Back to announcement
20250317_BJBR_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31869175_lamp1.pdf
Other Text extracted BJBRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1 OCR 0.936
# bank bjb Bandung, 17 Maret 2025 Nomor 1 48I IDIR-CSE/2025 Sifat 1 Segera Lampiran 11 (satu) set Perihal 2 Penjelasan atas Pemberitaan di Media Massa Kepada Yth. PT Bursa Efek Indonesia Up. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6 Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia Dengan hormat, Menindaklanjuti surat PT Bursa Efek Indonesia Nomor S-02657/BEI.PP2/03-2025 tanggal 14 Maret 2025 perihal Permintaan Penjelasan atas Pemberitaan di Media Massa, Bersama ini kami sampaikan penjelasan atas pemberitaan di media massa sebagaimana terlampir. Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih. PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT DAN BANTEN, Tbk. Cecep Trisna Direktur Konsumer dan Ritel Direktur Kepatuhan Tembusan: - Dewan Komisaris bank bjb
Page 2 OCR 0.955
P4 bank bjb PENJELASAN ATAS PEMBERITAAN DI MEDIA MASSA Klarifikasi atas kebenaran berita tersebut. 1. Kebenaran informasi pada berita media massa Penjelasan: Dapat disampaikan bahwa benar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 5 (lima) orang tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan iklan di Perseroan berdasarkan rilis penyidikan perkara yang disampaikan KPK pada tanggal 13 Maret 2025. Perkembangan terkini terkait dengan kasus tersebut Penjelasan: KPK telah menerbitkan 5 (lima) Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) dan melakukan pencegahan bepergian ke luar negeri untuk 5 (lima) orang tersangka yaitu Sdr. YR selaku Direktur Utama Perseroan, Sdr. WH selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary Perseroan, dan 3 (tiga) orang lainnya merupakan pemilik dari agensi iklan. Sikap serta upaya tindak lanjut Perseroan atas kasus ini Penjelasan: Perseroan berkomitmen untuk menghormati proses hukum dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kami menegaskan bahwa perusahaan menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), transparansi, dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Dampak kasus ini terhadap: a. Operasional b. Kelangsungan usaha c. Citra Perseroan Penjelasan: a. Perseroan memastikan bahwa kegiatan operasional Perseroan tetap berjalan secara normal dan menjadi prioritas utama bagi Perseroan. Seluruh jajaran Direksi dan Manajemen tetap berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah, pemegang saham, mitra bisnis, dan seluruh stakeholders lainnya. Perseroan akan tetap berfokus pada pertumbuhan bisnis serta memenuhi tanggung jawabnya kepada seluruh pemangku kepentingan.
Page 3 OCR 0.943
N bank bjb b. Perseroan memastikan bahwa kelangsungan usaha Perseroan tetap berjalan normal dengan tetap mengedepankan prinsip tata Kelola yang baik dan telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa kelangsungan usaha Perseroan tetap stabil dan tidak terganggu. Pemberitaan atas dugaan kasus tersebut memiliki dampak terhadap risiko reputasi Perseroan. Mitigasi yang dilakukan Perseroan yaitu dengan berkomitmen untuk menjaga profesionalisme, transparansi, dan memberikan layanan terbaik sehingga dapat terus memberikan kepercayaan kepada nasabah, pemegang saham, mitra bisnis, dan seluruh stakeholders lainnya. Is) 1. Informasi/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan Penjelasan: Tidak terdapat informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan.
Page 4 OCR 0.948
Nomor Surat S-02657/BEI.PP2/03-2025 Lampiran 1 Perihal Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di media massa Kepada Yth. Direksi — Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk Media Massa Berdasarkan pemantauan kami, terdapat pemberitaan menyangkut Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk pada: Nama Media Judul Berita Tanggal detik.com KPK Tetapkan Eks Dirut BJB Jadi Tersangka |13 March 2025 Korupsi Pengadaan Iklan KETERANGAN 1. Merujuk pada pemberitaan tersebut, serta mengingat pemberitaan tersebut belum diumumkan atau disampaikan kepada Bursa, maka Bursa menghimbau agar Perseroan memperhatikan ketentuan III.2.2 dan IV.2.2 Peraturan No. I- E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, dimana Perseroan wajib menyampaikan penjelasan atas informasi material dimaksud paling lambat Hari Bursa berikutnya, agar Publik yang berkepentingan dapat memperoleh informasi yang akurat yang bersumber langsung dari Perseroan. Hal-hal yang perlu dijelaskan adalah: 1. Klarifikasi atas kebenaran berita tersebut. . Kebenaran dari pemberitaan yang beredar di media massa. . Bagaimana perkembangan terkini atas kasus ini? . Sikap serta upaya tindak lanjut Perseroan atas kasus ini. . Dampak kasus ini terhadap: . Operasional. . Kelangsungan usaha. . Citra Perseroan. TO NYNA fa 2. Informasi/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan. Mohon tanggapan Perseroan agar disampaikan sesegera mungkin melalui sistem pelaporan elektronik (e-Reporting). Demikian untuk diketahui. Hormat Kami, PT Bursa Efek Indonesia Adi Pratomo Aryanto
Page 5 OCR 0.950
Kepala Divisi PP2 PT. Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6, Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia Phone (46221) 5150515, Fax (t6221) 5150330, Toll Free: 0800-100-9000, www.idx.co.id | Tanggal dan Waktu 14-03-2025 09:03 | Lampiran 1. BJBR - KPK Tetapkan Tersangka Korupsi.pdf Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Bursa Efek Indonesia yang tidak memerlukan tandatangan karena dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan secara elektronik. PT Bursa Efek Indonesia bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera didalam dokumen ini.
Page 6 OCR 0.955
KPK Tetapkan Eks Dirut BJB Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Iklan Adrial akbar Kamis, 13 Mar 2025 17:40 WIB Jakarta, detik.com - KPK menjerat mantan Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Yuddy Renaldi sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan iklan. Selain itu, ada empat orang tersangka lain yang dijerat dalam perkara ini. Pengumuman itu disampaikan Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK Budi Sokmo dalam jumpa pers di kantornya. Mereka diduga melakukan korupsi terkait pengadaan iklan. "Tersangka ini dua orang dari pejabat Bank Jabar Banten, tiga orang dari swasta," ucap Budi di KPK, Kamis (13/3/2025). Berikut identitas para tersangka: 1. Yuddy Renaldi (YR) selaku mantan Dirut BJB 2. Widi Hartoto (WH) selaku Pimpinan Divisi Corporate Secretary BJB 3. Ikin Asikin Dulmanan (ID) selaku Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri 4. Suhendrik (S) selaku Pengendali PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE) dan PT BSC Advertising 5. Sophan Jaya Kusuma (SJK) selaku Pengendali Agensi Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB) dan PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB) Sebelumnya, KPK mengatakan ada kerugian negara yang timbul dari kasus korupsi di BJB. Kerugian negara ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah. "Ratusan miliar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dihubungi, Selasa (11/3). Fitroh menjawab besaran kerugian negara dalam kasus korupsi Bank BJB. Total ada lima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Fitroh mengatakan korupsi di Bank BJB berkaitan dengan proyek pengadaan iklan. "Terkait dugaan korupsi pengadaan iklan," jelas Fitroh. Salah satu nama yang juga ikut terseret dalam kasus ini ialah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK). Tim penyidik KPK menggeledah rumah RK di Bandung, Jawa Barat, pada Senin (10/3). RK juga telah buka suara terkait penggeledahan di rumahnya. RK mengaku siap mendukung proses hukum yang dijalankan KPK. "Tim KPK sudah menunjukkan surat tugas resmi, dan kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung dan membantu tim KPK secara profesional," kata RK, dilansir detikJabar, Senin (10/3). Sumber: his penga -korupsi-
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Up. Kepala Divisi Penilaian
p.1
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.4 ×3
unresolved
org
Banten Tbk
p.4 ×2
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Adi Pratomo Aryanto
p.4
unresolved
org
Bank Jabar Banten
p.6
unresolved
org
PT Wahana Semesta Bandung Ekspres
p.6
unresolved
org
PT BSC Advertising
p.6
unresolved
org
PT Cipta Karya Sukses Bersama
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.