatan dalam pemberian pembiayaan yang berdampak dari pemulihan kegiatan utama Perseroan serta kondisi makro
ekonomi yang sudah mulai stabil dan terkendali. Pada tahun 2024, Perseroan juga memiliki piutang lain -lain - neto yang
mengalami peningkatan.
Posisi pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022
Total aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar Rp706.231.089.044 atau sebesar 16,15% menjadi
Rp5.079.280.536.263 dari Rp4.373.049.447.219 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
meningkatnya piutang sewa pembiayaan - neto sebesar Rp822.612.198.936 atau sebesar 21,51% menjadi
Rp4.647.341.049.832 dari Rp3.824.728.850.896 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini juga sejalan dengan
peningkatan dalam pemberian pembiayaan yang berdampak dari pemulihan kegiatan utama Perseroan serta kondisi makro
ekonomi yang sudah mulai stabil dan terkendali. Pada tahun 2023, Perseroan juga memiliki piutang lain -lain - neto yang
mengalami peningkatan.
7. LIABILITAS
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2022
LIABILITAS
Pinjaman bank - neto 2.372.303.000.000 2.297.628.000.000 2.232.223.000.000
Utang obligasi 1.553.413.229.728 1.220.304.317.098 696.431.576.482
Utang lain-lain
Pihak berelasi 47.619.997 24.323.827 16.972.453
Pihak ketiga 78.432.250.930 81.455.572.723 74.834.756.555
Beban yang masih harus dibayar 70.603.229.776 82.080.987.502 72.589.952.125
Utang pajak 6.190.961.369 9.878.144.974 5.989.486.415
Liabilitas imbalan kerja karyawan 11.952.940.233 9.985.232.050 9.233.340.122
Utang derivatif 34.636.901.600 1.137.363.577 3.515.842.860
TOTAL LIABILITAS 4.127.580.133.633 3.702.493.941.751 3.094.834.927.012
35
Page 58
Posisi pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023
Total liabilitas Perseroan pada tanggal 30 September 2024 meningkat sebesar Rp425.086.191.882 atau sebesar 11,48%
menjadi Rp4.127.580.133.633 dari Rp3.702.493.941.751 pada tanggal 31 Desember 2023. Peningkatan jumlah liabilitas
Perseroan terutama disebabkan oleh penerbitan obligasi III sebesar Rp700.000.000.000 efektif pada tahun 2024 serta
peningkatan pinjaman bank sebagai modal kerja pembiayaan dalam mendukung kegiatan usaha Perseroan yang meningkat
sebagimana dijelaskan pada point 6 terkait pertumbuhan aset. Hal ini juga seiring dengan kebijakan Perseroan dalam strategi
diversifikasi pendanaan. Peningkatan total pendanaan ini seiring dengan peningkatan pembiayaan baru selama tahun 2024.
Peningkatan jumlah liabilitas di tahun 2024 juga disebabkan dengan meningkatnya utang obligasi. Kenaikan utang obligasi
sebesar Rp333.108.912.630 atau sebesar 27,30% dari Rp1.220.304.317.098 pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi
Rp1.553.413.229.728 pada tanggal 30 September 2024.
Posisi pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022
Total liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar Rp607.659.014.739 atau sebesar 19,63%
menjadi Rp3.702.493.941.751 dari Rp3.094.834.927.012 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan jumlah liabilitas
Perseroan terutama disebabkan oleh penerbitan obligasi II sebesar Rp700.000.000.000 efektif pada tahun 2023 serta
peningkatan pinjaman bank sebagai modal kerja pembiayaan dalam mendukung kegiatan usaha bisnis Perseroan. Hal ini juga
seiring dengan kebijakan Perseroan dalam strategi diversifikasi pendanaan. Peningkatan total pendanaan ini seiring dengan
peningkatan pembiayaan baru selama tahun 2023.
Peningkatan jumlah liabilitas di tahun 2023 juga disebabkan dengan meningkatnya utang obligasi. Kenaikan utang obligasi
sebesar Rp523.872.740.616 atau sebesar 75,22% dari Rp696.431.576.482 pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi
Rp1.220.304.317.098 pada tanggal 31 Desember 2023.
Dalam menjalankan bisnis usaha serta mendukung peningkatan pemberian pembiayaan baru, Perseroan senantiasa
menjajaki sumber pendanaan alternatif, seperti pinjaman bank baik dalam negeri maupun luar negeri dan penerbitan
Obligasi sebagai modal kerja tambahan untuk mendukung kegiatan usaha.
8. EKUITAS
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2022
EKUITAS
Modal saham 1.000.000.000.000 1.000.000.000.000 1.000.000.000.000
Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain
Keuntungan aktuarial atas liabilitas imbalan
kerja - neto 2.636.635.225 2.397.608.060 747.224.979
Keuntungan/(kerugian) kumulatif atas
instrumen derivatif untuk
lindung nilai arus kas – neto 15.228.421.303 12.551.823.172 (13.752.022.086)
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 1.000.000.000 1.000.000.000 -
Belum ditentukan penggunaannya 417.909.995.750 360.837.163.280 291.219.317.314
EKUITAS - NETO 1.436.775.052.278 1.376.786.594.512 1.278.214.520.207
Posisi pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023
Total ekuitas Perseroan pada tanggal 30 September 2024 meningkat sebesar Rp59.988.457.766 atau sebesar 4,36% menjadi
Rp1.436.775.052.278 dari Rp1.376.786.594.512 pada tanggal 31 Desember 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
peningkatan saldo laba Perseroan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp57.072.832.470 atau sebesar 15,82%
dari Rp360.837.163.280 pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp417.909.995.750 pada tanggal 30 September 2024.
Posisi pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022
Total ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar Rp98.572.074.305 atau sebesar 7,71% menjadi
Rp1.376.786.594.512 dari Rp1.278.214.520.207 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
peningkatan saldo laba Perseroan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp69.617.845.966 atau sebesar 23,91%
dari Rp291.219.317.314 pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp 360.837.163.280 pada tanggal 31 Desember 2023.
36
Page 59
9. LIKUIDITAS DAN SUMBER PENDANAAN
Sumber likuiditas Perseroan untuk membiayai kebutuhan modalnya secara internal terutama melalui arus kas dari kegiatan
operasionalnya, seperti pembayaran angsuran oleh pelanggan (customer) dan ekuitas dan sumber likuiditas eksternal
Perseroan dengan melakukan diversifikasi sumber-sumber pendanaan, seperti berasal dari pinjaman perbankan dan dana
obligasi.
Pada tanggal 30 September 2024 Perseroan memiliki kas dan kas pada bank sebesar Rp559.099.436.493 dan memiliki sumber
likuiditas material berupa fasilitas pinjaman perbankan yang masih memiliki sisa kelonggaran tarik sebesar
Rp2.655.294.400.000, yaitu dari MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta, Bank Mizuho Indonesia, PT Bank BTPN Tbk, dan Sumitomo
Mitsui Trust Bank Ltd., Cabang Singapura, PT Bank CIMB Niaga, Tbk, dan PT Bank Central Asia, Tbk.
Keterangan mengenai fasilitas pinjaman tersebut telah dicantumkan pada Bab III mengenai Pernyataan Utang.
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan memiliki pinjaman baik pinjaman bank maupun utang obligasi yang masih
terutang sebesar Rp3.931.303.000.000
Perseroan wajib memenuhi target pendanaan sesuai yang ditetapkan dalam anggaran Perusahaan, serta kebijakan dan
operasional yang berkesinambungan dari Asset Liability Management.
Sampai dengan terbitnya Prospektus ini, tidak ada kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen,
kejadian dan/atau ketidakpastian yang dapat mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material
terhadap likuiditas Perseroan. Perseroan yakin akan memiliki sumber pendanaan yang cukup dari aktivitas operasi dan
pinjaman perbankan untuk memenuhi kebutuhan modal Perseroan. Jika modal kerja tidak mencukupi, Perseroan senantiasa
menjajaki sumber pendanaan alternatif, seperti pinjaman bank baik dalam negeri maupun luar negeri dan penerbitan
Obligasi sebagai modal kerja tambahan untuk mendukung kegiatan usaha.
Tabel berikut merupakan sekilas gambaran arus kas Perseroan selama beberapa tahun terakhir.
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2023 2022
Kas neto digunakan untuk
aktivitas operasi (219.512.577.275) (299.176.384.082) (711.957.486.093) (708.431.976.026)
Kas neto digunakan untuk
aktivitas investasi (3.195.458.558) (4.117.639.288) (5.194.129.642) (7.717.286.982)
Kas neto diperoleh dari
aktivitas pendanaan 502.016.969.007 432.391.655.568 628.414.744.518 688.496.331.223
Penurunan neto kas dan
kas pada bank 279.308.933.174 129.097.632.198 (88.736.871.217) (27.652.931.785)
Dampak neto perubahan
nilai tukar atas kas dan
kas pada bank 4.958.708 5.638.176 (960.454) 41.118.471
Kas dan kas pada bank
awal tahun 279.799.510.753 368.537.342.424 368.537.342.424 396.149.155.738
Kas dan kas pada bank
akhir tahun 559.113.402.635 497.640.612.798 279.799.510.753 368.537.342.424
Arus kas bersih dari aktivitas operasi
Periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2024 adalah sebesar Rp219.512.577.275 mengalami penurunan sebesar Rp79.663.806.807 atau setara 26,63%
dari sebelumnya untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 kas neto yang digunakan
sebesar Rp299.176.384.082. Hal utama yang menyebabkan penurunan ini adalah menaiknya penerimaan kas dari transaksi
sewa pembiayaan sebesar Rp483.347.521.936 atau sebesar 23,96% dari sebesar Rp2.016.930.143.080 untuk periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 menjadi sebesar Rp2.500.277.665.016 untuk untuk periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
37
Page 60
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
sebesar Rp711.957.486.093 mengalami kenaikan sebesar Rp3.552.510.067 atau setara 0,50% dari sebelumnya untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 kas neto yang diperoleh sebesar Rp708.431.976.026. Hal utama yang
menyebabkan kenaikan ini adalah meningkatnya pembayaran kepada penyalur kendaraan untuk transaksi sewa pembiayaan
sebesar Rp168.023.310.830 atau sebesar 5,59% dari sebesar Rp3.007.206.620.010 untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 menjadi sebesar Rp3.175.229.930.840 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi
Periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi mengalami penurunan sebesar Rp922.180.730 atau setara 22,40% menjadi
sebesar Rp3.195.458.558 untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya
untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 adalah sebesar Rp4.117.639.288. Hal utama
yang menyebabkan penurunan ini adalah menurunnya kas neto yang digunakan untuk pembelian aset tetap (pengembangan
gedung yang disewa dan peralatan kantor) sebesar Rp1.138.064.129 atau sebesar 39,36% dari sebesar Rp2.891.239.897
untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 menjadi sebesar Rp1.753.175.768 untuk
periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022
Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi mengalami penurunan sebesar Rp2.523.157.340 atau setara 32,69% menjadi
sebesar Rp5.194.129.642 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dari sebelumnya untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp7.717.286.982. Hal utama yang menyebabkan penurunan ini
adalah menurunnya kas neto yang digunakan untuk pembelian aset tetap (pengembangan gedung yang disewa dan
peralatan kantor) sebesar Rp1.743.069.093 atau sebesar 33,93% dari sebesar Rp5.136.740.223 untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi sebesar Rp3.393.671.130 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023.
Arus kas bersih untuk aktivitas pendanaan
Periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2024 adalah sebesar Rp502.016.969.007 mengalami peningkatan sebesar Rp69.625.313.439 atau setara 16,10%
dari sebelumnya untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 kas neto yang diperoleh
sebesar Rp432.391.655.568. Hal utama yang menyebabkan peningkatan ini adalah meningkatnya kas neto yang diperoleh
dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp1.085.880.000.000 atau sebesar 1085,88% dari sebesar Rp100.000.000.000 untuk
periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 menjadi sebesar Rp1.185.880.000.000 untuk periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022
Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
sebesar Rp628.414.744.518 mengalami penurunan sebesar Rp60.081.586.705 atau setara 8,73% dari sebelumnya untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 kas neto yang digunakan sebesar Rp688.496.331.223. Hal utama yang
menyebabkan penurunan ini adalah menurunnya kas neto yang diperoleh dari penerimaan pinjaman bank sebesar
Rp1.002.517.500.000 atau sebesar 71,48% dari sebesar Rp1.402.517.500.000 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 menjadi sebesar Rp400.000.000.000 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan juga
penurunan kas neto yang digunakan untuk pelunasan pinjaman bank sebesar Rp1.118.317.500.000 atau sebesar 79,81% dari
sebesar Rp1.401.192.500.000 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi sebesar
Rp282.875.000.000 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini juga disebabkan oleh
pelunasan utang obligasi di tahun 2023.
38
Page 61
Pola Arus Kas Sesuai Dengan Karakteristik dan Siklus Bisnis Perseroan
Arus kas masuk untuk kegiatan usaha Perseroan sebagian besar yang utama diperoleh dari penerimaan angsuran konsumen
dan penerimaan pinjaman bank. Arus kas keluar Perseroan yang utama adalah untuk membayar utang kepada dealer dan
membayar utang atas pinjaman bank. Perseroan mengelola likuiditasnya melalui kebijakan keuangan yang terpusat dan
konsisten khususnya dalam hal penyelarasan waktu antara sumber pendanaan dengan piutang pembiayaan.
10. SOLVABILITAS
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Total Liabilitas 4.127.580.133.633 3.702.493.941.751 3.094.834.927.012
Total Ekuitas 1.436.775.052.278 1.376.786.594.512 1.278.214.520.207
Total Aset 5.564.355.185.911 5.079.280.536.263 4.373.049.447.219
Total Liabilitas atas Total Ekuitas (x) 2,87 2,69 2,42
Total Liabilitas atas Total Aset (x) 0,74 0,73 0,71
Solvabilitas adalah kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban pinjaman jangka pendek maupun jangka panjang
yang sudah jatuh tempo, yang tercermin dari perbandingan antara total liabilitas dengan total ekuitas dan juga perbandingan
antara total liabilitas dengan total aset.
Perbandingan antara total liabilitas dengan total ekuitas pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023 dan
2022 masing masing adalah sebesar 2,87 kali, 2,69 kali dan 2,42 kali, sedangkan perbandingan antara total liabilitas dengan
total aset pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 masing masing adalah sebesar 0,74 kali,
0,73 kali dan 0,71 kali.
11. SEGMEN OPERASI
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan internal Perseroan yang disiapkan untuk manajemen yang bertanggung
jawab untuk mengalokasikan sumber daya ke segmen tertentu dan penilaian atas performanya. Untuk itu, informasi segmen
operasi berdasarkan jenis produk disajikan sebagai bentuk primer pelaporan segmen.
(dalam Rupiah)
30 September 2024
Keterangan
Truk Bus Lain-Lain Total
Pendapatan
Pendapatan sewa pembiayaan 386.530.096.425 11.843.060.649 709.780.283 399.082.937.357
Penerimaan atas piutang yang
dihapusbukukan 500.000.000 - - 500.000.000
Lain-lain 2.364.922.859 251.078.407 15.000 2.616.016.266
Pendapatan tidak dapat dialokasi
Pendapatan bunga - - - 22.767.408.925
Total Pendapatan 389.395.019.284 12.094.139.056 709.795.283 424.966.362.548
Beban
Penyisihan/(pembalikan) kerugian penurunan
nilai piutang sewa pembiayaan 5.491.402.043 (284.714.156) (58.053.362) 5.148.634.525
Penyisihan/(pembalikan) kerugian penurunan
nilai piutang lain-lain dari aset yang dibiayai 5.431.381.273 - - 5.431.381.273
Kerugian penyelesaian piutang lain-lain dari
aset yang dibiayai 2.110.875.403 - - 2.110.875.403
Total Beban 13.033.658.719 (284.714.156) (58.053.362) 12.690.891.201
Hasil Segmen 376.361.360.565 12.378.853.212 767.848.645 412.275.471.347
Beban tidak dapat dialokasi
Gaji, tunjangan dan kesejahteraan karyawan
lainnya 75.961.128.307
Beban umum dan administrasi 63.938.448.284
Beban pembiayaan 198.861.815.563
Pembalikan kerugian penurunan nilai kas
pada bank (20.234.008)
39
Page 62
(dalam Rupiah)
30 September 2024
Keterangan
Truk Bus Lain-Lain Total
Laba sebelum beban pajak final dan beban
pajak penghasilan 73.534.313.201
Beban pajak final atas pendapatan bunga (4.553.480.474)
Laba sebelum beban pajak penghasilan 68.980.832.727
Beban pajak penghasilan (11.908.000.257)
Laba tahun berjalan 57.072.832.470
Aset
Aset segmen 4.718.797.738.783 204.409.664.344 6.508.432.153 4.929.715.835.280
Aset tidak teralokasi - - - 634.639.350.631
Total Aset 4.718.797.738.783 204.409.664.344 6.508.432.153 5.564.355.185.911
Liabilitas
Liabilitas segmen 42.772.155.147 307.210.027 10.801 43.079.375.975
Liabilitas tidak teralokasi - - - 4.084.500.757.658
Total Liabilitas 42.772.155.147 307.210.027 10.801 4.127.580.133.633
Pengeluaran modal
Aset tetap - - - 1.909.164.526
Aset tak berwujud - - - -
Total pengeluaran modal - - - 1.909.164.526
(dalam Rupiah)
30 September 2023
Keterangan
Truk Bus Lain-Lain Total
Pendapatan
Pendapatan sewa pembiayaan 326.231.711.628 5.221.879.590 1.266.025.712 332.719.616.930
Penerimaan atas piutang yang
dihapusbukukan - - - -
Lain-lain 3.717.866.320 286.145.518 - 4.004.011.838
Pendapatan tidak dapat
dialokasi
Pendapatan bunga - - - 14.693.690.550
Total Pendapatan 329.949.577.948 5.508.025.108 1.266.025.712 351.417.319.318
Beban
Penyisihan/(pembalikan)
kerugian penurunan nilai
piutang sewa pembiayaan 2.414.442.564 (1.634.120.173) (12.421.828) 767.900.563
Penyisihan/(pembalikan)
kerugian penurunan nilai
piutang lain-lain dari aset
yang dibiayai 2.056.882.216 - - 2.056.882.216
Kerugian penyelesaian piutang
lain-lain dari aset yang
dibiayai 164.688.090 - - 164.688.090
Total Beban 4.635.952.870 (1.634.120.173) (12.421.828) 2.989.410.869
Hasil Segmen 325.313.625.078 7.142.145.281 1.278.447.540 348.427.908.449
Beban tidak dapat dialokasi
Gaji, tunjangan dan
kesejahteraan karyawan
lainnya 70.308.562.523
Beban umum dan administrasi 58.727.710.191
Beban pembiayaan 152.664.133.158
Pembalikan kerugian
penurunan nilai kas pada
bank 52.827.699
40
Page 63
(dalam Rupiah)
30 September 2023
Keterangan
Truk Bus Lain-Lain Total
Laba sebelum beban pajak final
dan beban pajak penghasilan 66.674.674.878
Beban pajak final atas
pendapatan bunga (2.938.738.108)
Laba sebelum beban pajak
penghasilan 63.735.936.770
Beban pajak penghasilan (12.237.730.000)
Laba tahun berjalan 51.498.206.770
Aset
Aset segmen 4.117.583.381.450 57.124.813.563 15.031.061.514 4.189.739.256.527
Aset tidak teralokasi - - - 646.424.544.243
Total Aset 4.117.583.381.450 57.124.813.563 15.031.061.514 4.836.163.800.770
Liabilitas
Liabilitas segmen 32.207.102.923 134.699.402 21.482.317 32.363.284.642
Liabilitas tidak teralokasi - - - 3.465.588.733.075
Total Liabilitas 32.207.102.923 134.699.402 21.482.317 3.497.952.017.717
Pengeluaran modal
Aset tetap - - - 2.729.145.900
Aset tak berwujud - - - -
Total pengeluaran modal - - - 2.729.145.900
Periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Truk
Total pendapatan. Total pendapatan segmen truk pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp389.395.019.284 dan Rp329.949.577.948 meningkat sebesar 18,02% atau
Rp59.445.441.336. Peningkatan ini disebabkan karena peningkatan dari sewa pembiayaan baru jenis produk truk pada
periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 lebih besar bila dibandingkan dengan periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023. Hal ini adalah sejalan dengan jenis produk sewa pembiayaan
baru yang dilakukan oleh Perseroan, yang lebih mengutamakan untuk kendaraan truk. Kontribusi pendapatan segmen truk
terhadap total pendapatan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 30 September
2023 masing-masing adalah sebesar 91,63% dan 93,89%.
Total beban. Total beban segmen truk pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp13.033.658.719 dan Rp4.635.952.870 meningkat sebesar 181,14% atau
Rp8.397.705.849 Peningkatan ini adalah sejalan dengan peningkatan pertumbuhan jumlah piutang sewa pembiayaan pada
periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 bila dibandingkan dengan jumlah piutang sewa
pembiayaan pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023.
Hasil segmen. Hasil segmen untuk truk pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp376.361.360.565 dan Rp325.313.625.078 meningkat sebesar 15,69% atau
Rp51.047.735.487. Peningkatan ini disebabkan karena peningkatan total pendapatan lebih besar dari peningkatan total
beban untuk tipe produk truk. Hal ini didukung dengan transaksi sewa pembiayaan yang dilakukan oleh Perseroan lebih
mengutamakan untuk tipe produk Truk. Dan pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024,
terdapat peningkatan pertumbuhan jumlah piutang sewa pembiayaan bila dibandingkan dengan jumlah piutang sewa
pembiayaan pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023.
Bus
Total pendapatan. Total pendapatan segmen bus pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp12.094.139.056 dan Rp5.508.025.108 meningkat sebesar 119,57% atau
Rp6.586.113.948. Peningkatan ini adalah disebabkan peningkatan saldo rata-rata piutang sewa pembiayaan selama periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan periode sembilan bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023, dimana laju pertumbuhan jumlah sewa pembiayaan baru tipe produk bus lebih besar
41
Page 64
dibandingkan dengan laju peningkatan jumlah sewa pembiayaan karena pembayaran cicilan atau pelunasan. Kontribusi
pendapatan segmen bus terhadap total pendapatan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar 2,85% dan 1,57%.
Total beban. Total beban segmen bus pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023
masing-masing sebesar Rp284.714.156 dan Rp1.634.120.173 adalah merupakan nilai pembalikan kerugian penurunan nilai
piutang sewa pembiayaan (tipe produk bus). Nilai ini menurun sebesar 82,58% atau Rp1.349.406.017. Penurunan atas
pembalikan total beban adalah sejalan dengan kenaikan piutang sewa pembiayaan (tipe produk bus). Hal ini juga merupakan
langkah Perseroan dalam peningkatan prinsip kehati-hatian untuk menilai kualitas portofolio aset Perseroan tipe produk bus
dalam pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai.
Hasil segmen. Hasil segmen untuk bus pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp12.378.853.212 dan Rp7.142.145.281 meningkat sebesar 73,32% atau
Rp5.236.707.931. Peningkatan ini adalah disebabkan peningkatan total pendapatan lebih besar dari peningkatan total beban
untuk tipe produk bus. Hal ini didukung oleh peningkatan saldo rata-rata piutang sewa pembiayaan selama periode sembilan
bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan pada 30 September 2023.
Lain-lain
Total pendapatan. Total pendapatan segmen lain-lain pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp709.795.283 dan Rp1.266.025.712 menurun sebesar 43,94% atau
Rp556.230.429. Penurunan ini adalah disebabkan penurunan saldo rata-rata piutang sewa pembiayaan selama periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan periode sembilan bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023, dimana laju pertumbuhan jumlah sewa pembiayaan baru tipe produk lain-lain lebih kecil
dibandingkan dengan laju penurunan jumlah sewa pembiayaan karena pembayaran cicilan atau pelunasan.
Kontribusi pendapatan segmen lain-lain terhadap total pendapatan untuk periode sembilan bulan dan tahun yang berakhir
pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar 0,17% dan 0,36%.
Total beban. Total beban segmen lain-lain pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp58.053.362 dan Rp12.421.828. Peningkatan atas pembalikan total beban sebesar
367,35% atau Rp45.631.534 adalah dikarenakan oleh penurunan saldo rata-rata piutang sewa pembiayaan selama periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan periode sembilan bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023.
Hasil segmen. Hasil segmen untuk produk lain-lain pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp767.848.645 dan Rp1.278.447.540 menurun sebesar 39,94% atau
Rp510.598.895 Penurunan ini adalah mayoritas disebabkan oleh penurunan saldo rata-rata piutang sewa pembiayaan
selama periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan periode sembilan bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023, dimana laju pertumbuhan jumlah sewa pembiayaan baru tipe produk lain-lain
lebih kecil dibandingkan dengan laju penurunan jumlah sewa pembiayaan karena pembayaran cicilan atau pelunasan.
Sebagai perusahaan pembiayaan maka Perseroan tidak memiliki informasi khusus terkait dengan produksi dan kapasitas
produksi. Analisa segmen untuk profitabilitas sudah tercakup dalam informasi laba bersih per segmen operasi, sedangkan
untuk peningkatan atau penurunan kapasitas produksi dapat dilihat pada tingkat pendapatan dari masing-masing segmen.
(dalam Rupiah)
31 Desember 2023
Keterangan
Truk Bus Lain-Lain Total
Pendapatan
Pendapatan sewa 452.010.736.041 7.414.666.404 1.619.534.980 461.044.937.425
pembiayaan
Penerimaan atas
piutang yang
dihapusbukukan - - - -
Lain-lain 4.801.293.835 508.678.155 - 5.309.971.990
Pendapatan tidak
dapat dialokasi
Pendapatan bunga - - - 18.109.466.576
Total Pendapatan 456.812.029.876 7.923.344.559 1.619.534.980 484.464.375.991
42
Page 65
(dalam Rupiah)
31 Desember 2023
Keterangan
Truk Bus Lain-Lain Total
Beban
Penyisihan/(pembalik
an) kerugian
penurunan nilai
piutang sewa
pembiayaan 8.363.917.290 (2.714.445.141) (31.586.156) 5.617.885.993
Penyisihan/(pembalik
an) kerugian
penurunan nilai
piutang lain-lain
dari aset yang
dibiayai 2.118.519.399 - - 2.118.519.399
Kerugian
penyelesaian
piutang lain-lain
dari aset yang
dibiayai 1.047.998.363 - - 1.047.998.363
Total Beban 11.530.435.052 (2.714.445.141) (31.586.156) 8.784.403.755
Hasil Segmen 445.281.594.824 10.637.789.701 1.651.121.136 475.679.972.236
Beban tidak dapat
dialokasi
Gaji, tunjangan dan
kesejahteraan
karyawan lainnya - - - 93.256.494.173
Beban umum dan
administrasi - - - 77.061.196.020
Beban pembiayaan - - - 208.753.800.695
Pembalikan kerugian
penurunan nilai
kas pada bank - - - 20.190.493
Laba sebelum beban
pajak final dan
beban pajak
penghasilan - - - 96.588.290.855
Beban pajak final atas
pendapatan bunga - - - (3.621.892.620)
Laba sebelum beban
pajak penghasilan - - - 92.966.398.235
Beban pajak
penghasilan (22.348.552.269)
Laba tahun berjalan - - - 70.617.845.966
Aset
Aset segmen 4.529.466.774.034 108.770.105.680 12.378.310.605 4.650.615.190.319
Aset tidak teralokasi - - - 428.665.345.944
Total Aset 4.529.466.774.034 108.770.105.680 12.378.310.605 5.079.280.536.263
Liabilitas
Liabilitas segmen 38.482.561.452 171.176.095 904.801 38.654.642.348
Liabilitas tidak
teralokasi - - - 3.663.839.299.403
Total Liabilitas 38.482.561.452 171.176.095 904.801 3.702.493.941.751
Pengeluaran modal
Aset tetap - - - 2.845.033.785
Aset tak berwujud - - - -
43
Page 66
(dalam Rupiah)
31 Desember 2023
Keterangan
Truk Bus Lain-Lain Total
Total pengeluaran
modal - - - 2.845.033.785
(dalam Rupiah)
31 Desember 2022
Keterangan
Truk Bus Lain-Lain Total
Pendapatan
Pendapatan sewa
pembiayaan 360.796.487.088 10.682.384.254 6.571.924.781 378.050.796.123
Penerimaan atas
piutang yang
dihapusbukukan 5.820.048.162 - - 5.820.048.162
Lain-lain 4.243.823.246 77.193.817 7.612.657 4.328.629.720
Pendapatan tidak
dapat dialokasi
Pendapatan bunga - - - 11.546.521.800
Total Pendapatan 370.860.358.496 10.759.578.071 6.579.537.438 399.745.995.805
Beban
Penyisihan/(pembalik
an) kerugian
penurunan nilai
piutang sewa
pembiayaan (3.404.807.561) (5.089.458.652) 56..057.124 (8.438.209.089)
Penyisihan/(pembalik
an) kerugian
penurunan nilai
piutang lain-lain
dari aset yang
dibiayai (147.370.599) - - (147.370.599)
Kerugian
penyelesaian
piutang lain-lain
dari aset yang
dibiayai 468.342.486 - - 468.342.486
Total Beban (3.083.835.674) (5.089.458.652) 56.057.124 (8.117.237.202)
Hasil Segmen 373.944.194.170 15.849.036.723 6.523.480.314 407.863.233.007
Beban tidak dapat
dialokasi
Gaji, tunjangan dan
kesejahteraan
karyawan lainnya - - - 74.834.992.373
Beban umum dan
administrasi - - - 78.753.613.823
Beban pembiayaan - - - 168.225.084.810
Pembalikan kerugian
penurunan nilai
kas pada bank - - - (33.877.007)
Laba sebelum beban
pajak final dan
beban pajak
penghasilan - - - 86.083.419.008
Beban pajak final atas
pendapatan bunga - - - (2.309.304.361)
44
Page 67
(dalam Rupiah)
31 Desember 2022
Keterangan
Truk Bus Lain-Lain Total
Laba sebelum beban
pajak penghasilan - - - 83.774.114.647
Beban pajak
penghasilan - - - (19.165.176.930)
Laba tahun berjalan - - - 64.608.937.717
Aset
Aset segmen 3.742.754.277.769 65.118.588.054 16.940.774.472 3.824.813.640.295
Aset tidak teralokasi - - - 548.235.806.924
Total Aset 3.742.754.277.769 65.118.588.054 16.940.774.472 4.373.049.447.219
Liabilitas
Liabilitas segmen 12.987.857.169 121.594.388 149.456.121 13.258.907.678
Liabilitas tidak
teralokasi - - - 3.081.576.019.334
Total Liabilitas 12.987.857.169 121.594.388 149.456.121 3.094.834.927.012
Pengeluaran modal
Aset tetap - - - 5.761.344.165
Aset tak berwujud - - - -
Total pengeluaran
modal - - - 5.761.344.165
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022
Truk
Total pendapatan. Total pendapatan segmen truk pada tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022
masing-masing adalah sebesar Rp456.812.029.876 dan Rp370.860.358.496 meningkat sebesar 23,18% atau
Rp85.951.671.380. Peningkatan ini disebabkan karena peningkatan dari sewa pembiayaan baru jenis produk truk pada tahun
2023 lebih besar bila dibandingkan dengan tahun 2022. Hal ini adalah sejalan dengan jenis produk sewa pembiayaan baru
yang dilakukan oleh Perseroan, yang lebih mengutamakan untuk kendaraan truk.
Kontribusi pendapatan segmen truk terhadap total pendapatan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023
dan 2022 masing-masing adalah sebesar 97,95% dan 95,54%.
Total beban. Total beban segmen truk pada tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
adalah sebesar Rp11.530.435.052 dan Rp(3.083.835.674) meningkat sebesar 473,90% atau Rp14.614.270.726. Peningkatan
ini adalah sejalan dengan peningkatan pertumbuhan jumlah piutang sewa pembiayaan pada tahun 2023 bila dibandingkan
dengan jumlah piutang sewa pembiayaan pada tahun 2022.
Hasil segmen. Hasil segmen untuk truk pada tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
adalah sebesar Rp445.281.594.824 dan Rp373.944.194.170 meningkat sebesar 19,08% atau Rp71.337.400.654. Peningkatan
ini disebabkan karena peningkatan total pendapatan lebih besar dari peningkatan total beban untuk tipe produk truk. Hal ini
didukung dengan transaksi sewa pembiayaan yang dilakukan oleh Perseroan lebih mengutamakan untuk tipe produk Truk.
Dan pada tahun 2023, terdapat peningkatan pertumbuhan jumlah piutang sewa pembiayaan bila dibandingkan dengan
jumlah piutang sewa pembiayaan pada tahun 2022.
Bus
Total pendapatan. Total pendapatan segmen bus pada tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-
masing adalah sebesar Rp7.923.344.559 dan Rp10.759.578.071 menurun sebesar 26,36% atau Rp2.836.233.512. Penurunan
ini adalah disebabkan penurunan saldo rata-rata piutang sewa pembiayaan selama tahun 2023 dibandingkan tahun 2022,
dimana laju pertumbuhan jumlah sewa pembiayaan baru tipe produk bus lebih kecil dibandingkan dengan laju penurunan
jumlah sewa pembiayaan karena pembayaran cicilan atau pelunasan.
Kontribusi pendapatan segmen bus terhadap total pendapatan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023
dan 2022 masing-masing adalah sebesar 1,70% dan 2,77%.
Total beban. Total beban segmen bus pada tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
sebesar Rp(2.714.445.141) dan Rp(5.089.458.652) adalah merupakan nilai pembalikan kerugian penurunan nilai piutang
45
Page 68
sewa pembiayaan (tipe produk bus). Nilai ini menurun sebesar 46,67% atau Rp2.375.013.511. Penurunan atas pembalikan
total beban adalah merupakan langkah Perseroan dalam peningkatan prinsip kehati-hatian untuk menilai kualitas portofolio
aset Perseroan tipe produk bus dalam pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai.
Hasil segmen. Hasil segmen untuk bus pada tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
adalah sebesar Rp10.637.789.701 dan Rp15.849.036.723 menurun sebesar 32,88% atau Rp5.211.247.023. Penurunan ini
adalah disebabkan penurunan saldo rata-rata piutang sewa pembiayaan selama tahun 2023 dibandingkan tahun 2022,
dimana laju pertumbuhan jumlah sewa pembiayaan baru tipe produk bus lebih kecil dibandingkan dengan laju penurunan
jumlah sewa pembiayaan karena pembayaran cicilan atau pelunasan. Penurunan ini juga disebabkan oleh penurunan atas
pembalikan kerugian penurunan nilai piutang sewa pembiayaan tipe produk bus.
Lain-lain
Total pendapatan. Total pendapatan segmen lain-lain pada tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022
masing-masing adalah sebesar Rp1.619.534.980 dan Rp6.579.537.438 menurun sebesar 75,39% atau Rp4.960.002.458.
Penurunan ini adalah disebabkan penurunan saldo rata-rata piutang sewa pembiayaan selama tahun 2023 dibandingkan
tahun 2022, dimana laju pertumbuhan jumlah sewa pembiayaan baru tipe produk lain-lain lebih kecil dibandingkan dengan
laju penurunan jumlah sewa pembiayaan karena pembayaran cicilan atau pelunasan.
Kontribusi pendapatan segmen lain-lain terhadap total pendapatan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember
2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar 0,35% dan 1,69%.
Total beban. Total beban segmen lain-lain pada tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
adalah sebesar Rp(31.586.156) dan Rp56.057.124. Penurunan total beban sebesar 156,35% atau Rp87.643.280. Penurunan
ini adalah sejalan dengan penurunan pertumbuhan jumlah piutang sewa pembiayaan tipe produk lain-lain pada tahun 2023
bila dibandingkan dengan jumlah piutang sewa pembiayaan pada tahun 2022.
Hasil segmen. Hasil segmen untuk truk pada tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
adalah sebesar Rp1.651.121.136 dan Rp6.523.480.314 menurun sebesar 74,69% atau Rp4.872.359.178. Penurunan ini
adalah mayoritas disebabkan oleh penurunan saldo rata-rata piutang sewa pembiayaan selama tahun 2023 dibandingkan
tahun 2022, dimana laju pertumbuhan jumlah sewa pembiayaan baru tipe produk lain-lain lebih kecil dibandingkan dengan
laju penurunan jumlah sewa pembiayaan karena pembayaran cicilan atau pelunasan.
Sebagai perusahaan pembiayaan maka Perseroan tidak memiliki informasi khusus terkait dengan produksi dan kapasitas
produksi. Analisa segmen untuk profitabilitas sudah tercakup dalam informasi laba bersih per segmen operasi, sedangkan
untuk peningkatan atau penurunan kapasitas produksi dapat dilihat pada tingkat pendapatan dari masing-masing segmen.
12. INVESTASI BARANG MODAL
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2022
Pengembangan gedung yang disewa 303.256.995 166.992.285 2.549.682.727
Peralatan kantor 1.605.907.531 2.678.041.500 3.211.661.438
Kendaraan - - -
Aset hak guna 4.998.704.961 7.547.274.430 14.319.929.397
Total 6.907.869.487 10.392.308.215 20.081.273.562
Untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024, perolehan aset tetap Perseroan
adalah sebesar Rp6.907.869.487. Saat ini Perseroan mengoptimalkan penggunaan barang modal yang telah ada dan
meminimalkan rencana investasi barang modal yang baru kecuali penggantian aset lama dengan aset baru supaya lebih
produktif. Pengeluaran terkait dengan barang modal yang masih produktif hanya untuk perbaikan dan pemeliharaan atas
barang modal yang telah dimiliki Perseroan.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, perolehan aset tetap Perseroan masing-
masing adalah sebesar Rp10.392.308.215 dan Rp20.081.273.562. Saat ini Perseroan mengoptimalkan penggunaan barang
modal yang telah ada dan meminimalkan rencana investasi barang modal yang baru kecuali penggantian aset lama dengan
aset baru supaya lebih produktif. Pengeluaran terkait dengan barang modal yang masih produktif hanya untuk perbaikan
dan pemeliharaan atas barang modal yang telah dimiliki Perseroan.
Dampak dari penerapan pencatatan PSAK No. 73 untuk transaksi sewa, Perseroan harus menyajikan aset hak guna sebagai
bagian dari aset tetap dan liabilitas sewa disajikan sebagai bagian dari utang lain-lain dalam laporan posisi keuangan, yang
diukur pada nilai kini dari pembayaran sewa masa depan. Standar ini memperkenalkan perubahan signifikan untuk akuntansi
46
Page 69
lessee dengan menghapus perbedaan antara sewa operasi dan pembiayaan, serta mensyaratkan pengakuan aset hak guna
dan pengakuan liabilitas sewa pada saat dimulainya sewa.
Pihak-pihak yang terkait dalam transaksi sewa, dalam hal ini disajikan sebagai aset hak guna adalah sebagai berikut:
• PT Multicentral Aryaguna
• PT Nusa Kirana Real Estate
• Sri Redjeki Budiharto dan Andhy Mulyono
• PT Surya Abadi Permai
• PT Wisma Bumiputera
• PT Gusti Abadi
• PT Fajar Graha Pena Makassar
• PT Prima Adhitama Int’l Dev.
• PT Oto Multiartha
• PT Takari Kokoh Sejahtera
• PT CSM Corporatama
• PT Tanrise Indonesia
• PT Sarana Indotrans Makmur
• PT Alfa Goldland Realty
• PT Surya Dumai Industry Tbk
• PT Serasi Autoraya
Sumber pendanaan untuk pembelian barang modal umumnya dibiayai dari ekuitas. Pembelian barang modal dilakukan
dalam batas yang sesuai dengan kemampuan dan arus kas Perseroan sehingga tidak mengganggu kinerja keuangan
Perseroan.
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan tidak memiliki investasi barang modal yang dikeluarkan dalam rangka
pemenuhan persyaratan regulasi dan isu lingkungan hidup.
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki komitmen investasi barang modal yang material yang
dilakukan oleh Perseroan.
E. PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DALAM 2 (DUA) TAHUN TERAKHIR PERSEROAN
Berikut ini adalah perubahan PSAK dalam 2 (dua) tahun terakhir:
Diterapkan pada tahun 2024
Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2023, relevan bagi Perseroan tidak
menyebabkan perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak berdampak material terhadap jumlah -
jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan:
Amandemen PSAK No. 73, “Liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik”
Diterapkan pada tahun 2023
Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2023, relevan bagi Perseroan tidak
menyebabkan perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak berdampak material terhadap jumlah -
jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan:
a. Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi”.
b. Amandemen PSAK No. 16, “Aset Tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan”.
c. Amandemen PSAK No. 25, “Kebijakan Akuntansi Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi
Akuntansi”.
d. Amandemen PSAK No. 46, “Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas Yang Timbul Dari
Transaksi Tunggal”.
Diterapkan pada tahun 2022
Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2022, relevan bagi Perseroan tidak
menyebabkan perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak berdampak material terhadap jumlah -
jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan:
a. Penyesuaian Tahunan 2020 – PSAK No. 71, “Instrumen Keuangan – Imbalan dalam Pengujian “10 persen” untuk
penghentian pengakuan liabilitas keuangan”.
b. Penyesuaian Tahunan 2020 – PSAK No. 73, “Sewa”; dan
c. Amandemen PSAK No. 57, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak yang Memberatkan
Biaya Pemenuhan Kontrak”.
47
Page 70
Selama periode sembilan bulan September 2024, dan tahun 2023 dan 2022 tidak terdapat perubahan kebijakan akuntansi
Perseroan selain dampak Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standard Akuntansi
Keuangan (ISAK) yang telah disahkan oleh Dewan Standard Akuntansi Keuangan – Institut Akuntan Indonesia dan telah
berlaku efektif.
F. MANAJEMEN RISIKO
Manajemen risiko merupakan salah satu aspek penting dalam kelangsungan usaha Perusahaan. Seiring dengan semakin
kompleksnya industri keuangan Perseroan menghadapi risiko yang mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan. Untuk
mengimbangi kondisi tersebut, Perseroan menerapkan manajemen risiko perusahaan yang memadai yang meliputi proses
identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko sehingga risiko yang mungkin timbul dapat diantisipasi dan
dipersiapkan dengan baik.
Perseroan menerapkan Enterprise Risk Management berdasarkan perpaduan antara 3 Jenjang Pertahanan (3 Lines of
Defense) dan 4 Pilar Manajemen Risiko, yang sejalan dengan arahan dari OJK yaitu:
1st Line of Defense : Manajemen Operasional oleh Pemilik Risiko, bertanggung jawab dan akuntabel untuk menilai,
mengendalikan dan memitigasi risiko
2nd Line of Defense : Fungsi tata kelola internal, untuk memantau dan memfasilitasi penerapan praktik manajemen risiko
yang efektif oleh lini pertama dan membantu Pemilik Risiko dalam melaporkan informasi terkait risiko
yang memadai di organisasi
3rd Line of Defense : Audit Internal untuk memberikan jaminan kepada Regulator dan Manajemen senior Perseroan atas
efektivitas dalam menilai dan mengelola risikonya dan sistem pengendalian internal terkait, termasuk
cara di mana jenjang pertahanan pertama dan kedua beroperasi.
4 Pilar Manajemen Risiko:
1. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris
2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit Risiko
3. Kecukupan Proses Manajemen Risiko dan Sistem Informasi Manajemen Risiko
4. Sistem Pengendalian Internal yang komprehensif
Berdasarkan Peraturan OJK No.44/ POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Non
Bank, risiko yang wajib dikelola oleh Perusahaan Pembiayaan adalah sebagai berikut:
1. Risiko Kredit atau Risiko Pembiayaan
Dalam upaya mitigasi Risiko Kredit, Perseroan menerapkan 4 pilar manajemen risiko, yaitu:
▪ Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain dengan memantau penyelesaian pembiayaan bermasalah,
melakukan kaji ulang atas penyaluran pembiayaan dengan jumlah besar atau yang diberikan kepada pihak terkait telah
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Perseroan juga membentuk Komite Kredit untuk membahas
pengajuan kredit dengan limit tertentu.
▪ Kecukupan kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko Kredit serta penetapan limit Risiko, dimana Perseroan
menetapkan Strategi Manajemen Risiko Kredit, Risk Appetite dan Risk Tolerance, Kebijakan dan Prosedur, serta
Penetapan Limit Risiko yang memadai serta memastikan bahwa seluruh penyaluran pembiayaan dilakukan secara arm’s
length basis dan memuat informasi yang dibutuhkan dalam pemberian pembiayaan yang sehat.
▪ Kecukupan proses manajemen Risiko Kredit serta sistem informasi Manajemen Risiko Kredit, antara lain setiap proposal
kredit dilakukan analisa yang memadai dengan matriks wewenang persetujuan, pemantauan dini melalui Watch List
Account, dsb. Perseroan mengidentifikasi Risiko Kredit, baik secara individu maupun portfolio dan melakukan
pengukuran Risiko Kredit dengan mempertimbangkan karakteristik setiap jenis transaksi yang terekspos risiko, antara
lain kondisi keuangan debitur, potensi terjadinya gagal bayar, serta kemampuan Perseroan untuk menyerap potensi
kegagalan dengan pembentukan cadangan yang cukup. Untuk mendukung pengelolaan risiko kredit, Perseroan
menggunakan sistem pemeringkatan internal, pemantauan portofolio secara aktif, batasan risiko konsentrasi, dan
tingkat kewenangan dalam proses persetujuan penyaluran pembiayaan.
▪ Penerapan Sistem pengendalian internal yang menyeluruh, yang diterapkan secara efektif dengan mengacu pada
kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan, adanya jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang jelas, kaji ulang yang
efektif, independen, dan obyektif yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan oleh fungsi kerja yang
independen dari fungsi bisnis dan operasional terhadap penanganan kelemahan Perseroan yang bersifat material, yang
hasilnya dipantau dan disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris serta didokumentasikan secara lengkap dan
memadai.
2. Risiko Operasional
Dalam upaya mitigasi Risiko Operasional, Perseroan menerapkan 4 pilar manajemen risiko, yaitu:
▪ Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris dalam penerapan Manajemen Risiko Operasional, antara lain dengan
mengembangkan budaya sadar terhadap Risiko Operasional, menciptakan kultur pengungkapan secara objektif atas
48
Page 71
Risiko Operasional, menetapkan kebijakan reward termasuk remunerasi dan punishment yang efektif dalam sistem
penilaian kinerja
▪ Kecukupan kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko serta penetapan limit Risiko dalam setiap proses kerja di
Perseroan.
▪ Kecukupan proses manajemen risiko operasional, serta sistem informasi Manajemen Risiko Operasional. Dimana
Perseroan telah menerapkan RCSA di setiap fungsi kerja di Perseroan guna mengidentifikasi, mengukur, menetapkan
control yang memadai dan melakukan pemantauan atas proses kerja yang ada disetiap departmen. Pengukuran Risiko
Operasional antara lain dengan menggunakan metode matriks Impact & Likelihood. Perusahaan juga telah membentuk
Komite Manjemen Kelangsungan Bisnis (Business Continuity Management) untuk menjaga kelangsungan usaha
Perusahaan dan memberikan arahan tindakan dalam kondisi darurat.
▪ Penerapan Sistem pengendalian internal yang menyeluruh, yang diterapkan secara efektif dengan mengacu pada
kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan, adanya jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang jelas, kaji ulang yang
efektif, independen, dan obyektif yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan oleh fungsi kerja yang
independen dari fungsi bisnis dan operasional terhadap penanganan kelemahan Perseroan yang bersifat material, yang
hasilnya dipantau dan disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris serta didokumentasikan secara lengkap dan
memadai.
3. Risiko Pasar
Dalam upaya mitigasi Risiko Pasar, Perseroan menerapkan 4 pilar manajemen risiko, yaitu:
▪ Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris atas penerapan Manajemen Risiko Pasar yang dilakukan secara efektif
dan terintegrasi. Perseroan juga membentuk Komite Aset dan Liabilitas Manajemen (ALM).
▪ Kecukupan kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko Pasar serta penetapan limit terkait Risiko Pasar.
▪ Kecukupan proses manajemen risiko pasar, dimana risiko diidentifikasi atas aktivitas bisnis Perusahaan, kemudian diukur
antara lain dengan dengan melakukan sensitivitas analysis, menggunakan indikator komposisi portofolio aset dan
liabilitas yang memiliki eksposur Risiko Pasar. Pengukuran ini dapat mengukur posisi dan sensitivitas Risiko Pasar baik
pada kondisi normal maupun kondisi stress. Pengendalian Risiko Pasar dengan mengambil langkah -langkah pengendalian
Risiko termasuk pencegahan terjadinya kerugian Risiko Pasar yang lebih besar, misalnya dengan melakukan lindung nilai.
Pemantauan risiko dan kaji ulang dilakukan secara berkala terhadap kepatuhan limit dan tindak lanjut dalam hal terjadi
pelampauan limit serta stress testing. Sistem informasi Manajemen Risiko Pasar Perseroan telah cukup memadai yang
dapat mengukur secara kuantitatif eksposur Risiko dan memantau perubahan faktor pasar.
▪ Penerapan Sistem pengendalian internal yang menyeluruh, antara lain dengan memastikan transaksi dan proses terkait
dengan market risk taking dilakukan dengan mengacu pada kebijakan, prosedur, dan limit yang telah ditetapkan, adanya
jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang jelas, kaji ulang yang efektif, independen, dan obyektif yang dilakukan secara
berkala dan berkesinambungan oleh fungsi kerja yang independen dari fungsi bisnis dan operasional terhadap
penanganan kelemahan Perseroan yang bersifat material, yang hasilnya dipantau dan disampaikan kepada Direksi dan
Dewan Komisaris serta didokumentasikan secara lengkap dan memadai
4. Risiko Likuiditas
Dalam upaya mitigasi Risiko Likuiditas, Perseroan menerapkan 4 pilar manajemen risiko, yaitu:
▪ Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris dalam memantau posisi dan Risiko Likuiditas secara berkala, antara lain
melakukan evaluasi terhadap posisi dan Risiko Likuiditas Perseroan; juga profil Risiko Perseroan dalam hal terjadi
perubahan yang signifikan, juga membentuk Komite Aset dan Liabilitas Manajemen (ALM)
▪ Kecukupan kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko Likuiditas serta penetapan limit Risiko.
▪ Kecukupan proses manajemen risiko serta sistem informasi Manajemen Risiko Likuiditas. Proses identifikasi Risiko
Likuiditas dengan melakukan analisis terhadap seluruh sumber Risiko Likuiditas, juga eksposur Risiko lainnya yang dapat
meningkatkan Risiko Likuiditas. Analisis dilakukan untuk mengetahui jumlah dan tren kebutuhan likuiditas serta sumber
pendanaan yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pengukuran Risiko Likuiditas secara kuantitatif dengan
menggunakan indikator antara lain komposisi aset dan liabilitas jangka pendek, pengelolaan arus kas, profil maturitas,
proyeksi arus kas. Perseroan melakukan pengendalian Risiko Likuiditas antara lain dengan strategi pendanaan,
pengelolaan posisi likuiditas, dan pengelolaan aset likuid yang berkualitas tinggi. Pemantauan Risiko Likuiditas yang
dilakukan Perseroan dengan memperhatikan indikator internal dan indikator eksternal, untuk mengetahui potensi
peningkatan risiko. Sistem Informasi Manajemen Risiko Likuiditas telah memadai dan andal untuk menduk ung
pelaksanaan proses manajemen Risiko Likuiditas dan pelaporan.
▪ Penerapan Sistem pengendalian internal yang menyeluruh diterapkan secara efektif dengan mengacu pada kebijakan
dan prosedur yang telah ditetapkan, adanya jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang jelas, kaji ulang yang efektif,
independen, dan obyektif yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan oleh fungsi kerja yang independen dari
fungsi bisnis dan operasional terhadap penanganan kelemahan Perseroan yang bersifat material, yang hasilnya dipantau
dan disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris serta didokumentasikan secara lengkap dan memadai.
5. Risiko Hukum
Dalam upaya mitigasi Risiko Hukum, Perseroan menerapkan 4 pilar manajemen risiko, yaitu:
▪ Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris, guna memastikan penerapan yang efektif dan terintegrasi, terdapat legal
consistency, legal governance dan legal completeness dalam setiap kegiatan usaha.
49
Page 72
▪ Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen Risiko Hukum serta penetapan limit Risiko,
▪ Kecukupan Proses Manajemen Risiko Hukum, serta Sistem Informasi Risiko Hukum, antara lain dengan melakukan kaji
ulang perjanjian pembiayaan secara berkala, pemantauan account litigasi, menganalisa adanya kelemahan aspek yuridis.
Perseroan memiliki metode pengukuran Risiko Hukum yang memadai dan terintegrasi menggunakan pendekatan secara
kuantitatif maupun kualitatif. Setiap kejadian hukum didokumentasikan dengan memadai.
▪ Penerapan Sistem pengendalian internal yang menyeluruh diterapkan secara efektif dengan mengacu pada kebijakan
dan prosedur yang telah ditetapkan, adanya jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang jelas, kaji ulang yang efektif,
independen, dan obyektif yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan oleh fungsi kerja yang independen dari
fungsi bisnis dan operasional terhadap penanganan kelemahan Perseroan yang bersifat material, yang hasilnya dipantau
dan disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris serta didokumentasikan secara lengkap dan memadai.
6. Risiko Strategis
Dalam upaya mitigasi Risiko Strategis, Perseroan menerapkan 4 pilar manajemen risiko, yaitu:
▪ Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris, terhadap rencana dan pengelolaan risiko strategis juga menjamin
sasaran strategis yang ditetapkan telah sejalan dengan misi dan visi, kultur, arah bisnis, dan toleransi Risiko ( risk
tolerance) Perseroan.
▪ Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta penetapan limit risiko terkait Risiko Strategis.
▪ Kecukupan proses manajemen risiko strategis yang meliputi proses identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan
pemantauan Risiko, serta sistem informasi Manajemen Risiko untuk Risiko Strategis. Misalnya deviasi yang timbul akibat
tidak efektifnya pelaksanaan strategi usaha maupun rencana bisnis yang telah ditetapkan yang berdampak signifikan,
diukur dengan menggunakan indikator atau parameter berupa kesesuaian strategis bisnis dengan kondisi lingkungan
usaha, dan dilakukan rencana kontijensi untuk memitigasi risiko tersebut. Perseroan memiliki sistem dan pengendalian
yang dikaji ulang secara berkala untuk memantau pelaksanaan strategi pengambilan keputusan bisnis termasuk kinerja
keuangan dengan membandingkan hasil aktual dengan hasil yang diharapkan, untuk me mastikan bahwa Risiko yang
diambil masih dalam batas risk tolerance yang ditetapkan Perseroan. Isu strategis yang timbul yang memiliki dampak
negatif dilaporkan kepada Direksi secara tepat waktu disertai analisis dampak terhadap Risiko Strategis dan Tindak an
perbaikan yang diperlukan.
▪ Penerapan Sistem pengendalian internal yang menyeluruh, yang diterapkan secara efektif dengan mengacu pada
kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan, adanya jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang jelas, kaji ulang yang
efektif, independen, dan obyektif yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan oleh fungsi kerja yang
independen dari fungsi bisnis dan operasional terhadap penanganan kelemahan Perseroan yang bersifat material, yang
hasilnya dipantau dan disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris serta didokumentasikan secara lengkap dan
memadai.
7. Risiko Kepatuhan
Dalam upaya mitigasi Risiko Reputasi, Perseroan menerapkan 4 pilar manajemen risiko, yaitu:
▪ Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris guna memastikan penerapan yang efektif dan terintegrasi serta
memastikan bahwa setiap permasalahan kepatuhan yang timbul dapat diselesaikan secara efektif oleh fungsi terkait dan
dilakukan pemantauan atas tindakan perbaikan oleh fungsi kepatuhan, serta memastikan bahwa seluruh kebijakan,
ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan Perusahaan telah sesuai dengan peraturan
perundang-undangan.
▪ Kecukupan kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko Kepatuhan serta penetapan limit Risiko.
▪ Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan pemantauan Risiko, serta sistem informasi Manajemen
Risiko Kepatuhan. Perseroan melakukan identifikasi dan pengukuran risiko antara lain berdasarkan jenis dan signifikansi
pelanggaran dan frekuensi pelanggaran. Risiko yang terjadi dilakukan tindak lanjut dan dilakukan pemantauan serta kaji
ulang secara berkala. Setiap kejadian didokumentasikan dan dilaporkan.
▪ Penerapan Sistem pengendalian internal yang menyeluruh diterapkan secara efektif dengan mengacu pada kebijakan
dan prosedur yang telah ditetapkan, adanya jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang jelas, kaji ulang yang efektif,
independen, dan obyektif yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan oleh fungsi kerja yang independen dari
fungsi bisnis dan operasional terhadap penanganan kelemahan Perseroan yang bersifat material, yang hasilnya dipantau
dan disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris serta didokumentasikan secara lengkap dan memadai.
8. Risiko Reputasi
Dalam upaya mitigasi Risiko Reputasi, Perseroan menerapkan 4 pilar manajemen risiko, yaitu:
▪ Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris guna memastikan penerapan yang efektif dan terintegrasi, berperilaku
secara profesional dan menjaga etika bisnis serta menetapkan alur penyampaian informasi kepada debitur dan pihak
eksternal lainnya terkait dengan kegiatan usaha Perseroan
▪ Kecukupan kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko Reputasi serta penetapan limit Risiko
▪ Kecukupan proses manajemen risiko serta sistem informasi Manajemen Risiko Reputasi, antara lain dengan segera
menindaklanjuti dan mengatasi adanya keluhan nasabah dan gugatan hukum yang dapat meningkatkan eksposur Risiko
Reputasi dengan mempertimbangkan materialitas permasalahan dan biaya, dan melakukan pemantauan penyelesaian
customer complain, dsb. Perseroan juga mengembangkan mekanisme dalam melakukan tindakan pengendalian Risiko
Reputasi yang efektif, yaitu dengan cara pencegahan terjadinya kejadian yang menimbulkan Risiko Reputasi dan
50
Page 73
Pemulihan reputasi Perusahaan setelah terjadi kejadian yang menimbulkan Risiko Reputasi. Antara lain melalui aktivitas
Tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) dan komunikasi atau edukasi secara rutin kepada
pemangku kepentingan.
▪ Penerapan Sistem pengendalian internal yang menyeluruh diterapkan secara efektif dengan mengacu pada kebijakan
dan prosedur yang telah ditetapkan, adanya jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang jelas, kaji ulang yang efektif,
independen, dan obyektif yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan oleh fungsi kerja yang independen dari
fungsi bisnis dan operasional terhadap penanganan kelemahan Perseroan yang bersifat material, yang hasilnya dipantau
dan disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris serta didokumentasikan secara lengkap dan memadai.
Risiko lain yang dikelola oleh Perseroan antara lain:
1. Risiko Perubahan Teknologi dan Serangan Cyber
Dalam upaya mitigasi Risiko Perubahan Teknologi, Perseroan telah memiliki Security & Governance Architecture yang
berpedoman pada POJK 4/POJK.05/2021 & COSO, serta didukung oleh fungsi kerja ICT Security & Governance. Perseroan
juga menerapkan 4 pillar manajemen risiko, yaitu Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris guna memastikan
penerapan yang efektif dan terintegrasi dalam pengelolaan perkembangan teknologi dan risiko IT Perseroan dengan
membentuk IT Steering Committee; Kecukupan kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko IT serta penetapan limit Risiko;
Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan pemantauan Risiko, serta sistem informasi Manajemen
Risiko; serta Penerapan Sistem pengendalian internal yang menyeluruh.
Manajemen Risiko Fluktuasi Kurs Mata Uang Asing Atau Suku Bunga Acuan Pinjaman
Untuk mengantisipasi dan mengurangi risiko fluktuasi kurs terhadap Dolar AS. Perseroan mengusahakan, di mana
memungkinkan, untuk memastikan bahwa sebagian besar pembelian dan penjualan dilakukan dalam mata uang yang sama
serta dilakukan pada saat yang hampir bersamaan dan mengimplementasikan kebijakan dimana hutang dalam mata uang
asing yang digunakan untuk membiayai kegiatan usaha telah sepenuhnya dilakukan lindung nilai untuk memastikan hasil
usaha Persroan tidak terpapar risiko fluktuasi kurs mata uang asing di kemudian hari. Manajemen juga memantau untuk
memastikan bahwa kebijakan tersebut diimplementasikan semaksimum mungkin.
Perseroan mengelola biaya bunga melalui kombinasi utang pinjaman dan utang surat utang. Perseroan mencari sumber
dana/pembiayaan dengan tingkat yang optimal dan dimana memungkinkan akan melakukan negosiasi dengan kreditur
dalam rangka memperoleh tingkat suku bunga yang optimal.
Sampai dengan prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang
terjadi atau perubahan penting dalam ekonomi yang dapat mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas yang
dilaporkan dalam Laporan Keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik.
Dampak Perubahan Harga Terhadap Pendapatan Usaha dan Laba Operasi Selama 2 (dua) Tahun Terakhir
Inflasi, perubahan kurs valuta asing dan perubahan harga dalam hal ini perubahan suku bunga tidak membawa dampak yang
material terhadap laba operasi Perseroan selama periode 9 bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2 (dua)
tahun terakhir.
Kebijakan Pemerintah dan Institusi Lainnya Yang Berdampak Langsung Maupun Tidak Langsung Terhadap Kegiatan Usaha
Dan Investasi Perseroan
Kebijakan Pemerintah dan Institusi Lainnya yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kegiatan usaha dan
Investasi Perseroan diantaranya adalah:
a. Kebijakan moneter seperti kenaikan tingkat suku bunga dan fluktuasi nilai kurs mata uang asing yang terjadi akan
mempengaruhi pendapatan Perseroan karena sumber pendanaan Perseroan sebagian besar masih menggunakan
pinjaman Bank
b. Ketentuan-ketentuan lainnya seperti kebijakan fiskal pemerintah melalui peningkatan dan insentif pajak, kebijakan
lainnya seperti kebijakan yang dapat memicu perubahan harga-harga komoditas dan bahan pokok yang dapat
mempengaruhi kegiatan perekonomian.
c. Kebijakan pemerintah mengenai upah minimum (UMR/UMP) akan berdampak pada beban Perseroan dalam biaya
sumber daya manusia
Jumlah Pinjaman yang Masih Terutang pada Tanggal Laporan Keuangan Terakhir
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan memiliki pinjaman yang masih terutang sebesar Rp3.925.716.229.728, yang
terdiri dari:
- Pinjaman bank (IDR) – neto Rp200.000.000.000;
- Pinjaman bank (USD) – neto Rp2.172.303.000.000;
- Utang obligasi – neto Rp1.553.413.229.728.
51
Page 74
Perseroan selalu melakukan monitor atas pergerakan nilai tukar mata uang asing dan tingkat suku bunga yang dapat
mempengaruhi tingkat bunga pembiayaan. Perseroan telah melakukan transaksi lindung nilai ( hedging) atas seluruh
pinjaman Perseroan dalam mata uang asing dan tingkat suku bunga mengambang menggunakan Cross Currency Swap,
sehingga seluruh pinjaman Perseroan diperhitungkan menggunakan mata uang Rupiah dengan tingkat suku bunga tetap
Fasilitas pinjaman dari perbankan yang dimiliki Perseroan adalah sebagai berikut:
Jenis Tanggal Jumlah Fasilitas yang Belum Jatuh Tempo
Nama Bank Fasilitas Jumlah Fasilitas
Pinjaman Perjanjian Ditarik Fasilitas
MUFG Bank, Ltd., 1 Modal 30 April 2023 US$31.000.000 - 30 April 2024
Cabang Jakarta Kerja
MUFG Bank, Ltd., 2 Modal 30 April 2024 US$84.000.000 US$60.000.000 30 April 2025
Cabang Jakarta Kerja
Bank Mizuho Indonesia 1 Modal 28 April 2023 US$15.000.000 - 30 April 2024
Kerja
Bank Mizuho Indonesia 2 Modal 30 April 2024 US$50.000.000 US$12.000.000 30 April 2025
Kerja
PT Bank BTPN Tbk 1 Modal 28 April 2023 US$13.000.000 - 30 April 2024
Kerja
PT Bank BTPN Tbk 2 Modal 19 April 2024 US$50.000.000 US$50.000.000 31 Desember
Kerja 2024
Sumitomo Mitsui Trust 1 Modal 28 April 2023 US$22.500.000 - 30 April 2024
Bank Ltd., Kerja
Cabang Singapura
Sumitomo Mitsui Trust 2 Modal 30 April 2024 US$40.000.000 US$26.800.000 30 April 2025
Bank Ltd., Kerja
Cabang Singapura
Deutsche Bank AG, 2 Modal 29 April 2024 US$10.000.000 US$10.000.000 30 April 2025
Cabang Jakarta* Kerja
PT Bank CIMB Niaga 1 Modal 13 Agustus US$10.000.000 US$10.000.000 13 November
Tbk Kerja 2024 2024
PT Bank Central Asia 1 Modal 17 September IDR100.000.000.000 IDR100.000.000.000 17 September
Tbk Kerja 2024 2025
*Jumlah fasilitas termasuk untuk fasilitas cerukan/facility amount include overdraft facility
Jatuh tempo pinjaman bank berkisar antara 4 bulan sampai dengan 55 bulan.
Selama masa berlakunya pinjaman, Perseroan diharuskan untuk memenuhi beberapa persyaratan negatif dan persyaratan
keuangan.
Fasilitas pinjaman dari beberapa bank tersebut mensyaratkan Perseroan untuk memberikan pemberitahuan tertulis dalam
hal perubahan modal dan pemegang saham, perubahan susunan direksi dan komisaris, perubahan bisnis utama, investasi
dan perolehan pinjaman baru dari bank lain.
Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi untuk fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk adalah mempertahankan
rasio likuiditas lebih besar dan sama dengan 1,2 kali, AR Net (kurang dari 1 tahun) dibagi Net Interest Bearing Debt (kurang
dari 1 tahun) lebih besar dan sama dengan 1 kali, rasio Non-Performing Financing lebih kecil dan sama dengan 3% dan
Gearing Ratio lebih kecil dan sama dengan 5 kali.
Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi untuk fasilitas pinjaman dari PT Bank CIMB Niaga Tbk adalah mempertahankan
rasio Debt terhadap Tangible Net Worth maksimum 10 kali, Net AR Financing dibagi Net Interest Bearing Debt minimum 1
kali, Tangible Net Worth minimum Rp1 triliun dan rasio Non Performing Asset lebih kecil dan sama dengan 5%.
Sebagian dari pinjaman berjangka dijamin oleh Hino Motors, Ltd. sebagai pemegang saham, PT Tritunggal Inti Permata dan
Sumitomo Corporation sebagai Perseroan yang memiliki hubungan khusus, pihak terkait masing-masing 40%, 40% dan 20%.
Pada tanggal 30 September 2024, jumlah maksimum pinjaman yang dijamin adalah sebesar AS$81.500.000. Terdapat
batasan-batasan umum yang wajib dipenuhi oleh Perseroan untuk perjanjian kredit tersebut.
Selama periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024, Perseroan telah memenuhi batasan-batasan
persyaratan yang diwajibkan dalam fasilitas pinjaman diatas.
52
Page 75
Tidak ada aset Perseroan yang dijaminkan untuk pinjaman-pinjaman diatas.
Adapun Analisis Jatuh Tempo Pinjaman yang Diterima dan Utang Obligasi Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah)
Keterangan Pinjaman Bank - Neto Utang Obligasi - Neto
Kurang dari 3 bulan - -
3 - 12 bulan 575.244.000.000 865.384.742.048
1 - 5 tahun 1.797.059.000.000 688.028.487.680
Total 2.372.303.000.000 1.553.413.229.728
Pembayaran kewajiban jatuh tempo tersebut akan dilakukan dengan menggunakan dana internal melalui arus kas dari
kegiatan operasional dan eksternal seperti pinjaman perbankan dan dana obligasi. Tidak terdapat kebutuhan pinjaman
musiman. Perseroan terus berupaya untuk menjaga keseimbangan profil pinjaman perseroan berdasarkan waktu jatuh
tempo, jenis bunga pinjaman dan jenis mata uang untuk mengoptimalkan kinerja keuangan Perseroan.
Investasi Barang Modal Yang Dikeluarkan Dalam Rangka Persyaratan Regulasi Dan Isu Lingkungan Hidup
Tidak terdapat investasi barang modal yang dikeluarkan sebagai persyaratan regulasi dan isu lingkungan hidup.
Kejadian Atau Transaksi Yang Tidak Normal Dan Jarang Terjadi Yang Dapat Mempengaruhi Jumlah Pendapatan Dan
Profitabilitas Perseroan
Tidak terdapat kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi atau perubahan penting dalam ekonomi yang
dapat mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas yang dilaporkan dalam laporan keuangan yang telah diaudit
untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024, dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 dan 31 Desember 2022.
Pengungkapan Komponen Penting Dari Pendapatan Atau Beban Lainnya
Pendapatan lain-lain terdiri dari denda keterlambatan, pendapatan terminasi dini, pendapatan administrasi dan pendapatan
operasi lainnya.
Peningkatan Yang Material Dari Penjualan Atau Pendapatan Bersih Dikaitkan Dengan Kenaikan Harga, Volume Atau
Jumlah Barang Atau Jasa Yang Dijual
Peningkatan volume penjualan (pembiayaan baru) perseroan selama periode 9 bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2024 dan 2 tahun terakhir adalah sebagai berikut.
Pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 volume pembiayaan baru tercatat sebesar
Rp2.448.148.324.373 sementara volume pembiayaan baru pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
tercatat sebesar Rp2.111.351.177.740. Kenaikan volume pembiayaan baru terutama disebabkan karena pertumbuhan
ekonomi Indonesia pada tahun 2024 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023 sehingga berdampak terhadap
peningkatan pemberian pembiayaan baru kepada pelanggan.
Pada tahun 2022 volume pembiayaan baru tercatat sebesar Rp3.075.540.784.349 sementara volume pembiayaan baru pada
tahun 2023 tercatat sebesar Rp3.265.147.839.204. Kenaikan volume pembiayaan baru terutama disebabkan karena
pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2022 sehingga berdampak
terhadap peningkatan pemberian pembiayaan baru kepada pelanggan.
53
Page 76
VI. FAKTOR RISIKO
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan tidak terlepas dari berbagai risiko usaha yang dipengaruhi oleh faktor-
faktor internal maupun eksternal, yang dapat mempengaruhi kinerja dan pendapatan Perseroan. Risiko yang timbul dikelola
dan dikendalikan agar sesuai dengan risk appetite Perseroan. Dalam mendukung pengelolaan risiko, Perseroan telah
membentuk Komite Manajemen Risiko dan Komite Pemantau Risiko yang membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
memantau pengelolaan risiko Perseroan.
Risiko-risiko yang diuraikan berikut merupakan risiko-risiko yang material bagi Perseroan yang telah disusun sesuai dengan
bobot risiko berdasarkan dampak dari masing-masing risiko terhadap kinerja keuangan Perseroan yang dimulai dari risiko
utama Perseroan.
A. RISIKO UTAMA
Risiko Kredit atau Risiko Pembiayaan
Risiko Kredit adalah risiko akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada Perseroan, juga dapat
diidentifikasi sebagai kerugian dari penurunan atau penghapusan nilai aset termasuk asset off-balance sheet. Risiko ini
bersumber antara lain dari portofolio piutang pembiayaan, tingkat konsentrasi, kualitas piutang yang rendah, kecukupan
pencadangan yang kurang memadai, dan sebagainya. Risiko tidak tertagihnya piutang pembiayaan dari debitur secara tepat
waktu dapat merugikan Perseroan yang akan berdampak pada memburuknya kualitas portfolio piutang Perseroan serta
kemungkinan terganggunya arus kas yang dapat menurunkan penurunan pendapatan serta kinerja Perseroan. Manajemen
dan pemantauan portofolio sangat penting untuk menjaga kualitas aset Perseroan.
B. RISIKO-RISIKO TERKAIT KEGIATAN USAHA PERSEROAN
1. Risiko Strategi
Risiko Strategi adalah risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan strategis serta
kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. Ketidaktepatan dalam pengambilan keputusan strategis
Perseroan akan dapat berdampak pada kondisi keuangan, likuiditas dan hasil operasional Perseroan.
Faktor-faktor utama yang mempengaruhi kegiatan bisnis dan operasi perusahaan dapat berubah, sehingga Manajemen
harus dapat mengelola perubahan dan risiko tersebut secara komprehensif, dan meninjau, menyesuaikan atau menetapkan
strategi baru baik Korporat maupun unit Bisnis ke arah yang benar. Memasuki tahun 2025 Perseroan mengambil langkah
“Create a Foothold for Accelerating Profit Growth Over the Next Decade” dengan fokus diversifikasi aset melalui Pembiayaan
Stock Dealer, Pembiayaan After Sales dan Pembiayaan Maintenance serta Mempertahankan Net Profit Margin,
Memperkenalkan Fleet Management System menggunakan Transformasi Digital, Diversifikasi sumber pendanaan melalui
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan I dan pengendalian internal dan keamanan Information Communication Technology (ICT).
2. Risiko Operasional
Risiko Operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan fungsi kontrol dan tata kelola internal dan/atau tidak berfungsinya
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem termasuk cyber terrorism, dan/atau adanya kejadian eksternal yang
memengaruhi operasional Perseroan.
Kejadian yang mengganggu operasional Perseroan dapat berdampak negatif baik kerugian secara material maupun
immaterial. Potensi kerugian dapat berupa kerugian finansial dimana permasalahan yang timbul dalam kegiatan operasional
Perseroan dapat mengakibatkan peningkatan biaya operasional dari Perseroan yang pada akhirnya dapat menurunkan laba
bersih Perseroan. Dampak lainnya, misalnya, kehilangan reputasi dan kepercayaan publik yang berdampak pada kredibilitas
Perseroan.
3. Risiko Pasar
Risiko Pasar adalah risiko pada posisi aset, liabilitas, ekuitas, dan/atau rekening administratif termasuk transaksi derivatif
akibat perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar. Risiko ini disebabkan oleh fluktuasi tingkat suku bunga, volatilitas
nilai tukar mata uang dan pertumbuhan ekonomi. Perubahan suku bunga yang terlalu signifikan dalam waktu dekat dapat
mempengaruhi arus kas Perseroan serta struktur dan kinerja keuangan Perseroan.
54
Page 77
4. Risiko Likuiditas
Risiko Likuiditas adalah risiko akibat ketidakmampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas yang jatuh tempo dari sumber
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid yang dapat dengan mudah dikonversi menjadi kas, tanpa mengganggu aktivitas
dan kondisi keuangan Perseroan. Gangguan pada likuiditas dapat menghambat kelancaran usaha Perseroan seperti
ketepatan waktu pembayaran kewajiban keuangan, pembayaran biaya operasional, pembayaran kompensasi karyawan, dan
dampak lainnya.
5. Risiko Hukum
Risiko Hukum adalah risiko yang timbul dari litigasi, tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek hukum. Risiko litigasi hukum
dapat terjadi pada setiap pemangku kepentingan Perseroan jika terjadi pelanggaran atas dokumen perjanjian yang telah
disetujui oleh kedua belah pihak yaitu Perseroan dengan konsumen atau pihak ketiga lainnya. Risiko ini akan menambah
beban Perseroan atas tuntutan hukum yang timbul.
6. Risiko Kepatuhan
Risiko Kepatuhan adalah risiko akibat Perseroan tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan perundang-
undangan dan pedoman prilaku bisnis yang baik oleh seluruh jajaran karyawan. Kegagalan untuk mematuhi peraturan dan
pedoman ini dapat menyebabkan Perusahaan dikenakan sanksi, denda atau litigasi.
7. Risiko Reputasi
Risiko Reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan pemangku kepentingan yang bersumber dari persepsi
negatif terhadap Perseroan. Persepsi tersebut bisa disebabkan oleh pemberitaan maupun pengalaman negatif pemangku
kepentingan, atau kelemahan penerapan tata kelola Perseroan yang berdampak pada nama baik Perseroan, tingkat
kepercayaan Masyarakat, dan nilai Perseroan.
8. Risiko Perubahan Teknologi
Risiko perubahan teknologi adalah risiko yang berhubungan dengan kesadaran dan implementasi Perseroan dalam
menyikapi perkembangan teknologi dan/atau digital beserta produk keuangan dan aktivitas operasional untuk memfasilitasi
dan mengintegrasikan dalam proses internal. Jika Perseroan lalai dalam mencermati dan mengikuti perkembangan teknologi
yang diperlukan tersebut, maka hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan kinerja Perseroan.
C. RISIKO UMUM
1. Kondisi Ekonomi Makro atau Global
Kondisi ketidakpastian perekonomian global yang berkepanjangan disebabkan oleh sentimen dari berbagai negara besar di
belahan dunia turut berdampak pada perekonomian Indonesia, yang secara tidak langsung juga berdampak terhadap
kegiatan usaha Perseroan dalam hal kinerja operasional, kondisi keuangan, dan prospek usaha Perseroan. Namun sejalan
dengan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan dari OJK, Perseroan optimis dapat tetap menjadi
menjaga kondisi usaha yang sehat, kuat, berintegritas, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta
berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
2. Kebijakan Pemerintah
Perseroan tunduk pada berbagai peraturan dan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, yang sewaktu-waktu
dapat mengeluarkan kebijakan dan/atau peraturan baru atau mengubah atau menghapus kebijakan dan/atau peraturan
yang ada. Perubahan tersebut dapat berdampak material yang dapat mempengaruhi bisnis, kondisi keuangan, dan kinerja
bisnis Perseroan.
55
Page 78
D. RISIKO INVESTASI BAGI INVESTOR PEMEGANG OBLIGASI
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan karena tujuan
pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi serta Pokok
Obligasipada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan
dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha
Perseroan.
MANAJEMEN PERSEROAN DENGAN INI MENYATAKAN BAHWA SEMUA RISIKO YANG DIHADAPI PERSEROAN DALAM
MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH DIUNGKAPKAN DAN DISUSUN BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASING-
MASING RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERSEROAN DALAM PROSPEKTUS.
56
Page 79
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR
INDEPENDEN
Sampai dengan tanggal efektifnya pernyataan pendaftaran, tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup
material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha Perseroan yang terjadi setelah tanggal laporan auditor independen
tertanggal 12 Februari 2025 atas laporan keuangan Perseroan tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022
dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja, berdasarkan Standar Audit
yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), sebagaimana tercantum dalam laporan-laporan auditor
independen untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 No. 00047/2.1032/AU.1/09/1681-4/1/II/2025 tertanggal 12 Februari 2025 yang
ditandatangani oleh Christophorus Alvin Kossim (Registrasi Akuntan Publik No. 1681). Laporan auditor independen tersebut,
yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan paragraf “Hal-hal Lain” yang
menyatakan tujuan penerbitan laporan auditor independen dan penerbitan kembali laporan keuangan. Laporan auditor
independen atas laporan keuangan Perseroan tanggal 30 September 2024 serta untuk periode sembilan bulan yang berakhir
pada tanggal tersebut juga berisi paragraf “Hal Audit Utama” mengenai cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang
sewa pembiayaan.
57
Page 80
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA
KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
A. RIWAYAT PERSEROAN
1. PENDIRIAN DAN UMUM
Perseroan berkedudukan di Jakarta Timur dan Perseroan didirikan dengan nama PT Hino Finance Indonesia berdasarkan
Akta Perseroan Terbatas PT Hino Finance Indonesia No.45 tanggal 11 Juli 2014 yang dibuat dihadapan Popie Savitri
Martosuhardjo Pharmanto, SH, Notaris di Jakarta dan telah (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan surat keputusan No.AHU-17318.40.10.2014 tanggal 15 Juli 2014 (ii) didaftarkan
dalam Daftar Perseroan No.AHU-0071742.40.80.2014 tanggal 15 Juli 2014, (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 49627
dari Berita Negara Republik Indonesia No.103 tanggal 26 Desember 2014.
Struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan berdasarkan Akta Pendirian adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp 1.000.000,00 per saham (%)
Keterangan
Total Saham Nilai Nominal (Rp)
Modal Dasar 400.000 400.000.000.000
Pemegang Saham
- PT Indomobil Multi Jasa Tbk. 66.666 66.666.000.000 66,66
- Summit Global Auto Management B.V. 33.334 33.334.000.000 33,34
Total Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 100.000 100.000.000.000 100,00
Total Saham Dalam Portepel 300.000 300.000.000.000
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian telah
beberapa kali diubah dimana perubahan terakhir Anggaran Dasar Perseroan adalah sebagaimana termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.46 tanggal 22 Mei 2024 yang dibuat dihadapan Wiwik
Condro, SH, Notaris di Kota Jakarta Barat dan telah (i) mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU 0033348.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 6 Juni 2024; (ii)
diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari: (a) Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
No. AHU-AH.01.03-013-0134257 tanggal 6 Juni 2024; (b) Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.
AHU-AH.01.09-0210962 tanggal 6 Juni 2024; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0111254.AH.01.11.Tahun
2024 tanggal 6 Juni 2024 dan (iv) diumumkan dalam Tambahan No. 001149 dari Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”)
No. 005 tanggal 17 Januari 2025. (selanjutnya disebut ”Akta No.46/2024”), perubahan Anggaran Dasar yang terakhir ini
adalah perubahan terhadap ketentuan: (i) pasal 3 Ayat (2) mengenai penyesuaian kembali atas KBLI Tahun 2020; dan (ii)
Pasal 15 Ayat (3) mengenai masa jabatan Dewan Komisaris dimana telah disetujui oleh para pemegang saham berdasarkan
Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hino Finance Indonesia tanggal 24 April 2024.
Perubahan terhadap Anggaran Dasar yang terjadi sejak Akta Pendirian sampai dengan Prospektus ini diterbitkan telah
dilaksanakan oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
2. KEGIATAN USAHA MENURUT ANGGARAN DASAR
Sesuai dengan ketentuan pasal 3 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan maksud dan tujuan Perseroan ialah bergerak dalam
bidang pembiayaan:
Selanjutnya sesuai ketentuan Pasal 3 ayat (2) Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat
melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
64911 – Perusahaan Pembiayaan Konvensional sebagai berikut:
1. Pembiayaan Investasi adalah pembiayaan barang modal dan jasa yang diperlukan untuk aktivitas usaha/penanaman
modal, rehabilitas, modernisasi, ekspansi, perluasan atau relokasi tempat usaha tempa/ penanaman modal yang
diberikan kepada debitur.
Pembiayaan Investasi dilakukan oleh:
58
Page 81
a. Sewa Pembiayaan adalah kegiatan pembiayaan berupa penyediaan barang oleh Perusahaan Pembiayaan untuk
digunakan oleh debitur selama jangka waktu tertentu, yang mengalihkan secara substansial manfaat dan resiko atas
barang yang dibiayai.
b. Jual dan Sewa Balik adalah kegiatan pembiayaan berupa penjualan barang oleh debitur kepada Perusahaan
Pembiayaan yang disertai dengan menyewa pembiayaan kembali barang tersebut kepada debitur yang sama.
c. Factoring with Recourse adalah transaksi anjak piutang dimana penjual piutang menanggung risiko tidak tertagihnya
sebagian atau seluruh piutang yang dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
d. Factoring without Recourse adalah transaksi anjak piutang usaha dimana Perusahaan Pembiayaan menanggung
risiko atas seluruh tidak tertagihnya piutang yang telah dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
e. Pembelian Dengan Pembayaran Angsuran yaitu kegiatan pembiayaan barang dan/atau jasa yang dibeli debitur dari
pemasok barang dan/atau jasa dengan pembayaran angsuran.
f. Pembiayaan Proyek yaitu pembiayaan yang diberikan untuk pelaksanaan suatu proyek yang memerlukan beberapa
jenis barang modal dan/atau jasa yang berkaitan dengan pelaksanaan pengadaan proyek tersebut.
g. Pembiayaan Infrastruktur yaitu pembiayaan barang dan/atau jasa untuk pembangunan infrastruktur.
h. Pembiayaan investasi lainnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK);
2. Pembiayaan Modal Kerja adalah pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran yang digunakan dalam satu siklus
aktivitas usaha debitur.
Pembiayaan Modal Kerja dilakukan oleh:
a. Jual dan Sewa Kembali yaitu kegiatan pembiayaan berupa penjualan barang oleh debitur kepada Perusahaan
Pembiayaan disertai penyewaan kembali barang tersebut kepada debitur yang sama.
b. Factoring with Recourse adalah transaksi anjak piutang dimana penjual piutang menanggung risiko tidak tertagihnya
sebagian atau seluruh piutang yang dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
c. Anjak Piutang Tanpa Recourse merupakan transaksi anjak piutang usaha dimana Perusahaan Pembiayaan
menanggung risiko atas seluruh tidak tertagihnya piutang yang dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
d. Fasilitas Modal Usaha adalah pembiayaan barang dan/atau jasa yang disalurkan langsung kepada debitur untuk
keperluan usaha atau kegiatan produktif usaha debitur.
e. Pembiayaan modal kerja lainnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK);
3. Pembiayaan Multiguna adalah pembiayaan barang dan/atau jasa yang diperlukan debitur untuk keperluan konsumsi dan
bukan untuk keperluan usaha atau kegiatan produktif dalam jangka waktu yang disepakati.
Pembiayaan Multiguna dilakukan dengan cara:
a. Sewa Pembiayaan adalah kegiatan pembiayaan berupa penyediaan barang oleh Perusahaan Pembiayaan untuk
digunakan oleh debitur selama jangka waktu tertentu, yang mengalihkan secara substansial manfaat dan risiko atas
barang yang dibiayai.
b. Pembelian Dengan Pembayaran Angsuran adalah kegiatan pembiayaan barang dan/atau jasa yang dibeli debitur dari
pemasok barang dan/atau jasa dengan pembayaran angsuran.
c. Fasilitas Dana adalah pembiayaan barang dan/atau jasa yang disalurkan secara langsung kepada debitur untuk
keperluan konsumsi dan bukan untuk keperluan usaha atau kegiatan produktif dalam jangka waktu yang telah
disepakati.
d. Pembiayaan multiguna lainnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK);
4. Sewa Operasi dan/atau kegiatan berbasis imbalan sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-udangan
yang berlaku; dan/atau
5. Kegiatan usaha pembiayaan lainnya berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, kegiatan usaha Perseroan yang saat ini dijalankan adalah:
1. Melakukan Pembiayaan Investasi, dalam bentuk:
Sewa Pembiayaan (Finance Lease) dan Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback); dan
2. Melakukan Pembiayaan Modal Kerja, dalam bentuk:
Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback).
Perseroan telah melakukan penyesuaian terhadap maksud dan tujuan tersebut dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia (KBLI) 2020, sebagaimana termaktub dalam Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Nomor Induk Perseroan:
9120303111672 tanggal 18 Juli 2022, Kode KBLI : 64911 Perusahaan Pembiayaan Konvensional.
Berikut adalah beberapa kejadian penting Perseroan sejak awal berdiri sampai dengan tahun 2024.
Tahun Kejadian Penting
- Perseroan didirikan dengan total Modal Disetor sebesar Rp300 Miliar
2014
- Memperoleh izin sebagai perusahaan pembiayaan dari OJK
59
Page 82
Tahun Kejadian Penting
- Total Modal disetor meningkat menjadi Rp400 Miliar
2015
- Membuka Kantor cabang di Jakarta dan Surabaya
- Total Modal disetor meningkat menjadi Rp500 Miliar
2016 - Membuka kantor cabang Semarang dan Kantor Selain Kantor Cabang Tangerang dan Lampung, serta
meningkatkan status Tangerang menjadi kantor Cabang.
- Membuka Kantor Selain Kantor Cabang Medan dan Palembang, serta meningkatkan status Lampung
2017
menjadi kantor Cabang.
- Total Modal disetor meningkat menjadi Rp700 Miliar
2018 - Membuka Kantor Selain Kantor Cabang Bandung dan Tegal, serta meningkatkan status Palembang menjadi
kantor Cabang.
- Total Modal disetor meningkat menjadi Rp900 Miliar
2019 - Membuka Kantor Selain Kantor Cabang Jambi dan Padang.
- Meluncurkan aplikasi “Hino in the Box”
- Total Modal disetor meningkat menjadi Rp1.000 Miliar
2020 - Memperoleh Corporate Rating AAA(idn) dari Fitch Rating Indonesia
- Penutupan Kantor Selain Kantor Cabang Tegal
- Dibukanya Kantor Selain Kantor Cabang di Makassar dan penutupan Kantor Selain Kantor Cabang Padang
2021
- Perseroan membukukan Laba bersih positif dan meningkat 67,93%, selama masa pandemic Covid-19
- Melakukan Penawaran Umum Obligasi I Hino Finance Indonesia Tahun 2022 sebesar Rp 700 milyar
- Meluncurkan Small EnterprIse FinAnce Product “Hino Finance #SIAP” – Proses Pembiayaan Truk Berbasis
2022
Digital untuk Segmen UMKM.
- Meningkatan status Medan menjadi kantor Cabang.
- Meningkatkan status Makasar menjadi cabang
2023
- Melakukan Penawaran Umum Obligasi II Hino Finance Indonesia Tahun 2023 sebesar Rp 700 milyar
- Dibukanya Kantor Selain Kantor Cabang di Kendari – Sulawesi Tenggara
- Anniversary 10th PT Hino Finance Indonesia dengan aktivitas dengan Dealer, Customer, Karyawan, dan
2024 kegiatan CSR.
- Luncurkan Produk Baru yaitu Maintenance Lease dengan nama “Premium Package” di Gaikindo Indonesia
International Auto Show (GIIAS) 2024
3. STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN
Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Saat Pendirian
Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp 1.000.000,00 per saham
Keterangan (%)
Total Saham Nilai Nominal (Rp)
Modal Dasar 400.000 400.000.000.000
Pemegang Saham
- PT Indomobil Multi Jasa Tbk. 66.666 66.666.000.000 66,66
- Summit Global Auto Management B.V. 33.334 33.334.000.000 33,34
Total Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 100.000 100.000.000.000 100,00
Total Saham Dalam Portepel 300.000 300.000.000.000
Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Terakhir
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan Struktur Permodalan Perseroan sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Para Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar No. 3 tanggal 3 Juli 2018, dibuat di hadapan Irma Devita
Purnamas, S.H., Mkn, Notaris di Kota Jakarta Utara, yang telah: (i) mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0013631.AH.01.02.Tahun 2018 tanggal 5 Juli 2018; (ii)
diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-0218882 tanggal 5 Juli 2018; (iii)
diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-021883 tanggal 5 Juli 2018; dan (iv)
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0086426.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 5 Juli 2018, juncto Akta Pernyataan
Keputusan Sirkular Para Pemegang Saham No. 21 tanggal 14 Mei 2019 yang dibuat dihadapan Wiwik Condro, S.H., Notaris di
Kota Jakarta Barat, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No.AHU-
AH.01.03.0266295 tanggal 20 Mei 2019; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0082118.AH.01.11.TAHUN 2019
60
Page 83
tanggal 20 Mei 2019; dan (ii) diumumkan dalam Tambahan No.19243 dari BNRI No.62 tanggal 2 Agustus 2019, juncto Akta
No. 18/2020, yakni sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp 1.000.000,00 per saham Persentase
Keterangan
Total Saham Nilai Nominal (Rp) (%)
Modal Dasar 1.000.000 1.000.000.000.000
Pemegang Saham
- Hino Motors Ltd 400.000 400.000.000.000 40,00
- PT Indomobil Multi Jasa Tbk. 400.000 400.000.000.000 40,00
- Summit Global Auto Management B.V. 200.000 200.000.000.000 20,00
Total Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.000.000 1.000.000.000.000 100,00
Total Saham Dalam Portepel - -
4. PERIZINAN
Sehubungan dengan kegiatan usaha utama yang dijalankan, Perseroan telah memiliki izin operasional sebagai berikut:
a. Perseroan telah memperoleh izin usaha perusahaan pembiayaan sebagaimana tercantum dalam Keputusan Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No.KEP-118/D.05/2014 tanggal 24 September 2014 tentang Pemberian Izin Usaha
Perusahaan Pembiayaan kepada PT Hino Finance Indonesia juncto Surat OJK No.S-5143/NB.111/2018 tanggal
8 Oktober 2018 tentang perubahan alamat kantor pusat PT Hino Finance Indonesia.
Adapun izin untuk melakukan kegiatan usaha tersebut berlaku sepanjang Perseroan melakukan kegiatan usahanya dan
izin tersebut tidak dikembalikan kepada atau dicabut oleh pihak yang berwenang.
b. Perseroan telah memenuhi ketentuan Pasal 15 Peraturan OJK No.47/POJK.05/2020 tanggal 17 November 2020
Tentang Perizinan Usaha Dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan Dan Perusahaan Pembiayaan Syariah (Peraturan
OJK No.47/2020), dimana Perseroan telah menjadi anggota Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dengan
nomor anggota 1281/JKT/X/14.
Adapun keanggotaaan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia tersebut berlaku sepanjang Perseroan melakukan
kegiatan usahanya dan keanggotaan tersebut tidak dikembalikan kepada atau dicabut oleh pihak yang berwenang.
c. Nomor Induk Berusaha (NIB) No.9120303111672 yang diterbitkan tanggal 18 Juli 2022.
Adapun izin Nomor Induk Berusaha (NIB) tersebut berlaku sepanjang Perseroan melakukan kegiatan usahanya dan izin
tersebut tidak dikembalikan kepada atau dicabut oleh pihak yang berwenang.
d. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dengan No.70.621.466.5-002.000.
Adapun Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) tersebut berlaku sepanjang Perseroan melakukan kegiatan usahanya dan
NPWP tersebut tidak dikembalikan kepada atau dicabut oleh pihak yang berwenang.
5. PENGURUS DAN PENGAWAS
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, susunan pengurus dan pengawas Perseroan yang terakhir adalah sebagaimana
termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hino Finance Indonesia No.41
tanggal 25 April 2022 yang dibuat dihadapan Drs. Benny FN Tadjoedin, SH, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, dan
telah (i) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi
Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.AHU-AH.01.09.0008596 tanggal 25 April 2022, (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No.AHU-0082313.AH.01.11.TAHUN 2022 pada tanggal 25 April 2022, juncto Akta Pernyataan Keputusan Sirkular
Para Pemegang Saham PT Hino Finance Indonesia No.28 tanggal 14 Juli 2022 yang dibuat dihadapan Wiwik Condro, SH,
Notaris di Kota Jakarta Barat, dan telah (ii) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.AHU-AH.01.09.0033483 tanggal
15 Juli 2022, (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0136243.AH.01.11.TAHUN 2022 pada tanggal 15 Juli 2022,
juncto Akta Pernyataan Keputusan Sirkular Para Pemegang Saham PT Hino Finance Indonesia No.1 tanggal 1 Pebruari 2023
yang dibuat dihadapan Wiwik Condro, SH, Notaris di Kota Jakarta Barat, dan telah (ii) diberitahukan kepada dan diterima
serta dicatat dalam Database Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan
No.AHU-AH.01.09-0058296 tanggal 1 Pebruari 2023, (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-
61
Page 84
0022624.AH.01.11.TAHUN 2023 pada tanggal 1 Pebruari 2023, juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan PT Hino Finance Indonesia No.4 tanggal 2 Mei 2023 yang dibuat dihadapan Wiwik Condro, SH, Notaris di
Kota Jakarta Barat, (ii) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Direktorat Jenderal
Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.AHU-AH.01.09.0115107 tanggal 3 Mei 2023, (ii) didaftarkan
dalam Daftar Perseroan No.AHU-0083977.AH.01.11.TAHUN 2023 pada tanggal 3 Mei 2023, juncto Akta Pernyataan Sirkuler
Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Hino Finance Indonesia No.61 tanggal 31 Januari 2024, yang
dibuat dihadapan Wiwik Condro, SH, Notaris di Kota Jakarta Barat, (ii) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam
Database Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.AHU-
AH.01.09.0061967 tanggal 13 Februari 2024, (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0031977.AH.01.11.TAHUN
2024 pada tanggal 13 Februari 2024 Juncto Akta No.46/2024.
Susunan susunan pengurus dan pengawas Perseroan yang sedang menjabat pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Jusak Kertowidjojo
Komisaris : Masato Uchida
Komisaris : Kazuki Sato
Komisaris : Takayuki Tsuchida
Komisaris Independen : Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman
Komisaris Independen : S. Ismail Tjitrabudi
Direksi
Presiden Direktur : Hajime Kawamura
Direktur : Anita Kumala Siswady
Direktur : Agus Susanto Darmadhi
Direktur : Budi Arifianto Wibisana
Direktur : Taiki Onoue
Direktur : Markus Hotma Febrianto Panjaitan
Direktur : Antonius Trisnadi Bayu Putra
Pada tanggal Prospektus ini diterbikan, tidak terdapat hubungan kekeluargaan di antara anggota Direksi, anggota Dewan
Komisaris, dan pemegang saham Perseroan.
Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas telah diangkat secara sah sesuai dengan Anggaran
Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Para anggota Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas diangkat untuk masa jabatan terhitung sejak tanggal Rapat Umum
Pemegang Saham (“RUPS”) yang mengangkatnya sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan kelima yang akan
diadakan pada tahun 2029, kecuali: (i) Bapak Masato Uchida terhitung sejak tanggal RUPS yang mengangkatnya sampai
dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan kedua yang akan diadakan pada tahun 2025; dan (ii) Bapak Takayuki Tsuchida
yang masa jabatan terhitung sejak tanggal 30 Januari 2024, sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan kedua yang
akan diadakan selambat-lambatnya pada kuartal ke-dua 2025.
Para anggota Direksi Perseroan tersebut di atas diangkat untuk masa jabatan terhitung sejak tanggal Rapat Umum Pemegang
Saham (“RUPS”) yang mengangkatnya sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan kedua yang akan diadakan pada
tahun 2026, kecuali Bapak Hajime Kawamura dan Bapak Taiki Onoue terhitung sejak tanggal RUPS yang mengangkatnya
sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan kedua yang akan diadakan selambat-lambatnya pada kuartal ke-dua
2025.
Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas telah memenuhi ketentuan dalam : (i) Peraturan OJK
No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, (ii)
Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tanggal 19 November 2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan
Pembiayaan juncto Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan OJK No.
30/POJK.05/2014 Tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan. (iii) Peraturan OJK
No.27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan Dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa
Keuangan
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan:
- Tidak terdapat perjanjian atau kesepakatan antara anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi dengan Pemegang
Saham Utama, pelanggan, pemasok dan/atau pihak lain berkaitan dengan penempatan atau penunjukan sebagai anggota
Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan.
62
Page 85
- Tidak terdapat kepentingan lain yang bersifat material di luar kapasitasnya sebagai anggota direksi terkait Penawaran
Umum Efek Bersifat Utang atau Pencatatannya di Bursa Efek.
- Tidak terdapat hal-hal yang dapat menghambat kemampuan anggota Direksi untuk melaksanakan tugas dan tanggung
jawabnya sebagai anggota Direksi demi kepentingan Perseroan.
Berikut merupakan keterangan singkat dari masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan:
Dewan Komisaris:
Jusak Kertowidjojo
Presiden Komisaris
Warga Negara Indonesia, usia 67 tahun.
Memperoleh gelar Magister di bidang Business Administration dari Universitas Parahyangan,
Bandung pada tahun 1982 dan gelar Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas
Parahyangan, Bandung pada tahun 1980.
Menjabat sebagai Presiden Komisaris Perseroan sejak tahun 2016 hingga saat ini. Selain
menjabat sebagai Presiden Komisaris di Perseroan, beliau juga pernah atau sedang menjabat
berbagai posisi di perusahaan lain, antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
2006 – sekarang Komisaris Utama PT Indo Auto Care
2007 – sekarang Direktur Utama PT Wahana Inti Selaras
2008 – sekarang Direktur Utama PT Tritunggal Intipermata
2023 – sekarang Komisaris Utama PT Unicor Prima Motor
2009 – sekarang Komisaris PT Suzuki Indomobil Motor
2009 – sekarang Komisaris Utama PT Indomobil Sumberbaru
2010 - sekarang Komisaris PT Serasi Tunggal Karya
2010 – sekarang Komisaris Utama PT Eka Dharma Jaya Sakti
2011 – sekarang Komisaris PT Indobuana Autoraya
2011 – sekarang Direktur Utama PT IMG Sejahtera Langgeng
2011 – sekarang Direktur Utama PT Indomobil Sukses Internasional, Tbk.
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Indomobil Trada Nasional
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Indosentosa Trada
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Indo Trada
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Inti Nusa Pontianak
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Lestari Balikpapan
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Wirawan Manado
2011 – sekarang Wakil Presiden Direktur PT Sumi Rubber Indonesia
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Rodamas Makmur Motor
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Indomobil Manajemen Corpora
2011 – sekarang Komisaris Utama PT IMG Bina Trada
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Jaya Indah Jambi
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Jaya Tasikmalaya
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Rejeki Mobilindo Cirebon
2011 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Wirawan Riau
2012 – sekarang Presiden Komisaris PT Indo Traktor Utama
2012 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Wirawan Palembang
2012 – sekarang Direktur Utama PT Indomobil Wahana Trada
2012 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Sumber Mobil Yogya
2013 – sekarang Direktur Utama PT Indomobil Multi Jasa Tbk
2013 - sekarang Komisaris Utama PT Fluid Service Solution
2013 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Investindo Salatiga
2013 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Sugi Terra
2014 – sekarang Komisaris Utama PT Makmur Karsa Mulia
2014 – sekarang Komisaris Utama PT Prima Sarana Mustika
2014 – sekarang Presiden Komisaris - PT Indomobil Manufacturing Indonesia
2015 – sekarang Komisaris PT Seino Indomobil Logistics
2015 – sekarang Komisaris Utama PT Indomobil Bintan Corpora
63
Page 86
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
2015 – sekarang Komisaris Utama PT Kharisma Muda
2015 – sekarang Presiden Komisaris PT Data Arts Experience
2015 – sekarang Komisaris PT Jasa Kencana Utama
2015 – sekarang Komisaris UtamaPT Kinetik Advisindo
2016 – sekarang Komisaris Utama PT CSM Corporatama
2016 – sekarang Komisaris PT Seino Indomobil Logistics Services
2016 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Indo Trada Mobilindo
2016 – sekarang Presiden Komisaris PT Hino Motors Sales Indonesia
2016 – sekarang Presiden Komisaris PT Hino Finance Indonesia
2017 – sekarang Komisaris PT Prima Sukses Intipermata
2018 – sekarang Presiden Komisaris PT Indomobil Ekspres Truk
2020 – sekarang Direktur Utama PT Sejahtera Raya Perkasa
2020 – sekarang Presiden Komisaris PT Indomobil Finance Indonesia
2020 – sekarang Komisaris PT Nissan Motor Distributor Indonesia
2020 – sekarang Komisaris Utama PT Indomobil Jasa Lintas Raya
2020 – sekarang Presiden Komisaris PT Solusi Indomobil Perkasa
2021 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Inti Selaras
2022 – sekarang Komisaris PT Goodcar Indo Ciptakreasi
2022 – sekarang Komisaris Utama PT Indomobil Bussan Trucking
2023 – sekarang Komisaris Utama PT MCA Jasa Utama
2023 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Wirawan
2023 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Inti Central Mobilindo
2023 – sekarang Komisaris Utama PT Indomobil Prima Niaga
2024 – sekarang Komisaris PT Multicentral Aryaguna
2023 – sekarang Komisaris PT Inchcape Indomobil Energi Baru
2023 – sekarang Komisaris Utama PT Indomobil Bussan Penske
2023 – sekarang Komisaris PT Inchcape Indomobil Manufacturing Indonesia
2023 – sekarang Komisaris PT Inchcape Indomobil Distribution Indonesia
2023 – sekarang Komisaris Utama PT IMG Cash Management
2023 – sekarang Presiden Komisaris PT Indomatsumoto Press & Dies Industries
2023 – sekarang Presiden Komisaris PT Indomurayama Press & Dies Industries
2023 – sekarang Komisaris Utama PT Indomobil National Distributor
2023 – sekarang Presiden Komisaris PT Indotruck Utama
2023 – sekarang Presiden Komisaris PT JTEKT Column Systems Indonesia
2023 – sekarang Komisaris Utama PT National Assemblers
2023 – sekarang Presiden Komisaris PT Univance Indonesia
2023 – sekarang Komisaris Utama PT Garuda Mataram Motor
2023 – sekarang Komisaris PT Hino Motors Manufacturing Indonesia
2023 – sekarang Komisaris Utama PT Indobuana Pangsaraya
2023 – sekarang Komisaris PT Inti Ganda Perdana
2024 – sekarang Komisaris Utama PT Indomobil Energi Baru
2024 – sekarang Komisaris Utama PT AION Indomobil Distribution Indonesia
2024 – sekarang Komisaris PT Inchcape Indomobil Energi Baru Distribusi
2024 – sekarang Presiden Komisaris PT Sumi Indo Wiring Systems
2024 – sekarang Komisaris Utama PT Wahana Adidaya Kudus
64
Page 87
Masato Uchida
Komisaris
Warga Negara Jepang, usia 59 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Hosei, Jepang pada tahun 1989.
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 2021 hingga sekarang. Sebelum bergabung
di Perseroan, beliau juga pernah atau sedang menjabat berbagai posisi di perusahaan lain,
antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
Deputy General Manager dan Deputy Branch Manager di Sanwa
1989 – 2003
Bank Limited, Jepang
Deputy General Manager di Hino Motors Limited Divisi Asia
2003 – 2008
Oceania
2008 – 2013 Direktur di Hino Motors Sales, Thailand
2013 – 2016 General Manager di Hino Motors Limited Divisi Indonesia
General Manager di Hino Motors Limited Divisi Overseas &
2016 – 2019
Marketing
Direktur & Chief Operating Officer (COO) di PT Hino Motors Sales
2019 – 2020
Indonesia
2020 – 2023 Presiden Direktur di PT Hino Motors Sales Indonesia
2021 - sekarang Komisaris PT Hino Finance Indonesia
General Manager di Hino Motors Limited
2023 - sekarang
Divisi Overseas Marketing & Service (Africa & Middle East)
Kazuki Sato
Komisaris
Warga Negara Jepang, usia 63 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana Bahasa/Komunikasi dari International Christian University, Japan
pada tahun 1985.
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 2023 hingga sekarang. Sebelum bergabung
di Perseroan, beliau juga pernah atau sedang menjabat berbagai posisi di perusahaan lain,
antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
1985 – 1986 Account Officer di Mitsubishi Bank Limited Oi
1988 – 1991 Account Officer di Mitsubishi Bank Limited Cabang Kyoto
1991 – 1998 Wakil Presiden Cabang Los Angeles di Bank Mitsubishi, Limited
1998 – 2002 Manajer Divisi Keuangan Terstruktur di Bank of Tokyo - Mitshubishi
Ltd.
2002 – 2007 Vice President & MGR Divisi Perbankan Investasi untuk Amerika di
The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ, Ltd. Jakarta
2007 – 2009 Wakil Presiden Direktur U Finance Indonesia (MUFG)
2009 – 2012 EVP & CFO Mitsubishi Motors Amerika Utara, Inc.
2012 – 2013 Credit Examination Senior Manager di The Bank of Tokyo –
Mitsubishi UFJ, Ltd.
2013 -2014 Presiden Direktur BTMU – BRI Finance (MUFG)
2015 -2016 Direktur di PT Hino Finance Indonesia
2016 – 2021 Departemen Marketing Management Officer di Hino Motors Ltd.
2022 – sekarang Manajer Divisi Hino Motors Asia Ltd
2023 - sekarang Komisaris PT Hino Finance Indonesia
65
Page 88
Takayuki Tsuchida
Komisaris
Warga Negara Jepang, usia 51 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana di bidang Commerce dan Management dari Hitotsubashi University,
Jepang pada tahun 1996.
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 2024 hingga sekarang. Sebelum bergabung
di Perseroan, beliau juga pernah atau sedang menjabat berbagai posisi di perusahaan lain,
antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
1996 – 2000 Dept. Akunting di Sumitomo Corporation
2000 – 2003 Deputy Managing Director di Toyota Baltic AS
2003 – 2009 Asisten Manajer di Departemen Otomotif di Summit Auto
Transjordan Finance, Yordania
2009 – 2011 Advisor di Alesayi Trading Corporation, Arab Saudi
2011 – 2016 Deputy Sales Director di Mitsubishi Motors Corporation (MMC),
Kantor Regional Dubai
2016 – 2017 Kepala Penasihat di Alesayi Trading Corporation, Arab Saudi
2017 – 2022 Direktur di Hino Motor Sales Indonesia
2022 – saat ini Deputi GM di Fleet Management Service Dept No. 1, Sumitomo
Corporation Head Office, Tokyo
2024 - saat ini Komisaris PT Hino Finance Indonesia
SF Sutjipto Budiman
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, usia 59 tahun.
Memperoleh gelar Magister di bidang Science in Business Administration dari Universitas
Illinois, Urbana, Amerika Serikat pada tahun 1993 dan gelar Sarjana di bidang Ekonomi
Akuntansi dari Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Indonesia pada tahun 1989.
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2020 hingga sekarang.
Sebelum bergabung di Perseroan, beliau juga pernah atau sedang menjabat berbagai posisi di
perusahaan lain, antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
Manager di Prasetio Sarwoko Sandjaja, EY (sebelumnya Prasetio
1994 – 2004
Utomo Andersen)
2004 – 2013 Direktur di Bright Consulting
2008 – 2010 Anggota Pemantau Risiko di Bank UOB Indonesia
2010 – 2013 Anggota Komite Audit di Bank ICBC
2015 – 2020 Anggota Komite Audit di PT Hino Finance Indonesia
2014 – saat ini Direktur di PT Widya Presisi Solusi
2020 - sekarang Komisaris Independen PT Hino Finance Indonesia
66
Page 89
S. Ismail Tjitrabudi
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, usia 62 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana Manajemen Informatika dari STMIK Bina Nusantara, Indonesia pada
tahun 1990 dan gelar D3 Manajemen Informatika dari ATK Bina Nusantara, Indonesia pada
tahun 1985.
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2022 hingga sekarang.
Sebelum bergabung di Perseroan, beliau juga pernah atau sedang menjabat berbagai posisi di
perusahaan lain, antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
1984 – 1987 Staff di PT Realta Chakradarma
1988 – 1995 Kepala Dept. IT di PT Inti Salim Corpora
1996 – 2013 Direktur di PT Indomobil Finance Indonesia
2013 – 2016 Direktur Operasional di PT Nissan Financial Services Indonesia
2017 Marketing Associate di PT Sembilan Mitra International (9 Pro)
2017 – saat ini Direktur di PT Citra Jasa Andalan (CJ Pro)
2022 - sekarang Komisaris Independen PT Hino Finance Indonesia
Direksi:
Hajime Kawamura
Presiden Direktur
Warga Negara Jepang, usia 67 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Keio, Jepang pada tahun 1980.
Menjabat sebagai Presiden Direktur & CEO Perseroan sejak tahun 2021 hingga sekarang.
Sebelum bergabung di Perseroan, beliau pernah berkarir berbagai posisi di perusahaan lain,
antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
1980 – 1988 Forex Bill Dept, Forex Dealing Team di Sumitomo Corporation
1988 – 1992 Manager di Sumicorp Finance Ltd. (London)
1992 – 2002 Assistant General Manager, Finance Dept, Project Finance Dept,
Forex Dealing Team di Sumitomo Corporation.
2002 – 2005 Managing Director di Sumitomo Corporation Capital Europe Plc
(London)
2005 – 2008 CFO & Executive Vice President di PT Oto Multiartha dan PT Summit
Oto Finance
2008 – 2009 Deputy General Manager, Project Finance Dept, Transportation
Project Dept. di Sumitomo Corporation
2010 – 2012 President Director & CEO di Auto Summit Commercial Service SA de
CV (Mexiko)
2012 – 2013 Assistant General Manager, Auto Leasing Dept. di Sumitomo
Corporation
2013 – 2016 General Manager, Alliances, Business Investment and Affiliate
Control Dept. di Sumitomo Mitsui Auto Service Ltd
2016 – 2020 Managing Director & CEO di Summit Auto Lease Australia Pty Ltd.
2020 – 2021 Assistant to General Manager, Automotive Sales dan Marketing
Dept di Sumitomo Corporation
2021 - sekarang President Director & CEO di PT Hino Finance Indonesia
67
Page 90
Anita Kumala Siswady
Direktur
Warga Negara Indonesia, usia 54 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas HKBP Nommensen
pada tahun 1993.
Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2018 hingga sekarang. Sebelum bergabung
di Perseroan, beliau pernah berkarir berbagai posisi di perusahaan lain, antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
1994 – 1995 Trainee di PT Bank Bali
Offshore Litigation Manager Jakarta Head Office, Remedial
1995 – 2000 Manager, Remedial Support Staff Jakarta Head Office, Remedial
Officer cabang Jakarta di PT Bank Bali
Head Financial Institutions & Subsidiaries International Banking
2000 – 2004 Group, Head Financial Institutions and Offshore Offices & Branches,
Head Financial Institutions di PT Bank Bali
Head Client Relationship 1- Wholesale Banking, Segment Head
Corporate Group & Value Chain, Segment Head Financial Institution
2005 – 2013
– Wholesale Banking Group Head Financial Institutions –
International Banking Group di PT Bank Permata
2013 – 2014 Komisaris di PT Astra Sedaya Finance
2014 – 2017 Direktur di PT Bank Permata
2018 – 2018 Senior Executive Officer di PT Hino Finance Indonesia
2018 - saat ini Direktur di PT Hino Finance Indonesia
Agus Susanto Darmadhi
Direktur
Warga Negara Indonesia, usia 60 tahun.
Memperoleh gelar Magister di bidang Ekonomi Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI
pada tahun 1988 dan memperoleh gelar Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Akademi
Accounting di Jakarta pada tahun 1986.
Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2015 hingga sekarang. Sebelum bergabung
di Perseroan, beliau juga pernah atau sedang menjabat berbagai posisi di perusahaan lain,
antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
1985 – 1987 Staff Accounting di PT Multi Srana Rasa Agung (Gunung Agung Grup)
1989 – 1997 Manager Credit Control di PT Unicor Prima Motor (Indomobil Grup)
Manager Finance dan Credit Control di PT Hino Indonesia
1997 – 2002
Manufacturing (Indomobil Grup)
Senior Executive Officer Finance and Accounting di PT Hino Motors
2002 – saat ini
Sales Indonesia (Indomobil Grup)
2015 - saat ini Direktur di PT Hino Finance Indonesia (Indomobil Group)
Budi Arifianto Wibisana
Direktur
Warga Negara Indonesia, usia 44 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana di bidang Teknik Kimia dari Universitas Katolik Parahyangan pada
tahun 2003 dan Memperoleh gelar Magister di bidang Financial Management dari Prasetiya
Mulya Business School pada tahun 2006 dan mengikuti General Management Program di
Harvard Business School Executive Education Program pada tahun 2023.
Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2020 hingga sekarang. Sebelum bergabung
di Perseroan, beliau juga pernah atau sedang menjabat berbagai posisi di perusahaan lain,
antara lain:
68
Page 91
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
2003 – 2004 Technical Service Supervisor PT Astra International Tbk
2006 – 2007 Graduate Intake di PT Panamas
2007 – 2015 Credit Analyst, Strategic Marketing Officer, Risk Management
officer, Treasury Officer, PDCA Department Head, Treasury
Department Head di PT Surya Artha Nusantara Finance
2015 – 2020 Operation General Manager di PT Hino Finance Indonesia
2020 - saat ini Direktur di PT Hino Finance Indonesia
Taiki Onoue
Direktur
Warga Negara Jepang, usia 42 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana di bidang Business Administration dari Universitas Kobe pada tahun
2005.
Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2021 hingga sekarang. Sebelum bergabung
di Perseroan, beliau pernah berkarir berbagai posisi di perusahaan lain, antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
2005 – 2008 Staff Pemasaran dan Penjualan di Sumitomo Corporation
2008 – 2011 Analisis senior di Tim Manajemen Risiko di Sumitomo Corporation
2011 – 2012 Penasihat pemasaran senior di Sumitomo Corporation
2012 – 2014 Koordinator senior di Toyota Motor Thailand Company Limited
(Bangkok, Thailand)
2015 – 2017 Presiden Direktur Summit Auto Management (Thailand) Co., Ltd.,
Direktur Toyota Summit Co., Ltd., dan Anggota dewan eksternal
Summit Capital Auto Leasing Co., Ltd.
2017 – 2021 Asisten Manajer Umum Departemen Penjualan dan Pemasaran
Otomotif di Sumitomo Corporation
2021 - saat ini Direktur di PT Hino Finance Indonesia
Markus Hotma Febrianto Panjaitan
Direktur
Warga Negara Indonesia, usia 39 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Atma Jaya, Jakarta pada tahun
2006 dan mengikuti General Management Program dari Harvard Business School Executive
Education Program, Amerika Serikat pada tahun 2021.
Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2022 hingga sekarang. Sebelum bergabung
di Perseroan, beliau pernah berkarir berbagai posisi di perusahaan lain, antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
2007 – 2015 Branch Manager di PT Astra Sedaya Finance (ACC)
2015 – 2022 Executive Officer Marketing di Perseroan
2022 – saat ini Direktur di PT Hino Finance Indonesia
69
Page 92
Antonius Trisnadi Bayu Putra
Direktur
Warga Negara Indonesia, usia 44 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Atma Jaya pada tahun 2003.
Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2022 hingga sekarang. Sebelum bergabung
di Perseroan, beliau pernah berkarir berbagai posisi di perusahaan lain, antara lain:
Periode Jabatan & Nama Perusahaan
2001 Junior Programer di RG Software House
2002 – 2017 Business Development General Manager & CRM & Marketing Digital
General Manager di PT Bussan Auto Finance
2017 – 2022 Executive Officer Information & Communication Technology (ICT) di
Perseroan
2022 - saat ini Direktur di PT Hino Finance Indonesia
6. TATA KELOLA PERUSAHAAN
Praktik penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance – “GCG”) merupakan salah satu
kunci utama bagi Perseroan dalam mencapai tujuan bisnis dan keberlanjutan usaha. Penerapan GCG tidak hanya
berkontribusi terhadap kinerja Perusahaan tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku
kepentingan Perseroan. Bagi Perseroan, praktik penerapan prinsip GCG menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari
pengelolaan Perseroan secara profesional dan terpercaya. Berlandaskan pemahaman tersebut, Perseroan mendasari seluruh
kegiatan operasional pada prinsip-prinsip GCG yang berlaku secara umum.
Adapun prinsip GCG yang diterapkan Perseroan terdiri dari nilai transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi,
dan kewajaran. Penerapan kelima prinsip tersebut sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
disesuaikan dengan aktivitas bisnis Perseroan. Perseroan juga memiliki unit-unit kerja yang bertugas mengawasi dan
melakukan evaluasi implementasi GCG secara periodik dan independen agar dapat ditingkatkan ke depannya.
Struktur tata kelola Perseroan dibentuk berdasarkan ketentuan Pasal 1 UUPT dan terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham
(“RUPS”), Dewan Komisaris, Direksi, serta organ-organ pendukung lainnya seperti Sekretaris Perusahaan, Satuan
Pengendalian Internal, dan Komite Audit. Penyusunan struktur ini juga memperhatikan pemetaan fungsi atau kegiatan usaha
berdasarkan standar etika bisnis serta memastikan mekanisme check and balance dapat berjalan dengan efektif.
DEWAN KOMISARIS
Uraian pelaksanaan tugas Dewan Komisaris termasuk Komisaris Independen Perseroan dalam 1 tahun terakhir adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan fungsinya dalam Perseroan sebagai berikut:
1. Dewan Komisaris melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, baik
mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan dan memberi nasihat kepada Direksi, yang dilakukan untuk
kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.
2. Setiap anggota Dewan Komisaris Perseroan dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab menjalankan tugasnya
untuk kepentingan dan usaha Perseroan dengan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Dewan Komisaris memastikan bahwa komite-komite yang telah dibentuk Dewan Komisaris menjalankan tugasnya
secara efektif.
4. Dewan Komisaris secara berkala meminta anggota Direksi untuk memberikan penjelasan tentang segala hal mengenai
Perseroan sebagaimana diperlukan oleh Dewan Komisaris untuk melaksanakan tugas mereka.
5. Dewan Komisaris wajib:
• Membuat risalah rapat Dewan Komisaris dan menyimpan salinannya;
• Melaporkan kepada Perseroan mengenai kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya pada Perseroan dan
perseroan lain;
• Memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang telah dilakukan selama tahun buku yang baru lampau
kepada RUPS.
Komisaris Independen mempunyai tugas pokok melakukan fungsi pengawasan untuk menyuarakan kepentingan Debitur,
Kreditur dan pemangku kepentingan lainnya.
70
Page 93
Dewan Komisaris memiliki kewenangan sesuai ketentuan Anggaran Dasar sebagai berikut:
1. Memasuki bangunan atau tempat lain yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh Perseroan.
2. Memeriksa semua pembukuan, surat-surat dan alat bukti lainnya, memeriksa dan mencocokan keadaan uang kas dan
lain-lain.
3. Mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi.
4. Memberhentikan untuk sementara seorang atau lebih anggota Direksi apabila anggota Direksi tersebut bertindak
bertentangan dengan Anggaran Dasar dan/atau peraturan perundang-undangan.
Prosedur penetapan dan besarnya remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah RUPS memberikan
wewenang kepada Dewan Komisaris melalui Komite Nominasi dan Remunerasi untuk merumuskan besaran remunerasi dan
jenis tunjangan yang akan diberikan kepada masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
Komite Nominasi dan Remunerasi dalam hal ini mempertimbangkan kinerja Perseroan secara keseluruhan, serta kontribusi
dan kinerja masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa
ditinjau untuk memastikan kesesuaiannya dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan daya saingnya di
industri.
Jumlah gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada para anggota Komisaris Perseroan untuk periode yang berakhir pada
tanggal 30 September 2024 adalah Rp650.000.000 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023
dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp900.000.000 dan Rp600.000.000.
Tidak terdapat kontrak terkait Imbalan kerja untuk Dewan Komisaris setelah masa kerja berakhir.
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Dewan Komisaris Perseroan telah melakukan rapat sebanyak 2 (dua) kali di tahun
2024 dengan tingkat kehadiran masing-masing anggota sebagaimana diuraikan pada tabel berikut ini.
Dewan Komisaris Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran (%)
Jusak Kertowidjojo 2 100%
Masato Uchida 2 100%
Kazuki Sato 2 100%
Takayuki Tsuchida 2 100%
Sutjipto Budiman 2 100%
S. Ismail Tjitrabudi 2 100%
Sepanjang tahun 2023, Dewan Komisaris Perseroan telah melakukan rapat sebanyak 2 (dua) kali dengan tingkat kehadiran
masing-masing anggota sebagaimana diuraikan pada tabel berikut ini.
Dewan Komisaris Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran (%)
Jusak Kertowidjojo 2 100%
Masato Uchida 2 100%
Masataka Takanishi 2 100%
Kazuki Sato 2 100%
Sutjipto Budiman 2 100%
S. Ismail Tjitrabudi 2 100%
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Dewan Komisaris dan Direksi telah melakukan rapat gabungan sebanyak 4 (empat)
kali di tahun 2024 dengan tingkat kehadiran masing-masing anggota sebagaimana diuraikan pada tabel berikut ini.
Nama Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran (%)
Dewan Komisaris
Jusak Kertowidjojo 4 100%
Masato Uchida 4 100%
Kazuki Sato 4 100%
Takayuki Tsuchida 4 100%
Sutjipto Budiman 4 100%
S. Ismail Tjitrabudi 4 100%
Direksi
Hajime Kawamura 4 100%
Anita Kumala Siswady 4 100%
Agus Susanto Darmadhi 4 100%
Budi Arifianto Wibisana 4 100%
Taiki Onoue 4 100%
Markus Hotma Febrianto Panjaitan 4 100%
Antonius Trisnadi Bayu Putra 4 100%
71
Page 94
Sepanjang tahun 2023, Dewan Komisaris dan Direksi telah melakukan rapat gabungan sebanyak 4 (empat) kali dengan
tingkat kehadiran masing-masing anggota sebagaimana diuraikan pada tabel berikut ini.
Nama Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran (%)
Dewan Komisaris
Jusak Kertowidjojo 4 100%
Masato Uchida 4 100%
Masataka Takanishi 4 100%
Kazuki Sato 4 100%
Sutjipto Budiman 4 100%
S. Ismail Tjitrabudi 4 100%
Direksi
Hajime Kawamura 4 100%
Anita Kumala Siswady 4 100%
Agus Susanto Darmadhi 4 100%
Budi Arifianto Wibisana 4 100%
Taiki Onoue 4 100%
Markus Hotma Febrianto Panjaitan 4 100%
Antonius Trisnadi Bayu Putra 4 100%
DIREKSI
Secara umum, Direksi bertanggung jawab dalam memimpin dan mengelola berbagai usaha untuk mencapai obyektif
Perseroan dan memastikan aset Perseroan digunakan dengan semestinya untuk kepentingan para pemegang saham.
Direksi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan amanat Anggaran Dasar Perseroan dan juga kondisi-
kondisi internal dan eksternal.
Jumlah gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada para anggota Direksi Perseroan untuk periode sembilan bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah Rp14.376.640.851 tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp17.322.974.071 dan Rp14.856.074.677.
Tidak terdapat kontrak terkait Imbalan kerja untuk Direksi setelah masa kerja berakhir.
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Direksi Perseroan telah melakukan rapat sebanyak 12 (dua belas) kali di tahun
2024 dengan tingkat kehadiran masing-masing anggota sebagaimana diuraikan pada tabel berikut ini.
Direksi Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran (%)
Hajime Kawamura 12 100%
Anita Kumala Siswady 12 100%
Agus Susanto Darmadhi 12 100%
Budi Arifianto Wibisana 12 100%
Taiki Onoue 12 100%
Markus Hotma Febrianto Panjaitan 12 100%
Antonius Trisnadi Bayu Putra 12 100%
Sepanjang tahun 2023, Direksi Perseroan telah melakukan rapat sebanyak 12 (dua belas) kali dengan tingkat kehadiran
masing-masing anggota sebagaimana diuraikan pada tabel berikut ini.
Direksi Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran (%)
Hajime Kawamura 12 100%
Anita Kumala Siswady 12 100%
Agus Susanto Darmadhi 11 91.6%
Budi Arifianto Wibisana 12 100%
Taiki Onoue 12 100%
Markus Hotma Febrianto Panjaitan 12 100%
Antonius Trisnadi Bayu Putra 12 100%
72
Page 95
Program Pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi Direksi:
Perseroan senantiasa mendorong seluruh anggota Direksi untuk terus meningkatkan kompetensi, kapabilitas, serta
wawasannya agar dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan optimal sesuai dengan dinamika perkembangan usaha.
Kendati Perseroan tidak memiliki kebijakan khusus yang mengatur mengenai pelatihan, Perseroan memberikan kesempatan
yang seluasluasnya kepada seluruh anggota Direksi untuk mengembangkan kompetensinya. Berikut adalah daftar pelatihan
yang diikuti oleh anggota Direksi selama tahun 2024 sebagai berikut:
Nama Tanggal Pelatihan Nama Pelatihan Penyelenggara
Hajime Kawamura 29 Februari 2024 Strategi Mencegah Serangan Cyber OJK
Anita Kumala Siswady 7 Maret 2024 Artificial Intelligence Changes the OJK
Face of Financial Sector
Agus Susanto Darmadhi 27 Juni 2024 Peran Innovative Credit Scoring OJK
Dalam Meningkatkan Akses
Pendanaan
Budi Arifianto Wibisana 7 Maret 2024 Artificial Intelligence Changes the OJK
Face of Financial Sector
Taiki Onoue 28 Maret 2024 Peran Toksonomi untuk keuangan OJK
berlanjutan Indonesia dalam
mendorong transisi energi menuju
Net Zero Emmision Indonesia
Antonius Trisnadi Bayu Putra 7 Maret 2024 Artificial Intelligence Changes the OJK
Face of Financial Sector
Markus Hotma Febrianto Panjaitan 28 Maret 2024 Peran Toksonomi untuk keuangan OJK
berlanjutan Indonesia dalam
mendorong transisi energi menuju
Net Zero Emmision
Tugas dan tanggung jawab Direksi antara lain:
1. Direksi berwenang dan bertanggungjawab penuh dalam melaksanakan tugasnya untuk kepentingan Perseroan dalam
mencapai maksud dan tujuan Perseroan dan setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung
jawab menjalankan tugasnya dengan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Direksi wajib
mengelola Perseroan sesuai dengan kewenangan dan tanggungjawabnya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar
Perseroan.
2. Setiap anggota Direksi bertanggungjawab penuh secara pribadi atas kerugian Perseroan apabila yang bersangkutan
bersalah atau lalai dalam menjalankan tugasnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 97 ayat (3) UU No. 40 Tahun 2007
tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”).
3. Direksi wajib melaksanakan prinsip-prinsip GCG dalam setiap kegiatan usaha Perseroan pada seluruh tingkatan atau
jenjang organisasi.
4. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari satuan kerja audit internal Perseroan, auditor
eksternal maupun hasil pengawasan dari pihak lain.
5. Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham melalui RUPS.
6. Direksi wajib menyediakan data dan informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu kepada Dewan Komisaris.
7. Direksi bertanggungjawab atas setiap informasi yang menyangkut Perseroan yang disampaikan kepada publik oleh
Perseroan.
8. Direksi wajib memberitahukan setiap pemegang saham mengenai tanggal, jumlah dan nilai setiap saham baru yang
akan dikeluarkan.
9. Direksi wajib mengadakan dan menyimpan daftar pemegang saham dan daftar khusus
10. Direksi wajib meminta persetujuan RUPS dalam perbuatan hukum untuk:
a. Penunjukkan dan penentuan upah untuk akuntan publik independen sebagai auditor eksternal
b. Pemilihan, pemberhentian dan pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris dan keputusan mengenai
upah mereka;
c. Pengesahan laporan keuangan untuk setiap tahun fiskal
d. Pengesahan rencana kerja jangka panjang
e. Setiap kegiatan yang dapat melanggar milik HINO MOTORS Ltd;
f. Penyerahan atau pengalihan sebagian atau seluruh kegiatan usaha Perseroan kecuali untuk operasi administratif
Perseroan yang disediakan oleh Pihak Ketiga;
g. Pendirian, pembubaran, pengambilalihan atau pengalihan anak perusahaan
h. Hal-hal lain yang diputuskan sebagai hal yang penting dan memiliki dampak material terhadap keuangan dan
operasi Perseroan oleh Rapat Direksi.
i. Keputusan lain yang membutuhkan persetujuan dari RUPS berdasarkan hukum yang berlaku
73
Page 96
Kewenangan Direksi sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan adalah sebagai berikut:
Direksi berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama mewakili Perseroan didalam maupun diluar pengadilan
tentang segala hal dan dalam segala kejadian, mengikat Perseroan dengan pihak lain dan pihak lain dengan Perseroan serta
menjalankan segala tindakan, baik yang mengenai kepengurusan maupun kepemilikan, akan tetapi dengan pembatasan
bahwa tindakan sebagaimana disebutkan dalam Pasal 11 ayat (9) Anggaran Dasar Perseroan, atas tindakan dibawah ini
memerlukan persetujuan dari RUPS sebagai berikut:
a. Penunjukan dan penentuan upah untuk akuntan publik independen sebagai auditor eksternal;
b. Pemilihan, pemberhentian dan pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris dan keputusan mengenai upah
mereka;
c. Pengesahan laporan keuangan untuk setiap tahun fiskal;
d. Pengesahan rencana kerja jangka panjang;
e. Setiap kegiatan yang dapat melanggar hak atas kekayaan intelektual milik Hino Motors, Ltd
f. Penyerahan atau pengalihan sebagian atau seluruh kegiatan usaha Perseroan kecuali untuk operasi administratif
Perseroan yang disediakan oleh pihak Ketiga.
g. Pendirian, pembubaran, pengambilalihan atau pengalihan anak perusahaan.
h. Hal-hal lain yang diputuskan sebagai hal yang penting dan memiliki dampak material terhadap keuangan dan operasi
Perseroan oleh Rapat Direksi; dan
i. Keputusan lain yang membutuhkan persetujuan dari RUPS berdasarkan hukum yang berlaku.
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Direksi Perseroan telah menunjuk dan mengangkat Anastasia Saraswati sebagai Sekretaris Perusahaan Perseroan
berdasarkan Surat Direksi Perseroan No.556/HRD/XII/2021 tanggal 20 Desember 2021. Penunjukan Sekretaris Perusahaan
tersebut telah memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris
Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
Berikut ini adalah riwayat singkat Sekretaris Perusahaan Perseroan:
Anastasia Saraswati
Warga Negara Indonesia, 35 tahun
Memperoleh gelar Magister di bidang Kenotariatan dari Universitas Jayabaya, Jakarta pada tahun 2014 dan gelar Sarjana di
bidang Hukum dari Universitas Tarumanegara, Jakarta pada tahun 2011. Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2018
sebagai Operation Legal Manager. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Legal Manager di PT Digital Solutions Indonesia
(2016 – 2017), Corporate Legal Assistant Manager di PT Bussan Auto Finance (2015 – 2016) dan Asset Legal Section Head di
PT Alfa Goldland Realty (Alam Sutera) (2012 – 2015).
Sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam Peraturan OJK No. 35/2014, tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan
antara lain adalah:
a. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal.
b. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan di bidang Pasar Modal.
c. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
1. Keterbukaan informasi kepada Masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Perseroan.
2. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu.
3. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham.
4. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
5. Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris
d. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham Perseroan, Otoritas Jasa Keuangan dan pemangku
kepentingan lainnya.
Program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut:
Keterangan Tanggal Pelatihan Jenis Pelatihan Penyelenggara
Seminar " Understanding The 6 Februari 2024 Seminar ICSA
Intersection of ESG and Cyber
Security " w/ Hukum Online
The 2nd Good Corporate Governance 20-21 Februari 2024 Seminar ICSA & Olahkarsa
International Conference on ESG W/
Olah Karsa
Webinar Non - Regulatory ESG 26 Juni 2024 Seminar ICSA
"Understanding the Climate Change
74
Page 97
Keterangan Tanggal Pelatihan Jenis Pelatihan Penyelenggara
Challenge & Mitigation Plan in
Sustainability Era"
Webinar Integrated Corporate 16 Juli 2024 Seminar ICSA
Communication Strategy
Webinar Regulatory Pendalaman 15 Agustus 2024 Seminar ICSA
POJK tentang transaksi Afiliasi &
Transaksi Benturan Kepentingan
serta POJK tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan
Usaha Utama
"How to Prevent Money Laundering 5 September 2024 Seminar OJK
and Terrorism Financing"
Webinar "Strategic Finance for 24 September 2024 Seminar ICSA
Sustainability: The Role of Corporate
Secretary as BOD Business Partner to
Boost Sustainability Awareness"
Workshop "Kriminalisasi Profesi, 2 Oktober 2024 Seminar ICSA
Apakah bisa?"
Diskusi ICSA x Hukumonline 25 Oktober 2024 Seminar ICSA & Hukumonline
"Melindungi Reputasi, Menjaga
Integritas: Strategi Anti Pencucian
Uang Terkini"
Workshop "CG Officer Investor 30 Oktober 2024 Seminar ICSA
Relations Batch 4"
Workshop “Standar Profesi 13-14 November Seminar ICSA
Corporate Secretary Pendidikan 2024
Dasar 1 Batch 3”
Sekretaris Perusahaan Perseroan dapat dihubungi melalui informasi di bawah ini:
Sekretaris Perusahaan PT Hino Finance Indonesia
Indomobil Tower Lantai 17
Jl. MT. Haryono Kav.11
Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara
Jakarta Timur 13330
Telepon: (021) 29827960
Faksimili: (021) 29827960
E-mail: corporate.secretary@hinofinance.co.id
KOMITE-KOMITE YANG DIMILIKI PERSEROAN
Mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 29/POJK.05/2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan, dalam
menjalankan kegiatan usahanya Perseroan memiliki komite-komite yang terdiri dari:
1. Komite Audit
Berdasarkan Circular Resolution of the Board of Commissioners PT Hino Finance Indonesia No.064/LGLHFI/VI/2024 tanggal
16 Juli 2024. Susunan Komite Audit Perseroan yaitu sebagai berikut:
Ketua : S. Ismail Tjitrabudi
Anggota : Karel Tjahjadi
Anggota : Jenny Widjaja
Pembentukan Komite Audit tersebut dilakukan sesuai dengan peraturan OJK No.30/2014 juncto Peraturan OJK No.29/2020
juncto Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (“Peraturan OJK No.55/2015”), PERSEROAN telah memiliki Piagam Komite Audit
tetanggal 20 Mei 2021 yang telah memuat hal-hal sebagaimana diatur dalam pasal 12 ayat 2 Peraturan OJK No.55/2015.
75
Page 98
Berikut adalah riwayat singkat mengenai anggota Komite Audit:
S. Ismail Tjitrabudi, Ketua Komite Audit
Riwayat singkat mengenai S. Ismail Tjitrabudi telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan Pengawasan
Perseroan
Karel Tjahjadi, Anggota Komite Audit
Warga Negara Indonesia, 58 tahun
Memperoleh gelar Magister di bidang Manajemen dari Universitas Tarumanegara pada tahun 2003 dan gelar Sarjana di
bidang Ekonomi dari Universitas Tarumanegara tahun 1988. Bergabung dengan Perseroan sejak Oktober 2020 sebagai
anggota Komite Audit dan Komite Pemantauan Risiko. Sebelumya pernah menjabat berbagai posisi di MUFG Bank Ltd.,
Indonesia sebagai Senior Vice President/Director, Internal Audit Head (2016 – 2020), Vice President of Finance and General
Administration Department (2007 – 2016), Vice President of Human Resource Department (2006 – 2007) dan Personnel
Department Head (2002 – 2006) dan di PT Bank Mayora sebagai Internal Audit Division Head (2000 – 2002). Selain itu, beliau
memiliki 32 tahun pengalaman pada perbankan dengan 18 tahun pengalaman pada Internal Audit, Kepatuhan dan
Pengelolaan Risiko.
Jenny Widjaja, Anggota Komite Audit
Warga Negara Indonesia, 60 tahun
Memperoleh gelar Sarjana di bidang Accounting dari University of Newcastle, Australia tahun 1989. Bergabung dengan
Perseroan sejak Juli 2024 sebagai anggota Komite Audit. Sebelumya pernah menjabat di Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia sebagai Kepala Divisi Financial Institution & Treasury (2021-2022), menjabat berbagai posisi di Global Markets, PT
Bank Permata Tbk,, Indonesia sebagai Global Markets Advisor (2020 - 2021), Global Markets Head (2015 – 2020), Asset &
Liability Management and Business Planning Head (2005 – 2015), dan di PT DBS Indonesia sebagai Market Risk di tahun 2005,
dan Treasury Head (2004 – 2005).
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Komite Audit telah mengadakan 10 (sepuluh) rapat sepanjang tahun 2024.
Sebanyak 5 (lima) rapat diadakan pada periode Januari hingga Juni 2024, dan 5 (lima) rapat lainnya berlangsung pada periode
Juli hingga Desember 2024. Tingkat kehadiran seluruh anggota Komite Audit dalam rapat-rapat tersebut adalah sebagai
berikut:
Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran (%)
Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman* 5 100%
S. Ismail Tjitrabudi 10 100%
Karel Tjahjadi 10 100%
Jenny Wijaya* 5 100%
*) Per tanggal 16 Juli 2024, Bapak Stephanus Franciscus Sutjipto Budiman resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua Komite Audit.
Posisi Ketua Komite Audit digantikan oleh Bapak S. Ismail Tjitrabudi, dengan Ibu Jenny Wijaya turut bergabung sebagai anggota Komite
Audit.
Sepanjang tahun 2023, Komite Audit telah melakukan rapat sebanyak 13 (tiga belas) kali dengan frekuensi kehadiran seluruh
anggota Komite Audit sebagai berikut:
Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran (%)
Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman 13 100%
S. Ismail Tjitrabudi 13 100%
Karel Tjahjadi 13 100%
Komite Audit telah melaksanan tugas sebagai berikut:
- Melaksanakan rapat Komite Audit dengan internal audit untuk mengawasi pelaksanaan monitoring pengendalian
internal
- Mengikuti rapat bersama manajemen dan Kantor Akuntan Publik dalam rangka Audit Laporan Keuangan tahun
2021 dan juga Audit Laporan Keuangan per 31 Desember 2021.
- Menilai dan memberikan rekomendasi atas penunjukan Kantor Akuntan Publik
- Menelaah laporan keuangan secara rutin dan berdiskusi bila diperlukan dengan bagian akuntansi.
- Mengadakan diskusi dengan department terkait untuk menyakinkan berjalannya pengendalian internal
76
Page 99
2. Komite Nominasi dan Remunerasi
Berdasarkan Circular Resolution of The Board of Commissioners PT Hino Finance Indonesia No. 017 LGLHFI/II/2024 Tentang
Susunan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 1 Februari 2024, dengan susunan sebagai berikut:
Ketua : Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman
Anggota : Jusak Kertowidjojo
Anggota : Kazuki Sato
Anggota : Takayuki Tsuchida
Anggota : Fafan Afandi Rachman
Pembentukan Komite Nominasi dan Komite Remunerasi tersebut telah memenuhi ketentuan dalam Peraturan OJK No.
34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten Atau Perusahaan Publik.
Berikut adalah riwayat singkat mengenai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi:
Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman, Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi:
Riwayat singkat mengenai Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang
Pengurusan dan Pengawasan Perseroan.
Jusak Kertowidjojo, Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi:
Riwayat singkat mengenai Jusak Kertowidjojo telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan Pengawasan
Perseroan.
Kazuki Sato, Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi:
Riwayat singkat mengenai Kazuki Sato telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan Pengawasan
Perseroan.
Takayuki Tsuchida, Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi:
Riwayat singkat mengenai Takayuki Tsuchida telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan Pengawasan
Perseroan.
Fafan Afandi Rachman, Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Warga Negara Indonesia, 48 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana di bidang Teknik Elektro dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta tahun 1999. Bergabung dengan
Perseroan sejak tahun 2022. Sebelumya pernah menjabat berbagai posisi di PT Jtrust Olympindo sebagai HRGA Director, Risk
Management & Credit (2022) dan sebagai Bit ranch Management & Improvement Division Head (2020 – 2022), di PT Oto
Multiartha sebagai Marketng & Sales Division Head (2019 – 2020), New Business Research & Development Unit (2016 –
2019), Deputy Asset Manajemen Division Head (2011 – 2016), HR Division Head (2009 – 2011), HR Policy & System
Development Dept. Head (2008 – 2009), Deputy SAG Learrning Centre Head (2007 – 2008), Academic Head SAG Learning
Centre (2006 – 2007), Instructor (2004 – 2006), di PT Astragraphia IT sebagai system engineer (2001 – 2004) dan sebagai
technical support (2000 – 2001).
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Komite Nominasi dan Remunerasi telah melakukan rapat sebanyak 3 (tiga) kali di
tahun 2024 dengan frekuensi kehadiran seluruh anggota Komite Nominasi dan Remunerasi sebagai berikut:
Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran
Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman 3 100%
Jusak Kertowidjojo 3 100%
Kazuki Sato 3 100%
Takayuki Tsuchida 3 100%
Fafan Afandi Rachman 3 100%
Sepanjang tahun 2023, Komite Nominasi dan Remunerasi telah melakukan rapat sebanyak 3 (tiga) kali dengan frekuensi
kehadiran seluruh anggota Komite Nominasi dan Remunerasi sebagai berikut:
Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran
Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman 3 100%
Jusak Kertowidjojo 3 100%
Shinichi Sato 3 100%
Masataka Takanishi 3 100%
Masato Uchida 3 100%
77
Page 100
Komite Nominasi dan Remunerasi telah melaksanan tugas sebagai berikut:
- Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
- Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai komposisi jabatan Dewan Komisaris dan Direksi.
- Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris.
- Merumuskan besaran remunerasi dan jenis tunjangan yang akan diberikan kepada masing-masing anggota Dewan
Komisaris dan Direksi dengan mempertimbangkan kinerja Perseroan secara keseluruhan, serta kontribusi dan kinerja
masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
3. Komite Pemantau Risiko
Berdasarkan Circular Resolution of The Board of Commissioners PT Hino Finance Indonesia No. 017 LGLHFI/II/2024 Tentang
Susunan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 1 Februari 2024.
Ketua : Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman
Anggota : S Ismail Tjitrabudi
Anggota : Karel Tjahjadi
Anggota : Jusak Kertowidjojo
Anggota : Masato Uchida
Pembentukan Komite Pemantau Risiko tersebut di atas telah dilakukan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
yaitu POJK No. 30/POJK.05/2014 tanggal 19 November 2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik Bagi Perusahaan
Pembiayaan juncto POJK No. 29/POJK.05/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Perubahan atas POJK No. 30/POJK.05/2014
tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan.
Berikut adalah riwayat singkat mengenai anggota Komite Pemantau Risiko:
Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman, Ketua Komite Pemantau Risiko:
Riwayat singkat mengenai Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang
Pengurusan dan Pengawasan Perseroan.
S Ismail Tjitrabudi, Anggota Komite Pemantau Risiko:
Riwayat singkat mengenai S Ismail Tjitrabudi telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan Pengawasan
Perseroan.
Karel Tjahjadi, Anggota Komite Pemantau Risiko:
Riwayat singkat mengenai Karel Tjahjadi telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan Pengawasan
Perseroan.
Jusak Kertowidjojo, Anggota Komite Pemantau Risiko:
Riwayat singkat mengenai Jusak Kertowidjojo telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan Pengawasan
Perseroan.
Masato Uchida, Anggota Komite Pemantau Risiko:
Riwayat singkat mengenai Masato Uchida telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan Pengawasan
Perseroan.
Sampai dengan Prospektus ini diteribitkan, Komite Pemantau Risiko telah melakukan rapat sebanyak 2 (satu) kali di tahun
2024 dengan frekuensi kehadiran seluruh anggota Komite Pemantau Risiko sebagai berikut:
Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran (%)
Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman 2 100%
S Ismail Tjitrabudi 2 100%
Karel Tjahjadi 2 100%
Jusak Kertowidjojo 2 100%
Masato Uchida 2 100%
Sepanjang tahun 2023, Komite Pemantau Risiko telah melakukan rapat sebanyak 2 (dua) kali dengan frekuensi kehadiran
seluruh anggota Komite Pemantau Risiko sebagai berikut:
Frekuensi Rapat Tingkat Kehadiran (%)
Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman 2 100%
S Ismail Tjitrabudi 2 100%
Karel Tjahjadi 2 100%
Jusak Kertowidjojo 2 100%
Masato Uchida 2 100%
78
Page 101
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko sebagai berikut:
- Melakukan evaluasi kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan Perusahaan
yang dibahas dalam rapat Komite Pemantau Risiko.
- Melakukan pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan satuan kerja yang
membidangi manajemen risiko.
- Melakukan evaluasi dan analisa atas laporan profil risiko Perusahaan secara berkala dan memberikan saran
dan/atau rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk perbaikan dan penyempurnaan yang diperlukan.
- Melakukan pemantauan dan evaluasi atas kecukupan proses manajemen risiko Perusahaan serta memberikan
saran dan/atau rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas penerapan
manajemen risiko Perusahaan.
4. Komite Manajemen Risiko
Perseroan telah memiliki Komite Manajemen Risiko sebagaimana dipersyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sesuai
dengan POJK No.29/POJK.05/2020 dan POJK No. 44/POJK.05/2020. Adapun susunan terakhir Komite Manajemen Risiko
Perseroan sesuai dengan Piagam Komite Manajemen Risiko Perseroan adalah sebagai berikut:
Ketua : Budi Arifianto Wibisana
Wakil Ketua : Hajime Kawamura
Anggota : Anita Kumala Siswady
Anggota : Taiki Onoue
Budi Arifianto Wibisana, Ketua Komite Manajemen Risiko:
Riwayat singkat mengenai Budi Arifianto Wibisana telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan
Pengawasan Perseroan.
Hajime Kawamura, Wakil Ketua Komite Manajemen Risiko:
Riwayat singkat mengenai Hajime Kawamura telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan Pengawasan
Perseroan.
Anita Kumala Siswady, Anggota Komite Manajemen Risiko:
Riwayat singkat mengenai Anita Kumala Siswady telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan
Pengawasan Perseroan.
Taiki Onoue, Anggota Komite Manajemen Risiko:
Riwayat singkat mengenai Taiki Onoue telah diungkapkan pada Bab VIII poin 5 tentang Pengurusan dan Pengawasan
Perseroan.
Sampai dengan Prospektus ini diteribitkan, Komite Manajemen Risiko telah melakukan rapat sebanyak 8 (delapan) kali
sepanjang tahun 2024, yang dihadiri oleh seluruh anggota Komite Manajemen Risiko. Sepanjang tahun 2023, Komite
Manajemen Risiko telah melakukan rapat sebanyak tujuh (7) kali yang dihadiri oleh seluruh anggota Komite Manajemen
Risiko.
Adapun tugas dan tanggung jawab Komite Manajemen Risiko sebagai berikut:
- Menyusun kebijakan, strategi, dan pedoman penerapan Manajemen Risiko, termasuk tingkat Risiko yang diambil (risk
appetite) dan toleransi Risiko (risk tolerance), kerangka Manajemen Risiko serta rencana kontijensi untuk
mengantisipasi terjadinya kondisi tidak normal.
- Melakukan perbaikan atau penyesuaian pelaksanaan Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan
Manajemen Risiko, antara lain menyempurnakan proses Manajemen Risiko secara berkala maupun bersifat insidentil
sebagai akibat dari suatu perubahan kondisi eksternal dan internal Perusahaan yang memengaruhi kecukupan
pendanaan, profil Risiko Perusahaan, dan tidak efektifnya penerapan Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi.
- Menetapkan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis yang menyimpang dari prosedur normal, seperti penyaluran
pembiayaan yang dilakukan, pengambilan posisi Risiko, atau pengambilan eksposur Risiko yang melampaui limit yang
telah ditetapkan.
- Memberikan rekomendasi atas isu yang membutuhkan evaluasi dan rekomendasi Komite Manajemen Risiko, termasuk
sub komite yang berada di bawah Komite Manajemen Risiko.
- Menjalankan fungsi lain seperti yang diarahkan oleh Presiden Direktur dan/atau Dewan Direksi.
UNIT INTERNAL AUDIT
Perseroan telah memiliki Unit Audit Internal dan piagam audit internal sebagaimana disyaratkan dalam ketentuan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No.56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 Tentang Pembentukan Dan Pedoman Penyusunan
Piagam Unit Audit Internal, Piagam Audit Internal telah disetujui oleh Dewan Komisaris Perseroan yang berlaku efektif sejak
79
Page 102
14 Desember 2021 , Perseroan juga telah menunjuk dan mengangkat Argo Dumas Sayuto selaku Kepala Unit Internal Audit
berdasarkan Surat Direksi No.554/HRD/XII/2021 tanggal 16 Desember 2021.
Adapun riwayat hidup Anggota Internal Audit adalah sebagai berikut:
Argo Dumas Sayuto – Kepala Audit Internal
Warga Negara Indonesia, 45 tahun.
Diangkat sebagai Kepalai Unit Internal Audit sejak 16 Desember 2021 sampai dengan saat ini. Memperoleh gelar Sarjana di
bidang Akuntansi dari Universitas Merdeka Malang pada tahun 2001 dan memiliki Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA)
Sebelumya menjabat berbagai posisi di PT U Finance Indonesia sebagai Kepala Divisi Audit Internal & Anti-Fraud Unit, di PT
Wahana Otomitra Multiarta sebagai Kepala Audit Internal,di PT Balina Agung Perkasa sebagai Internal Audit dan di PT Sierad
Pangan sebagai Audit Internal dan Akunting Supervisor.
Maulana Hasanuddin
Warga Negara Indonesia, 36 tahun.
Menjabat sejak tahun 2023 sampai dengan saat ini. Memperoleh gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu
Ekonomi Y.A.I pada tahun 2011. Sebelumya menjabat berbagai posisi di PT Clipan Finance Indonesia, Tbk sebagai Senior Staff
Audit (2021– 2023), di PT U Finance Indonesia sebagai Corporate Audit Supervisor (2014 – 2021), di PT Suzuki Finance
Indonesia sebagai Field Auditor at Head Office (2012 – 2014) dan di Kantor Akuntan Publik Hertanto, Sidik & Rekan sebagai
External Audit (2011 – 2012).
Muhammad Feisal Fardan
Warga Negara Indonesia, 26 tahun.
Menjabat sejak 2023 sampai dengan saat ini. Memperoleh gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari UIN Syarif Hidayatullah
Jakarta di tahun 2019. Sebelumya menjabat di PT Mandiri Utama Finance sebagai Regular Audit Staff (2020 – 2023).
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Kebijakan Sistem Pengendalian Internal (Internal Control System) merupakan suatu proses yang integral dari tindakan dan
kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh karyawan, untuk memberikan keyakinan yang
memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan,
pengamanan aset perusahaan dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sistem Pengendalian
Internal (Internal Control System) terdiri atas unsur:
1) Lingkungan Pengendalian (Control Environment)
2) Penilaian Risiko (Risk Assessment)
3) Kegiatan Pengendalian (Control Activities)
4) Informasi dan Komunikasi (Information and Communication)
5) Pemantauan (Monitoring)
Penerapan unsur Sistem Pengendalian Internal (Internal Control System) dilaksanakan menyatu dan menjadi bagian integral
dari kegiatan Perseroan. Semua pihak di Perseroan bertanggungjawab atas terselenggaranya Sistem Pengendalian Internal
yang andal dan efektif. Satuan Pengawasan Intern (“SPI”) sesuai dengan Piagam Audit Internal memiliki tanggung jawab
untuk meyakinkan seluruh proses pengendalian pada Perusahaan berjalan secara efektif. SPI juga bertanggung jawab untuk
melaporkan kepada Direksi serta Komite Audit atas kecukupan dan efektivitas Sistem Pengendalian Internal.
Dalam melaksanakan wewenang, tugas dan tanggung jawabnya SPI berpedoman pada Piagam Audit Internal (Internal Audit
Charter) yang ditetapkan melalui Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan Nomor GP AUD 002 tentang
Piagam Audit Internal, yang telah sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam POJK Nomor 56/POJK.04/ 2015
tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
Tugas dan tanggung jawab Divisi SPI sesuai Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) meliputi:
a. Menyusun rencana audit internal tahunan sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan disetujui oleh Presiden Direktur;
b. Melaksanakan audit sesuai dengan rencana audit internal;
c. Memberikan saran perbaikan berdasarkan analisa dan bukti-bukti objektif atas temuan yang ada;
d. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber
daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya;
e. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Komite Audit;
f. Memantau dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
g. Bekerja sama dengan Komite Audit;
h. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan oleh Manajemen dan memberitahukan kepada Manajemen dan
Dewan Komisaris melalui Komite audit atas hasilnya;
i. Mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem Manajemen risiko sesuai dengan kebijakan perusahaan;
j. Menyusun Piagam Audit Internal;
k. Melakukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Presiden Direktur.
80
Page 103
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
Perseroan melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan berlandaskan pada komitmen untuk menciptakan
keseimbangan antara elemen people, profit, and planet (3P). Program tanggung jawab sosial dan lingkungan disadari oleh
Perseroan sebagai salah satu indikator dalam mencapai keberhasilan usaha yang dijalankan disamping pencapaian target-
target finansial. Dukungan Masyarakat terhadap Perseroan turut menjadi faktor penentu dalam melihat keberhasilan usaha
yang dijalankan.
Sebagai sebuah organisasi bisnis yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan, Perseroan memandang program tanggung
jawab sosial dan lingkungan sebagai komponen penting guna menciptakan interaksi harmonis antara industri dengan
lingkungan di mana Perseroan berada. Perseroan berupaya memadukan keseluruhan dimensi melalui program-program
yang dirancang secara komprehensif dengan target sasaran program yang tepat.
Adapun kegiatan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Jenis Kegiatan Keterangan Kegiatan
Renovasi Sekolah Renovasi gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) Jauharotun.
Pelatihan Bahasa Inggris Kegiatan pelatihan Bahasa Inggris secara online atau e-learning dengan tutor dari Amerika
Serikat (Teachcast with Oxford) yang berkerjasama dengan PT Indomobil Edukasi Utama.
Pelatihan Bahasa Inggris diberikan kepada mahasiswa di Akademi Keperawatan (Akper) RS
PGI Cikini.
Penananam Pohon Kegiatan pelestarian alam dengan penanaman pohon di Tanjung Benoa, Bali yang
bekerjasama dengan Yayasan Lindungi Hutan.
Beasiswa Sekolah Program Beasiswa bagi 72 Siswa Berprestasi di SMA 115 Jakarta.
Selain daripada itu, edukasi kepada Masyarakat dilakukan melalui literasi keuangan yang dilakukan sepanjang tahun 2024.
Perseroan telah melakukan kegiatan literasi keuangan sebagai bentuk perwujudan komitmen dalam program keuangan
keberlanjutan dengan rincian sebagai berikut:
Jenis Kegiatan Keterangan Kegiatan Lokasi
Edukasi Keuangan Pengenalan mengenai lembaga keuangan, khususnya lembaga SMAN 115 Jakarta
pembiayaan serta pengelolaan keuangan kepada pelajar untuk
memberikan pemahaman atas manfaat dan risiko dari layanan jasa
keuangan sehingga para pelajar dapat memilih dan menggunakan
produk keuangan yang aman untuk digunakan.
Edukasi Keuangan Pengenalan mengenai lembaga keuangan, khususnya lembaga Rusun Muara Indah
pembiayaan serta pengelolaan keuangan kepada mahasiswa untuk Penjaringan
memberikan pemahaman atas manfaat dan risiko dari layanan jasa
keuangan serta pemahaman mengenai penanganan pengaduan
konsumen.
Edukasi Keuangan Pengenalan mengenai lembaga keuangan, khususnya lembaga SD Perguruan Rakyat 2
pembiayaan serta pengelolaan keuangan kepada mahasiswa untuk
memberikan pemahaman atas manfaat dan risiko dari layanan jasa
keuangan serta pemahaman mengenai penanganan pengaduan
konsumen.
81
Page 104
7. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN
Diagram di bawah ini menunjukkan struktur organisasi Perseroan sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:
8. SUMBER DAYA MANUSIA
Pelatihan Sumber Daya Manusia
Pelatihan sumber daya manusia merupakan salah satu aspek penting dalam organisasi. Tujuan dari pelatihan adalah untuk
meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan, sikap, keterampilan tertentu bagi individu/pegawai dalam melakukan
pekerjaan dengan efektif dan efesien. Dalam pelaksanaannya pelatihan dilakukan oleh pihak internal dan eksternal
Perseroan. Berikut adalah contoh beberapa program pelatihan yang dilaksanakan oleh Perseroan:
1. Sertifikasi yang diwajibkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, dan dijalankan dengan koordinasi dengan SPPI (Sertifikasi
Penagihan, Sertifikasi Managerial-Sertifikasi Kepala kantor cabang, Sertifikasi Managerial-Sertifikasi Pejabat Satu Level
Dibawah Direksi, Sertifikasi Manajemen Risiko)
2. Anti Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
3. Anti-Fraud
4. Perlindungan Konsumen
5. Anti Bribery & Competition Law
6. Credit Analyst Training
7. Litigation for Account Receivable Management
8. IT&Data Security Awareness
9. Sustainability Marketing and Communication
10. Certified Fraud Examiners
11. Fundamentals of Risk-based Auditing
12. Brevet AB
13. Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA)
14. Digital Marketing
15. Personal Branding
16. Effective Handling Complaint & Problem Solving
17. Defense & Safety Driving
18. English Course
19. Power Point
82
Page 105
Kesejahteraan Karyawan
Selain menerima gaji yang telah memenuhi standar upah minimum regional dan kesempatan mengikuti pendidikan dan
pelatihan seperti yang tersebut di atas, Perseroan juga menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kesejahteraan
karyawan, antara lain:
a. Perseroan memberikan tunjangan hari raya sesuai dengan peraturan yang berlaku
b. Penghargaan akhir tahun diberikan berdasarkan prestasi karyawan yang bersangkutan, serta hasil usaha Perseroan
c. Program BPJS Ketenagakerjaan, dahulu Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), yang mencakup:
- Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
- Jaminan Hari Tua (JHT)
- Tunjangan Kematian
- Jaminan Kehilangan Pekerjaan
d. Asuransi kecelakaan
e. Asuransi Jiwa
f. Tunjangan pengobatan dan rumah sakit
g. Bantuan biaya melahirkan bagi karyawan untuk anak ke-1 sampai dengan anak ke-3
h. Jaminan Pensiun
i. Bantuan suka dan duka
- Apabila pegawai menikah (besarnya disesuaikan dengan jabatannya)
- Perseroan memberikan bantuan uang duka sehubungan dengan kematian keluarga terdekat (istri/suami, anak,
Ayah/Ibu) yang besarnya disesuaikan dengan jabatannya
j. Fasilitas Ibadah
k. Fasilitas Ruangan untuk Ibu Menyusui
Tenaga Kerja Asing
Saat ini Perseroan memiliki 2 (dua) orang tenaga kerja asing berkedudukan di Indonesia dalam jabatannya selaku Direksi
Perseroan. Berikut ini adalah penjelasan mengenai tenaga kerja asing tersebut:
Warga Masa
No. Nama Jabatan No.Surat Ijin
Negara Berlaku
1 Hajime Kawamura Presiden Jepang Ijin Tinggal Terbatas Elektronik 19 April 2024
Direktur Nomor 2C21JD1042-A - 20 Mei 2025
Keputusan Direktur Jenderal
Pembinaan Penempatan Tenaga
Kerja Dan Perluasan Kesempatan
Kerja Nomor B.3/035750/
PK.04.01/III/2024 tanggal 25
Maret 2024 Tentang Pengesahan
Rencana Penggunaan Tenaga
Kerja Asing Perpanjangan Pada
PT Hino Finance Indonesia
2 Taiki Onoue Direktur Jepang Ijin Tinggal Terbatas Elektronik 29 Januari
No. 2C21JD0133-A 2025 – 29
Januari 2026
Keputusan Direktur Jenderal
Pembinaan Penempatan Tenaga
Kerja dan Perluasan Kesempatan
Kerja Nomor
B.3/179536/PK.04.01/X!I/2024
tanggal 18 Desember 2024
Tentang Pengesahan Rencana
Penggunaan Tenaga Kerja Asing
Komposisi Karyawan
Per tanggal 30 September 2024, Perseroan memiliki karyawan sejumlah 309 orang, dengan komposisi sebanyak 290
karyawan tetap dan 19 karyawan tidak tetap.
Berikut rincian mengenai perkembangan jumlah karyawan Perseroan hingga tanggal 30 September 2024:
83
Page 106
Tabel Komposisi Karyawan Perseroan Menurut Status Karyawan
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Tetap 290 281 251
Tidak Tetap 19 25 40
Total 309 306 291
Tabel Komposisi Karyawan Perseroan Berdasarkan Organisasi
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Compliance 4 4 3
Corporate & HR 8 7 6
Credit & Account Management 120 119 119
Finance & Accounting, Corporate
Planning 24 27 27
Information Communication 19 19 18
Technology
Internal Audit 3 4 2
Anti Fraud 1 0 0
Marketing & Sales 130 126 116
Total 309 306 291
Tabel Komposisi Karyawan Perseroan Menurut Jabatan
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Executive Officer 1 1 0
Manajer (Manajer ke atas) 24 24 26
Asst. manajer 35 35 32
Supervisor 76 70 68
Staf 173 176 165
Total 309 306 291
Tabel Komposisi Perseroan Menurut Jenjang Pendidikan
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Sarjana (S1, S2, S3) 295 293 278
Akademi (D1, D2, D3) 14 13 13
Total 309 306 291
Tabel Komposisi Perseroan Menurut Jenjang Usia
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
>=50 yrs 3 3 2
40-49 yrs 52 38 27
30-39 yrs 193 199 188
20-29 yrs 61 66 74
< 20 yrs 0 0 0
Total 309 306 291
Tabel Komposisi Perseroan Menurut Lokasi
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
DKI Jakarta 157 155 151
84
Page 107
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Banten 31 31 27
Jawa Barat 9 10 10
Jawa Timur 23 22 21
Jawa Tengah 13 11 14
Lampung 16 16 17
Sumatra Utara 12 12 11
Riau 12 13 12
Sumatera Selatan 14 14 13
Jambi 8 8 7
Sulawesi Selatan 11 14 8
Sulawesi Tenggara 3 - -
Total 309 306 291
Serikat Pekerja
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat serikat pekerja yang dibentuk oleh karyawan Perseroan.
Pegawai Berkeahlian Khusus
Perseroan tidak memiliki pegawai yang memiliki keahlian khusus di bidangnya yang dengan ketidakberadaannya, tidak akan
menggangu kelangsungan kegiatan operasional/usahanya.
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki Perjanjian yang melibatkan karyawan dan manajemen
dalam kepemilikan saham Perseroan termasuk perjanjian yang berkaitan dengan program kepemilikan saham Perseroan
oleh karyawan atau anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
9. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK AFILIASI
Dalam menjalankan kegiatan normal, Perseroan melakukan transaksi dengan Pihak Terafiliasi antara lain sebagai berikut:
Pihak Afiliasi Sifat Dari Hubungan Nomor Perjanjian Tujuan Transaksi Masa Berlaku
PT Multicentral Dimiliki oleh - Addendum 2025 - Sewa ruang - 07 Januari 2025
Aryaguna pemegang saham Perjanjian Sewa Indomobil Tower s/d
tidak langsung yang Menyewa Ruang Lt. 17, Jl. MT. 31 Desember
sama Sewa Indomobil Haryono Kav. 11, 2025
Tower No. Cawang Bidara
027/MCA/I/2025 Cina, Jatinegara,
tanggal 7 Januari Jakarta Timur
2025, dibuat di
bawah tangan
- Addendum No. - Sewa ruang 01 Januari 2025 s/d
029/MCA/I/2025 Wisma Indomobil 31 Desember 2025
tanggal 1 Januari II Lt. 7, Jl. MT.
2025, dibuat di Haryono Kav. 9,
bawah tangan Cawang Bidara
Cina, Jatinegara,
Jakarta Timur
PT CSM Dimiliki oleh 24-1000175 tanggal Sewa kendaraan 12 Mei 2024
CORPORATAMA pemegang saham 28 November 2024 operasional s/d
tidak langsung yang 12 Mei 2027
sama
23-10000174 tanggal 19 Oktober 2023
12 Oktober 2023 s/d
19 Oktober 2026
85
Page 108
Pihak Afiliasi Sifat Dari Hubungan Nomor Perjanjian Tujuan Transaksi Masa Berlaku
24-1000028 tanggal
26 Februari 2024 03 April 2024
s/d
03 April 2027
24-1000038 tanggal
21 Maret 2024 28 Maret 2024
s/d
28 Maret 2027
24-1000076 tanggal
14 Juni 2024 16 September 2024
s/d
16 September 2027
Hino Motors, Ltd. Pemegang saham HN-LG-2301 Penjaminan Utang Berlaku dan mengikat
HN-LG-2303 bagi Perseroan dan
HN-LG-2305 Hino Motors,
Ltd.hingga masing-
Seluruhnya tertanggal masing fasiitas kredit
28 April 2023 telah berakhir/jatuh
tempo berdasarkan
PK MUFG dan PK
SMTB, dan PK BTPN
sebagaimana
diuraikan dalam tabel
Perjanjian-Perjanjian
Penerimaan Fasilitas
Kredit/Pinjaman di
bawah ini
Sumitomo Pemegang saham JEK-LG-23-73 Penjaminan Utang Berlaku dan mengikat
Corporation tidak langsung JEK-LG-23-74 bagi Perseroan dan
JEK-LG-23-72 Sumitomo
Corporation, hingga
Seluruhnya tertanggal masing-masing
28 April 2023 fasiitas kredit telah
berakhir/jatuh tempo
berdasarkan PK
MUFG, PK SMTB, dan
PK BTPN
sebagaimana
diuraikan dalam tabel
Perjanjian-Perjanjian
Penerimaan Fasilitas
Kredit/Pinjaman di
bawah ini
PT Tritunggal Inti Dimiliki oleh Masing-masing Penjaminan Utang Berlaku dan mengikat
Permata pemegang saham berdasarkan Letter of bagi Perseroan dan
tidak langsung yang Guarantee tanggal 28 PT Tritunggal Inti
sama April 2023 dan Letter Permata, hingga
of Guarantee tanggal masing-masing
30 April 2023 fasiitas kredit telah
berakhir/jatuh tempo
berdasarkan PK
MUFG, PK SMTB, dan
PK BTPN
sebagaimana
diuraikan dalam tabel
Perjanjian-Perjanjian
Penerimaan Fasilitas
Kredit/Pinjaman di
bawah ini
86
Page 109
Transaksi dengan Pihak Terafiliasi pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk periode dan
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut adalah sebagai berikut:
A. Liabilitas
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2022
Utang lain-lain
PT Multicentral Aryaguna 42.291.997 24.323.827 16.972.453
PT CSM Corporatama 5.328.000 - -
47.619.997 24.323.827 16.972.453
Persentase terhadap total liabilitas
Utang lain-lain 0,00% 0,00% 0,00%
B. Laba Rugi
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
URAIAN
2024 2023 2023 2022
PENDAPATAN
Pendapatan sewa pembiayaan
PT Seino Indomobil Logistics - - - 4.763.229.367
Persentase terhadap total
pendapatan
Pendapatan sewa pembiayaan - - - 1,19%
BEBAN
Biaya garansi
Hino Motors, Ltd 836.391.879 941.652.827 1.250.636.082 1.226.654.999
Sumitomo Corporation 418.195.940 470.826.413 625.318.041 613.327.499
Total biaya garansi 1.254.587.819 1.412.479.240 1.875.954.123 1.839.982.498
Biaya sewa gedung dan kendaraan
PT Multicentral Aryaguna 3.803.585.815 3.728.282.399 4.971.043.198 4.948.651.120
PT CSM Corporatama 691.124.452 530.580.000 669.175.900 846.027.600
Total biaya sewa 4.494.710.267 4.258.862.399 5.640.219.098 5.794.678.720
Persentase terhadap total beban
Biaya garansi 0,36% 0,50% 0,48% 0,59%
Biaya sewa 1,28% 1,50% 1,45% 1,85%
Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi yang disepakati
bersama.
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki transaksi afiliasi dan/atau transaksi yang mengandung
benturan kepentingan dengan Perseroan.
87
Page 110
10. HUBUNGAN KEPEMILIKAN PERSEROAN DENGAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
Struktur kepemilikan Perseroan
Berikut ini diagram yang menggambarkan hubungan kepemilikan Perseroan dengan pemegang saham Perseroan:
Merujuk pada definisi ‘Pengendali’ sebagaimana dimuat pada Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017
tentang Bentuk dan Isi Prospektus dan Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Utang, maka pada
tanggal prospektus ini diterbitkan, 'Pengendali’ Perseroan adalah: (i) Hino Motors, Ltd.; (ii) PT Indomobil Multi Jasa Tbk; dan
(iii) Summit Global Auto Management B.V., dimana ketiganya mempunyai kemampuan untuk menentukan dengan cara
apapun pengelolaan dan/atau kebijaksanaan Perseroan. Selain Hino Motors, Ltd., PT Indomobil Multi Jasa Tbk dan Summit
Global Auto Management B.V, Perseroan tidak mempunyai informasi mengenai pihak lain yang mempunyai kemampuan
untuk menentukan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijaksanaan
Perseroan.
Hino Motors, Ltd., PT Indomobil Multi Jasa Tbk dan Summit Global Auto Management B.V telah lulus penilaian kemampuan
dan kepatutan dari OJK sebagai pemegang saham pengendali, masing-masing berdasarkan:
a. Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No.KEP-3073/NB.1/2014 tanggal 21 Nopember 2014 Tentang Penetapan Hasil
Penilaian Kemampuan Dan Kepatutan Bagi Pemegang Saham Pengendali PT Hino Finance Indonesia Atas Nama Hino
Motors, Ltd.
b. Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No.KEP-2336/NB.1/2014 tanggal 15 September 2014 Tentang Penetapan Hasil
Penilaian Kemampuan Dan Kepatutan Bagi Pemegang Saham Pengendali PT Hino Finance Indonesia Atas Nama PT
Indomobil Multi Jasa Tbk.
c. Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No.KEP-2337/NB.1/2014 tanggal 15 September 2014 Tentang Penetapan Hasil
Penilaian Kemampuan Dan Kepatutan Bagi Pemegang Saham Pengendali PT Hino Finance Indonesia Atas Nama Summit
Global Auto Management B.V.
Dengan demikian, ketiga pemegang saham pengendali Perseroan tersebut di atas telah melakukan pemenuhan atas
Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama
Lembaga Jasa Keuangan.
Perseroan telah melakukan pemenuhan terhadap Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2018 tentang
Penerapan Prinsip Mengenai Pemilik Manfaat Dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana
Pencucian Uang dan Tindak Pidana Terorisme (“Perpres No. 13/2018”) dengan telah disampaikannya informasi mengenai
pemilik manfaat Perseroan pada tanggal 13 Juli 2023 kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, yang dilakukan melalui Wiwik Condro, S.H., Notaris di Kota Jakarta Barat.
Informasi tersebut menyatakan bahwa pemilik manfaat Perseroan adalah: (i) Bapak Anthoni Salim; (ii) Toyota Motor
Corporation; dan (iii) Sumitomo Corporation.
88
Page 111
Pencantuman kedua entitas, yaitu Toyota Motor Corporation dan Sumitomo Corporation masing-masing sebagai pemilik
manfaat tersebut dapat dianggap belum mengikuti kriteria orang perseorangan dalam Pasal 1 Ayat (2) Perpres No. 13/2018.
Hal ini didasarkan pada informasi tertulis yang diperoleh Perseroan dari Hino Motors Ltd., dan PT Summit Global Auto
Management B.V., bahwa kedua pemegang saham tersebut tidak memiliki pemilik manfaat orang perseorangan.
Adapun pengungkapan (i) Bapak Anthoni Salim; (ii) Toyota Motor Corporation; dan (iii) Sumitomo Corporation sebagai
pemilik manfaat Perseroan sebagaimana dimaksud di atas adalah dalam kapasitasnya mewakili ketiga pemegang saham
Perseroan, yakni Bapak Anthoni Salim mewakili PT Indomobil Multi Jasa Tbk, Toyota Motor Corporation mewakili Hino
Motors Ltd., dan Sumitomo Corporation mewakili Summit Global Auto Management B.V.
Penempatan Bapak Anthoni Salim, Toyota Motor Corporation dan Sumitomo Corporation masing-masing sebagai pemilik
manfaat karena mereka secara bersama-sama mempunyai kewenangan untuk mengendalikan Perseroan, menerima
manfaat dan merupakan pemilik sebenarnya dari Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 Ayat (1) huruf E, F dan G
Perpres No. 13/2018.
11. KETERANGAN TENTANG PEMEGANG SAHAM UTAMA
Berikut ini adalah keterangan singkat tentang pemegang saham di atas 5% dan berbentuk badan hukum:
A. PT Indomobil Multi Jasa Tbk
1. Anggaran Dasar
PT Indomobil Multi Jasa Tbk didirikan dengan nama PT Multi Tambang Abadi, berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Multi
Tambang Abadi No.67 tanggal 14 Desember 2004, yang dibuat dihadapan Aulia Taufani, SH., Notaris pengganti dari Sutjipto,
SH., Notaris di Jakarta dan telah: (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusannya No.C-32018.HT.01.01.TH.2005 tanggal 2 Desember 2005, dan (ii) didaftarkan
pada tanggal 4 Juni 2008 dalam Daftar Perusahaan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Jakarta Timur dengan No. TDP
090415127283 dan No. Agenda Pendaftaran 030/BH.09.04/VI/2008 (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 12417 dari Berita
Negara Republik Indonesia No. 58 tanggal 18 Juli 2008 (“Akta No.67/2004”); juncto Akta Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa PT Multi Tambang Abadi No. 56, tanggal 13 Februari 2013 yang dibuat dihadapan Ir. Nanette
Cahyanie Handari Adi Warsito, SH., Notaris di Jakarta dan telah: (i) mendapatkan persetujuan perubahan anggaran dasar
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusannya No.AHU-
09669.HT.01.02.TH.2013 tanggal 28 Februari 2013, (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0016850.AH.01.09.Tahun 2013 pada tanggal 28 Februari 2013 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia; (iii) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
Perseroan No.AHU-AH.01.10-07658 tanggal 04 Maret 2013, (iv) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
18201.AH.01.09.Tahun 2013 pada tanggal 4 maret 2013 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
(”Akta No. 56/2013”); berdasarkan mana dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 13 Februari 2013,
telah menyetujui, Perubahan Nama Perseroan menjadi PT Indomobil Multi Jasa; juncto Akta Pernyataan Keputusan
Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar PT Indomobil Multi Jasa No. 138 , tanggal 30 Juli 2013 yang dibuat dihadapan
Aryanti Artisari, SH., Mkn., Notaris di Jakarta dan telah: (i) mendapatkan persetujuan perubahan anggaran dasar dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusannya No.AHU.42258.AH.01.02.TH.2013
tanggal 12 Agustus 2013, (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0074816.AH.01.09.Tahun 2013 pada tanggal 12
Agustus 2013 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia; (iii) diberitahukan kepada dan diterima serta
dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata
dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No.AHU-AH.01.10-34534 tanggal 23 Agustus
2013, (iv) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0078778 pada tanggal 23 Agustus 2013 oleh Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, (v) didaftarkan pada tanggal 8 Oktober 2013 dalam Daftar Perusahaan di Kantor Dinas
Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, dan Perdagangan Kodya Jakarta Timur, selaku Kepala Kantor Pendaftaran
Perusahaan Dati II dengan No. TDP 09.04.1.45.27183 (”Akta No.138/2013”); berdasarkan mana dalam Pernyataan Keputusan
Para Pemegang Saham sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham pada tanggal 30 Juli 2013, telah menyetujui
perubahan status perseroan dari sebelumnya berbentuk perseroan terbatas tertutup mejadi perusahaan publik (terbuka),
perubahan nama perseroan “PT Indomobil Multi Jasa” menjadi “PT Indomobil Multi Jasa Tbk”.
PT Indomobil Multi Jasa Tbk. berkedudukan di di Indomobil Tower, Lantai 11, Jl. MT Haryono Kav.11, Bidara Cina, Jatinegara,
Jakarta Timur, DKI Jakarta
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, anggaran dasar PT Indomobil Multi Jasa Tbk yang terakhir adalah sebagaimana
termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.26 tanggal 15 Agustus 2022, yang dibuat dihadapan Ir. Nanette
Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta dan telah (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum Dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0058952.AH.01. 02.TAHUN 2022 tanggal 19
Agustus 2022 dan (ii) telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan dibawah No.AHU-0162566.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal
89
Page 112
19 Agustus 2022 (“Akta No.26/2022”) telah menyetujui perubahan pasal 3 anggaran dasar sehubungan dengan maksud dan
tujuan serta kegiatan usaha untuk disesuaikan dengan ketentuan KBLI 2020 dan penyusunan kembali anggaran dasar PT
Indomobil Multi Jasa Tbk
Perubahan-perubahan terhadap Anggaran Dasar PT Indomobil Multi Jasa Tbk telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar PT Indomobil Multi Jasa Tbk dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Maksud dan Tujuan
Berdasarkan Akta PKR No.26/2022, ketentuan pasal 3 ayat (1) Anggaran Dasar, maksud dan tujuan PT Indomobil Multi Jasa
Tbk. Adalah berusaha dalam bidang perdagangan, perbengkelan, jasa dan pengangkutan.
Kegiatan Usaha PT Indomobil Multi Jasa Tbk sesuai dengan ketentuan Pasal 3 ayat (2) Anggaran Dasar adalah sebagai berikut:
i. Kegiatan Usaha Utama
a. Perdagangan Besar Mobil Baru (45101)
mencakup usaha perdagangan besar mobil baru, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus,
pemadam kebakaran dan sebagainya), lori, trailer, semi trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya.
Perdagangan Besar Mobil Bekas (45102)
mencakup usaha perdagangan besar mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus,
pemadam kebakaran dan sebagainya), lori, trailer, semi trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya.
Perdagangan Eceran Mobil Baru (45103)
mencakup usaha penjualan eceran mobil baru, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam
kebakaran dan sebagainya), lori, trailer, semi trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya.
Perdagangan Eceran Mobil Bekas (45104)
mencakup usaha penjualan eceran mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam
kebakaran dan sebagainya), lori, trailer, semi trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya.
Perdagangan Besar Suku Cadang Dan Aksesori Mobil (45301)
mencakup usaha perdagangan besar berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yang terpisah dari
perdagangannya, seperti karet ban dan ban dalam, busi mobil, baterai (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian
kelistrikan.
Perdagangan Eceran Suku Cadang Dan Aksesori Mobil (45302)
mencakup usaha penjualan eceran berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yang terpisah dari
perdagangannya, seperti karet ban dan ban dalam, busi mobil, baterai (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian
kelistrikan.
Perdagangan Besar Sepeda Motor Baru (45401)
Mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped.
Perdagangan Besar Sepeda Motor Bekas (45402)
Mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped.
Perdagangan Eceran Sepeda Motor Baru (45403)
Mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped.
Perdagangan Eceran Sepeda Motor Bekas (45404)
Mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped.
Perdagangan Besar Suku Cadang Sepeda Motor Dan Aksesorinya (45405)
Mencakup usaha perdagangan besar suku cadang sepeda motor dan aksesorinya
Perdagangan Eceran Suku Cadang Sepeda Motor Dan Aksesorinya (45406)
Mencakup usaha penjualan eceran suku cadang sepeda motor dan aksesorinya.
Perdagangan Besar Atas Dasar Balas Jasa (Fee) Atau Kontrak (46100)
Mencakup usaha agen yang menerima komisi, perantara (makelar), pelelangan dan pedagang besar lainnya yang
memperdagangkan barang-barang di dalam negeri, luar negeri atas nama pihak lain. Kegiatannya antara lain agen komisi,
90
Page 113
broker barang dan seluruh perdagangan besar lainnya yang menjual atas nama dan tanggungan pihak lain; kegiatan yang
terlibat dalam penjualan dan pembelian bersama atau melakukan transaksi atas nama perusahaan, termasuk melalui
internet dan agen yang terlibat dalam perdagangan seperti bahan baku pertanian, binatang hidup, bahan baku tekstil
dan barang setengah jadi, bahan bakar, bijih-bijihan, logam dan industri kimia, termasuk pupuk, makanan, minuman dan
tembakau, tekstil, pakaian, bulu, alas kaki dan barang dari kulit; kayu-kayuan dan bahan bangunan, mesin termasuk
mesin kantor dan komputer, perlengkapan industri, kapal, pesawat, furniture, barang keperluan rumah tangga dan
perangkat keras, kegiatan perdagangan besar rumah pelelangan. Tidak termasuk kegiatan perdagangan besar mobil dan
sepeda motor, dimasukkan dalam golongan Perdagangan Mobil (451), Reparasi dan Perawatan Mobil (452), Perdagangan
Suku Cadang dan Aksesori Mobil (453) dan Perdagangan Reparasi dan Perawatan Sepeda Motor dan Perdagangan Suku
Cadang dan Aksesorisnya (454).
Perdagangan Besar Mesin, Peralatan Dan Perlengkapan Pertanian (46530)
Mencakup usaha perdagangan besar mesin, peralatan dan perlengkapan pertanian seperti: bajak, penyebar pupuk,
penanam biji, alat panen, alat penebah, mesin pemerah susu, mesin beternak unggas dan mesin beternak lebah dan
traktor yang digunakan dalam pertanian dan kehutanan. Termasuk mesin pemotong rumput.
Perdagangan Besar Alat Transportasi Darat (Bukan Mobil, Sepeda Motor dan Sejenisnya), Suku Cadang dan
Perlengkapannya (46593)
Mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi darat, bermotor ataupun tidak bermotor (bukan
mobil, sepeda motor dan sejenisnya), termasuk usaha perdagangan besar, macam-macam suku cadang dan
perlengkapannya.
Perdagangan Besar Bahan Bakar Padat, Cair Dan Gas Dan Produk YBDI (46610)
Mencakup usaha perdagangan besar bahan bakar gas, cair dan padat serta produk sejenisnya, seperti minyak bumi
mentah, minyak mentah, bahan bakar diesel, gasoline, bahan bakar oli, kerosin, premium solar, minyak tanah, batu bara,
arang, ampas arang batu, bahan bakar kayu, nafta dan bahan bakar lainnya termasuk pula bahan bakar gas, seperti LPG,
gas butane dan propane dan minyak semir, minyak pelumas dan produk minyak bumi yang telah dimurnikan.
Perdagangan Eceran Bahan Bakar Minyak, Bahan Bakar Gas (BBG) Dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) Di Sarana
Pengisian Bahan Bakar Transportasi Darat, Laut Dan Udara (47301)
Mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar minyak, bahan bakar gas, LPG atau jenis bahan baker lain di sarana
pengisian bahan bakar untuk transportasi darat, laut dan udara (seperti SPBU, SPBG dsb) untuk kendaraan bermotor
seperti mobil dan sepeda motor (misalnya bensin, solar, BBG dan LPG) termasuk pula bahan bakar untuk speed boat dan
genset. Biasanya kegiatan ini dikombinasikan dengan penjualan bahan-bahan pelumas, cooling products bahan-bahan
pembersih dan barang-barang lain untuk keperluan mobil dan sepeda motor. Perdagangan besar bahan bakar
dimasukkan dalam kelompok 46610. Perdagangan eceran LPG dan bahan bakar untuk keperluan memasak atau pemanas
dimasukkan dalam kelompok 47772.
Perdagangan Eceran Bahan Bakar Minyak, Bahan Bakar Gas (BBG) Dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) Selain Di Sarana
Pengisian Bahan Bakar Transportasi Darat, Laut Dan Udara (47302)
Mencakup perdagangan eceran bahan bakar minyak, bahan bakar gas, LPG atau jenis bahan bakar lain selain di sarana
pengisian bahan bakar untuk transportasi darat, laut dan udara (seperti agen BBM, agen LPG dsb) Perdagangan eceran
bahan bakar untuk mobil dan sepeda motor di SPBU dimasukkan dalam kelompok 47301.
b. Reparasi Mobil (45201)
Mencakup usaha reparasi dan perawatan mobil seperti reparasi mekanik, reparasi elektrik, reparasi sistem injeksi
elektronik, servis regular, reparasi badan mobil, reparasi bagian kendaraan bermotor, penyemprotan dan pengecetan,
reparasi kaca dan jendela dan reparasi tempat duduk kendaraan bermotor. Termasuk reparasi pemasangan atau
penggantian ban dan pipa, perawatan anti karat, pemasangan bagian dan aksesori yang bukan bagian dari proses
pembuatan dan usaha perawatan lainnya;
Pencucian Dan Salon Mobil (45202)
Mencakup usaha pencucian mobil dan salon mobil, seperti pencucian dan pemolesan dan pemasangan bagian dan
aksesori yang bukan bagian dari proses pembuatan di salon mobil;
Reparasi Dan Perawatan Sepeda Motor (45407)
Mencakup usaha pemeliharaan dan reparasi sepeda motor, termasuk pencucian sepeda motor dan usaha perawatan
lainnya.
c. Aktivitas Perusahaan Holding (64200)
Mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies), yaitu perusahaan yang menguasai aset dari
sekelompok perusahaan subsidiary dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok tersebut “Holding Companies”
91
Page 114
tidak terlibat dalam kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. Kegiatan mencakup jasa yang diberikan penasehat
(counselors) dan perunding (negotiators) dalam merancang merger dan akuisisi perusahaan;
Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (70209)
Mencakup ketentuan bantuan nasihat, bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen
lainnya, seperti perencanaan strategi dan organisasi, keputusan berkaitan dengan keuangan, tujuan dan kebijakan
pemasaran, perencanaan, praktik dan kebijakan sumber daya manusia, perencanaan dan pengontrolan produksi.
Penyediaan jasa usaha ini dapat mencakup bantuan nasehat, bimbingan dan operasional berbagai fungsi manajemen,
konsultasi manajemen olahagronomist dan agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya, rancangan dari
metode dan prosedur akuntansi, program akuntansi biaya, prosedur pengawasan anggaran belanja, pemberian nasehat
dan bantuan untuk usaha dan pelayanan Masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi dan pengawasan,
informasi manajemen dan lain-lain.
d. Angkutan Bermotor Untuk Barang Umum (49431)
Mencakup usaha pengangkutan barang dengan kendaraan bermotor dan dapat mengangkut lebih dari satu jenis barang
seperti angkutan dengan truk, pick up dan kontainer;
Angkutan Bermotor Untuk Barang Khusus (49432)
Mencakup usaha pengangkutan barang dengan kendaraan bermotor untuk barang yang secara khsusus mengangkut
satu jenis barang seperti angkutan bahan bakar minyak (BBM), angkutan barang berbahaya dan angkutan barang alat-
alat berat.
Angkutan Sewa (49422)
Mencakup usaha pengangkutan penumpang dengan menggunakan mobil penumpang umum yang melayani angkutan
dari pintu ke pintu, dalam wilayah operasi yang tidak dibatasi oleh wilayah administratif dan tarif berdasarkan
kesepakatan antara pengguna dengan penyedia angkutan. Termasuk layanan carter, ekskursi dan angkutan carter
musiman lainnya serta penyewaan mobil atau angkutan pribadi lainnya dengan supir. Kelompok ini juga mencakup
angkutan sewa bajaj, kancil, bentor dan lain-lain;
e. Pendidikan Bahasa Swasta (85493)
mencakup kegiatan pendidikan yang bersifat kursus dengan tujuan untuk menambah keterampilan/keahlian dalam
bidang bahasa yang diselenggarakan oleh swasta. Kegiatan yang termasuk dalam kelompok ini adalah kursus bahasa
Arab, Belanda, Indonesia, Inggris, Italia, Jawa, Jepang, Korea, Mandarin, Perancis, Rusia, Sakura, Spanyol dan bahasa
lainnya. Termasuk juga kursus TOEFL, TOEIC, IELTS dan penerjemah.
ii. Kegiatan Usaha Penunjang
Menjalankan usaha-usaha lain yang berkaitan dengan bidang usaha tersebut di atas sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, bahwa kegiatan usaha PT Indomobil Multi Jasa Tbk yang dijalankan saat ini adalah sesuai
dengan Anggaran Dasar.
Kegiatan usaha yang saat ini benar-benar dijalankan oleh PT Indomobil Multi Jasa Tbk berdasarkan akta No 26/2022 cukup
beragam yakni meliputi bidang jasa sewa kendaraan dan logistik, jasa pelatihan sumber daya manusia, jasa pembiayaan
investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna, pembiayaan berdasarkan prinsip syari'ah dan jasa perbengkelan,
yang dijalankan melalui beberapa entitas anak.
3. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham
Pada tanggal Prospektus diterbitkanstruktur permodalan dan susunan pemegang saham yang terakhir adalah sebagaimana
termaktub dalam Akta No.26/2022, sebagai berikut:
a. Modal Dasar sebesar Rp.3.000.000.000.000,00 terbagi atas 15.000.000.000 saham dengan nilai nominal Rp.200,00
setiap saham;
b. Modal Ditempatkan sebesar Rp.1.730.865.000.000,00 terbagi atas 8.654.325.000 lembar saham; dan
c. Modal Disetor Rp.1.730.865.000.000,00.
Susunan pemegang saham berdasarkan Daftar Pemegang Saham PT Indomobil Multi Jasa Tbk., yang dikeluarkan oleh
PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek yang mengurus administrasi dari saham PT Indomobil Multi Jasa Tbk.,
pada tanggal 28 Februari 2025, adalah sebagai berikut:
92
Page 115
Nilai Nominal
Keterangan Jumlah Saham %
@ Rp200,00
Modal Dasar 15.000.000.000 3.000.000.000.000
Pemegang Saham
PT Indomobil Sukses International Tbk. 7.959.422.871 1.591.884.574.200 91,97
Kepemilikan Masyarakat* 694.902.129 138.980.425.800 8,03
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 8.654.325.000 1.730.865.000.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel 6.345.675.000 1.269.135.000.000
*) Merupakan gabungan para pemegang saham PT Indomobil Multi Jasa Tbk yang masing-masing mempunyai porsi kepemilikan saham
kurang dari 5% (lima persen).
4. Susunan Direksi dan Dewan Komisaris
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang terakhir adalah sebagaimana
termaktub dalam Pernyataan Keputusan Rapat PT Indomobil Multi Jasa Tbk No. 05 tanggal 2 Juli 2024 yang dibuat di hadapan
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima serta
dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata
dari Surat Penerimaan Pemberitahunan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09 - 0221526 tanggal 03 Juli 2024 (ii)
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0132748.AH.01.11.Tahun 2024 pada tanggal 03 Juli 2024 susunan Direksi dan
Dewan Komisaris sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama : Jusak Kertowidjojo
Wakil Direktur Utama : Gunawan (Gunawan Effendi)
Direktur : Andrew Nasuri
Direktur : Toshiro Mizutani
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Bambang Prijono Sudanto Putro
Komisaris : Josef Utamin
Komisaris Independen : Agus Hasan Pura Anggawijaya
A. Hino Motors Ltd.
1. Pendirian
Hino Motors Ltd. Berkedudukan di Tokyo, Jepang, didirikan sesuai dengan Hukum Negara Jepang berdasarkan Articles of
Incorporation of Hino Motors Ltd tanggal 1 Mei 1942 yang telah diubah terakhir kali berdasarkan the amendment of the
Articles of Incorporation of Hino Motors Ltd tanggal 22 Juni 2015. Hino Motors Ltd. Memiliki Nomor Registrasi Perusahaan
(Corporate Registration No.) 0134-01-000626.
Hino Motors Ltd beralamat di 1-1, Hinodai 3-Chome, Hino-Shi, Tokyo, 191-8660, Jepang.
2. Kegiatan Usaha
Kegiatan usaha Hino Motors Ltd. sesuai dengan pasal 2 the amendment of the Articles of Incorporation of Hino Motors Ltd
tanggal tanggal 22 Juni 2015 adalah sebagai berikut:
a. kegiatan usaha yang berkaitan dengan desain, manufaktur, penjualan, leasing, pembuatan kembali (rebuilding),
penyesuaian (customizing), remodelling, overhaul, inspeksi, perbaikan dan pembongkaran dari produk-produk yang
dijelaskan di bawah ini beserta suku cadang dan peralatannya serta material dan aksesorinya:
i. kendaraan bermotor, kendaraan pengangkut industri, kapal laut dan mesin transportasi lainnya;
ii. mesin pembakaran internal dan mesin penggerak utama lainnya;
iii. peralatan mesin, peralatan pengecoran dan penempaan, mesin perakitan, mesin konstruksi dan mesin industri
lainnya dan peralatan parkir bertingkat dan mesin lainnya;
iv. alat ukur, peralatan komunikasi dan peralatan listrik lainnya;
v. produk-produk mesin kerja, produk-produk lembaran logam, produk-produk pengecoran, produk-produk tempa,
produk-produk keramik, produk-produk resin sintetis dan perangkat dan peralatan pertanian;
b. kegiatan usaha yang berkaitan dengan penjualan bahan bakar, minyak pelumas dan produk minyak bumi lainnya;
c. kegiatan usaha yang berkaitan dengan penjualan peralatan listrik perumahan, sepeda, alat-alat olahraga, pakaian jadi,
furniture, peralatan kantor, peralatan medis, makanan olahan, barang-barang produk susu dan dekorasi;
93
Page 116
d. kegiatan usaha angkutan darat, laut dan udara, usaha pergudangan dan usaha perjalanan serta usaha jasa angkutan
yang berkaitan dengannya;
e. periklanan, penerbitan dan bisnis percetakan serta bisnis yang berhubungan dengan perencanaan dan produksi desain
dan merek dan lainnya yang berkaitan dengannya;
f. kegiatan usaha yang berkaitan dengan perencanaan, desain dan pengawasan dari pekerjaan konstruksi, teknik sipil,
pekerjaan instalasi dan lainnya;
g. pengoperasian dan pengelolaan fasilitas pendidikan, budaya, olahraga dan wisata, restoran, pertokoan dan fasilitas
penginapan;
h. kegiatan usaha yang berkaitan dengan penyewaan, pembelian, penjualan, perantara dan pengelolaan real estate;
i. kegiatan usaha yang berkaitan dengan kontrak dan manajemen layanan pengamanan dan pencegahan bencana;
j. kegiatan usaha yang berkaitan dengan pembersihan dan pembuangan sampah;
k. kegiatan usaha yang berkaitan dengan layanan informasi dan komunikasi, pemrosesan dan penyediaan informasi, dan
pengembangan, penjualan dan penyewaan perangkat lunak;
l. keagenan asuransi properti dan bisnis yang berkaitan dengan penjualan asuransi jiwa;
m. bisnis agen tenaga kerja;
n. kegiatan usaha yang berkaitan dengan leasing dan penyewaan umum, pembiayaan, serta pembelian dan penjualan
surat berharga;
o. kegiatan usaha yang berkaitan dengan pengembangan teknologi dan bimbingan teknis, dan untuk pembelian,
penjualan, penyediaan dan layanan keagenan sehubungan dengan informasi tentang teknologi dan lainnya
sehubungan dengan hal-hal yang disebutkan di atas; dan
p. semua kegiatan usaha lain yang bersifat insidental atau terkait dengan salah satu dari kegiatan usaha yang disebutkan
di atas.
Kegiatan usaha yang saat ini benar-benar dijalankan oleh Hino Motors Ltd berdasarkan pasal 2 the amendment of the Articles
of Incorporation of Hino Motors Ltd tanggal tanggal 22 Juni 2015 adalah sebagai berikut:
Kegiatan usaha yang berkaitan dengan desain, manufaktur, penjualan, leasing, pembuatan kembali (rebuilding),
penyesuaian (customizing), remodelling, overhaul, inspeksi, perbaikan dan pembongkaran dari produk-produk yang
dijelaskan di bawah ini beserta suku cadang dan peralatannya serta material dan aksesorinya:
i. kendaraan bermotor, kendaraan pengangkut industri, kapal laut dan mesin transportasi lainnya;
ii. mesin pembakaran internal dan mesin penggerak utama lainnya;
iii. peralatan mesin, peralatan pengecoran dan penempaan, mesin perakitan, mesin konstruksi dan mesin industri
lainnya dan peralatan parkir bertingkat dan mesin lainnya;
iv. alat ukur, peralatan komunikasi dan peralatan listrik lainnya;
v. produk-produk mesin kerja, produk-produk lembaran logam, produk-produk pengecoran, produk-produk tempa,
produk-produk keramik, produk-produk resin sintetis dan perangkat dan peralatan pertanian.
3. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham
Struktur permodalan Hino Motors Ltd. Adalah sebagai adalah sebagai berikut:
a. Modal Dasar terdiri dari 1.400.000.000 saham
b. Modal Ditempatkan terdiri dari 574.580.850 saham dengan nilai ¥72,717,284,641
c. Modal Setor terdiri dari 574.580.850 saham dengan nilai ¥72,717,284,641
Susunan pemegang saham Hino Motors Ltd adalah sebagai berikut:
Northen Trust Global Hino Motors
The Master Trust Services Se, Bny Gcm Client Tokio Marine & State Street Bank
Toyota Motor Custody Bank of State Street Bank JP Morgan Chase Employees' Stock
Bank of Japan Luxembourg Re Ludu Account Jprd Ac Nichido Fire West Client- Treaty Public
Corporation Japan Ltd. and Trust Company Bank 385781 Ownership
(Trust Account) Re: Ucits Clients 15.315 Isg (FE-AC) Insurance Co.Ltd 505234 (29.6%)
(50.1%) (3.7%) (1.6%) (0.6%) Associaton
(10.8%) Pct Non Treaty Account (0.7%) (0.6%) (0.6%)
(0.5%)
(1.1%)
Hino Motors, Ltd
(40%)
PT PT Hino Finance Indonesia
4. Susunan Pengurus Hino Motors Ltd.
Susunan Pengurus Hino Motors Ltd., adalah sebagai berikut:
Direksi
Presiden & CEO, Representative Direktur : Satoshi Ogiso
Direktur : Naoki Sato
94
Page 117
Direktur : Jun Nagata
Direktur : Motokazu Yoshida
Direktur : Koichi Muto
Direktur : Masahiro Nakajima
Direktur : Shoko Kimijima
Dewan Audit & Supervisory
(Outside) Audit and Supervisory Board Member : Chika Matsumoto
Audit and Supervisory Board Member : Tomoko Okazaki (Tomoko Inoue)
Audit and Supervisory Board Member : Iwao Kimura
(Outside) Audit and Supervisory Board Member : Naoki Miyazaki
B. Summit Global Auto Management B.V.
1. Pendirian
Summit Global Auto Management B.V. berkedudukan di Amsterdam, Belanda, dengan alamat kantor pusat yang berada di
Strawinskylaan 1357,1077XX Amsterdam didirikan sesuai dengan Hukum Negara Belanda berdasarkan Deed of Incorporation
tanggal 11 Desember 2013 yang dibuat dihadapan Wijnand Hendrik Bossenbroek, Notaris Hukum Sipil di Amsterdam.
Anggaran dasar Summit Global Auto Management B.V. belum pernah mengalami perubahan.
2. Kegiatan Usaha
Kegiatan Usaha Summit Global Auto Management B.V. sesuai dengan Deed of Incorporation tanggal 11 Desember 2013
adalah:
a. untuk berpartisipasi dalam, membiayai atau memiliki kepentingan lain dalam, atau untuk melakukan pengelolaan
dalam, badan hukum, kemitraan atau badan usaha;
b. untuk menyediakan dan memberikan jaminan, melaksanakan penjaminan atau dengan cara lain menanggung
kewajiban, baik secara bersama-sama atau sendiri-sendiri, untuk atau sehubungan dengan kewajiban dari kelompok
usaha atau pihak lain; dan
c. untuk melakukan apa pun yang, dalam arti seluas-luasnya, terkait dengan atau mungkin kondusif untuk pencapaian
tujuan objek-objek tersebut.
Kegiatan usaha yang saat ini benar-benar dijalankan oleh Summit Global Auto Management B.V berdasarkan Deed of
Incorporation tanggal 11 Desember 2013 adalah berpartisipasi dalam, membiayai atau memiliki kepentingan lain dalam, atau
untuk melakukan pengelolaan dalam, badan hukum, kemitraan atau badan usaha.
3. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham
Struktur permodalan Summit Global Auto Management B.V. adalah sebagai berikut:
a. Modal Ditempatkan terdiri dari 1 saham dengan nilai JP¥100.000,00 (Seratus Ribu Yen Jepang ); dan
b. Modal Setor terdiri dari 1 saham dengan nilai JP¥100.000,00 (Seratus Ribu Yen Jepang).
Susunan pemegang saham Summit Global Auto Management B.V. adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal %
Sumitomo Corporation 1 JP¥ 100.000 100,00
Jumlah 1 JP¥ 100.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel - -
4. Susunan Pengurus Summit Global Auto Management B.V.
Susunan Pengurus Summit Global Auto Management B.V. sebagaimana termuat dalam Business Register extract Netherlands
Chamber of Commerce CCI No.59421797 tanggal 11 Juni 2024, adalah sebagai berikut:
Pengurus
Direktur : Tsuchida, Takayuki
Direktur : Mochida, Chikaatsu
95
Page 118
12. PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK AFILIASI
Perjanjian yang masih berlaku dengan pihak afiliasi tersebut sampai dengan Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai
berikut:
Perjanjian-Perjanjian Sewa Menyewa
Perseroan melakukan penyewaan untuk kantor pusat dan beberapa kantor cabang serta beberapa kantor
perwakilan/jaringan operasi berdasarkan perjanjian sewa-menyewa sebagaimana berikut:
Pemberi Sewa
No. Perjanjian Sewa Objek Sewa Masa Berakhir
(Pemilik)
1. Addendum 2025 Perjanjian PT Multicentral Kantor Pusat Perseroan, 31 Desember 2025
Sewa Menyewa Ruang Sewa Aryaguna berlokasi di Indomobil Tower,
Indomobil Tower No. Lantai 17, Jl. MT. Haryono Kav. 11,
027/MCA/I/2025 tanggal 7 Cawang Bidara Cina, Jatinegara,
Januari 2025, dibuat di bawah Jakarta Timur
tangan
2. Addendum No. PT Multicentral berlokasi di Wisma Indomobil II 31 Desember 2025
029/MCA/I/2025 tanggal 1 Aryaguna Lantai. 7, Jl. MT. Haryono Kav. 9,
Januari 2025, dibuat di bawah Cawang Bidara Cina, Jatinegara,
tangan Jakarta Timur
13. PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA
Dalam menjalankan kegiatan-kegiatan usahanya, Perseroan mengadakan perjanjian-perjanjian dengan pihak ketiga.
Perjanjian-perjanjian yang masih berlaku dengan pihak-pihak tersebut sampai dengan Prospektus ini diterbitkan adalah
sebagai berikut:
Perjanjian-Perjanjian Sewa Menyewa
Perseroan melakukan penyewaan untuk kantor pusat dan beberapa kantor cabang serta beberapa kantor
perwakilan/jaringan operasi berdasarkan perjanjian sewa-menyewa sebagaimana berikut:
Pemberi Sewa
No. Perjanjian Sewa Objek Sewa Masa Berakhir
(Pemilik)
1. Addendum Ketiga Atas PT Nusa Kirana Real Kantor Cabang (“KC”) Jakarta 30-09-2025
Perjanjian Sewa Menyewa Estate Utara, berlokasi di Gd. Kirana II,
No.040.03/NK.LEG/PSM- Kantai 16F, Jl. Boulevard Timur
KRI2/IX/2023 tanggal 13 NO. 88, Kelapa Gading, Jakarta
September 2023, dibuat di Utara
bawah tangan
2. Lease Agreement No. PT Alfa Goldland KC Tangerang, berlokasi di 31-10-2025
007/AGR/POT.LEG/IX/22 Realty Prominence Office Tower Lantai
tanggal 28 September 2022, 21, Jl. Jalur Sutera Barat Kav. 17,
dibuat di bawah tangan Alam Sutera, Kota Tangerang,
Banten
3. Akta Perpanjangan Perjanjian Sri Redjeki KC Semarang, berlokasi di Jl. 29-07-2025
Sewa Menyewa No. 06 Budiharto Abdurahman Saleh No. 60,
tanggal 21 Mei 2024, dibuat di Kalibanteng Kidul, Semarang,
hadapan Indah Indriani, S.H., Jawa Tengah
S.N., Notaris di Semarang
4. Perjanjian Pinjam Pakai No. PT Tanrise KC Surabaya, berlokasi di 31-08-2027
012/PINJAM PAKAI/LEG/TI- Indonesia Gedung Voza Tower, Unit B
VOZA/VIII/2022 tanggal 31 Lantai 12, Jl. HR. Muhammad No.
Agustus 2022, dibuat di 31, Surabaya, Jawa Tengah
bawah tangan
5. Akta Perpanjangan Sewa Toto Susilo KC Lampung, berlokasi di Jl. 18-02-2026
Menyewa No. 10 tanggal 22 Muhammad Husni Thamrin No.
Januari 2024, dibuat di
96
Page 119
Pemberi Sewa
No. Perjanjian Sewa Objek Sewa Masa Berakhir
(Pemilik)
hadapan Nedi Heryandi, S.H., 84, Gotong Royong, Tanjung
Notaris Karang Pusat, Bandar Lampung
6. Amandemen Ketiga tanggal PT Surya Abadi KC Palembang, berlokasi di 16-06-2025
17 Mei 2023, dibuat di bawah Dumai Industri Sudirman Office Tower (City
tangan Centre), Lantai 6, Jl. Jendral
Sudirman No. 57, Palembang,
Sumatera Selatan
7. Addendum Kedua Perjanjian PT Daya Cipta KC Medan, berlokasi di B & G 31-01-2026
tanggal 27 Desember 2022, Anugerah Tower lantai 11 Unit 1103, Jl.
dibuat di bawah tangan Putri Hijau NO. 10, Medan,
Sumatera Utara
8. Addendum Pertama tanggal PT Fajar Graha Pena KC Makassar, berlokasi di 22-11-2025
28 Agustus 2023, dibuat di Makassar Gedung Fajar Graha Pena
bawah tangan Makassar, Lantai 9, Kav. 902-903,
Jl. Urip Sumoharjo No. 20,
Makassar, Sulawesi Selatan
Perjanjian-Perjanjian Penerimaan Fasilitas Kredit/Pinjaman
Perseroan menerima fasilitas-fasilitas kredit dari beberapa Kreditur/Bank berdasarkan perjanjian-perjanjian kredit, sebagai
berikut:
No. Fasilitas Kredit No. Perjanjian Kreditur Jangka Waktu Jumlah Liabilitas Terutang
per 30 September 2024
1.a Fasilitas Kredit Perjanjian Kredit No. PT Bank -Periode USD13.000.000
Jangka Panjang SMBCI/NS/0428 BTPN Tbk ketersediaan/
sebesar tanggal 5 September (d/h PT penarikan
USD40.000.000 2016 dibuat di bawah Bank (availability period):
tangan juncto Skedul Sumitomo 28 April 2023 sampai
No. 001 dibuat di Mitsui dengan 30 April
bawah tangan, Indonesia) 2024. Pada tanggal
selanjutnya mengalami diterbitkan
perubahan terakhir Prospektus ini
berdasarkan periode
Perubahan Ketiga atas ketersediaan/
Perjanjian Kredit penarikan atas
tanggal 28 April 2023 fasilitas ini tidak
dibuat di bawah dilakukan
tangan juncto Skedul perpanjangan,
No. 012 tanggal 28 Perseroan
April 2023. melakukan
pelunasan atas
fasiitas ini sesuai
outstanding/
liabilities terhutang,
dengan
memperhatikan
tanggal jatuh tempo.
-Jatuh Tempo:
48 bulan terhitung sejak
tanggal penarikan
terakhir fasilitas ini,
pada tanggal 21 Juli 2022
97
Page 120
No. Fasilitas Kredit No. Perjanjian Kreditur Jangka Waktu Jumlah Liabilitas Terutang
per 30 September 2024
1.b Fasilitas Kredit Perjanjian Kredit No. PT Bank -Periode USD 0
Jangka Panjang SMBCI/NS/0428 BTPN Tbk ketersediaan/
sebesar tanggal 5 September (d/h PT penarikan
USD50.000.000 2016 dibuat di bawah Bank (availability period):
tangan juncto Skedul Sumitomo 31 Desember 2024
No. 001 dibuat di Mitsui sampai dengan 28
bawah tangan, Indonesia) Maret 2025.
selanjutnya mengalami
perubahan terakhir -Jatuh Tempo:
berdasarkan 48 bulan terhitung
Perubahan keempat sejak tanggal 28
atas Perjanjian Kredit Maret 2025.
tanggal 19 April 2024
dibuat di bawah
tangan juncto Skedul
No. 014 tanggal 19
April 2024 juncto
Skedul No. 15 tanggal
27 Desember 2024
dibuat di bawah
tangan.
2. Fasilitas Kredit Perjanjian Fasilitas PT Bank -Periode USD38.000.000
Jangka Panjang - Kredit No. Mizuho Ketersediaan/
Revolving Loan II 314/MA/MZH/0317 Indonesia Penarikan
sebesar tanggal 22 Maret 2017 (availability period):
USD50.000.000 dibuat di bawah Sampai dengan
tangan juncto Skedul tanggal 30 April 2025.
No. 315/LN/MZH/0317
tanggal 22 Maret -Jatuh Tempo:
2017, selanjutnya 48 bulan terhitung
mengalami perubahan sejak tanggal 30 April
terakhir berdasarkan 2025.
Perubahan No.
396/AMD/MZH/0424
tanggal 30 April 2024,
dibuat di bawah
tangan.
3.a Fasilitas Kredit Perjanjian Kedit No. MUFG Bank -Periode USD31.000.000
Jangka Panjang - 2024-0012352 tanggal Ltd Ketersediaan/
Uncommitted Loan I 30 April 2024, dibuat Penarikan
sebesar di bawah tangan. (availability period):
USD31.000.000 Sampai dengan
tanggal 30 April 2024.
Pada tanggal
diterbitkan
Prospektus ini
periode
ketersediaan/
penarikan atas
fasilitas tidak
dilakukan
perpanjangan,
Perseroan
melakukan
pelunasan atas
fasiitas ini sesuai
outstanding/
liabilities terhutang,
dengan
98
Page 121
No. Fasilitas Kredit No. Perjanjian Kreditur Jangka Waktu Jumlah Liabilitas Terutang
per 30 September 2024
memperhatikan
tanggal jatuh tempo.
-Jatuh Tempo:
60 bulan terhitung
sejak tanggal
penarikan terakhir
Fasilitas Uncomitted
Loan I, pada tanggal 5
Oktober 2022.
3.b Fasilitas Kredit Perjanjian Kedit No. MUFG Bank -Periode USD24.000.000
Jangka Panjang - 2024-0012352 tanggal Ltd ketersediaan/
Uncommitted Loan 30 April 2024, dibuat penarikan
II sebesar di bawah tangan. (availability period):
USD84.000.000 30 April 2024 sampai
dengan 30 April
2025.
-Jatuh Tempo:
60 bulan terhitung
sejak tanggal 30 April
2025
4. Fasilitas Kredit Perjanjian Fasilitas Deutsche Fasilitas ini tersedia USD 0
Jangka Pendek tanggal 27 Juni 2016, Bank AG sampai dengan
sebesar dibuat di bawah Cabang tanggal 30 April 2025
USD10.000.000 tangan, selanjutnya Jakarta
mengalami perubahan (“Deutsche
terakhir berdasarkan Bank”)
Perjanjian Fasilitas
tanggal 21 April 2022,
dibuat di bawah tangan
juncto Surat Deutsche
Bank AG tanggal 29
April 2024, Perihal:
Perjanjian Fasilitas
yang dikeluarkan dan
ditandatangani oleh
Head of Global
Transaction Banking
Indonesia dan Head of
Corporate Banking
Coverage Indonesia
Deutsche Bank serta
telah disetujui oleh
Perseroan dengan
turut ditandatangani
oleh 2 (dua) Direktur
Perseroan.
5.a Fasilitas Kredit Uncommitted Dual Sumitomo -Periode USD22.500.000
Jangka Panjang Currency Term Loan Mitsui Trust Ketersediaan/
sebesar Facility tanggal 30 Bank, Penarikan
USD40.000.000 Desember 2015, dibuat Limited (availability period):
di bawah tangan, Cabang Sampai dengan
selanjutnya mengalami Singapura tanggal 30 April 2024.
perubahan terakhir Pada tanggal
berdasarkan Amending diterbitkan
and Restating Prospektus ini
Agreement tanggal 28
April 2022, dibuat di
bawah tangan juncto
99
Page 122
No. Fasilitas Kredit No. Perjanjian Kreditur Jangka Waktu Jumlah Liabilitas Terutang
per 30 September 2024
Supplemental periode
Agreement tanggal 28 ketersediaan/
April 2023, dibuat di penarikan atas
bawah tangan. fasilitas ini tidak
dilakukan
perpanjangan,
Perseroan
melakukan
pelunasan atas
fasiitas ini sesuai
outstanding/
liabilities terhutang,
dengan
memperhatikan
tanggal jatuh tempo.
-Jatuh Tempo:
36 bulan terhitung
sejak tanggal
penarikan terakhir
fasilitas ini, pada
tanggal 11 Oktober
2022.
5.b Fasilitas Kredit Uncommitted Dual Sumitomo -Penarikan dalam USD13.200.000
Jangka Panjang Currency Term Loan Mitsui Trust mata uang US Dollar,
sebesar Facility tanggal 30 April Bank, jatuh tempo pada
USD40.000.000 2020, dibuat di bawah Limited tanggal 30 April
tangan, selanjutnya Cabang 2030;
mengalami perubahan Singapura
terakhir berdasarkan -Penarikan dalam
Amending and mata uang Yen
Restating Agreement Jepang, jatuh tempo
tanggal 28 April 2022, pada tanggal 30 April
dibuat di bawah tangan 2030;
juncto Supplemental
Agreement tanggal 28 -Penarikan dalam
April 2023, dibuat di mata uang Rupiah
bawah tangan, juncto Indonesia, jatuh
Supplemental tempo pada tanggal
Agreement tanggal 30 28 April 2028.
April 2024, dibuat di
bawah tangan.
6. Fasiitas Installment Akta Perjanjian Kredit PT Bank -Batas Waktu Rp 0,-
Loan sebesar No. 71 tanggal 17 Central Asia Penarikan dan/atau
Rp100.000.000.000,- September 2024 Tbk penggunaan Fasilitas
dibuat di hadapan Sri Kredit:
Buena Brahmana, S.H., 17 September 2024
M.Kn., Notaris di sampai dengan 17
Jakarta. September 2025.
7. Fasiitas Pinjaman Akta Perjanjian Kredit PT Bank -Jatuh tempo: USD 0
Transaksi Khusus No. 47 tanggal 13 CIMB Niaga 36 bulan terhitung
Jangka Panjang – Agustus 2024 juncto Tbk (“CIMB sejak tanggal 13
Fasilitas Kredit Akta Syarat Umum Niaga”) November 2024
Langsung on Kredit Bank CIMB
Liquidation Basis Niaga 2019 Rev. 06 No.
Uncommitted: 48 tanggal 13 Agustus
USD10.000.000 atau 2024, seluruhnya
nilai yang setara dibuat di hadapan
dalam mata uang Ester Septarini, S.H.,
Rupiah. M.Kn., Notaris di
100
Page 123
No. Fasilitas Kredit No. Perjanjian Kreditur Jangka Waktu Jumlah Liabilitas Terutang
per 30 September 2024
Jakarta (“PK Bank CIMB
Niaga”).
14. KETERANGAN TENTANG ASET
Perseroan tidak memiliki harta kekayaan berupa benda tidak bergerak namun Perseroan memiliki harta kekayaan berupa
benda bergerak berupa 8 (delapan) unit kendaraan bermotor beroda empat yaitu sebagai berikut:
No. Keterangan Tahun No. Polisi No. BPKB
1 Toyota New Avanza 1.3 E STD 2019 B 2618 TYF O-06639496
2 Toyota New Avanza 1.3 E STD 2019 B 2063 TYG O-06643959
3 Toyota New Avanza 1.3 E STD 2019 B 2853 TYE O-06631376
4 Toyota New Avanza 1.3 G STD 2019 B 2208 TIF P-06942365
5 Toyota New Avanza 1.3 Veloz 2019 B 2651 TIF P-06943357
6 Toyota Innova 2.0 G 2019 B 2226 TIF P-06943011
7 Toyota New Rush 1.5 G 2019 B 2931 TYE O-06632134
8 Toyota New Rush 1.5 G 2019 B 2898 TYE O-06632063
Adapun fungsi dari masing-masing kendaraan bermotor tersebut adalah untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan.
15. ASURANSI
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki perlindungan asuransi atas harta kekayaan dengan polis-polis
asuransi yang masih berlaku, serta memiliki jumlah pertanggungan yang memadai untuk mengganti obyek yang
diasuransikan atau menutup resiko yang dipertanggungkan, sebagaimana disebutkan sebagai berikut:
No. Polis
Dokumen Obyek Total Periode
No. & Penanggung
Asuransi Pertanggungan Pertanggungan Asuransi
Tanggal Polis
1. Asuransi Gempa PT. Asuransi untuk 09-09-
TMD/FEAQ/ 24-F5011757
Bumi/ Tokio perlindungan 2024 s/d
tanggal 09 September Rp15.236.952.097,46
Earthquake Marine kantor-kantor 09-09-
2024
Insurance Indonesia Perseroan 2025
2. Asuransi Semua
PT. Asuransi untuk 09-09-
Resiko TMD/FPAR/24 F5011756
Tokio perlindungan 2024 s/d
Properti/Property tanggal
Marine kantor-kantor Rp15.236.952.097,46 09-09-
All 09 September 2024
Indonesia Perseroan 2025
Risks Insurance
3. PT. Asuransi untuk
Asuransi Tokio perlindungan
09-09-
Komprehensive Marine peralatan
TMD/VMOV/-24V0039511 2024
Barang Bergerak/ Indonesia peralatan
tanggal s/d
Movable elektronik Rp8.676.038.923,00
09 September 2024 09-09-
Comprehensive yang berada di
2025
Insurance kantor-kantor
Perseroan
4. Asuransi TMD/LGEN/24L0001391 PT. Asuransi pembayaran
Komprehensif tanggal Tokio kompensasi
Tanggung Jawab 09 September 2024 Marine terhadap
Hukum Umum/ Indonesia kejadian
Comprehensive timbulnya 09-09-
General Liability luka-luka atau 2024
Insurance penyakit Rp14.000.000.000,00 s/d
terhadap 09-09-
pihak ketiga 2025
dan kerugian
atas
kerusakan dari
properti milik
101
Page 124
No. Polis
Dokumen Obyek Total Periode
No. & Penanggung
Asuransi Pertanggungan Pertanggungan Asuransi
Tanggal Polis
pihak ketiga
yang timbul
dari kegiatan
usaha
Perseroan
5. PT. Asuransi untuk
Asuransi Tokio perlindungan
TMD/VMOV/24V0035048
Komprehensive Marine BPKB
tanggal 09-09-
Barang Bergerak/ Indonesia kendaraan Rp24.821.400.000,00
09 September 2024 2024
Movable yang dibiayai
s/d
Comprehensive oleh Rp2.000.000,00
09-09-
Insurance Perseroan untuk setiap buku
2025
yang berada di BPKB.
kantor-kantor
Perseroan
Perseroan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan perusahaan-perusahaan asuransi di atas.
16. HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki harta kekayaan berupa harta kekayaan hak milik intelektual
baik berupa hak merek maupun hak cipta.
17. PERKARA HUKUM YANG DIHADAPI PERSEROAN SERTA DIREKSI DAN KOMISARIS PERSEROAN
a. Perseroan
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan dan berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tertanggal 17 Desember 2024
menyatakan bahwa:
1. Perseroan sedang menghadapi perkara perpajakan yang berlangsung di tingkat Mahkamah Agung, namun perkara
perpajakan tersebut tidak mempengaruhi secara negatif dan material atas kegiatan usaha Perseroan dan/atau kondisi
keuangan Perseroan serta rencana penerbitan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap
I Tahun 2025.
2. Selain perkara perpajakan tersebut di atas, tidak terdapat: (a) suatu perkara perdata maupun pidana yang berlangsung
di hadapan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung; (b) perselisihan yang diselesaikan melalui Badan
Arbitrasi Nasional Indonesia; (c) pengajuan Pailit atau Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang melalui Pengadilan
Niaga; (d) perkara Perselisihan Hubungan Industrial maupun perkara Pemutusan Hubungan Kerja melalui Pengadilan
Hubungan Industrial; (e) sengketa tata usaha negara melalui Pengadilan Tata Usaha Negara; (f) sengketa atau perkara
perpajakan pada Pengadilan Pajak; (g) sengketa di hadapan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen; dan (h) sengketa
persaingan usaha di badan peradilan di Indonesia, yang melibatkan Perseroan maupun anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan serta lokasi kegiatan usaha Perseroan yang dapat berdampak negatif yang material atas kegiatan
usaha Perseroan dan/atau kondisi keuangan Perseroan serta rencana penggunaan dana dan rencana penerbitan
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025.
3. Lebih lanjut, Perseroan tidak sedang terlibat sengketa atau perselisihan hukum di luar badan peradilan tersebut di atas,
baik secara perdata, pidana, tata usaha negara, kepailitan, arbitrase, perpajakan, perburuhan maupun sengketa
konsumen dan persaingan usaha, termasuk somasi dari pihak manapun, yang dapat berdampak negatif yang material
atas kegiatan usaha Perseroan dan/atau kondisi keuangan Perseroan serta rencana pelaksanaan Penawaran Umum
Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025.
102
Page 125
Perkara Perpajakan yang sedang dihadapi Perseron sebagaimana dimaksud di atas adalah sebagai berikut:
Uraian singkat latar belakang perkara
Latar belakang sengketa Objek Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Januari – Desember 2020, berawal dari Perseroan tidak setuju
dengan koreksi yang masih dipertahankan Dirjen Pajak yaitu atas akun Finance Lease Discount Insurance tahun Pajak 2020
yang menyimpulkan bahwa terdapat penghasilan yang merupakan Objek PPN namun belum dipungut oleh Perseroan yaitu
untuk SPT Masa PPN masa pajak Januari – Desember 2020, kemudian Perseroan mengajukan Banding.
Hasil Putusan Pengadilan Pajak di tingkat pertama, yang menyatakan mengabulkan seluruhnya atas permohonan banding
Perseroan, Putusan diucapkan pada tanggal 28 Juni 2024.
Posisi Nilai Perkara
No Pengadilan No Perkara Posisi Lawan Uraian Perkara Agenda Persidangan
Perseroan (Rupiah)
BANDING
1. Pengadilan 007133.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 434.097.600
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak
Jalan Hayam Banding) Pertambahan
Wuruk Nilai (PPN)
Nomor 7, Masa Pajak
Jakarta Pusat Januari 2020
2. Pengadilan 007135.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 464.310.815
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak
Jalan Hayam Banding) Pertambahan
Wuruk Nilai (PPN)
Nomor 7, Masa Pajak
Jakarta Pusat Februari
2020
3. Pengadilan 007137.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 459.380.656
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak
Jalan Hayam Banding) Pertambahan
Wuruk Nilai (PPN)
Nomor 7, Masa Pajak
Jakarta Pusat Maret 2020
4. Pengadilan 007138.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 425.053.910
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak
Jalan Hayam Banding) Pertambahan
Wuruk Nilai (PPN)
Nomor 7, Masa Pajak
Jakarta Pusat April 2020 Menunggu Surat
5. Pengadilan 007139.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 431.188.139 Pemberitahuan
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak dari Pengadilan
Jalan Hayam Banding) Pertambahan Pajak untuk
Wuruk Nilai (PPN) Pembacaan
Nomor 7, Masa Pajak Putusan Banding
Jakarta Pusat Mei 2020
6. Pengadilan 007140.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 395.269.886
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak
Jalan Hayam Banding) Pertambahan
Wuruk Nilai (PPN)
Nomor 7, Masa Pajak
Jakarta Pusat Juni 2020
7. Pengadilan 007141.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 425.919.255
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak
Jalan Hayam Banding) Pertambahan
Wuruk Nilai (PPN)
Nomor 7, Masa Pajak
Jakarta Pusat Juli 2020
8. Pengadilan 007142.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 383.653.135
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak
Jalan Hayam Banding) Pertambahan
Wuruk Nilai (PPN)
Nomor 7, Masa Pajak
Jakarta Pusat Agustus 2020
9. Pengadilan 007143.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 348.144.632
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak
Jalan Hayam Banding) Pertambahan
Wuruk Nilai (PPN)
Nomor 7, Masa Pajak
Jakarta Pusat September
2020
103
Page 126
Posisi Nilai Perkara
No Pengadilan No Perkara Posisi Lawan Uraian Perkara Agenda Persidangan
Perseroan (Rupiah)
10. Pengadilan 007144.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 366.301.131
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak
Jalan Hayam Banding) Pertambahan
Wuruk Nilai (PPN)
Nomor 7, Masa Pajak
Jakarta Pusat Oktober 2020
11. Pengadilan 007145.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 368.097.245
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak
Jalan Hayam Banding) Pertambahan
Wuruk Nilai (PPN)
Nomor 7, Masa Pajak
Jakarta Pusat November
2020
12. Pengadilan 007146.16/2023/PP Perseroan DJP Sengketa 368.086.264
Pajak (Pemohon (Terbanding) Objek Pajak
Jalan Hayam Banding) Pertambahan
Wuruk Nilai (PPN)
Nomor 7, Masa Pajak
Jakarta Pusat Desember
2020
Memori Peninjauan Kembali yang diajukan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kepada Pengadilan Pajak dan diterima oleh
Panitera Pengadilan Pajak pada tanggal 2 Oktober 2024, kemudian Perseroan mengajukan Kontra Memori Peninjauan
Kembali kepada Pengadilan Pajak dan diterima oleh Sekretariat Pengadilan Pajak pada tanggal 7 November 2024.
Selanjutnya, berdasarkan pengajuan Memori Peninjauan Kembali tertanggal 2 Oktober 2024 yang telah diterima tersebut,
pada tanggal Prospektus ini diterbitkan Perseroan masih menunggu Putusan Peninjauan Kembali dari Mahkamah Agung.
b. Anggota Direksi Dan Dewan Komisaris Perseroan
Berdasarkan Surat Pernyataan Tidak Terlibat Perkara yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh masing-masing anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang seluruhnya tanggal 17 Desember 2024 para anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan menyatakan dan menjamin sepenuhnya bahwa dirinya masing-masing tidak sedang terlibat di badan
peradilan yaitu: (a) suatu perkara perdata maupun pidana yang berlangsung di hadapan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi
dan Mahkamah Agung;(b) perselisihan yang diselesaikan melalui Badan Arbitrasi Nasional Indonesia; (c) pengajuan Pailit atau
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang melalui Pengadilan Niaga; (d) perkara perselisihan Hubungan Industrial maupun
perkara Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melalui Pengadilan Hubungan Industrial; (e) sengketa tata usaha negara melalui
Pengadilan Tata Usaha Negara; (f) sengketa atau perkara perpajakan pada Pengadilan Pajak; (g) sengketa di hadapan Badan
Penyelesaian Sengketa Konsumen; (h) Persaingan Usaha,
Pada tanggal Prospektus ini diterbirkan, baik Perseroan maupun anggota Direksi dan Dewan Komisaris, tidak terdapat
adanya keterlibatan perkara, sengketa atau perselisihan hukum baik di dalam maupun di luar badan peradilan, termasuk
tidak terdapat somasi dari pihak manapun, yang dapat berdampak negatif yang material atas kegiatan usaha Perseroan
dan/atau kondisi keuangan Perseroan serta rencana pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I
Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025.
B. KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
1. UMUM
Sesuai dengan ketentuan pasal 3 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan maksud dan tujuan Perseroan ialah bergerak dalam
bidang pembiayaan:
Perseroan telah melakukan penyesuaian terhadap maksud dan tujuan tersebut dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia (KBLI) 2020, sebagaimana termaktub dalam Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Nomor Induk Perseroan
:9120303111672 tanggal 18 Juli 2022, Kode KBLI : 64911 Perusahaan Pembiayaan Konvensional.
Adapun kegiatan usaha yang saat ini benar benar dijalankan oleh Perseroan adalah
- Melakukan Pembiayaan Investasi, dalam bentuk: Sewa Pembiayaan (Finance Lease) dan Jual dan Sewa Balik (Sale and
Leaseback)
- Melakukan Pembiayaan Modal Kerja, dalam bentuk: Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback)
104
Page 127
Selanjutnya sesuai ketentuan Pasal 3 ayat (2) Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat
melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
64911 – Perusahaan Pembiayaan Konvensional sebagai berikut:
1. Pembiayaan Investasi adalah pembiayaan barang modal dan jasa yang diperlukan untuk aktivitas usaha/penanaman
modal, rehabilitas, modernisasi, ekspansi, perluasan atau relokasi tempat usaha tempa/ penanaman modal yang
diberikan kepada debitur.
Pembiayaan Investasi dilakukan oleh:
a. Sewa Pembiayaan adalah kegiatan pembiayaan berupa penyediaan barang oleh Perusahaan Pembiayaan untuk
digunakan oleh debitur selama jangka waktu tertentu, yang mengalihkan secara substansial manfaat dan resiko atas
barang yang dibiayai.
b. Jual dan Sewa Balik adalah kegiatan pembiayaan berupa penjualan barang oleh debitur kepada Perusahaan
Pembiayaan yang disertai dengan menyewa pembiayaan kembali barang tersebut kepada debitur yang sama.
c. Factoring with Recourse adalah transaksi anjak piutang dimana penjual piutang menanggung risiko tidak tertagihnya
sebagian atau seluruh piutang yang dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
d. Factoring without Recourse) adalah transaksi anjak piutang usaha dimana Perusahaan Pembiayaan menanggung
risiko atas seluruh tidak tertagihnya piutang yang telah dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
e. Pembelian Dengan Pembayaran Angsuran yaitu kegiatan pembiayaan barang dan/atau jasa yang dibeli debitur dari
pemasok barang dan/atau jasa dengan pembayaran angsuran.
f. Pembiayaan Proyek yaitu pembiayaan yang diberikan untuk pelaksanaan suatu proyek yang memerlukan beberapa
jenis barang modal dan/atau jasa yang berkaitan dengan pelaksanaan pengadaan proyek tersebut.
g. Pembiayaan Infrastruktur yaitu pembiayaan barang dan/atau jasa untuk pembangunan infrastruktur.
h. Pembiayaan investasi lainnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK);
2. Pembiayaan Modal Kerja adalah pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran yang digunakan dalam satu siklus
aktivitas usaha debitur.
Pembiayaan Modal Kerja dilakukan oleh:
a. Jual dan Sewa Kembali yaitu kegiatan pembiayaan berupa penjualan barang oleh debitur kepada Perusahaan
Pembiayaan disertai penyewaan kembali barang tersebut kepada debitur yang sama.
b. Factoring with Recourse adalah transaksi anjak piutang dimana penjual piutang menanggung risiko tidak tertagihnya
sebagian atau seluruh piutang yang dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
c. Anjak Piutang Tanpa Recourse merupakan transaksi anjak piutang usaha dimana Perusahaan Pembiayaan
menanggung risiko atas seluruh tidak tertagihnya piutang yang dijual kepada Perusahaan Pembiayaan.
d. Fasilitas Modal Usaha adalah pembiayaan barang dan/atau jasa yang disalurkan langsung kepada debitur untuk
keperluan usaha atau kegiatan produktif usaha debitur.
e. Pembiayaan modal kerja lainnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK);
3. Pembiayaan Multiguna adalah pembiayaan barang dan/atau jasa yang diperlukan debitur untuk keperluan konsumsi dan
bukan untuk keperluan usaha atau kegiatan produktif dalam jangka waktu yang disepakati.
Pembiayaan Multiguna dilakukan dengan cara:
a. Sewa Pembiayaan adalah kegiatan pembiayaan berupa penyediaan barang oleh Perusahaan Pembiayaan untuk
digunakan oleh debitur selama jangka waktu tertentu, yang mengalihkan secara substansial manfaat dan risiko atas
barang yang dibiayai.
b. Pembelian Dengan Pembayaran Angsuran adalah kegiatan pembiayaan barang dan/atau jasa yang dibeli debitur dari
pemasok barang dan/atau jasa dengan pembayaran angsuran.
c. Fasilitas Dana adalah pembiayaan barang dan/atau jasa yang disalurkan secara langsung kepada debitur untuk
keperluan konsumsi dan bukan untuk keperluan usaha atau kegiatan produktif dalam jangka waktu yang telah
disepakati.
d. Pembiayaan multiguna lainnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK);
4. Sewa Operasi dan/atau kegiatan berbasis imbalan sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-udangan
yang berlaku; dan/atau
5. Kegiatan usaha pembiayaan lainnya berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
105
Page 128
2. KEGIATAN USAHA
Perseroan dapat melakukan berbagai kegiatan, namun Perseroan mengutamakan kegiatan usahanya pada kegiatan Sewa
Pembiayaan (Finance Lease) untuk kendaraan komersial truk dan bis yang merupakan lini bisnis utama Perseroan. Fasilitas
Sewa Pembiayaan diutamakan untuk kendaraan komersial merek Hino.
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki 8 (delapan) kantor cabang, yaitu:
a. Kantor Cabang Kelapa Gading
Alamat: Gedung Kirana Two Lantai 16 F, Jalan Boulevard Timur No. 88, Kelurahan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara
b. Kantor Cabang Surabaya
Alamat: Gedung Voza Tower, Nomor Unit B Lantai 12, Jl. HR. Muhammad No. 31, Surabaya
c. Kantor Cabang Semarang
Alamat: Jl. Abdulrahman Saleh No. 60, Kelurahan Kalibanteng Kidul, Semarang
d. Kantor Cabang Tangerang
Alamat: Prominence Office Tower Lantai 21 Zona F & G, Jl. Jalur Sutera Barat Kav. 17, Alam Sutera, Pinang
e. Kantor Cabang Lampung
Alamat: Jalan Muhammad Husni Thamrin Nomor 84A, Kelurahan Gotong Royong, Tanjung Karang Pusat
f. Kantor Cabang Palembang
Alamat: Sudirman Office Tower Lantai 6, Jalan Jendral Sudirman No.57, Ilir Timur I
g. Kantor Cabang Medan
Alamat: B&G Tower Lantai 11 unit 1103, Jalan Putri Hijau Nomor 10, Medan Barat
h. Kantor Cabang Makassar
Alamat: Gedung Fajar Graha Pena Lt. 9 Kav 902-903, Jalan Urip Sumohardjo Nomor 20 Kelurahan Karuwisi Utara,
Kecamatan Panakkukang Makassar
Dan 4 (empat) Kantor Selain Kantor Cabang sebagai berikut:
a. Kantor Selain Kantor Cabang Pekanbaru
Alamat: Gedung Surya Dumai Group Lantai 4, Jl. Jendral Sudirman no. 395, Pekanbaru 28116-Riau
b. Kantor Selain Kantor Cabang Bandung
Alamat: Gedung Wisma Bumiputera, Suite 703 Lantai 7, Jalan Asia Afrika Nomor 141-149, Sumur Bandung
c. Kantor Selain Kantor Cabang Jambi
Alamat: Gedung Abadi Hotel & Convention Lantai 1, Jalan Gatot Subroto Nomor 92-98, Jambi
d. Kantor Selain Kantor Cabang Kendari
Alamat: Ruko ACA Lantai 2, Jalan Bungasi Poros Anduonuhu RT 0.33/RW 0.11, Kelurahan Anduonuhu, Kecamatan
Poasia, Kendari, Sulawesi Tenggara
Pendapatan
Rincian dari pendapatan Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2023 2022
Pendapatan sewa pembiayaan 399.082.937.357 332.719.616.930 461.044.937.425 378.050.796.123
Penerimaan atas piutang yang
dihapusbukukan 500.000.000 - - 5.820.048.162
Pendapatan bunga 22.767.408.925 14.693.690.550 18.109.466.576 11.546.521.800
Pendapatan lain-lain 2.616.016.266 4.004.011.838 5.309.971.990 4.328.629.720
Total Pendapatan 424.966.362.548 351.417.319.318 484.464.375.991 399.745.995.805
Piutang Pembiayaan
Adapun posisi saldo Piutang Pembiayaan Perseroan setelah dikurangi dengan penyisihan kerugian penurunan nilai piutang
masing-masing tercermin pada tabel berikut:
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Piutang sewa pembiayaan - neto 4.918.520.993.458 4.647.341.049.832 3.824.728.850.896
106
Page 129
Pembiayaan Baru
Sewa pembiayaan yang dilakukan oleh Perseroan diutamakan untuk kendaraan truk dan bus merek Hino dengan rata-rata
jangka waktu pembiayaan adalah 3 (tiga) tahun. Nilai sewa pembiayaan yang dilakukan oleh Perseroan berdasarkan jenis
nya adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2023 2022
Truk 2.299.329.318.339 2.077.887.739.826 3.157.529.585.354 3.049.862.643.609
Minibus dan Jeep 148.819.006.034 27.551.945.414 101.706.761.350 20.615.514.740
Pick up - 5.911.492.500 5.911.492.500 5.062.626.000
Heavy Equipment - - - -
Total Pembiayaan Baru 2.448.148.324.373 2.111.351.177.740 3.265.147.839.204 3.075.540.784.349
Dalam sembilan bulan hingga 30 September 2024 dan tahun 2023, pembiayaan baru meningkat masing-masing 15.95% dan
6,16% didukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Proses Pembiayaan
Perseroan menjalankan proses pembiayaan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan sebagai berikut:
Aplikasi Pembiayaan Perjanjian
Survey dan Data
dari Prospek Analisa Kredit Keputusan Kredit Pembiayaan dan
screening
Konsumen Plakat Stiker
Aplikasi Pembiayaan dari Prospek Konsumen
Account Officer (AO) akan menghubungi calon konsumen dan menyiapkan surat penawaran/simulasi kredit dari Aplikasi
pembiayaan yang masuk secara langsung dari kantor cabang atau melalui dealer.
Survey dan Data Screening
AO melengkapi dokumen pembiayaan yang disyaratkan oleh Perseroan, salah satunya antara lain terkait hasil survey ke
lokasi usaha dari calon konsumen dan data Prinsip Mengenal Nasabah (PMN) termasuk didalamnya data Penerima Manfaat
(Beneficial Owner) yang telah disetujui oleh Kepala Cabang.
Analisa Kredit
Analisa dilakukan secara bersamaan oleh Credit Analyst dan Operation Legal. Credit Analyst akan menganalisa kondisi
keuangan dan memberikan rekomendasi pada Laporan Analisa. Operation Legal akan memeriksa dokumen legalitas dan
mengeluarkan Analisa Yuridis. Keduanya juga akan mengisi data PMN dan Beneficial Owner sesuai dengan analisa yang telah
dibuat.
Keputusan Kredit
Keputusan kedit dilakukan oleh pejabat yang berwenang yang telah diberikan kewenangan sesuai dengan limit otorisasi yang
berlaku. Apabila terjadi penyimpangan kredit persetujuan harus dilakukan oleh Credit Committee.
Perjanjian Pembiayaan
AO akan meminta calon konsumen menandatangani perjanjian dan menempelkan plakat & stiker pada unit kendaraan yang
dibiayai. Foto atas plakat & stiker yang telah ditempelkan pada unit yang dibiayai, wajib dilampirkan untuk keperluan
dokumentasi.
3. PEMASARAN
Kegiatan Pemasaran memegang peranan penting dalam upaya menjaga pangsa pasar dan memperluas basis konsumen.
Perseroan merupakan perusahan pembiayaan spesialis untuk kendaraan komersial truk dan bis terutama produk Hino yang
digunakan untuk aktivitas produksi. Sehingga dalam kegiatan pemasarannya, Perseroan menggunakan model penjualan B2B
(Business to Business) dimana produk ditawarkan kepada perusahaan.
Perseroan mengupayakan memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan konsumen, dealer dan afiliasi Perseroan
lainnya dalam kegiatan pemasarannya. Perseroan mengoptimalkan fungsi pemasaran dan penjualan dengan memperkuat
struktur organisasi dan mengikuti perkembangan teknologi terutama dalam transformasi digital dengan berfokus terhadap
customer centric.
107
Page 130
Fungsi pemasaran berfokus kepada penerapan strategi dan kebijakan pemasaran, menyediakan produk-produk yang sesuai
dengan kebutuhan konsumen, mengembangkan jaringan pemasaran untuk memperluas basis konsumen, membina
hubungan yang erat dengan dealer-dealer dan afiliasi Perseroan lainnya seperti perusahaan asuransi dan juga perusahaan
digital, meningkatkan pelayanan yang berorientasi pada customer centric.
Dalam melakukan kegiatan usahanya, Perseroan berusaha memperluas jaringan nya di kota-kota besar di Indonesia. Hingga
kini Perseroan memiliki 8 (delapan) kantor cabang dan 4 (empat) Kantor Selain Kantor Cabang yang tersebar di wilayah DKI
Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat, Jambi, Sulawesi
Selatan dan Sulawesi Tenggara. Sejalan dengan strategi dan rencana usaha Perseroan, maka jaringan yang lebih luas akan
dikembangkan sesuai dengan kebutuhan.
Sistem distribusi yang dilakukan oleh Perseroan adalah dengan cara sebagai berikut:
1. Website Hino Finance Indonesia (www.hinofinance.co.id)
2. Dealer rekanan Hino Finance Indonesia
3. Direct melalui Account Officer Hino Finance Indonesia
Berikut adalah data penjualan (sewa pembiayaan) dari Perseroan dalam nilai mata uang pelaporan berdasarkan kelompok
produk utama dan area daerah pemasaran selama periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024
dan 2023 dan 2 (dua) tahun terakhir yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 20233
1. Data Penjualan (sewa pembiayaan) dari Perseroan dalam nilai mata uang pelaporan selama periode sembilan bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 dan 2 (dua) tahun terakhir yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 dan 20233 menurut kelompok jenis produk aset yang dibiayakan:
(dalam Rupiah)
Area 30 September 2024 30 September 2023 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Sewa Pembiayaan (Financial Lease) 2.448.148.324.373 2.111.351.177.740 3.265.147.839.204 3.075.540.784.348
Pembiayaan Konsuman (Consumer Finance) - - - -
Total 2.448.148.324.373 2.111.351.177.740 3.265.147.839.204 3.075.540.784.348
2. Data Penjualan (sewa pembiayaan) dari Perseroan dalam nilai mata uang pelaporan selama periode sembilan bulan yang
berakhir pada tanggal 31 September 2024 dan 2023 dan 2 (dua) tahun terakhir yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 dan 2023 menurut kelompok jenis produk aset yang dibiayakan:
(dalam Rupiah)
Area 30 September 2024 30 September 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Truk 2.299.329.318.339 2.077.887.739.826 3.157.529.585.354 3.049.862.643.608
Minibus dan Jeep (Bus) 148.819.006.034 27.551.945.414 101.706.761.350 20.615.514.740
Pick up (Car) - 5.911.492.500 5.911.492.500 5.062.626.000
Heavy Equipement - - - -
Total 2.448.148.324.373 2.111.351.177.740 3.265.147.839.204 3.075.540.784.348
3. Data Penjualan (sewa pembiayaan) dari Perseroan dalam nilai mata uang pelaporan selama periode sembilan bulan yang
berakhir pada tanggal 31 September 2024 dan 2023 dan 2 (dua) tahun terakhir yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 dan 20233 menurut kelompok jenis produk aset yang dibiayakan:
(dalam Rupiah)
Area 30 September 2024 30 September 2023 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Jabodetabek 1.085.352.201.021 854.697.727.911 1.418.524.476.745 1.493.862.724.130
Jawa 444.411.507.254 317.578.596.597 496.176.485.417 398.225.954.158
Sumatera 679.863.593.904 782.466.805.369 1.123.355.125.182 985.140.219.974
Sulawesi 238.521.022.194 156.608.047.863 227.091.751.860 198.311.086
Total 2.448.148.324.373 2.111.351.177.740 3.265.147.839.204 3.075.540.784.348
4. PERSAINGAN USAHA
Perseroan merupakan perusahaan captive finance yang dibentuk untuk mendukung penjualan kendaraan komersial merek
Hino. Berdasarkan data Gaikindo wholesales per Desember 2024, pangsa pasar Hino untuk penjualan truk adalah 33,58%
dan untuk penjualan bis adalah 28,40%. Terkait dengan pangsa pasar penjualan pembiayaan, Perseroan memiliki pangsa
pasar sebesar 16,8% untuk pembiayaan kendaraan komersial Hino pada akhir Desember 2024 berdasarkan data Hino Motors
Sales Indonesia. Berdasarkan informasi tersebut, Perseroan masih berada di top 3 untuk pembiayaan kendaraan komersial
Hino.
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan tidak pernah lepas dari persaingan baik dari sesama perusahaan pembiayaan,
maupun dari sektor perbankan. Adapun beberapa kompetitor Perseroan diantaranya adalah PT Mandiri Tunas Finance, PT
108
Page 131
Indomobil Finance Indonesia, PT Adira Dinamika Multifinance Tbk., dan PT Mitsui Leasing Capital Indonesia, selain PT Bank
Central Asia Tbk., PT Bank Jasa Jakarta dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk. dari sektor perbankan yang menyediakan
fasilitas pinjaman berupa investasi maupun modal kerja.
Perseroan mengelola persaingan usaha ini dalam praktik bisnis dan selera kredit (credit appetite) yang sehat. Perseroan
memantau dan menganalisa pasar, serta mengkaji dan menjaga keunggulan kompetitif Perseroan melalui Hino Total Support
yang dapat mensinkronisasikan strategi antara produsen/manufaktur, distributor/dealer dan perusahaan pembiayaan untuk
memastikan bahwa Hino memberikan menu layanan yang lengkap kepada konsumen untuk setiap tahapan/siklus
kepemilikan produk Hino.
Konsumen dari Perseroan adalah perusahaan-perusahaan yang menjadi penggerak perekonomian Indonesia dan menjadi
motor dalam pertumbuhan GDP Indonesia, seperti perusahaan logistik dan transportasi di bidang FMCG (Fast Moving
Consumer Goods), perusahaan manufaktur, penggunaan dump truck untuk proyek infrastruktur dan properti, pertambangan
(batu baru, pemecahan batu, pasir), perkebunan terutama kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit, Layanan yang diberikan
oleh Perseroan sebagai perusahaan pembiayaan spesialis komersial truk, memuaskan pertumbuhan dan kebutuhan
keuangan para pengusaha tersebut. Dan prinsip kehati-hatian yang senantiasa diterapkan oleh Perseroan, memastikan
bahwa industri jasa keuangan akan tumbuh sehat, terbuka dan kompetitif.
5. PROSPEK USAHA PERSEROAN
Perseroan merupakan perusahaan pembiayaan spesialis untuk kendaran komersial truk dan bis, khususnya untuk produk
Hino. Hino produk merupakan salah satu produk unggulan di Indonesia untuk kategori truk dan bis. Konsumen Perseroan
adalah perusahaan-perusahaan yang menggerakkan perekonomian Indonesia dalam pertumbuhan Produk Domestik Bruto
(PDB) dan menopang kehidupan Masyarakat sehari-hari, seperti transportasi darat untuk bis pariwisata dan bis antar kota,
perusahaan logistik dan transportasi, perusahaan manufaktur, penggunaan dump truck untuk proyek infrastruktur dan
properti, pertambangan, perkebunan dan pengelolaaan limbah.
Berdasarkan siaran pers tanggal 5 November 2024 oleh Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia,
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan-III 2024 tumbuh sebesar 4,95% (yoy) ditengah masih tingginya
ketidakpastian dan berbagai tantangan global yang masih membayangi seperti fragmentasi geoekonomi dan ketegangan
geopolitik. Peningkatan pertumbuhan ekonomi ini didukung hampir seluruhnya oleh komponen PDB seiring dengan daya
beli masyarakat yang stabil dan masih terjaga. Guna memastikan stabilitas dan ketahanan ekonomi kedepan, sejumlah
kebijakan telah disiapkan Pemerintah yakni mulai dari hilirisasi, pembangunan infrastruktur, pengembangan kawasan sentra
pangan serta mendorong digitalisasi. Oleh karena itu, Pemerintah optimis ekonomi Indonesia akan tumbuh diatas 5%
sepanjang tahun 2024 dan tahun 2025.
Pada tahun 2024, Industri otomotif melemah akibat dinamika politik yang membuat beberapa pelaku usaha bersikap wait
and see dan menunda ekspansi bisnis. Data wholesales dari Gaikindo hingga September 2024 menunjukan adanya
penurunan penjualan truk di Indonesia mencapai 17% jika dibandingkan dengan September 2023. Hal tersebut terjadi karena
harga komoditas masih berada di level yang rendah pada awal tahun. Kondisi ini membuat operasional tambang di berbagai
daerah berkurang. Penjualan bis juga menunjukkan penurunan sebesar 9% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Mencermati berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi serta berbagai kebijakan yang diambil, Otoritas Jasa Keuangan
meyakini bahwa Piutang Perusahaan Pembiayaan mdiperkirakan sesuai target yaitu tumbuh 10%-12% hingga akhir tahun
2024.
Pemerintah berupaya mendorong perekonomian Indonesia melalui investasi dengan penyerapan modal pemerintah yang
tinggi terkait penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal ini tentunya menjadi peluang dan prospek usaha
bagi Perseroan untuk mengembangkan bisnisnya dalam mendukung strategi yang dilakukan oleh pemerintah. Prinsip kehati-
hatian selalu diterapkan oleh Perseroan untuk memastikan industri jasa keuangan khususnya penjualan bis dan truk
komersial agar berjalan secara sehat, terbuka dan kompetitif. Kondisi perekonomian Indonesia dan ekspektasi makro yang
membaik, akan berdampak positif terhadap pertumbuhan Perseroan.
6. STRATEGI PERSEROAN
Strategi Jangka Pendek Perseroan adalah “Create a Foothold for Accelerating Profit Growth Over the Next Decade” dengan
strategi sebagai berikut:
a. Diversifikasi portofolio aset dengan memperkenalkan dan memperluas Pembiayaan Stock Dealer, Pembiayaan After
Sales and Pembiayaan Maintenance.
b. Mempertahankan Net Profit Margin dengan meningkatkan produktivitas operasional.
c. dengan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) dalam memperkenalkan Fleet Management System menggunakan
Transformasi Digital untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
d. Diversifikasi sumber pendanaan dan memperkuat independensi lebih lanjut: Penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Hino
Finance Indonesia dan Syndication/ Club Deal Transactions.
109
Page 132
e. Pengendalian risiko yang lebih canggih dengan memperkuat tata kelola perusahaan, pengendalian internal dan
keamanan information communication technology (ICT).
Arah kebijakan Perseroan untuk jangka menengah adalah “Acceleration of Growth” dengan memperkuat internal kontrol
dan tata kelola melalui:
a. Menyediakan layanan keuangan dan kredit yang stabil dan dapat diandalkan serta mampu memberikan pembiayaan
yang berkualitas kepada pelanggan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan masyarakat di Indonesia.
b. Mengembangkan dan meluncurkan solusi dan produk keuangan baru yang memperkenalkan transformasi digital untuk
memberikan dukungan total kepada pelanggan yang memanfaatkan kekuatan sebagai perusahaan pembiayaan captive.
c. Memperkenalkan pengendalian risiko dan teknologi ICT yang lebih canggih dalam operasional untuk mencapai efisiensi
lebih lanjut. Selain itu, mengutamakan keamanan dan tata kelola ICT.
d. Mengoptimalkan sumber daya manusia dengan memberikan kesempatan dan program pelatihan melalui pemanfaatan
teknologi digital untuk bisnis yang berkelanjutan.
e. Memperkuat struktur organisasi dan tata kelola Perseroan, serta mempertahankan kelincahan.
f. Meningkatkan dan mengembangkan internal kontrol.
g. Likuiditas yang memadai, ALM yang tepat dan pengupayaan diversifikasi pendanaan.
7. TEKNOLOGI INFORMASI
Fokus Perseroan pada teknologi informasi adalah transformasi digital secara berkelanjutan dengan peningkatan keamanan
dan tata kelola.
Transformasi digital yang dilakukan oleh Perseroan merupakan wujud keseriusan Perseroan untuk mendukung kegiatan
pemasaran terutama di segment retail dengan menerapkan Marketing dan Sales Force Automation. Perseroan juga
berencana ingin meningkatkan proses persetujuan pemberian kredit dengan menggunakan AI (Artificial Intelligent) dan RPA
(Robotic Process Automation). Produk baru yang dikeluarkan oleh Perseroan tidak terlepas dari sistem yang memadai untuk
dipergunakan.
Peningkatan penggunaan teknologi harus disertai dengan peningkatan keamanan teknologi. Terlebih pada dalam 3 tahun
terahir kejahatan siber meningkat terutama di industri jasa keuangan. Hal ini membuat Perseroan meningkatkan keamanan
TI melalui zero trust security dan secara regular melakukan testing CSIRT (Computer Security Incident Response Team).
Perseroan akan melanjutkan pelaksanaan Audit TI oleh pihak ketiga dengan perluasan scope area untuk meningkatkan tata
kelola.
8. SIFAT MUSIMAN DARI KEGIATAN USAHA PERSEROAN YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN
Tidak ada kegiatan usaha Perseroan yang memiliki sifat musiman yang dapat mempengaruhi pendapatan.
9. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SEHUBUNGAN DENGAN MODAL KERJA YANG MENIMBULKAN RISIKO KHUSUS
Tidak terdapat kegiatan usaha Perseroan sehubungan dengan modal kerja yang menimbulkan resiko khusus.
10. RISET DAN PENGEMBANGAN
Perseroan tidak memiliki kebijakan khusus terkait riset dan pengembangan, karena secara umum Perseroan melakukannya
secara internal dengan melakukan pendekatan secara langsung terhadap dealer dan konsumen tanpa mengalokasikan biaya
riset dan pengembangan.
Namun apabila diperlukan, Perseroan dapat melakukan riset dan pengembangan dengan melakukan kerjasama dengan
pihak eskternal untuk mendapatkan data/informasi dengan cakupan yang lebih luas dan pengembangan produk melalui
digitalisasi.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah melakukan pengembangan produk dengan membuat paket bundling sebagai value
added. Paket bundling ini dinamakan “Premium Package” dimana biaya perawatan dapat dibiayai sekaligus pada saat
pembelian unitnya. Package yang ditawarkan oleh Perseroan ini dapat menghemat biaya sampai dengan 30% jika
dibandingkan dengan biaya perawatan reguler.
Tidak terdapat kecenderungan yang signifikan dalam produksi, penjualan, persediaan, beban, dan harga penjualan sejak
tahun buku terakhir yang mempengaruhi kegiatan usaha dan prospek keuangan Perseroan.
Sampai dengan terbitnya Prospektus ini, tidak ada kecenderungan, ketidakpastian, permintaan, komitmen atau peristiwa
yang dapat diketahui yang dapat mempengaruhi secara signifikan penjualan bersih atau pendapatan usaha, pendapatan dari
110
Page 133
operasi berjalan, profitabilitas, likuiditas atau sumber modal, atau peristiwa yang akan menyebabkan inforamsi keuangan
yang dilaporkan tidak dapat dijadikan indikasi atas hasil operasi atau kondisi keuangan masa datang.
Perseroan tidak memiliki ketergantungan terhadap kontrak industrial, komersial, atau keuangan, termasuk kontrak dengan
pelanggan, pemasok dan/atau pemerintah.
Tidak terdapat anggota Direksi, anggota Dewan Komisari, Pengendali atau Pemegang Saham Utama Perseroan atau Afiliasi
dari Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pengendali atau Pemegang Saham Utama Perseroan yang memiliki
kepentingan dalam perusahaan lain yang menjalankan bisnis yang sama atau menghasilkan produk yang sama dengan
Perseroan.
111
Page 134
IX. PERPAJAKAN
A. PERPAJAKAN UNTUK PEMEGANG OBLIGASI
Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi
diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 91 Tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan
Berupa Bunga Obligasi, penghasilan yang diterima atau diperoleh bagi Wajib Pajak berupa bunga obligasi dan diskonto
obligasi dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final:
i. atas bunga dari obligasi dengan kupon (interest bearing debt securities) sebesar: 10% (sepuluh persen) bagi Wajib Pajak
dalam negeri dan bentuk usaha tetap atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda
bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap dari jumlah bruto bunga sesuai dengan m asa kepemilikan
obligasi;
atas diskonto dari obligasi dengan kupon sebesar: 10% (sepuluh persen) bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk
usaha tetap atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib Pajak luar
negeri selain bentuk usaha tetap, dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi, tidak
termasuk bunga berjalan;
ii. atas diskonto dari obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) atau non-interest bearing debt securities sebesar 15% bagi
Wajib Pajak dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap (BUT) dan 20% atau tarif sesuai ketentuan Persetujuan Penghindaran
Pajak Berganda (P3B) yang berlaku bagi Wajib Pajak luar negeri, selain bentuk usaha tetap. Jumlah yang terkena pajak
dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi.
iii. atas diskonto dari obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) sebesar: 10% (sepuluh persen) bagi Wajib Pajak dalam negeri
dan bentuk usaha tetap atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib
Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap, dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan
obligasi;
iv. atas bunga dan/atau diskonto dari obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak reksadana dan Wajib Pajak
dana investasi infrastruktur berbentuk kontrak investasi kolektif, dana investasi real estat berbentuk kontrak investasi
kolektif, dan efek beragun aset berbentuk kontrak investasi kolektif yang terdaftar atau tercatat pada OJK sebesar 10%
untuk tahun 2021 dan seterusnya.
Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh
Wajib Pajak:
1. Dana pensiun yang pendirian atau pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan atau telah mendapatkan
izin dari OJK dan memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-Undang No. 7 Tahun
1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang No. 11 Tahun
2020 tentang Cipta Kerja; dan
2. Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.
CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN
PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN,
PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN
UMUM INI.
B. PEMENUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN OLEH PERSEROAN
Perseroan telah memenuhi seluruh kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan peraturan
perpajakan yang berlaku. Perseroan telah menyampaikan SPT tahun pajak 2021 pada tanggal 26 April 2022, SPT tahun pajak
2022 pada tanggal 29 April 2023, dan SPT tahun pajak 2023 pada tanggal 30 April 2024.
112
Page 135
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum di dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi No.
36 tanggal 20 Desember 2024, Addendum I Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi No. 11 tanggal 15 Januari 2025, Addendum
II Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi No. 25 tanggal 31 Januari 2025 dan Addendum III Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi
No. 04 tanggal 3 Maret 2025, yang seluruhnya dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di
Jakarta dan para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah
menyetujui untuk menawarkan kepada Masyarakat Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025
dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp700.000.000.000,- (tujuh ratus miliar Rupiah), dimana sebesar
Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) akan dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) dan sisa dari
Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) untuk Obligasi
Seri B akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam kesanggupan terbaik (best effort) tidak terjual
sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan
Obligasi tersebut.
Adapun susunan dan jumlah porsi serta persentase penjaminan secara Kesanggupan Penuh ( Full Commitment) oleh
Penjamin Emisi Obligasi adalah sebagai berikut:
Porsi Penjaminan (Rp) Jumlah
No. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi (%)
Seri A Seri B (Rp)
1. PT BRI Danareksa Sekuritas 68.000.000.000 10.000.000.000 78.000.000.000 15,6
2. PT Indo Premier Sekuritas 205.000.000.000 58.000.000.000 263.000.000.000 52,6
3. PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia 65.000.000.000 21.000.000.000 86.000.000.000 17,2
4. PT Mandiri Sekuritas 72.935.000.000 65.000.000 73.000.000.000 14,6
TOTAL 410.935.000.000 89.065.000.000 500.000.000.000 100,0
Selanjutnya para Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya
masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7.
Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas Penawaran Umum Obligasi adalah PT Indo Premier Sekuritas.
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini dengan tegas
menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sesuai definisi Afiliasi dalam UUPM sebagaimana telah
diubah dengan UUP2SK.
Metode Penentuan Bunga Obligasi
Tingkat Bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, antara lain terdiri dari: (i) hasil Penawaran Awal
(bookbuilding); (ii) kondisi pasar Obligasi; (iii) acuan terhadap obligasi Pemerintah (sesuai jatuh tempo masing-masing seri
Obligasi); dan (iv) risk premium (sesuai dengan hasil pemeringkatan dari Obligasi).
113
Page 136
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berpartisipasi dalam rangka Penawaran Umum ini adalah sebagai berikut:
Konsultan Hukum : Thamrin & Rekan (“TR&Co”)
Menara Kuningan Lt. 9 & 12
Jl. HR. Rasuna Said Blok X-7 Kav. 5
Jakarta 12940, Indonesia
Nama Rekan : Iswira Laksana, S.H., M.Si
No. STTD : STTD.KH-107/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 15 Mei 2023
Surat Penunjukan : ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Surat TR & Co No.
Ref.: 131/LOF-HFI/TR/HN/X/2024 tanggal 14 Oktober
2024, yang turut ditandatangani oleh PT Hino Finance
Indonesia.
Keanggotaan Asosiasi : Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) No.
99012.
Pedoman Kerja : Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal yang
dikeluarkan oleh Himpunan Konsultan Hukum Pasar
Modal (HKHPM) berdasarkan Surat Keputusan HKHPM
No. KEP.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10 November 2021
Tentang Perubahan Keputusan Himpunan Konsultan
Hukum Pasar Modal No. KEP.02/HKHPM/VIII/2018
Tentang Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal,
yang berlaku efektif sejak tanggal 10 November 2021
Tugas Pokok : Melakukan uji tuntas dari segi hukum atas fakta mengenai Perseroan dan keterangan lain
sebagaimana disampaikan oleh Perseroan yang berhubungan dengan Penawaran Umum ini.
Hasil uji tuntas dari segi hukum telah dimuat dalam Laporan Uji Tuntas dari Segi Hukum yang
menjadi dasar dari Pendapat dari Segi Hukum yang diberikan secara objektif dan mandiri serta
guna meneliti informasi yang dimuat dalam Prospektus sepanjang menyangkut segi hukum.
Tugas dan fungsi Konsultan Hukum yang diuraikan di sini adalah sesuai dengan Standar Profesi
dan Peraturan Pasar Modal yang berlaku guna melaksanakan prinsip keterbukaan.
Akuntan Publik : Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2, Lantai 7
Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Partner yang bertanggung : Christophorus Alvin Kossim
jawab
No. STTD : STTD.AP-31/PM.223/2020 tanggal 25 September 2020
Surat Penunjukan : No. 0154/PSS/08/2024 tanggal 21 Agustus 2024
Keanggotaan Asosiasi : Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)
Pedoman Kerja : Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Profesional Akuntan Publik (SPAP)
Tugas Pokok : Tugas pokok akuntan publik adalah untuk melaksanakan audit atas laporan keuangan
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia dan
menerbitkan comfort letter berdasarkan audit atas laporan keuangan sesuai dengan peraturan
Otoritas Jasa Keuangan.
Notaris : Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.
Kantor Notaris Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.
Jl. Panglima Polim V/11
Jakarta 12160, Indonesia
No. STTD : STTD.N-41/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Maret 2023
Surat Penunjukan : No. 124A/LGLHFI/x/2024 tanggal 31 Oktober 2024
Keanggotaan Asosiasi : Ikatan Notaris Indonesia (INI) Wilayah DKI Jakarta No.
205.5.041.221146
Pedoman Kerja : Undang-Undang No. 2 Tahun 2014 tentang Perubahan
Atas; Undang-Undang No. 3 2004 tentang Jabatan
Notaris
114
Page 137
Tugas Pokok : Menyiapkan dan membuat perjanjian-perjanjian sehubungan dengan Penawaran Umum
Obligasi, sesuai dengan peraturan jabatan Notaris dan kode etik Notaris.
Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Gedung BRI II Lantai 6
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46
Jakarta 10210, Indonesia
No. STTD :08/STTD-WA/PM/1996 tanggal 11 Juni 1996.
Surat Penunjukan :B.374-INV/TCS/10/2024 tanggal 11 Oktober 2024
Keanggotaan Asosiasi :Asosiasi Wali Amanat Indonesia (AWAI):
AWAI/03/12/2008 tanggal 17 Desember 2008.
Pedoman Kerja : Pedoman kerja Wali Amanat mengikuti ketentuan yang
diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Undang-
Undang Pasar Modal serta peraturan yang berkaitan
dengan tugas Wali Amanat.
Tugas Pokok : Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik di dalam maupun di luar pengadilan dalam
melakukan tindakan hukum yang berkaitan dengan hak dan kewajiban Pemegang Obligasi
sesuai dengan syarat-syarat Emisi, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang
tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia khususnya peraturan di bidang Pasar
Modal dan ketentuan/peraturan KSEI mengenai Obligasi.
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 19/2020, Wali Amanat menyatakan tidak:
(i) Mempunyai hubungan Kredit dengan Perseroan dalam jumlah lebih dari 25% (dua puluh
lima persen) dari jumlah Efek yang bersifat utang; dan/atau
(ii) Merangkap menjadi penanggung, dan/atau pemberi agunan dalam penerbitan Efek
bersifat utang, dan/atau kewajiban Perseroan dan menjadi Wali Amanat dari pemegang
Efek yang diterbitkan oleh Perseroan.
Hubungan Kredit Perseroan dan Wali Amanat
Wali Amanat tidak mempunyai hubungan kredit dengan Perseroan sesuai dengan surat pernyataan Wali Amanat No.
B.518-INV/TCS/TCS/12/2024 tanggal 16 Desember 2024
Perusahaan : PT Fitch Ratings Indonesia
Pemeringkat DBS Bank Tower,
24th Floor, Suite 2403
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5
Jakarta 12940, Indonesia
Ijin Usaha : No. KEP-02/PM/PI/2006 tanggal 17 Maret 2006
Surat Penunjukan : 124B/LGLHFI/x/2024 tanggal 31 Oktober 2024
Pedoman Kerja : Code of Conduct Fundamentals for Credit Rating
Agencies (IPSCP Code) yang diterbitkan oleh
International Organization of Securities Commissions
(IOSCO). Anggota-anggota IOSCO terdiri dari otoritas
pasar modal lebih dari 100 negara.
Kode etik dan praktek terbaik diadopsi dari Association
of Credit Rating Agencies in Asia (ACRAA). ACRAA
merupakan asosiasi yang didirikan oleh Asian Credit
Rating Agencies, dan diawasi oleh Asian Development
Bank (ADB).
Tugas Pokok : Melakukan pemeringkatan atas Obligasi setelah secara seksama mempertimbangkan seluruh
data dan informasi yang relevan, akurat dan dapat dipercaya serta melakukan kaji ulang secara
berkala terhadap hasil pemeringkatan sepanjang disyaratkan oleh peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Fitch juga wajib menyelesaikan kaji ulang terhadap hasil
pemeringkatan yang telah dipublikasikan dalam hal terdapat fakta material atau kejadian
penting yang dapat mempengaruhi hasil pemeringkatan yang telah dipublikasikan, paling lama
7 (tujuh) Hari Kerja sejak diketahuinya fakta material atau kejadian penting dan mengeluarkan
peringkat baru apabila terjadi perubahan peringkat dari proses kaji ulang.
115
Page 138
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang terlibat dalam Penawaran Umum Obligasi ini tidak mempunyai hubungan
afiliasi dengan Perseroan sebagaimana definisi hubungan Afiliasi dalam UUPPSK.
116
Page 139
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025, PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (selanjutnya disebut sebagai (“BRI”) bertindak sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi
kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam UUPM.
BRI sebagai Wali Amanat menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan yang dituangkan dalam surat
pernyataan tidak terafiliasi dan tidak ada hubungan kredit No. B.518-INV/TCS/TCS/12/2024 tanggal 16 Desember 2024. BRI
tidak mempunyai hubungan kredit dengan Perseroan melebihi 25% dari jumlah obligasi yang diwaliamanati dan/atau tidak
merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi, dan/atau kewajiban Perseroan dan
menjadi Wali Amanat dari Pemegang Obligasi, sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 19/2020.
BRI sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas (due diligence) terhadap Perseroan, dengan Surat
Pernyataan B.516-INV/TCS/TCB/12/2024 tanggal 16 Desember 2024 sebagaimana diatur Peraturan OJK No. 20/2020.
1. UMUM
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (selanjutnya disebut “BRI”) didirikan dan mulai beroperasi secara komersial pada
tanggal 18 Desember 1968 berdasarkan Undang-undang No. 21 Tahun 1968. Pada tanggal 29 April 1992, berdasarkan
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”) No. 21 Tahun 1992, bentuk badan hukum BRI diubah menjadi
Perusahaan Perseroan (Persero). Pengalihan BRI menjadi Persero didokumentasikan dengan akta No. 133 tanggal 31 Juli
1992 Notaris Muhani Salim, S.H. dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
No. C2-6584.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73,
Tambahan No. 3A tanggal 11 September 1992. Anggaran Dasar BRI kemudian diubah dengan Akta No. 7 tanggal 4 September
1998 Notaris Imas Fatimah, S.H., pasal 2 tentang “Jangka Waktu Berdirinya Perseroan” dan pasal 3 tentang “Maksud dan
Tujuan serta Kegiatan Usaha” untuk menyesuaikan dengan ketentuan Undang-undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 1995
tentang “Perseroan Terbatas” dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
C2-24930.HT.01.04.TH.98 tanggal 13 November 1998 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 86,
Tambahan No. 7216 tanggal 26 Oktober 1999 dan akta No. 7 tanggal 3 Oktober 2003 Notaris Imas Fatimah, S.H., antara lain
tentang status perusahaan dan penyesuaian dengan Undang-undang Pasar Modal dan telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-23726 HT.01.04.TH.2003 tanggal 6
Oktober 2003 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 88, Tambahan No. 11053 tanggal 4
November 2003
Berdasarkan Surat Keputusan Bank Indonesia No. 5/117/DPwB2/PWPwB24 tanggal 15 Oktober 2003, tentang “SK
Penunjukan BRI sebagai bank umum devisa”, BRI telah ditetapkan sebagai bank devisa melalui Surat Dewan Moneter No.
SEKR/BRI/328 tanggal 25 September 1956.
Berdasarkan akta No. 51 tanggal 26 Mei 2008 Notaris Fathiah Helmi, S.H., telah dilakukan perubahan terhadap Anggaran
Dasar BRI, antara lain untuk penyesuaian dengan ketentuan Undang-undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tentang
“Perseroan Terbatas” dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”) (fungsinya sejak
1 Januari 2013 dialihkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)), No. IX.J.I tentang “Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan
yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik”, yang telah mendapatkan persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-48353.AH.01.02.Tahun 2008
tanggal 6 Agustus 2008 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 68, Tambahan No. 23079 tanggal
25 Agustus 2009.
Selanjutnya, Anggaran Dasar BRI telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir anggaran dasar BRI
sebagaimana termaktub dalam Akta No. 4 tanggal 06 Oktober 2021 dibuat di hadapan Fathiah Helmi. S.H.. Notaris di Jakarta
yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0457763 Tahun 2021
tanggal 07 Oktober 2021.
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar BRI, ruang lingkup kegiatan BRI adalah melakukan usaha di bidang perbankan serta
optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki BRI untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing
kuat untuk mendapat keuntungan guna meningkatkan nilai perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan
Terbatas.
BRI dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia selaku pemegang saham mayoritas.
117
Page 140
2. PERMODALAN WALI AMANAT
Berdasarkan laporan kepemilikan saham per 31 Desember 2024 yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro
Administrasi Efek, struktur permodalan dan susunan pemegang saham BRI adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp50 per Saham
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (%)
Modal Dasar
- Saham Seri A Dwiwarna 1 50 0,00nm
- Saham biasa atas nama Seri B 299.999.999.999 14.999.999.999.950 100,00
Jumlah Modal Dasar 300.000.000.000 15.000.000.000.000 100,00
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Negara Republik Indonesia
- Saham Seri A Dwiwarna 1 50 0,00 nm
- Saham biasa atas nama Seri B 80.610.976.875 4.030.548.843.750 53,19
Masyarakat
- Saham biasa atas nama Seri B 70.948.024.728 3.547.401.236.400 46,81
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 151.559.001.604 7.557.950.080.200 100,00
Saham dalam Portepel 148.440.998.396 7.422.049.919.800
Catatan :
*termasuk saham treasury sebanyak 909.878.300 Saham Seri B.
Nm: menjadi nol karena pembulatan
3. PENGURUS DAN PENGAWASAN
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan BRI No.31 tanggal 22 April 2024 yang dibuat di hadapan FATHIAH
HELMI, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen : Rofikoh Rokhim
Komisaris : Awan Nurmawan Nuh
Komisaris : Rabin Indrajad Hattari
Komisaris Independen : Heri Sunaryadi
Komisaris Independen : Paripurna Poerwoko Sugarda
Komisaris Independen : Agus Riswanto
Komisaris Independen : Nurmaria Sarosa
Komisaris Independen : Haryo Baskoro Wicaksono
Komisaris Independen : Dwi Ria Latifa
Direksi
Direktur Utama : Sunarso
Wakil Direktur Utama : Catur Budi Harto
Direktur Keuangan : Viviana Dyah Ayu Retno K
Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan : Agus Noorsanto
Direktur Bisnis Mikro : Supari
Direktur Retail Funding and Distribution : Andrijanto
Direktur Commercial, Small, and Medium Business : Amam Sukriyanto
Direktur Digital dan Teknologi Informasi : Arga Mahanana Nugraha
Direktur Kepatuhan : Achmad Solichin Lutfiyanto
Direktur Manajemen Risiko : Agus Sudiarto
Direktur Bisnis Konsumer : Handayani
Direktur Human Capital : Agus Winardono
4. KEGIATAN USAHA
Selaku Bank Umum, BRI melaksanakan kegiatan usaha perbankan sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang No.
7 tahun 1992 berikut perubahannya dalam Undang-Undang No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan. Dalam rangka
mendukung dan mengembangkan kegiatan usahanya, BRI juga melakukan penyertaan pada entitas anak sebagai berikut:
118
Page 141
No. Perusahaan Anak Jenis Usaha Persentase Kepemilikan
1. PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) Bank Umum Swasta Nasional 86,85%
2. BRI Remittance Co. Ltd. Perusahaan Remittance 100,00%
3. PT Asuransi BRI Life Asuransi 51,00%
4. PT BRI Multifinance Indonesia Pembiayaan 99,88%
5. PT BRI Danareksa Sekuritas Sekuritas 67,00%
6. PT BRI Ventura Investama Perusahaan Ventura 99,97%
7. PT BRI Asuransi Indonesia Asuransi 90,00%
8. PT Permodalan Nasiional Madani Pembiayaan 99,99%
9. PT Pegadaian Pembiayaan, Emas, Aneka Jasa 99,99%
10. PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) Pengelolaan Portofolio 65,00%
Dalam rangka mengembangkan Fee Based Income dan pengembangan Pasar Modal di Indonesia, BRI saat ini melayani jasa
Wali Amanat (Trustee), Agen Pembayaran (Paying Agent), Agen Jaminan (Security Agent), dan Jasa Kustodian.
Efek bersifat Utang yang menggunakan Jasa Wali Amanat BRI selama tahun 2022 – 2023 adalah sebagai berikut:
No. Nama Obligasi/Sukuk Tanggal Emisi
1. Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2022 23 Februari 2022
2. Obligasi Berkelanjutan III Toyota Astra Financial Services Tahap II Tahun 2022 23 Februari 2022
3. Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2022 8 Maret 2022
4. Obligasi Tamaris Hydro I Tahun 2022 8 Maret 2022
5. Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2022 22 Maret 2022
6. Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance Tahap III Tahun 2022 25 Maret 2022
7. Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap II Tahun 2022 8 April 2022
8. Obligasi Berkelanjutan III Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 7 April 2022
9. Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 7 April 2022
10. Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2022 28 April 2022
11. Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2022 10 Juni 2022
12. Obligasi Berkelanjutan I PP Presisi Tahap I Tahun 2022 30 Juni 2022
13. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Mandala Multifinance Tahap II Tahun 2022 6 Juli 2022
14. Obligasi Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap I Tahun 2022 5 Juli 2022
15. Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap I Tahun 2022 5 Juli 2022
16. Obligasi Berkelanjutan I Medikaloka Hermina Tahap II Tahun 202 14 Juli 2022
17. Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap I Tahun 2022 8 Juli 2022
18. Obligasi II Perusahaan Pengelola Aset Tahun 2022 8 Juli 2022
19. Obligasi Berkelanjutan I SPINDO Tahap II Tahun 2022 27 Juli 2022
20. Sukuk Berkelanjutan I SPINDO Tahap II Tahun 2022 27 Juli 2022
21. Obligasi Berkelanjutan IV Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2022 26 Juli 2022
22. Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2022 5 Agustus 2022
23. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2022 5 Agustus 2022
24. Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap I Tahun 2022 10 Agustus 2022
25. Obligasi I Hino Finance Indonesia Tahun 2022 9 Agustus 2022
26. Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2022 26 Agustus 2022
27. Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2022 1 September 2022
28. Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap II Tahun 2022 16 September 2022
29. MTN JACCS MPM Finance Indonesia III Tahun 2022 Tahap I 28 September 2022
30. MTN JACCS MPM Finance Indonesia III Tahun 2022 Tahap II 11 Oktober 2022
31. Obligasi Berkelanjutan IV Indosat Tahap I Tahun 2022 26 Oktober 2022
32. Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Indosat Tahap I Tahun 2022 26 Oktober 2022
33. Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance Tahap IV Tahun 2022 28 Oktober 2022
34. MTN I J Resources Asia Pasifik Tahun 2022 1 November 2022
35. Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap II Tahun 2022 8 November 2022
36. Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2022 13 Desember 2022
37. MTN I PT Mitra Niaga Madani Tahun 2022 Tahap I 22 Desember 2022
38. Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2022 10 Januari 2023
39. Medium Term Notes (MTN) III PT PNM Venture Capital Tahun 2022 25 Januari 2023
119
Page 142
No. Nama Obligasi/Sukuk Tanggal Emisi
40 Obligasi Berkelanjutan VI Sarana Multigriya Finansial Tahap IV Tahun 2023 22 Februari 2023
41. Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance Tahap V Tahun 2023 24 Februari 2023
42. Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2023 8 Maret 2023
43. Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2023 16 Maret 2023
44. Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 28 Maret 2023
45. Obligasi Berkelanjutan II Spindo Tahap I Tahun 2023 4 April 2023
46. Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Spindo Tahap I Tahun 2023 4 April 2023
49. Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap III Tahun 2023 11 April 2023
50. Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap III Tahun 2023 17 Mei 2023
51. Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2023 7 Juni 2023
52. EBAS-SP SMFBRIS01 8 Juni 2023
53. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Mandala Multifinance Tahap III Tahun 2023 22 Juni 2023
54. MTN I PT LEN Industri (Persero) Tahun 2023 Tahap I 22 Juni 2023
55. Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2023 27 Juni 2023
56. Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2023 6 Juli 2023
57. Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023 6 Juli 2023
58. Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023 6 Juli 2023
59. Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2023 11 Juli 2023
60. Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap I Tahun 2023 11 Juli 2023
61. Obligasi II Hino Finance Indonesia Tahun 2023 11 Juli 2023
62. Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap I Tahun 2023 11 Juli 2023
63. Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2023 4 Agustus 2023
64. Obligasi Berkelanjutan II Spindo Tahap II Tahun 2023 8 Agustus 2023
65. Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Spindo Tahap II Tahun 2023 8 Agustus 2023
66. Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap II Tahun 2023 11 Agustus 2023
67. EBAS-SP SMFBRIS01 26 September 2023
68. Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2023 27 September 2023
69. Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap II Tahun 2023 3 Oktober 2023
70. Obligasi Berkelanjutan I MNC Energy Investments Tahap I Tahun 2023 6 Oktober 2023
71. Sukuk Wakalah Berkelanjutan I MNC Energy Investments Tahap I Tahun 2023 6 Oktober 2023
72. Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap II Tahun 2023 19 Oktober 2023
73. Obligasi Berkelanjutan VII Sarana Multigriya Finansial Tahap II Tahun 2023 20 Oktober 2023
74. Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap II Tahun 2023 25 Oktober 2023
75. Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap II Tahun 2023 16 November 2023
76. Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 22 November 2023
77. MTN INKA Multi Solusi II Tahun 2023 22 November 2023
78. Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2023 19 Januari 2024
79. Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap V Tahun 2024 23 Februari 24
80. Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2024 21 Maret 24
81. Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap III Tahun 2024 2 April 24
82. Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap III Tahun 2024 19 April 24
83. Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap III Tahun 2024 23 April 24
84. Obligasi I Merdeka Battery Materials Tahun 2024 3 April 24
85. Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2024 28 May 24
86. Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap III Tahun 2024 4 Juni 24
87. Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2024 20 Juni 24
Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024 dan
88. 21 Juni 24
Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024
89. Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2024 2 Juli 24
90. Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024 2 Juli 24
91. Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024 5 Juli 24
92. Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap I Tahun 2024 5 Juli 24
93. Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap III Tahun 2024 9 Juli 24
94. Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap I Tahun 2024 9 Juli 24
95. Obligasi Terkait Keberlanjutan I SPINDO Tahun 2024 9 Juli 24
96. Obligasi Berkelanjutan I Sumber Global Energy Tahap I Tahun 2024 10 Juli 24
97. Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap VI Tahun 2024 30 Juli 24
120
Page 143
1) Jasa Wali Amanat (Trustee)
Wali Amanat BRI telah berpartisipasi dalam penerbitan beberapa Obligasi, Sukuk dan Efek Beragun Aset yang
diterbitkan oleh Perseroan. Wali Amanat BRI bertindak sesuai dengan tugas dan kewajibannya berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan dan peraturan pasar modal lainnya.
2) Jasa Agen Pembayaran (Paying Agent)
Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa berupa layanan pembukaan rekening dan pengadministrasian rekening sinking
fund ataupun transaksi pendistribusian dana pembayaran kupon dan/atau pokok Medium Term Notes kepada investor
dalam penerbitan Efek bersifat Utang.
3) Jasa Agen Jaminan (Security Agent)
Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa penatausahaan atas dokumen jaminan yang terkait dengan Perjanjian
Perwaliamanatan, dokumen pengikatan lainnya serta surat – surat jaminan yang terkait dengan penerbitan Efek bersifat
Utang.
4) Produk dan Jasa Lainnya
Saat ini, BRI juga telah menjalani dan mengembangkan jasa Pasar Modal lainnya, antara lain :
a. Trustee & Paying Agent
b. Bank Kustodian
c. Bank Pembukaan Rekening Dana Nasabah
d. Dana Pensiun Lembaga Keuangan
5. PERIZINAN BRI
a. Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 tahun 1992, tanggal 29 April 1992, perihal status BRI menjadi Perusahaan Perseroan;
b. Anggaran Dasar BRI No. 113 tanggal 31 Juli 1992 yang dibuat oleh Muhani Salim, SH., Notaris di Jakarta;
c. Surat Tanda Terdaftar dari Bapepam dan LK No.08/STTD-WA/PM/1996, tanggal 11 Juni 1996, perihal Pemberian Ijin BRI
sebagai Wali Amanat;
d. SK Bank Indonesia No. 5/117/DPwB24, tanggal 15 Oktober 2003, perihal Pemberian Ijin BRI sebagai Bank Devisa;
Nomor Induk Berusaha (NIB) BRI No. 8120114132268 tanggal 26 November 2018.
6. TUGAS POKOK WALI AMANAT
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 20/2020, Wali Amanat adalah pihak yang mewakili kepentingan pemegang efek bersifat
utang dan/atau sukuk, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan
serta berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia khususnya peraturan di
bidang Pasar Modal.
7. PENUNJUKAN, PENGGANTIAN DAN BERAKHIRNYA TUGAS WALI AMANAT
Berdasarkan Peraturan OJK No. 20/2020, ketentuan mengenai penunjukan, penggantian, dan berakhirnya tugas Wali
Amanat, paling sedikit memuat hal-hal sebagai berikut:
a. Penunjukan Wali Amanat untuk pertama kalinya dilakukan oleh Perseroan;
b. Penggantian Wali Amanat dilakukan karena sebab-sebab sebagai berikut:
- Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan;
- Izin usaha Bank Umum sebagai Wali Amanat dicabut;
- Pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat
- Wali Amanat dibubarkan oleh badan peradilan atau oleh badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar
berdasarkan ketentuan perundang-undangan;
- Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang atau dibekukan operasinya dan/ atau
kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
- Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya;
- Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-undangan di
sector jasa keuangan;
- Timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali Amanat;
- Timbulnya hubungan kredit pembiayaan yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.
19/2020; atau
- Wali Amanat dapat mengajukan permohonan berhenti secara tertulis kepada RUPO melalui Perseroan, dengan
menyebutkan alasan-alasannya. Permohonan berhenti itu harus diajukan sedikitnya 1 (satu) bulan sebelumnya
dengan disertai rekomendasi wali amanat pengganti dan Wali Amanat baru berhenti bertugas selaku Wali Amanat
121
Page 144
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan setelah permohonan berhenti ini diterima baik secara tertulis oleh RUPO
dan pada saat wali amanat yang menggantikannya mulai memangku jabatannya. Wali Amanat baru berhenti
bertugas selaku Wali Amanat setelah permohonan berhenti ini diterima baik secara tertulis oleh Emiten dan
disetujui oleh RUPO dan wali amanat yang menggantikannya mulai memangku jabatannya. Dalam hal terjadinya
pemberhentian Wali Amanat karena adanya pengajuan permohonan berhenti tersebut, Emiten harus segera
menunjuk calon pengganti dari Wali Amanat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah diterima surat pengunduran diri tersebut. Calon pengganti Wali
Amanat yang ditunjuk oleh Emiten tersebut sebelum diangkat dan menjabat sebagai wali amanat pengganti wajib
terlebih dahulu disetujui oleh RUPO. Dalam hal Emiten belum menunjuk wali amanat pengganti, maka selambat-
lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan setelah disampaikannya surat pengunduran diri Wali Amanat tersebut,
Wali Amanat berhak mengusulkan wali amanat pengganti dirinya dan kemudian segera menyelenggarakan
RUPO.
Berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat:
- Obligasi telah dilunasi, baik pokok, bunga termasuk denda (jika ada) dan Wali Amanat telah menerima laporan
pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran atau Perseroan, jika Perseroan tidak menggunakan Agen
Pembayaran;
- Obligasi telah dikonversi seluruhnya menjadi saham;
- Tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan setelah tanggal jatuh tempo Pokok
Obligasi.
- setelah diangkatnya Wali Amanat baru;
8. LAPORAN KEUANGAN
Berikut ini adalah kutipan dari Ikhtisar Laporan Keuangan Konsolidasian BRI per tanggal 30 September 2024 (tidak diaudit),
31 Desember 2023, 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono,
Sungkoro & Surja, dengan opini wajar dalam laporannya tanggal 6 Februari 2023 yang ditandatangani oleh Christophorus
Alvin Kossim.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Total Aset 1.961.916.415 1.965.007.030 1.865.639.010
Total Liabilitas 1.632.443.484 1.648.534.888 1.562.243.693
Total Ekuitas 329.472.931 316.472.142 303.395.317
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Pendapatan Bunga dan Syariah – neto 105.756.186 135.183.487 124.597.073
Pendapatan Premi – neto 1.994.810 2.161.392 1.577.323
Pendapatan Operasional lainnya 40.875.202 45.625.785 39.127.694
Laba Operasional 58.045.358 76.828.737 64.306.037
Laba Sebelum Beban Pajak 57.988.348 76.429.712 64.596.701
Laba Tahun Berjalan 45.362.375 60.425.048 51.408.207
Rasio Penting
(dalam %)
30 September 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Capital Adequate Ratio (CAR) 26,76 27,27 25,51
Non-Performing Loan Ratio (Gross) 3,04 2,95 2,67
Loan to Deposits Ratio (LDR) 89.60 84,73 78,82
Return On Asset (ROA) 3,03 3,24 3,79
Return On Equity (ROE) 18,86 19,95 19,59
Net Interest Margin (NIM) 6,45 7,95 7,85
Operating Expense to Operating Income (BOPO) 67.85 68,07 69,10
122
Page 145
9. LOKASI WALI AMANAT
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
Alamat Wali Amanat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Investment Services Division
Trust & Corporate Services Department
Gedung BRI II Lt.6
Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
Jakarta 10210 - Indonesia
Tel. (021) 5758143
Email : tcs_aet@bri.co.id
Up. Dhany Ramadhanto –Department Head Trust & Corporate Service Department
123
Page 146
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI
1. PEMESAN YANG BERHAK
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat tinggal, serta
badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang berhak membeli Obligasi sesuai
dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.
2. PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Pemesanan Pembelian Obligasi harus diajukan dengan menggunakan FPPO yang dapat diperoleh dari Penjamin Emisi Efek,
baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy melalui email, sebagaimana tercantum dalam Bab XV Prospektus ini dan
pemesanan yang telah dimasukkan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan Pembelian Obligasi dilakukan dengan
menggunakan FPPO untuk keperluan ini yang dikeluarkan oleh Penjamin Emisi Obligasi yang dibuat dalam 5 (lima) rangkap
atau dalam bentuk softcopy, melampirkan kopi identitas, dan sub rekening efek.
Penjamin Pelaksana Emisi Efek berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara keseluruhan
atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan tersebut di atas. Pemesanan Pembelian Obligasi dan
penyampaian FPPO kepada Penjamin Emisi Obligasi dapat dilakukan dari jarak jauh, melalui email dan mesin faksimili
Penjamin Emisi Obligasi, sebagaimana tercantum pada Bab XV Prospektus ini. Pemesanan pembelian Obligasi yang dilakukan
menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.
3. JUMLAH MINIMUM PEMESANAN
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan senilai
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
4. MASA PENAWARAN UMUM
Masa Penawaran Umum dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2025 dan ditutup pada tanggal 17 Maret 2025 pukul 16.00
WIB.
5. TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Selama Masa Penawaran Umum, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi dengan mengajukan FPPO
selama jam kerja yang umum berlaku kepada para Penjamin Emisi Obligasi, sebagaimana dimuat dalam Bab XV Prospektus
ini, pada tempat dimana Pemesan memperoleh Prospektus dan FPPO. Pemesanan Obligasi dapat dilakukan secara elektronik
melalui alamat email Penjamin Emisi Obligasi dengan prosedur sebagai berikut:
a. Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan 1 (satu) alamat
email dan hanya bisa melakukan 1 (satu) kali pemesanan.
b. Melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum).
c. Menyampaikan pemesanan disertai detail Nomor Rekening untuk Pengembalian Kelebihan Pemesanan (Refund)
dengan format: Nama Bank<SPASI>No Rekening<SPASI>Nama Pemilik Rekening. Contoh : BCA 1000056678 Jubaidah
Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:
a. Hasil scan FPPO asli yang telah diisi secara elektronik sesuai dengan pemesanan yang disampaikan untuk dicetak dan
ditandatangani oleh Pemesan yang bersangkutan; atau
b. Informasi penolakan karena persyaratan tidak lengkap atau email ganda.
Penjamin Emisi Obligasi dan Perseroan berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila FPPO tidak diisi dengan
lengkap atau bila persyaratan pemesanan pembelian Obligasi termasuk persyaratan pihak yang berhak melakukan
pemesanan, tidak terpenuhi. Sedangkan pemesan, tidak dapat membatalkan pembelian Obligasi-nya apabila telah
memenuhi persyaratan pemesanan pembelian.
6. BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN OBLIGASI
Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan kembali kepada
Pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi.
Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan. Dalam hal pengajuan
124
Page 147
pemesanan dilakukan secara elektronik, tanda terima pengajuan pemesanan pembelian akan diserahkan kepada Pemesan
berupa jawaban konfirmasi email yang dilampiri 1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti
tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda-terima pemesanan pembelian bukan merupakan jaminan
dipenuhinya pemesanan.
7. PENJATAHAN OBLIGASI
Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi
jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Tanggal Penjatahan
adalah tanggal 18 Maret 2025.
Setiap Pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan Obligasi untuk
Penawaran Umum ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa Pihak tertentu mengajukan
pemesanan Obligasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk Penawaran Umum ini, baik secara langsung maupun
tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan
Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima)
Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka
Penawaran Umum.
Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Indo Premier Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan
Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12
tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan
Peraturan No. IX.A.7 tentang Tanggung Jawab Manajer Penjatahan dalam Rangka Pemesanan dan Penjatahan Efek dalam
Penawaran Umum; paling lambat 30 hari setelah berakhirnya Masa Penawaran Umum.
8. PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, Pemesan harus segera melaksanakan pembayaran yang dapat
dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan atau kepada
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi selambat-lambatnya tanggal 19 Maret 2025 pukul 11:00 WIB (in good funds) , kecuali
Penjamin Emisi Obligasi yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dapat melakukan pembayaran selambat-
lambatnya di Tanggal Emisi pada rekening di bawah ini:
PT BRI Danareksa Sekuritas PT Indo Premier Sekuritas
Bank BRI Bank Permata
Cabang: Bursa Efek Jakarta Cabang: Sudirman Jakarta
No. Rekening: 067101000680304 No. Rekening: 0701254635
Atas Nama: PT BRI Danareksa Sekuritas Atas Nama: PT Indo Premier Sekuritas
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia PT Mandiri Sekuritas
Bank DBS Indonesia Bank Mandiri
Cabang Jakarta Mega Kuningan Cabang: Jakarta Sudirman
Nomor: 3320067704 Nomor Rekening: 1020005566028
A/n: PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia Atas Nama: PT Mandiri Sekuritas
Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban Pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika
persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
Selanjutnya, setelah dana telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi, Penjamin Emisi Obligasi melalui Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi wajib mentransfer dana Penawaran Umum kepada Perseroan pada Tanggal Pembayaran sesuai Tanggal Emisi
yaitu pada tanggal 20 Maret 2025 pada Rekening Perseroan, sebagai berikut:
Bank CIMB Niaga
Cabang: Cempaka Putih
No. Rekening: 860008351700
Atas Nama: PT Hino Finance Indonesia
9. DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK
Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 20 Maret 2025. Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat
Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada
125
Page 148
Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka
pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI. Selanjutnya
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari Rekening Obligasi
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan pembayaran yang telah
dilakukan Penjamin Emisi Obligasi menurut bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya
pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata
menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.
10. PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian
Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI,
maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan diadministrasikan
secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke
dalam rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada
Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi
Tertulis tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
b. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang selanjutnya
akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;
c. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas pembayaran
Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak lainnya yang melekat pada
Obligasi;
d. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasiakan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran
atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga
Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian
Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran
Bunga Obligasi yang bersangkutan adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari
Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-
undangan yang berlaku;
e. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan memperhatikan KTUR asli yang diterbitkan
oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI sehingga Obligasi
tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Bursa sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO (R-
3) sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat;
f. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank
Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.
11. PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN OBLIGASI
Dalam hal suatu pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya akibat dari pelaksanaan penjatahan, atau dalam hal
terjadi pembatalan atau penundaan Penawaran Umum sebelum Tanggal Pembayaran maka uang pemesanan harus
dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan, kepada para pemesan,
paling lambat 2 (dua) hari kerja sesudah Tanggal Penjatahan atau sejak keputusan pembatalan atau penundaan Penawaran
Umum.
Jika Pencatatan saham di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi
karena persyaratan pencatatan tidak dipenuhi, Penawaran atas Efek batal demi hukum dan pembayaran pesanan Efek
dimaksud, wajib dikembalikan kepada pemesan, oleh Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI paling
lambat 2 (dua) hari kerja sejak keputusan pembatalan Penawaran Umum.
Jika terjadi keterlambatan, maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau
Penjamin Emisi Obligasi wajib membayar kepada para pemesan Denda untuk tiap hari keterlambatan sebesar 1% (satu
persen) per tahun di atas tingkat Bunga masing-masing seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar dan/atau
Denda. Denda tersebut diatas dihitung dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender
dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Denda dikenakan sejak hari ke-3 (ke-tiga) setelah Tanggal Penjatahan
atau sejak keputusan pembatalan Penawaran Umum.
126
Page 149
Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk mengambilnya
dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan atau sesudah tanggal diumumkannya pembatalan tersebut
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar Denda kepada para
pemesan Obligasi.
12. PENUNDAAN ATAU PEMBATALAN MASA PENAWARAN UMUM
Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya Masa Penawaran Umum,
Perseroan dapat menunda Masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak Pernyataan Pendaftaran
menjadi Efektif atau membatalkan Penawaran Umum, dengan ketentuan:
1. Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yang meliputi:
a. Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh perseratus) selama 3 (tiga) Hari Bursa
berturut-turut;
b. Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap
kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
c. Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang ditetapkan oleh
OJK berdasarkan Formulir No. IX.A.2-11 lampiran 11.
2. Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
i. Mengumumkan penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum dalam paling kurang satu
surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat satu hari kerja setelah
penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat
juga mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya
ii. Menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum tersebut
kepada Otoritas Jasa Keuangan pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam point i;
iii. Menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam point i kepada Otoritas Jasa Keuangan paling
lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
iv. Perseroan yang menunda Masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum yang sedang dilakukan,
dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada
pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.
Dalam hal Perseroan melakukan penundaan sebagaimana dimaksud dalam butir 1 diatas, dan akan memulai kembali Masa
Penawaran Umum berlaku ketentuan sebagai berikut:
i. Dalam hal penundaan masa Penawaran Umum disebabkan oleh kondisi sebagaimana dimaksud dalam butir 1 poin
a), maka Perseroan wajib memulai kembali Masa Penawaran Umum paling lambat 8 (delapan) Hari Kerja setelah
indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari
total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi dasar penundaan;
ii. Dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali sebagaimana dimaksud
dalam 1) poin a), maka Perseroan dapat melakukan kembali penundaan Masa Penawaran Umum;
iii. Wajib menyampaikan kepada Bapepam dan LK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi
tambahan lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan Masa Penawaran Umum
(jika ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
mempunyai peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja sebelum dimulainya lagi Masa Penawaran Umum.
Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan dalam media massa
lainnya; dan
iv. Wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin iii) kepada Bapepam dan LK paling
lambat satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud.
Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi
Obligasi dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung jawab
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi
Obligasi tidak bertanggung jawab dan karenanya harus dibebaskan oleh Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan
karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung jawab Perseroan.
13. LAIN-LAIN
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara keseluruhan
atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.
127
Page 150
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN
PEMBELIAN OBLIGASI
Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh selama tanggal Penawaran Umum Obligasi di
kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dari tanggal 13 Maret 2025 sampai dengan 17 Maret 2025 dari pukul 09.00 WIB
sampai dengan 16.00 WIB setiap harinya, pada alamat di bawah ini:
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
PT BRI Danareksa Sekuritas PT Indo Premier Sekuritas
Gedung BRI II Lt. 23 Pacific Century Place, 16F, SCBD Lot 10
Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 10210 Jakarta 12190
Telepon: (021) 50914100 Telepon: (021) 5088 7168
Faksimili: (021) 2520990 Faksimili: (021) 5088 7167
www.bridanareksasekuritas.co.id www.indopremier.com
Email: IB-Group1@bridanareksasekuritas.co.id; dan Email: fixed.income@ipc.co.id
debtcapitalmarket@bridanareksasekuritas.co.id
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia PT Mandiri Sekuritas
DBS Bank Tower, Ciputra World I 32/F Menara Mandiri Lt. 24-25
Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 3-5 Jl. Jend. Sudirman Kav.54-55
Jakarta Selatan 12940 Jakarta, 12190
Telepon: (021) 3003 4945 Telepon: (021) 526 3445
Faksimili: (021) 3003 4944 Faksimili: (021) 527 5701
Email: corporate.finance@dbs.com Email: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id
Website: www.mandirisekuritas.co.id
Website: www.dbs.com
128
Page 151
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
129
Page 152
130
Page 153
131
Page 154
132
Page 155
133
Page 156
134
Page 157
135
Page 158
136
Page 159
137
Page 160
138
Page 161
139
Page 162
140
Page 163
141
Page 164
142
Page 165
143
Page 166
144
Page 167
145
Page 168
146
Page 169
147
Page 170
148
Page 171
XVI. LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN
149
Page 172
PT Hino Finance Indonesia
Laporan keuangan auditan tanggal 30 September 2024 dan
31 Desember 2023 dan 2022
serta untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal
30 September 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 beserta
laporan-laporan auditor independen
Informasi keuangan yang tidak diaudit dan tidak direviu untuk
periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023/
Audited financial statements as of September 30, 2024 and
December 31, 2023 and 2022
and for the nine-month period ended September 30, 2024
and for the years ended December 31, 2023 and 2022
with independent auditor's reports
Unaudited and unreviewed financial information
for the nine-month period ended September 30, 2023
150
Page 173
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
LAPORAN KEUANGAN AUDITAN AUDITED FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN AS OF SEPTEMBER 30, 2024 AND
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 DECEMBER 31, 2023 AND 2022 AND
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN FOR THE NINE-MONTH
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL PERIOD ENDED
30 SEPTEMBER 2024 DAN UNTUK TAHUN YANG SEPTEMBER 30, 2024 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 BESERTA DECEMBER 31, 2023 AND 2022 WITH
LAPORAN-LAPORAN AUDITOR INDEPENDENT AUDITOR'S REPORTS AND
INDEPENDEN DAN INFORMASI KEUANGAN UNAUDITED AND UNREVIEWED
YANG TIDAK DIAUDIT DAN TIDAK DIREVIU FINANCIAL INFORMATION
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN FOR THE NINE-MONTH
YANG BERAKHIR PADA PERIOD ENDED
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 SEPTEMBER 30, 2023
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Page
Surat Pernyataan Direksi Statement Letter of the Board of Directors
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan.............................................. 1 ................................ Statements of Financial Position
Laporan Laba-Rugi dan Penghasilan Statements of Profit or Loss and
Komprehensif lain .................................................... 2 ................................ Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas .......................................... 3-5 ............................... Statements of Changes in Equity
Laporan Arus Kas ......................................................... 6 ......................................... Statements of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan ................................... 7-118 .............................. Notes to the Financial Statements
************************
151
Page 174
152
Page 175
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen Independent Audit or’s Report
Laporan No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681- Report No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681-
4/ 1/ II/ 2025 4/ 1/ II/ 2025
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan The Shareholders and t he Boards of
Dir eksi Commissioners and Direct ors
PT Hino Finance Indonesia PT Hino Finance Indonesia
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan We have audited the accompanying financial
PT Hino Finance Indonesia (“ Perusahaan” ) statements of PT Hino Finance Indonesia
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi (the “ Company” ), which comprise the statements
keuangan tanggal 30 September 2024 dan of financial position as of September 30, 2024 and
31 Desember 2023 dan 2022, serta laporan December 31, 2023 and 2022, and the statements
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, of profit or loss and other comprehensive income,
laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus statements of changes in equity, and statements of
kas untuk periode sembilan bulan yang berakhir cash flows for the nine-month period ended
pada tanggal 30 September 2024 dan tahun September 30, 2024 and for the years ended
yang berakhir pada tanggal-tanggal December 31, 2023 and 2022, and notes to the
31 Desember 2023 dan 2022, serta catatan financial statements, including material accounting
atas laporan keuangan, termasuk informasi policy information.
kebijakan akuntansi material.
Menurut opini kami, laporan keuangan In our opinion, the accompanying financial
t erlampir menyajikan secara wajar, dalam statements present fairly, in all material respects,
semua hal yang material, posisi keuangan the financial position of the Company as of
Perusahaan tanggal 30 September 2024 dan September 30, 2024 and December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, serta kinerja 2022, and its financial performance and cash flows
keuangan dan arus kasnya untuk periode for the nine-month period ended September 30,
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 2024 and the years ended December 31, 2023 and
30 September 2024 dan tahun yang berakhir 2022, in accordance with Indonesian Financial
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan Accounting Standards.
2022, sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia.
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit s in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“ IAPI” ). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public Accountants
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan (“ IICPA” ). Our responsibilities under those
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab standards are further described in the Auditor’s
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Responsibilities for the Audit of the Financial
pada laporan kami. Kami independen terhadap Statement s paragraph of our report. We are
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang independent of the Company in accordance with
relevan dalam audit kami atas laporan the ethical requirements relevant to our audit s of
keuangan di Indonesia, dan kami telah the financial statements in Indonesia, and we have
memenuhi tanggung jawab etika lainnya fulfilled our other ethical responsibilities in
berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin accordance with such requirements. We believe
bahwa bukti audit yang telah kami peroleh that the audit evidence we have obtained is
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan sufficient and appropriate to provide a basis for our
suatu basis bagi opini kami. opinion.
i
153
Page 176
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681- Report No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681-
4/ 1/ II/ 2025 (lanjutan) 4/ 1/ II/ 2025 (continued)
Hal audit ut ama Key audit mat t ers
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal professional judgment , were of most significance
yang paling signifikan dalam audit kami atas in our audit of the financial statements of the
laporan keuangan periode kini. Hal audit utama current period. Such key audit matters were
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami addressed in the context of our audit of the
atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan financial statements taken as a whole, and in
dalam merumuskan opini kami atas laporan forming our opinion thereon, and we do not
keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan provide a separate opinion on such key audit
suatu opini terpisah atas hal audit utama matters. For the key audit matter below, our
tersebut. Untuk hal audit utama di bawah ini, description of how our audit addressed such
penjelasan kami t entang bagaimana audit kami matters is provided in such context.
merespons hal tersebut disampaikan dalam
konteks tersebut.
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Financial Statement s paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan including in relation to the key audit matter
dengan hal audit utama yang dikomunikasikan communicated below. Accordingly, our audit
di bawah ini. Oleh karena it u, audit kami included the performance of procedures designed
mencakup pelaksanaan prosedur yang didesain to respond to our assessment
untuk merespons penilaian kami atas risiko of the risks of material misstatement of
kesalahan penyajian material dalam laporan the accompanying financial statements. The
keuangan terlampir. Hasil prosedur audit kami, result s of our audit procedures, including the
termasuk prosedur yang dilakukan untuk procedures performed to address the key audit
merespons hal audit utama di bawah ini, matter below, provide the basis for our opinion on
menyediakan basis bagi opini kami atas laporan the accompanying financial statements.
keuangan terlampir.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas Allowance for impairment losses on finance lease
piutang sewa pembiayaan receivables
Penjelasan atas hal audit utama: Description of the key audit matter:
Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 5 atas As described in Note 5 to the accompanying
laporan keuangan terlampir, pada tanggal financial statements, as of September 30, 2024,
30 September 2024, saldo cadangan kerugian the allowance for impairment losses on finance
penurunan nilai atas piutang sewa pembiayaan lease receivables was Rp71,718 million. Refer to
adalah sebesar Rp71.718 juta. Lihat informasi material accounting policies information for
kebijakan akuntansi material untuk cadangan allowance for impairment losses disclosed in Note
kerugian penurunan nilai yang diungkapkan 2f, significant accounting judgments estimates
dalam Catatan 2f, pertimbangan estimasi dan and assumptions in Note 3, and the disclosures of
asumsi yang signifikan dalam Catatan 3, dan allowance of impairment losses on finance lease
pengungkapan cadangan kerugian penurunan receivables in Note 5 to the accompanying
nilai atas piutang sewa pembiayaan dalam financial statements.
Catatan 5 atas laporan keuangan terlampir.
ii
154
Page 177
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681- Report No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681-
4/ 1/ II/ 2025 (lanjutan) 4/ 1/ II/ 2025 (continued)
Hal audit ut ama (lanjut an) Key audit mat t ers (cont inued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas Allowance for impairment losses on finance lease
piutang sewa pembiayaan (lanjutan) receivables (continued)
Penjelasan atas hal audit utama (lanjutan): Description of the key audit matter (continued):
Kami berfokus pada area ini karena saldo We focused on this area due to the balance of
piutang sewa pembiayaan dan cadangan financing lease receivables and it s allowance for
kerugian penurunan nilainya adalah signifikan impairment losses are significant to the
terhadap laporan keuangan terlampir. Selain accompanying financial statements. In addition
it u, penentuan cadangan kerugian penurunan determination of allowance for impairment losses
nilai memerlukan pertimbangan dan memiliki requires judgment and is subject to estimation
ketidakpastian estimasi termasuk dalam uncertaint y which includes determining the model
penentuan model untuk menghitung cadangan to calculate allowance for impairment losses,
kerugian penurunan nilai, identifikasi eksposur identification of credit exposures with significant
kredit yang mengalami penurunan kualitas deterioration in credit qualit y, and determining
kredit yang signifikan, dan penentuan asumsi assumptions used in the allowance for impairment
yang digunakan dalam model perhitungan losses calculation models (for exposures assessed
cadangan kerugian penurunan nilai, (untuk on an individual or collective basis), which
eksposur yang dinilai secara individu atau incorporate forward-looking macroeconomics
kolektif), termasuk faktor-faktor ekonomi factors.
makro berorientasi masa depan.
Respons audit: Audit response:
Kami melakukan pengujian pengendalian We tested the key controls over the origination,
utama atas pemberian, pencairan dan disbursement and monitoring of the finance
pengawasan piutang sewa pembiayaan. Kami lease receivables. We obtained understanding
memeroleh pemahaman dan menilai and assessed impairment measurement
metodologi pengukuran penurunan nilai, serta methodologies, and performed validation of
melakukan validasi atas model pencadangan allowance for impairment losses models, inputs,
kerugian penurunan nilai, data masukan, basis, and assumptions used by the Company in
dasar, dan asumsi yang digunakan oleh calculating the allowance for impairment losses.
Perusahaan dalam menghitung cadangan We also tested the classification into three-stage
kerugian penurunan nilai. Kami juga melakukan credit qualit y of financing portfolio in accordance
pengujian atas tiga tahapan kualitas kredit atas with staging criteria developed by the Company
portofolio piutang sewa pembiayaan sesuai for finance lease receivables, tested whether
dengan kriteria tingkatan (staging) yang historical experience is representative of current
disusun oleh Perusahaan, menguji apakah circumstances and of the recent losses incurred in
pengalaman historis mewakili keadaan saat ini the portfolio, and assessed reasonableness of
dan kerugian terkini yang terjadi dalam forward-looking adjustments, macroeconomic
portofolio, serta menilai kewajaran atas factor analysis, and probability-weighted multiple
penyesuaian asumsi berorientasi masa depan, scenarios for finance lease receivables.
analisis faktor ekonomi makro, dan beberapa
skenario probabilitas tertimbang untuk piutang
sewa pembiayaan.
iii
155
Page 178
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681- Report No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681-
4/ 1/ II/ 2025 (lanjutan) 4/ 1/ II/ 2025 (continued)
Hal audit ut ama (lanjut an) Key audit mat t ers (cont inued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas Allowance for impairment losses on finance lease
piutang sewa pembiayaan (lanjutan) receivables (continued)
Respons audit (lanjutan): Audit response (continued):
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance for
dinilai secara individual, kami menguji piutang impairment losses, we tested finance lease
sewa pembiayaan untuk mengevaluasi receivables to evaluate the timely identification by
identifikasi eksposur yang mengalami the Company of exposures with significant
penurunan kualitas kredit yang signifikan atau deterioration in credit quality or exposure
yang telah mengalami penurunan nilai secara which have been impaired and assessed the
tepat waktu oleh Perusahaan dan menilai Company’s assumptions on the expected
asumsi Perusahaan atas arus kas masa depan future cash flows, including the value of realizable
yang akan diterima, termasuk nilai agunan collateral based on available market information.
yang dapat direalisasikan berdasarkan We checked t he accuracy of t he calculation of the
informasi pasar yang tersedia. Kami memeriksa allowance for impairment losses amount by
keakurasian perhitungan jumlah cadangan recalculating the collective impairment
kerugian penurunan nilai dengan melakukan assessment and individual impairment assessment
perhitungan ulang atas keseluruhan portofolio for the entire port folio. We assessed whether the
yang penurunan nilainya dinilai secara kolektif financial statements disclosures are adequately
dan individual. Kami menilai apakah and appropriately reflecting the Company’s
pengungkapan dalam laporan keuangan cukup exposures to credit risk. We involved our auditors’
dan secara memadai mencerminkan eksposur internal expert to assist us in the performance of
Perusahaan terhadap risiko kredit. Kami the above procedures where their specific
melibat kan pakar audit or internal kami untuk expertise was required.
membantu kami dalam melakukan prosedur-
prosedur di atas ketika keahlian spesifik
mereka diperlukan.
Hal-hal lain Ot her mat t ers
Laporan ini diterbitkan dengan tujuan hanya This report has been prepared solely for inclusion
untuk dicantumkan dalam dokumen penawaran in the offering document in connection with the
sehubungan dengan rencana penawaran umum proposed public offering of the debt securities of
efek utang Perusahaan di Indonesia the Company in Indonesia in reliance on rules and
berdasarkan peraturan dan ketentuan Otoritas regulations of the Indonesian Financial Services
Jasa Keuangan (“ Penawaran Umum” ), serta Authorit y (" Public Offering" ), and is not intended
tidak ditujukan, dan tidak diperkenankan untuk to be, and should not be, used for any other
digunakan untuk tujuan lain. purposes.
iv
156
Page 179
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681- Report No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681-
4/ 1/ II/ 2025 (lanjutan) 4/ 1/ II/ 2025 (continued)
Hal-hal lain (lanjut an) Ot her mat t ers (cont inued)
Kami sebelumnya telah menerbitkan laporan We have previously issued our independent
auditor independen kami No. auditor’s report No. 00007/ 2.1032/ AU.1/ 09/
00007/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681-4/ 1/ I/ 2025 1681-4/ 1/ I/ 2025 dated January 15, 2025 on the
tanggal 15 Januari 2025 atas laporan financial statements of the Company as of
keuangan Perusahaan tanggal 30 September September 30, 2024, December 31, 2023 and
2024, 31 Desember 2023 dan 2022, serta 2022, and for the nine-month period ended
untuk periode sembilan bulan yang berakhir September 30, 2024 and for the years ended
pada tanggal 30 September 2024 dan tahun December 31, 2023 and 2022, prior to the
yang berakhir pada tanggal-tanggal reissuance of such financial statements with
31 Desember 2023 dan 2022, sebelum certain additional disclosures in connection with
penerbitan kembali laporan keuangan tersebut the proposed Public Offering.
dengan pengungkapan tambahan tertentu
sehubungan dengan rencana Penawaran
Umum.
Informasi keuangan PT Hino Finance Indonesia The financial information of PT Hino Finance
untuk periode sembilan bulan yang berakhir Indonesia for the nine-month period ended
pada tanggal 30 September 2023, yang September 30, 2023, which are presented as
masing-masing disajikan sebagai angka comparative figures to the financial statements of
komparatif terhadap laporan keuangan PT Hino PT Hino Finance Indonesia as of September 30,
Finance Indonesia tanggal 30 September 2024 2024 and for the nine-month period then ended,
dan untuk periode sembilan bulan yang were neither audited nor reviewed. Therefore, we
berakhir pada tanggal tersebut, tidak diaudit do not express an opinion or any other form of the
dan tidak direviu. Oleh karena itu, kami tidak assurance on the Financial Information
menyatakan suatu opini maupun bentuk September 30, 2023.
keyakinan lainnya atas Informasi Keuangan
30 September 2023.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilit ies of management and t hose
bert anggung jawab at as t at a kelola t erhadap charged wit h governance for t he financial
laporan keuangan st at ement s
Manajemen bertanggung jawab atas Management is responsible for the preparation and
penyusunan dan penyajian wajar laporan fair presentation of the financial statements in
keuangan tersebut sesuai dengan Standar accordance with Indonesian Financial Accounting
Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas Standards, and for such internal control as
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh management determines is necessary to enable
manajemen untuk memungkinkan penyusunan the preparation of financial statements that are
laporan keuangan yang bebas dari kesalahan free from material misstatement, whether due to
penyajian material, baik yang disebabkan oleh fraud or error.
kecurangan maupun kesalahan.
v
157
Page 180
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681- Report No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681-
4/ 1/ II/ 2025 (lanjutan) 4/ 1/ II/ 2025 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilit ies of management and t hose
bert anggung jawab at as t at a kelola t erhadap charged wit h governance for t he financial
laporan keuangan (lanjut an) st at ement s (cont inued)
Dalam penyusunan laporan keuangan, In preparing the financial statements,
manajemen bertanggung jawab untuk menilai management is responsible for assessing the
kemampuan Perusahaan dalam Company’s ability to continue as a going concern,
mempertahankan kelangsungan usahanya, disclosing, as applicable, matters related to going
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, concern, and using the going concern basis of
hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan accounting, unless management either intends to
usaha, dan menggunakan basis akuntansi liquidate the Company or to cease its operations,
kelangsungan usaha, kecuali manajemen or has no realistic alternative but to do so.
memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan
atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki
alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Company’s financial reporting
pelaporan keuangan Perusahaan. process.
Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
laporan keuangan financial st at ement s
Tujuan kami adalah untuk memeroleh Our objectives are to obtain reasonable assurance
keyakinan memadai tentang apakah laporan about whether the financial statements taken as a
keuangan secara keseluruhan bebas dari whole are free from material misstatement,
kesalahan penyajian material, baik yang whether due to fraud or error, and to issue an
disebabkan oleh kecurangan maupun independent auditor’s report that includes our
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan opinion. Reasonable assurance is a high level of
auditor independen yang mencakup opini kami. assurance, but is not a guarantee that an audit
Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat conducted in accordance with Standards on
keyakinan tinggi, namun bukan merupakan Auditing established by the IICPA will always
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan detect a material misstatement when it exists.
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan Misstatements can arise from fraud or error and
oleh IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan are considered material if, individually or in the
penyajian material ketika hal tersebut ada. aggregate, they could reasonably be expected to
Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh influence the economic decisions of users taken on
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap the basis of these financial statements.
material jika, baik secara individual maupun
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar
akan memengaruhi keputusan ekonomi yang
diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan tersebut.
vi
158
Page 181
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681- Report No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681-
4/ 1/ II/ 2025 (lanjutan) 4/ 1/ II/ 2025 (continued)
Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
laporan keuangan (lanjut an) financial st at ement s (cont inued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional skepticism throughout the audit . We also:
selama audit . Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko Identify and assess the risks of material
kesalahan penyajian material dalam misstatement of the financial statements,
laporan keuangan, baik yang disebabkan whether due to fraud or error, design and
oleh kecurangan maupun kesalahan, perform audit procedures responsive to such
mendesain dan melaksanakan prosedur risks, and obtain audit evidence that is
audit yang responsif terhadap risiko sufficient and appropriate to provide a basis
tersebut, serta memeroleh bukti audit for our opinion. The risk of not detecting a
yang cukup dan tepat untuk menyediakan material misstatement resulting from fraud is
basis bagi opini kami. Risiko tidak higher than for one resulting from error, as
terdeteksinya suatu kesalahan penyajian fraud may involve collusion, forgery,
material yang disebabkan oleh kecurangan intentional omissions, misrepresentations, or
lebih tinggi dari yang disebabkan oleh override of internal control.
kesalahan, karena kecurangan dapat
melibat kan kolusi, pemalsuan,
penghilangan secara sengaja, pernyataan
salah, atau pengabaian atas pengendalian
internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant t o t he audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit procedures that are appropriate in the
yang tepat sesuai dengan kondisinya, circumstances, but not for the purpose of
tetapi bukan untuk tujuan menyatakan expressing an opinion on the effectiveness of
opini atas keefektivitasan pengendalian the Company’s internal control.
internal Perusahaan.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan Evaluate the appropriateness of accounting
akuntansi yang digunakan serta kewajaran policies used and the reasonableness of
estimasi akuntansi dan pengungkapan accounting estimates and related disclosures
terkait yang dibuat oleh manajemen. made by management.
vii
159
Page 182
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681- Report No. 00047/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1681-
4/ 1/ II/ 2025 (lanjutan) 4/ 1/ II/ 2025 (continued)
Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
laporan keuangan (lanjut an) financial st at ement s (cont inued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional skepticism throughout the audit. We also:
selama audit . Kami juga: (lanjutan) (continued)
Menyimpulkan ketepatan penggunaan Conclude on the appropriateness of
basis akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit of accounting and, based on the audit
yang diperoleh, apakah terdapat suatu evidence obtained, whether a material
ketidakpastian material yang terkait uncertaint y exists related to events or
dengan peristiwa atau kondisi yang dapat conditions that may cast significant doubt on
menyebabkan keraguan signifikan atas the Company's abilit y to continue as a going
kemampuan Perusahaan untuk concern. If we conclude that a material
mempertahankan kelangsungan uncertaint y exists, we are required to draw
usahanya. Ketika kami menyimpulkan attention in our independent auditor’s report
bahwa terdapat suatu ketidakpastian to the related disclosures in the financial
material, kami diharuskan untuk menarik statements or, if such disclosures are
perhatian dalam laporan auditor inadequate, to modify our opinion. Our
independen kami ke pengungkapan terkait conclusion is based on the audit evidence
dalam laporan keuangan atau, jika obtained up to the date of our independent
pengungkapan tersebut tidak memadai, auditor’s report. However, future events or
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami conditions may cause the Company to cease
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh to continue as a going concern.
hingga tanggal laporan auditor
independen kami. Namun, peristiwa atau
kondisi masa depan dapat menyebabkan
Perusahaan tidak dapat mempertahankan
kelangsungan usaha.
Mengevaluasi penyajian, st ruktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan financial statements represent t he underlying
transaksi dan peristiwa yang transactions and events in a manner that
mendasarinya dengan suatu cara yang achieves fair presentation.
mencapai penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang during our audit.
teridentifikasi oleh kami selama audit.
viii
160
Page 183
161
Page 184
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 30 September 2024 dan As of September 30, 2024 and
31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
Notes September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
ASET ASSETS
2c,2d,2o,4
Kas dan kas pada bank - neto 24,25,27 559.099.436.493 279.765.310.603 368.523.332.767 Cash on hand and in banks - net
Piutang sewa pembiayaan 2c,2e,5 Finance lease receivables
Pihak ketiga 24,25 4.990.239.489.658 4.715.131.977.765 3.887.677.306.190 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai (71.718.496.200) (67.790.927.933) (62.948.455.294) impairment losses
Piutang sewa pembiayaan - neto 4.918.520.993.458 4.647.341.049.832 3.824.728.850.896 Finance lease receivables - net
Beban dibayar dimuka 2g,6 7.626.578.740 4.799.881.878 5.897.736.088 Prepaid expenses
Piutang lain-lain - neto 2c,2h,7a Other receivables - net
Pihak ketiga 24,25 14.031.442.954 9.898.969.862 418.846.910 Third parties
Piutang derivatif 2c,15,24,25 38.066.018.562 106.089.944.475 126.464.092.374 Derivative receivables
Aset tetap - neto 2i,8 17.937.677.784 23.176.109.601 27.790.152.354 Fixed assets - net
Aset pajak tangguhan 2n,13f 6.729.231.141 5.982.767.426 14.581.256.147 Deferred tax assets
Aset takberwujud - neto 2j,9 29.423.166 137.157.301 1.116.962.358 Intangible asset - net
Aset lain-lain 2c,7b,24,25 2.314.383.613 2.089.345.285 3.528.217.325 Other assets
TOTAL ASET 5.564.355.185.911 5.079.280.536.263 4.373.049.447.219 TOTAL ASSETS
LIABILITAS LIABILITIES
2c,2o,10
Pinjaman bank - neto 24,25,27 2.372.303.000.000 2.297.628.000.000 2.232.223.000.000 Bank loans - net
Utang obligasi - neto 2c,2l,16,24,25 1.553.413.229.728 1.220.304.317.098 696.431.576.482 Bonds payable - net
Utang lain-lain 2c,2p,11 Other payables
Pihak berelasi 23a,24,25 47.619.997 24.323.827 16.972.453 Related parties
Pihak ketiga 78.432.250.930 81.455.572.723 74.834.756.555 Third parties
Beban yang masih harus dibayar 2c,12,24,25 70.603.229.776 82.080.987.502 72.589.952.125 Accrued expenses
Utang pajak 2n,13a 6.190.961.369 9.878.144.974 5.989.486.415 Taxes payable
Liabilitas imbalan kerja karyawan 2k,14 11.952.940.233 9.985.232.050 9.233.340.122 Employee benefits liability
Utang derivatif 2c,2o,15,24,25 34.636.901.600 1.137.363.577 3.515.842.860 Derivative payables
TOTAL LIABILITAS 4.127.580.133.633 3.702.493.941.751 3.094.834.927.012 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Share capital - Rp1,000,000 par
Rp1.000.000 per saham value per share
Modal dasar - 1.000.000 saham Authorized capital - 1,000,000
pada tanggal 30 September 2024, shares as of September 30, 2024,
31 Desember 2023 dan December 31, 2023 and
31 Desember 2022 December 31, 2022
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid capital -
penuh - 1.000.000 saham pada 1,000,000 shares as of
tanggal 30 September 2024, September 30, 2024,
31 Desember 2023 dan December 31, 2023 and
31 Desember 2022 17a 1.000.000.000.000 1.000.000.000.000 1.000.000.000.000 December 31, 2022
Penghasilan/(kerugian) Other comprehensive
komprehensif lain: income/(loss):
Keuntungan aktuarial atas liabilitas Actuarial gain on employee
imbalan kerja - neto 2k,13f,14,17c 2.636.635.225 2.397.608.060 747.224.979 benefits liability - net
Keuntungan/(kerugian) kumulatif
atas atas instrumen derivatif Cumulative gain/(loss) on
untuk lindung nilai arus kas - derivative instrument
neto 2c,13f,15,17d 15.228.421.303 12.551.823.172 (13.752.022.086) for cash flow hedges - net
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 17b 1.000.000.000 1.000.000.000 - Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 417.909.995.750 360.837.163.280 291.219.317.314 Unappropriated
EKUITAS - NETO 1.436.775.052.278 1.376.786.594.512 1.278.214.520.207 EQUITY - NET
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 5.564.355.185.911 5.079.280.536.263 4.373.049.447.219 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these
bagian integral dari laporan keuangan. financial statements.
1
162
Page 185
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
LAPORAN LABA RUGI STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Periode Sembilan Bulan For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the
pada Tanggal-Tanggal Years Ended
31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
(Tidak diaudit)/ Year Ended December 31,
Catatan/ (Unaudited)
Notes 2024 2023 2023 2022
PENDAPATAN INCOME
Pendapatan sewa pembiayaan 23b,18a,29 399.082.937.357 332.719.616.930 461.044.937.425 378.050.796.123 Finance lease income
Penerimaan atas piutang yang Recovery of receivable previously
dihapusbukukan 29 500.000.000 - - 5.820.048.162 write-off
Pendapatan bunga 2m,13c,18b,29 22.767.408.925 14.693.690.550 18.109.466.576 11.546.521.800 Interest income
Pendapatan lain-lain 2m,18c,29 2.616.016.266 4.004.011.838 5.309.971.990 4.328.629.720 Other income
TOTAL PENDAPATAN 424.966.362.548 351.417.319.318 484.464.375.991 399.745.995.805 TOTAL INCOME
BEBAN EXPENSES
Gaji, tunjangan dan Salaries, allowances and other
kesejahteraan karyawan lainnya 2m,19,29 75.961.128.307 70.308.562.523 93.256.494.173 74.834.992.373 employee benefits
Beban umum dan 2m,8,9, General and
administrasi 20,29 63.938.448.284 58.727.710.191 77.061.196.020 78.753.613.823 administrative expenses
2m,8,10,11,
Beban pembiayaan 15,21,29 198.861.815.563 152.664.133.158 208.753.800.695 168.225.084.810 Financing charges
Penyisihan/(pembalikan) kerugian Provision/(reversal) for impairment
penurunan nilai piutang losses on finance
sewa pembiayaan 2f,5,29 5.148.634.525 767.900.563 5.617.885.993 (8.438.209.089) lease receivables
Penyisihan/(pembalikan) kerugian Provision/(reversal) for impairment
penurunan nilai piutang lain-lain losses on other receivables
dari aset yang dibiayai 2f,7a,29 5.431.381.273 2.056.822.216 2.118.519.399 (147.370.599) from financed asset
Penyisihan/(pembalikan) kerugian Provision/(reversal) for impairment
penurunan nilai kas pada bank 2f,4,29 (20.234.008) 52.827.699 20.190.493 (33.877.007) losses on cash in banks
Kerugian penyelesaian Loss on settlement of
piutang lain - lain dari aset other receivables
yang dibiayai 7a,29 2.110.875.403 164.688.090 1.047.998.363 468.342.486 from financed asset
TOTAL BEBAN 351.432.049.347 284.742.644.440 387.876.085.136 313.662.576.797 TOTAL EXPENSES
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK INCOME BEFORE FINAL TAX
FINAL DAN BEBAN PAJAK EXPENSE AND INCOME
PENGHASILAN 73.534.313.201 66.674.674.878 96.588.290.855 86.083.419.008 TAX EXPENSE
Beban pajak final atas pendapatan 2m,2n,13c Final tax expense on interest
bunga 18b,29 (4.553.480.474) (2.938.738.108) (3.621.892.620) (2.309.304.361) income
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 68.980.832.727 63.735.936.770 92.966.398.235 83.774.114.647 INCOME TAX EXPENSE
2m,2n,13b
Beban pajak penghasilan 13e,29 (11.908.000.257) (12.237.730.000) (22.348.552.269) (19.165.176.930) Income tax expense
LABA TAHUN BERJALAN 57.072.832.470 51.498.206.770 70.617.845.966 64.608.937.717 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified to
ke laba rugi profit or loss
Pengakuan keuntungan/ Recognized
(kerugian) aktuarial 2k,14,17c 306.445.083 240.002.979 2.115.875.745 (889.453.883) actuarial gain/(loss)
Pajak terkait 13f (67.417.918 ) (52.800.655) (465.492.664) 195.679.854 Related tax
Pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified to
ke laba rugi profit or loss
Keuntungan atas Gain on
lindung nilai arus kas 2c,15,17d 3.431.536.065 10.656.222.760 33.722.878.536 32.024.647.804 cash flow hedges
Pajak terkait 13f (754.937.934 ) (2.344.369.007) (7.419.033.278) (7.045.422.517) Related tax
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
- Neto 2.915.625.296 8.499.056.077 27.954.228.339 24.285.451.258 - Net
TOTAL PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 59.988.457.766 59.997.262.847 98.572.074.305 88.894.388.975 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM BASIC EARNINGS
DASAR 2r,31 57.073 51.498 70.618 64.609 PER SHARE
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these
bagian integral dari laporan keuangan. financial statements.
2
163
Page 186
The original financial statements included herein are in Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For the Nine-Month Periods Ended
Tanggal-Tanggal 30 September 2024 dan 2023 (Tidak diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal and For the Years Ended
31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain/
Other comprehensive income/(loss)
Keuntungan/(kerugian)
kumulatif atas
Keuntungan/ instrumen derivatif
(kerugian) aktuarial untuk lindung nilai
Ditempatkan atas liabilitas arus kas - neto/
dan disetor imbalan kerja - neto/ Cumulative gain/(loss) Saldo laba/Retained earnings
penuh/ Actuarial on derivative
Issued and gain/(loss) on instrument for Ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ fully paid employee benefits cash flow pengunaannya/ pengunaannya/ Ekuitas - neto/
Notes share capital liability - net hedges - net Appropriated Unappropriated Equity - net
Saldo pada tanggal 31 Desember 2021 1.000.000.000.000 1.440.999.008 (38.731.247.373) - 226.610.379.597 1.189.320.131.232 Balance as of December 31, 2021
Kerugian aktuarial atas liabilitas Actuarial loss on employee
imbalan kerja - neto 13f,14,17c - (693.774.029) - - - (693.774.029) benefits liability - net
164
Keuntungan lindung nilai arus kas - neto 13f,15,17d - - 24.979.225.287 - - 24.979.225.287 Gain on cash flow hedges - net
Laba untuk tahun yang berakhir 17b - - - - 64.608.937.717 64.608.937.717 Income for the year ended
31 Desember 2022 December 31, 2022
Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 1.000.000.000.000 747.224.979 (13.752.022.086) - 291.219.317.314 1.278.214.520.207 Balance as of December 31, 2022
Cadangan umum 17b - - - 1.000.000.000 (1.000.000.000) - General reserve
Keuntungan aktuarial atas liabilitas Actuarial gain on employee
imbalan kerja - neto 13f,14,17c - 1.650.383.081 - - - 1.650.383.081 benefits liability - net
Keuntungan lindung nilai arus kas - neto 13f,15,17d - - 26.303.845.258 - - 26.303.845.258 Gain on cash flow hedges - net
Laba untuk tahun yang berakhir 17b Income for the year ended
31 Desember 2023 - - - - 70.617.845.966 70.617.845.966 December 31, 2023
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 1.000.000.000.000 2.397.608.060 12.551.823.172 1.000.000.000 360.837.163.280 1.376.786.594.512 Balance as of December 31, 2023
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
3
Page 187
The original financial statements included herein are in Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (lanjutan) STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY (continued)
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For the Nine-Month Periods Ended
Tanggal-Tanggal 30 September 2024 dan 2023 (Tidak diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal and For the Years Ended
31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain/
Other comprehensive income/(loss)
Keuntungan/(kerugian)
kumulatif atas
Keuntungan/ instrumen derivatif
(kerugian) aktuarial untuk lindung nilai
Ditempatkan atas liabilitas arus kas - neto/
dan disetor imbalan kerja - neto/ Cumulative gain/(loss) Saldo laba/Retained earnings
penuh/ Actuarial on derivative
Issued and gain/(loss) on instrument for Ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ fully paid employee benefits cash flow pengunaannya/ pengunaannya/ Ekuitas - neto/
Notes share capital liability - net hedges - net Appropriated Unappropriated Equity - net
Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 1.000.000.000.000 747.224.979 (13.752.022.086) - 291.219.317.314 1.278.214.520.207 Balance as of December 31, 2022
Cadangan umum 17b - - - 1.000.000.000 (1.000.000.000) - General reserve
Kerugian aktuarial atas liabilitas Actuarial loss on employee
165
imbalan kerja - neto 13f.14.17c - (115.629.005) - - - (115.629.005) benefits liability - net
Keuntungan lindung nilai arus kas - neto 13f.15.17d - - 8.311.853.753 - - 8.311.853.753 Gain on cash flow hedges - net
Laba untuk periode sembilan bulan 17b Income for the nine-month period
yang berakhir 30 September 2023 - - - - 51.220.384.415 51.220.384.415 ended September 30, 2023
Saldo pada tanggal 30 September 2023 Balance as of September 30, 2023
(unaudited)
(tidak diaudit) 1.000.000.000.000 631.595.974 (5.440.168.333) 1.000.000.000 341.439.701.729 1.337.631.129.370
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
4
Page 188
The original financial statements included herein are in Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (lanjutan) STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY (continued)
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For the Nine-Month Periods Ended
Tanggal-Tanggal 30 September 2024 dan 2023 (Tidak diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal and For the Years Ended
31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain/
Other comprehensive income/(loss)
Keuntungan/(kerugian)
kumulatif atas
Keuntungan/ instrumen derivatif
(kerugian) aktuarial untuk lindung nilai
Ditempatkan atas liabilitas arus kas - neto/
dan disetor imbalan kerja - neto/ Cumulative gain/(loss) Saldo laba/Retained earnings
penuh/ Actuarial on derivative
Issued and gain/(loss) on instrument for Ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ fully paid employee benefits cash flow pengunaannya/ pengunaannya/ Ekuitas - neto/
Notes share capital liability - net hedges - net Appropriated Unappropriated Equity - net
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 1.000.000.000.000 2.397.608.060 12.551.823.172 1.000.000.000 360.837.163.280 1.376.786.594.512 Balance as of December 31, 2023
Cadangan umum 17b - - - - - - General reserve
Keuntungan aktuarial atas liabilitas Actuarial gain on employee
166
imbalan kerja - neto 13f,14,17c - 239.027.165 - - - 239.027.165 benefits liability - net
Keuntungan lindung nilai arus kas - neto 13f,15,17d - - 2.676.598.131 - - 2.676.598.131 Gain on cash flow hedges - net
Laba untuk periode sembilan bulan 17b Income for the nine-month period
yang berakhir 30 September 2024 - - - - 57.072.832.470 57.072.832.470 ended September 30, 2024
Saldo pada tanggal 30 September 2024 1.000.000.000.000 2.636.635.225 15.228.421.303 1.000.000.000 417.909.995.750 1.436.775.052.278 Balance as of September 30, 2024
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
5
Page 189
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk Periode Sembilan Bulan For the Nine-Month Periods Ended
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
30 September 2024 dan 2023 (Tidak diaudit) and For the Years Ended
dan Untuk Tahun yang Berakhir December 31, 2023 and 2022
pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (Expressed in Rupiah,
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
(Tidak diaudit)/ Year Ended December 31,
Catatan/ (Unaudited)
Notes 2024 2023 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM OPERATING
OPERASI ACTIVITIES
Penerimaan kas dari: Cash receipts from:
Transaksi sewa pembiayaan 2.500.277.665.016 2.016.930.143.080 2.814.687.444.343 2.600.049.539.542 Finance lease transactions
Pendapatan bunga 7a,18b 17.180.479.676 10.644.698.616 14.173.630.286 9.481.887.983 Interest income
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursements for:
Beban operasi (61.625.781.528) (62.687.399.053 ) (73.275.356.887) (59.352.068.206) Operating expenses
Gaji, tunjangan dan Salaries, allowances and other
kesejahteraan karyawan lainnya (74.828.350.423) (70.129.631.902 ) (87.174.527.740) (79.318.167.664) employee benefits
Transaksi sewa pembiayaan (2.373.681.335.308) (2.048.020.146.466) (3.175.229.930.840) (3.007.206.620.010) Finance lease transactions
Beban pembiayaan (205.223.378.968) (131.842.627.765 ) (189.702.937.565) (154.870.288.454) Financing charges
Pajak penghasilan 13 (21.611.875.740) (14.071.420.592 ) (15.435.807.690) (17.216.259.217) Income tax
Kas neto digunakan untuk Net cash used in
aktivitas operasi (219.512.577.275) (299.176.384.082 ) (711.957.486.093) (708.431.976.026) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM INVESTING
INVESTASI ACTIVITIES
Pembelian aset tetap 8,30 (1.753.175.768) (2.891.239.897 ) (3.393.671.130) (5.136.740.223) Purchase of fixed assets
Hasil penjualan aset tetap 8 - - 850.000 114.400.000 Proceeds from sale of fixed assets
Perolehan aset hak guna 8,30 (1.442.282.790) (1.226.399.391 ) (1.801.308.512) (2.694.946.759) Acquisition of right-of-use assets
Kas neto digunakan untuk Net cash used in
aktivitas investasi (3.195.458.558) (4.117.639.288 ) (5.194.129.642) (7.717.286.982) investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM FINANCING
PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman bank 10,30 1.185.880.000.000 100.000.000.000 400.000.000.000 1.402.517.500.000 Proceeds from bank loans
Penerimaan dari penerbitan
obligasi 16,30 700.000.000.000 700.000.000.000 700.000.000.000 700.000.000.000 Proceeds from issuance of bonds
Pelunasan pinjaman bank 10,30 (1.006.250.000.000) (182.875.000.000) (282.875.000.000) (1.401.192.500.000) Repayments of bank loans
Pembayaran biaya emisi obligasi (4.054.981.815) (1.703.137.499 ) (4.006.782.508) (4.241.292.344) Payments of bonds issuance costs
Pembayaran obligasi 16,30 (366.000.000.000) (175.000.000.000 ) (175.000.000.000) - Repayment bonds
Pembayaran liabilitas sewa 11,30 (7.412.049.178) (8.030.206.933 ) (9.703.472.974) (8.587.376.433) Payment of lease liabilities
Pembayaran biaya provisi Payment of provision fee
pinjaman bank (146.000.000) - - - bank loan
Kas neto diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas pendanaan 502.016.969.007 432.391.655.568 628.414.744.518 688.496.331.223 financing activities
PENURUNAN NETO NET DECREASE IN
KAS DAN KAS PADA BANK 279.308.933.174 129.097.632.198 (88.736.871.217) (27.652.931.785) CASH ON HAND AND IN BANKS
DAMPAK NETO PERUBAHAN NILAI NET EFFECT ON EXCHANGE
TUKAR ATAS KAS DAN RATE ON CASH ON HAND
KAS PADA BANK 4.958.708 5.638.176 (960.454 ) 41.118.471 AND IN BANKS
KAS DAN KAS PADA BANK CASH ON HAND AND IN BANKS
AWAL TAHUN 4 279.799.510.753 368.537.342.424 368.537.342.424 396.149.155.738 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN KAS PADA BANK CASH ON HAND AND IN BANKS
AKHIR TAHUN 4 559.113.402.635 497.640.612.798 279.799.510.753 368.537.342.424 AT END OF YEAR
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these
bagian integral dari laporan keuangan. financial statements.
6
167
Page 190
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Perusahaan a. The Company’s Establishment
PT Hino Finance Indonesia (“Perusahaan”) PT Hino Finance Indonesia (the “Company”) is
adalah perseroan terbatas yang didirikan di a limited liability company established in
Indonesia pada tanggal 14 Juli 2014 Indonesia on July 14, 2014 based on Notarial
berdasarkan Akta Notaris Popie Savitri Deed Number 45 dated July 11, 2014 of Popie
Martosuhardjo Pharmanto, S.H., No. 45 tanggal Savitri Martosuhardjo Pharmanto, S.H. Notary
11 Juli 2014 di Jakarta. Akta pendirian in Jakarta. The Company’s Deed of
perusahaan disahkan oleh Menteri Hukum dan Establishment was approved by the Minister of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Law and Human Rights of the Republic of
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU- Indonesia by virtue of Decision Letter Number
17318.40.10.2014 tanggal 14 Juli 2014 dan AHU-17318.40.10.2014 dated July 14, 2014
terdaftar dalam Tanda Daftar Perusahaan and was registered in Company Registration
No. AHU-0071742.40.80.2014 tanggal 14 Juli Number AHU-0071742.40.80.2014 dated
2014 dan diumumkan dalam Tambahan July 14, 2014 and was published in Supplement
No. 49627 Lembaran Berita Negara Republik No. 49627 of the State Gazette No. 103 dated
Indonesia No. 103, tanggal 26 Desember 2014. December 26, 2014.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Articles of Association of the Company has
beberapa kali perubahan, yang terakhir been amended several times, most recently by
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Deed of Statement of Decisions of the Annual
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan General Meeting of Shareholders No. 46 dated
No.46 tanggal 22 Mei 2024 yang dibuat 22 May 2024 which was made before Wiwik
dihadapan Wiwik Condro, SH, Notaris di Kota Condro, SH, Notary in West Jakarta City, and
Jakarta Barat, dan telah (i) mendapat has (i) received approval from the Minister of
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Law and Human Rights of the Republic of
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Indonesia based on Decree No. AHU
Keputusan No. AHU 0033348.AH.01.02.Tahun 0033348.AH.01.02.Year 2024 dated June 6
2024 tanggal 6 Juni 2024; (ii) diberitahukan 2024; (ii) notified to and accepted by the
kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Minister of Law and Human Rights of the
Asasi Manusia Republik Indonesia Republic of Indonesia as stated in the Letter of
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Acceptance of Notification of Changes to the
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Company's Articles of Association No. AHU-
Perseroan No. AHU-AH.01.03-0134257 AH.01.03-0134257 dated June 6, 2024; (iii)
tanggal 6 Juni 2024; (iii) diberitahukan kepada notified to and accepted by the Minister of Law
dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi and Human Rights of the Republic of Indonesia
Manusia Republik Indonesia sebagaimana as stated in the Letter of Acceptance of
ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Notification of Changes to Company Data No.
Perubahan Data Perseroan No. AHU- AHU-AH.01.09-0210962 dated June 6, 2024;
AH.01.09-0210962 tanggal 6 Juni 2024; dan (iv) and (iv) registered in the Company Register
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU- No.AHU-0111254.AH.01.11.Year 2024 dated 6
0111254.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 6 Juni June 2024 (Deed No.46/2024), where changes
2024 (Akta No.46/2024), dimana telah disetujui to the Company's articles of association article
perubahan anggaran dasar Perseroan pasal 3 3 Paragraph (2) regarding readjustments to the
Ayat (2) mengenai penyesuaian kembali atas Association of the Company that amend the
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia current Standard Classification of Indonesian
(KBLI), yang ada saat ini menjadi nomor 64911 Business Fields (ISIC) become number 64911
- Perusahaan Pembiayaan Konvensional, - Conventional Financing Company , based on
Tahun 2020; dan Pasal 15 Ayat (3) mengenai 2020 ISIC; and Article 15 Paragraph (3)
masa jabatan Dewan Komisaris. regarding the term of office of the Board of
Commissioners has been approved.
7
168
Page 191
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian Perusahaan (lanjutan) a. The Company’s Establishment (continued)
Ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah The scope of activities of the Company
menjalankan usaha dalam bidang multi comprises of financing activities under the
pembiayaan yang meliputi: following:
a. Pembiayaan Investasi; a. Investment financing;
b. Pembiayaan Modal Kerja; b. Working capital financing;
c. Pembiayaan Multiguna; c. Multi-purpose financing;
d. Sewa operasi (operating lease); dan/atau d. Operating lease; and/or
e. Kegiatan usaha pembiayaan lain e. Other financing business activities upon
berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa approval from Indonesian Financial
Keuangan (“OJK”). Services Authority/Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”).
Perusahaan memperoleh izin usaha sebagai The Company obtained its license to operate as
lembaga pembiayaan dari Dewan Komisioner a finance company from Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan dalam Surat Otoritas Jasa Keuangan according to Decision
Keputusan No. KEP-118/D.05/2014 pada Letter Number KEP-118/D.05/2014 dated
tanggal 24 September 2014. Saat ini September 24, 2014. Currently the Company is
Perusahaan berfokus pada pembiayaan focusing in investment financing through
investasi melalui transaksi sewa pembiayaan. finance lease transactions.
Perusahaan memulai kegiatan usaha The Company started its commercial
komersialnya pada tanggal 17 Oktober 2014. operations on October 17, 2014.
Perusahaan berdomisili di Jakarta. Kantor pusat The Company is domiciled in Jakarta with head
berlokasi di Indomobil Tower, Lantai 17, Jl. M.T. office address at 17th floor Indomobil Tower
Haryono Kav. 11, Kel. Bidara Cina, Kec. M.T. Haryono Kav. 11, Kel. Bidara Cina, Kec.
Jatinegara, Jakarta Timur. Per tanggal 30 Jatinegara, East Jakarta. As of September 30,
September 2024, jaringan Perusahaan 2024, the Company service network covers 8
mencakup 8 cabang dan 4 titik layanan yang branches and 4 points of service located in
berlokasi di Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Jawa, Sumatera dan Sulawesi.
Pemegang saham terakhir (ultimate The ultimate shareholders of the Company are
shareholders) dari Perusahaan adalah sebagai as follows:
berikut:
• Pemegang saham mayoritas Hino Motors. • The majority shareholder of Hino Motors.
Ltd adalah Toyota Motor Corporation. Ltd is Toyota Motor Corporation.
• Pemegang saham mayoritas PT Indomobil • The majority shareholder of PT Indomobil
Multi Jasa Tbk (PT IMJ) adalah Multi Jasa Tbk (PT IMJ) is PT Indomobil
PT Indomobil Sukses Internasional Tbk Sukses Internasional Tbk (PT IMAS). The
(PT IMAS). Pemegang saham terakhir ultimate shareholder of PT IMAS is Gallant
(ultimate shareholder) PT IMAS adalah Venture Ltd. And the ultimate controlling
Gallant Venture Ltd. Dan pemegang shareholders of Gallant Venture Ltd is
saham pengendali terakhir Gallant Venture Mr. Antoni Salim.
Ltd adalah Sdr. Antoni Salim.
8
169
Page 192
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Penawaran Umum Obligasi b. Bond Offerings
Pada tanggal 10 Agustus 2022, Perusahaan In August 10, 2022, the Company offered to the
menerbitkan Obligasi I Hino Finance Indonesia public, Hino Finance Indonesia Bond I Year
Tahun 2022 dengan pokok obligasi sebesar 2022 with nominal value of Rp700,000,000,000
Rp700.000.000.000, yang dinyatakan efektif which become effective on July 29, 2022 based
oleh OJK berdasarkan Surat Keputusan on the Decision Letter No. S-155/D.04/2022.
No. S-155/D.04/2022 pada tanggal 29 Juli The Bonds were listed in Indonesia Stock
2022. Obligasi tersebut telah dicatatkan di Exchange.
Bursa Efek Indonesia.
Pada tanggal 12 Juli 2023, Perusahaan In July 12, 2023, the Company offered to the
menerbitkan Obligasi II Hino Finance Indonesia public Hino Finance Indonesia Bond II Year
Tahun 2023 dengan pokok obligasi sebesar 2023 with nominal value of
Rp700.000.000.000, yang dinyatakan efektif Rp700,000,000,000, which become effective
oleh OJK berdasarkan Surat Keputusan on June 27, 2023 based on OJK Decree No. S-
No. S-160/D.04/2023 pada tanggal 27 Juni 160/D.04/2023. The Bonds were listed in
2023. Obligasi tersebut telah dicatatkan di Indonesia Stock Exchange.
Bursa Efek Indonesia.
Pada tanggal 6 Juli 2024, Perusahaan In July 6, 2024, the Company offered to the
menerbitkan Obligasi III Hino Finance public Hino Finance Indonesia Bond III Year
Indonesia Tahun 2024 dengan pokok obligasi 2024 with nominal value of
sebesar Rp700.000.000.000, yang dinyatakan Rp700,000,000,000, which become effective
efektif oleh OJK berdasarkan Surat Keputusan on June 26, 2024 based on OJK Decree No. S-
No. S-77/D.04/2024 pada tanggal 26 Juni 2024. 77/D.04/2024. The Bonds were listed in
Obligasi tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia Stock Exchange.
Indonesia.
c. Dewan Komisaris dan Direksi dan Karyawan c. Boards of Commissioners and Directors
and Employees
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi The composition of the Company’s Boards of
Perusahaan dan Komite Audit per Commissioners and Directors and Audit
30 September 2024 adalah sebagai berikut: Committee as of September 30, 2024 is as
follows:
30 September 2024/
September 30, 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Jusak Kertowidjojo : President Commissioner
Komisaris : Masato Uchida : Commissioner
Komisaris : Takayuki Tsuchida a) : Commissioner
Komisaris : Kazuki Sato : Commissioner
Komisaris Independen : SF. Sutjipto Budiman : Independent Commissioner
Komisaris Independen : S. Ismail Tjitrabudi : Independent Commissioner
9
170
Page 193
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Dewan Komisaris dan Direksi dan Karyawan c. Boards of Commissioners and Directors
(lanjutan) and Employees (continued)
30 September 2024/
September 30, 2024
Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Hajime Kawamura : President Director
Direktur : Agus Susanto Darmadhi : Director
Direktur : Anita Kumala Siswady : Director
Direktur : Budi Arifianto Wibisana : Director
Direktur : Taiki Onoue c) : Director
Antonius Trisnadi Bayu
Direktur : Putra : Director
Markus Hotma Febrianto
Direktur : Panjaitan : Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua : S. Ismail Tjitrabudi b) : Chairperson
Anggota : Karel Tjahjadi : Member
Anggota : Jenny Widjaja b) : Member
a) Efektif sejak 1 Februari 2024 berdasarkan Akta a) Effective since February 1, 2024 based on Circular
Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Resolution in Lieu of the Extraordinary General Meeting
Saham PT Hino Finance Indonesia No. 61 tanggal of Shareholders of PT Hino Finance Indonesia No. 61
31 Januari 2024. dated January 31, 2024.
b) Efektif sejak 16 Juli 2024 berdasarkan Resolusi b) Effective since July 16, 2024 based on Circular
Sirkuler Dewan Komisaris PT Hino Finance Indonesia Resolution of The Board of Commissioners of PT Hino
No. 064/LGLHFI/VI/2024 tanggal 16 Juli 2024. Finance Indonesia No. 064/LGLHFI/VI/2024 dated
July 16, 2024.
c) Berdasarkan struktur organisasi Perusahaan per c) In accordance with the Company’s organization
30 September 2024, Taiki Onoue adalah Direktur structure as of September 30, 2024, Taiki Onoue is the
yang membawahi bidang Keuangan dan Akuntansi. Director in charge of Finance and Accounting.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi The composition of the Company’s Boards of
Perusahaan dan Komite Audit per 31 Desember Commissioners and Directors and Audit
2023 adalah sebagai berikut: Committee as of December 31, 2023 is as
follows:
31 Desember 2023/
December 31, 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Jusak Kertowidjojo : President Commissioner
Komisaris : Masato Uchida : Commissioner
Komisaris : Masataka Takanishia) : Commissioner
Komisaris : Kazuki Satob) : Commissioner
Komisaris Independen : SF. Sutjipto Budiman : Independent Commissioner
Komisaris Independen : S. Ismail Tjitrabudi : Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Hajime Kawamura : President Director
Direktur : Agus Susanto Darmadhi : Director
Direktur : Anita Kumala Siswady : Director
Direktur : Budi Arifianto Wibisana : Director
Direktur : Taiki Onouec) : Director
Antonius Trisnadi Bayu
Direktur : Putra : Director
Markus Hotma Febrianto
Direktur : Panjaitan : Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua : SF. Sutjipto Budiman : Chairperson
Anggota : Karel Tjahjadi : Member
Anggota : S. Ismail Tjitrabudi : Member
10
171
Page 194
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Dewan Komisaris dan Direksi dan Karyawan c. Boards of Commissioners and Directors
(lanjutan) and Employees (continued)
a) Selanjutnya, masa jabatan tersebut berlaku sampai a) In subsequent, the tenure was effective up to January
dengan 31 Januari 2024 sebelum mengundurkan diri 31, 2024 before his resignation based on Circular
berdasarkan Keputusan Sirkuler Pengganti Rapat Resolution in Lieu of the Extraordinary General Meeting
Umum Pemegang Saham Luar Biasa. of Shareholders.
b) Efektif sejak 31 Januari 2023 berdasarkan Pernyataan b) Effective since January 31, 2023 based on Circular
Keputusan Sirkuler para Pemegang Saham. Resolution in Lieu of the Extraordinary General Meeting
of Shareholders.
c) Berdasarkan struktur organisasi Perusahaan per c) In accordance with the Company’s organization
31 Desember 2023, Taiki Onoue adalah Direktur yang structure as of December 31, 2023, Taiki Onoue is the
membawahi bidang Keuangan dan Akuntansi. Director in charge of Finance and Accounting.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi The composition of the Company’s Boards of
Perusahaan dan Komite Audit per 31 Desember Commissioners and Directors and Audit
2022 adalah sebagai berikut: Committee as of December 31, 2022 is as
follows:
31 Desember 2022/
December 31, 2022
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Jusak Kertowidjojo : President Commissioner
Komisaris : Shinichi Sato : Commissioner
Komisaris : Masato Uchida : Commissioner
Komisaris : Masataka Takanishi : Commissioner
Komisaris Independen : SF. Sutjipto Budiman : Independent Commissioner
Komisaris Independen : S. Ismail Tjitrabudia) : Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Hajime Kawamura : President Director
Direktur : Agus Susanto Darmadhi : Director
Direktur : Anita Kumala Siswady : Director
Direktur : Budi Arifianto Wibisana : Director
Direktur : Taiki Onoue d) : Director
Antonius Trisnadi Bayu
Direktur : Putrab) : Director
Markus Hotma Febrianto
Direktur : Panjaitanc) : Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua : SF. Sutjipto Budiman : Chairperson
Anggota : Karel Tjahjadi : Member
Anggota : S. Ismail Tjitrabudi : Member
a) Efektif sejak 27 Juni 2022 berdasarkan Pernyataan a) Effective since June 27, 2022 based on Circular
Keputusan Sirkuler para Pemegang Saham. Resolution in Lieu of the Extraordinary General
Meeting of Shareholders.
b) Efektif sejak 11 Juli 2022 berdasarkan Pernyataan b) Effective since July 11, 2022 based on Circular
Keputusan Sirkuler para Pemegang Saham. Resolution in Lieu of the Extraordinary General
Meeting of Shareholders.
c) Efektif sejak 11 Juli 2022 berdasarkan Pernyataan c) Effective since July 11, 2022 based on Circular
Keputusan Sirkuler para Pemegang Saham. Resolution in Lieu of the Extraordinary General
Meeting of Shareholders.
d) Berdasarkan struktur organisasi Perusahaan per d) In accordance with the Company’s organization
31 Desember 2022, Taiki Onoue adalah Direktur yang structure as of December 31, 2022, Taiki Onoue is the
membawahi bidang Keuangan dan Akuntansi. Director in charge of Finance and Accounting.
11
172
Page 195
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Dewan Komisaris dan Direksi dan Karyawan c. Boards of Commissioners and Directors
(lanjutan) and Employees (continued)
Personil manajemen kunci Perusahaan Key management personnel of the Company
mencakup Dewan Komisaris dan Direksi. consist of the Boards of Commissioners and
Directors.
Perusahaan mempunyai karyawan tetap The Company has 287, 281 and 251 permanent
berjumlah 287, 281, dan 251 karyawan tetap employees as of September 30, 2024,
masing-masing pada tanggal 30 September December 31, 2023 and 2022, respectively
2024, 31 Desember 2023 dan 2022 (tidak (unaudited).
diaudit).
d. Penyelesaian Laporan Keuangan d. Completion of the Financial Statements
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab The management of the Company is
atas penyusunan dan penyajian wajar atas responsible for the preparation and fair
laporan keuangan ini sesuai dengan Standar presentation of these financial statements in
Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah accordance with Indonesian Financial
diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Accounting Standards, which were completed
Direksi Perusahaan pada tanggal 12 Februari and authorized for issuance by the Board of
2025. Directors on February 12, 2025.
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL POLICIES INFORMATION
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Presentation of Financial
Statements
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan The financial statements have been prepared in
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan accordance with Indonesian Financial
(“SAK”) di Indonesia serta peraturan regulator Accounting Standards (“SAK”) and the capital
pasar modal yaitu Peraturan No. VIII.G.7 market regulator namely Rule No. VIII.G.7
tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan regarding Presentation and Disclosures of
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Financial Statement for Issuer or Public
Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) adalah Company. Financial Accounting Standards
pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan (“SAK”) are statements and interpretations
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan issued by the Board of Financial Accounting
Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan Standards the Indonesian Institute of
regulator pasar modal untuk entitas yang Accountants and the regulations of the capital
berada di bawah pengawasannya. market regulator for entities under its
supervision.
Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) Indonesian Financial Accounting Standards
mencakup Pernyataan Standar Akuntansi (“SAK”) comprise the Statements of Financial
Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Accounting Standards (“SFAS”) and
Akuntansi Keuangan (“ISAK”). Interpretations to Financial Accounting
Standards (“ISAK”).
Laporan keuangan telah disusun sesuai The financial statements have been prepared in
dengan PSAK No. 201 Paragraf 7 “Penyajian accordance with SFAS No. 201 Paragraph 7
Laporan Keuangan”. Laporan keuangan “Presentation of Financial Statements”. The
disusun berdasarkan konsep akrual financial statements have been prepared on the
menggunakan konsep biaya historis kecuali accrual basis of accounting using the historical
seperti yang disebutkan dalam catatan atas cost concept, except as disclosed in the
laporan keuangan yang relevan. relevant notes to the financial statements.
12
173
Page 196
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Perubahan kebijakan akuntansi dan b. Changes in accounting principles and
pengungkapan disclosures
Laporan arus kas yang disajikan dengan The statement of cash flows, which have been
menggunakan metode langsung, menyajikan prepared using the direct method, present
penerimaan dan pengeluaran kas dan setara receipts and disbursements of cash and cash
kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas equivalents classified into operating, investing
operasi, investasi dan pendanaan. and financing activities.
Perusahaan telah menyusun laporan keuangan The Company has prepared the financial
dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus statements on the basis that it will continue to
beroperasi secara berkesinambungan. operate as a going concern.
Informasi tentang area signifikan dari estimasi Information about significant areas of
ketidakpastian dan pertimbangan kritis dalam estimation uncertainty and critical judgments in
menerapkan kebijakan akuntansi yang applying accounting policies that have
berdampak signifikan terhadap jumlah yang significant effect on the amount recognized in
diakui dalam laporan keuangan dijelaskan the financial statements are described in
dalam Catatan 3. Note 3.
Mata uang penyajian yang digunakan pada The presentation currency used in the financial
laporan keuangan adalah Rupiah, yang statements is Indonesian Rupiah, which is the
merupakan mata uang fungsional. functional currency of the Company.
Efektif 1 Januari 2024, Perusahaan Effective on January 1, 2024, The Company
menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi has applied revised Statements of Financial
Keuangan (”PSAK”) revisi yang relevan untuk Accounting Standards (“SFAS”) which are
Perusahaan, sebagai berikut: relevant to the Company, as follows:
Pilar Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Pillars
Standar ini memberikan persyaratan dan These standards provides requirements and
pedoman bagi entitas untuk menerapkan guidelines for entities to apply the correct
standar akuntansi keuangan yang benar dalam financial accounting standards in preparing
menyusun laporan keuangan bertujuan umum. general purpose financial statements. There will
Akan ada 4 (empat) standar akuntansi be 4 (four) financial accounting standards that
keuangan yang saat ini diterapkan di Indonesia, are currently applied in Indonesia, namely:
yaitu:
1. Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan 1. Pillar 1 International Financial Accounting
Internasional, Standards,
2. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan 2. Pillar 2 Indonesian Financial Accounting
Indonesia (PSAK), Standards (SFAS),
3. Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan 3. Pillar 3 Indonesian Financial Accounting
Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Standards for Private Entities/Indonesian
Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Financial Accounting Standards for Entities
Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan without Public Accountability, and
4. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan 4. Pillar 4 Indonesian Financial Accounting
Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Standards for Micro Small and Medium
Menengah. Entities.
13
174
Page 197
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Perubahan kebijakan akuntansi dan b. Changes in accounting principles and
pengungkapan (lanjutan) disclosures (continued)
Standar Akuntansi Keuangan Internasional International Financial Accounting Standard
Standar ini merupakan adopsi penuh dari This standard is a full-adoption of International
International Financial Reporting Standards Financial Reporting Standards (“IFRS”) which is
(”IFRS”) yang diterjemahkan kata demi kata translated in a word-for-word basis and there is
dan tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, no modifications from IFRS Standards,
termasuk tanggal efektifnya. Entitas yang including the effective date. Entities that meet
memenuhi persyaratan dapat menerapkan the requirements can apply this standard, from
standar ini, sejak tanggal efektif. the effective date.
Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Nomenclature
Standar ini ini mengatur penomoran baru untuk This standard regulates the new numbering for
standar akuntansi keuangan yang berlaku di financial accounting standards applicable in
Indonesia yang diterbitkan oleh DSAK IAI. Indonesia issued by DSAK IAI.
Amandemen PSAK No. 73, “Liabilitas sewa Amendment of SFAS No. 73, “Lease liabilities
pada transaksi jual dan sewa-balik” and leaseback transactions”
Amandemen PSAK No. 73 Sewa menetapkan The amendment to SFAS No. 73 Leases
persyaratan yang digunakan penjual-penyewa specifies the requirements that a seller-lessee
dalam mengukur kewajiban sewa yang timbul uses in measuring the lease liability arising in
dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk a sale and leaseback transaction, to ensure the
memastikan penjual-penyewa tidak mengakui seller-lessee does not recognise any amount of
jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang the gain or loss that relates to the right of use it
terkait dengan hak guna yang dipertahankan. retains.
Perusahaan telah menganalisa penerapan The Company has assessed that the adoption
standar akuntansi tersebut di atas dan of the above-mentioned accounting standards
penerapan tersebut tidak memiliki pengaruh do not have significant impact to the financial
yang signifikan terhadap laporan keuangan. statements.
c. Instrumen Keuangan c. Financial Instruments
i. Aset Keuangan i. Financial Assets
Perusahaan menggunakan 2 (dua) dasar The Company uses 2 (two) bases for
untuk mengklasifikasikan aset keuangan classifying financial assets, namely
yaitu penilaian model bisnis dan penilaian valuation of the business model and
mengenai arus kas kontraktual yang evaluation of contractual cash flows
diperoleh semata dari pembayaran pokok obtained solely from payment of principal
dan bunga (SPPI). and interest (SPPI).
Penilaian model bisnis Valuation of the business model
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at
mencerminkan bagaimana kelompok aset a level that reflects how groups of financial
keuangan dikelola bersama-sama untuk assets are managed together to achieve
mencapai tujuan bisnis tertentu. certain business objectives.
14
175
Page 198
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Valuation of the business model
(continued)
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas carried out by considering, but not limited
pada, hal-hal berikut: to, the following:
• Bagaimana kinerja dari model bisnis • How the performance of the business
dan aset keuangan yang dimiliki model and financial assets held in the
dalam model bisnis dievaluasi dan business model are evaluated and
dilaporkan kepada personil reported to the Company's key
manajemen kunci Perusahaan; management personnel;
• Apakah risiko yang memengaruhi • What risks affect the performance of
kinerja dari model bisnis (termasuk the business model (including
aset keuangan yang dimiliki dalam financial assets held in the business
model bisnis) dan khususnya model) and specifically how the
bagaimana cara aset keuangan financial assets are managed;
tersebut dikelola;
• Bagaimana penilaian kinerja • How to evaluate the performance
pengelola aset keuangan (sebagai of managers of financial assets
contoh, apakah penilaian kinerja (for example, whether performance
berdasarkan nilai wajar dari aset appraisals are based on the fair value
yang dikelola atau arus kas of the assets being managed or the
kontraktual yang diperoleh); dan contractual cash flows obtained); and
• Frekuensi, nilai dan waktu penjualan • Expected frequency, value and time of
yang diharapkan. sales.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual Evaluation of contractual cash flows
yang diperoleh semata dari pembayaran obtained solely from payment of principal
pokok dan bunga (SPPI) and interest (SPPI)
Untuk tujuan penilaian ini, pokok For the purpose of this valuation, principal
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset is defined as the fair value of financial
keuangan pada saat pengakuan awal. assets at initial recognition. Interest is
Bunga didefinisikan sebagai imbalan defined as compensation for the time value
untuk nilai waktu atas uang dan risiko of money and credit risk in relation to the
kredit terkait jumlah pokok terutang pada principal amount owed over a certain
periode waktu tertentu dan juga risiko dan period of time and also the risk and
biaya peminjaman standar, dan juga standard borrowing costs, as well as profit
marjin laba. margins.
15
176
Page 199
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual Evaluation of contractual cash flows
yang diperoleh semata dari pembayaran obtained solely from payment of principal
pokok dan bunga (SPPI) (lanjutan) and interest (SPPI) (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual An assessment of contractual cash flows
yang diperoleh semata dari pembayaran obtained solely from principal and interest
pokok dan bunga dilakukan dengan payments is made by considering
mempertimbangkan persyaratan contractual terms, including whether
kontraktual, termasuk apakah aset financial assets contain contractual terms
keuangan mengandung persyaratan that can change the timing or amount of
kontraktual yang dapat mengubah waktu contractual cash flows. In assessing, the
atau jumlah arus kas kontraktual. Dalam Company considers:
melakukan penilaian, Perusahaan
mempertimbangkan:
• Peristiwa kontinjensi yang akan • Contingency events that will change
mengubah waktu atau jumlah arus kas the timing or amount of contractual
kontraktual; cash flow;
• Fitur leverage; • Leverage feature;
• Persyaratan pembayaran dimuka dan • Terms of advance payment and
perpanjangan kontraktual; contractual extension;
• Persyaratan mengenai klaim yang • Requirements regarding limited claims
terbatas atas arus kas yang berasal for cash flows from specific assets;
dari aset spesifik; dan and
• Fitur yang dapat mengubah nilai waktu • Features that can change the time
dari elemen uang. value of the money element.
Perusahaan mengklasifikasikan aset The Company classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori according to the following categories at
sebagai berikut pada saat pengakuan initial recognition:
awal:
• Aset keuangan yang diukur pada biaya • Financial assets measured at
perolehan diamortisasi; amortized cost;
• Aset keuangan yang diukur pada nilai • Financial assets measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain; income;
• Aset keuangan yang diukur pada nilai • Financial assets measured at fair
wajar melalui laba rugi. value through profit or loss.
Selama tahun berjalan dan pada tanggal During the year and at the date of
laporan posisi keuangan, Perusahaan statement of financial position, the
hanya memiliki aset keuangan yang diukur Company only has financial assets
pada biaya perolehan diamortisasi serta measured at amortized cost and hedging
derivatif lindung nilai sehingga kebijakan derivatives. Therefore, the accounting
akuntansi selain klasifikasi aset keuangan policies other than the classifications of
yang diukur pada biaya perolehan financial assets measured at amortized
diamortisasi serta derivatif lindung nilai cost and hedging derivatives are not
tidak diungkapkan. disclosed.
16
177
Page 200
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi cost
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan diamortisasi jika memenuhi amortized cost if they meet the following
kondisi sebagai berikut: conditions:
• aset keuangan dikelola dalam model • financial assets are managed in
bisnis yang bertujuan untuk memiliki a business model that aims to have
aset keuangan dalam rangka financial assets in order to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual; contractual cash flow; and
dan
• persyaratan kontraktual dari aset • the contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak asset provide rights on a certain date
pada tanggal tertentu atas arus kas for cash flow obtained solely from
yang diperoleh semata dari payment of principal and interest
pembayaran pokok dan bunga (SPPI) (SPPI) on the principal amount owed.
dari jumlah pokok terutang.
Pada saat pengakuan awal, aset Financial assets carried at amortized cost
keuangan yang diukur pada biaya are initially recognized at fair value plus
perolehan diamortisasi diakui pada nilai transaction costs and administration
wajarnya ditambah biaya transaksi dan income and subsequently measured at
pendapatan administrasi dan selanjutnya amortized cost using the effective interest
diukur pada biaya perolehan diamortisasi rate method.
dengan menggunakan suku bunga efektif.
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets carried at amortized
perolehan diamortisasi meliputi kas dan cost consist of cash on hand and in
kas pada bank, piutang sewa banks, finance lease receivables, other
pembiayaan, piutang lain-lain dan aset receivables and other assets.
lain-lain.
Pendapatan dari aset keuangan yang Income from financial assets measured at
diukur pada biaya perolehan diamortisasi amortized cost is included in the statement
dicatat dalam laporan laba rugi dan of profit or loss and other comprehensive
penghasilan komprehensif lain dan diakui income and is reported as “Finance lease
sebagai ”Pendapatan sewa pembiayaan”. income”.
Dalam hal terjadi penurunan nilai, In the case of impairment, allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai impairment losses is reported as
dilaporkan sebagai pengurang dari nilai a deduction from the carrying value of the
tercatat dari aset keuangan yang diukur financial assets measured at amortized
pada biaya perolehan diamortisasi, dan cost and recognized in the statement of
diakui di dalam laporan laba rugi dan profit or loss and other comprehensive
penghasilan komprehensif lain sebagai income as “Provision for impairment
“Penyisihan kerugian penurunan nilai”. losses”.
17
178
Page 201
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)
Aset keuangan yang diukur pada nilai Financial assets measured at fair value
wajar melalui laba rugi through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada nilai Financial assets measured at fair value
wajar melalui laba rugi termasuk aset through profit or loss include financial
keuangan untuk diperdagangkan dan aset assets held for trading and financial assets
keuangan yang ditetapkan pada saat designated upon initial recognition at fair
pengakuan awal untuk diukur pada nilai value through profit or loss.
wajar melalui laba rugi.
Aset derivatif diklasifikasikan sebagai Derivative assets are classified as held for
kelompok diperdagangkan kecuali mereka trading unless they are designated as
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai effective hedging instruments. Financial
efektif. Aset keuangan yang diukur pada assets at fair value through profit or loss
nilai wajar melalui laba rugi disajikan are carried in the statement of financial
dalam laporan posisi keuangan pada nilai position at fair value with gains or losses
wajar dengan keuntungan atau kerugian recognized in the profit or loss.
dari perubahan nilai wajar diakui dalam
laba rugi.
Pengakuan Recognition
Perusahaan menggunakan akuntansi The Company uses settlement date
tanggal penyelesaian untuk kontrak accounting for regular way contracts when
reguler ketika mencatat transaksi aset recording financial assets transactions.
keuangan.
Penurunan nilai dari aset keuangan Impairment of financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, At each reporting date, the Company
Perusahaan mengukur penyisihan measures the allowance of impairment
kerugian penurunan nilai instrumen losses on financial instruments over their
keuangan sejumlah kredit ekspektasian lifetime expectancy, if the credit risk of the
sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas financial instrument has increased
instrumen keuangan tersebut telah significantly since initial recognition. If at
meningkat secara signifikan sejak the reporting date, the credit risk of the
pengakuan awal. Jika pada tanggal financial instrument has not increased
pelaporan, risiko kredit atas instrumen significantly since initial recognition, the
keuangan tidak meningkat secara entity measures the allowance of
signifikan sejak pengakuan awal, entitas impairment losses for the financial
mengukur penyisihan kerugian untuk instrument in the amount of the expected
instrumen keuangan tersebut sejumlah 12-month loss. The aforementioned losses
kerugian ekspektasian 12 bulan. Kerugian represent expected loan losses arising
dimaksud merepresentasikan kerugian from financial instrument defaults that may
kredit ekspektasian yang timbul dari occur 12 months after the reporting date.
peristiwa gagal bayar instrumen keuangan
yang mungkin terjadi dalam 12 bulan
setelah tanggal pelaporan.
18
179
Page 202
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan Impairment of financial assets (continued)
(lanjutan)
Selanjutnya, Perusahaan Furthermore, the Company classifies
mengelompokkan aset keuangan financial assets based on the evaluation
berdasarkan hasil evaluasi tersebut yang results which reflects the level of the credit
mencerminkan tingkat risiko kredit aset risk of financial assets, as follows:
keuangan, sebagai berikut:
a) Stage 1 a) Stage 1
Pada tanggal evaluasi penurunan At the evaluation date for impairment,
nilai, risiko kredit atas instrumen the credit risk for financial instruments
keuangan tidak meningkat secara is not increased significantly since
signifikan sejak pengakuan awal initial recognition as evidenced by no
yang dapat dibuktikan dengan tidak overdue of more than 10 days. For this
terdapat tunggakan lebih dari 10 hari. reason, the Company will measure the
Atas hal tersebut, Perusahaan akan allowance for losses for the financial
mengukur penyisihan kerugian untuk instrument in the amount of 12 months
instrumen keuangan tersebut expected credit losses.
sejumlah kerugian kredit
ekspektasian 12 bulan.
Kerugian kredit ekspektasian The 12-month expected credit loss is
12 bulan adalah bagian dari kerugian part of the expected credit loss
kredit ekspektasian sepanjang throughout its lifetime that represents
umurnya yang merepresentasikan an expected credit loss arising from
kerugian kredit ekspektasian yang a default on financial instruments that
timbul dari peristiwa gagal bayar might occur 12 months after reporting
instrumen keuangan yang mungkin date.
terjadi dalam 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
b) Stage 2 b) Stage 2
Pada tanggal evaluasi penurunan At the evaluation date of impairment,
nilai, risiko kredit atas instrumen credit risk on financial instruments has
keuangan telah meningkat secara increased significantly since initial
signifikan sejak pengakuan awal recognition, which can be proven by
yang dapat dibuktikan dengan the overdue between 11 days and
terdapat tunggakan antara 30 days. For this reason, the
11 hari sampai dengan 30 hari. Atas Company will measure the allowance
hal tersebut, Perusahaan akan for losses for these financial
mengukur penyisihan kerugian instruments at the amount of expected
untuk instrumen keuangan credit losses over their lifetime.
tersebut sejumlah kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umurnya.
19
180
Page 203
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan Impairment of financial assets (continued)
(lanjutan)
Selanjutnya, Perusahaan Furthermore, the Company classifies
mengelompokkan aset keuangan financial assets based on the evaluation
berdasarkan hasil evaluasi tersebut yang results which reflects the level of the credit
mencerminkan tingkat risiko kredit aset risk of financial assets, as follows:
keuangan, sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
c) Stage 3 c) Stage 3
Pada tanggal evaluasi penurunan At the evaluation date of impairment,
nilai, terdapat bukti objektif bahwa there is objective evidence that the
instrumen keuangan mengalami financial instruments are impaired,
penurunan nilai yang dapat which can be proven by being in
dibuktikan dengan terdapat overdue of more than 30 days or
tunggakan lebih dari 30 hari atau motor vehicle collaterals owned by
telah diserahkannya jaminan customers have been submitted for
kendaraan milik konsumen untuk settlement of their financing
pelunasan piutang pembiayaan. receivables. For this reason, the
Atas hal tersebut, Perusahaan akan Company will measure the allowance
mengukur penyisihan kerugian untuk for losses for these financial
instrumen keuangan tersebut instruments at the amount of expected
sejumlah kerugian kredit credit losses over their lifetime.
ekspektasian sepanjang umurnya.
Tujuan dari persyaratan penurunan nilai The purpose of the impairment
adalah untuk mengakui kerugian kredit requirements is to recognize expected
ekspektasian sepanjang umurnya atas credit losses over the life of all financial
semua instrumen keuangan yang telah instruments that have experienced
mengalami peningkatan risiko kredit a Significant Increase in Credit Risk (SICR)
secara signifikan (SICR) sejak pengakuan since initial recognition - whether assessed
awal - baik dinilai secara individu atau individually or collectively - taking into
kolektif - dengan mempertimbangkan account all reasonable and supported
semua informasi yang wajar dan information, including estimated
terdukung, termasuk informasi yang information future (forward-looking).
bersifat perkiraan masa depan (forward-
looking).
Perusahaan menerapkan persyaratan The Company applies an impairment
penurunan nilai untuk aset keuangan yang requirement for financial assets measured
diukur pada biaya perolehan diamortisasi at amortized cost and financial assets
dan aset keuangan yang diukur pada nilai measured at fair value through other
wajar melalui penghasilan komprehensif comprehensive income.
lain.
20
181
Page 204
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan Impairment of financial assets (continued)
(lanjutan)
Dalam beberapa keadaan Perusahaan In some circumstances the Company does
tidak memiliki informasi yang wajar dan not have reasonable and supported
terdukung yang tersedia tanpa biaya atau information available without fees or
upaya berlebihan untuk mengukur excessive efforts to measure expected
kerugian kredit ekspektasian sepanjang credit losses throughout the life of
umurnya pada instrumen secara individual instruments. Expected credit
individual. Kerugian kredit ekspektasian losses for the entire lifetime are recognized
sepanjang umurnya diakui secara kolektif collectively by considering comprehensive
dengan mempertimbangkan informasi credit risk information. The comprehensive
risiko kredit komprehensif. Informasi risiko credit risk information must include not only
kredit komprehensif tersebut harus arrears information but also all relevant
memasukan tidak hanya informasi credit information, including forward-
tunggakan tetapi juga seluruh informasi looking macroeconomic information, to
kredit relevan, termasuk informasi approach the outcome of recognizing
makroekonomi forward-looking, untuk expected credit losses over the life of when
mendekati hasil dari pengakuan kerugian there is a SICR since initial recognition at
kredit ekspektasian sepanjang umurnya the level of individual instruments.
ketika terdapat kenaikan signifikan pada
risiko kredit sejak pengakuan awal pada
level instrumen individu.
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses on
secara individual dihitung dengan impaired financial assets that was
menggunakan metode diskonto arus kas assessed individually is computed using
(discounted cash flows). Sedangkan discounted cash flows method. While
cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses on
secara kolektif dihitung dengan impaired financial assets that was
menggunakan metode statistik dari data assessed collectively, the Company uses
historis berupa Probability of Default di statistical method of the historical data
masa lalu, waktu pengembalian dan such as the Probability of Defaults, time of
jumlah kerugian yang terjadi (Loss Given recoveries, the amount of loss incurred
Default) yang selanjutnya disesuaikan lagi (Loss Given Default), considering
dengan pertimbangan manajemen terkait management’s judgment of current
kondisi ekonomi dan kredit saat ini. economic and financing conditions.
Ketika suatu piutang tidak tertagih, piutang When a receivable is uncollectible, it is
tersebut dihapus buku dengan menjurnal written off against the related allowance for
balik cadangan kerugian penurunan nilai. impairment losses. Such receivables are
Piutang tersebut dapat dihapus buku written off after all the necessary
setelah semua prosedur yang diperlukan procedures have been completed and the
telah dilakukan dan jumlah kerugian telah amount of the loss has been determined.
ditentukan. Beban penurunan nilai yang Impairment charges relating to loans and
terkait dengan pinjaman yang diberikan receivables are classified into “Allowance
dan piutang diklasifikasikan ke dalam for impairment losses”.
“Cadangan kerugian penurunan nilai”.
21
182
Page 205
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan Impairment of financial assets (continued)
(lanjutan)
Jika pada periode berikutnya, jumlah If in a subsequent period, the amount of the
kerugian penurunan nilai berkurang dan impairment loss decreases and the
pengurangan tersebut dapat dikaitkan decrease can be related objectively to an
secara obyektif pada peristiwa yang terjadi event occurring after the impairment was
setelah penurunan nilai diakui (seperti recognized (such as an improvement in the
meningkatnya peringkat piutang customer’s receivable rating), the
konsumen), maka kerugian penurunan previously recognized impairment loss is
nilai yang sebelumnya diakui harus reversed by adjusting the allowance for
dipulihkan, dengan menyesuaikan akun impairment losses account. The amount of
cadangan kerugian penurunan nilai. the impairment reversal is recognized in
Jumlah pemulihan aset keuangan diakui the statement of profit or loss and other
pada laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
Penerimaan kemudian atas piutang yang Subsequent recoveries of receivables
telah dihapusbukukan, dikreditkan dengan written-off are credited by adjusting the
menyesuaikan pada akun cadangan allowance for impairment losses account.
kerugian penurunan nilai.
Perusahaan menggunakan akuntansi The Company uses settlement date
tanggal penyelesaian ketika mencatat accounting when recording financial assets
transaksi aset keuangan. transactions.
ii. Liabilitas Keuangan ii. Financial Liabilities
Pengakuan dan Pengukuran Recognition and Measurement
Liabilitas keuangan diklasifikasikan Financial liabilities are classified as
sebagai liabilitas keuangan yang diukur financial liabilities at fair value through
pada nilai wajar melalui laba atau rugi, profit or loss, financial liabilities at
liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortized cost, or as derivatives
perolehan diamortisasi atau sebagai designated as hedging instruments in an
instrumen yang ditetapkan sebagai effective hedge, as appropriate.
instrumen lindung nilai yang efektif.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri The Company’s financial liabilities consist
dari pinjaman bank, utang beban yang of bank loans, accrued expenses, bonds
masih harus dibayar, utang obligasi, utang payable and other payables which are
lain-lain yang diklasifikasikan sebagai classified as financial liabilities at
liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortized cost. The Company also has
perolehan diamortisasi. Perusahaan juga derivative payables that are accounted for
memiliki utang derivatif yang diakui as effective hedge (Note 2c.vi).
sebagai lindung nilai yang efektif
(Catatan 2c.vi).
22
183
Page 206
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
ii. Liabilitas Keuangan (lanjutan) ii. Financial Liabilities (continued)
Liabilitas keuangan yang diukur pada Financial liabilities measured at amortized
biaya perolehan diamortisasi cost
Pada saat pengakuan awal, liabilitas At initial recognition, the Company’s
keuangan Perusahaan yang diukur pada financial liabilities at amortized cost plus
biaya perolehan diamortisasi ditambah transaction costs that are directly
biaya transaksi yang dapat diatribusikan attributable to the issuance of financial
secara langsung dengan penerbitan liabilities.
liabilitas keuangan.
Biaya transaksi hanya mencakup biaya- Transaction costs include only those costs
biaya yang dapat diatribusikan secara that are directly attributable to the issuance
langsung dengan penerbitan liabilitas of financial liabilities and which are
keuangan dan merupakan biaya incremental costs that would not have
tambahan yang tidak akan terjadi jika been incurred if the instrument had not
instrumen tersebut tidak diperoleh atau been acquired or issued. In the case of
diterbitkan. Dalam hal liabilitas keuangan, financial liabilities, transaction costs are
biaya transaksi dikurangkan dari jumlah deducted from the amount of debt
utang pengakuan awal. Biaya transaksi recognized initially. Such transaction costs
tersebut diamortisasi selama masa are amortized over the terms of the
berlaku instrumen berdasarkan metode instruments based on the effective interest
suku bunga efektif dan dicatat sebagai method and are recorded as part of interest
bagian dari beban bunga untuk biaya expenses for transaction costs related to
transaksi yang terkait dengan liabilitas financial liabilities.
keuangan.
Setelah pengakuan awal, liabilitas Subsequent to initial recognition, financial
keuangan yang diukur pada biaya liabilities at amortized cost are measured
perolehan diamortisasi diukur pada biaya at amortized cost using the effective
perolehan diamortisasi dengan interest method. The amortized cost of
menggunakan metode suku bunga efektif. a financial liability is the amount at which
Biaya perolehan diamortisasi liabilitas the financial liability is measured at initial
keuangan adalah jumlah liabilitas recognition, minus principal repayments,
keuangan yang diukur saat pengakuan plus or minus the cumulative amortization
awal, dikurangi pembayaran pokok, using the effective interest method of any
ditambah atau dikurangi amortisasi difference between the initial amount
kumulatif dengan menggunakan metode recognized and the maturity amount,
suku bunga efektif dari setiap perbedaan minus any reduction for impairment.
antara jumlah awal yang diakui dan jumlah
jatuh tempo, dikurangi penurunan nilai.
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Financial liabilities measured at fair value
wajar melalui laba atau rugi through profit or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Financial liabilities measured at fair value
wajar melalui laba atau rugi mencakup through profit or loss include financial
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan liabilities held for trading and financial
dalam kelompok diperdagangkan dan liabilities designated upon initial recognition
liabilitas keuangan yang pada saat at fair value through profit or loss.
pengakuan awalnya, telah ditetapkan,
diukur pada nilai wajar melalui laba atau
rugi.
23
184
Page 207
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
ii. Liabilitas Keuangan (lanjutan) ii. Financial Liabilities (continued)
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Financial liabilities measured at fair value
wajar melalui laba atau rugi (lanjutan) through profit or loss (continued)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam Financial liabilities are classified as held for
kelompok diperdagangkan jika diperoleh trading if these are incurred for the purpose
atau dimiliki untuk tujuan dijual dalam of selling in the near term. Derivative
waktu dekat. Liabilitas derivatif juga liabilities are also classified as held for
diklasifikasikan dalam kelompok trading unless these are designated as
diperdagangkan kecuali derivatif yang effective hedging instruments.
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai
yang efektif.
Laba atau rugi atas liabilitas keuangan Gains or losses on financial liabilities held
dalam kelompok diperdagangkan harus for trading are recognized in profit or loss.
diakui dalam laba rugi.
iii. Penghentian pengakuan iii. Derecognition
Perusahaan menghentikan pengakuan The Company derecognizes a financial
aset keuangan pada saat hak kontraktual asset when the contractual rights to the
untuk menerima arus kas yang berasal cash flows from the asset expire, or when
dari aset keuangan tersebut berakhir atau the Company transfers the rights to receive
pada saat Perusahaan mentransfer hak the contractual cash flows on the financial
untuk menerima arus kas kontraktual yang asset in a transaction in which substantially
berasal dari aset keuangan dalam suatu all the risks and rewards of ownership of
transaksi yang secara substansial seluruh the financial asset are transferred. Any
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset interest in transferred financial asset that is
telah ditransfer. Setiap kepentingan dalam created or retained by the Company is
aset keuangan yang ditransfer yang dibuat recognized as a separate asset or liability.
atau disimpan oleh Perusahaan diakui
sebagai aset atau liabilitas terpisah.
Dalam transaksi dimana Perusahaan In transactions where the Company neither
secara substansial tidak memiliki maupun retains nor transfers substantially all
tidak mentransfer seluruh risiko dan the risks and rewards of ownership of
manfaat atas kepemilikan aset keuangan, a financial asset, the Company
Perusahaan menghentikan pengakuan derecognizes the asset if it does not retain
aset jika tidak memiliki pengendalian atas control over the asset.
aset tersebut.
Hak dan kewajiban yang disimpan yang The rights and obligations retained in the
ditransfer diakui sebagai aset dan liabilitas transfer are recognized separately as
terpisah, sebagaimana mestinya. Dalam assets and liabilities, as appropriate. In
transfer dimana pengendalian atas aset transfers where control over the asset is
masih dimiliki, Perusahaan tetap retained, the Company continues to
mengakui aset sebesar keterlibatan recognize the asset to the extent of its
berkelanjutan, yang ditentukan oleh continuing involvement, determined by the
sejauh mana terekspos terhadap extent to which it is exposed to changes in
perubahan nilai aset yang ditransfer. the value of the transferred asset.
24
185
Page 208
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
iii. Penghentian pengakuan (lanjutan) iii. Derecognition (continued)
Perusahaan menghapus piutang sewa The Company writes off an finance
pembiayaan ketika Perusahaan lease receivables when the Company
menentukan bahwa aset tersebut tidak determines that the asset is uncollectible.
dapat ditagih. Penagihan atau pemulihan Collection or recovery of financial assets
aset keuangan yang telah which had been written-off is recorded as
dihapusbukukan dicatat sebagai other income.
pendapatan lain-lain.
Perusahaan menghentikan pengakuan The Company derecognizes a financial
liabilitas keuangan ketika liabilitas liability when its contractual obligations are
kontraktualnya dilepaskan atau dibatalkan discharged or cancelled or expired.
atau kadaluwarsa.
iv. Saling Hapus iv. Offsetting
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus Financial assets and liabilities are offset
disajikan dalam laporan posisi keuangan and the net amount presented in the
jika memiliki hak yang berkekuatan hukum statement of financial position when there
untuk melakukan saling hapus buku atas is a legally enforceable right to offset the
jumlah yang telah diakui tersebut dan recognized amounts and there is intention
berniat untuk menyelesaikan secara neto to settle on a net basis or to realize the
atau untuk merealisasikan aset dan asset and settle the liability simultaneously.
menyelesaikan liabilitasnya secara
simultan.
Hak yang berkekuatan hukum berarti: This means that the right to set off:
a. tidak terdapat kontinjensi di masa a. must not be contigent on a future
yang akan datang, dan: event, and
b. hak yang berkekuatan hukum pada b. must be legally enforceable in all of
kondisi-kondisi berikut ini: the following circumtances:
i. kegiatan bisnis normal; i. the normal course of business;
ii. kondisi kegagalan usaha; dan ii. the event of default; and
iii. kondisi gagal bayar atau bangkrut. iii. the event of insolvency or
bankruptcy.
Pendapatan dan beban disajikan secara Income and expense are presented on
neto hanya jika diizinkan oleh standar a net basis only when permitted by
akuntansi. accounting standards.
25
186
Page 209
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
v. Klasifikasi instrumen keuangan v. Classification of financial instruments
Perusahaan mengklasifikasikan instrumen The Company classifies the financial
keuangan ke dalam klasifikasi tertentu instruments into classes that reflects the
yang mencerminkan sifat dari informasi nature of information and take into
dan mempertimbangkan karakteristik dari account the characteristics of those
instrumen keuangan tersebut. Klasifikasi financial instruments. The classifications
ini dapat dilihat pada tabel berikut: are shown in the table below:
Kategori yang didefinisikan oleh Golongan (ditentukan oleh Perusahaan)/
PSAK No. 109/ Class (as determined by the Company)
Category as defined by SFAS No. 109
Kas dan setara kas/Cash and cash equivalents
- Kas/Cash on hand
- Kas pada bank/Cash in banks
Aset keuangan yang diukur Piutang sewa pembiayaan/Finance lease receivables
pada biaya perolehan yang Piutang lain-lain/Other receivables
diamortisasi/Financial assets - Piutang lain-lain dari aset yang dibiayai/Other receivables from
Aset keuangan/ at amortized cost
Financial assets financed asset
- Piutang bunga/Interest receivables
Aset lain-lain/Other assets
- Uang jaminan/Security deposit
Derivatif lindung nilai/Hedging Lindung nilai atas nilai arus kas/Hedging instruments in cash flow hedges
derivatives - Piutang derivatif/Derivative receivables
Utang lain-lain/Other payables
- Utang pemasok dan vendor/Supplier and vendor payable
- Perusahaan Asuransi/Insurance company
- Lain-lain/Others
Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
Liabilitas keuangan yang diukur - Beban bunga yang masih harus dibayar/Accrued interest
Liabilitas dengan biaya perolehan - Beban pemasaran yang masih harus dibayar/Accrued marketing
keuangan/ diamortisasi/ Financial - Beban surat jaminan yang masih harus dibayar/Accrued letter of
Financial liabilities at amortized cost guarantee fee
liabilities - Beban pelatihan dan bonus yang masih harus dibayar/Accrued
training and bonus
Pinjaman Bank/Bank loans
Utang obligasi/Bonds payable
Derivatif lindung nilai/ Hedging Lindung nilai atas nilai arus kas/Hedging instruments in cash flow hedges
derivatives - Utang Derivatif/Derivative payables
26
187
Page 210
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
vi. Instrumen Keuangan Derivatif dan vi. Derivative Financial Instruments and
Akuntansi Lindung Nilai Hedge Accounting
Instrumen derivatif diakui pertama-tama Derivative instruments are initially
pada nilai wajar pada saat kontrak recognized at fair value on the date the
tersebut dilakukan, dan selanjutnya diukur contracts are entered into and are
pada nilai wajarnya. Derivatif dicatat subsequently remeasured at their fair
sebagai aset apabila memiliki nilai wajar values. Derivatives are carried as assets
positif dan sebagai liabilitas apabila when the fair value is positive and as
memiliki nilai wajar negatif. liabilities when the fair value is negative.
Metode pengakuan keuntungan atau The method of recognizing the result of fair
kerugian dari perubahan nilai wajar value gain or loss depends on whether the
tergantung pada apakah derivatif tersebut derivative is designated as a hedging
adalah instrumen lindung nilai dan sifat instrument and, if so, the nature of the item
dari unsur yang dilindungi nilainya. being hedged.
Perusahaan menggunakan instrumen The Company uses derivative instruments,
keuangan derivatif, seperti cross currency such as cross currency interest rate and
interest rate dan foreign exchange swap foreign exchange swap as part of its asset
sebagai bagian dari aktivitas manajemen and liability management activities to
aset dan liabilitas untuk melindungi manage exposures to foreign currency and
dampak risiko mata uang asing dan risiko interest rate. The Company applies cash
tingkat suku bunga. Perusahaan flow hedge accounting when transactions
menerapkan akuntansi lindung nilai arus meet the specified criteria for hedge
kas pada saat transaksi tersebut accounting treatment.
memenuhi kriteria perlakuan akuntansi
lindung nilai.
Pada saat terjadinya transaksi, The Company records, at the inception of
Perusahaan membuat dokumentasi the transaction, the relationship between
mengenai hubungan antara instrumen hedging instruments and hedged items, as
lindung nilai dan unsur yang dilindungi well as its risk management objective and
nilainya, juga tujuan manajemen risiko dan strategy for undertaking various hedge
strategi yang diterapkan dalam melakukan transactions. This process includes linking
berbagai macam transaksi lindung nilai. all derivatives designated as hedges to
Proses dokumentasi ini menghubungkan specific assets and liabilities or to specific
derivatif yang ditujukan sebagai lindung firm commitments or forecast transactions.
nilai dengan aset dan liabilitas tertentu
atau dengan komitmen penuh tertentu
atau transaksi yang diperkirakan.
27
188
Page 211
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
vi. Instrumen Keuangan Derivatif dan vi. Derivative Financial Instruments and
Akuntansi Lindung Nilai (lanjutan) Hedge Accounting (continued)
Pada saat terjadinya transaksi lindung At the time of the hedging transaction and
nilai dan pada periode berikutnya, in subsequent periods, the Company
Perusahaan juga membuat dokumentasi also made the documentation includes
mencakup identifikasi instrumen lindung identification of instrument, the hedged
nilai, unsur atau transaksi yang dilindungi item, the nature of the risk being hedged
nilainya, sifat risiko yang dilindungi and how the Company will assess whether
nilainya dan bagaimana Perusahaan the hedging relationship meets the hedge
menilai apakah hubungan lindung nilai effectiveness requirements (including
memenuhi persyaratan efektivitas lindung the analysis of sources of hedge
nilai (termasuk analisis sumber ineffectiveness and how the hedge ratio is
ketidakefektifan lindung nilai dan determined). A hedging relationship
bagaimana rasio lindung nilai ditentukan). qualifies for hedge accounting if it meets
Hubungan lindung nilai memenuhi syarat all of the following effectiveness
untuk akuntansi lindung nilai jika requirements:
memenuhi semua persyaratan efektivitas
berikut:
i) Memiliki 'hubungan ekonomi' antara i) There is ‘an economic relationship’
unsur yang dilindungi nilainya dan between the hedged item and the
instrumen lindung nilai. hedging instrument.
ii) Pengaruh risiko kredit tidak ii) The effect of credit risk does not
'mendominasi perubahan nilai' yang ‘dominate the value changes’ that
dihasilkan dari hubungan ekonomi result from that economic relationship.
tersebut.
iii) Rasio lindung nilai dari hubungan iii) The hedge ratio of the hedging
lindung nilai berasal dari kuantitas relationship is the same as that
sebenarnya unsur yang dilindungi resulting from the quantity of the
nilainya oleh Perusahaan dan hedged item that the Company
kuantitas sebenarnya instrumen actually hedges and the quantity of the
lindung nilai Perusahaan yang hedging instrument that the Company
digunakan untuk unsur yang actually uses to hedge that quantity of
dilindungi nilainya. hedged item.
Bagian yang efektif atas perubahan nilai The effective portion of changes in the fair
wajar derivatif yang ditujukan dan value of derivatives that are designated
memenuhi kualifikasi sebagai lindung nilai and qualify as cash flow hedges are
arus kas, diakui sebagai cadangan lindung recognized in equity under cash flow
nilai arus kas pada bagian ekuitas. hedging reserves. The gain or loss relating
Keuntungan atau kerugian atas bagian to the ineffective portion is recognized
yang tidak efektif diakui langsung pada immediately in the statement of profit or
laporan laba rugi dan penghasilan loss and other comprehensive income.
komprehensif lain.
Jumlah akumulasi keuntungan atau Amounts accumulated in equity are
kerugian dalam ekuitas dibebankan pada recycled to the statement of profit or loss
laporan laba rugi dan penghasilan and other comprehensive income in the
komprehensif lain ketika unsur yang periods in which the hedged item will affect
dilindungi nilainya mempengaruhi laba net profit. When a hedging instrument
neto. Ketika instrumen lindung nilai expires or is sold, or when a hedge no
kadaluwarsa atau dijual, atau ketika suatu longer meets the criteria for hedge
lindung nilai tidak lagi memenuhi accounting, any cumulative gain or loss
persyaratan sebagai akuntansi lindung existing in equity at that time is charged in
nilai, akumulasi keuntungan maupun the statement of profit or loss and other
kerugian yang ada pada ekuitas saat itu comprehensive income.
dibebankan pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
28
189
Page 212
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
vi. Instrumen Keuangan Derivatif dan vi. Derivative Financial Instruments and
Akuntansi Lindung Nilai (lanjutan) Hedge Accounting (continued)
Piutang derivatif dan utang derivatif The Company’s derivative receivables and
Perusahaan termasuk dalam kategori ini. derivative payables are included in this
category.
vii. Pengukuran Nilai Wajar vii. Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima dari menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer
harga yang akan dibayar untuk a liability in an orderly transaction between
mengalihkan suatu liabilitas dalam market participants at the measurement
transaksi teratur antara pelaku pasar pada date. The fair value measurement is
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai based on the presumption that the
wajar mengasumsikan bahwa transaksi transaction to sell the asset or transfer the
untuk menjual aset atau mengalihkan liability takes place either:
liabilitas terjadi:
i) Di pasar utama untuk aset atau i) In the principal market for the asset or
liabilitas tersebut, atau liability, or
ii) Jika tidak terdapat pasar utama, di ii) In the absence of a principal market, in
pasar yang paling menguntungkan the most advantageous market for the
untuk aset atau liabilitas tersebut. asset or liability.
Pasar utama atau pasar yang paling The principal or the most advantageous
menguntungkan tersebut harus dapat market must be accessible to by the
diakses oleh Perusahaan. Company.
Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai When available, the Company measures
wajar instrumen menggunakan harga the fair value of an instrument using
kuotasi di pasar aktif. Suatu pasar quoted prices in an active market for that
dianggap aktif jika harga kuotasi tersedia instrument. A market is regarded as active
secara teratur dan mencerminkan if quoted prices are readily and regularly
transaksi pasar wajar yang aktual dan rutin available and represent actual and
terjadi secara dasar arm's length. regularly occurring market transactions on
an arm's length basis.
Jika pasar instrumen keuangan tidak aktif, If a market for a financial instrument is not
Perusahaan menetapkan nilai wajar active, the Company establishes fair value
menggunakan teknik penilaian. Teknik using a valuation technique. Valuation
penilaian termasuk menggunakan techniques include using recent arm's
transaksi pasar wajar terkini antara length transactions between
pihak-pihak yang memiliki pengetahuan knowledgeable and willing parties, and if
yang memadai dan pihak-pihak yang available, reference to the current fair
berkeinginan, dan jika tersedia, mengacu value of other instruments that are
pada nilai wajar terkini dari instrumen lain substantially the same, discounted cash
yang secara substansial sama, analisis flows analysis and option pricing models.
arus kas yang didiskontokan dan model
penetapan harga opsi.
29
190
Page 213
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
vii. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) vii. Fair Value Measurement (continued)
Teknik penilaian yang dipilih The chosen valuation technique makes
memanfaatkan input pasar secara maximum use of market inputs, relies as
maksimal, sekecil mungkin bergantung little as possible on estimates specific to
pada estimasi khusus Perusahaan, the Company, incorporates all factors that
menggabungkan semua faktor yang akan market participants would consider in
dipertimbangkan pelaku pasar dalam setting a price, and is consistent with
menetapkan harga, dan konsisten dengan accepted economic methodologies for
metodologi ekonomi yang diterima untuk pricing financial instruments. Inputs to
menentukan harga instrumen keuangan. valuation techniques reasonably
Masukan untuk teknik penilaian secara represent market expectations and
wajar mewakili ekspektasi pasar dan measures of the risk-return factors
ukuran dari faktor risiko-imbalan yang inherent in the financial instrument. The
melekat dalam instrumen keuangan. Company calibrates valuation techniques
Perusahaan mengkalibrasi teknik and tests them for validity using prices
penilaian dan menguji validitasnya from observable current market
menggunakan harga dari transaksi pasar transactions in the same instrument or
terkini yang dapat diobservasi pada based on other available observable
instrumen yang sama atau berdasarkan market data.
data pasar lain yang dapat diobservasi.
Bukti terbaik dari nilai wajar instrumen The best evidence of the fair value of
keuangan saat pengakuan awal adalah a financial instrument at initial recognition
harga transaksi, yaitu nilai wajar yang is the transaction price, i.e., the fair value
diberikan atau diterima, kecuali nilai wajar of the consideration given or received,
instrumen tersebut dibuktikan dengan unless the fair value of that instrument
perbandingan dengan transaksi pasar is evidenced by comparison with
terkini yang dapat diobservasi pada the other observable current market
instrumen yang sama (yaitu, tanpa transactions in the same instrument
modifikasi atau pengemasan ulang), atau (i.e., without modification or repackaging),
berdasarkan teknik penilaian yang or based on a valuation technique whose
variabelnya hanya mencakup data dari variables include only data from
pasar yang dapat diobservasi. observable markets.
Ketika harga transaksi memberikan bukti When transaction price provides the best
terbaik dari nilai wajar saat pengakuan evidence of fair value at initial recognition,
awal, instrumen keuangan pada awalnya the financial instrument is initially
diukur pada harga transaksi dan setiap measured at the transaction price and any
perbedaan antara harga transaksi dan difference between this price and the
nilai yang diperoleh dari model penilaian value initially obtained from a valuation
selanjutnya diakui dalam laba rugi model is subsequently recognized in profit
tergantung pada masing-masing fakta dan or loss depending on the individual facts
keadaan transaksi tetapi tidak lebih dari and circumstances of the transaction but
saat penilaian didukung sepenuhnya oleh not later than when the valuation is
data pasar yang dapat diobservasi atau supported wholly by observable market
transaksi tertutup. data or the transaction is closed out.
Nilai wajar mencerminkan risiko kredit dari Fair values reflect the credit risk of the
instrumen keuangan dan mencakup financial instruments and include
penyesuaian untuk memperhitungkan adjustments to take into account the credit
risiko kredit Perusahaan dan pihak lawan, risk of the Company and counterparty,
jika diperlukan. Estimasi nilai wajar yang where appropriate. Fair value estimates
diperoleh dari model disesuaikan dengan which are obtained from models are
faktor lain, seperti risiko likuiditas atau adjusted for any other factors, such as
model ketidakpastian, sejauh Perusahaan liquidity risk or model uncertainties, to the
yakin partisipasi pasar pihak extent that the Company believes a third-
ketiga akan mempertimbangkannya party market participation would take them
dalam menentukan harga suatu transaksi. into account in pricing a transaction.
30
191
Page 214
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Instrumen Keuangan (lanjutan) c. Financial Instruments (continued)
vii. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) vii. Fair Value Measurement (continued)
Semua aset dan liabilitas yang nilai All assets and liabilities for which fair value
wajarnya diukur atau diungkapkan dalam is measured or disclosed in the financial
laporan keuangan dikategorikan dalam statements are categorized within the fair
hirarki nilai wajar, sebagaimana dijelaskan value hierarchy, described as follows,
di bawah ini, berdasarkan tingkatan level based on the lowest level input that is
input yang terendah yang signifikan significant to the fair value measurement
terhadap pengukuran nilai wajar secara as a whole:
keseluruhan:
- Level 1 - harga kuotasian (tanpa - Level 1 - quoted (unadjusted) market
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset prices in active market for identical
atau liabilitas yang identik yang dapat assets or liabilities that can be accessed
diakses pada tanggal pengukuran. by the entity at the measurement date.
- Level 2 - teknik penilaian di mana - Level 2 - valuation techniques for
tingkat level input terendah yang which the lowest level input that is
signifikan terhadap pengukuran nilai significant to the fair value
wajar dapat diobservasi baik secara measurement is directly or indirectly
langsung atau tidak langsung. observable.
- Level 3 - teknik penilaian di mana - Level 3 - valuation techniques for
tingkat level input terendah yang which the lowest level input that is
signifikan terhadap pengukuran nilai significant to the fair value
wajar tidak dapat diobservasi baik measurement is directly or indirectly
secara langsung atau tidak langsung. unobservable.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are
laporan keuangan secara berulang, recognized in the financial statements on
Perusahaan menentukan apakah terdapat a recurring basis, the Company determines
perpindahan antara level dalam hierarki whether transfers have occurred between
dengan melakukan evaluasi ulang atas levels in the hierarchy by re-assessing
penetapan kategori (berdasarkan level categorization (based on the lowest level
masukan paling rendah yang signifikan input that is significant to the fair value
terhadap pengukuran nilai wajar secara measurement as a whole) at the end of
keseluruhan) pada tiap akhir periode each reporting period.
pelaporan.
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, For the purpose of fair value disclosures,
Perusahaan telah menentukan kelas aset the Company has determined classes of
dan liabilitas berdasarkan sifat, assets and liabilities on the basis of the
karakteristik dan risiko aset atau liabilitas nature, characteristics and risks of the
dan tingkat hierarki nilai wajar asset or liability and the level of the fair
(Catatan 24). value hierarchy (Note 24).
d. Kas dan kas pada Bank d. Cash on Hand and in Banks
Kas dan setara kas mencakup kas, kas pada Cash on hand and in banks consist of cash on
bank dan kas pada bank yang tidak dibatasi hand and cash in banks that are not restricted
penggunaannya dan tidak digunakan sebagai in use and not pledge as collateral to loans.
jaminan atas utang.
31
192
Page 215
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
e. Sewa e. Leases
Piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah Finance lease receivable represents the
piutang sewa pembiayaan ditambah nilai residu finance lease receivables plus the guaranteed
yang terjamin pada akhir masa sewa residual value at the end of the lease period, net
pembiayaan dikurangi dengan pendapatan of unearned finance lease income, security
sewa pembiayaan ditangguhkan, simpanan deposits and allowance for impairment losses.
jaminan dan penyisihan penurunan nilai. Selisih The difference between the gross lease
antara nilai piutang sewa pembiayaan bruto dan receivables and the present value of the lease
nilai tunainya diakui sebagai pendapatan sewa receivables is recognized as unearned finance
pembiayaan yang belum diakui. lease income.
Pendapatan sewa pembiayaan yang Unearned finance lease income is recognized
ditangguhkan diakui sebagai pendapatan sewa as finance lease income based on a constant
pembiayaan berdasarkan suatu tingkat rate on the net investment using effective
pengembalian yang konstan atas investasi neto interest rates.
dengan menggunakan suku bunga efektif.
Perusahaan sebagai lessor The Company as a lessor
Berdasarkan PSAK No. 116, “Sewa”, dalam SFAS No. 116, “Leases”, under a finance lease,
sewa pembiayaan, Perusahaan mengakui aset the Company recognizes assets held under a
berupa piutang sewa pembiayaan di laporan finance lease in its statement of financial
posisi keuangan sebesar jumlah yang sama position and presents them as a receivable at
dengan piutang sewa pembiayaan. an amount equal to the net investment in the
Penerimaan piutang sewa diperlakukan lease. Lease payment receivable is treated as
sebagai pembayaran pokok dan pendapatan repayment of principal and finance lease
sewa. Pengakuan penghasilan pembiayaan income. The recognition of finance income is
didasarkan pada suatu pola yang based on a pattern reflecting a constant
mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodic rate of return on the Company’s net
periodik yang konstan atas investasi neto investment as lessor in the finance lease.
Perusahaan sebagai lessor dalam sewa
pembiayaan.
Perusahaan sebagai lessee The Company as a lessee
Perusahaan mengakui aset dan liabilitas dalam The Company recognizes assets and liabilities
laporan posisi keuangan sebesar nilai wajar in its statement of financial position at amounts
properti yang disewa atau, jika lebih rendah, equal to the fair value of the leased property or,
nilai kini dari pembayaran sewa minimum, if lower, the present value of the minimum lease
masing-masing ditentukan pada awal sewa. payments, each determined at the inception of
Pembayaran sewa minimum harus dipisahkan the lease. Minimum lease payments are
antara bagian yang merupakan beban apportioned between the finance charge and
keuangan dan bagian yang merupakan the reduction of the outstanding liability. The
pelunasan liabilitas terutang. Beban keuangan finance charge is allocated to each period
dialokasikan untuk setiap periode selama masa during the lease term so as to produce
sewa sehingga menghasilkan tingkat bunga a constant periodic rate of interest on the
periodik yang konstan atas saldo liabilitas yang remaining balance of the liability.
tersisa.
32
193
Page 216
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
e. Sewa (lanjutan) e. Leases (continued)
Perusahaan sebagai lessee (lanjutan) The Company as a lessee (continued)
Sewa kontinjensi dibebankan sebagai beban Contingent rents are charged as expenses in
pada saat periode terjadinya. Beban keuangan the periods in which they are incurred. Finance
tercermin dalam laporan laba rugi dan charges are reflected in the statement of profit
penghasilan komprehensif lain. Aset sewaan or loss and other comprehensive income.
(disajikan dalam akun aset tetap) disusutkan Capitalized leased assets (presented under the
selama periode yang lebih pendek antara umur account of fixed assets) are depreciated over
manfaat aset sewaan atau masa sewa, jika the shorter of the estimated useful life of the
tidak ada kepastian yang memadai bahwa assets and the lease term, if there is no
Perusahaan akan memperoleh kepemilikan reasonable certainty that the Company will
pada akhir masa sewa. obtain ownership by the end of the lease term.
f. Cadangan kerugian penurunan nilai f. Allowance for impairment losses
Perusahaan melakukan perhitungan cadangan The Company calculates the allowance for
kerugian penurunan nilai dengan impairment losses using the “expected credit
menggunakan metode “kerugian kredit losses” methodology. Refer to Note 2c.i.
ekspektasian”. Lihat Catatan 2c.i.
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah estimasi Expected Credit Loss is an estimate of the
probabilitas tertimbang dari kerugian kredit weighted probability of a credit loss measured
yang diukur sebagai berikut: as follows:
• Aset keuangan yang tidak memburuk pada • Financial assets that do not deteriorate at
tanggal pelaporan, kerugian kredit the reporting date, the expected credit loss
ekspektasian diukur sebesar selisih antara is measured at the difference between
nilai kini dari seluruh kekurangan kas (yaitu the present value of all cash shortages
selisih antara arus kas yang terutang (i.e. the difference between the cash flows
kepada Perusahaan sesuai dengan owed to the Company in accordance with
kontrak dan arus kas yang diperkirakan the contract and the cash flows expected
akan diterima oleh Perusahaan); to be received by the Company);
• Aset keuangan yang memburuk pada • Financial assets that deteriorate at the
tanggal pelaporan, kerugian kredit reporting date, the expected credit loss is
ekspektasian diukur sebesar selisih antara measured at the difference between the
jumlah tercatat bruto dan nilai kini arus kas gross carrying amount and the present
masa depan yang diestimasi. value of estimated future cash flows.
g. Beban Dibayar Dimuka g. Prepaid Expenses
Beban dibayar di muka yang terutama terdiri Prepaid expenses mainly consist of prepaid
dari sewa dan asuransi dibayar di muka rental and insurance which are charged to
dibebankan pada operasi selama masa operations over the periods benefited.
manfaat masing-masing beban yang
bersangkutan.
33
194
Page 217
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
h. Piutang lain-lain dari aset yang dibiayai h. Other Receivables from Financed Assets
Piutang lain-lain dari aset yang dibiayai Other receivables from financed assets are
dinyatakan berdasarkan nilai terendah antara stated at the lower of related finance lease
nilai tercatat piutang sewa pembiayaan terkait receivables’ carrying value or net realizable
atau nilai realisasi neto dari aset yang dibiayai value of financed assets. The difference
tersebut. Selisih antara nilai tercatat dan nilai between the carrying value and the net
realisasi neto dicatat sebagai bagian dari realizable value is recorded as part of
penyisihan kerugian penurunan nilai. allowance for impairment losses. The provision
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas for impairment losses on other receivables from
Piutang lain-lain dari aset yang dibiayai financed assets is charged to the current
dibebankan pada laporan laba rugi dan year statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income.
Konsumen memberi kuasa kepada Perusahaan In case of default, the consumers give the right
untuk menjual aset yang dibiayai ataupun to the Company to sell the financed asset or
melakukan tindakan lainnya dalam upaya take any other actions to settle the outstanding
penyelesaian piutang pembiayaan bila terjadi receivables. Consumers are entitled to the
wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan. positive differences between the proceeds from
Konsumen berhak atas selisih lebih antara nilai sales of financed asset and the outstanding
penjualan aset yang dibiayai dengan saldo financing receivables. If the differences are
piutang pembiayaan. Jika terjadi selisih kurang, negative, the resulting losses are charged to
kerugian yang terjadi dibebankan pada laporan the current year statement of profit or loss and
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain other comprehensive income.
tahun berjalan.
i. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa i. Fixed Assets, Right-of-use Assets and
Lease Liabilities
Aset tetap Fixed Assets
Perusahaan menerapkan PSAK No. 216, “Aset The Company adopted SFAS No. 216, “Fixed
Tetap”. Assets”.
Pada saat pengakuan awal, aset tetap, kecuali Fixed assets, except land, are initially
tanah diakui sebesar biaya perolehan. Setelah recognized at acquisition cost. After initial
pengakuan awal, aset tetap diukur measurement, fixed assets are measured using
menggunakan model biaya, dicatat sebesar the cost model, carried at its cost less
biaya perolehan dikurangi akumulasi accumulated depreciation and accumulated
penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. impairment losses.
Biaya perolehan termasuk harga pembelian Acquisition costs includes purchase price and
dan biaya yang diatribusikan untuk memperoleh any costs directly attributable to bring the
aset tetap sampai dengan aset tetap tersebut assets to the location and condition necessary
dalam kondisi dan tempat yang siap untuk for the assets to be capable of operating in the
digunakan agar aset tersebut dapat beroperasi manner intended by the management.
sesuai dengan maksud manajemen.
34
195
Page 218
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
i. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa i. Fixed Assets, Right-of-use Assets and
(lanjutan) Lease Liabilities (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed Assets (continued)
Penyusutan aset dimulai pada saat aset Depreciation of an assets is commenced when
tersebut siap untuk digunakan dan dihitung the asset is available for use and calculated
dengan menggunakan metode garis lurus untuk using the straight-line method to allocate their
mengalokasikan biaya perolehan ke nilai sisa cost to their residual values over their estimated
sepanjang estimasi masa manfaatnya sebagai useful lives as follows:
berikut:
Tarif penyusutan
per tahun/
Tahun/ Annual
Years depreciation rate
Pengembangan gedung yang disewa 4 25% Leasehold improvements
Peralatan kantor 4 25% Office equipment
Aset dalam sewa pembiayaan 4 25% Assets under finance lease
Kendaraan 5 20% Vehicles
Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan Repairs and maintenance are charged to profit
pada laba rugi di tahun dimana biaya-biaya or loss during the year in which they are
tersebut terjadi. Pengeluaran yang incurred. Expenditures that extend the future
memperpanjang umur aset atau memberi life of assets or provide further economic
manfaat ekonomi di masa yang akan datang benefits are capitalized and depreciated.
dikapitalisasi dan disusutkan.
Nilai tercatat aset tetap dihentikan The carrying amount of fixed assets are
pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika derecognized upon disposal or when there is no
tidak ada lagi manfaat ekonomis masa depan longer a future economic benefit expected from
yang diharapkan dari penggunaan atau its use or disposal.
pelepasannya.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When fixed assets are retired or disposed of,
dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi their carrying values and the related
penyusutannya dikeluarkan dari laporan accumulated depreciation are removed from
keuangan dan keuntungan atau kerugian yang the statement of financial position, and the
dihasilkan dari penjualan aset tetap diakui resulting gains or losses are recognized in the
dalam laporan laba rugi dan penghasilan current year statement of profit or loss and
komprehensif lain. comprehensive income.
Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari When the carrying amount of fixed assets is
nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat greater than its estimated recoverable amount,
aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang it is written down to its recoverable amount
dapat diperoleh kembali. which is determined at the higher of net selling
price or value in use.
Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur At the end of each year, residual values, useful
manfaat dan metode penyusutan ditelaah lives and method of depreciation are reviewed
kembali, dan jika sesuai dengan keadaan, and adjusted prospectively, if appropriate.
disesuaikan secara prospektif.
35
196
Page 219
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
i. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa i. Fixed Assets, Right-of-use Assets and
(lanjutan) Lease Liabilities (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa Right-of-use assets and lease liabilities
PSAK No. 116 menerapkan persyaratan baru SFAS No. 116 introduces new or amended
atau amendemen sehubungan dengan requirements with respect to lease accounting.
akuntansi sewa. Standar ini memperkenalkan This standard introduces significant changes to
perubahan signifikan untuk akuntansi lessee lessee accounting by removing the distinction
dengan menghapus perbedaan antara sewa between operating and finance lease, and
operasi dan pembiayaan, serta mensyaratkan requiring the recognition of a right-of-use asset
pengakuan aset hak guna dan pengakuan and a lease liability at commencement for all
liabilitas sewa pada saat dimulainya sewa untuk leases, except for:
seluruh sewa, kecuali untuk:
• Sewa dengan jangka waktu kurang atau • Leases with a term of less or equal to 12
sama dengan 12 bulan dan tidak terdapat months and there is no call option;
opsi beli;
• Sewa atas aset dengan nilai rendah. • Leases of low value assets.
Berbeda dengan akuntansi lessee, persyaratan In contrast to lessee accounting, the
untuk akuntansi lessor sebagian besar tidak requirements for lessor accounting have
berubah. Dampak dari adopsi PSAK No. 116 remained largely unchanged. The impact of the
pada laporan keuangan dijelaskan di bawah ini. adoption of SFAS No. 116 on the financial
statements is described below.
Perusahaan mengakui liabilitas sewa sebesar The Company recognized lease liabilities at the
jumlah pembayaran sewa yang masih harus amount of lease payments accrued to the end
dibayar hingga akhir masa sewa yang of the lease term which is discounted using the
didiskontokan dengan menggunakan suku incremental borrowing rate. While, the right-of-
bunga pinjaman inkremental. Sedangkan aset use assets includes the amount of lease
hak guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang liabilities recognized, initial direct costs paid,
diakui, biaya langsung awal yang dibayarkan, restoration costs and lease payments on or
biaya pemulihan dan pembayaran sewa yang before the start date of the lease, less
dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai lease incentives received. Right-of-use are
sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima. depreciated using the straight-line method over
Aset hak guna disusutkan dengan metode garis the shorter period between the lease term and
lurus selama jangka waktu yang lebih pendek the estimated useful life of the asset.
antara masa sewa dengan estimasi masa
manfaat aset.
Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke If the ownership of lease asset is transferred to
Perusahaan pada akhir masa sewa atau the Company at the end of the lease term or the
pembayaran sewa mencerminkan pelaksanaan lease payments reflect the exercise of the
opsi pembelian, penyusutan dihitung purchase option, depreciation is calculated
menggunakan estimasi masa manfaat using the estimated useful life of the assets.
ekonomis aset. Aset hak guna diuji penurunan Right-of-use assets are tested for impairment in
nilainya sesuai dengan PSAK No. 236, accordance with SFAS No. 236 “Impairment of
“Penurunan Nilai Aset”. Assets”.
36
197
Page 220
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
i. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa i. Fixed Assets, Right-of-use Assets and
(lanjutan) Lease Liabilities (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan At the commencement date of the lease, the
mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai Company recognizes lease liabilities measured
kini dari pembayaran sewa masa depan yang at the present value of future lease payments
akan dibayarkan selama masa sewa. that will be paid over the lease term. Lease
Pembayaran sewa termasuk pembayaran tetap payments include fixed payments (including
(termasuk pembayaran tetap secara-substansi) substantially fixed payments), less lease
dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran incentive receivables, variable lease payments
sewa variabel yang bergantung pada indeks that depends on index or interest rate, and the
atau suku bunga, dan jumlah yang diharapkan expected amount to be paid in a residual value
akan dibayar dalam jaminan nilai residu. guarantee. Lease payments also include the
Pembayaran sewa juga termasuk harga reasonable exercise price for the purchase
eksekusi opsi pembelian yang wajar jika option if it is determined to be made by the
dipastikan akan dilakukan oleh Perusahaan dan Company and the payment of a penalty to
pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, terminate the lease, if the lease term reflects the
jika jangka waktu sewa mencerminkan Company exercising the lease termination
Perusahaan mengeksekusi opsi penghentian option. Variable lease payments that are not
sewa. Pembayaran sewa variabel yang tidak dependent on an index or interest rate are
bergantung pada indeks atau suku bunga diakui recognized as an expense in the period in which
sebagai beban pada periode di mana peristiwa the event or condition that triggers the payment
atau kondisi yang memicu pembayaran terjadi. occurs.
Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Perusahaan menggunakan suku bunga payments, the Company uses incremental
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal borrowing rate at the inception date of the lease
dimulainya sewa karena suku bunga implisit since the interest rate implicit in the lease
dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah cannot be determined. After the inception date
tanggal dimulainya sewa, jumlah liabilitas sewa of the lease, the amount of the lease liability is
ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan increased to reflect the accretion of interest and
bunga dan dikurangi pembayaran sewa yang reduced for the lease payments made.
dilakukan. Selain itu, jumlah tercatat liabilitas Furthermore, the carrying amount of lease
sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, liabilities is remeasured if there are
perubahan jangka waktu sewa, perubahan modifications, changes in the lease term,
pembayaran sewa, atau perubahan dalam changes in lease payments, or changes in the
penilaian opsi untuk membeli aset pendasar. valuation of the option to purchase the
underlying asset.
Sewa jangka pendek (dengan masih negosiasi Short-term leases (with term of 12 months or
harga dan ada pengecekan unit jangka waktu less) and leases of low-value assets, and
12 bulan atau kurang) dan sewa aset bernilai elements of those leases, partially or entirely
rendah, serta elemen-elemen sewa tersebut, not applying the recognition principles
sebagian atau seluruhnya tidak menerapkan stipulated by SFAS No. 116 will be treated the
prinsip-prinsip pengakuan yang ditentukan oleh same as operating leases in SFAS No. 30. The
PSAK No. 116 akan diperlakukan sama dengan Company will recognize the lease payments on
sewa operasi pada PSAK No. 30. Perusahaan a straight-line basis during the lease term on the
akan mengakui pembayaran sewa tersebut statement of profit or loss and other
dengan dasar garis lurus selama masa sewa comprehensive income. This expense is
dalam laporan laba rugi dan penghasilan recorded under general and administrative
komprehensif lain. Beban ini dicatat pada expenses in profit or loss.
beban umum dan administrasi dalam laporan
laba rugi.
37
198
Page 221
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
i. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa i. Fixed Assets, Right-of-use Assets and
(lanjutan) Lease Liabilities (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Penerapan pencatatan PSAK No. 116 berlaku The recording implementation of SFAS No. 116
untuk seluruh sewa (kecuali sebagaimana yang is applied for all leases (except as stated
disebutkan sebelumnya), yaitu sebagai berikut: earlier), as follows:
a. Menyajikan aset hak-guna sebagai bagian a. Presents right-of-use assets as part of
dari aset tetap dan liabilitas sewa disajikan fixed assets and lease liabilities presented
sebagai bagian dari liabilitas lain-lain as part of other liabilities in the statement
dalam laporan posisi keuangan, yang of financial position measured at the
diukur pada nilai kini dari pembayaran present value of the future lease payments;
sewa masa depan;
b. Mencatat penyusutan aset hak-guna dan b. Records depreciation of right-of-use assets
bunga atas liabilitas sewa dalam laporan and interest on lease liabilities in the
laba rugi dan penghasilan komprehensif; statement of profit or loss and other
dan comprehensive income; and
c. Memisahkan jumlah total pembayaran ke c. Separates the total amount of cash paid
bagian pokok (disajikan dalam kegiatan into a principal portion (presented within
pendanaan) dan bunga (disajikan dalam financing activities) and interest (presented
kegiatan operasional) dalam laporan arus within operating activities) in the statement
kas. of cash flows.
j. Aset Takberwujud j. Intangible Asset
Aset takberwujud, yang merupakan perangkat Intangible asset, which represents software
lunak yang diperoleh Perusahaan, dinyatakan acquired by the Company, is stated at cost less
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi accumulated amortization and accumulated
amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan impairment losses.
nilai.
Pengeluaran selanjutnya atas aset perangkat Subsequent expenditure on software asset is
lunak dikapitalisasi hanya jika pengeluaran capitalized only when it increases the future
tersebut meningkatkan manfaat ekonomi masa economic benefits embodied in the specific
depan yang terkandung dalam aset spesifik asset to which it relates. All other expenditures
yang terkait. Semua pengeluaran lainnya are expensed as incurred.
dibebankan pada saat terjadinya.
Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi Amortization is recognized in profit or loss on
dengan metode garis lurus selama estimasi a straight-line method over the estimated useful
masa manfaat perangkat lunak, sejak tanggal life of the software, from the date that it is
perangkat lunak tersebut tersedia untuk available for use. The estimated useful life of
digunakan. Estimasi masa manfaat perangkat the software is four years. Amortization method,
lunak adalah empat tahun. Metode amortisasi, useful life and residual value are reviewed at
masa manfaat dan nilai sisa setiap akhir tahun each financial year-end and adjusted, if
buku ditelaah kembali dan jika sesuai keadaan, appropriate.
disesuaikan.
38
199
Page 222
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
k. Imbalan pasca-kerja k. Employee Benefits Liability
Imbalan pasca-kerja, seperti pensiun, uang Post-employment benefits, such as pensions,
pisah, uang penghargaan, dan imbalan lainnya, severance pay, service pay, and other benefits
ditentukan sesuai dengan Peraturan are provided in accordance with the Company’s
Perusahaan, Undang-Undang Penciptaan regulations, Job Creation Law No. 11/2020 (the
Lapangan Kerja No. 11/2020 (“UU Cipta Kerja”, “Cipta Kerja Law”, (UUCK)), and Government
(UUCK)), dan Peraturan Pemerintah Regulation No. 6/2023.
No. 6/2023.
Karena UUCK menentukan rumus tertentu Since UUCK sets the formula for determining
untuk menghitung jumlah minimal imbalan the minimum amount of benefits, in substance
pensiun, pada dasarnya, program pensiun pension plans under UUCK represent defined
berdasarkan UUCK adalah program imbalan benefit plans. A defined benefit plan is a
pasti. Program pensiun imbalan pasti adalah pension plan that defines an amount of pension
program pensiun yang menentukan jumlah benefit to be provided, usually as a function of
imbalan pensiun yang akan diberikan, biasanya one or more factors such as age, years of
berdasarkan pada satu faktor atau lebih seperti service or compensation.
usia, masa kerja atau kompensasi.
Perusahaan mencatat penyisihan imbalan The Company recognizes a provision for post-
pasca kerja sesuai dengan PSAK No. 219 employment benefits in accordance with SFAS
(Revisi 2016), “Imbalan Kerja”. Pernyataan ini No. 219 (Revised 2016), “Employee Benefits”.
mewajibkan Perusahaan mengakui seluruh This standard requires the Company to provide
imbalan kerja yang diberikan melalui program all employee benefits under formal and informal
atau perjanjian formal dan informal, peraturan plans or agreements, under legislative
perundang-undangan atau peraturan industri, requirements or through industry
yang mencakup imbalan pasca kerja, imbalan arrangements, including post-employment
kerja jangka pendek dan jangka panjang benefits, short-term and other long-term
lainnya, pesangon pemutusan hubungan kerja employee benefits, termination benefits and
dan imbalan berbasis ekuitas. equity compensation benefits.
Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang The liability recognized in the statement of
diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai financial position in respect of defined benefit
kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan pension plans is the present value of the
posisi keuangan, serta disesuaikan dengan defined benefit obligation at the date of
keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya statement of financial position, together with
jasa lalu yang belum diakui. Nilai kini liabilitas adjustments for unrecognized actuarial gains or
imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh losses and past service cost. The present value
aktuaris independen menggunakan metode of defined benefit obligation is calculated
projected unit credit. annually by an independent actuary using the
projected unit credit method.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefit
dengan mendiskontokan estimasi arus kas obligation is determined by discounting the
keluar masa depan dengan menggunakan estimated future cash outflows using interest
tingkat obligasi pemerintah jangka panjang rates of high quality bonds that are
dalam mata uang yang sama dengan mata denominated in the currency in which the
uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu benefits will be paid, and that have terms to
jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan maturity approximating the terms of the related
waktu jatuh tempo imbalan yang bersangkutan. pension liability.
39
200
Page 223
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
k. Imbalan pasca-kerja (lanjutan) k. Employee Benefits Liability (continued)
Keuntungan dan kerugian aktuarial timbul dari Actuarial gains and losses arise from
penyesuaian pengalaman, perubahan asumsi experience adjustments, changes in actuarial
aktuaria dan amandemen program pensiun. assumptions and amendments to pension
plans.
Ketika program imbalan berubah, bagian When the plan benefits change, the portion of
imbalan yang terkait dengan jasa masa lalu the benefits that relate to past service by
karyawan dibebankan atau dikreditkan segera employees is charged or credited immediately
ke laba rugi. Keuntungan atau kerugian to profit or loss. Actuarial gains or losses are
aktuarial diakui sebagai pendapatan recognized as other comprehensive income in
komprehensif lain pada periode terjadinya. the period in which they arise.
Pada bulan April 2022, Dewan Standar In April 2022, the Institute of Indonesia
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Chartered Accountants’ Accounting Standard
“DSAK IAI”) menerbitkan siaran pers atas Board “DSAK IAI”) issued a press release
persyaratan pengatribusian imbalan pada regarding attribution of benefits to periods of
periode jasa sesuai PSAK No. 219: Imbalan service in accordance with SFAS No. 219:
Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Employee Imbalan Kerja which was adopted from IAS 19
Benefits. Siaran pers tersebut menyampaikan Employee Benefits. The press release
informasi bahwa pola fakta umum dari program conveyed the information that the fact pattern of
pensiun berbasis undang-undang the pension program based on the Labor Law
ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat currently enacted in Indonesia is similar to
ini memiliki pola fakta serupa dengan yang those responded and concluded in the IFRS
ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Interpretation Committee IFRIC) Agenda
Intepretation Committee “IFRIC”) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of
Decision Attributing Benefit to Periods of Service IAS 19). The Company has adopted the
Service IAS 19). Perusahaan telah said press release and accordingly changed its
menerapkan siaran pers tersebut dan dengan accounting policy regarding attribution of
demikian merubah kebijakan akuntansi terkait benefits to periods of service previously applied
atribusi imbalan kerja pada periode jasa dari in the financial statements of the Company as
yang kebijakan yang diterapkan sebelumnya of December 31, 2021, and for the year then
pada laporan keuangan Perusahan pada ended.
tanggal 31 Desember 2021 dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut.
Pada tahun-tahun sebelumnya, Perusahaan In prior years, the Company attribute benefits
mengatribusikan imbalan berdasarkan formula under the defined benefit plan’s benefit formula
imbalan program imbalan pasti berdasarkan to periods of service from the date when
masa kerja sejak tanggal pekerja memberikan employees provide their services until their
jasa hingga usia pensiun. Mulai tahun 2022, retirement age. Starting from year 2022, based
berdasarkan siaran pers, Perusahaan telah on the press release, the Company change the
mengubah kebijakan akuntansinya untuk policy for attributing benefits under the plan to
mengatribusikan imbalan berdasarkan program the date when employee service first leads to
tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja benefits under the plan until the date when
pertama kali menghasilkan imbalan dalam further employee service will lead to no material
program sampai dengan tanggal ketika jasa amount of further benefits under the plan.
pekerja selanjutnya tidak akan menghasilkan However, the impact is not material to the
jumlah imbalan 00 material dibawah program financial statements and charged to current
tersebut. Namun, perubahan tersebut tidak period.
berdampak material terhadap laporan
keuangan dan telah dibebankan pada periode
berjalan.
40
201
Page 224
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
l. Biaya Emisi Obligasi l. Bonds Issuance Costs
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan Costs incurred in connnection with the issuance
penerbitan obligasi ditangguhkan dan of bonds are deferred and are being amortized
diamortisasi dengan menggunakan metode using the effective interest rate method over the
suku bunga efektif selama jangka waktu term of the bonds.
obligasi.
Saldo biaya emisi obligasi ditangguhkan dicatat The balance of deferred bonds issuance costs
sebagai pengurang terhadap masing-masing is presented as a deduction from the
saldo utang obligasi. outstanding bonds.
m. Pengakuan Pendapatan dan Beban m. Income and Expense Recognition
Pendapatan sewa pembiayaan, pendapatan Finance lease income, interest income and
bunga dan beban bunga diakui dengan interest expense are recognized using the
menggunakan metode suku bunga efektif. effective interest method.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that exactly
secara tepat mendiskontokan estimasi discounts the estimated future cash payments
pembayaran dan penerimaan kas di masa and receipts through the expected life of the
datang selama perkiraan umur dari aset financial asset or financial liability (or, where
keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika appropriate, a shorter period) to the carrying
lebih tepat, digunakan periode yang lebih amount of the financial asset or financial
singkat) untuk memperoleh nilai tercatat dari liability. When calculating the effective interest
aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada rate, the Company estimates future cash flows
saat menghitung suku bunga efektif, considering all contractual terms of the financial
Perusahaan mengestimasi arus kas di masa instrument, but not future credit losses.
datang dengan mempertimbangkan seluruh
persyaratan kontraktual dalam instrumen
keuangan tersebut, tetapi tidak
mempertimbangkan kerugian di masa
mendatang.
Perhitungan suku bunga efektif mencakup The calculation of the effective interest rate
seluruh tagihan dan bentuk lain yang includes all fees and other costs paid or
dibayarkan atau diterima yang merupakan received that are an integral part of the effective
bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, interest rate, including transaction costs.
termasuk biaya transaksi.
Perusahaan mengakui pendapatan sewa The Company recognizes finance lease income
pembiayaan seperti yang dijelaskan dalam as explained in Note 2e. Expenses are
Catatan 2e. Beban diakui pada saat terjadinya. recognized when these are incurred.
41
202
Page 225
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
n. Perpajakan n. Taxation
Beban pajak terdiri dari beban pajak kini dan Income tax expense comprises current and
beban pajak tangguhan. Beban pajak diakui deferred tax. Income tax expense is recognized
pada laporan laba rugi kecuali untuk item yang in profit or loss except to the extent it relates to
langsung diakui di komponen ekuitas lainnya, items recognized directly in equity, in which
dimana beban pajak yang terkait dengan item case it is recognized in equity.
tersebut diakui dalam ekuitas.
Pajak kini adalah pajak terutang atas Current tax is the expected tax payable on the
penghasilan kena pajak untuk tahun tersebut, taxable income for the year, using tax rates
menggunakan tarif pajak yang berlaku atau enacted or substantially enacted at the
secara substansial telah berlaku pada tanggal reporting date.
pelaporan.
Perusahaan menerapkan metode aset dan The Company adopts the asset and liability
liabilitas dalam menentukan pajak tangguhan. method in determining its deferred tax. Under
Dengan metode ini, aset dan liabilitas pajak this method, deferred tax assets and liabilities
tangguhan diakui pada setiap tanggal are recognized at each reporting date for
pelaporan untuk perbedaan temporer antara temporary differences between the financial
dasar keuangan dan dasar pajak atas aset dan and tax bases of assets and liabilities. This
liabilitas. Metode ini juga mensyaratkan method also requires the recognition of future
pengakuan manfaat pajak di masa depan, tax benefits, such as tax loss carry forward, to
seperti rugi fiskal yang dapat dikompensasi, the extent that realization of such benefits is
sepanjang kemungkinan realisasi manfaat probable. Currently enacted or substantially
tersebut. Tarif pajak yang berlaku saat ini atau enacted tax rates are used in the determination
yang secara substansial berlaku digunakan of deferred income tax.
dalam penentuan pajak penghasilan
tangguhan.
Aset pajak tangguhan diakui atas kemungkinan Deferred tax assets are recognized to the
laba kena pajak yang tersedia pada periode extent that it is probable that future taxable
mendatang sebagai akibat perbedaan temporer profit will be available to compensate the
yang boleh dikurangkan. temporary differences which resulted in such
deferred tax assets.
Perubahan kewajiban perpajakan dicatat pada Amendments to taxation obligations are
saat diterimanya surat ketetapan, atau apabila recorded when an assessment letter is
diajukan keberatan dan/atau banding, pada received, or if an objection and/or appeal is
saat hasil keberatan dan/atau banding tersebut applied, when the results of the objection and/or
ditetapkan. appeal are determined.
Pajak Final Final tax
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur Tax regulation in Indonesia determined that
beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak certain taxable income is subject to final tax.
yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan Final tax applied to the gross value of
atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan transactions is applied even when the parties
walaupun atas transaksi tersebut pelaku carrying the transaction are recognizing losses.
transaksi mengalami kerugian.
Pajak final tersebut tidak termasuk dalam Final tax is no longer governed by SFAS No.
lingkup yang diatur oleh PSAK No. 212, “Pajak 212, “Income Tax”. Therefore, the Company
Penghasilan”. Oleh karena itu, Perusahaan has decided to present all of the final tax arising
memutuskan untuk menyajikan beban pajak from interest income in a separate line item.
final sehubungan dengan penghasilan bunga
dan sewa sebagai pos tersendiri.
42
203
Page 226
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
o. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing o. Foreign Currency Transactions and
Balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke Transactions involving foreign currencies are
dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku recorded at the rates of exchange prevailing at
pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal the time the transactions are made. At the
laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas statement of financial position date, monetary
moneter dalam mata uang asing disesuaikan ke assets and liabilities denominated in foreign
Rupiah untuk mencerminkan nilai tukar yang currencies are adjusted to Rupiah to reflect the
berlaku pada tanggal yang diterbitkan oleh prevailing rates of exchange at such date as
Bank Indonesia. Keuntungan atau kerugian published by Bank Indonesia. The resulting
yang dihasilkan dikreditkan atau dibebankan gains or losses are credited or charged to
pada operasi tahun berjalan. current operations.
Di bawah ini adalah nilai tukar utama yang Below are the major exchange rates used for
digunakan untuk translasi pada tanggal- translation as of September 30, 2024,
tanggal 30 September 2024, 31 Desember December 31, 2023 and 2022:
2023 dan 2022:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
100 Yen Jepang/Rupiah 10.566,44 10.954,71 11.756,67 Japanese Yen 100/Rupiah
1 Dolar AS/Rupiah 15.138,00 15.416,00 15.731,00 US Dollar 1/Rupiah
p. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi p. Transactions with Related Parties
Perusahaan mempunyai transaksi dengan The Company has transactions with related
pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang parties. The definition of related parties used is
digunakan sesuai dengan PSAK No. 224 in accordance with SFAS No. 224 “Related
“Pengungkapan Pihak Berelasi”. Party Disclosures”.
Suatu pihak dianggap berelasi dengan The Company considers the following as its
Perusahaan jika: related parties:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya a. A person or a close member of that
mempunyai relasi dengan entitas pelapor person’s family is related to a reporting
jika orang tersebut: entity if that person:
(i) memiliki pengendalian atau (i) has control or joint control of the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas (ii) has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
(iii) merupakan personil manajemen kunci (iii) is a member of the key management
entitas pelapor atau entitas induk dari personnel of the reporting entity or of
entitas pelapor. a parent of the reporting entity.
43
204
Page 227
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
p. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi p. Transactions with Related Parties
(lanjutan) (continued)
Suatu pihak dianggap berelasi dengan The Company considers the following as its
Perusahaan jika: (lanjutan) related parties: (continued)
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas b. An entity is related to a reporting entity if
pelapor jika memenuhi salah satu hal any of the following conditions applies:
berikut:
(i) entitas dan entitas pelapor adalah (i) the entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary
anak, dan entitas anak berikutnya and fellow subsidiary is related to the
saling berelasi dengan entitas others).
lainnya).
(ii) satu entitas adalah entitas asosiasi (ii) one entity is an associate or joint
atau ventura bersama dari entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau ventura associate or joint venture of a member
bersama yang merupakan anggota of a group of which the other entity is
suatu kelompok usaha, yang mana a member).
entitas lain tersebut adalah
anggotanya).
(iii) kedua entitas tersebut adalah ventura (iii) both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama. same third party.
(iv) satu entitas adalah ventura bersama (iv) one entity is a joint venture of third
dari entitas ketiga dan entitas yang entity and the other entity is an
lain adalah entitas asosiasi dari associate of the third entity.
entitas ketiga.
(v) entitas tersebut adalah suatu program (v) the entity is a post-employment benefit
imbalan pasca kerja untuk imbalan plan for the benefit of employees of
kerja dari salah satu entitas either the reporting entity or an entity
pelapor atau entitas yang terkait related to the reporting entity. If the
dengan entitas pelapor. Jika entitas reporting entity is itself such a plan,
pelapor adalah entitas yang the sponsoring employers are also
menyelenggarakan program tersebut, related to the reporting entity.
maka entitas sponsor juga berelasi
dengan entitas pelapor.
(vi) entitas yang dikendalikan atau (vi) the entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang controlled by a person identified in
yang diidentifikasi dalam huruf (a). point (a).
(vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf (vii) a person identified in point (a)(i) has
(a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas significant influence over the entity or
entitas atau merupakan personil is a member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas personnel of the entity (or of a parent
induk dari entitas). of the entity).
Seluruh transaksi dengan pihak-pihak berelasi All transactions with related parties are
telah diungkapkan di catatan atas laporan disclosed in the notes to the financial
keuangan. statements.
44
205
Page 228
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
q. Informasi Segmen q. Segment Information
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of the
entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang entity that engages in business activities from
mana memperoleh pendapatan dan which it may earn revenues and incur
menimbulkan beban, termasuk pendapatan expenses, including revenues and expenses
dan beban terkait dengan transaksi dengan that relate to transactions with any of the entity’s
komponen lain dari entitas yang sama, yang components, whose operating results are
hasil operasinya dikaji ulang secara berkala reviewed regularly by management to make
oleh manajemen untuk membuat keputusan decisions about resources allocated to the
tentang sumber daya yang dialokasikan pada segment and assess its performance (the
segmen tersebut dan menilai kinerjanya Company’s operating activities), and for which
(aktivitas operasional Perusahaan), dan discrete financial information is available.
tersedia informasi keuangan yang dapat Segment results that are reported to the
dipisahkan. Hasil segmen yang dilaporkan management include items directly attributable
kepada manajemen termasuk item yang dapat to a segment as well as those that can be
diatribusikan secara langsung kepada segmen allocated on a reasonable basis.
dan juga yang dapat dialokasikan dengan basis
yang wajar.
Perusahaan mengelola kegiatan usahanya dan The Company manages its business activities
mengidentifikasi segmen yang dilaporkan and identifies its segments reported based on
berdasarkan jenis produk. types of product.
Perusahaan menentukan dan menyajikan The Company determines and presents
segmen operasi berdasarkan informasi yang operating segments based on the information
secara internal diberikan kepada manajemen. that internally is provided to management.
r. Laba per Saham r. Earnings per Share
Laba tahun berjalan per saham dasar dihitung Basic earnings per share is computed by
dengan membagi laba tahun berjalan dengan dividing income for the year by the weighted
rata-rata tertimbang jumlah saham yang average number of shares outstanding during
beredar pada tahun yang bersangkutan. Laba the year. Earning per share is amounted to
per saham adalah sebesar Rp57.073, Rp57,073, Rp51,498, Rp70,618 and Rp64,609
Rp51.498, Rp70.618 dan Rp64.609 masing- for the nine-month periods ended 30
masing untuk periode sembilan bulan berakhir September 2024 and 2023 (unaudited), and for
pada tanggal-tanggal 30 September 2024 dan the years ended December 31, 2023 and 2022,
2023 (tidak diaudit), dan untuk tahun yang respectively.
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
2023 dan 2022.
3. PERTIMBANGAN ESTIMASI DAN ASUMSI YANG 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
SIGNIFIKAN ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan, sesuai The preparation of the financial statements, in
dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia, conformity with Indonesian Financial Accounting
mengharuskan manajemen untuk membuat Standards, requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgments, estimates and assumptions that affect
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas amounts reported from income, expenses, assets
pendapatan, beban, aset dan liabilitas dan and liabilities and disclosures of contingent liabilities
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir at the end of reporting the period. The estimation
periode pelaporan. Ketidakpastian estimasi dapat uncertainty may cause adjustment to the carrying
mengakibatkan penyesuaian terhadap nilai tercatat amounts of assets and liabilities affected in the next
aset dan liabilitas dalam tahun pelaporan financial year.
berikutnya.
45
206
Page 229
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN ESTIMASI DAN ASUMSI YANG 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan, estimasi dan asumsi Judgments, estimates and assumptions
Pertimbangan dibuat oleh manajemen dalam rangka Judgments made by management in the process of
penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang applying the Company’s accounting policies that
memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah have the most significant effects on the amounts
yang diakui dalam laporan keuangan adalah recognized in the financial statements are as follow:
sebagai berikut:
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial
liabilities
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan The Company determine the classification of certain
liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan assets and liabilities as financial assets and financial
liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan liabilities by judging if they meet the definition set
apakah definisi yang ditetapkan PSAK No. 109 forth in SFAS No. 109. Accordingly, the financial
dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan assets and financial liabilities are accounted for in
liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan accordance with the accounting policies as
akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan pada disclosed in Note 2c.
Catatan 2c.
Usaha yang berkelanjutan Going concern
Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian The Company’s management has made an
atas kemampuan Perusahaan untuk melanjutkan assessment of the Company’s ability to continue as
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa a going concern and is satisfied that the Company
Perusahaan memiliki sumber daya untuk has the resources to continue in business for the
melanjutkan usahanya di masa mendatang. Selain foreseeable future. Furthermore, the management
itu, manajemen tidak mengetahui adanya is not aware of any material uncertainties that may
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan cast significant doubt upon the Company’s ability to
keraguan yang signifikan terhadap kemampuan continue as a going concern. Therefore, the
Perusahaan untuk melanjutkan kelangsungan financial statements continue to be prepared on the
usahanya. Oleh karena itu, laporan keuangan telah going concern basis.
disusun atas dasar usaha yang berkelanjutan.
Penilaian instrumen keuangan Valuation of financial instruments
Kebijakan akuntansi Perusahaan tentang The Company’s accounting policy on fair value
pengukuran nilai wajar dibahas dalam Catatan 2c. measurements are discussed in Note 2c.
Dalam menentukan nilai wajar aset dan liabilitas In determining the fair value for financial assets and
keuangan yang tidak mempunyai harga pasar, liabilities for which there is no observable market
Perusahaan menggunakan teknik penilaian seperti price, the Company should use the valuation
yang dijelaskan dalam Catatan 2c. Untuk instrumen techniques as described in Note 2c. For financial
keuangan yang jarang diperdagangkan dan memiliki instruments that are traded infrequently and have
informasi harga yang terbatas, nilai wajar menjadi little price transparency, fair value is less objective,
kurang objektif dan membutuhkan berbagai tingkat and requires varying degrees of judgment
penilaian tergantung pada likuiditas, konsentrasi, depending on liquidity, concentration, uncertainty of
faktor ketidakpastian pasar, asumsi harga dan risiko market factors, pricing assumptions and other risks
lainnya. affecting the specific instrument.
46
207
Page 230
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN ESTIMASI DAN ASUMSI YANG 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan, estimasi dan asumsi (lanjutan) Judgments, estimates and assumptions
(continued)
Penilaian instrumen keuangan (lanjutan) Valuation of financial instruments (continued)
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The key assumptions concerning the future and
kemungkinan ketidakpastian lain pada tanggal other key sources of probable uncertainty at the
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi reporting date that have a significant risk of causing
penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat a material adjustment to the carrying amounts of
aset dan liabilitas untuk periode berikutnya assets and liabilities in the next financial year
diungkapkan di bawah ini. Perusahaan are disclosed below. The Company based its
mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter assumptions and estimates on parameters available
yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. when the financial statements were prepared.
Situasi saat ini dan asumsi mengenai Existing circumstances and assumptions about
perkembangan di masa depan dapat berubah akibat future developments, may change due to market
perubahan pasar atau situasi di luar kendali changes or circumstances arising beyond the
Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan control of the Company. Such changes are reflected
dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. in the assumptions as they occur.
Penyisihan atas penurunan nilai piutang sewa Allowance for impairment losses on finance lease
pembiayaan, dan penyisihan piutang lain-lain dari receivables and allowance for other receivables
aset yang dibiayai from financed assets
Pengukuran kerugian penurunan nilai piutang sewa The measurement of impairment losses of finance
pembiayaan dan piutang lain-lain dari aset yang lease receivables and other receivables from
dibiayai berdasarkan PSAK No. 109 memerlukan financed assets under SFAS No. 109 requires
pertimbangan, khususnya, estimasi jumlah dan judgement, in particular, the estimation of the
waktu arus kas masa depan dan penilaian amount and timing of future cash flows and the
peningkatan risiko kredit yang signifikan. Estimasi ini assessment of a significant increase in credit risk.
didorong oleh sejumlah faktor, perubahan yang These estimates are driven by a number of factors,
dapat mengakibatkan tingkat penyisihan yang changes in which can result in different level of
berbeda. Beberapa pertimbangan dan estimasi allowances. Some accounting judgement and
akuntansi yang terkait dengan perhitungan kerugian estimates related to the expected credit loss
kredit ekspektasian adalah model penilaian kredit, calculation are credit grading model, criteria for
kriteria untuk menilai apakah telah terjadi assessing if there has been a significant increase in
peningkatan risiko kredit yang signifikan, dan credit risk, and development of expected credit
pengembangan model kerugian kredit losses models, including the choice of inputs.
ekspektasian, termasuk pilihan input.
Kerugian penurunan nilai terjadi, jika dan hanya jika, Impairment losses are incurred only if there is
terdapat bukti yang obyektif mengenai penurunan objective evidence of impairment as a result of one
nilai tersebut sebagai akibat dari satu atau lebih or more events that occurred after the initial
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset recognition of the asset (a “loss event”) and that loss
tersebut (peristiwa yang merugikan) dan peristiwa event (or events) has an impact on the estimated
yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi future cash flow that can be reliably estimated.
arus kas masa depan atas aset keuangan atau
kelompok aset keuangan yang dapat diestimasi
secara andal.
47
208
Page 231
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN ESTIMASI DAN ASUMSI YANG 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan, estimasi dan asumsi (lanjutan) Judgments, estimates and assumptions
(continued)
Liabilitas imbalan kerja karyawan Employee benefits
Penentuan liabilitas dan liabilitas imbalan kerja The determination of the Company’s obligations and
Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi cost for employee benefits liability is dependent on
yang digunakan oleh aktuaris independen dalam its selection of certain assumptions used by
menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi management in calculating such amounts. Those
tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, assumptions include, among others, discount rates,
tingkat kenaikan gaji tahunan. Sementara annual salary increase rate. While the Company
Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut believes that its assumptions are reasonable
adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada and appropriate, significant differences in the
hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi Company’s actual results or significant changes in
yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi the Company’s assumptions may materially affect
secara material liabilitas atas pensiun dan imbalan its estimated liability for employee benefits and net
kerja dan beban imbalan kerja neto. employee benefits expense.
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan The costs of fixed assets are depreciated on
menggunakan metode garis lurus berdasarkan a straight-line basis over their estimated useful lives.
estimasi masa manfaat ekonomisnya. Manajemen Management properly estimates the useful lives of
mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap these fixed assets to be within 4 to 5 years. These
antara 4 sampai dengan 5 tahun. Ini adalah umur are common life expectancies applied in the industry
yang secara umum diharapkan dalam industri where the Company conducts its business.
dimana Perusahaan menjalankan bisnisnya. Changes in the expected level of usage and
Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan technological development could impact the
teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat economic useful lives and the residual values of
ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya these assets, and therefore future depreciation
penyusutan masa depan dapat direvisi. charges could be revised.
Pajak penghasilan Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam Significant judgment is involved in determining
menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. provision for corporate income tax. There are certain
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang transactions and computation for which the ultimate
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti tax determination is uncertain during the ordinary
sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan course of business. The Company recognizes
mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan liabilities for expected corporate income tax issues
berdasarkan estimasi apakah akan terdapat based on estimates of whether additional corporate
tambahan pajak penghasilan badan. income tax will be due.
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi pajak Deferred tax assets are recognized for all unused
yang belum digunakan sepanjang besar tax losses to the extent that it is probable that
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak taxable profit will be available against which the
akan tersedia sehingga rugi pajak tersebut dapat losses can be utilized. Significant management
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen estimates are required to determine the amount of
disyaratkan dalam menentukan jumlah aset pajak deferred tax assets that can be recognized, based
tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat upon the likely timing and the level of future taxable
penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak profits together with future tax planning strategies.
dan strategi perencanaan pajak masa depan.
48
209
Page 232
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN ESTIMASI DAN ASUMSI YANG 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan, estimasi dan asumsi (lanjutan) Judgments, estimates and assumptions
(continued)
Penentuan jangka waktu sewa untuk kontrak sewa Determination of the lease term for lease contracts
dengan opsi perpanjangan dan pengakhiran with renewal and termination options (the Company
(Perusahaan sebagai lessee) as a lessee)
Perusahaan menentukan masa sewa sebagai The Company determines the lease term as the
periode sewa yang tidak dapat dibatalkan, serta non-cancelable term of the lease, together with any
periode yang dicakup oleh opsi untuk periods covered by an option to extend the lease if
memperpanjang sewa, jika penyewa cukup pasti it is reasonably certain to be exercised, or any
untuk mengeksekusi opsi tersebut, dan periode periods covered by an option to terminate the lease,
yang dicakup oleh opsi untuk menghentikan sewa, if it is reasonably certain not to be exercised.
jika penyewa cukup pasti untuk tidak mengeksekusi
opsi tersebut.
4. KAS DAN KAS PADA BANK 4. CASH ON HAND AND IN BANKS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Kas Cash on hand
Rupiah 110.674.925 110.674.925 62.674.925 Rupiah
Dolar AS 151.380.000 154.160.000 157.310.000 US Dollar
Sub-total 262.054.925 264.834.925 219.984.925 Sub-total
Kas pada bank - pihak ketiga: Cash in banks - third parties:
Rupiah Rupiah
PT Bank Permata Tbk 340.067.486.648 107.741.105.010 - PT Bank Permata Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 213.440.135.438 161.143.599.311 365.105.073.734 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 3.226.755.415 3.531.072.480 1.127.485.432 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri Tbk 863.350.048 276.519.295 87.950.117 PT Bank Mandiri Tbk
MUFG Bank, Ltd., Cabang MUFG Bank, Ltd.,
Jakarta 259.314.449 390.530.424 393.215.706 Jakarta Branch
PT Bank BTPN Tbk 208.598.715 286.000.912 363.254.325 PT Bank BTPN Tbk
PT Bank HSBC Indonesia 190.434.831 4.678.848.224 686.395.799 PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia 176.223.594 218.976.177 253.999.065 PT Bank Mizuho Indonesia
Deutsche Bank AG, Cabang Deutsche Bank AG,
Jakarta 104.561.354 557.951.538 157.287.064 Jakarta Branch
PT Bank DBS Indonesia - - 947.100 PT Bank DBS Indonesia
Dolar AS US Dollar
Deutsche Bank AG, Cabang Deutsche Bank AG,
Jakarta 313.681.461 709.243.758 140.879.285 Jakarta Branch
MUFG Bank, Ltd., Cabang MUFG Bank, Ltd.,
Jakarta 362.706 369.368 376.915 Jakarta Branch
Yen Jepang Japanese Yen
MUFG Bank, Ltd., Cabang MUFG Bank, Ltd.,
Jakarta 443.051 459.331 492.957 Jakarta Branch
Sub-total 558.851.347.710 279.534.675.828 368.317.357.499 Sub-total
Total kas dan kas pada bank 559.113.402.635 279.799.510.753 368.537.342.424 Total cash on hand and in banks
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai (13.966.142) (34.200.150) (14.009.657) impairment losses
Neto 559.099.436.493 279.765.310.603 368.523.332.767 Net
49
210
Page 233
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN KAS PADA BANK (lanjutan) 4. CASH ON HAND AND IN BANKS (continued)
Mutasi nilai tercatat kas dan setara kas pada The movements of carrying amount of cash and
tanggal-tanggal 30 September 2024, 31 Desember cash equivalents as of September 30, 2024,
2023 dan 2022, adalah sebagai berikut: December 31, 2023 and 2022, are as follows:
30 September/September 30, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 279.799.510.753 - - 279.799.510.753 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih 283.541.341.895 - - 283.541.341.895 Remeasurement
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli - - - - or purchased
Aset keuangan yang Financial assets that have been
dihentikan pengakuannya (4.234.479.391) - - (4.234.479.391) derecognized
Selisih kurs dan Foreign exchange and
perubahan lainnya 7.029.378 - - 7.029.378 other movements
Saldo Akhir 559.113.402.635 - - 559.113.402.635 Ending Balance
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 368.537.342.424 - - 368.537.342.424 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih (196.353.957.624) - - (196.353.957.624) Remeasurement
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli 107.741.105.010 - - 107.741.105.010 or purchased
Aset keuangan yang Financial assets that have been
dihentikan pengakuannya (113.307.681) - - (113.307.681) derecognized
Selisih kurs dan Foreign exchange and
perubahan lainnya (11.671.376) - - (11.671.376) other movements
Saldo Akhir 279.799.510.753 - - 279.799.510.753 Ending Balance
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 396.149.155.738 - - 396.149.155.738 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih (27.707.874.898) - - (27.707.874.898) Remeasurement
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli 87.950.117 - - 87.950.117 or purchased
Aset keuangan yang Financial assets that have been
dihentikan pengakuannya - - - - derecognized
Selisih kurs dan Foreign exchange and
perubahan lainnya 8.111.467 - - 8.111.467 other movements
Saldo Akhir 368.537.342.424 - - 368.537.342.424 Ending Balance
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai pada The movements in the allowance for impairment
tanggal-tanggal 30 September 2024, 31 Desember losses as of September 30, 2024, December 31,
2023 dan 2022, adalah sebagai berikut: 2023 and 2022, are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Saldo awal 34.200.150 14.009.657 47.886.664 Beginning balance
Penyisihan/(pembalikan) kerugian Provision/(reversal) for impairment
penurunan nilai tahun berjalan (20.234.008) 20.190.493 (33.877.007) losses during the year
Saldo akhir 13.966.142 34.200.150 14.009.657 Ending balance
50
211
Page 234
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN KAS PADA BANK (lanjutan) 4. CASH ON HAND AND IN BANKS (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai pada The movements in the allowance for impairment
tanggal-tanggal 30 September 2024, 31 Desember losses as of September 30, 2024, December 31,
2023 dan 2022, adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2023 and 2022, are as follows: (continued)
30 September/September 30, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 34.200.150 - - 34.200.150 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih (20.085.184) - - (20.085.184) Remeasurement
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli - - - - or purchased
Aset keuangan yang Financial assets that have been
dihentikan pengakuannya - - - - derecognized
Selisih kurs dan Foreign exchange and
perubahan lainnya (148.824) - - (148.824) other movements
Saldo Akhir 13.966.142 - - 13.966.142 Ending Balance
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 14.009.657 - - 14.009.657 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih 28.953.900 - - 28.953.900 Remeasurement
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli - - - - or purchased
Aset keuangan yang Financial assets that have been
dihentikan pengakuannya (10) - - (10) derecognized
Selisih kurs dan Foreign exchange and
perubahan lainnya (8.763.397) - - (8.763.397) other movements
Saldo Akhir 34.200.150 - - 34.200.150 Ending Balance
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 47.886.664 - - 47.886.664 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih (34.021.595) - - (34.021.595) Remeasurement
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli 10.253 - - 10.253 or purchased
Aset keuangan yang Financial assets that have been
dihentikan pengakuannya - - - - derecognized
Selisih kurs dan Foreign exchange and
perubahan lainnya 134.335 - - 134.335 other movements
Saldo Akhir 14.009.657 - - 14.009.657 Ending Balance
Suku bunga tahunan kas pada bank berkisar antara Annual interest rates of cash in banks are ranging
0,00% hingga 6,00% pada tanggal 30 September from 0.00% to 6.00% as of September 30, 2024,
2024, 0,00% hingga 6,25% pada tanggal 0.00% to 6.25% as of December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 0,00% hingga 4,00% pada 0.00% to 4.00% as of December 31, 2022.
tanggal 31 Desember 2022.
Tidak terdapat jumlah kas dan setara kas yang There are no significant amounts of cash and cash
signifikan yang tidak dapat digunakan oleh equivalents that cannot be used by the Company.
Perusahaan.
Tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang There are no cash and cash equivalents pledged as
dijaminkan. collateral.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan Management believe that the allowance for
kerugian penurunan nilai atas kas dan kas pada impairment losses on cash on hand and in Banks is
Bank telah memadai. adequate.
51
212
Page 235
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak ketiga Third parties
Piutang sewa pembiayaan 5.657.138.166.499 5.339.956.486.605 4.393.948.930.013 Finance lease receivables
Nilai residu yang dijamin 2.184.443.862.884 1.903.565.865.330 1.514.560.575.202 Guaranteed residual value
Pendapatan sewa pembiayaan
yang belum diakui (666.898.676.841) (624.824.508.840) (506.271.623.823) Unearned finance lease income
Simpanan jaminan (2.184.443.862.884) (1.903.565.865.330) (1.514.560.575.202) Security deposits
Piutang sewa pembiayaan - Finance lease receivables -
pihak ketiga 4.990.239.489.658 4.715.131.977.765 3.887.677.306.190 third parties
Total piutang sewa pembiayaan 4.990.239.489.658 4.715.131.977.765 3.887.677.306.190 Total finance lease receivables
Dikurangi: cadangan kerugian
penurunan nilai piutang Less: allowance for impairment losses
sewa pembiayaan (71.718.496.200) (67.790.927.933) (62.948.455.294) on finance lease receivables
Neto 4.918.520.993.458 4.647.341.049.832 3.824.728.850.896 Net
Umur angsuran piutang sewa pembiayaan menurut The aging installment schedules of finance lease
tahun jatuh temponya adalah sebagai berikut: receivables by year of maturity are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak ketiga Third parties
Telah jatuh tempo Past due
1 - 30 hari 9.617.860.532 7.491.759.204 3.674.840.452 1 - 30 days
31 - 60 hari 4.354.559.269 1.477.833.218 2.152.764.136 31 - 60 days
61 - 90 hari 2.616.986.394 786.274.960 634.700.688 61 - 90 days
> 90 hari 5.979.714.796 979.782.228 5.011.901.170 > 90 days
Belum jatuh tempo Not yet due
2023 - - 2.170.273.132.539 2023
2024 828.829.149.644 2.729.461.018.299 1.455.979.117.519 2024
2025 2.615.740.815.370 1.705.553.049.072 632.570.284.135 2025
2026 dan sesudahnya 2.189.999.080.494 894.206.769.624 123.652.189.374 2026 and thereafter
Total 5.657.138.166.499 5.339.956.486.605 4.393.948.930.013 Total
Jangka waktu kontrak piutang sewa pembiayaan The terms of contract for finance lease receivables
kepada konsumen antara 1 sampai dengan are ranging from 1 to 5 years.
5 tahun.
Piutang sewa pembiayaan - bruto sesuai dengan Finance lease receivables - gross based on maturity
tanggal jatuh temponya, adalah sebagai berikut: date, are as follows:
30 September 2024/ <1 tahun/ 1-5 tahun/ > 5 tahun/
September 30, 2024 <1 year 1-5 years > 5 years
Piutang sewa pembiayaan 5.657.138.166.499 658.919.104.971 4.998.219.061.528 - Finance lease receivables
Nilai residu 2.184.443.862.884 708.141 825.926 1.476.302.036.958 - Residual value
Simpanan jaminan (2.184.443.862.884) (708.141.825.926) (1.476.302.036.958) - Security deposits
Pendapatan sewa pembiayaan
yang belum diakui (666.898.676.841) (27.404.829.694) (639.493.847.147) - Unearned finance lease income
Nilai kini piutang Present value of
sewa pembiayaan 4.990.239.489.658 631.514.275.277 4.358.725.214.381 - finance lease receivables
31 Desember 2023/ <1 tahun/ 1-5 tahun/ > 5 tahun/
December 31, 2023 <1 year 1-5 years > 5 years
Piutang sewa pembiayaan 5.339.956.486.605 495.111.413.647 4.844.845.072.958 - Finance lease receivables
Nilai residu 1.903.565.865.330 479.710.361.388 1.423.855.503.942 - Residual value
Simpanan jaminan (1.903.565.865.330) (479.710.361.388) (1.423.855.503.942) - Security deposits
Pendapatan sewa pembiayaan
yang belum diakui (624.824.508.840) (18.526.505.435) (606.298.003.405) - Unearned finance lease income
Nilai kini piutang Present value of
sewa pembiayaan 4.715.131.977.765 476.584.908.212 4.238.547.069.553 - finance lease receivables
52
213
Page 236
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Piutang sewa pembiayaan - bruto sesuai dengan Finance lease receivables - gross based on maturity
tanggal jatuh temponya, adalah sebagai berikut: date, are as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember 2022/ <1 tahun/ 1-5 tahun/ > 5 tahun/
December 31, 2022 <1 year 1-5 years > 5 years
Piutang sewa pembiayaan 4.393.948.930.013 360.593.950.462 4.033.354.979.551 - Finance lease receivables
Nilai residu 1.514.560.575.202 421.576.502.609 1.092.984.072.593 - Residual value
Simpanan jaminan (1.514.560.575.202) (421.576.502.609) (1.092.984.072.593) - Security deposits
Pendapatan sewa pembiayaan
yang belum diakui (506.271.623.823) (15.946.756.720) (490.324.867.103) - Unearned finance lease income
Nilai kini piutang Present value of
sewa pembiayaan 3.887.677.306.190 344.647.193.742 3.543.030.112.448 - finance lease receivables
Pada saat perjanjian sewa pembiayaan dimulai, At the time of execution of the finance lease
lessee memberikan simpanan jaminan. Simpanan contracts, the lessees pay security deposits. The
jaminan ini akan digunakan sebagai pembayaran security deposits are used as the final installment at
pada akhir masa sewa pembiayaan, bila hak opsi the end of the finance lease period, if the lessees
dilaksanakan lessee. Apabila lessee tidak exercise the option to purchase the leased assets. If
melaksanakan hak opsinya untuk membeli aset the lessees do not exercise the purchase option, the
sewa pembiayaan tersebut maka simpanan jaminan security deposit will be returned to the lessees as
dikembalikan kepada lessee sepanjang memenuhi long as it meets the conditions in the finance lease
ketentuan dalam perjanjian sewa pembiayaan. agreements.
Perubahan nilai tercatat piutang sewa pembiayaan The changes in the carrying amount of finance lease
dengan klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage receivables classified as amortized cost by stage as
untuk pada tanggal-tanggal 30 September 2024, of September 30, 2024, December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, adalah sebagai 2022, are as follows:
berikut:
30 September/September 30, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3
(JT 0-10 hari)/ (JT 11-30 hari)/ (JT>30 hari)/
Stage 1 Stage 2 Stage 3
(OD 0-10 days) (OD 11-30 days) (OD>30 days) Jumlah/Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 4.569.687.888.463 97.773.967.776 47.670.121.526 4.715.131.977.765 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit Transfer to the 12-month expected
ekspektasian 12 bulan (Stage 1) 30.303.239.601 (19.427.751.639) (10.875.487.962 ) - credit loss (Stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (Stage 2) (59.708.351.676 ) 60.584.662.652 (876.310.976 ) - which are not impaired (Stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (Stage 3) (54.403.328.052 ) (43.565.753.067) 97.969.081.119 - which are impaired (Stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 4.485.879.448.336 95.365.125.722 133.887.403.707 4.715.131.977.765 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1.503.971.447.658 ) (29.249.793.715) (22.425.240.130 ) (1.555.646.481.503) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli 2.121.855.932.282 14.293.903.821 8.427.115.188 2.144.576.951.291 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (294.212.902.722 ) (6.393.136.886) (11.995.852.029 ) (312.601.891.637) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbukukan - - (1.221.066.258 ) (1.221.066.258) Financial assets written-off
Total penurunan tahun berjalan 323.671.581.902 (21.349.026.780) (27.215.043.229 ) 275.107.511.893 Total deduction during the year
Saldo akhir 4.809.551.030.238 74.016.098.942 106.672.360.478 4.990.239.489.658 Ending balance
53
214
Page 237
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Perubahan nilai tercatat piutang sewa pembiayaan The changes in the carrying amount of finance lease
dengan klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage receivables classified as amortized cost by stage as
untuk pada tanggal-tanggal 30 September 2024, of September 30, 2024, December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, adalah sebagai 2022, are as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3
(JT 0-10 hari)/ (JT 11-30 hari)/ (JT>30 hari)/
Stage 1 Stage 2 Stage 3
(OD 0-10 days) (OD 11-30 days) (OD>30 days) Jumlah/Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 3.763.203.203.639 101.390.058.464 23.084.044.087 3.887.677.306.190 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit Transfer to the 12-month expected
ekspektasian 12 bulan (Stage 1) 23.984.844.499 (16.929.919.860) (7.054.924.639 ) - credit loss (Stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (Stage 2) (44.255.300.220 ) 44.831.741.400 (576.441.180 ) - which are not impaired (Stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (Stage 3) (39.107.852.847 ) (9.584.181.400) 48.692.034.247 - which are impaired (Stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 3.703.824.895.071 119.707.698.604 64.144.712.515 3.887.677.306.190 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1.439.277.770.481 ) (47.786.917.001) (20.324.539.354 ) (1.507.389.226.836) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli 2.681.555.454.932 45.594.234.329 13.417.525.395 2.740.567.214.656 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (376.414.691.059 ) (19.741.048.156) (8.792.163.676 ) (404.947.902.891) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbukukan - - (775.413.354 ) (775.413.354) Financial assets written-off
Total penurunan tahun berjalan 865.862.993.392 (21.933.730.828) (16.474.590.989 ) 827.454.671.575 Total deduction during the year
Saldo akhir 4.569.687.888.463 97.773.967.776 47.670.121.526 4.715.131.977.765 Ending balance
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3
(JT 0-10 hari)/ (JT 11-30 hari)/ (JT>30 hari)/
Stage 1 Stage 2 Stage 3
(OD 0-10 days) (OD 11-30 days) (OD>30 days) Jumlah/Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 2.856.267.819.884 214.004.676.714 32.012.832.750 3.102.285.329.348 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit Transfer to the 12-month expected
ekspektasian 12 bulan (Stage 1) 25.433.258.896 (20.914.973.522) (4.518.285.374 ) - credit loss (Stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (Stage 2) (11.147.202.363 ) 11.388.161.091 (240.958.728 ) - which are not impaired (Stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (Stage 3) (14.848.614.532 ) (13.201.521.148) 28.050.135.680 - which are impaired (Stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 2.855.705.261.885 191.276.343.135 55.303.724.328 3.102.285.329.348 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1.071.026.888.324 ) (67.689.110.919) (21.803.659.014 ) (1.160.519.658.257) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli 2.425.864.348.453 11.364.106.059 3.426.419.792 2.440.654.874.304 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (447.339.518.375 ) (33.561.279.811) (12.562.844.372 ) (493.463.642.558) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbukukan - - (1.279.596.647 ) (1.279.596.647) Financial assets written-off
Total penurunan tahun berjalan 907.497.941.754 (89.886.284.671) (32.219.680.241 ) 785.391.976.842 Total deduction during the year
Saldo akhir 3.763.203.203.639 101.390.058.464 23.084.044.087 3.887.677.306.190 Ending balance
54
215
Page 238
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Piutang sewa pembiayaan - bruto berdasarkan Finance lease receivables - gross based on
kolektabilitas sesuai peraturan OJK: collectability in accordance with OJK regulations:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Lancar 4.852.683.336.983 4.615.409.230.962 3.859.845.136.633 Current
Dalam perhatian khusus 121.097.166.974 96.325.014.462 20.314.523.771 Special mention
Kurang lancar 1.645.559.778 1.387.446.494 1.394.803.573 Substandard
Diragukan 93.719.603 821.378.675 1.833.873.766 Doubtful
Macet 14.719.706.320 1.188.907.172 4.288.968.447 Loss
Total 4.990.239.489.658 4.715.131.977.765 3.887.677.306.190 Total
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang The movements in allowance for impairment losses
sewa pembiayaan adalah sebagai berikut: on finance lease receivables are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Saldo awal 67.790.927.933 62.948.455.294 72.666.261.030 Beginning balance
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment losses
nilai piutang sewa pembiayaan lease receivables
untuk tahun berjalan 40.050.692.977 51.709.850.617 31.403.163.364 during the year
Pembalikan kerugian penurunan Reversal for impairment losses
nilai piutang sewa pembiayaan lease receivables
untuk tahun berjalan (34.902.058.452) (46.091.964.624) (39.841.372.453) during the year
Penghapusan piutang sewa Write-off of finance lease receivables
pembiayaan untuk tahun berjalan (1.221.066.258) (775.413.354) (1.279.596.647) during the year
Saldo akhir 71.718.496.200 67.790.927.933 62.948.455.294 Ending balance
30 September/September 30, 2024
Stage 1/ Stage 2/ Stage 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 35.103.084.593 18.377.755.928 14.310.087.412 67.790.927.933 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to :
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(Stage 1) 803.306.174 (321.094.557) (482.211.617 ) - (Stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (Stage 2) (621.341.034 ) 813.304.101 (191.963.067 ) - not credit-impairment (Stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (Stage 3) (444.678.882 ) (16.232.834.484) 16.677.513.366 - credit-impairment (Stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 34.840.370.851 2.637.130.988 30.313.426.094 67.790.927.933 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih
penyisihan kerugian (20.008.294.991 ) 3.365.115.237 8.298.600.380 (8.344.579.374 ) Net remeasurement of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli 13.315.258.544 3.921.265.919 2.487.310.269 19.723.834.732 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.228.837.984 ) (596.252.786) (4.405.530.063 ) (6.230.620.833 ) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan (7.921.874.431 ) 6.690.128.370 6.380.380.586 5.148.634.525 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbukukan - - (1.221.066.258 ) (1.221.066.258 ) Financial assets written-off
Pemulihan kembali piutang
yang telah dihapusbukukan - - - - Recovery from receivables written-off
Saldo akhir 26.918.496.420 9.327.259.358 35.472.740.422 71.718.496.200 Ending balance
55
216
Page 239
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang The movements in allowance for impairment losses
sewa pembiayaan adalah sebagai berikut: (lanjutan) on finance lease receivables are as follows:
(continued)
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1/ Stage 2/ Stage 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 22.195.003.987 27.435.656.788 13.317.794.519 62.948.455.294 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to :
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(Stage 1) 4.121.434.003 (2.216.614.984) (1.904.819.019 ) - (Stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (Stage 2) (283.931.585 ) 492.923.914 (208.992.329 ) - not credit-impairment (Stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (Stage 3) (238.945.951 ) (4.277.993.616) 4.516.939.567 - credit-impairment (Stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 25.793.560.454 21.433.972.102 15.720.922.738 62.948.455.294 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih
penyisihan kerugian (11.161.175.067 ) (12.168.825.118) 424.632.382 (22.905.367.803 ) Net remeasurement of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli 21.960.151.228 16.354.329.040 5.864.769.859 44.179.250.127 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.489.452.022 ) (7.241.720.096) (6.924.824.213 ) (15.655.996.331 ) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan 9.309.524.139 (3.056.216.174) (635.421.972 ) 5.617.885.993 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbukukan - - (775.413.354 ) (775.413.354 ) Financial assets written-off
Pemulihan kembali piutang
yang telah dihapusbukukan - - - - Recovery from receivables written-off
Saldo akhir 35.103.084.593 18.377.755.928 14.310.087.412 67.790.927.933 Ending balance
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1/ Stage 2/ Stage 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 10.199.067.017 47.410.874.029 15.056.319.984 72.666.261.030 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to :
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(Stage 1) 4.654.095.465 (3.528.965.144) (1.125.130.321 ) - (Stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (Stage 2) (45.978.665 ) 107.871.951 (61.893.286) - not credit-impairment (Stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (Stage 3) (306.427.757 ) (2.651.454.297) 2.957.882.054 - credit-impairment (Stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 14.500.756.060 41.338.326.539 16.827.178.431 72.666.261.030 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih
penyisihan kerugian (6.560.975.400 ) (12.942.235.759) 1.586.311.896 (17.916.899.263 ) Net remeasurement of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets originated
diterbitkan atau dibeli 15.190.959.586 4.590.903.050 2.557.196.756 22.339.059.392 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (935.736.259 ) (5.551.337.042) (6.373.295.917 ) (12.860.369.218 ) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan 7.694.247.927 (13.902.669.751) (2.229.787.265 ) (8.438.209.089 ) Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbukukan - - (1.279.596.647 ) (1.279.596.647 ) Financial assets written-off
Pemulihan kembali piutang
yang telah dihapusbukukan - - - - Recovery from receivables written-off
Saldo akhir 22.195.003.987 27.435.656.788 13.317.794.519 62.948.455.294 Ending balance
Seluruh piutang sewa pembiayaan pada tanggal- All finance lease receivables as of September 30,
tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2024, December 31, 2023 and 2022 are collectively
2022 dievaluasi secara kolektif dan individual and individually evaluated for impairment.
terhadap penurunan nilai.
56
217
Page 240
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Suku bunga efektif piutang sewa pembiayaan The effective interest rates of finance lease
berkisar dari 7,76% hingga 18,84% pada tanggal receivables are ranging from 7.76% to 18.84% as of
30 September 2024, 7,61% sampai dengan 18,84% September 30, 2024, 7.61% to 18.84% and 6.41%
dan 6,41% sampai dengan 17,91% masing-masing to 17.91% as of December 31, 2023 and 2022,
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. respectively.
Kendaraan bermotor yang dibiayai oleh Perusahaan The vehicles financed by the Company are covered
telah diasuransikan atas risiko kehilangan dan by insurance against losses and damages under
kerusakan berdasarkan polis yang dibuat dengan policies entered into with PT Asuransi Central Asia,
PT Asuransi Central Asia, PT Asuransi Wahana PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi Sinar Mas
Tata, PT Asuransi Sinar Mas dan PT Sompo and PT Sompo Insurance Indonesia, third parties
Insurance Indonesia, pihak ketiga (Catatan 22). (Note 22).
Tidak ada saldo piutang sewa pembiayaan yang There is no outstanding balance of restructured
direstrukturisasi pada tanggal-tanggal finance lease receivables as of September 30, 2024
30 September 2024 dan 31 Desember 2023. and December 31, 2023. The percentage of
Piutang sewa pembiayaan yang direstrukturisasi restructured finance lease receivables as of
pada tanggal 31 Desember 2022 adalah December 31, 2022 is 0.02% of the gross finance
0,02% dari saldo piutang sewa pembiayaan bruto. lease receivables balance.
Perusahaan telah melakukan restrukturisasi The Company has restructured its financing for
pembiayaan untuk konsumen yang terkena dampak debtors affected by the Covid-19 pandemic in
pandemi Covid-19 sesuai dengan POJK accordance with POJK No. 14/POJK.05/2020
No. 14/POJK.05/2020 ”Kebijakan Countercyclical "Countercyclical Policy Impact of the Spread of
Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 Coronavirus Disease 2019 for Non-Bank Financial
bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank” tanggal Services Institutions" dated April 17, 2020. As of
17 April 2020. Per tanggal 30 September 2024 dan September 30, 2024 and December 31, 2023, there
31 Desember 2023, tidak terdapat piutang sewa are no balance of the restructured Covid-19 finance
pembiayaan - bruto restrukturisasi Covid-19. Per lease receivables - gross. As of December 31, 2022,
tanggal 31 Desember 2022, piutang sewa the restructured Covid-19 finance lease receivables
pembiayaan - bruto restrukturisasi Covid-19 adalah - gross amounted to Rp660,911,287 (equivalent to
Rp660.911.287 (setara dengan 0,02% dari saldo 0.02% of the gross finance lease receivables
piutang sewa pembiayaan bruto). balance).
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai atas piutang sewa impairment losses on finance lease receivables is
pembiayaan adalah cukup untuk menutup kerugian adequate to cover possible losses arising from
yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya piutang uncollectible of finance lease receivables.
sewa pembiayaan.
6. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 6. PREPAID EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Teknologi informasi 4.737.620.143 3.728.530.604 3.592.560.069 Information technology
Sewa 1.531.598.693 445.990.479 383.063.462 Rent
Asuransi 486.475.022 201.269.163 178.954.426 Insurance
Biaya profesional 445.562.880 248.341.632 213.726.800 Professional fees
Biaya rekrutmen - 3.885.000 183.574.831 Recruitment fees
Program pendidikan - - 1.268.896.500 Education program
Lain-lain 425.322.002 171.865.000 76.960.000 Others
Total 7.626.578.740 4.799.881.878 5.897.736.088 Total
57
218
Page 241
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. BEBAN DIBAYAR DIMUKA (lanjutan) 6. PREPAID EXPENSES (continued)
Pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember As of September 30, 2024, December 31, 2023 and
2023 dan 2022, beban dibayar dimuka lain-lain 2022, prepaid expenses others mainly consist of
terutama terdiri atas biaya yang dikeluarkan kepada costs incurred to third parties as providers of rating
pihak ketiga sebagai penyedia jasa penilai (rating), services, providers of business information services,
penyedia jasa informasi bisnis, reklame, penyewaan signage, cable line rental, trustee of bonds and
kabel telepon, wali amanat obligasi dan biaya akad provision cost of bank loan.
pinjaman bank.
7. PIUTANG LAIN-LAIN DAN ASET LAIN-LAIN 7. OTHER RECEIVABLES AND OTHER ASSETS
a. Piutang lain-lain a. Other Receivables
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak ketiga Third parties
Piutang lain-lain dari Other receivables
aset yang dibiayai - setelah from financed assets -
dikurangi cadangan kerugian net of allowance for
penurunan nilai sebesar impairment losses of
Rp7.787.128.068, Rp2.355.746.795 Rp7,787,128,068, Rp2,355,746,795
dan Rp237.227.396 pada and Rp237,227,396
tanggal 30 September 2024, as of September 30, 2024
31 Desember 2023 dan 2022 11.194.841.818 3.274.140.487 84.781.402 December 31, 2023 and 2022
Piutang bunga 1.347.392.445 313.943.670 - Accrued interest receivables
Piutang asuransi - 20.410.644 58.825.427 Insurance receivables
Lain-lain 1.489.208.691 6.290.475.061 275.240.081 Others
Total 14.031.442.954 9.898.969.862 418.846.910 Total
Piutang lain-lain dari aset yang dibiayai, Other receivables from financed assets are
merupakan transaksi atas piutang sewa transactions on finance lease receivables that
pembiayaan yang telah mengalami wanprestasi have defaulted on the financing agreement until
terhadap perjanjian pembiayaan sampai the Company can take action in an effort to
dengan saat Perusahaan dapat melakukan settle debts that have been in arrears.
tindakan dalam upaya penyelesaian piutang
pembiayaan yang telah tertunggak tersebut.
Piutang bunga, merupakan transaksi piutang Interest receivables are interest receivable
bunga atas saldo kas pada Bank. transactions on cash balances at the Bank.
Piutang asuransi, merupakan transaksi terkait Insurance receivables are transactions on
piutang pelanggan atas premi asuransi sewa customer receivables for finance lease
pembiayaan yang belum dibayarkan kepada insurance premiums that have not been paid to
Perusahaan Asuransi. the Insurance Company.
Lain-lain terutama terdiri dari klaim penggantian Others mainly consists of claims for
atas biaya untuk dukungan pemasaran, uang reimbursement of support for marketing
muka biaya operasional cabang dan biaya expenses, advances money for branch
perjalanan dinas. operational expenses and business trip.
58
219
Page 242
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG LAIN-LAIN DAN ASET LAIN-LAIN 7. OTHER RECEIVABLES AND OTHER ASSETS
(lanjutan) (continued)
a. Piutang lain-lain (lanjutan) a. Other Receivables (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
pada tanggal-tanggal 30 September 2024, impairment losses for the years ended as of
31 Desember 2023 dan 2022, adalah sebagai September 30, 2024, December 31, 2023 and
berikut: 2022, are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Saldo awal 2.355.746.795 237.227.396 384.597.995 Beginning balance
Penyisihan kerugian Provision for impairment losses
penurunan nilai piutang on other receivables
lain-lain dari aset yang from financed assets
dibiayai tahun berjalan 6.838.470.940 2.118.519.399 237.227.398 during the year
Pembalikan kerugian Reversal for impairment losses
penurunan nilai piutang on other receivables
lain-lain dari aset yang from financed assets
dibiayai tahun berjalan (1.407.089.667) - (384.597.997) during the year
Saldo akhir 7.787.128.068 2.355.746.795 237.227.396 Ending balance
Untuk tanggal-tanggal 30 September 2024, For the years ended September 30, 2024,
31 Desember 2023 dan 2022, kerugian December 31, 2023 and 2022, loss on
penyelesaian piutang lain-lain dari aset yang settlement of other receivables from financed
dibiayai masing-masing adalah sebesar assets amounted to Rp2,110,875,403,
Rp2.110.875.403, Rp1.047.998.363 dan Rp1,047,998,363 and Rp468,342,486,
Rp468.342.486. respectively.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai atas piutang lain-lain impairment losses on other receivables from
dari aset yang dibiayai adalah cukup untuk financed assets is adequate to cover possible
menutup kerugian yang mungkin timbul akibat losses arising from uncollectible of other
tidak tertagihnya piutang lain-lain dari aset yang receivables from financed assets.
dibiayai.
b. Aset lain-lain b. Other Assets
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Uang Jaminan 2.018.412.875 2.006.923.075 1.997.919.147 Security Deposit
Pembayaran dimuka 295.970.738 82.422.210 1.530.298.178 Advance Payment
Total 2.314.383.613 2.089.345.285 3.528.217.325 Total
Uang jaminan adalah sejumlah kas yang Security deposit is a cash amount given to a
diberikan kepada pihak ketiga terkait dengan third party in connection with rental transaction
transaksi sewa bangunan atau telepon dimana of building or telephone where the Company
Perusahaan bertindak sebagai pihak penyewa. acts as the lessee. The cash will be returned
Kas tersebut akan dikembalikan pada saat when the rental period ends.
masa sewa berakhir.
Pembayaran dimuka merupakan pembayaran Advance payments are payments made in
uang muka yang diberikan kepada pihak ketiga advance given to third parties related to the
terkait dengan kegiatan operasional Company's operational activities where full
Perusahaan dimana pembayaran penuhnya payment will be made if the completion of the
akan dilakukan apabila penyelesaian kegiatan activity has been fulfilled and the total cost of
sudah terpenuhi dan total biaya kegiatan sudah the activity can be calculated in full.
dapat diperhitungkan seluruhnya.
59
220
Page 243
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP 8. FIXED ASSETS
Rincian dan mutasi dalam akun ini adalah sebagai The details and movements in this account are as
berikut: follows:
30 September/September 30, 2024
Saldo Saldo
1 Januari/ 30 September/
Balance as of Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Balance as of
January 1, 2024 Additions Deductions Reclassifications September 30, 2024
Biaya Perolehan Cost
Kepemilikan Langsung Direct ownership
Pengembangan
gedung yang disewa 10.660.831.354 303.256.995 33.022.500 10.997.110.849 Lease improvements
Peralatan kantor 18.668.923.861 1.605.907.531 773.433.013 (33.022.500) 19.468.375.879 Office equipment
Kendaraan 1.687.050.000 - - - 1.687.050.000 Vehicles
Sub-total 31.016.805.215 1.909.164.526 773.433.013 - 32.152.536.728 Sub-total
Aset hak guna 57.672.807.117 4.998.704.961 8.900.018.870 - 53.771.493.208 Right-of-use assets
Total Biaya Perolehan 88.689.612.332 6.907.869.487 9.673.451.883 - 85.924.029.936 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Kepemilikan Langsung Direct ownership
Pengembangan
gedung yang disewa 8.699.380.624 571.904.343 - - 9.271.284.967 Lease improvements
Peralatan kantor 14.048.305.815 1.530.424.220 773.433.013 - 14.805.297.022 Office equipment
Kendaraan 1.554.859.166 109.179.167 - - 1.664.038.333 Vehicles
Sub-total 24.302.545.605 2.211.507.730 773.433.013 - 25.740.620.322 Sub-total
Aset hak guna 41.210.957.126 8.215.176.295 7.180.401.591 - 42.245.731.830 Right-of-use assets
Total Akumulasi Penyusutan 65.513.502.731 10.426.684.025 7.953.834.604 - 67.986.352.152 Total Accumulated Depreciation
Nilai Buku Neto 23.176.109.601 17.937.677.784 Net Book Value
31 Desember /December 31, 2023
Saldo Saldo
1 Januari/ 31 Desember/
Balance as of Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Balance as of
January 1, 2023 Additions Deductions Reclassifications December 31, 2023
Biaya Perolehan Cost
Kepemilikan Langsung Direct ownership
Pengembangan
gedung yang disewa 10.520.899.069 166.992.285 27.060.000 - 10.660.831.354 Lease improvements
Peralatan kantor 18.866.172.286 2.678.041.500 2.875.289.925 - 18.668.923.861 Office equipment
Kendaraan 1.687.050.000 - - - 1.687.050.000 Vehicles
Sub-total 31.074.121.355 2.845.033.785 2.902.349.925 - 31.016.805.215 Sub-total
Aset hak guna 52.898.648.187 7.547.274.430 2.773.115.500 - 57.672.807.117 Right-of-use assets
Total Biaya Perolehan 83.972.769.542 10.392.308.215 5.675.465.425 - 88.689.612.332 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Kepemilikan Langsung Direct ownership
Pengembangan
gedung yang disewa 7.860.896.096 865.544.528 27.060.000 - 8.699.380.624 Lease improvements
Peralatan kantor 14.828.730.794 2.067.519.652 2.847.944.631 - 14.048.305.815 Office equipment
Kendaraan 1.217.449.166 337.410.000 - - 1.554.859.166 Vehicles
Sub-total 23.907.076.056 3.270.474.180 2.875.004.631 - 24.302.545.605 Sub-total
Aset hak guna 32.275.541.132 11.708.531.494 2.773.115.500 - 41.210.957.126 Right-of-use assets
Total Akumulasi Penyusutan 56.182.617.188 14.979.005.674 5.648.120.131 - 65.513.502.731 Total Accumulated Depreciation
Nilai Buku Neto 27.790.152.354 23.176.109.601 Net Book Value
60
221
Page 244
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP (lanjutan) 8. FIXED ASSETS (continued)
Rincian dan mutasi dalam akun ini adalah sebagai The details and movements in this account are as
berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember /December 31, 2022
Saldo Saldo
1 Januari/ 31 Desember/
Balance as of Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Balance as of
January 1, 2022 Additions Deductions Reclassifications December 31, 2022
Biaya Perolehan Cost
Kepemilikan Langsung Direct ownership
Pengembangan
gedung yang disewa 9.312.564.643 2.549.682.727 1.341.348.301 - 10.520.899.069 Lease improvements
Peralatan kantor 17.742.182.729 3.211.661.438 2.087.671.881 - 18.866.172.286 Office equipment
Kendaraan 1.687.050.000 - - - 1.687.050.000 Vehicles
Sub-total 28.741.797.372 5.761.344.165 3.429.020.182 - 31.074.121.355 Sub-total
Aset hak guna 39.007.770.148 14.319.929.397 429.051.358 - 52.898.648.187 Right-of-use assets
Total Biaya Perolehan 67.749.567.520 20.081.273.562 3.858.071.540 - 83.972.769.542 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Kepemilikan Langsung Direct ownership
Pengembangan
gedung yang disewa 8.164.370.501 960.748.724 1.264.223.129 - 7.860.896.096 Lease improvements
Peralatan kantor 15.191.182.720 1.705.701.647 2.068.153.573 - 14.828.730.794 Office equipment
Kendaraan 880.039.166 337.410.000 - - 1.217.449.166 Vehicles
Sub-total 24.235.592.387 3.003.860.371 3.332.376.702 - 23.907.076.056 Sub-total
Aset hak guna 21.389.550.677 11.029.007.575 143.017.120 - 32.275.541.132 Right-of-use assets
Total Akumulasi Penyusutan 45.625.143.064 14.032.867.946 3.475.393.822 - 56.182.617.188 Total Accumulated Depreciation
Nilai Buku Neto 22.124.424.456 27.790.152.354 Net Book Value
Penyusutan yang dibebankan pada operasi adalah Depreciation charged to operations amounting to
sebesar Rp10.426.684.025, Rp14.979.005.674 dan Rp10,426,684,025, Rp14,979,005,674 and
Rp14.032.867.946 masing-masing untuk tahun Rp14,032,867,946 for the years ended September
yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024, December 31, 2023 and 2022, respectively,
2024, 31 Desember 2023 dan 2022, dibebankan are charged to “General and administrative
pada “Beban umum dan administrasi” (Catatan 20). expenses” (Note 20).
Perusahaan mengasuransikan aset tetap terhadap Fixed assets are covered by insurance against
risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan losses from fire and other risks under blanket
suatu paket polis tertentu dengan nilai policies amounting to Rp23,912,991,020,
pertanggungan sebesar Rp23.912.991.020, Rp25,003,818,737 and Rp22,397,351,344 as of
Rp25.003.818.737 dan Rp22.397.351.344 masing- September 30, 2024, December 31, 2023 and
masing pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 2022, respectively. Fixed assets are insured by
31 Desember 2023 dan 2022. Aset tetap tersebut PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, a third party.
diasuransikan melalui PT Asuransi Tokio Marine
Indonesia, pihak ketiga.
Manajemen berkeyakinan bahwa nilai The management believes that the sum insured is
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi adequate to cover possible losses arising from such
kemungkinan kerugian yang akan timbul. risks.
61
222
Page 245
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP (lanjutan) 8. FIXED ASSETS (continued)
Rincian dari laba atas penjualan aset tetap adalah The details of gain on sale of fixed assets are as
sebagai berikut: follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Harga jual - 850.000 114.400.000 Selling price
Nilai buku - (27.345.293) (96.643.480) Book value
(Rugi)/laba penjualan aset tetap - (26.495.293) 17.756.520 (Loss)/gain on sale of fixed assets
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended December 31, 2023 and 2022,
31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan menjual the Company sold fixed assets for cash receipt
aset tetap dengan penerimaan kas masing-masing amounting to Rp850,000 and Rp114,400,000,
sebesar Rp850.000 dan Rp114.400.000. Laba atau respectively. Gain or loss on sale of fixed assets is
rugi penjualan aset tetap dibebankan sebagai charged as part of “General and administrative
bagian dari akun “Beban Umum dan Administrasi” expenses” account during the year.
selama tahun berjalan.
Penambahan dan pengurangan aset tetap Additions and deductions of the Company’s fixed
Perusahaan pada tanggal-tanggal 30 September asset as of September 30 2024, December 31, 2023
2024, 31 Desember 2023 dan 2022, terutama terdiri and 2022, mainly consists of note book/desktop PC,
dari note book/desktop PC, air conditioner, meja dan air conditioner working desk and chair, projector,
kursi kerja, projector, kabinet atau lemari, fortigate cabinet or cupboard, fortigate FG and lease
FG dan pengembangan gedung yang disewa improvement (installation building) that used for the
(instalasi gedung) yang digunakan untuk aktivitas Company’s operational activities.
operasional Perusahaan.
Aset hak guna pada tanggal-tanggal 30 September Right-of-use assets as of September 30, 2024,
2024, 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai December 31, 2023 and 2022 are as follows:
berikut:
30 September/September 30, 2024
Saldo Awal Saldo Akhir
1 Januari/ 30 September/
Beginning Ending Balance
Balance Penambahan/ Pengurangan/ September 30,
January 1, 2024 Additions Deductions 2024
Biaya Perolehan: Cost:
Bangunan 33.439.424.082 3.020.603.651 3.729.268.950 32.730.758.783 Building
Kendaraan 24.233.383.035 1.978.101.310 5.170.749.920 21.040.734.425 Vehicles
Total Biaya Perolehan 57.672.807.117 4.998.704.961 8.900.018.870 53.771.493.208 Total Cost
Akumulasi Penyusutan: Accumulated Depreciation:
Bangunan 23.984.363.221 4.602.169.967 2.009.651.671 26.576.881.517 Building
Kendaraan 17.226.593.905 3.613.006.328 5.170.749.920 15.668.850.313 Vehicles
Total Akumulasi Penyusutan 41.210.957.126 8.215.176.295 7.180.401.591 42.245.731.830 Total Accumulated Depreciation
Nilai Buku Neto 16.461.849.991 11.525.761.378 Net Book Value
62
223
Page 246
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP (lanjutan) 8. FIXED ASSETS (continued)
Aset hak guna pada tanggal-tanggal 30 September Right-of-use assets as of September 30, 2024,
2024, 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai December 31, 2023 and 2022 are as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Saldo Awal Saldo Akhir
1 Januari/ 31 Desember/
Beginning Ending
Balance Penambahan/ Pengurangan/ Balance
January 1, 2023 Additions Deductions December 31, 2023
Biaya Perolehan: Cost:
Bangunan 32.708.126.581 3.504.413.001 2.773.115.500 33.439.424.082 Building
Kendaraan 20.190.521.606 4.042.861.429 - 24.233.383.035 Vehicles
Total Biaya Perolehan 52.898.648.187 7.547.274.430 2.773.115.500 57.672.807.117 Total Cost
Akumulasi Penyusutan: Accumulated Depreciation:
Bangunan 19.689.097.823 7.068.380.898 2.773.115.500 23.984.363.221 Building
Kendaraan 12.586.443.309 4.640.150.596 - 17.226.593.905 Vehicles
Total Akumulasi Penyusutan 32.275.541.132 11.708.531.494 2.773.115.500 41.210.957.126 Total Accumulated Depreciation
Nilai Buku Neto 20.623.107.055 16.461.849.991 Net Book Value
31 Desember/December 31, 2022
Saldo Awal Saldo Akhir
1 Januari/ 31 Desember/
Beginning Ending
Balance Penambahan/ Pengurangan/ Balance
January 1, 2022 Additions Deductions December 31, 2022
Biaya Perolehan: Cost:
Bangunan 24.193.873.594 8.943.304.345 429.051.358 32.708.126.581 Building
Kendaraan 14.813.896.554 5.376.625.052 - 20.190.521.606 Vehicles
Total Biaya Perolehan 39.007.770.148 14.319.929.397 429.051.358 52.898.648.187 Total Cost
Akumulasi Penyusutan: Accumulated Depreciation:
Bangunan 13.175.956.953 6.656.157.990 143.017.120 19.689.097.823 Building
Kendaraan 8.213.593.724 4.372.849.585 - 12.586.443.309 Vehicles
Total Akumulasi Penyusutan 21.389.550.677 11.029.007.575 143.017.120 32.275.541.132 Total Accumulated Depreciation
Nilai Buku Neto 17.618.219.471 20.623.107.055 Net Book Value
Laporan laba rugi menyajikan saldo berikut Statement of profit or loss shows the following
berkaitan dengan sewa: amounts related to leases:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak ketiga: Third parties:
Beban penyusutan Depreciation expense of
aset hak guna 8.215.176.295 11.708.531.494 11.029.007.575 right-of-use assets
Beban bunga (Catatan 21) 629.883.267 989.217.241 925.002.406 Interest expense (Note 21)
Jumlah 8.845.059.562 12.697.748.735 11.954.009.981 Total
Perusahaan menyewa aset berupa bangunan dan The Company’s leased assets consist of building
kendaraan. Masa sewa berkisar antara 2 sampai and vehicles. The lease terms range from 2 to 5
dengan 5 tahun. Perusahaan mempunyai sewa years. The Company also has certain leases which
tertentu dengan sewa bernilai rendah, dan are considered to be low value and, the Company
Perusahaan menerapkan pengecualian terhadap applied the lease of low-value assets recognition
sewa bernilai rendah. Pembayaran sewa atas sewa exemption. Lease payments on leases of low-value
bernilai rendah diakui sebagai beban dengan assets are recognized as expense on a straight-line
metode garis lurus selama masa sewa. basis over the lease term.
63
224
Page 247
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP (lanjutan) 8. FIXED ASSETS (continued)
Pada tanggal-tanggal 30 September 2024, As of September 30, 2024, December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, nilai perolehan aset 2022, the cost of the Company’s fixed assets that
tetap Perusahaan yang telah disusutkan penuh have been fully depreciated but still being used
namun masih digunakan masing-masing adalah amounted to Rp20,276,853,253, Rp19,435,372,238
sebesar Rp20.276.853.253, Rp19.435.372.238 dan and Rp18,272,172,331, respectively, which mainly
Rp18.272.172.331 yang terutama terdiri atas consist of vehicles, office equipment, furniture and
kendaraan, peralatan dan perlengkapan kantor, dan fixtures, and leasehold improvements (unaudited).
pengembangan gedung yang disewa (tidak diaudit).
Pada tanggal-tanggal 30 September 2024, As of September 30, 2024, December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan tidak 2022, the Company does not have temporarily
memiliki aset tetap yang tidak digunakan untuk unused fixed assets.
sementara.
Pada tanggal-tanggal 30 September 2024, As of September 30, 2024, December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan tidak 2022, the Company does not have discontinued
memiliki aset tetap yang dihentikan dari fixed assets which are classified as available for
penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai sale.
tersedia untuk dijual.
Berdasarkan evaluasi manajemen, tidak terdapat Based on management’s assessment, there are no
peristiwa atau perubahan keadaan yang events or changes in circumstances which may
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset indicate an impairment in value of fixed assets as of
tetap pada tanggal-tanggal 30 September 2024, September 30, 2024, December 31, 2023 and 2022.
31 Desember 2023 dan 2022.
Pada tanggal-tanggal 30 September 2024, As of September 30, 2024, December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan tidak 2022, the Company does not have contractual
memiliki komitmen kontraktual dalam perolehan commitments in the acquisition of fixed assets and
aset tetap dan tidak terdapat aset tetap yang berasal there is no fixed assets derived from grants.
dari hibah.
9. ASET TAKBERWUJUD 9. INTANGIBLE ASSET
Komposisi dan mutasi dalam akun ini adalah The composition of and movements in this account
sebagai berikut: are as follows:
30 September/September 30, 2024
Saldo Awal Saldo Akhir
1 Januari/ 30 September/
Beginning Ending Balance
Balance Penambahan/ Pengurangan/ September 30,
January 1, 2024 Additions Deductions 2023
Biaya Perolehan: Cost:
Perangkat lunak 14.321.498.034 - 382.774.700 13.938.723.334 Software
Akumulasi Amortisasi: Accumulated Amortization:
Perangkat lunak 14.184.340.733 107.734.135 382.774.700 13.909.300.168 Software
Nilai Buku Neto 137.157.301 29.423.166 Net Book Value
31 Desember/December 31, 2023
Saldo Awal Saldo Akhir
1 Januari/ 31 Desember/
Beginning Ending
Balance Penambahan/ Pengurangan/ Balance
January 1, 2023 Additions Deductions December 31, 2023
Biaya Perolehan: Cost:
Perangkat lunak 14.359.989.234 - 38.491.200 14.321.498.034 Software
Akumulasi Amortisasi: Accumulated Amortization:
Perangkat lunak 13.243.026.876 979.805.057 38.491.200 14.184.340.733 Software
Nilai Buku Neto 1.116.962.358 137.157.301 Net Book Value
64
225
Page 248
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET TAKBERWUJUD (lanjutan) 9. INTANGIBLE ASSET (continued)
Komposisi dan mutasi dalam akun ini adalah The composition of and movements in this account
sebagai berikut (lanjutan): are as follows (continued):
31 Desember/December 31, 2022
Saldo Awal Saldo Akhir
1 Januari/ 31 Desember/
Beginning Ending
Balance Penambahan/ Pengurangan/ Balance
January 1, 2022 Additions Deductions December 31, 2022
Biaya Perolehan: Cost:
Perangkat lunak 14.359.989.234 - - 14.359.989.234 Software
Akumulasi Amortisasi: Accumulated Amortization:
Perangkat lunak 10.927.012.034 2.316.014.842 - 13.243.026.876 Software
Nilai Buku Neto 3.432.977.200 1.116.962.358 Net Book Value
Amortisasi aset takberwujud adalah sebesar Amortization of intangible asset amounting to
Rp107.734.135, Rp979.805.057 dan Rp107,734,135, Rp979,805,057 and
Rp2.316.014.842 masing-masing untuk tahun yang Rp2,316,014,842 for the years ended
berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024, September 30, 2024, December 31, 2023 and 2022,
31 Desember 2023 dan 2022, dibebankan pada respectively, are charged to “General and
“Beban umum dan administrasi” (Catatan 20). administrative expenses” (Note 20).
10. PINJAMAN BANK 10. BANK LOANS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak ketiga: Third parties:
Dolar AS US Dollar
Pinjaman Berjangka: Term Loan:
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
(AS$55.000.000 pada tahun (US$55,000,000 in 2024,
2024, AS$31.000.000 pada US$31,000,000 in 2023
tahun 2023 dan AS$31.000.000 and US$31,000,000
pada tahun 2022) 832.590.000.000 477.896.000.000 487.661.000.000 in 2022)
PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia
(AS$53.000.000 pada tahun (US$53,000,000 in 2024,
2024, AS$37.000.000 pada US$37,000,000 in 2023
tahun 2023 dan AS$37.000.000 and US$37,000,000
pada tahun 2022) 802.314.000.000 570.392.000.000 582.047.000.000 in 2022)
Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd., Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd.,
Cabang Singapura Singapore Branch
(AS$22.500.000 pada tahun (US$22,500,000 in 2024,
2024, AS$27.500.000 pada US$27,500,000 in 2023 and
tahun 2023 dan AS$40.000.000 US$40,000,000
pada tahun 2022) 340.605.000.000 423.940.000.000 629.240.000.000 in 2022)
PT Bank BTPN Tbk PT Bank BTPN Tbk
(AS$13.000.000 pada tahun (US$13,000,000 in 2024
2024, AS$25.000.000 pada (US$25,000,000 in 2023 and
tahun 2023 dan AS$25.000.000 US$25,000,000
pada tahun 2022) 196.794.000.000 385.400.000.000 393.275.000.000 in 2022)
Rupiah Rupiah
Pinjaman Berjangka: Term Loan:
Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd. 200.000.000.000 - - Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd.
PT Bank BTPN Tbk - 150.000.000.000 - PT Bank BTPN Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia - 150.000.000.000 - PT Bank Mizuho Indonesia
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta - 140.000.000.000 140.000.000.000 Deutsche Bank AG, Jakarta Branch
Total pinjaman bank - neto 2.372.303.000.000 2.297.628.000.000 2.232.223.000.000 Total bank loans - net
65
226
Page 249
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. PINJAMAN BANK (lanjutan) 10. BANK LOANS (continued)
Pada tanggal-tanggal 30 September 2024, As of September 30, 2024, December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan memiliki 2022, the Company has undrawn loan facilities with
fasilitas pinjaman yang belum ditarik dengan rincian details as follows:
sebagai berikut:
Pinjaman Berjangka Term Loan
30 September/September 30, 2024
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Fasilitas/ Jenis pinjaman/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo penarikan/
Bank name Facility Loan type Agreement date Facility amount amount Availability period
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ Modal Kerja/ 30 April/ 30 April/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch 1 Working Capital April 2023 US$31.000.000 - April 2024
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ Modal Kerja/ 30 April/ 30 April/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch 2 Working Capital April 2024 US$84.000.000 US$60.000.000 April 2025
Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
Bank Mizuho Indonesia 1 Working Capital April 2023 US$15.000.000 - April 2024
Modal Kerja/ 30 April/ 30 April/
Bank Mizuho Indonesia 2 Working Capital April 2024 US$50.000.000 US$12.000.000 April 2025
Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
PT Bank BTPN Tbk 1 Working Capital April 2023 US$13.000.000 - April 2024
Modal Kerja/ 19 April/ 31 Desember/
PT Bank BTPN Tbk 2 Working Capital April 2024 US$50.000.000 US$50.000.000 December 2024
Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd.,
Cabang Singapura/Sumitomo Mitsui Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
Trust Bank Ltd., Singapore Branch 1 Working Capital April 2023 US$22.500.000 - April 2024
Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd.,
Cabang Singapura/Sumitomo Mitsui Modal Kerja/ 30 April/ 30 April/
Trust Bank Ltd., Singapore Branch 2 Working Capital April 2024 US$40.000.000 US$26.800.000 April 2025
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta* Modal Kerja/ 29 April/ 30 April/
Deutsche Bank AG, Jakarta Branch* 2 Working Capital April 2024 US$10.000.000 US$10.000.000 April 2025
Modal Kerja/ 13 Agustus/ 13 November/
PT Bank CIMB Niaga Tbk 1 Working Capital August 2024 US$10.000.000 US$10.000.000 November 2024
Modal Kerja/ 17 September/ 17 September/
PT Bank Central Asia Tbk 1 Working Capital September 2024 IDR100.000.000.000 IDR100.000.000.000 September 2025
*Jumlah fasilitas termasuk untuk fasilitas cerukan/Facility amount include overdraft facility
31 Desember/December 31, 2023
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Fasilitas/ Jenis pinjaman/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo penarikan/
Bank name Facility Loan type Agreement date Facility amount amount Availability period
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ Modal Kerja/ 30 April/ 30 April/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch 1 Working Capital April 2023 US$68.000.000 US$37.000.000 April 2024
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ Modal Kerja/ 30 April/ 30 April/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch 2 Working Capital April 2023 US$54.000.000 US$54.000.000 April 2024
Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
Bank Mizuho Indonesia 1 Working Capital April 2023 US$40.000.000 US$15.000.000 April 2024
Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
Bank Mizuho Indonesia 2 Working Capital April 2023 US$32.000.000 US$10.300.000 April 2024
Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
PT Bank BTPN Tbk 1 Working Capital April 2023 US$40.000.000 US$27.000.000 April 2024
Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
PT Bank BTPN Tbk 2 Working Capital April 2023 US$32.000.000 US$10.300.000 April 2024
Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd.,
Cabang Singapura/Sumitomo Mitsui Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
Trust Bank Ltd., Singapore Branch 1 Working Capital April 2023 US$37.500.000 US$10.000.000 April 2024
Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd.,
Cabang Singapura/Sumitomo Mitsui Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
Trust Bank Ltd., Singapore Branch 2 Working Capital April 2023 US$22.000.000 US$22.000.000 April 2024
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta* Modal Kerja/ 27 April/ 30 April/
/Deutsche Bank AG, Jakarta Branch* 1 Working Capital April 2023 US$12.000.000 US$5.500.000 April 2024
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta* Modal Kerja/ 27 April/ 30 April/
/Deutsche Bank AG, Jakarta Branch* 2 Working Capital April 2023 US$10.000.000 US$7.400.000 April 2024
*Jumlah fasilitas termasuk untuk fasilitas cerukan/Facility amount include overdraft facility
66
227
Page 250
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. PINJAMAN BANK (lanjutan) 10. BANK LOANS (continued)
Pada tanggal-tanggal 30 September 2024, As of September 30, 2024, December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan memiliki 2022, the Company has undrawn loan facilities with
fasilitas pinjaman yang belum ditarik dengan rincian details as follows: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
Pinjaman Berjangka (lanjutan) Term Loan (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Fasilitas/ Jenis pinjaman/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo penarikan/
Bank name Facility Loan type Agreement date Facility amount amount Availability period
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ Modal Kerja/ 30 April/ 30 April/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch 1 Working Capital April 2022 US$56.000.000 US$25.000.000 April 2023
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ Modal Kerja/ 30 April/ 30 April/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch 2 Working Capital April 2022 US$39.000.000 US$39.000.000 April 2023
Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
Bank Mizuho Indonesia 1 Working Capital April 2022 US$33.000.000 US$8.000.000 April 2023
Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
Bank Mizuho Indonesia 2 Working Capital April 2022 US$23.000.000 US$11.000.000 April 2023
Modal Kerja/ 28 April/ 28 April/
PT Bank BTPN Tbk 1 Working Capital April 2022 US$33.000.000 US$20.000.000 April 2023
Modal Kerja/ 28 April/ 28 April/
PT Bank BTPN Tbk 2 Working Capital April 2022 US$23.000.000 US$11.000.000 April 2023
Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd.,
Cabang Singapura/Sumitomo Mitsui Modal Kerja/ 28 April/ 28 April/
Trust Bank Ltd., Singapore Branch 1 Working Capital April 2022 US$30.000.000 US$0 April 2023
Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd.,
Cabang Singapura/Sumitomo Mitsui Modal Kerja/ 28 April/ 28 April/
Trust Bank Ltd., Singapore Branch 2 Working Capital April 2022 US$23.000.000 US$13.000.000 April 2023
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta* Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
/Deutsche Bank AG, Jakarta Branch* 1 Working Capital April 2022 US$10.000.000 US$3.600.000 April 2023
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta* Modal Kerja/ 28 April/ 30 April/
/Deutsche Bank AG, Jakarta Branch* 2 Working Capital April 2022 US$7.000.000 US$4.500.000 April 2023
*Jumlah fasilitas termasuk untuk fasilitas cerukan/Facility amount include overdraft facility
Jatuh tempo pinjaman bank berkisar antara 4 bulan Maturity date of bank loan ranged between 4 to 55
sampai dengan 55 bulan. months.
Selama masa berlakunya pinjaman, Perusahaan During the period of the loan, the Company is
diharuskan untuk memenuhi beberapa persyaratan required to fulfill certain negative covenants and
negatif dan persyaratan keuangan. financial covenants.
Fasilitas pinjaman dari beberapa bank tersebut The loan facilities from those banks require the
mensyaratkan Perusahaan untuk memberikan Company to provide written notice in respect of
pemberitahuan tertulis dalam hal perubahan modal changes of capital and shareholders, changes of
dan pemegang saham, perubahan susunan direksi directors and commissioners, changes of main
dan komisaris, perubahan bisnis utama, investasi business, investment and obtaining new loan
dan perolehan pinjaman baru dari bank lain. facilities from other banks.
Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi untuk The financial covenants that must be fulfilled for the
fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk loan facilities from PT Bank Central Asia Tbk are to
adalah mempertahankan rasio likuiditas lebih besar maintain liquidity ratio greater than and equal to
dan sama dengan 1,2 kali, AR Net (kurang dari 1.2 times, AR Net (less than 1 year) divided by Net
1 tahun) dibagi Net Interest Bearing Debt (kurang Interest Bearing Debt (less than 1 year) greater than
dari 1 tahun) lebih besar dan sama dengan 1 kali, and equal to 1 times, Non-Performing Financing
rasio Non-Performing Financing lebih kecil dan ratio smaller and equal to 3% and Gearing Ratio
sama dengan 3% dan Gearing Ratio lebih kecil dan smaller and equal to 5 times.
sama dengan 5 kali.
67
228
Page 251
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. PINJAMAN BANK (lanjutan) 10. BANK LOANS (continued)
Pinjaman Berjangka (lanjutan) Term Loan (continued)
Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi untuk The financial covenants that must be fulfilled for the
fasilitas pinjaman dari PT Bank CIMB Niaga Tbk loan facilities from PT Bank CIMB Niaga Tbk are to
adalah mempertahankan rasio Debt terhadap maintain Debt to Tangible Net Worth ratio maximum
Tangible Net Worth maksimum 10 kali, Net AR 10 times, Net AR financing divided by Net Interest
Financing dibagi Net Interest Bearing Debt minimum Bearing Debt minimum 1 times, Tangible Net Worth
1 kali, Tangible Net Worth minimum Rp1 triliun dan minimum Rp1 trillion and Non Performing Asset
rasio Non Performing Asset lebih kecil dan sama ratio smaller and equal to 5%.
dengan 5%.
Sebagian dari pinjaman berjangka dijamin oleh Hino The term loans are partially secured by letter of
Motors, Ltd. sebagai pemegang saham, guarantees issued by Hino Motors, Ltd.,
PT Tritunggal Inti Permata dan Sumitomo a shareholder, PT Tritunggal Inti Permata, a related
Corporation sebagai Perusahaan yang memiliki party, and Sumitomo Corporation, a related party,
hubungan khusus, pihak terkait masing-masing for 40%, 40% and 20%, respectively, of the liabilities
40%, 40% dan 20%. Pada tanggal-tanggal of the Company to the banks with maximum
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022, guarantee amount of US$81,500,000,
jumlah maksimum pinjaman yang dijamin adalah US$197,500,000 and US$165,000,000 as of
sebesar AS$81.500.000, AS$197.500.000 dan September 30, 2024, December 31, 2023 and 2022.
AS$165.000.000. Terdapat batasan-batasan umum The loan agreements include certain covenants
yang wajib dipenuhi oleh Perusahaan untuk which are normally required to the Company for
perjanjian kredit tersebut. such credit facilities.
Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal During the years ended September 30, 2024,
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022, December 31, 2023 and 2022, the Company has
Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan complied with all the loan covenants of the term loan
persyaratan yang diwajibkan dalam fasilitas facilities referred to above.
pinjaman diatas.
Suku bunga tahunan pinjaman bank: Annual interest rates of bank loans:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Rupiah 5,05% - 7,86% 5,05% - 5,90% 5,05% - 6,18% 3,75% - 5,05% Rupiah
Dolar AS 6,09% - 6,71% 4,54% - 6,50% 4,54% - 6,52% 0,78% - 5,65% US Dollar
Cicilan pinjaman bank sesuai dengan tanggal jatuh Bank loan installment based on maturity date
temponya sebagai berikut: follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Tahun Year
2023 - - 196.637.500.000 2023
2024 - 1.041.224.000.000 753.509.000.000 2024
2025 dan sesudahnya 2.372.303.000.000 1.256.404.000.000 1.282.076.500.000 2025 and thereafter
Total 2.372.303.000.000 2.297.628.000.000 2.232.223.000.000 Total
68
229
Page 252
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. PINJAMAN BANK (lanjutan) 10. BANK LOANS (continued)
Pinjaman Berjangka (lanjutan) Term Loan (continued)
Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal During the years ended September 30, 2024,
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022, December 31, 2023 and 2022, the Company has
Perusahaan telah melakukan pembayaran cicilan paid the loan principal and interests installments on
pokok dan bunga pinjaman sesuai jadwal yang schedule.
ditetapkan.
Perusahaan telah melakukan pembayaran pinjaman The Company has paid loan to the Banks amounted
kepada Bank sebesar Rp1.006.250.000.000, Rp1,006,250,000,000, Rp282,875,000,000 and
Rp282.875.000.000 dan Rp1.401.192.500.000, Rp1,401,192,500,000, for the year ended
masing-masing untuk untuk tahun yang berakhir September 30, 2024, December 31, 2023 and 2022,
pada tanggal-tanggal 30 September 2024, respectively.
31 Desember 2023 dan 2022.
Tidak ada aset Perusahaan yang dijaminkan untuk There are no Company’s assets which are held as
pinjaman-pinjaman diatas. collateral for above loans.
Fasilitas-fasilitas pinjaman ini dipergunakan untuk The loan facilities are used for the Company’s
modal kerja kegiatan usaha Perusahaan. working capital.
Untuk mengelola risiko yang berkaitan dengan In order to manage the risk associated with the
fluktuasi mata uang asing dan tingkat bunga fluctuation of foreign currency exchange rate and
mengambang, Perusahaan melakukan kontrak floating interest rate, the Company entered into
cross currency interest rate swap dengan bank yang cross currency interest rate swap contracts with
memberikan fasilitas derivatif kepada Perusahaan banks which provide derivative facility to the
(Catatan 15). Company (Note 15).
11. UTANG LAIN-LAIN 11. OTHER PAYABLES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak berelasi Related parties
Lain-lain (Catatan 23a) 47.619.997 24.323.827 16.972.453 Others (Note 23a)
Pihak ketiga Third parties
Utang pemasok dan vendor 18.193.155.305 9.480.207.209 8.902.931.489 Payable to suppliers and vendor
Utang asuransi (Catatan 22) 17.824.251.034 20.936.153.771 19.765.403.798 Insurance payable (Note 22)
Pembayaran dimuka 10.739.586.793 11.536.941.336 10.519.939.214 Advance payment
Liabilitas sewa 9.857.020.325 15.432.264.611 19.389.771.667 Lease liabilities
Teknologi informasi 1.827.554.402 1.365.363.751 2.208.669.477 Information technology
Jasa profesional 1.614.149.420 1.385.835.000 2.646.408.925 Professional fees
Biaya tahunan OJK 735.475.049 313.496.033 393.965.809 OJK annual fee
Corporate social resposibility 280.100.000 820.000.000 476.400.002 Corporate social resposibility
Biaya penerbitan Bonds 101.565.000 215.525.002 126.910.002 Bonds Issuance
Lain-lain 17.259.393.602 19.969.786.010 10.404.356.172 Others
Sub-total 78.432.250.930 81.455.572.723 74.834.756.555 Sub-total
Total 78.479.870.927 81.479.896.550 74.851.729.008 Total
Lain-lain antara lain terdiri dari biaya insentif yang Others include among others the incentive that will
akan dibayarkan kepada dealer, biaya bulanan be paid to dealer, monthly employment premium
ketenagakerjaan yang akan dibayarkan pada bulan that will be paid on the next month, and establishing
berikutnya, dan biaya pembentukan cadangan atas reserves for risks that have been identified by the
risiko yang telah diidentifikasi oleh Perusahaan. Company.
69
230
Page 253
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. UTANG LAIN-LAIN (lanjutan) 11. OTHER PAYABLES (continued)
Jumlah beban bunga atas liabilitas sewa adalah The balances of interest expense from lease liabilities
sebesar Rp629.883.267, Rp989.217.241 dan amounted to Rp629,883,267, Rp989,217,241 and
Rp925.002.406, masing-masing untuk untuk tahun Rp925,002,406 for the years ended September 30,
yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024, December 31, 2023 and 2022, respectively,
2024, 31 Desember 2023 dan 2022, dibebankan are charge to "Financing charges” (Note 21).
pada “Beban pembiayaan” (Catatan 21).
Analisis jatuh tempo utang lain-lain terkait liabilitas The maturity analysis of other payables related to
sewa adalah sebagai berikut: lease liabilities is as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
1 tahun 7.524.194.579 7.877.476.581 9.754.359.472 1 year
2 - 3 tahun 2.332.825.746 7.554.788.030 9.635.412.195 2 - 3 years
Total 9.857.020.325 15.432.264.611 19.389.771.667 Total
Mutasi jumlah tercatat liabilitas sewa: Movement of lease liabilities:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Saldo awal 15.432.264.611 19.389.771.667 16.638.199.699 Beginning balance
Penambahan 1.206.921.625 4.756.748.677 10.413.945.995 Additions
Penambahan bunga 629.883.267 989.217.241 925.002.406 Accretion of interest
Pembayaran (7.412.049.178) (9.703.472.974) (8.587.376.433) Payments
Total 9.857.020.325 15.432.264.611 19.389.771.667 Total
12. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 12. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Bunga 40.409.558.144 53.252.704.650 38.353.351.629 Interest
Sumber daya manusia 21.816.128.219 23.397.012.211 19.914.380.739 Human resource
Pemasaran 6.319.029.412 3.997.529.412 12.998.940.987 Marketing
Lain-lain 2.058.514.001 1.433.741.229 1.323.278.770 Others
Total 70.603.229.776 82.080.987.502 72.589.952.125 Total
Beban yang masih harus dibayar bunga adalah Interest accrued is interest on the Bank's loan and
bunga pinjaman Bank dan bunga utang obligasi interest on bonds payable which will be paid by the
yang akan dibayarkan oleh Perusahaan di jadwal Company at the next payment schedule in
pembayaran selanjutnya sesuai dengan perjanjian accordance with the agreement with the Bank and
dengan Bank dan pemegang obligasi. bonds holder.
Beban yang masih harus dibayar sumber daya Human resources accrued expenses are the
manusia adalah biaya yang masih harus dibayar Company's accrued expenses to its employees
Perusahaan kepada pegawainya terkait dengan related to the performance that has been given to
kinerja yang telah diberikan kepada Perusahaan. the Company.
70
231
Page 254
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 12. ACCRUED EXPENSES (continued)
(lanjutan)
Beban yang masih harus dibayar pemasaran adalah Marketing accrued expenses are the Company's
biaya yang masih harus dibayar Perusahaan accrued expenses especially to customers and
terutama kepada pelanggan dan dealer atas dealers for financing transactions and providing
transaksi pembiayaan dan penyediaan kendaraan vehicles with the Company.
dengan Perusahaan.
Beban yang masih harus dibayar lain-lain adalah Other accrued expenses are Company's accrued
biaya yang masih harus dibayar Perusahaan expenses to its employees related to employee’s
kepada pegawai terkait dengan pelatihan pegawai training and accrued letter of guarantee fee.
dan beban surat jaminan yang masih harus dibayar.
13. PERPAJAKAN 13. TAXATION
a. Utang pajak pada tanggal-tanggal a. Taxes payable as of September 30, 2024,
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan December 31, 2023 and 2022 are as follows:
2022 adalah sebagai berikut:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pajak penghasilan Income tax
Pasal 21 238.122.682 302.735.445 521.265.760 Article 21
Pasal 23 151.711.981 1.481.788.198 80.943.158 Article 23
Pasal 4 (2) 81.938.220 11.201.443 42.091.464 Article 4 (2)
Pasal 25 794.372.365 656.921.644 1.273.028.389 Article 25
Pasal 26 850.676.838 501.803.638 204.139.798 Article 26
Pasal 29 4.074.139.283 6.923.694.606 3.868.017.846 Article 29
Total 6.190.961.369 9.878.144.974 5.989.486.415 Total
b. Beban pajak penghasilan untuk tahun yang b. Income tax expense for years ended
berakhir pada tanggal-tanggal 30 September September 30, 2024, December 31, 2023 and
2024, 31 Desember 2023 dan 2022 adalah 2022 are as follows:
sebagai berikut:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Kini 13.476.819.824 10.951.683.099 17.875.377.705 16.594.954.506 Current
Penyesuaian pajak penghasilan Adjustment in respect of corporate
badan tahun sebelumnya income tax of the previous year
(Catatan 13g) - - 3.759.211.785 45.576.521 (Note 13g)
Tangguhan (1.568.819.567) 1.286.046.901 713.962.779 2.524.645.903 Deferred
Beban pajak penghasilan 11.908.000.257 12.237.730.000 22.348.552.269 19.165.176.930 Income tax expense
71
232
Page 255
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
c. Rekonsiliasi laba sebelum beban pajak c. Reconciliation of income before income tax
penghasilan dan estimasi penghasilan kena expense and estimated taxable income for the
pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal- years ended September 30, 2024,
tanggal 30 September 2024, 31 Desember December 31, 2023 and 2022 are as follows:
2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Laba sebelum beban Income before income
pajak penghasilan 68.980.832.727 63.735.936.770 92.966.398.235 83.774.114.647 tax expense
Beda temporer: Temporary differences:
Penurunan nilai piutang lain-lain Impairment of other
dari aset yang dibiayai receivables from financed
dan kas pada bank 5.411.147.265 2.109.649.914 2.138.709.892 (181.247.606) assets and cash in banks
Beban bonus dan pelatihan Accrued bonus and
yang masih harus dibayar (414.188.206) (1.649.757.903) 4.034.159.337 (327.550.352) training
Penyisihan imbalan Provision for
kerja karyawan 2.274.153.266 2.838.529.449 2.867.767.673 (3.929.237.436) employee benefits
Beban pemasaran Accrued marketing
yang masih harus dibayar 2.321.500.000 (5.099.764.299) (9.001.411.575) (7.188.220.521) expense
Penyusutan dan amortisasi (328.739.621) - (475.676.955) 1.656.166.036 Depreciation and amortization
Transaksi aset hak guna 256.756.887 (127.442.191) 283.454.117 (118.416.360) Right-of-use assets transaction
Lain-lain (2.389.631.561) (3.916.882.704) (3.092.287.850) (1.387.156.957) Others
Beda tetap: Permanent differences:
Pendapatan bunga (22.767.408.925) (14.693.690.550) (18.109.466.576) (11.546.521.800) Interest income
Beban pajak final 4.553.480.474 2.938.738.108 3.621.892.620 2.309.304.361 Final tax expense
Beban yang tidak
dapat dikurangkan 3.360.369.621 3.645.061.126 6.018.177.921 12.370.377.378 Non-deductible expenses
Estimasi penghasilan kena
pajak 61.258.271.927 49.780.377.720 81.251.716.839 75.431.611.390 Estimated taxable income
d. Perhitungan beban pajak penghasilan tahun d. Calculation of the income tax expense for
berjalan dan estimasi utang pajak penghasilan current year and computation of the estimated
adalah sebagai berikut: income tax payable are as follows:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Estimasi penghasilan kena pajak 61.258.271.927 49.780.377.720 81.251.716.839 75.431.611.390 Estimated taxable income
Beban pajak penghasilan
tahun berjalan berdasarkan Current year income tax expense
tarif pajak yang berlaku based on the applicable tax rates
(Catatan 13f) 13.476.819.824 10.951.683.099 17.875.377.705 16.594.954.506 (Note 13f)
Beban pajak penghasilan
tahun berjalan 13.476.819.824 10.951.683.099 17.875.377.705 16.594.954.506 Current year income tax expense
Dikurangi: pajak penghasilan
dibayar di muka (9.402.680.541) (8.930.374.356) (10.951.683.099) (12.726.936.660) Less: prepaid income tax
Estimasi utang pajak penghasilan Estimated income tax
- Pasal 29 4.074.139.283 2.021.308.743 6.923.694.606 3.868.017.846 payable - article 29
72
233
Page 256
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
Penghasilan kena pajak hasil rekonsiliasi untuk Taxable income which is a result from the
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember reconciliation for the year ended December 31,
2023 dan 2022 telah digunakan sebagai dasar 2023 and 2022 was used as basis in
dalam pengisian SPT Tahun 2023 dan 2022 submission of the Company’s 2023 and 2022
PPh Badan Perusahaan. Annual Corporate Tax Return.
e. Rekonsiliasi laba sebelum beban pajak e. Reconciliation between income before income
penghasilan dikalikan dengan menggunakan tax expense multiplied by the applicable tax
tarif pajak yang berlaku dan beban pajak rate and income tax expense for the years
penghasilan untuk tahun yang berakhir pada ended September 30, 2024 and 2023
tanggal-tanggal 30 September 2024 dan 2023 (unadited), December 31, 2023 and 2022 is as
(tidak diaudit), 31 Desember 2023 dan 2022 follows:
adalah sebagai berikut:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Laba sebelum beban
pajak penghasilan 68.980.832.727 63.735.936.770 92.966.398.235 83.774.114.647 Income before income tax expense
Beban pajak berdasarkan Tax expense based on
tarif pajak yang berlaku 15.175.783.200 14.021.906.089 20.452.607.612 18.430.305.222 prevailing tax rate
Penyesuaian pajak penghasilan Adjustment in respect of corporate
badan tahun sebelumnya income tax of the previous year
(Catatan 13g) - - 3.759.211.785 45.576.521 (Note 13g)
Pengaruh pajak atas beda tetap (3.267.782.943) (1.784.176.089) (1.863.267.128) 689.295.187 Tax effect on permanent differences
Beban pajak penghasilan 11.908.000.257 12.237.730.000 22.348.552.269 19.165.176.930 Income tax expense
f. Aset pajak tangguhan pada tanggal-tanggal f. Deferred tax assets as of September 30, 2024,
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan December 31, 2023 and 2022 are as follows:
2022 adalah sebagai berikut:
30 September/September 30, 2024
31 Desember Dikreditkan Dikreditkan 30 September
2023/ ke laba/rugi/ ke ekuitas/ 2024/
December 31, Credited to Credited to September 30,
2023 profit or loss equity 2024
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Asset
Beban pemasaran yang
masih harus dibayar 879.456.471 510.730.000 - 1.390.186.471 Accrued marketing expenses
Beban bonus dan
pelatihan yang
masih harus dibayar 5.209.221.283 (91.121.405) - 5.118.099.878 Accrued bonus and training
Penyisihan imbalan
kerja karyawan 2.196.751.049 500.313.719 (67.417.918) 2.629.646.850 Provision for employee benefits
Penyusutan dan
amortisasi (289.988.265) (72.322.717) - (362.310.982) Depreciation and amortization
Lindung nilai arus kas (3.540.257.821) - (754.937.934) (4.295.195.755) Cash flow hedges
Transaksi aset hak guna 106.217.606 56.486.515 - 162.704.121 Right-of-use assets transaction
Penurunan nilai piutang
lain-lain dari aset Impairment of other receivables
yang dibiayai from financed asset and
dan kas pada bank 525.788.328 1.190.452.398 - 1.716.240.726 cash in banks
Lain-lain 895.578.775 (525.718.943) - 369.859.832 Others
Total aset 5.982.767.426 1.568.819.567 (822.355.852) 6.729.231.141 Total assets
73
234
Page 257
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
f. Aset pajak tangguhan pada tanggal-tanggal f. Deferred tax assets as of September 30, 2024,
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan December 31, 2023 and 2022 are as follows:
2022 adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2023
31 Desember Dikreditkan Dikreditkan 31 Desember
2022/ ke laba/rugi/ ke ekuitas/ 2023/
December 31, Credited to Credited to December 31,
2022 profit or loss equity 2023
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Asset
Beban pemasaran yang
masih harus dibayar 2.859.767.017 (1.980.310.546) - 879.456.471 Accrued marketing expenses
Beban bonus dan
pelatihan yang
masih harus dibayar 4.321.706.229 887.515.054 - 5.209.221.283 Accrued bonus and training
Penyisihan imbalan
kerja karyawan 2.031.334.825 630.908.888 (465.492.664) 2.196.751.049 Provision for employee benefits
Penyusutan dan
amortisasi (185.339.335) (104.648.930) - (289.988.265) Depreciation and amortization
Lindung nilai arus kas 3.878.775.457 - (7.419.033.278) (3.540.257.821) Cash flow hedges
Transaksi aset hak guna 43.857.700 62.359.906 - 106.217.606 Right-of-use assets transaction
Penurunan nilai piutang
lain-lain dari aset Impairment of other receivables
yang dibiayai from financed asset and
dan kas pada bank 55.272.152 470.516.176 - 525.788.328 cash in banks
Lain-lain 1.575.882.102 (680.303.327) - 895.578.775 Others
Total aset 14.581.256.147 (713.962.779) (7.884.525.942) 5.982.767.426 Total assets
31 Desember/December 31, 2022
31 Desember Dikreditkan Dikreditkan 31 Desember
2021/ ke laba/rugi/ ke ekuitas/ 2022/
December 31, Credited to Credited to December 31,
2021 profit or loss equity 2022
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Asset
Beban pemasaran yang
masih harus dibayar 4.441.175.532 (1.581.408.515) - 2.859.767.017 Accrued marketing expenses
Beban bonus dan
pelatihan yang
masih harus dibayar 4.393.767.306 (72.061.077) - 4.321.706.229 Accrued bonus and training
Penyisihan imbalan
kerja karyawan 2.700.087.207 (864.432.236) 195.679.854 2.031.334.825 Provision for employee benefits
Penyusutan dan
amortisasi (549.695.863) 364.356.528 - (185.339.335) Depreciation and amortization
Lindung nilai arus kas 10.924.197.974 - (7.045.422.517) 3.878.775.457 Cash flow hedges
Transaksi aset hak guna 69.909.299 (26.051.599) - 43.857.700 Right-of-use assets transaction
Penurunan nilai piutang
lain-lain dari aset Impairment of other receivables
yang dibiayai from financed asset and
dan kas pada bank 95.146.625 (39.874.473) - 55.272.152 cash in banks
Lain-lain 1.881.056.633 (305.174.531) - 1.575.882.102 Others
Total aset 23.955.644.713 (2.524.645.903) (6.849.742.663) 14.581.256.147 Total assets
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah On October 29, 2021, the Government issued a
menerbitkan Peraturan Presiden Republik President of the Republic of Indonesia
Indonesia Undang-Undang Republik Indonesia Regulation in lieu of the Law of the Republic of
Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Indonesia Number 7 Year 2021 which
Peraturan Perpajakan yang menetapkan, stipulates, among others, reduction to the tax
antara lain, penurunan tarif pajak penghasilan rates for corporate income tax payers and
wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk permanent establishments entities from
usaha tetap dari semula 20% mulai tahun pajak previously 20% starting fiscal year 2022 and
2022 dan seterusnya menjadi 22% mulai tahun onwards become 22% starting fiscal year 2022
pajak 2022 dan seterusnya. and onwards.
Tarif pajak yang baru tersebut digunakan The new tax rates are used as reference to
sebagai acuan untuk pengukuran aset dan measure the current and deferred tax assets
liabilitas pajak kini dan tangguhan mulai sejak and liabilities starting from the enactment date
tanggal berlakunya peraturan tersebut yaitu of the new regulation on October 29, 2021.
29 Oktober 2021.
74
235
Page 258
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
g. Sengketa Pajak g. Tax Disputes
Tahun pajak 2020 Fiscal year 2020
Pada tanggal 30 Agustus 2021, Direktorat On August 30, 2021, Directorate General
Jendral Pajak mengirim surat No. PEMB- of Tax sent letter No. PEMB-
00116/WPJ.20/KP.0704/RIK.SIS/2021 kepada 00116/WPJ.20/KP.0704/RIK.SIS/2021 to the
Perusahaan, menyatakan bahwa Direktorat Company, stated that the Directorate General
Jenderal Pajak akan memeriksa pajak of Tax will examine the Company’s tax for the
Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada year ended December 31, 2020.
tanggal 31 Desember 2020.
Pada tanggal 31 Maret 2022, Perusahaan On March 31, 2022, the Company received tax
menerima hasil pemeriksaan pajak dari assessment result from Directorate General of
Direktorat Jendral Pajak sehubungan dengan Tax regarding the Corporate Income Taxes,
Pajak Penghasilan Badan (“PPh Badan”), Pajak Other Income Taxes and VAT for fiscal year
Penghasilan (“PPh”) lainnya, dan Pajak 2020.
Pertambahan Nilai (“PPN”) untuk tahun pajak
2020.
Berdasarkan hasil pemeriksaan pajak tersebut Based on those tax assessment results, the
Kantor Pajak telah menerbitkan Surat Tax Office issued Tax Overpayment
Ketetapan Pajak Lebih Bayar (“SKPLB”) PPh Assessment Letter (“SKPLB”) for Corporate
Badan sebesar Rp2.786.775.002, Surat Income Tax amounting to Rp2,786,775,002,
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) PPh Tax Underpayment Assessment Letter
Pasal 21, PPh Pasal 23 dan PPN dengan total (“SKPKB”) for PPh Article 21, PPh Article 23
sebesar Rp1.042.118.267 dan Surat Tagihan and VAT with total amounting to
Pajak (“STP”) sebesar Rp356.009.445. Rp1,042,118,267 and Tax Collection Letters
(“STP”) amounting to Rp356,009,445.
Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Based on the Decree of the Director General of
Jendral Pajak tertanggal 12 Mei 2022, Taxes dated May 12, 2022, the Company
Perusahaan mendapatkan pengembalian atas received a refund for the overpayment of tax
kelebihan pembayaran pajak sebesar amounting to Rp2,393,126,169, which
Rp2.393.126.169, yang terdiri atas lebih bayar consisted of overpayment of Corporate Income
PPh Badan Perusahaan sebesar Tax amounting to Rp2,786,775,002
Rp2.786.775.002 dikompensasikan dengan compensated with underpayment of PPh
kurang bayar PPh Pasal 21 dan PPh Pasal 23 Article 21 and PPh Article 23 amounting to
sebesar Rp37.639.388 dan STP sebesar Rp37,639,388 and STP amounting to
Rp356.009.445. Pengembalian tersebut Rp356,009,445. The refund was received by
diterima oleh Perusahaan pada tanggal 23 Mei the Company on May 23, 2022.
2022.
Pada tanggal 14 Juli 2022, Perusahaan On July 14, 2022, the Company has submitted
mengajukan keberatan pajak atas ketetapan tax objection for VAT underpayment
kurang bayar PPN sebesar Rp1.004.578.879. assessment of Rp1,004,578,879.
Berdasarkan hasil penelitian kantor pajak atas Based on the results of the tax office's research
keberatan pajak tersebut, kantor pajak on the tax objection, the tax office partially
menyetujui sebagian atas keberatan kurang agreed to the VAT underpayment objection by
bayar PPN dengan diterbitkannya Surat issuing a Directorate General of Taxes Decree
Keputusan Direktorat Jenderal Pajak tentang on Taxpayer's Objection to the Tax
Keberatan Wajib Pajak Atas Surat Ketetapan Underpayment Assessment Letter dated
Pajak Kurang bayar tertanggal 10 Mei 2023. May 10, 2023.
75
236
Page 259
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
g. Sengketa Pajak (lanjutan) g. Tax Disputes (continued)
Tahun pajak 2020 (lanjutan) Fiscal year 2020 (continued)
Perusahaan mendapat pengembalian atas The Company received a refund of the
ketetapan kurang bayar PPN sebesar underpayment of VAT amounting to
Rp309.130.598 dengan diterbitkannya Surat Rp309,130,598 with the issuance of Director
Keputusan Direktur Jenderal Pajak tentang General of Taxes Decree on Refund of Tax
Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Overpayment to PT Hino Finance Indonesia
Kepada PT Hino Finance Indonesia tertanggal dated June 14, 2023 and Order to Pay Excess
14 Juni 2023 dan Surat Perintah Membayar Tax (“SPMKB”) dated June 16, 2023. The
Kelebihan Pajak (“SPMKB") tertanggal 16 Juni refund was received by the Company on
2023. Pengembalian tersebut diterima oleh June 20, 2023 and June 21, 2023.
Perusahaan pada tanggal 20 Juni 2023 dan
21 Juni 2023.
Berdasarkan hasil penelitian kantor pajak atas Based on the results of the tax office's research
keberatan pajak kurang bayar PPN adalah the VAT underpayment amounting
sebesar Rp695.448.281. Pada tanggal Rp695,448,281. On August 7, 2023, the
7 Agustus 2023, Perusahaan telah mengajukan Company has been filed an appeal to the Tax
permohonan banding ke Pengadilan Pajak Court on the rejected VAT dispute decision
dengan nilai sengketa PPN yang ditolak amounting to Rp674,487,397.
sebesar Rp674.487.397.
Berdasarkan Putusan Pengadilan Pajak Based on the Tax Court Decision dated
tertanggal 28 Juni 2024, mengabulkan June 28, 2024, the Company’s appeal
seluruhnya atas permohonan banding application was fully granted. The Directorate
Perusahaan. Direktorat Jenderal Pajak General of Taxes issued a Tax Excess Payment
menerbitkan Surat Perintah Membayar Order (SPMKP) for the 12 (twelve) periods total
Kelebihan Pajak (SPMKP) untuk ke 12 (dua Rp674,387,397 with letter dates of July 26,
belas) masa dengan total Rp674.387.397 July 29, July 30, and July 31, 2024. The
dengan tanggal surat 26 Juli, 29 Juli, 30 Juli, Directorate General of Taxes calculated March
dan 31 Juli 2024. Direktorat Jenderal Pajak Income Tax Article 21 payable Bill Number
memperhitungkan utang pajak masa Maret 00226/101/24/007/24 of Rp100,000.
dengan Surat Tagihan Pajak PPh Pasal 21
Nomor 00226/101/24/007/24 Rp100.000.
Pengembalian PPN diterima secara bertahap VAT refunds received in several phase on
pada tanggal 30 Juli, 31 Juli, 1 Agustus dan July 30, July 31, August 1 and August 2, 2024
2 Agustus 2024 dengan total sebesar with total of Rp674,387,397.
Rp674.387.397.
Tahun pajak 2018 dan 2019 Fiscal year 2018 and 2019
Pada tanggal 2 Februari 2023, Direktorat On February 2, 2023, Directorat General of
Jendral Pajak mengirim surat dengan nomor Tax sent letters with number
S-00024/RIKSIS/KPP.2007/2023 dan nomor S-00024/RIKSIS/KPP.2007/2023 and number
S-00025/RIKSIS/KPP.2007/2023 kepada S-00025/RIKSIS/KPP.2007/2023 to the
Perusahaan, menyatakan bahwa Direktorat Company, stated that the Directorat General of
Jendral Pajak akan memeriksa Pajak Tax will examine the Company’s tax in relation
Perusahaan sehubungan dengan Pajak to Corporate Income Tax (“Corporate PPh”),
Penghasilan Badan (“PPh Badan”), Pajak other Income Tax (“PPh”), and Value Added
Penghasilan (“PPh”) lainnya, dan Pajak Tax (“VAT”) for the year ended December 31,
Pertambahan Nilai (“PPN”) masing-masing 2018 and 2019, respectively.
untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2018 dan 2019.
76
237
Page 260
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
g. Sengketa Pajak (lanjutan) g. Tax Disputes (continued)
Tahun pajak 2018 dan 2019 (lanjutan) Fiscal year 2018 and 2019 (continued)
Direktorat Jendral Pajak menerbitkan hasil Directorate General of Tax issued tax
pemeriksaan pajak melalui Surat Ketetapan assessment result through Tax Assessment
Pajak (“SKP”) tertanggal 18 Desember 2023 Letter (“SKP”) dated December 18, 2023 for
untuk tahun pajak 2018 dan 20 Desember 2023 fiscal year 2018 and December 20, 2023 for
untuk tahun pajak 2019 sehubungan dengan fiscal year 2019 in connection with the
Pajak Penghasilan Badan (“PPh Badan”), Pajak Corporate Income Taxes, Other Income Taxes
Penghasilan (“PPh”) lainnya, dan Pajak and VAT.
Pertambahan Nilai (“PPN”).
Berdasarkan hasil pemeriksaan pajak tersebut Based on those tax assessment results, the
Kantor Pajak telah menerbitkan Surat Tax Office issued Tax Underpayment
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) PPh Assessment Letter (“SKPKB”) for Corporate
Badan sebesar Rp2.971.166.263 dan Income Tax amounting to Rp2,971,166,263
Rp2.430.069.179 masing-masing untuk tahun and Rp2,430,069,179 for fiscal year 2018 and
pajak 2018 dan 2019, Surat Ketetapan Pajak 2019, respectively, Tax Underpayment
Kurang Bayar (“SKPKB”) PPh Pasal 23 dan Assessment Letter (“SKPKB”) for PPh Article
PPN dengan total sebesar Rp58.744.592 dan 23 and VAT with total amounting to
Rp777.928.653 masing-masing untuk tahun Rp58,744,592 and Rp777,928,653 for fiscal
pajak 2018 dan 2019 serta Surat Tagihan Pajak year 2018 and 2019, respectively and Tax
(“STP”) sebesar Rp20.942.856 dan Collection Letters (“STP”) amounting to
Rp265.857.768 masing-masing untuk tahun Rp20,942,856 and Rp265,857,768 for fiscal
pajak 2018 dan 2019. year 2018 and 2019, respectively.
Berdasarkan hasil pemeriksaan pajak untuk Based on the tax assessment results for the
tahun pajak 2018 dan 2019, jumlah kurang 2018 and 2019 fiscal year, the total amount of
bayar pajak adalah sebesar Rp6.524.709.310 tax underpayment was Rp6,524,709,310
(termasuk denda atas PPh Badan (including penalty of Corporate income tax
Rp1.642.023.657, PPN sebesar amounting to Rp1,642,023,657, VAT
Rp244.870.630 dan PPh 23 sebesar amounting to Rp244,870,630 and PPh
Rp9.485.493). Pada tanggal 5 Januari 2024, Article 23 amounting to Rp9,485,493). On
Perusahaan telah membayar kurang bayar January 5, 2024, the Company has paid the tax
pajak sebesar Rp4.873.200.125. underpayment amounting to Rp4,873,200,125.
Pada tanggal 25 Januari 2024, perusahaan On January 25, 2024, the Company submitted
mengajukan permohonan Pengurangan atau an application for the reduction or cancellation
Penghapusan Sanksi Administrasi atas Surat of administrative sanctions against Tax
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) Underpayment Assessment Letter ("SKPKB")
Pajak Penghasilan badan tahun pajak 2018 dan of Corporate Income Tax for the fiscal years
2019 dan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar 2018 and 2019 and Tax Underpayment
(“SKPKB”) PPh Pasal 23. Direktorat Jenderal Assessment Letter ("SKPKB") of Income Tax
Pajak menolak seluruhnya permohonan Article 23. The Directorate General of Taxes
penghapusan sanksi administrasi wajib pajak has completely rejected the request for the
dalam Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar elimination of administrative sanctions for
(SKPKB) PPh Badan dan PPh 23 tertanggal taxpayers in the Tax Underpayment
surat 14 Juni 2024. Assessment Letter (“SKPKB”) for Corporate
Income Tax and Income Tax Article 23 dated
June 14, 2024.
Pada tanggal 14 Maret 2024, Perusahaan On March 14, 2024, the Company has
mengajukan keberatan pajak atas ketetapan submitted tax objection for VAT underpayment
skurang bayar PPN sebesar Rp79.687.448 dan assessment of Rp79,687,448 and
Rp1.012.585.056 untuk masing-masing tahun Rp1,012,585,056 for the year ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 December 31, 2018 and 2019, respectively.
dan 2019.
77
238
Page 261
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
g. Sengketa Pajak (lanjutan) g. Tax Disputes (continued)
Tahun pajak 2018 dan 2019 (lanjutan) Fiscal year 2018 and 2019 (continued)
Pada tanggal 1 Juli 2024, Perusahaan On July 1, 2024 The company paid the
menyetorkan sanksi administrasi wajib pajak administrative sanctions of taxpayers in the Tax
dalam Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Underpayment Assessment Letter (SKPKB) for
(SKPKB) PPh Badan sebesar Rp1.642.023.657 Corporate Income Tax of Rp1,642,023,657 and
dan PPh 23 sebesar Rp9.485.493. Income Tax Article 23 of Rp9,485,493.
14. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 14. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY
Akrual atas liabilitas untuk tanggal-tanggal The accruals as of September 30, 2024,
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022 were determined
didasarkan pada perhitungan aktuaris yang based on the actuarial calculations performed by
dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria (KKA) Actuary Consultant (KKA) Tubagus Syafrial and
Tubagus Syafrial dan Amran Nangasan (dahulu Amran Nangasan (formerly PT Binaputera Jaga
PT Binaputera Jaga Hikmah) dalam laporan Hikmah) in its actuary report No. 664/IPK/KKA-
aktuaria No. 664/IPK/KKA-TBA/X-2024 tanggal 8 TBA/X-2024 on October 8, 2024, No. 215/IPK/KKA-
Oktober 2024, No. 215/IPK/KKA-TBA/II-2024 TBA/II-2024 on March 7, 2024 and No.
tanggal 7 Maret 2024 dan No. 206/IPK/KKA-TBA/III- 206/IPK/KKA-TBA/III-2023 on March 1, 2023,
2023 tanggal 1 Maret 2023 dengan menggunakan respectively, using the “Projected Unit Credit”
metode perhitungan aktuarial “Projected Unit Credit” actuarial valuation method which considered the
yang mempertimbangkan asumsi-asumsi penting following significant assumptions:
berikut:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Usia pensiun normal 58 tahun/years 58 tahun/years 58 tahun/years Normal pension age
Tingkat kenaikan gaji di masa Future salary increment
depan per tahun 5% 5% 7% rate perannum
Tingkat diskonto per tahun 6,96% 6,91% 7,44% Discount rate perannum
Tingkat kematian TMI IV-2019 TMI IV-2019 TMI IV-2019 Mortality rate
Tingkat pengunduran diri 10% dari usia 18-29 tahun 10% dari usia 18-29 tahun 10% dari usia 18-29 tahun Turnover rate
5% dari usia 30-39 tahun 5% dari usia 30-39 tahun 5% dari usia 30-39 tahun
3% dari usia 40-44 tahun 3% dari usia 40-44 tahun 3% dari usia 40-44 tahun
2% dari usia 45-49 tahun 2% dari usia 45-49 tahun 2% dari usia 45-49 tahun
1% dari usia 50-55 tahun/ 1% dari usia 50-55 tahun/ 1% dari usia 50-55 tahun/
10% from age 18-29 years old 10% from age 18-29 years old 10% from age 18-29 years old
5% from age 30-39 years old 5% from age 30-39 years old 5% from age 30-39 years old
3% from age 40-44 years old 3% from age 40-44 years old 3% from age 40-44 years old
2% from age 45-49 years old 2% from age 45-49 years old 2% from age 45-49 years old
1% from age 50-55 years old 1% from age 50-55 years old 1% from age 50-55 years old
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan The amounts recognized in the statement of profit or
penghasilan komprehensif lain adalah sebagai loss and other comprehensive income are as
berikut: follows:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Biaya jasa kini 1.756.668.615 2.266.062.362 2.180.807.168 2.147.975.680 Current service cost
Biaya bunga 517.484.651 572.467.087 686.960.505 599.894.973 Interest cost
Biaya kurtailmen - - - (2.318.166.122) Curtailment
Biaya jasa lalu - - - (4.358.941.967) Past service cost
Total beban (Catatan 19) 2.274.153.266 2.838.529.449 2.867.767.673 (3.929.237.436) Total expense (Note 19)
(Keuntungan)/kerugian aktuarial Actuarial (gain)/loss
yang diakui dalam penghasilan recognized in other
komprehensif lain (306.445.083) (240.002.979) (2.115.875.745) 889.453.883 comprehensive income
Total 1.967.708.183 2.598.526.470 751.891.928 (3.039.783.553) Total
78
239
Page 262
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 14. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (continued)
(lanjutan)
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada The movements in employee benefits liability in the
laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: statement of financial position are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Saldo awal 9.985.232.050 9.233.340.122 12.273.123.675 Beginning balance
Beban/(pendapatan) imbalan kerja 2.274.153.266 2.867.767.673 (3.929.237.436) Employee benefits expense/(income)
(Keuntungan)/kerugian aktuarial Actuarial (gain)/loss
yang diakui dalam penghasilan recognized in other
komprehensif lain (306.445.083) (2.115.875.745) 889.453.883 comprehensive income
Saldo akhir 11.952.940.233 9.985.232.050 9.233.340.122 Ending balance
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja karyawan The movements of present value of defined benefit
adalah sebagai berikut: obligation are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Saldo awal 9.985.232.050 9.233.340.122 12.273.123.675 Beginning balance
Biaya jasa kini 1.756.668.615 2.180.807.168 2.147.975.680 Current service cost
Biaya bunga 517.484.651 686.960.505 599.894.973 Interest cost
Biaya kurtailmen - - (2.318.166.122) Curtailment
Biaya jasa lalu - - (4.358.941.967) Past service cost
(Keuntungan)/kerugian Actuarial (gain)/loss
kewajiban aktuarial (306.445.083) (2.115.875.745) 889.453.883 on obligation
Saldo akhir 11.952.940.233 9.985.232.050 9.233.340.122 Ending balance
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas The following table demonstrates the sensitivity to a
kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar, reasonably possible change in discount rates and
dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap salary rates, with all other variables held constant,
liabilitas imbalan kerja karyawan dan beban jasa kini of the employee benefits liability and current service
pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember cost as of September 30, 2024, December 31, 2023
2023 dan 2022 (tidak diaudit): and 2022 (unaudited):
30 September/September 30, 2024
Kewajiban
imbalan pasca kerja/ Beban
Obligation for jasa kini/
post-employee Current service
benefits cost
Kenaikan tingkat diskonto dalam 100 basis poin (1.185.078.758) (193.335.742) Increase in discount rate in 100 basis point
Penurunan tingkat diskonto dalam 100 basis poin 1.378.566.881 228.115.666 Decrease in discount rate in 100 basis point
Kenaikan tingkat gaji dalam 100 basis poin 1.463.545.513 242.190.552 Increase in salary rate in 100 basis point
Penurunan tingkat gaji dalam 100 basis poin (1.271.489.120) (207.351.743) Decrease in salary rate in 100 basis point
31 Desember/December 31, 2023
Kewajiban
imbalan pasca kerja/ Beban
Obligation for jasa kini/
post-employee Current service
benefits cost
Kenaikan tingkat diskonto dalam 100 basis poin (1.008.494.678) (244.758.288) Increase in discount rate in 100 basis point
Penurunan tingkat diskonto dalam 100 basis poin 1.177.049.929 289.738.267 Decrease in discount rate in 100 basis point
Kenaikan tingkat gaji dalam 100 basis poin 1.248.662.668 307.219.467 Increase in salary rate in 100 basis point
Penurunan tingkat gaji dalam 100 basis poin (1.081.606.864) (262.348.574) Decrease in salary rate in 100 basis point
79
240
Page 263
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 14. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (continued)
(lanjutan)
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas The following table demonstrates the sensitivity to a
kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar, reasonably possible change in discount rates and
dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap salary rates, with all other variables held constant,
liabilitas imbalan kerja karyawan dan beban jasa kini of the employee benefits liability and current service
pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember cost as of September 30, 2024, December 31, 2023
2023 dan 2022 (tidak diaudit): (lanjutan) and 2022 (unaudited): (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Kewajiban
imbalan
pasca kerja/ Beban
Obligation for jasa kini/
post-employee Current service
benefits cost
Kenaikan tingkat diskonto dalam 100 basis poin (990.259.222) (255.917.136) Increase in discount rate in 100 basis point
Penurunan tingkat diskonto dalam 100 basis poin 1.160.079.333 304.159.612 Decrease in discount rate in 100 basis point
Kenaikan tingkat gaji dalam 100 basis poin 1.198.480.479 314.136.867 Increase in salary rate in 100 basis point
Penurunan tingkat gaji dalam 100 basis poin (1.040.712.094) (268.802.997) Decrease in salary rate in 100 basis point
Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan kerja The maturity profile analysis of the employee
karyawan pada tanggal-tanggal 30 September benefits payments as of September 30, 2024,
2024, 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai December 31, 2023 and 2022 are as follows:
berikut:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
2 - 5 tahun 3.117.245.286 999.204.220 1.315.408.857 2 - 5 years
6 - 10 tahun 5.338.109.233 7.302.177.758 5.527.786.649 6 - 10 years
Lebih dari 10 tahun 320.510.466.777 313.388.982.554 456.875.917.702 Beyond 10 years
Total 328.965.821.296 321.690.364.532 463.719.113.208 Total
Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas imbalan The weighted average duration of the employee
kerja karyawan pada tanggal-tanggal 30 September benefits obligation as of September 30, 2024,
2024, 31 Desember 2023 dan 2022 adalah 19,37, December 31, 2023 and 2022 are 19.37, 19.89 and
19,89 dan 23,70 tahun. 23.70 years.
15. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF 15. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
Perusahaan menghadapi risiko pasar, terutama The Company is exposed to market risks, primarily
karena perubahan kurs mata uang asing dan tingkat to changes in foreign currency exchange rates and
bunga mengambang sehubungan dengan pinjaman floating interest rates in relation to bank loan and
bank dan menggunakan instrumen derivatif untuk uses derivative instruments to hedge these risks as
lindung nilai atas risiko tersebut sebagai bagian dari part of its risk management activities (Note 10). The
manajemen risiko (Catatan 10). Perusahaan tidak Company does not hold or issue derivative
memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif untuk instruments for trading purposes.
tujuan-tujuan diperdagangkan.
80
241
Page 264
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan) 15. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Rincian dari kontrak-kontrak derivatif tersebut The details of the outstanding derivative contracts at
dengan nilai wajar pada tanggal-tanggal fair values as of September 30, 2024, December 31,
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 2023 and 2022 are as follows:
adalah sebagai berikut:
30 September 2024/
September 30, 2024
Piutang derivatif/ Utang derivatif/
Derivative Derivative
receivables payables
Swap mata uang dan suku bunga Cross currency interest rate swap
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 9.651.543.950 9.303.751.629 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta 7.946.524.241 5.032.987.565 Deutsche Bank AG, Jakarta Branch
PT Bank BTPN Tbk 7.530.401.462 183.169.655 PT Bank BTPN Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 12.937.548.909 20.116.992.751 PT Bank Mizuho Indonesia
Total 38.066.018.562 34.636.901.600 Total
31 Desember 2023/December 31, 2023
Piutang derivatif/ Utang derivatif/
Derivative Derivative
receivables payables
Swap mata uang dan suku bunga Cross currency interest rate swap
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 23.087.331.958 - MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta 16.353.607.404 1.137.363.577 Deutsche Bank AG, Jakarta Branch
PT Bank BTPN Tbk 24.949.946.306 - PT Bank BTPN Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 41.699.058.807 - PT Bank Mizuho Indonesia
Total 106.089.944.475 1.137.363.577 Total
31 Desember 2022/December 31, 2022
Piutang derivatif/ Utang derivatif/
Derivative Derivative
receivables payables
Swap mata uang dan suku bunga Cross currency interest rate swap
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 17.556.641.768 - MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta 28.185.616.940 3.514.390.012 Deutsche Bank AG, Jakarta Branch
PT Bank BTPN Tbk 29.216.712.676 - PT Bank BTPN Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 51.505.120.990 - PT Bank Mizuho Indonesia
Pertukaran valuta asing forward Foreign exchange forward
PT Bank BTPN Tbk - 1.452.848 PT Bank BTPN Tbk
Total 126.464.092.374 3.515.842.860 Total
Jumlah nasional swap mata uang dan suku bunga The notional amounts of cross currency interest rate
adalah sebagai berikut: swap contracts are as follows:
Jumlah nosional (dalam mata uang asli)/
Notional amount (in original currency)
Mata uang/ 30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
Currency September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Swap mata uang dan suku bunga Cross currency interest rate swap
Akan diterima USD 143.500.000 120.500.000 133.000.000 To be received
Akan dibayar IDR 2.188.397.500.000 1.768.767.500.000 1.951.642.500.000 To be paid
81
242
Page 265
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan) 15. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Untuk transaksi swap mata uang dan suku bunga, For the cross currency interest rate swap, the
Perusahaan dibebankan bunga tetap berkisar Company agreed to pay interest with annual fixed
antara 6,00% sampai 8,47% di tahun 2024, 6,00% rates ranging from 6.00% to 8.47% in 2024, 6.00%
sampai dengan 7,85% per tahun di 2023 dan 6,00% to 7.85% in 2023 and from 6.00% to 9.55% in 2022.
sampai dengan 9,55% per tahun di 2022. Jangka The contract period of cross currency interest rate
waktu kontrak berkisar antara 3 tahun sampai swap contracts ranged between 3 to 5 years.
dengan 5 tahun.
Perubahan neto nilai wajar kontrak derivatif yang The net change in fair value of derivative contracts
dihitung sebagai lindung nilai arus kas sebesar accounted for under cash flow hedge amounted
Rp2.676.598.131, Rp26.303.845.258 dan Rp2,676,598,131, Rp26,303,845,258 and
Rp24.979.225.287 (untung) masing-masing untuk Rp24,979,225,287 (gain) for the year ended
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal September 30, 2024, December 31, 2023 and 2022,
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022. respectively. The amount has been presented as
Jumlah tersebut disajikan sebagai bagian dari part of “Other Comprehensive Income”, under the
“Penghasilan Komprehensif Lain”, pada laporan statement of changes in equity. Loss (gain) on
perubahan ekuitas. Kerugian (keuntungan) derivative transactions - net is presented as part of
transaksi derivatif - neto disajikan sebagai bagian interest on bank loans in “Financing Charges”
dari bunga pinjaman bank pada akun “Beban account (Note 21).
Pembiayaan” (Catatan 21).
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Perusahaan melakukan kontrak swap mata uang The Company entered into cross currency interest
dan suku bunga dengan MUFG Bank, Ltd.,Cabang rate swap contracts with MUFG Bank, Ltd.,Jakarta
Jakarta dengan rincian sebagai berikut: Branch as follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
Pinjaman Bilateral/ 27 Mei/ 27 Mei/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD10.000.000 May 2022 May 2025 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 27 Mei/ 27 Mei/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD10.000.000 May 2022 May 2026 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 15 Juli/ 15 Juli/ Swap mata uang dan suku bunga/
Billateral loan USD5.000.000 July 2022 July 2025 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 2 Agustus/ 2 Agustus/ Swap mata uang dan suku bunga/
Billateral loan USD3.000.000 August 2022 August 2027 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 5 Oktober/ 5 Oktober/ Swap mata uang dan suku bunga/
Billateral loan USD3.000.000 October 2022 October 2027 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 26 Januari/ 26 Januari/ Swap mata uang dan suku bunga/
Billateral loan USD10.000.000 January 2024 January 2027 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 26 Februari/ 26 Februari/ Swap mata uang dan suku bunga/
Billateral loan USD10.000.000 February 2024 February 2027 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 30 April/ 28 April/ Swap mata uang dan suku bunga/
Billateral loan USD2.000.000 April 2024 April 2028 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 30 April/ 30 April/ Swap mata uang dan suku bunga/
Billateral loan USD2.000.000 April 2024 April 2029 Cross currency interest rate swaps
Perusahaan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays quarterly principal installments
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga and interest with annual fixed interest rate of around
tetap berkisar sebesar 6,85%-8,47%, dan menerima 6.85%-8.47% and has received a floating rate of
dengan tingkat bunga mengambang USD-SOFR USD-SOFR CME Term 3M +0.80%-1.35% for cross
CME Term 3M +0,80%-1,35% untuk kontrak swap currency interest rate swap.
mata uang dan suku bunga.
82
243
Page 266
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan) 15. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta Deutsche Bank AG, Jakarta Branch
Perusahaan melakukan kontrak swap mata uang The Company entered into cross currency interest
dan suku bunga dengan Deutsche Bank AG, rate swap contracts with Deutsche Bank AG,
Cabang Jakarta dengan rincian sebagai berikut: Jakarta Branch as follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
Pinjaman Bilateral/ 23 Juli/ 23 Juli/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD5.000.000 July 2020 July 2024 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 12 Agustus/ 11 Agustus/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD2.500.000 August 2020 August 2023 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 12 Agustus/ 11 Agustus/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD2.500.000 August 2020 August 2023 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 13 Agustus/ 11 Agustus/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD7.500.000 August 2020 August 2023 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 10 Maret/ 10 Maret/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD8.000.000 March 2022 March 2025 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 11 Oktober/ 10 Oktober/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD4.500.000 October 2022 October 2025 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 22 Desember/ 22 December/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD10.000.000 December 2022 December 2025 Cross currency interest rate swaps
Perusahaan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays quarterly principal installments
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga and interest with annual fixed interest rate of around
tetap berkisar sebesar 6,00%-7,50%, dan menerima 6.00%-7.50% and has received a floating rate of
dengan tingkat bunga mengambang Term SOFR Term SOFR +0.83%-0.96% for cross-currency
+0,83%-0,96% untuk kontrak swap mata uang dan interest rate swap.
suku bunga.
Atas perubahan tingkat bunga mengambang LIBOR For changes in the LIBOR floating interest rate to
ke Term SOFR untuk pinjaman yang ditarik sebelum SOFR Terms for loans drawn before 2023, the
tahun 2023, Perusahaan dikenakan tambahan Company is subject to an additional credit
spread penyesuaian kredit sebesar 0,26161%. adjustment spread of 0.26161%.
PT Bank BTPN Tbk PT Bank BTPN Tbk
Perusahaan melakukan kontrak swap mata uang The Company entered into cross currency interest
dan suku bunga dengan PT Bank BTPN Tbk dengan rate swap contracts with PT Bank BTPN Tbk as
rincian sebagai berikut: follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
Pinjaman Bilateral/ 28 Juli/ 26 Juli/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD2.000.000 July 2020 July 2024 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 6 April/ 8 April/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD10.000.000 April 2021 April 2024 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 9 Maret/ 9 Maret/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD8.000.000 March 2022 March 2026 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 21 Juli/ 21 Juli/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD5.000.000 July 2022 July 2026 Cross currency interest rate swaps
83
244
Page 267
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan) 15. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
PT Bank BTPN Tbk (lanjutan) PT Bank BTPN Tbk (continued)
Perusahaan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays quarterly principal installments
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga and interest with annual fixed interest rate of around
tetap berkisar sebesar 6,20%-7,35%, dan menerima 6.20%-7.35% and has received a floating rate of
dengan tingkat bunga mengambang COF (Cost of COF (Cost of Fund) +0.60% for cross currency
Fund) +0,60% untuk kontrak swap mata uang dan interest rate swap.
suku bunga.
Perusahaan melakukan transaksi pertukaran valuta The Company entered into foreign exchange
asing forward dengan PT Bank BTPN Tbk dengan forward transaction with PT Bank BTPN Tbk as
rincian sebagai berikut: follows:
Dasar pinjaman/ Nilai transaksi/ Tanggal perdagangan/ Tanggal transaksi/ Jenis transaksi/
Underlying loan Transaction value Trade date value date Type transaction
Pembayaran kepada pihak ketiga/ 26 Des/ 4 Jan/ Forward/
Payment to third party JPY2.400.000 Dec 2022 Jan 2023 Forward
PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia
Perusahaan melakukan kontrak swap mata uang The Company entered into cross currency interest
dan suku bunga dengan PT Bank Mizuho Indonesia rate swap contracts with PT Bank Mizuho Indonesia
dengan rincian sebagai berikut: as follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
Pinjaman Bilateral/ 2 Juli/ 2 Juli/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD7.000.000 July 2021 July 2024 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 2 Juli/ 2 Juli/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD5.000.000 July 2021 July 2024 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 14 Juli/ 15 Juli/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD10.000.000 July 2021 July 2024 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 15 Februari/ 14 Februari/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD15.000.000 February 2022 February 2025 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 23 Januari/ 23 Januari/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD10.000.000 January 2024 January 2026 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 26 Januari/ 26 Januari/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD10.000.000 January 2024 January 2027 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 20 Juni/ 21 Juni/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD10.000.000 June 2024 June 2027 Cross currency interest rate swaps
Pinjaman Bilateral/ 24 Juni/ 24 Mei/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD8.000.000 June 2024 May 2027 Cross currency interest rate swaps
Perusahaan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays quarterly principal installments
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga and interest with annual fixed interest rate of around
tetap berkisar sebesar 6,04%-7,43%, dan menerima 6.04%-7.43% and has received a floating rate of
dengan tingkat bunga mengambang Term SOFR Term SOFR +0.70%-0.95% for cross currency
+0,70%-0,95% untuk kontrak swap mata uang dan interest rate swap.
suku bunga.
Atas perubahan tingkat bunga mengambang LIBOR For changes in the LIBOR floating interest rate to
ke Term SOFR untuk pinjaman yang ditarik sebelum SOFR Terms for loans drawn before 2023, the
tahun 2023, Perusahaan dikenakan tambahan Company is subject to an additional credit
spread penyesuaian kredit sebesar 0,26161%. adjustment spread of 0.26161%.
84
245
Page 268
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan) 15. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Kontrak swap mata uang dan suku bunga The Company’s cross currency interest rate swap
Perusahaan telah memenuhi kriteria dan berlaku contracts are designated as effective cash flow
efektif sebagai lindung nilai arus kas. Oleh hedge. Therefore, the fair value of the hedging
karenanya, nilai wajar instrumen lindung nilai yang instrument which has not yet affected the profit and
belum mempengaruhi laba rugi disajikan pada loss is presented under other comprehensive
penghasilan komprehensif lainnya di bagian ekuitas. income in the equity section. The related assets or
Aset atau liabilitas terkait yang timbul dari transaksi liabilities arising from the swap transaction is
swap tersebut disajikan pada piutang atau utang presented under derivative receivables or payables.
derivatif.
16. UTANG OBLIGASI 16. BONDS PAYABLE
Akun ini merupakan obligasi yang diterbitkan oleh This account represents bonds issued by the
Perusahaan: Company:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Obligasi I Hino Finance Indonesia Hino Finance Indonesia Bond I
Finance Tahun 2022: Year 2022:
Pihak ketiga Third parties
Seri A - - 175.000.000.000 A Series
Seri B 525.000.000.000 525.000.000.000 525.000.000.000 B Series
Obligasi II Hino Finance Indonesia Hino Finance Indonesia Bond II
Finance Tahun 2023: Year 2023:
Pihak ketiga Third parties
Seri A - 366.000.000.000 - A Series
Seri B 334.000.000.000 334.000.000.000 - B Series
Obligasi III Hino Finance Indonesia Hino Finance Indonesia Bond III
Finance Tahun 2024: Year 2024:
Pihak ketiga Third parties
Seri A 342.895.000.000 - - A Series
Seri B 357.105.000.000 - - B Series
Dikurangi: Less:
Biaya penerbitan belum
Diamortisasi (5.586.770.272) (4.695.682.902) (3.568.423.518) Unamortized issuance costs
Total 1.553.413.229.728 1.220.304.317.098 696.431.576.482 Total
Rincian tingkat bunga dan jatuh tempo masing- Detail of interest rates and due dates of each serial
masing seri efek utang yang diterbitkan: of debt securities issued are as follows:
Tahun
penerbitan/ Tingkat bunga
Efek utang/ Year of Nilai nominal/ tetap/Fixed Jatuh tempo/ Cicilan pokok efek utang/
Debt securities issuance Nominal value interest rate Due date Debt securities installment
Obligasi I Hino Finance Indonesia Tahun 2022
19 Agu/ Pembayaran penuh pada saat jatuh tempo/
Seri/Serial A 2022 175.000.000.000 4,50% Aug 2023 Bullet payment on due date
9 Agu/ Pembayaran penuh pada saat jatuh tempo/
Seri/Serial B 2022 525.000.000.000 7,00% Aug 2025 Bullet payment on due date
Obligasi II Hino Finance Indonesia Tahun 2023
21 Jul/ Pembayaran penuh pada saat jatuh tempo/
Seri/Serial A 2023 366.000.000.000 5,85% Jul 2024 Bullet payment on due date
11 Jul/ Pembayaran penuh pada saat jatuh tempo/
Seri/Serial B 2023 334.000.000.000 6,75% Jul 2026 Bullet payment on due date
Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024
15 Jul/ Pembayaran penuh pada saat jatuh tempo/
Seri/Serial A 2024 342.895.000.000 6,70% Jul 2025 Bullet payment on due date
5 Jul/ Pembayaran penuh pada saat jatuh tempo/
Seri/Serial B 2024 357.105.000.000 7,25% Jul 2027 Bullet payment on due date
85
246
Page 269
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 16. BONDS PAYABLE (continued)
Obligasi I Hino Finance Indonesia tahun 2022 Bond I Hino Finance Indonesia year 2022
Pada Juli 2022, Perusahaan melakukan penawaran In July 2022, the Company held public bond offering
umum obligasi bernama “Obligasi I Hino Finance named “Bond I Hino Finance Indonesia year 2022”.
Indonesia tahun 2022”. Biaya transaksi yang terkait Fees in relation with bond issuance amounted to
dengan penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp4,368,202,344. All fund obtained has been
Rp4.368.202.344. Seluruh dana yang diperoleh utilized for the Company’s working capital needs.
telah digunakan untuk modal kerja Perusahaan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk is
sebagai wali amanat. Pada saat penerbitan, obligasi appointed as trustee. The bond’s rating is AAA(idn)
tersebut mendapatkan peringkat kredit AAA(idn) rated by PT Fitch Rating Indonesia and listed in the
oleh PT Fitch Rating Indonesia dan tercatat pada Indonesian Stock Exchange on August 10, 2022.
Bursa Efek Indonesia pada 10 Agustus 2022.
Perusahaan telah melakukan pelunasan secara The company has fully repaid Series A Hino
penuh atas Obligasi I Hino Finance Indonesia tahun Finance Indonesia Bond I year 2022 on its maturity
2022 Seri A sesuai jatuh temponya pada tanggal date on August 19, 2023.
19 Agustus 2023.
Obligasi II Hino Finance Indonesia tahun 2023 Bond II Hino Finance Indonesia year 2023
Pada Juli 2023, Perusahaan melakukan penawaran In July 2023, the Company held public bond offering
umum obligasi bernama “Obligasi II Hino Finance named “Bond II Hino Finance Indonesia year 2023”.
Indonesia tahun 2023”. Biaya transaksi yang terkait Fees in relation with bond issuance amounted to
dengan penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp4,095,397,508. All fund obtained has been
Rp4.095.397.508. Seluruh dana yang diperoleh utilized for the Company’s working capital needs.
telah digunakan untuk modal kerja Perusahaan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk is
sebagai wali amanat. Pada saat penerbitan, appointed as trustee. The bond’s rating is AAA(idn)
Obligasi tersebut mendapatkan peringkat kredit rated with rating watch negative by PT Fitch Rating
AAA(idn) dengan rating watch negative oleh Indonesia and listed in the Indonesian Stock
PT Fitch Rating Indonesia dan tercatat pada Bursa Exchange on July 12, 2023.
Efek Indonesia pada 12 Juli 2023.
Perusahaan telah melakukan pelunasan secara The company has fully repaid Series A Hino Finance
penuh atas Obligasi II Hino Finance Indonesia tahun Indonesia Bond II year 2023 on its maturity date on
2023 Seri A sesuai jatuh temponya pada tanggal July 21, 2024.
21 Juli 2024.
Obligasi III Hino Finance Indonesia tahun 2024 Bond III Hino Finance Indonesia year 2024
Pada Juli 2024, Perusahaan melakukan penawaran In July 2024, the Company held public bond offering
umum obligasi bernama “Obligasi III Hino Finance named “Bond III Hino Finance Indonesia year 2024”.
Indonesia tahun 2024”. Biaya transaksi yang terkait Fees in relation with bond issuance amounted to
dengan penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp3,941,021,813. All fund obtained has been
Rp3.941.021.813. Seluruh dana yang diperoleh utilized for the Company’s working capital needs.
telah digunakan untuk modal kerja Perusahaan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk is
sebagai wali amanat. Pada saat penerbitan, appointed as trustee. The bond’s rating is AAA(idn)
Obligasi tersebut mendapatkan peringkat kredit rated with rating watch negative by PT Fitch Rating
AAA(idn) dengan rating watch negative oleh Indonesia and listed in the Indonesian Stock
PT Fitch Rating Indonesia dan tercatat pada Bursa Exchange on July 8, 2024.
Efek Indonesia pada 8 Juli 2024.
86
247
Page 270
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 16. BONDS PAYABLE (continued)
Masing-masing obligasi ini tidak dijamin dengan Each bonds are not secured by any specific
jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta collateral but secured by all asset of the Company
kekayaan Perusahaan baik barang bergerak both moveable or non-moveable assets, existing or
maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada future assets.
maupun yang akan ada dikemudian hari.
Sebelum dilunasinya semua pokok dan bunga Prior to the payment of all principal and interest on
obligasi serta pengeluaran lain yang menjadi bonds and other expenses that are the responsibility
tanggung jawab Perusahaan sehubungan dengan of the Company in relation with the bond issuance,
penerbitan obligasi, Perusahaan wajib memenuhi the Company shall comply with financial covenants
pembatasan keuangan dan pembatasan lainnya and other covenants, including:
antara lain:
Tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat, Without the written consent of the Trustee, the
Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan Company is not allowed to do the following:
hal-hal sebagi berikut :
- Melakukan pembayaran lain selama terbukti - Make payments other than bond overdue to
lalai dalam melakukan pembayaran jumlah the extent that they are found to be negligent
terhutang berdasarkan ketentuan perjanjian in making payments of the amount under the
perwaliamanatan dan pengakuan utang, terms of the trust agreement and the
kecuali pembayaran yang dilakukan dalam recognition of debts, except payments made in
rangka kegiatan operasional sehari-hari the course of the Company's day-to-day
Perusahaan atau pembayaran pinjaman operational obligations or loan payments to
kepada pihak lain yang memiliki hak preferen other parties who have the right of preferential
atau hak untuk didahulukan pembayarannya. or the right to precedence over payment.
- Memperoleh pinjaman dari bank atau lembaga - Obtaining loans from banks or other financial
keuangan lainnya, menerbitkan surat utang institutions, issuing debt securities in any form
dalam bentuk apapun yang secara meterial that has a material impact on the sustainability
berakibat negatif terhadap kelangsungan of the Company's business activities unless
kegiatan usaha Perusahaan kecuali dana hasil the proceeds from the loan or issuance of such
pinjaman atau penerbitan surat utang tersebut bonds are used to pay off the outstanding
digunakan untuk melunasi jumlah terutang amount under the Trust Agreement or meet the
berdasarkan perjanjian perwaliamanatan atau financial ratio provisions under the trust
memenuhi ketentuan rasio keuangan agreement.
berdasarkan perjanjian perwaliamanatan.
- Menjaminkan aktiva milik Perusahaan kepada - Pleged the Company's assets to other parties
pihak lain kecuali aktiva yang dijaminkan untuk except assets pledged for debts or loans
utang atau pinjaman yang diperoleh untuk obtained for daily business activities.
kegiatan usaha sehari-hari.
- Melakukan penggabungan, konsolidasi atau - Merge, consolidate or amalgamate with the
peleburan dengan perusahaan atau pihak lain company or other parties except to the extent
kecuali sepanjang dilakukan pada bidang that it is carried out in the same line of business
usaha yang sama dengan yang dijalankan oleh as the one carried out by the Company and all
Perusahaan dan semua syarat dan kondisi terms and conditions in the trust agreement
dalam perjanjian perwaliamanatan dan and other related documents remain in full
dokumen lain yang berkaitan tetap berlaku dan force and binding on the successor company.
mengikat sepenuhnya pada perusahaan
penerus.
Perusahaan juga disyaratkan untuk Company are also required to maintain a maximum
mempertahankan Debt to Equity Ratio maksimal Debt to Equity Ratio of 10 times.
10 kali.
87
248
Page 271
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 16. BONDS PAYABLE (continued)
Pada 30 September 2024, 31 Desember 2023 dan As of September 30, 2024, December 31, 2023 and
2022, Perusahaan telah melakukan pembayaran 2022, the Company has made interest payments on
bunga obligasi sesuai dengan jatuh tempo yang bonds in accordance with the predetermined
telah ditetapkan (setiap tiga bulan) dan telah maturity (quarterly) and has fulfilled all the
memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan requirements stated in the trust agreement.
dalam perjanjian perwaliamanatan.
17. MODAL SAHAM 17. SHARE CAPITAL
a. Modal Saham a. Share Capital
Pemegang saham Perusahaan, jumlah saham The Company’s shareholders, the number of
yang ditempatkan dan disetor penuh, serta issued and fully paid shares, and the related
saldo terkait pada tanggal-tanggal balances as of September 30, 2024, December
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 31, 2023 and 2022 are as follows:
2022 adalah sebagai berikut:
30 September/September 30, 2024
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage Jumlah/
Pemegang Saham Number of Shares of Ownership Amount Name of Shareholders
Hino Motors. Ltd. 400.000 40,00% 400.000.000.000 Hino Motors. Ltd.
PT Indomobil Multi Jasa Tbk 400.000 40,00% 400.000.000.000 PT Indomobil Multi Jasa Tbk
Summit Global Auto Summit Global
Management B.V. 200.000 20,00% 200.000.000.000 Auto Management B.V.
Total 1.000.000 100,00% 1.000.000.000.000 Total
31 Desember/December 31, 2023
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage Jumlah/
Pemegang Saham Number of Shares of Ownership Amount Name of Shareholders
Hino Motors. Ltd. 400.000 40,00% 400.000.000.000 Hino Motors. Ltd.
PT Indomobil Multi Jasa Tbk 400.000 40,00% 400.000.000.000 PT Indomobil Multi Jasa Tbk
Summit Global Auto Summit Global
Management B.V. 200.000 20,00% 200.000.000.000 Auto Management B.V.
Total 1.000.000 100,00% 1.000.000.000.000 Total
31 Desember /December 31, 2022
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage Jumlah/
Pemegang Saham Number of Shares of Ownership Amount Name of Shareholders
Hino Motors. Ltd. 400.000 40,00% 400.000.000.000 Hino Motors. Ltd.
PT Indomobil Multi Jasa Tbk 400.000 40,00% 400.000.000.000 PT Indomobil Multi Jasa Tbk
Summit Global Auto Summit Global
Management B.V. 200.000 20,00% 200.000.000.000 Auto Management B.V.
Total 1.000.000 100,00% 1.000.000.000.000 Total
88
249
Page 272
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. MODAL SAHAM (lanjutan) 17. SHARE CAPITAL (continued)
b. Saldo Laba b. Retained Earnings
Mutasi saldo laba masing-masing untuk tahun Movement of retained earnings or the year
yang berakhir pada tanggal-tanggal ended September 30, 2024, December 31,
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2023 and 2022, respectively amounting to
2022 sebesar Rp57.072.832.470, Rp57,072,832,470, Rp70,617,845,966 and
Rp70.617.845.966 dan Rp64.608.937.717. Rp64,608,937,717.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Based on the Deed of Statement of The Annual
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang General Meeting of Shareholder which was
dibuat dihadapan Notaris Wiwik Condro, S.H., notarized by Wiwik Condro, S.H. dated on
tanggal 22 Mei 2024, para pemegang saham May 22, 2024, the shareholders approved and
menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan ratified on the annual report of fiscal year 2023.
secara keseluruhan untuk tahun buku 2023.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Based on the Deed of Statement of the
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Shareholders Annual General Meeting of
PT Hino Finance Indonesia No. 46 tanggal PT Hino Finance Indonesia No. 46 dated on
22 Mei 2024 yang dibuat oleh dan di hadapan May 22, 2024, made and drawn up by Wiwik
Wiwik Condro, SH, Notaris di Jakarta Condro, SH, Notary in Jakarta Barat, the
Barat, pemegang saham menyetujui untuk shareholders approved to allocate of
mengalokasikan laba neto pada tahun 2023 Rp70,617,845,966 from 2023 net income
sebesar Rp70.617.845.966 seluruhnya sebagai entirely as retained earnings unappropriated.
saldo laba belum ditentukan penggunaannya.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Based on the Deed of Statement of The Annual
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang General Meeting of Shareholder which was
dibuat dihadapan Notaris Wiwik Condro, S.H., notarized by Wiwik Condro, S.H. dated on
tanggal 2 Mei 2023, para pemegang saham May 2, 2023, the shareholders approved and
menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan ratified on the annual report of fiscal year 2022.
secara keseluruhan untuk tahun buku 2022.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Based on the Deed of Statement of the
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Shareholders Annual General Meeting of
PT Hino Finance Indonesia No. 4 tanggal PT Hino Finance Indonesia No. 4 dated on
2 Mei 2023 yang dibuat oleh dan di hadapan May 2, 2023, made and drawn up by Wiwik
Wiwik Condro, SH, Notaris di Jakarta Barat, Condro, SH, Notary in Jakarta Barat, the
pemegang saham menyetujui untuk shareholders approved to allocate of
mengalokasikan laba neto pada tahun 2022 Rp1,000,000,000 from 2022 net income as
sebesar Rp1.000.000.000 sebagai dana general reserve fund. It is in accordance with
cadangan umum. Cadangan ini dibuat sesuai the Limited Company Law No. 40/2007, which
dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas requires companies to set up a reserve
No. 40/2007 yang mengharuskan Perseroan reaching to minimum 20% of the issued and
untuk membentuk penyisihan cadangan paid up share capital. Other than that,
mencapai sekurang-kurangnya 20% dari shareholders also approved to allocate the
jumlah modal yang ditempatkan dan disetor remaining net income of Rp63,608,937,717 as
penuh. Selain itu, pemegang saham juga retained earnings unappropriated.
menyetujui untuk mengalokasikan sisa laba
neto sebesar Rp63.608.937.717 sebagai saldo
laba belum ditentukan penggunaannya.
89
250
Page 273
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. MODAL SAHAM (lanjutan) 17. SHARE CAPITAL (continued)
b Saldo Laba (lanjutan) b. Retained Earnings (continued)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Based on the Deed of Statement of The Annual
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang General Meeting of Shareholder which was
dibuat dihadapan Notaris Drs. Benny F.N. notarized by Drs. Benny F.N. Tadjoedin, S.H
Tadjoedin, S.H tanggal 25 April 2022, para dated on April 25, 2022, the shareholders
pemegang saham menyetujui dan approved and ratificated on the annual report of
mengesahkan laporan tahunan secara fiscal year 2021.
keseluruhan untuk tahun buku 2021.
c. Keuntungan aktuarial atas liabilitas imbalan c. Actuarial gain on employee benefits liability
kerja
Mutasi akun keuntungan (kerugian) aktuarial Movement of actuarial gains (losses) on
atas liabilitas imbalan kerja - neto masing- employee benefit liabilities - net for the year
masing untuk tahun yang berakhir pada ended September 30, 2024, December 31,
tanggal-tanggal 30 September 2024, 2023 and 2022, respectively Rp239,027,165,
31 Desember 2023 dan 2022 sebesar Rp1,650,383,081 and (Rp693,774,029) are the
Rp239.027.165, Rp1.650.383.081 dan net change in actuarial gain on employee
(Rp693.774.029) adalah merupakan benefits liability.
perubahan neto keuntungan aktuarial atas
liabilitas imbalan kerja.
d. Keuntungan lindung nilai arus kas d. Gain on cash flow hedges
Mutasi akun keuntungan lindung nilai arus kas - Movement gain on cash flow hedges - net for
neto masing-masing untuk tahun yang berakhir the year ended September 30, 2024, December
pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 31, 2023 and 2022, respectively amounting to
31 Desember 2023 dan 2022 sebesar Rp2,676,598,131, Rp26,303,845,258 and
Rp2.676.598.131, Rp26.303.845.258 dan Rp24,979,225,287 are the net change in fair
Rp24.979.225.287 adalah merupakan value of derivative contracts accounted for
perubahan neto nilai wajar kontrak derivatif under cash flow hedge.
yang dihitung sebagai lindung nilai arus kas.
18. PENDAPATAN 18. INCOME
a. Pendapatan sewa pembiayaan a. Finance lease income
Rincian pendapatan sewa pembiayaan dari The details of finance lease income from
pihak berelasi dan pihak ketiga adalah sebagai related party and third parties are as follows:
berikut:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Pihak berelasi (Catatan 23b) - - - 4.763.229.367 Related party (Note 23b)
Pihak ketiga 399.082.937.357 332.719.616.930 461.044.937.425 373.287.566.756 Third parties
Total 399.082.937.357 332.719.616.930 461.044.937.425 378.050.796.123 Total
90
251
Page 274
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. PENDAPATAN (lanjutan) 18. INCOME (continued)
a. Pendapatan sewa pembiayaan (lanjutan) a. Finance lease income (continued)
Untuk periode sembilan bulan yang berakhir For the nine-month periods ended
pada tanggal-tanggal 30 September 2024 dan September 30, 2024 and 2023 (unaudited), and
2023 (tidak diaudit), dan untuk tahun yang for the years ended December 31, 2023 and
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, there is no finance lease transaction from
2023 dan 2022, tidak ada transaksi sewa any single party with cumulative income
pembiayaan dari satu pelanggan yang jumlah exceeding 10% of total finance lease income.
pendapatan kumulatif tahunannya melebihi
10% dari total pendapatan sewa pembiayaan.
b. Pendapatan bunga b. Interest income
Rincian pendapatan bunga adalah sebagai The details of interest income are as follows:
berikut:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Pendapatan bunga dari giro 22.767.408.925 14.693.690.550 18.109.466.576 11.546.521.800 Interest income from current accounts
Beban pajak final terkait pendapatan bunga The final tax expense related to the interest
adalah sebesar Rp4.553.480.474, income amounted to Rp4,553,480,474,
Rp2.938.738.108, Rp3.621.892.620 dan Rp2,938,738,108, Rp3,621,892,620 and
Rp2.309.304.361 masing-masing untuk periode Rp2,309,304,361 for the nine-month periods
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal- ended September 30, 2024 and 2023
tanggal 30 September 2024 dan 2023 (tidak (unaudited), and for the years ended
diaudit), dan untuk tahun yang berakhir pada December 31, 2023 and 2022, respectively.
tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
c. Pendapatan lain-lain c. Other income
Rincian pendapatan lain-lain adalah sebagai The details other income are as follows:
berikut:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Denda Keterlambatan 1.765.176.038 3.147.876.442 3.708.411.463 3.008.787.622 Delay Charges
Pendapatan Terminasi Dini 739.720.662 776.485.653 1.056.952.783 1.028.655.462 Early Termination Income
Pendapatan Administrasi 100.391.250 73.300.000 81.615.000 29.200.000 Administration Income
Pendapatan Operasi Lainnya 10.728.316 6.349.743 462.992.744 261.986.636 Other Operating Income
Total 2.616.016.266 4.004.011.838 5.309.971.990 4.328.629.720 Total
91
252
Page 275
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. GAJI, TUNJANGAN, DAN KESEJAHTERAAN 19. SALARIES, ALLOWANCES AND OTHER
KARYAWAN LAINNYA EMPLOYEE BENEFITS
Beban gaji, tunjangan dan kesejahteraan karyawan Salaries, allowances and other employee benefits
lainnya untuk periode sembilan bulan yang berakhir expenses for the nine-month periods ended
pada tanggal-tanggal 30 September 2024 dan 2023 September 30, 2024 and 2023 (unaudited), and for
(tidak diaudit), dan untuk tahun yang berakhir pada the years ended December 31, 2023 and 2022 are
tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 as follows:
adalah sebagai berikut:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Upah, gaji dan tunjangan 73.037.144.733 66.749.194.129 89.423.543.351 77.974.575.286 Wages, salaries and allowance
Penyisihan imbalan kerja Provision for employee
karyawan (Catatan 14) 2.274.153.266 2.838.529.449 2.867.767.673 (3.929.237.436) benefits (Note 14)
Lain-lain 649.830.308 720.838.945 965.183.149 789.654.523 Others
Total 75.961.128.307 70.308.562.523 93.256.494.173 74.834.992.373 Total
Beban gaji, tunjangan dan kesejahteraan karyawan Salaries, allowances and other employee benefits
lain-lain antara lain terdiri atas biaya asuransi jiwa expenses consist of life and accident insurance
dan kecelakaan pegawai dan biaya pembayaran gaji costs for employees and costs for paying salaries for
untuk pegawai kontrak. contract employees.
20. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 20. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Beban umum dan administrasi untuk periode General and administrative expenses for the nine-
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal month periods ended September 30, 2024 and 2023
30 September 2024 dan 2023 (tidak diaudit), dan (unaudited), and for the years ended December 31,
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 2023 and 2022 are as follows:
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Pemeliharaan dan langganan Technology maintenance and
teknologi 18.709.023.536 17.904.156.542 24.451.909.579 20.934.879.547 subscription
Penyusutan (Catatan 8) 10.426.684.025 11.177.977.069 14.979.005.674 14.032.867.946 Depreciation (Note 8)
Perjalanan 4.244.653.971 3.428.030.422 5.120.778.325 3.403.636.646 Travelling
Jasa profesional 3.739.598.067 2.399.735.112 3.760.476.812 5.291.995.452 Professional fees
Pemasaran 3.730.453.675 4.865.285.463 1.223.084.437 3.384.224.089 Marketing
Sewa 3.645.142.403 2.229.533.627 2.990.915.631 2.428.543.166 Rental
Layanan outsourcing 2.600.611.691 2.871.559.874 3.808.718.387 3.209.778.860 Outsourced services
Hiburan 2.321.790.497 1.335.555.325 1.967.839.561 940.362.152 Entertainment
Pendidikan dan pelatihan 1.951.986.209 2.632.020.727 3.636.574.441 2.952.249.853 Education and training
Biaya transaksi OJK 1.882.770.667 1.632.165.364 2.283.714.029 1.962.142.470 OJK levy
Peralatan dan perlengkapan 1.215.269.836 1.190.055.473 1.605.762.757 1.485.940.432 Equipment and supplies
Kantor 1.016.566.091 997.818.043 1.448.076.864 858.822.933 Office
Komunikasi 467.236.019 532.798.764 735.408.414 711.401.430 Communication
Amortisasi (Catatan 9) 107.734.135 886.181.380 979.805.057 2.316.014.842 Amortization (Note 9)
Lain-lain 7.878.927.462 4.644.837.006 8.069.126.052 14.840.754.005 Others
Total 63.938.448.284 58.727.710.191 77.061.196.020 78.753.613.823 Total
92
253
Page 276
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI (lanjutan) 20. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
(continued)
Beban umum dan administrasi lain-lain antara lain General and administrative expenses others consist
terdiri atas pembentukan cadangan atas risiko yang of establishing reserves for risks that have been
telah diidentifikasi oleh Perusahaan, beban atas identified by the Company, expenses for waiver of
keringanan pembayaran pokok nasabah, beban customer’s principles payment, corporate social
corporate social responsibility dan biaya-biaya responsibility expenses and costs related with
terkait dengan operasional Perusahaan antara lain operational of the Company such as electricity,
biaya listrik, penerimaan pegawai, materai dan employee recruitment, stamp duty and employee
kegiatan untuk pegawai. activities.
21. BEBAN PEMBIAYAAN 21. FINANCING CHARGES
Beban pembiayaan untuk periode sembilan bulan Financing charges for the nine-month periods ended
yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September September 30, 2024 and 2023 (unaudited), and for
2024 dan 2023 (tidak diaudit), dan untuk tahun yang the years ended December 31, 2023 and 2022 are
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 as follows:
dan 2022 adalah sebagai berikut:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Bunga pinjaman bank (Catatan 10 dan 15) 127.050.452.448 107.205.620.074 141.874.418.400 148.621.112.099 Interest on bank loans (Notes 10 and 15)
Bunga utang obligasi 67.890.113.729 42.181.787.097 62.431.250.000 17.514.112.903 Interest on bonds payable
Amortisasi biaya penerbitan obligasi 3.049.934.443 2.156.016.037 3.132.325.623 799.778.824 Amortization of bonds issuance cost
Bunga liabilitas sewa Interest on lease liabilities
(Catatan 8 dan 11) 629.883.267 882.360.570 989.217.241 925.002.406 (Notes 8 and 11)
Kerugian selisih kurs 11.094.617 25.847.422 39.746.809 71.072.424 Foreign exchange losses
Biaya bank lainnya 230.337.059 212.501.958 286.842.622 294.006.154 Other bank charges
Total 198.861.815.563 152.664.133.158 208.753.800.695 168.225.084.810 Total
22. PERJANJIAN
\ DAN KOMITMEN YANG 22. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
SIGNIFIKAN COMMITMENTS
Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama The Company entered into agreements with
dengan PT Asuransi Central Asia, PT Asuransi PT Asuransi Central Asia, PT Asuransi Wahana
Wahana Tata, PT Asuransi Sinar Mas dan Tata, PT Asuransi Sinar Mas and PT Sompo
PT Sompo Insurance Indonesia, pihak ketiga, untuk Insurance Indonesia, third parties, to insure the
melindungi kendaraan bermotor yang dibiayai oleh vehicles which were financed by the Company from
Perusahaan, antara lain dari risiko kehilangan dan the risks of loss and damages (Note 5). As of
kerusakan (Catatan 5). Pada tanggal-tanggal September 30, 2024, December 31, 2023 and 2022,
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022, the amount that should be paid by the Company
jumlah yang harus dibayar oleh Perusahaan amounting to Rp17,824,251,034,
masing-masing sebesar Rp17.824.251.034, Rp20,936,153,771 and Rp19,765,403,798
Rp20.936.153.771 dan Rp19.765.403.798 disajikan respectively, is presented as part of “Other
sebagai bagian dari “Utang lain-lain” (Catatan 11) payables” (Note 11) in the statement of financial
pada laporan posisi keuangan. position.
93
254
Page 277
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 23. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI RELATED PARTIES
Sifat hubungan dan jenis transaksi dengan pihak The nature of relationships and transactions with
berelasi adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
Pihak berelasi/ Sifat hubungan dengan pihak berelasi/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of relationship with the related parties Nature of transaction
PT Multicentral Aryaguna Dimiliki oleh pemegang saham tidak langsung yang Utang lain-lain atas transaksi biaya listrik/
sama/ Other payable of electricity expenses
Owned by the same indirect shareholder Biaya sewa gedung/Lease expense for
building
PT Tritunggal Inti Permata Dimiliki oleh pemegang saham tidak langsung yang Biaya garansi/Guarantee fee
sama/
Owned by the same indirect shareholder
Hino Motors, Ltd. Pemegang saham/ Biaya garansi/Guarantee fee
Shareholder
Sumitomo Corporation Pemegang saham tidak langsung/ Biaya garansi/Guarantee fee
Indirect shareholder
PT Seino Indomobil Logistics Dimiliki oleh pemegang saham tidak langsung yang Pendapatan sewa pembiayaan/
sama/ Finance lease income
Owned by the same indirect shareholder
PT CSM Corporatama Dimiliki oleh pemegang saham tidak langsung yang Utang lain-lain atas transaksi sewa mobil/
sama/ Other payable of car rental
Owned by the same indirect shareholder Biaya sewa mobil/Lease expense for car
a. Liabilitas a. Liabilities
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Utang lain-lain Other Payables
PT Multicentral Aryaguna 42.291.997 24.323.827 16.972.453 PT Multicentral Aryaguna
PT CSM Corporatama 5.328.000 - - PT CSM Corporatama
Total utang lain-lain 47.619.997 24.323.827 16.972.453 Total other payables
Persentase terhadap Percentage of total
total liabilitas liability
Utang lain-lain 0,00% 0,00% 0,00% Other Payables
Utang lain-lain kepada pihak berelasi kepada Other payables from related parties to
PT Multicentral Aryaguna merupakan transaksi PT Multicentral Aryaguna represent transaction
biaya listrik yang akan dibayarkan. of electricity expenses that will be paid.
94
255
Page 278
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 23. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
b. Laba Rugi b. Profit and Loss
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
PENDAPATAN REVENUE
Pendapatan sewa pembiayaan Finance lease income
PT Seino Indomobil Logistics - - - 4.763.229.367 PT Seino Indomobil Logistics
Persentase terhadap total Percentage of total
pendapatan revenues
Pendapatan sewa pembiayaan - - - 1,19% Finance lease income
BEBAN EXPENSES
Biaya garansi Guarantee Fee
Hino Motors, Ltd 836.391.879 941.652.827 1.250.636.082 1.226.654.999 Hino Motors, Ltd
Sumitomo Corporation 418.195.940 470.826.413 625.318.041 613.327.499 Sumitomo Corporation
Total biaya garansi 1.254.587.819 1.412.479.240 1.875.954.123 1.839.982.498 Total guarantee fee
Biaya sewa gedung dan kendaraan Lease expense for building and car
PT Multicentral Aryaguna 3.803.585.815 3.728.282.399 4.971.043.198 4.948.651.120 PT Multicentral Aryaguna
PT CSM Corporatama 691.124.452 530.580.000 669.175.900 846.027.600 PT CSM Corporatama
Total biaya sewa 4.494.710.267 4.258.862.399 5.640.219.098 5.794.678.720 Total lease expense
Persentase terhadap total beban Percentage of total expenses
Biaya garansi 0,36% 0,50% 0,48% 0,59% Guarantee Fee
Biaya sewa 1,28% 1,50% 1,45% 1,85% Lease expense
Transaksi pihak berelasi dilakukan dengan Related party transactions are carried out under
ketentuan yang setara dengan yang berlaku dalam terms that are equivalent to those applicable in fair
transaksi yang wajar. transactions.
Personil manajemen kunci Perusahaan mencakup Key management personnel of the Company
Dewan Komisaris dan Direksi. Total kompensasi consist of the Boards of Commissioners and
yang diterima Dewan Komisaris dan Direksi Directors. Total compensation received by the
Perusahaan dalam bentuk gaji dan tunjangan members of the Company’s Boards of
adalah sebagai berikut: Commissioners and Directors in the form of salaries
and benefits is as follows:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Komisaris 650.000.000 650.000.000 900.000.000 600.000.000 Board of Commisioners
Direksi 14.376.640.851 13.681.891.579 17.322.974.071 14.856.074.677 Board of Directors
Total 15.026.640.851 14.331.891.579 18.222.974.071 15.456.074.677 Total
Tidak ada kompensasi dalam bentuk imbalan pasca There is no compensation of post-employment
kerja, imbalan kerja jangka panjang lainnya, dan benefits, other long-term benefits and share-based
pembayaran berbasis saham bagi manajemen kunci payment for the key management personnel of the
Perusahaan. Company.
95
256
Page 279
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 24. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan nilai The following table sets out the comparison of the
tercatat dan estimasi nilai wajar instrumen keuangan carrying values and estimated fair values of
Perusahaan pada tanggal-tanggal 30 September the Company’s financial instruments as of
2024, 31 Desember 2023 dan 2022: September 30, 2024, December 31, 2023 and 2022:
30 September 2024/
September 30, 2024 31 Desember/December 31, 2023 31 Desember/December 31, 2022
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Value Carrying Value Fair Value Carrying Value Fair Value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan kas pada bank - neto 559.099.436.493 559.099.436.493 279.765.310.603 279.765.310.603 368.523.332.767 368.523.332.767 Cash on hand and in banks - net
Piutang sewa pembiayaan - neto 4.918.520.993.458 5.604.802.412.020 4.647.341.049.832 5.190.201.093.377 3.824.728.850.896 4.268.329.389.742 Finance lease receivables - net
Piutang derivatif 38.066.018.562 38.066.018.562 106.089.944.475 106.089.944.475 126.464.092.374 126.464.092.374 Derivative receivables
Piutang lain-lain 14.031.442.954 14.031.442.954 9.898.969.862 9.898.969.862 418.846.910 418.846.910 Other receivables
Aset lain-lain*) 2.018.412.875 2.018.412.875 2.006.923.075 2.006.923.075 1.997.919.147 1.997.919.147 Other assets*)
Total 5.531.736.304.342 6.218.017.722.904 5.045.102.197.847 5.587.962.241.392 4.322.133.042.094 4.765.733.580.940 Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman bank - neto 2.372.303.000.000 2.186.367.427.817 2.297.628.000.000 2.223.351.408.516 2.232.223.000.000 2.232.223.000.000 Bank loans - net
Utang lain-lain 78.479.870.927 78.479.870.927 81.479.896.550 81.479.896.550 74.851.729.008 74.851.729.008 Other payables
Beban yang masih harus dibayar 70.603.229.776 70.603.229.776 82.080.987.502 82.080.987.502 72.589.952.125 72.589.952.125 Accrued expenses
Utang derivatif 34.636.901.600 34.636.901.600 1.137.363.577 1.137.363.577 3.515.842.860 3.515.842.860 Derivative payables
Utang obligasi - neto 1.553.413.229.728 1.555.177.002.706 1.220.304.317.098 1.215.952.258.098 696.431.576.482 704.452.063.430 Bonds payable - net
Total 4.109.436.232.031 3.925.264.432.826 3.682.630.564.727 3.604.001.914.243 3.079.612.100.475 3.087.632.587.423 Total
*)
Aset lain-lain terdiri dari uang jaminan *)
Other Assets consist of security deposit
Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi The following methods and assumptions are used to
nilai wajar setiap kelompok instrumen keuangan: estimate the fair value of each class of financial
instruments:
Piutang dan utang derivatif dicatat pada nilai wajar Derivative receivables and payables are carried at
dengan menggunakan teknik penilaian. Nilai wajar fair value using valuation technique. The fair value
piutang sewa pembiayaan bersih, piutang lain-lain, of net finance lease receivables, other receivables,
aset lain-lain dan pinjaman bank dengan tingkat other asset and bank loans with fixed interest rate
bunga tetap disajikan sebesar estimasi arus kas are presented at discounted estimated future cash
masa depan yang didiskontokan. Tingkat diskonto flows. The discount rates used are the current
yang digunakan adalah suku bunga pinjaman pasar market lending rate for similar types of lending.
saat ini untuk jenis pinjaman serupa.
Nilai wajar kas dan bank, piutang lain-lain, biaya The fair values of cash on hand and in banks, other
yang masih harus dibayar dan utang lain-lain receivables, accrued expenses and other payables
mendekati nilai tercatatnya karena sifatnya yang approximate their carrying values due to their short-
jangka pendek. Nilai tercatat pinjaman bank, dengan term nature. The carrying values of bank loans, with
suku bunga mengambang mendekati nilai wajarnya floating interest rates approximate their fair values
karena sering dinilai ulang. as they are re-priced frequently.
Nilai wajar dari utang obligasi dinilai menggunakan The fair value of bonds payable are calculated using
harga kuotasi pasar yang berlaku pada tanggal - quoted market price as of September 30, 2024,
tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023 dan December 31, 2023 and 2022.
2022.
96
257
Page 280
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 24. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(lanjutan) (continued)
Perusahaan menggunakan hirarki berikut untuk The Company adopts the following hierarchy for
menentukan dan mengungkapkan nilai wajar dari determining and disclosing the fair values of
instrumen keuangan: financial instruments by valuation technique:
Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) Level 1 - quoted (unadjusted) market prices in
di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang active markets for identical assets or liabilities.
identik.
Level 2 - teknik penilaian di mana tingkat level Level 2 - valuation techniques for which the
input terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi baik value measurement is directly or indirectly
secara langsung atau tidak langsung. observable.
Level 3 - teknik penilaian di mana tingkat level Level 3 - valuation techniques for which the
input terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi value measurement is directly or indirectly
baik secara langsung atau tidak langsung. unobservable.
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The following tables set out the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki at fair value based on hierarchy used by the
yang digunakan Perusahaan: Company:
30 September/September 30, 2024
Nilai Wajar/Fair Value
Nilai Tercatat/
Carrying Value Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset diukur pada nilai wajar Asset measured at fair value
Piutang derivatif 38.066.018.562 - 38.066.018.562 - 38.066.018.562 Derivative receivables
Aset yang diungkapkan
dengan nilai wajar Asset with disclosed fair value
Piutang sewa pembiayaan - neto 4.918.520.993.458 - 5.604.802.412.020 - 5.604.802.412.020 Finance lease receivable - net
Piutang lain-lain - neto*) 11.194.841.818 - 11.194.841.818 - 11.194.841.818 Other receivables - net *)
Total 4.967.781.853.838 - 5.654.063.272.400 - 5.654.063.272.400 Total
Liabilitas diukur pada nilai wajar Liabilities measured at fair value
Utang derivatif 34.636.901.600 - 34.636.901.600 - 34.636.901.600 Derivative payables
Liabilitas yang diungkapkan
dengan nilai wajar Liabilities with disclosed fair value
Pinjaman bank - neto 2.372.303.000.000 - 2.186.367.427.817 - 2.186.367.427.817 Bank loans - net
Utang obligasi - neto 1.553.413.229.728 1.555.177.002.706 - - 1.555.177.002.706 Bonds payable - net
Total 3.960.353.131.328 1.555.177.002.706 2.221.004.329.417 - 3.776.181.332.123 Total
31 Desember/December 31, 2023
Nilai Wajar/Fair Value
Nilai Tercatat/
Carrying Value Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset diukur pada nilai wajar Asset measured at fair value
Piutang derivatif 106.089.944.475 - 106.089.944.475 - 106.089.944.475 Derivative receivables
Aset yang diungkapkan
dengan nilai wajar Asset with disclosed fair value
Piutang sewa pembiayaan - neto 4.647.341.049.832 - 5.190.201.093.377 - 5.190.201.093.377 Finance lease receivable - net
Piutang lain-lain - neto*) 3.274.140.487 - 3.274.140.487 - 3.274.140.487 Other receivables - net *)
Total 4.756.705.134.794 - 5.299.565.178.339 - 5.299.565.178.339 Total
Liabilitas diukur pada nilai wajar Liabilities measured at fair value
Utang derivatif 1.137.363.577 - 1.137.363.577 - 1.137.363.577 Derivative payables
Liabilitas yang diungkapkan
dengan nilai wajar Liabilities with disclosed fair value
Pinjaman bank - neto 2.297.628.000.000 - 2.223.351.408.516 - 2.223.351.408.516 Bank loans - net
Utang obligasi - neto 1.220.304.317.098 1.215.952.258.098 - - 1.215.952.258.098 Bonds payable - net
Total 3.519.069.680.675 1.215.952.258.098 2.224.488.772.093 - 3.440.441.030.191 Total
*)
Piutang lain-lain terdiri dari aset yang dibiayai *)
Other receivables consist of financed assets
97
258
Page 281
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 24. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The following tables set out the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki at fair value based on hierarchy used by the
yang digunakan Perusahaan: (lanjutan) Company: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Nilai Wajar/Fair Value
Nilai Tercatat/
Carrying Value Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset diukur pada nilai wajar Asset measured at fair value
Piutang derivatif 126.464.092.374 - 126.464.092.374 - 126.464.092.374 Derivative receivables
Aset yang diungkapkan
dengan nilai wajar Asset with disclosed fair value
Piutang sewa pembiayaan - neto 3.824.728.850.896 - 4.268.329.389.742 - 4.268.329.389.742 Finance lease receivable - net
Piutang lain-lain - neto*) 84.781.402 - 84.781.402 - 84.781.402 Other receivables - net *)
Total 3.951.277.724.672 - 4.394.878.263.518 - 4.394.878.263.518 Total
Liabilitas diukur pada nilai wajar Liabilities measured at fair value
Utang derivatif 3.515.842.860 - 3.515.842.860 - 3.515.842.860 Derivative payables
Liabilitas yang diungkapkan
dengan nilai wajar Liabilities with disclosed fair value
Pinjaman bank - neto 2.232.223.000.000 - 2.232.223.000.000 - 2.232.223.000.000 Bank loans - net
Utang obligasi - neto 696.431.576.482 704.452.063.430 - - 704.452.063.430 Bonds payable - net
Total 2.932.170.419.342 704.452.063.430 2.235.738.842.860 - 2.940.190.906.290 Total
*)
Piutang lain-lain terdiri dari aset yang dibiayai *)
Other receivables consist of financed assets
Perusahaan terekspos risiko suku bunga, risiko The Company is exposed to interest rate risk,
mata uang asing, risiko kredit, risiko likuiditas dan foreign currency risk, credit risk, liquidity risk and
risiko operasional. Pengelolaan manajemen risiko operational risk. The Company’s overall supervision
Perusahaan secara keseluruhan berfokus pada to risk management program focuses on the
ketidakpastian pasar keuangan dan berupaya uncertainty of financial markets and seeks to
meminimalkan potensi dampak buruk terhadap minimize potential adverse effects on the
kinerja keuangan Perusahaan. Manajemen Company’s financial performance. The
meninjau dan menyetujui kebijakan untuk mengelola management reviews and approves policies for
masing-masing risiko tersebut, yang dijelaskan managing each of these risks, which are described
secara lebih rinci sebagai berikut: in more detail as follows:
Risiko suku bunga Interest rate risk
Risiko suku bunga adalah risiko bahwa nilai wajar Interest rate risk is the risk that the fair value or
atau arus kas masa depan dari instrumen keuangan future cash flows of a financial instrument will
akan berfluktuasi karena perubahan suku bunga fluctuate because of changes in market interest
pasar. Eksposur Perusahaan terhadap risiko rates. The Company’s exposure to the risk of
perubahan suku bunga pasar terutama terkait changes in market interest rates relates primarily to
dengan eksposur suku bunga mengambang. the floating interest rate exposure.
Perusahaan mengelola risiko suku bunga dengan The Company managed interest rate risk by
melakukan diversifikasi sumber pembiayaan untuk diversifying its financing source to get the fixed
mendapatkan suku bunga tetap untuk interest rate to minimize interest rate risk. For Bank
meminimalkan risiko suku bunga. Untuk pinjaman loans with floating interest rates, the Company has
Bank dengan suku bunga mengambang, managed to fully hedge the risk from floating to fixed
Perusahaan telah melakukan lindung nilai using derivative instrument (Note 15).
sepenuhnya atas risiko dari mengambang menjadi
tetap dengan menggunakan instrumen derivatif
(Catatan 15).
98
259
Page 282
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen The tables below show the Company’s financial
keuangan Perusahaan dibagi berdasarkan bunga instruments divided as to interest and non-interest
dan tanpa bunga: bearing:
30 September/September 30, 2024
Bunga Tetap/Fixed Interest
Tidak
Bunga Kurang dari Lebih dari dikenakan
mengambang/ 1 tahun/ 3 tahun/ bunga/
Floating Less than 1-3 tahun/ More than Non-interest Total/
interest 1 year 1 - 3 years 3 years bearing Total
Aset keuangan Financial assets
Kas dan kas pada bank - 559.113.402.635 - - - 559.113.402.635 Cash on hand and in banks
Piutang sewa pembiayaan 29.352.649.291 2.507.023.384.771 2.259.226.864.521 194.636.591.075 - 4.990.239.489.658 Finance lease receivables
Piutang derivatif - 24.491.538.612 13.574.479.950 - - 38.066.018.562 Derivative receivables
Piutang lain-lain - - - - 21.818.571.022 21.818.571.022 Other receivables
Aset lain-lain*) - - - - 2.018.412.875 2.018.412.875 Other assets*)
Total aset 29.352.649.291 3.090.628.326.018 2.272.801.344.471 194.636.591.075 23.836.983.897 5.611.255.894.752 Total assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman bank - neto 2.172.303.000.000 - 200.000.000.000 - - 2.372.303.000.000 Bank loans - net
Utang lain-lain - - - - 78.479.870.927 78.479.870.927 Other payables
Beban yang masih harus dibayar - - - - 70.603.229.776 70.603.229.776 Accrued expenses
Utang derivatif - - 29.867.559.693 4.769.341.907 - 34.636.901.600 Derivative payables
Utang obligasi - neto - 865.384.742.048 688.028.487.680 - - 1.553.413.229.728 Bonds payable - net
Total liabilitas 2.172.303.000.000 865.384.742.048 917.896.047.373 4.769.341.907 149.083.100.703 4.109.436.232.031 Total liabilities
31 Desember /Desember 31, 2023
Bunga Tetap/Fixed Interest
Tidak
Bunga Kurang dari Lebih dari dikenakan
mengambang/ 1 tahun/ 3 tahun/ bunga/
Floating Less than 1-3 tahun/ More than Non-interest Total/
interest 1 year 1 - 3 years 3 years bearing Total
Aset keuangan Financial assets
Kas dan kas pada bank - 279.799.510.753 - - - 279.799.510.753 Cash on hand and in banks
Piutang sewa pembiayaan 65.379.818.510 2.305.002.445.278 2.174.382.332.455 170.367.381.522 - 4.715.131.977.765 Finance lease receivables
Piutang derivatif - 38.578.287.701 63.542.875.519 3.968.781.255 - 106.089.944.475 Derivative receivables
Piutang lain-lain - - - - 12.254.716.657 12.254.716.657 Other receivables
Aset lain-lain*) - - - - 2.006.923.075 2.006.923.075 Other assets*)
Total aset 65.379.818.510 2.623.380.243.732 2.237.925.207.974 174.336.162.777 14.261.639.732 5.115.283.072.725 Total assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman bank - neto 1.857.628.000.000 440.000.000.000 - - - 2.297.628.000.000 Bank loans - net
Utang lain-lain - - - 81.479.896.550 81.479.896.550 Other payables
Beban yang masih harus dibayar - - - 82.080.987.502 82.080.987.502 Accrued expenses
Utang derivatif - - 1.137.363.577 - - 1.137.363.577 Derivative payables
Utang obligasi - neto - 364.821.479.842 855.482.837.256 - - 1.220.304.317.098 Bonds payable - net
Total liabilitas 1.857.628.000.000 804.821.479.842 856.620.200.833 - 163.560.884.052 3.682.630.564.727 Total liabilities
31 Desember /Desember 31, 2022
Bunga Tetap/Fixed Interest
Tidak
Bunga Kurang dari Lebih dari dikenakan
mengambang/ 1 tahun/ 3 tahun/ bunga/
Floating Less than 1-3 tahun/ More than Non-interest Total/
interest 1 year 1 - 3 years 3 years bearing Total
Aset keuangan Financial assets
Kas dan kas pada bank - 368.537.342.424 - - - 368.537.342.424 Cash on hand and in banks
Piutang sewa pembiayaan 114.881.916.235 1.814.343.502.037 1.844.138.033.373 114.313.854.545 - 3.887.677.306.190 Finance lease receivables
Piutang derivatif - 11.155.393.045 90.620.473.864 24.688.225.465 - 126.464.092.374 Derivative receivables
Piutang lain-lain - - - - 656.074.306 656.074.306 Other receivables
Aset lain-lain*) - - - - 1.997.919.147 1.997.919.147 Other assets*)
Total aset 114.881.916.235 2.194.036.237.506 1.934.758.507.237 139.002.080.010 2.653.993.453 4.385.332.734.441 Total assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman bank - neto 2.092.223.000.000 - 140.000.000.000 - - 2.232.223.000.000 Bank loans - net
Utang lain-lain - - - - 74.851.729.008 74.851.729.008 Other payables
Beban yang masih harus dibayar - - - - 72.589.952.125 72.589.952.125 Accrued expenses
Utang derivatif - 1.452.848 3.514.390.012 - - 3.515.842.860 Derivative payables
Utang obligasi - neto - 174.318.277.409 522.113.299.073 - - 696.431.576.482 Bonds payable - net
Total liabilitas 2.092.223.000.000 174.319.730.257 665.627.689.085 - 147.441.681.133 3.079.612.100.475 Total liabilities
*)
Aset lain-lain terdiri dari uang jaminan *)
Other Assets consist of security deposit
99
260
Page 283
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko suku bunga (lanjutan) Interest rate risk (continued)
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas The following table demonstrates the sensitivity to
kemungkinan perubahan suku bunga sewa a reasonably possible change in interest rates
pembiayaan, dengan variabel lain dianggap tetap, finance lease, with all other variables held constant,
terhadap laba sebelum pajak Perusahaan (melalui of the Company’s income before tax (through the
dampak dari suku bunga mengambang) (tidak impact on floating interest rate) (unaudited):
diaudit):
Kenaikan
(penurunan)
suku bunga
dalam basis Dampak
poin/Increase terhadap laba
(decrease) on sebelum pajak/
interest rate Effect on income
in basis points before tax
Tahun: Year:
30 September 2024 +50 138.805.504 September 30, 2024
-50 (138.805.504)
31 Desember 2023 +50 343.663.467 December 31, 2023
-50 (343.663.467)
31 Desember 2022 +50 491.845.204 December 31, 2022
-50 (491.845.204)
Risiko mata uang asing Foreign currency risk
Risiko mata uang asing adalah risiko bahwa nilai Foreign currency risk is the risk that the fair value or
wajar atau arus kas masa depan dari instrumen future cash flow of financial instrument will fluctuate
keuangan akan berfluktuasi karena perubahan nilai because of changes in foreign exchange rates. The
tukar mata uang asing. Eksposur Perusahaan Company’s exposure to the risk of changes in
terhadap risiko perubahan nilai tukar mata uang foreign exchange rates relates primarily to the
asing terutama berkaitan dengan pinjaman bank Company’s US Dollar bank loans (Note 10). The
Perusahaan dalam AS Dolar (Catatan 10). Company manages this risk by entering into
Perusahaan mengelola risiko ini dengan derivative contracts (Note 15).
mengadakan kontrak derivatif (Catatan 15).
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas The following table demonstrates the sensitivity to a
kemungkinan perubahan nilai tukar Rupiah terhadap reasonably possible change in Rupiah exchange
mata uang asing dengan variabel lain dianggap tetap, rate against foreign currency with all other variables
terhadap laba sebelum pajak Perusahaan (tidak held constant, of the Company’s income before tax
diaudit): (unaudited):
Perubahan Dampak
nilai tukar terhadap laba
Rupiah/Change sebelum pajak/
In Rupiah Effect on income
Rate before tax
Tahun: Year:
30 September 2024 +100 4.658.672 September 30, 2024
-100 (4.658.672)
31 Desember 2023 +100 8.633.138 December 31, 2023
-100 (8.633.138)
31 Desember 2022 +100 2.990.592 December 31, 2022
-100 (2.990.592)
100
261
Page 284
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit Credit risk
Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak lawan tidak Credit risk is the risk that a counter party will not
akan memenuhi kewajibannya berdasarkan kontrak meet its obligations under a customer contract,
pelanggan, yang menyebabkan kerugian finansial. leading to a financial loss. The Company is exposed
Perusahaan menghadapi risiko kredit dari to credit risk from defaulting customers. Improper
pelanggan yang gagal bayar. Penilaian yang tidak assessment of customer’s credit worthiness,
tepat atas kelayakan kredit nasabah dan collection management and other external factors ie
manajemen penagihan dan faktor-faktor eksternal economy condition the unprecedented Covid-19
lainnya termasuk keadaan perekonomian dan pandemic will trigger the credit risk. The Company
pandemi Covid-19 yang belum terdapat applies prudent credit acceptance policies,
precedentnya dapat memicu risiko kredit. performing ongoing credit portfolio monitoring as
Perusahaan menerapkan kebijakan akseptasi kredit well as managing the collection of customer
yang prudent, melakukan pemantauan portofolio financing receivables in order to minimize credit risk
kredit secara berkesinambungan serta mengelola exposure. The maximum exposure of credit risk is
penagihan piutang pembiayaan pelanggan untuk the carrying amount of finance lease receivables
meminimalkan eksposur risiko kredit. Eksposur without taking into account any financed asset held.
maksimum risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat
piutang sewa pembiayaan tanpa memperhitungkan
aset yang dibiayai yang dimiliki.
Tabel berikut menyajikan total risiko kredit dan The following table sets out the total credit risk and
konsentrasi risiko piutang sewa pembiayaan risk concentration of finance lease receivables of the
Perusahaan: Company:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak ketiga Third parties
Perusahaan 4.763.476.556.772 4.506.170.609.993 3.740.741.631.200 Corporation
Individu 226.762.932.886 208.961.367.772 146.935.674.990 Individual
Total 4.990.239.489.658 4.715.131.977.765 3.887.677.306.190 Total
Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko kredit The following table sets out the total credit risk and
dan konsentrasi risiko aset keuangan perusahaan risk concentration of financial assets of the
diklasifikasikan ke dalam belum jatuh tempo dan Company classified into neither past due nor
tidak mengalami penurunan nilai, jatuh tempo tetapi impaired, past due but not impaired and impaired:
tidak mengalami penurunan nilai, mengalami
penurunan nilai:
31 September/September 30, 2024
Mengalami
Jatuh tempo penurunan nilai Cadangan
tetapi tidak (jatuh tempo kerugian
mengalami >30 hari)/ penurunan nilai/
Belum jatuh tempo dan tidak penurunan nilai/ Impaired (day Allowance for
mengalami penurunan nilai/ Past-due past due >30 impairment Total/
Neither past due not impaired but not impaired days) losses Total
High grade Standard grade
Kas dan kas pada bank
- neto 559.113.402.635 - - - (13.966.142) 559.099.436.493 Cash on hand and in banks - net
Piutang sewa
pembiayaan - neto 3.689.964.481.474 1.022.955.664.137 170.646.983.569 106.672.360.478 (71.718.496.200) 4.918.520.993.458 Finance lease receivables - net
Piutang derivatif 38.066.018.562 - - - - 38.066.018.562 Derivative receivables
Piutang lain-lain - neto 2.836.601.136 - - 18.981.969.886 (7.787.128.068) 14.031.442.954 Other receivables - net
Aset lain-lain*) 2.018.412.875 - - - - 2.018.412.875 Other assets*)
Total 4.291.998.916.682 1.022.955.664.137 170.646.983.569 125.654.330.364 (79.519.590.410) 5.531.736.304.342 Total
*)
Aset lain-lain terdiri dari uang jaminan *)
Other Assets consist of security deposit
101
262
Page 285
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko kredit The following table sets out the total credit risk and
dan konsentrasi risiko aset keuangan perusahaan risk concentration of financial assets of the
diklasifikasikan ke dalam belum jatuh tempo dan Company classified into neither past due nor
tidak mengalami penurunan nilai, jatuh tempo tetapi impaired, past due but not impaired and impaired
tidak mengalami penurunan nilai, mengalami (continued):
penurunan nilai (lanjutan):
31 Desember/December 31, 2023
Mengalami
Jatuh tempo penurunan nilai Cadangan
tetapi tidak (jatuh tempo kerugian
mengalami >30 hari)/ penurunan nilai/
Belum jatuh tempo dan tidak penurunan nilai/ Impaired (day Allowance for
mengalami penurunan nilai/ Past-due past due >30 impairment Total/
Neither past due not impaired but not impaired days) losses Total
High grade Standard grade
Kas dan kas pada bank - neto 279.799.510.753 - - - (34.200.150) 279.765.310.603 Cash on hand and in banks - net
Piutang sewa
pembiayaan - neto 2.786.172.120.194 1.682.190.347.518 199.099.388.527 47.670.121.526 (67.790.927.933) 4.647.341.049.832 Finance lease receivables - net
Piutang derivatif 106.089.944.475 - - - - 106.089.944.475 Derivative receivables
Piutang lain-lain - neto 6.624.829.375 - - 5.629.887.282 (2.355.746.795) 9.898.969.862 Other receivables - net
Aset lain-lain 2.006.923.075 - - - - 2.006.923.075 Other assets
Total 3.180.693.327.872 1.682.190.347.518 199.099.388.527 53.300.008.808 (70.180.874.878) 5.045.102.197.847 Total
31 Desember/December 31, 2022
Mengalami
Jatuh tempo penurunan nilai Cadangan
tetapi tidak (jatuh tempo kerugian
mengalami >30 hari)/ penurunan nilai/
Belum jatuh tempo dan tidak penurunan nilai/ Impaired (day Allowance for
mengalami penurunan nilai/ Past-due past due >30 impairment Total/
Neither past due not impaired but not impaired days) losses Total
High grade Standard grade
Kas dan kas pada bank - neto 368.537.342.424 - - - (14.009.657) 368.523.332.767 Cash on hand and in banks - net
Piutang sewa
pembiayaan - neto 3.230.772.795.432 527.311.596.726 106.508.869.945 23.084.044.087 (62.948.455.294) 3.824.728.850.896 Finance lease receivables - net
Piutang derivatif 126.464.092.374 - - - - 126.464.092.374 Derivative receivables
Piutang lain-lain - neto 334.065.508 - - 322.008.798 (237.227.396) 418.846.910 Other receivables - net
Aset lain-lain*) 1.997.919.147 - - - - 1.997.919.147 Other assets*)
Total 3.728.106.214.885 527.311.596.726 106.508.869.945 23.406.052.885 (63.199.692.347) 4.322.133.042.094 Total
*)
Aset lain-lain terdiri dari uang jaminan *)
Other Assets consist of security deposit
Piutang sewa pembiayaan yang angsurannya telah Finance lease receivables which installments are
jatuh tempo lebih dari 30 hari diklasifikasikan overdue for more than 30 days are classified as
sebagai aset keuangan yang mengalami penurunan impaired financial assets.
nilai.
Penjelasan kredit dengan kualitas “belum jatuh The explanation of loan under quality “neither past
tempo maupun tidak mengalami penurunan nilai” due nor impaired” is as follows:
adalah sebagai berikut:
- High grade, yaitu tidak diragukan lagi pelunasan - High grade, which is, no doubt over the
aset keuangan tanpa jatuh tempo selama jangka repayment of financial asset with no past due
waktu piutang sewa pembiayaan. along the period of finance lease receivables.
- Standard grade, yaitu adanya pertimbangan - Standard grade, which is, there is consideration
terkait kemampuan nasabah dalam melakukan related to the ability of the customer in making
pembayaran pada saat jatuh tempo karena payment at maturity date because there is history
adanya riwayat jatuh tempo selama periode of past due during the period of finance lease
piutang sewa pembiayaan. Namun sampai saat ini receivables. However, until now there has not
belum ada keterlambatan pembayaran pokok dan been any delay in payment of principal and
bunga pada saat jatuh tempo. interest at maturity date.
102
263
Page 286
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Sebagai jaminan atas piutang sewa pembiayaan, As collateral to the finance lease receivables, the
Perusahaan menerima Sertifikat Hak Milik (“BPKB”) Company receives the Certificates of Ownership
atas kendaraan bermotor yang dibiayai oleh (“BPKB”) of the motor vehicles financed by the
Perusahaan. Company.
Tabel berikut menunjukan aging analysis terhadap The following table summarizes the aging analysis
piutang sewa pembiayaan yang telah jatuh tempo of finance lease receivables which are past due but
namun tidak mengalami penurunan nilai: not impaired:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
1-30 hari/ 1-30 hari/ 1-30 hari/
1-30 days 1-30 days 1-30 days
Piutang sewa pembiayaan - neto Finance lease receivables - net
Perusahaan - pihak ketiga 152.570.778.043 192.668.996.629 97.130.772.525 Corporation - third party
Individu - pihak ketiga 18.076.205.526 6.430.391.898 9.378.097.420 Individual - third party
Total 170.646.983.569 199.099.388.527 106.508.869.945 Total
Pengaruh pandemi Covid-19 Effect of the Covid-19 pandemic
Terkait dengan POJK No. 14/POJK.05/2020 tentang In relation to POJK No. 14/POJK.05/2020 regarding
Kebijakan Countercylical Dampak Corona Virus Countercylical Policy on the Impact of Coronavirus
Diseases 2019 Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non Diseases 2019 for Non-Bank Financial Services
Bank, salah satu aturannya terkait program Institutions, one of the regulations is related to
restrukturisasi terhadap konsumen yang terkena restructuring program to Covid-19 impacted
dampak Covid-19. Perusahaan melakukan program consumers. The Company is carrying out a
restrukturisasi sejak bulan April 2020. Meskipun restructuring program since in April 2020. Though
portfolio NPF Perusahaan sempat meningkat, there was an increase in the NPF ratio, but until
namun hingga Desember 2021, portofolio December 2021, the restructuring or rescheduling
restrukturisasi atau rescheduling telah menunjukkan portfolio shows an improving trend. The Company
tren yang membaik. Perusahaan mencatat recorded a reserve in accordance with SFAS
pencadangan sesuai dengan PSAK No. 109 dengan No. 109 using expected credit loss (ECL) based on
menggunakan expected credit loss (ECL) yang incurred loss.
didasarkan pada kerugian yang terjadi.
Selama masa pemulihan ekonomi, Perusahaan During the economic recovery period, the Company
akan tetap mengikuti kebijakan pemerintah terkait will continue to follow government policies related to
program restrukturisasi, dan juga melakukan the restructuring program, and also carry out
manajemen risiko secara komprehensif. comprehensive risk management.
Jumlah piutang sewa pembiayaan yang The amount of restructured finance lease
direstrukturisasi pada tanggal 30 September 2024, receivables as of September 30, 2024,
31 Desember 2023 dan 2022 disajikan pada December 31, 2023 and 2022 are presented in
Catatan 5. Note 5.
103
264
Page 287
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas Liquidity risk
Perusahaan memantau risiko likuiditas dengan The Company monitors liquidity risk by using gap
menggunakan gap analysis yang mengukur analysis which measures the mismatch between
ketidaksesuaian antara jatuh tempo aset dan assets and liabilities maturity. Maturity profile
liabilitas. Metode analisis profil maturitas yang analysis method supported by cash flow projection
didukung oleh proyeksi arus kas dan analisis and scenario analysis are performed to assess
skenario dilakukan untuk menilai potensi kerugian potential loss or effect to cash flow, earnings and
atau pengaruh terhadap arus kas, pendapatan dan equity in the abnormal or extreme market condition
ekuitas dalam kondisi pasar yang tidak normal atau from liquidity risk exposure.
ekstrim dari eksposur risiko likuiditas.
Perusahaan mengelola risiko tersebut dengan The Company manages such risk by mirroring the
mencerminkan jangka waktu pendanaan agar maturity period of the funding in order to have similar
memiliki jangka waktu yang sama dengan profil period with the assets' maturity profile.
jatuh tempo aset.
Tabel di bawah ini menggambarkan profil jatuh The tables below summarize the maturity profile of
tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perusahaan the Company’s assets and liabilities at
masing-masing pada tanggal-tanggal 30 September September 30, 2024, December 31, 2023 and 2022
2024, 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan based on contractual payments:
sisa jatuh tempo kontraktual:
30 September/September 30, 2024
Tidak memiliki
tanggal
jatuh tempo
kontrak/ Kurang dari
Does not have 3 bulan/
contractual Less than 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/
due date 3 months 3 - 12 months 1 - 5 years Jumlah/Total
Aset keuangan Financial Asset
Kas dan kas pada bank 559.113.402.635 - - - 559.113.402.635 Cash on hand and in banks
Piutang sewa pembiayaan - 718.405.675.382 1.813.057.970.631 2.458.775.843.645 4.990.239.489.658 Finance lease receivables
Piutang derivatif - - 24.491.538.612 13.574.479.950 38.066.018.562 Derivative receivables
Piutang lain-lain 341.559.035 20.567.614.176 909.397.811 - 21.818.571.022 Other receivables
Aset lain-lain*) - 148.505.920 294.358.440 1.575.548.515 2.018.412.875 Other assets*)
Total aset 559.454.961.670 739.121.795.478 1.838.753.265.494 2.473.925.872.110 5.611.255.894.752 Total asset
Liabilitas keuangan Financial Liabilities
Pinjaman bank - neto - - 575.244.000.000 1.797.059.000.000 2.372.303.000.000 Bank loans - net
Utang lain-lain - 34.132.558.370 29.530.198.609 14.817.113.948 78.479.870.927 Other payables
Beban yang masih harus dibayar - 18.718.581.512 51.884.648.264 - 70.603.229.776 Accrued expenses
Utang derivatif - - - 34.636.901.600 34.636.901.600 Derivative payables
Utang obligasi - neto - - 865.384.742.048 688.028.487.680 1.553.413.229.728 Bonds payable - net
Total liabilitas - 52.851.139.882 1.522.043.588.921 2.534.541.503.228 4.109.436.232.031 Total liabilities
Neto 559.454.961.670 686.270.655.596 316.709.676.575 (60.615.631.120) 1.501.819.662.721 Net
*)
Aset lain-lain terdiri dari uang jaminan *)
Other Assets consist of security deposit
104
265
Page 288
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan profil jatuh The tables below summarize the maturity profile of
tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perusahaan the Company’s assets and liabilities at
masing-masing pada tanggal-tanggal 30 September September 30, 2024, December 31, 2023 and 2022
2024, 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan based on contractual payments (continued):
sisa jatuh tempo kontraktual (lanjutan):
31 Desember/December 31, 2023
Tidak memiliki
tanggal
jatuh tempo
kontrak/ Kurang dari
Does not have 3 bulan/
contractual Less than 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/
due date 3 months 3 - 12 months 1 - 5 years Jumlah/Total
Aset keuangan Financial Asset
Kas dan kas pada bank 279.799.510.753 - - - 279.799.510.753 Cash on hand and in banks
Piutang sewa pembiayaan - 651.193.791.357 1.698.710.875.469 2.365.227.310.939 4.715.131.977.765 Finance lease receivables
Piutang derivatif - - 38.578.287.701 67.511.656.774 106.089.944.475 Derivative receivables
Piutang lain-lain 237.704.779 6.075.764.899 5.941.246.979 - 12.254.716.657 Other receivables
Aset lain-lain - 56.140.200 223.255.920 1.727.526.955 2.006.923.075 Other assets
Total aset 280.037.215.532 657.325.696.456 1.743.453.666.069 2.434.466.494.668 5.115.283.072.725 Total asset
Liabilitas keuangan Financial Liabilities
Pinjaman bank - neto - 400.000.000.000 641.224.000.000 1.256.404.000.000 2.297.628.000.000 Bank loans - net
Utang lain-lain - 30.019.787.810 38.771.008.543 12.689.100.197 81.479.896.550 Other payables
Beban yang masih harus dibayar - 38.327.591.747 43.753.395.755 - 82.080.987.502 Accrued expenses
Utang derivatif - - - 1.137.363.577 1.137.363.577 Derivative payables
Utang obligasi - neto - - 364.821.479.842 855.482.837.256 1.220.304.317.098 Bonds payable - net
Total liabilitas - 468.347.379.557 1.088.569.884.140 2.125.713.301.030 3.682.630.564.727 Total liabilities
Neto 280.037.215.532 188.978.316.899 654.883.781.929 308.753.193.638 1.432.652.507.998 Net
31 Desember /December 31, 2022
Tidak memiliki
tanggal
jatuh tempo
kontrak/ Kurang dari
Does not have 3 bulan/
contractual Less than 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/
due date 3 months 3 - 12 months 1 - 5 years Jumlah/Total
Aset keuangan Financial Asset
Kas dan kas pada bank 368.537.342.424 - - - 368.537.342.424 Cash on hand and in banks
Piutang sewa pembiayaan - 522.348.556.689 1.341.953.838.002 2.023.374.911.499 3.887.677.306.190 Finance lease receivables
Piutang derivatif - - 11.155.393.045 115.308.699.329 126.464.092.374 Derivative receivables
Piutang lain-lain 106.510.427 365.726.083 183.837.796 - 656.074.306 Other receivables
Aset lain-lain*) - 516.820.312 1.000.000 1.480.098.835 1.997.919.147 Other assets*)
Total aset 368.643.852.851 523.231.103.084 1.353.294.068.843 2.140.163.709.663 4.385.332.734.441 Total asset
Liabilitas keuangan Financial Liabilities
Pinjaman bank - neto - - 196.637.500.000 2.035.585.500.000 2.232.223.000.000 Bank loans - net
Utang lain-lain - 36.343.566.543 28.872.750.270 9.635.412.195 74.851.729.008 Other payables
Beban yang masih harus dibayar - 25.764.823.852 34.236.600.496 12.588.527.777 72.589.952.125 Accrued expenses
Utang derivatif - - 1.452.848 3.514.390.012 3.515.842.860 Derivative payables
Utang obligasi - neto - - 174.318.277.409 522.113.299.073 696.431.576.482 Bonds payable - net
Total liabilitas - 62.108.390.395 434.066.581.023 2.583.437.129.057 3.079.612.100.475 Total liabilities
Neto 368.643.852.851 461.122.712.689 919.227.487.820 (443.273.419.394) 1.305.720.633.966 Net
*)
Aset lain-lain terdiri dari uang jaminan *)
Other Assets consist of security deposit
105
266
Page 289
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan profil jatuh The tables below summarize the maturity profile of
tempo atas liabilitas keuangan Perusahaan pada the Company’s financial liabilities at September 30,
tanggal-tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2024, December 31, 2023 and 2022 based on
2023 dan 2022 berdasarkan pembayaran contractual undiscounted payments:
kontraktual yang tidak didiskontokan:
30 September/September 30, 2024
Tidak memiliki
tanggal
jatuh tempo
kontrak/ Kurang dari
Does not have 3 bulan/
contractual Less than 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/
due date 3 months 3 - 12 months 1 - 5 years Total/Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman bank - 39.370.627.081 679.137.998.947 1.992.675.696.897 2.711.184.322.925 Bank loans
Utang lain-lain - 34.132.558.370 29.530.198.609 14.817.113.948 78.479.870.927 Other payables
Beban yang masih harus dibayar - 18.718.581.512 51.884.648.264 - 70.603.229.776 Accrued expenses
Utang derivatif - - - 34.636.901.600 34.636.901.600 Derivative payables
Utang obligasi - 27.113.520.754 936.437.812.814 751.293.394.451 1.714.844.728.019 Bonds payable
Total liabilitas - 119.335.287.717 1.696.990.658.634 2.793.423.106.896 4.609.749.053.247 Total liabilities
31 Desember/December 31, 2023
Tidak memiliki
tanggal
jatuh tempo
kontrak/ Kurang dari
Does not have 3 bulan/
contractual Less than 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/
due date 3 months 3 - 12 months 1 - 5 years Total/Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman bank - 453.783.456.007 720.025.991.486 1.349.588.127.542 2.523.397.575.035 Bank loans
Utang lain-lain - 30.019.787.810 38.771.008.543 12.689.100.197 81.479.896.550 Other payables
Beban yang masih harus dibayar - 38.327.591.747 43.753.395.755 - 82.080.987.502 Accrued expenses
Utang derivatif - - - 1.137.363.577 1.137.363.577 Derivative payables
Utang obligasi - 20.176.500.000 418.230.391.126 919.327.928.875 1.357.734.820.001 Bonds payable
Total liabilitas - 542.307.335.564 1.220.780.786.910 2.282.742.520.191 4.045.830.642.665 Total liabilities
31 Desember/December 31, 2022
Tidak memiliki
tanggal
jatuh tempo
kontrak/ Kurang dari
Does not have 3 bulan/
contractual Less than 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/
due date 3 months 3 - 12 months 1 - 5 years Total/Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman bank - 33.764.951.410 297.669.489.632 2.248.438.774.681 2.579.873.215.723 Bank loans
Utang lain-lain - 36.343.566.543 28.872.750.270 9.635.412.195 74.851.729.008 Other payables
Beban yang masih harus dibayar - 25.764.823.852 34.236.600.496 12.588.527.777 72.589.952.125 Accrued expenses
Utang derivatif - - 1.452.848 3.514.390.012 3.515.842.860 Derivative payables
Utang obligasi - 11.156.250.000 204.915.051.603 581.189.911.976 797.261.213.579 Bonds payable
Total liabilitas - 107.029.591.805 565.695.344.849 2.855.367.016.641 3.528.091.953.295 Total liabilities
106
267
Page 290
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Operasional Operational risk
Perusahaan juga mempertimbangkan risiko The Company also takes into consideration
operasional, karena permasalahan yang timbul dari operational risk, because the problems arising from
risiko ini dapat membawa dampak yang signifikan this risk could bring significant impact and affect the
dan mempengaruhi kinerja Perusahaan secara Company’s overall performance. In general,
keseluruhan. Secara umum, risiko operasional operational risk is the risk caused by shortcomings
adalah risiko yang disebabkan oleh kekurangan dan and failures of internal processes, human errors,
kegagalan proses internal, kesalahan manusia, system failures or problems that could bring impact
kegagalan sistem atau masalah yang dapat to the Company's operations. The operational risks
berdampak pada operasional Perusahaan. Risiko in the Company are handled through 4 (four) risk
operasional di Perusahaan ditangani melalui management processes as follows:
4 (empat) proses manajemen risiko sebagai berikut:
- Identifikasi risiko - Risk identification
- Pengukuran risiko - Risk measurement
- Pengendalian risiko - Risk control and
- Pemantauan risiko - Risk monitoring
26. MANAJEMEN RISIKO PERMODALAN 26. CAPITAL RISK MANAGEMENT
Tujuan Perusahaan dalam mengelola permodalan The Company’s objectives when managing capital
adalah untuk menjaga kemampuan Perusahaan are to safeguard the Company’s ability to continue
dalam melanjutkan kelangsungan usahanya guna as a going concern in order to provide returns for
memberikan pengembalian bagi pemegang saham shareholders and benefits for other stakeholders
dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya and to maintain an optimal capital structure to
dan untuk mempertahankan struktur permodalan reduce the cost of capital.
yang optimal untuk mengurangi biaya permodalan.
Dalam mengelola permodalan, Perusahaan In managing capital, the Company conducts
melakukan analisis bulanan untuk memastikan monthly analysis to ensure that the Company
bahwa Perusahaan telah mematuhi POJK complies with the POJK No.35/POJK.05/2018 dated
No.35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 December 27, 2018 regarding Finance Companies
tentang Perusahaan Pembiayaan yang memiliki which have some provisions as follows:
beberapa ketentuan sebagai berikut:
- Modal disetor Perusahaan paling sedikit - The Company’s paid-up capital of minimum
Rp100.000.000.000; Rp100,000,000,000;
- Ekuitas Perusahaan paling sedikit 50,00% dari - The Company’s equity amounting to minimum
modal disetor; 50.00% of paid-up capital;
- Jumlah pinjaman Perusahaan terhadap ekuitas - The amount of the Company’s loan to equity
dan pinjaman subordinasi dikurangi investasi and subordinated loan deducted by investment
(gearing ratio) maksimal 10 kali, baik untuk (gearing ratio) is maximum 10 times, both for
pinjaman dalam negeri maupun dalam negeri. off-shore and on-shore domestic loans.
Perusahaan telah mematuhi peraturan tersebut. The Company has complied with the regulation. For
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal the years ended September 30, 2024,
30 September 2024, 31 Desember 2023 dan 2022, December 31, 2023 and 2022, the Company’s
gearing ratio Perusahaan masing-masing sebesar gearing ratio were 2.73 times, 2.56 times and 2.29
2,73 kali, 2,56 kali dan 2,29 kali. times, respectively.
107
268
Page 291
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO PERMODALAN (lanjutan) 26. CAPITAL RISK MANAGEMENT (continued)
Informasi lainnya Other information
Berdasarkan POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal Based on POJK No. 35/POJK.05/2018 dated
27 Desember 2018 tentang ”Penyelenggaraan December 27, 2018 regarding “The Business
Usaha Perusahaan Pembiayaan”, pada tanggal- Operation of a Multifinance Company”, as of
tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023 dan September 30, 2024, December 31, 2023 and 2022,
2022. Perusahaan telah memenuhi jumlah minimal the Company has complied with the minimum
ekuitas dan batas maksimum pemberian amount of equity and limits for giving financing. The
pembiayaan. Perusahaan telah menghitung Company has the following calculated ratio as
beberapa rasio sebagaimana dipersyaratkan oleh required by the regulation (unaudited):
peraturan antara lain (tidak diaudit):
30 September 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
September 30, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rasio permodalan 54,87% 53,92% 58,80% Capital ratio
Rasio ekuitas terhadap modal disetor 143,68% 137,68% 127,82% Equity to fully paid capital ratio
Rasio Non-Performing Finance - neto 0,171% 0,020% 0,004% Non-Performing Finance - net
Rasio Non-Performing Finance - gross 0,33% 0,07% 0,19% Non-Performing Finance - gross
Rasio piutang pembiayaan neto
terhadap total aset 88,39% 91,50% 87,46% Net financing to asset ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan neto Net financing receivables to total
terhadap total pendanaan 125,29% 132,10% 130,60% funding ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan Balance of receivables for investment
investasi dan pembiayaan modal kerja financing and working capital
terhadap total saldo piutang financing to total balance of the
pembiayaan 100,00% 100,00% 100,00% financing receivables ratio
Status tingkat kesehatan keuangan Sangat sehat/ Sangat sehat/ Sangat sehat/ Financial soundness level
Very sound Very sound Very sound
27. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG 27. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
ASING CURRENCY
Pada tanggal-tanggal 30 September 2024, As of September 30, 2024, December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, aset dan liabilitas 2022, monetary assets and liabilities in foreign
moneter dalam mata uang asing adalah sebagai currencies are as follows:
berikut:
30 September/September 30, 2024
Mata uang asal Ekuivalen
(jumlah penuh)/ Rupiah/
Original currency Rupiah
(full amount) Equivalent
Aset moneter Monetary assets
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Kas dan kas pada Bank 30.745 465.424.167 Cash on hands and in Banks
Total aset moneter 30.745 465.424.167 Total monetary assets
Liabilitas moneter Monetary liabilities
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pinjaman bank 143.500.000 2.172.303.000.000 Bank loans
Pinjaman Lindung Nilai (143.500.000) (2.172.303.000.000) Hedged Loan
Total liabilitas moneter - - Total monetary liabilities
Aset/liabilitas moneter neto 30.745 465.424.167 Net monetary assets/liabilities
108
269
Page 292
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG 27. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
ASING (lanjutan) CURRENCY (continued)
Pada tanggal-tanggal 30 September 2024, As of September 30, 2024, December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, aset dan liabilitas 2022, monetary assets and liabilities in foreign
moneter dalam mata uang asing adalah sebagai currencies are as follows (continued):
berikut (lanjutan):
30 September/September 30, 2024
Mata uang asal Ekuivalen
(jumlah penuh)/ Rupiah/
Original currency Rupiah
(full amount) Equivalent
Aset moneter (lanjutan) Monetary assets (continued)
Yen Jepang Japanesse Yen
Kas dan kas pada Bank 4.193 443.051 Cash on hands and in Banks
Total aset moneter 4.193 443.051 Total monetary assets
Aset/liabilitas moneter neto 4.193 443.051 Net monetary assets/liabilities
31 Desember/December 31, 2023
Mata uang asal Ekuivalen
(jumlah penuh)/ Rupiah/
Original currency Rupiah
(full amount) Equivalent
Aset moneter Monetary assets
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Kas dan kas pada Bank 56.031 863.773.126 Cash on hands and in Banks
Total aset moneter 56.031 863.773.126 Total monetary assets
Liabilitas moneter Monetary liabilities
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pinjaman bank 120.500.000 1.857.628.000.000 Bank loans
Pinjaman Lindung Nilai (120.500.000) (1.857.628.000.000) Hedged Loan
Total liabilitas moneter - - Total monetary liabilities
Aset/liabilitas moneter neto 56.031 863.773.126 Net monetary assets/liabilities
Aset moneter Monetary assets
Yen Jepang Japanesse Yen
Kas dan kas pada Bank 4.193 459.331 Cash on hands and in Banks
Total aset moneter 4.193 459.331 Total monetary assets
Aset/liabilitas moneter neto 4.193 459.331 Net monetary assets/liabilities
109
270
Page 293
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG 27. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
ASING (lanjutan) CURRENCY (continued)
Pada tanggal-tanggal 30 September 2024, As of September 30, 2024, December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, aset dan liabilitas 2022, monetary assets and liabilities in foreign
moneter dalam mata uang asing adalah sebagai currencies are as follows (continued):
berikut (lanjutan):
31 Desember/December 31, 2022
Mata uang asal Ekuivalen
(jumlah penuh)/ Rupiah/
Original currency Rupiah
(full amount) Equivalent
Aset moneter Monetary assets
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Kas dan kas pada Bank 18.979 298.566.200 Cash on hands and in Banks
Total aset moneter 18.979 298.566.200 Total monetary assets
Liabilitas moneter Monetary liabilities
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pinjaman bank 133.000.000 2.092.223.000.000 Bank loans
Pinjaman Lindung Nilai (133.000.000) (2.092.223.000.000) Hedged Loan
Total liabilitas moneter - - Total monetary liabilities
Aset/liabilitas moneter neto 18.979 298.566.200 Net monetary assets/liabilities
Aset moneter Monetary assets
Yen Jepang Japanesse Yen
Kas dan kas pada Bank 4.193 492.957 Cash on hands and in Banks
Liabilitas moneter Monetary liabilities
Utang lain-lain 2.400.000 282.160.080 Other payable
Lindung nilai Utang lain-lain (2.400.000) (282.160.080) Hedge Other payable
Total aset moneter 4.193 492.957 Total monetary assets
Aset/liabilitas moneter neto 4.193 492.957 Net monetary assets/liabilities
Untuk melindungi dari risiko yang berkaitan dengan To hedge the risk associated with the fluctuation of
fluktuasi mata uang asing dan tingkat bunga foreign currency and floating interest rate of bank
mengambang dari pinjaman bank, Perusahaan loans, the Company uses derivative financial
menggunakan instrumen keuangan derivatif instruments (Note 15).
(Catatan 15).
28. LIABILITAS KONTINJENSI 28. CONTINGENT LIABILITY
Perusahaan tidak memiliki liabilitas kontinjensi yang The Company did not have any significant
signifikan pada tanggal-tanggal 30 September 2024, contingent liability as of September 30, 2024,
31 Desember 2023 dan 2022. December 31, 2023 and 2022.
110
271
Page 294
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. SEGMEN OPERASI 29. OPERATING SEGMENT
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance
internal Perusahaan yang disiapkan untuk with the internal reporting provided to the
manajemen yang bertanggung jawab untuk management which is responsible for allocating
mengalokasikan sumber daya ke segmen tertentu resources to certain segments and performance
dan penilaian atas performanya. Untuk itu, informasi assessments. Therefore, based on types of product
segmen operasi berdasarkan jenis produk disajikan operating segment is presented as the primary basis
sebagai bentuk primer pelaporan segmen. of segment reporting.
30 September/September 30, 2024
Truk/Truck Bus/Bus Lain-lain/Others Jumah/Total
Pendapatan Income
Pendapatan sewa pembiayaan 386.530.096.425 11.843.060.649 709.780.283 399.082.937.357 Finance lease income
Penerimaan atas piutang yang Recovery of receivable previously
dihapusbukukan 500.000.000 - - 500.000.000 write-off
Lain-lain 2.364.922.859 251.078.407 15.000 2.616.016.266 Others
Pendapatan tidak dapat dialokasi Unallocated Income
Pendapatan bunga - - - 22.767.408.925 Interest Income
Total Pendapatan 389.395.019.284 12.094.139.056 709.795.283 424.966.362.548 Total Income
Beban Expenses
Penyisihan/(pembalikan) Provision/(reversal) for impairment
kerugian penurunan nilai losses on finance
piutang sewa pembiayaan 5.491.402.043 (284.714.156) (58.053.362) 5.148.634.525 lease receivables
Penyisihan/(pembalikan) kerugian Provision/(reversal) for impairment
penurunan nilai piutang lain - lain losses on other receivables
dari aset yang dibiayai 5.431.381.273 - - 5.431.381.273 from financed asset
Kerugian penyelesaian piutang lain - lain Loss on settlement of other receivables
dari aset yang dibiayai 2.110.875.403 - - 2.110.875.403 from financed asset
Total Beban 13.033.658.719 (284.714.156) (58.053.362) 12.690.891.201 Total Expenses
Hasil Segmen 376.361.360.565 12.378.853.212 767.848.645 412.275.471.347 Segment Results
Beban tidak dapat dialokasi Unallocated Expenses
Gaji, tunjangan dan Salaries, allowances and other
kesejahteraan karyawan lainnya 75.961.128.307 employee benefits
Beban Umum dan administrasi 63.938.448.284 General and administrative expenses
Beban pembiayaan 198.861.815.563 Financing charges
Pembalikan kerugian penurunan Reversal for impairment losses on
nilai kas pada bank (20.234.008) cash in bank
Laba sebelum beban pajak final Income before final tax expense
dan beban pajak penghasilan 73.534.313.201 and income tax expense
Beban pajak final atas Final tax expense on interest
pendapatan bunga (4.553.480.474) income
Laba sebelum 68.980.832.727 Income before income
beban pajak penghasilan tax expense
Beban pajak penghasilan (11.908.000.257) Income tax expense
Laba tahun berjalan 57.072.832.470 Income for the year
Aset Assets
Aset segmen 4.718.797.738.783 204.409.664.344 6.508.432.153 4.929.715.835.280 Segment assets
Aset tidak teralokasi - - - 634.639.350.631 Unallocated assets
Total Aset 4.718.797.738.783 204.409.664.344 6.508.432.153 5.564.355.185.911 Total Assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segmen 42.772.155.147 307.210.027 10.801 43.079.375.975 Segment liabilities
Liabilitas tidak teralokasi - - - 4.084.500.757.658 Unallocated liabilities
Total liabilitas 42.772.155.147 307.210.027 10.801 4.127.580.133.633 Total liabilities
Pengeluaran modal Capital expenditures
Aset tetap - - - 1.909.164.526 Fixed Assets
Aset takberwujud - - - - Intangible Assets
Total pengeluaran modal - - - 1.909.164.526 Total capital expenditure
111
272
Page 295
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 29. OPERATING SEGMENT (continued)
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance
internal Perusahaan yang disiapkan untuk with the internal reporting provided to the
manajemen yang bertanggung jawab untuk management which is responsible for allocating
mengalokasikan sumber daya ke segmen tertentu resources to certain segments and performance
dan penilaian atas performanya. Untuk itu, informasi assessments. Therefore, based on types of product
segmen operasi berdasarkan jenis produk disajikan operating segment is presented as the primary basis
sebagai bentuk primer pelaporan segmen. (lanjutan) of segment reporting. (continued)
30 September/September 30, 2023
(Tidak diaudit)/(Unaudited)
Truk/Truck Bus/Bus Lain-lain/Others Jumah/Total
Pendapatan Income
Pendapatan sewa pembiayaan 326.231.711.628 5.221.879.590 1.266.025.712 332.719.616.930 Finance lease income
Penerimaan atas piutang yang Recovery of receivable previously
dihapusbukukan - - - - write-off
Lain-lain 3.717.866.320 286.145.518 - 4.004.011.838 Others
Pendapatan tidak dapat dialokasi Unallocated Income
Pendapatan bunga 14.693.690.550 Interest Income
Total Pendapatan 329.949.577.948 5.508.025.108 1.266.025.712 351.417.319.318 Total Income
Beban Expenses
Penyisihan/(pembalikan) Provision/(reversal) for impairment
kerugian penurunan nilai losses on finance
piutang sewa pembiayaan 2.414.442.564 (1.634.120.173) (12.421.828) 767.900.563 lease receivables
Penyisihan/(pembalikan) kerugian Provision/(reversal) for impairment
penurunan nilai piutang lain - lain losses on other receivables
dari aset yang dibiayai 2.056.822.216 - - 2.056.822.216 from financed asset
Kerugian penyelesaian piutang lain - lain Loss on settlement of other receivables
dari aset yang dibiayai 164.688.090 - - 164.688.090 from financed asset
Total Beban 4.635.952.870 (1.634.120.173) (12.421.828) 2.989.410.869 Total Expenses
Hasil Segmen 325.313.625.078 7.142.145.281 1.278.447.540 348.427.908.449 Segment Results
Beban tidak dapat dialokasi Unallocated Expenses
Gaji, tunjangan dan Salaries, allowances and other
kesejahteraan karyawan lainnya 70.308.562.523 employee benefits
Beban Umum dan administrasi 58.727.710.191 General and administrative expenses
Beban pembiayaan 152.664.133.158 Financing charges
Pembalikan kerugian penurunan Reversal for impairment losses on
nilai kas pada bank 52.827.699 cash in bank
Laba sebelum beban pajak final Income before final tax expense
dan beban pajak penghasilan 66.674.674.878 and income tax expense
Beban pajak final atas Final tax expense on interest
pendapatan bunga (2.938.738.108) income
Laba sebelum 63.735.936.770 Income before income
beban pajak penghasilan tax expense
Beban pajak penghasilan (12.237.730.000) Income tax expense
Laba tahun berjalan 51.498.206.770 Income for the year
Aset Assets
Aset segmen 4.117.583.381.450 57.124.813.563 15.031.061.514 4.189.739.256.527 Segment assets
Aset tidak teralokasi 646.424.544.243 Unallocated assets
Total Aset 4.117.583.381.450 57.124.813.563 15.031.061.514 4.836.163.800.770 Total Assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segmen 32.207.102.923 134.699.402 21.482.317 32.363.284.642 Segment liabilities
Liabilitas tidak teralokasi 3.465.588.733.075 Unallocated liabilities
Total liabilitas 32.207.102.923 134.699.402 21.482.317 3.497.952.017.717 Total liabilities
Pengeluaran modal Capital expenditures
Aset tetap 2.729.145.900 Fixed Assets
Aset takberwujud - Intangible Assets
Total pengeluaran modal - - - 2.729.145.900 Total capital expenditure
112
273
Page 296
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 29. OPERATING SEGMENT (continued)
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance
internal Perusahaan yang disiapkan untuk with the internal reporting provided to the
manajemen yang bertanggung jawab untuk management which is responsible for allocating
mengalokasikan sumber daya ke segmen tertentu resources to certain segments and performance
dan penilaian atas performanya. Untuk itu, informasi assessments. Therefore, based on types of product
segmen operasi berdasarkan jenis produk disajikan operating segment is presented as the primary basis
sebagai bentuk primer pelaporan segmen. (lanjutan) of segment reporting. (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Truk/Truck Bus/Bus Lain-lain/Others Jumah/Total
Pendapatan Income
Pendapatan sewa pembiayaan 452.010.736.041 7.414.666.404 1.619.534.980 461.044.937.425 Finance lease income
Penerimaan atas piutang yang Recovery of receivable previously
dihapusbukukan - - - - write-off
Lain-lain 4.801.293.835 508.678.155 - 5.309.971.990 Others
Pendapatan tidak dapat dialokasi Unallocated Income
Pendapatan bunga - - - 18.109.466.576 Interest Income
Total Pendapatan 456.812.029.876 7.923.344.559 1.619.534.980 484.464.375.991 Total Income
Beban Expenses
Penyisihan/(pembalikan) Provision/(reversal) for impairment
kerugian penurunan nilai losses on finance
piutang sewa pembiayaan 8.363.917.290 (2.714.445.141) (31.586.156) 5.617.885.993 lease receivables
Penyisihan/(pembalikan) kerugian Provision/(reversal) for impairment
penurunan nilai piutang lain - lain losses on other receivables
dari aset yang dibiayai 2.118.519.399 - - 2.118.519.399 from financed asset
Kerugian penyelesaian piutang lain - lain Loss on settlement of other receivables
dari aset yang dibiayai 1.047.998.363 - - 1.047.998.363 from financed asset
Total Beban 11.530.435.052 (2.714.445.141) (31.586.156) 8.784.403.755 Total Expenses
Hasil Segmen 445.281.594.824 10.637.789.700 1.651.121.136 475.679.972.236 Segment Results
Beban tidak dapat dialokasi Unallocated Expenses
Gaji, tunjangan dan Salaries, allowances and other
kesejahteraan karyawan lainnya 93.256.494.173 employee benefits
Beban Umum dan administrasi 77.061.196.020 General and administrative expenses
Beban pembiayaan 208.753.800.695 Financing charges
Pembalikan kerugian penurunan Reversal for impairment losses on
nilai kas pada bank 20.190.493 cash in bank
Laba sebelum beban pajak final Income before final tax expense
dan beban pajak penghasilan 96.588.290.855 and income tax expense
Beban pajak final atas Final tax expense on interest
pendapatan bunga (3.621.892.620) income
Laba sebelum Income before income
beban pajak penghasilan 92.966.398.235 tax expense
Beban pajak penghasilan (22.348.552.269) Income tax expense
Laba tahun berjalan 70.617.845.966 Income for the year
Aset Assets
Aset segmen 4.529.466.774.034 108.770.105.680 12.378.310.605 4.650.615.190.319 Segment assets
Aset tidak teralokasi - - - 428.665.345.944 Unallocated assets
Total Aset 4.529.466.774.034 108.770.105.680 12.378.310.605 5.079.280.536.263 Total Assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segmen 38.482.561.452 171.176.095 904.801 38.654.642.348 Segment liabilities
Liabilitas tidak teralokasi - - - 3.663.839.299.403 Unallocated liabilities
Total liabilitas 38.482.561.452 171.176.095 904.801 3.702.493.941.751 Total liabilities
Pengeluaran modal Capital expenditures
Aset tetap - - - 2.845.033.785 Fixed Assets
Aset takberwujud - - - - Intangible Assets
Total pengeluaran modal - - - 2.845.033.785 Total capital expenditure
113
274
Page 297
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 29. OPERATING SEGMENT (continued)
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance
internal Perusahaan yang disiapkan untuk with the internal reporting provided to the
manajemen yang bertanggung jawab untuk management which is responsible for allocating
mengalokasikan sumber daya ke segmen tertentu resources to certain segments and performance
dan penilaian atas performanya. Untuk itu, informasi assessments. Therefore, based on types of product
segmen operasi berdasarkan jenis produk disajikan operating segment is presented as the primary basis
sebagai bentuk primer pelaporan segmen. (lanjutan) of segment reporting. (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Truk/Truck Bus/Bus Lain-lain/Others Jumah/Total
Pendapatan Income
Pendapatan sewa pembiayaan 360.796.487.088 10.682.384.254 6.571.924.781 378.050.796.123 Finance lease income
Penerimaan atas piutang yang Recovery of receivable previously
dihapusbukukan 5.820.048.162 - - 5.820.048.162 write-off
Lain-lain 4.243.823.246 77.193.817 7.612.657 4.328.629.720 Others
Pendapatan tidak dapat dialokasi Unallocated Income
Pendapatan bunga - - - 11.546.521.800 Interest Income
Total Pendapatan 370.860.358.496 10.759.578.071 6.579.537.438 399.745.995.805 Total Income
Beban Expenses
Penyisihan/(pembalikan) Provision/(reversal) for impairment
kerugian penurunan nilai losses on finance
piutang sewa pembiayaan (3.404.807.561) (5.089.458.652) 56.057.124 (8.438.209.089) lease receivables
Penyisihan/(pembalikan) kerugian Provision/(reversal) for impairment
penurunan nilai piutang lain - lain losses on other receivables
dari aset yang dibiayai (147.370.599) - - (147.370.599) from financed asset
Kerugian penyelesaian piutang lain - lain Loss on settlement of other receivables
dari aset yang dibiayai 468.342.486 - - 468.342.486 from financed asset
Total Beban (3.083.835.674) (5.089.458.652) 56.057.124 (8.117.237.202) Total Expenses
Hasil Segmen 373.944.194.170 15.849.036.723 6.523.480.314 407.863.233.007 Segment Results
Beban tidak dapat dialokasi Unallocated Expenses
Gaji, tunjangan dan Salaries, allowances and other
kesejahteraan karyawan lainnya 74.834.992.373 employee benefits
Beban Umum dan administrasi 78.753.613.823 General and administrative expenses
Beban pembiayaan 168.225.084.810 Financing charges
Pembalikan kerugian penurunan Reversal for impairment losses on
nilai kas pada bank (33.877.007) cash in bank
Laba sebelum beban pajak final Income before final tax expense
dan beban pajak penghasilan 86.083.419.008 and income tax expense
Beban pajak final atas Final tax expense on interest
pendapatan bunga (2.309.304.361) income
Laba sebelum Income before income
beban pajak penghasilan 83.774.114.647 tax expense
Beban pajak penghasilan (19.165.176.930) Income tax expense
Laba tahun berjalan 64.608.937.717 Income for the year
Aset Assets
Aset segmen 3.742.754.277.769 65.118.588.054 16.940.774.472 3.824.813.640.295 Segment assets
Aset tidak teralokasi - - - 548.235.806.924 Unallocated assets
Total Aset 3.742.754.277.769 65.118.588.054 16.940.774.472 4.373.049.447.219 Total Assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segmen 12.987.857.169 121.594.388 149.456.121 13.258.907.678 Segment liabilities
Liabilitas tidak teralokasi - - - 3.081.576.019.334 Unallocated liabilities
Total Liabilitas 12.987.857.169 121.594.388 149.456.121 3.094.834.927.012 Total Liabilities
Pengeluaran modal Capital expenditures
Aset tetap - - - 5.761.344.165 Fixed Assets
Aset takberwujud - - - - Intangible Assets
Total pengeluaran modal - - - 5.761.344.165 Total capital expenditure
114
275
Page 298
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 30. SUPPLEMENTARY CASH FLOWS
INFORMATION
Transaksi non-kas: Non-cash transactions:
Periode sembilan bulan
yang berakhir Pada tanggal
30 September/
Nine-month period ended
September 30, Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Tidak diaudit)/ Year ended December 31,
(Unaudited
2024 2023 2023 2022
Pembelian aset tetap melalui Purchase of fixed assets through
utang lain-lain 231.955.355 462.509.945 75.966.597 624.603.942 other payables
Rekonsiliasi liabilitas yang muncul dari aktivitas The reconciliation of liabilities arising from financing
pendanaan adalah sebagai berikut: activities are as follows:
Perubahan
non-kas/
1 Januari 2024/ Arus Kas/ Non-cash 30 September 2024/
January 1, 2024 Cash Flows changes September 30, 2024
Pinjaman bank 2.297.628.000.000 179.630.000.000 (104.955.000.000) 2.372.303.000.000 Bank loans
Liabilitas sewa 15.432.264.611 (7.412.049.178) 1.836.804.892 9.857.020.325 Lease liabilities
Utang Obligasi 1.220.304.317.098 334.000.000.000 (891.087.370) 1.553.413.229.728 Bonds payable
Total liabilitas dari Total liabilities from financing
aktivitas pendanaan 3.533.364.581.709 506.217.950.822 (104.009.282.478) 3.935.573.250.053 activities
Perubahan
non-kas/
1 Januari 2023/ Arus Kas/ Non-cash 31 Desember 2023/
January 1, 2023 Cash Flows changes December 31, 2023
Pinjaman bank 2.232.223.000.000 117.125.000.000 (51.720.000.000) 2.297.628.000.000 Bank loans
Liabilitas sewa 19.389.771.667 (9.703.472.974) 5.745.965.918 15.432.264.611 Lease liabilities
Utang Obligasi 696.431.576.482 525.000.000.000 (1.127.259.384) 1.220.304.317.098 Bonds payable
Total liabilitas dari Total liabilities from financing
aktivitas pendanaan 2.948.044.348.149 632.421.527.026 (47.101.293.466) 3.533.364.581.709 activities
Perubahan
non-kas/
1 Januari 2022/ Arus Kas/ Non-cash 31 Desember 2022/
January 1, 2022 Cash Flows changes December 31, 2022
Pinjaman bank 2.073.456.723.586 1.325.000.000 157.441.276.414 2.232.223.000.000 Bank loans
Liabilitas sewa 16.638.199.699 (8.587.376.433) 11.338.948.401 19.389.771.667 Lease liabilities
Utang Obligasi - 700.000.000.000 (3.568.423.518) 696.431.576.482 Bonds payable
Total liabilitas dari Total liabilities from financing
aktivitas pendanaan 2.090.094.923.285 692.737.623.567 165.211.801.297 2.948.044.348.149 activities
31. LABA PER SAHAM 31. EARNINGS PER SHARE
Berikut adalah perhitungan laba bersih per saham The following presents the computations of basic
dasar: earnings per share:
31 Desember/December 31,
Rata-rata Laba
Tertimbang per saham
jumlah saham dasar/
Laba tahun dasar/Weighted Basic earnings
berjalan/ average number of per share
Income ordinary shares (nilai penuh/
for the year outstanding full amount)
Tahun Years
2024 57.072.832.470 1.000.000 57.073 2024
2023 70.617.845.966 1.000.000 70.618 2023
2022 64.608.937.717 1.000.000 64.609 2022
115
276
Page 299
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH 32. ACCOUNTING STANDARD ISSUED BUT NOT
DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU YET EFFECTIVE
EFEKTIF
Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan dan The following is Financial Accounting Standards and
interpretasi yang telah diterbitkan oleh Dewan Interpretations of Financial Accounting Standards
Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) yang issued by the Indonesian Financial Accounting
dipandang relevan terhadap pelaporan keuangan Standards Board (DSAK) that are considered
perusahaan: relevant to the financial reporting of the Company:
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2025:
1 Januari 2025:
Amandemen PSAK No. 221, ”Pengaruh Perubahan Amendment to PSAK No. 221, “The Effect of
Kurs Valuta Asing tentang Kekurangan Changes in Foreign Exchange Rates on the Lack of
Ketertukaran”. Penerapan lebih dini diperkenakan. Convertibility”. Early application is permitted.
Manajemen masih melakukan persiapan dalam The management intends to adopt this new
penerapan standar baru tersebut yang standard that are considered relevant to the
dipertimbangkan relevan terhadap Perusahaan Company when they become effective, and the
pada saat efektif, dan pengaruhnya terhadap posisi impact to the financial position and performance of
dan kinerja keuangan Perusahaan masih diestimasi the Company is still being estimated until the date of
sampai tanggal laporan keuangan Perusahaan. issuance of the Company’s financial statements.
33. PERIODE SETELAH TANGGAL PERIODE 33. SUBSEQUENT EVENTS
PELAPORAN
1. Sengketa Pajak 1. Tax Disputes
a. Tahun pajak 2020 a. Fiscal year 2020
Direktorat Jenderal Pajak menyampaikan The Directorate General of Taxes submitted
Memori Peninjauan Kembali atas PPN a Review Memorandum for VAT for the
periode Januari - Desember 2020 pada period January - December 2020 on a letter
tanggal surat 2 Oktober 2024. Pengadilan date of October 2, 2024. The Tax Court
Pajak menyampaikan salinan atas Memori delivered a copy of the Review
Peninjauan Kembali dengan tanggal surat Memorandum with a letter date of
11 Oktober 2024. October 11, 2024.
Perusahaan menyampaikan jawaban The company submitted a response
(kontra memori) terhadap peninjauan (counter memorandum) to the judicial
kembali tertanggal surat 7 November 2024 review dated November 7, 2024 and was
dan diterima oleh Pengadilan Pajak accepted by the Tax Court on the same date
ditanggal yang sama yakni 7 November November 7, 2024. As of the date of
2024. Sampai dengan tanggal laporan publication of this financial report, the results
keuangan ini diterbitkan, hasil peninjauan of the review cannot yet be determined.
kembali belum dapat ditentukan.
116
277
Page 300
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PERIODE SETELAH TANGGAL PERIODE 33. SUBSEQUENT EVENTS (continued)
PELAPORAN (lanjutan)
1. Sengketa Pajak (lanjutan) 1. Tax Disputes (continued)
b. Tahun pajak 2018 dan 2019 b. Fiscal year 2018 dan 2019
Pada tanggal 18 dan 19 November 2024, On November 18 and 19, 2024, The
Direktorat Jenderal Pajak menyampaikan Directorate General of Taxes submitted a
Surat Pemberitahuan Untuk Hadir Notification Letter to Appear (“SPUH”).
(”SPUH”). Berdasarkan hasil penelitian Based on the results of the tax office's
kantor pajak atas keberatan pajak tersebut, investigation into the tax objection, the tax
kantor pajak mempertahankan koreksi office maintained the examiner's correction
pemeriksa dalam Surat Ketetapan Pajak in the Underpayment Tax Assessment
Kurang Bayar (”SKPKB”). Direktorat Letter (“SKPKB”). The Directorate General
Jenderal Pajak menerbitkan Keputusan of Taxes issued an Objection Decision on
Keberatan di tanggal 9, 10 dan December 9, 10 and 12, 2024 for the VAT
12 Desember 2024 untuk periode PPN period of December 2018 and for the VAT
Desember 2018 dan periode PPN Januari period January until December 2019 with a
sampai dengan Desember 2019 dengan statement rejecting the objection and
pernyataan menolak keberatan dan maintaining the amount of tax on the
mempertahankan jumlah pajak pada SKPKB.
SKPKB.
2. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 74 2. Minister of Finance Regulation (PMK) 74
Tahun 2024 Year 2024
Peraturan ini mengatur tentang pembentukan This regulation arranges the establishment of
cadangan piutang tak tertagih yang boleh reserves for uncollectible receivables that may
dikurangkan dari penghasilan bruto. be deducted from gross income.
Peraturan ini berlaku efektif untuk periode The regulation is effective for annual reporting
pelaporan tahunan yang dimulai pada atau periods beginning on or after October 18, 2024.
setelah 18 Oktober 2024.
Manajemen masih melakukan persiapan dalam The management intends to adopt this new
penerapan peraturan baru tersebut dan regulation and the impact to the financial
pengaruhnya terhadap posisi dan kinerja position and performance of the Company is
keuangan Perusahaan masih diestimasi still being estimated until the date of issuance
sampai tanggal laporan keuangan Perusahaan. of the Company’s financial statements.
3. Perpanjangan Pinjaman Bank 3. Bank Loan Extension
Pada tanggal 27 Desember 2024, Perusahaan On December 27, 2024, the Company and PT
dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk (dahulu Bank SMBC Indonesia Tbk (previously known
dikenal sebagai PT Bank BTPN Tbk, yang as PT Bank BTPN Tbk, whose name was
Namanya diubah menjadi PT Bank SMBC changed to PT Bank SMBC Indonesia, Tbk)
Indonesia, Tbk) sepakat memperpanjang agreed to extend working capital loan facility
fasilitas pinjaman modal kerja dengan jumlah with a maximum amount of US$50,000,000
maksimum sebesar AS$50.000.000 sampai until March 28, 2025 with a loan repayment
dengan tanggal 28 Maret 2025 dengan jangka period of up to 48 months from the withdrawal.
waktu pelunasan pinjaman hingga 48 bulan
sejak penarikan.
117
278
Page 301
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT HINO FINANCE INDONESIA PT HINO FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 As of September 30, 2024 and December 31, 2023
dan 2022 serta Untuk Periode Sembilan Bulan and 2022 and For the Nine-Month
yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) September 30, 2024 and 2023 (Unaudited)
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN PENYUSUNAN DAN PENERBITAN 34. PURPOSE OF THE PREPARATION AND
LAPORAN KEUANGAN ISSUANCE OF THE FINANSIAL STATEMENTS
Laporan keuangan ini disusun dan diterbitkan These financial statements have been prepared and
dengan tujuan hanya untuk dicantumkan dalam issued solely for inclusion in the offering document
dokumen penawaran sehubungan dengan rencana in connection with the proposed offering of the debt
penawaran umum efek utang Perusahaan di securities of the Company in Indonesia in reliance
Indonesia berdasarkan peraturan dan ketentuan on rules and regulations of the Indonesia Financial
Otoritas Jasa Keuangan (“Penawaran Umum”). Service Authority (“Public Offering”).
35. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN 35. REISSUANCE OF THE FINANCIAL STATEMENTS
Perusahaan telah menerbitkan kembali laporan The Company has reissued the financial
keuangan dengan beberapa perubahan dan statements, with certain changes and additional
penambahan pengungkapan pada Laporan Posisi disclosures in the Statement of Financial Position
Keuangan dan Catatan 1.c, 1.d, 5, 7.a, 7.b, 8, 23 dan and Note 1.c, 1.d, 5, 7.a, 7.b, 8, 23 and 33 to the
33 atas laporan keuangan, sehubungan dengan financial statements, in connection with the Public
Penawaran Umum. Offering.
118
279
Page 302
PT HINO FINANCE INDONESIA Indomobil Tower, Lt. 17 Jl. M.T. Haryono Kav. 11, Jakarta Timur 13330 Telp.: (021) 2982 7960 Faksimili: (021) 2982 7861 www.hinofinance.co.id E-mail: corporate.secretary@hinofinance.co.id
Names mentioned 187 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT HINO FINANCE INDONESIA Kegiatan Usaha Utama
p.1 ×2
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×5
unresolved
org
PT FITCH RATINGS INDONESIA AA
p.1
unresolved
org
PT BURSA EFEK INDONESIA PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI
p.1
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.1 ×3
unresolved
org
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas
p.1 ×4
unresolved
org
PT Mandiri Sekuritas WALI AMANAT
p.1
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.2
unresolved
org
Bapepam
p.2 ×12
unresolved
org
PT Hino Finance Indonesia. Semua
p.2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
p.7 ×14
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
· Notaris
p.10 ×13
unresolved
person
Popie Savitri Martosuhardjo Pharmanto
· Notaris
p.14 ×5
unresolved
org
Summit Global Auto Management B.V.
p.14 ×5
unresolved
person
Wiwik Condro
· Notaris
p.14 ×17
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.14 ×3
unresolved
org
PT Hino Motors Sales Indonesia
p.16
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia. Jaminan
p.17
unresolved
person
Dedy Syamri
· Notaris
p.18
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.18
unresolved
org
Purwantono
p.19 ×6
unresolved
org
Young Global Limited
p.19 ×4
unresolved
org
PT BURSA EFEK INDONESIA DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI
p.23
unresolved
org
PT FITCH RATINGS INDONESIA
p.23 ×3
unresolved
org
Bank Kustodian. HARGA PENAWARAN Obligasi
p.24
unresolved
org
Toyota Motor Corporation
p.25
unresolved
org
PT Hino Finance Indonesia Alamat Kantor Pusat
p.36
unresolved
org
PT Tritunggal Inti Permata
p.40 ×2
unresolved
org
Sumitomo Corporation
p.40 ×8
unresolved
org
PT Fitch Rating Indonesia
p.42 ×3
unresolved
org
PT Binaputera Jaga Hikmah
p.44
unresolved
org
PT Asuransi Wahana Tata
p.45
unresolved
org
PT Asuransi Sinar Mas
p.45
unresolved
org
PT Sompo Insurance Indonesia
p.45
unresolved
org
Bank BCA
p.45
unresolved
org
Bank Indonesia
p.53
unresolved
org
Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd.
p.59
unresolved
org
PT Multicentral Aryaguna
p.69
unresolved
org
PT Nusa Kirana Real Estate
p.69
unresolved
org
PT Surya Abadi Permai
p.69
unresolved
org
PT Wisma Bumiputera
p.69
unresolved
org
PT Gusti Abadi
p.69
unresolved
org
PT Fajar Graha Pena Makassar
p.69
unresolved
org
PT Prima Adhitama Int’l Dev.
p.69
unresolved
org
PT Takari Kokoh Sejahtera
p.69
unresolved
org
PT CSM Corporatama
p.69
unresolved
org
PT Tanrise Indonesia
p.69
unresolved
org
PT Sarana Indotrans Makmur
p.69
unresolved
org
PT Alfa Goldland Realty
p.69 ×2
unresolved
org
PT Serasi Autoraya Sumber
p.69
unresolved
person
Irma Devita Purnamas
· Notaris
p.82
unresolved
org
Hino Motors Ltd
p.83 ×12
unresolved
org
PT Hino Finance Indonesia. Adapun
p.83
unresolved
person
Drs. Benny FN Tadjoedin
· Notaris
p.83 ×2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.83 ×5
unresolved
org
PT Indo Auto Care
p.85
unresolved
org
PT Unicor Prima Motor
p.85
unresolved
org
PT Suzuki Indomobil Motor
p.85
unresolved
org
PT Indomobil Sumberbaru
p.85
unresolved
org
PT Serasi Tunggal Karya
p.85
unresolved
org
PT Eka Dharma Jaya Sakti
p.85
unresolved
org
PT Indobuana Autoraya
p.85
unresolved
org
PT IMG Sejahtera Langgeng
p.85
unresolved
org
PT Indomobil Trada Nasional
p.85
unresolved
org
PT Indosentosa Trada
p.85
unresolved
org
PT Wahana Indo Trada
p.85
unresolved
org
PT Wahana Inti Nusa Pontianak
p.85
unresolved
org
PT Wahana Lestari Balikpapan
p.85
unresolved
org
PT Wahana Wirawan Manado
p.85
unresolved
org
PT Sumi Rubber Indonesia
p.85
unresolved
org
PT Rodamas Makmur Motor
p.85
unresolved
org
PT Indomobil Manajemen Corpora
p.85
unresolved
org
PT IMG Bina Trada
p.85
unresolved
org
PT Wahana Jaya Indah Jambi
p.85
unresolved
org
PT Wahana Jaya Tasikmalaya
p.85
unresolved
org
PT Wahana Rejeki Mobilindo Cirebon
p.85
unresolved
org
PT Wahana Wirawan Riau
p.85
unresolved
org
PT Indo Traktor Utama
p.85
unresolved
org
PT Wahana Wirawan Palembang
p.85
unresolved
org
PT Indomobil Wahana Trada
p.85
unresolved
org
PT Wahana Sumber Mobil Yogya
p.85
unresolved
org
PT Fluid Service Solution
p.85
unresolved
org
PT Wahana Investindo Salatiga
p.85
unresolved
org
PT Wahana Sugi Terra
p.85
unresolved
org
PT Makmur Karsa Mulia
p.85
unresolved
org
PT Prima Sarana Mustika
p.85
unresolved
org
PT Indomobil Manufacturing Indonesia
p.85
unresolved
org
PT Seino Indomobil Logistics
p.85
unresolved
org
PT Indomobil Bintan Corpora
p.85
unresolved
org
PT Realta Chakradarma
p.89
unresolved
org
PT Inti Salim Corpora
p.89
unresolved
org
PT Nissan Financial Services Indonesia
p.89
unresolved
org
PT Sembilan Mitra International
p.89
unresolved
org
PT Citra Jasa Andalan
p.89
unresolved
org
PT Hino Finance Indonesia Direksi
p.89
unresolved
org
Sumicorp Finance Ltd.
p.89
unresolved
org
Sumitomo Mitsui Auto Service Ltd
p.89
unresolved
org
Summit Auto Lease Australia Pty Ltd.
p.89
unresolved
person
Frekuensi
· Komisaris
p.93 ×2
unresolved
—
Masataka Takanishi
p.94
unresolved
—
Anastasia Saraswati
· Sekretaris Perusahaan
p.96
unresolved
org
PT Wahana Otomitra Multiarta
p.102
unresolved
org
PT Balina Agung Perkasa
p.102
unresolved
org
PT Sierad Pangan
p.102
unresolved
org
PT Suzuki Finance Indonesia
p.102
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Hertanto
p.102
unresolved
org
Sidik & Rekan
p.102
unresolved
org
PT Mandiri Utama Finance
p.102
unresolved
person
Menyusui Tenaga Kerja Asing Saat
p.105
unresolved
person
Jepang
· Direktur
p.105
unresolved
org
PT CSM
p.107
unresolved
org
Indomobil Sukses International Tbk.
p.115 ×2
unresolved
org
Agus Hasan Pura Anggawijaya A. Hino Motors Ltd.
p.115
unresolved
org
Pendirian Hino Motors Ltd.
p.115
unresolved
org
Bank Toyota Motor
p.116
unresolved
org
Public Corporation
p.116
unresolved
org
Japan Ltd.
p.116
unresolved
org
Insurance Co.Ltd
p.116
unresolved
org
Susunan Pengurus Hino Motors Ltd.
p.116 ×2
unresolved
org
Mahkamah Agung
p.124 ×4
unresolved
org
Arbitrasi Nasional Indonesia
p.124 ×2
unresolved
org
Penyelesaian Sengketa Konsumen
p.124 ×2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.126
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.140
unresolved
org
PT Hino Finance Indonesia Opini
p.175
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.