Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 346
Page 1
Page 2
Page 3
Pendahuluan
Introduction
Daftar Isi
Table of Contents
05
2
Daftar Isi
Table of Content 54
Jejak Langkah Analisis dan
Penjelasan Tema
Milestones
Pembahasan
4
Theme Explanation
Visi, Misi dan Nilai Perusahaan
Manajemen
Sanggahan & Batasan Tanggung 56 Management
Vision, Mission and Values
Jawab Discussion and Analysis
5
Disclaimer and Limitation of
Responsibility Nilai Perusahaan
56 Tinjauan Makroekonomi dan
Company Values
Tentang Laporan Tahunan Industri
90
PT Usaha Pembiayaan Reliance Macroeconomic and Industry
Indonesia Skala Usaha Overview
6 57
About the Annual Report of PT Business Scale
Usaha Pembiayaan Reliance Tinjauan Operasi per Segmen
Indonesia Usaha
92
Operational Overview by Business
Struktur Organisasi
58 Segment
Organizational Structure
01
Tinjauan Kinerja Pembiayaan per
Segmen Usaha
Wilayah Operasional 97
Financing Performance Review by
Kilas Kinerja 60
Operational Area Business Segment
Performance Highlights
Tinjauan Kinerja Keuangan
Profil Dewan Komisaris 99
62 Financial Performance Review
Pencapaian 2025 Board of Commissioners Profile
10
Achievements in 2025 Kemampuan Membayar Utang
dan Tingkat Kolektibilitas Piutang
111
Ikhtisar Keuangan Profil Direksi Debt Repayment Capacity and
11 64 Receivables Collectibility Rate
Financial Overview Board of Directors Profile
Struktur Modal dan Kebijakan
Grafik Kinerja Keuangan Profil Satuan Kerja di Bawah Manajemen atas Struktur Modal
12
Financial Performance Chart Dewan 113 Capital Structure and
68 Komisaris dan Direksi Management
Aksi Korporasi Profile of Work Units under Board Policy on Capital Structure
13 of Commissioners and Directors
Corporate Action
Ikatan Material Investasi Barang
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Kronologi Penerbitan Saham dan Modal
Efek Lainnya 115
14 Sustainability Performance 72 Material Commitment for Capital
Overview Chronology of Issuance of Shares Goods Investment
and Other Securities
Penghargaan dan Sertifikasi Investasi Barang Modal
15 Struktur dan Komposisi Pemegang 115
Awards and Certifications Capital Expenditure
Saham
73
Shareholder Structure and Ikatan Material mengenai
Composition Investasi,
Ekspansi, Divestasi,
02
Laporan 74
Struktur Grup Perusahaan Penggabungan
Usaha, Akuisisi, dan
Manajemen Company Group Structure 116
Restrukturisasi
Management Report Material Commitments on
Perubahan yang Bersifat Investment, Expansion,
76 Signifikan Divestment, Merger, Acquisition
Laporan Dewan Komisaris Significant Changes
20 and Restructuring
Board of Commissioners Report
Informasi pada Situs Web Informasi Transaksi Afiliasi
Laporan Direksi Perusahaan
32 77 dan/atau Pihak Berelasi
Board of Directors Report Information on the Company’s yang Mengandung Benturan
Website 116 Kepentingan
Information on Affiliate and/
03
Profil or Related Party Transactions
Containing Conflicts of Interest
04
Perusahaan Tinjauan Unit Perbandingan antara Target dan
Company Profile Pendukung Realisasi 2024 serta Proyeksi
2025
48
Sekilas Perusahaan Bisnis 117
Comparison Between 2024
Company Overview Business Support Target and Realization, and 2025
Projection
Riwayat Singkat Unit Overview
49 Aspek Pemasaran
Brief History 119
Sumber Daya Manusia Marketing Aspect
80
Kegiatan Usaha Human Resources
51 Prospek dan Target Bisnis 2025
Business Activities
Teknologi Informasi dan Digitalisasi 124 2025 Business Outlook and
Produk dan Jasa 86 Information Technology and Targets
51
Products and Services Digitalization
2025 Laporan Tahunan 2 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 4
Kebijakan Dividen 165
Komite Audit
126 Audit Committee Tata Kelola Keberlanjutan
Dividend Policy 221
Sustainability Governance
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Komite Nominasi dan Remunerasi
168 Nomination and Remuneration Upaya Reliance Finance Membangun
Penawaran Umum
126 Committee Budaya Keberlanjutan
Realization of Use of Proceeds 228
Reliance Finance’s Efforts to Build a
from Public Offering Komite Pemantau Risiko Sustainability Culture
172
Risk Monitoring Committee
Peristiwa Setelah Tanggal
Pelaporan Akuntan Komite Manajemen Risiko Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
127 174 229
Events After the Accountant’s Risk Management Committee Sustainable Economic Performance
Reporting Date Sekretaris Perusahaan
177
Corporate Secretary Kinerja Lingkungan Hidup
Perubahan Peraturan Perundang- 233
Environmental Performance
127 Undangan Internal Audit
179
Changes in Laws and Regulations Internal Audit
Audit Eksternal Kinerja Sosial Masyarakat
Perubahan Kebijakan Akuntansi 183 238
Community Social Performance
128 External Audit
Changes in Accounting Policies
Sistem Pengendalian Internal
184 Tanggung Jawab Pengembangan
Internal Control System
Produk/Jasa Keberlanjutan
244
Manajemen Risiko Responsibility for Sustainable
06
Tata Kelola 185
Risk Management Product/Service Developmen
Perusahaan 190
Fungsi Kepatuhan
Compliance Function
Verifikasi Tertulis dari Pihak
Good Corporate Independen
Perkara Hukum 2025 246
Governance 193 Independent Written
Legal Cases in 2025
Verification
Komitmen dan Prinsip Tata Kelola Sanksi Administratif
194
Perusahaan Administrative Sanctions Lembar Umpan Balik
132 246
Commitment and Principles of
Good Corporate Governance 194
Kebijakan Anti-Korupsi dan Anti-Fraud Feedback Sheet
Anti-Corruption and Anti-Fraud Policy
Landasan Hukum dan Kerangka
134 Kerja GCG Kode Etik dan Budaya Perusahaan INDEKS REFERENSI
GCG Legal Basis and Framework 195 Code of Conduct and Company
Culture KRITERIA PERATURAN
136
Struktur Tata Kelola OTORITAS JASA KEUANGAN
Governance Structure Sistem Pelaporan Pelanggaran
197 POJK NOMOR 51
Whistleblowing System
Perjalanan Implementas Tata Kelola
Akses Informasi dan Data Perusahaan
POJK.03/2017 DAN SEOJK
Perusahaan di Reliance Finance
137 The Journey of Good Corporate 199 Access to Company Information and NOMOR 16/SEOJK.04/2021
Governance Implementation at Data 248 REFERENCE INDEX OF
Reliance Finance CRITERIA FROM FINANCIAL
Laporan Lainnya
200
Fokus Tata Kelola 2025 dan Rencana Other Reports SERVICES AUTHORITY
2026 REGULATIONS POJK
138 Penerapan Pedoman Tata Kelola
Governance Focus in 2025 and
Perusahaan Terbuka NUMBER 51/POJK.03/2017
Plans for 2026
202 Implementation of the Guidelines
Penilaian Tingkat Kesehatan for Good Corporate Governance of AND SEOJK NUMBER 16/
Perusahaan Public Companies SEOJK.04/2021
138
Assessment of the Company’s
Soundness Level
07 08
139
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders Laporan Laporan
144
Dewan Komisaris Keberlanjutan Keuangan
Board of Commissioners
Sustainability Report Financial Statement
Direksi
150
Board of Directors
Dewan Pengawas Syariah Batasan dan Sanggahan
158 210
Sharia Supervisory Board Limitations and Disclaimer
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan
Direksi berdasarkan Self-Assessment Komitmen dan Strategi Keberlanjutan
Performance Assessment of the 215 Sustainability Commitment and
160 Strategy
Board of Commissioners and Board of
Directors Based on GCG Self-
Assessment Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
218
Sustainability Performance Overview
Nominasi dan Remunerasi Dewan
Komisaris, Direksi, dan Dewan
Pengawas Syariah
162 Visi dan Misi Keberlanjutan
Nomination and Remuneration of 220
the Board of Commissioners, Board Sustainability Vision and Mission
of Directors, and Sharia Supervisory
Board
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 3 Annual Report 2025
Page 5
Pendahuluan
Introduction
Penjelasan Tema
Theme Explanation
2025
2025 Laporan Tahunan 4 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 6
ELEVATING BUSINESS
WITH CUTTING-EDGE TECHNOLOGY
Tema “Elevating Business with Cutting-Edge The theme “Elevating Business with Cutting-Edge
Technology” merefleksikan arah strategis Reliance Technology” reflects Reliance Finance’s strategic
Finance dalam meningkatkan daya saing dan nilai direction in elevating competitiveness and business value
bisnis melalui pemanfaatan teknologi mutakhir sebagai through the utilization of cutting-edge technology as a
akselerator utama pertumbuhan dan ekspansi. primary accelerator of growth and expansion. Through
Melalui implementasi digital yang terintegrasi dan integrated and progressive digital implementation,
progresif, Perusahaan memperkuat posisinya sebagai the Company strengthens its position as a pioneer of
pionir transformasi di industri pembiayaan, sekaligus transformation within the financing industry, while
memastikan setiap langkah pertumbuhan dijalankan ensuring that every growth initiative is executed in
secara disiplin dan terukur dengan menjunjung tinggi a disciplined and measured manner by upholding
prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, prudential principles, good corporate governance, as
sekaligus manajemen risiko yang komprehensif, guna well as comprehensive risk management. This approach
menjaga kinerja yang berkelanjutan serta bernilai jangka safeguards sustainable performance and delivers long-
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. term value for all stakeholders.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 5 Annual Report 2025
Page 7
Pendahuluan
Introduction
Sanggahan dan Batasan
Tanggung Jawab
Disclaimer and Limitation of Responsibility
Selamat datang di Laporan Tahunan PT Usaha Welcome to the Annual Report of PT Usaha Pembiayaan
Pembiayaan Reliance Indonesia tahun buku 2025. PT Reliance Indonesia for the financial year of 2025. PT
Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia menyajikan Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia presents the
Laporan Tahunan 2025 yang berisi pernyataan kondisi 2025 Annual Report, which contains statements on
keuangan, hasil operasi, kebijakan, proyeksi, rencana, the Company’s financial condition, operating results,
strategi, serta tujuan Perseroan yang dijalankan selama policies, projections, plans, strategies, and objectives as
periode satu tahun. Informasi yang disajikan tergolong implemented throughout the fiscal year. The information
sebagai pernyataan yang berisi harapan dan hal lainnya presented includes both forward looking statements and
yang bersifat historis. Pernyataan-pernyataan tersebut historical data. These statements involve potential risks
memiliki prospek risiko dan ketidakpastian karena and uncertainties, as the information remains subject to
informasi yang disajikan terus bergerak sesuai dengan change in line with actual developments.
perkembangan aktual.
Pernyataan-pernyataan tersebut juga dibuat The forward-looking statements are also based on
berdasarkan asumsi yang didapat setelah melakukan assumptions derived from evaluations and observations
kajian dan pengamatan terhadap kondisi Perseroan of the Company’s current and future conditions. The
terkini maupun mendatang. Perseroan tidak menjamin Company does not guarantee that documents validated
bahwa dokumen-dokumen yang telah dipastikan in this report will yield specific results as anticipated. In
keabsahannya akan membawa hasil-hasil tertentu this 2025 Annual Report, the term “Company” refers to
sesuai harapan. Dalam Laporan Tahunan 2025 ini, kata PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia, a provider
“Perseroan” digunakan untuk menyebut PT Usaha of both conventional and sharia financing services. For
Pembiayaan Reliance Indonesia selaku perusahaan purposes of clarity, effectiveness, and efficiency, the
yang bergerak dalam bidang jasa pembiayaan terms “we” and “Reliance Finance” are also used to refer
konvensional dan pembiayaan syariah. Selain itu, agar to PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia in general.
menjadi tindakan yang efektif dan efisien, kata “kami”
dan “Reliance Finance” juga digunakan untuk menyebut
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia secara
umum.
2025 Laporan Tahunan 6 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 8
Tentang Laporan Tahunan
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
About the Annual Report of PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Untuk Laporan Tahunan tahun buku 2025, PT Usaha For the 2025 fiscal year Annual Report, PT Usaha
Pembiayaan Reliance Indonesia mengusung tema Pembiayaan Reliance Indonesia has adopted the theme
“Elevating Business with Cutting-Edge Technology”. “Elevating Business with Cutting-Edge Technology.”
Pemilihan tema ini dilakukan dengan mengacu pada The selection of this theme was based on various
berbagai pertimbangan dari berbagai pihak yang dinilai considerations from relevant stakeholders and is deemed
tepat untuk menggambarkan kinerja dan fakta-fakta appropriate to reflect the Company’s performance and
terkait performa bisnis Perseroan sepanjang tahun business achievements throughout 2025, particularly its
2025, terutama transformasi Perseroan yang kini telah transformation into a digital financing company whose
menjadi perusahaan pembiayaan digital dengan layanan services and products are now fully technology-driven
dan produk yang seluruhnya telah berbasis digital. and digitally integrated.
Selain untuk mendeskripsikan kinerja Perseroan In addition to describing the Company’s performance
sepanjang 2025, laporan ini juga menyediakan informasi throughout 2025, this report also provides information
pembiayaan digital, rencana dan strategi pengembangan on digital financing initiatives, the Company’s future
bisnis Perseroan di masa mendatang, serta komitmen business development plans and strategies, as well
terhadap kinerja keberlanjutan. Oleh karenanya, laporan as its commitment to sustainability performance.
ini juga tak terpisahkan dengan Laporan Keberlanjutan Accordingly, this report should be read in conjunction
yang berisi komitmen Perseroan terhadap Lingkungan, with the Sustainability Report, which outlines the
Sosial, dan Tata Kelola. Company’s commitment to Environmental, Social, and
Governance (ESG) principles.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 7 Annual Report 2025
Page 9
Ikhtisar Kinerja
Performance Highlights
01
Ikhtisar
Kinerja
Performance Highlight
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
2025 Laporan Tahunan 8 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 10
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 9 Annual Report 2025
Page 11
Ikhtisar Kinerja
Performance Highlights
Pencapaian 2025
Achievements in 2025
Memperkuat Kapasitas Pendanaan Perseroan berhasil Strengthened Funding Capacity
1
memperoleh fasilitas
pendanaan baru dengan total sebesar Rp134,5 The Company successfully secured new funding facilities
miliar dari berbagai mitra pendanaan, sehingga totalling IDR 134.5 billion from various funding partners,
memperkuat likuiditas dan mendukung enhancing liquidity and supporting future financing growth.
pertumbuhan pembiayaan di masa mendatang.
Menjaga Pertumbuhan Portofolio yang Berkelanjutan Maintained Sustainable Portfolio Growth
2
Piutang pembiayaan meningkat sebesar 7,4%, Financing receivables increased by 7.4% while total
sementara total aset tumbuh 5,6%, mencerminkan assets grew by 5.6%, reflecting the Company’s ability to
kemampuan Perseroan dalam mengembangkan expand its business in a prudent and sustainable manner.
bisnis secara prudent dan berkelanjutan.
Mendorong Pertumbuhan Pembiayaan Produktif Accelerated Growth in Productive Financing
3
Penyaluran pembiayaan produktif melalui ReliDana Productive financing disbursement through ReliDana
Usaha (RDU) mencapai Rp152,1 miliar, meningkat Usaha (RDU) reached IDR 152.1 billion, representing a
55,7% dibandingkan tahun sebelumnya, didorong 55.7% increase compared to the previous year, driven by
oleh pengembangan Supply Chain Financing the expansion of Supply Chain Financing and ecosystem-
dan inisiatif pembiayaan berbasis ekosistem. based financing initiatives.
Menjaga Kualitas Aset dan Kinerja Keuangan yang Solid Preserved Strong Asset Quality and Financial
4
Performance
Perseroan berhasil mempertahankan rasio Non- The Company maintained a healthy Non-Performing
Performing Financing (NPF) yang sehat sebesar Financing (NPF) ratio of 1.66%, while recording
1,66%, serta mencatat peningkatan pada indikator improvements in key profitability indicators, including ROA
profitabilitas utama, termasuk ROA sebesar 2,5% dan of 2.5% and ROE of 6.9%, demonstrating disciplined risk
ROE sebesar 6,9%, yang menunjukkan disiplin dalam management and sustainable business performance.
pengelolaan risiko dan kinerja usaha yang berkelanjutan.
Mendorong Inovasi Pembiayaan Digital Advanced Digital Financing Innovation
5
Perseroan berhasil meluncurkan QRIS Settlement The Company successfully launched QRIS Settlement
Financing serta terus memperkuat ekosistem pembiayaan Financing and further enhanced its digital financing
digital melalui integrasi penuh produk pembiayaan ecosystem through the full integration of financing
ke dalam platform Reli ID, sehingga meningkatkan products into the Reli ID platform, improving customer
pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional. experience and operational efficiency.
2025 Laporan Tahunan 10 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 12
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | in million Rupiah, unless otherwise stated)
Keterangan 2025 2024 2023 Description
Laporan Posisi Keuangan | Statement of Financial Position
Jumlah Aset 771.151 730.427 708.689 Total Assets
Jumlah Piutang Pembiayaan Total Financing Receivables
715.645 665.887 648.203
(Gross) (Gross)
Jumlah Liabilitas 499.611 473.694 468.021 Total Liabilities
Jumlah Ekuitas 271.539 256.733 240.668 Total Equity
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain | Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income
Pendapatan 76.581 80.044 70.102 Revenue
Beban 57.611 59.439 58.054 Expenses
Laba sebelum Pajak Penghasilan 18.969 20.605 12.047 Profit before Income Tax
Beban Pajak Penghasilan (4.232) 4.558 (2.573) Income Tax Expenses
Laba Tahun Berjalan 14.737 16.046 9.475 Profit for the Year
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Other Comprehensive Income
69 18.003 (10)
Lain – Setelah Pajak (Loss) - Net of Tax
Penghasilan Komprehensif Comprehensive Income
14.806 16.064 9.464
Tahun Berjalan for the Year
Laporan Arus Kas | Cash Flow Statement
Kas Bersih diperoleh dari
Net Cash provided by (Used for)
(Digunakan untuk) Aktivitas 17.083 (74.269) 36.759
Operating Activities
Operasi
Kas Bersih Digunakan untuk Net Cash Used in
2.996 5.000 10.460
Aktivitas Investasi Investing Activities
Kas Bersih Diperoleh dari Net Cash Provided by
(22.321) 78.585 (69.434)
Aktivitas Pendanaan Financing Activities
Cash and Bank at Beginning of
(Penurunan) Bersih Kas dan Bank (2.241) 4.321 (22.215)
Year
Cash and Bank at Beginning of
Kas dan Bank pada Awal Tahun 6.200 1.879 24.094
Year
Kas dan Bank Akhir Tahun 3.959 6.200 1.879 Cash and Bank at End of Year
Analisis Rasio (%) | Ratio Analysis (%)
Net Interest Margin (NIM) 5,0 6,10 5,40 Net Interest Margin (NIM)
Return on Asset (ROA) 1,9 2,20 2,55 Return on Asset (ROA)
Return on Equity (ROE) 5,4 6,26 3,80 Return on Equity (ROE)
Rasio Piutang Pembiayaan Financing Receivables to
92,00 90,74 91,14
terhadap Total Aset Total Assets Ratio
Rasio Kewajiban terhadap
1,84 1,71 1,51 Liability to Total Equity Ratio
Total Ekuitas
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 11 Annual Report 2025
Page 13
Ikhtisar Kinerja
Performance Highlights
Grafik Kinerja Keuangan
Financial Performance Chart
Aset Liabilitas
Assets Liabilities
dalam Juta Rupiah | in million Rupiah dalam Juta Rupiah | in million Rupiah
771.151 499.611
730.427 473.694
708.689 468.021
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Ekuitas Pendapatan
Equity Revenue
dalam Juta Rupiah | in million Rupiah dalam Juta Rupiah | in million Rupiah
271.539 80.044
76.581
256.733
70.102
240.668
2023 2024 2025 2023 2024 2025
2025 Laporan Tahunan 12 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 14
Piutang Pembiayaan Laba Tahun Berjalan
Financing Receivables Profit for the Year
dalam Juta Rupiah | in million Rupiah dalam Juta Rupiah | in million Rupiah
715.645
16.046
14.737
665.887
648.203
9.475
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Comprehensive Income for the Year
dalam Juta Rupiah | in million Rupiah
16.064
14.806
9.464
2023 2024 2025
Aksi Korporasi
Corporate Action
Sepanjang tahun 2025, Perusahaan tidak melakukan Throughout 2025, the Company did not undertake
aksi korporasi yang bersifat strategis maupun material. any strategic or material corporate actions. Activities
Aktivitas yang dilakukan terbatas pada pemenuhan was limited to fulfilling financial obligations, namely
kewajiban keuangan, yaitu pembayaran obligasi REFI the payment of REFI I Series B bonds worth
I Seri B senilai Rp100.000.000.000 sesuai dengan Rp100,000,000,000, as scheduled. This payment
jadwal yang telah ditetapkan. Pembayaran tersebut was a contractual obligation of the Company and did
merupakan kewajiban kontraktual Perusahaan dan not impact the Company’s capital structure or share
tidak berdampak pada perubahan struktur permodalan ownership.
maupun kepemilikan saham.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 13 Annual Report 2025
Page 15
Ikhtisar Kinerja
Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Overview
Aspek Ekonomi | Economic Aspect [POJK 51 – B.1]
(dalam juta Rupiah, kecuali dinyatakan lain | in million Rupiah, unless otherwise stated)
Keterangan Satuan
Description Unit
2025 2024 2023
Pendapatan Juta Rupiah
76.581 80.044 70.102
Revenue Million Rupiah
Portofolio | Portfolio
Pembiayaan Produktif Juta Rupiah
1.302 11.127 6.362
Productive Financing Million Rupiah
Pembiayaan Perusahaan Juta Rupiah
46.423 11.486 18.821
Corporate Financing Million Rupiah
Aspek Lingkungan | Environmental Aspects [POJK 51 – B.2]
Keterangan Satuan
Description Unit
2025 2024 2023
kWh 127.025.763 151.292.600 149.403.923
Penggunaan Listrik
Electricity Use
Giga Joule 69.542 80.375 71.610
Penggunaan Air
M3 407 277 265
Water Use
Biaya Lingkungan Hidup
Rupiah 6.200.000 156.132.398 166.446.337
Environmental Expenses
Aspek Sosial dan Tata Kelola | Social and Governance Aspects [POJK 51 – B.3]
Keterangan Satuan
Description Unit
2025 2024 2023
Jumlah Karyawan Wanita Orang
13 19 20
Total Female Employees People
Jumlah Karyawan Laki-laki Orang
20 25 33
Total Male Employees People
Jumlah Seluruh Karyawan Orang
33 44 53
Total Employees People
Dana Program Tanggung Jawab Sosial
Juta Rupiah
Masyarakat/Kemitraan 6,2 10 5,00
Million Rupiah
Responsibility/ Partnership Program Funds
2025 Laporan Tahunan 14 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 16
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
1 2 3
Nama Award Diberikan oleh Tanggal
No.
Award Name Presented by Date
The Most Outstanding women 2025 for Ira Rakhmawati as 04 Juli 2025
1 Infobank Media Grup
Director July 04, 2025
The Excellent Performance Multifinance Company Asset 01 Agustus 2025
2 Infobank Media Grup
Class Rp 500 Billion < Rp 1 Trillion August 01, 2025
The Most Promising Multifinance 2025 based on financial 28 Oktober 2025
3 The Finance member of infobank
performance 2022 - 2024 October 28, 2025
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 15 Annual Report 2025
Page 17
Laporan Manajemen
Management Report
02
Laporan
Manajemen
Management Report
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
2025 Laporan Tahunan 18 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 18
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 19 Annual Report 2025
Page 19
Laporan Manajemen
Management Report
Laporan Dewan Komisaris
Report of the Board of Commissioners
ANTON
BUDIDJAJA
Komisaris Utama
President Commissioner
2025 Laporan Tahunan 20 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 20
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat, Dear Esteemed Shareholders and Stakeholders, Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang We extend our gratitude to Almighty God for Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, His blessings and grace, which have enabled sehingga PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (“the (“Perseroan” / “Reliance Finance”) dapat melalui Company”/“Reliance Finance”) to navigate the year tahun 2025 dengan kinerja yang membanggakan. 2025 with satisfactory results. On this occasion, Pada kesempatan ini, izinkan saya mewakili Dewan allow me, on behalf of the Board of Commissioners, Komisaris untuk menyampaikan Laporan Pengawasan to present the Board of Commissioners’ Supervisory Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025. Report for the fiscal year 2025. Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah Throughout 2025, the Board of Commissioners carried melaksanakan fungsi pengawasan serta pemberian out its supervisory function and provided advice to nasihat kepada Direksi guna memastikan pengelolaan the Board of Directors to ensure that the Company Perseroan berjalan selaras dengan rencana bisnis was managed in alignment with both its short-term jangka pendek dan jangka panjang, serta tetap and long-term business plans, while remaining in mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan compliance with prevailing laws and regulations. In yang berlaku. Dalam menjalankan tugasnya, Dewan performing its duties, the Board of Commissioners Komisaris senantiasa menjunjung tinggi prinsip consistently upheld the principles of objectivity and objektivitas dan independensi sesuai dengan Anggaran independence in accordance with the Articles of Dasar dan regulasi yang berlaku. Selain itu, kami Association and prevailing regulations. Furthermore, terus mendorong penguatan tata kelola perusahaan, we continued to encourage the strengthening of peningkatan kewaspadaan terhadap risiko beserta corporate governance, enhanced risk awareness upaya mitigasinya, serta penerapan praktik bisnis yang along with mitigation efforts, and the implementation of sehat dan berkelanjutan, yang sejalan dengan prinsip sound and sustainable business practices in line with dan nilai keberlanjutan. sustainability principles and values. Tinjauan Kondisi Perekonomian dan Review of Economic Conditions and the Industri Pembiayaan 2025 Financing Industry In 2025 Kondisi perekonomian global sepanjang tahun Global economic conditions throughout 2025 recorded 2025 tumbuh pada rentang 2,7% - 3,3%. Sejumlah growth in the range of 2.7%–3.3%. A number of risiko ketidakpastian masih menjadi tantangan yang uncertainties continued to pose challenges, driving menyebabkan dinamika ekonomi global mulai dari global economic dynamics, including economic policy ketidakpastian kebijakan ekonomi dan geopolitik, and geopolitical uncertainties, economic slowdowns pelambatan ekonomi sejumlah negara, tingginya inflasi in several countries, persistently high inflation in some sejumlah negara, tekanan pasar keuangan global, regions, pressures in global financial markets, climate perubahan iklim, hingga disrupsi rantai pasok. change, and supply chain disruptions. Berdasarkan negara, pertumbuhan AS pada tahun By country, the United States economy is estimated to 2025 diperkirakan sebesar 2,0% dan 2,1% pada grow by 2.0% in 2025 and 2.1% in 2026, while China’s tahun 2026, sementara ekonomi China diproyeksikan economy is projected to slow to 4.8% and 4.2%, melambat menjadi 4,8% dan 4,2%, masing-masing. respectively. The Euro area is expected to grow by Wilayah Euro diprediksi akan tumbuh 1,2% pada tahun 1.2% in 2025 and 1.1% in 2026, the United Kingdom 2025 dan 1,1% pada tahun 2026, Inggris sebesar 1,3% by 1.3% in both years, and Japan by 1.1% and 0.6%, dalam kedua tahun tersebut, dan Jepang sebesar 1,1% respectively. dan 0,6%. PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 21 Annual Report 2025
Page 21
Laporan Manajemen
Management Report
Dinamika inflasi global pada tahun 2025 turut Global inflation dynamics in 2025 were influenced
dipengaruhi oleh arah kebijakan bank sentral utama by the policy direction of major central banks, which
dunia yang tetap berfokus pada stabilitas harga. remained focused on maintaining price stability. In the
Pada paruh kedua tahun, The Fed mulai melakukan second half of the year, the Federal Reserve began to
pelonggaran kebijakan secara hati-hati dan bertahap cautiously and gradually ease its policy stance in line
seiring dengan tren inflasi yang melandai, meskipun with moderating inflation trends, although inflation
belum sepenuhnya kembali ke sasaran jangka had not yet fully returned to its medium-term target.
menengah. Sementara di kawasan lain seperti Meanwhile, in other regions such as Europe and
Eropa dan Jepang, normalisasi kebijakan moneter Japan, monetary policy normalization remained more
berlangsung lebih terbatas, sejalan dengan tekanan limited, reflecting persistent core inflation pressures
inflasi inti yang masih persisten serta tingginya and continued global economic uncertainty.
ketidakpastian ekonomi global.
Di sisi lain, perekonomian kawasan ASEAN dan On the other hand, the economies of ASEAN and Asia
Asia menunjukkan kinerja yang relatif lebih resilien demonstrated relatively stronger resilience compared
dibandingkan kawasan lainnya. Pertumbuhan ini to other regions. Growth in these regions was supported
didorong oleh permintaan domestik yang tetap kuat by solid domestic demand, particularly from household
serta dukungan dari konsumsi rumah tangga maupun consumption and infrastructure investment. However,
investasi infrastruktur. Kendati demikian, kinerja export performance remained under pressure due to
ekspor masih menghadapi tekanan akibat melemahnya weakening global demand, especially from advanced
permintaan global, khususnya dari negara maju, serta economies, as well as the impact of trade fragmentation
dampak fragmentasi perdagangan dan kebijakan and protectionist policies.
proteksionisme.
Di tengah tekanan global, volatilitas pasar keuangan, Amid global pressures, financial market volatility, and
serta pemulihan ekonomi dunia yang masih a still-fragile global recovery, Indonesia’s economy in
rapuh, perekonomian Indonesia tahun 2025 tetap 2025 continued to demonstrate resilience and solid
menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid. performance. In line with this, domestic economic
Sejalan dengan hal tersebut, pertumbuhan ekonomi growth was recorded at 5.2%. This performance
domestik tercatat sebesar 5,2%. Kinerja ini terutama was primarily driven by stronger domestic demand,
ditopang oleh peningkatan permintaan domestik, as reflected in retail sales growth, as well as a trade
yang tercermin dari pertumbuhan penjualan ritel, serta surplus that increased by 46.8%. In addition, improved
Surplus Neraca Perdagangan yang meningkat sebesar business confidence, along with supportive fiscal
46,8%. Selain itu, membaiknya keyakinan pelaku and monetary policies, further strengthened growth
ekonomi serta dukungan kebijakan fiskal dan moneter momentum.
turut memperkuat momentum pertumbuhan.
Sementara itu, tingkat inflasi sepanjang tahun 2025 In the meantime, inflation throughout 2025 remained
tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%, dengan within the target range of 2.5±1%, with the Consumer
inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember Price Index (CPI) inflation recorded at 2.92% (year-on-
2025 tercatat sebesar 2,92% (year-on-year). Inflasi year) in December 2025. Administered prices inflation
administered prices relatif terkendali, sedangkan inflasi remained relatively controlled, while volatile food
volatile food masih mencatatkan kenaikan, terutama inflation recorded an increase, mainly due to supply
dipengaruhi oleh gangguan pasokan pada komoditas disruptions in certain commodities such as shallots.
tertentu seperti bawang merah.
2025 Laporan Tahunan 22 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 22
Adapun kondisi industri jasa keuangan nasional pada The condition of the national financial services tahun 2025 menunjukkan ketahanan yang solid di industry in 2025 demonstrated solid resilience amid tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, a highly uncertain global environment, with the dengan sektor perbankan tetap berperan sebagai banking sector continuing to serve as the main pillar pilar utama dalam menjaga stabilitas dan mendorong in maintaining stability and supporting economic pertumbuhan ekonomi. Stabilitas ini tercermin dari growth. This resilience was reflected in strong capital permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, adequacy, ample liquidity, and well-maintained asset serta kualitas aset yang terjaga, ditopang oleh quality, supported by policy synergy among Bank sinergi kebijakan antara Bank Indonesia, Otoritas Indonesia, the Financial Services Authority (OJK), and Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan. the Indonesia Deposit Insurance Corporation (LPS). Sepanjang tahun 2025, intermediasi perbankan tetap Throughout 2025, banking intermediation remained tumbuh positif dengan kredit meningkat sebesar positive, with credit growing by 9.69% (yoy), primarily 9,69% (yoy), didorong terutama oleh kredit investasi driven by a significant increase in investment loans. yang tumbuh signifikan. Kondisi likuiditas yang kuat, Strong liquidity conditions, including a high level of termasuk tingginya fasilitas pinjaman yang belum undisbursed loans, further provided room for future dimanfaatkan (undisbursed loan), turut membuka financing expansion in line with efforts to sustain ruang ekspansi pembiayaan ke depan, sejalan dengan national economic growth momentum. upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Namun demikian, dinamika pertumbuhan kredit Nevertheless, credit growth dynamics varied across menunjukkan variasi antar segmen. Penyaluran kredit segments. Lending to the corporate sector and priority kepada sektor korporasi dan sektor-sektor prioritas sectors recorded relatively strong growth, while MSME mencatatkan pertumbuhan yang relatif kuat, sementara credit contracted by 0.3% (yoy) in 2025, accompanied kredit UMKM justru mengalami kontraksi sebesar 0,3% by a declining share in total bank lending. This reflects (yoy) pada 2025, disertai dengan penurunan pangsa heightened prudence among banks toward credit risks terhadap total kredit perbankan. Hal ini mencerminkan in this segment, despite MSMEs remaining a strategic meningkatnya kehati-hatian perbankan terhadap sector in promoting financial inclusion and economic risiko kredit di segmen tersebut, meskipun UMKM growth. Meanwhile, the development of the Islamic tetap menjadi sektor strategis dalam mendukung economy and finance continued to strengthen, as inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi. Di sisi evidenced by its integration into national development lain, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah plans and Indonesia’s reinforced position as a key menunjukkan kinerja yang semakin kokoh, ditandai player in the global Islamic economy. Nevertheless, dengan integrasinya dalam dokumen pembangunan challenges persist in terms of inclusion, requiring nasional serta penguatan posisi Indonesia sebagai product innovation and broader access to optimize salah satu pemain utama dalam ekonomi syariah utilization among the public. global. Meskipun demikian, tantangan masih terdapat pada aspek inklusi, yang memerlukan inovasi produk dan perluasan akses agar pemanfaatannya semakin optimal di masyarakat. Di sektor industri pembiayaan, kinerja sepanjang In the financing industry, performance throughout 2025 relatif tertekan dengan pertumbuhan piutang 2025 was relatively under pressure, with financing yang terbatas sebesar 0,61% (yoy) dan total aset receivables growing modestly by 0.61% (yoy) and total yang cenderung stagnan. Kinerja ini dipengaruhi assets remaining relatively stagnant. This was largely oleh tingginya konsentrasi pembiayaan pada sektor influenced by the high concentration of financing in the kendaraan bermotor yang mengalami perlambatan motor vehicle sector, which experienced a slowdown penjualan, serta meningkatnya pembiayaan bermasalah in sales, as well as rising non-performing financing that yang mendorong kenaikan beban pencadangan dan led to higher provisioning expenses and operating cost rasio biaya operasional. Meskipun demikian, secara ratios. Despite these challenges, the overall risk profile agregat profil risiko industri masih terjaga, dengan of the industry remained manageable, with gross rasio non-performing financing (NPF) gross berada non-performing financing (NPF) at around 2.5% and di kisaran 2,5% dan gearing ratio yang tetap berada the gearing ratio staying within a safe threshold. The dalam batas aman. Ketergantungan yang tinggi strong dependence on bank funding also highlights the terhadap pendanaan perbankan juga menunjukkan close interconnection between the financing industry eratnya keterkaitan antara industri pembiayaan dan and the banking sector, where developments in one sektor perbankan, sehingga dinamika di satu sektor sector may potentially impact the other. berpotensi memengaruhi sektor lainnya. PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 23 Annual Report 2025
Page 23
Laporan Manajemen
Management Report
Penilaian Terhadap Kinerja Direksi Evaluation of the Board of Directors’
Performance
Dewan Komisaris melakukan penilaian terhadap kinerja The Board of Commissioners conducts an evaluation
Direksi, mulai dari penilaian terhadap masing-masing of the performance of the Board of Directors, covering
Direksi hingga penilaian yang bersifat kolegial ataupun both individual and collective (collegial and corporate)
korporat, untuk kemudian dipertanggungjawabkan assessments, which are subsequently reported to the
kepada pemegang saham dalam Rapat Umum shareholders at the General Meeting of Shareholders
Pemegang Saham (RUPS). Adapun penilaian terhadap (GMS). The assessment is based on the achievement
Direksi dilakukan berdasarkan capaian Indikator of the predetermined Key Performance Indicators
Kinerja Utama atau KPI yang telah ditetapkan. (KPIs).
Dari sisi keuangan, Dewan Komisaris menyampaikan From a financial perspective, the Board of
apresiasi kepada Direksi atas upayanya dalam Commissioners extends its appreciation to the Board of
menjaga kinerja dan keberlangsungan usaha Directors for their efforts in maintaining the Company’s
Perseroan sepanjang tahun buku 2025. Di tengah performance and business sustainability throughout the
berbagai tantangan yang dihadapi, Perseroan tetap 2025 fiscal year. Amid various challenges encountered
mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp14,74 during the year, the Company continued to record a
miliar, dibandingkan Rp16,05 miliar pada tahun profit for the year of Rp14.74 billion, compared to
2024. Kendati demikian, nilai total aset pada tahun Rp16.05 billion in 2024. Nevertheless, the Company’s
2025 tumbuh sebesar 5,6% yoy, dari Rp730 miliar total assets in 2025 grew by 5.6% year-on-year,
menjadi Rp771 miliar. Perseroan juga mencatatkan from Rp730 billion to Rp771 billion. The Company also
adanya peningkatan pada jumlah portofolio yang recorded an increase in its portfolio, supported by the
tumbuh dengan model bisnis yang dijalankan saat ini. current business model. Furthermore, new financing
Selain itu, penyaluran pembiayaan baru Perseroan disbursements up to December 31, 2025 reached
sampai 31 Desember 2025 mencapai Rp183,7 miliar, Rp183.7 billion, consisting of housing financing of
dengan rincian penyaluran pembiayaan perumahan Rp10.08 billion, productive financing of Rp152.6 billion,
sebesar Rp10,08 miliar, pembiayaan produktif sebesar multipurpose financing of Rp2.6 billion, and other
Rp152,6 miliar, pembiayaan multipurpose sebesar financing of Rp18.4 billion. The Company carried out a
Rp2,6 miliar, dan pembiayaan lain-lain sebesar Rp18,4 more selective financing process to ensure the quality
miliar. Perseroan melakukan proses penyaluran of disbursed financing remains high. The Company’s
pembiayaan yang lebih selektif agar kualitas portfolio also remains well-maintained, with the gross
pembiayaan yang disalurkan memiliki kualitas yang NPF ratio kept below 2%, at 1.8%.
baik. Portofolio Perseroan juga masih terpelihara
dengan baik di mana angka NPF masih tetap bisa
ditekan di bawah 2% yakni sebesar 1,8% gross.
Pada tahun 2025, Perseroan berhasil melakukan In 2025, the Company successfully developed a robust
pengembangan core system yang mumpuni untuk core system to support reliable digital-based front-
mendukung front, middle dan back end system yang end, middle-end, and back-end systems, enabling
andal berbasis digital dalam rangka tercapainya faster and more accurate services for customers.
layanan kepada para nasabah dengan lebih cepat Furthermore, the Company has maintained a strong
dan akurat. Selain itu, reputasi Perseroan masih dapat reputation, as evidenced by the expansion of its
terjaga dengan baik dengan berhasil memperluas mitra banking partnerships, including the addition of several
perbankan salah satunya dengan masuknya beberapa banks supporting the Company’s business. This
bank yang mendukung bisnis Perseroan. Hal ini serves as part of the Company’s funding diversification
merupakan langkah diversifikasi pendanaan Perseroan strategy to optimize future financing.
agar ke depannya pendanaan dapat dilakukan dengan
lebih optimal.
2025 Laporan Tahunan 24 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 24
Atas catatan kinerja positif tersebut, Dewan Komisaris In light of these positive achievements, the Board
mengapresiasi keberhasilan jajaran Direksi dan of Commissioners expresses its appreciation to the
Manajemen dalam menjaga pertumbuhan bisnis Board of Directors and Management for maintaining
Perseroan di tengah kondisi yang menantang di tahun the Company’s business growth amid challenging
ini. Kendati demikian, Dewan Komisaris menghimbau conditions throughout the year. Nevertheless, the
agar Direksi dapat senantiasa mengiringi perjalanan Board of Commissioners advises the Board of Directors
transformasi Perseroan dengan terus menjaga to continuously support the Company’s transformation
komunikasi yang efektif serta kolaborasi di seluruh level journey by fostering effective communication and
organisasi, termasuk dengan regulator dan pemangku collaboration across all levels of the organization,
kepentingan terkait. Dengan demikian, Perseroan including with regulators and relevant stakeholders.
tidak hanya dapat mencapai pertumbuhan yang Through these efforts, the Company is expected not
berkesinambungan, tetapi juga mampu menciptakan only to achieve sustainable growth but also to cultivate
budaya perusahaan pembiayaan yang sehat dan a healthy and resilient financing company culture.
resilien.
Penilaian atas Kinerja Komite di Bawah Performance Evaluation of Committees
Dewan Komisaris under the Board of Commissioners
Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Dewan In carrying out its duties and functions, the Board of
Komisaris didukung oleh Komite Audit, Komite Nominasi Commissioners is supported by the Audit Committee,
dan Remunerasi, Komite Pemantau Risiko, dan Komite the Nomination and Remuneration Committee, the
Manajemen Risiko. Penilaian terhadap kinerja komite- Risk Monitoring Committee, and the Risk Management
komite dilakukan baik secara individual maupun Committee. The performance of these committees is
kolegial melalui pengukuran kehadiran dalam rapat, evaluated both individually and collectively through
kemampuan bekerjasama dan berkomunikasi secara measurements of meeting attendance, the ability to
aktif, kemampuan melakukan analisis terhadap kinerja collaborate and actively communicate, the ability to
finansial dan operasional, serta kualitas saran ataupun analyze financial and operational performance, as well
rekomendasi terkait dengan tugas pengawasan as the quality of advice or recommendations provided
terhadap pengelolaan Perseroan. in relation to supervisory duties over the Company’s
management.
Dewan Komisaris menilai bahwa Komite Audit telah The Board of Commissioners considers that the
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan Audit Committee has performed its duties and
baik dan memadai. Pelaporan penunjukan Kantor responsibilities properly and adequately. The reporting
Akuntan Publik dan hasil evaluasi telah dilaksanakan on the appointment of the Public Accounting Firm
sesuai dengan peraturan terbaru yaitu POJK Nomor and the evaluation results have been carried out in
9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan accordance with the latest regulation, namely POJK
Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan No. 9 of 2023 concerning the Use of Public Accountant
jasa Keuangan. Komite Audit telah membantu Dewan Services and Public Accounting Firms in Financial
Komisaris dalam pelaksanaan audit internal serta Services Activities. The Audit Committee has assisted
memberikan laporan hasil evaluasi atas pemberian the Board of Commissioners in the implementation of
jasa audit atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 internal audits and has provided evaluation reports on
dengan rekapitulasi rapat sebanyak 4 (empat) kali. the provision of audit services for the 2025 Financial
Statements, with a total of four (4) meetings held.
Adapun Komite Nominasi dan Remunerasi yang The Nomination and Remuneration Committee, which
memiliki tugas dan tanggung jawab dalam menelaah is responsible for reviewing and proposing succession
dan mengusulkan perencanaan suksesi anggota planning for members of the Board of Directors and the
Direksi dan Dewan Komisaris, telah melaksanakan Board of Commissioners, has also carried out its duties
tugas dengan baik di tahun 2025. Dewan Komisaris effectively in 2025. The Board of Commissioners
menilai bahwa Komite Nominasi dan Remunerasi telah assesses that the Committee has provided adequate
memberikan rekomendasi yang memadai berdasarkan recommendations based on its review results, with a
hasil reviu yang dilakukan dengan rekapitulasi rapat total of four (4) meetings conducted.
sebanyak 4 (empat) kali.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 25 Annual Report 2025
Page 25
Laporan Manajemen
Management Report
Sedangkan Komite Pemantau Risiko dan Komite In the meantime, the Risk Monitoring Committee
Manajemen Risiko yang bertanggung jawab and the Risk Management Committee, which are
menyampaikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris responsible for providing recommendations to the
terkait risiko yang mungkin dihadapi Perseroan serta Board of Commissioners regarding potential risks
upaya mitigasinya, Dewan Komisaris menilai kedua faced by the Company and their mitigation efforts,
komite tersebut telah menjalankan tugas dan tanggung have also performed their duties and responsibilities
jawabnya dengan baik, sesuai pedoman yang dimiliki. effectively in accordance with their respective
Sepanjang 2025, masing-masing komite tersebut telah guidelines. Throughout 2025, these committees held
melakukan rapat gabungan sebanyak 4 (empat) kali. four (4) joint meetings.
Kendati didukung oleh komite-komite tersebut, Dewan Despite being supported by these committees, the
Komisaris tetap memegang tanggung jawab utama Board of Commissioners retains primary responsibility
dalam mengawasi pelaksanaan tata kelola perusahaan for overseeing the implementation of good corporate
agar berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip yang governance to ensure it aligns with applicable
berlaku. Komitmen terhadap penguatan tata kelola principles. This commitment to strengthening
tersebut terus ditingkatkan melalui penyempurnaan governance continues to be enhanced through ongoing
struktur dan proses secara berkelanjutan, sehingga improvements in structure and processes, making
lebih efektif dan selaras dengan kebutuhan Perseroan. them more effective and aligned with the Company’s
needs
Pengawasan Terhadap Implementasi Supervision of Strategic Implementation
Strategis
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan The Board of Commissioners carried out its supervisory
atas berbagai strategi yang ditetapkan Direksi selama function over the various strategies implemented by
periode tahun buku 2025 melalui pelaksanaan rapat the Board of Directors throughout the 2025 fiscal year
internal maupun rapat gabungan yang menjadi medium through internal meetings as well as joint meetings,
pelaporan kinerja Direksi secara berkala. Hal tersebut which served as a forum for the periodic reporting of the
dilakukan guna memastikan bahwa kebijakan strategis Board of Directors’ performance. This was undertaken
yang dijalankan Direksi sesuai dengan target jangka to ensure that the strategic policies executed by the
pendek maupun jangka panjang yang telah ditetapkan Board of Directors were aligned with the Company’s
Perseroan. established short-term and long-term targets.
Pemberian arahan dan masukan Dewan Komisaris The guidance and input provided by the Board of
meliputi aspek peningkatan kinerja produksi, keuangan, Commissioners covered various aspects, including the
pemanfaatan dan perkembangan teknologi, tata kelola improvement of operational and financial performance,
perusahaan, pengembangan Sumber Daya Manusia the utilization and advancement of technology,
(SDM), penyusunan rencana aksi keberlanjutan, corporate governance, human capital development,
yang di dalamnya termasuk kegiatan tanggung jawab and the preparation of sustainability action plans,
sosial perusahaan. Sepanjang 2025, Dewan Komisaris including corporate social responsibility initiatives.
telah memberikan arahan dan evaluasi kinerja Direksi During 2025, the Board of Commissioners provided
sebanyak 12 (dua belas) kali melalui rapat internal dan direction and conducted performance evaluations
gabungan. Dewan Komisaris mengapresiasi kinerja of the Board of Directors on 12 (twelve) occasions
Direksi serta seluruh insan Perseroan atas seluruh through internal and joint meetings. The Board of
kerja keras yang telah diberikan sehingga Perseroan Commissioners expresses its appreciation to the Board
mampu menutup tahun 2025 dengan pencapaian yang of Directors and all employees of the Company for their
resilien. dedication and hard work, which enabled the Company
to close the year 2025 with resilient achievements.
2025 Laporan Tahunan 26 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 26
Pandangan Terkait Penerapan Views on the Implementation of
Tata Kelola Perusahaan dan Prinsip Corporate Governance and Sustainable
Keuangan Berkelanjutan Finance Principles
Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam The Board of Commissioners is responsible for
mengawasi pelaksanaan governansi perusahaan serta overseeing the implementation of corporate
memastikan bahwa Perseroan menerapkan governansi governance and ensuring that the Company applies
perusahaan secara efektif dan sesuai dengan prinsip governance practices effectively in accordance with
dan ketentuan yang berlaku. Dewan Komisaris menilai applicable principles and regulations. The Board
bahwa komitmen terhadap penerapan governansi of Commissioners observes that the Company’s
perusahaan terus meningkat. Hal ini tercermin dari commitment to implementing good corporate
struktur tata kelola yang komprehensif, rekomendasi governance continues to improve. This is reflected in a
yang ditindaklanjuti oleh Perseroan dalam rangka comprehensive governance structure, the Company’s
memenuhi best practices penerapan governansi, serta follow-up on recommendations to meet governance
perbaikan dan penyempurnaan baik dari struktur, best practices, as well as continuous improvements
proses hingga mekanisme tata kelola yang dilakukan and refinements in governance structure, processes,
secara konsisten. and mechanisms.
Selain itu, komitmen Perseroan untuk senantiasa In addition, the Company’s commitment to consistently
menerapkan praktik bisnis yang selaras dengan nilai implementing business practices aligned with
keberlanjutan dilakukan dengan penyusunan Rencana sustainability values is carried out through the
Keuangan Aksi Berkelanjutan (RAKB) secara berkala preparation of the Sustainable Finance Action Plan
setiap tahun. Penyusunan RAKB bertujuan untuk: (Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan/RAKB) on an
1. Mendukung usaha pemerintah dalam mewujudkan annual basis. The preparation of the RAKB aims to:
pembangunan berkelanjutan yang mampu menjaga 1. Support the Government’s efforts in achieving
stabilitas ekonomi dengan mengedepankan sustainable development that maintains economic
keselarasan antara aspek ekonomi, sosial dan stability by promoting alignment among economic,
lingkungan hidup; social, and environmental aspects;
2. Mendukung upaya dari Otoritas Jasa Keuangan 2. Support the Financial Services Authority’s (Otoritas
dalam upaya pengembangan sistem lembaga Jasa Keuangan/OJK) initiatives to develop
keuangan yang ramah lingkungan hidup; environmentally friendly financial systems;
3. Mendukung upaya dari Otoritas Jasa Keuangan 3. Support the OJK’s efforts in implementing the
dalam mengimplentasikan Roadmap Keuangan Sustainable Finance Roadmap in Indonesia; and
Berkelanjutan di Indonesia; dan
4. Menjadi Perusahaan Pembiayaan di Indonesia 4. Position the Company as a financing company
yang menerapkan keuangan berkelanjutan in Indonesia that applies sustainable finance
dengan menyelasarkan aspek bisnis, sosial dan by aligning business, social, and environmental
lingkungan hidup. aspects.
Lebih lanjut, RAKB di tahun 2025 mencakup 4 (empat) Furthermore, the 2025 RAKB encompasses 4 (four)
program dengan urutan prioritas, yaitu Peningkatan priority programs, namely Portfolio Growth, Funding
Jumlah Portofolio Perusahaan, Penguatan Pendanaan, Strengthening, Core System Development, and
Pengembangan Core System dan Penyempurnaan Organizational Structure Enhancement, with the
Struktur Organisasi Perusahaan, dengan rincian following details of target achievements:
masing-masing pencapaian target sebagai berikut:
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 27 Annual Report 2025
Page 27
Laporan Manajemen
Management Report
1. Peningkatan Jumlah Portofolio Perusahaan 1. Portfolio Growth
Peningkatan jumlah portofolio Perusahaan tumbuh The Company’s portfolio growth was supported
dengan model bisnis yang Perseroan jalankan by the current business model. New financing
saat ini. Penyaluran pembiayaan baru Perusahaan disbursements up to December 31, 2025 reached
sampai 31 Desember 2025 mencapai Rp183,7 Rp183.7 billion, consisting of housing financing of
miliar, dengan rincian penyaluran pembiayaan Rp10.08 billion, productive financing of Rp152.6
perumahan sebesar Rp10,08 miliar, pembiayaan billion, multipurpose financing of Rp2.6 million,
produktif sebesar Rp152,6 miliar, pembiayaan and other financing of Rp18.4 billion. The Company
multipurpose sebesar Rp2,6 juta, dan pembiayaan carried out a more selective financing process to
lain-lain sebesar Rp18,4 miliar. Perseroan ensure the quality of disbursed financing remains
melakukan proses penyaluran pembiayaan yang strong.
lebih selektif agar kualitas pembiayaan yang
disalurkan memiliki kualitas yang baik.
2. Penguatan Pendanaan 2. Funding Strengthening
Sebagaimana perusahaan pembiayaan pada As with financing companies in general, the
umumnya, Perseroan sangat membutuhkan Company requires strong funding sources to
sumber pendanaan yang baik untuk dapat carry out its financing activities and investment
menjalankan aktifitas pembiayaan dan kegiatan programs. In 2025, the Company obtained new
investasinya. Pada tahun 2025 Perseroan funding from banking institutions totaling Rp134.5
mendapatkan total pendanaan baru dari perbankan billion. At present, the Company is also in the
sebesar Rp 134,5milyar. Saat ini Perseroan juga process of securing an additional facility from the
sedang memproses penambahan fasilitas dari Government Investment Center (PIP) amounting to
Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebesar Rp20 Rp20 billion, of which Rp9 billion is expected to be
milyar, dimana Rp 9 miliar diantaranya sudah bisa disbursed in the near term.
direalisasikan segera.
Perseroan juga telah melakukan pemeringkatan The Company has also obtained corporate and
atas Perusahaan dan Obligasi yang dilakukan bond ratings from PT Kredit Rating Indonesia.
oleh PT Kredit Rating Indonesia. Berdasarkan Based on the assessment conducted by PT Kredit
penilaian dari PT Kredit Rating Indonesia, Rating Indonesia, the Company was assigned
Perusahaan mendapat peringkat irBBB (triple B) an irBBB (Triple B) rating, which falls within the
(investment grade). Untuk mendapatkan sumber investment grade category. To further diversify
pendanaan yang baru, Perseroan juga akan its funding sources, the Company also plans to
menambah sumber pendanaan melalui penerbitan raise additional funding through a bond issuance
obligasi yang direncanakan tahun 2026 untuk program, which is scheduled to be launched in
direalisasikan pada tahun 2027. 2026 and realized in 2027.
3. Pengembangan Core System 3. Core System Development
Core system merupakan fondasi utama yang The core system serves as the fundamental
menopang seluruh aktivitas operasional backbone supporting all of the Company’s
Perseroan. Untuk mendukung transformasi digital operational activities. To advance its ongoing
yang berkelanjutan, Perseroan terus melakukan digital transformation, the Company continues to
enhancement (penyempurnaan) terhadap enhance its existing core system to achieve greater
core system yang telah berjalan agar semakin end-to-end integration. These enhancements are
terintegrasi secara end-to-end. Penyempurnaan aimed at improving business process efficiency,
ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi proses strengthening cross-functional connectivity,
bisnis, memperkuat konektivitas antar fungsi, optimizing data management, as well as delivering
sekaligus mengoptimalkan pengelolaan data, serta services that are faster, more accurate, and more
menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, responsive to evolving business needs.
dan adaptif terhadap kebutuhan bisnis yang terus
berkembang.
2025 Laporan Tahunan 28 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 28
4. Penyempurnaan Struktur Organisasi Perusahaan 4. Organizational Structure Enhancement
Pada tahun 2025, Perseroan menetapkan fokus In 2025, the Company focused on building a
untuk membangun fondasi operasional (basic strong operational foundation (basic operation
operation) yang unggul. Upaya tersebut diwujudkan excellence). This effort was carried out through
melalui penyempurnaan struktur organisasi serta improvements in the organizational structure and
pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, the development of human capital. In addition, the
Perseroan juga telah melengkapi susunan Direksi Company has completed the composition of its
dan Dewan Komisaris. Pada tingkat manajerial, Board of Directors and Board of Commissioners.
berbagai fungsi strategis telah diisi oleh karyawan At the managerial level, various strategic functions
yang memiliki kompetensi dan integritas yang have been filled by employees with adequate
memadai. competence and integrity.
Penyempurnaan Struktur Organisasi dan The enhancement of the organizational structure
penguatan kualitas Sumber Daya Manusia yang and strengthening of human capital quality have
dilakukan oleh Perseroan juga disertai dengan also been accompanied by initiatives to improve
peningkatan kualitas dari seluruh Direksi, the capabilities of the Board of Directors, Board
Komisaris, dan karyawan melalui program of Commissioners, and employees through
pengembangan Direksi, Komisaris dan karyawan. development programs. The Company has
Perseroan mengikutsertakan Direksi, Komisaris involved its Directors, Commissioners, and
dan karyawan dalam kegiatan seminar atau employees in seminars and webinars organized by
webinar, yang diselenggarakan oleh Asosisasi the Indonesian Financing Companies Association
Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan (Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia/
Otoritas Jasa Keuangan. APPI) and the Financial Services Authority (OJK).
Selain itu, Perseroan juga menyelenggerakan kegiatan Furthermore, in 2025, the Company also carried
tanggung jawab sosial perusahaan di tahun 2025 out corporate social responsibility activities by
dengan merealisasikan program pemberian bantuan implementing a social assistance program for
dana sosial kepada Pondok Yatim dan Dhuafa. orphanages and underprivileged communities.
Optimisme Prospek Usaha 2026 Business Outlook Optimism for 2026
Dewan Komisaris memandang bahwa di tengah The Board of Commissioners is of the view that,
tekanan geopolitik global maupun tantangan ekonomi amid ongoing global geopolitical pressures and
lainnya yang masih akan berlangsung di tahun other economic challenges expected to persist in the
mendatang, kondisi perekonomian nasional dan coming years, the national economy and the domestic
industri pembiayaan dalam negeri masih memiliki financing industry continue to present opportunities for
peluang pertumbuhan yang stabil. Optimisme stable growth. This optimism is supported by the policy
tersebut didukung dengan adanya bauran kebijakan mix for national economic transformation in 2026, with
transformasi ekonomi nasional pada 2026, dengan the following key highlights:
poin-poin utama sebagai berikut:
1. Sinergi Kebijakan Ekonomi: Pemerintah dan 1. Economic Policy Synergy: The Government and
Bank Indonesia memperkuat koordinasi untuk Bank Indonesia are strengthening coordination to
memastikan stabilitas nilai tukar Rupiah dan maintain Rupiah exchange rate stability and control
mengendalikan inflasi, sembari memacu sektor inflation, while accelerating priority sectors.
prioritas.
2. Kebijakan Moneter Pro-Stabilitas & 2. Pro-Stability and Pro-Growth Monetary Policy:
Pertumbuhan: Kebijakan moneter diarahkan Monetary policy is directed at maintaining stability
untuk menjaga stabilitas (pro-stability) sekaligus while also leveraging available space to support
memanfaatkan ruang untuk pertumbuhan ekonomi economic growth.
(pro-growth).
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 29 Annual Report 2025
Page 29
Laporan Manajemen
Management Report
3. Kebijakan Makroprudensial Ekspansif: BI 3. Expansionary Macroprudential Policy: Bank
meningkatkan intermediasi perbankan melalui Indonesia is enhancing banking intermediation
kebijakan makroprudensial untuk mendorong through macroprudential policies to encourage
kredit/pembiayaan ke sektor prioritas, mendukung lending/financing to priority sectors, support
hilirisasi industri, dan ekonomi hijau. industrial downstreaming, and promote the green
economy.
4. Digitalisasi Sistem Pembayaran: Akselerasi 4. Payment System Digitalization: Acceleration
penggunaan sistem pembayaran digital, termasuk of digital payment systems adoption, including
QRIS dan BI-FAST, untuk efisiensi transaksi QRIS and BI-FAST, to improve the efficiency of
ekonomi. economic transactions.
5. Kebijakan Fiskal (APBN): Penguatan APBN 5. Fiscal Policy (State Budget/APBN): Strengthening
difokuskan pada optimalisasi penerimaan negara, the state budget through revenue optimization,
efisiensi belanja, dan penyaluran stimulus untuk spending efficiency, and targeted stimulus
menjaga daya beli masyarakat. distribution to maintain purchasing power.
6. Fokus Hilirisasi dan Sektor Baru: Pengembangan 6. Focus on Downstreaming and New Sectors:
mesin ekonomi baru melalui hilirisasi industri dan Development of new economic growth engines
optimalisasi ekonomi hijau serta digital. through industrial downstreaming and optimization
of the green and digital economy.
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam sektor As a company operating in the financing sector that also
pembiayaan yang juga mengedepankan aspek emphasizes digitalization as a key driver of business
digitalisasi sebagai salah satu akselerator pertumbuhan growth, the Government’s initiatives to explore broader
bisnis, langkah Pemerintah untuk mengeksplor funding sources and advance financial digitalization,
sumber-sumber pembiayaan yang lebih luas serta along with this synergistic policy mix, are expected
digitalisasi ekonomi keuangan, bauran sinergi tersebut to serve as a strong catalyst for the Company’s
dapat menjadi pendorong bagi keberlanjutan bisnis sustainable business growth in the years ahead.
Perseroan di tahun-tahun mendatang.
Perubahan Komposisi Dewan Komisaris Changesin the Board of Commissioners’
Composition
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan Throughout 2025, there were no changes in the
dalam susunan Dewan Komisaris Reliance Finance, composition of the Board of Commissioners of
sehingga komposisi Dewan Komisaris Perseroan masih Reliance Finance. Accordingly, the composition of the
sama dengan komposisi tahun sebelumnya, yaitu Company’s Board of Commissioners remained the
sebagai berikut: same as in the previous year, as follows:
Presiden Komisaris : Anton Budidjaja President Commissioner : Anton Budidjaja
Komisaris Independen : Braman Setyo Independent Commissioner : Braman Setyo
2025 Laporan Tahunan 30 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 30
Apresiasi dan Penutup Appreciation and Closing
Sebagai penutup, Dewan Komisaris menyampaikan In closing, the Board of Commissioners would like
apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Direksi dan to express its highest appreciation to the Board of
seluruh insan Perseroan atas dedikasi, kerja keras, Directors and all employees of the Company for their
serta komitmen yang telah ditunjukkan sepanjang dedication, hard work, and commitment demonstrated
tahun 2025. Pencapaian yang diraih mencerminkan throughout 2025. The achievements attained reflect the
langkah nyata Perseroan dalam memaksimalkan Company’s concrete efforts in maximizing the utilization
pemanfaatan teknologi mutakhir yang telah menjadi of cutting-edge technology, which has become a key
fondasi penting dalam memperkuat daya saing dan foundation in strengthening competitiveness and
mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. driving sustainable business growth.
Dewan Komisaris tidak lupa menyampaikan terima The Board of Commissioners also extends its sincere
kasih yang sebesar-besarnya kepada pemegang gratitude to the shareholders, business partners,
saham, mitra bisnis, regulator, serta seluruh pemangku regulators, and all stakeholders for their continued
kepentingan atas dukungan penuh sekaligus loyalitas support and loyalty, particularly in supporting the
yang telah diberikan kepada Perseroan khususnya Company’s performance throughout 2025.
dalam menjalankan kinerja di tahun 2025.
Dewan Komisaris meyakini bahwa dengan konsistensi The Board of Commissioners believes that, through
dalam menjalankan transformasi digital yang consistent implementation of integrated digital
terintegrasi, disertai penerapan prinsip kehati-hatian, transformation, supported by the application of
tata kelola perusahaan yang baik, serta manajemen prudential principles, good corporate governance, and
risiko yang komprehensif, Perseroan akan mampu comprehensive risk management, the Company will
untuk terus menciptakan nilai tambah jangka panjang. continue to create long-term value. Going forward,
Ke depan, Dewan Komisaris berharap agar Perseroan the Board of Commissioners expects the Company
dapat terus menjaga momentum pertumbuhan to maintain this growth momentum, while further
ini, sekaligus memperkuat kolaborasi dan inovasi strengthening collaboration and innovation to navigate
guna menghadapi dinamika industri yang semakin the increasingly dynamic industry landscape.
berkembang.
Jakarta, 8 Mei 2026
Jakarta, May 8, 2026
Atas Nama Dewan Komisaris
On Behalf of the Board of Commissioner
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
ANTON BUDIDJAJA BRAMAN SETYO
Komisaris Utama Komisaris Independent
President Commissioner Independent Commissioner
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 31 Annual Report 2025
Page 31
Laporan Manajemen
Management Report
Laporan Direksi [POJK 51-D.1]
Board of Directors’ Report
IMAN
PRIBADI
Direktur Utama
President Director
2025 Laporan Tahunan 32 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 32
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Esteemed Shareholders and Stakeholders,
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas We express our gratitude to Almighty God for His
segala rahmat dan karunia-Nya, pada tahun 2025 PT blessings and grace, which have enabled PT Usaha
Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (“Perseroan” / Pembiayaan Reliance Indonesia (“the Company” /
”Reliance Finance”) mampu melanjutkan pertumbuhan “Reliance Finance”) to sustain positive and resilient
bisnis yang positif dan resilien. business growth in 2025.
Di tengah tantangan perekonomian dan industri yang Amidst the increasingly dynamic economic and industry
semakin dinamis, konsistensi Reliance Finance untuk challenges, Reliance Finance’s consistency in pursuing
terus melakukan pendekatan bisnis yang inovatif dan innovative and strategic business approaches has
strategis berhasil membuat Perseroan mencatatkan enabled the Company to record strong performance. As
kinerja yang kuat. Hingga 31 Desember 2025, of December 31, 2025, the Company booked revenue
Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp76,58 of Rp76.58 billion in 2025, compared to Rp80.04 billion
miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp80,04 in 2024, with total assets increasing to Rp771 billion,
miliar, dengan peningkatan aset mencapai Rp771 miliar representing a 5.6% year-on-year growth.
atau tumbuh 5,6% yoy.
Perseroan senantiasa berupaya untuk mempertahankan The Company continuously strives to maintain
bisnis yang berkelanjutan serta kualitas kredit yang sustainable business operations and sound credit
baik. Hal tersebut diwujudkan melalui pemberian quality. This is realized through providing easier
kemudahan akses keuangan bagi masyarakat, di access to financial services for the public, in line with
mana sejalan dengan strategi dan komitmen kami our strategy and commitment to consistently expand
untuk secara konsisten memperluas peluang finansial inclusive financial opportunities, foster competitive
yang inklusif, menciptakan pertumbuhan bisnis yang business growth, and deliver more accessible and
berdaya saing, sekaligus membuka akses keuangan efficient financial access for all segments of society.
yang lebih mudah dan efisien bagi seluruh kalangan.
Melalui laporan ini, izinkan saya mewakili jajaran Direksi Through this report, allow me, on behalf of the Board
menyampaikan aktivitas kepengurusan Perseroan of Directors, to present the Company’s management
untuk periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember activities for the period from January 1, 2025 to
2025. Adapun penyampaian laporan meliputi December 31, 2025. This report encompasses
pencapaian kinerja, strategi dalam menghadapi performance achievements, strategies in addressing
tantangan, penerapan tata kelola perusahaan, proyeksi challenges, the implementation of good corporate
bisnis ke depan, serta komitmen terhadap prinsip- governance, future business outlook, as well as our
prinsip keberlanjutan. commitment to sustainability principles.
Kondisi Ekonomi Nasional dan Global National and Global Economic
Conditions
Perekonomian global sepanjang tahun 2025 tumbuh The global economy in 2025 grew within the range
dalam kisaran 2,7%–3,3% di tengah berbagai tantangan of 2.7%–3.3% amid various uncertainties, including
ketidakpastian, seperti dinamika kebijakan ekonomi shifting economic and geopolitical policies, slowdowns
dan geopolitik, perlambatan di sejumlah negara, in several countries, inflationary pressures, financial
tekanan inflasi, volatilitas pasar keuangan, perubahan market volatility, climate change, and supply chain
iklim, serta disrupsi rantai pasok. Pertumbuhan disruptions. Growth in major and advanced economies
ekonomi di negara maju dan utama menunjukkan remained moderate, with the United States expanding
tren moderat, dengan Amerika Serikat tumbuh sekitar by around 2.0%, China slowing to 4.8%, and the
2,0%, China melambat ke 4,8%, serta kawasan Euro, Eurozone, the United Kingdom, and Japan recording
Inggris, dan Jepang mencatat pertumbuhan yang relatively limited growth. Global monetary policy
relatif terbatas. Kebijakan moneter global pun masih continued to focus on price stability, with easing
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 33 Annual Report 2025
Page 33
Laporan Manajemen
Management Report
berfokus pada stabilitas harga, dengan pelonggaran measures implemented cautiously. Meanwhile, the
yang dilakukan secara hati-hati. Di sisi lain, kawasan ASEAN and Asian regions demonstrated relatively
ASEAN dan Asia tetap menunjukkan ketahanan stronger resilience, supported by robust domestic
yang lebih baik, didukung oleh kuatnya permintaan demand, although export performance remained under
domestik, meskipun kinerja ekspor masih menghadapi pressure due to weakening global demand.
tekanan akibat melemahnya permintaan global.
Di tengah kondisi global yang menantang, Amid these global challenges, Indonesia’s economy
perekonomian Indonesia pada tahun 2025 tetap in 2025 continued to show solid performance, with
menunjukkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan growth reaching 5.2%. This growth was driven by
sebesar 5,2%. Pertumbuhan ini ditopang oleh kuatnya strong domestic demand, reflected in increased
permintaan domestik, peningkatan penjualan ritel, retail sales, as well as a significant rise in the trade
serta surplus neraca perdagangan yang meningkat surplus. In addition, supportive fiscal and monetary
signifikan. Selain itu, dukungan kebijakan fiskal dan policies, along with improving business confidence,
moneter serta meningkatnya keyakinan pelaku ekonomi further strengthened growth momentum. Economic
turut memperkuat momentum pertumbuhan. Stabilitas stability was also reflected in inflation remaining
ekonomi juga tercermin dari tingkat inflasi yang terjaga within the target range of 2.5±1%, with annual inflation
dalam kisaran sasaran 2,5±1%, dengan inflasi tahunan recorded at 2.92%, despite pressures on certain food
sebesar 2,92%, meskipun terdapat tekanan pada commodities due to supply disruptions.
komoditas pangan tertentu akibat gangguan pasokan.
Tinjauan Industri Pembiayaan Financing Industry Overview
Kondisi industri jasa keuangan nasional pada tahun The national financial services industry in 2025
2025 menunjukkan ketahanan yang solid di tengah demonstrated solid resilience amid global uncertainty,
ketidakpastian global, dengan sektor perbankan with the banking sector remaining the main pillar in
tetap menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas maintaining stability and supporting economic growth.
dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini This was reflected in strong capital, adequate liquidity,
tercermin dari permodalan yang kuat, likuiditas yang and well-maintained asset quality, supported by policy
memadai, serta kualitas aset yang terjaga, didukung synergy among Bank Indonesia, the Financial Services
oleh sinergi kebijakan antara Bank Indonesia, Otoritas Authority, and the Deposit Insurance Corporation.
Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan. Banking intermediation continued to grow positively,
Intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan with credit expanding by 9.69% (yoy), primarily
kredit meningkat 9,69% (yoy), terutama ditopang oleh driven by investment loans. However, credit growth
kredit investasi. Namun demikian, pertumbuhan kredit varied across segments, with corporate and priority
menunjukkan variasi antar segmen, di mana kredit sectors recording strong growth, while MSME lending
korporasi dan sektor prioritas tumbuh kuat, sementara contracted by 0.3% (yoy), reflecting increased
kredit UMKM mengalami kontraksi 0,3% (yoy), prudence in managing credit risk. Meanwhile, the
mencerminkan meningkatnya kehati-hatian perbankan sharia finance sector continued to strengthen, although
terhadap risiko. Di sisi lain, ekonomi dan keuangan challenges remain in improving financial inclusion.
syariah terus menunjukkan penguatan, meskipun
masih menghadapi tantangan dalam aspek inklusi.
2025 Laporan Tahunan 34 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 34
Sementara itu, industri pembiayaan pada tahun In the financing industry, performance in 2025
2025 menghadapi tekanan dengan pertumbuhan encountered a pressure, with receivables growing
piutang yang terbatas sebesar 0,61% (yoy) dan total modestly by 0.61% (yoy) and total assets remaining
aset yang relatif stagnan. Kondisi ini dipengaruhi relatively stagnant. This was largely due to the high
oleh tingginya konsentrasi pembiayaan pada sektor concentration of financing in the motor vehicle
kendaraan bermotor yang mengalami perlambatan, sector, which experienced a slowdown, as well as an
serta meningkatnya pembiayaan bermasalah yang increase in non-performing financing that led to higher
berdampak pada kenaikan beban pencadangan dan provisioning and operational costs. Nevertheless, the
biaya operasional. Meski demikian, profil risiko industri overall risk profile of the industry remained manageable,
secara umum masih terjaga, dengan rasio non- with the gross non-performing financing (NPF) ratio at
performing financing (NPF) gross berada di kisaran around 2.5% and the gearing ratio within a safe range.
2,5% dan gearing ratio dalam batas aman. Selain In addition, the high reliance on bank funding highlights
itu, tingginya ketergantungan terhadap pendanaan the close interconnection between the financing and
perbankan menunjukkan eratnya keterkaitan antara banking sectors, where developments in one sector
industri pembiayaan dan sektor perbankan, sehingga may influence the other.
dinamika di salah satu sektor dapat memengaruhi
sektor lainnya.
Kebijakan Strategis dan Upaya Strategic Policies and Efforts to Face
Menghadapi Tantangan Challenges
Di tengah tantangan sektor pembiayaan tahun 2025 Amid the challenges faced by the financing sector
yang meliputi melemahnya daya beli masyarakat in 2025, including weakened consumer purchasing
yang menekan permintaan kredit, tingginya risiko power that pressured credit demand, elevated non-
kredit macet (NPF) akibat ketidakpastian ekonomi performing financing (NPF) risks due to global economic
global, serta kebutuhan transformasi digital untuk uncertainty, and the need for digital transformation to
menangani kejahatan siber; Direksi berbangga bahwa address cybercrime; the Board of Directors is proud to
secara umum, Perseroan mampu menutup tahun 2025 note that, overall, the Company was able to conclude
dengan kinerja yang positif, baik dari sisi operasional 2025 with positive performance, both operationally
maupun keuangan. and financially.
Sejumlah kebijakan strategis yang diterapkan A number of strategic policies implemented by the
Perseroan telah memberikan dampak yang efektif, Company have delivered effective results, including
antara lain melalui penajaman fokus pada segmen sharpening its focus on the right segments, improving
yang tepat, peningkatan efisiensi operasional, serta operational efficiency, and optimizing its core business.
optimalisasi core business yang dimiliki Perseroan.
Adapun tiga pilar utama pembiayaan adalah sebagai The Company’s three main financing pillars are as
berikut: follows:
1. Pembiayaan Perumahan Menengah – Bawah 1. Middle – Lower Housing Financing
Perseroan mempertahankan pertumbuhan dengan The Company maintains growth by focusing
fokus pada pembiayaan kepemilikan rumah/ on financing home/apartment ownership to the
apartemen kepada masyarakat berpendapatan lower-middle income community and working
menengah kebawah dan pembiayaan modal capital/investment financing to the Company’s
kerja/investasi kepada pengembang (developer) partner developers. Specifically, for consumer
rekanan Perseroan. Khusus untuk pembiayaan housing financing, the Company collaborates with
hunian konsumen, Perseroan bekerjasama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) in
dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) terms of funding by expanding the facilities for the
(SMF) dalam hal pendanaan dengan perluasan purpose of using SMF facilities through, among
fasilitas tujuan penggunaan fasilitas dari SMF others, the Micro Housing Program, KPR Inden,
melalui antara lain Program Mikro Housing, KPR Multipurpose Credit which can provide additional
Inden, Kredit Multiguna yang dapat memberikan services to the community. In addition, the
tambahan pelayanan kepada masyarakat. selain Company is also supported by Bank Central Asia
itu perseroan juga didukung oleh bank BCA dalam (BCA) in providing financing facilities to support
pembiayaan tersebut. the Company’s funding and financing activities.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 35 Annual Report 2025
Page 35
Laporan Manajemen
Management Report
2. Pembiayaan Produktif 2. Productive Financing
Perseroan fokus pada pembiayaan non-cash digital The Company focuses on non-cash digital
financing melalui kerjasama dengan perusahaan financing through partnerships with digital
perusahaan digital, supplier, dan distributor untuk companies, suppliers, and distributors to capture
dapat menjaring ekosistem pelaku UMKM dengan the MSME ecosystem, with the following strategies:
strategi penyaluran:
• Pembiayaan kepada para pelaku usaha kecil • Financing small and medium enterprises (SMEs)
menengah (small medium enterprise) melalui through supply chain ecosystems and digital
kerjasama dengan supply chain ekosistem platforms;
dan platform digital.
• Fokus pembiayaan pada sektor Healthtech, • Focusing on sectors such as Healthtech, Fast
Fast Moving Consumer Goods (FMCG), Moving Consumer Goods (FMCG), Automotive,
Otomotif, dan Agribusiness. and Agribusiness;
• Pembiayaan dilakukan melalui teknologi digital • Delivering financing through digital technology
pembiayaan produktif menawarkan value that offers value-added products with real-time
produk dengan pengecekan SLIK, PEFINDO checks via SLIK, PEFINDO, and credit scoring
dan credit scoring secara real-time. Proses systems. Financing disbursement is conducted
penyaluran pembiayaan dilakukan secara in real time without limitations of working hours
real-time tanpa terbatas waktu dan hari kerja, or days, with end-to-end digital processes that
seluruh proses end-to-end dilakukan secara enhance operational efficiency and convenience
digital sehingga meningkatkan efisiensi for business actors.
operasional serta kemudahan bagi pelaku
usaha.
Untuk mendukung pembiayaan produktif, perseroan To support productive financing, the Company is
didukung oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) untuk supported by Pusat Investasi Pemerintah (PIP) through
segmen ultra mikro (Umi) dibawah 20 juta. its Ultra Micro (UMi) financing program for loans of up
to Rp20 million.
3. Pembiayaan Multiguna 3. Multipurpose Financing
Perseroan berfokus pada pembiayaan ke karyawan The Company focuses on financing for employees,
utamanya yang berpenghasilan menengah particularly middle- to lower-income (blue-collar)
bawah (blue collar) yang bekerja di perusahaan- workers employed by companies affiliated with
perusahaan yang sudah bekerjasama dengan the Reliance Group, especially health insurance
Reliance Group terutama adalah nasabah asuransi customers. The repayment scheme is conducted
kesehatan. Adapun skema pembayaran dilakukan through payroll deductions.
dengan pemotongan gaji tetap.
Selain itu, makin besarnya bisnis dan jumlah In addition, with the growing scale of the Company’s
pelanggan Perseroan dan Group, Perseroan business and customer base within the Group,
melihat adanya peluang untuk memanfaatkan the Company sees opportunities to leverage its
database pelanggan sebagai upaya untuk customer database to implement repeat order,
melakukan strategi repeat order, upselling, maupun upselling, and cross-selling strategies to drive
cross selling untuk meningkatkan pertumbuhan efficient growth. The Company will also further
perusahaan secara efisien. Perseroan juga akan optimize the Reliance Group’s customer base that
lebih mengoptimalkan menggarap customer based requires financing solutions.
Reliance Group yang membutuhkan pembiayaan.
Dari sisi pendanaan, Perseroan melakukan penguatan From a funding perspective, the Company continues to
kerjasama dengan mitra perbankan. Pengembangan strengthen partnerships with banking institutions. The
teknologi berbasis digital mobile, penguatan organisasi development of digital mobile-based technology, along
dan SDM juga menjadi kunci dalam menjalankan with strengthening organizational capacity and human
strategi bisnis Perseroan. resources, remains key to executing the Company’s
business strategy.
2025 Laporan Tahunan 36 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 36
Analisis dan Capaian Kinerja 2025 2025 Performance Analysis and
Achievements
Berdasarkan hasil evaluasi sepanjang tahun 2025, Based on the evaluation throughout 2025, the Company
Perseroan berhasil mempertahankan kinerja yang managed to maintain relatively stable performance.
cukup stabil. Dari sisi kinerja keuangan, Perseroan From a financial standpoint, the Company recorded a
mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp14,74 profit for the year of Rp14.74 billion in 2025, a decrease
miliar pada tahun 2025, menurun sebesar Rp1,31 of Rp1.31 billion or 8.15% compared to Rp16.05 billion
miliar atau 8,15% dibandingkan tahun sebelumnya in the previous year. Nevertheless, the Company
sebesar Rp16,05 miliar. Meskipun demikian, Perseroan maintained its profitability performance, as reflected in
tetap mampu menjaga kinerja profitabilitas dengan a Net Interest Margin (NIM) of 5.0%, a Return on Assets
mencatatkan Net Interest Margin (NIM) sebesar (ROA) of 1.9%, and a Return on Equity (ROE) of 5.4%
5,0%, Return on Assets (ROA) sebesar 1,9%, dan as of 31 December 2025. In addition, the Company’s
Return on Equity (ROE) sebesar 5,4% pada posisi 31 asset quality and capital structure remained sound, as
Desember 2025. Selain itu, kualitas aset dan struktur indicated by a receivables-to-assets ratio of 92% and a
permodalan Perseroan tetap terjaga, yang tercermin liabilities-to-equity ratio of 1.84 times. The Company’s
dari rasio piutang terhadap aset sebesar 92% dan rasio total assets also rose by Rp40.72 billion, or 5.57%, from
kewajiban terhadap ekuitas sebesar 1,84 kali. Adapun Rp730.43 billion in 2024 to Rp771.15 billion in 2025.
total aset Perseroan naik sebesar Rp40,72 miliar atau New financing disbursements during 2025 amounted
5,57% dari Rp730,43 miliar pada tahun 2024 menjadi to Rp183.7 billion, carried out selectively and prudently.
Rp771,15 miliar pada tahun 2025. Adapun penyaluran
pembiayaan baru sepanjang 2025 tercatat sebesar
Rp183,7 miliar yang dilakukan secara selektif dan
penuh kehati-hatian.
Sementara dari sisi kualitas pembiayaan, Perseroan Meanwhile, in terms of financing quality, The Company
juga terus mempertahankan kualitas pembiayaan continued to maintain the quality of its financing
yang tercermin dari rasio Gross Non-Performing portfolio, as reflected in a Gross Non-Performing
Financing (NPF) sebesar 1,60% per 31 Desember Financing (NPF) ratio of 1.60% as of 31 December
2025. Pencapaian tersebut menunjukkan efektivitas 2025. This achievement demonstrates the Company’s
Perseroan dalam mengelola risiko pembiayaan serta effectiveness in managing financing risks while
menjaga kualitas aset produktif. Dalam hal efisiensi, preserving the quality of its earning assets. In terms
rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan of operational efficiency, the Operating Expenses to
Operasional (BOPO) tercatat sebesar 75,2%. Operating Income (BOPO) ratio stood at 75.2%. While
Sementara itu, gearing ratio per 31 Desember 2025 the gearing ratio as of 31 December 2025 was recorded
berada pada level 1,73 kali, yang masih jauh di bawah at 1.73 times, remaining well below the maximum limit
batas maksimum 10,0 kali sebagaimana diatur oleh of 10.0 times stipulated by the regulator.
regulator.
Dalam aspek bisnis, Perseroan berhasil melakukan From a business perspective, the Company
implementasi penuh pada core system dan keuangan successfully completed the full implementation of
serta pengembangan front, middle dan back end its core system and financial systems, as well as
system yang handal berbasis digital dalam rangka the development of reliable digital-based front-end,
tercapainya layanan kepada para nasabah dengan middle-end, and back-end systems to deliver faster
lebih cepat secara, akurat. Selain itu, Perseroan juga and more accurate services to customers. In addition,
telah melakukan otomatisasi proses pembiayaan untuk the Company has automated its financing processes
meningkatkan efisiensi dan akurasi layanan serta to enhance efficiency and service accuracy, while also
melakukan peluncuran berbagai fitur berbasis digital launching various digital-based features to accelerate
guna mempercepat customer onboarding dan credit customer onboarding and credit scoring.
scoring.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 37 Annual Report 2025
Page 37
Laporan Manajemen
Management Report
Dalam hal pendanaan, Perseroan berhasil memperluas In terms of funding, the Company successfully
kerja sama dengan sejumlah lembaga perbankan expanded its partnerships with several banking
sepanjang tahun 2025 sebagai bagian dari strategi institutions throughout 2025 as part of its strategy
diversifikasi dan penguatan struktur likuiditas jangka to diversify funding sources and strengthen its long-
panjang. Selain itu, hubungan dengan mitra perbankan term liquidity structure. Furthermore, relationships with
yang telah ada tetap terjaga dan terus diperluas sebagai existing banking partners have been maintained and
wujud penguatan sinergi antar lembaga keuangan. further strengthened as part of enhancing synergy
among financial institutions.
Perbandingan Antara Hasil yang Comparison Between Achieved Results
Dicapai dan Ditargetkan and Targets
Dari segi posisi keuangan, realisasi pencapaian aset, In terms of financial position, the realization of the
liabilitas, dan ekuitas Perseroan pada akhir 2025 Company’s assets, liabilities, and equity as of year-
masing-masing tercatat sebesar 5,57%, 5,47%, dan end 2025 were recorded at 5.57%, 5.47%, and 5.76%,
5,76%. Adapun untuk realisasi pendapatan, persentase respectively. Meanwhile, revenue realization was
pencapaian tercatat sebesar 126,8%. recorded at 126.8%.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan Implementation of Sustainable
yang Berkelanjutan Corporate Governance
Perseroan memiliki kewajiban untuk melaksanakan The Company is obligated to manage its operations
pengelolaan operasi dan bisnis dengan landasan and business activities in compliance with prevailing
kepatuhan terhadap peraturan dan perundang- laws and regulations, alongside the implementation of
undangan yang berlaku, yang dibarengi dengan Good Corporate Governance (GCG) best practices.
implementasi praktik terbaik Tata Kelola Perusahaan
yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Struktur GCG Perseroan telah dikembangkan sesuai The Company’s GCG structure has been developed
dengan peraturan dan perundang-undangan yang in accordance with prevailing laws and regulations,
berlaku, demikian pula dengan proses atau mekanisme as have the GCG processes and mechanisms, which
GCG sebagai ketentuan yang memberikan definisi clearly define the duties, roles, and functions of
secara jelas tentang tugas, peran dan fungsi masing- each governing body within the GCG framework.
masing organ dalam struktur GCG. Manajemen dalam Management has ensured the completeness of
hal ini telah mengupayakan seluruh kelengkapan organ, governance organs, particularly those supporting
khususnya pada organ yang mendukung Direksi, yaitu the Board of Directors, including committees, the
Komite-komite, Sekretaris Perusahaan dan Audit Corporate Secretary, and Internal Audit, all of which
Internal, yang berperan aktif dalam menjalankan fungsi actively perform compliance, transparency, and
kepatuhan, keterbukaan, dan audit internal di lingkup internal audit functions within the Company.
Perseroan.
Lebih lanjut, komitmen Perseroan dalam menerapkan Furthermore, the Company’s commitment to
best practice GCG adalah dengan melaksanakan implementing GCG best practices is demonstrated
penilaian tingkat kesehatan perusahaan secara berkala. through the periodic assessment of its corporate
Penilaian dilakukan dengan beberapa indikator utama, soundness level. This assessment is conducted based
yaitu Pengelolaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik; on several key indicators, namely the implementation of
Profil Risiko; Rentabililtas; serta tingkat Permodalan. Good Corporate Governance, Risk Profile, Profitability,
and Capital Adequacy.
2025 Laporan Tahunan 38 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 38
Pada tahun 2025, Perseroan memperoleh peringkat 1 In 2025, the Company achieved a rating of 1 (one)
(satu) pada aspek Tata Kelola Perusahaan. Perolehan in the Good Corporate Governance aspect. This
peringkat tersebut menjadi gambaran dari kemampuan rating reflects Management’s capability in optimally
Manajemen Perseroan dalam menjalankan penerapan implementing governance practices and fulfilling the
Tata Kelola secara maksimal dan telah memenuhi Company’s objectives in comprehensively applying
tujuan Perseroan dalam melaksanakan penerapan GCG principles. The Company acknowledges that
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dengan there is still room for improvement in certain areas;
komprehensif. Perseroan menyadari adanya ruang however, these have been properly addressed and
perbaikan yang ditemukan di dalam setiap prosesnya, resolved through appropriate decisions and actions by
namun hal tersebut telah ditangani dengan baik serta the Company’s Management.
diselesaikan dengan keputusan dan tindakan wajar
oleh Manajemen Perseroan.
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan Sustainability Commitment and
Strategy
Menghadapi tantangan dunia bisnis akibat kondisi In facing business challenges arising from fluctuating
ekonomi yang fluktuatif dengan ketidakpastian yang economic conditions with a high level of uncertainty,
cukup tinggi serta perubahan iklim sebagai bagian as well as ongoing climate change issues as part of
dari isu keberlanjutan yang masih terjadi, Perseroan sustainability concerns, the Company is committed to
berkomitmen menetapkan empat pilar utama yang establishing four key pillars focused on sustainability
berfokus pada keberlanjutan dan kontribusi positif and positive contributions to the economic, social, and
terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan: environmental aspects:
1. Mendukung Pembangunan Berkelanjutan 1. Supporting Sustainable Development
Perseroan berkomitmen untuk mendukung The Company is committed to supporting the
pemerintah dalam mewujudkan pembangunan Government in achieving sustainable development.
berkelanjutan. Upaya ini dilakukan dengan This effort is carried out by maintaining a balance
menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, between economic, social, and environmental
sosial, dan lingkungan hidup, agar pertumbuhan aspects to ensure that economic growth remains
ekonomi tetap stabil tanpa merusak lingkungan stable without harming the environment or
atau mengabaikan kesejahteraan masyarakat. neglecting social welfare.
2. Mendukung Pengembangan Keuangan Ramah 2. Supporting the Development of Environmentally
Lingkungan Friendly Finance
Perseroan mendukung upaya Otoritas Jasa The Company supports the initiatives of the
Keuangan (OJK) dalam membangun sistem Financial Services Authority (Otoritas Jasa
lembaga keuangan yang memperhatikan Keuangan/OJK) in developing a financial system
kelestarian lingkungan. Dengan mengintegrasikan that takes environmental sustainability into
aspek keberlanjutan, Perseroan berusaha account. By integrating sustainability aspects, the
mendorong lembaga keuangan untuk lebih Company aims to encourage financial institutions
peduli terhadap dampak lingkungan dalam setiap to be more mindful of environmental impacts in
kegiatan finansial yang dilakukan. their financial activities.
3. Mendukung Implementasi Roadmap Keuangan 3. Supporting the Implementation of the
Berkelanjutan Sustainable Finance Roadmap
Perseroan aktif mendukung implementasi The Company actively supports the implementation
Roadmap Keuangan Berkelanjutan yang telah of the Sustainable Finance Roadmap established
disusun oleh OJK. Melalui pendekatan ini, by OJK. Through this approach, the Company
Perseroan berupaya untuk memastikan bahwa strives to ensure that all policies and actions
setiap kebijakan dan tindakan yang diambil sesuai are aligned with sustainable finance principles,
dengan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan, thereby contributing to a more transparent and
yang membantu menciptakan sistem keuangan responsible financial system.
yang lebih transparan dan bertanggung jawab.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 39 Annual Report 2025
Page 39
Laporan Manajemen
Management Report
4. Menjadi Perusahaan Pembiayaan Berkelanjutan 4. Becoming a Sustainable Financing Company
Perseroan bertekad menjadi pemimpin dalam The Company aspires to become a leader in
industri pembiayaan di Indonesia dengan Indonesia’s financing industry by implementing
menerapkan prinsip-prinsip keuangan sustainable finance principles. We align our
berkelanjutan. Kami menyelaraskan kegiatan bisnis business activities with social and environmental
dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan, responsibilities, ensuring that every financial
memastikan bahwa setiap keputusan finansial decision not only delivers economic benefits but
tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, also creates value for society and the environment.
tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat
dan alam.
Optimisme Proyeksi Bisnis 2026 Optimistic Business Projection for 2026
Memasuki tahun 2026, prospek perekonomian global Entering 2026, the global economic outlook is
diperkirakan masih menghadapi tekanan moderat expected to remain under moderate pressure, with
dengan pertumbuhan yang cenderung melambat, growth trending downward. The World Bank projects
di mana World Bank memproyeksikan pertumbuhan global growth at 2.6%, reflecting the continued
sebesar 2,6%. Kondisi ini dipengaruhi oleh ketegangan impact of trade tensions, investment pressures, and
perdagangan, tekanan investasi, serta perlambatan slowdowns in several major economies, although
di sejumlah ekonomi utama, meskipun negara emerging markets are still expected to serve as
berkembang tetap menjadi motor pertumbuhan. Di key growth drivers. Domestically, the Indonesian
dalam negeri, Pemerintah Indonesia menargetkan Government targets economic growth of 6.3%, driven
pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% yang didorong by job creation, productivity improvements, and the
oleh penciptaan lapangan kerja, peningkatan strengthening of strategic sectors such as food, energy,
produktivitas, serta penguatan sektor strategis seperti and technology. In line with this, the national financial
pangan, energi, dan teknologi. Sejalan dengan hal sector is projected to remain solid, with banking credit
tersebut, sektor keuangan nasional diproyeksikan tetap growth in the range of 8%–12% and MSME lending
solid, dengan pertumbuhan kredit perbankan pada growing by 7%–9%, supported by adequate liquidity
kisaran 8%–12% serta kredit UMKM tumbuh 7%–9%, and various government programs.
didukung oleh likuiditas yang memadai dan berbagai
program pemerintah.
Di sisi lain, industri pembiayaan juga menunjukkan On the other hand, the financing industry is also
prospek yang positif dengan pertumbuhan piutang expected to show positive prospects, with multifinance
multifinance diperkirakan sebesar 6%–8%, sementara receivables projected to grow by 6%–8%, while
fintech lending diproyeksikan tumbuh lebih tinggi sekitar fintech lending is expected to expand at a higher
15%, meskipun tetap diiringi dengan peningkatan rate of around 15%, albeit accompanied by increased
kehati-hatian dan penguatan regulasi. Transformasi prudence and tighter regulations. Digital transformation
digital diperkirakan terus menjadi pendorong utama is projected to remain a key growth driver, with
pertumbuhan, dengan transaksi pembayaran digital digital payment transactions expected to increase
meningkat signifikan sebesar 29,7% (yoy), didukung significantly by 29.7% (yoy), supported by technology
oleh adopsi teknologi dan perluasan ekosistem adoption and the expansion of the digital ecosystem.
digital. Secara keseluruhan, kombinasi stabilitas Overall, the combination of macroeconomic stability,
makroekonomi, penguatan sektor keuangan, serta a strengthened financial sector, and accelerated
akselerasi digitalisasi menjadi faktor kunci dalam digitalization will be key factors in driving Indonesia’s
mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada economic growth in 2026.
tahun 2026.
2025 Laporan Tahunan 40 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 40
Menanggapi kondisi serta peluang tersebut, Perseroan In response to these conditions and opportunities, the
berkomitmen untuk memperkuat ekosistem dari mitra Company is committed to strengthening the ecosystem
existing SCF agar komposisi segmen pembiayaan baru of its existing Supply Chain Financing (SCF) partners
Perseroan menjadi lebih dominan pada pembiayaan to shift the composition of its new financing portfolio
segmen produktif digital di 75% dan pembiayaan di toward 75% digital productive financing and 25%
segmen perumahan di 25%. Perubahan strategi oleh housing financing. This strategic adjustment reflects
Perseroan mengikuti kondisi makro ekonomi, dinamika macroeconomic conditions, business dynamics, and
bisnis dan asesmen risiko yang ada. ongoing risk assessments.
Perseroan juga menargetkan kualitas portofolio The Company also targets a balanced portfolio quality
yang seimbang dari sisi manajemen risiko, dengan from a risk management perspective by combining
mengombinasikan pembiayaan perumahan berbasis collateral-based housing financing with long-term
agunan yang memiliki tenor jangka panjang (hingga tenors (up to 15 years) and gradual NIM growth, with
15 tahun) dan pertumbuhan NIM yang bertahap, short-term digital products that offer optimal NIM
serta produk digital dengan tenor jangka pendek and more efficient operating costs. This combination
yang menawarkan NIM optimal dan biaya operasional is expected to support the Company’s cash flow
yang lebih efisien. Kombinasi ini diharapkan dapat in meeting its obligations and maintaining smooth
mendukung arus kas Perseroan dalam memenuhi operational activities.
seluruh kewajiban dan menjaga kelancaran kegiatan
operasional.
Di sisi lain, bisnis pembiayaan produktif berbasis Meanwhile, the Company’s digital productive
digital melalui skema rantai pasok, yang sekitar 80% financing business through a supply chain scheme
difokuskan pada nasabah ultra mikro, dijalankan approximately 80% of which is focused on ultra-
melalui kerja sama dengan perusahaan digital, micro customers is implemented through partnerships
supplier, dan distributor. Strategi ini bertujuan untuk with digital companies, suppliers, and distributors.
menjaring nasabah ritel baru pada empat sektor This strategy aims to capture new retail customers
utama, yaitu Healthtech, Fast Moving Consumer across four key sectors, namely Healthtech, Fast
Goods (FMCG), otomotif, dan agribisnis. Melalui Moving Consumer Goods (FMCG), Automotive, and
keseluruhan strategi tersebut, Perseroan optimistis Agribusiness. Through these strategies, the Company
mampu menghadapi tahun 2026 dengan kinerja yang remains optimistic about achieving better performance
lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. in 2026 compared to previous years.
Adapun strategi utama yang ditetapkan untuk tahun The key strategies set for the 2026 fiscal year include:
buku 2026, antara lain:
• Peningkatan skala bisnis, dengan tetap menjaga • Expanding business scale while maintaining asset
kualitas aset; quality;
• Pendalaman digitalisasi untuk efisiensi operasional • Deepening digitalization to improve operational
dan peningkatan pengalaman nasabah; efficiency and enhance customer experience;
• Penguatan kapasitas SDM dan budaya perusahaan • Strengthening human capital capacity and
yang agile dan kolaboratif; fostering an agile and collaborative corporate
culture;
• Peningkatan peran dalam pembiayaan • Enhancing the Company’s role in sustainable
berkelanjutan termasuk ESG - based financing. financing, including ESG-based financing.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 41 Annual Report 2025
Page 41
Laporan Manajemen
Management Report
Perubahan Susunan Direksi Changes in the Board of Directors’
Composition
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan Throughout 2025, there were no changes in the
dalam susunan Direksi Reliance Finance, sehingga composition of the Board of Directors of Reliance
komposisi Direksi Perseroan masih sama dengan Finance. Accordingly, the composition of the
komposisi tahun lalu, yaitu sebagai berikut: Company’s Board of Directors remained the same as in
the previous year, as follows:
Direktur Utama : Iman Pribadi President Director : Iman Pribadi
Direktur : Ira Rakhmawati Director : Ira Rakhmawati
Direktur : Frans Victor Kallola Director : Frans Victor Kallola
Apresiasi dan Penutup Appreciation and Closing
Direksi menyampaikan penghargaan dan terima kasih The Board of Directors expresses its appreciation
kepada para Pemegang Saham, Dewan Komisaris, and gratitude to the Shareholders, the Board of
serta seluruh organ pendukung sebagai representasi Commissioners, and all supporting organs as
aspirasi pemegang saham atas arahan, nasihat, dan representatives of shareholders’ aspirations for the
pengawasan yang diberikan sepanjang tahun 2025. guidance, advice, and supervision provided throughout
2025.
Direksi juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya The Board of Directors also expresses its highest
kepada seluruh karyawan atas dedikasi dan kontribusi appreciation to all employees for their dedication and
yang telah diberikan sehingga Perseroan dapat contributions, which have enabled the Company to
mencatatkan kinerja yang solid serta pencapaian yang deliver solid performance and achieve commendable
membanggakan. Selain itu, Direksi turut mengucapkan results. In addition, the Board of Directors extends its
terima kasih kepada seluruh mitra kerja atas dukungan sincere acknowledgements to all business partners
dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik. for their continuous support and well-established
cooperation.
Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat menjadi This spirit of togetherness is expected to serve as
pendorong bagi seluruh insan Perseroan untuk terus a driving force for all employees of the Company to
berkomitmen dalam mewujudkan berbagai target remain committed to achieving Reliance Finance’s
pengembangan bisnis Reliance Finance, sehingga business development targets, ultimately realizing
pada akhirnya mampu mencapai visi Perseroan sebagai the Company’s vision to become a market leader
market leader di industri pembiayaan yang berfokus in the financing industry, with a focus on housing,
pada sektor pembiayaan perumahan, mikro produktif, micro productive, and multipurpose digital-based
dan multiguna berbasis digital. Dengan komitmen financing. With strong commitment and sustained
yang kuat serta sinergi yang berkelanjutan, Perseroan synergy, the Company remains optimistic in its ability
optimis dapat terus menciptakan nilai tambah sekaligus to continuously create added value while delivering
memberikan kontribusi yang positif bagi seluruh positive contributions to all stakeholders in the future.
pemangku kepentingan di masa mendatang.
2025 Laporan Tahunan 42 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 42
Jakarta, 8 Mei 2026
Jakarta, May 8, 2026
Atas Nama Direksi
On Behalf of the Board of Directors
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
IRA RAKHMAWATI
Direktur
Director
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 43 Annual Report 2025
Page 43
Laporan Manajemen
Management Report
Surat Pernyataan Tanggung Jawab
Dewan Komisaris dan Direksi Atas
Laporan Tahunan 2025
Statement of the Responsibility of the Board of Commissioners and
the Board of Directors for the 2025 Annual Report
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan We, the undersigned, hereby state that all information
bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan in the Annual Report of PT Usaha Pembiayaan Reliance
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia tahun Indonesia for 2025 is presented in its entirety and
2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung we are fully responsible for the correctness of the
jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan dan contents in the Annual Report and Financial Report of
Laporan Keuangan Perusahaan. the Company.
Demikian pernyataan ini untuk dipergunakan Thus these statements are made truthfully to be used
sebagaimana mestinya. accordingly.
Jakarta, 8 Mei 2026
Jakarta, May 8, 2026
Untuk dan Atas nama Dewan Komisaris dan Direksi
For and on behalf of the Board of Commissioners and Board of Directors
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
ANTON BUDIDJAJA BRAMAN SETYO
Komisaris Utama Komisaris Independent
President Commissioner Independent Commissioner
IRA RAKHMAWATI
Direktur
Director
2025 Laporan Tahunan 44 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 44
“Halaman ini sengaja dikosongkan.”
“This page is intentionally left blank.”
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 45 Annual Report 2025
Page 45
Profil Perusahaan
Company Profile
03
Profil
Perusahaan
Company Profile
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
2025 Laporan Tahunan 46 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 46
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 47 Annual Report 2025
Page 47
Profil Perusahaan
Company Profile
Sekilas Perusahaan
Company Overview
Nama Perusahaan Dasar Hukum Pendirian
Company Name Legal Basis of Establishment
Akta No. 38 tanggal 12 Mei 1989 dari Miryam Magdalena Indrani Wiardi,
S.H., notaris di Jakarta yang telah memperoleh persetujuan Menteri
Kehakiman Republik Indonesia No. C2.7473.HT.01.01-89 tanggal 15
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia Agustus 1989.
Deed No. 38 dated May 12, 1989 of Miryam Magdalena Indrani Wiardi, S.H.,
a public notary in Jakarta, which was approved by the Minister of Justice
Tanggal Pendirian of the Republic of Indonesia No. C2.7473.HT.01.01-89 dated August 15, 1989.
Date of Establishment
12 Mei 1989
Bidang Usaha
May 12, 1989 Line of Business
Kode Saham Pembiayaan Konvensional dan Pembiayaan Syariah
Ticker Code Financing and Sharia Financing
REFI Kepemilikan
Ownership
Modal Dasar PT Reliance Capital Management (84,97%)
Authorized Capital PT Asuransi Reliance Indonesia (15,03%)
Rp400.000.000.000 Jumlah Pegawai
Tanggal Pencatatan Efek (per 31 Desember 2024)
Securities Listing Date Number of Employees
(as of December 31, 2024)
Modal Disetor
Issued and Fully Paid Up Capital
10 February 2022 33 Orang
February 10, 2022 33 Employees
Rp133.000.000.000
Alamat Kantor Pusat
Head Office Address [POJK 51 - C.2]
SOHO West Point Lantai 2 SOHO West Point Lantai 2
Jl. Macan Kav. 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk Jl. Macan Kav. 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk
Jakarta Barat 11510 Jakarta Barat 11510
(021) 21192288 (021) 21192288
corsec@reliance-finance.com corsec@reliance-finance.com
www.reliance-finance.com www.reliance-finance.com
2025 Laporan Tahunan 48 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 48
Riwayat Singkat
Brief History
Didirikan di Jakarta pada 12 Mei 1989, PT Usaha Established in Jakarta on May 12, 1989, PT Usaha
Pembiayaan Reliance Indonesia (selanjutnya disebut Pembiayaan Reliance Indonesia (hereinafter referred
“Perseroan”) merupakan sebuah perseroan terbatas to as the “Company”) is a limited liability company
yang memiliki nama awal “PT Sebaru Sejahtera whose initial name was “PT Sebaru Sejahtera Finance
Finance Corporation” yang termaktub dalam Akta Corporation” as stated in the Deed of Limited Liability
Perseroan Terbatas “PT Sebaru Sejahtera Finance Company “PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation
Corporation No. 38 tanggal 12 Mei 1989, dibuat No. 38 dated May 12, 1989, made before M.M.I. Wiardi,
di hadapan M.M.I. Wiardi, S.H., Notaris di Jakarta S.H., Notary in Jakarta and has obtained approval from
dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri the Minister of Justice of the Republic of Indonesia No.
Kehakiman Republik Indonesia No. C2.7473.HT.01.01- C2.7473.HT.01.01-Th’89 dated August 15, 1989, and has
Th’89 tanggal 15 Agustus 1989, serta telah didaftarkan been registered at the West Jakarta District Court Office
di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat di bawah under No. 1130/1989 dated August 22, 1989.
No. 1130/1989 tanggal 22 Agustus 1989.
Perubahan nama Perseroan dari PT Sebaru Sejahtera The change of the Company’s name from PT Sebaru
Finance Corporation menjadi PT Nation Capital Sejahtera Finance Corporation to PT Nation Capital
Finance berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Finance is based on the Deed of Statement of
Rapat Umum Pemegang Saham PT Sebaru Sejahtera Resolutions of the General Meeting of Shareholders
Finance Corporation No. 2 tanggal 2 Desember 2002, of PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation No. 2
yang dibuat di hadapan James Herman Rahardjo, S.H., dated December 2, 2002, made before James Herman
Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan Rahardjo, S.H., Notary in Jakarta, and has received
dari Menkumham melalui Surat Keputusan No.C-00394 approval from the Minister of Law and Human Rights
HT.01.04.TH.2003 tanggal 9 Januari 2003 serta telah through Decree No. C-00394 HT.01.04.TH.2003
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. 090516545378 dated January 9, 2003 and has been registered in the
tanggal 11 Maret 2004. Anggaran dasar Perseroan telah Company Register No. 090516545378 dated March 11,
diubah untuk menyesuaikan dengan ketentuan UUPT 2004. The Company’s articles of association have been
yaitu sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan amended to comply with the provisions of the Company
Keputusan Rapat PT Nation Capital Finance No. 7 Law, namely as stated in the Deed of Statement of
tanggal 10 Juli 2008, yang dibuat di hadapan Lanawati Resolutions of the General Meeting of Shareholders of
Dewi Soegianto, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah PT Nation Capital Finance No. 7 dated July 10, 2008,
mendapatkan persetujuan dari Menkumham melalui made before Lanawati Dewi Soegianto, S.H., Notary in
Surat Keputusan No. AHU- 51209.AH.01.02.Tahun Jakarta, and has received approval from the Minister
2008 tanggal 14 Agustus 2008 serta telah didaftarkan of Law and Human Rights through Decree No. AHU-
dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU- 0071063. 51209.AH.01.02.Tahun 2008 dated 14 August 2008 and
AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 14 Agustus 2008. has been registered in the Company Register under No.
AHU- 0071063.AH.01.09.Tahun 2008 dated 14 August
2008.
Pada tahun 2012, Perseroan kembali melakukan In 2012, the Company again changed its name from
perubahan nama dari PT Nation Capital Finance menjadi PT Nation Capital Finance to PT Usaha Pembiayaan
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia berdasarkan Reliance Indonesia based on the Deed of Circular
Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Decision of Shareholders of PT Nation Capital Finance
Saham PT Nation Capital Finance No. 17 tanggal 25 No. 17 dated September 25, 2012, made before Aryani,
September 2012, yang dibuat di hadapan Aryani, S.H., M.Kn., Notary in South Tangerang, and has
S.H.,M.Kn., Notaris di Tangerang Selatan, dan telah received approval from the Minister of Law and Human
mendapatkan persetujuan dari Menkumham melalui Rights through Decree No. AHU-53399.AH.01.02.Tahun
Surat Keputusan No.AHU-53399.AH.01.02.Tahun 2012 2012 dated October 16, 2012 and has been registered
tanggal 16 Oktober 2012 serta telah didaftarkan dalam in the Company Register No. AHU-0090561.AH.01.09
Daftar Perseroan No. AHU-0090561.AH.01.09 Tahun Tahun 2012 dated October 16, 2012.
2012 tanggal 16 Oktober 2012.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 49 Annual Report 2025
Page 49
Profil Perusahaan
Company Profile
Ketentuan anggaran dasar Perseroan sebagaimana The provisions of the Company’s articles of association
dimuat dalam Akta Pendirian telah mengalami as contained in the Deed of Establishment have been
beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhir, amended several times, and the latest amendment, as
sebagaimana diubah berdasarkan Akta Pernyataan amended based on the Deed of Circular Resolution
Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Usaha Statement of Shareholders of PT Usaha Pembiayaan
Pembiayaan Reliance Indonesia Sebagai Pengganti Reliance Indonesia in Lieu of Extraordinary General
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 28 Meeting of Shareholders No. 28 dated July 24, 2020,
tanggal 24 Juli 2020, yang dibuat di hadapan Dra. Rr. made before Dra. Rr. Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notary
Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notaris di Jakarta, telah in Jakarta, has obtained approval from the Minister of
memperoleh persetujuan Menkumham sesuai dengan Law and Human Rights in accordance with Decree No.
Surat Keputusan No. AHU-0056263.AH.01.02.TAHUN AHU-0056263.AH.01.02.TAHUN 2020 dated August 14,
2020 tanggal 14 Agustus 2020 dan sesuai penerimaan 2020 and in accordance with the receipt of notification
pemberitahuan perubahan anggaran dasar No. of amendments to the articles of association No.
AHUAH. 01.03-0349739 tanggal 14 Agustus 2020 dan AHUAH. 01.03-0349739 dated August 14, 2020 and
yang telah diumumkan dalam Berita Negara Republik which has been announced in the State Gazette of the
Indonesia (“BNRI”) No. 063 dan Tambahan BNRI No. Republic of Indonesia (“BNRI”) No. 063 and Supplement
025054 tanggal 6 Agustus 2021, yaitu mengenai to BNRI No. 025054 dated August 6, 2021, concerning
perubahan dan pernyataan kembali seluruh ketentuan the amendment and restatement of all provisions of
Anggaran Dasar Perseroan (“Akta No. 24/2020”). the Company’s Articles of Association (“Deed No.
24/2020”).
Sebagaimana yang tertuang dalam Anggaran Dasar As set forth in the Company’s Articles of Association,
Perseroan, kegiatan usaha yang dijalankan oleh the business activities conducted by Reliance Finance
Reliance Finance meliputi: include:
1. Pembiayaan Investasi; 1. Investment Financing;
2. Pembiayaan Modal Kerja; 2. Working Capital Financing;
3. Pembiayaan Multiguna; 3. Multipurpose Financing;
4. Pembiayaan Jual Beli (Khusus Syariah); 4. Sale and Purchase Financing (Sharia Only);
5. Pembiayaan Jasa (Khusus Syariah); dan 5. Services Financing (Sharia Only); and
6. Kegiatan usaha pembiayaan lain yang telah 6. Other financing business activities that are
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan approved by the Financial Services Authority (OJK).
(OJK).
1989 2002 2012
PT Sebaru PT Nation Capital PT Usaha
Sejahtera Finance Finance Pembiayaan
Reliance Indonesia
2025 Laporan Tahunan 50 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 50
Kegiatan Usaha
Business Activities
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, maksud Based on the Company’s Articles of Association, the
dan tujuan Perseroan adalah berusaha dalam bidang Company’s purpose and objective is to engage in both
pembiayaan baik konvensional dan syariah. Sehingga conventional and sharia-compliant financing. To achieve
untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan this purpose and objective, the Company may conduct
dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: the following business activities:
1. Pembiayaan Konvensional mencakup usaha 1. Conventional Financing Encompasses the
perusahaan Pembiayaan yang diselenggarakan business of conventional financing companies, with
secara konvensional, dengan kegiatan usaha business activities including:
antara lain: 2. Investment Financing;
a. Pembiayaan Investasi; 3. Working Capital Financing;
b. Pembiayaan Modal Kerja; 4. Multipurpose Financing; and/or
c. Pembiayaan Multiguna; dan/atau 5. Other Financing Business Activities Based
d. Kegiatan Usaha Pembiayaan Lain Berdasarkan on the Approval of the Financial Services
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Authority.
Selain kegiatan usaha tersebut, perusahaan In addition to these business activities, Conventional
Pembiayaan Konvensional dalam kelompok ini dapat Financing companies in this group may undertake
melakukan sewa operasi (operating lease) dan/ operating leases and/or fee-based activities as long
atau kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak as they do not conflict with the provisions of laws and
bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang- regulations in the financial services sector.
undangan di sektor jasa keuangan.
2. Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan 2. Sharia Business Unit of Financing Company
mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat covers the activities of the working unit of the head
perusahaan Pembiayaan yang melaksanakan office of the Financing company that carries out
kegiatan Pembiayaan Syariah dan/atau Sharia Financing activities and/or serves as the
berfungsi sebagai kantor induk dari kantor yang parent office of the office that carries out Sharia
melaksanakan Pembiayaan Syariah. Financing.
Produk dan Jasa [POJK 51 – C.4]
Products and Services
ReliDana Usaha ReliDana Usaha
Produk ReliDana Usaha terbagi menjadi tiga, antara ReliDana Usaha are divided into three, namely Ultra
lain Pembiayaan Ultra Mikro, Mikro, dan SME. Micro, Micro, and SME Financing.
1. Pembiayaan Produktif Ultra Mikro dan Mikro 1. Ultra Micro and Micro Productive Financing
• Fasilitas pembiayaan ultra mikro memiliki • The ultra-micro financing facility has a
plafon pembiayaan sampai dengan Rp20 juta financing ceiling of up to Rp20 million while
sedangkan untuk pembiayaan mikro memiliki the micro financing has a financing ceiling of
plafon pembiayaan dari Rp20 juta hingga Rp20 million to Rp500 million.
Rp500 juta.
• Jangka waktu pembiayaan mulai dari 1 minggu • The financing period starts from 1 week to 12
hingga 12 bulan. months.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 51 Annual Report 2025
Page 51
Profil Perusahaan
Company Profile
• Tanpa jaminan atau agunan. • No collateral or guarantee.
• Persetujuan limit Platform dan pinjaman yang • Fast approval of Platform and loan limits in
singkat dalam hitungan menit. minutes.
• Skema pembiayaan Supply Chain Financing. • Supply Chain Financing scheme.
• Tipe Pinjaman Paylater, Installment, dan • Paylater, Installment, and Balloon Payment
Balloon Payment. Loan Types.
• Segmentasi fokus kepada Agribusiness, • Segmentation focuses on Agribusiness,
FMCG, Pharmacy, Vocational, Automotive. FMCG, Pharmacy, Vocational, Automotive
Infrastruktur Perusahaan: • Company Infrastructure:
• Program kerja sama antara Reliance Finance • Cooperation program between Reliance
dan aplikasin Reli Dana Usaha via Web Based Finance and Reli Dana Usaha application via
dan Mobile Apps. Web Based and Mobile Apps.
• Pemantauan pengajuan platform dan • Monitoring of ceiling and loan applications is
pinjaman dilakukan secara real time. carried out in real time.
• Digitalisasi pembiayaan dilengkapi dengan • Financing digitalization is equipped with
fitur-fitur pendukung seperti Credit Engine, supporting features such as Credit Engine,
Real Time Auto Disbursement, Seamless Real-Time Auto Disbursement, Seamless
Repayment, Auto Collection Reminder, Repayment, Auto Collection Reminder,
Advanced Reporting, Support Integrate Advanced Reporting, and Support for
System. Integrated Systems.
2. Pembiayaan SME 2. SME Financing
• Fasilitas pembiayaan SME memiliki plafon • The SME financing facility offers a financing
pembiayaan dari Rp500 juta hingga Rp2 miliar. limit ranging from Rp500 million to Rp2 billion.
• Jangka waktu pembiayaan hingga 12 bulan. • The financing tenor is up to 12 months.
• Tanpa jaminan atau agunan. • No collateral or guarantee
• Skema pembiayaan Supply Chain Financing. • Supply Chain Financing scheme.
• Tipe Pinjaman Paylater, Installment, dan • Paylater, Installment, and Balloon Payment
Balloon Payment. Loan Types.
• Segmentasi fokus kepada Agribusiness, • The focus segments include Agribusiness,
FMCG, Pharmacy, Vocational, Automotive. FMCG, Pharmacy, Vocational, and Automotive.
Infrastruktur Perusahaan: Company Infrastructure:
• Program kerja sama antara Reliance Finance • Cooperation program between Reliance
dan aplikasi Reli Dana Usaha via Web Based Finance and Reli Dana Usaha application via
dan Mobile Apps. Web Based and Mobile Apps.
• Pemantauan pengajuan platform dan • Monitoring of ceiling and loan applications is
pinjaman dilakukan secara real time. carried out in real time.
• Digitalisasi pembiayaan dilengkapi dengan • Financing digitalization is equipped with
fitur-fitur pendukung seperti Credit Engine, supporting features such as Credit Engine,
Real Time Auto Disbursement, Seamless Real Time Auto Disbursement, Seamless
Repayment, Auto Collection Reminder, Repayment, Auto Collection Reminder,
Advanced Reporting, Support Integrate Advanced Reporting, Support Integrate
System. System.
2025 Laporan Tahunan 52 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 52
ReliDana Kasbon ReliDana Kasbon
ReliDana Kasbon merupakan solusi pembiayaan bagi ReliDana Kasbon is a financing solution for employees
karyawan melalui aplikasi digital untuk mendapatkan through digital applications to receive cash faster
dana tunai lebih cepat (salary advance). (salary advance).
• Perseroan menggunakan Aplikasi yang • The Company utilizes an application called
bernama Relidana karyawan. Relidana Karyawan to support its operational
and human resource management activities.
• Jangka waktu pembiayaan hingga tanggal • Financing period is up to the salary payment
pembayaran gaji. date.
• Tidak dikenakan bunga, hanya dikenakan • No interest is charged. Only an admin fee is
biaya admin dari request dana yang diajukan. charged from the requested funds.
• Pembayaran pelunasan dilakukan dengan • Repayments are made through salary
melakukan pemotongan gaji oleh HRD. deductions by HRD.
Infrastruktur Perusahaan: Company Infrastructure:
• Reliance Finance memiliki pengalaman • Reliance Finance has more than 10 years
lebih dari 10 tahun di industri pembiayaan of experience in the consumer finance
konsumtif, sementara PT Beever System industry while PT Beever System Indonesia
Indonesia merupakan anak perusahaan grup is a subsidiary of a group from Japan, which
dari Jepang, yang memiliki pengalaman lebih has more than 5 years of experience in the
dari 5 tahun di industri teknologi. technology industry.
• Bekerja sama dengan perusahaan dan HRD • Working with companies and HRD to
untuk melakukan pemotongan gaji. administer payroll deductions.
• Pangsa pasar Relidana Kasbon adalah • Relidana Kasbon’s market share is companies
perusahaan dengan jumlah karyawan lebih with more than 100 employees.
dari 100 karyawan.
• Menyediakan corporate program menarik • Providing attractive corporate programs
untuk pemberian sharing fee kepada for fee sharing to partner companies and
perusahaan rekanan maupun kepada consultants who provide references to the
konsultan yang memberikan referensi Company
Perusahaan.
Mortgage Mortgage
Pembiayaan rumah tapak dan apartemen dengan Financing of landed houses and apartments with a
platform maksimal Rp1 miliar: maximum ceiling of Rp1 billion:
• Memberikan support untuk pembelian rumah • Providing support for the purchase of the
pertama dengan target sasaran adalah debitur first home with the target of debtors with or
yang memiliki atau tidak memiliki history without banking income history (unbankable);
income secara perbankan (unbankable);
• Perusahaan hanya membiayai rumah atau • The Company only finances houses/
apartemen yang siap huni maupun ready apartments that are ready to occupy/ready
stock; stock;
• Pengembang harus yang telah bekerjasama • Developers must have collaborated with the
dengan Perusahaan; Company;
• Perusahaan bekerjasama dengan PT Sarana • The Company is in cooperation with PT
Multigriya Finansial (SMF); Sarana Multigriya Finansial (SMF).
• Pembiayaan investasi dan modal kerja kepada • Investment and working capital financing to
perusahaan pengembang mitra Perusahaan; the Company’s developer partners;
dan
• Pembiayaan konsumen untuk renovasi rumah • Consumer financing for home renovation with
dengan plafon sebesar Rp≤ 50 juta. a ceiling of Rp≤ 50 million.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 53 Annual Report 2025
Page 53
Profil Perusahaan
Company Profile
Jejak Langkah
Milestones
2012
2017
Akuisisi PT Nation Capital
Finance oleh PT Reliance Membentuk Unit Usaha
1998 Capital Management dan nama Syariah
perusahaan diubah menjadi PT Established a Sharia
Usaha Pembiayaan Reliance Business Unit
Pendirian
Indonesia.
PT Sebaru Sejahtera Finance
PT Nation Capital Finance
was acquired by PT Reliance
2018
Establishment
Capital Management, and
PT Sebaru Sejahtera Finance
subsequently the Company’s
name was changed to PT
Bekerja sama dengan PT
Usaha Pembiayaan Reliance
SMF untuk pembiayaan
Indonesia.
rumah di bawah Rp1 miliar
2002 Cooperated with PT SMF
for home financing below
Rp1 billion
Perusahaan berubah nama 2013-2017
menjadi,
PT National Capital Finance Fokus pada
yang fokus pada pembiayaan Pembiayaan Komersil/
motor Korporat
The company changed its Focused on
name to, Commercial/Corporate
PT National Capital Finance Financing
that focuses on motorcycle
financing
2025 Laporan Tahunan 54 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 54
2019-2020
2023
Perubahan Strategi Bisnis
melalui pembiayaan perumahan
Perusahaan kembali
(ReliHome) serta produktif
dipercaya oleh Pusat
UMKM dan multiguna secara
Investasi Pemerintah
digital (ReliDana)
(PIP) untuk meningkatkan
Change in Business Strategy perluasan program
2025
through housing financing Pembiayaan UMI dengan
(ReliHome) as well as total platfon Rp35 miliar.
productive MSMEs and Perusahaan telah melakukan
multipurpose digitally (ReliDana) pelunasan obligasi I Seri A • Mengintegrasikan
Finance senilai Rp100 miliar. seluruh layanan
pembiayaan digital ke
The Company was again
dalam satu ekosistem
trusted by the Government
terpadu melalui super
2021
Investment Center (PIP) to
app Reli.id.
increase the expansion of the
• Memperkuat monetisasi
UMi Financing program with
ekosistem melalui
Penguatan infrastruktur a total ceiling of Rp35 billion.
strategi cross-selling
digital The Company also repaid
yang terintegrasi antar
Series I Tranche A Bonds
Strengthening of digital entitas dalam grup.
worth Rp100 billion.
infrastructure • Perusahaan berhasil
melunasi obligasi REFI I
seri B senilai 100 milyar.
2022 2024 • Consolidated all digital
financing services
into one integrated
Seluruh produk ecosystem within the
Melakukan penawaran umum pembiayaan Perusahaan Reli.id super app.
perdana Obligasi I REFI pada telah sepenuhnya digital • Strengthened ecosystem
tahun 2022 dalam public monetization through
expose dengan jumlah pokok All of the Company’s
financing products are strategic cross-selling
sebesar Rp400,000,000,000 across group entities.
fully digitalized.
Conducted an initial public • The Company
offering of REFI Bonds I in successfully paid off its
2022 in a public expose REFI I series B bonds
with a principal amount of worth 100 billion.
Rp400.000.000.000
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 55 Annual Report 2025
Page 55
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi dan Nilai Perusahaan [POJK 51 – C.1]
Vision, Mission and Values
Menjadi Perusahaan Pembiayaan Digital Terdepan untuk
VISI
Semua Produk Pembiayaan bagi Konsumen Berpenghasilan
Menengah ke Bawah dan UMKM.
To become the leading Digital Financing Company for
all financing products targeting lower-middle-income
consumers and Micro, Small, and Medium Enterprises
(MSMEs).
VISION
Kemitraan Menyelaraskan diri dengan mitra terkemuka yang memahami
target pasar mereka.
Partnership Aligning with leading partners who understand their target
markets.
Skalabilitas Memberikan solusi keuangan kepada para mitra sehingga bisa
menaikkan skala bisnis para anggota mitra bisnis/komunitas.
Providing financial solutions to partners so that they can scale
Scalability up the business of their partners/
community members.
Keberlanjutan Memberikan pelayanan yang dapat diandalkan dan memberi
nilai tambah sesuai dengan kebutuhan target market dan mitra
bisnis kami yang dikelola dengan manajemen risiko yang baik.
Providing reliable services and added-value according to the
MISI
Sustainability needs of the target market and business partners with good
risk management.
Teknologi Menggunakan teknologi digital untuk dapat menjangkau
semua nasabah kami dengan cara yang efektif dan efisien.
MISSION
Using digital technology to reach all our customers in an
Technology effective and efficient way.
Good Corporate Mengelola bisnis dengan secara profesional, tata kelola yang
Governance bersih, akuntabel, dan transparansi.
Managing the business with professionalism, clean
governance, accountability, and transparency.
Nilai - Nilai Perusahaan
Company Values
Fokus kepada
Tepercaya dan Andal Antusiasme Integritas
Pelanggan
Trusted and Reliable Enthusiasm Integrity
Customer Focus
Memiliki rasa tanggung jawab Bekerja dengan penuh semangat Selalu bekerja secara cerdas dan Selalu konsisten dan teguh dalam
yang tinggi dan keinginan untuk dan berdedikasi yang tinggi untuk disiplin dalam bekerja dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dan
selalu mengembangkan diri untuk menyelesaikan tugas-tugas dan mengutamakan pelayanan yang keyakinan, jujur, menjaga
memberikan hasil kerja yang tanggung jawab yang diberikan terbaik untuk customer. kehormatan dan nama baik serta
terbaik untuk para Pemangku secara efektif dan efisien. sesuai dengan kode etik
Kepentingan. Always working smart and Perusahaan dan peraturan yang
Working with passion and high disciplined at work by prioritizing berlaku.
Having a high sense of dedication to complete assigned the best service for customers. Always consistent and firm in
responsibility and desire tasks and responsibilities upholding values and beliefs,
toalways develop themselves to effectively and efficiently. honesty, maintaining honor and
providethe best work results for good name and in accordance
Stakeholders. with the Company’s code
of conduct and applicable
regulations.
2025 Laporan Tahunan 56 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 56
Skala Usaha [POJK 51 – C.3]
Business Scale
Uraian Satuan
Description Unit
2025 2023 2024
Total Aset Juta Rupiah
771.154 730.427 708.689
Total Assets Million Rupiah
Total Liabilitas Juta Rupiah
499.610 473.694 468.234
Total Liabilities Million Rupiah
Total Karyawan Orang
33 44 53
Total Employees People
Demografi Karyawan [POJK 51 – C.3-c] Informasi demografi karyawan berdasarkan jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan,
dan status ketenagakerjaan telah tercantum dalam Komposisi Karyawan yang
dapat ditemukan di bab Tinjauan Pendukung Bisnis bagian SDM.
Employee Demographic Information on employee demographic based on gender, position, age, education,
and employment status is available in Employee Composition which can be found
in the Business Support Overview chapter section HR.
Kepemilikan Saham Perusahaan | Share Ownership
PT Reliance Capital Management 84,97%
PT Asuransi Reliance Indonesia 15,03%
Struktur Pemegang Saham
Shareholding Structure
Mulyati Anton Budidjaja
0,001% 99,99%
PT Bcorp Investama Indonesia
98,03%
PT Reliance Capital Management (RCM) 95,00%
84,97%
PT Asuransi Reliance Indonesia (ARI)
15,03%
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 57 Annual Report 2025
Page 57
Profil Perusahaan
Company Profile
Struktur Organisasi
Organizational Structure
Sharia Supervisory Broard
Directors
Faisal M
President Directors
Iman Pribadi
Credit
Committee
Finance Director
Sharia
Sharia Product Vacant Business Head
& Development M Patra
Committee
Risk
Management Account RDK SCF
Committee Internal Acc. & Fin Treasury IT
HR & GA Recycle Business Business
Audit Head Aries P Operation
Angga Leonard Peter Budi P Maya Head Head
Nandhita Adella
Asset
Liability
Committee
Acquisition SCF
Anti Fraud & RDK Partnership
Risk Admin Reza &
Committee Lionis Octa
Human
Resources
Committee
2025 Laporan Tahunan 58 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 58
Annual
Meeting
Board of
Commissioner
Braman S.
Risk Nomination &
Audit Monitoring Remuneration
Committee Committee Committee
Ops. & Legal, Risk &
Business Director Compliance
Director
Frans Victor
Ira Rakhmawati
Mortagage Credit Collection & Customer Risk Corporate
Business Head Operation & Special Asset Care Management Secretary Compliance Credit Legal
MIS Head Management Yurika Javier
Teguh Devi Ratna Taufiq H. Hanindya A.
Bagus Yuda Fahmi
APU PPT &
Corporate Credit Financial Anti Fraud
Mortgage Admin Literacy and
Inclusion Yenny
Hans S. Savitri Gita
Hanindya A.
Costumer
Consumer
Data
Mortgage
Protection
Fitria Nurul
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 59 Annual Report 2025
Page 59
Profil Perusahaan
Company Profile
Wilayah Operasional [POJK 51-C.4-D]
Operational Area
7
4
6
1
8
2
3
Perusahaan memberikan pelayanan pembiayaan dengan wilayah operasi mencakup kota-kota berikut:
The Company provides financing services with an operational area that includes the following cities:
1
Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek)
2
Jawa Barat
3
Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta
4
Sumatra
5
Sulawesi
2025 Laporan Tahunan 60 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 60
9
5
Perusahaan memberikan pelayanan pembiayaan dengan wilayah operasi mencakup kota-kota berikut:
The Company provides financing services with an operational area that includes the following cities:
6
Kalimantan
7
Aceh
8
Banten
9
Gorontalo
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 61 Annual Report 2025
Page 61
Profil Perusahaan
Company Profile
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners Profile
Anggota Dewan Komisaris Perseroan diangkat berdasarkan Members of the Company’s Board of Commissioners are
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas appointed based on the provisions of the Company’s Articles
Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan of Association and Financial Services Authority Regulation
Dewan Komisaris Perseroan atau Perusahaan Publik. No. 33/POJK.04/2014 concerning the Board of Directors and
Board of Commissioners of Companies or Public Companies.
ANTON
BUDIDJAJA
Presiden Komisaris
President Comissioner
Warga Negara Indonesia, 59 tahun. Beliau menyelesaikan Indonesian citizen, 59 years old. He completed his education
pendidikan pada tahun 1991 di California State University. in 1991 at California State University.
Memulai karier di industri jasa keuangan sejak tahun 1992, Starting his career in the financial services industry since
beliau memiliki beberapa riwayat jabatan, antara lain: 1992, he has several career histories, including:
• President Director PT Reliance Capital Management • President Director of PT Reliance Capital Management
(2011-2018); (2011-2018);
• Board of Trustees Foundation Educational President • Board of Trustees of the President University Educational
University (2010-2014); Foundation (2010-2014);
• Presiden Komisaris PT Asuransi Reliance Indonesia • President Commissioner of PT Asuransi Reliance
(2002-2015); Indonesia (2002-2015);
• Komisaris PT Jababeka Tbk (2002-2013); • Commissioner of PT Jababeka Tbk (2002-2013);
• Partner di PT Victoria Investindo Advisory (2000-2002); • Partner at PT Victoria Investindo Advisory (2000-2002);
• President PT Pan Indonesia Bank Tbk (Panin Group) • President of PT Pan Indonesia Bank Tbk (Panin Group)
1993-2000); (1993-2000);
• Branch Manager PT Bank Pelita (1992-1993); dan • Branch Manager of PT Bank Pelita (1992-1993); and
• Assistant Credit Manager PT Bank Susila Bhakti (1991- • Assistant Credit Manager of PT Bank Susila Bhakti (1991-
1992). 1992).
Beliau menjabat sebagai Presiden Komisaris Perusahaan He serves as the Company’s President Commissioner based
berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT on the Circular Resolution of the Shareholders of PT Usaha
Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia sebagai Pengganti Pembiayaan Reliance Indonesia in Lieu of the Extraordinary
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 62 tanggal General Meeting of Shareholders Number 62 dated December
29 Desember 2020. Selain menjabat sebagai Presiden 29, 2020. In addition to serving as the Company’s President
Komisaris Perusahaan, beliau memiliki rangkap jabatan di Commissioner, he holds concurrent positions in the Reliance
grup Reliance, antara lain sebagai Presiden Komisaris PT group, including as President Commissioner of PT Reliance
Reliance Capital Management, PT Reliance Modal Ventura, Capital Management, PT Reliance Modal Ventura, and PT
dan PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia. Asuransi Jiwa Reliance Indonesia.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota He has no affiliation with other members of the Board of
Dewan Komisaris lain, Direksi, maupun Dewan Pengawas Commissioners, Board of Directors, nor Sharia Supervisory
Syariah. Board.
2025 Laporan Tahunan 62 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 62
BRAMAN
SETYO
Komisaris Independen
Independent Comissioner
Warga Negara Indonesia, 68 tahun. Beliau meraih gelar Indonesian citizen, 68 years old. He earned his Bachelor’s
Sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Jember pada tahun degree from the Faculty of Economics, Universitas Jember in
1984 dan gelar Pascasarjana di bidang Ilmu Administrasi dari 1984 and his Postgraduate degree in Administrative Science
Universitas 17 Agustus 1994 pada tahun 1998. from the Universitas 17 Agustus 1994 in 1998.
Beliau telah berpengalaman di industri jasa keuangan, dengan He has experience in the financial services industry, with
beberapa jabatan di berbagai industri maupun lembaga, yaitu: several positions in various industries and institutions, namely:
• Direktur Pelaksana Tugas LPDB Kementerian Koperasi • Acting Director of the LPDB, Ministry of Cooperatives
dan UKM (2018-2020); and SMEs (2018-2020);
• Direktur Utama LPDB – KUMKM (2017-2018); • President Director of LPDB – KUMKM (2017-2018);
• Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan • Deputy for Financing, Ministry of Cooperatives and
UKM (2015-2017); SMEs (2015-2017);
• Kepala Dewan Pengawas PT Jaminan Kredit Indonesia • Head of the Supervisory Board of PT Jaminan Kredit
(2014-2017); dan Indonesia (2014-2017); and
• Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian • Deputy for Business Restructuring, Ministry of
Koperasi dan UKM (2013-2015). Cooperatives and SMEs (2013-2015).
Beliau menjabat sebagai Komisaris Independen Perusahaan He has served as an Independent Commissioner of the
sejak tahun 2020 berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Company since 2020 based on the Circular Decision of the
Pemegang Saham PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia Shareholders of PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa in Lieu of the Extraordinary General Meeting of Shareholders
Nomor 62 tanggal 29 Desember 2020. Number 62 dated December 29, 2020.
Beliau tidak memiliki rangkap jabatan selain sebagai Komisaris He holds no concurrent positions other than as an Independent
Independen Perseroan. Beliau juga tidak memiliki hubungan Commissioner of the Company. He also has no affiliations with
afiliasi baik dengan anggota Dewan Komisaris lain, Direksi, other members of the Board of Commissioners, the Board of
Dewan Pengawas Syariah, maupun Pemegang Saham Utama Directors, the Sharia Supervisory Board, nor the Company’s
Perusahaan. Major Shareholders.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 63 Annual Report 2025
Page 63
Profil Perusahaan
Company Profile
Profil Direksi
Board of Directors Profile
Anggota Direksi Perseroan diangkat berdasarkan ketentuan Members of the Company’s Board of Directors are appointed
Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas Jasa based on the provisions of the Company’s Articles of
Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Association and Financial Services Authority Regulation No.
Komisaris Perseroan atau Perusahaan Publik. 33/POJK.04/2014 concerning the Board of Directors and
Board of Commissioners of Companies or Public Companies.
IMAN
PRIBADI
Direktur Utama
President Director
Warga Negara Indonesia, 55 tahun. Beliau menyelesaikan Indonesian citizen, 55 years old. He completed his education
pendidikan di Monash University, Australia dengan gelar at Monash University, Australia with a Master of Business
Master of Business Administrastion pada tahun 2004. Beliau Administration in 2004. He has more than 20 years of
berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri jasa keuangan experience in the financial services industry such as Astra and
seperti Astra dan CIMB Group dengan spesialisasi di bidang CIMB Group with specializations in finance, risk management,
keuangan, manajemen risiko, dan IT. and IT.
Beliau bergabung dengan Reliance Group pada tahun He joined the Reliance Group from 2015 to 2017 and rejoined
2015-2017 dan bergabung kembali di akhir tahun 2020 in late 2020, previously serving as a Director in a Government
yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur di Lembaga Institution. Some of his previous positions include:
Pemerintah. Beberapa jabatan yang pernah diduduki, antara
lain: • President Director of Fairbanc Technologies Indonesia
• Direktur Utama Fairbanc Technologies Indonesia (2020); (2020);
• Director of LPDB – KUMKM (2017-2020);
• Direktur LPDB – KUMKM (2017-2020); • President Director of PT Al Ijarah Indonesia Finance
• Direktur Utama PT Al Ijarah Indonesia Finance (2011-2014);
(2011- 2014); • Senior Manager of Strategic & Performance at PT
• Senior Manager Strategic & Performance PT Gunung Gunung Sewu Kencana (2011);
Sewu Kencana (2011); • Head of the Audit and Compliance Division at PT Astra
• Kepala Divisi Audit dan Kepatuhan PT Astra Sedaya Sedaya Finance (2007-2011); and
Finance (2007-2011); dan • Head of Risk Management and Business Division, Head
• Kadiv Manajemen Risiko dan Bisnis, Kadiv Keuangan & of Finance & Business Division at PT Astra CMG Life
Bisnis PT Astra CMG Life (1997-2007). (1997-2007).
He serves as the Company’s President Director based on
Beliau menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan the Circular Decision of the Shareholders of PT Usaha
berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Pembiayaan Reliance Indonesia in lieu of the Extraordinary
Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia sebagai Pengganti General Meeting of Shareholders Number 62 dated December
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 62 tanggal 29, 2020.
29 Desember 2020.
Beliau tidak memiliki rangkap jabatan selain sebagai Direktur He holds no concurrent positions other than as President
Utama Perusahaan. Beliau juga tidak memiliki hubungan Director of the Company. He also has no affiliations with
afiliasi baik dengan anggota Direksi lain, Dewan Komisaris, other members of the Board of Directors, the Board of
Dewan Pengawas Syariah, maupun Pemegang Saham Utama Commissioners, the Sharia Supervisory Board, nor the
Perusahaan. Company’s major shareholders.
2025 Laporan Tahunan 64 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 64
IRA
RAKHMAWATI
Direktur
Director
Warga Negara Indonesia, 44 tahun. Beliau memperoleh gelar Indonesian citizen, 44 years old. She earned his Bachelor of
Sarjana Hukum dari Universitas Padjajaran Bandung pada Laws degree from Universitas Padjajaran Bandung, in 2006.
tahun 2006. Beliau telah berpengalaman lebih dari 12 tahun She has over 12 years of experience as a senior financial
sebagai senior lawyer keuangan di firma hukum internasional lawyer at international law firms in Singapore and Indonesia,
di Singapura dan Indonesia dan pengalaman di industri jasa as well as experience in the financial services industry. Her
keuangan. Adapun pengalaman kerja maupun riwayat jabatan work experience and career positions include:
yang pernah diemban, antara lain:
• Head of Legal PT Reliance Capital Management (2018); • Head of Legal of PT Reliance Capital Management
(2018);
• Legal Consultant Ashurst LLP Singapore (2015-2016); • Legal Consultant Ashurst LLP Singapore (2015-2016);
• Senior Associate Oentoeng Suria and Partners (2011- • Senior Associate Oentoeng Suria and Partners (2011-
2017); 2017);
• Senior Associate Susanto and Partners (2009-2011); dan • Senior Associate Susanto and Partners (2009-2011); and
• Associate Bahar and Partners (2006-2009). • Associate Bahar and Partners (2006-2009).
Beliau menjabat sebagai Direktur sejak tahun 2018 She has served as Director since 2018 based on the Circular
berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Decision of the Shareholders of PT Usaha Pembiayaan
Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia sebagai Pengganti Reliance Indonesia in Lieu of the Extraordinary General
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 62 tanggal Meeting of Shareholders Number 62 dated December 29,
29 Desember 2020. Beliau tidak memiliki rangkap jabatan 2020. She does not hold any concurrent positions other
selain sebagai Direktur Perusahaan, serta tidak memiliki than as Director of the Company, and has no affiliation
hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lain, Dewan with other members of the Board of Directors, the Board
Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, maupun Pemegang of Commissioners, the Sharia Supervisory Board, nor the
Saham Utama Perusahaan. Company’s Major Shareholders.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 65 Annual Report 2025
Page 65
Profil Perusahaan
Company Profile
FRANS VICTOR
KAILOLA
Direktur
Director
Warga Negara Indonesia, 53 tahun. Beliau memperoleh Indonesian citizen, 53 years old. He graduated from Universitas
Sarjana Ekonomi Manajemen dari Universitas Kristen Satya Kristen Satya Wacana with Bachelor’s degree in Economics
Wacana pada tahun 1992. Beliau telah berpengalaman luas di Management in 1992. He has extensive experience in the
industri jasa keuangan, antara lain: financial services industry, including:
• Corporate Secretary Head PT Usaha Pembiayaan • Corporate Secretary Head at PT Usaha Pembiayaan
Reliance Indonesia (2015-2022); Reliance Indonesia (2015-2022);
• Sistem & Prosedur Departemen Head di PT MNC Finance • Systems & Procedures Department Head at PT MNC
(2013-2015); Finance (2013-2015);
• Departement Head PT Smart Multifinance (2010-2012); • Department Head at PT Smart Multifinance (2010-2012);
• AR Departemen Head di PT Bhakti Finance (2005-2010); • AR Department Head at PT Bhakti Finance (2005-2010);
• Supervisor Health, Safety and Environment (HSE) di • Health, Safety, and Environment (HSE) Supervisor at
PT Asahimas Flat Glas Tbk (2000-2005); dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (2000-2005); and
• AR Collection di PT Federal Internationl Finance • AR Collection at PT Federal International Finance
(1996-1998). (1996-1998).
Beliau menjabat sebagai Direktur Perusahaan berdasarkan He serves as Director of the Company based on Deed of
Akta Perubahan No. 25 Tanggal 5 Agustus 2022. Beliau tidak Amendment No. 25 dated August 5, 2022. The Company
memiliki rangkap jabatan selain sebagai Direktur Perusahaan ensures that he has no concurrent positions other than
serta tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota as Director of the Company and has no affiliation with
Direksi lain, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, other members of the Board of Directors, the Board of
maupun Pemegang Saham Utama Perusahaan. Commissioners, the Sharia Supervisory Board, nor the
Company’s Major Shareholders.
2025 Laporan Tahunan 66 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 66
M.FAISAL
MUCHAR
Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board
Warga Negara Indonesia, 51 tahun. Beliau menempuh Indonesian citizen, 51 years old. He studied at the Faculty of
pendidikan di Faculty of Islamic Law, Al Azhar University Islamic Law, Al Azhar University Cairo, Egypt and continued
Cairo, Egypt dan melanjutkan pendidikan Magister di bidang his Master’s degree in Usul Fiqh at the same university. He
Ushul Fiqh di universitas yang sama. Beliau juga meraih gelar also earned a Master of Islamic Studies (MIS) specializing in
Master of Islamic Studies (MIS) spesialisasi di bidang Ekonomi Islamic Economics from the Islamic University of Indonesia in
Islam dari Universitas Islam Indonesia pada tahun 2005. 2005. His experience in the Islamic financial services industry
Pengalaman beliau di industri jasa keuangan syariah meliputi: includes:
• Anggota Dewan Syariah PT Al Ijarah Indonesia Finance • Member of the Sharia Board of PT Al Ijarah Indonesia
(ALIF), anak perusahaan Bank Muamalat Indonesia (BMI) Finance (ALIF), a subsidiary of Bank Muamalat Indonesia
(2015-sekarang); (BMI) (2015-present);
• Corporate Legal & Corporate Communication Head • Corporate Legal & Corporate Communication Head of
PT Al Ijarah Indonesia Finance (ALIF) (2014-2015); PT Al Ijarah Indonesia Finance (ALIF) (2014-2015);
• Shariah Expert di Dewanto Capital dan Strategic Partner • Shariah Expert at Dewanto Capital and Strategic Partner
di Arfaidhams Consultants (2008-2013); dan at Arfaidhams Consultants (2008-2013); and
• Anggota Komite Manajemen Risiko dan Komite Audit • Member of the Risk Management Committee and Audit
PT BTPN Syariah (2014-2019). Committee of PT BTPN Syariah (2014-2019).
Beliau menjabat sebagai Dewan Pengawas Syariah He has served as the Company’s Sharia Supervisory Board
Perusahaan sejak tahun 2017 berdasarkan Keputusan since 2017 based on the Decision of the Members of the
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Board of Commissioners of the Financial Services Authority
Nomor KEP-4/NB.22/2017 tanggal 3 Maret 2017. (OJK) Number KEP-4/NB.22/2017 dated March 3, 2017.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 67 Annual Report 2025
Page 67
Profil Perusahaan
Company Profile
Profil Satuan Kerja di Bawah Dewan
Komisaris dan Direksi
Profile of Work Units under Board of Commissioners and Directors
Komite Audit | Audit Committee
BRAMAN SETYO
Ketua Komite Audit | Head of Audit Committee
Profil telah tercantum dalam Profil Dewan Komisaris Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
Report.
ALAN YAZID
Anggota Komite Audit | Audit Committee MemberCommittee
Warga Negara Indonesia, 58 tahun. Beliau meraih gelar Master of Business Administration
dari Bowling State University, Ohio, US. Beliau telah menjabat sebagai anggota Komite Audit
Perseroan sejak 4 Oktober 2021. Beliau memiliki beberapa riwayat jabatan di antaranya
sebagai Risk Monitoring Committee di PT Jasa Asuransi Indonesia (Persero) (2021-sekarang);
Working Group Committee in Developing Governance Risk and Compliance (GRC) OJK
(2019-sekarang); dan Formulation Team in Developing Risk Management Syllabus for Non-
Bank Industry (IKNB) OJK (2018-sekarang).
Indonesian citizen, 58 years old. Has served as a member of the Company’s Audit Committee
since October 4, 2021. He holds a Master of Business Administration degree from Bowling
State University, Ohio, US. He has several positions in the Risk Monitoring Committee at PT
Jasa Asuransi Indonesia (Persero) (2021-present); Working Group Committee in Developing
Governance Risk and Compliance (GRC) OJK (2019-present); and Formulation Team in
Developing Risk Management Syllabus for Non-Bank Industry (IKNB) OJK (2018-present).
SALEH BASIR
Anggota Komite Audit | Audit Committee MemberCommittee
Warga Negara Indonesia, 56 tahun. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dan Sarjana Hukum
dari Universitas Indonesia. Beliau telah menjabat sebagai anggota Komite Audit Perseroan
sejak 4 Oktober 2021. Beliau memiliki beberapa riwayat jabatan antara lain sebagai Partner
di Granada Law Firm (2021-sekarang); Secretary of Supervisory Board di BPJS Kesehatan
(2014-2016); Member of Audit Committee di BPJS Kesehatan (2012- 2014); dan Member of
Audit Committee di PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2004-2012).
Indonesian citizen, 56 years old. He has served as a member of the Company’s Audit
Committee since October 4, 2021. He holds a Bachelor of Economics and a Bachelor of Laws
degree from Universitas Indonesia. He has several positions including Partner at Granada
Law Firm (2021-present); Secretary of the Supervisory Board at BPJS Kesehatan (2014-
2016); Member of the Audit Committee at BPJS Kesehatan (2012-2014); and Member of the
Audit Committee at PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2004-2012).
2025 Laporan Tahunan 68 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 68
Komite Nominasi and Remunerasi | Nomination and Remuneration Committee
BRAMAN SETYO
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi | Head of Nomination and Remuneration Committee
Profil telah tercantum dalam Profil Dewan Komisaris Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
Report.
ANTON BUDIDJAJA
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi | Member of Nomination and Remuneration Committee
Profil telah tercantum dalam Profil Dewan Komisaris Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
Report.
ANGGA GUNAWAN
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi | Member of Nomination and Remuneration Committee
Warga Negara Indonesia, 37 tahun. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas
Budi Luhur. Beliau telah menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Perseroan sejak tahun 2021. Sebelumnya, beliau memiliki pengalaman sebagai Human
Resource disalah satu Perusahaan Terbuka.
Indonesian citizen, 37 years old. He earned a Bachelor of Economics degree from Universitas
Budi Luhur. He has served as a Member of the Company’s Nomination and Remuneration
Committee since 2021. Previously, he had experience as a Human Resources Officer at a
public company.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 69 Annual Report 2025
Page 69
Profil Perusahaan
Company Profile
Komite Pemantau Risiko | Risk Monitoring Committee
BRAMAN SETYO
Ketua Komite Pemantau Risiko | Head of Risk Monitoring Committee
Profil telah tercantum dalam Profil Dewan Komisaris Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
Report.
ALAN YAZID
Anggota Komite Pemantau Risiko | Member of Risk Monitoring Committee
Profil telah tercantum dalam Profil Satuan Kerja Di Bawah Dewan Komisaris dan Direksi pada
bagian Profil Anggota Komite Audit pada Laporan Tahunan ini.
His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
Report.
SALEH BASIR
Anggota Komite Pemantau Risiko | Member of Risk Monitoring Committee
Profil telah tercantum dalam Profil Satuan Kerja Di Bawah Dewan Komisaris dan Direksi pada
bagian Profil Anggota Komite Audit pada Laporan Tahunan ini.
His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
Report.
2025 Laporan Tahunan 70 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 70
Internal Audit | Internal Audit
LEONARD ADI PUTRA
Kepala Internal Audit | Head of Internal Audit
Warga negara Indonesia, 40 tahun. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Katolik
Atma Jaya Jakarta pada tahun 2009. Beliau telah menjabat sebagai Internal Audit & Compliance Manager
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia sejak tahun 2024. Adapun riwayat jabatan yang pernah dimiliki
di antaranya:
• Internal Audit & Compliance Manager PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
(2024 – sekarang);
• Compliance & Risk Management Section Head PT MNC Guna Usaha Indonesia
(2022 – 2023);
• Compliance & Risk Manager PT Varia Intra Finance (2020 – 2022); dan
• Internal Audit Koordinator PT Indomobil Finance Indonesia (2009 – 2019).
Indonesian citizen, 40 years old. He earned his Bachelor of Economics in Accounting from Universitas
Katolik Atma Jaya Jakarta in 2009. He has served as Internal Audit & Compliance Manager of PT Usaha
Pembiayaan Reliance Indonesia since 2024. His previous positions include:
• Internal Audit & Compliance Manager at PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (2024 – present);
• Compliance & Risk Management Section Head at PT MNC Guna Usaha Indonesia (2022 – 2023);
• Compliance & Risk Manager at PT Varia Intra Finance (2020 – 2022); and
• Internal Audit Coordinator at PT Indomobil Finance Indonesia (2009 – 2019).
Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary
HANINDYA ARYOPUTRO
Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary
Warga Negara Indonesia, 40 tahun. Beliau meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Katolik Indonesia
Atma Jaya pada tahun 2009 dan pernah menempuh Pendidikan Kenoktariatan di Universitas Surabaya
pada tahun 2014. Beliau telah menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak 30 Juni 2022 berdasarkan
Surat Keputusan Direksi No. 002/BOD-REFI/ VI/2022 tanggal 30 Juni 2022. Adapun beberapa riwayat
jabatan yang pernah diembannya antara lain sebagai Legal Senior Manager (2019-2022); Corporate Legal
PT Bank KEB Hana Indonesia (2016- 2019); dan Credit Legal PT Bank UOB Indonesia (2010-2016).
Indonesian citizen, 40 years old. He earned his Bachelor of Law degree from Universitas Katolik Indonesia
Atma Jaya in 2009 and studied for the Nobility at Universitas Surabaya in 2014. He has served as
Corporate Secretary since June 30, 2022 based on the Decree of the Board of Directors No. 002/BOD-
REFI/VI/2022 dated June 30, 2022. Some of his previous positions include Legal Senior Manager (2019-
2022); Corporate Legal of PT Bank KEB Hana Indonesia (2016-2019); and Credit Legal of PT Bank UOB
Indonesia (2010-2016).
Kepala Unit Usaha Syariah | Head Of Sharia Business Unit
M PATRA RAKUTA S
Kepala Unit Usaha Syariah | Head of Sharia Business Unit
Warga negara Indonesia, 40 tahun. Beliau memiliki gelar Sarjana Hukum dari Universitas Katolik
Parahyangan dan pernah menempuh pendidikan Magister Hukum di Universitas Indonesia. Beliau telah
menjabat sebagai Kepala Unit Usaha Syariah di PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia sejak tahun
2022. Adapun riwayat jabatan yang pernah dimiliki antara lain:
• Kepala Unit Usaha Syariah PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (2022 – sekarang);
• Legal Head PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia (2021 – 2022);
• Senior Legal Officer PT Commonwealth Life (2012 – 2020); dan
• Legal Credit PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (2010 – 2012).
Indonesian citizen, 40 years old. He holds a Bachelor of Laws degree from Universitas Katolik Parahyangan
and a Master of Laws degree from Universitas Indonesia. He has served as Head of the Sharia Business
Unit at PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia since 2022. His previous positions include:
• Head of the Sharia Business Unit at PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (2022 – present);
• Legal Head at PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (2021 – 2022);
• Senior Legal Officer at PT Commonwealth Life (2012 – 2020); and
• Legal Credit Officer at PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (2010 – 2012).
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 71 Annual Report 2025
Page 71
Profil Perusahaan
Company Profile
Kronologi Penerbitan Saham dan Efek
Lainnya
Chronology of Share Listing and Other Securities Issuance
Saham Shares
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tidak melakukan As of December 31, 2025, the Company has not
penawaran kepada publik atau Initial Public Offering conducted an Initial Public Offering (IPO) on any
(IPO) di bursa efek manapun sehingga informasi stock exchange, and therefore, this information is not
tersebut tidak relevan dilaporkan dalam laporan ini. relevant for this report.
Obligasi Bonds
Kendati belum mencatatkan saham di Bursa Efek Although not yet listed on the Indonesia Stock Exchange
Indonesia (BEI), namun Perseroan telah melakukan (IDX), the Company has conducted an initial public
penawaran umum perdana Obligasi I REFI tahun 2022 offering of the 2022 REFI Bonds I through a Public
dalam Public Expose dengan jumlah pokok sebesar Expose with a principal amount of Rp400,000,000,000
Rp400.000.000.000 (empat ratus miliar Rupiah) yang (four hundred billion Rupiah) offered (indicative) on
ditawarkan (indicative) pada tanggal 6 sampai 7 January 6-7, 2022.
Januari 2022.
Obligasi tersebut terdiri dari 3 seri dengan masing- The bonds consist of three series, each series offered
masing seri ditawarkan sebesar 100% dari jumlah at 100% of the principal amount of the scripless bonds,
pokok Obligasi yang diterbitkan tanpa warkat, yaitu: namely:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp100.000.000.000 • Series A Bonds amounting to Rp100,000,000,000
(seratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap (one hundred billion Rupiah) with a fixed interest
sebesar 8% (delapan persen) per tahun. Jangka rate of 8% (eight percent) per annum. The term
waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) hari kalender is 370 (three hundred and seventy) calendar days
terhitung sejak Tanggal Emisi. from the Issuance Date.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp100.000.000.000 • Series B Bonds in the amount of Rp100,000,000,000
(seratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap (one hundred billion Rupiah) with a fixed interest
sebesar 9% (Sembilan persen) per tahun. Jangka rate of 9% (nine percent) per annum. The term is
waktu 36 (tiga puluh enam) bulan terhitung sejak 36 (thirty-six) months from the Issuance Date.
Tanggal Emisi.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp200.000.000.000 • Series C Bonds in the amount of Rp200,000,000,000
(dua ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga (two hundred billion Rupiah) with a fixed interest
tetap sebesar 9,5% (sembilan koma lima persen) rate of 9.5% (nine point five percent) per annum.
per tahun. Jangka waktu 60 (enam puluh) bulan The term is 60 (sixty) months from the Issuance
terhitung sejak Tanggal Emisi. Date.
2025 Laporan Tahunan 72 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 72
Struktur dan Komposisi Pemegang
Saham [POJK 51-C.3-C]
Shareholder Structure and Composition
Pemegang Saham Shareholders
Hingga 31 Desember 2025, komposisi pemegang As of December 31, 2025, the shareholder composition
saham PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia of PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia is as
adalah sebagai berikut: follows:
PT Reliance Capital Management PT Reliance Capital Management
Nominal 113.000.000.000 Nominal 113,000,000,000
Presentase 84,97% Percentage 84.97%
PT Asuransi Reliance Indonesia PT Asuransi Reliance Indonesia
Nominal 20.000.000.000 Nominal 20,000,000,000
Presentase 15,03% Percentage 15.03%
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris Share Ownership of the Board of
dan Direksi Commissioners and Directors
Nama Jabatan Jumlah Saham Persentase Saham
Name Position Number of Shares Share Percentage
Presiden Komisaris Nihil Nihil
Anton Budidjaja
President Commissioner Nil Nil
Komisaris Independen Nihil Nihil
Braman Setyo
Independent Commissioner Nil Nil
Direktur Utama Nihil Nihil
Iman Pribadi
President Director Nil Nil
Direktur Nihil Nihil
Ira Rakhmawati
Director Nil Nil
Direktur Nihil Nihil
Frans Viktor Kailola
Director Nil Nil
Dewan Pengawas Syariah Nihil Nihil
M. Faisal Muchtar
Sharia Supervisory Board Nil Nil
Komposisi Pemegang Saham dan Shareholder Composition and
Persentase Kepemilikan Saham Percentage of Share Ownership by
Berdasarkan Klasifikasi Classification
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan belum As of December 31, 2025, the Company has not
melakukan penawaran umum saham perdana di bursa conducted an initial public offering on any stock
efek manapun, sehingga saham Perseroan masih exchange, and therefore, its shares remain to be held
dimiliki oleh institusi lokal. Dengan demikian, tidak by local institutions. Therefore, there is no ownership
terdapat adanya kepemilikan saham Perseroan oleh of the Company’s shares by local individuals, foreign
individu lokal, individu asing, maupun institusi asing. individuals, or foreign institutions.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 73 Annual Report 2025
Page 73
Profil Perusahaan
Company Profile
Struktur Grup Perusahaan
Company Group Structure
Struktur grup Perseroan hingga berakhirnya periode The Company’s group structure until the end of the
tahun buku 2025 adalah sebagai berikut: 2025 financial year is as follows:
PT Reliance Capital Management
INVESTMENT FINANCING
PT Usaha Pembiayaan Reliance
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
Indonesia
PT Reliance Manager Investasi PT Reliance Modal Ventura
PROTECTION TECHNOLOGY
PT Reliance Integritas Dunia
PT Asuransi Reliance Indonesia Anda
PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
Daftar Entitas Anak Perusahaan dan/ List of Subsidiaries and/or Associates
atau Asosiasi
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tidak memiliki As of December 31, 2025, the Company does not have
entitas anak dan/atau entitas asosiasi, sehingga any subsidiaries and/or associated entities, hence
informasi tersebut tidak relevan diungkapkan dalam this information is not relevant to be disclosed in this
Laporan Tahunan ini. Annual Report.
Keanggotaan dalam Asosiasi [POJK 51-C5] Association Membership [POJK 51-C5]
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan masih aktif As of December 31, 2025, the Company remains
terlibat dalam beberapa asosiasi dan/atau organisasi actively involved in several associations and/or
di industri maupun profesi jasa keuangan, di antaranya organizations in the financial services industry and
sebagai berikut: profession, including the following:
• Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia • Indonesian Financing Companies Association
• PT Rapi Utama Indonesia • PT Rapi Utama Indonesia
• LAPS SJK (Lembaga Alternatif Penyelesaian • LAPS SJK (Alternative Institution for Dispute
Sengketa Sektor Jasa Keuangan) Resolution in the Financial Services Sector)
Keanggotaan ini merupakan wujud upaya Perseroan This membership demonstrates the Company’s
dalam memperluas jaringan, wawasan, dan efforts to expand its network, insight, and stay
perkembangan di industri layanan jasa keuangan, abreast of developments in the financial services
regulasi, kondisi ekonomi, maupun perkembangan industry, regulations, economic conditions, and other
lainnya yang relevan dengan Perseroan. developments relevant to the Company.
2025 Laporan Tahunan 74 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 74
Institusi dan Profesi Penunjang Company Supporting Institutions and
Perusahaan Professional Partners
Akuntan Publik
Public Accountant
Nama Kantor Akuntan Publik (KAP)
Djoko, Sidik, & Indra
Name of Public Accounting Firm (KAP)
Nama Akuntan Publik
Yanes Manurung MM.Ak.CA.CPA
Name of Public Accountant
Alamat & Nomor Telepon Graha Mandiri, Jl. Imam Bonjol No.61 8, RT.8/RW.4, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat,
Address & Phone Number Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310
Surat Penunjukan
No. 001/KOM-REFI/II/2025
Letter of Appointment
Pedoman Kerja yang Digunakan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP)
Work Guidelines Public Accountant Professional Standards (SPAP)
Jasa yang diberikan Melakukan audit berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.
Services Provided Conducting audits based on the auditing standards established by the Indonesian Institute of Public
Accountants.
Periode Penugasan
2025
Assignment Period
Notaris
Notary
Nama
Ir. Nanette Cahyanie S.H
Name
Alamat & Nomor Telepon
Jl. Panglima Polim V No. 11 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan 12160
Address & Phone Number
Surat Penunjukan No. 024/UPRI/DIR/III/2021 tanggal 3 Maret 2021
Letter of Appointment No. 024/UPRI/DIR/III/2021 dated March 3, 2021
Jasa yang diberikan Membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, antara lain Perjanjian Perwaliamanatan,
Pengakuan Hutang dan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, serta akta-akta pengubahannya.
Services Provided Drafting deeds in relation to the Public Offering of Bonds, including the Trust Agreement, Debt
Acknowledgment, and Securities Underwriting Agreement, as well as their amendments.
Periode Penugasan
2022 – 2027
Assignment Period
Wali Amanat
Trustee
Nama
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Name
Sinarmas MSIG Tower Lt. 9
Jl. Jend. Sudirman Kav. 21
Alamat & Nomor Telepon
Jakarta Selatan 12920
Address & Phone Number
Telepon: (021) 522 8737
Faksimili: (021) 522 87378
Surat Penunjukan No. 034/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal 12 April 2021
Letter of Appointment No. 034/UPRI/DIR/IV/2021 dated April 12, 2021
Pedoman Kerja yang Digunakan Ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Undang-Undang Pasar Modal, serta
peraturan yang berkaitan dengan tugas Wali Amanat. Ditunjuk oleh Perusahaan berdasarkan surat
Penunjukan Wali Amanat No. 034/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal 12 April 2021.
Work Guidelines The provisions stipulated in the Trustee Agreement and the Capital Market Law, as well as regulations
relating to the duties of the Trustee. Appointed by the Company pursuant to the Letter of Appointment
of Trustee No. 034/UPRI/DIR/IV/2021 dated April 12, 2021.
Jasa yang diberikan Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik di dalam maupun di luar pengadilan mengenai pelaksanaan
hak-hak Pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan-
ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta peraturan perundangundangan yang
berlaku di Negara Republik Indonesia Khususnya peraturan di bidang pasar modal.
Representing the interests of Bondholders both inside and outside the court on the implementation of
Services Provided the rights of Bondholders in accordance with the terms of the Bonds, taking into account the provisions
outlined in the Trusteeship Agreement and the applicable laws and regulations in the Republic of
Indonesia, specifically the capital market sector regulations.
Periode Penugasan
2022 – 2027
Assignment Period
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 75 Annual Report 2025
Page 75
Profil Perusahaan
Company Profile
Konsultan Hukum
Legal Consultant
Nama
Tumbuan & Partners
Name
Alamat & Nomor Telepon
Jl. Gandaria Tengah III No. 8, Kebayoran Baru - Jakarta 12130
Address & Phone Number
Surat Penunjukan No. 036/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal 13 April 2021
Letter of Appointment No. 036/UPRI/DIR/IV/2021 dated April 13, 2021
Jasa yang diberikan Memberikan Pendapat Hukum mengenai Perusahaan dalam rangka Penawaran Umum. Konsultan
Hukum melakukan uji tuntas dari segi hukum atas fakta yang ada mengenai Perusahaan dan
keterangan lain yang berhubungan dengan itu sebagaimana disampaikan oleh Perusahaan. Hasil
pemeriksaan dan penelitian mana telah dimuat dalam Laporan Uji Tuntas Dari Segi Hukum yang
menjadi dasar dari Pendapat Hukum yang dimuat dalam Informasi Tambahan sepanjang menyangkut
segi hukum.
Services Provided Providing Legal Opinions regarding the Company in the context of a Public Offering. The Legal
Consultant conducts due diligence from a legal perspective on the existing facts regarding the
Company and other related information, as submitted by the Company. The results of the examination
and research have been included in the Legal Due Diligence Report, which serves as the basis for the
Legal Opinion contained in the
Periode Penugasan
2022 – 2027
Assignment Period
Perusahaan Pemeringkat Efek
Securities Rating Company
Nama
PT Kredit Rating Indonesia
Name
Sinarmas Land Plaza Tower 3 Lantai 11
Alamat & Nomor Telepon
Jl. M.H Thamrin No. 51, Kav. 22
Address & Phone Number
Jakarta Pusat 10350 - (021) 39834411
Surat Penunjukan No. 036/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal 13 April 2021
Letter of Appointment No. 036/UPRI/DIR/IV/2021 dated April 13, 2021
Jasa yang diberikan Memberikan hasil pemeringkat atas efek (Instrument Rating) dan Entitas (Corporate Rating) atas
penerbitan Obligasi yang diterbitkan oleh Perusahaan.
Services Provided Providing rating results for securities (Instrument Rating) and Entities (Corporate Rating) for the
issuance of Bonds issued by the Company
Periode Penugasan
2022 – 2027
Assignment Period
Perseroan menjamin bahwa seluruh institusi dan profesi The Company guarantees that all capital market
penunjang pasar modal di atas bukan merupakan pihak supporting institutions and professions mentioned
yang terafiliasi dengan Perseroan. above are not affiliated with the Company.
Perubahan yang Bersifat Signifikan [POJK 51-C.6]
Significant Changes
Selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan Throughout 2025, there were no significant changes
signifikan pada kegiatan usaha Perseroan, terutama in the Company’s business activities, especially in
dalam aspek operasional. operational aspects.
2025 Laporan Tahunan 76 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 76
Informasi Pada Situs Web Perusahaan
Information on the Company’s Website
penyediaan informasi terkait Perseroan bagi seluruh The Company has provided information-related
pemangku kepentingan, salah satunya melalui situs resources to all stakeholders, including through its
web resmi yang dapat diakses via www.reliance- official website, accessible at www.reliance-finance.
finance.com. Akses informasi ini dilakukan serta com. This access to information is intended to meet
bertujuan untuk memenuhi prinsip transparansi the principle of transparency, as established in Good
sebagaimana best practice dalam Good Corporate Corporate Governance best practices.
Governance.
Jenis Informasi Ketersediaan Keterangan
Type of Information Availability Description
Informasi Umum • Riwayat Singkat Perusahaan • Company’s Brief History
General Information • Dewan Komisaris & Direksi • Board of Commissioners & Board of
Directors
• Struktur Organisasi Perusahaan • Company’s Organizational Structure
• Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan • Company’s Vision, Mission, and
Values
• Struktur Pemegang Saham • Shareholder Structure
• Struktur Grup • Group Structure
Informasi Investor • Informasi Obligasi • Bond Information
Investor Information • Keterbukaan Informasi • Information Disclosure
• Aksi Korporasi • Corporate Action
• Laporan Tahunan • Annual Report
• Informasi Keuangan • Financial Information
• Rapat Umum Pemegang Saham • General Meeting of Shareholders
Layanan Konsumen • Kontak Kami • Contact Us
Customer Services • Pengaduan Konsumen • Consumer Complaints
• Penghargaan • Awards
• Berita & Kegiatan • News & Events
• Tanggung Jawab Sosial • Social Responsibility
• Edukasi & Literasi Keuangan • Financial Education & Literacy
Produk Perusahaan • ReliHome • ReliHome
Company Products • ReliDana • ReliDana
• Kebijakan Kerahasiaan • Confidentiality Policy
Informasi Tata Kelola • Informasi Umum • General Information
Governance Information • Informasi Investor • Investor Information
• Informasi Tata Kelola • Governance Information
• Tugas & Tanggung Jawab Direktur • Duties & Responsibilities of Directors
dan Komisaris and Commissioners
• Piagam Audit Internal • Internal Audit Charter
• Kode Etik • Code of Conduct
• Komite Audit • Audit Committee
• Komite Pemantau Risiko • Risk Monitoring Committee
• Komite Nominasi dan Remunerasi • Nomination and Remuneration
Committee
• Komite Manajemen Risiko • Risk Management Committee
• Pedoman Tata Kelola • Governance Guidelines
• Whistleblowing System • Whistleblowing System
• Laporan Pelaksanaan Tata Kelola • Corporate Governance
Perusahaan Implementation Report
Keuangan Berkelanjutan • Laporan Keberlanjutan • Sustainability Report
Sustainable Finance • Rencana Aksi Keuangan • Sustainable Finance Action Plan
Berkelanjutan
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 77 Annual Report 2025
Page 77
Fungsi Pendukung Bisnis
Business Support Functions
04
Tinjauan
Pendukung
Bisnis
Business Support
Unit Overview
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
2025 Laporan Tahunan 78 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 78
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 79 Annual Report 2025
Page 79
Fungsi Pendukung Bisnis
Business Support Functions
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Human Resource Management Policy
Manusia
Dalam menghadapi dinamika industri pembiayaan In facing the ever-evolving dynamics of the financing
yang terus berkembang, Perseroan menyadari bahwa industry, the Company recognizes that Human
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan fondasi utama Resources (HR) is the primary foundation for business
bagi keberlangsungan usaha. Oleh karena itu, Perseroan sustainability. Therefore, the Company continuously
senantiasa berupaya meningkatkan kapabilitas SDM strives to improve HR capabilities in line with the
yang selaras dengan arah strategis perusahaan guna company’s strategic direction to support sustainable
mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan business growth in the long term.
dalam jangka panjang.
Dalam pengelolaan SDM, Perseroan menggunakan In HR management, the Company utilizes a framework
framework yang telah disusun dan disepakati oleh developed and agreed upon by the Human Resources
Departemen Human Resource, serta disetujui oleh Department, as well as the Board of Directors. The
jajaran Direksi. Secara berkala, Perseroan selalu Company regularly ensures that every policy it
memastikan bahwa setiap kebijakan yang dibuat implements is based on prevailing laws, human rights
bersandar pada Undang-Undang yang berlaku, nilai- values, and upholds the principle of equal opportunity
nilai Hak Asasi Manusia, serta menjunjung tinggi prinsip for all employees.
kesetaraan kesempatan bagi seluruh insan Perseroan.
Adapun peran dan fungsi Departemen Human Resource The role and function of the Human Resources
adalah menjadi penanggungjawab pengelolaan SDM Department is to be responsible for the overall
Perseroan secara keseluruhan, yang mana di dalamnya management of the Company’s HR, which includes
mengatur sekaligus menjalankan proses rekrutmen, regulating and implementing the recruitment process,
mempekerjakan karyawan untuk mengisi posisi hiring employees to fill positions required by the
yang dibutuhkan Perseroan, menetapkan kebijakan Company, establishing HR policies, developing
terkait SDM, mengembangkan kompetensi SDM HR competencies according to their respective
sesuai tanggung jawab dan tugasnya masing-masing, responsibilities and duties, and managing remuneration
hingga mengelola remunerasi dan tunjangan sebagai and benefits to fulfil employee rights.
pemenuhan hak karyawan.
Sepanjang 2025, Perseroan merealisasikan sejumlah Throughout 2025, the Company implemented a number
program kerja yang telah ditetapkan di awal tahun oleh of work programs established at the beginning of the
Departemen Human Resource terkait pengelolaan SDM, year by the Human Resources Department related to HR
di antaranya sebagai berikut: management, including the following:
1. Ahli Pembiayaan - LSPPI 1. Financing Expert - LSPPI
2. Dasar Pembiayaan Manajerial - LSPPI 2. Fundamentals of Managerial Financing - LSPPI
3. Pelatihan APU-PPT, Data Analyst, Marketing 3. AML-CFT Training, Data Analyst, Marketing
4. Pelatihan Perpajakan (Pajak Penghasilan) 4. Taxation Training (Income Tax)
5. Program CSR 5. CSR Program
6. Performance Review Karyawan 6. Employee Performance Review
2025 Laporan Tahunan 80 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 80
Profil Sumber Daya Manusia Human Resources Profile
[POJK 51 – C.3-B, ESG Metrics S-02] [POJK 51 – C.3-B, ESG Metrics S-02]
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 33 orang As of December 31, 2025, the Company has 33
karyawan. Jumlah tersebut menurun 30% dari jumlah employees. This number decreased by 30% from the
karyawan pada tahun sebelumnya yaitu sebanyak 44 previous year’s total of 44 employees.
orang.
Tabel di bawah ini menjabarkan data demografi The table below outlines the Company’s employee
karyawan Perseroan selama 3 (tiga) tahun terakhir, demographics for the past 3 (three) years, based on
berdasarkan tingkat pendidikan, usia, level jabatan, education level, age, position level, employment status,
status kepegawaian, dan jenis kelamin: and gender:
Berdasarkan Tingkat Pendidikan | Based on Education Level
Tingkat Pendidikan
Education Level
2025 2023 2024
S3 | Doctoral Degree 0 0 2
S2 | Master’s Degree 4 5 6
S1 | Bachelor’s Degree 27 37 41
Diploma 2 2 3
SMA |Senior High School 0 0 1
< SMP | <Junior High School 0 0 0
Total 33 44 53
Berdasarkan Kelompok Usia | By Age Group
Usia
Age
2025 2023 2024
> 55 tahun | >55 years old 5 4 2
46 – 55 tahun | 46 – 55 years old 6 6 12
41 – 45 tahun | 41 – 45 years old 2 4 2
31 – 40 tahun | 31 – 40 years old 10 16 19
< 30 tahun | <30 years old 10 14 18
Total 33 44 52
Berdasarkan Level Jabatan | Based on Position Level
Jabatan
Position
2025 2023 2024
Dewan Komisaris | Board of Commisioner 2 2 2
Direksi | Board of Directors 3 3 3
Dewan Pengawas Syariah | Sharia Supervisory Board 1 1 1
Manajer | Manager 10 10 9
Supervisor 3 11 14
Staf | Staff 14 17 23
Total 33 44 52
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 81 Annual Report 2025
Page 81
Fungsi Pendukung Bisnis
Business Support Functions
Berdasarkan Status Kepegawaian | Based on Employment Status
Status Kepegawaian
Employment Status
2025 2023 2024
Tetap | Permanent 25 37 43
Tidak Tetap | Contract 8 7 10
Total 33 44 53
Berdasarkan Jenis Kelamin | Based on Gender
Status Kepegawaian
Employment Status
2025 2023 2024
Perempuan | Female 13 19 20
Laki-laki | Male 20 25 33
Total 33 44 53
Pengembangan Kompetensi Karyawan Employee Competency Development
[ESG Metrics S-05] [ESG Metrics S-05]
Komitmen Perseroan untuk senantiasa The Company’s commitment to continuously developing
mengembangkan kapabilitas SDM diwujudkan melalui human resource capabilities is demonstrated through the
pelaksanaan program pengembangan kompetensi implementation of competency development programs
bagi karyawan, baik hard skill maupun soft skill. Selain for employees, encompassing both hard and soft skills.
untuk meningkatkan kemampuan karyawan, program In addition to enhancing employee capabilities, these
pengembangan kompetensi yang dilaksanakan juga competency development programs are also expected
diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang to create a conducive environment for learning, growth,
kondusif untuk belajar, bertumbuh, dan bersinergi, and synergy, while fostering a collaborative culture
sekaligus mendorong budaya kolaboratif di antara among all Reliance Finance employees.
seluruh Insan Reliance Finance.
Sepanjang tahun 2025, program pengembangan Throughout 2025, the employee competency
kompetensi karyawan yang dilaksanakan adalah development programs implemented are as follows:
sebagai berikut:
Nama Pelatihan Tanggal Pelaksanaan Penyelenggara
Training Name Training Date Organizer
17 Januari 2025
How to Achieve Peak Performance in 2025 OJK
January 17, 2025
Transformasi Digital: Tren Inovasi Teknologi di Sektor Keuangan
23 Januari 2025
Digital Transformation: Technological Innovation Trends in OJK
January 23, 2025
the Financial Sector
Dasar Manajerial 3 Februari 2025
LSPPI
Managerial Basics February 3, 2025
Imboost Your Spirit: Cultivating Positivity for a Balanced and 14 Februari 2025
OJK
Fulfilling Life February 14, 2025
Internal & Eksternal
15 Februari 2025
Annual Corporate Training (lembaga training)
February 15, 2025
(training institutions)
Outlook Ekonomi dan Keuangan di tahun 2025 20 Februari 2025
OJK
Economic and Financial Outlook in 2025 February 20, 2025
2025 Laporan Tahunan 82 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 82
Nama Pelatihan Tanggal Pelaksanaan Penyelenggara
Training Name Training Date Organizer
Grand Launching Produk WIRADANA 28 Februari 2025
External
Grand Launching of WIRADANA Products February 28, 2025
Lembaga Sertifikasi Perusahaan
Sertifikasi Ahli Pembiayaan
28 Februari 2025 Pembiayaan Indonesia
Financing Expert Certification
February 28, 2025 Indonesian Financing Company
Certification Institute
Profesi Penagihan 4 Maret 2025
LSPPI
Collection Profession March 4, 2025
Ahli Pembiayaan 12 Maret 2025
LSPPI
Financing Expert March 12, 2025
Training PPH 21 Pegawai 15 Maret 2025
Barnam Tax
PPH 21 Employee Training March 15, 2025
Lembaga Sertifikasi Perusahaan
Sertifikasi Dasar Pembiayaan Komisaris 15 April 2025 Pembiayaan Indonesia
Basic Certification of Commissioner Financing April 15, 2025 Indonesian Financing Company
Certification Institute
Ahli Pembiayaan 17 April 2025
LSPPI
Financing Expert April 17, 2025
21 April 2025
Idea Talks Volume 7 OJK
April 21, 2025
Manajemen Risiko - Satu Tingkat Dibawah Direksi 29 April 2025
LSPPI
Risk Management - One Level Below the Board of Directors April 29, 2025
Training Pembiayaan Syariah 10 Mei 2025
External
Sharia Financing Training May 10, 2025
22 Mei 2025
Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era OJK
May 22, 2025
6 Juni 2025
The Future of Cybersecurity: Threats, Challenges and Innovations OJK
June 6, 2025
Teknis Pengawasan Kepatuhan APU PPT PPSPM Bagi Penyedia Jasa
Keuangan 10 Juni 2025
SPPATK
Technical Supervision of AML CFT CPF Compliance for Financial June 10, 2025
Services Providers
Pentingnya Keamanan Siber di Industri Pembiayaan 25 Juni 2025
APPI
The Importance of Cybersecurity in the Financing Industry June 25, 2025
30 Juni 2025
The Secret To Economy Growth In Uncertainty InfoBank
June 30, 2025
30 Juni 2025
Workshop Risk and Information System Control OJK
June 30, 2025
3 Juli 2025
Agentic Al In Finance: A New Era of Autonomous Decision - Making OJK
July 3, 2025
8 Juli 2025
Board-Level Decision Making in a Complex Business Environment External
July 8, 2025
Sosialisasi Penilaian Sendiri (Self assessment) terhadap Pemenuhan
Ketentuan Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa
17 Juli 2025
Keuangan OJK
July 17, 2025
Socialization of Self-Assessment of Compliance with Consumer and
Community Protection Provisions in the Financial Services Sector
28 Juli 2025
Protecting Digital Assets: Cyber Risk Management LSPPI
July 28, 2025
13 Agustus 2025
Leadership & Talent Development Workshop Internal & external
August 13, 2025
Mortgage Lending Excellence: Proses, Risiko, dan Kepatuhan 1 September 2025
OJK
Mortgage Lending Excellence: Process, Risk, and Compliance September 1, 2025
Digital HR: Memanfaatkan Teknologi untuk Efisiensi dan Pengembangan
19 September 2025
SDM OJK
September 19, 2025
Digital HR: Leveraging Technology for HR Efficiency and Development
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 83 Annual Report 2025
Page 83
Fungsi Pendukung Bisnis
Business Support Functions
Nama Pelatihan Tanggal Pelaksanaan Penyelenggara
Training Name Training Date Organizer
2 Oktober 2025
Operational Problem Solving & Root Cause Analysis External
October 2, 2025
10 Oktober 2025
Leadership & Coordination for General Affairs Professionals External
October 10, 2025
28 Oktober 2025
Navigating Business Disruption & Global Trends External
October 28, 2025
Memenangkan Peluang Bisnis: Strategi Penjualan dan Pengembangan
Bisnis 12 November 2025
External
Winning Business Opportunities: Sales and Business Development November 12, 2025
Strategies
Manajemen Risiko dan Audit Internal: Meningkatkan Ketahanan
17 November 2025
Perusahaan OJK
November 17, 2025
Risk Management and Internal Audit: Enhancing Corporate Resilience
Penguatan Tata Kerja dan Standar Operasional Perusahaan 26 November 2025
External
Strengthening Company Work Procedures and Operational Standards November 26, 2025
27 November 2025
Legal Team Effectiveness: Aligning Law and Business Strategy External
November 27, 2025
Finance as Strategic Partner: Dari Angka ke Keputusan Bisnis 9 Desember 2025
OJK
Finance as Strategic Partner: From Numbers to Business Decisions December 9, 2025
Workshop Best Practices Komite Syariah di Industri Keuangan dan
Non-Keuangan 22 Desember 2025
External
Workshop on Best Practices for Sharia Committees in the Financial and December 22, 2025
Non-Financial Industries
Biaya Pengembangan Kompetensi Employee Competency Development
Karyawan Budget
Optimalisasi pengembangan kompetensi karyawan Optimizing employee competency development in 2025
pada 2025 didukung oleh anggaran biaya yang is supported by the Company’s budget for employee
dikeluarkan Perseroan untuk penyelenggaraan pelatihan training and education. In 2025, the Company has
dan pendidikan bagi karyawan. Pada 2025, Perseroan disbursed funds amounting to Rp380,793,560 This
telah merealisasikan dana sebesar Rp380.793.560 amount is in accordance with the employee development
Realisasi jumlah tersebut telah sesuai dengan alokasi allocation of 2.5% as stipulated by the Financial Services
pengembangan karyawan sebesar 2,5% sesuai dengan Authority (OJK).
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Rekrutmen Karyawan Employee Recruitment
Perekrutan SDM berkualitas merupakan awal dari Recruiting qualified human resources is the beginning
proses pengembangan SDM. Hal tersebut dibutuhkan of the human resource development process. This
dalam menghadapi persaingan bisnis serta tantangan is necessary to face increasingly intense business
kondisi ekonomi yang makin masif. Untuk menjawab competition and economic challenges. To address these
tantangan tersebut, Perseroan memerlukan SDM challenges, the Company requires highly competitive
yang berdaya saing tinggi, sehingga proses rekrutmen human resources. Therefore, the recruitment process is
dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan, carried out by considering needs, criteria, and relevant
kriteria, dan posisi yang relevan. positions.
Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan telah As of December 31, 2025, the Company has conducted
menyelenggarakan rekrutmen karyawan dan telah employee recruitment and has accepted 0 (zero)
menerima 0 (nol) karyawan dari berbagai latar belakang employee from various backgrounds to support the
untuk mendukung terwujudnya pertumbuhan bisnis sustainable growth of Reliance Finance’s business.
Reliance Finance yang berkesinambungan.
2025 Laporan Tahunan 84 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 84
Tingkat Perputaran Karyawan Employee Turnover Rate
[ESG Metrics S-03] [ESG Metrics S-03]
Perputaran karyawan pada berbagai posisi dalam Employee turnover across various positions within a
suatu perusahaan merupakan hal yang wajar. Namun company is normal. However, this situation also presents
demikian, kondisi ini juga menjadi tantangan yang perlu a challenge that must be managed effectively to prevent
dikelola secara efektif agar tidak menimbulkan dampak negative impacts that could potentially hinder the
negatif yang berpotensi menghambat pencapaian achievement of the Company’s targets and objectives.
target dan tujuan Perseroan.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Departemen In order to address these challenges, the Human
Human Resource terus melakukan berbagai upaya Resources Department continues to implement
untuk mempertahankan SDM yang berkualitas sekaligus various initiatives to retain qualified human resources
menurunkan tingkat turnover karyawan, beberapa while reducing employee turnover rates. These
di antaranya dengan meningkatkan engagement include increasing employee engagement, creating a
karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman comfortable and productive work environment, and
dan produktif, serta melakukan perbaikan dalam proses improving HR management processes, both in terms
pengelolaan SDM baik dari aspek pengembangan of career development and remuneration. By 2025, the
karir maupun perbaikan aspek remunerasi. Pada 2025, Company’s employee turnover rate is expected to be
tingkat perputaran karyawan di Perseroan tercatat 31.88%.
sebesar 31,88%.
Kesejahteraan Karyawan Employee Welfare
Hubungan industrial yang harmonis antara Perseroan Harmonious industrial relations between the Company
dan karyawan merupakan aspek penting dalam and its employees are a crucial aspect in supporting
mendukung keberlangsungan operasional. Perseroan operational sustainability. The Company is committed
berkomitmen untuk memastikan kesejahteraan to ensuring the well-being of all employees through the
seluruh karyawan melalui implementasi berbagai implementation of various concrete measures, including
langkah konkret, antara lain pemberian remunerasi providing competitive remuneration commensurate
yang kompetitif dan sesuai dengan beban kerja serta with workload and prevailing regulations, as a means
ketentuan yang berlaku, sebagai bentuk pemenuhan of fulfilling employee rights, along with the provision of
hak karyawan, disertai dengan penyediaan berbagai various benefits to improve quality of life and foster a
tunjangan guna meningkatkan kualitas hidup serta positive work spirit.
mendorong terciptanya semangat kerja yang positif.
Adapun tunjangan dan fasilitas yang diberikan kepada The benefits and facilities provided to the Company’s
karyawan Perseroan selama tahun 2025 antara lain: employees during 2025 comprise:
1. BPJS Kesehatan 1. BPJS Health
2. BPJS Ketenagakerjaan 2. BPJS Employment
3. Asuransi Kesehatan 3. Health Insurance
4. Fasilitas Kendaraan by GoCorp guna kepentingan 4. Vehicle facilities by GoCorp for operational
operasional purposes
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 85 Annual Report 2025
Page 85
Fungsi Pendukung Bisnis
Business Support Functions
Rencana Pengelolaan SDM 2026 2026 Human Resource Management
Plan
Perseroan akan terus memantau kinerja karyawan serta The Company will continue to monitor employee
memastikan pengembangan kompetensi dilakukan performance and ensure that competency development
secara berkelanjutan. Departemen Human Resource is carried out sustainably. The Human Resources
dalam hal ini telah merumuskan sejumlah rencana Department has formulated several HR management
pengelolaan SDM yang akan dicapai di tahun buku plans to be achieved in the 2026 fiscal year, namely:
2026, yaitu:
1. Rekrutmen High Level Position 1. High-Level Position Recruitment
2. Performance Review 2. Performance Review
3. Refreshment KPI Karyawan & Organization Chart 3. Employee KPI & Organization Chart Refreshment
4. Pelatihan Dasar & Ahli Pembiayaan 4. Basic & Expert Financing Training
Teknologi Informasi dan Digitalisasi
Information Technology and Digitalization
Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi teknologi digital In recent years, the adoption of digital technology
semakin terintegrasi dalam kehidupan masyarakat has become increasingly integrated into the lives of
Indonesia. Perkembangan ini didukung oleh ekosistem Indonesians. This development is supported by an
digital yang kian kuat, sehingga mendorong preferensi increasingly robust digital ecosystem, driving public
masyarakat, khususnya sebagai konsumen, untuk preference, particularly for consumers, to utilize digital
memanfaatkan teknologi digital sebagai alternatif utama technology as a primary alternative for transactions.
dalam bertransaksi.
Sebagai pelaku industri pembiayaan, Perseroan As a player in the financing industry, the Company
senantiasa memperkuat pengelolaan serta consistently strengthens the management and
pengembangan teknologi digital secara berkelanjutan. development of digital technology on an ongoing basis.
Pada tahun 2025, Perseroan tetap berfokus In 2025, the Company remains focused on accelerating
pada akselerasi digitalisasi proses bisnis melalui the digitalization of business processes through the
pengembangan layanan dan produk pembiayaan development of digital-based financing services and
berbasis digital. Melalui optimalisasi layanan yang products. By optimizing its services, the Company
dihadirkan, Perseroan berupaya menciptakan nilai strives to create added value and provide greater
tambah serta memberikan kemudahan dan manfaat convenience and benefits for customers in obtaining
yang lebih luas bagi pelanggan dalam memperoleh financing.
pembiayaan.
2025 Laporan Tahunan 86 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 86
Pengembangan Teknologi Informasi IT and Digitalization Development 2025
dan Digitalisasi 2025
Pengelolaan Teknologi Informasi (TI) di Perseroan berada Information Technology (IT) management within the
di bawah tanggung jawab Divisi Business & Operation Company falls under the responsibility of the Business
yang secara khusus berperan dalam pengembangan & Operations Division, which specifically plays a
aspek TI. Divisi ini mencakup pengembangan layanan role in IT development. This division encompasses
dan produk berbasis teknologi, sekaligus memastikan the development of technology-based services and
dukungan optimal terhadap kelancaran aktivitas products, while ensuring optimal support for the smooth
operasional sehari-hari. running of daily operations.
Beberapa pengembangan TI yang telah direalisasikan Several IT developments implemented within the
di lingkup Perseroan selama tahun 2025 mencakup Company during 2025 include 28 development
28 item modul pengembangan, beberapa di antaranya modules, some of which are as follows:
sebagai berikut:
1. Transaction Report Mortgage 1. Mortgage Transaction Report
2. Plafon Amount Adjustment 2. Amount Adjustment Ceiling
3. Invoice Module RDK 3. Invoice Module RDK
4. Module Update Account Number 4. Account Number Update Module
5. Billing Report 5. Billing Report
6. Instalment Report 6. Instalment Report
7. dll. 7. etc.
Rencana Fokus Pengembangan TI dan IT and Digitalization Development Focus
Digitalisasi 2026 Plan For 2026
Sesuai arahan dan rencana yang telah ditetapkan In accordance with the direction and plans established by
Manajemen, beberapa inisiatif di bidang TI yang akan Management, numerous IT initiatives to be implemented
dijalankan di tahun 2026 adalah sebagai berikut: in 2026 are as follows:
1. Pengembangan modul Pro Rate limit RDK 1. Development of the RDK Pro-Rate Limit Module
2. Pengembangan modul Transaction Value 2. Development of the Transaction Value Restriction
Restriction Module
3. Pengembangan modul integrasi dengan bank BNI 3. Development of an integration module with BNI
Bank
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 87 Annual Report 2025
Page 87
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
05
Analisis dan
Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
2025 Laporan Tahunan 88 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 88
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 89 Annual Report 2025
Page 89
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tinjauan Makroekonomi dan Industri
Macroeconomic and Industry Overview
Tinjauan Ekonomi Global dan Nasional Global and National Economic Overview
Kondisi perekonomian global sepanjang tahun Global economic conditions throughout 2025 recorded
2025 tumbuh pada rentang 2,7% - 3,3%. Sejumlah growth in the range of 2.7%–3.3%. A number of
risiko ketidakpastian masih menjadi tantangan yang uncertainties continued to pose challenges, driving
menyebabkan dinamika ekonomi global mulai dari global economic dynamics, including economic policy
ketidakpastian kebijakan ekonomi dan geopolitik, and geopolitical uncertainties, economic slowdowns
pelambatan ekonomi sejumlah negara, tingginya inflasi in several countries, persistently high inflation in some
sejumlah negara, tekanan pasar keuangan global, regions, pressures in global financial markets, climate
perubahan iklim, hingga disrupsi rantai pasok. change, and supply chain disruptions.
Berdasarkan negara, pertumbuhan AS pada tahun By country, the United States economy is estimated to
2025 diperkirakan sebesar 2,0% dan 2,1% pada grow by 2.0% in 2025 and 2.1% in 2026, while China’s
tahun 2026, sementara ekonomi China diproyeksikan economy is projected to slow to 4.8% and 4.2%,
melambat menjadi 4,8% dan 4,2%, masing-masing. respectively. The Euro area is expected to grow by
Wilayah Euro diprediksi akan tumbuh 1,2% pada tahun 1.2% in 2025 and 1.1% in 2026, the United Kingdom
2025 dan 1,1% pada tahun 2026, Inggris sebesar 1,3% by 1.3% in both years, and Japan by 1.1% and 0.6%,
dalam kedua tahun tersebut, dan Jepang sebesar 1,1% respectively.
dan 0,6%.
Dinamika inflasi global pada tahun 2025 turut Global inflation dynamics in 2025 were influenced
dipengaruhi oleh arah kebijakan bank sentral utama by the policy direction of major central banks, which
dunia yang tetap berfokus pada stabilitas harga. remained focused on maintaining price stability. In the
Pada paruh kedua tahun, The Fed mulai melakukan second half of the year, the Federal Reserve began to
pelonggaran kebijakan secara hati-hati dan bertahap cautiously and gradually ease its policy stance in line
seiring dengan tren inflasi yang melandai, meskipun with moderating inflation trends, although inflation
belum sepenuhnya kembali ke sasaran jangka had not yet fully returned to its medium-term target.
menengah. Sementara di kawasan lain seperti Meanwhile, in other regions such as Europe and
Eropa dan Jepang, normalisasi kebijakan moneter Japan, monetary policy normalization remained more
berlangsung lebih terbatas, sejalan dengan tekanan limited, reflecting persistent core inflation pressures
inflasi inti yang masih persisten serta tingginya and continued global economic uncertainty.
ketidakpastian ekonomi global.
Di sisi lain, perekonomian kawasan ASEAN dan On the other hand, the economies of ASEAN and Asia
Asia menunjukkan kinerja yang relatif lebih resilien demonstrated relatively stronger resilience compared
dibandingkan kawasan lainnya. Pertumbuhan ini to other regions. Growth in these regions was supported
didorong oleh permintaan domestik yang tetap kuat by solid domestic demand, particularly from household
serta dukungan dari konsumsi rumah tangga maupun consumption and infrastructure investment. However,
investasi infrastruktur. Kendati demikian, kinerja export performance remained under pressure due to
ekspor masih menghadapi tekanan akibat melemahnya weakening global demand, especially from advanced
permintaan global, khususnya dari negara maju, serta economies, as well as the impact of trade fragmentation
dampak fragmentasi perdagangan dan kebijakan and protectionist policies.
proteksionisme.
2025 Laporan Tahunan 90 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 90
Di tengah tekanan global, volatilitas pasar keuangan, Amid global pressures, financial market volatility, and serta pemulihan ekonomi dunia yang masih a still-fragile global recovery, Indonesia’s economy in rapuh, perekonomian Indonesia tahun 2025 tetap 2025 continued to demonstrate resilience and solid menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid. performance. In line with this, domestic economic Sejalan dengan hal tersebut, pertumbuhan ekonomi growth was recorded at 5.2%. This performance domestik tercatat sebesar 5,2%. Kinerja ini terutama was primarily driven by stronger domestic demand, ditopang oleh peningkatan permintaan domestik, as reflected in retail sales growth, as well as a trade yang tercermin dari pertumbuhan penjualan ritel, serta surplus that increased by 46.8%. In addition, improved Surplus Neraca Perdagangan yang meningkat sebesar business confidence, along with supportive fiscal 46,8%. Selain itu, membaiknya keyakinan pelaku and monetary policies, further strengthened growth ekonomi serta dukungan kebijakan fiskal dan moneter momentum. turut memperkuat momentum pertumbuhan. Sementara itu, tingkat inflasi sepanjang tahun 2025 In the meantime, inflation throughout 2025 remained tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%, dengan within the target range of 2.5±1%, with the Consumer inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember Price Index (CPI) inflation recorded at 2.92% (year-on- 2025 tercatat sebesar 2,92% (year-on-year). Inflasi year) in December 2025. Administered prices inflation administered prices relatif terkendali, sedangkan inflasi remained relatively controlled, while volatile food volatile food masih mencatatkan kenaikan, terutama inflation recorded an increase, mainly due to supply dipengaruhi oleh gangguan pasokan pada komoditas disruptions in certain commodities such as shallots. tertentu seperti bawang merah. Tinjauan Industri Pembiayaan Financing Industry Overview Industri jasa keuangan nasional pada tahun 2025 The national financial services industry in 2025 menunjukkan ketahanan yang solid di tengah dinamika demonstrated solid resilience amid a highly uncertain global yang penuh ketidakpastian, dengan sektor global environment, with the banking sector continuing perbankan tetap berperan sebagai pilar utama dalam to serve as the main pillar in maintaining stability and menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan supporting economic growth. This resilience was ekonomi. Stabilitas ini tercermin dari permodalan reflected in strong capital adequacy, ample liquidity, yang kuat, likuiditas yang memadai, serta kualitas and well-maintained asset quality, supported by aset yang terjaga, ditopang oleh sinergi kebijakan policy synergy among Bank Indonesia, the Financial antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Services Authority (OJK), and the Indonesia Deposit Lembaga Penjamin Simpanan. Sepanjang tahun 2025, Insurance Corporation (LPS). Throughout 2025, intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan banking intermediation remained positive, with kredit meningkat sebesar 9,69% (yoy), didorong credit growing by 9.69% (yoy), primarily driven by a terutama oleh kredit investasi yang tumbuh signifikan. significant increase in investment loans. Strong liquidity Kondisi likuiditas yang kuat, termasuk tingginya fasilitas conditions, including a high level of undisbursed loans, pinjaman yang belum dimanfaatkan (undisbursed further provided room for future financing expansion loan), turut membuka ruang ekspansi pembiayaan ke in line with efforts to sustain national economic growth depan, sejalan dengan upaya menjaga momentum momentum. pertumbuhan ekonomi nasional. Namun demikian, dinamika pertumbuhan kredit However, credit growth dynamics varied across menunjukkan variasi antar segmen. Penyaluran kredit segments. Lending to the corporate sector and priority kepada sektor korporasi dan sektor-sektor prioritas sectors recorded relatively strong growth, while MSME mencatatkan pertumbuhan yang relatif kuat, sementara credit contracted by 0.3% (yoy) in 2025, accompanied kredit UMKM justru mengalami kontraksi sebesar 0,3% by a declining share in total bank lending. This reflects (yoy) pada 2025, disertai dengan penurunan pangsa heightened prudence among banks toward credit risks terhadap total kredit perbankan. Hal ini mencerminkan in this segment, despite MSMEs remaining a strategic meningkatnya kehati-hatian perbankan terhadap sector in promoting financial inclusion and economic risiko kredit di segmen tersebut, meskipun UMKM growth. Meanwhile, the development of the Islamic tetap menjadi sektor strategis dalam mendukung economy and finance continued to strengthen, as PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 91 Annual Report 2025
Page 91
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi. Di sisi evidenced by its integration into national development
lain, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah plans and Indonesia’s reinforced position as a key
menunjukkan kinerja yang semakin kokoh, ditandai player in the global Islamic economy. Nevertheless,
dengan integrasinya dalam dokumen pembangunan challenges persist in terms of inclusion, requiring
nasional serta penguatan posisi Indonesia sebagai product innovation and broader access to optimize
salah satu pemain utama dalam ekonomi syariah utilization among the public.
global. Meskipun demikian, tantangan masih terdapat
pada aspek inklusi, yang memerlukan inovasi produk
dan perluasan akses agar pemanfaatannya semakin
optimal di masyarakat.
Di sektor industri pembiayaan, kinerja sepanjang In the financing industry, performance throughout
2025 relatif tertekan dengan pertumbuhan piutang 2025 was relatively under pressure, with financing
yang terbatas sebesar 0,61% (yoy) dan total aset receivables growing modestly by 0.61% (yoy) and total
yang cenderung stagnan. Kinerja ini dipengaruhi assets remaining relatively stagnant. This was largely
oleh tingginya konsentrasi pembiayaan pada sektor influenced by the high concentration of financing in the
kendaraan bermotor yang mengalami perlambatan motor vehicle sector, which experienced a slowdown
penjualan, serta meningkatnya pembiayaan bermasalah in sales, as well as rising non-performing financing that
yang mendorong kenaikan beban pencadangan dan led to higher provisioning expenses and operating cost
rasio biaya operasional. Meskipun demikian, secara ratios. Despite these challenges, the overall risk profile
agregat profil risiko industri masih terjaga, dengan of the industry remained manageable, with gross
rasio non-performing financing (NPF) gross berada non-performing financing (NPF) at around 2.5% and
di kisaran 2,5% dan gearing ratio yang tetap berada the gearing ratio staying within a safe threshold. The
dalam batas aman. Ketergantungan yang tinggi strong dependence on bank funding also highlights the
terhadap pendanaan perbankan juga menunjukkan close interconnection between the financing industry
eratnya keterkaitan antara industri pembiayaan dan and the banking sector, where developments in one
sektor perbankan, sehingga dinamika di satu sektor sector may potentially impact the other.
berpotensi memengaruhi sektor lainnya.
Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
Financing Performance Review by Business Segment
Strategi Bisnis Business Strategy
Perseroan memiliki model bisnis B2BC dengan fokus The Company operates under a B2BC (Business-to-
pada model pembiayaan berbasis “Non Tunai” melalui Business to-Consumer) model, focusing on non-cash-
produk pembiayaan kepemilikan rumah tinggal based financing products, which include: first-home
pertama (KPR/ KPA), Pembiayaan Produktif berbasis ownership financing (KPR/ KPA), productive financing
“rantai pasok” untuk Usaha Mikro Kecil Menengah based on supply-chain models for Micro, Small, and
(UMKM) dan Pembiayaan Multiguna. Medium Enterprises (MSMEs), and multipurpose
financing.
Dalam rangka mempertahankan pertumbuhan In order to maintain portfolio growth and ensure the
portofolio serta menjaga kualitas pembiayaan yang quality of its financing, the Company established
dimiliki, Perseroan telah menetapkan beberapa inisiatif several strategic initiatives implemented throughout
strategis yang diterapkan pada 2025 dengan rincian 2025, with the following details:
sebagai berikut:
2025 Laporan Tahunan 92 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 92
1. Blue Ocean Product 1. Blue Ocean Product
a. Pembiayaan Perumahan (Mortgage) a. Housing Finance (Mortgage)
Saat ini, jumlah perusahaan pembiayaan yang Currently, the number of finance companies
bergerak dibidang pembiayaan KPR terutama engaged in mortgage financing, especially
middle low mortgage dan primary (pembelian middle low mortgage and primary (first home
rumah pertama) masih sangat terbatas. purchase) is still very limited. Industry-wide,
Secara industri, pembiayaan untuk pembelian financing for first home purchases only
rumah pertama hanya mewakili sekitar 1% represents about 1% of the total industry
dari total industri yang masih didominasi oleh which is still dominated by motor vehicle
pembiayaan kendaraan bermotor. financing
Hasil survei juga menunjukkan bahwa The survey results also show that non-banking
pembiayaan non perbankan masih financing is still the main source of financing for
menjadi sumber pembiayaan utama untuk residential property development. Meanwhile,
pembangunan properti residensial. Sementara from the consumer side, mortgage facilities
itu dari sisi konsumen, fasilitas KPR masih were still the main choice in purchasing
menjadi pilihan utama dalam pembelian residential property with a share of 75.03%
properti residensial dengan pangsa sebesar of total financing. The housing business
75,03% dari total pembiayaan. Kesempatan opportunity is still wide open where the ticket
bisnis perumahan masih terbuka luas di mana size of housing financing is on average Rp400
tiket size pembiayaan perumahan rata-rata million with financing areas in Jabodetabek
di Rp400 juta dengan wilayah Pembiayaan di and surrounding areas as market share.
Jabodetabek dan sekitarnya sebagai market
share.
b. Pembiayaan Produktif b. Productive Financing
Perseroan menambah produk pembiayaan The company added a Supply Chain
Pembiayaan Invoice berbasis Rantai Pasok Financing (SCF) financing product which
(Supply Chain Financing atau “SCF”) yang is a strengthening of productive financing
merupakan penguatan dari pembiayaan with a multi-sector grameen system. This
produktif dengan sistem grameen yang financing can be accessed fully digitally
multisektor. Pembiayaan ini dapat diakses through the Reli Dana Usaha platform. This
secara penuh secara digital melalui platform platform is connected in real time with
Reli Dana Usaha. Platform ini terhubung Supply Chain actors such as Distributors,
secara real time dengan para pelaku Rantai Wholesalers and Merchants. In the industry,
Pasok seperti Distributor, Grosir dan juga financing companies that focus on supply
Merchant. Secara industri pelaku perusahaan chain financing are still very limited while the
pembiayaan yang berfokus ke pembiayaan financing needs are still very high so that the
rantai pasok masih sangat terbatas Company’s opportunity to grow is still very
sedangkan kebutuhan pembiayaan masih wide.
sangat tinggi sehingga peluang Perseroan
untuk bertumbuh masih sangat luas.
2. Digitalisasi Produk 2. Product Digitalization
Fokus bisnis pembiayaan produktif secara digital The focus of the digital productive financing
berbasis rantai pasok (“supply chain financing”) business based on the supply chain (“supply chain
80% kepada nasabah Ultra Mikro. Strategi financing”) is 80% to Ultra Micro customers. The
yang ditempuh adalah bekerjasama dengan strategy is to collaborate with digital companies,
perusahaan-perusahaan Digital, Supplier, dan suppliers and distributors to continue to attract
Distributor guna dapat terus menjaring nasabah new retail customers who have been validated and
retail baru yang telah tervalidasi dan memiliki have historical transactions with digital companies,
histori transaksi dengan perusahaan-perusahaan suppliers and distributors, so as to minimize credit
Digital, Supplier, dan Distributor, sehingga dapat risk.
meminimalisir risiko kredit.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 93 Annual Report 2025
Page 93
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Melalui teknologi digital REFI Pembiayaan produktif Through digital technology, REFI Financing
menawarkan value produk dengan pengecekan offers product value by checking SLIK, PEFINDO,
SLIK, PEFINDO, dan credit scoring secara real- and credit scoring in real time, the process of
time, proses penyaluran pembiayaan dilakukan channeling financing is carried out in realtime
secara real-time tanpa terbatas waktu dan hari without being limited to time and working days, the
kerja, seluruh proses end-to-end dilakukan entire end-to-end process is carried out digitally
secara digital sehingga meningkatkan efisiensi so as to increase operational efficiency, active
operasional, limit usaha aktif hingga 12 bulan dan business limits up to 12 months and revolving,
bersifat revolving, serta kemudahan bagi nasabah and ease for customers to determine the length of
untuk melakukan penentuan jangka waktu lama tenor for the proposed transaction.
tenor atas transaksi yang diajukan.
Digitalisasi produk membuat biaya operasional Product digitization makes REFI’s operational costs
REFI menjadi dapat dikelola dengan baik, manageable, obtaining significant customer growth
mendapatkan pertumbuhan pelanggan yang in a relatively short time, database management
signifikan dalam waktu yang relatif singkat, through Application Programming Interface (API)
management database melalui Application between applications with Digital companies so
Programming Interface (API) antar aplikasi dengan that in the future it can scale up the business with
perusahaan-perusahaan Digital sehingga untuk the hope that at a certain point, cooperation that
kedepannya dapat melakukan scale up bisnis uses a lot of Digital Sharia schemes will make the
dengan harapan pada titik tertentu, kerjasama Company’s Sharia business unit become qualified
yang banyak menggunakan skema Digital Syariah to stand alone so that it will be spun off.
ini akan membuat unit usaha Syariah Perseroan
menjadi qualified untuk berdiri sendiri sehingga
akan di spin off.
Digitalisasi produk ini juga telah dilakukan untuk Digitalization of this product has also been carried
pembiayaan multiguna melalui aplikasi Reli Dana out for multipurpose financing through the Reli
Karyawan dimana proses scoring dilakukan Dana Karyawan application where the scoring
secara digital dan pencairan dilakukan secara real process is carried out digitally and disbursements
time kurang dari 20 detik. Untuk produk Mortgage, are made in real time in less than 20 seconds. For
saat ini sedang dalam penyempurnaan proses Mortgage products, it is currently in the process
digitalisasi di mana aplikasi awal yaitu Relihome of improving the digitalization process where the
yang diluncurkan pada tahun 2020 saat ini sedang initial application, Relihome, which was launched
di-upgrade tidak hanya untuk acquisition namun in 2020, is currently being upgraded not only for
juga hingga back end. acquisition but also to the back end.
3. Kepastian Source of Funding Untuk 3. Assurance of Funding Sources to Grow
Bertumbuh
Saat ini khusus untuk Mortgage dan SCF, Perseroan Currently, specifically for Mortgage and SCF, the
memiliki alternatif source of funding selain obligasi Company has alternative sources of funding other
pasar modal, bank dan dana internal, yaitu SMF than capital market bonds, banks and internal funds,
dan PIP. namely SMF and PIP.
SMF SMF
SMF Merupakan Special Mission Vehicle pemerintah SMF is the government’s Special Mission Vehicle under
dibawah naungan Kementrian Keuangan dan agent the Ministry of Finance and an agent of development in
of development dalam pembiayaan perumahan. SMF housing finance. SMF addresses the following issues
mengatasi permasalahan-permasalahan berikut ini in the housing market:
dalam pasar perumahan:
2025 Laporan Tahunan 94 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 94
Permasalahan Solusi oleh SMF
Issues Solution by SMF
Tenor KPR sangat panjang (15-20 tahun) di mana perbankan Penyediaan dana jangka panjang untuk mengatasi maturity
mayoritas menggunakan DPK sebagai pendanaan mismatch.
(maturity mismatch).
Very long mortgage tenor (15-20 years) where the majority of Provision of long-term funds to overcome maturity mismatch.
banks use DPK as funding (maturity mismatch).
Kebutuhan dana jangka panjang untuk mendukung Program Penyediaan dana jangka panjang dan pasar modal.
Pemerintah “Satu Juta Rumah”.
Long-term funding needs to support the Government’s “One Provision of long-term funds and capital Markets.
Million Houses” Program.
Tingkat suku bunga pendanaan perbankan floating sementara Penyediaan dana jangka panjang dengan fixed rate.
suku bunga KPR fixed.
Banking funding interest rates are floating while mortgage Provision of long-term funds with fixed rate.
interest rates are Fixed.
Perseroan berkesempatan untuk menjadi pemain The Company has the opportunity to become a major
utama dalam pembiayaan middle low mortgage player in middle low mortgage financing with funding
dengan dukungan pendanaan dari SMF dimana suku support from SMF where the interest rates provided by
bunga yang diberikan SMF lebih rendah dari bank. SMF are lower than banks.
Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Government Investment Center (PIP)
Keterlibatan Indonesia di berbagai forum internasional Indonesia’s involvement in various international forums
memberikan keleluasaan yang besar bagi provides great flexibility for the development of MSMEs
pengembangan UMKM di tanah air. Keterlibatan in the country. This involvement is a great opportunity
tersebut menjadi peluang yang besar untuk target for REFI’s target market in the Ultra Micro segment.
market REFI di segmen Ultra Micro. Hal ini, didukung This is supported by the fact that the Company has
dengan Perseroan telah bermitra dengan PIP sebagai partnered with PIP as the only multifinance appointed
satu-satunya multifinance yang ditunjuk sebagai as a distributor of Ultra Micro Funds (UMI).
Penyalur Dana Ultra Mikro (UMI).
Pusat Investasi Pemerintah adalah badan atau lembaga The Government Investment Center is a body or
yang didirikan oleh pemerintah suatu negara dengan institution established by the government of a country
tujuan untuk mengelola investasi dalam berbagai with the aim of managing investments in various
sektor ekonomi guna mendukung pertumbuhan economic sectors to support economic growth and
ekonomi dan pembangunan nasional. Salah satu national development. One of the programs run by
program yang dijalankan oleh Pusat Investasi the Government Investment Center is the ultra-micro
Pemerintah adalah program ultra mikro. Program ini program. This program aims to provide access to
bertujuan untuk memberikan akses keuangan kepada finance to those at the lowest economic levels, such
mereka yang berada di tingkat ekonomi paling rendah, as microentrepreneurs, small business owners, and
seperti para pengusaha mikro, pelaku usaha kecil, individuals with low-income levels. These programs
dan individu dengan tingkat penghasilan rendah. often include the provision of small business capital,
Program ini seringkali mencakup penyediaan modal skills training, and other technical assistance to help
usaha kecil, pelatihan keterampilan, dan bantuan them start or expand their businesses.
teknis lainnya untuk membantu mereka memulai atau
mengembangkan usaha mereka.
Tingkat bunga yang diberikan oleh PIP kepada lembaga The interest rate provided by PIP to UMI channeling
penyalur UMI biasanya lebih rendah daripada tingkat institutions is usually lower than the interest rate
bunga yang diberlakukan oleh lembaga keuangan charged by conventional financial institutions. This
konvensional. Hal ini bertujuan untuk mendorong aims to encourage UMI channeling institutions to
lembaga penyalur UMI untuk memberikan pinjaman provide loans or financing to MSMEs at more affordable
atau pembiayaan kepada UMKM dengan suku bunga interest rates.
yang lebih terjangkau.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 95 Annual Report 2025
Page 95
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
4. Non-Cash Financing 4. Non-Cash Financing
Non-cash financing adalah suatu bentuk Non-cash financing is a form of financing in
pembiayaan di mana perusahaan pembiayaan which the financing company does not provide
tidak memberikan konsumen uang tunai langsung, consumers with direct cash, but certain goods or
namun barang atau jasa tertentu sebagai bentuk services as a form of financing. In this context,
pembiayaan. Dalam konteks ini, kepastian bahwa the certainty that consumers will receive the
konsumen akan menerima barang atau jasa yang promised goods or services becomes the main
dijanjikan menjadi fokus utama, sementara side focus, while side streaming of financing becomes
streaming atas pembiayaan menjadi minimal. minimal. For example, in Home Ownership Loan
Misalnya, dalam pembiayaan KPR (Kredit Pemilikan (KPR) financing, the money is not given directly to
Rumah), uang tidak diberikan langsung kepada the consumer, but to the developer or the party
konsumen, melainkan kepada developer atau that builds the house. In return, the consumer will
pihak yang membangun rumah. Sebagai gantinya, receive a house that has been built according to
konsumen akan mendapatkan rumah yang telah the agreement. This ensures that the consumer
dibangun sesuai dengan kesepakatan. Hal ini will receive the asset that has been purchased and
memastikan bahwa konsumen akan menerima reduces the risk of side streaming that may occur
aset yang telah dibeli dan mengurangi risiko side if the cash is given directly to the consumer.
streaming yang mungkin terjadi jika uang tunai
diberikan langsung kepada konsumen.
Situasi serupa terjadi dalam Supply Chain A similar situation occurs in Supply Chain Financing
Financing (SCF) di mana perusahaan pembiayaan (SCF) where the finance company provides funds
memberikan dana kepada pemasok (supplier) atas to a supplier at the request of a buyer. For example,
permintaan dari pihak pembeli (buyer). Contohnya, in the coffee industry, a finance company may
dalam industri kopi, perusahaan pembiayaan dapat provide funds to a coffee supplier to facilitate the
memberikan dana kepada pemasok kopi untuk production process. As a result, consumers can
memfasilitasi proses produksi. Sebagai hasilnya, receive the ordered coffee with the assurance that
konsumen dapat menerima kopi yang dipesan the supply of coffee is guaranteed.
dengan jaminan bahwa pasokan kopi terjamin.
Keuntungan dari non-cash financing ini yaitu: The advantages of non-cash financing include:
• Kepastian Penerimaan Barang atau Jasa: • Certainty of Receipt of Goods or Services:
Konsumen memiliki jaminan bahwa mereka akan Consumers have the assurance that they will
menerima barang atau jasa yang telah dibeli receive the goods or services that have been
dengan dana pembiayaan. purchased with the financing funds.
• Minimalisasi Risiko Side Streaming: Dengan • Minimization of Side Streaming Risk: By not
tidak memberikan uang tunai langsung kepada providing cash directly to consumers, side
konsumen, risiko side streaming seperti streaming risks such as the use of funds for
penggunaan dana untuk tujuan yang tidak terkait purposes unrelated to the intended transaction
dengan transaksi yang dituju dapat diminimalisir can be minimized including the risk of fraud.
termasuk risiko terjadi fraud.
• Efisiensi dan Transparansi: Non-cash financing • Efficiency and Transparency: Non-cash financing
dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi can improve efficiency and transparency in the
dalam proses pembiayaan dengan memastikan financing process by ensuring that funds are only
bahwa dana hanya digunakan untuk tujuan yang used for the intended purpose.
telah ditetapkan.
5. Sinergi dan Kolaborasi dengan Reliance 5. Synergy and Collaboration with Reliance
Group Group
Melakukan sinergi dan kolaborasi dengan Synergizing and collaborating with companies
perusahaan-perusahaan di Reliance Group in Reliance Group under PT Reliance Capital
dibawah naungan PT Reliance Capital Management (“RCM”) which are engaged in
Management (“RCM”) yang bergerak di bidang insurance (liability insurance and life insurance),
asuransi (asuransi kerugian dan asuransi jiwa), asset management, securities, venture capital,
2025 Laporan Tahunan 96 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 96
asset management, sekuritas, modal ventura, fintech and digital companies where each
fintech dan perusahaan digital dimana masing- company has a client-based.
masing perusahaan telah memiliki client-based.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan dengan cara Synergies and collaborations are carried out by
melakukan penawaran untuk pembiayaan bagi offering financing for these companies’ customers
nasabah-nasabah perusahaan tersebut (saat (currently Reliance group has served more than
ini Reliance grup sudah melayani lebih dari 12,000,000 customers). The Company’s financing
12.000.000 nasabah). Produk-produk pembiayaan products can also be marketed at branches of
Perusahaan juga dapat dipasarkan di cabang- companies that are members of the Reliance group
cabang perusahaan yang tergabung di Reliance (currently Reliance group has 18 office locations in
grup (saat ini Reliance grup telah memiliki 18 lokasi 18 major cities throughout Indonesia).
kantor di 18 kota besar di seluruh Indonesia).
Tinjauan Kinerja Pembiayaan per
Segmen Usaha
Financing Performance Review by Business Segment
Pembiayaan Produktif Productive Financing
Perseroan memberikan pembiayaan secara digital The Company provides digital-based financing
kepada pelaku UMKM dan perorangan yang bernaung to MSMEs as well as individuals affiliated with
di bawah sebuah komunitas dan institusi-institusi. specific communities and institutions. In line with
Dengan semangat pengembangan inklusi keuangan, its commitment to advancing financial inclusion, the
Perseroan menjalin kerja sama dengan pelaku-pelaku Company partners with key MSME players, especially
utama UMKM berbasis komunitas rantai pasok. those organized under supply-chain-based community
Berikut uraian pendapatan segmen usaha Pembiayaan networks. Below is a breakdown of revenue from the
Produktif tahun buku 2024-2025: Productive Financing business segment for the fiscal
years 2024–2025:
Tabel Perbandingan Pendapatan Segmen Pembiayaan Produktif Tahun 2024–2025
Table of Comparative Revenue for the Productive Financing Segment in 2024–2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Pendapatan Pembiayaan
1.302 11.127 (9.825) (88,29%)
Financing Revenue
Pendapatan Sewa Pembiayaan
- 103 (103) (100%)
Revenue from Finance Lease
Pendapatan Pembiayaan Konsumen
- 5.996 (5.996) (100%)
Revenue from Consumer Financing
Pendapatan Marjin/Bagi Hasil
2.009 1.993 16 0,80%
Revenue from Margin/Profit Sharing
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 97 Annual Report 2025
Page 97
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Pembiayaan Multiguna Multipurpose Financing
Merupakan pembiayaan dengan bisnis model B2B2C This financing segment operates under a B2B2C
kepada karyawan maupun para siswa terlatih pencari business model, targeting employees as well as trained
kerja dan mahasiswa dengan dengan memanfaatkan job seekers and university students by leveraging
platform digital. Berikut uraian pendapatan segmen digital platforms. Below is an overview of the revenue
usaha Pembiayaan Multiguna tahun buku 2024-2025: for the Multipurpose Financing business segment for
the fiscal years 2024–2025:
Tabel Perbandingan Pendapatan Segmen Pembiayaan Multiguna Tahun 2024–2025
Table of Comparative Revenue for the Multipurpose Financing Segment in 2024–2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Pendapatan Pembiayaan
46 504 (458) (90,87%)
Financing Revenue
Pendapatan Pembiayaan Konsumen
1.523 308 1.215 394,48%
Revenue from Consumer Financing
Pendapatan Marjin/Bagi Hasil
3.625 241 3.384 1404,14%
Revenue from Margin/Profit Sharing
Pembiayaan Perusahaan Corporate Financing
Merupakan pembiayaan yang diberikan oleh This segment involves financing provided by the
Perusahaan kepada pengembang usaha perumahan Company to housing developers as part of the B2BC
sebagai bagian dari bisnis model B2BC untuk business model for first home ownership financing
pembiayaan kepemilikan rumah pertama (KPR/KPA) (KPR/KPA) in the form of working capital financing. In
dalam bentuk pembiayaan modal kerja. Selain itu addition, Reliance Finance also extends working capital
Reliance Finance juga memberikan pembiayaan modal financing to companies other than housing developers
kerja untuk perusahaan selain pengembang usaha that are unable to access direct bank loans. Below is an
perumahan yang belum bisa mengakses pinjaman overview of the revenue for the Corporate Financing
langsung ke perbankan. Berikut uraian pendapatan business segment for the fiscal years 2024–2025:
segmen usaha Pembiayaan Perusahaan tahun buku
2024-2025:
Tabel Perbandingan Pendapatan Segmen Pembiayaan Perusahaan Tahun 2024–2025
Table of Comparative Revenue for the Corporate Financing Segment in 2024–2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Pendapatan Pembiayaan
46.423 11.486 34.937 304,17%
Financing Revenue
Pendapatan Sewa Pembiayaan
- 3.727 (3.727) (100%)
Revenue from Finance Lease
Pendapatan Marjin/Bagi Hasil
- 967 (967) (100%)
Revenue from Margin/Profit Sharing
2025 Laporan Tahunan 98 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 98
Profitabilitas Per Segmen Usaha Profitability By Business Segment
Perseroan mencatatkan kemampuan yang dimiliki tiap The Company records the profitability of each business
segmen usaha untuk mendapatkan laba (keuntungan), segment based on the revenue earned. Below is the
berdasarkan pendapatan yang telah diperoleh. Berikut calculation of profitability by the Company’s business
perhitungan profitabilitas per segmen usaha Perseroan segments for the years 2024–2025:
untuk tahun 2024-2025:
Tabel Profitabilitas per Segmen Usaha Tahun 2024–2025
Table of Profitability by Business Segment in 2024–2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Properti
16.977 37.014 (20.037) (54,13%)
Property
Kebutuhan Usaha
3.187 19.122 (15.935) (83,33%)
Business Needs
Konsumtif
5.004 973 4.031 414,28%
Consumptive
Perusahaan
43.690 16.050 27.640 172,21%
Corporate
Tinjauan Kinerja Keuangan
Financial Performance Review
Tinjauan Kinerja Keuangan Financial Performance Review
Analisa dan pembahasan kinerja keuangan pada The analysis and discussion of financial performance
laporan tahunan ini mengacu pada Laporan Keuangan in this annual report refer to the Financial Statements
untuk tahun tahun yang berakhir pada 31 Desember for the years ended December 31, 2024, and
2024 dan 31 Desember 2025, yang telah diaudit oleh December 31, 2025, which have been audited by
Kantor Akuntan Publik Djoko, Sidik & Indra. Penyajian the Public Accounting Firm Djoko, Sidik & Indra. The
dan pengungkapan laporan keuangan Perseroan presentation and disclosure of the Company’s financial
disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan statements are prepared in accordance with the
(“SAK”) di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Financial Accounting Standards (“SAK”) in Indonesia,
Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi which include the Statements of Financial Accounting
Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan Standards (“PSAK”) and the Interpretations of Financial
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Accounting Standards (“ISAK”) issued by the Financial
Akuntan indonesia. Accounting Standards Board of the Indonesian Institute
of Accountants.
Laporan Posisi Keuangan Statement of Financial Position
Aset Assets
Jumlah keseluruhan aset Perseroan pada 31 Desember The Company’s total assets as of December 31, 2025,
2025 tercatat mengalami kenaikan 5,57% seiring recorded an increase of 5.57%, in line with the growth
dengan peningkatan Pembiayaan yang diberikan pada in financing disbursed during the third quarter of 2025.
kuartal ke tiga tahun 2025.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 99 Annual Report 2025
Page 99
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Perbandingan Aset 2024–2025
Comparison Table of Assets 2024–2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Kas dan Setara Kas
3.959 6.200 (2.241) (36,14%)
Cash and Cash Equivalents
Deposito Berjangka
500 3.500 (3.000) (85,71%)
Time Deposits
Piutang Pembiayaan – Setelah
dikurangi
510.288 434.417 75.871 17,46%
Financing Receivables – Net of
Allowance for Impairment Losses
Piutang Pembiayaan Konsumen
- Setelah Dikurangi Cadangan
Kerugian Penurunan Nilai Consumer 151.209 162.158 (10.949) (6,75%)
Financing Receivables – Net of
Allowance for Impairment Losses
Piutang Pembiayaan Syariah
- Setelah Dikurangi Cadangan
Kerugian Penurunan Nilai Sharia 50.096 66.218 (16.122) (24,34%)
Financing Receivables – Net of
Allowance for Impairment Losses
Piutang Lain-lain
15.287 16.258 (971) (5,97%)
Other Receivables
Biaya Dibayar di Muka
2.197 1.465 732 49,96%
Prepaid Expenses
Uang Muka Pembelian Aset
Advance Payments for Asset 7.013 7.013 0 0%
Purchases
Aset Tetap – Setelah Dikurangi
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
251 793 (542) (68,34%)
Fixed Assets – Net of Accumulated
Depreciation
Aset Tak Berwujud – Setelah
Dikurangi Akumulasi Penyusutan
391 657 (266) (40,48%)
Intangible Assets – Net of
Accumulated Amortization
Aset Hak Guna – Setelah Dikurangi
Akumulasi Penyusutan
286 859 (573) (66,70%)
Right-of-Use Assets – Net of
Accumulated Amortization
Agunan yang Diambil Alih
29.429 30.598 (1.169) (3,82%)
Foreclosed Assets
Aset Lain-lain
239 284 (45) (15,84%)
Other Assets
Jumlah Aset
771.151 730.427 40.724 5,57%
Total Assets
2025 Laporan Tahunan 100 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 100
Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents
Pengelolaan kas dan setara kas dilakukan secara The management of cash and cash equivalents is
hari-hati (prudent) melalui manajemen cash cycle conducted prudently through optimal cash cycle
yang optimal dan pembentukan manajemen portofolio management and the establishment of a healthy
yang sehat atas excess cash Perseroan dengan tetap portfolio management for the Company’s excess
memperhatikan risiko dan hasil yang menguntungkan. cash, while carefully considering risks and achieving
Adapun kas dan setara kas Perseroan berbentuk kas profitable returns. The Company’s cash and cash
pada Bank dan deposito berjangka. equivalents consist of cash held in banks and time
deposits.
Tabel Kas dan Setara Kas per Kategori
Table of Cash and Cash Equivalents by Category
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Kas
4 3 1 33,33%
Cash
Bank
3.954 6.197 (2.243) (36,19%)
Bank
Total Kas dan Setara Kas Total
3.959 6.200 (2.241) (36,14%)
Cash and Cash Equivalents
Saldo kas dan setara kas Perseroan per akhir 2025, The Company’s cash and cash equivalents balance
yang di dalamnya termasuk investasi jangka pendek, at the end of 2025, which includes short-term
simpanan bank, serta deposito berjangka berjumlah investments, bank deposits, and time deposits,
Rp3,9 miliar, menurun 36,14% dari yang dicatatkan amounted to Rp3.9 billion, a decrease of 36,14% from
pada 2024 sebesar Rp6,2 miliar. Peningkatan Rp6.2 billion recorded in 2024. This increase was
tersebut terutama dipengaruhi oleh dana yang belum primarily driven by unused funds at year-end.
tergunakan pada akhir tahun.
Piutang Pembiayaan Financing Receivables
Hingga 31 Desember 2025, piutang pembiayaan As of December 31, 2025, the Company’s financing
Perseroan tercatat sebesar Rp510,2 miliar, meningkat receivables were recorded at Rp510.2 billion, an
17,46% atau setara Rp75,8 miliar dibandingkan tahun increase of 17.46% or equivalent to Rp75.8 billion
2024 sebesar Rp434,4 miliar. compared to Rp434.4 billion in 2024.
Adapun rincian piutang pembiayaan Perseroan The details of the Company’s financing receivables by
berdasarkan jatuh temponya: maturity are as follows:
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 101 Annual Report 2025
Page 101
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Piutang Pembiayaan 2024-2025
Table of Financing Receivables 2024-2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Jatuh Tempo
36.253 31.713 4.540 14,31%
Maturity
Belum Jatuh Tempo
Not Yet Due
Kurang dari atau sama dengan 1
Tahun 197.585 60.419 137.166 227,02%
Less than or equal to 1 Year
Lebih dari 1 Tahun sampai dengan
2 Tahun - 42.194 (42.194) (100%)
More than 1 Year up to 2 Years
Lebih dari 2 Tahun
279.242 300.377 (21.135) (7,03%)
More than 2 Years
Jumlah
513.080 434.705 78.375 18,03%
Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
(2.792) (287) (2.505) 872,82%
Allowance for Impairment Losses
Jumlah – Bersih
510.288 434.417 75.871 17,46%
Total – Net
Piutang Sewa Pembiayaan Lease Receivables
Sejalan dengan fokus Perseroan pada pengembangan In line with the Company’s focus on developing
produk pembiayaan yang lebih sesuai dengan financing products that are more aligned with its
strategi bisnis saat ini, Perseroan tidak lagi memiliki current business strategy, the Company no longer
portofolio sewa pembiayaan per 31 Desember 2025. maintained a finance lease portfolio as of 31 December
Dengan demikian, tidak terdapat saldo piutang sewa 2025. Accordingly, no finance lease receivables were
pembiayaan yang tercatat pada akhir tahun buku 2025. recorded at the end of the 2025 fiscal year.
Adapun suku bunga per tahun piutang sewa The annual interest rate on lease receivables for the
pembiayaan untuk tahun yang berakhir pada 2025 dan years ended 2025 and 2024 ranged between 12%-
2024 masing-masing berkisar 12-18% dan 12-18%. 18% and 12%-18%, respectively.
Piutang Pembiayaan Konsumen Consumer Financing Receivables
Piutang pembiayaan konsumen Perseroan pada The Company’s consumer financing receivables in
2025 tercatat sebesar Rp151,2 miliar turun 6,75% 2025 were recorded at Rp151.2 billion, declined 6.75%
dibandingkan yang tercatat sebesar Rp162,1 miliar compared to Rp162.1 billion recorded in 2024.
pada 2024.
Piutang Pembiayaan Syariah Sharia Financing Receivables
Piutang pembiayaan syariah Perseroan pada tahun The Company’s Sharia financing receivables in 2025
2025 tercatat sebesar Rp50,10 miliar setelah dikurangi were recorded at Rp50.10 billion, net of allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai, menurun impairment losses, decreasing compared to Rp66.22
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp66,22 miliar. billion in 2024. The Sharia financing receivables
Piutang pembiayaan syariah tersebut terdiri atas consisted of murabahah, musyarakah mutanaqisah,
pembiayaan murabahah, musyarakah mutanaqisah, and qardh financing.
dan qardh.
2025 Laporan Tahunan 102 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 102
Piutang Lain-Lain Other Receivables Perseroan mencatat piutang lain-lain pada tahun 2025 The Company recorded other receivables in 2025 sebesar Rp15,29 miliar, menurun sebesar Rp971 juta amounting to Rp15.29 billion, a decrease of Rp971 atau 5,98% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp16,26 million or 5.98% compared to Rp16.26 billion recorded miliar. Piutang lain-lain tersebut terutama berasal dari in 2024. These other receivables mainly consisted piutang pihak berelasi dan pihak ketiga, termasuk of receivables from related parties and third parties, piutang bagi hasil serta piutang kepada beberapa including profit-sharing receivables and receivables entitas lainnya. from several other entities. Biaya Dibayar Di Muka Prepaid Expenses Biaya dibayar di muka Perseroan pada tahun 2025 The Company’s prepaid expenses in 2025 were tercatat sebesar Rp2,20 miliar, meningkat sebesar recorded at Rp2.20 billion, an increase of Rp732 Rp732 juta atau 49,99% dibandingkan tahun 2024 million or 49.99% compared to Rp1.47 billion recorded sebesar Rp1,47 miliar. Kenaikan tersebut terutama in 2024. The increase was mainly attributable to higher berasal dari peningkatan biaya dibayar di muka lainnya other prepaid expenses and insurance expenses. dan asuransi. Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets Hingga 31 Desember 2025, aset pajak tangguhan As of December 31, 2025, the Company’s deferred Perseroan tercatat sebesar Rp4,23 miliar, meningkat tax assets amounted to Rp4.23 billion, increasing dibandingkan tahun 2024 yang tidak mencatat aset compared to 2024 when no deferred tax assets were pajak tangguhan. recorded. Uang Muka Pembelian Aset Asset Purchase Advances Uang muka pembelian aset Perseroan pada tahun 2025 The Company’s advances for asset purchases tercatat sebesar Rp7,0 miliar, relatif stabil dibandingkan amounted to Rp7.0 billion in 2025, remaining relatively tahun 2024. unchanged from 2024. Aset Tetap Fixed Assets Perseroan membukukan aset tetap hingga 31 The Company recorded fixed assets as of December Desember 2025 sebesar Rp251,48 juta, menurun 31, 2025 amounting to Rp251.48 million, a decrease sebesar Rp541,88 juta atau 68,32% dibandingkan of Rp541.88 million or 68.32% compared to Rp793.99 tahun 2024 sebesar Rp793,99 juta. Aset tetap tersebut million in 2024. These fixed assets consisted of land, meliputi tanah, bangunan, kendaraan, dan inventaris buildings, vehicles, and other office inventory. kantor lainnya. Aset Hak Guna Right-Of-Use Assets Hingga 31 Desember 2025, aset hak guna Perseroan As of December 31, 2025, the Company’s right-of-use tercatat sebesar Rp286,44 juta, menurun sebesar assets were recorded at Rp286.44 million, a decrease Rp572,88 juta atau 66,67% dibandingkan tahun 2024 of Rp572.88 million or 66.67% compared to Rp859.32 sebesar Rp859,32 juta. million recorded in 2024. Agunan Yang Diambil Alih Foreclosed Collateral Pada tahun 2025, agunan yang diambil alih Perseroan In 2025, the collateral taken over by the Company tercatat sebesar Rp29,43 miliar, menurun sebesar amounted to Rp29.43 billion, a decrease of Rp1.17 Rp1,17 miliar atau 3,82% dibandingkan tahun 2024 billion or 3.82% compared to Rp30.60 billion recorded sebesar Rp30,60 miliar. in 2024. PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 103 Annual Report 2025
Page 103
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Klaim Lebih Bayar Pajak Tax Overpayment Claims
Pada 2025, tidak terdapat klaim lebih bayar pajak. In 2025, there were no claims of tax overpayment.
Aset Lain-Lain Other Assets
Pada tahun 2025, aset lain-lain Perseroan tercatat In 2025, the Company’s other assets were recorded
sebesar Rp239,22 juta, menurun sebesar Rp44,78 juta at Rp239.22 million, a decrease of Rp44.78 million or
atau 15,77% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp284 15.77% compared to Rp284 million recorded in 2024.
juta.
Liabilitas Liabilities
Liabilitas Perseroan hingga 31 Desember 2025 tercatat The Company’s liabilities as of December 31, 2025 were
sebesar Rp499,61 miliar, meningkat sebesar Rp25,92 recorded at Rp499.61 billion, an increase of Rp25.92
miliar atau 5,47% dibandingkan tahun 2024 sebesar billion or 5.47% compared to Rp473.69 billion in 2024.
Rp473,69 miliar. Liabilitas Perseroan terdiri dari Utang The Company’s liabilities consist of Bonds Payable,
Obligasi, Pinjaman yang Diterima, Utang Pajak, Beban Loans Received, Taxes Payable, Accrued Expenses,
Akrual, Utang Pembiayaan, Liabilitas Pajak Tangguhan, Financing Payables, Deferred Tax Liabilities, Lease
Liabilitas Sewa, Liabilitas Lain-lain, dan Liabilitas Liabilities, Other Liabilities, and Long-term Employee
Imbalan Kerja Jangka Panjang. Benefit Liabilities.
Tabel Perbandingan Liabilitas 2024-2025
Comparison Table of Liabilities 2024-2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Utang Obligasi
198.530 297.423 (98.893) (33,24%)
Bonds Payable
Utang Pajak
5.657 2.356 3.301 140,11%
Taxes Payable
Pinjaman yang Diterima
275.044 148.313 126.731 85,44%
Loans Received
Beban Akrual
5.201 7.248 (2.047) (28,24%)
Accrued Expenses
Utang Pembiayaan
175 1.212 (1.037) (85,56%)
Financing Payables
Liabilitas Pajak Tangguhan
175 1.212 (1.037) (85,51%)
Deferred Tax Asset
Liabilitas Sewa
884 864 20 2,31%
Lease Liabilities
Liabilitas Lain-lain
12.486 14.608 (2.122) (14,52%)
Other Liabilities
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
1.629 1.668 (39) (2,33%)
Employee Benefit Liabilities
Jumlah Liabilitas
499.611 473.694 25.917 5,47%
Total Liabilities
2025 Laporan Tahunan 104 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 104
Utang Obligasi Neto Net Bonds Payable Pada tahun 2025, Perseroan memiliki utang obligasi In 2025, the Company had bonds payable amounting sebesar Rp198,53 miliar, menurun sebesar Rp98,89 to Rp198.53 billion, a decrease of Rp98.89 billion or miliar atau 33,24% dibandingkan tahun 2024 sebesar 33.24% compared to Rp297.42 billion recorded in Rp297,42 miliar. 2024. Utang Pajak Taxes Payable Pada tahun 2025, Perseroan memiliki utang pajak In 2025, the Company had taxes payable amounting to sebesar Rp5,66 miliar, meningkat sebesar Rp3,30 Rp5.66 billion, an increase of Rp3.30 billion or 140.11% miliar atau 140,11% dibandingkan tahun 2024 sebesar compared to Rp2.36 billion recorded in 2024. Rp2,36 miliar. Pinjaman Yang Diterima Loans Received Pada tahun 2025, pinjaman yang diterima Perseroan In 2025, loans received by the Company amounted to tercatat sebesar Rp275,04 miliar, meningkat sebesar Rp… billion, an increase of Rp… billion or …% from the Rp126,73 miliar atau 85,44% dibandingkan tahun 2024 2024 amount of Rp148 billion. sebesar Rp148,31 miliar. Beban Akrual Accrued Expenses Pada tahun 2025, beban akrual Perseroan tercatat In 2025, loans received by the Company amounted sebesar Rp5,20 miliar, menurun sebesar Rp2,05 miliar to Rp275.04 billion, an increase of Rp126.73 billion or atau 28,24% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp7,25 85.44% compared to Rp148.31 billion recorded in 2024. miliar. Jumlah tersebut terutama berasal dari akrual bunga atas pinjaman yang diterima. Liabilitas Pajak Tangguhan Deferred Tax Liabilities Pada tahun 2025, liabilitas pajak tangguhan Perseroan In 2025, the Company’s deferred tax liabilities tercatat sebesar Rp175 juta, menurun sebesar Rp1,04 amounted to Rp175 million, a decrease of Rp1.04 billion miliar atau 85,51% dibandingkan tahun 2024 sebesar or 85.51% compared to Rp1.21 billion recorded in 2024. Rp1,21 miliar. Liabilitas Sewa Lease Liabilities Pada tahun 2025, komponen liabilitas sewa Perseroan In 2025, the lease liabilities component of the Company tercatat sebesar Rp884 juta, meningkat sebesar Rp20 was recorded at Rp884 million, an increase of Rp20 juta atau 2,31% dibandingkan tahun 2024 sebesar million or 2.31% compared to Rp864 million recorded Rp864 juta. in 2024. Liabilitas Lain-Lain Other Liabilities Pada tahun 2025, komponen liabilitas lain-lain In 2025, the other liabilities component of the Company Perseroan tercatat sebesar Rp12,49 miliar, menurun was recorded at Rp12.49 billion, a decrease of Rp2.12 sebesar Rp2,12 miliar atau 14,52% dibandingkan tahun billion or 14.52% compared to Rp14.61 billion recorded 2024 sebesar Rp14,61 miliar. Komponen ini terdiri atas in 2024. This component consisted of disbursement utang pencairan kepada developer. payables to developers. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang Long-Term Employee Benefit Liabilities Pada tahun 2025, liabilitas imbalan kerja jangka In 2025, the Company’s long-term employee benefit panjang Perseroan tercatat sebesar Rp1,63 miliar, liabilities were recorded at Rp1.63 billion, a decrease menurun sebesar Rp39 juta atau 2,33% dibandingkan of Rp39 million or 2.33% compared to Rp1.67 billion tahun 2024 sebesar Rp1,67 miliar. recorded in 2024. PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 105 Annual Report 2025
Page 105
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Ekuitas Equity
Perseroan membukukan total ekuitas pada tahun buku The Company recorded total equity of Rp271.54 billion
2025 sebesar Rp271,54 miliar, meningkat sebesar in the 2025 fiscal year, an increase of Rp14.81 billion or
Rp14,81 miliar atau 5,76% dibandingkan tahun 2024 5.76% compared to Rp256.73 billion recorded in 2024.
sebesar Rp256,73 miliar. Peningkatan ekuitas tersebut The increase in the Company’s equity was mainly
terutama dipengaruhi oleh kenaikan saldo laba pada attributable to the increase in retained earnings during
tahun berjalan. the current year.
Tabel Perbandingan Ekuitas 2024-2025
Comparison Table of Equity 2024-2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Modal Saham
133.000 133.000 0 0%
Share Capital
Tambahan Modal Disetor
30 30 0 0%
Additional Paid-in Capital
Cadangan Umum Modal
1.000 750 250 33,33%
General Reserve Capital
Saldo Laba
137.009 122.522 14.487 11,82%
Retained Earnings
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain
500 430 70 16,27%
Comprehensive Income (Loss)
Jumlah Ekuitas
271.539 256.733 14.806 5,76%
Total Equity
Statement of Profit or Loss and
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Comprehensive Income
Komprehensif
As of December 31, 2025, the Company recorded
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan berhasil
revenue of IDR 76.58 billion, representing a decrease
membukukan pendapatan sebesar Rp76,58
of IDR 3.46 billion, or 4.32%, compared to IDR 80.04
miliar, menurun sebesar Rp3,46 miliar atau 4,32%
billion in 2024. The following presents the details of
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp80,04 miliar.
the Company's statement of profit or loss and other
Berikut rincian komponen laba rugi dan penghasilan
comprehensive income for 2025:
komprehensif Perseroan pada 2025:
2025 Laporan Tahunan 106 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 106
Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif 2024-2025
Table of Statement of Profit or Loss and Comprehensive Income 2024-2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Uraian
Description 2025 2024 Nominal %
Pendapatan
Revenue
Bunga
Interest Income:
Pembiayaan
49.855 42.743 7.112 16,63%
Financing
Sewa Pembiayaan
- 3.831 (3.831) (100%)
Finance Lease
Pembiayaan Konsumen
14.189 24.895 (10.706) (43,00%)
Consumer Financing
Marjin/Bagi Hasil
8.865 4.783 4.082 85,34%
Margin/Profit Sharing
Bank
98 104 (6) (5,76%)
Bank
Administrasi
998 1.865 (867) (46,48%)
Administration
Denda
70 177 (107) (60,45%)
Penalties
Asuransi
3 59 (56) (94,91%)
Insurance
Kerugian Penjualan Aset Tetap
- 5.000 (5.000) (100%)
Loss on Sale of Fixed Assets
Lainnya
2.500 1.578 922 58,42%
Others
Jumlah Pendapatan
76.581 80.044 (3.463) (4,32%)
Total Revenue
Beban:
Expense:
Beban Umum dan Administrasi
General and Administrative (15.017) (20.732) 5.715 (27,56%)
Expenses
Beban Pemasaran
(370) (414) 44 (10,62%)
Marketing Expenses
Penyisihan (Pemulihan) Penurunan
Nilai Piutang
(3.946) (1.134) (2.812) 247,97%
Allowance (Reversal) for
Impairment of Receivables
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 107 Annual Report 2025
Page 107
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Penyisihan Penurunan Nilai Agunan
yang Diambil Alih
(1.169) - (1.169) (100%)
Allowance for Impairment of
Foreclosed Collateral
Beban Bungan dan Keuangan
(37.082) (36.338) (744) 2,04%
Interest and Financial Expenses
Beban Lain-lain
(25) (818) 793 (96,94%)
Other Expenses
Jumlah Beban
(57.611) (59.439) 1.828 (3,07%)
Total Expenses
Laba Sebelum Beban Pajak
Penghasilan 18.969 20.605 (1.636) (7,93%)
Profit Before Income Tax Expense
Laba Tahun Berjalan
14.737 16.046 (1.309) (8,15%)
Profit for the Year
Jumlah Penghasilan Komprehensif
Tahun Berjalan
14.806 16.064 (1.258) (7,83%)
Comprehensive Income for the
Year
Laba per Saham Dasar (dalam
Rupiah penuh)
110.806 120.652 (9.846) (8,16%)
Basic Earnings per Share (in full
Rupiah)
Kinerja keuangan Perseroan pada tahun 2025 The Company’s financial performance in 2025 showed
menunjukkan tren yang positif dengan total pendapatan a positive trend, with total revenue recorded at Rp76.58
tercatat sebesar Rp76,58 miliar. Meskipun mengalami billion. Although revenue decreased by Rp3.46 billion
penurunan sebesar Rp3,46 miliar atau 4,32% or 4.32% compared to Rp80.04 billion in 2024, the
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp80,04 miliar, Company was still able to record profit for the year
Perseroan tetap mampu membukukan laba tahun amounting to Rp14.74 billion. The Company’s revenue
berjalan sebesar Rp14,74 miliar. Pendapatan Perseroan mainly originated from financing, consumer financing,
terutama berasal dari pembiayaan, pembiayaan and margin/profit sharing income.
konsumen, serta margin/bagi hasil.
Pendapatan Revenue
Pada 2025, Perseroan berhasil membukukan jumlah In 2025, the Company recorded total revenue of
pendapatan sebesar Rp76,58 miliar, menurun sebesar Rp76.58 billion, a decrease of Rp3.46 billion or 4.32%
Rp3,46 miliar atau 4,32% dibandingkan tahun 2024 compared to Rp80.04 billion in 2024. The decline in
sebesar Rp80,04 miliar. Penurunan pendapatan revenue was primarily driven by lower consumer
tersebut terutama dipengaruhi oleh menurunnya financing and finance lease income.
pendapatan pembiayaan konsumen dan sewa
pembiayaan.
Beban Expenses
Pada 2025, jumlah beban Perseroan tercatat sebesar In 2025, the Company’s total expenses amounted to
Rp57,61 miliar, menurun sebesar Rp1,83 miliar atau Rp57.61 billion, decreasing by Rp1.83 billion or 3.07%
3,07% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp59,44 compared to Rp59.44 billion in 2024. The decrease
miliar. Penurunan beban Perseroan terutama berasal in expenses was mainly attributable to lower general
dari menurunnya beban umum dan administrasi, and administrative expenses, although allowance for
meskipun beban penyisihan penurunan nilai piutang impairment losses on receivables increased during the
mengalami peningkatan selama tahun berjalan. year.
2025 Laporan Tahunan 108 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 108
Laba Sebelum Pajak Penghasilan Profit Before Income Tax
Pada 2025, Perseroan membukukan laba sebelum In 2025, the Company recorded profit before income
pajak penghasilan sebesar Rp18,97 miliar, menurun tax of Rp18.97 billion, decreasing by Rp1.64 billion
sebesar Rp1,64 miliar atau 7,93% dibandingkan tahun or 7.93% compared to Rp20.61 billion in 2024. The
2024 sebesar Rp20,61 miliar. Penurunan tersebut decline was mainly attributable to lower total revenue
dipengaruhi oleh menurunnya jumlah pendapatan during the year.
selama tahun berjalan.
Laba Tahun Berjalan Profit for the Year
Pada 2025, laba tahun berjalan Perseroan tercatat In 2025, the Company recorded profit for the year of
sebesar Rp14,74 miliar, menurun sebesar Rp1,31 Rp14.74 billion, a decrease of Rp1.31 billion or 8.15%
miliar atau 8,15% dibandingkan tahun 2024 sebesar compared to Rp16.05 billion in 2024. The decline
Rp16,05 miliar. Penurunan laba tahun berjalan in profit for the year was primarily driven by lower
terutama dipengaruhi oleh penurunan pendapatan revenue and an increase in allowance for impairment
dan peningkatan penyisihan penurunan nilai piutang losses on receivables during the year.
selama tahun berjalan.
Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Comprehensive Income For The Year
Pada 2025, penghasilan komprehensif tahun berjalan In 2025, the Company’s comprehensive income for the
Perseroan tercatat sebesar Rp14,81 miliar, menurun year amounted to Rp14.81 billion, decreasing by Rp1.26
sebesar Rp1,26 miliar atau 7,83% dibandingkan tahun billion or 7.83% compared to Rp16.06 billion in 2024.
2024 sebesar Rp16,06 miliar.
Laporan Arus Kas Cash Flow Statement
Pada akhir Desember 2025, kas dan setara kas At the end of December 2025, the Company’s cash
Perseroan tercatat sebesar Rp3,96 miliar, menurun and cash equivalents were recorded at Rp3.96 billion,
sebesar Rp2,24 miliar atau 36,14% dibandingkan decreasing by Rp2.24 billion or 36.14% compared to
tahun 2024 sebesar Rp6,20 miliar. Penurunan kas Rp6.20 billion in 2024. The decrease in the Company’s
dan setara kas Perseroan terutama dipengaruhi oleh cash and cash equivalents was primarily influenced by
menurunnya arus kas dari aktivitas pendanaan selama lower cash flows from financing activities during the
tahun berjalan. Komponen laporan arus kas Perseroan year. The components of the Company’s cash flow
pada 2024–2025 adalah sebagai berikut: statement for 2024–2025 are as follows:
Tabel Perbandingan Arus Kas 2024-2025
Comparative Table of Cash Flow 2024-2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Penerimaan Kas
316.663 341.496 (24.833) (7,27%)
Cash Receipts
Pengeluaran Kas
(297.592) (414.438) 116.846 (28,19%)
Cash Payments
Kas Bersih Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi
17.083 (74.269) 91.352 (123%)
Net Cash Provided by (Used in)
Operating Activities
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 109 Annual Report 2025
Page 109
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Uraian Tahun / Year Pertumbuhan / Growth
Description 2025 2024 Nominal %
Kas Bersih Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas
Investasi 2.996 5 2.991 59.820%
Net Cash Provided by (Used in)
Investing Activities
Kas Bersih Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas
Pendanaan (22.321) 78.585 (100.906) (128,40%)
Net Cash Provided by (Used in)
Financing Activities
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas
dan Setara Kas
(2.241) 4.321 (6.562) (151,86%)
Net Increase (Decrease) in Cash
and Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas pada Awal
Tahun
6.200 1.879 4.321 229,96%
Cash and Cash Equivalents at
Beginning of Year
Kas dan Setara Kas pada Akhir
Tahun
3.959 6.200 (2.241) (36,14%)
Cash and Cash Equivalents at End
of Year
Arus Kas Bersih Dari (Untuk) Aktivitas Net Cash Flow From (Used In) Operating
Operasional Activities
Hingga 31 Desember 2025, arus kas bersih dari As of December 31, 2025, the Company’s net cash flow
aktivitas operasional Perseroan tercatat sebesar from operating activities amounted to Rp17.08 billion,
Rp17,08 miliar, meningkat sebesar Rp91,35 miliar atau increasing by Rp91.35 billion or 123.00% compared
123,00% dibandingkan posisi tahun 2024 yang tercatat to the negative position of Rp74.27 billion recorded in
negatif sebesar Rp74,27 miliar. Peningkatan tersebut 2024. The increase was driven by higher cash receipts
dipengaruhi oleh meningkatnya penerimaan kas dari from operating activities and lower cash disbursements
aktivitas operasional dan menurunnya pengeluaran during the year.
kas selama tahun berjalan.
Arus Kas Bersih Dari (Untuk) Aktivitas Net Cash Flow From (Used In) Investing
Investasi Activities
Arus kas bersih dari aktivitas investasi Perseroan The Company’s net cash flow from investing activities
pada 2025 tercatat sebesar Rp2,99 miliar, meningkat in 2025 amounted to Rp2.99 billion, increasing by
sebesar Rp2,99 miliar atau 59.820% dibandingkan Rp2.99 billion or 59,820% compared to Rp5 million
tahun 2024 sebesar Rp5 juta. Peningkatan arus kas in 2024. The increase in cash flow from investing
dari aktivitas investasi ini terutama disebabkan oleh activities was primarily driven by higher receipts from
meningkatnya penerimaan dari aktivitas investasi investing activities during the year.
selama tahun berjalan.
2025 Laporan Tahunan 110 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 110
Arus Kas Bersih Dari (Untuk) Aktivitas Net Cash Flow From (Used In) Financing Pendanaan Activities Pada 2025, Perseroan mencatat arus kas bersih yang In 2025, the Company recorded net cash used in digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp22,32 financing activities amounting to Rp22.32 billion, a miliar, menurun sebesar Rp100,91 miliar atau 128,40% decrease of Rp100.91 billion or 128.40% compared to dibandingkan tahun 2024 yang mencatat arus kas net cash provided by financing activities of Rp78.58 bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar billion in 2024. This decline was mainly due to higher Rp78,58 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan loan repayments and other financing activities during oleh meningkatnya pembayaran pinjaman dan aktivitas the year. pendanaan lainnya selama tahun berjalan. Kemampuan Membayar Utang dan Tingkat Kolektibilitas Piutang Debt Repayment Capacity and Receivables Collectibility Rate Kemampuan Membayar Utang Debt Repayment Capacity Perseroan senantiasa berupaya memperkuat The Company continually strives to strengthen its permodalan dan meningkatkan laba sebagai upaya capital structure and improve profitability to ensure pemastian agar seluruh kewajiban yang dimiliki dapat that all obligations can be paid in full and on time. dibayarkan sesuai tempo dan jumlah yang telah Additionally, the Company maintains a reasonable ditentukan. Selain itu, waktu perputaran piutang yang receivables turnover period to preserve liquidity. wajar juga senantiasa dijaga oleh Perseroan agar The Company’s ability to repay debt is measured by likuiditas Perseroan tetap terjaga dengan baik. Tingkat solvency and collectibility ratios, while its ability to kemampuan membayar utang Perseroan dapat diukur generate profit is assessed using profitability ratios. dari rasio solvabilitas dan kolektibilitas. Sementara kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba diukur dengan rasio rentabilitas. Rasio Solvabilitas Solvency Ratio Perseroan menggunakan rasio solvabilitas untuk The Company uses solvency ratios to measure mengukur kemampuan dalam memenuhi kewajiban, its capacity to meet both short-term and long- baik jangka pendek maupun jangka panjang. Rasio term obligations. Solvency ratios are calculated by solvabilitas dapat diukur dengan menggunakan comparing liabilities to assets and liabilities to equity. perbandingan liabilitas terhadap aset dan perbandingan liabilitas terhadap ekuitas. PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 111 Annual Report 2025
Page 111
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Rasio Solvabilitas 2024-2025
Table of Solvency Ratio 2024-2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Keterangan
2025 2024
Description
Rasio Liabilitas terhadap Aset
65% 64,85%
Liabilities to Assets Ratio
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas
184% 184,51%
Liabilities to Equity Ratio
Pada 2025, rasio liabilitas terhadap aset Perseroan In 2025, the Company’s liabilities to assets ratio stood
adalah sebesar 65%, meningkat dibandingkan 2024 at 65%, an increase compared to 64.85% in 2024.
sebesar 64,85%. Sementara itu, rasio liabilitas terhadap In the meantime, the liabilities to equity ratio in 2025
ekuitas tahun 2025 terhitung sebesar 184%, menurun was 184%, down from 184.51% recorded in 2024. This
dari yang tercatat pada 2024 sebesar 184,51%. Hal decline was primarily due to significant increases in
tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan aset assets and profits recognized during the year.
yang signifikan dan laba yang dicatatkan selama tahun
berjalan.
Rasio Rentabilitas Profitability Ratios
Rasio rentabilitas Perseroan dapat dilihat dari imbal The Company’s profitability ratios can be observed
hasil rata-rata aset dan imbal hasil rata-rata ekuitas, through the average return on assets and average
yang rinciannya dijabarkan sebagai berikut: return on equity, the details of which are described as
follows:
Tabel Rasio Rentabilitas 2024-2025
Table of Profitability Ratio 2024-2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Keterangan
2025 2024
Description
Imbal Hasil Rata-rata Aset
1,9% 2,20%
Average Return on Assets
Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas
5,4% 6,26%
Average Return on Equity
Pada 2025, rasio imbal hasil rata-rata aset Perseroan In 2025, the Company’s average return on assets ratio
tercatat sebesar 1,9%, menurun dibandingkan yang was recorded at 1,9%, a decrease compared to 2.2%
tercatat pada 2024 sebesar 2,2%. Sementara itu, imbal in 2024. In the meantime, the average return on equity
hasil rata-rata ekuitas 2025 sebesar 5,4%, menurun for 2025 was 5,4%, down from 6.26% in 2024. This
dari yang dicatatkan pada 2024 sebesar 6,26%. improvement was driven by a significant increase in
Penurunan tersebut berasal dari peningkatan laba net profit during the year.
bersih yang signifikan di tahun berjalan.
2025 Laporan Tahunan 112 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 112
Tingkat Kolektibilitas Piutang Receivables Collectability Rate
Kemampuan Perusahaan dalam menagih piutangnya The Company’s ability to collect receivables from
kepada pihak lain dinilai berdasarkan tingkat third parties is assessed based on the receivables
kolektibilitas piutang. Tingkat kolektibilitas piutang collectability rate. The Company's receivables
Perusahaan dalam periode 2024 – 2025 adalah collectibility level in the 2024 – 2025 period is as
sebagai berikut: follows:
Tabel Tingkat Kolektibilitas Piutang 2024-2025
Table of Receivables Collectability Rate 2024-2025
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Keterangan
2025 2024
Description
Tunggakan 1-30 hari
5% 8%
Overdue 1-30 Days
Tunggakan lebih dari 30 hari
4% 2%
Overdue More Than 30 Days
Tunggakan lebih dari 91 hari
2% 2%
Overdue More Than 91 Days
Dalam mengelola piutang, Perusahaan secara In managing receivables, the Company regularly
berkala melakukan monitoring dan pengelolaan monitors and manages accounts, particularly financing
akun-akun, terutama pada akun-akun pembiayaan accounts undergoing restructuring, through optimal
yang mengalami restrukturisasi, melalui strategi yang strategies. The Company also selectively approves
optimal. Perusahaan juga secara selektif memilih financing by conducting comprehensive analyses of
pembiayaan melalui analisis yang menyeluruh kepada prospective debtors.
calon debitur.
Struktur Modal dan Kebijakan
Manajemen Atas Struktur Modal
Capital Structure and Management Policy of Capital Structure
Struktur modal Perusahaan hingga 31 Desember 2024 The Company’s capital structure as of December 31,
dan 2025 adalah sebagai berikut: 2024 and 2025 is as follows:
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Jumlah Modal Disetor
Shareholder Name Number of Shares Ownership Percentage Total Paid-in Capital
PT Reliance Capital
113.000 84,97% 113.000.000.000
Management
PT Asuransi Reliance
20.000 15,03% 20.000.000.000
Indonesia
Jumlah
133.000 100% 133.000.000.000
Total
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 113 Annual Report 2025
Page 113
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Adapun rasio utang bersih terhadap modal (gearing The Company’s net debt to equity ratio (gearing ratio)
ratio) Perusahaan pada 31 Desember 2024 dan 2025 as of December 31, 2024 and 2025 is described in the
diuraikan dalam tabel berikut: following table:
Keterangan
2025 2024
Description
Utang berbunga
473.575.657 445.736.777
Interest-Bearing Debt
Dikurangi: kas dan setara kas
3.959.370 6.200.650
Less: Cash and Cash Equivalents
Utang bunga – bersih
469.616.286 439.536.127
Net Interest-Bearing Debt
Ekuitas
271.539.757 256.733.031
Equity
Rasio utang berbunga terhadap modal
1,73 1,71
Interest-Bearing Debt to Equity Ratio
Bersandar pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Based on the provisions of the Financial Services
Keuangan (POJK) Nomor 35/POJK.05/2018 mengenai Authority Regulation (POJK) Number 35/POJK.05/2018
batas gearing ratio yang setinggi-tingginya 10 concerning the maximum gearing ratio limit of 10 (ten)
(sepuluh) kali lipat, persentase gearing ratio yang times, the gearing ratio percentages recorded at 1.71
masing-masing tercatat 1,71 dan 1,51 menunjukkan and 1.51 respectively indicate the existence of interest-
adanya utang berbunga yang dicatatkan pada tahun bearing debt recorded in the financial year.
buku.
Kebijakan Manajemen Atas Struktur Capital Structure Management Policy
Modal
Kebijakan pengelolaan modal Perseroan bertujuan The Company’s capital management policy aims to
untuk melindungi kemampuan Perseroan dalam safeguard its ability to continue as a going concern,
mempertahankan kelangsungan usaha, sehingga thereby enabling it to generate returns and added
mampu memberikan hasil dan nilai tambah bagi value for shareholders, as well as benefits for other
para pemegang saham dan menfaat bagi pemangku stakeholders. The Company maintains a sound capital
kepentingan lainnya. Perseroan mempertahankan rasio ratio to support its business operations and maximize
modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan shareholder value.
memaksimalkan nilai pemegang saham.
Perseroan mengelola struktur modal dan membuat The Company manages its capital structure and makes
penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan adjustments in response to changes in economic
dengan perubahan kondisi ekonomi. Perseroan conditions. The Company also monitors its capital
memantau modalnya dengan menggunakan analisa using the gearing ratio, defined as net debt divided by
gearing ratio (rasio utang terhadap modal), yakni total capital.
membagi utang bersih terhadap jumlah modal.
2025 Laporan Tahunan 114 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 114
Selain itu, pengelolaan modal Perseroan juga In addition, capital management is conducted in
didasarkan pada Undang-Undang Perseroan Terbatas accordance with Law No. 40 of 2007 concerning
Nomor 40 Tahun 2007 untuk menyisihkan dan Limited Liability Companies, which requires the
mempertahankan suatu dan acadangan yang tidak allocation and maintenance of a statutory reserve fund
boleh didistribusikan sampai dana cadangan tersebut until it reaches at least 20% of the issued and fully paid
mencapai 20% dari modal saham diterbitkan dan capital. The Company also performs regular analyses
dibayar penuh. Perseroan juga melakukan analisis to ensure compliance with POJK No. 35/POJK.05/2018
secara berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap dated December 27, 2018, concerning the Business
POJK Nomor 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember Operation of Financing Companies, which includes the
2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan following provisions:
Pembiayaan yang meliputi ketentuan sebagai berikut:
1. Ekuitas Perusahaan minimum sebesar Rp100 1. Minimum equity of Rp100 billion;
miliar;
2. Rasio ekuitas Perusahaan terhadap modal disetor 2. Minimum equity to paid-in capital ratio of 50%;
paling rendah sebesar 50%;
3. Rasio permodalan Perusahaan minimum sebesar 3. Minimum capital adequacy ratio of 10%;
10%;
4. Jumlah pinjaman yang dimiliki Perusahaan 4. Gearing ratio (the ratio of total borrowings to own
dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi capital and subordinated loans, less investments),
dikurangi penyertaan (gearing ratio) ditetapkan ranging from a minimum of 0 to a maximum of 10
serendah-rendahnya 0 (nol) dan setinggi- times.
tingginya 10 kali.
Ikatan Material Atas Investasi Barang
Modal
Material Commitment on Capital Goods Investment
Pada tahun 2025, Perseroan tidak melakukan investasi In 2025, the Company did not make any investments
yang bersifat penambahan barang modal maupun in the form of additional capital goods nor enter into
mengadakan ikatan atau perjanjian material terkait any material commitments or agreements related to In
investasi barang modal dengan pihak manapun. Hal ini
sejalan dengan tidak adanya penambahan aset tetap
yang signifikan selama tahun berjalan.
Investasi Barang Modal
Capital Expenditure
Pada tahun 2025, Perusahaan tidak melakukan 2025, the Company did not make any material capital
investasi yang bersifat penambahan barang modal. expenditures.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 115 Annual Report 2025
Page 115
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Ikatan Material Mengenai Investasi,
Ekspansi, Divestasi, Penggabungan
Usaha, Akuisisi, dan Restrukturisasi
Material Commitments on Investment, Expansion, Divestment,
Merger, Acquisition and Restructuring
Pada tahun 2025, Perseroan tidak melaksanakan In 2025, the Company did not enter into any material
ikatan material terkit investasi, ekspansi, divestasi, commitments related to investment, expansion,
penggabungan usaha, akuisisi, maupun restrukturisasi divestment, merger, acquisition, or restructuring with
dengan pihak manapun. any party.
Informasi Transaksi Afilisiasi dan/
atau Pihak Berelasi yang Mengandung
Benturan Kepentingan
Information on Affiliate and/or Related Party Transactions
Containing Conflicts of Interest
Hingga 31 Desember 2025, Perusahaan memiliki sifat As of December 31, 2025, the Company has the nature
hubungan dengan pihak berelasi yang diuraikan dalam of relationships with related parties as described in the
tabel berikut: following table:
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
Related Party Nature of Relationship Nature of Transaction
PT Reliance Capital Management Pemegang Saham Kontrak pembiayaan, piutang pembiayaan,
pembiayaan konsumen, piutang lain lain, uang muka,
beban bunga, Jasa teknis, dan beban operasional
lainnya
Shareholder Financing contracts, financing receivables,
consumer financing, other receivables, down
payments, interest expenses, technical services,
and other operational expenses
PT Asuransi Reliance Indonesia Pemegang Saham Utang obligasi, beban asuransi
Shareholder Bond payables, insurance expenses
PT Reliance Sekuritas Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Piutang lain lain, Utang obligasi, beban Bunga
pengendali yang sam
Owner by the same controling Other receivable, Bonds payable, interest rate
shareholder
PT Reliance Modal Ventura Dimiliki oleh pemegang saham Kontrak pembiayaan, piutang lain lain
pengendali yang sama
Owned by the same controlling Financing contracts, other receivable
shareholder
2025 Laporan Tahunan 116 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 116
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
Related Party Nature of Relationship Nature of Transaction
PT Reliance Integrasi Dunia Anda Dimiliki oleh pemegang saham Kontrak pembiayaan, piutang pembiayaan, dan
pengendali yang sama pembelian aset tak berwujud, beban bunga, dan
beban operasional lainnya
Owned by the same controlling Financing contracts, financing receivables, and
shareholder purchases of intangible assets, interest
expenses, and other operating expenses
PT Asuransi Jiwa Reliance Dimiliki oleh pemegang saham Piutang lain-lain, utang obligasi, pinjaman yang
Indonesia pengendali yang sama diterima, bunga yang masih harus dibayar dan beban
bunga
Owner by the same controling Other receivable, bonds payable, loans payable,
shareholder accrued interest and interest rate
PT Multi Artha Griya Entitas sepengendali Piutang pembiayaan, piutang lain-lain, liabilitas
sewa, beban sewa bangunan dan beban operasional
Entity under common control lainnya
Financing receivable, other receivable, lease
liabilities and building lease expenses and other
operational expenses
PT Bcorp Investama Indonesia Entitas sepengendali Utang obligasi
(dahulu PT Suryatama Tigamitra)
(previously PT Suryatama Entity under common control Bond payables
Tigamitra)
PT Viva Medika Entitas sepengendali Kontrak pembiayaan syariah, Piutang pembiayaan
Entity under common control syariah
Sharia financing contracts, Sharia financing
receivables
Anton Budidjaja Komisaris Utama Perusahaan Utang obligasi
President Commissioner of the Bond payables
Company
Adapun uraian transaksi Perseroan dengan Pihak A more detailed description of the Company’s
Berelasi secara lebih rinci dapat dilihat dalam transactions with Related Parties can be found in the
Laporan Keuangan (LK) Audited Perseroan yang tidak Company’s Audited Financial Statements, which form
terpisahkan dari Laporan Tahunan ini. an integral part of this Annual Report.
Perbandingan Antara Target dan
Realisasi 2025 serta Proyeksi 2026
Comparison Between 2025 Target and Realisation as well as
Projection for 2026
Perseroan memastikan bahwa setiap langkah dan The Company ensures that every operational step and
strategi operasional yang dilaksanakan bersandar strategy is implemented based on prudential principles.
pada prinsip kehati-hatian. Perseroan senantiasa At the beginning of each fiscal year, the Company sets
menetapkan target yang ingin dicapai oleh Perseroan its performance targets, in this case, for the year 2025.
pada awal tahun buku, yang dalam hal ini yakni tahun In conformity with this, the Company consistently
2025. Selaras dengan hal tersebut, Perusahaan juga reviews and reassesses the predetermined targets
selalu berupaya melakukan peninjauan ulang terhadap and budgets. The following is a comparison between
target atau anggaran yang telah dicanangkan. Berikut the Company’s targets and actual performance for the
perbandingan target dan realisasi Perseroan untuk 2025 fiscal year:
tahun buku 2025:
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 117 Annual Report 2025
Page 117
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Tahun 2025
Comparison Table of 2025 Target and Realization
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Keterangan Realisasi 2025 Persentase Pencapaian
Target 2025
Description Realization 2025 Achievement Percentage
Aset
1.133.397 771.151 68,04%
Assets
Liabilitas
859.144 499.611 58,15%
Liabilities
Ekuitas
274.252 271.539 99,01%
Equity
Pendapatan
127.971 76.581 59,84%
Revenue
Pendapatan sebelum Pajak
22.461 18.969 84,45%
Profit Before Tax
Laba Tahun Berjalan
771.151 14.737 1,91%
Profit fot the Year
Optimisme peluang industri pembiayaan yang semakin Optimism about the growing opportunities in the
besar di masa depan membuat Perseroan turut optimis financing industry in the future has led the Company
mampu menumbuhkan kinerja Perseroan dalam to remain optimistic about its ability to grow its
tataran yang positif. Oleh karena itu, Perseroan telah performance at a positive level. For that reason, the
menetapkan sejumlah target untuk tahun 2026, yaitu Company has set numerous targets for 2026, as
sebagai berikut: follows:
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Tahun 2026
Comparison Table of 2026 Target and Realization
(dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)
Keterangan Realisasi 2025 Persentase Pencapaian
Target 2026
Description Realization 2025 Achievement Percentage
Aset
771.151 1.139.727 67,66%
Assets
Liabilitas
499.611 859.144 58,15%
Liabilities
Ekuitas
271.539 301.249 90,14%
Equity
Pendapatan
76.581 113.926 67,22%
Revenue
Pendapatan sebelum Pajak
18.969 38.089 49,80%
Profit Before Tax
Laba Tahun Berjalan
14.737 29.710 49,60%
Profit fot the Year
2025 Laporan Tahunan 118 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 118
Aspek Pemasaran Marketing Aspect Fokus strategi bisnis Perseroan saat ini diarahkan The Company’s current business strategy is focused pada penguatan portofolio pembiayaan produktif on strengthening its productive financing portfolio and serta pengembangan produk pembiayaan multiguna developing multi-purpose financing products based berbasis pembiayaan karyawan yang disalurkan on employee financing distributed through digital melalui platform digital. Strategi ini dirancang untuk platforms. This strategy is designed to capture growth menangkap peluang pertumbuhan pada segmen opportunities in financing segments characterized pembiayaan dengan perputaran dana yang lebih cepat, by faster fund turnover, a broad customer base, and basis nasabah yang luas, serta profil risiko yang lebih a more measurable risk profile, thereby supporting terukur, sehingga mampu mendukung pertumbuhan healthy and sustainable portfolio growth. portfolio yang sehat dan berkelanjutan. Sejalan dengan perkembangan industri pembiayaan, In line with developments in the financing industry, Perseroan secara adaptif melakukan optimalisasi the Company continuously optimizes its portfolio by portofolio dengan memprioritaskan segmen pembiayaan prioritizing financing segments with strong underlying yang memiliki fundamental kebutuhan market yang market demand, particularly productive financing for kuat, khususnya pada pembiayaan produktif bagi business actors and employee-based multi-purpose pelaku usaha serta pembiayaan multiguna berbasis financing. This approach enables the Company to karyawan. Pendekatan ini memungkinkan Perseroan expand market reach while maintaining the quality of untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus menjaga its financing assets. kualitas aset pembiayaan. Di sisi lain, Perseroan tetap menjalankan pengelolaan At the same time, the Company continues to manage portofolio pembiayaan perumahan (Mortgage) secara its housing financing (Mortgage) portfolio selectively selektif dan prudent dengan fokus pada pengelolaan and prudently, with a focus on managing the existing portfolio yang telah berjalan serta penguatan fungsi portfolio and strengthening its collection function in collection guna menjaga kualitas pembiayaan. order to preserve financing quality. Didukung oleh pengembangan ekosistem digital dalam Supported by the development of a digital ecosystem proses akuisisi nasabah, analisis kredit, monitoring across customer acquisition, credit analysis, portfolio portofolio, penagihan, hingga pencatatan pelaporan, monitoring, collection, and reporting processes, the Perseroan optimistis dapat meningkatkan efisiensi Company is optimistic that it can improve operational operasional, memperluas akses pembiayaan kepada efficiency, expand financing access to underserved segmen yang underserved, serta memperkuat posisi segments, and strengthen its competitive position in kompetitif Perseroan di industri pembiayaan. the financing industry. Dengan strategi tersebut, Perseroan menargetkan Through this strategy, the Company aims to achieve pertumbuhan portofolio pembiayaan yang berkualitas, a high-quality, diversified, and sustainable financing terdiversifikasi, dan berkelanjutan, sehingga mampu portfolio that will contribute positively to the Company’s memberikan kontribusi positif terhadap kinerja long-term performance. To support this objective, the Perseroan dalam jangka panjang. Untuk mendukung Company focuses on three main financing product hal tersebut, Perseroan memfokuskan pada tiga categories, namely productive financing (Reli Dana kategori utama produk pembiayaan, yaitu pembiayaan Usaha), multi-purpose financing (Reli Dana Karyawan), produktif (Reli Dana Usaha), pembiayaan multiguna and housing financing (Relihome), each designed (Reli Dana Karyawan), serta pembiayaan perumahan to meet the financing needs of various customer (Relihome), yang dirancang untuk memenuhi segments and business practitioners. kebutuhan pembiayaan berbagai segmen masyarakat dan pelaku usaha. PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 119 Annual Report 2025
Page 119
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
1. Pembiayaan Produktif (Reli Dana Usaha) 1. Productive Financing (Reli Dana Usaha)
Pembiayaan Produktif merupakan fasilitas Productive Financing is a financing facility intended
pembiayaan yang ditujukan untuk mendukung to support the working capital needs of MSMEs
kebutuhan modal usaha pelaku UMKM dan and merchants operating within the business
merchant yang berada dalam ekosistem bisnis ecosystems of the Company’s partners through
mitra melalui skema close-loop ecosystem. Produk a close-loop ecosystem scheme. Products within
dalam kategori ini mencakup pembiayaan berbasis this category include digital transaction-based
transaksi digital seperti QRIS Talangan maupun financing, such as QRIS Advance Financing, as well
pembiayaan berbasis rantai pasok (Supply Chain as supply chain-based financing (Supply Chain
Financing). Produk ini dirancang untuk membantu Financing). These products are designed to help
pelaku usaha dalam menjaga likuiditas usaha serta business actors maintain liquidity and accelerate
mempercepat siklus arus kas bisnis sehingga business cash flow cycles, thereby enabling more
operasional usaha dapat berjalan secara lebih stable and sustainable business operations.
stabil dan berkelanjutan.
Segmentasi dan target pasar pembiayaan The target market and segmentation for the
produktif Perseroan adalah perusahaan mitra, Company’s productive financing consist of
baik yang berbasis platform digital maupun non- partner companies, both digital-based and non-
digital, yang memiliki jaringan ekosistem pelaku digital, that have broad and active ecosystems
usaha UMKM yang luas dan aktif dalam kegiatan of MSME business actors. The industry sectors
usaha. Adapun sektor industri yang menjadi fokus targeted within these partner ecosystems include
ekosistem mitra antara lain Healthcare, Agribisnis, Healthcare, Agribusiness, FMCG, and Automotive.
FMCG, dan Otomotif.
Melalui kemitraan tersebut, Perseroan dapat Through such partnerships, the Company is
menjangkau pelaku usaha yang telah berada dalam able to reach business actors already operating
ekosistem bisnis yang terbentuk, seperti merchant, within established business ecosystems, such as
distributor, maupun pelaku usaha dalam rantai merchants, distributors, and other supply chain
pasok lainnya. Segmen ini umumnya merupakan participants. This segment generally consists
pelaku usaha dengan karakteristik non-fixed of business actors with non-fixed income
income serta masih memiliki keterbatasan akses characteristics and limited access to conventional
terhadap pembiayaan perbankan (unbankable), banking financing (unbankable), making the
sehingga kehadiran pembiayaan Perseroan Company’s financing solutions highly relevant
menjadi solusi untuk mendukung kebutuhan in supporting their working capital needs and
modal usaha dan menjaga kelancaran aktivitas maintaining smooth business operations.
bisnis mereka.
Adapun produk dalam kategori Pembiayaan Products under the Productive Financing category
Produktif meliputi: include:
a. QRIS Talangan a. QRIS Advance Financing
QRIS Talangan merupakan salah satu QRIS Advance Financing is one of the
produk prioritas pembiayaan produktif Company’s priority productive financing
Perseroan yang dikembangkan melalui products, developed in collaboration with
kerja sama dengan perusahaan jasa payment channel companies. This product
pembayaran (payment channel). Produk ini provides same-day settlement financing
memberikan fasilitas pembiayaan same-day for merchants’ QRIS transactions, allowing
settlement atas transaksi QRIS merchant, business actors to access liquidity more
sehingga pelaku usaha dapat memperoleh quickly compared to the standard settlement
akses likuiditas lebih cepat dibandingkan mechanism, which is generally completed on
mekanisme settlement pada umumnya yang H+1 business day.
dilakukan pada H+1 hari kerja.
2025 Laporan Tahunan 120 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 120
Melalui skema ini, Perseroan menghadirkan Through this scheme, the Company provides
solusi pembiayaan yang membantu pelaku a financing solution that helps business actors
usaha menjaga kelancaran arus kas dan maintain smooth cash flow and daily working
kebutuhan modal kerja harian, sekaligus capital needs, while also capturing growth
memanfaatkan potensi pertumbuhan dalam opportunities within the digital payments’
ekosistem pembayaran digital. ecosystem.
b. Supply Chain Financing b. Supply Chain Financing
(Close Loop Ecosystem) (Close Loop Ecosystem)
Supply Chain Financing merupakan fasilitas Supply Chain Financing is a productive
pembiayaan produktif yang diberikan financing facility granted to merchants
kepada merchant atau UMKM yang or MSMEs that purchase goods from the
melakukan pembelian barang dari mitra Company’s partner merchants within a
Perusahaan yang telah bekerja sama dalam business ecosystem established through
suatu ekosistem bisnis. Melalui skema ini, cooperation with the Company. Through
Perseroan menyediakan pembiayaan modal this scheme, the Company provides working
usaha kepada merchant atau UMKM untuk capital financing to merchants or MSMEs for
melakukan pengadaan barang dari mitra the procurement of goods from such partners.
tersebut.
Pembiayaan ini disalurkan dalam mekanisme This financing is disbursed under a close-
close-loop ecosystem, di mana penggunaan loop ecosystem mechanism, whereby
dana pembiayaan secara langsung disalurkan financing proceeds are directly transferred
kepada mitra Perusahaan untuk transaksi to the Company’s partners for the purchase
pembelian barang. Dengan model tersebut, transactions. Through this model, the
Perseroan memperoleh visibilitas yang Company gains greater visibility over
lebih baik terhadap arus transaksi serta transaction flows and the use of financing
penggunaan dana pembiayaan, sehingga funds, allowing financing disbursement to
proses penyaluran pembiayaan dapat be carried out in a more measurable manner
dilakukan secara lebih terukur sekaligus while supporting trade activities within the
mendukung kelancaran aktivitas perdagangan ecosystem.
dalam ekosistem tersebut.
Pendekatan close-loop ecosystem ini This close-loop ecosystem approach
memberikan visibilitas yang lebih baik bagi provides the Company with better visibility
Perseroan terhadap aktivitas usaha debitur, into the debtor’s business activities, enabling
sehingga proses analisis pembiayaan, financing analysis, fund disbursement,
penyaluran dana, hingga pemantauan kinerja and financing performance monitoring to
pembiayaan dapat dilakukan secara lebih be conducted in a more structured and
terukur. Melalui model ini, Perseroan juga measurable way. Through this model, the
dapat menjaga kualitas portofolio pembiayaan Company is also able to maintain financing
karena penyaluran dana dilakukan dalam portfolio quality, as funds are channeled
ekosistem usaha yang memiliki aktivitas within business ecosystems that have clear
transaksi yang jelas dan terverifikasi. and verifiable transaction activities.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 121 Annual Report 2025
Page 121
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
2. Pembiayaan Multiguna (Reli Dana Karyawan) 2. Multi-Purpose Financing (Reli Dana Karyawan)
Pembiayaan Multiguna merupakan fasilitas Multi-Purpose Financing is a consumer financing
pembiayaan konsumen yang ditujukan untuk facility intended to meet various personal financial
memenuhi berbagai kebutuhan finansial individu, needs, particularly for employees, students, and
khususnya bagi karyawan, mahasiswa, maupun prospective workers within the Company’s partner
calon tenaga kerja yang berada dalam ekosistem ecosystems. This product is distributed through
mitra Perseroan. Produk ini disalurkan melalui partnerships with companies or partner institutions
kerja sama dengan perusahaan atau institusi mitra and supported by digital platforms, allowing the
serta didukung oleh platform digital, sehingga financing application and disbursement processes
proses pengajuan dan penyaluran pembiayaan to be conducted more quickly and efficiently.
dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien.
Fasilitas ini dirancang untuk memberikan akses This facility is designed to provide easier access to
pembiayaan yang lebih mudah bagi segmen financing for lower- to middle-income segments,
masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, particularly workers in labor-intensive sectors
khususnya pekerja sektor padat karya (blue (blue-collar workers). All financing schemes under
collar). Seluruh skema pembiayaan dalam produk this product utilize a payroll deduction mechanism
ini menggunakan mekanisme pemotongan gaji through partner companies, thereby ensuring a
(payroll deduction) melalui perusahaan mitra, more structured repayment process and more
sehingga proses pembayaran kembali pembiayaan prudent credit risk management.
menjadi lebih terstruktur dan risiko kredit dapat
dikelola secara lebih prudent.
Adapun produk dalam kategori Pembiayaan Products under the Multi-Purpose Financing
Multiguna meliputi: category include:
a. Kas Bon Karyawan a. Employee Cash Advance
Fasilitas pembiayaan jangka pendek untuk A short-term financing facility intended to
memenuhi kebutuhan mendesak karyawan meet urgent financial needs of employees
perusahaan mitra. Pengembalian pembiayaan of partner companies. Repayment is made
dilakukan melalui pemotongan gaji secara through a full salary deduction in the following
penuh pada periode penggajian berikutnya, payroll period, resulting in a very short tenor
sehingga memiliki tenor yang sangat singkat and rapid fund turnover.
dan perputaran dana yang cepat.
b. Pinjaman Karyawan b. Employee Loan
Pembiayaan yang diberikan kepada karyawan Financing granted to employees of partner
perusahaan mitra untuk berbagai kebutuhan companies for various personal needs, with a
dengan tenor hingga 12 bulan. Pembayaran tenor of up to 12 months. Repayment is made
kembali dilakukan melalui pemotongan gaji through monthly payroll deductions, allowing
setiap bulan (payroll deduction) sehingga installments to be managed in a structured
angsuran dapat terkelola secara terstruktur manner and minimizing the risk of payment
dan meminimalkan risiko keterlambatan delays.
pembayaran.
c. Pembiayaan Mahasiswa dan Calon Pekerja c. Student and Prospective Overseas Worker
Luar Negeri Financing
Fasilitas pembiayaan yang ditujukan untuk A financing facility intended to support
mendukung kebutuhan pendidikan, pelatihan, education, training, and pre-departure
maupun biaya persiapan keberangkatan expenses for employment. Repayment is made
kerja. Pembayaran kembali dilakukan through a payroll deduction scheme once the
melalui skema potong gaji setelah penerima financing recipient begins employment with a
pembiayaan mulai bekerja pada perusahaan partner company, ensuring that the repayment
mitra, sehingga sumber pembayaran berasal source is derived from verified income.
dari penghasilan yang telah terverifikasi.
2025 Laporan Tahunan 122 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 122
Segmentasi dan target pasar untuk The target market and segmentation for multi-
pembiayaan multiguna difokuskan pada purpose financing are focused on companies
perusahaan atau institusi yang berada dalam or institutions within the Company’s
ekosistem grup maupun mitra strategis group ecosystem and strategic partners,
Perseroan, khususnya yang memiliki basis particularly those with a large employee base,
karyawan yang besar, terutama pada sektor especially in labor-intensive sectors. Through
padat karya. Melalui kolaborasi dan sinergi collaboration and cross-selling synergies
cross-selling dalam ekosistem tersebut, within such ecosystems, the Company is
Perseroan dapat menjangkau karyawan able to reach salaried employees who have
dengan penghasilan tetap yang memiliki personal financing needs and other financial
kebutuhan pembiayaan konsumtif maupun requirements.
kebutuhan finansial lainnya.
Selain itu, Perseroan juga menjalin kerja In addition, the Company also collaborates
sama dengan institusi pendidikan maupun with educational institutions and labor
lembaga penyalur tenaga kerja yang memiliki placement agencies that have ecosystems of
ekosistem mahasiswa dan calon pekerja, students and prospective workers, including
termasuk tenaga kerja yang akan bekerja di those preparing to work overseas.
luar negeri.
Dengan dukungan skema pembayaran With the support of payroll deduction
melalui pemotongan gaji (payroll deduction) repayment mechanisms and integration with
serta integrasi dengan ekosistem mitra, partner ecosystems, financing disbursement
penyaluran pembiayaan dapat dilakukan can be carried out in a more measurable and
secara lebih terukur dan terkontrol, sehingga controlled manner, thereby supporting more
mendukung pengelolaan risiko yang lebih prudent risk management and maintaining
prudent sekaligus menjaga kualitas portofolio the sustainable quality of the Company’s
pembiayaan Perseroan secara berkelanjutan. financing portfolio.
3. Pembiayaan Perumahan (Relihome) 3. Housing Financing (Relihome)
Pembiayaan Perumahan (Relihome) merupakan Housing Financing (Relihome) is a financing facility
fasilitas pembiayaan yang ditujukan untuk intended to support first-home ownership and
mendukung kepemilikan rumah pertama (first other financing needs related to the housing sector.
home buyer) serta kebutuhan pembiayaan yang This product is developed through a Business-
terkait dengan sektor perumahan. Produk ini to-Business-to-Consumer (B2B2C) approach by
dikembangkan melalui pendekatan Business-to- establishing strategic partnerships with property
Business-to-Consumer (B2B2C) dengan menjalin developers as the Company’s partners.
kerjasama strategis bersama pengembang
properti sebagai mitra Perseroan.
Dalam model tersebut, Perseroan terlebih dahulu Under this model, the Company first provides
menyediakan fasilitas pembiayaan kepada financing facilities to partner developers to
pengembang mitra untuk mendukung kegiatan support housing project development activities.
pengembangan proyek perumahan. Selanjutnya, Subsequently, the Company also provides
Perseroan juga menyediakan pembiayaan kepada financing to end consumers who purchase
konsumen akhir yang melakukan pembelian unit property units within projects developed by those
properti pada proyek yang dikembangkan oleh partners. Through this approach, the Company is
mitra tersebut. Melalui pendekatan ini, Perseroan able to access a broader and more integrated base
dapat menjangkau basis calon konsumen yang of prospective customers within existing housing
lebih luas dan terintegrasi dalam ekosistem proyek project ecosystems.
perumahan yang telah berjalan.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 123 Annual Report 2025
Page 123
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Jenis pembiayaan yang diberikan dalam kategori The types of financing provided under this
ini meliputi: category include:
• Pembiayaan investasi dan modal kerja kepada • Investment and working capital financing
perusahaanpengembang yang menjadi mitra for developer companies that are
Perseroan dalam pengembangan proyek partners of the Company in housing
perumahan; project development;
• Pembiayaan kepemilikan rumah pertama dan • First-home and apartment/flat ownership
apartemen/rumah susun kepada konsumen financing for consumers, with financing
dengan plafon pembiayaan hingga Rp. ≤ 1 limits of up to IDR 1 billion;
Miliar;
• Pembiayaan renovasi rumah kepada • Home renovation financing for
konsumen dengan plafon hingga Rp. ≤ 50 consumers, with financing limits of up to
juta. IDR 50 million.
Pendekatan B2B2C tersebut memungkinkan Perseroan This B2B2C approach enables the Company to gain
untuk memperoleh akses terhadap calon konsumen access to a larger pool of prospective consumers
dalam jumlah yang lebih besar melalui proyek-proyek through projects developed by partner developers.
yang dikembangkan oleh pengembang mitra. Selain In addition, collaboration with developers provides
itu, kerja sama dengan pengembang juga memberikan better visibility into project quality and enables a more
visibilitas yang lebih baik terhadap kualitas proyek structured customer acquisition process.
serta proses akuisisi konsumen yang lebih terstruktur.
Melalui strategi ini, Perseroan berperan dalam Through this strategy, the Company contributes to
mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap improving public access to first-home ownership while
kepemilikan hunian pertama, sekaligus memperkuat also strengthening an integrated housing financing
ekosistem pembiayaan perumahan yang terintegrasi ecosystem among developers, financing institutions,
antara pengembang, lembaga pembiayaan, dan and consumers.
konsumen.
Prospek dan Target Bisnis 2026
2026 Business Outlook and Targets
Prospek perekonomian global pada tahun 2026 The global economic outlook for 2026 is expected to
diperkirakan masih menghadapi tekanan moderat remain under moderate pressure, with growth trends
dengan tren pertumbuhan yang cenderung melambat. showing a slight slowdown. The World Bank projects
World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global economic growth at 2.6%, slightly lower than in
global sebesar 2,6%, sedikit menurun dibandingkan 2025, reflecting the continued impact of trade tensions,
tahun 2025, mencerminkan dampak berkelanjutan investment pressures, and deceleration across several
dari ketegangan perdagangan, tekanan investasi, serta major economies. Amid these conditions, developing
perlambatan di sejumlah ekonomi utama. Di tengah countries are expected to remain key growth drivers,
kondisi tersebut, negara berkembang diperkirakan albeit at a more limited pace. In the domestic context,
tetap menjadi motor pertumbuhan, meskipun dengan the Government of Indonesia is targeting economic
laju yang lebih terbatas. Dalam konteks domestik, growth of 6.3% in 2026 as part of its medium-term
Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan development acceleration strategy, focusing on job
ekonomi sebesar 6,3% pada tahun 2026 sebagai creation, productivity enhancement, and strengthening
bagian dari strategi akselerasi pembangunan jangka the food, energy, and technology sectors.
menengah, dengan fokus pada penciptaan lapangan
kerja, peningkatan produktivitas, serta penguatan
sektor pangan, energi, dan teknologi.
2025 Laporan Tahunan 124 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 124
Sejalan dengan prospek tersebut, sektor keuangan In line with this outlook, the national financial sector nasional diproyeksikan tetap menunjukkan kinerja is projected to maintain solid performance as a key yang solid sebagai penopang utama pertumbuhan pillar supporting economic growth. Bank Indonesia ekonomi. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan estimates banking credit growth to range between kredit perbankan berada pada kisaran 8%–12% pada 8%–12% in 2026, supported by ample liquidity 2026, didukung oleh likuiditas yang memadai serta and strengthened macroprudential policies. Credit penguatan kebijakan makroprudensial. Penyaluran distribution, particularly to the Micro, Small, and kredit, khususnya kepada segmen Usaha Mikro, Kecil, Medium Enterprises (MSMEs) segment, is also dan Menengah (UMKM), juga diproyeksikan tumbuh projected to grow by 7%–9% year-on-year, driven sebesar 7%–9% secara tahunan seiring meningkatnya by improving consumer confidence and government kepercayaan konsumen dan dukungan program support programs such as the People’s Business Credit pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal (KUR). This underscores the strategic role of MSMEs ini menunjukkan peran strategis sektor UMKM dalam in promoting financial inclusion and strengthening the mendorong inklusi keuangan dan memperkuat struktur domestic economic structure. ekonomi domestik. Di sisi industri pembiayaan, prospek pertumbuhan In the financing industry, growth prospects are also juga menunjukkan arah yang positif meskipun expected to remain positive, albeit with continued tetap diiringi dengan kehati-hatian. Otoritas Jasa prudence. The Financial Services Authority projects Keuangan memproyeksikan pertumbuhan piutang multifinance receivables to grow by 6%–8% in 2026, pembiayaan multifinance sebesar 6%–8% pada 2026, supported by deregulation policies and increasing didukung oleh kebijakan deregulasi serta peningkatan demand in potential sectors. For the meantime, the permintaan pembiayaan di sektor-sektor potensial. fintech lending industry is expected to continue Sementara itu, industri fintech lending diperkirakan recording high growth of around 15%, driven by strong masih mencatat pertumbuhan tinggi di kisaran sekitar demand from unbanked and underbanked segments, 15%, didorong oleh tingginya kebutuhan pembiayaan including MSMEs. However, tighter regulations and dari segmen unbanked dan underbanked, termasuk increased prudence in credit distribution may moderate UMKM. Namun demikian, pengetatan regulasi dan expansion, while simultaneously contributing to peningkatan kehati-hatian dalam penyaluran kredit improved overall financing quality. menjadi faktor yang dapat menahan laju ekspansi, sekaligus berkontribusi terhadap perbaikan kualitas pembiayaan secara keseluruhan. Lebih lanjut, transformasi digital diproyeksikan Furthermore, digital transformation is projected to terus menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi remain a key driver of economic activity in 2026. Bank pada tahun 2026. Bank Indonesia memperkirakan Indonesia estimates that digital payment transactions transaksi pembayaran digital akan tumbuh signifikan will grow significantly by 29.7% (yoy), supported by sebesar 29,7% (yoy), didukung oleh peningkatan increased technology adoption, expansion of the QRIS adopsi teknologi, perluasan ekosistem QRIS, serta ecosystem, and rising public trust in digital payment meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap systems. This development highlights that digitalization sistem pembayaran digital. Perkembangan ini not only enhances transaction efficiency but also menegaskan bahwa digitalisasi tidak hanya broadens financial access, particularly for MSMEs mempercepat efisiensi transaksi, tetapi juga and the wider community. Overall, the combination memperluas akses keuangan, khususnya bagi pelaku of macroeconomic stability, a strengthened financial UMKM dan masyarakat luas. Secara keseluruhan, sector, and accelerated digitalization will be key factors kombinasi antara stabilitas makroekonomi, penguatan shaping Indonesia’s economic growth trajectory in sektor keuangan, serta akselerasi digitalisasi menjadi 2026. faktor kunci yang akan menentukan arah pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026. PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 125 Annual Report 2025
Page 125
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Kebijakan Dividen
Dividend Policy
Pada tahun 2025, Perseroan tidak melakukan In 2025, the Company did not distribute any dividends.
pembagian dividen.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum
Realization of Use of Proceeds From Public offering
Perseroan telah menerbitkan obligasi pertama The Company issued its first bonds to the public
yang ditawarkan kepada publik pada 2022 melalui in 2022 through the Indonesian capital market,
pasar modal Indonesia sebesar Rp400 miliar. Dalam amounting to Rp400 billion. The issuance was
penerbitan tersebut, Perseroan membagi emisi divided into three series, with Series A and Series B
tersebut ke dalam 3 seri masing masing seri A dan each having a principal amount of Rp100 billion, and
B memiliki nilai pokok sebesar Rp100 miliar, dan seri Series C amounting to Rp200 billion. The details of the
C sebesar Rp200 miliar. Rincian penerbitan oblihasi Company’s bond issuance are as follows:
Perseroan adalah sebagai berikut:
Nama Obligasi Obligasi I REFI tahun 2022
Bond Name REFI Bond I year 2022
Tanggal Pernyataan Efektif 31 Januari 2022
Effective Statement Date January 31, 2022
Nomor Surat
No. S-11/D.04/2022
Approval Letter Number
Jumlah
Rp400.000.000.000
Total Amount
Wali Amanat
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Trustee
Jadwal Pembayaran Bunga Triwulan
Interest Payment Schedule Quarterly
Adapun rincian tingkat bunga dan jatuh tempo masing- The following are the details of the interest rates and
masing seri efek utang/obligasi yang diterbitkan: maturities for each series of debt securities/bonds
issued:
2025 Laporan Tahunan 126 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 126
Cicilan Pokok Efek
Tingkat Bunga
Efek Utang Tahun Penerbitan Nilai Nominal Jatuh Tempo Utang
Tetap
Debt Securities Year of Issuance Nominal Value Maturity Date Principal Installment
Fixed Interest Rate
of Debt Securities
Obligasi REFI Seri A
2022 100.000.000.000 8,00% 19 Februari 2023 -
REFI Bond Series A
Obligasi REFI Seri B
2022 100.000.000.000 9,00% 09 Februari 2025 -
REFI Bond Series B
Obligasi REFI Seri C
2022 200.000.000.000 9,50% 09 Februari 2027 -
REFI Bond Series C
Peristiwa Setelah Tanggal Pelaporan
Akuntan
Events After the Accountant’s Reporting Date
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode Post year-end events that provide additional
pelaporan yang menyediakan tambahan informasi information about the statement of financial position
mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal at the reporting date (adjusting events), if any, are
laporan posisi keuangan (peristiwa penyesuai), reflected in the financial statements. Post year-end
jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. events that are not adjusting events are disclosed in
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode the notes to the financial statements when material.
pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian
(peristiwa non-penyesuai), apabila jumlahnya material,
telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
Perubahan Peraturan Perundang-
Undangan
Changes in Laws and Regulations
Pada periode 1 Januari 2025 – 31 Desember 2025, During the period from January 1, 2025 to December
terdapat beberapa perubahan peraturan perundang- 31, 2025, there were several changes in laws and
undangan dalam industri keuangan dan pembiayaan regulations within the financial services and financing
yang berlaku secara umum, yakni sebagai berikut: industry that generally applied, as follows:
1. POJK Nomor 35 Tahun 2025 tentang 1. POJK Number 35 of 2025 concerning Amendments
Perubahan atas POJK 46 Tahun 2024 mengenai to POJK Number 46 of 2024 regarding the
Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Development and Strengthening of Financing
Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Companies, Infrastructure Financing Companies,
Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura. and Venture Capital Companies.
2. POJK Nomor 32 Tahun 2025 tentang 2. POJK Number 32 of 2025 concerning the
Penyelenggaraan Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Implementation of Buy Now Pay Later (BNPL).
Now Pay Later/BNPL).
3. POJK Nomor 4 Tahun 2025 tentang Penyelenggara 3. POJK Number 4 of 2025 concerning Financial
Agregasi Jasa Keuangan. Services Aggregator Providers.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 127 Annual Report 2025
Page 127
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
4. POJK Nomor 19 Tahun 2025 terkait penerapan 4. POJK Number 19 of 2025 concerning the
manajemen risiko dalam pemberian kemudahan implementation of risk management in providing
akses pembiayaan UMKM oleh bank dan lembaga easier financing access for MSMEs by banks and
keuangan non-bank. non-bank financial institutions.
5. POJK Nomor 5 Tahun 2025 mengenai Profesi 5. POJK Number 5 of 2025 concerning Supporting
Penunjang di Sektor Jasa Keuangan, yang Professions in the Financial Services Sector,
memperbarui ketentuan terkait profesi penunjang which updates provisions relating to supporting
seperti akuntan publik, penilai, notaris, dan professions such as public accountants,
konsultan hukum yang terlibat dalam industri jasa appraisers, notaries, and legal consultants
keuangan. involved in the financial services industry.
Perseroan telah melakukan penyesuaian dalam The Company has made adjustments to its operational
aktivitas operasional serta memastikan bahwa activities and ensured that it consistently conducts its
Perseroan senantiasa menjalankan kegiatan usahanya business activities in accordance with the prevailing
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang laws and regulations.
berlaku.
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Changes in Accounting Policies
Berikut adalah perubahan kebijakan akuntansi dan The following are changes in accounting policies
pengungkapan keuangan yang diterbitkan dan and financial disclosures issued and established by
ditetapkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan the Financial Accounting Standards Board of the
Ikatan Akuntansi Indonesia (DSAK-IAI) yang berlaku Indonesian Institute of Accountants (DSAK-IAI) that
efektif mulai 1 Januari 2025, namun tidak memiliki became effective as of January 1, 2025, yet had no
pengaruh yang signifikan terhadap Perseroan: significant impact on the Company:
• Amandemen PSAK 221: Pengaruh perubahan Kurs • Amendments to PSAK 221: Effect of changes in
Valuta Asing; foreign exchange rates;
• PSAK 117: Kontrak Asuransi; dan • PSAK 117: Insurance Contracts; and
• Amandemen PSAK 370: Akuntansi Aset Liabilitas • Amendments to PSAK 370: Accounting for Tax
Pengampunan Pajak. Amnesty Assets and Liabilities.
Sementara itu, standar baru, amandemen, dan In the meantime, the new standards, amendments, and
interpretasi yang telah diterbitkan, dan berlaku efektif interpretations that have been issued, and are effective
untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 for financial years beginning on or after January 1,
Januari 2026, adalah sebagai berikut: 2026, are as follows:
• Amandemen PSAK 109: Instrumen keuangan; dan • Amendments to PSAK 109: Financial instruments;
and
• Amandemen PSAK 107: Instrumen keuangan • Amendments to PSAK 107: Financial instruments
pengungkapan tentang klasifikasi dan pengukuran disclosures on the classification and measurement
instrument keuangan. of financial instruments.
2025 Laporan Tahunan 128 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 128
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 129 Annual Report 2025
Page 129
Fungsi Pendukung Bisnis
Business Support Functions
06
Tata
Kelola
Perusahaan
Good Corporate
Governance
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
2025 Laporan Tahunan 130 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 130
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 131 Annual Report 2025
Page 131
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Komitmen Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
Commitment to the Implementation of Good Corporate Governance
Perusahaan meniscayakan bahwa Governansi The Company recognizes that Good Corporate
Korporasi (Tata Kelola Perusahaan) yang baik atau Governance (GCG) serves as a strategic foundation
Good Corporate Governance (“GCG”) merupakan for achieving sustainable competitive advantage. As
pondasi strategis bagi pencapaian keunggulan daya a system, structure, mechanism, and culture, GCG is
saing yang berkelanjutan. GCG sebagai sistem, designed to protect the interests of shareholders and
struktur, mekanisme, dan budaya, akan melindungi stakeholders alike. Therefore, all members of Reliance
kepentingan pemegang saham dan pemangku Finance are committed not merely to complying with
kepentingan. Oleh karenanya, seluruh Insan Reliance prevailing GCG regulations but also to embedding
Finance berkomitmen untuk tidak hanya memenuhi these principles into the corporate culture through best
berbagai ketentuan penerapan GCG di Perusahaan, practices. This ensures the long-term sustainability of
namun juga menerapkannya sebagai budaya kerja the Company’s business.
dengan praktik-praktik terbaik, sehingga keberlanjutan
bisnis Perusahaan tetap terjaga di masa depan.
Penerapan Prinsip-Prinsip GCG Implementation of GCG Principles in
di Perusahaan The Company
Penerapan prinsip-prinsip GCG di Perusahaan The implementation of GCG principles within the
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Company refers to the provisions of the Financial
(“POJK”) No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Services Authority Regulation (POJK) No. 30/
Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan, POJK.05/2014 concerning Good Corporate Governance
dengan 5 (lima) prinsip dasar yaitu Keterbukaan, for Financing Companies, which is based on five
Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, Independensi, fundamental principles: Transparency, Accountability,
dan Kewajaran. Responsibility, Independence, and Fairness.
Prinsip Uraian Implementasi di Perusahaan
Principle Description Implementation in the Company
Transparansi Keterbukaan dalam melaksanakan proses Perusahaan menjamin akurasi informasi material menyangkut
pengambilan keputusan dan keterbukaan kinerja, keadaan keuangan, pengelolaan serta kepemilikan saham
dalam mengemukakan informasi material Perusahaan dan lain- lain informasi yang penting dan relevan
dan relevan mengenai perusahaan. serta mengungkapkannya secara terbuka, jelas dan tepat waktu.
Transparency Kami mengungkapkan informasi tersebut di atas sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan disarankan oleh
praktik terbaik (best practice) dan GCG.
Openness in the decision-making process The Company ensures the accuracy of material information related
and in disclosing material and relevant to performance, financial position, management, and ownership,
information regarding the Company. and discloses it openly, clearly, and in a timely manner in accordance
with prevailing laws, best practices, and GCG recommendations.
Akuntabilitas Kejelasan fungsi, pelaksanaan dan Perusahaan telah menetapkan aturan standar yang profesional
pertanggungjawaban organisasi yang termasuk di dalamnya uraian tugas dan tanggung jawab,
memungkinkan Pengelolaan perusahaan wewenang, dan hak untuk setiap kegiatan dan unit kerjanya, serta
terlaksana secara efektif. melaksanakannya sesuai kebijakan yang berlaku di Perusahaan.
Accountability Clarity of functions, implementation, and The Company has established professional standards including
responsibilities within the organization that defined roles, responsibilities, authorities, and rights for each
enable effective corporate management. business activity and unit, and ensures their implementation in line
with internal policies.
2025 Laporan Tahunan 132 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 132
Prinsip Uraian Implementasi di Perusahaan
Principle Description Implementation in the Company
Tanggung Jawab Kesesuaian di dalam pengelolaan perusahaan Setiap keputusan yang diambil oleh eksekutif dan staf Perusahaan
terhadap prinsip-prinsip korporasi yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab Perusahaan. Kami
sehat dan peraturan perundang-undangan bertanggung jawab memberikan penjelasan secara komprehensif
yang berlaku. atas tindakan yang diambil tersebut kepada pemangku kepentingan
yang berhak meminta pertanggungjawaban tersebut.
Responsibility Compliance in corporate management with Every decision made by the Company’s executives and staff is
sound corporate principles and prevailing the responsibility of the Company. We provide comprehensive
laws and regulations. explanations to stakeholders who are entitled to hold the Company
accountable for such actions.
Independensi Pengelolaan perusahaan secara profesional, Perusahan mencegah campur tangan pihak eksternal dalam
tanpa benturan kepentingan dan pengaruh/ mempengaruhi tindakan-tindakan manajemen dan keputusan
tekanan dari pihak manapun yang tidak keputusan yang diambil, menghindari transaksi yang berpotensi
sesuai dengan prinsip-prinsip korporasi yang menimbulkan benturan kepentingan, dan menghormati kepentingan
sehat dan peraturan perundang-undangan pihak-pihak minoritas dengan mengangkat seorang Komisaris
yang berlaku. Independen.
Independence Professional corporate management free The Company prevents external interference in management
from conflicts of interest and undue influence actions and decisions, avoids conflict-of-interest transactions,
from any party, in line with sound corporate and safeguards minority interests by appointing an Independent
principles and regulations. Commissioner.
Kewajaran Keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi Perusahaan memastikan bahwa setiap rencana, keputusan dan
hak-hak stakeholders yang timbul berdasarkan implementasi kebijakan dilakukan demi kepentingan semua
perjanjian perundang-undangan, kebijakan pemangku kepentingan, sejauh yang dimungkinkan. Setiap aktivitas
Perusahaan, peraturan-peraturan Perusahaan operasional dan keuangan, termasuk rencana pengembangan
dan ketentuan lainnya serta prinsip-prinsip bisnis Perusahaan, dilakukan dan direncanakan secara adil dan
korporasi yang sehat. wajar, dengan mempertimbangkan faktor- faktor yang dianggap
penting dan dapat berpengaruh signifikan terhadap jalannya bisnis
Perusahaan, serta tanpa mendiskriminasi pihak-pihak tertentu
berdasarkan latar belakang mereka yang tidak berkaitan sama
sekali dengan bisnis.
Fair and equitable treatment in meeting The Company ensures that every plan, decision, and policy
Fairness stakeholders’ rights based on agreements, implementation is carried out in the interest of all stakeholders,
laws, Company policies, and sound corporate to the extent possible. Every operational and financial activity,
principles. including the Company’s business development plans, is carried
out and planned fairly and reasonably, by considering factors that
are deemed important and may significantly affect the Company’s
business operations, and without discriminating against any parties
based on backgrounds that are unrelated to the business.
Keadilan Perlakuan yang sama dalam memenuhi hak- Perusahaan memastikan bahwa setiap rencana, keputusan dan
hak stakeholders berdasarkan ketentuan dan implementasi kebijakan dilakukan demi kepentingan semua
peraturan perundang-undangan yang berlaku. pemangku kepentingan, sejauh yang dimungkinkan. Setiap aktivitas
operasional dan keuangan, termasuk rencana pengembangan
bisnis Perusahaan, dilakukan dan direncanakan secara adil dan
wajar, dengan mempertimbangkan faktor- faktor yang dianggap
penting dan dapat berpengaruh signifikan terhadap jalannya bisnis
Perusahaan, serta tanpa mendiskriminasi pihak-pihak tertentu
berdasarkan latar belakang mereka yang tidak berkaitan sama
sekali dengan bisnis.
Equal treatment in meeting stakeholders’ The Company ensures that every plan, decision, and policy
Equity rights in accordance with prevailing laws and implementation is carried out in the interest of all stakeholders,
regulations to the extent possible. Every operational and financial activity,
including the Company’s business development plans, is conducted
and planned fairly and reasonably, by taking into account factors
that are considered important and may significantly affect the
Company’s business operations, and without discriminating against
certain parties based on backgrounds that are unrelated to the
business.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 133 Annual Report 2025
Page 133
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Landasan Hukum dan Kerangka
Kerja GCG
GCG Legal Basis and Framework
Landasan Penerapan Tata Kelola Foundation for The Implementation of
Perusahaan Good Corporate Governance
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 1. Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 2007
2007 tentang Perusahaan Terbatas; concerning Limited Liability Companies;
2. POJK 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola 2. Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan 30/ POJK.05/2014 concerning Good Corporate
Pembiayaan; Governance for Finance Companies;
3. POJK No. 35/POJK.05/2018 tentang 3. POJK No. 35/POJK.05/2018 concerning the
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan; Implementation of Business Activities of Finance
Companies;
4. POJK No. 10/POJK.05/2019 tentang 4. POJK No. 10/POJK.05/2019 concerning the
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan Implementation of Business Activities of Sharia
Syariah dan Unit Usaha Syariah Perusahaan Finance Companies and Sharia Business Units of
Pembiayaan; Finance Companies;
5. POJK No. 29/POJK.05/2020 tentang Peraturan 5. POJK No. 29/POJK.05/2020 concerning the
Otoritas Jasa Keuangan tentang Perubahan Atas Amendment to POJK No. 30/POJK.05/2014
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/ on Good Corporate Governance for Finance
POJK.05/2014 Tentang Tata Kelola Perusahaan Companies;
Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan;
6. POJK No. 17 /POJK.03/2014 tentang Penerapan 6. POJK No. 17/POJK.03/2014 concerning the
Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Implementation of Integrated Risk Management
Keuangan; for Financial Conglomerates;
7. POJK No. 07/POJK.05/2022 tentang Perubahan 7. POJK No. 07/POJK.05/2022 concerning the
Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/ Amendment to POJK No. 35/POJK.05/2018 on the
POJK.05/2018 Tentang Penyelenggaraan Usaha Implementation of Business Activities of Finance
Perusahaan Pembiayaan. Companies;
8. POJK No. 08 Tahun 2023 tentang Penerapan 8. POJK No. 08 of 2023 concerning the Implementation
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan of Anti-Money Laundering, Counter-Terrorism
Pendanaan Terorisme, Dan Pencegahan Financing, and Counter-Proliferation Financing of
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal Weapons of Mass Destruction Programs in the
Di Sektor Jasa Keuangan; Financial Services Sector;
9. POJK No. 39/POJK.03/2019 tentang Penerapan 9. POJK No. 39/POJK.03/2019 concerning the
Strategi Anti-Fraud Implementation of Anti-Fraud Strategy;
10. POJK No. 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan 10. POJK No. 22 of 2023 concerning Consumer and
Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Community Protection in the Financial Services
Keuangan; Sector;
11. Roadmap Pedoman Tata Kelola Perusahaan 11. The Corporate Governance Roadmap issued by
Indonesia yang dikeluarkan oleh OJK; the Financial Services Authority (OJK);
12. Anggaran Dasar PT Usaha Pembiayaan Reliance 12. The Articles of Association of PT Usaha Pembiayaan
Indonesia; dan Pedoman Umum Governansi Reliance Indonesia; and The Indonesian Code
Korporat Indonesia (PUGKI) yang diterbitkan oleh of Corporate Governance (PUGKI) issued by the
Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG). National Committee on Governance Policy (KNKG).
2025 Laporan Tahunan 134 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 134
Kerangka Kerja Tata Kelola Good Corporate Governance Framework
1. Membentuk Struktur Organisasi dan Kebijakan 1. Establishing the Organizational Structure and
yang menunjang pelaksanaan Tata Kelola Policies that support the implementation of
Perusahaan. Corporate Governance.
2. Memperbaharui Struktur Organisasi dan Kebijakan 2. Updating the Organizational Structure and Policies
berdasarkan Regulasi. based on Regulations.
3. Melakukan sosialisasi Tata Kelola Perusahaan 3. Conducting socialization of Corporate Governance
dan Kebijakan Internal kepada seluruh insan and Internal Policies to all Company personnel to
Perusahaan agar tercipta awareness. create awareness.
4. Melaksanakan kegiatan usaha mengacu kepada 4. Carrying out business activities in accordance
prinsip prinsip serta kebijakan internal. with the principles and internal policies.
5. Menilai implementasi prinsip-prinsip Tata Kelola 5. Assessing the implementation of Corporate
Perusahaan dengan self-assessment. Governance principles through self-assessment.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 135 Annual Report 2025
Page 135
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Struktur Tata Kelola
Governance Structure
Struktur Tata Kelola di Perusahaan terdiri dari berbagai The Governance Structure in the Company consists
organ dengan fungsi dan perannya masing-masing of various organs, each with its own functions and
yang bertujuan memenuhi kepentingan Perusahaan roles aimed at fulfilling the interests of the Company
sesuai dengan prinsip independensi. Secara khusus, in accordance with the principle of independence.
keberadaan organ di dalam struktur ini bertugas Specifically, the presence of these organs within
untuk mendukung komitmen Perusahaan dalam the structure serves to support the Company’s
melaksanakan penerapan Tata Kelola Perusahaan commitment to effectively implementing Good
yang Baik secara efektif. Corporate Governance.
Organ Utama Organ Utama
• Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) • General Meeting of Shareholders (GMS)
• Dewan Komisaris • Board of Commissioners
• Direksi • Board of Directors
• Dewan Pengawas Syariah • Sharia Supervisory Board
Komite Di Bawah Dewan Komisaris Committees Under The Board of
Commissioners
• Komite Audit • Audit Committee
• Komite Pemantau Risiko • Risk Monitoring Committee
• Komite Nominasi & Remunerasi • Nomination & Remuneration Committee
Komite Di Bawah Direksi Committees Under The Board of
Directors
• Komite Kredit • Credit Committee
• Komite Manajemen Risiko • Risk Management Committee
• Komite Asset Liabilitas • Asset Liability Committee
• Komite Anti-Fraud • Anti-Fraud Committee
• Komite Produk Dan Pengembangan Usaha Syariah • Sharia Business Product and Development
Committee
Organ Pendukung Supporting Organs
• Corporate Secretary • Corporate Secretary
• Unit Perlindungan Konsumen • Consumer Protection Unit
• Finance & Accounting • Finance & Accounting
• Internal Audit • Internal Audit
• Manajemen Risiko • Risk Management
• Operation • Operations
• Legal • Legal
• IT & MIS • IT & MIS
• HR & GA • HR & General Affairs
• Unit Usaha Syariah • Sharia Business Unit
• Bisnis & Development • Business & Development
2025 Laporan Tahunan 136 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 136
Perjalanan Implementasi Tata Kelola
Perusahaan di Reliance Finance
The Journey of Good Corporate Governance Implementation at
Reliance Finance
Upaya Perusahaan untuk membangun budaya dan The Company’s efforts to build a culture and process
proses penerapan prinsip GCG secara inklusif dan for the inclusive and optimal implementation of
optimal, dilakukan dengan menyusun serta menetapkan GCG principles are carried out by developing and
roadmap GCG. Keberadaan Roadmap ini berperan establishing a GCG roadmap. This roadmap serves as
sebagai arah rencana jangka panjang implementasi a long-term strategic direction for GCG implementation
GCG di Perusahaan serta sebagai bentuk gambaran within the Company and provides a comprehensive
secara menyeluruh untuk aspek-aspek yang menurut overview of the aspects that the Company considers
Perusahaan memerlukan pengembangan pada setiap requiring development at each stage.
tahapnya.
Roadmap GCG Perusahaan Company’s GCG Roadmap
• Mengintegrasikan seluruh layanan pembiayaan digital ke dalam satu ekosistem terpadu
melalui super app Reli.id.
• Memperkuat monetisasi ekosistem melalui strategi cross-selling yang terintegrasi antar
entitas dalam grup.
• Perusahaan berhasil melunasi obligasi REFI I seri B senilai 100 milyar.
2025 • Consolidated all digital financing services into one integrated ecosystem within the Reli.id
super app.
• Strengthened ecosystem monetization through strategic cross-selling across group entities.
• The Company successfully paid off its REFI I series B bonds worth 100 billion
Seluruh produk telah terdigitalisasi dan fokus pada peningkatan pertumbuhan bisnis yang cepat.
2024 All products have been digitized, with a focus on accelerating business growth.
Fokus pada penerapan teknologi digital & peningkatan pertumbuhan bisnis yang cepat.
2023 Focus on the implementation of digital technology and shifting financing segments from productive
financing to supply chain financing.
Sebagai perusahaan pembiayaan terdepan untuk pembiayaan perumahan dan UMKM
2022
Positioned as a leading financing company for housing and MSME financing.
Perkuatan digital infrastruktur untuk pertumbuhan berkesinambungan.
2020
Strengthening digital infrastructure to support sustainable growth.
Fokus pada pembiayaan perumahan, produktif UMKM dan multiguna
2019
Focus on housing financing, productive MSMEs, and multipurpose financing.
SMP menunjuk Reliance Finance sebagai mitra pembiayaan perumahan
2018 SMP appointed Reliance Finance as a housing financing partner.
Memperoleh izin untuk pembiayaan produk syariah.
2017 Obtained license for Sharia financing products.
7 (tujuh) tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan rating “Sangat Bagus” dari Infobank.
2013-2019
Received the “Very Good” rating award from Infobank for seven consecutive years.
Akuisisi PT Nation Capital Finance oleh PT Reliance Capital Management dan nama perusahaan
diubah menjadi PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia.
2012
PT Nation Capital Finance was acquired by PT Reliance Capital Management, and subsequently
the Company’s name was changed to PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 137 Annual Report 2025
Page 137
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Fokus Tata Kelola 2025 dan
Rencana 2026
Governance Focus for 2025 and Plans for 2026
Fokus Tata Kelola Governance Focus
Pada 2025, aktivitas governansi Perusahaan berfokus In 2025, the Company’s governance activities are
pada internalisasi berbagai kebijakan baru dari focused on internalizing various new policies from
Otoritas Jasa Keuangan/OJK yang berkaitan dengan the Financial Services Authority/OJK related to
jalannya kegiatan usaha Perusahaan, kepada seluruh the Company’s business operations to all Reliance
Insan Reliance Finance tanpa terkecuali. Beberapa di Finance employees without exception. This includes
antaranya adalah melalui sosialisasi update regulasi disseminating the latest external regulatory updates,
eksternal terbaru yang selaras dengan update aligned with the Company’s internal regulations, such
peraturan internal Perusahaan seperti SOP/pedoman, as SOPs/guidelines, policies, and other systems.
kebijakan, dan sistem lainnya. Selain itu, Perusahaan Additionally, the Company regularly conducted training
juga secara berkala menyelenggarakan pelatihan sessions for the Board of Directors and employees on
reguler untuk Direksi dan Karyawan terkait tata kelola, governance matters, ensuring that all activities related
serta memastikan bahwa seluruh kegiatan yang to corporate governance comply with regulatory
berkaitan dengan tata kelola perusahaan berjalan requirements.
sesuai peraturan regulator.
Rencana Tata Kelola 2026 Governance Plan for 2026
• Melakukan refreshment SOP/Pedoman/Kebijakan • Refreshing the Company’s existing internal SOPs,
yang telah dimiliki internal Perusahaan. Guidelines, and Policies.
• Fokus untuk melakukan update pada peraturan • Focusing on updating the Company’s internal
internal Perusahaan seperti SOP/Pedoman/ regulations, such as SOPs, Guidelines, and
Kebijakan sesuai dengan adanya perubahan Policies, in line with changes in regulatory/external
kebijakan regulator/eksternal. policies.
• Sosialisasi Kebijakan dari Otoritas Jasa Keuangan. • Disseminating policies from the Financial Services
Authority.
• Memantau serta menerapkan Tata Kelola • Monitoring and implementing Corporate
Perusahaan berdasarkan kebijakan Otoritas Jasa Governance based on Financial Services Authority
Keuangan. policies.
Penilaian Tingkat Kesehatan
Perusahaan
Assessment of the Company’s Soundness Level
Secara berkala, Perusahaan melaksanakan asesmen The Company periodically conducts assessments
efektivitas penerapan GCG melalui penilaian tingkat on the effectiveness of GCG implementation through
kesehatan perusahaan. Hal tersebut dilakukan juga evaluations of the Company’s soundness level. This
sebagai upaya meningkatkan kualitas kinerja dan is also part of the Company’s efforts to enhance
memberikan pelayanan pembiayaan yang prima. performance quality and provide excellent financing
Berikut adalah hasil penilaian tingkat kesehatan services. Below is the result of the Company’s
Perusahaan untuk tahun 2025, disertai faktor penilaian soundness level assessment for 2025, along with the
dan peringkatnya. assessment factors and corresponding ratings.
2025 Laporan Tahunan 138 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 138
Faktor Penilaian Peringkat
No.
Assessment Factors Rating
Tata Kelola Perusahaan yang Baik
1. 1
Good Corporate Governance
Profil Risiko
2. 2
Risk Profile
Rentabilitas
3. 2
Profitability
Permodalan
4. 1
Capital
Peringkat Tingkat Kesehatan Perusahaan
2
Company Soundness Level Rating
Pada 2025, Perseroan memperoleh peringkat Komposit In 2025, the Company received a Composite Rating
2 pada aspek Tata Kelola Perusahaan. Perolehan 2 in the aspect of Good Corporate Governance. This
peringkat ini menjadi gambaran dari kemampuan rating reflects the Management’s strong capability in
Manajemen Perusahaan dalam menjalankan penerapan effectively implementing governance practices and
Tata Kelola secara maksimal dan telah memenuhi achieving the Company’s objectives in applying Good
tujuan Perusahaan dalam melaksanakan penerapan Corporate Governance principles in a comprehensive
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dengan manner. Any shortcomings encountered during the
komprehensif. Kekurangan yang tidak dapat dihindari implementation process were appropriately managed
dalam proses penerapan tersebut juga dapat ditangani and resolved by the Management through reasonable
dengan baik dan diselesaikan jajaran Manajemen decisions and actions.
Perusahaan dengan keputusan dan tindakan wajar.
Perusahaan terus memastikan bahwa penerapan The Company continues to ensure that the
seluruh praktik GCG di internal Perusahaan telah implementation of all GCG practices internally is carried
dilakukan dengan baik melalui penetapan pemisahan out effectively by establishing a clear division of duties
tugas kepada masing-masing unit dalam deskripsi for each unit through well-defined job descriptions.
kerja yang jelas. Perusahaan juga memastikan The Company also ensures that all decision-making
bahwa pelaksanaan proses pengambilan keputusan processes are conducted independently and remain
senantiasa dipenuhi secara independen dan bebas free from conflicts of interest.
dari konflik kepentingan.
Rapat Umum Pemegang Saham [POJK 51-E.1]
General Meeting of Shareholders
Secara struktur tata kelola, Rapat Umum Pemegang Structurally, the General Meeting of Shareholders
Saham (“RUPS”) menempati posisi tertinggi yang (“GMS”) holds the highest authority in the governance
memegang kewenangan tertinggi yang tidak dimiliki structure, with powers not vested in the Board of
oleh Dewan Komisaris dan Direksi dalam batas yang Commissioners or the Board of Directors, within the
ditentukan dalam Undang Undang dan/atau Anggaran limits set by the Law and/or the Company’s Articles of
Dasar. RUPS menjadi wadah atau forum yang digunakan Association. The GMS serves as a forum through which
Pemegang Saham untuk mengetahui kinerja dan Shareholders are informed of the performance and
laporan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi. accountability reports of the Board of Commissioners
Pemegang Saham memiliki hak untuk mendapatkan and the Board of Directors. Shareholders have the right
informasi dan keterangan terkait Perusahaan to obtain information and explanations related to the
sebagaimana ditetapkan dalam mata acara rapat dan Company, as stated in the meeting agenda and as long
tidak bertentangan dengan kepentingan Perusahaan. as it does not conflict with the Company’s interests.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 139 Annual Report 2025
Page 139
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Hak dan Kewajiban Pemegang Saham Rights and Obligations of Shareholders
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 According to Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
tentang Perusahaan Terbatas (UUPT), disebutkan Companies (Company Law), shareholders are entitled
bahwa pemegang saham memiliki hak-hak sebagai to the following rights:
berikut:
1. Hak Perseorangan (Personal Rights); 1. Personal Rights;
2. Hak Menilai Harga Saham (Appraisal Right); 2. Appraisal Right;
3. Hak Meminta Didahuluan (Pre-Emptive Right); 3. Pre-Emptive Right;
4. Hak Gugatan Derivatif (Derivative Right); 4. Derivative Right;
5. Hak Pemeriksaan (Enqueterecht); 5. Enqueterecht;
6. Hak meminta mengadakan RUPS; 6. Rights to request a GMS;
7. Hak meminta pembubaran Perusahaan. 7. Rights to request the dissolution of the Company.
Pelaksanaan RUPS 2025 Implementation of the 2025 GMS
Pada tahun 2025, Perusahaan telah menyelenggarakan In 2025, the Company held one Annual General
1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Meeting of Shareholders (AGMS) on Tuesday, June 24,
(RUPST) yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Juni 2025 2025, at 4:06 PM Western Indonesian Time.
pukul 16.06 WIB.
Rapat dihadiri oleh Dewan Komisaris, Direksi, dan The meeting was attended by the Board of
perwakilan pemegang saham, dengan rincian sebagai Commissioners, the Board of Directors, and
berikut: representatives of shareholders, as follows:
1. Braman Setyo selaku Komisaris Independen; 1. Braman Setyo as Independent Commissioner;
2. Ira Rakhmawati selaku Direktur; 2. Ira Rakhmawati as Director;
3. Nurwati Tunggal selaku pemilik dan/atau 3. Nurwati Tunggal as owner and/or holder of 113,000
pemegang 113.000 (seratus tiga belas ribu) saham; (one hundred and thirteen thousand) shares;
4. Yessy Handayani selaku pemilik dan/atau 4. Yessy Handayani as owner and/or holder of
pemegang 20.000 (dua puluh ribu) saham; 20,000 (twenty thousand) shares;
5. Muhammad Faisal Muchtar selaku Dewan 5. Muhammad Faisal Muchtar as Sharia Supervisory
Pengawas Syariah; dan Board member; and
6. Adela Erwina Putri selaku Business Development 6. Adela Erwina Putri as Business Development
Head. Head.
Tahapan Penyelenggaraan RUPS Stages of GMS Implementation
Tahapan penyelenggaraan RUPS Tahunan 2025 adalah The stages of holding the 2025 Annual GMS are as
sebagai berikut: follows:
Pemberitahuan
19 Mei 2025
Notification
Pengumuman
24 Mei 2025
Announcement
Pemanggilan
2 Juni 2025
Invitation
Pelaksanaan
15 Juli 2025
Execution
Hasil dan Keputusan
Juli 2025
Resolutions and Decisions
2025 Laporan Tahunan 140 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 140
Rapat Umum Pemegang Saham 2025 Annual General Meeting of
Tahunan 2025 Shareholders
Adapun rincian mata acara/agenda RUPS Tahunan The details of the agenda items for the 2025 Annual
Tahun 2025 adalah sebagai berikut: General Meeting of Shareholders (AGMS) are as
follows:
Mata Acara Pertama
First Agenda Item
Agenda Persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Approval of the Annual Report and ratification of the Company’s Annual Financial Report for the financial year ending
December 31, 2024.
Hasil Keputusan 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024;
2. Mengesahkan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Djoko, Sidik, & Indra sebagaimana dinyatakan
dalam laporannya tertanggal 29 April 2025 dengan opini wajar tanpa pengecualian bahwa “laporan keuangan
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan PT Usaha Pembiayaan Reliance
Indonesia pada tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia”;
3. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tugas Pengurusan Direksi dan Pengawasan Dewan Komisaris untuk
tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024;
4. Menyetujui Pemberian pembebasan tanggung jawab (acquit etde charge) kepada Dewan Komisaris dan Direksi
Perusahaan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024 sepanjang tindakan kepengurusan dan pengawasan tersebut tercermin dalam
catatan dan buku Perusahaan dan rekening yang sudah diaudit untuk tahun buku yang berakhir tanggal 31
Desember 2024.
Resolution Outcome 1. Approved the Company’s Annual Report for the financial year ending December 31, 2024;
2. Ratified the Company’s Annual Financial Statements for the financial year ending December 31, 2024, audited by
the Public Accounting Firm Djoko, Sidik, & Indra, as stated in its report dated April 29, 2025, with an unqualified
opinion that “the financial statements present fairly, in all material respects, the financial position of PT Usaha
Pembiayaan Reliance Indonesia as of December 31, 2024, and its financial performance and cash flows for the
year then ended in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards”;
3. Approved and ratified the Report on the Management Duties of the Board of Directors and the Supervisory
Duties of the Board of Commissioners for the financial year ending December 31, 2024;
4. Approved the granting of release from responsibility (acquit et de charge) to the Company’s Board of
Commissioners and Directors for the supervisory and management actions they carried out in the financial
year ending on December 31, 2024, as long as the management and supervisory actions are reflected in the
Company’s records and books and audited accounts for the financial year ending on December 31, 2024.
Mata Acara Kedua
Second Agenda Item
Penetapan penggunaan Laba/Rugi Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Agenda
Determination of the use of the Company’s Profit/Loss for the financial year ending December 31, 2024.
Hasil Keputusan 1. Menyetujui penetapan laba bersih Perusahaan tahun buku 2024 sejumlah Rp.16.046.749.891,- (enam belas
miliar empat puluh enam juta tujuh ratus empat puluh sembilan ribu delapan ratus sembilan puluh satu Rupiah);
2. Menyetujui penggunaan laba bersih Perusahaan tersebut sebagai berikut:
a. Menyisihkan sebagai Cadangan Wajib Perusahaan sesuai ketentuan Pasal 70 dan 71 UUPT sebesar
Rp250.000.000, (dua ratus lima puluh juta Rupiah), sehingga jumlah Cadangan Wajib Perusahaan menjadi
Rp750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta Rupiah);
b. Membukukan sisa laba bersih sejumlah Rp.15.796.749.891, (lima belas miliar tujuh ratus sembilan puluh
enam juta tujuh ratus empat puluh sembilan ribu delapan ratus sembilan puluh satu Rupiah) sebagai laba
ditahan. Sehingga jumlah laba ditahan Perusahaan menjadi Rp.122.522.225.273,- (seratus dua puluh dua
miliar lima ratus dua puluh dua juta dua ratus dua puluh lima ribu dua ratus tujuh puluh tiga Rupiah).
Resolution Outcome 1. Approved the determination of the Company’s net profit for the 2024 financial year at Rp16,046,749,891 (sixteen
billion forty-six million seven hundred forty-nine thousand eight hundred ninety-one Rupiah);
2. Approved the use of the Company’s net profit as follows:
a. To set aside Rp250,000,000 (two hundred and fifty million Rupiah) as the Company’s Mandatory Reserves
in accordance with Articles 70 and 71 of the Company Law, bringing the Company’s Mandatory Reserves
to Rp750,000,000 (seven hundred and fifty million Rupiah);
b. To record the remaining net profit of Rp15,796,749,891 (fifteen billion seven hundred and ninety-six million
seven hundred forty-nine thousand eight hundred and ninety-one Rupiah) as retained earnings. So that
the Company’s retained earnings amount to Rp. 122,522,225,273,- (one hundred twenty two billion five
hundred twenty two million two hundred twenty five thousand two hundred seventy three Rupiah).
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 141 Annual Report 2025
Page 141
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Mata Acara Ketiga
Third Agenda Item
Agenda Pendelegasian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
Perusahaan untuk tahun buku 2025 dan penetapan honorarium serta persyaratan lain berkenaan dengan penunjukan
tersebut.
Delegation of authority to the Board of Commissioners to appoint the Company’s Public Accountant and Public
Accounting Firm for the 2025 financial year and to determine the honorarium and other requirements related to the
appointment.
Hasil Keputusan 1. Menyetujui untuk mendelegasikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perusahaan untuk menunjuk dan
menentukan Kantor Akuntan Publik yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (termasuk Akuntan Publik
Terdaftar yang tergabung dalam Kantor Akuntan Publik Terdaftar tersebut) yang akan mengaudit laporan
Keuangan Perusahaan tahun buku 2025, dengan kriteria atau batasan sebagai berikut:
a. Merupakan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan:
b. Memiliki reputasi dan integritas yang baik;
c. Jasa audit (audit fee) yang kompetitif;
d. Memiliki pengalaman dan keahlian dalam sektor industri pembiayaan atau lembaga jasa keuangan non-
bank;
e. Tidak memiliki konflik kepentingan dengan Perusahaan, entitas anak, Dewan Komisaris, Direksi, maupun
pemegang saham utama, serta tidak sedang memberikan jasa non-audit yang dapat mengganggu
independensi;
f. Memiliki tim audit yang memadai secara kualitas dan kuantitas, dengan kualifikasi dan sertifikasi profesi
yang relevan, serta komitmen waktu sesuai cakupan audit;
g. Mampu menyampaikan laporan audit sesuai dengan waktu yang ditetapkan oleh OJK dan/atau peraturan
Resolution Outcome perundang-undangan, agar tidak mengganggu proses pelaporan dan RUPS tahunan.
2. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium serta persyaratan lain
berkenaan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik Terdaftar tersebut.
1. Approved to delegate authority to the Company’s Board of Commissioners to appoint and determine a Public
Accounting Firm registered with the Financial Services Authority (including Registered Public Accountants
within the Registered Public Accounting Firm) that will audit the Company’s financial statements for the 2025
financial year, with the following criteria and limitations:
a. Is a Public Accounting Firm registered with the Financial Services Authority;
b. Has a good reputation and integrity;
c. Competitive audit fees;
d. Has experience and expertise in the financing industry or non-bank financial services institutions;
e. Has no conflict of interest with the Company, its subsidiaries, the Board of Commissioners, the Board of
Directors, or the major shareholders, and is not currently providing non-audit services that could impair
independence;
f. Has an audit team adequate in quality and quantity, with relevant professional qualifications and
certifications, and a time commitment appropriate to the audit scope;
g. Capable of submitting audit reports within the timeframes stipulated by the Financial Services Authority
and/or laws and regulations, so as not to disrupt the reporting process and the annual GMS.
2. Granted authority to the Board of Commissioners to determine the honorarium and other requirements regarding
the appointment of the Registered Public Accounting Firm.
Realisasi Pelaksanaan Rapat Umum Realization of The Implementation of
Pemegang Saham Tahun Sebelumnya The Previous Year’s General Meeting of
Shareholders
Pada tahun 2024, Perusahaan menyelenggarakan 1 In 2024, the Company held 1 (one) Annual General
(satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Meeting of Shareholders (AGMS) through a Circular
(RUPST) melalui Keputusan Sirkuler yang seluruh Decision, all of which resolutions have been
keputusannya telah direalisasikan tanpa terkecuali. implemented without exception.
Rapat Umum Pemegang Saham 2024 Annual General Meeting of
Tahunan (RUPST) 2024 Shareholders (AGMS)
Adapun realisasi hasil keputusan Rapat Umum The realization of the resolutions of the Annual General
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 28 Meeting of Shareholders (AGMS) held on May 28,
Mei 2024 2024.
2025 Laporan Tahunan 142 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 142
Keputusan RUPST
No.
AGMS Resolutions
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Approved the Company’s Annual Report for the financial year ending on December 31, 2023.
Mengesahkan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan.
Ratified the Company’s Annual Financial Statements for the financial year ending on December 31, 2023, which were audited by the
Public Accounting Firm Heliantono & Rekan.
Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tugas Pengurusan Direksi dan Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir
pada 31 Desember 2023.
Approved and ratified the Report on the Management Duties of the Board of Directors and the Supervisory Duties of the Board of
Commissioners for the financial year ending on December 31, 2023.
Menyetujui Pemberian pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan atas
tindakan pengawasan dan pengurusan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
sepanjang tindakan kepengurusan dan pengawasan tersebut tercermin dalam catatan dan buku Perusahaan dan rekening yang sudah
diaudit untuk tahun buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2023.
Granted full release and discharge (acquit et de charge) to the Board of Commissioners and the Board of Directors for the supervisory
and management actions carried out during the financial year ending on December 31, 2023, insofar as such actions are reflected in
the Company’s records and books and in the audited financial statements for the same year.
2. Menyetujui penetapan laba bersih Perusahaan tahun buku 2023 sejumlah Rp9.474.554.648,- (sembilan miliar empat ratus tujuh puluh
empat juta lima ratus lima puluh empat ribu enam ratus empat puluh delapan rupiah).
Approved the allocation of the Company’s net profit for the 2023 fiscal year in the amount of Rp9,474,554,648 (nine billion four hundred
seventy-four million five hundred fifty-four thousand six hundred forty-eight rupiah)
Menyetujui penggunaan laba bersih Perusahaan tersebut sebagai berikut:
a. Menyisihkan sebagai Cadangan Wajib Perusahaan sesuai ketentuan Pasal 70 dan 71 UUPT sebesar Rp250.000.000,- (dua ratus
lima puluh juta rupiah), sehingga jumlah Cadangan Wajib Perusahaan menjadi Rp750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta
Rupiah);
b. Membukukan sisa laba bersih sejumlah Rp9.224.554.648,- (sembilan miliar dua ratus dua puluh empat juta lima ratus lima puluh
empat ribu enam ratus empat puluh delapan rupiah) sebagai laba ditahan, sehingga jumlah laba ditahan Perusahaan menjadi
Rp106.475.475.382,- (seratus enam miliar empat ratus tujuh puluh lima juta empat ratus tujuh puluh lima ribu tiga ratus delapan
puluh dua rupiah).
Approved the use of the net profit as follows:
a. Allocated Rp250,000,000 (two hundred fifty million rupiah) as a Statutory Reserve in accordance with Articles 70 and 71 of the
Indonesian Company Law (UUPT), bringing the total Statutory Reserve to Rp750,000,000 (seven hundred fifty million rupiah);
b. Recorded the remaining net profit of Rp9,224,554,648 (nine billion two hundred twenty-four million five hundred fifty-four thousand
six hundred forty-eight rupiah) as retained earnings, bringing the total retained earnings of the Company to Rp106,475,475,382
(one hundred six billion four hundred seventy-five million four hundred seventy-five thousand three hundred eighty-two rupiah).
3. Menyetujui untuk mendelegasikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perusahaan untuk menunjuk dan menentukan Kantor
Akuntan Publik Terdaftar (termasuk Akuntan Publik Terdaftar yang tergabung dalam Kantor Akuntan Publik Terdaftar tersebut) yang
akan mengaudit laporan Keuangan Perusahaan tahun buku 2024, dengan kriteria:
a. Merupakan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan;
b. Memiliki reputasi yang baik;
c. Jasa audit (audit fee) yang kompetitif.
Approved the delegation of authority to the Company’s Board of Commissioners to appoint and determine the Registered Public
Accounting Firm (including the Registered Public Accountant within such firm) to audit the Company’s Financial Statements for the
2024 fiscal year, with the following criteria:
a. The Public Accounting Firm must be registered with the Financial Services Authority (OJK);
b. Must have a good reputation;
c. Must offer a competitive audit fee.
Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium serta persyaratan lain berkenaan dengan penunjukan
Kantor Akuntan Publik Terdaftar tersebut.
Granted authority to the Board of Commissioners to determine the honorarium and other terms related to the appointment of the
Registered Public Accounting Firm.
4. Memberikan kuasa kepada Pemegang Saham Mayoritas Perusahaan untuk menentukan jenis dan/atau besarnya gaji, tunjangan,
tantiem dan/atau bonus bagi anggota Direksi, dan menentukan jenis dan/atau besarnya honorarium, tunjangan, tantiem dan/atau
bonus bagi anggota Dewan Komisaris Perusahaan.
Authorized the Majority Shareholder of the Company to determine the type and/or amount of salaries, allowances, tantiem, and/or
bonuses for members of the Board of Directors, as well as to determine the type and/or amount of honorarium, allowances, tantiem,
and/or bonuses for members of the Board of Commissioners.
Seluruh keputusan RUPS telah disetujui dan direalisasikan.
All resolutions of the General Meeting of Shareholders have been approved and implemented.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 143 Annual Report 2025
Page 143
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Dewan Komisaris [POJK 51-E.1]
Board of Commissioners
Dalam struktur tata kelola, Dewan Komisaris berperan In the governance structure, the Board of
sebagai pihak yang bertugas khusus dalam hal Commissioners serves as the party specifically tasked
pengawasan secara umum maupun secara khusus with both general and specific supervision over all
atas seluruh aktivitas operasional Perusahaan. operational activities of the Company. The Board of
Dewan Komisaris memiliki tugas untuk memberi Commissioners has the duty to provide input, advice,
masukan, saran, dan nasihat kepada Direksi dalam hal and recommendations to the Board of Directors
pengelolaan dan pengurusan Perusahaan. regarding the management and administration of the
Company.
Posisi Dewan Komisaris di Perusahaan mengacu pada The position of the Board of Commissioners in the
dasar hukum Undang-Undang Republik Indonesia Company refers to the legal basis of the Republic of
Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas; Indonesia Law Number 40 Year 2007 concerning
POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Limited Liability Companies; OJK Regulation No.
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; dan POJK 33/POJK.04/2014 regarding the Board of Directors
No.27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan and Board of Commissioners of Issuers or Public
dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Companies; and OJK Regulation No. 27/POJK.03/2016
Keuangan. concerning the Fit and Proper Assessment for Key
Parties in Financial Service Institutions.
Pernyataan Kepemilikan Pedoman Declaration of Ownership of The Board
dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris Manual
(Board Manual)
Dewan Komisaris telah dilengkapi dengan Pedoman The Board of Commissioners is equipped with the
Dewan Komisaris dan Direksi No. KEB.PER-002/ Board of Commissioners and Directors Manual No.
REFI Tanggal 2 November 2015 sebagaimana telah KEB.PER-002/REFI dated November 2, 2015, which
diperbaharui menjadi Pedoman Dewan Komisaris dan has been updated to Manual No. KEB-PER.016/REFI
Direksi No. KEB-PER.016/REFI Tanggal 30 November dated November 30, 2022, serving as the guideline
2022 yang dijadikan sebagai Pedoman serta Tata and code of conduct for the Board of Commissioners
Tertib Kerja Dewan Komisaris di dalam Perusahaan. within the Company.
Tugas, Wewenang, Kewajiban, dan Duties, Authorities, Obligations,
Tanggung Jawab Dewan Komisaris and Responsibilities of The Board of
Commissioners
Tugas: Duties:
a. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan a. Supervising management policies and the overall
pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, management of the Company and its business
baik mengenai Perusahaan maupun usaha activities conducted by the Board of Directors;
Perusahaan yang dilakukan oleh Direksi;
b. Memberikan nasihat kepada Direksi mengenai b. Providing advice to the Board of Directors
Perusahaan, jalannya pengurusan pelaksanaan regarding the Company, the implementation of the
Rencana Jangka Panjang Perusahaan, Rencana Company’s Long-Term Plan, Business Plan (RBP),
Bisnis Perusahaan (RBP), Rencana Kerja dan Work Plan and Budget (RKAP), as well as provisions
Anggaran Perusahaan (RKAP) serta ketentuan of the Articles of Association and General Meeting
Anggaran Dasar dan Keputusan Rapat Umum of Shareholders (GMS) resolutions, and prevailing
Pemegang Saham (RUPS), serta peraturan laws and regulations, for the benefit of the
perundang-undangan yang berlaku, untuk Company and in line with its objectives; and
kepentingan Perusahaan dan sesuai dengan
maksud dan tujuan Perusahaan; dan
2025 Laporan Tahunan 144 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 144
c. Komisaris Independen melakukan fungsi c. Independent Commissioners perform oversight
pengawasan untuk menyuarakan kepentingan functions to represent the interests of Debtors,
Debitur, Kreditur dan pemangku kepentingan Creditors, and other stakeholders.
lainnya.
Wewenang: Authorities:
a. Memeriksa buku-buku, surat-surat, serta a. Examining the Company’s books, documents,
dokumen dokumen lainnya, memeriksa kas untuk cash, securities, and other assets for verification
keperluan verifikasi dan lain-lain surat berharga purposes;
dan memeriksa kekayaan Perusahaan;
b. Memasuki pekarangan, gedung, dan kantor yang b. Entering Company grounds, buildings, and offices;
dipergunakan oleh Perusahaan;
c. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau c. Requesting explanations from the Board of
pejabat lainnya mengenai segala persoalan yang Directors and/ or other officers regarding any
menyangkut pengelolaan Perusahaan; matters related to the Company’s management;
d. Mengetahui segala kebijakan dan tindakan yang d. Being informed of all policies and actions
telah dan akan dijalankan oleh Direksi; undertaken or planned by the Board of Directors;
e. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah e. Requiring the Board of Directors and/or officers
Direksi dengan sepengetahuan Direksi untuk under the Board of Directors’ knowledge to attend
menghadiri rapat Dewan Komisaris; Board of Commissioners meetings;
f. Memberhentikan sementara anggota Direksi f. Temporarily suspending members of the Board
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar; of Directors in accordance with the Articles of
Association;
g. Melakukan tindakan pengurusan Perusahaan g. Taking management actions in certain conditions
dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu for a specified period, pursuant to the Articles of
tertentu sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar; Association;
h. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan h. Attending Board of Directors meetings and provide
pandangan pandangan terhadap hal-hal yang opinions on discussed matters; and
dibicarakan; dan
i. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya i. Exercising other supervisory authorities in
sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan accordance with laws, Articles of Association,
perundang undangan, Anggaran Dasar, dan/atau and/or GMS resolutions.
keputusan RUPS.
Kewajiban: Obligations:
a. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam a. Providing advice to the Board of Directors in
melaksanakan pengurusan Perusahaan; managing the Company;
b. Menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS b. Convening the Annual and other GMS as authorized
lainnya sesuai dengan kewenangannya by the Articles of Association;
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar;
c. Memberikan pendapat dan persetujuan Rencana c. Providing opinions and approve the Company’s
Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Rencana Long-Term Plan (RJPP), Business Plan (RBP),
Bisnis Perusahaan (RBP), Rencana Kerja dan Work Plan and Budget (RKAP), and other work
Anggaran Perusahaan (RKAP), serta rencana kerja plans prepared by the Board of Directors, per the
lainnya yang disiapkan Direksi, sesuai dengan Articles of Association;
ketentuan Anggaran Dasar;
d. Mengikuti perkembangan kegiatan Perusahaan, d. Monitoring Company activities and provide
memberikan pendapat dan saran kepada RUPS opinions and recommendations to the GMS on
mengenai setiap masalah yang dianggap penting significant issues;
bagi kepengurusan Perusahaan;
e. Melaporkan kepada RUPS apabila terjadi gejala e. Reporting to the GMS if signs of declining Company
menurunnya kinerja Perusahaan; performance occur;
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 145 Annual Report 2025
Page 145
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
f. Mengusulkan kepada RUPS penunjukan Akuntan f. Proposing to the GMS the appointment of Public
Publik yang akan melakukan pemeriksaan atas Accountants to audit the Company’s books;
buku-buku Perusahaan;
g. Meneliti dan menelaah laporan berkala dan g. Reviewing and examining periodic reports and the
Laporan Tahunan yang disiapkan Direksi serta Annual Report prepared by the Board of Directors
menandatangani Laporan Tahunan; and sign the Annual Report;
h. Memberikan penjelasan, pendapat, dan saran h. Providing explanations, opinions, and
kepada RUPS mengenai Laporan Tahunan apabila recommendations to the GMS regarding the
diminta; Annual Report if requested;
i. Membuat Risalah Rapat Dewan Komisaris dan i. Preparing minutes of the Board of Commissioners
menyimpan salinannya; meetings and maintain copies;
j. Melaporkan kepada Perusahaan mengenai j. Reporting to the Company regarding the ownership
kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya pada of shares by themselves and/or their family in the
Perusahaan tersebut dan Perusahaan lain; Company or other companies;
k. Membentuk Komite Audit dan Komite lainnya k. Establishing an Audit Committee and other
sesuai dengan kebutuhan Perusahaan; committees as needed;
l. Melakukan evaluasi terhadap kinerja komite yang l. Evaluating the performance of committees
membantu pelaksanaan tugas dan tanggung assisting the Board of Commissioners annually;
jawab Dewan Komisaris setiap akhir tahun buku;
m. Memberikan laporan tentang tugas pengawasan m. Reporting on supervisory duties performed during
yang telah dilakukan selama tahun buku yang baru the past financial year to the GMS; and
lampau kepada RUPS; dan
n. Melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka n. Performing other obligations in the context of
tugas pengawasan dan pemberian nasihat, supervisory duties and advisory roles, as long as
sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan not conflicting with laws, Articles of Association,
perundang undangan, Anggaran Dasar, dan/atau and/or GMS decisions.
keputusan RUPS.
Tanggung Jawab: Responsibilities:
Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung jawab Each member of the Board of Commissioners is
penuh secara pribadi apabila yang bersangkutan personally fully responsible if found guilty or negligent
bersalah atau lalai menjalankan tugasnya untuk in carrying out their duties for the Company’s benefit
kepentingan dan usaha Perusahaan, kecuali and business, unless the concerned member can
anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan dapat prove that:
membuktikan:
a. Telah melakukan pengawasan dengan itikad baik a. They have conducted oversight with good faith
dan kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai and prudence for the benefit and in accordance
dengan maksud dan tujuan Perusahaan; with the Company’s objectives;
b. Tidak mempunyai kepentingan pribadi baik b. They have no direct or indirect personal interest
langsung maupun tidak langsung atas tindakan in management actions by the Board of Directors
pengurusan Direksi yang mengakibatkan kerugian; resulting in losses; and
dan
c. Telah memberikan nasihat kepada Direksi untuk c. They have advised the Board of Directors to
mencegah timbul atau berlanjutnya kerugian prevent or stop any such losses.
tersebut.
Susunan Dewan Komisaris Composition of The Board of
Commissioners
Sampai dengan 31 Desember 2025, susunan As of December 31, 2025, the Board of Commissioners
Dewan Komisaris Perusahaan berjumlah 2 consists of 2 (two) members, detailed as follows:
(dua) orang, dengan rincian sebagai berikut:
2025 Laporan Tahunan 146 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 146
Uji Kelayakan dan
Nama Jabatan SK Pengangkatan Masa Jabatan
Kepatuhan
Name Position Appointment Term Duration
Fit and Proper Test
Anton Budidjaja Komisaris Utama Lulus Keputusan Sirkuler No.62 5 tahun
No KEP-222/ BL/2012, Tanggal tanggal 29 Desember 2020
24 April 2012 Passed
President Passed Circular Resolution No. 62 5 years
Commissioner Decree No. KEP-222/BL/2012, dated December 29, 2020
dated April 24, 2012
Braman Setyo Komisaris Lulus Keputusan Sirkuler No.62 5 tahun
Independen No KEP-154/ NB.11/2021, tanggal 29 Desember 2020
Tanggal 29 Maret 2021
Independent Passed Circular Resolution No. 62 5 years
Commissioner Decree No. KEP-154/ dated December 29, 2020
NB.11/2021, dated March 29,
2021
Independensi Dewan Komisaris Independence of the Board of
[ESG Metrics G-01] Commissioners [ESG Metrics G-01]
Dewan Komisaris diwajibkan untuk menjalankan The Board of Commissioners is required to perform
perannya sebagai organ pengawas dengan bebas dari its supervisory role independently, free from influence
pengaruh pihak-pihak seperti Manajemen Perusahaan, by parties such as the Company’s Management,
Pemegang Saham, maupun pihak lainnya. Pemilihan Shareholders, or any other parties. The selection of
anggota Dewan Komisaris dipastikan telah mengacu Board members is ensured to follow a nomination
pada proses nominasi yang tidak mengutamakan process that does not prioritize the interests of the
kepentingan dari pihak-pihak yang menominasikannya. nominating parties.
Kepemilikan Saham Di Perusahaan Share Ownership In the Company and/
dan/atau Perusahaan Lain Oleh Dewan or Other Companies By the Board of
Komisaris Commissioners
Berdasarkan Daftar Kepemilikan Saham Dewan Based on the Share Ownership Register of the Board of
Komisaris dan Direksi beserta keluarganya baik Commissioners and Directors, including their families,
dalam Perusahaan maupun perusahaan lain yang both within the Company and other companies, which
dimutakhirkan setiap 6 (enam) bulan atau setiap ada is updated every six (6) months or upon any changes,
perubahan, informasi kepemilikan saham Dewan the share ownership information of the Board of
Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai Commissioners as of December 31, 2025, is as follows:
berikut:
Nama Jabatan Saham di Perusahaan Saham di Perusahaan Lain
Name Position Shares in the Company Shares in Other Companies
Anton Budidjaja Komisaris Utama Nihil 1. PT Asuransi Reliance Indonesia
2. PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
3. PT Reliance Manajer Investas
President None 4. PT Reliance Modal Ventura
Commissioner 5. PT Suryatama Tigamitra
6. PT Reliance Integrasi Dunia Anda
Braman Setyo Komisaris Nihil Bank Jatim
Independen
Independent None
Commissioner
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 147 Annual Report 2025
Page 147
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Rapat Dewan Komisaris [ESG Metrics G-02] Board of Commissioners Meetings
[ESG Metrics G-02]
Sesuai aturan dalam Anggaran Dasar Perusahaan, In accordance with the provisions of the Company’s
Dewan Komisaris menyelenggarakan rapat sekurang- Articles of Association, the Board of Commissioners
kurangnya 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Pada holds meetings at least once every three months.
rapat tersebut, Dewan Komisaris diperkenankan During these meetings, the Board of Commissioners
mengundang Direksi dan/atau komite maupun unit kerja may invite members of the Board of Directors and/or
lainnya yang dinilai keberadaannya dapat mendukung committees or other work units deemed necessary
proses pengambilan keputusan. Berikut rincian jumlah to support the decision-making process. Below is the
rapat serta frekuensi kehadiran rapat masing-masing detailed number of meetings held and attendance
Dewan Komisaris: frequency of each Board of Commissioners member:
Nama dan Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Kehadiran
Name and Position Number of Meetings Attendance Attendance Percentage
Anton Budidjaja
Komisaris Utama 12 12 100%
President Commissioner
Braman Setyo
Komisaris Independen 12 12 100%
Independent Commissioner
Pengembangan Kompetensi Dewan Board of Commissioners
Komisaris 2025 [ESG Metrics G-05] Competency Development 2025
[ESG Metrics G-05]
Sejalan dengan upaya Perusahaan untuk meningkatkan In line with the Company’s efforts to improve
kualitas kinerja dalam bidang pembiayaan, Perusahaan performance quality in the financing sector,
berupaya meningkatkan performa Dewan Komisaris the Company strives to enhance the Board of
dalam mengawasi aktivitas operasional melalui Commissioners’ capability in overseeing operational
pengembangan kompetensi dalam bentuk pendidikan activities through competency development in the
maupun pelatihan yang sesuai dengan tugas dan form of education and training relevant to their duties
tanggung jawabnya. Sepanjang 2025, Dewan and responsibilities. Throughout 2025, the Board of
Komisaris telah mengikuti pendidikan, pelatihan, Commissioners has participated in education, training,
seminar, webinar, maupun workshop yang terangkum seminars, webinars, and workshops, summarized in
dalam tabel berikut: the following table:
Nama dan Jabatan Pendidikan dan Pelatihan Tanggal Pelaksanaan Penyelenggara
Name and Position Education and Training Date of Event Organizer
Anton Budidjaja Seminar Nasional “Indonesia 28 Oktober 2025 APPI
Komisaris Utama Economic Direction”
President Commissioner National Seminar on “Indonesia October 28, 2025
Economic Direction”
Braman Setyo Seminar Nasional Arah 4 Februari 2025 APPI
Komisaris Independen Kebijakan OJK Tahun 2025 dan
Independent Commissioner Strategi Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintahan Baru
National Seminar on the OJK’s Februari 4, 2025
Policy Direction for 2025 and the
New Government’s Economic
Growth Strategy
2025 Laporan Tahunan 148 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 148
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Performance Evaluation of Committees
Dewan Komisaris Under the Board of Commissioners
Dalam melaksanakan kinerjanya, Dewan Komisaris In carrying out its duties, the Board of Commissioners
dibantu oleh komite-komite yang bertanggung is assisted by committees that report directly to the
jawab secara langsung kepada Dewan Komisaris. Board. These committees include the Audit Committee,
Adapun komite-komite tersebut adalah Komite Audit, Risk Monitoring Committee, and Nomination and
Komite Pemantau Risiko, serta Komite Nominasi dan Remuneration Committee.
Remunerasi.
Penilaian kinerja masing-masing komite didasarkan The performance evaluation of each committee is
pada Key Performance Indicator (“KPI”) yang telah based on established Key Performance Indicators
ditetapkan. Dewan Komisaris menilai bahwa selama (KPIs). The Board of Commissioners assesses that
2025, seluruh komite telah menjalankan tugas dan throughout 2025, all committees have optimally
tanggung jawabnya dengan optimal sesuai dengan fulfilled their duties and responsibilities in accordance
charter yang dimiliki. with their respective charters.
Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris Implementation of the Duties of the
2025 Board of Commissioners in 2025
Program Kerja Realisasi
No.
Work Program Realization
1. Melakukan pengawasan rencana bisnis 2025 dan menyetujui rencana bisnis tahun 2026 Telah dilaksanakan
Conducted oversight of the 2025 business plan and approved the 2026 business plan Already executed
2. Melakukan penelaahan laporan tahunan 2024 Telah dilaksanakan
Reviewed the 2024 Annual Report Already executed
3. Melakukan Pengawasan atas Pemeringkatan Perusahaan Tahun 2025 Telah dilaksanakan
Oversaw the Company’s 2025 rating process Already executed
4. Pembahasan mengenai penunjukan AP dan KAP Telah dilaksanakan
Discussion regarding the appointment of the Public Accountant (AP) and Public Accounting Firm Already executed
(KAP)
5. Mengevaluasi dan menyetujui Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Tahun 2025 (RAKB) Telah dilaksanakan
Evaluated and approved the 2025 Sustainable Finance Action Plan (RAKB) Already executed
Selain pemberian rekomendasi dan arahan dalam rapat In addition to providing recommendations and guidance
gabungan bersama Direksi, laporan pelaksanaan tugas in joint meetings with the Board of Directors, the report
Dewan Komisaris juga telah diuraikan selengkapnya on the implementation of the duties of the Board of
pada Laporan Dewan Komisaris dalam Laporan Commissioners is also fully detailed in the Board of
Tahunan ini. Commissioners Report section of this Annual Report.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 149 Annual Report 2025
Page 149
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Direksi [Pojk 51-E.1]
Board of Directors
Dalam struktur tata kelola, Direksi menjalankan fungsi In the corporate governance structure, the Board
sebagai pihak yang bekerja dan bertanggung jawab of Directors functions as the party responsible for
secara khusus dalam hal pengurusan dan pengelolaan managing and overseeing all operational activities of
seluruh aktivitas operasional Perusahaan. Direksi the Company. The Board of Directors is also tasked
juga diberi tugas untuk bertindak sebagai perwakilan with acting as the Company’s representative both
Perusahaan di dalam maupun di luar pengadilan. inside and outside the court. The composition of the
Komposisi Direksi terdiri dari Direktur Utama dan Board consists of the President Director and other
Direktur lainnya yang melaksanakan tugas khusus Directors who perform specific duties according to
sesuai dengan bidang kerjanya masing-masing. their respective areas of expertise. All members of the
Seluruh anggota Direksi bertanggung jawab secara Board of Directors bear joint and several liability for all
tanggung renteng atas segala tindakan pengurusan management actions taken.
yang dilakukan.
Posisi Direksi di Perusahaan mengacu pada dasar The position of the Board of Directors in the Company
hukum Undang-Undang Republik Indonesia Nomor refers to the legal basis of the Republic of Indonesia
40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas; POJK Law Number 40 Year 2007 concerning Limited Liability
No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Companies; POJK No. 33/POJK.04/2014 concerning
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; dan POJK the Board of Directors and Board of Commissioners
No.27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan of Issuers or Public Companies; and POJK No.
dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa 27/POJK.03/2016 concerning the Fit and Proper
Keuangan. Assessment for Principal Parties of Financial Service
Institutions.
Pernyataan Kepemilikan Pedoman dan Statement of Ownership of The Board
Tata Tertib Kerja Direksi (Board Manual) Manual and Code of Conduct For The
Board of Directors
Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi telah dilengkapi In carrying out its duties, the Board of Directors is
dengan Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi No. guided by the Board of Commissioners and Board
KEB.PER-016/REFI Tanggal 30 November 2022 yang of Directors Manual No. KEB.PER-016/REFI dated
dijadikan sebagai Pedoman serta Tata Tertib Kerja November 30, 2022, which serves as the guideline and
Direksi di dalam Perusahaan. code of conduct for the Board of Directors within the
Company.
Tugas, Wewenang, Kewajiban, dan Duties, Authorities, Obligations, and
Tanggung Jawab Direksi Responsibilities of The Board of Directors
Direksi menjalankan tugasnya serta bertanggung The Board of Directors carries out its duties and
jawab atas pengurusan Perusahaan dan kepentingan is responsible for managing the Company and its
Perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan interests in accordance with the Company’s purposes
Perusahaan yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar. and objectives as set out in the Articles of Association.
Adapun uraian tugas dan tanggung jawab serta The following describes the duties, responsibilities,
wewenang masing-masing Direksi Perusahaan adalah and authority of each member of the Company’s Board
sebagai berikut: of Directors:
2025 Laporan Tahunan 150 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 150
Direktur Utama President Director
Tanggung Jawab dan Fungsi Utama: Main Responsibilities and Functions:
a. Menetapkan visi, misi, dan tujuan perusahaan; a. Establishing the company’s vision, mission, and
objectives;
b. Mengawasi kebijakan investasi dan alokasi aset b. Supervising the company’s investment policies
perusahaan; and asset allocation;
c. Memonitor kesehatan keuangan perusahaan. c. Monitoring the company’s financial health;
d. Memastikan kepatuhan perusahaan terhadap d. Ensuring the company’s compliance with
peraturan dan standar industri; regulations and industry standards;
e. Mengawasi manajemen risiko secara menyeluruh; e. Overseeing comprehensive risk management;
f. Menetapkan kebijakan produk dan strategi f. Setting product policies and marketing strategies;
pemasaran;
g. Membangun hubungan dengan pemegang saham g. Building relationships with shareholders and
dan regulator; regulators;
h. Menetapkan kebijakan sumber daya manusia dan h. Establishing human resources policies and
kompensasi eksekutif; executive compensation;
i. Menyetujui rencana bisnis dan anggaran i. Approving the company’s business plan and
perusahaan; dan budget; and
j. Mengawasi proses audit internal dan eksternal. j. Supervising internal and external audit processes.
Wewenang: Authorities:
Direksi berhak mewakili Perusahaan di dalam dan di The Board of Directors has the right to represent the
luar Pengadilan tentang segala hal dan dalam segala Company inside and outside the Court in all matters
kejadian, mengikat Perusahaan dengan pihak lain dan and events, to bind the Company with other parties and
pihak lain dengan Perusahaan, serta menjalankan other parties with the Company, and to carry out all
segala tindakan, baik yang mengenai kepengurusan actions, whether related to management or ownership,
maupun kepemilikan, akan tetapi dengan pembatasan with the limitation that for:
bahwa untuk:
a. Meminjam atau meminjamkan uang atas nama a. Borrowing or lending money on behalf of the
Perusahaan (tidak termasuk mengambil uang Company (excluding withdrawing the Company’s
Perusahaan di bank); funds from banks);
b. Mendirikan usaha atau turut serta pada perusahaan b. Establishing a business or participating in other
lain, baik di dalam maupun di luar negeri; companies, both domestic and international;
c. Menjaminkan atau membebankan barang-barang c. Pledging or encumbering the Company’s assets;
kekayaan Perusahaan;
d. Mengikat Perusahaan sebagai penjamin; dan d. Binding the Company as guarantor; and
e. Memperoleh, mengalihkan dan melepaskan e. Acquiring, transferring, and releasing in any
dengan cara apapun hak-hak atas harta tetap dan way rights over fixed assets and companies by
perusahaan-perusahaan dengan memperhatikan observing the provisions of the Limited Liability
ketentuan dalam Undang-Undang Perusahaan Company Law.
Terbatas.
Harus dengan persetujuan dari Dewan Komisaris: Must be with the approval of the Board of
Commissioners:
a. Direktur Utama dan 1 (satu) Direktur lainnya berhak a. The President Director and one (1) other Director
dan berwenang bertindak untuk dan atas nama have the right and authority to act for and on
Direksi serta mewakili Perusahaan; dan behalf of the Board of Directors and to represent
the Company; and
b. Dalam hal Direktur Utama tidak hadir atau b. In the event that the President Director is absent
berhalangan karena sebab apapun juga, yang or unable to attend for any reason whatsoever,
tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, maka which need not be proven to third parties, then
2 (dua) orang anggota Direksi lainnya berhak dan two (2) other members of the Board of Directors
berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi shall have the right and authority to act for and on
serta mewakili Perusahaan. behalf of the Board of Directors and to represent
the Company.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 151 Annual Report 2025
Page 151
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tugas: Duties:
a. Menetapkan strategi bisnis perusahaan; a. Determining the company’s business strategy;
b. Mengawasi keuangan perusahaan dan menyetujui b. Overseeing the company’s finances and approve
rencana anggaran; budget plans;
c. Mengambil keputusan terkait kebijakan investasi c. Making decisions regarding the company’s
perusahaan; investment policies;
d. Memastikan kepatuhan perusahaan terhadap d. Ensuring the company’s compliance with
regulasi dan standar industri; regulations and industry standards;
e. Mengawasi manajemen risiko secara menyeluruh; e. Overseeing comprehensive risk management;
f. Menetapkan kebijakan produk dan strategi f. Establish product policies and marketing
pemasaran; strategies;
g. Membangun hubungan dengan pemegang saham, g. Building relationships with shareholders,
regulator, dan pemangku kepentingan lainnya; regulators, and other stakeholders;
h. Menyetujui rencana bisnis jangka panjang dan h. Approving the company’s long-term and short-
pendek perusahaan; term business plans;
i. Mengawasi implementasi tata kelola perusahaan i. Overseeing the implementation of good corporate
yang baik; dan governance; and
j. Mengambil tindakan proaktif untuk menjaga j. Taking proactive actions to maintain the company’s
pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan. growth and sustainability.
Direktur Operasional dan Bisnis Director of Operations and Business
Tanggung Jawab dan Fungsi Utama: Main Responsibilities and Functions
1. Pengembangan Strategi Bisnis: Merumuskan 1. Business Strategy Development: Formulate long-
strategi bisnis jangka panjang dan pendek untuk term and short-term business strategies to ensure
memastikan pertumbuhan perusahaan. company growth.
2. Pemasaran dan Pengembangan Produk: 2. Marketing and Product Development: Oversee
Mengawasi pengembangan produk baru dan the development of new products and marketing
strategi pemasaran untuk memperluas pangsa strategies to expand the company’s market share.
pasar perusahaan.
3. Manajemen Penjualan: Mengelola dan mengawasi 3. Sales Management: Manage and supervise sales
kegiatan penjualan dan distribusi produk and distribution activities for financing products.
pembiayaan.
4. Analisis Risiko: Menganalisis risiko-risiko 4. Risk Analysis: Analyze risks associated with
yang terkait dengan produk pembiayaan dan financing products and develop strategies to
mengembangkan strategi untuk mengelola risiko manage those risks.
tersebut.
5. Manajemen Portofolio: Mengelola portofolio 5. Portfolio Management: Manage the company’s
perusahaan untuk memastikan kepatuhan portfolio to ensure compliance with the company’s
terhadap tujuan dan kebijakan perusahaan. objectives and policies.
6. Kemitraan dan Aliansi: Membangun kemitraan 6. Partnerships and Alliances: Build strategic
strategis dan aliansi dengan pihak lain untuk partnerships and alliances with other parties to
memperluas jangkauan perusahaan. expand the company’s reach.
7. Pelaporan dan Komunikasi: Menyusun laporan 7. Reporting and Communication: Prepare
kinerja dan berkomunikasi secara efektif dengan performance reports and communicate effectively
pemangku kepentingan internal dan eksternal. with internal and external stakeholders.
Wewenang: Authorities:
1. Mewakili Perusahaan dalam menggantikan fungsi 1. Representing the Company in substituting the
Direktur Utama sesuai dengan kewenangan function of the President Director in accordance
Direktur Utama; with the authority of the President Director;
2025 Laporan Tahunan 152 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 152
2. Memutuskan kebijakan bisnis perusahaan; dan 2. Deciding the company’s business policies; and
3. Pengembangan Sumber Daya Manusia: Mengelola 3. Human Resources Development: Manage and
dan mengembangkan tim yang efisien untuk develop an efficient team to support the company’s
mendukung tujuan bisnis perusahaan. business objectives.
Tugas: Duties:
1. Menetapkan strategi bisnis perusahaan; 1. Determining the company’s business strategy;
2. Menetapkan kebijakan produk dan strategi 2. Establishing product policies and marketing
pemasaran; strategies;
3. Membangun hubungan dengan pemegang saham, 3. Building relationships with shareholders,
regulator, dan pemangku kepentingan lainnya; regulators, and other stakeholders;
4. Menyetujui rencana bisnis jangka panjang dan 4. Approving the company’s long-term and short-
pendek perusahaan; dan term business plans; and
5. Mengambil tindakan proaktif untuk menjaga 5. Taking proactive actions to maintain the company’s
pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan. growth and sustainability.
Direktur Kepatuhan Compliance Director
Tanggung Jawab dan Fungsi Utama: Main Responsibilities and Functions:
1. Ensuring the company complies with all prevailing
1. Memastikan perusahaan mematuhi semua
laws and regulations;
peraturan dan regulasi yang berlaku;
2. Developing the company’s compliance policies;
2. Mengembangkan kebijakan kepatuhan
perusahaan;
3. Ensuring all employees understand and comply
3. Memastikan seluruh karyawan memahami dan
with company regulations and prevailing laws;
mematuhi peraturan perusahaan serta hukum
yang berlaku;
4. Conducting compliance evaluations of the
4. Melakukan evaluasi kepatuhan perusahaan;
company;
5. Handling reporting of compliance violations;
5. Menangani pelaporan pelanggaran kepatuhan;
6. Interacting with supervisory authorities and
6. Berinteraksi dengan otoritas pengawas dan
regulators on compliance matters;
regulator terkait masalah kepatuhan;
7. Preparing compliance reports for the President
7. Membuat laporan kepatuhan kepada direktur
Director;
utama;
8. Establishing and monitoring compliance
8. Menyusun dan memantau prosedur kepatuhan;
procedures;
9. Building a culture of compliance throughout the
9. Membangun budaya kepatuhan di seluruh
organization; and
organisasi; dan
10. Developing and determining HR strategies to meet
10. Mengembangkan dan memutuskan strategi SDM
organizational needs.
untuk kebutuhan organisasi.
Wewenang: Authorities:
1. Mewakili Perusahaan dalam menggantikan fungsi 1. Representing the Company in substituting the
Direktur Utama sesuai dengan kewenangan function of the President Director in accordance
Direktur Utama; with the authority of the President Director;
2. Memastikan bahwa perusahaan tersebut mematuhi 2. Ensuring that the company complies with all
semua peraturan dan standar yang berlaku; dan prevailing regulations and standards; and
3. Pengembangan Sumber Daya Manusia: Mengelola 3. Human Resources Development: Manage and
dan mengembangkan tim yang efisien untuk develop an efficient team to support the company’s
mendukung tujuan bisnis perusahaan. business objectives.
Tugas:
Duties:
1. Memastikan Kepatuhan Hukum: Bertanggung
1. Ensure Legal Compliance: Responsible for
jawab untuk memastikan bahwa perusahaan
ensuring that the company complies with all laws
mematuhi semua peraturan dan hukum yang
and regulations prevailing in the financing industry.
berlaku dalam industri pembiayaan.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 153 Annual Report 2025
Page 153
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
2. Pengembangan Kebijakan Kepatuhan: Merancang, 2. Compliance Policy Development: Design, develop,
mengembangkan, dan menerapkan kebijakan and implement company compliance policies and
dan prosedur kepatuhan perusahaan untuk procedures to ensure that all company activities
memastikan bahwa semua aktivitas perusahaan comply with regulations.
sesuai dengan peraturan.
3. Pemantauan dan Evaluasi: Melakukan 3. Monitoring and Evaluation: Monitor the company’s
pemantauan terhadap kepatuhan perusahaan compliance with regulations and internal policies,
terhadap peraturan dan kebijakan internal, serta and evaluate the effectiveness of the compliance
mengevaluasi efektivitas program kepatuhan. program.
4. Pelatihan dan Pendidikan: Memberikan pelatihan 4. Training and Education: Provide training to company
kepada karyawan perusahaan untuk memastikan employees to ensure a good understanding of
pemahaman yang baik tentang kepatuhan hukum legal compliance and company policies.
dan kebijakan perusahaan.
5. Interaksi dengan Regulator: Berinteraksi dengan 5. Interaction with Regulators: Interact with regulators
regulator dan otoritas pengawas untuk memastikan and supervisory authorities to ensure that the
bahwa perusahaan mematuhi semua persyaratan company complies with all legal requirements and
hukum dan memberikan informasi yang diperlukan provides necessary information when requested.
saat diminta.
6. Pelaporan: Bertanggung jawab untuk menyusun 6. Reporting: Responsible for preparing compliance
laporan kepatuhan yang diperlukan oleh regulator reports required by regulators and company
dan manajemen perusahaan. management.
7. Tugas-tugas ini membantu memastikan bahwa 7. These duties help ensure that the financing
perusahaan pembiayaan beroperasi sesuai company operates in accordance with prevailing
dengan standar hukum dan etika yang berlaku legal and ethical standards.
Susunan Direksi Composition of the Board of Directors
Sampai dengan 31 Desember 2025, susunan Direksi As of December 31, 2024, the Company’s Board of
Perusahaan berjumlah 3 (tiga) orang, dengan rincian Directors consists of 3 (three) members, detailed as
sebagai berikut: follows:
Uji Kelayakan dan
Nama Jabatan SK Pengangkatan Masa Jabatan
Kepatuhan
Name Position Appointment Term Duration
Fit and Proper Test
Iman Pribadi Direktur Utama Lulus Keputusan Sirkuler No.62 5 tahun
No KEP-155/ NB.11/2021, tanggal 29 Desember 2020
Tanggal 29 Maret 2021
President Director Passed Circular Decree No. 62 dated 5 years
No. KEP-155/NB.11/2021, dated December 29, 2020
March 29, 2021
Ira Rakhmawati Direktur Lulus Keputusan Sirkuler No.62 5 tahun
No Kep-648/NB.11/2018 tanggal tanggal 29 Desember 2020
16 juli 2018
Director Passed Circular Decree No. 62 dated 5 years
Decree No. KEP-648/ December 29, 2020
NB.11/2018, dated July 16, 2018
Frans Victor Kailola Direktur Lulus Akta No.25 tanggal 5 Agustus 5 tahun
No KEP-287/ NB.11/2022, Tahun 2022
Tanggal 24 Mei 2022
Director
Passed Deed No. 25 dated August 5 years
No. KEP-287/NB.11/2022, dated 5, 2022
May 24, 2022
2025 Laporan Tahunan 154 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 154
Pernyataan Independensi Direksi Statement of Independence of The
[ESG Metrics G-01] Board of Directors [ESG Metrics G-01]
Perusahaan memastikan seluruh jajaran Direksi The Company ensures that all members of the Board
telah mempunyai independensi yang sesuai dengan of Directors maintain independence in accordance
peraturan perundang-undangan yang berlaku, di mana with prevailing laws and regulations. Members of the
Direksi Perusahaan diwajibkan untuk: Board of Directors are required to:
1. Bertindak independen, tidak mempunyai 1. Acting independently without conflicts of interest
benturan kepentingan yang dapat mengganggu that may impair their ability to perform duties
kemampuannya untuk melaksanakan tugas secara autonomously and critically, both in relation to
mandiri dan kritis, baik dalam hubungan satu sama each other and to the Board of Commissioners.
lain maupun hubungan terhadap Dewan Komisaris.
2. Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan 2. Having no financial relationships, management
kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau relationships, share ownership, and/or familial ties
hubungan keluarga dengan anggota Dewan with members of the Board of Commissioners,
Komisaris, anggota Direksi lainnya, Pemegang other Directors, controlling shareholders up to the
Saham Pengendali sampai dengan derajat kedua second degree, nor with the Company, enabling
atau hubungan dengan Perusahaan, sehingga them to carry out their duties and responsibilities
dapat melaksanakan tugas dan tanggung independently
jawabnya secara independen.
Kepemilikan Saham di Perusahaan Share Ownership in the Company and/
dan/atau Perusahaan Lain oleh Direksi or Other Companies by the Board of
Directors
Berdasarkan Daftar Kepemilikan Saham Dewan Based on the List of Share Ownership of the Board of
Komisaris dan Direksi beserta keluarganya baik Commissioners and Directors and their families both in
dalam Perusahaan maupun perusahaan lain yang the Company and other companies which is updated
dimutakhirkan setiap 6 (enam) bulan atau setiap ada every 6 (six) months or whenever there is a change,
perubahan, informasi kepemilikan saham Direksi per 31 the information on the share ownership of the Board of
Desember 2025 adalah sebagai berikut: Directors as of December 31, 2025 is as follows:
Nama Jabatan Saham di Perusahaan Saham di Perusahaan Lain
Name Position Shares in the Company Shares in Other Companies
Iman Pribadi Direktur Utama Nihil Nihil
President Director None None
Ira Rakhmawati Direktur Nihil Nihil
Director None None
Frans Victor Kailola Direktur Nihil Nihil
Director None None
Rapat Direksi [Esg Metrics G-02] Board of Directors Meetings
[Esg Metrics G-02]
Sesuai aturan dalam Anggaran Dasar Perusahaan, In accordance with the Company’s Articles of
Direksi menyelenggarakan rapat sekurang-kurangnya Association, the Board of Directors holds meetings at
1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan sebagai bentuk sarana least once every month as a forum to discuss various
bagi Direksi untuk membahas berbagai hal penting important matters related to the Company. During these
berkaitan dengan Perusahaan. Pada rapat tersebut, meetings, the Board of Directors may invite members
Direksi diperkenankan mengundang Dewan Komisaris of the Board of Commissioners and/or committees or
dan/atau komite maupun unit kerja lainnya yang other work units whose presence is deemed to support
kehadirannya dipandang dapat menunjang proses the decision-making process. Below is the detailed
pengambilan keputusan. Berikut rincian jumlah rapat summary of the number of meetings held and the
serta frekuensi kehadiran rapat masing-masing Dewan attendance frequency of each Board member:
Komisaris:
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 155 Annual Report 2025
Page 155
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Nama dan Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Kehadiran
Name and Position Number of Meetings Attendance Attendance Percentage
Iman Pribadi
Direktur Utama 12 12 100%
President Director
Ira Rakhmawati
Direktur 12 12 100%
Director
Frans Victor Kailola
Direktur 12 12 100%
Director
Pengembangan Kompetensi Direksi Board of Directors Competency
2025 [ESG Metrics G-05] Development 2025 [ESG Metrics G-05]
Sejalan dengan upaya Perusahaan untuk meningkatkan In line with the Company’s efforts to enhance
kualitas kinerja dalam bidang pembiayaan, performance quality in the financing sector, the
Perusahaan berupaya meningkatkan performa Direksi Company strives to improve the Board of Directors’
dalam menjalankan aktivitas operasional melalui effectiveness in overseeing operational activities
pengembangan kompetensi dalam bentuk pendidikan through competency development in the form of
maupun pelatihan yang sesuai dengan tugas dan education and training relevant to their duties and
tanggung jawabnya. Selama 2025, Direksi telah responsibilities. During 2025, the Board of Directors
mengikuti pendidikan, pelatihan, seminar, webinar, has participated in various educational programs,
maupun workshop yang terangkum dalam tabel training sessions, seminars, webinars, and workshops,
berikut: as summarized in the following table:
Nama dan Jabatan Pendidikan dan Pelatihan Tanggal Pelaksanaan Penyelenggara
Name and Position Education and Training Date of Event Organizer
Seminar Nasional “Indonesia 28 Oktober 2025 APPI
Ira Rakhmawati
Economic Direction” October 28, 2025
Direktur
National Seminar on “Indonesia
Director
Economic Direction”
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Performance Evaluation of Committees
Direksi Under the Board of Directors
Dalam memenuhi tugas dan tanggung jawabnya, In fulfilling their duties and responsibilities, the Board
Direksi dibantu oleh komite-komite yang bertanggung of Directors is assisted by several committees that
jawab secara langsung kepada Direksi. Adapun report directly to them. These committees include the
komite-komite tersebut adalah Komite Kredit, Komite Credit Committee, Risk Management Committee, Asset
Manajemen Risiko, Komite Asset Liabilitas, Komite Liability Committee, Anti-Fraud Committee, and Sharia
Anti-Fraud, dan Komite Sharia Product & Business Product & Business Development Committee.
Development.
Penilaian kinerja masing-masing komite didasarkan The performance evaluation of each committee is
pada Key Performance Indicator (“KPI”) yang telah based on the Key Performance Indicators (KPIs)
ditetapkan. Direksi menilai bahwa selama 2025, that have been established. The Board of Directors
seluruh komite telah menjalankan tugas dan tanggung assesses that throughout 2025, all committees have
jawabnya dengan optimal sesuai dengan charter yang carried out their duties and responsibilities optimally in
dimiliki. accordance with their respective charters.
2025 Laporan Tahunan 156 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 156
Pelaksanaan Tugas Direksi 2025 Implementation of the Duties of the
Board of Directors in 2025
Program Kerja Realisasi
No.
Work Program Realization
Mengevaluasi atas Realisasi Rencana Bisnis Tahun 2024 Telah dilaksanakan
1.
Evaluated the Realization of the 2024 Business Plan Already executed
Mengevaluasi dan menyetujui Realisasi Kegiatan dalam rangka Meningkatkan Literasi & Inklusi Telah dilaksanakan
2. Keuangan Tahun 2024
Evaluated and approved the Realization of Activities to Improve Financial Literacy & Inclusion in 2024 Already executed
Memberikan masukan dan arahan untuk pembuatan Laporan Tahunan 2024 Telah dilaksanakan
3.
Provided input and Direction for the Preparation of the 2024 Annual Report Already executed
Melakukan Pemeringkatan Perusahaan Tahun 2025 Telah dilaksanakan
4.
Conducted the 2025 Company Rating Already executed
Menyetujui pelaporan Individual Risk Assessment Telah dilaksanakan
5.
Approved the Reporting of the Individual Risk Assessment Already executed
Mengevaluasi dan menyetujui Realisasi Kegiatan dalam rangka Meningkatkan Literasi & Inklusi
Keuangan Tahun 2024 Semester I (Januari sd Juni) Telah dilaksanakan
6.
Evaluated and approved the Realization of Activities to Improve Financial Literacy & Inclusion for the Already executed
First Semester of 2024 (January to June)
Mengikuti Pelatihan yang diselenggarakan oleh Lembaga Jasa Keuangan Telah dilaksanakan
7.
Attended Training Organized by Financial Services Institutions Already executed
Pembahasan mengenai penunjukan AP dan KAP Telah dilaksanakan
8.
Discussion on the Appointment of Public Accountant (AP) and Public Accounting Firm (KAP) Already executed
Mengevaluasi dan menyetujui Rencana Kegiatan dalam rangka Meningkatkan Literasi & Inklusi
Telah dilaksanakan
9. Keuangan Tahun 2026
Already executed
Evaluated and approved the Planned Activities to Improve Financial Literacy & Inclusion for 2026
Mengevaluasi dan menyetujui Rencana Bisnis & Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Tahun 2026
Telah dilaksanakan
10. (RAKB)
Already executed
Evaluated and approved the 2026 Business Plan & Sustainable Finance Action Plan (RAKB)
Selain evaluasi kinerja operasional bulanan dalam rapat In addition to the monthly operational performance
bersama Dewan Komisaris dan Unit Kerja Pendukung evaluation in a joint meeting with the Board of
Direksi, laporan pelaksanaan tugas Direksi juga Commissioners and the Board of Directors’ Supporting
selengkapnya disajikan pada Laporan Direksi dalam Work Units, a report on the implementation of the
Laporan Tahunan ini. Board of Directors’ duties is also presented in full in the
Board of Directors’ Report in this Annual Report.
Rapat Gabungan Dewan Komisaris Joint Meetings of the Board of
dan Direksi Commissioners and Directors
Selain rapat internal, Dewan Komisaris dan Direksi juga In addition to internal meetings, the Board of
memiliki rapat gabungan untuk membahas agenda- Commissioners and Directors also hold joint meetings
agenda krusial, sekaligus menjadi wadah bagi Dewan to discuss crucial agendas and serve as a platform
Komisaris untuk memberikan arahan kepada Direksi. for the Board of Commissioners to provide guidance
Sepanjang 2025, Dewan Komisaris dan Direksi telah to the Directors. Throughout 2025, the Board of
menyelenggarakan rapat gabungan dengan rincian Commissioners and Directors have conducted joint
frekuensi kehadiran masing-masing Dewan Komisaris meetings with the following details on attendance
dan Direksi sebagai berikut: frequency for each member of the Board of
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 157 Annual Report 2025
Page 157
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Nama dan Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Kehadiran
Name and Position Number of Meetings Attendance Attendance Percentage
Anton Budidjaja
Komisaris Utama 12 12 100%
President Commissioner
Braman Setyo
Komisaris Independen 12 12 100%
Independent Commissioner
Iman Pribadi
Direktur Utama 12 12 100%
President Director
Ira Rakhmawati
Direktur 12 12 100%
Director
Frans Victor Kailola
Direktur 12 12 100%
Director
Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board
Dalam struktur tata kelola perusahaan, Dewan Commissioners and Directors:
Pengawas Syariah (“DPS”) memiliki fungsi sebagai In the corporate governance structure, the Sharia
organ yang secara khusus menyampaikan masukan Supervisory Board (“SSB”) serves as a body that
kepada Direksi dalam bentuk nasihat dan saran terkait specifically provides input to the Board of Directors in
pelaksanaan kegiatan Perusahaan yang berjalan the form of advice and recommendations related to the
sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Pengangkatan Company’s activities to ensure compliance with Sharia
dan pengesahan Dewan Pengawas Syariah dilakukan principles. The appointment and endorsement of the
melalui RUPS sesuai dengan rekomendasi dari DSN- Sharia Supervisory Board are carried out through the
MUI. Dewan Pengawas Syariah Perusahaan diangkat General Meeting of Shareholders (GMS) based on
berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner recommendations from the DSN-MUI. The Company’s
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor KEP-4/ Sharia Supervisory Board was appointed pursuant
NB.22/2017 tanggal 3 Maret 2017. to the Decision of the Board of Commissioners of
the Financial Services Authority (OJK) No. KEP-4/
NB.22/2017 dated March 3, 2017.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Duties and Responsibilities of The Sharia
Pengawas Syariah Supervisory Board
Perusahaan sepanjang tahun buku guna memastikan The Sharia Supervisory Board is responsible for
bahwa kinerja operasional Perusahaan tidak keluar reviewing the Company’s activities throughout the fiscal
dari praktik syariah yang telah ditentukan dalam year to ensure that operational performance remains
Undang-Undang. Seluruh temuan hasil uji langsung in accordance with Sharia practices as stipulated by
disampaikan kepada Direksi atau unit kerja terkait prevailing laws. All findings from direct assessments
untuk ditindaklanjuti dan diperbaiki sehingga dapat are communicated to the Board of Directors or relevant
memenuhi kesesuaian yang ditetapkan dalam prinsip working units to be followed up and corrected, thus
syariah. Tugas dan tanggung jawab DPS adalah ensuring full compliance with Sharia principles. The
memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta duties and responsibilities of the SSB include providing
mengawasi kegiatan Perusahaan agar sesuai dengan advice and recommendations to the Board of Directors
Prinsip Syariah yang tercermin pada 3 (tiga) fungsi, and overseeing the Company’s activities to ensure
yaitu: alignment with Sharia Principles, reflected through
three key functions:
2025 Laporan Tahunan 158 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 158
Fungsi, Tugas & Tanggung Jawab Mekanisme
Functions, Duties & Responsibilities Mechanism
Koordinasi • Melakukan rapat dan diskusi dengan pihak internal terkait pemenuhan Prinsip Syariah; dan
• Mewakili dan mendampingi perusahaan untuk rapat, diskusi, dan konsultasi kepada pihak
eksternal terkait pemenuhan Prinsip Syariah.
Coordination • Conducting meetings and discussions with internal parties to ensure Sharia compliance; and
• Representing and accompanying the Company in meetings, discussions, and consultations
with external parties related to Sharia compliance.
Pengawasan • Menilai dan memastikan pemenuhan Prinsip Syariah atas pedoman operasional dan produk
yang dikeluarkan perusahaan;
• Mengawasi proses pembangunan produk baru dan pengembangan fitur produk perusahaan
agar sesuai dengan fatwa DSN-MUI;
• Meminta fatwa kepada DSN-MUI untuk produk baru yang belum terdapat fatwanya;
• Meminta data dan informasi terkait dengan aspek syariah dari satuan kerja perusahaan
dalam rangka pelaksanaan tugasnya;
• Mengevaluasi Kebijakan Manajemen Risiko yang terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah;
dan
• Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi atas pelaksanaan Kebijakan Manajemen Risiko
yang terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah.
Supervision • Assessing and ensuring Sharia compliance in operational guidelines and products issued by
the Company;
• Supervising the development process of new products and enhancement of existing product
features to align with fatwas issued by the National Sharia Council-Indonesian Ulema Council
(DSN-MUI);
• Requesting fatwas from DSN-MUI for new products that do not yet have an existing fatwa;
• Requesting data and information related to Sharia aspects from relevant work units as part of
its supervisory duties;
• Evaluating the Risk Management Policy in terms of Sharia compliance; and
• Evaluating the Board of Directors’ accountability in the implementation of Risk Management
Policies concerning Sharia compliance.
Pelaporan • Melaporkan hasil pengawasan Dewan Pengawas Syariah kepada Direksi dan Dewan
Komisaris;
• Menyampaikan Laporan Hasil Pengawasan DPS kepada OJK dan DSN-MUI; dan
• Menyampaikan Hasil Evaluasi Kebijakan Manajemen Risiko yang terkait dengan pemenuhan
Prinsip Syariah kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
Reporting • Reporting the results of Sharia supervision to the Board of Directors and the Board of
Commissioners;
• Submitting the Sharia Supervision Report to the Financial Services Authority (OJK) and DSN-
MUI; and
• Presenting the results of the evaluation on Risk Management Policies related to Sharia
compliance to the Board of Directors and the Board of Commissioners.
Rapat Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Meetings
Dalam rangka mewujudkan bisnis yang sesuai dengan In order ensure that the Company’s financing business
prinsip-prinsip syariah, Dewan Pengawas Syariah aligns with Sharia principles, the Sharia Supervisory
menyelenggarakan rapat dengan agenda pembahasan Board held meetings to discuss matters related to
yang berkaitan dengan prinsip-prinsip syariah di bisnis the application of Sharia principles in the Company’s
pembiayaan Perusahaan. Sepanjang 2025, Dewan operations. Throughout 2025, the Sharia Supervisory
Pengawas Syariah telah menghadiri rapat Dewan Board participated in meetings conducted in
Pengawas Syariah yang dilakukan bersama unit coordination with supporting units. The details of the
pendukung. Rincian mengenai rapat Dewan Pengawas Sharia Supervisory Board meetings are as follows:
Syariah adalah sebagai berikut:
Nama dan Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Kehadiran
Name and Position Number of Meetings Attendance Attendance Percentage
M. Faisal Muchtar
Ketua Dewan Pengawas Syariah 6 6 100%
Head of Sharia Supervisory Board
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 159 Annual Report 2025
Page 159
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Pelaksanaan Tugas Dewan Pengawas Implementation of Sharia Supervisory
Syariah 2025 Board Duties in 2025
Program Kerja Realisasi
No.
Work Program Realization
Monitoring and evaluasi kinerja Unit Usaha Syariah Perusahaan. Telah dilaksanakan
1.
Monitoring and evaluation of the Company’s Sharia Business Unit Performance. Already executed
Mengevaluasi dan menyetujui penggunaan akad UUS Telah dilaksanakan
2.
Evaluated and approved the use of contracts (akad) by the Sharia Business Unit (UUS). Already executed
Mengevaluasi dan menyetujui penggunaan akad UUS Telah dilaksanakan
3.
Evaluated and approved the use of contracts (akad) by the Sharia Business Unit (UUS). Already executed
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
dan Direksi Berdasarkan
Self-Assesment GCG [ESG Metrics G-04]
Performance Assessment of the Board of Commissioners and Board
of Directors Based on GCG Self-Assessment
A. Struktur Tata Kelola A. Governance Structure
1. Faktor-faktor positif aspek struktur tata kelola 1. The positive factors of the Company’s governance
perusahaan adalah pada kriteria sebagai berikut: structure aspect are reflected in the following
criteria:
a. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab a. Implementation of Duties and Responsibilities
Dewan Komisaris: Ditinjau dari hasil self- of the Board of Commissioners: Based on the
assessment yang dicapai atas struktur tata results of the self-assessment conducted
kelola, Perusahaan menyimpulkan bahwa on the governance structure, the Company
pada kriteria ini, komposisi dan kriteria Dewan concludes that, under this criterion, the
Komisaris telah sesuai dan memadai untuk composition and qualifications of the Board of
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya Commissioners are appropriate and adequate
bagi kepentingan Perusahaan dan para to carry out their duties and responsibilities
Pemangku Kepentingan. in the best interest of the Company and its
stakeholders.
b. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab b. Implementation of Duties and Responsibilities
Direksi: Ditinjau dari hasil self-assessment of the Board of Directors: Based on the
yang dicapai atas struktur tata kelola, results of the self-assessment conducted
Perusahaan menyimpulkan bahwa pada on the governance structure, the Company
kriteria ini, komposisi dan kriteria Direksi telah concludes that, under this criterion, the
sesuai dan memadai untuk pelaksanaan tugas composition and qualifications of the Board
dan tanggung jawabnya bagi kepentingan of Directors are appropriate and adequate
Perusahaan dan para Pemangku Kepentingan. to carry out their duties and responsibilities
in the best interest of the Company and its
stakeholders.
2. Ditinjau dari aspek struktur tata kelola, perusahaan 2. From the perspective of the governance structure,
tidak menemukan adanya faktor-faktor negatif the Company did not identify any negative factors
dalam struktur tata kelola perusahaan. within its corporate governance framework.
2025 Laporan Tahunan 160 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 160
B. Proses Tata Kelola B. Governance Process
a. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan a. Implementation of Duties and Responsibilities of
Komisaris: Ditinjau dari hasil self-assessment the Board of Commissioners: Based on the results
yang dicapai atas struktur tata kelola, Perusahaan of the self-assessment related to the governance
menyimpulkan bahwa dengan terpenuhinya proses structure, the Company concludes that, with
tata kelola pada kriteria ini, Dewan Komisaris telah the fulfillment of the governance process under
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya this criterion, the Board of Commissioners has
dengan tepat dan memadai yang mencakup properly and adequately carried out its duties
tindakan pengawasan dan evaluasi serta telah and responsibilities, including supervision and
memenuhi tingkat independensi. Pengangkatan/ evaluation, while maintaining the required level of
penggantian anggota Dewan Komisaris juga telah independence. The appointment and replacement
dilakukan sesuai dengan ketentuan perundangan- of Board members have also been conducted in
undangan. accordance with prevailing laws and regulations.
b. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi: b. Implementation of Duties and Responsibilities of
Ditinjau dari hasil self-assessment yang dicapai the Board of Directors: Based on the results of
atas struktur tata kelola, Perusahaan menyimpulkan the self-assessment related to the governance
bahwa dengan terpenuhinya proses tata kelola structure, the Company concludes that, with the
pada kriteria ini, Direksi telah melaksanakan tugas fulfillment of the governance process under this
dan tanggung jawabnya dengan tepat dan memadai criterion, the Board of Directors has properly
yang mencakup pelaksanaan optimalisasi GCG, and adequately carried out its duties and
pelaksanaan tindak lanjut atas temuan hasil audit responsibilities. This includes the optimization
berdasarkan rekomendasi pihak terkait, serta hal- of Good Corporate Governance (GCG),
hal lain yang berkaitan dengan proses tata kelola. follow up actions on audit findings based on
Pengangkatan/ penggantian anggota Direksi recommendations from relevant parties, and other
juga telah dilakukan sesuai dengan ketentuan matters related to the governance process. The
perundangan-undangan. appointment and replacement of Board members
have also been conducted in accordance with
prevailing laws and regulations.
C. Hasil Tata Kelola C. Governance Outcomes
a. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan a. Implementation of Duties and Responsibilities
Komisaris: Ditinjau dari terpenuhinya struktur tata of the Board of Commissioners: Based on the
kelola dan proses tata kelola pada kriteria ini, fulfillment of the governance structure and
Perusahaan menyimpulkan kinerja pengawasan process criteria, the Company concludes that
Dewan Komisaris telah mampu menciptakan hasil the supervisory performance of the Board of
tata kelola sesuai dengan tujuan dan berhasil Commissioners has successfully produced
menunjang Perusahaan mencapai kinerja optimal governance outcomes in line with the Company’s
di tahun 2025. objectives and has supported the Company in
achieving optimal performance in 2025.
b. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi: b. Implementation of Duties and Responsibilities of
Ditinjau dari terpenuhinya struktur tata kelola dan the Board of Directors: Based on the fulfillment
proses tata kelola pada kriteria ini, Perusahaan of the governance structure and process criteria,
menyimpulkan kinerja pengelolaan Direksi telah the Company concludes that the management
mampu menciptakan hasil tata kelola sesuai performance of the Board of Directors has
dengan tujuan dan berhasil menunjang Perusahaan successfully produced governance outcomes
mencapai kinerja optimal di tahun 2025. in line with the Company’s objectives and has
supported the Company in achieving optimal
performance in 2025.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 161 Annual Report 2025
Page 161
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Nominasi dan Remunerasi Dewan
Komisaris, Direksi, dan Dewan
Pengawas Syariah
Nomination and Remuneration of the Board of Commissioners,
Board of Directors, and Sharia Supervisory Board
Prosedur Penetapan Remunerasi Procedure for Determining
Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Remuneration of The Board of
Pengawas Syariah Commissioners, Board of Directors, and
Sharia Supervisory Board
Nominasi Nomination
Proses nominasi di Perusahaan didasarkan pada The nomination process within the Company is
pertimbangan rekomendasi calon anggota dari Komite based on recommendations from the Nomination
Nominasi dan Remunerasi. Rekomendasi calon anggota and Remuneration Committee. Recommendations for
Dewan Komisaris, Direksi, maupun Dewan Pengawas candidates for the Board of Commissioners, Board of
Syariah disusun berdasarkan beberapa faktor seperti Directors, and Sharia Supervisory Board are prepared
penilaian kinerja, kompetensi dan keahlian yang based on several factors, including performance
dimiliki, serta beberapa hal lainnya sesuai kebutuhan. assessments, competencies and expertise possessed,
as well as other considerations as needed.
Remunerasi Remuneration
Keputusan mengenai remunerasi dan fasilitas lainnya Decisions regarding remuneration and other benefits
bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas for the Board of Commissioners, Board of Directors,
Syariah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang and Sharia Supervisory Board are determined in
Saham (RUPS). Kebijakan remunerasi tersebut the General Meeting of Shareholders (GMS). The
meliputi remunerasi berupa penghasilan dalam bentuk remuneration policy includes financial compensation
keuangan (non natura) dan fasilitas lain berupa fasilitas (non-natura) as well as other benefits received in non-
lain yang diterima tidak dalam bentuk keuangan financial form (natura).
(natura).
Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain Remuneration and Other Benefits
Bagi Anggota Dewan Komisaris, Direksi, Policy for Members of the Board of
dan Dewan Pengawas Syariah Commissioners, Board of Directors, and
Sharia Supervisory Board
1. Remunerasi dalam bentuk non natura, termasuk 1. Remuneration in the form of non-natura includes
gaji dan penghasilan tetap lainnya, antara lain salaries and other fixed incomes such as
tunjangan (benefit), kompensasi berbasis saham, allowances (benefits), stock-based compensation,
tantiem dan bentuk remunerasi lainnya. tantiem, and other types of remuneration.
• Dewan Komisaris, Direksi, maupun Dewan • Members of the Board of Commissioners,
Pengawas Syariah di PT Usaha Pembiayaan Board of Directors, and Sharia Supervisory
Reliance Indonesia mendapatkan Gaji Pokok. Board at PT Usaha Pembiayaan Reliance
Indonesia receive a Basic Salary.
2025 Laporan Tahunan 162 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 162
2. Fasilitas lain dalam bentuk natura/non natura 2. Other benefits, both natura and non-natura,
yaitu penghasilan tidak tetap lainnya, termasuk include variable income such as allowances for
tunjangan untuk perumahan, transportasi, asuransi housing, transportation, health insurance, and
kesehatan dan fasilitas lainnya. other facilities.
• Dewan Komisaris, Direksi, maupun Dewan • Members of the Board of Commissioners,
Pengawas Syariah di PT Usaha Pembiayaan Board of Directors, and Sharia Supervisory
Reliance Indonesia mendapatkan Fasilitas Board at PT Usaha Pembiayaan Reliance
Asuransi Kesehatan. Indonesia are provided with Health Insurance
Facilities.
Pengungkapan Paket atau Kebijakan Disclosure of Remuneration Packages or
Remunerasi Dalam 1 (Satu) Tahun Policies Within 1 (One) Year
1. Paket atau kebijakan remunerasi dan fasilitas 1. Remuneration packages or policies and
lain bagi anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan other benefits for members of the Board of
Dewan pengawas Syariah yang ditetapkan dalam Commissioners, Board of Directors, and Sharia
RUPS. Supervisory Board are established by the GMS.
• Dewan Komisaris, Direksi, maupun Dewan • Members of the Board of Commissioners,
Pengawas Syariah di PT Usaha Pembiayaan Board of Directors, and Sharia Supervisory
Reliance Indonesia mendapatkan Gaji Pokok. Board at PT Usaha Pembiayaan Reliance
Indonesia receive a Basic Salary.
2. Remunerasi dan fasilitas lain bagi seluruh anggota 2. Remuneration and other benefits for all members
Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas of the Board of Commissioners, Board of Directors,
Syariah paling sedikit mencakup jumlah anggota and Sharia Supervisory Board at minimum include
Dewan Komisaris, jumlah anggota Direksi, jumlah the number of members in each board and the
anggota Dewan Pengawas Syariah, dan jumlah total amount of remuneration and other benefits
seluruh kebijakan remunerasi dan fasilitas lain. provided.
• Dewan Komisaris, Direksi, maupun Dewan • Members of the Board of Commissioners,
Pengawas Syariah di PT Usaha Pembiayaan Board of Directors, and Sharia Supervisory
Reliance Indonesia mendapatkan Fasilitas Board at PT Usaha Pembiayaan Reliance
Asuransi Kesehatan. Indonesia receive Health Insurance Facilities.
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris, Remuneration Structure of the Board of
Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah Commissioners, Board of Directors, and
Sharia Supervisory Board
Jabatan Jumlah (Orang) Tunjangan
Position Number of Members Benefits
Dewan Komisaris Jaminan Kesehatan
2
Board of Commissioners Health Insurance
Direksi Jaminan Kesehatan dan BPJS TK sesuai Kebijakan atau Agreement
3
Board of Directors Health Insurance and Employment BPJS in accordance with Policy or Agreement
Dewan Pengawas Syariah Jaminan Kesehatan dan BPJS TK
3
Sharia Supervisor Board Health Insurance and Employment BPJS
3. Jumlah anggota Dewan Komisaris; Direksi; Dewan 3. The number of members of the Board of
Pengawas Syariah dan Pimpinan Unit Usaha Commissioners, Board of Directors, Sharia
Syariah (UUS); serta Pegawai yang menerima Supervisory Board, and Heads of the Sharia
paket remunerasi dalam 1 (satu) tahun yang Business Unit (UUS), as well as employees who
dikelompokkan sesuai tingkat penghasilan sebagai received remuneration packages within one (1)
berikut: year, grouped according to income levels as
follows:
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 163 Annual Report 2025
Page 163
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Jumlah Dewan Jumlah Dewan Pengawas
Jumlah Remunerasi per Orang dalam 1
Komisaris Jumlah Direksi Syariah dan Pimpinan UUS
Tahun
Number of Board Number of Board of Number of Sharia Supervisory
Remuneration Amount per Person within
of Commissioners Directors Members Board Members and Heads of
1 Year
Members Sharia Business Unit (UUS)
Di atas Rp2 miliar
- - -
Above Rp2 billion
Di atas Rp1 miliar s/d Rp2 miliar
- 1 -
Above Rp1 billion to Rp2 billion
Di atas Rp500 juta s.d 1 miliar
- 1 -
Above Rp500 million to Rp1 billion
Rp500 juta ke bawah
2 1 2
Rp500 million and below
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah Ratio of Highest to Lowest Salary
a. Rasio gaji anggota Dewan Komisaris yang tertinggi a. Ratio of the Highest to Lowest Salary of Board of
dan terendah Commissioners Members
Gaji Dewan Komisaris Tertinggi Gaji Dewan Komisaris Terendah
Highest Salary of Board of Commissioners Lowest Salary of Board of Commissioners
4,6% 6,7%
b. Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi dan b. Ratio of the Highest to Lowest Salary of Board of
terendah Directors Members
Gaji Direksi Tertinggi Gaji Direksi Terendah
Highest Salary of Board of Directors Lowest Salary of Board of Directors
15,7% 36,7%
c. Rasio gaji anggota Dewan Pengawas Syariah yang c. Ratio of the Highest to Lowest Salary of Sharia
tertinggi dan terendah Supervisory Board Members
Gaji Dewan Pengawas Syariah Tertinggi Gaji Dewan Pengawas Syariah Terendah
Highest Salary of Sharia Supervisory Board Lowest Salary of Sharia Supervisory Board
0% 7,2%
Besaran Remunerasi Anggota Remuneration Amounts for Members of
Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan The Board of Commissioners, Board of
Pengawas Syariah Directors, and Sharia Supervisory Board
Rincian Total Remunerasi 2025
Detail Total Remuneration 2025
Dewan Komisaris
303.6
Board of Commisioner
Direksi
2.364
Board of Director
Dewan Pengawas Syariah
208
Sharia Supervisory Board
Grand Total 2.875,6
2025 Laporan Tahunan 164 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 164
Komite Audit
Audit Committee
Komite Audit merupakan komponen yang bergerak The Audit Committee serves as a supporting committee
sebagai komite pendukung Dewan Komisaris dengan to the Board of Commissioners, with the primary
tanggung jawab utama menunjang tugas Dewan responsibility of assisting the Board in supervisory
Komisaris dalam hal pengawasan terutama pada functions, particularly in areas such as financial
aspek-aspek seperti pelaporan keuangan, pengelolaan reporting, company risk management, implementation
risiko Perusahaan, penerapan sistem pengendalian of internal control systems, all audit processes within
internal, seluruh proses audit Perusahaan, serta proses the Company, and the application of Good Corporate
implementasi prinsip-prinsip GCG. Governance (GCG) principles.
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit Committee Charter
Audit
Komite Audit memiliki Piagam Komite Audit yang The Audit Committee operates under an Audit
disusun sebagai pedoman kerja. Piagam tersebut Committee Charter, which serves as a guideline for
dibuat oleh Perusahaan dan telah mendapat penetapan its work. This Charter was developed by the Company
dan pengesahan dari Dewan Komisaris pada tanggal and approved by the Board of Commissioners on
23 Desember 2020. Piagam tersebut mengatur hal-hal December 23, 2020. The Charter covers the following
terkait Komite Audit, dengan rincian sebagai berikut: key aspects:
1. Visi, Misi, dan Tujuan Unit Pengawasan Internal 1. Vision, Mission, and Objectives of the Company’s
Perusahaan Internal Audit Unit
2. Struktur Organisasi Audit yang terdiri dari: 2. Audit Organizational Structure, consisting of:
a. Direktur Utama a. President Director
b. Kepala Divisi Audit Perusahaan b. Head of Company Audit Division
c. Kepala Divisi Audit c. Head of Audit Divisions
d. Kepala Divisi Audit d. Head of Audit Divisions
e. Divisi Internal Audit e. Internal Audit Division
3. Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Internal Audit 3. Duties and Responsibilities of the Internal Audit
dan seluruh jajaran Anggota Organisasi Audit Division and all Audit Organization members
4. Kewenangan yang dimiliki Divisi Internal Audit dan 4. Authorities granted to the Internal Audit Division
seluruh jajaran Anggota Organisasi Audit and all Audit Organization members
5. Strategi dan Ruang Lingkup 5. Strategy and Scope
6. Persyaratan Menjadi Internal Auditor 6. Requirements to become an Internal Auditor
7. Standar Pelaksanaan Audit yang terdiri dari; 7. Audit Implementation Standards including;
a. Perencanaan Audit a. Audit Planning
b. Persiapan Audit b. Audit Preparation
c. Penyusunan Program Audit c. Audit Program Development
d. Pelaksanaan Penugasan Audit d. Audit Execution
e. Pelaporan Hasil Audit e. Audit Reporting
f. Tindak Lanjut Hasil Audit f. Audit Follow-up
8. Kode Etik Internal 8. Internal Code of Conduct
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of The Audit
Audit Committee
a. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan a. Reviewing financial information to be released
yang akan dikeluarkan Perusahaan kepada by the Company to the public and/or authorities,
publik dan/ atau pihak otoritas antara lain laporan including financial statements, projections,
keuangan, proyeksi dan laporan lainnya terkait other reports related to the Company’s financial
dengan informasi keuangan Perusahaan; information;
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 165 Annual Report 2025
Page 165
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
b. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap b. Reviewing compliance with laws and regulations
peraturan perundang-undangan yang related to the Company’s operations;
berhubungan dengan kegiatan Perusahaan;
c. Memberikan pendapat independen dalam hal c. Providing independent opinions in cases of
terjadi perbedaan pendapat antara manajemen disagreements between management and auditors
dan Akuntan atas jasa yang diberikannya; regarding audit services;
d. Memberikan rekomendasi kepada Dewan d. Recommending to the Board of Commissioners the
Komisaris mengenai penunjukan Akuntan yang appointment of auditors based on independence,
didasarkan pada independensi, ruang lingkup scope of assignment, and fee considerations;
penugasan dan imbalan jasa;
e. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan e. Reviewing internal audit activities and supervise
pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi the follow-up actions taken by the Board of
pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan Directors on internal audit findings;
auditor internal;
f. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas f. Reviewing risk management activities conducted
pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan by the Board of Directors;
oleh Direksi;
g. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan g. Examining complaints related to the Company’s
proses akuntansi dan pelaporan keuangan accounting and financial reporting processes;
Perusahaan;
h. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan h. Reviewing and advise the Board of Commissioners
Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan on potential conflicts of interest within the
kepentingan Perusahaan; dan Company; and
i. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi i. Maintaining confidentiality of all Company
Perusahaan. documents, data, and information.
Komposisi Komite Audit Composition of the Audit Committee
Sampai dengan 31 Desember 2025, komposisi Komite As of December 31, 2025, the composition of the
Audit Perusahaan adalah sebagai berikut: Company’s Audit Committee is as follows:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term Duration
Ketua
Braman Setyo
Head
SK Dewan Komisaris No. 10/BOC REFI/X/2021
Anggota 5 tahun
Alan Yazid
Member Board of Commissioners Decree 5 years
No. 10/BOC-REFI/X/2021
Saleh Basir Anggota
Member
Profil Komite Audit Audit Committee Profile
Braman Setyo Braman Setyo
Ketua Komite Audit Head of the Audit Committee
Profil Bapak Braman Setyo telah diuraikan dalam bab The profile of Mr. Braman Setyo is detailed in the
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini. Company Profile chapter of this Annual Report.
Alan Yazid Alan Yazid
Anggota Komite Audit Member of the Audit Committee
Profil Bapak Alan Yazid telah diuraikan dalam bab Profil The profile of Mr. Alan Yazid is detailed in the Company
Perusahaan Laporan Tahunan ini. Profile chapter of this Annual Report.
2025 Laporan Tahunan 166 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 166
Saleh Basir Saleh Basir
Anggota Komite Audit Member of the Audit Committee
Profil Bapak Saleh Basir telah diuraikan dalam bab The profile of Mr. Saleh Basir is detailed in the Company
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini. Profile chapter of this Annual Report.
Independensi Komite Audit Audit Committee Independence
Komitmen independensi Komite Audit bersandar pada The Audit Committee’s commitment to independence
lima aspek independensi berikut: rests on the following five aspects of independence:
1. Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan 1. No financial relationship with the Board of
Komisaris dan Direksi. Commissioners and Board of Directors.
2. Tidak memiliki hubungan kepengurusan 2. No management relationship with the Company,
di Perusahaan, anak perusahaan, maupun
its subsidiaries, or affiliated companies.
perusahaan afiliasi.
3. No shareholding in the Company.
3. Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di
Perusahaan
4. Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan 4. No family relationship with the Board of
Komisaris, Direksi, dan/atau sesama anggota Commissioners, Board of Directors, and/or fellow
Komite Audit. Audit Committee members.
5. Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, 5. No position as a member of a political party,
pejabat, dan pemerintah. official, or government official.
Berdasarkan kelima aspek di atas, Perusahaan telah Based on the five aspects above, the Company has
memastikan bahwa seluruh anggota Komite Audit ensured that all members of the Audit Committee
menjunjung tinggi independensinya karena tidak uphold their independence by not being involved in
terlibat dalam lima aspek tersebut. any of these five aspects.
Rapat Komite Audit Audit Committee Meetings
Sepanjang 2025, Komite Audit telah menyelenggarakan Throughout 2025, the Audit Committee held 4 (four)
4 (empat) kali rapat, dengan rincian informasi frekuensi meetings. The attendance frequency of each Audit
kehadiran masing-masing Komite Audit sebagai Committee member is detailed as follows:
berikut:
Jumlah Rapat
Nama Jabatan Kehadiran Persentase Kehadiran
Number of
Name Position Attendance Attendance Percentage
Meetings
Ketua
Braman Setyo 4 4 100%
Head
Anggota
Alan Yazid 4 4 100%
Member
Anggota
Saleh Basir 4 4 100%
Member
Tindakan Komite Audit Dalam Audit Committee Actions in the
Penyusunan Laporan Keuangan dan Preparation of the Company’s 2025
Laporan Tahunan Perusahaan 2025 Financial Statements and Annual Report
Komite Audit secara berkala memberikan masukan The Audit Committee regularly provides input and
dan arahan dari Dewan Komisaris kepada penanggung guidance from the Board of Commissioners to those
jawab penyusunan Laporan Keuangan (LK) dan responsible for preparing the Financial Statements
Laporan Tahunan (LT) untuk tahun buku 2025. Selain (FS) and the Annual Report (AR) for the 2025 fiscal
itu, Komite Audit juga rutin mengawasi jalannya proses year. Additionally, the Audit Committee consistently
penyusunan LK dan LT agar memastikan bahwa oversees the preparation process to ensure it runs
seluruh prosesnya berjalan lancar, transparan, dan smoothly, transparently, and in compliance with
sesuai dengan regulasi yang berlaku. prevailing regulations.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 167 Annual Report 2025
Page 167
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Kendala dan Pembatasan Kinerja Challenges and Limitations in the Audit
Komite Audit Committee’s Performance
Komite Audit memastikan bahwa selama melaksanakan The Audit Committee confirms that during its duties in
tugasnya pada 2025 tidak terdapat pembatasan yang 2025, no limitations or restrictions were imposed by any
diberikan oleh siapapun. Komite Audit senantiasa party. The Committee continually acts independently
bertindak secara independen dan tidak dapat and cannot be influenced or intervened by any external
diintervensi oleh pihak manapun. party.
Pelaksanaan Kinerja Komite Audit 2025 Audit Committee Performance in 2025
Sepanjang 2025, Komite Audit telah melaksanakan Throughout 2025, the Audit Committee has performed
kinerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, its duties and responsibilities, including:
antara lain:
1. Memberikan rekomendasi penunjukan Kantor 1. Recommended the appointment of a Public
Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris untuk Accounting Firm to the Board of Commissioners to
mengaudit Laporan Keuangan Perusahaan untuk audit the Company’s Financial Statements for the
tahun buku 2025; 2025 financial year;
2. Memantau dan mengevaluasi kinerja Kantor 2. Monitored and evaluated the performance of the
Akuntan Publik dalam mengaudit Laporan Public Accounting Firm in auditing the Company’s
Keuangan Perusahaan Tahun 2025; 2025 Financial Statements;
3. Mengevaluasi pelaksanaan hasil tindak lanjut audit 3. Evaluated the implementation of audit follow-up
sepanjang 2025; results throughout 2025;
4. Memastikan kegiatan Penerapan APU-PPT 4. Ensured that the Company’s AML-CFT
Perusahaan berjalan sesuai dengan ketentuan implementation activities are carried out in
Peraturan yang berlaku; accordance with applicable regulations;
5. Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi kegiatan 5. Evaluated the effectiveness and efficiency of
pengendalian internal di lingkungan Perusahaan; internal control activities within the Company; and
dan
6. Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi kegiatan 6. Evaluated the effectiveness and efficiency of
pengendalian internal di lingkungan Perusahaan. internal control activities within the Company.
Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
Dalam struktur GCG Perusahaan, Komite Nominasi dan Within the Company’s GCG structure, Nomination
Remunerasi bertugas membantu membantu Dewan and Remuneration Committee is tasked with assisting
Komisaris dalam hal fungsi nominasi dan remunerasi. the Board of Commissioners in its nomination and
Secara khusus, Komite Nominasi dan Remunerasi remuneration functions. Specifically, the Nomination
bertanggung jawab memberikan rekomendasi terkait and Remuneration Committee is responsible for
nominasi calon Direksi dan/atau Dewan Komisaris providing recommendations regarding the nomination
serta rekomendasi terkait remunerasi bagi Direksi dan/ of candidates for the Board of Directors and/or the
atau Dewan Komisaris. Board of Commissioners, as well as recommendations
regarding the remuneration of the Board of Directors
and/or the Board of Commissioners.
2025 Laporan Tahunan 168 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 168
Pedoman Kerja Komite Nominasi dan Nomination and Remuneration
Remunerasi Committee Board Manual
Komite Nominasi dan Remunerasi melaksanakan tugas The Committee carries out its duties and responsibilities
dan tanggung jawabnya dengan mengacu pada Piagam based on the Charter of the Nomination and
Komite Nominasi dan Remunerasi yang telah disusun Remuneration Committee, which has been prepared
Perusahaan serta telah ditetapkan dan disahkan by the Company and approved by the Board of
Dewan Komisaris pada tanggal 1 Maret 2021. Kebijakan Commissioners on March 1, 2021. This policy regulates
tersebut mengatur hal-hal terkait Komite Nominasi dan matters related to the Committee, including:
Remunerasi, dengan rincian sebagai berikut:
1. Keanggotaan; 1. Membership;
2. Tugas & Tanggung Jawab; 2. Duties & Responsibilities;
3. Wewenang; 3. Authorities;
4. Kode Etik; 4. Code of Conduct;
5. Rapat Kerja, Pengungkapan & Pelaporan; dan 5. Meetings, Disclosure & Reporting; and
6. Larangan. 6. Prohibitions.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the
Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration
Committee
Nominasi Nomination
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan a. Providing recommendations to the Board of
Komisaris mengenai: Commissioners regarding:
• Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau • Composition of members of the Board of
anggota Dewan Komisaris; Directors and/ or Board of Commissioners;
• Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam • Policies and criteria required in the nomination
proses Nominasi; dan process; and
• Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota • Performance evaluation policies for members
Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris; of the Board of Directors and/or Board of
Commissioners.
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian b. Assisting the Board of Commissioners in evaluating
kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan the performance of members of the Board of
Komisaris berdasarkan tolak ukur yang telah Directors and/or Board of Commissioners based
disusun sebagai bahan evaluasi; on established benchmarks as evaluation material;
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan c. Providing recommendations to the Board of
Komisaris mengenai program pengembangan Commissioners regarding development programs
kemampuan anggota Direksi dan/atau Dewan for members of the Board of Directors and/or
Komisaris; dan Board of Commissioners; and
d. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat d. Proposing qualified candidates for members of the
sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Board of Directors and/or Board of Commissioners
Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS. to be submitted to the General Meeting of
Shareholders (GMS).
Bidang Remunerasi Remuneration
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 1. Providing recommendations to the Board of
Komisaris mengenai: Commissioners regarding:
• Penyusunan struktur Remunerasi bagi • Formulation of remuneration structure for
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan members of the Board of Directors and/or
Komisaris; Board of Commissioners;
• Penyusunan kebijakan atas Remunerasi bagi • Formulation of remuneration policies for
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris; members of the Board of Directors and/or
dan Board of Commissioners; and
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 169 Annual Report 2025
Page 169
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
• Penyusunan besaran atas Remunerasi bagi • Determination of remuneration amounts for
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris. members of the Board of Directors and/or
Board of Commissioners.
b. Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi b. Performance evaluation policies for members
dan/atau anggota Dewan Komisaris. of the Board of Directors and/or Board of
Commissioners.
Komposisi Komite Nominasi dan Composition of the Nomination and
Remunerasi Remuneration Committee
Sampai dengan 31 Desember 2025, komposisi Komite As of December 31, 2025, the composition of the
Nominasi dan Remunerasi Perusahaan adalah sebagai Company’s Nomination and Remuneration Committee
berikut: is as follows:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term Duration
Ketua Berlaku sampai ada
Braman Setyo
Head perubahan penunjukan
Komite baru
Anggota SK Dewan Komisaris No. 10/BOC REFI/X/2021
Anton Budidjaja Valid until further
Member Board of Commissioners Decree No. 10/BOC-REFI/X/2021
changes to the
Anggota Committee appoint ments
Angga Gunawan are made
Member
Profil Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration
Committee Profile
Braman Setyo Braman Setyo
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi Head of the Nomination and Remuneration
Committee
Profil Bapak Braman Setyo telah diuraikan dalam bab Mr. Braman Setyo’s profile is detailed in the Company
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini. Profile section of this Annual Report.
Anton Budidjaja Anton Budidjaja
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Member of the Nomination and Remuneration
Committee
Profil Bapak Anton Budidjaja telah diuraikan dalam bab Mr. Anton Budidjaja’s profile is detailed in the Company
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini. Profile section of this Annual Report.
Angga Gunawan Angga Gunawan
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Member of the Nomination and Remuneration
Committee
Warga Negara Indonesia, berusia 35 tahun. Meraih Indonesian citizen, 35 years old. Holds a Bachelor’s
gelar Sarjana dari Universitas Budi Luhur Jakarta, degree from Budi Luhur University, Jakarta. Has
Memiliki pengalaman di beberapa perusahaan lokal experience working in several local companies
sebagai Human Resource. specializing in Human Resources.
Independensi Komite Nominasi dan Independence of the Nomination and
Remunerasi Remuneration Committee
Komitmen independensi Komite Nominasi dan The Committee’s independence commitment is based
Remunerasi bersandar pada lima aspek independensi on the following five aspects:
berikut:
1. Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan 1. No financial relationships with the Board of
Komisaris dan Direksi; Commissioners or Directors;
2025 Laporan Tahunan 170 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 170
2. Tidak memiliki hubungan kepengurusan 2. No managerial relationships within the Company,
di Perusahaan, anak perusahaan, maupun its subsidiaries, or affiliated companies;
perusahaan afiliasi;
3. Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di 3. No share ownership in the Company;
Perusahaan;
4. Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan 4. No family ties with the Board of Commissioners,
Komisaris, Direksi, dan/atau sesama anggota Board of Directors, and/or fellow Audit Committee
Komite Audit; dan members; and
5. Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, 5. Does not hold positions as political party officials,
pejabat, dan pemerintah. government officials, or public servants.
Berdasarkan kelima aspek di atas, Perusahaan telah Based on these five aspects, the Company ensures
memastikan bahwa seluruh anggota Komite Nominasi that all members of the Nomination and Remuneration
dan Remunerasi menjunjung tinggi independensinya Committee uphold their independence as they are not
karena tidak terlibat dalam lima aspek tersebut. involved in any of these relationships.
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration
Committee Meetings
Sepanjang 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi
telah menyelenggarakan 4 (empat) kali rapat, dengan Throughout 2025, the Nomination and Remuneration
rincian informasi frekuensi kehadiran masing-masing Committee held 4 (four) meetings. The attendance
Komite Nominasi dan Remunerasi sebagai berikut: frequency of each Committee member is as follows:
Jumlah Rapat
Nama Jabatan Jumlah Kehadiran Persentase Kehadiran
Number of
Name Position Number of Attendance Attendance Percentage
Meetings
Ketua
Braman Setyo 4 4 100%
Head
Anggota
Anton Budidjaja 4 4 100%
Member
Anggota
Angga Gunawan 4 4 100%
Member
Pelaksanaan Kinerja Komite Nominasi Performance of the Nomination and
dan Remunerasi 2025 Remuneration Committee in 2025
Sepanjang 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi Throughout 2025, the Nomination and Remuneration
telah melaksanakan kinerja sesuai dengan tugas dan Committee carried out its duties and responsibilities,
tanggung jawabnya, antara lain: which included:
1. Mengevaluasi pemberian honorarium jajaran 1. Evaluated the honorarium for members of the
Direksi dan Dewan Komisaris; Board of Directors and Board of Commissioners;
2. Turut mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris 2. Participated in the evaluation of the performance
dan Direksi sesuai dengan tolak ukur yang telah of the Board of Commissioners and Board of
disusun; Directors based on established benchmarks;
3. Memberikan masukan terkait program 3. Provided input on competency development
pengembangan kompetensi yang akan diikutsertai programs to be attended by members of the Board
oleh Dewan Komisaris dan Direksi; Menyetujui of Commissioners and Board of Directors; and
pengangkatan dan/atau pengunduran diri Direksi
dan/atau Dewan Komisaris; dan
4. Menyetujui pengangkatan dan/atau pengunduran 4. Approved the appointment and/or resignation of
diri Direksi dan/atau Dewan Komisaris. members of the Board of Directors and/or Board
of Commissioners.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 171 Annual Report 2025
Page 171
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Komite Pemantauan Risiko
Risk Monitoring Committee
Dalam struktur GCG Perusahaan, Komite Pemantau In the Company’s GCG structure, the Risk
Risiko bertanggung jawab dalam menyampaikan Monitoring Committee is responsible for providing
rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk hal-hal recommendations to the Board of Commissioners
yang berkaitan dengan pengawasan dan pemantauan concerning the supervision and monitoring of risk
manajemen risiko. Dengan posisinya sebagai organ management. As a supporting organ to the Board
pendukung Dewan Komisaris, Komite Pemantau of Commissioners, the Risk Monitoring Committee
Risiko memastikan Dewan Komisaris memperoleh ensures that the Board receives appropriate references
berbagai referensi yang tepat guna mengoptimalkan to optimize the implementation of risk management
pelaksanaan manajemen risiko di Perusahaan. within the Company.
Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Board
Manual
Dalam rangka menunjang proses pelaksanaan In order to support its task implementation, the
tugasnya, Komite Pemantau Risiko Perusahaan Company’s Risk Monitoring Committee has a Charter
memiliki Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi which has been drafted by the Company and approved
yang telah disusun Perusahaan serta telah ditetapkan and ratified by the Board of Commissioners on October
dan disahkan Dewan Komisaris pada tanggal 5 Oktober 5, 2021. The policy regulates matters related to the Risk
2021. Kebijakan tersebut mengatur hal-hal terkait Monitoring Committee, including the following details:
Komite Pemantau Risiko, dengan rincian sebagai
berikut:
1. Menetapkan Ketua & Anggota Pemantau Risiko; 1. Appointment of the Head and Members of the Risk
dan Monitoring Committee; and
2. Tugas & Wewenang. 2. Duties and Authorities.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities ofthe Risk
Pemantau Risiko Monitoring Committee
a. Melakukan pengawasan dan pemantauan a. Overseeing and monitoring the implementation
pelaksanaan penerapan manajemen risiko yang of risk management, including identification,
meliputi identifikasi, pengukuran, pemantauan dan measurement, monitoring, and control of risks;
pengendalian risiko;
b. Menilai efektivitas manajemen risiko termasuk b. Assessing the effectiveness of risk management,
menilai toleransi risiko yang dapat diambil oleh including evaluating the risk tolerance levels
Perusahaan; acceptable to the Company;
c. Melakukan pengawasan aktif terhadap Direksi dan c. Actively supervising the Directors and Board of
Dewan Komisaris; Commissioners;
d. Mencakup kebijakan, prosedur dan penetapan d. Covering policies, procedures, and the
limit risiko; establishment of risk limits;
e. Mencakup sistem informasi manajemen risiko; dan e. ncluding the risk management information system;
and
f. Mencakup pengendalian internal yang menyeluruh. f. Encompassing comprehensive internal controls.
2025 Laporan Tahunan 172 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 172
Komposisi Komite Pemantau Risiko Composition of the Risk Monitoring
Committee
Sampai dengan 31 Desember 2025, komposisi Komite As of December 31, 2025, the composition of the
Pemantau Risiko Perusahaan adalah sebagai berikut: Company’s Risk Monitoring Committee is as follows:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term Duration
Ketua
Braman Setyo Berlaku sampai ada
Head
SK Dewan Komisaris No. 009/BOCREF/X/2021 perubahan penunjukan
Anggota Komite baru
Alan Yazid
Member Decree of the Board of Commissioners Number Valid until further changes to
009/BOCREF/X/2021 the Committee appointments
Saleh Basir Anggota are made
Member
Profil Komite Pemantau Risiko Profile of the Risk Monitoring Committee
Braman Setyo Braman Setyo
Ketua Komite Pemantau Risiko Head of the Risk Monitoring Committee
Profil Bapak Braman Setyo telah diuraikan dalam bab Mr. Braman Setyo’s profile has been detailed in the
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini. Company Profile chapter of this Annual Report.
Alan Yazid Alan Yazid
Anggota Komite Pemantau Risiko Member of the Risk Monitoring Committee
Profil Bapak Alan Yazid telah diuraikan dalam bab Profil Mr. Alan Yazid’s profile has been detailed in the
Perusahaan Laporan Tahunan ini. Company Profile chapter of this Annual Report.
Saleh Basir Saleh Basir
Anggota Komite Pemantau Risiko Member of the Risk Monitoring Committee
Profil Bapak Saleh Basir telah diuraikan dalam bab Mr. Saleh Basir’s profile has been detailed in the
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini. Company Profile chapter of this Annual Report.
Independensi Komite Pemantau Risiko Independence of the Risk Monitoring
Committee
Komitmen independensi Komite Pemantau Risiko The Risk Monitoring Committee’s commitment to
bersandar pada lima aspek independensi berikut: independence is based on the following five aspects:
1. Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan 1. No financial relationships with the Board of
Komisaris dan Direksi. Commissioners and Board of Directors.
2. Tidak memiliki hubungan kepengurusan 2. No managerial relationships in the Company, its
di Perusahaan, anak perusahaan, maupun subsidiaries, or affiliated companies.
perusahaan afiliasi.
3. Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di 3. No share ownership relationships in the Company.
Perusahaan.
4. Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan 4. No familial relationships with the Board of
Komisaris, Direksi, dan/atau sesame anggota Commissioners, Board of Directors, and/or fellow
Komite Audit. members of the Audit Committee.
5. Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, 5. Does not hold positions as political party officials,
pejabat, dan pemerintah. government officials, or public officers.
Berdasarkan kelima aspek di atas, Perusahaan telah Based on the five aspects above, the Company ensures
memastikan bahwa seluruh anggota Komite Pemantau that all members of the Risk Monitoring Committee
Risiko menjunjung tinggi independensinya karena tidak uphold their independence as they are not involved in
terlibat dalam lima aspek tersebut. any of these aspects.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 173 Annual Report 2025
Page 173
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Rapat Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Meetings
Sepanjang 2025, Komite Pemantau Risiko telah Throughout 2025, the Risk Monitoring Committee has
menyelenggarakan 4 (empat) kali rapat, dengan rincian held 4 (four) meetings, with attendance details of each
informasi frekuensi kehadiran masing-masing Komite member as follows:
Pemantau Risiko sebagai berikut:
Jumlah Rapat
Nama Jabatan Jumlah Kehadiran Persentase Kehadiran
Number of
Name Position Number of Attendance Attendance Percentage
Meetings
Ketua
Braman Setyo 4 4 100%
Head
Anggota
Alan Yazid 4 4 100%
Member
Anggota
Saleh Basir 4 4 100%
Member
Pelaksanaan Kinerja Komite Pemantau Risk Monitoring Committee
Risiko 2025 Performance in 2025
Sepanjang 2025, Komite Pemantau Risiko telah Throughout 2025, the Risk Monitoring Committee has
melaksanakan kinerja sesuai dengan tugas dan carried out its duties and responsibilities in accordance
tanggung jawabnya, antara lain: with its mandate, including:
1. Bekerja sama dengan Komite Manajemen Risiko 1. Collaborated with the Risk Management Committee
dalam memetakan risiko yang mungkin terjadi to map potential risks for the 2025 fiscal year and
untuk tahun buku 2025 serta upaya mitigasinya; the corresponding mitigation efforts;
2. Mengawasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi; 2. Monitored the performance of the Board of
Commissioners and Board of Directors;
3. Melaksanakan kontrol rutin/secara berkala 3. Conducted regular/routine controls on the
terhadap pengendalian internal Perusahaan guna Company’s internal controls to maintain its
menjaga nilai kesehatan Perusahaan; soundness;
4. Mengevaluasi tugas and fungsional Risk 4. Evaluated the tasks and functions of Risk
Management terkait pemantau tingkat risiko Management related to the monitoring of the
Perusahaan. Company’s risk level.
Komite Manajemen Risiko
Risk Management Committee
Peran Komite Manajemen Risiko dalam tubuh The role of the Risk Management Committee within
Perusahaan adalah sebagai organ pendukung Direksi the Company is to serve as a supporting organ to the
yang bertugas sebagai penanggung jawab penerapan Board of Directors, acting as the party responsible for
manajemen risiko. Sebagai bagian dari organisasi, the implementation of risk management. As part of the
Komite Manajemen Risiko membantu Direksi dalam organization, the Risk Management Committee assists
memastikan pelaksanaan implementasi manajemen the Board of Directors in ensuring the comprehensive
risiko secara komprehensif dan menyeluruh di and thorough execution of risk management
Perusahaan. implementation across the Company.
2025 Laporan Tahunan 174 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 174
Pedoman Kerja Komite Manajemen Risk Management Committee Board
Risiko Manual
Pembentukan Komite Manajemen Risiko Perusahaan The establishment of the Company’s Risk Management
telah dibekali dengan SK Direksi Pembentukan Komite Committee is governed by the Board of Directors
Manajemen Risiko sebagai pedoman kerja yang telah Decree on the Establishment of the Risk Management
memperoleh penetapan dan pengesahan Direksi pada Committee, which was enacted and approved by the
tanggal 29 Agustus 2022. SK tersebut mengatur hal- Board of Directors on August 29, 2022. This Decree
hal terkait Komite Manajemen Risiko, dengan rincian outlines the following:
sebagai berikut:
1. Menetapkan Ketua & Anggota Komite Manajemen 1. Appointment of the Head and Members of the Risk
Risiko; dan Management Committee; and
2. Wewenang & Tanggung Jawab Komite Manajemen 2. Authority and Responsibilities of the Risk
Risiko. Management Committee.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the Risk
Manajemen Risiko Management Committee
a. Melakukan pelaksanaan penerapan manajemen a. Implementing risk management practices,
risiko yang meliputi identifikasi, pengukuran, including risk identification, measurement,
pemantauan dan pengendalian risiko; monitoring, and control;
b. Menilai efektivitas manajemen risiko termasuk b. Assessing the effectiveness of risk management,
menilai toleransi risiko yang dapat diambil oleh including evaluating the level of risk tolerance that
Perusahaan; can be accepted by the Company;
c. Mencakup kebijakan, prosedur dan penetapan c. Establishing risk policies, procedures, and limits;
limit risiko;
d. Mencakup sistem informasi manajemen risiko; dan d. Managing the risk management information
system; and
e. Mencakup pengendalian internal yang menyeluruh. e. Overseeing comprehensive internal control
measures.
Komposisi Komite Manajemen Risiko Composition of the Risk Management
Committee
Sampai dengan 31 Desember 2025, komposisi Komite As of December 31, 2025, the composition of the
Manajemen Risiko Perusahaan ialah sebagai berikut: Company’s Risk Management Committee is as follows:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term Duration
Ketua
Ira Rakhmawati
Head
Berlaku sampai ada
Anggota SK. No.006/DIR-REFI/VIII/2022
Iman Pribadi perubahan penunjukan
Member Komite baru
Frans Victor Kailola Anggota Valid until further changes to
Decree No. 006/DIR-REFI/VIII/2022
Member the Committee appointments
are made
Hanindya Aryoputro Anggota
Member
Profil Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee Profile
Ira Rakhmawati Ira Rakhmawati
Ketua Komite Manajemen Risiko Head of the Risk Management Committee
Profil Ibu Ira Rakhmawati telah diuraikan dalam bab The profile of Ms. Ira Rakhmawati is presented in the
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini. Company Profile chapter of this Annual Report.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 175 Annual Report 2025
Page 175
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Iman Pribadi Iman Pribadi
Anggota Komite Manajemen Risiko Member of the Risk Management Committee
Profil Bapak Iman Pribadi telah diuraikan dalam bab The profile of Mr. Iman Pribadi is presented in the
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini. Company Profile chapter of this Annual Report.
Frans Victor Kailola Frans Victor Kailola
Anggota Komite Manajemen Risiko Member of the Risk Management Committee
Profil Bapak Frans Victor Kailola telah diuraikan dalam The profile of Mr. Frans Victor Kailola is presented in
bab Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini. the Company Profile chapter of this Annual Report.
Hanindya Aryoputro Hanindya Aryoputro
Anggota Komite Manajemen Risiko Member of the Risk Management Committee
Profil Bapak Hanindya Aryoputro telah diuraikan dalam The profile of Mr. Hanindya Aryoputro is presented in
bab Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini. the Company Profile chapter of this Annual Report.
Independensi Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee
Independence
Komitmen independensi Komite Manajemen Risiko The Risk Management Committee’s commitment to
bersandar pada lima aspek independensi berikut: independence is based on the following five aspects:
1. Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan 1. No financial relationship with the Board of
Komisaris dan Direksi. Commissioners and the Board of Directors.
2. Tidak memiliki hubungan kepengurusan 2. No management affiliation with the Company,
di Perusahaan, anak perusahaan, maupun subsidiaries, or affiliated companies.
perusahaan afiliasi.
3. Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di 3. No ownership of shares in the Company.
Perusahaan.
4. Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan 4. No family relationship with the Board of
Komisaris, Direksi, dan/atau sesame anggota Commissioners, Board of Directors, or other Audit
Komite Audit. Committee members.
5. Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, 5. Not serving as a political party official, public
pejabat, dan pemerintah. official, or government official.
Berdasarkan kelima aspek di atas, Perusahaan Based on the above aspects, the Company has ensured
telah memastikan bahwa seluruh anggota Komite that all members of the Risk Management Committee
Manajemen Risiko menjunjung tinggi independensinya maintain their independence and are not involved in
karena tidak terlibat dalam lima aspek tersebut. any of these aspects.
Rapat Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee Meetings
Sepanjang 2025, Komite Menajamen Risiko telah Throughout 2025, the Risk Management Committee
menyelenggarakan 4 (empat) kali rapat, dengan rincian held 4 (four) meetings. The attendance record of each
informasi frekuensi kehadiran masing-masing Komite Risk Management Committee member is as follows:
Manajemen Risiko sebagai berikut:
2025 Laporan Tahunan 176 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 176
Jumlah Rapat
Nama Jabatan Jumlah Kehadiran Persentase Kehadiran
Number of
Name Position Number of Attendance Attendance Percentage
Meetings
Ketua
Ira Rakhmawati 4 4 100%
Head
Anggota
Iman Pribadi 4 4 100%
Member
Frans Victor Kailola Anggota
4 4 100%
Member
Hanindya Aryoputro Anggota
4 4 100%
Member
Pelaksanaan Kinerja Komite Implementation of the Risk
Manajemen Risiko 2025 Management Committee’s Duties in
2025
Sepanjang 2025, Komite Pemantau Risiko telah Throughout 2025, the Risk Management Committee
melaksanakan kinerja sesuai dengan tugas dan carried out its duties and responsibilities, which
tanggung jawabnya, antara lain: included the following:
1. Memantau penyusunan laporan pelaksanaan Self- 1. Monitored the preparation of the Company’s Risk
Assessment Tingkat Risiko Perusahaan; Level Self-Assessment report;
2. Mengevaluasi klasifikasi Risk Register Perusahaan; 2. Evaluated the classification of the Company’s Risk
dan Register; and
3. Melakukan pelaporan kepada Komite Pemantau 3. Reported to the Risk Oversight Committee
Risiko terkait hasil penemuan risiko, upaya mitigasi, regarding identified risks, mitigation efforts, and
serta evaluasinya. evaluations thereof.
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan berada di bawah koordinasi Corporate Secretary operates under the coordination
Direksi sebagai organ penghubung yang menjembatani of the Board of Directors and serves as a liaison organ
hubungan antara Perusahaan dengan pihak eksternal that bridges the relationship between the Company and
baik pemegang saham, regulator, pemasok, maupun external parties, including shareholders, regulators,
pemangku kepentingan lainnya. Sekretaris Perusahaan suppliers, and other stakeholders. The Corporate
berperan menjaga persepsi publik atas citra Secretary plays a vital role in maintaining the public
Perusahaan dan pemenuhan tanggung jawab oleh perception of the Company’s image and ensuring the
Perusahaan, baik yang berkaitan dengan peraturan Company’s fulfillment of its obligations, whether related
perundang-undangan dan keterbukaan informasi to laws and regulations, information disclosure, or
ataupun kegiatan sosial lainnya. Sekretaris Perusahaan other social responsibilities. The Corporate Secretary
juga bertugas untuk membantu tugas Direksi dalam also assists the Board of Directors in formulating and
merumuskan dan menyusun kebijakan dan pedoman; preparing policies and guidelines, planning, evaluating,
perencanaan, evaluasi, dan melaksanakan aktivitas and executing external relations activities, marketing,
hubungan eksternal; pemasaran; tanggung jawab corporate social responsibility, protocol duties,
sosial; protokoler; administrasi; dan komunikasi internal administration, and internal communication, all in
Perusahaan sesuai dengan kebijakan, pedoman dan accordance with established policies, guidelines, and
perencanaan yang telah ditetapkan. plans.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 177 Annual Report 2025
Page 177
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Profil Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Profile
Profil Hanindya Aryoputro selaku Sekretaris Perusahaan The profile of Hanindya Aryoputro, as the Corporate
telah diuraikan dalam bab Profil Perusahaan dalam Secretary, is presented in the Company Profile chapter
Laporan Tahunan ini. of this Annual Report.
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Duties and Responsibilities of the
Perusahaan Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan memiliki peran penting dalam The Corporate Secretary plays a significant role in the
implementasi Tata Kelola. Berikut adalah 4 fungsi utama implementation of Good Corporate Governance (GCG).
Sekretaris Perusahaan yang berlaku di Perusahaan: The four main functions of the Corporate Secretary in
the Company are as follows:
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya 1. Monitoring capital market developments,
peraturan perundang undangan yang berlaku di particularly with regard to prevailing capital market
bidang Pasar Modal; regulations;
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan 2. Providing input to the Board of Directors and the
Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan Board of Commissioners to ensure compliance
perundang undangan di bidang Pasar Modal; with capital market laws and regulations;
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam 3. Assisting the Board of Directors and Board of
pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang meliputi: Commissioners in the implementation of GCG,
a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, which includes:
termasuk ketersediaan informasi pada a. Information disclosure to the public,
Website Perusahaan; including the availability of information on the
Company’s website;
b. Penyampaian laporan kepada otoritas Jasa b. Timely submission of reports to the Financial
Keuangan tepat waktu; Services Authority (OJK);
c. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat c. Organizing and documenting General Meeting
Umum Pemegang Saham; of Shareholders (GMS);
d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat d. Organizing and documenting meetings
Direksi dan/ atau Dewan Komisaris; dan of the Board of Directors and/or Board of
Commissioners; and
4. Sebagai penghubung antara Perusahaan dengan 4. Acting as a liaison between the Company and
pemegang saham, otoritas Jasa Keuangan dan shareholders, the Financial Services Authority
pemangku kepentingan lainnya. (OJK), and other stakeholders.
2025 Laporan Tahunan 178 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 178
Laporan Pelaksanaan Tugas Sekretaris Corporate Secretary Task
Perusahaan 2025 Implementation Report in 2025
Sepanjang 2025, Sekretaris Perusahaan telah Throughout 2025, the Corporate Secretary has carried
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan out their duties and responsibilities as follows:
rincian sebagai berikut:
1. Mengoordinir penyelenggaraan RUPST dan 1. Coordinated the organization of the Annual AGMS
RUPSLB Perusahaan; and EGMS;
2. Mengoordinir, menyiapkan materi, menghadiri, 2. Coordinated, prepared materials for, attended,
dan menyusun risalah rapat Dewan Komisaris, and drafted minutes of meetings for the Board
Direksi, Dewan Pengawas Syariah, maupun Komite of Commissioners, Board of Directors, Sharia
lainnya; Supervisory Board, and other Committees;
3. Melaksanakan korespondensi dengan dengan 3. Conducted correspondence with regulators and
regulator dan pihak eksternal pemangku other external stakeholders, including quarterly
kepentingan lainnya seperti pelaporan triwulanan, reporting, public expose activities, and updating
pelaksanaan public expose, hingga memperbarui information on the Company’s website;
informasi pada website Perusahaan;
4. Memantau dan mengoordinasikan pelaksanaan 4. Monitored and coordinated the implementation of
asesmen GCG di Perusahaan; dan the Company’s GCG assessment; and
5. Menyusun Laporan Tahunan Perusahaan sesuai 5. Prepared the Company’s Annual Report in
dengan peraturan yang ditentukan. compliance with prevailing regulations.
Internal Audit
Internal Audit
Pembentukan Unit Audit Internal di Perusahaan The establishment of the Internal Audit Unit in the
bertujuan untuk memberi pendapat profesional, Company aims to provide professional, independent,
independen dan objektif kepada Direktur Utama and objective opinions to the President Director
terhadap aktivitas bisnis dan operasional Perusahaan. regarding the Company’s business and operational
Keberadaan fungsi Unit Audit Internal di Perusahaan activities. The presence of the Internal Audit function
juga merupakan bentuk komitmen Perusahaan untuk reflects the Company’s commitment to consistently
senantiasa menjalankan proses bisnis sesuai dengan conduct business processes in accordance with Good
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Corporate Governance principles.
Struktur dan Kedudukan Unit Audit Structure and Position of the Internal
Internal Audit Unit
Di dalam organisasi Perusahaan, Unit Internal Audit Within the Company’s organization, the Internal
dipimpin oleh Kepala Internal Audit yang secara Audit Unit is led by the Head of Internal Audit, who
struktur berada di bawah Direksi dan bertanggung structurally reports to the Board of Directors and is
jawab penuh kepada Direktur Utama. Kepala Internal fully accountable to the President Director. The Head
Audit juga bekerja sama dengan Komite Audit guna of Internal Audit also collaborates with the Audit
mendukung pelaksanaan tugas masing-masing pihak. Committee to support the execution of their respective
Proses pengangkatan dan pemberhentian Unit Internal duties. The appointment and dismissal of the Internal
Audit dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Audit Unit personnel are carried out directly by the
dengan persetujuan Dewan Komisaris dan berdasarkan President Director with the approval of the Board of
rekomendasi Komite Audit. Commissioners based on recommendations from the
Audit Committee.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 179 Annual Report 2025
Page 179
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Pedoman Kerja Unit Internal Audit Internal Audit Board Manual
Unit Internal Audit Perusahaan melaksanakan tugasnya The Internal Audit Unit performs its duties based on the
dengan berpedoman pada Internal Audit Charter yang Internal Audit Charter, which is drafted in accordance
disusun berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan with the Financial Services Authority Regulation No.
No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan 56/POJK.04/2015 concerning the Establishment and
Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal serta Guidelines for the Internal Audit Unit Charter. This
telah disetujui dan disahkan oleh Dewan Komisaris charter has been approved and ratified by the Board
dan Direksi. Adapun hal hal yang diatur dalam charter of Commissioners and Board of Directors. The charter
adalah sebagai berikut: covers:
1. Visi dan Misi; 1. Vision and Mission;
2. Tugas dan Tanggung Jawab; 2. Duties and Responsibilities;
3. Strategi; 3. Strategies;
4. Kedudukan Internal Audit; 4. Position of Internal Audit;
5. Persyaratan Internal Auditor; 5. Internal Auditor Requirements;
6. Kebijakan Audit Internal; 6. Internal Audit Policies;
7. Ruang Lingkup; 7. Scope;
8. Kewenangan; 8. Authorities;
9. Standar Pelaksanaan; dan 9. Standards of Implementation;
10. Kode Etik. 10. Code of Conduct.
Tugas dan Tanggung Jawab Internal Internal Audit Duties and
Audit Responsibilities
1. Mengembangkan rencana audit tahunan yang 1. Developing a flexible annual audit plan using an
fleksibel dengan metodologi berbasis risiko yang appropriate risk-based methodology, including
tepat, termasuk risiko dan pengendalian yang risks and controls identified by Management,
diidentifikasi oleh Manajemen dan menyerahkan and submit the audit plan to the Board of
rencana audit kepada Dewan Komisaris melalui Commissioners through the Audit Committee for
Komite Audit untuk direview dan disetujui sekaligus review, approval, and periodic refinement;
disempurnakan secara periodik;
2. Mengimplementasikan rencana audit tahunan 2. Implementing the approved annual audit plan;
yang disetujui;
3. Membuat laporan hasil audit dan laporan tindak 3. Preparing audit reports and following-up reports
lanjut atas hasil pemeriksaan tersebut; dan on audit findings;
4. Menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur 4. Submitting these reports to the President Director,
Utama dan Dewan Komisaris serta pihak eksternal Board of Commissioners, and external parties as
sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan required, providing objective recommendations
memberikan saran perbaikan dan informasi yang and information regarding the activities audited
obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada across all management levels.
seluruh tingkatan manajemen.
Pernyataan Independensi Internal Audit Internal Audit Independence Statement
Dalam rangka menghasilkan performa kerja yang In order to achieve optimal work performance, the
maksimal, Perusahaan mewajibkan pelaksanaan Company requires the Internal Audit Division to carry
tugas secara independen dari Divisi Internal Audit. out its duties independently. The Company also
Perusahaan juga mendorong Divisi Internal Audit untuk encourages the Internal Audit Division to uphold its
memegang teguh komitmennya dalam memastikan commitment to ensuring that its duties are continuously
pelaksanaan tugasnya senantiasa bebas dari free from the interests of certain parties that could
kepentingan pihak-pihak tertentu yang berpotensi potentially interfere with the audit process.
mengganggu proses audit.
2025 Laporan Tahunan 180 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 180
Oleh karena itu, Perusahaan mengupayakan realisasi Therefore, the Company strives to achieve independent
kinerja yang independen dengan pemenuhan kaidah performance by complying with the independence
independensi melalui penetapan berbagai hal berikut: principle through the following provisions:
1. Benturan Kepentingan 1. Conflict of Interest
Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, To effectively carry out its functions, each
masing-masing organ organisasi beserta seluruh organizational organ, along with all subordinate
jajaran di bawahnya memiliki komitmen untuk levels, is committed to avoiding domination by any
menghindari dominasi dari pihak manapun, tidak party, not being influenced by certain interests,
terpengaruh oleh kepentingan tertentu, bebas dari being free from conflicts of interest, and from
benturan kepentingan dan dari segala pengaruh all influence or pressure, so as to the decision-
atau tekanan, sehingga pengambilan keputusan making can be carried out objectively.
dapat dilakukan secara obyektif.
2. Intervensi Pihak Lain 2. Intervention by Other Parties
Perusahaan menjamin tidak adanya praktik-praktik The Company guarantees that there will be no
intervensi pihak lain terhadap kegiatan usaha interference by third parties in the Company’s
Perusahaan yang bertujuan untuk kepentingan business activities for personal gain.
pribadi.
Pengembangan Kompetensi Internal Internal Audit Competency
Audit Development
Perusahaan senantiasa mendorong dan memfasilitasi The Company continuously encourages and facilitates
anggota Unit Internal Audit untuk mengembangkan members of the Internal Audit Unit to develop their
kompetensi yang dimiliki guna menunjang pelaksanaan competencies to support the execution of their duties
tugasnya di Perusahaan. Sepanjang 2025, Unit Internal within the Company. Throughout 2025, the Internal
Audit telah mengikuti pendidikan, pelatihan, seminar, Audit Unit has participated in education, training,
webinar, maupun workshop yang terangkum dalam seminars, webinars, and workshops, which are
tabel berikut: summarized in the following table:
Nama dan Jabatan Pendidikan dan Pelatihan Tanggal Pelaksanaan Penyelenggara
Name and Position Education and Training Date of Event Organizer
Leonard Adi Putra Webinar peran GRC Dalam 25 Februari 2025 OJK Institute
Meningkatkan Kepercayaan
Investor dan Stabilitas Sektor
Keuangan
Webinar on the Role of GRC in February 25, 2025
Increasing Investor Confidence
and Financial Sector Stability
Workshop Risk and Information 30 Juni 2025 OJK Institute
Systems Control June 30, 2025
Risk and Governance Summit 19 Agustus 2025 OJK
2025 August 19, 2025
Webinar Peran Digital Forensik 16 Oktober 2025 OJK Institute
Dalam Penanganan dan
Pengungkapan Kejahatan
Keuangan
Webinar The Role of Digital October 16, 2025
Forensics in Handling and
Disclosing Financial Crimes
Pelaksanaan Kinerja Internal Audit 2025 Internal Audit Performance
Implementation in 2025
Unit Internal Audit telah melaksanakan tugas dan The Internal Audit Unit has carried out its duties and
tanggung jawabnya sesuai dengan Rencana Kerja Audit responsibilities in accordance with the Annual Audit
Tahunan (RKAT) yang telah disusun dan disepakati Work Plan (RKAT) that was prepared and mutually
bersama pada awal tahun 2025. Adapun realisasi agreed upon at the beginning of 2025. The performance
kinerja pada 2025 adalah sebagai berikut: realization for 2025 is as follows:
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 181 Annual Report 2025
Page 181
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
1. Melakukan Perencanaan Audit Internal berbasis 1. Conducted Internal Audit planning based on
pengetahuan akan risiko kegagalan organisasi knowledge of organizational risks that may cause
dalam mencapai tujuan; failure to achieve objectives;
2. Pemeriksaan fungsi dan kinerja setiap departemen 2. Examined the functions and performance of each
atas pengendalian intern; dan department regarding internal controls;
3. Melakukan evaluasi atas kecukupan dan 3. Evaluated the adequacy and effectiveness of
efektivitas kontrol terhadap timbulnya resiko pada controls related to the emergence of risks in the
bisnis Perusahaan. Company’s business.
Temuan dan Tindak Lanjut Findings and Follow-Ups
Berdasarkan hasil audit yang telah dilaksanakan Based on audits conducted throughout 2025, all
sepanjang tahun 2025, seluruh rekomendasi yang agreed recommendations have been implemented.
telah disepakati telah dijalankan. Adapun temuan audit The audit findings were purely administrative in
seluruhnya adalah bersifat administratif dan tidak nature and did not indicate any fraud. One of the audit
mengarah pada indikasi fraud. Salah satu rekomendasi recommendations was related to updating/revising the
audit adalah terkait update/pembaruan SOP sesuai Standard Operating Procedures (SOP) in accordance
dengan ketentuan OJK terbaru. with the latest OJK regulations.
Rencana Kinerja Audit 2026 Audit Work Plan 2026
Perusahaan memastikan efektivitas kinerja audit The Company ensures the effectiveness of audit
melalui penyusunan Rencana Kerja Audit Tahunan performance through the preparation of an Annual
(RKAT) yang mencakup Rencana Audit Tahunan (RAT), Audit Work Plan (RKAT), which includes the Annual
Rencana Pengembangan, dan Rencana Aktivitas Audit Plan (RAT), Development Plan, and Other Activity
Lainnya. Penyusunan RKAT dilakukan secara tahunan Plans. The RKAT is prepared annually, taking into
dengan mempertimbangkan kebutuhan pemenuhan account the needs to meet the quality of the Internal
kualitas pelaksanaan fungsi Internal Audit yang sesuai Audit function in accordance with the prevailing
dengan Standar Profesi Audit Intern yang berlaku. Internal Audit Professional Standards.
Selain itu, RKAT juga disusun berdasarkan pertimbangan Furthermore, the RKAT is developed based on the
hasil identifikasi obyek audit (audit universe) secara overall audit universe identification and risk assessment
keseluruhan dan hasil kajian risiko masing-masing results of each audit area, linked with the availability
area audit, dikaitkan dengan ketersediaan sumber of audit resources, including the number of effective
daya audit yang meliputi jumlah hari kerja audit efektif audit working days per year, through the application of
selama 1 (satu) tahun melalui penerapan pendekatan a risk-based audit approach. The Internal Audit Work
audit berbasis risiko. Adapun RKAT Internal Audit untuk Plan for 2026 includes:
tahun 2026 adalah sebagai berikut:
1. Melakukan evaluasi atas kecukupan dan 1. Evaluating the adequacy and effectiveness of
efektivitas kontrol terhadap timbulnya risiko pada controls related to risks arising in the Company’s
bisnis Perusahaan; business;
2. Pemeriksaan fungsi dan kinerja setiap departemen 2. Examining the function and performance of each
atas pengendalian intern; dan department regarding internal controls; and
3. Melakukan Perencanaan Audit Internal berbasis 3. Conducting Internal Audit planning based on
pengetahuan akan risiko kegagalan organisasi knowledge of organizational risks that may cause
dalam mencapai tujuan. failure to achieve objectives.
2025 Laporan Tahunan 182 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 182
Audit Eksternal
External Audit
Perusahaan menggunakan jasa Kantor Akuntan The Company engages a Public Accounting Firm
Publik (KAP) sebagai pihak eksternal independen (KAP) as an independent external party to provide an
untuk memberikan opini terkait kesesuaian penyajian opinion on the conformity of the Company’s financial
laporan keuangan Perusahaan terhadap Standar statements with the Financial Accounting Standards
Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia. (SAK) prevailing in Indonesia. The External Auditor is
Auditor Eksternal juga memiliki tugas untuk melakukan also tasked with testing internal controls, including re-
pengujian pengendalian internal, termasuk pengujian testing items audited by Internal Audit and observing
kembali item yang telah diuji oleh Internal Audit dan procedures performed by Internal Audit.
observasi dari prosedur yang dilakukan Internal Audit.
Mekanisme dan Kriteria Penunjukan Mechanism and Criteria for
Akuntan Publik Appointment of Public Accountant
Proses penunjukan Akuntan Publik sebagai auditor The appointment process of a Public Accountant as an
eksternal dilakukan oleh Perusahaan dengan external auditor is carried out by the Company based
berpedoman pada ketentuan yang berlaku serta melalui on prevailing regulations and through a selection
tahapan proses seleksi berdasarkan pemenuhannya process that meets the following criteria:
terhadap kriteria:
1. Berpengalaman sebagai auditor; 1. Experienced as an auditor;
2. Memahami regulasi di Indonesia, Perusahaan 2. Understands Indonesian regulations, the
masuk bursa serta peraturan lainnya yang relevan; Company’s listing status, and other relevant
regulations;
3. Berpengalaman dan memahami sistem aplikasi 3. Experienced and knowledgeable in application
dan teknologi; systems and technology;
4. Memahami produk pembiayaan; dan 4. Understands financing products; and
5. Berpengalaman dan paham mengenai manajemen 5. Experienced and knowledgeable about risk
risiko. management
Jumlah Periode Akuntan dan Audit Auditor and Audit Period
Berdasarkan RUPS tahun buku 2025, diputuskan bahwa Based on the 2025 Annual General Meeting of
Laporan Keuangan Perusahaan yang berakhir pada 31 Shareholders (RUPS), it was decided that the
Desember 2025 diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Company’s Financial Statements ending December 31,
Djoko Sidik & Indra. Tabel di bawah menginformasikan 2025 are audited by the Public Accounting Firm Djoko
Akuntan dan Kantor Akuntan Publik yang memberikan Sidik & Indra. The table below provides information
Audit Keuangan Perusahaan selama 3 (tiga) tahun on the Accountants and Public Accounting Firms that
terakhir serta biaya audit yang dikeluarkan. have conducted the Company’s Financial Audits over
the past three years, including audit fees incurred.
Nama Akuntan Biaya Jasa
KAP
Tahun Publik Nama Akuntan Publik (Rupiah Penuh)
Public Accounting Firm
Year Public Accountant Services Provided Services Fee
(KAP)
Name (Full Rupiah)
2025 Djoko, Sidik & Indra Yansyafrin Audit keuangan PT Usaha Rp 160.000.000
No AP: 1482 Pembiayaan Reliance
Indonesia Tahun Buku 2025
Financial audit of PT Usaha
Pembiayaan Reliance
Indonesia for fiscal year 2025
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 183 Annual Report 2025
Page 183
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Nama Akuntan Biaya Jasa
KAP
Tahun Publik Nama Akuntan Publik (Rupiah Penuh)
Public Accounting Firm
Year Public Accountant Services Provided Services Fee
(KAP)
Name (Full Rupiah)
2024 Djoko, Sidik & Indra Yannes Manurung No Audit keuangan PT Usaha Rp 160.000.000
AP: 1433 Pembiayaan Reliance
Indonesia Tahun Buku 2024
Financial audit of PT Usaha
Pembiayaan Reliance
Indonesia for fiscal year 2024
2023 Helianto & Rekan Yansyafrin No. AP: Audit keuangan PT Usaha Rp 175.000.000
1482 Pembiayaan Reliance
Indonesia Tahun Buku 2023
Financial audit of PT Usaha
Pembiayaan Reliance
Indonesia for fiscal year 2023
Jasa Lain yang Diberikan Other Services Provided
Untuk periode 2025, tidak terdapat jasa lain di luar For the 2025 period, there were no other services
ruang lingkup jasa yang diberikan di atas oleh Kantor provided outside the scope of the services mentioned
Akuntan Publik beserta Akuntan Publik yang bertugas. above by the Public Accounting Firm and the appointed
Public Accountant.
Sistem Pengendalian Internal
Internal Control System
Perusahaan melakukan optimalisasi pengendalian The Company optimizes its internal business controls
internal bisnis agar tetap berada pada koridor to ensure compliance with prevailing laws and
peraturan perundang undangan yang berlaku melalui regulations, as well as effective risk management
serta pengelolaan risiko yang efektif melalui penerapan through the implementation of a comprehensive
sistem pengendalian internal secara menyeluruh. internal control system. Specifically, the Company
Secara khusus Perusahaan menjalankan pengendalian conducts control by managing all risks, maintaining
dengan pengelolaan seluruh risiko, pemeliharaan risk exposure within established policy limits, and
eksposur risiko agar tetap berada dalam koridor implementing appropriate mitigation strategies. The
kebijakan yang ditetapkan, serta pelaksanaan strategi forms of risk control carried out by the Company
mitigasi yang tepat. Bentuk pengendalian risiko include setting limits and authorities, conducting risk
yang dilakukan oleh Perusahaan antara lain melalui assessments on new products and activities, and
penetapan limit dan kewenangan, asesmen risiko performing risk assessments during the preparation of
terhadap produk dan aktivitas baru, dan asesmen Standard Operating Procedures (SOPs).
risiko dalam proses penyusunan Standard Operational
Procedure (SOP).
Sistem Pengendalian Internal diterapkan oleh The Company effectively implements the Internal
Perusahaan secara efektif dengan tujuan untuk Control System with the objective of assisting in
membantu Perusahaan dalam menjaga aset yang safeguarding the Company’s assets, ensuring the
dimilikinya, menjamin tersedianya pelaporan keuangan availability of reliable financial and managerial
dan manajerial yang dapat dipercaya, meningkatkan reporting, enhancing the Company’s compliance with
kepatuhan Perusahaan terhadap ketentuan dan prevailing laws and regulations, and minimizing the
peraturan perundangan yang berlaku, serta risk of losses, irregularities, and violations of prudential
mengurangi risiko terjadinya kerugian, penyimpangan principles.
dan pelanggaran aspek kehati-hatian.
2025 Laporan Tahunan 184 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 184
Pernyataan Dewan Komisaris dan/ Statement of the Board of
atau Direksi Atas Efektivitas Sistem Commissioners and/or Directors on the
Pengendalian Internal Perusahaan Effectiveness of the Company’s Internal
Control System
Manajemen Perusahaan telah melakukan pemantauan The Company’s management has conducted
dan penilaian pada Sistem Pengendalian Internal monitoring and assessment of the Internal Control
Perusahaan yang mengukur tingkat kecukupan System to measure the adequacy of its implementation
penerapannya di dalam Perusahaan sepanjang 2025. throughout 2025. Based on this assessment, the
Berdasarkan penilaian tersebut, Sistem Pengendalian Internal Control System within the Company in
Internal di Perusahaan pada tahun 2025 dipandang 2025 is considered to have operated sufficiently
telah berjalan secara cukup dan penuh. Dewan and comprehensively. Moving forward, the Board of
Komisaris dan Direksi ke depannya akan terus menjaga Commissioners and Directors will continue to maintain
peningkatan dan penyempurnaan Sistem Pengendalian improvements and enhancements of the Internal
Internal sekaligus berkomitmen mewujudkannya untuk Control System and are committed to realizing it in
mendukung Perusahaan meraih kelangsungan usaha support of the Company’s optimal business continuity.
yang optimal.
Manajemen Risiko
Risk Management
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa As a company operating in the financial services
keuangan, Perusahaan dihadapkan kepada berbagai sector, the Company encounters various business
risiko usaha yang variatif baik dari sisi internal maupun risks from both internal and external sources that could
eksternal yang dapat mengancam keberlanjutan bisnis threaten the sustainability of its business. Therefore,
Perusahaan. Oleh karenanya, pembentukan kerangka establishing a proper, adaptive risk framework capable
risiko yang tepat, adaptif, serta mampu meminimalkan of minimizing the impact of these risks is essential.
imbas dari risiko terbebut menjadi sangat penting untuk The existence of the Company’s risk management
dilakukan. Keberadaan kerangka manajemen risiko framework is also expected to address the challenges
milik Perusahaan juga diharapkan mampu mengatasi posed by the rapidly evolving economy and the
tantangan ekonomi yang semakin berkembang pesat increasing risk exposures that accompany the dynamic
serta eksposur risiko yang terus meningkat seiring development of the economy and business.
dengan perkembangan ekonomi dan bisnis yang
dinamis.
Kerangka manajemen risiko menjadi sistem The risk management framework serves as an effective
pengelolaan risiko dan permodalan yang efektif and integrated risk and capital management system,
dan terintegrasi yang realisasinya dituangkan ke the implementation of which is reflected in policies,
dalam kebijakan, prosedur, limit-limit transaksi dan procedures, transaction limits and authorities, other
kewenangan, ketentuan lain, serta berbagai perangkat regulations, and various risk management tools applied
manajemen risiko yang berlaku di seluruh area across all business activity areas. In its management,
aktivitas usaha. Dalam pengelolaannya, manajemen the Company’s risk management refers to the Financial
risiko di Perusahaan mengacu pada Peraturan Otoritas Services Authority Regulation (POJK) No. 44/
Jasa Keuangan (POJK) No. 44/POJK.05/2020 tentang POJK.05/2020 concerning the Implementation of Risk
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Management for Non-Bank Financial Institutions
Keuangan Non-Bank.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 185 Annual Report 2025
Page 185
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Gambaran Umum Penerapan Overview of the Company’s Risk
Manajemen Risiko Perusahaan Management Implementation
Perusahaan melakukan penerapan Manajemen Risiko The Company implements Risk Management by
dengan mengacu pada ketentuan yang diatur dalam referring to the provisions stipulated in the Financial
POJK terkait Penerapan Manajemen Risiko, yaitu Services Authority Regulation (POJK) concerning
sesuai dengan 4 (empat) pilar penerapan Manajemen the Implementation of Risk Management. This
Risiko yang mencakup: implementation is based on four pillars of Risk
Management, which include:
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi, 1. Active supervision by the Board of Commissioners
termasuk Dewan Pengawas Syariah; and Directors, including the Sharia Supervisory
Board;
2. Kecukupan Kebijakan Prosedur Manajemen Risiko 2. Adequacy of Risk Management policies,
serta Penetapan Limit; procedures, and limit setting;
3. Kecukupan proses Identifikasi, Pengukuran, 3. Adequacy of processes for Risk Identification,
Pemantauan dan Pengendalian Risiko serta Sistem Measurement, Monitoring, and Control, as well as
Informasi Manajemen Risiko; dan the Risk Management Information System; and
4. Sistem Pengendalian Internal. 4. Internal Control System.
PENGUKURAN
MEASUREMENT
IDENTIFIKASI
IDENTIFICATION
PEMANTAUAN
MONITORING
PENGENDALIAN
CONTROL
Proses Manajemen Risiko Risk Management Process
Proses manajemen risiko dijalankan dengan tujuan The risk management process is carried out with the
agar Perusahaan dapat mengetahui, mengukur, objective of enabling the Company to identify, measure,
serta memetakan risiko yang melekat pada aktivitas and map the risks inherent in its business activities,
usaha sehingga dapat dilakukan pengelolaan pada hence these risks can be managed to minimize the
risiko tersebut untuk menekan potensi terganggunya potential disruption to the continuity of the Company’s
kelangsungan aktivitas usaha Perusahaan. operations.
2025 Laporan Tahunan 186 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 186
Kecukupan Proses Identifikasi, Adequacy of the Risk Identification,
Pengukuran, Pemantauan, dan Measurement, Monitoring, and Control
Pengendalian Risiko Processes
1. Identifikasi 1. Identification
Identifikasi dilakukan dengan menganalisis Identification is conducted by analyzing all sources
seluruh sumber risiko yang melekat pada of risk inherent in the Company’s activities, such as
aktivitas Perusahaan, misalnya karakter risiko the risk characteristics found in each business line
yang terdapat pada setiap usaha dan produk- and the Company’s products. This identification
produk Perusahaan. Identifikasi bersifat proaktif, process is proactive, encompasses all activities,
mencakup seluruh aktivitas dan dilakukan dalam and is carried out to analyze the sources and
rangka menganalisis sumber dan kemungkinan potential emergence of risks and their impacts
timbulnya risiko dan dampaknya baik dari sisi from both internal and external perspectives.
internal maupun eksternal.
2. Pengukuran 2. Measurement
Pengukuran risiko dilakukan untuk memperoleh Risk measurement is performed to obtain an
gambaran efektivitas manajemen risiko dan overview of the effectiveness of risk management
menghitung berapa besar dampak kerugian and to calculate the potential magnitude of losses
yang ditimbulkan. Pengukuran dilakukan dapat incurred. Measurement can be quantitative or
bersifat kuantitatif atau kualitatif sesuai metode qualitative in nature, following the measurement
pengukuran yang telah ditetapkan oleh regulator. methods established by the regulator.
3. Pemantauan 3. Monitoring
Aktivitas pemantauan risiko dilakukan dengan Risk monitoring activities involve evaluating risk
cara mengevaluasi eksposur risiko yang terdapat exposures across the entire portfolio of products
dalam seluruh portofolio produk dan kegiatan and business activities as well as assessing the
usaha serta efektivitas proses manajemen risiko. effectiveness of the risk management processes.
4. Pengendalian 4. Control
Pengendalian dilakukan dengan mengelola Control is carried out by managing all risks,
seluruh risiko, memelihara eksposur risiko agar maintaining risk exposures within the boundaries
tetap berada dalam koridor kebijakan yang of established policies, and implementing
ditetapkan dan melakukan strategi mitigasi. mitigation strategies. The forms of risk control
Bentuk pengendalian risiko yang dilakukan oleh undertaken by the Company include setting limits
Perusahaan antara lain melalui penetapan limit dan and authorities, conducting risk assessments for
kewenangan, asesmen risiko terhadap produk dan new products and activities, and assessing risks
aktivitas baru, dan asesmen risiko dalam proses during the preparation of Standard Operating
penyusunan Standard Operational Procedure Procedures (SOPs).
(SOP).
Profil Risiko Tahun 2025 Risk Profile for 2025
Penilaian profil risiko dalam Perusahaan meliputi The Company’s risk profile assessment includes an
penilaian terhadap Risiko Inheren dan Kualitas evaluation of Inherent Risk and the Quality of Risk
Penerapan Manajemen Risiko dalam aktivitas Management Implementation within the Company’s
operasional Perusahaan untuk 8 (delapan) jenis risiko operational activities for eight (8) types of risks
yang dikelola Perusahaan. managed by the Company.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 187 Annual Report 2025
Page 187
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Profil Risiko Uraian / Definisi Upaya Mitigasi
Risk Profile Description / Definition Mitigation Initiatives
Risiko Strategis 1. Pencapaian penyaluran piutang pembiayaan 1. Perusahaan telah menyusun rencana kerja sesuai
Tahun 2025 sebesar Rp677.2 Miliar atau dengan kapasitas dan kemampuan Perusahaan.
mencapai 63,1% dari budget Tahun 2025 2. Kebijakan dan Prosedur sudah cukup memadai untuk
sebesar Rp1.072 Miliar. menjaga risiko strategis dalam perubahan Strategi
2. Pencapaian total Asset Tahun 2025 sebesar Bisnis Perusahaan.
69,8% dibandingkan budget 2025.
3. Perubahan Strategis Bisnis Perseoan dari Cash
Financing menjadi Non-Cash Financing.
Strategic Risk 1. Financing receivables disbursement in 2025 1. The Company has prepared a work plan in accordance
reached Rp677.2 billion, or 63.1% of the 2025 with its capacity and capabilities.
budget of Rp1,072 billion. 2. Policies and Procedures are sufficient to mitigate
2. Total assets reached 69.8% of the 2025 budget. strategic risks arising from changes in the Company’s
3. The Company’s strategic business shift from Business Strategy.
cash financing to non-cash financing.
Risiko Operasional 1. Tidak adanya fraud internal selama tahun 2025. 1. Perumusan tingkat risiko yang akan diambil (risk
2. Bisnis Perusahaan memiliki karakteristik yang appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance) berjalan
sederhana: produk dan aktivitas bervariasi, dengan cukup baik.
mekanisme digital bisnis sederhana, volume 2. Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi cukup aktif,
transaksi rendah, struktur organisasi tidak pelanggaran yang terjadi tidak signifikan dan segera
kompleks dan penggunaan alih daya sangat dapat diperbaiki.
minimal. 3. Pendelegasian kewenangan dikendalikan dan dipantau
secara berkala serta telah berjalan dengan baik.
Operational Risk 1. No internal fraud incidents occurred throughout 1. Risk appetite and risk tolerance formulation are
2025. adequately implemented.
2. The Company’s business characteristics are 2. Supervision by the Board of Commissioners and
simple: diverse products and activities, simple Directors is active; any violations are insignificant and
digital business mechanisms, low transaction promptly corrected.
volume, a non-complex organizational structure, 3. Delegation of authority is controlled, regularly
and minimal outsourcing. monitored, and well implemented.
Risiko Kredit 1. NPF Gross: 1.68% dan NPF Netto: 1.45% 1. Kebijakan dan prosedur cukup memadai dan di updated
2. Tidak ada pelanggaran BMPP sesuai ketentuan Regulator.
3. Seluruh pembiayaan yang diberikan di cover 2. Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi aktif,
dengan jaminan yang memadai. peningkatan kualitas SDM di bidang perkreditan
dengan training yang berkesinambungan.
3. Pengawasan Pembiayaan sesuai dengan ketentuan
dan Prosedur
4. Adanya pemisahan fungsi bisnis, underwriting,
collection, dan MIS Analytics.
Credit Risk 1. Gross NPF: 1.68% and Net NPF: 1.45% 1. Policies and procedures are adequate and updated in
2. No BMPP violations accordance with regulatory requirements.
3. All financing provided is covered by adequate 2. Active supervision from the Board of Commissioners
collateral. and Directors, with continuous credit training to improve
HR quality.
3. Credit supervision in accordance with prevailing
regulations and procedures.
4. Business, underwriting, collection, and MIS analytics
functions are segregated.
Risiko Pasar 1. Perusahaan tidak memiliki liabilitas dalam mata 1. Kebijakan dan prosedur cukup memadai.
uang asing, tidak ada pinjaman dengan bunga
mengambang. 2. Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi cukup aktif.
2. Tidak ada transaksi derivatif dalam kegiatan
Perusahaan.
Market Risk 1. The Company holds no foreign currency 1. Policies and procedures are adequate.
liabilities and has no floating-rate loans.
2. There are no derivative transactions in the 2. The Board of Commissioners and Directors provide
Company’s operations. active oversight.
2025 Laporan Tahunan 188 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 188
Profil Risiko Uraian / Definisi Upaya Mitigasi
Risk Profile Description / Definition Mitigation Initiatives
Risiko Likuiditas 1. Kemampuan Likuiditas baik. 1. Kebijakan dan prosedur cukup memadai, pengawasan
2. Perusahaan dapat memenuhi kewajiban jangka Dewan Komisaris dan Direksi cukup aktif.
pendek dan jangka panjangnya secara memadai 2. Sistem pengendalian internal cukup efektif.
dengan dukungan likuiditas baik. Pendanaan
Perusahaan perlu di tingkatkan dengan
memaksimalkan facility line dari Pihak Peminjam.
3. Tidak ada negative spread dalam aktivitas
likuiditas Perusahaan.
Liquidity Risk 1. Liquidity capacity is sound. 1. Policies and procedures are adequate, with active
2. The Company can meet its short-term and supervision from the Board of Commissioners and
long term obligations adequately, supported Directors.
by good liquidity. Company funding needs to 2. Internal control systems are effective.
be enhanced by maximizing facility lines from
lenders.
3. No negative spread in liquidity activities.
Risiko Hukum 1. Legal Perkreditan: Tidak ada pelanggaran syarat Kebijakan dan prosedur cukup memadai, Perusahaan telah
syarat perjanjian yang belum terpenuhi; memiliki tim legal yang capable untuk mewakili perusahaan
2. Legal Corporate: terdapat 1 gugatan terhadap dalam permasalahan-permasalahan hukum yang dihadapi
Perusahaan yang mana telah inkrah di tahun dan dalam pelaksanaan kegiatan operasional.
2024 dengan hasil perusahaan memenangkan
gugatan tersebut, namun di tahun 2025 debitur
melaporkan kembali.
Legal Risk 1. Credit Legal: There are no outstanding breaches Policies and procedures are adequate; the Company has
of the terms of the agreement; a capable legal team to represent it in legal matters and
2. Corporate Legal: There is 1 lawsuit against the operational activities.
Company, which was finalized in 2024, and the
Company won the lawsuit. However, the debtor
filed another lawsuit in 2025.
Risiko Kepatuhan 1. Tidak ditemukan adanya pelanggaran terkait 1. Kebijakan dan prosedur cukup memadai.
Compliance Risk laporan APU dan PPT. 2. Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi cukup aktif.
2. Menurunnya pelanggaran dan ketidakpatuhan 3. Pemantauan aktivitas kepatuhan rutin dilakukan di
Perusahaan selama tahun 2025. bawah koordinasi Direktur Kepatuhan.
3. Jumlah denda akibat pelanggaran menurun
pada periode tahun 2025.
4. Pelanggaran berulang juga menurun selama
tahun 2025.
1. No violations found concerning Anti-Money 1. Policies and procedures are adequate.
Laundering (APU) and Terrorism Financing 2. Supervision by the Board of Commissioners and
Prevention (PPT) reporting. Directors is active.
2. Decreased violations and non-compliance 3. Compliance activities are routinely monitored under the
during 2025. coordination of the Compliance Director.
3. Reduced fines due to violations in 2025.
4. Repeated violations have also decreased
throughout 2025.
Risiko Reputasi 1. Secara umum tidak terdapat pengaruh reputasi 1. Kebijakan dan prosedur cukup memadai.
Reputational Risk negatif dari pengurus, pemegang saham 2. Perusahaan selalu meningkatkan pelayanan secara
Perusahaan, dan perusahaan terkait. profesional dan menindaklanjuti seluruh keluhan
2. Reputasi secara keseluruhan dari pengurus, nasabah atau mitra dengan menyediakan bagian
pemegang saham Perusahaan sangat baik. khusus untuk menangani keluhan tersebut.
3. Tidak ada pelanggaran atau potensi pelanggaran 3. Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi cukup
atas etika bisnis oleh Perusahaan, pengurus, dan memadai dalam menjaga reputasi Perusahaan.
pemegang saham.
4. Rating Perusahaan berada dalam kategori
Investment grade.
1. No negative reputational impacts stemming from 1. Policies and procedures are adequate.
the Company’s management, shareholders, or 2. The Company continuously enhances service
related parties. professionalism and promptly addresses all customer
2. Overall reputation of management and or partner complaints through a dedicated unit.
shareholders is very good. 3. Supervision by the Board of Commissioners and
3. No violations or potential breaches of business Directors is sufficient to safeguard the Company’s
ethics by the Company, management, or reputation.
shareholders.
4. The Company’s rating remains at Investment
Grade.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 189 Annual Report 2025
Page 189
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Adapun hasil penilaian profil risiko Perusahaan untuk The Company’s risk profile assessment for the year
tahun 2025: 2025:
Peringkat Risiko Peringkat Kualitas Penerapan
Profil Risiko Inheren Manajemen Risiko Peringkat Tingkat Risiko
No.
Risk Profile Inherent Risk Risk Management Overall Risk Rating
Rating Implementation Rating
Risiko Strategis
1 2 2 2
Strategic Risk
Risiko Operasional
2 2 2 2
Operational Risk
Risiko Kredit
3 2 2 2
Credit Risk
Risiko Pasar
4 2 2 2
Market Risk
Risiko Likuiditas
5 2 2 2
Liquidity Risk
Risiko Hukum
6 1 2 1
Legal Risk
Risiko Kepatuhan
7 1 2 1
Compliance Risk
Risiko Reputasi
8 1 2 1
Reputational Risk
Penilaian Dewan Komisaris dan/atau Board of Commissioners and/
Direksi atas Efektivitas Penerapan or Directors’ Assessment on the
Manajemen Risiko Perusahaan Effectiveness of Risk Management
Implementation
Menurut penilaian manajemen, penerapan manajemen According to management’s assessment, the
risiko di Perusahaan telah dijalankan secara cukup, implementation of risk management within the Company
tepat, dan efektif sesuai dengan tujuan yang has been carried out adequately, appropriately, and
ditetapkan. Dewan Komisaris dan Direksi sebagai effectively in line with the established objectives.
bagian dari jajaran Manajemen ke depannya akan The Board of Commissioners and Directors, as part
terus berupaya untuk memastikan peningkatan dan of the management team, will continue to strive to
pengembangan pada penerapan Manajemen Risiko ensure ongoing improvement and development in the
dapat terus dilakukan guna menunjang komitmen application of risk management. This commitment
Perusahaan dalam mencapai kesinambungan usaha supports the Company’s goal to sustain business
dengan pengelolaan dan mitigasi risiko-risiko yang continuity through effective risk management and
baik. mitigation.
Fungsi Kepatuhan
Compliance Function
Fungsi Kepatuhan adalah rangkaian tindakan maupun The Compliance Function encompasses a series
berbagai langkah bersifat pencegahan yang dilakukan of actions and preventive measures undertaken by
Perusahaan untuk memastikan kebijakan, sistem, the Company to ensure that all policies, systems,
prosedur, serta kegiatan usaha yang dijalankan procedures, and business activities fully comply with
oleh Perusahaan seluruhnya telah mematuhi dan the regulations set forth by the Financial Services
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Authority (OJK) and prevailing laws, including Sharia
dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku,
principles. Furthermore, this Compliance Function
termasuk prinsip syariah. Di samping itu, adanya Fungsi
serves to guarantee the Company’s adherence
Kepatuhan ini berguna untuk memastikan kepatuhan
Perusahaan terhadap komitmen yang dibuat oleh to commitments made to the relevant regulatory
Perusahaan kepada Otoritas yang berwenang. authorities.
2025 Laporan Tahunan 190 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 190
Independensi Independence
Di dalam Perusahaan, Fungsi Kepatuhan menjadi Within the Company, the Compliance Function
tanggung jawab yang dijalankan oleh Direktur yang is the responsibility of a Director overseeing the
membawahkan fungsi kepatuhan. Perusahaan telah compliance division. The Company has ensured that
memastikan bahwa persyaratan independensi beserta all requirements for independence, along with other
kriteria pendukung lainnya yang ditetapkan oleh supporting criteria mandated by prevailing regulations,
ketentuan yang berlaku seluruhnya telah dipenuhi oleh are fully met by the responsible Director and the
Direktur yang bertugas maupun Divisi Kepatuhan. Compliance Division.
Pelaksanaan Kepatuhan Terhadap Implementation of Compliance with the
Undang-Undang Law
Jenis Kepatuhan Implementasi
Types of Compliance Implementation
Budaya Kepatuhan Seluruh karyawan bertanggung jawab mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan. Dalam rangka
menumbuhkan budaya kepatuhan terhadap ketentuan eksternal, pihak yang bertanggung jawab dalam
fungsi kepatuhan melakukan sosialisasi ketentuan baru yang terkait dengan aktivitas perusahaan secara
langsung maupun tidak langsung.
Compliance Culture All employees are responsible for fostering a culture of compliance. To cultivate adherence to external
regulations, the compliance function is responsible for disseminating new regulatory requirements
related to the company’s activities, both directly and indirectly.
Mitigasi Risiko Kepatuhan Risiko kepatuhan muncul ketika Perusahaan tidak patuh atau tidak melaksanakan kewajiban yang telah
ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk mencegah timbulnya potensi
risiko kepatuhan, pihak yang bertanggung jawab dalam fungsi kepatuhan telah melakukan serangkaian
program/kegiatan yang ditujukan untuk memitigasi timbulnya ketidakpatuhan dalam bentuk kegiatan
antara lain melakukan pemantauan secara bulanan terhadap risiko kepatuhan yang melekat yaitu terkait:
a. Melakukan pemantauan kewajiban pelaporan dengan menjaga kualitas pelaporan serta memenuhi
kelengkapan materi, akurasi dan tepat waktu antara lain terkait pelaporan ke Regulator (Otoritas
Jasa Keuangan) dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta laporan yang
bersifat publikasi.
b. Melakukan sosialisasi ketentuan baru kepada segenap unit, baik ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
serta peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tindak lanjut pengkinian Standard
Operational Procedure (SOP) yang terkait dengan ketentuan baru tersebut.
Compliance Risk Mitigation Compliance risk arises when the Company fails to comply with or meet obligations set forth by
prevailing laws and regulations. To prevent potential compliance risks, the compliance function has
implemented a series of programs and activities aimed at mitigating non-compliance, which include
monthly monitoring of inherent compliance risks such as:
a. Monitoring and reporting obligations to ensure the quality, completeness, accuracy, and
timeliness of reports submitted to regulators (Financial Services Authority) and the Financial
Transaction Reports and Analysis Center (PPATK), as well as public disclosures.
b. Disseminating new regulations to all units, including updates on Financial Services Authority
regulations and other prevailing laws, with follow-up updates to the related Standard Operating
Procedures (SOPs).
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 191 Annual Report 2025
Page 191
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Penerapan Anti Pencucian Uang dan Implementation of Anti-Money
Pencegahan Teroris (APU & PPT) Laundering and Counter-Terrorism
Financing (AML & CTF)
Perusahaan menyadari secara penuh bahwa kegiatan The Company fully recognizes that its business
usaha yang dijalankan Perusahaan di bidang jasa activities in the non-bank financial services sector
keuangan non-bank memiliki potensi risiko terjadinya have the potential risk of money laundering and
tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana terrorism financing crimes that can be carried out by
pendanaan terorisme yang dapat dilakukan oleh irresponsible parties. Therefore, the Company firmly
pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Oleh karenanya, holds its commitment to uphold the implementation of
Perusahaan memegang teguh komitmennya untuk a clean, healthy, honest, and positive value-added non-
menjunjung tinggi implementasi bisnis jasa keuangan bank financial services business by preventing and
non bank yang bersih, sehat, jujur, dan bernilai tambah minimizing the potential for misuse of the Company’s
yang positif dengan mencegah dan meminimalisir business for such negative things through the Anti-
potensi penyalahgunaan bisnis Perusahaan untuk hal- Money Laundering and Prevention of Terrorism
hal negatif tersebut melalui Program Anti Pencucian Financing (AML & CFT) Program. The implementation
Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU & of this program is also a form of the Company’s support
PPT). Pelaksanaan program ini juga menjadi bentuk for the development of the country’s economy that is
dukungan Perusahaan bagi pembangunan ekonomi positive and beneficial to the community.
negeri yang bernilai positif dan bermanfaat bagi
masyarakat.
Program-Program APU, PPT & PPPSPM yang The AML, CTF & PPPSPM programs implemented
dilaksanakan oleh Perusahaan untuk merealisasikan by the Company to realize its commitment to clean
komitmen bisnis yang bersih antara lain mencakup: business practices include, among others:
1. Melakukan penyusunan dan pengkinian terhadap 1. Developing and updating both strategic and
kebijakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan technical policies on Anti-Money Laundering and
Pendanaan Terorisme baik yang bersifat strategis Counter-Terrorism Financing;
maupun kebijakan yang bersifat teknis;
2. Melakukan identifikasi, verifikasi, analisa dan 2. Identifying, verifying, analyzing, and mitigating
mitigasi terkait transaksi keuangan mencurigakan suspicious financial transactions (LTKM) and
(LTKM) dan transaksi keuangan tunai (LTKT) serta cash financial transactions (LTKT), as well as
mengkoordinasikan penanganannya kepada unit coordinating their handling with relevant units and/
terkait dan/atau melaporkannya kepada regulator or reporting to the regulator (PPATK);
(PPATK);
3. Melakukan pemeliharaan Daftar Terduga Teroris 3. Maintaining the List of Suspected Terrorists and
dan Organisasi Teroris (DTTOT); Terrorist Organizations (DTTOT);
4. Melakukan pengkinian profil nasabah; dan 4. Updating customer profiles; and
5. Melakukan pemantauan, menganalisa dan 5. Monitoring, analyzing, and recommending the
merekomendasikan kebutuhan pelatihan Program training needs for the AML, CTF & PPPSPM
APU, PPT & PPPSPMbagi segenap karyawan Programs for all Company employees in
Perusahaan sesuai dengan ketentuan yang accordance with prevailing regulations.
berlaku.
Realisasi APU & PPT 2025 2025 AML & CTF Implementation
Sepanjang 2025, Perusahaan telah menyelenggarakan Throughout 2025, the Company has conducted various
beragam kegiatan yang berkaitan dengan realisasi activities related to the implementation of the AML,
Program APU, PPT & PPPSPM antara lain: CTF & PPPSPM Programs, including but not limited to:
1. Melakukan pengkinian data Nasabah sesuai 1. Updating Customer data in accordance with the
dengan perencanaan pengkinian data Nasabah; scheduled Customer data update plan;
2. Melakukan update DTTOT melalui SIGAP; 2. Updating the List of Suspected Terrorists and
Terrorist Organizations (DTTOT) through SIGAP;
3. Melakukan konfirmasi watchlist SIPENDAR; 3. Confirming the SIPENDAR watchlist;
2025 Laporan Tahunan 192 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 192
4. Sosialisasi mengenai Anti Pencucian Uang & 4. Conducting socialization sessions regarding
Pencegahan Pendanaan Terorisme; Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism
Financing;
5. Melakukan update Pedoman Penerapan APU, PPT 5. Updating the Guidelines for the Implementation of
& PPPSPM disesuaikan dengan POJK terbaru AML, CTF & PPPSPM in accordance with the latest
OJK regulations.
Implementasi Penerapan Program APU, Implementation of the AML, CTF &
PPT & PPPSPM Berdasarkan Risk Based PPPSPM Program Based on The Risk-
Approach (RBA) Based Approach (RBA)
Sesuai dengan ketentuan UU Pencegahan dan In accordance with Law No. 8 of 2010 on the Prevention
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang No. and Eradication of Money Laundering Crimes, Law
8 Tahun 2010, UU Pencegahan dan Pemberantasan No. 9 of 2013 on the Prevention and Eradication of
Tindak Pidana Pendanaan Terorisme No. 9 Tahun Terrorism Financing Crimes, and Financial Services
2013, serta POJK No. 8 Tahun 2022, Perusahaan Authority Regulation (POJK) No. 8 of 2022, the
menerapkan Program APU, PPT & PPPSPM melalui: Company implements the AML, CTF & PPPSPM
Program through:
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi 1. Active Oversight by the Board of Commissioners
and Directors
Peran aktif dari Dewan Komisaris dan Direksi The active role of the Board of Commissioners
sangat dibutuhkan untuk menciptakan penerapan and Directors is essential to ensure the effective
Program APU, PPT & PPPSPM yang efektif. Bentuk implementation of the AML, CTF & PPPSPM
pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan Program. The forms of active oversight include:
Direksi di antaranya adalah:
• Memberikan persetujuan terhadap Kebijakan • Approval of the AML, CTF & PPPSPM Policy;
APU, PPT & PPPSPM;
• Laporan berkala baik bulanan, triwulan, dan • Periodic reports (monthly, quarterly, and
tahunan terhadap kewajiban pelaporan dan annually) regarding reporting obligations and
implementasi program APU, PPT & PPPSPM; AML, CTF & PPPSPM program implementation;
• Persetujuan atas laporan rencana dan realisasi • Approval of plans and realization reports
pengkinian data; dan related to customer data updates; and
• Persetujuan atas penyelenggaraan kegiatan • Approval of socialization activities related to
sosialisasi mengenai APU, PPT & PPPSPM. AML, CTF & PPPSPM.
2. SDM dan Pelatihan 2. Human Resources and Training
Perusahaan melaksanakan pelatihan terkait The Company regularly conducts training related
dengan Penerapan Program APU, PPT & PPPSPM to the implementation of the AML, CTF & PPPSPM
secara berkala melalui beberapa metode, seperti Program using various methods, including training/
pelatihan/sosialisasi penerapan Program APU, PPT socialization for new employees and refresher
& PPPSPM kepada pegawai baru dan refreshment training for all employees.
kepada seluruh pegawai.
Perkara Hukum 2025
Legal Cases In 2025
Hingga 31 Desember 2025, terdapat 1 (satu) gugatan As of December 31, 2025, there was 1 (one) lawsuit
terhadap Perusahaan yang mana telah inkrah di against the Company which was finalized in 2024, with
tahun 2024, dengan hasil Perusahaan memenangkan the result that the Company won the lawsuit, but in
gugatan tersebut, namun di tahun 2025 debitur 2025 the debtor filed another complaint.
melaporkan kembali.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 193 Annual Report 2025
Page 193
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Sanksi Administratif
Administrative Sanctions
Sepanjang 2025, Perusahaan tidak memperoleh sanksi Throughout 2025, the Company did not receive
administratif apapun yang dikenakan oleh Regulator. any administrative sanctions from regulators,
Hal tersebut menunjukan bukti komitmen Perusahaan demonstrating the Company’s commitment to
dalam menaati aturan yang berlaku sebagai pelaku compliance with prevailing regulations as a business
usaha. entity.
Kebijakan Anti-Korupsi dan
Anti-Fraud [ESG Metrics G-07]
Anti-Corruption and Anti-Fraud Policy
Perusahaan merupakan bagian dari Lembaga Jasa As part of the Financial Services Industry, the Company
Keuangan sehingga diperlukan adanya komitmen recognizes the need for a strong commitment and
kuat dan sikap tegas dalam mencegah tindakan firm stance to prevent detrimental actions that may
merugikan yang berpotensi tinggi dapat terjadi di arise in its financial related business activities, such
dalam aktivitas usaha Perusahaan sebagai pihak yang as corruption and fraud. Accordingly, the Company
memiliki kaitan dengan keuangan, seperti korupsi upholds principles of healthy, honest, and integrity-
dan fraud. Mengetahui hal tersebut, Perusahaan driven business conduct by diligently supervising
menjunjung tinggi kegiatan bisnis yang sehat, jujur, and safeguarding all operational activities with full
dan berintegritas dengan mengawasi serta menjaga commitment. The Company addresses and prevents
dengan komitmen penuh seluruh kegiatan operasional. corruption and fraud by conducting thorough
Perusahaan melakukan upaya penyelesaian dan investigations and imposing strict sanctions on
pencegahan tindak pidana korupsi dan fraud tersebut perpetrators and involved parties.
dengan menjalankan investigasi kasus dan pemberian
sanksi tegas kepada pelaku maupun pihak terlibat.
Selain itu, Perusahaan juga melaksanakan berbagai Furthermore, the Company implements various
program bersifat pencegahan berupa reminder, preventive programs, including reminders, sharing
sharing session, penguatan supervisi kepada seluruh sessions, strengthened supervision of subordinates,
bawahan, mematuhi ketentuan yang berlaku sesuai strict adherence to prevailing SOPs, enhanced
SOP, meningkatkan fungsi segregation of duties segregation of duties, and the “Know Your Employee”
dan kebijakan know your employee supaya tindakan policy to ensure such detrimental actions do not
merugikan tersebut tidak terulang di masa depan. Pada recur. In 2025, the Company successfully realized this
2025, Perusahaan berhasil mewujudkan komitmen commitment, maintaining clean operations free from
tersebut dengan tercapainya kegiatan operasional corruption and fraud within the workplace.
yang bersih dan tidak terdapat tindak pidana korupsi
maupun fraud di lingkungan kerja Perusahaan.
2025 Laporan Tahunan 194 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 194
Kode Etik dan Budaya Perusahaan [ESG Metrics G-07]
Code of Conduct and Company Culture
Komitmen Perusahaan untuk mengedepankan The Company’s commitment to prioritizing sound and
aktivitas bisnis yang sehat serta beretika dengan ethical business activities through the implementation
penerapan prinsip-prinsip GCG diimplementasikan of Good Corporate Governance (GCG) principles is
melalui penetapan dan pemberlakuan aturan dasar realized by establishing and enforcing fundamental
kerja yang dimuat dalam Kode Etik yang tercantum work rules contained in the Code of Conduct, as
dalam Kebijakan Perusahaan Nomor KEB.PER- 001/ stipulated in the Company Policy Number KEB.PER-
REFI tanggal 2 November 2015. 001/REFI dated November 2, 2015.
Kode Etik atau Code of Conduct ini disusun sebagai The Code of Conduct is developed as a behavioral
acuan perilaku bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan guideline for the Board of Commissioners, Directors,
seluruh karyawan dalam menerapkan nilai dan etika and all employees to uphold business values and
bisnis agar menjadi bagian dari budaya perusahaan ethics, making it an integral part of the Company’s
yang bertujuan untuk mencapai Visi dan Misi culture aimed at achieving the Company’s Vision and
Perusahaan. Pelaksanaan penerapan Kode Etik sebagai Mission. The responsibility for implementing the Code
pedoman dalam berperilaku menjadi tanggung jawab of Conduct as a behavioral framework lies with every
seluruh insan Perusahaan tanpa terkecuali. individual within the Company without exception.
Pokok Isi Kode Etik Main Contents of the Code of Conduct
Kode Etik Perusahaan menjadi wujud nyata komitmen The Company’s Code of Conduct is a tangible
Perusahaan dalam mendorong seluruh insan manifestation of the Company’s commitment to
Perusahaan untuk menghadirkan etika bisnis dan encourage all members of the organization to uphold
etika kerja dan mengutamakan hubungan baik dengan business ethics and work ethics, while prioritizing
berbagai pihak berkepentingan. good relationships with various stakeholders.
Pokok isi dari Kode Etik diuraikan sebagai berikut: The main contents of the Code of Conduct are outlined
1. Pengertian as follows:
2. Pendahuluan 1. Definition
3. Peranan Kode Etik 2. Introduction
4. Visi, Misi, dan Core Values Perusahaan 3. Role of the Code of Conduct
5. Elemen-elemen Kode Etik: 4. Company Vision, Mission, and Core Values
• Kepatuhan terhadap hukum dan kebijakan 5. Elements of the Code of Conduct:
Perusahaan • Compliance with laws and Company policies
• Hubungan dengan pelanggan • Relationship with customers
• Hubungan dengan komunitas setempat • Relationship with the local community
• Hubungan Perusahaan dengan Insan • Relationship between the Company and its
Perusahaan employees
• Kerahasiaan Perusahaan • Company confidentiality
• Integritas dan akurasi pembukuan Perusahaan • Integrity and accuracy of Company accounting
• Benturan Kepentingan • Conflict of interest
• Hadiah • Gifts
6. Pelanggaran Terhadap Kode Etik 6. Violations of the Code of Conduct
7. Pernyataan Kepatuhan Terhadap Kode Etik 7. Statement of Compliance with the Code of
Conduct
8. Referensi 8. References
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 195 Annual Report 2025
Page 195
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Sosialisasi Kode Etik Code of Conduct Socialization
Dalam rangka mendukung penerapan Kode Etik secara In order to support the broad implementation of
luas, Perusahaan telah menyelenggarakan sosialisasi the Code of Conduct, the Company has conducted
pokok-pokok Kode Etik kepada seluruh insan socialization sessions covering the key points of the
Perusahaan dari seluruh lapisan, mulai dari jajaran Code of Conduct for all members of the Company across
Dewan Komisaris dan organ pendukung, Direksi dan all levels, ranging from the Board of Commissioners
pejabat satu tingkat di bawah Direksi, serta seluruh and supporting organs, the Board of Directors and
pegawai. Sosialisasi dilakukan melalui media Sharing officials one level below the Board of Directors, to all
Folder. employees. The socialization was carried out through
a Sharing Folder media.
Implementasi Kode Etik Code of Conduct Implementation
Perusahaan secara penuh telah melakukan The Company has fully implemented the Code of
implementasi Kode Etik dengan menyeluruh hingga Conduct comprehensively throughout all levels. The
seluruh lini. Perusahaan memastikan, seluruh insan Company ensures that all personnel are aware of and
Perusahaan mengetahui sekaligus memahami seluruh understand the key contents of the Code of Conduct.
pokok isi yang termuat dalam Kode Etik. Perusahaan The Company also provides broad opportunities for any
memberikan kesempatan secara luas kepada seluruh party who becomes aware of or discovers violations of
pihak yang mengetahui atau menemukan pelanggaran the Code of Conduct implementation to report these to
atas implementasi Kode Etik untuk menyampaikan their superiors via the Whistleblowing System (WBS).
laporannya kepada atasan melalui Whistleblowing All reports received will be followed up if supported by
System atau WBS. Seluruh laporan yang diterima accurate data and/or evidence.
akan ditindaklanjuti jika disertai dengan data dan/ atau
bukti-bukti akurat pendukung laporan.
Sanksi Pelanggaran Kode Etik Sanctions for Code of Conduct
Violations
Untuk memastikan lingkungan kerja selalu berada In order to ensure the work environment remains
dalam kondisi prima yang kondusif, nyaman, dan optimal, conducive, comfortable, and safe for all
aman bagi semua pihak tanpa terkecuali, Perusahaan parties without exception, the Company enforces
menerapkan sanksi tegas berupa sanksi administratif strict administrative sanctions on individuals proven
bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran to have violated the Company’s Code of Conduct.
atas Kode Etik Perusahaan. Adanya sanksi ini juga These sanctions reflect the Company’s commitment
menjadi bentuk wujud komitmen Perusahaan dalam to maintaining discipline, safeguarding personal
menegakkan tata tertib, menjaga integritas diri, integrity, fostering business activities that prioritize the
membangun aktivitas usaha yang mengutamakan implementation of GCG principles, and serving as a
penerapan prinsip-prinsip GCG, sekaligus sebagai form of guidance for employees who violate the rules
bentuk pembinaan bagi pegawai yang melanggar agar to prevent recurrence.
tidak melakukan hal yang sama di masa mendatang.
Laporan Pelanggaran Kode Etik 2025 Code of Conduct Violation Reports in
2025
Hingga 31 Desember 2025, Perusahaan tidak As of December 31, 2025, the Company has not
menemukan adanya laporan pelanggaran Kode Etik received any reports of Code of Conduct violations
yang dilakukan oleh insan Perusahaan, baik dari jajaran committed by any Company personnel, whether from
Manajemen maupun karyawan. management or employees.
2025 Laporan Tahunan 196 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 196
Sistem Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing System
Perusahaan mengedepankan kehadiran area kerja The Company prioritizes creating a work environment
yang mendukung kinerja seluruh insannya dengan that supports the performance of all its members
melalui lingkungan kerja yang kondusif, nyaman, dan by fostering a conducive, comfortable, and safe
aman bagi seluruh karyawan. Hal tersebut diwujudkan workplace for all employees. This commitment is
secara nyata oleh Perusahaan melalui penyusunan dan concretely realized through the development and
penerapan Whistleblowing System (WBS) atau Sistem implementation of a Whistleblowing System (WBS) or
Pelaporan Pelanggaran. Violation Reporting System.
Keberadaan WBS di Perusahaan menjadi bagian dari The presence of the WBS within the Company
komitmen Perusahaan dalam melaksanakan tata reflects its dedication to upholding corporate values
nilai dan budaya kerja Perusahaan serta penerapan and work culture as well as implementing anti-fraud
strategi anti-fraud. Bagi Perusahaan, adanya WBS ini strategies. The WBS encourages active participation
membantu Perusahaan dalam mendorong partisipasi from all employees and stakeholders to monitor
aktif dari seluruh insan sekaligus para pemangku ethical business processes and report any violations
kepentingan untuk turut memantau proses bisnis yang occurring within the Company’s work environment.
beretika dan melaporkan pelanggaran yang terjadi The Company ensures that all reports are submitted
di area kerja Perusahaan. Perusahaan memastikan voluntarily through a dedicated, confidential reporting
bahwa pelaporan pelanggaran tersebut dilakukan mechanism.
secara sukarela melalui mekanisme pelaporan khusus
dan bersifat rahasia.
Di samping itu, WBS berperan sebagai bentuk upaya Furthermore, the WBS serves as an instrument for
Perusahaan dalam mempertahankan keunggulannya the Company to maintain excellence in service and
dalam layanan dan kinerja dan menjaga reputasi baik. performance while safeguarding its reputation. It also
WBS juga menjadi sarana yang dapat dimanfaatkan functions as an optimal channel to resolve violations
optimal untuk menyelesaikan pelanggaran secara internally before resorting to external resolution
internal di lingkungan Perusahaan sebelum mechanisms
menggunakan jalur penyelesaian secara eksternal.
Mekanisme Pelaporan Dalam WBS Reporting Mechanism Within the
Whistleblowing System (WBS)
1. Perusahaan menyediakan media penyampaian 1. The Company provides designated communication
Pelaporan atas Dugaan Penyimpangan melalui channels for reporting suspected irregularities as
media komunikasi yang ditetapkan sebagai follows:
berikut:
Telepon: 021-2119-2288 ext.309 Telephone: 021-2119-2288 ext. 309
E-mail: whistleblowing@reliance-finance.com Email: whistleblowing@reliance-finance.com
2. Pelapor dapat menyampaikan pelaporan dugaan 2. Reporters may submit reports of suspected
penyimpangan yang akan diterima oleh TIM WBS. irregularities, which will be received by the WBS
3. Pelapor memastikan kesediaannya untuk Team.
mengungkapkan identitas terduga pelaku 3. Reporters are encouraged to disclose the identity
penyimpangan pada Tim WBS. of the suspected violator to the WBS Team.
4. Tim WBS akan melakukan Registrasi Pelaporan 4. The WBS Team will conduct a thorough registration
secara intensif terhadap pelaporan yang dilakukan of reports submitted by reporters through the WBS
oleh Pelapor melalui Sistem Aplikasi WBS. Application System.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 197 Annual Report 2025
Page 197
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
5. Tim WBS akan melakukan validasi dan analisis 5. The Team will then validate and analyze the
Pelaporan serta menyusun Laporan WBS untuk reports and prepare WBS Reports to be submitted
disampaikan ke Direksi dan Dewan Komisaris. to the Board of Directors and the Board of
Commissioners.
6. Pelaporan yang dilakukan melalui selain media 6. Reports submitted through channels other than
yang ditetapkan di atas atau sistem WBS, akan those specified above or outside the WBS system
dianggap TIDAK SAH. will be considered INVALID
Perlindungan Bagi Pelapor Protection for Whistleblowers
Upaya Perusahaan dalam menjaga lingkungan kerja The Company’s commitment to maintaining a safe
yang aman bagi seluruh pihak juga diwujudkan melalui working environment for all parties is also realized
pemberian perlindungan kepada pelapor pelanggaran. through the provision of protection for whistleblowers
Perlindungan tersebut dilakukan dengan menjaga reporting violations. This protection is carried out by
kerahasiaan identitas pelapor serta melindungi pelapor safeguarding the confidentiality of the whistleblower’s
yang bersedia mengungkapkan identitas dirinya yang identity and protecting those whistleblowers who
didasari oleh itikad/ niat baik. choose to disclose their identity in good faith.
Hal tersebut kemudian diwujudkan dengan memastikan This commitment is ensured by guaranteeing the
beberapa hal sebagai berikut: following:
1. Tersedianya fasilitas saluran Pelaporan yang dapat 1. The availability of reporting channels that can
menyamarkan identitas pelapor. mask the identity of the whistleblower.
2. Jaminan kerahasiaan identitas Pelapor. 2. Assurance of confidentiality regarding the
whistleblower’s identity.
3. Jaminan keamanan informasi dan perlindungan 3. Guarantee of information security and protection
terhadap tindakan balasan dari Terlapor, against retaliation from the reported party,
yangberupa ancaman keselamatan fisik, teror including threats to physical safety, psychological
psikologis, keselamatan keluarga, keselamatan intimidation, safety of family members, property
harta, keamanan pekerjaan dan segala bentuk security, job security, and any other forms of
tindakan lain yang mengancam Pelapor. actions that threaten the whistleblower.
4. Perusahaan memberikan bantuan dan 4. Provision of legal assistance and protection to the
perlindungan hukum kepada Pelapor atas tindakan whistleblower against any legal actions initiated by
balasan dari Terlapor berupa tuntutan hukum. the reported party
Pihak yang Mengelola Pengaduan Complaint Management
Perusahaan menugaskan pengelola WBS Perusahaan The Company assigns the WBS (Whistleblowing
sebagai pihak yang bertanggung jawab atas System) management team as the responsible party
pengelolaan pengaduan mencakup sarana pelaporan for handling complaints, including managing the WBS
WBS hingga seluruh laporan yang diterima. Tugas dan reporting channels and all received reports. This
tanggung jawab tersebut dijalankan oleh pengelola responsibility is carried out by the WBS management
WBS Perusahaan dengan didukung oleh kompetensi team with the appropriate competence, integrity, and
dan integritas yang tepat, memadai, dan sesuai dengan adequacy required to meet the task.
kebutuhan.
Laporan Pengaduan dan Tindak Complaints and Follow-Up Reports in
Lanjutnya 2025 2025
Sepanjang tahun 2025, Perusahaan melalui mekanisme Throughout 2025, the Company, through the WBS
WBS tidak menemukan maupun menerima laporan mechanism, did not find or receive any reports of
pengaduan atas pelanggaran yang terjadi di internal violations occurring within the Company.
Perusahaan.
2025 Laporan Tahunan 198 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 198
Akses Informasi dan Data Perusahaan Access to Company Information and Data Untuk menciptakan transparansi informasi yang In order to create transparency and open access to terbuka bagi siapa saja, Perusahaan menyediakan information for all stakeholders, the Company provides beragam fasilitas yang dapat digunakan oleh para various facilities that stakeholders can use to easily pemangku kepentingan untuk mendapatkan informasi and accurately obtain Company information and dan data Perusahaan dengan mudah dan akurat. data. With these facilities, stakeholders are entitled Dengan adanya fasilitas-fasilitas ini, para pemangku to receive information about the Company whenever kepentingan dapat memperoleh haknya untuk needed. Dissemination of such information is carried memiliki informasi mengenai Perusahaan kapan saja out through Company-owned media, including: dibutuhkan. Penyebaran informasi tersebut dilakukan melalui media-media yang dimiliki Perusahaan seperti: Website Website Perusahaan memiliki website yang dapat diakses pada The Company operates a website accessible at www. alamat www.reliance-finance.com. Dalam website ini, reliance-finance.com. The website presents a wide Perusahaan menyajikan berbagai informasi terkait range of information about the Company, including Perusahaan, mulai dari informasi mengenai profil its profile, management, and offered products. perusahaan, manajemen, hingga produk-produk Additionally, the website contains information regarding yang ditawarkan. Selain itu, dalam website tersebut the Company’s performance. In order to ensure the juga tersedia informasi mengenai kinerja Perusahaan. information remains up-to-date, the Company regularly Untuk memastikan informasi selalu ditampilkan secara updates and continuously improves the content. terkini, Perusahaan berupaya untuk memutakhirkan dan terus memperbaharui konten informasi secara berkala dan berkelanjutan. Laporan Tahunan Annual Report Secara berkala setiap tahun, Perusahaan menyusun On a periodic annual basis, the Company prepares an Laporan Tahunan yang memuat informasi secara Annual Report containing transparent and accountable transparan dan akuntabel sesuai dengan kondisi information reflecting the Company’s performance kinerja Perusahaan sepanjang tahun buku. Laporan during the fiscal year. The Annual Report is submitted Tahunan ini disampaikan kepada Pemegang Saham to shareholders and regulators. dan Regulator. Media Elektronik Electronic Media Perusahaan juga memanfaatkan media elektronik The Company also utilizes electronic media such berupa e-mail yang digunakan untuk membantu as email to facilitate the distribution of important Perusahaan menyalurkan informasi penting serta information and to support communication with relevant sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan pihak- parties in the delivery and receipt of correspondence pihak terkait untuk mendukung proses pengiriman dan and data by Company personnel. penerimaan surat dan data oleh insan Perusahaan. PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 199 Annual Report 2025
Page 199
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Lainnya
Other Reports
Komitmen Perusahaan dalam mengimplementasikan The Company’s commitment to implementing
prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam principles of transparency and accountability in
pengelolaan Perusahaan, diimplementasikan melalui corporate management is also reflected in the timely
keterbukaan informasi dan penyampaian laporan and periodic dissemination of information and reports
yang dilakukan tepat waktu dan secara berkala to all stakeholders. The following are some reports
kepada seluruh pemangku kepentingan. Berikut submitted by the Company throughout the 2025 fiscal
adalah beberapa laporan yang telah disampaikan oleh year:
Perusahaan sepanjang tahun buku 2025:
Laporan Bulanan | Monthly Reports
Jatuh Tempo
Kewajiban Pelaporan Realisasi
No. Pelaporan
Reporting Type Realization
Reporting Due Date
1 Laporan Keuangan Setiap Tanggal 10 Pelaporan dilakukan secara online melalui
(Laporan Bulanan Perusahaan Pembiayaan) SILARAS setiap bulannya.
Financial Report Every 10th of the month Reporting is conducted online monthly through
(Monthly Financing Company Report) the SILARAS system
2 Penyampaian Informasi Debitur Setiap Tanggal 12 Pelaporan dilakukan secara online melalui SLIK
setiap bulannya.
Debtor Information Submission Every 12th of the month Reporting is conducted online monthly through
the SLIK system.
Laporan Triwulanan | Quarterly Reports
Jatuh Tempo
Kewajiban Pelaporan Realisasi
No. Pelaporan
Reporting Type Realization
Reporting Due Date
1 Laporan Pembiayaan Baru 15 Januari, 15 April, 15 Juli Laporan terpenuhi dilakukan pelaporan secara
dan 15 Oktober online melalui SIPESAT
New Financing Report January 15, April 15, July 15, The report is fulfilled by submitting it online
and October 15 through SIPESAT.
2 Laporan Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan 10 Januari, 10 April, 10 Juli Laporan terpenuhi dilakukan pelaporan secara
Service and Complaint Resolution Report dan 10 Oktober online melalui SIPEDULI
January 10, April 10, July The report is fulfilled by submitting it online
10, and October 10 through SIPEDULI.
3 Laporan Daftar Piutang Terhadap Jaminan 10 Januari, 10 April, 10 Juli Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
dan 10 Oktober online melalui email & dikirimkan dalam bentuk
hardcopy kepada Waliamanat
Accounts Receivable Against Collateral Report
January 10, April 10, July The report is fulfilled by submitting it online via
10, and October 10 email and sending a hardcopy
4 Laporan Triwulanan Keuangan Non-Audit 20 April, 20 Juli dan 20 Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
Oktober online melalui email & dikirimkan dalam bentuk
hardcopy kepada Waliamanat
Non-Audit Quarterly Financial Report April 20, July 20, and
October 20 The report is fulfilled by submitting it online via
email and sending a hardcopy to the Trustee.
5 Laporan Realisasi Penggunaan dan Hasil Penawaran 15 Januari dan 15 Juli Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
Umum online melalui Sistem SPE IDX kepada OJK Pasar
Modal & Bursa Efek
Realization Report on Use and Results of Public January 15 and July 15 The report is fulfilled by submitting it online
Offering through the IDX SPE System to the Financial
Services Authority (OJK) Capital Market & Stock
Exchange.
2025 Laporan Tahunan 200 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 200
Laporan Tahunan | Annual Reports
Jatuh Tempo
Kewajiban Pelaporan Realisasi
No. Pelaporan
Reporting Type Realization
Reporting Due Date
1 Laporan Realisasi Kegiatan Literasi dan Inklusi 30 Januari Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
Keuangan online melalui email & submit melalui SIPEDULI
Financial Literacy and Inclusion Activity Realization January 30 The report is fulfilled by submitting it online via
Report email and through SIPEDULI.
2 Laporan Realisasi Pengkinian Data APU-PPT 30 Januari Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email & submit melalui Sistem
APOLO
Updating of APU-PPT Data Report January 30 The report is fulfilled by submitting it online via
email and through the APOLO System.
3 Laporan Syarat Keberlanjutan BOC dan BOD 30 Januari Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email
Sustainability Requirements Report for BOC and BOD January 30 The report is fulfilled by submitting it online via
email.
4 Laporan Pengawasan Rencana Bisnis 30 Januari Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email & submit melalui Sistem
APOLO
Business Plan Monitoring Report January 30 The report is fulfilled by submittng it online via
email and through the APOLO System.
5 Laporan Rencana Bisnis 30 Januari Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email & submit melalui Sistem
APOLO
Business Plan Report January 30 The report is fulfilled by submitting it online via
email and through the APOLO System.
6 Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 30 Januari Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email & submit melalui Sistem
APOLO
Sustainable Finance Action Plan Report January 30 The report is fulfilled by submitting it online via
email and through the APOLO System.
7 Laporan Penilaian Tingkat Kesehatan Keuangan 15 Februari Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email & submit melalui Sistem
APOLO
Financial Health Level Assessment Report February 15 The report is fulfilled by submitting it online via
email and through the APOLO System.
8 Laporan Self-Assessment Manajemen Risiko 28 Februari Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email & submit melalui Sistem
APOLO
Risk Management Self-Assessment Report February 28 The report is fulfilled by submitting it online via
email and through the APOLO System.
9 Laporan Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik 30 April Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email
Good Corporate Governance Implementation Report April 30 The report is fulfilled by submitting it online via
email.
10 Laporan Keuangan Yang Telah Diaudit oleh Akuntan 30 April Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
Publik online melalui email
Audited Financial Statements by Public Accountant April 30 The report is fulfilled by submitting it online via
email.
11 Laporan Realisasi Aksi Keuangan Berkelanjutan 30 April Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email & submit melalui Sistem
APOLO
Sustainable Finance Action Realization Report April 30 The report is fulfilled by submitting it online via
email and through the APOLO System.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 201 Annual Report 2025
Page 201
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Jatuh Tempo
Kewajiban Pelaporan Realisasi
No. Pelaporan
Reporting Type Realization
Reporting Due Date
12 Laporan Hasil Evaluasi Komite Audit terhadap 30 Juni Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
pelaksanaan pemberian jasa audit atas informasi online melalui email
keuangan historis tahunan oleh AP dan/atau KAP
Audit Committee Evaluation Report on the Annual June 30 The report is fulfilled by submitting it online via
Historical Financial Audit Service by Public Accountant email.
and/or Public Accounting Firm
13 Laporan Keuangan Tengah Tahunan 30 Juli Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui Sistem SPE IDX
Semi-Annual Financial Report July 30 The report is fulfilled by submitting it online
through the IDX SPE System.
14 Laporan Penilaian Tingkat Risiko APU-PPT 31 Agustus Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email & submit melalui Sistem
APOLO
APU-PPT Risk Level Assessment Report August 31 The report is fulfilled by submitting it online via
email and through the APOLO System.
15 Laporan Realisasi Rencana Bisnis Business 30 November Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email & submit melalui Sistem
APOLO
Plan Realization Report November 30 The report is fulfilled by submitting it online via
email and through the APOLO System.
16 Laporan Rencana Pengkinian Data APU-PPT 30 Desember Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
online melalui email & submit melalui Sistem
APOLO
APU-PPT Data Update Plan Report December 30 The report is fulfilled by submitting it online via
email and through the APOLO System.
Penerapan Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Terbuka
Implementation of the Guidelines for Good Corporate Governance of
Public Companies
Perusahaan terus berupaya untuk memaksimalkan lima The Company continuously strives to maximize the five
prinsip dasar GCG yaitu keterbukaan, akuntabilitas, fundamental principles of Good Corporate Governance
tanggung jawab, kemandirian, dan kewajaran sebagai (GCG), namely transparency, accountability,
landasan dari operasional Perusahaan sehari-hari. responsibility, independence, and fairness, as the
Hal tersebut dilandasi atas kesadaran Perusahaan foundation of its daily operations. This effort is based
akan pentingnya penerapan prinsip GCG dalam upaya on the Company’s awareness of the importance of
pencapaian visi dan misi Reliance Finance. applying GCG principles in achieving the vision and
mission of Reliance Finance.
The Company has also endeavored to comply with
Perusahaan juga telah berupaya memenuhi
recommendations in accordance with the Financial
rekomendasi sesuai Peraturan Jasa Keuangan
Services Authority Regulation (POJK) Number 21/
(POJK) Nomor 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan
POJK.04/2015 concerning the Implementation
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan Surat
of Guidelines for Good Corporate Governance of
Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor
Public Companies, and the Circular Letter of the
32/ SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola
Financial Services Authority (SEOJK) Number 32/
Perusahaan Terbuka.
SEOJK.04/2015 regarding the Guidelines for Good
Corporate Governance of Public Companies.
2025 Laporan Tahunan 202 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 202
Pedoman Tata Kelola mencakup 5 aspek, 8 prinsip The Governance Guidelines cover 5 aspects, 8
dan 25 rekomendasi penerapan aspek dan prinsip principles, and 25 recommendations for implementing
tata kelola perusahaan yang baik. Rekomendasi aspects and principles of good corporate governance.
penerapan aspek dan prinsip tata kelola perusahaan These recommendations serve as the standard for
yang baik dalam Pedoman Tata Kelola adalah standar applying good corporate governance aspects and
penerapan aspek dan prinsip tata kelola perusahaan principles that the Company must implement using a
yang baik yang harus diterapkan Perusahaan untuk “comply or explain” approach. The following provides
mengimplementasikan prinsip tata kelola dengan a detailed explanation of its implementation:
pendekatan “comply or explain”. Adapun uraian
penerapannya, disampaikan sebagai berikut:
Penerapan di
Prinsip dan Rekomendasi Penjelasan Perusahaan
No.
Principle and Recommendation Explanation Implementation in the
Company
Prinsip 1 | Principle 1
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Enhancing the Value of General Meeting of Shareholders (GMS) Implementation
1.1 Perusahaan Terbuka memiliki cara atau Tercantum dalam tata tertib RUPS serta dijelaskan oleh Sudah diterapkan
prosedur teknis pengumpulan suara (voting) Ketua Rapat pada saat RUPS berlangsung.
baik secara terbuka maupun tertutup
yang mengedepankan independensi, dan
kepentingan pemegang saham.
The Public Company has methods or These are listed in the GMS rules and explained by the Already implemented
technical procedures for collecting votes Meeting Chair during the GMS.
(voting), both openly and secretly, that
prioritize independence and the interests of
shareholders.
1.2 Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Sudah diterapkan
Komisaris Perusahaan hadir dalam RUPS. Perusahaan hadir dalam RUPS kecuali apabila
berhalangan
All members of the Board of Directors and Already implemented
members of the Board of Commissioners of the All members of the Board of Directors and members of
Company attend the GMS. the Board of Commissioners of the Company attend the
GMS except if unable to attend.
1.3 Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam situs Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam laman www. Sudah diterapkan
web Perusahaan paling sedikit selama 1 (satu) reliance-finance.com
tahun.
A summary of the GMS minutes is available on A summary of the GMS minutes is available on the page Already implemented
the Company’s website for at least 1 (one) year www.reliance-finance.com
Prinsip 2 | Principle 2
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor
Improving the Quality of Communication of the Public Company with Shareholders or Investors
2.1 Perusahaan memiliki suatu kebijakan Perusahaan secara berkala mengunggah laporan berkala Sudah diterapkan
komunikasi dengan Pemegang Saham atau dan keterbukaan informasi Perusahaan melalui laman
investor. Bursa Efek Indonesia dan/atau laman Perusahaan www.
reliance-finance.com. Di samping itu, Perusahaan
memiliki sarana komunikasi dengan Pemegang Saham
dan investor melalui:
• Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
• Paparan Publik Tahunan.
The Company has a communication policy with The Company periodically uploads periodic reports Already implemented
Shareholders or investors. and disclosures through the Indonesia Stock Exchange
website and/or the Company’s website at www.reliance-
finance.com. In addition, the Company provides
communication channels with Shareholders and investors
through:
• Annual General Meeting of Shareholders
• Annual Public Expose
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 203 Annual Report 2025
Page 203
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Penerapan di
Prinsip dan Rekomendasi Penjelasan Perusahaan
No.
Principle and Recommendation Explanation Implementation in the
Company
2.2 Perusahaan mengungkapkan kebijakan Dipublikasikan di dalam laman Perusahaan www.reliance- Sudah diterapkan
komunikasi dengan Pemegang Saham atau finance.com
investor dalam situs web.
The Company discloses its communication Published on the Company’s website at www.reliance- Already implemented
policy with Shareholders or investors on its finance.com
website.
Prinsip 3 | Principle 3
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris
Strengthening the Membership and Composition of the Board of Commissioners
3.1 Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris berpedoman Sudah diterapkan
mempertimbangkan kondisi Perusahaan. pada ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan, Piagam
Dewan Komisaris dan peraturan pasar modal dengan
mempertimbangkan kondisi Perusahaan.
The determination of the number of members The determination of the number of members of the Already implemented
of the Board of Commissioners considers the Board of Commissioners is guided by the provisions of
condition of the Company. the Company’s Articles of Association, the Charter of the
Board of Commissioners, and capital market regulations,
while considering the condition of the Company.
3.2 Penentuan komposisi anggota Dewan Anggota Dewan Komisaris memiliki latar belakang Sudah diterapkan
Komisaris memperhatikan keberagaman pendidikan yang diperlukan Perusahaan serta memenuhi
keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang aspek keberagaman keahlian, pengetahuan dan
dibutuhkan. pengalaman yang dibutuhkan.
The determination of the composition of the Members of the Board of Commissioners have the Already implemented
Board of Commissioners’ members takes into educational background needed by the Company and
account the diversity of expertise, knowledge, fulfill the aspects of diversity in expertise, knowledge,
and experience required. and experience required.
Prinsip 4 | Principle 4
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Enhancing the Quality of the Duties and Responsibilities of the Board of Commissioners
4.1 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Dewan Komisaris telah mempunyai kebijakan Penilaian Belum diterapkan
penilaian sendiri (self-assessment) untuk sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan
menilai kinerja Dewan Komisaris. Komisaris sebagaimana yang tercantum dalam charter
Dewan Komisaris.
The Board of Commissioners has a self- The Board of Commissioners already has a self- Not yet implemented
assessment policy to evaluate the performance assessment policy to evaluate the performance of the
of the Board of Commissioners. Board of Commissioners as stipulated in the Charter of
the Board of Commissioners.
4.2 Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk Belum diterapkan
untuk menilai kinerja Dewan Komisaris menilai kinerja Dewan Komisaris telah diungkapkan
diungkapkan melalui Laporan Tahunan dalam Laporan Tahunan Perusahaan, melalui capaian Key
Perusahaan. Performance Indicator (KPI) berdasarkan kehadiran rapat,
pemberian arahan, pelaksanaan kinerja, dan keputusan
pemegang saham. Kebijakan ini telah diungkapkan dalam
Laporan Tahunan Perusahaan.
The self-assessment policy to evaluate the The self-assessment policy to evaluate the performance Not yet implemented
performance of the Board of Commissioners of the Board of Commissioners has been disclosed in the
is disclosed through the Company’s Annual Company’s Annual Report, through the achievement of
Report. Key Performance Indicators (KPI) based on attendance
at meetings, giving direction, performance execution, and
shareholder decisions. This policy has been disclosed in
the Company’s Annual Report.
2025 Laporan Tahunan 204 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 204
Penerapan di
Prinsip dan Rekomendasi Penjelasan Perusahaan
No.
Principle and Recommendation Explanation Implementation in the
Company
4.3 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait Anggaran Dasar Perusahaan dan Piagam Dewan Sudah diterapkan
pengunduran diri anggota Dewan Komisaris Komisaris mengatur bahwa jabatan Dewan Komisaris
apabila terlibat dalam kejahatan keuangan. berakhir apabila tidak memenuhi persyaratan perundang-
undangan. Dengan demikian maka dalam hal anggota
Dewan Komisaris dinyatakan sebagai terdakwa dalam
kejahatan keuangan maka yang bersangkutan dinyatakan
tidak cakap melakukan perbuatan hukum dan tidak dapat
lagi menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris.
The Board of Commissioners has a policy The Company’s Articles of Association and the Charter Already implemented
regarding the resignation of Board members if of the Board of Commissioners regulate that the position
involved in financial crimes. of the Board of Commissioners ends if they do not meet
legal requirements. Therefore, if a member of the Board
of Commissioners is declared a defendant in a financial
crime, the person concerned is declared legally incapable
of performing legal acts and can no longer serve as a
member of the Board of Commissioners.
4.4 Dewan Komisaris atau Komite Nominasi dan Komite Nominasi dan Remunerasi memberikan Sudah diterapkan
Remunerasi Menyusun kebijakan suksesi rekomendasi yang independen dan objektif tentang calon
dalam proses nominasi anggota Direksi. anggota prospektif untuk Direksi untuk diusulkan kepada
Pemegang Saham.
The Board of Commissioners or the Nomination The Nomination and Remuneration Committee provides Already implemented
and Remuneration Committee formulates independent and objective recommendations on
succession policies in the nomination process prospective candidates for the Board of Directors to be
of Board of Directors members. proposed to the Shareholders.
Prinsip 5 | Principle 5
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi
Strengthening the Membership and Composition of the Board of Directors
5.1 Penentuan jumlah anggota Direksi Penentuan jumlah anggota Direksi berpedoman pada Sudah diterapkan
mempertimbangkan kondisi Perusahaan serta ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan, Piagam Direksi
efektivitas dalam pengambilan keputusan. dan peraturan pasar modal dengan mempertimbangkan
kondisi Perusahaan.
The determination of the number of Board of The determination of the number of Board of Directors Already implemented
Directors members considers the condition of members is guided by the provisions of the Company’s
the Company as well as the effectiveness in Articles of Association, the Board of Directors’ Charter,
decision-making. and capital market regulations, taking into account the
condition of the Company.
5.2 Penentuan komposisi anggota Direksi Anggota Direksi memiliki latar belakang pendidikan Sudah diterapkan
memperhatikan keberagaman keahlian, yang diperlukan Perusahaan serta memenuhi aspek
pengetahuan, dan pengalaman yang keberagaman keahlian, pengetahuan dan pengalaman
dibutuhkan. yang dibutuhkan.
The determination of the composition of Board Members of the Board of Directors have the educational Already implemented
of Directors members takes into account background required by the Company and meet the
the diversity of expertise, knowledge, and aspects of diversity in expertise, knowledge, and
experience required. experience needed
5.3 Anggota Direksi yang membawahi bidang Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau Sudah diterapkan
akuntansi atau keuangan memiliki keahlian keuangan memiliki keahlian dan/atau pengetahuan di
dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi. bidang akuntansi yang dibuktikan dengan latar belakang
pendidikan dan/atau pengalaman kerja terkait.
Members of the Board of Directors who Members of the Board of Directors who oversee Already implemented
oversee accounting or finance have expertise accounting or finance have expertise and/or knowledge
and/or knowledge in accounting. in accounting, which is evidenced by their educational
background and/or relevant work experience.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 205 Annual Report 2025
Page 205
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Penerapan di
Prinsip dan Rekomendasi Penjelasan Perusahaan
No.
Principle and Recommendation Explanation Implementation in the
Company
Prinsip 6 | Principle 6
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Improving the Quality of the Implementation of the Duties and Responsibilities of the Board of Directors
6.1 Direksi mempunyai kebijakan Penilaian sendiri Direksi telah mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self- Belum diterapkan
(self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi. assessment) untuk menilai kinerja Direksi yang tercantum
dalam charter Direksi. Adapun komponen penilaian
didasarkan pada jumlah kehadiran setiap anggota
dalam Rapat Direksi dan rapat gabungan dengan Dewan
Komisaris; pelaksanaan arahan dari Dewan Komisaris;
serta pelaksanaan tugas-tugas sebagaimana tercantum
dalam Piagam Direksi.
The Board of Directors has a self-assessment The Board of Directors has established a self-assessment Not yet implemented
policy to evaluate the performance of the policy to evaluate the performance of the Board of
Board of Directors. Directors as stated in the Board of Directors’ charter.
The assessment components are based on each
member’s attendance in Board of Directors meetings
and joint meetings with the Board of Commissioners;
the implementation of directives from the Board of
Commissioners; as well as the execution of duties as
outlined in the Board of Directors’ charter.
6.2 Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk Sudah diterapkan
untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan menilai kinerja Dewan Komisaris telah diungkapkan
melalui Laporan Tahunan Perusahaan. dalam Laporan Tahunan Perusahaan, melalui capaian
Key Performance Indicator (KPI) berdasarkan jumlah
kehadiran setiap anggota dalam Rapat Direksi dan
rapat gabungan dengan Dewan Komisaris; pelaksanaan
arahan dari Dewan Komisaris; serta pelaksanaan tugas-
tugas sebagaimana tercantum dalam Piagam Direksi.
Kebijakan ini telah diungkapkan dalam Laporan Tahunan
Perusahaan.
Already implemented
The self-assessment policy to evaluate the The self-assessment policy to evaluate the performance
performance of the Board of Directors is of the Board of Directors has been disclosed in the
disclosed through the Company’s Annual Company’s Annual Report, through the achievement
Report. of Key Performance Indicators (KPIs) based on each
member’s attendance in Board of Directors meetings
and joint meetings with the Board of Commissioners;
implementation of directives from the Board of
Commissioners; and the execution of duties as outlined
in the Board of Directors’ charter. This policy has been
disclosed in the Annual Report.
6.3 Direksi mempunyai kebijakan terkait Anggaran Dasar Perusahaan dan Piagam Direksi Sudah diterapkan
pengunduran diri anggota Direksi apabila mengatur bahwa jabatan Direksi berakhir apabila tidak
terlibat dalam kejahatan keuangan. memenuhi persyaratan perundang-undangan. Dengan
demikian makdalam hal anggota Direksi dinyatakan
sebagai terdakwa dalam kejahatan keuangan maka
yang bersangkutan dinyatakan tidak cakap melakukan
perbuatan hukum dan tidak dapat lagi menjabat sebagai
anggota Direksi.
Already implemented
The Board of Directors has a policy regarding The Company’s Articles of Association and Board of
the resignation of Board members if involved in Directors’ charter regulate that the tenure of the Board
financial crimes. of Directors ends if they do not meet legal requirements.
Therefore, if a Board member is declared a defendant
in a financial crime, that person is declared legally
incompetent and can no longer serve as a member of the
Board of Directors.
Prinsip 7 | Principle 7
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan
Enhancing Corporate Governance Aspects through Stakeholder Participation
7.1 Perusahaan memiliki kebijakan untuk Kebijakan mencegah insider trading tercantum dalam Belum diterapkan
mencegah terjadinya insider trading. Piagam Dewan Komisaris, dan Piagam Direksi.
The Company has a policy to prevent insider The policy to prevent insider trading is stated in the Not yet implemented
trading. Charter of the Board of Commissioners and the Charter
of the Board of Directors.
2025 Laporan Tahunan 206 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 206
Penerapan di
Prinsip dan Rekomendasi Penjelasan Perusahaan
No.
Principle and Recommendation Explanation Implementation in the
Company
7.2 Perusahaan memiliki kebijakan anti korupsi dan Kebijakan antikorupsi dan anti-fraud tercantum dalam Sudah diterapkan
anti-fraud. Piagam Dewan Komisaris, Piagam Direksi, dan Kode Etik
Perusahaan.
The Company has an anti-corruption and anti- The anti-corruption and anti-fraud policies are stated in Already implemented
fraud policy. the Charter of the Board of Commissioners, the Charter
of the Board of Directors, and the Company’s Code of
Ethics.
7.3 Perusahaan memiliki kebijakan tentang seleksi Kebijakan tentang seleksi dan peningkatan kemampuan Belum diterapkan
dan peningkatan kemampuan pemasok atau pemasok atau vendor.
vendor.
The Company has a policy regarding the The policy regarding the selection and improvement of Not yet implemented
selection and improvement of the capabilities the capabilities of suppliers or vendors.
of suppliers or vendors.
7.4 Perusahaan memiliki kebijakan tentang Kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur tercantum Sudah diterapkan
pemenuhan hak-hak kreditur. dalam setiap perjanjian yang dibuat oleh Perusahaan.
The Company has a policy regarding the The policy regarding the fulfillment of creditors’ rights is Already implemented
fulfillment of creditors’ rights. stated in every agreement made by the Company.
7.5 Perusahaan memiliki kebijakan sistem Kebijakan sistem whistleblowing tercantum dalam Sudah diterapkan
whistleblowing. Pedoman Whistleblowing Standard dan diungkapkan
dalam Laporan Tahunan Perusahaan.
The Company has a whistleblowing system The whistleblowing system policy is stated in the Already implemented
policy. Whistleblowing Standard Guidelines and disclosed in the
Company’s Annual Report.
7.6 Perusahaan memiliki kebijakan pemberian Kebijakan pemberian insentif jangka Panjang kepada Sudah diterapkan
insentif jangka panjang kepada Direksi dan Direksi dan karyawan tercantum dalam Perjanjian Kerja
karyawan. Bersama.
The Company has a policy on providing long- The policy on providing long-term incentives to the Board Already implemented
term incentives to the Board of Directors and of Directors and employees is stated in the Collective
employees. Labor Agreement.
Prinsip 8 | Principle 8
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi
Improving the Implementation of Information Disclosure
8.1 Perusahaan memanfaatkan penggunaan Selain laman milik Perusahaan, Perusahaan Sudah diterapkan
teknologi informasi secara lebih luas selain memanfaatkan teknologi informasi yang disediakan oleh
situs web sebagai media keterbukaan BEI yaitu melalui IDXnet sebagai saluran media untuk
informasi. keterbukaan informasi.
The Company utilizes information technology In addition to the Company’s own website, the Company Already implemented
more broadly beyond the website as a medium utilizes information technology provided by the Indonesia
for information disclosure. Stock Exchange (IDX) through IDXnet as a channel for
information disclosure.
8.2 Laporan Tahunan Perusahaan mengungkapkan Struktur Kepemilikan saham Perusahaan tercantum Sudah diterapkan
pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham dalam Laporan Tahunan Perusahaan.
Perusahaan paling sedikit 5% (lima persen),
selain pengungkapan pemilik manfaat akhir
dalam kepemilikan saham Perusahaan melalui
Pemegang Saham utama dan pengendali.
The Company’s Annual Report discloses The Company’s share ownership structure is listed in the Already implemented
the ultimate beneficial owners of at least 5% Company’s Annual Report.
(five percent) of the Company’s shares, in
addition to disclosure of ultimate beneficial
owners of shares through major and controlling
shareholders.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 207 Annual Report 2025
Page 207
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
07
Laporan
Keberlanjutan
Sustainability Report
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
2025 Laporan Tahunan 208 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 208
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 209 Annual Report 2025
Page 209
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Batasan dan Sanggahan
Limitations and Disclaimer
Penerbitan Laporan Keberlanjutan oleh Perseroan The publication of the Sustainability Report reflects
merupakan bentuk komitmen dan kepatuhan the Company’s commitment to comply with regulatory
pelaporan terhadap regulator sekaligus menjadi bentuk reporting obligations while also serving as a form of
transparansi informasi kepada pemegang saham dan transparency for shareholders and stakeholders.
pemangku kepentingan. Laporan Keberlanjutan ini This report presents information on the Company’s
menyajikan informasi kinerja keberlanjutan Perseroan sustainability performance in economic, social,
pada aspek ekonomi, sosial, lingkungan dan tata environmental, and governance aspects. The data in
kelola. Data pada laporan ini diambil dari berbagai this report are drawn from various reliable sources.
sumber yang dapat diandalkan. Adapun identifikasi dan The content selection and materiality assessment were
pemilihan isi laporan dilakukan dengan pertimbangan made by considering the relevance and concerns of
manfaat dan perhatian pemangku kepentingan. stakeholders. The Company does not guarantee that
Perseroan tidak menjamin bahwa dokumen-dokumen the verified documents will yield specific outcomes as
yang telah dipastikan keabsahannya akan membawa anticipated.
hasil-hasil tertentu sesuai harapan.
Gambaran mengenai target, harapan, perkiraan, Descriptions of the Company’s targets, expectations,
estimasi, atau proyeksi dari Perseroan dalam laporan forecasts, estimates, or projections in this report may
ini dapat dipengaruhi oleh perkembangan proses dan be affected by the progress and implementation of
implementasi Keuangan Berkelanjutan, perubahan sustainable finance, as well as changes in external
kondisi eksternal baik di lingkup makroekonomi, sosial macroeconomic, social, and political conditions, both
dan politik baik nasional maupun regional, perubahan nationally and regionally, along with shifts in legislation,
kebijakan perundang-undangan, kebijakan dan industry regulations, and other external factors relevant
pedoman yang berlaku di industri layanan dan jasa to the financial services sector.
keuangan, maupun hal-hal eksternal lainnya di industri
terkait.
2025 Laporan Tahunan 210 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 210
Profil Laporan Report Profile
Laporan Keberlanjutan 2025 merupakan laporan The 2025 Sustainability Report is the fourth report
keempat yang diterbitkan oleh PT Usaha Pembiayaan issued by PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia.
Reliance Indonesia. Isi laporan meliputi kinerja This report contains the Company’s sustainability
keberlanjutan Perseroan dalam aspek ekonomi, performance in economic, environmental, and social
lingkungan, maupun sosial yang disampaikan kepada aspects and is addressed to all shareholders and
seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan. stakeholders. Economic and financial data in this report
Informasi pada aspek ekonomi, data kuantitatif are sourced from the Company’s financial statements.
atau data keuangan berasal dari laporan keuangan The Company is committed to consistently publishing
Perseroan. Perseroan juga akan secara konsisten this sustainability report on an annual basis. The 2025
menerbitkan laporan keberlanjutan setiap tahun. Sustainability Report covers the reporting period from
Laporan Keberlanjutan 2025 memuat informasi untuk January 1 to December 31, 2025.
periode pelaporan dari 1 Januari hingga 31 Desember
2025.
Penyusunan laporan keberlanjutan ini mengacu The preparation of this report refers to the Financial
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/ Services Authority Regulation (POJK) No. 51/
POJK.03/2017, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan POJK.03/2017, Circular Letter of the Financial Services
Nomor 16/SEOJK.04/2021, Standar Global Reporting Authority No. 16/SEOJK.04/2021, the Global Reporting
Initiative (GRI) dengan opsi core, serta Panduan Initiative (GRI) Standards with the core option, and
ESG Metrics Reporting Bursa Efek Indonesia yang the ESG Metrics Reporting Guidelines issued by the
mengadopsi standar ASEAN Exchanges Common Indonesia Stock Exchange, which adopt the ASEAN
ESG Metrics. Terdapat perubahan terkait isi Laporan Exchanges Common ESG Metrics. There are changes
ini dibanding dengan Laporan periode sebelumnya, in this year’s report content compared to the previous
yakni pada topik material yang dibahas khususnya period’s report, particularly regarding governance and
terkait tata kelola dan ketenagakerjaan, sesuai dengan employment-related material topics. These changes
guideline pelaporan ESG Metrics yang diterbitkan oleh are in line with the latest ESG reporting guidelines
Bursa Efek Indonesia pada akhir 2025. issued by the Indonesia Stock Exchange at the end of
2025.
Selain itu, meski laporan ini belum memperoleh In addition, although this report has not been verified
verifikasi dari assuror independen, namun Perseroan by an independent assurer, the Company ensures
memastikan bahwa data yang disampaikan dalam that the data presented in this Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan telah diverifikasi oleh has been verified by management. The Company
manajemen. Perseroan bersifat terbuka dalam welcomes feedback and suggestions from readers and
menerima masukan dan saran dari pembaca dan para stakeholders, which can be submitted via the feedback
pemangku kepentingan. Pemangku kepentingan dapat sheet provided at the end of this Sustainability Report.
menyampaikan masukan, saran, serta kritik melalui Such input, suggestions, and criticisms will help
lembar umpan balik yang tersedia di halaman belakang Reliance Finance to further improve the quality of
Laporan Keberlanjutan. Masukan, saran, serta kritik future sustainability reports.
yang disampaikan menjadi bahan bagi perhatian
Reliance Finance untuk meningkatkan kualitas Laporan
Keberlanjutan di masa yang akan datang.
Kontak Laporan: Corporate Secretary Report Contact: Corporate Secretary
Telepon: 021-2119 2288 Phone: +62 21-2119 2288
Fax: 021-2119 2565 Fax: +62 21-2119 2565
Email: corsec@reliance-finance.com Email: corsec@reliance-finance.com
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 211 Annual Report 2025
Page 211
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Isi dan Kualitas Laporan Content and Report Quality
Seluruh data dan informasi yang tertulis dalam Laporan All data and information presented in this Sustainability
Keberlanjutan ini disampaikan berdasarkan prinsip Report are conveyed based on the principles of
keseimbangan, komparabilitas, akurasi, ketepatan balance, comparability, accuracy, timeliness, clarity,
waktu, kejelasan, serta keandalan. Perseroan turut and reliability. The Company also considers the
mempertimbangkan prinsip keterlibatan pemangku principles of stakeholder engagement, sustainability
kepentingan, konteks keberlanjutan, materialitas, context, materiality, and completeness. This is intended
serta kelengkapan. Hal ini ditujukan untuk menjaga to maintain the continuity and relevance of material
kesinambungan dan keterkaitan topik dan isu material topics and issues identified in the sustainability report
yang diidentifikasi dalam laporan keberlanjutan dengan with the Company’s sustainability strategy.
strategi keberlanjutan Perseroan.
Pelaporan disusun dengan menggunakan The reporting is prepared using an approach related
pendekatan yang berhubungan dengan prinsip- to sustainability principles, which include economic,
prinsip keberlanjutan, yang meliputi aspek ekonomi, environmental, social, and employment aspects, as
lingkungan, sosial, dan ketenagakerjaan, sesuai regulated in the Financial Services Authority Circular
dengan yang diatur dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Letter Number 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form
Keuangan Nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk and Content of Annual Reports of Issuers or Public
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Companies. The presentation of quantitative data in
Publik. Penyajian data kuantitatif dalam laporan ini this report uses data for the current year. Financial data
menggunakan data selama tahun berjalan. Dalam are measured using applicable accounting standards
pengukuran data finansial, kami menggunakan standar in Indonesia, while non- financial data are measured
akuntansi yang berlaku di Indonesia. Sedangkan using comprehensive methods based on reporting
untuk data non-finansial, kami menggunakan teknik system literature.
pengukuran data yang komprehensif atas literatur
pendukung sistem pelaporan.
Topik Material dan Perubahan Topik Material Topics and Changes
Material
Dalam menyusun laporan ini, Perseroan memberikan In preparing this report, the Company applied
pelibatan pemangku kepentingan (stakeholder the principles of stakeholder inclusiveness and
inclusiveness) serta isu-isu keberlanjutan yang relevan sustainability context, presenting complete data as
terhadap aktivitas usaha Perseroan (sustainability per the relevant standards and guidelines. In line
context). Perseroan berupaya menampilkan data with the materiality principle, the report highlights
secara komprehensif dan lengkap (completeness) several material topics across economic, social, and
sesuai dengan standar dan pedoman yang berlaku. environmental domains.
Sesuai dengan asas materialitas (materiality), laporan
ini menampilkan beberapa isu materialitas di bidang
ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Perseroan telah memetakan topik serta isu material yang The Company has mapped and identified material
menjadi perhatian untuk dikelola dampaknya. Terdapat topics that are essential to manage due to their
perubahan topik material dalam laporan ini karena impacts. In this report, changes to material topics
saat ini strategi keberlanjutan Perseroan mengacu reflect the Company’s updated sustainability strategy,
pada 4 (empat) fokus utama yang disandarkan pada now focused on four (4) key pillars derived from
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang the Sustainable Finance Action Plan (RAKB). These
mana di dalamnya juga berkaitan dengan tata kelola include matters related to corporate governance, such
perusahaan, yakni penyempurnaan struktur organisasi as enhancing the organizational structure, aligning
yang dimiliki. Hal tersebut juga sesuai dengan prinsip with the SDGs’ emphasis on Environmental, Social, and
SDGs yang menitikberatkan pada pertanggungjawaban Governance (ESG) accountability.
aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).
2025 Laporan Tahunan 212 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 212
Ruang Lingkup Topik Material Material Topic Scope
Berikut 4 (empat) topik material yang dibahas dalam The following are the four (4) material topics discussed
Laporan Keberlanjutan Reliance Finance 2025: in the 2025 Reliance Finance Sustainability Report
Topik Material Tujuan Capaian Uraian Topik Material
Material Topic Outcone Objective Material Topic Description
Tata Kelola Terwujudnya kepastian hukum • Penanggungjawab penerapan keuangan berkelanjutan
Keberlanjutan dan tata kelola yang efektif, • Kehadiran rapat Dewan Komisaris dan Direksi
transparan, akuntabel, dan • Kebijakan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
partisipatif untuk menciptakan • Kode Etik dan/atau Kebijkan Anti-Korupsi
stabilitas keamanan dan • Kebijakan perlakuan adil terhadap pemegang saham
mencapai negara berdasarkan • Pencegahan konflik kepentingan
hukum. • Pengembangan kompetensi terkait kinerja berkelanjutan
• Penilaian risiko atas penerapan keuangan berkelanjutan
• Hubungan dengan pemangku kepentingan
• Permasalahan terhadap penerapan keuangan berkelanjutan
• Komitmen membangun budaya berkelanjutan.
• Party responsible for implementing sustainable finance
Sustainability The realization of legal certainty • Attendance of Board of Commissioners and Board of Directors
Governance and effective, transparent, meetings
accountable and participatory • Policy on performance evaluation of the Board of
governance to create security Commissioners and Board of Directors
stability and achieve a state • Code of Conduct and/or Anti-Corruption Policy
based on law • Policy on fair treatment of shareholders
• Prevention of conflicts of interest
• Sustainability performance-related competency development
• Risk assessment on sustainable finance implementation
• Relationship with stakeholders
• Issues in implementing sustainable finance
• Commitment to building a sustainability culture
Ekonomi Tercapainya pertumbuhan Pencapaian kinerja ekonomi meliputi:
ekonomi berkualitas melalui • Proyeksi ekonomi
keberlanjutan peluang kerja dan • Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target
usaha, inovasi, industri inklusif, Pembiayaan atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi Tahun
infrastruktur memadai, energi 2023
bersih yang terjangkau dan • Kinerja produk yang memenuhi keuangan berkelanjutan
didukung kemitraan. • Portofolio dan inovasi keuangan berkelanjutan
• Literasi dan inklusi keuangan.
Economy
Achieving quality economic Economic performance achievements include:
growth through sustainable • Economic projections
employment and business • Comparison of Production Target and Performance, Portfolio,
opportunities, innovation, Financing or Investment Target, Revenue and Profit and Loss
inclusive industries, adequate in 2023
infrastructure, affordable clean • Product performance that meets sustainable finance
energy and supported by • Sustainable finance portfolios and innovation
partnerships • Financial literacy and inclusion
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 213 Annual Report 2025
Page 213
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Topik Material Tujuan Capaian Uraian Topik Material
Material Topic Outcone Objective Material Topic Description
Sosial Tercapainya pemenuhan hak • Aspek ketenagakerjaan meliputi: praktik Ketenagakerjaan,
dasar manusia yang berkualitas Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3), kesetaraan
secara adil dan setara untuk kesempatan bekerja, kebijakan terkait tenaga kerja anak,
meningkatkan kesejahteraan upah minimum reginal, lingkungan bekerja yang layak dan
bagi seluruh masyarakat. aman, tingkat pergantian pegawai, jumlah kecelakaan kerja,
kebijakan mengenai Hak Asasi Manusia (HAM), kejadian
pelanggaran HAM, kebijakan mengenai pelecehan seksual
dan/atau non-diskriminasi, pelatihan dan pengembangan
kemampuan pegawai terkait keberlanjutan
• Aspek masyarakat meliputi: kegiatan tanggung jawab sosial
masyarakat, pengaduan masyarakat, dampak operasi
terhadap masyarakat.
• Aspek pelanggan: komitmen memberikan layanan atas
produk dan/atau jasa yang setara kepada Konsumen, inovasi
dan pengembangan produk/jasa keuangan berkelanjutan,
digitalisasi produk dan layanan, komunikasi pemasaran,
perlindungan bagi keamanan data dan privasi pelanggan,
survei kepuasan debitur, layanan informasi dan pengaduan
nasabah.
Social Achieving the fulfillment of • Employment aspects, including: employment practices,
quality basic human rights in a Occupational Health and Safety (OHS), equal employment
fair and equal manner to improve opportunity, policies related to child labor, regional minimum
welfare for the entire community. wage, decent and safe working environment, employee
turnover rate, number of work accidents, Human Rights (HR)
policies, incidents of human rights violations, policies on
sexual harassment and/or non-discrimination, training and
employee capability development related to sustainability.
• Community aspects, including: corporate social responsibility
activities, public complaints, impact of operations on the
community.
• Customer aspects: commitment to providing equal service
for products and/or services to consumers, innovation
and development of sustainable financial products/
services, digitalization of products and services, marketing
communication, protection of customer data security and
privacy, debtor satisfaction surveys, customer information
and complaint services.
Lingkungan Pengelolaan sumber daya • Penggunaan material ramah lingkungan
alam dan lingkungan yang • Biaya yang dikeluarkan untuk lingkungan hidup
berkelanjutan sebagai • Pengelolaan dan efisiensi energi
penyangga seluruh kehidupan. • Pengelolaan dan efisiensi air
• Pengendalian emisi
• Pengelolaan limbah dan efluen
• Komitmen Perusahaan untuk mencapai target Net Zero
Emission
• Komitmen Perusahan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah
Kaca
• Pengaduan terkait lingkungan hidup
Environment Sustainable management of • Use of environmentally friendly materials
natural resources and the • Costs incurred for the environment
environment as the support of • Energy management and efficiency
all life. • Water management and efficiency
• Emission control
• Waste and effluent management
• Company’s commitment to achieving Net Zero Emission
target
• Company’s commitment to reducing Greenhouse Gas
Emissions
• Environment-related complaints
2025 Laporan Tahunan 214 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 214
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan
[POJK 51 – A.1]
Sustainability Commitment and Strategy
Sejak awal pendirian perusahaan, Reliance Finance Since its establishment, Reliance Finance has
telah menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai hal positioned sustainability principles as a fundamental
fundamental dalam menjaga keberlangsungan usaha. aspect in maintaining business continuity. Therefore,
Oleh karena itu, Perseroan telah menyusun strategi the Company has developed a sustainability strategy
keberlanjutan yang akan dijadikan sebagai petunjuk to serve as a strategic direction and guidance
arah dan panduan strategis bagi Perseroan dalam in responding to relevant and significant social,
merespon isu sosial, ekonomi, dan lingkungan yang economic, and environmental issues in accordance
relevan dan signifikan sesuai konteks keberlanjutannya. with its sustainability context.
Strategi keberlanjutan Perseroan diwujudkan melalui The Company’s sustainability strategy is implemented
penyusunan dan penerapan Rencana Aksi Keuangan through the preparation and execution of the
Berkelanjutan (RAKB), yang berpedoman pada Sustainable Finance Action Plan (RAKB), which
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/ refers to the Financial Services Authority Regulation
POJK.03/2017. Penyusunan RKAB Perseroan untuk (POJK) No. 51/POJK.03/2017. The Company’s RAKB
tahun 2025 berfokus pada 4 (empat) program for 2025 focuses on four priority programs, in the
prioritas, dengan urutan: peningkatan jumlah portofolio following order: increasing the Company’s portfolio,
Perseroan, penguatan pendanaan, pengembangan strengthening funding, developing the core system,
core system, dan penyempurnaan struktur organisasi and improving the Company’s organizational structure.
Perseroan.
Berikut adalah uraian kegiatan program, jenis kegiatan, Below is the description of the program activities,
serta realisasi yang tercapai berdasarkan RAKB tahun types of activities, and achievements based on the
2025: 2025 RAKB:
Periode
Nama Program Uraian Kegiatan Pelaksanaan Realisasi
Program Name Activity Description Implementation Realization
Period
Peningkatan • Pengembangan Produk Januari – Desember • Penyaluran pembiayaan baru
Jumlah Portofolio Pembiayaan Multiguna berbasis Perseroan sampai bulan Desember
Perseroan Teknologi, penambahan 2025 mencapai Rp677,2 miliar yang
mitra, perluasan ekosistem, terdiri dari penyaluran pembiayaan
penguasaan sistem IT. perumahan, pembiayaan produktif,
• Pengembangan produk pembiayaan multipurpose dan
pembiayaan perumahaan bagi pembiayaan lain-lain.
masyarakat menengah kebawah, • Perseroan melakukan proses
optimalisasi ekosistem mitra penyaluran pembiayaan yang lebih
developer, perbaikan scoring, selektif agar kualitas pembiayaan yang
penguatan sistem IT. disalurkan memiliki kualitas yang baik.
• The Company’s new financing
disbursement up to December 2025
Increase in the • Development of Technology- January – December reached Rp677.2 billion, consisting
Company’s Based Multipurpose Financing of housing financing, productive
Portfolio Products, addition of partners, financing, multipurpose financing, and
ecosystem expansion, mastery other financing.
of IT systems • The Company implemented a more
• Development of housing finance selective financing disbursement
products for the lower-middle process to ensure that the quality of the
income segment, optimization financing provided remains sound and
of the developer partner well-maintained.
ecosystem, improvement of
scoring systems, strengthening
of IT systems
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 215 Annual Report 2025
Page 215
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Periode
Nama Program Uraian Kegiatan Pelaksanaan Realisasi
Program Name Activity Description Implementation Realization
Period
Penguatan • Peningkatan Rating Perseroan Januari – Desember • Memperoleh pendanaan dari mitra
Pendanaan • Penambahan Jumlah Kerjasama perbankan sebesar total 182 milyar.
dengan Bank • Melakukan pemeringkatan atas
• Penambahan jumlah line facility Perseroan dan Obligasi yang dilakukan
• Perbaikan dan peningkatan oleh PT Kredit Rating Indonesia dan
collection memperoleh peringkat BBB (triple B)
(investment grade)
Strengthening of • Improvement of the Company’s January – December • The Company obtained funding
Funding Credit Rating facilities from its banking partners
• Increase in the Number of totaling Rp182 billion.
Collaborations with Banks • Conducted a rating assessment of the
• Increase in the Number of Credit Company and its Bonds by PT Kredit
Facilities Rating Indonesia and obtained a BBB
• Improvement and Enhancement (triple B) investment grade rating.
of Collection Processes
Pengembangan • Pengembangan Core System Januari – Desember Melakukan pengembangan core system
Core System Produktif Yang Terkoneksi yang andal sehingga dapat mendorong
dengan Mitra Perseroan untuk mampu beroperasi lebih
• Pengembangan core system ke cepat, efektif, dan efisien. Hingga saat ini,
depan untuk mortgage hingga Perseroan mengembangkan core system
proses back end dengan bekerjasama dengan beberapa
mitra IT.
Core System • Development of a Productive January – December Developing a reliable core system to
Development Core System Connected to enable the Company to operate faster,
Partners more effectively, and efficiently. To date,
• Future Core System the Company has been developing its core
Development for Mortgage, system in collaboration with several IT
Including Back-End Processes partners.
Penyempurnaan • Penyempurnaan struktur Januari – Desember • Menyempurnakan struktur organisasi
Struktur organisasi Perusahaan. Selama tahun 2025,
Organisasi • Penguatan kualitas Sumber Daya Perseroan telah melengkapi susunan
Perseroan Manusia (SDM) melalui program pengurus Perseroan Direksi dan Dewan
pengembangan kompetensi Komisaris.
• Pada lini managerial, beberapa fungsi
strategis telah ditempatkan karyawan
yang memiliki kompetensi dan integritas
yang baik.
• Mengikutsertakan Direksi, Komisaris,
dan karyawan dalam kegiatan seminar/
webinar yang diselenggarakan oleh
Asosiasi Perusahaan Pembiayaan
Indonesia (APPI) dan Otoritas Jasa
Keuangan.
2025 Laporan Tahunan 216 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 216
Periode
Nama Program Uraian Kegiatan Pelaksanaan Realisasi
Program Name Activity Description Implementation Realization
Period
Refinement of • Refinement of the Organizational January – December • Improved the Company’s organizational
the Company’s Structure structure. During 2025, the Company
Organizational • Enhancement of Human completed the composition of the
Structure Resource (HR) Quality through Company’s management, including the
Competency Development Board of Directors and the Board of
Program Commissioners.
• At the managerial level, several
strategic functions have been staffed
by employees with strong competence
and integrity.
• Included the Board of Directors, Board
of Commissioners, and employees
in seminars/webinars organized by
the Asosiasi Perusahaan Pembiayaan
Indonesia and Otoritas Jasa Keuangan.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 217 Annual Report 2025
Page 217
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
[POJK 51 – B.1, B.2, B.3]
Sustainability Performance Overview
Aspek Ekonomi | Economic Aspect
Pendapatan | Revenue
(dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah)
2025 2024 2023
76.581 80.044 70.102
Laba Tahun Berjalan | Profit for the Year
(dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah)
2025 2024 2023
14.481 16.046 9.262
Pendapatan Produk Pembiayaan per Segmen Usaha | Financing Product Revenue by Business Segment
(dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah)
Pendapatan per Segmen
Revenue by Segment
2025 2024 2023
Pembiayaan Produktif
1.302.867 11.127.243 6.362.057
Productive Financing
Pembiayaan Multiguna
- 504.683 511.016
Multipurpose Financing
Pembiayaan Perusahaan
46.423.512 11.486.172 18.821.721
Corporate Financing
Produk Ramah Lingkungan Environmentally Friendly Products
Sebagai perusahaan yang beroperasi di industri As a company operating in the financing and financial
pembiayaan dan keuangan, Perseroan secara industry, the Company consistently develops digital-
konsisten mengembangkan produk dan layanan based products and services, thereby supporting
berbasis digital, sehingga mendukung kelestarian environmental sustainability and minimizing the use
lingkungan dan penggunaan material yang berdampak of materials that negatively impact the environment.
negatif bagi lingkungan. Seluruh produk yang All products provided are those that do not have a
disediakan merupakan produk yang tidak memiliki significant impact on the environment (environmentally
dampak signifikan terhadap lingkungan hidup (ramah friendly).
lingkungan).
2025 Laporan Tahunan 218 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 218
Pelibatan Pihak Lokal Local Involvement
Perseroan selalu mengedepankan penggunaan tenaga The Company prioritizes the use of local labor in
kerja lokal dalam pelaksanaan kegiatan operasionalnya carrying out its operational activities as a form of
sebagai bentuk dukungan terhadap kesetaraan support for equality and the advancement of the
dan kemajuan anak bangsa. Perseroan memastikan nation’s youth. The Company ensures that 100%
bahwa 100% dari seluruh karyawan Reliance Finance of all Reliance Finance employees hold Indonesian
berkewarganegaraan Indonesia. citizenship.
Aspek Lingkungan Hidup Environmental Aspects
• Melakukan kampanye Green Office; • Conducting Green Office campaigns;
• Melakukan efisiensi energi dan konsumsi air; • Implementing energy and water consumption
efficiency;
• Pengurangan emisi yang dihasilkan melalui • Reducing emissions through the optimization
optimalisasi digitalisasi serta penggunaan alat-alat of digitalization and the use of environmentally
elektronik pendukung aktivitas operasional yang friendly electronic devices supporting operational
lebih ramah lingkungan; dan activities; dan
• Mematikan lampu selama jam istirahat. • Turning off lights during break hours
Aspek Sosial | Social Aspects
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin | Employee Composition Based on Gender
Keterangan Satuan
Description Unit
2025 2024 2023
Prempuan
13 19 20
Female
Laki-laki Orang 20 25 33
Male People
Jumlah
33 44 53
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin | Employee Composition Based on Gender
Keterangan Satuan
Description Unit
2025 2024 2023
Karyawan Tetap
25 37 43
Permanent Employees
Karyawan Tidak Tetap Orang 8 7 10
Contract Employees People
Jumlah
33 44 53
Total
Program Pengembangan Kompetensi Karyawan terkait Keberlanjutan
Sustainability-Related Employee Competency Development Programs
2025 2024 2023
38 6 8
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 219 Annual Report 2025
Page 219
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Visi dan Misi Keberlanjutan [POJK 51-C.1]
Sustainability Vision and Mission
VISI
VISION
Menjadi Perusahaan Pembiayaan
Digital Terdepan untuk Semua
Produk Pembiayaan bagi Konsumen
Berpenghasilan Menengah ke Bawah
dan UMKM.
To become the leading Digital Financing Company for
all financing products targeting lower-middle income
consumers and Micro, Small, and Medium Enterprises
(MSMEs).
MISI
MISSION
a. Kemitraan a. Partnership
Kami menyelaraskan diri dengan mitra terkemuka We align ourselves with leading partners who
yang memahami target pasar mereka. understand their target markets.
b. Skalabilitas b. Scalability
Kami memberikan solusi keuangan kepada para We provide financial solutions to partners to help
mitra sehingga bisa menaikkan skala bisnis para scale the businesses of their business/community
anggota mitra bisnis/ komunitas. members.
c. Keberlanjutan c. Sustainability
Kami memberikan layanan yang dapat diandalkan We deliver reliable services that add value in
(reliable) dan memberikan nilai tambah sesuai accordance with the needs of the target market
dengan kebutuhan target market dan mitra bisnis and business partners, managed with sound risk
yang dikelola dengan manajemen risiko yang baik. management.
d. Teknologi d. Technology
Kami menggunakan teknologi digital untuk dapat We utilize digital technology to effectively and
menjangkau semua nasabah dengan cara yang efficiently reach all customers.
efektif dan efisien.
e. Tata Kelola yang Baik e. Good Corporate Governance
Kami mengelola bisnis dengan secara profesional, We manage the business with professionalism,
bersih, akuntabel, dan transparan. clean governance, accountability, and
transparency.
2025 Laporan Tahunan 220 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 220
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Penanggung Jawab Penerapan Responsible Parties For The
Keuangan Berkelanjutan Implementation Of Sustainable Finance
[POJK 51-E.1, ESG METRICS G-01] [POJK 51-E.1, ESG METRICS G-01]
Berdasarkan RAKB yang disusun Perseroan, Based on the Company’s Annual Work Plan and Budget
terdapat pegawai, pejabat, dan/atau unit kerja yang (RAKB), there are employees, officials, and/or work
bertanggungjawab terhadap monitoring dan evaluasi, units responsible for monitoring and evaluation, as
yakni sebagai berikut: follows:
Keterangan Tanggung Jawab
No.
Description Responsibility
Dewan Komisaris Pengawasan dalam Implementasi RAKB.
1
Board of Commissioners Supervision of the Implementation of the RAKB.
Direktur Pelaksanaan dan pemantauan atas program-program RAKB 2025.
2
Director Execution and monitoring of the programs under RAKB 2025.
Membantu Direksi dalam pelaksanaan dan pemantauan atas setiap aktifitas dalam
program RAKB 2025.
3 Corporate Secretary
Assisting the Board of Directors in the implementation and monitoring of all activities
within the RAKB 2025program.
Penanggung jawab setiap pelaksanaan setiap aktifitas dalam program RAKB 2025.
4 Division Head
Responsible for the execution of each activity within the RAKB 2025 program.
Pelaksana dalam setiap aktifitas dalam program RAKB 2025.
5 Department Head
Executor of each activity within the RAKB 2025 program.
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi Board of Commissioners and Board of
[ESG METRICS G-02] Directors’ Meetings [ESG METRICS G-02]
Sepanjang 2025, Dewan Komisaris dan Direksi Throughout 2025, the Company’s Board of
Perseroan telah melaksanakan rapat internal masing- Commissioners and Board of Directors each
masing sebanyak 12 kali, yang mana persentase conducted 12 internal meetings, with an attendance
kehadiran seluruh anggotanya adalah sebanyak rate of 100% for all members. In addition, the Board of
100%. Selain itu, Dewan Komisaris dan Direksi juga Commissioners and the Board of Directors also held 12
melaksanakan rapat gabungan juga sebanyak 12 joint meetings, with an overall attendance rate of 100%.
kali dengan persentase kehadiran seluruhnya 100%. Details regarding the internal and joint meetings of the
Rincian mengenai rapat internal dan gabungan Dewan Board of Commissioners and the Board of Directors
Komisaris dan Direksi telah diuraikan dalam Bab Tata are described in the Corporate Governance chapter of
Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. this Annual Report.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 221 Annual Report 2025
Page 221
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Kebijakan Penilaian Kinerja Dewan Performance Evaluation Policy for the
Komisaris dan Direksi [ESG Metrics G-04] Board of Commissioners and Board of
Directors [ESG Metrics G-04]
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan oleh The performance evaluation of the Board of
pemegang saham dalam RUPS, sebagai organ tertinggi Commissioners is conducted by the shareholders
dalam struktur tata kelola perusahaan. Adapun during the General Meeting of Shareholders, which
komponen penilaiannya meliputi jumlah kehadiran is the highest governing body within the corporate
setiap anggota dalam Rapat Dewan Komisaris dan governance structure. The evaluation components
rapat gabungan dengan Direksi; pemberian arahan include the attendance rate of each member at Board
kepada Direksi dan pengawasan kinerja Direksi; serta of Commissioners’ meetings and joint meetings with
pelaksanaan tugas tugas sebagaimana tercantum the Board of Directors; the provision of guidance
dalam Piagam Dewan Komisaris. to the Board of Directors and supervision of their
performance; and the execution of duties as stipulated
in the Board of Commissioners Charter.
Sama halnya dengan Dewan Komisaris, penilaian Similarly, the performance evaluation of the Board
kinerja Direksi juga dilakukan oleh pemegang saham of Directors is also conducted by the shareholders
dalam RUPS, sebagai organ tertinggi dalam struktur at the GMS. The evaluation components are based
tata kelola. Komponen penilaian didasarkan pada on the attendance of each member at Board of
jumlah kehadiran setiap anggota dalam Rapat Direksi Directors meetings and joint meetings with the Board
dan rapat gabungan dengan Dewan Komisaris; of Commissioners; the implementation of directives
pelaksanaan arahan dari Dewan Komisaris; serta from the Board of Commissioners; and the execution
pelaksanaan tugas-tugas sebagaimana tercantum of duties as outlined in the Board of Directors Charter.
dalam Piagam Direksi.
Kebijakan Pengembangan Kompetensi Competency Development Policy for the
Dewan Komisaris Dan Direksi Board of Commissioners and Board of
[ESG Metrics G-05] Directors [ESG Metrics G-05]
Dalam rangka menambah wawasan, kompetensi, dan To enhance knowledge, competency, and expertise,
keahlian, Perseroan memberikan kesempatan kepada the Company provides opportunities for the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi untuk ikut dalam berbagai Commissioners and Directors to participate in various
kegiatan pengembangan kompetensi, seperti seminar, competency development activities such as seminars,
workshop, training yang diadakan, baik oleh pihak workshops, and training sessions organized internally
internal ataupun eksternal sesuai dengan kebutuhan. or externally according to their needs.
Selain itu, Dewan Komisaris senantiasa melakukan Additionally, the Board of Commissioners continuously
pengembangan kompetensi secara mandiri melalui undertakes self-development through books and
buku ataupun internet. Sepanjang 2025, Dewan internet resources. Throughout 2025, the Board of
Komisaris telah mengikuti 2 program pelatihan dan/ Commissioners participated in 2 training programs
atau seminar. Sementara itu, Direksi sebanyak 1 and/ or seminars, while the Board of Directors attended
program pelatihan dan/atau seminar, serta terdapat 1 program. In addition, one of the Company’s Directors
direksi yang menjadi pengajar di asosiasi perusahaan serves as an instructor at the Indonesian Financing
pembiayaan Indonesia (APPI) Companies Association (APPI).
Pengembangan Kompetensi Terkait Competency Development Related to
Kinerja Berkelanjutan Sustainability Performance
[POJK 51-E.2, ESG Metrics G-05] [POJK 51-E.2, ESG Metrics G-05]
Komitmen Perseroan untuk senantiasa The Company is committed to continuously enhancing
mengembangkan kompetensi penanggungjawab the competencies of sustainability officers to
keberlanjutan yang dimiliki sehingga mampu secara adaptively address challenges. This commitment is
adaptif menghadapi tantangan, dilaksanakan melalui realized through their participation in training programs
pengikutsertaan mereka dalam program pelatihan related to sustainability performance.
terkait kinerja keberlanjutan.
2025 Laporan Tahunan 222 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 222
Tabel berikut menjabarkan rincian program The following table displays the details of the
pengembangan kompetensi keberlanjutan yang diikuti sustainability competency development programs
oleh organ penanggungjawab keberlanjutan Perseroan attended by the Company’s sustainability officers
sepanjang 2025: throughout 2025:
Organ
Pendidikan dan Pelatihan Tanggal Pelaksanaan Penyelenggara
Penanggungjawab
Education and Training Date of Implementation Organizer
Responsible Entity
Dewan Komisaris | Board of Commissioners
Seminar Nasional
“Indonesia Economic Direction” 28 Oktober 2025
Anton Budidjaja APPI
National Seminar on October 28, 2025
“Indonesia Economic Direction”
Seminar Nasional Arah Kebijakan OJK Tahun
2025 dan Strategi Pertumbuhan Ekonomi
4 Februari 2025
Pemerintahan Baru
Braman Setyo February 4, 2025 APPI
National Seminar on the 2025 OJK Policy
Direction and Economic Growth Strategy of
the New Government
Direksi | Board of Directors
Seminar Nasional
“Indonesia Economic Direction” 28 Oktober 2025
Ira Rakhmawati APPI
National Seminar on October 28, 2025
“Indonesia Economic Direction”
Unit Internal Audit | Internal Audit Unit
Webinar Peran GRC dalam Meningkatkan
Kepercayaan Investor dan Stabilitas Sektor
Keuangan 25 Februari 2025
Leonard Adi Putra OJK Institute
Webinar on the Role of GRC in Enhancing February 25, 2025
Investor Confidence and Financial Sector
Stability
Kriteria Khusus Pemilihan Dewan Specific Criteria for the Selection of the
Komisaris dan Direksi [ESG Metrics G-06] Board of Commissioners and Board of
Directors [ESG Metrics G-06]
Perseroan menetapkan kriteria khusus dalam hal The Company establishes specific criteria for the
pemilihan atau pengangkatan Dewan Komisaris selection or appointment of the Board of Commissioners
dan Direksi Perseroan, yang disesuaikan dengan and Board of Directors, tailored to the Company’s
kebutuhan bisnis Perseroan. Adapun rincian kriteria business needs. Details of the criteria for each member
masing-masing Dewan Komisaris dan Direksi telah of the Board of Commissioners and Board of Directors
are presented in the Corporate Governance chapter.
diuraikan dalam Bab Tata Kelola Perusahaan.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 223 Annual Report 2025
Page 223
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi Code of Conduct and/or Anti-
[ESG Metrics G-07] Corruption Policy [ESG Metrics G-07]
Perseroan menempatkan kepercayaan pemegang The Company places the trust of shareholders,
saham, masyarakat umum, pelanggan, dan pelaku the general public, customers, and other market
pasar lainnya sebagai hal fundamental yang sangat participants as a fundamental aspect that significantly
berpengaruh dalam keberlanjutan usaha. Perseroan affects business sustainability. The Company
menyadari bahwa kepercayaan yang ada sangat recognizes that this trust is greatly influenced by the
dipengaruhi oleh etika perilaku seluruh jajaran Insan ethical conduct of all individuals at Reliance Finance
Reliance Finance mulai dari Dewan Komisaris, Direksi, from the Board of Commissioners, Board of Directors,
jajaran manajemen, sampai seluruh karyawannya. and management team, to all employees. Therefore,
Oleh karena itu, kepercayaan ini sangat penting this trust is very essential for the Company in fostering
bagi Perseroan dalam membina hubungan bisnis healthy business relationships with all stakeholders,
yang sehat dengan seluruh pemangku kepentingan, hence encouraging the Company to formulate an anti-
sehingga mendorong Perseroan untuk menyusun corruption policy that includes principles such as the
kebijakan anti-korupsi yang mencakup prinsip-prinsip prohibition on giving or receiving bribes, the prohibition
seperti larangan memberikan atau menerima suap, on giving gifts or gifts that can influence business
larangan memberikan hadiah atau pemberian yang decisions, and the prohibition on conflicts of interest.
dapat mempengaruhi keputusan bisnis, serta larangan
konflik kepentingan.
Seluruh Insan REFI diharapkan untuk mematuhi All REFI personnel are expected to comply with this
kebijakan anti korupsi ini dan menjaga integritas dalam anti-corruption policy and uphold integrity in carrying
melakukan tugas-tugas mereka. Uraian lebih lengkap out their duties. A more detailed explanation of the
mengenai isi kode etik dan komitmen anti-korupsi dan contents of the code of conduct and the Company’s
anti-fraud Perseroan dapat dilihat dalam Bab Tata commitment to anti-corruption and anti-fraud is
Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. provided in the Corporate Governance chapter of this
Annual Report.
Penilaian Risiko atas Penerapan Risk Assessment on the Implementation
Keuangan Berkelanjutan [POJK 51-E.3] of SusTainable Finance [POJK 51-E.3]
Aktivitas operasional Perseroan tidak terlepas dari The Company’s operational activities are inherently
bermacam risiko yang hadir, diantaranya ialah exposed to various risks, including strategic risk,
risiko strategis, risiko operasional, risiko kredit, operational risk, credit risk, market risk, liquidity
risiko pasar, risiko likuiditas, risiko hukum, risiko risk, legal risk, compliance risk, and reputational
kepatuhan, dan risiko reputasi. Oleh karenanya, risk. Therefore, the Company has adopted a
Perseroan telah mengadopsi pendekatan pencegahan preventive approach through the implementation of
melalui penerapan sistem manajemen risiko yang a comprehensive risk management system. Further
komprehensif. Adapun informasi mengenai sistem information regarding the risk management system is
manajemen risiko telah diuraikan pada Bab Tata Kelola outlined in the Corporate Governance chapter of this
Perseroan dalam Laporan ini. Report.
Hubungan Dengan Pemangku Relationships With Stakeholders
Kepentingan [POJK 51-E.4] [POJK 51-E.4]
Perseroan menyadari bahwa dukungan para The Company recognizes that stakeholder support
pemangku kepentingan sangat memengaruhi significantly impacts its success in implementing
keberhasilan Perseroan dalam mewujudkan penerapan comprehensive sustainable finance. For that reason,
keuangan berkelanjutan yang komprehensif. Maka fostering relationships with the stakeholders is
dari itu, membina hubungan dengan para pemangku fundamental for the Company.
kepentingan menjadi nilai sangat penting bagi
Perseroan.
Berikut adalah 6 (enam) kelompok pemangku The following are 6 (six) stakeholder groups that
kepentingan yang berpengaruh signifikan terhadap significantly influence the Company’s operational
aktivitas operasional Perseroan: activities:
2025 Laporan Tahunan 224 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 224
Pelibatan Pemangku Kepentingan Perusahaan | Stakeholder Engagement by the Company
Pemangku Basis Identifikasi Metode/Pendekatan Pelibatan
Topik yang Berkaitan
Kepentingan Base of Methods/Approaches for Stakeholder
Related Topics
Stakeholder Identification Engagement
Pemegang Saham Tanggung Jawab, • Rapat Umum Pemegang Saham • Kinerja ekonomi Perseroan
Pengaruh (RUPS) tahunan • Penyelenggaraan RUPS dan
• Rapat Umum Pemegang Saham RUPSLB
Luar Biasa (RUPSLB) sesuai • Publikasi laporan secara tepat
kebutuhan waktu dan akurat
• Penerbitan/Publikasi laporan • Pembagian dividen
keuangan setiap triwulan • Publikasi dan keterbukaan informasi
• Laporan Tahunan setiap tahun • Pertemuan investor secara berkala
• Laporan Keberlanjutan
Shareholders Responsibility, • Annual General Meeting of • Company’s economic performance
Influence Shareholders (AGMS) • Implementation of AGMS and EGMS
• Extraordinary General Meeting of • Timely and accurate publication of
Shareholders (EGMS) as needed reports
• Issuance/publication of financial • Dividend distribution
reports every quarter • Information disclosure and
• Annual Report every year transparency
• Sustainability Report • Regular investor meetings
Karyawan Ketergantungan, • Komunikasi internal secara rutin • Pemenuhan hak dan kewajiban
Pengaruh (email blast, memo internal, dan yang sesuai ketentuan yang berlaku
komunikasi internal lainnya) sesuai • Hubungan industrial yang harmonis
kebutuhan • Kesempatan pengembangan
• Pengembangan kompetensi kompetensi dan karier
(pelatihan dan pendidikan) • Lingkungan kerja yang aman dan
• Kesehatan dan keselamatan kerja sehat
• Kesejahteraan karyawan melalui
upah kerja yang sesuai dan
kompetitif
• Kegiatan rekreasi, olahraga, dan
hobi
Employees Dependence, • Routine internal communication • Fulfillment of rights and obligations
Influence (email blasts, internal memos, and in accordance with applicable
other internal communications) as regulations
needed • Harmonious industrial relations
• Competency development (training • Opportunities for competency and
and education) career development
• Occupational health and safety • Safe and healthy work environment
• Employee welfare through
appropriate and competitive wages
• Recreational, sports, and hobby
activities
Pemerintah dan Pengaruh • Laporan Rencana Aksi Keuangan • Kepatuhan (compliance) pada
Regulator Berkelanjutan (RAKB) kepada OJK peraturan
• Laporan bulanan Lembaga Jasa • Penyampaikan RAKB secara tepat
Keuangan kepada OJK waktu dan akurat
• Laporan-laporan yang sesuai • Penyampaian laporan sesuai
dengan peraturan perundangan- regulasi yang berlaku
undangan yang berlaku • Komunikasi dan hubungan yang
baik dengan regulator
• Kepatuhan hukum yang berlaku
• Penerapan kebijakan anti korupsi
Government and Influence • Submission of the Sustainable • Compliance with regulations
Regulators Finance Action Plan (RAKB) report • Timely and accurate submission of
to the Financial Services Authority the Sustainable Finance Action Plan
(OJK) (RAKB)
• Monthly Financial Services • Reporting in accordance with
Institution reports to OJK applicable regulations
• Reports in compliance with • Good communication and relations
applicable laws and regulations with regulators
• Compliance with applicable laws
• Implementation of anti-corruption
policies
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 225 Annual Report 2025
Page 225
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Pemangku Basis Identifikasi Metode/Pendekatan Pelibatan
Topik yang Berkaitan
Kepentingan Base of Methods/Approaches for Stakeholder
Related Topics
Stakeholder Identification Engagement
Debitur Ketergantungan, • Aktivitas pembiayaan di kantor • Keterbukaan informasi produk dan
Pengaruh atau jaringan Perusahaan layanan (website atau media sosial)
• Pusat kontak (telepon, email, atau • Sarana pengaduan dan
sarana komunikasi lain) penyelesaian keluhan
• Produk dan layanan pembiayaan • Penyediaan produk pembiayaan
berbasis digital yang aman dan yang aman dan terpercaya
terpercaya • Penerapan kebijakan anti- korupsi
dan anti-fraud
• Keamanan data debitur
Debtors Dependence, • Financing activities conducted at • Transparency of product and
Influence the Company’s office or network service information (website or
• Contact center (phone, email, or social media)
other communication channels) • Complaint channels and resolution
• Safe and reliable digital-based mechanisms
financing products and services • Provision of safe and reliable
financing products
• Enforcement of anti-corruption and
anti-fraud policies
• Protection of debtor data security
Mitra Kerja/Pemasok Ketergantungan • Perjanjian kerja sama/ kontrak • Transparansi informasi terkait
pengadaan barang dan jasa mekanisme proses pengadaan
• Komunikasi dengan pemasok/mitra • Penerapan proses pengadaan yang
kerja adil dan sesuai ketentuan
• Penandatanganan pakta integritas • Pengadaan yang bebas konflik
kepentingan
• Penerapan sistem manajemen anti
penyuapan
Business Partners/ Dependence • Cooperation agreements/contracts • Transparency regarding
Suppliers for the procurement of goods and procurement process mechanisms
services • Implementation of fair and
• Communication with suppliers/ compliant procurement processes
business partners • Procurement free from conflicts of
• Signing of integrity pacts interest
• Application of an anti-bribery
management system
Masyarakat Lokal Pengaruh, • Pelaksanaan program tanggung • Hubungan yang harmonis dan
Tanggung Jawab jawab sosial dan lingkungan (TJSL) kondusif dengan masyarakat sekitar
• Penyaluran produk dan layanan • Dukungan bagi pemberdayaan dan
yang mendukung inklusi keuangan pengembangan masyarakat
• Kemudahan akses produk dan • Penyediaan produk dan layanan
layanan bagi masyarakat yang lebih aksesibel
• Literasi dan inklusi keuangan
Local Communities Influence, • Implementation of social and • Harmonious and conducive
Responsibility environmental responsibility relationships with local communities
programs (TJSL) • Support for community
• Distribution of products and empowerment and development
services that support financial • Provision of more accessible
inclusion products and services
• Ease of access to products and • Financial literacy and inclusion
services for the community
2025 Laporan Tahunan 226 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 226
Permasalahan Terhadap Penerapan Challenges in the Implementation of
Keuangan Berkelanjutan [POJK 51-E.5] Sustainable Finance [POJK 51-E.5]
Perseroan menghadapi beberapa kendala dalam The Company encounteres a number of constraints
menerapkan keuangan berkelanjutan, yang secara in implementing sustainable finance, which are
khusus diuraiakan berdasarkan program RKAB 2025 specifically outlined based on the 2025 RKAB program
yang diimplementasikan sebagai berikut: which is implemented as follows:
Program RKAB Tantangan dan Rencana Kedepan
RKAB Program Challenges and Future Plans
Pengembangan Core System a. Tantangan kedepan adalah kemampuan dari core system tersebut dalam mengikuti
perkembangan proses bisnis Perseroan di masa yang akan datang.
b. Kecepatan dari core system itu sendiri dalam penyesuaian untuk mengikuti
perubahan bisnis Perseroan.
Core System Development a. Upcoming challenges include the ability of the core system to keep pace with the
Company’s business process developments in the future.
b. The speed of the core system in adapting to changes in the
Penyempurnaan Struktur Tantangan ke depan terkait Struktur Organisasi adalah kemampuan dari setiap pejabat
Organisasi Perusahaan dalam organisasi dalam mencapai Visi dan Misi Perseroan untuk menghadapi situasi dan
kondisi ekonomi di masa yang akan datang.
Perseroan senantiasa mengevaluasi setiap individu di Perseroan melalui Penilaian Kinerja
Karyawan (KPI) yang dilakukan setiap tahun. Selain itu, Perseroan melakukan upaya
untuk setiap karyawan agar dapat mengembangkan kompetensi sekaligus potensinya
melalui program-program pengembangan karyawan seperti workshop, pelatihan, dan
training.
Improvement of the Company’s The future challenge related to organizational structure is the capability of each official
Organizational Structure within the organization to achieve the Company’s Vision and Mission in facing future
economic situations and conditions.
The Company consistently highlights each individual through its annual Employee
Performance Assessment (KPI). Furthermore, the Company strives to empower each
employee to develop their competencies and potential through employee development
programs such as workshops, training, and coaching.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 227 Annual Report 2025
Page 227
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Upaya Reliance Finance Membangun
Budaya Keberlanjutan [POJK51-F.1]
Reliance Finance’s Initiatives to Build a Sustainability Culture
Perseroan senantiasa berupaya membangun budaya The Company consistently strives to build a culture of
keberlanjutan di Perseroan dengan melibatkan organ- sustainability by involving relevant organizational units
organ terkait dalam menyusun RKAB, sehingga organ in the preparation of the Sustainable Finance Action
tersebut dapat secara langsung memahami urgensi Plan (RAKB), enabling them to directly understand
dari penerapan prinsip keberlanjutan. Penyusunan the urgency of implementing sustainability principles.
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan tahun 2025 ini The preparation of the 2025 RAKB adheres to the
berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority Regulation Number 51/
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan POJK.03/2017 concerning the Implementation of
Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten Sustainable Finance for Financial Service Institutions,
dan Perusahaan Publik dengan kerangka pembuatan Issuers, and Public Companies, following the
sesuai dengan Lampiran 1 peraturan tersebut. framework outlined in Appendix 1 of the regulation. The
Penyusunan RAKB dilakukan melalui 6 tahapan, di RAKB preparation involves six stages, comprising:
antaranya:
a) Penentuan Visi dan Misi Perseroan a) Determination of Company Vision and Mission
Visi dan Misi Perseroan ditentukan pada Bulan The Company’s Vision and Mission were
November 2025 dilakukan oleh Direksi Perseroan established in November 2025 by the Board of
dengan melibatkan para Kepala Divisi. Penentuan Directors with the involvement of Division Heads.
visi dan misi ini juga untuk mendukung Rencana This determination also supports the Company’s
Bisnis Perusahaan di tahun 2026. Business Plan for 2026.
b) Penetapan Strategi Bisnis Perusahaan b) Establishment of Company Business Strategy
Setelah Visi dan Misi Perseroan ditetapkan, After setting the Company vision and mission,
kemudian manajemen menentukan kondisi management assesses the Company’s
internal Perseroan di mana dianalisa kekuatan internal conditions, analyzing its strengths and
dan kekurangan yang ada di Perusahaan. weaknesses. Additionally, management evaluates
Selain menganalisa kondisi internal Perseroan, the external situation by identifying market
manajemen juga menilai situasi eksternal di mana opportunities yet also the competitive threats.
Perseroan mencoba mengetahui peluang-peluang Based on such internal and external analysis, the
pasar yang dapat diambil namun juga ancaman Company sets its Business Strategy for 2026.
dari pesaing Perseroan. Berdasarkan kondisi
Analisa kondisi internal dan eksternal tersebut,
Perseroan menetapkan Strategi Bisnis di tahun
2026.
c) Pembuatan Rencana Bisnis Perseroan c) Development of Company Business Plan
Berdasarkan strategi Perseroan tersebut, maka Based on the strategy, the Company’s Business
disusun Rencana Bisnis Perseroan tahun 2026 pada Plan for 2026 was drafted in November 2025 by the
bulan November 2025 oleh Bisnis Development, Business Development division, with involvement
dengan melibatkan Bagian Risk Management dan from Risk Management and Compliance divisions.
Bagian Compliance di Perseroan. Penyusunan The plan also references the Financial Services
Rencana Bisnis juga mengacu pada Peraturan Authority Regulation Number 24/POJK.05/2019
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 24/POJK.05/2019.
2025 Laporan Tahunan 228 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 228
d) Penentuan Prioritas Program RAKB d) Determination of RAKB Program Priorities
Berdasarkan Rencana Bisnis yang akan dilakukan Based on the Business Plan to be implemented
pada tahun 2026, maka prioritas program in 2026, the priority programs for the Sustainable
untuk RAKB ditentukan oleh Direksi Perseroan Finance Action Plan (RAKB) are determined by the
dengan melibatkan Division dan Departement Company’s Board of Directors with the involvement
Head di Perseroan. Penentuan Prioritas ini juga of Division and Department Heads. This
berpedoman pada POJK Nomor 51/POJK.03/2017. prioritization also refers to the Financial Services
Berdasarkan pertimbangan dari manajemen maka Authority Regulation Number 51/POJK.03/2017.
diputuskan urutan prioritas program RAKB seperti Based on management’s considerations, the
yang dijelankan pada poin nomor 4. sequence of priority RAKB programs has been
decided as outlined in point number 4.
e) Penentuan Alokasi Sumber Daya dalam e) Allocation of Resources for RAKB Implementation
pelaksanaan Program RAKB Once program priorities are determined, allocation
Setelah ditentukan prioritas dari program RAKB of budgets, resources, and cooperation partners is
maka ditentukan juga pengalokasian biaya, sumber assigned to the involved divisions or departments
daya dan mitra-mitra kerjasama oleh Divisi/ for each RAKB activity planned for 2026.
Departemen yang terlibat dari setiap aktivitas dari
program RAKB tahun 2026.
f) Penyusunan RAKB dan Pengesahaan RAKB f) Preparation and Approval of RAKB
Setelah semua tahapan diatas, maka disusunlah Following all previous stages, the Company’s
RAKB Perseroan tahun 2026 dengan berpedoman 2026 RAKB is finalized in accordance with OJK
pada peraturan dari OJK. Pengesahan dari RAKB regulations. The RAKB was approved on November
pada tanggal 30 November 2025. Penyusunan 30, 2025. Its preparation was conducted by
dilakukan oleh bagian Bisnis Development dengan Business Development with Risk Management
melibatkan Bagian Risk Management dan Bagian and Compliance, and subsequently ratified by the
Compliance dan kemudian dilakukan pengesahan Company’s Directors and Commissioners.
oleh Direktur dan Komisaris Perseroan.
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan [POJK 51-F.2, F.3]
Sustainable Economic Performance
Sebagai perusahaan di industri jasa keuangan, As a company in the financial services industry,
pencapaian kinerja ekonomi merupakan faktor penting achieving economic performance is a critical factor
dalam menentukan kelangsungan serta pengembangan for the continuity and growth of the business. Reliance
bisnis Perseroan. Reliance Finance memiliki tanggung Finance holds responsibility for achieving economic
jawab dalam mencapai kinerja ekonomi demi performance to provide added value for stakeholders.
memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan. Furthermore, the Company is committed to supporting
Selain itu, Perseroan juga memiliki tanggung jawab financial literacy and inclusion, realized through
dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan, yang its offered financial products and services. Hence,
salah satunya diwujudkan melalui produk dan layanan economic performance is a key material topic in the
keuangan yang diberikan. Oleh karena itu, kinerja Company’s sustainability performance.
ekonomi menjadi salah satu topik material utama dalam
kinerja keberlanjutan Perseroan.
Dalam pencapaian kinerja ekonomi, Perseroan To achieve economic performance, the Company sets
menetapkan strategi serta target pencapaian strategies and performance targets annually. These
kinerja setiap tahunnya. Strategi dan target tersebut strategies and targets guide management in meeting
kemudian menjadi acuan bagi manajemen dalam their respective goals and responsibilities. Beyond
memenuhi sasaran dan tanggung jawabnya masing- target setting, economic performance is regularly
masing. Selain melalui penetapan target dan sasaran, monitored and evaluated through financial reports
pengawasan serta evaluasi kinerja ekonomi dilakukan and audit results. These evaluations are discussed
secara berkala melalui laporan keuangan dan hasil in meetings of the Board of Commissioners and
audit laporan keuangan. Hasil evaluasi tersebut menjadi Directors and presented during the General Meeting of
materi pembahasan dalam rapat Dewan Komisaris Shareholders.
dan Direksi, dan juga dalam penyelenggaraan RUPS
kepada pemegang saham.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 229 Annual Report 2025
Page 229
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Pencapaian Kinerja Ekonomi Economic Performance Achievement
Secara keseluruhan, realisasi kinerja ekonomi Overall, the Company’s economic performance has
Perseroan meningkat dengan dan melampaui target improved and exceeded the set targets. The Company’s
yang telah ditetapkan. Pendapatan Perseroan tercatat revenue increased by 71%, amounting to Rp8 billion
meningkat 71% yakni sebesar Rp8 miliar dibandingkan compared to Rp12 billion in the previous year.
tahun sebelumnya sebesar Rp12 miliar.
Informasi Keuangan
Informasi Keuangan
Audited 31 Desember 2025
Uraian Audited 31 Desember 2024 Rencana 2026 Rencana 2027
Audited Financial
Description Audited Financial Information 2026 Plan 2027 Plan
Information December 31,
December 31, 2024
2025
Gross Financing Rp662 miliar Rp568 miliar Rp972 miliar Rp1.245 miliar
Receivable Rp662 billion Rp568 billion Rp972 billion Rp1,245 billion
Rp20 miliar Rp19 miliar Rp44 miliar Rp60 miliar
Profit Before Tax
Rp20 billion Rp19 billion Rp44 billion Rp60 billion
Non Perfoming Loan (NPL) 1,64% 1,60% 1,75% 1,5%
Net Interest Margin (NIM) 6,1% 5,0% 8,7% 8,8%
Biaya Operasional
dibandingkan Pendapatan
Operasional (BOPO) 74% 74,4% 65% 65%
Operating Expenses to
Operating Income (BOPO)
Gearing Ratio 1,71x 1,84x 2,15x 2,50x
Return on Equity (ROE) 6,3% 5,5% 10,7% 12,8%
Return on Asset (ROA) 2,2% 1.94% 3,5% 3,7%
2025 Laporan Tahunan 230 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 230
Perbandingan Target dan Kinerja Comparison of Targets and
Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan Performance in Production, Portfolio,
atau Investasi, Pendapatan dan Laba Financing or Investment Targets,
Rugi Tahun 2025 [POJK 51-F.2, F.3] Revenue, and Profit and Loss for the Year
2025 [POJK 51-F.2, F.3]
Kinerja Ekonomi Target 2025 Realisasi 2025
Economic Performance Target 2025 Realization 2025
Aset Produktif | Productive Assets
Total Aset
1.133.397 771.151
Total Assets
Pendapatan
859.144 76.581
Revenue
Beban Operasional
36.427 57.611
Operating Expenses
Laba Bersih
17.519 14.737
Net Profit
Rasio Kinerja | Performance Ratios
Non Perfoming Loan (NPL) 1,75% 1,60%
Return on Asset (ROA) 3,5% 1,94%
Return on Equity (ROE) 10,7% 5,5%
Net Interest Margin (NIM) 8,7% 5,0%
Rasio Efisiensi (BOPO)
62% 74,4%
Efficiency Ratio (BOPO)
Kinerja Produk yang Memenuhi Performance of Products Supporting
Keberlanjutan [POJK 51-F.3] Sustainability [POJK 51-F.3]
Kinerja Ekonomi Target 2025
Economic Performance Target 2025
Penyaluran Dana untuk UMKM
403.450.605
Disbursement of Funds for MSMEs
Rincian Penyaluran Dana UMKM berdasarkan Sektor: | Breakdown of MSME Fund Disbursement by Sector:
Pertanian, Kehutanan, Perikanan
167.679.984
Agriculture, Forestry, and Fisheries
Transportasi, Pengangkutan, dan Komunikasi
-
Transportation, Freight, and Communication
Industri Pengolahan
1.399.385
Manufacturing Industry
Keuangan dan Jasa Perusahaan
-
Finance and Business Services
Bangunan dan Konstruksi
-
Construction and Building
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 231 Annual Report 2025
Page 231
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Kinerja Ekonomi Target 2025
Economic Performance Target 2025
Pertambangan dan Pergalian
-
Mining and Quarrying
Listrik, Gas dan Air Bersih
-
Electricity, Gas, and Clean Water
Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
-
Accommodation and Food Services
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
32.953.064
Health Services and Social Activities
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi, dan Perawatan Mobil
201.418.064
Wholesale and Retail Trade, Repair, and Vehicle Maintenance
Jasa Lainnya
-
Other Services
Perbandingan Portofolio dan Inovasi Comparison of Sustainable Finance
Keuangan Berkelanjutan [POJK 51-F.3] Portfolio and Innovation [POJK 51-F.3]
Sesuai dengan visi Perseroan untuk menjadi In line with the Company’s vision to become a leading
perusahaan pembiayaan digital terdepan untuk semua digital financing company for all financing products
produk pembiayaan bagi konsumen berpenghasilan targeting lower middle-income consumers and
menengah ke bawah dan UMKM, Perseroan telah MSMEs, the Company is committed to supporting
berkomitmen untuk mendukung pembiayaan UMKM MSME financing as a driver of the real sector economy.
sebagai pendukung ekonomi sektor riil. Hingga 31 As of December 31, 2025, financing disbursed to
Desember 2025, penyaluran pembiayaan kepada MSMEs amounted to Rp … billion. The following is a
UMKM tercatat sebesar Rp … miliar. Berikut ini rincian comparison of the MSME portfolio by sector over the
perbandingan portofolio UMKM per sektor selama 2 past two fiscal years:
(dua) tahun buku terakhir:
Perbandingan Portofolio UMKM Per Comparison of MSME Portfolio by Sector
Sektor 2024 – 2025 2024 – 2025
Sektor Pembiayaan UMKM
No.
MSME Financing Sector
2025 2024
Pertanian, Kehutanan, Perikanan
1 5.0 7.08
Agriculture, Forestry, and Fisheries
Transportasi, Pengangkutan, dan Komunikasi
2 - -
Transportation, Freight, and Communication
Industri Pengolahan
3 6.7 0.58
Manufacturing Industry
Keuangan dan Jasa Perusahaan
4 - -
Finance and Business Services
Bangunan dan Konstruksi
5 - -
Construction and Building
Pertambangan dan Pergalian
6 - -
Mining and Quarrying
Listrik, Gas dan Air Bersih
7 - -
Electricity, Gas, and Clean Water
2025 Laporan Tahunan 232 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 232
Sektor Pembiayaan UMKM
No.
MSME Financing Sector
2025 2024
Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
8 - -
Accommodation and Food Services
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
9 - -
Health Services and Social Activities
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi, dan Perawatan Mobil
10 8.3 1.09
Wholesale and Retail Trade, Repair, and Vehicle Maintenance
Jasa Lainnya
11 115.9 4.9
Other Services
Jumlah
135.9 13.66
Total
Literasi dan Inklusi Keuangan Financial Literacy and Inclusion
Selama tahun 2025, Perseroan telah mengadakan During 2025, the Company conducted literacy
kegiatan peningkatan literasi berupa inklusi enhancement activities in the form of financial
keuangan, seperti pengenalan produk pembiayaan inclusion programs, including the introduction of
yaitu Supply Chain Financing kepada mitra dengan financing products such as Supply Chain Financing to
menggunakan metode syariah. Untuk itu, Perseroan partners using sharia principles. For this purpose, the
Company collaborated with Pupuk Indonesia for the
bekerja sama dengan Perusahaan Pupuk Indonesia
Agrosolution Program. Farmers involved in the program
untuk Program Agrosolution. Petani yang terlibat
were provided with intensive assistance regarding
diberikan pendampingan intensif mengenai budidaya
crop cultivation, the application of modern agricultural
tanaman, aplikasi teknologi pertanian mutakhir, akses technology, access to financing through financing
permodalan dengan perusahaan pembiayaan dan companies, and harvest offtake arrangements.
offtake hasil panen.
Kinerja Lingkungan Hidup [POJK 51-F.4-F.15]
Environmental Performance
Upaya Perseroan dalam menggenapi kinerja The Company’s efforts to fulfill sustainability
keberlanjutan juga diupayakan dalam membangun performance also include fostering an environmentally
budaya ramah lingkungan. Kinerja keberlanjutan friendly culture. Reliance Finance’s sustainability
Reliance Finance berfokus pada penerapan prinsip performance focuses on implementing environmentally
berwawasan lingkungan (green office) melalui efisiensi conscious principles (green office) through efficiency
penggunaan energi, air, material atau bahan baku, in energy, water, and material/raw material usage,
pengelolaan limbah, dan pengurangan emisi gas waste management, and reduction of greenhouse gas
rumah kaca (GRK). (GHG) emissions.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 233 Annual Report 2025
Page 233
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Penghematan dan pengelolaan energi merupakan Energy savings and management are crucial,
hal yang penting, mengingat bahwa kegiatan considering the Company’s operational activities rely
operasional Perseroan mengandalkan penggunaan heavily on electronic devices, including electricity and
perangkat elektronik, termasuk penggunaan listrik other building needs. Energy conservation is carried
dan kebutuhan gedung lainnya. Penghematan energi out to reduce costs while simultaneously minimizing
dilakukan guna menghemat biaya yang dikeluarkan the environmental footprint generated from operational
sekaligus mengurangi jejak lingkungan (footprint) yang activities.
ditimbulkan dari kegiatan operasional.
Perseroan berkomitmen mendukung dan The Company is committed to supporting and
menerapkan kegiatan operasional yang mendukung implementing operational activities that promote
keberlangsungan dan kelestarian lingkungan hidup. environmental sustainability and preservation. This
Hal ini mengacu pada UU No. 32 Tahun 2009 tentang commitment refers to Law No. 32 of 2009 concerning
perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan. Berikut ini Environmental Protection and Management. The
merupakan rincian program-program Perseroan yang following are details of the Company’s environmentally
berwawasan lingkungan: conscious programs:
Penggunaan Material Ramah Use of Environmentally Friendly
Lingkungan Melalui Kampanye Green Materials Through the Green Office
Office [POJK 51-F.5] Campaign [POJK 51-F.5]
Kegiatan operasional Perseroan sebagian besar adalah The Company’s operational activities are mostly
bersifat administratif, sehingga bahan baku utama administrative, with paper as the primary raw material
yang digunakan adalah kertas. Untuk mengurangi used. To reduce paper consumption, the Company
penggunaan kertas, Perseroan menerapkan konsep implements a paperless concept, gradually shifting
paperless, di mana kegiatan administratif secara administrative activities to digital documents. Besides
bertahap beralih ke dokumen digital. Selain kegiatan administrative correspondence, the digitalization
administratif berupa surat-menyurat, penerapan applied by the Company also reduces paper use,
digitalisasi yang diterapkan Perseroan turut mengurangi especially in financing products and services for
penggunaan kertas, khususnya dalam produk dan debtors.
layanan pembiayaan bagi debitur.
Selain itu, dalam mendukung kegiatan operasional Additionally, to support environmentally friendly
yang berwawasan lingkungan, Perseroan menerapkan operations, the Company runs a green office
kampanye green office. Kampanye ini dilakukan untuk campaign. This campaign aims to socialize and
mensosialisasikan dan mengedukasi agar seluruh educate all Company personnel to actively support
insan Perseroan turut mendukung penerapan aktivitas environmentally conscious operational activities. The
operasional yang ramah lingkungan. Adapun kegiatan initiatives encompass:
yang dilakukan antara lain sebagai berikut:
• Melakukan efisiensi penggunaan energi listrik • Efficient use of electrical energy by using eco-
dengan menggunakan alat elektronik ramah friendly electronic devices and operating them
lingkungan serta pemakaian sesuai kebutuhan; according to actual needs;
• Mengimbau penghematan penggunaan air di titik- • Encouraging water conservation at specific
titik tertentu, serta mengurangi pemakaian gelas points and reducing disposable cup usage by
sekali pakai dengan menggunakan sistem refill; implementing a refill system;
• Memanfaatkan kertas bekas untuk kegiatan • Reusing waste paper for operational activities;
operasional;
• Mengganti ampu bohlam menjadi LED; dan • Replacing incandescent bulbs with LED lighting;
and
• Penerapan konsep optimalisasi resapan air hujan. • Implementing rainwater absorption optimization
concepts.
2025 Laporan Tahunan 234 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 234
Biaya Lingkungan Hidup [POJK 51-F.4] Environmental Costs [POJK 51-F.4]
Selama 2025, biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan During 2025, the costs incurred by the Company
terkait lingkungan hidup adalah sebesar Rp6,2 juta, related to environmental matters amounted to Rp6.2
yang mencakup: million, which take account of:
Uraian Biaya (Rupiah)
Description Costs (Rupiah)
Konsumsi Energi (Listrik)
127.025.763
Energy Consumption (Electricity)
Konsumsi Bahan Bakar (BBM)
23.116.032
Fuel Consumption (BBM)
Konsumsi Air
9.530.561
Water Consumption
Penggunaan Bahan Baku (Kertas)
950.000
Raw Material Usage (Paper)
Kegiatan TJSL di Bidang Lingkungan
6.200.000
CSR Activities in Environmental Sector
Jumlah
Total
Pengelolaan Dan Efisiensi Energi Energy Management And Efficiency
[POJK 51-F.6-F.7, ESG Metrics E-03] [POJK 51-F.6-F.7, ESG Metrics E-03]
Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan aktivitas To support smooth operational activities, the
operasional, Perseroan menggunakan energi listrik Company uses electrical energy intended for lighting
yang ditujukan untuk penerangan dan penunjang and supporting electronic office equipment, such
peralatan kantor yang bersifat elektronik, seperti as laptops, computers, elevators, and others. The
laptop, komputer, lift, dan lain-lain. Berikut ini informasi following information demonstrates the electricity
tentang penggunaan energi listrik di Perseroan selama consumption at the Company over the past 3 (three)
3 (tiga) tahun terakhir: years:
Keterangan Satuan
Description Unit
2025 2024 2023
kWh 127.025.763 151.292.600 149.403.923
Energi Listrik
Electricity
Giga Joule 69.542 80.375 71.610
Adapun dalam upaya mengurangi ketergantungan In an effort to reduce dependence on the use of
terhadap penggunaan energi listrik, Perseroan electrical energy, the Company has taken the initiative
berinisiatif untuk melakukan program efisiensi energi, to implement an energy efficiency program, namely as
yaitu sebagai berikut: follows:
Penyesuaian suhu pendingin
Penggunaan konsep Penggunaan pendingin ruangan sesuai jumlah orang yang
paperless untuk mengurangi
Penggunaan lampu LED ruangan berteknologi inverter menempati ruangan.
pencetakan/printing bekas
Use of LED lighting Use of inverter technology air Adjusting air conditioner
Implementation of a paperless conditioners temperature according to the
concept to reduce printing number of occupants in the room
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 235 Annual Report 2025
Page 235
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Pengelolaan dan Efisiensi Air Water Management and Efficiency
[POJK 51-F.8, ESG Metrics E-04] [POJK 51-F.8, ESG Metrics E-04]
Konsumsi Air 2023-2025 | Water Consumption 2023-2025
Keterangan Satuan
Description Unit
2025 2024 2023
Air
M3 407 277 265
Water
Perseroan menggunakan air untuk kebutuhan The Company uses water to support operational
penunjang aktivitas operasional, seperti untuk activities such as for bathrooms, handwashing,
keperluan kamar mandi, cuci tangan, pelaksanaan worship activities, and others. The water sources
ibadah, dan lain sebagainya. Air yang digunakan are groundwater and water supplied by the Regional
Perseroan bersumber dari air tanah dan air dari Drinking Water Company (PDAM).
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Adapun inisiatif-inisiatif terkait pengelolaan dan The initiatives related to water management and
efisiensi air yang dilakukan Perseroan, di antaranya: efficiency undertaken by the Company are comprising:
1. Mengontrol penggunaan air secara ketat; 1. Strict control of water usage;
2. Menggunakan tipe kran tekan dan mengganti 2. Using push-type faucets and gradually replacing
secara bertahap kran lama; dan old faucets; and
3. Melakukan imbauan kepada karyawan untuk 3. Encouraging employees to use water responsibly
disiplin dan bijak dalam menggunakan air melalui and wisely through text media placed in relevant
media teks di tempat-tempat terkait. locations.
Keanekaragaman Hayati [POJK 51-F.9] Biodiversity [POJK 51-F.9]
Hingga saat ini, lokasi Perseroan tidak berada dalam Hingga saat ini, lokasi Perseroan tidak berada dalam
wilayah konservasi atau memiliki keanekaragaman wilayah konservasi atau memiliki keanekaragaman
hayati, serta tidak menjalankan kegiatan operasional hayati, serta tidak menjalankan kegiatan operasional
yang berkaitan dengan alam. Oleh karena itu, Perseroan yang berkaitan dengan alam. Oleh karena itu, Perseroan
tidak diwajibkan untuk melakukan aktivitas konservasi tidak diwajibkan untuk melakukan aktivitas konservasi
keanekaragaman hayati. keanekaragaman hayati.
Pengendalian Emisi Emission Control
[POJK 51-F.11-F.12, ESG Metrics E-01-E-02] [POJK 51-F.11-F.12, ESG Metrics E-01-E-02]
Dalam rangka mengurangi jejak emisi yang dihasilkan To reduce the emission footprint generated from
dari kegiatan operasional, Perseroan menerapkan operational activities, the Company implemented
sistem kerja dari rumah selama pandemi untuk a work-from-home system during the pandemic to
mengurangi jumlah penggunaan dan frekuensi reduce employee commuting frequency. For remote
karyawan bertransportasi. Untuk pertemuan jarak meetings, the Company uses online meetings to
jauh, Perseroan menerapkan pertemuan secara minimize travel. The Company also conducts regular
daring untuk mengurangi transportasi. Perseroan vehicle maintenance and uses fuel according to vehicle
juga melakukan pemeliharaan kendaraan secara rutin specifications.
serta menggunakan bahan bakar sesuai spesifikasi
kendaraan.
2025 Laporan Tahunan 236 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 236
Kendati aktivitas operasional Perseroan tidak Although the Company’s operational activities do menghasilkan emisi dalam jumlah yang progresif, not produce emissions in progressive amounts, the namun Perseroan tetap berupaya turut serta dalam Company remains striving to participate in controlling mengendalikan penggunaan emisi yang dihasilkan, the use of the emissions produced, some of which are beberapa di antaranya adalah sebagai berikut: as follows: 1. Menghemat penggunaan energi listrik dan BBM; 1. Saving electricity and fuel consumption; 2. Melakukan perawatan kendaraan operasional 2. Regular maintenance of operational vehicles; secara berkala; 3. Melakukan efisiensi dalam penggunaan BBM; 3. Fuel efficiency improvements; 4. Merawat mesin pengatur udara (AC) dengan 4. Maintaining air conditioning systems using menggunakan bahan yang ramah lingkungan; dan environmentally friendly substances; and 5. Mengikuti kegiatan penghijauan yang diadakan 5. Participating in greening activities held internally secara internal maupun bekerja sama dengan and in cooperation with external parties. pihak eksternal. Pengelolaan Limbah dan Efluen Waste and Effluent Management [POJK 51-F.13-F.14, ESG Metrics E-05] [POJK 51-F.13-F.14, ESG Metrics E-05] Limbah dan efluen yang dihasilkan oleh Perseroan The waste and effluent generated by the Company berasal dari aktivitas perkantoran dan bersifat originate from office activities and are administrative adminstratif, seperti kertas bekas, tinta bekas, sampah in nature, such as used paper, used ink, employee bekas makan siang karyawan, hingga limbah cair dari lunch waste, and liquid waste from domestic activities. aktivitas domestik. Untuk mengelola limbah domestik, To manage domestic waste, the Company separates Perseroan melakukan pemisahan antara sampah organic and non-organic waste to facilitate the organik dan sampah non-organik dalam rangka processing of the waste/sewage generated. memudahkan pengolahan sampah/limbah yang dihasilkan. Selain itu, dikarena aktivitas operasional Perseroan Furthermore, due to the Company’s operational tidak menghasilkan limbah dalam bentuk cair atau activities which do not generate significant amounts padat dalam jumlah yang besar, jumlah limbah yang of liquid or solid waste, the amount of waste disposed dibuang tidak relevan sebagai tolak ukur dalam of is not relevant as a benchmark for the Company’s operasional Perseroan dan juga tidak dapat diukur. operations and cannot be measured. Therefore, Dengan demikian, dalam laporan ini Reliance Finance Reliance Finance does not disclose the amount of tidak mengungkapkan jumlah limbah ataupun efluen waste or effluent generated in quantitative terms in yang dihasilkan dalam bentuk kuantitatif. this report. Komitmen Perseroan untuk Mencapai Company Commitment to Achieve Net Target Net Zero Emission dan Emisi Gas Zero Emission and Greenhouse Gas Rumah Kaca [ESG Metrics E-06 & E-07] Emission Reduction [ESG Metrics E-06 & E-07] Kendati kegiatan operasional Perseroan secara Although the Company’s operational activities do not langsung tidak memiliki dampak negatif terhadap directly have negative environmental impacts, the lingkungan, namun Perseroan tetap selalu memastikan Company always ensures that every strategic policy bahwa setiap kebijakan strategis yang diambil tetap taken complies with applicable laws and regulations, berada pada koridor peraturan perundang-undangan including environmental regulations. As a company yang berlaku, dalam hal ini termasuk peraturan in the digital technology industry, the Company’s mengenai lingkungan. Sebagai perusahaan yang commitment to net zero emissions and greenhouse bergerak di industri teknologi digital, komitmen gas reduction is realized through optimizing digitization Perseroan terhadap target net zero emission dan in business activities, such as reducing paper usage, pengurangan emisi gas rumah kaca diwujudkan energy efficiency via energy-saving lights and melalui optimalisasi digitalisasi dalam kegiatan electronics, limiting business travel and replacing it bisnis, seperti pengurangan penggunaan kertas, with teleconferencing, and implementing a green office efisiensi listrik melalui lampu dan alat elektronik concept at the Company’s operational office areas. hemat energi, pembatasan perjalanan bisnis dan menggantikannya dengan komunikasi langsung jarak jauh (teleconference), mulai menerapkan konsep green office di area kantor operasional Perseroan. PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 237 Annual Report 2025
Page 237
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Tumpahan yang Terjadi [POJK 51-F.15] Spills that Occurred [POJK 51-F.15]
Aktivitas operasional tidak terkait dengan penggunaan Operational activities are not directly related to the use
sumber daya alam secara langsung, sehingga informasi of natural resources; therefore, this information is not
tersebut tidak relevan diungkapkan dalam laporan ini. relevant to disclose in this report.
Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup Environmental Complaints [POJK 51-F.16]
[POJK 51-F.16]
Meski kegiatan operasional Perseroan tidak Although the Company’s operational activities do
bersinggungan langsung dengan lingkungan hidup, not directly impact the environment, the Company
Perseroan tetap menerapkan kepatuhan terhadap remains to adhere to environmental regulations and
peraturan dan ketentuan lingkungan. Kepatuhan provisions. The Company’s environmental compliance
Perseroan terhadap aspek lingkungan berdampak has had a positive impact, with no complaints related
positif dengan tidak terdapatnya pengaduan terkait to environmental non-compliance caused by the
ketidakpatuhan lingkungan yang disebabkan oleh Company during 2025.
Perseroan selama tahun 2025.
Namun demikian, Perseroan membuka kesempatan Nevertheless, the Company provides an opportunity
bagi para pemangku kepentingan apabila ingin for stakeholders to report any complaints related to
melaporkan segala bentuk pengaduan terkait masalah environmental issues through:
lingkungan hidup melalui:
Telepon : 021-2119 2288 Phone : 021-2119 2288
Fax : 021-2119 2565 Fax : 021-2119 2565
E-mail : corsec@reliance-finance.com E-mail : corsec@reliance-finance.com
Kinerja Sosial Masyarakat
Community Social Performance
Komitmen Perseroan Memberikan Commitment of the Company to Provide
Layanan atas Produk dan Jasa yang Equal Services for Products and Services
Setara Kepada Konsumen [POJK 51-F.17] to Consumers [POJK 51-F.17]
Perseroan berkomitmen untuk menyediakan layanan The Company is committed to providing financing
pembiayaan kepada seluruh mitra secara adil dan services to all partners fairly and equally, regardless of
setara, tanpa memandang latar belakang, golongan, background, group, race, ethnicity, or religion of each
ras, suku, dan agama dari masing-masing mitra. partner.
2025 Laporan Tahunan 238 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 238
Praktik Ketenagakerjaan, Kesehatan, Employment, Health, and Safety dan Keselamatan Kerja Practices [POJK 51-F.18-F.22, ESG Metrics S-01, S-11] [POJK 51-F.18-F.22, ESG Metrics S-01, S-11] erseroan selalu meyakini bahwa karyawan merupakan The Company always believes that employees are penggerak utama dalam jalannya operasional bisnis the main drivers in running business operations and dan pencapaian target. Oleh karenanya, Perseroan achieving targets. Therefore, the Company prioritizes mengedepankan upaya-upaya dalam mendukung efforts to support the improvement of welfare, skills, peningkatan kesejahteraan, keterampilan, serta and to foster healthy competition based on equality menghadirkan kompetisi kerja yang sehat berdasarkan and fairness. Activities related to employment are the asas kesetaraan dan keadilan. Pelaksanaan kegiatan responsibility of the Human Resource Department. yang berkaitan dengan ketenagakerjaan menjadi tanggung jawab Department Human Resource. Terkait remunerasi, Perseroan juga menerapkan Regarding remuneration, the Company also kebijakan remunerasi yang telah diperhitungkan dengan implements a remuneration policy carefully and cermat dan saksama, untuk memastikan karyawan thoroughly calculated to ensure employees receive menerima remunerasi dalam jumlah memadai, adequate remuneration, guaranteeing they have a sehingga menjamin mereka memperoleh penghidupan decent livelihood. Regarding occupational health and yang layak. Adapun terkait aspek kesehatan dan safety aspects, the Company enforces work practices keselamatan kerja, Perseroan memberlakukan praktik that comply with the applicable occupational health kerja yang mematuhi peraturan standar kesehatan dan and safety standards in the industry. The Company keselamatan kerja yang berlaku di industri. Perseroan also protects all its employees with health insurance juga melindungi semua karyawannya dengan asuransi through the BPJS Health & Employment programs and kesehatan, melalui program BPJS Kesehatan & private health insurance programs. Ketenagakerjaan, serta program asuransi kesehatan swasta. Dalam menjawab kebutuhan karyawan untuk In responding to employees’ needs to develop berkembang secara profesional di dalam jalur karier professionally within their career paths, the Company mereka, Perseroan terus menyediakan peluang bagi continuously provides opportunities for them to mereka untuk meningkatkan kompetensi profesional enhance professional competencies through training melalui program-program pelatihan, baik internal programs, both internal and external, which have been maupun eksternal yang telah dibahas dalam Bab discussed in the Human Resources (HR) Development Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam chapter of this Annual Report. Additionally, that chapter Laporan Tahunan ini. Selain itu, dalam bab tersebut comprehensively covers the Company’s HR profile, juga secara komprehensif membahas mengenai profil employee recruitment programs, employee turnover SDM Perseroan, program rekrutmen karyawan, tingkat rates, and employee welfare perputaran karyawan, hingga kesejahteraan karyawan. Pelatihan dan Pengembangan Pegawai Employee Training and Development [ESG Metrics S-05] [ESG Metrics S-05] Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapabilitas To improve employee competence and capability, the pegawai, Perseroan secara rutin menyelenggarakan Company routinely organizes training and development program pelatihan dan pengembangan dengan tujuan programs aimed at boosting future competitiveness. A dapat mendorong peningkatan daya saing di masa description of the employee competency development depan. Uraian mengenai program pengembangan program is provided in the HR chapter of this Annual kompetensi karyawan telah disampaikan dalam Bab Report. SDM dalam Laporan Tahunan ini. PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 239 Annual Report 2025
Page 239
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Pelatihan dan Pengembangan Pegawai Employee Training and Development
[ESG Metrics S-05] [ESG Metrics S-05]
Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapabilitas To improve employee competence and capability, the
pegawai, Perseroan secara rutin menyelenggarakan Company routinely organizes training and development
program pelatihan dan pengembangan dengan tujuan programs aimed at boosting future competitiveness. A
dapat mendorong peningkatan daya saing di masa description of the employee competency development
depan. Uraian mengenai program pengembangan program is provided in the HR chapter of this Annual
kompetensi karyawan telah disampaikan dalam Bab Report.
SDM dalam Laporan Tahunan ini.
Tingkat Perputaran Karyawan Employee Turnover Rate [ESG Metrics S-03]
[ESG Metrics S-03]
Fenomena masuk dan keluarnya karyawan dari posisi The phenomenon of employees entering and leaving
jabatan di suatu perusahaan merupakan hal yang positions in a company is normal. However, this also
wajar. Namun di sisi lain, hal ini juga menjadi tantangan presents a challenge that needs to be managed well
tersendiri yang perlu dikelola sebaik mungkin agar tidak to avoid significant impacts that could hinder the
membawa dampak signifikan yang dapat menghambat achievement of the Company’s targets and objectives.
proses pencapaian target dan tujuan Perusahaan.
Untuk mengatasi tantangan ini, Departamen Human To address this challenge, the Human Resource
Resource terus melakukan berbagai upaya untuk Department continues to undertake various efforts
mempertahankan SDM yang berkualitas sekaligus to retain quality human resources while reducing
menurunkan tingkat turnover karyawan, misalnya employee turnover, for example by increasing
dengan meningkatkan engagement karyawan, employee engagement, creating a comfortable and
menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan productive work environment, and improving HR
produktif, serta melakukan perbaikan dalam proses management processes from career development to
pengelolaan SDM baik dari aspek pengembangan remuneration enhancements. In 2025, the Company’s
karir maupun perbaikan aspek remunerasi. Pada 2025, employee turnover rate was recorded at 31.88%.
tingkat perputaran karyawan di Perseroan tercatat
sebesar 31,88%.
Kesetaraan Gender [ESG Metrics S-01, S-02] Gender Equality [ESG Metrics S-01, S-02]
Perseroan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan The Company upholds the principle of equality and
dan martabat setiap individu dengan menciptakan dignity for every individual by creating an inclusive,
lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan menghormati safe, and diverse work environment. The Company’s
keberagaman. Jumlah karyawan laki-laki dan male and female employees were balanced by the end
perempuan di Perseroan hingga akhir tahun 2025 of 2025, with no significant gap. This demonstrates the
tercatat seimbang dan tidak memiliki gap yang terlalu Company’s support for gender equality in its business
jauh. Hal tersebut menunjukkan bahwa Perusahaan activities.
mendukung kesetaraan gender dalam aktivitas bisnis.
Perseroan juga senantiasa memastikan bahwa The Company also consistently ensures that female
karyawan perempuan senantiasa mendapatkan ruang employees enjoy a safe work environment and that
aman selama bekerja serta hak-haknya terpenuhi their rights are fulfilled in accordance with applicable
sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. laws and regulations. The following is the percentage
Berikut persentase jumlah karyawan laki-laki dan of male and female employees at the Company for the
perempuan di Perseroan untuk tahun buku 2025: 2025 financial year:
2025 Laporan Tahunan 240 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 240
Keterangan
Description
2025 2024 2023
Perempuan
13 19 20
Female
Laki-laki
20 25 33
Male
Jumlah
33 44 53
Total
Jumlah Pegawai Sementara Number Of Contract Employees
[ESG Metrics S-04] [ESG Metrics S-04]
Jumlah Persentase
Number Percentage
8 ....
Jumlah Kecelakaan Kerja [ESG Metrics S-06] Number of Work Accidents
[ESG Metrics S-06]
Kegiatan bisnis Perseroan tidak berada pada situasi, The Company’s business activities are not conducted
lokasi dan kondisi yang dapat membahayakan pegawai. in situations, locations, or conditions that pose hazards
Oleh karenanya, tidak terdapat kecelakaan kerja dalam to employees. Therefore, there were no work-related
kegiatan operasional Perseroan. Namun demikian, accidents in the Company’s operations. Nevertheless,
seluruh area kantor Perseroan telah menerapkan all of the Company’s office areas comply with healthy,
standar lingkungan kerja yang sehat, layak, dan aman decent, and safe workplace standards to ensure the
guna melindungi keselamatan seluruh pekerja maupun safety of all employees and stakeholders.
pemangku kepentingan.
Kebijakan Terkait Pelecehan Seksual Policy on Sexual Harassment and/or
dan/atau Non Diskriminasi [Esg Metrics Non-Discrimi Nation [Esg Metrics S-08]
S-08]
Kebijakan terkait pelecehan seksual dan/atau Policies related to sexual harassment and/or
diskriminasi telah diatur dalam Peraturan Perseroan discrimination are regulated in the Company’s
yang telah disosialisasikan kepada seluruh karyawan Regulations and have been socialized to all employees
sejak mereka pertama kali bergabung dengan since the beginning of their employment. This
Perseroan. Sosialisasi ini juga dilakukan secara awareness is reinforced regularly and updated as
berkala dan diperbarui sesuai dengan kebutuhan needed to ensure comprehensive understanding and
untuk memastikan pemahaman yang mendalam dan consistent implementation in the workplace.
penerapan yang konsisten di lingkungan kerja.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 241 Annual Report 2025
Page 241
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia Policy on Human Rights [ESG Metrics S-09]
[ESG Metrics S-09]
Perseroan senantiasa mengedepankan nilai- Perseroan senantiasa mengedepankan nilai-
nilai keadilan, kesetaraan, dan transparansi, dan nilai keadilan, kesetaraan, dan transparansi, dan
memastikan bahwa seluruh kegiatan bisnis Perseroan memastikan bahwa seluruh kegiatan bisnis Perseroan
telah selaras dan mengadopsi prinsip prinsip HAM telah selaras dan mengadopsi prinsip prinsip HAM
yang diakui secara internasional. Perseroan memiliki yang diakui secara internasional. Perseroan memiliki
Kebijakan mengenai hak asasi manusia telah diatur Kebijakan mengenai hak asasi manusia telah diatur
dalam Peraturan Perusahaan yang disosialisasikan dalam Peraturan Perusahaan yang disosialisasikan
kepada seluruh karyawan sejak awal bergabung kepada seluruh karyawan sejak awal bergabung
dengan Perseroan. Secara berkala, Perseroan dengan Perseroan. Secara berkala, Perseroan
melakukan sosialisasi dan pembaruan sesuai dengan melakukan sosialisasi dan pembaruan sesuai dengan
kebutuhan untuk memastikan pemahaman yang terus- kebutuhan untuk memastikan pemahaman yang terus-
menerus terkait hak asasi manusia di lingkungan kerja. menerus terkait hak asasi manusia di lingkungan kerja.
Kebijakan Mengenai Pekerja Anak dan Policy on Child Labor and Forced Labor
Pekerja Paksa [ESG Metrics S-10] [ESG Metrics S-10]
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan As part of its social and ethical responsibility, the
etika, Perseroan memastikan bahwa seluruh Company ensures that all operational activities comply
aktivitas operasional senantiasa mematuhi with national labor laws and international standards
hukum ketenagakerjaan nasional maupun standar prohibiting child labor and forced labor. The related
internasional yang melarang pekerja anak dan pekerja policies are included in the Company’s Regulations,
paksa. Kebijakan terkait pekerja anak dan/atau pekerja aiming to ensure that all work practices adhere to
paksa diatur dalam Peraturan Perusahaan. Kebijakan applicable regulations and uphold human rights.
ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh praktik
kerja di Perseroan mematuhi peraturan yang berlaku
dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Policy on Occupational Health and
Kerja Serta Lingkungan Kerja yang Safety and a Safe Work Environment
Aman [ESG Metrics S-11] [ESG Metrics S-11]
Kebijakan Perseroan terkait Kesehatan dan Keselamatan The Company’s Occupational Health and Safety policy
Kerja diatur dalam Peraturan Perusahaan, dengan is outlined in its Regulations, aiming to create a safe,
tujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, healthy, and regulation compliant work environment.
sehat, dan sesuai dengan standar peraturan yang This policy is regularly communicated to all employees
berlaku. Kebijakan ini telah disosialisasikan secara to raise awareness and prevent potential workplace
berkala kepada seluruh karyawan, guna meningkatkan hazards.
kesadaran dan mencegah segala potensi bahaya yang
mungkin terjadi di tempat kerja.
2025 Laporan Tahunan 242 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 242
Pengembangan Masyarakat Community Development
[POJK 51-F.23-F.25, ESG Metrics S-12] [POJK 51-F.23-F.25, ESG Metrics S-12]
Perseroan meyakini bahwa entitas usaha yang visioner Reliance Finance believes that a visionary business
dan berpegang teguh pada prinsip keberlanjutan entity that adheres to sustainability principles
tidak hanya mengukur pertumbuhan kinerja measures performance growth not only through
melalui pencapaian profit, namun juga pada tingkat profit, but also by the level of benefit provided to the
kebermanfaatan yang diberikan kepada masyarakat community as one of its stakeholders. Therefore, the
sebagai salah satu pemangku kepentingan. Company consistently strives to provide added value
Oleh karenanya, Perseroan senantiasa berupaya and foster positive relationships with all stakeholders,
memberikan nilai tambah dan membina hubungan which is realized through Social and Environmental
baik dengan seluruh pemangku kepentingan, yang Responsibility (TJSL). TJSL programs and activities are
diwujudkan melalui Tanggung Jawab Sosial dan one form of the Company’s support for the Sustainable
Lingkungan (TJSL). Program dan kegiatan TJSL Development Goals (SDGs).
menjadi salah satu bentuk dukungan Perusahaan
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Dasar-dasar mengenai pelaksanaan TJSL telah diatur The principles for implementing TJSL are regulated
dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan in Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Terbatas dan UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Companies and Law No. 25 of 2007 concerning
Modal. Perseroan diharapkan tiak hanya berorientasi Investment. The Company is expected to be not solely
pada profit semata, tetapi juga dapat membawa profit-oriented but also to bring positive impact and
dampak dan nilai positif dan mendorong terwujudnya value and promote the welfare of its stakeholders
kesejahteraan para pemangku kepentingan melalui through community empowerment programs.
program pemberdayaan masyarakat.
Adapun program-program TJSL yang direalisasikan The TJSL programs implemented by the Company
Perseroan selama tahun 2025 antara lain: throughout 2025 encompass:
Tanggal
Acara/Kegiatan Pelaksanaan Lokasi
No.
Event/Activity Date of Location
Implementation
Pemeriksaan Kesehatan bagi Karyawan dan
2 Oktober 2025 Jakarta Barat
1 Masyarakat Sekitar
October 2, 2025 West Jakarta
Employee and Community Health Check-Up Program
Realisasi Penyaluran Dana TJSL Realization of TJSL Fund Distribution
Sepanjang 2025, Perseroan telah menyalurkan dana Throughout 2025, the Company has distributed TJSL
TJSL sebesar Rp6,200,000 Adapun sumber dana TJSL funds amounting to Rp6.200.000 The Company’s TJSL
Perseroan berasal dari laba bersih, yang disisihkan funding source comes from net profit, which is set
untuk program TJSL sesuai rencana yang ditetapkan aside for the TJSL program according to the plan set at
pada awal tahun buku. the beginning of the fiscal year.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 243 Annual Report 2025
Page 243
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Tanggung Jawab Pengembangan
Produk/Jasa Keberlanjutan [POJK 51 – F.26- F.30]
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
Komunikasi Pemasaran Marketing Communication
Sebagai kepatuhan terhadap prinsip transparansi, In adherence to the principle of transparency, the
Perseroan selalu memastikan kecukupan informasi Company consistently ensures the adequacy of
yang perlu diketahui pelanggan, debitur, maupun information provided to customers, debtors, and other
pemangku kepentingan lainnya. Produk serta stakeholders. All product and service information
layanan yang disampaikan kepada publik maupun shared with the public, including advertisements
penyampaikan iklan kepada audiens umum senantiasa targeted at general audiences, is communicated in
berlandaskan prinsip komunikasi pemasaran yang etis. accordance with ethical marketing communication
principles.
Sebagai upaya menjaga branding yang dimiliki, As part of its brand management efforts, the Company
Perseroan juga senantiasa memantau isu media terkait continuously monitors media coverage related to
produk dan layanan sehingga tim komunikasi Perseroan its products and services to enable the Corporate
dapat menerapkan langkah mitigasi risiko komunikasi Communications team to implement appropriate
yang tepat. Selama 2025, Perseroan tidak mendapat communication risk mitigation strategies. Throughout
teguran atau sanksi yang diperoleh Perusahaan terkait 2025, the Company did not receive any warnings
dengan komunikasi pemasaran. Selain itu, sepanjang or sanctions related to marketing communication.
2025 Perseroan juga tidak mengalami peristiwa di Additionally, there were no incidents during the year
mana terdapat produk dan/atau layanan yang ditarik involving the recall of any products and/ or services.
kembali dari peredaran.
Perlindungan Bagi Keamanan Data dan Data Security and Customer Privacy
Privasi Pelanggan Protection
Penerapan teknologi dan digitalisasi yang diusung The Company’s adoption of technology and
Perseroan diiringi dengan meningkatkan kewaspadaan digitalization is accompanied by increased vigilance
terhadap risiko dan potensi kejahatan teknologi. Oleh against technological risks and potential cybercrime.
karena itu, Perseroan secara ketat menjaga keamanan Accordingly, the Company enforces stringent measures
data dan privasi pelanggan. Kebijakan ini berpedoman to safeguard customer data and privacy. These efforts
pada POJK 06 /POJK.07/2022 Tentang Perlindungan are guided by Financial Services Authority Regulation
Konsumen dan Masyarakat Di Sektor Jasa Keuangan. (POJK) No. 6/POJK.07/2022 concerning Consumer
Perseroan memberlakukan sistem otorisasi yang ketat and Community Protection in the Financial Services
sesuai prosedur yang berlaku dan dilakukan oleh pihak Sector. The Company applies a strict authorization
yang berwenang dan bertanggung jawab. system in accordance with prevailing procedures,
conducted solely by authorized and accountable
personnel.
Selain merupakan bentuk tanggung jawab terhadap Beyond ensuring product safety, the Company’s
penyediaan produk yang aman, kebijakan perlindungan data protection and privacy policies also reflect its
data dan privasi pelanggan juga merupakan bentuk commitment to upholding human rights. A designated
kepatuhan Perseroan terhadap perlindungan hak Person-in-Charge (PIC) has been appointed to
asasi manusia. Perseroan telah menunjuk PIC yang implement data security and customer privacy
bertanggung jawab dalam menerapkan protokol protocols in line with technological developments.
keamanan data dan privasi pelanggan sesuai dengan
perkembangan teknologi.
2025 Laporan Tahunan 244 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 244
Sepanjang 2025, Perseroan tidak menerima pengaduan In 2025, the Company did not receive any complaints terkait keamanan data dan privasi pelanggan maupun related to data security, privacy breaches, or pelanggaran kerahasiaan pelanggan. Perseroan juga confidentiality violations. The Company was also not tidak menerima sanksi atas pelanggaran kerahasiaan subject to any sanctions for violations concerning pelanggan atau persaingan usaha. Selain itu, seluruh customer confidentiality or business competition. produk yang ditawarkan oleh Perseroan merupakan Furthermore, all products offered by the Company are produk yang berfokus pada pembaiyaan dengan financing focused products with specific functions and fungsi dan manfaatnya masing-masing. Perseroan benefits. Product and service safety assessments are telah melakukan pemeriksaan pada keamanan jasa conducted regularly to ensure that every financing dan produk serta senantiasa memastikan bahwa product provided to customers has been evaluated for seluruh produk pembiayaan yang diberikan kepada security and offers added value to customers’ lives. para konsumen adalah produk yang telah dievaluasi keamanannya serta dapat membawa nilai tambah bagi kehidupan pelanggan. Layanan Informasi dan Pengaduan Customer Information and Complaint Nasabah Services Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat terdapat Throughout 2025, the Company recorded 7 complaints 7 pengaduan dari debitur. Seluruh pengaduan tersebut from debtors. All complaints were followed up and telah ditindaklanjuti serta telah 100% diselesaikan resolved amicably, achieving a 100% resolution rate in dengan damai sesuai aturan yang berlaku di Perseroan. accordance with the Company’s internal policies. PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 245 Annual Report 2025
Page 245
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Verifikasi Tertulis dari Pihak
Independen [POJK 51-G.1]
Independent Written Verification
Laporan Keberlanjutan ini tidak menggunakan external This Sustainability Report has not been externally
assurance dari pihak independen, namun Perusahaan assured by an independent party. However, the
memastikan bahwa seluruh data dan informasi yang Company ensures that all data and information
disajikan telah diverifikasi dan disetujui oleh masing- presented have been verified and approved by the
masing pihak internal terkait sehingga kredibilitas dan respective internal parties, thereby maintaining their
validitasnya tetap terjaga. credibility and validity.
Lembar Umpan Balik [POJK 51-G.2]
Feedback Form
Terima kasih atas perhatian dan apresiasi Bapak/Ibu We thank you for your attention to and appreciation
terhadap Laporan Keberlanjutan untuk tahun buku of the 2024 Sustainability Report. To support the
2024. Guna meningkatkan pelayanan Perusahaan Company’s efforts in improving future reports, we
dalam mengembangkan laporan yang akan datang, kindly request your participation in completing the
maka kami mohon kesediaan Bapak/ Ibu untuk mengisi following questionnaire and returning it to us. Your
kuesioner berikut dan dapat mengirimkannya kembali thoughts, suggestions, and constructive feedback are
kepada kami. Kami sangat mengharapkan pemikiran, highly valued as part of our ongoing efforts to enhance
saran, maupun kritik dari Bapak/Ibu demi peningkatan our sustainability performance and the quality of this
kinerja kebeerlanjutan kami maupun peningkatan report.
kualitas Laporan Keberlanjutan ini.
Tingkat Pendidikan Alasan
SS S RR TS STS
Education Level Reason
Laporan ini beris/mengandung informasi yang
bermanfaat mengenai komitmen Reliance
Finance dan kebijakannya.
This report contains useful information
regarding Reliance Finance’s commitments and
policies.
Laporan ini menyediakan suatu gambaran
mengenai kinerja Reliance Finance yang
sejalan dengan usaha pencapaian sustainable
development.
This report provides an overview of Reliance
Finance’s performance in line with efforts to
achieve sustainable development.
Laporan ini mudah dimengerti.
This report is easy to understand.
Laporan ini menarik dan mudah dibaca.
The report is interesting and easy to read.
Informasi pada laporan ini cukup lengkap
(detail)
The information presented in this report is
sufficiently comprehensive (detailed).
Laporan ini layak dipertanggungjawabkan
This report is trustworthy and can be duly
accounted for.
SS : Sangat Setuju S: Setuju RR: Ragu-ragu TS: Tidak Setuju STS: Sangat Tidak Setuju
SS: Strongly Ageree S: Agree RR: Undecided TS: Disagree STS: Strongly Disagree
2025 Laporan Tahunan 246 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 246
Informasi yang menarik dari Laporan ini: Informasi yang kurang menarik dari Laporan ini:
Most interesting information in this report: Least interesting information in this report:
a. a.
b. b.
c. c.
Saran dan/atau Kritik terkait isi, desain, layout, dll: Informasi yang dapat ditambahkan:
Suggestions and/or critiques regarding content, design, layout, etc: Additional information that could be included:
a. a.
b. b.
c. c.
Profil Anda
Your Profile
Nama (tidak wajib)
:
Name (optional)
Umur & Jenis Kelamin (wajib)
:
Age & Gender (required)
Institusi/Perusahaan (tidak wajib)
:
Institution/Company (optional)
Terima kasih atas kesedian Bapak/Ibu untuk Thank you for taking the time to complete this feedback
meluangkan waktu dalam mengisi feedback form ini. form. Kindly return the completed form to us either in
Mohon agar formulir ini dapat dikirim kepada kami baik physical form or as a scanned digital copy via:
secara fisik ataupun scan digital melalui:
Kantor Pusat
Head Office
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
SOHO West Point Lantai 2
Jl. Macan Kav. 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk Jakarta Barat 11510
Telepon: 021-2119 2288
Fax: 021-2119 2565
Email: corsec@reliance-finance.com
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 247 Annual Report 2025
Page 247
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Indeks Referensi Kriteria Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan POJK Nomor 51/POJK.03/2017
dan SEOJK Nomor 16/SEOJK.04/2021
Reference Index of Criteria from Financial Services Authority
Regulations POJK Number 51/POJK.03/2017 and SEOJK Number 16/SEOJK.04/2021
Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No.51/POJK.03/2017 Pengungkapan Informasi
Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 Information Disclosure
A.1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan
209
A.1. Explanation of Sustainability Strategy
B. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B. Sustainability Performance Overview
B.1. Aspek Ekonomi, memuat informasi paling sedikit mengenai:
a. Kuantitas produk atau jasa yang dijual;
b. Pendapatan atau penjualan;
c. Laba atau rugi bersih;
d. Produk ramah lingkungan atau portofolio keuangan/pembiayaan berkelanjutan;
e. Pelibatan pihak local
212, 213
B.1. Economic Aspect, containing at least the following information:
a. Quantity of products or services sold;
b. Revenue or sales;
c. Net profit or loss;
d. Environmentally friendly products or sustainable finance/financing portfolio;
e. Involvement of local parties.
B.2. Aspek Lingkungan Hidup
a. Penggunaan energi listrik dan air;
b. Pengurangan emisi yang dihasikan;
c. Pengurangan limbah dan efluen;
d. Pelestarian keanekaragaman hayati
213
B.2. Environmental Aspect
a. Consumption of electricity and water;
b. Reduction of generated emissions;
c. Reduction of waste and effluents;
d. Conservation of biodiversity.
B.3. Aspek Sosial
a. Dampak positif dan/atau negatif dari penerapan keuangan berkelanjutan
213
B.3. Social Aspects
a. Positive and/or negative impacts resulting from the implementation of sustainable
finance.
C. Profil Perusahaan
C. Company Profile
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
214
C.1. Vision, Mission, and Sustainability Values
C.2. Alamat Perusahaan
48
C.2. Company Address
2025 Laporan Tahunan 248 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 248
Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No.51/POJK.03/2017 Pengungkapan Informasi
Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 Information Disclosure
C.3. Skala Usaha
a. Total aset & total kewajiban
b. Jumlah karyawan yang dibagi menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan
status ketenagakerjaan
c. Nama pemegang saham dan presentase kepemilikan saham Emiten dan Perusahaan
Publik; dan
d. Wilayah operasional
57
C.3. Business Scale
a. Total assets and total liabilities;
b. Number of employees categorized by gender, position, age, education, and employment
status;
c. Names of shareholders and percentage of ownership in the Issuer and Public Company;
and
d. Operational areas.
C.4. Produk, Layanan, dan Kegiatan usaha yang dijalankan
51-53
C.4. Products, Services, and Business Activities Conducted
C.5. Keanggotaan pada Asosiasi
74
C.5. Membership in Associations
C.6. Perubahan yang Bersifat Signifikan
76
C.6. Significant Changes
D.1. Penjelasan Direksi paling sedikit memuat:
a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan;
b. Penerapan keuangan berkelanjutan;
c. Strategi pencapaian target.
40
D.1. Board of Directors Explanation, containing at least:
a. Policies to address challenges in fulfilling sustainability strategies;
b. Implementation of sustainable finance;
c. Strategies to achieve targets.
E. Tata Kelola Keberlanjutan
E. Sustainability Governance
E.1. Penanggungjawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
215
E.1. Person in Charge of Sustainable Finance Implementation
E.2. Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan
213, 216-217
E.2. Competency Development Related to Sustainable Finance
E.3. Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
218
E.3. Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation
E.4. Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
218-220
E.4. Relationship with Stakeholders
E.5. Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
221
E.5. Challenges in Implementation of Sustainable Finance
F. Kinerja Keberlanjutan
F. Sustainability Performance
F.1. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
222
F.1. Building Sustainability Culture
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
F.2. Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
Pendapatan dan Laba Rugi.)
225
F.2. (Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financing Targets, or
Investment, Revenue and Profit and Loss.)
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 249 Annual Report 2025
Page 249
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No.51/POJK.03/2017 Pengungkapan Informasi
Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 Information Disclosure
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi
padaInstrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan.
225
F.3 Comparison of Target and Performance of Portfolio, Financing Target, or Investment in
Financial Instruments or Projects in Line with the Application of Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
F.4 Biaya Lingkungan Hidup
229
F.4 Environmental Cost
Aspek Material
Material Aspect
F.5. Penggunaan Material Ramah Lingkungan
228
F.5. Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspect
F.6. Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
229
F.6. Amount and Intensity of Energy Used
F.7. Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
229
F.7. Efforts and Achievements in Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
Aspek Air
Water Aspect
F.8. Penggunaan Air
230
F.8. Water Use
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
F.9. Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
Memiliki Keanekaragaman Hayati 230
F.9. Impacts of Operational Areas Near or in Conservation Areas or With Biodiversity
F.10. Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
a. dampak dari wilayah operasional yang dekat atau berada di daerah konservasi atau
memiliki keanekaragaman hayati; dan
b. Usaha konservasi keanekaragaman hayati yang dilakukan, mencakup perlindungan
spesief flora atau fauna 230
F.10. Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
a. Impacts of Operational Areas Near or in Conservation Areas or with Biodiversity; and
b. Biodiversity conservation efforts undertaken, including the protection of specific flora or
fauna species
Aspek Emisi
Emission Aspect
F.11. Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
230
F.11. Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
F.12. Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
230
F.12. Efforts and Achievements to Reduce Emissions
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
F.13. Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
231
F.13. Amount of Waste and Effluent Generated by Type
F.14. Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
231
F.14. Waste and Effluent Management Mechanism
F.15. Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
232
F.15. Spills (If Any)
2025 Laporan Tahunan 250 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 250
Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No.51/POJK.03/2017 Pengungkapan Informasi
Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 Information Disclosure
F.16. Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
232
F.16. Environmental Complaints Aspect
Kinerja Sosial
Social Performance
F.17. Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
Konsumen
232
F.17. Commitment of Financial Institutions, Issuers, or Public Companies to Provide Equal
Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
F.18. Kesetaraan Kesempatan Bekerja
233
F.18. Equality of Employment Opportunities
F.19. Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
236
F.19. Child Labor and Forced Labor
F.20. Upah Minimum Regional
236
F.20. Regional Minimum Wage
F.21. Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
236
F.21. Decent and Safe Working Environment
F.22. Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
80, 216-217
F.22. Employee Training and Capacity Development
Aspek Masyarakat
Community Aspect
F.23. Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
237
F.23. Operational Impact on Surrounding Communities
F.24. Pengaduan Masyarakat
239
F.24. Community Complaints
F.25. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
237
F.25. Social Environmental Responsibility Activities (TJSL)
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
F.26. Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
238
F.26. Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
F.27. Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
238
F.27. Products/Services that Have Been Evaluated for Safety for Customers
F.28. Dampak Produk/Jasa
238
F.28. Product/Service Impact
F.29. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
238
F.29. Number of Recalled Products
F.30. Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
238
F.30. Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
G.1. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
240
G.1. Written Verification from Independent Parties (if Any)
G.2. Lembar Umpan Balik
240-241
G.2. Feedback Form
G.3. Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
241
G.3. Response to Previous Year’s Sustainability Report Feedback
G.4. Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan
Perusahaan Publik 242-245
G.4. List of Disclosures in accordance with POJK 51/2017 concerning the Application of Sustainable
Finance for Financial Service Institutions, Issuers and Public Companies.
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 251 Annual Report 2025
Page 251
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
08
Laporan
Keuangan
Financial Statement
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
2025 Laporan Tahunan 252 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 252
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia 253 Annual Report 2025
Page 253
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA Laporan Keuangan Financial Statements 31 Desember 2025 December 31, 2025 Untuk Tahun Yang Berakhir Pada For The Year tanggal tersebut Then Ended Beserta Laporan Auditor Independen With Independent Auditors Report
Page 254
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR
PADA TANGGAL TERSEBUT THE YEAR THEN ENDED
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Daftar Isi / Table of Contents
Halaman / Page
Surat Pernyataan Direksi Board of Directors Statement
Laporan Auditor Independen Independent Auditors Report
Laporan Posisi Keuangan………………………………. 1 …...…….…...………..Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi Statement of Profit or Loss
dan Penghasilan Komprehensif Lain....................... 2 …………..……..and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas…………………….......... 3 .…………..………….Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas………………………………............ 4 …..…………..………………Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan……………….......... 5 – 85 …..………….…….Notes to the Financial Statements
Page 255
Page 256
International member of:
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Laporan No. 00284/2.0999/AU.1/09/1482-1/1/V/2026 Report No. 00284/2.0999/AU.1/09/1482-1/1/V/2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, The Shareholders, Board of Commissioners
dan Direksi and Director
PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Usaha We have audited the accompanying financial
Pembiayaan RelianceIndonesia (“Perusahaan”) statements of PT Usaha Pembiayaan
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi keuangan RelianceIndonesia (“the Company”), which comprise
tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi the statement of financial position as at December 31,
dan penghasilan komprehensif lain, laporan 2025, and the statement of profit or loss and other
perubahan ekuitas, dan laporan arus kas untuk tahun comprehensive income, statement of changes in
yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan equity and statement of cash flows for the year then
atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan ended, and notes to the financial statements, including
akuntansi material. material accounting policies information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial statements
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang present fairly, in all material respects, the financial
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal position of the Company as at December 31, 2025,
31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus and its financial performance and its cash flows for the
kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal year then ended, in accordance with Indonesian
tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards.
di Indonesia.
Basis Opini Basis for Opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar We conducted our audit in accordance with Standards
Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik on Auditing established by the Indonesian Institute of
Indonesia (”IAPI”). Tanggung jawab kami menurut Certified Public Accountants (“IICPA”). Our
standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf responsibilities under those standards are further
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan described in the Auditor’s Responsibilities for the Audit
Keuangan pada laporan kami. Kami independen of the Financial Statements paragraph of our report.
terhadap Perusahaan berdasarkan ketentuan etika We are independent of the Company in accordance
yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan with the ethical requirements that are relevant to our
di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung audit of the financial statements in Indonesia, and we
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. have fulfilled our other ethical responsibilities in
Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh accordance with these requirements. We believe that
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu the audit evidence we have obtained is sufficient and
basis bagi opini audit kami. appropriate to provide a basis for our opinion.
Hal Audit Utama Key Audit Matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang professional judgment, were of most significance in
paling signifikan dalam audit kami atas laporan our audit of the financial statements of the current
keuangan periode kini. Hal audit utama tersebut period. Such key audit matters were addressed in the
disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan context of our audit of the financial statements as a
keuangan secara keseluruhan, dan dalam whole, and in forming our opinion thereon, and we do
merumuskan opini kami atas laporan keuangan not provide a separate opinion on these matters.
terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah
atas hal audit utama tersebut.
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Allowance for impairment losses of receivables
Pembiayaan (Rp4.050.348.437). (Rp4,050,348,437).
HEAD OFFICE:
Graha Mandiri d/h Plaza Bumi Daya 17th Floor Jl. Imam Bonjol No. 61 Jakarta Pusat 10310 Indonesia
Phone: 62-21 39838734, 39838735, Fax: 62-21 39832081
Website: www.kapdsi.com, E-mail: kapdsi.kpusat@gmail.com
NIUKAP: 959/KM.1/2014
Page 257
International member of:
Hal Audit Utama (lanjutan) Key Audit Matters (continued)
Lihat Catatan 6 - Piutang Pembiayaan, Catatan 7 - Refer to Note 6 - Financing Receivables, Note 7 –
Piutang Konsumen dan Catatan 8 - Piutang Syariah, Consumer Financing Receivable and Note 8 – Sharia
Nilai tercatat neto masing-masing piutang diukur pada Financing Receivables, The net carrying value of
biaya perolehan diamortisasi setelah financing and ijarah receivables products are
memperhitungkan kerugian ekspektasian. subsequently measured at amortised cost after
providing for expected losses.
Kerugian Kredit Ekspektasian (KKE) dihitung Expected Credit Loss (ECL) is computed based on
berdasarkan tunggakan dan penghapusan historis historical arrears and write-offs to determine an
untuk menentukan tahap kerugian ekspektasian tiap expected loss cycle by product which is used to
produk yang digunakan untuk penentuan cadangan determine the estimated life of receivables expected
kerugian ekspektasian berdasarkan umur piutang. loss levels to provide against each product. Levels of
Tingkat cadangan ditelaah dan dimuktakhirkan atas allowances are reviewed and updated for the most
estimasi kerugian kredit berdasarkan umur tiap recent expected life of receivables loss estimates at
piutang pada setiap tanggal pelaporan. KKE dihitung each reporting date. ECL is computed using collective
berdasarkan pendekatan kolektif dengan approach with risk parameters including the
menggunakan beberapa parameter risiko antara lain Probability of Default, Loss Given Default, Exposure at
Probability of Default, Loss Given Default, Exposure at Default and consideration of macroeconomic factors
Default dengan mempertimbangkan informasi faktor information.
makroekonomi.
Kami memfokuskan pada area ini sebagai hal audit We focused on this area as a key audit matter due to
utama karena jumlah piutang pembiayaan mewakili amounts of financing receivables represent 92% of
92% dari total aset Perusahaan. Pengukuran KKE total assets of the Company. The measurement of
dilakukan melalui pertimbangan manajemen dengan ECL is determined on the management's judgments
penggunaan estimasi dan asumsi yang diharapkan using estimates and assumptions to derived reliability
keandalannya dalam penentuan jumlah cadangan on provides allowance of impairment losses to be
penurunan nilai yang diakui pada akhir periode recognised in the end of reporting period.
pelaporan.
In responding to the identified key audit matters, we
Dalam merespon hal audit utama yang teridentifikasi, performed the following audit procedures:
kami melakukan prosedur audit sebagai berikut:
• We have tested the accuracy of the KKE
• Kami telah menguji keakuratan model perhitungan calculation model in accordance with the
KKE berdasarkan persyaratan dalam PSAK 109; requirements of PSAK 109;
• Kami telah mengevaluasi metodologi yang • We have evaluated the methodology used by
digunakan oleh manajemen dalam menghitung management to calculate expected credit losses
Kerugian Kredit Ekspektasian (KKE), termasuk (ECL), including its compliance with applicable
kesesuaiannya dengan standar akuntansi financial accounting standards;
keuangan yang berlaku;
• Kami juga mempertimbangkan kesesuaian • We also consider the appropriateness of
penerapan pengelompokan kualitas kredit classifying credit quality based on delinquency
berdasarkan tingkat tunggakan (kolektibilitas) levels (collectibility) in accordance with regulatory
sesuai dengan ketentuan regulator dalam requirements to support the assessment of
mendukung penilaian peningkatan risiko kredit; increased credit risk;
• Kami telah menilai kecukupan pengungkapan • We have assessed the adequacy of the
dalam laporan keuangan terkait cadangan disclosures in the financial statements regarding
kerugian penurunan nilai; impairment reserves;
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those charged
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap laporan with governance for the Company financial
keuangan Perusahaan. statements.
Page 258
International member of: Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Responsibilities of Management and Those Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Charged with Governance for the Financial Laporan Keuangan Statements Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan Management is responsible for the preparation and penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai fair presentation of the financial statements in dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, accordance with Indonesian Financial Accounting dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu Standards, and for such internal control as oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan management determines is necessary to enable the laporan keuangan yang bebas dari kesalahan preparation of financial statements that are free from penyajian material, baik yang disebabkan oleh material misstatement, whether due to fraud or error. kecurangan maupun kesalahan. Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen In preparing the financial statements, management is bertanggung jawab untuk menilai kemampuan responsible for assessing the Company’s ability to Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan continue as a going concern, disclosing, as applicable, usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan matters related to going concern and using the going kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern basis of accounting unless management kelangsungan usaha, dan menggunakan basis either intends to liquidate the Company or to cease akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen operations, or has no realistic alternative but to do so. memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya. Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for bertanggung jawab untuk mengawasi proses overseeing the Company’s financial reporting process. pelaporan keuangan Perusahaan. Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the Laporan Keuangan Financial Statements Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance memadai apakah laporan keuangan secara about whether the financial statements as a whole are keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, free from material misstatement, whether due to fraud baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun or error, and to issue an independent auditor’s report kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor that includes our opinion. Reasonable assurance is a independen yang mencakup opini kami. Keyakinan high level of assurance, but is not a guarantee that an memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, audit conducted in accordance with Standards on namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit Auditing established by the IICPA will always detect a yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit yang material misstatement when it exists. Misstatements ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi can arise from fraud or error and are considered kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. material if, individually or in the aggregate, they could Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh reasonably be expected to influence the economic kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material decisions of users taken on the basis of these financial jika, baik secara individual maupun secara agregat, statements. dapat diekspektasikan secara wajar akan mempengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut. Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar As part of an audit in accordance with Standards on Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami menerapkan Auditing established by the IICPA, we exercise pertimbangan profesional dan mempertahankan professional judgment and maintain professional skeptisisme profesional selama audit. Kami juga: skepticism throughout the audit. We also:
Page 259
International member of:
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan (lanjutan) Financial Statements (continued)
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan • Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, baik misstatement of the financial statements, whether
yang disebabkan oleh kecurangan maupun due to fraud or error, design and perform audit
kesalahan, mendesain dan melaksanakan procedures responsive to those risks, and obtain
prosedur audit yang responsif terhadap risiko audit evidence that is sufficient and appropriate to
tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup provide a basis for our opinion. The risk of not
dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini detecting a material misstatement resulting from
kami. Risiko tidak terdeteksinya suatu kesalahan fraud is higher than for one resulting from error,
penyajian material yang disebabkan oleh as fraud may involve collusion, forgery, intentional
kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh omissions, misrepresentation, or the override of
kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan internal control.
kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian atas
pengendalian internal.
• Memperoleh suatu pemahaman tentang • Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan audit relevant to the audit in order to design audit
untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai procedures that are appropriate in the
dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan circumstances, but not for the purpose of
menyatakan opini atas keefektivitasan expressing an opinion on the effectiveness of the
pengendalian internal Perusahaan. Company’s internal control.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang
• Evaluate the appropriateness of accounting
digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
policies used and the reasonableness of
pengungkapan terkait yang dibuat oleh
accounting estimates and related disclosures
manajemen.
made by management.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis
akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen • Conclude on the appropriateness of
dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, management's use of the going concern basis of
apakah terdapat suatu ketidakpastian material accounting and, based on the audit evidence
yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang obtained, whether a material uncertainty exists
dapat menyebabkan keraguan signifikan atas related to events or conditions that may cast
kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan significant doubt on the Company's ability to
kelangsungan usahanya. Ketika kami continue as a going concern. If we conclude that
menyimpulkan bahwa terdapat suatu a material uncertainty exists, we are required to
ketidakpastian material, kami diharuskan untuk draw attention in our independent auditor's report
menarik perhatian dalam laporan auditor to the related disclosures in the financial
independen kami ke pengungkapan terkait dalam statements or, if such disclosures are inadequate,
laporan keuangan atau, jika pengungkapan to modify our opinion. Our conclusions are based
tersebut tidak memadai, harus menentukan on the audit evidence obtained up to the date of
apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. our independent auditor's report. However, future
Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang events or conditions may cause the Company to
diperoleh hingga tanggal laporan auditor cease to continue as a going concern.
independen kami. Namun, peristiwa atau kondisi
masa depan dapat menyebabkan Perusahaan
tidak dapat mempertahankan kelangsungan
usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur dan isi laporan • Evaluate the overall presentation, structure and
keuangan secara keseluruhan, termasuk content of the financial statements, including the
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan disclosures, and whether the financial statements
mencerminkan transaksi dan peristiwa yang represent the underlying transactions and events
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai in a manner that achieves fair presentation.
penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with governance
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara regarding, among other matters, the planned scope
lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas and timing of the audit and significant audit findings,
audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap including any significant deficiencies in internal control
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang that we identify during our audit.
teridentifikasi oleh kami selama audit.
Page 260
International member of:
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan (lanjutan) Financial Statements (continued)
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance with
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa a statement that we have complied with relevant
kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan ethical requirements regarding independence, and to
mengenai independensi, dan mengomunikasikan communicate with them all relationships and other
kepada pihak tersebut seluruh hubungan, serta hal-hal matters that may reasonably be thought to bear on our
lain yang dianggap secara wajar berpengaruh independence, and where applicable, related
terhadap independensi kami, dan, jika relevan, safeguards.
pengamanan terkait.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang From the matters communicated with those charged
bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan with governance, we determine those matters that
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit were of most significance in the audit of the financial
atas laporan keuangan periode kini dan oleh statements of the current period and are therefore the
karenanya menjadi hal audit utama. Kami key audit matters. We describe such key audit matters
menguraikan hal audit utama tersebut dalam laporan in our independent auditor’s report unless law or
auditor independen kami kecuali peraturan regulation precludes public disclosure about the
perundang-undangan melarang pengungkapan publik matter or when, in extremely rare circumstances, we
tentang hal audit utama tersebut atau ketika, dalam determine that a matter should not be communicated
kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan in our independent auditor’s report because the
bahwa suatu hal audit utama tidak boleh adverse consequences of doing so would reasonably
dikomunikasikan dalam laporan audit independen be expected to outweigh the public interest benefits of
kami karena konsekuensi yang merugikan dari such communication.
mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan
secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik
atas komunikasi tersebut.
Kantor Akuntan Publik / Registered Public Accountant
Djoko, Sidik, & Indra
Yansyafrin, CA.,CMA., CPA., CFI
Izin Akuntan Publik No. AP. 1482/Public Accountant License Number. AP. 1482
04 Mei 2026 / May 04th, 2026
Page 261
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Kas dan bank 4 3.959.370.310 6.200.649.763 Cash and bank s
Deposito berjangka 5 500.000.000 3.500.000.000 Time deposit
Piutang pembiayaan, bersih 6 510.288.499.316 434.417.890.176 Financing receivables, net
Piutang pembiayaan konsumen, bersih 7 151.209.840.472 162.158.977.490 Consumer financing receivables, net
Piutang pembiayaan syariah, bersih 8 50.096.445.612 66.218.912.746 Sharia financing receivables, net
Piutang lain-lain, bersih Other receivables, net
Pihak berelasi 9, 31 5.764.661.070 9.077.716.271 Related party
Pihak ketiga 9 9.522.421.924 7.181.275.763 Third parties
Biaya dibayar di muka 10 2.197.787.409 1.465.273.350 Prepaid expense
Uang muka 11 7.013.728.374 7.013.728.374 Advance
Aset tetap, bersih 12 251.475.984 793.985.467 Fixed assets, net
Aset tak berwujud, bersih 13 391.547.625 657.172.623 Intangible asset, net
Aset hak guna, bersih 14a 286.441.170 859.323.510 Right of use assets, net
Agunan yang diambil alih, bersih 15 29.429.724.257 30.598.924.259 Repossessed assets, net
Aset lain-lain 239.218.901 284.000.000 Other assets
JUMLAH ASET 771.151.162.424 730.427.829.792 TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
Liabilitas Liabilities
Utang obligasi, bersih 16 198.530.961.573 297.423.371.320 Bonds payable, net
Utang pajak 30a 5.657.832.986 2.356.478.227 Taxes payable
Pinjaman yang diterima 17 275.044.695.736 148.313.405.948 Loans received
Beban akrual 18 5.201.677.272 7.248.013.186 Accrued expenses
Liabilitas pajak tangguhan 30d 175.623.060 1.212.038.254 Deferred tax asset
Liabilitas sewa 14b 884.610.800 864.090.151 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 19 12.486.623.878 14.608.577.960 Other liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 29 1.629.379.836 1.668.823.601 Long-term employee benefits liability
Jumlah Liabilitas 499.611.405.141 473.694.798.647 Total Liabilities
Ekuitas Equity
Modal saham - Share capital -
nilai nominal Rp1.000.000 per saham Rp1,000,000 par value per share
Modal dasar - 400.000 saham Authorized - 400,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor - Issued and paid up - 133,000
133.000 20 133.000.000.000 133.000.000.000 shares
Tambahan modal disetor 30.000.000 30.000.000 Additional paid-in capital
Saldo laba: Retained earnings:
Telah ditentukan penggunaannya 22 1.000.000.000 750.000.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 137.009.419.262 122.522.225.273 Unappropriated
Penghasilan komprehensif lain 500.338.021 430.805.872 Other comprehensive income
Jumlah Ekuitas 271.539.757.283 256.733.031.145 Total Equity
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 771.151.162.424 730.427.829.792 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Lihat catatan atas Laporan Keuangan See a companying Notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari 1 Financial Statements which are an integral part of
Laporan Keuangan secara keseluruhan the Financial Statements
Page 262
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
LAPORAN LABA RUGI STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
Pendapatan Revenue
Bunga Interest
Pembiayaan 23 49.855.404.808 42.743.812.293 Financing
Sewa pembiayaan 24 - 3.831.031.336 Finance lease
Pembiayaan konsumen 25 14.189.948.321 24.895.495.775 Consumer financing
Marjin/bagi hasil 26 8.865.015.730 4.783.194.470 Margin/revenue sharing
Anjak piutang Factoring
Bank 98.915.432 104.298.384 Bank
Administrasi 998.113.197 1.865.012.143 Administrative
Denda 70.089.681 177.919.558 Penalty
Asuransi 3.625.549 59.840.179 Insurance
Keuntungan penjualan aset tetap - 5.000.000 Gain on sales fixed assets
Lainnya 2.500.519.521 1.578.901.708 Others
Jumlah Pendapatan 76.581.632.239 80.044.505.846 Total Revenue
Beban Expenses
Beban umum dan administrasi 27 (15.017.045.929) (20.732.290.504) General and administrative expenses
Beban pemasaran (370.723.483) (414.771.785) Mark eting expense
Penyisihan penurunan Provision for impairment
nilai piutang 6,7,8,9 (3.946.618.028) (1.134.966.913) losses on receivables
Penyisihan penurunan nilai Provision for impairment
agunan yang diambil alih 15 (1.169.200.000) - foreclosed assets
Beban bunga dan Interest expenses and
keuangan 28 (37.082.443.622) (36.338.768.083) financial charges
Beban lain-lain (25.887.896) (818.404.114) Other expense
Jumlah Beban (57.611.918.958) (59.439.201.399) Total Expenses
LABA SEBELUM PROFIT BEFORE
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 18.969.713.281 20.605.304.447 INCOME TAX EXPENSE
Beban pajak penghasilan 30b (4.232.519.292) (4.558.554.556) Income tax expense
LABA TAHUN BERJALAN 14.737.193.989 16.046.749.891 PROFIT FOR THE YEAR
PENGHASILAN OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN INCOME
Pos yang tidak akan direklasifikasi Item that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Pengukuran kembali Remeasurement of
liabilitas imbalan kerja 29 89.143.781 23.081.023 employee benefits liability
Pajak sehubungan dengan pos yang tidak Tax relating to item that will not
akan direklasifikasi ke laba rugi 30d (19.611.632) (5.077.825) be reclassified to profit or loss
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income -
setelah pajak 69.532.149 18.003.198 net of tax
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERJALAN 14.806.726.138 16.064.753.089 FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM - DASAR EARNINGS PER SHARE - BASIC
(dinyatakan dalam nilai Rupiah penuh) 21 110.806 120.652 (Expressed in full amount of Rupiah)
Lihat catatan atas Laporan Keuangan See a companying Notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari 2 Financial Statements which are an integral part of
Laporan Keuangan secara keseluruhan the Financial Statements
Page 263
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Saldo Laba / Retained Earnings Penghasilan
Tambahan Komprehensif
Modal disetor/ Telah ditentukan Belum ditentukan Lain/ Other
Catatan/ Modal Saham/ Additional Paid- penggunaannya/ penggunaannya/ Comprehensive Jumlah Ekuitas/
Notes Share Capital in Capital Appropriated Unppropriated Income Total Equity
Saldo pada tanggal 01 Januari 2024 133.000.000.000 30.000.000 500.000.000 106.725.475.382 412.802.674 240.668.278.056 Balance as of January 01, 2024
Laba tahun berjalan - - - 16.046.749.891 - 16.046.749.891 Profit for the year
Cadangan umum 22 - - 250.000.000 (250.000.000) - - General reserve
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of long-term
imbalan kerja jangka panjang 29 - - - - 18.003.198 18.003.198 employee benefits liability
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 133.000.000.000 30.000.000 750.000.000 122.522.225.273 430.805.872 256.733.031.145 Balance as of December 31, 2024
Laba tahun berjalan - - - 14.737.193.989 - 14.737.193.989 Profit for the year
Cadangan umum 22 - - 250.000.000 (250.000.000) - - General reserve
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of long-term
imbalan kerja jangka panjang 29 - - - - 69.532.149 69.532.149 employee benefits liability
Saldo pada tanggal 31 Desember 2025 133.000.000.000 30.000.000 1.000.000.000 137.009.419.262 500.338.021 271.539.757.283 Balance as of December 31, 2025
Lihat catatan atas Laporan Keuangan See a companying Notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari 3 Financial Statements which are an integral part of
Laporan Keuangan secara keseluruhan the Financial Statements
Page 264
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
2025 2024
Notes
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan Kas dari: Cash Received from:
Pembiayaan 97.744.927.572 140.516.350.636 Financing
Sewa pembiayaan - 1.857.113.276 Finance lease
Pembiayaan konsumen 42.938.993.902 87.020.452.442 Consumer financing
Syariah 172.307.840.310 108.420.887.060 Sharia
Administrasi 998.113.197 1.865.012.152 Administration
Lain-lain 2.673.150.183 1.816.661.454 Others
Jumlah Penerimaan Kas 316.663.025.164 341.496.477.020 Total Cash Received
Pengeluaran Kas untuk: Cash Paid for:
Pembiayaan (78.725.120.622) (137.025.181.341) Financing
Pembiayaan konsumen (16.091.667.376) (14.698.625.647) Consumer financing
Syariah (147.482.409.002) (135.871.493.483) Sharia
Pemasok dan karyawan (10.253.370.974) (13.889.046.971) Suppliers and employees
Bunga dan keuangan (19.644.220.079) (33.069.205.427) Interest and financial charges
Lain-lain (25.395.537.896) (79.884.791.419) Others
Jumlah Pengeluaran Kas (297.592.325.949) (414.438.344.288) Total Cash Paid
Kas Bersih Diperoleh dari Net Cash Flows Provided by
(Digunakan untuk) operasi 19.070.699.215 (72.941.867.268) (Used in) operating
Pembayaran pajak penghasilan (1.987.191.361) (1.327.663.062) Income tax paid
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Net Cash Flows Provided by (Used in)
Aktivitas Operasi 17.083.507.854 (74.269.530.330) Operating Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Pencairan deposito berjangka 3.000.000.000 - Time deposit withdrawal
Penjualan aset tetap - 5.000.000 Sales of fixed assets
Perolehan aset tetap 12 (3.600.000) - Acquisitions of fixed assets
Kas Bersih Diperoleh dari Net Cash Flows Provided by
Aktivitas Investasi 2.996.400.000 5.000.000 Investing Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran pokok obligasi (100.000.000.000) - Bond principal payments
Pembayaran pinjaman pembiayaan (1.366.784.368) (43.755.751) Payment of financing debt
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 243.695.794.134 124.909.142.615 Proceeds from loans
Pembayaran pinjaman yang diterima (164.650.197.073) (46.279.572.677) Payment of loans
Kas Bersih Diperoleh dari Net Cash Flows Provided by
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (22.321.187.307) 78.585.814.187 (Used in) Financing Activities
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH NET INCREASE (DECREASE) IN
KAS DAN BANK (2.241.279.453) 4.321.283.857 CASH AND BANKS
KAS DAN BANK CASH AND BANKS AT
PADA AWAL TAHUN 6.200.649.763 1.879.365.906 THE BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN BANK CASH AND BANKS AT
PADA AKHIR TAHUN 3.959.370.310 6.200.649.763 THE END OF THE YEAR
Lihat catatan atas Laporan Keuangan See a companying Notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari 4 Financial Statements which are an integral part of
Laporan Keuangan secara keseluruhan the Financial Statements
Page 265
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
(“Perusahaan”) didirikan dengan nama (“the Company”) was established under name
PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation of PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation
berdasarkan akta No. 38 tanggal 12 Mei 1989 based on Notarial Deed No. 38 dated May 12,
dari Miryam Magdalena Indrani Wiardi, S.H., 1989 of Miryam Magdalena Indrani Wiardi,
notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah S.H., notary in Jakarta. The Deed of
mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Establishment was approved by the Minister of
Republik Indonesia dengan Surat Justice of the Republic Indonesia in his
Keputusannya No. C2.7473.HT.01.01-Th’ 89 Decision Letter No. C2.7473.HT.01.01-Th’ 89
tanggal 15 Agustus 1989. Perusahaan dated August 15, 1989. The Company’s name
beberapa kali melakukan perubahan nama dan has been amended several times, most
terakhir kali berubah nama menjadi PT Usaha recently changed its name to PT Usaha
Pembiayaan RelianceIndonesia berdasarkan Pembiayaan RelianceIndonesia by Deed
Akta No. 17 tanggal 25 September 2012 dari No. 17 dated September 25, 2012 of Aryani
Aryani, S.H., M.Kn., notaris di Tangerang S.H., M.Kn., notary in Tangerang Selatan. The
Selatan. Akta tersebut telah mendapat deed was approved by the Minister of Law and
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Human Rights of the Republic of Indonesia in
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan his decision letter No. AHU-53399.AH.01.02
No. AHU-53399.AH.01.02 tanggal 16 Oktober dated October 16, 2012.
2012.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company's Articles of Association have
beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta been amended several times, most recently by
No. 06 tanggal 03 Januari 2025 dari DRA. RR. Deed No. 06 dated January 3, 2025 from DRA.
Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notaris di Jakarta, RR. Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notary in
mengenai perubahan ketentuan dari anggaran Jakarta, concerning changes to the provisions
dasar Perseroan dengan detail perubahan of the Company's articles of association with
Pasal 12 terkait tugas dan wewenang Direksi. detailed changes to Article 12 regarding the
duties and authorities of the Board of Directors.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar In accordance with article 3 of the Company’s
Perusahaan, kegiatan utama Perusahaan Articles of Association, the Company is
adalah menjalankan usaha di bidang engaged in financing and sharia financing
pembiayaan konvensional dan pembiayaan which is a Business Unit of Sharia, which
syariah yang merupakan Unit Usaha Syariah include investment financing, working capital
meliputi pembiayaan investasi, pembiayaan financing, multipurpose financing, service
modal kerja, pembiayaan multiguna, financing and other financing business
pembiayaan jasa dan kegiatan usaha activities based on approval from Financial
pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Service Authority (OJK).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Perusahaan juga memperoleh izin pembukaan The Company also obtained license for
Unit Usaha Syariah dari Dewan Komisioner opening Business Unit of Sharia from Board of
OJK Direktur Industri Keuangan Non Bank OJK Director Industry Finance Non Bank
Syariah dalam Surat Keputusan No. KEP- Sharia in its Decision Letter No.
87/NB.223/2017 tanggal 28 Juli 2017. KEP-87/NB.223/2017 dated July 28, 2017.
Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan The Company is domiciled in Jakarta with its
kantor terletak di SOHO West Point Lt. 2, office is located at SOHO West Point 2nd floor,
Jl. Macan, Kav 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jl. Macan, Kav 4-5, Kedoya Utara, Kebon
Jeruk. Jeruk.
5
Page 266
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. U M U M (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) a. Establishment and General Information
(continued)
Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha The Company operate under Reliance Capital
Reliance Capital Management. Pemegang Management group business. The ultimate
saham akhir Perusahaan adalah Anton beneficial owner of the Company is Anton
Budidjaja yang berdomisili di Indonesia. Budidjaja who is domiciled in Indonesia.
b. Penawaran Umum Efek Utang Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Debt
Securites
Pada tahun 2022, Perusahaan menerbitkan In 2022, the Company issued debt securities in
efek utang berupa obligasi yang ditawarkan the form of bonds to public through the
kepada masyarakat melalui pasar modal di Indonesian capital market.
Indonesia.
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, Until December 31, 2025, bonds issued by the
obligasi yang telah diterbitkan oleh Perusahaan Company ar as follows:
adalah sebagai berikut:
Tanggal Skedul
pernyataan pembayaran
efektif/ bunga/
Effective Interest
Efek Utang/ notification Nomor Surat/ Jumlah/ Wali amanat/ payment
Debt securities date Letter number Amount The trustee schedule
Obligasi I REFI 21 Januari/ No. S-11/D.04/2022 400.000.000.000 PT Bank Triwulan/
tahun 2022/REFI January 2022 Pembangunan Daerah Quarterly
Bonds I Year 2022 Jawa Barat dan
Banten Tbk
Rincian tingkat bunga dan jatuh tempo masing- Details of interest rate and due date of each
masing seri efek utang yang diterbitkan: serial of debt securities issued are as follows:
Tahun
penerbitan/ Tingkat bunga
Efek utang/ Year of Nilai nominal/ tetap/ Jatuh tempo/ Cicilan pokok efek utang/
Debt Securites issuance Nominal value Fixed interest rate Due date Debt securities installment
Obligasi I/Bond I
19 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri A/Serial A 2022 100.000.000.000 8%
February 2023 tempo/Bullet payment on due date
9 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri B/Serial B 2022 100.000.000.000 9%
February 2025 tempo/Bullet payment on due date
9 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri C/Serial C 2022 200.000.000.000 9,50%
February 2027 tempo/Bullet payment on due date
400.000.000.000
Perusahaan menerbitkan obligasi dengan The Company issues bonds for the purpose of
tujuan untuk melunasi Pokok Surat utang paying off the medium-term principal of MTN IV
Jangka menengah MTN IV B tahun 2019 B in 2019 of Rp200,000,000,000 and is used to
sebesar Rp200.000.000.000 dan digunakan add to the financing portfolio.
untuk meningkatkan portofolio pembiayaan.
Berdasarkan surat dari PT Kustodian Sentral Based on letter from PT Kustodian Sentral Efek
Efek Indonesia No. KSEI-2917/JKU/0223 Indonesia No. KSEI-2917/JKU/0223 explained
menerangkan bahwa Perusahaan telah that the Company had made principal
melakukan pelunasan Pokok obligasi I Refi repayments on Bonds I Refi year 2022 Series
tahun 2022 Seri A pada tanggal 20 Februari A on February 20, 2023 in the amount of
2023 sebesar Rp100.000.000.000. Rp100,000,000,000.
6
Page 267
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. U M U M (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Penawaran Umum Efek Utang Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Debt
(lanjutan) Securites (continued)
Berdasarkan surat dari PT Kustodian Sentral Based on a letter from PT Kustodian Sentral
Efek Indonesia No. KSEI-2467/JKU/0225 Efek Indonesia No. KSEI-2467/JKU/0225, it
menerangkan bahwa Perusahaan telah states that the Company has paid off the
melakukan pelunasan Pokok obligasi I Refi principal of the 2022 Series B Refi I bonds on
tahun 2022 Seri B pada tanggal 10 Februari February 10, 2025, amounting to
2025 sebesar Rp100.000.000.000. Rp100,000,000,000.
c. Susunan Dewan Komisaris, Dewan Direksi, c. The Composition of Boards of
Komite Audit dan Karyawan Commissioners, Board of Directors, Audit
Committee and Employees
Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi The composition of the Board of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan Commissioners and Board of Directors on
2024 berdasarkan akta No. 25 tanggal December 31, 2025 and 2024 based on deed
05 Agustus 2022 dari Dra. RR. Hariyanti No. 25 dated August 5, 2022 from Dra. RR.
Poerbiantari, S.H., dan akta No. 38 tanggal Hariyanti Poerbiantari, S.H., and deed No. 38
16 Juni 2021 dari Dra. RR. Hariyanti dated June 16, 2021 from Dra. RR. Hariyanti
Poerbiantari, S.H., notaris di Jakarta adalah Poerbiantari, S.H., notary in Jakarta is as
sebagai berikut: follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioner
Komisaris Utama Anton Budidjaja President Commissioner
Komisaris Independen Drs. Braman Setyo Independen Commissioner
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama Iman Pribadi President Director
Direktur Ira Rakhmawati Director
Direktur Frans Victor Kailola Director
Susunan Komite Audit pada tanggal The composition of the Audit Committee as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 is as follows:
berikut:
Ketua : Braman Setyo : Chairman
Anggota : Alan Yazid : Member
Anggota : Saleh Basir : Member
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, the
Perusahaan memiliki masing-masing sebanyak Company has 26 and 43 employees
26 dan 43 karyawan (tidak diaudit). (unaudited), respectively.
d. Dewan Pengawas Syariah dan Sekretaris d. Board of Sharia Supervisory and Corporate
Perusahaan Secretary
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the
2024, Dewan Pengawas Syariah Perusahaan Company’s Sharia Supervisory Board is M.
adalah M. Faisal Muchtar. Faisal Muchtar.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on Director’s Decision Letter of the
Perusahaan No. 002/BOD-REFI/VI/2022 Company No. 002/DOD-REFI/VI/2022 dated
tanggal 30 Juni 2022, Sekretaris Perusahaan June 30, 2022, the Corporate Secretary as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 is Hanindya
adalah Hanindya Aryoputro. Aryoputro.
7
Page 268
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. U M U M (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
e. Penyelesaian Laporan Keuangan e. Completion of the Financial Statements
Manajemen bertanggungjawab atas Management is responsible for the preparation
penyusunan dan penyajian laporan keuangan and presentation of the financial statements of
Perusahaan yang diotorisasi oleh Dewan the Company which were authorized by Board
Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 04 Mei of Directors for issuance on May 04, 2026.
2026.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL INFORMATION
a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan a. Basis for the Preparation and Presentation
Keuangan of Financial Statements
Laporan keuangan disusun dan disajikan The financial statements have been prepared
dengan menggunakan Standar Akuntansi and presented in accordance with Indonesian
Keuangan di Indonesia, meliputi pernyataan Financial Accounting Standards, which
dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan comprise the statements and interpretations
Standar Akuntansi Keuangan dan Dewan issued by the Board of Financial Accounting
Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Standards of the Institute of Indonesia
Indonesia (IAI), serta peraturan-peraturan yang Chartered Accountants (IAI), and the Board of
diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sharia Accounting Standards of IAI and
regulations issued by Financial Service
Authority (OJK).
Laporan keuangan juga disusun dan disajikan The financial statements have been also
sesuai dengan peraturan Badan Pengawas prepared and presented in accordance with
Pasar Modal dan Lembaga keuangan Capital Market and Financial Institution
(“BAPEPAM-LK”) No. VIII.G.7 yang merupakan Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”) rule
lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK No. VIII.G.7, Attachment to Decision of
No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 BAPEPAMLK Chairman No. KEP-347/BL/2012
tentang “Penyajian dan Pengungkapan dated June 25, 2012, on the “Financial
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Statements Presentation and Disclosure for
Publik”. Issuers or Public Companies”.
Dasar pengukuran laporan keuangan ini The measurement basis used is the historical
adalah konsep biaya perolehan, kecuali cost, except for certain accounts which are
beberapa akun tertentu disusun berdasarkan measured on the bases described in the related
pengukuran lain, sebagaimana diuraikan accounting policies. The financial statements,
dalam kebijakan akuntansi masing-masing except for the statements of cash flows, are
akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun prepared under the accrual basis of
dengan metode akrual, kecuali laporan arus accounting.
kas.
Laporan arus kas disusun dengan The statements of cash flows are prepared
menggunakan metode langsung dengan using the direct method with classifications of
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas cash flows into operating, investing and
operasi, investasi dan pendanaan. financing activities.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam The accounting policies adopted in the
penyusunan laporan keuangan untuk tanggal preparation of the financial statements for the
31 Desember 2025 adalah konsisten dengan December 31, 2025 are consistent with those
kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam adopted in the preparation of the financial
penyusunan laporan keuangan untuk tahun statements for the years ended December 31,
yang berakhir 31 Desember 2024. 2024.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan The currency used in the preparation and
dan penyajian laporan keuangan adalah mata presentation of the financial statements is the
uang Rupiah yang juga merupakan mata uang Rupiah (Rupiah) which is also the functional
fungsional Perusahaan. currency of the Company.
8
Page 269
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Kebijakan Akuntansi dan b. Changes In Accounting Policies And
Pengungkapan Disclosure
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Financial Accounting Standards Board of the
Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah Indonesian Institute of Accountants (DSAK-IAI)
menerbitkan amandemen dan interpretasi yang has issue amendments and interpretations
berlaku efektif mulai 1 Januari 2025 sebagai whice are effectiveas at January 1, 2025 as
berikut: follows:
- Amandemen PSAK 221: Pengaruh - Amendments to PSAK 221: Effect of
perubahan Kurs Valuta Asing; changes in foreign exchange rates;
- PSAK 117: Kontrak Asuransi; - PSAK 117: Insurance Contracts;
- Amandemen PSAK 370: Akuntansi Aset - Amendments to PSAK 370: Accounting for
Liabilitas Pengampunan Pajak; Tax Amnesty Assets and Liabilities;
Implementasi dari standar-standar tersebut The implementation of the above standards did
tidak menghasilkan perubahan kebijakan not result in changes to the Company’s
akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki accounting policies and had no significant
dampak yang signifikan terhadap jumlah yang impact on the amounts reported for current
dilaporkan di tahun berjalan atau tahun year or prior year.
sebelumnya.
Standar baru, amandemen,dan interpretasi The new standards, amendments, and
yang telah diterbitkan, dan berlaku efektif untuk interpretations that have been issued, and are
tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 effective for financial years beginning on or
Januari 2026, adalah sebagai berikut: after January 1, 2026, are as follows:
- Amandemen PSAK 109: Instrumen - Amendments to PSAK 109: Financial
keuangan; instruments;
- Amandemen PSAK 107: Instrumen - Amendments to PSAK 107: Financial
keuangan pengungkapan tentang instruments disclosures on the
klasifikasi dan pengukuran instrument classification and measurement of financial
keuangan. instruments.
c. Penjabaran Mata Uang Asing c. Foreign Currency Translation
Mata Uang Fungsional dan Pelaporan Functional and Reporting Currencies
Akun-akun yang tercakup dalam laporan Items included in the Company’s financial
keuangan Perusahaan diukur menggunakan statements are measured using the currency of
mata uang dari lingkungan ekonomi utama the primary economic environment in which the
dimana entitas beroperasi (mata uang entity operates (the functional currency).
fungsional).
Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, The financial statements are presented in
yang merupakan mata uang fungsional dan Rupiah which is the Company’s functional and
mata uang penyajian Perusahaan. presentation currency.
Transaksi dan Saldo Transactions and Balances
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan Foreign currency transactions are translated
ke dalam mata uang fungsional menggunakan into the functional currency using the exchange
kurs pada tanggal transaksi. rates prevailing at the dates of the transactions.
9
Page 270
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Penjabaran Mata Uang Asing (lanjutan) c. Foreign Currency Translation (continued)
Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang Foreign exchange gains and losses resulting
timbul dari penyelesaian transaksi dan dari from the settlement of such transactions and
penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan from the translation at year end exchange rates
liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui of monetary assets and liabilities denominated
dalam laba rugi. Kecuali jika ditangguhkan in foreign currencies are recognized in profit or
dalam ekuitas sebagai arus kas yang loss, except when deferred in equity as
memenuhi syarat atau lindung nilai investasi qualifying cash flow or net investment hedges.
bersih.
Aset non-moneter yang diukur pada nilai wajar Non-monetary assets that are measured at fair
dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal value are translated using the exchange rate at
nilai wajar ditentukan. Selisih penjabaran akun the date that the fair value was determined.
ekuitas dan akun non-moneter serupa yang Translation differences on equities and similar
diukur pada nilai wajar diakui dalam laba rugi. non-monetary items measured at fair value are
recognized in profit or loss.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the
2024, kurs konversi yakni kurs tengah Bank conversion rates used by the Company were
Indonesia, yang digunakan oleh Perusahaan the middle rates of Bank Indonesia had
adalah masing-masing sebesar Rp16.782 dan Rp16,782 and Rp16,162 per US$ 1,
Rp16.162 per US$ 1. respectively.
d. Transaksi Pihak-Pihak Berelasi d. Transaction With Related Parties
Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak A person or entity is considered a related party
berelasi Perusahaan apabila memenuhi of the Company if it meets the definition of a
definisi pihak berelasi berdasarkan PSAK related party in SFAS No. 224 “Related Party
No. 224 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Disclosures”.
Semua transaksi signifikan dengan pihak All significant transactions with related parties
berelasi telah diungkapkan dalam laporan are disclosed in the financial statements.
keuangan.
e. Instrumen Keuangan e. Financial Instruments
Aset keuangan Financial assets
Klasifikasi Classification
Perusahaan mengklasifikasikan keuangannya The Company classifies its financial assets
berdasarkan kategori sebagai berikut pada according to the following categories at initial
saat pengakuan awal: recognition:
• Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar • Financial assets measured at fair value
melalui laba rugi; through profit or loss;
• Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar • Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain; through other comprehensive income;
• Aset keuangan yang diukur pada biaya • Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi. cost.
Klasifikasi dan pengukuran keuangan harus Classification and measurement of financial
didasarkan pada bisnis model dan arus kas assets are based on business model and
kontraktual – apakah semata dari pembayaran contractual cash flows – whether from solely
pokok dan bunga. Manajemen menentukan payment of principal and interest. Management
klasifikasi keuangan tersebut pada pengakuan determines the classification of its financial
awal dan tidak bisa melakukan perubahan assets at initial recognition and cannot change
setelah penerapan awal tersebut. the classification already made at initial
application.
10
Page 271
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets are measured at amortized
diamortisasi jika memenuhi kondisi sebagai cost if they meet the following conditions:
berikut:
• Aset keuangan dikelola dalam model bisnis • Financial assets are managed in a business
yang bertujuan untuk memiliki aset model that aims to have financial assets in
keuangan dalam rangka mendapatkan arus order to obtain contractual cash flow; and:
kas kontraktual; dan
• Persyaratan kontraktual dari aset keuangan • The contractual terms of the financial asset
tersebut memberikan hak pada tanggal provide rights on a certain date for cash flow
tertentu atas arus kas yang diperoleh obtained solely from payment of principal
semata dari pembayaran pokok dan bunga and interest (SPPI) on the principal amount
(SPPI) dari jumlah pokok terutang. owed.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui Financial assets are measured at fair value
penghasilan komprehensif lain jika memenuhi through other comprehensive income if they
kondisi sebagai berikut: meet the following conditions:
• Aset keuangan dikelola dalam model bisnis • Financial assets are managed in a business
yang bertujuan untuk mendapatkan arus model that aims to obtain contractual cash
kas kontraktual dan menjual aset flow and sell financial assets; and
keuangan; dan
• Persyaratan kontraktual dari aset keuangan • The contractual requirements of the
tersebut memenuhi kriteria SPPI. financial assets meet the SPPI criteria.
Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi Other financial assets that do not meet the
persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai requirements to be classified as financial
keuangan diukur pada biaya perolehan assets measured at amortized cost or fair value
diamortisasi atau nilai wajar melalui through other comprehensive income, are
penghasilan komprehensif lain, diklasifikasikan classified as measured at fair value through
sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba profit or loss.
rugi.
Saat pengakuan awal Perusahaan dapat At initial recognition, the Company can make an
membuat penetapan yang tidak dapat irrevocable determination to measure assets
dibatalkan untuk mengukur sebagai yang that meet the requirements to be measured at
memenuhi persyaratan untuk diukur pada amortized cost or fair value through other
biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar comprehensive income at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain pada profit or loss, if the determination eliminates
nilai wajar melalui laba rugi, apabila penetapan or significantly reduces the measurement or
tersebut mengeliminasi atau secara signifikan recognition inconsistencies (sometimes
mengurangi inkonsistensi pengukuran atau referred to as “accounting mismatch”).
pengakuan (kadang disebut sebagai
“accounting mismatch”).
Penilaian model bisnis Valuation of business models
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is defined at a level that
mencerminkan bagaimana kelompok sebagian reflects how groups of financial assets are
keuangan dikelola sama untuk mencapai managed together to achieve specific business
tujuan bisnis tertentu. objectives.
11
Page 272
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Valuation of business models (continued)
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is carried
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas pada, out by considering, but not limited to, the
hal-hal berikut: following:
• Bagaimana kinerja dari model bisnis dan • How the performance of the business
aset keuangan yang dimiliki dalam model model and financial assets held in the
bisnis dievaluasi dan dilaporkan kepada business model are evaluated and reported
personil manajemen kunci Perusahaan; to the Company’s key management
personnel;
• Apakah risiko yang memengaruhi kinerja • What risks affect the performance of the
dari model bisnis (termasuk aset keuangan business model (including financial assets
yang dimiliki dalam model bisnis) dan held in the business model) and specifically
khususnya bagaimana cara aset keuangan how the financial assets are managed; and;
tersebut dikelola; dan
• Bagaimana penilaian kinerja pengelola aset • How to evaluate the performance of
keuangan (sebagai contoh, apakah managers of financial assets (for example,
penilaian kinerja berdasarkan nilai wajar whether performance appraisals are based
dari aset yang dikelola atau arus kas on the fair value of the assets being
kontraktual yang diperoleh). managed or the contractual cash flows
obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk Financial assets held for trading or managed
diperdagangkan atau dikelola dan penilaian and which performance appraisals based on
kinerjanya berdasarkan nilai wajar diukur pada fair value are measured at fair value through
nilai wajar melalui laba rugi. profit or loss.
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan kedalam Financial liabilities are classified into the
kategori sebagai berikut pada saat pengakuan following categories at initial recognition:
awal:
• Liabilitas keuangan yang diukur dengan • Financial liabilities at amortized cost;
biaya perolehan diamortisasi;
• Liabilitas keuangan yang diukur dengan • Financial liabilities at Fair Value Through
nilai wajar melalui laba rugi atau melalui Profit and Loss (FVTPL) or Other
penghasilan komprehensif lain. Comprehensive Income (FVOCI).
Pengukuran setelah pengukuran awal Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok aset Financial assets at fair value through other
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui comprehensive income and financial assets
penghasilan komprehensif lain dan aset and financial liabilities at fair value through
keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur profit or loss are measured at fair value.
pada nilai wajar melalui laba rugi diukur pada
nilai wajarnya.
12
Page 273
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Pengukuran setelah pengukuran awal Subsequent measurement (continued)
(lanjutan)
Aset keuangan kelompok biaya perolehan Financial assets classified as amortized cost
diamortisasi dan liabilitas keuangan lainnya and other financial liabilities measured at
diukur pada biaya perolehan diamortisasi amortized cost using the effective interest rate
dengan menggunakan metode suku bunga method.
efektif.
Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial asset
Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan At each reporting date, the Company assess
menilai apakah risiko kredit dari keuangan whether the credit risk on a financial instrument
telah meningkat secara signifikan sejak has increased significantly since initial
pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, recognition. When making the assessment, the
Perusahaan menggunakan perubahan atas Company use the change in the risk of a default
risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang occurring over the expected life of the financial
perkiraan usia keuangan daripada perubahan instrument instead of the change in the amount
atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. of expected credit losses. To make that
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan assessment, the Company compare the risk of
membandingkan antara risiko gagal bayar a default occurring on the financial instrument
yang terjadi atas keuangan pada saat periode as at the reporting date with the risk of a default
pelaporan dengan risiko gagal bayar yang occurring on the financial instrument as at the
terjadi atas keuangan pada saat pengakuan date of initial recognition and consider
awal dan mempertimbangkan kewajaran serta reasonable and supportable information, that is
ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa available without undue cost or effort at the
biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan reporting date about past events, current
terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi conditions and forecasts of future economic
terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di conditions, that is indicative of significant
masa depan, yang mengindikasikan kenaikan increases in credit risk since initial recognition.
risiko kredit sejak pengakuan awal.
Perusahaan menerapkan metode yang The Company applied a simplified approach to
disederhanakan untuk mengukur kerugian measure such expected credit loss for trade
kredit ekspektasian tersebut terhadap piutang receivables, other receivables, net investment
usaha, piutang lain-lain, investasi bersih dalam in finance lease and contract assets without
sewa pembiayaan dan aset kontrak tanpa significant financing component.
komponen pendanaan yang signifikan.
Instrumen keuangan disalinghapuskan Offsetting financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset and
disalinghapuskan dan jumlah netonya the net amount is reported in the statement of
dilaporkan pada laporan posisi keuangan financial position when there is a legally
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk enforceable right to offset the amounts and
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah there is an intention to settle on a net basis, or
diakui tersebut dan adanya niat untuk realise the asset and settle the liability
menyelesaikan secara neto, atau untuk simultaneously. The legally enforceable right
merealisasikan aset dan menyelesaikan must not be contingent on future events and
liabilitas secara bersamaan. Hak saling hapus must be enforceable in the normal course of
tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan business and in the event of default in solvency
dan dapat dipaksakan secara hukum dalam or bankcrupty of the Company or the
situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa counterparty.
gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau
kebangkrutan Perusahaan atau pihak lawan.
13
Page 274
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Pengukuran Nilai Wajar f. Fair Value Measurement
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada The fair value measurement is based on the
asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset presumption that the transaction to sell the
atau mengalihkan liabilitas akan terjadi: asset or transfer the liability takes place either:
• Di pasar utama untuk aset atau liabilitas • In the principal market for the asset or
tersebut atau; liability or;
• Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar • In the absence of a principal market, in the
yang paling menguntungkan untuk aset most advantageous market for the asset or
atau liabilitas tersebut. liability.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar The Company must have access to the
utama atau pasar yang paling menguntungkan principal or the most advantageous market at
pada tanggal pengukuran. the measurement date.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset participants would use when pricing the asset
atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa or liability, assuming that market participants
pelaku pasar bertindak dalam kepentingan act in their economic best interest.
ekonomi terbaiknya.
Ketika Perusahaan menggunakan teknik When the Company uses valuation techniques,
penilaian, maka Perusahaan memaksimalkan it maximizes the use of relevant observable
penggunaan input yang dapat diobservasi yang inputs and minimizing the use of unobservable
relevan dan meminimalkan penggunaan input inputs.
yang tidak dapat diobservasi.
Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai All assets and liabilities for which fair value is
wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau measured or disclosed in the financial
diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai statements are categorized within the fair value
wajar sebagai berikut: hierarchy as follows:
• Level 1 – harga kuotasian (tanpa • Level 1 – quoted (unadjusted) market prices
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau in active markets for identical assets or
liabilitas yang identik; liabilities;
• Level 2 – teknik penilaian dimana level input • Level 2 – valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, fair value measurement is directly or
baik secara langsung maupun tidak indirectly observable;
langsung;
• Level 3 – teknik penilaian dimana level input • Level 3 – valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the
pengukuran nilai wajar tidak dapat fair value measurement is unobservable.
diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai For assets and liabilities that are recognized in
wajar secara berulang dalam laporan the financial statements on a recurring basis,
keuangan, maka Perusahaan menentukan the Company determines whether there are
apakah telah terjadi transfer di antara level transfers between levels in the hierarchy by
hirarki dengan menilai kembali pengkategorian reassessing categorization at the end of each
level nilai wajar pada setiap akhir periode reporting period.
pelaporan.
14
Page 275
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
g. Piutang Pembiayaan g. Financing Receivables
Piutang pembiayaan terdiri dari piutang Financing receivables consist of working
pembiayaan modal kerja dan pembiayaan capital financing receivables and investment
investasi. financing receivables.
Piutang pembiayaan dikategorikan sebagai Financing receivables is categorized as loans
pinjaman diberikan dan piutang dinyatakan and receivables are stated at amortized cost
pada biaya perolehan diamortisasi dikurangi less allowance for any impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
Piutang pembiayaan modal kerja adalah Working capital financing receivables are
pembiayaan modal kerja yang dibayarkan working capital financing, which directly paid by
langsung oleh Perusahaan pembiayaan financing Company to supplier goods and/or
kepada penyedia barang dan/atau jasa dengan services over maximum period of 2 (two) years.
jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun.
Piutang pembiayaan dihapusbukukan dengan Financing receivable are written off through
mendebit cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses when
piutang pembiayaan pada saat manajemen management believes that the accounts should
berpendapat bahwa konsumen tersebut harus be written off because the consumers are
dihapuskan karena secara operasional unable to pay or difficult to be collected.
konsumen sudah tidak mampu membayar atau
sulit untuk ditagih.
h. Pembiayaan Sewa Pembiayaan h. Finance Lease Receivable
Penentuan apakah suatu perjanjian The determination of whether an arrangement
merupakan perjanjian sewa atau perjanjian is, or contains a lease is based on the
yang mengandung sewa didasarkan atas substance of the arrangement at inception date
substansi perjanjian pada tanggal awal sewa and whether the fulfillment of the arrangement
dan apakah pemenuhan perjanjian tergantung is dependent on the use of a specific asset and
pada penggunaan suatu aset dan perjanjian the arrangement conveys a right to use the
tersebut memberikan suatu hak untuk asset. Leases are classified as finance lease if
menggunakan aset tersebut. Suatu sewa the lease transfer substantially all the risks and
diklasifikasikan sebagai sewa Pembiayaan jika rewards incidental to ownership of the leased
sewa tersebut mengalihkan secara substansial assets. Leases are classified as operating
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan leases if the leases are classified as operationg
kepemilikan aset. Suatu sewa diklasifikasikan lease if the leases do not transfer substantially
sebagai sewa operasi jika sewa tidak all the risks and rewards incidental to
mengalihkan secara substansial seluruh risiko ownership of the leased asset.
dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan
aset.
Perusahaan mengakui aset berupa piutang The Company recognised assets of financial
sewa Pembiayaan sebesar jumlah yang sama lease receivable at an amount equal to the net
dengan investasi sewa neto. Penerimaan investment in the lease. Lease payment is
piutang sewa diperlakukan sebagai treated as repayment of principal and financing
pembayaran pokok dan penghasilan sewa lease income. The recognition of financing
Pembiayaan. Pengakuan penghasilan sewa lease income is based on a pattern reflecting a
Pembiayaan didasarkan pada suatu pola yang constant periodic rate of return on the
mencerminkan suatu tingkat pengembalian Company’s net investment in the financing
periodik yang konstan atas investasi neto. lease. The Company acts as a lessor in finance
Perusahaan bertindak sebagai lessor dalam lease.
sewa pembiayaan.
15
Page 276
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Piutang Pembiayaan Konsumen i. Consumer Financing Receivables
Pembiayaan konsumen adalah kegiatan Consumer financing is a financing activity for
pembiayaan untuk pengadaan barang procurement of goods based on the needs of
berdasarkan kebutuhan konsumen dengan consumer with payment by installment.
pembayaran secara angsuran.
Piutang pembiayaan konsumen dikategorikan Consumer financing receivables are being
sebagai pinjaman diberikan dan piutang dan categorized as loans and receivables and are
dinyatakan pada biaya perolehan diamortisasi stated at amortized cost less any allowance for
dikurangi dengan cadangan kerugian impairment losses. Interest income is
penurunan nilai. Pendapatan bunga diakui recognized based on the effective interest rate
berdasarkan metode suku bunga efektif. method.
Piutang dinyatakan tidak tertagih apabila Receivables are deemed uncollectible if the
debitur sudah tidak mampu membayar dan debitors are unable to pay and have been
atau sulit untuk ditagih, serta telah menunggak delinquent for more than 90 days.
lebih dari 90 hari.
Penyelesaian kontrak sebelum masa Early termination of a contract is treated as a
pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan cancellation of an existing contract and the
sebagai pembatalan kontrak pembiayaan resulting gain is recognized in the current profit
konsumen dan keuntungan yang timbul diakui or loss.
dalam laba rugi periode berjalan.
Piutang pembiayaan konsumen akan Consumer financing receivables will be written-
dihapusbukukan berdasarkan penelaahan off based on management review of individual
manajemen atas kasus per kasus. Penerimaan case. Receipts from written-off receivables are
dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui recognized as other income when received.
sebagai pendapatan lain-lain pada saat
diterima.
j. Piutang Pembiayaan Syariah j. Sharia Financing Receivables
Murabahah Murabahah
Murabahah adalah akad jual beli barang Murabahah is goods sell-buy contract with a
dengan harga jual sebesar biaya perolehan selling price amounting to the acquisition cost
ditambah keuntungan yang disepakati dan plus agreed margin and the Company must
Perusahaan harus mengungkapkan biaya disclose the acquisition cost to the consumer.
perolehan barang tersebut kepada konsumen. When the murabahah contract is signed,
Pada saat akad murabahah, piutang murabahah financing receivables are
pembiayaan murabahah diakui sebesar biaya recognized as at acquisition cost plus agreed
perolehan ditambah keuntungan (marjin). margin.
Keuntungan murabahah diakui selama periode Murabahah margin is recognized over the
akad berdasarkan marjin yang disetujui dari period of the contract based on agreed margin
piutang pembiayaan murabahah. Akad of the murabahah financing receivables.
murabahah secara substansi merupakan suatu Substantially, murabahah contract is
pembiayaan, sehingga pengakuan margin a financing, so that margin recognition is based
dilakukan berdasarkan standar yang mengatur on standards which regulate financing, as
pembiayaan, seperti yang disebutkan di mentioned in consumer financing policy.
kebijakan pembiayaan konsumen.
16
Page 277
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
j. Piutang Pembiayaan Syariah (lanjutan) j. Sharia Financing Receivables (continued)
Qardh Qardh
Qardh adalah penyaluran dana dengan akad Qardh represent a distribution of funds with
qardh. qardh contract.
Akad qardh adalah akad pinjaman dana Qardh contract is a borrowing contract with the
kepada nasabah dengan ketentuan bahwa condition that the borrower should repay the
nasabah wajib mengembalikan dana yang loan at a specified period of time.
diterimanya pada waktu yang telah disepakati.
Qardh meliputi pembiayaan dengan akad Qardh includes hawalah and rahn financing
hawalah dan rahn. Akad hawalah adalah akad contract. Hawalah is a transfer of debts from
pengalihan utang dari pihak yang berutang debtors to other party (Company) which
(nasabah) kepada pihak lain (Perusahaan) obligate to shoulder or pay. The Company will
yang wajib menanggung atau membayar. Atas obtain an ujrah (fee) from this transaction,
transaksi ini Perusahaan mendapatkan ujrah which is recognised as income when received.
(imbalan) dan diakui sebagai pendapatan pada
saat diterima.
Akad rahn merupakan transaksi menggadaikan Rahn contract is the pawn of goods or assets
barang atau harta dari nasabah kepada by customers to the Company with the money
Perusahaan dengan uang sebagai gantinya, as compensation. Goods or assets being
Barang atau harta yang digadaikan tersebut pawned are valued in accordance with the
dinilai sesuai harga pasar dikurangi persentase market price less a certain percentage and the
tertentu dan sebagai imbalannya Perusahaan Company gets ujrah (fee) in return which are
mendapatkan ujrah (imbalan) dan diakui recognised on an accrual basis.
berdasarkan basis akrual.
Qardh diakui sebesar jumlah dana yang Qardh are recognised at the same amount of
dipinjamkan pada saat terjadinya. Pada funds lent when these occur. On the statement
tanggal laporan posisi keuangan, qardh of financial position date, funds of qardh is
dinyatakan sebesar saldo pinjaman dikurangi stated at the outstanding financing balance less
dengan saldo cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses which is
nilai yang dibentuk berdasarkan hasil reviu oleh provided based on the management’s review of
manajemen terhadap kualitas pembiayaan the financing quality.
yang ada
Musyarakah Mutanaqisah Musyarakah Mutanaqisah
Musyarakah Mutanaqisah adalah akad kerja Musyarakah Mutanaqisah is a cooperation
sama antara Perusahaan dan konsumen. agreement between the Company and
Ekuitas dari Perusahaan akan dibagi menjadi consumers. The Company's equity will be
unit musyarakah dan konsumen akan membeli divided into musyarakah units and consumers
unit yang dimiliki Perusahaan melalui will purchase units owned by the Company
pembayaran cicilan. through installment payments.
Pada akhir periode pelaporan, piutang At the end of the reporting period, financing
pembiayaan Musyarakah Mutanaqisah Musyarakah Mutanaqishah receivables are
disajikan sebesar nilai neto yang dapat stated at their net realizable value, i.e. the
direalisasikan, yaitu saldo piutang Musyarakah outstanding amounts of allowance for
Mutanaqishah dikurangi penyisihan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
k. Biaya Dibayar di Muka k. Prepaid Expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortized over their
manfaat masing-masing biaya dengan beneficial or contract periods using the straight-
menggunakan metode garis lurus. line method.
17
Page 278
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset Tetap l. Fixed Assets
Aset tetap, dicatat sebesar biaya perolehan, Fixed assets, are carried at cost, excluding day
tidak termasuk pelayanan sehari-hari, to day servicing, less accumulated depreciation
dikurangi akumulasi penyusutan dan and any impairment in value. Land is not
penurunan nilai. Tanah tidak disusutkan dan depreciated and is stated at cost less any
dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi impairment in value.
penurunan nilai.
Biaya perolehan awal aset tetap terdiri dari The initial cost of fixed assets consists of its
harga pembeliannya, termasuk bea masuk dan purchase price, including import duties and
pajak, dan setiap biaya yang dapat taxes and any directly attributable costs in
diatribusikan secara langsung untuk membawa bringing the fixed assets to its working condition
aset tetap ke kondisi kerja dan lokasi untuk and location for its intended use.
penggunaan yang dimaksudkan.
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap Expenses that arise after the asset is used,
digunakan, seperti beban perbaikan dan such as repairs and maintenance, are charged
pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada to profit or loss when incurred. If these
saat terjadinya. Apabila beban-beban expenses result in an increase in future
tersebut menimbulkan peningkatan manfaat economic benefits from the use of the property,
ekonomis di masa datang dari penggunaan plant and equipment that can exceed its normal
aset tetap tersebut yang dapat melebihi performance, these expenses are capitalized
kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut as additional cost of property, plant and
dikapitalisasi sebagai tambahan biaya equipment.
perolehan aset tetap.
Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis Depreciation are computed on a straight-line
lurus (straight-line method) selama masa method over the fixed assets useful lives as
manfaat aset tetap sebagai berikut: follows:
Persentase/
Tahun / Year
Percentage
Bangunan 20 5% Building
Peralatan kantor 4 25% Office equipment
Kendaraan 4 25% Vehicles
Renovasi Kantor 4 25% Office Improvements
Nilai tercatat aset tetap ditelaah untuk The carrying values of fixed assets are
penurunan nilai ketika peristiwa atau reviewed for impairment when events or
perubahan keadaan menunjukkan bahwa changes in circumstances indicate that the
nilai tercatat mungkin tidak dapat diperoleh carrying values may not be recoverable. When
kembali. Ketika setiap inspeksi utama each major inspection is performed, its cost is
dilakukan, biayanya diakui dalam jumlah recognized in the carrying amount of the item
tercatat item aset tetap sebagai pengganti jika of fixed assets as a replacement if the
kriteria pengakuan terpenuhi. Inspeksi utama recognition criteria are satisfied. Such major
tersebut dikapitalisasi dan diamortisasi selama inspection is capitalized and amortized over the
aktivitas inspeksi utama berikutnya. next major inspection activity.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of fixed assets is derecognized upon
pengakuannya pada saat dilepaskan atau disposal or when no future economic benefits
tidak ada manfaat ekonomis masa depan are expected from its use or disposal. Any
yang diharapkan dari penggunaan atau gains or loss arising from derecognition of fixed
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang assets is included in profit or loss in the year
timbul dari penghentian pengakuan aset tetap the item is derecognized. The asset’s residual
diakui dalam laba rugi pada tahun terjadinya values, if any, useful lives and depreciation and
penghentian pengakuan. Nilai residu aset, jika amortization method are reviewed and
ada, masa manfaat dan metode penyusutan adjusted if appropriate, at each financial year
dan amortisasi ditelaah dan disesuaikan jika end.
sesuai, pada setiap akhir tahun buku.
18
Page 279
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Aset Takberwujud m. Intangible Assets
Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak Intangible assets consist of software acquired
yang dibeli oleh Perusahaan. Perangkat lunak by the Company. Software is initially
pada awalnya dinyatakan sebesar harga rocognised at acquisition cost. After initial
perolehan. Setelah pengakuan awal, aset tak recognition, intangible assets are measured
berwujud diukur menggunakan model biaya, using cost model, steted at cost less
dicatat sebesar biaya perolehannya dikurangi accumulated amortization and accumulated
akumulasi amortisasi. impairment losses.
Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat Subsequent expenditure on software assets is
lunak akan dikapitalisasi hanya jika capitalized only when it increases the future
pengeluaran tersebut menambah manfaat economic benefits embodied in the specific
ekonomi di masa mendatang untuk aset yang asset to which it relates. All other expenditures
bersangkutan. Semua pengeluaran lainnya are expensed as incurred.
dibebankan pada saat terjadinya.
Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi Amortisation is recognised in the statement of
dengan menggunakan metode garis lurus profit or loss on a straight-line method over the
sepanjang estimasi masa manfaatnya, dimulai estimated useful life of the software, from the
dari tanggal perangkat lunak tersebut tersedia date that it is available for use. The estimated
untuk dipakai. Estimasi masa manfaat useful life of software is four years.
perangkat lunak adalah empat tahun.
Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan Amortisation method, useful lives and residual
nilai residual ditelaah pada setiap akhir tahuan values are reviewed at each financial year-end
pelaporan dan disesuaikan jika dianggap tepat. and adjustment, if appropriate.
n. Agunan yang Diambil Alih n. Repossessed Assets
Agunan yang diambil alih dinyatakan sebesar Repossessed assets stated at net realizable
nilai realisasi bersih, yaitu nilai tercatat piutang value, which is the carrying value of related
pembiayaan pelanggan terkait dikurangi customer financing receivable deducted for
penurunan nilai pasar dari aset yang diambil impairment in market value of the repossessed
alih. assets.
Piutang pembiayaan konsumen direklasifikasi Consumer financing receivables are
menjadi agunan yang diambil alih ketika reclassified into repossessed assets when the
jaminan ditarik karena konsumen tidak dapat guarantee is withdrawn because the consumer
memenuhi kewajibannya. is unable to fulfill its obligations.
Selisih antara nilai tercatat piutang dengan nilai The difference between the carrying value of
realisasi bersih dicatat sebagai “cadangan related claims and net realizable value is
kerugian penurunan nilai” dari tagihan dari recorded as “impairment losses” in the profit or
agunan yang diambil alih dan diakui sebagai loss. If the proceeds from the sale of collateral
beban pada laba rugi. Selisih lebih atau kurang are greater or lesser than the outstanding
antara hasil penjualan dengan nilai tercatat balance are recorded in income statement.
tagihan akan dibukukan dalam laporan laba
rugi.
o. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan o. Impairment of Non Financial Assets
Perusahaan menilai pada setiap periode The Company assesses at each annual
pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi reporting period whether there is an indication
bahwa suatu aset mungkin mengalami that an asset may be impaired. If any such
penurunan nilai. Jika indikasi tersebut ada, indication exists, or when annual impairment
atau ketika pengujian penurunan nilai aset testing for an asset is required, the Company
diperlukan, Perusahaan membuat estimasi makes an estimate of the asset’s recoverable
jumlah terpulihkan aset tersebut. amount.
19
Page 280
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
o. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan o. Impairment of Non-Financial Assets
(lanjutan) (continued)
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai Where the carrying amount of an asset
terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan exceeds its recoverable amount, the asset is
mengalami penurunan nilai dan rugi penurunan considered impaired and impairment losses are
nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung recognized in profit or loss. In assessing the
nilai pakai, estimasi arus kas masa depan value in use, the estimated net future cash
bersih didiskontokan ke nilai kini dengan flows are discounted to their present value
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak using a pre-tax discount rate that reflects
yang mencerminkan penilaian pasar kini dari current market assessments of the time value
nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. of money and the risks specific to the asset.
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap An assessment is made at each annual
periode pelaporan tahunan untuk mengetahui reporting period as to whether there is any
apakah terdapat indikasi bahwa rugi indication that previously recognized
penurunan nilai aset yang telah diakui dalam impairment losses recognized for an asset may
periode sebelumnya mungkin tidak ada lagi no longer exist or may have decreased. If such
atau mungkin telah menurun. Jika indikasi indication exists, the recoverable amount is
dimaksud ditemukan, maka Perusahaan estimated.
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam A Company previously recognized impairment
periode sebelumnya akan dipulihkan apabila loss for an asset is reversed in profit or loss to
nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah the extent that the carrying amount of the
terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto assets does not exceed its recoverable amount
setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi nor exceed the carrying amount that would
penurunan nilai yang telah diakui untuk aset have been determined, net of depreciation, had
tersebut pada tahun-tahun sebelumnya. no impairment loss been recognized for the
Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset asset in prior years. After such a reversal, the
tersebut disesuaikan di periode mendatang depreciation charge on the said asset is
untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang adjusted in future periods to allocate the asset’s
direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar revised carrying amount, less any residual
yang sistematis selama sisa umur manfaatnya. value, on a systematic basis over its remaining
useful life.
p. Utang Obligasi p. Bonds Payable
Obligasi yang diterbitkan dicatat sebesar nilai Bonds issued are presented at nominal value
nominal dikurangi saldo diskonto yang belum net of unamortised discounts. Issuance costs
diamortisasi. Biaya emisi sehubungan dengan in connection with the bonds issuance are
penerbitan obligasi diakui sebagai diskonto dan recognized as discounts and directly deducted
dikurangkan langsung dari hasil emisi untuk from the proceeds of bonds issuance to
menentukan hasil emisi neto obligasi yang determine the net proceeds of the bonds
diterbitkan tersebut. issued.
Utang obligasi diukur pada biaya perolehan Bonds payable issued are measured at
diamortisasi dengan menggunakan metode amortized cost using effective interest method
suku bunga efektif setelah pengakuan after initial recognition. The discounts are
awalnya. Diskonto diamortiasasi selama amortised over the period of the bonds using
jangka waktu obligasi tersebut dengan the effective interest method.
menggunakan suku bunga efektif.
20
Page 281
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
q. Pengakuan Pendapatan dan Beban q. Revenue and Expense Recognition
Pendapatan bunga dan beban bunga diakui Interest income and interest expense are
secara akrual dalam laba rugi menggunakan recognized in profit or loss on an accrual basis
metode suku bunga efektif. using the effective interest rate method.
Pendapatan administrasi yang terjadi Administration income in relation financing
sehubungan dengan transaksi pembiayaan transaction are recognized over the term of
diakui selama jangka waktu pembiayaan. financing. Margin income from murabahah
Pendapatan marjin pembiayaan murabahah financing is recognized based on effective
diakui berdasarkan metode imbal hasil efektif return method during term of contract.
selama jangka waktu kontrak.
Pendapatan bagi hasil pembiayaan Mudharabah financing income is when cash is
mudharabah diakui pada saat diterima atau received or in a period where the right of
dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai revenue sharing (nisbah) is due based on
porsi bagi hasil (nisbah) yang disepakati. agreed portion.
Kerugian yang terjadi pada periode sebelum Losses incurred in period before the
akad mudharabah berakhir sebagai kerugian mudharabah agreement ended as losses and
dan penyisihan kerugian investasi. Dengan allowance for investment losses. As
berakhirnya akad mudharabah, selisih antara mudharabah agreement ended, difference
pembiayaan mudharabah dikurangi penyisihan between mudharabah financing less allowance
kerugian investasi dan pengembalian for investment losses and return of
pembiayaan mudharabah adalah sebagai mudharabah financing is as gain or losses.
keuntungan atau kerugian. Keuntungan Profit from Musyarakah Mutanaqishah will be
Musyarakah Mutanaqisah akan dibagi sesuai shared according to agreed percentage, and
dengan persentase yang disepakati, losses will be born based on the percentage of
sedangkan kerugian ditanggung berdasarkan ownership on the corresponding fund, from the
persentase kepemilikan sesuai dengan porsi total fund.
dana masing-masing.
Pendapatan dan beban lainnya diakui pada Other income (expenses) are recognized when
saat terjadinya sesuai dengan masa earned (incurred) in accordance with their
manfaatnya (basis akrual). beneficial periods (accrual basis).
r. Imbalan Kerja r. Employee Benefits
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Short-term Employee Benefits Liability
Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar Short-term employee benefits are recognized
jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas at its undiscounted amount as a liability after
pada laporan posisi keuangan setelah deducting any amount already paid in the
dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar statement of financial position and as an
dan sebagai beban dalam laba rugi. expense in profit or loss.
21
Page 282
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
r. Imbalan Kerja (lanjutan) r. Employee Benefits (continued)
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang Long-term Employee Benefits Liability
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang Long-term employee benefits liability
merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti represents post-employment benefits,
yang dibentuk tanpa pendanaan khusus dan unfunded defined-benefit plans which amounts
didasarkan pada masa kerja dan jumlah are determined based on years of service and
penghasilan karyawan pada saat pensiun yang salaries of the employees at the time of pension
dihitung menggunakan metode Projected Unit that calculated using the Projected Unit Credit.
Credit.
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti Remeasurement is reflected immediately in the
langsung diakui dalam laporan posisi statement of financial position with a charge or
keuangan dan penghasilan komprehensif lain credit recognized in other comprehensive
pada periode terjadinya dan tidak akan income in the period in which they occur and
direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi not to be reclassified to profit or loss but
bagian dari penghasilan komprehensif lain reflected immediately in other comprehensive
(ekuitas). Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya income (equity). All other costs related to the
terkait dengan program imbalan pasti diakui defined-benefit plan are recognized in profit or
dalam laba rugi. loss.
s. Perpajakan s. Taxation
Beban pajak penghasilan terdiri dari beban Income tax expense comprises of current and
pajak kini dan beban pajak tangguhan. Beban deferred tax. Income tax expense is in the
pajak penghasilan diakui pada laporan laba statement of profit or loss except to the extent
rugi kecuali untuk bagian yang langsung diakui it relates to items directly in other equity
di komponen ekuitas lainnya, dimana beban components, in which case it is in other
pajak yang terkait dengan bagian tersebut comprehensive income.
diakui di penghasilan komprehensif lain.
Beban pajak kini adalah hutang pajak yang Current tax expense is the expected tax
ditentukan berdasarkan laba kena pajak untuk payable on the taxable income for the current
tahun yang bersangkutan yang dihitung year which is calculated using tax rates
berdasarkan tarif pajak yang berlaku atau yang enacted or substantively enacted at reporting
secara telah berlaku pada tanggal pelaporan. date.
Perusahaan menerapkan metode aset dan The Company adopts the asset and liability
liabilitas dalam menghitung beban pajaknya. method in determining its income tax expense.
Dengan metode ini, aset dan liabilitas pajak Under this method, deferred tax assets and
tangguhan diakui setiap tanggal pelaporan liabilities are at each reporting date for
sebesar perbedaan temporer aset dan liabilitas temporary differences between the accounting
untuk tujuan akuntansi dan tujuan pajak. and tax bases of assets and liabilities. This
Metode ini juga mengharuskan pengakuan method also requires the recognition of future
manfaat pajak di masa akan datang, seperti tax benefits, such as tax loss carry forwards, to
kompensasi rugi, jika kemungkinan realisasi the extent that of such benefits is probable.
manfaat tersebut di masa mendatang cukup Currently enacted or substantially enacted tax
besar (probable). Tarif pajak yang berlaku atau rates at the year of deferred tax assets or
yang secara telah berlaku pada tahun realisasi liabilities, are used in the determination of
aset dan liabilitas pajak tangguhan, digunakan deferred income tax.
dalam menentukan pajak penghasilan
tangguhan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila terdapat Deferred tax assets are only if it is probable
kemungkinan besar bahwa jumlah laba pada that future taxable profit will be available to
masa datang akan memadai untuk compensate the temporary differences which
mengkompensasi perbedaan temporer yang resulted in such deferred tax assets.
menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut.
22
Page 283
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
s. Perpajakan (lanjutan) s. Taxation (continued)
Manajemen secara berkala mengevaluasi Management periodically evaluates positions
posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan taken in the Annual Tax Return (SPT) with
Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di respect to situations in which applicable tax
mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan regulation is subject to interpretation.
interpretasi. Jika perlu, manajemen Management establishes provisions where
menentukan provisi berdasarkan jumlah yang appropriate on the basis of amounts expected
diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. to be paid to the tax authorities.
Aset pajak dan liabilitas pajak tangguhan saling Deferred tax assets and liabilities shall be offset
hapus dan nilai netonya disajikan dalam and the net amount is presented in the
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, statement of financial position when and only
Perusahaan memiliki hak yang berkekuatan when, the Company has a legal enforceable
hukum untuk melakukan saling hapus atas right to set off the amounts and intends either
jumlah yang telah diakui dan berniat untuk to settle on a net basis or to realise the asset
menyelesaikan secara neto atau untuk and settle the liability simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara simultan.
Pajak Final Final tax
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur Tax regulation in Indonesia determined that
beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak certain taxable income is subject to final tax.
yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan Final tax applied on the gross value of
atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan transactions is applied even when the parties
walaupun atas transaksi tersebut pelaku carrying the transaction incur losses.
transaksi mengalami kerugian.
Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang Final tax is not included in the scope of SFAS
diatur oleh PSAK No. 212: “Pajak No. 212: “Income Taxes”. Therefore, the
Penghasilan”. Oleh karena itu, Perusahaan Company presents all of the final tax arising
menyajikan beban pajak final sehubungan from time deposits and current account a
dengan deposito dan giro sebagai pos separate line item.
tersendiri.
t. Provisi t. Provision
Provisi diakui jika Perusahaan mempunyai Provisions are recognized when the Company
kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) has present obligation (legal or constructive) as
sebagai akibat peristiwa masa lalu, yang a result of a past event, it is probable that the
memungkinkan Perusahaan harus Company will be required to settle the
menyelesaikan kewajiban tersebut dan obligation, and a reliable estimate can be made
estimasi yang andal mengenai jumlah of the amount of the obligation.
kewajiban tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah The amount recognized as a provision is the
hasil estimasi terbaik pengeluaran yang best estimate of the consideration required to
diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini settle the obligation at the reporting date, taking
pada tanggal pelaporan, dengan into account the risks and uncertainties
mempertimbangkan risiko dan ketidak pastian surrounding the obligation.
terkait kewajiban tersebut.
u. Laba per Saham u. Earnings per Share
Laba per saham dihitung dengan membagi Earnings per share are computed by dividing
laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata current year net income by the weighted
tertimbang jumlah lembar saham yang beredar average number of outstanding shares during
selama tahun berjalan. the current year.
23
Page 284
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
u. Laba per Saham (lanjutan) u. Earnings per Share (continued)
Laba per saham dilusian adalah sama Diluted earnings per share are the same with
dengan laba per saham dasar dikarenakan basic earnings per share as the Company does
Perusahaan tidak memiliki saham dilusian atau not have dilutive shares or instrument.
instrumen.
v. Transaksi Sewa v. Lease Transactions
Penentuan apakah suatu perjanjian Determination whether an arrangement is, or
merupakan, atau mengandung, sewa dibuat contains, a lease is made based on the
berdasarkan substansi perjanjian itu sendiri substance of the arrangement and assessment
dan penilaian apakah pemenuhan atas of whether fulfilment of the arrangement is
perjanjian bergantung dari penggunaan aset dependent on the use of a specific asset or
tertentu atau aset, dan apakah perjanjian assets, and the arrangement conveys a right to
memberikan hak untuk menggunakan aset. use the asset.
Kontrak dapat berisi komponen sewa dan Contracts may contain both lease and non-
nonsewa berdasarkan harga relatif yang berdiri lease components based on their relative
sendiri. Namun, untuk sewa real estate di mana stand-alone prices. However, for leases of real
Perusahaan merupakan penyewa, ia telah estate for which the Company is a lessee, it has
memilih untuk tidak memisahkan komponen elected not to separate lease and non-lease
sewa dan non-sewa dan sebagai gantinya components and instead accounts for these as
memperhitungkannya sebagai komponen a single lease component.
sewa tunggal.
Persyaratan sewa dinegosiasikan secara Lease terms are negotiated on an individual
individual dan berisi berbagai persyaratan dan bases and contain a wide range of different
ketentuan yang berbeda. Perjanjian sewa tidak terms and conditions. The lease agreements
memberlakukan perjanjian apa pun selain do not impose any covenants other than the
jaminan untuk tujuan peminjaman. security for borrowing purposes.
Sewa diakui sebagai aset hak pakai dan Leases are recognised as a right-of-use asset
liabilitas terkait pada tanggal di mana aset and a corresponding liability at the date at
sewaan tersedia untuk digunakan oleh which the leased asset is available for use by
Perusahaan. Setiap pembayaran sewa the Company. Each lease payment is allocated
dialokasikan antara liabilitas dan biaya between the liability and finance cost. The
keuangan. Biaya keuangan dibebankan ke finance cost is charged to profit or loss over the
laba rugi selama masa sewa sehingga lease period so as to produce a constant
menghasilkan suku bunga periodik yang periodic rate of interest on the remaining
konstan atas saldo liabilitas yang tersisa untuk balance of the liability for each period. The
setiap periode. Aset hak pakai didepresiasi right-of-use asset is depreciated over the
selama periode yang lebih pendek antara masa shorter of the asset's useful life and the lease
manfaat aset dengan masa sewa dengan term on a straight-line basis.
metode garis lurus.
Aset dan liabilitas yang timbul dari sewa pada Assets and liabilities arising from a lease are
awalnya diukur dengan basis nilai kini. initially measured on a present value basis.
Liabilitas sewa termasuk nilai bersih sekarang Lease liabilities include the net present value of
dari pembayaran sewa berikut: the following lease payments:
- Pembayaran tetap (termasuk pembayaran - Fixed payments (including in-substance
tetap secara substansi), dikurangi piutang fixed payments), less any lease incentives
insentif sewa. receivable.
- Pembayaran sewa variabel yang - Variable lease payment that are based on
didasarkan pada indeks atau tingkat, pada an index or a rate, initially measuredusing
awalnya diukur menggunakan indeks atau the index or rate as at the commencement
tingkat pada tanggal mulai. date.
24
Page 285
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Transaksi Sewa (lanjutan) v. Lease Transactions (continued)
Aset dan liabilitas yang timbul dari sewa pada Assets and liabilities arising from a lease are
awalnya diukur dengan basis nilai kini. initially measured on a present value basis.
Liabilitas sewa termasuk nilai bersih sekarang Lease liabilities include the net present value of
dari pembayaran sewa berikut: (lanjutan) the following lease payments: (continued)
- Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan - Amounts expected to be payable by the
oleh penyewa berdasarkan jaminan nilai lessee under residual value guarantees.
residu.
- Harga pelaksanaan dari opsi pembelian jika - The exercise price of a purchase option if
penyewa cukup yakin untuk menggunakan the lessee is reasonably certain to exercise
opsi tersebut, dan that option, and
- Pembayaran penalti untuk penghentian - Payments of penalties for terminating the
sewa, jika masa sewa mencerminkan lease, if the lease term reflects the lessee
penyewa yang melaksanakan opsi exercising that option.
tersebut.
Pembayaran sewa yang harus dilakukan Lease payments to be made under reasonably
berdasarkan opsi perpanjangan tertentu juga certain extension options are also included in
termasuk dalam pengukuran liabilitas. the measurement of the liability.
- Pembayaran sewa didiskontokan dengan - The lease payments are discounted using
menggunakan suku bunga implisit dalam the interest rate implicit in the lease. If the
sewa. Jika tarif tidak dapat segera rate cannot be readily determined, which is
ditentukan, di mana hal tersebut secara generally the case for leases in the
umum terjadi pada sewa dalam Company, the lessee’s incremental
Perusahaan, suku bunga pinjaman borrowing rate is used, being the rate that
incremental penyewa digunakan, yaitu tarif the individual lessee would have to pay to
yang harus dibayar oleh penyewa untuk borrow the funds necessary to obtain an
meminjam dana yang diperlukan untuk asset of similar value to the right-of-use
memperoleh aset dengan nilai yang sama asset in a similar economic environment
dengan aset hak guna dalam lingkungan with similar terms, security and conditions.
ekonomi serupa dengan syarat dan
ketentuan yang serupa.
Untuk menentukan suku bunga pinjaman To determine the incremental borrowing rate,
tambahan, Perusahaan: the Perusahaan:
- Jika memungkinkan, menggunakan - Where possible, uses recent third-party
pembiayaan pihak ketiga terkini yang financing received by the individual lessee
diterima oleh penyewa individu sebagai titik as a starting point, adjusted to reflect
awal, disesuaikan untuk mencerminkan changes in financing conditions since third
perubahan kondisi pembiayaan sejak party financing6 was received.
pembiayaan pihak ketiga diterima.
- Menggunakan pendekatan build-up yang - Uses a build-up approach that starts with a
dimulai dengan suku bunga bebas risiko risk-free interest rate adjusted for credit risk
yang disesuaikan dengan risiko kredit untuk for leases held by the Company, which
sewa yang dimiliki oleh Perusahaan yang does not have recent third-party financing,
tidak memiliki pembiayaan pihak ketiga, and
dan
- Membuat penyesuaian spesifik untuk sewa, - Makes adjustments specific to the lease e.g
misalnya jangka waktu, negara, mata uang term, country, currency and security.
dan keamanan.
25
Page 286
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Transaksi Sewa (lanjutan) v. Lease Transactions (continued)
Perusahaan dihadapkan pada potensi The Company is exposed to potential future
kenaikan di masa depan dalam pembayaran increases in variable lease payments based on
sewa variabel berdasarkan indeks atau tarif, an index or rate, which are not included in the
yang tidak termasuk dalam liabilitas sewa lease liability until they take effect. When
sampai diberlakukan. Ketika penyesuaian adjustments to lease payments based on an
pembayaran sewa berdasarkan indeks atau index or rate take effect, the lease liability is
suku bunga mulai berlaku, liabilitas sewa dinilai reassessed and adjusted againstthe right-of
kembali dan disesuaikan dengan aset hak use asset.
guna.
Pembayaran sewa dialokasikan antara biaya Rental payments are allocated between
pokok dan keuangan. Biaya keuangan principal and finance costs. Finance costs are
dibebankan pada laporan laba rugi selama charged to profit or loss over the lease term so
masa sewa sehingga menghasilkan suku as to produce a constant periodic interest rate
bunga periodik yang konstan atas sisa saldo on the remaining balance of the liability for each
liabilitas untuk setiap periode. period.
Aset hak guna diukur pada biaya perolehan Right-of-use assets are measured at cost
yang terdiri dari berikut ini: comprising the following:
- Jumlah pengukuran awal liabilitas sewa - The amount of the initial measurement of
lease liability
- Pembayaran sewa yang dilakukan pada - Any lease payments made at or before the
atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi commencement date less any lease
insentif sewa yang diterima incentives received
- Biaya langsung awal, dan - Any initial direct costs, and
- Biaya restorasi. - Restorasi costs
Aset hak guna umumnya disusutkan sepanjang Right-of-use assets are generally depreciated
waktu yang lebih pendek antara lama masa over the shorter of the asset useful life and the
manfaat aset dan jangka waktu sewa lease term on a straight-line basis. If the
menggunakan metode garis lurus. Jika Company is reasonably certain to exercise a
Perusahaan cukup yakin untuk melaksanakan purchase option, the right-of-use asset is
opsi pembelian, aset hak guna disusutkan depreciated over the underlying assets’s useful
selama masa manfaat aset yang life. While the Company revalues its land and
mendasarinya. Sementara Perusahaan menilai buildings thatare presented within fixed assets,
kembali tanah dan bangunannya yang ada di it has chosen not to do so for the right-of-use
dalam aset tetap, Perusahaan memilih untuk buildings held by the Company.
tidak melakukannya untuk bangunan hak guna
yang dimiliki oleh Perusahaan.
Pembayaran terkait dengan sewa jangka Payments associated with short-term leases
pendek dan sewa aset bernilai rendah diakui and leases of low-value assets are recognised
atas dasar garis lurus sebagai beban dalam on a straight-line basis as an expense in profit
laporan laba rugi. Sewa jangka pendek adalah or loss. Short-term leases are leases with a
sewa dengan masa sewa 12 bulan atau lease term of 12 months or less.
kurang.
26
Page 287
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Transaksi Sewa (lanjutan) v. Lease Transactions (continued)
Opsi Ekstensi dan Terminasi Extension and Termination Options
Opsi ekstensi dan terminasi termasuk dalam Extension and termination options are included
sejumlah sewa properti dan peralatan di in a number of property and equipment leases
seluruh Perusahaan. Istilah-istilah ini across the Company. These terms are used to
digunakan untuk memaksimalkan fleksibilitas maximise operational flexibility in terms of
operasional dalam hal pengelolaan kontrak. managing contracts. The majority of extension
Mayoritas opsi ekstensi dan terminasi yang and termination options held are exercisable
dimiliki hanya dapat dilaksanakan oleh only by the Company and not by the respective
Perusahaan dan bukan oleh pemberi sewa lessor.
terkait.
Jaminan Nilai Residu Residual Value Guarantees
Untuk mengoptimalkan biaya sewa selama To optimiselease costs during the contract
periode kontrak, Perusahaan terkadang period, the Company sometimes provides
memberikan jaminan nilai residu sehubungan residual value guarantees in relation to
dengan sewa peralatan. equipment leases.
Pendapatan sewa guna usaha dari kegiatan Lease income from operating leases where the
operasi sewa dimana Perusahaan bertindak Company is a lessor is recognised in income on
sebagai pemberi sewa diakui sebagai a straight-line basis over the lease term.
pendapatan secara garis lurus selama masa
sewa.
w. Segmen Operasi w. Operating Segments
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of the
entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis entity that engages in business activities from
yang mana memperoleh pendapatan dan which it may earn revenues and incur
menimbulkan beban, termasuk pendapatan expenses, including revenues and expenses
dan beban terkait dengan transaksi dengan that relate to transactions with any of the
komponen lain dari entitas yang sama, yang entity’s components, whose operating results
hasil operasinya dikaji ulang secara regular are reviewed regularly by the chief operating
oleh pengambil keputusan operasional untuk decision maker to make decisions about
membuat keputusan tentang sumber daya resources allocated to the segment and assess
yang dialokasikan pada segmen tersebut dan its performance, and for which discrete
menilai kinerjanya, dan tersedia informasi financial information is available. The
keuangan yang dapat dipisahkan. Pengambil Company’s chief operating decision maker are
keputusan operasional Perusahaan adalah Board of Directors.
Dewan Direksi.
Hasil segmen yang dilaporkan kepada Segment results that are reported to the chief
pengambil keputusan operasional termasuk operating decision maker include items directly
bagian yang dapat diatribusikan secara attributable to a segment as well as those that
langsung kepada segmen dan juga yang dapat can be allocated on a reasonable basis.
dialokasikan dengan basis yang wajar.
Perusahaan mengelola kegiatan usahanya The Company manages its business activities
dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan and identifies its segments reported based on
berdasarkan jenis produk dan wilayah product categories and geographic area.
geografis.
Perusahaan menentukan dan menyajikan The Company determines and presents
segmen operasi berdasarkan informasi yang operating segments based on the information
secara internal diberikan kepada pengambil that is internally provided to the chief operating
keputusan operasional. decision maker.
27
Page 288
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
x. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan x. Events After The Reporting Period
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah Post year-end events that provide additional
periode pelaporan yang menyediakan information about the statement of financial
tambahan informasi mengenai posisi keuangan position at the reporting date (adjusting
Perusahaan pada tanggal laporan posisi events), if any, are reflected in the financial
keuangan (peristiwa penyesuai), jika ada, telah statements. Post year-end events that are not
tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa- adjusting events are disclosed in the notes to
peristiwa yang terjadi setelah periode the financial statements when material.
pelaporan yang tidak memerlukan
penyesuaian (peristiwa nonpenyesuai), apabila
jumlahnya material, telah diungkapkan dalam
laporan keuangan.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN 3. MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
DAN ASUMSI MANAJEMEN JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, In the application of the Company’s accounting
seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada policies, which are described in Note 2 to the
laporan keuangan, manajemen harus membuat financial statements management, is required to
estimasi, pertimbangan dan asumsi atas nilai make estimates, judgments, and assumptions about
tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh the carrying amounts of assets and liabilities that are
sumber-sumber lain. not readily apparent from other sources.
Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan The estimates and assumptions are based on
pengalaman historis dan faktor lain yang historical experience and other factors that are
dipertimbangkan relevan. considered to be relevant.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan Management believes that the following represent
berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, a summary of the significant estimates, judgments,
pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat and assumptions made that affected certain
oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap reported amounts and disclosures in the financial
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan statements.
dalam laporan keuangan.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh The following judgments are made by management
manajemen dalam proses penerapan kebijakan in the process of applying the Company’s
akuntansi Perusahaan yang memiliki dampak yang accounting policies that have the most significant
paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui effects on the amounts recognized in the financial
dalam laporan keuangan: statements:
a. Mata Uang Fungsional a. Functional Currency
Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata The functional currency of the Company is the
uang lingkungan ekonomi utama. Mata uang currency of the primary economic environment.
tersebut adalah yang paling mempengaruhi It is the currency, among others, that mainly
harga jual barang dan jasa, dan mata uang dari influences sales prices for goods and services,
negara yang kekuatan persaingan dan and of the country whose competitive forces
peraturannya sebagian besar menentukan and regulations mainly determine the sales
harga jual barang dan jasa, dan merupakan prices of its goods and services, and the
mata uang yang mana dana dari aktivitas currency in which funds from financing
pendanaan dihasilkan. activities are generated.
28
Page 289
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN 3. MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
b. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset b. Allowance for Impairment of Financial
Keuangan Assets
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, The Company assesses specifically at each
Perusahaan secara spesifik menelaah apakah statement of financial position date whether
telah terdapat bukti obyektif bahwa suatu aset there is an objective evidence that a financial
keuangan telah mengalami penurunan nilai asset is impaired (uncollectible).
(tidak tertagih).
Cadangan yang dibentuk adalah berdasarkan The reserves established are based on past
pengalaman penagihan masa lalu dan faktor- collection experience and other factors that
faktor lainnya yang mungkin mempengaruhi may affect collectibility, including the possibility
kolektibilitas, antara lain kemungkinan of liquidity difficulties or significant financial
kesulitan likuiditas atau kesulitan keuangan difficulties experienced by the debtor or
yang signifikan dialami oleh debitur atau significant delays in payments.
penundaan pembayaran yang signifikan.
Jika terdapat bukti obyektif penurunan nilai, If there is an objective evidence of impairment,
maka saat dan besaran jumlah yang dapat timing and collectible amounts are estimated
ditagih diestimasi berdasarkan pengalaman based on historical loss data. Allowance is
kerugian masa lalu. Cadangan kerugian provided on accounts specifically identified as
penurunan nilai dibentuk atas akun-akun yang impaired.
diidentifikasi secara spesifik telah mengalami
penurunan nilai.
Akun pinjaman yang diberikan dan piutang Written off loans and receivables are based on
dihapusbukukan berdasarkan keputusan management’s decisions that the financial
manajemen bahwa aset keuangan tersebut assets are uncollectible or cannot be realized in
tidak dapat ditagih atau direalisasi meskipun whatsoever actions have been taken.
segala cara dan tindakan telah dilaksanakan. Evaluation of receivables to determine the total
Suatu evaluasi atas piutang, yang bertujuan allowance to be provided is performed
untuk mengidentifikasi jumlah cadangan yang periodically during the year. Therefore, the
harus dibentuk, dilakukan secara berkala timing and amount of allowance recorded at
sepanjang tahun. Oleh karena itu, saat dan each period might differ based on the
besaran jumlah cadangan kerugian penurunan judgments and estimates that have been used.
nilai yang tercatat pada setiap periode dapat
berbeda tergantung pada pertimbangan dan
estimasi yang digunakan.
Nilai tercatat pinjaman diberikan dan piutang The carrying value of the Company’s loans and
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 receivables as of December 31, 2025 and 2024
dan 2024 adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Kas dan bank 3.959.370.310 6.200.649.763 Cash and bank s
Deposito berjangka 500.000.000 3.500.000.000 Time deposit
Piutang pembiayaan - bersih 510.288.499.316 434.417.890.176 Financing receivables - net
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - bersih 151.209.840.472 162.158.977.490 receivables - net
Piutang pembiayaan syariah - bersih 50.096.445.612 66.218.912.746 Sharia receivable - net
Piutang lain-lain 15.287.082.994 16.258.992.034 Other receivables
Aset lain-lain-uang jaminan 239.218.901 284.000.000 Other assets-security deposit
Jumlah 731.580.457.605 689.039.422.209 Total
29
Page 290
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN 3. MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
c. Komitmen Sewa c. Lease Commitment
Komitmen Sewa Operasi – Perusahaan Operating Lease Commitments – The
Sebagai Lessee Company as Lessee
Perusahaan telah menandatangani sejumlah The Company has entered into various lease
perjanjian sewa ruangan. Perusahaan agreements for commercial spaces. The
menentukan bahwa sewa tersebut adalah Company has determined that it is an operating
sewa operasi karena Perusahaan tidak lease since the Company does not bear
menanggung secara signifikan seluruh risiko substantially all the significant risks and
dan manfaat dari kepemilikan aset-aset rewards of ownership of the related assets.
tersebut.
Perusahaan telah menandatangani perjanjian The Company has entered into vehicle and
sewa kendaraan dan mesin. Perusahaan machinery lease agreement. The Company
menentukan bahwa sewa tersebut adalah has determined that this is a finance lease
sewa pembiayaan, karena lessee menanggung since lessee bears substantially all the
secara signifikan seluruh risiko dan manfaat significant risks and benefits incidental to the
dari kepemilikan aset-aset tersebut. ownership of these assets.
d. Pajak Penghasilan d. Income Taxes
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan Significant judgment is required in determining
untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. the provision for income taxes. There are many
Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan transactions and calculations for which the
yang menimbulkan ketidakpastian penentuan ultimate tax determination is uncertain due to
jumlah pajak penghasilan karena interpretasi different interpretation of tax regulations.
atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil Where the final tax outcome of these matters is
pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah different from the amounts that were initially
yang sebelumnya telah dibukukan, maka recorded, such differences will have an impact
selisih tersebut akan berdampak terhadap aset on the current and deferred income tax assets
dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam and liabilities in the period in which such
periode dimana hasil pemeriksaan tersebut determination is made.
terjadi.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber The key assumptions concerning the future and
utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada other key sources of estimation uncertainty at the
tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan reporting date that have a significant risk of causing
yang dapat menyebabkan penyesuaian material a material adjustment to the carrying amounts of
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam assets and liabilities within the next financial period
periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. are disclosed below. The Company based its
Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi assumptions and estimates on parameters available
pada parameter yang tersedia saat laporan when the financial statements were prepared.
keuangan disusun.
Kondisi yang ada dan asumsi mengenai Existing circumstances and assumptions about
perkembangan masa depan dapat berubah karena future developments may change due to market
perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali changes on circumstances arising beyond the
Perusahaan. control of the Company.
30
Page 291
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN 3. MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika Such changes are reflected in the assumptions
keadaan tersebut terjadi: when they occur:
a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas a. Fair Value of Financial Assets and Liabilities
Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia Indonesian Financial Accounting Standards
mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan require measurement of certain financial assets
liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajarnya, and liabilities at fair values, and the disclosure
dan penyajian ini mengharuskan penggunaan requires the use of estimates.
estimasi.
Komponen pengukuran nilai wajar yang Significant component of fair value
signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti measurement is determined based on
obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai verifiable objective evidence (i.e. foreign
tukar, suku bunga), sedangkan saat dan exchange rate, interest rate), while timing and
besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi amount of changes in fair value might differ due
berbeda karena penggunaan metode penilaian to different valuation method used.
yang berbeda.
Nilai wajar aset keuangan diungkapkan pada The fair value of financial assets are set out in
Catatan 33. Note 33.
b. Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap b. c. Estimated Useful Lives of Fixed Assets
Masa manfaat dari masing-masing aset tetap The useful life of each of the item of the
Perusahaan diestimasi berdasarkan jangka Company’s fixed assets are estimated based
waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk on the period over which the asset is expected
digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada to be available for use. Such estimation is
penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha based on a collective assessment of similar
yang sama, evaluasi teknis internal dan business, internal technical evaluation and
pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi experience with similar assets. The estimated
masa manfaat setiap aset ditelaah secara useful life of each asset is reviewed periodically
berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda and updated if expectations differ from previous
dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan estimates due to physical wear and tear,
karena pemakaian, usang secara teknis atau technical or commercial obsolescence, and
komersial serta keterbatasan hak atau legal or other limits on the use of the asset.
pembatasan lainnya terhadap penggunaan
aset.
Nilai tercatat aset tetap pada tanggal The carrying values of these assets as of
31 Desember 2025 dan 2024 diungkapkan December 31, 2025 and 2024 are disclosed in
pada Catatan 12. Note 12.
c. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan b.c. Impairment of Non-Financial Assets
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan Impairment review is performed when
apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset certain impairment indicators are present.
tertentu. Penentuan nilai wajar aset Determining the fair value of assets requires
membutuhkan estimasi arus kas yang the estimation of cash flows expected to be
diharapkan akan dihasilkan dari pemakaian generated from the continued use and ultimate
berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset disposition of such assets. Any significant
tersebut. Perubahan signifikan dalam asumsi- changes in the assumptions used in
asumsi yang digunakan untuk menentukan determining the fair value may materially affect
nilai wajar dapat berdampak signifikan pada the assessment of recoverable values and any
nilai terpulihkan dan jumlah kerugian resulting impairment loss could have a material
penurunan nilai yang terjadi mungkin impact on results of operations.
berdampak material pada hasil operasi
Perusahaan.
31
Page 292
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN 3. MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
c. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan) c.c. Impairment of Non-Financial Assets
(continued)
Nilai tercatat dari aset-aset ini pada tanggal The carrying value of these asset as of
31 Desember 2025 dan 2024 diungkapkan December 31, 2025 and 2024 is disclosed in
dalam Catatan 12, 13, 14a dan 15. Notes 12, 13, 14a and 15.
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang d. Long Term Employee Benefits
Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka The determination of the long-term employee
panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang benefits is dependent on the selection of
digunakan oleh aktuaris dalam menghitung certain assumptions used by actuary in
jumlah tersebut. calculating such amounts.
Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Those assumptions are described in Note 29
Catatan 29 dan mencakup, antara lain, tingkat and include, among others, rate of salary
kenaikan gaji dan tingkat diskonto yang increase, and discount rate which is
ditentukan dengan mengacu pada imbal hasil determined after giving consideration to
pasar atas bunga obligasi pemerintah interest rates of high-quality government bonds
berkualitas tinggi dalam mata uang yang sama that are denominated in the currency in which
dengan mata uang pembayaran imbalan dan the benefits are to be paid and have terms of
memiliki jangka waktu yang mendekati estimasi maturity approximating the terms of the related
jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka employee benefits liability. Actual results that
panjang tersebut. Hasil aktual yang berbeda differ from the Company’s assumptions are
dengan asumsi Perusahaan dibukukan pada charged to comprehensive income and
penghasilan komprehensif lain dan dengan therefore, generally affect the recognized
demikian, berdampak pada jumlah penghasilan comprehensive income and recorded
komprehensif lain yang diakui dan liabilitas obligation in such future periods.
yang tercatat pada periode-periode
mendatang.
Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi- Management believed that the Company’s
asumsi yang digunakan adalah tepat dan assumptions are reasonable and appropriate,
wajar, namun demikian, perbedaan signifikan significant differences in actual experience or
pada hasil aktual, atau perubahan signifikan significant changes in assumptions may
dalam asumsi-asumsi tersebut dapat materially affect the amount of long-term
berdampak signifikan pada jumlah liabilitas employee benefits liability.
imbalan kerja jangka panjang.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, long-term
liabilitas imbalan kerja jangka panjang masing- employee benefits liability amounted to
masing sebesar Rp1.629.379.836 dan Rp1,629,379,836 dan Rp1,668,823,601,
Rp1.668.823.601 (Catatan 29). respectively (Note 29).
e. Aset Pajak Tangguhan e. Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua Deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer antara nilai tercatat aset temporary differences between the financial
dan liabilitas pada laporan keuangan dengan statements’ carrying amounts of existing assets
dasar pengenaan pajak jika kemungkinan and liabilities and their respective taxes bases
besar jumlah laba kena pajak akan memadai to the extent that it is probable that taxable
untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang profit will be available against which the
diakui. temporary differences can be utilized.
32
Page 293
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN 3. MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
e. Aset Pajak Tangguhan (lanjutan) e. Deferred Tax Assets (continued)
Estimasi manajemen yang signifikan Significant management estimates are required
diperlukan untuk menentukan jumlah aset to determine the amount of deferred tax assets
pajak tangguhan yang diakui berdasarkan that can be recognized, based upon the likely
kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah timing and the level of future taxable profits
laba kena pajak pada masa mendatang serta together with future tax planning strategies.
strategi perencanaan pajak masa depan.
Aset pajak tangguhan diungkapkan pada Deferred tax assets are disclosed in Note 30d.
Catatan 30d.
4. KAS DAN BANK 4. CASH AND BANKS
2025 2024
Kas 4.899.400 3.611.500 Cash on hand
Bank Cash in banks
Pihak ketiga Third Parties
PT Bank Oke Indonesia Tbk 1.345.419.299 - PT Bank Ok e Indonesia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 903.719.534 361.356.985 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 597.091.796 4.082.570.976 PT Bank JTrust Indonesia Tbk
PT Bank MNC Internasional Tbk 403.799.241 2.737.471 PT Bank MNC Internasional Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 384.721.789 1.659.240.848 (Persero) Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 235.453.672 68.294.415 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Central Asia Syariah 81.461.579 9.582.746 PT Bank Central Asia Syariah
PT Bank Capital Indonesia Tbk 2.804.000 1.468.000 PT Bank Capital Indonesia Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk - 6.876.192 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank KB Bukopin Tbk 3.070.630 PT Bank KB Buk opin Tbk
PT Bank Raya Indonesia Tbk 1.840.000 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Sub Jumlah 3.954.470.910 6.197.038.263 Sub Total
Jumlah 3.959.370.310 6.200.649.763 Total
5. DEPOSITO BERJANGKA 5. TIME DEPOSITS
2025 2024
Deposito Wajib Mandatory Deposit
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 500.000.000 500.000.000 (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia
(Persero) Tbk - 3.000.000.000 (Persero) Tbk
Jumlah 500.000.000 3.500.000.000 Total
33
Page 294
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 5. TIME DEPOSITS (continued)
Deposito berjangka yang ditempatkan pada PT Bank Time deposits placed with PT Bank Syariah Indonesia,
Syariah Indonesia, Tbk dan PT Bank Negara Indonesia Tbk and PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk
(Persero), Tbk merupakan jaminan atas fasilitas are collateral for the Government Investment Center
pembiayaan Pusat Investasi Pemerintah (Catatan 17). financing facility (Note 17).
Tingkat bunga pertahun untuk deposito berjangka The annual interest rate for time deposits in Rupiah is
dalam Rupiah sebesar 3%. 3%.
6. PIUTANG PEMBIAYAAN 6. FINANCING RECEIVABLES
2025 2024
Pembiayaan modal kerja Working capital financing
Pihak ketiga 95.746.904.093 84.296.759.254 Third parties
Pendapatan pembiayaan Unearned
yang belum diakui (24.869.479.518) (22.759.184.988) finance income
Jumlah 70.877.424.575 61.537.574.266 Total
Pembiayaan investasi Investment financing
Pihak berelasi (Catatan 31) 64.704.278.429 34.566.850.000 Related parties (Note 31)
Pendapatan pembiayaan Unearned
yang belum diakui (36.149.104.411) (16.574.535.763) finance income
Sub Jumlah 28.555.174.018 17.992.314.237 Sub Total
Pihak ketiga 567.804.374.064 507.452.509.796 Third parties
Pendapatan pembiayaan Unearned
yang belum diakui (154.156.113.752) (152.277.137.252) finance income
Sub Jumlah 413.648.260.312 355.175.372.544 Sub Total
Jumlah 513.080.858.905 434.705.261.047 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.792.359.589) (287.370.871) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 510.288.499.316 434.417.890.176 Total - Net
a. Suku bunga per tahun piutang pembiayaan a. Interest rates per annum of finance lease
untuk 2025 dan 2024 masing-masing berkisar receivables in 2025 and 2024 are ranging from
12% - 18%. 12% - 18%, respectively.
b. Berikut ini disajikan rincian piutang b. The details of financing receivables based on
pembiayaan berdasarkan jatuh temponya: its remaining period until maturity are as
follows:
2025 2024
Jatuh tempo 36.253.355.707 31.713.339.989 Overdue
Belum jatuh tempo Not overdue
Kurang dari atau Less than or
sama dengan 1 tahun 197.585.494.407 60.419.153.226 equal to 1 year
Lebih dari 1 tahun sampai More than 1 year
dengan 2 tahun - 42.194.885.813 until 2 years
Lebih dari 2 tahun 279.242.008.791 300.377.882.019 More than 2 years
Jumlah 513.080.858.905 434.705.261.047 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.792.359.589) (287.370.871) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 510.288.499.316 434.417.890.176 Total - Net
34
Page 295
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCING RECEIVABLES (continued)
c. Jangka waktu pembiayaan modal kerja dan c. The period of work capital financing and
pembiayaan investasi berkisar antara 2 – 84 rinvestment financing contracts are ranging
bulan. between from 2 – 84 months.
d. Perusahaan mensyaratkan agunan sebagai d. The Company requires collateral as part of its
bagian dari persyaratan kredit. Umumnya, credit requirement. Typically, the Company
Perusahaan menerima dalam bentuk barang accepts capital good, land and building, and
modal, tanah dan bangunan, dan gadai pledged receivables as collateral.
piutang.
e. Pengelompokkan kualitas piutang pembiayaan e. The classification of the quality of financing
berdasarkan ketepatan pembayaran pokok receivables based on the accuracy of principal
dan/atau bunga adalah sebagai berikut: and/or interest payments is as follows:
2025 2024
Lancar 505.679.803.666 429.621.710.977 Current
Dalam perhatian khusus 7.401.055.239 5.083.550.070 Special mention
Jumlah 513.080.858.905 434.705.261.047 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.792.359.589) (287.370.871) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 510.288.499.316 434.417.890.176 Total - Net
f. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai f. The changes in the allowance for impairment
piutang pembiayaan adalah sebagai berikut: losses of financing receivable are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 287.370.871 940.146.754 Balance at beginning of the year
Penambahan tahun berjalan 2.535.465.317 146.405.182 Provision during the year
Pemulihan tahun berjalan (30.476.599) (799.181.065) Recovery during the year
Saldo akhir tahun 2.792.359.589 287.370.871 Balance at the end of the year
Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap g. Based on management’s evaluation of the
kolektibilitas saldo piutang pembiayaan, collectability of the financing receivable, the
manajemen berpendapat bahwa jumlah management believe that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai adalah impairment is adequate to cover the possible
memadai untuk menutup kemungkinan losses which might arise from uncollectible
kerugian yang mungkin timbul akibat dari tidak accounts.
tertagihnya piutang pembiayaan tersebut.
g. Piutang pembiayaan digunakan sebagai g. Financing receivables are used as collateral for
jaminan dari Obligasi I REFI yang diterbitkan REFI Bonds I issued by the Company in 2022
Perusahaan pada tahun 2022 (Catatan 16). (Note 16).
h. Pada tahun 2025 dan 2024 terdapat piutang h. In 2025 and 2024, there were restructured
pembiayaan yang direstrukturisasi masing- financing receivables worth nil and
masing senilai nihil dan Rp70.698.424.458. Rp70,698,424,458, respectively.
i. Piutang pembiayaan dari satu nasabah yang i. Financing receivable from any customer which
melebihi 10% dari jumlah piutang pembiayaan exceeds 10% of the total financing receivables
adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
PT Planet Suplemen Indonesia 51.809.428.236 50.017.665.447 PT Planet Suplemen Indonesia
PT Andalan Jaya Propertindo - 43.048.434.403 PT Andalan Jaya Propertindo
PT Andalan Property Development - 41.575.284.319 PT Andalan Property Development
Jumlah - Bersih 51.809.428.236 134.641.384.169 Total - Net
35
Page 296
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 7. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 31) Related parties (Note 31)
Piutang pembiayaan konsumen - 19.154.103.000 Consumer financing receivables
Pendapatan pembiayaan konsumen Unearned consumer financing
yang belum diakui - (7.031.253.000) income
Sub Jumlah - 12.122.850.000 Sub-total
Pihak ketiga Third parties
Piutang pembiayaan konsumen 238.738.267.931 255.198.077.644 Consumer financing receivables
Pendapatan pembiayaan konsumen Unearned consumer financing
yang belum diakui (86.623.826.059) (102.549.107.567) income
Sub Jumlah 152.114.441.872 152.648.970.077 Sub-total
Jumlah 152.114.441.872 164.771.820.077 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (904.601.400) (2.612.842.587) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 151.209.840.472 162.158.977.490 Total - Net
a. Suku bunga per tahun piutang pembiayaan a. Interest rates per annum of consumer financing
konsumen untuk tahun 2025 dan 2024 masing- receivables in 2025 and in 2024 ranged from
masing berkisar 12% - 18%. 12% - 18%, respectively.
b. Aset yang dibiayai Perusahaan adalah b. Assets funded by the Company are vehicles,
kendaraan, apartemen dan perumahan dengan apartments, and buildings with period of
tenor pembiayaan adalah 1 – 15 tahun. financing ranged from 1 - 15 years. Meanwhile,
Sedangkan pembiayaan multiguna tenor multipurpose financing has a financing tenor of
pembiayaan selama 1 – 5 tahun. 1 - 5 years.
c. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat c. Management believes that there are no
konsentrasi signifikan pada piutang significant concentrations of credit risk in
pembiayaan konsumen. consumer financing receivables.
d. Piutang pembiayaan konsumen dijamin d. The consumer financing receivables are
dengan kendaraan bermotor yang dibiayai oleh secured by motor vehicles financed by the
Perusahaan dan Buku Pemilikan Kendaraan Company and Motor Vehicle of Ownership
Bermotor (BPKB) kendaraan yang tersebut. Book (BPKB) of the related vehicle. While
Sedangkan piutang pembiayaan konsumen consumer financing receivables related to
yang berkaitan dengan rumah susun, tanah apartment, land and land buildings are secured
dan bangunan tanah dijamin dengan Sertifikat by Certificates of Ownership (SHM) or
Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Certificates of Building Use Right (SHGB) or
Bangunan (SHGB) atau Sertifikat Hak Milik Certificates of Ownership of Mansions Unit
Satuan Rumah Susun (SHMASRS). (SHMASRS).
e. Berikut ini disajikan rincian piutang e. The details of consumer financing receivables
pembiayaan konsumen berdasarkan jatuh based on its remaining period until maturity are
temponya: as follows:
2025 2024
Jatuh tempo 2.071.992.580 1.042.756.924 Overdue
Belum jatuh tempo Not overdue
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 4.351.524.143 2.427.875.340 Less than or equal to 1 year
Lebih dari 1 tahun sampai More than 1 year
dengan 2 tahun 4.562.808.593 3.677.597.156 until 2 years
Lebih dari 2 tahun 141.128.116.556 157.623.590.657 More than 2 years
Jumlah 152.114.441.872 164.771.820.077 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (904.601.400) (2.612.842.587) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 151.209.840.472 162.158.977.490 Total - Net
36
Page 297
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 7. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
f. Klasifikasi kualitas piutang pembiayaan f. The classification of the quality of consumer
konsumen berdasarkan ketepatan financing receivables based on the accuracy of
pembayaran pokok dan/atau bunga adalah principal and/or interest payments is as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Lancar 138.642.419.740 154.246.976.116 Current
Dalam perhatian khusus 4.087.746.955 229.737.901 Special mention
Kurang lancar 18.031.448 2.750.000 Sub-standard
Diragukan 5.618.767 8.305.268 Doubtful
Macet 9.360.624.962 10.284.050.792 Loss
Jumlah 152.114.441.872 164.771.820.077 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (904.601.400) (2.612.842.587) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 151.209.840.472 162.158.977.490 Total - Net
g. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai g. The changes of allowance for impairment losses
piutang pembiayaan konsumen adalah of consumer financing receivables are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 2.612.842.587 1.198.199.800 Balance at beginning of the year
Penambahan tahun berjalan 732.254.909 2.053.061.236 Provision during the year
Pemulihan tahun berjalan (2.440.496.096) (638.418.449) Recovery during the year
Saldo akhir tahun 904.601.400 2.612.842.587 Balance at the end of the year
Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap Based on management evaluation of the
kolektibilitas saldo piutang pembiayaan collectability of consumer financing receivables,
konsumen, manajemen berpendapat bahwa the management believe that the allowance for
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai impairment is adequate to cover the possible
adalah memadai untuk menutup kemungkinan losses which might arise from uncollectible
kerugian akibat dari tidak tertagihnya piutang accounts.
pembiayaan konsumen tersebut.
h. Piutang pembiayaan konsumen digunakan h. Consumer financing receivables are used as
sebagai jaminan dari Obligasi I REFI yang collateral for REFI Bonds I issued by the
diterbitkan Perusahaan pada tahun 2022 Company in 2022 (Note 16).
(Catatan 16).
i. Pada tahun 2025 dan 2024 terdapat piutang i. In 2025 and 2024, there were restructured
pembiayaan konsumen yang direstrukturisasi consumer financing receivables worth nil and
masing-masing senilai nihil dan Rp1,106,198,801, respectively.
Rp1.106.198.801.
j. Pada tahun 2025 dan 2024 tidak terdapat j. In 2025 and 2024, there will be no customers that
nasabah yang melebihi 10% dari jumlah exceed 10% of the total consumer receivables.
piutang konsumen.
37
Page 298
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. PIUTANG PEMBIAYAAN SYARIAH 8. SHARIA FINANCING RECEIVABLE
2025 2024
Murabahah 49.877.318.875 65.755.506.108 Murabahah
Pendapatan marjin yang belum diakui (18.275.345.209) (23.464.975.313) Unearned margin income
Sub Jumlah 31.601.973.666 42.290.530.795 Sub Total
Musyarak ah mutanaqisah 7.831.057.882 9.054.795.711 Musyarak ah mutanaqisah
Pendapatan bagi hasil yang belum diakui - - Unearned sharing revenue
Sub Jumlah 7.831.057.882 9.054.795.711 Sub Total
Qardh Qardh
Pihak berelasi (Catatan 31) 1.098.757.911 1.352.134.672 Related parties (Note 31)
Pihak ketiga 10.434.512.593 14.212.578.427 Third parties
Pendapatan bagi hasil yang belum diakui (516.468.992) (499.790.967) Unearned sharing revenue
Sub Jumlah 11.016.801.512 15.064.922.132 Sub Total
Jumlah - Bruto 50.449.833.060 66.410.248.638 Total - Gross
Cadangan kerugian penurunan nilai (353.387.448) (191.335.892) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 50.096.445.612 66.218.912.746 Total - Net
a. Marjin bersih/tingkat bagi hasil per tahun a. Net margin/unearned sharing revenue per
pembiayaan untuk tahun 2025 dan 2024 annum of sharia financing receivables in 2025
adalah masing-masing berkisar 15% - 18%. and 2024 are ranging from 15% - 18%.
b. Piutang yang dibiayai Perusahaan adalah b. Receivable funded by the Company are sale
pembiayaan jual beli, investasi dan fasilitas and purchase financing, investment and
dana. funding facilities.
c. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat c. Management believes that there are no
konsentrasi signifikan pada piutang significant concentrations of credit risk in sharia
pembiayaan syariah. financing receivables.
d. Piutang musyarakah mutanaqisah dan d. Musyarakah mutanaqisah and murabahah
murabahah dijamin dengan Sertifikat Hak Milik receivable are secured by Certificates of
(SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan Ownership (SHM) or Certificates of Building
(SHGB) serta surat kuasa potong gaji. Use Right (SHGB) or and a power of attorney
for salary deductions.
e. Berikut ini disajikan rincian piutang syariah e. The following is a breakdown of sharia
berdasarkan jatuh temponya: receivables based on their maturity:
2025 2024
Jatuh tempo 4.880.003.337 8.276.640.573 Overdue
Belum jatuh tempo Not overdue
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 9.908.312.901 13.634.858.168 Less than or equal to 1 year
Lebih dari 1 tahun sampai More than 1 year
dengan 2 tahun 1.534.839.702 9.775.682.938 until 2 years
Lebih dari 2 tahun 34.126.677.120 34.723.066.959 More than 2 years
Jumlah - Bruto 50.449.833.060 66.410.248.638 Total - Gross
Cadangan kerugian penurunan nilai (353.387.448) (191.335.892) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 50.096.445.612 66.218.912.746 Total - Net
38
Page 299
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. PIUTANG PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) 8. SHARIA FINANCING RECEIVABLE (continued)
f. Pengelompokkan kualitas piutang pembiayaan f. The classification of the quality of sharia
sebagian berdasarkan ketepatan pembayaran financing receivables based on the accuracy of
pokok dan/atau bunga adalah sebagai berikut: principal and/or interest payments is as follows:
2025 2024
Lancar 45.929.245.723 65.142.686.729 Current
Dalam perhatian khusus 2.477.558.684 628.909.774 Special mention
Kurang lancar 422.569.812 33.113.052 Sub-standard
Diragukan - 91.004.448 Doubtful
Macet 1.620.458.841 514.534.635 Loss
Jumlah 50.449.833.060 66.410.248.638 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (353.387.448) (191.335.892) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 50.096.445.612 66.218.912.746 Total - Net
g. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai g. The movement for impairment losses on sharia
piutang syariah adalah sebagai berikut: receivables are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 191.335.892 131.121.484 Balance at beginning of the year
Penambahan tahun berjalan 318.612.694 174.704.553 Provision during the year
Pemulihan tahun berjalan (156.561.138) (114.490.145) Recovery during the year
Saldo akhir tahun 353.387.448 191.335.892 Balance at the end of the year
Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap Based on management evaluation of the
kolektibilitas saldo piutang pembiayaan collectability of sharia financing receivables,
syariah, manajemen berpendapat bahwa management believe that the allowance for
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai impairment is adequate to cover the possible
adalah memadai untuk menutup kemungkinan losses which might arise from uncollectible
kerugian akibat dari tidak tertagihnya piutang accounts.
pembiayaan Syariah tersebut.
h. Pada tahun 2025 dan 2024 terdapat piutang h. In 2025 and 2024, there were restructured
pembiayaan syariah yang direstrukturisasi sharia financing receivables worth
senilai Rp623.245.749 dan Rp491.162.334. Rp623,245,749 and Rp491,162,334.
i. Tidak terdapat piutang dari satu nasabah yang i. There are no receivables from any one
melebihi 10% dari julah piutang pembiayaan customer that exceed 10% of the total sharia
syariah pada tahun 2025 dan 2024. financing receivables in 2025 and 2024.
39
Page 300
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. PIUTANG LAIN-LAIN 9. OTHER RECEIVABLES
2025 2024
Pihak berelasi - bersih (Catatan 31) 5.764.661.070 9.077.716.271 Related parties - net (Note 31)
Pihak ketiga Third parties
Bagi hasil 4.542.984.911 4.542.984.911 Profit sharing
PT Indo Bintang Mandiri 4.500.000.000 - PT Indo Bintang Mandiri
PT Beever System Indonesia 1.893.600.000 1.893.600.000 PT Beever System Indonesia
PT Robo Rupiah Timur Baru 891.541.039 890.441.039 PT Robo Rupiah Timur Baru
Lain-lain 1.317.806.513 489.941.412 Others
Sub Jumlah 13.145.932.463 7.816.967.362 Sub Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.623.510.539) (635.691.599) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 9.522.421.924 7.181.275.763 Total - Net
Jumlah 15.287.082.994 16.258.992.034 Total
Piutang bagi hasil merupakan bagi hasil yang akan Profit sharing receivables are profit sharing that will
diterima oleh Perusahaan atas pembiayaan yang be received by the Company for financing provided
diberikan kepada nasabah yang dikelola oleh mitra to customers managed by the partners of the
Koperasi Jasa Gramindo Madani. Koperasi Jasa Gramindo Madani.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai adalah memadai untuk impairment losses is adequate to cover possible
menutup kemungkinan kerugian akibat dari tidak losses due to uncollectibility of other receivables.
tertagihnya piutang lain-lain tersebut.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah On December 31, 2025, the Company has signed a
menandatangani perjanjian pengalihan piutang receivables transfer agreement (cession) with
(cessie) dengan PT Indo Bintang Mandiri, dimana PT Indo Bintang Mandiri, whereby the Company
Perusahaan mengalihkan seluruh hak tagih atas transferred all collection rights for receivables to PT
piutang kepada PT Fit and Health Indonesia dengan Fit and Health Indonesia with a value of
nilai sebesar Rp4.500.000.000. Rp4,500,000,000.
Pengalihan tersebut dilakukan melalui mekanisme The transfer is carried out through a receivables sale
jual beli piutang, dimana seluruh hak, manfaat, dan and purchase mechanism, where all rights, benefits
risiko atas piutang beserta jaminannya akan beralih and risks regarding the receivables and their
kepada pihak pembeli setelah terpenuhinya kondisi collateral will be transferred to the buyer after certain
tertentu, termasuk penerimaan pembayaran dan conditions are met, including receipt of payment and
penyerahan dokumen terkait. submission of related documents.
Sejak efektifnya pengalihan, Perusahaan tidak lagi Since the transfer is effective, the Company no
memiliki hak dan kewajiban atas piutang tersebut, longer has any rights and obligations regarding the
dan seluruh risiko serta manfaat yang timbul receivables, and all risks and benefits arising
menjadi tanggung jawab pihak pembeli. become the responsibility of the purchaser.
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang The movements for impairment losses on sharia
syariah adalah sebagai berikut: receivables are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 635.691.599 319.500.000 Balance at beginning of the year
Penambahan tahun berjalan 2.987.818.940 316.191.599 Provision during the year
Saldo Akhir Tahun 3.623.510.539 635.691.599 Balance at the End of the Year
40
Page 301
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. BIAYA DIBAYAR DI MUKA 10. PREPAID EXPENSE
2025 2024
Asuransi 236.290.701 188.901.387 Insurance
Lain-lain 1.961.496.708 1.276.371.963 Others
Jumlah 2.197.787.409 1.465.273.350 Total
11. UANG MUKA 11. ADVANCE
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 31) 2.314.728.374 2.314.728.374 Related parties (Note 31)
Pihak ketiga Third parties
PT Tujuh Kode 4.699.000.000 4.699.000.000 PT Tujuh Kode
Jumlah 7.013.728.374 7.013.728.374 Total
Uang muka pihak berelasi merupakan uang muka The related party advance represents an advance
atas Konsultan Manajemen dan Pengembangan for Management Consulting and Internal Human
SDM Internal dengan PT Reliance Capital Resources Development with PT Reliance Capital
Management. Atas perjanjian addendum keempat Management. Based on the fourth addendum
pada tanggal 1 Juli 2025 dengan jangka waktu agreement on July 1, 2025 with a term until July 21,
sampai dengan 21 Juli 2030. 2030.
12. ASET TETAP 12. FIXED ASSETS
2025
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir
Beginning Balance Additions Deduction Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Tanah 21.090.000 - - 21.090.000 Land
Bangunan 218.910.000 - - 218.910.000 Building
Inventaris kantor 3.231.221.040 3.600.000 - 3.234.821.040 Office Equipment
Kendaraan 508.877.775 - - 508.877.775 Vehicles
Renovasi kantor 2.502.764.290 - - 2.502.764.290 Office Improvements
Jumlah 6.482.863.105 3.600.000 - 6.486.463.105 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 218.910.000 - - 218.910.000 Building
Inventaris kantor 2.508.110.996 497.616.472 - 3.005.727.468 Office Equipment
Kendaraan 459.092.352 48.493.010 - 507.585.362 Vehicles
Renovasi kantor 2.502.764.290 - - 2.502.764.290 Office Improvements
Jumlah 5.688.877.638 546.109.482 - 6.234.987.121 Total
Nilai Buku Bersih 793.985.467 251.475.984 Net Book Value
41
Page 302
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TETAP (lanjutan) 12. FIXED ASSETS (continued)
2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir
Beginning Balance Additions Deduction Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Tanah 21.090.000 - - 21.090.000 Land
Bangunan 218.910.000 - - 218.910.000 Building
Inventaris kantor 3.245.421.040 - 14.200.000 3.231.221.040 Office Equipment
Kendaraan 508.877.775 - - 508.877.775 Vehicles
Renovasi kantor 2.502.764.290 - - 2.502.764.290 Office Improvements
Jumlah 6.497.063.105 - 14.200.000 6.482.863.105 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 218.910.000 - - 218.910.000 Building
Inventaris kantor 1.954.275.164 568.035.832 14.200.000 2.508.110.996 Office Equipment
Kendaraan 406.372.904 52.719.448 - 459.092.352 Vehicles
Renovasi kantor 2.017.705.064 485.059.226 - 2.502.764.290 Office Improvements
Jumlah 4.597.263.132 1.105.814.506 14.200.000 5.688.877.638 Total
Nilai Buku Bersih 1.899.799.973 793.985.467 Net Book Value
Jumlah beban penyusutan masing-masing sebesar Total depreciation expense amounted to
Rp546.109.482 dan Rp1.105.814.506 pada tahun Rp546,109,482 and Rp1,105,814,506 in 2025 and
2025 dan 2024 dan dicatat sebagai beban umum 2024, respectively, and was recorded as general
dan administrasi pada laporan laba rugi dan and administrative expenses in the statement of
penghasilan komprehensif lain (Catatan 27). profit or loss and other comprehensive income (Note
27).
Perusahaan memiliki 1 (satu) bidang tanah seluas The Company owns 1 (one) parcel of land with an
74m2 atas nama Perusahaan yang berlokasi di area of 74m2 under the name of the Company
Tangerang dengan Hak Guna Bangunan yang akan located in Tangerang with Building Use Rights which
jatuh tempo pada tanggal 28 Januari 2037. will mature on January 28, 2037.
Aset tanah tersebut digunakan sebagai jaminan atas The land assets are used as collateral for loans to
pinjaman kepada PT Bank Oke Indonesia, Tbk PT Bank Oke Indonesia, Tbk (Note 17).
(Catatan 17).
Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah Management believes that there will be no difficulty
dengan perpanjangan HGB, karena seluruh tanah in the extension of HGB since all the land were
diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti acquired legally and supported by sufficient
kepemilikan yang memadai. evidence of ownership.
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended December 31, 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah the Company disposed fixed assets as summarized
melakukan pelepasan aset tetap sebagai berikut: below:
2025 2024
Nilai buku - - Net book value
Hasil penjualan bersih - 5.000.000 Net proceeds
Laba (Rugi) Pelepasan Gain (Loss) on Disposal of
Aset Tetap - 5.000.000 Fixed Asset
Pada tahun 2025 dan 2024, bangunan dan In 2025 and 2024, buildings and vehicles were
kendaraan diasuransi kepada PT Asuransi Reliance insured with PT Asuransi Reliance Indonesia and
Indonesia dan Merits Korindo , dengan berbagai Merits Korindo, with various risks of loss amounting
risiko kerugian masing-masing sebesar to Rp1,858,009,000 and Rp4,649,900, respectively.
Rp1.858.009.000 dan Rp4.649.900. Manajemen Management believes that the insurance coverage
berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi is sufficient to cover possible losses arising from
tersebut cukup untuk menutup kemungkinan these risks on the insured assets.
kerugian yang timbul dari risiko tersebut atas aset
yang dipertanggungkan.
42
Page 303
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TETAP (lanjutan) 12. FIXED ASSETS (continued)
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat The management believes that there is no
penurunan nilai atas aset tetap pada tanggal impairment in values of the aforementioned fixed
31 Desember 2025 dan 2024. assets as of December 31, 2025 and 2024.
13. ASET TAK BERWUJUD 13. INTANGIBLE ASSET
2025
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir
Beginning Balance Additions Deduction Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Perangkat lunak 1.250.000.000 - - 1.250.000.000 Software
Jumlah 1.250.000.000 - - 1.250.000.000 Total
Akumulasi Amortisasi Accumulated Amortization
Perangkat lunak 592.827.377 265.624.998 - 858.452.375 Software
Jumlah 592.827.377 265.624.998 - 858.452.375 Total
Nilai Buku Bersih 657.172.623 391.547.625 Net Book Value
2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir
Beginning Balance Additions Deduction Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Perangkat lunak 1.000.000.000 250.000.000 - 1.250.000.000 Software
Jumlah 1.000.000.000 250.000.000 - 1.250.000.000 Total
Akumulasi Amortisasi Accumulated Amortization
Perangkat lunak 105.952.381 486.874.996 - 592.827.377 Software
Jumlah 105.952.381 486.874.996 - 592.827.377 Total
Nilai Buku Bersih 894.047.619 657.172.623 Net Book Value
Jumlah beban amortisasi masing-masing sebesar Total amortization expense amounted to
Rp265.624.998 dan Rp486.874.996 pada tahun Rp265,624,998 and Rp486,874,996 in 2025 and
2025 dan 2024 dan dicatat sebagai beban umum 2024, respectively, and was recorded as general
dan administrasi pada laporan laba rugi dan and administrative expenses in the statement of
penghasilan komprehensif lain (Catatan 27). profit or loss and other comprehensive income (Note
27).
14. ASET HAK GUNA 14. RIGHT OF USE ASSETS
a. Aset hak guna – neto a. Right of use assets – net
Berdasarkan addendum surat sewa menyewa Based on the addendum of lease letter No.
No. 03/Add-1/V/2-23 tanggal 05 Mei 2023, 03/Add-1/V/2-23 dated May 05, 2023, the
Perusahaan mengadakan perjanjian Company entered into an extension agreement
perpanjangan jangka waktu sewa ruangan with PT Multi Artha Griya for a period of 3
kantor dengan PT Multi Artha Griya untuk (three) years starting from July 1, 2023 until
jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung mulai June 30, 2026.
1 Juli 2023 sampai dengan 30 Juni 2026.
Pembayaran sewa ruangan kantor tersebut The rental payments for the office space are
dilakukan secara bertahap setiap satu tahun made in stages every one year. Therefore,
sekali. Oleh karenanya terdapat liabilitas sewa there is a lease liability recognized in the
yang diakui di laporan posisi keuangan. statement of financial position.
43
Page 304
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET HAK GUNA (lanjutan) 14. RIGHT OF USE ASSETS (continued)
a. Aset hak guna – neto (lanjutan) a. Right of use assets – net (continued)
Mutasi aset hak guna pada tahun yang berakhir The movement of the right of use assets for the
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 year ended December 31, 2025 and 2024 is as
adalah sebagai berikut: follows:
2025
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir
Beginning Balance Additions Deduction Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Bangunan Kantor 1.718.647.020 - - 1.718.647.020 Office Building
Jumlah 1.718.647.020 - - 1.718.647.020 Total
Akumulasi Accumulated
Bangunan Kantor 859.323.510 572.882.340 - 1.432.205.850 Office Building
Jumlah 859.323.510 572.882.340 - 1.432.205.850 Total
Nilai Buku Bersih 859.323.510 286.441.170 Net Book Value
2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir
Beginning Balance Additions Deduction Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Bangunan Kantor 1.718.647.020 - - 1.718.647.020 Office Building
Jumlah 1.718.647.020 - - 1.718.647.020 Total
Akumulasi Accumulated
Bangunan Kantor 286.441.170 572.882.340 - 859.323.510 Office Building
Jumlah 286.441.170 572.882.340 - 859.323.510 Total
Nilai Buku Bersih 1.432.205.850 859.323.510 Net Book Value
Beban amortisasi aset hak guna yang Amortization expense of right of use assets
dibebankan pada laporan laba rugi dan charged to the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain untuk tahun other comprehensive income for the years
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 ended December 31, 2025 and 2024 amounted
dan 2024 masing-masing sebesar to Rp572,882,340, respectively, and is
Rp572.882.340 dan dicatat sebagai bagian dari recorded as part of general and administrative
beban umum dan administrasi (Catatan 27). expenses (Note 27).
b. Liabilitas sewa b. Lease liability
2025
Penambahan/ Beban Bunga/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Interest Pembayaran/ Ending
Balance Additions Expense Payments Balance
Nilai Perolehan Cost
Bangunan kantor 864.090.151 - 20.520.649 - 884.610.800 Office building
Jumlah 864.090.151 - 20.520.649 - 884.610.800 Total
2024
Penambahan/ Beban Bunga/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Interest Pembayaran/ Ending
Balance Additions Expense Payments Balance
Nilai Perolehan Cost
Bangunan kantor 820.968.827 - 43.121.324 - 864.090.151 Office building
Jumlah 820.968.827 - 43.121.324 - 864.090.151 Total
44
Page 305
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH 15. REPOSSESSED ASSETS
2025 2024
PT Shaftco Niaga Prima 11.692.000.000 11.692.000.000 PT Shaftco Niaga Prima
Radi 3.075.260.799 3.075.260.799 Radi
Erni Sukma 1.139.272.920 1.139.272.920 Erni Suk ma
Novi Imelly 1.237.090.113 1.237.090.113 Novi Imelly
Lain-lain 13.987.333.252 13.987.333.253 Others
Jumlah 31.130.957.083 31.130.957.085 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.701.232.826) (532.032.826) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 29.429.724.257 30.598.924.259 Total - Net
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai agunan yang diambil alih pada impairment losses on repossessed assets as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 telah memadai December 31, 2025 and 2024 are adequate to cover
untuk menutup kemungkinan kerugian akibat possible losses from impairment of repossessed
penurunan nilai agunan yang diambil alih. assets.
Realisasi penjualan aset agunan yang diambil alih The realization of the sale of repossessed assets in
untuk tahun yang berakhir pada tanggal the year endend December 31, 2025 and 2024 are
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai as follows:
berikut:
2025 2024
Harga jual - 1.776.578.272 Selling price
Nilai tercatat bersih - 1.776.578.272 Net carrying value
Rugi penjualan agunan Loss on sale of
yang diambil alih - - repossesed assets
16. UTANG OBLIGASI 16. BONDS PAYABLE
2025 2024
Obligasi Refi I tahun 2022 Bonds Refi I tahun 2022
Pihak berelasi (Catatan 31) 23.555.000.000 164.990.000.000 Related parties (Note 31)
Pihak ketiga 176.445.000.000 135.010.000.000 Third Parties
Jumlah 200.000.000.000 300.000.000.000 Total
Dikurangi: Less:
Biaya emisi obligasi yang belum Unamortised bonds
diamortisasi (1.469.038.427) (2.576.628.680) issuance costs
Utang obligasi - neto 198.530.961.573 297.423.371.320 Bonds payable - net
Dikurangi: Less:
Bagian yang jatuh tempo satu tahun - (99.894.602.790) Current portion
Bagian yang jatuh tempo lebih dari Non-current
satu tahun 198.530.961.573 197.528.768.530 portion
Amortisasi biaya emisi obligasi yang Amortisation of bonds issuance costs
dibebankan ke laporan laba rugi charged to the statements of profit
(Catatan 27) 1.107.590.213 1.929.848.533 or loss (see Note 27)
Pada bulan Februari 2022, Perusahaan melakukan In February 2022, the Company made a public
penawaran umum obligasi bernama “Obligasi I REFI offering of bonds named "REFI Bonds I Year 2022."
Tahun 2022”. Biaya transaksi yang terkait dengan The transaction costs for the issuance of these
penerbitan obligasi ini adalah sebesar bonds totaled Rp10,033,440,872.
Rp10.033.440.872.
45
Page 306
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 16. BONDS PAYABLE (continued)
Seluruh dana yang diperoleh telah digunakan All funds obtained have been used by the Company
Perusahaan untuk melunasi pokok Medium Term to pay off the 2019 principal Medium-Term Notes
Notes (MTN) IV B Tahun 2019 sebesar Rp 200 miliar (MTN) IV-B of Rp200 billion, and the remainder will
dan sisanya akan digunakan untuk peningkatan be used to increase the financing portfolio. These
portofolio pembiayaan. Obligasi ini diterbitkan dalam bonds were issued in three series, namely:
3 seri, yaitu:
Tahun
penerbitan/ Tingkat bunga
Efek utang/ Year of Nilai nominal/ tetap/ Jatuh tempo/ Cicilan pokok efek utang/
Debt Securites issuance Nominal value Fixed interest rate Due date Debt securities installment
Obligasi I/Bond I
19 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri A/Serial A 2022 100.000.000.000 8%
February 2023 tempo/Bullet payment on due date
9 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri B/Serial B 2022 100.000.000.000 9%
February 2025 tempo/Bullet payment on due date
9 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Seri C/Serial C 2022 200.000.000.000 9,50%
February 2027 tempo/Bullet payment on due date
400.000.000.000
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
Banten, Tbk bertindak sebagai wali amanat. Pada Banten, Tbk. act as a trustee. At the time of
saat diterbitkan, obligasi tersebut mendapatkan issuance. The Bonds received the IrBBB Kredit
IrBBB Kredit Rating Indonesia (KRI) dan tercatat Rating Indonesia (KRI) rating and was listed on the
pada Bursa Efek Indonesia pada 10 Februari 2022. Indonesia Stock Exchange on February 10, 2022.
Obligasi ini dijamin dengan piutang performing The bonds are guaranteed by the Company’s
Perusahaan sebesar 100% (seratus persen) dari performing receivables amounting to 100% (one
nilai pokok obligasi dan jaminan perusahaan hundred percent) of the principal value of the bonds
(corporate guarantee) oleh PT Reliance Capital and corporate guarantees by PT Reliance Capital
Management sebesar 20% (dua puluh persen) dari Management amounting to 20% (twenty percent) of
nilai pokok obligasi. the principal value of the bonds.
Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, Furthermore, as long as the principal of the bonds
Perusahaan tidak diperkenankan, melakukan has not been repaid, the Company is not permitted
penggabungan, konsolidasi, peleburan dengan to merge, consolidate, or consolidate with other
perusahaan lain kecuali sepanjang dilakukan pada companies, except where it is carried out in a
bidang usaha yang saham dan tidak memiliki business sector that shares shares and has no
dampak negatif terhadap jalannya usaha negative impact on the Company's business
Perusahaan serta menjual, mentransfer atau operations and sells, transfers, or assigns 50% (fifty
mengalihkan sebesar 50% (lima puluh persen) atau percent percent) or more of the Company’s total
lebih dari total aktiva Perusahaan. Perusahaan assets. The Companies must ensure that the ratio of
harus memastikan rasio pinjaman terhadap ekuitas loans to equity plus subordinated loans is not more
ditambah dengan pinjaman subordinasi tidak lebih than 10:1.
dari 10:1.
Jumlah beban bunga obligasi pada tahun 2025 dan Total the Company's bonds interest expense in 2025
2024 masing-masing sebesar Rp20.500.000.000 and 2024 amounted to Rp20,500,000,000 and
dan Rp28.000.000.000 dan dicatat pada akun Rp28,000,000,000, respectively, and was recorded
beban bunga dan biaya keuangan pada laporan in interest expense and financial charge account in
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain the statement of profit or loss and other
(Catatan 28). comprehensive income (Note 28).
Berdasarkan surat dari PT Kustodian Sentral Efek Based on letter from PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia No. KSEI-2917/JKU/0223 menerangkan Indonesia No. KSEI-2917/JKU/0223 explained that
bahwa Perusahaan telah melakukan pelunasan the Company had made principal repayments oni
Pokok obligasi I Refi tahun 2022 Seri A pada tanggal Bonds I Refi year 2022 Series A on February 20,
20 Februari 2023 sebesar Rp100.000.000.000. 2023 in the amount of Rp100,000,000,000.
46
Page 307
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 16. BONDS PAYABLE (continued)
Berdasarkan surat dari KSEI No.KSEI- Based on the letter from KSEI No. KSEI-
2467/JKU/0225 tanggal 10 Februari 2025 Perihal 2467/JKU/0225 dated February 10, 2025, regarding
Laporan Pelunasan Pokok seri B Pembayaran the Report on Principal Payment of Series B and
Bunga ke 12 Obligasi I Refi Tahun 2022 Serri B-C. 12th Interest Payment of Obligasi I Refi Year 2022
Perusahaan telah melakukan pelunasan atas Pokok Series B-C, the Company has made a payment of
Obligasi Seri B dan bunga ke 12 atas Obligasi I Refi the principal amount of Series B and the 12th
Tahun 2022 seri B-C pada tanggal 10 Februari interest payment of Obligasi I Refi Year 2022 Series
2025. B-C on February 10, 2025.
17. PINJAMAN YANG DITERIMA 17. LOANS RECEIVED
2025 2024
Pinjaman Pihak Berelasi (Catatan 31) Related Party (Note 31)
PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia 7.000.000.000 11.550.000.000 PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
Pihak Ketiga Third party
Pinjaman bank Bank loan
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 90.000.000.000 7.000.000.000 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank MNC Internasional Tbk 75.000.000.000 60.000.000.000 PT Bank MNC Internasional Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 68.840.000.000 21.000.000.000 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Oke Indonesia Tbk 16.729.119.006 - PT Bank Ok e Indonesia Tbk
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk 10.073.897.517 15.324.501.795 PT Bank Jtrust Indonesia Tbk
PT Bank KB Bukopin Tbk - 12.740.611.841 PT Bank KB Buk opin Tbk
Pinjaman pihak ketiga lainnya Other third party loans
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) 5.387.886.107 13.946.153.462 Finansial (Persero)
Pusat Investasi Pemerintah 2.013.793.106 6.752.138.850 Pusat Investasi Pemerintah
Jumlah 275.044.695.736 148.313.405.948 Total
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
Banten Tbk Banten Tbk
Berdasarkan perjanjian kredit No.036-OKR- Based on credit agreement No.036-OKR-
PK/CA/0308/2025 pada tanggal 12 Februari 2025, PK/CA/0308/2025 on February 12, 2025, the
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit yang Company obtained a non-revolving credit facility
bersifat Non revolving sebesar Rp90.000.000.000 amounting to Rp90,000,000,000 from PT Bank
dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Pembangunan Daerah Jawa Barat dan BantenTbk.
Banten Tbk. Fasilitas ini berjangka waktu 12 (dua This facility has a term of 12 (twelve) months with an
belas) bulan dengan suku bunga sebesar 0,50% per interest rate of 0.50% per annum above the interest
tahun diatas tingkat suku bunga Giro yang rate of the guaranteed current account. This credit
dijaminkan. Fasilitas kredit ini dijamin dengan aset facility is secured by assets owned by a related party
milik pihak berelasi dengan nilai sebesar with a value of Rp90,000,000,000.
Rp90.000.000.000.
Berdasarkan perjanjian kredit No.610/OKR- Based on credit agreement No.610/OKR-
PK/CA/0308/2023 pada tanggal 28 Desember 2023, PK/CA/0308/2023 dated December 28, 2023, the
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit yang Company obtained a revolving credit facility of
bersifat revolving sebesar Rp7.000.000.000 dari Rp7,000,000,000 from PT Bank Pembangunan
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Daerah Jawa Barat and Banten Tbk. This facility has
Banten Tbk. Fasilitas ini berjangka waktu 12 (dua a tenor of 12 (twelve) months with an interest rate of
belas) bulan dengan suku bunga sebesar 0,6% per 0.6% per annum above the interest rate of rupiah
tahun diatas tingkat suku bunga agunan deposito time deposit collateral, payable monthly.
rupiah, dibayarkan efektif setiap bulan.
47
Page 308
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 17. LOANS RECEIVED (continued)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
Banten Tbk (lanjutan) Banten Tbk (continued)
Berdasarkan Addendum perjanjian kredit bjb Cash Based on the Addendum to the bjb Cash Collateral
Collateral pada tanggal 23 Desember 2024, credit agreement dated December 23, 2024, this
pinjaman ini diperjanjang dengan jangka waktu loan was extended for a period of 12 months until
12 bulan sampai dengan 28 Desember 2025. Pada December 28, 2025. As of December 31, 2025, the
tanggal 31 Desember 2025 Perusahaan telah Company has fully repaid the loan amounting to
melunasi secara keseluruhan atas pinjaman yang Rp7,000,000,000.
dterima sebesar Rp7.000.000.000.
Mutasi pinjaman kepada PT Bank Pembangunan The movement of loan to PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk adalah sebagai Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk are as follows:
berikut:
2025 2024
Saldo awal tahun 7.000.000.000 7.000.000.000 Balance at the beginning of the year
Penambahan 90.000.000.000 - Addition
Pembayaran (7.000.000.000) - Repayment
Saldo akhir tahun 90.000.000.000 7.000.000.000 Balance at the end of the year
PT Bank MNC Internasional Tbk PT Bank MNC Internasional Tbk.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit pada tanggal Based on the Credit Agreement Deed dated October
8 Oktober 2024, Perusahaan memperoleh pinjaman 8, 2024, the Company obtained a working capital
modal kerja fasilitas Uncomitted-revolving dengan loan facility in the form of an uncommitted-revolving
plafond sebesar Rp75.000.000.000 dengan suku loan with a credit limit of Rp 75,000,000,000 at an
bunga 11% per tahun. Pinjaman ini berjangka waktu interest rate of 11% per annum. This loan has a term
12 bulan dan memberikan jaminan kredit sebagai of 12 months and is secured by the following
berikut: collaterals:
a. Piutang minimal senilai 100% dari nilai a. Accounts receivable with a minimum value of
outstanding. 100% of the outstanding loan amount.
b. 29 Unit Apartement yang terletak di Centro City b. 29 Apartment Units located in Centro City
Residence – Daan Mogot, Jakarta Barat dan Residence – Daan Mogot, West Jakarta and
diikat dengan Hak Tanggungan Peringkat bound by First Rank Mortgage Rights. This
Pertama. Apartement ini milik PT Multi Artha apartment belongs to PT Multi Artha Griya.
Griya.
Berdasarkan Addendum Nomor 132/MB- Based on Addendum Number 132/MB-
UPR/PT/ADD-01/10/2025 tanggal 07 Oktober 2025, UPR/PT/ADD-01/10/2025 dated October 7, 2025,
pinjaman ini diperpanjang dengan jangka waktu this loan was extended for a period of 12 months
12 bulan sampai dengan 08 Oktober 2026. until October 8, 2026.
Mutasi pinjaman kepada PT Bank MNC The movement of loan to PT Bank MNC
Internasional Tbk adalah sebagai berikut: Internasional Tbk are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 60.000.000.000 - Balance at the beginning of the year
Penambahan 15.000.000.000 60.000.000.000 Addition
Saldo akhir tahun 75.000.000.000 60.000.000.000 Balance at the end of the year
48
Page 309
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 17. LOANS RECEIVED (continued)
PT Bank KB Bukopin Tbk (lanjutan) PT Bank KB Bukopin Tbk (continued)
Pada tanggal 30 Mei 2023, Perusahaan On May 30, 2023, the Company obtained a working
memperoleh fasilitas kredit Line Plafond Modal capital Line of Credit Facility from PT Bank KB
Kerja dari PT Bank KB Bukopin,Tbk dengan plafond Bukopin, Tbk with a ceiling of Rp25,000,000,000.
sebesar Rp25.000.000.000. Fasilitas pinjaman ini This loan facility has a 3-years tenor with an interest
berjangka waktu 3 tahun dengan tingkat bunga 9,9% rate of 9.9% effective per annum.
efektif per tahun.
Pinjaman ini dijamin dengan Sertifikat Hak Milik This loan is secured by Certificate of Ownership of
atas Satuan Rumah Susun No. 388/I/Karet Tengsin Flat Unit No. 388/I/Karet Tengsin and No.
dan No. 449/XXVII/Karet Tengsin atas nama 449/XXVII/Karet Tengsin in the name of PT
PT Suryatama Tigamitra (saat ini bernama Suryatama Tigamitra (currently named PT BCorp
PT BCorp Investama Indonesia) selaku pihak Investama Indonesia) as a related party of the
berelasi dengan Perusahaan yang berkedudukan di Company domiciled in West Jakarta Administrative
Kota Administrasi Jakarta Barat. Selain itu, pinjaman City. In addition, this loan is also secured by a plot of
ini juga dijamin dengan sebidang tanah Hak Guna land of Building Rights Title No.20316 covering an
Bangunan No.20316 seluas 74m2 yang terletak di area of 74m2 located in Kuta Jaya, Pasar Kemis,
Kuta Jaya, Pasar Kemis, Tangerang Banten atas Tangerang Banten in the name of PT Usaha
nama PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia. Pembiayaan RelianceIndonesia.
Mutasi pinjaman kepada PT Bank KB Bukopin Tbk The movement of loan to PT Bank KB Bukopin Tbk
adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 12.740.611.841 20.707.443.061 Balance at the beginning of the year
Penambahan - - Addition
Pembayaran (12.740.611.841) (7.966.831.220) Repayment
Saldo akhir tahun - 12.740.611.841 Balance at the end of the year
Pinjaman PT Bank KB Bukopin Tbk ini telah The Company repaid this loan from PT Bank KB
dilakukan pelunasan oleh Perusahaan pada tanggal Bukopin Tbk on June 24, 2025.
24 Juni 2025.
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk.
Berdasarkan Perjanjian Kredit pada tanggal Based on the Letter of Credit Notification dated
17 Desember 2024, Perusahaan memperoleh December 17, 2024, the Company obtained an
Fasilitas kredit installment loan dengan plafond installment loan facility with a credit limit of
sebesar Rp21.000.000.000 dengan suku bunga Rp21,000,000,000 at an interest rate of 8.5% per
8,5% per tahun. Pinjaman ini berjangka waktu 5 annum. This loan has a term of 5 years and is
tahun dan memberikan jaminan kredit HGB gedung secured by a mortgage on the office building located
perkantoran di Jl Pluit Putra Kencana, Jakarta Utara at Jl Pluit Putra Kencana, North Jakarta, in the name
atas nama PT Asuransi Reliance Indonesia. of PT Asuransi Reliance Indonesia.
49
Page 310
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 17. LOANS RECEIVED (continued)
PT Bank Central Asia Tbk (lanjutan) PT Bank Central Asia Tbk (continued)
Pada tanggal 19 Desember 2025 telah dilakukan On December 19, 2025, an amendment to the
Perubahan perjanjian dengan No perubahan. agreement was made with Amendment No.
00682/PPK/0978S/2025 atas ketentuan dalam 00682/PPK/0978S/2025 regarding the provisions in
perjanjian kredit sebagai berikut: the credit agreement as follows:
a. Atas fasilitas kredit installment loan dengan a. An installment loan facility with a credit limit of
plafond sebesar Rp21.000.000.000 dengan Rp21,000,000,000, an interest rate of 8.5% per
suku bunga 8,5% per tahun dengan jangka annum, and a loan term of 5 years from the
waktu pinjaman 5 tahun sejak tanggal date of signing the loan agreement has been
penandatanganan perjanjian kredit granted.
disampaikan.
b. Pemberian pinjaman kredit fasilitas installment b. The provision of installment loan facility credit 2
loan 2 dengan plafond sebesar with a ceiling of Rp4,500,000,000 with a term of
Rp4.500.000.000 dengan jangka waktu 5 tahun 5 years from the date of signing the credit
sejak tanggal penandatangan perjanjian kredit agreement is submitted with an interest rate of
disampaikan dengan suku bunga 8,5% per 8.5% per annum.
tahun.
Berdasarkan Perjanjian Kredit pada tanggal 27 Based on to the Credit Agreement dated November
November 2025, Perusahaan memperoleh fasilitas 27, 2025, the Company obtained a working capital
kredit modal kerja sebesar Rp47.540.000.000 credit facility in the amount of Rp47,540,000,000
dengan jangka waktu sampai dengan 24 April 2026, with a term ending on April 24, 2026, at an interest
dengan suku bunga sebesar 6,78% per tahun. rate of 6.78% per annum. This credit facility is
Fasilitas kredit ini dijamin dengan aset milik pihak secured by assets owned by a related party with a
berelasi dengan nilai sebesar Rp56.861.000.000. value of Rp56,861,000,000.
Mutasi pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk The movement of loan to PT Bank Central Asia Tbk
adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 21.000.000.000 - Balance at the beginning of the year
Penambahan 52.040.000.000 21.000.000.000 Addition
Pembayaran (4.200.000.000) - Repayment
Saldo akhir tahun 68.840.000.000 21.000.000.000 Balance at the end of the year
PT Bank Oke Indonesia Tbk PT Bank Oke Indonesia Tbk
Berdasarkan Surat Perjanjian Kredit No.4 tanggal 24 Based on Credit Agreement Letter No. 4 dated June
Juni 2025, Perusahaan memperoleh fasilitas 24, 2025 the Company obtained a working capital
pinjaman modal kerja Intallment Loan-01 dengan loan facility Installation Loan-01 with a Non-
sifat kredit Non Revolving dengan nilai pinjaman Revolving credit nature with a loan value of
yang diperoleh sebesar Rp9.903.056.360. Fasilitas Rp9,903,056,360. The facility provided is a takeover
yang diberikan merupakan atas Take over fasilitas of facilities provided from PT KB Bukopin Tbk. The
yang diberikan dari PT KB Bukopin Tbk. Jangka loan term is until May 30, 2026 with an interest of
waktu pinjaman yaitu sampai dengan 30 Mei 2026 9.25% per annum.
dengan bunga sebesar 9,25% per tahun.
50
Page 311
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 17. LOANS RECEIVED (continued)
PT Bank Oke Indonesia Tbk (lanjutan) PT Bank Oke Indonesia Tbk (continued)
Berdasarkan Surat Perjanjian Kredit No.5 tanggal 24 Based on Credit Agreement Letter No. 5 dated June
Juni 2025, Perusahaan memperoleh fasilitas 24, 2025 the Company obtained a working capital
pinjaman modal kerja Intallment Loan-02 dengan loan facility Installation Loan-02 with a Non-
sifat kredit Non Revolving dengan nilai pinjaman Revolving credit nature with a loan value of
yang diperoleh sebesar Rp15.000.000.000. Jangka Rp15,000,000,000. The loan term is until June 24,
waktu pinjaman yaitu sampai dengan 24 Juni 2028 2028 with an interest of 9.25% per annum.
dengan bunga sebesar 9,25% per tahun.
Atas Perjanjian Kredit yang diperoleh Perusahaan Based on the Credit Agreement obtained by the
telah dilakukan perjanjian pemberian jaminan Company, a Company Guarantee Agreement No. 9
Perusahaan No. 9 pada tanggal 24 Juni 2025. Atas was entered into on June 24, 2025. For this loan, the
pinjaman tersebut Perusahaan memberikan Company provides the following guarantees:
jaminan sebagai berikut:
1. Sertifikat Hak Milik atas satuan rumah susun 1. Certificate of Ownership of apartment unit
Nomor 449/XXVII/Karet Tengsin atas Number 449/XXVII/Karet Tengsin for
kepemilikan PT BCORP Investama Indonesia. ownership of PT BCORP Investama Indonesia.
2. Sertifikat Hak Milik atas satuan rumah susun 2. Certificate of Ownership of apartment unit
Nomor 388/I/Karet Tengsin atas kepemilikan Number 388/DI/Karet Tengsin for ownership of
PT BCORP Investama Indonesia. PT BCORP Investama Indonesia.
3. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 3. Building Use Rights Certificate Number
20316/Kuta Jaya atas kepemilikan PT Usaha 20316/Kuta Jaya for ownership of PT Usaha
Pembiayaan Reliance Indonesia. Pembiayaan Reliance Indonesia.
Mutasi pinjaman kepada PT Bank Oke Indonesia The movement of loan to PT Bank Oke Indonesia
Tbk adalah sebagai berikut: Tbk are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun - - Balance at the beginning of the year
Penambahan 24.695.794.134 - Addition
Pembayaran (7.966.675.128) - Repayment
Saldo akhir tahun 16.729.119.006 - Balance at the end of the year
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk PT Bank Jtrust Indonesia Tbk.
Berdasarkan Surat Pemberian Keputusan Kredit Based on the Letter of Credit Approval dated June
tanggal 27 Juni 2024, Perusahaan memperoleh 27, 2024, the Company obtained a Non-Revolving
pinjaman bank fasilitas Non Revolving Un- Un-Committed bank loan facility with a credit limit of
Committed dengan pagu fasilitas kredit Rp17,000,000,000 at an interest rate of 10.75% per
Rp17.000.000.000 dengan bunga 10,75% per annum. This loan has a term of 48 months and is
tahun Pinjaman ini berjangka waktu 48 bulan secured by a Mortgage Certificate (SHGB) for the
dengan menjaminkan SHGB di Jl. Lebak Bulus III, property located at Jl. Lebak Bulus III, South Jakarta,
Jakarta Selatan atas nama PT Reliance Capital in the name of PT Reliance Capital Management.
Management.
Mutasi pinjaman kepada PT Bank Jtrust Indonesia The movement of loan to PT Bank Jtrust Indonesia
Tbk adalah sebagai berikut: Tbk are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 15.324.501.795 - Balance at the beginning of the year
Penambahan - 16.902.142.615 Addition
Pembayaran (5.250.604.278) (1.577.640.820) Repayment
Saldo akhir tahun 10.073.897.517 15.324.501.795 Balance at the end of the year
51
Page 312
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 17. LOANS RECEIVED (continued)
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Berikut adalah rincian pinjaman kepada PT Sarana Following are the details of the loan to PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero): Multigriya Finansial (Persero):
Tanggal Awal Tanggal Awal Nilai Awal Tunggakan
Pinjaman/ Pinjaman/ Pinjaman/ Pinjaman/
Loan Loan Jenis Pinjaman/ Suku bunga/ Loan Outstanding
Start Date End Date Loan Type Interest rate Initial Amount Loans
29 Sept/Sept 29 , 2021 20 Sept/Sept 20 , 2026 KPR - Facility Line 7,40% 569.023.983 337.984.273
29 Okt/Oct 29, 2021 20 Okt/Oct 20, 2026 KPR - Facility Line 7,40% 1.533.863.200 1.253.492.469
22 Feb/Feb 22 , 2022 20 Feb/Feb 20 , 2026 KPR - Facility Line 7,40% 1.610.274.523 240.773.363
17 Feb/Feb 17 , 2023 17 Feb/Feb 17 , 2026 KPR - Facility Line 7,90% 1.693.337.970 1.373.802.673
05 Jun/Jun 05 , 2023 05 Jun/Jun 05 , 2028 KPR - Facility Line 7,90% 3.203.000.000 1.735.101.740
17 Mei/May 17 , 2024 17 Mei/May 17 , 2027 KPR - Facility Line 9.47% 497.000.000 252.237.342
20 Feb/Feb 20 , 2024 20 Feb/Feb 20 , 2027 KPR - Facility Line 9.47% 344.989.129 194.494.247
Jumlah/Total 5.387.886.107
Pinjaman kepada PT Sarana Multigriya Finansial This loan to PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) ini dijamin dengan fidusia tagihan KPR (Persero) is secured by a 125% fiduciary guarantee
sebesar 125% (Catatan 7). letter (Note 7).
Mutasi pinjaman kepada PT Sarana Multigriya Loan transfers to PT Sarana Multigriya Finansial
Finansial (Persero) adalah sebagai berikut: (Persero) are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 13.946.153.462 19.078.182.386 Balance at the beginning of the year
Penambahan - 957.000.000 Addition
Pembayaran (8.558.267.355) (6.089.028.924) Repayment
Saldo akhir tahun 5.387.886.107 13.946.153.462 Balance at the end of the year
Pada tahun 2025 dan 2024 Perusahaan melakukan In 2025 and 2024, the Company made net payments
pembayaran bersih kepada PT Sarana Multigriya to PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Finansial (Persero) sebesar Rp8.558.267.355 dan amounting to Rp8,558,267,355 and
Rp5.132.028.924. Rp5,132,028,924.
Pusat Investasi Pemerintah - Kementerian The Government Investment Center - Ministry of
Keuangan Republik Indonesia Finance of the Republic of Indonesia
Berdasarkan keputusan Direktur Utama Pusat Based on the decision of the President Director of
Invetasi Pemerintah-Kementerian Keuangan the Government Investment Center-Ministry of
Republik Indonesia tanggal 15 Desember 2021, Finance of the Republic of Indonesia dated
Perusahaan telah ditunjuk sebagai penyalur dalam December 15, 2021, the Company has been
rangka penyaluran pembiayaan ultra mikro pada appointed as a distributor for the distribution of
Pusat Investasi Pemerintah. micro-Ultra financing in Government Investment
Centers.
Berdasarkan akad pembiayaan Mudharabah Based on the Mudharabah Muqayyadah financing
Muqayyadah No. 56 tanggal 20 September 2023 agreement No. 56, dated September 20, 2023, with
dengan notaris Hadijah, S.H menerangkan notary Hadijah, S.H. it was explained that the
bahwa Perusahaan mendapat Fasilitas Company received a Mudharabah Muqayyadah
pembiayaan Mudharabah Muqayyadah sebesar financing facility of Rp5,000,000,000, with a target of
Rp5.000.000.000 dengan target penyaluran paling distributing 1,450 debtors through partners.
sedikit 1.450 debitur melalui mitra.
52
Page 313
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 17. LOANS RECEIVED (continued)
Pusat Investasi Pemerintah - Kementerian The Government Investment Center - Ministry of
Keuangan Republik Indonesia (lanjutan) Finance of the Republic of Indonesia (continued)
Fasilitas ini berjangka waktu 6 (enam) bulan sejak This facility has a tenor of 6 (six) months from the
tanggal pencairan pinjaman dengan nisbah sebesar date of loan disbursement with a ratio of 14% for the
14% untuk pemberi pembiayaan dan 86% untuk lender and 86% for the Company, and is secured by
Perusahaan, serta dijamin dengan piutang kategori current category receivables with a maximum value
lancar dengan nilai paling banyak Rp20.000.000 per of Rp20,000,000 per receivable (Note 9) and cash
piutang (Catatan 9) dan cash collateral dengan nilai collateral with a value of Rp500,000,000 (Note 5).
Rp500.000.000 (Catatan 5).
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, Until December 31, 2025, the Company has
Perusahaan telah menyalurkan pinjaman disbursed financing loans from the Government
Pembiayaan dari Pusat Investasi Pemerintah Investment Center to 6,064 debtors with a total loan
kepada 6.064 debitur dengan total pinjaman amount of Rp41,946,990,065.
sebesar Rp41.946.990.065.
Berdasarkan akad pembiayaan Mudharabah Based on the Mudharabah Muqayyadah financing
Muqayyadah No. 28 tanggal 18 Maret 2022 dengan agreement No. 28, dated March 18, 2022, with
notaris Hadijah, S.H dan telah mengalami notary Hadijah, S.H., and having experienced
addendum II Nomor 023/REFI/ADD/-PIP/XI/2022 addendum II Number 023/REFI/ADD/-PIP/XI/2022,
menerangkan bahwa Perusahaan mendapat it was explained that the Company received a
Fasilitas pembiayaan Mudharabah Muqayyadah Mudharabah Muqayyadah financing facility of
sebesar Rp30.000.000.000, dengan target Rp30,000,000,000, with a target of distributing
penyaluran sebanyak 24.000 debitur melalui mitra. 24,000 debtors through partners.
Fasilitas ini berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak This facility has a term of 3 (three) years from the
tanggal pencairan pinjaman dengan nisbah sebesar date of loan disbursement, with a ratio of 19% for the
19% untuk pemberi pembiayaan dan 81% untuk lender and 81% for the Company, and is secured by
Perusahaan, serta dijamin dengan piutang kategori current category receivables with a maximum value
lancar dengan nilai paling banyak Rp20.000.000 per of Rp20,000,000 per receivable (Note 9) and cash
piutang (Catatan 9) dan cash collateral dengan nilai collateral with a value of Rp3,000,000,000 in the
Rp3.000.000.000 dalam bentuk deposito form of deposits (Note 5).
(Catatan 5).
Mutasi pinjaman kepada Pusat Investasi The movement of loan to the Government
Pemerintah - Kementerian Keuangan Republik Investment Center - Ministry of Finance of the
Indonesia adalah sebagai berikut: Republic of Indonesia are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 6.752.138.850 12.898.210.563 Balance at the beginning of the year
Penambahan - 3.000.000.000 Addition
Pembayaran (4.738.345.744) (9.146.071.713) Repayment
Saldo akhir tahun 2.013.793.106 6.752.138.850 Balance at the end of the year
PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
Berdasarkan perjanjian kredit No. 045/LGL/AJRI- Based on credit agreement No. 045/LGL/AJRI-
PKS/IV/2023, Perusahaan memperoleh fasilitas PKS/IV/2023, the Company obtained a credit facility
kredit sebesar Rp10.000.000.000 dari PT Asuransi of Rp10,000,000,000 from PT Asuransi Jiwa
Jiwa RelianceIndonesia. RelianceIndonesia.
Fasilitas ini berjangka waktu 12 (dua belas) bulan This facility has a term of 12 (twelve) months with a
dengan suku bunga pembiayaan sebesar 10,5% per financing interest rate of 10.5% per annum
tahun (efektif) selama jangka waktu kredit. (effective) during the credit term.
53
Page 314
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 17. LOANS RECEIVED (continued)
PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia (lanjutan) PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
(continued)
Atas perjanjian kredit ini, Perusahaan mengikatkan Under this credit agreement, the Company binds
agunan berupa Fidusia atas aset keuangan KPR collateral in the form of Fiduciary on KPR financial
sebesar 110% dari besarnya nilai fasilitas kredit assets amounting to 110% of the total value of the
(Catatan 8). credit facility (Note 8).
Pada tahun 2025 Perjanjian ini telah mengalami In 2025, this Agreement has undergone several
beberapa kali perubahan, terakhir dengan changes, most recently with Addendum No.
Addendum No.019/REFI-AJRI/PKS/VIII/2025 019/REFI-AJRI/PKS/VIII/2025 dated February 7,
tanggal 7 Februari 2025 dengan fasilitas kredit yang 2025 with a credit facility received of
diterima sebesar Rp14.550.000.000 dengan jangka Rp14,550,000,000 with a term until April 17, 2027.
waktu sampai dengan 17 April 2027.
Mutasi pinjaman kepada PT Asuransi Jiwa Reliance The movement of loan to loan to PT Asuransi Jiwa
Indonesia adalah sebagai berikut: Reliance Indonesia are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 11.550.000.000 10.000.000.000 Balance at the beginning of the year
Penambahan 109.500.000.000 23.050.000.000 Addition
Pembayaran (114.050.000.000) (21.500.000.000) Repayment
Saldo akhir tahun 7.000.000.000 11.550.000.000 Balance at the end of the year
18. BEBAN AKRUAL 18. ACCRUED EXPENSES
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 31) 463.074.571 1.050.581.996 Related Parties (Note 31)
Pihak ketiga Third Parties
Bunga 3.713.982.923 4.242.855.334 Interest
Jasa profesional 409.952.724 141.248.400 Professional fee
Lain-lain 614.667.054 1.813.327.456 Others
Jumlah 5.201.677.272 7.248.013.186 Total
19. LIABILITAS LAIN-LAIN 19. OTHER LIABILITIES
2025 2024
Utang kepada developer 10.324.454.538 10.311.574.057 Payable to developer
Titipan konsumen 2.162.169.340 4.297.003.903 Consumer deposit
Jumlah 12.486.623.878 14.608.577.960 Total
Titipan konsumen merupakan uang yang diterima Consumer deposits are money received in advance
terlebih dahulu sehubungan dengan penerimaan relation with the receipt of installment financing
angsuran piutang pembiayaan dan pembayaran receivables and payment of insurance premiums
premi asuransi dari konsumen. from consumers.
54
Page 315
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 19. OTHER LIABILITIES (continued)
Utang kepada developer merupakan utang kepada Payable to developer are payable to developer (third
developer (pihak ketiga) yang membangun parties) who build housing in relation with consumer
perumahan sehubungan dengan pembiayaan financing for housing.
konsumen untuk perumahan.
Utang kepada developer tidak dikenakan bunga dan Payable to developer is not subject interest and shall
akan dibayarkan sesuai dengan perjanjian yang be paid based on agreement.
disepakati.
20. MODAL SAHAM 20. SHARE CAPITAL
Pemegang saham Perusahaan tanggal The shareholder of the Company as of December
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 31, 2025 and 2024 is as follow:
berikut:
Persentase Jumlah Modal
Pemilikan/ Disetor/
Jumlah Saham/ Percentage of Total Paid-Up
Pemegang Saham Number of shares ownership Share Capital Shareholders
PT Reliance Capital Management 113.000 85 113.000.000.000 PT Reliance Capital Management
PT Asuransi Reliance Indonesia 20.000 15 20.000.000.000 PT Asuransi Reliance Indonesia
Jumlah 133.000 100 133.000.000.000 Total
Susunan pemegang saham di atas sesuai dengan The above composition of shareholders is in
akta No. 56 tanggal 19 Juli 2019 dari Dra. RR. accordance with deed no. 56 dated July 19, 2019
Hariyanti Poerbiantari, S.H,. notaris di Jakarta, yang from Dra. RR. Hariyanti Poerbiantari, S.H,. notary in
telah diterima dan dicatat dalam database Sistem Jakarta, which has been received and recorded in
Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum the Legal Entity Administration System database of
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam the Ministry of Law and Human Rights of the
Surat No. AHU-AH.01.03-0303830 tanggal 26 Juli Republic of Indonesia in Letter No. AHU-AH.01.03-
2019. 0303830 dated July 26, 2019.
Manajemen Permodalan Capital Management
Tujuan utama dari pengelolaan modal Perusahaan The primary objective of the Company’s capital
adalah untuk memastikan bahwa Perusahaan management is to ensure that it maintains healthy
mempertahankan rasio modal yang sehat dalam capital ratios in order to support its business and
rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai maximize shareholder value. The Company is not
pemegang saham. Perusahaan tidak diwajibkan required to meet any capital requirements.
untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu.
Perusahaan mengelola struktur modal dan The Company manages its capital structure and
membuat penyesuaian terhadap struktur modal makes adjustments to it, in light of changes in
sehubungan dengan perubahan kondisi ekonomi. economic conditions. The Company monitors its
Perusahaan memantau modalnya dengan capital using gearing ratios, by dividing net debt by
menggunakan analisa gearing ratio (rasio utang total capital.
terhadap modal), yakni membagi utang bersih
terhadap jumlah modal.
Rasio utang bersih terhadap modal pada pada Ratio of net debt to equity as of December 31, 2025
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah and 2024 are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Utang berbunga 473.575.657.309 445.736.777.268 Interest-bearing debts
Dikurangi: kas dan bank 3.959.370.310 6.200.649.763 Less: cash and bank s
Utang bunga - bersih 469.616.286.999 439.536.127.505 Net interest-bearing debts
Ekuitas 271.539.757.283 256.733.031.145 Equity
Rasio utang berbunga terhadap Ratio of interest-bearing debt to
modal (gearing ratio) 1,73 1,71 equity (gearing ratio)
55
Page 316
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. MODAL SAHAM (lanjutan) 20. SHARE CAPITAL (continued)
Perusahaan telah memenuhi ketentuan gearing The Company’s gearing ratio is in compliance with
ratio sebagaimana yang dipersyaratkan dalam the requirements of the Regulation of the Minister of
Peraturan Menteri Keuangan No. 29/PMK.05/2014 Finance of the Republic of Indonesia No.
tanggal 19 November 2014 yaitu setinggi-tingginya 29/PMK.05/2014 dated November 19, 2014 which is
10 kali. maximum of 10 times.
21. LABA PER SAHAM – DASAR 21. EARNINGS PER SHARE – BASIC
Laba per saham dihitung dengan membagi laba Earnings per share is calculated by dividing income
tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang jumlah for the year by the weighted average number of
lembar saham yang beredar pada tahun shares outstanding during the year.
bersangkutan.
2025 2024
Laba tahun berjalan 14.737.193.989 16.046.749.891 Income for the year
Rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number of
saham yang beredar 133.000 133.000 share outstanding
Laba per saham - dasar 110.806 120.652 Earnings per share - basic
Perusahaan tidak memiliki instrumen yang The Company does not have instrument that gives
memberikan dampak efek dilusi pada laba per impact of dilution effect on basic earning per share.
saham dasar.
22. CADANGAN UMUM MODAL 22. GENERAL RESERVE
Dalam rangka memenuhi ketentuan Undang- In compliance with the provisions of Law No.1 of
undang No.1 Tahun 1995 tentang Perseroan 1995 on Limited Liability Companies, as amended
Terbatas, yang kemudian diubah dengan Undang- by Law on Limited Liability Companies No. 40 of
undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007, 2007, a Company is required to set aside a certain
suatu Perusahaan diwajibkan untuk menyisihkan amount of net profit as a general reserve until it
jumlah tertentu dari laba bersih sebagai cadangan reaches at least 20% of the issued capital.
umum hingga mencapai sekurang-kurangnya 20%
dari modal yang ditempatkan.
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Based on the Statement of the Annual General
Pemegang Saham Tahunan No.36 tanggal 28 Mei Meeting of Shareholders No.36 dated May 28, 2024
2024 dari Notaris Dra. RR Haryanti Poerbiantari, from Notary Dra. RR Haryanti Poerbiantari, S.H., the
S.H., para pemegang saham Perusahaan telah Company's shareholders have approved the
menyetujui pembentukan cadangan umum sebesar establishment of a general reserve amounting to
Rp250.000.000 dari laba bersih Perusahaan tahun Rp250,000,000 from the Company's net profit for the
buku 2023. year of 2023.
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Based on the Statement of Decision of the Annual
Pemegang Saham Tahunan No.69 tanggal 24 Juni General Meeting of Shareholders No. 69 dated June
2025 dari Notaris Mochamad Rafly Yudhaprawira 24, 2025 from Notary Mochamad Rafly
S.H., para pemegang saham Perusahaan telah Yudhaprawira S.H., the Company's shareholders
menyetujui pembentukan cadangan umum sebesar have approved the establishment of a general
Rp250.000.000 dari laba bersih Perusahaan tahun reserve of Rp250,000,000 from the Company's net
buku 2024. profit for the 2024 financial year.
23. PENDAPATAN PEMBIAYAAN 23. FINANCING INCOME
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 31) 373.273.312 628.035.464 Related parties (Note 31)
Pihak ketiga 49.482.131.496 42.115.776.829 Third parties
Jumlah 49.855.404.808 42.743.812.293 Total
56
Page 317
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. PENDAPATAN SEWA PEMBIAYAAN 24. FINANCE LEASE INCOME
Seluruh pendapatan sewa pembiayaan untuk tahun All financial lease income for the years ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024 are from third parties
2024 adalah dari pihak ketiga masing-masing amounting to nil and Rp3,831,031,336,
sebesar nihil dan Rp3.831.031.336. respectively.
25. PENDAPATAN PEMBIAYAAN KONSUMEN 25. CONSUMER FINANCING INCOME
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 31) 555.365.632 5.951.203.243 Related parties (Note 31)
Pihak ketiga 13.634.582.689 18.944.292.532 Third parties
Jumlah 14.189.948.321 24.895.495.775 Total
26. PENDAPATAN MARJIN / BAGI HASIL 26. MARGIN/ REVENUE SHARING
2025 2024
Qardh 2.009.520.136 1.990.547.052 Qardh
Murabahah 6.335.368.503 1.941.168.003 Murabahah
Musyarak ah mutanaqisah 520.127.091 851.479.415 Musyarak ah mutanaqisah
Jumlah 8.865.015.730 4.783.194.470 Total
27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 27. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
2025 2024
Gaji dan tunjangan 7.541.360.926 11.162.238.265 Salaries and allowances
Jasa profesional 1.338.744.900 1.070.256.332 Professional fees
Beban amortisasi penerbitan obligasi 1.107.590.213 1.929.848.533 Bond issuance amortization expense
Beban langganan Subscription expenses
sistem informasi 870.577.234 1.228.059.741 information Systems
Keanggotaan 654.475.587 1.075.672.231 Membership
Amortisasi aset hak guna Amortization of right of use
(Catatan 14) 572.882.340 572.882.340 assets (Note 14)
Penyusutan aset tetap (Catatan 12) 546.109.482 1.105.814.506 Depreciation of fixed asset (Note 12)
Jasa teknis (Catatan 31) 327.060.173 356.792.916 Technical fees (Notes 31)
Amortisasi aset tak berwujud Amortization of Intangible asset
(Catatan 13) 265.624.998 486.874.996 (Note 13)
Imbalan kerja Employment benefits
(Catatan 29) 166.350.016 360.358.694 (Note 29)
Perbaikan dan pemeliharaan 180.606.934 257.552.341 Repair and maintenance
Lain-lain 1.445.663.126 1.125.939.609 Others
Jumlah 15.017.045.929 20.732.290.504 Total
28. BEBAN BUNGA DAN BIAYA KEUANGAN 28. INTEREST EXPENSES AND FINANCIAL CHARGES
2025 2024
Obligasi (Catatan 16) 20.500.000.000 28.000.000.000 Bonds (Note 16)
Pinjaman yang diterima 16.582.443.622 8.338.768.083 Loan received
Jumlah 37.082.443.622 36.338.768.083 Total
57
Page 318
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA 29. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY
PANJANG
Pada tahun 2025 dan 2024 Perusahaan mengakui In 2025 and 2024 the Company recognizes long-term
liabilitas imbalan kerja jangka berdasarkan employee benefits liability based on Government
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor Regulation of the Republic of Indonesia Number 35 of
35 Tahun 2021. 2021.
Perhitungan aktuaria terakhir atas liabilitas imbalan The final actuarial calculation of the long-term
kerja jangka panjang tersebut dilakukan oleh Kantor employee benefit liabilities was carried out by Nirmala
Konsultan Aktuaria Nirmala, aktuaris independen, Actuarial Consulting Firm, an independent actuary,
dengan tanggal laporan 09 Maret 2026. with a report date of March 09, 2026.
Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan kerja Number of employees entitled to long-term employee
jangka panjang tersebut masing-masing sebanyak benefits are 26 and 37 employees (unaudited) for the
26 dan 37 karyawan (tidak diaudit) untuk tahun yang year ended December 31, 2025 and 2024,
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. respectively.
Beban imbalan kerja yang diakui di laporan laba rugi Amounts recognized in the statement of profit or loss
dan penghasilan komprehensif lain adalah: and other comprehensive are as follows:
2025 2024
Biaya jasa kini 160.442.435 267.683.097 Current service cost
Perubahan program manfaat 30.532.242 - Benefit program changes
Selisih imbalan kerja yang di catat Difference in recorded employee
pada beban (101.662.692) - benefits on load
Biaya bunga 77.038.031 92.675.597 Interest cost
Komponen biaya imbalan The Component of benefits cost
pasti yang diakui di laba rugi 166.350.016 360.358.694 recognized in profit or loss
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja yang diakui benefit liability recognized
dalam penghasilan in other comprehensive
komprehensif lain (89.143.781) (23.081.023) income
Jumlah 77.206.235 337.277.671 Total
Biaya jasa kini dan biaya bunga untuk tahun berjalan The current service cost and interest cost for the year
disajikan sebagai bagian dari “Beban umum dan are included in the “General and administrative
administrasi” pada laporan laba rugi dan expenses” in the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain (Catatan 27). comprehensive income (Note 27).
Pengukuran sebagian atas liabilitas imbalan kerja The remeasurement of the net employee benefit
diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Mutasi liability is included in other comprehensive income. The
nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah sebagai movements of present value of defined benefit
berikut: obligation are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 1.668.823.601 1.437.050.930 Balance at the beginning of year
Biaya jasa kini 160.442.435 267.683.097 Current service cost
Biaya bunga 77.038.031 92.675.597 Interest cost
Perubahan program manfaat 30.532.242 - Benefit program changes
Selisih imbalan kerja yang di catatan Difference in recorded employee
pada beban (101.662.692) - benefits on load
Pembayaran imbalan pasca kerja (116.650.000) (105.505.000) Payment of post-employment benefits
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja (89.143.781) (23.081.023) benefit liability
Saldo akhir tahun 1.629.379.836 1.668.823.601 Balance at the end of the year
58
Page 319
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA 29. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY
PANJANG (lanjutan) (continued)
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam The principal actuarial assumptions used in valuation
perhitungan liabilitas imbalan kerja jangka panjang of the long-term employee benefits liability are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Tingkat diskonto 5,47% 7,14% Discount rate per annum
Tingkat kenaikan gaji per tahun 5,0% 5,0% Salary increment rate per annum
Tingkat kematian TMI IV TMI IV Mortality rate
Usia pensiun normal 58 57 Normal retirement age
Analisa sensitivitas dari perubahan asumsi-asumsi The sensitivities analysis of the overall long-term
utama terhadap liabilitas imbalan kerja jangka employee benefit liabilities to changes in the weighted
panjang adalah sebagai berikut: principal assumptions are as follows:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Dampak terhadap liabilitas imbalan pasti/Impact on defined benefit liability
Perubahan asumsi/ Kenaikan asumsi/ Penurunan asumsi/
Change in assumptions Increase in assumptions Decrease in assumptions
Tingkat diskonto 1% (156.969.301) 164.167.870 Discount rate
Tingkat pertumbuhan gaji 1% 163.807.472 (158.725.845) Salary growth rate
31 Desember 2024/December 31, 2024
Dampak terhadap liabilitas imbalan pasti/Impact on defined benefit liability
Perubahan asumsi/ Kenaikan asumsi/ Penurunan asumsi/
Change in assumptions Increase in assumptions Decrease in assumptions
Tingkat diskonto 1% (85.207.053) 99.102.161 Discount rate
Tingkat pertumbuhan gaji 1% 99.585.136 (87.033.212) Salary growth rate
30. PERPAJAKAN 30. TAXATION
a. Utang Pajak a. Tax Payable
2025 2024
Pajak lainnya: Other taxes:
Pasal 21 505.339.140 126.024.917 Article 21
Pasal 23 376.285.684 117.956.325 Article 23
Pasal 25 226.698.212 226.698.212 Article 25
Pasal 29 4.549.509.950 1.885.798.773 Article 29
Jumlah 5.657.832.986 2.356.478.227 Total
Besarnya pajak yang terutang ditetapkan The filed tax returns are based on the
berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan Company’s own calculation of tax liabilities
sendiri oleh wajib pajak (self-assessment). (self-assessment). Based on the Law No. 28
Berdasarkan Undang-undang No. 28 Tahun Year 2007, regarding the third amendment of
2007 mengenai Perubahan Ketiga atas the General Taxation Provisions and
Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Procedures’ the time limit for the tax authorities
Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan to assess or amend taxes was reduced to 5
atas perhitungan pajak dalam jangka waktu 5 (five) years, subject to certain exceptions, in
(lima) tahun setelah terutangnya pajak, dengan accordance with provisions of the Law.
beberapa pengecualian, sebagaimana diatur
dalam Undang-undang tersebut.
59
Page 320
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. PERPAJAKAN (lanjutan) 30. TAXATION (continued)
b. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan b. Income Tax Benefit (Expense)
Manfaat (beban) pajak penghasilan Income tax benefit (expense) of the Company
Perusahaan terdiri dari: consists of the following:
2025 2024
Pajak kini (5.288.546.120) (2.848.105.700) Current tax
Pajak tangguhan 1.056.026.828 (1.710.448.856) Deferred tax
Jumlah (4.232.519.292) (4.558.554.556) Total
c. Pajak Kini c. Current Tax
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan A reconciliation between income tax expense
dengan perhitungan laba (rugi) akuntansi and the calculation of accounting profit (loss)
sebelum pajak penghasilan dan tarif yang before income tax and the applicable rate for
berlaku tahun 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024 is as follows:
berikut:
2025 2024
Laba sebelum pajak penghasilan Profit before income tax per
menurut laporan laba rugi dan statements of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain 18.969.713.281 20.605.304.447 other comprehensive income
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai piutang lain-lain 2.987.818.940 316.191.599 in value of other receivables
Cadangan kerugian Proposed loss
penurunan nilai agunan 1.169.200.000 collateral depreciation
Aset yang diambil alih - (8.350.579.463) Repossessed Assets
Pengakuan aset hak guna 572.882.340 (859.323.510) Recognition of right-of-use assets
Pengakuan lease liabilitas 20.520.649 864.090.151 Recognition of lease liabilities
Imbalan pasca kerja 49.700.015 254.853.694 Post-employment benefits
Jumlah 4.800.121.944 (7.774.767.529) Total
Perbedaan tetap: Permanent differences:
Penghasilan bunga yang telah Interest income that already
dikenakan pajak final (98.915.432) (104.298.384) subjected to final tax
Lainnya 367.927.108 219.696.822 Others
Jumlah 269.011.676 115.398.438 Total
Laba Kena Pajak Perusahaan 24.038.846.901 12.945.935.356 Taxable Income of the Company
Pembulatan 24.038.846.000 12.945.935.000 rounding
Laba Kena Pajak Perusahaan 24.038.846.000 12.945.935.000 Taxable Income of the Company
Beban pajak kini Current tax expense
(tarif pajak 22% ) 5.288.546.120 2.848.105.700 (tax rate 22%)
Dikurangi pembayaran
pajak penghasilan di muka: Less prepaid income taxes:
Pasal 25 (739.036.170) (962.306.927) Article 25
Kurang bayar pajak penghasilan 4.549.509.950 1.885.798.773 Underpayment of income tax
Laba kena pajak hasil rekonsiliasi untuk tahun The reconciled taxable profit for 2025 will be
2025 akan digunakan sebagai dasar dalam used as the basis for filling out the Company's
pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan annual corporate income tax return (SPT).
PPh Badan Perusahaan.
60
Page 321
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. PERPAJAKAN (lanjutan) 30. TAXATION (continued)
c. Pajak Kini (lanjutan) c. Current Tax (continued)
Perhitungan pajak penghasilan untuk tahun The calculation of income tax for the year
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 ended December 31, 2024 has been reported
telah dilaporkan dalam SPT Pajak Penghasilan in the Annual Income Tax Return for the
Badan tahun tersebut yang disampaikan ke resvective year which is reported to the Tax
Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan Service Office in accordance with the income
perhitungan pajak penghasilan di atas. tax calculation above.
d. Pajak Tangguhan d. Deferred Tax
Rincian pajak tangguhan Perusahaan adalah The details of the Company’s deferred tax are
sebagai berikut: as follows:
Dikreditkan
(Dibebankan) Dikreditkan ke
ke laporan laba rugi/ penghasilan
Credited komprehensif lain/
(Charged) Credited to
1 Januari 2025/ to income other comprehensive 31 Desember 2025/
January 1, 2025 for the year income December 31, 2025
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai piutang lain-lain 139.852.152 657.320.167 - 797.172.319 losses on other receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai agunan impairment losses on
yang diambil alih 117.047.222 257.224.000 - 374.271.222 repossesses assets
Aset hak guna (189.051.172) 126.034.115 - (63.017.058) Right of use asset
Aset yang diambil alih (1.837.127.482) - - (1.837.127.482) Repossessed assets
Lease Liabities 190.099.833 4.514.543 - 194.614.376 lease liabities
Liabilitas imbalan Post-employment
pasca kerja 367.141.193 10.934.003 (19.611.632) 358.463.563 benefits liability
Jumlah (1.212.038.254) 1.056.026.828 (19.611.632) (175.623.060) Total
Dikreditkan
(Dibebankan) Dikreditkan ke
ke laporan laba rugi/ penghasilan
Credited komprehensif lain/
(Charged) Credited to
1 Januari 2024/ to income other comprehensive 31 Desember 2024/
January 1, 2024 for the year income December 31, 2024
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai piutang lain-lain 70.290.000 69.562.152 - 139.852.152 losses on other receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai agunan impairment losses on
yang diambil alih 117.047.222 - - 117.047.222 repossesses assets
Aset hak guna - (189.051.172) - (189.051.172) Right of use asset
Aset yang diambil alih - (1.837.127.482) - (1.837.127.482) Repossessed assets
Lease Liabities - 190.099.833 - 190.099.833 lease liabities
Liabilitas imbalan Post-employment
pasca kerja 316.151.205 56.067.813 (5.077.825) 367.141.193 benefits liability
Jumlah 503.488.427 (1.710.448.856) (5.077.825) (1.212.038.254) Total
61
Page 322
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. PERPAJAKAN (lanjutan) 30. TAXATION (continued)
d. Pajak Tangguhan (lanjutan) d. Deferred Tax (continued)
Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil A reconciliation between total tax expense and
perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak the amounts computed by applying the
yang berlaku adalah sebagai berikut: effective tax rates is as follows:
2025 2024
Laba sebelum pajak penghasilan menurut Profit before income tax per statements
laporan laba rugi dan penghasilan of profit or loss and
komprehensif lain 18.969.713.281 20.605.304.447 other comprehensive income
Beban pajak dengan Tax expense at
tarif yang berlaku (4.173.336.922) (4.533.166.978) effective tax rate
Pengaruh pajak atas Tax effect of
perbedaan tetap (59.182.371) (25.387.578) permanent differences
Beban Pajak (4.232.519.293) (4.558.554.556) Tax Expense
e. Audit Pajak e. Tax Audits
Perusahaan mendapatkan Surat Tagihan The Company received a Tax Invoice with the
Pajak dengan rincian sebagai berikut: following details:
Tanggal Jatuh
Nomor Surat/ Masa/Tahun pajak/ Tanggal Terbit/ Sanksi Administrasi/
Tempo/
Letter Number Tax Period Date of issue Administrative fines
Due Date
STP Pajak penghasilan Pasal 23 masa
Januari 2024/ Tax Assessment Notice 30 Juni/2025/ 30 Juli 2025/
00001/103/24/073/25 Rp150.059
(STP) for January 2024 Income Tax June 30,2025 July 30,2025
Article 23
STP Pajak penghasilan Pasal 23 masa
Mei 2024/ Tax Assessment Notice 30 Juni/2025/ 30 Juli 2025/
00002/103/24/073/25 Rp150.361
(STP) for May 2024 Income Tax June 30,2025 July 30,2025
Article 23
62
Page 323
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
BERELASI PARTIES
Sifat Hubungan dengan Pihak Berelasi Nature of Relationship with Related Parties
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari trasaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Reliance Capital Pemegang saham/Shareholders Kontrak pembiayaan, piutang
Management pembiayaan, pembiayaan konsumen,
piutang lain lain, uang muka, beban
bunga, Jasa teknis, dan beban
operasional lainnya/Financing
contracts, financing receivables,
consumer financing, other receivables,
down payments, interest expenses,
technical services, and other
operational expenses
PT Asuransi Reliance Pemegang saham/Shareholders Utang obligasi, beban asuransi/Bonds
Indonesia payable and medium-term notes
PT Reliance Sekuritas Dimiliki oleh pemegang saham Piutang lain lain, Utang obligasi, beban
Indonesia Tbk pengendali yang sama/Owner by the bunga/Other receivable , Bonds
same controling shareholder payable, interest rate
PT Reliance Modal Dimiliki oleh pemegang saham Kontrak pembiayaan, piutang lain lain/
Ventura pengendali yang sama/Owner by the Financing contracts, other receivable
same controling shareholder
PT RelianceIntegrasi Dimiliki oleh pemegang saham Kontrak pembiayaan, piutang
Dunia Anda pengendali yang sama/Owner by the pembiayaan, dan pembelian aset tak
same controling shareholder berwujud, beban bunga, dan beban
operasional lainnya/Financing
contracts, financing receivables, and
purchases of intangible assets, interest
expenses, and other operating
expenses
PT Asuransi Jiwa Dimiliki oleh pemegang saham Piutang lain-lain, utang obligasi,
Reliance Indonesia pengendali yang sama/Owner by the pinjaman yang diterima, bunga yang
same controling shareholder masih harus dibayar dan beban
bunga/Other receivable, bonds payable,
loans payable, accrued interest and
interest rate
63
Page 324
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Sifat Hubungan dengan Pihak Berelasi (lanjutan) Nature of Relationship with Related Parties
(continued)
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari trasaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Multi Artha Griya Entitas sepengendali/Entity under Piutang pembiayaan, piutang lain-lain,
common control liabilitas sewa ,beban sewa bangunan
dan beban operasional
lainnya/Financing receivable, other
receivable, lease liabilities and building
lease expenses and other operational
expenses
PT Bcorp Investama Entitas sepengendali/Entity under Utang obligasi/Bonds payable
Indonesia (dahulu PT common control
Suryatama Tigamitra)
PT Viva Medika Entitas sepengendali/Entity under Kontrak pembiayaan syariah, Piutang
common control pembiayaan syariah/Sharia financing
contracts, Sharia financing receivables
Anton Budidjaja Komisaris utama Utang obligasi/Bonds payable
Perusahaan/President Commissioner
of the Company
a. Pada tanggal 28 November 2025, Perusahaan a. On November 28, 2025, the Company signed
menandatangani perjanjian pembiayaan modal a working capital financing agreement by
kerja secara anjak piutang (Factoring with factoring (Factoring with recourse) with
recourse) dengan No Perjanjian. 090/REFI/PK- Agreement No. 090/REFI/PK-RCM/XI/2025.
RCM/XI/2025. Adapun fasilitas pembiayaan The financing facility provided is
yang diberikan sebesar Rp47.540.000.000 Rp47,500,000,000 with a term of 60 months
dengan jangka waktu 60 bulan dengan suku with a financing interest rate of 12% per annum
bunga pembiayaan sebesar 12% per tahun during the loan term.
selama jangka waktu pinjaman.
Pada tanggal 28 November 2025, Perusahaan On November 28, 2025, the Company has
telah melakukan perjumpaan hutang atas conducted a debt set-off for the purchase of
pembelian piutang PT Reliance Capital receivables from PT Reliance Capital
Management dan menyatakan kesediaannya Management and stated its willingness to
untuk membeli piutang RCM terhadap purchase RCM's receivables from PT Abland
PT Abland Andalan Jaya sesuai dengan Andalan Jaya in accordance with the bridging
Perjanjian dana talangan tertanggal 20 Mei fund agreement dated May 20, 2025 with an
2025 dengan outstanding sebesar outstanding amount of Rp18,984,825,982. In
Rp18.984.825.982. sehubungan dengan connection with the purchase of the
pembelian piutang tersebut PT Reliance receivables, PT Reliance Capital Management
Capital Management dengan Perusahaan telah and the Company have agreed to conduct a
sepakat untuk melakukan set off (perjumpaan set-off (debt set-off) with the following
hutang) dengan mekanisme sebagai berikut: mechanism:
1. Nilai pembelian piutang sebesar 1. The purchase value of receivables
Rp18.984.825.982 diperhitungkan sebagai amounting to Rp18,984,825,982 is
pengurang atas kewajiban hutang RCM calculated as a reduction in RCM's debt
kepada Perusahaan. obligations to the Company.
2. Dengan demikian, sisa kewajiban hutang 2. Thus, RCM's remaining debt obligation to
RCM kepada Perusahaan setelah the Company after the set off is
dilakukan set off adalah sebesar Rp28,555,174,018.
Rp28.555.174.018.
64
Page 325
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Sifat Hubungan dengan Pihak Berelasi (lanjutan) Nature of Relationship with Related Parties
(continued)
b. Pada tanggal 24 Februari 2026, Perusahaan b. On February 24, 2026, the Company signed a
menandatangani perjanjian pembiayaan financing agreement with Al-Qardh contract
dengan akad Al-Qardh No.023/REFIS- No.023/REFIS-AP/RELIDANAUSAHAME/II/2026
AP/RELIDANAUSAHAME/II/2026 dengan with PT Viva Medika. The Ijarah limit is
PT Viva Medika. Adapun limit Ijarah sebesar Rp870,000,000 with a loan term of 1 (one) year
Rp870.000.000 dengan jangka waktu pinjaman starting February 24, 2026.
terhitung 1 (satu) tahun sejak tanggal 24
Februari 2026.
c. Perusahaan telah mengasuransikan aset tetap c. The Company has insured its fixed assets with
kepada PT Asuransi Reliance Indonesia PT Asuransi Reliance Indonesia (Note 12).
(Catatan 12).
d. Pada tanggal 05 Mei 2023, Perusahaan d. On May 5, 2023, the Company signed a lease
menandatangani perjanjian addendum sewa addendum agreement No. 03/Add-1/V/2-23
menyewa No. 03/Add-1/V/2-23 tentang regarding the extension of the lease period for
perpanjangan jangka waktu sewa ruangan office space located at Soho Westpoint Jl.
kantor yang terletak di Soho Westpoint Macan Kavling 4-5, North Kedoya, Kebon
Jl. Macan Kavling 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, West Jakarta with PT Multi Artha Griya
Jeruk, Jakarta Barat dengan PT Multi Artha for a period of 3 (three) years. The lease period
Griya untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun. Jangka is from July 1, 2023 to June 30, 2026 with a
waktu sewa terhitung mulai 1 Juli 2023 sampai rental value of Rp2,233,724,400 (including
dengan 30 Juni 2026 dengan nilai sewa VAT). The office space rental payment is made
sebesar Rp2.233.724.400 (termasuk PPN). in installments once a year. For this lease,
Pembayaran sewa ruangan kantor tersebut there are lease liabilities recognized in the
dilakukan secara bertahap setiap satu tahun statements of financial position as of December
sekali. Atas sewa ini terdapat liabilitas sewa 31, 2025 and 2024 amounting to
yang diakui di laporan posisi keuangan pada Rp884,610,800 and Rp864,090,151,
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masingg respectively (Note 14b). The amortization
adalah sebesar Rp884.610.800 dan expense for lease rights for 2025 and 2024
Rp864.090.151 (Catatan 14b). Beban amounted to Rp572,882,340, respectively
amortisasi sewa hak guna untuk tahun 2025 (Note 27).
dan 2024 masing-masing sebesar
Rp572.882.340 (Catatan 27).
e. Perusahaan mengadakan perjanjian biaya e. The Company entered into a technical fee
teknis dengan PT Reliance Capital agreement with PT Reliance Capital
Management untuk memberikan bantuan Management to provide technical assistance
teknis dan konsultasi. Berdasarkan perubahan and consultation. Based on amendment
No. Add.1.018/RCM/DI/I/2015 tanggal 14 Juli No. Add.1.018/RCM/DI/I/2015 dated July 14,
2017, perjanjian berjangka waktu 3 tahun 2017, the agreement has a term of 3 years until
sampai dengan tanggal 6 Juli 2020. July 6, 2020. The Company pays a technical
Perusahaan membayar biaya teknis sebesar fee of 8% of net profit before tax and other
8% dari laba bersih sebelum pajak dan expenses or income. The agreement has been
pengeluaran atau pendapatan lainnya. amended by technical and management
Perjanjian telah diubah dengan perjanjian assistant agreement No. 6/RCM/INT/XII/2018
asisten teknis dan manajemen No. dated December 28, 2018, the Company will
6/RCM/INT/XII/2018 tanggal 28 Desember pay fees based on certain percentages in the
2018, dimana Perusahaan akan membayar agreement. The agreement has been amended
biaya berdasarkan persentase tertentu dalam in accordance with addendum II dated May 02,
perjanjian. Perjanjian tersebut telah mengalami 2023, regarding the change in the name of the
perubahan sesuai adendum II tanggal 02 Mei agreement from "Management consulting
2023, tentang perubahan nama perjanjian agreement and Internal HR development" to
semula ”Perjanjian konsultasi manajemen dan "Internal HR training and development
pengembangan SDM Internal” menjadi agreement (Training & Development)".
”Perjanjian pelatihan dan pengembangan SDM
Internal (Training & Development)”.
65
Page 326
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Sifat Hubungan dengan Pihak Berelasi Nature of Relationship with Related Parties
(lanjutan) (continued)
e. Biaya teknis yang diakui tahun 2024 dan 2023 e. Technical costs recognized in 2024 and 2023
sebesar Rp327.060.173 dan Rp356.792.916 amounted to Rp327,060,173 and
(Catatan 27). (lanjutan) Rp356,792,916 (Note 27). (continued)
Piutang lain-lain dari PT Reliance Capital Other receivable from PT Reliance Capital
Management merupakan pemberian pinjaman Management represent loans given with non-
tanpa bunga, jaminan dan jangka waktu interest bearing, unsecured and have no fixed
pembayaran. term payment.
f. Pada tanggal 21 Juli 2020, Perusahaan f. On July 21, 2020, the Company entered into an
melakukan perjanjian Konsultan Manajemen Internal Human Resources Management and
dan Pengembangan SDM Internal dengan Development Consultant Agreement with
PT Reliance Capital Management. Perjanjian PT Reliance Capital Management. The
tersebut telah mengalami beberapa kali agreement has undergone several
perubahan terakhir perubahan pada addendum amendments, most recently in the fourth
keempat pada tanggal 1 Juli 2025 dengan addendum on July 1, 2025, which amended
mengubah Pasal 1 terkait perpanjangan jangka Article 1 regarding the extension of the term
waktu sampai dengan 21 Juli 2030. until July 21, 2030.
g. PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, g. PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk,
PT Asuransi Reliance Indonesia, PT Asuransi PT Asuransi Reliance Indonesia, PT Asuransi
Jiwa Reliance Indonesia, PT Bcorp Investama Jiwa Reliance Indonesia, PT Bcorp Investama
Indonesia dan Anton Budidjaja merupakan Indonesia and Anton Budidjaja are holders of
pemegang obligasi yang diterbitkan oleh bonds issued by the Company.
Perusahaan.
h. Berdasarkan perjanjian kredit No. h. Based on credit agreement No. 045/LGL/AJRI-
045/LGL/AJRI-PKS/IV/2023, tanggal 17 April PKS/IV/2023, the Company obtained a credit
2023, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit facility amounting to Rp10,000,000,000 from
sebesar Rp10.000.000.000 dari PT Asuransi PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia. This
Jiwa Reliance Indonesia. Fasilitas ini berjangka facility has a term of 12 (twelve) months with a
waktu 12 (dua belas) bulan dengan suku bunga financing interest rate of 10.5% per annum
pembiayaan sebesar 10,5% per tahun (efektif) (effective) during the credit period. For this
selama jangka waktu kredit. Atas perjanjian credit agreement, the Company has attached
kredit ini, Perusahaan mengikatkan agunan collateral in the form of fiduciary over mortgage
berupa fidusia atas aset keuangan KPR financial assets amounting to 110% of the
sebesar 110% dari besarnya nilai fasilitas amount of the credit facility.
kredit.
Perjanjian tersebut telah mengalami beberapa The agreement has undergone several
kali addendum, dengan addendum terakhir addendums, with the latest addendum dated
tertanggal 7 Februari 2025 berdasarkan No. February 7, 2025, under No. 019/REFI-
019/REFI-AJRI/PKS/VIII/2025. Berdasarkan AJRI/PKS/VIII/2025. Based on the addendum,
addendum tersebut, fasilitas yang diberikan the facility provided was changed to
mengalami perubahan menjadi sebesar Rp14,550,000,000 with a term of 36 months,
Rp14.550.000.000 dengan jangka waktu 36 valid until April 17, 2027.
bulan, yang berlaku sampai dengan 17 April
2027.
i. Pada tanggal 23 Juni 2023, Perusahaan telah i. On June 23, 2023, the Company signed a
menandatangani perjanjian pemberian dana bridging fund agreement to PT Reliance Modal
talangan kepada PT Reliance Modal Ventura Ventura to be used for operational purposes for
yang digunakan untuk keperluan operasional a period of 3 (three) years from the signing of
dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung the Agreement until June 23, 2026. The loan is
sejak ditandatanganinya Perjanjian sampai interest-free and unsecured. With outstanding
dengan 23 Juni 2026. Pinjaman tersebut tidak receivables of Rp1,900,000,000.
dikenakan bunga dan tanpa jaminan. Dengan
oustanding piutang sebesar Rp1.900.000.000.
66
Page 327
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Sifat Hubungan dengan Pihak Berelasi Nature of Relationship with Related Parties
(lanjutan) (continued)
i. Pada tanggal 27 September 2022 dengan i. On September 27, 2022, with Number 19, the
Nomor 19 , Perusahaan telah menandatangani Company has signed an investment financing
perjanjian pembiayaan investasi secara Anjak agreement by means of Factoring With
Piutang (Factoring With Recourse) dengan Recourse with PT Reliance Integritas Dunia
PT Reliance Integritas Dunia Anda jangka Anda for a period of 5 years, with an
waktu 5 Tahun, dengan outstanding sebesar outstanding amount of Rp1,000,000,000.
Rp1.000.000.000.
j. Pada tanggal 29 Desember 2025, Perusahaan j. On December 29, 2025, the Company signed a
telah menandatangani perjanjian pengalihan receivables transfer agreement (cession) with
piutang (cessie) dengan PT Reliance Sekuritas PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. Based
Indonesia Tbk. Berdasarkan perjanjian on the agreement, the Company transferred its
tersebut, Perusahaan mengalihkan piutang receivables from PT Reliance Modal Ventura
yang dimilikinya atas PT Reliance Modal and PT Reliance Integritas Dunia Anda to PT
Ventura dan PT Reliance Integritas Dunia Anda Reliance Sekuritas Indonesia Tbk with a
kepada PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk transfer value of Rp2,739,101,215.
dengan nilai pengalihan sebesar
Rp2.739.101.215.
k. Pada tanggal 21 Juli 2020 Perusahaan k. On July 21, 2020, the Company entered into an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT RelianceIntegrasi Dunia
PT RelianceIntegrasi Dunia Anda terkait Anda regarding the provision of the RELI.ID
penyediaan fungsi aplikasi RELI.ID untuk application function for financing products. In
produk pembiayaan. Sehubungan dengan connection with this collaboration,
Kerjasama tersebut, maka PT PT RelianceIntegrasi Dunia Anda is entitied to
RelianceIntegrasi Dunia Anda berhak untuk a fee Rp1,000,000,000 for the first year. It will
mendapatkan imbalan jasa sebesar be mutually agreed later and set forth in an
Rp1.000.000.000 untuk tahun pertama. addendum to this agreement. The agreement
Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu is valid for a period 5 (five) years, commencing
5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal 21 Juli on July 21, 2020 and will expire on July 21,
2020 dan akan berakhir pada tanggal 21 Juli 2025 and can be extended for a period to be
2025 serta dapat diperpanjang untuk jangka agreed later.
waktu yang akan disepakati kemudian.
Pada 24 Agustus 2022 perjanjian tersebut On August 24, 2022, the agreement underwent
mengalami perubahan ketentuan mengenai changes to the provisions regarding the service
imbalan jasa yang diterima oleh fee received by PT RelianceIntegrasi Dunia
PT RelianceIntegrasi Dunia Anda berupa Anda in the form of a commission for each
komisi dari setiap produk yang berhasil dijual product sold, the amount of which is regulated
yang besarnya diatur dalam addendum in an addendum.
tersebut.
Berdasarkan Berita Acara Serah Terima pada Based on the minutes of handover dated
tanggal 30 November 2023, November 30, 2023, PT Reliance Integrasi
PT RelianceIntegrasi Dunia Anda telah Dunia Anda has handed over the results of
menyerahkan hasil pekerjaan pengembangan RELI.ID development work amounting to
RELI.ID sebesar Rp742.857.143 yang dicatat Rp742,857,143 which the Company recorded
Perusahaan sebagai aset tak berwujud. as intangible assets.
Pada tahun 2022 PT RelianceIntegrasi Dunia In 2022 PT RelianceIntegrasi Dunia Anda has
Anda telah menyerahkan hasil pekerjaan handed over the results of the RELI.ID
pengembangan RELI.ID sebesar development work amounting to
Rp257.142.857 yang dicatat Perusahaan di Rp257,142,857 which the Company recorded
Aset tak berwujud. in Intangible assets.
67
Page 328
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Sifat Hubungan dengan Pihak Berelasi Nature of Relationship with Related Parties
(lanjutan) (continued)
l. Berdasarkan Perjanjian Jual Beli Aset AYDA l. Pursuant to the AYDA Asset Purchase
pada tanggal 12 Agustus 2024, Perusahaan Agreement dated August 12, 2024, the
melakukan penjualan Aset AYDA kepada PT Company sold AYDA Assets to PT Multi Artha
Multi Artha Griya yaitu 6 unit Apartment Centro Griya, consisting of 6 units of Centro City
City Residence senilai Rp1.776.578.272, Residence apartments valued at
dimana atas penjualan ini per 31 Desember Rp1,776,578,272. As of December 31, 2024,
2024 Perusahaan belum menerima the Company had not yet received payment
pembayaran dari PT Multi Artha Griya. from PT Multi Artha Griya for this sale.
m. Berdasarkan Perjanjian Pengambil Alih Aset m. Pursuant to the Asset Takeover Agreement
pada tanggal 11 November 2024, Perusahaan dated November 11, 2024, the Company
mengalihkan Aset Jaminan nasabah transferred the Collateral Asset of a defaulting
Perusahaan yang gagal bayar kepada PT Multi customer to PT Multi Artha Griya, consisting of
Artha Griya yaitu 1 unit Apartement West point 1 unit of West Point Apartment valued at
senilai Rp1.137.017.99, dimana atas Rp1,137,017,999. As of December 31, 2024,
pengalihan ini per 31 Desember 2024 the Company had not yet received payment
Perusahaan belum menerima pembayaran dari from
PT Multi Artha Griya. PT Multi Artha Griya for this transfer.
Transaksi dengan Pihak Berelasi Transactions with Related Parties
Persentase terhadap Jumlah Aset/
Percentage to Total Assets
2025 2024 2025 2024
Aset Assets
Piutang pembiayaan Financing receivables
PT Reliance Capital Management 28.555.174.018 - 3,70% - PT Reliance Capital Management
PT Multi Artha Griya - 16.813.161.291 - 2,30% PT Multi Artha Griya
PT RelianceIntegrasi Dunia Anda - 1.179.152.946 - 0,16% PT RelianceIntegrasi Dunia Anda
Piutang pembiayaan Konsumen Consumer financing receivables
PT Reliance Capital Management - 12.122.850.000 - 1,66% PT Reliance Capital Management
Piutang Syariah Sharia Financing Receivable
PT Viva Medika 1.098.757.911 1.352.134.672 0,14% 0,19% PT Viva Medika
Piutang lain-lain Other receivables
PT Multi Artha Griya 2.913.596.263 2.913.596.263 0,38% 0,40% PT Multi Artha Griya
PT Reliance Capital Management 2.178.287.029 3.395.071.397 0,28% 0,46% PT Reliance Capital Management
PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia 672.777.778 672.777.778 0,09% 0,09% PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
PT Reliance Modal Ventura - 1.900.000.000 - 0,26% PT Reliance Modal Ventura
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk - 196.270.833 - 0,03% PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
Uang Muka Advance
PT Reliance Capital Management 2.314.728.374 2.314.728.374 0,30% 0,32% PT Reliance Capital Management
Aset tak berwujud Intangible assets
PT RelianceIntegrasi Dunia Anda 391.547.619 641.547.623 0,05% 0,09% PT RelianceIntegrasi Dunia Anda
Jumlah 38.124.868.992 43.501.291.177 1,24% 5,96% Total
68
Page 329
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan) Transactions with Related Parties (continued)
Persentase terhadap Jumlah
Liabilitas/
Percentage to Total Liabilities
2025 2024 2025 2024
Liabilitas Liabilities
Utang obligasi Bonds payable
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk 11.910.000.000 151.390.000.000 2,38% 31,96% PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia 10.050.000.000 10.050.000.000 2,01% 2,12% PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
Anton Budidjaja 1.145.000.000 3.000.000.000 0,23% 0,63% Anton Budidjaja
PT Asuransi Reliance Indonesia 450.000.000 450.000.000 0,09% 0,09% PT Asuransi Reliance Indonesia
PT Bcorp Investama Indonesia - 100.000.000 0,00% 0,02% PT Bcorp Investama Indonesia
Pinjaman yang diterima Loans received
PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia 7.000.000.000 11.550.000.000 1,40% 2,44% PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
Utang sewa Lease payable
PT Multi Artha Griya 884.610.800 864.090.151 0,18% 0,18% PT Multi Artha Griya
Beban Akrual Accrued Expense
PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia 463.074.571 38.123.658 0,09% 0,01% PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk - 1.012.458.338 0,00% 0,21% PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
Jumlah 31.902.685.371 178.454.672.147 6,39% 37,67% Total
Presentase terhadap Pendapatan
yang Bersangkutan/ Percentage
to Related Revenue
2025 2024 2025 2024
Pendapatan Revenue
Bunga Interest
Pembiayaan Financing
PT Multi Artha Griya 223.273.312 13.161.290 0,45% 0,02% PT Multi Artha Griya
PT RelianceIntegrasi Dunia Anda 150.000.000 149.231.164 0,30% 0,20% PT RelianceIntegrasi Dunia Anda
PT Reliance Capital Management - 465.643.010 0,00% 0,61% PT Reliance Capital Management
Pembiayaan Konsumen Consumer financing
PT Reliance Capital Mangement 555.365.632 5.951.203.243 1,11% 7,80% PT Reliance Capital Mangement
Presentase terhadap Beban yang
Bersangkutan/ Percentage to
Related Expense
2025 2024 2025 2024
Beban umum dan administrasi General and administrative expenses
PT RelianceIntegrasi Dunia Anda 788.203.984 - 5,25% - PT RelianceIntegrasi Dunia Anda
PT Reliance Capital Management 327.060.173 356.792.916 2,18% 1,72% PT Reliance Capital Management
PT Multi Artha Griya 130.706.078 572.882.340 0,87% 2,76% PT Multi Artha Griya
PT Asuransi Reliance Indonesia 8.597.220 244.716.762 0,06% 1,18% PT Asuransi Reliance Indonesia
Beban bunga dan beban Interest expenses and other
keuangan lainnya financial charges
PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia 1.839.871.383 840.321.179 12,25% 4,05% PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk 139.609.722 12.408.586.038 0,93% 59,85% PT Reliance Sek uritas Indonesia Tbk
PT Asuransi Reliance Indonesia - 49.437.518 0,00% 0,24% PT Asuransi Reliance Indonesia
69
Page 330
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan) Transactions with Related Parties (continued)
Kompensasi untuk Dewan Komisaris dan Direksi The compensation for the Board of Commissioners
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal and the Board of Directors for the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 is as follows:
berikut:
2025 2024
Dewan Komisaris 313.900.000 313.900.000 Board of Commissioners
Dewan Direksi 2.364.050.000 2.364.050.000 Board of Directors
Jumlah 2.677.950.000 2.677.950.000 Total
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN AND POLICIES
a. Pendahuluan dan Gambaran Umum a. Introduction and Overview
Perusahaan memiliki eksposur terhadap risiko- The Company is exposed to the following risks
risiko atas instrumen keuangan sebagai relating to its financial instruments:
berikut:
a. Risiko kredit a. Credit risk
b. Risiko nilai tukar b. Foreign exchange risk
c. Risiko suku bunga c. Interest risk
d. Risiko likuiditas d. Liquidity risk
e. Risiko operasional e. Operational risk
Catatan ini menyajikan informasi mengenai This note provides information on the
eksposur Perusahaan terhadap setiap risiko di Company’s exposure to any risk above, the
tas, tujuan, kebijakan dan proses yang dilakukan objectives, policies and processes conducted by
oleh Perusahaan dalam mengukur dan the Company in measuring and managing risk.
mengelola risiko.
Kerangka Manajemen Risiko Frame of Risk Management
Sektor pembiayaan banyak dipengaruhi oleh Financing sector is suspectible to various risks
risiko, baik risiko yang berasal dari faktor internal originating from internal and external factors. In
maupun eksternal. Dalam rangka meningkatkan order to improve the Company’s performance,
kinerja Perusahaan, Perusahaan berupaya the Company strives to manage various risks as
untuk mengelola berbagai risiko dengan sebaik- well as possible, by implementing risk
baiknya, dengan menerapkan manajemen risiko. management.
Direksi memiliki tanggung jawab secara Establishing and monitoring risk management is
menyeluruh atas penetapan dan pengawasan the overall responsibility of the Board of
kerangka manajemen risiko. Direksi telah Directors. The Board of Directors has instructed
menetapkan Departemen Manajemen Risiko the Risk Management Department to develop
yang bertanggung jawab untuk pengembangan and oversee the risk management policies. The
dan pengawasan kebijakan manajemen risiko activities carried out by the Risk Management
Perusahaan di masing-masing area Department are regularly reported to the Board
tertentu.Departemen Manajemen Risiko of Directors.
melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan
kepada Direksi Perusahaan secara berkala.
70
Page 331
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
a. Pendahuluan dan Gambaran Umum a. Introduction and Overview (continued)
(lanjutan)
Kerangka Manajemen Risiko (lanjutan) Frame of Risk Management (continued)
1. Manajemen risiko kredit 1. Credit risk management
Manajemen risiko yang diterapkan Risk management applied by the Company
perusahaan adalah sebagai berikut: is as follows:
- Kehati-hatian dalam pemberian kredit - Prudence in granting credit
Perusahaan melalui Departemen The Company through the Risk
Manajemen Risiko menetapkan kriteria Management Department determines
penerimaan calon nasabah yang the criteria for acceptance of
direview secara berkala baik untuk prospective customers which are
calon nasabah Sewa, Pembiayaan reviewed periodically for both
Konsumen dan Anjak Piutang. Dalam prospective customers for Lease,
memberikan kredit pembiayaan Consumer Financing and Factoring. In
konsumen, Perusahaan menetapkan providing consumer credit, the
beberapa proses penilaian kredit dan Company establishes several credit
scoring. assessment and scoring processes.
Perusahaan mengaplikasikan system The Company has applied the billing
penagihan melalui telepon untuk and collection system by phone for
tagihan yang akan jatuh tempo dan receivables that will mature and monitor
memantau laporan overdue secara over due accounts on a daily basis to
harian untuk menentukan tindak lanjut ensure appropriate reminder has been
yang diperlukan dari setiap debitur sent to customer with default account.
lewat waktu. Usaha tersebut dalam The Company exerts effort to keep the
rangka menjaga rasio kredit minimum ratio of non performing loans,
bermasalah, khususnya dalam masa particulary in the current global
krisis ekonomi global. economic crisis.
2. Manajemen risiko pendanaan 2. Funding risk management
Manajemen risiko yang ditetapkan Risk management implemented by the
perusahaan adalah sebagai berikut: Company follows:
- Pemantauan dan analisis kondisi usaha - Monitoring and analyzing the business
dan obyek pembiayaan conditions and the object of financing
Perusahaan terus melakukan The Company conducts periodic
pemantauan berkala atas kondisi usaha monitoring of the condition of its debtor’s
dan industri debitur-debitur dan business and industry condition and re-
pengecekan obyek pembiayaan. Hal ini examine the object of financing. It aims
bertujuan untuk mengantisipasi to assess the capability of the debtor
kemampuan debitur dan kualitas and the quality of receivables to preven
piutang sehingga dapat dilakukan deterioration in credit quality.
tindakan pencegahan penurunan
kualitas kredit.
- Diversifikasi sumber pendanaan - Diversification of sources of funding
Dalam rangka mengurangi risiko In order to reduce the risk of
ketergantungan pada satu sumber dependence on one source of funding,
pendanaan, Perusahaan melakukan the Company is into diversified funding,
diversifikasi pendanaan, antara lain among others,with alternative sources
dengan alternatif sumber dana dari of funds from loans from banks, third
pinjaman dari bank, pihak ketiga dan parties and medium term notes.
surat utang jangka menengah.
71
Page 332
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
a. Pendahuluan dan Gambaran Umum a. Introduction and Overview (continued)
(lanjutan)
Kerangka Manajemen Risiko (lanjutan) Frame of Risk Management (continued)
2. Manajemen risiko pendanaan (lanjutan) 2. Funding risk management (continued)
Manajemen risiko yang ditetapkan Risk management implemented by the
perusahaan adalah sebagai berikut: Company follows: (continued)
(lanjutan)
- Pengelolaan ketidaksesuaian suku - Management of interest rate mismatch
bunga Dalam mengantisipasi In anticipation of interest rate
ketidaksesuaian suku bunga piutang mismatches on loans and receivable,
dan suku bunga pinjaman yang the Company implemented a policy
diterima, Perusahaan menerapkan limiting the maximum difference
kebijakan pembatasan selisih (maximum gap) between the fixed rate
maksimum (maximum gap) antara suku that is given to borrowers with fixed rate
bunga tetap yang diberikan kepada loans do not exceed the total equity.
debitur dengan pinjaman bunga tetap
tidak melebihi jumlah ekuitas.
- Pengelolaan risiko likuiditas - Liquidity risk management
Dalam mengelola risiko likuiditas, - In managing liquidity risk, the Company
Perusahaan menggunakan sumber uses the sources of longterm funding to
dana jangka panjang untuk membiayai finance long-term receivables. The
piutang jangka panjangnya. Company has established cooperation
Perusahaan telah melakukan kerja with bank and third parties to provide
sama dengan bank dan pihak ketiga long-term funding both in Rupiah, in
untuk penyediaan sumber dana jangka order to strengthen the funding
panjang, guna memperkuat struktur structure.
pendanaan.
a. Risiko Kredit a. Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko terjadinya Credit risk is the risk that the Company will incur
kerugian keuangan yang disebabkan oleh a loss arising from the customers or counter
ketidakmampuan counterparty untuk parties who failed to fulfill their contractual
memenuhi liabilitas kontraktualnya. Untuk obligations. To ensure that the impairment is
meyakinkan bahwa penurunan nilai terdeteksi detected early, the receivables are monitored
secara dini, portofolio kredit dimonitor secara actively at every level and will be reduced
aktif pada setiap tingkatan struktur risiko dan through the implementation of recovery
akan dikurangi melalui pelaksanaan strategi strategies. The Company is prudent in
pemulihan. Perusahaan mengantisipasi risiko anticipating the credit risk by applying policy in
kredit dengan penuh kehati-hatian dengan credit risk management. Besides providing
menerapkan kebijakan manajemen risiko prudent credit assessment, the Company also
kredit. Selain penilaian kredit dengan penuh has an effective internal control, well collection
kehati-hatian, Perusahaan juga telah memiliki management and continuously perform tight
pengendalian intern yang kuat, manajemen monitoring and analysis of the condition of the
penagihan yang baik dan secara berkala debtor’s business and financed asset during
melakukan pemantauan dan analisa terhadap the term of the contract.
kondisi usaha debitur dan obyek pembiayaan
sepanjang kontrak berjalan.
72
Page 333
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
a. Risiko Kredit (lanjutan) a. Credit Risk (continued)
Berikut adalah ekposur laporan posisi The table below shows the statements of
keuangan yang terkait risiko kredit pada financial position’s exposure to credit risk as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Belum jatuh
tempo dan tidak Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo
mengalami dan mengalami dan mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not past due and Not past due and Past due and Jumlah/
unimpaired impaired impaired Total
Kas dan bank 3.959.370.310 - - 3.959.370.310 Cash and bank
Deposito berjangka 500.000.000 - - 500.000.000 Time deposit
Piutang pembiayaan - 474.274.595.902 36.013.903.415 510.288.499.316 Financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen - 149.150.169.729 2.059.670.743 151.209.840.472 Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan syariah - 45.245.462.909 4.850.982.703 50.096.445.612 Sharia financing receivables
Piutang lain-lain - - 15.287.082.994 15.287.082.994 Other receivable
Jumlah 4.459.370.310 668.670.228.540 58.211.639.855 731.341.238.704 Total
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Belum jatuh
tempo dan tidak Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo
mengalami dan mengalami dan mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not past due and Not past due and Past due and Jumlah/
unimpaired impaired impaired Total
Kas dan bank 6.200.649.763 - - 6.200.649.763 Cash and bank
Deposito berjangka 3.500.000.000 - - 3.500.000.000 Time deposit
Piutang pembiayaan - 402.719.188.865 31.698.701.311 434.417.890.176 Financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen - 161.320.863.273 838.114.217 162.158.977.490 Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan syariah - 58.048.037.466 8.170.875.280 66.218.912.746 Sharia financing receivables
Piutang lain-lain - 16.258.992.034 - 16.258.992.034 Other receivable
Aset lain-lain - uang jaminan 284.000.000 - - 284.000.000 Other assets - security deposit
Jumlah 9.984.649.763 638.347.081.637 40.707.690.808 689.039.422.208 Total
b. Risiko Nilai Tukar b. Foreign Exchange Risk
Risiko nilai tukar adalah risiko dimana nilai Foreign exchange rate risk is the risk that the
wajar atau arus kas kontraktual masa datang fair value or future contractual cash flows of a
dari suatu instrumen keuangan akan financial instrument will fluctuate because of
terpengaruh akibat perubahan nilai tukar. changes in foreign exchange rates. The
Eksposur Perusahaan yang terpengaruh risiko Company’s exposures to the foreign exchange
nilai tukar terutama terkait dengan piutang risk relates primarily to net investment in
pembiayaan. financing receivables.
c. Risiko Suku Bunga c. Interest Rate Risk
Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai Interest rate risk is the risk that the fair value or
wajar atau arus kas kontraktual masa datang contractual future cash flows of a financial
dari suatu instrumen keuangan akan instrument will be affected due to changes in
terpengaruh akibat perubahan suku bunga market interest rates. The Company’s
pasar. Eksposur Perusahaan yang exposures to the interest rate risk relates
terpengaruh risiko suku bunga terutama terkait primarily to loans received.
dengan pinjaman yang diterima.
73
Page 334
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
c. Risiko Suku Bunga (lanjutan) c. Interest Rate Risk (continued)
Untuk meminimalkan risiko suku bunga, To minimize interest rate risk, the Company
Perusahaan mengelola beban bunga melalui manages interest cost through a fixed-rate, by
suku bunga tetap, dengan mengevaluasi evaluating market rate trends. Management
kecenderungan suku bunga pasar. Manajemen also conducts assessments among interest
juga melakukan penelaahan berbagai suku rates offered by creditors to obtain the most
bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk favorable interest rate before takes any
mendapatkan suku bunga yang decision to enter a new loan agreement.
menguntungkan sebelum mengambil
keputusan untuk melakukan perikatan utang.
d. Risiko Likuiditas d. Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang Liquidity risk is a risk arising when the cash flow
timbul karena Perusahaan tidak memiliki arus position of the Company is not enough to cover
kas yang cukup untuk memenuhi liabilitasnya. the liabilities which become due. To reduce the
Untuk mengurangi risiko pendanaan, exposure to liquidity risk, the Company
Perusahaan mendiversifikasi sumber dana. diversified its sources of funding. Apart from its
Selain dari modal sendiri dan penerimaan own capital and receipt of customer payments,
angsuran pelanggan, Perusahaan memperoleh the Company obtains funds from bank loans.
sumber dana dari pinjaman bank.
Tabel di bawah ini menganalisis liabilitas The table below analyzes the Company’s
keuangan Perusahaan berdasarkan sisa financial liabilities based on the remaining
periode hingga tanggal jatuh tempo kontrak. period to the contractual maturity date. The
Jumlah yang diungkapkan dalam tabel adalah amounts disclosed in the table are the
arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan. contractual undiscounted cash flows.
31 Desember 2025/ December 31, 2025
<= 1 tahun/ 1-5 tahun/ Jumlah/ Biaya transaksi/ Nilai Tercatat/
<= 1 Year 1-5 Years Total Transaction Costs As Reported
Liabilitas Liabilities
Utang obligasi - 200.000.000.000 200.000.000.000 (1.469.038.427) 198.530.961.573 Bonds payable
Pinjaman yang diterima 192.222.902.244 82.821.793.492 275.044.695.736 - 275.044.695.736 Loans received
Beban akrual 5.201.677.272 - - - 5.201.677.272 Accrued expenses
Liabilitas lain-lain 12.486.623.878 - - - 12.486.623.878 Other liabilities
Jumlah 209.911.203.394 282.821.793.492 475.044.695.736 (1.469.038.427) 491.263.958.459 Total
31 Desember 2024/ December 31, 2024
<= 1 tahun/ 1-5 tahun/ Jumlah/ Biaya transaksi/ Nilai Tercatat/
<= 1 Year 1-5 Years Total Transaction Costs As Reported
Liabilitas Liabilities
Utang obligasi 100.000.000.000 200.000.000.000 300.000.000.000 (2.576.628.680) 297.423.371.320 Bonds payable
Pinjaman yang diterima 108.780.356.720 39.533.049.228 148.313.405.948 - 148.313.405.948 Loans received
Beban akrual 7.248.013.186 - - 7.248.013.186 Accrued expenses
Liabilitas lain-lain 14.608.577.960 - - 14.608.577.960 Other liabilities
Jumlah 230.636.947.866 239.533.049.228 448.313.405.948 (2.576.628.680) 467.593.368.414 Total
e. Risiko Operasional e. d.Operational Risk
Dalam melaksanakan kegiatan In conducting its business, the Company faces
operasionalnya, Perusahaan menghadapi the risk of negligent implementation of
risiko kelalaian penerapan standar operasional operational standards and procedures and
dan prosedur maupun pengendalian yang controls that do not support the Company’s
tidak menunjang pertumbuhan Perusahaan, growth, especially in analyzing the feasibility of
terutama dalam menganalisa kelayakan financing and supervision of collection of
pembiayaan dan pengawasan terhadap receivables.
penagihan piutang.
74
Page 335
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
e. Risiko Operasional (lanjutan) e. f. Operational Risk (continued)
Hal ini dapat mempengaruhi proses transaksi This may affect the business transaction
usaha dan akan mengakibatkan terganggunya process and might result in disruption of the
kelancaran operasi dan tingkat layanan kepada operations and quality of service to customers
pelanggan dan pemasok, yang mempengaruhi and suppliers, which affect the performance
kinerja dan daya saing Perusahaan. and competitiveness of the Company.
Untuk meminimalisasi risiko operasional To minimize operational risks mentioned
diatas, manajemen menekankan perlunya above, management emphasized the need for
pemahaman setiap karyawan terhadap employee education of the Company Standard
Standar Operasional Perusahaan (SOP) dan Operating Procedures (SOP) and credit
kebijakan kredit yang berlaku dengan policies by conducting training on the job for
melakukan pelatihan on the job yang memadai each new employee and all employees aside
bagi setiap karyawan baru maupun seluruh from the need for internal control / audit the
karyawan disamping perlunya peran internal Company to detect and analyze any deviation
kontrol / internal audit Perusahaan untuk incurred for corrective action and checks can
mendeteksi dan menganalisa setiap be done. Realizing the importance of every
penyimpangan yang timbul agar tindakan employee who participates in the
perbaikan dan pengecekan dapat dilakukan. implementation of SOP and Company’s
Menyadari pentingnya setiap karyawan policies, management includes adherence to
berpartisipasi dalam pelaksanaan SOP dan SOP and policy elements in employee
kebijakan Perusahaan, manajemen performance appraisal system.
memasukkan unsur ketaatan SOP dan
kebijakan tersebut dalam sistem penilaian
kinerja karyawan.
33. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN 33. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES
Tabel di bawah ini menyajikan nilai tercatat dan nilai The following table set out the carrying amounts and
wajar dari instrument keuangan Perusahaan: fair value of the Company’s financial instruments:
2025
Nilai wajar
melalui laba Nilai wajar
Biaya perolehan rugi/Fair value melalu OCI/Fair Nilai
diamortisasi/ through profit or value through tercatat/Carrying Nilai wajar/
Amortised cost loss OCI value Fair value
Aset keuangan Financial asset
Kas dan bank 3.959.370.310 - - 3.959.370.310 3.959.370.310 Cash and bank
Deposito berjangka 500.000.000 - - 500.000.000 500.000.000 Time deposit
Piutang Pembiayaan 510.288.499.316 - - 510.288.499.316 510.288.499.316 financing receivable
Piutang pembiayaan konsumen 151.209.840.472 - - 151.209.840.472 151.209.840.472 Consumer financing receivable
Piutang pembiayaan syariah 50.096.445.612 - - 50.096.445.612 50.096.445.612 Sharia financing receivable
Jumlah aset keuangan 716.054.155.709 - - 716.054.155.709 716.054.155.709 Total financial assets
Libilitas keuangan Financing liabilities
Utang Obligasi 198.530.961.573 - - 198.530.961.573 198.530.961.573 Bonds payable
Pinjaman yang diterima 275.044.695.736 - - 275.044.695.736 275.044.695.736 Loans received
Jumlah liabilitas keuangan 473.575.657.309 - - 473.575.657.309 473.575.657.309 Total financial liabilities
75
Page 336
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan) 33. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (continued)
2024
Nilai wajar
melalui laba Nilai wajar
Biaya perolehan rugi/Fair value melalu OCI/Fair Nilai
diamortisasi/ through profit or value through tercatat/Carrying Nilai wajar/
Amortised cost loss OCI value Fair value
Aset keuangan Financial asset
Kas dan bank 6.200.649.763 - - 6.200.649.763 6.200.649.763 Cash and bank
Deposito berjangka 3.500.000.000 - - 3.500.000.000 3.500.000.000 Time deposit
Piutang Pembiayaan 434.417.890.176 - - 434.417.890.176 434.417.890.176 financing receivable
Piutang pembiayaan konsumen 162.158.977.490 - - 162.158.977.490 162.158.977.490 Consumer financing receivable
Piutang pembiayaan syariah 66.218.912.746 - - 66.218.912.746 66.218.912.746 Sharia financing receivable
Jumlah aset keuangan 672.496.430.175 - - 672.496.430.175 672.496.430.175 Total financial assets
Libilitas keuangan Financing liabilities
Utang obligasi 297.423.371.320 - - 297.423.371.320 297.423.371.320 Bonds payable
Pinjaman yang diterima 148.313.405.948 - - 148.313.405.948 148.313.405.948 Loans received
Jumlah liabilitas keuangan 445.736.777.268 - - 445.736.777.268 445.736.777.268 Total financial liabilities
Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar The following table provides the fair value
aset dan liabilitas tertentu Perusahaan: measurement of the Company’s certain assets and
liabilities:
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Pengukuran nilai wajar menggunakan/
Fair value measurement using:
Input signifikan
yang tidak
Input signifikan dapat
Harga kuotasian yang dapat diobsenasi
dalam pasar aktif di observasi (Level 3)/
(Level 1)/ (Level 2)/ Significant
Quoted prices Significant unob servable
Nilai Tercatat/ in active markets ob servable inputs inputs
Carrying Values (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset yang nilai Assets for which fair
wajarnya disajikan values are disclosed:
Piutang pembiayaan 510.288.499.316 - 510.288.499.316 - Financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen 151.209.840.472 - 151.209.840.472 - Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan syariah 50.096.445.612 - 50.096.445.612 - Sharia financing receivables
Liabilitas yang nilai Liabilities for which fair
wajarnya disajikan: values are disclosed:
Utang obligasi 198.530.961.573 198.530.961.573 - - Bonds payable
Utang
Pinjaman
obligasi
diterima 275.044.695.736 - 275.044.695.736 - Loans received
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Pengukuran nilai wajar menggunakan/
Fair value measurement using:
Input signifikan
yang tidak
Input signifikan dapat
Harga kuotasian yang dapat diobsenasi
dalam pasar aktif di observasi (Level 3)/
(Level 1)/ (Level 2)/ Significant
Quoted prices Significant unob servable
Nilai Tercatat/ in active markets ob servable inputs inputs
Carrying Values (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset yang nilai Assets for which fair
wajarnya disajikan values are disclosed:
Piutang pembiayaan 434.417.890.176 - 434.417.890.176 - Financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen 162.158.977.490 - 162.158.977.490 - Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan syariah 66.218.912.746 - 66.218.912.746 - Sharia financing receivables
Liabilitas yang nilai Liabilities for which fair
wajarnya disajikan: values are disclosed:
Utang obligasi 297.423.371.320 297.423.371.320 - - Bonds payable
Pinjaman diterima 148.313.405.948 - 148.313.405.948 - Loans received
Nilai wajar instrumen keuangan yang The fair value of financial instruments traded in
diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan active markets is based on quoted market prices at
kuotasi harga pasar pada tanggal pelaporan. the reporting date.
76
Page 337
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan) 33. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (continued)
Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia A market is regarded as active if quoted prices are
sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari readily and regularly available from an exchange,
bursa, pedagang efek atau perantara efek, badan dealer or broker, industry group pricing service, or
penyedia jasa penentuan harga kelompok industri regulatory agency, and those prices represent actual
atau badan pengatur, dan harga tersebut and regularly occurring market transaction on an
mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin arm’s lengths basis.
dalam suatu transaksi yang wajar.
Kuotasi harga pasar yang digunakan untuk aset The quoted market price used for financial assets
keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan adalah held by the Company is the current bid price. These
harga penawaran (bid price) terkini. Instrumen instruments are included in hierarchy Level 1. The
keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1. fair value of financial instruments that are not traded
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak in an active market is determined by using valuation
diperdagangkan di pasar aktif ditentukan techniques. These valuation techniques maximize
menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian ini the use of observable market data where it is
memaksimalkan penggunaan data pasar yang available and rely as little as possible on entity’s
dapat diobservasi yang tersedia dan sesedikit specific estimates.
mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang
dibuat oleh entitas.
Jika seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk If all significant inputs required to fair value an
menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrument are observable, the instrument is
instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 2. included in hierarchy Level 2. If one or more of the
Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari significant inputs is not based on observable market
data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen data, the instrument is included in hierarchy Level 3.
tersebut termasuk dalam hirarki Level 3.
34. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 34. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
a. Komitmen a. Commitments
Perjanjian Sewa Lease agreement
Pada tanggal 05 Mei 2023, Perusahaan On May 05, 2023, the Company signed lease
menandatangani perjanjian addendum sewa addendum agreement No. 03/Add-1/V/2-23
menyewa No. 03/Add-1/V/2-23 tentang regarding the extension of lease period of office
perpanjangan jangka waktu sewa ruangan space located at Soho Westpoint Jl. Macan
kantor yang terletak di Soho Westpoint Kavling 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, West
Jl. Macan Kavling 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jakarta with PT Multi Artha Griya for a period of
Jeruk, Jakarta Barat dengan PT Multi Artha 3 (three) years.
Griya untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun.
Jangka waktu sewa terhitung mulai 1 Juli 2023 The lease term runs from July 1, 2023, to June
sampai dengan 30 Juni 2026 dengan nilai sewa 30, 2026, with a lease payment of
sebesar Rp2.233.724.40 (termasuk PPN). Rp2,233,724.40 (including VAT). Lease
Pembayaran sewa dilakukan secara bertahap payments are made in installments once a
setiap satu tahun sekali. Perusahaan telah year. The Company made a rental payment for
melakukan pembayaran sewa ruangan untuk the first year in the amount of Rp926,225,200
tahun pertama sebesar Rp926.225.200 pada on June 13, 2023; therefore, there is a
tanggal 13 Juni 2023, Oleh karena itu, terdapat recognized lease liability in the statement of
liabilitas sewa yang diakui di laporan posisi financial position as of December 31, 2025, in
keuangan tanggal 31 Desember 2025 sebesar the amount of Rp884,610,800. As of 2025, the
Rp884.610.800. Pada tahun 2025 Perusahaan Company has not yet made any rental
belum melakukan pembayaran atas sewa payments. The amortization expense for the
ruangan. Beban amortisasi sewa hak guna right-of-use lease for 2025 and 2024 is
untuk tahun 2025 dan 2024 masing-masing Rp572,882,340, respectively.
sebesar Rp572.882.340.
77
Page 338
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 34. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
(continued)
a. Komitmen (lanjutan) a. Commitments (continued)
Pengembangan produk pembiayaan Development of financing product "Supply
“Supply Chain Financing” Chain Financing"
Pada tahun 2023, Perusahaan menambah In 2023, the Company added financing
produk pembiayaan Pembiayaan Invoice products based on Supply Chain Financing
berbasis Rantai Pasok (Supply Chain which can be accessed fully digitally through
Financing) yang dapat diakses secara penuh the Reli Dana Usaha platform. can be
secara digital melalui platform Reli Dana accessed fully digitally through the Reli Dana
Usaha. Platform ini terhubung secara real time Usaha platform. This platform is connected in
dengan para pelaku Rantai Pasok seperti real time with Supply Chain actors such as
Distributor, Grosir dan juga Merchant. Dalam Distributors, Wholesalers and Merchants.In
menjalankan produk SCF, Perusahaan running the SCF product, the Company
melakukan kerjasama dengan beberapa collaborates with several Technology
Perusahaan Teknologi sebagai berikut: Companies as follows:
a) PT Elevasi Agri Indonesia a) PT Elevasi Agri Indonesia
Pada tanggal 15 Desember 2023, On December 15, 2023, the Company
Perusahaan menandatangani Perjanjian signed a Wakalah Cooperation Agreement
Kerjasama Akad Wakalah No. 018/Wkl/Elevarm/XII/2023 and has
No.018/Wkl/Elevarm/XII/2023 dan telah undergone an addendum dated December
mengalami addendum tanggal 15 15, 2024 with Agreement No.
Desember 2024 dengan No Perjanjian 021/ADD/REFI-EAI/XII/2024 regarding
021/ADD/REFI-EAI/XII/2024 tentang cooperation to provide financing facilities to
kerjasama untuk memberikan fasilitas recipients through PT Elevasi Agri
pembiayaan kepada penerima pembiayaan Indonesia. For the distribution of financing
melalui PT Elevasi Agri Indonesia. Atas facilities. The agreement lasts for 12
penyaluran fasilitas pembiayaan. Perjanjian months from the date of signing and is
berlangsung selama 12 bulan sejak tanggal reviewed every 6 months.
penandatanganan Perjanjian dan dilakukan
review setiap
6 bulan sekali.
b) PT Dagang Karya Indonesia b) PT Dagang Karya Indonesia
Pada tanggal 1 Maret 2024 perjanjian On March 1, 2024, the Company entered
kerjasama akad wakalah bil ujroh dengan into a Wakalah Bil Ujroh Cooperation
PT Dagang Karya Indonesia Agreement with PT Dagang Karya
No.066/LA.DKI01/03/2024, Perusahaan Indonesia No. 066/LA.DKI01/03/2024,
memberikan pembiayaan kepada Mitra where the Company provides financing to
Wakil atas pembelian makanan kemasan, the Agent's Partners for the purchase of
Minuman kemasan, dan barang-barang packaged food, packaged beverages, and
rumah tangga dari mitra wakil di platform household goods from the Agent's Partners
yang disediakan oleh Wakil. Perjanjian ini on the platform provided by the Agent. The
berjangkawaktu selama 12 bulan. agreement has a term of 12 months.
Pada tahun 2025 Perjanjian ini telah As of 2025, this Agreement has undergone
mengalami perubahan, terakhir dengan amendments, most recently through
Addendum No.UPR.001/ADD.PKS- Addendum No. UPR.001/ADD. PKS-
DKI/I/2025 dan DKI/I/2025 and
DKI.025/LADD1.DKI.02/2025 tanggal 17 DKI.025/LADD1.DKI.02/2025 dated
Februari 2025 dengan perubahan atas February 17, 2025, extending the term from
perpanjangan jangka waktu dari 12 bulan 12 months to 24 months through March 1,
menjadi 24 bulan sampai dengan 1 Maret 2026, with an evaluation of the agreement’s
2026 dengan evaluasi atas pelaksanaan implementation at least every six months.
akad minimal setiap 6 bulan sekali.
78
Page 339
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 34. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
(continued)
a. Komitmen (lanjutan) a. Commitments (continued)
Pengembangan produk pembiayaan Development of financing product "Supply
“Supply Chain Financing” (lanjutan) Chain Financing" (continued)
c) Koperasi KSP Sinar Jagung Priangan c) Koperasi KSP Sinar Jagung Priangan
Pada tanggal 17 Januari 2024 Perusahaan On January 17, 2024, the Company entered
mengadakan perjanjian kerjasaman akad into a Wakalah Cooperation Agreement No.
wakalah No.002/WKL/KSP SINAR 002/WKL/KSP SINAR JAGUNG/I/2024 with
JAGUNG/I/2024 dengan Koperasi KSP Koperasi KSP Sinar Jagung Priangan. The
Sinar Jagung Priangan. Perusahaan Company provides financing facilities to
memberikan fasilitas pembiayaan kepada recipients through Koperasi KSP Sinar
para penerima pembiayaan melalui Jagung Priangan. The agreement term is
Koperasi KSP Sinar Jagung Priangan. 12 months.
Jangka waktu perjanjian adalah 12 bulan.
Pada tahun 2025 Perjanjian ini telah In 2025, this Agreement was amended,
mengalami perubahan, terakhir dengan most recently by Addendum No.
Addendum No.002/ADD/PKS-KSJ/I/2025 002/ADD/PKS-KSJ/I/2025 dated January
tanggal 17 Januari 2025 dengan perubahan 17, 2025 with changes to the extension of
atas perpanjangan jangka waktu sampai the term until January 17, 2026, with a
dengan tanggal 17 Januari 2026, dengan review every 6 months.
melakukan review setiap 6 bulan sekali.
35. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN – UNIT 35. SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
SYARIAH SHARIA UNIT
2025 2024
Kas dan bank 25.466.183.368 26.677.539.786 Cash and bank s
Pinjaman diterima 2.460.524.701 8.631.174.642 Loans received
Piutang pembiayaan Qardh Qardh financing receivables
Piutang pembiayaan Qardh - bruto 11.545.141.946 15.626.650.427 Qardh financing receivables - gross
Bagi hasil pembiayaan Qardh Unearned
yang belum diakui (528.272.998) (561.728.295) revenue sharing
Cadangan kerugian penurunan nilai (65.515.239) (88.385.105) Allowance for impairment losses
Piutang pembiayaan Qardh - bersih 10.951.353.709 14.976.537.027 Qardh financing receivables - net
PENDAPATAN REVENUE
Pendapatan bagi hasil 2.009.520.139 1.990.547.052 Revenue sharing
Piutang pembiayaan M usyarakah mutanaqisah
musyarakah mutanaqisah financing receivables
Piutang pembiayaan Musyarak ah mutanaqisah
musyarak ah mutanaqisah - bruto 7.831.057.881 9.054.795.711 financing receivables - gross
Cadangan kerugian penurunan nilai (46.570.107) (6.440.887) Allowance for impairment losses
Piutang pembiayaan M usyarakah mutanaqisah
musyarakah mutanaqisah - bersih 7.784.487.774 9.048.354.824 financing receivables - net
PENDAPATAN REVENUE
Pendapatan bagi hasil 520.127.088 851.479.415 Revenue sharing
Piutang pembiayaan murabahah M urabahah financing receivables
Piutang pembiayaan murabahah - bruto 49.877.319.103 65.755.506.108 Murabahah financing receivables - gross
Marjin pembiayaan murabahah
yang belum diakui (18.275.412.869) (23.464.975.313) Unearned margin revenue
Cadangan kerugian penurunan nilai (241.302.104) (96.509.900) Allowance for impairment losses
Piutang pembiayaan M urabahah financing
murabahah - bersih 31.360.604.130 42.194.020.895 receivables - net
PENDAPATAN REVENUE
Pendapatan marjin 6.335.368.503 1.941.168.003 Margin revenue
79
Page 340
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. SEGMEN OPERASI 36. OPERATING SEGMENT
Perusahaan mengelola kegiatan usahanya dan The Company manages its business activities and
mengidentifikasi segmen yang dilaporkan identifies its reported segments based on product
berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis. categories and geographic area. Profit or loss from
Laba atau rugi dari masing-masing segmen each segment is used to measure performance of
digunakan untuk menilai kinerja masing-masing each segments’ information concerning the main
segmen. Informasi yang berkaitan dengan segmen segments are set out as follows:
usaha utama disajikan sebagai berikut:
80
Page 341
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 36. OPERATING SEGMENT (continued)
31 Desember 2025/December 31, 2025
(Dalam ribuan Rupiah/In thousands of Rupiah )
Perorangan/ Individual
Properti/ Kebutuhan usaha/ Konsumtif/ Perusahaan/ Jumlah/
Property Business needs Consumptive Corporate Total
Pendapatan pembiayaan 2.129.026 1.302.867 - 46.423.512 49.855.405 Financing income
Pendapatan pembiayaan konsumen 12.666.105 - 1.523.843 - 14.189.948 Consumer financing income
Pendapatan marjin / bagi hasil 3.230.383 2.009.520 3.625.113 - 8.865.016 Margin / revenue sharing
Laba tahun berjalan 16.977.733 3.187.095 5.004.263 43.690.929 68.860.020 Income for the year
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses
Pembiayaan - (59.777) - (2.732.583) (2.792.360) Financing
Pembiayaan konsumen (862.468) - (42.134) - (904.602) Consumer financing
Marjin / bagi hasil (185.313) (65.515) (102.559) - (353.387) Margin/ revenue sharing
Aset 176.191.000 21.068.641 15.356.473 503.029.020 715.645.134 Assets
31 Desember 2024/December 31, 2024
(Dalam ribuan Rupiah/In thousands of Rupiah )
Perorangan/ Individual
Properti/ Kebutuhan usaha/ Konsumtif/ Perusahaan/ Jumlah/
Property Business needs Consumptive Corporate Total
Pendapatan pembiayaan 19.625.715 11.127.243 504.683 11.486.172 42.743.813 Financing income
Pendapatan sewa pembiayaan - 103.337 - 3.727.694 3.831.031 Financing lease income
Pendapatan pembiayaan konsumen 18.590.639 5.996.116 308.740 - 24.895.495 Consumer financing income
Pendapatan marjin / bagi hasil 1.580.686 1.993.115 241.490 967.903 4.783.194 Margin / revenue sharing
Laba tahun berjalan 37.014.823 19.122.940 973.870 16.050.351 73.161.984 Income for the year
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses
Pembiayaan (164.737) (5.382) - (117.252) (287.371) Financing
Sewa pembiayaan - - - - - Financing lease
Pembiayaan konsumen (2.590.188) (12.623) (184) (9.847) (2.612.842) Consumer financing
Marjin / bagi hasil (27.292) (78.866) (80.859) (4.319) (191.336) Margin/ revenue sharing
Aset 401.515.575 28.824.841 875.745 231.579.619 662.795.780 Assets
81
Page 342
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 36. OPERATING SEGMENT (continued)
Berikut adalah informasi yang berkaitan dengan segmen usaha utama berdasarkan The following tables present information concerning the main segments based on
wilayah geografis: geographic area:
31 Desember 2025/December 31, 2025
(Dalam ribuan Rupiah/In thousands of Rupiah )
Jabodetabek/ Jawa Barat/ Jawa Tengah dan DIY/ Jawa Timur/ Sumatera/ Bali dan Nusa Tenggara/ Kalimantan/ Sulawesi/ Lainnya/ Jumlah/
Jabodetabek West Java Central Java and DIY East Java Sumatera Bali and Nusa Tenggara Kalimantan Sulawesi Other Total
Pendapatan pembiayaan 40.686.171 8.570.609 431.714 - - - - 166.911 - 49.855.405 Financing income
Pendapatan pembiayaan konsumen 7.286.823 5.147.881 502.056 178.292 837.085 78.803 131.164 27.845 - 14.189.949 Consumer financing income
Pendapatan marjin / bagi hasil 5.680.030 1.868.139 502.692 526.821 47.952 3.636 172.272 63.474 - 8.865.016 Margin / revenue sharing
Laba tahun berjalan 50.481.891 14.895.578 1.375.067 680.134 818.858 75.219 287.745 245.530 - 68.860.022 Income for the year
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses
Pembiayaan (2.548.349) (214.882) (20.865) - - - - (8.263) - (2.792.359) Financing
Pembiayaan konsumen (422.379) (377.481) (28.739) (9.327) (50.324) (7.220) (7.581) (1.551) - (904.602) Consumer financing
Marjin / bagi hasil (200.405) (98.688) (11.791) (15.652) (15.855) - (8.110) (2.886) - (353.387) Margin/ revenue sharing
-
Aset 567.799.533 116.204.619 10.323.990 4.200.301 11.128.416 1.214.078 2.638.557 2.135.640 - 715.645.134 Assets
31 Desember 2024/December 31, 2024
(Dalam ribuan Rupiah/In thousands of Rupiah )
Jabodetabek/ Jawa Barat/ Jawa Tengah dan DIY/ Jawa Timur/ Sumatera/ Bali dan Nusa Tenggara/ Kalimantan/ Sulawesi/ Lainnya/ Jumlah/
Jabodetabek West Java Central Java and DIY East Java Sumatera Bali and Nusa Tenggara Kalimantan Sulawesi Other Total
Pendapatan pembiayaan 38.154.885 2.209.336 570.635 - 1.778.858 30.097 - - - 42.743.811 Financing income
Pendapatan sewa pembiayaan 139.031 - - - 3.692.000 - - - - 3.831.031 Financing lease income
Pendapatan pembiayaan konsumen 17.946.403 4.570.317 639.437 190.956 1.075.466 175.635 150.187 - 147.094 24.895.495 Consumer financing income
Pendapatan marjin / bagi hasil 2.056.500 1.171.001 394.898 911.242 186.880 276 14.306 47.530 561 4.783.195 Margin / revenue sharing
Laba tahun berjalan 60.172.534 8.947.825 1.627.542 1.145.236 6.882.459 206.655 166.435 48.455 147.941 79.345.082 Income for the year
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses
Pembiayaan (284.698) - (2.090) - - - - (582) - (287.371) Financing
Sewa pembiayaan - - - - - - - - - - Financing lease
Pembiayaan konsumen (1.540.034) (931.869) (4.065) (1.348) (133.562) (646) (1.032) - (287) (2.612.843) Consumer financing
Marjin / bagi hasil (50.982) (65.301) (16.417) (41.690) (15.693) (1) (910) (342) - (191.336) Margin/ revenue sharing
Aset 575.087.954 51.758.476 12.338.994 8.443.678 9.819.364 778.826 2.450.063 1.662.547 455.879 662.795.781 Assets
82
Page 343
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 36. OPERATING SEGMENT (continued)
Berikut adalah rekonsiliasi laba neto, aset dan The reconciliation of net income, assets and
liabilitas untuk segmen dilaporkan berdasarkan jenis liabilities for reportable segments based on product
produk (dalam ribuan rupiah): categories as follows (in thousands of rupiah):
2025 2024
Laba untuk segmen dilaporkan 68.860.020 79.345.082 Income for reportable segments
Jumlah yang tidak dialokasikan (54.122.826) (63.298.332) Unallocated amounts
Laba tahun berjalan 14.737.194 16.046.750 Income for the year
Aset untuk segmen dilaporkan 715.645.134 662.795.781 Assets for reportable segments
Jumlah yang tidak dialokasikan 55.506.028 67.632.049 Unallocated amounts
Aset 771.151.162 730.427.830 Assets
Liabilitas untuk segmen dilaporkan - Liabilities for reportable segments
Jumlah yang tidak dialokasikan 499.611.405 473.694.799 Unallocated amounts
Liabilitas 499.611.405 473.694.799 Liabilities
Berikut adalah rekonsiliasi laba neto, aset dan The reconciliation of net income, assets and
liabilitas untuk segmen dilaporkan berdasarkan liabilities for reportable segments based on
wilayah geografis (dalam ribuan rupiah): geographic area as follows (in thousands of
rupiah):
2025 2024
Laba untuk segmen dilaporkan 68.860.022 79.345.082 Income for reportable segments
Jumlah yang tidak dialokasikan (54.122.828) (63.298.332) Unallocated amounts
Laba tahun berjalan 14.737.194 16.046.750 Income for the year
Aset untuk segmen dilaporkan 715.645.134 662.795.781 Assets for reportable segments
Jumlah yang tidak dialokasikan 55.506.028 67.632.049 Unallocated amounts
Aset 771.151.162 730.427.830 Assets
Liabilitas untuk segmen dilaporkan - Liabilities for reportable segments
Jumlah yang tidak dialokasikan 499.611.405 473.694.799 Unallocated amounts
Liabilitas 499.611.405 473.694.799 Liabilities
83
Page 344
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
37. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN– 37. SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION –
KEUANGAN YANG DIISYARATKAN OTORITAS FINANCIAL RATIO OF FINANCIAL SERVICES
JASA KEUANGAN AUTHORITY
Informasi rasio keuangan yang diisyaratkan oleh Information of financial ratio as required by Financial
peraturan Otoritas Jasa Keuangan (tidak diaudit) Services Authority Regulation (unaudited) are as
adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Rasio piutang pembiayaan bersih Net financing receivable to
terhadap total aset 92,28% 90,74% total assets ratio
Rasio piutang pembiayaan bersih Net financing
terhadap total pinjaman 150,26% 148,70% receivable to total loans
Rasio piutang pembiayaan investasi The ratio of investment financing
dan pembiayaan modal kerja terhadap receivables and work ing capital
total piutang pembiayaan 72,10% 65,59% financing to total financing receivables
Rasio piutang pembiayaan bermasalah 1,60% 1,64% Non performing financing ratio
Rasio modal sendiri terhadap modal 204,17% 193,03% Equity to paid capital
di setor ratio
Rasio permodalan perusahaan 103,74% 104,05% Capital ratio
Gearing ratio 1,73 1,71 Gearing ratio
Tingkat kesehatan keuangan Sangat sehat Sangat sehat Financial soundness level
38. REKONSILIASI LIABILITAS YANG BERASAL 38. RECONCILIATION OF LIABILITIES ARISING
DARI AKTIVITAS PENDANAAN FROM FINANCING ACTIVITIES
Tabel berikut menjelaskan perubahan pada aktivitas The table below details changes in the Company’s
liabilitas Perusahaan yang timbul dari aktivitas liabilities arising from financing activities, including
pendanaan, yang meliputi perubahan terkait kas dan both cash and non-cash changes.
non-kas:
Perubahan nonkas/Non-cash Changes
Arus kas Pergerakan Amortisasi
1 Januari/ pendanaan/ nonkas/ biaya transaksi/ 31 Desember/
Januari 1, Financing Non-cash Amortization of December 31,
2025 cash flows Changes transaction costs 2025
Utang obligasi 297.423.371.320 (100.000.000.000) 2.576.628.680 (1.469.038.427) 198.530.961.573 Bonds payable
Pinjaman yang diterima 148.313.405.948 79.045.597.061 47.685.692.727 - 275.044.695.736 Loans received
Jumlah liabilitas dari Total liabilities from
aktivitas pendanaan 445.736.777.268 (20.954.402.939) 50.262.321.407 (1.469.038.427) 473.575.657.309 financing activities
Perubahan nonkas/Non-cash Changes
Arus kas Pergerakan Amortisasi
1 Januari/ pendanaan/ nonkas/ biaya transaksi/ 31 Desember/
Januari 1, Financing Non-cash Amortization of December 31,
2024 cash flows Changes transaction costs 2024
Utang obligasi 295.493.522.788 - 4.506.477.212 (2.576.628.680) 297.423.371.320 Bonds payable
Pinjaman yang diterima 69.683.836.010 78.629.569.938 - - 148.313.405.948 Loans received
Jumlah liabilitas dari Total liabilities from
aktivitas pendanaan 365.177.358.798 78.629.569.938 4.506.477.212 (2.576.628.680) 445.736.777.268 financing activities
*) Arus kas dari obligasi dan pinjaman yang diterima *) Cash flows from bond and loan received are represents
merupakan jumlah bersih dari penerimaan, net amount of receipts, payments and transaction
pembayaran dan biaya transaksi dalam laporan arus costs in the cash flow statement.
kas.
84
Page 345
PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG 39. ASSET AND LIABILITY DENOMINATED IN
ASING FOREIGN CURRENCY
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, the Company
Perusahaan tidak memiliki saldo aset dan liabilitas did not have assets and liabilities in foreign
dalam mata uang asing dan tidak terdapat selisih currencies and no exchange differences were
kurs yang diakui dalam laporan laba rugi dan recognized in the statements of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income.
85
Page 346
Names mentioned 151 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Usaha Pembiayaan Reliance
p.3 ×3
unresolved
org
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
p.3 ×164
unresolved
org
PT Usaha Pembiayaan Pembiayaan Reliance Indonesia
p.7 ×2
unresolved
org
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia About
p.8
unresolved
org
Bank Indonesia
p.22 ×7
unresolved
org
Financial Services Authority
p.22 ×15
unresolved
org
Indonesia Deposit Insurance Corporation
p.22
unresolved
person
Changesin
· Komisaris
p.29
unresolved
org
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia ANTON BUDIDJAJA
p.30 ×2
unresolved
org
PT Usaha Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
p.32 ×2
unresolved
org
Deposit Insurance Corporation
p.33
unresolved
org
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia IRA RAKHMAWATI
p.42
unresolved
org
Dasar Hukum Pendirian
· Nama Perusahaan
p.47
unresolved
person
Miryam Magdalena Indrani Wiardi
p.47 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C
p.47
unresolved
org
Minister of Justice Tanggal Pendirian
p.47
unresolved
org
PT Asuransi Reliance Indonesia
p.47 ×7
unresolved
org
PT Sebaru Sejahtera
p.48 ×3
unresolved
org
PT Sebaru Sejahtera Finance Finance Corporation
p.48
unresolved
org
PT Sebaru Sejahtera Finance
p.48 ×3
unresolved
org
PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation Corporation
p.48
unresolved
person
M.M.I. Wiardi
· Notaris
p.48
unresolved
org
Minister of Justice
p.48
unresolved
org
West Jakarta District Court
p.48
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Barat
p.48
unresolved
org
PT Sebaru Finance Corporation
p.48
unresolved
org
PT Nation Capital
p.48 ×2
unresolved
org
Sejahtera Finance Corporation
p.48
unresolved
org
PT Nation Capital Finance
p.48 ×8
unresolved
org
Shareholders Finance Corporation
p.48
unresolved
org
PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation
p.48
unresolved
person
James Herman Rahardjo
· Notaris
p.48 ×2
unresolved
person
Rahardjo
p.48
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights HT.
p.48
unresolved
person
Lanawati Dewi Soegianto
· Notaris
p.48 ×2
unresolved
org
PT Nation Capital Finance Saham
p.48
unresolved
org
Minister of Law and Human
p.48
unresolved
person
Dra. Rr. Hariyanti Poerbiantari
· Notaris
p.49 ×2
unresolved
person
Notary Hariyanti Poerbiantari
p.49
unresolved
org
PT Sebaru
p.49
unresolved
org
PT Usaha Sejahtera Finance
p.49
unresolved
org
PT Beever System
p.52
unresolved
org
PT Beever System Indonesia Indonesia
p.52
unresolved
org
PT Sarana
p.52
unresolved
org
PT Multigriya Finansial
p.52
unresolved
org
PT Reliance
p.53 ×2
unresolved
org
PT Usaha Pembiayaan Reliance SMF
p.53
unresolved
org
PT Bcorp Investama Indonesia
p.56
unresolved
org
PT Asuransi Reliance
p.61
unresolved
org
Jababeka Tbk
p.61 ×4
unresolved
org
PT Victoria Investindo Advisory
p.61 ×2
unresolved
org
PT Bank Pelita
p.61 ×2
unresolved
org
PT Bank Susila Bhakti
p.61 ×2
unresolved
org
PT Reliance Modal Ventura
p.61 ×3
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia.
p.61 ×2
unresolved
org
Kementerian Koperasi
p.62 ×2
unresolved
org
Ministry of Cooperatives dan UKM
p.62
unresolved
org
Ministry of Cooperatives
p.62
unresolved
org
PT Al Ijarah Indonesia Finance
p.63 ×5
unresolved
org
PT Gunung
p.63
unresolved
org
PT Astra
p.63
unresolved
org
PT Astra Sedaya
p.63
unresolved
org
PT Astra CMG Life Bisnis
p.63
unresolved
org
PT Astra CMG Life
p.63
unresolved
org
Legal Consultant Ashurst LLP
p.64 ×2
unresolved
org
PT Usaha Pembiayaan Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
p.64
unresolved
org
Departemen Head
p.65 ×2
unresolved
org
PT MNC Finance
p.65
unresolved
org
PT MNC
p.65
unresolved
org
PT Smart Multifinance
p.65 ×2
unresolved
org
PT Bhakti Finance
p.65 ×2
unresolved
org
PT Federal Internationl Finance
p.65
unresolved
org
PT Al Ijarah Indonesia
p.66
unresolved
org
Bank Muamalat Indonesia
p.66 ×2
unresolved
org
PT BTPN Syariah
p.66 ×2
unresolved
org
PT Jasa Asuransi Indonesia (Persero)
p.67 ×2
unresolved
org
PT MNC Guna Usaha Indonesia
p.70 ×2
unresolved
org
PT Varia Intra Finance
p.70 ×2
unresolved
org
PT Commonwealth Life
p.70 ×2
unresolved
org
Bank Ekonomi Raharja Tbk
p.70 ×4
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.71
unresolved
—
Hingga 31 Desember 2025, komposisi
p.72
unresolved
org
PT Reliance Capital Management Nominal
p.72
unresolved
org
PT Asuransi Reliance Indonesia Nominal
p.72
unresolved
org
PT Reliance Capital Management INVESTMENT
p.73
unresolved
org
PT Reliance Manager Investasi
p.73
unresolved
org
PT Reliance Modal Ventura PROTECTION
p.73
unresolved
org
PT Reliance Integritas Dunia
p.73
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia Daftar Entitas Anak
p.73
unresolved
org
PT Rapi Utama Indonesia
p.73 ×2
unresolved
—
SPAP
· Akuntan Publik
p.74
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie S.
p.74
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.74
unresolved
org
Banten Tbk
p.74
unresolved
org
Profile Konsultan Hukum Legal Consultant Nama Tumbuan & Partners
p.75
unresolved
org
PT Kredit Rating Indonesia Name Sinarmas Land Plaza
p.75
unresolved
org
Departemen Human Resource
p.79 ×4
unresolved
person
Sertifikasi Dasar Pembiayaan
· Komisaris
p.82
unresolved
org
Insurance Corporation
p.90
unresolved
org
Ministry of Finance
p.93
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Djoko
p.98 ×2
unresolved
person
Di Bawah
· Komisaris
p.135
unresolved
person
Committees Under
· Komisaris
p.135
unresolved
person
Ira Rakhmawati
· Direktur
p.139 ×4
unresolved
—
General Meeting of Shareholders (AGMS) are as
p.140
unresolved
—
Menyetujui Pemberian pembebasan tanggung jawab (acquit etde charge)
p.140
unresolved
—
Menyisihkan sebagai Cadangan Wajib Perusahaan sesuai ketentuan Pasal 70 dan 71 UUPT sebesar
p.140
unresolved
—
Membukukan sisa laba bersih sejumlah Rp.15.796.749.891, (lima belas miliar tujuh ratus sembilan puluh
p.140
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Perusahaan
p.141
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik
p.141 ×4
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan
p.142
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Heliantono
p.142
unresolved
org
Public Accounting Firm Heliantono & Rekan
p.142
unresolved
person
Manual
· Komisaris
p.143
unresolved
person
Lulus
· Komisaris Utama
p.146 ×5
unresolved
person
Decree
· Commissioner
p.146 ×2
unresolved
person
Independensi
· Komisaris
p.146
unresolved
person
Independence
· Komisaris
p.146
unresolved
org
PT Reliance Manajer Investas
p.146
unresolved
org
PT Suryatama Tigamitra
p.146
unresolved
org
PT Reliance Integrasi Dunia Anda Braman Setyo
p.146
unresolved
org
Bank Jatim Independen Independent
p.146
unresolved
person
Economic Direction
· Komisaris Utama
p.147
unresolved
person
National Seminar
· President Commissioner
p.147 ×2
unresolved
person
Passed
· President Director
p.153 ×3
unresolved
person
Joint Meetings
· Komisaris
p.156
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.