Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 91
Page 1
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
FINANCIAL STATEMENTS
AS OF DECEMBER 31, 2024
AND FOR THE YEAR THEN ENDED
AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Page 2
Page 3
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
DAFTAR ISI/
TABLE OF CONTENTS
Halaman/Pages
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan 1-2 Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain 3 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 5 Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 6 - 82 Notes to the Financial Statements
***************************
Page 4
The original report included herein is in the Indonesian Language.
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Laporan No. 00060/2.0851/AU.1/04/1114-4/1/III/2025 Report No. 00060/2.0851/AU.1/04/1114-4/1/III/2025
Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi The Shareholders, Boards of Commissioners and
PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk Directors
PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Indonesia We have audited the financial statements of
Fibreboard Industry Tbk (“Perusahaan”), yang terdiri PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (the
dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember “Company”), which comprise the statement of financial
2024, serta laporan laba rugi dan penghasilan position as of December 31, 2024, and the statement
komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan of profit or loss and other comprehensive income,
laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada statement of changes in equity and statement of cash
tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, flows for the year then ended, and notes to the
termasuk informasi kebijakan akuntansi material. financial statements, including material accounting
policy information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial statements
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang present fairly, in all material respects, the financial
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal position of the Company as of December 31, 2024,
31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus and its financial performance and its cash flows for the
kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal year then ended, in accordance with Indonesian
tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards.
di Indonesia.
Basis Opini Basis for Opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar We conducted our audit in accordance with Standards
Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik on Auditing established by the Indonesian Institute of
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar Certified Public Accountants. Our responsibilities
tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf under those standards are further described in the
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Auditor’s Responsibilities for the Audit of the Financial
Keuangan pada laporan kami. Kami independen Statements paragraph of our report. We are
terhadap Perusahaan berdasarkan ketentuan etika independent of the Company in accordance with the
yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan ethical requirements that are relevant to our audit of
di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung the financial statements in Indonesia, and we have
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. fulfilled our other ethical responsibilities in accordance
Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh with these requirements. We believe that the audit
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu evidence we have obtained is sufficient and
basis bagi opini audit kami. appropriate to provide a basis for our opinion.
Page 5
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Hal Audit Utama Key Audit Matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang professional judgment, were of most significance in
paling signifikan dalam audit kami atas laporan our audit of the financial statements of the current
keuangan periode berjalan. Hal-hal tersebut period. These matters were addressed in the context
disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan of our audit of the financial statements as a whole, and
keuangan secara keseluruhan, dan dalam in forming our opinion thereon, and we do not provide
merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, a separate opinion on these matters.
kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal
audit utama tersebut.
Pengakuan penjualan Revenue recognition
Lihat Catatan 3p. Informasi Kebijakan Akuntansi Refer to Note 3p. Material Accounting Policy
Material - Pengakuan Pendapatan dan Beban dan Information - Revenue and Expense Recognition,
Catatan 22. Penjualan Bersih. Note 22. Net Sales.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember For the year ending December 31, 2024,
2024, penjualan bersih Perusahaan adalah sebesar the Company’s net sales amounted to
Rp 1.243.651.017.803, terdiri dari penjualan ekspor Rp 1,243,651,017,803, comprised of export sales
sebesar Rp 1.022.035.290.509 (82,18%) dan amounting to Rp 1,022,035,290,509 (82.18%) and
penjualan lokal sebesar Rp 221.615.727.294 (17,82%) local sales amounting to Rp 221,615,727,294
dari penjualan bersih. (17.82%) of the net sales.
Penjualan bersih Perusahaan terutama terdiri dari The Company's net sales mainly consist of sales of
penjualan produk MDF, yang diakui pada saat MDF products, which are recognized when control of
pengendalian atas barang telah beralih, yaitu pada the goods is transferred – typically when the goods are
saat barang dikirimkan kepada pelanggan sesuai delivered to customers in accordance with the terms of
dengan ketentuan penjualan. Penjualan barang sale. These sales occur through a sale and purchase
dilakukan berdasarkan perjanjian jual beli. Setiap agreement. The terms of each agreement may vary,
perjanjian jual beli dapat memiliki ketentuan yang impacting the timing of revenue recognition.
berbeda, yang dapat mempengaruhi waktu pengakuan Management evaluates the terms of each sale and
pendapatan. Manajemen mengevaluasi persyaratan purchase agreement to determine the appropriate
dari setiap perjanjian jual beli untuk menentukan waktu timing for revenue recognition.
pengakuan pendapatan yang tepat.
Kami berfokus pada pendapatan dengan We focus on revenue, considering the inherent risk of
mempertimbangkan risiko salah saji material pada misstatement of revenue since it involve significant
pendapatan karena melibatkan volume transaksi yang volume of transactions, requires appropriate
signifikan, memerlukan penerapan yang tepat atas observation of cut-off procedures on revenue
prosedur pisah batas pengakuan pendapatan. recognition.
Bagaimana audit kami merespon hal audit utama How our audit addressed the key audit matters
• Kami memeroleh pemahaman terkait proses, •• We obtained an understanding of the Company's
kebijakan, prosedur Perusahaan sehubungan process, policies, procedures in relation to
dengan proses pengakuan pendapatan, termasuk revenue recognition process, including the related
pengendalian internal terkait; internal controls;
• Kami meninjau desain dan penerapan • We reviewed the design and implementation of
pengendalian internal utama yang relevan dengan the key internal controls relevant to the revenue
pengakuan pendapatan; recognition;
• Kami melakukan pengujian atas pengendalian • We performed test of control to evaluate operating
untuk mengevaluasi efektivitas operasional dari effectiveness of internal controls;
pengendalian internal;
• Kami melakukan peninjauan kontrak penting • We performed review of significant contract with
dengan pelanggan; customers;
Page 6
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Hal Audit Utama (lanjutan) Key Audit Matters (continued)
• Kami memeroleh rincian pendapatan dan •• We obtained the revenue detail and perform test
melakukan pengujian rincian berdasarkan basis of details based on a sampling basis, and
sampling, dan mengevaluasi kesesuaian evaluated the appropriateness of revenue
pengakuan, pengukuran, dan penyajian recognition, measurement and presentation in
pendapatan sesuai dengan standar akuntansi accordance with the prevailing accounting
yang berlaku; standards;
• Kami melakukan prosedur analitis untuk • We performed analytical procedure to check for
memeriksa setiap fluktuasi/pergerakan yang tidak any unusual fluctuations/movements in revenue;
biasa dalam pendapatan;
• Kami menguji pisah batas pendapatan • We tested revenue cut-off on a sampling basis to
berdasarkan sampel untuk memastikan ensure revenues were recognized in the correct
pendapatan diakui pada periode yang benar dan period and supported by relevant documents.
didukung oleh dokumen yang relevan.
Informasi Lain Other Information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Management is responsible for the other information.
Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum Other information comprises the information included
dalam laporan tahunan pada tanggal 31 Desember in the annual report as of December 31, 2024 and for
2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal the year then ended, but does not include the financial
tersebut, tetapi tidak termasuk laporan keuangan dan statements and our auditor’s report thereon. The
laporan auditor kami. Laporan tahunan diharapkan annual report is expected to be made available to us
akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan after the date of this auditor’s report.
auditor ini.
Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup Our opinion on the financial statements does not cover
informasi lain, dan oleh karena itu, kami tidak the other information, and accordingly, we will not
menyatakan bentuk keyakinan apapun atas informasi express any form of assurance conclusion thereon.
lain tersebut.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the financial
keuangan, tanggung jawab kami adalah untuk statements, our responsibility is to read the other
membaca informasi lain yang teridentifikasi di atas, jika information identified above when it becomes available
tersedia dan, dalam melaksanakannya, and, in doing so, consider whether the other
mempertimbangkan apakah informasi lain information is materially inconsistent with the financial
mengandung ketidakkonsistensian material dengan statements or our knowledge obtained in the audit, or
laporan keuangan atau pemahaman yang kami otherwise appears to be materially misstated.
peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan
penyajian material.
Ketika kami membaca laporan tahunan, jika kami When we read the annual report, if we conclude that
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan there is a material misstatement therein, we are
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk required to communicate the matter to those charged
mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang with governance and take appropriate actions in
bertanggung jawab atas tata kelola dan mengambil accordance with Standards on Auditing established by
tindakan tepat berdasarkan Standar Audit yang the Indonesian Institute of Certified Public
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Accountants.
Page 7
The original report included herein is in the Indonesian Language. Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Responsibilities of Management and Those Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Charged with Governance for the Financial Laporan Keuangan Statements Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan Management is responsible for the preparation and fair penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai presentation of the financial statements in accordance dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, with Indonesian Financial Accounting Standards, and dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu for such internal control as management determines is oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan necessary to enable the preparation of financial laporan keuangan yang bebas dari kesalahan statements that are free from material misstatement, penyajian material, baik yang disebabkan oleh whether due to fraud or error. kecurangan maupun kesalahan. Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen In preparing the financial statements, management is bertanggung jawab untuk menilai kemampuan responsible for assessing the Company’s ability to Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan continue as a going concern, disclosing, as applicable, usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan matters related to going concern and using the going kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern basis of accounting unless management kelangsungan usaha, dan menggunakan basis either intends to liquidate the Company or to cease akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen operations, or has no realistic alternative but to do so. memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya. Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for bertanggung jawab untuk mengawasi proses overseeing the Company’s financial reporting process. pelaporan keuangan Perusahaan. Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the Laporan Keuangan Financial Statements Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance memadai tentang apakah laporan keuangan secara about whether the financial statements as a whole are keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, free from material misstatement, whether due to fraud baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun or error, and to issue an auditor’s report that includes kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor our opinion. Reasonable assurance is a high level of yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai assurance, but is not a guarantee that an audit merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun conducted in accordance with Standards on Auditing bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang will always detect a material misstatement when it dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu exists. Misstatements can arise from fraud or error and mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal are considered material if, individually or in the tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan aggregate, they could reasonably be expected to oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap influence the economic decisions of users taken on the material jika, baik secara individual maupun secara basis of these financial statements. agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut. Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar As part of an audit in accordance with Standards on Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan Auditing, we exercise professional judgment and mempertahankan skeptisisme profesional selama maintain professional skepticism throughout the audit. audit. Kami juga: We also:
Page 8
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan (lanjutan) Financial Statements (continued)
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan •• Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, baik misstatement of the financial statements, whether
yang disebabkan oleh kecurangan maupun due to fraud or error, design and perform audit
kesalahan, mendesain dan melaksanakan procedures responsive to those risks, and obtain
prosedur audit yang responsif terhadap risiko audit evidence that is sufficient and appropriate to
tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup provide a basis for our opinion. The risk of not
dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini detecting a material misstatement resulting from
kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan fraud is higher than for one resulting from error, as
penyajian material yang disebabkan oleh fraud may involve collusion, forgery, intentional
kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh omissions, misrepresentations, or the override of
kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan internal control.
kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian
internal.
• Memeroleh suatu pemahaman tentang •• Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan audit relevant to the audit in order to design audit
untuk mendesain prosedur audit yang tepat procedures that are appropriate in the
sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk circumstances, but not for the purpose of
tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan expressing an opinion on the effectiveness of the
pengendalian internal Perusahaan. Company’s internal control.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang •• Evaluate the appropriateness of accounting
digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi policies used and the reasonableness of
dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh accounting estimates and related disclosures
manajemen. made by management.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis •• Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen management's use of the going concern basis of
dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, accounting and, based on the audit evidence
apakah terdapat suatu ketidakpastian material obtained, whether a material uncertainty exists
yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang related to events or conditions that may cast
dapat menyebabkan keraguan signifikan atas significant doubt on the Company’s ability to
kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan continue as a going concern. If we conclude that a
kelangsungan usahanya. Ketika kami material uncertainty exists, we are required to
menyimpulkan bahwa terdapat suatu draw attention in our auditor's report to the related
ketidakpastian material, kami diharuskan untuk disclosures in the financial statements or, if such
menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke disclosures are inadequate, to modify our opinion.
pengungkapan terkait dalam laporan keuangan Our conclusions are based on the audit evidence
atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, obtained up to the date of our auditor's report.
harus menentukan apakah perlu untuk However, future events or conditions may cause
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami the Company to cease to continue as a going
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga concern.
tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa
atau kondisi masa depan dapat menyebabkan
Perusahaan tidak dapat mempertahankan
kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan •• Evaluate the overall presentation, structure and
keuangan secara keseluruhan, termasuk content of the financial statements, including the
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan disclosures, and whether the financial statements
mencerminkan transaksi dan peristiwa yang represent the underlying transactions and events
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai in a manner that achieves fair presentation.
penyajian wajar.
Page 9
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with governance
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara regarding, among other matters, the planned scope
lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas and timing of the audit and significant audit findings,
audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap including any significant deficiencies in internal control
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang that we identify during our audit.
teridentifikasi oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance with a
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa statement that we have complied with relevant ethical
kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan requirements regarding independence, and to
mengenai independensi, dan mengomunikasikan communicate with them all relationships and other
seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap matters that may reasonably be thought to bear on our
secara wajar berpengaruh terhadap independensi independence, and where applicable, related
kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait. safeguards.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang From the matters communicated with those charged
bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan with governance, we determine those matters that
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas were of most significance in the audit of the financial
laporan keuangan periode berjalan dan oleh statements of the current period and are therefore the
karenanya menjadi hal audit utama. Kami key audit matters. We describe these matters in our
menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor auditor’s report unless law or regulation precludes
kami, kecuali peraturan perundang-undangan public disclosure about the matter or when, in
melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut extremely rare circumstances, we determine that a
atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, matter should not be communicated in our report
kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh because the adverse consequences of doing so would
dikomunikasikan dalam laporan kami karena reasonably be expected to outweigh the public interest
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal benefits of such communication.
tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi
manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.
Kantor Akuntan Publik/Registered Public Accountants
TERAMIHARDJA, PRADHONO & CHANDRA
Novida Winata, CPA
Izin Akuntan Publik/Public Accountant License No. AP.1114
13 Maret 2025 March 13, 2025
Page 10
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 AS OF DECEMBER 31, 2024
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 3c,3e,3g,5 3.619.394.850 1.471.104.359 Cash on hand and in banks
Piutang usaha 3c,3h Account receivables
Pihak berelasi - bersih 3d,6,27 30.368.670.192 23.990.852.853 Related parties - net
Pihak ketiga - bersih 6 13.668.540.774 120.269.496.957 Third parties - net
Piutang lain-lain 3e 718.409.874 80.142.954 Other - receivables
Persediaan - bersih 3i,7 349.426.139.376 292.954.260.456 Inventories - net
Biaya dibayar di muka dan Prepayments
uang muka 3j,8 18.910.539.596 31.023.102.611 and advances
Pajak dibayar di muka 3t,15 22.875.912.562 18.143.612.895 Prepaid taxes
Jumlah Aset Lancar 439.587.607.224 487.932.573.085 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Advances for purchase
Uang muka pembelian aset tetap of fixed assets
Pihak berelasi 3d,9,27,28 32.344.200.000 18.960.406.000 Related party
Pihak ketiga 9,28 18.882.652.900 15.217.952.359 Third parties
Aset tetap - setelah dikurangi Fixed assets - net of accumulated
akumulasi penyusutan depreciation of
sebesar Rp 1.049.649.001.060 Rp 1,049,649,001,060
pada tahun 2024 dan in 2024 and
Rp 907.840.023.954 pada Rp 907,840,023,954
tahun 2023 3k,3m,3o,10,28 1.242.008.585.894 1.354.808.575.383 in 2023
Aset hak guna - bersih 3d,3s,11,27 321.625.086 1.629.414.853 Right-of-use assets - net
Aset pajak tangguhan - bersih 3t,15 16.476.541.264 15.807.331.857 Deferred tax assets - net
Aset takberwujud 3l,12 3.783.422.814 32.206.270 Intangible assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.313.817.027.958 1.406.455.886.722 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 1.753.404.635.182 1.894.388.459.807 TOTAL ASSETS
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
1
Page 11
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
31 DESEMBER 2024 AS OF DECEMBER 31, 2024
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
Catatan/
Notes 2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang bank jangka pendek 3e,13 14.574.309.172 138.960.052.293 Short-term bank loans
Utang usaha 3e Account payables
Pihak ketiga 14 50.001.959.824 48.907.810.976 Third parties
Pihak berelasi 3d,14,27 630.645.574 22.653.975 Related parties
Utang lain-lain - pihak ketiga 16 900.262.866 932.812.746 Other payables - third parties
Utang pajak 3t,15 18.205.769.423 14.585.491.745 Taxes payable
Biaya masih harus dibayar 3e,17 5.518.305.592 18.147.533.754 Accrued expenses
Uang muka dari pelanggan 3p,22 9.456.571.249 12.532.430.429 Advances from customers
Utang jangka panjang yang
jatuh tempo dalam waktu Current maturities
satu tahun of long-term debts
Utang bank 3e,13 92.126.649.194 92.048.262.479 Bank loans
Liabilitas sewa 3d,3s,11,27 235.588.118 1.563.938.487 Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 191.650.061.012 327.700.986.884 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Utang jangka panjang - setelah
dikurangi bagian yang jatuh Long-term debt - net of
tempo dalam waktu satu tahun current maturities
Utang bank 3e,13 238.397.067.680 330.523.728.296 Bank loans
Liabilitas sewa 3d,3s,11,27 107.320.501 212.059.266 Lease liabilities
Liabilitas imbalan kerja Employee
karyawan 3r,18 17.308.523.386 15.035.311.412 benefits liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 255.812.911.567 345.771.098.974 Total Non-Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 447.462.972.579 673.472.085.858 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Share Capital -
Rp 100 per saham Rp 100 par value per share
Modal dasar - 20.000.000.000 Authorized - 20,000,000,000
saham shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid -
penuh - 9.412.000.000 saham 19 941.200.000.000 941.200.000.000 9,412,000,000 shares
Tambahan modal disetor - bersih 3w,21 2.898.071.300 2.898.071.300 Additional paid-in capital - net
Laba komprehensif lain 2.688.365.934 2.568.311.062 Other comprehensive income
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 20 5.000.000.000 4.000.000.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 354.155.225.369 270.249.991.587 Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 1.305.941.662.603 1.220.916.373.949 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 1.753.404.635.182 1.894.388.459.807 EQUITY
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
2
Page 12
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
Catatan/
Notes 2024 2023
PENJUALAN BERSIH 3d,3p,22,27 1.243.651.017.803 986.989.741.727 NET SALES
BEBAN POKOK PENJUALAN 3d,3p,23,27 (821.302.614.789 ) (724.900.055.885 ) COST OF GOODS SOLD
LABA BRUTO 422.348.403.014 262.089.685.842 GROSS PROFIT
Beban penjualan 3p,24 (135.663.676.434 ) (101.695.873.207) Selling expenses
General and administrative
Beban umum dan administrasi 3d,3p,25,27 (28.705.177.035 ) (26.877.599.018) expenses
Beban keuangan 3o,3p (33.513.930.585 ) (29.177.173.485) Financing costs
Foreign exchange
Laba selisih kurs - bersih 3c 4.513.405.116 24.261.509.879 gains - net
Pendapatan bunga 3p 59.237.372 28.617.920 Interest income
Lain-lain - bersih 26 783.355.676 1.187.920.168 Others - net
LABA SEBELUM BEBAN PROFIT BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 229.821.617.124 129.817.088.099 INCOME TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 3t,15 INCOME TAX EXPENSE
Kini (51.499.454.380 ) (29.738.215.100 ) Current
Tangguhan 703.071.038 824.112.815 Deferred
Beban Pajak Penghasilan (50.796.383.342 ) (28.914.102.285 ) Income Tax Expense
LABA TAHUN BERJALAN 179.025.233.782 100.902.985.814 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN (RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN INCOME (LOSS)
Pos yang tidak akan Item that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi subsequently to profit or loss
Laba (rugi) aktuarial atas imbalan Actuarial gain (loss) on
kerja karyawan 3r,18 153.916.503 (4.669.862.106 ) employee benefits liabilities
Pajak penghasilan terkait 3t,15 (33.861.631) 1.027.369.663 Related income tax
Penghasilan (rugi) komprehensif Other comprehensive income
lain - setelah pajak 120.054.872 (3.642.492.443 ) (loss) - net of tax
JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 179.145.288.654 97.260.493.371 INCOME FOR THE YEAR
Laba per saham dasar Basic and diluted
dan dilusian 3q,30 19 11 earnings per share
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
3
Page 13
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
Saldo Laba/
Laba (Rugi) Retained Earnings
Tambahan Modal Komprehensif
Disetor - Bersih/ Lain/Other Telah Ditentukan Belum Ditentukan
Catatan/ Modal Saham/ Additional Paid-in Comprehensive Penggunaannya/ Penggunaannya/ Jumlah Ekuitas/
Notes Share Capital Capital - Net Income (Loss) Appropriated Unappropriated Total Equity
Saldo 31 Desember 2022 941.200.000.000 2.898.071.300 6.210.803.505 3.000.000.000 189.171.005.773 1.142.479.880.578 Balance as of December 31, 2022
Dana cadangan umum 20 - - - 1.000.000.000 (1.000.000.000 ) - General reserve fund
Dividen final 20 - - - - (18.824.000.000 ) (18.824.000.000 ) Final dividend
Laba tahun berjalan - - - - 100.902.985.814 100.902.985.814 Income for the year
Rugi komprehensif lain - Other comprehensive loss
setelah pajak - - (3.642.492.443 ) - - (3.642.492.443 ) - net of tax
Saldo 31 Desember 2023 941.200.000.000 2.898.071.300 2.568.311.062 4.000.000.000 270.249.991.587 1.220.916.373.949 Balance as of December 31, 2023
Dana cadangan umum 20 - - - 1.000.000.000 (1.000.000.000 ) - General reserve fund
Dividen final 20 - - - - (47.060.000.000 ) (47.060.000.000 ) Final dividend
Dividen interim 20 - - - - (47.060.000.000 ) (47.060.000.000 ) Interim dividend
Laba tahun berjalan - - - - 179.025.233.782 179.025.233.782 Income for the year
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income
setelah pajak - - 120.054.872 - - 120.054.872 - net of tax
Saldo 31 Desember 2024 941.200.000.000 2.898.071.300 2.688.365.934 5.000.000.000 354.155.225.369 1.305.941.662.603 Balance as of December 31, 2024
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
4
Page 14
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 1.340.798.297.467 920.315.763.873 Cash receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok (611.173.820.361 ) (538.507.569.309 ) Payments to suppliers
Pembayaran kepada karyawan (102.189.429.001 ) (98.785.879.898 ) Payments to employees
Pembayaran beban usaha (151.727.649.250 ) (100.208.075.479 ) Payments for operational expenses
Pembayaran untuk beban keuangan (33.101.546.498 ) (37.021.663.293 ) Payments for financing costs
Pembayaran pajak penghasilan Payments for income tax
dan pajak pertambahan nilai - bersih (52.611.476.369 ) (20.167.676.227 ) and value-added tax - net
Arus kas bersih diperoleh dari Net cash flows provided by
aktivitas operasi 389.994.375.988 125.624.899.667 operating activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset tetap 10,33 (38.632.993.498 ) (150.872.577.701 ) Acquisition of fixed assets
Advance payments for
Uang muka pembelian aset tetap (32.266.446.900 ) (27.486.450.359 ) purchase of fixed assets
Perolehan aset takberwujud 12 (4.892.448.496 ) - Acquisition of intangible assets
Penerimaan dari penjualan Proceeds from sale
aset tetap 10 392.792.795 920.747.163 of fixed assets
Arus kas bersih digunakan Net cash flows used in
untuk aktivitas investasi (75.399.096.099 ) (177.438.280.897 ) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan atas Proceeds from
utang bank jangka pendek 13 124.187.764.071 141.499.607.196 short-term bank loans
Pembayaran utang Repayments of
bank jangka pendek 13 (248.573.507.192 ) (41.446.758.475 ) short-term bank loans
Pembayaran utang bank Repayments of
jangka panjang 13 (92.411.000.000 ) (38.327.871.796 ) long-term bank loans
Pembayaran dividen tunai 20 (94.120.000.000 ) (18.824.000.000 ) Payments of cash dividends
Pembayaran porsi pokok Payments of principal portion
liabilitas sewa 11 (1.563.938.487 ) (1.489.225.166 ) of lease liabilities
Arus kas bersih diperoleh dari Net cash flows
(digunakan untuk) provided by (used in)
aktivitas pendanaan (312.480.681.608 ) 41.411.751.759 financing activities
NET INCREASE (DECREASE)
KENAIKAN (PENURUNAN) IN CASH ON HAND
BERSIH KAS DAN BANK 2.114.598.281 (10.401.629.471 ) AND IN BANKS
DAMPAK PERUBAHAN EFFECT OF EXCHANGE
SELISIH KURS ATAS RATES CHANGES ON CASH
KAS DAN BANK 33.692.210 1.964.866 ON HAND AND IN BANKS
KAS DAN BANK CASH ON HAND AND IN BANKS
PADA AWAL TAHUN 1.471.104.359 11.870.768.964 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN BANK CASH ON HAND AND IN BANKS
PADA AKHIR TAHUN 3.619.394.850 1.471.104.359 AT END OF YEAR
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
keuangan.
5
Page 15
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
1. UMUM 1. GENERAL 1.
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum a. The Company’s Establishment and General
Information
PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk
(“Perusahaan”) didirikan di Indonesia pada (“the Company”) was established in Indonesia on
tanggal 24 September 2007 berdasarkan Akta September 24, 2007 based on the Notarial Deed
Notaris No. 94 dari Johny Dwikora Aron, S.H. No. 94 of Johny Dwikora Aron, S.H. The Deed of
Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Establishment was approved by the Minister
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia of Justice and Human Rights of the Republic
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan of Indonesia through its Decision Letter
No. C-05183 HT.01.01.TH.2007 tanggal No. C-05183 HT.01.01.TH.2007 dated
3 Desember 2007. December 3, 2007.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company's Articles of Association was
beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta amended several times, most recently with a
Notaris Winny Marcella, S.H. M.Kn., No. 5 deed from Notary Winny Marcella, S.H. M.Kn.,
tanggal 26 Juni 2024, antara lain, sehubungan No. 5 dated June 26, 2024, among other things,
dengan Persetujuan perubahan Direksi dan in connection with changes to the Company's
Dewan Komisaris, Persetujuan atas perubahan Articles of Association regarding Approval of
jenis Perusahaan semula Penanaman Modal changes to the Board of Directors and Board of
Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Commissioners, Approval of changes to the type
Negeri (PMDN), dan Persetujuan perubahan of Company from Foreign Investment (“PMA”) to
Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan tentang Domestic Investment (“PMDN”), and Approval of
maksud dan tujuan serta Kegiatan Usaha changes to Article 3 of the Company's Articles of
Perusahaan, dengan menambahkan bidang Association regarding the aims and objectives
usaha Perusahaan yaitu Kepelabuhan Sungai and Business Activities of the Company, by
dan Danau (KBLI 5222). Akta perubahan tersebut adding the Company's business sector, namely
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak River and Lake Port Service Activities (KBLI
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat 5222). The deed of amendment was approved by
Keputusan No. AHU - 0038723.AH.01.02. Tahun the Minister of Law and Human Rights of the
2024 tanggal 28 Juni 2024. Republic of Indonesia with Decree No.
AHU - 0038723.AH.01.02. Year 2024
dated June 28, 2024.
Sesuai Anggaran Dasar Perusahaan, ruang Based on the Company's Articles of Association,
lingkup kegiatan Perusahaan terutama adalah the Company’s scope of activities mainly
bergerak dalam bidang Medium Density engaged in Medium Density Fibreboard (MDF)
Fibreboard (MDF) dan produk kayu olahan industry and other wood working. The Company
lainnya. Perusahaan berdomisili di Jakarta dan is domiciled in Jakarta, located at Wisma ADR,
berlokasi di Wisma ADR, Jalan Pluit Raya No. 1, Jalan Pluit Raya No. 1, North Jakarta, while the
Jakarta Utara, sedangkan pabrik berlokasi di production plant is located in South Sumatera.
Sumatera Selatan. Perusahaan memulai kegiatan The Company started its commercial operations
operasi komersialnya sejak bulan Oktober 2012. in October 2012.
PT Adrindo Intiperkasa yang didirikan dan PT Adrindo Intiperkasa which was established
berdomisili di Indonesia merupakan induk and domiciled in Indonesia is the immediate
perusahaan langsung dari Perusahaan. parent of the Company. The ultimate shareholder
Pemegang saham utama Perusahaan adalah of the Company is Eddy Hartono.
Eddy Hartono.
b. Penawaran Umum Saham b. Public Offering of Shares
Pada tanggal 2 Desember 2019, Perusahaan On December 2, 2019, the Company had
memperoleh pernyataan efektif dari Dewan obtained an effective statement from the Board of
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Commissioners of the Financial Services
dengan Surat No. S-186/D.04/2019 untuk Authority (OJK) No. S-186/D.04/2019 to conduct
melakukan penawaran umum saham kepada an initial public offering of 1,412,000,000 shares
masyarakat sebanyak 1.412.000.000 saham with par value Rp 100 per share at an offering
dengan nilai nominal Rp 100 per saham dengan price of Rp 105 per share.
harga penawaran Rp 105 per saham.
Pada tanggal 10 Desember 2019, seluruh saham On December 10, 2019, all of the Company’s
Perusahaan telah tercatat pada Bursa Efek shares are listed in the Indonesia Stock
Indonesia. Exchange.
6
Page 16
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
1. U M U M (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
1.
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan c. Boards of Commissioners, Directors, Audit
Karyawan Committee and Employees
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi The composition of the Boards of Commissioners
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 and Directors of the Company as of
dan 2023 adalah sebagai berikut: December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Surja Hartono Surja Hartono : President Commissioner
Komisaris : Kensuke Shuto Kensuke Shuto : Commissioner
Komisaris Independen : Vera Sumarni : Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Heffy Hartono Heffy Hartono : President Director
Direktur : Ang Andri Pribadi Ang Andri Pribadi : Director
Direktur : Setiawan Tjutju Setiawan Tjutju : Director
Direktur : Hideaki Okubo Takuji Okamoto : Director
Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan The Company's Boards of Commissioners and
merupakan personil manajemen kunci. Directors are key management personnel.
Berdasarkan Keputusan Sirkuler Pengganti - Based on the Circular Resolutions in Lieu of a
Rapat Dewan Komisaris tanggal 11 Juni 2024, Meeting of the Board of Commissioners dated
susunan Anggota Komite Audit Perusahaan pada June 11, 2024, the composition of the Company's
tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai Audit Committee Members as of December 31,
berikut: 2024 are as follows:
Ketua : Vera : Chairman
Anggota : Maryana Widjaja : Member
Anggota : Tsun Tien Wen Lie : Member
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris - Based on the Decree of the Board of
No. 005/IFI-LGL/VIII/2019 tanggal 16 Agustus Commissioners No. 005/IFI-LGL/VIII/2019 dated
2019, susunan Anggota Komite Audit August 16, 2019, the composition of the
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 Company's Audit Committee Members as of
adalah sebagai berikut: December 31, 2023 are as follows:
Ketua : Sumarni : Chairman
Anggota : Maryana Widjaja : Member
Anggota : Tsun Tien Wen Lie : Member
Pembentukan komite audit Perusahaan telah The establishment of the Company's Audit
dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK Committee has been carried out in accordance
No. 55/POJK.04/2015. with OJK Regulation No. 55/POJK.04/2015.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi - Based on Directors Decree No.
No. 001/IFI-LGL/IV/2022 tanggal 04 April 2022, 001/IFI-LGL/IV/2022 dated April 04, 2022, the
Sekretaris Perusahaan pada tanggal Company Secretary as of December 31, 2024
31 Desember 2024 dan 2023 adalah Evan and 2023 is Evan Kristian.
Kristian.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on Directors Decree No. 002/IFI-
No. 002/IFI-LGL/IV/2022 tanggal 04 April 2022, LGL/IV/2022 dated April 04, 2022, the
susunan anggota satuan pengawas internal composition of the Company's Internal Audit Unit
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 as of December 31, 2024 and 2023 are as
dan 2023 adalah sebagai berikut: follows:
Ketua : Billy Dwi Putra : Chairman
Anggota : Marco Caspar Ligawirady : Member
7
Page 17
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
1. U M U M (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
1.
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan c. Boards of Commissioners, Directors, Audit
Karyawan (lanjutan) Committee and Employees (continued)
Jumlah remunerasi yang diberikan kepada Total remuneration paid to commissioners and
komisaris dan direksi Perusahaan adalah sekitar directors of the Company are approximately
Rp 7,7 milyar dan Rp 7,1 milyar, masing-masing Rp 7.7 billion and Rp 7.1 billion, in 2024 and
untuk tahun 2024 dan 2023. 2023, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the
jumlah karyawan tetap Perusahaan, masing- Company has a total of 660 and 629 permanent
masing sejumlah 660 orang dan 629 orang (tidak employees, respectively (unaudited).
diaudit).
d. Penyelesaian Laporan Keuangan d. Completion of the Financial Statements
Laporan keuangan telah diselesaikan dan The financial statements were completed and
diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Perusahaan authorized for issuance by the Company’s Board
pada tanggal 13 Maret 2025. of Directors on March 13, 2025.
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
a. Perubahan Nomenklatur Standar Akuntansi a. Change in the Indonesian Financial
Keuangan Indonesia Accounting Standards Nomenclature
Sejalan dengan pengesahan Kerangka Standar In line with the ratification of the Indonesian
Pelaporan Keuangan Indonesia, Dewan Standar Financial Reporting Standards Framework, the
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Financial Accounting Standards Board of the
(DSAK-IAI) menyetujui perubahan nomenklatur Indonesian Institute of Accountants (“DSAK-IAI”)
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia yang approved the change in the Indonesian Financial
mengatur penomoran Pernyataan Standar Accounting Standards nomenclature which
Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi regulates the numbering of Statements of
atas Standar Akuntansi Keuangan (ISAK). Hal ini Financial Accounting Standards (“PSAK”) and
bertujuan untuk membedakan antara PSAK dan Interpretations of Financial Accounting Standards
ISAK yang diadopsi dari International Financial (“ISAK”). This aims to differentiate between PSAK
Reporting Standards (IFRS) dan yang tidak. and ISAK which are adopted from International
Perubahan nomenklatur Standar Akuntansi Financial Reporting Standards (IFRS) and to
Keuangan Indonesia yang berlaku efektif pada those which are not. The change in the
1 Januari 2024, tidak akan mempengaruhi isi Indonesian Financial Accounting Standards
masing-masing PSAK dan ISAK. nomenclature, which is effective on January 1,
2024, does not affect the contents of each PSAK
and ISAK.
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Effective in the Current Year
Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah In the current year, the Company has applied
menerapkan sejumlah amendemen/penyesuaian amendments/improvements to PSAK that are
PSAK yang relevan dengan operasinya dan relevant to its operations and effective for
efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada accounting period beginning on or after
atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan atas January 1, 2024. The adoption of these revised
PSAK revisi tidak mengakibatkan perubahan atas PSAKs does not result in changes to the
kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak Company’s accounting policies and has no
memiliki dampak material terhadap jumlah yang material effect on the amounts reported for the
dilaporkan pada tahun berjalan atau tahun-tahun current or prior years.
sebelumnya.
8
Page 18
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Effective in the Current Year (continued)
(lanjutan)
- PSAK 201 (Amendemen), “Penyajian - PSAK 201 (Amendment), “Presentation of
Laporan Keuangan”: Klasifikasi Liabilitas Financial Statements”: Classification of
sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang Liabilities as Current or Non-current
Amandemen ini hanya mempengaruhi The amendment affect only the presentation
penyajian liabilitas sebagai jangka pendek of liabilities as current or non-current in the
atau jangka panjang dalam laporan posisi statement of financial position and not the
keuangan dan bukan jumlah atau waktu amount or timing of recognition of any asset,
pengakuan aset, liabilitas, penghasilan atau liability, income or expenses, or the
beban, atau informasi yang diungkapkan information disclosed about those items.
mengenai pos-pos tersebut.
Amandemen tersebut mengklarifikasi bahwa The amendments clarify that the classification
klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek of liabilities as current or non-current is based
atau jangka panjang didasarkan pada hak on rights that are in existence at the end of
yang ada pada akhir periode pelaporan, the reporting period, specify that classification
menetapkan bahwa klasifikasi tersebut tidak is unaffected by expectations about whether
dipengaruhi oleh ekspektasi apakah entitas an entity will exercise its right to defer
akan menggunakan haknya untuk menunda settlement of a liability, explain that rights are
penyelesaian suatu liabilitas, menjelaskan in existence if covenants are complied with at
bahwa hak tersebut ada jika kovenan dipatuhi the end of the reporting period, and introduce
pada akhir periode pelaporan, dan a definition of ‘settlement’ to make clear that
memperkenalkan definisi 'penyelesaian' untuk settlement refers to the transfer to the
memperjelas bahwa penyelesaian mengacu counterparty of cash, equity instruments,
pada pengalihan ke pihak lain atas kas, other assets or services.
instrumen ekuitas, aset dan jasa lainnya.
- PSAK 201 (Amendemen), “Penyajian - PSAK 201 (Amendment), “Presentation of
Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Financial Statements”: Non-current Liabilities
Panjang dengan Kovenan with Covenants
Amandemen tersebut menetapkan bahwa The amendments specify that only covenants
hanya perjanjian yang harus dipatuhi entitas that an entity is required to comply with on or
pada atau sebelum akhir periode pelaporan before the end of the reporting period affect
yang memengaruhi hak entitas untuk the entity’s right to defer settlement of a
menunda penyelesaian liabilitas setidaknya liability for at least twelve months after the
selama dua belas bulan setelah tanggal reporting date (and therefore must be
pelaporan (dan karenanya harus considered in assessing the classification of
dipertimbangkan dalam menilai klasifikasi the liability as current or non-current). Such
liabilitas sebagai lancar atau tidak lancar). covenants affect whether the right exists at
Perjanjian tersebut memengaruhi apakah hak the end of the reporting period, even if
tersebut ada pada akhir periode pelaporan, compliance with the covenant is assessed
bahkan jika kepatuhan terhadap perjanjian only after the reporting date (e.g. a covenant
dinilai hanya setelah tanggal pelaporan based on the entity’s financial position at the
(misalnya perjanjian berdasarkan posisi reporting date that is assessed for
keuangan entitas pada tanggal pelaporan compliance only after the reporting date).
yang dinilai kepatuhannya hanya setelah
tanggal pelaporan).
9
Page 19
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Effective in the Current Year (continued)
(lanjutan)
- PSAK 201 (Amendemen), “Penyajian - PSAK 201 (Amendment), “Presentation of
Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Financial Statements”: Non-current Liabilities
Panjang dengan Kovenan (lanjutan) with Covenants (continued)
DSAK-IAI juga menetapkan bahwa hak untuk DSAK-IAI also specifies that the right to defer
menunda penyelesaian liabilitas setidaknya settlement of a liability for at least twelve
selama dua belas bulan setelah tanggal months after the reporting date is not affected
pelaporan tidak terpengaruh jika entitas hanya if an entity only has to comply with a covenant
harus mematuhi perjanjian setelah periode after the reporting period. However, if the
pelaporan. Namun, jika hak entitas untuk entity’s right to defer settlement of a liability is
menunda penyelesaian liabilitas bergantung subject to the entity complying with covenants
pada kepatuhan entitas terhadap perjanjian within twelve months after the reporting
dalam waktu dua belas bulan setelah periode period, an entity discloses information that
pelaporan, entitas mengungkapkan informasi enables users of financial statements to
yang memungkinkan pengguna laporan understand the risk of the liabilities becoming
keuangan memahami risiko liabilitas yang repayable within twelve months after the
harus dibayar kembali dalam waktu dua belas reporting period. This would include
bulan setelah periode pelaporan. Ini akan information about the covenants (including
mencakup informasi tentang perjanjian the nature of the covenants and when the
(termasuk sifat perjanjian dan kapan entitas entity is required to comply with them), the
diharuskan untuk mematuhinya), jumlah carrying amount of related liabilities and facts
tercatat liabilitas terkait dan fakta serta and circumstances, if any, that indicate that
keadaan, jika ada, yang menunjukkan bahwa the entity may have difficulties complying with
entitas mungkin mengalami kesulitan dalam the covenants.
mematuhi perjanjian.
- PSAK 207 (Amendemen), “Laporan Arus - PSAK 207 (Amendment), “Statements of
Kas” dan PSAK 107 (Amendemen), Cash Flows” and PSAK 107 (Amendment),
“Instrumen Keuangan: Pengungkapan”: “Financial Instruments: Disclosures”: Supplier
Pengaturan Pembiayaan Pemasok Finance Arrangements
Amandemen tersebut menambahkan tujuan The amendments add a disclosure objective
pengungkapan pada PSAK 207 yang to PSAK 207 stating that an entity is required
menyatakan bahwa suatu entitas diharuskan to disclose information about its supplier
untuk mengungkapkan informasi tentang finance arrangements that enables users of
pengaturan keuangan pemasoknya yang financial statements to assess the effects of
memungkinkan pengguna laporan keuangan those arrangements on the entity’s liabilities
untuk menilai dampak pengaturan tersebut and cash flows. In addition, PSAK 107 is
terhadap liabilitas dan arus kas entitas. Selain amended to add supplier finance
itu, PSAK 107 diamandemen untuk arrangements as an example within the
menambahkan pengaturan keuangan requirements to disclose information about an
pemasok sebagai contoh dalam persyaratan entity’s exposure to concentration of liquidity
untuk mengungkapkan informasi tentang risk.
paparan entitas terhadap konsentrasi risiko
likuiditas.
Amandemen tersebut berisi ketentuan transisi The amendments contain specific transition
khusus untuk periode pelaporan tahunan provisions for the first annual reporting period
pertama di mana Perusahaan menerapkan in which the Company applies the
amandemen tersebut. Berdasarkan ketentuan amendments. Under the transitional
transisi, suatu entitas tidak diharuskan untuk provisions an entity is not required to
mengungkapkan: disclose:
10
Page 20
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Effective in the Current Year (continued)
(lanjutan)
- PSAK 207 (Amendemen), “Laporan Arus - PSAK 207 (Amendment), “Statements of
Kas” dan PSAK 107 (Amendemen), Cash Flows” and PSAK 107 (Amendment),
“Instrumen Keuangan: Pengungkapan”: “Financial Instruments: Disclosures”: Supplier
Pengaturan Pembiayaan Pemasok (lanjutan) Finance Arrangements (continued)
• informasi komparatif untuk setiap periode • comparative information for any reporting
pelaporan yang disajikan sebelum awal periods presented before the beginning of
periode pelaporan tahunan di mana entitas the annual reporting period in which the
pertama kali menerapkan amandemen entity first applies those amendments.
tersebut. • the information otherwise required by PSAK
• informasi yang diwajibkan oleh PSAK 207:44H(b)(ii)-(iii) as at the beginning of the
207:44H(b)(ii)-(iii) pada awal periode annual reporting period in which the entity
pelaporan tahunan di mana entitas pertama first applies those amendments.
kali menerapkan amandemen tersebut.
- PSAK 116 (Amendemen), “Sewa”: Liabilitas - PSAK 116 (Amendment), “Lease”: Lease
Sewa dalam Jual dan Sewa-Balik Liability in a Sale and Leaseback
Amandemen PSAK 116 menambahkan The amendments to PSAK 116 add
persyaratan pengukuran selanjutnya untuk subsequent measurement requirements for
transaksi jual dan sewa-balik yang memenuhi sale and leaseback transactions that satisfy
persyaratan dalam PSAK 115 Pendapatan the requirements in PSAK 115 Revenue from
dari Kontrak dengan Pelanggan untuk dicatat Contracts with Customers to be accounted for
sebagai penjualan. Amandemen tersebut as a sale. The amendments require the
mengharuskan penjual-penyewa untuk seller-lessee to determine ‘lease payments’
menentukan 'pembayaran sewa' atau or ‘revised lease payments’ such that the
'pembayaran sewa yang direvisi' sehingga seller-lessee does not recognize a gain or
penjual-penyewa tidak mengakui keuntungan loss that relates to the right of use retained by
atau kerugian yang terkait dengan hak the seller-lessee, after the commencement
penggunaan yang dimiliki oleh penjual- date.
penyewa, setelah tanggal dimulainya.
Amandemen tersebut tidak memengaruhi The amendments do not affect the gain or
keuntungan atau kerugian yang diakui oleh loss recognized by the seller-lessee relating
penjual-penyewa terkait dengan penghentian to the partial or full termination of a lease.
sebagian atau seluruh sewa. Tanpa Without these new requirements, a seller-
persyaratan baru ini, penjual-penyewa bisa lessee may have recognized a gain on the
mengakui keuntungan atas hak penggunaan right of use it retains solely because of a
yang dimilikinya semata-mata karena remeasurement of the lease liability (for
pengukuran ulang liabilitas sewa (misalnya, example, following a lease modification or
setelah modifikasi sewa atau perubahan change in the lease term) applying the
jangka waktu sewa) dengan menerapkan general requirements in PSAK 116. This
persyaratan umum dalam PSAK 116. Hal ini could have been particularly the case in a
khususnya dapat terjadi dalam sewa-balik leaseback that includes variable lease
yang mencakup pembayaran sewa variabel payments that do not depend on an index or
yang tidak bergantung pada indeks atau suku rate.
bunga.
11
Page 21
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Effective in the Current Year (continued)
(lanjutan)
- PSAK 116 (Amendemen), “Sewa”: Liabilitas - PSAK 116 (Amendment), “Lease”: Lease
Sewa dalam Jual dan Sewa-Balik (lanjutan) Liability in a Sale and Leaseback (continued)
Sebagai bagian dari amandemen, DSAK-IAI As part of the amendments, the DSAK-IAI
mengubah Contoh Ilustrasi dalam PSAK 116 amended an Illustrative Example in PSAK
dan menambahkan contoh baru untuk 116 and added a new example to illustrate
mengilustrasikan pengukuran selanjutnya the subsequent measurement of a right-of-
atas aset hak-guna dan liabilitias sewa dalam use asset and lease liability in a sale and
transaksi jual dan sewa-balik dengan leaseback transaction with variable lease
pembayaran sewa variabel yang tidak payments that do not depend on an index or
bergantung pada indeks atau suku bunga. rate. The illustrative examples also clarify that
Contoh ilustrasi tersebut juga mengklarifikasi the liability that arises from a sale and
bahwa liabilitas yang timbul dari transaksi jual leaseback transaction that qualifies as a sale
dan sewa-balik yang memenuhi syarat applying PSAK 115 is a lease liability.
sebagai penjualan dengan menerapkan
PSAK 115 adalah liabilitas sewa.
Penjual-penyewa menerapkan amandemen A seller-lessee applies the amendments
secara retrospektif sesuai dengan PSAK 208 retrospectively in accordance with PSAK 208
terhadap transaksi jual dan sewa-balik yang to sale and leaseback transactions entered
dilakukan setelah tanggal penerapan awal, into after the date of initial application, which
yang didefinisikan sebagai awal periode is defined as the beginning of the annual
pelaporan tahunan di mana entitas pertama reporting period in which the entity first
kali menerapkan PSAK 116. applied PSAK 116.
c. Standar dan Amendemen/Penyesuaian c. Standards and Amendments/Improvements to
Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Standards Issued not yet Adopted
Diterapkan
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, At the date of authorization of these financial
standar dan amendemen-amendemen atas PSAK statements, the following standards and
yang relevan bagi Perusahaan, yang telah amendments to PSAK relevant to the Company
diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan were issued but not effective, with early
penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: application permitted:
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2025 January 1, 2025
- PSAK 221 (Amendemen), “Pengaruh - PSAK 221 (Amendment), “The Effects of
Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kekurangan Changes in Foreign Exchange Rates”: Lack
Ketertukaran” of Exchangeability
Amandemen ini mensyaratkan entitas untuk This amendment requires an entity to apply a
menerapkan pendekatan yang konsisten consistent approach to assessing whether a
dalam menilai apakah suatu mata uang dapat currency is exchangeable into another
ditukar dengan mata uang lain dan, jika tidak, currency and, when it is not, to determining
dalam menentukan nilai tukar yang akan the exchange rate to use and the disclosures
digunakan dan pengungkapan yang harus to provide.
diberikan.
12
Page 22
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
c. Standar dan Amendemen/Penyesuaian c. Standards and Amendments/Improvements to
Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Standards Issued not yet Adopted (continued)
Diterapkan (lanjutan)
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2026 January 1, 2026
- Amandemen PSAK 109, “Instrumen - Amendments to PSAK 109, “Financial
Keuangan” dan PSAK 107, “Instrumen Instruments” and PSAK 107,” Financial
Keuangan: Pengungkapan”: Klasifikasi dan Instruments: Disclosure”: Classification and
Pengukuran Instrumen Keuangan Measurement of Financial Instrument
Amandemen tersebut mengklarifikasi The amendments clarify the requirements
persyaratan yang terkait dengan tanggal related to the date of recognition and
penghentian pengakuan aset keuangan dan derecognition of financial assets and financial
liabilitas keuangan, dengan pengecualian liabilities, with an exception for derecognition
untuk penghentian pengakuan liabilitas of financial liabilities settled via an electronic
keuangan yang diselesaikan melalui transfer transfer; the requirements for assessing
elektronik; persyaratan untuk menilai contractual cash flow characteristics of
karakteristik arus kas kontraktual dari aset financial assets, with additional guidance on
keuangan, dengan panduan tambahan assessment of contingent features; and the
tentang penilaian fitur kontinjensi; dan characteristics of non-recourse loans and
karakteristik pinjaman non-course dan contractually linked instruments. The
instrumen yang terkait secara kontraktual. amendments also introduce additional
Amandemen tersebut juga memperkenalkan disclosure requirements for equity
persyaratan pengungkapan tambahan untuk instruments at fair value through other
instrumen ekuitas yang diukur pada nilai comprehensive income and for financial
wajar melalui penghasilan komprehensif lain instruments with contingent features.
dan untuk instrumen keuangan dengan fitur
kontinjensi.
- Penyesuaian Tahunan 2024 terhadap PSAK - 2024 Annual Improvements to PSAK 107,
107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, “Financial Instruments: Disclosures”, PSAK
PSAK 109, “Instrumen Keuangan”, PSAK 109, “Financial Instruments”, PSAK 110,
110, “Laporan Keuangan” dan PSAK 207, “Financial Statements” and PSAK 207,
“Laporan Arus Kas” “Statement of Cash Flows”
Penyesuaian tahunan ini terbatas pada These annual improvements are limited to
amandemen yang mengklarifikasi susunan amendments that either clarify the wording or
kata (wording) atau pembetulan minor atas correct relatively minor unintended
konsekuensi yang tidak diintensikan, consequences, oversights or conflicts
kekeliruan, atau persyaratan yang between requirements in the standards.
bertentangan dalam standar.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan As at the issuance date of the financial
keuangan, dampak dari penerapan standar dan statements, the effects of adopting these
amendemen tersebut terhadap laporan keuangan standard and amendments on the financial
tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh statements are not known nor reasonably
manajemen. estimable by management.
13
Page 23
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of Financial Statements
Laporan keuangan Perusahaan disusun The financial statements of the Company have
berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di been prepared in accordance with Indonesian
Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Financial Accounting Standards (“SAK”), which
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan comprise the Statements of Financial Accounting
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) Standards (“PSAK”) and Interpretations of
yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Statement of Financial Accounting Standard
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) (“ISAK”) issued by the Financial Accounting
serta peraturan regulator pasar modal untuk Standards Board of the Indonesian Institute of
entitas yang berada di bawah pengawasannya. Accountants (“DSAK-IAI”) and regulations of
capital market regulator for entities under its
control.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam The accounting policies adopted in the
penyusunan laporan keuangan adalah selaras preparation of the financial statements are
dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan consistent with those made in the preparation of
dalam penyusunan laporan keuangan yang the financial statements for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, kecuali December 31, 2023, except for the adoption of
bagi penerapan beberapa SAK yang telah several amended SAKs. As disclosed in Note 2,
direvisi. Seperti diungkapkan dalam Catatan 2, several amended and published accounting
beberapa standar akuntansi yang telah direvisi standards were adopted effective January 1,
dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 2024.
1 Januari 2024.
Perusahaan telah menyusun laporan keuangan The Company has prepared the financial
dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus statements on the basis that it will continue to
mempertahankan kelangsungan usaha. operate as a going concern.
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus The financial statements, except for the
kas, disusun berdasarkan dasar akrual dengan statement of cash flows, have been prepared on
menggunakan konsep harga perolehan, kecuali the accrual basis using the historical cost basis of
beberapa akun tertentu disusun berdasarkan accounting, except for certain accounts which are
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam measured on the bases described in the related
kebijakan akuntansi masing-masing akun accounting policies for those accounts.
tersebut.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan The statements of cash flows have been
metode langsung dengan mengelompokkan arus prepared using direct method which classify cash
kas dalam aktivitas operasi, investasi dan flows into operating, investing and financing
pendanaan. activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The reporting currency used in the financial
laporan keuangan adalah Rupiah, yang statements is Rupiah, which is the Company’s
merupakan mata uang fungsional Perusahaan. functional currency.
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan b. Current and Non-Current Classification
Tidak Lancar/Jangka Panjang
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam The Company presents assets and liabilities in
laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi the statement of financial position based on
lancar/jangka pendek atau tidak lancar/jangka current/non-current classification.
panjang.
14
Page 24
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan b. Current and Non-Current Classification
Tidak Lancar/Jangka Panjang (lanjutan) (continued)
Suatu aset disajikan lancar bila: An asset is current when it is:
i) akan direalisasi, dijual atau digunakan dalam i) expected to be realised or intended to be
siklus operasi normal, sold or consumed in the normal operating
cycle,
ii) untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah iii) expected to be realised within 12 months
tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas after the reporting period, or cash or cash
kecuali yang dibatasi penggunaannya atau equivalent unless restricted from being
akan digunakan untuk melunasi suatu exchanged or used to settle a liability for at
liabilitas dalam paling lambat 12 bulan least 12 months after the reporting period.
setelah periode pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak All other assets are classified as non-current.
lancar.
Suatu liabilitas disajikan lancar bila: A liability is current when it is:
i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal, i) expected to be settled in the normal operating
cycle,
ii) untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah iii) due to be settled within 12 months after the
tanggal pelaporan, atau reporting period, or
iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk iv) there is no unconditional right to defer the
menangguhkan pelunasannya selama paling settlement of the liability for at least
tidak 12 bulan setelah periode pelaporan. 12 months after the reporting period.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai All other liabilities are classified as non-current.
jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan Deferred tax assets and liabilities are classified as
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan non-current assets and non-current liabilities.
liabilitas jangka panjang.
c. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing c. Foreign Currency Transactions and Balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions involving foreign currencies are
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded at the rates of exchange prevailing at
transaksi dilakukan. Pada setiap akhir periode the time the transactions are made. At the end of
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam each the reporting period, monetary assets and
mata uang asing disesuaikan ke dalam Rupiah liabilities denominated in foreign currencies are
berdasarkan kurs rata-rata Bank Indonesia yang adjusted to Rupiah based on the average rates
berlaku pada tanggal tersebut. Laba atau rugi of exchange published by Bank Indonesia at that
kurs yang terjadi, dikreditkan atau dibebankan date. The resulting gains or losses are credited
pada laba rugi tahun berjalan. or charged to the current year operations.
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan mata The exchange rates used against the Rupiah are
uang asing ke dalam Rupiah adalah sebagai as follows:
berikut:
2024 2023
Euro (EUR) 16.851 17.140 Euro (EUR)
Franc Swiss (CHF) 17.921 18.374 Swiss Franc (CHF)
Dolar Amerika Serikat (US$) 16.162 15.416 United States Dollar (US$)
Dolar Kanada (CAD) 11.225 11.689 Canadian Dollar (CAD)
Dolar Singapura (SGD) 11.919 11.712 Singapore Dollar (SGD)
Yuan China (CNY) 2.214 2.170 Chinese Yuan (CNY)
Yen Jepang (JPY) 102 110 Japanese Yen (JPY)
15
Page 25
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas A related party is a person or entity that is related
yang terkait dengan Perusahaan: to the Company:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang a. A person or a close member of that person's
mempunyai relasi dengan Perusahaan jika family is related to the Company if that
orang tersebut: person:
i) memiliki pengendalian atau i) has control or joint control over the
pengendalian bersama atas Company;
Perusahaan;
ii) memiliki pengaruh signifikan atas ii) has significant influence over the
Perusahaan; atau Company; or
iii) personil manajemen kunci Perusahaan iii) is a member of the key management
atau entitas induk Perusahaan. personnel of the Company or of a parent
of the Company.
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan b. An entity is related to the Company if any of the
jika memenuhi salah satu hal berikut: following conditions applies:
i) entitas dan Perusahaan adalah anggota i) the entity and the Company are members
dari grup yang sama (artinya entitas of the same group (which means that each
induk, entitas anak, dan entitas anak parent, subsidiary and fellow subsidiary is
berikutnya saling berelasi dengan entitas related to the others).
lainnya).
ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ii) one entity is an associate or joint venture
ventura bersama dari entitas lain (atau of the other entity (or an associate or joint
entitas asosiasi atau ventura bersama venture of a member of a group of which
yang merupakan anggota suatu grup, the other entity is a member).
yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya).
iii) kedua entitas tersebut adalah ventura iii) both entities are joint ventures of the same
bersama dari pihak ketiga yang sama. third party.
iv) satu entitas adalah ventura bersama dari iv) one entity is a joint venture of a third entity
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah and the other entity is an associate of the
entitas asosiasi dari entitas ketiga. third entity.
v) entitas tersebut adalah suatu program v) the entity is a post-employment defined
imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja benefit plan for the benefit of employees of
dari Perusahaan atau entitas yang terkait either the Company or an entity related to
dengan Perusahaan. the Company.
vi) entitas yang dikendalikan atau vi) the entity is controlled or jointly controlled
dikendalikan bersama oleh orang yang by a person identified in a).
diidentifikasi dalam huruf a).
vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf a.(i) vii) a person identified in a.(i) has significant
memiliki pengaruh signifikan atas entitas influence over the entity or is a member of
atau merupakan personil manajemen the key management personnel of the
kunci entitas (atau entitas induk dari entity (or of a parent of the entity).
entitas).
viii) entitas, atau anggota dari kelompok yang viii) the entity, or any member of a group of
mana entitas merupakan bagian dari which it is a part, provides key
kelompok tersebut, menyediakan jasa management personnel services to the
personil manajemen kunci kepada Company or to the parent of the Company.
Perusahaan atau kepada entitas induk
dari Perusahaan.
ix) entitas yang merupakan entitas anak dari ix) an entity which is a subsidiary of an
entitas asosiasi atau ventura bersama associate or joint venture of the Company.
dari Perusahaan.
16
Page 26
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties (continued)
(lanjutan)
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan Significant transactions with related parties,
pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan whether or not made at similar terms and
kondisi dan persyaratan yang sama dengan conditions as those done with third parties, are
pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada disclosed in the financial statements.
laporan keuangan.
e. Instrumen Keuangan e. Financial Instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang A financial instrument is any contract that gives
menimbulkan aset keuangan pada satu entitas rise to a financial asset of one entity and a
dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas financial liability or equity instrument of another
pada entitas lain. entity.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui Financial assets and financial liabilities are
pada laporan posisi keuangan pada saat recognized on the statement of financial position
Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam when the Company becomes a party to the
ketentuan kontraktual instrumen tersebut. contractual provisions of the instrument.
Klasifikasi Classification
1. Aset Keuangan 1. Financial Assets
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat Financial assets are classified, at initial
pengakuan awal dan selanjutnya diukur recognition, and subsequently measured at (i)
pada (i) biaya perolehan diamortisasi, (ii) amortized cost, (ii) fair value through profit or
nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”), dan loss (“FVTPL”), or (iii) fair value through other
(iii) nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income (“FVTOCI”).
komprehensif lain (“FVTOCI”).
Perusahaan mengukur aset keuangan pada The Company measures financial assets at
biaya perolehan diamortisasi jika kedua amortized cost if both of the following
kondisi berikut dipenuhi: conditions are met:
• Aset keuangan dikelola dalam model • The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model with the objective to hold
aset keuangan dalam rangka financial assets in order to collect
mendapatkan arus kas kontraktual; dan contractual cash flows; and
• Persyaratan kontraktual dari aset • The contractual terms of the financial asset
keuangan pada tanggal tertentu give rise on specified dates to cash flows
meningkatkan arus kas yang semata that are solely payments of principal and
dari pembayaran pokok dan bunga interest (SPPI) on the principal amount
(“SPPI”) dari jumlah pokok terutang. outstanding.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada In order for a financial asset to be classified
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, and measured at amortized cost or FVTOCI, it
aset keuangan harus memiliki arus kas yang needs to give rise to cash flows that are solely
semata dari pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest on the
dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini principal amount outstanding. This
dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan assessment is referred to as SPPI testing and
pada tingkat instrumen. it is performed at instrument level.
17
Page 27
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Klasifikasi (lanjutan) Classification (continued)
1. Aset Keuangan (lanjutan) 1. Financial Assets (continued)
Model bisnis Perusahaan dalam mengelola The Company’s business model for managing
aset keuangan mengacu kepada bagaimana financial assets refers to how it manages its
Perusahaan mengelola aset keuangan untuk financial assets in order to generate cash
menghasilkan arus kas. Model bisnis flows. The business model determines
menentukan apakah arus kas akan whether cash flows will result from collecting
dihasilkan dari memperoleh arus kas contractual cash flows, selling the financial
kontraktual, menjual aset keuangan atau assets, or both.
keduanya.
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas The Company’s financial assets consist of
dan bank, piutang usaha dan piutang lain- cash on hand and in banks, account
lain diklasifikasikan sebagai aset keuangan receivables and other receivables classified
yang diukur dengan biaya diamortisasi. as financial assets at amortized cost. The
Perusahaan tidak memiliki aset keuangan Company has no financial assets measured
yang diukur pada nilai wajar melalui laba at fair value through profit or loss and other
rugi dan penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
2. Liabilitas Keuangan 2. Financial Liabilities
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial liabilities,
keuangannya pada pengakuan awal sebagai at initial recognition, as: (i) financial liabilities
(i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL at FVTPL or (ii) financial liabilities measured
atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada at amortized cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari The Company’s financial liabilities consist of
utang bank, utang usaha, biaya masih harus bank loans, account payables, accrued
dibayar, utang lain-lain dan liabilitas sewa expenses, other payables and lease liabilities
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan classified as a financial liability at amortized
yang diukur dengan biaya diamortisasi. cost. The Company have no financial
Perusahaan tidak memiliki liabilitas liabilities measured at fair value through profit
keuangan yang diukur pada nilai wajar or loss.
melalui laba rugi.
Pengakuan dan Pengukuran Recognition and Measurement
Aset keuangan, kecuali piutang usaha yang Financial assets, except for trade receivables
diukur sesuai harga transaksi, dan liabilitas which are measured at transaction price, and
keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar. financial liabilities are initially measured at fair
Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara value. Transaction costs that are directly
langsung dengan perolehan atau penerbitan aset attributable to the acquisition or issue of financial
keuangan dan liabilitas keuangan ditambahkan assets and financial liabilities are added to or
atau dikurangkan dari nilai wajar aset keuangan deducted from the fair value of the financial
dan liabilitas keuangan, jika diperlukan, pada assets and financial liabilities, as appropriate, on
pengakuan awal. initial recognition.
18
Page 28
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
1. Aset keuangan 1. Financial assets
Pembelian atau penjualan aset keuangan Purchases or sales of financial assets that
yang memerlukan penyerahan aset dalam require delivery of assets within a time frame
kurun waktu yang telah ditetapkan oleh established by regulation or convention in the
peraturan atau kebiasaan yang berlaku di marketplace (regular way trades) are
pasar (pembelian yang lazim) diakui pada recognized on the trade date, i.e., the date
tanggal perdagangan, yaitu tanggal that the Company commits to buy or sell the
Perusahaan berkomitmen untuk membeli asset.
atau menjual aset tersebut.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets at amortized cost are
diamortisasi setelah pengakuan awal diukur subsequently measured using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif interest method and are subject to
dan merupakan subjek penurunan nilai. impairment. Gains and losses are recognized
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba in profit or loss when the asset is
rugi saat aset dihentikan pengakuannya, derecognized, modified or impaired.
dimodifikasi atau mengalami penurunan
nilai.
2. Liabilitas keuangan 2. Financial liabilities
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan Financial liabilities that are not 1) contingent
1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi consideration of an acquirer in a business
dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk combination, 2) held-for-trading, or 3)
diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai designated as at FVTPL, are subsequently
FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya measured at amortized cost using the
perolehan diamortisasi dengan effective interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Metode Suku Bunga Efektif Effective Interest Method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang Effective interest method is a method used in the
digunakan dalam menghitung biaya perolehan calculation of the amortized cost of a financial
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas asset or a financial liability and in the allocation
keuangan dan dalam pengalokasian dan and recognition of the interest income or interest
pengkuan pendapatan bunga atau beban bunga expense in profit or loss over the relevant period.
pada laporan laba rugi selama periode relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that exactly
secara tepat mendiskontokan estimasi discounts estimated future cash payments or
pembayaran atau penerimaan kas masa depan receipts through the expected life of the financial
selama perkiraan umur dari aset atau liabilitas asset or financial liability to the gross carrying
keuangan dengan jumlah tercatat bruto aset amount of a financial asset or to the amortized
keuangan atau biaya perolehan diamortisasi dari cost of a financial liability. When calculating the
liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku effective interest rate, an entity shall estimate the
bunga efektif, entitas mengestimasi arus kas expected cash flows by considering all the
ekspektasian dengan mempertimbangkan contractual terms of the financial instrument (for
seluruh persyaratan kontraktual dari instrumen example, prepayment, extension, call and similar
keuangan tersebut (sebagai contoh, percepatan options) but shall not consider the expected credit
pelunasan, perpanjangan, opsi beli dan opsi-opsi losses. The calculation includes all fees and
serupa), tetapi tidak mempertimbangkan kerugian points paid or received between parties to the
kredit ekspektasian. Perhitungan mencakup contract that are an integral part of the effective
seluruh fee (imbalan) dan komisi yang dibayarkan interest rate, transaction costs, and all other
atau diterima oleh pihak-pihak yang terlibat dalam premiums or discounts.
kontrak yang merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya
transaksi, dan seluruh premium atau diskonto
lainnya.
19
Page 29
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Saling Hapus dari Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling Financial assets and financial liabilities are offset
hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan and the net amount reported in the statement of
posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat financial position if, and only if, there is a currently
hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan enforceable legal right to offset the recognized
saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari amounts and there is an intention to settle on a
aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut net basis, or to realize the assets and settle the
dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan liabilities simultaneously.
menggunakan dasar neto, atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara bersamaan.
Hak saling hapus harus ada pada saat ini dan A right to offset must be available today rather
tidak bersifat kontinjen atas terjadinya suatu than being contingent on a future event and must
peristiwa di masa depan dan harus dapat be exercisable by any of the counterparties, both
dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi in the normal course of business and in the event
bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar, of default, insolvency or bankruptcy.
peristiwa kepailitan atau kebangkrutan.
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian The Company recognizes an allowance for
kredit ekspektasian ("ECL") untuk seluruh expected credit losses (“ECL”) for all debt
instrumen utang yang tidak dimiliki pada nilai instruments not held at fair value through profit or
wajar melalui laba rugi. loss.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses is a
merupakan fungsi dari probability of default, loss function of the probability of default, loss given
given default (yaitu besarnya kerugian jika terjadi default (i.e. the magnitude of the loss if there is a
gagal bayar) dan eksposur pada gagal bayar. default) and the exposure at default. The
Penilaian probability of default dan loss given assessment of the probability of default and loss
default berdasarkan data historis yang given default is based on historical data adjusted
disesuaikan dengan informasi masa depan. by forward-looking information. As for the
Adapun eksposur atas gagal bayar, untuk aset exposure at default, for financial assets, this is
keuangan, diwakili oleh nilai tercatat bruto aset represented by the assets’ gross carrying amount
pada tanggal pelaporan; untuk kontrak jaminan at the reporting date; for financial guarantee
keuangan, eksposur mencakup jumlah yang contracts, the exposure includes the amount
ditarik pada tanggal pelaporan, ditambah dengan drawn down as at the reporting date, together
jumlah yang diperkirakan akan ditarik di masa with any additional amounts expected to be drawn
depan sebelum tanggal gagal bayar yang down in the future by default date determined
ditentukan berdasarkan tren historis, pemahaman based on historical trend, the Company’s
Perusahaan mengenai kebutuhan pembiayaan understanding of the specific future financing
masa depan yang spesifik dari debiturnya, dan needs of the debtors, and other relevant forward-
informasi perkiraan masa depan lainnya yang looking information.
relevan.
ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas ECL are based on the difference between the
kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan contractual cash flows due in accordance with the
seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima contract and all the cash flows that the Company
Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku expects to receive, discounted at an
bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan approximation of the original effective interest
akan diterima tersebut mencakup arus kas dari rate. The expected cash flows will include cash
penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan flows from the sale of collateral held or other
perbaikan risiko-kredit lainnya yang merupakan credit enhancements that are integral to the
bagian integral dari persyaratan kontrak. contractual terms.
20
Page 30
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit ECL are recognized in two stages. For credit
atas instrumen keuangan yang tidak mengalami exposures for which there has not been a
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan significant increase in credit risk since initial
awal, ECL dilakukan untuk kerugian kredit yang recognition, ECL are provided for credit losses
diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang that result from default events that are possible
mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL within the next 12-months (a 12-month ECL). For
12 bulan). Untuk risiko kredit atas instrumen those credit exposures for which there has been a
keuangan yang mengalami peningkatan secara significant increase in credit risk since initial
signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan recognition, a loss allowance is required for credit
kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, losses expected over the remaining life of the
terlepas dari waktu terjadinya gagal bayar (ECL exposure, irrespective of the timing of the default
sepanjang umurnya). (a lifetime ECL).
Karena piutang usaha tidak memiliki komponen Because its trade receivables do not contain
pembiayaan signifikan, Perusahan menerapkan significant financing component, the Company
pendekatan yang disederhanakan dalam applies a simplified approach in calculating ECL.
perhitungan ECL. Oleh karena itu, Perusahan Therefore, the Company does not track changes
tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, in credit risk, but instead recognizes a loss
namun justru mengakui penyisihan kerugian allowance based on lifetime ECL at each
berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada reporting date. The Company established a
setiap tanggal pelaporan. Perusahan membentuk provision matrix that is based on its historical
matriks provisi berdasarkan pengalaman credit loss experience, adjusted for forward-
kerugian kredit masa lampau, disesuaikan looking factors specific to the debtors and the
dengan perkiraan masa depan (forward-looking) economic environment.
atas faktor yang spesifik untuk debitur dan
lingkungan ekonomi.
Penghentian Pengakuan Derecognition
1. Aset Keuangan 1. Financial Assets
Suatu aset keuangan, atau mana yang A financial asset, or where applicable a part of
berlaku, bagian dari aset keuangan atau a financial asset or part of a group of similar
bagian dari kelompok aset keuangan financial assets, is derecognized when:
sejenis, dihentikan pengakuannya pada
saat:
• hak kontraktual atas arus kas yang • the contractual rights to receive cash flows
berasal dari aset keuangan tersebut from the financial asset have expired; or
berakhir; atau
21
Page 31
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penghentian Pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
1. Aset Keuangan (lanjutan) 1. Financial Assets (continued)
• Perusahaan mengalihkan hak • the Company has transferred its
kontraktual untuk menerima arus kas contractual rights to receive cash flows
yang berasal dari aset keuangan atau from the financial asset or has assumed
menanggung kewajiban untuk an obligation to pay them in full without
membayar arus kas yang diterima material delay to a third party under a
tanpa penundaan yang material kepada “pass-through” arrangement and either (i)
pihak ketiga melalui suatu kesepakatan has transferred substantially all the risks
penyerahan dan (i) secara substansial and rewards of the financial asset, or (ii)
mengalihkan seluruh risiko dan manfaat has neither transferred nor retained
atas kepemilikan aset keuangan substantially all the risks and rewards of
tersebut, atau (ii) secara substansial the financial asset, but has transferred
tidak mengalihkan dan tidak control of the financial asset.
mempertahankan seluruh risiko dan
manfaat atas kepemilikan aset
keuangan tersebut, namun telah
mengalihkan pengendalian atas aset
keuangan tersebut.
Ketika Perusahaan telah mengalihkan hak When the Company has transferred its rights
untuk menerima arus kas dari suatu aset to receive cash flows from an asset or has
atau telah menandatangani kesepakatan entered into a pass-through arrangement, and
pelepasan (pass-through arrangement), dan has neither transferred nor retained
secara substansial tidak mengalihkan dan substantially all of the risks and rewards of the
tidak mempertahankan seluruh risiko dan asset nor transferred control of the asset, the
manfaat atas aset keuangan, maupun tidak asset is recognized to the extent of the
mengalihkan pengendalian atas aset, aset Company’s continuing involvement in the
tersebut diakui sejauh keterlibatan asset.
berkelanjutan Perusahaan terhadap aset
keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk Continuing involvement that takes the form of
pemberian jaminan atas aset yang ditransfer a guarantee over the transferred asset is
diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah measured at the lower of the original carrying
tercatat aset dan jumlah maksimal dari amount of the asset and the maximum
pembayaran yang diterima yang mungkin amount of consideration that the Company
harus dibayar kembali. could be required to repay.
Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui In that case, the Company also recognizes an
liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan associated liability. The transferred asset and
liabilitas terkait diukur dengan dasar yang the associated liability are measured on a
mencerminkan hak dan liabilitas yang masih basis that reflects the rights and obligations
dipertahankan Perusahaan. that the Company has retained.
Pada penghentian pengakuan aset On derecognition of a financial asset
keuangan yang diukur pada biaya perolehan measured at amortized cost, the difference
diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat between the asset’s carrying amount and the
aset dan jumlah imbalan yang diterima dan sum of the consideration received and
piutang diakui dalam laba rugi. receivable is recognized in profit or loss.
22
Page 32
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penghentian Pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
2. Liabilitas Keuangan 2. Financial Liabilities
Liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when the
pengakuannya ketika liabilitas yang obligation specified in the contract is
ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau discharged or cancelled or expired.
dibatalkan atau kedaluwarsa.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan When an existing financial liability is replaced
dengan yang lain dari pemberi pinjaman by another from the same lender on
yang sama dengan persyaratan yang substantially different terms, or the terms of
berbeda secara substansial, atau modifikasi an existing liability are substantially modified,
secara substansial atas ketentuan liabilitas such an exchange or modification is treated
keuangan yang saat ini ada, maka as a derecognition of the original liability and
pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat the recognition of a new liability.
sebagai penghapusan liabilitas keuangan
awal dan pengakuan liabilitas keuangan
baru.
Selisih antara jumlah tercatat liabilitas The difference between the carrying amount
keuangan yang dihentikan pengakuannya of the financial liability derecognized and the
dan imbalan yang dibayarkan dan utang consideration paid and payable is recognized
diakui dalam laba rugi. in profit or loss.
f. Pengukuran Nilai Wajar f. Fair Value Measurement
Perusahaan awalnya mengukur instrumen The Company initially measure financial
keuangan pada nilai wajar. instruments at fair value.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam orderly transaction between market participants at
transaksi teratur di antara pelaku pasar pada the measurement date. The fair value
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar measurement is based on the presumption that
didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk the transaction to sell the asset or transfer the
menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan liability takes place either:
terjadi:
i) Di pasar utama untuk aset atau liabilitas i) In the principal market for the asset or
tersebut, atau liability, or
ii) Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar ii) In the absence of a principal market, in the
yang paling menguntungkan untuk aset atau most advantageous market for the asset or
liabilitas tersebut. liability.
Pasar utama atau pasar yang paling The principal or the most advantageous market
menguntungkan tersebut harus dapat diakses must be accessible by the Company.
oleh Perusahaan.
23
Page 33
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
f. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) f. Fair Value Measurement (continued)
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau participants would use when pricing the asset or
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku liability, assuming that market participant act in
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi their best economic interest.
terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan A fair value measurement of a nonfinancial asset
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar takes into account a market participant's ability to
untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan generate economic benefits by using the asset in
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi its highest and best use or by selling it to another
dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada market participant that would use the asset in its
pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset highest and best use.
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang The Company uses valuation techniques that are
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang appropriate in the circumstances and for which
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, sufficient data are available to measure fair
memaksimalkan penggunaan input yang dapat value, maximizing the use of relevant observable
diobservasi yang relevan dan meminimalkan inputs and minimizing the use of unobservable
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. inputs.
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada All assets and liabilities for which fair value is
nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau measured or disclosed in the financial statements
liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan are categorized within the fair value hierarchy,
dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkat described as follows, based on the lowest level
input terendah yang signifikan terhadap input that is significant to fair value measurement
keseluruhan pengukuran, sebagai berikut: as a whole:
i) Level 1 - Harga kuotasian (tanpa i) Level 1 - Quoted (unadjusted) market prices
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau in active markets for identical assets or
liabilitas yang identik; liabilities;
ii) Level 2 - Teknik penilaian dimana level input ii) Level 2 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, value measurement is directly or indirectly
baik secara langsung maupun tidak observable;
langsung;
iii) Level 3 - Teknik penilaian dimana level input iii) Level 3 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar tidak dapat value measurement is unobservable.
diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai For assets and liabilities that are recognized in
wajar secara berulang dalam laporan keuangan, the financial statements on a recurring basis, the
maka Perusahaan menentukan apakah telah Company determines whether transfers have
terjadi perpindahan di antara level hirarki nilai occurred between levels in the hierarchy by
wajar dengan cara menilai kembali re-assessing categorization at the end of each
pengkategorian tingkat nilai wajar pada setiap reporting period.
akhir periode pelaporan.
g. Kas dan Bank g. Cash on Hand and in Banks
Kas dan bank terdiri dari kas dan bank yang tidak Cash on hand and in banks consist of cash on
dibatasi penggunaannya dan tidak digunakan hand and bank balances, with no restriction as to
sebagai jaminan atas utang serta tidak dibatasi usage, or not pledged as collateral for loans and
penggunaannya. other borrowings.
24
Page 34
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
h. Piutang Usaha h. Account Receivables
Piutang usaha disajikan dalam jumlah bersih Account receivables are recorded net of
setelah dikurangi dengan penyisihan penurunan allowance for impairment of account receivables.
nilai piutang usaha. Kebijakan akuntansi untuk The accounting policy for allowance for
penyisihan atas penurunan nilai dijabarkan impairment is described in Note 3e.
dalam Catatan 3e.
i. Persediaan i. Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih Inventories are stated at the lower of cost or net
rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi realizable value. Cost is determined using the
neto. Biaya perolehan ditentukan dengan moving average method. Allowance for decline in
menggunakan metode rata-rata bergerak. the value of inventory is provided based on the
Penyisihan penurunan nilai persediaan dibentuk review of the inventories condition at year end to
berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan reduce the carrying values of inventories to its net
persediaan pada akhir periode, untuk realizable values.
menyesuaikan nilai tercatat persediaan menjadi
nilai realisasi bersih.
Biaya yang dikeluarkan untuk setiap produk agar Costs incurred in bringing each product to its
berada dalam lokasi saat kini dan kondisi dicatat present location and condition are accounted for
sebagai berikut: as follows:
• Bahan baku, suku cadang, dan bahan • Raw materials, spare parts, and factory
pembantu: biaya pembelian supplies: purchase cost
• Barang jadi dan barang dalam proses: Biaya • Finished goods and work in progress: Cost of
bahan baku langsung dan tenaga kerja dan direct material and labor and a proportion of
proporsi biaya overhead manufaktur manufacturing overhead based on normal
berdasarkan kapasitas operasi normal, operating capacity but excluding borrowing
tetapi tidak termasuk biaya pinjaman. costs.
Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual Net realizable value is the estimated selling price
dalam kegiatan usaha normal, dikurangi dengan in the ordinary course of business, less estimated
estimasi biaya penyelesaian dan taksiran biaya costs of completion and the estimated costs
yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan. necessary to make the sale.
j. Biaya Dibayar di Muka j. Prepaid Expenses
Biaya dibayar di muka dibebankan sesuai Prepaid expenses are amortized over the periods
masa manfaat masing-masing biaya yang benefited using the straight-line method.
bersangkutan.
k. Aset Tetap k. Fixed Assets
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya All fixed assets are initially recognized at cost,
perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan which comprises its purchase price and any costs
biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan directly attributable in bringing the asset to its
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan working condition and to the location where it is
kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan. intended to be used.
Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan Subsequent to initial recognition, are carried at
pada biaya perolehan dikurangi akumulasi cost less any subsequent accumulated
penyusutan dan kerugian penurunan nilai. depreciation and impairment losses.
Pada setiap akhir periode pelaporan, taksiran At the end of each reporting period, the estimated
masa manfaat dan metode penyusutan aset tetap useful lives and methods of depreciation of fixed
ditelaah oleh manajemen dan jika perlu assets are reviewed by management and
disesuaikan secara prospektif. adjusted prospectively, if appropriate.
25
Page 35
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
k. Aset Tetap (lanjutan) k. Fixed Assets (continued)
Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset Depreciation of fixed assets starts when it is
tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan available for use and is computed using the
maksud penggunaannya dan dihitung dengan straight-line method based on the estimated
menggunakan metode garis lurus berdasarkan useful lives of the assets:
taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
sebagai berikut:
Tahun/Years
Bangunan dan prasarana 20 Buildings and infrastructures
Mesin dan peralatan pabrik 4 - 16 Machineries and plant equipments
Peralatan kantor 4-8 Office equipments
Perabot dan perlengkapan 4-8 Furnitures and fixtures
Kendaraan 4-8 Vehicles
Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika Costs associated with the acquisition of legal
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai right of land when the land was first acquired are
bagian dari biaya perolehan aset tanah. Biaya recognized as part of the cost of land. Costs
pengurusan perpanjangan atau pembaharuan associated with the extension or renewal of legal
legal hak atas tanah diakui sebagai aset tak right of land are recognized as an intangible
berwujud dan diamortisasi sepanjang umur asset and amortized over the legal life of the land
hukum hak atau umur ekonomis tanah, mana rights or economic life of the land, whichever is
yang lebih pendek. shorter.
Perusahaan menganalisis fakta dan keadaan The Company analyzes the facts and
untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam circumstances for each type of land rights in
menentukan akuntansi untuk masing-masing hak determining the accounting for each of these land
atas tanah tersebut sehingga dapat rights so that it can accurately represent an
merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian underlying economic event or transaction. If the
atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. land rights do not transfer control of the
Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan underlying assets to the Company, but gives the
pengendalian atas aset pendasar kepada rights to use the underlying assets, the Company
Perusahaan, melainkan mengalihkan hak untuk applies the accounting treatment of these
menggunakan aset pendasar, Perusahaan transactions as leases under PSAK 116,
menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi “Leases”. If land rights are substantially similar to
tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 116, land purchases, the Company applies PSAK 216,
“Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi “Fixed Assets”.
menyerupai pembelian tanah, maka Perusahaan
menerapkan PSAK 216, “Aset Tetap”.
Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar Constructions in progress are stated at cost,
biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi including capitalized borrowing costs and other
beban pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang charges incurred in connection with the financing
terjadi sehubungan dengan pendanaan aset of said assets. The accumulated costs will be
tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi reclassified to the appropriate “Fixed Assets”
biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun account when the construction is completed and
“Aset Tetap” yang bersangkutan pada saat aset ready for use. Constructions in progress are not
tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap depreciated until they fulfill criteria for recognition
untuk digunakan. Aset tetap dalam penyelesaian as fixed assets as disclosed above.
tidak disusutkan sampai memenuhi syarat
pengakuan sebagai aset tetap seperti
pengungkapan diatas.
26
Page 36
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
k. Aset Tetap (lanjutan) k. Fixed Assets (continued)
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan The costs of repairs and maintenance are
pada laporan laba rugi dan penghasilan charged to profit or loss as incurred; while
komprehensif lain pada saat terjadinya; significant renewals and betterments are
pengeluaran dalam jumlah signifikan dan yang capitalized. When assets are retired or otherwise
memperpanjang masa manfaat aset atau yang disposed of, their net book values are removed
memberikan tambahan manfaat ekonomis from the accounts and any resulting gain or loss
dikapitalisasi. Aset tetap yang sudah tidak is reflected in the statements of profit or loss and
dipergunakan lagi atau yang dijual, dikeluarkan other comprehensive income for the year.
dari kelompok aset tetap yang bersangkutan dan
laba atau rugi yang terjadi diakui dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
pada tahun yang bersangkutan.
l. Aset Takberwujud l. Intangible Assets
Peranti Lunak Software
Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah Intangible assets acquired separately are
pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan. measured on initial recognition at cost. Following
Setelah pengakuan awal, aset takberwujud initial recognition, intangible assets are carried at
dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi cost less any accumulated amortization and
akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi accumulated impairment losses, if any.
penurunan nilai, jika ada.
Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh Acquired computer software licenses are
lisensi piranti lunak komputer dan capitalized on the basis of the costs incurred to
mempersiapkan piranti lunak tersebut sehingga acquire and bring to use the specific software.
siap untuk digunakan dikapitalisasi. Amortisasi Amortization is computed using the straight-line
dihitung dengan menggunakan metode garis method over the estimated useful lives of the
lurus selama umur manfaat ekonomis aset intangible assets which is 4 years.
takberwujud yaitu 4 tahun.
Estimasi masa manfaat dan metode amortisasi The estimated useful lives and amortization
ditelaah pada setiap akhir tahun, dengan method are reviewed at the end of each year,
pengaruh dari setiap perubahan yang diestimasi with the effect of any changes in estimate being
dihitung secara prospektif. accounted for on a prospective basis.
m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan m. Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, The Company assesses at end of each reporting
Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi period, whether there is any indication that an
suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika asset may be impaired. If such indication exists,
terdapat indikasi tersebut, maka jumlah recoverable amount shall be estimated for the
terpulihkan diestimasi untuk aset individual. Jika individual asset. If it is not possible to estimate
tidak mungkin untuk mengestimasi jumlah the recoverable amount of the individual asset,
terpulihkan aset individual, maka Perusahaan the Company determines the recoverable
menentukan nilai terpulihkan dari Unit Penghasil amount of the Cash Generating Unit (CGU) to
Kas (UPK) yang mana aset tercakup (aset dari which the asset belongs (the asset’s of CGU).
UPK).
27
Page 37
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan m. Impairment of Non-Financial Assets
(lanjutan) (continued)
Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset An asset’s (either individual asset or CGU)
individual maupun UPK) adalah jumlah yang recoverable amount is the higher of the asset’s
lebih tinggi antara nilai wajarnya dikurangi biaya fair value less costs to sell and its value in use.
untuk menjual dengan nilai pakainya. Jika nilai Where the carrying amount of the asset exceeds
tercatat aset lebih besar daripada nilai its recoverable amount, the asset is considered
terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap impaired and is written down to its recoverable
mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset amount.
diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas In assessing the value in use, the estimated
masa depan neto didiskontokan ke nilai kini future cash flows are discounted to their present
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum value using a pre-tax discount rate that reflects
pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini current market assessments of the time value of
dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas money and the risks specific to the asset.
aset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya In determining fair value less costs to sell, recent
untuk menjual, digunakan harga transaksi pasar market transactions are taken into account, if
terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat available. If no such transactions can be
transaksi tersebut, menggunakan model identified, an appropriate valuation model is used
penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai to determine the fair value of the asset. These
wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini calculations are corroborated by valuation
dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator multiples or other available fair value indicators.
nilai wajar lain yang tersedia. Kerugian Impairment losses, if any, are recognized in profit
penurunan nilai, jika ada, diakui pada laba rugi or loss under expense categories that are
sesuai dengan kategori biaya yang konsisten consistent with the functions of the impaired
dengan fungsi dari aset yang diturunkan nilainya. assets.
[
Penilaian dilakukan pada setiap akhir periode An assesment is made at each reporting period
pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi whether there is any indication that previously
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode recognized impairment losses recognized for an
sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin asset other than goodwill may no longer exist or
tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika may have decreased. If such indication exist, the
indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas recoverable amount is estimated. A previously
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. recognized impairment loss for an asset other
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui than goodwill is reversed only if there has been a
dalam periode sebelumnya untuk aset selain change in the assumptions use to determine the
goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asset’s recoverable amount since the last
asumsi-asumsi yang digunakan untuk impairment loss was recognized. If that is the
menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut case, the carrying amount of the asset is
sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam increased to its recoverable amount.
hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah
terpulihkannya.
Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah The reversal is limited so that the carrying
tercatat aset tidak melebihi jumlah amount of the asset does not exceed its
terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto recoverable amount, nor exceeds the carrying
setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi amount that would have been determined, net of
yang telah diakui untuk aset tersebut pada depreciation, had no impairment loss been
periode sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan recognized for the asset in prior periods.
nilai diakui dalam laba rugi. Setelah pembalikan Reversal of an impairment loss is recognized in
tersebut diakui sebagai laba rugi, penyusutan profit or loss. After such a reversal is recognized
aset tersebut disesuaikan di periode mendatang in profit or loss, depreciation charge on the said
untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang asset is adjusted in future periods to allocate the
direvisi, dikurang nilai sisanya, dengan dasar asset's revised carrying amount, less any
yang sistematis selama sisa umur manfaatnya. residual value, on a systematic basis over its
remaining useful life.
28
Page 38
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
n. Provisi n. Provision
Provisi diakui jika Perusahaan mempunyai Provisions are recognized when the Company
liabilitas kini (hukum maupun konstruktif) sebagai has a legal or constructive obligation where, as a
akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan result of past event, it is probable that an outflow
penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan of resources embodying economic benefits will be
arus keluar sumber daya yang mengandung required to settle the obligation and a reliable
manfaat ekonomi dan jumlah liabilitas tersebut estimate can be made of the amount of the
dapat diestimasi secara andal. obligation.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting date
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi and adjusted to reflect the current best estimates.
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber If it is no longer probable that an outflow of
daya untuk menyelesaikan liabilitas resources embodying economic benefits will be
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi required to settle the obligation, the provision is
dibatalkan. Jika dampak nilai waktu dari uang reversed. If the effect of the time value of money
cukup material, maka jumlah provisi adalah nilai is material, provisions are discounted using a
kini dari perkiraan pengeluaran yang diperlukan current pre tax rate that reflects, where
untuk menyelesaikan liabilitas. Ketika provisi appropriate, the risk specific to the liability. Where
didiskontokan, peningkatan jumlah provisi discounting is used, the increase in the provision
dikarenakan berlalunya waktu diakui sebagai due to the passage of time is recognized as a
beban keuangan. financing cost.
o. Biaya Pinjaman o. Borrowing Costs
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara Borrowing costs directly attributable to the
langsung dengan perolehan, konstruksi atau acquisition, construction or production of
pembuatan aset kualifikasian, merupakan aset qualifying assets, which are assets necessarily
yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar take a substantial period of time to get ready for
siap untuk digunakan atau dijual, ditambahkan their intended use or sale, are added to the cost
pada biaya perolehan aset tersebut, sampai of those assets, until such time as the assets are
dengan saat selesainya aset secara substansial substantially ready for their intended use or sale.
siap untuk digunakan atau dijual.
Biaya pinjaman yang tidak dapat diatribusikan Borrowing costs that are not directly attributable
secara langsung pada suatu aset kualifikasian, to a qualifying asset are recognized as an
diakui sebagai beban pada periode terjadinya. expense in the period in which they are incurred.
Penghasilan investasi diperoleh atas investasi Investment income earned on the temporary
sementara dari pinjaman yang secara spesifik investment of specific borrowings pending their
belum digunakan untuk pengeluaran aset expenditure on qualifying assets is deducted from
kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang the borrowing costs eligible for capitalization.
dikapitalisasi.
Semua biaya pinjaman lainnya diakui dalam laba All other borrowing costs are recognized in profit
rugi pada periode terjadinya. or loss in the period in which they are incurred.
Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat Capitalization of borrowing costs begins when the
aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan required activities to prepare the asset for use in
aset agar dapat digunakan sesuai dengan accordance with the intention and expenditures
maksudnya dan pengeluaran untuk aset tersebut for the asset and borrowing cost have occurred.
dan biaya pinjamannya telah terjadi. Kapitalisasi Capitalization of borrowing cost ceases when all
biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya activities necessary to prepare the qualifying
secara substansial yang diperlukan untuk asset for its intended use are substantially
mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat completed.
digunakan sesuai dengan maksudnya.
29
Page 39
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban p. Revenue and Expense Recognition
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Revenue is measured based on the
Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam consideration to which the Company expects to
kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk be entitled in a contract with a customer and
jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. excludes amounts collected on behalf of third
parties.
Perusahaan mengakui pendapatan ketika The Company recognizes revenue when it
mengalihkan pengendalian barang atau jasa transfers control of a product or service to a
kepada pelanggan. customer.
Perusahaan mengakui pendapatan ketika (atau The Company recognizes revenue when (or as)
pada saat) kewajiban pelaksanaan terpenuhi, a performance obligation is satisfied, i.e. when
yaitu ketika pengendalian barang atau jasa yang ‘control’ of the goods or services underlying the
mendasari kewajiban pelaksanaan tertentu particular performance obligation is transferred to
dialihkan ke pelanggan. the customer.
Pendapatan dari penjualan barang diakui pada Revenue from sale of goods is recognized at
waktu tertentu, pada waktu penyerahan dan point in time, being at the point of delivery and
penerimaan dari pembeli, pada jumlah yang acceptance of the buyer, at an amount that
mencerminkan imbalan yang diharapkan oleh reflects the consideration to which the Company
Perusahaan atas pertukaran barang tersebut. expects to be entitled in exchange of those
goods.
Liabilitas kontrak Contract liability
Liabilitas kontrak diakui jika pembayaran diterima A contract liability is recognized if a payment is
atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih received or a payment is due (whichever is
awal) dari pelanggan sebelum Perusahan earlier) from a customer before the Company
mengalihkan barang atau jasa terkait. Liabilitas transfers the related goods or services. Contract
kontrak diakui sebagai pendapatan ketika liabilities are recognized as revenue when the
Perusahan memenuhi kontrak tersebut (yaitu, Company performs under the contract (i.e.,
mengalihkan kendali atas barang dan jasa terkait transfers control of the related goods or services
kepada pelanggan). Liabilitas kontrak disajikan to the customer). Contract liabilities are
dalam “Uang muka pelanggan” di laporan posisi presented under “Advances from customers” in
keuangan. the statement of financial position.
Pengakuan beban Expenses recognition
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual). Expenses are recognized when they are incurred
(accrual basis).
q. Laba per Saham q. Earnings per Share
Perusahaan menerapkan PSAK No. 233, “Laba The Company adopted PSAK No. 233, “Earning
Per Saham”. Per Share”.
Jumlah laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by dividing
membagi laba periode berjalan yang dapat net profit for the year by the weighted average
dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa number of ordinary shares outstanding during the
yang beredar pada periode yang bersangkutan. year.
Jumlah rata-rata tertimbang saham untuk tahun The weighted average number of shares for the
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember years ended December 31, 2024 and 2023 are
2024 dan 2023, masing-masing sejumlah 9,412,000,000 shares, respectively (Note 30).
9.412.000.000 saham (Catatan 30).
30
Page 40
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
r. Imbalan Kerja Karyawan r. Employee Benefits
Imbalan kerja karyawan jangka pendek Short-term employee benefits
Perusahaan mengakui liabilitas imbalan kerja The Company recognizes short-term employee
karyawan jangka pendek ketika jasa diberikan benefits liability when services are rendered and
oleh karyawan dan imbalan atas jasa tersebut the compensation for such services are to be paid
akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan within twelve months after the rendering of such
setelah jasa tersebut diberikan. services.
Imbalan pascakerja Post-employment benefits
Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja The Company recognized unfunded employee
yang tidak didanai sesuai dengan Undang- benefits liability in accordance with Law No. 6 of
Undang No. 6 tahun 2023 tentang tentang 2023 concerning the Stipulation of Government
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job
Undang-Undang No. 2 tahun 2022 Cipta Kerja. Creation. Pension costs under the Company’s
Beban pensiun berdasarkan program dana defined benefit pension plans are determined by
pensiun manfaat pasti Perusahaan ditentukan periodic actuarial calculation using the projected-
melalui perhitungan aktuaria secara periodik unit-credit method and applying the assumptions
dengan menggunakan metode projected-unit on discount rate and annual rate of increase in
credit dan menerapkan asumsi atas tingkat compensation.
diskonto dan tingkat kenaikan manfaat pasti
pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan Re-measurements comprising of actuarial gains
kerugian akturial, segera diakui pada laporan and losses, are recognized immediately in the
posisi keuangan yang dibebankan atau statements of financial position with a charge or
dikreditkan diakui dalam penghasilan credit recognized in other comprehensive income
komprehensif lain pada periode terjadinya untuk in the period in which they occur in order.
mencerminkan. Pengukuran kembali diakui dalam Remeasurement recognized in other
penghasilan komprehensif lain tercermin segera comprehensive income is reflected immediately as
dalam saldo laba dan tidak akan direklasifikasi ke a separate item under other comprehensive
laba rugi. income in equity and will not be reclassified to
profit or loss.
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika Past service cost is recognized in profit or loss
terjadi amendemen program atau kurtailmen, when the plan amendment or curtailment occurs,
atau ketika Perusahaan mengakui biaya or when the Company recognizes related
restrukturisasi terkait atau pesangon, jika lebih restructuring costs or termination benefits, if
dahulu. earlier.
Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat Net interest is calculated by applying the discount
diskonto yang digunakan terhadap liabilitas rate to the net defined benefit liability. The
imbalan kerja karyawan. Perusahaan mengakui Company recognized the following changes under
perubahan berikut pada akun “Beban Umum dan “General and Administrative Expenses” account in
Administrasi” pada laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain: comprehensive income:
i) Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya i) Service cost (including current service cost,
jasa lalu serta keuntungan dan kerugian past service cost, as well as gains and
kurtailmen dan penyelesaian) losses on curtailments and settlements)
ii) Beban atau penghasilan bunga neto ii) net interest expense or income
iii) Pengukuran kembali iii) Remeasurement
31
Page 41
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
s. Sewa s. Leases
Sebagai Penyewa As Lessee
Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak The Company assesses whether a contract is or
mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. contains a lease, at the inception of the contract.
Perusahaan mengakui aset hak-guna dan The Company recognizes a right-of-use asset
liabilitas sewa terkait sehubungan dengan and a corresponding lease liability with respect to
seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan all lease arrangements in which it is the lessee,
merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka- except for short-term leases (defined as leases
pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang with a lease term of 12 months or less) and
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan leases of low value assets. For these leases, the
sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Company recognizes the lease payments as an
Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan operating expense on a straight-line basis over
mengakui pembayaran sewa sebagai beban the term of the lease unless another systematic
operasi secara garis lurus selama masa sewa basis is more representative of the time pattern in
kecuali dasar sistematis lainnya lebih which economic benefits from the leased assets
merepresentasikan pola konsumsi manfaat are consumed.
penyewa dari aset sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa masa depan yang belum present value of the lease payments that are not
dibayarkan pada tanggal permulaan, yang paid at the commencement date, discounted by
didiskontokan menggunakan suku bunga implisit using the rate implicit in the lease. If this rate
dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat cannot be readily determined, the Company uses
ditentukan, Perusahaan menggunakan suku the incremental borrowing rate specific to the
bunga pinjaman inkremental khusus untuk lessee.
penyewa.
Bunga pinjaman inkremental bergantung pada The incremental borrowing rate depends on the
jangka waktu, mata uang dan tanggal mulai term, currency and start date of the lease and is
sewa, dan ditentukan berdasarkan serangkaian determined based on a series of inputs including:
input, termasuk: tingkat bebas risiko berdasarkan the risk-free rate based on government bond
suku bunga obligasi pemerintah; penyesuaian rates; a country-specific risk adjustment; a credit
risiko khusus negara; penyesuaian risiko kredit risk adjustment based on bond yields; and an
berdasarkan imbal hasil obligasi; dan entity-specific adjustment when the risk profile of
penyesuaian khusus entitas ketika profil risiko the entity that enters into the lease is different to
entitas yang melakukan perjanjian sewa berbeda that of the group and the lease does not benefit
dengan grup dan sewa tersebut tidak from a guarantee from the Company.
memperoleh manfaat atas jaminan dari
Perusahaan.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam Lease payments included in the measurement of
pengukuran liabilitas sewa terdiri atas: the lease liability comprise:
• pembayaran tetap (termasuk pembayaran • fixed lease payments (including in-
tetap secara-substansi), dikurangai insentif substance fixed payments), less any lease
sewa; incentives;
• pembayaran sewa variabel yang bergantung • variable lease payments that depend on an
pada indeks atau suku bunga yang pada index or rate, initially measured using the
awalnya diukur dengan menggunakan index or rate at the commencement date;
indeks atau suku bunga pada tanggal
permulaan;
• jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan • the amount expected to be payable by the
oleh penyewa dalam jaminan nilai residual; lessee under residual value guarantees;
• harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup • the exercise price of purchase options, if the
pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan lessee is reasonably certain to exercise the
• pembayaran penalti karena penghentian options; and
sewa, jika masa sewa merefleksikan • payments of penalties for terminating the
penyewa mengeksekusi opsi untuk lease, if the lease term reflects the exercise
menghentikan sewa. of an option to terminate the lease.
32
Page 42
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
s. Sewa (lanjutan) s. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah The lease liability is presented as a separate line
dalam laporan posisi keuangan. in the statement of financial position.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan The lease liability is subsequently measured by
meningkatkan jumlah tercatat untuk increasing the carrying amount to reflect the
merefleksikan bunga atas liabilitas sewa interest on the lease liability (using the effective
(menggunakan metode suku bunga efektif) dan interest method) and by reducing the carrying
dengan mengurangi jumlah tercatat untuk amount to reflect the lease payments made.
merefleksikan sewa yang telah dibayar.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara Each lease payment is allocated between the
liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan liability and finance cost. The finance cost is
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa charged to profit or loss over the lease period so
sehingga menghasilkan tingkat suku bunga as to produce a constant periodic rate of interest
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk on the remaining balance of the liability for each
setiap periode. period.
Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa The Company remeasures the lease liability (and
(dan melakukan penyesuaian terkait terhadap makes a corresponding adjustment to the related
asset hak-guna) jika: right-of-use assets) whenever:
• terdapat perubahan dalam masa sewa atau • the lease term has changed or there is a
perubahan dalam penilaian atas eksekusi change in the assessment of the exercise of
opsi pembelian, di mana liabilitas sewa a purchase option, in which case the lease
diukur dengan mendiskontokan pembayaran liability is remeasured by discounting the
sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revised lease payments using a revised
revisian; discount rate;
• terdapat perubahan sewa masa depan • the lease payments change due to changes
sebagai akibat dari perubahan indeks atau in an index or rate or a change in expected
perubahan perkiraan pembayaran payment under a guaranteed residual value,
berdasarkan nilai residual jaminan di mana in which cases the lease liability is
liabilitas sewa diukur Kembali dengan remeasured by discounting the revised lease
mendiskontokan pembayaran sewa revisian payments using the initial discount rate
menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali (unless the lease payments change is due to
jika pembayaran sewa berubah karena a change in a floating interest rate, in which
perubahan suku bunga mengambang, di case a revised discount rate is used); or
mana tingkat diskonto revisian digunakan);
atau;
• kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi • a lease contract is modified and the lease
sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di modification is not accounted for as a
mana liabilitas sewa diukur dengan separate lease, in which case the lease
mendiskontokan pembayaran sewa revisian liability is remeasured by discounting the
menggunakan tingkat diskonto revisian. revised lease payments using a revised
discount rate.
33
Page 43
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
s. Sewa (lanjutan) s. Leases (continued)
Aset hak-guna Right-of-use assets
Perusahaan mengakui aset hak-guna pada The Company recognizes right-of use assets at
tanggal permulaan sewa (yaitu pada tanggal aset the commencement date of the lease (i.e., the
pendasar tersedia untuk digunakan). Aset hak- date the underlying asset is available for use).
guna diukur pada biaya perolehan dikurangi Right-of-use assets are measured at cost, less
akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, any accumulated depreciation and impairment
dan disesuaikan untuk setiap pengukuran losses, and adjusted for any remeasurement of
kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset lease liabilities. The cost of right-of-use assets
hak-guna meliputi jumlah liabilitas sewa yang includes the amount of lease liabilities
diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan, recognized, initial direct costs incurred, and lease
dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau payments made at or before the commencement
sebelum tanggal permulaan, dikurangi dengan date less any lease incentives received.
insentif sewa yang diterima.
Aset hak-guna didepresiasi dengan metode garis Right-of-use assets are depreciated on a straight
lurus selama jangka waktu yang lebih pendek line basis over the shorter of the lease term and
antara masa sewa dan estimasi umur manfaat the estimated useful lives of the assets.
aset.
Jika kepemilikan aset sewa beralih kepada If ownership of the lease assets transfers to the
Perusahaan pada akhir masa sewa atau biaya Company at the end of the lease term or the cost
perolehan merefleksikan penyewa akan reflects the exercise of a purchase option,
mengeksekusi opsi beli, depresiasi dihitung depreciation is calculated using the estimated
dengan menggunakan estimasi umur manfaat useful life of the asset. The right-of-use assets
aset. Aset hak-guna juga diuji penurunan nilainya are also subject to impairment in accordance with
sesuai dengan PSAK 236 “Penurunan Nilai Aset”. PSAK 236 “Impairment of Assets”.
Sewa jangka-pendek dan sewa aset bernilai Short-term leases and leases of low-value assets
rendah
Perusahaan memilih untuk tidak mengakui aset The Company have elected not to recognize
hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka- right-of-use assets and lease liabilities for short-
pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau term leases that have a lease term of 12 months
kurang dan sewa atas aset bernilai rendah. or less and leases of low-value assets. The
Perusahaan mengakui pembayaran sewa terkait Company recognizes the lease payments
dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar associated with these leases as expense on a
garis lurus selama masa sewa. straight-line basis over the lease term.
t. Perpajakan t. Taxation
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan Income tax expense comprises current and
tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan deferred tax. Income tax expense is recognized in
laba rugi kecuali untuk transaksi yang profit or loss except to the extent that it relates to
berhubungan dengan transaksi diakui diluar laba items recognized outside profit or loss, either in
atau rugi, baik dalam penghasilan komprehensif other comprehensive income or directly in equity.
lain atau langsung pada ekuitas.
Pajak Final Final Tax
Sesuai dengan peraturan perpajakan di In accordance with the tax regulation in
Indonesia, pajak final dikenakan atas nilai bruto Indonesia, final tax is applied to the gross value of
transaksi, dan tetap dikenakan walaupun atas transactions, even when the parties carrying the
transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami transactions are recognizing losses.
kerugian.
Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang Final tax is scoped out from PSAK 212: Income
diatur oleh PSAK 212: Pajak Penghasilan. Tax.
34
Page 44
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
t. Perpajakan (lanjutan) t. Taxation (continued)
Pajak Kini Current Tax
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan Current tax expense is calculated using tax rates
tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan that have been enacted or substantively enacted
keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran at end of the reporting period, and is provided
laba kena pajak tahun berjalan. based on the estimated taxable income for the
year.
Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi Management periodically evaluates positions
yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan taken in tax returns with respect to situations in
(SPT) sehubungan dengan situasi di mana aturan which applicable tax regulation is subject to
pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. interpretation. It establishes provision where
Jika perlu, manajemen menentukan provisi appropriate on the basis of amounts expected to
berdasarkan jumlah yang diharapkan akan be paid to the tax authorities.
dibayar kepada otoritas pajak.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak Underpayment or overpayment of corporate
penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari income tax are presented as part of income tax
beban pajak dalam laporan laba rugi dan expense in the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income.
Bunga dan denda yang timbul dari ketetapan Interests and penalties arising from tax
pajak dan kurang bayar atau lebih bayar pajak assessments and underpayment or overpayment
lainnya disajikan sebagai bagian dari penghasilan of other taxes are presented as part of other
atau beban operasi lain karena tidak dianggap operating income or expenses since they are not
sebagai bagian dari beban pajak penghasilan. considered as part of the income tax expense.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada Amendments to tax obligations are recorded
saat surat ketetapan pajak diterima. Jika when a tax assessment letter is received. If the
Perusahaan mengajukan keberatan, Perusahaan Company files an appeal, the Company considers
mempertimbangkan apakah besar kemungkinan whether it is probable that a taxation authority will
otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut accept the appeal and reflect its effect on the
dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas Company’s tax obligations.
perpajakan Perusahaan.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pajak tangguhan diakui menggunakan metode Deferred tax is provided using the liability method
liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar on temporary differences between the tax bases
pengenaan pajak aset dan liabilitas dan nilai of assets and liabilities and their carrying amounts
tercatatnya dalam laporan keuangan pada akhir for financial reporting purposes at the end of the
periode pelaporan. reporting period.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua Deferred tax liabilities are recognized for all
perbedaan temporer kena pajak dengan taxable temporary differences with certain
beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan exceptions. Deferred tax assets are recognized
diakui untuk perbedaan temporer yang boleh for deductible temporary differences and tax
dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat losses carry-forward to the extent that it is
kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena probable that taxable income will be available in
pajak pada masa mendatang akan memadai future years against which the deductible
untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan temporary differences and tax losses carry-
rugi fiskal. forward can be utilized.
35
Page 45
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
t. Perpajakan (lanjutan) t. Taxation (continued)
Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)
Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap akhir periode pelaporan dan reviewed at the end of each reporting period and
diturunkan ketika tidak lagi terdapat kemungkinan reduced to the extent that it is no longer probable
bahwa akan terdapat laba kena pajak yang that sufficient taxable profit will be available to
memungkinkan semua atau sebagian dari aset allow all or part of the deferred tax assets to be
pajak tangguhan tersebut untuk direalisasi. utilized. Unrecognized deferred tax assets are
Penelaahan dilakukan pada setiap akhir periode reassessed at the end of each reporting period
pelaporan atas aset pajak tangguhan yang tidak and are recognized to the extent that it has
diakui sebelumnya dan aset pajak tangguhan become probable that future taxable profits will
tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar allow the deferred tax assets to be recovered.
laba kena pajak mendatang akan tersedia
sehingga aset pajak tangguhan tersebut
dipulihkan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan Deferred tax assets and liabilities are measured
menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan at the tax rates that are expected to apply to the
berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau year when the asset is realized or the liability is
liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak dan settled, based on tax rates and tax laws that have
peraturan pajak yang berlaku atau yang secara been enacted or substantively enacted as at the
substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. reporting date.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus Deferred tax assets and deferred tax liabilities are
ketika terdapat hak yang dapat dipaksakan offset if a legally enforceable right exists to set off
secara hukum untuk melakukan saling hapus current tax assets against current tax liabilities
aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan and the deferred taxes relate to the same taxable
pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas entity and the same taxation authority.
kena pajak yang sama dan otoritas perpajakan
yang sama.
Pajak Pertambahan Nilai Value Added Tax
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui Revenue, expenses and assets are recognized
neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai net of the amount of Value Added Tax (“VAT”)
(“PPN“) kecuali: except:
• PPN yang muncul dari pembelian aset atau • where the VAT incurred on a purchase of
jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor assets or services is not recoverable from the
pajak, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai taxation authority, in which case the VAT is
bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai recognized as part of the cost of acquisition of
bagian dari item beban-beban yang the asset or as part of the expense of the
diterapkan; dan asset or as part of the expense item as
applicable; and
• piutang dan utang yang disajikan termasuk • receivables and payables that are stated with
dengan jumlah PPN. the amount of VAT included.
Jumlah PPN Neto yang terpulihkan dari, atau The net amount of VAT recoverable from, or
terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai payable to, the taxation authorities is included as
bagian dari piutang atau utang pada laporan part of receivables or payables in the statements
posisi keuangan. of financial position.
36
Page 46
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
u. Informasi Segmen u. Segment Information
Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan A segment is a distinguishable component of the
yang terlibat baik dalam menyediakan produk Company that is engaged either in providing
(segmen usaha), maupun dalam menyediakan certain products (business segment), or in
produk dalam lingkungan ekonomi tertentu providing products within a particular economic
(segmen geografis), yang memiliki risiko dan environment (geographical segment), which is
imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. subject to risks and rewards that are different
from those in other segments.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Segment revenue, expenses, results, assets and
segmen termasuk hal-hal yang dapat liabilities include items directly attributable to a
diatribusikan secara langsung kepada suatu segment as well as those that can be allocated on
segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan a reasonable basis to that segment.
dengan dasar yang memadai untuk segmen
tersebut.
v. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v. Events After the Reporting Period
Peristiwa setelah periode pelaporan yang Events after the reporting period that provide
memberikan informasi tambahan tentang posisi additional information about the Company’s
Perusahaan pada periode pelaporan position at the reporting period (adjusting events)
(menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam are reflected in the financial statements. Events
laporan keuangan. Peristiwa setelah periode after the reporting period that are not adjusting
pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, events, if any, are disclosed when material to the
jika ada, diungkapkan ketika material terhadap financial statements.
laporan keuangan.
w. Biaya Emisi Saham w. Stock Issuance Costs
Biaya yang terjadi sehubungan dengan Costs incurred in connection with the Company's
penerbitan modal saham Perusahaan kepada issuance of share capital to public were offset
publik dikurangkan langsung dengan hasil dan directly with the proceeds and presented as a
emisi disajikan sebagai pengurang akun deduction for the Additional Paid-in Capital
Tambahan Modal Disetor dalam laporan posisi account in the statements of financial position.
keuangan.
x. Dividen x. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang Dividend distribution to the Company’s
saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas shareholders is recognized as a liability in the
dalam laporan keuangan pada periode ketika financial statements in the period in which the
dividen tersebut disetujui oleh para pemegang dividends are approved by the Company’s
saham Perusahaan. shareholders.
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of the financial statements, in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia conformity with Indonesian Financial Accounting
mewajibkan manajemen untuk membuat Standards, requires management to make judgments,
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang estimations and assumptions that affect amounts
mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam reported therein. However, uncertainty about these
laporan keuangan. Ketidakpastian mengenai asumsi assumptions and estimates could result in outcomes
dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan that require a material adjustment to the carrying
penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada amount of the asset or liability affected in future
aset dan liabilitas dalam periode pelaporan periods.
berikutnya.
37
Page 47
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Pertimbangan Judgments
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi In the process of applying the Company’s accounting
Perusahaan, manajemen telah membuat policies, management has made the following
pertimbangan berikut, yang memiliki pengaruh paling judgments, which have the most significant effect on
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam the amounts recognized in the financial statements:
laporan keuangan:
[
Penentuan Mata Uang Fungsional Determination of Functional Currency
Mata uang fungsional dari entitas dalam Perusahaan The currency of Company is the currency of the
adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer primary economic environment in which Company
dimana entitas beroperasi. Mata uang tersebut operates. It is the currency that mainly influences the
adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan revenue and cost from operations.
dan beban dari kegiatan operasi.
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan Classification and measurement of financial assets
bergantung pada hasil SPPI testing dan uji model depends on the results of the SPPI testing and the
bisnis. Perusahaan menentukan model bisnis pada business model test. The Company determines the
tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok business model at a level that reflects how groups of
aset keuangan dikelola bersama untuk mencapai financial assets are managed together to achieve a
tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup particular business objective. This assessment
penilaian yang mencerminkan semua bukti yang includes judgment reflecting all relevant evidence
relevan termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi including how the performance of the assets is
dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi evaluated and their performance measured, the risks
kinerja aset dan bagaimana hal ini dikelola dan that affect the performance of the assets and how
bagaimana manajer aset diberi kompensasi. these are managed and how the managers of the
Perusahaan memantau aset keuangan yang diukur assets are compensated. The Company monitors
pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar financial assets measured at amortized cost or fair
melalui penghasilan komprehensif lain yang value through other comprehensive income that are
dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk derecognized prior to their maturity to understand the
memahami alasan pelepasannya dan apakah alasan reason for their disposal and whether the reasons are
tersebut konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset consistent with the objective of the business for which
tersebut dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari the asset was held. Monitoring is part of the
penilaian berkelanjutan Perusahaan atas apakah Company’s continuous assessment of whether the
model bisnis di mana aset keuangan yang tersisa business model for which the remaining financial
dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah assets are held continues to be appropriate and if it is
telah terjadi perubahan dalam model bisnis dan not appropriate whether there has been a change in
dengan demikian terdapat perubahan prospektif business model and so a prospective change to the
terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak classification of those assets. No such changes were
ada perubahan yang diperlukan selama periode yang required during the periods presented.
disajikan.
Menentukan Masa Sewa Kontrak dengan Opsi Determining the Lease Term of Contracts with
Pembaruan dan Penghentian - Perusahaan sebagai Renewal and Termination Options - the Company as
Lessee Lessee
Perusahaan menentukan bahwa masa sewa sebagai The Company determines the lease term as the non-
masa sewa yang tidak dapat dibatalkan, bersamaan cancellable term of the lease, together with any
dengan periode yang tercakup dalam opsi periods covered by an option to extend the lease if it
perpanjangan sewa, jika dieksekusi secara wajar dan is reasonably certain to be exercised, or any periods
pasti, atau periode yang tercakup dalam opsi covered by an option to terminate the lease, if it is
penghentian sewa, jika tidak dieksekusi secara wajar reasonably certain not to be exercised.
dan pasti.
38
Page 48
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Menentukan Masa Sewa Kontrak dengan Opsi Determining the Lease Term of Contracts with
Pembaruan dan Penghentian - Perusahaan sebagai Renewal and Termination Options - the Company as
Lessee (lanjutan) Lessee (continued)
Perusahaan menerapkan pertimbangan dalam The Company applies judgment in evaluating
mengevaluasi apakah wajar dan pasti untuk whether it is reasonably certain whether or not to
mengeksekusi opsi untuk pembaruan atau exercise the option to renew or terminate the lease.
penghentian sewa atau tidak. Untuk kontrak sewa For lease contracts with extension or termination
dengan opsi perpanjangan dan penghentian, options, management need to estimate the lease
manajemen perlu mengestimasi masa sewa yang term which requires consideration of all facts and
memerlukan pertimbangan semua fakta dan keadaan circumstances that creates an economic incentive to
yang menimbulkan insentif ekonomi untuk exercise an extension option or not to exercise
mengeksekusi opsi perpanjangan dan tidak termination options, including any expected changes
mengeksekusi opsi penghentian, termasuk setiap in facts and circumstances from commencement
perubahan yang diharapkan dalam fakta dan date until the exercise date of the options. Extension
keadaan dari tanggal permulaan hingga tanggal options (or periods after termination options) are only
pengekesekusian opsi tersebut. Opsi perpanjangan included in lease terms if the Company is reasonably
(atau periode setelah opsi penghentian) hanya certain to exercise the extension options or not to
dimasukkan dalam persyaratan sewa jika exercise the termination options. If a significant
Perusahaan cukup yakin untuk mengeksekusi opsi event or a significant change in circumstances
perpanjangan dan tidak mengeksekusi opsi occurs which affects this assessment and that is
penghentian. Jika terdapat peristiwa signifikan atau within the control of the lessee, the above
perubahan keadaan yang signifikan yang assessment will be reviewed.
mempengaruhi penilaian ini dan masih dalam kendali
penyewa, maka penilaian diatas akan ditelaah
kembali.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian The key assumptions concerning the future and other
sumber estimasi utama yang lain pada tanggal key sources of estimation uncertainty at the reporting
pelaporan, yang memiliki risiko signifikan bagi date, that have a significant risk of causing a material
penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat adjustment to the carrying amounts of assets and
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya liabilities within the next financial year are described
diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan below. The Company based their assumptions and
asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia estimates on parameters available when the financial
pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan statements were prepared. Existing circumstances
situasi mengenai perkembangan masa depan and assumptions about future developments however
mungkin berubah akibat perubahan pasar atau may change due to market changes or circumstances
situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan arising beyond the control of the Company. Such
tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat changes are reflected in the assumptions when they
terjadinya. occur.
Penurunan Nilai Piutang Usaha Impairment of Account Receivables
Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk The Company uses a provision matrix to calculate
menghitung ECL atas piutang usaha. Tingkat provisi ECLs for account receivables. The provision rates
didasarkan pada hari yang lewat jatuh tempo untuk are based on days past due for groupings of various
pengelompokkan berbagai segmen pelanggan yang customer segments that have similar loss patterns.
memiliki pola kerugian yang serupa.
39
Page 49
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Penurunan Nilai Piutang Usaha (lanjutan) Impairment of Account Receivables (continued)
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat The provision matrix is initially based on the
gagal bayar yang diamati Perusahaan secara Company’s historical observed default rates. The
historis. Perusahaan akan mengkalibrasi matriks Company will calibrate the matrix to adjust the
untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historical credit loss experience with forward-looking
historis dengan informasi kedepan. Misalnya, jika information. For instance, if forecast economic
prakiraan kondisi ekonomi diperkirakan akan conditions are expected to deteriorate over the next
memburuk selama tahun depan yang dapat year which can lead to an increased number of
menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar, defaults, the historical default rates are adjusted. At
maka tingkat gagal bayar historis disesuaikan. Pada every reporting date, the historical observed default
setiap tanggal pelaporan, tingkat gagal bayar yang rates are updated and changes in the forward-
diamati secara historis diperbarui dan perubahan looking estimates are analyzed.
dalam estimasi ke depan dianalisis.
Penilaian korelasi antara tingkat gagal bayar yang The assessment of the correlation between historical
dapat diamati secara historis, prakiraan kondisi observed default rates, forecast economic conditions
ekonomi dan ECL adalah estimasi yang signifikan. and ECLs is a significant estimate. The amount of
Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan ECLs is sensitive to changes in circumstances and of
dan prakiraan kondisi ekonomi. Pengalaman forecast economic conditions. The Company’s
kerugian kredit historis Perusahaan dan prakiraan historical credit loss experience and forecast of
kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili gagal bayar economic conditions may also not be representative
aktual pelanggan di masa depan. Informasi of customer’s actual default in the future. The
mengenai ECL pada piutang usaha Perusahaan information about the ECL’s on the Company’s
diungkapkan dalam Catatan 6. account receivables is disclosed in Note 6.
Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Impairment of Non-financial Assets
Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau An impairment exists when the carrying value of an
unit penghasil kas melebihi nilai terpulihkannya, yang asset or cash-generating unit exceeds its
lebih besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk recoverable amount, which is the higher of its fair
menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya value less costs to sell and its value in use. The fair
untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data value less costs to sell calculation is based on
dari perjanjian penjualan yang mengikat yang dibuat available data from binding sales transactions in an
dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga arm’s length transaction of similar assets or
pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya observable market prices less incremental costs for
tambahan yang dapat diatribusikan dengan disposing of the asset. The value in use calculation is
pelepasan aset. Perhitungan nilai pakai didasarkan based on a discounted cash flow model. The cash
pada model arus kas yang didiskontokan. Data arus flows are derived from the budget for the next five
kas diambil dari anggaran untuk lima tahun yang akan years and do not include restructuring activities that
datang dan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi the Company is not yet committed to or significant
yang belum dilakukan oleh Perusahaan atau investasi future investments that will enhance the asset’s
signifikan dimasa datang yang akan memutakhirkan performance of the cash-generating unit being
kinerja aset dari unit penghasil kas yang diuji. Nilai tested. The recoverable amount is most sensitive to
terpulihkan paling dipengaruhi oleh tingkat diskonto the discount rate used for the discounted cash flow
yang digunakan dalam model arus kas yang model as well as the expected future cash inflows
didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kas and the growth rate used for extrapolation purposes.
masuk di masa datang yang diharapkan dan tingkat
pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan
ekstrapolasi.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat Management believes that there is no indication of
indikasi atas penurunan nilai aset nonkeuangan potential impairment in values of non-financial assets
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. as of December 31, 2024 and 2023.
40
Page 50
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Imbalan Kerja Karyawan Employee Benefits
Penentuan liabilitas imbalan kerja karyawan The determination of the Company employee benefits
Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang liabilities is dependent on its selection of certain
digunakan oleh aktuaris independen dalam assumptions used by the independent actuaries in
menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut calculating such amounts. Those assumptions
termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat include, among others, discount rates, annual salary
kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri increase rate, disability rate, retirement age and
karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun mortality rate. Actual results that differ from the
dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari assumptions made by management are immediately
asumsi yang ditetapkan manajemen langsung diakui recognized in the statements of profit or loss and
dalam laporan laba rugi dan penghasilan other comprehensive income as incurred. While the
komprehensif lain pada saat terjadinya. Sementara Company believe that the assumptions are
Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut reasonable and appropriate, significant differences in
adalah wajar dan sesuai, perbedaaan signifikan pada actual results or significant changes in assumptions
hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi determined by the Company may materially affect the
yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi employee benefits liabilities and net employee’
secara material liabilitas atas imbalan kerja karyawan benefits costs. Further explanation is disclosed in
dan beban imbalan kerja karyawan bersih. Note 18.
Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam
Catatan 18.
Pajak Penghasilan Income Tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan Significant judgment is involved in determining the
provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat provision for corporate income tax. There are certain
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan transactions and computation for which the ultimate
pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan tax determination is uncertain during the ordinary
usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas course of business. The Company recognizes
pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi liabilities for expected corporate income tax issues
apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan based on estimates of whether additional corporate
badan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam income tax will be due. Further details are disclosed
Catatan 15. in Note 15.
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan diakui atas perbedaan Deferred tax assets are recognized for deductible
temporer yang dapat dikurangkan. Estimasi signifikan temporary difference. Significant management
oleh manajemen diharuskan dalam menentukan estimates are required to determine the amount of
jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, deferred tax assets that can be recognized, based
berdasarkan saat penggunaan dan tingkat upon the likely timing and the level of future taxable
penghasilan kena pajak serta strategi perencanaan profits together with future tax planning strategies.
pajak masa depan. Rincian lebih lanjut diungkapkan Further details are disclosed in Note 15.
dalam Catatan 15.
Penyisihan Penurunan Nilai Pasar dan Keusangan Allowance for Decline in Market Values and
Persediaan Obsolescence of Inventories
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan Allowance for decline in market values and
persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi obsolescence of inventories is estimated based on
terbaik yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas the best available facts and circumstances, including
kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga but not limited to, the inventories’ own physical
jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi conditions, their market selling prices, estimated costs
biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi of completion and estimated costs to be incurred for
kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan their sales. The provisions are re-evaluated and
informasi yang mempengaruhi jumlah yang adjusted as additional information received affects the
diestimasi. Nilai tercatat persediaan diungkapkan amount estimated. The carrying amounts of
dalam Catatan 7. inventories are disclosed in Note 7.
41
Page 51
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Estimasi IBR untuk Sewa Estimating the IBR for Leases
Perusahaan tidak dapat langsung menentukan tingkat The Company cannot readily determine the interest
bunga implisit dalam sewa, oleh karena itu, rate implicit in the lease, therefore, it uses its
Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate (IBR) to measure lease
inkremental (“IBR”) untuk mengukur kewajiban sewa. liabilities. The IBR is the rate of interest that the
IBR adalah tingkat bunga yang harus dibayar Company would have to pay to borrow over a similar
Perusahaan untuk meminjam dalam jangka waktu term, and with a similar security, the funds necessary
yang sama, dan dengan jaminan serupa, dana yang to obtain an asset of a similar value to the right-of-use
diperlukan untuk memperoleh aset dengan nilai yang asset in a similar economic environment. IBR
sama dengan aset hak guna dalam lingkungan therefore reflects what the Company ‘would have to
ekonomi yang sama. Oleh karena itu, IBR pay’, which requires estimation when no observable
mencerminkan apa yang 'harus dibayar' oleh rates are available or when they need to be adjusted
Perusahaan, yang memerlukan perkiraan ketika tidak to reflect the terms and conditions of the lease. The
ada tarif yang tersedia sebagai acuan atau ketika Company estimates the IBR using observable inputs
perlu disesuaikan untuk mencerminkan syarat dan (such as market interest rates).
ketentuan sewa. Perusahaan memperkirakan IBR
menggunakan input yang dapat diamati (seperti suku
bunga pasar).
Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap Estimating Useful Lives of Fixed Assets
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan The costs of all the fixed asstes are depreciated on a
menggunakan metode garis lurus berdasarkan straight-line method based on their estimated useful
taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen lives. Management properly estimates the useful
mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap lives of fixed assets ranging from 4 to 20 years.
antara 4 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur These are common life expectations applied in the
secara umum diharapkan dalam industri dimana industries where the Company conducts its
Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan businesses. Changes in the expected level of usage
tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi and technological development could impact the
dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan economic useful lives and the residual value of these
nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa assets, and therefore future depreciation charges
depan mungkin direvisi. Penjelasan lebih lanjut could be revised. Further details are disclosed in
diungkapkan dalam Catatan 10. Note 10.
5. KAS DAN BANK 5. CASH ON HAND AND IN BANKS
Rincian kas dan bank berdasarkan mata uang adalah Details of cash on hand and in banks based on
sebagai berikut: denominated in currency are as follows:
2024 2023
Kas Cash on Hand
Rupiah 80.000.000 80.000.000 Rupiah
Bank Cash in Banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1.598.215.603 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 89.254.402 213.453.061 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 24.631.347 231.077.683 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Sub-jumlah 1.712.101.352 444.530.744 Subtotal
42
Page 52
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
5. KAS DAN BANK (lanjutan) 5. CASH ON HAND AND IN BANKS (continued)
2024 2023
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(US$ 101.731 pada tahun 2024 dan (US$ 101,731 in 2024 and
US$ 44.061 pada tahun 2023) 1.644.178.523 679.237.976 (US$ 44,061 in 2023)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(US$ 11.330 pada tahun 2024 dan (US$ 11,330 in 2024 and
US$ 9.779 pada tahun 2023) 183.112.389 150.751.060 US$ 9,779 in 2023)
PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk
(US$ 0,16 pada tahun 2024 dan (US$ 0.16 in 2024
US$ 7.563 pada tahun 2023) 2.586 116.584.579 and US$ 7,563 in 2023)
Sub-jumlah 1.827.293.498 946.573.615 Subtotal
Jumlah 3.619.394.850 1.471.104.359 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As of December 31, 2024 and 2023, none of the
terdapat kas dan bank Perusahaan yang dibatasi Company’s cash on hand and in banks are restricted
penggunaannya atau ditempatkan pada pihak-pihak for use or placed at related parties.
berelasi.
6. PIUTANG USAHA 6. ACCOUNT RECEIVABLES
Rincian piutang usaha sebagai berikut: Details of this account receivables are as follows:
2024 2023
Pihak Berelasi (Catatan 27) Related Parties (Note 27)
Lokal - Rupiah 17.847.853.490 19.393.508.925 Local - Rupiah
Ekspor - Dolar Amerika Serikat 12.765.952.639 4.705.681.277 Export - United States Dollar
Sub-jumlah 30.613.806.129 24.099.190.202 Sub-total
Dikurangi penyisihan atas Less allowance for impairment
kerugian penurunan nilai (245.135.937 ) (108.337.349 ) losses
Pihak berelasi - bersih 30.368.670.192 23.990.852.853 Related parties - net
Pihak Ketiga Third Parties
Lokal - Rupiah 12.913.352.216 4.766.959.245 Local - Rupiah
Ekspor - Dolar Amerika Serikat 1.310.388.952 116.414.333.912 Export - United States Dollar
Sub-jumlah 14.223.741.168 121.181.293.157 Sub-total
Dikurangi penyisihan atas Less allowance for impairment
kerugian penurunan nilai (555.200.394) (911.796.200 ) losses
Pihak ketiga - bersih 13.668.540.774 120.269.496.957 Third parties - net
Piutang usaha - bersih 44.037.210.966 144.260.349.810 Account receivables - net
43
Page 53
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
6. PIUTANG USAHA (lanjutan) 6. ACCOUNT RECEIVABLES (continued)
Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The aging analysis of account receivables are as
follows:
2024 2023
Belum jatuh tempo 41.601.671.698 143.813.752.598 Not yet due
Lewat jatuh tempo: Past due:
1 - 30 hari 2.791.992.678 972.847.840 1 - 30 days
31 - 60 hari - - 31 - 60 days
61 - 90 hari - - 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 443.882.921 493.882.921 Over 90 days
Sub-jumlah 44.837.547.297 145.280.483.359 Sub-total
Dikurangi penyisihan atas Less allowance for impairment
kerugian penurunan nilai (800.336.331) (1.020.133.549) losses
Piutang usaha - bersih 44.037.210.966 144.260.349.810 Account receivables - net
Mutasi penyisihan kerugian penurunan nilai piutang The movements of allowance for impairment losses on
usaha adalah sebagai berikut: account receivables are as follows:
2024 2023
Saldo awal tahun 1.020.133.549 902.283.829 Balance at beginning of year
Perubahan selama tahun berjalan (219.797.218) 117.849.720 Changes during the year
Saldo akhir tahun 800.336.331 1.020.133.549 Balance at the end of year
Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa The Company’s management believes that the
penyisihan kerugian penurunan nilai piutang usaha allowance for impairment losses of account
yang dibentuk adalah cukup untuk menutup receivables is adequate to cover possible losses from
kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang uncollectible account receivables.
usaha.
Penyisihan atas ECL untuk piutang usaha telah diukur Allowance for ECLs for account receivables has been
sejumlah ECL sepanjang umur. ECL pada piutang measured at an amount equal to lifetime ECL. The
usaha diestimasi berdasarkan matriks provisi dengan ECL on account receivables are estimated using a
mengacu pada pengalaman gagal bayar debitur masa provision matrix by reference to past default
lalu dan analisis posisi keuangan debitur saat ini, experience of the debtor and an analysis of the
disesuaikan dengan faktor-faktor yang spesifik dari debtor’s current financial position, adjusted for factors
debitur dan kondisi ekonomi umum industri di mana that are specific to the debtors and general economic
debitur beroperasi. conditions of the industry in which the debtors operate.
Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau There has been no change in the estimation
asumsi signifikan yang dibuat selama periode techniques or significant assumptions made during the
pelaporan berjalan. current reporting period.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, piutang As of December 31, 2024 and 2023, the above
usaha tidak dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas receivables are not used as collateral on bank loan
pinjaman bank. facilities.
44
Page 54
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
7. PERSEDIAAN 7. INVENTORIES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
2024 2023
Bahan baku 69.291.919.074 67.589.843.522 Raw materials
Barang dalam proses 11.539.704.794 13.465.874.281 Work in process
Barang jadi Finished goods
MDF Middle East (ME) 107.587.516.278 45.715.077.396 Middle East MDF (ME)
MDF Jepang 22.750.698.646 37.597.954.111 Japan MDF
MDF Reguler 19.479.174.832 32.844.351.628 Regular MDF
Lain - lain 1.789.537.308 7.195.694.940 Others
Perlengkapan dan suku cadang 119.138.542.119 90.500.450.156 Supplies and spareparts
Jumlah 351.577.093.051 294.909.246.034 Total
Dikurangi penyisihan penurunan Less allowance for decline
nilai pasar dan keusangan in market values and
persediaan (2.150.953.675) (1.954.985.578) obsolescence of inventories
Persediaan - bersih 349.426.139.376 292.954.260.456 Inventories - net
Mutasi penyisihan penurunan nilai persediaan adalah Movement of allowance for decline in value of
sebagai berikut: inventories are as follows:
2024 2023
Saldo awal tahun 1.954.985.578 2.374.631.457 Balance at beginning of year
Perubahan selama tahun berjalan 195.968.097 (419.645.879 ) Changes during the year
Saldo akhir tahun 2.150.953.675 1.954.985.578 Balance at the end of year
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, management
manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas believes that the allowance for decline in value of
penurunan nilai persediaan tersebut cukup untuk inventories is adequate to cover possible losses that
menutupi kemungkinan kerugian yang terjadi akibat may arise from decline in value of inventories.
penurunan nilai persediaan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, inventories are
persediaan tersebut telah diasuransikan terhadap covered by insurance against losses by fire and other
risiko kerugian kebakaran dan risiko lainnya dengan risks under blanket policies with total coverage
nilai pertanggungan secara keseluruhan masing- approximately amounting to Rp 202 billion and
masing sebesar Rp 202 milyar dan Rp 200 milyar Rp 200 billion, respectively, from PT Asuransi Multi
pada PT Asuransi Multi Artha Guna (pihak ketiga). Artha Guna (third party), which management believes
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan is adequate to cover possible losses that may arise
tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian from such risks.
atas risiko tersebut.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the above
persediaan tidak dijadikan sebagai jaminan atas inventories are not used as collateral on bank loan
fasilitas pinjaman bank. facilities.
45
Page 55
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
8. BIAYA DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA 8. PREPAYMENTS AND ADVANCES
Biaya dibayar di muka dan uang muka terdiri dari: Prepayments and advances consist of:
2024 2023
Biaya dibayar di muka Prepayments
Asuransi 2.728.628.037 2.595.083.298 Insurance
Lainnya 837.665.413 820.384.018 Others
Sub-jumlah 3.566.293.450 3.415.467.316 Sub-total
Uang muka Advances
Pembelian bahan baku 8.930.284.783 15.789.421.296 Purchase of raw materials
Pembelian suku cadang 6.413.961.363 11.818.213.999 Purchase of spareparts
Sub-jumlah 15.344.246.146 27.607.635.295 Sub-total
Jumlah 18.910.539.596 31.023.102.611 Total
9. UANG MUKA PEMBELIAN ASET TETAP 9. ADVANCES FOR PURCHASE OF FIXED ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
PT Griya Inti Perkasa (Catatan 27) 32.344.200.000 18.960.406.000 PT Griya Inti Perkasa (Note 27)
Pihak ketiga Third parties
Yalian Machinery Co., Ltd 15.014.400.000 6.823.202.359 Yalian Machinery Co., Ltd
Steinemann Technology AG 1.858.425.000 - Steinemann Technology AG
Dunhua Bytter Technology Co., Ltd - 8.394.750.000 Dunhua Bytter Technology Co., Ltd
Lain-lain (di bawah Rp 1 milyar) 2.009.827.900 - Others (below Rp 1 billion)
Sub-jumlah 18.882.652.900 15.217.952.359 Sub-total
Jumlah 51.226.852.900 34.178.358.359 Total
10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Disposals Reclassifications Balance
Biaya Perolehan Cost
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Tanah 20.209.967.850 - - - 20.209.967.850 Land
Bangunan dan Buildings and
prasarana 948.471.634.608 - 1.009.256.134 13.582.864.229 961.045.242.703 infrastructures
Mesin dan Machineries and
peralatan pabrik 1.212.339.557.632 35.529.291.389 24.546.956.542 - 1.223.321.892.479 plant equipments
Peralatan kantor 16.710.512.320 442.434.054 5.022.727 - 17.147.923.647 Office equipments
Perabotan dan Furnitures and
perlengkapan 1.941.518.195 - - - 1.941.518.195 fixtures
Kendaraan 62.267.108.732 8.110.896.894 3.980.361.963 - 66.397.643.663 Vehicles
Jumlah 2.261.940.299.337 44.082.622.337 29.541.597.366 13.582.864.229 2.290.064.188.537 Total
46
Page 56
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
2024 (lanjutan) / continued
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Disposals Reclassifications Balance
Biaya Perolehan Cost
Aset Dalam
Penyelesaian Construction in Progress
Bangunan dan prasarana 708.300.000 14.467.962.646 - (13.582.864.229) 1.593.398.417 Buildings and infrastructures
Jumlah 708.300.000 14.467.962.646 - (13.582.864.229) 1.593.398.417 Total
Jumlah Biaya Perolehan 2.262.648.599.337 58.550.584.983 29.541.597.366 - 2.291.657.586.954 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Bangunan dan prasarana 261.409.510.498 47.531.748.746 1.009.256.134 - 307.932.003.110 Buildings and infrastructures
Mesin dan Machineries and
peralatan pabrik 601.134.942.210 115.703.059.468 24.546.956.542 - 692.291.045.136 plant equipments
Peralatan kantor 12.911.273.965 1.377.502.593 5.022.727 - 14.283.753.831 Office equipments
Perabotan dan Furnitures and
perlengkapan 1.818.042.168 39.901.042 - - 1.857.943.210 fixtures
Kendaraan 30.566.255.113 6.507.604.091 3.789.603.431 - 33.284.255.773 Vehicles
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 907.840.023.954 171.159.815.940 29.350.838.834 - 1.049.649.001.060 Depreciation
Nilai Buku 1.354.808.575.383 1.242.008.585.894 Book Value
2023
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Disposals Reclassifications Balance
Biaya Perolehan Cost
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Tanah 20.209.967.850 - - - 20.209.967.850 Land
Bangunan dan Buildings and
prasarana 471.382.283.557 9.798.998.313 - 467.290.352.738 948.471.634.608 infrastructures
Mesin dan Machineries and
peralatan pabrik 805.243.262.675 22.630.934.187 - 384.465.360.770 1.212.339.557.632 plant equipments
Peralatan kantor 13.254.154.741 3.337.859.858 - 118.497.721 16.710.512.320 Office equipments
Perabotan dan Furnitures and
perlengkapan 1.826.018.195 115.500.000 - - 1.941.518.195 fixtures
Kendaraan 51.821.577.116 14.093.312.003 3.647.780.387 - 62.267.108.732 Vehicles
Jumlah 1.363.737.264.134 49.976.604.361 3.647.780.387 851.874.211.229 2.261.940.299.337 Total
Biaya Perolehan Cost
Aset Dalam
Penyelesaian Construction in Progress
Bangunan dan prasarana 361.724.482.251 102.233.830.915 - (463.250.013.166) 708.300.000 Buildings and infrastructures
Mesin dan peralatan Machine and plant
pabrik 348.497.570.794 40.126.627.269 - (388.624.198.063) - equipments
Jumlah 710.222.053.045 142.360.458.184 - (851.874.211.229) 708.300.000 Total
Jumlah Biaya Perolehan 2.073.959.317.179 192.337.062.545 3.647.780.387 - 2.262.648.599.337 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Bangunan dan prasarana 220.884.586.908 40.524.923.590 - - 261.409.510.498 Buildings and infrastructures
Mesin dan Machineries and
peralatan pabrik 499.456.526.315 101.678.415.895 - - 601.134.942.210 plant equipments
Peralatan kantor 11.856.489.928 1.054.784.037 - - 12.911.273.965 Office equipments
Perabotan dan Furnitures and
perlengkapan 1.780.368.727 37.673.441 - - 1.818.042.168 fixtures
Kendaraan 27.749.831.601 5.864.060.850 3.047.637.338 - 30.566.255.113 Vehicles
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 761.727.803.479 149.159.857.813 3.047.637.338 - 907.840.023.954 Depreciation
Nilai Buku 1.312.231.513.700 1.354.808.575.383 Book Value
Jumlah beban penyusutan aset tetap pada tahun Total depreciation expense in 2024 and 2023
2024 dan 2023, masing-masing adalah sebesar amounted to Rp 171,159,815,940 and
Rp 171.159.815.940 dan Rp 149.159.857.813, yang Rp 149,159,857,813, respectively, were charged as
dibebankan sebagai berikut: follows:
[
47
Page 57
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
2024 2023
Beban pokok penjualan (Catatan 23) 170.390.161.163 148.334.470.948 Cost of goods sold (Note 23)
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 25) 769.654.777 825.386.865 expenses (Note 25)
Jumlah 171.159.815.940 149.159.857.813 Total
Rincian penjualan dan pelepasan aset tetap adalah Details of the sale and disposal of fixed assets are as
sebagai berikut: follows:
2024 2023
Biaya perolehan 29.541.597.366 3.647.780.387 Cost
Akumulasi penyusutan (29.350.838.834) (3.047.637.338) Accumulated depreciation
Nilai buku bersih 190.758.532 600.143.049 Net book value
Harga jual 392.792.795 920.747.163 Proceeds from sales
Laba penjualan Gain on sale
aset tetap (Catatan 26) 202.034.263 320.604.114 of fixed assets (Note 26)
Laba penjualan aset tetap disajikan sebagai bagian Gain on sale of fixed assets is recognized as part of
dari “Lain-lain - bersih” dalam laporan laba rugi dan “Others - net” account in the statements of profit or
penghasilan komprehensif lain. loss and other comprehensive income.
Pada tahun 2024, Perusahaan melakukan pelepasan In 2024, the Company has a disposal of fixed assets
aset tetap terkait penggantian suku cadang mesin related to the replacement of a sparepart of a
yang terkait dengan annual maintenance. machinery associated with annual maintenance. Based
Berdasarkan penilaian manajemen, masa manfaat on the management's assessment, the useful life of
perawatan ini diperkirakan 4 tahun. this maintenance is considered to be 4 years.
Aset tetap tersebut telah diasuransikan terhadap Fixed assets are covered by insurance against losses
risiko kerugian kebakaran dan risiko lainnya dengan by fire and other risks under blanket policies with total
nilai pertanggungan secara keseluruhan sekitar coverage approximately amounting to Rp 1.52 trillion
Rp 1,52 triliun dan US$ 45 juta pada tahun 2024 dan and US$ 45 million in 2024 and Rp 1.54 trillion and
Rp 1,54 triliun milyar dan US$ 45 juta pada tahun US$ 45 million in 2023 from PT Asuransi Multi Artha
2023 pada PT Asuransi Multi Artha Guna, PT Lippo Guna, PT Lippo General Insurance Indonesia,
General Insurance Indonesia, Asuransi Central Asia, Asuransi Central Asia, PT Great Eastern General
PT Great Eastern General Insurance Indonesia, Insurance Indonesia, PT Malacca Trust Wuwungan
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance, PT Asuransi Insurance, PT Asuransi Artarindo, PT Sunday
Artarindo, PT Sunday Insurance Indonesia, PT BRI Insurance Indonesia, PT BRI Asuransi Indonesia and
Asuransi Indonesia dan PT Asuransi Harta Aman PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (third parties),
Pratama Tbk (pihak ketiga). Manajemen berpendapat which management believes, is adequate to cover
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk possible losses that may arise from such risks.
menutupi kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.
Perusahaan memiliki aset tetap tanah dengan Hak The Company has land under Building Usage Rights
Guna Bangunan (HGB) dengan jangka waktu (HGB) with term of 30 years. As of
30 tahun. Pada tanggal 31 Desember 2024, HGB December 31, 2024, the Company's HGB still has
Perusahaan masih memiliki sisa jangka waktu remaining term of 16 years. Management believes
16 tahun. Manajemen berpendapat bahwa jangka that the term of the HGB can be renewed/extended
waktu HGB tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang upon their expiry.
pada saat jatuh tempo.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the Company
Perusahaan memiliki uang muka pembelian aset has advances for purchase of fixed assets amounting
tetap masing-masing sebesar Rp 51.226.852.900 Rp 51,226,852,900 and Rp 34,178,358,359,
dan Rp 34.178.358.359 yang disajikan sebagai “uang respectively, presented as “Advances for purchase of
muka pembelian aset tetap” dalam laporan posisi fixed assets” in the statements of financial position.
keuangan.
48
Page 58
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
Aset dalam penyelesaian pada 31 Desember 2024 Construction in progress as of December 31, 2024
yang sebagian besar bangunan baru untuk mesin mainly comprised of the new building for MDF Board
MDF Board Sanding dan Cutting Line yang Sanding and Cutting Line machines, which is
diperkirakan akan selesai di Juni 2025 dengan estimated to be completed in June 2025, with a
persentase penyelesaian hingga saat ini adalah current completion percentage of 2%.
sebesar 2%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai As of December 31, 2024 and 2023, the costs of the
perolehan aset tetap Perusahaan yang telah Company’s fixed assets that have been fully
disusutkan penuh namun masih digunakan masing- depreciated but still being utilized amounted to
masing sebesar Rp 97.304.609.926 dan Rp 97,304,609,926 and Rp 86,766,465,490,
Rp 86.766.465.490, yang terdiri atas mesin dan respectively, which consist of machineries and plant
peralatan pabrik, peralatan kantor, perabotan dan equipments, office equipments, furnitures and fixtures
perlengkapan serta kendaraan. and vehicles.
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat dari Management believes that the carrying values of all
seluruh aset tetap Perusahaan tersebut dapat the Company’s fixed assets are fully recoverable,
dipulihkan, sehingga tidak diperlukan penurunan nilai hence, no writedown for impairment in fixed asset
atas aset tetap tersebut. values is necessary.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset tetap As of December 31, 2024 and 2023, the above fixed
tidak dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman assets are not used as collateral on bank loan
bank. facilities.
11. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA 11. RIGHT-OF-USE ASSETS AND LEASE LIABILITIES
Rekonsiliasi aset hak-guna adalah sebagai berikut: The reconciliation of right-of-use assets is as follows:
2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Penyesuaian/ Ending
Balance Additions Deductions Adjustment Balance
Biaya Perolehan Cost
Bangunan 110.677.347 130.849.353 - (110.677.347) 130.849.353 Building
Kantor 5.668.494.469 - (5.668.494.469 ) - - Office
Gudang 920.735.940 - - - 920.735.940 Warehouse
Jumlah Biaya Perolehan 6.699.907.756 130.849.353 (5.668.494.469 ) (110.677.347 ) 1.051.585.293 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 84.999.919 25.788.334 - (110.788.253) - Building
Kantor 4.446.197.603 1.222.185.961 (5.668.383.564 ) - - Office
Gudang 539.295.381 190.664.826 - - 729.960.207 Warehouse
Jumlah Akumulasi Total
Penyusutan 5.070.492.903 1.438.639.121 (5.668.383.564 ) (110.788.253) 729.960.207 Accumulated Depreciation
Nilai Buku Bersih 1.629.414.853 321.625.086 Net Book Value
2023
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Penyesuaian/ Ending
Balance Additions Deductions Adjustment Balance
Biaya Perolehan Cost
Bangunan 98.870.822 11.806.525 - - 110.677.347 Building
Kantor 5.668.494.469 - - - 5.668.494.469 Office
Gudang 871.299.114 49.436.826 - - 920.735.940 Warehouse
Jumlah Biaya Perolehan 6.638.664.405 61.243.351 - - 6.699.907.756 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 59.322.492 25.677.427 - - 84.999.919 Building
Kantor 3.224.011.642 1.222.185.961 - - 4.446.197.603 Office
Gudang 348.519.648 190.775.733 - - 539.295.381 Warehouse
Jumlah Akumulasi Total
Penyusutan 3.631.853.782 1.438.639.121 - - 5.070.492.903 Accumulated Depreciation
Nilai Buku Bersih 3.006.810.623 1.629.414.853 Net Book Value
49
Page 59
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
11. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA 11. RIGHT-OF-USE ASSETS AND LEASE LIABILITIES
(lanjutan) (continued)
Seluruh transaksi aset hak guna Perusahaan All transactions of the Company’s right of use assets
dilakukan dengan pihak berelasi (Catatan 27). are carried out with related parties (Note 27).
Rincian liabilitas sewa adalah sebagai berikut: The detail of lease liabilities is as follows:
2024 2023
Liabilitas sewa (Catatan 27) Lease liabilities (Note 27)
Bagian jangka pendek 235.588.118 1.563.938.487 Current portion
Bagian jangka panjang 107.320.501 212.059.266 Non-current portion
Jumlah 342.908.619 1.775.997.753 Total
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi adalah Amount recognized in profit or loss is as follow:
sebagai berikut:
2024 2023
Bunga atas liabilitas sewa 128.097.513 202.810.834 Interest on lease liabilities
Beban penyusutan aset hak-guna 1.438.639.121 1.438.639.121 Depreciation of right-of-use assets
Jumlah 1.566.736.634 1.641.449.955 Total
Jumlah beban penyusutan aset hak-guna pada tahun Depreciation of right-of-use assets in 2024 and 2023
2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar amounted to Rp 1,438,639,121, respectively, were
Rp 1.438.639.121, yang dibebankan sebagai berikut: charged as follows:
2024 2023
Beban pokok penjualan (Catatan 23) 216.453.160 216.453.160 Cost of goods sold (Note 23)
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 25) 1.222.185.961 1.222.185.961 expenses (Note 25)
Jumlah 1.438.639.121 1.438.639.121 Total
Jumlah yang diakui dalam laporan arus kas adalah Amount recognized in cash flow is as follow:
sebagai berikut:
2024 2023
Jumlah kas keluar untuk: Total cash outflow for:
Pembayaran pokok 1.563.938.487 1.489.225.166 Payment of principal
Pembayaran bunga 128.097.513 202.810.834 Payment of interest
Jumlah 1.692.036.000 1.692.036.000 Total
Ringkasan komponen perubahan liabilitas yang timbul Summary of component of changes in the liabilities
dari sewa adalah sebagai berikut: arising from leases is as folllow:
2024 2023
Saldo awal 1.775.997.753 3.203.979.568 Beginning balance
Perubahan Non kas - penambahan 130.849.353 61.243.351 Non-cash change - addition
Penambahan bunga 128.097.513 202.810.834 Addition of interest
Pembayaran Payments
Pokok (1.563.938.487) (1.489.225.166) Principal
Bunga (128.097.513) (202.810.834) Interest
Saldo akhir 342.908.619 1.775.997.753 Ending balance
50
Page 60
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
12. ASET TAKBERWUJUD 12. INTANGIBLE ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Addition Deductions Balance
Biaya Perolehan Cost
Lisensi software 2.710.103.862 - - 2.710.103.862 License software
Software akuntansi - 4.892.448.496 - 4.892.448.496 Accounting software
Jumlah Biaya Perolehan 2.710.103.862 4.892.448.496 - 7.602.552.358 Total Cost
Akumulasi Amortisasi Accumulated Amortization
Lisensi software 2.677.897.592 20.045.838 - 2.697.943.430 License software
Software akuntansi - 1.121.186.114 - 1.121.186.114 Accounting software
Jumlah Akumulasi Amortisasi 2.677.897.592 1.141.231.952 - 3.819.129.544 Total Accumulated Amortization
Nilai Buku Bersih 32.206.270 3.783.422.814 Net Book Value
2023
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Addition Deductions Balance
Biaya Perolehan Cost
Lisensi software 2.710.103.862 - - 2.710.103.862 License software
Jumlah Biaya Perolehan 2.710.103.862 - - 2.710.103.862 Total Cost
Akumulasi Amortisasi Accumulated Amortization
Lisensi software 2.656.048.561 21.849.031 - 2.677.897.592 License software
Jumlah Akumulasi Amortisasi 2.656.048.561 21.849.031 - 2.677.897.592 Total Accumulated Amortization
Nilai Buku Bersih 54.055.301 32.206.270 Net Book Value
Jumlah beban amortisasi aset takberwujud pada Total amortization expense for intangible assets in
tahun 2024 dan 2023 masing-masing adalah 2024 and 2023 amounted to Rp 1,141,231,952 and
sebesar Rp 1.141.231.952 dan Rp 21.849.031, Rp 21,849,031 respectively, which are charged
yang dibebankan seluruhnya ke beban umum dan entirely to general and administrative expenses
administrasi (catatan 25). (note 25).
13. UTANG BANK 13. BANK LOANS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
2024 2023
Utang bank jangka pendek Short-term bank loan
PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk
Kredit Rekening Koran (KRK) 14.574.309.172 14.557.096.077 Bank Overdraft (KRK)
Fasilitas Pinjaman Tetap (PT) - 35.000.000.000 Fixed Credit Facility (PT)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Fasilitas Kredit Berjangka (KB) - 85.000.000.000 Term Credit Facility (KB)
Kredit Rekening Koran (KRK) - 4.402.956.216 Bank Overdraft (KRK)
Jumlah 14.574.309.172 138.960.052.293 Total
Utang bank jangka panjang Long-term bank loan
PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Fasilitas Kredit Angsuran Term Installment
Berjangka (KAB) 330.523.716.874 422.571.990.775 Credit Facilities (KAB)
Dikurangi: bagian jangka pendek (92.126.649.194) (92.048.262.479 ) Less: current maturities
Jumlah 238.397.067.680 330.523.728.296 Total
51
Page 61
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (continued)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank
Danamon)
Pada tanggal 9 Juni 2023, Perusahaan telah On June 9, 2023, the Company received a letter of
menerima surat persetujuan konversi fasilitas KAB dari approval for the conversion of KAB facilities from
Dolar Amerika Serikat (USD) ke Rupiah (Rp) serta United States Dollar (USD) to Indonesian Rupiah
dipertegas dengan Akta terkait Perjanjian Perubahan (IDR) and this was confirmed by the Deed related to
dan Penegasan Kembali Terhadap Perjanjian Kredit the Amendment and Reaffirmation Agreement of
No. 139 tanggal 28 November 2023 yang berkaitan Credit Agreement No. 139 dated November 28, 2023
dengan perjanjian fasilitas pinjaman dengan Bank relating to the loan facility agreement with Bank
Danamon sehubungan dengan perubahan, Danamon regarding changes, additions and
penambahan dan perpanjangan atas fasilitas pinjaman extensions to the following loan facilities:
sebagai berikut:
a. Mengkonversi limit Fasilitas KAB yang semula a. Convert the KAB Facility limit which was originally
dalam mata uang USD menjadi mata uang IDR, in USD currency into IDR currency, so that the
sehingga jumlah fasilitas yang semula sebesar original facility amount from US$ 31,000,000
US$ 31.000.000 dikonversi menjadi sebesar converted into Rp 462,055,000,000 due on
Rp 462.055.000.000. Jatuh tempo tanggal August 12, 2028, with an interest rate of 7.65%.
12 Agustus 2028, dengan tingkat bunga 7,65%.
b. Menambah limit Fasilitas Kredit Berjangka (KB) yang b. Increase the Term Credit Facility (KB) limit from
semula sebesar Rp 30.000.000.000 menjadi sebesar Rp 30,000,000,000 to Rp 100,000,000,000, due
Rp 100.000.000.000, jatuh tempo pada tanggal on August 12, 2024, with an interest rate 7.75%
12 Agustus 2024, dengan tingkat bunga 7,75% per per annum.
tahun.
c. Fasilitas Kredit Rekening Koran (KRK) dengan c. Overdraft Facility (KRK) with a maximum facility of
jumlah fasilitas maksimum Rp 20.000.000.000. Jatuh Rp 20,000,000,000 will mature on August 12,
tempo pada tanggal 12 Agustus 2024, dengan 2024, with an interest rate of 7.75% per annum.
tingkat suku bunga 7,75% per tahun.
d. Fasilitas Transaksi Valuta Asing dan Derivatif (PSE) d. Foreign Exchange and Derivative Transaction
dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Facility (PSE) with a maximum facility amount of
US$ 650.000 dengan jangka waktu fasilitas sampai US$ 650,000 with a term of August 12, 2024.
dengan 12 Agustus 2024.
Pada tanggal 2 September 2024, Perusahaan telah On September 2, 2024, the Company has signed a
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dengan loan facility agreement with Bank Danamon in
Bank Danamon sehubungan dengan perubahan, connection with changes, additions and renewals to
penambahan dan perpanjangan atas fasilitas pinjaman the following credit facilities:
sebagai berikut:
a. Fasilitas Kredit Rekening Koran (KRK) dengan a. Overdraft Facility (KRK) with a maximum facility of
jumlah fasilitas maksimum Rp 20.000.000.000. Rp 20,000,000,000 will mature on August 12,
Jatuh tempo pada tanggal 12 Agustus 2025, dengan 2025, with an interest rate 7.50% per annum.
tingkat bunga 7,50% per tahun.
b. Fasilitas Kredit Berjangka (KB) dengan jumlah b. Term Credit Facility (KB) with a maximum facility of
fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000.000.000, Rp 100,000,000,000 will mature on August 12,
jatuh tempo pada tanggal 12 Agustus 2025, dengan 2025, with an interest rate 7.50% per annum.
tingkat bunga 7,50% per tahun.
c. Fasilitas Letter of Credit (L/C) / Surat Kredit c. Letter of Credit (L/C) / Domestic Documented
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) dengan jumlah Letter of Credit (SKBDN) Facility with a maximum
fasilitas maksimum sebesar EUR 248.500 dengan facility amount of EUR 248,500 with a term of until
jangka waktu fasilitas sampai dengan 30 Juni 2025. June 30, 2025.
d. Fasilitas Transaksi Valuta Asing dan Derivatif (PSE) d. Foreign Exchange and Derivative Transaction
dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Facility (PSE) with a maximum facility amount of
US$ 650.000 dengan jangka waktu fasilitas sampai US$ 650,000 with a term of until August 12, 2025.
dengan 12 Agustus 2025.
52
Page 62
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (continued)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank
(lanjutan) Danamon) (continued)
e. Fasilitas KAB dengan jumlah fasilitas sebesar e. KAB Facility with a maximum facility amounting to
Rp 462.055.000.000. Jatuh tempo tanggal Rp 462,055,000,000 due on August 12, 2028, with
12 Agustus 2028, dengan tingkat bunga 7,90% per an interest rate of 7.90% per annum.
tahun.
Untuk tujuan akuntansi dan pelaporan keuangan, saldo For financial accounting and reporting purposes, the
utang bank jangka panjang tersebut di atas, dicatat dan long-term bank loans balance mentioned above is
disajikan pada laporan posisi keuangan tanggal recorded and presented in the statement of financial
31 Desember 2024 dan 2023 sebesar biaya perolehan position as of December 31, 2024 and 2023 at
yang diamortisasi dengan menggunakan tingkat suku amortized cost with effective interest rate 7.76% and
bunga efektif masing-masing sebesar 7,76% dan 7.51%, respectively.
7,51%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo As of December 31, 2024 and 2023, the outstanding
pinjaman atas fasilitas KAB masing-masing sebesar balance of KAB facility amounted to
Rp 330.523.716.874 (kontraktual Rp 331.139.416.667) Rp 330,523,716,874 (contractual Rp 331,139,416,667)
dan sebesar Rp 422.571.990.775 (kontraktual and amounting to Rp 422,571,990,775 (contractual
Rp 423.550.416.667). Rp 423,550,416,667).
Tidak ada jaminan atas fasilitas pinjaman ini dan There is no collateral for this loan facility and during
selama jangka waktu fasilitas, Perusahaan diwajibkan the term of the facility, the Company is required to fulfill
untuk memenuhi ketentuan tertentu seperti kewajiban certain covenants such as the obligation to fulfill
pemenuhan rasio keuangan antara lain meliputi financial ratios, including the minimum current ratio of
current ratio minimum 1x, debt to equity ratio 1x, maximum debt to equity ratio of 2x and minimum
maksimum 2x serta debt service coverage ratio debt service coverage ratio of 1x.
minimum 1x.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the Company has
Perusahaan telah memenuhi seluruh ketentuan dalam complied all covenants in the loan agreement.
perjanjian pinjaman.
Pada tanggal 31 Desember 2024, fasilitas Letter of As of December 31, 2024, Letter of Credit (L/C) /
Credit (L/C) / Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri Domestic Documented Letter of Credit (SKBDN)
(SKBDN) dan fasilitas Transaksi Valuta Asing dan facility and Foreign Exchange and Derivative
Derivatif (PSE) belum digunakan oleh Perusahaan. Transaction facility (PSE) have not been used by the
Company.
PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga) PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga)
Berdasarkan perubahan perjanjian pinjaman pada Based on changes in the loan agreement dated
tanggal 23 Februari 2023, Bank CIMB Niaga menyetujui February 23, 2023, Bank CIMB Niaga agreed to
permohonan perpanjangan fasilitas kredit, sebagai change the loan facility, as follows
berikut:
a. Fasilitas Pinjaman Tetap (PT) dengan jumlah a. Fixed Loan (PT) facilities with a maximum facility
fasilitas maksimum sebesar Rp 35.000.000.000, of Rp 35,000,000,000 will mature on
jatuh tempo tanggal 22 Februari 2024, dengan February 22, 2024, with an interest rate of 7,50%
tingkat bunga 7,50% per tahun. per annum.
b. Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan b. The overdraft facility with a maximum facility of
jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 15,000,000,000 will mature on
Rp 15.000.000.000, jatuh tempo tanggal February 22, 2024, with an interest rate of 7.75%
22 Februari 2024, dengan tingkat bunga 7,75% per per annum.
tahun.
53
Page 63
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (continued)
PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga) PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga)
(lanjutan) (continued)
c. Fasilitas Negosiasi Wesel Eksport (NEW)/ Diskonto c. Export Notes Negotiation Facility (NEW)/Diskonto
Wesel Eksport (DWE) dengan jumlah fasilitas Wesel Eksport (DWE) facility, with a maximum
maksimum sebesar US$ 3.000.000, jatuh tempo facility amount of US$ 3,000,000, will mature on
tanggal 22 Februari 2024, dengan tingkat bunga February 22, 2024, with an interest rate of
Telegraphic Transfer International (TTI) 4,50% per Telegraphic Transfer International (TTI) of 4.50%
tahun untuk mata uang Dolar Amerika Serikat dan per annum for the United States Dollar and 7.50%
7,50% per tahun untuk mata uang Rupiah. per annum for the Rupiah.
d. Fasilitas NEW/DWE iB Dana Talangan (Qardh) d. The NWE/DWE iB Dana Talangan (Qardh) facility,
dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar with a maximum facility amount of
US$ 3.000.000, jatuh tempo tanggal US$ 3,000,000, will mature on February 22, 2024.
22 Februari 2024.
e. Fasilitas Layanan Penagihan Dokumen Ekspor iB e. The Document Billing Service Export iB
(wakalah) dengan jumlah fasilitas maksimum (wakalah) facility, with a maximum facility amount
sebesar US$ 3.000.000, jatuh tempo tanggal of US$ 3,000,000, will mature on February 22,
22 Februari 2024, dengan tingkat bunga 2024, with an interest rate of Telegraphic Transfer
Telegraphic Transfer International (TTI) 4,50% per International (TTI) of 4.50% per annum for the
tahun untuk mata uang Dolar Amerika Serikat dan United States Dollar and 7.50% per annum for the
7,50% per tahun untuk mata uang Rupiah. Rupiah.
f. Fasilitas Pinjaman PSF dengan jumlah fasilitas f. The PSF facility loan, with a maximum facility
maksimum sebesar US$ 3.000.000, jatuh tempo amount of US$ 3,000,000, will mature on
tanggal 22 Februari 2024, dengan tingkat bunga February 22, 2024, with an interest rate of
Telegraphic Transfer International (TTI) 4,50% per Telegraphic Transfer International (TTI) of 4.50%
tahun untuk mata uang Dolar Amerika Serikat dan per annum for the United States Dollar and 7.50%
7,50% per tahun untuk mata uang Rupiah. per annum for the Rupiah.
Berdasarkan amendemen perjanjian pinjaman pada Based on the amendment in the loan agreement dated
tanggal 19 Februari 2024, Bank CIMB Niaga menyetujui February 19, 2024, Bank CIMB Niaga agreed to
permohonan perpanjangan fasilitas kredit, sebagai change the loan facility, as follows
berikut:
a. Fasilitas Pinjaman Tetap (PT) dengan jumlah a. Fixed Loan (PT) facilities with a maximum facility
fasilitas maksimum sebesar Rp 35.000.000.000, of Rp 35,000,000,000 will mature on
jatuh tempo tanggal 22 Februari 2025, dengan February 22, 2025, with an interest rate of 7,50%
tingkat bunga 7,50% per tahun. per annum.
b. Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan b. The overdraft facility with a maximum facility of
jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 15,000,000,000 will mature on
Rp 15.000.000.000, jatuh tempo tanggal February 22, 2025, with an interest rate of 7.75%
22 Februari 2025, dengan tingkat bunga 7,75% per annum.
per tahun.
c. Fasilitas Negosiasi Wesel Eksport (NEW)/ c. Export Notes Negotiation Facility (NEW)/Export
Diskonto Wesel Eksport (DWE) dengan jumlah Notes Discount (DWE) with a maximum facility
fasilitas maksimum sebesar US$ 3.000.000, jatuh amount of US$ 3,000,000, due on February
tempo tanggal 22 Februari 2025, dengan tingkat 22, 2025, with a Telegraphic Transfer
bunga Telegraphic Transfer International (TTI) International (TTI) interest rate of 5.50% per
5,50% per tahun untuk mata uang Dolar Amerika annum for currency United States Dollars and
Serikat dan 7,50% per tahun untuk mata uang 7.50% per annum for Rupiah.
Rupiah.
d. Fasilitas Negosiasi Wesel Ekspor/Diskonto Wesel d. Export Notes Negotiation Facility/iB Export Notes
Ekspor iB dengan jumlah fasilitas maksimum Discount Facility with maximum facility amount of
sebesar US$ 3.000.000, jatuh tempo tanggal US$ 3,000,000, maturity date February 22, 2025.
22 Februari 2025.
e. Fasilitas Pinjaman PSF dengan jumlah fasilitas e. The PSF facility loan, with a maximum facility
maksimum sebesar US$ 3.000.000, jatuh tempo amount of US$ 3,000,000, will mature on
tanggal 22 Februari 2025, dengan tingkat bunga February 22, 2025, with an interest rate of
Telegraphic Transfer International (TTI) 5,5% per Telegraphic Transfer International (TTI) of 5.5%
tahun untuk mata uang Dolar Amerika Serikat dan per annum for the United States Dollar and 7.50%
7,50% per tahun untuk mata uang Rupiah. per annum for the Rupiah.
54
Page 64
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (continued)
PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga) PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga)
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, tingkat suku bunga As of December 31, 2024, interest rate for Fixed
untuk fasilitas Pinjaman Tetap (PT) sebesar 7,75% per Loan (PT) Facilities is 7,75% per annum, Overdraft
tahun, fasiltas Rekening Koran (PRK) sebesar 8,00% facility (PRK) is 8,00% per annum, Export Notes
per tahun, fasilitas Negosiasi Wesel Eksport (NEW)/ Negotiation Facility (NEW)/Export Notes Discount
Diskonto Wesel Eksport (DWE) sebesar 5,75% per (DWE an is 5.75% per annum for the loan
tahun untuk pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika denominated in United States Dollar and the PSF
Serikat dan fasilitas Pinjaman PSF sebesar 5,75% per facility loan is of 5.75% per annum for the loan
tahun untuk pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika denominated in United States Dollar and 7.50% per
Serikat dan 7,50% per tahun untuk pinjaman dalam annum for the loan denominated in Rupiah.
mata uang Rupiah.
Tidak ada jaminan atas fasilitas pinjaman ini dan There is no collateral for this loan facility and during
selama jangka waktu fasilitas, Perusahaan diwajibkan the term of the facility, the Company is required to
untuk memenuhi ketentuan tertentu seperti kewajiban fulfill certain covenants such as the obligation to fulfill
pemenuhan rasio keuangan, antara lain meliputi, financial ratios, which include minimum current ratio
current ratio minimum 1x, debt service coverage ratio of 1x, minimum debt service coverage ratio of 1x,
minimum 1x, interest service coverage ratio minimum minimum interest service coverage ratio of 1x,
1x, leverage ratio maximum 1x serta bank loan to maximum leverage ratio of 1x and maximum bank
ebitda maksimum 2,5x. loan to ebitda ratio of 2.5x.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the Company
Perusahaan telah memenuhi seluruh ketentuan dalam has complied all covenants in the loan agreement.
perjanjian pinjaman.
Pada tanggal 31 Desember 2024, fasilitas Pinjaman As of December 31, 2024, Fixed Loan (PT) facilities,
Tetap (PT), fasilitas Negosiasi Wesel Eksport Export Notes Negotiation facility (NEW)/Export Notes
(NEW)/Diskonto Wesel Eksport (DWE), fasilitas Discount (DWE), Export Notes Negotiation Facility/iB
Negosiasi Wesel Ekspor/Diskonto Wesel Ekspor iB Export Notes Discount facility and PSF facility loan
dan fasilitas Pinjaman PSF belum digunakan oleh have not been used by the Company.
Perusahaan.
14. UTANG USAHA 14. ACCOUNT PAYABLES
Akun ini merupakan liabilitas yang timbul dari This account represents liabilities incurred mainly from
pembelian persediaan, dengan rincian sebagai berikut: purchases of inventories, with details as follows:
2024 2023
Pihak ketiga Third Parties
Lokal - Rupiah 36.727.732.855 43.892.611.035 Local - Rupiah
Impor Import
Dolar Amerika Serikat 12.507.642.181 4.293.911.747 United States Dollar
Franc Swiss 384.293.160 22.938.451 Swiss Franc
Euro 382.291.628 698.349.743 Euro
Sub-Jumlah 50.001.959.824 48.907.810.976 Sub-total
Pihak berelasi (Catatan 27) Related Parties (Note 27)
Lokal - Rupiah 630.645.574 22.653.975 Local - Rupiah
Jumlah 50.632.605.398 48.930.464.951 Total
55
Page 65
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
14. UTANG USAHA (lanjutan) 14. ACCOUNT PAYABLES (continued)
Analisa umur utang usaha tersebut adalah sebagai The aging analysis of account payables are as
berikut: follows:
2024 2023
Belum jatuh tempo 50.632.605.398 48.930.464.951 Not yet due
Lewat jatuh tempo Past due:
1 - 30 Hari - - 1 - 30 Days
31 - 60 Hari - - 31 - 60 Days
61 - 90 Hari - - 61 - 90 Days
> 90 Hari - - > 90 Days
Jumlah 50.632.605.398 48.930.464.951 Total
Jangka waktu kredit dari pembelian bahan baku Purchase of raw and indirect materials, both from
utama dan pembantu, baik dari pemasok dalam local and foreign suppliers, have credit terms of 30 to
maupun luar negeri berkisar 30 sampai dengan 60 days.
60 hari.
Pemasok utama Perusahaan pada tahun 2024 dan The main suppliers of the Company as of 2024 and
2023 antara lain adalah PT Gerrindo Surya Makmur, 2023, among others, are PT Gerrindo Surya Makmur,
PT Goautama Sinarbatuah, PT Mitra Sentosa Agro PT Goautama Sinarbatuah, PT Mitra Sentosa Agro
Sukses, PT Hatiga Trading Sukses, PT Dover Trading Sukses, PT Hatiga Trading Sukses, PT Dover
Indonesia, CV Dua Bintang dan PT Anugerah Kimia Trading Indonesia, CV Dua Bintang and PT Anugerah
Indonesia. Kimia Indonesia.
15. PERPAJAKAN 15. TAXATION
a. Pajak Dibayar di Muka a. Prepaid Taxes
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Pajak Pertambahan Nilai -
bersih 22.875.912.562 18.143.612.895 Value Added Tax - net
b. Utang Pajak b. Taxes payable
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
Pasal 4 (2) 60.555.102 100.092.745 Article 4 (2)
Pasal 15 15.559.002 22.750.726 Article 15
Pasal 21 367.497.581 793.932.045 Article 21
Pasal 22 41.343.475 94.262.632 Article 22
Pasal 23/26 1.814.484.557 93.898.455 Article 23/26
Pasal 25 - 3.213.171.289 Article 25
Pasal 29 15.906.329.706 10.267.383.853 Article 29
Jumlah 18.205.769.423 14.585.491.745 Total
56
Page 66
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
c. Beban Pajak Penghasilan c. Income Tax Expense
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak The reconciliation between profit before income
penghasilan menurut laporan laba rugi dan tax expense according to the statements of profit
penghasilan komprehensif lain dengan taksiran or loss and other comprehensive income
penghasilan kena pajak untuk tahun yang and estimated taxable income for the years ended
berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023 are as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba sebelum beban Profit before income
pajak penghasilan tax expense
menurut laporan laba rugi per statements of profit or loss
dan penghasilan komprehensif and other comprehensive
lain 229.821.617.124 129.817.088.099 income
[
Beda tetap Permanent differences
Sumbangan dan representasi 1.084.242.200 1.484.059.967 Donation and representation
Pendapatan yang telah dikenakan Income subjected to
pajak penghasilan bersifat final (59.237.372) (28.617.920) final income tax
Lain-lain 46.030.052 155.208.438 Others
Beda temporer Temporary differences
Liabilitas Employee
imbalan kerja karyawan 2.427.128.474 (448.269.215) benefits liabilities
Penyusutan aset tetap 1.030.527.996 4.452.219.800 Depreciation of fixed assets
Penyisihan penurunan nilai Allowance for decline in value
(pemulihan) persediaan 195.968.097 (419.645.879) (recovery) of inventories
Transaksi sewa (125.299.366) (50.586.045) Lease transaction
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment
(pemulihan) piutang usaha (219.797.218) 117.849.720 (recovery) of account receivables
Lain-lain (112.750.540) 94.398.961 Others
Taksiran penghasilan kena pajak 234.088.429.447 135.173.705.926 Estimated taxable income
Laba kena pajak hasil rekonsiliasi di atas menjadi The taxable income resulted from the above
dasar dalam pengisian SPT Tahunan Pajak reconciliation provides the basis for the Company’s
Penghasilan (PPh) Badan Perusahaan. Annual Corporate Income Tax Return.
Beban pajak penghasilan (tahun berjalan) dan Income tax expense (current year) and the
perhitungan taksiran utang pajak penghasilan computation of the estimated income tax payable
adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Taksiran penghasilan kena pajak Estimated taxable income
(dibulatkan) 234.088.429.000 135.173.705.000 (rounded)
Beban pajak penghasilan Income tax expense
- tahun berjalan 51.499.454.380 29.738.215.100 - current year
Dikurangi pajak penghasilan Less: prepayments of
dibayar di muka (35.593.124.674) (19.470.831.247) income tax
Taksiran utang pajak Estimated income tax
penghasilan 15.906.329.706 10.267.383.853 payable
57
Page 67
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
c. Beban Pajak Penghasilan (lanjutan) c. Income Tax Expense (continued)
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan A reconciliation between income tax expense as
yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak calculated by applying the prevailing tax rate to
yang berlaku dari laba sebelum beban pajak profit before income tax expense and income tax
penghasilan dengan beban pajak penghasilan expense as shown in the statements of profit or
seperti yang tercantum dalam laporan laba rugi loss and other comprehensive income for the
dan penghasilan komprehensif lain untuk years ended December 31, 2024 and 2023 are as
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal follows:
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Laba sebelum manfaat Income before income
pajak penghasilan tax expense
menurut laporan laba rugi per statements of profit
dan penghasilan or loss and other
komprehensif lain 229.821.617.124 129.817.088.099 comprehensive income
Beban pajak penghasilan dengan Income tax expenses computed
tarif pajak yang berlaku (50.560.755.669) (28.559.759.178) using the prevailing tax rete
Pengaruh pajak atas beda tetap: Tax effect of permanent differences:
Sumbangan dan representasi (238.533.284) (326.493.193) Donation and representation
Penghasilan yang telah
dikenakan pajak Income subjected to
penghasilan final 13.032.222 6.295.942 final income tax
Lain-lain (10.126.611) (34.145.856) Others
Beban pajak penghasilan (50.796.383.342) (28.914.102.285) Income tax expense
d. Aset Pajak Tangguhan - Bersih d. Deferred Tax Assets - Net
Pajak tangguhan yang berasal dari pengaruh The deferred tax effects of the significant
beda temporer yang signifikan antara pelaporan temporary differences between commercial and
komersial dan pajak adalah sebagai berikut: tax reporting are as follows:
2024
Dibebankan
Dikreditkan Pada Laba
(Dibebankan) Komprehensif
Pada Laba Rugi/ Lain/ Charged to
Saldo Awal/ Credited Other Saldo Akhir/
Beginning (Charged) to Comprehensive Ending
Balance Profit or Loss Income Balance
Liabilitas Employee benefits
Imbalan kerja karyawan 3.307.768.510 533.968.265 (33.861.631 ) 3.807.875.144 liabilities
Penyusutan aset tetap 11.775.685.251 226.716.159 - 12.002.401.410 Depreciation of fixed assets
Allowance for impairment
Penyisihan penurunan nilai (recovery) of
(pemulihan) piutang usaha 224.429.379 (48.355.388 ) - 176.073.991 account receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for decline in
Persediaan 430.096.828 43.112.981 - 473.209.809 value of inventories
Transaksi sewa 32.248.238 (27.565.860 ) - 4.682.378 Lease transaction
Lain-lain 37.103.651 (24.805.119 ) - 12.298.532 Others
Jumlah 15.807.331.857 703.071.038 (33.861.631 ) 16.476.541.264 Total
58
Page 68
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
d. Aset Pajak Tangguhan - Bersih (lanjutan) d. Deferred Tax Assets - Net (continued)
2023
Dikreditkan
Dikreditkan Pada Laba
(Dibebankan) Komprehensif
Pada Laba Rugi/ Lain/ Credited to
Saldo Awal/ Credited Other Saldo Akhir/
Beginning (Charged) to Comprehensive Ending
Balance Profit or Loss Income Balance
Liabilitas Employee benefits
Imbalan kerja karyawan 2.379.018.074 (98.619.227 ) 1.027.369.663 3.307.768.510 liabilities
Penyusutan aset tetap 10.796.196.895 979.488.356 - 11.775.685.251 Depreciation of fixed assets
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment
Piutang usaha 198.502.441 25.926.938 - 224.429.379 of account receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for decline in value
(pemulihan) persediaan 522.418.921 (92.322.093 ) - 430.096.828 (recovery) of inventories
Transaksi sewa 43.377.168 (11.128.930 ) - 32.248.238 Lease transaction
Lain-lain 16.335.880 20.767.771 - 37.103.651 Others
Jumlah 13.955.849.379 824.112.815 1.027.369.663 15.807.331.857 Total
e. Administrasi Pajak e. Tax Administration
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Under the taxation laws of Indonesia, the
Perusahaan menghitung, menetapkan dan Company submits tax return on the basis of self
membayar secara sendiri pajak penghasilannya assessment. The Directorate General of Taxation
(self-assessment). Direktorat Jenderal Pajak (DGT) may assess or amend tax liability within
(DJP) dapat menetapkan atau mengubah 5 (five) years from the time the tax becomes due.
liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun
sejak saat terutangnya pajak.
f. Lain-lain f. Others
Pada tahun 2024 dan 2023, Perusahaan In 2024 and 2023, the Company received several
menerima beberapa Surat Keputusan Tax Decision Letters for Preliminary Return of Tax
Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak Overpayments (SKPPKP) with the following
(SKPPKP) dengan rincian sebagai berikut: details:
2024
Tanggal
Masa Pajak/ Jumlah/ Penerimaan/
Jenis Pajak Tax Period Amount Receiving Date Tax Type
Pajak Pertambahan Nilai November 2023/ 14.265.824.778 13 Februari 2024/ Value Added Tax
November 2023 February 13, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Desember 2023/ 3.619.706.973 4 Maret 2024/ Value Added Tax
December 2023 March 4, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Januari 2024/ 2.401.695.395 28 Maret 2024/ Value Added Tax
January 2024 March 28, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Februari 2024/ 4.399.955.593 26 April 2024/ Value Added Tax
February 2024 April 26, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Maret 2024/ 5.623.806.580 11 Juni 2024/ Value Added Tax
March 2024 June 11, 2024
Pajak Pertambahan Nilai April 2024/ 4.372.846.244 5 Juli 2024/ Value Added Tax
April 2024 July 5, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Mei 2024/ 4.323.378.131 9 Agustus 2024/ Value Added Tax
May 2024 August 9, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Juni 2024/ 3.664.760.097 4 September 2024/ Value Added Tax
June 2024 September 4, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Juli 2024/ 4.570.307.797 2 Oktober 2024/ Value Added Tax
July 2024 October 2, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Agustus 2024/ 4.651.884.303 19 November 2024/ Value Added Tax
August 2024 November 19, 2024
59
Page 69
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
f. Lain-lain (lanjutan) f. Others (continued)
2023
Tanggal
Masa Pajak/ Jumlah/ Penerimaan/
Jenis Pajak Tax Period Amount Receiving Date Tax Type
Pajak Pertambahan Nilai November 2022/ 5.008.254.282 1 Februari 2023/ Value Added Tax
November 2022 February 1, 2023
Pajak Pertambahan Nilai Desember 2022/ 9.842.763.379 6 Maret 2023/ Value Added Tax
December 2022 March 6, 2023
Pajak Pertambahan Nilai Januari 2023/ 2.560.464.590 15 Maret 2023/ Value Added Tax
January 2023 March 15, 2023
Pajak Pertambahan Nilai Februari 2023/ 3.806.420.738 10 Mei 2023/ Value Added Tax
February 2023 May 10, 2023
Pajak Pertambahan Nilai Maret 2023/ 5.533.179.754 5 Juni 2023/ Value Added Tax
March 2023 June 5, 2023
Pajak Pertambahan Nilai April 2023/ 2.558.811.667 21 Juni 2023/ Value Added Tax
April 2023 June 21, 2023
Pajak Pertambahan Nilai Mei 2023/ 5.317.956.932 27 Juli 2023/ Value Added Tax
May 2023 July 27, 2023
Pajak Pertambahan Nilai Juni 2023/ 3.229.775.899 28 Agustus 2023/ Value Added Tax
June 2023 August 28, 2023
Pajak Pertambahan Nilai Juli 2023/ 4.912.899.278 10 Oktober 2023/ Value Added Tax
July 2023 October 10, 2023
Pajak Pertambahan Nilai Agustus 2023/ 3.838.841.848 7 November 2023/ Value Added Tax
August 2023 November 7, 2023
Pajak Pertambahan Nilai September 2023/ 3.961.654.467 23 November 2023/ Value Added Tax
September 2023 November 23, 2023
16. UTANG LAIN-LAIN 16. OTHER PAYABLES
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, utang As of December 31, 2024 and 2023, other payables
lain-lain sebagian besar merupakan gaji outsourcing mainly pertains to outsourcing salary of the
Perusahaan. Company.
17. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR 17. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Asuransi 1.776.705.094 - Insurance
Bunga pinjaman 1.477.709.647 1.890.093.734 Interest
Pengangkutan 1.168.899.079 2.534.711.088 Freight
Retensi 646.389.923 13.434.075.974 Retention
Lain-lain 448.601.849 288.652.958 Others
Jumlah 5.518.305.592 18.147.533.754 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, biaya As of December 31, 2024 and 2023, accrued
masih harus dibayar retensi merupakan utang retensi expenses - retention represents retention payable
atas pembangunan fasilitas MDF Line 2 dan gudang for the construction of the MDF Line 2 facility and
barang jadi. finished goods warehouse.
60
Page 70
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the Company
Perusahaan mencatat estimasi liabilitas atas imbalan accrued a provision for employee benefits based on
kerja karyawan berdasarkan perhitungan aktuaria the actuarial calculation prepared by KKA Tumpal
yang dilakukan oleh KKA Tumpal Marbun, FSAI dan Marbun, FSAI and KKA Agus Setyadi, FSAI,
KKA Agus Setyadi, FSAI, aktuaris independen, independent actuary, which reports applied the
dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”. “Projected-Unit-Credit” method.
Asumsi-asumsi pokok yang digunakan dalam Key assumptions used for actuarial calculation for the
perhitungan aktuaria untuk tahun yang berakhir pada years ended December 31, 2024 and 2023, are as
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah follows:
sebagai berikut:
2024 2023
Usia pensiun : 55 tahun / years 55 tahun / years : Pension age
Tingkat diskonto : 7,11% per tahun / 6,81% per tahun / : Discount rates
year year
Tingkat kenaikan gaji Annual salary
di masa depan : 3% 3% : increment rate
Tingkat kematian : TMI 2019 TMI 2019 : Mortality rate
Tingkat kecacatan : 0,1% TMI 2019 0,1% TMI 2019 : Disability rate
Analisis yang disajikan sebagai “Liabilitas Imbalan An analysis presented as “Employee Benefits
Kerja Karyawan” di laporan posisi keuangan pada Liabilities” in the statements of financial position as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, dan beban December 31, 2024 and 2023, and employee
imbalan kerja karyawan yang dicatat dalam laporan benefits expense as recorded in the statements of
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk profit or loss and other comprehensive income for the
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal years then ended December 31, 2024 and 2023 are
[
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: as follows:
a. Liabilitas imbalan kerja karyawan a. Employee benefits liabilities
2024 2023
Nilai kini liabilitas Present value of employee
imbalan kerja karyawan 17.308.523.386 15.035.311.412 benefits liabilities
Liabilitas yang diakui dalam Liabilities recognized in
laporan posisi keuangan 17.308.523.386 15.035.311.412 statements of financial position
b. Beban imbalan kerja karyawan b. Employee benefits expense
2024 2023
Biaya jasa kini 1.895.432.832 1.882.517.662 Current service cost
Biaya bunga 992.522.405 587.425.646 Interest cost
Employee benefits expense
Beban yang diakui pada recognized
tahun berjalan 2.887.955.237 2.469.943.308 in the current year
Beban imbalan kerja karyawan untuk tahun yang Employee benefits expense for the year ended
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 December 31, 2024 and 2023 amounted to
dan 2023, masing-masing sebesar Rp 2,887,955,237 and Rp 2,469,943,308,
Rp 2.887.955.237 dan Rp 2.469.943.308, yang respectively, were charged as follows:
dibebankan sebagai berikut:
61
Page 71
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
b. Beban imbalan kerja karyawan (lanjutan) b. Employee benefits expense (continued)
2024 2023
Beban pokok penjualan (Catatan 23) 2.015.758.662 1.728.960.317 Cost of goods sold (Note 23)
Beban umum dan administrasi General and administrative expenses
(Catatan 25) 872.196.575 740.982.991 (Note 25)
Beban yang diakui pada Employee benefits expense
tahun berjalan 2.887.955.237 2.469.943.308 recognized in the current year
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti adalah The movements in the present value of the
sebagai berikut: defined benefit obligation are as follows:
2024 2023
Saldo awal liabilitas bersih 15.035.311.412 10.813.718.521 Begining balance of liabilities
Beban imbalan kerja karyawan Employee benefits
tahun berjalan 2.887.955.237 2.469.943.308 expense for the current year
Pembayaran imbalan kerja Employee benefits payments
selama tahun berjalan (460.826.760) (2.918.212.523) for current year
Rugi (penghasilan) Other comprehensive
komprehensif lain (153.916.503) 4.669.862.106 loss (income)
Saldo akhir liabilitas bersih 17.308.523.386 15.035.311.412 Ending balance of liabilities - net
Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi Management believes that the employee benefits
liabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi liabilities are adequate to cover the prevailing
ketentuan yang berlaku. requirements.
Tabel berikut menyajikan sensitivitas atas The following table presents the sensitivity of possible
kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar changes in market interest rates and annual salary
dan tingkat kenaikan gaji di masa depan dengan increment rate, with other variables held constant, to
variabel lain dianggap tetap, terhadap liabilitas post-employment benefits obligations and current
imbalan pascakerja dan biaya jasa kini, masing- service costs, as of December 31, 2024 and 2023,
masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: respectively:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Liabilitas imbalan Liabilitas imbalan
kerja karyawan/ kerja karyawan/
Employee benefits Beban jasa kini/ Employee benefits Beban jasa kini
liabilities Current service cost liabilities Current service cost
Kenaikan suku bunga Increase in interest rate
dalam 1 poin persentase 18.380.233.641 2.015.524.094 14.141.586.372 1.764.167.193 by 1 percentage point
Penurunan suku bunga Decrease in interest rate
dalam 1 poin persentase 20.491.716.542 2.281.381.721 16.038.245.077 2.018.088.115 by 1 percentage point
Annual salary
Kenaikan gaji di masa depan increment increase
dalam 1 poin persentase 20.522.134.009 2.285.353.171 16.061.871.107 2.021.380.885 by 1 percentage point
Annual salary
Penurunan gaji di masa depan increment decreases
dalam 1 poin persentase 18.337.529.136 2.010.231.401 14.106.461.507 1.759.523.510 by 1 percentage point
62
Page 72
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Jadwal jatuh tempo dari liabilitas imbalan kerja The maturity profile of employee benefits liabilities as
karyawan tanpa diskonto pada tanggal 31 Desember of December 31, 2024 and 2023 is as follows:
2024 dan 2023 sebagai berikut:
2024 2023
Dalam 1 Tahun 4.340.057.387 3.576.697.808 Within 1 year
Lebih dari 1 Tahun 12.968.465.999 11.458.613.604 More than 1 years
Jumlah 17.308.523.386 15.035.311.412 Total
19. MODAL SAHAM 19. SHARE CAPITAL
Rincian kepemilikan saham Perusahaan pada tanggal The detail of shares ownership of the Company as of
31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan Laporan December 31, 2024 and 2023, based on the Share
Daftar Pemegang Saham masing masing dikelola oleh Register Reports provided by PT Sinartama Gunita,
PT Sinartama Gunita, Biro Administrasi Efek, adalah the Securities Administration Bureau, are as follows:
sebagai berikut:
Jumlah Saham
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/ Persentase
Number of Shares Pemilikan/
Issued and Percentage of Jumlah/
Pemegang Saham Fully Paid Ownership Amount Shareholders
PT Adrindo Intiperkasa 4.800.200.000 51,00% 480.020.000.000 PT Adrindo Intiperkasa
SMB Kenzai Co., Ltd. 2.353.000.000 25,00% 235.300.000.000 SMB Kenzai Co., Ltd.
Heffy Hartono 562.600.000 5,98% 56.260.000.000 Heffy Hartono
Lain-lain (masing-masing dengan Others (each with ownership
pemilikan di bawah 5%) 1.696.200.000 18,02% 169.620.000.000 interest below 5%)
Jumlah 9.412.000.000 100.00% 941.200.000.000 Total
•Anggota Direksi yang memiliki saham Perusahaan, • The Director who are shareholder of the Company,
sesuai Daftar Pemegang Saham Perusahaan pada based on the records maintained in the Company’s
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai Share Register as of December 31, 2024 and 2023 are
berikut: as follows:
Persentase
Pemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage of Jumlah/
Pemegang Saham Number of Share Ownership Amount Shareholders
Direksi Director
Heffy Hartono 562.600.000 5,98% 56.260.000.000 Heffy Hartono
Pengelolaan Modal Capital Management
Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah The primary objective of the Company’s capital
untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang management is to ensure that they maintain healthy
sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan capital ratios in order to support its business and
imbalan bagi pemegang saham. maximize shareholder value.
Perusahaan dipersyaratkan oleh Undang-undang The Company is also required by the Limited Liability
Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 untuk Company Law No. 40 Year 2007 to contribute and
menyisihkan dan mempertahankan suatu dana maintain a non-distributable reserve fund until the said
cadangan yang tidak boleh didistribusikan sampai reserve reaches 20% of the issued and fully paid
dana cadangan tersebut mencapai 20% dari modal share capital. This externally imposed capital
saham diterbitkan dan dibayar penuh. Persyaratan requirements will be considered with by the Company
permodalan eksternal tersebut akan dipertimbangkan in next Annual General Meeting Shareholders
oleh Perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang (“AGMS”).
Saham (RUPS) Tahunan berikutnya.
63
Page 73
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
19. MODAL SAHAM (lanjutan) 19. SHARE CAPITAL (continued)
Pengelolaan Modal (lanjutan) Capital Management (continued)
Perusahaan mengelola struktur permodalan dan The Company manages its capital structure and make
melakukan penyesuaian berdasarkan perubahan adjustments to it, in light of changes in economic
kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan conditions. In order to maintain and adjust the capital
menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan structure, the Company may adjust the proposed
dapat menyesuaikan usulan pembayaran dividen dividend payment to shareholders, issue new shares,
kepada pemegang saham, menerbitkan saham baru or raise additional debt financing. No changes were
atau mengusahakan tambahan pendanaan melalui made in the objectives, policies or processes for
pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan managing capital during the years ended
maupun proses dalam manajemen modal untuk tahun December 31, 2024 and 2023.
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
2024 dan 2023.
Kebijakan Perusahaan adalah mempertahankan The Company’s policy is to maintain a healthy capital
struktur permodalan yang sehat untuk mengamankan structure in order to secure access to finance at a
akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar, reasonable cost, using debt to equity ratio and
antara lain dengan memonitor permodalan gearing ratio.
menggunakan debt to equity ratio dan gearing ratio.
20. DIVIDEN TUNAI DAN CADANGAN UMUM 20. CASH DIVIDENDS AND GENERAL RESERVES
Berdasarkan Keputusan Dewan Direksi tanggal Based on the Decree of the Board of Directors dated
8 November 2024 yang disetujui oleh Dewan November 8, 2024 which was approved by the Board
Komisaris, memutuskan untuk membagikan dividen of Commissioners, it was agreed to distribute an
interim kepada para pemegang saham Perusahaan interim dividend to the Company’s shareholders
sebesar Rp 47.060.000.000 dari laba Perusahaan amounting to Rp 47,060,000,000 from the
periode 30 September 2024, yang pelaksanaan Company’s income for the period ended
pembayarannya telah dilakukan pada tanggal September 30, 2024, the payment of which was
3 Desember 2024. made on December 3, 2024.
Dalam RUPS yang diadakan pada tanggal Based on AGMS dated June 7, 2024, the Company’s
7 Juni 2024 para pemegang saham menyetujui untuk shareholders declared cash dividends to be distributed
membagikan dividen tunai kepada para pemegang to Company’s shareholders amounted to
saham Perusahaan sebesar Rp 47.060.000.000 dari Rp 47,060,000,000 from Company’s 2023 income,
laba periode 2023, yang pelaksanaan pembayarannya which has been paid on July 10, 2024. The
telah dilakukan pada tanggal 10 Juli 2024. Para Company’s shareholders also agreed to appropriate
pemegang saham juga menyetujui untuk portions of 2023 net profit for general reserve
mencadangkan sejumlah Rp 1.000.000.000 dari laba purposes amounting to Rp 1,000,000,000, in
bersih Perusahaan tahun 2023, sebagai dana accordance with the existing regulations.
cadangan umum Perusahaan sesuai ketentuan yang
berlaku.
Dalam RUPS yang diadakan pada tanggal Based on AGMS dated June 20, 2023, the Company’s
20 Juni 2023 para pemegang saham menyetujui untuk shareholders declared cash dividends to be distributed
membagikan dividen tunai kepada para pemegang to Company’s shareholders amounted to
saham Perusahaan sebesar Rp 18.824.000.000 dari Rp 18,824,000,000 from Company’s 2022 income,
laba periode 2022, yang pelaksanaan pembayarannya which has been paid on July 21, 2023. The
telah dilakukan pada tanggal 21 Juli 2023. Para Company’s shareholders also agreed to appropriate
pemegang saham juga menyetujui untuk portions of 2022 net profit for general reserve
mencadangkan sejumlah Rp 1.000.000.000 dari laba purposes amounting to Rp 1,000,000,000, in
bersih Perusahaan tahun 2022, sebagai dana accordance with the existing regulations.
cadangan umum Perusahaan sesuai ketentuan yang
berlaku.
64
Page 74
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
21. TAMBAHAN MODAL DISETOR – BERSIH 21. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL – NET
Rincian tambahan modal disetor pada tanggal The details of additional paid-in capital as of
31 Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut: December 31, 2024 and 2023 are as follows:
Selisih nilai nominal dengan Difference between par value
penerimaan setoran modal and proceeds of share capital
(Catatan 1b) 7.060.000.000 (Note 1b)
Biaya emisi saham (Catatan 3w) (4.161.928.700 ) Share issuance costs (Note 3w)
Bersih 2.898.071.300 Net
22. PENJUALAN BERSIH 22. NET SALES
Rincian penjualan adalah sebagai berikut: Details of sales are as follows:
2024 2023
Ekspor 1.022.035.290.509 789.348.718.900 Export
Lokal 221.615.727.294 197.641.022.827 Local
Jumlah 1.243.651.017.803 986.989.741.727 Total
Rincian penjualan bersih berdasarkan produk utama The details of net sales based on the main product are
adalah sebagai berikut: as follows:
2024 2023
MDF ME 708.615.429.407 421.285.032.270 MDF ME
MDF Jepang 280.998.896.795 331.376.690.911 MDF Japan
MDF Reguler 245.404.892.178 220.233.875.847 MDF Regular
Lain-lain 8.631.799.423 14.094.142.699 Others
Jumlah 1.243.651.017.803 986.989.741.727 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the Company
Perusahaan memiliki uang muka dari pelanggan, has advances from customers amounting to
masing-masing sebesar Rp 9.456.571.249 dan Rp 9,456,571,249 and Rp 12,532,430,429,
Rp 12.532.430.429. respectively.
Sebagian penjualan, yaitu masing-masing sekitar A portion of sales approximately 34.52% and 47.59%
34,52% dan 47,59% untuk tahun yang berakhir pada for the years ended December 31, 2024 and 2023,
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 respectively, were made to a related party (Note 27).
dilakukan kepada pihak berelasi (Catatan 27).
Pada tahun 2024 dan 2023, jumlah penjualan yang In 2024 and 2023, sales with amount exceeding 10%
melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih adalah of net sales are as follows:
sebagai berikut:
Persentase terhadap
Jumlah Penjualan Bersih (%) /
Jumlah/ Percentage to
Amount Total Net Sales (%)
2024 2023 2024 2023
Penjualan Bersih Net Sales
S.A.Shahab And S.A.Shahab And
Company Pte., Ltd. 431.935.028.920 263.984.104.706 34,73 26,75 Company Pte., Ltd.
SMB Kenzai Co., Ltd. 281.127.617.610 331.376.690.911 22,61 33,57 SMB Kenzai Co., Ltd.
House of Wood Timber House of Wood Timber
Trading Co., LLC 209.232.813.410 107.683.051.479 16,82 10,91 Trading Co., LLC
PT Karya Agung Abadi 148.075.372.731 138.342.445.875 11,91 14,02 PT Karya Agung Abadi
Jumlah 1.070.370.832.671 841.386.292.971 86,07 85,25 Total
65
Page 75
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
23. BEBAN POKOK PENJUALAN 23. COST OF GOODS SOLD
Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai Details of cost of goods sold are as follows:
berikut:
2024 2023
Bahan baku dan bahan Raw materials and
pembantu yang digunakan 506.131.585.249 445.985.727.404 indirect materials used
Upah langsung 85.388.885.706 80.299.835.454 Direct labor
Beban produksi: Production costs:
Depreciation of
Penyusutan aset tetap (Catatan 10) 170.390.161.163 148.334.470.948 fixed assets (Note 10)
Perbaikan dan pemeliharaan 44.413.052.012 48.208.585.943 Repairs and maintenance
Transportasi dan bahan bakar 17.744.273.361 15.369.307.261 Transportation and fuel
Operasional pabrik 10.734.561.835 13.135.745.187 Operational factory
Jasa profesional 4.761.913.800 3.611.072.790 Professional
Asuransi 3.555.552.256 3.163.959.162 Insurance
Imbalan kerja karyawan Employee benefits
(Catatan 18) 2.015.758.662 1.728.960.317 (Note 18)
Sumbangan dan representasi 419.124.075 758.274.284 Donations and representations
Pajak dan perijinan 376.570.650 247.057.255 Tax and licensing
Penyusutan aset hak-guna Depreciation of
(Catatan 11) 216.453.160 216.453.160 Right-of-use assets (Note 11)
Lain-lain 1.482.402.362 2.306.720.047 Others
Jumlah beban pabrikasi 847.630.294.291 763.366.169.212 Total cost of goods manufactured
Persediaan barang dalam proses Work in process
Awal tahun 13.465.874.281 18.642.596.769 Beginning
Akhir tahun (11.539.704.794) (13.465.874.281) Ending
Jumlah beban pokok produksi 849.556.463.778 768.542.891.700 Total manufacturing cost
Persediaan barang jadi Finished goods
Awal tahun 123.353.078.075 79.710.242.260 Beginning
Akhir tahun (151.606.927.064) (123.353.078.075) Ending
Beban Pokok Penjualan 821.302.614.789 724.900.055.885 Cost of Goods Sold
Sebagian pembelian, yaitu sekitar 1,48% dan 0,21% A portion of purchases approximately 1.48% and
masing-masing pada tahun 2024 dan 2023 dilakukan 0.21% in 2024 and 2023, respectively, were made
dengan pihak-pihak berelasi (Catatan 27). from related parties (Note 27).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak For the years ended December 31, 2024 and 2023,
terdapat pembelian dari pemasok yang jumlah there were no purchase from suppliers with annual
pembeliannya selama setahun melebihi 10% dari cummulative individual amount exceeding 10% of
jumlah penjualan bersih. total net sales.
24. BEBAN PENJUALAN 24. SELLING EXPENSES
Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut: Details of selling expenses are as follows:
2024 2023
Pengapalan 93.458.879.741 55.249.648.205 Shipment
Angkutan 38.165.840.314 44.025.728.844 Freight
Administrasi dan dokumen 2.082.262.570 878.799.588 Administration and documentation
Asuransi 1.303.743.709 720.907.226 Insurance
Komisi penjualan 640.655.479 800.252.715 Sales commission
Lain-lain 12.294.621 20.536.629 Others
Jumlah 135.663.676.434 101.695.873.207 Total
66
Page 76
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 25. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Rincian beban umum dan administrasi adalah sebagai Details of general and administrative expenses are as
berikut: follows:
2024 2023
Gaji dan tunjangan 19.227.671.772 18.037.775.230 Salaries and allowances
Jasa profesional 1.968.676.266 2.053.710.540 Professional fees
Penyusutan Depreciation of
aset hak guna (Catatan 11) 1.222.185.961 1.222.185.961 right-of-use assets (Note 11)
Perjalanan dinas 1.177.763.915 1.098.802.017 Business travels
Amortisasi aset takberwujud Amortization of
(Catatan 12) 1.141.231.952 21.849.031 intangible assets (Note 12)
Imbalan kerja karyawan (Catatan 18) 872.196.575 740.982.991 Employee benefits (Note 18)
Penyusutan aset tetap (Catatan 10) 769.654.777 825.386.865 Depreciation of fixed assets (Note 10)
Sumbangan dan representasi 665.118.125 725.785.683 Donations and representations
Komunikasi 352.479.320 315.319.123 Communications
Kantor 272.136.849 590.559.525 Office
Asuransi 47.919.923 145.270.805 Insurance
Pajak dan perijinan 46.145.052 114.402.917 Taxes and licenses
Lain-lain 941.996.548 985.568.330 Others
Jumlah 28.705.177.035 26.877.599.018 Total
26. LAIN-LAIN – BERSIH 26. OTHERS – NET
Rincian pendapatan (beban) lain-lain – bersih adalah Details of other income (expense) – net are as
sebagai berikut: follows:
2024 2023
Laba penjualan aset tetap Gain on sales of fixed assets
(Catatan 10) 202.034.263 320.604.114 (Note 10)
Lain-lain 581.321.413 867.316.054 Others
Jumlah 783.355.676 1.187.920.168 Total
27. TRANSAKSI PIHAK BERELASI 27. RELATED PARTY TRANSACTIONS
Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan In their regular conduct of business, the Company
melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi engages in transactions with certain related parties.
tertentu. Perusahaan melakukan transaksi The Company conducts transactions based on terms
berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang and conditions agreed upon together with the related
disepakati bersama dengan pihak-pihak berelasi. parties.
Rincian saldo dan transaksi dengan pihak-pihak The details of accounts and transactions with related
berelasi adalah sebagai berikut: parties are as follows:
Persentase terhadap
Jumlah Aset /
Jumlah/ Percentage to
Amount Total Assets
2024 2023 2024 2023
Piutang Usaha Account Receivables
PT Karya Agung Abadi 17.704.939.203 19.306.325.858 1,01 1,02 PT Karya Agung Abadi
SMB Kenzai Co., Ltd 12.663.730.989 4.684.526.995 0,72 0,25 SMB Kenzai Co., Ltd
Jumlah 30.368.670.192 23.990.852.853 1,73 1,27 Total
67
Page 77
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
27. TRANSAKSI PIHAK BERELASI (lanjutan) 27. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
Persentase terhadap
Jumlah Aset /
Jumlah/ Percentage to
Amount Total Assets
2024 2023 2024 2023
Aset Hak-Guna Right-of-Use Assets
PT Surya Fajar Lestari 321.625.086 407.228.893 0,02 0,02 PT Surya Fajar Lestari
CV Auto Diesel Radiators Co. - 1.222.185.962 - 0,07 CV Auto Diesel Radiators Co.
Jumlah 321.625.086 1.629.414.855 0,02 0,09 Total
Advances for Purchase
Uang Muka Pembelian Aset Tetap of Fixed Assets
PT Griya Inti Perkasa 32.344.200.000 18.960.406.000 1,84 1,00 PT Griya Inti Perkasa
Persentase terhadap
Jumlah Liabilitas /
Jumlah/ Percentage to
Amount Total Liabilities
2024 2023 2024 2023
Utang Usaha Account Payables
PT Wahana Lestari
PT Wahana Lestari Makmur Sukses 495.566.450 - 0,11 - Makmur Sukses
PT Prapat Tunggal Cipta 135.079.124 22.653.975 0,03 0,01 PT Prapat Tunggal Cipta
Jumlah 630.645.574 22.653.975 0,14 0,01 Total
Liabilitas Sewa Lease Liabilities
CV Auto Diesel
CV Auto Diesel Radiators Co. 212.059.266 1.335.735.095 0,05 0,19 Radiators Co.
PT Surya Fajar Lestari 130.849.353 440.262.658 0,03 0,07 PT Surya Fajar Lestari
Jumlah 342.908.619 1.775.997.753 0,08 0,26 Total
Persentase terhadap
Jumlah Akun yang
Bersangkutan /
Jumlah/ Percentage to
Amount Respective Accounts
2024 2023 2024 2023
Penjualan Sales
SMB Kenzai Co., Ltd 281.127.617.610 331.376.690.911 22,61 33,57 SMB Kenzai Co., Ltd
PT Karya Agung Abadi 148.075.372.731 138.342.445.875 11,91 14,02 PT Karya Agung Abadi
Jumlah 429.202.990.341 469.719.136.786 34,52 47,59 Total
Pembelian Purchases
PT Wahana Lestari PT Wahana Lestari
Makmur Sukses 7.958.036.600 1.072.050.200 1,30 0,19 Makmur Sukses
PT Prapat Tunggal Cipta 1.122.560.868 130.469.474 0,18 0,02 PT Prapat Tunggal Cipta
Jumlah 9.080.597.468 1.202.519.674 1,48 0,21 Total
Beban Listrik Electrical Expense
CV Auto Diesel
CV Auto Diesel Radiators Co. 33.430.948 34.332.599 46,07 41,93 Radiators Co.
68
Page 78
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
27. TRANSAKSI PIHAK BERELASI (lanjutan) 27. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
Syarat dan Ketentuan Transaksi dengan Pihak- Terms and Conditions of the Transactions with
Pihak Berelasi Related Parties
•• Pada tanggal 27 Juli 2022, Perusahaan • •• On July 27, 2022, the Company entered into an
mengadakan perjanjian pembelian aset dengan asset purchase agreement with PT Griya Inti
PT Griya Inti Perkasa (pihak berelasi) berkaitan Perkasa (related party) related to the purchase of
dengan pembelian gedung kantor di ADR Tower an office building in ADR Tower with a net area of
dengan luasan neto masing-masing 412,30 m2 412.30 m2 and 385.46 m2, respectively. Based on
dan 385,46 m2. Berdasarkan perjanjian tersebut, the agreement, the total value of the office
jumlah nilai kontrak pembelian kantor tersebut purchase contract is Rp 32,344,200,000 with an
sebesar Rp 32.344.200.000 dengan estimasi estimated time for physical delivery starting
waktu penyerahan secara fisik dilakukan mulai December 31, 2024. The amount of advances for
tanggal 31 Desember 2024. Jumlah uang muka purchase paid by the Company as of December
pembelian yang sudah dibayarkan oleh 31, 2024 and 2023, amounted to
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 Rp 32,344,200,000 and Rp 18,960,406,000,
dan 2023, masing-masing sebesar respectively.
Rp 32.344.200.000 dan Rp 18.960.406.000.
• Perusahaan memiliki perjanjian sewa ruangan • • The Company has an office space rental
kantor yang beralamat di Wisma ADR, Jl. Pluit agreement located at Wisma ADR, Jl. Pluit Raya I
Raya I No. 1, Jakarta Utara, dengan CV Auto No. 1, North Jakarta with CV Auto Diesel
Diesel Radiators Co. (pihak berelasi) dengan Radiators Co. (related party) with an area of 276
luasan masing-masing 276 m2 dan m2 and 523 m2 for a rental period from January
523 m2, dengan jangka waktu sewa dari Januari 2025 until March 2025.
2025 sampai dengan Maret 2025.
• Perusahaan memiliki perjanjian sewa gudang • •• The Company has a 564 m2 warehouse rental
seluas 564 m2 yang beralamat di LPPU Curug agreement which is located at LPPU Curug No. 88,
No. 88, Tangerang, dengan PT Surya Fajar Tangerang with PT Surya Fajar Lestari (related
Lestari (pihak berelasi) dengan jangka waktu party) for a rental period of 1 year until December
sewa selama 1 tahun sampai dengan Desember 2024 and this agreement was renewed based on
2024 dan Perjanjian ini diperbaharui berdasarkan the lease agreement dated December 26, 2024
perjanjian sewa menyewa tanggal 26 Desember which stated that the lease agreement was
2024 yang menerangkan bahwa perjanjian sewa extended for 1 year until December 31, 2025.
diperpanjang selama 1 tahun sampai dengan
31 Desember 2025.
• Perusahaan memiliki perjanjian sewa bangunan • •• The Company has a 77 m2 office building rental
kantor seluas 77 m2 yang beralamat di LPPU agreement which is located at LPPU Curug No. 88,
Curug No. 88, Tangerang, dengan PT Surya Tangerang with PT Surya Fajar Lestari (related
Fajar Lestari (pihak berelasi) dengan jangka party) for a rental period of 1 year until December
waktu sewa selama 1 tahun sampai dengan 2024 and be extended on December 26, 2024 for
Desember 2024 dan diperpanjang pada tanggal the period until December 31, 2025.
26 Desember 2024 untuk jangka waktu sampai
dengan 31 Desember 2025.
69
Page 79
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
27. TRANSAKSI PIHAK BERELASI (lanjutan) 27. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
Berikut ini adalah rincian saldo dan transaksi The details of accounts and transactions based on the
berdasarkan sifat hubungan dengan pihak-pihak nature of relationship with the related parties
berelasi adalah sebagai berikut: mentioned in the foregoing are as follows :
Pihak-pihak Berelasi/ Sifat Relasi/ Jenis Transaksi/
Name of Related Parties Nature of Relationship Nature of Transactions
SMB Kenzai Co., Ltd. Pemegang saham Perusahaan/Shareholder Transaksi usaha/Business transaction
PT Karya Agung Abadi Pihak berelasi lainnya/Other related parties Transaksi usaha/Business transaction
PT Prapat Tunggal Cipta Entitas dengan pengendalian bersama/ Transaksi usaha/Business transaction
Entity under common control
CV Auto Diesel Radiators Co Entitas dengan pengendalian bersama/ Transaksi sewa/Rental transaction
Entity under common control
PT Surya Fajar Lestari Entitas dengan pengendalian bersama/ Transaksi sewa/Rental transaction
Entity under common control
PT Wahana Lestari Entitas dengan pengendalian bersama/ Transaksi usaha/Business transaction
Makmur Sukses Entity under common control
PT Griya Inti Perkasa Entitas dengan pengendalian bersama/ Transaksi pembelian aset/Asset
Entity under common control purchase transaction
Personal manajemen kunci Perusahaan terdiri dari The Company’s key management personnel consists
semua anggota komisaris dan direksi. of all members of the Company’s commissioners and
directors.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended December 31, 2024 and 2023,
31 Desember 2024 dan 2023, jumlah beban yang total amount recognized by the Company relating to
diakui Perusahaan sehubungan dengan kompensasi gross compensation for the key management
bruto bagi personal manajemen kunci Perusahaan personnel is as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
(dalam milyar Rupiah) 7,7 7,1 (in billion Rupiah)
Jumlah dalam tabel di atas merupakan jumlah yang The amounts disclosed in the table are the amounts
diakui sebagai biaya selama periode pelaporan recognized as an expense during the reporting period
sehubungan dengan kompensasi yang diberikan related to the compensation of key management
kepada personil manajemen kunci tersebut. personnel.
28. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING 28. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS
Perjanjian Pembelian Kayu Wood Purchase Agreement
Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama The Company entered into a cooperation agreements
berupa jual beli bahan baku kayu dengan supplier in the form of buying and selling wood raw materials
pihak ketiga antara lain dengan PT Bupala Alam with third party suppliers among others with
Perkasa, CV Cokro Guno Kencono, CV Berlian PT Bupala Alam Perkasa, CV Cokro Guno Kencono,
Indah, PT Mitra Sentosa Agro Sukses, CV Dua CV Berlian Indah, PT Mitra Sentoso Agro Sukses, CV
Bintang, CV Jaya Bersama, CV Bala Putra Dewa dan Dua Bintang, CV Jaya Bersama, CV Bala Putra Dewa
CV Abadi Bersama Guna. Berdasarkan perjanjian and CV Abadi Bersama Guna. Based on the
tersebut, para pihak tersebut akan melakukan agreements, the parties will deliver according to the
pengiriman sesuai dengan spesifikasi kayu sesuai timber specifications in accordance with the agreed
syarat dan ketentuan yang disepakati bersama. terms and conditions.
70
Page 80
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
28. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING (lanjutan) 28. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS
(continued)
Perjanjian Pembelian Aset Tetap Fixed Assets Purchase Agreement
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan As of December 31, 2024, the Company has
mempunyai komitmen kontraktual yang belum outstanding contractual commitments to purchase
diselesaikan untuk pembelian aset tetap mesin fixed assets - machine amounting to EUR 355,000
masing-masing sebesar EUR 355.000 (equivalent to Rp 5,982,105,000) to Steinemann
(setara dengan Rp 5.982.105.000) ke Steinemann Technology AG and CNY 17,000,000 (equivalent to
Technology AG dan CNY 17.000.000 (setara dengan Rp 37,638,000,000) to Yalian Machinery Co., Ltd,
Rp 37.638.000.000) ke Yalian Machinery Co., Ltd. respectively.
29. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 29. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of December 31, 2024 and 2023, the Company
Perusahaan memiliki aset dan liabilitas moneter has monetary assets and liabilities denominated in
dalam mata uang asing sebagai berikut: foreign currencies, mainly as follows:
Mata Uang Asing / Ekuivalen dalam Rupiah /
Foreign Currency Equivalent in Rupiah
2024 2023 2024 2023
Aset Assets
Kas di bank Cash in banks
Dolar Amerika Serikat 113.061 61.403 1.827.293.498 946.573.615 United States Dollar
Piutang usaha Account receivables
Dolar Amerika Serikat 870.953 7.856.773 14.076.341.591 121.120.015.189 United States Dollar
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Account payables
Dolar Amerika Serikat (773.892 ) (278.536 ) (12.507.642.181 ) (4.293.911.747 ) United States Dollar
Euro (22.686 ) (40.745 ) (382.291.628 ) (698.349.743 ) Euro
Franc Swiss (21.443 ) (1.248 ) (384.293.160 ) (22.938.451 ) Swiss Franc
Biaya masih harus dibayar Accrued expenses
Yuan China - (5.000.000 ) - (10.848.350.000 ) Chinese Yuan
Aset Bersih 2.629.408.120 106.203.038.863 Net Asset
30. LABA PER SAHAM 30. EARNINGS PER SHARE
Perhitungan laba per saham adalah sebagai berikut: The calculation of earnings per share is as follows:
2024 2023
Laba tahun berjalan 179.025.233.782 100.902.985.814 Income for the year
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number
yang beredar 9.412.000.000 9.412.000.000 of shares outstanding
Laba per saham Dasar 19 11 Basic Earnings per share
31. INFORMASI SEGMEN 31. SEGMENT INFORMATION
Informasi segmen di bawah ini dilaporkan Segment informations are reported based on the
berdasarkan informasi yang digunakan oleh information that is used by management to evaluate
manajemen untuk mengevaluasi kinerja setiap performance of each business segment and allocate
segmen usaha dan mengalokasikan sumber daya. the resources.
71
Page 81
The original financial statements included herein are in Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
31. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 31. SEGMENT INFORMATION (continued)
31 Desember 2024/ MDF Jepang/ MDF Reguler/ MDF ME/ Lain-lain/ Jumlah/ 31 Desember 2024/
December 31, 2024 Japan MDF Regular MDF ME MDF Others Total December 31, 2024
Penjualan bersih 280.998.896.795 245.404.892.178 708.615.429.407 8.631.799.423 1.243.651.017.803 Net sales
Beban pokok penjualan (200.507.188.499 ) (186.228.014.278 ) (424.029.918.988 ) (10.537.493.024) (821.302.614.789 ) Cost of goods sold
Hasil segmen (laba bruto) 80.491.708.296 59.176.877.900 284.585.510.419 (1.905.693.601) 422.348.403.014 Segment results (gross profit)
Beban penjualan tidak Unallocated selling
dapat dialokasikan (135.663.676.434) expense
Beban umum dan administrasi Unallocated general and
tidak dapat dialokasikan (28.705.177.035 ) administrative expenses
Beban keuangan (33.513.930.585) Financing cost
Laba selisih kurs 4.513.405.116 Foreign exchange gains
Pendapatan bunga 59.237.372 Interest income
Lain-lain - bersih 783.355.676 Others - net
Laba sebelum beban Income before
pajak penghasilan 229.821.617.124 income tax expense
Beban pajak penghasilan (50.796.383.342 ) Income tax expenses
Laba tahun berjalan 179.025.233.782 Income for the year
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income -
setelah pajak 120.054.872 net of tax
Jumlah laba komprehensif Total comprehensive income
tahun berjalan 179.145.288.654 for the year
Aset Segmen Segment Assets
Persediaan barang jadi 22.750.698.646 19.479.174.832 107.587.516.278 1.789.537.308 151.606.927.064 Inventories - finished goods
Aset tidak dapat
dialokasikan 1.601.797.708.118 Unallocated assets
Jumlah Aset 1.753.404.635.182 Total assets
Liabilitas tidak dapat
dialokasikan 447.462.972.579 Unallocated liabilities
Jumlah Liabilitas 447.462.972.579 Total Liabilities
Penambahan aset tetap 58.550.584.983 Additional fixed assets
Penyusutan 171.159.815.940 Depreciation
72
Page 82
The original financial statements included herein are in Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
31. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 31. SEGMENT INFORMATION (continued)
31 Desember 2023/ MDF Jepang/ MDF Reguler/ MDF ME/ Lain-lain/ Jumlah/ 31 Desember 2023/
December 31, 2023 Japan MDF Regular MDF ME MDF Others Total December 31, 2023
Penjualan bersih 331.376.690.911 220.233.875.847 421.285.032.270 14.094.142.699 986.989.741.727 Net sales
Beban pokok penjualan (232.421.182.510 ) (170.668.005.248 ) (299.433.006.179 ) (22.377.861.948) (724.900.055.885 ) Cost of goods sold
Hasil segmen (laba bruto) 98.955.508.401 49.565.870.599 121.852.026.091 (8.283.719.249) 262.089.685.842 Segment results (gross profit)
Beban penjualan tidak Unallocated selling
dapat dialokasikan (101.695.873.207) expense
Beban umum dan administrasi Unallocated general and
tidak dapat dialokasikan (26.877.599.018 ) administrative expenses
Beban keuangan (29.177.173.485 ) Financing cost
Laba selisih kurs 24.261.509.879 Foreign exchange gains
Pendapatan bunga 28.617.920 Interest income
Lain-lain - bersih 1.187.920.168 Others - net
Laba sebelum beban Income before
pajak penghasilan 129.817.088.099 income tax expense
Beban pajak penghasilan (28.914.102.285 ) Income tax expenses
Laba tahun berjalan 100.902.985.814 Income for the year
Rugi komprehensif lain - Other comprehensive loss -
setelah pajak (3.642.492.443 ) net of tax
Jumlah laba komprehensif Total comprehensive income
tahun berjalan 97.260.493.371 for the year
Aset Segmen Segment Assets
Persediaan barang jadi 37.597.954.111 32.844.351.628 45.715.077.396 7.195.694.940 123.353.078.075 Inventories - finished goods
Aset tidak dapat
dialokasikan 1.771.035.381.732 Unallocated assets
Jumlah Aset 1.894.388.459.807 Total assets
Liabilitas tidak dapat
dialokasikan 673.472.085.858 Unallocated liabilities
Jumlah Liabilitas 673.472.085.858 Total Liabilities
Penambahan aset tetap 192.337.062.545 Additional fixed assets
Penyusutan 149.159.857.813 Depreciation
73
Page 83
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
31. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 31. SEGMENT INFORMATION (continued)
Segmen Geografis Geographical Segment
Berikut ini adalah jumlah penjualan Perusahan dari The following table shows the distribution of the
pelanggan berdasarkan pasar geografis: Company’s revenue from customers by geographical
market:
2024 2023
Timur Tengah 708.615.429.407 421.285.032.270 Middle East
Jepang 264.736.691.612 313.143.101.888 Japan
Indonesia 221.615.727.064 197.641.022.827 Indonesia
Lainnya 48.683.169.720 54.920.584.742 Others
Jumlah 1.243.651.017.803 986.989.741.727 Total
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN OBJECTIVES
Risiko utama dari instrumen keuangan Perusahaan The main risks arising from the Company’s financial
adalah risiko tingkat bunga, risiko kredit dan risiko instruments are interest rate risk, credit risk and
likuiditas. Kebijakan akan pentingnya mengelola liquidity risk. Policies as to the importance of managing
tingkat risiko ini telah meningkat secara signifikan these risks levels have increased significantly by
dengan mempertimbangkan beberapa parameter considering several changes in parameters and
perubahan dan volatilitas pasar keuangan baik di volatility of both Indonesian and international financial
Indonesia maupun internasional. markets.
Faktor - faktor Risiko Keuangan Financial Risk Factors
Risiko Tingkat Bunga Interest Rate Risk
Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai Interest rate risk is defined as a risk in which the fair
wajar arus kas di masa depan akan berfluktuasi value of future cash flows might be fluctuated due to
karena perubahan tingkat suku bunga di pasar. the changes of market rate interest. Loans obtained at
Pinjaman yang diperoleh dengan tingkat bunga variable rates expose the Company to cash flow
mengambang menimbulkan risiko suku bunga atas interest rate risk.
arus kas.
Risiko tingkat bunga Perusahaan terutama terkait The Company’s interest rate risk mainly arises from
dengan pinjaman yang diperoleh Perusahaan. loans it has obtained. The Company performs regular
Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas review on the impact of interest rate changes to
dampak perubahan suku bunga untuk mengelola manage the interest rate risk.
risiko suku bunga.
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat instrumen The following table sets out the carrying amounts by
keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan yang maturity of the Company’s financial instruments that
terpengaruh oleh risiko suku bunga berdasarkan are exposed to interest rate risk:
tanggal jatuh tempo:
74
Page 84
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN (lanjutan) OBJECTIVES (continued)
Faktor - faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Factors (continued)
Risiko Tingkat Bunga (lanjutan) Interest Rate Risk (continued)
2024
Kurang Lebih dari
dari 1 tahun/ satu tahun/
Less than one More than Nilai tercatat/
year one year Carrying value
Suku bunga mengambang Floating rate
Kas di bank 3.539.394.850 - 3.539.394.850 Cash in banks
Suku bunga tetap Fixed rate
Utang bank jangka pendek (14.574.309.172 ) - (14.574.309.172 ) Short-term bank loans
Liabilitas sewa (235.588.118 ) (107.320.501 ) (342.908.619 ) Lease liabilities
Suku bunga variabel Variable rate
Utang jangka panjang yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun Current maturities of long-term debts
Utang bank (92.126.649.194 ) - (92.126.649.194 ) Bank loan
Utang jangka panjang setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam
waktu satu tahun Long-term debt - net of current maturities
Utang bank - (238.397.067.680 ) (238.397.067.680 ) Bank loan
Jumlah (103.397.151.634 ) (238.504.388.181 ) (341.901.539.815 ) Total
2023
Kurang Lebih dari
dari 1 tahun/ satu tahun/
Less than one More than Nilai tercatat/
year one year Carrying value
Suku bunga mengambang Floating rate
Kas di bank 1.391.104.359 - 1.391.104.359 Cash in banks
Suku bunga tetap Fixed rate
Utang bank jangka pendek (138.960.052.293 ) - (138.960.052.293 ) Short-term bank loans
Liabilitas sewa (1.563.938.487 ) (212.059.266 ) (1.775.997.753 ) Lease liabilities
Suku bunga variabel Variable rate
Utang jangka panjang yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun Current maturities of long-term debts
Utang bank (92.048.262.479 ) - (92.048.262.479 ) Bank loan
Utang jangka panjang setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam
waktu satu tahun Long-term debt - net of current maturities
Utang bank - (330.523.728.296 ) (330.523.728.296 ) Bank loan
Jumlah (231.181.148.900 ) (330.735.787.562 ) (561.916.936.462 ) Total
Instrumen keuangan lainnya yang dimiliki Perusahaan Other financial instruments of the Company that are not
yang tidak dimasukkan di tabel di atas adalah yang included in the above table are non-interest bearing or
tidak dikenakan bunga atau tidak signifikan, sehingga not significant, therefore are not subjected to interest
tidak terpengaruh risiko tingkat bunga. rate risk.
Tidak ada analisis sensitivitas yang dilakukan karena No sensitivity analysis is prepared as the Company
Perusahaan tidak memperkirakan adanya dampak does not expect any material effect on the Company’s
material terhadap laba atau rugi Perusahaan yang profit or loss arising from the effects of reasonably
timbul dari dampak perubahan suku bunga yang wajar possible changes to interest rate on interest bearing
pada instrumen keuangan berbunga pada akhir financial instruments at the end of the reporting period.
periode pelaporan.
75
Page 85
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN (lanjutan) OBJECTIVES (continued)
Faktor - faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Factors (continued)
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko dalam hal pihak ketiga tidak Credit risk is the risk that a third party will not meet its
akan memenuhi liabilitasnya berdasarkan instrumen obligation under a financial instrument or customer
keuangan atau kontrak pelanggan, yang contract, leading to financial loss. The Company is
menyebabkan kerugian keuangan. Perusahaan exposed to credit risk arising from its operating
dihadapkan pada risiko kredit dari kegiatan operasi activities and from its financing activities, including
dan dari aktivitas pendanaan, termasuk deposito pada deposits with banks, foreign exchange transactions,
bank, transaksi valuta asing, dan instrumen keuangan and other financial instruments. Credit risk arises from
lainnya. Risiko kredit terutama berasal dari kas di cash in banks, account receivables and other
bank, piutang usaha dan piutang lain-lain. receivables.
Risiko kredit yang berasal dari kas di bank, piutang Credit risk arises from cash in banks, account
usaha dan piutang lain-lain dikelola oleh manajemen receivables and other receivables managed by the
Perusahaan sesuai dengan kebijakan, prosedur, dan management of the Company in accordance with the
pengendalian dari Perusahaan yang berhubungan policies, procedures, and control of the Company
dengan pengelolaan risiko kredit pelanggan dan relating to customer credit risk management and other
piutang lain-lain. Batasan kredit ditentukan untuk receivables. Credit limits are determined for all
semua pelanggan berdasarkan kriteria penilaian customers based on internal assessment criteria. The
secara internal. Saldo piutang pelanggan dimonitor balance of customer receivables is monitored regularly
secara teratur oleh manajemen. by the management.
Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset keuangan The table below details the credit quality of the
Perusahaan serta eksposur maksimum risiko kredit Company’s financial assets as well as maximum
menurut peringkat risiko kredit: exposure to credit risk by credit risk rating grades:
2024
Dikurangi
penyisihan atas
kerugian
penurunan nilai/
Belum Jatuh Tempo/ 1-30 hari/ 31-60 hari/ 61-90 hari/ Lebih Dari 90 hari/ Less allowance for Jumlah/
Not Past Due 1-30 days 31-60 days 61-90 days Over 90 days impairment losses Total
Kas di bank 3.539.394.850 - - - - - 3.539.394.850 Cash in banks
Piutang usaha 41.601.671.698 2.791.992.678 - - 443.882.921 (800.336.331 ) 44.037.210.966 Account receivables
Piutang lain-lain 718.409.874 - - - - - 718.409.874 Other receivables
Jumlah 45.859.476.422 2.791.992.678 - - 443.882.921 (800.336.331 ) 48.295.015.690 Total
2023
Dikurangi
penyisihan atas
kerugian
penurunan nilai/
Belum Jatuh Tempo/ 1-30 hari/ 31-60 hari/ 61-90 hari/ Lebih Dari 90 hari/ Less allowance for Jumlah/
Not Past Due 1-30 days 31-60 days 61-90 days Over 90 days impairment losses Total
Kas di bank 1.391.104.359 - - - - - 1.391.104.359 Cash in banks
Piutang usaha 143.813.752.598 972.847.840 493.882.921 (1.020.133.549 ) 144.260.349.810 Account receivables
Piutang lain-lain 80.142.954 - - - - - 80.142.954 Other receivables
Jumlah 145.284.999.911 972.847.840 - - 493.882.921 (1.020.133.549 ) 145.731.597.123 Total
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati Prudent liquidity risk management implies maintaining
mensyaratkan tersedianya kas dan bank yang sufficient cash on hand and in banks to meet operating
memadai untuk memenuhi kebutuhan modal capital requirements. In regular conduct of business,
operasional. Perusahaan dalam menjalankan kegiatan the Company always maintain flexibility through
usahanya senantiasa menjaga fleksibilitas melalui adequate cash on hand and in banks funds and
dana kas dan setara kas yang memadai dan availability of funding in the form of adequate credit
ketersediaan dana dalam bentuk kredit yang lines.
memadai.
76
Page 86
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN (lanjutan) OBJECTIVES (continued)
Faktor - faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Factors (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Manajemen mengelola risiko likuiditas dengan Management manages the liquidity risks by
senantiasa memantau perkiraan cadangan likuiditas continuously monitoring the rolling forecasts of the
Perusahaan berdasarkan arus kas yang diharapkan Company’s liquidity reserve on the basis of expected
serta menelaah kebutuhan pembiayaan untuk modal cash flows and reviewing financing requirements for
kerja dan aktivitas pendanaan secara teratur dan working capital and funding activities on a regular basis
pada saat yang dianggap perlu. and where deemed necessary.
Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontraktual The following tables detail the Company’s remaining
untuk liabilitas keuangan dengan periode pembayaran contractual maturity for its financial liabilities with
yang disepakati Perusahaan. Tabel telah disusun agreed repayment periods. The tables have been
berdasarkan arus kas yang tak terdiskonto dari drawn up based on the undiscounted cash flows of
liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di financial liabilities based on the earliest date on which
mana Perusahaan dapat diminta untuk membayar. the Company can be required to pay. The tables
Tabel mencakup arus kas bunga dan pokok. Untuk include both interest and principal cash flows. To the
arus bunga tingkat mengambang jumlah tidak extent that interest flows are floating rate, the
didiskontokan berasal dari kurva suku bunga pada undiscounted amount is derived from interest rate
akhir periode pelaporan. Jatuh tempo kontraktual curves at the end of the reporting period. The
didasarkan pada tanggal terawal di mana Perusahaan contractual maturity is based on the earliest date on
mungkin akan diminta untuk membayar. which the Company may be required to pay.
2024
Tingkat bunga
efektif
rata-rata Antara
tertimbang/ 3 bulan dan
Weighted Kurang dari 1 tahun/ Antara 1 dan Antara 2 dan Nilai
average 3 bulan/ Between 2 tahun/ 5 tahun/ Lebih dari tercatat/
effective Less than 3 months Between 1 Between 2 5 tahun/ Jumlah/ Carrying
interest rate 3 months and 1 year and 2 years and 5 years Over 5 years Total amount
Tanpa bunga Non-interest bearing
Utang usaha Account payables
Pihak ketiga 50.001.959.824 - - - - 50.001.959.824 50.001.959.824 Third parties
Pihak berelasi 630.645.574 - - - - 630.645.574 630.645.574 Related parties
Other payables -
Utang lain-lain - pihak ketiga 900.262.866 - - - - 900.262.866 900.262.866 third parties
Biaya masih harus dibayar 5.518.305.592 - - - - 5.518.305.592 5.518.305.592 Accrued expenses
Instrumen tingkat bunga Variable interest rate
variabel instruments
Utang bank jangka panjang yang
jatuh tempo dalam Current maturities of
waktu satu tahun 7,76% 23.102.750.000 69.308.250.000 - - - 92.411.000.000 92.126.649.194 long-term bank loans
Utang bank jangka panjang
setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam long-term bank loans net
waktu satu tahun 7,76% - - 92.411.000.000 146.317.416.666 - 238.728.416.666 238.397.067.680 of current maturities
Instrumen tingkat bunga Fixed interest rate
tetap instruments
Utang bank jangka pendek 8,00% 14.574.309.172 - - - - 14.574.309.172 14.574.309.172 Short-term bank loans
Liabilitas sewa 5,32% - 223.344.000 60.984.000 91.476.000 - 375.804.000 342.908.619 Lease liabilities
Jumlah 94.728.233.028 69.531.594.000 92.471.984.000 146.408.892.666 - 403.140.703.694 402.492.108.521 Total
77
Page 87
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN (lanjutan) OBJECTIVES (continued)
Faktor - faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Factors (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
2023
Tingkat bunga
efektif
rata-rata Antara
tertimbang/ 3 bulan dan
Weighted Kurang dari 1 tahun/ Antara 1 dan Antara 2 dan Nilai
average 3 bulan/ Between 2 tahun/ 5 tahun/ Lebih dari tercatat/
effective Less than 3 months Between 1 Between 2 5 tahun/ Jumlah/ Carrying
interest rate 3 months and 1 year and 2 years and 5 years Over 5 years Total amount
Tanpa bunga Non-interest bearing
Utang usaha Account payables
Pihak ketiga - 48.907.810.976 - - - - 48.907.810.976 48.907.810.976 Third parties
Pihak berelasi - 22.653.975 - - - - 22.653.975 22.653.975 Related parties
Other payables - third
Utang lain - lain - pihak ketiga - 932.812.746 - - - - 932.812.746 932.812.746 parties
Biaya masih harus dibayar - 18.147.533.754 - - - - 18.147.533.754 18.147.533.754 Accrued expenses
Instrumen tingkat bunga Variable interest rate
variabel instruments
Utang bank jangka panjang yang
jatuh tempo dalam Current maturities of
waktu satu tahun 7,51% 23.102.750.000 69.308.250.000 - - - 92.411.000.000 92.048.262.479 long-term bank loans
Utang bank jangka panjang
setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam Long-term bank loans net
waktu satu tahun 7,51% - - 92.411.000.000 238.728.416.667 - 331.139.416.667 330.523.728.296 of current maturities
Instrumen tingkat bunga Fixed interest rate
tetap instruments
Utang bank jangka pendek 7,5% - 7,75% - 138.960.052.293 - - - 138.960.052.293 138.960.052.293 Short-term bank loans
Liabilitas sewa 5,32% - 1.692.036.000 223.344.000 - - 1.915.380.000 1.775.997.753 Lease liabilities
Jumlah 91.113.561.451 209.960.338.293 92.634.344.000 238.728.416.667 - 632.436.660.411 631.318.852.272 Total
Nilai Wajar Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments
Nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen The carrying values and the estimated fair values of the
keuangan Perusahaan yang dicatat di laporan posisi Company’s financial instruments that are carried in the
keuangan tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, statements of financial position as of December 31,
adalah sebagai berikut: 2024 and 2023, are as follows:
2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying amount Fair value
Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets
Kas dan bank 3.619.394.850 3.619.394.850 Cash on hand and in banks
Piutang usaha 44.037.210.966 44.037.210.966 Account receivables
Piutang lain-lain 718.409.874 718.409.874 Other receivables
Jumlah Aset Keuangan lancar 48.375.015.690 48.375.015.690 Total Current Financial Assets
Jumlah Aset Keuangan 48.375.015.690 48.375.015.690 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Current Financial Liabilities
Utang bank jangka pendek 14.574.309.172 14.574.309.172 Short-term bank loans
Utang usaha 50.632.605.398 50.632.605.398 Account payables
Utang lain-lain - pihak ketiga 900.262.866 900.262.866 Other payables - third parties
Biaya masih harus dibayar 5.518.305.592 5.518.305.592 Accrued expenses
Utang jangka panjang yang Current maturities of
jatuh tempo dalam satu tahun long-term debt
Utang bank 92.126.649.194 92.126.649.194 Bank loans
Liabilitas sewa 235.588.118 235.588.118 Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan
Jangka Pendek 163.987.720.340 163.987.720.340 Total Current Financial Liabilities
78
Page 88
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN (lanjutan) OBJECTIVES (continued)
Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) Fair Value of Financial Instruments (continued)
2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying amount Fair value
Liabilitas Keuangan Jangka Panjang Non-Current Financial Liabilities
Utang jangka panjang - setelah
dikurangi bagian yang Long-term debt -
jatuh tempo dalam satu tahun net of current maturities
Utang bank 238.397.067.680 238.397.067.680 Bank loans
Liabilitas sewa 107.320.501 107.320.501 Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan Total Non-current
Jangka Panjang 238.504.388.181 238.504.388.181 Financial Liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan 402.492.108.521 402.492.108.521 Total Financial Liabilities
2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying amount Fair value
Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets
Kas dan bank 1.471.104.359 1.471.104.359 Cash on hand and in banks
Piutang usaha 144.260.349.810 144.260.349.810 Account receivables
Piutang lain-lain 80.142.954 80.142.954 Other receivables
Jumlah Aset Keuangan lancar 145.811.597.123 145.811.597.123 Total Current Financial Assets
Jumlah Aset Keuangan 145.811.597.123 145.811.597.123 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Current Financial Liabilities
Utang bank jangka pendek 138.960.052.293 138.960.052.293 Short-term bank loans
Utang usaha 48.930.464.951 48.930.464.951 Account payables
Biaya masih harus dibayar 18.147.533.754 18.147.533.754 Accrued expenses
Utang lain-lain 932.812.746 932.812.746 Other payables
Utang jangka panjang yang Current maturities of
jatuh tempo dalam satu tahun long-term debt
Utang bank 92.048.262.479 92.048.262.479 Bank loans
Liabilitas sewa 1.563.938.487 1.563.938.487 Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan
Jangka Pendek 300.583.064.710 300.583.064.710 Total Current Financial Liabilities
Liabilitas Keuangan Jangka Panjang Non-Current Financial Liabilities
Utang jangka panjang - setelah
dikurangi bagian yang Long-term debt -
jatuh tempo dalam satu tahun net of current maturities
Utang bank 330.523.728.296 330.523.728.296 Bank loans
Liabilitas sewa 212.059.266 212.059.266 Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan Total Non-current
Jangka Panjang 330.735.787.562 330.735.787.562 Financial Liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan 631.318.852.272 631.318.852.272 Total Financial Liabilities
79
Page 89
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN (lanjutan) OBJECTIVES (continued)
Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) Fair Value of Financial Instruments (continued)
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan ditentukan The fair values of the financial assets and liabilities are
berdasarkan jumlah dimana instrumen tersebut determined based on the amount at which the
dapat dipertukarkan dalam transaksi kini antara instrument could be exchanged in a current transaction
pihak-pihak yang berkeinginan (willing parties), dan between willing parties, and is neither forced income nor
bukan merupakan pendapatan yang dipaksakan atau liquidation.
likuidasi.
Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan Financial instruments presented in the statements of
posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau financial postion are carried at their fair values,
disajikan dalam jumlah tercatat baik karena jumlah otherwise, they are presented at carrying amounts as
tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya either these are reasonable approximation of fair values
atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara or their fair values cannot be realibly measured
andal.
Metode dan asumsi berikut ini digunakan untuk The following methods and assumptions were used to
mengestimasi nilai wajar untuk setiap kelompok estimate the fair value of each class of financial
instrumen keuangan yang praktis untuk instrument for which it is practical to estimate such
memperkirakan nilai tersebut. value.
Nilai tercatat dari kas dan bank, piutang usaha, The fair values of cash on hand and in banks, account
piutang lain-lain, utang bank jangka pendek, utang receivables, other receivables, short-term bank loans,
usaha, biaya masih harus dibayar dan utang lain-lain account payables, accrued expenses, and other
diasumsikan sama dengan nilai tercatatnya karena payables are assumed to be the same as their carrying
akan jatuh tempo dalam waktu singkat. amounts due to their short-term maturities.
Nilai wajar atas liabilitas sewa dinilai menggunakan The fair value of lease liabilities is determined by
diskonto arus kas berdasarkan tingkat suku bunga discounting cash flows at effective interest rate.
efektif.
Nilai tercatat utang bank jangka panjang mendekati The carrying amount of long-term bank loans
nilai wajarnya karena suku bunga mengambang dari approximate their fair values because the floating
instrumen keuangan ini tergantung penyesuaian oleh interest rate from financial instruments depends on
pihak bank. adjustment by the banks.
33. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN 33. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH
ARUS KAS FLOWS
Aktivitas non-kas Non-cash activities
2024 2023
Penambahan aset tetap melalui: Addition of fixed assets through:
Reklasifikasi dari persediaan 4.699.639.126 31.124.849.141 Reclassification of inventory
Kapitalisasi beban pinjaman - 8.069.275.803 Capitalization of borrowing cost
Reclassification of
Reklasifikasi uang muka advances for purchase
pembelian aset tetap 15.217.952.359 2.270.359.900 of fixed assets
80
Page 90
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
33. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS 33. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH
KAS (lanjutan) FLOWS (continued)
Rekonsiliasi utang neto Net debt reconciliation
Transaksi
1 Januari 2024/ non-kas/ 31 Desember 2024/
January 1, Arus Kas/ Non-cash December 31,
2024 Cash Flows transaction 2024
Utang bank jangka pendek 138.960.052.293 (124.385.743.121) - 14.574.309.172 Short-term bank loan
Utang bank jangka panjang 422.571.990.775 (92.411.000.000) 362.726.099 330.523.716.874 Long-term bank loan
Liabilitas sewa 1.775.997.753 (1.563.938.487) 130.849.353 342.908.619 Lease liabilities
Jumlah 563.308.040.821 (218.360.681.608) 493.575.452 345.440.934.665 Total
Transaksi
1 Januari 2023/ non-kas/ 31 Desember 2023/
January 1, Arus Kas/ Non-cash December 31,
2023 Cash Flows transaction 2023
Utang bank jangka pendek 38.907.203.572 100.052.848.721 - 138.960.052.293 Short-term bank loan
Utang bank jangka panjang 486.441.847.574 (38.327.871.796) (25.541.985.003) 422.571.990.775 Long-term bank loan
Liabilitas sewa 3.203.979.568 (1.489.225.166) 61.243.351 1.775.997.753 Lease liabilities
Jumlah 528.553.030.714 60.235.751.759 (25.480.741.652) 563.308.040.821 Total
34. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 34. SIGNIFICANT EVENT AFTER THE REPORTING
PERIOD
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Value Added tax (VAT)
Pada tanggal 21 November 2024, Perusahaan On November 21, 2024, the Company received
menerima SKPPKP No. SKPPKP No. KEP-00112/SKPPKP/KPP.2106/2024
KEP-00112/SKPPKP/KPP.2106/2024 untuk PPN Masa for VAT for September 2024 tax period, which stated
Pajak September 2024, yang menyatakan bahwa that the Company had an overpayment of
Perusahaan memiliki kelebihan bayar sebesar Rp Rp 5,054,434,409. On January 17, 2025, the
5.054.434.409. Pada tanggal 17 Januari 2025, Company received the refund of VAT.
Perusahaan menerima pengembalian atas PPN
tersebut.
Pada tanggal 23 Desember 2024, Perusahaan On December 23, 2024, the Company received
menerima SKPPKP No. SKPPKP No. KEP-00121/SKPPKP/KPP.2106/2024
KEP-00121/SKPPKP/KPP.2106/2024 untuk PPN Masa for VAT for October 2024 tax period, which stated that
Pajak Oktober 2024, yang menyatakan bahwa the Company had an overpayment of
Perusahaan memiliki kelebihan bayar sebesar Rp of Rp 6,857,033,996. On January 23, 2025, the
6.857.033.996. Pada tanggal 23 Januari 2025, Company received the refund of VAT.
Perusahaan menerima pengembalian atas PPN
tersebut.
Pada tanggal 15 Januari 2025, Perusahaan menerima On January 15, 2025, the Company received
SKPPKP No. KEP-00004/SKPPKP/KPP.2106/2025 SKPPKP No. KEP-00004/SKPPKP/KPP.2106/2025
untuk PPN Masa Pajak November 2024, yang for VAT for November 2024 tax period, which stated
menyatakan bahwa Perusahaan memiliki kelebihan that the Company had an overpayment of
bayar sebesar Rp 3.378.329.504. Pada tanggal of Rp 3,378,329,504. On February 11, 2025, the
11 Februari 2025, Perusahaan menerima Company received the refund of VAT.
pengembalian atas PPN tersebut.
Pada tanggal 17 Februari 2025, Perusahaan menerima On February 17, 2025, the Company received
SKPPKP No. KEP-00013/SKPPKP/KPP.2106/2025 SKPPKP No. KEP-00013/SKPPKP/KPP.2106/2025
untuk PPN Masa Pajak Desember 2024, yang for VAT for December 2024 tax period, which stated
menyatakan bahwa Perusahaan memiliki kelebihan that the Company had an overpayment of
bayar sebesar Rp 7.423.909.343. Pada tanggal of Rp 7,423,909,343. On March 5, 2025, the
5 Maret 2025, Perusahaan menerima pengembalian Company received the refund of VAT.
atas PPN tersebut.
81
Page 91
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
34. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 34. SIGNIFICANT EVENT AFTER THE REPORTING
(lanjutan) PERIOD (continued)
PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank Niaga) PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank Niaga)
Berdasarkan amendemen perjanjian pinjaman pada Based on the amendment in the loan agreement dated
tanggal 3 Maret 2025, Bank CIMB Niaga menyetujui March 3, 2025, Bank CIMB Niaga agreed to change the
permohonan perpanjangan fasilitas kredit, sebagai loan facility, as follows:
berikut:
a. Fasilitas Pinjaman Tetap (PT) dengan jumlah a. Fixed Loan (PT) facilities with a maximum facility
fasilitas maksimum sebesar Rp 35.000.000.000, of Rp 35,000,000,000 will mature on
jatuh tempo tanggal 22 Februari 2026, dengan February 22, 2026, with an interest rate of 7,50%
tingkat bunga 7,50% per tahun. per annum.
b. Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan b. The overdraft facility with a maximum facility of
jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 15,000,000,000 will mature on
Rp 15.000.000.000, jatuh tempo tanggal February 22, 2026, with an interest rate of 7.75%
22 Februari 2026, dengan tingkat bunga 7,75% per annum.
per tahun.
c. Fasilitas Negosiasi Wesel Eksport (NEW)/ c. Export Notes Negotiation Facility (NEW)/Export
Diskonto Wesel Eksport (DWE) dengan jumlah Notes Discount (DWE) with a maximum
fasilitas maksimum sebesar US$ 3.000.000, jatuh facility amount of US$ 3,000,000, due on
tempo tanggal 22 Februari 2026, dengan tingkat February 22, 2026, with a Telegraphic Transfer
bunga Telegraphic Transfer International (TTI) International (TTI) interest rate of 5.75% per
5,75% per tahun untuk mata uang Dolar Amerika annum for loan denominated in United States
Serikat dan 7,50% per tahun untuk mata uang Dollars and 7.50% per annum for Rupiah.
Rupiah.
d. Fasilitas Negosiasi Wesel Ekspor/Diskonto Wesel d. Export Notes Negotiation Facility/iB Export Notes
Ekspor iB dengan jumlah fasilitas maksimum Discount Facility with maximum facility amount of
sebesar US$ 3.000.000, jatuh tempo tanggal US$ 3,000,000, maturity date February 22, 2026.
22 Februari 2026.
e. Fasilitas Pinjaman PSF dengan jumlah fasilitas e. The PSF facility loan, with a maximum facility
maksimum sebesar US$ 3.000.000, jatuh tempo amount of US$ 3,000,000, will mature on
tanggal 22 Februari 2026, dengan tingkat bunga February 22, 2026, with an interest rate of
Telegraphic Transfer International (TTI) 5,75% Telegraphic Transfer International (TTI) of 5.75%
per tahun untuk mata uang Dolar Amerika Serikat per annum for the United States Dollar and 7.50%
dan 7,50% per tahun untuk mata uang Rupiah. per annum for the Rupiah.
Sehubungan dengan fasilitas pinjaman tersebut, In connection with the loan facility, the Company is
Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi ketentuan required to fulfill certain covenants such as the
tertentu seperti kewajiban pemenuhan rasio keuangan, obligation to fulfill financial ratios, which include
antara lain meliputi, current ratio minimum 1x, debt minimum current ratio of 1x, minimum debt service
service coverage ratio minimum 1x, interest service coverage ratio of 1x, minimum interest service
coverage ratio minimum 1x, leverage ratio maximum 1x coverage ratio of 1x, maximum leverage ratio of 1x
serta bank loan to ebitda maksimum 2,5x. and maximum bank loan to ebitda ratio of 2.5x.
82
Names mentioned 65 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Fibreboard Industry Tbk
p.4
unresolved
person
CHANDRA Novida Winata
p.9
unresolved
person
Johny Dwikora Aron
p.15 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia
p.15
unresolved
person
Notary Winny Marcella
p.15 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak
p.15
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.15
unresolved
org
Bank Indonesia
p.24 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Multi
p.54
unresolved
org
PT Griya Inti Perkasa
p.55 ×3
unresolved
org
Yalian Machinery Co., Ltd
p.55 ×2
unresolved
org
Steinemann Technology AG Dunhua Bytter Technology Co., Ltd
p.55
unresolved
org
Dunhua Bytter Technology Co., Ltd
p.55
unresolved
org
PT Asuransi Multi Artha
p.57
unresolved
org
PT Lippo
p.57
unresolved
org
PT Lippo General Insurance Indonesia
p.57
unresolved
org
PT Great Eastern General
p.57
unresolved
org
PT Great Eastern General Insurance Indonesia
p.57
unresolved
org
PT Malacca Trust Wuwungan
p.57
unresolved
org
PT Asuransi Artarindo
p.57
unresolved
org
PT Sunday Artarindo
p.57
unresolved
org
PT Sunday Insurance Indonesia
p.57
unresolved
org
PT BRI
p.57
unresolved
org
PT BRI Asuransi Indonesia
p.57
unresolved
org
Pratama Tbk
p.57
unresolved
org
Bank Overdraft
p.60 ×2
unresolved
org
PT Gerrindo Surya Makmur
p.65 ×2
unresolved
org
PT Goautama Sinarbatuah
p.65 ×2
unresolved
org
PT Mitra Sentosa Agro
p.65
unresolved
org
PT Mitra Sentosa Agro Sukses
p.65
unresolved
org
PT Hatiga Trading Sukses
p.65 ×2
unresolved
org
PT Dover Trading
p.65
unresolved
org
PT Dover Indonesia
p.65
unresolved
org
PT Anugerah Kimia
p.65
unresolved
org
PT Anugerah Indonesia.
p.65
unresolved
org
PT Adrindo Intiperkasa SMB Kenzai Co.
p.72
unresolved
—
pemilikan di bawah 5%)
p.72
unresolved
org
PT Griya Inti
p.78
unresolved
org
PT Surya Fajar Lestari
p.78 ×2
unresolved
org
PT Surya
p.78
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.