Back to announcement
20250314_ANJT_Laporan Informasi dan Fakta Material_31868933_lamp2.pdf
Other Text extracted ANJTSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
14 MARET 2025
Tabel 1: Produksi dan Penjualan
2024 2023 Selisih
Produksi TBS (mt)
TBS Milik Sendiri 777.615 881.051 (11,7%)
Pulau Belitung 216.363 254.579 (15,0%)
Sumatera Utara I 137.830 142.406 (3,2%)
Sumatera Utara II 145.292 161.080 (9,8%)
Kalimantan Barat 187.664 192.550 (2,5%)
Papua Barat Daya 82.195 120.445 (31,8%)
Sumatera Selatan 8.271 9.991 (17,2%)
Foto: Corporate Communications Pembelian TBS Pihak Ketiga 463.835 503.811 (7,9%)
Jumlah TBS yang diproses 1.233.180 1.374.871 (10,3%)
Produktivitas TBS (mt/ha)
KINERJA OPERASIONAL Rata - Rata 18,4 20,3 (9,2%)
Pulau Belitung 19,5 21,4 (9,0%)
Sumatera Utara I 22,4 21,3 5,3%
Sumatera Utara II 18,8 20,8 (9,5%)
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (“ANJT” atau “Perseroan”) Kalimantan Barat 20,7 21,6 (3,9%)
mengumumkan kinerja operasi dan keuangan untuk tahun Papua Barat Daya 11,1 16,3 (31,8%)
yang berakhir pada 31 Desember 2024. Sumatera Selatan 11,4 13,8 (17,2%)
Produksi CPO (mt)
Perseroan menghadapi tantangan yang luar biasa sepanjang Jumlah Produksi 245.395 283.659 (13,5%)
tahun 2024, terutama akibat kondisi cuaca buruk yang Pulau Belitung 63.049 82.049 (23,2%)
menimbulkan kendala operasional di perkebunan Sumatera Sumatera Utara I 57.241 57.519 (0,5%)
Utara II dan Papua Barat Daya. Peristiwa El Niño yang terjadi Sumatera Utara II 45.802 50.077 (8,5%)
di tahun 2023, juga berdampak pada penurunan produksi di Kalimantan Barat 59.900 63.929 (6,3%)
perkebunan Pulau Belitung, Kalimantan Barat dan Sumatera Papua Barat Daya 19.403 30.085 (35,5%)
Selatan. Hal ini menyebabkan penurunan total produksi Produksi Kernel (ton) 47.668 52.432 (9,1%)
Tandan Buah Segar (TBS) sebesar 11,7% dari 881.051 mt pada Produksi PKO (ton) 1.121 1.459 (23,2%)
Penjualan (mt)
tahun 2023 menjadi 777.615 metrik ton (mt) pada tahun 2024.
Penjualan CPO 245.784 288.942 (14,9%)
Sejalan dengan itu, produktivitas TBS per hectare (ha) area
Pulau Belitung 63.800 83.300 (23,4%)
menghasilkan turun dari 20,3 mt per ha pada 2023 menjadi
Sumatera Utara I 57.678 58.442 (1,3%)
18,4 mt per ha pada 2024.
Sumatera Utara II 46.050 52.419 (12,1%)
Kalimantan Barat 59.895 63.291 (5,4%)
Penurunan produksi paling parah, dialami oleh perkebunan
Papua Barat Daya 18.361 31.490 (41,7%)
kami di Papua Barat Daya yang mencatatkan volume
Penjualan PK 47.610 52.581 (9,5%)
produksi TBS sebesar 82.195 mt pada tahun 2024. Capaian Penjualan PKO 1.550 1.049 47,7%
ini menunjukkan penurunan sebesar 31,8% dibandingkan Produktivitas
total produksi tahun sebelumnya sebesar 120.445 mt. Kondisi Tingkat Ekstraksi - CPO (Gabungan) 19,9% 20,6% (3,6%)
cuaca ekstrem telah memicu wabah penyakit tanaman, Rata-rata Harga Jual CPO - USD 822 731 12,3%
yang semakin memperburuk capaian produksi kami. Kami Rata-rata Harga Jual PK - USD 501 358 40,1%
memperkirakan produksi akan kembali meningkat pada Q3 Rata-rata Harga Jual PKO - USD 1.077 734 46,7%
2025, sekitar enam bulan setelah remediasi penyakit tanaman
dilakukan.
PROFIL PERUSAHAAN INFORMASI SAHAM STRUKTUR PEMEGANG SAHAM HUBUNGI KAMI
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (“ANJT”) # saham 3.354,2 mn (Per 31 Desember 2024) % PT Austindo Nusantara Jaya Tbk.
adalah perusahaan agribisnis berbasis pangan # free float 3.354,2 mn PT Austindo Kencana Jaya 40,85 Menara SMBC Lantai 40 Floor
yang berkomitmen terhadap pengembangan
Tanggal Pencatatan 8-5-2013 PT Memimpin Dengan Nurani 40,85 Jalan Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
bertanggung jawab. Kegiatan usaha utama
ANJT bergerak di proses produksi dan Harga IPO Rp 1.200 George Santosa Tahija 4,74 Kav 5.5 – 5.6, Kawasan Mega Kuningan
pengolahan minyak kelapa sawit baik di kebun Tertinggi Rp 770 Sjakon George Tahija 4,74 Jakarta 12950
yang sudah menghasilkan maupun yang Terendah Rp 625 Yayasan Tahija 0,00 T: +62 21 29651777 | F: +62 21 29651788
sedang dalam tahap pengembangan. ANJT Penutupan Rp 715 Publik 8,83 E: investor.relations@anj-group.com
juga bergerak dalam produksi pati sagu dan www.anj-group.com
edamame.
Page 2
BULETIN INVESTOR | 14 MARET 2025
Kondisi serupa juga terjadi di perkebunan Sumatera Utara KINERJA KEUANGAN
II, dimana curah hujan tinggi menyebabkan banjir sehingga
menyulitkan proses panen dan pengangkutan buah. Pada
tahun 2024, perkebunan ini mencatatkan volume produksi Hasil Kinerja Keuangan Kami
TBS sebesar 145.292 mt, turun 9,8% dibandingkan volume
Tabel 2: Laporan Laba Komprehensif Konsolidasian
produksi tahun 2023.
2024 2023 (1)
Sementara itu, produksi TBS dari perkebunan Pulau Belitung USD Rp. USD Rp. Selisih
mengalami penurunan sebesar 15,0% secara tahunan akibat Ribuan Jutaan (2) Ribuan Jutaan (2)
Pendapatan 236.814 3.752.799 237.569 3.624.115 (0,3%)
dampak El Niño yang terjadi pada tahun 2023. Namun, kami
Beban pokok
melihat pemulihan produksi terjadi pada semester kedua (189.545) (3.003.715) (202.423) (3.087.967) (6,4%)
pendapatan
tahun 2024, terutama pada Q4 2024, dimana secara kuartalan Laba bruto 47.270 749.084 35.146 536.148 34,5%
produksi TBS dari perkebunan ini tumbuh 91,0% dibandingkan Beban usaha,
capaian produksi Q3 2024. Capaian ini memperkecil (17.124) (271.367) (13.497) (205.898) 26,9%
bersih
ketertinggalan produksi TBS dari 254.579 mt pada tahun 2023 Laba usaha 30.146 477.717 21.649 330.250 39,2%
menjadi 216.363 mt pada tahun 2024. Pendapatan
239 3.786 309 4.707 (22,6%)
keuangan
Perkebunan Sumatera Selatan yang juga terdampak El Niño Beban
(10.028) (158.914) (9.860) (150.412) 1,7%
keuangan
2023, mencatatkan produksi TBS sebesar 8.271 mt, turun
Laba sebelum
17,2% dibandingkan capaian produksi tahun 2023 sebesar 20.356 322.589 12.097 184.544 68,3%
pajak
9.991 mt. Lebih lanjut, produksi TBS dari perkebunan kami di Beban pajak (11.198) (177.449) (7.666) (116.946) 46,1%
Sumatera Utara I dan Kalimantan Barat turun tipis, masing- Laba tahun
9.159 145.140 4.431 67.598 106,7%
masing sebesar 3,2% dan 2,5% secara tahunan. berjalan
Penghasilan
Pada tahun 2024, total TBS yang kami beli dari pihak eksternal komprehensif (9.194) (145.697) 4.567 69.670 (301,3%)
sebesar 463.835 mt, turun 7,9% dibandingkan pembelian TBS lain
tahun sebelumnya. Dengan demikian, kami memproses TBS Jumlah
1.233.180 mt di pabrik-pabrik kelapa sawit kami sepanjang penghasilan (35) (557) 8.998 137.268 (100,4%)
tahun 2024, untuk memproduksi sebesar 245.395 mt Minyak komprehensif
Kelapa Sawit (Crude Palm Oil atau CPO). Angka produksi ini EBITDA 59.245 938.856 49.128 749.448 20,6%
turun sebesar 13,5% dibandingkan produksi CPO tahun 2023 EBITDA
25,0% 25,0% 20,7% 20,7% 21,0%
sebesar 283.659 mt. Tingkat ekstraksi gabungan untuk TBS marjin (%)
1) Disajikan kembali karena perubahan penyajian penjualan cangkang dan sertifikat
inti dan eksternal pada tahun 2024 sebesar 19,9%, 3,6% lebih
RSPO, dan karena kesalahan dalam penerapan akuntansi metode ekuitas dan amortisasi
rendah dibandingkan 20,6% pada tahun 2023. Sementara itu, penyesuaian nilai wajar dalam akuisisi bertahap.
produksi Inti Sawit (Palm Kernel atau PK) turun sebesar 9,1% 2) Translasi dari nilai dalam US Dolar ke nilai dalam Rupiah semata-mata untuk membantu
menjadi 47.668 mt pada tahun 2024 dibandingkan 52.432 mt pembaca. Translasi dilakukan dengan menggunakan kurs rata-rata sebesar Rp 15.847
terhadap 1 dolar Amerika untuk tahun 2024 dan sebesar Rp 15.255 terhadap 1 dolar
di tahun 2023. Kami juga mencatatkan penurunan produksi Amerika untuk tahun 2023.
Minyak Inti Sawit (Palm Kernel Oil atau PKO) pada tahun 2024
menjadi 1.121 mt dibandingkan capaian produksi sebesar Pendapatan dari Penjualan dan Jasa Konsesi
1.459 mt pada tahun sebelumnya. Perseroan membukukan total pendapatan sebesar USD 236,8
juta pada tahun 2024, sedikit lebih rendah dibandingkan
Perseroan melaporkan penurunan volume penjualan pendapatan 2023 sebesar USD 237,6 juta. Segmen kelapa
CPO sebesar 14,9% pada tahun 2024 menjadi 245.784 mt, sawit tetap menjadi bisnis utama kami, dengan kontribusi
dibandingkan capaian tahun 2023 sebesar 288.942 mt, pendapatan sebesar USD 230,9 juta pada tahun 2024, atau
seiring pelemahan volume produksi CPO. Selain itu, volume 98,6% dari total pendapatan konsolidasian Perseroan.
penjualan PK juga turun sebesar 9.5% dari 52.581 mt pada
tahun 2023 menjadi 47.610 mt di tahun 2024. Namun, volume Bisnis edamame kami mencatatkan kinerja yang luar
penjualan PKO tahun 2024 meningkat signikan sebesar 47,7% biasa sepanjang tahun 2024, yang ditandai dengan capaian
pendapatan sebesar USD 4,2 juta, meningkat signifikan
menjadi 1.550 mt dibandingkan penjualan 2023 sebesar 1.049
124,1% dari USD 1,9 juta pada tahun 2023. Pertumbuhan ini
mt.
didorong oleh peningkatan volume penjualan edamame beku
sebesar 331,4% menjadi 1.569 mt serta penjualan edamame
Rendahnya pasokan CPO di pasar global akibat penurunan segar yang tumbuh sebesar 32,1% secara tahunan. Selain itu,
produksi di negara-negara produsen utama, terutama di segmen sagu kami memberikan kontribusi sebesar USD 1,2
Indonesia dan Malaysia, telah mendorong kenaikan harga juta terhadap total pendapatan kami di tahun 2024, meningkat
acuan CPO pada tahun 2024. Kami mencatatkan kenaikan 34,8% dari USD 0,9 juta pada tahun sebelumnya, terutama
harga jual rata-rata (average selling price atau ASP) CPO karena peningkatan volume penjualan dari 1.585 mt menjadi
pada tahun 2024 sebesar USD 822/mt, lebih tinggi 12,3% 2.253 mt pada tahun 2024.
dibandingkan ASP tahun 2023 sebesar USD 731/mt. Sementara
itu, ASP PK meningkat 40,1% secara tahunan menjadi USD Sebaliknya, segmen energi terbarukan kami menghasilkan
501/mt dan HJR PKO meningkat menjadi USD 1.077/mt, naik pendapatan sebesar USD 419,0 ribu pada 2024, lebih
46,7% secara tahunan. rendah dari USD 576,2 ribu yang dicapai pada tahun 2023
karena kegiatan pemeliharaan pada 2024 dan berkurangnya
Page 3
BULETIN INVESTOR | 14 MARET 2025
ketersediaan bahan baku, khususnya Limbah Cair Pabrik Posisi Aset dan Liabilitas
Kelapa Sawit (Palm Oil Mill Effluent atau POME) yang lebih
Tabel 3: Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
rendah di perkebunan Pulau Belitung.
31 Desember 2024 31 Desember 2023 (1)
(Beban) Pendapatan Usaha dan Beban Keuangan USD Rp. USD Rp. Selisih
Ribuan Jutaan(2) Ribuan Jutaan(2)
Perseroan mencatat beban usaha (bersih setelah pendapatan
Aset lancar 62.159 1.004.613 54.978 847.545 13,1%
usaha) sebesar USD 17,1 juta, meningkat 26,9% dari USD 13,5
Aset tidak
juta pada tahun 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan lancar
511.045 8.259.514 525.697 8.104.141 (2,8%)
oleh kenaikan denda pajak sebesar USD 3,6 juta pada Jumlah Aset 573.204 9.264.127 580.675 8.951.686 (1,3%)
tahun 2024 dan kerugian selisih kurs sebesar USD 917,8 Liabilitas
ribu dibandingkan dengan keuntungan sebesar USD 175,7 49.396 798.339 52.762 813.374 (6,4%)
lancar
ribu pada tahun 2023 akibat pelemahan nilai tukar Rupiah Liabilitas
131.915 2.132.009 135.985 2.096.343 (3,0%)
terhadap Dollar AS. Sementara itu, beban keuangan kami, tidak lancar
yang merupakan beban bunga atas pinjaman, naik tipis 1,7% Jumlah
181.311 2.930.348 188.747 2.909.717 (3,9%)
Liabilitas
menjadi USD 10,0 juta pada tahun 2024 dibandingkan dengan
beban bunga sebesar USD 9,9 juta pada tahun 2023. Ekuitas
diatribusikan
Laba Bersih kepada 391.041 6.320.000 390.499 6.019.933 0,1%
pemilik
Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar USD 9,2 juta Entitas Induk
pada tahun 2024, meningkat signifikan sebesar 106,7%
dibandingkan laba bersih sebesar USD 4,4 juta pada tahun Jumlah
391.893 6.333.780 391.928 6.041.969 (0,0%)
Ekuitas
2023, yang terutama disebabkan oleh harga CPO yang 1) Disajikan kembali karena perubahan penyajian penjualan cangkang dan sertifikat
lebih tinggi dan penurunan biaya pupuk untuk tanaman RSPO, dan karena kesalahan dalam penerapan akuntansi metode ekuitas dan amortisasi
menghasilkan, diimbangi oleh volume penjualan CPO dan penyesuaian nilai wajar dalam akuisisi bertahap.
2) Translasi nominal dolar Amerika ke Rupiah dilakukan semata - mata untuk
PK yang lebih rendah. Selain itu, terdapat penurunan biaya kenyamanan para pembaca dan dibuat menggunakan nilai tengah kurs Bank Indonesia
pengolahan tepung sagu dari USD 3,1 juta menjadi 2,1 juta per 31 Desember 2024 sebesar Rp 16.162 terhadap 1 dolar Amerika dan per 31 Desember
pada tahun 2024. Dengan demikian, rasio marjin laba bersih 2023 sebesar Rp 15.416 terhadap 1 dolar Amerika.
(net profit margin atau NPM) kami meningkat sebesar 107,3%
dari 1,87% di tahun 2023 menjadi 3,87% pada tahun 2024. Total aset Perseroan turun menjadi USD 573,2 juta pada
31 Desember 2024 dari USD 580,7 juta pada 31 Desember
Perseroan membukukan EBITDA sebesar USD 59,2 juta pada 2023. Aset lancar meningkat sebesar 13,1%% menjadi USD
tahun 2024, meningkat 7,0% dari USD 49,1 juta di tahun 2023. 62,2 juta per 31 Desember 2024 dari USD 55,0 juta pada 31
Sehingga, marjin EBITDA kami juga meningkat dari 20,7% Desember 2023, terutama disebabkan oleh peningkatan kas
pada tahun 2023 menjadi 25,0% di tahun 2024. dan setara kas, investasi pada efek ekuitas serta aset biologis.
Sementara itu, aset tidak lancar turun sebesar 2,8% menjadi
Jumlah Penghasilan Komprehensif USD 511,0 juta dari USD 525,7 juta pada 31 Desember 2023.
Pada tahun 2024, Perseroan membukukan rugi komprehensif
sebesar USD 35,1 ribu, dibandingkan laba komprehensif Jumlah liabilitas turun sebesar 3,9% dari USD 188,7 juta
sebesar USD 9,0 juta pada tahun 2023. Hal ini dipengaruhi pada akhir tahun 2023 menjadi USD 181,3 juta, terutama
oleh nilai tukar Rupiah terdapat Dollar AS yang menurunkan disebabkan oleh penurunan pinjaman bank jangka pendek
nilai aset beberapa entitas anak Perseroan yang melakukan maupun jangka panjang. Perseroan masih mampu menjaga
pembukuan dalam Rupiah, ketika laporan keuangan entitas rasio utang terhadap ekuitas dan utang terhadap aset di
anak tersebut ditranslasikan dari Rupiah ke Dollar AS. tingkat yang sehat pada 31 Desember 2024 masing-masing
sebesar 0,46 dan 0,32.
Fasilitas Pembiayaan
Pada 31 Desember 2024, Perseroan dan entitas anaknya
secara kolektif memiliki jumlah fasilitas pinjaman bank
yang setara dengan USD 205,1 juta, yang terdiri atas fasilitas
pinjaman jangka pendek sejumlah USD 72,1 juta dan fasilitas
pinjaman jangka panjang sejumlah USD 133,0 juta.
Saldo pinjaman bank Perseroan pada akhir Desember 2024
senilai USD 145,6 juta, turun sebesar USD 5,6 juta dari USD
151,2 juta pada akhir Desember 2023. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh pembayaran pinjaman bank jangka pendek
sebesar USD 9,3 juta dan keuntungan kurs atas pinjaman bank
sebesar USD 2,9 juta, dikurangi dengan kenaikan pinjaman
jangka panjang sebesar USD 6,6 juta pada tahun 2024.
Page 4
BULETIN INVESTOR | 14 MARET 2025
INFORMASI LAINNYA 3. S&P Global ESG Scores
S&P Global ESG Scores mengukur kinerja ESG Perseroan
dan upaya yang dilakukan Perseroan dalam pengelolaan
Perseroan terus mempertahankan komitmen penuh risiko, peluang serta dampak ESG material. Kami
terhadap program keberlanjutan dan pengungkapan memperoleh skor 65 dari 100 dalam penilaian pertama
di seluruh operasinya dan dengan bangga menerima kami di tahun 2024, menempatkan kami di peringkat
berbagai penghargaan di bawah ini: pertama di sektor Produk Makanan di Indonesia dan
peringkat 20 dari 391 perusahaan secara global.
1. ASRRAT Awards 2024
Perseroan meraih Peringkat Emas dalam Asia 4. ACGS
Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) Awards ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) menilai
2024, yang diselenggarakan oleh National Centre kinerja tata kelola Perseroan berdasarkan prinsip-
for Corporate Reporting (NCCR). Penghargaan ini prinsip yang ditetapkan oleh Organization for Economic
mencerminkan komitmen kuat Perseroan terhadap Cooperation and Development (OECD). Perseroan
praktik bisnis berkelanjutan, transparansi dan memperoleh skor 95,56 dalam penilaian tahun 2024,
akuntabilitas melalui laporan berkelanjutan yang dengan level 4 dari 5, peringkat Very Good. Hasil ini
berkualitas tinggi sesuai standar yang diakui secara menunjukkan bahwa Perseroan telah mencapai standar
global. yang tinggi dalam tata kelola perusahaan yang baik.
2. PROPER 2024 Kinerja Utama (Kuartalan)
Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia
memberikan Peringkat Emas kepada empat entitas Grafik 1: Volume Penjualan CPO dan Harga Jual Rata-Rata
anak Perseroan dalam PROPER 2024. PT Sahabat Setiap Kuartal
Mewah dan Makmur (SMM) menerima PROPER Emas
untuk yang ke-5 kalinya secara berturut-turut dan 77,0 77,7
90 ,0 1. 000
76,1
PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA) menerima 74,7 77,5 923
71,4 66,3
80 ,0
95 0
PROPER Emas untuk yang ke-4 kalinya secara 65,2 63,9
berturut-turut. Sementara, PT Austindo Nusantara 60,859,8
62,8
70 ,0
60,158,1
90 0
56,6 55,9
Jaya Agri Siais (ANJAS) dan PT Kayung Agro Lestari
60 ,0
85 0
(KAL) berhasil meraih PROPER Emas untuk pertama 50 ,0
821
kalinya. Pada acara ini, CEO kami, Lucas Kurniawan,
80 0
40 ,0
776 757 781
juga dianugerahi penghargaan “Green Leadership 759 75 0
741
Utama” untuk yang kedua kalinya, atas perannya 731
30 ,0
yang luar biasa dalam memimpin, merumuskan dan
70 0
20 ,0
menjaga komitmen keberlanjutan dalam bisnis kami. 10 ,0
65 0
Perseroan juga menerima berbagai pengakuan dari organisasi
- 60 0
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4
global atas kinerja Environmental, Social dan Governance 2023 2024
(ESG) kami di tahun 2024:
Produksi CPO ('000 mt) Volume Penjualan CPO ('000 mt) Harga Jual Rata-Rata CPO (USD/mt)
1. SPOTT
Grafik 2: Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA
Platform Sustainability Policy Transparency Toolkit
70 .00 0 37 ,0%
(SPOTT), memberikan nilai 92,8% atas tranparansi 60 .00 0
59.245 32 ,0%
Perseroan terkait organisasi, kebijakan, dan praktik yang 49.128
27 ,0%
25,0%
berhubungan dengan isu-isu ESG. Nilai ini menempatkan 20,7% 39.374
23,4%
50 .00 0
20,7%
22 ,0%
ANJ di posisi pertama di antara perusahaan-perusahaan 40 .00 0 36.781
17,3%
19,1%
15,6%
Indonesia yang melakukan penilaian, dan posisi ke-5
17 ,0%
12,9%
secara global.
30 .00 0 12 ,0%
20.689
17.995
7, 0%
1,9%
20 .00 0
1,1% 3,9%
2. CDP 8.485 1,7%
9.159
2, 0%
6.597 -3,2%
Carbon Disclosure Project (CDP) menilai berbagai aspek 4.431
10 .00 0
1.977 -6,5% -3,2% 2.805 -3,0%
-6,4%
ESG Perseroan, dengan area utama yang dinilai meliputi -
-8,0%
Perubahan Iklim, Keamanan Air dan Perlindungan Hutan. (3.282) (3.729) (3.165) (3.513)
Perseroan meraih skor A untuk aspek Perlindungan
(10.0 00) -13,0 %
3M 6M 9M 12M 3M 6M 9M 12M
Hutan dalam penilaian tahun 2024, meningkat dari hasil 2023* 2024
penilaian sebelumya dengan skor A-. Sementara, aspek Laba (ribuan USD) EBITDA (ribuan USD) Marjin Laba (%) Marjin EBITDA (%)
Perubahan Iklim dan Keamanan Air mendapatkan skor *Disajikan kembali karena perubahan penyajian penjualan cangkang dan sertifikat
B. RSPO, dan karena kesalahan dalam penerapan akuntansi metode ekuitas dan
amortisasi penyesuaian nilai wajar dalam akuisisi bertahap.
CATATAN PENTING (DISCLAIMER): Dokumen ini disusun oleh PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (“ANJ” atau “Perseroan”) semata-mata untuk tujuan penyediaan informasi. Beberapa
pernyataan di dalamnya dapat mengandung “pernyataan mengenai masa depan” (forward looking statements), termasuk pernyataan mengenai ekspektasi dan proyeksi Perseroan
atas kinerja operasional di masa depan dan prospek bisnis. Pernyataan mengenai masa depan tersebut dibuat berdasarkan sejumlah asumsi terkait strategi bisnis Perseroan saat
ini dan di masa depan serta keadaan ketika Perseroan beroperasi di masa mendatang. Pernyataan mengenai masa depan tersebut hanya relevan pada tanggal ketika pernyataan itu
dibuat. Karena itu, Perseroan secara tegas menyatakan bahwa Perseroan tidak mempunyai kewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki pernyataan mengenai masa depan
yang terdapat di dalam dokumen ini karena adanya informasi baru, kejadian di masa depan maupun hal lainnya. Perseroan tidak memberikan pernyataan, jaminan atau prediksi
bahwa hasil yang diantisipasi oleh pernyataan mengenai masa depan tersebut akan dicapai dan pernyataan mengenai masa depan itu, dalam masing-masing hal, merupakan satu
dari sejumlah skenario yang ada karenanya tidak dapat dianggap sebagai skenario yang paling memungkinkan atau skenario yang standar. Dengan menelaah dokumen ini, Anda
menyatakan bahwa Anda akan bertanggung jawab penuh atas penilaian Anda mengenai pasar dan keadaan pasar terkait dengan Perseroan dan bahwa Anda akan melakukan analisis
sendiri dan bertanggung jawab penuh untuk menentukan pandangan Anda atas potensi performa bisnis Perseroan di masa depan.
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.3
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia
p.4
unresolved
org
PT Sahabat
p.4
unresolved
org
PT Austindo Nusantara Jaya Agri
p.4
unresolved
org
PT Austindo Nusantara
p.4
unresolved
org
PT Kayung Agro Lestari
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.