Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-REFI-att1.pdf

Other Text extracted REFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 346

Page 1

          
Page 2

          
Page 3
        Pendahuluan
        Introduction




Daftar Isi
Table of Contents




                                                                                            05
   2
            Daftar Isi
            Table of Content                    54
                                                     Jejak Langkah                                       Analisis dan
            Penjelasan Tema
                                                     Milestones
                                                                                                         Pembahasan
   4
            Theme Explanation
                                                     Visi, Misi dan Nilai Perusahaan
                                                                                                         Manajemen
            Sanggahan & Batasan Tanggung        56                                                       Management
                                                     Vision, Mission and Values
            Jawab                                                                                        Discussion and Analysis
   5
            Disclaimer and Limitation of
            Responsibility                           Nilai Perusahaan
                                                56                                                 Tinjauan Makroekonomi dan
                                                     Company Values
            Tentang Laporan Tahunan                                                                Industri
                                                                                             90
            PT Usaha Pembiayaan Reliance                                                           Macroeconomic and Industry
            Indonesia                                Skala Usaha                                   Overview
   6                                            57
            About the Annual Report of PT            Business Scale
            Usaha Pembiayaan Reliance                                                              Tinjauan Operasi per Segmen
            Indonesia                                                                              Usaha
                                                                                             92
                                                                                                   Operational Overview by Business
                                                     Struktur Organisasi
                                                58                                                 Segment
                                                     Organizational Structure




01
                                                                                                   Tinjauan Kinerja Pembiayaan per
                                                                                                   Segmen Usaha
                                                     Wilayah Operasional                     97
                                                                                                   Financing Performance Review by
                       Kilas Kinerja            60
                                                     Operational Area                              Business Segment
                       Performance Highlights
                                                                                                   Tinjauan Kinerja Keuangan
                                                     Profil Dewan Komisaris                  99
                                                62                                                 Financial Performance Review
            Pencapaian 2025                          Board of Commissioners Profile
   10
            Achievements in 2025                                                                   Kemampuan Membayar Utang
                                                                                                   dan Tingkat Kolektibilitas Piutang
                                                                                             111
            Ikhtisar Keuangan                        Profil Direksi                                Debt Repayment Capacity and
   11                                           64                                                 Receivables Collectibility Rate
            Financial Overview                       Board of Directors Profile
                                                                                                   Struktur Modal dan Kebijakan
            Grafik Kinerja Keuangan                  Profil Satuan Kerja di Bawah                  Manajemen atas Struktur Modal
   12
            Financial Performance Chart              Dewan                                   113   Capital Structure and
                                                68   Komisaris dan Direksi                         Management
            Aksi Korporasi                           Profile of Work Units under Board             Policy on Capital Structure
   13                                                of Commissioners and Directors
            Corporate Action
                                                                                                   Ikatan Material Investasi Barang
            Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan           Kronologi Penerbitan Saham dan                Modal
                                                     Efek Lainnya                            115
   14       Sustainability Performance          72                                                 Material Commitment for Capital
            Overview                                 Chronology of Issuance of Shares              Goods Investment
                                                     and Other Securities
            Penghargaan dan Sertifikasi                                                            Investasi Barang Modal
   15                                                Struktur dan Komposisi Pemegang         115
            Awards and Certifications                                                              Capital Expenditure
                                                     Saham
                                                73
                                                     Shareholder Structure and                     Ikatan Material mengenai
                                                     Composition                                   Investasi,
                                                                                                   Ekspansi, Divestasi,



02
                        Laporan                 74
                                                     Struktur Grup Perusahaan                      Penggabungan
                                                                                                   Usaha, Akuisisi, dan
                        Manajemen                    Company Group Structure                 116
                                                                                                   Restrukturisasi
                        Management Report                                                          Material Commitments on
                                                     Perubahan yang Bersifat                       Investment, Expansion,
                                                76   Signifikan                                    Divestment, Merger, Acquisition
            Laporan Dewan Komisaris                  Significant Changes
   20                                                                                              and Restructuring
            Board of Commissioners Report
                                                     Informasi pada Situs Web                      Informasi Transaksi Afiliasi
            Laporan Direksi                          Perusahaan
   32                                           77                                                 dan/atau Pihak Berelasi
            Board of Directors Report                Information on the Company’s                  yang Mengandung Benturan
                                                     Website                                 116   Kepentingan
                                                                                                   Information on Affiliate and/




03
                        Profil                                                                     or Related Party Transactions
                                                                                                   Containing Conflicts of Interest



                                                04
                        Perusahaan                             Tinjauan Unit                       Perbandingan antara Target dan
                        Company Profile                        Pendukung                           Realisasi 2024 serta Proyeksi
                                                                                                   2025
   48
            Sekilas Perusahaan                                 Bisnis                        117
                                                                                                   Comparison Between 2024
            Company Overview                                   Business Support                    Target and Realization, and 2025
                                                                                                   Projection
            Riwayat Singkat                                    Unit Overview
   49                                                                                              Aspek Pemasaran
            Brief History                                                                    119
                                                     Sumber Daya Manusia                           Marketing Aspect
                                                80
            Kegiatan Usaha                           Human Resources
   51                                                                                              Prospek dan Target Bisnis 2025
            Business Activities
                                                     Teknologi Informasi dan Digitalisasi    124   2025 Business Outlook and
            Produk dan Jasa                     86   Information Technology and                    Targets
   51
            Products and Services                    Digitalization




2025 Laporan Tahunan                                            2                           PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 4
         Kebijakan Dividen                       165
                                                       Komite Audit
  126                                                  Audit Committee                               Tata Kelola Keberlanjutan
         Dividend Policy                                                                       221
                                                                                                     Sustainability Governance
         Realisasi Penggunaan Dana Hasil               Komite Nominasi dan Remunerasi
                                                 168   Nomination and Remuneration                   Upaya Reliance Finance Membangun
         Penawaran Umum
  126                                                  Committee                                     Budaya Keberlanjutan
         Realization of Use of Proceeds                                                        228
                                                                                                     Reliance Finance’s Efforts to Build a
         from Public Offering                          Komite Pemantau Risiko                        Sustainability Culture
                                                 172
                                                       Risk Monitoring Committee
         Peristiwa Setelah Tanggal
         Pelaporan Akuntan                             Komite Manajemen Risiko                       Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
  127                                            174                                           229
         Events After the Accountant’s                 Risk Management Committee                     Sustainable Economic Performance
         Reporting Date                                Sekretaris Perusahaan
                                                 177
                                                       Corporate Secretary                           Kinerja Lingkungan Hidup
         Perubahan Peraturan Perundang-                                                        233
                                                                                                     Environmental Performance
  127    Undangan                                      Internal Audit
                                                 179
         Changes in Laws and Regulations               Internal Audit

                                                       Audit Eksternal                               Kinerja Sosial Masyarakat
         Perubahan Kebijakan Akuntansi           183                                           238
                                                                                                     Community Social Performance
  128                                                  External Audit
         Changes in Accounting Policies
                                                       Sistem Pengendalian Internal
                                                 184                                                 Tanggung Jawab Pengembangan
                                                       Internal Control System
                                                                                                     Produk/Jasa Keberlanjutan
                                                                                               244
                                                       Manajemen Risiko                              Responsibility for Sustainable




06
                  Tata Kelola                    185
                                                       Risk Management                               Product/Service Developmen

                  Perusahaan                     190
                                                       Fungsi Kepatuhan
                                                       Compliance Function
                                                                                                     Verifikasi Tertulis dari Pihak
                  Good Corporate                                                                     Independen
                                                       Perkara Hukum 2025                      246
                  Governance                     193                                                 Independent Written
                                                       Legal Cases in 2025
                                                                                                     Verification
         Komitmen dan Prinsip Tata Kelola              Sanksi Administratif
                                                 194
         Perusahaan                                    Administrative Sanctions                      Lembar Umpan Balik
   132                                                                                         246
         Commitment and Principles of
         Good Corporate Governance               194
                                                       Kebijakan Anti-Korupsi dan Anti-Fraud         Feedback Sheet
                                                       Anti-Corruption and Anti-Fraud Policy
         Landasan Hukum dan Kerangka
   134   Kerja GCG                                     Kode Etik dan Budaya Perusahaan               INDEKS REFERENSI
         GCG Legal Basis and Framework           195   Code of Conduct and Company
                                                       Culture                                       KRITERIA PERATURAN
   136
         Struktur Tata Kelola                                                                        OTORITAS JASA KEUANGAN
         Governance Structure                          Sistem Pelaporan Pelanggaran
                                                 197                                                 POJK NOMOR 51
                                                       Whistleblowing System
         Perjalanan Implementas Tata Kelola
                                                       Akses Informasi dan Data Perusahaan
                                                                                                     POJK.03/2017 DAN SEOJK
         Perusahaan di Reliance Finance
   137   The Journey of Good Corporate           199   Access to Company Information and             NOMOR 16/SEOJK.04/2021
         Governance Implementation at                  Data                                    248   REFERENCE INDEX OF
         Reliance Finance                                                                            CRITERIA FROM FINANCIAL
                                                       Laporan Lainnya
                                                 200
         Fokus Tata Kelola 2025 dan Rencana            Other Reports                                 SERVICES AUTHORITY
         2026                                                                                        REGULATIONS POJK
   138                                                 Penerapan Pedoman Tata Kelola
         Governance Focus in 2025 and
                                                       Perusahaan Terbuka                            NUMBER 51/POJK.03/2017
         Plans for 2026
                                                 202   Implementation of the Guidelines
         Penilaian Tingkat Kesehatan                   for Good Corporate Governance of              AND SEOJK NUMBER 16/
         Perusahaan                                    Public Companies                              SEOJK.04/2021
   138
         Assessment of the Company’s
         Soundness Level




                                                 07                                            08
   139
         Rapat Umum Pemegang Saham
         General Meeting of Shareholders                        Laporan                                       Laporan
   144
         Dewan Komisaris                                        Keberlanjutan                                 Keuangan
         Board of Commissioners
                                                                Sustainability Report                         Financial Statement
         Direksi
   150
         Board of Directors

         Dewan Pengawas Syariah                        Batasan dan Sanggahan
   158                                           210
         Sharia Supervisory Board                      Limitations and Disclaimer

         Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan
         Direksi berdasarkan Self-Assessment           Komitmen dan Strategi Keberlanjutan
         Performance Assessment of the           215   Sustainability Commitment and
   160                                                 Strategy
         Board of Commissioners and Board of
         Directors Based on GCG Self-
         Assessment                                    Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
                                                 218
                                                       Sustainability Performance Overview
         Nominasi dan Remunerasi Dewan
         Komisaris, Direksi, dan Dewan
         Pengawas Syariah
   162                                                 Visi dan Misi Keberlanjutan
         Nomination and Remuneration of          220
         the Board of Commissioners, Board             Sustainability Vision and Mission
         of Directors, and Sharia Supervisory
         Board




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                              3                                                 Annual Report 2025
Page 5
      Pendahuluan
      Introduction




Penjelasan Tema
Theme Explanation




     2025




2025 Laporan Tahunan   4   PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 6
                  ELEVATING BUSINESS
              WITH CUTTING-EDGE TECHNOLOGY

Tema     “Elevating    Business     with    Cutting-Edge         The theme “Elevating Business with Cutting-Edge
Technology” merefleksikan arah strategis Reliance                Technology” reflects Reliance Finance’s strategic
Finance dalam meningkatkan daya saing dan nilai                  direction in elevating competitiveness and business value
bisnis melalui pemanfaatan teknologi mutakhir sebagai            through the utilization of cutting-edge technology as a
akselerator   utama     pertumbuhan        dan   ekspansi.       primary accelerator of growth and expansion. Through
Melalui implementasi digital yang terintegrasi dan               integrated and progressive digital implementation,
progresif, Perusahaan memperkuat posisinya sebagai               the Company strengthens its position as a pioneer of
pionir transformasi di industri pembiayaan, sekaligus            transformation within the financing industry, while
memastikan setiap langkah pertumbuhan dijalankan                 ensuring that every growth initiative is executed in
secara disiplin dan terukur dengan menjunjung tinggi             a disciplined and measured manner by upholding
prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik,         prudential principles, good corporate governance, as
sekaligus manajemen risiko yang komprehensif, guna               well as comprehensive risk management. This approach
menjaga kinerja yang berkelanjutan serta bernilai jangka         safeguards sustainable performance and delivers long-
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.                       term value for all stakeholders.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                       5                                          Annual Report 2025
Page 7
      Pendahuluan
      Introduction




Sanggahan dan Batasan
Tanggung Jawab
Disclaimer and Limitation of Responsibility



Selamat datang di Laporan Tahunan PT Usaha                    Welcome to the Annual Report of PT Usaha Pembiayaan
Pembiayaan Reliance Indonesia tahun buku 2025. PT             Reliance Indonesia for the financial year of 2025. PT
Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia menyajikan                Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia presents the
Laporan Tahunan 2025 yang berisi pernyataan kondisi           2025 Annual Report, which contains statements on
keuangan, hasil operasi, kebijakan, proyeksi, rencana,        the Company’s financial condition, operating results,
strategi, serta tujuan Perseroan yang dijalankan selama       policies, projections, plans, strategies, and objectives as
periode satu tahun. Informasi yang disajikan tergolong        implemented throughout the fiscal year. The information
sebagai pernyataan yang berisi harapan dan hal lainnya        presented includes both forward looking statements and
yang bersifat historis. Pernyataan-pernyataan tersebut        historical data. These statements involve potential risks
memiliki prospek risiko dan ketidakpastian karena             and uncertainties, as the information remains subject to
informasi yang disajikan terus bergerak sesuai dengan         change in line with actual developments.
perkembangan aktual.

Pernyataan-pernyataan      tersebut     juga    dibuat        The forward-looking statements are also based on
berdasarkan asumsi yang didapat setelah melakukan             assumptions derived from evaluations and observations
kajian dan pengamatan terhadap kondisi Perseroan              of the Company’s current and future conditions. The
terkini maupun mendatang. Perseroan tidak menjamin            Company does not guarantee that documents validated
bahwa dokumen-dokumen yang telah dipastikan                   in this report will yield specific results as anticipated. In
keabsahannya akan membawa hasil-hasil tertentu                this 2025 Annual Report, the term “Company” refers to
sesuai harapan. Dalam Laporan Tahunan 2025 ini, kata          PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia, a provider
“Perseroan” digunakan untuk menyebut PT Usaha                 of both conventional and sharia financing services. For
Pembiayaan Reliance Indonesia selaku perusahaan               purposes of clarity, effectiveness, and efficiency, the
yang bergerak dalam bidang jasa pembiayaan                    terms “we” and “Reliance Finance” are also used to refer
konvensional dan pembiayaan syariah. Selain itu, agar         to PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia in general.
menjadi tindakan yang efektif dan efisien, kata “kami”
dan “Reliance Finance” juga digunakan untuk menyebut
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia secara
umum.




2025 Laporan Tahunan                                      6                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 8
Tentang Laporan Tahunan
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
About the Annual Report of PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia


Untuk Laporan Tahunan tahun buku 2025, PT Usaha               For the 2025 fiscal year Annual Report, PT Usaha
Pembiayaan Reliance Indonesia mengusung tema                  Pembiayaan Reliance Indonesia has adopted the theme
“Elevating Business with Cutting-Edge Technology”.            “Elevating Business with Cutting-Edge Technology.”
Pemilihan tema ini dilakukan dengan mengacu pada              The selection of this theme was based on various
berbagai pertimbangan dari berbagai pihak yang dinilai        considerations from relevant stakeholders and is deemed
tepat untuk menggambarkan kinerja dan fakta-fakta             appropriate to reflect the Company’s performance and
terkait performa bisnis Perseroan sepanjang tahun             business achievements throughout 2025, particularly its
2025, terutama transformasi Perseroan yang kini telah         transformation into a digital financing company whose
menjadi perusahaan pembiayaan digital dengan layanan          services and products are now fully technology-driven
dan produk yang seluruhnya telah berbasis digital.            and digitally integrated.

Selain untuk mendeskripsikan kinerja Perseroan                In addition to describing the Company’s performance
sepanjang 2025, laporan ini juga menyediakan informasi        throughout 2025, this report also provides information
pembiayaan digital, rencana dan strategi pengembangan         on digital financing initiatives, the Company’s future
bisnis Perseroan di masa mendatang, serta komitmen            business development plans and strategies, as well
terhadap kinerja keberlanjutan. Oleh karenanya, laporan       as its commitment to sustainability performance.
ini juga tak terpisahkan dengan Laporan Keberlanjutan         Accordingly, this report should be read in conjunction
yang berisi komitmen Perseroan terhadap Lingkungan,           with the Sustainability Report, which outlines the
Sosial, dan Tata Kelola.                                      Company’s commitment to Environmental, Social, and
                                                              Governance (ESG) principles.



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    7                                         Annual Report 2025
Page 9
      Ikhtisar Kinerja
      Performance Highlights




01
Ikhtisar
Kinerja
Performance Highlight




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




2025 Laporan Tahunan               8     PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 10
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia   9   Annual Report 2025
Page 11
      Ikhtisar Kinerja
      Performance Highlights




Pencapaian 2025
Achievements in 2025




       Memperkuat Kapasitas Pendanaan Perseroan berhasil          Strengthened Funding Capacity
 1
       memperoleh fasilitas
       pendanaan baru dengan total sebesar Rp134,5                The Company successfully secured new funding facilities
       miliar dari berbagai mitra pendanaan, sehingga             totalling IDR 134.5 billion from various funding partners,
       memperkuat        likuiditas    dan    mendukung           enhancing liquidity and supporting future financing growth.
       pertumbuhan   pembiayaan     di   masa mendatang.


       Menjaga Pertumbuhan Portofolio yang Berkelanjutan          Maintained Sustainable Portfolio Growth
 2
       Piutang  pembiayaan     meningkat   sebesar    7,4%,       Financing receivables increased by 7.4% while total
       sementara total aset tumbuh 5,6%, mencerminkan             assets grew by 5.6%, reflecting the Company’s ability to
       kemampuan     Perseroan     dalam   mengembangkan          expand its business in a prudent and sustainable manner.
       bisnis   secara     prudent     dan    berkelanjutan.


       Mendorong Pertumbuhan Pembiayaan Produktif                 Accelerated Growth in Productive Financing
 3
       Penyaluran pembiayaan produktif melalui ReliDana           Productive financing disbursement through ReliDana
       Usaha (RDU) mencapai Rp152,1 miliar, meningkat             Usaha (RDU) reached IDR 152.1 billion, representing a
       55,7% dibandingkan tahun sebelumnya, didorong              55.7% increase compared to the previous year, driven by
       oleh    pengembangan    Supply    Chain  Financing         the expansion of Supply Chain Financing and ecosystem-
       dan    inisiatif pembiayaan    berbasis ekosistem.         based financing initiatives.


       Menjaga Kualitas Aset dan Kinerja Keuangan yang Solid      Preserved Strong Asset Quality and Financial
 4
                                                                  Performance
       Perseroan berhasil mempertahankan rasio Non-               The Company maintained a healthy Non-Performing
       Performing Financing (NPF) yang sehat sebesar              Financing (NPF) ratio of 1.66%, while recording
       1,66%, serta mencatat peningkatan pada indikator           improvements in key profitability indicators, including ROA
       profitabilitas utama, termasuk ROA sebesar 2,5% dan        of 2.5% and ROE of 6.9%, demonstrating disciplined risk
       ROE sebesar 6,9%, yang menunjukkan disiplin dalam          management and sustainable business performance.
       pengelolaan risiko dan kinerja usaha yang berkelanjutan.


       Mendorong Inovasi Pembiayaan Digital                       Advanced Digital Financing Innovation
 5
       Perseroan berhasil meluncurkan QRIS Settlement             The Company successfully launched QRIS Settlement
       Financing serta terus memperkuat ekosistem pembiayaan      Financing and further enhanced its digital financing
       digital melalui integrasi penuh produk pembiayaan          ecosystem through the full integration of financing
       ke dalam platform Reli ID, sehingga meningkatkan           products into the Reli ID platform, improving customer
       pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional.            experience and operational efficiency.




2025 Laporan Tahunan                                        10                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 12
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview

                                                                        (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | in million Rupiah, unless otherwise stated)




          Keterangan                       2025              2024                   2023                                  Description

 Laporan Posisi Keuangan | Statement of Financial Position

 Jumlah Aset                               771.151           730.427               708.689                                                   Total Assets
 Jumlah Piutang Pembiayaan                                                                                         Total Financing Receivables
                                           715.645           665.887              648.203
 (Gross)                                                                                                                               (Gross)

 Jumlah Liabilitas                         499.611           473.694               468.021                                              Total Liabilities

 Jumlah Ekuitas                            271.539           256.733              240.668                                                    Total Equity

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain | Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income

 Pendapatan                                76.581            80.044                 70.102                                                        Revenue

 Beban                                      57.611           59.439                58.054                                                        Expenses

 Laba sebelum Pajak Penghasilan            18.969            20.605                 12.047                              Profit before Income Tax

 Beban Pajak Penghasilan                   (4.232)            4.558                (2.573)                                   Income Tax Expenses

 Laba Tahun Berjalan                       14.737            16.046                  9.475                                          Profit for the Year

 Penghasilan (Rugi) Komprehensif                                                                               Other Comprehensive Income
                                             69              18.003                   (10)
 Lain – Setelah Pajak                                                                                                   (Loss) - Net of Tax
 Penghasilan Komprehensif                                                                                                 Comprehensive Income
                                           14.806            16.064                 9.464
 Tahun Berjalan                                                                                                                    for the Year

 Laporan Arus Kas | Cash Flow Statement

 Kas Bersih diperoleh dari
                                                                                                           Net Cash provided by (Used for)
 (Digunakan untuk) Aktivitas               17.083            (74.269)               36.759
                                                                                                                       Operating Activities
 Operasi
 Kas Bersih Digunakan untuk                                                                                                         Net Cash Used in
                                            2.996             5.000                 10.460
 Aktivitas Investasi                                                                                                              Investing Activities
 Kas Bersih Diperoleh dari                                                                                                   Net Cash Provided by
                                           (22.321)          78.585               (69.434)
 Aktivitas Pendanaan                                                                                                           Financing Activities
                                                                                                              Cash and Bank at Beginning of
 (Penurunan) Bersih Kas dan Bank           (2.241)            4.321                (22.215)
                                                                                                                                       Year
                                                                                                              Cash and Bank at Beginning of
 Kas dan Bank pada Awal Tahun               6.200             1.879                24.094
                                                                                                                                       Year

 Kas dan Bank Akhir Tahun                   3.959             6.200                  1.879                      Cash and Bank at End of Year

 Analisis Rasio (%) | Ratio Analysis (%)

 Net Interest Margin (NIM)                   5,0               6,10                   5,40                             Net Interest Margin (NIM)

 Return on Asset (ROA)                       1,9              2,20                    2,55                                  Return on Asset (ROA)

 Return on Equity (ROE)                      5,4              6,26                    3,80                                 Return on Equity (ROE)

 Rasio Piutang Pembiayaan                                                                                               Financing Receivables to
                                            92,00             90,74                  91,14
 terhadap Total Aset                                                                                                           Total Assets Ratio
 Rasio Kewajiban terhadap
                                             1,84              1,71                   1,51                        Liability to Total Equity Ratio
 Total Ekuitas




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                        11                                                                    Annual Report 2025
Page 13
           Ikhtisar Kinerja
           Performance Highlights




Grafik Kinerja Keuangan
Financial Performance Chart


Aset                                                             Liabilitas
Assets                                                           Liabilities
dalam Juta Rupiah | in million Rupiah                            dalam Juta Rupiah | in million Rupiah

                                                  771.151                                                                 499.611



                                        730.427                                                          473.694


           708.689                                                          468.021




             2023                        2024      2025                        2023                       2024             2025




Ekuitas                                                          Pendapatan
Equity                                                           Revenue
dalam Juta Rupiah | in million Rupiah                            dalam Juta Rupiah | in million Rupiah




                                                  271.539                                                80.044

                                                                                                                          76.581
                                        256.733
                                                                              70.102

           240.668




             2023                        2024      2025                        2023                       2024             2025




2025 Laporan Tahunan                                        12                                     PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 14
Piutang Pembiayaan                                                                                 Laba Tahun Berjalan
Financing Receivables                                                                              Profit for the Year
dalam Juta Rupiah | in million Rupiah                                                              dalam Juta Rupiah | in million Rupiah
                                                                   715.645
                                                                                                                                           16.046

                                                                                                                                                       14.737
                                        665.887


           648.203
                                                                                                                9.475




             2023                        2024                         2025                                       2023                       2024        2025



                                                  Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
                                                  Comprehensive Income for the Year
                                                  dalam Juta Rupiah | in million Rupiah


                                                                                          16.064

                                                                                                                     14.806




                                                              9.464




                                                               2023                        2024                        2025




Aksi Korporasi
Corporate Action

Sepanjang tahun 2025, Perusahaan tidak melakukan                                                   Throughout 2025, the Company did not undertake
aksi korporasi yang bersifat strategis maupun material.                                            any strategic or material corporate actions. Activities
Aktivitas yang dilakukan terbatas pada pemenuhan                                                   was limited to fulfilling financial obligations, namely
kewajiban keuangan, yaitu pembayaran obligasi REFI                                                 the payment of REFI I Series B bonds worth
I Seri B senilai Rp100.000.000.000 sesuai dengan                                                   Rp100,000,000,000, as scheduled. This payment
jadwal yang telah ditetapkan. Pembayaran tersebut                                                  was a contractual obligation of the Company and did
merupakan kewajiban kontraktual Perusahaan dan                                                     not impact the Company’s capital structure or share
tidak berdampak pada perubahan struktur permodalan                                                 ownership.
maupun kepemilikan saham.


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                                                      13                                                      Annual Report 2025
Page 15
      Ikhtisar Kinerja
      Performance Highlights




Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Overview

Aspek Ekonomi | Economic Aspect [POJK 51 – B.1]
                                                              (dalam juta Rupiah, kecuali dinyatakan lain | in million Rupiah, unless otherwise stated)



                 Keterangan                   Satuan
                 Description                   Unit
                                                              2025                              2024                             2023

Pendapatan                                   Juta Rupiah
                                                                76.581                          80.044                           70.102
Revenue                                     Million Rupiah


Portofolio | Portfolio


Pembiayaan Produktif                         Juta Rupiah
                                                                1.302                            11.127                          6.362
Productive Financing                        Million Rupiah


Pembiayaan Perusahaan                        Juta Rupiah
                                                               46.423                           11.486                           18.821
Corporate Financing                         Million Rupiah




Aspek Lingkungan | Environmental Aspects [POJK 51 – B.2]


                 Keterangan                   Satuan
                 Description                   Unit
                                                              2025                              2024                             2023

                                                kWh          127.025.763                    151.292.600                     149.403.923
Penggunaan Listrik
Electricity Use
                                             Giga Joule        69.542                           80.375                           71.610

Penggunaan Air
                                                 M3               407                              277                             265
Water Use

Biaya Lingkungan Hidup
                                               Rupiah        6.200.000                      156.132.398                     166.446.337
Environmental Expenses




Aspek Sosial dan Tata Kelola | Social and Governance Aspects [POJK 51 – B.3]

                 Keterangan                   Satuan
                 Description                   Unit
                                                              2025                              2024                             2023

Jumlah Karyawan Wanita                         Orang
                                                                   13                               19                              20
Total Female Employees                         People

Jumlah Karyawan Laki-laki                      Orang
                                                                   20                               25                              33
Total Male Employees                           People

Jumlah Seluruh Karyawan                        Orang
                                                                   33                              44                               53
Total Employees                                People

Dana Program Tanggung Jawab Sosial
                                             Juta Rupiah
Masyarakat/Kemitraan                                              6,2                               10                            5,00
                                            Million Rupiah
Responsibility/ Partnership Program Funds




2025 Laporan Tahunan                                    14                           PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 16
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications




                      1                                               2                                     3




                                Nama Award                                       Diberikan oleh                  Tanggal
   No.
                                Award Name                                       Presented by                     Date

            The Most Outstanding women 2025 for Ira Rakhmawati as                                               04 Juli 2025
     1                                                                          Infobank Media Grup
            Director                                                                                            July 04, 2025


            The Excellent Performance Multifinance Company Asset                                            01 Agustus 2025
    2                                                                           Infobank Media Grup
            Class Rp 500 Billion < Rp 1 Trillion                                                            August 01, 2025


            The Most Promising Multifinance 2025 based on financial                                         28 Oktober 2025
    3                                                                      The Finance member of infobank
            performance 2022 - 2024                                                                         October 28, 2025




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                                15                                           Annual Report 2025
Page 17
      Laporan Manajemen
      Management Report




02
Laporan
Manajemen
Management Report




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




2025 Laporan Tahunan               18    PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 18
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia   19   Annual Report 2025
Page 19
      Laporan Manajemen
      Management Report




Laporan Dewan Komisaris
Report of the Board of Commissioners




                                       ANTON
                                       BUDIDJAJA
                                       Komisaris Utama
                                       President Commissioner




2025 Laporan Tahunan           20                 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 20
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Esteemed Shareholders and Stakeholders,

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang              We extend our gratitude to Almighty God for
Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya,                His blessings and grace, which have enabled
sehingga PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia               PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (“the
(“Perseroan” / “Reliance Finance”) dapat melalui              Company”/“Reliance Finance”) to navigate the year
tahun 2025 dengan kinerja yang membanggakan.                  2025 with satisfactory results. On this occasion,
Pada kesempatan ini, izinkan saya mewakili Dewan              allow me, on behalf of the Board of Commissioners,
Komisaris untuk menyampaikan Laporan Pengawasan               to present the Board of Commissioners’ Supervisory
Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025.                        Report for the fiscal year 2025.

Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah                   Throughout 2025, the Board of Commissioners carried
melaksanakan fungsi pengawasan serta pemberian                out its supervisory function and provided advice to
nasihat kepada Direksi guna memastikan pengelolaan            the Board of Directors to ensure that the Company
Perseroan berjalan selaras dengan rencana bisnis              was managed in alignment with both its short-term
jangka pendek dan jangka panjang, serta tetap                 and long-term business plans, while remaining in
mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan               compliance with prevailing laws and regulations. In
yang berlaku. Dalam menjalankan tugasnya, Dewan               performing its duties, the Board of Commissioners
Komisaris senantiasa menjunjung tinggi prinsip                consistently upheld the principles of objectivity and
objektivitas dan independensi sesuai dengan Anggaran          independence in accordance with the Articles of
Dasar dan regulasi yang berlaku. Selain itu, kami             Association and prevailing regulations. Furthermore,
terus mendorong penguatan tata kelola perusahaan,             we continued to encourage the strengthening of
peningkatan kewaspadaan terhadap risiko beserta               corporate governance, enhanced risk awareness
upaya mitigasinya, serta penerapan praktik bisnis yang        along with mitigation efforts, and the implementation of
sehat dan berkelanjutan, yang sejalan dengan prinsip          sound and sustainable business practices in line with
dan nilai keberlanjutan.                                      sustainability principles and values.


Tinjauan Kondisi Perekonomian dan                             Review of Economic Conditions and the
Industri Pembiayaan 2025                                      Financing Industry In 2025
Kondisi perekonomian global sepanjang tahun                   Global economic conditions throughout 2025 recorded
2025 tumbuh pada rentang 2,7% - 3,3%. Sejumlah                growth in the range of 2.7%–3.3%. A number of
risiko ketidakpastian masih menjadi tantangan yang            uncertainties continued to pose challenges, driving
menyebabkan dinamika ekonomi global mulai dari                global economic dynamics, including economic policy
ketidakpastian kebijakan ekonomi dan geopolitik,              and geopolitical uncertainties, economic slowdowns
pelambatan ekonomi sejumlah negara, tingginya inflasi         in several countries, persistently high inflation in some
sejumlah negara, tekanan pasar keuangan global,               regions, pressures in global financial markets, climate
perubahan iklim, hingga disrupsi rantai pasok.                change, and supply chain disruptions.

Berdasarkan negara, pertumbuhan AS pada tahun                 By country, the United States economy is estimated to
2025 diperkirakan sebesar 2,0% dan 2,1% pada                  grow by 2.0% in 2025 and 2.1% in 2026, while China’s
tahun 2026, sementara ekonomi China diproyeksikan             economy is projected to slow to 4.8% and 4.2%,
melambat menjadi 4,8% dan 4,2%, masing-masing.                respectively. The Euro area is expected to grow by
Wilayah Euro diprediksi akan tumbuh 1,2% pada tahun           1.2% in 2025 and 1.1% in 2026, the United Kingdom
2025 dan 1,1% pada tahun 2026, Inggris sebesar 1,3%           by 1.3% in both years, and Japan by 1.1% and 0.6%,
dalam kedua tahun tersebut, dan Jepang sebesar 1,1%           respectively.
dan 0,6%.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   21                                          Annual Report 2025
Page 21
      Laporan Manajemen
      Management Report




Dinamika inflasi global pada tahun 2025 turut                    Global inflation dynamics in 2025 were influenced
dipengaruhi oleh arah kebijakan bank sentral utama               by the policy direction of major central banks, which
dunia yang tetap berfokus pada stabilitas harga.                 remained focused on maintaining price stability. In the
Pada paruh kedua tahun, The Fed mulai melakukan                  second half of the year, the Federal Reserve began to
pelonggaran kebijakan secara hati-hati dan bertahap              cautiously and gradually ease its policy stance in line
seiring dengan tren inflasi yang melandai, meskipun              with moderating inflation trends, although inflation
belum sepenuhnya kembali ke sasaran jangka                       had not yet fully returned to its medium-term target.
menengah. Sementara di kawasan lain seperti                      Meanwhile, in other regions such as Europe and
Eropa dan Jepang, normalisasi kebijakan moneter                  Japan, monetary policy normalization remained more
berlangsung lebih terbatas, sejalan dengan tekanan               limited, reflecting persistent core inflation pressures
inflasi inti yang masih persisten serta tingginya                and continued global economic uncertainty.
ketidakpastian ekonomi global.

Di sisi lain, perekonomian kawasan ASEAN dan                     On the other hand, the economies of ASEAN and Asia
Asia menunjukkan kinerja yang relatif lebih resilien             demonstrated relatively stronger resilience compared
dibandingkan kawasan lainnya. Pertumbuhan ini                    to other regions. Growth in these regions was supported
didorong oleh permintaan domestik yang tetap kuat                by solid domestic demand, particularly from household
serta dukungan dari konsumsi rumah tangga maupun                 consumption and infrastructure investment. However,
investasi infrastruktur. Kendati demikian, kinerja               export performance remained under pressure due to
ekspor masih menghadapi tekanan akibat melemahnya                weakening global demand, especially from advanced
permintaan global, khususnya dari negara maju, serta             economies, as well as the impact of trade fragmentation
dampak fragmentasi perdagangan dan kebijakan                     and protectionist policies.
proteksionisme.

Di tengah tekanan global, volatilitas pasar keuangan,            Amid global pressures, financial market volatility, and
serta pemulihan ekonomi dunia yang masih                         a still-fragile global recovery, Indonesia’s economy in
rapuh, perekonomian Indonesia tahun 2025 tetap                   2025 continued to demonstrate resilience and solid
menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid.                    performance. In line with this, domestic economic
Sejalan dengan hal tersebut, pertumbuhan ekonomi                 growth was recorded at 5.2%. This performance
domestik tercatat sebesar 5,2%. Kinerja ini terutama             was primarily driven by stronger domestic demand,
ditopang oleh peningkatan permintaan domestik,                   as reflected in retail sales growth, as well as a trade
yang tercermin dari pertumbuhan penjualan ritel, serta           surplus that increased by 46.8%. In addition, improved
Surplus Neraca Perdagangan yang meningkat sebesar                business confidence, along with supportive fiscal
46,8%. Selain itu, membaiknya keyakinan pelaku                   and monetary policies, further strengthened growth
ekonomi serta dukungan kebijakan fiskal dan moneter              momentum.
turut memperkuat momentum pertumbuhan.

Sementara itu, tingkat inflasi sepanjang tahun 2025              In the meantime, inflation throughout 2025 remained
tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%, dengan               within the target range of 2.5±1%, with the Consumer
inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember                Price Index (CPI) inflation recorded at 2.92% (year-on-
2025 tercatat sebesar 2,92% (year-on-year). Inflasi              year) in December 2025. Administered prices inflation
administered prices relatif terkendali, sedangkan inflasi        remained relatively controlled, while volatile food
volatile food masih mencatatkan kenaikan, terutama               inflation recorded an increase, mainly due to supply
dipengaruhi oleh gangguan pasokan pada komoditas                 disruptions in certain commodities such as shallots.
tertentu seperti bawang merah.




2025 Laporan Tahunan                                        22                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 22
Adapun kondisi industri jasa keuangan nasional pada          The condition of the national financial services
tahun 2025 menunjukkan ketahanan yang solid di               industry in 2025 demonstrated solid resilience amid
tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian,            a highly uncertain global environment, with the
dengan sektor perbankan tetap berperan sebagai               banking sector continuing to serve as the main pillar
pilar utama dalam menjaga stabilitas dan mendorong           in maintaining stability and supporting economic
pertumbuhan ekonomi. Stabilitas ini tercermin dari           growth. This resilience was reflected in strong capital
permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai,               adequacy, ample liquidity, and well-maintained asset
serta kualitas aset yang terjaga, ditopang oleh              quality, supported by policy synergy among Bank
sinergi kebijakan antara Bank Indonesia, Otoritas            Indonesia, the Financial Services Authority (OJK), and
Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan.                the Indonesia Deposit Insurance Corporation (LPS).
Sepanjang tahun 2025, intermediasi perbankan tetap           Throughout 2025, banking intermediation remained
tumbuh positif dengan kredit meningkat sebesar               positive, with credit growing by 9.69% (yoy), primarily
9,69% (yoy), didorong terutama oleh kredit investasi         driven by a significant increase in investment loans.
yang tumbuh signifikan. Kondisi likuiditas yang kuat,        Strong liquidity conditions, including a high level of
termasuk tingginya fasilitas pinjaman yang belum             undisbursed loans, further provided room for future
dimanfaatkan (undisbursed loan), turut membuka               financing expansion in line with efforts to sustain
ruang ekspansi pembiayaan ke depan, sejalan dengan           national economic growth momentum.
upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi
nasional.

Namun demikian, dinamika pertumbuhan kredit                  Nevertheless, credit growth dynamics varied across
menunjukkan variasi antar segmen. Penyaluran kredit          segments. Lending to the corporate sector and priority
kepada sektor korporasi dan sektor-sektor prioritas          sectors recorded relatively strong growth, while MSME
mencatatkan pertumbuhan yang relatif kuat, sementara         credit contracted by 0.3% (yoy) in 2025, accompanied
kredit UMKM justru mengalami kontraksi sebesar 0,3%          by a declining share in total bank lending. This reflects
(yoy) pada 2025, disertai dengan penurunan pangsa            heightened prudence among banks toward credit risks
terhadap total kredit perbankan. Hal ini mencerminkan        in this segment, despite MSMEs remaining a strategic
meningkatnya kehati-hatian perbankan terhadap                sector in promoting financial inclusion and economic
risiko kredit di segmen tersebut, meskipun UMKM              growth. Meanwhile, the development of the Islamic
tetap menjadi sektor strategis dalam mendukung               economy and finance continued to strengthen, as
inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi. Di sisi            evidenced by its integration into national development
lain, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah              plans and Indonesia’s reinforced position as a key
menunjukkan kinerja yang semakin kokoh, ditandai             player in the global Islamic economy. Nevertheless,
dengan integrasinya dalam dokumen pembangunan                challenges persist in terms of inclusion, requiring
nasional serta penguatan posisi Indonesia sebagai            product innovation and broader access to optimize
salah satu pemain utama dalam ekonomi syariah                utilization among the public.
global. Meskipun demikian, tantangan masih terdapat
pada aspek inklusi, yang memerlukan inovasi produk
dan perluasan akses agar pemanfaatannya semakin
optimal di masyarakat.

Di sektor industri pembiayaan, kinerja sepanjang             In the financing industry, performance throughout
2025 relatif tertekan dengan pertumbuhan piutang             2025 was relatively under pressure, with financing
yang terbatas sebesar 0,61% (yoy) dan total aset             receivables growing modestly by 0.61% (yoy) and total
yang cenderung stagnan. Kinerja ini dipengaruhi              assets remaining relatively stagnant. This was largely
oleh tingginya konsentrasi pembiayaan pada sektor            influenced by the high concentration of financing in the
kendaraan bermotor yang mengalami perlambatan                motor vehicle sector, which experienced a slowdown
penjualan, serta meningkatnya pembiayaan bermasalah          in sales, as well as rising non-performing financing that
yang mendorong kenaikan beban pencadangan dan                led to higher provisioning expenses and operating cost
rasio biaya operasional. Meskipun demikian, secara           ratios. Despite these challenges, the overall risk profile
agregat profil risiko industri masih terjaga, dengan         of the industry remained manageable, with gross
rasio non-performing financing (NPF) gross berada            non-performing financing (NPF) at around 2.5% and
di kisaran 2,5% dan gearing ratio yang tetap berada          the gearing ratio staying within a safe threshold. The
dalam batas aman. Ketergantungan yang tinggi                 strong dependence on bank funding also highlights the
terhadap pendanaan perbankan juga menunjukkan                close interconnection between the financing industry
eratnya keterkaitan antara industri pembiayaan dan           and the banking sector, where developments in one
sektor perbankan, sehingga dinamika di satu sektor           sector may potentially impact the other.
berpotensi memengaruhi sektor lainnya.



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  23                                           Annual Report 2025
Page 23
      Laporan Manajemen
      Management Report




Penilaian Terhadap Kinerja Direksi                             Evaluation of the Board of Directors’
                                                               Performance
Dewan Komisaris melakukan penilaian terhadap kinerja           The Board of Commissioners conducts an evaluation
Direksi, mulai dari penilaian terhadap masing-masing           of the performance of the Board of Directors, covering
Direksi hingga penilaian yang bersifat kolegial ataupun        both individual and collective (collegial and corporate)
korporat, untuk kemudian dipertanggungjawabkan                 assessments, which are subsequently reported to the
kepada pemegang saham dalam Rapat Umum                         shareholders at the General Meeting of Shareholders
Pemegang Saham (RUPS). Adapun penilaian terhadap               (GMS). The assessment is based on the achievement
Direksi dilakukan berdasarkan capaian Indikator                of the predetermined Key Performance Indicators
Kinerja Utama atau KPI yang telah ditetapkan.                  (KPIs).

Dari sisi keuangan, Dewan Komisaris menyampaikan               From a financial perspective, the Board of
apresiasi kepada Direksi atas upayanya dalam                   Commissioners extends its appreciation to the Board of
menjaga kinerja dan keberlangsungan usaha                      Directors for their efforts in maintaining the Company’s
Perseroan sepanjang tahun buku 2025. Di tengah                 performance and business sustainability throughout the
berbagai tantangan yang dihadapi, Perseroan tetap              2025 fiscal year. Amid various challenges encountered
mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp14,74                during the year, the Company continued to record a
miliar, dibandingkan Rp16,05 miliar pada tahun                 profit for the year of Rp14.74 billion, compared to
2024. Kendati demikian, nilai total aset pada tahun            Rp16.05 billion in 2024. Nevertheless, the Company’s
2025 tumbuh sebesar 5,6% yoy, dari Rp730 miliar                total assets in 2025 grew by 5.6% year-on-year,
menjadi Rp771 miliar. Perseroan juga mencatatkan               from Rp730 billion to Rp771 billion. The Company also
adanya peningkatan pada jumlah portofolio yang                 recorded an increase in its portfolio, supported by the
tumbuh dengan model bisnis yang dijalankan saat ini.           current business model. Furthermore, new financing
Selain itu, penyaluran pembiayaan baru Perseroan               disbursements up to December 31, 2025 reached
sampai 31 Desember 2025 mencapai Rp183,7 miliar,               Rp183.7 billion, consisting of housing financing of
dengan rincian penyaluran pembiayaan perumahan                 Rp10.08 billion, productive financing of Rp152.6 billion,
sebesar Rp10,08 miliar, pembiayaan produktif sebesar           multipurpose financing of Rp2.6 billion, and other
Rp152,6 miliar, pembiayaan multipurpose sebesar                financing of Rp18.4 billion. The Company carried out a
Rp2,6 miliar, dan pembiayaan lain-lain sebesar Rp18,4          more selective financing process to ensure the quality
miliar. Perseroan melakukan proses penyaluran                  of disbursed financing remains high. The Company’s
pembiayaan yang lebih selektif agar kualitas                   portfolio also remains well-maintained, with the gross
pembiayaan yang disalurkan memiliki kualitas yang              NPF ratio kept below 2%, at 1.8%.
baik. Portofolio Perseroan juga masih terpelihara
dengan baik di mana angka NPF masih tetap bisa
ditekan di bawah 2% yakni sebesar 1,8% gross.

Pada tahun 2025, Perseroan berhasil melakukan                  In 2025, the Company successfully developed a robust
pengembangan core system yang mumpuni untuk                    core system to support reliable digital-based front-
mendukung front, middle dan back end system yang               end, middle-end, and back-end systems, enabling
andal berbasis digital dalam rangka tercapainya                faster and more accurate services for customers.
layanan kepada para nasabah dengan lebih cepat                 Furthermore, the Company has maintained a strong
dan akurat. Selain itu, reputasi Perseroan masih dapat         reputation, as evidenced by the expansion of its
terjaga dengan baik dengan berhasil memperluas mitra           banking partnerships, including the addition of several
perbankan salah satunya dengan masuknya beberapa               banks supporting the Company’s business. This
bank yang mendukung bisnis Perseroan. Hal ini                  serves as part of the Company’s funding diversification
merupakan langkah diversifikasi pendanaan Perseroan            strategy to optimize future financing.
agar ke depannya pendanaan dapat dilakukan dengan
lebih optimal.




2025 Laporan Tahunan                                      24                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 24
Atas catatan kinerja positif tersebut, Dewan Komisaris           In light of these positive achievements, the Board
mengapresiasi keberhasilan jajaran Direksi dan                   of Commissioners expresses its appreciation to the
Manajemen dalam menjaga pertumbuhan bisnis                       Board of Directors and Management for maintaining
Perseroan di tengah kondisi yang menantang di tahun              the Company’s business growth amid challenging
ini. Kendati demikian, Dewan Komisaris menghimbau                conditions throughout the year. Nevertheless, the
agar Direksi dapat senantiasa mengiringi perjalanan              Board of Commissioners advises the Board of Directors
transformasi Perseroan dengan terus menjaga                      to continuously support the Company’s transformation
komunikasi yang efektif serta kolaborasi di seluruh level        journey by fostering effective communication and
organisasi, termasuk dengan regulator dan pemangku               collaboration across all levels of the organization,
kepentingan terkait. Dengan demikian, Perseroan                  including with regulators and relevant stakeholders.
tidak hanya dapat mencapai pertumbuhan yang                      Through these efforts, the Company is expected not
berkesinambungan, tetapi juga mampu menciptakan                  only to achieve sustainable growth but also to cultivate
budaya perusahaan pembiayaan yang sehat dan                      a healthy and resilient financing company culture.
resilien.

Penilaian atas Kinerja Komite di Bawah                           Performance Evaluation of Committees
Dewan Komisaris                                                  under the Board of Commissioners
Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Dewan                     In carrying out its duties and functions, the Board of
Komisaris didukung oleh Komite Audit, Komite Nominasi            Commissioners is supported by the Audit Committee,
dan Remunerasi, Komite Pemantau Risiko, dan Komite               the Nomination and Remuneration Committee, the
Manajemen Risiko. Penilaian terhadap kinerja komite-             Risk Monitoring Committee, and the Risk Management
komite dilakukan baik secara individual maupun                   Committee. The performance of these committees is
kolegial melalui pengukuran kehadiran dalam rapat,               evaluated both individually and collectively through
kemampuan bekerjasama dan berkomunikasi secara                   measurements of meeting attendance, the ability to
aktif, kemampuan melakukan analisis terhadap kinerja             collaborate and actively communicate, the ability to
finansial dan operasional, serta kualitas saran ataupun          analyze financial and operational performance, as well
rekomendasi terkait dengan tugas pengawasan                      as the quality of advice or recommendations provided
terhadap pengelolaan Perseroan.                                  in relation to supervisory duties over the Company’s
                                                                 management.

Dewan Komisaris menilai bahwa Komite Audit telah                 The Board of Commissioners considers that the
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan                   Audit Committee has performed its duties and
baik dan memadai. Pelaporan penunjukan Kantor                    responsibilities properly and adequately. The reporting
Akuntan Publik dan hasil evaluasi telah dilaksanakan             on the appointment of the Public Accounting Firm
sesuai dengan peraturan terbaru yaitu POJK Nomor                 and the evaluation results have been carried out in
9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan                     accordance with the latest regulation, namely POJK
Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan                  No. 9 of 2023 concerning the Use of Public Accountant
jasa Keuangan. Komite Audit telah membantu Dewan                 Services and Public Accounting Firms in Financial
Komisaris dalam pelaksanaan audit internal serta                 Services Activities. The Audit Committee has assisted
memberikan laporan hasil evaluasi atas pemberian                 the Board of Commissioners in the implementation of
jasa audit atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2025                 internal audits and has provided evaluation reports on
dengan rekapitulasi rapat sebanyak 4 (empat) kali.               the provision of audit services for the 2025 Financial
                                                                 Statements, with a total of four (4) meetings held.

Adapun Komite Nominasi dan Remunerasi yang                       The Nomination and Remuneration Committee, which
memiliki tugas dan tanggung jawab dalam menelaah                 is responsible for reviewing and proposing succession
dan mengusulkan perencanaan suksesi anggota                      planning for members of the Board of Directors and the
Direksi dan Dewan Komisaris, telah melaksanakan                  Board of Commissioners, has also carried out its duties
tugas dengan baik di tahun 2025. Dewan Komisaris                 effectively in 2025. The Board of Commissioners
menilai bahwa Komite Nominasi dan Remunerasi telah               assesses that the Committee has provided adequate
memberikan rekomendasi yang memadai berdasarkan                  recommendations based on its review results, with a
hasil reviu yang dilakukan dengan rekapitulasi rapat             total of four (4) meetings conducted.
sebanyak 4 (empat) kali.



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      25                                          Annual Report 2025
Page 25
      Laporan Manajemen
      Management Report




Sedangkan Komite Pemantau Risiko dan Komite                    In the meantime, the Risk Monitoring Committee
Manajemen       Risiko  yang    bertanggung    jawab           and the Risk Management Committee, which are
menyampaikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                responsible for providing recommendations to the
terkait risiko yang mungkin dihadapi Perseroan serta           Board of Commissioners regarding potential risks
upaya mitigasinya, Dewan Komisaris menilai kedua               faced by the Company and their mitigation efforts,
komite tersebut telah menjalankan tugas dan tanggung           have also performed their duties and responsibilities
jawabnya dengan baik, sesuai pedoman yang dimiliki.            effectively in accordance with their respective
Sepanjang 2025, masing-masing komite tersebut telah            guidelines. Throughout 2025, these committees held
melakukan rapat gabungan sebanyak 4 (empat) kali.              four (4) joint meetings.

Kendati didukung oleh komite-komite tersebut, Dewan            Despite being supported by these committees, the
Komisaris tetap memegang tanggung jawab utama                  Board of Commissioners retains primary responsibility
dalam mengawasi pelaksanaan tata kelola perusahaan             for overseeing the implementation of good corporate
agar berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip yang               governance to ensure it aligns with applicable
berlaku. Komitmen terhadap penguatan tata kelola               principles. This commitment to strengthening
tersebut terus ditingkatkan melalui penyempurnaan              governance continues to be enhanced through ongoing
struktur dan proses secara berkelanjutan, sehingga             improvements in structure and processes, making
lebih efektif dan selaras dengan kebutuhan Perseroan.          them more effective and aligned with the Company’s
                                                               needs


Pengawasan Terhadap Implementasi                               Supervision of Strategic Implementation
Strategis
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan                  The Board of Commissioners carried out its supervisory
atas berbagai strategi yang ditetapkan Direksi selama          function over the various strategies implemented by
periode tahun buku 2025 melalui pelaksanaan rapat              the Board of Directors throughout the 2025 fiscal year
internal maupun rapat gabungan yang menjadi medium             through internal meetings as well as joint meetings,
pelaporan kinerja Direksi secara berkala. Hal tersebut         which served as a forum for the periodic reporting of the
dilakukan guna memastikan bahwa kebijakan strategis            Board of Directors’ performance. This was undertaken
yang dijalankan Direksi sesuai dengan target jangka            to ensure that the strategic policies executed by the
pendek maupun jangka panjang yang telah ditetapkan             Board of Directors were aligned with the Company’s
Perseroan.                                                     established short-term and long-term targets.

Pemberian arahan dan masukan Dewan Komisaris                   The guidance and input provided by the Board of
meliputi aspek peningkatan kinerja produksi, keuangan,         Commissioners covered various aspects, including the
pemanfaatan dan perkembangan teknologi, tata kelola            improvement of operational and financial performance,
perusahaan, pengembangan Sumber Daya Manusia                   the utilization and advancement of technology,
(SDM), penyusunan rencana aksi keberlanjutan,                  corporate governance, human capital development,
yang di dalamnya termasuk kegiatan tanggung jawab              and the preparation of sustainability action plans,
sosial perusahaan. Sepanjang 2025, Dewan Komisaris             including corporate social responsibility initiatives.
telah memberikan arahan dan evaluasi kinerja Direksi           During 2025, the Board of Commissioners provided
sebanyak 12 (dua belas) kali melalui rapat internal dan        direction and conducted performance evaluations
gabungan. Dewan Komisaris mengapresiasi kinerja                of the Board of Directors on 12 (twelve) occasions
Direksi serta seluruh insan Perseroan atas seluruh             through internal and joint meetings. The Board of
kerja keras yang telah diberikan sehingga Perseroan            Commissioners expresses its appreciation to the Board
mampu menutup tahun 2025 dengan pencapaian yang                of Directors and all employees of the Company for their
resilien.                                                      dedication and hard work, which enabled the Company
                                                               to close the year 2025 with resilient achievements.




2025 Laporan Tahunan                                      26                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 26
Pandangan Terkait Penerapan                                Views on the Implementation of
Tata Kelola Perusahaan dan Prinsip                         Corporate Governance and Sustainable
Keuangan Berkelanjutan                                     Finance Principles
Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam                    The Board of Commissioners is responsible for
mengawasi pelaksanaan governansi perusahaan serta          overseeing    the   implementation    of     corporate
memastikan bahwa Perseroan menerapkan governansi           governance and ensuring that the Company applies
perusahaan secara efektif dan sesuai dengan prinsip        governance practices effectively in accordance with
dan ketentuan yang berlaku. Dewan Komisaris menilai        applicable principles and regulations. The Board
bahwa komitmen terhadap penerapan governansi               of Commissioners observes that the Company’s
perusahaan terus meningkat. Hal ini tercermin dari         commitment to implementing good corporate
struktur tata kelola yang komprehensif, rekomendasi        governance continues to improve. This is reflected in a
yang ditindaklanjuti oleh Perseroan dalam rangka           comprehensive governance structure, the Company’s
memenuhi best practices penerapan governansi, serta        follow-up on recommendations to meet governance
perbaikan dan penyempurnaan baik dari struktur,            best practices, as well as continuous improvements
proses hingga mekanisme tata kelola yang dilakukan         and refinements in governance structure, processes,
secara konsisten.                                          and mechanisms.

Selain itu, komitmen Perseroan untuk senantiasa            In addition, the Company’s commitment to consistently
menerapkan praktik bisnis yang selaras dengan nilai        implementing business practices aligned with
keberlanjutan dilakukan dengan penyusunan Rencana          sustainability values is carried out through the
Keuangan Aksi Berkelanjutan (RAKB) secara berkala          preparation of the Sustainable Finance Action Plan
setiap tahun. Penyusunan RAKB bertujuan untuk:             (Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan/RAKB) on an
1. Mendukung usaha pemerintah dalam mewujudkan             annual basis. The preparation of the RAKB aims to:
     pembangunan berkelanjutan yang mampu menjaga          1. Support the Government’s efforts in achieving
     stabilitas ekonomi dengan mengedepankan                    sustainable development that maintains economic
     keselarasan antara aspek ekonomi, sosial dan               stability by promoting alignment among economic,
     lingkungan hidup;                                          social, and environmental aspects;
2. Mendukung upaya dari Otoritas Jasa Keuangan             2. Support the Financial Services Authority’s (Otoritas
     dalam upaya pengembangan sistem lembaga                    Jasa Keuangan/OJK) initiatives to develop
     keuangan yang ramah lingkungan hidup;                      environmentally friendly financial systems;
3. Mendukung upaya dari Otoritas Jasa Keuangan             3. Support the OJK’s efforts in implementing the
     dalam mengimplentasikan Roadmap Keuangan                   Sustainable Finance Roadmap in Indonesia; and
     Berkelanjutan di Indonesia; dan
4. Menjadi Perusahaan Pembiayaan di Indonesia              4.   Position the Company as a financing company
     yang menerapkan keuangan berkelanjutan                     in Indonesia that applies sustainable finance
     dengan menyelasarkan aspek bisnis, sosial dan              by aligning business, social, and environmental
     lingkungan hidup.                                          aspects.

Lebih lanjut, RAKB di tahun 2025 mencakup 4 (empat)        Furthermore, the 2025 RAKB encompasses 4 (four)
program dengan urutan prioritas, yaitu Peningkatan         priority programs, namely Portfolio Growth, Funding
Jumlah Portofolio Perusahaan, Penguatan Pendanaan,         Strengthening, Core System Development, and
Pengembangan Core System dan Penyempurnaan                 Organizational Structure Enhancement, with the
Struktur Organisasi Perusahaan, dengan rincian             following details of target achievements:
masing-masing pencapaian target sebagai berikut:




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                27                                         Annual Report 2025
Page 27
       Laporan Manajemen
       Management Report




1.   Peningkatan Jumlah Portofolio Perusahaan                 1.   Portfolio Growth
     Peningkatan jumlah portofolio Perusahaan tumbuh               The Company’s portfolio growth was supported
     dengan model bisnis yang Perseroan jalankan                   by the current business model. New financing
     saat ini. Penyaluran pembiayaan baru Perusahaan               disbursements up to December 31, 2025 reached
     sampai 31 Desember 2025 mencapai Rp183,7                      Rp183.7 billion, consisting of housing financing of
     miliar, dengan rincian penyaluran pembiayaan                  Rp10.08 billion, productive financing of Rp152.6
     perumahan sebesar Rp10,08 miliar, pembiayaan                  billion, multipurpose financing of Rp2.6 million,
     produktif sebesar Rp152,6 miliar, pembiayaan                  and other financing of Rp18.4 billion. The Company
     multipurpose sebesar Rp2,6 juta, dan pembiayaan               carried out a more selective financing process to
     lain-lain sebesar Rp18,4 miliar. Perseroan                    ensure the quality of disbursed financing remains
     melakukan proses penyaluran pembiayaan yang                   strong.
     lebih selektif agar kualitas pembiayaan yang
     disalurkan memiliki kualitas yang baik.

2.   Penguatan Pendanaan                                      2.   Funding Strengthening
     Sebagaimana perusahaan pembiayaan pada                        As with financing companies in general, the
     umumnya, Perseroan sangat membutuhkan                         Company requires strong funding sources to
     sumber pendanaan yang baik untuk dapat                        carry out its financing activities and investment
     menjalankan aktifitas pembiayaan dan kegiatan                 programs. In 2025, the Company obtained new
     investasinya. Pada tahun 2025 Perseroan                       funding from banking institutions totaling Rp134.5
     mendapatkan total pendanaan baru dari perbankan               billion. At present, the Company is also in the
     sebesar Rp 134,5milyar. Saat ini Perseroan juga               process of securing an additional facility from the
     sedang memproses penambahan fasilitas dari                    Government Investment Center (PIP) amounting to
     Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebesar Rp20                 Rp20 billion, of which Rp9 billion is expected to be
     milyar, dimana Rp 9 miliar diantaranya sudah bisa             disbursed in the near term.
     direalisasikan segera.

     Perseroan juga telah melakukan pemeringkatan                  The Company has also obtained corporate and
     atas Perusahaan dan Obligasi yang dilakukan                   bond ratings from PT Kredit Rating Indonesia.
     oleh PT Kredit Rating Indonesia. Berdasarkan                  Based on the assessment conducted by PT Kredit
     penilaian dari PT Kredit Rating Indonesia,                    Rating Indonesia, the Company was assigned
     Perusahaan mendapat peringkat irBBB (triple B)                an irBBB (Triple B) rating, which falls within the
     (investment grade). Untuk mendapatkan sumber                  investment grade category. To further diversify
     pendanaan yang baru, Perseroan juga akan                      its funding sources, the Company also plans to
     menambah sumber pendanaan melalui penerbitan                  raise additional funding through a bond issuance
     obligasi yang direncanakan tahun 2026 untuk                   program, which is scheduled to be launched in
     direalisasikan pada tahun 2027.                               2026 and realized in 2027.

3.   Pengembangan Core System                                 3.   Core System Development
     Core system merupakan fondasi utama yang                      The core system serves as the fundamental
     menopang       seluruh   aktivitas    operasional             backbone supporting all of the Company’s
     Perseroan. Untuk mendukung transformasi digital               operational activities. To advance its ongoing
     yang berkelanjutan, Perseroan terus melakukan                 digital transformation, the Company continues to
     enhancement        (penyempurnaan)      terhadap              enhance its existing core system to achieve greater
     core system yang telah berjalan agar semakin                  end-to-end integration. These enhancements are
     terintegrasi secara end-to-end. Penyempurnaan                 aimed at improving business process efficiency,
     ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi proses             strengthening     cross-functional    connectivity,
     bisnis, memperkuat konektivitas antar fungsi,                 optimizing data management, as well as delivering
     sekaligus mengoptimalkan pengelolaan data, serta              services that are faster, more accurate, and more
     menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat,                responsive to evolving business needs.
     dan adaptif terhadap kebutuhan bisnis yang terus
     berkembang.




2025 Laporan Tahunan                                     28                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 28
4.   Penyempurnaan Struktur Organisasi Perusahaan               4.   Organizational Structure Enhancement
     Pada tahun 2025, Perseroan menetapkan fokus                     In 2025, the Company focused on building a
     untuk membangun fondasi operasional (basic                      strong operational foundation (basic operation
     operation) yang unggul. Upaya tersebut diwujudkan               excellence). This effort was carried out through
     melalui penyempurnaan struktur organisasi serta                 improvements in the organizational structure and
     pengembangan sumber daya manusia. Selain itu,                   the development of human capital. In addition, the
     Perseroan juga telah melengkapi susunan Direksi                 Company has completed the composition of its
     dan Dewan Komisaris. Pada tingkat manajerial,                   Board of Directors and Board of Commissioners.
     berbagai fungsi strategis telah diisi oleh karyawan             At the managerial level, various strategic functions
     yang memiliki kompetensi dan integritas yang                    have been filled by employees with adequate
     memadai.                                                        competence and integrity.


     Penyempurnaan      Struktur  Organisasi   dan                   The enhancement of the organizational structure
     penguatan kualitas Sumber Daya Manusia yang                     and strengthening of human capital quality have
     dilakukan oleh Perseroan juga disertai dengan                   also been accompanied by initiatives to improve
     peningkatan kualitas dari seluruh Direksi,                      the capabilities of the Board of Directors, Board
     Komisaris, dan karyawan melalui program                         of Commissioners, and employees through
     pengembangan Direksi, Komisaris dan karyawan.                   development programs. The Company has
     Perseroan mengikutsertakan Direksi, Komisaris                   involved its Directors, Commissioners, and
     dan karyawan dalam kegiatan seminar atau                        employees in seminars and webinars organized by
     webinar, yang diselenggarakan oleh Asosisasi                    the Indonesian Financing Companies Association
     Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan                      (Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia/
     Otoritas Jasa Keuangan.                                         APPI) and the Financial Services Authority (OJK).

Selain itu, Perseroan juga menyelenggerakan kegiatan            Furthermore, in 2025, the Company also carried
tanggung jawab sosial perusahaan di tahun 2025                  out corporate social responsibility activities by
dengan merealisasikan program pemberian bantuan                 implementing a social assistance program for
dana sosial kepada Pondok Yatim dan Dhuafa.                     orphanages and underprivileged communities.


Optimisme Prospek Usaha 2026                                    Business Outlook Optimism for 2026

Dewan Komisaris memandang bahwa di tengah                       The Board of Commissioners is of the view that,
tekanan geopolitik global maupun tantangan ekonomi              amid ongoing global geopolitical pressures and
lainnya yang masih akan berlangsung di tahun                    other economic challenges expected to persist in the
mendatang, kondisi perekonomian nasional dan                    coming years, the national economy and the domestic
industri pembiayaan dalam negeri masih memiliki                 financing industry continue to present opportunities for
peluang pertumbuhan yang stabil. Optimisme                      stable growth. This optimism is supported by the policy
tersebut didukung dengan adanya bauran kebijakan                mix for national economic transformation in 2026, with
transformasi ekonomi nasional pada 2026, dengan                 the following key highlights:
poin-poin utama sebagai berikut:
1. Sinergi Kebijakan Ekonomi: Pemerintah dan                    1.   Economic Policy Synergy: The Government and
     Bank Indonesia memperkuat koordinasi untuk                      Bank Indonesia are strengthening coordination to
     memastikan stabilitas nilai tukar Rupiah dan                    maintain Rupiah exchange rate stability and control
     mengendalikan inflasi, sembari memacu sektor                    inflation, while accelerating priority sectors.
     prioritas.
2. Kebijakan       Moneter       Pro-Stabilitas       &         2.   Pro-Stability and Pro-Growth Monetary Policy:
     Pertumbuhan: Kebijakan moneter diarahkan                        Monetary policy is directed at maintaining stability
     untuk menjaga stabilitas (pro-stability) sekaligus              while also leveraging available space to support
     memanfaatkan ruang untuk pertumbuhan ekonomi                    economic growth.
     (pro-growth).




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     29                                           Annual Report 2025
Page 29
       Laporan Manajemen
       Management Report




3.   Kebijakan Makroprudensial Ekspansif:          BI          3.   Expansionary Macroprudential Policy: Bank
     meningkatkan intermediasi perbankan melalui                    Indonesia is enhancing banking intermediation
     kebijakan makroprudensial untuk mendorong                      through macroprudential policies to encourage
     kredit/pembiayaan ke sektor prioritas, mendukung               lending/financing to priority sectors, support
     hilirisasi industri, dan ekonomi hijau.                        industrial downstreaming, and promote the green
                                                                    economy.
4.   Digitalisasi Sistem Pembayaran: Akselerasi                4.   Payment System Digitalization: Acceleration
     penggunaan sistem pembayaran digital, termasuk                 of digital payment systems adoption, including
     QRIS dan BI-FAST, untuk efisiensi transaksi                    QRIS and BI-FAST, to improve the efficiency of
     ekonomi.                                                       economic transactions.
5.   Kebijakan Fiskal (APBN): Penguatan APBN                   5.   Fiscal Policy (State Budget/APBN): Strengthening
     difokuskan pada optimalisasi penerimaan negara,                the state budget through revenue optimization,
     efisiensi belanja, dan penyaluran stimulus untuk               spending efficiency, and targeted stimulus
     menjaga daya beli masyarakat.                                  distribution to maintain purchasing power.


6.   Fokus Hilirisasi dan Sektor Baru: Pengembangan            6.   Focus on Downstreaming and New Sectors:
     mesin ekonomi baru melalui hilirisasi industri dan             Development of new economic growth engines
     optimalisasi ekonomi hijau serta digital.                      through industrial downstreaming and optimization
                                                                    of the green and digital economy.

Sebagai perusahaan yang bergerak dalam sektor                  As a company operating in the financing sector that also
pembiayaan yang juga mengedepankan aspek                       emphasizes digitalization as a key driver of business
digitalisasi sebagai salah satu akselerator pertumbuhan        growth, the Government’s initiatives to explore broader
bisnis, langkah Pemerintah untuk mengeksplor                   funding sources and advance financial digitalization,
sumber-sumber pembiayaan yang lebih luas serta                 along with this synergistic policy mix, are expected
digitalisasi ekonomi keuangan, bauran sinergi tersebut         to serve as a strong catalyst for the Company’s
dapat menjadi pendorong bagi keberlanjutan bisnis              sustainable business growth in the years ahead.
Perseroan di tahun-tahun mendatang.



Perubahan Komposisi Dewan Komisaris                            Changesin the Board of Commissioners’
                                                               Composition
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan                 Throughout 2025, there were no changes in the
dalam susunan Dewan Komisaris Reliance Finance,                composition of the Board of Commissioners of
sehingga komposisi Dewan Komisaris Perseroan masih             Reliance Finance. Accordingly, the composition of the
sama dengan komposisi tahun sebelumnya, yaitu                  Company’s Board of Commissioners remained the
sebagai berikut:                                               same as in the previous year, as follows:

Presiden Komisaris   : Anton Budidjaja                         President Commissioner   : Anton Budidjaja
Komisaris Independen : Braman Setyo                            Independent Commissioner : Braman Setyo




2025 Laporan Tahunan                                      30                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 30
Apresiasi dan Penutup                                           Appreciation and Closing
Sebagai penutup, Dewan Komisaris menyampaikan                   In closing, the Board of Commissioners would like
apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Direksi dan            to express its highest appreciation to the Board of
seluruh insan Perseroan atas dedikasi, kerja keras,             Directors and all employees of the Company for their
serta komitmen yang telah ditunjukkan sepanjang                 dedication, hard work, and commitment demonstrated
tahun 2025. Pencapaian yang diraih mencerminkan                 throughout 2025. The achievements attained reflect the
langkah nyata Perseroan dalam memaksimalkan                     Company’s concrete efforts in maximizing the utilization
pemanfaatan teknologi mutakhir yang telah menjadi               of cutting-edge technology, which has become a key
fondasi penting dalam memperkuat daya saing dan                 foundation in strengthening competitiveness and
mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.                driving sustainable business growth.

Dewan Komisaris tidak lupa menyampaikan terima                  The Board of Commissioners also extends its sincere
kasih yang sebesar-besarnya kepada pemegang                     gratitude to the shareholders, business partners,
saham, mitra bisnis, regulator, serta seluruh pemangku          regulators, and all stakeholders for their continued
kepentingan atas dukungan penuh sekaligus loyalitas             support and loyalty, particularly in supporting the
yang telah diberikan kepada Perseroan khususnya                 Company’s performance throughout 2025.
dalam menjalankan kinerja di tahun 2025.

Dewan Komisaris meyakini bahwa dengan konsistensi               The Board of Commissioners believes that, through
dalam menjalankan transformasi digital yang                     consistent implementation of integrated digital
terintegrasi, disertai penerapan prinsip kehati-hatian,         transformation, supported by the application of
tata kelola perusahaan yang baik, serta manajemen               prudential principles, good corporate governance, and
risiko yang komprehensif, Perseroan akan mampu                  comprehensive risk management, the Company will
untuk terus menciptakan nilai tambah jangka panjang.            continue to create long-term value. Going forward,
Ke depan, Dewan Komisaris berharap agar Perseroan               the Board of Commissioners expects the Company
dapat terus menjaga momentum pertumbuhan                        to maintain this growth momentum, while further
ini, sekaligus memperkuat kolaborasi dan inovasi                strengthening collaboration and innovation to navigate
guna menghadapi dinamika industri yang semakin                  the increasingly dynamic industry landscape.
berkembang.




                                                   Jakarta, 8 Mei 2026
                                                   Jakarta, May 8, 2026


                                               Atas Nama Dewan Komisaris
                                          On Behalf of the Board of Commissioner


                               PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




            ANTON BUDIDJAJA                                                   BRAMAN SETYO
                    Komisaris Utama                                                  Komisaris Independent
                 President Commissioner                                            Independent Commissioner




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     31                                            Annual Report 2025
Page 31
      Laporan Manajemen
      Management Report




Laporan Direksi              [POJK 51-D.1]

Board of Directors’ Report




                                             IMAN
                                             PRIBADI
                                             Direktur Utama
                                             President Director




2025 Laporan Tahunan                 32       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 32
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Esteemed Shareholders and Stakeholders,

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas                   We express our gratitude to Almighty God for His
segala rahmat dan karunia-Nya, pada tahun 2025 PT                 blessings and grace, which have enabled PT Usaha
Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (“Perseroan” /                Pembiayaan Reliance Indonesia (“the Company” /
”Reliance Finance”) mampu melanjutkan pertumbuhan                 “Reliance Finance”) to sustain positive and resilient
bisnis yang positif dan resilien.                                 business growth in 2025.

Di tengah tantangan perekonomian dan industri yang                Amidst the increasingly dynamic economic and industry
semakin dinamis, konsistensi Reliance Finance untuk               challenges, Reliance Finance’s consistency in pursuing
terus melakukan pendekatan bisnis yang inovatif dan               innovative and strategic business approaches has
strategis berhasil membuat Perseroan mencatatkan                  enabled the Company to record strong performance. As
kinerja yang kuat. Hingga 31 Desember 2025,                       of December 31, 2025, the Company booked revenue
Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp76,58                   of Rp76.58 billion in 2025, compared to Rp80.04 billion
miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp80,04                    in 2024, with total assets increasing to Rp771 billion,
miliar, dengan peningkatan aset mencapai Rp771 miliar             representing a 5.6% year-on-year growth.
atau tumbuh 5,6% yoy.

Perseroan senantiasa berupaya untuk mempertahankan                The Company continuously strives to maintain
bisnis yang berkelanjutan serta kualitas kredit yang              sustainable business operations and sound credit
baik. Hal tersebut diwujudkan melalui pemberian                   quality. This is realized through providing easier
kemudahan akses keuangan bagi masyarakat, di                      access to financial services for the public, in line with
mana sejalan dengan strategi dan komitmen kami                    our strategy and commitment to consistently expand
untuk secara konsisten memperluas peluang finansial               inclusive financial opportunities, foster competitive
yang inklusif, menciptakan pertumbuhan bisnis yang                business growth, and deliver more accessible and
berdaya saing, sekaligus membuka akses keuangan                   efficient financial access for all segments of society.
yang lebih mudah dan efisien bagi seluruh kalangan.

Melalui laporan ini, izinkan saya mewakili jajaran Direksi        Through this report, allow me, on behalf of the Board
menyampaikan aktivitas kepengurusan Perseroan                     of Directors, to present the Company’s management
untuk periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember                   activities for the period from January 1, 2025 to
2025. Adapun penyampaian laporan meliputi                         December 31, 2025. This report encompasses
pencapaian kinerja, strategi dalam menghadapi                     performance achievements, strategies in addressing
tantangan, penerapan tata kelola perusahaan, proyeksi             challenges, the implementation of good corporate
bisnis ke depan, serta komitmen terhadap prinsip-                 governance, future business outlook, as well as our
prinsip keberlanjutan.                                            commitment to sustainability principles.


Kondisi Ekonomi Nasional dan Global                               National and Global Economic
                                                                  Conditions
Perekonomian global sepanjang tahun 2025 tumbuh                   The global economy in 2025 grew within the range
dalam kisaran 2,7%–3,3% di tengah berbagai tantangan              of 2.7%–3.3% amid various uncertainties, including
ketidakpastian, seperti dinamika kebijakan ekonomi                shifting economic and geopolitical policies, slowdowns
dan geopolitik, perlambatan di sejumlah negara,                   in several countries, inflationary pressures, financial
tekanan inflasi, volatilitas pasar keuangan, perubahan            market volatility, climate change, and supply chain
iklim, serta disrupsi rantai pasok. Pertumbuhan                   disruptions. Growth in major and advanced economies
ekonomi di negara maju dan utama menunjukkan                      remained moderate, with the United States expanding
tren moderat, dengan Amerika Serikat tumbuh sekitar               by around 2.0%, China slowing to 4.8%, and the
2,0%, China melambat ke 4,8%, serta kawasan Euro,                 Eurozone, the United Kingdom, and Japan recording
Inggris, dan Jepang mencatat pertumbuhan yang                     relatively limited growth. Global monetary policy
relatif terbatas. Kebijakan moneter global pun masih              continued to focus on price stability, with easing



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                       33                                          Annual Report 2025
Page 33
      Laporan Manajemen
      Management Report




berfokus pada stabilitas harga, dengan pelonggaran              measures implemented cautiously. Meanwhile, the
yang dilakukan secara hati-hati. Di sisi lain, kawasan          ASEAN and Asian regions demonstrated relatively
ASEAN dan Asia tetap menunjukkan ketahanan                      stronger resilience, supported by robust domestic
yang lebih baik, didukung oleh kuatnya permintaan               demand, although export performance remained under
domestik, meskipun kinerja ekspor masih menghadapi              pressure due to weakening global demand.
tekanan akibat melemahnya permintaan global.

Di tengah kondisi global yang menantang,                        Amid these global challenges, Indonesia’s economy
perekonomian Indonesia pada tahun 2025 tetap                    in 2025 continued to show solid performance, with
menunjukkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan               growth reaching 5.2%. This growth was driven by
sebesar 5,2%. Pertumbuhan ini ditopang oleh kuatnya             strong domestic demand, reflected in increased
permintaan domestik, peningkatan penjualan ritel,               retail sales, as well as a significant rise in the trade
serta surplus neraca perdagangan yang meningkat                 surplus. In addition, supportive fiscal and monetary
signifikan. Selain itu, dukungan kebijakan fiskal dan           policies, along with improving business confidence,
moneter serta meningkatnya keyakinan pelaku ekonomi             further strengthened growth momentum. Economic
turut memperkuat momentum pertumbuhan. Stabilitas               stability was also reflected in inflation remaining
ekonomi juga tercermin dari tingkat inflasi yang terjaga        within the target range of 2.5±1%, with annual inflation
dalam kisaran sasaran 2,5±1%, dengan inflasi tahunan            recorded at 2.92%, despite pressures on certain food
sebesar 2,92%, meskipun terdapat tekanan pada                   commodities due to supply disruptions.
komoditas pangan tertentu akibat gangguan pasokan.



Tinjauan Industri Pembiayaan                                    Financing Industry Overview

Kondisi industri jasa keuangan nasional pada tahun              The national financial services industry in 2025
2025 menunjukkan ketahanan yang solid di tengah                 demonstrated solid resilience amid global uncertainty,
ketidakpastian global, dengan sektor perbankan                  with the banking sector remaining the main pillar in
tetap menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas              maintaining stability and supporting economic growth.
dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini                      This was reflected in strong capital, adequate liquidity,
tercermin dari permodalan yang kuat, likuiditas yang            and well-maintained asset quality, supported by policy
memadai, serta kualitas aset yang terjaga, didukung             synergy among Bank Indonesia, the Financial Services
oleh sinergi kebijakan antara Bank Indonesia, Otoritas          Authority, and the Deposit Insurance Corporation.
Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan.                   Banking intermediation continued to grow positively,
Intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan              with credit expanding by 9.69% (yoy), primarily
kredit meningkat 9,69% (yoy), terutama ditopang oleh            driven by investment loans. However, credit growth
kredit investasi. Namun demikian, pertumbuhan kredit            varied across segments, with corporate and priority
menunjukkan variasi antar segmen, di mana kredit                sectors recording strong growth, while MSME lending
korporasi dan sektor prioritas tumbuh kuat, sementara           contracted by 0.3% (yoy), reflecting increased
kredit UMKM mengalami kontraksi 0,3% (yoy),                     prudence in managing credit risk. Meanwhile, the
mencerminkan meningkatnya kehati-hatian perbankan               sharia finance sector continued to strengthen, although
terhadap risiko. Di sisi lain, ekonomi dan keuangan             challenges remain in improving financial inclusion.
syariah terus menunjukkan penguatan, meskipun
masih menghadapi tantangan dalam aspek inklusi.




2025 Laporan Tahunan                                       34                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 34
Sementara itu, industri pembiayaan pada tahun                    In the financing industry, performance in 2025
2025 menghadapi tekanan dengan pertumbuhan                       encountered a pressure, with receivables growing
piutang yang terbatas sebesar 0,61% (yoy) dan total              modestly by 0.61% (yoy) and total assets remaining
aset yang relatif stagnan. Kondisi ini dipengaruhi               relatively stagnant. This was largely due to the high
oleh tingginya konsentrasi pembiayaan pada sektor                concentration of financing in the motor vehicle
kendaraan bermotor yang mengalami perlambatan,                   sector, which experienced a slowdown, as well as an
serta meningkatnya pembiayaan bermasalah yang                    increase in non-performing financing that led to higher
berdampak pada kenaikan beban pencadangan dan                    provisioning and operational costs. Nevertheless, the
biaya operasional. Meski demikian, profil risiko industri        overall risk profile of the industry remained manageable,
secara umum masih terjaga, dengan rasio non-                     with the gross non-performing financing (NPF) ratio at
performing financing (NPF) gross berada di kisaran               around 2.5% and the gearing ratio within a safe range.
2,5% dan gearing ratio dalam batas aman. Selain                  In addition, the high reliance on bank funding highlights
itu, tingginya ketergantungan terhadap pendanaan                 the close interconnection between the financing and
perbankan menunjukkan eratnya keterkaitan antara                 banking sectors, where developments in one sector
industri pembiayaan dan sektor perbankan, sehingga               may influence the other.
dinamika di salah satu sektor dapat memengaruhi
sektor lainnya.


Kebijakan Strategis dan Upaya                                    Strategic Policies and Efforts to Face
Menghadapi Tantangan                                             Challenges
Di tengah tantangan sektor pembiayaan tahun 2025                 Amid the challenges faced by the financing sector
yang meliputi melemahnya daya beli masyarakat                    in 2025, including weakened consumer purchasing
yang menekan permintaan kredit, tingginya risiko                 power that pressured credit demand, elevated non-
kredit macet (NPF) akibat ketidakpastian ekonomi                 performing financing (NPF) risks due to global economic
global, serta kebutuhan transformasi digital untuk               uncertainty, and the need for digital transformation to
menangani kejahatan siber; Direksi berbangga bahwa               address cybercrime; the Board of Directors is proud to
secara umum, Perseroan mampu menutup tahun 2025                  note that, overall, the Company was able to conclude
dengan kinerja yang positif, baik dari sisi operasional          2025 with positive performance, both operationally
maupun keuangan.                                                 and financially.

Sejumlah kebijakan strategis yang diterapkan                     A number of strategic policies implemented by the
Perseroan telah memberikan dampak yang efektif,                  Company have delivered effective results, including
antara lain melalui penajaman fokus pada segmen                  sharpening its focus on the right segments, improving
yang tepat, peningkatan efisiensi operasional, serta             operational efficiency, and optimizing its core business.
optimalisasi core business yang dimiliki Perseroan.

Adapun tiga pilar utama pembiayaan adalah sebagai                The Company’s three main financing pillars are as
berikut:                                                         follows:
1. Pembiayaan Perumahan Menengah – Bawah                         1. Middle – Lower Housing Financing
    Perseroan mempertahankan pertumbuhan dengan                       The Company maintains growth by focusing
    fokus pada pembiayaan kepemilikan rumah/                          on financing home/apartment ownership to the
    apartemen kepada masyarakat berpendapatan                         lower-middle income community and working
    menengah kebawah dan pembiayaan modal                             capital/investment financing to the Company’s
    kerja/investasi kepada pengembang (developer)                     partner developers. Specifically, for consumer
    rekanan Perseroan. Khusus untuk pembiayaan                        housing financing, the Company collaborates with
    hunian konsumen, Perseroan bekerjasama                            PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) in
    dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                   terms of funding by expanding the facilities for the
    (SMF) dalam hal pendanaan dengan perluasan                        purpose of using SMF facilities through, among
    fasilitas tujuan penggunaan fasilitas dari SMF                    others, the Micro Housing Program, KPR Inden,
    melalui antara lain Program Mikro Housing, KPR                    Multipurpose Credit which can provide additional
    Inden, Kredit Multiguna yang dapat memberikan                     services to the community. In addition, the
    tambahan pelayanan kepada masyarakat. selain                      Company is also supported by Bank Central Asia
    itu perseroan juga didukung oleh bank BCA dalam                   (BCA) in providing financing facilities to support
    pembiayaan tersebut.                                              the Company’s funding and financing activities.


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      35                                          Annual Report 2025
Page 35
       Laporan Manajemen
       Management Report




2.   Pembiayaan Produktif                                       2.   Productive Financing
     Perseroan fokus pada pembiayaan non-cash digital                The Company focuses on non-cash digital
     financing melalui kerjasama dengan perusahaan                   financing through partnerships with digital
     perusahaan digital, supplier, dan distributor untuk             companies, suppliers, and distributors to capture
     dapat menjaring ekosistem pelaku UMKM dengan                    the MSME ecosystem, with the following strategies:
     strategi penyaluran:
     • Pembiayaan kepada para pelaku usaha kecil                •    Financing small and medium enterprises (SMEs)
          menengah (small medium enterprise) melalui                 through supply chain ecosystems and digital
          kerjasama dengan supply chain ekosistem                    platforms;
          dan platform digital.
     • Fokus pembiayaan pada sektor Healthtech,                 •    Focusing on sectors such as Healthtech, Fast
          Fast Moving Consumer Goods (FMCG),                         Moving Consumer Goods (FMCG), Automotive,
          Otomotif, dan Agribusiness.                                and Agribusiness;
     • Pembiayaan dilakukan melalui teknologi digital           •    Delivering financing through digital technology
          pembiayaan produktif menawarkan value                      that offers value-added products with real-time
          produk dengan pengecekan SLIK, PEFINDO                     checks via SLIK, PEFINDO, and credit scoring
          dan credit scoring secara real-time. Proses                systems. Financing disbursement is conducted
          penyaluran pembiayaan dilakukan secara                     in real time without limitations of working hours
          real-time tanpa terbatas waktu dan hari kerja,             or days, with end-to-end digital processes that
          seluruh proses end-to-end dilakukan secara                 enhance operational efficiency and convenience
          digital sehingga meningkatkan efisiensi                    for business actors.
          operasional serta kemudahan bagi pelaku
          usaha.

Untuk mendukung pembiayaan produktif, perseroan                 To support productive financing, the Company is
didukung oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) untuk            supported by Pusat Investasi Pemerintah (PIP) through
segmen ultra mikro (Umi) dibawah 20 juta.                       its Ultra Micro (UMi) financing program for loans of up
                                                                to Rp20 million.


3.   Pembiayaan Multiguna                                       3.   Multipurpose Financing
     Perseroan berfokus pada pembiayaan ke karyawan                  The Company focuses on financing for employees,
     utamanya yang berpenghasilan menengah                           particularly middle- to lower-income (blue-collar)
     bawah (blue collar) yang bekerja di perusahaan-                 workers employed by companies affiliated with
     perusahaan yang sudah bekerjasama dengan                        the Reliance Group, especially health insurance
     Reliance Group terutama adalah nasabah asuransi                 customers. The repayment scheme is conducted
     kesehatan. Adapun skema pembayaran dilakukan                    through payroll deductions.
     dengan pemotongan gaji tetap.

     Selain itu, makin besarnya bisnis dan jumlah                    In addition, with the growing scale of the Company’s
     pelanggan Perseroan dan Group, Perseroan                        business and customer base within the Group,
     melihat adanya peluang untuk memanfaatkan                       the Company sees opportunities to leverage its
     database pelanggan sebagai upaya untuk                          customer database to implement repeat order,
     melakukan strategi repeat order, upselling, maupun              upselling, and cross-selling strategies to drive
     cross selling untuk meningkatkan pertumbuhan                    efficient growth. The Company will also further
     perusahaan secara efisien. Perseroan juga akan                  optimize the Reliance Group’s customer base that
     lebih mengoptimalkan menggarap customer based                   requires financing solutions.
     Reliance Group yang membutuhkan pembiayaan.


Dari sisi pendanaan, Perseroan melakukan penguatan              From a funding perspective, the Company continues to
kerjasama dengan mitra perbankan. Pengembangan                  strengthen partnerships with banking institutions. The
teknologi berbasis digital mobile, penguatan organisasi         development of digital mobile-based technology, along
dan SDM juga menjadi kunci dalam menjalankan                    with strengthening organizational capacity and human
strategi bisnis Perseroan.                                      resources, remains key to executing the Company’s
                                                                business strategy.


2025 Laporan Tahunan                                       36                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 36
Analisis dan Capaian Kinerja 2025                             2025 Performance Analysis and
                                                              Achievements
Berdasarkan hasil evaluasi sepanjang tahun 2025,              Based on the evaluation throughout 2025, the Company
Perseroan berhasil mempertahankan kinerja yang                managed to maintain relatively stable performance.
cukup stabil. Dari sisi kinerja keuangan, Perseroan           From a financial standpoint, the Company recorded a
mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp14,74               profit for the year of Rp14.74 billion in 2025, a decrease
miliar pada tahun 2025, menurun sebesar Rp1,31                of Rp1.31 billion or 8.15% compared to Rp16.05 billion
miliar atau 8,15% dibandingkan tahun sebelumnya               in the previous year. Nevertheless, the Company
sebesar Rp16,05 miliar. Meskipun demikian, Perseroan          maintained its profitability performance, as reflected in
tetap mampu menjaga kinerja profitabilitas dengan             a Net Interest Margin (NIM) of 5.0%, a Return on Assets
mencatatkan Net Interest Margin (NIM) sebesar                 (ROA) of 1.9%, and a Return on Equity (ROE) of 5.4%
5,0%, Return on Assets (ROA) sebesar 1,9%, dan                as of 31 December 2025. In addition, the Company’s
Return on Equity (ROE) sebesar 5,4% pada posisi 31            asset quality and capital structure remained sound, as
Desember 2025. Selain itu, kualitas aset dan struktur         indicated by a receivables-to-assets ratio of 92% and a
permodalan Perseroan tetap terjaga, yang tercermin            liabilities-to-equity ratio of 1.84 times. The Company’s
dari rasio piutang terhadap aset sebesar 92% dan rasio        total assets also rose by Rp40.72 billion, or 5.57%, from
kewajiban terhadap ekuitas sebesar 1,84 kali. Adapun          Rp730.43 billion in 2024 to Rp771.15 billion in 2025.
total aset Perseroan naik sebesar Rp40,72 miliar atau         New financing disbursements during 2025 amounted
5,57% dari Rp730,43 miliar pada tahun 2024 menjadi            to Rp183.7 billion, carried out selectively and prudently.
Rp771,15 miliar pada tahun 2025. Adapun penyaluran
pembiayaan baru sepanjang 2025 tercatat sebesar
Rp183,7 miliar yang dilakukan secara selektif dan
penuh kehati-hatian.

Sementara dari sisi kualitas pembiayaan, Perseroan            Meanwhile, in terms of financing quality, The Company
juga terus mempertahankan kualitas pembiayaan                 continued to maintain the quality of its financing
yang tercermin dari rasio Gross Non-Performing                portfolio, as reflected in a Gross Non-Performing
Financing (NPF) sebesar 1,60% per 31 Desember                 Financing (NPF) ratio of 1.60% as of 31 December
2025. Pencapaian tersebut menunjukkan efektivitas             2025. This achievement demonstrates the Company’s
Perseroan dalam mengelola risiko pembiayaan serta             effectiveness in managing financing risks while
menjaga kualitas aset produktif. Dalam hal efisiensi,         preserving the quality of its earning assets. In terms
rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan                   of operational efficiency, the Operating Expenses to
Operasional (BOPO) tercatat sebesar 75,2%.                    Operating Income (BOPO) ratio stood at 75.2%. While
Sementara itu, gearing ratio per 31 Desember 2025             the gearing ratio as of 31 December 2025 was recorded
berada pada level 1,73 kali, yang masih jauh di bawah         at 1.73 times, remaining well below the maximum limit
batas maksimum 10,0 kali sebagaimana diatur oleh              of 10.0 times stipulated by the regulator.
regulator.

Dalam aspek bisnis, Perseroan berhasil melakukan              From a business perspective, the Company
implementasi penuh pada core system dan keuangan              successfully completed the full implementation of
serta pengembangan front, middle dan back end                 its core system and financial systems, as well as
system yang handal berbasis digital dalam rangka              the development of reliable digital-based front-end,
tercapainya layanan kepada para nasabah dengan                middle-end, and back-end systems to deliver faster
lebih cepat secara, akurat. Selain itu, Perseroan juga        and more accurate services to customers. In addition,
telah melakukan otomatisasi proses pembiayaan untuk           the Company has automated its financing processes
meningkatkan efisiensi dan akurasi layanan serta              to enhance efficiency and service accuracy, while also
melakukan peluncuran berbagai fitur berbasis digital          launching various digital-based features to accelerate
guna mempercepat customer onboarding dan credit               customer onboarding and credit scoring.
scoring.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   37                                           Annual Report 2025
Page 37
      Laporan Manajemen
      Management Report




Dalam hal pendanaan, Perseroan berhasil memperluas              In terms of funding, the Company successfully
kerja sama dengan sejumlah lembaga perbankan                    expanded its partnerships with several banking
sepanjang tahun 2025 sebagai bagian dari strategi               institutions throughout 2025 as part of its strategy
diversifikasi dan penguatan struktur likuiditas jangka          to diversify funding sources and strengthen its long-
panjang. Selain itu, hubungan dengan mitra perbankan            term liquidity structure. Furthermore, relationships with
yang telah ada tetap terjaga dan terus diperluas sebagai        existing banking partners have been maintained and
wujud penguatan sinergi antar lembaga keuangan.                 further strengthened as part of enhancing synergy
                                                                among financial institutions.


Perbandingan Antara Hasil yang                                  Comparison Between Achieved Results
Dicapai dan Ditargetkan                                         and Targets
Dari segi posisi keuangan, realisasi pencapaian aset,           In terms of financial position, the realization of the
liabilitas, dan ekuitas Perseroan pada akhir 2025               Company’s assets, liabilities, and equity as of year-
masing-masing tercatat sebesar 5,57%, 5,47%, dan                end 2025 were recorded at 5.57%, 5.47%, and 5.76%,
5,76%. Adapun untuk realisasi pendapatan, persentase            respectively. Meanwhile, revenue realization was
pencapaian tercatat sebesar 126,8%.                             recorded at 126.8%.


Penerapan Tata Kelola Perusahaan                                Implementation of Sustainable
yang Berkelanjutan                                              Corporate Governance

Perseroan memiliki kewajiban untuk melaksanakan                 The Company is obligated to manage its operations
pengelolaan operasi dan bisnis dengan landasan                  and business activities in compliance with prevailing
kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-                     laws and regulations, alongside the implementation of
undangan yang berlaku, yang dibarengi dengan                    Good Corporate Governance (GCG) best practices.
implementasi praktik terbaik Tata Kelola Perusahaan
yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG).


Struktur GCG Perseroan telah dikembangkan sesuai                The Company’s GCG structure has been developed
dengan peraturan dan perundang-undangan yang                    in accordance with prevailing laws and regulations,
berlaku, demikian pula dengan proses atau mekanisme             as have the GCG processes and mechanisms, which
GCG sebagai ketentuan yang memberikan definisi                  clearly define the duties, roles, and functions of
secara jelas tentang tugas, peran dan fungsi masing-            each governing body within the GCG framework.
masing organ dalam struktur GCG. Manajemen dalam                Management has ensured the completeness of
hal ini telah mengupayakan seluruh kelengkapan organ,           governance organs, particularly those supporting
khususnya pada organ yang mendukung Direksi, yaitu              the Board of Directors, including committees, the
Komite-komite, Sekretaris Perusahaan dan Audit                  Corporate Secretary, and Internal Audit, all of which
Internal, yang berperan aktif dalam menjalankan fungsi          actively perform compliance, transparency, and
kepatuhan, keterbukaan, dan audit internal di lingkup           internal audit functions within the Company.
Perseroan.

Lebih lanjut, komitmen Perseroan dalam menerapkan               Furthermore, the Company’s commitment to
best practice GCG adalah dengan melaksanakan                    implementing GCG best practices is demonstrated
penilaian tingkat kesehatan perusahaan secara berkala.          through the periodic assessment of its corporate
Penilaian dilakukan dengan beberapa indikator utama,            soundness level. This assessment is conducted based
yaitu Pengelolaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik;             on several key indicators, namely the implementation of
Profil Risiko; Rentabililtas; serta tingkat Permodalan.         Good Corporate Governance, Risk Profile, Profitability,
                                                                and Capital Adequacy.




2025 Laporan Tahunan                                       38                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 38
Pada tahun 2025, Perseroan memperoleh peringkat 1             In 2025, the Company achieved a rating of 1 (one)
(satu) pada aspek Tata Kelola Perusahaan. Perolehan           in the Good Corporate Governance aspect. This
peringkat tersebut menjadi gambaran dari kemampuan            rating reflects Management’s capability in optimally
Manajemen Perseroan dalam menjalankan penerapan               implementing governance practices and fulfilling the
Tata Kelola secara maksimal dan telah memenuhi                Company’s objectives in comprehensively applying
tujuan Perseroan dalam melaksanakan penerapan                 GCG principles. The Company acknowledges that
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dengan               there is still room for improvement in certain areas;
komprehensif. Perseroan menyadari adanya ruang                however, these have been properly addressed and
perbaikan yang ditemukan di dalam setiap prosesnya,           resolved through appropriate decisions and actions by
namun hal tersebut telah ditangani dengan baik serta          the Company’s Management.
diselesaikan dengan keputusan dan tindakan wajar
oleh Manajemen Perseroan.


Komitmen dan Strategi Keberlanjutan                           Sustainability Commitment and
                                                              Strategy

Menghadapi tantangan dunia bisnis akibat kondisi              In facing business challenges arising from fluctuating
ekonomi yang fluktuatif dengan ketidakpastian yang            economic conditions with a high level of uncertainty,
cukup tinggi serta perubahan iklim sebagai bagian             as well as ongoing climate change issues as part of
dari isu keberlanjutan yang masih terjadi, Perseroan          sustainability concerns, the Company is committed to
berkomitmen menetapkan empat pilar utama yang                 establishing four key pillars focused on sustainability
berfokus pada keberlanjutan dan kontribusi positif            and positive contributions to the economic, social, and
terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan:                     environmental aspects:
1. Mendukung Pembangunan Berkelanjutan                        1. Supporting Sustainable Development
    Perseroan berkomitmen untuk mendukung                          The Company is committed to supporting the
    pemerintah dalam mewujudkan pembangunan                        Government in achieving sustainable development.
    berkelanjutan. Upaya ini dilakukan dengan                      This effort is carried out by maintaining a balance
    menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi,                     between economic, social, and environmental
    sosial, dan lingkungan hidup, agar pertumbuhan                 aspects to ensure that economic growth remains
    ekonomi tetap stabil tanpa merusak lingkungan                  stable without harming the environment or
     atau mengabaikan kesejahteraan masyarakat.                    neglecting social welfare.
2.   Mendukung Pengembangan Keuangan Ramah                    2.   Supporting the Development of Environmentally
     Lingkungan                                                    Friendly Finance
     Perseroan mendukung upaya Otoritas Jasa                       The Company supports the initiatives of the
     Keuangan (OJK) dalam membangun sistem                         Financial Services Authority (Otoritas Jasa
     lembaga       keuangan     yang    memperhatikan              Keuangan/OJK) in developing a financial system
     kelestarian lingkungan. Dengan mengintegrasikan               that takes environmental sustainability into
     aspek     keberlanjutan,    Perseroan    berusaha             account. By integrating sustainability aspects, the
     mendorong lembaga keuangan untuk lebih                        Company aims to encourage financial institutions
     peduli terhadap dampak lingkungan dalam setiap                to be more mindful of environmental impacts in
     kegiatan finansial yang dilakukan.                            their financial activities.
3.   Mendukung Implementasi Roadmap Keuangan                  3.   Supporting       the     Implementation   of    the
     Berkelanjutan                                                 Sustainable Finance Roadmap
     Perseroan      aktif  mendukung      implementasi             The Company actively supports the implementation
     Roadmap Keuangan Berkelanjutan yang telah                     of the Sustainable Finance Roadmap established
     disusun oleh OJK. Melalui pendekatan ini,                     by OJK. Through this approach, the Company
     Perseroan berupaya untuk memastikan bahwa                     strives to ensure that all policies and actions
     setiap kebijakan dan tindakan yang diambil sesuai             are aligned with sustainable finance principles,
     dengan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan,                thereby contributing to a more transparent and
     yang membantu menciptakan sistem keuangan                     responsible financial system.
     yang lebih transparan dan bertanggung jawab.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   39                                          Annual Report 2025
Page 39
       Laporan Manajemen
       Management Report




4.   Menjadi Perusahaan Pembiayaan Berkelanjutan                 4.   Becoming a Sustainable Financing Company
     Perseroan bertekad menjadi pemimpin dalam                        The Company aspires to become a leader in
     industri pembiayaan di Indonesia dengan                          Indonesia’s financing industry by implementing
     menerapkan        prinsip-prinsip      keuangan                  sustainable finance principles. We align our
     berkelanjutan. Kami menyelaraskan kegiatan bisnis                business activities with social and environmental
     dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan,                     responsibilities, ensuring that every financial
     memastikan bahwa setiap keputusan finansial                      decision not only delivers economic benefits but
     tidak hanya menguntungkan secara ekonomi,                        also creates value for society and the environment.
     tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat
     dan alam.


Optimisme Proyeksi Bisnis 2026                                   Optimistic Business Projection for 2026

Memasuki tahun 2026, prospek perekonomian global                 Entering 2026, the global economic outlook is
diperkirakan masih menghadapi tekanan moderat                    expected to remain under moderate pressure, with
dengan pertumbuhan yang cenderung melambat,                      growth trending downward. The World Bank projects
di mana World Bank memproyeksikan pertumbuhan                    global growth at 2.6%, reflecting the continued
sebesar 2,6%. Kondisi ini dipengaruhi oleh ketegangan            impact of trade tensions, investment pressures, and
perdagangan, tekanan investasi, serta perlambatan                slowdowns in several major economies, although
di sejumlah ekonomi utama, meskipun negara                       emerging markets are still expected to serve as
berkembang tetap menjadi motor pertumbuhan. Di                   key growth drivers. Domestically, the Indonesian
dalam negeri, Pemerintah Indonesia menargetkan                   Government targets economic growth of 6.3%, driven
pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% yang didorong                   by job creation, productivity improvements, and the
oleh penciptaan lapangan kerja, peningkatan                      strengthening of strategic sectors such as food, energy,
produktivitas, serta penguatan sektor strategis seperti          and technology. In line with this, the national financial
pangan, energi, dan teknologi. Sejalan dengan hal                sector is projected to remain solid, with banking credit
tersebut, sektor keuangan nasional diproyeksikan tetap           growth in the range of 8%–12% and MSME lending
solid, dengan pertumbuhan kredit perbankan pada                  growing by 7%–9%, supported by adequate liquidity
kisaran 8%–12% serta kredit UMKM tumbuh 7%–9%,                   and various government programs.
didukung oleh likuiditas yang memadai dan berbagai
program pemerintah.

Di sisi lain, industri pembiayaan juga menunjukkan               On the other hand, the financing industry is also
prospek yang positif dengan pertumbuhan piutang                  expected to show positive prospects, with multifinance
multifinance diperkirakan sebesar 6%–8%, sementara               receivables projected to grow by 6%–8%, while
fintech lending diproyeksikan tumbuh lebih tinggi sekitar        fintech lending is expected to expand at a higher
15%, meskipun tetap diiringi dengan peningkatan                  rate of around 15%, albeit accompanied by increased
kehati-hatian dan penguatan regulasi. Transformasi               prudence and tighter regulations. Digital transformation
digital diperkirakan terus menjadi pendorong utama               is projected to remain a key growth driver, with
pertumbuhan, dengan transaksi pembayaran digital                 digital payment transactions expected to increase
meningkat signifikan sebesar 29,7% (yoy), didukung               significantly by 29.7% (yoy), supported by technology
oleh adopsi teknologi dan perluasan ekosistem                    adoption and the expansion of the digital ecosystem.
digital. Secara keseluruhan, kombinasi stabilitas                Overall, the combination of macroeconomic stability,
makroekonomi, penguatan sektor keuangan, serta                   a strengthened financial sector, and accelerated
akselerasi digitalisasi menjadi faktor kunci dalam               digitalization will be key factors in driving Indonesia’s
mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada                     economic growth in 2026.
tahun 2026.




2025 Laporan Tahunan                                        40                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 40
Menanggapi kondisi serta peluang tersebut, Perseroan           In response to these conditions and opportunities, the
berkomitmen untuk memperkuat ekosistem dari mitra              Company is committed to strengthening the ecosystem
existing SCF agar komposisi segmen pembiayaan baru             of its existing Supply Chain Financing (SCF) partners
Perseroan menjadi lebih dominan pada pembiayaan                to shift the composition of its new financing portfolio
segmen produktif digital di 75% dan pembiayaan di              toward 75% digital productive financing and 25%
segmen perumahan di 25%. Perubahan strategi oleh               housing financing. This strategic adjustment reflects
Perseroan mengikuti kondisi makro ekonomi, dinamika            macroeconomic conditions, business dynamics, and
bisnis dan asesmen risiko yang ada.                            ongoing risk assessments.
Perseroan juga menargetkan kualitas portofolio                 The Company also targets a balanced portfolio quality
yang seimbang dari sisi manajemen risiko, dengan               from a risk management perspective by combining
mengombinasikan pembiayaan perumahan berbasis                  collateral-based housing financing with long-term
agunan yang memiliki tenor jangka panjang (hingga              tenors (up to 15 years) and gradual NIM growth, with
15 tahun) dan pertumbuhan NIM yang bertahap,                   short-term digital products that offer optimal NIM
serta produk digital dengan tenor jangka pendek                and more efficient operating costs. This combination
yang menawarkan NIM optimal dan biaya operasional              is expected to support the Company’s cash flow
yang lebih efisien. Kombinasi ini diharapkan dapat             in meeting its obligations and maintaining smooth
mendukung arus kas Perseroan dalam memenuhi                    operational activities.
seluruh kewajiban dan menjaga kelancaran kegiatan
operasional.

Di sisi lain, bisnis pembiayaan produktif berbasis             Meanwhile, the Company’s digital productive
digital melalui skema rantai pasok, yang sekitar 80%           financing business through a supply chain scheme
difokuskan pada nasabah ultra mikro, dijalankan                approximately 80% of which is focused on ultra-
melalui kerja sama dengan perusahaan digital,                  micro customers is implemented through partnerships
supplier, dan distributor. Strategi ini bertujuan untuk        with digital companies, suppliers, and distributors.
menjaring nasabah ritel baru pada empat sektor                 This strategy aims to capture new retail customers
utama, yaitu Healthtech, Fast Moving Consumer                  across four key sectors, namely Healthtech, Fast
Goods (FMCG), otomotif, dan agribisnis. Melalui                Moving Consumer Goods (FMCG), Automotive, and
keseluruhan strategi tersebut, Perseroan optimistis            Agribusiness. Through these strategies, the Company
mampu menghadapi tahun 2026 dengan kinerja yang                remains optimistic about achieving better performance
lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.                in 2026 compared to previous years.

Adapun strategi utama yang ditetapkan untuk tahun              The key strategies set for the 2026 fiscal year include:
buku 2026, antara lain:
• Peningkatan skala bisnis, dengan tetap menjaga               •   Expanding business scale while maintaining asset
   kualitas aset;                                                  quality;
• Pendalaman digitalisasi untuk efisiensi operasional          •   Deepening digitalization to improve operational
   dan peningkatan pengalaman nasabah;                             efficiency and enhance customer experience;
• Penguatan kapasitas SDM dan budaya perusahaan                •   Strengthening human capital capacity and
   yang agile dan kolaboratif;                                     fostering an agile and collaborative corporate
                                                                   culture;
•   Peningkatan      peran   dalam      pembiayaan             •   Enhancing the Company’s role in sustainable
    berkelanjutan termasuk ESG - based financing.                  financing, including ESG-based financing.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    41                                          Annual Report 2025
Page 41
      Laporan Manajemen
      Management Report




Perubahan Susunan Direksi                                     Changes in the Board of Directors’
                                                              Composition
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan                Throughout 2025, there were no changes in the
dalam susunan Direksi Reliance Finance, sehingga              composition of the Board of Directors of Reliance
komposisi Direksi Perseroan masih sama dengan                 Finance. Accordingly, the composition of the
komposisi tahun lalu, yaitu sebagai berikut:                  Company’s Board of Directors remained the same as in
                                                              the previous year, as follows:

Direktur Utama : Iman Pribadi                                 President Director : Iman Pribadi
Direktur       : Ira Rakhmawati                               Director           : Ira Rakhmawati
Direktur       : Frans Victor Kallola                         Director           : Frans Victor Kallola



Apresiasi dan Penutup                                         Appreciation and Closing
Direksi menyampaikan penghargaan dan terima kasih             The Board of Directors expresses its appreciation
kepada para Pemegang Saham, Dewan Komisaris,                  and gratitude to the Shareholders, the Board of
serta seluruh organ pendukung sebagai representasi            Commissioners, and all supporting organs as
aspirasi pemegang saham atas arahan, nasihat, dan             representatives of shareholders’ aspirations for the
pengawasan yang diberikan sepanjang tahun 2025.               guidance, advice, and supervision provided throughout
                                                              2025.


Direksi juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya          The Board of Directors also expresses its highest
kepada seluruh karyawan atas dedikasi dan kontribusi          appreciation to all employees for their dedication and
yang telah diberikan sehingga Perseroan dapat                 contributions, which have enabled the Company to
mencatatkan kinerja yang solid serta pencapaian yang          deliver solid performance and achieve commendable
membanggakan. Selain itu, Direksi turut mengucapkan           results. In addition, the Board of Directors extends its
terima kasih kepada seluruh mitra kerja atas dukungan         sincere acknowledgements to all business partners
dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik.               for their continuous support and well-established
                                                              cooperation.


Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat menjadi             This spirit of togetherness is expected to serve as
pendorong bagi seluruh insan Perseroan untuk terus            a driving force for all employees of the Company to
berkomitmen dalam mewujudkan berbagai target                  remain committed to achieving Reliance Finance’s
pengembangan bisnis Reliance Finance, sehingga                business development targets, ultimately realizing
pada akhirnya mampu mencapai visi Perseroan sebagai           the Company’s vision to become a market leader
market leader di industri pembiayaan yang berfokus            in the financing industry, with a focus on housing,
pada sektor pembiayaan perumahan, mikro produktif,            micro productive, and multipurpose digital-based
dan multiguna berbasis digital. Dengan komitmen               financing. With strong commitment and sustained
yang kuat serta sinergi yang berkelanjutan, Perseroan         synergy, the Company remains optimistic in its ability
optimis dapat terus menciptakan nilai tambah sekaligus        to continuously create added value while delivering
memberikan kontribusi yang positif bagi seluruh               positive contributions to all stakeholders in the future.
pemangku kepentingan di masa mendatang.




2025 Laporan Tahunan                                     42                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 42
                                                Jakarta, 8 Mei 2026
                                               Jakarta, May 8, 2026


                                                 Atas Nama Direksi
                                         On Behalf of the Board of Directors


                               PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




                                         IRA RAKHMAWATI
                                                      Direktur
                                                      Director




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  43                     Annual Report 2025
Page 43
      Laporan Manajemen
      Management Report




     Surat Pernyataan Tanggung Jawab
      Dewan Komisaris dan Direksi Atas
           Laporan Tahunan 2025
 Statement of the Responsibility of the Board of Commissioners and
        the Board of Directors for the 2025 Annual Report


Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan                 We, the undersigned, hereby state that all information
bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan                       in the Annual Report of PT Usaha Pembiayaan Reliance
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia tahun                      Indonesia for 2025 is presented in its entirety and
2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung                  we are fully responsible for the correctness of the
jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan dan                contents in the Annual Report and Financial Report of
Laporan Keuangan Perusahaan.                                      the Company.

Demikian pernyataan          ini    untuk   dipergunakan          Thus these statements are made truthfully to be used
sebagaimana mestinya.                                             accordingly.



                                                     Jakarta, 8 Mei 2026
                                                    Jakarta, May 8, 2026

                                       Untuk dan Atas nama Dewan Komisaris dan Direksi
                            For and on behalf of the Board of Commissioners and Board of Directors

                                   PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




            ANTON BUDIDJAJA                                                      BRAMAN SETYO
                      Komisaris Utama                                               Komisaris Independent
                   President Commissioner                                         Independent Commissioner




                                               IRA RAKHMAWATI
                                                          Direktur
                                                          Director




2025 Laporan Tahunan                                        44                         PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 44
                                          “Halaman ini sengaja dikosongkan.”
                                         “This page is intentionally left blank.”




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    45                        Annual Report 2025
Page 45
      Profil Perusahaan
      Company Profile




03
Profil
Perusahaan
Company Profile




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




2025 Laporan Tahunan              46     PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 46
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia   47   Annual Report 2025
Page 47
        Profil Perusahaan
        Company Profile




Sekilas Perusahaan
Company Overview


   Nama Perusahaan                                      Dasar Hukum Pendirian
   Company Name                                         Legal Basis of Establishment




                                                       Akta No. 38 tanggal 12 Mei 1989 dari Miryam Magdalena Indrani Wiardi,
                                                       S.H., notaris di Jakarta yang telah memperoleh persetujuan Menteri
                                                       Kehakiman Republik Indonesia No. C2.7473.HT.01.01-89 tanggal 15
  PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia               Agustus 1989.
                                                       Deed No. 38 dated May 12, 1989 of Miryam Magdalena Indrani Wiardi, S.H.,
                                                       a public notary in Jakarta, which was approved by the Minister of Justice
   Tanggal Pendirian                                   of the Republic of Indonesia No. C2.7473.HT.01.01-89 dated August 15, 1989.
   Date of Establishment



                  12 Mei 1989
                                                          Bidang Usaha
                  May 12, 1989                            Line of Business




  Kode Saham                                                  Pembiayaan Konvensional dan Pembiayaan Syariah
  Ticker Code                                                         Financing and Sharia Financing



                          REFI                            Kepemilikan
                                                          Ownership



  Modal Dasar                                                         PT Reliance Capital Management (84,97%)
  Authorized Capital                                                   PT Asuransi Reliance Indonesia (15,03%)



        Rp400.000.000.000                                                                            Jumlah Pegawai
                                                     Tanggal Pencatatan Efek                         (per 31 Desember 2024)
                                                     Securities Listing Date                         Number of Employees
                                                                                                     (as of December 31, 2024)

  Modal Disetor
  Issued and Fully Paid Up Capital

                                                           10 February 2022                                   33 Orang
                                                           February 10, 2022                                33 Employees
         Rp133.000.000.000


     Alamat Kantor Pusat
     Head Office Address [POJK 51 - C.2]


     SOHO West Point Lantai 2                                            SOHO West Point Lantai 2
     Jl. Macan Kav. 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk                       Jl. Macan Kav. 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk
     Jakarta Barat 11510                                                 Jakarta Barat 11510

           (021) 21192288                                                      (021) 21192288

           corsec@reliance-finance.com                                         corsec@reliance-finance.com

           www.reliance-finance.com                                            www.reliance-finance.com




2025 Laporan Tahunan                                          48                                PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 48
Riwayat Singkat
Brief History

Didirikan di Jakarta pada 12 Mei 1989, PT Usaha               Established in Jakarta on May 12, 1989, PT Usaha
Pembiayaan Reliance Indonesia (selanjutnya disebut            Pembiayaan Reliance Indonesia (hereinafter referred
“Perseroan”) merupakan sebuah perseroan terbatas              to as the “Company”) is a limited liability company
yang memiliki nama awal “PT Sebaru Sejahtera                  whose initial name was “PT Sebaru Sejahtera Finance
Finance Corporation” yang termaktub dalam Akta                Corporation” as stated in the Deed of Limited Liability
Perseroan Terbatas “PT Sebaru Sejahtera Finance               Company “PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation
Corporation No. 38 tanggal 12 Mei 1989, dibuat                No. 38 dated May 12, 1989, made before M.M.I. Wiardi,
di hadapan M.M.I. Wiardi, S.H., Notaris di Jakarta            S.H., Notary in Jakarta and has obtained approval from
dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri                  the Minister of Justice of the Republic of Indonesia No.
Kehakiman Republik Indonesia No. C2.7473.HT.01.01-            C2.7473.HT.01.01-Th’89 dated August 15, 1989, and has
Th’89 tanggal 15 Agustus 1989, serta telah didaftarkan        been registered at the West Jakarta District Court Office
di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat di bawah            under No. 1130/1989 dated August 22, 1989.
No. 1130/1989 tanggal 22 Agustus 1989.

Perubahan nama Perseroan dari PT Sebaru Sejahtera             The change of the Company’s name from PT Sebaru
Finance Corporation menjadi PT Nation Capital                 Sejahtera Finance Corporation to PT Nation Capital
Finance berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan                 Finance is based on the Deed of Statement of
Rapat Umum Pemegang Saham PT Sebaru Sejahtera                 Resolutions of the General Meeting of Shareholders
Finance Corporation No. 2 tanggal 2 Desember 2002,            of PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation No. 2
yang dibuat di hadapan James Herman Rahardjo, S.H.,           dated December 2, 2002, made before James Herman
Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan         Rahardjo, S.H., Notary in Jakarta, and has received
dari Menkumham melalui Surat Keputusan No.C-00394             approval from the Minister of Law and Human Rights
HT.01.04.TH.2003 tanggal 9 Januari 2003 serta telah           through Decree No. C-00394 HT.01.04.TH.2003
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. 090516545378           dated January 9, 2003 and has been registered in the
tanggal 11 Maret 2004. Anggaran dasar Perseroan telah         Company Register No. 090516545378 dated March 11,
diubah untuk menyesuaikan dengan ketentuan UUPT               2004. The Company’s articles of association have been
yaitu sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan             amended to comply with the provisions of the Company
Keputusan Rapat PT Nation Capital Finance No. 7               Law, namely as stated in the Deed of Statement of
tanggal 10 Juli 2008, yang dibuat di hadapan Lanawati         Resolutions of the General Meeting of Shareholders of
Dewi Soegianto, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah           PT Nation Capital Finance No. 7 dated July 10, 2008,
mendapatkan persetujuan dari Menkumham melalui                made before Lanawati Dewi Soegianto, S.H., Notary in
Surat Keputusan No. AHU- 51209.AH.01.02.Tahun                 Jakarta, and has received approval from the Minister
2008 tanggal 14 Agustus 2008 serta telah didaftarkan          of Law and Human Rights through Decree No. AHU-
dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU- 0071063.             51209.AH.01.02.Tahun 2008 dated 14 August 2008 and
AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 14 Agustus 2008.                  has been registered in the Company Register under No.
                                                              AHU- 0071063.AH.01.09.Tahun 2008 dated 14 August
                                                              2008.

Pada tahun 2012, Perseroan kembali melakukan                  In 2012, the Company again changed its name from
perubahan nama dari PT Nation Capital Finance menjadi         PT Nation Capital Finance to PT Usaha Pembiayaan
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia berdasarkan            Reliance Indonesia based on the Deed of Circular
Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang              Decision of Shareholders of PT Nation Capital Finance
Saham PT Nation Capital Finance No. 17 tanggal 25             No. 17 dated September 25, 2012, made before Aryani,
September 2012, yang dibuat di hadapan Aryani,                S.H., M.Kn., Notary in South Tangerang, and has
S.H.,M.Kn., Notaris di Tangerang Selatan, dan telah           received approval from the Minister of Law and Human
mendapatkan persetujuan dari Menkumham melalui                Rights through Decree No. AHU-53399.AH.01.02.Tahun
Surat Keputusan No.AHU-53399.AH.01.02.Tahun 2012              2012 dated October 16, 2012 and has been registered
tanggal 16 Oktober 2012 serta telah didaftarkan dalam         in the Company Register No. AHU-0090561.AH.01.09
Daftar Perseroan No. AHU-0090561.AH.01.09 Tahun               Tahun 2012 dated October 16, 2012.
2012 tanggal 16 Oktober 2012.


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   49                                          Annual Report 2025
Page 49
      Profil Perusahaan
      Company Profile




Ketentuan anggaran dasar Perseroan sebagaimana                 The provisions of the Company’s articles of association
dimuat dalam Akta Pendirian telah mengalami                    as contained in the Deed of Establishment have been
beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhir,               amended several times, and the latest amendment, as
sebagaimana diubah berdasarkan Akta Pernyataan                 amended based on the Deed of Circular Resolution
Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Usaha                Statement of Shareholders of PT Usaha Pembiayaan
Pembiayaan Reliance Indonesia Sebagai Pengganti                Reliance Indonesia in Lieu of Extraordinary General
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 28                    Meeting of Shareholders No. 28 dated July 24, 2020,
tanggal 24 Juli 2020, yang dibuat di hadapan Dra. Rr.          made before Dra. Rr. Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notary
Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notaris di Jakarta, telah        in Jakarta, has obtained approval from the Minister of
memperoleh persetujuan Menkumham sesuai dengan                 Law and Human Rights in accordance with Decree No.
Surat Keputusan No. AHU-0056263.AH.01.02.TAHUN                 AHU-0056263.AH.01.02.TAHUN 2020 dated August 14,
2020 tanggal 14 Agustus 2020 dan sesuai penerimaan             2020 and in accordance with the receipt of notification
pemberitahuan perubahan anggaran dasar No.                     of amendments to the articles of association No.
AHUAH. 01.03-0349739 tanggal 14 Agustus 2020 dan               AHUAH. 01.03-0349739 dated August 14, 2020 and
yang telah diumumkan dalam Berita Negara Republik              which has been announced in the State Gazette of the
Indonesia (“BNRI”) No. 063 dan Tambahan BNRI No.               Republic of Indonesia (“BNRI”) No. 063 and Supplement
025054 tanggal 6 Agustus 2021, yaitu mengenai                  to BNRI No. 025054 dated August 6, 2021, concerning
perubahan dan pernyataan kembali seluruh ketentuan             the amendment and restatement of all provisions of
Anggaran Dasar Perseroan (“Akta No. 24/2020”).                 the Company’s Articles of Association (“Deed No.
                                                               24/2020”).

Sebagaimana yang tertuang dalam Anggaran Dasar                 As set forth in the Company’s Articles of Association,
Perseroan, kegiatan usaha yang dijalankan oleh                 the business activities conducted by Reliance Finance
Reliance Finance meliputi:                                     include:
1. Pembiayaan Investasi;                                       1. Investment Financing;
2. Pembiayaan Modal Kerja;                                     2. Working Capital Financing;
3. Pembiayaan Multiguna;                                       3. Multipurpose Financing;
4. Pembiayaan Jual Beli (Khusus Syariah);                      4. Sale and Purchase Financing (Sharia Only);
5. Pembiayaan Jasa (Khusus Syariah); dan                       5. Services Financing (Sharia Only); and
6. Kegiatan usaha pembiayaan lain yang telah                   6. Other financing business activities that are
     mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                 approved by the Financial Services Authority (OJK).
     (OJK).




                                                      1989                    2002                    2012
                                                        PT Sebaru           PT Nation Capital           PT Usaha
                                                    Sejahtera Finance           Finance               Pembiayaan
                                                                                                   Reliance Indonesia




2025 Laporan Tahunan                                      50                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 50
Kegiatan Usaha
Business Activities

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, maksud                Based on the Company’s Articles of Association, the
dan tujuan Perseroan adalah berusaha dalam bidang           Company’s purpose and objective is to engage in both
pembiayaan baik konvensional dan syariah. Sehingga          conventional and sharia-compliant financing. To achieve
untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan        this purpose and objective, the Company may conduct
dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:          the following business activities:

1.   Pembiayaan Konvensional mencakup usaha                 1.   Conventional Financing         Encompasses     the
     perusahaan Pembiayaan yang diselenggarakan                  business of conventional financing companies, with
     secara konvensional, dengan kegiatan usaha                  business activities including:
     antara lain:                                                2. Investment Financing;
     a. Pembiayaan Investasi;                                    3. Working Capital Financing;
     b. Pembiayaan Modal Kerja;                                  4. Multipurpose Financing; and/or
     c. Pembiayaan Multiguna; dan/atau                           5. Other Financing Business Activities Based
     d. Kegiatan Usaha Pembiayaan Lain Berdasarkan                   on the Approval of the Financial Services
         Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.                         Authority.

Selain   kegiatan    usaha   tersebut,  perusahaan          In addition to these business activities, Conventional
Pembiayaan Konvensional dalam kelompok ini dapat            Financing companies in this group may undertake
melakukan sewa operasi (operating lease) dan/               operating leases and/or fee-based activities as long
atau kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak           as they do not conflict with the provisions of laws and
bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-          regulations in the financial services sector.
undangan di sektor jasa keuangan.

2.   Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan               2.   Sharia Business Unit of Financing Company
     mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat              covers the activities of the working unit of the head
     perusahaan Pembiayaan yang melaksanakan                     office of the Financing company that carries out
     kegiatan    Pembiayaan      Syariah    dan/atau             Sharia Financing activities and/or serves as the
     berfungsi sebagai kantor induk dari kantor yang             parent office of the office that carries out Sharia
     melaksanakan Pembiayaan Syariah.                            Financing.




Produk dan Jasa                                 [POJK 51 – C.4]


Products and Services

ReliDana Usaha                                              ReliDana Usaha
Produk ReliDana Usaha terbagi menjadi tiga, antara          ReliDana Usaha are divided into three, namely Ultra
lain Pembiayaan Ultra Mikro, Mikro, dan SME.                Micro, Micro, and SME Financing.

1.   Pembiayaan Produktif Ultra Mikro dan Mikro             1.   Ultra Micro and Micro Productive Financing
     • Fasilitas pembiayaan ultra mikro memiliki                 • The ultra-micro financing facility has a
        plafon pembiayaan sampai dengan Rp20 juta                     financing ceiling of up to Rp20 million while
        sedangkan untuk pembiayaan mikro memiliki                     the micro financing has a financing ceiling of
        plafon pembiayaan dari Rp20 juta hingga                       Rp20 million to Rp500 million.
        Rp500 juta.
     • Jangka waktu pembiayaan mulai dari 1 minggu               •   The financing period starts from 1 week to 12
        hingga 12 bulan.                                             months.



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                 51                                           Annual Report 2025
Page 51
         Profil Perusahaan
         Company Profile




     •      Tanpa jaminan atau agunan.                               •   No collateral or guarantee.
     •      Persetujuan limit Platform dan pinjaman yang             •   Fast approval of Platform and loan limits in
            singkat dalam hitungan menit.                                minutes.
     •      Skema pembiayaan Supply Chain Financing.                 •   Supply Chain Financing scheme.
     •      Tipe Pinjaman Paylater, Installment, dan                 •   Paylater, Installment, and Balloon Payment
            Balloon Payment.                                             Loan Types.
     •      Segmentasi fokus kepada Agribusiness,                    •   Segmentation focuses on Agribusiness,
            FMCG, Pharmacy, Vocational, Automotive.                      FMCG, Pharmacy, Vocational, Automotive

     Infrastruktur Perusahaan:                                  •    Company Infrastructure:
     • Program kerja sama antara Reliance Finance                    • Cooperation program between Reliance
          dan aplikasin Reli Dana Usaha via Web Based                   Finance and Reli Dana Usaha application via
          dan Mobile Apps.                                              Web Based and Mobile Apps.
     • Pemantauan          pengajuan   platform   dan                • Monitoring of ceiling and loan applications is
          pinjaman dilakukan secara real time.                          carried out in real time.
     • Digitalisasi pembiayaan dilengkapi dengan                     • Financing digitalization is equipped with
          fitur-fitur pendukung seperti Credit Engine,                  supporting features such as Credit Engine,
          Real Time Auto Disbursement, Seamless                         Real-Time Auto Disbursement, Seamless
          Repayment, Auto Collection Reminder,                          Repayment, Auto Collection Reminder,
          Advanced Reporting, Support Integrate                         Advanced Reporting, and Support for
          System.                                                       Integrated Systems.

2.   Pembiayaan SME                                             2.   SME Financing
     • Fasilitas pembiayaan SME memiliki plafon                      • The SME financing facility offers a financing
        pembiayaan dari Rp500 juta hingga Rp2 miliar.                   limit ranging from Rp500 million to Rp2 billion.
     • Jangka waktu pembiayaan hingga 12 bulan.                      • The financing tenor is up to 12 months.
     • Tanpa jaminan atau agunan.                                    • No collateral or guarantee
     • Skema pembiayaan Supply Chain Financing.                      • Supply Chain Financing scheme.
     • Tipe Pinjaman Paylater, Installment, dan                      • Paylater, Installment, and Balloon Payment
        Balloon Payment.                                                Loan Types.
     • Segmentasi fokus kepada Agribusiness,                         • The focus segments include Agribusiness,
        FMCG, Pharmacy, Vocational, Automotive.                         FMCG, Pharmacy, Vocational, and Automotive.

     Infrastruktur Perusahaan:                                       Company Infrastructure:
     • Program kerja sama antara Reliance Finance                    • Cooperation program between Reliance
          dan aplikasi Reli Dana Usaha via Web Based                    Finance and Reli Dana Usaha application via
          dan Mobile Apps.                                              Web Based and Mobile Apps.
     • Pemantauan          pengajuan   platform   dan                • Monitoring of ceiling and loan applications is
          pinjaman dilakukan secara real time.                          carried out in real time.
     • Digitalisasi pembiayaan dilengkapi dengan                     • Financing digitalization is equipped with
          fitur-fitur pendukung seperti Credit Engine,                  supporting features such as Credit Engine,
          Real Time Auto Disbursement, Seamless                         Real Time Auto Disbursement, Seamless
          Repayment, Auto Collection Reminder,                          Repayment, Auto Collection Reminder,
          Advanced Reporting, Support Integrate                         Advanced Reporting, Support Integrate
          System.                                                       System.




2025 Laporan Tahunan                                       52                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 52
ReliDana Kasbon                                              ReliDana Kasbon
ReliDana Kasbon merupakan solusi pembiayaan bagi             ReliDana Kasbon is a financing solution for employees
karyawan melalui aplikasi digital untuk mendapatkan          through digital applications to receive cash faster
dana tunai lebih cepat (salary advance).                     (salary advance).
     • Perseroan menggunakan Aplikasi yang                        • The Company utilizes an application called
        bernama Relidana karyawan.                                    Relidana Karyawan to support its operational
                                                                      and human resource management activities.
    •    Jangka waktu pembiayaan hingga tanggal                   • Financing period is up to the salary payment
         pembayaran gaji.                                             date.
    •    Tidak dikenakan bunga, hanya dikenakan                   • No interest is charged. Only an admin fee is
         biaya admin dari request dana yang diajukan.                 charged from the requested funds.
    •    Pembayaran pelunasan dilakukan dengan                    • Repayments are made through salary
         melakukan pemotongan gaji oleh HRD.                          deductions by HRD.

    Infrastruktur Perusahaan:                                    Company Infrastructure:
    • Reliance Finance memiliki pengalaman                       • Reliance Finance has more than 10 years
         lebih dari 10 tahun di industri pembiayaan                 of experience in the consumer finance
         konsumtif, sementara PT Beever System                      industry while PT Beever System Indonesia
         Indonesia merupakan anak perusahaan grup                   is a subsidiary of a group from Japan, which
         dari Jepang, yang memiliki pengalaman lebih                has more than 5 years of experience in the
         dari 5 tahun di industri teknologi.                        technology industry.
    • Bekerja sama dengan perusahaan dan HRD                     • Working with companies and HRD to
         untuk melakukan pemotongan gaji.                           administer payroll deductions.
    • Pangsa pasar Relidana Kasbon adalah                        • Relidana Kasbon’s market share is companies
         perusahaan dengan jumlah karyawan lebih                    with more than 100 employees.
         dari 100 karyawan.
    • Menyediakan corporate program menarik                      •   Providing attractive corporate programs
         untuk pemberian sharing fee kepada                          for fee sharing to partner companies and
         perusahaan       rekanan    maupun  kepada                  consultants who provide references to the
         konsultan yang memberikan referensi                         Company
         Perusahaan.

Mortgage                                                     Mortgage
Pembiayaan rumah tapak dan apartemen dengan                  Financing of landed houses and apartments with a
platform maksimal Rp1 miliar:                                maximum ceiling of Rp1 billion:
     • Memberikan support untuk pembelian rumah                  • Providing support for the purchase of the
         pertama dengan target sasaran adalah debitur                first home with the target of debtors with or
         yang memiliki atau tidak memiliki history                   without banking income history (unbankable);
         income secara perbankan (unbankable);
     • Perusahaan hanya membiayai rumah atau                     •   The Company only finances houses/
         apartemen yang siap huni maupun ready                       apartments that are ready to occupy/ready
         stock;                                                      stock;
     • Pengembang harus yang telah bekerjasama                   •   Developers must have collaborated with the
         dengan Perusahaan;                                          Company;
     • Perusahaan bekerjasama dengan PT Sarana                   •   The Company is in cooperation with PT
         Multigriya Finansial (SMF);                                 Sarana Multigriya Finansial (SMF).
     • Pembiayaan investasi dan modal kerja kepada               •   Investment and working capital financing to
         perusahaan pengembang mitra Perusahaan;                     the Company’s developer partners;
         dan
     • Pembiayaan konsumen untuk renovasi rumah                  •   Consumer financing for home renovation with
         dengan plafon sebesar Rp≤ 50 juta.                          a ceiling of Rp≤ 50 million.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  53                                        Annual Report 2025
Page 53
       Profil Perusahaan
       Company Profile




 Jejak Langkah
 Milestones




                                    2012
                                                                          2017
                                  Akuisisi PT Nation Capital
                                  Finance oleh PT Reliance             Membentuk Unit Usaha
  1998                            Capital Management dan nama          Syariah
                                  perusahaan diubah menjadi PT         Established a Sharia
                                  Usaha Pembiayaan Reliance            Business Unit
Pendirian
                                  Indonesia.
PT Sebaru Sejahtera Finance
                                  PT Nation Capital Finance
                                  was acquired by PT Reliance
                                                                               2018
Establishment
                                  Capital Management, and
PT Sebaru Sejahtera Finance
                                  subsequently the Company’s
                                  name was changed to PT
                                                                            Bekerja sama dengan PT
                                  Usaha Pembiayaan Reliance
                                                                            SMF untuk pembiayaan
                                  Indonesia.
                                                                            rumah di bawah Rp1 miliar

      2002                                                                  Cooperated with PT SMF
                                                                            for home financing below
                                                                            Rp1 billion
    Perusahaan berubah nama             2013-2017
    menjadi,
    PT National Capital Finance      Fokus pada
    yang fokus pada pembiayaan       Pembiayaan Komersil/
    motor                            Korporat
    The company changed its          Focused on
    name to,                         Commercial/Corporate
    PT National Capital Finance      Financing
    that focuses on motorcycle
    financing




 2025 Laporan Tahunan                      54                    PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 54
  2019-2020
                                              2023
Perubahan Strategi Bisnis
melalui pembiayaan perumahan
                                            Perusahaan kembali
(ReliHome) serta produktif
                                            dipercaya oleh Pusat
UMKM dan multiguna secara
                                            Investasi Pemerintah
digital (ReliDana)
                                            (PIP) untuk meningkatkan
Change in Business Strategy                 perluasan program

                                                                                   2025
through housing financing                   Pembiayaan UMI dengan
(ReliHome) as well as                       total platfon Rp35 miliar.
productive MSMEs and                        Perusahaan telah melakukan
multipurpose digitally (ReliDana)           pelunasan obligasi I Seri A        •   Mengintegrasikan
Finance                                     senilai Rp100 miliar.                  seluruh layanan
                                                                                   pembiayaan digital ke
                                            The Company was again
                                                                                   dalam satu ekosistem
                                            trusted by the Government
                                                                                   terpadu melalui super
        2021
                                            Investment Center (PIP) to
                                                                                   app Reli.id.
                                            increase the expansion of the
                                                                               •   Memperkuat monetisasi
                                            UMi Financing program with
                                                                                   ekosistem melalui
     Penguatan infrastruktur                a total ceiling of Rp35 billion.
                                                                                   strategi cross-selling
     digital                                The Company also repaid
                                                                                   yang terintegrasi antar
                                            Series I Tranche A Bonds
     Strengthening of digital                                                      entitas dalam grup.
                                            worth Rp100 billion.
     infrastructure                                                            •   Perusahaan berhasil
                                                                                   melunasi obligasi REFI I
                                                                                   seri B senilai 100 milyar.


             2022                                  2024                        •   Consolidated all digital
                                                                                   financing services
                                                                                   into one integrated
                                                Seluruh produk                     ecosystem within the
         Melakukan penawaran umum               pembiayaan Perusahaan              Reli.id super app.
         perdana Obligasi I REFI pada           telah sepenuhnya digital       •   Strengthened ecosystem
         tahun 2022 dalam public                                                   monetization through
         expose dengan jumlah pokok             All of the Company’s
                                                financing products are             strategic cross-selling
         sebesar Rp400,000,000,000                                                 across group entities.
                                                fully digitalized.
         Conducted an initial public                                           •   The Company
         offering of REFI Bonds I in                                               successfully paid off its
         2022 in a public expose                                                   REFI I series B bonds
         with a principal amount of                                                worth 100 billion.
         Rp400.000.000.000




   PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia            55                                   Annual Report 2025
Page 55
        Profil Perusahaan
        Company Profile




Visi, Misi dan Nilai Perusahaan                                                                                         [POJK 51 – C.1]

Vision, Mission and Values


Menjadi Perusahaan Pembiayaan Digital Terdepan untuk



                                                                                                                       VISI
Semua Produk Pembiayaan bagi Konsumen Berpenghasilan
Menengah ke Bawah dan UMKM.
To become the leading Digital Financing Company for
all financing products targeting lower-middle-income
consumers and Micro, Small, and Medium Enterprises
(MSMEs).
                                                                                                                       VISION

                                                          Kemitraan                  Menyelaraskan diri dengan mitra terkemuka yang memahami
                                                                                     target pasar mereka.
                                                          Partnership                Aligning with leading partners who understand their target
                                                                                     markets.

                                                          Skalabilitas               Memberikan solusi keuangan kepada para mitra sehingga bisa
                                                                                     menaikkan skala bisnis para anggota mitra bisnis/komunitas.
                                                                                     Providing financial solutions to partners so that they can scale
                                                          Scalability                up the business of their partners/
                                                                                     community members.

                                                          Keberlanjutan              Memberikan pelayanan yang dapat diandalkan dan memberi
                                                                                     nilai tambah sesuai dengan kebutuhan target market dan mitra
                                                                                     bisnis kami yang dikelola dengan manajemen risiko yang baik.
                                                                                     Providing reliable services and added-value according to the




  MISI
                                                          Sustainability             needs of the target market and business partners with good
                                                                                     risk management.

                                                          Teknologi                  Menggunakan teknologi digital untuk dapat menjangkau
                                                                                     semua nasabah kami dengan cara yang efektif dan efisien.


MISSION
                                                                                     Using digital technology to reach all our customers in an
                                                          Technology                 effective and efficient way.

                                                          Good Corporate             Mengelola bisnis dengan secara profesional, tata kelola yang
                                                          Governance                 bersih, akuntabel, dan transparansi.
                                                                                     Managing the business with professionalism, clean
                                                                                     governance, accountability, and transparency.




Nilai - Nilai Perusahaan
Company Values

                                                                                    Fokus kepada
    Tepercaya dan Andal                      Antusiasme                                                                          Integritas
                                                                                     Pelanggan
     Trusted and Reliable                    Enthusiasm                                                                           Integrity
                                                                                   Customer Focus


    Memiliki rasa tanggung jawab     Bekerja dengan penuh semangat            Selalu bekerja secara cerdas dan         Selalu konsisten dan teguh dalam
   yang tinggi dan keinginan untuk   dan berdedikasi yang tinggi untuk         disiplin dalam bekerja dengan            menjunjung tinggi nilai-nilai dan
  selalu mengembangkan diri untuk     menyelesaikan tugas-tugas dan           mengutamakan pelayanan yang                   keyakinan, jujur, menjaga
     memberikan hasil kerja yang      tanggung jawab yang diberikan                terbaik untuk customer.             kehormatan dan nama baik serta
    terbaik untuk para Pemangku          secara efektif dan efisien.                                                        sesuai dengan kode etik
             Kepentingan.                                                        Always working smart and               Perusahaan dan peraturan yang
                                      Working with passion and high           disciplined at work by prioritizing                   berlaku.
       Having a high sense of        dedication to complete assigned           the best service for customers.           Always consistent and firm in
      responsibility and desire         tasks and responsibilities                                                        upholding values and beliefs,
  toalways develop themselves to        effectively and efficiently.                                                    honesty, maintaining honor and
  providethe best work results for                                                                                       good name and in accordance
           Stakeholders.                                                                                                   with the Company’s code
                                                                                                                           of conduct and applicable
                                                                                                                                  regulations.




2025 Laporan Tahunan                                                     56                                 PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 56
Skala Usaha                              [POJK 51 – C.3]

Business Scale



                   Uraian                         Satuan
                 Description                       Unit
                                                                         2025                 2023               2024

 Total Aset                                      Juta Rupiah
                                                                          771.154            730.427             708.689
 Total Assets                                   Million Rupiah

 Total Liabilitas                                Juta Rupiah
                                                                         499.610             473.694             468.234
 Total Liabilities                              Million Rupiah

 Total Karyawan                                     Orang
                                                                            33                  44                  53
 Total Employees                                    People

 Demografi Karyawan [POJK 51 – C.3-c]       Informasi demografi karyawan berdasarkan jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan,
                                            dan status ketenagakerjaan telah tercantum dalam Komposisi Karyawan yang
                                            dapat ditemukan di bab Tinjauan Pendukung Bisnis bagian SDM.

 Employee Demographic                       Information on employee demographic based on gender, position, age, education,
                                            and employment status is available in Employee Composition which can be found
                                            in the Business Support Overview chapter section HR.


 Kepemilikan Saham Perusahaan | Share Ownership

 PT Reliance Capital Management                                                  84,97%


 PT Asuransi Reliance Indonesia                                                  15,03%




Struktur Pemegang Saham
Shareholding Structure


                     Mulyati                                                          Anton Budidjaja

           0,001%                                                                                         99,99%

                                         PT Bcorp Investama Indonesia

                                                           98,03%


                                  PT Reliance Capital Management (RCM)                                 95,00%

                                                  84,97%



                                                                        PT Asuransi Reliance Indonesia (ARI)
                                                        15,03%




                                  PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                       57                                             Annual Report 2025
Page 57
       Profil Perusahaan
       Company Profile




Struktur Organisasi
Organizational Structure




                                                                                Sharia Supervisory Broard
                                                                                                                             Directors
                                                                                       Faisal M




                                                                                                                      President Directors
                                                                                                                         Iman Pribadi



   Credit
 Committee


                                                             Finance Director
                                                                                                                           Sharia
Sharia Product                                                    Vacant                                               Business Head
& Development                                                                                                                M Patra
  Committee


   Risk
Management                                                                                        Account         RDK              SCF
 Committee                           Internal   Acc. & Fin        Treasury          IT
                           HR & GA                                                                Recycle       Business         Business
                                      Audit       Head            Aries P        Operation
                           Angga     Leonard     Peter                            Budi P           Maya          Head             Head
                                                                                                               Nandhita           Adella
   Asset
  Liability
 Committee


                                                                                                               Acquisition         SCF
 Anti Fraud                                                                                                      & RDK          Partnership
   Risk                                                                                                          Admin           Reza &
 Committee                                                                                                      Lionis            Octa


  Human
 Resources
 Committee




2025 Laporan Tahunan                                         58                              PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 58
  Annual
  Meeting




                          Board of
                        Commissioner
                         Braman S.




                                                         Risk                  Nomination &
                           Audit                       Monitoring              Remuneration
                         Committee                     Committee                Committee




      Ops. &                                                                                            Legal, Risk &
 Business Director                                                                                      Compliance
                                                                                                          Director
  Frans Victor
                                                                                                    Ira Rakhmawati




 Mortagage             Credit           Collection &          Customer            Risk         Corporate
Business Head        Operation &       Special Asset            Care           Management      Secretary          Compliance        Credit Legal
                      MIS Head         Management                                                                   Yurika            Javier
   Teguh                                                     Devi Ratna        Taufiq H.      Hanindya A.
                     Bagus Yuda           Fahmi




                                                                                               APU PPT &
  Corporate             Credit                                                                  Financial          Anti Fraud
  Mortgage              Admin                                                                 Literacy and
                                                                                                Inclusion           Yenny
  Hans S.            Savitri Gita
                                                                                              Hanindya A.




                                                                                               Costumer
 Consumer
                                                                                                  Data
 Mortgage
                                                                                               Protection
    Fitria                                                                                      Nurul




  PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                                  59                                               Annual Report 2025
Page 59
       Profil Perusahaan
       Company Profile




Wilayah Operasional                                                               [POJK 51-C.4-D]

Operational Area



                   7




                                                       4




                                                                                                                                   6




                                                                                     1

                                                                                 8
                                                                                              2

                                                                                                                   3




       Perusahaan memberikan pelayanan pembiayaan dengan wilayah operasi mencakup kota-kota berikut:
                         The Company provides financing services with an operational area that includes the following cities:

   1
        Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek)

   2
        Jawa Barat

   3
        Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta

   4
        Sumatra

   5
        Sulawesi




2025 Laporan Tahunan                                                    60                             PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 60
                  9




5




        Perusahaan memberikan pelayanan pembiayaan dengan wilayah operasi mencakup kota-kota berikut:
                      The Company provides financing services with an operational area that includes the following cities:
    6
         Kalimantan

    7
         Aceh

    8
         Banten

    9
         Gorontalo




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                                61                                                     Annual Report 2025
Page 61
       Profil Perusahaan
       Company Profile




Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners Profile
Anggota Dewan Komisaris Perseroan diangkat berdasarkan              Members of the Company’s Board of Commissioners are
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas           appointed based on the provisions of the Company’s Articles
Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan               of Association and Financial Services Authority Regulation
Dewan Komisaris Perseroan atau Perusahaan Publik.                   No. 33/POJK.04/2014 concerning the Board of Directors and
                                                                    Board of Commissioners of Companies or Public Companies.




                                                                    ANTON
                                                                    BUDIDJAJA
                                                                    Presiden Komisaris
                                                                    President Comissioner




Warga Negara Indonesia, 59 tahun. Beliau menyelesaikan              Indonesian citizen, 59 years old. He completed his education
pendidikan pada tahun 1991 di California State University.          in 1991 at California State University.


Memulai karier di industri jasa keuangan sejak tahun 1992,          Starting his career in the financial services industry since
beliau memiliki beberapa riwayat jabatan, antara lain:              1992, he has several career histories, including:
•    President Director PT Reliance Capital Management              •    President Director of PT Reliance Capital Management
     (2011-2018);                                                        (2011-2018);
•    Board of Trustees Foundation Educational President             •    Board of Trustees of the President University Educational
     University (2010-2014);                                             Foundation (2010-2014);
•    Presiden Komisaris PT Asuransi Reliance Indonesia              •    President Commissioner of PT Asuransi Reliance
     (2002-2015);                                                        Indonesia (2002-2015);
•    Komisaris PT Jababeka Tbk (2002-2013);                         •    Commissioner of PT Jababeka Tbk (2002-2013);
•    Partner di PT Victoria Investindo Advisory (2000-2002);        •    Partner at PT Victoria Investindo Advisory (2000-2002);
•    President PT Pan Indonesia Bank Tbk (Panin Group)              •    President of PT Pan Indonesia Bank Tbk (Panin Group)
     1993-2000);                                                         (1993-2000);
•    Branch Manager PT Bank Pelita (1992-1993); dan                 •    Branch Manager of PT Bank Pelita (1992-1993); and
•    Assistant Credit Manager PT Bank Susila Bhakti (1991-          •    Assistant Credit Manager of PT Bank Susila Bhakti (1991-
     1992).                                                              1992).


Beliau menjabat sebagai Presiden Komisaris Perusahaan               He serves as the Company’s President Commissioner based
berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT               on the Circular Resolution of the Shareholders of PT Usaha
Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia sebagai Pengganti               Pembiayaan Reliance Indonesia in Lieu of the Extraordinary
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 62 tanggal               General Meeting of Shareholders Number 62 dated December
29 Desember 2020. Selain menjabat sebagai Presiden                  29, 2020. In addition to serving as the Company’s President
Komisaris Perusahaan, beliau memiliki rangkap jabatan di            Commissioner, he holds concurrent positions in the Reliance
grup Reliance, antara lain sebagai Presiden Komisaris PT            group, including as President Commissioner of PT Reliance
Reliance Capital Management, PT Reliance Modal Ventura,             Capital Management, PT Reliance Modal Ventura, and PT
dan PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia.                            Asuransi Jiwa Reliance Indonesia.


Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota         He has no affiliation with other members of the Board of
Dewan Komisaris lain, Direksi, maupun Dewan Pengawas                Commissioners, Board of Directors, nor Sharia Supervisory
Syariah.                                                            Board.


2025 Laporan Tahunan                                           62                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 62
                                                                      BRAMAN
                                                                      SETYO
                                                                      Komisaris Independen
                                                                      Independent Comissioner




Warga Negara Indonesia, 68 tahun. Beliau meraih gelar                 Indonesian citizen, 68 years old. He earned his Bachelor’s
Sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Jember pada tahun           degree from the Faculty of Economics, Universitas Jember in
1984 dan gelar Pascasarjana di bidang Ilmu Administrasi dari          1984 and his Postgraduate degree in Administrative Science
Universitas 17 Agustus 1994 pada tahun 1998.                          from the Universitas 17 Agustus 1994 in 1998.


Beliau telah berpengalaman di industri jasa keuangan, dengan          He has experience in the financial services industry, with
beberapa jabatan di berbagai industri maupun lembaga, yaitu:          several positions in various industries and institutions, namely:
•   Direktur Pelaksana Tugas LPDB Kementerian Koperasi                •    Acting Director of the LPDB, Ministry of Cooperatives
    dan UKM (2018-2020);                                                   and SMEs (2018-2020);
•   Direktur Utama LPDB – KUMKM (2017-2018);                          •    President Director of LPDB – KUMKM (2017-2018);
•   Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan                 •    Deputy for Financing, Ministry of Cooperatives and
    UKM (2015-2017);                                                       SMEs (2015-2017);
•   Kepala Dewan Pengawas PT Jaminan Kredit Indonesia                 •    Head of the Supervisory Board of PT Jaminan Kredit
    (2014-2017); dan                                                       Indonesia (2014-2017); and
•   Deputi    Bidang   Restrukturisasi   Usaha   Kementerian          •    Deputy    for    Business   Restructuring,    Ministry   of
    Koperasi dan UKM (2013-2015).                                          Cooperatives and SMEs (2013-2015).


Beliau menjabat sebagai Komisaris Independen Perusahaan               He has served as an Independent Commissioner of the
sejak tahun 2020 berdasarkan Keputusan Sirkuler Para                  Company since 2020 based on the Circular Decision of the
Pemegang Saham PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                 Shareholders of PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                in Lieu of the Extraordinary General Meeting of Shareholders
Nomor 62 tanggal 29 Desember 2020.                                    Number 62 dated December 29, 2020.


Beliau tidak memiliki rangkap jabatan selain sebagai Komisaris        He holds no concurrent positions other than as an Independent
Independen Perseroan. Beliau juga tidak memiliki hubungan             Commissioner of the Company. He also has no affiliations with
afiliasi baik dengan anggota Dewan Komisaris lain, Direksi,           other members of the Board of Commissioners, the Board of
Dewan Pengawas Syariah, maupun Pemegang Saham Utama                   Directors, the Sharia Supervisory Board, nor the Company’s
Perusahaan.                                                           Major Shareholders.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                           63                                                Annual Report 2025
Page 63
       Profil Perusahaan
       Company Profile




Profil Direksi
Board of Directors Profile
Anggota Direksi Perseroan diangkat berdasarkan ketentuan             Members of the Company’s Board of Directors are appointed
Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas Jasa                 based on the provisions of the Company’s Articles of
Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan               Association and Financial Services Authority Regulation No.
Komisaris Perseroan atau Perusahaan Publik.                          33/POJK.04/2014 concerning the Board of Directors and
                                                                     Board of Commissioners of Companies or Public Companies.




                                                                     IMAN
                                                                     PRIBADI
                                                                     Direktur Utama
                                                                     President Director




Warga Negara Indonesia, 55 tahun. Beliau menyelesaikan               Indonesian citizen, 55 years old. He completed his education
pendidikan di Monash University, Australia dengan gelar              at Monash University, Australia with a Master of Business
Master of Business Administrastion pada tahun 2004. Beliau           Administration in 2004. He has more than 20 years of
berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri jasa keuangan          experience in the financial services industry such as Astra and
seperti Astra dan CIMB Group dengan spesialisasi di bidang           CIMB Group with specializations in finance, risk management,
keuangan, manajemen risiko, dan IT.                                  and IT.

Beliau bergabung dengan Reliance Group pada tahun                    He joined the Reliance Group from 2015 to 2017 and rejoined
2015-2017 dan bergabung kembali di akhir tahun 2020                  in late 2020, previously serving as a Director in a Government
yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur di Lembaga                 Institution. Some of his previous positions include:
Pemerintah. Beberapa jabatan yang pernah diduduki, antara
lain:                                                                •    President Director of Fairbanc Technologies Indonesia
•     Direktur Utama Fairbanc Technologies Indonesia (2020);              (2020);
                                                                     •    Director of LPDB – KUMKM (2017-2020);
•   Direktur LPDB – KUMKM (2017-2020);                               •    President Director of PT Al Ijarah Indonesia Finance
•   Direktur Utama PT Al Ijarah Indonesia Finance                         (2011-2014);
    (2011- 2014);                                                    •    Senior Manager of Strategic & Performance at PT
•   Senior Manager Strategic & Performance PT Gunung                      Gunung Sewu Kencana (2011);
    Sewu Kencana (2011);                                             •    Head of the Audit and Compliance Division at PT Astra
•   Kepala Divisi Audit dan Kepatuhan PT Astra Sedaya                     Sedaya Finance (2007-2011); and
    Finance (2007-2011); dan                                         •    Head of Risk Management and Business Division, Head
•   Kadiv Manajemen Risiko dan Bisnis, Kadiv Keuangan &                   of Finance & Business Division at PT Astra CMG Life
    Bisnis PT Astra CMG Life (1997-2007).                                 (1997-2007).

                                                                     He serves as the Company’s President Director based on
Beliau menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan                    the Circular Decision of the Shareholders of PT Usaha
berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT                Pembiayaan Reliance Indonesia in lieu of the Extraordinary
Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia sebagai Pengganti                General Meeting of Shareholders Number 62 dated December
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 62 tanggal                29, 2020.
29 Desember 2020.

Beliau tidak memiliki rangkap jabatan selain sebagai Direktur        He holds no concurrent positions other than as President
Utama Perusahaan. Beliau juga tidak memiliki hubungan                Director of the Company. He also has no affiliations with
afiliasi baik dengan anggota Direksi lain, Dewan Komisaris,          other members of the Board of Directors, the Board of
Dewan Pengawas Syariah, maupun Pemegang Saham Utama                  Commissioners, the Sharia Supervisory Board, nor the
Perusahaan.                                                          Company’s major shareholders.



2025 Laporan Tahunan                                            64                         PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 64
                                                                     IRA
                                                                     RAKHMAWATI
                                                                     Direktur
                                                                     Director




Warga Negara Indonesia, 44 tahun. Beliau memperoleh gelar            Indonesian citizen, 44 years old. She earned his Bachelor of
Sarjana Hukum dari Universitas Padjajaran Bandung pada               Laws degree from Universitas Padjajaran Bandung, in 2006.
tahun 2006. Beliau telah berpengalaman lebih dari 12 tahun           She has over 12 years of experience as a senior financial
sebagai senior lawyer keuangan di firma hukum internasional          lawyer at international law firms in Singapore and Indonesia,
di Singapura dan Indonesia dan pengalaman di industri jasa           as well as experience in the financial services industry. Her
keuangan. Adapun pengalaman kerja maupun riwayat jabatan             work experience and career positions include:
yang pernah diemban, antara lain:


•   Head of Legal PT Reliance Capital Management (2018);             •   Head of Legal of PT Reliance Capital Management
                                                                         (2018);
•   Legal Consultant Ashurst LLP Singapore (2015-2016);              •   Legal Consultant Ashurst LLP Singapore (2015-2016);
•   Senior Associate Oentoeng Suria and Partners (2011-              •   Senior Associate Oentoeng Suria and Partners (2011-
    2017);                                                               2017);
•   Senior Associate Susanto and Partners (2009-2011); dan           •   Senior Associate Susanto and Partners (2009-2011); and
•   Associate Bahar and Partners (2006-2009).                        •   Associate Bahar and Partners (2006-2009).


Beliau   menjabat   sebagai   Direktur   sejak   tahun   2018        She has served as Director since 2018 based on the Circular
berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT                Decision of the Shareholders of PT Usaha Pembiayaan
Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia sebagai Pengganti                Reliance Indonesia in Lieu of the Extraordinary General
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 62 tanggal                Meeting of Shareholders Number 62 dated December 29,
29 Desember 2020. Beliau tidak memiliki rangkap jabatan              2020. She does not hold any concurrent positions other
selain sebagai Direktur Perusahaan, serta tidak memiliki             than as Director of the Company, and has no affiliation
hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lain, Dewan            with other members of the Board of Directors, the Board
Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, maupun Pemegang                   of Commissioners, the Sharia Supervisory Board, nor the
Saham Utama Perusahaan.                                              Company’s Major Shareholders.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                          65                                             Annual Report 2025
Page 65
       Profil Perusahaan
       Company Profile




                                                                   FRANS VICTOR
                                                                   KAILOLA
                                                                   Direktur
                                                                   Director




Warga Negara Indonesia, 53 tahun. Beliau memperoleh                Indonesian citizen, 53 years old. He graduated from Universitas
Sarjana Ekonomi Manajemen dari Universitas Kristen Satya           Kristen Satya Wacana with Bachelor’s degree in Economics
Wacana pada tahun 1992. Beliau telah berpengalaman luas di         Management in 1992. He has extensive experience in the
industri jasa keuangan, antara lain:                               financial services industry, including:


•    Corporate Secretary Head PT Usaha Pembiayaan                  •    Corporate Secretary Head at PT Usaha Pembiayaan
     Reliance Indonesia (2015-2022);                                    Reliance Indonesia (2015-2022);
•    Sistem & Prosedur Departemen Head di PT MNC Finance           •    Systems & Procedures Department Head at PT MNC
     (2013-2015);                                                       Finance (2013-2015);
•    Departement Head PT Smart Multifinance (2010-2012);           •    Department Head at PT Smart Multifinance (2010-2012);
•    AR Departemen Head di PT Bhakti Finance (2005-2010);          •    AR Department Head at PT Bhakti Finance (2005-2010);
•    Supervisor Health, Safety and Environment (HSE) di            •    Health, Safety, and Environment (HSE) Supervisor at
     PT Asahimas Flat Glas Tbk (2000-2005); dan                         PT Asahimas Flat Glass Tbk (2000-2005); and
•    AR Collection di PT Federal Internationl Finance              •    AR Collection at PT Federal International Finance
     (1996-1998).                                                       (1996-1998).


Beliau menjabat sebagai Direktur Perusahaan berdasarkan            He serves as Director of the Company based on Deed of
Akta Perubahan No. 25 Tanggal 5 Agustus 2022. Beliau tidak         Amendment No. 25 dated August 5, 2022. The Company
memiliki rangkap jabatan selain sebagai Direktur Perusahaan        ensures that he has no concurrent positions other than
serta tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota         as Director of the Company and has no affiliation with
Direksi lain, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah,             other members of the Board of Directors, the Board of
maupun Pemegang Saham Utama Perusahaan.                            Commissioners, the Sharia Supervisory Board, nor the
                                                                   Company’s Major Shareholders.




2025 Laporan Tahunan                                          66                         PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 66
                                                                      M.FAISAL
                                                                      MUCHAR
                                                                      Dewan Pengawas Syariah
                                                                      Sharia Supervisory Board




Warga Negara Indonesia, 51 tahun. Beliau menempuh                     Indonesian citizen, 51 years old. He studied at the Faculty of
pendidikan di Faculty of Islamic Law, Al Azhar University             Islamic Law, Al Azhar University Cairo, Egypt and continued
Cairo, Egypt dan melanjutkan pendidikan Magister di bidang            his Master’s degree in Usul Fiqh at the same university. He
Ushul Fiqh di universitas yang sama. Beliau juga meraih gelar         also earned a Master of Islamic Studies (MIS) specializing in
Master of Islamic Studies (MIS) spesialisasi di bidang Ekonomi        Islamic Economics from the Islamic University of Indonesia in
Islam dari Universitas Islam Indonesia pada tahun 2005.               2005. His experience in the Islamic financial services industry
Pengalaman beliau di industri jasa keuangan syariah meliputi:         includes:


•   Anggota Dewan Syariah PT Al Ijarah Indonesia Finance              •    Member of the Sharia Board of PT Al Ijarah Indonesia
    (ALIF), anak perusahaan Bank Muamalat Indonesia (BMI)                  Finance (ALIF), a subsidiary of Bank Muamalat Indonesia
    (2015-sekarang);                                                       (BMI) (2015-present);
•   Corporate Legal & Corporate Communication Head                    •    Corporate Legal & Corporate Communication Head of
    PT Al Ijarah Indonesia Finance (ALIF) (2014-2015);                     PT Al Ijarah Indonesia Finance (ALIF) (2014-2015);
•   Shariah Expert di Dewanto Capital dan Strategic Partner           •    Shariah Expert at Dewanto Capital and Strategic Partner
    di Arfaidhams Consultants (2008-2013); dan                             at Arfaidhams Consultants (2008-2013); and
•   Anggota Komite Manajemen Risiko dan Komite Audit                  •    Member of the Risk Management Committee and Audit
    PT BTPN Syariah (2014-2019).                                           Committee of PT BTPN Syariah (2014-2019).


Beliau   menjabat   sebagai    Dewan     Pengawas     Syariah         He has served as the Company’s Sharia Supervisory Board
Perusahaan sejak tahun 2017 berdasarkan Keputusan                     since 2017 based on the Decision of the Members of the
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                 Board of Commissioners of the Financial Services Authority
Nomor KEP-4/NB.22/2017 tanggal 3 Maret 2017.                          (OJK) Number KEP-4/NB.22/2017 dated March 3, 2017.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                           67                                               Annual Report 2025
Page 67
      Profil Perusahaan
      Company Profile




Profil Satuan Kerja di Bawah Dewan
Komisaris dan Direksi
Profile of Work Units under Board of Commissioners and Directors

                           Komite Audit | Audit Committee




                          BRAMAN SETYO
                          Ketua Komite Audit | Head of Audit Committee



                          Profil telah tercantum dalam Profil Dewan Komisaris Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
                          His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
                          Report.




                          ALAN YAZID
                          Anggota Komite Audit | Audit Committee MemberCommittee

                          Warga Negara Indonesia, 58 tahun. Beliau meraih gelar Master of Business Administration
                          dari Bowling State University, Ohio, US. Beliau telah menjabat sebagai anggota Komite Audit
                          Perseroan sejak 4 Oktober 2021. Beliau memiliki beberapa riwayat jabatan di antaranya
                          sebagai Risk Monitoring Committee di PT Jasa Asuransi Indonesia (Persero) (2021-sekarang);
                          Working Group Committee in Developing Governance Risk and Compliance (GRC) OJK
                          (2019-sekarang); dan Formulation Team in Developing Risk Management Syllabus for Non-
                          Bank Industry (IKNB) OJK (2018-sekarang).
                          Indonesian citizen, 58 years old. Has served as a member of the Company’s Audit Committee
                          since October 4, 2021. He holds a Master of Business Administration degree from Bowling
                          State University, Ohio, US. He has several positions in the Risk Monitoring Committee at PT
                          Jasa Asuransi Indonesia (Persero) (2021-present); Working Group Committee in Developing
                          Governance Risk and Compliance (GRC) OJK (2019-present); and Formulation Team in
                          Developing Risk Management Syllabus for Non-Bank Industry (IKNB) OJK (2018-present).




                          SALEH BASIR
                          Anggota Komite Audit | Audit Committee MemberCommittee

                          Warga Negara Indonesia, 56 tahun. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dan Sarjana Hukum
                          dari Universitas Indonesia. Beliau telah menjabat sebagai anggota Komite Audit Perseroan
                          sejak 4 Oktober 2021. Beliau memiliki beberapa riwayat jabatan antara lain sebagai Partner
                          di Granada Law Firm (2021-sekarang); Secretary of Supervisory Board di BPJS Kesehatan
                          (2014-2016); Member of Audit Committee di BPJS Kesehatan (2012- 2014); dan Member of
                          Audit Committee di PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2004-2012).
                          Indonesian citizen, 56 years old. He has served as a member of the Company’s Audit
                          Committee since October 4, 2021. He holds a Bachelor of Economics and a Bachelor of Laws
                          degree from Universitas Indonesia. He has several positions including Partner at Granada
                          Law Firm (2021-present); Secretary of the Supervisory Board at BPJS Kesehatan (2014-
                          2016); Member of the Audit Committee at BPJS Kesehatan (2012-2014); and Member of the
                          Audit Committee at PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2004-2012).




2025 Laporan Tahunan                                 68                            PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 68
  Komite Nominasi and Remunerasi | Nomination and Remuneration Committee




                                     BRAMAN SETYO
                                     Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi | Head of Nomination and Remuneration Committee



                                     Profil telah tercantum dalam Profil Dewan Komisaris Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
                                     His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
                                     Report.




                                     ANTON BUDIDJAJA
                                     Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi | Member of Nomination and Remuneration Committee



                                     Profil telah tercantum dalam Profil Dewan Komisaris Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
                                     His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
                                     Report.




                                     ANGGA GUNAWAN
                                     Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi | Member of Nomination and Remuneration Committee


                                     Warga Negara Indonesia, 37 tahun. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas
                                     Budi Luhur. Beliau telah menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
                                     Perseroan sejak tahun 2021. Sebelumnya, beliau memiliki pengalaman sebagai Human
                                     Resource disalah satu Perusahaan Terbuka.
                                     Indonesian citizen, 37 years old. He earned a Bachelor of Economics degree from Universitas
                                     Budi Luhur. He has served as a Member of the Company’s Nomination and Remuneration
                                     Committee since 2021. Previously, he had experience as a Human Resources Officer at a
                                     public company.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                         69                                                   Annual Report 2025
Page 69
      Profil Perusahaan
      Company Profile




                          Komite Pemantau Risiko | Risk Monitoring Committee




                                   BRAMAN SETYO
                                   Ketua Komite Pemantau Risiko | Head of Risk Monitoring Committee


                                   Profil telah tercantum dalam Profil Dewan Komisaris Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
                                   His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
                                   Report.




                                   ALAN YAZID
                                   Anggota Komite Pemantau Risiko | Member of Risk Monitoring Committee


                                   Profil telah tercantum dalam Profil Satuan Kerja Di Bawah Dewan Komisaris dan Direksi pada
                                   bagian Profil Anggota Komite Audit pada Laporan Tahunan ini.
                                   His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
                                   Report.




                                   SALEH BASIR
                                   Anggota Komite Pemantau Risiko | Member of Risk Monitoring Committee


                                   Profil telah tercantum dalam Profil Satuan Kerja Di Bawah Dewan Komisaris dan Direksi pada
                                   bagian Profil Anggota Komite Audit pada Laporan Tahunan ini.
                                   His profile is included in the profile of the Company’s Board of Commissioners in this Annual
                                   Report.




2025 Laporan Tahunan                                          70                              PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 70
                                     Internal Audit | Internal Audit

                                     LEONARD ADI PUTRA
                                     Kepala Internal Audit | Head of Internal Audit

                                     Warga negara Indonesia, 40 tahun. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Katolik
                                     Atma Jaya Jakarta pada tahun 2009. Beliau telah menjabat sebagai Internal Audit & Compliance Manager
                                     PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia sejak tahun 2024. Adapun riwayat jabatan yang pernah dimiliki
                                     di antaranya:
                                     •     Internal Audit & Compliance Manager PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
                                           (2024 – sekarang);
                                     •     Compliance & Risk Management Section Head PT MNC Guna Usaha Indonesia
                                           (2022 – 2023);
                                     •     Compliance & Risk Manager PT Varia Intra Finance (2020 – 2022); dan
                                     •     Internal Audit Koordinator PT Indomobil Finance Indonesia (2009 – 2019).
                                     Indonesian citizen, 40 years old. He earned his Bachelor of Economics in Accounting from Universitas
                                     Katolik Atma Jaya Jakarta in 2009. He has served as Internal Audit & Compliance Manager of PT Usaha
                                     Pembiayaan Reliance Indonesia since 2024. His previous positions include:
                                     •     Internal Audit & Compliance Manager at PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (2024 – present);
                                     •     Compliance & Risk Management Section Head at PT MNC Guna Usaha Indonesia (2022 – 2023);
                                     •     Compliance & Risk Manager at PT Varia Intra Finance (2020 – 2022); and
                                     •     Internal Audit Coordinator at PT Indomobil Finance Indonesia (2009 – 2019).



                       Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary

                                     HANINDYA ARYOPUTRO
                                     Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary


                                     Warga Negara Indonesia, 40 tahun. Beliau meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Katolik Indonesia
                                     Atma Jaya pada tahun 2009 dan pernah menempuh Pendidikan Kenoktariatan di Universitas Surabaya
                                     pada tahun 2014. Beliau telah menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak 30 Juni 2022 berdasarkan
                                     Surat Keputusan Direksi No. 002/BOD-REFI/ VI/2022 tanggal 30 Juni 2022. Adapun beberapa riwayat
                                     jabatan yang pernah diembannya antara lain sebagai Legal Senior Manager (2019-2022); Corporate Legal
                                     PT Bank KEB Hana Indonesia (2016- 2019); dan Credit Legal PT Bank UOB Indonesia (2010-2016).
                                     Indonesian citizen, 40 years old. He earned his Bachelor of Law degree from Universitas Katolik Indonesia
                                     Atma Jaya in 2009 and studied for the Nobility at Universitas Surabaya in 2014. He has served as
                                     Corporate Secretary since June 30, 2022 based on the Decree of the Board of Directors No. 002/BOD-
                                     REFI/VI/2022 dated June 30, 2022. Some of his previous positions include Legal Senior Manager (2019-
                                     2022); Corporate Legal of PT Bank KEB Hana Indonesia (2016-2019); and Credit Legal of PT Bank UOB
                                     Indonesia (2010-2016).




                  Kepala Unit Usaha Syariah | Head Of Sharia Business Unit

                                     M PATRA RAKUTA S
                                     Kepala Unit Usaha Syariah | Head of Sharia Business Unit


                                     Warga negara Indonesia, 40 tahun. Beliau memiliki gelar Sarjana Hukum dari Universitas Katolik
                                     Parahyangan dan pernah menempuh pendidikan Magister Hukum di Universitas Indonesia. Beliau telah
                                     menjabat sebagai Kepala Unit Usaha Syariah di PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia sejak tahun
                                     2022. Adapun riwayat jabatan yang pernah dimiliki antara lain:
                                     •     Kepala Unit Usaha Syariah PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (2022 – sekarang);
                                     •     Legal Head PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia (2021 – 2022);
                                     •     Senior Legal Officer PT Commonwealth Life (2012 – 2020); dan
                                     •     Legal Credit PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (2010 – 2012).
                                     Indonesian citizen, 40 years old. He holds a Bachelor of Laws degree from Universitas Katolik Parahyangan
                                     and a Master of Laws degree from Universitas Indonesia. He has served as Head of the Sharia Business
                                     Unit at PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia since 2022. His previous positions include:
                                     •     Head of the Sharia Business Unit at PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (2022 – present);
                                     •     Legal Head at PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (2021 – 2022);
                                     •     Senior Legal Officer at PT Commonwealth Life (2012 – 2020); and
                                     •     Legal Credit Officer at PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (2010 – 2012).



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                              71                                                  Annual Report 2025
Page 71
      Profil Perusahaan
      Company Profile




Kronologi Penerbitan Saham dan Efek
Lainnya
Chronology of Share Listing and Other Securities Issuance

Saham                                                         Shares
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tidak melakukan            As of December 31, 2025, the Company has not
penawaran kepada publik atau Initial Public Offering          conducted an Initial Public Offering (IPO) on any
(IPO) di bursa efek manapun sehingga informasi                stock exchange, and therefore, this information is not
tersebut tidak relevan dilaporkan dalam laporan ini.          relevant for this report.


Obligasi                                                      Bonds
Kendati belum mencatatkan saham di Bursa Efek                 Although not yet listed on the Indonesia Stock Exchange
Indonesia (BEI), namun Perseroan telah melakukan              (IDX), the Company has conducted an initial public
penawaran umum perdana Obligasi I REFI tahun 2022             offering of the 2022 REFI Bonds I through a Public
dalam Public Expose dengan jumlah pokok sebesar               Expose with a principal amount of Rp400,000,000,000
Rp400.000.000.000 (empat ratus miliar Rupiah) yang            (four hundred billion Rupiah) offered (indicative) on
ditawarkan (indicative) pada tanggal 6 sampai 7               January 6-7, 2022.
Januari 2022.

Obligasi tersebut terdiri dari 3 seri dengan masing-          The bonds consist of three series, each series offered
masing seri ditawarkan sebesar 100% dari jumlah               at 100% of the principal amount of the scripless bonds,
pokok Obligasi yang diterbitkan tanpa warkat, yaitu:          namely:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp100.000.000.000                  • Series A Bonds amounting to Rp100,000,000,000
    (seratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap             (one hundred billion Rupiah) with a fixed interest
    sebesar 8% (delapan persen) per tahun. Jangka                  rate of 8% (eight percent) per annum. The term
    waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) hari kalender               is 370 (three hundred and seventy) calendar days
    terhitung sejak Tanggal Emisi.                                 from the Issuance Date.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp100.000.000.000                  • Series B Bonds in the amount of Rp100,000,000,000
    (seratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap             (one hundred billion Rupiah) with a fixed interest
    sebesar 9% (Sembilan persen) per tahun. Jangka                 rate of 9% (nine percent) per annum. The term is
    waktu 36 (tiga puluh enam) bulan terhitung sejak               36 (thirty-six) months from the Issuance Date.
    Tanggal Emisi.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp200.000.000.000                  •   Series C Bonds in the amount of Rp200,000,000,000
    (dua ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga                (two hundred billion Rupiah) with a fixed interest
    tetap sebesar 9,5% (sembilan koma lima persen)                rate of 9.5% (nine point five percent) per annum.
    per tahun. Jangka waktu 60 (enam puluh) bulan                 The term is 60 (sixty) months from the Issuance
    terhitung sejak Tanggal Emisi.                                Date.




2025 Laporan Tahunan                                     72                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 72
Struktur dan Komposisi Pemegang
Saham                   [POJK 51-C.3-C]

Shareholder Structure and Composition

Pemegang Saham                                                    Shareholders
Hingga 31 Desember 2025, komposisi pemegang                       As of December 31, 2025, the shareholder composition
saham PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      of PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia is as
adalah sebagai berikut:                                           follows:

PT Reliance Capital Management                                    PT Reliance Capital Management
Nominal 113.000.000.000                                           Nominal 113,000,000,000
Presentase 84,97%                                                 Percentage 84.97%

PT Asuransi Reliance Indonesia                                    PT Asuransi Reliance Indonesia
Nominal 20.000.000.000                                            Nominal 20,000,000,000
Presentase 15,03%                                                 Percentage 15.03%


Kepemilikan Saham Dewan Komisaris                                 Share Ownership of the Board of
dan Direksi                                                       Commissioners and Directors

                Nama                            Jabatan                  Jumlah Saham            Persentase Saham
                Name                            Position                Number of Shares          Share Percentage
                                  Presiden Komisaris                             Nihil                    Nihil
 Anton Budidjaja
                                  President Commissioner                          Nil                      Nil

                                  Komisaris Independen                           Nihil                    Nihil
 Braman Setyo
                                  Independent Commissioner                        Nil                      Nil

                                  Direktur Utama                                 Nihil                    Nihil
 Iman Pribadi
                                  President Director                              Nil                      Nil

                                  Direktur                                       Nihil                    Nihil
 Ira Rakhmawati
                                  Director                                        Nil                      Nil

                                  Direktur                                       Nihil                    Nihil
 Frans Viktor Kailola
                                  Director                                        Nil                      Nil

                                  Dewan Pengawas Syariah                         Nihil                    Nihil
 M. Faisal Muchtar
                                  Sharia Supervisory Board                        Nil                      Nil




Komposisi Pemegang Saham dan                                      Shareholder Composition and
Persentase Kepemilikan Saham                                      Percentage of Share Ownership by
Berdasarkan Klasifikasi                                           Classification

Hingga 31 Desember 2025, Perseroan belum                          As of December 31, 2025, the Company has not
melakukan penawaran umum saham perdana di bursa                   conducted an initial public offering on any stock
efek manapun, sehingga saham Perseroan masih                      exchange, and therefore, its shares remain to be held
dimiliki oleh institusi lokal. Dengan demikian, tidak             by local institutions. Therefore, there is no ownership
terdapat adanya kepemilikan saham Perseroan oleh                  of the Company’s shares by local individuals, foreign
individu lokal, individu asing, maupun institusi asing.           individuals, or foreign institutions.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                       73                                         Annual Report 2025
Page 73
      Profil Perusahaan
      Company Profile




Struktur Grup Perusahaan
Company Group Structure
Struktur grup Perseroan hingga berakhirnya periode            The Company’s group structure until the end of the
tahun buku 2025 adalah sebagai berikut:                       2025 financial year is as follows:


                                       PT Reliance Capital Management



                          INVESTMENT                                          FINANCING

                                                                      PT Usaha Pembiayaan Reliance
            PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
                                                                                Indonesia


                 PT Reliance Manager Investasi                           PT Reliance Modal Ventura




                          PROTECTION                                         TECHNOLOGY

                                                                        PT Reliance Integritas Dunia
                PT Asuransi Reliance Indonesia                                     Anda


            PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia




Daftar Entitas Anak Perusahaan dan/                           List of Subsidiaries and/or Associates
atau Asosiasi
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tidak memiliki             As of December 31, 2025, the Company does not have
entitas anak dan/atau entitas asosiasi, sehingga              any subsidiaries and/or associated entities, hence
informasi tersebut tidak relevan diungkapkan dalam            this information is not relevant to be disclosed in this
Laporan Tahunan ini.                                          Annual Report.


Keanggotaan dalam Asosiasi [POJK 51-C5]                       Association Membership [POJK 51-C5]

Hingga 31 Desember 2025, Perseroan masih aktif                As of December 31, 2025, the Company remains
terlibat dalam beberapa asosiasi dan/atau organisasi          actively involved in several associations and/or
di industri maupun profesi jasa keuangan, di antaranya        organizations in the financial services industry and
sebagai berikut:                                              profession, including the following:
• Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia                    • Indonesian Financing Companies Association
• PT Rapi Utama Indonesia                                     • PT Rapi Utama Indonesia
• LAPS SJK (Lembaga Alternatif Penyelesaian                   • LAPS SJK (Alternative Institution for Dispute
     Sengketa Sektor Jasa Keuangan)                                Resolution in the Financial Services Sector)

Keanggotaan ini merupakan wujud upaya Perseroan               This membership demonstrates the Company’s
dalam     memperluas    jaringan,  wawasan, dan               efforts to expand its network, insight, and stay
perkembangan di industri layanan jasa keuangan,               abreast of developments in the financial services
regulasi, kondisi ekonomi, maupun perkembangan                industry, regulations, economic conditions, and other
lainnya yang relevan dengan Perseroan.                        developments relevant to the Company.


2025 Laporan Tahunan                                     74                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 74
Institusi dan Profesi Penunjang                                          Company Supporting Institutions and
Perusahaan                                                               Professional Partners

                                                        Akuntan Publik
                                                       Public Accountant
 Nama Kantor Akuntan Publik (KAP)
                                         Djoko, Sidik, & Indra
 Name of Public Accounting Firm (KAP)

 Nama Akuntan Publik
                                         Yanes Manurung MM.Ak.CA.CPA
 Name of Public Accountant

 Alamat & Nomor Telepon                  Graha Mandiri, Jl. Imam Bonjol No.61 8, RT.8/RW.4, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat,
 Address & Phone Number                  Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310

 Surat Penunjukan
                                         No. 001/KOM-REFI/II/2025
 Letter of Appointment

 Pedoman Kerja yang Digunakan            Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP)
 Work Guidelines                         Public Accountant Professional Standards (SPAP)

 Jasa yang diberikan                     Melakukan audit berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.
 Services Provided                       Conducting audits based on the auditing standards established by the Indonesian Institute of Public
                                         Accountants.

 Periode Penugasan
                                         2025
 Assignment Period

                                                                 Notaris
                                                                 Notary
 Nama
                                         Ir. Nanette Cahyanie S.H
 Name

 Alamat & Nomor Telepon
                                         Jl. Panglima Polim V No. 11 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan 12160
 Address & Phone Number

 Surat Penunjukan                        No. 024/UPRI/DIR/III/2021 tanggal 3 Maret 2021
 Letter of Appointment                   No. 024/UPRI/DIR/III/2021 dated March 3, 2021

 Jasa yang diberikan                     Membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, antara lain Perjanjian Perwaliamanatan,
                                         Pengakuan Hutang dan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, serta akta-akta pengubahannya.
 Services Provided                       Drafting deeds in relation to the Public Offering of Bonds, including the Trust Agreement, Debt
                                         Acknowledgment, and Securities Underwriting Agreement, as well as their amendments.

 Periode Penugasan
                                         2022 – 2027
 Assignment Period

                                                           Wali Amanat
                                                             Trustee
 Nama
                                         PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
 Name

                                         Sinarmas MSIG Tower Lt. 9
                                         Jl. Jend. Sudirman Kav. 21
 Alamat & Nomor Telepon
                                         Jakarta Selatan 12920
 Address & Phone Number
                                         Telepon: (021) 522 8737
                                         Faksimili: (021) 522 87378

 Surat Penunjukan                        No. 034/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal 12 April 2021
 Letter of Appointment                   No. 034/UPRI/DIR/IV/2021 dated April 12, 2021

 Pedoman Kerja yang Digunakan            Ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Undang-Undang Pasar Modal, serta
                                         peraturan yang berkaitan dengan tugas Wali Amanat. Ditunjuk oleh Perusahaan berdasarkan surat
                                         Penunjukan Wali Amanat No. 034/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal 12 April 2021.
 Work Guidelines                         The provisions stipulated in the Trustee Agreement and the Capital Market Law, as well as regulations
                                         relating to the duties of the Trustee. Appointed by the Company pursuant to the Letter of Appointment
                                         of Trustee No. 034/UPRI/DIR/IV/2021 dated April 12, 2021.

 Jasa yang diberikan                     Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik di dalam maupun di luar pengadilan mengenai pelaksanaan
                                         hak-hak Pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan-
                                         ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta peraturan perundangundangan yang
                                         berlaku di Negara Republik Indonesia Khususnya peraturan di bidang pasar modal.
                                         Representing the interests of Bondholders both inside and outside the court on the implementation of
 Services Provided                       the rights of Bondholders in accordance with the terms of the Bonds, taking into account the provisions
                                         outlined in the Trusteeship Agreement and the applicable laws and regulations in the Republic of
                                         Indonesia, specifically the capital market sector regulations.

 Periode Penugasan
                                         2022 – 2027
 Assignment Period




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                              75                                                     Annual Report 2025
Page 75
       Profil Perusahaan
       Company Profile




                                                  Konsultan Hukum
                                                  Legal Consultant
Nama
                                    Tumbuan & Partners
Name

Alamat & Nomor Telepon
                                    Jl. Gandaria Tengah III No. 8, Kebayoran Baru - Jakarta 12130
Address & Phone Number

Surat Penunjukan                    No. 036/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal 13 April 2021
Letter of Appointment               No. 036/UPRI/DIR/IV/2021 dated April 13, 2021

Jasa yang diberikan                 Memberikan Pendapat Hukum mengenai Perusahaan dalam rangka Penawaran Umum. Konsultan
                                    Hukum melakukan uji tuntas dari segi hukum atas fakta yang ada mengenai Perusahaan dan
                                    keterangan lain yang berhubungan dengan itu sebagaimana disampaikan oleh Perusahaan. Hasil
                                    pemeriksaan dan penelitian mana telah dimuat dalam Laporan Uji Tuntas Dari Segi Hukum yang
                                    menjadi dasar dari Pendapat Hukum yang dimuat dalam Informasi Tambahan sepanjang menyangkut
                                    segi hukum.
Services Provided                   Providing Legal Opinions regarding the Company in the context of a Public Offering. The Legal
                                    Consultant conducts due diligence from a legal perspective on the existing facts regarding the
                                    Company and other related information, as submitted by the Company. The results of the examination
                                    and research have been included in the Legal Due Diligence Report, which serves as the basis for the
                                    Legal Opinion contained in the

Periode Penugasan
                                    2022 – 2027
Assignment Period

                                        Perusahaan Pemeringkat Efek
                                         Securities Rating Company
Nama
                                    PT Kredit Rating Indonesia
Name

                                    Sinarmas Land Plaza Tower 3 Lantai 11
Alamat & Nomor Telepon
                                    Jl. M.H Thamrin No. 51, Kav. 22
Address & Phone Number
                                    Jakarta Pusat 10350 - (021) 39834411

Surat Penunjukan                    No. 036/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal 13 April 2021
Letter of Appointment               No. 036/UPRI/DIR/IV/2021 dated April 13, 2021

Jasa yang diberikan                 Memberikan hasil pemeringkat atas efek (Instrument Rating) dan Entitas (Corporate Rating) atas
                                    penerbitan Obligasi yang diterbitkan oleh Perusahaan.
Services Provided                   Providing rating results for securities (Instrument Rating) and Entities (Corporate Rating) for the
                                    issuance of Bonds issued by the Company

Periode Penugasan
                                    2022 – 2027
Assignment Period



Perseroan menjamin bahwa seluruh institusi dan profesi             The Company guarantees that all capital market
penunjang pasar modal di atas bukan merupakan pihak                supporting institutions and professions mentioned
yang terafiliasi dengan Perseroan.                                 above are not affiliated with the Company.




Perubahan yang Bersifat Signifikan                                                                                     [POJK 51-C.6]

Significant Changes

Selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan                        Throughout 2025, there were no significant changes
signifikan pada kegiatan usaha Perseroan, terutama                 in the Company’s business activities, especially in
dalam aspek operasional.                                           operational aspects.




2025 Laporan Tahunan                                         76                             PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 76
Informasi Pada Situs Web Perusahaan
Information on the Company’s Website

penyediaan informasi terkait Perseroan bagi seluruh               The Company has provided information-related
pemangku kepentingan, salah satunya melalui situs                 resources to all stakeholders, including through its
web resmi yang dapat diakses via www.reliance-                    official website, accessible at www.reliance-finance.
finance.com. Akses informasi ini dilakukan serta                  com. This access to information is intended to meet
bertujuan untuk memenuhi prinsip transparansi                     the principle of transparency, as established in Good
sebagaimana best practice dalam Good Corporate                    Corporate Governance best practices.
Governance.



       Jenis Informasi         Ketersediaan                                           Keterangan
     Type of Information        Availability                                          Description

 Informasi Umum                                •   Riwayat Singkat Perusahaan               •   Company’s Brief History
 General Information                           •   Dewan Komisaris & Direksi                •   Board of Commissioners & Board of
                                                                                                Directors
                                               •   Struktur Organisasi Perusahaan           •   Company’s Organizational Structure
                                               •   Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan         •   Company’s Vision, Mission, and
                                                                                                Values
                                               •   Struktur Pemegang Saham                  •   Shareholder Structure
                                               •   Struktur Grup                            •   Group Structure

 Informasi Investor                            •   Informasi Obligasi                       •   Bond Information
 Investor Information                          •   Keterbukaan Informasi                    •   Information Disclosure
                                               •   Aksi Korporasi                           •   Corporate Action
                                               •   Laporan Tahunan                          •   Annual Report
                                               •   Informasi Keuangan                       •   Financial Information
                                               •   Rapat Umum Pemegang Saham                •   General Meeting of Shareholders

 Layanan Konsumen                              •   Kontak Kami                              •   Contact Us
 Customer Services                             •   Pengaduan Konsumen                       •   Consumer Complaints
                                               •   Penghargaan                              •   Awards
                                               •   Berita & Kegiatan                        •   News & Events
                                               •   Tanggung Jawab Sosial                    •   Social Responsibility
                                               •   Edukasi & Literasi Keuangan              •   Financial Education & Literacy

 Produk Perusahaan                             •   ReliHome                                 •   ReliHome
 Company Products                              •   ReliDana                                 •   ReliDana
                                               •   Kebijakan Kerahasiaan                    •   Confidentiality Policy

 Informasi Tata Kelola                         •   Informasi Umum                           •   General Information
 Governance Information                        •   Informasi Investor                       •   Investor Information
                                               •   Informasi Tata Kelola                    •   Governance Information
                                               •   Tugas & Tanggung Jawab Direktur          •   Duties & Responsibilities of Directors
                                                   dan Komisaris                                and Commissioners
                                               •   Piagam Audit Internal                    •   Internal Audit Charter
                                               •   Kode Etik                                •   Code of Conduct
                                               •   Komite Audit                             •   Audit Committee
                                               •   Komite Pemantau Risiko                   •   Risk Monitoring Committee
                                               •   Komite Nominasi dan Remunerasi           •   Nomination and Remuneration
                                                                                                Committee
                                               •   Komite Manajemen Risiko                  •   Risk Management Committee
                                               •   Pedoman Tata Kelola                      •   Governance Guidelines
                                               •   Whistleblowing System                    •   Whistleblowing System
                                               •   Laporan Pelaksanaan Tata Kelola          •   Corporate Governance
                                                   Perusahaan                                   Implementation Report

 Keuangan Berkelanjutan                        •   Laporan Keberlanjutan                    •   Sustainability Report
 Sustainable Finance                           •   Rencana Aksi Keuangan                    •   Sustainable Finance Action Plan
                                                   Berkelanjutan




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     77                                                      Annual Report 2025
Page 77
      Fungsi Pendukung Bisnis
      Business Support Functions




04
Tinjauan
Pendukung
Bisnis
Business Support
Unit Overview




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




2025 Laporan Tahunan               78    PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 78
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia   79   Annual Report 2025
Page 79
      Fungsi Pendukung Bisnis
      Business Support Functions




Sumber Daya Manusia
Human Resources

Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya                               Human Resource Management Policy
Manusia

Dalam menghadapi dinamika industri pembiayaan                   In facing the ever-evolving dynamics of the financing
yang terus berkembang, Perseroan menyadari bahwa                industry, the Company recognizes that Human
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan fondasi utama               Resources (HR) is the primary foundation for business
bagi keberlangsungan usaha. Oleh karena itu, Perseroan          sustainability. Therefore, the Company continuously
senantiasa berupaya meningkatkan kapabilitas SDM                strives to improve HR capabilities in line with the
yang selaras dengan arah strategis perusahaan guna              company’s strategic direction to support sustainable
mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan                 business growth in the long term.
dalam jangka panjang.

Dalam pengelolaan SDM, Perseroan menggunakan                    In HR management, the Company utilizes a framework
framework yang telah disusun dan disepakati oleh                developed and agreed upon by the Human Resources
Departemen Human Resource, serta disetujui oleh                 Department, as well as the Board of Directors. The
jajaran Direksi. Secara berkala, Perseroan selalu               Company regularly ensures that every policy it
memastikan bahwa setiap kebijakan yang dibuat                   implements is based on prevailing laws, human rights
bersandar pada Undang-Undang yang berlaku, nilai-               values, and upholds the principle of equal opportunity
nilai Hak Asasi Manusia, serta menjunjung tinggi prinsip        for all employees.
kesetaraan kesempatan bagi seluruh insan Perseroan.

Adapun peran dan fungsi Departemen Human Resource               The role and function of the Human Resources
adalah menjadi penanggungjawab pengelolaan SDM                  Department is to be responsible for the overall
Perseroan secara keseluruhan, yang mana di dalamnya             management of the Company’s HR, which includes
mengatur sekaligus menjalankan proses rekrutmen,                regulating and implementing the recruitment process,
mempekerjakan karyawan untuk mengisi posisi                     hiring employees to fill positions required by the
yang dibutuhkan Perseroan, menetapkan kebijakan                 Company, establishing HR policies, developing
terkait SDM, mengembangkan kompetensi SDM                       HR competencies according to their respective
sesuai tanggung jawab dan tugasnya masing-masing,               responsibilities and duties, and managing remuneration
hingga mengelola remunerasi dan tunjangan sebagai               and benefits to fulfil employee rights.
pemenuhan hak karyawan.

Sepanjang 2025, Perseroan merealisasikan sejumlah               Throughout 2025, the Company implemented a number
program kerja yang telah ditetapkan di awal tahun oleh          of work programs established at the beginning of the
Departemen Human Resource terkait pengelolaan SDM,              year by the Human Resources Department related to HR
di antaranya sebagai berikut:                                   management, including the following:
1. Ahli Pembiayaan - LSPPI                                      1. Financing Expert - LSPPI
2. Dasar Pembiayaan Manajerial - LSPPI                          2. Fundamentals of Managerial Financing - LSPPI
3. Pelatihan APU-PPT, Data Analyst, Marketing                   3. AML-CFT Training, Data Analyst, Marketing
4. Pelatihan Perpajakan (Pajak Penghasilan)                     4. Taxation Training (Income Tax)
5. Program CSR                                                  5. CSR Program
6. Performance Review Karyawan                                  6. Employee Performance Review




2025 Laporan Tahunan                                       80                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 80
Profil Sumber Daya Manusia                                  Human Resources Profile
[POJK 51 – C.3-B, ESG Metrics S-02]                         [POJK 51 – C.3-B, ESG Metrics S-02]

Hingga 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 33 orang        As of December 31, 2025, the Company has 33
karyawan. Jumlah tersebut menurun 30% dari jumlah           employees. This number decreased by 30% from the
karyawan pada tahun sebelumnya yaitu sebanyak 44            previous year’s total of 44 employees.
orang.

Tabel di bawah ini menjabarkan data demografi               The table below outlines the Company’s employee
karyawan Perseroan selama 3 (tiga) tahun terakhir,          demographics for the past 3 (three) years, based on
berdasarkan tingkat pendidikan, usia, level jabatan,        education level, age, position level, employment status,
status kepegawaian, dan jenis kelamin:                      and gender:


Berdasarkan Tingkat Pendidikan | Based on Education Level


                          Tingkat Pendidikan
                            Education Level
                                                                   2025               2023              2024

 S3 | Doctoral Degree                                                 0                 0                 2

 S2 | Master’s Degree                                                 4                 5                 6

 S1 | Bachelor’s Degree                                               27                37                41

 Diploma                                                              2                 2                 3

 SMA |Senior High School                                              0                 0                  1

 < SMP | <Junior High School                                          0                 0                 0

 Total                                                               33                44                 53




Berdasarkan Kelompok Usia | By Age Group


                                      Usia
                                      Age
                                                                   2025               2023              2024

 > 55 tahun | >55 years old                                           5                 4                 2

 46 – 55 tahun | 46 – 55 years old                                    6                 6                 12

 41 – 45 tahun | 41 – 45 years old                                    2                 4                 2

 31 – 40 tahun | 31 – 40 years old                                    10                16                19

 < 30 tahun | <30 years old                                           10                14                18

 Total                                                               33                44                 52




Berdasarkan Level Jabatan | Based on Position Level


                                     Jabatan
                                     Position
                                                                   2025               2023              2024

 Dewan Komisaris | Board of Commisioner                               2                 2                 2

 Direksi | Board of Directors                                         3                 3                 3

 Dewan Pengawas Syariah | Sharia Supervisory Board                    1                 1                  1

 Manajer | Manager                                                    10                10                9

 Supervisor                                                           3                 11                14

 Staf | Staff                                                         14                17                23

 Total                                                               33                44                 52




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                 81                                          Annual Report 2025
Page 81
        Fungsi Pendukung Bisnis
        Business Support Functions




Berdasarkan Status Kepegawaian | Based on Employment Status


                             Status Kepegawaian
                              Employment Status
                                                                               2025                   2023                   2024

Tetap | Permanent                                                                 25                    37                     43

Tidak Tetap | Contract                                                             8                     7                     10

Total                                                                             33                    44                     53




Berdasarkan Jenis Kelamin | Based on Gender


                             Status Kepegawaian
                              Employment Status
                                                                               2025                   2023                   2024

Perempuan | Female                                                                13                    19                     20

Laki-laki | Male                                                                  20                    25                     33

Total                                                                             33                    44                     53




Pengembangan Kompetensi Karyawan                                        Employee Competency Development
[ESG Metrics S-05]                                                      [ESG Metrics S-05]

Komitmen        Perseroan       untuk      senantiasa                   The Company’s commitment to continuously developing
mengembangkan kapabilitas SDM diwujudkan melalui                        human resource capabilities is demonstrated through the
pelaksanaan program pengembangan kompetensi                             implementation of competency development programs
bagi karyawan, baik hard skill maupun soft skill. Selain                for employees, encompassing both hard and soft skills.
untuk meningkatkan kemampuan karyawan, program                          In addition to enhancing employee capabilities, these
pengembangan kompetensi yang dilaksanakan juga                          competency development programs are also expected
diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang                            to create a conducive environment for learning, growth,
kondusif untuk belajar, bertumbuh, dan bersinergi,                      and synergy, while fostering a collaborative culture
sekaligus mendorong budaya kolaboratif di antara                        among all Reliance Finance employees.
seluruh Insan Reliance Finance.

Sepanjang tahun 2025, program pengembangan                              Throughout 2025, the employee competency
kompetensi karyawan yang dilaksanakan adalah                            development programs implemented are as follows:
sebagai berikut:



                              Nama Pelatihan                            Tanggal Pelaksanaan                  Penyelenggara
                              Training Name                                Training Date                       Organizer
                                                                             17 Januari 2025
 How to Achieve Peak Performance in 2025                                                                               OJK
                                                                             January 17, 2025

 Transformasi Digital: Tren Inovasi Teknologi di Sektor Keuangan
                                                                              23 Januari 2025
 Digital Transformation: Technological Innovation Trends in                                                            OJK
                                                                             January 23, 2025
 the Financial Sector

 Dasar Manajerial                                                             3 Februari 2025
                                                                                                                      LSPPI
 Managerial Basics                                                           February 3, 2025

 Imboost Your Spirit: Cultivating Positivity for a Balanced and              14 Februari 2025
                                                                                                                       OJK
 Fulfilling Life                                                            February 14, 2025

                                                                                                               Internal & Eksternal
                                                                             15 Februari 2025
 Annual Corporate Training                                                                                      (lembaga training)
                                                                            February 15, 2025
                                                                                                              (training institutions)

 Outlook Ekonomi dan Keuangan di tahun 2025                                  20 Februari 2025
                                                                                                                       OJK
 Economic and Financial Outlook in 2025                                     February 20, 2025




2025 Laporan Tahunan                                               82                           PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 82
                         Nama Pelatihan                                    Tanggal Pelaksanaan         Penyelenggara
                         Training Name                                        Training Date              Organizer
 Grand Launching Produk WIRADANA                                               28 Februari 2025
                                                                                                              External
 Grand Launching of WIRADANA Products                                         February 28, 2025

                                                                                                   Lembaga Sertifikasi Perusahaan
 Sertifikasi Ahli Pembiayaan
                                                                               28 Februari 2025        Pembiayaan Indonesia
 Financing Expert Certification
                                                                              February 28, 2025    Indonesian Financing Company
                                                                                                        Certification Institute

 Profesi Penagihan                                                              4 Maret 2025
                                                                                                               LSPPI
 Collection Profession                                                          March 4, 2025

 Ahli Pembiayaan                                                                12 Maret 2025
                                                                                                               LSPPI
 Financing Expert                                                               March 12, 2025

 Training PPH 21 Pegawai                                                        15 Maret 2025
                                                                                                            Barnam Tax
 PPH 21 Employee Training                                                       March 15, 2025

                                                                                                   Lembaga Sertifikasi Perusahaan
 Sertifikasi Dasar Pembiayaan Komisaris                                         15 April 2025          Pembiayaan Indonesia
 Basic Certification of Commissioner Financing                                  April 15, 2025     Indonesian Financing Company
                                                                                                        Certification Institute

 Ahli Pembiayaan                                                                 17 April 2025
                                                                                                               LSPPI
 Financing Expert                                                                April 17, 2025

                                                                                21 April 2025
 Idea Talks Volume 7                                                                                            OJK
                                                                                April 21, 2025

 Manajemen Risiko - Satu Tingkat Dibawah Direksi                                29 April 2025
                                                                                                               LSPPI
 Risk Management - One Level Below the Board of Directors                       April 29, 2025

 Training Pembiayaan Syariah                                                     10 Mei 2025
                                                                                                              External
 Sharia Financing Training                                                       May 10, 2025

                                                                                22 Mei 2025
 Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era                                                     OJK
                                                                                May 22, 2025

                                                                                  6 Juni 2025
 The Future of Cybersecurity: Threats, Challenges and Innovations                                               OJK
                                                                                 June 6, 2025

 Teknis Pengawasan Kepatuhan APU PPT PPSPM Bagi Penyedia Jasa
 Keuangan                                                                        10 Juni 2025
                                                                                                              SPPATK
 Technical Supervision of AML CFT CPF Compliance for Financial                  June 10, 2025
 Services Providers

 Pentingnya Keamanan Siber di Industri Pembiayaan                                25 Juni 2025
                                                                                                                APPI
 The Importance of Cybersecurity in the Financing Industry                      June 25, 2025

                                                                                 30 Juni 2025
 The Secret To Economy Growth In Uncertainty                                                                 InfoBank
                                                                                June 30, 2025

                                                                                 30 Juni 2025
 Workshop Risk and Information System Control                                                                   OJK
                                                                                June 30, 2025

                                                                                  3 Juli 2025
 Agentic Al In Finance: A New Era of Autonomous Decision - Making                                               OJK
                                                                                 July 3, 2025

                                                                                  8 Juli 2025
 Board-Level Decision Making in a Complex Business Environment                                                External
                                                                                 July 8, 2025

 Sosialisasi Penilaian Sendiri (Self assessment) terhadap Pemenuhan
 Ketentuan Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa
                                                                                 17 Juli 2025
 Keuangan                                                                                                       OJK
                                                                                 July 17, 2025
 Socialization of Self-Assessment of Compliance with Consumer and
 Community Protection Provisions in the Financial Services Sector

                                                                                 28 Juli 2025
 Protecting Digital Assets: Cyber Risk Management                                                              LSPPI
                                                                                July 28, 2025

                                                                               13 Agustus 2025
 Leadership & Talent Development Workshop                                                                Internal & external
                                                                               August 13, 2025

 Mortgage Lending Excellence: Proses, Risiko, dan Kepatuhan                   1 September 2025
                                                                                                                OJK
 Mortgage Lending Excellence: Process, Risk, and Compliance                   September 1, 2025

 Digital HR: Memanfaatkan Teknologi untuk Efisiensi dan Pengembangan
                                                                              19 September 2025
 SDM                                                                                                            OJK
                                                                              September 19, 2025
 Digital HR: Leveraging Technology for HR Efficiency and Development




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                                83                                       Annual Report 2025
Page 83
       Fungsi Pendukung Bisnis
       Business Support Functions




                             Nama Pelatihan                                Tanggal Pelaksanaan                  Penyelenggara
                             Training Name                                    Training Date                       Organizer
                                                                                2 Oktober 2025
 Operational Problem Solving & Root Cause Analysis                                                                    External
                                                                                October 2, 2025

                                                                                10 Oktober 2025
 Leadership & Coordination for General Affairs Professionals                                                          External
                                                                                October 10, 2025

                                                                                28 Oktober 2025
 Navigating Business Disruption & Global Trends                                                                       External
                                                                                October 28, 2025

 Memenangkan Peluang Bisnis: Strategi Penjualan dan Pengembangan
 Bisnis                                                                        12 November 2025
                                                                                                                      External
 Winning Business Opportunities: Sales and Business Development                November 12, 2025
 Strategies

 Manajemen Risiko dan Audit Internal: Meningkatkan Ketahanan
                                                                               17 November 2025
 Perusahaan                                                                                                             OJK
                                                                               November 17, 2025
 Risk Management and Internal Audit: Enhancing Corporate Resilience

 Penguatan Tata Kerja dan Standar Operasional Perusahaan                       26 November 2025
                                                                                                                      External
 Strengthening Company Work Procedures and Operational Standards               November 26, 2025

                                                                               27 November 2025
 Legal Team Effectiveness: Aligning Law and Business Strategy                                                         External
                                                                               November 27, 2025

 Finance as Strategic Partner: Dari Angka ke Keputusan Bisnis                  9 Desember 2025
                                                                                                                        OJK
 Finance as Strategic Partner: From Numbers to Business Decisions              December 9, 2025

 Workshop Best Practices Komite Syariah di Industri Keuangan dan
 Non-Keuangan                                                                  22 Desember 2025
                                                                                                                      External
 Workshop on Best Practices for Sharia Committees in the Financial and         December 22, 2025
 Non-Financial Industries




Biaya Pengembangan Kompetensi                                              Employee Competency Development
Karyawan                                                                   Budget
Optimalisasi pengembangan kompetensi karyawan                              Optimizing employee competency development in 2025
pada 2025 didukung oleh anggaran biaya yang                                is supported by the Company’s budget for employee
dikeluarkan Perseroan untuk penyelenggaraan pelatihan                      training and education. In 2025, the Company has
dan pendidikan bagi karyawan. Pada 2025, Perseroan                         disbursed funds amounting to Rp380,793,560 This
telah merealisasikan dana sebesar Rp380.793.560                            amount is in accordance with the employee development
Realisasi jumlah tersebut telah sesuai dengan alokasi                      allocation of 2.5% as stipulated by the Financial Services
pengembangan karyawan sebesar 2,5% sesuai dengan                           Authority (OJK).
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Rekrutmen Karyawan                                                         Employee Recruitment

Perekrutan SDM berkualitas merupakan awal dari                             Recruiting qualified human resources is the beginning
proses pengembangan SDM. Hal tersebut dibutuhkan                           of the human resource development process. This
dalam menghadapi persaingan bisnis serta tantangan                         is necessary to face increasingly intense business
kondisi ekonomi yang makin masif. Untuk menjawab                           competition and economic challenges. To address these
tantangan tersebut, Perseroan memerlukan SDM                               challenges, the Company requires highly competitive
yang berdaya saing tinggi, sehingga proses rekrutmen                       human resources. Therefore, the recruitment process is
dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan,                               carried out by considering needs, criteria, and relevant
kriteria, dan posisi yang relevan.                                         positions.

Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan telah                            As of December 31, 2025, the Company has conducted
menyelenggarakan rekrutmen karyawan dan telah                              employee recruitment and has accepted 0 (zero)
menerima 0 (nol) karyawan dari berbagai latar belakang                     employee from various backgrounds to support the
untuk mendukung terwujudnya pertumbuhan bisnis                             sustainable growth of Reliance Finance’s business.
Reliance Finance yang berkesinambungan.




2025 Laporan Tahunan                                                  84                           PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 84
Tingkat Perputaran Karyawan                                    Employee Turnover Rate
[ESG Metrics S-03]                                             [ESG Metrics S-03]

Perputaran karyawan pada berbagai posisi dalam                 Employee turnover across various positions within a
suatu perusahaan merupakan hal yang wajar. Namun               company is normal. However, this situation also presents
demikian, kondisi ini juga menjadi tantangan yang perlu        a challenge that must be managed effectively to prevent
dikelola secara efektif agar tidak menimbulkan dampak          negative impacts that could potentially hinder the
negatif yang berpotensi menghambat pencapaian                  achievement of the Company’s targets and objectives.
target dan tujuan Perseroan.


Untuk mengatasi tantangan tersebut, Departemen                 In order to address these challenges, the Human
Human Resource terus melakukan berbagai upaya                  Resources Department continues to implement
untuk mempertahankan SDM yang berkualitas sekaligus            various initiatives to retain qualified human resources
menurunkan tingkat turnover karyawan, beberapa                 while reducing employee turnover rates. These
di antaranya dengan meningkatkan engagement                    include increasing employee engagement, creating a
karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman             comfortable and productive work environment, and
dan produktif, serta melakukan perbaikan dalam proses          improving HR management processes, both in terms
pengelolaan SDM baik dari aspek pengembangan                   of career development and remuneration. By 2025, the
karir maupun perbaikan aspek remunerasi. Pada 2025,            Company’s employee turnover rate is expected to be
tingkat perputaran karyawan di Perseroan tercatat              31.88%.
sebesar 31,88%.


Kesejahteraan Karyawan                                         Employee Welfare

Hubungan industrial yang harmonis antara Perseroan             Harmonious industrial relations between the Company
dan karyawan merupakan aspek penting dalam                     and its employees are a crucial aspect in supporting
mendukung keberlangsungan operasional. Perseroan               operational sustainability. The Company is committed
berkomitmen     untuk   memastikan    kesejahteraan            to ensuring the well-being of all employees through the
seluruh karyawan melalui implementasi berbagai                 implementation of various concrete measures, including
langkah konkret, antara lain pemberian remunerasi              providing competitive remuneration commensurate
yang kompetitif dan sesuai dengan beban kerja serta            with workload and prevailing regulations, as a means
ketentuan yang berlaku, sebagai bentuk pemenuhan               of fulfilling employee rights, along with the provision of
hak karyawan, disertai dengan penyediaan berbagai              various benefits to improve quality of life and foster a
tunjangan guna meningkatkan kualitas hidup serta               positive work spirit.
mendorong terciptanya semangat kerja yang positif.

Adapun tunjangan dan fasilitas yang diberikan kepada           The benefits and facilities provided to the Company’s
karyawan Perseroan selama tahun 2025 antara lain:              employees during 2025 comprise:
1. BPJS Kesehatan                                              1. BPJS Health
2. BPJS Ketenagakerjaan                                        2. BPJS Employment
3. Asuransi Kesehatan                                          3. Health Insurance
4. Fasilitas Kendaraan by GoCorp guna kepentingan              4. Vehicle facilities by GoCorp for operational
    operasional                                                    purposes




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    85                                           Annual Report 2025
Page 85
       Fungsi Pendukung Bisnis
       Business Support Functions




Rencana Pengelolaan SDM 2026                                   2026 Human Resource Management
                                                               Plan
Perseroan akan terus memantau kinerja karyawan serta           The Company will continue to monitor employee
memastikan pengembangan kompetensi dilakukan                   performance and ensure that competency development
secara berkelanjutan. Departemen Human Resource                is carried out sustainably. The Human Resources
dalam hal ini telah merumuskan sejumlah rencana                Department has formulated several HR management
pengelolaan SDM yang akan dicapai di tahun buku                plans to be achieved in the 2026 fiscal year, namely:
2026, yaitu:

1.   Rekrutmen High Level Position                             1.   High-Level Position Recruitment
2.   Performance Review                                        2.   Performance Review
3.   Refreshment KPI Karyawan & Organization Chart             3.   Employee KPI & Organization Chart Refreshment
4.   Pelatihan Dasar & Ahli Pembiayaan                         4.   Basic & Expert Financing Training




Teknologi Informasi dan Digitalisasi
Information Technology and Digitalization

Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi teknologi digital        In recent years, the adoption of digital technology
semakin terintegrasi dalam kehidupan masyarakat                has become increasingly integrated into the lives of
Indonesia. Perkembangan ini didukung oleh ekosistem            Indonesians. This development is supported by an
digital yang kian kuat, sehingga mendorong preferensi          increasingly robust digital ecosystem, driving public
masyarakat, khususnya sebagai konsumen, untuk                  preference, particularly for consumers, to utilize digital
memanfaatkan teknologi digital sebagai alternatif utama        technology as a primary alternative for transactions.
dalam bertransaksi.

Sebagai pelaku industri pembiayaan, Perseroan                  As a player in the financing industry, the Company
senantiasa     memperkuat      pengelolaan     serta           consistently strengthens the management and
pengembangan teknologi digital secara berkelanjutan.           development of digital technology on an ongoing basis.
Pada tahun 2025, Perseroan tetap berfokus                      In 2025, the Company remains focused on accelerating
pada akselerasi digitalisasi proses bisnis melalui             the digitalization of business processes through the
pengembangan layanan dan produk pembiayaan                     development of digital-based financing services and
berbasis digital. Melalui optimalisasi layanan yang            products. By optimizing its services, the Company
dihadirkan, Perseroan berupaya menciptakan nilai               strives to create added value and provide greater
tambah serta memberikan kemudahan dan manfaat                  convenience and benefits for customers in obtaining
yang lebih luas bagi pelanggan dalam memperoleh                financing.
pembiayaan.




2025 Laporan Tahunan                                      86                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 86
Pengembangan Teknologi Informasi                                IT and Digitalization Development 2025
dan Digitalisasi 2025
Pengelolaan Teknologi Informasi (TI) di Perseroan berada        Information Technology (IT) management within the
di bawah tanggung jawab Divisi Business & Operation             Company falls under the responsibility of the Business
yang secara khusus berperan dalam pengembangan                  & Operations Division, which specifically plays a
aspek TI. Divisi ini mencakup pengembangan layanan              role in IT development. This division encompasses
dan produk berbasis teknologi, sekaligus memastikan             the development of technology-based services and
dukungan optimal terhadap kelancaran aktivitas                  products, while ensuring optimal support for the smooth
operasional sehari-hari.                                        running of daily operations.

Beberapa pengembangan TI yang telah direalisasikan              Several IT developments implemented within the
di lingkup Perseroan selama tahun 2025 mencakup                 Company during 2025 include 28 development
28 item modul pengembangan, beberapa di antaranya               modules, some of which are as follows:
sebagai berikut:
1. Transaction Report Mortgage                                  1.   Mortgage Transaction Report
2. Plafon Amount Adjustment                                     2.   Amount Adjustment Ceiling
3. Invoice Module RDK                                           3.   Invoice Module RDK
4. Module Update Account Number                                 4.   Account Number Update Module
5. Billing Report                                               5.   Billing Report
6. Instalment Report                                            6.   Instalment Report
7. dll.                                                         7.   etc.


Rencana Fokus Pengembangan TI dan                               IT and Digitalization Development Focus
Digitalisasi 2026                                               Plan For 2026
Sesuai arahan dan rencana yang telah ditetapkan                 In accordance with the direction and plans established by
Manajemen, beberapa inisiatif di bidang TI yang akan            Management, numerous IT initiatives to be implemented
dijalankan di tahun 2026 adalah sebagai berikut:                in 2026 are as follows:
1. Pengembangan modul Pro Rate limit RDK                        1. Development of the RDK Pro-Rate Limit Module
2. Pengembangan         modul     Transaction    Value          2. Development of the Transaction Value Restriction
     Restriction                                                     Module
3. Pengembangan modul integrasi dengan bank BNI                 3. Development of an integration module with BNI
                                                                     Bank




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     87                                          Annual Report 2025
Page 87
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




05
Analisis dan
Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
and Analysis




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




2025 Laporan Tahunan                       88   PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 88
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia   89   Annual Report 2025
Page 89
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




Tinjauan Makroekonomi dan Industri
Macroeconomic and Industry Overview


Tinjauan Ekonomi Global dan Nasional                         Global and National Economic Overview
Kondisi perekonomian global sepanjang tahun                  Global economic conditions throughout 2025 recorded
2025 tumbuh pada rentang 2,7% - 3,3%. Sejumlah               growth in the range of 2.7%–3.3%. A number of
risiko ketidakpastian masih menjadi tantangan yang           uncertainties continued to pose challenges, driving
menyebabkan dinamika ekonomi global mulai dari               global economic dynamics, including economic policy
ketidakpastian kebijakan ekonomi dan geopolitik,             and geopolitical uncertainties, economic slowdowns
pelambatan ekonomi sejumlah negara, tingginya inflasi        in several countries, persistently high inflation in some
sejumlah negara, tekanan pasar keuangan global,              regions, pressures in global financial markets, climate
perubahan iklim, hingga disrupsi rantai pasok.               change, and supply chain disruptions.

Berdasarkan negara, pertumbuhan AS pada tahun                By country, the United States economy is estimated to
2025 diperkirakan sebesar 2,0% dan 2,1% pada                 grow by 2.0% in 2025 and 2.1% in 2026, while China’s
tahun 2026, sementara ekonomi China diproyeksikan            economy is projected to slow to 4.8% and 4.2%,
melambat menjadi 4,8% dan 4,2%, masing-masing.               respectively. The Euro area is expected to grow by
Wilayah Euro diprediksi akan tumbuh 1,2% pada tahun          1.2% in 2025 and 1.1% in 2026, the United Kingdom
2025 dan 1,1% pada tahun 2026, Inggris sebesar 1,3%          by 1.3% in both years, and Japan by 1.1% and 0.6%,
dalam kedua tahun tersebut, dan Jepang sebesar 1,1%          respectively.
dan 0,6%.

Dinamika inflasi global pada tahun 2025 turut                Global inflation dynamics in 2025 were influenced
dipengaruhi oleh arah kebijakan bank sentral utama           by the policy direction of major central banks, which
dunia yang tetap berfokus pada stabilitas harga.             remained focused on maintaining price stability. In the
Pada paruh kedua tahun, The Fed mulai melakukan              second half of the year, the Federal Reserve began to
pelonggaran kebijakan secara hati-hati dan bertahap          cautiously and gradually ease its policy stance in line
seiring dengan tren inflasi yang melandai, meskipun          with moderating inflation trends, although inflation
belum sepenuhnya kembali ke sasaran jangka                   had not yet fully returned to its medium-term target.
menengah. Sementara di kawasan lain seperti                  Meanwhile, in other regions such as Europe and
Eropa dan Jepang, normalisasi kebijakan moneter              Japan, monetary policy normalization remained more
berlangsung lebih terbatas, sejalan dengan tekanan           limited, reflecting persistent core inflation pressures
inflasi inti yang masih persisten serta tingginya            and continued global economic uncertainty.
ketidakpastian ekonomi global.

Di sisi lain, perekonomian kawasan ASEAN dan                 On the other hand, the economies of ASEAN and Asia
Asia menunjukkan kinerja yang relatif lebih resilien         demonstrated relatively stronger resilience compared
dibandingkan kawasan lainnya. Pertumbuhan ini                to other regions. Growth in these regions was supported
didorong oleh permintaan domestik yang tetap kuat            by solid domestic demand, particularly from household
serta dukungan dari konsumsi rumah tangga maupun             consumption and infrastructure investment. However,
investasi infrastruktur. Kendati demikian, kinerja           export performance remained under pressure due to
ekspor masih menghadapi tekanan akibat melemahnya            weakening global demand, especially from advanced
permintaan global, khususnya dari negara maju, serta         economies, as well as the impact of trade fragmentation
dampak fragmentasi perdagangan dan kebijakan                 and protectionist policies.
proteksionisme.




2025 Laporan Tahunan                                    90                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 90
Di tengah tekanan global, volatilitas pasar keuangan,             Amid global pressures, financial market volatility, and
serta pemulihan ekonomi dunia yang masih                          a still-fragile global recovery, Indonesia’s economy in
rapuh, perekonomian Indonesia tahun 2025 tetap                    2025 continued to demonstrate resilience and solid
menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid.                     performance. In line with this, domestic economic
Sejalan dengan hal tersebut, pertumbuhan ekonomi                  growth was recorded at 5.2%. This performance
domestik tercatat sebesar 5,2%. Kinerja ini terutama              was primarily driven by stronger domestic demand,
ditopang oleh peningkatan permintaan domestik,                    as reflected in retail sales growth, as well as a trade
yang tercermin dari pertumbuhan penjualan ritel, serta            surplus that increased by 46.8%. In addition, improved
Surplus Neraca Perdagangan yang meningkat sebesar                 business confidence, along with supportive fiscal
46,8%. Selain itu, membaiknya keyakinan pelaku                    and monetary policies, further strengthened growth
ekonomi serta dukungan kebijakan fiskal dan moneter               momentum.
turut memperkuat momentum pertumbuhan.

Sementara itu, tingkat inflasi sepanjang tahun 2025               In the meantime, inflation throughout 2025 remained
tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%, dengan                within the target range of 2.5±1%, with the Consumer
inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember                 Price Index (CPI) inflation recorded at 2.92% (year-on-
2025 tercatat sebesar 2,92% (year-on-year). Inflasi               year) in December 2025. Administered prices inflation
administered prices relatif terkendali, sedangkan inflasi         remained relatively controlled, while volatile food
volatile food masih mencatatkan kenaikan, terutama                inflation recorded an increase, mainly due to supply
dipengaruhi oleh gangguan pasokan pada komoditas                  disruptions in certain commodities such as shallots.
tertentu seperti bawang merah.



Tinjauan Industri Pembiayaan                                      Financing Industry Overview
Industri jasa keuangan nasional pada tahun 2025                   The national financial services industry in 2025
menunjukkan ketahanan yang solid di tengah dinamika               demonstrated solid resilience amid a highly uncertain
global yang penuh ketidakpastian, dengan sektor                   global environment, with the banking sector continuing
perbankan tetap berperan sebagai pilar utama dalam                to serve as the main pillar in maintaining stability and
menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan                      supporting economic growth. This resilience was
ekonomi. Stabilitas ini tercermin dari permodalan                 reflected in strong capital adequacy, ample liquidity,
yang kuat, likuiditas yang memadai, serta kualitas                and well-maintained asset quality, supported by
aset yang terjaga, ditopang oleh sinergi kebijakan                policy synergy among Bank Indonesia, the Financial
antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan                Services Authority (OJK), and the Indonesia Deposit
Lembaga Penjamin Simpanan. Sepanjang tahun 2025,                  Insurance Corporation (LPS). Throughout 2025,
intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan                banking intermediation remained positive, with
kredit meningkat sebesar 9,69% (yoy), didorong                    credit growing by 9.69% (yoy), primarily driven by a
terutama oleh kredit investasi yang tumbuh signifikan.            significant increase in investment loans. Strong liquidity
Kondisi likuiditas yang kuat, termasuk tingginya fasilitas        conditions, including a high level of undisbursed loans,
pinjaman yang belum dimanfaatkan (undisbursed                     further provided room for future financing expansion
loan), turut membuka ruang ekspansi pembiayaan ke                 in line with efforts to sustain national economic growth
depan, sejalan dengan upaya menjaga momentum                      momentum.
pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun demikian, dinamika pertumbuhan kredit                       However, credit growth dynamics varied across
menunjukkan variasi antar segmen. Penyaluran kredit               segments. Lending to the corporate sector and priority
kepada sektor korporasi dan sektor-sektor prioritas               sectors recorded relatively strong growth, while MSME
mencatatkan pertumbuhan yang relatif kuat, sementara              credit contracted by 0.3% (yoy) in 2025, accompanied
kredit UMKM justru mengalami kontraksi sebesar 0,3%               by a declining share in total bank lending. This reflects
(yoy) pada 2025, disertai dengan penurunan pangsa                 heightened prudence among banks toward credit risks
terhadap total kredit perbankan. Hal ini mencerminkan             in this segment, despite MSMEs remaining a strategic
meningkatnya kehati-hatian perbankan terhadap                     sector in promoting financial inclusion and economic
risiko kredit di segmen tersebut, meskipun UMKM                   growth. Meanwhile, the development of the Islamic
tetap menjadi sektor strategis dalam mendukung                    economy and finance continued to strengthen, as



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                       91                                           Annual Report 2025
Page 91
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi. Di sisi              evidenced by its integration into national development
lain, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah                plans and Indonesia’s reinforced position as a key
menunjukkan kinerja yang semakin kokoh, ditandai               player in the global Islamic economy. Nevertheless,
dengan integrasinya dalam dokumen pembangunan                  challenges persist in terms of inclusion, requiring
nasional serta penguatan posisi Indonesia sebagai              product innovation and broader access to optimize
salah satu pemain utama dalam ekonomi syariah                  utilization among the public.
global. Meskipun demikian, tantangan masih terdapat
pada aspek inklusi, yang memerlukan inovasi produk
dan perluasan akses agar pemanfaatannya semakin
optimal di masyarakat.

Di sektor industri pembiayaan, kinerja sepanjang               In the financing industry, performance throughout
2025 relatif tertekan dengan pertumbuhan piutang               2025 was relatively under pressure, with financing
yang terbatas sebesar 0,61% (yoy) dan total aset               receivables growing modestly by 0.61% (yoy) and total
yang cenderung stagnan. Kinerja ini dipengaruhi                assets remaining relatively stagnant. This was largely
oleh tingginya konsentrasi pembiayaan pada sektor              influenced by the high concentration of financing in the
kendaraan bermotor yang mengalami perlambatan                  motor vehicle sector, which experienced a slowdown
penjualan, serta meningkatnya pembiayaan bermasalah            in sales, as well as rising non-performing financing that
yang mendorong kenaikan beban pencadangan dan                  led to higher provisioning expenses and operating cost
rasio biaya operasional. Meskipun demikian, secara             ratios. Despite these challenges, the overall risk profile
agregat profil risiko industri masih terjaga, dengan           of the industry remained manageable, with gross
rasio non-performing financing (NPF) gross berada              non-performing financing (NPF) at around 2.5% and
di kisaran 2,5% dan gearing ratio yang tetap berada            the gearing ratio staying within a safe threshold. The
dalam batas aman. Ketergantungan yang tinggi                   strong dependence on bank funding also highlights the
terhadap pendanaan perbankan juga menunjukkan                  close interconnection between the financing industry
eratnya keterkaitan antara industri pembiayaan dan             and the banking sector, where developments in one
sektor perbankan, sehingga dinamika di satu sektor             sector may potentially impact the other.
berpotensi memengaruhi sektor lainnya.




Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
Financing Performance Review by Business Segment


Strategi Bisnis                                                Business Strategy
Perseroan memiliki model bisnis B2BC dengan fokus              The Company operates under a B2BC (Business-to-
pada model pembiayaan berbasis “Non Tunai” melalui             Business to-Consumer) model, focusing on non-cash-
produk pembiayaan kepemilikan rumah tinggal                    based financing products, which include: first-home
pertama (KPR/ KPA), Pembiayaan Produktif berbasis              ownership financing (KPR/ KPA), productive financing
“rantai pasok” untuk Usaha Mikro Kecil Menengah                based on supply-chain models for Micro, Small, and
(UMKM) dan Pembiayaan Multiguna.                               Medium Enterprises (MSMEs), and multipurpose
                                                               financing.

Dalam      rangka    mempertahankan     pertumbuhan            In order to maintain portfolio growth and ensure the
portofolio serta menjaga kualitas pembiayaan yang              quality of its financing, the Company established
dimiliki, Perseroan telah menetapkan beberapa inisiatif        several strategic initiatives implemented throughout
strategis yang diterapkan pada 2025 dengan rincian             2025, with the following details:
sebagai berikut:




2025 Laporan Tahunan                                      92                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 92
1.   Blue Ocean Product                                         1.   Blue Ocean Product
     a. Pembiayaan Perumahan (Mortgage)                              a.   Housing Finance (Mortgage)
          Saat ini, jumlah perusahaan pembiayaan yang                     Currently, the number of finance companies
          bergerak dibidang pembiayaan KPR terutama                       engaged in mortgage financing, especially
          middle low mortgage dan primary (pembelian                      middle low mortgage and primary (first home
          rumah pertama) masih sangat terbatas.                           purchase) is still very limited. Industry-wide,
          Secara industri, pembiayaan untuk pembelian                     financing for first home purchases only
          rumah pertama hanya mewakili sekitar 1%                         represents about 1% of the total industry
          dari total industri yang masih didominasi oleh                  which is still dominated by motor vehicle
          pembiayaan kendaraan bermotor.                                  financing

          Hasil survei juga menunjukkan bahwa                             The survey results also show that non-banking
          pembiayaan       non    perbankan     masih                     financing is still the main source of financing for
          menjadi sumber pembiayaan utama untuk                           residential property development. Meanwhile,
          pembangunan properti residensial. Sementara                     from the consumer side, mortgage facilities
          itu dari sisi konsumen, fasilitas KPR masih                     were still the main choice in purchasing
          menjadi pilihan utama dalam pembelian                           residential property with a share of 75.03%
          properti residensial dengan pangsa sebesar                      of total financing. The housing business
          75,03% dari total pembiayaan. Kesempatan                        opportunity is still wide open where the ticket
          bisnis perumahan masih terbuka luas di mana                     size of housing financing is on average Rp400
          tiket size pembiayaan perumahan rata-rata                       million with financing areas in Jabodetabek
          di Rp400 juta dengan wilayah Pembiayaan di                      and surrounding areas as market share.
          Jabodetabek dan sekitarnya sebagai market
          share.

     b.   Pembiayaan Produktif                                       b.   Productive Financing
          Perseroan menambah produk pembiayaan                            The company added a Supply Chain
          Pembiayaan Invoice berbasis Rantai Pasok                        Financing (SCF) financing product which
          (Supply Chain Financing atau “SCF”) yang                        is a strengthening of productive financing
          merupakan penguatan dari pembiayaan                             with a multi-sector grameen system. This
          produktif dengan sistem grameen yang                            financing can be accessed fully digitally
          multisektor. Pembiayaan ini dapat diakses                       through the Reli Dana Usaha platform. This
          secara penuh secara digital melalui platform                    platform is connected in real time with
          Reli Dana Usaha. Platform ini terhubung                         Supply Chain actors such as Distributors,
          secara real time dengan para pelaku Rantai                      Wholesalers and Merchants. In the industry,
          Pasok seperti Distributor, Grosir dan juga                      financing companies that focus on supply
          Merchant. Secara industri pelaku perusahaan                     chain financing are still very limited while the
          pembiayaan yang berfokus ke pembiayaan                          financing needs are still very high so that the
          rantai pasok masih sangat terbatas                              Company’s opportunity to grow is still very
          sedangkan kebutuhan pembiayaan masih                            wide.
          sangat tinggi sehingga peluang Perseroan
          untuk bertumbuh masih sangat luas.

2. Digitalisasi Produk                                          2. Product Digitalization
     Fokus bisnis pembiayaan produktif secara digital                The focus of the digital productive financing
     berbasis rantai pasok (“supply chain financing”)                business based on the supply chain (“supply chain
     80% kepada nasabah Ultra Mikro. Strategi                        financing”) is 80% to Ultra Micro customers. The
     yang ditempuh adalah bekerjasama dengan                         strategy is to collaborate with digital companies,
     perusahaan-perusahaan Digital, Supplier, dan                    suppliers and distributors to continue to attract
     Distributor guna dapat terus menjaring nasabah                  new retail customers who have been validated and
     retail baru yang telah tervalidasi dan memiliki                 have historical transactions with digital companies,
     histori transaksi dengan perusahaan-perusahaan                  suppliers and distributors, so as to minimize credit
     Digital, Supplier, dan Distributor, sehingga dapat              risk.
     meminimalisir risiko kredit.


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     93                                             Annual Report 2025
Page 93
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




    Melalui teknologi digital REFI Pembiayaan produktif                    Through digital technology, REFI Financing
    menawarkan value produk dengan pengecekan                              offers product value by checking SLIK, PEFINDO,
    SLIK, PEFINDO, dan credit scoring secara real-                         and credit scoring in real time, the process of
    time, proses penyaluran pembiayaan dilakukan                           channeling financing is carried out in realtime
    secara real-time tanpa terbatas waktu dan hari                         without being limited to time and working days, the
    kerja, seluruh proses end-to-end dilakukan                             entire end-to-end process is carried out digitally
    secara digital sehingga meningkatkan efisiensi                         so as to increase operational efficiency, active
    operasional, limit usaha aktif hingga 12 bulan dan                     business limits up to 12 months and revolving,
    bersifat revolving, serta kemudahan bagi nasabah                       and ease for customers to determine the length of
    untuk melakukan penentuan jangka waktu lama                            tenor for the proposed transaction.
    tenor atas transaksi yang diajukan.

    Digitalisasi produk membuat biaya operasional                          Product digitization makes REFI’s operational costs
    REFI menjadi dapat dikelola dengan baik,                               manageable, obtaining significant customer growth
    mendapatkan pertumbuhan pelanggan yang                                 in a relatively short time, database management
    signifikan dalam waktu yang relatif singkat,                           through Application Programming Interface (API)
    management database melalui Application                                between applications with Digital companies so
    Programming Interface (API) antar aplikasi dengan                      that in the future it can scale up the business with
    perusahaan-perusahaan Digital sehingga untuk                           the hope that at a certain point, cooperation that
    kedepannya dapat melakukan scale up bisnis                             uses a lot of Digital Sharia schemes will make the
    dengan harapan pada titik tertentu, kerjasama                          Company’s Sharia business unit become qualified
    yang banyak menggunakan skema Digital Syariah                          to stand alone so that it will be spun off.
    ini akan membuat unit usaha Syariah Perseroan
    menjadi qualified untuk berdiri sendiri sehingga
    akan di spin off.

    Digitalisasi produk ini juga telah dilakukan untuk                     Digitalization of this product has also been carried
    pembiayaan multiguna melalui aplikasi Reli Dana                        out for multipurpose financing through the Reli
    Karyawan dimana proses scoring dilakukan                               Dana Karyawan application where the scoring
    secara digital dan pencairan dilakukan secara real                     process is carried out digitally and disbursements
    time kurang dari 20 detik. Untuk produk Mortgage,                      are made in real time in less than 20 seconds. For
    saat ini sedang dalam penyempurnaan proses                             Mortgage products, it is currently in the process
    digitalisasi di mana aplikasi awal yaitu Relihome                      of improving the digitalization process where the
    yang diluncurkan pada tahun 2020 saat ini sedang                       initial application, Relihome, which was launched
    di-upgrade tidak hanya untuk acquisition namun                         in 2020, is currently being upgraded not only for
    juga hingga back end.                                                  acquisition but also to the back end.



3. Kepastian Source                        of   Funding   Untuk        3. Assurance of Funding Sources to Grow
   Bertumbuh
    Saat ini khusus untuk Mortgage dan SCF, Perseroan                  Currently, specifically for Mortgage and SCF, the
    memiliki alternatif source of funding selain obligasi              Company has alternative sources of funding other
    pasar modal, bank dan dana internal, yaitu SMF                     than capital market bonds, banks and internal funds,
    dan PIP.                                                           namely SMF and PIP.


SMF                                                                    SMF
SMF Merupakan Special Mission Vehicle pemerintah                       SMF is the government’s Special Mission Vehicle under
dibawah naungan Kementrian Keuangan dan agent                          the Ministry of Finance and an agent of development in
of development dalam pembiayaan perumahan. SMF                         housing finance. SMF addresses the following issues
mengatasi permasalahan-permasalahan berikut ini                        in the housing market:
dalam pasar perumahan:




2025 Laporan Tahunan                                              94                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 94
                        Permasalahan                                                    Solusi oleh SMF
                           Issues                                                       Solution by SMF

 Tenor KPR sangat panjang (15-20 tahun) di mana perbankan        Penyediaan dana jangka panjang untuk mengatasi maturity
 mayoritas menggunakan DPK sebagai pendanaan                     mismatch.
 (maturity mismatch).
 Very long mortgage tenor (15-20 years) where the majority of    Provision of long-term funds to overcome maturity mismatch.
 banks use DPK as funding (maturity mismatch).

 Kebutuhan dana jangka panjang untuk mendukung Program           Penyediaan dana jangka panjang dan pasar modal.
 Pemerintah “Satu Juta Rumah”.
 Long-term funding needs to support the Government’s “One        Provision of long-term funds and capital Markets.
 Million Houses” Program.

 Tingkat suku bunga pendanaan perbankan floating sementara       Penyediaan dana jangka panjang dengan fixed rate.
 suku bunga KPR fixed.
 Banking funding interest rates are floating while mortgage      Provision of long-term funds with fixed rate.
 interest rates are Fixed.


Perseroan berkesempatan untuk menjadi pemain                         The Company has the opportunity to become a major
utama dalam pembiayaan middle low mortgage                           player in middle low mortgage financing with funding
dengan dukungan pendanaan dari SMF dimana suku                       support from SMF where the interest rates provided by
bunga yang diberikan SMF lebih rendah dari bank.                     SMF are lower than banks.

Pusat Investasi Pemerintah (PIP)                                     Government Investment Center (PIP)
Keterlibatan Indonesia di berbagai forum internasional               Indonesia’s involvement in various international forums
memberikan      keleluasaan    yang     besar     bagi               provides great flexibility for the development of MSMEs
pengembangan UMKM di tanah air. Keterlibatan                         in the country. This involvement is a great opportunity
tersebut menjadi peluang yang besar untuk target                     for REFI’s target market in the Ultra Micro segment.
market REFI di segmen Ultra Micro. Hal ini, didukung                 This is supported by the fact that the Company has
dengan Perseroan telah bermitra dengan PIP sebagai                   partnered with PIP as the only multifinance appointed
satu-satunya multifinance yang ditunjuk sebagai                      as a distributor of Ultra Micro Funds (UMI).
Penyalur Dana Ultra Mikro (UMI).

Pusat Investasi Pemerintah adalah badan atau lembaga                 The Government Investment Center is a body or
yang didirikan oleh pemerintah suatu negara dengan                   institution established by the government of a country
tujuan untuk mengelola investasi dalam berbagai                      with the aim of managing investments in various
sektor ekonomi guna mendukung pertumbuhan                            economic sectors to support economic growth and
ekonomi dan pembangunan nasional. Salah satu                         national development. One of the programs run by
program yang dijalankan oleh Pusat Investasi                         the Government Investment Center is the ultra-micro
Pemerintah adalah program ultra mikro. Program ini                   program. This program aims to provide access to
bertujuan untuk memberikan akses keuangan kepada                     finance to those at the lowest economic levels, such
mereka yang berada di tingkat ekonomi paling rendah,                 as microentrepreneurs, small business owners, and
seperti para pengusaha mikro, pelaku usaha kecil,                    individuals with low-income levels. These programs
dan individu dengan tingkat penghasilan rendah.                      often include the provision of small business capital,
Program ini seringkali mencakup penyediaan modal                     skills training, and other technical assistance to help
usaha kecil, pelatihan keterampilan, dan bantuan                     them start or expand their businesses.
teknis lainnya untuk membantu mereka memulai atau
mengembangkan usaha mereka.

Tingkat bunga yang diberikan oleh PIP kepada lembaga                 The interest rate provided by PIP to UMI channeling
penyalur UMI biasanya lebih rendah daripada tingkat                  institutions is usually lower than the interest rate
bunga yang diberlakukan oleh lembaga keuangan                        charged by conventional financial institutions. This
konvensional. Hal ini bertujuan untuk mendorong                      aims to encourage UMI channeling institutions to
lembaga penyalur UMI untuk memberikan pinjaman                       provide loans or financing to MSMEs at more affordable
atau pembiayaan kepada UMKM dengan suku bunga                        interest rates.
yang lebih terjangkau.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                          95                                               Annual Report 2025
Page 95
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




4. Non-Cash Financing                                        4. Non-Cash Financing
    Non-cash financing adalah suatu bentuk                       Non-cash financing is a form of financing in
    pembiayaan di mana perusahaan pembiayaan                     which the financing company does not provide
    tidak memberikan konsumen uang tunai langsung,               consumers with direct cash, but certain goods or
    namun barang atau jasa tertentu sebagai bentuk               services as a form of financing. In this context,
    pembiayaan. Dalam konteks ini, kepastian bahwa               the certainty that consumers will receive the
    konsumen akan menerima barang atau jasa yang                 promised goods or services becomes the main
    dijanjikan menjadi fokus utama, sementara side               focus, while side streaming of financing becomes
    streaming atas pembiayaan menjadi minimal.                   minimal. For example, in Home Ownership Loan
    Misalnya, dalam pembiayaan KPR (Kredit Pemilikan             (KPR) financing, the money is not given directly to
    Rumah), uang tidak diberikan langsung kepada                 the consumer, but to the developer or the party
    konsumen, melainkan kepada developer atau                    that builds the house. In return, the consumer will
    pihak yang membangun rumah. Sebagai gantinya,                receive a house that has been built according to
    konsumen akan mendapatkan rumah yang telah                   the agreement. This ensures that the consumer
    dibangun sesuai dengan kesepakatan. Hal ini                  will receive the asset that has been purchased and
    memastikan bahwa konsumen akan menerima                      reduces the risk of side streaming that may occur
    aset yang telah dibeli dan mengurangi risiko side            if the cash is given directly to the consumer.
    streaming yang mungkin terjadi jika uang tunai
    diberikan langsung kepada konsumen.

    Situasi serupa terjadi dalam Supply Chain                    A similar situation occurs in Supply Chain Financing
    Financing (SCF) di mana perusahaan pembiayaan                (SCF) where the finance company provides funds
    memberikan dana kepada pemasok (supplier) atas               to a supplier at the request of a buyer. For example,
    permintaan dari pihak pembeli (buyer). Contohnya,            in the coffee industry, a finance company may
    dalam industri kopi, perusahaan pembiayaan dapat             provide funds to a coffee supplier to facilitate the
    memberikan dana kepada pemasok kopi untuk                    production process. As a result, consumers can
    memfasilitasi proses produksi. Sebagai hasilnya,             receive the ordered coffee with the assurance that
    konsumen dapat menerima kopi yang dipesan                    the supply of coffee is guaranteed.
    dengan jaminan bahwa pasokan kopi terjamin.

Keuntungan dari non-cash financing ini yaitu:                The advantages of non-cash financing include:
•   Kepastian Penerimaan Barang atau Jasa:                   •   Certainty of Receipt of Goods or Services:
    Konsumen memiliki jaminan bahwa mereka akan                  Consumers have the assurance that they will
    menerima barang atau jasa yang telah dibeli                  receive the goods or services that have been
    dengan dana pembiayaan.                                      purchased with the financing funds.
•   Minimalisasi Risiko Side Streaming: Dengan               •   Minimization of Side Streaming Risk: By not
    tidak memberikan uang tunai langsung kepada                  providing cash directly to consumers, side
    konsumen, risiko side streaming seperti                      streaming risks such as the use of funds for
    penggunaan dana untuk tujuan yang tidak terkait              purposes unrelated to the intended transaction
    dengan transaksi yang dituju dapat diminimalisir             can be minimized including the risk of fraud.
    termasuk risiko terjadi fraud.
•   Efisiensi dan Transparansi: Non-cash financing           •   Efficiency and Transparency: Non-cash financing
    dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi                can improve efficiency and transparency in the
    dalam proses pembiayaan dengan memastikan                    financing process by ensuring that funds are only
    bahwa dana hanya digunakan untuk tujuan yang                 used for the intended purpose.
    telah ditetapkan.

5. Sinergi dan Kolaborasi dengan Reliance                    5. Synergy and Collaboration with Reliance
   Group                                                        Group
    Melakukan sinergi dan kolaborasi dengan                      Synergizing and collaborating with companies
    perusahaan-perusahaan di Reliance Group                      in Reliance Group under PT Reliance Capital
    dibawah    naungan     PT    Reliance  Capital               Management (“RCM”) which are engaged in
    Management (“RCM”) yang bergerak di bidang                   insurance (liability insurance and life insurance),
    asuransi (asuransi kerugian dan asuransi jiwa),              asset management, securities, venture capital,


2025 Laporan Tahunan                                    96                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 96
    asset management, sekuritas, modal ventura,                       fintech and digital companies                where          each
    fintech dan perusahaan digital dimana masing-                     company has a client-based.
    masing perusahaan telah memiliki client-based.

    Sinergi dan kolaborasi dilakukan dengan cara                      Synergies and collaborations are carried out by
    melakukan penawaran untuk pembiayaan bagi                         offering financing for these companies’ customers
    nasabah-nasabah perusahaan tersebut (saat                         (currently Reliance group has served more than
    ini Reliance grup sudah melayani lebih dari                       12,000,000 customers). The Company’s financing
    12.000.000 nasabah). Produk-produk pembiayaan                     products can also be marketed at branches of
    Perusahaan juga dapat dipasarkan di cabang-                       companies that are members of the Reliance group
    cabang perusahaan yang tergabung di Reliance                      (currently Reliance group has 18 office locations in
    grup (saat ini Reliance grup telah memiliki 18 lokasi             18 major cities throughout Indonesia).
    kantor di 18 kota besar di seluruh Indonesia).




Tinjauan Kinerja Pembiayaan per
Segmen Usaha
Financing Performance Review by Business Segment

Pembiayaan Produktif                                              Productive Financing
Perseroan memberikan pembiayaan secara digital                    The Company provides digital-based financing
kepada pelaku UMKM dan perorangan yang bernaung                   to MSMEs as well as individuals affiliated with
di bawah sebuah komunitas dan institusi-institusi.                specific communities and institutions. In line with
Dengan semangat pengembangan inklusi keuangan,                    its commitment to advancing financial inclusion, the
Perseroan menjalin kerja sama dengan pelaku-pelaku                Company partners with key MSME players, especially
utama UMKM berbasis komunitas rantai pasok.                       those organized under supply-chain-based community
Berikut uraian pendapatan segmen usaha Pembiayaan                 networks. Below is a breakdown of revenue from the
Produktif tahun buku 2024-2025:                                   Productive Financing business segment for the fiscal
                                                                  years 2024–2025:



                Tabel Perbandingan Pendapatan Segmen Pembiayaan Produktif Tahun 2024–2025
                Table of Comparative Revenue for the Productive Financing Segment in 2024–2025


                                                                                                   (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)

              Uraian                               Tahun / Year                         Pertumbuhan / Growth
            Description                    2025                   2024               Nominal                          %
 Pendapatan Pembiayaan
                                           1.302                  11.127              (9.825)                   (88,29%)
 Financing Revenue
 Pendapatan Sewa Pembiayaan
                                             -                     103                 (103)                      (100%)
 Revenue from Finance Lease
 Pendapatan Pembiayaan Konsumen
                                             -                    5.996               (5.996)                     (100%)
 Revenue from Consumer Financing
 Pendapatan Marjin/Bagi Hasil
                                           2.009                  1.993                  16                        0,80%
 Revenue from Margin/Profit Sharing




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      97                                               Annual Report 2025
Page 97
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




Pembiayaan Multiguna                                               Multipurpose Financing
Merupakan pembiayaan dengan bisnis model B2B2C                     This financing segment operates under a B2B2C
kepada karyawan maupun para siswa terlatih pencari                 business model, targeting employees as well as trained
kerja dan mahasiswa dengan dengan memanfaatkan                     job seekers and university students by leveraging
platform digital. Berikut uraian pendapatan segmen                 digital platforms. Below is an overview of the revenue
usaha Pembiayaan Multiguna tahun buku 2024-2025:                   for the Multipurpose Financing business segment for
                                                                   the fiscal years 2024–2025:



                  Tabel Perbandingan Pendapatan Segmen Pembiayaan Multiguna Tahun 2024–2025
                 Table of Comparative Revenue for the Multipurpose Financing Segment in 2024–2025


                                                                                                    (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)




               Uraian                               Tahun / Year                         Pertumbuhan / Growth
             Description                   2025                    2024                Nominal                          %
Pendapatan Pembiayaan
                                            46                      504                 (458)                     (90,87%)
Financing Revenue
Pendapatan Pembiayaan Konsumen
                                           1.523                    308                  1.215                    394,48%
Revenue from Consumer Financing
Pendapatan Marjin/Bagi Hasil
                                           3.625                    241                 3.384                     1404,14%
Revenue from Margin/Profit Sharing



Pembiayaan Perusahaan                                              Corporate Financing
Merupakan pembiayaan yang diberikan oleh                           This segment involves financing provided by the
Perusahaan kepada pengembang usaha perumahan                       Company to housing developers as part of the B2BC
sebagai bagian dari bisnis model B2BC untuk                        business model for first home ownership financing
pembiayaan kepemilikan rumah pertama (KPR/KPA)                     (KPR/KPA) in the form of working capital financing. In
dalam bentuk pembiayaan modal kerja. Selain itu                    addition, Reliance Finance also extends working capital
Reliance Finance juga memberikan pembiayaan modal                  financing to companies other than housing developers
kerja untuk perusahaan selain pengembang usaha                     that are unable to access direct bank loans. Below is an
perumahan yang belum bisa mengakses pinjaman                       overview of the revenue for the Corporate Financing
langsung ke perbankan. Berikut uraian pendapatan                   business segment for the fiscal years 2024–2025:
segmen usaha Pembiayaan Perusahaan tahun buku
2024-2025:


                 Tabel Perbandingan Pendapatan Segmen Pembiayaan Perusahaan Tahun 2024–2025
                  Table of Comparative Revenue for the Corporate Financing Segment in 2024–2025

                                                                                                    (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)




               Uraian                               Tahun / Year                         Pertumbuhan / Growth
             Description                   2025                    2024                Nominal                          %
Pendapatan Pembiayaan
                                           46.423                  11.486               34.937                     304,17%
Financing Revenue

Pendapatan Sewa Pembiayaan
                                             -                      3.727               (3.727)                     (100%)
Revenue from Finance Lease

Pendapatan Marjin/Bagi Hasil
                                             -                      967                  (967)                      (100%)
Revenue from Margin/Profit Sharing




2025 Laporan Tahunan                                       98                         PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 98
Profitabilitas Per Segmen Usaha                                    Profitability By Business Segment
Perseroan mencatatkan kemampuan yang dimiliki tiap                 The Company records the profitability of each business
segmen usaha untuk mendapatkan laba (keuntungan),                  segment based on the revenue earned. Below is the
berdasarkan pendapatan yang telah diperoleh. Berikut               calculation of profitability by the Company’s business
perhitungan profitabilitas per segmen usaha Perseroan              segments for the years 2024–2025:
untuk tahun 2024-2025:


                               Tabel Profitabilitas per Segmen Usaha Tahun 2024–2025
                               Table of Profitability by Business Segment in 2024–2025
                                                                                                    (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)


              Uraian                                Tahun / Year                         Pertumbuhan / Growth
            Description                    2025                    2024                Nominal                          %
 Properti
                                           16.977                  37.014              (20.037)                   (54,13%)
 Property
 Kebutuhan Usaha
                                           3.187                   19.122              (15.935)                   (83,33%)
 Business Needs
 Konsumtif
                                           5.004                    973                  4.031                    414,28%
 Consumptive
 Perusahaan
                                          43.690                   16.050               27.640                     172,21%
 Corporate




Tinjauan Kinerja Keuangan
Financial Performance Review

Tinjauan Kinerja Keuangan                                          Financial Performance Review
Analisa dan pembahasan kinerja keuangan pada                       The analysis and discussion of financial performance
laporan tahunan ini mengacu pada Laporan Keuangan                  in this annual report refer to the Financial Statements
untuk tahun tahun yang berakhir pada 31 Desember                   for the years ended December 31, 2024, and
2024 dan 31 Desember 2025, yang telah diaudit oleh                 December 31, 2025, which have been audited by
Kantor Akuntan Publik Djoko, Sidik & Indra. Penyajian              the Public Accounting Firm Djoko, Sidik & Indra. The
dan pengungkapan laporan keuangan Perseroan                        presentation and disclosure of the Company’s financial
disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan                   statements are prepared in accordance with the
(“SAK”) di Indonesia, yang mencakup Pernyataan                     Financial Accounting Standards (“SAK”) in Indonesia,
Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi               which include the Statements of Financial Accounting
Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan               Standards (“PSAK”) and the Interpretations of Financial
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan                       Accounting Standards (“ISAK”) issued by the Financial
Akuntan indonesia.                                                 Accounting Standards Board of the Indonesian Institute
                                                                   of Accountants.


Laporan Posisi Keuangan                                            Statement of Financial Position

Aset                                                               Assets
Jumlah keseluruhan aset Perseroan pada 31 Desember                 The Company’s total assets as of December 31, 2025,
2025 tercatat mengalami kenaikan 5,57% seiring                     recorded an increase of 5.57%, in line with the growth
dengan peningkatan Pembiayaan yang diberikan pada                  in financing disbursed during the third quarter of 2025.
kuartal ke tiga tahun 2025.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     99                                                 Annual Report 2025
Page 99
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Discussion and Analysis




                                             Tabel Perbandingan Aset 2024–2025
                                            Comparison Table of Assets 2024–2025
                                                                                                 (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)



                Uraian                                   Tahun / Year                 Pertumbuhan / Growth
              Description                      2025                     2024       Nominal                          %

 Kas dan Setara Kas
                                               3.959                     6.200      (2.241)                    (36,14%)
 Cash and Cash Equivalents


 Deposito Berjangka
                                                500                      3.500      (3.000)                    (85,71%)
 Time Deposits

 Piutang Pembiayaan – Setelah
 dikurangi
                                               510.288                  434.417     75.871                      17,46%
 Financing Receivables – Net of
 Allowance for Impairment Losses
 Piutang Pembiayaan Konsumen
 - Setelah Dikurangi Cadangan
 Kerugian Penurunan Nilai Consumer             151.209                  162.158    (10.949)                    (6,75%)
 Financing Receivables – Net of
 Allowance for Impairment Losses
 Piutang Pembiayaan Syariah
 - Setelah Dikurangi Cadangan
 Kerugian Penurunan Nilai Sharia               50.096                   66.218      (16.122)                  (24,34%)
 Financing Receivables – Net of
 Allowance for Impairment Losses

 Piutang Lain-lain
                                               15.287                   16.258       (971)                     (5,97%)
 Other Receivables


 Biaya Dibayar di Muka
                                                2.197                    1.465       732                       49,96%
 Prepaid Expenses

 Uang Muka Pembelian Aset
 Advance Payments for Asset                     7.013                    7.013         0                           0%
 Purchases
 Aset Tetap – Setelah Dikurangi
 Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
                                                 251                     793         (542)                    (68,34%)
 Fixed Assets – Net of Accumulated
 Depreciation
 Aset Tak Berwujud – Setelah
 Dikurangi Akumulasi Penyusutan
                                                391                      657         (266)                    (40,48%)
 Intangible Assets – Net of
 Accumulated Amortization
 Aset Hak Guna – Setelah Dikurangi
 Akumulasi Penyusutan
                                                286                      859         (573)                    (66,70%)
 Right-of-Use Assets – Net of
 Accumulated Amortization

 Agunan yang Diambil Alih
                                               29.429                   30.598      (1.169)                    (3,82%)
 Foreclosed Assets


 Aset Lain-lain
                                                239                      284         (45)                     (15,84%)
 Other Assets


 Jumlah Aset
                                               771.151                  730.427     40.724                       5,57%
 Total Assets




2025 Laporan Tahunan                                            100                PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 100
Kas dan Setara Kas                                                Cash and Cash Equivalents
Pengelolaan kas dan setara kas dilakukan secara                   The management of cash and cash equivalents is
hari-hati (prudent) melalui manajemen cash cycle                  conducted prudently through optimal cash cycle
yang optimal dan pembentukan manajemen portofolio                 management and the establishment of a healthy
yang sehat atas excess cash Perseroan dengan tetap                portfolio management for the Company’s excess
memperhatikan risiko dan hasil yang menguntungkan.                cash, while carefully considering risks and achieving
Adapun kas dan setara kas Perseroan berbentuk kas                 profitable returns. The Company’s cash and cash
pada Bank dan deposito berjangka.                                 equivalents consist of cash held in banks and time
                                                                  deposits.



                                        Tabel Kas dan Setara Kas per Kategori
                                   Table of Cash and Cash Equivalents by Category
                                                                                                 (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)




              Uraian                               Tahun / Year                         Pertumbuhan / Growth
            Description                    2025                   2024               Nominal                        %
 Kas
                                             4                      3                    1                      33,33%
 Cash
 Bank
                                           3.954                   6.197              (2.243)                  (36,19%)
 Bank
 Total Kas dan Setara Kas Total
                                           3.959                  6.200               (2.241)                  (36,14%)
 Cash and Cash Equivalents




Saldo kas dan setara kas Perseroan per akhir 2025,                The Company’s cash and cash equivalents balance
yang di dalamnya termasuk investasi jangka pendek,                at the end of 2025, which includes short-term
simpanan bank, serta deposito berjangka berjumlah                 investments, bank deposits, and time deposits,
Rp3,9 miliar, menurun 36,14% dari yang dicatatkan                 amounted to Rp3.9 billion, a decrease of 36,14% from
pada 2024 sebesar Rp6,2 miliar. Peningkatan                       Rp6.2 billion recorded in 2024. This increase was
tersebut terutama dipengaruhi oleh dana yang belum                primarily driven by unused funds at year-end.
tergunakan pada akhir tahun.

Piutang Pembiayaan                                                Financing Receivables
Hingga 31 Desember 2025, piutang pembiayaan                       As of December 31, 2025, the Company’s financing
Perseroan tercatat sebesar Rp510,2 miliar, meningkat              receivables were recorded at Rp510.2 billion, an
17,46% atau setara Rp75,8 miliar dibandingkan tahun               increase of 17.46% or equivalent to Rp75.8 billion
2024 sebesar Rp434,4 miliar.                                      compared to Rp434.4 billion in 2024.

Adapun rincian piutang pembiayaan            Perseroan            The details of the Company’s financing receivables by
berdasarkan jatuh temponya:                                       maturity are as follows:




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    101                                              Annual Report 2025
Page 101
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




                                             Tabel Piutang Pembiayaan 2024-2025
                                           Table of Financing Receivables 2024-2025

                                                                                                         (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)




               Uraian                                    Tahun / Year                         Pertumbuhan / Growth
             Description                        2025                     2024              Nominal                           %
Jatuh Tempo
                                               36.253                   31.713               4.540                       14,31%
Maturity
Belum Jatuh Tempo
Not Yet Due
Kurang dari atau sama dengan 1
Tahun                                          197.585                  60.419              137.166                    227,02%
Less than or equal to 1 Year
Lebih dari 1 Tahun sampai dengan
2 Tahun                                           -                     42.194              (42.194)                     (100%)
More than 1 Year up to 2 Years
Lebih dari 2 Tahun
                                               279.242                  300.377             (21.135)                    (7,03%)
More than 2 Years
Jumlah
                                               513.080                  434.705             78.375                      18,03%
Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
                                               (2.792)                   (287)              (2.505)                    872,82%
Allowance for Impairment Losses
Jumlah – Bersih
                                               510.288                  434.417             75.871                       17,46%
Total – Net



Piutang Sewa Pembiayaan                                                 Lease Receivables
Sejalan dengan fokus Perseroan pada pengembangan                        In line with the Company’s focus on developing
produk pembiayaan yang lebih sesuai dengan                              financing products that are more aligned with its
strategi bisnis saat ini, Perseroan tidak lagi memiliki                 current business strategy, the Company no longer
portofolio sewa pembiayaan per 31 Desember 2025.                        maintained a finance lease portfolio as of 31 December
Dengan demikian, tidak terdapat saldo piutang sewa                      2025. Accordingly, no finance lease receivables were
pembiayaan yang tercatat pada akhir tahun buku 2025.                    recorded at the end of the 2025 fiscal year.


Adapun suku bunga per tahun piutang sewa                                The annual interest rate on lease receivables for the
pembiayaan untuk tahun yang berakhir pada 2025 dan                      years ended 2025 and 2024 ranged between 12%-
2024 masing-masing berkisar 12-18% dan 12-18%.                          18% and 12%-18%, respectively.


Piutang Pembiayaan Konsumen                                             Consumer Financing Receivables
Piutang pembiayaan konsumen Perseroan pada                              The Company’s consumer financing receivables in
2025 tercatat sebesar Rp151,2 miliar turun 6,75%                        2025 were recorded at Rp151.2 billion, declined 6.75%
dibandingkan yang tercatat sebesar Rp162,1 miliar                       compared to Rp162.1 billion recorded in 2024.
pada 2024.

Piutang Pembiayaan Syariah                                              Sharia Financing Receivables
Piutang pembiayaan syariah Perseroan pada tahun                         The Company’s Sharia financing receivables in 2025
2025 tercatat sebesar Rp50,10 miliar setelah dikurangi                  were recorded at Rp50.10 billion, net of allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai, menurun                              impairment losses, decreasing compared to Rp66.22
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp66,22 miliar.                         billion in 2024. The Sharia financing receivables
Piutang pembiayaan syariah tersebut terdiri atas                        consisted of murabahah, musyarakah mutanaqisah,
pembiayaan murabahah, musyarakah mutanaqisah,                           and qardh financing.
dan qardh.


2025 Laporan Tahunan                                            102                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 102
Piutang Lain-Lain                                                  Other Receivables
Perseroan mencatat piutang lain-lain pada tahun 2025               The Company recorded other receivables in 2025
sebesar Rp15,29 miliar, menurun sebesar Rp971 juta                 amounting to Rp15.29 billion, a decrease of Rp971
atau 5,98% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp16,26                 million or 5.98% compared to Rp16.26 billion recorded
miliar. Piutang lain-lain tersebut terutama berasal dari           in 2024. These other receivables mainly consisted
piutang pihak berelasi dan pihak ketiga, termasuk                  of receivables from related parties and third parties,
piutang bagi hasil serta piutang kepada beberapa                   including profit-sharing receivables and receivables
entitas lainnya.                                                   from several other entities.

Biaya Dibayar Di Muka                                              Prepaid Expenses
Biaya dibayar di muka Perseroan pada tahun 2025                    The Company’s prepaid expenses in 2025 were
tercatat sebesar Rp2,20 miliar, meningkat sebesar                  recorded at Rp2.20 billion, an increase of Rp732
Rp732 juta atau 49,99% dibandingkan tahun 2024                     million or 49.99% compared to Rp1.47 billion recorded
sebesar Rp1,47 miliar. Kenaikan tersebut terutama                  in 2024. The increase was mainly attributable to higher
berasal dari peningkatan biaya dibayar di muka lainnya             other prepaid expenses and insurance expenses.
dan asuransi.

Aset Pajak Tangguhan                                               Deferred Tax Assets
Hingga 31 Desember 2025, aset pajak tangguhan                      As of December 31, 2025, the Company’s deferred
Perseroan tercatat sebesar Rp4,23 miliar, meningkat                tax assets amounted to Rp4.23 billion, increasing
dibandingkan tahun 2024 yang tidak mencatat aset                   compared to 2024 when no deferred tax assets were
pajak tangguhan.                                                   recorded.



Uang Muka Pembelian Aset                                           Asset Purchase Advances
Uang muka pembelian aset Perseroan pada tahun 2025                 The Company’s advances for asset purchases
tercatat sebesar Rp7,0 miliar, relatif stabil dibandingkan         amounted to Rp7.0 billion in 2025, remaining relatively
tahun 2024.                                                        unchanged from 2024.



Aset Tetap                                                         Fixed Assets
Perseroan membukukan aset tetap hingga 31                          The Company recorded fixed assets as of December
Desember 2025 sebesar Rp251,48 juta, menurun                       31, 2025 amounting to Rp251.48 million, a decrease
sebesar Rp541,88 juta atau 68,32% dibandingkan                     of Rp541.88 million or 68.32% compared to Rp793.99
tahun 2024 sebesar Rp793,99 juta. Aset tetap tersebut              million in 2024. These fixed assets consisted of land,
meliputi tanah, bangunan, kendaraan, dan inventaris                buildings, vehicles, and other office inventory.
kantor lainnya.

Aset Hak Guna                                                      Right-Of-Use Assets
Hingga 31 Desember 2025, aset hak guna Perseroan                   As of December 31, 2025, the Company’s right-of-use
tercatat sebesar Rp286,44 juta, menurun sebesar                    assets were recorded at Rp286.44 million, a decrease
Rp572,88 juta atau 66,67% dibandingkan tahun 2024                  of Rp572.88 million or 66.67% compared to Rp859.32
sebesar Rp859,32 juta.                                             million recorded in 2024.



Agunan Yang Diambil Alih                                           Foreclosed Collateral
Pada tahun 2025, agunan yang diambil alih Perseroan                In 2025, the collateral taken over by the Company
tercatat sebesar Rp29,43 miliar, menurun sebesar                   amounted to Rp29.43 billion, a decrease of Rp1.17
Rp1,17 miliar atau 3,82% dibandingkan tahun 2024                   billion or 3.82% compared to Rp30.60 billion recorded
sebesar Rp30,60 miliar.                                            in 2024.



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                       103                                         Annual Report 2025
Page 103
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




Klaim Lebih Bayar Pajak                                                Tax Overpayment Claims
Pada 2025, tidak terdapat klaim lebih bayar pajak.                     In 2025, there were no claims of tax overpayment.



Aset Lain-Lain                                                         Other Assets
Pada tahun 2025, aset lain-lain Perseroan tercatat                     In 2025, the Company’s other assets were recorded
sebesar Rp239,22 juta, menurun sebesar Rp44,78 juta                    at Rp239.22 million, a decrease of Rp44.78 million or
atau 15,77% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp284                      15.77% compared to Rp284 million recorded in 2024.
juta.



Liabilitas                                                             Liabilities
Liabilitas Perseroan hingga 31 Desember 2025 tercatat                  The Company’s liabilities as of December 31, 2025 were
sebesar Rp499,61 miliar, meningkat sebesar Rp25,92                     recorded at Rp499.61 billion, an increase of Rp25.92
miliar atau 5,47% dibandingkan tahun 2024 sebesar                      billion or 5.47% compared to Rp473.69 billion in 2024.
Rp473,69 miliar. Liabilitas Perseroan terdiri dari Utang               The Company’s liabilities consist of Bonds Payable,
Obligasi, Pinjaman yang Diterima, Utang Pajak, Beban                   Loans Received, Taxes Payable, Accrued Expenses,
Akrual, Utang Pembiayaan, Liabilitas Pajak Tangguhan,                  Financing Payables, Deferred Tax Liabilities, Lease
Liabilitas Sewa, Liabilitas Lain-lain, dan Liabilitas                  Liabilities, Other Liabilities, and Long-term Employee
Imbalan Kerja Jangka Panjang.                                          Benefit Liabilities.



                                           Tabel Perbandingan Liabilitas 2024-2025
                                           Comparison Table of Liabilities 2024-2025

                                                                                                             (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)




                    Uraian                                     Tahun / Year                        Pertumbuhan / Growth
                  Description                         2025                    2024               Nominal                           %
Utang Obligasi
                                                     198.530                297.423               (98.893)                   (33,24%)
Bonds Payable
Utang Pajak
                                                      5.657                   2.356                3.301                       140,11%
Taxes Payable
Pinjaman yang Diterima
                                                     275.044                148.313               126.731                     85,44%
Loans Received
Beban Akrual
                                                      5.201                   7.248               (2.047)                    (28,24%)
Accrued Expenses
Utang Pembiayaan
                                                       175                    1.212               (1.037)                    (85,56%)
Financing Payables
Liabilitas Pajak Tangguhan
                                                       175                    1.212                (1.037)                    (85,51%)
Deferred Tax Asset
Liabilitas Sewa
                                                       884                     864                   20                         2,31%
Lease Liabilities
Liabilitas Lain-lain
                                                      12.486                  14.608              (2.122)                     (14,52%)
Other Liabilities
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
                                                      1.629                   1.668                 (39)                      (2,33%)
Employee Benefit Liabilities
Jumlah Liabilitas
                                                     499.611               473.694                 25.917                       5,47%
Total Liabilities




2025 Laporan Tahunan                                             104                          PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 104
Utang Obligasi Neto                                            Net Bonds Payable
Pada tahun 2025, Perseroan memiliki utang obligasi             In 2025, the Company had bonds payable amounting
sebesar Rp198,53 miliar, menurun sebesar Rp98,89               to Rp198.53 billion, a decrease of Rp98.89 billion or
miliar atau 33,24% dibandingkan tahun 2024 sebesar             33.24% compared to Rp297.42 billion recorded in
Rp297,42 miliar.                                               2024.

Utang Pajak                                                    Taxes Payable
Pada tahun 2025, Perseroan memiliki utang pajak                In 2025, the Company had taxes payable amounting to
sebesar Rp5,66 miliar, meningkat sebesar Rp3,30                Rp5.66 billion, an increase of Rp3.30 billion or 140.11%
miliar atau 140,11% dibandingkan tahun 2024 sebesar            compared to Rp2.36 billion recorded in 2024.
Rp2,36 miliar.

Pinjaman Yang Diterima                                         Loans Received
Pada tahun 2025, pinjaman yang diterima Perseroan              In 2025, loans received by the Company amounted to
tercatat sebesar Rp275,04 miliar, meningkat sebesar            Rp… billion, an increase of Rp… billion or …% from the
Rp126,73 miliar atau 85,44% dibandingkan tahun 2024            2024 amount of Rp148 billion.
sebesar Rp148,31 miliar.

Beban Akrual                                                   Accrued Expenses
Pada tahun 2025, beban akrual Perseroan tercatat               In 2025, loans received by the Company amounted
sebesar Rp5,20 miliar, menurun sebesar Rp2,05 miliar           to Rp275.04 billion, an increase of Rp126.73 billion or
atau 28,24% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp7,25             85.44% compared to Rp148.31 billion recorded in 2024.
miliar. Jumlah tersebut terutama berasal dari akrual
bunga atas pinjaman yang diterima.

Liabilitas Pajak Tangguhan                                     Deferred Tax Liabilities
Pada tahun 2025, liabilitas pajak tangguhan Perseroan          In 2025, the Company’s deferred tax liabilities
tercatat sebesar Rp175 juta, menurun sebesar Rp1,04            amounted to Rp175 million, a decrease of Rp1.04 billion
miliar atau 85,51% dibandingkan tahun 2024 sebesar             or 85.51% compared to Rp1.21 billion recorded in 2024.
Rp1,21 miliar.

Liabilitas Sewa                                                Lease Liabilities
Pada tahun 2025, komponen liabilitas sewa Perseroan            In 2025, the lease liabilities component of the Company
tercatat sebesar Rp884 juta, meningkat sebesar Rp20            was recorded at Rp884 million, an increase of Rp20
juta atau 2,31% dibandingkan tahun 2024 sebesar                million or 2.31% compared to Rp864 million recorded
Rp864 juta.                                                    in 2024.

Liabilitas Lain-Lain                                           Other Liabilities
Pada tahun 2025, komponen liabilitas lain-lain                 In 2025, the other liabilities component of the Company
Perseroan tercatat sebesar Rp12,49 miliar, menurun             was recorded at Rp12.49 billion, a decrease of Rp2.12
sebesar Rp2,12 miliar atau 14,52% dibandingkan tahun           billion or 14.52% compared to Rp14.61 billion recorded
2024 sebesar Rp14,61 miliar. Komponen ini terdiri atas         in 2024. This component consisted of disbursement
utang pencairan kepada developer.                              payables to developers.

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang                        Long-Term Employee Benefit Liabilities
Pada tahun 2025, liabilitas imbalan kerja jangka               In 2025, the Company’s long-term employee benefit
panjang Perseroan tercatat sebesar Rp1,63 miliar,              liabilities were recorded at Rp1.63 billion, a decrease
menurun sebesar Rp39 juta atau 2,33% dibandingkan              of Rp39 million or 2.33% compared to Rp1.67 billion
tahun 2024 sebesar Rp1,67 miliar.                              recorded in 2024.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   105                                           Annual Report 2025
Page 105
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Discussion and Analysis




Ekuitas                                                                 Equity
Perseroan membukukan total ekuitas pada tahun buku                      The Company recorded total equity of Rp271.54 billion
2025 sebesar Rp271,54 miliar, meningkat sebesar                         in the 2025 fiscal year, an increase of Rp14.81 billion or
Rp14,81 miliar atau 5,76% dibandingkan tahun 2024                       5.76% compared to Rp256.73 billion recorded in 2024.
sebesar Rp256,73 miliar. Peningkatan ekuitas tersebut                   The increase in the Company’s equity was mainly
terutama dipengaruhi oleh kenaikan saldo laba pada                      attributable to the increase in retained earnings during
tahun berjalan.                                                         the current year.



                                            Tabel Perbandingan Ekuitas 2024-2025
                                            Comparison Table of Equity 2024-2025

                                                                                                          (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)




                Uraian                                   Tahun / Year                           Pertumbuhan / Growth
              Description                      2025                     2024                 Nominal                          %

Modal Saham
                                               133.000                  133.000                 0                            0%
Share Capital


Tambahan Modal Disetor
                                                 30                       30                    0                            0%
Additional Paid-in Capital


Cadangan Umum Modal
                                                1.000                     750                  250                        33,33%
General Reserve Capital


Saldo Laba
                                               137.009                  122.522               14.487                      11,82%
Retained Earnings


Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain
                                                500                      430                    70                        16,27%
Comprehensive Income (Loss)


Jumlah Ekuitas
                                               271.539                  256.733               14.806                       5,76%
Total Equity




                                                                        Statement of Profit or Loss and
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
                                                                        Comprehensive Income
Komprehensif
                                                                        As of December 31, 2025, the Company recorded
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan berhasil
                                                                        revenue of IDR 76.58 billion, representing a decrease
membukukan        pendapatan   sebesar    Rp76,58
                                                                        of IDR 3.46 billion, or 4.32%, compared to IDR 80.04
miliar, menurun sebesar Rp3,46 miliar atau 4,32%
                                                                        billion in 2024. The following presents the details of
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp80,04 miliar.
                                                                        the Company's statement of profit or loss and other
Berikut rincian komponen laba rugi dan penghasilan
                                                                        comprehensive income for 2025:
komprehensif Perseroan pada 2025:




2025 Laporan Tahunan                                            106                         PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 106
                         Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif 2024-2025
                      Table of Statement of Profit or Loss and Comprehensive Income 2024-2025

                                                                                           (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)



                                                    Tahun / Year                 Pertumbuhan / Growth
                Uraian
              Description                 2025                     2024        Nominal                         %

 Pendapatan
 Revenue


 Bunga
 Interest Income:


 Pembiayaan
                                          49.855                   42.743        7.112                    16,63%
 Financing

 Sewa Pembiayaan
                                             -                     3.831        (3.831)                    (100%)
 Finance Lease

 Pembiayaan Konsumen
                                          14.189                   24.895      (10.706)                  (43,00%)
 Consumer Financing

 Marjin/Bagi Hasil
                                          8.865                    4.783        4.082                     85,34%
 Margin/Profit Sharing

 Bank
                                            98                      104           (6)                     (5,76%)
 Bank

 Administrasi
                                           998                     1.865         (867)                   (46,48%)
 Administration

 Denda
                                            70                      177          (107)                   (60,45%)
 Penalties

 Asuransi
                                            3                        59          (56)                    (94,91%)
 Insurance

 Kerugian Penjualan Aset Tetap
                                             -                     5.000        (5.000)                    (100%)
 Loss on Sale of Fixed Assets

 Lainnya
                                          2.500                    1.578         922                      58,42%
 Others

 Jumlah Pendapatan
                                          76.581                   80.044       (3.463)                   (4,32%)
 Total Revenue

 Beban:
 Expense:

 Beban Umum dan Administrasi
 General and Administrative              (15.017)                (20.732)        5.715                   (27,56%)
 Expenses

 Beban Pemasaran
                                          (370)                    (414)          44                     (10,62%)
 Marketing Expenses

 Penyisihan (Pemulihan) Penurunan
 Nilai Piutang
                                          (3.946)                  (1.134)      (2.812)                  247,97%
 Allowance (Reversal) for
 Impairment of Receivables




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     107                                       Annual Report 2025
Page 107
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




               Uraian                                 Tahun / Year                         Pertumbuhan / Growth
             Description                    2025                     2024                Nominal                 %
Penyisihan Penurunan Nilai Agunan
yang Diambil Alih
                                           (1.169)                      -                 (1.169)              (100%)
Allowance for Impairment of
Foreclosed Collateral
Beban Bungan dan Keuangan
                                           (37.082)                (36.338)                (744)               2,04%
Interest and Financial Expenses
Beban Lain-lain
                                             (25)                     (818)                793                (96,94%)
Other Expenses
Jumlah Beban
                                           (57.611)                (59.439)                1.828               (3,07%)
Total Expenses
Laba Sebelum Beban Pajak
Penghasilan                                18.969                    20.605               (1.636)              (7,93%)
Profit Before Income Tax Expense
Laba Tahun Berjalan
                                           14.737                    16.046               (1.309)              (8,15%)
Profit for the Year
Jumlah Penghasilan Komprehensif
Tahun Berjalan
                                           14.806                    16.064               (1.258)              (7,83%)
Comprehensive Income for the
Year
Laba per Saham Dasar (dalam
Rupiah penuh)
                                           110.806                   120.652              (9.846)              (8,16%)
Basic Earnings per Share (in full
Rupiah)




Kinerja keuangan Perseroan pada tahun 2025                           The Company’s financial performance in 2025 showed
menunjukkan tren yang positif dengan total pendapatan                a positive trend, with total revenue recorded at Rp76.58
tercatat sebesar Rp76,58 miliar. Meskipun mengalami                  billion. Although revenue decreased by Rp3.46 billion
penurunan sebesar Rp3,46 miliar atau 4,32%                           or 4.32% compared to Rp80.04 billion in 2024, the
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp80,04 miliar,                      Company was still able to record profit for the year
Perseroan tetap mampu membukukan laba tahun                          amounting to Rp14.74 billion. The Company’s revenue
berjalan sebesar Rp14,74 miliar. Pendapatan Perseroan                mainly originated from financing, consumer financing,
terutama berasal dari pembiayaan, pembiayaan                         and margin/profit sharing income.
konsumen, serta margin/bagi hasil.

Pendapatan                                                           Revenue
Pada 2025, Perseroan berhasil membukukan jumlah                      In 2025, the Company recorded total revenue of
pendapatan sebesar Rp76,58 miliar, menurun sebesar                   Rp76.58 billion, a decrease of Rp3.46 billion or 4.32%
Rp3,46 miliar atau 4,32% dibandingkan tahun 2024                     compared to Rp80.04 billion in 2024. The decline in
sebesar Rp80,04 miliar. Penurunan pendapatan                         revenue was primarily driven by lower consumer
tersebut terutama dipengaruhi oleh menurunnya                        financing and finance lease income.
pendapatan pembiayaan konsumen dan sewa
pembiayaan.

Beban                                                                Expenses
Pada 2025, jumlah beban Perseroan tercatat sebesar                   In 2025, the Company’s total expenses amounted to
Rp57,61 miliar, menurun sebesar Rp1,83 miliar atau                   Rp57.61 billion, decreasing by Rp1.83 billion or 3.07%
3,07% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp59,44                        compared to Rp59.44 billion in 2024. The decrease
miliar. Penurunan beban Perseroan terutama berasal                   in expenses was mainly attributable to lower general
dari menurunnya beban umum dan administrasi,                         and administrative expenses, although allowance for
meskipun beban penyisihan penurunan nilai piutang                    impairment losses on receivables increased during the
mengalami peningkatan selama tahun berjalan.                         year.


2025 Laporan Tahunan                                         108                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 108
Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                      Profit Before Income Tax
Pada 2025, Perseroan membukukan laba sebelum                        In 2025, the Company recorded profit before income
pajak penghasilan sebesar Rp18,97 miliar, menurun                   tax of Rp18.97 billion, decreasing by Rp1.64 billion
sebesar Rp1,64 miliar atau 7,93% dibandingkan tahun                 or 7.93% compared to Rp20.61 billion in 2024. The
2024 sebesar Rp20,61 miliar. Penurunan tersebut                     decline was mainly attributable to lower total revenue
dipengaruhi oleh menurunnya jumlah pendapatan                       during the year.
selama tahun berjalan.

Laba Tahun Berjalan                                                 Profit for the Year
Pada 2025, laba tahun berjalan Perseroan tercatat                   In 2025, the Company recorded profit for the year of
sebesar Rp14,74 miliar, menurun sebesar Rp1,31                      Rp14.74 billion, a decrease of Rp1.31 billion or 8.15%
miliar atau 8,15% dibandingkan tahun 2024 sebesar                   compared to Rp16.05 billion in 2024. The decline
Rp16,05 miliar. Penurunan laba tahun berjalan                       in profit for the year was primarily driven by lower
terutama dipengaruhi oleh penurunan pendapatan                      revenue and an increase in allowance for impairment
dan peningkatan penyisihan penurunan nilai piutang                  losses on receivables during the year.
selama tahun berjalan.

Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                             Comprehensive Income For The Year
Pada 2025, penghasilan komprehensif tahun berjalan                  In 2025, the Company’s comprehensive income for the
Perseroan tercatat sebesar Rp14,81 miliar, menurun                  year amounted to Rp14.81 billion, decreasing by Rp1.26
sebesar Rp1,26 miliar atau 7,83% dibandingkan tahun                 billion or 7.83% compared to Rp16.06 billion in 2024.
2024 sebesar Rp16,06 miliar.

Laporan Arus Kas                                                    Cash Flow Statement
Pada akhir Desember 2025, kas dan setara kas                        At the end of December 2025, the Company’s cash
Perseroan tercatat sebesar Rp3,96 miliar, menurun                   and cash equivalents were recorded at Rp3.96 billion,
sebesar Rp2,24 miliar atau 36,14% dibandingkan                      decreasing by Rp2.24 billion or 36.14% compared to
tahun 2024 sebesar Rp6,20 miliar. Penurunan kas                     Rp6.20 billion in 2024. The decrease in the Company’s
dan setara kas Perseroan terutama dipengaruhi oleh                  cash and cash equivalents was primarily influenced by
menurunnya arus kas dari aktivitas pendanaan selama                 lower cash flows from financing activities during the
tahun berjalan. Komponen laporan arus kas Perseroan                 year. The components of the Company’s cash flow
pada 2024–2025 adalah sebagai berikut:                              statement for 2024–2025 are as follows:


                                        Tabel Perbandingan Arus Kas 2024-2025
                                       Comparative Table of Cash Flow 2024-2025

                                                                                                    (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)



              Uraian                                 Tahun / Year                         Pertumbuhan / Growth
            Description                     2025                     2024              Nominal                          %
 Penerimaan Kas
                                           316.663                  341.496            (24.833)                    (7,27%)
 Cash Receipts
 Pengeluaran Kas
                                           (297.592)              (414.438)             116.846                   (28,19%)
 Cash Payments
 Kas Bersih Diperoleh dari
 (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi
                                            17.083                  (74.269)            91.352                      (123%)
 Net Cash Provided by (Used in)
 Operating Activities




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      109                                               Annual Report 2025
Page 109
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




               Uraian                                 Tahun / Year                         Pertumbuhan / Growth
             Description                    2025                     2024               Nominal                  %
Kas Bersih Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas
Investasi                                   2.996                      5                  2.991               59.820%
Net Cash Provided by (Used in)
Investing Activities
Kas Bersih Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas
Pendanaan                                  (22.321)                  78.585             (100.906)             (128,40%)
Net Cash Provided by (Used in)
Financing Activities
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas
dan Setara Kas
                                           (2.241)                    4.321              (6.562)              (151,86%)
Net Increase (Decrease) in Cash
and Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas pada Awal
Tahun
                                            6.200                     1.879               4.321               229,96%
Cash and Cash Equivalents at
Beginning of Year
Kas dan Setara Kas pada Akhir
Tahun
                                            3.959                    6.200               (2.241)              (36,14%)
Cash and Cash Equivalents at End
of Year




Arus Kas Bersih Dari (Untuk) Aktivitas                               Net Cash Flow From (Used In) Operating
Operasional                                                          Activities

Hingga 31 Desember 2025, arus kas bersih dari                        As of December 31, 2025, the Company’s net cash flow
aktivitas operasional Perseroan tercatat sebesar                     from operating activities amounted to Rp17.08 billion,
Rp17,08 miliar, meningkat sebesar Rp91,35 miliar atau                increasing by Rp91.35 billion or 123.00% compared
123,00% dibandingkan posisi tahun 2024 yang tercatat                 to the negative position of Rp74.27 billion recorded in
negatif sebesar Rp74,27 miliar. Peningkatan tersebut                 2024. The increase was driven by higher cash receipts
dipengaruhi oleh meningkatnya penerimaan kas dari                    from operating activities and lower cash disbursements
aktivitas operasional dan menurunnya pengeluaran                     during the year.
kas selama tahun berjalan.



Arus Kas Bersih Dari (Untuk) Aktivitas                               Net Cash Flow From (Used In) Investing
Investasi                                                            Activities

Arus kas bersih dari aktivitas investasi Perseroan                   The Company’s net cash flow from investing activities
pada 2025 tercatat sebesar Rp2,99 miliar, meningkat                  in 2025 amounted to Rp2.99 billion, increasing by
sebesar Rp2,99 miliar atau 59.820% dibandingkan                      Rp2.99 billion or 59,820% compared to Rp5 million
tahun 2024 sebesar Rp5 juta. Peningkatan arus kas                    in 2024. The increase in cash flow from investing
dari aktivitas investasi ini terutama disebabkan oleh                activities was primarily driven by higher receipts from
meningkatnya penerimaan dari aktivitas investasi                     investing activities during the year.
selama tahun berjalan.




2025 Laporan Tahunan                                         110                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 110
Arus Kas Bersih Dari (Untuk) Aktivitas                          Net Cash Flow From (Used In) Financing
Pendanaan                                                       Activities
Pada 2025, Perseroan mencatat arus kas bersih yang              In 2025, the Company recorded net cash used in
digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp22,32             financing activities amounting to Rp22.32 billion, a
miliar, menurun sebesar Rp100,91 miliar atau 128,40%            decrease of Rp100.91 billion or 128.40% compared to
dibandingkan tahun 2024 yang mencatat arus kas                  net cash provided by financing activities of Rp78.58
bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar               billion in 2024. This decline was mainly due to higher
Rp78,58 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan               loan repayments and other financing activities during
oleh meningkatnya pembayaran pinjaman dan aktivitas             the year.
pendanaan lainnya selama tahun berjalan.




Kemampuan Membayar Utang dan
Tingkat Kolektibilitas Piutang
Debt Repayment Capacity and Receivables Collectibility Rate


Kemampuan Membayar Utang                                        Debt Repayment Capacity
Perseroan      senantiasa     berupaya    memperkuat            The Company continually strives to strengthen its
permodalan dan meningkatkan laba sebagai upaya                  capital structure and improve profitability to ensure
pemastian agar seluruh kewajiban yang dimiliki dapat            that all obligations can be paid in full and on time.
dibayarkan sesuai tempo dan jumlah yang telah                   Additionally, the Company maintains a reasonable
ditentukan. Selain itu, waktu perputaran piutang yang           receivables turnover period to preserve liquidity.
wajar juga senantiasa dijaga oleh Perseroan agar                The Company’s ability to repay debt is measured by
likuiditas Perseroan tetap terjaga dengan baik. Tingkat         solvency and collectibility ratios, while its ability to
kemampuan membayar utang Perseroan dapat diukur                 generate profit is assessed using profitability ratios.
dari rasio solvabilitas dan kolektibilitas. Sementara
kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba
diukur dengan rasio rentabilitas.



Rasio Solvabilitas                                              Solvency Ratio
Perseroan menggunakan rasio solvabilitas untuk                  The Company uses solvency ratios to measure
mengukur kemampuan dalam memenuhi kewajiban,                    its capacity to meet both short-term and long-
baik jangka pendek maupun jangka panjang. Rasio                 term obligations. Solvency ratios are calculated by
solvabilitas dapat diukur dengan menggunakan                    comparing liabilities to assets and liabilities to equity.
perbandingan liabilitas terhadap aset dan perbandingan
liabilitas terhadap ekuitas.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    111                                           Annual Report 2025
Page 111
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




                                            Tabel Rasio Solvabilitas 2024-2025
                                            Table of Solvency Ratio 2024-2025
                                                                                                    (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)



                Keterangan
                                                            2025                                    2024
                Description

Rasio Liabilitas terhadap Aset
                                                            65%                                    64,85%
Liabilities to Assets Ratio
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas
                                                            184%                                   184,51%
Liabilities to Equity Ratio




Pada 2025, rasio liabilitas terhadap aset Perseroan                In 2025, the Company’s liabilities to assets ratio stood
adalah sebesar 65%, meningkat dibandingkan 2024                    at 65%, an increase compared to 64.85% in 2024.
sebesar 64,85%. Sementara itu, rasio liabilitas terhadap           In the meantime, the liabilities to equity ratio in 2025
ekuitas tahun 2025 terhitung sebesar 184%, menurun                 was 184%, down from 184.51% recorded in 2024. This
dari yang tercatat pada 2024 sebesar 184,51%. Hal                  decline was primarily due to significant increases in
tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan aset                 assets and profits recognized during the year.
yang signifikan dan laba yang dicatatkan selama tahun
berjalan.


Rasio Rentabilitas                                                 Profitability Ratios
Rasio rentabilitas Perseroan dapat dilihat dari imbal              The Company’s profitability ratios can be observed
hasil rata-rata aset dan imbal hasil rata-rata ekuitas,            through the average return on assets and average
yang rinciannya dijabarkan sebagai berikut:                        return on equity, the details of which are described as
                                                                   follows:



                                            Tabel Rasio Rentabilitas 2024-2025
                                           Table of Profitability Ratio 2024-2025

                                                                                                    (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)



                Keterangan
                                                            2025                                    2024
                Description

Imbal Hasil Rata-rata Aset
                                                            1,9%                                    2,20%
Average Return on Assets
Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas
                                                            5,4%                                    6,26%
Average Return on Equity



Pada 2025, rasio imbal hasil rata-rata aset Perseroan              In 2025, the Company’s average return on assets ratio
tercatat sebesar 1,9%, menurun dibandingkan yang                   was recorded at 1,9%, a decrease compared to 2.2%
tercatat pada 2024 sebesar 2,2%. Sementara itu, imbal              in 2024. In the meantime, the average return on equity
hasil rata-rata ekuitas 2025 sebesar 5,4%, menurun                 for 2025 was 5,4%, down from 6.26% in 2024. This
dari yang dicatatkan pada 2024 sebesar 6,26%.                      improvement was driven by a significant increase in
Penurunan tersebut berasal dari peningkatan laba                   net profit during the year.
bersih yang signifikan di tahun berjalan.




2025 Laporan Tahunan                                        112                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 112
Tingkat Kolektibilitas Piutang                                  Receivables Collectability Rate
Kemampuan Perusahaan dalam menagih piutangnya                   The Company’s ability to collect receivables from
kepada pihak lain dinilai berdasarkan tingkat                   third parties is assessed based on the receivables
kolektibilitas piutang. Tingkat kolektibilitas piutang          collectability rate. The Company's receivables
Perusahaan dalam periode 2024 – 2025 adalah                     collectibility level in the 2024 – 2025 period is as
sebagai berikut:                                                follows:



                                    Tabel Tingkat Kolektibilitas Piutang 2024-2025
                                  Table of Receivables Collectability Rate 2024-2025
                                                                                               (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)




              Keterangan
                                                         2025                                  2024
              Description

 Tunggakan 1-30 hari
                                                          5%                                     8%
 Overdue 1-30 Days
 Tunggakan lebih dari 30 hari
                                                          4%                                     2%
 Overdue More Than 30 Days
 Tunggakan lebih dari 91 hari
                                                          2%                                     2%
 Overdue More Than 91 Days



Dalam mengelola piutang, Perusahaan secara                      In managing receivables, the Company regularly
berkala melakukan monitoring dan pengelolaan                    monitors and manages accounts, particularly financing
akun-akun, terutama pada akun-akun pembiayaan                   accounts undergoing restructuring, through optimal
yang mengalami restrukturisasi, melalui strategi yang           strategies. The Company also selectively approves
optimal. Perusahaan juga secara selektif memilih                financing by conducting comprehensive analyses of
pembiayaan melalui analisis yang menyeluruh kepada              prospective debtors.
calon debitur.




Struktur Modal dan Kebijakan
Manajemen Atas Struktur Modal
Capital Structure and Management Policy of Capital Structure

Struktur modal Perusahaan hingga 31 Desember 2024               The Company’s capital structure as of December 31,
dan 2025 adalah sebagai berikut:                                2024 and 2025 is as follows:


  Nama Pemegang Saham                 Jumlah Saham              Persentase Kepemilikan      Jumlah Modal Disetor
    Shareholder Name                 Number of Shares            Ownership Percentage        Total Paid-in Capital

 PT Reliance Capital
                                          113.000                       84,97%                  113.000.000.000
 Management
 PT Asuransi Reliance
                                          20.000                        15,03%                  20.000.000.000
 Indonesia
 Jumlah
                                          133.000                        100%                  133.000.000.000
 Total




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   113                                             Annual Report 2025
Page 113
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




Adapun rasio utang bersih terhadap modal (gearing            The Company’s net debt to equity ratio (gearing ratio)
ratio) Perusahaan pada 31 Desember 2024 dan 2025             as of December 31, 2024 and 2025 is described in the
diuraikan dalam tabel berikut:                               following table:


                Keterangan
                                                      2025                                     2024
                Description

Utang berbunga
                                                 473.575.657                                445.736.777
Interest-Bearing Debt
Dikurangi: kas dan setara kas
                                                  3.959.370                                  6.200.650
Less: Cash and Cash Equivalents
Utang bunga – bersih
                                                 469.616.286                                439.536.127
Net Interest-Bearing Debt
Ekuitas
                                                 271.539.757                                256.733.031
Equity
Rasio utang berbunga terhadap modal
                                                      1,73                                      1,71
Interest-Bearing Debt to Equity Ratio



Bersandar pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa             Based on the provisions of the Financial Services
Keuangan (POJK) Nomor 35/POJK.05/2018 mengenai               Authority Regulation (POJK) Number 35/POJK.05/2018
batas gearing ratio yang setinggi-tingginya 10               concerning the maximum gearing ratio limit of 10 (ten)
(sepuluh) kali lipat, persentase gearing ratio yang          times, the gearing ratio percentages recorded at 1.71
masing-masing tercatat 1,71 dan 1,51 menunjukkan             and 1.51 respectively indicate the existence of interest-
adanya utang berbunga yang dicatatkan pada tahun             bearing debt recorded in the financial year.
buku.

Kebijakan Manajemen Atas Struktur                            Capital Structure Management Policy
Modal
Kebijakan pengelolaan modal Perseroan bertujuan              The Company’s capital management policy aims to
untuk melindungi kemampuan Perseroan dalam                   safeguard its ability to continue as a going concern,
mempertahankan kelangsungan usaha, sehingga                  thereby enabling it to generate returns and added
mampu memberikan hasil dan nilai tambah bagi                 value for shareholders, as well as benefits for other
para pemegang saham dan menfaat bagi pemangku                stakeholders. The Company maintains a sound capital
kepentingan lainnya. Perseroan mempertahankan rasio          ratio to support its business operations and maximize
modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan           shareholder value.
memaksimalkan nilai pemegang saham.

Perseroan mengelola struktur modal dan membuat               The Company manages its capital structure and makes
penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan               adjustments in response to changes in economic
dengan perubahan kondisi ekonomi. Perseroan                  conditions. The Company also monitors its capital
memantau modalnya dengan menggunakan analisa                 using the gearing ratio, defined as net debt divided by
gearing ratio (rasio utang terhadap modal), yakni            total capital.
membagi utang bersih terhadap jumlah modal.




2025 Laporan Tahunan                                  114                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 114
Selain itu, pengelolaan modal Perseroan juga                 In addition, capital management is conducted in
didasarkan pada Undang-Undang Perseroan Terbatas             accordance with Law No. 40 of 2007 concerning
Nomor 40 Tahun 2007 untuk menyisihkan dan                    Limited Liability Companies, which requires the
mempertahankan suatu dan acadangan yang tidak                allocation and maintenance of a statutory reserve fund
boleh didistribusikan sampai dana cadangan tersebut          until it reaches at least 20% of the issued and fully paid
mencapai 20% dari modal saham diterbitkan dan                capital. The Company also performs regular analyses
dibayar penuh. Perseroan juga melakukan analisis             to ensure compliance with POJK No. 35/POJK.05/2018
secara berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap           dated December 27, 2018, concerning the Business
POJK Nomor 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember               Operation of Financing Companies, which includes the
2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan                following provisions:
Pembiayaan yang meliputi ketentuan sebagai berikut:
1. Ekuitas Perusahaan minimum sebesar Rp100                  1.   Minimum equity of Rp100 billion;
    miliar;
2. Rasio ekuitas Perusahaan terhadap modal disetor           2.   Minimum equity to paid-in capital ratio of 50%;
    paling rendah sebesar 50%;
3. Rasio permodalan Perusahaan minimum sebesar               3.   Minimum capital adequacy ratio of 10%;
    10%;
4. Jumlah pinjaman yang dimiliki Perusahaan                  4.   Gearing ratio (the ratio of total borrowings to own
    dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi              capital and subordinated loans, less investments),
    dikurangi penyertaan (gearing ratio) ditetapkan               ranging from a minimum of 0 to a maximum of 10
    serendah-rendahnya 0 (nol) dan setinggi-                      times.
    tingginya 10 kali.




Ikatan Material Atas Investasi Barang
Modal
Material Commitment on Capital Goods Investment

Pada tahun 2025, Perseroan tidak melakukan investasi         In 2025, the Company did not make any investments
yang bersifat penambahan barang modal maupun                 in the form of additional capital goods nor enter into
mengadakan ikatan atau perjanjian material terkait           any material commitments or agreements related to In
investasi barang modal dengan pihak manapun. Hal ini
sejalan dengan tidak adanya penambahan aset tetap
yang signifikan selama tahun berjalan.




Investasi Barang Modal
Capital Expenditure

Pada tahun 2025, Perusahaan tidak melakukan                  2025, the Company did not make any material capital
investasi yang bersifat penambahan barang modal.             expenditures.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                 115                                           Annual Report 2025
Page 115
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




Ikatan Material Mengenai Investasi,
Ekspansi, Divestasi, Penggabungan
Usaha, Akuisisi, dan Restrukturisasi
Material Commitments on Investment, Expansion, Divestment,
Merger, Acquisition and Restructuring

Pada tahun 2025, Perseroan tidak melaksanakan                          In 2025, the Company did not enter into any material
ikatan material terkit investasi, ekspansi, divestasi,                 commitments related to investment, expansion,
penggabungan usaha, akuisisi, maupun restrukturisasi                   divestment, merger, acquisition, or restructuring with
dengan pihak manapun.                                                  any party.




Informasi Transaksi Afilisiasi dan/
atau Pihak Berelasi yang Mengandung
Benturan Kepentingan
Information on Affiliate and/or Related Party Transactions
Containing Conflicts of Interest

Hingga 31 Desember 2025, Perusahaan memiliki sifat                     As of December 31, 2025, the Company has the nature
hubungan dengan pihak berelasi yang diuraikan dalam                    of relationships with related parties as described in the
tabel berikut:                                                         following table:


          Pihak Berelasi                          Sifat Hubungan                               Sifat Transaksi
          Related Party                        Nature of Relationship                       Nature of Transaction

PT Reliance Capital Management             Pemegang Saham                     Kontrak    pembiayaan,     piutang    pembiayaan,
                                                                              pembiayaan konsumen, piutang lain lain, uang muka,
                                                                              beban bunga, Jasa teknis, dan beban operasional
                                                                              lainnya
                                           Shareholder                        Financing    contracts,   financing    receivables,
                                                                              consumer financing, other receivables, down
                                                                              payments, interest expenses, technical services,
                                                                              and other operational expenses
PT Asuransi Reliance Indonesia             Pemegang Saham                     Utang obligasi, beban asuransi
                                           Shareholder                        Bond payables, insurance expenses
PT Reliance Sekuritas Tbk                  Dimiliki oleh pemegang saham       Piutang lain lain, Utang obligasi, beban Bunga
                                           pengendali yang sam
                                           Owner by the same controling       Other receivable, Bonds payable, interest rate
                                           shareholder
PT Reliance Modal Ventura                  Dimiliki oleh pemegang saham       Kontrak pembiayaan, piutang lain lain
                                           pengendali yang sama
                                           Owned by the same controlling      Financing contracts, other receivable
                                           shareholder




2025 Laporan Tahunan                                             116                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 116
          Pihak Berelasi                     Sifat Hubungan                               Sifat Transaksi
          Related Party                   Nature of Relationship                       Nature of Transaction

 PT Reliance Integrasi Dunia Anda    Dimiliki oleh pemegang saham         Kontrak pembiayaan, piutang pembiayaan, dan
                                     pengendali yang sama                 pembelian aset tak berwujud, beban bunga, dan
                                                                          beban operasional lainnya
                                     Owned by the same controlling        Financing contracts, financing receivables, and
                                     shareholder                          purchases of intangible assets, interest
                                                                          expenses, and other operating expenses
 PT Asuransi Jiwa Reliance           Dimiliki oleh pemegang saham         Piutang lain-lain, utang obligasi, pinjaman yang
 Indonesia                           pengendali yang sama                 diterima, bunga yang masih harus dibayar dan beban
                                                                          bunga
                                     Owner by the same controling         Other receivable, bonds payable, loans payable,
                                     shareholder                          accrued interest and interest rate
 PT Multi Artha Griya                Entitas sepengendali                 Piutang pembiayaan, piutang lain-lain, liabilitas
                                                                          sewa, beban sewa bangunan dan beban operasional
                                     Entity under common control          lainnya
                                                                          Financing receivable, other receivable, lease
                                                                          liabilities and building lease expenses and other
                                                                          operational expenses
 PT Bcorp Investama Indonesia        Entitas sepengendali                 Utang obligasi
 (dahulu PT Suryatama Tigamitra)
 (previously PT Suryatama            Entity under common control          Bond payables
 Tigamitra)
 PT Viva Medika                      Entitas sepengendali                 Kontrak pembiayaan syariah, Piutang pembiayaan
                                     Entity under common control          syariah
                                                                          Sharia financing contracts, Sharia financing
                                                                          receivables
 Anton Budidjaja                     Komisaris Utama Perusahaan           Utang obligasi
                                     President Commissioner of the        Bond payables
                                     Company



Adapun uraian transaksi Perseroan dengan Pihak                     A more detailed description of the Company’s
Berelasi secara lebih rinci dapat dilihat dalam                    transactions with Related Parties can be found in the
Laporan Keuangan (LK) Audited Perseroan yang tidak                 Company’s Audited Financial Statements, which form
terpisahkan dari Laporan Tahunan ini.                              an integral part of this Annual Report.



Perbandingan Antara Target dan
Realisasi 2025 serta Proyeksi 2026
Comparison Between 2025 Target and Realisation as well as
Projection for 2026

Perseroan memastikan bahwa setiap langkah dan                      The Company ensures that every operational step and
strategi operasional yang dilaksanakan bersandar                   strategy is implemented based on prudential principles.
pada prinsip kehati-hatian. Perseroan senantiasa                   At the beginning of each fiscal year, the Company sets
menetapkan target yang ingin dicapai oleh Perseroan                its performance targets, in this case, for the year 2025.
pada awal tahun buku, yang dalam hal ini yakni tahun               In conformity with this, the Company consistently
2025. Selaras dengan hal tersebut, Perusahaan juga                 reviews and reassesses the predetermined targets
selalu berupaya melakukan peninjauan ulang terhadap                and budgets. The following is a comparison between
target atau anggaran yang telah dicanangkan. Berikut               the Company’s targets and actual performance for the
perbandingan target dan realisasi Perseroan untuk                  2025 fiscal year:
tahun buku 2025:


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      117                                            Annual Report 2025
Page 117
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Discussion and Analysis




                                            Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Tahun 2025
                                              Comparison Table of 2025 Target and Realization
                                                                                                          (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)



          Keterangan                                                         Realisasi 2025          Persentase Pencapaian
                                                  Target 2025
          Description                                                       Realization 2025         Achievement Percentage

Aset
                                                    1.133.397                    771.151                          68,04%
Assets

Liabilitas
                                                     859.144                     499.611                           58,15%
Liabilities

Ekuitas
                                                    274.252                      271.539                          99,01%
Equity

Pendapatan
                                                     127.971                     76.581                           59,84%
Revenue

Pendapatan sebelum Pajak
                                                     22.461                      18.969                           84,45%
Profit Before Tax

Laba Tahun Berjalan
                                                     771.151                     14.737                             1,91%
Profit fot the Year



Optimisme peluang industri pembiayaan yang semakin                       Optimism about the growing opportunities in the
besar di masa depan membuat Perseroan turut optimis                      financing industry in the future has led the Company
mampu menumbuhkan kinerja Perseroan dalam                                to remain optimistic about its ability to grow its
tataran yang positif. Oleh karena itu, Perseroan telah                   performance at a positive level. For that reason, the
menetapkan sejumlah target untuk tahun 2026, yaitu                       Company has set numerous targets for 2026, as
sebagai berikut:                                                         follows:




                                            Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Tahun 2026
                                              Comparison Table of 2026 Target and Realization
                                                                                                          (dalam juta Rupiah) / (in million Rupiah)




          Keterangan                             Realisasi 2025                                      Persentase Pencapaian
                                                                              Target 2026
          Description                           Realization 2025                                     Achievement Percentage

Aset
                                                     771.151                    1.139.727                         67,66%
Assets

Liabilitas
                                                     499.611                     859.144                           58,15%
Liabilities

Ekuitas
                                                     271.539                     301.249                          90,14%
Equity

Pendapatan
                                                     76.581                      113.926                          67,22%
Revenue

Pendapatan sebelum Pajak
                                                     18.969                      38.089                            49,80%
Profit Before Tax

Laba Tahun Berjalan
                                                     14.737                      29.710                           49,60%
Profit fot the Year




2025 Laporan Tahunan                                               118                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 118
Aspek Pemasaran
Marketing Aspect

Fokus strategi bisnis Perseroan saat ini diarahkan              The Company’s current business strategy is focused
pada penguatan portofolio pembiayaan produktif                  on strengthening its productive financing portfolio and
serta pengembangan produk pembiayaan multiguna                  developing multi-purpose financing products based
berbasis pembiayaan karyawan yang disalurkan                    on employee financing distributed through digital
melalui platform digital. Strategi ini dirancang untuk          platforms. This strategy is designed to capture growth
menangkap peluang pertumbuhan pada segmen                       opportunities in financing segments characterized
pembiayaan dengan perputaran dana yang lebih cepat,             by faster fund turnover, a broad customer base, and
basis nasabah yang luas, serta profil risiko yang lebih         a more measurable risk profile, thereby supporting
terukur, sehingga mampu mendukung pertumbuhan                   healthy and sustainable portfolio growth.
portfolio yang sehat dan berkelanjutan.

Sejalan dengan perkembangan industri pembiayaan,                In line with developments in the financing industry,
Perseroan secara adaptif melakukan optimalisasi                 the Company continuously optimizes its portfolio by
portofolio dengan memprioritaskan segmen pembiayaan             prioritizing financing segments with strong underlying
yang memiliki fundamental kebutuhan market yang                 market demand, particularly productive financing for
kuat, khususnya pada pembiayaan produktif bagi                  business actors and employee-based multi-purpose
pelaku usaha serta pembiayaan multiguna berbasis                financing. This approach enables the Company to
karyawan. Pendekatan ini memungkinkan Perseroan                 expand market reach while maintaining the quality of
untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus menjaga              its financing assets.
kualitas aset pembiayaan.

Di sisi lain, Perseroan tetap menjalankan pengelolaan           At the same time, the Company continues to manage
portofolio pembiayaan perumahan (Mortgage) secara               its housing financing (Mortgage) portfolio selectively
selektif dan prudent dengan fokus pada pengelolaan              and prudently, with a focus on managing the existing
portfolio yang telah berjalan serta penguatan fungsi            portfolio and strengthening its collection function in
collection guna menjaga kualitas pembiayaan.                    order to preserve financing quality.

Didukung oleh pengembangan ekosistem digital dalam              Supported by the development of a digital ecosystem
proses akuisisi nasabah, analisis kredit, monitoring            across customer acquisition, credit analysis, portfolio
portofolio, penagihan, hingga pencatatan pelaporan,             monitoring, collection, and reporting processes, the
Perseroan optimistis dapat meningkatkan efisiensi               Company is optimistic that it can improve operational
operasional, memperluas akses pembiayaan kepada                 efficiency, expand financing access to underserved
segmen yang underserved, serta memperkuat posisi                segments, and strengthen its competitive position in
kompetitif Perseroan di industri pembiayaan.                    the financing industry.

Dengan strategi tersebut, Perseroan menargetkan                 Through this strategy, the Company aims to achieve
pertumbuhan portofolio pembiayaan yang berkualitas,             a high-quality, diversified, and sustainable financing
terdiversifikasi, dan berkelanjutan, sehingga mampu             portfolio that will contribute positively to the Company’s
memberikan kontribusi positif terhadap kinerja                  long-term performance. To support this objective, the
Perseroan dalam jangka panjang. Untuk mendukung                 Company focuses on three main financing product
hal tersebut, Perseroan memfokuskan pada tiga                   categories, namely productive financing (Reli Dana
kategori utama produk pembiayaan, yaitu pembiayaan              Usaha), multi-purpose financing (Reli Dana Karyawan),
produktif (Reli Dana Usaha), pembiayaan multiguna               and housing financing (Relihome), each designed
(Reli Dana Karyawan), serta pembiayaan perumahan                to meet the financing needs of various customer
(Relihome), yang dirancang untuk memenuhi                       segments and business practitioners.
kebutuhan pembiayaan berbagai segmen masyarakat
dan pelaku usaha.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    119                                           Annual Report 2025
Page 119
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Discussion and Analysis




1.   Pembiayaan Produktif (Reli Dana Usaha)                               1.   Productive Financing (Reli Dana Usaha)
     Pembiayaan      Produktif   merupakan    fasilitas                        Productive Financing is a financing facility intended
     pembiayaan yang ditujukan untuk mendukung                                 to support the working capital needs of MSMEs
     kebutuhan modal usaha pelaku UMKM dan                                     and merchants operating within the business
     merchant yang berada dalam ekosistem bisnis                               ecosystems of the Company’s partners through
     mitra melalui skema close-loop ecosystem. Produk                          a close-loop ecosystem scheme. Products within
     dalam kategori ini mencakup pembiayaan berbasis                           this category include digital transaction-based
     transaksi digital seperti QRIS Talangan maupun                            financing, such as QRIS Advance Financing, as well
     pembiayaan berbasis rantai pasok (Supply Chain                            as supply chain-based financing (Supply Chain
     Financing). Produk ini dirancang untuk membantu                           Financing). These products are designed to help
     pelaku usaha dalam menjaga likuiditas usaha serta                         business actors maintain liquidity and accelerate
     mempercepat siklus arus kas bisnis sehingga                               business cash flow cycles, thereby enabling more
     operasional usaha dapat berjalan secara lebih                             stable and sustainable business operations.
     stabil dan berkelanjutan.

     Segmentasi dan target pasar pembiayaan                                    The target market and segmentation for the
     produktif Perseroan adalah perusahaan mitra,                              Company’s productive financing consist of
     baik yang berbasis platform digital maupun non-                           partner companies, both digital-based and non-
     digital, yang memiliki jaringan ekosistem pelaku                          digital, that have broad and active ecosystems
     usaha UMKM yang luas dan aktif dalam kegiatan                             of MSME business actors. The industry sectors
     usaha. Adapun sektor industri yang menjadi fokus                          targeted within these partner ecosystems include
     ekosistem mitra antara lain Healthcare, Agribisnis,                       Healthcare, Agribusiness, FMCG, and Automotive.
     FMCG, dan Otomotif.

     Melalui kemitraan tersebut, Perseroan dapat                               Through such partnerships, the Company is
     menjangkau pelaku usaha yang telah berada dalam                           able to reach business actors already operating
     ekosistem bisnis yang terbentuk, seperti merchant,                        within established business ecosystems, such as
     distributor, maupun pelaku usaha dalam rantai                             merchants, distributors, and other supply chain
     pasok lainnya. Segmen ini umumnya merupakan                               participants. This segment generally consists
     pelaku usaha dengan karakteristik non-fixed                               of business actors with non-fixed income
     income serta masih memiliki keterbatasan akses                            characteristics and limited access to conventional
     terhadap pembiayaan perbankan (unbankable),                               banking financing (unbankable), making the
     sehingga kehadiran pembiayaan Perseroan                                   Company’s financing solutions highly relevant
     menjadi solusi untuk mendukung kebutuhan                                  in supporting their working capital needs and
     modal usaha dan menjaga kelancaran aktivitas                              maintaining smooth business operations.
     bisnis mereka.

     Adapun produk dalam                    kategori   Pembiayaan              Products under the Productive Financing category
     Produktif meliputi:                                                       include:

     a. QRIS Talangan                                                          a.   QRIS Advance Financing
        QRIS Talangan merupakan salah satu                                          QRIS Advance Financing is one of the
        produk prioritas pembiayaan produktif                                       Company’s priority productive financing
        Perseroan yang dikembangkan melalui                                         products, developed in collaboration with
        kerja sama dengan perusahaan jasa                                           payment channel companies. This product
        pembayaran (payment channel). Produk ini                                    provides same-day settlement financing
        memberikan fasilitas pembiayaan same-day                                    for merchants’ QRIS transactions, allowing
        settlement atas transaksi QRIS merchant,                                    business actors to access liquidity more
        sehingga pelaku usaha dapat memperoleh                                      quickly compared to the standard settlement
        akses likuiditas lebih cepat dibandingkan                                   mechanism, which is generally completed on
        mekanisme settlement pada umumnya yang                                      H+1 business day.
        dilakukan pada H+1 hari kerja.




2025 Laporan Tahunan                                                120                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 120
         Melalui skema ini, Perseroan menghadirkan                  Through this scheme, the Company provides
         solusi pembiayaan yang membantu pelaku                     a financing solution that helps business actors
         usaha menjaga kelancaran arus kas dan                      maintain smooth cash flow and daily working
         kebutuhan modal kerja harian, sekaligus                    capital needs, while also capturing growth
         memanfaatkan potensi pertumbuhan dalam                     opportunities within the digital payments’
         ekosistem pembayaran digital.                              ecosystem.

    b.   Supply Chain Financing                                b.   Supply Chain Financing
         (Close Loop Ecosystem)                                     (Close Loop Ecosystem)
         Supply Chain Financing merupakan fasilitas                 Supply Chain Financing is a productive
         pembiayaan    produktif  yang    diberikan                 financing facility granted to merchants
         kepada merchant atau UMKM yang                             or MSMEs that purchase goods from the
         melakukan pembelian barang dari mitra                      Company’s partner merchants within a
         Perusahaan yang telah bekerja sama dalam                   business ecosystem established through
         suatu ekosistem bisnis. Melalui skema ini,                 cooperation with the Company. Through
         Perseroan menyediakan pembiayaan modal                     this scheme, the Company provides working
         usaha kepada merchant atau UMKM untuk                      capital financing to merchants or MSMEs for
         melakukan pengadaan barang dari mitra                      the procurement of goods from such partners.
         tersebut.

         Pembiayaan ini disalurkan dalam mekanisme                  This financing is disbursed under a close-
         close-loop ecosystem, di mana penggunaan                   loop ecosystem mechanism, whereby
         dana pembiayaan secara langsung disalurkan                 financing proceeds are directly transferred
         kepada mitra Perusahaan untuk transaksi                    to the Company’s partners for the purchase
         pembelian barang. Dengan model tersebut,                   transactions. Through this model, the
         Perseroan memperoleh visibilitas yang                      Company gains greater visibility over
         lebih baik terhadap arus transaksi serta                   transaction flows and the use of financing
         penggunaan dana pembiayaan, sehingga                       funds, allowing financing disbursement to
         proses    penyaluran   pembiayaan    dapat                 be carried out in a more measurable manner
         dilakukan secara lebih terukur sekaligus                   while supporting trade activities within the
         mendukung kelancaran aktivitas perdagangan                 ecosystem.
         dalam ekosistem tersebut.

         Pendekatan     close-loop     ecosystem   ini              This    close-loop    ecosystem        approach
         memberikan visibilitas yang lebih baik bagi                provides the Company with better visibility
         Perseroan terhadap aktivitas usaha debitur,                into the debtor’s business activities, enabling
         sehingga proses analisis pembiayaan,                       financing analysis, fund disbursement,
         penyaluran dana, hingga pemantauan kinerja                 and financing performance monitoring to
         pembiayaan dapat dilakukan secara lebih                    be conducted in a more structured and
         terukur. Melalui model ini, Perseroan juga                 measurable way. Through this model, the
         dapat menjaga kualitas portofolio pembiayaan               Company is also able to maintain financing
         karena penyaluran dana dilakukan dalam                     portfolio quality, as funds are channeled
         ekosistem usaha yang memiliki aktivitas                    within business ecosystems that have clear
         transaksi yang jelas dan terverifikasi.                    and verifiable transaction activities.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   121                                      Annual Report 2025
Page 121
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Discussion and Analysis




2.   Pembiayaan Multiguna (Reli Dana Karyawan)                  2.   Multi-Purpose Financing (Reli Dana Karyawan)
     Pembiayaan Multiguna merupakan fasilitas                        Multi-Purpose Financing is a consumer financing
     pembiayaan konsumen yang ditujukan untuk                        facility intended to meet various personal financial
     memenuhi berbagai kebutuhan finansial individu,                 needs, particularly for employees, students, and
     khususnya bagi karyawan, mahasiswa, maupun                      prospective workers within the Company’s partner
     calon tenaga kerja yang berada dalam ekosistem                  ecosystems. This product is distributed through
     mitra Perseroan. Produk ini disalurkan melalui                  partnerships with companies or partner institutions
     kerja sama dengan perusahaan atau institusi mitra               and supported by digital platforms, allowing the
     serta didukung oleh platform digital, sehingga                  financing application and disbursement processes
     proses pengajuan dan penyaluran pembiayaan                      to be conducted more quickly and efficiently.
     dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien.

     Fasilitas ini dirancang untuk memberikan akses                  This facility is designed to provide easier access to
     pembiayaan yang lebih mudah bagi segmen                         financing for lower- to middle-income segments,
     masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah,                    particularly workers in labor-intensive sectors
     khususnya pekerja sektor padat karya (blue                      (blue-collar workers). All financing schemes under
     collar). Seluruh skema pembiayaan dalam produk                  this product utilize a payroll deduction mechanism
     ini menggunakan mekanisme pemotongan gaji                       through partner companies, thereby ensuring a
     (payroll deduction) melalui perusahaan mitra,                   more structured repayment process and more
     sehingga proses pembayaran kembali pembiayaan                   prudent credit risk management.
     menjadi lebih terstruktur dan risiko kredit dapat
     dikelola secara lebih prudent.

     Adapun produk dalam kategori Pembiayaan                         Products under the Multi-Purpose Financing
     Multiguna meliputi:                                             category include:
     a. Kas Bon Karyawan                                             a. Employee Cash Advance
         Fasilitas pembiayaan jangka pendek untuk                        A short-term financing facility intended to
         memenuhi kebutuhan mendesak karyawan                            meet urgent financial needs of employees
         perusahaan mitra. Pengembalian pembiayaan                       of partner companies. Repayment is made
         dilakukan melalui pemotongan gaji secara                        through a full salary deduction in the following
         penuh pada periode penggajian berikutnya,                       payroll period, resulting in a very short tenor
         sehingga memiliki tenor yang sangat singkat                     and rapid fund turnover.
         dan perputaran dana yang cepat.
     b. Pinjaman Karyawan                                            b.   Employee Loan
         Pembiayaan yang diberikan kepada karyawan                        Financing granted to employees of partner
         perusahaan mitra untuk berbagai kebutuhan                        companies for various personal needs, with a
         dengan tenor hingga 12 bulan. Pembayaran                         tenor of up to 12 months. Repayment is made
         kembali dilakukan melalui pemotongan gaji                        through monthly payroll deductions, allowing
         setiap bulan (payroll deduction) sehingga                        installments to be managed in a structured
         angsuran dapat terkelola secara terstruktur                      manner and minimizing the risk of payment
         dan meminimalkan risiko keterlambatan                            delays.
         pembayaran.
     c. Pembiayaan Mahasiswa dan Calon Pekerja                       c.   Student and Prospective Overseas Worker
         Luar Negeri                                                      Financing
         Fasilitas pembiayaan yang ditujukan untuk                        A financing facility intended to support
         mendukung kebutuhan pendidikan, pelatihan,                       education, training, and pre-departure
         maupun biaya persiapan keberangkatan                             expenses for employment. Repayment is made
         kerja.    Pembayaran     kembali     dilakukan                   through a payroll deduction scheme once the
         melalui skema potong gaji setelah penerima                       financing recipient begins employment with a
         pembiayaan mulai bekerja pada perusahaan                         partner company, ensuring that the repayment
         mitra, sehingga sumber pembayaran berasal                        source is derived from verified income.
         dari penghasilan yang telah terverifikasi.




2025 Laporan Tahunan                                      122                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 122
         Segmentasi dan target pasar untuk                               The target market and segmentation for multi-
         pembiayaan multiguna difokuskan pada                            purpose financing are focused on companies
         perusahaan atau institusi yang berada dalam                     or institutions within the Company’s
         ekosistem grup maupun mitra strategis                           group ecosystem and strategic partners,
         Perseroan, khususnya yang memiliki basis                        particularly those with a large employee base,
         karyawan yang besar, terutama pada sektor                       especially in labor-intensive sectors. Through
         padat karya. Melalui kolaborasi dan sinergi                     collaboration and cross-selling synergies
         cross-selling dalam ekosistem tersebut,                         within such ecosystems, the Company is
         Perseroan dapat menjangkau karyawan                             able to reach salaried employees who have
         dengan penghasilan tetap yang memiliki                          personal financing needs and other financial
         kebutuhan pembiayaan konsumtif maupun                           requirements.
         kebutuhan finansial lainnya.

         Selain itu, Perseroan juga menjalin kerja                       In addition, the Company also collaborates
         sama dengan institusi pendidikan maupun                         with educational institutions and labor
         lembaga penyalur tenaga kerja yang memiliki                     placement agencies that have ecosystems of
         ekosistem mahasiswa dan calon pekerja,                          students and prospective workers, including
         termasuk tenaga kerja yang akan bekerja di                      those preparing to work overseas.
         luar negeri.

         Dengan dukungan skema pembayaran                                With the support of payroll deduction
         melalui pemotongan gaji (payroll deduction)                     repayment mechanisms and integration with
         serta integrasi dengan ekosistem mitra,                         partner ecosystems, financing disbursement
         penyaluran pembiayaan dapat dilakukan                           can be carried out in a more measurable and
         secara lebih terukur dan terkontrol, sehingga                   controlled manner, thereby supporting more
         mendukung pengelolaan risiko yang lebih                         prudent risk management and maintaining
         prudent sekaligus menjaga kualitas portofolio                   the sustainable quality of the Company’s
         pembiayaan Perseroan secara berkelanjutan.                      financing portfolio.

3.   Pembiayaan Perumahan (Relihome)                            3.   Housing Financing (Relihome)
     Pembiayaan Perumahan (Relihome) merupakan                       Housing Financing (Relihome) is a financing facility
     fasilitas pembiayaan yang ditujukan untuk                       intended to support first-home ownership and
     mendukung kepemilikan rumah pertama (first                      other financing needs related to the housing sector.
     home buyer) serta kebutuhan pembiayaan yang                     This product is developed through a Business-
     terkait dengan sektor perumahan. Produk ini                     to-Business-to-Consumer (B2B2C) approach by
     dikembangkan melalui pendekatan Business-to-                    establishing strategic partnerships with property
     Business-to-Consumer (B2B2C) dengan menjalin                    developers as the Company’s partners.
     kerjasama strategis bersama pengembang
     properti sebagai mitra Perseroan.

     Dalam model tersebut, Perseroan terlebih dahulu                 Under this model, the Company first provides
     menyediakan fasilitas pembiayaan kepada                         financing facilities to partner developers to
     pengembang mitra untuk mendukung kegiatan                       support housing project development activities.
     pengembangan proyek perumahan. Selanjutnya,                     Subsequently, the Company also provides
     Perseroan juga menyediakan pembiayaan kepada                    financing to end consumers who purchase
     konsumen akhir yang melakukan pembelian unit                    property units within projects developed by those
     properti pada proyek yang dikembangkan oleh                     partners. Through this approach, the Company is
     mitra tersebut. Melalui pendekatan ini, Perseroan               able to access a broader and more integrated base
     dapat menjangkau basis calon konsumen yang                      of prospective customers within existing housing
     lebih luas dan terintegrasi dalam ekosistem proyek              project ecosystems.
     perumahan yang telah berjalan.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    123                                           Annual Report 2025
Page 123
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




    Jenis pembiayaan yang diberikan dalam kategori                      The types of financing provided under this
    ini meliputi:                                                       category include:
    • Pembiayaan investasi dan modal kerja kepada                       • Investment and working capital financing
         perusahaanpengembang yang menjadi mitra                            for developer companies that are
         Perseroan dalam pengembangan proyek                                partners of the Company in housing
         perumahan;                                                         project development;
    • Pembiayaan kepemilikan rumah pertama dan                          • First-home and apartment/flat ownership
         apartemen/rumah susun kepada konsumen                              financing for consumers, with financing
         dengan plafon pembiayaan hingga Rp. ≤ 1                            limits of up to IDR 1 billion;
         Miliar;
    • Pembiayaan       renovasi   rumah    kepada                       •   Home      renovation    financing     for
         konsumen dengan plafon hingga Rp. ≤ 50                             consumers, with financing limits of up to
         juta.                                                              IDR 50 million.

Pendekatan B2B2C tersebut memungkinkan Perseroan               This B2B2C approach enables the Company to gain
untuk memperoleh akses terhadap calon konsumen                 access to a larger pool of prospective consumers
dalam jumlah yang lebih besar melalui proyek-proyek            through projects developed by partner developers.
yang dikembangkan oleh pengembang mitra. Selain                In addition, collaboration with developers provides
itu, kerja sama dengan pengembang juga memberikan              better visibility into project quality and enables a more
visibilitas yang lebih baik terhadap kualitas proyek           structured customer acquisition process.
serta proses akuisisi konsumen yang lebih terstruktur.

Melalui strategi ini, Perseroan berperan dalam                 Through this strategy, the Company contributes to
mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap                improving public access to first-home ownership while
kepemilikan hunian pertama, sekaligus memperkuat               also strengthening an integrated housing financing
ekosistem pembiayaan perumahan yang terintegrasi               ecosystem among developers, financing institutions,
antara pengembang, lembaga pembiayaan, dan                     and consumers.
konsumen.




Prospek dan Target Bisnis 2026
2026 Business Outlook and Targets


Prospek perekonomian global pada tahun 2026                    The global economic outlook for 2026 is expected to
diperkirakan masih menghadapi tekanan moderat                  remain under moderate pressure, with growth trends
dengan tren pertumbuhan yang cenderung melambat.               showing a slight slowdown. The World Bank projects
World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi                  global economic growth at 2.6%, slightly lower than in
global sebesar 2,6%, sedikit menurun dibandingkan              2025, reflecting the continued impact of trade tensions,
tahun 2025, mencerminkan dampak berkelanjutan                  investment pressures, and deceleration across several
dari ketegangan perdagangan, tekanan investasi, serta          major economies. Amid these conditions, developing
perlambatan di sejumlah ekonomi utama. Di tengah               countries are expected to remain key growth drivers,
kondisi tersebut, negara berkembang diperkirakan               albeit at a more limited pace. In the domestic context,
tetap menjadi motor pertumbuhan, meskipun dengan               the Government of Indonesia is targeting economic
laju yang lebih terbatas. Dalam konteks domestik,              growth of 6.3% in 2026 as part of its medium-term
Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan                   development acceleration strategy, focusing on job
ekonomi sebesar 6,3% pada tahun 2026 sebagai                   creation, productivity enhancement, and strengthening
bagian dari strategi akselerasi pembangunan jangka             the food, energy, and technology sectors.
menengah, dengan fokus pada penciptaan lapangan
kerja, peningkatan produktivitas, serta penguatan
sektor pangan, energi, dan teknologi.



2025 Laporan Tahunan                                     124                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 124
Sejalan dengan prospek tersebut, sektor keuangan               In line with this outlook, the national financial sector
nasional diproyeksikan tetap menunjukkan kinerja               is projected to maintain solid performance as a key
yang solid sebagai penopang utama pertumbuhan                  pillar supporting economic growth. Bank Indonesia
ekonomi. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan              estimates banking credit growth to range between
kredit perbankan berada pada kisaran 8%–12% pada               8%–12% in 2026, supported by ample liquidity
2026, didukung oleh likuiditas yang memadai serta              and strengthened macroprudential policies. Credit
penguatan kebijakan makroprudensial. Penyaluran                distribution, particularly to the Micro, Small, and
kredit, khususnya kepada segmen Usaha Mikro, Kecil,            Medium Enterprises (MSMEs) segment, is also
dan Menengah (UMKM), juga diproyeksikan tumbuh                 projected to grow by 7%–9% year-on-year, driven
sebesar 7%–9% secara tahunan seiring meningkatnya              by improving consumer confidence and government
kepercayaan konsumen dan dukungan program                      support programs such as the People’s Business Credit
pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal              (KUR). This underscores the strategic role of MSMEs
ini menunjukkan peran strategis sektor UMKM dalam              in promoting financial inclusion and strengthening the
mendorong inklusi keuangan dan memperkuat struktur             domestic economic structure.
ekonomi domestik.

Di sisi industri pembiayaan, prospek pertumbuhan               In the financing industry, growth prospects are also
juga menunjukkan arah yang positif meskipun                    expected to remain positive, albeit with continued
tetap diiringi dengan kehati-hatian. Otoritas Jasa             prudence. The Financial Services Authority projects
Keuangan memproyeksikan pertumbuhan piutang                    multifinance receivables to grow by 6%–8% in 2026,
pembiayaan multifinance sebesar 6%–8% pada 2026,               supported by deregulation policies and increasing
didukung oleh kebijakan deregulasi serta peningkatan           demand in potential sectors. For the meantime, the
permintaan pembiayaan di sektor-sektor potensial.              fintech lending industry is expected to continue
Sementara itu, industri fintech lending diperkirakan           recording high growth of around 15%, driven by strong
masih mencatat pertumbuhan tinggi di kisaran sekitar           demand from unbanked and underbanked segments,
15%, didorong oleh tingginya kebutuhan pembiayaan              including MSMEs. However, tighter regulations and
dari segmen unbanked dan underbanked, termasuk                 increased prudence in credit distribution may moderate
UMKM. Namun demikian, pengetatan regulasi dan                  expansion, while simultaneously contributing to
peningkatan kehati-hatian dalam penyaluran kredit              improved overall financing quality.
menjadi faktor yang dapat menahan laju ekspansi,
sekaligus berkontribusi terhadap perbaikan kualitas
pembiayaan secara keseluruhan.

Lebih lanjut, transformasi digital diproyeksikan               Furthermore, digital transformation is projected to
terus menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi                remain a key driver of economic activity in 2026. Bank
pada tahun 2026. Bank Indonesia memperkirakan                  Indonesia estimates that digital payment transactions
transaksi pembayaran digital akan tumbuh signifikan            will grow significantly by 29.7% (yoy), supported by
sebesar 29,7% (yoy), didukung oleh peningkatan                 increased technology adoption, expansion of the QRIS
adopsi teknologi, perluasan ekosistem QRIS, serta              ecosystem, and rising public trust in digital payment
meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap                   systems. This development highlights that digitalization
sistem pembayaran digital. Perkembangan ini                    not only enhances transaction efficiency but also
menegaskan      bahwa      digitalisasi tidak   hanya          broadens financial access, particularly for MSMEs
mempercepat efisiensi transaksi, tetapi juga                   and the wider community. Overall, the combination
memperluas akses keuangan, khususnya bagi pelaku               of macroeconomic stability, a strengthened financial
UMKM dan masyarakat luas. Secara keseluruhan,                  sector, and accelerated digitalization will be key factors
kombinasi antara stabilitas makroekonomi, penguatan            shaping Indonesia’s economic growth trajectory in
sektor keuangan, serta akselerasi digitalisasi menjadi         2026.
faktor kunci yang akan menentukan arah pertumbuhan
ekonomi Indonesia pada tahun 2026.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   125                                           Annual Report 2025
Page 125
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Discussion and Analysis




Kebijakan Dividen
Dividend Policy
Pada tahun 2025,               Perseroan   tidak   melakukan         In 2025, the Company did not distribute any dividends.
pembagian dividen.




Realisasi Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum
Realization of Use of Proceeds From Public offering

Perseroan telah menerbitkan obligasi pertama                         The Company issued its first bonds to the public
yang ditawarkan kepada publik pada 2022 melalui                      in 2022 through the Indonesian capital market,
pasar modal Indonesia sebesar Rp400 miliar. Dalam                    amounting to Rp400 billion. The issuance was
penerbitan tersebut, Perseroan membagi emisi                         divided into three series, with Series A and Series B
tersebut ke dalam 3 seri masing masing seri A dan                    each having a principal amount of Rp100 billion, and
B memiliki nilai pokok sebesar Rp100 miliar, dan seri                Series C amounting to Rp200 billion. The details of the
C sebesar Rp200 miliar. Rincian penerbitan oblihasi                  Company’s bond issuance are as follows:
Perseroan adalah sebagai berikut:



  Nama Obligasi                                                      Obligasi I REFI tahun 2022
  Bond Name                                                          REFI Bond I year 2022

  Tanggal Pernyataan Efektif                                         31 Januari 2022
  Effective Statement Date                                           January 31, 2022

  Nomor Surat
                                                                     No. S-11/D.04/2022
  Approval Letter Number

  Jumlah
                                                                     Rp400.000.000.000
  Total Amount

  Wali Amanat
                                                                     PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
  Trustee

  Jadwal Pembayaran Bunga                                            Triwulan
  Interest Payment Schedule                                          Quarterly



Adapun rincian tingkat bunga dan jatuh tempo masing-                 The following are the details of the interest rates and
masing seri efek utang/obligasi yang diterbitkan:                    maturities for each series of debt securities/bonds
                                                                     issued:




2025 Laporan Tahunan                                           126                         PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 126
                                                                                                         Cicilan Pokok Efek
                                                                Tingkat Bunga
    Efek Utang          Tahun Penerbitan   Nilai Nominal                             Jatuh Tempo                Utang
                                                                     Tetap
   Debt Securities      Year of Issuance   Nominal Value                             Maturity Date      Principal Installment
                                                              Fixed Interest Rate
                                                                                                         of Debt Securities
 Obligasi REFI Seri A
                             2022          100.000.000.000              8,00%        19 Februari 2023             -
 REFI Bond Series A

 Obligasi REFI Seri B
                             2022          100.000.000.000              9,00%       09 Februari 2025              -
 REFI Bond Series B

 Obligasi REFI Seri C
                             2022          200.000.000.000              9,50%       09 Februari 2027              -
 REFI Bond Series C




Peristiwa Setelah Tanggal Pelaporan
Akuntan
Events After the Accountant’s Reporting Date

Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode                   Post year-end events that provide additional
pelaporan yang menyediakan tambahan informasi                      information about the statement of financial position
mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal                   at the reporting date (adjusting events), if any, are
laporan posisi keuangan (peristiwa penyesuai),                     reflected in the financial statements. Post year-end
jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan.                  events that are not adjusting events are disclosed in
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode                   the notes to the financial statements when material.
pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian
(peristiwa non-penyesuai), apabila jumlahnya material,
telah diungkapkan dalam laporan keuangan.




Perubahan Peraturan Perundang-
Undangan
Changes in Laws and Regulations

Pada periode 1 Januari 2025 – 31 Desember 2025,                    During the period from January 1, 2025 to December
terdapat beberapa perubahan peraturan perundang-                   31, 2025, there were several changes in laws and
undangan dalam industri keuangan dan pembiayaan                    regulations within the financial services and financing
yang berlaku secara umum, yakni sebagai berikut:                   industry that generally applied, as follows:
1. POJK Nomor 35 Tahun 2025 tentang                                1. POJK Number 35 of 2025 concerning Amendments
    Perubahan atas POJK 46 Tahun 2024 mengenai                         to POJK Number 46 of 2024 regarding the
    Pengembangan dan Penguatan Perusahaan                              Development and Strengthening of Financing
    Pembiayaan,         Perusahaan       Pembiayaan                    Companies, Infrastructure Financing Companies,
    Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura.                       and Venture Capital Companies.
2. POJK Nomor 32 Tahun 2025 tentang                                2. POJK Number 32 of 2025 concerning the
    Penyelenggaraan Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy                     Implementation of Buy Now Pay Later (BNPL).
    Now Pay Later/BNPL).
3. POJK Nomor 4 Tahun 2025 tentang Penyelenggara                   3.    POJK Number 4 of 2025 concerning Financial
    Agregasi Jasa Keuangan.                                              Services Aggregator Providers.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                       127                                           Annual Report 2025
Page 127
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Discussion and Analysis




4.   POJK Nomor 19 Tahun 2025 terkait penerapan                  4.   POJK Number 19 of 2025 concerning the
     manajemen risiko dalam pemberian kemudahan                       implementation of risk management in providing
     akses pembiayaan UMKM oleh bank dan lembaga                      easier financing access for MSMEs by banks and
     keuangan non-bank.                                               non-bank financial institutions.
5.   POJK Nomor 5 Tahun 2025 mengenai Profesi                    5.   POJK Number 5 of 2025 concerning Supporting
     Penunjang di Sektor Jasa Keuangan, yang                          Professions in the Financial Services Sector,
     memperbarui ketentuan terkait profesi penunjang                  which updates provisions relating to supporting
     seperti akuntan publik, penilai, notaris, dan                    professions such as public accountants,
     konsultan hukum yang terlibat dalam industri jasa                appraisers, notaries, and legal consultants
     keuangan.                                                        involved in the financial services industry.


Perseroan telah melakukan penyesuaian dalam                      The Company has made adjustments to its operational
aktivitas operasional serta memastikan bahwa                     activities and ensured that it consistently conducts its
Perseroan senantiasa menjalankan kegiatan usahanya               business activities in accordance with the prevailing
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang                  laws and regulations.
berlaku.




Perubahan Kebijakan Akuntansi
Changes in Accounting Policies

Berikut adalah perubahan kebijakan akuntansi dan                 The following are changes in accounting policies
pengungkapan keuangan yang diterbitkan dan                       and financial disclosures issued and established by
ditetapkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan                 the Financial Accounting Standards Board of the
Ikatan Akuntansi Indonesia (DSAK-IAI) yang berlaku               Indonesian Institute of Accountants (DSAK-IAI) that
efektif mulai 1 Januari 2025, namun tidak memiliki               became effective as of January 1, 2025, yet had no
pengaruh yang signifikan terhadap Perseroan:                     significant impact on the Company:
• Amandemen PSAK 221: Pengaruh perubahan Kurs                    • Amendments to PSAK 221: Effect of changes in
     Valuta Asing;                                                   foreign exchange rates;
• PSAK 117: Kontrak Asuransi; dan                                • PSAK 117: Insurance Contracts; and
• Amandemen PSAK 370: Akuntansi Aset Liabilitas                  • Amendments to PSAK 370: Accounting for Tax
     Pengampunan Pajak.                                              Amnesty Assets and Liabilities.

Sementara itu, standar baru, amandemen, dan                      In the meantime, the new standards, amendments, and
interpretasi yang telah diterbitkan, dan berlaku efektif         interpretations that have been issued, and are effective
untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1                for financial years beginning on or after January 1,
Januari 2026, adalah sebagai berikut:                            2026, are as follows:
• Amandemen PSAK 109: Instrumen keuangan; dan                    • Amendments to PSAK 109: Financial instruments;
                                                                      and
•    Amandemen PSAK 107: Instrumen keuangan                      • Amendments to PSAK 107: Financial instruments
     pengungkapan tentang klasifikasi dan pengukuran                  disclosures on the classification and measurement
     instrument keuangan.                                             of financial instruments.




2025 Laporan Tahunan                                       128                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 128
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia   129   Annual Report 2025
Page 129
      Fungsi Pendukung Bisnis
      Business Support Functions




06
Tata
Kelola
Perusahaan
Good Corporate
Governance




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




2025 Laporan Tahunan               130   PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 130
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia   131   Annual Report 2025
Page 131
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Komitmen Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
Commitment to the Implementation of Good Corporate Governance

Perusahaan     meniscayakan       bahwa    Governansi                              The Company recognizes that Good Corporate
Korporasi (Tata Kelola Perusahaan) yang baik atau                                  Governance (GCG) serves as a strategic foundation
Good Corporate Governance (“GCG”) merupakan                                        for achieving sustainable competitive advantage. As
pondasi strategis bagi pencapaian keunggulan daya                                  a system, structure, mechanism, and culture, GCG is
saing yang berkelanjutan. GCG sebagai sistem,                                      designed to protect the interests of shareholders and
struktur, mekanisme, dan budaya, akan melindungi                                   stakeholders alike. Therefore, all members of Reliance
kepentingan pemegang saham dan pemangku                                            Finance are committed not merely to complying with
kepentingan. Oleh karenanya, seluruh Insan Reliance                                prevailing GCG regulations but also to embedding
Finance berkomitmen untuk tidak hanya memenuhi                                     these principles into the corporate culture through best
berbagai ketentuan penerapan GCG di Perusahaan,                                    practices. This ensures the long-term sustainability of
namun juga menerapkannya sebagai budaya kerja                                      the Company’s business.
dengan praktik-praktik terbaik, sehingga keberlanjutan
bisnis Perusahaan tetap terjaga di masa depan.


Penerapan Prinsip-Prinsip GCG                                                      Implementation of GCG Principles in
di Perusahaan                                                                      The Company
Penerapan prinsip-prinsip GCG di Perusahaan                                        The implementation of GCG principles within the
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                      Company refers to the provisions of the Financial
(“POJK”) No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola                                   Services Authority Regulation (POJK) No. 30/
Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan,                                   POJK.05/2014 concerning Good Corporate Governance
dengan 5 (lima) prinsip dasar yaitu Keterbukaan,                                   for Financing Companies, which is based on five
Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, Independensi,                                   fundamental principles: Transparency, Accountability,
dan Kewajaran.                                                                     Responsibility, Independence, and Fairness.


         Prinsip                                   Uraian                                      Implementasi di Perusahaan
        Principle                                Description                                  Implementation in the Company
 Transparansi                      Keterbukaan dalam melaksanakan proses            Perusahaan menjamin akurasi informasi material menyangkut
                                   pengambilan keputusan dan keterbukaan            kinerja, keadaan keuangan, pengelolaan serta kepemilikan saham
                                   dalam mengemukakan informasi material            Perusahaan dan lain- lain informasi yang penting dan relevan
                                   dan relevan mengenai perusahaan.                 serta mengungkapkannya secara terbuka, jelas dan tepat waktu.
 Transparency                                                                       Kami mengungkapkan informasi tersebut di atas sesuai dengan
                                                                                    ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan disarankan oleh
                                                                                    praktik terbaik (best practice) dan GCG.

                                   Openness in the decision-making process          The Company ensures the accuracy of material information related
                                   and in disclosing material and relevant          to performance, financial position, management, and ownership,
                                   information regarding the Company.               and discloses it openly, clearly, and in a timely manner in accordance
                                                                                    with prevailing laws, best practices, and GCG recommendations.


 Akuntabilitas                     Kejelasan    fungsi,     pelaksanaan   dan       Perusahaan telah menetapkan aturan standar yang profesional
                                   pertanggungjawaban         organisasi yang       termasuk di dalamnya uraian tugas dan tanggung jawab,
                                   memungkinkan Pengelolaan perusahaan              wewenang, dan hak untuk setiap kegiatan dan unit kerjanya, serta
                                   terlaksana secara efektif.                       melaksanakannya sesuai kebijakan yang berlaku di Perusahaan.

 Accountability                    Clarity of functions, implementation, and        The Company has established professional standards including
                                   responsibilities within the organization that    defined roles, responsibilities, authorities, and rights for each
                                   enable effective corporate management.           business activity and unit, and ensures their implementation in line
                                                                                    with internal policies.




2025 Laporan Tahunan                                                      132                               PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 132
           Prinsip                         Uraian                                      Implementasi di Perusahaan
          Principle                      Description                                  Implementation in the Company
 Tanggung Jawab            Kesesuaian di dalam pengelolaan perusahaan       Setiap keputusan yang diambil oleh eksekutif dan staf Perusahaan
                           terhadap prinsip-prinsip korporasi yang          sepenuhnya menjadi tanggung jawab Perusahaan. Kami
                           sehat dan peraturan perundang-undangan           bertanggung jawab memberikan penjelasan secara komprehensif
                           yang berlaku.                                    atas tindakan yang diambil tersebut kepada pemangku kepentingan
                                                                            yang berhak meminta pertanggungjawaban tersebut.

 Responsibility            Compliance in corporate management with          Every decision made by the Company’s executives and staff is
                           sound corporate principles and prevailing        the responsibility of the Company. We provide comprehensive
                           laws and regulations.                            explanations to stakeholders who are entitled to hold the Company
                                                                            accountable for such actions.

 Independensi              Pengelolaan perusahaan secara profesional,       Perusahan mencegah campur tangan pihak eksternal dalam
                           tanpa benturan kepentingan dan pengaruh/         mempengaruhi tindakan-tindakan manajemen dan keputusan
                           tekanan dari pihak manapun yang tidak            keputusan yang diambil, menghindari transaksi yang berpotensi
                           sesuai dengan prinsip-prinsip korporasi yang     menimbulkan benturan kepentingan, dan menghormati kepentingan
                           sehat dan peraturan perundang-undangan           pihak-pihak minoritas dengan mengangkat seorang Komisaris
                           yang berlaku.                                    Independen.

 Independence              Professional corporate management free           The Company prevents external interference in management
                           from conflicts of interest and undue influence   actions and decisions, avoids conflict-of-interest transactions,
                           from any party, in line with sound corporate     and safeguards minority interests by appointing an Independent
                           principles and regulations.                      Commissioner.


 Kewajaran               Keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi             Perusahaan memastikan bahwa setiap rencana, keputusan dan
                         hak-hak stakeholders yang timbul berdasarkan       implementasi kebijakan dilakukan demi kepentingan semua
                         perjanjian perundang-undangan, kebijakan           pemangku kepentingan, sejauh yang dimungkinkan. Setiap aktivitas
                         Perusahaan, peraturan-peraturan Perusahaan         operasional dan keuangan, termasuk rencana pengembangan
                         dan ketentuan lainnya serta prinsip-prinsip        bisnis Perusahaan, dilakukan dan direncanakan secara adil dan
                         korporasi yang sehat.                              wajar, dengan mempertimbangkan faktor- faktor yang dianggap
                                                                            penting dan dapat berpengaruh signifikan terhadap jalannya bisnis
                                                                            Perusahaan, serta tanpa mendiskriminasi pihak-pihak tertentu
                                                                            berdasarkan latar belakang mereka yang tidak berkaitan sama
                                                                            sekali dengan bisnis.

                         Fair and equitable treatment in meeting            The Company ensures that every plan, decision, and policy
 Fairness                stakeholders’ rights based on agreements,          implementation is carried out in the interest of all stakeholders,
                         laws, Company policies, and sound corporate        to the extent possible. Every operational and financial activity,
                         principles.                                        including the Company’s business development plans, is carried
                                                                            out and planned fairly and reasonably, by considering factors that
                                                                            are deemed important and may significantly affect the Company’s
                                                                            business operations, and without discriminating against any parties
                                                                            based on backgrounds that are unrelated to the business.


 Keadilan                Perlakuan yang sama dalam memenuhi hak-            Perusahaan memastikan bahwa setiap rencana, keputusan dan
                         hak stakeholders berdasarkan ketentuan dan         implementasi kebijakan dilakukan demi kepentingan semua
                         peraturan perundang-undangan yang berlaku.         pemangku kepentingan, sejauh yang dimungkinkan. Setiap aktivitas
                                                                            operasional dan keuangan, termasuk rencana pengembangan
                                                                            bisnis Perusahaan, dilakukan dan direncanakan secara adil dan
                                                                            wajar, dengan mempertimbangkan faktor- faktor yang dianggap
                                                                            penting dan dapat berpengaruh signifikan terhadap jalannya bisnis
                                                                            Perusahaan, serta tanpa mendiskriminasi pihak-pihak tertentu
                                                                            berdasarkan latar belakang mereka yang tidak berkaitan sama
                                                                            sekali dengan bisnis.

                         Equal treatment in meeting stakeholders’           The Company ensures that every plan, decision, and policy
 Equity                  rights in accordance with prevailing laws and      implementation is carried out in the interest of all stakeholders,
                         regulations                                        to the extent possible. Every operational and financial activity,
                                                                            including the Company’s business development plans, is conducted
                                                                            and planned fairly and reasonably, by taking into account factors
                                                                            that are considered important and may significantly affect the
                                                                            Company’s business operations, and without discriminating against
                                                                            certain parties based on backgrounds that are unrelated to the
                                                                            business.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                            133                                                      Annual Report 2025
Page 133
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Landasan Hukum dan Kerangka
Kerja GCG
GCG Legal Basis and Framework

Landasan Penerapan Tata Kelola                               Foundation for The Implementation of
Perusahaan                                                   Good Corporate Governance
1.   Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun           1.   Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 2007
     2007 tentang Perusahaan Terbatas;                            concerning Limited Liability Companies;
2.   POJK 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola                2.   Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
     Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan                         30/ POJK.05/2014 concerning Good Corporate
     Pembiayaan;                                                  Governance for Finance Companies;
3.   POJK      No.     35/POJK.05/2018     tentang           3.   POJK No. 35/POJK.05/2018 concerning the
     Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan;                 Implementation of Business Activities of Finance
                                                                  Companies;
4.  POJK       No.      10/POJK.05/2019      tentang         4.   POJK No. 10/POJK.05/2019 concerning the
    Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan                   Implementation of Business Activities of Sharia
    Syariah dan Unit Usaha Syariah Perusahaan                     Finance Companies and Sharia Business Units of
    Pembiayaan;                                                   Finance Companies;
5. POJK No. 29/POJK.05/2020 tentang Peraturan                5.   POJK No. 29/POJK.05/2020 concerning the
    Otoritas Jasa Keuangan tentang Perubahan Atas                 Amendment to POJK No. 30/POJK.05/2014
    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/                    on Good Corporate Governance for Finance
    POJK.05/2014 Tentang Tata Kelola Perusahaan                   Companies;
    Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan;
6. POJK No. 17 /POJK.03/2014 tentang Penerapan               6.  POJK No. 17/POJK.03/2014 concerning the
    Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi              Implementation of Integrated Risk Management
    Keuangan;                                                    for Financial Conglomerates;
7. POJK No. 07/POJK.05/2022 tentang Perubahan                7. POJK No. 07/POJK.05/2022 concerning the
    Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/              Amendment to POJK No. 35/POJK.05/2018 on the
    POJK.05/2018 Tentang Penyelenggaraan Usaha                   Implementation of Business Activities of Finance
    Perusahaan Pembiayaan.                                       Companies;
8. POJK No. 08 Tahun 2023 tentang Penerapan                  8. POJK No. 08 of 2023 concerning the Implementation
    Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan                      of Anti-Money Laundering, Counter-Terrorism
    Pendanaan       Terorisme,    Dan   Pencegahan               Financing, and Counter-Proliferation Financing of
    Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal                Weapons of Mass Destruction Programs in the
    Di Sektor Jasa Keuangan;                                     Financial Services Sector;
9. POJK No. 39/POJK.03/2019 tentang Penerapan                9. POJK No. 39/POJK.03/2019 concerning the
    Strategi Anti-Fraud                                          Implementation of Anti-Fraud Strategy;
10. POJK No. 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan              10. POJK No. 22 of 2023 concerning Consumer and
    Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa                       Community Protection in the Financial Services
    Keuangan;                                                    Sector;
11. Roadmap Pedoman Tata Kelola Perusahaan                   11. The Corporate Governance Roadmap issued by
    Indonesia yang dikeluarkan oleh OJK;                         the Financial Services Authority (OJK);
12. Anggaran Dasar PT Usaha Pembiayaan Reliance              12. The Articles of Association of PT Usaha Pembiayaan
    Indonesia; dan Pedoman Umum Governansi                       Reliance Indonesia; and The Indonesian Code
    Korporat Indonesia (PUGKI) yang diterbitkan oleh             of Corporate Governance (PUGKI) issued by the
    Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG).                 National Committee on Governance Policy (KNKG).




2025 Laporan Tahunan                                   134                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 134
Kerangka Kerja Tata Kelola                                    Good Corporate Governance Framework
1.   Membentuk Struktur Organisasi dan Kebijakan              1.   Establishing the Organizational Structure and
     yang menunjang pelaksanaan Tata Kelola                        Policies that support the implementation of
     Perusahaan.                                                   Corporate Governance.
2.   Memperbaharui Struktur Organisasi dan Kebijakan          2.   Updating the Organizational Structure and Policies
     berdasarkan Regulasi.                                         based on Regulations.
3.   Melakukan sosialisasi Tata Kelola Perusahaan             3.   Conducting socialization of Corporate Governance
     dan Kebijakan Internal kepada seluruh insan                   and Internal Policies to all Company personnel to
     Perusahaan agar tercipta awareness.                           create awareness.
4.   Melaksanakan kegiatan usaha mengacu kepada               4.   Carrying out business activities in accordance
     prinsip prinsip serta kebijakan internal.                     with the principles and internal policies.
5.   Menilai implementasi prinsip-prinsip Tata Kelola         5.   Assessing the implementation of Corporate
     Perusahaan dengan self-assessment.                            Governance principles through self-assessment.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  135                                         Annual Report 2025
Page 135
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Struktur Tata Kelola
Governance Structure

Struktur Tata Kelola di Perusahaan terdiri dari berbagai         The Governance Structure in the Company consists
organ dengan fungsi dan perannya masing-masing                   of various organs, each with its own functions and
yang bertujuan memenuhi kepentingan Perusahaan                   roles aimed at fulfilling the interests of the Company
sesuai dengan prinsip independensi. Secara khusus,               in accordance with the principle of independence.
keberadaan organ di dalam struktur ini bertugas                  Specifically, the presence of these organs within
untuk mendukung komitmen Perusahaan dalam                        the structure serves to support the Company’s
melaksanakan penerapan Tata Kelola Perusahaan                    commitment to effectively implementing Good
yang Baik secara efektif.                                        Corporate Governance.


Organ Utama                                                      Organ Utama
•   Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                             •   General Meeting of Shareholders (GMS)
•   Dewan Komisaris                                              •   Board of Commissioners
•   Direksi                                                      •   Board of Directors
•   Dewan Pengawas Syariah                                       •   Sharia Supervisory Board


Komite Di Bawah Dewan Komisaris                                  Committees Under The Board of
                                                                 Commissioners
•   Komite Audit                                                 •   Audit Committee
•   Komite Pemantau Risiko                                       •   Risk Monitoring Committee
•   Komite Nominasi & Remunerasi                                 •   Nomination & Remuneration Committee


Komite Di Bawah Direksi                                          Committees Under The Board of
                                                                 Directors
•   Komite Kredit                                                •   Credit Committee
•   Komite Manajemen Risiko                                      •   Risk Management Committee
•   Komite Asset Liabilitas                                      •   Asset Liability Committee
•   Komite Anti-Fraud                                            •   Anti-Fraud Committee
•   Komite Produk Dan Pengembangan Usaha Syariah                 •   Sharia Business Product and           Development
                                                                     Committee


Organ Pendukung                                                  Supporting Organs
•   Corporate Secretary                                          •   Corporate Secretary
•   Unit Perlindungan Konsumen                                   •   Consumer Protection Unit
•   Finance & Accounting                                         •   Finance & Accounting
•   Internal Audit                                               •   Internal Audit
•   Manajemen Risiko                                             •   Risk Management
•   Operation                                                    •   Operations
•   Legal                                                        •   Legal
•   IT & MIS                                                     •   IT & MIS
•   HR & GA                                                      •   HR & General Affairs
•   Unit Usaha Syariah                                           •   Sharia Business Unit
•   Bisnis & Development                                         •   Business & Development




2025 Laporan Tahunan                                       136                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 136
Perjalanan Implementasi Tata Kelola
Perusahaan di Reliance Finance
The Journey of Good Corporate Governance Implementation at
Reliance Finance
Upaya Perusahaan untuk membangun budaya dan                   The Company’s efforts to build a culture and process
proses penerapan prinsip GCG secara inklusif dan              for the inclusive and optimal implementation of
optimal, dilakukan dengan menyusun serta menetapkan           GCG principles are carried out by developing and
roadmap GCG. Keberadaan Roadmap ini berperan                  establishing a GCG roadmap. This roadmap serves as
sebagai arah rencana jangka panjang implementasi              a long-term strategic direction for GCG implementation
GCG di Perusahaan serta sebagai bentuk gambaran               within the Company and provides a comprehensive
secara menyeluruh untuk aspek-aspek yang menurut              overview of the aspects that the Company considers
Perusahaan memerlukan pengembangan pada setiap                requiring development at each stage.
tahapnya.


Roadmap GCG Perusahaan                                        Company’s GCG Roadmap

                   •   Mengintegrasikan seluruh layanan pembiayaan digital ke dalam satu ekosistem terpadu
                       melalui super app Reli.id.
                   •   Memperkuat monetisasi ekosistem melalui strategi cross-selling yang terintegrasi antar
                       entitas dalam grup.
                   •   Perusahaan berhasil melunasi obligasi REFI I seri B senilai 100 milyar.
    2025           •   Consolidated all digital financing services into one integrated ecosystem within the Reli.id
                       super app.
                   •   Strengthened ecosystem monetization through strategic cross-selling across group entities.
                   •   The Company successfully paid off its REFI I series B bonds worth 100 billion
                   Seluruh produk telah terdigitalisasi dan fokus pada peningkatan pertumbuhan bisnis yang cepat.
    2024           All products have been digitized, with a focus on accelerating business growth.
                   Fokus pada penerapan teknologi digital & peningkatan pertumbuhan bisnis yang cepat.
    2023           Focus on the implementation of digital technology and shifting financing segments from productive
                   financing to supply chain financing.
                   Sebagai perusahaan pembiayaan terdepan untuk pembiayaan perumahan dan UMKM
    2022
                   Positioned as a leading financing company for housing and MSME financing.
                   Perkuatan digital infrastruktur untuk pertumbuhan berkesinambungan.
    2020
                   Strengthening digital infrastructure to support sustainable growth.
                   Fokus pada pembiayaan perumahan, produktif UMKM dan multiguna
     2019
                   Focus on housing financing, productive MSMEs, and multipurpose financing.
                   SMP menunjuk Reliance Finance sebagai mitra pembiayaan perumahan
     2018          SMP appointed Reliance Finance as a housing financing partner.
                   Memperoleh izin untuk pembiayaan produk syariah.
     2017          Obtained license for Sharia financing products.
                   7 (tujuh) tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan rating “Sangat Bagus” dari Infobank.
 2013-2019
                   Received the “Very Good” rating award from Infobank for seven consecutive years.
                   Akuisisi PT Nation Capital Finance oleh PT Reliance Capital Management dan nama perusahaan
                   diubah menjadi PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia.
     2012
                   PT Nation Capital Finance was acquired by PT Reliance Capital Management, and subsequently
                   the Company’s name was changed to PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia.


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  137                                         Annual Report 2025
Page 137
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Fokus Tata Kelola 2025 dan
Rencana 2026
Governance Focus for 2025 and Plans for 2026

Fokus Tata Kelola                                               Governance Focus
Pada 2025, aktivitas governansi Perusahaan berfokus             In 2025, the Company’s governance activities are
pada internalisasi berbagai kebijakan baru dari                 focused on internalizing various new policies from
Otoritas Jasa Keuangan/OJK yang berkaitan dengan                the Financial Services Authority/OJK related to
jalannya kegiatan usaha Perusahaan, kepada seluruh              the Company’s business operations to all Reliance
Insan Reliance Finance tanpa terkecuali. Beberapa di            Finance employees without exception. This includes
antaranya adalah melalui sosialisasi update regulasi            disseminating the latest external regulatory updates,
eksternal terbaru yang selaras dengan update                    aligned with the Company’s internal regulations, such
peraturan internal Perusahaan seperti SOP/pedoman,              as SOPs/guidelines, policies, and other systems.
kebijakan, dan sistem lainnya. Selain itu, Perusahaan           Additionally, the Company regularly conducted training
juga secara berkala menyelenggarakan pelatihan                  sessions for the Board of Directors and employees on
reguler untuk Direksi dan Karyawan terkait tata kelola,         governance matters, ensuring that all activities related
serta memastikan bahwa seluruh kegiatan yang                    to corporate governance comply with regulatory
berkaitan dengan tata kelola perusahaan berjalan                requirements.
sesuai peraturan regulator.

Rencana Tata Kelola 2026                                        Governance Plan for 2026
•   Melakukan refreshment SOP/Pedoman/Kebijakan                 •   Refreshing the Company’s existing internal SOPs,
    yang telah dimiliki internal Perusahaan.                        Guidelines, and Policies.
•   Fokus untuk melakukan update pada peraturan                 •   Focusing on updating the Company’s internal
    internal Perusahaan seperti SOP/Pedoman/                        regulations, such as SOPs, Guidelines, and
    Kebijakan sesuai dengan adanya perubahan                        Policies, in line with changes in regulatory/external
    kebijakan regulator/eksternal.                                  policies.
•   Sosialisasi Kebijakan dari Otoritas Jasa Keuangan.          •   Disseminating policies from the Financial Services
                                                                    Authority.
•   Memantau serta menerapkan Tata Kelola                       •   Monitoring    and     implementing      Corporate
    Perusahaan berdasarkan kebijakan Otoritas Jasa                  Governance based on Financial Services Authority
    Keuangan.                                                       policies.




Penilaian Tingkat Kesehatan
Perusahaan
Assessment of the Company’s Soundness Level

Secara berkala, Perusahaan melaksanakan asesmen                 The Company periodically conducts assessments
efektivitas penerapan GCG melalui penilaian tingkat             on the effectiveness of GCG implementation through
kesehatan perusahaan. Hal tersebut dilakukan juga               evaluations of the Company’s soundness level. This
sebagai upaya meningkatkan kualitas kinerja dan                 is also part of the Company’s efforts to enhance
memberikan pelayanan pembiayaan yang prima.                     performance quality and provide excellent financing
Berikut adalah hasil penilaian tingkat kesehatan                services. Below is the result of the Company’s
Perusahaan untuk tahun 2025, disertai faktor penilaian          soundness level assessment for 2025, along with the
dan peringkatnya.                                               assessment factors and corresponding ratings.


2025 Laporan Tahunan                                      138                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 138
                                     Faktor Penilaian                                               Peringkat
    No.
                                    Assessment Factors                                               Rating
                                  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
     1.                                                                                                   1
                                    Good Corporate Governance

                                            Profil Risiko
     2.                                                                                                   2
                                            Risk Profile

                                            Rentabilitas
     3.                                                                                                   2
                                            Profitability

                                            Permodalan
     4.                                                                                                   1
                                              Capital

 Peringkat Tingkat Kesehatan Perusahaan
                                                                                                          2
 Company Soundness Level Rating



Pada 2025, Perseroan memperoleh peringkat Komposit                    In 2025, the Company received a Composite Rating
2 pada aspek Tata Kelola Perusahaan. Perolehan                        2 in the aspect of Good Corporate Governance. This
peringkat ini menjadi gambaran dari kemampuan                         rating reflects the Management’s strong capability in
Manajemen Perusahaan dalam menjalankan penerapan                      effectively implementing governance practices and
Tata Kelola secara maksimal dan telah memenuhi                        achieving the Company’s objectives in applying Good
tujuan Perusahaan dalam melaksanakan penerapan                        Corporate Governance principles in a comprehensive
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dengan                       manner. Any shortcomings encountered during the
komprehensif. Kekurangan yang tidak dapat dihindari                   implementation process were appropriately managed
dalam proses penerapan tersebut juga dapat ditangani                  and resolved by the Management through reasonable
dengan baik dan diselesaikan jajaran Manajemen                        decisions and actions.
Perusahaan dengan keputusan dan tindakan wajar.

Perusahaan terus memastikan bahwa penerapan                           The Company continues to ensure that the
seluruh praktik GCG di internal Perusahaan telah                      implementation of all GCG practices internally is carried
dilakukan dengan baik melalui penetapan pemisahan                     out effectively by establishing a clear division of duties
tugas kepada masing-masing unit dalam deskripsi                       for each unit through well-defined job descriptions.
kerja yang jelas. Perusahaan juga memastikan                          The Company also ensures that all decision-making
bahwa pelaksanaan proses pengambilan keputusan                        processes are conducted independently and remain
senantiasa dipenuhi secara independen dan bebas                       free from conflicts of interest.
dari konflik kepentingan.




Rapat Umum Pemegang Saham                                                                                     [POJK 51-E.1]

General Meeting of Shareholders

Secara struktur tata kelola, Rapat Umum Pemegang                      Structurally, the General Meeting of Shareholders
Saham (“RUPS”) menempati posisi tertinggi yang                        (“GMS”) holds the highest authority in the governance
memegang kewenangan tertinggi yang tidak dimiliki                     structure, with powers not vested in the Board of
oleh Dewan Komisaris dan Direksi dalam batas yang                     Commissioners or the Board of Directors, within the
ditentukan dalam Undang Undang dan/atau Anggaran                      limits set by the Law and/or the Company’s Articles of
Dasar. RUPS menjadi wadah atau forum yang digunakan                   Association. The GMS serves as a forum through which
Pemegang Saham untuk mengetahui kinerja dan                           Shareholders are informed of the performance and
laporan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi.                   accountability reports of the Board of Commissioners
Pemegang Saham memiliki hak untuk mendapatkan                         and the Board of Directors. Shareholders have the right
informasi dan keterangan terkait Perusahaan                           to obtain information and explanations related to the
sebagaimana ditetapkan dalam mata acara rapat dan                     Company, as stated in the meeting agenda and as long
tidak bertentangan dengan kepentingan Perusahaan.                     as it does not conflict with the Company’s interests.


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                          139                                             Annual Report 2025
Page 139
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Hak dan Kewajiban Pemegang Saham                              Rights and Obligations of Shareholders
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007                   According to Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
tentang Perusahaan Terbatas (UUPT), disebutkan                Companies (Company Law), shareholders are entitled
bahwa pemegang saham memiliki hak-hak sebagai                 to the following rights:
berikut:
1. Hak Perseorangan (Personal Rights);                        1.   Personal Rights;
2. Hak Menilai Harga Saham (Appraisal Right);                 2.   Appraisal Right;
3. Hak Meminta Didahuluan (Pre-Emptive Right);                3.   Pre-Emptive Right;
4. Hak Gugatan Derivatif (Derivative Right);                  4.   Derivative Right;
5. Hak Pemeriksaan (Enqueterecht);                            5.   Enqueterecht;
6. Hak meminta mengadakan RUPS;                               6.   Rights to request a GMS;
7. Hak meminta pembubaran Perusahaan.                         7.   Rights to request the dissolution of the Company.

Pelaksanaan RUPS 2025                                         Implementation of the 2025 GMS
Pada tahun 2025, Perusahaan telah menyelenggarakan            In 2025, the Company held one Annual General
1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan               Meeting of Shareholders (AGMS) on Tuesday, June 24,
(RUPST) yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Juni 2025           2025, at 4:06 PM Western Indonesian Time.
pukul 16.06 WIB.

Rapat dihadiri oleh Dewan Komisaris, Direksi, dan             The meeting was attended by the Board of
perwakilan pemegang saham, dengan rincian sebagai             Commissioners, the Board of Directors, and
berikut:                                                      representatives of shareholders, as follows:
1. Braman Setyo selaku Komisaris Independen;                  1. Braman Setyo as Independent Commissioner;
2. Ira Rakhmawati selaku Direktur;                            2. Ira Rakhmawati as Director;
3. Nurwati Tunggal selaku pemilik dan/atau                    3. Nurwati Tunggal as owner and/or holder of 113,000
    pemegang 113.000 (seratus tiga belas ribu) saham;             (one hundred and thirteen thousand) shares;
4. Yessy Handayani selaku pemilik dan/atau                    4. Yessy Handayani as owner and/or holder of
    pemegang 20.000 (dua puluh ribu) saham;                       20,000 (twenty thousand) shares;
5. Muhammad Faisal Muchtar selaku Dewan                       5. Muhammad Faisal Muchtar as Sharia Supervisory
    Pengawas Syariah; dan                                         Board member; and
6. Adela Erwina Putri selaku Business Development             6. Adela Erwina Putri as Business Development
    Head.                                                         Head.


Tahapan Penyelenggaraan RUPS                                  Stages of GMS Implementation
Tahapan penyelenggaraan RUPS Tahunan 2025 adalah              The stages of holding the 2025 Annual GMS are as
sebagai berikut:                                              follows:

 Pemberitahuan
                                                                    19 Mei 2025
 Notification

 Pengumuman
                                                                    24 Mei 2025
 Announcement

 Pemanggilan
                                                                     2 Juni 2025
 Invitation

 Pelaksanaan
                                                                     15 Juli 2025
 Execution

 Hasil dan Keputusan
                                                                      Juli 2025
 Resolutions and Decisions




2025 Laporan Tahunan                                    140                         PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 140
Rapat Umum Pemegang Saham                                                2025 Annual General Meeting of
Tahunan 2025                                                             Shareholders
Adapun rincian mata acara/agenda RUPS Tahunan                            The details of the agenda items for the 2025 Annual
Tahun 2025 adalah sebagai berikut:                                       General Meeting of Shareholders (AGMS) are as
                                                                         follows:

                                                          Mata Acara Pertama
                                                           First Agenda Item

 Agenda                  Persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang
                         berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
                         Approval of the Annual Report and ratification of the Company’s Annual Financial Report for the financial year ending
                         December 31, 2024.


 Hasil Keputusan         1.   Menyetujui Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024;
                         2.   Mengesahkan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
                              Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Djoko, Sidik, & Indra sebagaimana dinyatakan
                              dalam laporannya tertanggal 29 April 2025 dengan opini wajar tanpa pengecualian bahwa “laporan keuangan
                              menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan PT Usaha Pembiayaan Reliance
                              Indonesia pada tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada
                              tanggal tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia”;
                         3.   Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tugas Pengurusan Direksi dan Pengawasan Dewan Komisaris untuk
                              tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024;
                         4.   Menyetujui Pemberian pembebasan tanggung jawab (acquit etde charge) kepada Dewan Komisaris dan Direksi
                              Perusahaan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir
                              pada tanggal 31 Desember 2024 sepanjang tindakan kepengurusan dan pengawasan tersebut tercermin dalam
                              catatan dan buku Perusahaan dan rekening yang sudah diaudit untuk tahun buku yang berakhir tanggal 31
                              Desember 2024.

 Resolution Outcome      1.   Approved the Company’s Annual Report for the financial year ending December 31, 2024;
                         2.   Ratified the Company’s Annual Financial Statements for the financial year ending December 31, 2024, audited by
                              the Public Accounting Firm Djoko, Sidik, & Indra, as stated in its report dated April 29, 2025, with an unqualified
                              opinion that “the financial statements present fairly, in all material respects, the financial position of PT Usaha
                              Pembiayaan Reliance Indonesia as of December 31, 2024, and its financial performance and cash flows for the
                              year then ended in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards”;
                         3.   Approved and ratified the Report on the Management Duties of the Board of Directors and the Supervisory
                              Duties of the Board of Commissioners for the financial year ending December 31, 2024;
                         4.   Approved the granting of release from responsibility (acquit et de charge) to the Company’s Board of
                              Commissioners and Directors for the supervisory and management actions they carried out in the financial
                              year ending on December 31, 2024, as long as the management and supervisory actions are reflected in the
                              Company’s records and books and audited accounts for the financial year ending on December 31, 2024.


                                                           Mata Acara Kedua
                                                          Second Agenda Item

                         Penetapan penggunaan Laba/Rugi Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
 Agenda
                         Determination of the use of the Company’s Profit/Loss for the financial year ending December 31, 2024.

 Hasil Keputusan         1.   Menyetujui penetapan laba bersih Perusahaan tahun buku 2024 sejumlah Rp.16.046.749.891,- (enam belas
                              miliar empat puluh enam juta tujuh ratus empat puluh sembilan ribu delapan ratus sembilan puluh satu Rupiah);
                         2.   Menyetujui penggunaan laba bersih Perusahaan tersebut sebagai berikut:
                              a.     Menyisihkan sebagai Cadangan Wajib Perusahaan sesuai ketentuan Pasal 70 dan 71 UUPT sebesar
                                     Rp250.000.000, (dua ratus lima puluh juta Rupiah), sehingga jumlah Cadangan Wajib Perusahaan menjadi
                                     Rp750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta Rupiah);
                              b.     Membukukan sisa laba bersih sejumlah Rp.15.796.749.891, (lima belas miliar tujuh ratus sembilan puluh
                                     enam juta tujuh ratus empat puluh sembilan ribu delapan ratus sembilan puluh satu Rupiah) sebagai laba
                                     ditahan. Sehingga jumlah laba ditahan Perusahaan menjadi Rp.122.522.225.273,- (seratus dua puluh dua
                                     miliar lima ratus dua puluh dua juta dua ratus dua puluh lima ribu dua ratus tujuh puluh tiga Rupiah).

 Resolution Outcome      1.   Approved the determination of the Company’s net profit for the 2024 financial year at Rp16,046,749,891 (sixteen
                              billion forty-six million seven hundred forty-nine thousand eight hundred ninety-one Rupiah);
                         2.   Approved the use of the Company’s net profit as follows:
                              a.     To set aside Rp250,000,000 (two hundred and fifty million Rupiah) as the Company’s Mandatory Reserves
                                     in accordance with Articles 70 and 71 of the Company Law, bringing the Company’s Mandatory Reserves
                                     to Rp750,000,000 (seven hundred and fifty million Rupiah);
                              b.     To record the remaining net profit of Rp15,796,749,891 (fifteen billion seven hundred and ninety-six million
                                     seven hundred forty-nine thousand eight hundred and ninety-one Rupiah) as retained earnings. So that
                                     the Company’s retained earnings amount to Rp. 122,522,225,273,- (one hundred twenty two billion five
                                     hundred twenty two million two hundred twenty five thousand two hundred seventy three Rupiah).




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                            141                                                       Annual Report 2025
Page 141
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




                                                                    Mata Acara Ketiga
                                                                    Third Agenda Item

 Agenda                            Pendelegasian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
                                   Perusahaan untuk tahun buku 2025 dan penetapan honorarium serta persyaratan lain berkenaan dengan penunjukan
                                   tersebut.
                                   Delegation of authority to the Board of Commissioners to appoint the Company’s Public Accountant and Public
                                   Accounting Firm for the 2025 financial year and to determine the honorarium and other requirements related to the
                                   appointment.

 Hasil Keputusan                   1.   Menyetujui untuk mendelegasikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perusahaan untuk menunjuk dan
                                        menentukan Kantor Akuntan Publik yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (termasuk Akuntan Publik
                                        Terdaftar yang tergabung dalam Kantor Akuntan Publik Terdaftar tersebut) yang akan mengaudit laporan
                                        Keuangan Perusahaan tahun buku 2025, dengan kriteria atau batasan sebagai berikut:
                                        a.   Merupakan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan:
                                        b.   Memiliki reputasi dan integritas yang baik;
                                        c.   Jasa audit (audit fee) yang kompetitif;
                                        d.   Memiliki pengalaman dan keahlian dalam sektor industri pembiayaan atau lembaga jasa keuangan non-
                                             bank;
                                        e.   Tidak memiliki konflik kepentingan dengan Perusahaan, entitas anak, Dewan Komisaris, Direksi, maupun
                                             pemegang saham utama, serta tidak sedang memberikan jasa non-audit yang dapat mengganggu
                                             independensi;
                                        f.   Memiliki tim audit yang memadai secara kualitas dan kuantitas, dengan kualifikasi dan sertifikasi profesi
                                             yang relevan, serta komitmen waktu sesuai cakupan audit;
                                        g.   Mampu menyampaikan laporan audit sesuai dengan waktu yang ditetapkan oleh OJK dan/atau peraturan
 Resolution Outcome                          perundang-undangan, agar tidak mengganggu proses pelaporan dan RUPS tahunan.
                                   2.   Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium serta persyaratan lain
                                        berkenaan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik Terdaftar tersebut.

                                   1.   Approved to delegate authority to the Company’s Board of Commissioners to appoint and determine a Public
                                        Accounting Firm registered with the Financial Services Authority (including Registered Public Accountants
                                        within the Registered Public Accounting Firm) that will audit the Company’s financial statements for the 2025
                                        financial year, with the following criteria and limitations:
                                        a.    Is a Public Accounting Firm registered with the Financial Services Authority;
                                        b.    Has a good reputation and integrity;
                                        c.    Competitive audit fees;
                                        d.    Has experience and expertise in the financing industry or non-bank financial services institutions;
                                        e.    Has no conflict of interest with the Company, its subsidiaries, the Board of Commissioners, the Board of
                                              Directors, or the major shareholders, and is not currently providing non-audit services that could impair
                                              independence;
                                        f.    Has an audit team adequate in quality and quantity, with relevant professional qualifications and
                                              certifications, and a time commitment appropriate to the audit scope;
                                        g.    Capable of submitting audit reports within the timeframes stipulated by the Financial Services Authority
                                              and/or laws and regulations, so as not to disrupt the reporting process and the annual GMS.
                                   2.   Granted authority to the Board of Commissioners to determine the honorarium and other requirements regarding
                                        the appointment of the Registered Public Accounting Firm.




Realisasi Pelaksanaan Rapat Umum                                                  Realization of The Implementation of
Pemegang Saham Tahun Sebelumnya                                                   The Previous Year’s General Meeting of
                                                                                  Shareholders
Pada tahun 2024, Perusahaan menyelenggarakan 1                                    In 2024, the Company held 1 (one) Annual General
(satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                                     Meeting of Shareholders (AGMS) through a Circular
(RUPST) melalui Keputusan Sirkuler yang seluruh                                   Decision, all of which resolutions have been
keputusannya telah direalisasikan tanpa terkecuali.                               implemented without exception.


Rapat Umum Pemegang Saham                                                         2024 Annual General Meeting of
Tahunan (RUPST) 2024                                                              Shareholders (AGMS)
Adapun realisasi hasil keputusan Rapat Umum                                       The realization of the resolutions of the Annual General
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 28                                    Meeting of Shareholders (AGMS) held on May 28,
Mei 2024                                                                          2024.




2025 Laporan Tahunan                                                      142                              PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 142
                                                                      Keputusan RUPST
   No.
                                                                      AGMS Resolutions

    1.      Menyetujui Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
            Approved the Company’s Annual Report for the financial year ending on December 31, 2023.

            Mengesahkan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah
            diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan.

            Ratified the Company’s Annual Financial Statements for the financial year ending on December 31, 2023, which were audited by the
            Public Accounting Firm Heliantono & Rekan.

            Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tugas Pengurusan Direksi dan Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir
            pada 31 Desember 2023.

            Approved and ratified the Report on the Management Duties of the Board of Directors and the Supervisory Duties of the Board of
            Commissioners for the financial year ending on December 31, 2023.

            Menyetujui Pemberian pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan atas
            tindakan pengawasan dan pengurusan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
            sepanjang tindakan kepengurusan dan pengawasan tersebut tercermin dalam catatan dan buku Perusahaan dan rekening yang sudah
            diaudit untuk tahun buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2023.

            Granted full release and discharge (acquit et de charge) to the Board of Commissioners and the Board of Directors for the supervisory
            and management actions carried out during the financial year ending on December 31, 2023, insofar as such actions are reflected in
            the Company’s records and books and in the audited financial statements for the same year.

    2.      Menyetujui penetapan laba bersih Perusahaan tahun buku 2023 sejumlah Rp9.474.554.648,- (sembilan miliar empat ratus tujuh puluh
            empat juta lima ratus lima puluh empat ribu enam ratus empat puluh delapan rupiah).

            Approved the allocation of the Company’s net profit for the 2023 fiscal year in the amount of Rp9,474,554,648 (nine billion four hundred
            seventy-four million five hundred fifty-four thousand six hundred forty-eight rupiah)

            Menyetujui penggunaan laba bersih Perusahaan tersebut sebagai berikut:
            a.  Menyisihkan sebagai Cadangan Wajib Perusahaan sesuai ketentuan Pasal 70 dan 71 UUPT sebesar Rp250.000.000,- (dua ratus
                lima puluh juta rupiah), sehingga jumlah Cadangan Wajib Perusahaan menjadi Rp750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta
                Rupiah);
            b.  Membukukan sisa laba bersih sejumlah Rp9.224.554.648,- (sembilan miliar dua ratus dua puluh empat juta lima ratus lima puluh
                empat ribu enam ratus empat puluh delapan rupiah) sebagai laba ditahan, sehingga jumlah laba ditahan Perusahaan menjadi
                Rp106.475.475.382,- (seratus enam miliar empat ratus tujuh puluh lima juta empat ratus tujuh puluh lima ribu tiga ratus delapan
                puluh dua rupiah).

            Approved the use of the net profit as follows:
            a.   Allocated Rp250,000,000 (two hundred fifty million rupiah) as a Statutory Reserve in accordance with Articles 70 and 71 of the
                 Indonesian Company Law (UUPT), bringing the total Statutory Reserve to Rp750,000,000 (seven hundred fifty million rupiah);
            b.   Recorded the remaining net profit of Rp9,224,554,648 (nine billion two hundred twenty-four million five hundred fifty-four thousand
                 six hundred forty-eight rupiah) as retained earnings, bringing the total retained earnings of the Company to Rp106,475,475,382
                 (one hundred six billion four hundred seventy-five million four hundred seventy-five thousand three hundred eighty-two rupiah).

    3.      Menyetujui untuk mendelegasikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perusahaan untuk menunjuk dan menentukan Kantor
            Akuntan Publik Terdaftar (termasuk Akuntan Publik Terdaftar yang tergabung dalam Kantor Akuntan Publik Terdaftar tersebut) yang
            akan mengaudit laporan Keuangan Perusahaan tahun buku 2024, dengan kriteria:
            a.   Merupakan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan;
            b.   Memiliki reputasi yang baik;
            c.   Jasa audit (audit fee) yang kompetitif.

            Approved the delegation of authority to the Company’s Board of Commissioners to appoint and determine the Registered Public
            Accounting Firm (including the Registered Public Accountant within such firm) to audit the Company’s Financial Statements for the
            2024 fiscal year, with the following criteria:
            a.   The Public Accounting Firm must be registered with the Financial Services Authority (OJK);
            b.   Must have a good reputation;
            c.   Must offer a competitive audit fee.

            Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium serta persyaratan lain berkenaan dengan penunjukan
            Kantor Akuntan Publik Terdaftar tersebut.

            Granted authority to the Board of Commissioners to determine the honorarium and other terms related to the appointment of the
            Registered Public Accounting Firm.

    4.      Memberikan kuasa kepada Pemegang Saham Mayoritas Perusahaan untuk menentukan jenis dan/atau besarnya gaji, tunjangan,
            tantiem dan/atau bonus bagi anggota Direksi, dan menentukan jenis dan/atau besarnya honorarium, tunjangan, tantiem dan/atau
            bonus bagi anggota Dewan Komisaris Perusahaan.

            Authorized the Majority Shareholder of the Company to determine the type and/or amount of salaries, allowances, tantiem, and/or
            bonuses for members of the Board of Directors, as well as to determine the type and/or amount of honorarium, allowances, tantiem,
            and/or bonuses for members of the Board of Commissioners.


 Seluruh keputusan RUPS telah disetujui dan direalisasikan.
 All resolutions of the General Meeting of Shareholders have been approved and implemented.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                                143                                                       Annual Report 2025
Page 143
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Dewan Komisaris                                   [POJK 51-E.1]

Board of Commissioners
Dalam struktur tata kelola, Dewan Komisaris berperan         In the governance structure, the Board of
sebagai pihak yang bertugas khusus dalam hal                 Commissioners serves as the party specifically tasked
pengawasan secara umum maupun secara khusus                  with both general and specific supervision over all
atas seluruh aktivitas operasional Perusahaan.               operational activities of the Company. The Board of
Dewan Komisaris memiliki tugas untuk memberi                 Commissioners has the duty to provide input, advice,
masukan, saran, dan nasihat kepada Direksi dalam hal         and recommendations to the Board of Directors
pengelolaan dan pengurusan Perusahaan.                       regarding the management and administration of the
                                                             Company.


Posisi Dewan Komisaris di Perusahaan mengacu pada            The position of the Board of Commissioners in the
dasar hukum Undang-Undang Republik Indonesia                 Company refers to the legal basis of the Republic of
Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas;             Indonesia Law Number 40 Year 2007 concerning
POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan           Limited Liability Companies; OJK Regulation No.
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; dan POJK            33/POJK.04/2014 regarding the Board of Directors
No.27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan               and Board of Commissioners of Issuers or Public
dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa                  Companies; and OJK Regulation No. 27/POJK.03/2016
Keuangan.                                                    concerning the Fit and Proper Assessment for Key
                                                             Parties in Financial Service Institutions.

Pernyataan Kepemilikan Pedoman                               Declaration of Ownership of The Board
dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris                        Manual
(Board Manual)
Dewan Komisaris telah dilengkapi dengan Pedoman              The Board of Commissioners is equipped with the
Dewan Komisaris dan Direksi No. KEB.PER-002/                 Board of Commissioners and Directors Manual No.
REFI Tanggal 2 November 2015 sebagaimana telah               KEB.PER-002/REFI dated November 2, 2015, which
diperbaharui menjadi Pedoman Dewan Komisaris dan             has been updated to Manual No. KEB-PER.016/REFI
Direksi No. KEB-PER.016/REFI Tanggal 30 November             dated November 30, 2022, serving as the guideline
2022 yang dijadikan sebagai Pedoman serta Tata               and code of conduct for the Board of Commissioners
Tertib Kerja Dewan Komisaris di dalam Perusahaan.            within the Company.


Tugas, Wewenang, Kewajiban, dan                              Duties, Authorities, Obligations,
Tanggung Jawab Dewan Komisaris                               and Responsibilities of The Board of
                                                             Commissioners
Tugas:                                                       Duties:
a. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan                   a. Supervising management policies and the overall
   pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya,                 management of the Company and its business
   baik mengenai Perusahaan maupun usaha                         activities conducted by the Board of Directors;
   Perusahaan yang dilakukan oleh Direksi;
b. Memberikan nasihat kepada Direksi mengenai                b.   Providing advice to the Board of Directors
   Perusahaan, jalannya pengurusan pelaksanaan                    regarding the Company, the implementation of the
   Rencana Jangka Panjang Perusahaan, Rencana                     Company’s Long-Term Plan, Business Plan (RBP),
   Bisnis Perusahaan (RBP), Rencana Kerja dan                     Work Plan and Budget (RKAP), as well as provisions
   Anggaran Perusahaan (RKAP) serta ketentuan                     of the Articles of Association and General Meeting
   Anggaran Dasar dan Keputusan Rapat Umum                        of Shareholders (GMS) resolutions, and prevailing
   Pemegang Saham (RUPS), serta peraturan                         laws and regulations, for the benefit of the
   perundang-undangan yang berlaku, untuk                         Company and in line with its objectives; and
   kepentingan Perusahaan dan sesuai dengan
   maksud dan tujuan Perusahaan; dan


2025 Laporan Tahunan                                   144                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 144
c.   Komisaris   Independen   melakukan  fungsi               c.   Independent Commissioners perform oversight
     pengawasan untuk menyuarakan kepentingan                      functions to represent the interests of Debtors,
     Debitur, Kreditur dan pemangku kepentingan                    Creditors, and other stakeholders.
     lainnya.

Wewenang:                                                     Authorities:
a. Memeriksa     buku-buku,      surat-surat,   serta         a. Examining the Company’s books, documents,
   dokumen dokumen lainnya, memeriksa kas untuk                  cash, securities, and other assets for verification
   keperluan verifikasi dan lain-lain surat berharga             purposes;
   dan memeriksa kekayaan Perusahaan;
b. Memasuki pekarangan, gedung, dan kantor yang               b.   Entering Company grounds, buildings, and offices;
   dipergunakan oleh Perusahaan;
c. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau                   c.   Requesting explanations from the Board of
   pejabat lainnya mengenai segala persoalan yang                  Directors and/ or other officers regarding any
   menyangkut pengelolaan Perusahaan;                              matters related to the Company’s management;
d. Mengetahui segala kebijakan dan tindakan yang              d.   Being informed of all policies and actions
   telah dan akan dijalankan oleh Direksi;                         undertaken or planned by the Board of Directors;
e. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah          e.   Requiring the Board of Directors and/or officers
   Direksi dengan sepengetahuan Direksi untuk                      under the Board of Directors’ knowledge to attend
   menghadiri rapat Dewan Komisaris;                               Board of Commissioners meetings;
f. Memberhentikan sementara anggota Direksi                   f.   Temporarily suspending members of the Board
   sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar;                         of Directors in accordance with the Articles of
                                                                   Association;
g.   Melakukan tindakan pengurusan Perusahaan                 g.   Taking management actions in certain conditions
     dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu                     for a specified period, pursuant to the Articles of
     tertentu sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar;              Association;
h.   Menghadiri rapat Direksi dan memberikan                  h.   Attending Board of Directors meetings and provide
     pandangan pandangan terhadap hal-hal yang                     opinions on discussed matters; and
     dibicarakan; dan
i.   Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya               i.   Exercising other supervisory authorities in
     sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan                 accordance with laws, Articles of Association,
     perundang undangan, Anggaran Dasar, dan/atau                  and/or GMS resolutions.
     keputusan RUPS.

Kewajiban:                                                    Obligations:
a. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam                    a. Providing advice to the Board of Directors in
   melaksanakan pengurusan Perusahaan;                            managing the Company;
b. Menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS                     b. Convening the Annual and other GMS as authorized
   lainnya    sesuai   dengan     kewenangannya                   by the Articles of Association;
   sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar;
c. Memberikan pendapat dan persetujuan Rencana                c.   Providing opinions and approve the Company’s
   Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Rencana                       Long-Term Plan (RJPP), Business Plan (RBP),
   Bisnis Perusahaan (RBP), Rencana Kerja dan                      Work Plan and Budget (RKAP), and other work
   Anggaran Perusahaan (RKAP), serta rencana kerja                 plans prepared by the Board of Directors, per the
   lainnya yang disiapkan Direksi, sesuai dengan                   Articles of Association;
   ketentuan Anggaran Dasar;
d. Mengikuti perkembangan kegiatan Perusahaan,                d.   Monitoring Company activities and provide
   memberikan pendapat dan saran kepada RUPS                       opinions and recommendations to the GMS on
   mengenai setiap masalah yang dianggap penting                   significant issues;
   bagi kepengurusan Perusahaan;
e. Melaporkan kepada RUPS apabila terjadi gejala              e.   Reporting to the GMS if signs of declining Company
   menurunnya kinerja Perusahaan;                                  performance occur;




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  145                                          Annual Report 2025
Page 145
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




f. Mengusulkan kepada RUPS penunjukan Akuntan               f.   Proposing to the GMS the appointment of Public
   Publik yang akan melakukan pemeriksaan atas                   Accountants to audit the Company’s books;
   buku-buku Perusahaan;
g. Meneliti dan menelaah laporan berkala dan                g.   Reviewing and examining periodic reports and the
   Laporan Tahunan yang disiapkan Direksi serta                  Annual Report prepared by the Board of Directors
   menandatangani Laporan Tahunan;                               and sign the Annual Report;
h. Memberikan penjelasan, pendapat, dan saran               h.   Providing      explanations,   opinions,      and
   kepada RUPS mengenai Laporan Tahunan apabila                  recommendations to the GMS regarding the
   diminta;                                                      Annual Report if requested;
i. Membuat Risalah Rapat Dewan Komisaris dan                i.   Preparing minutes of the Board of Commissioners
   menyimpan salinannya;                                         meetings and maintain copies;
j. Melaporkan kepada Perusahaan mengenai                    j.   Reporting to the Company regarding the ownership
   kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya pada                of shares by themselves and/or their family in the
   Perusahaan tersebut dan Perusahaan lain;                      Company or other companies;
k. Membentuk Komite Audit dan Komite lainnya                k.   Establishing an Audit Committee and other
   sesuai dengan kebutuhan Perusahaan;                           committees as needed;
l. Melakukan evaluasi terhadap kinerja komite yang          l.   Evaluating the performance of committees
   membantu pelaksanaan tugas dan tanggung                       assisting the Board of Commissioners annually;
   jawab Dewan Komisaris setiap akhir tahun buku;
m. Memberikan laporan tentang tugas pengawasan              m. Reporting on supervisory duties performed during
   yang telah dilakukan selama tahun buku yang baru            the past financial year to the GMS; and
   lampau kepada RUPS; dan
n. Melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka              n.   Performing other obligations in the context of
   tugas pengawasan dan pemberian nasihat,                       supervisory duties and advisory roles, as long as
   sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan                 not conflicting with laws, Articles of Association,
   perundang undangan, Anggaran Dasar, dan/atau                  and/or GMS decisions.
   keputusan RUPS.

Tanggung Jawab:                                             Responsibilities:
Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung jawab            Each member of the Board of Commissioners is
penuh secara pribadi apabila yang bersangkutan              personally fully responsible if found guilty or negligent
bersalah atau lalai menjalankan tugasnya untuk              in carrying out their duties for the Company’s benefit
kepentingan dan usaha Perusahaan, kecuali                   and business, unless the concerned member can
anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan dapat             prove that:
membuktikan:
a. Telah melakukan pengawasan dengan itikad baik            a.   They have conducted oversight with good faith
    dan kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai               and prudence for the benefit and in accordance
    dengan maksud dan tujuan Perusahaan;                         with the Company’s objectives;
b. Tidak mempunyai kepentingan pribadi baik                 b.   They have no direct or indirect personal interest
    langsung maupun tidak langsung atas tindakan                 in management actions by the Board of Directors
    pengurusan Direksi yang mengakibatkan kerugian;              resulting in losses; and
    dan
c. Telah memberikan nasihat kepada Direksi untuk            c.   They have advised the Board of Directors to
    mencegah timbul atau berlanjutnya kerugian                   prevent or stop any such losses.
    tersebut.


Susunan Dewan Komisaris                                     Composition of The Board of
                                                            Commissioners

Sampai dengan 31 Desember 2025, susunan                     As of December 31, 2025, the Board of Commissioners
Dewan    Komisaris Perusahaan  berjumlah  2                 consists of 2 (two) members, detailed as follows:
(dua) orang, dengan rincian sebagai berikut:




2025 Laporan Tahunan                                  146                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 146
                                                     Uji Kelayakan dan
           Nama                 Jabatan                                            SK Pengangkatan              Masa Jabatan
                                                          Kepatuhan
           Name                 Position                                             Appointment                Term Duration
                                                     Fit and Proper Test
 Anton Budidjaja           Komisaris Utama     Lulus                          Keputusan Sirkuler No.62      5 tahun
                                               No KEP-222/ BL/2012, Tanggal   tanggal 29 Desember 2020
                                               24 April 2012                  Passed

                           President           Passed                         Circular Resolution No. 62    5 years
                           Commissioner        Decree No. KEP-222/BL/2012,    dated December 29, 2020
                                               dated April 24, 2012

 Braman Setyo              Komisaris           Lulus                          Keputusan Sirkuler No.62      5 tahun
                           Independen          No KEP-154/ NB.11/2021,        tanggal 29 Desember 2020
                                               Tanggal 29 Maret 2021

                           Independent         Passed                         Circular Resolution No. 62    5 years
                           Commissioner        Decree No. KEP-154/            dated December 29, 2020
                                               NB.11/2021, dated March 29,
                                               2021




Independensi Dewan Komisaris                                         Independence of the Board of
[ESG Metrics G-01]                                                   Commissioners [ESG Metrics G-01]

Dewan Komisaris diwajibkan untuk menjalankan                         The Board of Commissioners is required to perform
perannya sebagai organ pengawas dengan bebas dari                    its supervisory role independently, free from influence
pengaruh pihak-pihak seperti Manajemen Perusahaan,                   by parties such as the Company’s Management,
Pemegang Saham, maupun pihak lainnya. Pemilihan                      Shareholders, or any other parties. The selection of
anggota Dewan Komisaris dipastikan telah mengacu                     Board members is ensured to follow a nomination
pada proses nominasi yang tidak mengutamakan                         process that does not prioritize the interests of the
kepentingan dari pihak-pihak yang menominasikannya.                  nominating parties.


Kepemilikan Saham Di Perusahaan                                      Share Ownership In the Company and/
dan/atau Perusahaan Lain Oleh Dewan                                  or Other Companies By the Board of
Komisaris                                                            Commissioners

Berdasarkan Daftar Kepemilikan Saham Dewan                           Based on the Share Ownership Register of the Board of
Komisaris dan Direksi beserta keluarganya baik                       Commissioners and Directors, including their families,
dalam Perusahaan maupun perusahaan lain yang                         both within the Company and other companies, which
dimutakhirkan setiap 6 (enam) bulan atau setiap ada                  is updated every six (6) months or upon any changes,
perubahan, informasi kepemilikan saham Dewan                         the share ownership information of the Board of
Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai                        Commissioners as of December 31, 2025, is as follows:
berikut:


          Nama                Jabatan            Saham di Perusahaan                       Saham di Perusahaan Lain
          Name                Position           Shares in the Company                     Shares in Other Companies

 Anton Budidjaja         Komisaris Utama     Nihil                            1.   PT Asuransi Reliance Indonesia
                                                                              2.   PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
                                                                              3.   PT Reliance Manajer Investas
                         President           None                             4.   PT Reliance Modal Ventura
                         Commissioner                                         5.   PT Suryatama Tigamitra
                                                                              6.   PT Reliance Integrasi Dunia Anda

 Braman Setyo            Komisaris           Nihil                            Bank Jatim
                         Independen
                         Independent         None
                         Commissioner




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                        147                                                Annual Report 2025
Page 147
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Rapat Dewan Komisaris [ESG Metrics G-02]                              Board of Commissioners Meetings
                                                                      [ESG Metrics G-02]


Sesuai aturan dalam Anggaran Dasar Perusahaan,                        In accordance with the provisions of the Company’s
Dewan Komisaris menyelenggarakan rapat sekurang-                      Articles of Association, the Board of Commissioners
kurangnya 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Pada                    holds meetings at least once every three months.
rapat tersebut, Dewan Komisaris diperkenankan                         During these meetings, the Board of Commissioners
mengundang Direksi dan/atau komite maupun unit kerja                  may invite members of the Board of Directors and/or
lainnya yang dinilai keberadaannya dapat mendukung                    committees or other work units deemed necessary
proses pengambilan keputusan. Berikut rincian jumlah                  to support the decision-making process. Below is the
rapat serta frekuensi kehadiran rapat masing-masing                   detailed number of meetings held and attendance
Dewan Komisaris:                                                      frequency of each Board of Commissioners member:


           Nama dan Jabatan                   Jumlah Rapat                   Kehadiran              Persentase Kehadiran
           Name and Position                Number of Meetings               Attendance             Attendance Percentage

Anton Budidjaja
Komisaris Utama                                        12                         12                         100%
President Commissioner

Braman Setyo
Komisaris Independen                                   12                         12                         100%
Independent Commissioner




Pengembangan Kompetensi Dewan                                         Board of Commissioners
Komisaris 2025 [ESG Metrics G-05]                                     Competency Development 2025
                                                                      [ESG Metrics G-05]


Sejalan dengan upaya Perusahaan untuk meningkatkan                    In line with the Company’s efforts to improve
kualitas kinerja dalam bidang pembiayaan, Perusahaan                  performance quality in the financing sector,
berupaya meningkatkan performa Dewan Komisaris                        the Company strives to enhance the Board of
dalam mengawasi aktivitas operasional melalui                         Commissioners’ capability in overseeing operational
pengembangan kompetensi dalam bentuk pendidikan                       activities through competency development in the
maupun pelatihan yang sesuai dengan tugas dan                         form of education and training relevant to their duties
tanggung jawabnya. Sepanjang 2025, Dewan                              and responsibilities. Throughout 2025, the Board of
Komisaris telah mengikuti pendidikan, pelatihan,                      Commissioners has participated in education, training,
seminar, webinar, maupun workshop yang terangkum                      seminars, webinars, and workshops, summarized in
dalam tabel berikut:                                                  the following table:


       Nama dan Jabatan            Pendidikan dan Pelatihan           Tanggal Pelaksanaan                Penyelenggara
       Name and Position            Education and Training               Date of Event                     Organizer

Anton Budidjaja                    Seminar Nasional “Indonesia           28 Oktober 2025                      APPI
Komisaris Utama                        Economic Direction”
President Commissioner            National Seminar on “Indonesia         October 28, 2025
                                       Economic Direction”


Braman Setyo                           Seminar Nasional Arah              4 Februari 2025                     APPI
Komisaris Independen               Kebijakan OJK Tahun 2025 dan
Independent Commissioner           Strategi Pertumbuhan Ekonomi
                                         Pemerintahan Baru
                                   National Seminar on the OJK’s         Februari 4, 2025
                                  Policy Direction for 2025 and the
                                    New Government’s Economic
                                          Growth Strategy




2025 Laporan Tahunan                                          148                           PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 148
Penilaian Kinerja Komite di Bawah                                         Performance Evaluation of Committees
Dewan Komisaris                                                           Under the Board of Commissioners
Dalam melaksanakan kinerjanya, Dewan Komisaris                            In carrying out its duties, the Board of Commissioners
dibantu oleh komite-komite yang bertanggung                               is assisted by committees that report directly to the
jawab secara langsung kepada Dewan Komisaris.                             Board. These committees include the Audit Committee,
Adapun komite-komite tersebut adalah Komite Audit,                        Risk Monitoring Committee, and Nomination and
Komite Pemantau Risiko, serta Komite Nominasi dan                         Remuneration Committee.
Remunerasi.

Penilaian kinerja masing-masing komite didasarkan                         The performance evaluation of each committee is
pada Key Performance Indicator (“KPI”) yang telah                         based on established Key Performance Indicators
ditetapkan. Dewan Komisaris menilai bahwa selama                          (KPIs). The Board of Commissioners assesses that
2025, seluruh komite telah menjalankan tugas dan                          throughout 2025, all committees have optimally
tanggung jawabnya dengan optimal sesuai dengan                            fulfilled their duties and responsibilities in accordance
charter yang dimiliki.                                                    with their respective charters.



Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris                                         Implementation of the Duties of the
2025                                                                      Board of Commissioners in 2025

                                                  Program Kerja                                                  Realisasi
  No.
                                                  Work Program                                                  Realization

    1.    Melakukan pengawasan rencana bisnis 2025 dan menyetujui rencana bisnis tahun 2026                  Telah dilaksanakan
          Conducted oversight of the 2025 business plan and approved the 2026 business plan                   Already executed

   2.     Melakukan penelaahan laporan tahunan 2024                                                          Telah dilaksanakan
          Reviewed the 2024 Annual Report                                                                     Already executed

   3.     Melakukan Pengawasan atas Pemeringkatan Perusahaan Tahun 2025                                      Telah dilaksanakan
          Oversaw the Company’s 2025 rating process                                                           Already executed

   4.     Pembahasan mengenai penunjukan AP dan KAP                                                          Telah dilaksanakan
          Discussion regarding the appointment of the Public Accountant (AP) and Public Accounting Firm       Already executed
          (KAP)

   5.     Mengevaluasi dan menyetujui Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Tahun 2025 (RAKB)                  Telah dilaksanakan
          Evaluated and approved the 2025 Sustainable Finance Action Plan (RAKB)                              Already executed




Selain pemberian rekomendasi dan arahan dalam rapat                       In addition to providing recommendations and guidance
gabungan bersama Direksi, laporan pelaksanaan tugas                       in joint meetings with the Board of Directors, the report
Dewan Komisaris juga telah diuraikan selengkapnya                         on the implementation of the duties of the Board of
pada Laporan Dewan Komisaris dalam Laporan                                Commissioners is also fully detailed in the Board of
Tahunan ini.                                                              Commissioners Report section of this Annual Report.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                            149                                             Annual Report 2025
Page 149
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Direksi                    [Pojk 51-E.1]

Board of Directors

Dalam struktur tata kelola, Direksi menjalankan fungsi         In the corporate governance structure, the Board
sebagai pihak yang bekerja dan bertanggung jawab               of Directors functions as the party responsible for
secara khusus dalam hal pengurusan dan pengelolaan             managing and overseeing all operational activities of
seluruh aktivitas operasional Perusahaan. Direksi              the Company. The Board of Directors is also tasked
juga diberi tugas untuk bertindak sebagai perwakilan           with acting as the Company’s representative both
Perusahaan di dalam maupun di luar pengadilan.                 inside and outside the court. The composition of the
Komposisi Direksi terdiri dari Direktur Utama dan              Board consists of the President Director and other
Direktur lainnya yang melaksanakan tugas khusus                Directors who perform specific duties according to
sesuai dengan bidang kerjanya masing-masing.                   their respective areas of expertise. All members of the
Seluruh anggota Direksi bertanggung jawab secara               Board of Directors bear joint and several liability for all
tanggung renteng atas segala tindakan pengurusan               management actions taken.
yang dilakukan.

Posisi Direksi di Perusahaan mengacu pada dasar                The position of the Board of Directors in the Company
hukum Undang-Undang Republik Indonesia Nomor                   refers to the legal basis of the Republic of Indonesia
40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas; POJK                Law Number 40 Year 2007 concerning Limited Liability
No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan                  Companies; POJK No. 33/POJK.04/2014 concerning
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; dan POJK              the Board of Directors and Board of Commissioners
No.27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan                 of Issuers or Public Companies; and POJK No.
dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa                    27/POJK.03/2016 concerning the Fit and Proper
Keuangan.                                                      Assessment for Principal Parties of Financial Service
                                                               Institutions.



Pernyataan Kepemilikan Pedoman dan                             Statement of Ownership of The Board
Tata Tertib Kerja Direksi (Board Manual)                       Manual and Code of Conduct For The
                                                               Board of Directors
Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi telah dilengkapi          In carrying out its duties, the Board of Directors is
dengan Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi No.                 guided by the Board of Commissioners and Board
KEB.PER-016/REFI Tanggal 30 November 2022 yang                 of Directors Manual No. KEB.PER-016/REFI dated
dijadikan sebagai Pedoman serta Tata Tertib Kerja              November 30, 2022, which serves as the guideline and
Direksi di dalam Perusahaan.                                   code of conduct for the Board of Directors within the
                                                               Company.

Tugas, Wewenang, Kewajiban, dan                                Duties, Authorities, Obligations, and
Tanggung Jawab Direksi                                         Responsibilities of The Board of Directors
Direksi menjalankan tugasnya serta bertanggung                 The Board of Directors carries out its duties and
jawab atas pengurusan Perusahaan dan kepentingan               is responsible for managing the Company and its
Perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan                     interests in accordance with the Company’s purposes
Perusahaan yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar.               and objectives as set out in the Articles of Association.

Adapun uraian tugas dan tanggung jawab serta                   The following describes the duties, responsibilities,
wewenang masing-masing Direksi Perusahaan adalah               and authority of each member of the Company’s Board
sebagai berikut:                                               of Directors:




2025 Laporan Tahunan                                     150                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 150
Direktur Utama                                                   President Director
Tanggung Jawab dan Fungsi Utama:                                 Main Responsibilities and Functions:
a. Menetapkan visi, misi, dan tujuan perusahaan;                 a. Establishing the company’s vision, mission, and
                                                                    objectives;
b.   Mengawasi kebijakan investasi dan alokasi aset              b. Supervising the company’s investment policies
     perusahaan;                                                    and asset allocation;
c.   Memonitor kesehatan keuangan perusahaan.                    c. Monitoring the company’s financial health;
d.   Memastikan kepatuhan perusahaan terhadap                    d. Ensuring the company’s compliance with
     peraturan dan standar industri;                                regulations and industry standards;
e.   Mengawasi manajemen risiko secara menyeluruh;               e. Overseeing comprehensive risk management;
f.   Menetapkan kebijakan produk dan strategi                    f. Setting product policies and marketing strategies;
     pemasaran;
g.   Membangun hubungan dengan pemegang saham                    g.   Building relationships with shareholders and
     dan regulator;                                                   regulators;
h.   Menetapkan kebijakan sumber daya manusia dan                h.   Establishing human resources policies and
     kompensasi eksekutif;                                            executive compensation;
i.   Menyetujui rencana bisnis dan anggaran                      i.   Approving the company’s business plan and
     perusahaan; dan                                                  budget; and
j.   Mengawasi proses audit internal dan eksternal.              j.   Supervising internal and external audit processes.

Wewenang:                                                        Authorities:
Direksi berhak mewakili Perusahaan di dalam dan di               The Board of Directors has the right to represent the
luar Pengadilan tentang segala hal dan dalam segala              Company inside and outside the Court in all matters
kejadian, mengikat Perusahaan dengan pihak lain dan              and events, to bind the Company with other parties and
pihak lain dengan Perusahaan, serta menjalankan                  other parties with the Company, and to carry out all
segala tindakan, baik yang mengenai kepengurusan                 actions, whether related to management or ownership,
maupun kepemilikan, akan tetapi dengan pembatasan                with the limitation that for:
bahwa untuk:
a. Meminjam atau meminjamkan uang atas nama                      a.   Borrowing or lending money on behalf of the
     Perusahaan (tidak termasuk mengambil uang                        Company (excluding withdrawing the Company’s
     Perusahaan di bank);                                             funds from banks);
b. Mendirikan usaha atau turut serta pada perusahaan             b.   Establishing a business or participating in other
     lain, baik di dalam maupun di luar negeri;                       companies, both domestic and international;
c. Menjaminkan atau membebankan barang-barang                    c.   Pledging or encumbering the Company’s assets;
     kekayaan Perusahaan;
d. Mengikat Perusahaan sebagai penjamin; dan                     d.   Binding the Company as guarantor; and
e. Memperoleh, mengalihkan dan melepaskan                        e.   Acquiring, transferring, and releasing in any
     dengan cara apapun hak-hak atas harta tetap dan                  way rights over fixed assets and companies by
     perusahaan-perusahaan dengan memperhatikan                       observing the provisions of the Limited Liability
     ketentuan dalam Undang-Undang Perusahaan                         Company Law.
     Terbatas.

Harus dengan persetujuan dari Dewan Komisaris:                   Must be with the approval of the Board of
                                                                 Commissioners:
a.   Direktur Utama dan 1 (satu) Direktur lainnya berhak         a. The President Director and one (1) other Director
     dan berwenang bertindak untuk dan atas nama                    have the right and authority to act for and on
     Direksi serta mewakili Perusahaan; dan                         behalf of the Board of Directors and to represent
                                                                    the Company; and
b.   Dalam hal Direktur Utama tidak hadir atau                   b. In the event that the President Director is absent
     berhalangan karena sebab apapun juga, yang                     or unable to attend for any reason whatsoever,
     tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, maka               which need not be proven to third parties, then
     2 (dua) orang anggota Direksi lainnya berhak dan               two (2) other members of the Board of Directors
     berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi                shall have the right and authority to act for and on
     serta mewakili Perusahaan.                                     behalf of the Board of Directors and to represent
                                                                    the Company.



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     151                                         Annual Report 2025
Page 151
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Tugas:                                                        Duties:
a. Menetapkan strategi bisnis perusahaan;                     a. Determining the company’s business strategy;
b. Mengawasi keuangan perusahaan dan menyetujui               b. Overseeing the company’s finances and approve
   rencana anggaran;                                              budget plans;
c. Mengambil keputusan terkait kebijakan investasi            c. Making decisions regarding the company’s
   perusahaan;                                                    investment policies;
d. Memastikan kepatuhan perusahaan terhadap                   d. Ensuring the company’s compliance with
   regulasi dan standar industri;                                 regulations and industry standards;
e. Mengawasi manajemen risiko secara menyeluruh;              e. Overseeing comprehensive risk management;
f. Menetapkan kebijakan produk dan strategi                   f. Establish product policies and marketing
   pemasaran;                                                     strategies;
g. Membangun hubungan dengan pemegang saham,                  g. Building      relationships   with    shareholders,
   regulator, dan pemangku kepentingan lainnya;                   regulators, and other stakeholders;
h. Menyetujui rencana bisnis jangka panjang dan               h. Approving the company’s long-term and short-
   pendek perusahaan;                                             term business plans;
i. Mengawasi implementasi tata kelola perusahaan              i. Overseeing the implementation of good corporate
   yang baik; dan                                                 governance; and
j. Mengambil tindakan proaktif untuk menjaga                  j. Taking proactive actions to maintain the company’s
   pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan.                      growth and sustainability.


Direktur Operasional dan Bisnis                               Director of Operations and Business

Tanggung Jawab dan Fungsi Utama:                              Main Responsibilities and Functions
1. Pengembangan Strategi Bisnis: Merumuskan                   1. Business Strategy Development: Formulate long-
   strategi bisnis jangka panjang dan pendek untuk               term and short-term business strategies to ensure
   memastikan pertumbuhan perusahaan.                            company growth.
2. Pemasaran       dan    Pengembangan       Produk:          2. Marketing and Product Development: Oversee
   Mengawasi pengembangan produk baru dan                        the development of new products and marketing
   strategi pemasaran untuk memperluas pangsa                    strategies to expand the company’s market share.
   pasar perusahaan.
3. Manajemen Penjualan: Mengelola dan mengawasi               3.   Sales Management: Manage and supervise sales
   kegiatan penjualan dan distribusi produk                        and distribution activities for financing products.
   pembiayaan.
4. Analisis    Risiko:   Menganalisis   risiko-risiko         4.   Risk Analysis: Analyze risks associated with
   yang terkait dengan produk pembiayaan dan                       financing products and develop strategies to
   mengembangkan strategi untuk mengelola risiko                   manage those risks.
   tersebut.
5. Manajemen Portofolio: Mengelola portofolio                 5.   Portfolio Management: Manage the company’s
   perusahaan      untuk   memastikan     kepatuhan                portfolio to ensure compliance with the company’s
   terhadap tujuan dan kebijakan perusahaan.                       objectives and policies.
6. Kemitraan dan Aliansi: Membangun kemitraan                 6.   Partnerships and Alliances: Build strategic
   strategis dan aliansi dengan pihak lain untuk                   partnerships and alliances with other parties to
   memperluas jangkauan perusahaan.                                expand the company’s reach.
7. Pelaporan dan Komunikasi: Menyusun laporan                 7.   Reporting      and    Communication:      Prepare
   kinerja dan berkomunikasi secara efektif dengan                 performance reports and communicate effectively
   pemangku kepentingan internal dan eksternal.                    with internal and external stakeholders.

Wewenang:                                                     Authorities:
1. Mewakili Perusahaan dalam menggantikan fungsi              1. Representing the Company in substituting the
   Direktur Utama sesuai dengan kewenangan                       function of the President Director in accordance
   Direktur Utama;                                               with the authority of the President Director;




2025 Laporan Tahunan                                    152                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 152
2.   Memutuskan kebijakan bisnis perusahaan; dan            2.   Deciding the company’s business policies; and
3.   Pengembangan Sumber Daya Manusia: Mengelola            3.   Human Resources Development: Manage and
     dan mengembangkan tim yang efisien untuk                    develop an efficient team to support the company’s
     mendukung tujuan bisnis perusahaan.                         business objectives.

Tugas:                                                      Duties:
1. Menetapkan strategi bisnis perusahaan;                   1. Determining the company’s business strategy;
2. Menetapkan kebijakan produk dan strategi                 2. Establishing product policies and marketing
   pemasaran;                                                   strategies;
3. Membangun hubungan dengan pemegang saham,                3. Building      relationships  with     shareholders,
   regulator, dan pemangku kepentingan lainnya;                 regulators, and other stakeholders;
4. Menyetujui rencana bisnis jangka panjang dan             4. Approving the company’s long-term and short-
   pendek perusahaan; dan                                       term business plans; and
5. Mengambil tindakan proaktif untuk menjaga                5. Taking proactive actions to maintain the company’s
   pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan.                    growth and sustainability.

Direktur Kepatuhan                                          Compliance Director
Tanggung Jawab dan Fungsi Utama:                            Main Responsibilities and Functions:
                                                            1. Ensuring the company complies with all prevailing
1.   Memastikan perusahaan mematuhi semua
                                                               laws and regulations;
     peraturan dan regulasi yang berlaku;
                                                            2. Developing the company’s compliance policies;
2.   Mengembangkan           kebijakan    kepatuhan
     perusahaan;
                                                            3.   Ensuring all employees understand and comply
3.   Memastikan seluruh karyawan memahami dan
                                                                 with company regulations and prevailing laws;
     mematuhi peraturan perusahaan serta hukum
     yang berlaku;
                                                            4.  Conducting compliance evaluations of the
4.   Melakukan evaluasi kepatuhan perusahaan;
                                                                company;
                                                            5. Handling reporting of compliance violations;
5.   Menangani pelaporan pelanggaran kepatuhan;
                                                            6. Interacting with supervisory authorities and
6.   Berinteraksi dengan otoritas pengawas dan
                                                                regulators on compliance matters;
     regulator terkait masalah kepatuhan;
                                                            7. Preparing compliance reports for the President
7.   Membuat laporan kepatuhan kepada direktur
                                                                Director;
     utama;
                                                            8. Establishing     and    monitoring    compliance
8.   Menyusun dan memantau prosedur kepatuhan;
                                                                procedures;
                                                            9. Building a culture of compliance throughout the
9.  Membangun budaya kepatuhan di seluruh
                                                                organization; and
    organisasi; dan
                                                            10. Developing and determining HR strategies to meet
10. Mengembangkan dan memutuskan strategi SDM
                                                                organizational needs.
    untuk kebutuhan organisasi.

Wewenang:                                                   Authorities:
1. Mewakili Perusahaan dalam menggantikan fungsi            1. Representing the Company in substituting the
   Direktur Utama sesuai dengan kewenangan                     function of the President Director in accordance
   Direktur Utama;                                             with the authority of the President Director;
2. Memastikan bahwa perusahaan tersebut mematuhi            2. Ensuring that the company complies with all
   semua peraturan dan standar yang berlaku; dan               prevailing regulations and standards; and
3. Pengembangan Sumber Daya Manusia: Mengelola              3. Human Resources Development: Manage and
   dan mengembangkan tim yang efisien untuk                    develop an efficient team to support the company’s
   mendukung tujuan bisnis perusahaan.                         business objectives.

Tugas:
                                                            Duties:
1. Memastikan Kepatuhan Hukum: Bertanggung
                                                            1. Ensure Legal Compliance: Responsible for
   jawab untuk memastikan bahwa perusahaan
                                                                ensuring that the company complies with all laws
   mematuhi semua peraturan dan hukum yang
                                                                 and regulations prevailing in the financing industry.
   berlaku dalam industri pembiayaan.


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                153                                           Annual Report 2025
Page 153
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




2.   Pengembangan Kebijakan Kepatuhan: Merancang,                               2.   Compliance Policy Development: Design, develop,
     mengembangkan, dan menerapkan kebijakan                                         and implement company compliance policies and
     dan prosedur kepatuhan perusahaan untuk                                         procedures to ensure that all company activities
     memastikan bahwa semua aktivitas perusahaan                                     comply with regulations.
     sesuai dengan peraturan.
3.   Pemantauan        dan     Evaluasi:    Melakukan                           3.   Monitoring and Evaluation: Monitor the company’s
     pemantauan terhadap kepatuhan perusahaan                                        compliance with regulations and internal policies,
     terhadap peraturan dan kebijakan internal, serta                                and evaluate the effectiveness of the compliance
     mengevaluasi efektivitas program kepatuhan.                                     program.
4.   Pelatihan dan Pendidikan: Memberikan pelatihan                             4.   Training and Education: Provide training to company
     kepada karyawan perusahaan untuk memastikan                                     employees to ensure a good understanding of
     pemahaman yang baik tentang kepatuhan hukum                                     legal compliance and company policies.
     dan kebijakan perusahaan.
5.   Interaksi dengan Regulator: Berinteraksi dengan                            5.   Interaction with Regulators: Interact with regulators
     regulator dan otoritas pengawas untuk memastikan                                and supervisory authorities to ensure that the
     bahwa perusahaan mematuhi semua persyaratan                                     company complies with all legal requirements and
     hukum dan memberikan informasi yang diperlukan                                  provides necessary information when requested.
     saat diminta.
6.   Pelaporan: Bertanggung jawab untuk menyusun                                6.   Reporting: Responsible for preparing compliance
     laporan kepatuhan yang diperlukan oleh regulator                                reports required by regulators and company
     dan manajemen perusahaan.                                                       management.
7.   Tugas-tugas ini membantu memastikan bahwa                                  7.   These duties help ensure that the financing
     perusahaan pembiayaan beroperasi sesuai                                         company operates in accordance with prevailing
     dengan standar hukum dan etika yang berlaku                                     legal and ethical standards.


Susunan Direksi                                                                 Composition of the Board of Directors
Sampai dengan 31 Desember 2025, susunan Direksi                                 As of December 31, 2024, the Company’s Board of
Perusahaan berjumlah 3 (tiga) orang, dengan rincian                             Directors consists of 3 (three) members, detailed as
sebagai berikut:                                                                follows:


                                                              Uji Kelayakan dan
            Nama                         Jabatan                                               SK Pengangkatan             Masa Jabatan
                                                                   Kepatuhan
            Name                         Position                                                Appointment               Term Duration
                                                              Fit and Proper Test
 Iman Pribadi                       Direktur Utama       Lulus                             Keputusan Sirkuler No.62            5 tahun
                                                         No KEP-155/ NB.11/2021,           tanggal 29 Desember 2020
                                                         Tanggal 29 Maret 2021

                                    President Director   Passed                            Circular Decree No. 62 dated        5 years
                                                         No. KEP-155/NB.11/2021, dated     December 29, 2020
                                                         March 29, 2021

 Ira Rakhmawati                     Direktur             Lulus                             Keputusan Sirkuler No.62            5 tahun
                                                         No Kep-648/NB.11/2018 tanggal     tanggal 29 Desember 2020
                                                         16 juli 2018

                                    Director             Passed                            Circular Decree No. 62 dated        5 years
                                                         Decree No. KEP-648/               December 29, 2020
                                                         NB.11/2018, dated July 16, 2018

 Frans Victor Kailola               Direktur             Lulus                             Akta No.25 tanggal 5 Agustus        5 tahun
                                                         No KEP-287/ NB.11/2022,           Tahun 2022
                                                         Tanggal 24 Mei 2022
                                    Director
                                                         Passed                            Deed No. 25 dated August            5 years
                                                         No. KEP-287/NB.11/2022, dated     5, 2022
                                                         May 24, 2022




2025 Laporan Tahunan                                                    154                             PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 154
Pernyataan Independensi Direksi                                  Statement of Independence of The
[ESG Metrics G-01]                                               Board of Directors [ESG Metrics G-01]
Perusahaan memastikan seluruh jajaran Direksi                    The Company ensures that all members of the Board
telah mempunyai independensi yang sesuai dengan                  of Directors maintain independence in accordance
peraturan perundang-undangan yang berlaku, di mana               with prevailing laws and regulations. Members of the
Direksi Perusahaan diwajibkan untuk:                             Board of Directors are required to:
1. Bertindak      independen,       tidak  mempunyai             1. Acting independently without conflicts of interest
     benturan kepentingan yang dapat mengganggu                      that may impair their ability to perform duties
     kemampuannya untuk melaksanakan tugas secara                    autonomously and critically, both in relation to
     mandiri dan kritis, baik dalam hubungan satu sama               each other and to the Board of Commissioners.
     lain maupun hubungan terhadap Dewan Komisaris.
2. Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan                    2.      Having no financial relationships, management
     kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau                            relationships, share ownership, and/or familial ties
     hubungan keluarga dengan anggota Dewan                              with members of the Board of Commissioners,
     Komisaris, anggota Direksi lainnya, Pemegang                        other Directors, controlling shareholders up to the
     Saham Pengendali sampai dengan derajat kedua                        second degree, nor with the Company, enabling
     atau hubungan dengan Perusahaan, sehingga                           them to carry out their duties and responsibilities
     dapat melaksanakan tugas dan tanggung                               independently
     jawabnya secara independen.

Kepemilikan Saham di Perusahaan                                  Share Ownership in the Company and/
dan/atau Perusahaan Lain oleh Direksi                            or Other Companies by the Board of
                                                                 Directors
Berdasarkan Daftar Kepemilikan Saham Dewan                       Based on the List of Share Ownership of the Board of
Komisaris dan Direksi beserta keluarganya baik                   Commissioners and Directors and their families both in
dalam Perusahaan maupun perusahaan lain yang                     the Company and other companies which is updated
dimutakhirkan setiap 6 (enam) bulan atau setiap ada              every 6 (six) months or whenever there is a change,
perubahan, informasi kepemilikan saham Direksi per 31            the information on the share ownership of the Board of
Desember 2025 adalah sebagai berikut:                            Directors as of December 31, 2025 is as follows:


           Nama                     Jabatan           Saham di Perusahaan                   Saham di Perusahaan Lain
           Name                     Position          Shares in the Company                 Shares in Other Companies

 Iman Pribadi            Direktur Utama                          Nihil                                Nihil
                         President Director                      None                                 None

 Ira Rakhmawati          Direktur                                Nihil                                Nihil
                         Director                                None                                 None

 Frans Victor Kailola    Direktur                                Nihil                                Nihil
                         Director                                None                                 None



Rapat Direksi [Esg Metrics G-02]                                 Board of Directors Meetings
                                                                 [Esg Metrics G-02]

Sesuai aturan dalam Anggaran Dasar Perusahaan,                   In accordance with the Company’s Articles of
Direksi menyelenggarakan rapat sekurang-kurangnya                Association, the Board of Directors holds meetings at
1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan sebagai bentuk sarana         least once every month as a forum to discuss various
bagi Direksi untuk membahas berbagai hal penting                 important matters related to the Company. During these
berkaitan dengan Perusahaan. Pada rapat tersebut,                meetings, the Board of Directors may invite members
Direksi diperkenankan mengundang Dewan Komisaris                 of the Board of Commissioners and/or committees or
dan/atau komite maupun unit kerja lainnya yang                   other work units whose presence is deemed to support
kehadirannya dipandang dapat menunjang proses                    the decision-making process. Below is the detailed
pengambilan keputusan. Berikut rincian jumlah rapat              summary of the number of meetings held and the
serta frekuensi kehadiran rapat masing-masing Dewan              attendance frequency of each Board member:
Komisaris:


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     155                                                Annual Report 2025
Page 155
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




            Nama dan Jabatan                  Jumlah Rapat                 Kehadiran              Persentase Kehadiran
            Name and Position               Number of Meetings             Attendance             Attendance Percentage

Iman Pribadi
Direktur Utama                                        12                       12                          100%
President Director

Ira Rakhmawati
Direktur                                              12                       12                          100%
Director

Frans Victor Kailola
Direktur                                              12                       12                          100%
Director




Pengembangan Kompetensi Direksi                                     Board of Directors Competency
2025 [ESG Metrics G-05]                                             Development 2025 [ESG Metrics G-05]
Sejalan dengan upaya Perusahaan untuk meningkatkan                  In line with the Company’s efforts to enhance
kualitas   kinerja  dalam    bidang    pembiayaan,                  performance quality in the financing sector, the
Perusahaan berupaya meningkatkan performa Direksi                   Company strives to improve the Board of Directors’
dalam menjalankan aktivitas operasional melalui                     effectiveness in overseeing operational activities
pengembangan kompetensi dalam bentuk pendidikan                     through competency development in the form of
maupun pelatihan yang sesuai dengan tugas dan                       education and training relevant to their duties and
tanggung jawabnya. Selama 2025, Direksi telah                       responsibilities. During 2025, the Board of Directors
mengikuti pendidikan, pelatihan, seminar, webinar,                  has participated in various educational programs,
maupun workshop yang terangkum dalam tabel                          training sessions, seminars, webinars, and workshops,
berikut:                                                            as summarized in the following table:


        Nama dan Jabatan           Pendidikan dan Pelatihan         Tanggal Pelaksanaan               Penyelenggara
        Name and Position           Education and Training             Date of Event                    Organizer

                                    Seminar Nasional “Indonesia        28 Oktober 2025                      APPI
Ira Rakhmawati
                                        Economic Direction”            October 28, 2025
Direktur
                                   National Seminar on “Indonesia
Director
                                        Economic Direction”




Penilaian Kinerja Komite di Bawah                                   Performance Evaluation of Committees
Direksi                                                             Under the Board of Directors
Dalam memenuhi tugas dan tanggung jawabnya,                         In fulfilling their duties and responsibilities, the Board
Direksi dibantu oleh komite-komite yang bertanggung                 of Directors is assisted by several committees that
jawab secara langsung kepada Direksi. Adapun                        report directly to them. These committees include the
komite-komite tersebut adalah Komite Kredit, Komite                 Credit Committee, Risk Management Committee, Asset
Manajemen Risiko, Komite Asset Liabilitas, Komite                   Liability Committee, Anti-Fraud Committee, and Sharia
Anti-Fraud, dan Komite Sharia Product & Business                    Product & Business Development Committee.
Development.

Penilaian kinerja masing-masing komite didasarkan                   The performance evaluation of each committee is
pada Key Performance Indicator (“KPI”) yang telah                   based on the Key Performance Indicators (KPIs)
ditetapkan. Direksi menilai bahwa selama 2025,                      that have been established. The Board of Directors
seluruh komite telah menjalankan tugas dan tanggung                 assesses that throughout 2025, all committees have
jawabnya dengan optimal sesuai dengan charter yang                  carried out their duties and responsibilities optimally in
dimiliki.                                                           accordance with their respective charters.




2025 Laporan Tahunan                                         156                          PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 156
Pelaksanaan Tugas Direksi 2025                                               Implementation of the Duties of the
                                                                             Board of Directors in 2025


                                                     Program Kerja                                                     Realisasi
  No.
                                                     Work Program                                                     Realization


          Mengevaluasi atas Realisasi Rencana Bisnis Tahun 2024                                                    Telah dilaksanakan
    1.
          Evaluated the Realization of the 2024 Business Plan                                                       Already executed


          Mengevaluasi dan menyetujui Realisasi Kegiatan dalam rangka Meningkatkan Literasi & Inklusi              Telah dilaksanakan
   2.     Keuangan Tahun 2024
          Evaluated and approved the Realization of Activities to Improve Financial Literacy & Inclusion in 2024   Already executed


          Memberikan masukan dan arahan untuk pembuatan Laporan Tahunan 2024                                       Telah dilaksanakan
   3.
          Provided input and Direction for the Preparation of the 2024 Annual Report                                Already executed


          Melakukan Pemeringkatan Perusahaan Tahun 2025                                                            Telah dilaksanakan
   4.
          Conducted the 2025 Company Rating                                                                         Already executed


          Menyetujui pelaporan Individual Risk Assessment                                                          Telah dilaksanakan
   5.
          Approved the Reporting of the Individual Risk Assessment                                                  Already executed


          Mengevaluasi dan menyetujui Realisasi Kegiatan dalam rangka Meningkatkan Literasi & Inklusi
          Keuangan Tahun 2024 Semester I (Januari sd Juni)                                                         Telah dilaksanakan
   6.
          Evaluated and approved the Realization of Activities to Improve Financial Literacy & Inclusion for the    Already executed
          First Semester of 2024 (January to June)


          Mengikuti Pelatihan yang diselenggarakan oleh Lembaga Jasa Keuangan                                      Telah dilaksanakan
    7.
          Attended Training Organized by Financial Services Institutions                                            Already executed


          Pembahasan mengenai penunjukan AP dan KAP                                                                Telah dilaksanakan
   8.
          Discussion on the Appointment of Public Accountant (AP) and Public Accounting Firm (KAP)                  Already executed


          Mengevaluasi dan menyetujui Rencana Kegiatan dalam rangka Meningkatkan Literasi & Inklusi
                                                                                                                   Telah dilaksanakan
   9.     Keuangan Tahun 2026
                                                                                                                    Already executed
          Evaluated and approved the Planned Activities to Improve Financial Literacy & Inclusion for 2026

          Mengevaluasi dan menyetujui Rencana Bisnis & Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Tahun 2026
                                                                                                                   Telah dilaksanakan
   10.    (RAKB)
                                                                                                                    Already executed
          Evaluated and approved the 2026 Business Plan & Sustainable Finance Action Plan (RAKB)




Selain evaluasi kinerja operasional bulanan dalam rapat                      In addition to the monthly operational performance
bersama Dewan Komisaris dan Unit Kerja Pendukung                             evaluation in a joint meeting with the Board of
Direksi, laporan pelaksanaan tugas Direksi juga                              Commissioners and the Board of Directors’ Supporting
selengkapnya disajikan pada Laporan Direksi dalam                            Work Units, a report on the implementation of the
Laporan Tahunan ini.                                                         Board of Directors’ duties is also presented in full in the
                                                                             Board of Directors’ Report in this Annual Report.



Rapat Gabungan Dewan Komisaris                                               Joint Meetings of the Board of
dan Direksi                                                                  Commissioners and Directors
Selain rapat internal, Dewan Komisaris dan Direksi juga                      In addition to internal meetings, the Board of
memiliki rapat gabungan untuk membahas agenda-                               Commissioners and Directors also hold joint meetings
agenda krusial, sekaligus menjadi wadah bagi Dewan                           to discuss crucial agendas and serve as a platform
Komisaris untuk memberikan arahan kepada Direksi.                            for the Board of Commissioners to provide guidance
Sepanjang 2025, Dewan Komisaris dan Direksi telah                            to the Directors. Throughout 2025, the Board of
menyelenggarakan rapat gabungan dengan rincian                               Commissioners and Directors have conducted joint
frekuensi kehadiran masing-masing Dewan Komisaris                            meetings with the following details on attendance
dan Direksi sebagai berikut:                                                 frequency for each member of the Board of



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                                157                                               Annual Report 2025
Page 157
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




            Nama dan Jabatan              Jumlah Rapat               Kehadiran            Persentase Kehadiran
            Name and Position           Number of Meetings           Attendance           Attendance Percentage

Anton Budidjaja
Komisaris Utama                                 12                       12                        100%
President Commissioner

Braman Setyo
Komisaris Independen                            12                       12                        100%
Independent Commissioner

Iman Pribadi
Direktur Utama                                  12                       12                        100%
President Director

Ira Rakhmawati
Direktur                                        12                       12                        100%
Director

Frans Victor Kailola
Direktur                                        12                       12                        100%
Director




Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board

Dalam struktur tata kelola perusahaan, Dewan                  Commissioners and Directors:
Pengawas Syariah (“DPS”) memiliki fungsi sebagai              In the corporate governance structure, the Sharia
organ yang secara khusus menyampaikan masukan                 Supervisory Board (“SSB”) serves as a body that
kepada Direksi dalam bentuk nasihat dan saran terkait         specifically provides input to the Board of Directors in
pelaksanaan kegiatan Perusahaan yang berjalan                 the form of advice and recommendations related to the
sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Pengangkatan           Company’s activities to ensure compliance with Sharia
dan pengesahan Dewan Pengawas Syariah dilakukan               principles. The appointment and endorsement of the
melalui RUPS sesuai dengan rekomendasi dari DSN-              Sharia Supervisory Board are carried out through the
MUI. Dewan Pengawas Syariah Perusahaan diangkat               General Meeting of Shareholders (GMS) based on
berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner                recommendations from the DSN-MUI. The Company’s
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor KEP-4/                     Sharia Supervisory Board was appointed pursuant
NB.22/2017 tanggal 3 Maret 2017.                              to the Decision of the Board of Commissioners of
                                                              the Financial Services Authority (OJK) No. KEP-4/
                                                              NB.22/2017 dated March 3, 2017.

Tugas dan Tanggung Jawab Dewan                                Duties and Responsibilities of The Sharia
Pengawas Syariah                                              Supervisory Board
Perusahaan sepanjang tahun buku guna memastikan               The Sharia Supervisory Board is responsible for
bahwa kinerja operasional Perusahaan tidak keluar             reviewing the Company’s activities throughout the fiscal
dari praktik syariah yang telah ditentukan dalam              year to ensure that operational performance remains
Undang-Undang. Seluruh temuan hasil uji langsung              in accordance with Sharia practices as stipulated by
disampaikan kepada Direksi atau unit kerja terkait            prevailing laws. All findings from direct assessments
untuk ditindaklanjuti dan diperbaiki sehingga dapat           are communicated to the Board of Directors or relevant
memenuhi kesesuaian yang ditetapkan dalam prinsip             working units to be followed up and corrected, thus
syariah. Tugas dan tanggung jawab DPS adalah                  ensuring full compliance with Sharia principles. The
memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta             duties and responsibilities of the SSB include providing
mengawasi kegiatan Perusahaan agar sesuai dengan              advice and recommendations to the Board of Directors
Prinsip Syariah yang tercermin pada 3 (tiga) fungsi,          and overseeing the Company’s activities to ensure
yaitu:                                                        alignment with Sharia Principles, reflected through
                                                              three key functions:



2025 Laporan Tahunan                                    158                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 158
   Fungsi, Tugas & Tanggung Jawab                                                  Mekanisme
   Functions, Duties & Responsibilities                                            Mechanism

 Koordinasi                               •    Melakukan rapat dan diskusi dengan pihak internal terkait pemenuhan Prinsip Syariah; dan
                                          •    Mewakili dan mendampingi perusahaan untuk rapat, diskusi, dan konsultasi kepada pihak
                                               eksternal terkait pemenuhan Prinsip Syariah.

 Coordination                             •    Conducting meetings and discussions with internal parties to ensure Sharia compliance; and
                                          •    Representing and accompanying the Company in meetings, discussions, and consultations
                                               with external parties related to Sharia compliance.

 Pengawasan                               •    Menilai dan memastikan pemenuhan Prinsip Syariah atas pedoman operasional dan produk
                                               yang dikeluarkan perusahaan;
                                          •    Mengawasi proses pembangunan produk baru dan pengembangan fitur produk perusahaan
                                               agar sesuai dengan fatwa DSN-MUI;
                                          •    Meminta fatwa kepada DSN-MUI untuk produk baru yang belum terdapat fatwanya;
                                          •    Meminta data dan informasi terkait dengan aspek syariah dari satuan kerja perusahaan
                                               dalam rangka pelaksanaan tugasnya;
                                          •    Mengevaluasi Kebijakan Manajemen Risiko yang terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah;
                                               dan
                                          •    Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi atas pelaksanaan Kebijakan Manajemen Risiko
                                               yang terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah.

 Supervision                              •    Assessing and ensuring Sharia compliance in operational guidelines and products issued by
                                               the Company;
                                          •    Supervising the development process of new products and enhancement of existing product
                                               features to align with fatwas issued by the National Sharia Council-Indonesian Ulema Council
                                               (DSN-MUI);
                                          •    Requesting fatwas from DSN-MUI for new products that do not yet have an existing fatwa;
                                          •    Requesting data and information related to Sharia aspects from relevant work units as part of
                                               its supervisory duties;
                                          •    Evaluating the Risk Management Policy in terms of Sharia compliance; and
                                          •    Evaluating the Board of Directors’ accountability in the implementation of Risk Management
                                               Policies concerning Sharia compliance.

 Pelaporan                                •    Melaporkan hasil pengawasan Dewan Pengawas Syariah kepada Direksi dan Dewan
                                               Komisaris;
                                          •    Menyampaikan Laporan Hasil Pengawasan DPS kepada OJK dan DSN-MUI; dan
                                          •    Menyampaikan Hasil Evaluasi Kebijakan Manajemen Risiko yang terkait dengan pemenuhan
                                               Prinsip Syariah kepada Direksi dan Dewan Komisaris.

 Reporting                                •    Reporting the results of Sharia supervision to the Board of Directors and the Board of
                                               Commissioners;
                                          •    Submitting the Sharia Supervision Report to the Financial Services Authority (OJK) and DSN-
                                               MUI; and
                                          •    Presenting the results of the evaluation on Risk Management Policies related to Sharia
                                               compliance to the Board of Directors and the Board of Commissioners.




Rapat Dewan Pengawas Syariah                                          Sharia Supervisory Board Meetings
Dalam rangka mewujudkan bisnis yang sesuai dengan                     In order ensure that the Company’s financing business
prinsip-prinsip syariah, Dewan Pengawas Syariah                       aligns with Sharia principles, the Sharia Supervisory
menyelenggarakan rapat dengan agenda pembahasan                       Board held meetings to discuss matters related to
yang berkaitan dengan prinsip-prinsip syariah di bisnis               the application of Sharia principles in the Company’s
pembiayaan Perusahaan. Sepanjang 2025, Dewan                          operations. Throughout 2025, the Sharia Supervisory
Pengawas Syariah telah menghadiri rapat Dewan                         Board participated in meetings conducted in
Pengawas Syariah yang dilakukan bersama unit                          coordination with supporting units. The details of the
pendukung. Rincian mengenai rapat Dewan Pengawas                      Sharia Supervisory Board meetings are as follows:
Syariah adalah sebagai berikut:


              Nama dan Jabatan                  Jumlah Rapat                   Kehadiran                  Persentase Kehadiran
              Name and Position               Number of Meetings               Attendance                 Attendance Percentage

 M. Faisal Muchtar
 Ketua Dewan Pengawas Syariah                          6                             6                               100%
 Head of Sharia Supervisory Board




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                        159                                                      Annual Report 2025
Page 159
           Tata Kelola Perusahaan
           Good Corporate Governance




Pelaksanaan Tugas Dewan Pengawas                                               Implementation of Sharia Supervisory
Syariah 2025                                                                   Board Duties in 2025


                                                        Program Kerja                                                     Realisasi
     No.
                                                        Work Program                                                     Realization

               Monitoring and evaluasi kinerja Unit Usaha Syariah Perusahaan.                                         Telah dilaksanakan
     1.
               Monitoring and evaluation of the Company’s Sharia Business Unit Performance.                            Already executed

               Mengevaluasi dan menyetujui penggunaan akad UUS                                                        Telah dilaksanakan
     2.
               Evaluated and approved the use of contracts (akad) by the Sharia Business Unit (UUS).                   Already executed

               Mengevaluasi dan menyetujui penggunaan akad UUS                                                        Telah dilaksanakan
     3.
               Evaluated and approved the use of contracts (akad) by the Sharia Business Unit (UUS).                   Already executed




Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
dan Direksi Berdasarkan
Self-Assesment GCG                                                               [ESG Metrics G-04]

Performance Assessment of the Board of Commissioners and Board
of Directors Based on GCG Self-Assessment


A. Struktur Tata Kelola                                                        A. Governance Structure
1.    Faktor-faktor positif aspek struktur tata kelola                         1.    The positive factors of the Company’s governance
      perusahaan adalah pada kriteria sebagai berikut:                               structure aspect are reflected in the following
                                                                                     criteria:
      a.      Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab                                   a. Implementation of Duties and Responsibilities
              Dewan Komisaris: Ditinjau dari hasil self-                                  of the Board of Commissioners: Based on the
              assessment yang dicapai atas struktur tata                                  results of the self-assessment conducted
              kelola, Perusahaan menyimpulkan bahwa                                       on the governance structure, the Company
              pada kriteria ini, komposisi dan kriteria Dewan                             concludes that, under this criterion, the
              Komisaris telah sesuai dan memadai untuk                                    composition and qualifications of the Board of
              pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya                                     Commissioners are appropriate and adequate
              bagi kepentingan Perusahaan dan para                                        to carry out their duties and responsibilities
              Pemangku Kepentingan.                                                       in the best interest of the Company and its
                                                                                          stakeholders.
      b.      Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab                                   b. Implementation of Duties and Responsibilities
              Direksi: Ditinjau dari hasil self-assessment                                of the Board of Directors: Based on the
              yang dicapai atas struktur tata kelola,                                     results of the self-assessment conducted
              Perusahaan menyimpulkan bahwa pada                                          on the governance structure, the Company
              kriteria ini, komposisi dan kriteria Direksi telah                          concludes that, under this criterion, the
              sesuai dan memadai untuk pelaksanaan tugas                                  composition and qualifications of the Board
              dan tanggung jawabnya bagi kepentingan                                      of Directors are appropriate and adequate
              Perusahaan dan para Pemangku Kepentingan.                                   to carry out their duties and responsibilities
                                                                                          in the best interest of the Company and its
                                                                                          stakeholders.
2.    Ditinjau dari aspek struktur tata kelola, perusahaan                     2.    From the perspective of the governance structure,
      tidak menemukan adanya faktor-faktor negatif                                   the Company did not identify any negative factors
      dalam struktur tata kelola perusahaan.                                         within its corporate governance framework.




2025 Laporan Tahunan                                                    160                            PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 160
B. Proses Tata Kelola                                             B. Governance Process
a.   Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan                   a.   Implementation of Duties and Responsibilities of
     Komisaris: Ditinjau dari hasil self-assessment                    the Board of Commissioners: Based on the results
     yang dicapai atas struktur tata kelola, Perusahaan                of the self-assessment related to the governance
     menyimpulkan bahwa dengan terpenuhinya proses                     structure, the Company concludes that, with
     tata kelola pada kriteria ini, Dewan Komisaris telah              the fulfillment of the governance process under
     melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya                          this criterion, the Board of Commissioners has
     dengan tepat dan memadai yang mencakup                            properly and adequately carried out its duties
     tindakan pengawasan dan evaluasi serta telah                      and responsibilities, including supervision and
     memenuhi tingkat independensi. Pengangkatan/                      evaluation, while maintaining the required level of
     penggantian anggota Dewan Komisaris juga telah                    independence. The appointment and replacement
     dilakukan sesuai dengan ketentuan perundangan-                    of Board members have also been conducted in
     undangan.                                                         accordance with prevailing laws and regulations.
b.   Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi:                b.   Implementation of Duties and Responsibilities of
     Ditinjau dari hasil self-assessment yang dicapai                  the Board of Directors: Based on the results of
     atas struktur tata kelola, Perusahaan menyimpulkan                the self-assessment related to the governance
     bahwa dengan terpenuhinya proses tata kelola                      structure, the Company concludes that, with the
     pada kriteria ini, Direksi telah melaksanakan tugas               fulfillment of the governance process under this
     dan tanggung jawabnya dengan tepat dan memadai                    criterion, the Board of Directors has properly
     yang mencakup pelaksanaan optimalisasi GCG,                       and adequately carried out its duties and
     pelaksanaan tindak lanjut atas temuan hasil audit                 responsibilities. This includes the optimization
     berdasarkan rekomendasi pihak terkait, serta hal-                 of     Good     Corporate   Governance      (GCG),
     hal lain yang berkaitan dengan proses tata kelola.                follow up actions on audit findings based on
     Pengangkatan/ penggantian anggota Direksi                         recommendations from relevant parties, and other
     juga telah dilakukan sesuai dengan ketentuan                      matters related to the governance process. The
     perundangan-undangan.                                             appointment and replacement of Board members
                                                                       have also been conducted in accordance with
                                                                       prevailing laws and regulations.


C. Hasil Tata Kelola                                              C. Governance Outcomes
a.   Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan                   a.   Implementation of Duties and Responsibilities
     Komisaris: Ditinjau dari terpenuhinya struktur tata               of the Board of Commissioners: Based on the
     kelola dan proses tata kelola pada kriteria ini,                  fulfillment of the governance structure and
     Perusahaan menyimpulkan kinerja pengawasan                        process criteria, the Company concludes that
     Dewan Komisaris telah mampu menciptakan hasil                     the supervisory performance of the Board of
     tata kelola sesuai dengan tujuan dan berhasil                     Commissioners has successfully produced
     menunjang Perusahaan mencapai kinerja optimal                     governance outcomes in line with the Company’s
     di tahun 2025.                                                    objectives and has supported the Company in
                                                                       achieving optimal performance in 2025.
b.   Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi:                b.   Implementation of Duties and Responsibilities of
     Ditinjau dari terpenuhinya struktur tata kelola dan               the Board of Directors: Based on the fulfillment
     proses tata kelola pada kriteria ini, Perusahaan                  of the governance structure and process criteria,
     menyimpulkan kinerja pengelolaan Direksi telah                    the Company concludes that the management
     mampu menciptakan hasil tata kelola sesuai                        performance of the Board of Directors has
     dengan tujuan dan berhasil menunjang Perusahaan                   successfully produced governance outcomes
     mencapai kinerja optimal di tahun 2025.                           in line with the Company’s objectives and has
                                                                       supported the Company in achieving optimal
                                                                       performance in 2025.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      161                                          Annual Report 2025
Page 161
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Nominasi dan Remunerasi Dewan
Komisaris, Direksi, dan Dewan
Pengawas Syariah
Nomination and Remuneration of the Board of Commissioners,
Board of Directors, and Sharia Supervisory Board

Prosedur Penetapan Remunerasi                                     Procedure for Determining
Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan                               Remuneration of The Board of
Pengawas Syariah                                                  Commissioners, Board of Directors, and
                                                                  Sharia Supervisory Board
Nominasi                                                          Nomination
Proses nominasi di Perusahaan didasarkan pada                     The nomination process within the Company is
pertimbangan rekomendasi calon anggota dari Komite                based on recommendations from the Nomination
Nominasi dan Remunerasi. Rekomendasi calon anggota                and Remuneration Committee. Recommendations for
Dewan Komisaris, Direksi, maupun Dewan Pengawas                   candidates for the Board of Commissioners, Board of
Syariah disusun berdasarkan beberapa faktor seperti               Directors, and Sharia Supervisory Board are prepared
penilaian kinerja, kompetensi dan keahlian yang                   based on several factors, including performance
dimiliki, serta beberapa hal lainnya sesuai kebutuhan.            assessments, competencies and expertise possessed,
                                                                  as well as other considerations as needed.

Remunerasi                                                        Remuneration
Keputusan mengenai remunerasi dan fasilitas lainnya               Decisions regarding remuneration and other benefits
bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas                 for the Board of Commissioners, Board of Directors,
Syariah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang                      and Sharia Supervisory Board are determined in
Saham (RUPS). Kebijakan remunerasi tersebut                       the General Meeting of Shareholders (GMS). The
meliputi remunerasi berupa penghasilan dalam bentuk               remuneration policy includes financial compensation
keuangan (non natura) dan fasilitas lain berupa fasilitas         (non-natura) as well as other benefits received in non-
lain yang diterima tidak dalam bentuk keuangan                    financial form (natura).
(natura).

Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain                           Remuneration and Other Benefits
Bagi Anggota Dewan Komisaris, Direksi,                            Policy for Members of the Board of
dan Dewan Pengawas Syariah                                        Commissioners, Board of Directors, and
                                                                  Sharia Supervisory Board
1.   Remunerasi dalam bentuk non natura, termasuk                 1.   Remuneration in the form of non-natura includes
     gaji dan penghasilan tetap lainnya, antara lain                   salaries and other fixed incomes such as
     tunjangan (benefit), kompensasi berbasis saham,                   allowances (benefits), stock-based compensation,
     tantiem dan bentuk remunerasi lainnya.                            tantiem, and other types of remuneration.
     • Dewan Komisaris, Direksi, maupun Dewan                          • Members of the Board of Commissioners,
          Pengawas Syariah di PT Usaha Pembiayaan                           Board of Directors, and Sharia Supervisory
          Reliance Indonesia mendapatkan Gaji Pokok.                        Board at PT Usaha Pembiayaan Reliance
                                                                            Indonesia receive a Basic Salary.




2025 Laporan Tahunan                                        162                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 162
2.   Fasilitas lain dalam bentuk natura/non natura              2.   Other benefits, both natura and non-natura,
     yaitu penghasilan tidak tetap lainnya, termasuk                 include variable income such as allowances for
     tunjangan untuk perumahan, transportasi, asuransi               housing, transportation, health insurance, and
     kesehatan dan fasilitas lainnya.                                other facilities.
     • Dewan Komisaris, Direksi, maupun Dewan                        • Members of the Board of Commissioners,
          Pengawas Syariah di PT Usaha Pembiayaan                         Board of Directors, and Sharia Supervisory
          Reliance Indonesia mendapatkan Fasilitas                        Board at PT Usaha Pembiayaan Reliance
          Asuransi Kesehatan.                                             Indonesia are provided with Health Insurance
                                                                          Facilities.


Pengungkapan Paket atau Kebijakan                               Disclosure of Remuneration Packages or
Remunerasi Dalam 1 (Satu) Tahun                                 Policies Within 1 (One) Year
1.   Paket atau kebijakan remunerasi dan fasilitas              1.   Remuneration     packages      or   policies   and
     lain bagi anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan                 other benefits for members of the Board of
     Dewan pengawas Syariah yang ditetapkan dalam                    Commissioners, Board of Directors, and Sharia
     RUPS.                                                           Supervisory Board are established by the GMS.
     • Dewan Komisaris, Direksi, maupun Dewan                        • Members of the Board of Commissioners,
          Pengawas Syariah di PT Usaha Pembiayaan                         Board of Directors, and Sharia Supervisory
          Reliance Indonesia mendapatkan Gaji Pokok.                      Board at PT Usaha Pembiayaan Reliance
                                                                          Indonesia receive a Basic Salary.
2.   Remunerasi dan fasilitas lain bagi seluruh anggota         2.   Remuneration and other benefits for all members
     Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas                    of the Board of Commissioners, Board of Directors,
     Syariah paling sedikit mencakup jumlah anggota                  and Sharia Supervisory Board at minimum include
     Dewan Komisaris, jumlah anggota Direksi, jumlah                 the number of members in each board and the
     anggota Dewan Pengawas Syariah, dan jumlah                      total amount of remuneration and other benefits
     seluruh kebijakan remunerasi dan fasilitas lain.                provided.
     • Dewan Komisaris, Direksi, maupun Dewan                        • Members of the Board of Commissioners,
          Pengawas Syariah di PT Usaha Pembiayaan                         Board of Directors, and Sharia Supervisory
          Reliance Indonesia mendapatkan Fasilitas                        Board at PT Usaha Pembiayaan Reliance
          Asuransi Kesehatan.                                             Indonesia receive Health Insurance Facilities.


Struktur Remunerasi Dewan Komisaris,                            Remuneration Structure of the Board of
Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah                             Commissioners, Board of Directors, and
                                                                Sharia Supervisory Board

            Jabatan                Jumlah (Orang)                                   Tunjangan
            Position             Number of Members                                   Benefits

 Dewan Komisaris                                     Jaminan Kesehatan
                                         2
 Board of Commissioners                              Health Insurance

 Direksi                                             Jaminan Kesehatan dan BPJS TK sesuai Kebijakan atau Agreement
                                         3
 Board of Directors                                  Health Insurance and Employment BPJS in accordance with Policy or Agreement

 Dewan Pengawas Syariah                              Jaminan Kesehatan dan BPJS TK
                                         3
 Sharia Supervisor Board                             Health Insurance and Employment BPJS


3.   Jumlah anggota Dewan Komisaris; Direksi; Dewan             3.   The number of members of the Board of
     Pengawas Syariah dan Pimpinan Unit Usaha                        Commissioners, Board of Directors, Sharia
     Syariah (UUS); serta Pegawai yang menerima                      Supervisory Board, and Heads of the Sharia
     paket remunerasi dalam 1 (satu) tahun yang                      Business Unit (UUS), as well as employees who
     dikelompokkan sesuai tingkat penghasilan sebagai                received remuneration packages within one (1)
     berikut:                                                        year, grouped according to income levels as
                                                                     follows:




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    163                                                Annual Report 2025
Page 163
         Tata Kelola Perusahaan
         Good Corporate Governance




                                                     Jumlah Dewan                                     Jumlah Dewan Pengawas
     Jumlah Remunerasi per Orang dalam 1
                                                        Komisaris             Jumlah Direksi          Syariah dan Pimpinan UUS
                    Tahun
                                                    Number of Board         Number of Board of       Number of Sharia Supervisory
     Remuneration Amount per Person within
                                                    of Commissioners        Directors Members        Board Members and Heads of
                    1 Year
                                                        Members                                       Sharia Business Unit (UUS)
 Di atas Rp2 miliar
                                                           -                         -                             -
 Above Rp2 billion

 Di atas Rp1 miliar s/d Rp2 miliar
                                                           -                         1                             -
 Above Rp1 billion to Rp2 billion

 Di atas Rp500 juta s.d 1 miliar
                                                           -                         1                             -
 Above Rp500 million to Rp1 billion

 Rp500 juta ke bawah
                                                           2                         1                             2
 Rp500 million and below


Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah                                      Ratio of Highest to Lowest Salary
a.     Rasio gaji anggota Dewan Komisaris yang tertinggi               a.   Ratio of the Highest to Lowest Salary of Board of
       dan terendah                                                         Commissioners Members

                  Gaji Dewan Komisaris Tertinggi                                 Gaji Dewan Komisaris Terendah
              Highest Salary of Board of Commissioners                        Lowest Salary of Board of Commissioners

                                      4,6%                                                        6,7%


b.     Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi dan                   b.   Ratio of the Highest to Lowest Salary of Board of
       terendah                                                             Directors Members

                        Gaji Direksi Tertinggi                                        Gaji Direksi Terendah
                  Highest Salary of Board of Directors                           Lowest Salary of Board of Directors

                                      15,7%                                                       36,7%


c.     Rasio gaji anggota Dewan Pengawas Syariah yang                  c.   Ratio of the Highest to Lowest Salary of Sharia
       tertinggi dan terendah                                               Supervisory Board Members

              Gaji Dewan Pengawas Syariah Tertinggi                           Gaji Dewan Pengawas Syariah Terendah
             Highest Salary of Sharia Supervisory Board                       Lowest Salary of Sharia Supervisory Board

                                       0%                                                         7,2%


Besaran Remunerasi Anggota                                             Remuneration Amounts for Members of
Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan                                    The Board of Commissioners, Board of
Pengawas Syariah                                                       Directors, and Sharia Supervisory Board

                                     Rincian                                             Total Remunerasi 2025
                                      Detail                                             Total Remuneration 2025

 Dewan Komisaris
                                                                                                  303.6
 Board of Commisioner

 Direksi
                                                                                                  2.364
 Board of Director

 Dewan Pengawas Syariah
                                                                                                   208
 Sharia Supervisory Board

 Grand Total                                                                                     2.875,6




2025 Laporan Tahunan                                           164                            PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 164
Komite Audit
Audit Committee

Komite Audit merupakan komponen yang bergerak                    The Audit Committee serves as a supporting committee
sebagai komite pendukung Dewan Komisaris dengan                  to the Board of Commissioners, with the primary
tanggung jawab utama menunjang tugas Dewan                       responsibility of assisting the Board in supervisory
Komisaris dalam hal pengawasan terutama pada                     functions, particularly in areas such as financial
aspek-aspek seperti pelaporan keuangan, pengelolaan              reporting, company risk management, implementation
risiko Perusahaan, penerapan sistem pengendalian                 of internal control systems, all audit processes within
internal, seluruh proses audit Perusahaan, serta proses          the Company, and the application of Good Corporate
implementasi prinsip-prinsip GCG.                                Governance (GCG) principles.

Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite                                 Audit Committee Charter
Audit
Komite Audit memiliki Piagam Komite Audit yang                   The Audit Committee operates under an Audit
disusun sebagai pedoman kerja. Piagam tersebut                   Committee Charter, which serves as a guideline for
dibuat oleh Perusahaan dan telah mendapat penetapan              its work. This Charter was developed by the Company
dan pengesahan dari Dewan Komisaris pada tanggal                 and approved by the Board of Commissioners on
23 Desember 2020. Piagam tersebut mengatur hal-hal               December 23, 2020. The Charter covers the following
terkait Komite Audit, dengan rincian sebagai berikut:            key aspects:
1. Visi, Misi, dan Tujuan Unit Pengawasan Internal               1. Vision, Mission, and Objectives of the Company’s
    Perusahaan                                                        Internal Audit Unit
2. Struktur Organisasi Audit yang terdiri dari:                  2. Audit Organizational Structure, consisting of:
     a. Direktur Utama                                                a. President Director
     b. Kepala Divisi Audit Perusahaan                                b. Head of Company Audit Division
     c. Kepala Divisi Audit                                           c. Head of Audit Divisions
     d. Kepala Divisi Audit                                           d. Head of Audit Divisions
     e. Divisi Internal Audit                                         e. Internal Audit Division
3. Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Internal Audit                3. Duties and Responsibilities of the Internal Audit
    dan seluruh jajaran Anggota Organisasi Audit                      Division and all Audit Organization members
4. Kewenangan yang dimiliki Divisi Internal Audit dan            4. Authorities granted to the Internal Audit Division
    seluruh jajaran Anggota Organisasi Audit                          and all Audit Organization members
5. Strategi dan Ruang Lingkup                                    5. Strategy and Scope
6. Persyaratan Menjadi Internal Auditor                          6. Requirements to become an Internal Auditor
7. Standar Pelaksanaan Audit yang terdiri dari;                  7. Audit Implementation Standards including;
     a. Perencanaan Audit                                             a. Audit Planning
     b. Persiapan Audit                                               b. Audit Preparation
     c. Penyusunan Program Audit                                      c. Audit Program Development
     d. Pelaksanaan Penugasan Audit                                   d. Audit Execution
     e. Pelaporan Hasil Audit                                         e. Audit Reporting
     f. Tindak Lanjut Hasil Audit                                     f. Audit Follow-up
8. Kode Etik Internal                                            8. Internal Code of Conduct


Tugas dan Tanggung Jawab Komite                                  Duties and Responsibilities of The Audit
Audit                                                            Committee
a.   Melakukan penelaahan atas informasi keuangan                a.   Reviewing financial information to be released
     yang akan dikeluarkan Perusahaan kepada                          by the Company to the public and/or authorities,
     publik dan/ atau pihak otoritas antara lain laporan              including financial statements, projections,
     keuangan, proyeksi dan laporan lainnya terkait                   other reports related to the Company’s financial
     dengan informasi keuangan Perusahaan;                            information;



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     165                                         Annual Report 2025
Page 165
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




b.   Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap                   b.   Reviewing compliance with laws and regulations
     peraturan          perundang-undangan          yang                related to the Company’s operations;
     berhubungan dengan kegiatan Perusahaan;
c.   Memberikan pendapat independen dalam hal                      c.   Providing independent opinions in cases of
     terjadi perbedaan pendapat antara manajemen                        disagreements between management and auditors
     dan Akuntan atas jasa yang diberikannya;                           regarding audit services;
d.   Memberikan        rekomendasi    kepada      Dewan            d.   Recommending to the Board of Commissioners the
     Komisaris mengenai penunjukan Akuntan yang                         appointment of auditors based on independence,
     didasarkan pada independensi, ruang lingkup                        scope of assignment, and fee considerations;
     penugasan dan imbalan jasa;
e.   Melakukan      penelaahan     atas    pelaksanaan             e.   Reviewing internal audit activities and supervise
     pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi                    the follow-up actions taken by the Board of
     pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan                 Directors on internal audit findings;
     auditor internal;
f.   Melakukan      penelaahan     terhadap     aktivitas          f.   Reviewing risk management activities conducted
     pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan                        by the Board of Directors;
     oleh Direksi;
g.   Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan                      g.   Examining complaints related to the Company’s
     proses akuntansi dan pelaporan keuangan                            accounting and financial reporting processes;
     Perusahaan;
h.   Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan                    h.   Reviewing and advise the Board of Commissioners
     Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan                   on potential conflicts of interest within the
     kepentingan Perusahaan; dan                                        Company; and
i.   Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi               i.   Maintaining confidentiality of all Company
     Perusahaan.                                                        documents, data, and information.


Komposisi Komite Audit                                             Composition of the Audit Committee
Sampai dengan 31 Desember 2025, komposisi Komite                   As of December 31, 2025, the composition of the
Audit Perusahaan adalah sebagai berikut:                           Company’s Audit Committee is as follows:


              Nama                            Jabatan             Dasar Pengangkatan                       Masa Jabatan
              Name                            Position            Basis of Appointment                     Term Duration

                                    Ketua
 Braman Setyo
                                    Head
                                                         SK Dewan Komisaris No. 10/BOC REFI/X/2021
                                    Anggota                                                                    5 tahun
 Alan Yazid
                                    Member                    Board of Commissioners Decree                    5 years
                                                                 No. 10/BOC-REFI/X/2021
 Saleh Basir                        Anggota
                                    Member




Profil Komite Audit                                                Audit Committee Profile
Braman Setyo                                                       Braman Setyo
Ketua Komite Audit                                                 Head of the Audit Committee
Profil Bapak Braman Setyo telah diuraikan dalam bab                The profile of Mr. Braman Setyo is detailed in the
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                             Company Profile chapter of this Annual Report.

Alan Yazid                                                         Alan Yazid
Anggota Komite Audit                                               Member of the Audit Committee
Profil Bapak Alan Yazid telah diuraikan dalam bab Profil           The profile of Mr. Alan Yazid is detailed in the Company
Perusahaan Laporan Tahunan ini.                                    Profile chapter of this Annual Report.




2025 Laporan Tahunan                                         166                          PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 166
Saleh Basir                                                      Saleh Basir
Anggota Komite Audit                                             Member of the Audit Committee
Profil Bapak Saleh Basir telah diuraikan dalam bab               The profile of Mr. Saleh Basir is detailed in the Company
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                           Profile chapter of this Annual Report.


Independensi Komite Audit                                        Audit Committee Independence
Komitmen independensi Komite Audit bersandar pada                The Audit Committee’s commitment to independence
lima aspek independensi berikut:                                 rests on the following five aspects of independence:
1. Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan                 1. No financial relationship with the Board of
    Komisaris dan Direksi.                                           Commissioners and Board of Directors.
2. Tidak      memiliki   hubungan    kepengurusan                2. No management relationship with the Company,
    di Perusahaan, anak perusahaan, maupun
                                                                     its subsidiaries, or affiliated companies.
    perusahaan afiliasi.
                                                                 3. No shareholding in the Company.
3. Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di
    Perusahaan
4. Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan                 4.   No family relationship with the Board of
    Komisaris, Direksi, dan/atau sesama anggota                       Commissioners, Board of Directors, and/or fellow
    Komite Audit.                                                     Audit Committee members.
5. Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik,               5.   No position as a member of a political party,
    pejabat, dan pemerintah.                                          official, or government official.

Berdasarkan kelima aspek di atas, Perusahaan telah               Based on the five aspects above, the Company has
memastikan bahwa seluruh anggota Komite Audit                    ensured that all members of the Audit Committee
menjunjung tinggi independensinya karena tidak                   uphold their independence by not being involved in
terlibat dalam lima aspek tersebut.                              any of these five aspects.

Rapat Komite Audit                                               Audit Committee Meetings
Sepanjang 2025, Komite Audit telah menyelenggarakan              Throughout 2025, the Audit Committee held 4 (four)
4 (empat) kali rapat, dengan rincian informasi frekuensi         meetings. The attendance frequency of each Audit
kehadiran masing-masing Komite Audit sebagai                     Committee member is detailed as follows:
berikut:


                                                   Jumlah Rapat
         Nama                   Jabatan                                      Kehadiran            Persentase Kehadiran
                                                    Number of
         Name                   Position                                     Attendance           Attendance Percentage
                                                     Meetings
                                  Ketua
 Braman Setyo                                              4                      4                       100%
                                  Head

                                Anggota
 Alan Yazid                                                4                      4                       100%
                                Member

                                Anggota
 Saleh Basir                                               4                      4                       100%
                                Member



Tindakan Komite Audit Dalam                                      Audit Committee Actions in the
Penyusunan Laporan Keuangan dan                                  Preparation of the Company’s 2025
Laporan Tahunan Perusahaan 2025                                  Financial Statements and Annual Report
Komite Audit secara berkala memberikan masukan                   The Audit Committee regularly provides input and
dan arahan dari Dewan Komisaris kepada penanggung                guidance from the Board of Commissioners to those
jawab penyusunan Laporan Keuangan (LK) dan                       responsible for preparing the Financial Statements
Laporan Tahunan (LT) untuk tahun buku 2025. Selain               (FS) and the Annual Report (AR) for the 2025 fiscal
itu, Komite Audit juga rutin mengawasi jalannya proses           year. Additionally, the Audit Committee consistently
penyusunan LK dan LT agar memastikan bahwa                       oversees the preparation process to ensure it runs
seluruh prosesnya berjalan lancar, transparan, dan               smoothly, transparently, and in compliance with
sesuai dengan regulasi yang berlaku.                             prevailing regulations.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     167                                          Annual Report 2025
Page 167
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Kendala dan Pembatasan Kinerja                                 Challenges and Limitations in the Audit
Komite Audit                                                   Committee’s Performance
Komite Audit memastikan bahwa selama melaksanakan              The Audit Committee confirms that during its duties in
tugasnya pada 2025 tidak terdapat pembatasan yang              2025, no limitations or restrictions were imposed by any
diberikan oleh siapapun. Komite Audit senantiasa               party. The Committee continually acts independently
bertindak secara independen dan tidak dapat                    and cannot be influenced or intervened by any external
diintervensi oleh pihak manapun.                               party.


Pelaksanaan Kinerja Komite Audit 2025                          Audit Committee Performance in 2025
Sepanjang 2025, Komite Audit telah melaksanakan                Throughout 2025, the Audit Committee has performed
kinerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya,             its duties and responsibilities, including:
antara lain:
1. Memberikan rekomendasi penunjukan Kantor                    1.   Recommended the appointment of a Public
    Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris untuk                     Accounting Firm to the Board of Commissioners to
    mengaudit Laporan Keuangan Perusahaan untuk                     audit the Company’s Financial Statements for the
    tahun buku 2025;                                                2025 financial year;
2. Memantau dan mengevaluasi kinerja Kantor                    2.   Monitored and evaluated the performance of the
    Akuntan Publik dalam mengaudit Laporan                          Public Accounting Firm in auditing the Company’s
    Keuangan Perusahaan Tahun 2025;                                 2025 Financial Statements;
3. Mengevaluasi pelaksanaan hasil tindak lanjut audit          3.   Evaluated the implementation of audit follow-up
    sepanjang 2025;                                                 results throughout 2025;
4. Memastikan kegiatan Penerapan APU-PPT                       4.   Ensured     that     the    Company’s     AML-CFT
    Perusahaan berjalan sesuai dengan ketentuan                     implementation activities are carried out in
    Peraturan yang berlaku;                                         accordance with applicable regulations;
5. Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi kegiatan             5.   Evaluated the effectiveness and efficiency of
    pengendalian internal di lingkungan Perusahaan;                 internal control activities within the Company; and
    dan
6. Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi kegiatan             6.   Evaluated the effectiveness and efficiency of
    pengendalian internal di lingkungan Perusahaan.                 internal control activities within the Company.




Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
Dalam struktur GCG Perusahaan, Komite Nominasi dan             Within the Company’s GCG structure, Nomination
Remunerasi bertugas membantu membantu Dewan                    and Remuneration Committee is tasked with assisting
Komisaris dalam hal fungsi nominasi dan remunerasi.            the Board of Commissioners in its nomination and
Secara khusus, Komite Nominasi dan Remunerasi                  remuneration functions. Specifically, the Nomination
bertanggung jawab memberikan rekomendasi terkait               and Remuneration Committee is responsible for
nominasi calon Direksi dan/atau Dewan Komisaris                providing recommendations regarding the nomination
serta rekomendasi terkait remunerasi bagi Direksi dan/         of candidates for the Board of Directors and/or the
atau Dewan Komisaris.                                          Board of Commissioners, as well as recommendations
                                                               regarding the remuneration of the Board of Directors
                                                               and/or the Board of Commissioners.




2025 Laporan Tahunan                                     168                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 168
Pedoman Kerja Komite Nominasi dan                             Nomination and Remuneration
Remunerasi                                                    Committee Board Manual
Komite Nominasi dan Remunerasi melaksanakan tugas             The Committee carries out its duties and responsibilities
dan tanggung jawabnya dengan mengacu pada Piagam              based on the Charter of the Nomination and
Komite Nominasi dan Remunerasi yang telah disusun             Remuneration Committee, which has been prepared
Perusahaan serta telah ditetapkan dan disahkan                by the Company and approved by the Board of
Dewan Komisaris pada tanggal 1 Maret 2021. Kebijakan          Commissioners on March 1, 2021. This policy regulates
tersebut mengatur hal-hal terkait Komite Nominasi dan         matters related to the Committee, including:
Remunerasi, dengan rincian sebagai berikut:
1. Keanggotaan;                                               1.   Membership;
2. Tugas & Tanggung Jawab;                                    2.   Duties & Responsibilities;
3. Wewenang;                                                  3.   Authorities;
4. Kode Etik;                                                 4.   Code of Conduct;
5. Rapat Kerja, Pengungkapan & Pelaporan; dan                 5.   Meetings, Disclosure & Reporting; and
6. Larangan.                                                  6.   Prohibitions.


Tugas dan Tanggung Jawab Komite                               Duties and Responsibilities of the
Nominasi dan Remunerasi                                       Nomination and Remuneration
                                                              Committee
Nominasi                                                      Nomination
a. Memberikan     rekomendasi     kepada   Dewan              a. Providing recommendations to the Board of
   Komisaris mengenai:                                           Commissioners regarding:
   • Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau                  • Composition of members of the Board of
       anggota Dewan Komisaris;                                      Directors and/ or Board of Commissioners;
   • Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam                • Policies and criteria required in the nomination
       proses Nominasi; dan                                          process; and
   • Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota                     • Performance evaluation policies for members
       Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris;                    of the Board of Directors and/or Board of
                                                                     Commissioners.
b.   Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian             b. Assisting the Board of Commissioners in evaluating
     kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan              the performance of members of the Board of
     Komisaris berdasarkan tolak ukur yang telah                 Directors and/or Board of Commissioners based
     disusun sebagai bahan evaluasi;                             on established benchmarks as evaluation material;
c.   Memberikan     rekomendasi     kepada    Dewan           c. Providing recommendations to the Board of
     Komisaris mengenai program pengembangan                     Commissioners regarding development programs
     kemampuan anggota Direksi dan/atau Dewan                    for members of the Board of Directors and/or
     Komisaris; dan                                              Board of Commissioners; and
d.   Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat             d. Proposing qualified candidates for members of the
     sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan              Board of Directors and/or Board of Commissioners
     Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.                    to be submitted to the General Meeting of
                                                                 Shareholders (GMS).


Bidang Remunerasi                                             Remuneration
a. Memberikan      rekomendasi   kepada  Dewan                1. Providing recommendations to the Board of
    Komisaris mengenai:                                          Commissioners regarding:
    • Penyusunan struktur Remunerasi bagi                        • Formulation of remuneration structure for
        anggota Direksi dan/atau anggota Dewan                       members of the Board of Directors and/or
        Komisaris;                                                   Board of Commissioners;
    • Penyusunan kebijakan atas Remunerasi bagi                  • Formulation of remuneration policies for
        anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;                    members of the Board of Directors and/or
        dan                                                          Board of Commissioners; and




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  169                                          Annual Report 2025
Page 169
         Tata Kelola Perusahaan
         Good Corporate Governance




     •      Penyusunan besaran atas Remunerasi bagi                       •  Determination of remuneration amounts for
            anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.                        members of the Board of Directors and/or
                                                                             Board of Commissioners.
b.   Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi                b.   Performance evaluation policies for members
     dan/atau anggota Dewan Komisaris.                                   of the Board of Directors and/or Board of
                                                                         Commissioners.


Komposisi  Komite                        Nominasi      dan          Composition of the Nomination and
Remunerasi                                                          Remuneration Committee
Sampai dengan 31 Desember 2025, komposisi Komite                    As of December 31, 2025, the composition of the
Nominasi dan Remunerasi Perusahaan adalah sebagai                   Company’s Nomination and Remuneration Committee
berikut:                                                            is as follows:


           Nama                      Jabatan                     Dasar Pengangkatan                         Masa Jabatan
           Name                      Position                    Basis of Appointment                       Term Duration

                                      Ketua                                                               Berlaku sampai ada
 Braman Setyo
                                      Head                                                               perubahan penunjukan
                                                                                                              Komite baru
                                     Anggota    SK Dewan Komisaris No. 10/BOC REFI/X/2021
 Anton Budidjaja                                                                                            Valid until further
                                     Member     Board of Commissioners Decree No. 10/BOC-REFI/X/2021
                                                                                                             changes to the
                                     Anggota                                                            Committee appoint ments
 Angga Gunawan                                                                                                  are made
                                     Member



Profil Komite Nominasi dan Remunerasi                               Nomination and Remuneration
                                                                    Committee Profile
Braman Setyo                                                        Braman Setyo
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi                                Head of the Nomination and Remuneration
                                                                    Committee
Profil Bapak Braman Setyo telah diuraikan dalam bab                 Mr. Braman Setyo’s profile is detailed in the Company
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                              Profile section of this Annual Report.

Anton Budidjaja                                                     Anton Budidjaja
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi                              Member of the Nomination and Remuneration
                                                                    Committee
Profil Bapak Anton Budidjaja telah diuraikan dalam bab              Mr. Anton Budidjaja’s profile is detailed in the Company
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                              Profile section of this Annual Report.


Angga Gunawan                                                       Angga Gunawan
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi                              Member of the Nomination and Remuneration
                                                                    Committee
Warga Negara Indonesia, berusia 35 tahun. Meraih                    Indonesian citizen, 35 years old. Holds a Bachelor’s
gelar Sarjana dari Universitas Budi Luhur Jakarta,                  degree from Budi Luhur University, Jakarta. Has
Memiliki pengalaman di beberapa perusahaan lokal                    experience working in several local companies
sebagai Human Resource.                                             specializing in Human Resources.

Independensi Komite Nominasi dan                                    Independence of the Nomination and
Remunerasi                                                          Remuneration Committee
Komitmen independensi Komite Nominasi dan                           The Committee’s independence commitment is based
Remunerasi bersandar pada lima aspek independensi                   on the following five aspects:
berikut:
1. Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan                    1.   No financial relationships with the Board of
    Komisaris dan Direksi;                                               Commissioners or Directors;



2025 Laporan Tahunan                                          170                         PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 170
2.   Tidak  memiliki  hubungan   kepengurusan                2.   No managerial relationships within the Company,
     di Perusahaan, anak perusahaan, maupun                       its subsidiaries, or affiliated companies;
     perusahaan afiliasi;
3.   Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di            3.   No share ownership in the Company;
     Perusahaan;
4.   Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan           4.   No family ties with the Board of Commissioners,
     Komisaris, Direksi, dan/atau sesama anggota                  Board of Directors, and/or fellow Audit Committee
     Komite Audit; dan                                            members; and
5.   Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik,         5.   Does not hold positions as political party officials,
     pejabat, dan pemerintah.                                     government officials, or public servants.

Berdasarkan kelima aspek di atas, Perusahaan telah           Based on these five aspects, the Company ensures
memastikan bahwa seluruh anggota Komite Nominasi             that all members of the Nomination and Remuneration
dan Remunerasi menjunjung tinggi independensinya             Committee uphold their independence as they are not
karena tidak terlibat dalam lima aspek tersebut.             involved in any of these relationships.


Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi                         Nomination and Remuneration
                                                             Committee Meetings
Sepanjang 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi
telah menyelenggarakan 4 (empat) kali rapat, dengan          Throughout 2025, the Nomination and Remuneration
rincian informasi frekuensi kehadiran masing-masing          Committee held 4 (four) meetings. The attendance
Komite Nominasi dan Remunerasi sebagai berikut:              frequency of each Committee member is as follows:


                                               Jumlah Rapat
         Nama                   Jabatan                               Jumlah Kehadiran        Persentase Kehadiran
                                                Number of
         Name                   Position                             Number of Attendance     Attendance Percentage
                                                 Meetings
                                  Ketua
 Braman Setyo                                          4                       4                       100%
                                  Head

                                Anggota
 Anton Budidjaja                                       4                       4                       100%
                                Member

                                Anggota
 Angga Gunawan                                         4                       4                       100%
                                Member


Pelaksanaan Kinerja Komite Nominasi                          Performance of the Nomination and
dan Remunerasi 2025                                          Remuneration Committee in 2025
Sepanjang 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi               Throughout 2025, the Nomination and Remuneration
telah melaksanakan kinerja sesuai dengan tugas dan           Committee carried out its duties and responsibilities,
tanggung jawabnya, antara lain:                              which included:
1. Mengevaluasi pemberian honorarium jajaran                 1. Evaluated the honorarium for members of the
     Direksi dan Dewan Komisaris;                                Board of Directors and Board of Commissioners;
2. Turut mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris                2. Participated in the evaluation of the performance
     dan Direksi sesuai dengan tolak ukur yang telah             of the Board of Commissioners and Board of
     disusun;                                                    Directors based on established benchmarks;
3. Memberikan          masukan     terkait  program          3. Provided input on competency development
     pengembangan kompetensi yang akan diikutsertai              programs to be attended by members of the Board
     oleh Dewan Komisaris dan Direksi; Menyetujui                of Commissioners and Board of Directors; and
     pengangkatan dan/atau pengunduran diri Direksi
     dan/atau Dewan Komisaris; dan
4. Menyetujui pengangkatan dan/atau pengunduran              4.   Approved the appointment and/or resignation of
     diri Direksi dan/atau Dewan Komisaris.                       members of the Board of Directors and/or Board
                                                                  of Commissioners.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                 171                                           Annual Report 2025
Page 171
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Komite Pemantauan Risiko
Risk Monitoring Committee

Dalam struktur GCG Perusahaan, Komite Pemantau                 In the Company’s GCG structure, the Risk
Risiko bertanggung jawab dalam menyampaikan                    Monitoring Committee is responsible for providing
rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk hal-hal               recommendations to the Board of Commissioners
yang berkaitan dengan pengawasan dan pemantauan                concerning the supervision and monitoring of risk
manajemen risiko. Dengan posisinya sebagai organ               management. As a supporting organ to the Board
pendukung Dewan Komisaris, Komite Pemantau                     of Commissioners, the Risk Monitoring Committee
Risiko memastikan Dewan Komisaris memperoleh                   ensures that the Board receives appropriate references
berbagai referensi yang tepat guna mengoptimalkan              to optimize the implementation of risk management
pelaksanaan manajemen risiko di Perusahaan.                    within the Company.



Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko                           Risk Monitoring Committee Board
                                                               Manual
Dalam rangka menunjang proses pelaksanaan                      In order to support its task implementation, the
tugasnya, Komite Pemantau Risiko Perusahaan                    Company’s Risk Monitoring Committee has a Charter
memiliki Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi                 which has been drafted by the Company and approved
yang telah disusun Perusahaan serta telah ditetapkan           and ratified by the Board of Commissioners on October
dan disahkan Dewan Komisaris pada tanggal 5 Oktober            5, 2021. The policy regulates matters related to the Risk
2021. Kebijakan tersebut mengatur hal-hal terkait              Monitoring Committee, including the following details:
Komite Pemantau Risiko, dengan rincian sebagai
berikut:
1. Menetapkan Ketua & Anggota Pemantau Risiko;                 1.   Appointment of the Head and Members of the Risk
    dan                                                             Monitoring Committee; and
2. Tugas & Wewenang.                                           2.   Duties and Authorities.



Tugas dan Tanggung Jawab Komite                                Duties and Responsibilities ofthe Risk
Pemantau Risiko                                                Monitoring Committee
a.   Melakukan       pengawasan      dan   pemantauan          a.   Overseeing and monitoring the implementation
     pelaksanaan penerapan manajemen risiko yang                    of risk management, including identification,
     meliputi identifikasi, pengukuran, pemantauan dan              measurement, monitoring, and control of risks;
     pengendalian risiko;
b.   Menilai efektivitas manajemen risiko termasuk             b.   Assessing the effectiveness of risk management,
     menilai toleransi risiko yang dapat diambil oleh               including evaluating the risk tolerance levels
     Perusahaan;                                                    acceptable to the Company;
c.   Melakukan pengawasan aktif terhadap Direksi dan           c.   Actively supervising the Directors and Board of
     Dewan Komisaris;                                               Commissioners;
d.   Mencakup kebijakan, prosedur dan penetapan                d.   Covering    policies,    procedures,  and    the
     limit risiko;                                                  establishment of risk limits;
e.   Mencakup sistem informasi manajemen risiko; dan           e.   ncluding the risk management information system;
                                                                    and
f.   Mencakup pengendalian internal yang menyeluruh.           f.   Encompassing comprehensive internal controls.




2025 Laporan Tahunan                                     172                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 172
Komposisi Komite Pemantau Risiko                                 Composition of the Risk Monitoring
                                                                 Committee
Sampai dengan 31 Desember 2025, komposisi Komite                 As of December 31, 2025, the composition of the
Pemantau Risiko Perusahaan adalah sebagai berikut:               Company’s Risk Monitoring Committee is as follows:


              Nama                 Jabatan                    Dasar Pengangkatan                        Masa Jabatan
              Name                 Position                   Basis of Appointment                      Term Duration

                                    Ketua
 Braman Setyo                                                                                          Berlaku sampai ada
                                    Head
                                                     SK Dewan Komisaris No. 009/BOCREF/X/2021        perubahan penunjukan
                                   Anggota                                                                 Komite baru
 Alan Yazid
                                   Member           Decree of the Board of Commissioners Number   Valid until further changes to
                                                                 009/BOCREF/X/2021                the Committee appointments
 Saleh Basir                       Anggota                                                                   are made
                                   Member



Profil Komite Pemantau Risiko                                    Profile of the Risk Monitoring Committee
Braman Setyo                                                     Braman Setyo
Ketua Komite Pemantau Risiko                                     Head of the Risk Monitoring Committee
Profil Bapak Braman Setyo telah diuraikan dalam bab              Mr. Braman Setyo’s profile has been detailed in the
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                           Company Profile chapter of this Annual Report.


Alan Yazid                                                       Alan Yazid
Anggota Komite Pemantau Risiko                                   Member of the Risk Monitoring Committee
Profil Bapak Alan Yazid telah diuraikan dalam bab Profil         Mr. Alan Yazid’s profile has been detailed in the
Perusahaan Laporan Tahunan ini.                                  Company Profile chapter of this Annual Report.


Saleh Basir                                                      Saleh Basir
Anggota Komite Pemantau Risiko                                   Member of the Risk Monitoring Committee
Profil Bapak Saleh Basir telah diuraikan dalam bab               Mr. Saleh Basir’s profile has been detailed in the
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                           Company Profile chapter of this Annual Report.


Independensi Komite Pemantau Risiko                              Independence of the Risk Monitoring
                                                                 Committee
Komitmen independensi Komite Pemantau Risiko                     The Risk Monitoring Committee’s commitment to
bersandar pada lima aspek independensi berikut:                  independence is based on the following five aspects:
1. Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan                 1. No financial relationships with the Board of
    Komisaris dan Direksi.                                           Commissioners and Board of Directors.
2. Tidak      memiliki   hubungan    kepengurusan                2. No managerial relationships in the Company, its
    di Perusahaan, anak perusahaan, maupun                           subsidiaries, or affiliated companies.
    perusahaan afiliasi.
3. Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di                  3.   No share ownership relationships in the Company.
    Perusahaan.
4. Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan                 4.   No familial relationships with the Board of
    Komisaris, Direksi, dan/atau sesame anggota                       Commissioners, Board of Directors, and/or fellow
    Komite Audit.                                                     members of the Audit Committee.
5. Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik,               5.   Does not hold positions as political party officials,
    pejabat, dan pemerintah.                                          government officials, or public officers.

Berdasarkan kelima aspek di atas, Perusahaan telah               Based on the five aspects above, the Company ensures
memastikan bahwa seluruh anggota Komite Pemantau                 that all members of the Risk Monitoring Committee
Risiko menjunjung tinggi independensinya karena tidak            uphold their independence as they are not involved in
terlibat dalam lima aspek tersebut.                              any of these aspects.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     173                                             Annual Report 2025
Page 173
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




Rapat Komite Pemantau Risiko                                  Risk Monitoring Committee Meetings
Sepanjang 2025, Komite Pemantau Risiko telah                  Throughout 2025, the Risk Monitoring Committee has
menyelenggarakan 4 (empat) kali rapat, dengan rincian         held 4 (four) meetings, with attendance details of each
informasi frekuensi kehadiran masing-masing Komite            member as follows:
Pemantau Risiko sebagai berikut:


                                                Jumlah Rapat
         Nama                       Jabatan                           Jumlah Kehadiran          Persentase Kehadiran
                                                 Number of
         Name                       Position                         Number of Attendance       Attendance Percentage
                                                  Meetings
                                     Ketua
 Braman Setyo                                           4                      4                         100%
                                     Head

                                    Anggota
 Alan Yazid                                             4                      4                         100%
                                    Member

                                    Anggota
 Saleh Basir                                            4                      4                         100%
                                    Member


Pelaksanaan Kinerja Komite Pemantau                           Risk Monitoring Committee
Risiko 2025                                                   Performance in 2025
Sepanjang 2025, Komite Pemantau Risiko telah                  Throughout 2025, the Risk Monitoring Committee has
melaksanakan kinerja sesuai dengan tugas dan                  carried out its duties and responsibilities in accordance
tanggung jawabnya, antara lain:                               with its mandate, including:
1. Bekerja sama dengan Komite Manajemen Risiko                1. Collaborated with the Risk Management Committee
    dalam memetakan risiko yang mungkin terjadi                    to map potential risks for the 2025 fiscal year and
    untuk tahun buku 2025 serta upaya mitigasinya;                 the corresponding mitigation efforts;
2.   Mengawasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi;           2. Monitored the performance of the Board of
                                                                   Commissioners and Board of Directors;
3.   Melaksanakan kontrol rutin/secara berkala                3. Conducted regular/routine controls on the
     terhadap pengendalian internal Perusahaan guna                Company’s internal controls to maintain its
     menjaga nilai kesehatan Perusahaan;                           soundness;
4.   Mengevaluasi tugas and fungsional Risk                   4. Evaluated the tasks and functions of Risk
     Management terkait pemantau tingkat risiko                    Management related to the monitoring of the
     Perusahaan.                                                   Company’s risk level.




Komite Manajemen Risiko
Risk Management Committee

Peran Komite Manajemen Risiko dalam tubuh                     The role of the Risk Management Committee within
Perusahaan adalah sebagai organ pendukung Direksi             the Company is to serve as a supporting organ to the
yang bertugas sebagai penanggung jawab penerapan              Board of Directors, acting as the party responsible for
manajemen risiko. Sebagai bagian dari organisasi,             the implementation of risk management. As part of the
Komite Manajemen Risiko membantu Direksi dalam                organization, the Risk Management Committee assists
memastikan pelaksanaan implementasi manajemen                 the Board of Directors in ensuring the comprehensive
risiko secara komprehensif dan menyeluruh di                  and thorough execution of risk management
Perusahaan.                                                   implementation across the Company.




2025 Laporan Tahunan                                    174                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 174
Pedoman Kerja Komite Manajemen                                Risk Management Committee Board
Risiko                                                        Manual
Pembentukan Komite Manajemen Risiko Perusahaan                The establishment of the Company’s Risk Management
telah dibekali dengan SK Direksi Pembentukan Komite           Committee is governed by the Board of Directors
Manajemen Risiko sebagai pedoman kerja yang telah             Decree on the Establishment of the Risk Management
memperoleh penetapan dan pengesahan Direksi pada              Committee, which was enacted and approved by the
tanggal 29 Agustus 2022. SK tersebut mengatur hal-            Board of Directors on August 29, 2022. This Decree
hal terkait Komite Manajemen Risiko, dengan rincian           outlines the following:
sebagai berikut:
1. Menetapkan Ketua & Anggota Komite Manajemen                1.   Appointment of the Head and Members of the Risk
     Risiko; dan                                                   Management Committee; and
2. Wewenang & Tanggung Jawab Komite Manajemen                 2.   Authority and Responsibilities of the Risk
     Risiko.                                                       Management Committee.


Tugas dan Tanggung Jawab Komite                               Duties and Responsibilities of the Risk
Manajemen Risiko                                              Management Committee
a.   Melakukan pelaksanaan penerapan manajemen                a.   Implementing      risk   management        practices,
     risiko yang meliputi identifikasi, pengukuran,                including risk identification, measurement,
     pemantauan dan pengendalian risiko;                           monitoring, and control;
b.   Menilai efektivitas manajemen risiko termasuk            b.   Assessing the effectiveness of risk management,
     menilai toleransi risiko yang dapat diambil oleh              including evaluating the level of risk tolerance that
     Perusahaan;                                                   can be accepted by the Company;
c.   Mencakup kebijakan, prosedur dan penetapan               c.   Establishing risk policies, procedures, and limits;
     limit risiko;
d.   Mencakup sistem informasi manajemen risiko; dan          d.   Managing the risk management information
                                                                   system; and
e.   Mencakup pengendalian internal yang menyeluruh.          e.   Overseeing comprehensive internal control
                                                                   measures.


Komposisi Komite Manajemen Risiko                             Composition of the Risk Management
                                                              Committee
Sampai dengan 31 Desember 2025, komposisi Komite              As of December 31, 2025, the composition of the
Manajemen Risiko Perusahaan ialah sebagai berikut:            Company’s Risk Management Committee is as follows:


            Nama                   Jabatan                   Dasar Pengangkatan                     Masa Jabatan
            Name                   Position                  Basis of Appointment                   Term Duration

                                    Ketua
 Ira Rakhmawati
                                    Head
                                                                                                   Berlaku sampai ada
                                   Anggota                SK. No.006/DIR-REFI/VIII/2022
 Iman Pribadi                                                                                    perubahan penunjukan
                                   Member                                                              Komite baru
 Frans Victor Kailola              Anggota                                                    Valid until further changes to
                                                        Decree No. 006/DIR-REFI/VIII/2022
                                   Member                                                     the Committee appointments
                                                                                                         are made
 Hanindya Aryoputro                Anggota
                                   Member




Profil Komite Manajemen Risiko                                Risk Management Committee Profile
Ira Rakhmawati                                                Ira Rakhmawati
Ketua Komite Manajemen Risiko                                 Head of the Risk Management Committee
Profil Ibu Ira Rakhmawati telah diuraikan dalam bab           The profile of Ms. Ira Rakhmawati is presented in the
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                        Company Profile chapter of this Annual Report.



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  175                                            Annual Report 2025
Page 175
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Iman Pribadi                                                    Iman Pribadi
Anggota Komite Manajemen Risiko                                 Member of the Risk Management Committee
Profil Bapak Iman Pribadi telah diuraikan dalam bab             The profile of Mr. Iman Pribadi is presented in the
Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                          Company Profile chapter of this Annual Report.

Frans Victor Kailola                                            Frans Victor Kailola
Anggota Komite Manajemen Risiko                                 Member of the Risk Management Committee
Profil Bapak Frans Victor Kailola telah diuraikan dalam         The profile of Mr. Frans Victor Kailola is presented in
bab Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                      the Company Profile chapter of this Annual Report.

Hanindya Aryoputro                                              Hanindya Aryoputro
Anggota Komite Manajemen Risiko                                 Member of the Risk Management Committee
Profil Bapak Hanindya Aryoputro telah diuraikan dalam           The profile of Mr. Hanindya Aryoputro is presented in
bab Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                      the Company Profile chapter of this Annual Report.



Independensi Komite Manajemen Risiko                            Risk Management Committee
                                                                Independence
Komitmen independensi Komite Manajemen Risiko                   The Risk Management Committee’s commitment to
bersandar pada lima aspek independensi berikut:                 independence is based on the following five aspects:
1. Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan                1. No financial relationship with the Board of
     Komisaris dan Direksi.                                         Commissioners and the Board of Directors.
2.   Tidak     memiliki   hubungan     kepengurusan             2. No management affiliation with the Company,
     di Perusahaan, anak perusahaan, maupun                         subsidiaries, or affiliated companies.
     perusahaan afiliasi.
3.   Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di               3.   No ownership of shares in the Company.
     Perusahaan.
4.   Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan              4.   No family relationship with the Board of
     Komisaris, Direksi, dan/atau sesame anggota                     Commissioners, Board of Directors, or other Audit
     Komite Audit.                                                   Committee members.
5.   Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik,            5.   Not serving as a political party official, public
     pejabat, dan pemerintah.                                        official, or government official.

Berdasarkan kelima aspek di atas, Perusahaan                    Based on the above aspects, the Company has ensured
telah memastikan bahwa seluruh anggota Komite                   that all members of the Risk Management Committee
Manajemen Risiko menjunjung tinggi independensinya              maintain their independence and are not involved in
karena tidak terlibat dalam lima aspek tersebut.                any of these aspects.



Rapat Komite Manajemen Risiko                                   Risk Management Committee Meetings
Sepanjang 2025, Komite Menajamen Risiko telah                   Throughout 2025, the Risk Management Committee
menyelenggarakan 4 (empat) kali rapat, dengan rincian           held 4 (four) meetings. The attendance record of each
informasi frekuensi kehadiran masing-masing Komite              Risk Management Committee member is as follows:
Manajemen Risiko sebagai berikut:




2025 Laporan Tahunan                                      176                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 176
                                                    Jumlah Rapat
          Nama                  Jabatan                                   Jumlah Kehadiran         Persentase Kehadiran
                                                     Number of
          Name                  Position                                 Number of Attendance      Attendance Percentage
                                                      Meetings
                                  Ketua
 Ira Rakhmawati                                             4                      4                       100%
                                  Head

                                Anggota
 Iman Pribadi                                               4                      4                       100%
                                Member

 Frans Victor Kailola           Anggota
                                                            4                      4                       100%
                                Member

 Hanindya Aryoputro             Anggota
                                                            4                      4                       100%
                                Member




Pelaksanaan Kinerja Komite                                        Implementation of the Risk
Manajemen Risiko 2025                                             Management Committee’s Duties in
                                                                  2025
Sepanjang 2025, Komite Pemantau Risiko telah                      Throughout 2025, the Risk Management Committee
melaksanakan kinerja sesuai dengan tugas dan                      carried out its duties and responsibilities, which
tanggung jawabnya, antara lain:                                   included the following:
1. Memantau penyusunan laporan pelaksanaan Self-                  1. Monitored the preparation of the Company’s Risk
    Assessment Tingkat Risiko Perusahaan;                              Level Self-Assessment report;
2. Mengevaluasi klasifikasi Risk Register Perusahaan;             2. Evaluated the classification of the Company’s Risk
    dan                                                                Register; and
3. Melakukan pelaporan kepada Komite Pemantau                     3. Reported to the Risk Oversight Committee
    Risiko terkait hasil penemuan risiko, upaya mitigasi,              regarding identified risks, mitigation efforts, and
    serta evaluasinya.                                                 evaluations thereof.




Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary

Sekretaris Perusahaan berada di bawah koordinasi                  Corporate Secretary operates under the coordination
Direksi sebagai organ penghubung yang menjembatani                of the Board of Directors and serves as a liaison organ
hubungan antara Perusahaan dengan pihak eksternal                 that bridges the relationship between the Company and
baik pemegang saham, regulator, pemasok, maupun                   external parties, including shareholders, regulators,
pemangku kepentingan lainnya. Sekretaris Perusahaan               suppliers, and other stakeholders. The Corporate
berperan menjaga persepsi publik atas citra                       Secretary plays a vital role in maintaining the public
Perusahaan dan pemenuhan tanggung jawab oleh                      perception of the Company’s image and ensuring the
Perusahaan, baik yang berkaitan dengan peraturan                  Company’s fulfillment of its obligations, whether related
perundang-undangan dan keterbukaan informasi                      to laws and regulations, information disclosure, or
ataupun kegiatan sosial lainnya. Sekretaris Perusahaan            other social responsibilities. The Corporate Secretary
juga bertugas untuk membantu tugas Direksi dalam                  also assists the Board of Directors in formulating and
merumuskan dan menyusun kebijakan dan pedoman;                    preparing policies and guidelines, planning, evaluating,
perencanaan, evaluasi, dan melaksanakan aktivitas                 and executing external relations activities, marketing,
hubungan eksternal; pemasaran; tanggung jawab                     corporate social responsibility, protocol duties,
sosial; protokoler; administrasi; dan komunikasi internal         administration, and internal communication, all in
Perusahaan sesuai dengan kebijakan, pedoman dan                   accordance with established policies, guidelines, and
perencanaan yang telah ditetapkan.                                plans.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      177                                          Annual Report 2025
Page 177
          Tata Kelola Perusahaan
          Good Corporate Governance




Profil Sekretaris Perusahaan                                    Corporate Secretary Profile
Profil Hanindya Aryoputro selaku Sekretaris Perusahaan          The profile of Hanindya Aryoputro, as the Corporate
telah diuraikan dalam bab Profil Perusahaan dalam               Secretary, is presented in the Company Profile chapter
Laporan Tahunan ini.                                            of this Annual Report.


Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris                             Duties and Responsibilities of the
Perusahaan                                                      Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan memiliki peran penting dalam              The Corporate Secretary plays a significant role in the
implementasi Tata Kelola. Berikut adalah 4 fungsi utama         implementation of Good Corporate Governance (GCG).
Sekretaris Perusahaan yang berlaku di Perusahaan:               The four main functions of the Corporate Secretary in
                                                                the Company are as follows:
1.   Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya               1. Monitoring       capital    market      developments,
     peraturan perundang undangan yang berlaku di                   particularly with regard to prevailing capital market
     bidang Pasar Modal;                                            regulations;
2.   Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan                2. Providing input to the Board of Directors and the
     Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan                   Board of Commissioners to ensure compliance
     perundang undangan di bidang Pasar Modal;                      with capital market laws and regulations;
3.   Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam                 3.   Assisting the Board of Directors and Board of
     pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang meliputi:              Commissioners in the implementation of GCG,
     a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat,                    which includes:
         termasuk ketersediaan informasi pada                       a. Information disclosure to the public,
         Website Perusahaan;                                             including the availability of information on the
                                                                         Company’s website;
     b.      Penyampaian laporan kepada otoritas Jasa               b. Timely submission of reports to the Financial
             Keuangan tepat waktu;                                       Services Authority (OJK);
     c.      Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat                  c. Organizing and documenting General Meeting
             Umum Pemegang Saham;                                        of Shareholders (GMS);
     d.      Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat                  d. Organizing and documenting meetings
             Direksi dan/ atau Dewan Komisaris; dan                      of the Board of Directors and/or Board of
                                                                         Commissioners; and
4.   Sebagai penghubung antara Perusahaan dengan                4. Acting as a liaison between the Company and
     pemegang saham, otoritas Jasa Keuangan dan                     shareholders, the Financial Services Authority
     pemangku kepentingan lainnya.                                  (OJK), and other stakeholders.




2025 Laporan Tahunan                                      178                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 178
Laporan Pelaksanaan Tugas Sekretaris                           Corporate Secretary Task
Perusahaan 2025                                                Implementation Report in 2025
Sepanjang 2025, Sekretaris Perusahaan telah                    Throughout 2025, the Corporate Secretary has carried
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan                 out their duties and responsibilities as follows:
rincian sebagai berikut:
1. Mengoordinir penyelenggaraan RUPST dan                      1.   Coordinated the organization of the Annual AGMS
     RUPSLB Perusahaan;                                             and EGMS;
2. Mengoordinir, menyiapkan materi, menghadiri,                2.   Coordinated, prepared materials for, attended,
     dan menyusun risalah rapat Dewan Komisaris,                    and drafted minutes of meetings for the Board
     Direksi, Dewan Pengawas Syariah, maupun Komite                 of Commissioners, Board of Directors, Sharia
     lainnya;                                                       Supervisory Board, and other Committees;
3. Melaksanakan korespondensi dengan dengan                    3.   Conducted correspondence with regulators and
     regulator dan pihak eksternal pemangku                         other external stakeholders, including quarterly
     kepentingan lainnya seperti pelaporan triwulanan,              reporting, public expose activities, and updating
     pelaksanaan public expose, hingga memperbarui                  information on the Company’s website;
     informasi pada website Perusahaan;
4. Memantau dan mengoordinasikan pelaksanaan                   4.   Monitored and coordinated the implementation of
     asesmen GCG di Perusahaan; dan                                 the Company’s GCG assessment; and
5. Menyusun Laporan Tahunan Perusahaan sesuai                  5.   Prepared the Company’s Annual Report in
     dengan peraturan yang ditentukan.                              compliance with prevailing regulations.




Internal Audit
Internal Audit

Pembentukan Unit Audit Internal di Perusahaan                  The establishment of the Internal Audit Unit in the
bertujuan untuk memberi pendapat profesional,                  Company aims to provide professional, independent,
independen dan objektif kepada Direktur Utama                  and objective opinions to the President Director
terhadap aktivitas bisnis dan operasional Perusahaan.          regarding the Company’s business and operational
Keberadaan fungsi Unit Audit Internal di Perusahaan            activities. The presence of the Internal Audit function
juga merupakan bentuk komitmen Perusahaan untuk                reflects the Company’s commitment to consistently
senantiasa menjalankan proses bisnis sesuai dengan             conduct business processes in accordance with Good
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.              Corporate Governance principles.



Struktur dan Kedudukan Unit Audit                              Structure and Position of the Internal
Internal                                                       Audit Unit
Di dalam organisasi Perusahaan, Unit Internal Audit            Within the Company’s organization, the Internal
dipimpin oleh Kepala Internal Audit yang secara                Audit Unit is led by the Head of Internal Audit, who
struktur berada di bawah Direksi dan bertanggung               structurally reports to the Board of Directors and is
jawab penuh kepada Direktur Utama. Kepala Internal             fully accountable to the President Director. The Head
Audit juga bekerja sama dengan Komite Audit guna               of Internal Audit also collaborates with the Audit
mendukung pelaksanaan tugas masing-masing pihak.               Committee to support the execution of their respective
Proses pengangkatan dan pemberhentian Unit Internal            duties. The appointment and dismissal of the Internal
Audit dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama            Audit Unit personnel are carried out directly by the
dengan persetujuan Dewan Komisaris dan berdasarkan             President Director with the approval of the Board of
rekomendasi Komite Audit.                                      Commissioners based on recommendations from the
                                                               Audit Committee.



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   179                                           Annual Report 2025
Page 179
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Pedoman Kerja Unit Internal Audit                                Internal Audit Board Manual
Unit Internal Audit Perusahaan melaksanakan tugasnya             The Internal Audit Unit performs its duties based on the
dengan berpedoman pada Internal Audit Charter yang               Internal Audit Charter, which is drafted in accordance
disusun berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan             with the Financial Services Authority Regulation No.
No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan                      56/POJK.04/2015 concerning the Establishment and
Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal serta              Guidelines for the Internal Audit Unit Charter. This
telah disetujui dan disahkan oleh Dewan Komisaris                charter has been approved and ratified by the Board
dan Direksi. Adapun hal hal yang diatur dalam charter            of Commissioners and Board of Directors. The charter
adalah sebagai berikut:                                          covers:
1. Visi dan Misi;                                                1. Vision and Mission;
2. Tugas dan Tanggung Jawab;                                     2. Duties and Responsibilities;
3. Strategi;                                                     3. Strategies;
4. Kedudukan Internal Audit;                                     4. Position of Internal Audit;
5. Persyaratan Internal Auditor;                                 5. Internal Auditor Requirements;
6. Kebijakan Audit Internal;                                     6. Internal Audit Policies;
7. Ruang Lingkup;                                                7. Scope;
8. Kewenangan;                                                   8. Authorities;
9. Standar Pelaksanaan; dan                                      9. Standards of Implementation;
10. Kode Etik.                                                   10. Code of Conduct.



Tugas dan Tanggung Jawab Internal                                Internal Audit Duties and
Audit                                                            Responsibilities
1.   Mengembangkan rencana audit tahunan yang                    1.   Developing a flexible annual audit plan using an
     fleksibel dengan metodologi berbasis risiko yang                 appropriate risk-based methodology, including
     tepat, termasuk risiko dan pengendalian yang                     risks and controls identified by Management,
     diidentifikasi oleh Manajemen dan menyerahkan                    and submit the audit plan to the Board of
     rencana audit kepada Dewan Komisaris melalui                     Commissioners through the Audit Committee for
     Komite Audit untuk direview dan disetujui sekaligus              review, approval, and periodic refinement;
     disempurnakan secara periodik;
2.   Mengimplementasikan rencana audit tahunan                   2.   Implementing the approved annual audit plan;
     yang disetujui;
3.   Membuat laporan hasil audit dan laporan tindak              3.   Preparing audit reports and following-up reports
     lanjut atas hasil pemeriksaan tersebut; dan                      on audit findings;
4.   Menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur               4.   Submitting these reports to the President Director,
     Utama dan Dewan Komisaris serta pihak eksternal                  Board of Commissioners, and external parties as
     sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan                         required, providing objective recommendations
     memberikan saran perbaikan dan informasi yang                    and information regarding the activities audited
     obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada                    across all management levels.
     seluruh tingkatan manajemen.



Pernyataan Independensi Internal Audit                           Internal Audit Independence Statement
Dalam rangka menghasilkan performa kerja yang                    In order to achieve optimal work performance, the
maksimal, Perusahaan mewajibkan pelaksanaan                      Company requires the Internal Audit Division to carry
tugas secara independen dari Divisi Internal Audit.              out its duties independently. The Company also
Perusahaan juga mendorong Divisi Internal Audit untuk            encourages the Internal Audit Division to uphold its
memegang teguh komitmennya dalam memastikan                      commitment to ensuring that its duties are continuously
pelaksanaan tugasnya senantiasa bebas dari                       free from the interests of certain parties that could
kepentingan pihak-pihak tertentu yang berpotensi                 potentially interfere with the audit process.
mengganggu proses audit.




2025 Laporan Tahunan                                       180                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 180
Oleh karena itu, Perusahaan mengupayakan realisasi                    Therefore, the Company strives to achieve independent
kinerja yang independen dengan pemenuhan kaidah                       performance by complying with the independence
independensi melalui penetapan berbagai hal berikut:                  principle through the following provisions:
1. Benturan Kepentingan                                               1. Conflict of Interest
    Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik,                         To effectively carry out its functions, each
    masing-masing organ organisasi beserta seluruh                        organizational organ, along with all subordinate
    jajaran di bawahnya memiliki komitmen untuk                           levels, is committed to avoiding domination by any
    menghindari dominasi dari pihak manapun, tidak                        party, not being influenced by certain interests,
    terpengaruh oleh kepentingan tertentu, bebas dari                     being free from conflicts of interest, and from
    benturan kepentingan dan dari segala pengaruh                         all influence or pressure, so as to the decision-
    atau tekanan, sehingga pengambilan keputusan                          making can be carried out objectively.
    dapat dilakukan secara obyektif.
2. Intervensi Pihak Lain                                              2.    Intervention by Other Parties
    Perusahaan menjamin tidak adanya praktik-praktik                        The Company guarantees that there will be no
    intervensi pihak lain terhadap kegiatan usaha                           interference by third parties in the Company’s
    Perusahaan yang bertujuan untuk kepentingan                             business activities for personal gain.
    pribadi.


Pengembangan Kompetensi Internal                                      Internal Audit Competency
Audit                                                                 Development
Perusahaan senantiasa mendorong dan memfasilitasi                     The Company continuously encourages and facilitates
anggota Unit Internal Audit untuk mengembangkan                       members of the Internal Audit Unit to develop their
kompetensi yang dimiliki guna menunjang pelaksanaan                   competencies to support the execution of their duties
tugasnya di Perusahaan. Sepanjang 2025, Unit Internal                 within the Company. Throughout 2025, the Internal
Audit telah mengikuti pendidikan, pelatihan, seminar,                 Audit Unit has participated in education, training,
webinar, maupun workshop yang terangkum dalam                         seminars, webinars, and workshops, which are
tabel berikut:                                                        summarized in the following table:


        Nama dan Jabatan             Pendidikan dan Pelatihan         Tanggal Pelaksanaan           Penyelenggara
        Name and Position             Education and Training             Date of Event                Organizer

         Leonard Adi Putra             Webinar peran GRC Dalam             25 Februari 2025           OJK Institute
                                      Meningkatkan Kepercayaan
                                     Investor dan Stabilitas Sektor
                                               Keuangan
                                     Webinar on the Role of GRC in         February 25, 2025
                                    Increasing Investor Confidence
                                     and Financial Sector Stability

                                    Workshop Risk and Information            30 Juni 2025             OJK Institute
                                          Systems Control                   June 30, 2025

                                     Risk and Governance Summit            19 Agustus 2025                OJK
                                                2025                       August 19, 2025

                                     Webinar Peran Digital Forensik        16 Oktober 2025            OJK Institute
                                        Dalam Penanganan dan
                                       Pengungkapan Kejahatan
                                               Keuangan
                                      Webinar The Role of Digital          October 16, 2025
                                       Forensics in Handling and
                                      Disclosing Financial Crimes



Pelaksanaan Kinerja Internal Audit 2025                               Internal Audit Performance
                                                                      Implementation in 2025
Unit Internal Audit telah melaksanakan tugas dan                      The Internal Audit Unit has carried out its duties and
tanggung jawabnya sesuai dengan Rencana Kerja Audit                   responsibilities in accordance with the Annual Audit
Tahunan (RKAT) yang telah disusun dan disepakati                      Work Plan (RKAT) that was prepared and mutually
bersama pada awal tahun 2025. Adapun realisasi                        agreed upon at the beginning of 2025. The performance
kinerja pada 2025 adalah sebagai berikut:                             realization for 2025 is as follows:


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                         181                                          Annual Report 2025
Page 181
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




1.   Melakukan Perencanaan Audit Internal berbasis               1.   Conducted Internal Audit planning based on
     pengetahuan akan risiko kegagalan organisasi                     knowledge of organizational risks that may cause
     dalam mencapai tujuan;                                           failure to achieve objectives;
2.   Pemeriksaan fungsi dan kinerja setiap departemen            2.   Examined the functions and performance of each
     atas pengendalian intern; dan                                    department regarding internal controls;
3.   Melakukan evaluasi atas kecukupan dan                       3.   Evaluated the adequacy and effectiveness of
     efektivitas kontrol terhadap timbulnya resiko pada               controls related to the emergence of risks in the
     bisnis Perusahaan.                                               Company’s business.


Temuan dan Tindak Lanjut                                         Findings and Follow-Ups
Berdasarkan hasil audit yang telah dilaksanakan                  Based on audits conducted throughout 2025, all
sepanjang tahun 2025, seluruh rekomendasi yang                   agreed recommendations have been implemented.
telah disepakati telah dijalankan. Adapun temuan audit           The audit findings were purely administrative in
seluruhnya adalah bersifat administratif dan tidak               nature and did not indicate any fraud. One of the audit
mengarah pada indikasi fraud. Salah satu rekomendasi             recommendations was related to updating/revising the
audit adalah terkait update/pembaruan SOP sesuai                 Standard Operating Procedures (SOP) in accordance
dengan ketentuan OJK terbaru.                                    with the latest OJK regulations.


Rencana Kinerja Audit 2026                                       Audit Work Plan 2026
Perusahaan memastikan efektivitas kinerja audit                  The Company ensures the effectiveness of audit
melalui penyusunan Rencana Kerja Audit Tahunan                   performance through the preparation of an Annual
(RKAT) yang mencakup Rencana Audit Tahunan (RAT),                Audit Work Plan (RKAT), which includes the Annual
Rencana Pengembangan, dan Rencana Aktivitas                      Audit Plan (RAT), Development Plan, and Other Activity
Lainnya. Penyusunan RKAT dilakukan secara tahunan                Plans. The RKAT is prepared annually, taking into
dengan mempertimbangkan kebutuhan pemenuhan                      account the needs to meet the quality of the Internal
kualitas pelaksanaan fungsi Internal Audit yang sesuai           Audit function in accordance with the prevailing
dengan Standar Profesi Audit Intern yang berlaku.                Internal Audit Professional Standards.


Selain itu, RKAT juga disusun berdasarkan pertimbangan           Furthermore, the RKAT is developed based on the
hasil identifikasi obyek audit (audit universe) secara           overall audit universe identification and risk assessment
keseluruhan dan hasil kajian risiko masing-masing                results of each audit area, linked with the availability
area audit, dikaitkan dengan ketersediaan sumber                 of audit resources, including the number of effective
daya audit yang meliputi jumlah hari kerja audit efektif         audit working days per year, through the application of
selama 1 (satu) tahun melalui penerapan pendekatan               a risk-based audit approach. The Internal Audit Work
audit berbasis risiko. Adapun RKAT Internal Audit untuk          Plan for 2026 includes:
tahun 2026 adalah sebagai berikut:
1. Melakukan evaluasi atas kecukupan dan                         1.   Evaluating the adequacy and effectiveness of
    efektivitas kontrol terhadap timbulnya risiko pada                controls related to risks arising in the Company’s
    bisnis Perusahaan;                                                business;
2. Pemeriksaan fungsi dan kinerja setiap departemen              2.   Examining the function and performance of each
    atas pengendalian intern; dan                                     department regarding internal controls; and
3. Melakukan Perencanaan Audit Internal berbasis                 3.   Conducting Internal Audit planning based on
    pengetahuan akan risiko kegagalan organisasi                      knowledge of organizational risks that may cause
    dalam mencapai tujuan.                                            failure to achieve objectives.




2025 Laporan Tahunan                                       182                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 182
Audit Eksternal
External Audit

Perusahaan menggunakan jasa Kantor Akuntan                          The Company engages a Public Accounting Firm
Publik (KAP) sebagai pihak eksternal independen                     (KAP) as an independent external party to provide an
untuk memberikan opini terkait kesesuaian penyajian                 opinion on the conformity of the Company’s financial
laporan keuangan Perusahaan terhadap Standar                        statements with the Financial Accounting Standards
Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia.                 (SAK) prevailing in Indonesia. The External Auditor is
Auditor Eksternal juga memiliki tugas untuk melakukan               also tasked with testing internal controls, including re-
pengujian pengendalian internal, termasuk pengujian                 testing items audited by Internal Audit and observing
kembali item yang telah diuji oleh Internal Audit dan               procedures performed by Internal Audit.
observasi dari prosedur yang dilakukan Internal Audit.



Mekanisme dan Kriteria Penunjukan                                   Mechanism and Criteria for
Akuntan Publik                                                      Appointment of Public Accountant
Proses penunjukan Akuntan Publik sebagai auditor                    The appointment process of a Public Accountant as an
eksternal dilakukan oleh Perusahaan dengan                          external auditor is carried out by the Company based
berpedoman pada ketentuan yang berlaku serta melalui                on prevailing regulations and through a selection
tahapan proses seleksi berdasarkan pemenuhannya                     process that meets the following criteria:
terhadap kriteria:
1. Berpengalaman sebagai auditor;                                   1.   Experienced as an auditor;
2. Memahami regulasi di Indonesia, Perusahaan                       2.   Understands     Indonesian   regulations, the
    masuk bursa serta peraturan lainnya yang relevan;                    Company’s listing status, and other relevant
                                                                         regulations;
3.   Berpengalaman dan memahami sistem aplikasi                     3.   Experienced and knowledgeable in application
     dan teknologi;                                                      systems and technology;
4.   Memahami produk pembiayaan; dan                                4.   Understands financing products; and
5.   Berpengalaman dan paham mengenai manajemen                     5.   Experienced and knowledgeable about risk
     risiko.                                                             management

Jumlah Periode Akuntan dan Audit                                    Auditor and Audit Period
Berdasarkan RUPS tahun buku 2025, diputuskan bahwa                  Based on the 2025 Annual General Meeting of
Laporan Keuangan Perusahaan yang berakhir pada 31                   Shareholders (RUPS), it was decided that the
Desember 2025 diaudit oleh Kantor Akuntan Publik                    Company’s Financial Statements ending December 31,
Djoko Sidik & Indra. Tabel di bawah menginformasikan                2025 are audited by the Public Accounting Firm Djoko
Akuntan dan Kantor Akuntan Publik yang memberikan                   Sidik & Indra. The table below provides information
Audit Keuangan Perusahaan selama 3 (tiga) tahun                     on the Accountants and Public Accounting Firms that
terakhir serta biaya audit yang dikeluarkan.                        have conducted the Company’s Financial Audits over
                                                                    the past three years, including audit fees incurred.


                                                    Nama Akuntan                                              Biaya Jasa
                                  KAP
        Tahun                                            Publik             Nama Akuntan Publik            (Rupiah Penuh)
                         Public Accounting Firm
         Year                                      Public Accountant         Services Provided              Services Fee
                                 (KAP)
                                                         Name                                                (Full Rupiah)
         2025               Djoko, Sidik & Indra       Yansyafrin          Audit keuangan PT Usaha         Rp 160.000.000
                                                      No AP: 1482            Pembiayaan Reliance
                                                                          Indonesia Tahun Buku 2025

                                                                            Financial audit of PT Usaha
                                                                               Pembiayaan Reliance
                                                                          Indonesia for fiscal year 2025




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    183                                                 Annual Report 2025
Page 183
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




                                                          Nama Akuntan                                              Biaya Jasa
                                       KAP
       Tahun                                                   Publik            Nama Akuntan Publik             (Rupiah Penuh)
                              Public Accounting Firm
        Year                                             Public Accountant        Services Provided               Services Fee
                                      (KAP)
                                                               Name                                                (Full Rupiah)
        2024                      Djoko, Sidik & Indra   Yannes Manurung No      Audit keuangan PT Usaha          Rp 160.000.000
                                                              AP: 1433             Pembiayaan Reliance
                                                                                Indonesia Tahun Buku 2024

                                                                                 Financial audit of PT Usaha
                                                                                    Pembiayaan Reliance
                                                                               Indonesia for fiscal year 2024

        2023                       Helianto & Rekan       Yansyafrin No. AP:     Audit keuangan PT Usaha          Rp 175.000.000
                                                                1482               Pembiayaan Reliance
                                                                                Indonesia Tahun Buku 2023

                                                                                 Financial audit of PT Usaha
                                                                                    Pembiayaan Reliance
                                                                               Indonesia for fiscal year 2023




Jasa Lain yang Diberikan                                                 Other Services Provided
Untuk periode 2025, tidak terdapat jasa lain di luar                     For the 2025 period, there were no other services
ruang lingkup jasa yang diberikan di atas oleh Kantor                    provided outside the scope of the services mentioned
Akuntan Publik beserta Akuntan Publik yang bertugas.                     above by the Public Accounting Firm and the appointed
                                                                         Public Accountant.




Sistem Pengendalian Internal
Internal Control System

Perusahaan melakukan optimalisasi pengendalian                           The Company optimizes its internal business controls
internal bisnis agar tetap berada pada koridor                           to ensure compliance with prevailing laws and
peraturan perundang undangan yang berlaku melalui                        regulations, as well as effective risk management
serta pengelolaan risiko yang efektif melalui penerapan                  through the implementation of a comprehensive
sistem pengendalian internal secara menyeluruh.                          internal control system. Specifically, the Company
Secara khusus Perusahaan menjalankan pengendalian                        conducts control by managing all risks, maintaining
dengan pengelolaan seluruh risiko, pemeliharaan                          risk exposure within established policy limits, and
eksposur risiko agar tetap berada dalam koridor                          implementing appropriate mitigation strategies. The
kebijakan yang ditetapkan, serta pelaksanaan strategi                    forms of risk control carried out by the Company
mitigasi yang tepat. Bentuk pengendalian risiko                          include setting limits and authorities, conducting risk
yang dilakukan oleh Perusahaan antara lain melalui                       assessments on new products and activities, and
penetapan limit dan kewenangan, asesmen risiko                           performing risk assessments during the preparation of
terhadap produk dan aktivitas baru, dan asesmen                          Standard Operating Procedures (SOPs).
risiko dalam proses penyusunan Standard Operational
Procedure (SOP).

Sistem Pengendalian Internal diterapkan oleh                             The Company effectively implements the Internal
Perusahaan secara efektif dengan tujuan untuk                            Control System with the objective of assisting in
membantu Perusahaan dalam menjaga aset yang                              safeguarding the Company’s assets, ensuring the
dimilikinya, menjamin tersedianya pelaporan keuangan                     availability of reliable financial and managerial
dan manajerial yang dapat dipercaya, meningkatkan                        reporting, enhancing the Company’s compliance with
kepatuhan Perusahaan terhadap ketentuan dan                              prevailing laws and regulations, and minimizing the
peraturan     perundangan     yang    berlaku,  serta                    risk of losses, irregularities, and violations of prudential
mengurangi risiko terjadinya kerugian, penyimpangan                      principles.
dan pelanggaran aspek kehati-hatian.


2025 Laporan Tahunan                                             184                            PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 184
Pernyataan Dewan Komisaris dan/                                   Statement of the Board of
atau Direksi Atas Efektivitas Sistem                              Commissioners and/or Directors on the
Pengendalian Internal Perusahaan                                  Effectiveness of the Company’s Internal
                                                                  Control System
Manajemen Perusahaan telah melakukan pemantauan                   The Company’s management has conducted
dan penilaian pada Sistem Pengendalian Internal                   monitoring and assessment of the Internal Control
Perusahaan yang mengukur tingkat kecukupan                        System to measure the adequacy of its implementation
penerapannya di dalam Perusahaan sepanjang 2025.                  throughout 2025. Based on this assessment, the
Berdasarkan penilaian tersebut, Sistem Pengendalian               Internal Control System within the Company in
Internal di Perusahaan pada tahun 2025 dipandang                  2025 is considered to have operated sufficiently
telah berjalan secara cukup dan penuh. Dewan                      and comprehensively. Moving forward, the Board of
Komisaris dan Direksi ke depannya akan terus menjaga              Commissioners and Directors will continue to maintain
peningkatan dan penyempurnaan Sistem Pengendalian                 improvements and enhancements of the Internal
Internal sekaligus berkomitmen mewujudkannya untuk                Control System and are committed to realizing it in
mendukung Perusahaan meraih kelangsungan usaha                    support of the Company’s optimal business continuity.
yang optimal.




Manajemen Risiko
Risk Management

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa                   As a company operating in the financial services
keuangan, Perusahaan dihadapkan kepada berbagai                   sector, the Company encounters various business
risiko usaha yang variatif baik dari sisi internal maupun         risks from both internal and external sources that could
eksternal yang dapat mengancam keberlanjutan bisnis               threaten the sustainability of its business. Therefore,
Perusahaan. Oleh karenanya, pembentukan kerangka                  establishing a proper, adaptive risk framework capable
risiko yang tepat, adaptif, serta mampu meminimalkan              of minimizing the impact of these risks is essential.
imbas dari risiko terbebut menjadi sangat penting untuk           The existence of the Company’s risk management
dilakukan. Keberadaan kerangka manajemen risiko                   framework is also expected to address the challenges
milik Perusahaan juga diharapkan mampu mengatasi                  posed by the rapidly evolving economy and the
tantangan ekonomi yang semakin berkembang pesat                   increasing risk exposures that accompany the dynamic
serta eksposur risiko yang terus meningkat seiring                development of the economy and business.
dengan perkembangan ekonomi dan bisnis yang
dinamis.

Kerangka      manajemen   risiko   menjadi    sistem              The risk management framework serves as an effective
pengelolaan risiko dan permodalan yang efektif                    and integrated risk and capital management system,
dan terintegrasi yang realisasinya dituangkan ke                  the implementation of which is reflected in policies,
dalam kebijakan, prosedur, limit-limit transaksi dan              procedures, transaction limits and authorities, other
kewenangan, ketentuan lain, serta berbagai perangkat              regulations, and various risk management tools applied
manajemen risiko yang berlaku di seluruh area                     across all business activity areas. In its management,
aktivitas usaha. Dalam pengelolaannya, manajemen                  the Company’s risk management refers to the Financial
risiko di Perusahaan mengacu pada Peraturan Otoritas              Services Authority Regulation (POJK) No. 44/
Jasa Keuangan (POJK) No. 44/POJK.05/2020 tentang                  POJK.05/2020 concerning the Implementation of Risk
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa                      Management for Non-Bank Financial Institutions
Keuangan Non-Bank.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      185                                          Annual Report 2025
Page 185
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Gambaran Umum Penerapan                                      Overview of the Company’s Risk
Manajemen Risiko Perusahaan                                  Management Implementation
Perusahaan melakukan penerapan Manajemen Risiko              The Company implements Risk Management by
dengan mengacu pada ketentuan yang diatur dalam              referring to the provisions stipulated in the Financial
POJK terkait Penerapan Manajemen Risiko, yaitu               Services Authority Regulation (POJK) concerning
sesuai dengan 4 (empat) pilar penerapan Manajemen            the Implementation of Risk Management. This
Risiko yang mencakup:                                        implementation is based on four pillars of Risk
                                                             Management, which include:
1.   Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi,           1. Active supervision by the Board of Commissioners
     termasuk Dewan Pengawas Syariah;                            and Directors, including the Sharia Supervisory
                                                                 Board;
2.   Kecukupan Kebijakan Prosedur Manajemen Risiko           2. Adequacy of Risk Management policies,
     serta Penetapan Limit;                                      procedures, and limit setting;
3.   Kecukupan proses Identifikasi, Pengukuran,              3. Adequacy of processes for Risk Identification,
     Pemantauan dan Pengendalian Risiko serta Sistem             Measurement, Monitoring, and Control, as well as
     Informasi Manajemen Risiko; dan                             the Risk Management Information System; and
4.   Sistem Pengendalian Internal.                           4. Internal Control System.




                                                                   PENGUKURAN
                                                                   MEASUREMENT


                               IDENTIFIKASI
                            IDENTIFICATION




                                                                          PEMANTAUAN
                                                                          MONITORING


                                   PENGENDALIAN
                                       CONTROL




Proses Manajemen Risiko                                      Risk Management Process
Proses manajemen risiko dijalankan dengan tujuan             The risk management process is carried out with the
agar Perusahaan dapat mengetahui, mengukur,                  objective of enabling the Company to identify, measure,
serta memetakan risiko yang melekat pada aktivitas           and map the risks inherent in its business activities,
usaha sehingga dapat dilakukan pengelolaan pada              hence these risks can be managed to minimize the
risiko tersebut untuk menekan potensi terganggunya           potential disruption to the continuity of the Company’s
kelangsungan aktivitas usaha Perusahaan.                     operations.




2025 Laporan Tahunan                                   186                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 186
Kecukupan Proses Identifikasi,                                  Adequacy of the Risk Identification,
Pengukuran, Pemantauan, dan                                     Measurement, Monitoring, and Control
Pengendalian Risiko                                             Processes
1.   Identifikasi                                               1.   Identification
     Identifikasi dilakukan dengan menganalisis                      Identification is conducted by analyzing all sources
     seluruh sumber risiko yang melekat pada                         of risk inherent in the Company’s activities, such as
     aktivitas Perusahaan, misalnya karakter risiko                  the risk characteristics found in each business line
     yang terdapat pada setiap usaha dan produk-                     and the Company’s products. This identification
     produk Perusahaan. Identifikasi bersifat proaktif,              process is proactive, encompasses all activities,
     mencakup seluruh aktivitas dan dilakukan dalam                  and is carried out to analyze the sources and
     rangka menganalisis sumber dan kemungkinan                      potential emergence of risks and their impacts
     timbulnya risiko dan dampaknya baik dari sisi                   from both internal and external perspectives.
     internal maupun eksternal.
2.   Pengukuran                                                 2.   Measurement
     Pengukuran risiko dilakukan untuk memperoleh                    Risk measurement is performed to obtain an
     gambaran efektivitas manajemen risiko dan                       overview of the effectiveness of risk management
     menghitung berapa besar dampak kerugian                         and to calculate the potential magnitude of losses
     yang ditimbulkan. Pengukuran dilakukan dapat                    incurred. Measurement can be quantitative or
     bersifat kuantitatif atau kualitatif sesuai metode              qualitative in nature, following the measurement
     pengukuran yang telah ditetapkan oleh regulator.                methods established by the regulator.
3.   Pemantauan                                                 3.   Monitoring
     Aktivitas pemantauan risiko dilakukan dengan                    Risk monitoring activities involve evaluating risk
     cara mengevaluasi eksposur risiko yang terdapat                 exposures across the entire portfolio of products
     dalam seluruh portofolio produk dan kegiatan                    and business activities as well as assessing the
     usaha serta efektivitas proses manajemen risiko.                effectiveness of the risk management processes.
4.   Pengendalian                                               4.   Control
     Pengendalian dilakukan dengan mengelola                         Control is carried out by managing all risks,
     seluruh risiko, memelihara eksposur risiko agar                 maintaining risk exposures within the boundaries
     tetap berada dalam koridor kebijakan yang                       of established policies, and implementing
     ditetapkan dan melakukan strategi mitigasi.                     mitigation strategies. The forms of risk control
     Bentuk pengendalian risiko yang dilakukan oleh                  undertaken by the Company include setting limits
     Perusahaan antara lain melalui penetapan limit dan              and authorities, conducting risk assessments for
     kewenangan, asesmen risiko terhadap produk dan                  new products and activities, and assessing risks
     aktivitas baru, dan asesmen risiko dalam proses                 during the preparation of Standard Operating
     penyusunan Standard Operational Procedure                       Procedures (SOPs).
     (SOP).



Profil Risiko Tahun 2025                                        Risk Profile for 2025
Penilaian profil risiko dalam Perusahaan meliputi               The Company’s risk profile assessment includes an
penilaian terhadap Risiko Inheren dan Kualitas                  evaluation of Inherent Risk and the Quality of Risk
Penerapan Manajemen Risiko dalam aktivitas                      Management Implementation within the Company’s
operasional Perusahaan untuk 8 (delapan) jenis risiko           operational activities for eight (8) types of risks
yang dikelola Perusahaan.                                       managed by the Company.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    187                                           Annual Report 2025
Page 187
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




       Profil Risiko                           Uraian / Definisi                                           Upaya Mitigasi
       Risk Profile                          Description / Definition                                    Mitigation Initiatives

 Risiko Strategis               1.   Pencapaian penyaluran piutang pembiayaan          1.   Perusahaan telah menyusun rencana kerja sesuai
                                     Tahun 2025 sebesar Rp677.2 Miliar atau                 dengan kapasitas dan kemampuan Perusahaan.
                                     mencapai 63,1% dari budget Tahun 2025             2.   Kebijakan dan Prosedur sudah cukup memadai untuk
                                     sebesar Rp1.072 Miliar.                                menjaga risiko strategis dalam perubahan Strategi
                                2.   Pencapaian total Asset Tahun 2025 sebesar              Bisnis Perusahaan.
                                     69,8% dibandingkan budget 2025.
                                3.   Perubahan Strategis Bisnis Perseoan dari Cash
                                     Financing menjadi Non-Cash Financing.

 Strategic Risk                 1.   Financing receivables disbursement in 2025        1.   The Company has prepared a work plan in accordance
                                     reached Rp677.2 billion, or 63.1% of the 2025          with its capacity and capabilities.
                                     budget of Rp1,072 billion.                        2.   Policies and Procedures are sufficient to mitigate
                                2.   Total assets reached 69.8% of the 2025 budget.         strategic risks arising from changes in the Company’s
                                3.   The Company’s strategic business shift from            Business Strategy.
                                     cash financing to non-cash financing.




 Risiko Operasional             1.   Tidak adanya fraud internal selama tahun 2025.    1.   Perumusan tingkat risiko yang akan diambil (risk
                                2.   Bisnis Perusahaan memiliki karakteristik yang          appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance) berjalan
                                     sederhana: produk dan aktivitas bervariasi,            dengan cukup baik.
                                     mekanisme digital bisnis sederhana, volume        2.   Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi cukup aktif,
                                     transaksi rendah, struktur organisasi tidak            pelanggaran yang terjadi tidak signifikan dan segera
                                     kompleks dan penggunaan alih daya sangat               dapat diperbaiki.
                                     minimal.                                          3.   Pendelegasian kewenangan dikendalikan dan dipantau
                                                                                            secara berkala serta telah berjalan dengan baik.

 Operational Risk               1.   No internal fraud incidents occurred throughout   1.   Risk appetite and risk tolerance formulation are
                                     2025.                                                  adequately implemented.
                                2.   The Company’s business characteristics are        2.   Supervision by the Board of Commissioners and
                                     simple: diverse products and activities, simple        Directors is active; any violations are insignificant and
                                     digital business mechanisms, low transaction           promptly corrected.
                                     volume, a non-complex organizational structure,   3.   Delegation of authority is controlled, regularly
                                     and minimal outsourcing.                               monitored, and well implemented.




 Risiko Kredit                  1.   NPF Gross: 1.68% dan NPF Netto: 1.45%             1.   Kebijakan dan prosedur cukup memadai dan di updated
                                2.   Tidak ada pelanggaran BMPP                             sesuai ketentuan Regulator.
                                3.   Seluruh pembiayaan yang diberikan di cover        2.   Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi aktif,
                                     dengan jaminan yang memadai.                           peningkatan kualitas SDM di bidang perkreditan
                                                                                            dengan training yang berkesinambungan.
                                                                                       3.   Pengawasan Pembiayaan sesuai dengan ketentuan
                                                                                            dan Prosedur
                                                                                       4.   Adanya pemisahan fungsi bisnis, underwriting,
                                                                                            collection, dan MIS Analytics.

 Credit Risk                    1.   Gross NPF: 1.68% and Net NPF: 1.45%               1.   Policies and procedures are adequate and updated in
                                2.   No BMPP violations                                     accordance with regulatory requirements.
                                3.   All financing provided is covered by adequate     2.   Active supervision from the Board of Commissioners
                                     collateral.                                            and Directors, with continuous credit training to improve
                                                                                            HR quality.
                                                                                       3.   Credit supervision in accordance with prevailing
                                                                                            regulations and procedures.
                                                                                       4.   Business, underwriting, collection, and MIS analytics
                                                                                            functions are segregated.

 Risiko Pasar                   1.   Perusahaan tidak memiliki liabilitas dalam mata   1.   Kebijakan dan prosedur cukup memadai.
                                     uang asing, tidak ada pinjaman dengan bunga
                                     mengambang.                                       2.   Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi cukup aktif.
                                2.   Tidak ada transaksi derivatif dalam kegiatan
                                     Perusahaan.

 Market Risk                    1.   The Company holds no foreign currency             1.   Policies and procedures are adequate.
                                     liabilities and has no floating-rate loans.
                                2.   There are no derivative transactions in the       2.   The Board of Commissioners and Directors provide
                                     Company’s operations.                                  active oversight.




2025 Laporan Tahunan                                                    188                            PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 188
        Profil Risiko                    Uraian / Definisi                                           Upaya Mitigasi
        Risk Profile                  Description / Definition                                     Mitigation Initiatives

 Risiko Likuiditas       1.   Kemampuan Likuiditas baik.                         1.   Kebijakan dan prosedur cukup memadai, pengawasan
                         2.   Perusahaan dapat memenuhi kewajiban jangka              Dewan Komisaris dan Direksi cukup aktif.
                              pendek dan jangka panjangnya secara memadai        2.   Sistem pengendalian internal cukup efektif.
                              dengan dukungan likuiditas baik. Pendanaan
                              Perusahaan perlu di tingkatkan dengan
                              memaksimalkan facility line dari Pihak Peminjam.
                         3.   Tidak ada negative spread dalam aktivitas
                              likuiditas Perusahaan.

 Liquidity Risk          1.   Liquidity capacity is sound.                       1.   Policies and procedures are adequate, with active
                         2.   The Company can meet its short-term and                 supervision from the Board of Commissioners and
                              long term obligations adequately, supported             Directors.
                              by good liquidity. Company funding needs to        2.   Internal control systems are effective.
                              be enhanced by maximizing facility lines from
                              lenders.
                         3.   No negative spread in liquidity activities.

 Risiko Hukum            1.   Legal Perkreditan: Tidak ada pelanggaran syarat    Kebijakan dan prosedur cukup memadai, Perusahaan telah
                              syarat perjanjian yang belum terpenuhi;            memiliki tim legal yang capable untuk mewakili perusahaan
                         2.   Legal Corporate: terdapat 1 gugatan terhadap       dalam permasalahan-permasalahan hukum yang dihadapi
                              Perusahaan yang mana telah inkrah di tahun         dan dalam pelaksanaan kegiatan operasional.
                              2024 dengan hasil perusahaan memenangkan
                              gugatan tersebut, namun di tahun 2025 debitur
                              melaporkan kembali.

 Legal Risk              1.   Credit Legal: There are no outstanding breaches    Policies and procedures are adequate; the Company has
                              of the terms of the agreement;                     a capable legal team to represent it in legal matters and
                         2.   Corporate Legal: There is 1 lawsuit against the    operational activities.
                              Company, which was finalized in 2024, and the
                              Company won the lawsuit. However, the debtor
                              filed another lawsuit in 2025.

 Risiko Kepatuhan        1.   Tidak ditemukan adanya pelanggaran terkait         1.   Kebijakan dan prosedur cukup memadai.
 Compliance Risk              laporan APU dan PPT.                               2.   Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi cukup aktif.
                         2.   Menurunnya pelanggaran dan ketidakpatuhan          3.   Pemantauan aktivitas kepatuhan rutin dilakukan di
                              Perusahaan selama tahun 2025.                           bawah koordinasi Direktur Kepatuhan.
                         3.   Jumlah denda akibat pelanggaran menurun
                              pada periode tahun 2025.
                         4.   Pelanggaran berulang juga menurun selama
                              tahun 2025.

                         1.   No violations found concerning Anti-Money          1.   Policies and procedures are adequate.
                              Laundering (APU) and Terrorism Financing           2.   Supervision by the Board of Commissioners and
                              Prevention (PPT) reporting.                             Directors is active.
                         2.   Decreased violations and non-compliance            3.   Compliance activities are routinely monitored under the
                              during 2025.                                            coordination of the Compliance Director.
                         3.   Reduced fines due to violations in 2025.
                         4.   Repeated violations have also decreased
                              throughout 2025.

 Risiko Reputasi         1.   Secara umum tidak terdapat pengaruh reputasi       1.   Kebijakan dan prosedur cukup memadai.
 Reputational Risk            negatif dari pengurus, pemegang saham              2.   Perusahaan selalu meningkatkan pelayanan secara
                              Perusahaan, dan perusahaan terkait.                     profesional dan menindaklanjuti seluruh keluhan
                         2.   Reputasi secara keseluruhan dari pengurus,              nasabah atau mitra dengan menyediakan bagian
                              pemegang saham Perusahaan sangat baik.                  khusus untuk menangani keluhan tersebut.
                         3.   Tidak ada pelanggaran atau potensi pelanggaran     3.   Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi cukup
                              atas etika bisnis oleh Perusahaan, pengurus, dan        memadai dalam menjaga reputasi Perusahaan.
                              pemegang saham.
                         4.   Rating Perusahaan berada dalam kategori
                              Investment grade.

                         1.   No negative reputational impacts stemming from     1.   Policies and procedures are adequate.
                              the Company’s management, shareholders, or         2.   The Company continuously enhances service
                              related parties.                                        professionalism and promptly addresses all customer
                         2.   Overall reputation of management and                    or partner complaints through a dedicated unit.
                              shareholders is very good.                         3.   Supervision by the Board of Commissioners and
                         3.   No violations or potential breaches of business         Directors is sufficient to safeguard the Company’s
                              ethics by the Company, management, or                   reputation.
                              shareholders.
                         4.   The Company’s rating remains at Investment
                              Grade.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                           189                                                     Annual Report 2025
Page 189
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




Adapun hasil penilaian profil risiko Perusahaan untuk           The Company’s risk profile assessment for the year
tahun 2025:                                                     2025:


                                             Peringkat Risiko    Peringkat Kualitas Penerapan
                          Profil Risiko          Inheren               Manajemen Risiko         Peringkat Tingkat Risiko
  No.
                          Risk Profile        Inherent Risk            Risk Management            Overall Risk Rating
                                                  Rating             Implementation Rating
                         Risiko Strategis
   1                                                2                         2                            2
                          Strategic Risk

                       Risiko Operasional
   2                                                2                         2                            2
                        Operational Risk

                          Risiko Kredit
   3                                                2                         2                            2
                           Credit Risk

                           Risiko Pasar
   4                                                2                         2                            2
                           Market Risk

                         Risiko Likuiditas
   5                                                2                         2                            2
                          Liquidity Risk

                          Risiko Hukum
   6                                                1                         2                            1
                            Legal Risk

                        Risiko Kepatuhan
   7                                                1                         2                            1
                        Compliance Risk

                         Risiko Reputasi
   8                                                1                         2                            1
                        Reputational Risk


Penilaian Dewan Komisaris dan/atau                              Board of Commissioners and/
Direksi atas Efektivitas Penerapan                              or Directors’ Assessment on the
Manajemen Risiko Perusahaan                                     Effectiveness of Risk Management
                                                                Implementation
Menurut penilaian manajemen, penerapan manajemen                According to management’s assessment, the
risiko di Perusahaan telah dijalankan secara cukup,             implementation of risk management within the Company
tepat, dan efektif sesuai dengan tujuan yang                    has been carried out adequately, appropriately, and
ditetapkan. Dewan Komisaris dan Direksi sebagai                 effectively in line with the established objectives.
bagian dari jajaran Manajemen ke depannya akan                  The Board of Commissioners and Directors, as part
terus berupaya untuk memastikan peningkatan dan                 of the management team, will continue to strive to
pengembangan pada penerapan Manajemen Risiko                    ensure ongoing improvement and development in the
dapat terus dilakukan guna menunjang komitmen                   application of risk management. This commitment
Perusahaan dalam mencapai kesinambungan usaha                   supports the Company’s goal to sustain business
dengan pengelolaan dan mitigasi risiko-risiko yang              continuity through effective risk management and
baik.                                                           mitigation.



Fungsi Kepatuhan
Compliance Function
Fungsi Kepatuhan adalah rangkaian tindakan maupun               The Compliance Function encompasses a series
berbagai langkah bersifat pencegahan yang dilakukan             of actions and preventive measures undertaken by
Perusahaan untuk memastikan kebijakan, sistem,                  the Company to ensure that all policies, systems,
prosedur, serta kegiatan usaha yang dijalankan                  procedures, and business activities fully comply with
oleh Perusahaan seluruhnya telah mematuhi dan                   the regulations set forth by the Financial Services
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                                                                Authority (OJK) and prevailing laws, including Sharia
dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku,
                                                                principles. Furthermore, this Compliance Function
termasuk prinsip syariah. Di samping itu, adanya Fungsi
                                                                serves to guarantee the Company’s adherence
Kepatuhan ini berguna untuk memastikan kepatuhan
Perusahaan terhadap komitmen yang dibuat oleh                   to commitments made to the relevant regulatory
Perusahaan kepada Otoritas yang berwenang.                      authorities.



2025 Laporan Tahunan                                      190                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 190
Independensi                                                           Independence
Di dalam Perusahaan, Fungsi Kepatuhan menjadi                          Within the Company, the Compliance Function
tanggung jawab yang dijalankan oleh Direktur yang                      is the responsibility of a Director overseeing the
membawahkan fungsi kepatuhan. Perusahaan telah                         compliance division. The Company has ensured that
memastikan bahwa persyaratan independensi beserta                      all requirements for independence, along with other
kriteria pendukung lainnya yang ditetapkan oleh                        supporting criteria mandated by prevailing regulations,
ketentuan yang berlaku seluruhnya telah dipenuhi oleh                  are fully met by the responsible Director and the
Direktur yang bertugas maupun Divisi Kepatuhan.                        Compliance Division.



Pelaksanaan Kepatuhan Terhadap                                         Implementation of Compliance with the
Undang-Undang                                                          Law


         Jenis Kepatuhan                                                        Implementasi
       Types of Compliance                                                     Implementation

          Budaya Kepatuhan           Seluruh karyawan bertanggung jawab mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan. Dalam rangka
                                     menumbuhkan budaya kepatuhan terhadap ketentuan eksternal, pihak yang bertanggung jawab dalam
                                     fungsi kepatuhan melakukan sosialisasi ketentuan baru yang terkait dengan aktivitas perusahaan secara
                                     langsung maupun tidak langsung.

         Compliance Culture          All employees are responsible for fostering a culture of compliance. To cultivate adherence to external
                                     regulations, the compliance function is responsible for disseminating new regulatory requirements
                                     related to the company’s activities, both directly and indirectly.



       Mitigasi Risiko Kepatuhan     Risiko kepatuhan muncul ketika Perusahaan tidak patuh atau tidak melaksanakan kewajiban yang telah
                                     ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk mencegah timbulnya potensi
                                     risiko kepatuhan, pihak yang bertanggung jawab dalam fungsi kepatuhan telah melakukan serangkaian
                                     program/kegiatan yang ditujukan untuk memitigasi timbulnya ketidakpatuhan dalam bentuk kegiatan
                                     antara lain melakukan pemantauan secara bulanan terhadap risiko kepatuhan yang melekat yaitu terkait:
                                     a.    Melakukan pemantauan kewajiban pelaporan dengan menjaga kualitas pelaporan serta memenuhi
                                           kelengkapan materi, akurasi dan tepat waktu antara lain terkait pelaporan ke Regulator (Otoritas
                                           Jasa Keuangan) dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta laporan yang
                                           bersifat publikasi.
                                     b.    Melakukan sosialisasi ketentuan baru kepada segenap unit, baik ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
                                           serta peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tindak lanjut pengkinian Standard
                                           Operational Procedure (SOP) yang terkait dengan ketentuan baru tersebut.


      Compliance Risk Mitigation     Compliance risk arises when the Company fails to comply with or meet obligations set forth by
                                     prevailing laws and regulations. To prevent potential compliance risks, the compliance function has
                                     implemented a series of programs and activities aimed at mitigating non-compliance, which include
                                     monthly monitoring of inherent compliance risks such as:
                                     a.   Monitoring and reporting obligations to ensure the quality, completeness, accuracy, and
                                          timeliness of reports submitted to regulators (Financial Services Authority) and the Financial
                                          Transaction Reports and Analysis Center (PPATK), as well as public disclosures.
                                     b.   Disseminating new regulations to all units, including updates on Financial Services Authority
                                          regulations and other prevailing laws, with follow-up updates to the related Standard Operating
                                          Procedures (SOPs).




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                          191                                                     Annual Report 2025
Page 191
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Penerapan Anti Pencucian Uang dan                               Implementation of Anti-Money
Pencegahan Teroris (APU & PPT)                                  Laundering and Counter-Terrorism
                                                                Financing (AML & CTF)
Perusahaan menyadari secara penuh bahwa kegiatan                The Company fully recognizes that its business
usaha yang dijalankan Perusahaan di bidang jasa                 activities in the non-bank financial services sector
keuangan non-bank memiliki potensi risiko terjadinya            have the potential risk of money laundering and
tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana                  terrorism financing crimes that can be carried out by
pendanaan terorisme yang dapat dilakukan oleh                   irresponsible parties. Therefore, the Company firmly
pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Oleh karenanya,            holds its commitment to uphold the implementation of
Perusahaan memegang teguh komitmennya untuk                     a clean, healthy, honest, and positive value-added non-
menjunjung tinggi implementasi bisnis jasa keuangan             bank financial services business by preventing and
non bank yang bersih, sehat, jujur, dan bernilai tambah         minimizing the potential for misuse of the Company’s
yang positif dengan mencegah dan meminimalisir                  business for such negative things through the Anti-
potensi penyalahgunaan bisnis Perusahaan untuk hal-             Money Laundering and Prevention of Terrorism
hal negatif tersebut melalui Program Anti Pencucian             Financing (AML & CFT) Program. The implementation
Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU &                  of this program is also a form of the Company’s support
PPT). Pelaksanaan program ini juga menjadi bentuk               for the development of the country’s economy that is
dukungan Perusahaan bagi pembangunan ekonomi                    positive and beneficial to the community.
negeri yang bernilai positif dan bermanfaat bagi
masyarakat.

Program-Program APU, PPT & PPPSPM yang                          The AML, CTF & PPPSPM programs implemented
dilaksanakan oleh Perusahaan untuk merealisasikan               by the Company to realize its commitment to clean
komitmen bisnis yang bersih antara lain mencakup:               business practices include, among others:
1. Melakukan penyusunan dan pengkinian terhadap                 1. Developing and updating both strategic and
     kebijakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan                   technical policies on Anti-Money Laundering and
     Pendanaan Terorisme baik yang bersifat strategis               Counter-Terrorism Financing;
     maupun kebijakan yang bersifat teknis;
2. Melakukan identifikasi, verifikasi, analisa dan              2.   Identifying, verifying, analyzing, and mitigating
     mitigasi terkait transaksi keuangan mencurigakan                suspicious financial transactions (LTKM) and
     (LTKM) dan transaksi keuangan tunai (LTKT) serta                cash financial transactions (LTKT), as well as
     mengkoordinasikan penanganannya kepada unit                     coordinating their handling with relevant units and/
     terkait dan/atau melaporkannya kepada regulator                 or reporting to the regulator (PPATK);
     (PPATK);
3. Melakukan pemeliharaan Daftar Terduga Teroris                3.   Maintaining the List of Suspected Terrorists and
     dan Organisasi Teroris (DTTOT);                                 Terrorist Organizations (DTTOT);
4. Melakukan pengkinian profil nasabah; dan                     4.   Updating customer profiles; and
5. Melakukan        pemantauan,     menganalisa   dan           5.   Monitoring, analyzing, and recommending the
     merekomendasikan kebutuhan pelatihan Program                    training needs for the AML, CTF & PPPSPM
     APU, PPT & PPPSPMbagi segenap karyawan                          Programs for all Company employees in
     Perusahaan sesuai dengan ketentuan yang                         accordance with prevailing regulations.
     berlaku.


Realisasi APU & PPT 2025                                        2025 AML & CTF Implementation
Sepanjang 2025, Perusahaan telah menyelenggarakan               Throughout 2025, the Company has conducted various
beragam kegiatan yang berkaitan dengan realisasi                activities related to the implementation of the AML,
Program APU, PPT & PPPSPM antara lain:                          CTF & PPPSPM Programs, including but not limited to:
1. Melakukan pengkinian data Nasabah sesuai                     1. Updating Customer data in accordance with the
    dengan perencanaan pengkinian data Nasabah;                      scheduled Customer data update plan;
2. Melakukan update DTTOT melalui SIGAP;                        2.   Updating the List of Suspected Terrorists and
                                                                     Terrorist Organizations (DTTOT) through SIGAP;
3.   Melakukan konfirmasi watchlist SIPENDAR;                   3.   Confirming the SIPENDAR watchlist;


2025 Laporan Tahunan                                      192                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 192
4.   Sosialisasi mengenai Anti Pencucian Uang &               4.   Conducting socialization sessions regarding
     Pencegahan Pendanaan Terorisme;                               Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism
                                                                   Financing;
5.   Melakukan update Pedoman Penerapan APU, PPT              5.   Updating the Guidelines for the Implementation of
     & PPPSPM disesuaikan dengan POJK terbaru                      AML, CTF & PPPSPM in accordance with the latest
                                                                   OJK regulations.


Implementasi Penerapan Program APU,                           Implementation of the AML, CTF &
PPT & PPPSPM Berdasarkan Risk Based                           PPPSPM Program Based on The Risk-
Approach (RBA)                                                Based Approach (RBA)
Sesuai dengan ketentuan UU Pencegahan dan                     In accordance with Law No. 8 of 2010 on the Prevention
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang No.                and Eradication of Money Laundering Crimes, Law
8 Tahun 2010, UU Pencegahan dan Pemberantasan                 No. 9 of 2013 on the Prevention and Eradication of
Tindak Pidana Pendanaan Terorisme No. 9 Tahun                 Terrorism Financing Crimes, and Financial Services
2013, serta POJK No. 8 Tahun 2022, Perusahaan                 Authority Regulation (POJK) No. 8 of 2022, the
menerapkan Program APU, PPT & PPPSPM melalui:                 Company implements the AML, CTF & PPPSPM
                                                              Program through:
1.   Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi             1. Active Oversight by the Board of Commissioners
                                                                   and Directors
     Peran aktif dari Dewan Komisaris dan Direksi                  The active role of the Board of Commissioners
     sangat dibutuhkan untuk menciptakan penerapan                 and Directors is essential to ensure the effective
     Program APU, PPT & PPPSPM yang efektif. Bentuk                implementation of the AML, CTF & PPPSPM
     pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan                     Program. The forms of active oversight include:
     Direksi di antaranya adalah:
     • Memberikan persetujuan terhadap Kebijakan                   •   Approval of the AML, CTF & PPPSPM Policy;
         APU, PPT & PPPSPM;
     • Laporan berkala baik bulanan, triwulan, dan                 •    Periodic reports (monthly, quarterly, and
         tahunan terhadap kewajiban pelaporan dan                       annually) regarding reporting obligations and
         implementasi program APU, PPT & PPPSPM;                        AML, CTF & PPPSPM program implementation;
     • Persetujuan atas laporan rencana dan realisasi              • Approval of plans and realization reports
         pengkinian data; dan                                           related to customer data updates; and
     • Persetujuan atas penyelenggaraan kegiatan                   • Approval of socialization activities related to
         sosialisasi mengenai APU, PPT & PPPSPM.                        AML, CTF & PPPSPM.
2.   SDM dan Pelatihan                                        2.   Human Resources and Training
     Perusahaan melaksanakan pelatihan terkait                     The Company regularly conducts training related
     dengan Penerapan Program APU, PPT & PPPSPM                    to the implementation of the AML, CTF & PPPSPM
     secara berkala melalui beberapa metode, seperti               Program using various methods, including training/
     pelatihan/sosialisasi penerapan Program APU, PPT              socialization for new employees and refresher
     & PPPSPM kepada pegawai baru dan refreshment                  training for all employees.
     kepada seluruh pegawai.




Perkara Hukum 2025
Legal Cases In 2025
Hingga 31 Desember 2025, terdapat 1 (satu) gugatan            As of December 31, 2025, there was 1 (one) lawsuit
terhadap Perusahaan yang mana telah inkrah di                 against the Company which was finalized in 2024, with
tahun 2024, dengan hasil Perusahaan memenangkan               the result that the Company won the lawsuit, but in
gugatan tersebut, namun di tahun 2025 debitur                 2025 the debtor filed another complaint.
melaporkan kembali.



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  193                                         Annual Report 2025
Page 193
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Sanksi Administratif
Administrative Sanctions
Sepanjang 2025, Perusahaan tidak memperoleh sanksi            Throughout 2025, the Company did not receive
administratif apapun yang dikenakan oleh Regulator.           any administrative sanctions from regulators,
Hal tersebut menunjukan bukti komitmen Perusahaan             demonstrating the Company’s commitment to
dalam menaati aturan yang berlaku sebagai pelaku              compliance with prevailing regulations as a business
usaha.                                                        entity.




Kebijakan Anti-Korupsi dan
Anti-Fraud                        [ESG Metrics G-07]

Anti-Corruption and Anti-Fraud Policy

Perusahaan merupakan bagian dari Lembaga Jasa                 As part of the Financial Services Industry, the Company
Keuangan sehingga diperlukan adanya komitmen                  recognizes the need for a strong commitment and
kuat dan sikap tegas dalam mencegah tindakan                  firm stance to prevent detrimental actions that may
merugikan yang berpotensi tinggi dapat terjadi di             arise in its financial related business activities, such
dalam aktivitas usaha Perusahaan sebagai pihak yang           as corruption and fraud. Accordingly, the Company
memiliki kaitan dengan keuangan, seperti korupsi              upholds principles of healthy, honest, and integrity-
dan fraud. Mengetahui hal tersebut, Perusahaan                driven business conduct by diligently supervising
menjunjung tinggi kegiatan bisnis yang sehat, jujur,          and safeguarding all operational activities with full
dan berintegritas dengan mengawasi serta menjaga              commitment. The Company addresses and prevents
dengan komitmen penuh seluruh kegiatan operasional.           corruption and fraud by conducting thorough
Perusahaan melakukan upaya penyelesaian dan                   investigations and imposing strict sanctions on
pencegahan tindak pidana korupsi dan fraud tersebut           perpetrators and involved parties.
dengan menjalankan investigasi kasus dan pemberian
sanksi tegas kepada pelaku maupun pihak terlibat.

Selain itu, Perusahaan juga melaksanakan berbagai             Furthermore, the Company implements various
program bersifat pencegahan berupa reminder,                  preventive programs, including reminders, sharing
sharing session, penguatan supervisi kepada seluruh           sessions, strengthened supervision of subordinates,
bawahan, mematuhi ketentuan yang berlaku sesuai               strict adherence to prevailing SOPs, enhanced
SOP, meningkatkan fungsi segregation of duties                segregation of duties, and the “Know Your Employee”
dan kebijakan know your employee supaya tindakan              policy to ensure such detrimental actions do not
merugikan tersebut tidak terulang di masa depan. Pada         recur. In 2025, the Company successfully realized this
2025, Perusahaan berhasil mewujudkan komitmen                 commitment, maintaining clean operations free from
tersebut dengan tercapainya kegiatan operasional              corruption and fraud within the workplace.
yang bersih dan tidak terdapat tindak pidana korupsi
maupun fraud di lingkungan kerja Perusahaan.




2025 Laporan Tahunan                                    194                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 194
Kode Etik dan Budaya Perusahaan                                                                 [ESG Metrics G-07]

Code of Conduct and Company Culture

Komitmen      Perusahaan  untuk   mengedepankan                 The Company’s commitment to prioritizing sound and
aktivitas bisnis yang sehat serta beretika dengan               ethical business activities through the implementation
penerapan prinsip-prinsip GCG diimplementasikan                 of Good Corporate Governance (GCG) principles is
melalui penetapan dan pemberlakuan aturan dasar                 realized by establishing and enforcing fundamental
kerja yang dimuat dalam Kode Etik yang tercantum                work rules contained in the Code of Conduct, as
dalam Kebijakan Perusahaan Nomor KEB.PER- 001/                  stipulated in the Company Policy Number KEB.PER-
REFI tanggal 2 November 2015.                                   001/REFI dated November 2, 2015.

Kode Etik atau Code of Conduct ini disusun sebagai              The Code of Conduct is developed as a behavioral
acuan perilaku bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan               guideline for the Board of Commissioners, Directors,
seluruh karyawan dalam menerapkan nilai dan etika               and all employees to uphold business values and
bisnis agar menjadi bagian dari budaya perusahaan               ethics, making it an integral part of the Company’s
yang bertujuan untuk mencapai Visi dan Misi                     culture aimed at achieving the Company’s Vision and
Perusahaan. Pelaksanaan penerapan Kode Etik sebagai             Mission. The responsibility for implementing the Code
pedoman dalam berperilaku menjadi tanggung jawab                of Conduct as a behavioral framework lies with every
seluruh insan Perusahaan tanpa terkecuali.                      individual within the Company without exception.




Pokok Isi Kode Etik                                             Main Contents of the Code of Conduct
Kode Etik Perusahaan menjadi wujud nyata komitmen               The Company’s Code of Conduct is a tangible
Perusahaan dalam mendorong seluruh insan                        manifestation of the Company’s commitment to
Perusahaan untuk menghadirkan etika bisnis dan                  encourage all members of the organization to uphold
etika kerja dan mengutamakan hubungan baik dengan               business ethics and work ethics, while prioritizing
berbagai pihak berkepentingan.                                  good relationships with various stakeholders.

Pokok isi dari Kode Etik diuraikan sebagai berikut:             The main contents of the Code of Conduct are outlined
1. Pengertian                                                   as follows:
2. Pendahuluan                                                  1. Definition
3. Peranan Kode Etik                                            2. Introduction
4. Visi, Misi, dan Core Values Perusahaan                       3. Role of the Code of Conduct
5. Elemen-elemen Kode Etik:                                     4. Company Vision, Mission, and Core Values
    • Kepatuhan terhadap hukum dan kebijakan                    5. Elements of the Code of Conduct:
         Perusahaan                                                  • Compliance with laws and Company policies
    • Hubungan dengan pelanggan                                      • Relationship with customers
    • Hubungan dengan komunitas setempat                             • Relationship with the local community
    • Hubungan          Perusahaan     dengan     Insan              • Relationship between the Company and its
         Perusahaan                                                      employees
    • Kerahasiaan Perusahaan                                         • Company confidentiality
    • Integritas dan akurasi pembukuan Perusahaan                    • Integrity and accuracy of Company accounting
    • Benturan Kepentingan                                           • Conflict of interest
    • Hadiah                                                         • Gifts
6. Pelanggaran Terhadap Kode Etik                               6. Violations of the Code of Conduct
7. Pernyataan Kepatuhan Terhadap Kode Etik                      7. Statement of Compliance with the Code of
                                                                     Conduct
8.   Referensi                                                  8. References




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    195                                        Annual Report 2025
Page 195
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Sosialisasi Kode Etik                                            Code of Conduct Socialization
Dalam rangka mendukung penerapan Kode Etik secara                In order to support the broad implementation of
luas, Perusahaan telah menyelenggarakan sosialisasi              the Code of Conduct, the Company has conducted
pokok-pokok Kode Etik kepada seluruh insan                       socialization sessions covering the key points of the
Perusahaan dari seluruh lapisan, mulai dari jajaran              Code of Conduct for all members of the Company across
Dewan Komisaris dan organ pendukung, Direksi dan                 all levels, ranging from the Board of Commissioners
pejabat satu tingkat di bawah Direksi, serta seluruh             and supporting organs, the Board of Directors and
pegawai. Sosialisasi dilakukan melalui media Sharing             officials one level below the Board of Directors, to all
Folder.                                                          employees. The socialization was carried out through
                                                                 a Sharing Folder media.



Implementasi Kode Etik                                           Code of Conduct Implementation
Perusahaan     secara       penuh     telah  melakukan           The Company has fully implemented the Code of
implementasi Kode Etik dengan menyeluruh hingga                  Conduct comprehensively throughout all levels. The
seluruh lini. Perusahaan memastikan, seluruh insan               Company ensures that all personnel are aware of and
Perusahaan mengetahui sekaligus memahami seluruh                 understand the key contents of the Code of Conduct.
pokok isi yang termuat dalam Kode Etik. Perusahaan               The Company also provides broad opportunities for any
memberikan kesempatan secara luas kepada seluruh                 party who becomes aware of or discovers violations of
pihak yang mengetahui atau menemukan pelanggaran                 the Code of Conduct implementation to report these to
atas implementasi Kode Etik untuk menyampaikan                   their superiors via the Whistleblowing System (WBS).
laporannya kepada atasan melalui Whistleblowing                  All reports received will be followed up if supported by
System atau WBS. Seluruh laporan yang diterima                   accurate data and/or evidence.
akan ditindaklanjuti jika disertai dengan data dan/ atau
bukti-bukti akurat pendukung laporan.



Sanksi Pelanggaran Kode Etik                                     Sanctions for Code of Conduct
                                                                 Violations
Untuk memastikan lingkungan kerja selalu berada                  In order to ensure the work environment remains
dalam kondisi prima yang kondusif, nyaman, dan                   optimal, conducive, comfortable, and safe for all
aman bagi semua pihak tanpa terkecuali, Perusahaan               parties without exception, the Company enforces
menerapkan sanksi tegas berupa sanksi administratif              strict administrative sanctions on individuals proven
bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran             to have violated the Company’s Code of Conduct.
atas Kode Etik Perusahaan. Adanya sanksi ini juga                These sanctions reflect the Company’s commitment
menjadi bentuk wujud komitmen Perusahaan dalam                   to maintaining discipline, safeguarding personal
menegakkan tata tertib, menjaga integritas diri,                 integrity, fostering business activities that prioritize the
membangun aktivitas usaha yang mengutamakan                      implementation of GCG principles, and serving as a
penerapan prinsip-prinsip GCG, sekaligus sebagai                 form of guidance for employees who violate the rules
bentuk pembinaan bagi pegawai yang melanggar agar                to prevent recurrence.
tidak melakukan hal yang sama di masa mendatang.



Laporan Pelanggaran Kode Etik 2025                               Code of Conduct Violation Reports in
                                                                 2025
Hingga 31 Desember 2025, Perusahaan tidak                        As of December 31, 2025, the Company has not
menemukan adanya laporan pelanggaran Kode Etik                   received any reports of Code of Conduct violations
yang dilakukan oleh insan Perusahaan, baik dari jajaran          committed by any Company personnel, whether from
Manajemen maupun karyawan.                                       management or employees.




2025 Laporan Tahunan                                       196                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 196
Sistem Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing System

Perusahaan mengedepankan kehadiran area kerja                  The Company prioritizes creating a work environment
yang mendukung kinerja seluruh insannya dengan                 that supports the performance of all its members
melalui lingkungan kerja yang kondusif, nyaman, dan            by fostering a conducive, comfortable, and safe
aman bagi seluruh karyawan. Hal tersebut diwujudkan            workplace for all employees. This commitment is
secara nyata oleh Perusahaan melalui penyusunan dan            concretely realized through the development and
penerapan Whistleblowing System (WBS) atau Sistem              implementation of a Whistleblowing System (WBS) or
Pelaporan Pelanggaran.                                         Violation Reporting System.

Keberadaan WBS di Perusahaan menjadi bagian dari               The presence of the WBS within the Company
komitmen Perusahaan dalam melaksanakan tata                    reflects its dedication to upholding corporate values
nilai dan budaya kerja Perusahaan serta penerapan              and work culture as well as implementing anti-fraud
strategi anti-fraud. Bagi Perusahaan, adanya WBS ini           strategies. The WBS encourages active participation
membantu Perusahaan dalam mendorong partisipasi                from all employees and stakeholders to monitor
aktif dari seluruh insan sekaligus para pemangku               ethical business processes and report any violations
kepentingan untuk turut memantau proses bisnis yang            occurring within the Company’s work environment.
beretika dan melaporkan pelanggaran yang terjadi               The Company ensures that all reports are submitted
di area kerja Perusahaan. Perusahaan memastikan                voluntarily through a dedicated, confidential reporting
bahwa pelaporan pelanggaran tersebut dilakukan                 mechanism.
secara sukarela melalui mekanisme pelaporan khusus
dan bersifat rahasia.

Di samping itu, WBS berperan sebagai bentuk upaya              Furthermore, the WBS serves as an instrument for
Perusahaan dalam mempertahankan keunggulannya                  the Company to maintain excellence in service and
dalam layanan dan kinerja dan menjaga reputasi baik.           performance while safeguarding its reputation. It also
WBS juga menjadi sarana yang dapat dimanfaatkan                functions as an optimal channel to resolve violations
optimal untuk menyelesaikan pelanggaran secara                 internally before resorting to external resolution
internal  di    lingkungan   Perusahaan    sebelum             mechanisms
menggunakan jalur penyelesaian secara eksternal.



Mekanisme Pelaporan Dalam WBS                                  Reporting Mechanism Within the
                                                               Whistleblowing System (WBS)
1.   Perusahaan menyediakan media penyampaian                  1.   The Company provides designated communication
     Pelaporan atas Dugaan Penyimpangan melalui                     channels for reporting suspected irregularities as
     media komunikasi yang ditetapkan sebagai                       follows:
     berikut:
     Telepon: 021-2119-2288 ext.309                                 Telephone: 021-2119-2288 ext. 309
     E-mail: whistleblowing@reliance-finance.com                    Email: whistleblowing@reliance-finance.com
2.   Pelapor dapat menyampaikan pelaporan dugaan               2.   Reporters may submit reports of suspected
     penyimpangan yang akan diterima oleh TIM WBS.                  irregularities, which will be received by the WBS
3.   Pelapor    memastikan        kesediaannya   untuk              Team.
     mengungkapkan        identitas   terduga   pelaku         3.   Reporters are encouraged to disclose the identity
     penyimpangan pada Tim WBS.                                     of the suspected violator to the WBS Team.
4.   Tim WBS akan melakukan Registrasi Pelaporan               4.   The WBS Team will conduct a thorough registration
     secara intensif terhadap pelaporan yang dilakukan              of reports submitted by reporters through the WBS
     oleh Pelapor melalui Sistem Aplikasi WBS.                      Application System.


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   197                                         Annual Report 2025
Page 197
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




5.   Tim WBS akan melakukan validasi dan analisis              5.   The Team will then validate and analyze the
     Pelaporan serta menyusun Laporan WBS untuk                     reports and prepare WBS Reports to be submitted
     disampaikan ke Direksi dan Dewan Komisaris.                    to the Board of Directors and the Board of
                                                                    Commissioners.
6.   Pelaporan yang dilakukan melalui selain media             6.   Reports submitted through channels other than
     yang ditetapkan di atas atau sistem WBS, akan                  those specified above or outside the WBS system
     dianggap TIDAK SAH.                                            will be considered INVALID



Perlindungan Bagi Pelapor                                      Protection for Whistleblowers
Upaya Perusahaan dalam menjaga lingkungan kerja                The Company’s commitment to maintaining a safe
yang aman bagi seluruh pihak juga diwujudkan melalui           working environment for all parties is also realized
pemberian perlindungan kepada pelapor pelanggaran.             through the provision of protection for whistleblowers
Perlindungan tersebut dilakukan dengan menjaga                 reporting violations. This protection is carried out by
kerahasiaan identitas pelapor serta melindungi pelapor         safeguarding the confidentiality of the whistleblower’s
yang bersedia mengungkapkan identitas dirinya yang             identity and protecting those whistleblowers who
didasari oleh itikad/ niat baik.                               choose to disclose their identity in good faith.

Hal tersebut kemudian diwujudkan dengan memastikan             This commitment is ensured by guaranteeing the
beberapa hal sebagai berikut:                                  following:
1. Tersedianya fasilitas saluran Pelaporan yang dapat          1. The availability of reporting channels that can
     menyamarkan identitas pelapor.                                 mask the identity of the whistleblower.
2.   Jaminan kerahasiaan identitas Pelapor.                    2. Assurance of confidentiality regarding the
                                                                    whistleblower’s identity.
3.   Jaminan keamanan informasi dan perlindungan               3. Guarantee of information security and protection
     terhadap tindakan balasan dari Terlapor,                       against retaliation from the reported party,
     yangberupa ancaman keselamatan fisik, teror                    including threats to physical safety, psychological
     psikologis, keselamatan keluarga, keselamatan                  intimidation, safety of family members, property
     harta, keamanan pekerjaan dan segala bentuk                    security, job security, and any other forms of
     tindakan lain yang mengancam Pelapor.                          actions that threaten the whistleblower.
4.   Perusahaan       memberikan      bantuan     dan          4. Provision of legal assistance and protection to the
     perlindungan hukum kepada Pelapor atas tindakan                whistleblower against any legal actions initiated by
     balasan dari Terlapor berupa tuntutan hukum.                   the reported party



Pihak yang Mengelola Pengaduan                                 Complaint Management
Perusahaan menugaskan pengelola WBS Perusahaan                 The Company assigns the WBS (Whistleblowing
sebagai pihak yang bertanggung jawab atas                      System) management team as the responsible party
pengelolaan pengaduan mencakup sarana pelaporan                for handling complaints, including managing the WBS
WBS hingga seluruh laporan yang diterima. Tugas dan            reporting channels and all received reports. This
tanggung jawab tersebut dijalankan oleh pengelola              responsibility is carried out by the WBS management
WBS Perusahaan dengan didukung oleh kompetensi                 team with the appropriate competence, integrity, and
dan integritas yang tepat, memadai, dan sesuai dengan          adequacy required to meet the task.
kebutuhan.



Laporan Pengaduan dan Tindak                                   Complaints and Follow-Up Reports in
Lanjutnya 2025                                                 2025
Sepanjang tahun 2025, Perusahaan melalui mekanisme             Throughout 2025, the Company, through the WBS
WBS tidak menemukan maupun menerima laporan                    mechanism, did not find or receive any reports of
pengaduan atas pelanggaran yang terjadi di internal            violations occurring within the Company.
Perusahaan.


2025 Laporan Tahunan                                     198                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 198
Akses Informasi dan Data Perusahaan
Access to Company Information and Data

Untuk menciptakan transparansi informasi yang                 In order to create transparency and open access to
terbuka bagi siapa saja, Perusahaan menyediakan               information for all stakeholders, the Company provides
beragam fasilitas yang dapat digunakan oleh para              various facilities that stakeholders can use to easily
pemangku kepentingan untuk mendapatkan informasi              and accurately obtain Company information and
dan data Perusahaan dengan mudah dan akurat.                  data. With these facilities, stakeholders are entitled
Dengan adanya fasilitas-fasilitas ini, para pemangku          to receive information about the Company whenever
kepentingan dapat memperoleh haknya untuk                     needed. Dissemination of such information is carried
memiliki informasi mengenai Perusahaan kapan saja             out through Company-owned media, including:
dibutuhkan. Penyebaran informasi tersebut dilakukan
melalui media-media yang dimiliki Perusahaan seperti:



Website                                                       Website
Perusahaan memiliki website yang dapat diakses pada           The Company operates a website accessible at www.
alamat www.reliance-finance.com. Dalam website ini,           reliance-finance.com. The website presents a wide
Perusahaan menyajikan berbagai informasi terkait              range of information about the Company, including
Perusahaan, mulai dari informasi mengenai profil              its profile, management, and offered products.
perusahaan, manajemen, hingga produk-produk                   Additionally, the website contains information regarding
yang ditawarkan. Selain itu, dalam website tersebut           the Company’s performance. In order to ensure the
juga tersedia informasi mengenai kinerja Perusahaan.          information remains up-to-date, the Company regularly
Untuk memastikan informasi selalu ditampilkan secara          updates and continuously improves the content.
terkini, Perusahaan berupaya untuk memutakhirkan
dan terus memperbaharui konten informasi secara
berkala dan berkelanjutan.



Laporan Tahunan                                               Annual Report
Secara berkala setiap tahun, Perusahaan menyusun              On a periodic annual basis, the Company prepares an
Laporan Tahunan yang memuat informasi secara                  Annual Report containing transparent and accountable
transparan dan akuntabel sesuai dengan kondisi                information reflecting the Company’s performance
kinerja Perusahaan sepanjang tahun buku. Laporan              during the fiscal year. The Annual Report is submitted
Tahunan ini disampaikan kepada Pemegang Saham                 to shareholders and regulators.
dan Regulator.



Media Elektronik                                              Electronic Media
Perusahaan juga memanfaatkan media elektronik                 The Company also utilizes electronic media such
berupa e-mail yang digunakan untuk membantu                   as email to facilitate the distribution of important
Perusahaan menyalurkan informasi penting serta                information and to support communication with relevant
sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan pihak-              parties in the delivery and receipt of correspondence
pihak terkait untuk mendukung proses pengiriman dan           and data by Company personnel.
penerimaan surat dan data oleh insan Perusahaan.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  199                                          Annual Report 2025
Page 199
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




Laporan Lainnya
Other Reports


Komitmen Perusahaan dalam mengimplementasikan                            The Company’s commitment to implementing
prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam                             principles of transparency and accountability in
pengelolaan Perusahaan, diimplementasikan melalui                        corporate management is also reflected in the timely
keterbukaan informasi dan penyampaian laporan                            and periodic dissemination of information and reports
yang dilakukan tepat waktu dan secara berkala                            to all stakeholders. The following are some reports
kepada seluruh pemangku kepentingan. Berikut                             submitted by the Company throughout the 2025 fiscal
adalah beberapa laporan yang telah disampaikan oleh                      year:
Perusahaan sepanjang tahun buku 2025:

Laporan Bulanan | Monthly Reports

                                                                  Jatuh Tempo
                           Kewajiban Pelaporan                                                                    Realisasi
  No.                                                               Pelaporan
                             Reporting Type                                                                      Realization
                                                                Reporting Due Date
   1                        Laporan Keuangan                       Setiap Tanggal 10              Pelaporan dilakukan secara online melalui
                 (Laporan Bulanan Perusahaan Pembiayaan)                                                 SILARAS setiap bulannya.

                              Financial Report                  Every 10th of the month        Reporting is conducted online monthly through
                    (Monthly Financing Company Report)                                                       the SILARAS system

   2                    Penyampaian Informasi Debitur              Setiap Tanggal 12           Pelaporan dilakukan secara online melalui SLIK
                                                                                                              setiap bulannya.

                        Debtor Information Submission           Every 12th of the month        Reporting is conducted online monthly through
                                                                                                              the SLIK system.


Laporan Triwulanan | Quarterly Reports

                                                                  Jatuh Tempo
                           Kewajiban Pelaporan                                                                    Realisasi
  No.                                                               Pelaporan
                             Reporting Type                                                                      Realization
                                                                Reporting Due Date
   1       Laporan Pembiayaan Baru                            15 Januari, 15 April, 15 Juli     Laporan terpenuhi dilakukan pelaporan secara
                                                                   dan 15 Oktober                          online melalui SIPESAT

           New Financing Report                               January 15, April 15, July 15,     The report is fulfilled by submitting it online
                                                                   and October 15                             through SIPESAT.

   2       Laporan Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan       10 Januari, 10 April, 10 Juli     Laporan terpenuhi dilakukan pelaporan secara
           Service and Complaint Resolution Report                 dan 10 Oktober                          online melalui SIPEDULI

                                                               January 10, April 10, July        The report is fulfilled by submitting it online
                                                                  10, and October 10                          through SIPEDULI.

   3       Laporan Daftar Piutang Terhadap Jaminan            10 Januari, 10 April, 10 Juli     Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                   dan 10 Oktober               online melalui email & dikirimkan dalam bentuk
                                                                                                        hardcopy kepada Waliamanat
           Accounts Receivable Against Collateral Report
                                                               January 10, April 10, July      The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                  10, and October 10                  email and sending a hardcopy

   4       Laporan Triwulanan Keuangan Non-Audit                20 April, 20 Juli dan 20        Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                        Oktober                 online melalui email & dikirimkan dalam bentuk
                                                                                                        hardcopy kepada Waliamanat
           Non-Audit Quarterly Financial Report                  April 20, July 20, and
                                                                       October 20              The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                                email and sending a hardcopy to the Trustee.

   5       Laporan Realisasi Penggunaan dan Hasil Penawaran      15 Januari dan 15 Juli         Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
           Umum                                                                                online melalui Sistem SPE IDX kepada OJK Pasar
                                                                                                              Modal & Bursa Efek

           Realization Report on Use and Results of Public      January 15 and July 15            The report is fulfilled by submitting it online
           Offering                                                                              through the IDX SPE System to the Financial
                                                                                               Services Authority (OJK) Capital Market & Stock
                                                                                                                    Exchange.




2025 Laporan Tahunan                                            200                                PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 200
Laporan Tahunan | Annual Reports

                                                                        Jatuh Tempo
                       Kewajiban Pelaporan                                                                    Realisasi
  No.                                                                     Pelaporan
                         Reporting Type                                                                      Realization
                                                                      Reporting Due Date
   1     Laporan Realisasi      Kegiatan   Literasi   dan   Inklusi       30 Januari       Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
         Keuangan                                                                          online melalui email & submit melalui SIPEDULI

         Financial Literacy and Inclusion Activity Realization            January 30       The report is fulfilled by submitting it online via
         Report                                                                                    email and through SIPEDULI.

   2     Laporan Realisasi Pengkinian Data APU-PPT                        30 Januari       Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                            online melalui email & submit melalui Sistem
                                                                                                              APOLO

         Updating of APU-PPT Data Report                                  January 30       The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                               email and through the APOLO System.

   3     Laporan Syarat Keberlanjutan BOC dan BOD                         30 Januari       Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                                       online melalui email

         Sustainability Requirements Report for BOC and BOD               January 30       The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                                                  email.

   4     Laporan Pengawasan Rencana Bisnis                                30 Januari       Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                            online melalui email & submit melalui Sistem
                                                                                                              APOLO

         Business Plan Monitoring Report                                  January 30       The report is fulfilled by submittng it online via
                                                                                              email and through the APOLO System.

   5     Laporan Rencana Bisnis                                           30 Januari       Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                            online melalui email & submit melalui Sistem
                                                                                                              APOLO

         Business Plan Report                                             January 30       The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                               email and through the APOLO System.

   6     Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan                      30 Januari       Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                            online melalui email & submit melalui Sistem
                                                                                                                 APOLO
         Sustainable Finance Action Plan Report                           January 30       The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                               email and through the APOLO System.

   7     Laporan Penilaian Tingkat Kesehatan Keuangan                     15 Februari      Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                            online melalui email & submit melalui Sistem
                                                                                                              APOLO

         Financial Health Level Assessment Report                         February 15      The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                               email and through the APOLO System.

   8     Laporan Self-Assessment Manajemen Risiko                         28 Februari      Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                            online melalui email & submit melalui Sistem
                                                                                                              APOLO

         Risk Management Self-Assessment Report                           February 28      The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                               email and through the APOLO System.

   9     Laporan Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik                 30 April       Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                                       online melalui email

         Good Corporate Governance Implementation Report                    April 30       The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                                                  email.

   10    Laporan Keuangan Yang Telah Diaudit oleh Akuntan                   30 April       Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
         Publik                                                                                        online melalui email

         Audited Financial Statements by Public Accountant                  April 30       The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                                                  email.

   11    Laporan Realisasi Aksi Keuangan Berkelanjutan                      30 April       Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                            online melalui email & submit melalui Sistem
                                                                                                              APOLO

         Sustainable Finance Action Realization Report                      April 30       The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                               email and through the APOLO System.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                                201                                                Annual Report 2025
Page 201
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




                                                                       Jatuh Tempo
                           Kewajiban Pelaporan                                                                Realisasi
  No.                                                                    Pelaporan
                             Reporting Type                                                                  Realization
                                                                     Reporting Due Date
   12      Laporan Hasil Evaluasi Komite Audit terhadap                    30 Juni         Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
           pelaksanaan pemberian jasa audit atas informasi                                             online melalui email
           keuangan historis tahunan oleh AP dan/atau KAP

           Audit Committee Evaluation Report on the Annual                 June 30         The report is fulfilled by submitting it online via
           Historical Financial Audit Service by Public Accountant                                                email.
           and/or Public Accounting Firm

   13      Laporan Keuangan Tengah Tahunan                                 30 Juli         Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                                  online melalui Sistem SPE IDX

           Semi-Annual Financial Report                                    July 30           The report is fulfilled by submitting it online
                                                                                                    through the IDX SPE System.

   14      Laporan Penilaian Tingkat Risiko APU-PPT                      31 Agustus        Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                            online melalui email & submit melalui Sistem
                                                                                                              APOLO

           APU-PPT Risk Level Assessment Report                           August 31        The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                               email and through the APOLO System.

   15      Laporan Realisasi Rencana Bisnis Business                    30 November        Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                            online melalui email & submit melalui Sistem
                                                                                                              APOLO

           Plan Realization Report                                      November 30        The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                               email and through the APOLO System.

   16      Laporan Rencana Pengkinian Data APU-PPT                      30 Desember        Laporan terpenuhi dilakukan Pelaporan secara
                                                                                            online melalui email & submit melalui Sistem
                                                                                                              APOLO

           APU-PPT Data Update Plan Report                              December 30        The report is fulfilled by submitting it online via
                                                                                               email and through the APOLO System.




Penerapan Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Terbuka
Implementation of the Guidelines for Good Corporate Governance of
Public Companies

Perusahaan terus berupaya untuk memaksimalkan lima                         The Company continuously strives to maximize the five
prinsip dasar GCG yaitu keterbukaan, akuntabilitas,                        fundamental principles of Good Corporate Governance
tanggung jawab, kemandirian, dan kewajaran sebagai                         (GCG),     namely      transparency,     accountability,
landasan dari operasional Perusahaan sehari-hari.                          responsibility, independence, and fairness, as the
Hal tersebut dilandasi atas kesadaran Perusahaan                           foundation of its daily operations. This effort is based
akan pentingnya penerapan prinsip GCG dalam upaya                          on the Company’s awareness of the importance of
pencapaian visi dan misi Reliance Finance.                                 applying GCG principles in achieving the vision and
                                                                           mission of Reliance Finance.

                                                                           The Company has also endeavored to comply with
Perusahaan    juga  telah  berupaya   memenuhi
                                                                           recommendations in accordance with the Financial
rekomendasi sesuai Peraturan Jasa Keuangan
                                                                           Services Authority Regulation (POJK) Number 21/
(POJK) Nomor 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan
                                                                           POJK.04/2015     concerning   the  Implementation
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan Surat
                                                                           of Guidelines for Good Corporate Governance of
Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor
                                                                           Public Companies, and the Circular Letter of the
32/ SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola
                                                                           Financial Services Authority (SEOJK) Number 32/
Perusahaan Terbuka.
                                                                           SEOJK.04/2015 regarding the Guidelines for Good
                                                                           Corporate Governance of Public Companies.


2025 Laporan Tahunan                                                 202                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 202
Pedoman Tata Kelola mencakup 5 aspek, 8 prinsip                             The Governance Guidelines cover 5 aspects, 8
dan 25 rekomendasi penerapan aspek dan prinsip                              principles, and 25 recommendations for implementing
tata kelola perusahaan yang baik. Rekomendasi                               aspects and principles of good corporate governance.
penerapan aspek dan prinsip tata kelola perusahaan                          These recommendations serve as the standard for
yang baik dalam Pedoman Tata Kelola adalah standar                          applying good corporate governance aspects and
penerapan aspek dan prinsip tata kelola perusahaan                          principles that the Company must implement using a
yang baik yang harus diterapkan Perusahaan untuk                            “comply or explain” approach. The following provides
mengimplementasikan prinsip tata kelola dengan                              a detailed explanation of its implementation:
pendekatan “comply or explain”. Adapun uraian
penerapannya, disampaikan sebagai berikut:



                                                                                                                       Penerapan di
                 Prinsip dan Rekomendasi                                      Penjelasan                               Perusahaan
 No.
              Principle and Recommendation                                    Explanation                          Implementation in the
                                                                                                                        Company
 Prinsip 1 | Principle 1
 Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
 Enhancing the Value of General Meeting of Shareholders (GMS) Implementation


  1.1   Perusahaan Terbuka memiliki cara atau             Tercantum dalam tata tertib RUPS serta dijelaskan oleh      Sudah diterapkan
        prosedur teknis pengumpulan suara (voting)        Ketua Rapat pada saat RUPS berlangsung.
        baik secara terbuka maupun tertutup
        yang mengedepankan independensi, dan
        kepentingan pemegang saham.

        The Public Company has methods or                 These are listed in the GMS rules and explained by the    Already implemented
        technical procedures for collecting votes         Meeting Chair during the GMS.
        (voting), both openly and secretly, that
        prioritize independence and the interests of
        shareholders.

  1.2   Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan         Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris         Sudah diterapkan
        Komisaris Perusahaan hadir dalam RUPS.            Perusahaan hadir dalam RUPS kecuali apabila
                                                          berhalangan

        All members of the Board of Directors and                                                                   Already implemented
        members of the Board of Commissioners of the      All members of the Board of Directors and members of
        Company attend the GMS.                           the Board of Commissioners of the Company attend the
                                                          GMS except if unable to attend.

  1.3   Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam situs       Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam laman www.            Sudah diterapkan
        web Perusahaan paling sedikit selama 1 (satu)     reliance-finance.com
        tahun.

        A summary of the GMS minutes is available on      A summary of the GMS minutes is available on the page     Already implemented
        the Company’s website for at least 1 (one) year   www.reliance-finance.com


 Prinsip 2 | Principle 2
 Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor
 Improving the Quality of Communication of the Public Company with Shareholders or Investors

  2.1   Perusahaan   memiliki suatu   kebijakan           Perusahaan secara berkala mengunggah laporan berkala        Sudah diterapkan
        komunikasi dengan Pemegang Saham atau             dan keterbukaan informasi Perusahaan melalui laman
        investor.                                         Bursa Efek Indonesia dan/atau laman Perusahaan www.
                                                          reliance-finance.com. Di samping itu, Perusahaan
                                                          memiliki sarana komunikasi dengan Pemegang Saham
                                                          dan investor melalui:
                                                          •     Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                          •     Paparan Publik Tahunan.

        The Company has a communication policy with       The Company periodically uploads periodic reports         Already implemented
        Shareholders or investors.                        and disclosures through the Indonesia Stock Exchange
                                                          website and/or the Company’s website at www.reliance-
                                                          finance.com. In addition, the Company provides
                                                          communication channels with Shareholders and investors
                                                          through:
                                                          •    Annual General Meeting of Shareholders
                                                          •    Annual Public Expose




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                               203                                                 Annual Report 2025
Page 203
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




                                                                                                                          Penerapan di
                  Prinsip dan Rekomendasi                                      Penjelasan                                 Perusahaan
 No.
               Principle and Recommendation                                    Explanation                            Implementation in the
                                                                                                                           Company
  2.2    Perusahaan      mengungkapkan kebijakan          Dipublikasikan di dalam laman Perusahaan www.reliance-         Sudah diterapkan
         komunikasi dengan Pemegang Saham atau            finance.com
         investor dalam situs web.

         The Company discloses its communication          Published on the Company’s website at www.reliance-          Already implemented
         policy with Shareholders or investors on its     finance.com
         website.



Prinsip 3 | Principle 3
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris
Strengthening the Membership and Composition of the Board of Commissioners

  3.1    Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris         Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris berpedoman            Sudah diterapkan
         mempertimbangkan kondisi Perusahaan.             pada ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan, Piagam
                                                          Dewan Komisaris dan peraturan pasar modal dengan
                                                          mempertimbangkan kondisi Perusahaan.

         The determination of the number of members       The determination of the number of members of the            Already implemented
         of the Board of Commissioners considers the      Board of Commissioners is guided by the provisions of
         condition of the Company.                        the Company’s Articles of Association, the Charter of the
                                                          Board of Commissioners, and capital market regulations,
                                                          while considering the condition of the Company.



  3.2    Penentuan     komposisi   anggota   Dewan        Anggota Dewan Komisaris memiliki latar belakang                Sudah diterapkan
         Komisaris    memperhatikan    keberagaman        pendidikan yang diperlukan Perusahaan serta memenuhi
         keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang       aspek keberagaman keahlian, pengetahuan dan
         dibutuhkan.                                      pengalaman yang dibutuhkan.

         The determination of the composition of the      Members of the Board of Commissioners have the               Already implemented
         Board of Commissioners’ members takes into       educational background needed by the Company and
         account the diversity of expertise, knowledge,   fulfill the aspects of diversity in expertise, knowledge,
         and experience required.                         and experience required.


Prinsip 4 | Principle 4
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Enhancing the Quality of the Duties and Responsibilities of the Board of Commissioners

  4.1    Dewan Komisaris mempunyai kebijakan              Dewan Komisaris telah mempunyai kebijakan Penilaian            Belum diterapkan
         penilaian sendiri (self-assessment) untuk        sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan
         menilai kinerja Dewan Komisaris.                 Komisaris sebagaimana yang tercantum dalam charter
                                                          Dewan Komisaris.

         The Board of Commissioners has a self-           The Board of Commissioners already has a self-               Not yet implemented
         assessment policy to evaluate the performance    assessment policy to evaluate the performance of the
         of the Board of Commissioners.                   Board of Commissioners as stipulated in the Charter of
                                                          the Board of Commissioners.



  4.2    Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment)    Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk            Belum diterapkan
         untuk menilai kinerja Dewan Komisaris            menilai kinerja Dewan Komisaris telah diungkapkan
         diungkapkan     melalui  Laporan      Tahunan    dalam Laporan Tahunan Perusahaan, melalui capaian Key
         Perusahaan.                                      Performance Indicator (KPI) berdasarkan kehadiran rapat,
                                                          pemberian arahan, pelaksanaan kinerja, dan keputusan
                                                          pemegang saham. Kebijakan ini telah diungkapkan dalam
                                                          Laporan Tahunan Perusahaan.

         The self-assessment policy to evaluate the       The self-assessment policy to evaluate the performance       Not yet implemented
         performance of the Board of Commissioners        of the Board of Commissioners has been disclosed in the
         is disclosed through the Company’s Annual        Company’s Annual Report, through the achievement of
         Report.                                          Key Performance Indicators (KPI) based on attendance
                                                          at meetings, giving direction, performance execution, and
                                                          shareholder decisions. This policy has been disclosed in
                                                          the Company’s Annual Report.




2025 Laporan Tahunan                                                 204                              PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 204
                                                                                                                         Penerapan di
                 Prinsip dan Rekomendasi                                      Penjelasan                                 Perusahaan
 No.
              Principle and Recommendation                                    Explanation                            Implementation in the
                                                                                                                          Company
  4.3    Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait     Anggaran Dasar Perusahaan dan Piagam Dewan                     Sudah diterapkan
         pengunduran diri anggota Dewan Komisaris        Komisaris mengatur bahwa jabatan Dewan Komisaris
         apabila terlibat dalam kejahatan keuangan.      berakhir apabila tidak memenuhi persyaratan perundang-
                                                         undangan. Dengan demikian maka dalam hal anggota
                                                         Dewan Komisaris dinyatakan sebagai terdakwa dalam
                                                         kejahatan keuangan maka yang bersangkutan dinyatakan
                                                         tidak cakap melakukan perbuatan hukum dan tidak dapat
                                                         lagi menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris.

         The Board of Commissioners has a policy         The Company’s Articles of Association and the Charter        Already implemented
         regarding the resignation of Board members if   of the Board of Commissioners regulate that the position
         involved in financial crimes.                   of the Board of Commissioners ends if they do not meet
                                                         legal requirements. Therefore, if a member of the Board
                                                         of Commissioners is declared a defendant in a financial
                                                         crime, the person concerned is declared legally incapable
                                                         of performing legal acts and can no longer serve as a
                                                         member of the Board of Commissioners.



  4.4    Dewan Komisaris atau Komite Nominasi dan        Komite Nominasi dan Remunerasi memberikan                      Sudah diterapkan
         Remunerasi Menyusun kebijakan suksesi           rekomendasi yang independen dan objektif tentang calon
         dalam proses nominasi anggota Direksi.          anggota prospektif untuk Direksi untuk diusulkan kepada
                                                         Pemegang Saham.

         The Board of Commissioners or the Nomination    The Nomination and Remuneration Committee provides           Already implemented
         and Remuneration Committee formulates           independent and objective recommendations on
         succession policies in the nomination process   prospective candidates for the Board of Directors to be
         of Board of Directors members.                  proposed to the Shareholders.




 Prinsip 5 | Principle 5
 Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi
 Strengthening the Membership and Composition of the Board of Directors

  5.1    Penentuan       jumlah   anggota      Direksi   Penentuan jumlah anggota Direksi berpedoman pada               Sudah diterapkan
         mempertimbangkan kondisi Perusahaan serta       ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan, Piagam Direksi
         efektivitas dalam pengambilan keputusan.        dan peraturan pasar modal dengan mempertimbangkan
                                                         kondisi Perusahaan.

         The determination of the number of Board of     The determination of the number of Board of Directors        Already implemented
         Directors members considers the condition of    members is guided by the provisions of the Company’s
         the Company as well as the effectiveness in     Articles of Association, the Board of Directors’ Charter,
         decision-making.                                and capital market regulations, taking into account the
                                                         condition of the Company.



  5.2    Penentuan    komposisi   anggota    Direksi     Anggota Direksi memiliki latar belakang pendidikan             Sudah diterapkan
         memperhatikan     keberagaman     keahlian,     yang diperlukan Perusahaan serta memenuhi aspek
         pengetahuan,    dan    pengalaman     yang      keberagaman keahlian, pengetahuan dan pengalaman
         dibutuhkan.                                     yang dibutuhkan.

         The determination of the composition of Board   Members of the Board of Directors have the educational       Already implemented
         of Directors members takes into account         background required by the Company and meet the
         the diversity of expertise, knowledge, and      aspects of diversity in expertise, knowledge, and
         experience required.                            experience needed



  5.3    Anggota Direksi yang membawahi bidang           Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau           Sudah diterapkan
         akuntansi atau keuangan memiliki keahlian       keuangan memiliki keahlian dan/atau pengetahuan di
         dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi.       bidang akuntansi yang dibuktikan dengan latar belakang
                                                         pendidikan dan/atau pengalaman kerja terkait.

         Members of the Board of Directors who           Members of the Board of Directors who oversee                Already implemented
         oversee accounting or finance have expertise    accounting or finance have expertise and/or knowledge
         and/or knowledge in accounting.                 in accounting, which is evidenced by their educational
                                                         background and/or relevant work experience.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                              205                                                    Annual Report 2025
Page 205
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




                                                                                                                             Penerapan di
                  Prinsip dan Rekomendasi                                         Penjelasan                                 Perusahaan
 No.
               Principle and Recommendation                                       Explanation                            Implementation in the
                                                                                                                              Company
Prinsip 6 | Principle 6
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Improving the Quality of the Implementation of the Duties and Responsibilities of the Board of Directors

  6.1    Direksi mempunyai kebijakan Penilaian sendiri      Direksi telah mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self-      Belum diterapkan
         (self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi.   assessment) untuk menilai kinerja Direksi yang tercantum
                                                            dalam charter Direksi. Adapun komponen penilaian
                                                            didasarkan pada jumlah kehadiran setiap anggota
                                                            dalam Rapat Direksi dan rapat gabungan dengan Dewan
                                                            Komisaris; pelaksanaan arahan dari Dewan Komisaris;
                                                            serta pelaksanaan tugas-tugas sebagaimana tercantum
                                                            dalam Piagam Direksi.

         The Board of Directors has a self-assessment       The Board of Directors has established a self-assessment      Not yet implemented
         policy to evaluate the performance of the          policy to evaluate the performance of the Board of
         Board of Directors.                                Directors as stated in the Board of Directors’ charter.
                                                            The assessment components are based on each
                                                            member’s attendance in Board of Directors meetings
                                                            and joint meetings with the Board of Commissioners;
                                                            the implementation of directives from the Board of
                                                            Commissioners; as well as the execution of duties as
                                                            outlined in the Board of Directors’ charter.

  6.2    Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment)      Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk             Sudah diterapkan
         untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan          menilai kinerja Dewan Komisaris telah diungkapkan
         melalui Laporan Tahunan Perusahaan.                dalam Laporan Tahunan Perusahaan, melalui capaian
                                                            Key Performance Indicator (KPI) berdasarkan jumlah
                                                            kehadiran setiap anggota dalam Rapat Direksi dan
                                                            rapat gabungan dengan Dewan Komisaris; pelaksanaan
                                                            arahan dari Dewan Komisaris; serta pelaksanaan tugas-
                                                            tugas sebagaimana tercantum dalam Piagam Direksi.
                                                            Kebijakan ini telah diungkapkan dalam Laporan Tahunan
                                                            Perusahaan.
                                                                                                                          Already implemented
         The self-assessment policy to evaluate the         The self-assessment policy to evaluate the performance
         performance of the Board of Directors is           of the Board of Directors has been disclosed in the
         disclosed through the Company’s Annual             Company’s Annual Report, through the achievement
         Report.                                            of Key Performance Indicators (KPIs) based on each
                                                            member’s attendance in Board of Directors meetings
                                                            and joint meetings with the Board of Commissioners;
                                                            implementation of directives from the Board of
                                                            Commissioners; and the execution of duties as outlined
                                                            in the Board of Directors’ charter. This policy has been
                                                            disclosed in the Annual Report.

  6.3    Direksi     mempunyai      kebijakan terkait       Anggaran Dasar Perusahaan dan Piagam Direksi                    Sudah diterapkan
         pengunduran diri anggota Direksi apabila           mengatur bahwa jabatan Direksi berakhir apabila tidak
         terlibat dalam kejahatan keuangan.                 memenuhi persyaratan perundang-undangan. Dengan
                                                            demikian makdalam hal anggota Direksi dinyatakan
                                                            sebagai terdakwa dalam kejahatan keuangan maka
                                                            yang bersangkutan dinyatakan tidak cakap melakukan
                                                            perbuatan hukum dan tidak dapat lagi menjabat sebagai
                                                            anggota Direksi.
                                                                                                                          Already implemented
         The Board of Directors has a policy regarding      The Company’s Articles of Association and Board of
         the resignation of Board members if involved in    Directors’ charter regulate that the tenure of the Board
         financial crimes.                                  of Directors ends if they do not meet legal requirements.
                                                            Therefore, if a Board member is declared a defendant
                                                            in a financial crime, that person is declared legally
                                                            incompetent and can no longer serve as a member of the
                                                            Board of Directors.


Prinsip 7 | Principle 7
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan
Enhancing Corporate Governance Aspects through Stakeholder Participation

  7.1    Perusahaan    memiliki    kebijakan       untuk    Kebijakan mencegah insider trading tercantum dalam              Belum diterapkan
         mencegah terjadinya insider trading.               Piagam Dewan Komisaris, dan Piagam Direksi.

         The Company has a policy to prevent insider        The policy to prevent insider trading is stated in the        Not yet implemented
         trading.                                           Charter of the Board of Commissioners and the Charter
                                                            of the Board of Directors.




2025 Laporan Tahunan                                                    206                              PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 206
                                                                                                                             Penerapan di
                 Prinsip dan Rekomendasi                                        Penjelasan                                   Perusahaan
 No.
              Principle and Recommendation                                      Explanation                              Implementation in the
                                                                                                                              Company
  7.2    Perusahaan memiliki kebijakan anti korupsi dan   Kebijakan antikorupsi dan anti-fraud tercantum dalam              Sudah diterapkan
         anti-fraud.                                      Piagam Dewan Komisaris, Piagam Direksi, dan Kode Etik
                                                          Perusahaan.

         The Company has an anti-corruption and anti-     The anti-corruption and anti-fraud policies are stated in       Already implemented
         fraud policy.                                    the Charter of the Board of Commissioners, the Charter
                                                          of the Board of Directors, and the Company’s Code of
                                                          Ethics.



  7.3    Perusahaan memiliki kebijakan tentang seleksi    Kebijakan tentang seleksi dan peningkatan kemampuan               Belum diterapkan
         dan peningkatan kemampuan pemasok atau           pemasok atau vendor.
         vendor.

         The Company has a policy regarding the           The policy regarding the selection and improvement of           Not yet implemented
         selection and improvement of the capabilities    the capabilities of suppliers or vendors.
         of suppliers or vendors.


  7.4    Perusahaan memiliki kebijakan         tentang    Kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur tercantum            Sudah diterapkan
         pemenuhan hak-hak kreditur.                      dalam setiap perjanjian yang dibuat oleh Perusahaan.

         The Company has a policy regarding the           The policy regarding the fulfillment of creditors’ rights is    Already implemented
         fulfillment of creditors’ rights.                stated in every agreement made by the Company.


  7.5    Perusahaan     memiliki   kebijakan    sistem    Kebijakan sistem whistleblowing tercantum dalam                   Sudah diterapkan
         whistleblowing.                                  Pedoman Whistleblowing Standard dan diungkapkan
                                                          dalam Laporan Tahunan Perusahaan.

         The Company has a whistleblowing system          The whistleblowing system policy is stated in the               Already implemented
         policy.                                          Whistleblowing Standard Guidelines and disclosed in the
                                                          Company’s Annual Report.


  7.6    Perusahaan memiliki kebijakan pemberian          Kebijakan pemberian insentif jangka Panjang kepada                Sudah diterapkan
         insentif jangka panjang kepada Direksi dan       Direksi dan karyawan tercantum dalam Perjanjian Kerja
         karyawan.                                        Bersama.

         The Company has a policy on providing long-      The policy on providing long-term incentives to the Board       Already implemented
         term incentives to the Board of Directors and    of Directors and employees is stated in the Collective
         employees.                                       Labor Agreement.


 Prinsip 8 | Principle 8
 Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi
 Improving the Implementation of Information Disclosure

  8.1    Perusahaan     memanfaatkan     penggunaan       Selain    laman     milik  Perusahaan,    Perusahaan              Sudah diterapkan
         teknologi informasi secara lebih luas selain     memanfaatkan teknologi informasi yang disediakan oleh
         situs web sebagai media keterbukaan              BEI yaitu melalui IDXnet sebagai saluran media untuk
         informasi.                                       keterbukaan informasi.

         The Company utilizes information technology      In addition to the Company’s own website, the Company           Already implemented
         more broadly beyond the website as a medium      utilizes information technology provided by the Indonesia
         for information disclosure.                      Stock Exchange (IDX) through IDXnet as a channel for
                                                          information disclosure.



  8.2    Laporan Tahunan Perusahaan mengungkapkan         Struktur Kepemilikan saham Perusahaan tercantum                   Sudah diterapkan
         pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham    dalam Laporan Tahunan Perusahaan.
         Perusahaan paling sedikit 5% (lima persen),
         selain pengungkapan pemilik manfaat akhir
         dalam kepemilikan saham Perusahaan melalui
         Pemegang Saham utama dan pengendali.

         The Company’s Annual Report discloses            The Company’s share ownership structure is listed in the        Already implemented
         the ultimate beneficial owners of at least 5%    Company’s Annual Report.
         (five percent) of the Company’s shares, in
         addition to disclosure of ultimate beneficial
         owners of shares through major and controlling
         shareholders.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                                207                                                      Annual Report 2025
Page 207
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




 07
Laporan
Keberlanjutan
Sustainability Report




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




2025 Laporan Tahunan                     208   PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 208
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia   209   Annual Report 2025
Page 209
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Batasan dan Sanggahan
Limitations and Disclaimer

Penerbitan Laporan Keberlanjutan oleh Perseroan                The publication of the Sustainability Report reflects
merupakan bentuk komitmen dan kepatuhan                        the Company’s commitment to comply with regulatory
pelaporan terhadap regulator sekaligus menjadi bentuk          reporting obligations while also serving as a form of
transparansi informasi kepada pemegang saham dan               transparency for shareholders and stakeholders.
pemangku kepentingan. Laporan Keberlanjutan ini                This report presents information on the Company’s
menyajikan informasi kinerja keberlanjutan Perseroan           sustainability performance in economic, social,
pada aspek ekonomi, sosial, lingkungan dan tata                environmental, and governance aspects. The data in
kelola. Data pada laporan ini diambil dari berbagai            this report are drawn from various reliable sources.
sumber yang dapat diandalkan. Adapun identifikasi dan          The content selection and materiality assessment were
pemilihan isi laporan dilakukan dengan pertimbangan            made by considering the relevance and concerns of
manfaat dan perhatian pemangku kepentingan.                    stakeholders. The Company does not guarantee that
Perseroan tidak menjamin bahwa dokumen-dokumen                 the verified documents will yield specific outcomes as
yang telah dipastikan keabsahannya akan membawa                anticipated.
hasil-hasil tertentu sesuai harapan.

Gambaran mengenai target, harapan, perkiraan,                  Descriptions of the Company’s targets, expectations,
estimasi, atau proyeksi dari Perseroan dalam laporan           forecasts, estimates, or projections in this report may
ini dapat dipengaruhi oleh perkembangan proses dan             be affected by the progress and implementation of
implementasi Keuangan Berkelanjutan, perubahan                 sustainable finance, as well as changes in external
kondisi eksternal baik di lingkup makroekonomi, sosial         macroeconomic, social, and political conditions, both
dan politik baik nasional maupun regional, perubahan           nationally and regionally, along with shifts in legislation,
kebijakan perundang-undangan, kebijakan dan                    industry regulations, and other external factors relevant
pedoman yang berlaku di industri layanan dan jasa              to the financial services sector.
keuangan, maupun hal-hal eksternal lainnya di industri
terkait.


2025 Laporan Tahunan                                     210                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 210
Profil Laporan                                                 Report Profile

Laporan Keberlanjutan 2025 merupakan laporan                   The 2025 Sustainability Report is the fourth report
keempat yang diterbitkan oleh PT Usaha Pembiayaan              issued by PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia.
Reliance Indonesia. Isi laporan meliputi kinerja               This report contains the Company’s sustainability
keberlanjutan Perseroan dalam aspek ekonomi,                   performance in economic, environmental, and social
lingkungan, maupun sosial yang disampaikan kepada              aspects and is addressed to all shareholders and
seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.               stakeholders. Economic and financial data in this report
Informasi pada aspek ekonomi, data kuantitatif                 are sourced from the Company’s financial statements.
atau data keuangan berasal dari laporan keuangan               The Company is committed to consistently publishing
Perseroan. Perseroan juga akan secara konsisten                this sustainability report on an annual basis. The 2025
menerbitkan laporan keberlanjutan setiap tahun.                Sustainability Report covers the reporting period from
Laporan Keberlanjutan 2025 memuat informasi untuk              January 1 to December 31, 2025.
periode pelaporan dari 1 Januari hingga 31 Desember
2025.

Penyusunan laporan keberlanjutan ini mengacu                   The preparation of this report refers to the Financial
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/                Services Authority Regulation (POJK) No. 51/
POJK.03/2017, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan              POJK.03/2017, Circular Letter of the Financial Services
Nomor 16/SEOJK.04/2021, Standar Global Reporting               Authority No. 16/SEOJK.04/2021, the Global Reporting
Initiative (GRI) dengan opsi core, serta Panduan               Initiative (GRI) Standards with the core option, and
ESG Metrics Reporting Bursa Efek Indonesia yang                the ESG Metrics Reporting Guidelines issued by the
mengadopsi standar ASEAN Exchanges Common                      Indonesia Stock Exchange, which adopt the ASEAN
ESG Metrics. Terdapat perubahan terkait isi Laporan            Exchanges Common ESG Metrics. There are changes
ini dibanding dengan Laporan periode sebelumnya,               in this year’s report content compared to the previous
yakni pada topik material yang dibahas khususnya               period’s report, particularly regarding governance and
terkait tata kelola dan ketenagakerjaan, sesuai dengan         employment-related material topics. These changes
guideline pelaporan ESG Metrics yang diterbitkan oleh          are in line with the latest ESG reporting guidelines
Bursa Efek Indonesia pada akhir 2025.                          issued by the Indonesia Stock Exchange at the end of
                                                               2025.

Selain itu, meski laporan ini belum memperoleh                 In addition, although this report has not been verified
verifikasi dari assuror independen, namun Perseroan            by an independent assurer, the Company ensures
memastikan bahwa data yang disampaikan dalam                   that the data presented in this Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan telah diverifikasi oleh                  has been verified by management. The Company
manajemen. Perseroan bersifat terbuka dalam                    welcomes feedback and suggestions from readers and
menerima masukan dan saran dari pembaca dan para               stakeholders, which can be submitted via the feedback
pemangku kepentingan. Pemangku kepentingan dapat               sheet provided at the end of this Sustainability Report.
menyampaikan masukan, saran, serta kritik melalui              Such input, suggestions, and criticisms will help
lembar umpan balik yang tersedia di halaman belakang           Reliance Finance to further improve the quality of
Laporan Keberlanjutan. Masukan, saran, serta kritik            future sustainability reports.
yang disampaikan menjadi bahan bagi perhatian
Reliance Finance untuk meningkatkan kualitas Laporan
Keberlanjutan di masa yang akan datang.



Kontak Laporan: Corporate Secretary                            Report Contact: Corporate Secretary
Telepon: 021-2119 2288                                         Phone: +62 21-2119 2288
Fax: 021-2119 2565                                             Fax: +62 21-2119 2565
Email: corsec@reliance-finance.com                             Email: corsec@reliance-finance.com




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   211                                          Annual Report 2025
Page 211
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Isi dan Kualitas Laporan                                        Content and Report Quality

Seluruh data dan informasi yang tertulis dalam Laporan          All data and information presented in this Sustainability
Keberlanjutan ini disampaikan berdasarkan prinsip               Report are conveyed based on the principles of
keseimbangan, komparabilitas, akurasi, ketepatan                balance, comparability, accuracy, timeliness, clarity,
waktu, kejelasan, serta keandalan. Perseroan turut              and reliability. The Company also considers the
mempertimbangkan prinsip keterlibatan pemangku                  principles of stakeholder engagement, sustainability
kepentingan, konteks keberlanjutan, materialitas,               context, materiality, and completeness. This is intended
serta kelengkapan. Hal ini ditujukan untuk menjaga              to maintain the continuity and relevance of material
kesinambungan dan keterkaitan topik dan isu material            topics and issues identified in the sustainability report
yang diidentifikasi dalam laporan keberlanjutan dengan          with the Company’s sustainability strategy.
strategi keberlanjutan Perseroan.

Pelaporan      disusun      dengan     menggunakan              The reporting is prepared using an approach related
pendekatan yang berhubungan dengan prinsip-                     to sustainability principles, which include economic,
prinsip keberlanjutan, yang meliputi aspek ekonomi,             environmental, social, and employment aspects, as
lingkungan, sosial, dan ketenagakerjaan, sesuai                 regulated in the Financial Services Authority Circular
dengan yang diatur dalam Surat Edaran Otoritas Jasa             Letter Number 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form
Keuangan Nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk                  and Content of Annual Reports of Issuers or Public
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan                  Companies. The presentation of quantitative data in
Publik. Penyajian data kuantitatif dalam laporan ini            this report uses data for the current year. Financial data
menggunakan data selama tahun berjalan. Dalam                   are measured using applicable accounting standards
pengukuran data finansial, kami menggunakan standar             in Indonesia, while non- financial data are measured
akuntansi yang berlaku di Indonesia. Sedangkan                  using comprehensive methods based on reporting
untuk data non-finansial, kami menggunakan teknik               system literature.
pengukuran data yang komprehensif atas literatur
pendukung sistem pelaporan.


Topik Material dan Perubahan Topik                              Material Topics and Changes
Material
Dalam menyusun laporan ini, Perseroan memberikan                In preparing this report, the Company applied
pelibatan   pemangku kepentingan           (stakeholder         the principles of stakeholder inclusiveness and
inclusiveness) serta isu-isu keberlanjutan yang relevan         sustainability context, presenting complete data as
terhadap aktivitas usaha Perseroan (sustainability              per the relevant standards and guidelines. In line
context). Perseroan berupaya menampilkan data                   with the materiality principle, the report highlights
secara komprehensif dan lengkap (completeness)                  several material topics across economic, social, and
sesuai dengan standar dan pedoman yang berlaku.                 environmental domains.
Sesuai dengan asas materialitas (materiality), laporan
ini menampilkan beberapa isu materialitas di bidang
ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Perseroan telah memetakan topik serta isu material yang         The Company has mapped and identified material
menjadi perhatian untuk dikelola dampaknya. Terdapat            topics that are essential to manage due to their
perubahan topik material dalam laporan ini karena               impacts. In this report, changes to material topics
saat ini strategi keberlanjutan Perseroan mengacu               reflect the Company’s updated sustainability strategy,
pada 4 (empat) fokus utama yang disandarkan pada                now focused on four (4) key pillars derived from
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang                 the Sustainable Finance Action Plan (RAKB). These
mana di dalamnya juga berkaitan dengan tata kelola              include matters related to corporate governance, such
perusahaan, yakni penyempurnaan struktur organisasi             as enhancing the organizational structure, aligning
yang dimiliki. Hal tersebut juga sesuai dengan prinsip          with the SDGs’ emphasis on Environmental, Social, and
SDGs yang menitikberatkan pada pertanggungjawaban               Governance (ESG) accountability.
aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).



2025 Laporan Tahunan                                      212                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 212
Ruang Lingkup Topik Material                                          Material Topic Scope

Berikut 4 (empat) topik material yang dibahas dalam                   The following are the four (4) material topics discussed
Laporan Keberlanjutan Reliance Finance 2025:                          in the 2025 Reliance Finance Sustainability Report


     Topik Material               Tujuan Capaian                                    Uraian Topik Material
     Material Topic              Outcone Objective                                 Material Topic Description

 Tata Kelola              Terwujudnya kepastian hukum          •     Penanggungjawab penerapan keuangan berkelanjutan
 Keberlanjutan            dan tata kelola yang efektif,        •     Kehadiran rapat Dewan Komisaris dan Direksi
                          transparan,    akuntabel,  dan       •     Kebijakan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
                          partisipatif untuk menciptakan       •     Kode Etik dan/atau Kebijkan Anti-Korupsi
                          stabilitas    keamanan     dan       •     Kebijakan perlakuan adil terhadap pemegang saham
                          mencapai negara berdasarkan          •     Pencegahan konflik kepentingan
                          hukum.                               •     Pengembangan kompetensi terkait kinerja berkelanjutan
                                                               •     Penilaian risiko atas penerapan keuangan berkelanjutan
                                                               •     Hubungan dengan pemangku kepentingan
                                                               •     Permasalahan terhadap penerapan keuangan berkelanjutan
                                                               •     Komitmen membangun budaya berkelanjutan.


                                                               •     Party responsible for implementing sustainable finance
 Sustainability           The realization of legal certainty   •     Attendance of Board of Commissioners and Board of Directors
 Governance               and      effective,  transparent,          meetings
                          accountable and participatory        •     Policy on performance evaluation of the Board of
                          governance to create security              Commissioners and Board of Directors
                          stability and achieve a state        •     Code of Conduct and/or Anti-Corruption Policy
                          based on law                         •     Policy on fair treatment of shareholders
                                                               •     Prevention of conflicts of interest
                                                               •     Sustainability performance-related competency development
                                                               •     Risk assessment on sustainable finance implementation
                                                               •     Relationship with stakeholders
                                                               •     Issues in implementing sustainable finance
                                                               •     Commitment to building a sustainability culture



 Ekonomi                  Tercapainya        pertumbuhan Pencapaian kinerja ekonomi meliputi:
                          ekonomi berkualitas melalui •        Proyeksi ekonomi
                          keberlanjutan peluang kerja dan •    Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target
                          usaha, inovasi, industri inklusif,   Pembiayaan atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi Tahun
                          infrastruktur memadai, energi        2023
                          bersih yang terjangkau dan •         Kinerja produk yang memenuhi keuangan berkelanjutan
                          didukung kemitraan.                • Portofolio dan inovasi keuangan berkelanjutan
                                                             • Literasi dan inklusi keuangan.
 Economy
                          Achieving quality economic           Economic performance achievements include:
                          growth through sustainable           •   Economic projections
                          employment       and    business     •   Comparison of Production Target and Performance, Portfolio,
                          opportunities,        innovation,        Financing or Investment Target, Revenue and Profit and Loss
                          inclusive industries, adequate           in 2023
                          infrastructure, affordable clean     •   Product performance that meets sustainable finance
                          energy and supported by              •   Sustainable finance portfolios and innovation
                          partnerships                         •   Financial literacy and inclusion




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                         213                                              Annual Report 2025
Page 213
          Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
          Corporate Social Responsibility




     Topik Material                            Tujuan Capaian                                    Uraian Topik Material
     Material Topic                           Outcone Objective                                 Material Topic Description

 Sosial                                 Tercapainya pemenuhan hak           •     Aspek ketenagakerjaan meliputi: praktik Ketenagakerjaan,
                                        dasar manusia yang berkualitas            Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3), kesetaraan
                                        secara adil dan setara untuk              kesempatan bekerja, kebijakan terkait tenaga kerja anak,
                                        meningkatkan     kesejahteraan            upah minimum reginal, lingkungan bekerja yang layak dan
                                        bagi seluruh masyarakat.                  aman, tingkat pergantian pegawai, jumlah kecelakaan kerja,
                                                                                  kebijakan mengenai Hak Asasi Manusia (HAM), kejadian
                                                                                  pelanggaran HAM, kebijakan mengenai pelecehan seksual
                                                                                  dan/atau non-diskriminasi, pelatihan dan pengembangan
                                                                                  kemampuan pegawai terkait keberlanjutan
                                                                            •     Aspek masyarakat meliputi: kegiatan tanggung jawab sosial
                                                                                  masyarakat, pengaduan masyarakat, dampak operasi
                                                                                  terhadap masyarakat.
                                                                            •     Aspek pelanggan: komitmen memberikan layanan atas
                                                                                  produk dan/atau jasa yang setara kepada Konsumen, inovasi
                                                                                  dan pengembangan produk/jasa keuangan berkelanjutan,
                                                                                  digitalisasi produk dan layanan, komunikasi pemasaran,
                                                                                  perlindungan bagi keamanan data dan privasi pelanggan,
                                                                                  survei kepuasan debitur, layanan informasi dan pengaduan
                                                                                  nasabah.

 Social                                 Achieving the fulfillment of        •     Employment aspects, including: employment practices,
                                        quality basic human rights in a           Occupational Health and Safety (OHS), equal employment
                                        fair and equal manner to improve          opportunity, policies related to child labor, regional minimum
                                        welfare for the entire community.         wage, decent and safe working environment, employee
                                                                                  turnover rate, number of work accidents, Human Rights (HR)
                                                                                  policies, incidents of human rights violations, policies on
                                                                                  sexual harassment and/or non-discrimination, training and
                                                                                  employee capability development related to sustainability.
                                                                            •     Community aspects, including: corporate social responsibility
                                                                                  activities, public complaints, impact of operations on the
                                                                                  community.
                                                                            •     Customer aspects: commitment to providing equal service
                                                                                  for products and/or services to consumers, innovation
                                                                                  and development of sustainable financial products/
                                                                                  services, digitalization of products and services, marketing
                                                                                  communication, protection of customer data security and
                                                                                  privacy, debtor satisfaction surveys, customer information
                                                                                  and complaint services.


 Lingkungan                             Pengelolaan   sumber      daya      •     Penggunaan material ramah lingkungan
                                        alam dan lingkungan yang            •     Biaya yang dikeluarkan untuk lingkungan hidup
                                        berkelanjutan          sebagai      •     Pengelolaan dan efisiensi energi
                                        penyangga seluruh kehidupan.        •     Pengelolaan dan efisiensi air
                                                                            •     Pengendalian emisi
                                                                            •     Pengelolaan limbah dan efluen
                                                                            •     Komitmen Perusahaan untuk mencapai target Net Zero
                                                                                  Emission
                                                                            •     Komitmen Perusahan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah
                                                                                  Kaca
                                                                            •     Pengaduan terkait lingkungan hidup

 Environment                            Sustainable management of           •     Use of environmentally friendly materials
                                        natural resources and the           •     Costs incurred for the environment
                                        environment as the support of       •     Energy management and efficiency
                                        all life.                           •     Water management and efficiency
                                                                            •     Emission control
                                                                            •     Waste and effluent management
                                                                            •     Company’s commitment to achieving Net Zero Emission
                                                                                  target
                                                                            •     Company’s commitment to reducing Greenhouse Gas
                                                                                  Emissions
                                                                            •     Environment-related complaints




2025 Laporan Tahunan                                                        214                         PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 214
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan
[POJK 51 – A.1]

Sustainability Commitment and Strategy

Sejak awal pendirian perusahaan, Reliance Finance                 Since its establishment, Reliance Finance has
telah menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai hal               positioned sustainability principles as a fundamental
fundamental dalam menjaga keberlangsungan usaha.                  aspect in maintaining business continuity. Therefore,
Oleh karena itu, Perseroan telah menyusun strategi                the Company has developed a sustainability strategy
keberlanjutan yang akan dijadikan sebagai petunjuk                to serve as a strategic direction and guidance
arah dan panduan strategis bagi Perseroan dalam                   in responding to relevant and significant social,
merespon isu sosial, ekonomi, dan lingkungan yang                 economic, and environmental issues in accordance
relevan dan signifikan sesuai konteks keberlanjutannya.           with its sustainability context.

Strategi keberlanjutan Perseroan diwujudkan melalui               The Company’s sustainability strategy is implemented
penyusunan dan penerapan Rencana Aksi Keuangan                    through the preparation and execution of the
Berkelanjutan (RAKB), yang berpedoman pada                        Sustainable Finance Action Plan (RAKB), which
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/                   refers to the Financial Services Authority Regulation
POJK.03/2017. Penyusunan RKAB Perseroan untuk                     (POJK) No. 51/POJK.03/2017. The Company’s RAKB
tahun 2025 berfokus pada 4 (empat) program                        for 2025 focuses on four priority programs, in the
prioritas, dengan urutan: peningkatan jumlah portofolio           following order: increasing the Company’s portfolio,
Perseroan, penguatan pendanaan, pengembangan                      strengthening funding, developing the core system,
core system, dan penyempurnaan struktur organisasi                and improving the Company’s organizational structure.
Perseroan.

Berikut adalah uraian kegiatan program, jenis kegiatan,           Below is the description of the program activities,
serta realisasi yang tercapai berdasarkan RAKB tahun              types of activities, and achievements based on the
2025:                                                             2025 RAKB:

                                                                Periode
  Nama Program                Uraian Kegiatan                 Pelaksanaan                        Realisasi
  Program Name               Activity Description            Implementation                     Realization
                                                                 Period
 Peningkatan         •   Pengembangan Produk               Januari – Desember   •   Penyaluran       pembiayaan        baru
 Jumlah Portofolio       Pembiayaan Multiguna berbasis                              Perseroan sampai bulan Desember
 Perseroan               Teknologi, penambahan                                      2025 mencapai Rp677,2 miliar yang
                         mitra, perluasan ekosistem,                                terdiri dari penyaluran pembiayaan
                         penguasaan sistem IT.                                      perumahan, pembiayaan produktif,
                     •   Pengembangan produk                                        pembiayaan        multipurpose      dan
                         pembiayaan perumahaan bagi                                 pembiayaan lain-lain.
                         masyarakat menengah kebawah,                           •   Perseroan       melakukan        proses
                         optimalisasi ekosistem mitra                               penyaluran pembiayaan yang lebih
                         developer, perbaikan scoring,                              selektif agar kualitas pembiayaan yang
                         penguatan sistem IT.                                       disalurkan memiliki kualitas yang baik.

                                                                                •   The     Company’s      new    financing
                                                                                    disbursement up to December 2025
 Increase in the     •   Development of Technology-        January – December       reached Rp677.2 billion, consisting
 Company’s               Based Multipurpose Financing                               of housing financing, productive
 Portfolio               Products, addition of partners,                            financing, multipurpose financing, and
                         ecosystem expansion, mastery                               other financing.
                         of IT systems                                          •   The Company implemented a more
                     •   Development of housing finance                             selective    financing    disbursement
                         products for the lower-middle                              process to ensure that the quality of the
                         income segment, optimization                               financing provided remains sound and
                         of the developer partner                                   well-maintained.
                         ecosystem, improvement of
                         scoring systems, strengthening
                         of IT systems



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      215                                            Annual Report 2025
Page 215
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




                                                                         Periode
  Nama Program                           Uraian Kegiatan               Pelaksanaan                        Realisasi
  Program Name                          Activity Description          Implementation                     Realization
                                                                          Period
Penguatan                 •      Peningkatan Rating Perseroan       Januari – Desember   •   Memperoleh pendanaan dari mitra
Pendanaan                 •      Penambahan Jumlah Kerjasama                                 perbankan sebesar total 182 milyar.
                                 dengan Bank                                             •   Melakukan      pemeringkatan       atas
                          •      Penambahan jumlah line facility                             Perseroan dan Obligasi yang dilakukan
                          •      Perbaikan dan peningkatan                                   oleh PT Kredit Rating Indonesia dan
                                 collection                                                  memperoleh peringkat BBB (triple B)
                                                                                             (investment grade)




Strengthening of          •      Improvement of the Company’s       January – December   •   The Company obtained funding
Funding                          Credit Rating                                               facilities from its banking partners
                          •      Increase in the Number of                                   totaling Rp182 billion.
                                 Collaborations with Banks                               •   Conducted a rating assessment of the
                          •      Increase in the Number of Credit                            Company and its Bonds by PT Kredit
                                 Facilities                                                  Rating Indonesia and obtained a BBB
                          •      Improvement and Enhancement                                 (triple B) investment grade rating.
                                 of Collection Processes




Pengembangan              •      Pengembangan Core System           Januari – Desember   Melakukan pengembangan core system
Core System                      Produktif Yang Terkoneksi                               yang andal sehingga dapat mendorong
                                 dengan Mitra                                            Perseroan untuk mampu beroperasi lebih
                          •      Pengembangan core system ke                             cepat, efektif, dan efisien. Hingga saat ini,
                                 depan untuk mortgage hingga                             Perseroan mengembangkan core system
                                 proses back end                                         dengan bekerjasama dengan beberapa
                                                                                         mitra IT.

Core System               •      Development of a Productive        January – December   Developing a reliable core system to
Development                      Core System Connected to                                enable the Company to operate faster,
                                 Partners                                                more effectively, and efficiently. To date,
                          •      Future Core System                                      the Company has been developing its core
                                 Development for Mortgage,                               system in collaboration with several IT
                                 Including Back-End Processes                            partners.




Penyempurnaan             •      Penyempurnaan struktur             Januari – Desember   •   Menyempurnakan struktur organisasi
Struktur                         organisasi                                                  Perusahaan. Selama tahun 2025,
Organisasi                •      Penguatan kualitas Sumber Daya                              Perseroan telah melengkapi susunan
Perseroan                        Manusia (SDM) melalui program                               pengurus Perseroan Direksi dan Dewan
                                 pengembangan kompetensi                                     Komisaris.
                                                                                         •   Pada lini managerial, beberapa fungsi
                                                                                             strategis telah ditempatkan karyawan
                                                                                             yang memiliki kompetensi dan integritas
                                                                                             yang baik.
                                                                                         •   Mengikutsertakan Direksi, Komisaris,
                                                                                             dan karyawan dalam kegiatan seminar/
                                                                                             webinar yang diselenggarakan oleh
                                                                                             Asosiasi    Perusahaan    Pembiayaan
                                                                                             Indonesia (APPI) dan Otoritas Jasa
                                                                                             Keuangan.




2025 Laporan Tahunan                                                216                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 216
                                                                Periode
  Nama Program                Uraian Kegiatan                 Pelaksanaan                       Realisasi
  Program Name               Activity Description            Implementation                    Realization
                                                                 Period

 Refinement of      •   Refinement of the Organizational   January – December   •   Improved the Company’s organizational
 the Company’s          Structure                                                   structure. During 2025, the Company
 Organizational     •   Enhancement of Human                                        completed the composition of the
 Structure              Resource (HR) Quality through                               Company’s management, including the
                        Competency Development                                      Board of Directors and the Board of
                        Program                                                     Commissioners.
                                                                                •   At the managerial level, several
                                                                                    strategic functions have been staffed
                                                                                    by employees with strong competence
                                                                                    and integrity.
                                                                                •   Included the Board of Directors, Board
                                                                                    of Commissioners, and employees
                                                                                    in seminars/webinars organized by
                                                                                    the Asosiasi Perusahaan Pembiayaan
                                                                                    Indonesia and Otoritas Jasa Keuangan.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      217                                          Annual Report 2025
Page 217
       Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
       Corporate Social Responsibility




Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
[POJK 51 – B.1, B.2, B.3]

Sustainability Performance Overview


Aspek Ekonomi | Economic Aspect
Pendapatan | Revenue
                                                                                               (dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah)




                      2025                           2024                                     2023

                       76.581                       80.044                                    70.102



Laba Tahun Berjalan | Profit for the Year
                                                                                               (dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah)




                      2025                           2024                                     2023

                       14.481                        16.046                                    9.262



Pendapatan Produk Pembiayaan per Segmen Usaha | Financing Product Revenue by Business Segment
                                                                                               (dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah)



     Pendapatan per Segmen
       Revenue by Segment
                                             2025                           2024                           2023

 Pembiayaan Produktif
                                            1.302.867                     11.127.243                    6.362.057
 Productive Financing
 Pembiayaan Multiguna
                                                -                          504.683                         511.016
 Multipurpose Financing
 Pembiayaan Perusahaan
                                            46.423.512                    11.486.172                    18.821.721
 Corporate Financing




Produk Ramah Lingkungan                                       Environmentally Friendly Products

Sebagai perusahaan yang beroperasi di industri                As a company operating in the financing and financial
pembiayaan dan keuangan, Perseroan secara                     industry, the Company consistently develops digital-
konsisten mengembangkan produk dan layanan                    based products and services, thereby supporting
berbasis digital, sehingga mendukung kelestarian              environmental sustainability and minimizing the use
lingkungan dan penggunaan material yang berdampak             of materials that negatively impact the environment.
negatif bagi lingkungan. Seluruh produk yang                  All products provided are those that do not have a
disediakan merupakan produk yang tidak memiliki               significant impact on the environment (environmentally
dampak signifikan terhadap lingkungan hidup (ramah            friendly).
lingkungan).




2025 Laporan Tahunan                                 218                         PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 218
Pelibatan Pihak Lokal                                              Local Involvement

Perseroan selalu mengedepankan penggunaan tenaga                   The Company prioritizes the use of local labor in
kerja lokal dalam pelaksanaan kegiatan operasionalnya              carrying out its operational activities as a form of
sebagai bentuk dukungan terhadap kesetaraan                        support for equality and the advancement of the
dan kemajuan anak bangsa. Perseroan memastikan                     nation’s youth. The Company ensures that 100%
bahwa 100% dari seluruh karyawan Reliance Finance                  of all Reliance Finance employees hold Indonesian
berkewarganegaraan Indonesia.                                      citizenship.


Aspek Lingkungan Hidup                                             Environmental Aspects

•    Melakukan kampanye Green Office;                              •   Conducting Green Office campaigns;
•    Melakukan efisiensi energi dan konsumsi air;                  •   Implementing energy and water consumption
                                                                       efficiency;
•    Pengurangan emisi yang dihasilkan melalui                     •   Reducing emissions through the optimization
     optimalisasi digitalisasi serta penggunaan alat-alat              of digitalization and the use of environmentally
     elektronik pendukung aktivitas operasional yang                   friendly electronic devices supporting operational
     lebih ramah lingkungan; dan                                       activities; dan
•    Mematikan lampu selama jam istirahat.                         •   Turning off lights during break hours


Aspek Sosial | Social Aspects

Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin | Employee Composition Based on Gender

              Keterangan                          Satuan
              Description                          Unit
                                                                         2025              2024               2023

 Prempuan
                                                                            13               19                20
 Female

 Laki-laki                                         Orang                    20               25                33
 Male                                              People

 Jumlah
                                                                            33               44                53
 Total



Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin | Employee Composition Based on Gender

              Keterangan                          Satuan
              Description                          Unit
                                                                         2025              2024               2023

 Karyawan Tetap
                                                                            25               37                43
 Permanent Employees

 Karyawan Tidak Tetap                              Orang                    8                 7                 10
 Contract Employees                                People

 Jumlah
                                                                            33               44                53
 Total



Program Pengembangan Kompetensi Karyawan terkait Keberlanjutan
Sustainability-Related Employee Competency Development Programs


                2025                                        2024                                  2023

                   38                                        6                                       8




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      219                                          Annual Report 2025
Page 219
       Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
       Corporate Social Responsibility




Visi dan Misi Keberlanjutan                                                        [POJK 51-C.1]

Sustainability Vision and Mission




                           VISI
                           VISION

Menjadi Perusahaan Pembiayaan
Digital Terdepan untuk Semua
Produk Pembiayaan bagi Konsumen
Berpenghasilan Menengah ke Bawah
dan UMKM.

To become the leading Digital Financing Company for
all financing products targeting lower-middle income
consumers and Micro, Small, and Medium Enterprises
(MSMEs).




                           MISI
                           MISSION

a.   Kemitraan                                                a.   Partnership
     Kami menyelaraskan diri dengan mitra terkemuka                We align ourselves with leading partners who
     yang memahami target pasar mereka.                            understand their target markets.
b.   Skalabilitas                                             b.   Scalability
     Kami memberikan solusi keuangan kepada para                   We provide financial solutions to partners to help
     mitra sehingga bisa menaikkan skala bisnis para               scale the businesses of their business/community
     anggota mitra bisnis/ komunitas.                              members.
c.   Keberlanjutan                                            c.   Sustainability
     Kami memberikan layanan yang dapat diandalkan                 We deliver reliable services that add value in
     (reliable) dan memberikan nilai tambah sesuai                 accordance with the needs of the target market
     dengan kebutuhan target market dan mitra bisnis               and business partners, managed with sound risk
     yang dikelola dengan manajemen risiko yang baik.              management.
d.   Teknologi                                                d.   Technology
     Kami menggunakan teknologi digital untuk dapat                We utilize digital technology to effectively and
     menjangkau semua nasabah dengan cara yang                     efficiently reach all customers.
     efektif dan efisien.
e.   Tata Kelola yang Baik                                    e.   Good Corporate Governance
     Kami mengelola bisnis dengan secara profesional,              We manage the business with professionalism,
     bersih, akuntabel, dan transparan.                            clean    governance,   accountability,   and
                                                                   transparency.


2025 Laporan Tahunan                                    220                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 220
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance


Penanggung Jawab Penerapan                                       Responsible Parties For The
Keuangan Berkelanjutan                                           Implementation Of Sustainable Finance
[POJK 51-E.1, ESG METRICS G-01]                                  [POJK 51-E.1, ESG METRICS G-01]

Berdasarkan RAKB yang disusun Perseroan,                         Based on the Company’s Annual Work Plan and Budget
terdapat pegawai, pejabat, dan/atau unit kerja yang              (RAKB), there are employees, officials, and/or work
bertanggungjawab terhadap monitoring dan evaluasi,               units responsible for monitoring and evaluation, as
yakni sebagai berikut:                                           follows:


                      Keterangan                                        Tanggung Jawab
   No.
                      Description                                        Responsibility
           Dewan Komisaris               Pengawasan dalam Implementasi RAKB.
     1
           Board of Commissioners        Supervision of the Implementation of the RAKB.

           Direktur                      Pelaksanaan dan pemantauan atas program-program RAKB 2025.
    2
           Director                      Execution and monitoring of the programs under RAKB 2025.

                                         Membantu Direksi dalam pelaksanaan dan pemantauan atas setiap aktifitas dalam
                                         program RAKB 2025.
    3      Corporate Secretary
                                         Assisting the Board of Directors in the implementation and monitoring of all activities
                                         within the RAKB 2025program.

                                         Penanggung jawab setiap pelaksanaan setiap aktifitas dalam program RAKB 2025.
    4      Division Head
                                         Responsible for the execution of each activity within the RAKB 2025 program.

                                         Pelaksana dalam setiap aktifitas dalam program RAKB 2025.
    5      Department Head
                                         Executor of each activity within the RAKB 2025 program.




Rapat Dewan Komisaris dan Direksi                                Board of Commissioners and Board of
[ESG METRICS G-02]                                               Directors’ Meetings [ESG METRICS G-02]
Sepanjang 2025, Dewan Komisaris dan Direksi                      Throughout 2025, the Company’s Board of
Perseroan telah melaksanakan rapat internal masing-              Commissioners and Board of Directors each
masing sebanyak 12 kali, yang mana persentase                    conducted 12 internal meetings, with an attendance
kehadiran seluruh anggotanya adalah sebanyak                     rate of 100% for all members. In addition, the Board of
100%. Selain itu, Dewan Komisaris dan Direksi juga               Commissioners and the Board of Directors also held 12
melaksanakan rapat gabungan juga sebanyak 12                     joint meetings, with an overall attendance rate of 100%.
kali dengan persentase kehadiran seluruhnya 100%.                Details regarding the internal and joint meetings of the
Rincian mengenai rapat internal dan gabungan Dewan               Board of Commissioners and the Board of Directors
Komisaris dan Direksi telah diuraikan dalam Bab Tata             are described in the Corporate Governance chapter of
Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.                     this Annual Report.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    221                                                 Annual Report 2025
Page 221
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Kebijakan Penilaian Kinerja Dewan                             Performance Evaluation Policy for the
Komisaris dan Direksi [ESG Metrics G-04]                      Board of Commissioners and Board of
                                                              Directors [ESG Metrics G-04]
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan oleh              The performance evaluation of the Board of
pemegang saham dalam RUPS, sebagai organ tertinggi            Commissioners is conducted by the shareholders
dalam struktur tata kelola perusahaan. Adapun                 during the General Meeting of Shareholders, which
komponen penilaiannya meliputi jumlah kehadiran               is the highest governing body within the corporate
setiap anggota dalam Rapat Dewan Komisaris dan                governance structure. The evaluation components
rapat gabungan dengan Direksi; pemberian arahan               include the attendance rate of each member at Board
kepada Direksi dan pengawasan kinerja Direksi; serta          of Commissioners’ meetings and joint meetings with
pelaksanaan tugas tugas sebagaimana tercantum                 the Board of Directors; the provision of guidance
dalam Piagam Dewan Komisaris.                                 to the Board of Directors and supervision of their
                                                              performance; and the execution of duties as stipulated
                                                              in the Board of Commissioners Charter.

Sama halnya dengan Dewan Komisaris, penilaian                 Similarly, the performance evaluation of the Board
kinerja Direksi juga dilakukan oleh pemegang saham            of Directors is also conducted by the shareholders
dalam RUPS, sebagai organ tertinggi dalam struktur            at the GMS. The evaluation components are based
tata kelola. Komponen penilaian didasarkan pada               on the attendance of each member at Board of
jumlah kehadiran setiap anggota dalam Rapat Direksi           Directors meetings and joint meetings with the Board
dan rapat gabungan dengan Dewan Komisaris;                    of Commissioners; the implementation of directives
pelaksanaan arahan dari Dewan Komisaris; serta                from the Board of Commissioners; and the execution
pelaksanaan tugas-tugas sebagaimana tercantum                 of duties as outlined in the Board of Directors Charter.
dalam Piagam Direksi.


Kebijakan Pengembangan Kompetensi                             Competency Development Policy for the
Dewan Komisaris Dan Direksi                                   Board of Commissioners and Board of
[ESG Metrics G-05]                                            Directors [ESG Metrics G-05]
Dalam rangka menambah wawasan, kompetensi, dan                To enhance knowledge, competency, and expertise,
keahlian, Perseroan memberikan kesempatan kepada              the Company provides opportunities for the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi untuk ikut dalam berbagai         Commissioners and Directors to participate in various
kegiatan pengembangan kompetensi, seperti seminar,            competency development activities such as seminars,
workshop, training yang diadakan, baik oleh pihak             workshops, and training sessions organized internally
internal ataupun eksternal sesuai dengan kebutuhan.           or externally according to their needs.

Selain itu, Dewan Komisaris senantiasa melakukan              Additionally, the Board of Commissioners continuously
pengembangan kompetensi secara mandiri melalui                undertakes self-development through books and
buku ataupun internet. Sepanjang 2025, Dewan                  internet resources. Throughout 2025, the Board of
Komisaris telah mengikuti 2 program pelatihan dan/            Commissioners participated in 2 training programs
atau seminar. Sementara itu, Direksi sebanyak 1               and/ or seminars, while the Board of Directors attended
program pelatihan dan/atau seminar, serta terdapat            1 program. In addition, one of the Company’s Directors
direksi yang menjadi pengajar di asosiasi perusahaan          serves as an instructor at the Indonesian Financing
pembiayaan Indonesia (APPI)                                   Companies Association (APPI).


Pengembangan Kompetensi Terkait                               Competency Development Related to
Kinerja Berkelanjutan                                         Sustainability Performance
[POJK 51-E.2, ESG Metrics G-05]                               [POJK 51-E.2, ESG Metrics G-05]

Komitmen          Perseroan    untuk    senantiasa            The Company is committed to continuously enhancing
mengembangkan         kompetensi  penanggungjawab             the competencies of sustainability officers to
keberlanjutan yang dimiliki sehingga mampu secara             adaptively address challenges. This commitment is
adaptif menghadapi tantangan, dilaksanakan melalui            realized through their participation in training programs
pengikutsertaan mereka dalam program pelatihan                related to sustainability performance.
terkait kinerja keberlanjutan.



2025 Laporan Tahunan                                    222                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 222
Tabel    berikut  menjabarkan   rincian   program                   The following table displays the details of the
pengembangan kompetensi keberlanjutan yang diikuti                  sustainability competency development programs
oleh organ penanggungjawab keberlanjutan Perseroan                  attended by the Company’s sustainability officers
sepanjang 2025:                                                     throughout 2025:


       Organ
                                      Pendidikan dan Pelatihan              Tanggal Pelaksanaan        Penyelenggara
  Penanggungjawab
                                       Education and Training              Date of Implementation        Organizer
  Responsible Entity

 Dewan Komisaris | Board of Commissioners

                                         Seminar Nasional
                                   “Indonesia Economic Direction”            28 Oktober 2025
 Anton Budidjaja                                                                                            APPI
                                        National Seminar on                  October 28, 2025
                                   “Indonesia Economic Direction”

                            Seminar Nasional Arah Kebijakan OJK Tahun
                             2025 dan Strategi Pertumbuhan Ekonomi
                                                                              4 Februari 2025
                                        Pemerintahan Baru
 Braman Setyo                                                                February 4, 2025               APPI
                             National Seminar on the 2025 OJK Policy
                            Direction and Economic Growth Strategy of
                                       the New Government


 Direksi | Board of Directors


                                         Seminar Nasional
                                   “Indonesia Economic Direction”            28 Oktober 2025
 Ira Rakhmawati                                                                                             APPI
                                        National Seminar on                  October 28, 2025
                                   “Indonesia Economic Direction”


 Unit Internal Audit | Internal Audit Unit


                              Webinar Peran GRC dalam Meningkatkan
                             Kepercayaan Investor dan Stabilitas Sektor
                                             Keuangan                         25 Februari 2025
 Leonard Adi Putra                                                                                      OJK Institute
                              Webinar on the Role of GRC in Enhancing        February 25, 2025
                              Investor Confidence and Financial Sector
                                              Stability




Kriteria Khusus Pemilihan Dewan                                     Specific Criteria for the Selection of the
Komisaris dan Direksi [ESG Metrics G-06]                            Board of Commissioners and Board of
                                                                    Directors [ESG Metrics G-06]
Perseroan menetapkan kriteria khusus dalam hal                      The Company establishes specific criteria for the
pemilihan atau pengangkatan Dewan Komisaris                         selection or appointment of the Board of Commissioners
dan Direksi Perseroan, yang disesuaikan dengan                      and Board of Directors, tailored to the Company’s
kebutuhan bisnis Perseroan. Adapun rincian kriteria                 business needs. Details of the criteria for each member
masing-masing Dewan Komisaris dan Direksi telah                     of the Board of Commissioners and Board of Directors
                                                                    are presented in the Corporate Governance chapter.
diuraikan dalam Bab Tata Kelola Perusahaan.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                       223                                          Annual Report 2025
Page 223
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi                                 Code of Conduct and/or Anti-
[ESG Metrics G-07]                                              Corruption Policy [ESG Metrics G-07]

Perseroan menempatkan kepercayaan pemegang                      The Company places the trust of shareholders,
saham, masyarakat umum, pelanggan, dan pelaku                   the general public, customers, and other market
pasar lainnya sebagai hal fundamental yang sangat               participants as a fundamental aspect that significantly
berpengaruh dalam keberlanjutan usaha. Perseroan                affects business sustainability. The Company
menyadari bahwa kepercayaan yang ada sangat                     recognizes that this trust is greatly influenced by the
dipengaruhi oleh etika perilaku seluruh jajaran Insan           ethical conduct of all individuals at Reliance Finance
Reliance Finance mulai dari Dewan Komisaris, Direksi,           from the Board of Commissioners, Board of Directors,
jajaran manajemen, sampai seluruh karyawannya.                  and management team, to all employees. Therefore,
Oleh karena itu, kepercayaan ini sangat penting                 this trust is very essential for the Company in fostering
bagi Perseroan dalam membina hubungan bisnis                    healthy business relationships with all stakeholders,
yang sehat dengan seluruh pemangku kepentingan,                 hence encouraging the Company to formulate an anti-
sehingga mendorong Perseroan untuk menyusun                     corruption policy that includes principles such as the
kebijakan anti-korupsi yang mencakup prinsip-prinsip            prohibition on giving or receiving bribes, the prohibition
seperti larangan memberikan atau menerima suap,                 on giving gifts or gifts that can influence business
larangan memberikan hadiah atau pemberian yang                  decisions, and the prohibition on conflicts of interest.
dapat mempengaruhi keputusan bisnis, serta larangan
konflik kepentingan.

Seluruh Insan REFI diharapkan untuk mematuhi                    All REFI personnel are expected to comply with this
kebijakan anti korupsi ini dan menjaga integritas dalam         anti-corruption policy and uphold integrity in carrying
melakukan tugas-tugas mereka. Uraian lebih lengkap              out their duties. A more detailed explanation of the
mengenai isi kode etik dan komitmen anti-korupsi dan            contents of the code of conduct and the Company’s
anti-fraud Perseroan dapat dilihat dalam Bab Tata               commitment to anti-corruption and anti-fraud is
Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.                    provided in the Corporate Governance chapter of this
                                                                Annual Report.


Penilaian Risiko atas Penerapan                                 Risk Assessment on the Implementation
Keuangan Berkelanjutan [POJK 51-E.3]                            of SusTainable Finance [POJK 51-E.3]

Aktivitas operasional Perseroan tidak terlepas dari             The Company’s operational activities are inherently
bermacam risiko yang hadir, diantaranya ialah                   exposed to various risks, including strategic risk,
risiko strategis, risiko operasional, risiko kredit,            operational risk, credit risk, market risk, liquidity
risiko pasar, risiko likuiditas, risiko hukum, risiko           risk, legal risk, compliance risk, and reputational
kepatuhan, dan risiko reputasi. Oleh karenanya,                 risk. Therefore, the Company has adopted a
Perseroan telah mengadopsi pendekatan pencegahan                preventive approach through the implementation of
melalui penerapan sistem manajemen risiko yang                  a comprehensive risk management system. Further
komprehensif. Adapun informasi mengenai sistem                  information regarding the risk management system is
manajemen risiko telah diuraikan pada Bab Tata Kelola           outlined in the Corporate Governance chapter of this
Perseroan dalam Laporan ini.                                    Report.


Hubungan Dengan Pemangku                                        Relationships With Stakeholders
Kepentingan [POJK 51-E.4]                                       [POJK 51-E.4]

Perseroan menyadari bahwa dukungan para                         The Company recognizes that stakeholder support
pemangku      kepentingan    sangat  memengaruhi                significantly impacts its success in implementing
keberhasilan Perseroan dalam mewujudkan penerapan               comprehensive sustainable finance. For that reason,
keuangan berkelanjutan yang komprehensif. Maka                  fostering relationships with the stakeholders is
dari itu, membina hubungan dengan para pemangku                 fundamental for the Company.
kepentingan menjadi nilai sangat penting bagi
Perseroan.

Berikut adalah 6 (enam) kelompok pemangku                       The following are 6 (six) stakeholder groups that
kepentingan yang berpengaruh signifikan terhadap                significantly influence the Company’s operational
aktivitas operasional Perseroan:                                activities:


2025 Laporan Tahunan                                      224                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 224
Pelibatan Pemangku Kepentingan Perusahaan | Stakeholder Engagement by the Company


      Pemangku          Basis Identifikasi     Metode/Pendekatan Pelibatan
                                                                                               Topik yang Berkaitan
     Kepentingan             Base of         Methods/Approaches for Stakeholder
                                                                                                  Related Topics
     Stakeholder          Identification               Engagement

 Pemegang Saham         Tanggung Jawab,      •   Rapat Umum Pemegang Saham             •   Kinerja ekonomi Perseroan
                        Pengaruh                 (RUPS) tahunan                        •   Penyelenggaraan RUPS dan
                                             •   Rapat Umum Pemegang Saham                 RUPSLB
                                                 Luar Biasa (RUPSLB) sesuai            •   Publikasi laporan secara tepat
                                                 kebutuhan                                 waktu dan akurat
                                             •   Penerbitan/Publikasi laporan          •   Pembagian dividen
                                                 keuangan setiap triwulan              •   Publikasi dan keterbukaan informasi
                                             •   Laporan Tahunan setiap tahun          •   Pertemuan investor secara berkala
                                             •   Laporan Keberlanjutan


 Shareholders           Responsibility,      •   Annual General Meeting of             •   Company’s economic performance
                        Influence                Shareholders (AGMS)                   •   Implementation of AGMS and EGMS
                                             •   Extraordinary General Meeting of      •   Timely and accurate publication of
                                                 Shareholders (EGMS) as needed             reports
                                             •   Issuance/publication of financial     •   Dividend distribution
                                                 reports every quarter                 •   Information disclosure and
                                             •   Annual Report every year                  transparency
                                             •   Sustainability Report                 •   Regular investor meetings


 Karyawan               Ketergantungan,      •   Komunikasi internal secara rutin      •   Pemenuhan hak dan kewajiban
                        Pengaruh                 (email blast, memo internal, dan          yang sesuai ketentuan yang berlaku
                                                 komunikasi internal lainnya) sesuai   •   Hubungan industrial yang harmonis
                                                 kebutuhan                             •   Kesempatan pengembangan
                                             •   Pengembangan kompetensi                   kompetensi dan karier
                                                 (pelatihan dan pendidikan)            •   Lingkungan kerja yang aman dan
                                             •   Kesehatan dan keselamatan kerja           sehat
                                             •   Kesejahteraan karyawan melalui
                                                 upah kerja yang sesuai dan
                                                 kompetitif
                                             •   Kegiatan rekreasi, olahraga, dan
                                                 hobi

 Employees              Dependence,          •   Routine internal communication        •   Fulfillment of rights and obligations
                        Influence                (email blasts, internal memos, and        in accordance with applicable
                                                 other internal communications) as         regulations
                                                 needed                                •   Harmonious industrial relations
                                             •   Competency development (training      •   Opportunities for competency and
                                                 and education)                            career development
                                             •   Occupational health and safety        •   Safe and healthy work environment
                                             •   Employee welfare through
                                                 appropriate and competitive wages
                                             •   Recreational, sports, and hobby
                                                 activities
 Pemerintah dan         Pengaruh             •   Laporan Rencana Aksi Keuangan         •   Kepatuhan (compliance) pada
 Regulator                                       Berkelanjutan (RAKB) kepada OJK           peraturan
                                             •   Laporan bulanan Lembaga Jasa          •   Penyampaikan RAKB secara tepat
                                                 Keuangan kepada OJK                       waktu dan akurat
                                             •   Laporan-laporan yang sesuai           •   Penyampaian laporan sesuai
                                                 dengan peraturan perundangan-             regulasi yang berlaku
                                                 undangan yang berlaku                 •   Komunikasi dan hubungan yang
                                                                                           baik dengan regulator
                                                                                       •   Kepatuhan hukum yang berlaku
                                                                                       •   Penerapan kebijakan anti korupsi

 Government and         Influence            •   Submission of the Sustainable         •   Compliance with regulations
 Regulators                                      Finance Action Plan (RAKB) report     •   Timely and accurate submission of
                                                 to the Financial Services Authority       the Sustainable Finance Action Plan
                                                 (OJK)                                     (RAKB)
                                             •   Monthly Financial Services            •   Reporting in accordance with
                                                 Institution reports to OJK                applicable regulations
                                             •   Reports in compliance with            •   Good communication and relations
                                                 applicable laws and regulations           with regulators
                                                                                       •   Compliance with applicable laws
                                                                                       •   Implementation of anti-corruption
                                                                                           policies




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                      225                                               Annual Report 2025
Page 225
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




      Pemangku                   Basis Identifikasi     Metode/Pendekatan Pelibatan
                                                                                                         Topik yang Berkaitan
     Kepentingan                      Base of         Methods/Approaches for Stakeholder
                                                                                                            Related Topics
     Stakeholder                   Identification               Engagement


Debitur                          Ketergantungan,      •   Aktivitas pembiayaan di kantor       •     Keterbukaan informasi produk dan
                                 Pengaruh                 atau jaringan Perusahaan                   layanan (website atau media sosial)
                                                      •   Pusat kontak (telepon, email, atau   •     Sarana pengaduan dan
                                                          sarana komunikasi lain)                    penyelesaian keluhan
                                                      •   Produk dan layanan pembiayaan        •     Penyediaan produk pembiayaan
                                                          berbasis digital yang aman dan             yang aman dan terpercaya
                                                          terpercaya                           •     Penerapan kebijakan anti- korupsi
                                                                                                     dan anti-fraud
                                                                                               •     Keamanan data debitur

Debtors                          Dependence,          •   Financing activities conducted at    •     Transparency of product and
                                 Influence                the Company’s office or network            service information (website or
                                                      •   Contact center (phone, email, or           social media)
                                                          other communication channels)        •     Complaint channels and resolution
                                                      •   Safe and reliable digital-based            mechanisms
                                                          financing products and services      •     Provision of safe and reliable
                                                                                                     financing products
                                                                                               •     Enforcement of anti-corruption and
                                                                                                     anti-fraud policies
                                                                                               •     Protection of debtor data security



Mitra Kerja/Pemasok              Ketergantungan       •   Perjanjian kerja sama/ kontrak       •     Transparansi informasi terkait
                                                          pengadaan barang dan jasa                  mekanisme proses pengadaan
                                                      •   Komunikasi dengan pemasok/mitra      •     Penerapan proses pengadaan yang
                                                          kerja                                      adil dan sesuai ketentuan
                                                      •   Penandatanganan pakta integritas     •     Pengadaan yang bebas konflik
                                                                                                     kepentingan
                                                                                               •     Penerapan sistem manajemen anti
                                                                                                     penyuapan

Business Partners/               Dependence           •   Cooperation agreements/contracts     •     Transparency regarding
Suppliers                                                 for the procurement of goods and           procurement process mechanisms
                                                          services                             •     Implementation of fair and
                                                      •   Communication with suppliers/              compliant procurement processes
                                                          business partners                    •     Procurement free from conflicts of
                                                      •   Signing of integrity pacts                 interest
                                                                                               •     Application of an anti-bribery
                                                                                                     management system



Masyarakat Lokal                 Pengaruh,            •   Pelaksanaan program tanggung         •     Hubungan yang harmonis dan
                                 Tanggung Jawab           jawab sosial dan lingkungan (TJSL)         kondusif dengan masyarakat sekitar
                                                      •   Penyaluran produk dan layanan        •     Dukungan bagi pemberdayaan dan
                                                          yang mendukung inklusi keuangan            pengembangan masyarakat
                                                      •   Kemudahan akses produk dan           •     Penyediaan produk dan layanan
                                                          layanan bagi masyarakat                    yang lebih aksesibel
                                                                                               •     Literasi dan inklusi keuangan

Local Communities                Influence,           •   Implementation of social and         •     Harmonious and conducive
                                 Responsibility           environmental responsibility               relationships with local communities
                                                          programs (TJSL)                      •     Support for community
                                                      •   Distribution of products and               empowerment and development
                                                          services that support financial      •     Provision of more accessible
                                                          inclusion                                  products and services
                                                      •   Ease of access to products and       •     Financial literacy and inclusion
                                                          services for the community




2025 Laporan Tahunan                                                 226                           PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 226
Permasalahan Terhadap Penerapan                                     Challenges in the Implementation of
Keuangan Berkelanjutan [POJK 51-E.5]                                Sustainable Finance [POJK 51-E.5]
Perseroan menghadapi beberapa kendala dalam                         The Company encounteres a number of constraints
menerapkan keuangan berkelanjutan, yang secara                      in implementing sustainable finance, which are
khusus diuraiakan berdasarkan program RKAB 2025                     specifically outlined based on the 2025 RKAB program
yang diimplementasikan sebagai berikut:                             which is implemented as follows:



          Program RKAB                                           Tantangan dan Rencana Kedepan
          RKAB Program                                             Challenges and Future Plans

 Pengembangan Core System            a.   Tantangan kedepan adalah kemampuan dari core system tersebut dalam mengikuti
                                          perkembangan proses bisnis Perseroan di masa yang akan datang.
                                     b.   Kecepatan dari core system itu sendiri dalam penyesuaian untuk mengikuti
                                          perubahan bisnis Perseroan.

 Core System Development             a.   Upcoming challenges include the ability of the core system to keep pace with the
                                          Company’s business process developments in the future.
                                     b.   The speed of the core system in adapting to changes in the




 Penyempurnaan Struktur              Tantangan ke depan terkait Struktur Organisasi adalah kemampuan dari setiap pejabat
 Organisasi Perusahaan               dalam organisasi dalam mencapai Visi dan Misi Perseroan untuk menghadapi situasi dan
                                     kondisi ekonomi di masa yang akan datang.

                                     Perseroan senantiasa mengevaluasi setiap individu di Perseroan melalui Penilaian Kinerja
                                     Karyawan (KPI) yang dilakukan setiap tahun. Selain itu, Perseroan melakukan upaya
                                     untuk setiap karyawan agar dapat mengembangkan kompetensi sekaligus potensinya
                                     melalui program-program pengembangan karyawan seperti workshop, pelatihan, dan
                                     training.

 Improvement of the Company’s        The future challenge related to organizational structure is the capability of each official
 Organizational Structure            within the organization to achieve the Company’s Vision and Mission in facing future
                                     economic situations and conditions.

                                     The Company consistently highlights each individual through its annual Employee
                                     Performance Assessment (KPI). Furthermore, the Company strives to empower each
                                     employee to develop their competencies and potential through employee development
                                     programs such as workshops, training, and coaching.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                       227                                                 Annual Report 2025
Page 227
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Upaya Reliance Finance Membangun
Budaya Keberlanjutan                                                [POJK51-F.1]

Reliance Finance’s Initiatives to Build a Sustainability Culture

Perseroan senantiasa berupaya membangun budaya               The Company consistently strives to build a culture of
keberlanjutan di Perseroan dengan melibatkan organ-          sustainability by involving relevant organizational units
organ terkait dalam menyusun RKAB, sehingga organ            in the preparation of the Sustainable Finance Action
tersebut dapat secara langsung memahami urgensi              Plan (RAKB), enabling them to directly understand
dari penerapan prinsip keberlanjutan. Penyusunan             the urgency of implementing sustainability principles.
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan tahun 2025 ini           The preparation of the 2025 RAKB adheres to the
berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan             Financial Services Authority Regulation Number 51/
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan             POJK.03/2017 concerning the Implementation of
Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten             Sustainable Finance for Financial Service Institutions,
dan Perusahaan Publik dengan kerangka pembuatan              Issuers, and Public Companies, following the
sesuai dengan Lampiran 1 peraturan tersebut.                 framework outlined in Appendix 1 of the regulation. The
Penyusunan RAKB dilakukan melalui 6 tahapan, di              RAKB preparation involves six stages, comprising:
antaranya:
a) Penentuan Visi dan Misi Perseroan                         a)   Determination of Company Vision and Mission
    Visi dan Misi Perseroan ditentukan pada Bulan                 The Company’s Vision and Mission were
    November 2025 dilakukan oleh Direksi Perseroan                established in November 2025 by the Board of
    dengan melibatkan para Kepala Divisi. Penentuan               Directors with the involvement of Division Heads.
    visi dan misi ini juga untuk mendukung Rencana                This determination also supports the Company’s
    Bisnis Perusahaan di tahun 2026.                              Business Plan for 2026.
b) Penetapan Strategi Bisnis Perusahaan                      b)   Establishment of Company Business Strategy
    Setelah Visi dan Misi Perseroan ditetapkan,                   After setting the Company vision and mission,
    kemudian manajemen menentukan kondisi                         management        assesses     the     Company’s
    internal Perseroan di mana dianalisa kekuatan                 internal conditions, analyzing its strengths and
    dan kekurangan yang ada di Perusahaan.                        weaknesses. Additionally, management evaluates
    Selain menganalisa kondisi internal Perseroan,                the external situation by identifying market
    manajemen juga menilai situasi eksternal di mana              opportunities yet also the competitive threats.
    Perseroan mencoba mengetahui peluang-peluang                  Based on such internal and external analysis, the
    pasar yang dapat diambil namun juga ancaman                   Company sets its Business Strategy for 2026.
    dari pesaing Perseroan. Berdasarkan kondisi
    Analisa kondisi internal dan eksternal tersebut,
    Perseroan menetapkan Strategi Bisnis di tahun
    2026.
c) Pembuatan Rencana Bisnis Perseroan                        c)   Development of Company Business Plan
    Berdasarkan strategi Perseroan tersebut, maka                 Based on the strategy, the Company’s Business
    disusun Rencana Bisnis Perseroan tahun 2026 pada              Plan for 2026 was drafted in November 2025 by the
    bulan November 2025 oleh Bisnis Development,                  Business Development division, with involvement
    dengan melibatkan Bagian Risk Management dan                  from Risk Management and Compliance divisions.
    Bagian Compliance di Perseroan. Penyusunan                    The plan also references the Financial Services
    Rencana Bisnis juga mengacu pada Peraturan                    Authority Regulation Number 24/POJK.05/2019
    Otoritas Jasa Keuangan Nomor 24/POJK.05/2019.




2025 Laporan Tahunan                                   228                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 228
d) Penentuan Prioritas Program RAKB                              d) Determination of RAKB Program Priorities
   Berdasarkan Rencana Bisnis yang akan dilakukan                   Based on the Business Plan to be implemented
   pada tahun 2026, maka prioritas program                          in 2026, the priority programs for the Sustainable
   untuk RAKB ditentukan oleh Direksi Perseroan                     Finance Action Plan (RAKB) are determined by the
   dengan melibatkan Division dan Departement                       Company’s Board of Directors with the involvement
   Head di Perseroan. Penentuan Prioritas ini juga                  of Division and Department Heads. This
   berpedoman pada POJK Nomor 51/POJK.03/2017.                      prioritization also refers to the Financial Services
   Berdasarkan pertimbangan dari manajemen maka                     Authority Regulation Number 51/POJK.03/2017.
   diputuskan urutan prioritas program RAKB seperti                 Based on management’s considerations, the
   yang dijelankan pada poin nomor 4.                               sequence of priority RAKB programs has been
                                                                    decided as outlined in point number 4.
e)   Penentuan Alokasi Sumber Daya dalam                         e) Allocation of Resources for RAKB Implementation
     pelaksanaan Program RAKB                                       Once program priorities are determined, allocation
     Setelah ditentukan prioritas dari program RAKB                 of budgets, resources, and cooperation partners is
     maka ditentukan juga pengalokasian biaya, sumber               assigned to the involved divisions or departments
     daya dan mitra-mitra kerjasama oleh Divisi/                    for each RAKB activity planned for 2026.
     Departemen yang terlibat dari setiap aktivitas dari
     program RAKB tahun 2026.
f)   Penyusunan RAKB dan Pengesahaan RAKB                        f)   Preparation and Approval of RAKB
     Setelah semua tahapan diatas, maka disusunlah                    Following all previous stages, the Company’s
     RAKB Perseroan tahun 2026 dengan berpedoman                      2026 RAKB is finalized in accordance with OJK
     pada peraturan dari OJK. Pengesahan dari RAKB                    regulations. The RAKB was approved on November
     pada tanggal 30 November 2025. Penyusunan                        30, 2025. Its preparation was conducted by
     dilakukan oleh bagian Bisnis Development dengan                  Business Development with Risk Management
     melibatkan Bagian Risk Management dan Bagian                     and Compliance, and subsequently ratified by the
     Compliance dan kemudian dilakukan pengesahan                     Company’s Directors and Commissioners.
     oleh Direktur dan Komisaris Perseroan.



Kinerja Ekonomi Keberlanjutan                                                                    [POJK 51-F.2, F.3]

Sustainable Economic Performance

Sebagai perusahaan di industri jasa keuangan,                    As a company in the financial services industry,
pencapaian kinerja ekonomi merupakan faktor penting              achieving economic performance is a critical factor
dalam menentukan kelangsungan serta pengembangan                 for the continuity and growth of the business. Reliance
bisnis Perseroan. Reliance Finance memiliki tanggung             Finance holds responsibility for achieving economic
jawab dalam mencapai kinerja ekonomi demi                        performance to provide added value for stakeholders.
memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.               Furthermore, the Company is committed to supporting
Selain itu, Perseroan juga memiliki tanggung jawab               financial literacy and inclusion, realized through
dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan, yang              its offered financial products and services. Hence,
salah satunya diwujudkan melalui produk dan layanan              economic performance is a key material topic in the
keuangan yang diberikan. Oleh karena itu, kinerja                Company’s sustainability performance.
ekonomi menjadi salah satu topik material utama dalam
kinerja keberlanjutan Perseroan.

Dalam pencapaian kinerja ekonomi, Perseroan                      To achieve economic performance, the Company sets
menetapkan strategi serta target pencapaian                      strategies and performance targets annually. These
kinerja setiap tahunnya. Strategi dan target tersebut            strategies and targets guide management in meeting
kemudian menjadi acuan bagi manajemen dalam                      their respective goals and responsibilities. Beyond
memenuhi sasaran dan tanggung jawabnya masing-                   target setting, economic performance is regularly
masing. Selain melalui penetapan target dan sasaran,             monitored and evaluated through financial reports
pengawasan serta evaluasi kinerja ekonomi dilakukan              and audit results. These evaluations are discussed
secara berkala melalui laporan keuangan dan hasil                in meetings of the Board of Commissioners and
audit laporan keuangan. Hasil evaluasi tersebut menjadi          Directors and presented during the General Meeting of
materi pembahasan dalam rapat Dewan Komisaris                    Shareholders.
dan Direksi, dan juga dalam penyelenggaraan RUPS
kepada pemegang saham.


PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                     229                                         Annual Report 2025
Page 229
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Pencapaian Kinerja Ekonomi                                                    Economic Performance Achievement

Secara keseluruhan, realisasi kinerja ekonomi                                 Overall, the Company’s economic performance has
Perseroan meningkat dengan dan melampaui target                               improved and exceeded the set targets. The Company’s
yang telah ditetapkan. Pendapatan Perseroan tercatat                          revenue increased by 71%, amounting to Rp8 billion
meningkat 71% yakni sebesar Rp8 miliar dibandingkan                           compared to Rp12 billion in the previous year.
tahun sebelumnya sebesar Rp12 miliar.



                                                                            Informasi Keuangan
                                           Informasi Keuangan
                                                                        Audited 31 Desember 2025
          Uraian                        Audited 31 Desember 2024                                    Rencana 2026      Rencana 2027
                                                                              Audited Financial
        Description                     Audited Financial Information                                 2026 Plan         2027 Plan
                                                                         Information December 31,
                                            December 31, 2024
                                                                                    2025



Gross Financing                                 Rp662 miliar                   Rp568 miliar         Rp972 miliar      Rp1.245 miliar
Receivable                                      Rp662 billion                  Rp568 billion        Rp972 billion     Rp1,245 billion



                                                Rp20 miliar                    Rp19 miliar           Rp44 miliar       Rp60 miliar
Profit Before Tax
                                                Rp20 billion                   Rp19 billion          Rp44 billion      Rp60 billion



Non Perfoming Loan (NPL)                           1,64%                          1,60%                 1,75%              1,5%




Net Interest Margin (NIM)                           6,1%                          5,0%                  8,7%              8,8%


Biaya Operasional
dibandingkan Pendapatan
Operasional (BOPO)                                  74%                           74,4%                 65%                65%
Operating Expenses to
Operating Income (BOPO)


Gearing Ratio                                       1,71x                         1,84x                 2,15x             2,50x




Return on Equity (ROE)                             6,3%                           5,5%                  10,7%             12,8%




Return on Asset (ROA)                              2,2%                           1.94%                 3,5%              3,7%




2025 Laporan Tahunan                                                    230                     PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 230
Perbandingan Target dan Kinerja                                 Comparison of Targets and
Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan                         Performance in Production, Portfolio,
atau Investasi, Pendapatan dan Laba                             Financing or Investment Targets,
Rugi Tahun 2025 [POJK 51-F.2, F.3]                              Revenue, and Profit and Loss for the Year
                                                                2025 [POJK 51-F.2, F.3]

      Kinerja Ekonomi                     Target 2025                          Realisasi 2025
   Economic Performance                   Target 2025                         Realization 2025

 Aset Produktif | Productive Assets

 Total Aset
                                              1.133.397                              771.151
 Total Assets
 Pendapatan
                                              859.144                                76.581
 Revenue
 Beban Operasional
                                               36.427                                57.611
 Operating Expenses
 Laba Bersih
                                               17.519                                14.737
 Net Profit

 Rasio Kinerja | Performance Ratios
 Non Perfoming Loan (NPL)                      1,75%                                 1,60%

 Return on Asset (ROA)                         3,5%                                  1,94%

 Return on Equity (ROE)                        10,7%                                  5,5%

 Net Interest Margin (NIM)                     8,7%                                  5,0%

 Rasio Efisiensi (BOPO)
                                                62%                                  74,4%
 Efficiency Ratio (BOPO)




Kinerja Produk yang Memenuhi                                    Performance of Products Supporting
Keberlanjutan [POJK 51-F.3]                                     Sustainability [POJK 51-F.3]

                                     Kinerja Ekonomi                                           Target 2025
                                  Economic Performance                                         Target 2025
 Penyaluran Dana untuk UMKM
                                                                                               403.450.605
 Disbursement of Funds for MSMEs

 Rincian Penyaluran Dana UMKM berdasarkan Sektor: | Breakdown of MSME Fund Disbursement by Sector:


 Pertanian, Kehutanan, Perikanan
                                                                                                167.679.984
 Agriculture, Forestry, and Fisheries

 Transportasi, Pengangkutan, dan Komunikasi
                                                                                                      -
 Transportation, Freight, and Communication

 Industri Pengolahan
                                                                                                 1.399.385
 Manufacturing Industry

 Keuangan dan Jasa Perusahaan
                                                                                                      -
 Finance and Business Services

 Bangunan dan Konstruksi
                                                                                                      -
 Construction and Building




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    231                                        Annual Report 2025
Page 231
        Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
        Corporate Social Responsibility




                                             Kinerja Ekonomi                                         Target 2025
                                          Economic Performance                                       Target 2025
Pertambangan dan Pergalian
                                                                                                            -
Mining and Quarrying

Listrik, Gas dan Air Bersih
                                                                                                            -
Electricity, Gas, and Clean Water

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
                                                                                                            -
Accommodation and Food Services

Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
                                                                                                       32.953.064
Health Services and Social Activities

Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi, dan Perawatan Mobil
                                                                                                       201.418.064
Wholesale and Retail Trade, Repair, and Vehicle Maintenance

Jasa Lainnya
                                                                                                            -
Other Services



Perbandingan Portofolio dan Inovasi                                 Comparison of Sustainable Finance
Keuangan Berkelanjutan [POJK 51-F.3]                                Portfolio and Innovation [POJK 51-F.3]

Sesuai dengan visi Perseroan untuk menjadi                          In line with the Company’s vision to become a leading
perusahaan pembiayaan digital terdepan untuk semua                  digital financing company for all financing products
produk pembiayaan bagi konsumen berpenghasilan                      targeting lower middle-income consumers and
menengah ke bawah dan UMKM, Perseroan telah                         MSMEs, the Company is committed to supporting
berkomitmen untuk mendukung pembiayaan UMKM                         MSME financing as a driver of the real sector economy.
sebagai pendukung ekonomi sektor riil. Hingga 31                    As of December 31, 2025, financing disbursed to
Desember 2025, penyaluran pembiayaan kepada                         MSMEs amounted to Rp … billion. The following is a
UMKM tercatat sebesar Rp … miliar. Berikut ini rincian              comparison of the MSME portfolio by sector over the
perbandingan portofolio UMKM per sektor selama 2                    past two fiscal years:
(dua) tahun buku terakhir:


Perbandingan Portofolio UMKM Per                                    Comparison of MSME Portfolio by Sector
Sektor 2024 – 2025                                                  2024 – 2025

                                     Sektor Pembiayaan UMKM
  No.
                                      MSME Financing Sector
                                                                                     2025                       2024

            Pertanian, Kehutanan, Perikanan
    1                                                                                  5.0                      7.08
            Agriculture, Forestry, and Fisheries

            Transportasi, Pengangkutan, dan Komunikasi
   2                                                                                    -                        -
            Transportation, Freight, and Communication

            Industri Pengolahan
   3                                                                                   6.7                      0.58
            Manufacturing Industry

            Keuangan dan Jasa Perusahaan
   4                                                                                    -                        -
            Finance and Business Services

            Bangunan dan Konstruksi
   5                                                                                    -                        -
            Construction and Building

            Pertambangan dan Pergalian
   6                                                                                    -                        -
            Mining and Quarrying

            Listrik, Gas dan Air Bersih
   7                                                                                    -                        -
            Electricity, Gas, and Clean Water




2025 Laporan Tahunan                                          232                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 232
                           Sektor Pembiayaan UMKM
  No.
                            MSME Financing Sector
                                                                                2025                    2024

          Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
   8                                                                               -                       -
          Accommodation and Food Services

          Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
   9                                                                               -                       -
          Health Services and Social Activities

          Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi, dan Perawatan Mobil
   10                                                                             8.3                    1.09
          Wholesale and Retail Trade, Repair, and Vehicle Maintenance

          Jasa Lainnya
   11                                                                             115.9                   4.9
          Other Services

          Jumlah
                                                                                 135.9                   13.66
          Total




Literasi dan Inklusi Keuangan                                  Financial Literacy and Inclusion

Selama tahun 2025, Perseroan telah mengadakan                  During 2025, the Company conducted literacy
kegiatan     peningkatan   literasi  berupa    inklusi         enhancement activities in the form of financial
keuangan, seperti pengenalan produk pembiayaan                 inclusion programs, including the introduction of
yaitu Supply Chain Financing kepada mitra dengan               financing products such as Supply Chain Financing to
menggunakan metode syariah. Untuk itu, Perseroan               partners using sharia principles. For this purpose, the
                                                               Company collaborated with Pupuk Indonesia for the
bekerja sama dengan Perusahaan Pupuk Indonesia
                                                               Agrosolution Program. Farmers involved in the program
untuk Program Agrosolution. Petani yang terlibat
                                                               were provided with intensive assistance regarding
diberikan pendampingan intensif mengenai budidaya
                                                               crop cultivation, the application of modern agricultural
tanaman, aplikasi teknologi pertanian mutakhir, akses          technology, access to financing through financing
permodalan dengan perusahaan pembiayaan dan                    companies, and harvest offtake arrangements.
offtake hasil panen.




Kinerja Lingkungan Hidup                                                        [POJK 51-F.4-F.15]

Environmental Performance

Upaya Perseroan dalam menggenapi kinerja                       The Company’s efforts to fulfill sustainability
keberlanjutan juga diupayakan dalam membangun                  performance also include fostering an environmentally
budaya ramah lingkungan. Kinerja keberlanjutan                 friendly culture. Reliance Finance’s sustainability
Reliance Finance berfokus pada penerapan prinsip               performance focuses on implementing environmentally
berwawasan lingkungan (green office) melalui efisiensi         conscious principles (green office) through efficiency
penggunaan energi, air, material atau bahan baku,              in energy, water, and material/raw material usage,
pengelolaan limbah, dan pengurangan emisi gas                  waste management, and reduction of greenhouse gas
rumah kaca (GRK).                                              (GHG) emissions.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                   233                                          Annual Report 2025
Page 233
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Penghematan dan pengelolaan energi merupakan                    Energy savings and management are crucial,
hal yang penting, mengingat bahwa kegiatan                      considering the Company’s operational activities rely
operasional Perseroan mengandalkan penggunaan                   heavily on electronic devices, including electricity and
perangkat elektronik, termasuk penggunaan listrik               other building needs. Energy conservation is carried
dan kebutuhan gedung lainnya. Penghematan energi                out to reduce costs while simultaneously minimizing
dilakukan guna menghemat biaya yang dikeluarkan                 the environmental footprint generated from operational
sekaligus mengurangi jejak lingkungan (footprint) yang          activities.
ditimbulkan dari kegiatan operasional.

Perseroan     berkomitmen      mendukung       dan              The Company is committed to supporting and
menerapkan kegiatan operasional yang mendukung                  implementing operational activities that promote
keberlangsungan dan kelestarian lingkungan hidup.               environmental sustainability and preservation. This
Hal ini mengacu pada UU No. 32 Tahun 2009 tentang               commitment refers to Law No. 32 of 2009 concerning
perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan. Berikut ini            Environmental Protection and Management. The
merupakan rincian program-program Perseroan yang                following are details of the Company’s environmentally
berwawasan lingkungan:                                          conscious programs:



Penggunaan Material Ramah                                       Use of Environmentally Friendly
Lingkungan Melalui Kampanye Green                               Materials Through the Green Office
Office [POJK 51-F.5]                                            Campaign [POJK 51-F.5]

Kegiatan operasional Perseroan sebagian besar adalah            The Company’s operational activities are mostly
bersifat administratif, sehingga bahan baku utama               administrative, with paper as the primary raw material
yang digunakan adalah kertas. Untuk mengurangi                  used. To reduce paper consumption, the Company
penggunaan kertas, Perseroan menerapkan konsep                  implements a paperless concept, gradually shifting
paperless, di mana kegiatan administratif secara                administrative activities to digital documents. Besides
bertahap beralih ke dokumen digital. Selain kegiatan            administrative correspondence, the digitalization
administratif berupa surat-menyurat, penerapan                  applied by the Company also reduces paper use,
digitalisasi yang diterapkan Perseroan turut mengurangi         especially in financing products and services for
penggunaan kertas, khususnya dalam produk dan                   debtors.
layanan pembiayaan bagi debitur.

Selain itu, dalam mendukung kegiatan operasional                Additionally, to support environmentally friendly
yang berwawasan lingkungan, Perseroan menerapkan                operations, the Company runs a green office
kampanye green office. Kampanye ini dilakukan untuk             campaign. This campaign aims to socialize and
mensosialisasikan dan mengedukasi agar seluruh                  educate all Company personnel to actively support
insan Perseroan turut mendukung penerapan aktivitas             environmentally conscious operational activities. The
operasional yang ramah lingkungan. Adapun kegiatan              initiatives encompass:
yang dilakukan antara lain sebagai berikut:
• Melakukan efisiensi penggunaan energi listrik                 •   Efficient use of electrical energy by using eco-
    dengan menggunakan alat elektronik ramah                        friendly electronic devices and operating them
    lingkungan serta pemakaian sesuai kebutuhan;                    according to actual needs;
• Mengimbau penghematan penggunaan air di titik-                •   Encouraging water conservation at specific
    titik tertentu, serta mengurangi pemakaian gelas                points and reducing disposable cup usage by
    sekali pakai dengan menggunakan sistem refill;                  implementing a refill system;
• Memanfaatkan kertas bekas untuk kegiatan                      •   Reusing waste paper for operational activities;
    operasional;
• Mengganti ampu bohlam menjadi LED; dan                        •   Replacing incandescent bulbs with LED lighting;
                                                                    and
•   Penerapan konsep optimalisasi resapan air hujan.            •   Implementing rainwater absorption optimization
                                                                    concepts.




2025 Laporan Tahunan                                      234                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 234
Biaya Lingkungan Hidup [POJK 51-F.4]                                 Environmental Costs [POJK 51-F.4]
Selama 2025, biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan                   During 2025, the costs incurred by the Company
terkait lingkungan hidup adalah sebesar Rp6,2 juta,                  related to environmental matters amounted to Rp6.2
yang mencakup:                                                       million, which take account of:


                           Uraian                                                          Biaya (Rupiah)
                         Description                                                       Costs (Rupiah)
 Konsumsi Energi (Listrik)
                                                                                               127.025.763
 Energy Consumption (Electricity)
 Konsumsi Bahan Bakar (BBM)
                                                                                                23.116.032
 Fuel Consumption (BBM)
 Konsumsi Air
                                                                                                9.530.561
 Water Consumption
 Penggunaan Bahan Baku (Kertas)
                                                                                                 950.000
 Raw Material Usage (Paper)
 Kegiatan TJSL di Bidang Lingkungan
                                                                                                6.200.000
 CSR Activities in Environmental Sector

 Jumlah
 Total


Pengelolaan Dan Efisiensi Energi                                     Energy Management And Efficiency
[POJK 51-F.6-F.7, ESG Metrics E-03]                                  [POJK 51-F.6-F.7, ESG Metrics E-03]

Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan aktivitas                     To support smooth operational activities, the
operasional, Perseroan menggunakan energi listrik                    Company uses electrical energy intended for lighting
yang ditujukan untuk penerangan dan penunjang                        and supporting electronic office equipment, such
peralatan kantor yang bersifat elektronik, seperti                   as laptops, computers, elevators, and others. The
laptop, komputer, lift, dan lain-lain. Berikut ini informasi         following information demonstrates the electricity
tentang penggunaan energi listrik di Perseroan selama                consumption at the Company over the past 3 (three)
3 (tiga) tahun terakhir:                                             years:


               Keterangan                             Satuan
               Description                             Unit
                                                                              2025                     2024                    2023

                                                         kWh                127.025.763              151.292.600           149.403.923
                Energi Listrik
                 Electricity
                                                     Giga Joule                69.542                  80.375                  71.610



Adapun dalam upaya mengurangi ketergantungan                         In an effort to reduce dependence on the use of
terhadap penggunaan energi listrik, Perseroan                        electrical energy, the Company has taken the initiative
berinisiatif untuk melakukan program efisiensi energi,               to implement an energy efficiency program, namely as
yaitu sebagai berikut:                                               follows:


                                                                                                           Penyesuaian suhu pendingin
                                         Penggunaan konsep             Penggunaan pendingin             ruangan sesuai jumlah orang yang
                                     paperless untuk mengurangi
      Penggunaan lampu LED                                          ruangan berteknologi inverter             menempati ruangan.
                                      pencetakan/printing bekas
        Use of LED lighting                                         Use of inverter technology air           Adjusting air conditioner
                                    Implementation of a paperless            conditioners                  temperature according to the
                                      concept to reduce printing                                         number of occupants in the room




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                         235                                                      Annual Report 2025
Page 235
         Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
         Corporate Social Responsibility




Pengelolaan dan Efisiensi Air                                  Water Management and Efficiency
[POJK 51-F.8, ESG Metrics E-04]                                [POJK 51-F.8, ESG Metrics E-04]


Konsumsi Air 2023-2025 | Water Consumption 2023-2025


                     Keterangan                Satuan
                     Description                Unit
                                                                      2025               2024               2023

 Air
                                                  M3                    407               277                265
 Water


Perseroan menggunakan air untuk kebutuhan                      The Company uses water to support operational
penunjang aktivitas operasional, seperti untuk                 activities such as for bathrooms, handwashing,
keperluan kamar mandi, cuci tangan, pelaksanaan                worship activities, and others. The water sources
ibadah, dan lain sebagainya. Air yang digunakan                are groundwater and water supplied by the Regional
Perseroan bersumber dari air tanah dan air dari                Drinking Water Company (PDAM).
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Adapun inisiatif-inisiatif terkait pengelolaan dan             The initiatives related to water management and
efisiensi air yang dilakukan Perseroan, di antaranya:          efficiency undertaken by the Company are comprising:
1. Mengontrol penggunaan air secara ketat;                     1. Strict control of water usage;
2. Menggunakan tipe kran tekan dan mengganti                   2. Using push-type faucets and gradually replacing
     secara bertahap kran lama; dan                                 old faucets; and
3. Melakukan imbauan kepada karyawan untuk                     3. Encouraging employees to use water responsibly
     disiplin dan bijak dalam menggunakan air melalui               and wisely through text media placed in relevant
     media teks di tempat-tempat terkait.                           locations.


Keanekaragaman Hayati [POJK 51-F.9]                            Biodiversity [POJK 51-F.9]

Hingga saat ini, lokasi Perseroan tidak berada dalam           Hingga saat ini, lokasi Perseroan tidak berada dalam
wilayah konservasi atau memiliki keanekaragaman                wilayah konservasi atau memiliki keanekaragaman
hayati, serta tidak menjalankan kegiatan operasional           hayati, serta tidak menjalankan kegiatan operasional
yang berkaitan dengan alam. Oleh karena itu, Perseroan         yang berkaitan dengan alam. Oleh karena itu, Perseroan
tidak diwajibkan untuk melakukan aktivitas konservasi          tidak diwajibkan untuk melakukan aktivitas konservasi
keanekaragaman hayati.                                         keanekaragaman hayati.



Pengendalian Emisi                                             Emission Control
[POJK 51-F.11-F.12, ESG Metrics E-01-E-02]                     [POJK 51-F.11-F.12, ESG Metrics E-01-E-02]

Dalam rangka mengurangi jejak emisi yang dihasilkan            To reduce the emission footprint generated from
dari kegiatan operasional, Perseroan menerapkan                operational activities, the Company implemented
sistem kerja dari rumah selama pandemi untuk                   a work-from-home system during the pandemic to
mengurangi jumlah penggunaan dan frekuensi                     reduce employee commuting frequency. For remote
karyawan bertransportasi. Untuk pertemuan jarak                meetings, the Company uses online meetings to
jauh, Perseroan menerapkan pertemuan secara                    minimize travel. The Company also conducts regular
daring untuk mengurangi transportasi. Perseroan                vehicle maintenance and uses fuel according to vehicle
juga melakukan pemeliharaan kendaraan secara rutin             specifications.
serta menggunakan bahan bakar sesuai spesifikasi
kendaraan.




2025 Laporan Tahunan                                     236                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 236
Kendati aktivitas operasional Perseroan tidak                   Although the Company’s operational activities do
menghasilkan emisi dalam jumlah yang progresif,                 not produce emissions in progressive amounts, the
namun Perseroan tetap berupaya turut serta dalam                Company remains striving to participate in controlling
mengendalikan penggunaan emisi yang dihasilkan,                 the use of the emissions produced, some of which are
beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:                   as follows:
1. Menghemat penggunaan energi listrik dan BBM;                 1. Saving electricity and fuel consumption;
2. Melakukan perawatan kendaraan operasional                    2. Regular maintenance of operational vehicles;
   secara berkala;
3. Melakukan efisiensi dalam penggunaan BBM;                    3.   Fuel efficiency improvements;
4. Merawat mesin pengatur udara (AC) dengan                     4.   Maintaining air conditioning systems using
   menggunakan bahan yang ramah lingkungan; dan                      environmentally friendly substances; and
5. Mengikuti kegiatan penghijauan yang diadakan                 5.   Participating in greening activities held internally
   secara internal maupun bekerja sama dengan                        and in cooperation with external parties.
   pihak eksternal.

Pengelolaan Limbah dan Efluen                                   Waste and Effluent Management
[POJK 51-F.13-F.14, ESG Metrics E-05]                           [POJK 51-F.13-F.14, ESG Metrics E-05]

Limbah dan efluen yang dihasilkan oleh Perseroan                The waste and effluent generated by the Company
berasal dari aktivitas perkantoran dan bersifat                 originate from office activities and are administrative
adminstratif, seperti kertas bekas, tinta bekas, sampah         in nature, such as used paper, used ink, employee
bekas makan siang karyawan, hingga limbah cair dari             lunch waste, and liquid waste from domestic activities.
aktivitas domestik. Untuk mengelola limbah domestik,            To manage domestic waste, the Company separates
Perseroan melakukan pemisahan antara sampah                     organic and non-organic waste to facilitate the
organik dan sampah non-organik dalam rangka                     processing of the waste/sewage generated.
memudahkan pengolahan sampah/limbah yang
dihasilkan.

Selain itu, dikarena aktivitas operasional Perseroan            Furthermore, due to the Company’s operational
tidak menghasilkan limbah dalam bentuk cair atau                activities which do not generate significant amounts
padat dalam jumlah yang besar, jumlah limbah yang               of liquid or solid waste, the amount of waste disposed
dibuang tidak relevan sebagai tolak ukur dalam                  of is not relevant as a benchmark for the Company’s
operasional Perseroan dan juga tidak dapat diukur.              operations and cannot be measured. Therefore,
Dengan demikian, dalam laporan ini Reliance Finance             Reliance Finance does not disclose the amount of
tidak mengungkapkan jumlah limbah ataupun efluen                waste or effluent generated in quantitative terms in
yang dihasilkan dalam bentuk kuantitatif.                       this report.

Komitmen Perseroan untuk Mencapai                               Company Commitment to Achieve Net
Target Net Zero Emission dan Emisi Gas                          Zero Emission and Greenhouse Gas
Rumah Kaca [ESG Metrics E-06 & E-07]                            Emission Reduction [ESG Metrics E-06 & E-07]
Kendati kegiatan operasional Perseroan secara                   Although the Company’s operational activities do not
langsung tidak memiliki dampak negatif terhadap                 directly have negative environmental impacts, the
lingkungan, namun Perseroan tetap selalu memastikan             Company always ensures that every strategic policy
bahwa setiap kebijakan strategis yang diambil tetap             taken complies with applicable laws and regulations,
berada pada koridor peraturan perundang-undangan                including environmental regulations. As a company
yang berlaku, dalam hal ini termasuk peraturan                  in the digital technology industry, the Company’s
mengenai lingkungan. Sebagai perusahaan yang                    commitment to net zero emissions and greenhouse
bergerak di industri teknologi digital, komitmen                gas reduction is realized through optimizing digitization
Perseroan terhadap target net zero emission dan                 in business activities, such as reducing paper usage,
pengurangan emisi gas rumah kaca diwujudkan                     energy efficiency via energy-saving lights and
melalui optimalisasi digitalisasi dalam kegiatan                electronics, limiting business travel and replacing it
bisnis, seperti pengurangan penggunaan kertas,                  with teleconferencing, and implementing a green office
efisiensi listrik melalui lampu dan alat elektronik             concept at the Company’s operational office areas.
hemat energi, pembatasan perjalanan bisnis dan
menggantikannya dengan komunikasi langsung jarak
jauh (teleconference), mulai menerapkan konsep green
office di area kantor operasional Perseroan.



PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                    237                                           Annual Report 2025
Page 237
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Tumpahan yang Terjadi [POJK 51-F.15]                          Spills that Occurred [POJK 51-F.15]

Aktivitas operasional tidak terkait dengan penggunaan         Operational activities are not directly related to the use
sumber daya alam secara langsung, sehingga informasi          of natural resources; therefore, this information is not
tersebut tidak relevan diungkapkan dalam laporan ini.         relevant to disclose in this report.


Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup                            Environmental Complaints [POJK 51-F.16]
[POJK 51-F.16]

Meski    kegiatan   operasional  Perseroan   tidak            Although the Company’s operational activities do
bersinggungan langsung dengan lingkungan hidup,               not directly impact the environment, the Company
Perseroan tetap menerapkan kepatuhan terhadap                 remains to adhere to environmental regulations and
peraturan dan ketentuan lingkungan. Kepatuhan                 provisions. The Company’s environmental compliance
Perseroan terhadap aspek lingkungan berdampak                 has had a positive impact, with no complaints related
positif dengan tidak terdapatnya pengaduan terkait            to environmental non-compliance caused by the
ketidakpatuhan lingkungan yang disebabkan oleh                Company during 2025.
Perseroan selama tahun 2025.

Namun demikian, Perseroan membuka kesempatan                  Nevertheless, the Company provides an opportunity
bagi para pemangku kepentingan apabila ingin                  for stakeholders to report any complaints related to
melaporkan segala bentuk pengaduan terkait masalah            environmental issues through:
lingkungan hidup melalui:

Telepon : 021-2119 2288                                       Phone    : 021-2119 2288
Fax     : 021-2119 2565                                       Fax      : 021-2119 2565
E-mail : corsec@reliance-finance.com                          E-mail   : corsec@reliance-finance.com




Kinerja Sosial Masyarakat
Community Social Performance


Komitmen Perseroan Memberikan                                 Commitment of the Company to Provide
Layanan atas Produk dan Jasa yang                             Equal Services for Products and Services
Setara Kepada Konsumen [POJK 51-F.17]                         to Consumers [POJK 51-F.17]

Perseroan berkomitmen untuk menyediakan layanan               The Company is committed to providing financing
pembiayaan kepada seluruh mitra secara adil dan               services to all partners fairly and equally, regardless of
setara, tanpa memandang latar belakang, golongan,             background, group, race, ethnicity, or religion of each
ras, suku, dan agama dari masing-masing mitra.                partner.




2025 Laporan Tahunan                                    238                       PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 238
Praktik Ketenagakerjaan, Kesehatan,                           Employment, Health, and Safety
dan Keselamatan Kerja                                         Practices [POJK 51-F.18-F.22, ESG Metrics S-01, S-11]
[POJK 51-F.18-F.22, ESG Metrics S-01, S-11]


erseroan selalu meyakini bahwa karyawan merupakan             The Company always believes that employees are
penggerak utama dalam jalannya operasional bisnis             the main drivers in running business operations and
dan pencapaian target. Oleh karenanya, Perseroan              achieving targets. Therefore, the Company prioritizes
mengedepankan upaya-upaya dalam mendukung                     efforts to support the improvement of welfare, skills,
peningkatan kesejahteraan, keterampilan, serta                and to foster healthy competition based on equality
menghadirkan kompetisi kerja yang sehat berdasarkan           and fairness. Activities related to employment are the
asas kesetaraan dan keadilan. Pelaksanaan kegiatan            responsibility of the Human Resource Department.
yang berkaitan dengan ketenagakerjaan menjadi
tanggung jawab Department Human Resource.

Terkait remunerasi, Perseroan juga menerapkan                 Regarding     remuneration,    the   Company      also
kebijakan remunerasi yang telah diperhitungkan dengan         implements a remuneration policy carefully and
cermat dan saksama, untuk memastikan karyawan                 thoroughly calculated to ensure employees receive
menerima remunerasi dalam jumlah memadai,                     adequate remuneration, guaranteeing they have a
sehingga menjamin mereka memperoleh penghidupan               decent livelihood. Regarding occupational health and
yang layak. Adapun terkait aspek kesehatan dan                safety aspects, the Company enforces work practices
keselamatan kerja, Perseroan memberlakukan praktik            that comply with the applicable occupational health
kerja yang mematuhi peraturan standar kesehatan dan           and safety standards in the industry. The Company
keselamatan kerja yang berlaku di industri. Perseroan         also protects all its employees with health insurance
juga melindungi semua karyawannya dengan asuransi             through the BPJS Health & Employment programs and
kesehatan, melalui program BPJS Kesehatan &                   private health insurance programs.
Ketenagakerjaan, serta program asuransi kesehatan
swasta.

Dalam menjawab kebutuhan karyawan untuk                       In responding to employees’ needs to develop
berkembang secara profesional di dalam jalur karier           professionally within their career paths, the Company
mereka, Perseroan terus menyediakan peluang bagi              continuously provides opportunities for them to
mereka untuk meningkatkan kompetensi profesional              enhance professional competencies through training
melalui program-program pelatihan, baik internal              programs, both internal and external, which have been
maupun eksternal yang telah dibahas dalam Bab                 discussed in the Human Resources (HR) Development
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam                  chapter of this Annual Report. Additionally, that chapter
Laporan Tahunan ini. Selain itu, dalam bab tersebut           comprehensively covers the Company’s HR profile,
juga secara komprehensif membahas mengenai profil             employee recruitment programs, employee turnover
SDM Perseroan, program rekrutmen karyawan, tingkat            rates, and employee welfare
perputaran karyawan, hingga kesejahteraan karyawan.


Pelatihan dan Pengembangan Pegawai                            Employee Training and Development
[ESG Metrics S-05]                                            [ESG Metrics S-05]

Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapabilitas           To improve employee competence and capability, the
pegawai, Perseroan secara rutin menyelenggarakan              Company routinely organizes training and development
program pelatihan dan pengembangan dengan tujuan              programs aimed at boosting future competitiveness. A
dapat mendorong peningkatan daya saing di masa                description of the employee competency development
depan. Uraian mengenai program pengembangan                   program is provided in the HR chapter of this Annual
kompetensi karyawan telah disampaikan dalam Bab               Report.
SDM dalam Laporan Tahunan ini.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  239                                          Annual Report 2025
Page 239
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Pelatihan dan Pengembangan Pegawai                                Employee Training and Development
[ESG Metrics S-05]                                                [ESG Metrics S-05]

Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapabilitas               To improve employee competence and capability, the
pegawai, Perseroan secara rutin menyelenggarakan                  Company routinely organizes training and development
program pelatihan dan pengembangan dengan tujuan                  programs aimed at boosting future competitiveness. A
dapat mendorong peningkatan daya saing di masa                    description of the employee competency development
depan. Uraian mengenai program pengembangan                       program is provided in the HR chapter of this Annual
kompetensi karyawan telah disampaikan dalam Bab                   Report.
SDM dalam Laporan Tahunan ini.


Tingkat Perputaran Karyawan                                       Employee Turnover Rate [ESG Metrics S-03]
[ESG Metrics S-03]

Fenomena masuk dan keluarnya karyawan dari posisi                 The phenomenon of employees entering and leaving
jabatan di suatu perusahaan merupakan hal yang                    positions in a company is normal. However, this also
wajar. Namun di sisi lain, hal ini juga menjadi tantangan         presents a challenge that needs to be managed well
tersendiri yang perlu dikelola sebaik mungkin agar tidak          to avoid significant impacts that could hinder the
membawa dampak signifikan yang dapat menghambat                   achievement of the Company’s targets and objectives.
proses pencapaian target dan tujuan Perusahaan.

Untuk mengatasi tantangan ini, Departamen Human                   To address this challenge, the Human Resource
Resource terus melakukan berbagai upaya untuk                     Department continues to undertake various efforts
mempertahankan SDM yang berkualitas sekaligus                     to retain quality human resources while reducing
menurunkan tingkat turnover karyawan, misalnya                    employee turnover, for example by increasing
dengan     meningkatkan   engagement      karyawan,               employee engagement, creating a comfortable and
menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan                      productive work environment, and improving HR
produktif, serta melakukan perbaikan dalam proses                 management processes from career development to
pengelolaan SDM baik dari aspek pengembangan                      remuneration enhancements. In 2025, the Company’s
karir maupun perbaikan aspek remunerasi. Pada 2025,               employee turnover rate was recorded at 31.88%.
tingkat perputaran karyawan di Perseroan tercatat
sebesar 31,88%.


Kesetaraan Gender [ESG Metrics S-01, S-02]                        Gender Equality [ESG Metrics S-01, S-02]

Perseroan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan                    The Company upholds the principle of equality and
dan martabat setiap individu dengan menciptakan                   dignity for every individual by creating an inclusive,
lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan menghormati             safe, and diverse work environment. The Company’s
keberagaman. Jumlah karyawan laki-laki dan                        male and female employees were balanced by the end
perempuan di Perseroan hingga akhir tahun 2025                    of 2025, with no significant gap. This demonstrates the
tercatat seimbang dan tidak memiliki gap yang terlalu             Company’s support for gender equality in its business
jauh. Hal tersebut menunjukkan bahwa Perusahaan                   activities.
mendukung kesetaraan gender dalam aktivitas bisnis.

Perseroan juga senantiasa memastikan bahwa                        The Company also consistently ensures that female
karyawan perempuan senantiasa mendapatkan ruang                   employees enjoy a safe work environment and that
aman selama bekerja serta hak-haknya terpenuhi                    their rights are fulfilled in accordance with applicable
sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.                 laws and regulations. The following is the percentage
Berikut persentase jumlah karyawan laki-laki dan                  of male and female employees at the Company for the
perempuan di Perseroan untuk tahun buku 2025:                     2025 financial year:




2025 Laporan Tahunan                                        240                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 240
                     Keterangan
                     Description
                                                          2025                     2024                 2023

 Perempuan
                                                              13                    19                    20
 Female

 Laki-laki
                                                              20                    25                    33
 Male

 Jumlah
                                                              33                    44                    53
 Total



Jumlah Pegawai Sementara                                      Number Of Contract Employees
[ESG Metrics S-04]                                            [ESG Metrics S-04]


                          Jumlah                                                   Persentase
                          Number                                                   Percentage

                              8                                                          ....




Jumlah Kecelakaan Kerja [ESG Metrics S-06]                    Number of Work Accidents
                                                              [ESG Metrics S-06]

Kegiatan bisnis Perseroan tidak berada pada situasi,          The Company’s business activities are not conducted
lokasi dan kondisi yang dapat membahayakan pegawai.           in situations, locations, or conditions that pose hazards
Oleh karenanya, tidak terdapat kecelakaan kerja dalam         to employees. Therefore, there were no work-related
kegiatan operasional Perseroan. Namun demikian,               accidents in the Company’s operations. Nevertheless,
seluruh area kantor Perseroan telah menerapkan                all of the Company’s office areas comply with healthy,
standar lingkungan kerja yang sehat, layak, dan aman          decent, and safe workplace standards to ensure the
guna melindungi keselamatan seluruh pekerja maupun            safety of all employees and stakeholders.
pemangku kepentingan.


Kebijakan Terkait Pelecehan Seksual                           Policy on Sexual Harassment and/or
dan/atau Non Diskriminasi [Esg Metrics                        Non-Discrimi Nation [Esg Metrics S-08]
S-08]
Kebijakan terkait pelecehan seksual dan/atau                  Policies related to sexual harassment and/or
diskriminasi telah diatur dalam Peraturan Perseroan           discrimination are regulated in the Company’s
yang telah disosialisasikan kepada seluruh karyawan           Regulations and have been socialized to all employees
sejak mereka pertama kali bergabung dengan                    since the beginning of their employment. This
Perseroan. Sosialisasi ini juga dilakukan secara              awareness is reinforced regularly and updated as
berkala dan diperbarui sesuai dengan kebutuhan                needed to ensure comprehensive understanding and
untuk memastikan pemahaman yang mendalam dan                  consistent implementation in the workplace.
penerapan yang konsisten di lingkungan kerja.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  241                                          Annual Report 2025
Page 241
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia                           Policy on Human Rights [ESG Metrics S-09]
[ESG Metrics S-09]

Perseroan     senantiasa    mengedepankan       nilai-         Perseroan     senantiasa    mengedepankan       nilai-
nilai keadilan, kesetaraan, dan transparansi, dan              nilai keadilan, kesetaraan, dan transparansi, dan
memastikan bahwa seluruh kegiatan bisnis Perseroan             memastikan bahwa seluruh kegiatan bisnis Perseroan
telah selaras dan mengadopsi prinsip prinsip HAM               telah selaras dan mengadopsi prinsip prinsip HAM
yang diakui secara internasional. Perseroan memiliki           yang diakui secara internasional. Perseroan memiliki
Kebijakan mengenai hak asasi manusia telah diatur              Kebijakan mengenai hak asasi manusia telah diatur
dalam Peraturan Perusahaan yang disosialisasikan               dalam Peraturan Perusahaan yang disosialisasikan
kepada seluruh karyawan sejak awal bergabung                   kepada seluruh karyawan sejak awal bergabung
dengan Perseroan. Secara berkala, Perseroan                    dengan Perseroan. Secara berkala, Perseroan
melakukan sosialisasi dan pembaruan sesuai dengan              melakukan sosialisasi dan pembaruan sesuai dengan
kebutuhan untuk memastikan pemahaman yang terus-               kebutuhan untuk memastikan pemahaman yang terus-
menerus terkait hak asasi manusia di lingkungan kerja.         menerus terkait hak asasi manusia di lingkungan kerja.



Kebijakan Mengenai Pekerja Anak dan                            Policy on Child Labor and Forced Labor
Pekerja Paksa [ESG Metrics S-10]                               [ESG Metrics S-10]

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan                  As part of its social and ethical responsibility, the
etika, Perseroan memastikan bahwa seluruh                      Company ensures that all operational activities comply
aktivitas     operasional    senantiasa     mematuhi           with national labor laws and international standards
hukum ketenagakerjaan nasional maupun standar                  prohibiting child labor and forced labor. The related
internasional yang melarang pekerja anak dan pekerja           policies are included in the Company’s Regulations,
paksa. Kebijakan terkait pekerja anak dan/atau pekerja         aiming to ensure that all work practices adhere to
paksa diatur dalam Peraturan Perusahaan. Kebijakan             applicable regulations and uphold human rights.
ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh praktik
kerja di Perseroan mematuhi peraturan yang berlaku
dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.



Kebijakan Mengenai Kesehatan dan                               Policy on Occupational Health and
Kerja Serta Lingkungan Kerja yang                              Safety and a Safe Work Environment
Aman [ESG Metrics S-11]                                        [ESG Metrics S-11]

Kebijakan Perseroan terkait Kesehatan dan Keselamatan          The Company’s Occupational Health and Safety policy
Kerja diatur dalam Peraturan Perusahaan, dengan                is outlined in its Regulations, aiming to create a safe,
tujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman,           healthy, and regulation compliant work environment.
sehat, dan sesuai dengan standar peraturan yang                This policy is regularly communicated to all employees
berlaku. Kebijakan ini telah disosialisasikan secara           to raise awareness and prevent potential workplace
berkala kepada seluruh karyawan, guna meningkatkan             hazards.
kesadaran dan mencegah segala potensi bahaya yang
mungkin terjadi di tempat kerja.




2025 Laporan Tahunan                                     242                        PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 242
Pengembangan Masyarakat                                      Community Development
[POJK 51-F.23-F.25, ESG Metrics S-12]                        [POJK 51-F.23-F.25, ESG Metrics S-12]

Perseroan meyakini bahwa entitas usaha yang visioner         Reliance Finance believes that a visionary business
dan berpegang teguh pada prinsip keberlanjutan               entity that adheres to sustainability principles
tidak   hanya    mengukur    pertumbuhan     kinerja         measures performance growth not only through
melalui pencapaian profit, namun juga pada tingkat           profit, but also by the level of benefit provided to the
kebermanfaatan yang diberikan kepada masyarakat              community as one of its stakeholders. Therefore, the
sebagai    salah   satu    pemangku    kepentingan.          Company consistently strives to provide added value
Oleh karenanya, Perseroan senantiasa berupaya                and foster positive relationships with all stakeholders,
memberikan nilai tambah dan membina hubungan                 which is realized through Social and Environmental
baik dengan seluruh pemangku kepentingan, yang               Responsibility (TJSL). TJSL programs and activities are
diwujudkan melalui Tanggung Jawab Sosial dan                 one form of the Company’s support for the Sustainable
Lingkungan (TJSL). Program dan kegiatan TJSL                 Development Goals (SDGs).
menjadi salah satu bentuk dukungan Perusahaan
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

Dasar-dasar mengenai pelaksanaan TJSL telah diatur           The principles for implementing TJSL are regulated
dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan                in Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Terbatas dan UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman          Companies and Law No. 25 of 2007 concerning
Modal. Perseroan diharapkan tiak hanya berorientasi          Investment. The Company is expected to be not solely
pada profit semata, tetapi juga dapat membawa                profit-oriented but also to bring positive impact and
dampak dan nilai positif dan mendorong terwujudnya           value and promote the welfare of its stakeholders
kesejahteraan para pemangku kepentingan melalui              through community empowerment programs.
program pemberdayaan masyarakat.

Adapun program-program TJSL yang direalisasikan              The TJSL programs implemented by the Company
Perseroan selama tahun 2025 antara lain:                     throughout 2025 encompass:


                                                                         Tanggal
                               Acara/Kegiatan                          Pelaksanaan                     Lokasi
   No.
                                Event/Activity                            Date of                     Location
                                                                      Implementation

           Pemeriksaan Kesehatan bagi Karyawan dan
                                                                       2 Oktober 2025                Jakarta Barat
     1     Masyarakat Sekitar
                                                                       October 2, 2025               West Jakarta
           Employee and Community Health Check-Up Program




Realisasi Penyaluran Dana TJSL                               Realization of TJSL Fund Distribution
Sepanjang 2025, Perseroan telah menyalurkan dana             Throughout 2025, the Company has distributed TJSL
TJSL sebesar Rp6,200,000 Adapun sumber dana TJSL             funds amounting to Rp6.200.000 The Company’s TJSL
Perseroan berasal dari laba bersih, yang disisihkan          funding source comes from net profit, which is set
untuk program TJSL sesuai rencana yang ditetapkan            aside for the TJSL program according to the plan set at
pada awal tahun buku.                                        the beginning of the fiscal year.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                 243                                            Annual Report 2025
Page 243
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Tanggung Jawab Pengembangan
Produk/Jasa Keberlanjutan                                                          [POJK 51 – F.26- F.30]

Responsibility for Sustainable Product/Service Development

Komunikasi Pemasaran                                          Marketing Communication
Sebagai kepatuhan terhadap prinsip transparansi,              In adherence to the principle of transparency, the
Perseroan selalu memastikan kecukupan informasi               Company consistently ensures the adequacy of
yang perlu diketahui pelanggan, debitur, maupun               information provided to customers, debtors, and other
pemangku kepentingan lainnya. Produk serta                    stakeholders. All product and service information
layanan yang disampaikan kepada publik maupun                 shared with the public, including advertisements
penyampaikan iklan kepada audiens umum senantiasa             targeted at general audiences, is communicated in
berlandaskan prinsip komunikasi pemasaran yang etis.          accordance with ethical marketing communication
                                                              principles.


Sebagai upaya menjaga branding yang dimiliki,                 As part of its brand management efforts, the Company
Perseroan juga senantiasa memantau isu media terkait          continuously monitors media coverage related to
produk dan layanan sehingga tim komunikasi Perseroan          its products and services to enable the Corporate
dapat menerapkan langkah mitigasi risiko komunikasi           Communications team to implement appropriate
yang tepat. Selama 2025, Perseroan tidak mendapat             communication risk mitigation strategies. Throughout
teguran atau sanksi yang diperoleh Perusahaan terkait         2025, the Company did not receive any warnings
dengan komunikasi pemasaran. Selain itu, sepanjang            or sanctions related to marketing communication.
2025 Perseroan juga tidak mengalami peristiwa di              Additionally, there were no incidents during the year
mana terdapat produk dan/atau layanan yang ditarik            involving the recall of any products and/ or services.
kembali dari peredaran.


Perlindungan Bagi Keamanan Data dan                           Data Security and Customer Privacy
Privasi Pelanggan                                             Protection
Penerapan teknologi dan digitalisasi yang diusung             The Company’s adoption of technology and
Perseroan diiringi dengan meningkatkan kewaspadaan            digitalization is accompanied by increased vigilance
terhadap risiko dan potensi kejahatan teknologi. Oleh         against technological risks and potential cybercrime.
karena itu, Perseroan secara ketat menjaga keamanan           Accordingly, the Company enforces stringent measures
data dan privasi pelanggan. Kebijakan ini berpedoman          to safeguard customer data and privacy. These efforts
pada POJK 06 /POJK.07/2022 Tentang Perlindungan               are guided by Financial Services Authority Regulation
Konsumen dan Masyarakat Di Sektor Jasa Keuangan.              (POJK) No. 6/POJK.07/2022 concerning Consumer
Perseroan memberlakukan sistem otorisasi yang ketat           and Community Protection in the Financial Services
sesuai prosedur yang berlaku dan dilakukan oleh pihak         Sector. The Company applies a strict authorization
yang berwenang dan bertanggung jawab.                         system in accordance with prevailing procedures,
                                                              conducted solely by authorized and accountable
                                                              personnel.

Selain merupakan bentuk tanggung jawab terhadap               Beyond ensuring product safety, the Company’s
penyediaan produk yang aman, kebijakan perlindungan           data protection and privacy policies also reflect its
data dan privasi pelanggan juga merupakan bentuk              commitment to upholding human rights. A designated
kepatuhan Perseroan terhadap perlindungan hak                 Person-in-Charge (PIC) has been appointed to
asasi manusia. Perseroan telah menunjuk PIC yang              implement data security and customer privacy
bertanggung jawab dalam menerapkan protokol                   protocols in line with technological developments.
keamanan data dan privasi pelanggan sesuai dengan
perkembangan teknologi.


2025 Laporan Tahunan                                    244                      PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 244
Sepanjang 2025, Perseroan tidak menerima pengaduan            In 2025, the Company did not receive any complaints
terkait keamanan data dan privasi pelanggan maupun            related to data security, privacy breaches, or
pelanggaran kerahasiaan pelanggan. Perseroan juga             confidentiality violations. The Company was also not
tidak menerima sanksi atas pelanggaran kerahasiaan            subject to any sanctions for violations concerning
pelanggan atau persaingan usaha. Selain itu, seluruh          customer confidentiality or business competition.
produk yang ditawarkan oleh Perseroan merupakan               Furthermore, all products offered by the Company are
produk yang berfokus pada pembaiyaan dengan                   financing focused products with specific functions and
fungsi dan manfaatnya masing-masing. Perseroan                benefits. Product and service safety assessments are
telah melakukan pemeriksaan pada keamanan jasa                conducted regularly to ensure that every financing
dan produk serta senantiasa memastikan bahwa                  product provided to customers has been evaluated for
seluruh produk pembiayaan yang diberikan kepada               security and offers added value to customers’ lives.
para konsumen adalah produk yang telah dievaluasi
keamanannya serta dapat membawa nilai tambah bagi
kehidupan pelanggan.


Layanan Informasi dan Pengaduan                               Customer Information and Complaint
Nasabah                                                       Services
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat terdapat             Throughout 2025, the Company recorded 7 complaints
7 pengaduan dari debitur. Seluruh pengaduan tersebut          from debtors. All complaints were followed up and
telah ditindaklanjuti serta telah 100% diselesaikan           resolved amicably, achieving a 100% resolution rate in
dengan damai sesuai aturan yang berlaku di Perseroan.         accordance with the Company’s internal policies.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                  245                                        Annual Report 2025
Page 245
        Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
        Corporate Social Responsibility




Verifikasi Tertulis dari Pihak
Independen                                            [POJK 51-G.1]

Independent Written Verification

Laporan Keberlanjutan ini tidak menggunakan external                               This Sustainability Report has not been externally
assurance dari pihak independen, namun Perusahaan                                  assured by an independent party. However, the
memastikan bahwa seluruh data dan informasi yang                                   Company ensures that all data and information
disajikan telah diverifikasi dan disetujui oleh masing-                            presented have been verified and approved by the
masing pihak internal terkait sehingga kredibilitas dan                            respective internal parties, thereby maintaining their
validitasnya tetap terjaga.                                                        credibility and validity.




Lembar Umpan Balik                                                                  [POJK 51-G.2]

Feedback Form

Terima kasih atas perhatian dan apresiasi Bapak/Ibu                                We thank you for your attention to and appreciation
terhadap Laporan Keberlanjutan untuk tahun buku                                    of the 2024 Sustainability Report. To support the
2024. Guna meningkatkan pelayanan Perusahaan                                       Company’s efforts in improving future reports, we
dalam mengembangkan laporan yang akan datang,                                      kindly request your participation in completing the
maka kami mohon kesediaan Bapak/ Ibu untuk mengisi                                 following questionnaire and returning it to us. Your
kuesioner berikut dan dapat mengirimkannya kembali                                 thoughts, suggestions, and constructive feedback are
kepada kami. Kami sangat mengharapkan pemikiran,                                   highly valued as part of our ongoing efforts to enhance
saran, maupun kritik dari Bapak/Ibu demi peningkatan                               our sustainability performance and the quality of this
kinerja kebeerlanjutan kami maupun peningkatan                                     report.
kualitas Laporan Keberlanjutan ini.


               Tingkat Pendidikan                                                                                               Alasan
                                                           SS           S          RR         TS            STS
                 Education Level                                                                                                Reason

Laporan ini beris/mengandung informasi yang
bermanfaat mengenai komitmen Reliance
Finance dan kebijakannya.
This report contains useful information
regarding Reliance Finance’s commitments and
policies.

Laporan ini menyediakan suatu gambaran
mengenai kinerja Reliance Finance yang
sejalan dengan usaha pencapaian sustainable
development.
This report provides an overview of Reliance
Finance’s performance in line with efforts to
achieve sustainable development.

Laporan ini mudah dimengerti.
This report is easy to understand.

Laporan ini menarik dan mudah dibaca.
The report is interesting and easy to read.

Informasi pada laporan ini cukup lengkap
(detail)
The information presented in this report is
sufficiently comprehensive (detailed).

Laporan ini layak dipertanggungjawabkan
This report is trustworthy and can be duly
accounted for.

SS : Sangat Setuju                        S: Setuju          RR: Ragu-ragu               TS: Tidak Setuju           STS: Sangat Tidak Setuju
SS: Strongly Ageree                       S: Agree           RR: Undecided               TS: Disagree               STS: Strongly Disagree




2025 Laporan Tahunan                                                         246                            PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 246
              Informasi yang menarik dari Laporan ini:                               Informasi yang kurang menarik dari Laporan ini:
              Most interesting information in this report:                              Least interesting information in this report:


 a.                                                                       a.


 b.                                                                       b.


 c.                                                                       c.



         Saran dan/atau Kritik terkait isi, desain, layout, dll:                          Informasi yang dapat ditambahkan:
  Suggestions and/or critiques regarding content, design, layout, etc:                Additional information that could be included:


 a.                                                                       a.


 b.                                                                       b.


 c.                                                                       c.



                                                                   Profil Anda
                                                                   Your Profile

 Nama (tidak wajib)
                                            :
 Name (optional)

 Umur & Jenis Kelamin (wajib)
                                            :
 Age & Gender (required)

 Institusi/Perusahaan (tidak wajib)
                                            :
 Institution/Company (optional)



Terima kasih atas kesedian Bapak/Ibu untuk                                     Thank you for taking the time to complete this feedback
meluangkan waktu dalam mengisi feedback form ini.                              form. Kindly return the completed form to us either in
Mohon agar formulir ini dapat dikirim kepada kami baik                         physical form or as a scanned digital copy via:
secara fisik ataupun scan digital melalui:




                                                                 Kantor Pusat
                                                                 Head Office


                                    PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
                                                        SOHO West Point Lantai 2
                             Jl. Macan Kav. 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk Jakarta Barat 11510
                                                             Telepon: 021-2119 2288
                                                               Fax: 021-2119 2565
                                                 Email: corsec@reliance-finance.com




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                               247                                                     Annual Report 2025
Page 247
       Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
       Corporate Social Responsibility




Indeks Referensi Kriteria Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan POJK Nomor 51/POJK.03/2017
dan SEOJK Nomor 16/SEOJK.04/2021
Reference Index of Criteria from Financial Services Authority
Regulations POJK Number 51/POJK.03/2017 and SEOJK Number 16/SEOJK.04/2021


              Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No.51/POJK.03/2017                  Pengungkapan Informasi
                  Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017                Information Disclosure


A.1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan
                                                                                                              209
A.1. Explanation of Sustainability Strategy



B. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B. Sustainability Performance Overview


   B.1. Aspek Ekonomi, memuat informasi paling sedikit mengenai:
      a. Kuantitas produk atau jasa yang dijual;
      b. Pendapatan atau penjualan;
      c. Laba atau rugi bersih;
      d. Produk ramah lingkungan atau portofolio keuangan/pembiayaan berkelanjutan;
      e. Pelibatan pihak local
                                                                                                            212, 213
   B.1. Economic Aspect, containing at least the following information:
      a. Quantity of products or services sold;
      b. Revenue or sales;
      c. Net profit or loss;
      d. Environmentally friendly products or sustainable finance/financing portfolio;
      e. Involvement of local parties.
   B.2. Aspek Lingkungan Hidup
      a. Penggunaan energi listrik dan air;
      b. Pengurangan emisi yang dihasikan;
      c. Pengurangan limbah dan efluen;
      d. Pelestarian keanekaragaman hayati
                                                                                                               213
   B.2. Environmental Aspect
      a. Consumption of electricity and water;
      b. Reduction of generated emissions;
      c. Reduction of waste and effluents;
      d. Conservation of biodiversity.
   B.3. Aspek Sosial
      a. Dampak positif dan/atau negatif dari penerapan keuangan berkelanjutan
                                                                                                               213
   B.3. Social Aspects
      a. Positive and/or negative impacts resulting from the implementation of sustainable
          finance.


C. Profil Perusahaan
C. Company Profile


   C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
                                                                                                              214
   C.1. Vision, Mission, and Sustainability Values


   C.2. Alamat Perusahaan
                                                                                                               48
   C.2. Company Address




2025 Laporan Tahunan                                             248                     PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 248
            Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No.51/POJK.03/2017                   Pengungkapan Informasi
                Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017                 Information Disclosure

   C.3. Skala Usaha
      a. Total aset & total kewajiban
      b. Jumlah karyawan yang dibagi menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan
          status ketenagakerjaan
      c. Nama pemegang saham dan presentase kepemilikan saham Emiten dan Perusahaan
          Publik; dan
      d. Wilayah operasional
                                                                                                             57
   C.3. Business Scale
      a. Total assets and total liabilities;
      b. Number of employees categorized by gender, position, age, education, and employment
          status;
      c. Names of shareholders and percentage of ownership in the Issuer and Public Company;
          and
      d. Operational areas.

 C.4. Produk, Layanan, dan Kegiatan usaha yang dijalankan
                                                                                                           51-53
 C.4. Products, Services, and Business Activities Conducted

 C.5. Keanggotaan pada Asosiasi
                                                                                                             74
 C.5. Membership in Associations

 C.6. Perubahan yang Bersifat Signifikan
                                                                                                             76
 C.6. Significant Changes

   D.1. Penjelasan Direksi paling sedikit memuat:
      a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan;
      b. Penerapan keuangan berkelanjutan;
      c. Strategi pencapaian target.
                                                                                                             40
   D.1. Board of Directors Explanation, containing at least:
      a. Policies to address challenges in fulfilling sustainability strategies;
      b. Implementation of sustainable finance;
      c. Strategies to achieve targets.

 E. Tata Kelola Keberlanjutan
 E. Sustainability Governance

   E.1. Penanggungjawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                            215
   E.1. Person in Charge of Sustainable Finance Implementation

   E.2. Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                        213, 216-217
   E.2. Competency Development Related to Sustainable Finance

   E.3. Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                            218
   E.3. Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation

   E.4. Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
                                                                                                          218-220
   E.4. Relationship with Stakeholders

   E.5. Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                            221
   E.5. Challenges in Implementation of Sustainable Finance

 F. Kinerja Keberlanjutan
 F. Sustainability Performance

   F.1. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
                                                                                                            222
   F.1. Building Sustainability Culture

 Kinerja Ekonomi
 Economic Performance


   F.2. Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
        Pendapatan dan Laba Rugi.)
                                                                                                            225
   F.2. (Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financing Targets, or
         Investment, Revenue and Profit and Loss.)




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                          249                                        Annual Report 2025
Page 249
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




             Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No.51/POJK.03/2017                      Pengungkapan Informasi
                 Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017                    Information Disclosure

   F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi
       padaInstrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan.
                                                                                                                225
   F.3 Comparison of Target and Performance of Portfolio, Financing Target, or Investment in
       Financial Instruments or Projects in Line with the Application of Sustainable Finance

 Kinerja Lingkungan Hidup
 Environmental Performance

   F.4 Biaya Lingkungan Hidup
                                                                                                                229
   F.4 Environmental Cost

 Aspek Material
 Material Aspect

   F.5. Penggunaan Material Ramah Lingkungan
                                                                                                                228
   F.5. Use of Environmentally Friendly Materials

 Aspek Energi
 Energy Aspect

   F.6. Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
                                                                                                                229
   F.6. Amount and Intensity of Energy Used

   F.7. Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
                                                                                                                229
   F.7. Efforts and Achievements in Energy Efficiency and Use of Renewable Energy

 Aspek Air
 Water Aspect

   F.8. Penggunaan Air
                                                                                                                230
   F.8. Water Use

 Aspek Keanekaragaman Hayati
 Biodiversity Aspect

   F.9. Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
        Memiliki Keanekaragaman Hayati                                                                          230
   F.9. Impacts of Operational Areas Near or in Conservation Areas or With Biodiversity
   F.10. Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
      a. dampak dari wilayah operasional yang dekat atau berada di daerah konservasi atau
          memiliki keanekaragaman hayati; dan
      b. Usaha konservasi keanekaragaman hayati yang dilakukan, mencakup perlindungan
          spesief flora atau fauna                                                                              230
   F.10. Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
      a. Impacts of Operational Areas Near or in Conservation Areas or with Biodiversity; and
      b. Biodiversity conservation efforts undertaken, including the protection of specific flora or
          fauna species

 Aspek Emisi
 Emission Aspect

   F.11. Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
                                                                                                                230
   F.11. Amount and Intensity of Emissions Produced by Type

   F.12. Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
                                                                                                                230
   F.12. Efforts and Achievements to Reduce Emissions

 Aspek Limbah dan Efluen
 Waste and Effluent Aspect

   F.13. Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
                                                                                                                 231
   F.13. Amount of Waste and Effluent Generated by Type

   F.14. Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
                                                                                                                 231
   F.14. Waste and Effluent Management Mechanism

   F.15. Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
                                                                                                                232
   F.15. Spills (If Any)




2025 Laporan Tahunan                                          250                          PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 250
            Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No.51/POJK.03/2017                      Pengungkapan Informasi
                Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017                    Information Disclosure

 F.16. Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
                                                                                                               232
 F.16. Environmental Complaints Aspect

   Kinerja Sosial
   Social Performance

        F.17. Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
              Konsumen
                                                                                                               232
        F.17. Commitment of Financial Institutions, Issuers, or Public Companies to Provide Equal
              Products and/or Services to Consumers

 Aspek Ketenagakerjaan
 Employment Aspect
   F.18. Kesetaraan Kesempatan Bekerja
                                                                                                               233
   F.18. Equality of Employment Opportunities
   F.19. Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
                                                                                                               236
   F.19. Child Labor and Forced Labor
   F.20. Upah Minimum Regional
                                                                                                               236
   F.20. Regional Minimum Wage

   F.21. Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
                                                                                                               236
   F.21. Decent and Safe Working Environment

   F.22. Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
                                                                                                            80, 216-217
   F.22. Employee Training and Capacity Development

 Aspek Masyarakat
 Community Aspect
   F.23. Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
                                                                                                               237
   F.23. Operational Impact on Surrounding Communities
   F.24. Pengaduan Masyarakat
                                                                                                               239
   F.24. Community Complaints

   F.25. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
                                                                                                               237
   F.25. Social Environmental Responsibility Activities (TJSL)

 Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
 Responsibility for Sustainable Product/Service Development

   F.26. Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                               238
   F.26. Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services

   F.27. Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
                                                                                                               238
   F.27. Products/Services that Have Been Evaluated for Safety for Customers
   F.28. Dampak Produk/Jasa
                                                                                                               238
   F.28. Product/Service Impact

   F.29. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
                                                                                                               238
   F.29. Number of Recalled Products

   F.30. Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                               238
   F.30. Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
 G.1. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
                                                                                                               240
 G.1. Written Verification from Independent Parties (if Any)
 G.2. Lembar Umpan Balik
                                                                                                             240-241
 G.2. Feedback Form

 G.3. Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
                                                                                                               241
 G.3. Response to Previous Year’s Sustainability Report Feedback

 G.4. Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
      tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan
      Perusahaan Publik                                                                                      242-245
 G.4. List of Disclosures in accordance with POJK 51/2017 concerning the Application of Sustainable
      Finance for Financial Service Institutions, Issuers and Public Companies.




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia                           251                                          Annual Report 2025
Page 251
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




08
Laporan
Keuangan
Financial Statement




PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia




2025 Laporan Tahunan                     252   PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
Page 252
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia   253   Annual Report 2025
Page 253
  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
Laporan Keuangan                                 Financial Statements
31 Desember 2025                                   December 31, 2025
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada                           For The Year
tanggal tersebut                                          Then Ended
Beserta Laporan Auditor Independen   With Independent Auditors Report
Page 254
  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
            LAPORAN KEUANGAN                                                  FINANCIAL STATEMENTS
             31 DESEMBER 2025                                                    DECEMBER 31, 2025
        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND FOR
          PADA TANGGAL TERSEBUT                                                THE YEAR THEN ENDED
   BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                                  WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT




                                               Daftar Isi / Table of Contents


                                                      Halaman / Page


Surat Pernyataan Direksi                                                                Board of Directors Statement

Laporan Auditor Independen                                                               Independent Auditors Report

Laporan Posisi Keuangan……………………………….                          1       …...…….…...………..Statement of Financial Position

Laporan Laba Rugi                                                                       Statement of Profit or Loss
 dan Penghasilan Komprehensif Lain.......................     2       …………..……..and Other Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas……………………..........                   3       .…………..………….Statement of Changes in Equity

Laporan Arus Kas………………………………............                      4       …..…………..………………Statement of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan………………..........               5 – 85    …..………….…….Notes to the Financial Statements
Page 255

          
Page 256
                                                                                                                         International member of:




LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                                                                    INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT


Laporan No. 00284/2.0999/AU.1/09/1482-1/1/V/2026                             Report No. 00284/2.0999/AU.1/09/1482-1/1/V/2026


Pemegang Saham, Dewan Komisaris,                                                   The Shareholders, Board of Commissioners
dan Direksi                                                                                                     and Director
PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia                                                PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia

Opini                                                                     Opinion

Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Usaha                            We have audited the accompanying financial
Pembiayaan      RelianceIndonesia     (“Perusahaan”)                      statements     of      PT      Usaha       Pembiayaan
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi keuangan                      RelianceIndonesia (“the Company”), which comprise
tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi                         the statement of financial position as at December 31,
dan penghasilan komprehensif lain, laporan                                2025, and the statement of profit or loss and other
perubahan ekuitas, dan laporan arus kas untuk tahun                       comprehensive income, statement of changes in
yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan                        equity and statement of cash flows for the year then
atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan                       ended, and notes to the financial statements, including
akuntansi material.                                                       material accounting policies information.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir                            In our opinion, the accompanying financial statements
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang                             present fairly, in all material respects, the financial
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal                              position of the Company as at December 31, 2025,
31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus                         and its financial performance and its cash flows for the
kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal                             year then ended, in accordance with Indonesian
tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan                        Financial Accounting Standards.
di Indonesia.

Basis Opini                                                               Basis for Opinion

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar                          We conducted our audit in accordance with Standards
Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik                        on Auditing established by the Indonesian Institute of
Indonesia (”IAPI”). Tanggung jawab kami menurut                           Certified Public Accountants           (“IICPA”). Our
standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf                    responsibilities under those standards are further
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan                        described in the Auditor’s Responsibilities for the Audit
Keuangan pada laporan kami. Kami independen                               of the Financial Statements paragraph of our report.
terhadap Perusahaan berdasarkan ketentuan etika                           We are independent of the Company in accordance
yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan                       with the ethical requirements that are relevant to our
di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung                            audit of the financial statements in Indonesia, and we
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut.                       have fulfilled our other ethical responsibilities in
Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh                      accordance with these requirements. We believe that
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu                            the audit evidence we have obtained is sufficient and
basis bagi opini audit kami.                                              appropriate to provide a basis for our opinion.

Hal Audit Utama                                                           Key Audit Matters

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut                              Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang                         professional judgment, were of most significance in
paling signifikan dalam audit kami atas laporan                           our audit of the financial statements of the current
keuangan periode kini. Hal audit utama tersebut                           period. Such key audit matters were addressed in the
disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan                         context of our audit of the financial statements as a
keuangan      secara    keseluruhan, dan     dalam                        whole, and in forming our opinion thereon, and we do
merumuskan opini kami atas laporan keuangan                               not provide a separate opinion on these matters.
terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah
atas hal audit utama tersebut.

Cadangan Kerugian Penurunan                Nilai     Piutang              Allowance for impairment losses of receivables
Pembiayaan (Rp4.050.348.437).                                             (Rp4,050,348,437).




                                                                  HEAD OFFICE:
                         Graha Mandiri d/h Plaza Bumi Daya 17th Floor Jl. Imam Bonjol No. 61 Jakarta Pusat 10310 Indonesia
                                               Phone: 62-21 39838734, 39838735, Fax: 62-21 39832081
                                            Website: www.kapdsi.com, E-mail: kapdsi.kpusat@gmail.com
                                                              NIUKAP: 959/KM.1/2014
Page 257
                                                                                              International member of:




Hal Audit Utama (lanjutan)                                Key Audit Matters (continued)

Lihat Catatan 6 - Piutang Pembiayaan, Catatan 7 -         Refer to Note 6 - Financing Receivables, Note 7 –
Piutang Konsumen dan Catatan 8 - Piutang Syariah,         Consumer Financing Receivable and Note 8 – Sharia
Nilai tercatat neto masing-masing piutang diukur pada     Financing Receivables, The net carrying value of
biaya        perolehan      diamortisasi      setelah     financing and ijarah receivables products are
memperhitungkan kerugian ekspektasian.                    subsequently measured at amortised cost after
                                                          providing for expected losses.

Kerugian Kredit Ekspektasian (KKE) dihitung               Expected Credit Loss (ECL) is computed based on
berdasarkan tunggakan dan penghapusan historis            historical arrears and write-offs to determine an
untuk menentukan tahap kerugian ekspektasian tiap         expected loss cycle by product which is used to
produk yang digunakan untuk penentuan cadangan            determine the estimated life of receivables expected
kerugian ekspektasian berdasarkan umur piutang.           loss levels to provide against each product. Levels of
Tingkat cadangan ditelaah dan dimuktakhirkan atas         allowances are reviewed and updated for the most
estimasi kerugian kredit berdasarkan umur tiap            recent expected life of receivables loss estimates at
piutang pada setiap tanggal pelaporan. KKE dihitung       each reporting date. ECL is computed using collective
berdasarkan       pendekatan       kolektif    dengan     approach with risk parameters including the
menggunakan beberapa parameter risiko antara lain         Probability of Default, Loss Given Default, Exposure at
Probability of Default, Loss Given Default, Exposure at   Default and consideration of macroeconomic factors
Default dengan mempertimbangkan informasi faktor          information.
makroekonomi.

Kami memfokuskan pada area ini sebagai hal audit          We focused on this area as a key audit matter due to
utama karena jumlah piutang pembiayaan mewakili           amounts of financing receivables represent 92% of
92% dari total aset Perusahaan. Pengukuran KKE            total assets of the Company. The measurement of
dilakukan melalui pertimbangan manajemen dengan           ECL is determined on the management's judgments
penggunaan estimasi dan asumsi yang diharapkan            using estimates and assumptions to derived reliability
keandalannya dalam penentuan jumlah cadangan              on provides allowance of impairment losses to be
penurunan nilai yang diakui pada akhir periode            recognised in the end of reporting period.
pelaporan.
                                                          In responding to the identified key audit matters, we
Dalam merespon hal audit utama yang teridentifikasi,      performed the following audit procedures:
kami melakukan prosedur audit sebagai berikut:
                                                          •   We have tested the accuracy of the KKE
•   Kami telah menguji keakuratan model perhitungan           calculation model in accordance with the
    KKE berdasarkan persyaratan dalam PSAK 109;               requirements of PSAK 109;

•   Kami telah mengevaluasi metodologi yang               •   We have evaluated the methodology used by
    digunakan oleh manajemen dalam menghitung                 management to calculate expected credit losses
    Kerugian Kredit Ekspektasian (KKE), termasuk              (ECL), including its compliance with applicable
    kesesuaiannya dengan standar akuntansi                    financial accounting standards;
    keuangan yang berlaku;

•   Kami juga mempertimbangkan kesesuaian                 •   We also consider the appropriateness of
    penerapan pengelompokan kualitas kredit                   classifying credit quality based on delinquency
    berdasarkan tingkat tunggakan (kolektibilitas)            levels (collectibility) in accordance with regulatory
    sesuai dengan ketentuan regulator dalam                   requirements to support the assessment of
    mendukung penilaian peningkatan risiko kredit;            increased credit risk;

•   Kami telah menilai kecukupan pengungkapan             •   We have assessed the adequacy of the
    dalam laporan keuangan terkait cadangan                   disclosures in the financial statements regarding
    kerugian penurunan nilai;                                 impairment reserves;

Tanggung jawab manajemen dan pihak yang                   Responsibilities of management and those charged
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap laporan       with governance for the Company financial
keuangan Perusahaan.                                      statements.
Page 258
                                                                                            International member of:




Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang                 Responsibilities of Management and Those
Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap             Charged with Governance for the Financial
Laporan Keuangan                                        Statements

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan         Management is responsible for the preparation and
penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai        fair presentation of the financial statements in
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,         accordance with Indonesian Financial Accounting
dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu      Standards, and for such internal control as
oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan            management determines is necessary to enable the
laporan keuangan yang bebas dari kesalahan              preparation of financial statements that are free from
penyajian material, baik yang disebabkan oleh           material misstatement, whether due to fraud or error.
kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen            In preparing the financial statements, management is
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan               responsible for assessing the Company’s ability to
Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan            continue as a going concern, disclosing, as applicable,
usahanya,       mengungkapkan,     sesuai  dengan       matters related to going concern and using the going
kondisinya,     hal-hal   yang   berkaitan dengan       concern basis of accounting unless management
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis               either intends to liquidate the Company or to cease
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen         operations, or has no realistic alternative but to do so.
memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau
menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif
yang realistis selain melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola           Those charged with governance are responsible for
bertanggung jawab untuk mengawasi proses                overseeing the Company’s financial reporting process.
pelaporan keuangan Perusahaan.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas              Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan                                        Financial Statements

Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan           Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai apakah laporan keuangan secara                  about whether the financial statements as a whole are
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material,    free from material misstatement, whether due to fraud
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun             or error, and to issue an independent auditor’s report
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor        that includes our opinion. Reasonable assurance is a
independen yang mencakup opini kami. Keyakinan          high level of assurance, but is not a guarantee that an
memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi,       audit conducted in accordance with Standards on
namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit         Auditing established by the IICPA will always detect a
yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit yang        material misstatement when it exists. Misstatements
ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi             can arise from fraud or error and are considered
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada.   material if, individually or in the aggregate, they could
Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh               reasonably be expected to influence the economic
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material       decisions of users taken on the basis of these financial
jika, baik secara individual maupun secara agregat,     statements.
dapat     diekspektasikan    secara    wajar    akan
mempengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh
pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar     As part of an audit in accordance with Standards on
Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami menerapkan        Auditing established by the IICPA, we exercise
pertimbangan profesional dan mempertahankan             professional judgment and maintain professional
skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:        skepticism throughout the audit. We also:
Page 259
                                                                                                International member of:




Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas                 Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan (lanjutan)                                Financial Statements (continued)

•   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan          •    Identify and assess the risks of material
    penyajian material dalam laporan keuangan, baik             misstatement of the financial statements, whether
    yang disebabkan oleh kecurangan maupun                      due to fraud or error, design and perform audit
    kesalahan, mendesain dan melaksanakan                       procedures responsive to those risks, and obtain
    prosedur audit yang responsif terhadap risiko               audit evidence that is sufficient and appropriate to
    tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup            provide a basis for our opinion. The risk of not
    dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini                detecting a material misstatement resulting from
    kami. Risiko tidak terdeteksinya suatu kesalahan            fraud is higher than for one resulting from error,
    penyajian material yang disebabkan oleh                     as fraud may involve collusion, forgery, intentional
    kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh           omissions, misrepresentation, or the override of
    kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan               internal control.
    kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
    pernyataan salah, atau pengabaian atas
    pengendalian internal.
•   Memperoleh       suatu     pemahaman        tentang    •    Obtain an understanding of internal control
    pengendalian internal yang relevan dengan audit             relevant to the audit in order to design audit
    untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai            procedures that are appropriate in the
    dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan                circumstances, but not for the purpose of
    menyatakan       opini     atas     keefektivitasan         expressing an opinion on the effectiveness of the
    pengendalian internal Perusahaan.                           Company’s internal control.
•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang
                                                           •    Evaluate the appropriateness of accounting
    digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
                                                                policies used and the reasonableness of
    pengungkapan       terkait   yang    dibuat     oleh
                                                                accounting estimates and related disclosures
    manajemen.
                                                                made by management.
•   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis
    akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen            •    Conclude      on     the     appropriateness    of
    dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh,                management's use of the going concern basis of
    apakah terdapat suatu ketidakpastian material               accounting and, based on the audit evidence
    yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang             obtained, whether a material uncertainty exists
    dapat menyebabkan keraguan signifikan atas                  related to events or conditions that may cast
    kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan                   significant doubt on the Company's ability to
    kelangsungan        usahanya.      Ketika      kami         continue as a going concern. If we conclude that
    menyimpulkan         bahwa      terdapat      suatu         a material uncertainty exists, we are required to
    ketidakpastian material, kami diharuskan untuk              draw attention in our independent auditor's report
    menarik perhatian dalam laporan auditor                     to the related disclosures in the financial
    independen kami ke pengungkapan terkait dalam               statements or, if such disclosures are inadequate,
    laporan keuangan atau, jika pengungkapan                    to modify our opinion. Our conclusions are based
    tersebut tidak memadai, harus menentukan                    on the audit evidence obtained up to the date of
    apakah perlu untuk memodifikasi opini kami.                 our independent auditor's report. However, future
    Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang            events or conditions may cause the Company to
    diperoleh hingga tanggal laporan auditor                    cease to continue as a going concern.
    independen kami. Namun, peristiwa atau kondisi
    masa depan dapat menyebabkan Perusahaan
    tidak dapat mempertahankan kelangsungan
    usaha.
•   Mengevaluasi penyajian, struktur dan isi laporan           • Evaluate the overall presentation, structure and
    keuangan      secara     keseluruhan,     termasuk          content of the financial statements, including the
    pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan                disclosures, and whether the financial statements
    mencerminkan transaksi dan peristiwa yang                   represent the underlying transactions and events
    mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai                in a manner that achieves fair presentation.
    penyajian wajar.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang                    We communicate with those charged with governance
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara        regarding, among other matters, the planned scope
lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas        and timing of the audit and significant audit findings,
audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap      including any significant deficiencies in internal control
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang     that we identify during our audit.
teridentifikasi oleh kami selama audit.
Page 260
                                                                                              International member of:




Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas                Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan (lanjutan)                               Financial Statements (continued)

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada              We also provide those charged with governance with
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa       a statement that we have complied with relevant
kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan          ethical requirements regarding independence, and to
mengenai independensi, dan mengomunikasikan               communicate with them all relationships and other
kepada pihak tersebut seluruh hubungan, serta hal-hal     matters that may reasonably be thought to bear on our
lain yang dianggap secara wajar berpengaruh               independence, and where applicable, related
terhadap independensi kami, dan, jika relevan,            safeguards.
pengamanan terkait.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang       From the matters communicated with those charged
bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan       with governance, we determine those matters that
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit       were of most significance in the audit of the financial
atas laporan keuangan periode kini dan oleh               statements of the current period and are therefore the
karenanya menjadi hal audit utama. Kami                   key audit matters. We describe such key audit matters
menguraikan hal audit utama tersebut dalam laporan        in our independent auditor’s report unless law or
auditor    independen    kami kecuali      peraturan      regulation precludes public disclosure about the
perundang-undangan melarang pengungkapan publik           matter or when, in extremely rare circumstances, we
tentang hal audit utama tersebut atau ketika, dalam       determine that a matter should not be communicated
kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan       in our independent auditor’s report because the
bahwa suatu hal audit utama tidak boleh                   adverse consequences of doing so would reasonably
dikomunikasikan dalam laporan audit independen            be expected to outweigh the public interest benefits of
kami karena konsekuensi yang merugikan dari               such communication.
mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan
secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik
atas komunikasi tersebut.




                           Kantor Akuntan Publik / Registered Public Accountant
                                          Djoko, Sidik, & Indra




                                      Yansyafrin, CA.,CMA., CPA., CFI
                Izin Akuntan Publik No. AP. 1482/Public Accountant License Number. AP. 1482
                                         04 Mei 2026 / May 04th, 2026
Page 261
   PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
             LAPORAN POSISI KEUANGAN                                        STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                  31 DESEMBER 2025                                                    DECEMBER 31, 2025
    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


                                           Catatan/
                                            Notes         2025                  2024

ASET                                                                                                                       ASSETS
Kas dan bank                                  4         3.959.370.310         6.200.649.763                        Cash and bank s
Deposito berjangka                            5          500.000.000          3.500.000.000                            Time deposit
Piutang pembiayaan, bersih                    6       510.288.499.316       434.417.890.176               Financing receivables, net
Piutang pembiayaan konsumen, bersih           7       151.209.840.472       162.158.977.490     Consumer financing receivables, net
Piutang pembiayaan syariah, bersih            8        50.096.445.612        66.218.912.746        Sharia financing receivables, net
Piutang lain-lain, bersih                                                                                     Other receivables, net
  Pihak berelasi                            9, 31       5.764.661.070         9.077.716.271                          Related party
  Pihak ketiga                                9         9.522.421.924         7.181.275.763                           Third parties
Biaya dibayar di muka                        10         2.197.787.409         1.465.273.350                        Prepaid expense
Uang muka                                    11         7.013.728.374         7.013.728.374                                 Advance
Aset tetap, bersih                           12          251.475.984           793.985.467                         Fixed assets, net
Aset tak berwujud, bersih                    13           391.547.625           657.172.623                    Intangible asset, net
Aset hak guna, bersih                        14a         286.441.170           859.323.510                  Right of use assets, net
Agunan yang diambil alih, bersih             15        29.429.724.257        30.598.924.259               Repossessed assets, net
Aset lain-lain                                           239.218.901           284.000.000                             Other assets

JUMLAH ASET                                           771.151.162.424       730.427.829.792                       TOTAL ASSETS


LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                   LIABILITIES AND EQUITY

Liabilitas                                                                                                              Liabilities
 Utang obligasi, bersih                      16       198.530.961.573       297.423.371.320                    Bonds payable, net
 Utang pajak                                 30a        5.657.832.986         2.356.478.227                         Taxes payable
 Pinjaman yang diterima                      17       275.044.695.736       148.313.405.948                        Loans received
 Beban akrual                                18         5.201.677.272         7.248.013.186                     Accrued expenses
  Liabilitas pajak tangguhan                 30d         175.623.060          1.212.038.254                     Deferred tax asset
 Liabilitas sewa                             14b         884.610.800           864.090.151                         Lease liabilities
 Liabilitas lain-lain                        19        12.486.623.878        14.608.577.960                        Other liabilities
 Liabilitas imbalan kerja jangka panjang     29         1.629.379.836         1.668.823.601   Long-term employee benefits liability
Jumlah Liabilitas                                     499.611.405.141       473.694.798.647                       Total Liabilities


Ekuitas                                                                                                                       Equity
Modal saham -                                                                                                        Share capital -
  nilai nominal Rp1.000.000 per saham                                                             Rp1,000,000 par value per share
  Modal dasar - 400.000 saham                                                                         Authorized - 400,000 shares
  Modal ditempatkan dan disetor -                                                                    Issued and paid up - 133,000
  133.000                                    20       133.000.000.000       133.000.000.000                                shares
Tambahan modal disetor                                     30.000.000            30.000.000                Additional paid-in capital
Saldo laba:                                                                                                      Retained earnings:
  Telah ditentukan penggunaannya             22         1.000.000.000          750.000.000                         Appropriated
  Belum ditentukan penggunaannya                      137.009.419.262       122.522.225.273                      Unappropriated
Penghasilan komprehensif lain                            500.338.021           430.805.872             Other comprehensive income
Jumlah Ekuitas                                        271.539.757.283       256.733.031.145                            Total Equity

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                         771.151.162.424       730.427.829.792      TOTAL LIABILITIES AND EQUITY




 Lihat catatan atas Laporan Keuangan                                                              See a companying Notes to the
 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                    1               Financial Statements which are an integral part of
 Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                                    the Financial Statements
Page 262
   PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
                LAPORAN LABA RUGI                                        STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
     DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                 AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                  31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


                                          Catatan/
                                           Notes         2025               2024

Pendapatan                                                                                                              Revenue
Bunga                                                                                                                    Interest
  Pembiayaan                                23       49.855.404.808      42.743.812.293                             Financing
  Sewa pembiayaan                           24                    -       3.831.031.336                         Finance lease
  Pembiayaan konsumen                       25       14.189.948.321      24.895.495.775                  Consumer financing
  Marjin/bagi hasil                         26        8.865.015.730       4.783.194.470                Margin/revenue sharing
  Anjak piutang                                                                                                     Factoring
  Bank                                                   98.915.432         104.298.384                                  Bank
Administrasi                                            998.113.197       1.865.012.143                            Administrative
Denda                                                    70.089.681         177.919.558                                  Penalty
Asuransi                                                  3.625.549          59.840.179                                Insurance
Keuntungan penjualan aset tetap                                   -           5.000.000               Gain on sales fixed assets
Lainnya                                               2.500.519.521       1.578.901.708                                   Others
Jumlah Pendapatan                                    76.581.632.239      80.044.505.846                          Total Revenue

Beban                                                                                                                  Expenses
Beban umum dan administrasi                 27       (15.017.045.929)   (20.732.290.504)   General and administrative expenses
Beban pemasaran                                         (370.723.483)      (414.771.785)                     Mark eting expense
Penyisihan penurunan                                                                                  Provision for impairment
 nilai piutang                            6,7,8,9     (3.946.618.028)    (1.134.966.913)               losses on receivables
Penyisihan penurunan nilai                                                                             Provision for impairment
  agunan yang diambil alih                  15        (1.169.200.000)                 -                     foreclosed assets
Beban bunga dan                                                                                          Interest expenses and
  keuangan                                  28       (37.082.443.622)   (36.338.768.083)                     financial charges
Beban lain-lain                                          (25.887.896)      (818.404.114)                          Other expense
Jumlah Beban                                         (57.611.918.958)   (59.439.201.399)                        Total Expenses

LABA SEBELUM                                                                                               PROFIT BEFORE
 BEBAN PAJAK PENGHASILAN                             18.969.713.281      20.605.304.447             INCOME TAX EXPENSE

Beban pajak penghasilan                     30b       (4.232.519.292)    (4.558.554.556)                    Income tax expense

LABA TAHUN BERJALAN                                  14.737.193.989      16.046.749.891                PROFIT FOR THE YEAR

PENGHASILAN                                                                                         OTHER COMPREHENSIVE
 KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                      INCOME
Pos yang tidak akan direklasifikasi                                                             Item that will not be reclassified
 ke laba rugi                                                                                                   to profit or loss
 Pengukuran kembali                                                                                         Remeasurement of
   liabilitas imbalan kerja                 29            89.143.781         23.081.023            employee benefits liability
 Pajak sehubungan dengan pos yang tidak                                                       Tax relating to item that will not
    akan direklasifikasi ke laba rugi       30d          (19.611.632)        (5.077.825)    be reclassified to profit or loss
 Penghasilan komprehensif lain -                                                              Other comprehensive income -
    setelah pajak                                        69.532.149         18.003.198                               net of tax

JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                            TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
  TAHUN BERJALAN                                     14.806.726.138      16.064.753.089                FOR THE YEAR

LABA PER SAHAM - DASAR                                                                    EARNINGS PER SHARE - BASIC
 (dinyatakan dalam nilai Rupiah penuh)      21              110.806            120.652 (Expressed in full amount of Rupiah)




 Lihat catatan atas Laporan Keuangan                                                         See a companying Notes to the
 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                 2             Financial Statements which are an integral part of
 Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                               the Financial Statements
Page 263
                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
                                LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                       STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                                             FOR THE YEAR ENDED
                                       31 DESEMBER 2025                                                                                  DECEMBER 31, 2025
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                          Saldo Laba / Retained Earnings          Penghasilan
                                                                       Tambahan                                                  Komprehensif
                                                                      Modal disetor/    Telah ditentukan   Belum ditentukan       Lain/ Other
                                      Catatan/   Modal Saham/        Additional Paid-   penggunaannya/     penggunaannya/       Comprehensive       Jumlah Ekuitas/
                                       Notes     Share Capital          in Capital        Appropriated      Unppropriated           Income            Total Equity

Saldo pada tanggal 01 Januari 2024                133.000.000.000          30.000.000        500.000.000    106.725.475.382         412.802.674      240.668.278.056     Balance as of January 01, 2024

Laba tahun berjalan                                              -                  -                  -     16.046.749.891                     -     16.046.749.891                     Profit for the year

Cadangan umum                            22                      -                  -        250.000.000       (250.000.000)                    -                   -                     General reserve

Pengukuran kembali liabilitas                                                                                                                                                Remeasurement of long-term
  imbalan kerja jangka panjang           29                      -                  -                  -                    -        18.003.198           18.003.198          employee benefits liability

Saldo pada tanggal 31 Desember 2024               133.000.000.000          30.000.000        750.000.000    122.522.225.273         430.805.872      256.733.031.145    Balance as of December 31, 2024

Laba tahun berjalan                                              -                  -                  -     14.737.193.989                     -     14.737.193.989                     Profit for the year

Cadangan umum                            22                      -                  -        250.000.000       (250.000.000)                    -                   -                     General reserve

Pengukuran kembali liabilitas                                                                                                                                                Remeasurement of long-term
  imbalan kerja jangka panjang           29                      -                  -                  -                    -        69.532.149           69.532.149          employee benefits liability

Saldo pada tanggal 31 Desember 2025               133.000.000.000          30.000.000      1.000.000.000    137.009.419.262         500.338.021      271.539.757.283    Balance as of December 31, 2025




Lihat catatan atas Laporan Keuangan                                                                                                                                     See a companying Notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                                                      3                                                    Financial Statements which are an integral part of
Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                                                                                                           the Financial Statements
Page 264
   PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                            PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
                 LAPORAN ARUS KAS                                           STATEMENT OF CASH FLOWS
       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                           FOR THE YEAR ENDED
                  31 DESEMBER 2025                                                DECEMBER 31, 2025
    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


                                       Catatan/
                                                       2025                 2024
                                        Notes
ARUS KAS DARI                                                                                            CASH FLOWS FROM
  AKTIVITAS OPERASI                                                                                  OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan Kas dari:                                                                                    Cash Received from:
  Pembiayaan                                       97.744.927.572       140.516.350.636                         Financing
  Sewa pembiayaan                                               -         1.857.113.276                     Finance lease
  Pembiayaan konsumen                              42.938.993.902        87.020.452.442                Consumer financing
  Syariah                                         172.307.840.310       108.420.887.060                            Sharia
  Administrasi                                        998.113.197         1.865.012.152                     Administration
  Lain-lain                                         2.673.150.183         1.816.661.454                              Others
Jumlah Penerimaan Kas                             316.663.025.164       341.496.477.020                  Total Cash Received

Pengeluaran Kas untuk:                                                                                             Cash Paid for:
  Pembiayaan                                       (78.725.120.622)    (137.025.181.341)                              Financing
  Pembiayaan konsumen                              (16.091.667.376)     (14.698.625.647)                   Consumer financing
  Syariah                                         (147.482.409.002)    (135.871.493.483)                                 Sharia
  Pemasok dan karyawan                             (10.253.370.974)     (13.889.046.971)              Suppliers and employees
  Bunga dan keuangan                               (19.644.220.079)     (33.069.205.427)         Interest and financial charges
  Lain-lain                                        (25.395.537.896)     (79.884.791.419)                                 Others
Jumlah Pengeluaran Kas                            (297.592.325.949)    (414.438.344.288)                         Total Cash Paid

Kas Bersih Diperoleh dari                                                                           Net Cash Flows Provided by
 (Digunakan untuk) operasi                          19.070.699.215      (72.941.867.268)                   (Used in) operating

 Pembayaran pajak penghasilan                       (1.987.191.361)      (1.327.663.062)                      Income tax paid
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)                                                Net Cash Flows Provided by (Used in)
 Aktivitas Operasi                                  17.083.507.854      (74.269.530.330)                 Operating Activities

ARUS KAS DARI                                                                                              CASH FLOWS FROM
 AKTIVITAS INVESTASI                                                                                  INVESTING ACTIVITIES
 Pencairan deposito berjangka                       3.000.000.000                     -                 Time deposit withdrawal
 Penjualan aset tetap                                           -             5.000.000                   Sales of fixed assets
 Perolehan aset tetap                     12           (3.600.000)                    -             Acquisitions of fixed assets
Kas Bersih Diperoleh dari                                                                           Net Cash Flows Provided by
 Aktivitas Investasi                                 2.996.400.000            5.000.000                    Investing Activities

ARUS KAS DARI                                                                                             CASH FLOWS FROM
 AKTIVITAS PENDANAAN                                                                                  FINANCING ACTIVITIES
 Pembayaran pokok obligasi                        (100.000.000.000)                   -               Bond principal payments
 Pembayaran pinjaman pembiayaan                     (1.366.784.368)         (43.755.751)            Payment of financing debt
 Penerimaan dari pinjaman yang diterima            243.695.794.134      124.909.142.615                    Proceeds from loans
 Pembayaran pinjaman yang diterima                (164.650.197.073)     (46.279.572.677)                      Payment of loans
Kas Bersih Diperoleh dari                                                                          Net Cash Flows Provided by
 (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan             (22.321.187.307)      78.585.814.187         (Used in) Financing Activities

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH                                                                     NET INCREASE (DECREASE) IN
 KAS DAN BANK                                       (2.241.279.453)       4.321.283.857                  CASH AND BANKS

KAS DAN BANK                                                                                          CASH AND BANKS AT
 PADA AWAL TAHUN                                    6.200.649.763         1.879.365.906       THE BEGINNING OF THE YEAR

KAS DAN BANK                                                                                            CASH AND BANKS AT
 PADA AKHIR TAHUN                                    3.959.370.310        6.200.649.763              THE END OF THE YEAR




 Lihat catatan atas Laporan Keuangan                                                          See a companying Notes to the
 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                 4              Financial Statements which are an integral part of
 Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                                the Financial Statements
Page 265
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


1.     UMUM                                                         1.     GENERAL

       a.   Pendirian dan Informasi Umum                                   a.   Establishment and General Information

            PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia                               PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
            (“Perusahaan”) didirikan dengan nama                                (“the Company”) was established under name
            PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation                             of PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation
            berdasarkan akta No. 38 tanggal 12 Mei 1989                         based on Notarial Deed No. 38 dated May 12,
            dari Miryam Magdalena Indrani Wiardi, S.H.,                         1989 of Miryam Magdalena Indrani Wiardi,
            notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah                        S.H., notary in Jakarta. The Deed of
            mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman                         Establishment was approved by the Minister of
            Republik       Indonesia    dengan     Surat                        Justice of the Republic Indonesia in his
            Keputusannya No. C2.7473.HT.01.01-Th’ 89                            Decision Letter No. C2.7473.HT.01.01-Th’ 89
            tanggal 15 Agustus 1989. Perusahaan                                 dated August 15, 1989. The Company’s name
            beberapa kali melakukan perubahan nama dan                          has been amended several times, most
            terakhir kali berubah nama menjadi PT Usaha                         recently changed its name to PT Usaha
            Pembiayaan RelianceIndonesia berdasarkan                            Pembiayaan RelianceIndonesia by Deed
            Akta No. 17 tanggal 25 September 2012 dari                          No. 17 dated September 25, 2012 of Aryani
            Aryani, S.H., M.Kn., notaris di Tangerang                           S.H., M.Kn., notary in Tangerang Selatan. The
            Selatan. Akta tersebut telah mendapat                               deed was approved by the Minister of Law and
            persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi                        Human Rights of the Republic of Indonesia in
            Republik Indonesia dengan Surat Keputusan                           his decision letter No. AHU-53399.AH.01.02
            No. AHU-53399.AH.01.02 tanggal 16 Oktober                           dated October 16, 2012.
            2012.

            Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami                           The Company's Articles of Association have
            beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta                       been amended several times, most recently by
            No. 06 tanggal 03 Januari 2025 dari DRA. RR.                        Deed No. 06 dated January 3, 2025 from DRA.
            Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notaris di Jakarta,                   RR. Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notary in
            mengenai perubahan ketentuan dari anggaran                          Jakarta, concerning changes to the provisions
            dasar Perseroan dengan detail perubahan                             of the Company's articles of association with
            Pasal 12 terkait tugas dan wewenang Direksi.                        detailed changes to Article 12 regarding the
                                                                                duties and authorities of the Board of Directors.

            Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar                                In accordance with article 3 of the Company’s
            Perusahaan, kegiatan utama Perusahaan                               Articles of Association, the Company is
            adalah menjalankan usaha di bidang                                  engaged in financing and sharia financing
            pembiayaan konvensional dan pembiayaan                              which is a Business Unit of Sharia, which
            syariah yang merupakan Unit Usaha Syariah                           include investment financing, working capital
            meliputi pembiayaan investasi, pembiayaan                           financing, multipurpose financing, service
            modal     kerja,   pembiayaan    multiguna,                         financing and other financing business
            pembiayaan jasa dan kegiatan usaha                                  activities based on approval from Financial
            pembiayaan lain berdasarkan persetujuan                             Service Authority (OJK).
            Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

            Perusahaan juga memperoleh izin pembukaan                           The Company also obtained license for
            Unit Usaha Syariah dari Dewan Komisioner                            opening Business Unit of Sharia from Board of
            OJK Direktur Industri Keuangan Non Bank                             OJK Director Industry Finance Non Bank
            Syariah dalam Surat Keputusan No. KEP-                              Sharia   in   its  Decision       Letter  No.
            87/NB.223/2017 tanggal 28 Juli 2017.                                KEP-87/NB.223/2017 dated July 28, 2017.

            Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan                            The Company is domiciled in Jakarta with its
            kantor terletak di SOHO West Point Lt. 2,                           office is located at SOHO West Point 2nd floor,
            Jl. Macan, Kav 4-5, Kedoya Utara, Kebon                             Jl. Macan, Kav 4-5, Kedoya Utara, Kebon
            Jeruk.                                                              Jeruk.




                                                                5
Page 266
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                 FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                      DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


1.     U M U M (lanjutan)                                              1.     GENERAL (continued)

       a.   Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan)                           a.      Establishment and General Information
                                                                                      (continued)

            Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha                                 The Company operate under Reliance Capital
            Reliance Capital Management. Pemegang                                     Management group business. The ultimate
            saham akhir Perusahaan adalah Anton                                       beneficial owner of the Company is Anton
            Budidjaja yang berdomisili di Indonesia.                                  Budidjaja who is domiciled in Indonesia.

       b.   Penawaran Umum Efek Utang Perusahaan                              b.      Public Offering of the Company’s Debt
                                                                                      Securites

            Pada tahun 2022, Perusahaan menerbitkan                                   In 2022, the Company issued debt securities in
            efek utang berupa obligasi yang ditawarkan                                the form of bonds to public through the
            kepada masyarakat melalui pasar modal di                                  Indonesian capital market.
            Indonesia.

            Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025,                                   Until December 31, 2025, bonds issued by the
            obligasi yang telah diterbitkan oleh Perusahaan                           Company ar as follows:
            adalah sebagai berikut:

                                   Tanggal                                                                                          Skedul
                                  pernyataan                                                                                     pembayaran
                                    efektif/                                                                                        bunga/
                                   Effective                                                                                        Interest
               Efek Utang/        notification      Nomor Surat/                     Jumlah/               Wali amanat/            payment
              Debt securities         date          Letter number                    Amount                 The trustee            schedule

            Obligasi I REFI        21 Januari/    No. S-11/D.04/2022           400.000.000.000     PT Bank                         Triwulan/
            tahun 2022/REFI       January 2022                                                     Pembangunan Daerah              Quarterly
            Bonds I Year 2022                                                                      Jawa Barat dan
                                                                                                   Banten Tbk

            Rincian tingkat bunga dan jatuh tempo masing-                             Details of interest rate and due date of each
            masing seri efek utang yang diterbitkan:                                  serial of debt securities issued are as follows:

                                     Tahun
                                  penerbitan/                        Tingkat bunga
                  Efek utang/       Year of      Nilai nominal/          tetap/            Jatuh tempo/          Cicilan pokok efek utang/
                 Debt Securites    issuance      Nominal value     Fixed interest rate       Due date            Debt securities installment

            Obligasi I/Bond I
                                                                                            19 Februari/      Pembayaran penuh pada saat jatuh
              Seri A/Serial A        2022        100.000.000.000              8%
                                                                                           February 2023      tempo/Bullet payment on due date
                                                                                             9 Februari/      Pembayaran penuh pada saat jatuh
              Seri B/Serial B        2022        100.000.000.000              9%
                                                                                           February 2025      tempo/Bullet payment on due date
                                                                                             9 Februari/      Pembayaran penuh pada saat jatuh
              Seri C/Serial C        2022        200.000.000.000             9,50%
                                                                                           February 2027      tempo/Bullet payment on due date
                                                 400.000.000.000


            Perusahaan menerbitkan obligasi dengan                                    The Company issues bonds for the purpose of
            tujuan untuk melunasi Pokok Surat utang                                   paying off the medium-term principal of MTN IV
            Jangka menengah MTN IV B tahun 2019                                       B in 2019 of Rp200,000,000,000 and is used to
            sebesar Rp200.000.000.000 dan digunakan                                   add to the financing portfolio.
            untuk meningkatkan portofolio pembiayaan.

            Berdasarkan surat dari PT Kustodian Sentral                               Based on letter from PT Kustodian Sentral Efek
            Efek Indonesia No. KSEI-2917/JKU/0223                                     Indonesia No. KSEI-2917/JKU/0223 explained
            menerangkan bahwa Perusahaan telah                                        that the Company had made principal
            melakukan pelunasan Pokok obligasi I Refi                                 repayments on Bonds I Refi year 2022 Series
            tahun 2022 Seri A pada tanggal 20 Februari                                A on February 20, 2023 in the amount of
            2023 sebesar Rp100.000.000.000.                                           Rp100,000,000,000.


                                                                   6
Page 267
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


1.     U M U M (lanjutan)                                       1.     GENERAL (continued)

       b.   Penawaran Umum Efek Utang Perusahaan                       b.   Public Offering of the Company’s Debt
            (lanjutan)                                                      Securites (continued)

            Berdasarkan surat dari PT Kustodian Sentral                     Based on a letter from PT Kustodian Sentral
            Efek Indonesia No. KSEI-2467/JKU/0225                           Efek Indonesia No. KSEI-2467/JKU/0225, it
            menerangkan bahwa Perusahaan telah                              states that the Company has paid off the
            melakukan pelunasan Pokok obligasi I Refi                       principal of the 2022 Series B Refi I bonds on
            tahun 2022 Seri B pada tanggal 10 Februari                      February       10,   2025,    amounting      to
            2025 sebesar Rp100.000.000.000.                                 Rp100,000,000,000.

       c.   Susunan Dewan Komisaris, Dewan Direksi,                    c.   The Composition       of Boards of
            Komite Audit dan Karyawan                                       Commissioners, Board of Directors, Audit
                                                                            Committee and Employees

            Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi                       The     composition     of   the   Board    of
            pada tanggal      31 Desember 2025 dan                          Commissioners and Board of Directors on
            2024 berdasarkan akta No. 25 tanggal                            December 31, 2025 and 2024 based on deed
            05 Agustus 2022 dari Dra. RR. Hariyanti                         No. 25 dated August 5, 2022 from Dra. RR.
            Poerbiantari, S.H., dan akta No. 38 tanggal                     Hariyanti Poerbiantari, S.H., and deed No. 38
            16 Juni 2021 dari Dra. RR. Hariyanti                            dated June 16, 2021 from Dra. RR. Hariyanti
            Poerbiantari, S.H., notaris di Jakarta adalah                   Poerbiantari, S.H., notary in Jakarta is as
            sebagai berikut:                                                follows:

            Dewan Komisaris                                                                       Board of Commissioner
            Komisaris Utama                            Anton Budidjaja                             President Commissioner
            Komisaris Independen                      Drs. Braman Setyo                         Independen Commissioner

            Dewan Direksi                                                                             Board of Directors
            Direktur Utama                                Iman Pribadi                                 President Director
            Direktur                                    Ira Rakhmawati                                           Director
            Direktur                                  Frans Victor Kailola                                       Director

            Susunan Komite Audit pada tanggal                               The composition of the Audit Committee as of
            31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                        December 31, 2025 and 2024 is as follows:
            berikut:

            Ketua                     :                   Braman Setyo                      :                    Chairman
            Anggota                   :                    Alan Yazid                       :                     Member
            Anggota                   :                    Saleh Basir                      :                     Member

            Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                          As of December 31, 2025 and 2024, the
            Perusahaan memiliki masing-masing sebanyak                      Company has 26 and 43 employees
            26 dan 43 karyawan (tidak diaudit).                             (unaudited), respectively.

       d.   Dewan Pengawas Syariah dan Sekretaris                      d.   Board of Sharia Supervisory and Corporate
            Perusahaan                                                      Secretary

            Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                               As of December 31, 2025 and 2024, the
            2024, Dewan Pengawas Syariah Perusahaan                         Company’s Sharia Supervisory Board is M.
            adalah M. Faisal Muchtar.                                       Faisal Muchtar.

            Berdasarkan     Surat   Keputusan    Direksi                    Based on Director’s Decision Letter of the
            Perusahaan     No.    002/BOD-REFI/VI/2022                      Company No. 002/DOD-REFI/VI/2022 dated
            tanggal 30 Juni 2022, Sekretaris Perusahaan                     June 30, 2022, the Corporate Secretary as of
            pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                          December 31, 2025 and 2024 is Hanindya
            adalah Hanindya Aryoputro.                                      Aryoputro.




                                                            7
Page 268
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


1.     U M U M (lanjutan)                                         1.     GENERAL (continued)

       e.   Penyelesaian Laporan Keuangan                                e.   Completion of the Financial Statements

            Manajemen         bertanggungjawab       atas                     Management is responsible for the preparation
            penyusunan dan penyajian laporan keuangan                         and presentation of the financial statements of
            Perusahaan yang diotorisasi oleh Dewan                            the Company which were authorized by Board
            Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 04 Mei                     of Directors for issuance on May 04, 2026.
            2026.


2.     INFORMASI          KEBIJAKAN          AKUNTANSI            2.     MATERIAL          ACCOUNTING             POLICIES
       MATERIAL                                                          INFORMATION

       a.   Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan                       a.   Basis for the Preparation and Presentation
            Keuangan                                                          of Financial Statements

            Laporan keuangan disusun dan disajikan                            The financial statements have been prepared
            dengan menggunakan Standar Akuntansi                              and presented in accordance with Indonesian
            Keuangan di Indonesia, meliputi pernyataan                        Financial Accounting Standards, which
            dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan                      comprise the statements and interpretations
            Standar Akuntansi Keuangan dan Dewan                              issued by the Board of Financial Accounting
            Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan                          Standards of the Institute of Indonesia
            Indonesia (IAI), serta peraturan-peraturan yang                   Chartered Accountants (IAI), and the Board of
            diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).                    Sharia Accounting Standards of IAI and
                                                                              regulations issued by Financial Service
                                                                              Authority (OJK).

            Laporan keuangan juga disusun dan disajikan                       The financial statements have been also
            sesuai dengan peraturan Badan Pengawas                            prepared and presented in accordance with
            Pasar Modal dan Lembaga keuangan                                  Capital Market and Financial Institution
            (“BAPEPAM-LK”) No. VIII.G.7 yang merupakan                        Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”) rule
            lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK                               No. VIII.G.7, Attachment to Decision of
            No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012                          BAPEPAMLK Chairman No. KEP-347/BL/2012
            tentang “Penyajian dan Pengungkapan                               dated June 25, 2012, on the “Financial
            Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan                           Statements Presentation and Disclosure for
            Publik”.                                                          Issuers or Public Companies”.

            Dasar pengukuran laporan keuangan ini                             The measurement basis used is the historical
            adalah konsep biaya perolehan, kecuali                            cost, except for certain accounts which are
            beberapa akun tertentu disusun berdasarkan                        measured on the bases described in the related
            pengukuran lain, sebagaimana diuraikan                            accounting policies. The financial statements,
            dalam kebijakan akuntansi masing-masing                           except for the statements of cash flows, are
            akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun                       prepared under the accrual basis of
            dengan metode akrual, kecuali laporan arus                        accounting.
            kas.

            Laporan     arus     kas   disusun dengan                         The statements of cash flows are prepared
            menggunakan metode langsung dengan                                using the direct method with classifications of
            mengelompokkan arus kas dalam aktivitas                           cash flows into operating, investing and
            operasi, investasi dan pendanaan.                                 financing activities.

            Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam                         The accounting policies adopted in the
            penyusunan laporan keuangan untuk tanggal                         preparation of the financial statements for the
            31 Desember 2025 adalah konsisten dengan                          December 31, 2025 are consistent with those
            kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam                         adopted in the preparation of the financial
            penyusunan laporan keuangan untuk tahun                           statements for the years ended December 31,
            yang berakhir 31 Desember 2024.                                   2024.

            Mata uang yang digunakan dalam penyusunan                         The currency used in the preparation and
            dan penyajian laporan keuangan adalah mata                        presentation of the financial statements is the
            uang Rupiah yang juga merupakan mata uang                         Rupiah (Rupiah) which is also the functional
            fungsional Perusahaan.                                            currency of the Company.


                                                              8
Page 269
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI            2.     MATERIAL      ACCOUNTING                   POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

       b.   Perubahan Kebijakan            Akuntansi    dan                b.   Changes In       Accounting      Policies    And
            Pengungkapan                                                        Disclosure

            Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan                             Financial Accounting Standards Board of the
            Akuntan     Indonesia     (DSAK-IAI)    telah                       Indonesian Institute of Accountants (DSAK-IAI)
            menerbitkan amandemen dan interpretasi yang                         has issue amendments and interpretations
            berlaku efektif mulai 1 Januari 2025 sebagai                        whice are effectiveas at January 1, 2025 as
            berikut:                                                            follows:

            -       Amandemen PSAK 221:            Pengaruh                     -   Amendments to PSAK 221: Effect of
                    perubahan Kurs Valuta Asing;                                    changes in foreign exchange rates;

            -       PSAK 117: Kontrak Asuransi;                                 -   PSAK 117: Insurance Contracts;

            -       Amandemen PSAK 370: Akuntansi Aset                          -   Amendments to PSAK 370: Accounting for
                    Liabilitas Pengampunan Pajak;                                   Tax Amnesty Assets and Liabilities;

            Implementasi dari standar-standar tersebut                          The implementation of the above standards did
            tidak menghasilkan perubahan kebijakan                              not result in changes to the Company’s
            akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki                             accounting policies and had no significant
            dampak yang signifikan terhadap jumlah yang                         impact on the amounts reported for current
            dilaporkan di tahun berjalan atau tahun                             year or prior year.
            sebelumnya.

            Standar baru, amandemen,dan interpretasi                            The new standards, amendments, and
            yang telah diterbitkan, dan berlaku efektif untuk                   interpretations that have been issued, and are
            tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1                         effective for financial years beginning on or
            Januari 2026, adalah sebagai berikut:                               after January 1, 2026, are as follows:

                -     Amandemen     PSAK 109:      Instrumen                    -   Amendments to PSAK 109: Financial
                      keuangan;                                                     instruments;

                -     Amandemen PSAK 107: Instrumen                             -   Amendments to PSAK 107: Financial
                      keuangan      pengungkapan    tentang                         instruments      disclosures   on      the
                      klasifikasi dan pengukuran instrument                         classification and measurement of financial
                      keuangan.                                                     instruments.

       c.   Penjabaran Mata Uang Asing                                     c.   Foreign Currency Translation

            Mata Uang Fungsional dan Pelaporan                                  Functional and Reporting Currencies

            Akun-akun yang tercakup dalam laporan                               Items included in the Company’s financial
            keuangan Perusahaan diukur menggunakan                              statements are measured using the currency of
            mata uang dari lingkungan ekonomi utama                             the primary economic environment in which the
            dimana entitas beroperasi (mata uang                                entity operates (the functional currency).
            fungsional).

            Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah,                            The financial statements are presented in
            yang merupakan mata uang fungsional dan                             Rupiah which is the Company’s functional and
            mata uang penyajian Perusahaan.                                     presentation currency.

            Transaksi dan Saldo                                                 Transactions and Balances

            Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan                          Foreign currency transactions are translated
            ke dalam mata uang fungsional menggunakan                           into the functional currency using the exchange
            kurs pada tanggal transaksi.                                        rates prevailing at the dates of the transactions.




                                                                9
Page 270
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                             FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                  DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                  POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                INFORMATION (continued)

       c.   Penjabaran Mata Uang Asing (lanjutan)                         c.   Foreign Currency Translation (continued)

            Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang                         Foreign exchange gains and losses resulting
            timbul dari penyelesaian transaksi dan dari                        from the settlement of such transactions and
            penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan                     from the translation at year end exchange rates
            liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui                    of monetary assets and liabilities denominated
            dalam laba rugi. Kecuali jika ditangguhkan                         in foreign currencies are recognized in profit or
            dalam ekuitas sebagai arus kas yang                                loss, except when deferred in equity as
            memenuhi syarat atau lindung nilai investasi                       qualifying cash flow or net investment hedges.
            bersih.

            Aset non-moneter yang diukur pada nilai wajar                      Non-monetary assets that are measured at fair
            dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal                           value are translated using the exchange rate at
            nilai wajar ditentukan. Selisih penjabaran akun                    the date that the fair value was determined.
            ekuitas dan akun non-moneter serupa yang                           Translation differences on equities and similar
            diukur pada nilai wajar diakui dalam laba rugi.                    non-monetary items measured at fair value are
                                                                               recognized in profit or loss.

            Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                  As of December 31, 2025 and 2024, the
            2024, kurs konversi yakni kurs tengah Bank                         conversion rates used by the Company were
            Indonesia, yang digunakan oleh Perusahaan                          the middle rates of Bank Indonesia had
            adalah masing-masing sebesar Rp16.782 dan                          Rp16,782 and Rp16,162 per US$ 1,
            Rp16.162 per US$ 1.                                                respectively.

       d.   Transaksi Pihak-Pihak Berelasi                                d.   Transaction With Related Parties

            Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak                     A person or entity is considered a related party
            berelasi Perusahaan apabila memenuhi                               of the Company if it meets the definition of a
            definisi pihak berelasi berdasarkan PSAK                           related party in SFAS No. 224 “Related Party
            No. 224 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.                       Disclosures”.

            Semua transaksi signifikan dengan pihak                            All significant transactions with related parties
            berelasi telah diungkapkan dalam laporan                           are disclosed in the financial statements.
            keuangan.

       e.   Instrumen Keuangan                                            e.   Financial Instruments

            Aset keuangan                                                      Financial assets

            Klasifikasi                                                        Classification

            Perusahaan mengklasifikasikan keuangannya                          The Company classifies its financial assets
            berdasarkan kategori sebagai berikut pada                          according to the following categories at initial
            saat pengakuan awal:                                               recognition:
            • Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                       • Financial assets measured at fair value
               melalui laba rugi;                                                 through profit or loss;
            • Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                       • Financial assets measured at fair value
               melalui penghasilan komprehensif lain;                             through other comprehensive income;
            • Aset keuangan yang diukur pada biaya                             • Financial assets measured at amortized
               perolehan diamortisasi.                                            cost.

            Klasifikasi dan pengukuran keuangan harus                          Classification and measurement of financial
            didasarkan pada bisnis model dan arus kas                          assets are based on business model and
            kontraktual – apakah semata dari pembayaran                        contractual cash flows – whether from solely
            pokok dan bunga. Manajemen menentukan                              payment of principal and interest. Management
            klasifikasi keuangan tersebut pada pengakuan                       determines the classification of its financial
            awal dan tidak bisa melakukan perubahan                            assets at initial recognition and cannot change
            setelah penerapan awal tersebut.                                   the classification already made at initial
                                                                               application.



                                                              10
Page 271
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                   POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

       e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)                                  e.   Financial Instruments (continued)

            Aset keuangan (lanjutan)                                            Financial assets (continued)

            Pengakuan dan pengukuran awal                                       Initial recognition and measurement

            Aset keuangan diukur pada biaya perolehan                           Financial assets are measured at amortized
            diamortisasi jika memenuhi kondisi sebagai                          cost if they meet the following conditions:
            berikut:
            • Aset keuangan dikelola dalam model bisnis                         •   Financial assets are managed in a business
                yang bertujuan untuk memiliki aset                                  model that aims to have financial assets in
                keuangan dalam rangka mendapatkan arus                              order to obtain contractual cash flow; and:
                kas kontraktual; dan

            •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan                      •   The contractual terms of the financial asset
                tersebut memberikan hak pada tanggal                                provide rights on a certain date for cash flow
                tertentu atas arus kas yang diperoleh                               obtained solely from payment of principal
                semata dari pembayaran pokok dan bunga                              and interest (SPPI) on the principal amount
                (SPPI) dari jumlah pokok terutang.                                  owed.

            Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui                       Financial assets are measured at fair value
            penghasilan komprehensif lain jika memenuhi                         through other comprehensive income if they
            kondisi sebagai berikut:                                            meet the following conditions:
            • Aset keuangan dikelola dalam model bisnis                         • Financial assets are managed in a business
               yang bertujuan untuk mendapatkan arus                                model that aims to obtain contractual cash
               kas kontraktual dan menjual aset                                     flow and sell financial assets; and
               keuangan; dan
            • Persyaratan kontraktual dari aset keuangan                        •   The contractual requirements of the
               tersebut memenuhi kriteria SPPI.                                     financial assets meet the SPPI criteria.

            Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi                           Other financial assets that do not meet the
            persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai                          requirements to be classified as financial
            keuangan diukur pada biaya perolehan                                assets measured at amortized cost or fair value
            diamortisasi  atau   nilai   wajar      melalui                     through other comprehensive income, are
            penghasilan komprehensif lain, diklasifikasikan                     classified as measured at fair value through
            sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba                        profit or loss.
            rugi.

            Saat pengakuan awal Perusahaan dapat                                At initial recognition, the Company can make an
            membuat penetapan yang tidak dapat                                  irrevocable determination to measure assets
            dibatalkan untuk mengukur sebagai yang                              that meet the requirements to be measured at
            memenuhi persyaratan untuk diukur pada                              amortized cost or fair value through other
            biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar                       comprehensive income at fair value through
            melalui penghasilan komprehensif lain pada                          profit or loss, if the determination eliminates
            nilai wajar melalui laba rugi, apabila penetapan                    or significantly reduces the measurement or
            tersebut mengeliminasi atau secara signifikan                       recognition       inconsistencies    (sometimes
            mengurangi inkonsistensi pengukuran atau                            referred to as “accounting mismatch”).
            pengakuan       (kadang       disebut    sebagai
            “accounting mismatch”).

            Penilaian model bisnis                                              Valuation of business models

            Model bisnis ditentukan pada level yang                             The business model is defined at a level that
            mencerminkan bagaimana kelompok sebagian                            reflects how groups of financial assets are
            keuangan dikelola sama untuk mencapai                               managed together to achieve specific business
            tujuan bisnis tertentu.                                             objectives.




                                                               11
Page 272
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                    POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                               INFORMATION (continued)

       e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)                                e.   Financial Instruments (continued)

            Aset keuangan (lanjutan)                                          Financial assets (continued)

            Penilaian model bisnis (lanjutan)                                 Valuation of business models (continued)

            Penilaian model bisnis dilakukan dengan                           The evaluation of the business model is carried
            mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas pada,                     out by considering, but not limited to, the
            hal-hal berikut:                                                  following:
            • Bagaimana kinerja dari model bisnis dan                         • How the performance of the business
                aset keuangan yang dimiliki dalam model                            model and financial assets held in the
                bisnis dievaluasi dan dilaporkan kepada                            business model are evaluated and reported
                personil manajemen kunci Perusahaan;                               to the Company’s key management
                                                                                   personnel;
            •   Apakah risiko yang memengaruhi kinerja                        • What risks affect the performance of the
                dari model bisnis (termasuk aset keuangan                          business model (including financial assets
                yang dimiliki dalam model bisnis) dan                              held in the business model) and specifically
                khususnya bagaimana cara aset keuangan                             how the financial assets are managed; and;
                tersebut dikelola; dan
            •   Bagaimana penilaian kinerja pengelola aset                    •   How to evaluate the performance of
                keuangan (sebagai contoh, apakah                                  managers of financial assets (for example,
                penilaian kinerja berdasarkan nilai wajar                         whether performance appraisals are based
                dari aset yang dikelola atau arus kas                             on the fair value of the assets being
                kontraktual yang diperoleh).                                      managed or the contractual cash flows
                                                                                  obtained).

            Aset     keuangan      yang    dimiliki  untuk                    Financial assets held for trading or managed
            diperdagangkan atau dikelola dan penilaian                        and which performance appraisals based on
            kinerjanya berdasarkan nilai wajar diukur pada                    fair value are measured at fair value through
            nilai wajar melalui laba rugi.                                    profit or loss.

            Liabilitas keuangan                                               Financial liabilities

            Liabilitas keuangan diklasifikasikan kedalam                      Financial liabilities are classified into the
            kategori sebagai berikut pada saat pengakuan                      following categories at initial recognition:
            awal:
            • Liabilitas keuangan yang diukur dengan                          •   Financial liabilities at amortized cost;
               biaya perolehan diamortisasi;
            • Liabilitas keuangan yang diukur dengan                          •   Financial liabilities at Fair Value Through
               nilai wajar melalui laba rugi atau melalui                         Profit and Loss (FVTPL) or Other
               penghasilan komprehensif lain.                                     Comprehensive Income (FVOCI).

            Pengukuran setelah pengukuran awal                                Subsequent measurement

            Aset keuangan dalam kelompok aset                                 Financial assets at fair value through other
            keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui                     comprehensive income and financial assets
            penghasilan komprehensif lain dan aset                            and financial liabilities at fair value through
            keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur                      profit or loss are measured at fair value.
            pada nilai wajar melalui laba rugi diukur pada
            nilai wajarnya.




                                                             12
Page 273
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                    POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

       e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)                                  e.   Financial Instruments (continued)

            Liabilitas keuangan (lanjutan)                                      Financial liabilities (continued)

            Pengukuran      setelah    pengukuran      awal                     Subsequent measurement (continued)
            (lanjutan)

            Aset keuangan kelompok biaya perolehan                              Financial assets classified as amortized cost
            diamortisasi dan liabilitas keuangan lainnya                        and other financial liabilities measured at
            diukur pada biaya perolehan diamortisasi                            amortized cost using the effective interest rate
            dengan menggunakan metode suku bunga                                method.
            efektif.

            Penurunan nilai aset keuangan                                       Impairment of financial asset

            Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan                           At each reporting date, the Company assess
            menilai apakah risiko kredit dari keuangan                          whether the credit risk on a financial instrument
            telah meningkat secara signifikan sejak                             has increased significantly since initial
            pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian,                         recognition. When making the assessment, the
            Perusahaan menggunakan perubahan atas                               Company use the change in the risk of a default
            risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang                           occurring over the expected life of the financial
            perkiraan usia keuangan daripada perubahan                          instrument instead of the change in the amount
            atas jumlah kerugian kredit ekspektasian.                           of expected credit losses. To make that
            Dalam melakukan penilaian, Perusahaan                               assessment, the Company compare the risk of
            membandingkan antara risiko gagal bayar                             a default occurring on the financial instrument
            yang terjadi atas keuangan pada saat periode                        as at the reporting date with the risk of a default
            pelaporan dengan risiko gagal bayar yang                            occurring on the financial instrument as at the
            terjadi atas keuangan pada saat pengakuan                           date of initial recognition and consider
            awal dan mempertimbangkan kewajaran serta                           reasonable and supportable information, that is
            ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa                         available without undue cost or effort at the
            biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan                        reporting date about past events, current
            terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi                          conditions and forecasts of future economic
            terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di                       conditions, that is indicative of significant
            masa depan, yang mengindikasikan kenaikan                           increases in credit risk since initial recognition.
            risiko kredit sejak pengakuan awal.

            Perusahaan menerapkan metode yang                                   The Company applied a simplified approach to
            disederhanakan untuk mengukur kerugian                              measure such expected credit loss for trade
            kredit ekspektasian tersebut terhadap piutang                       receivables, other receivables, net investment
            usaha, piutang lain-lain, investasi bersih dalam                    in finance lease and contract assets without
            sewa pembiayaan dan aset kontrak tanpa                              significant financing component.
            komponen pendanaan yang signifikan.

            Instrumen keuangan disalinghapuskan                                 Offsetting financial instruments

            Aset keuangan dan liabilitas keuangan                               Financial assets and liabilities are offset and
            disalinghapuskan      dan    jumlah   netonya                       the net amount is reported in the statement of
            dilaporkan pada laporan posisi keuangan                             financial position when there is a legally
            terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk                           enforceable right to offset the amounts and
            melakukan saling hapus atas jumlah yang telah                       there is an intention to settle on a net basis, or
            diakui tersebut dan adanya niat untuk                               realise the asset and settle the liability
            menyelesaikan secara neto, atau untuk                               simultaneously. The legally enforceable right
            merealisasikan aset dan menyelesaikan                               must not be contingent on future events and
            liabilitas secara bersamaan. Hak saling hapus                       must be enforceable in the normal course of
            tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan                        business and in the event of default in solvency
            dan dapat dipaksakan secara hukum dalam                             or bankcrupty of the Company or the
            situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa                      counterparty.
            gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau
            kebangkrutan Perusahaan atau pihak lawan.



                                                               13
Page 274
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                               FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                    DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                    POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                  INFORMATION (continued)

       f.   Pengukuran Nilai Wajar                                          f.   Fair Value Measurement

            Pengukuran nilai wajar didasarkan pada                               The fair value measurement is based on the
            asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset                            presumption that the transaction to sell the
            atau mengalihkan liabilitas akan terjadi:                            asset or transfer the liability takes place either:

            •   Di pasar utama untuk aset atau liabilitas                        •   In the principal market for the asset or
                tersebut atau;                                                       liability or;
            •   Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar                        •   In the absence of a principal market, in the
                yang paling menguntungkan untuk aset                                 most advantageous market for the asset or
                atau liabilitas tersebut.                                            liability.

            Perusahaan harus memiliki akses ke pasar                             The Company must have access to the
            utama atau pasar yang paling menguntungkan                           principal or the most advantageous market at
            pada tanggal pengukuran.                                             the measurement date.

            Nilai wajar aset atau liabilitas diukur                              The fair value of an asset or a liability is
            menggunakan asumsi yang akan digunakan                               measured using the assumptions that market
            pelaku pasar ketika menentukan harga aset                            participants would use when pricing the asset
            atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa                        or liability, assuming that market participants
            pelaku pasar bertindak dalam kepentingan                             act in their economic best interest.
            ekonomi terbaiknya.

            Ketika Perusahaan menggunakan teknik                                 When the Company uses valuation techniques,
            penilaian, maka Perusahaan memaksimalkan                             it maximizes the use of relevant observable
            penggunaan input yang dapat diobservasi yang                         inputs and minimizing the use of unobservable
            relevan dan meminimalkan penggunaan input                            inputs.
            yang tidak dapat diobservasi.

            Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai                          All assets and liabilities for which fair value is
            wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau                      measured or disclosed in the financial
            diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai                       statements are categorized within the fair value
            wajar sebagai berikut:                                               hierarchy as follows:

            •   Level 1 – harga kuotasian (tanpa                                 •   Level 1 – quoted (unadjusted) market prices
                penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau                          in active markets for identical assets or
                liabilitas yang identik;                                             liabilities;
            •   Level 2 – teknik penilaian dimana level input                    •   Level 2 – valuation techniques for which the
                terendah      yang      signifikan terhadap                          lowest level input that is significant to the
                pengukuran nilai wajar dapat diobservasi,                            fair value measurement is directly or
                baik secara langsung maupun tidak                                    indirectly observable;
                langsung;
            •   Level 3 – teknik penilaian dimana level input                    •   Level 3 – valuation techniques for which the
                terendah      yang      signifikan terhadap                          lowest level input that is significant to the
                pengukuran nilai wajar tidak dapat                                   fair value measurement is unobservable.
                diobservasi.

            Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai                     For assets and liabilities that are recognized in
            wajar secara berulang dalam laporan                                  the financial statements on a recurring basis,
            keuangan, maka Perusahaan menentukan                                 the Company determines whether there are
            apakah telah terjadi transfer di antara level                        transfers between levels in the hierarchy by
            hirarki dengan menilai kembali pengkategorian                        reassessing categorization at the end of each
            level nilai wajar pada setiap akhir periode                          reporting period.
            pelaporan.




                                                                14
Page 275
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                             FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                  DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                   POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                INFORMATION (continued)

       g.   Piutang Pembiayaan                                            g.   Financing Receivables

            Piutang pembiayaan terdiri dari piutang                            Financing receivables consist of working
            pembiayaan modal kerja dan pembiayaan                              capital financing receivables and investment
            investasi.                                                         financing receivables.

            Piutang pembiayaan dikategorikan sebagai                           Financing receivables is categorized as loans
            pinjaman diberikan dan piutang dinyatakan                          and receivables are stated at amortized cost
            pada biaya perolehan diamortisasi dikurangi                        less allowance for any impairment losses.
            cadangan kerugian penurunan nilai.

            Piutang pembiayaan modal kerja adalah                              Working capital financing receivables are
            pembiayaan modal kerja yang dibayarkan                             working capital financing, which directly paid by
            langsung oleh Perusahaan pembiayaan                                financing Company to supplier goods and/or
            kepada penyedia barang dan/atau jasa dengan                        services over maximum period of 2 (two) years.
            jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun.

            Piutang pembiayaan dihapusbukukan dengan                           Financing receivable are written off through
            mendebit cadangan kerugian penurunan nilai                         allowance for impairment losses when
            piutang pembiayaan pada saat manajemen                             management believes that the accounts should
            berpendapat bahwa konsumen tersebut harus                          be written off because the consumers are
            dihapuskan karena secara operasional                               unable to pay or difficult to be collected.
            konsumen sudah tidak mampu membayar atau
            sulit untuk ditagih.

       h.   Pembiayaan Sewa Pembiayaan                                    h.   Finance Lease Receivable

            Penentuan       apakah     suatu     perjanjian                    The determination of whether an arrangement
            merupakan perjanjian sewa atau perjanjian                          is, or contains a lease is based on the
            yang mengandung sewa didasarkan atas                               substance of the arrangement at inception date
            substansi perjanjian pada tanggal awal sewa                        and whether the fulfillment of the arrangement
            dan apakah pemenuhan perjanjian tergantung                         is dependent on the use of a specific asset and
            pada penggunaan suatu aset dan perjanjian                          the arrangement conveys a right to use the
            tersebut memberikan suatu hak untuk                                asset. Leases are classified as finance lease if
            menggunakan aset tersebut. Suatu sewa                              the lease transfer substantially all the risks and
            diklasifikasikan sebagai sewa Pembiayaan jika                      rewards incidental to ownership of the leased
            sewa tersebut mengalihkan secara substansial                       assets. Leases are classified as operating
            seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan                     leases if the leases are classified as operationg
            kepemilikan aset. Suatu sewa diklasifikasikan                      lease if the leases do not transfer substantially
            sebagai sewa operasi jika sewa tidak                               all the risks and rewards incidental to
            mengalihkan secara substansial seluruh risiko                      ownership of the leased asset.
            dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan
            aset.

            Perusahaan mengakui aset berupa piutang                            The Company recognised assets of financial
            sewa Pembiayaan sebesar jumlah yang sama                           lease receivable at an amount equal to the net
            dengan investasi sewa neto. Penerimaan                             investment in the lease. Lease payment is
            piutang    sewa    diperlakukan    sebagai                         treated as repayment of principal and financing
            pembayaran pokok dan penghasilan sewa                              lease income. The recognition of financing
            Pembiayaan. Pengakuan penghasilan sewa                             lease income is based on a pattern reflecting a
            Pembiayaan didasarkan pada suatu pola yang                         constant periodic rate of return on the
            mencerminkan suatu tingkat pengembalian                            Company’s net investment in the financing
            periodik yang konstan atas investasi neto.                         lease. The Company acts as a lessor in finance
            Perusahaan bertindak sebagai lessor dalam                          lease.
            sewa pembiayaan.




                                                              15
Page 276
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                             FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                  DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                   POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                INFORMATION (continued)

       i.   Piutang Pembiayaan Konsumen                                   i.   Consumer Financing Receivables

            Pembiayaan konsumen adalah kegiatan                                Consumer financing is a financing activity for
            pembiayaan   untuk   pengadaan barang                              procurement of goods based on the needs of
            berdasarkan kebutuhan konsumen dengan                              consumer with payment by installment.
            pembayaran secara angsuran.

            Piutang pembiayaan konsumen dikategorikan                          Consumer financing receivables are being
            sebagai pinjaman diberikan dan piutang dan                         categorized as loans and receivables and are
            dinyatakan pada biaya perolehan diamortisasi                       stated at amortized cost less any allowance for
            dikurangi   dengan    cadangan     kerugian                        impairment losses. Interest income is
            penurunan nilai. Pendapatan bunga diakui                           recognized based on the effective interest rate
            berdasarkan metode suku bunga efektif.                             method.

            Piutang dinyatakan tidak tertagih apabila                          Receivables are deemed uncollectible if the
            debitur sudah tidak mampu membayar dan                             debitors are unable to pay and have been
            atau sulit untuk ditagih, serta telah menunggak                    delinquent for more than 90 days.
            lebih dari 90 hari.

            Penyelesaian     kontrak     sebelum masa                          Early termination of a contract is treated as a
            pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan                          cancellation of an existing contract and the
            sebagai pembatalan kontrak pembiayaan                              resulting gain is recognized in the current profit
            konsumen dan keuntungan yang timbul diakui                         or loss.
            dalam laba rugi periode berjalan.

            Piutang     pembiayaan      konsumen    akan                       Consumer financing receivables will be written-
            dihapusbukukan berdasarkan penelaahan                              off based on management review of individual
            manajemen atas kasus per kasus. Penerimaan                         case. Receipts from written-off receivables are
            dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui                      recognized as other income when received.
            sebagai pendapatan lain-lain pada saat
            diterima.

       j.   Piutang Pembiayaan Syariah                                    j.   Sharia Financing Receivables

            Murabahah                                                          Murabahah

            Murabahah adalah akad jual beli barang                             Murabahah is goods sell-buy contract with a
            dengan harga jual sebesar biaya perolehan                          selling price amounting to the acquisition cost
            ditambah keuntungan yang disepakati dan                            plus agreed margin and the Company must
            Perusahaan harus mengungkapkan biaya                               disclose the acquisition cost to the consumer.
            perolehan barang tersebut kepada konsumen.                         When the murabahah contract is signed,
            Pada saat akad murabahah, piutang                                  murabahah       financing   receivables     are
            pembiayaan murabahah diakui sebesar biaya                          recognized as at acquisition cost plus agreed
            perolehan ditambah keuntungan (marjin).                            margin.

            Keuntungan murabahah diakui selama periode                         Murabahah margin is recognized over the
            akad berdasarkan marjin yang disetujui dari                        period of the contract based on agreed margin
            piutang pembiayaan murabahah. Akad                                 of the murabahah financing receivables.
            murabahah secara substansi merupakan suatu                         Substantially,     murabahah     contract      is
            pembiayaan, sehingga pengakuan margin                              a financing, so that margin recognition is based
            dilakukan berdasarkan standar yang mengatur                        on standards which regulate financing, as
            pembiayaan, seperti yang disebutkan di                             mentioned in consumer financing policy.
            kebijakan pembiayaan konsumen.




                                                              16
Page 277
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                   POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

       j.   Piutang Pembiayaan Syariah (lanjutan)                          j.   Sharia Financing Receivables (continued)

            Qardh                                                               Qardh

            Qardh adalah penyaluran dana dengan akad                            Qardh represent a distribution of funds with
            qardh.                                                              qardh contract.

            Akad qardh adalah akad pinjaman dana                                Qardh contract is a borrowing contract with the
            kepada nasabah dengan ketentuan bahwa                               condition that the borrower should repay the
            nasabah wajib mengembalikan dana yang                               loan at a specified period of time.
            diterimanya pada waktu yang telah disepakati.

            Qardh meliputi pembiayaan dengan akad                               Qardh includes hawalah and rahn financing
            hawalah dan rahn. Akad hawalah adalah akad                          contract. Hawalah is a transfer of debts from
            pengalihan utang dari pihak yang berutang                           debtors to other party (Company) which
            (nasabah) kepada pihak lain (Perusahaan)                            obligate to shoulder or pay. The Company will
            yang wajib menanggung atau membayar. Atas                           obtain an ujrah (fee) from this transaction,
            transaksi ini Perusahaan mendapatkan ujrah                          which is recognised as income when received.
            (imbalan) dan diakui sebagai pendapatan pada
            saat diterima.

            Akad rahn merupakan transaksi menggadaikan                          Rahn contract is the pawn of goods or assets
            barang atau harta dari nasabah kepada                               by customers to the Company with the money
            Perusahaan dengan uang sebagai gantinya,                            as compensation. Goods or assets being
            Barang atau harta yang digadaikan tersebut                          pawned are valued in accordance with the
            dinilai sesuai harga pasar dikurangi persentase                     market price less a certain percentage and the
            tertentu dan sebagai imbalannya Perusahaan                          Company gets ujrah (fee) in return which are
            mendapatkan ujrah (imbalan) dan diakui                              recognised on an accrual basis.
            berdasarkan basis akrual.

            Qardh diakui sebesar jumlah dana yang                               Qardh are recognised at the same amount of
            dipinjamkan pada saat terjadinya. Pada                              funds lent when these occur. On the statement
            tanggal laporan posisi keuangan, qardh                              of financial position date, funds of qardh is
            dinyatakan sebesar saldo pinjaman dikurangi                         stated at the outstanding financing balance less
            dengan saldo cadangan kerugian penurunan                            allowance for impairment losses which is
            nilai yang dibentuk berdasarkan hasil reviu oleh                    provided based on the management’s review of
            manajemen terhadap kualitas pembiayaan                              the financing quality.
            yang ada

            Musyarakah Mutanaqisah                                              Musyarakah Mutanaqisah

            Musyarakah Mutanaqisah adalah akad kerja                            Musyarakah Mutanaqisah is a cooperation
            sama antara Perusahaan dan konsumen.                                agreement between the Company and
            Ekuitas dari Perusahaan akan dibagi menjadi                         consumers. The Company's equity will be
            unit musyarakah dan konsumen akan membeli                           divided into musyarakah units and consumers
            unit yang dimiliki Perusahaan melalui                               will purchase units owned by the Company
            pembayaran cicilan.                                                 through installment payments.

            Pada akhir periode pelaporan, piutang                               At the end of the reporting period, financing
            pembiayaan        Musyarakah       Mutanaqisah                      Musyarakah Mutanaqishah receivables are
            disajikan sebesar nilai neto yang dapat                             stated at their net realizable value, i.e. the
            direalisasikan, yaitu saldo piutang Musyarakah                      outstanding amounts of allowance for
            Mutanaqishah dikurangi penyisihan kerugian                          impairment losses.
            penurunan nilai.

       k.   Biaya Dibayar di Muka                                          k.   Prepaid Expenses

            Biaya dibayar di muka diamortisasi selama                           Prepaid expenses are amortized over their
            manfaat   masing-masing    biaya   dengan                           beneficial or contract periods using the straight-
            menggunakan metode garis lurus.                                     line method.


                                                               17
Page 278
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                             FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                  DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                   POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                INFORMATION (continued)

       l.   Aset Tetap                                                    l.   Fixed Assets

            Aset tetap, dicatat sebesar biaya perolehan,                       Fixed assets, are carried at cost, excluding day
            tidak   termasuk     pelayanan   sehari-hari,                      to day servicing, less accumulated depreciation
            dikurangi    akumulasi    penyusutan     dan                       and any impairment in value. Land is not
            penurunan nilai. Tanah tidak disusutkan dan                        depreciated and is stated at cost less any
            dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi                       impairment in value.
            penurunan nilai.

            Biaya perolehan awal aset tetap terdiri dari                       The initial cost of fixed assets consists of its
            harga pembeliannya, termasuk bea masuk dan                         purchase price, including import duties and
            pajak, dan setiap biaya yang dapat                                 taxes and any directly attributable costs in
            diatribusikan secara langsung untuk membawa                        bringing the fixed assets to its working condition
            aset tetap ke kondisi kerja dan lokasi untuk                       and location for its intended use.
            penggunaan yang dimaksudkan.

            Beban-beban yang timbul setelah aset tetap                         Expenses that arise after the asset is used,
            digunakan, seperti beban perbaikan dan                             such as repairs and maintenance, are charged
            pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada                         to profit or loss when incurred. If these
            saat     terjadinya.   Apabila   beban-beban                       expenses result in an increase in future
            tersebut menimbulkan peningkatan manfaat                           economic benefits from the use of the property,
            ekonomis di masa datang dari penggunaan                            plant and equipment that can exceed its normal
            aset tetap tersebut yang dapat melebihi                            performance, these expenses are capitalized
            kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut                       as additional cost of property, plant and
            dikapitalisasi    sebagai   tambahan    biaya                      equipment.
            perolehan aset tetap.

            Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis                       Depreciation are computed on a straight-line
            lurus (straight-line method) selama masa                           method over the fixed assets useful lives as
            manfaat aset tetap sebagai berikut:                                follows:

                                                                           Persentase/
                                       Tahun / Year
                                                                           Percentage

            Bangunan                        20                                  5%                                     Building
            Peralatan kantor                 4                                 25%                            Office equipment
            Kendaraan                        4                                 25%                                     Vehicles
            Renovasi Kantor                  4                                 25%                        Office Improvements

            Nilai tercatat aset tetap ditelaah untuk                           The carrying values of fixed assets are
            penurunan nilai ketika peristiwa atau                              reviewed for impairment when events or
            perubahan keadaan menunjukkan bahwa                                changes in circumstances indicate that the
            nilai tercatat mungkin tidak dapat diperoleh                       carrying values may not be recoverable. When
            kembali. Ketika setiap inspeksi utama                              each major inspection is performed, its cost is
            dilakukan, biayanya diakui dalam jumlah                            recognized in the carrying amount of the item
            tercatat item aset tetap sebagai pengganti jika                    of fixed assets as a replacement if the
            kriteria pengakuan terpenuhi. Inspeksi utama                       recognition criteria are satisfied. Such major
            tersebut dikapitalisasi dan diamortisasi selama                    inspection is capitalized and amortized over the
            aktivitas inspeksi utama berikutnya.                               next major inspection activity.

            Jumlah tercatat aset tetap dihentikan                              An item of fixed assets is derecognized upon
            pengakuannya pada saat dilepaskan atau                             disposal or when no future economic benefits
            tidak ada manfaat ekonomis masa depan                              are expected from its use or disposal. Any
            yang diharapkan dari penggunaan atau                               gains or loss arising from derecognition of fixed
            pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang                        assets is included in profit or loss in the year
            timbul dari penghentian pengakuan aset tetap                       the item is derecognized. The asset’s residual
            diakui dalam laba rugi pada tahun terjadinya                       values, if any, useful lives and depreciation and
            penghentian pengakuan. Nilai residu aset, jika                     amortization method are reviewed and
            ada, masa manfaat dan metode penyusutan                            adjusted if appropriate, at each financial year
            dan amortisasi ditelaah dan disesuaikan jika                       end.
            sesuai, pada setiap akhir tahun buku.


                                                              18
Page 279
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                   PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                  FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                       DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN                 AKUNTANSI              2.     MATERIAL      ACCOUNTING                  POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                     INFORMATION (continued)

       m.   Aset Takberwujud                                                   m.   Intangible Assets

            Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak                           Intangible assets consist of software acquired
            yang dibeli oleh Perusahaan. Perangkat lunak                            by the Company. Software is initially
            pada awalnya dinyatakan sebesar harga                                   rocognised at acquisition cost. After initial
            perolehan. Setelah pengakuan awal, aset tak                             recognition, intangible assets are measured
            berwujud diukur menggunakan model biaya,                                using cost model, steted at cost less
            dicatat sebesar biaya perolehannya dikurangi                            accumulated amortization and accumulated
            akumulasi amortisasi.                                                   impairment losses.

            Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat                                 Subsequent expenditure on software assets is
            lunak   akan   dikapitalisasi    hanya jika                             capitalized only when it increases the future
            pengeluaran tersebut menambah manfaat                                   economic benefits embodied in the specific
            ekonomi di masa mendatang untuk aset yang                               asset to which it relates. All other expenditures
            bersangkutan. Semua pengeluaran lainnya                                 are expensed as incurred.
            dibebankan pada saat terjadinya.

            Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi                               Amortisation is recognised in the statement of
            dengan menggunakan metode garis lurus                                   profit or loss on a straight-line method over the
            sepanjang estimasi masa manfaatnya, dimulai                             estimated useful life of the software, from the
            dari tanggal perangkat lunak tersebut tersedia                          date that it is available for use. The estimated
            untuk dipakai. Estimasi masa manfaat                                    useful life of software is four years.
            perangkat lunak adalah empat tahun.

            Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan                            Amortisation method, useful lives and residual
            nilai residual ditelaah pada setiap akhir tahuan                        values are reviewed at each financial year-end
            pelaporan dan disesuaikan jika dianggap tepat.                          and adjustment, if appropriate.

       n.   Agunan yang Diambil Alih                                           n.   Repossessed Assets

            Agunan yang diambil alih dinyatakan sebesar                             Repossessed assets stated at net realizable
            nilai realisasi bersih, yaitu nilai tercatat piutang                    value, which is the carrying value of related
            pembiayaan pelanggan terkait dikurangi                                  customer financing receivable deducted for
            penurunan nilai pasar dari aset yang diambil                            impairment in market value of the repossessed
            alih.                                                                   assets.

            Piutang pembiayaan konsumen direklasifikasi                             Consumer        financing        receivables are
            menjadi agunan yang diambil alih ketika                                 reclassified into repossessed assets when the
            jaminan ditarik karena konsumen tidak dapat                             guarantee is withdrawn because the consumer
            memenuhi kewajibannya.                                                  is unable to fulfill its obligations.

            Selisih antara nilai tercatat piutang dengan nilai                      The difference between the carrying value of
            realisasi bersih dicatat sebagai “cadangan                              related claims and net realizable value is
            kerugian penurunan nilai” dari tagihan dari                             recorded as “impairment losses” in the profit or
            agunan yang diambil alih dan diakui sebagai                             loss. If the proceeds from the sale of collateral
            beban pada laba rugi. Selisih lebih atau kurang                         are greater or lesser than the outstanding
            antara hasil penjualan dengan nilai tercatat                            balance are recorded in income statement.
            tagihan akan dibukukan dalam laporan laba
            rugi.

       o.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan                                  o.   Impairment of Non Financial Assets

            Perusahaan menilai pada setiap periode                                  The Company assesses at each annual
            pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi                              reporting period whether there is an indication
            bahwa suatu aset mungkin mengalami                                      that an asset may be impaired. If any such
            penurunan nilai. Jika indikasi tersebut ada,                            indication exists, or when annual impairment
            atau ketika pengujian penurunan nilai aset                              testing for an asset is required, the Company
            diperlukan, Perusahaan membuat estimasi                                 makes an estimate of the asset’s recoverable
            jumlah terpulihkan aset tersebut.                                       amount.




                                                                   19
Page 280
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                 FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                      DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI              2.     MATERIAL      ACCOUNTING                   POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                    INFORMATION (continued)

       o.   Penurunan       Nilai   Aset     Non-Keuangan                     o.   Impairment      of    Non-Financial       Assets
            (lanjutan)                                                             (continued)

            Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai                    Where the carrying amount of an asset
            terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan                          exceeds its recoverable amount, the asset is
            mengalami penurunan nilai dan rugi penurunan                           considered impaired and impairment losses are
            nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung                         recognized in profit or loss. In assessing the
            nilai pakai, estimasi arus kas masa depan                              value in use, the estimated net future cash
            bersih didiskontokan ke nilai kini dengan                              flows are discounted to their present value
            menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak                             using a pre-tax discount rate that reflects
            yang mencerminkan penilaian pasar kini dari                            current market assessments of the time value
            nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.                        of money and the risks specific to the asset.

            Penelaahan dilakukan pada akhir setiap                                 An assessment is made at each annual
            periode pelaporan tahunan untuk mengetahui                             reporting period as to whether there is any
            apakah terdapat indikasi bahwa rugi                                    indication    that    previously   recognized
            penurunan nilai aset yang telah diakui dalam                           impairment losses recognized for an asset may
            periode sebelumnya mungkin tidak ada lagi                              no longer exist or may have decreased. If such
            atau mungkin telah menurun. Jika indikasi                              indication exists, the recoverable amount is
            dimaksud ditemukan, maka Perusahaan                                    estimated.
            mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.

            Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam                             A Company previously recognized impairment
            periode sebelumnya akan dipulihkan apabila                             loss for an asset is reversed in profit or loss to
            nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah                              the extent that the carrying amount of the
            terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto                             assets does not exceed its recoverable amount
            setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi                          nor exceed the carrying amount that would
            penurunan nilai yang telah diakui untuk aset                           have been determined, net of depreciation, had
            tersebut pada tahun-tahun sebelumnya.                                  no impairment loss been recognized for the
            Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset                            asset in prior years. After such a reversal, the
            tersebut disesuaikan di periode mendatang                              depreciation charge on the said asset is
            untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang                          adjusted in future periods to allocate the asset’s
            direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar                        revised carrying amount, less any residual
            yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.                           value, on a systematic basis over its remaining
                                                                                   useful life.

       p.   Utang Obligasi                                                    p.   Bonds Payable

            Obligasi yang diterbitkan dicatat sebesar nilai                        Bonds issued are presented at nominal value
            nominal dikurangi saldo diskonto yang belum                            net of unamortised discounts. Issuance costs
            diamortisasi. Biaya emisi sehubungan dengan                            in connection with the bonds issuance are
            penerbitan obligasi diakui sebagai diskonto dan                        recognized as discounts and directly deducted
            dikurangkan langsung dari hasil emisi untuk                            from the proceeds of bonds issuance to
            menentukan hasil emisi neto obligasi yang                              determine the net proceeds of the bonds
            diterbitkan tersebut.                                                  issued.

            Utang obligasi diukur pada biaya perolehan                             Bonds payable issued are measured at
            diamortisasi dengan menggunakan metode                                 amortized cost using effective interest method
            suku bunga efektif setelah pengakuan                                   after initial recognition. The discounts are
            awalnya. Diskonto diamortiasasi selama                                 amortised over the period of the bonds using
            jangka waktu obligasi tersebut dengan                                  the effective interest method.
            menggunakan suku bunga efektif.




                                                                  20
Page 281
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN            AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                  POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                               INFORMATION (continued)

       q.   Pengakuan Pendapatan dan Beban                               q.   Revenue and Expense Recognition

            Pendapatan bunga dan beban bunga diakui                           Interest income and interest expense are
            secara akrual dalam laba rugi menggunakan                         recognized in profit or loss on an accrual basis
            metode suku bunga efektif.                                        using the effective interest rate method.

            Pendapatan     administrasi  yang     terjadi                     Administration income in relation financing
            sehubungan dengan transaksi pembiayaan                            transaction are recognized over the term of
            diakui selama jangka waktu pembiayaan.                            financing. Margin income from murabahah
            Pendapatan marjin pembiayaan murabahah                            financing is recognized based on effective
            diakui berdasarkan metode imbal hasil efektif                     return method during term of contract.
            selama jangka waktu kontrak.

            Pendapatan        bagi     hasil   pembiayaan                     Mudharabah financing income is when cash is
            mudharabah diakui pada saat diterima atau                         received or in a period where the right of
            dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai                    revenue sharing (nisbah) is due based on
            porsi bagi hasil (nisbah) yang disepakati.                        agreed portion.

            Kerugian yang terjadi pada periode sebelum                        Losses incurred in period before the
            akad mudharabah berakhir sebagai kerugian                         mudharabah agreement ended as losses and
            dan penyisihan kerugian investasi. Dengan                         allowance for investment losses. As
            berakhirnya akad mudharabah, selisih antara                       mudharabah agreement ended, difference
            pembiayaan mudharabah dikurangi penyisihan                        between mudharabah financing less allowance
            kerugian     investasi dan pengembalian                           for investment losses and return of
            pembiayaan mudharabah adalah sebagai                              mudharabah financing is as gain or losses.
            keuntungan atau kerugian. Keuntungan                              Profit from Musyarakah Mutanaqishah will be
            Musyarakah Mutanaqisah akan dibagi sesuai                         shared according to agreed percentage, and
            dengan persentase         yang disepakati,                        losses will be born based on the percentage of
            sedangkan kerugian ditanggung berdasarkan                         ownership on the corresponding fund, from the
            persentase kepemilikan sesuai dengan porsi                        total fund.
            dana masing-masing.

            Pendapatan dan beban lainnya diakui pada                          Other income (expenses) are recognized when
            saat terjadinya sesuai dengan masa                                earned (incurred) in accordance with their
            manfaatnya (basis akrual).                                        beneficial periods (accrual basis).

       r.   Imbalan Kerja                                                r.   Employee Benefits

            Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek                            Short-term Employee Benefits Liability

            Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar                        Short-term employee benefits are recognized
            jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas                    at its undiscounted amount as a liability after
            pada laporan posisi keuangan setelah                              deducting any amount already paid in the
            dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar                        statement of financial position and as an
            dan sebagai beban dalam laba rugi.                                expense in profit or loss.




                                                             21
Page 282
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                               FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                    DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                    POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                  INFORMATION (continued)

       r.   Imbalan Kerja (lanjutan)                                        r.   Employee Benefits (continued)

            Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang                              Long-term Employee Benefits Liability

            Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                              Long-term       employee     benefits     liability
            merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti                          represents       post-employment        benefits,
            yang dibentuk tanpa pendanaan khusus dan                             unfunded defined-benefit plans which amounts
            didasarkan pada masa kerja dan jumlah                                are determined based on years of service and
            penghasilan karyawan pada saat pensiun yang                          salaries of the employees at the time of pension
            dihitung menggunakan metode Projected Unit                           that calculated using the Projected Unit Credit.
            Credit.

            Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti                          Remeasurement is reflected immediately in the
            langsung diakui dalam laporan posisi                                 statement of financial position with a charge or
            keuangan dan penghasilan komprehensif lain                           credit recognized in other comprehensive
            pada periode terjadinya dan tidak akan                               income in the period in which they occur and
            direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi                          not to be reclassified to profit or loss but
            bagian dari penghasilan komprehensif lain                            reflected immediately in other comprehensive
            (ekuitas). Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya                    income (equity). All other costs related to the
            terkait dengan program imbalan pasti diakui                          defined-benefit plan are recognized in profit or
            dalam laba rugi.                                                     loss.

       s.   Perpajakan                                                      s.   Taxation

            Beban pajak penghasilan terdiri dari beban                           Income tax expense comprises of current and
            pajak kini dan beban pajak tangguhan. Beban                          deferred tax. Income tax expense is in the
            pajak penghasilan diakui pada laporan laba                           statement of profit or loss except to the extent
            rugi kecuali untuk bagian yang langsung diakui                       it relates to items directly in other equity
            di komponen ekuitas lainnya, dimana beban                            components, in which case it is in other
            pajak yang terkait dengan bagian tersebut                            comprehensive income.
            diakui di penghasilan komprehensif lain.

            Beban pajak kini adalah hutang pajak yang                            Current tax expense is the expected tax
            ditentukan berdasarkan laba kena pajak untuk                         payable on the taxable income for the current
            tahun yang bersangkutan yang dihitung                                year which is calculated using tax rates
            berdasarkan tarif pajak yang berlaku atau yang                       enacted or substantively enacted at reporting
            secara telah berlaku pada tanggal pelaporan.                         date.

            Perusahaan menerapkan metode aset dan                                The Company adopts the asset and liability
            liabilitas dalam menghitung beban pajaknya.                          method in determining its income tax expense.
            Dengan metode ini, aset dan liabilitas pajak                         Under this method, deferred tax assets and
            tangguhan diakui setiap tanggal pelaporan                            liabilities are at each reporting date for
            sebesar perbedaan temporer aset dan liabilitas                       temporary differences between the accounting
            untuk tujuan akuntansi dan tujuan pajak.                             and tax bases of assets and liabilities. This
            Metode ini juga mengharuskan pengakuan                               method also requires the recognition of future
            manfaat pajak di masa akan datang, seperti                           tax benefits, such as tax loss carry forwards, to
            kompensasi rugi, jika kemungkinan realisasi                          the extent that of such benefits is probable.
            manfaat tersebut di masa mendatang cukup                             Currently enacted or substantially enacted tax
            besar (probable). Tarif pajak yang berlaku atau                      rates at the year of deferred tax assets or
            yang secara telah berlaku pada tahun realisasi                       liabilities, are used in the determination of
            aset dan liabilitas pajak tangguhan, digunakan                       deferred income tax.
            dalam      menentukan       pajak  penghasilan
            tangguhan.

            Aset pajak tangguhan diakui apabila terdapat                         Deferred tax assets are only if it is probable
            kemungkinan besar bahwa jumlah laba pada                             that future taxable profit will be available to
            masa     datang   akan    memadai      untuk                         compensate the temporary differences which
            mengkompensasi perbedaan temporer yang                               resulted in such deferred tax assets.
            menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut.



                                                                22
Page 283
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                    POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

       s.   Perpajakan (lanjutan)                                          s.   Taxation (continued)

            Manajemen secara berkala mengevaluasi                               Management periodically evaluates positions
            posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan                       taken in the Annual Tax Return (SPT) with
            Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di                          respect to situations in which applicable tax
            mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan                          regulation is subject to interpretation.
            interpretasi.    Jika    perlu,   manajemen                         Management establishes provisions where
            menentukan provisi berdasarkan jumlah yang                          appropriate on the basis of amounts expected
            diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.                      to be paid to the tax authorities.

            Aset pajak dan liabilitas pajak tangguhan saling                    Deferred tax assets and liabilities shall be offset
            hapus dan nilai netonya disajikan dalam                             and the net amount is presented in the
            laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika,                       statement of financial position when and only
            Perusahaan memiliki hak yang berkekuatan                            when, the Company has a legal enforceable
            hukum untuk melakukan saling hapus atas                             right to set off the amounts and intends either
            jumlah yang telah diakui dan berniat untuk                          to settle on a net basis or to realise the asset
            menyelesaikan secara neto atau untuk                                and settle the liability simultaneously.
            merealisasikan aset dan menyelesaikan
            liabilitasnya secara simultan.

            Pajak Final                                                         Final tax

            Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur                          Tax regulation in Indonesia determined that
            beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak                          certain taxable income is subject to final tax.
            yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan                     Final tax applied on the gross value of
            atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan                          transactions is applied even when the parties
            walaupun atas transaksi tersebut pelaku                             carrying the transaction incur losses.
            transaksi mengalami kerugian.

            Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang                       Final tax is not included in the scope of SFAS
            diatur oleh PSAK No. 212: “Pajak                                    No. 212: “Income Taxes”. Therefore, the
            Penghasilan”. Oleh karena itu, Perusahaan                           Company presents all of the final tax arising
            menyajikan beban pajak final sehubungan                             from time deposits and current account a
            dengan deposito dan giro sebagai pos                                separate line item.
            tersendiri.

       t.   Provisi                                                        t.   Provision

            Provisi diakui jika Perusahaan mempunyai                            Provisions are recognized when the Company
            kewajiban kini (hukum maupun konstruktif)                           has present obligation (legal or constructive) as
            sebagai akibat peristiwa masa lalu, yang                            a result of a past event, it is probable that the
            memungkinkan         Perusahaan     harus                           Company will be required to settle the
            menyelesaikan kewajiban tersebut dan                                obligation, and a reliable estimate can be made
            estimasi yang andal mengenai jumlah                                 of the amount of the obligation.
            kewajiban tersebut dapat dibuat.

            Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah                           The amount recognized as a provision is the
            hasil estimasi terbaik pengeluaran yang                             best estimate of the consideration required to
            diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini                       settle the obligation at the reporting date, taking
            pada       tanggal      pelaporan,   dengan                         into account the risks and uncertainties
            mempertimbangkan risiko dan ketidak pastian                         surrounding the obligation.
            terkait kewajiban tersebut.

       u.   Laba per Saham                                                 u.   Earnings per Share

            Laba per saham dihitung dengan membagi                              Earnings per share are computed by dividing
            laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata                         current year net income by the weighted
            tertimbang jumlah lembar saham yang beredar                         average number of outstanding shares during
            selama tahun berjalan.                                              the current year.



                                                               23
Page 284
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                   POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

       u.   Laba per Saham (lanjutan)                                      u.   Earnings per Share (continued)

            Laba per saham dilusian adalah sama                                 Diluted earnings per share are the same with
            dengan laba per saham dasar dikarenakan                             basic earnings per share as the Company does
            Perusahaan tidak memiliki saham dilusian atau                       not have dilutive shares or instrument.
            instrumen.

       v.   Transaksi Sewa                                                 v.   Lease Transactions

            Penentuan      apakah    suatu    perjanjian                        Determination whether an arrangement is, or
            merupakan, atau mengandung, sewa dibuat                             contains, a lease is made based on the
            berdasarkan substansi perjanjian itu sendiri                        substance of the arrangement and assessment
            dan penilaian apakah pemenuhan atas                                 of whether fulfilment of the arrangement is
            perjanjian bergantung dari penggunaan aset                          dependent on the use of a specific asset or
            tertentu atau aset, dan apakah perjanjian                           assets, and the arrangement conveys a right to
            memberikan hak untuk menggunakan aset.                              use the asset.

            Kontrak dapat berisi komponen sewa dan                              Contracts may contain both lease and non-
            nonsewa berdasarkan harga relatif yang berdiri                      lease components based on their relative
            sendiri. Namun, untuk sewa real estate di mana                      stand-alone prices. However, for leases of real
            Perusahaan merupakan penyewa, ia telah                              estate for which the Company is a lessee, it has
            memilih untuk tidak memisahkan komponen                             elected not to separate lease and non-lease
            sewa dan non-sewa dan sebagai gantinya                              components and instead accounts for these as
            memperhitungkannya sebagai komponen                                 a single lease component.
            sewa tunggal.

            Persyaratan sewa dinegosiasikan secara                              Lease terms are negotiated on an individual
            individual dan berisi berbagai persyaratan dan                      bases and contain a wide range of different
            ketentuan yang berbeda. Perjanjian sewa tidak                       terms and conditions. The lease agreements
            memberlakukan perjanjian apa pun selain                             do not impose any covenants other than the
            jaminan untuk tujuan peminjaman.                                    security for borrowing purposes.


            Sewa diakui sebagai aset hak pakai dan                              Leases are recognised as a right-of-use asset
            liabilitas terkait pada tanggal di mana aset                        and a corresponding liability at the date at
            sewaan tersedia untuk digunakan oleh                                which the leased asset is available for use by
            Perusahaan. Setiap pembayaran sewa                                  the Company. Each lease payment is allocated
            dialokasikan antara liabilitas dan biaya                            between the liability and finance cost. The
            keuangan. Biaya keuangan dibebankan ke                              finance cost is charged to profit or loss over the
            laba rugi selama masa sewa sehingga                                 lease period so as to produce a constant
            menghasilkan suku bunga periodik yang                               periodic rate of interest on the remaining
            konstan atas saldo liabilitas yang tersisa untuk                    balance of the liability for each period. The
            setiap periode. Aset hak pakai didepresiasi                         right-of-use asset is depreciated over the
            selama periode yang lebih pendek antara masa                        shorter of the asset's useful life and the lease
            manfaat aset dengan masa sewa dengan                                term on a straight-line basis.
            metode garis lurus.

            Aset dan liabilitas yang timbul dari sewa pada                      Assets and liabilities arising from a lease are
            awalnya diukur dengan basis nilai kini.                             initially measured on a present value basis.
            Liabilitas sewa termasuk nilai bersih sekarang                      Lease liabilities include the net present value of
            dari pembayaran sewa berikut:                                       the following lease payments:

            -   Pembayaran tetap (termasuk pembayaran                           -   Fixed payments (including in-substance
                tetap secara substansi), dikurangi piutang                          fixed payments), less any lease incentives
                insentif sewa.                                                      receivable.

            -   Pembayaran       sewa     variabel   yang                       -   Variable lease payment that are based on
                didasarkan pada indeks atau tingkat, pada                           an index or a rate, initially measuredusing
                awalnya diukur menggunakan indeks atau                              the index or rate as at the commencement
                tingkat pada tanggal mulai.                                         date.


                                                               24
Page 285
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                     POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

       v.   Transaksi Sewa (lanjutan)                                      v.   Lease Transactions (continued)

            Aset dan liabilitas yang timbul dari sewa pada                      Assets and liabilities arising from a lease are
            awalnya diukur dengan basis nilai kini.                             initially measured on a present value basis.
            Liabilitas sewa termasuk nilai bersih sekarang                      Lease liabilities include the net present value of
            dari pembayaran sewa berikut: (lanjutan)                            the following lease payments: (continued)

            -   Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan                        -   Amounts expected to be payable by the
                oleh penyewa berdasarkan jaminan nilai                              lessee under residual value guarantees.
                residu.

            -   Harga pelaksanaan dari opsi pembelian jika                      -   The exercise price of a purchase option if
                penyewa cukup yakin untuk menggunakan                               the lessee is reasonably certain to exercise
                opsi tersebut, dan                                                  that option, and

            -   Pembayaran penalti untuk penghentian                            -   Payments of penalties for terminating the
                sewa, jika masa sewa mencerminkan                                   lease, if the lease term reflects the lessee
                penyewa    yang  melaksanakan   opsi                                exercising that option.
                tersebut.

            Pembayaran sewa yang harus dilakukan                                Lease payments to be made under reasonably
            berdasarkan opsi perpanjangan tertentu juga                         certain extension options are also included in
            termasuk dalam pengukuran liabilitas.                               the measurement of the liability.

            -   Pembayaran sewa didiskontokan dengan                            -   The lease payments are discounted using
                menggunakan suku bunga implisit dalam                               the interest rate implicit in the lease. If the
                sewa. Jika tarif tidak dapat segera                                 rate cannot be readily determined, which is
                ditentukan, di mana hal tersebut secara                             generally the case for leases in the
                umum      terjadi pada    sewa    dalam                             Company, the lessee’s incremental
                Perusahaan, suku       bunga pinjaman                               borrowing rate is used, being the rate that
                incremental penyewa digunakan, yaitu tarif                          the individual lessee would have to pay to
                yang harus dibayar oleh penyewa untuk                               borrow the funds necessary to obtain an
                meminjam dana yang diperlukan untuk                                 asset of similar value to the right-of-use
                memperoleh aset dengan nilai yang sama                              asset in a similar economic environment
                dengan aset hak guna dalam lingkungan                               with similar terms, security and conditions.
                ekonomi serupa dengan syarat dan
                ketentuan yang serupa.

            Untuk menentukan suku bunga pinjaman                                To determine the incremental borrowing rate,
            tambahan, Perusahaan:                                               the Perusahaan:

            -   Jika     memungkinkan,       menggunakan                        -   Where possible, uses recent third-party
                pembiayaan pihak ketiga terkini yang                                financing received by the individual lessee
                diterima oleh penyewa individu sebagai titik                        as a starting point, adjusted to reflect
                awal, disesuaikan untuk mencerminkan                                changes in financing conditions since third
                perubahan kondisi pembiayaan sejak                                  party financing6 was received.
                pembiayaan pihak ketiga diterima.

            -   Menggunakan pendekatan build-up yang                            -   Uses a build-up approach that starts with a
                dimulai dengan suku bunga bebas risiko                              risk-free interest rate adjusted for credit risk
                yang disesuaikan dengan risiko kredit untuk                         for leases held by the Company, which
                sewa yang dimiliki oleh Perusahaan yang                             does not have recent third-party financing,
                tidak memiliki pembiayaan pihak ketiga,                             and
                dan

            -   Membuat penyesuaian spesifik untuk sewa,                        -   Makes adjustments specific to the lease e.g
                misalnya jangka waktu, negara, mata uang                            term, country, currency and security.
                dan keamanan.




                                                               25
Page 286
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                               FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                    DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                   POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                  INFORMATION (continued)

       v.   Transaksi Sewa (lanjutan)                                       v.   Lease Transactions (continued)

            Perusahaan    dihadapkan        pada    potensi                      The Company is exposed to potential future
            kenaikan di masa depan dalam pembayaran                              increases in variable lease payments based on
            sewa variabel berdasarkan indeks atau tarif,                         an index or rate, which are not included in the
            yang tidak termasuk dalam liabilitas sewa                            lease liability until they take effect. When
            sampai diberlakukan. Ketika penyesuaian                              adjustments to lease payments based on an
            pembayaran sewa berdasarkan indeks atau                              index or rate take effect, the lease liability is
            suku bunga mulai berlaku, liabilitas sewa dinilai                    reassessed and adjusted againstthe right-of
            kembali dan disesuaikan dengan aset hak                              use asset.
            guna.

            Pembayaran sewa dialokasikan antara biaya                            Rental payments are allocated between
            pokok dan keuangan. Biaya keuangan                                   principal and finance costs. Finance costs are
            dibebankan pada laporan laba rugi selama                             charged to profit or loss over the lease term so
            masa sewa sehingga menghasilkan suku                                 as to produce a constant periodic interest rate
            bunga periodik yang konstan atas sisa saldo                          on the remaining balance of the liability for each
            liabilitas untuk setiap periode.                                     period.

            Aset hak guna diukur pada biaya perolehan                            Right-of-use assets are measured at cost
            yang terdiri dari berikut ini:                                       comprising the following:
            - Jumlah pengukuran awal liabilitas sewa                             - The amount of the initial measurement of
                                                                                    lease liability
            -   Pembayaran sewa yang dilakukan pada                              - Any lease payments made at or before the
                atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi                           commencement date less any lease
                insentif sewa yang diterima                                         incentives received
            -   Biaya langsung awal, dan                                         - Any initial direct costs, and
            -   Biaya restorasi.                                                 - Restorasi costs

            Aset hak guna umumnya disusutkan sepanjang                           Right-of-use assets are generally depreciated
            waktu yang lebih pendek antara lama masa                             over the shorter of the asset useful life and the
            manfaat aset dan jangka waktu sewa                                   lease term on a straight-line basis. If the
            menggunakan metode garis lurus. Jika                                 Company is reasonably certain to exercise a
            Perusahaan cukup yakin untuk melaksanakan                            purchase option, the right-of-use asset is
            opsi pembelian, aset hak guna disusutkan                             depreciated over the underlying assets’s useful
            selama      masa      manfaat  aset   yang                           life. While the Company revalues its land and
            mendasarinya. Sementara Perusahaan menilai                           buildings thatare presented within fixed assets,
            kembali tanah dan bangunannya yang ada di                            it has chosen not to do so for the right-of-use
            dalam aset tetap, Perusahaan memilih untuk                           buildings held by the Company.
            tidak melakukannya untuk bangunan hak guna
            yang dimiliki oleh Perusahaan.

            Pembayaran terkait dengan sewa jangka                                Payments associated with short-term leases
            pendek dan sewa aset bernilai rendah diakui                          and leases of low-value assets are recognised
            atas dasar garis lurus sebagai beban dalam                           on a straight-line basis as an expense in profit
            laporan laba rugi. Sewa jangka pendek adalah                         or loss. Short-term leases are leases with a
            sewa dengan masa sewa 12 bulan atau                                  lease term of 12 months or less.
            kurang.




                                                                26
Page 287
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                            PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                           FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN            AKUNTANSI            2.     MATERIAL      ACCOUNTING                   POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                              INFORMATION (continued)

       v.   Transaksi Sewa (lanjutan)                                   v.   Lease Transactions (continued)

            Opsi Ekstensi dan Terminasi                                      Extension and Termination Options

            Opsi ekstensi dan terminasi termasuk dalam                       Extension and termination options are included
            sejumlah sewa properti dan peralatan di                          in a number of property and equipment leases
            seluruh    Perusahaan.    Istilah-istilah ini                    across the Company. These terms are used to
            digunakan untuk memaksimalkan fleksibilitas                      maximise operational flexibility in terms of
            operasional dalam hal pengelolaan kontrak.                       managing contracts. The majority of extension
            Mayoritas opsi ekstensi dan terminasi yang                       and termination options held are exercisable
            dimiliki hanya dapat dilaksanakan oleh                           only by the Company and not by the respective
            Perusahaan dan bukan oleh pemberi sewa                           lessor.
            terkait.

            Jaminan Nilai Residu                                             Residual Value Guarantees

            Untuk mengoptimalkan biaya sewa selama                           To optimiselease costs during the contract
            periode kontrak, Perusahaan terkadang                            period, the Company sometimes provides
            memberikan jaminan nilai residu sehubungan                       residual value guarantees in relation to
            dengan sewa peralatan.                                           equipment leases.

            Pendapatan sewa guna usaha dari kegiatan                         Lease income from operating leases where the
            operasi sewa dimana Perusahaan bertindak                         Company is a lessor is recognised in income on
            sebagai pemberi sewa diakui sebagai                              a straight-line basis over the lease term.
            pendapatan secara garis lurus selama masa
            sewa.

       w.   Segmen Operasi                                              w.   Operating Segments

            Segmen operasi adalah suatu komponen dari                        An operating segment is a component of the
            entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis                     entity that engages in business activities from
            yang mana memperoleh pendapatan dan                              which it may earn revenues and incur
            menimbulkan beban, termasuk pendapatan                           expenses, including revenues and expenses
            dan beban terkait dengan transaksi dengan                        that relate to transactions with any of the
            komponen lain dari entitas yang sama, yang                       entity’s components, whose operating results
            hasil operasinya dikaji ulang secara regular                     are reviewed regularly by the chief operating
            oleh pengambil keputusan operasional untuk                       decision maker to make decisions about
            membuat keputusan tentang sumber daya                            resources allocated to the segment and assess
            yang dialokasikan pada segmen tersebut dan                       its performance, and for which discrete
            menilai kinerjanya, dan tersedia informasi                       financial information is available. The
            keuangan yang dapat dipisahkan. Pengambil                        Company’s chief operating decision maker are
            keputusan operasional Perusahaan adalah                          Board of Directors.
            Dewan Direksi.

            Hasil segmen yang dilaporkan kepada                              Segment results that are reported to the chief
            pengambil keputusan operasional termasuk                         operating decision maker include items directly
            bagian yang dapat diatribusikan secara                           attributable to a segment as well as those that
            langsung kepada segmen dan juga yang dapat                       can be allocated on a reasonable basis.
            dialokasikan dengan basis yang wajar.

            Perusahaan mengelola kegiatan usahanya                           The Company manages its business activities
            dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan                      and identifies its segments reported based on
            berdasarkan jenis produk dan wilayah                             product categories and geographic area.
            geografis.

            Perusahaan menentukan dan menyajikan                             The Company determines and presents
            segmen operasi berdasarkan informasi yang                        operating segments based on the information
            secara internal diberikan kepada pengambil                       that is internally provided to the chief operating
            keputusan operasional.                                           decision maker.



                                                            27
Page 288
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2.     INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                   POLICIES
       MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

       x.   Peristiwa Setelah Periode Pelaporan                            x.   Events After The Reporting Period

            Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah                            Post year-end events that provide additional
            periode    pelaporan    yang     menyediakan                        information about the statement of financial
            tambahan informasi mengenai posisi keuangan                         position at the reporting date (adjusting
            Perusahaan pada tanggal laporan posisi                              events), if any, are reflected in the financial
            keuangan (peristiwa penyesuai), jika ada, telah                     statements. Post year-end events that are not
            tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-                        adjusting events are disclosed in the notes to
            peristiwa yang terjadi setelah periode                              the financial statements when material.
            pelaporan      yang     tidak     memerlukan
            penyesuaian (peristiwa nonpenyesuai), apabila
            jumlahnya material, telah diungkapkan dalam
            laporan keuangan.


3.     PENGGUNAAN ESTIMASI,              PERTIMBANGAN               3.     MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
       DAN ASUMSI MANAJEMEN                                                JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS

       Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan,                     In the application of the Company’s accounting
       seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada                       policies, which are described in Note 2 to the
       laporan keuangan, manajemen harus membuat                           financial statements management, is required to
       estimasi, pertimbangan dan asumsi atas nilai                        make estimates, judgments, and assumptions about
       tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh               the carrying amounts of assets and liabilities that are
       sumber-sumber lain.                                                 not readily apparent from other sources.

       Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan                           The estimates and assumptions are based on
       pengalaman historis dan faktor lain yang                            historical experience and other factors that are
       dipertimbangkan relevan.                                            considered to be relevant.

       Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan                           Management believes that the following represent
       berikut   telah mencakup ikhtisar estimasi,                         a summary of the significant estimates, judgments,
       pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat                      and assumptions made that affected certain
       oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap                           reported amounts and disclosures in the financial
       jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan                    statements.
       dalam laporan keuangan.

       Pertimbangan                                                        Judgments

       Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh                       The following judgments are made by management
       manajemen dalam proses penerapan kebijakan                          in the process of applying the Company’s
       akuntansi Perusahaan yang memiliki dampak yang                      accounting policies that have the most significant
       paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui                effects on the amounts recognized in the financial
       dalam laporan keuangan:                                             statements:

       a.   Mata Uang Fungsional                                           a.   Functional Currency

            Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata                         The functional currency of the Company is the
            uang lingkungan ekonomi utama. Mata uang                            currency of the primary economic environment.
            tersebut adalah yang paling mempengaruhi                            It is the currency, among others, that mainly
            harga jual barang dan jasa, dan mata uang dari                      influences sales prices for goods and services,
            negara yang kekuatan persaingan dan                                 and of the country whose competitive forces
            peraturannya sebagian besar menentukan                              and regulations mainly determine the sales
            harga jual barang dan jasa, dan merupakan                           prices of its goods and services, and the
            mata uang yang mana dana dari aktivitas                             currency in which funds from financing
            pendanaan dihasilkan.                                               activities are generated.




                                                               28
Page 289
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3.     PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN                          3.     MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
       DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)                                   JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS (continued)

       Pertimbangan (lanjutan)                                           Judgments (continued)

       b.   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset                       b.     Allowance for Impairment of Financial
            Keuangan                                                            Assets

            Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan,                        The Company assesses specifically at each
            Perusahaan secara spesifik menelaah apakah                          statement of financial position date whether
            telah terdapat bukti obyektif bahwa suatu aset                      there is an objective evidence that a financial
            keuangan telah mengalami penurunan nilai                            asset is impaired (uncollectible).
            (tidak tertagih).

            Cadangan yang dibentuk adalah berdasarkan                           The reserves established are based on past
            pengalaman penagihan masa lalu dan faktor-                          collection experience and other factors that
            faktor lainnya yang mungkin mempengaruhi                            may affect collectibility, including the possibility
            kolektibilitas,  antara   lain   kemungkinan                        of liquidity difficulties or significant financial
            kesulitan likuiditas atau kesulitan keuangan                        difficulties experienced by the debtor or
            yang signifikan dialami oleh debitur atau                           significant delays in payments.
            penundaan pembayaran yang signifikan.

            Jika terdapat bukti obyektif penurunan nilai,                       If there is an objective evidence of impairment,
            maka saat dan besaran jumlah yang dapat                             timing and collectible amounts are estimated
            ditagih diestimasi berdasarkan pengalaman                           based on historical loss data. Allowance is
            kerugian masa lalu. Cadangan kerugian                               provided on accounts specifically identified as
            penurunan nilai dibentuk atas akun-akun yang                        impaired.
            diidentifikasi secara spesifik telah mengalami
            penurunan nilai.

            Akun pinjaman yang diberikan dan piutang                            Written off loans and receivables are based on
            dihapusbukukan       berdasarkan    keputusan                       management’s decisions that the financial
            manajemen bahwa aset keuangan tersebut                              assets are uncollectible or cannot be realized in
            tidak dapat ditagih atau direalisasi meskipun                       whatsoever actions have been taken.
            segala cara dan tindakan telah dilaksanakan.                        Evaluation of receivables to determine the total
            Suatu evaluasi atas piutang, yang bertujuan                         allowance to be provided is performed
            untuk mengidentifikasi jumlah cadangan yang                         periodically during the year. Therefore, the
            harus dibentuk, dilakukan secara berkala                            timing and amount of allowance recorded at
            sepanjang tahun. Oleh karena itu, saat dan                          each period might differ based on the
            besaran jumlah cadangan kerugian penurunan                          judgments and estimates that have been used.
            nilai yang tercatat pada setiap periode dapat
            berbeda tergantung pada pertimbangan dan
            estimasi yang digunakan.

            Nilai tercatat pinjaman diberikan dan piutang                       The carrying value of the Company’s loans and
            Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025                            receivables as of December 31, 2025 and 2024
            dan 2024 adalah sebagai berikut:                                    are as follows:

                                                      2025                       2024

            Kas dan bank                            3.959.370.310              6.200.649.763                        Cash and bank s
            Deposito berjangka                       500.000.000               3.500.000.000                            Time deposit
            Piutang pembiayaan - bersih           510.288.499.316         434.417.890.176                 Financing receivables - net
            Piutang pembiayaan                                                                                   Consumer financing
              konsumen - bersih                   151.209.840.472         162.158.977.490                         receivables - net
            Piutang pembiayaan syariah - bersih    50.096.445.612             66.218.912.746                  Sharia receivable - net
            Piutang lain-lain                      15.287.082.994             16.258.992.034                       Other receivables
            Aset lain-lain-uang jaminan              239.218.901                284.000.000            Other assets-security deposit
            Jumlah                                731.580.457.605         689.039.422.209                                      Total




                                                             29
Page 290
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3.     PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN                          3.     MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
       DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)                                   JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS (continued)

       Pertimbangan (lanjutan)                                           Judgments (continued)

       c.   Komitmen Sewa                                                c.   Lease Commitment

            Komitmen Sewa Operasi – Perusahaan                                Operating Lease Commitments              –   The
            Sebagai Lessee                                                    Company as Lessee

            Perusahaan telah menandatangani sejumlah                          The Company has entered into various lease
            perjanjian sewa    ruangan.   Perusahaan                          agreements for commercial spaces. The
            menentukan bahwa sewa tersebut adalah                             Company has determined that it is an operating
            sewa operasi karena Perusahaan tidak                              lease since the Company does not bear
            menanggung secara signifikan seluruh risiko                       substantially all the significant risks and
            dan manfaat dari kepemilikan aset-aset                            rewards of ownership of the related assets.
            tersebut.

            Perusahaan telah menandatangani perjanjian                        The Company has entered into vehicle and
            sewa kendaraan dan mesin. Perusahaan                              machinery lease agreement. The Company
            menentukan bahwa sewa tersebut adalah                             has determined that this is a finance lease
            sewa pembiayaan, karena lessee menanggung                         since lessee bears substantially all the
            secara signifikan seluruh risiko dan manfaat                      significant risks and benefits incidental to the
            dari kepemilikan aset-aset tersebut.                              ownership of these assets.

       d.   Pajak Penghasilan                                            d.   Income Taxes

            Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan                           Significant judgment is required in determining
            untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.                        the provision for income taxes. There are many
            Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan                       transactions and calculations for which the
            yang menimbulkan ketidakpastian penentuan                         ultimate tax determination is uncertain due to
            jumlah pajak penghasilan karena interpretasi                      different interpretation of tax regulations.
            atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil                     Where the final tax outcome of these matters is
            pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah                           different from the amounts that were initially
            yang sebelumnya telah dibukukan, maka                             recorded, such differences will have an impact
            selisih tersebut akan berdampak terhadap aset                     on the current and deferred income tax assets
            dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam                     and liabilities in the period in which such
            periode dimana hasil pemeriksaan tersebut                         determination is made.
            terjadi.

       Estimasi dan Asumsi                                               Estimates and Assumptions

       Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber                       The key assumptions concerning the future and
       utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada                 other key sources of estimation uncertainty at the
       tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan                reporting date that have a significant risk of causing
       yang dapat menyebabkan penyesuaian material                       a material adjustment to the carrying amounts of
       terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam                 assets and liabilities within the next financial period
       periode berikutnya diungkapkan di bawah ini.                      are disclosed below. The Company based its
       Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi                        assumptions and estimates on parameters available
       pada parameter yang tersedia saat laporan                         when the financial statements were prepared.
       keuangan disusun.

       Kondisi yang ada dan asumsi mengenai                               Existing circumstances and assumptions about
       perkembangan masa depan dapat berubah karena                       future developments may change due to market
       perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali                changes on circumstances arising beyond the
       Perusahaan.                                                        control of the Company.




                                                             30
Page 291
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                               FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                    DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3.     PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN                             3.     MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
       DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)                                      JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS (continued)

       Estimasi dan Asumsi (lanjutan)                                       Estimates and Assumptions (continued)

       Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika                     Such changes are reflected in the assumptions
       keadaan tersebut terjadi:                                            when they occur:

       a.   Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas                        a.   Fair Value of Financial Assets and Liabilities
            Keuangan

            Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia                              Indonesian Financial Accounting Standards
            mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan                            require measurement of certain financial assets
            liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajarnya,                    and liabilities at fair values, and the disclosure
            dan penyajian ini mengharuskan penggunaan                            requires the use of estimates.
            estimasi.

            Komponen pengukuran nilai wajar yang                                 Significant     component     of   fair    value
            signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti                        measurement is determined based on
            obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai                      verifiable objective evidence (i.e. foreign
            tukar, suku bunga), sedangkan saat dan                               exchange rate, interest rate), while timing and
            besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi                          amount of changes in fair value might differ due
            berbeda karena penggunaan metode penilaian                           to different valuation method used.
            yang berbeda.

            Nilai wajar aset keuangan diungkapkan pada                           The fair value of financial assets are set out in
            Catatan 33.                                                          Note 33.

       b.   Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap                                b. c. Estimated Useful Lives of Fixed Assets

            Masa manfaat dari masing-masing aset tetap                           The useful life of each of the item of the
            Perusahaan diestimasi berdasarkan jangka                             Company’s fixed assets are estimated based
            waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk                        on the period over which the asset is expected
            digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada                         to be available for use. Such estimation is
            penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha                          based on a collective assessment of similar
            yang sama, evaluasi teknis internal dan                              business, internal technical evaluation and
            pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi                             experience with similar assets. The estimated
            masa manfaat setiap aset ditelaah secara                             useful life of each asset is reviewed periodically
            berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda                         and updated if expectations differ from previous
            dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan                            estimates due to physical wear and tear,
            karena pemakaian, usang secara teknis atau                           technical or commercial obsolescence, and
            komersial serta keterbatasan hak atau                                legal or other limits on the use of the asset.
            pembatasan lainnya terhadap penggunaan
            aset.

            Nilai tercatat aset tetap pada tanggal                               The carrying values of these assets as of
            31 Desember 2025 dan 2024 diungkapkan                                December 31, 2025 and 2024 are disclosed in
            pada Catatan 12.                                                     Note 12.

       c.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan                             b.c.   Impairment of Non-Financial Assets

            Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan                            Impairment review is performed when
            apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset                       certain impairment indicators are present.
            tertentu.   Penentuan     nilai  wajar    aset                       Determining the fair value of assets requires
            membutuhkan estimasi arus kas yang                                   the estimation of cash flows expected to be
            diharapkan akan dihasilkan dari pemakaian                            generated from the continued use and ultimate
            berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset                          disposition of such assets. Any significant
            tersebut. Perubahan signifikan dalam asumsi-                         changes in the assumptions used in
            asumsi yang digunakan untuk menentukan                               determining the fair value may materially affect
            nilai wajar dapat berdampak signifikan pada                          the assessment of recoverable values and any
            nilai terpulihkan dan jumlah kerugian                                resulting impairment loss could have a material
            penurunan nilai yang terjadi mungkin                                 impact on results of operations.
            berdampak material pada hasil operasi
            Perusahaan.


                                                                31
Page 292
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                             FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                  DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3.     PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN                           3.     MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
       DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)                                    JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS (continued)

       Estimasi dan Asumsi (lanjutan)                                     Estimates and Assumptions (continued)

       c.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)                c.c.   Impairment      of    Non-Financial      Assets
                                                                               (continued)

            Nilai tercatat dari aset-aset ini pada tanggal                     The carrying value of these asset as of
            31 Desember 2025 dan 2024 diungkapkan                              December 31, 2025 and 2024 is disclosed in
            dalam Catatan 12, 13, 14a dan 15.                                  Notes 12, 13, 14a and 15.

       d.   Imbalan Kerja Jangka Panjang                                  d.   Long Term Employee Benefits

            Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka                          The determination of the long-term employee
            panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang                      benefits is dependent on the selection of
            digunakan oleh aktuaris dalam menghitung                           certain assumptions used by actuary in
            jumlah tersebut.                                                   calculating such amounts.

            Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam                            Those assumptions are described in Note 29
            Catatan 29 dan mencakup, antara lain, tingkat                      and include, among others, rate of salary
            kenaikan gaji dan tingkat diskonto yang                            increase, and discount rate which is
            ditentukan dengan mengacu pada imbal hasil                         determined after giving consideration to
            pasar atas bunga obligasi pemerintah                               interest rates of high-quality government bonds
            berkualitas tinggi dalam mata uang yang sama                       that are denominated in the currency in which
            dengan mata uang pembayaran imbalan dan                            the benefits are to be paid and have terms of
            memiliki jangka waktu yang mendekati estimasi                      maturity approximating the terms of the related
            jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka                       employee benefits liability. Actual results that
            panjang tersebut. Hasil aktual yang berbeda                        differ from the Company’s assumptions are
            dengan asumsi Perusahaan dibukukan pada                            charged to comprehensive            income and
            penghasilan komprehensif lain dan dengan                           therefore, generally affect the recognized
            demikian, berdampak pada jumlah penghasilan                        comprehensive        income      and    recorded
            komprehensif lain yang diakui dan liabilitas                       obligation in such future periods.
            yang      tercatat     pada    periode-periode
            mendatang.

            Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-                               Management believed that the Company’s
            asumsi yang digunakan adalah tepat dan                             assumptions are reasonable and appropriate,
            wajar, namun demikian, perbedaan signifikan                        significant differences in actual experience or
            pada hasil aktual, atau perubahan signifikan                       significant changes in assumptions may
            dalam    asumsi-asumsi      tersebut  dapat                        materially affect the amount of long-term
            berdampak signifikan pada jumlah liabilitas                        employee benefits liability.
            imbalan kerja jangka panjang.

            Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                            As of December 31, 2025 and 2024, long-term
            liabilitas imbalan kerja jangka panjang masing-                    employee benefits liability amounted to
            masing       sebesar    Rp1.629.379.836    dan                     Rp1,629,379,836      dan  Rp1,668,823,601,
            Rp1.668.823.601 (Catatan 29).                                      respectively (Note 29).

       e.   Aset Pajak Tangguhan                                          e.   Deferred Tax Assets

            Aset pajak tangguhan diakui untuk semua                            Deferred tax assets are recognized for all
            perbedaan temporer antara nilai tercatat aset                      temporary differences between the financial
            dan liabilitas pada laporan keuangan dengan                        statements’ carrying amounts of existing assets
            dasar pengenaan pajak jika kemungkinan                             and liabilities and their respective taxes bases
            besar jumlah laba kena pajak akan memadai                          to the extent that it is probable that taxable
            untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang                          profit will be available against which the
            diakui.                                                            temporary differences can be utilized.




                                                              32
Page 293
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3.     PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN                          3.     MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
       DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)                                   JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS (continued)

       Estimasi dan Asumsi (lanjutan)                                    Estimates and Assumptions (continued)

       e.    Aset Pajak Tangguhan (lanjutan)                             e.     Deferred Tax Assets (continued)

             Estimasi     manajemen     yang    signifikan                      Significant management estimates are required
             diperlukan untuk menentukan jumlah aset                            to determine the amount of deferred tax assets
             pajak tangguhan yang diakui berdasarkan                            that can be recognized, based upon the likely
             kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah                        timing and the level of future taxable profits
             laba kena pajak pada masa mendatang serta                          together with future tax planning strategies.
             strategi perencanaan pajak masa depan.

             Aset pajak tangguhan diungkapkan pada                              Deferred tax assets are disclosed in Note 30d.
             Catatan 30d.


4.     KAS DAN BANK                                               4.     CASH AND BANKS

                                                  2025                        2024

       Kas                                         4.899.400                    3.611.500                         Cash on hand

       Bank                                                                                                      Cash in banks
       Pihak ketiga                                                                                                Third Parties
         PT Bank Oke Indonesia Tbk              1.345.419.299                         -          PT Bank Ok e Indonesia Tbk
         PT Bank Central Asia Tbk                 903.719.534               361.356.985            PT Bank Central Asia Tbk
         PT Bank JTrust Indonesia Tbk             597.091.796             4.082.570.976        PT Bank JTrust Indonesia Tbk
         PT Bank MNC Internasional Tbk            403.799.241                 2.737.471       PT Bank MNC Internasional Tbk
         PT Bank Negara Indonesia                                                                 PT Bank Negara Indonesia
           (Persero) Tbk                         384.721.789              1.659.240.848                      (Persero) Tbk
         PT Bank Pembangunan Daerah                                                           PT Bank Pembangunan Daerah
           Jawa Barat dan Banten Tbk             235.453.672                 68.294.415         Jawa Barat dan Banten Tbk
         PT Bank Central Asia Syariah             81.461.579                  9.582.746         PT Bank Central Asia Syariah
         PT Bank Capital Indonesia Tbk             2.804.000                  1.468.000        PT Bank Capital Indonesia Tbk
         PT Bank Syariah Indonesia Tbk                     -                  6.876.192       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
         PT Bank KB Bukopin Tbk                                               3.070.630            PT Bank KB Buk opin Tbk
         PT Bank Raya Indonesia Tbk                                           1.840.000         PT Bank Raya Indonesia Tbk
       Sub Jumlah                               3.954.470.910             6.197.038.263                              Sub Total

       Jumlah                                   3.959.370.310             6.200.649.763                                   Total



5.     DEPOSITO BERJANGKA                                         5.     TIME DEPOSITS

                                                  2025                        2024

       Deposito Wajib                                                                                      Mandatory Deposit
         PT Bank Negara Indonesia                                                                  PT Bank Negara Indonesia
          (Persero) Tbk                          500.000.000                  500.000.000                    (Persero) Tbk
         PT Bank Syariah Indonesia Tbk                                                             PT Bank Syariah Indonesia
          (Persero) Tbk                                    -              3.000.000.000                      (Persero) Tbk
       Jumlah                                    500.000.000              3.500.000.000                                  Total




                                                             33
Page 294
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


5.     DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan)                                5.     TIME DEPOSITS (continued)

       Deposito berjangka yang ditempatkan pada PT Bank                    Time deposits placed with PT Bank Syariah Indonesia,
       Syariah Indonesia, Tbk dan PT Bank Negara Indonesia                 Tbk and PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk
       (Persero), Tbk merupakan jaminan atas fasilitas                     are collateral for the Government Investment Center
       pembiayaan Pusat Investasi Pemerintah (Catatan 17).                 financing facility (Note 17).

       Tingkat bunga pertahun untuk deposito berjangka                     The annual interest rate for time deposits in Rupiah is
       dalam Rupiah sebesar 3%.                                            3%.


6.     PIUTANG PEMBIAYAAN                                           6.     FINANCING RECEIVABLES

                                                     2025                        2024
       Pembiayaan modal kerja                                                                         Working capital financing
         Pihak ketiga                            95.746.904.093            84.296.759.254                        Third parties
         Pendapatan pembiayaan                                                                                      Unearned
           yang belum diakui                     (24.869.479.518)         (22.759.184.988)                    finance income
       Jumlah                                     70.877.424.575           61.537.574.266                                  Total

       Pembiayaan investasi                                                                                Investment financing
        Pihak berelasi (Catatan 31)              64.704.278.429            34.566.850.000             Related parties (Note 31)
        Pendapatan pembiayaan                                                                                         Unearned
          yang belum diakui                      (36.149.104.411)         (16.574.535.763)                    finance income
       Sub Jumlah                                 28.555.174.018           17.992.314.237                              Sub Total

        Pihak ketiga                            567.804.374.064           507.452.509.796                           Third parties
        Pendapatan pembiayaan                                                                                          Unearned
          yang belum diakui                     (154.156.113.752)        (152.277.137.252)                     finance income
       Sub Jumlah                                413.648.260.312          355.175.372.544                               Sub Total

       Jumlah                                   513.080.858.905           434.705.261.047                                     Total

       Cadangan kerugian penurunan nilai         (2.792.359.589)             (287.370.871)       Allowance for impairment losses
       Jumlah - Bersih                          510.288.499.316           434.417.890.176                             Total - Net

       a.   Suku bunga per tahun piutang pembiayaan                        a.     Interest rates per annum of finance lease
            untuk 2025 dan 2024 masing-masing berkisar                            receivables in 2025 and 2024 are ranging from
            12% - 18%.                                                            12% - 18%, respectively.

       b.   Berikut  ini  disajikan   rincian  piutang                     b.     The details of financing receivables based on
            pembiayaan berdasarkan jatuh temponya:                                its remaining period until maturity are as
                                                                                  follows:

                                                        2025                       2024

            Jatuh tempo                              36.253.355.707             31.713.339.989                            Overdue
            Belum jatuh tempo                                                                                        Not overdue
              Kurang dari atau                                                                                      Less than or
                sama dengan 1 tahun                 197.585.494.407             60.419.153.226                   equal to 1 year
              Lebih dari 1 tahun sampai                                                                         More than 1 year
                dengan 2 tahun                                    -          42.194.885.813                       until 2 years
              Lebih dari 2 tahun                    279.242.008.791         300.377.882.019                    More than 2 years
            Jumlah                                  513.080.858.905         434.705.261.047                                   Total

            Cadangan kerugian penurunan nilai        (2.792.359.589)           (287.370.871)       Allowance for impairment losses
            Jumlah - Bersih                         510.288.499.316         434.417.890.176                             Total - Net




                                                               34
Page 295
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


6.     PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan)                              6.     FINANCING RECEIVABLES (continued)

       c.   Jangka waktu pembiayaan modal kerja dan                      c.      The period of work capital financing and
            pembiayaan investasi berkisar antara 2 – 84                          rinvestment financing contracts are ranging
            bulan.                                                               between from 2 – 84 months.

       d.   Perusahaan mensyaratkan agunan sebagai                       d.      The Company requires collateral as part of its
            bagian dari persyaratan kredit. Umumnya,                             credit requirement. Typically, the Company
            Perusahaan menerima dalam bentuk barang                              accepts capital good, land and building, and
            modal, tanah dan bangunan, dan gadai                                 pledged receivables as collateral.
            piutang.

       e.   Pengelompokkan kualitas piutang pembiayaan                   e.      The classification of the quality of financing
            berdasarkan ketepatan pembayaran pokok                               receivables based on the accuracy of principal
            dan/atau bunga adalah sebagai berikut:                               and/or interest payments is as follows:

                                                    2025                          2024

            Lancar                              505.679.803.666               429.621.710.977                             Current
            Dalam perhatian khusus                7.401.055.239                 5.083.550.070                     Special mention
            Jumlah                              513.080.858.905               434.705.261.047                               Total

            Cadangan kerugian penurunan nilai    (2.792.359.589)                 (287.370.871)    Allowance for impairment losses
            Jumlah - Bersih                     510.288.499.316               434.417.890.176                          Total - Net

       f.   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai                     f.      The changes in the allowance for impairment
            piutang pembiayaan adalah sebagai berikut:                           losses of financing receivable are as follows:

                                                    2025                          2024

            Saldo awal tahun                        287.370.871                   940.146.754     Balance at beginning of the year
            Penambahan tahun berjalan             2.535.465.317                   146.405.182            Provision during the year
            Pemulihan tahun berjalan                (30.476.599)                 (799.181.065)           Recovery during the year
            Saldo akhir tahun                     2.792.359.589                   287.370.871     Balance at the end of the year

            Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap               g.             Based on management’s evaluation of the
            kolektibilitas saldo piutang pembiayaan,                             collectability of the financing receivable, the
            manajemen berpendapat bahwa jumlah                                   management believe that the allowance for
            cadangan kerugian penurunan nilai adalah                             impairment is adequate to cover the possible
            memadai untuk menutup kemungkinan                                    losses which might arise from uncollectible
            kerugian yang mungkin timbul akibat dari tidak                       accounts.
            tertagihnya piutang pembiayaan tersebut.

       g.   Piutang pembiayaan digunakan sebagai                         g.      Financing receivables are used as collateral for
            jaminan dari Obligasi I REFI yang diterbitkan                        REFI Bonds I issued by the Company in 2022
            Perusahaan pada tahun 2022 (Catatan 16).                             (Note 16).

       h.   Pada tahun 2025 dan 2024 terdapat piutang                    h.      In 2025 and 2024, there were restructured
            pembiayaan yang direstrukturisasi masing-                            financing  receivables    worth nil   and
            masing senilai nihil dan Rp70.698.424.458.                           Rp70,698,424,458, respectively.

       i.   Piutang pembiayaan dari satu nasabah yang                    i.      Financing receivable from any customer which
            melebihi 10% dari jumlah piutang pembiayaan                          exceeds 10% of the total financing receivables
            adalah sebagai berikut:                                              are as follows:

                                                    2025                          2024

            PT Planet Suplemen Indonesia         51.809.428.236                50.017.665.447       PT Planet Suplemen Indonesia
            PT Andalan Jaya Propertindo                       -                43.048.434.403        PT Andalan Jaya Propertindo
            PT Andalan Property Development                   -                41.575.284.319    PT Andalan Property Development
            Jumlah - Bersih                      51.809.428.236               134.641.384.169                         Total - Net



                                                             35
Page 296
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                               FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                    DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


7.     PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN                                   7.     CONSUMER FINANCING RECEIVABLES

                                                      2025                       2024
       Pihak berelasi (Catatan 31)                                                                       Related parties (Note 31)
         Piutang pembiayaan konsumen                            -           19.154.103.000        Consumer financing receivables
         Pendapatan pembiayaan konsumen                                                            Unearned consumer financing
           yang belum diakui                                    -           (7.031.253.000)                            income
       Sub Jumlah                                               -           12.122.850.000                                Sub-total

       Pihak ketiga                                                                                                   Third parties
         Piutang pembiayaan konsumen            238.738.267.931            255.198.077.644       Consumer financing receivables
         Pendapatan pembiayaan konsumen                                                            Unearned consumer financing
           yang belum diakui                    (86.623.826.059)          (102.549.107.567)                            income
       Sub Jumlah                               152.114.441.872            152.648.970.077                                Sub-total

       Jumlah                                   152.114.441.872            164.771.820.077                                     Total

       Cadangan kerugian penurunan nilai           (904.601.400)            (2.612.842.587)        Allowance for impairment losses
       Jumlah - Bersih                          151.209.840.472            162.158.977.490                              Total - Net

       a.   Suku bunga per tahun piutang pembiayaan                         a.    Interest rates per annum of consumer financing
            konsumen untuk tahun 2025 dan 2024 masing-                            receivables in 2025 and in 2024 ranged from
            masing berkisar 12% - 18%.                                            12% - 18%, respectively.

       b.   Aset yang dibiayai Perusahaan adalah                            b.    Assets funded by the Company are vehicles,
            kendaraan, apartemen dan perumahan dengan                             apartments, and buildings with period of
            tenor pembiayaan adalah 1 – 15 tahun.                                 financing ranged from 1 - 15 years. Meanwhile,
            Sedangkan     pembiayaan multiguna tenor                              multipurpose financing has a financing tenor of
            pembiayaan selama 1 – 5 tahun.                                        1 - 5 years.

       c.   Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat                      c.    Management believes that there are no
            konsentrasi   signifikan pada      piutang                            significant concentrations of credit risk in
            pembiayaan konsumen.                                                  consumer financing receivables.

       d.   Piutang pembiayaan konsumen dijamin                             d.    The consumer financing receivables are
            dengan kendaraan bermotor yang dibiayai oleh                          secured by motor vehicles financed by the
            Perusahaan dan Buku Pemilikan Kendaraan                               Company and Motor Vehicle of Ownership
            Bermotor (BPKB) kendaraan yang tersebut.                              Book (BPKB) of the related vehicle. While
            Sedangkan piutang pembiayaan konsumen                                 consumer financing receivables related to
            yang berkaitan dengan rumah susun, tanah                              apartment, land and land buildings are secured
            dan bangunan tanah dijamin dengan Sertifikat                          by Certificates of Ownership (SHM) or
            Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna                              Certificates of Building Use Right (SHGB) or
            Bangunan (SHGB) atau Sertifikat Hak Milik                             Certificates of Ownership of Mansions Unit
            Satuan Rumah Susun (SHMASRS).                                         (SHMASRS).

       e.   Berikut   ini disajikan rincian piutang                         e.    The details of consumer financing receivables
            pembiayaan konsumen berdasarkan jatuh                                 based on its remaining period until maturity are
            temponya:                                                             as follows:

                                                         2025                      2024

            Jatuh tempo                                2.071.992.580             1.042.756.924                                Overdue
            Belum jatuh tempo                                                                                            Not overdue
              Kurang dari atau sama dengan 1 tahun     4.351.524.143             2.427.875.340          Less than or equal to 1 year
              Lebih dari 1 tahun sampai                                                                            More than 1 year
                dengan 2 tahun                         4.562.808.593           3.677.597.156                         until 2 years
              Lebih dari 2 tahun                     141.128.116.556         157.623.590.657                     More than 2 years
            Jumlah                                   152.114.441.872         164.771.820.077                                     Total

            Cadangan kerugian penurunan nilai           (904.601.400)         (2.612.842.587)        Allowance for impairment losses
            Jumlah - Bersih                          151.209.840.472         162.158.977.490                              Total - Net



                                                                36
Page 297
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


7.     PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                     7.     CONSUMER                FINANCING        RECEIVABLES
                                                                         (continued)

       f.   Klasifikasi kualitas piutang pembiayaan                      f.      The classification of the quality of consumer
            konsumen         berdasarkan   ketepatan                             financing receivables based on the accuracy of
            pembayaran pokok dan/atau bunga adalah                               principal and/or interest payments is as follows:
            sebagai berikut:

                                                     2025                         2024

            Lancar                               138.642.419.740              154.246.976.116                                Current
            Dalam perhatian khusus                 4.087.746.955                 229.737.901                         Special mention
            Kurang lancar                            18.031.448                     2.750.000                          Sub-standard
            Diragukan                                  5.618.767                    8.305.268                               Doubtful
            Macet                                  9.360.624.962               10.284.050.792                                   Loss
            Jumlah                               152.114.441.872              164.771.820.077                                  Total

            Cadangan kerugian penurunan nilai       (904.601.400)              (2.612.842.587)       Allowance for impairment losses
            Jumlah - Bersih                      151.209.840.472              162.158.977.490                             Total - Net


       g.   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai                     g.      The changes of allowance for impairment losses
            piutang pembiayaan konsumen adalah                                   of consumer financing receivables are as
            sebagai berikut:                                                     follows:

                                                     2025                         2024

            Saldo awal tahun                       2.612.842.587                1.198.199.800        Balance at beginning of the year
            Penambahan tahun berjalan               732.254.909                 2.053.061.236               Provision during the year
            Pemulihan tahun berjalan              (2.440.496.096)                (638.418.449)             Recovery during the year
            Saldo akhir tahun                        904.601.400                2.612.842.587        Balance at the end of the year


            Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap                              Based on management evaluation of the
            kolektibilitas saldo piutang pembiayaan                              collectability of consumer financing receivables,
            konsumen, manajemen berpendapat bahwa                                the management believe that the allowance for
            jumlah cadangan kerugian penurunan nilai                             impairment is adequate to cover the possible
            adalah memadai untuk menutup kemungkinan                             losses which might arise from uncollectible
            kerugian akibat dari tidak tertagihnya piutang                       accounts.
            pembiayaan konsumen tersebut.

       h.   Piutang pembiayaan konsumen digunakan                        h.      Consumer financing receivables are used as
            sebagai jaminan dari Obligasi I REFI yang                            collateral for REFI Bonds I issued by the
            diterbitkan Perusahaan pada tahun 2022                               Company in 2022 (Note 16).
            (Catatan 16).

       i.   Pada tahun 2025 dan 2024 terdapat piutang                    i.      In 2025 and 2024, there were restructured
            pembiayaan konsumen yang direstrukturisasi                           consumer financing receivables worth nil and
            masing-masing     senilai   nihil     dan                            Rp1,106,198,801, respectively.
            Rp1.106.198.801.

       j.   Pada tahun 2025 dan 2024 tidak terdapat                      j.      In 2025 and 2024, there will be no customers that
            nasabah yang melebihi 10% dari jumlah                                exceed 10% of the total consumer receivables.
            piutang konsumen.




                                                             37
Page 298
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                    PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                   FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                        DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


8.     PIUTANG PEMBIAYAAN SYARIAH                                        8.     SHARIA FINANCING RECEIVABLE

                                                          2025                         2024

       Murabahah                                    49.877.318.875               65.755.506.108                                 Murabahah
       Pendapatan marjin yang belum diakui          (18.275.345.209)            (23.464.975.313)                 Unearned margin income
       Sub Jumlah                                   31.601.973.666               42.290.530.795                                 Sub Total

       Musyarak ah mutanaqisah                          7.831.057.882                9.054.795.711              Musyarak ah mutanaqisah
       Pendapatan bagi hasil yang belum diakui                       -                           -              Unearned sharing revenue
       Sub Jumlah                                       7.831.057.882                9.054.795.711                              Sub Total

       Qardh                                                                                                                         Qardh
            Pihak berelasi (Catatan 31)                 1.098.757.911                1.352.134.672             Related parties (Note 31)
            Pihak ketiga                            10.434.512.593               14.212.578.427                             Third parties
       Pendapatan bagi hasil yang belum diakui           (516.468.992)                (499.790.967)             Unearned sharing revenue
       Sub Jumlah                                   11.016.801.512               15.064.922.132                                 Sub Total

       Jumlah - Bruto                               50.449.833.060               66.410.248.638                              Total - Gross

       Cadangan kerugian penurunan nilai                 (353.387.448)                (191.335.892)      Allowance for impairment losses
       Jumlah - Bersih                              50.096.445.612               66.218.912.746                                 Total - Net

       a.      Marjin bersih/tingkat bagi hasil per tahun                       a.      Net margin/unearned sharing revenue per
               pembiayaan untuk tahun 2025 dan 2024                                     annum of sharia financing receivables in 2025
               adalah masing-masing berkisar 15% - 18%.                                 and 2024 are ranging from 15% - 18%.

       b.      Piutang yang dibiayai Perusahaan adalah                          b.      Receivable funded by the Company are sale
               pembiayaan jual beli, investasi dan fasilitas                            and purchase financing, investment and
               dana.                                                                    funding facilities.

       c.      Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat                       c.      Management believes that there are no
               konsentrasi   signifikan pada      piutang                               significant concentrations of credit risk in sharia
               pembiayaan syariah.                                                      financing receivables.

       d.      Piutang musyarakah mutanaqisah dan                               d.      Musyarakah mutanaqisah and murabahah
               murabahah dijamin dengan Sertifikat Hak Milik                            receivable are secured by Certificates of
               (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan                                  Ownership (SHM) or Certificates of Building
               (SHGB) serta surat kuasa potong gaji.                                    Use Right (SHGB) or and a power of attorney
                                                                                        for salary deductions.

       e.      Berikut ini disajikan rincian piutang syariah                    e.      The following is a breakdown of sharia
               berdasarkan jatuh temponya:                                              receivables based on their maturity:

                                                             2025                        2024

               Jatuh tempo                                 4.880.003.337               8.276.640.573                               Overdue
               Belum jatuh tempo                                                                                               Not overdue
                 Kurang dari atau sama dengan 1 tahun      9.908.312.901              13.634.858.168          Less than or equal to 1 year
                 Lebih dari 1 tahun sampai                                                                               More than 1 year
                   dengan 2 tahun                          1.534.839.702               9.775.682.938                       until 2 years
                 Lebih dari 2 tahun                       34.126.677.120              34.723.066.959                    More than 2 years
               Jumlah - Bruto                             50.449.833.060              66.410.248.638                          Total - Gross

               Cadangan kerugian penurunan nilai            (353.387.448)               (191.335.892)      Allowance for impairment losses
               Jumlah - Bersih                            50.096.445.612              66.218.912.746                            Total - Net




                                                                    38
Page 299
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


8.     PIUTANG PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan)                      8.     SHARIA FINANCING RECEIVABLE (continued)

       f.   Pengelompokkan kualitas piutang pembiayaan                   f.    The classification of the quality of sharia
            sebagian berdasarkan ketepatan pembayaran                          financing receivables based on the accuracy of
            pokok dan/atau bunga adalah sebagai berikut:                       principal and/or interest payments is as follows:

                                                      2025                       2024

            Lancar                                45.929.245.723              65.142.686.729                              Current
            Dalam perhatian khusus                 2.477.558.684                628.909.774                      Special mention
            Kurang lancar                            422.569.812                 33.113.052                         Sub-standard
            Diragukan                                              -             91.004.448                              Doubtful
            Macet                                  1.620.458.841                514.534.635                                 Loss
            Jumlah                                50.449.833.060              66.410.248.638                                Total

            Cadangan kerugian penurunan nilai       (353.387.448)               (191.335.892)    Allowance for impairment losses
            Jumlah - Bersih                       50.096.445.612              66.218.912.746                          Total - Net


       g.   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai                     g.    The movement for impairment losses on sharia
            piutang syariah adalah sebagai berikut:                            receivables are as follows:


                                                      2025                       2024

            Saldo awal tahun                         191.335.892                131.121.484      Balance at beginning of the year
            Penambahan tahun berjalan                318.612.694                174.704.553              Provision during the year
            Pemulihan tahun berjalan                (156.561.138)               (114.490.145)           Recovery during the year
            Saldo akhir tahun                        353.387.448                 191.335.892      Balance at the end of the year


            Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap                            Based on management evaluation of the
            kolektibilitas saldo piutang pembiayaan                            collectability of sharia financing receivables,
            syariah, manajemen berpendapat bahwa                               management believe that the allowance for
            jumlah cadangan kerugian penurunan nilai                           impairment is adequate to cover the possible
            adalah memadai untuk menutup kemungkinan                           losses which might arise from uncollectible
            kerugian akibat dari tidak tertagihnya piutang                     accounts.
            pembiayaan Syariah tersebut.

       h.   Pada tahun 2025 dan 2024 terdapat piutang                    h.    In 2025 and 2024, there were restructured
            pembiayaan syariah yang direstrukturisasi                          sharia   financing   receivables    worth
            senilai Rp623.245.749 dan Rp491.162.334.                           Rp623,245,749 and Rp491,162,334.

       i.   Tidak terdapat piutang dari satu nasabah yang                i.    There are no receivables from any one
            melebihi 10% dari julah piutang pembiayaan                         customer that exceed 10% of the total sharia
            syariah pada tahun 2025 dan 2024.                                  financing receivables in 2025 and 2024.




                                                             39
Page 300
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                    31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


9.     PIUTANG LAIN-LAIN                                          9.     OTHER RECEIVABLES

                                                  2025                      2024

       Pihak berelasi - bersih (Catatan 31)    5.764.661.070              9.077.716.271            Related parties - net (Note 31)

       Pihak ketiga                                                                                               Third parties
         Bagi hasil                            4.542.984.911              4.542.984.911                         Profit sharing
         PT Indo Bintang Mandiri               4.500.000.000                        -                 PT Indo Bintang Mandiri
         PT Beever System Indonesia            1.893.600.000              1.893.600.000           PT Beever System Indonesia
         PT Robo Rupiah Timur Baru               891.541.039                890.441.039            PT Robo Rupiah Timur Baru
         Lain-lain                             1.317.806.513                489.941.412                                Others
       Sub Jumlah                             13.145.932.463              7.816.967.362                               Sub Total

       Cadangan kerugian penurunan nilai       (3.623.510.539)             (635.691.599)       Allowance for impairment losses
       Jumlah - Bersih                          9.522.421.924             7.181.275.763                              Total - Net

       Jumlah                                 15.287.082.994             16.258.992.034                                     Total

       Piutang bagi hasil merupakan bagi hasil yang akan                 Profit sharing receivables are profit sharing that will
       diterima oleh Perusahaan atas pembiayaan yang                     be received by the Company for financing provided
       diberikan kepada nasabah yang dikelola oleh mitra                 to customers managed by the partners of the
       Koperasi Jasa Gramindo Madani.                                    Koperasi Jasa Gramindo Madani.

       Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan                       Management believes that the allowance for
       kerugian penurunan nilai adalah memadai untuk                     impairment losses is adequate to cover possible
       menutup kemungkinan kerugian akibat dari tidak                    losses due to uncollectibility of other receivables.
       tertagihnya piutang lain-lain tersebut.

       Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah                   On December 31, 2025, the Company has signed a
       menandatangani perjanjian pengalihan piutang                      receivables transfer agreement (cession) with
       (cessie) dengan PT Indo Bintang Mandiri, dimana                   PT Indo Bintang Mandiri, whereby the Company
       Perusahaan mengalihkan seluruh hak tagih atas                     transferred all collection rights for receivables to PT
       piutang kepada PT Fit and Health Indonesia dengan                 Fit and Health Indonesia with a value of
       nilai sebesar Rp4.500.000.000.                                    Rp4,500,000,000.

       Pengalihan tersebut dilakukan melalui mekanisme                   The transfer is carried out through a receivables sale
       jual beli piutang, dimana seluruh hak, manfaat, dan               and purchase mechanism, where all rights, benefits
       risiko atas piutang beserta jaminannya akan beralih               and risks regarding the receivables and their
       kepada pihak pembeli setelah terpenuhinya kondisi                 collateral will be transferred to the buyer after certain
       tertentu, termasuk penerimaan pembayaran dan                      conditions are met, including receipt of payment and
       penyerahan dokumen terkait.                                       submission of related documents.

       Sejak efektifnya pengalihan, Perusahaan tidak lagi                Since the transfer is effective, the Company no
       memiliki hak dan kewajiban atas piutang tersebut,                 longer has any rights and obligations regarding the
       dan seluruh risiko serta manfaat yang timbul                      receivables, and all risks and benefits arising
       menjadi tanggung jawab pihak pembeli.                             become the responsibility of the purchaser.

       Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang                  The movements for impairment losses on sharia
       syariah adalah sebagai berikut:                                   receivables are as follows:

                                                  2025                      2024

       Saldo awal tahun                          635.691.599               319.500.000           Balance at beginning of the year
       Penambahan tahun berjalan               2.987.818.940               316.191.599                  Provision during the year
       Saldo Akhir Tahun                       3.623.510.539               635.691.599           Balance at the End of the Year




                                                             40
Page 301
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                            PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                           FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


10. BIAYA DIBAYAR DI MUKA                                        10. PREPAID EXPENSE

                                                   2025                2024

   Asuransi                                        236.290.701         188.901.387                                    Insurance
   Lain-lain                                     1.961.496.708       1.276.371.963                                       Others
   Jumlah                                        2.197.787.409       1.465.273.350                                        Total


11. UANG MUKA                                                    11. ADVANCE

                                                   2025                2024

   Pihak berelasi (Catatan 31)                   2.314.728.374       2.314.728.374                   Related parties (Note 31)

   Pihak ketiga                                                                                                   Third parties
     PT Tujuh Kode                               4.699.000.000       4.699.000.000                            PT Tujuh Kode
   Jumlah                                        7.013.728.374       7.013.728.374                                      Total


    Uang muka pihak berelasi merupakan uang muka                    The related party advance represents an advance
    atas Konsultan Manajemen dan Pengembangan                       for Management Consulting and Internal Human
    SDM Internal dengan PT Reliance Capital                         Resources Development with PT Reliance Capital
    Management. Atas perjanjian addendum keempat                    Management. Based on the fourth addendum
    pada tanggal 1 Juli 2025 dengan jangka waktu                    agreement on July 1, 2025 with a term until July 21,
    sampai dengan 21 Juli 2030.                                     2030.


12. ASET TETAP                                                   12. FIXED ASSETS

                                                             2025
                               Saldo Awal/    Penambahan/         Pengurangan/      Saldo Akhir
                            Beginning Balance   Additions           Deduction     Ending Balance
   Biaya Perolehan                                                                                                       At Cost
     Tanah                          21.090.000               -                -         21.090.000                        Land
     Bangunan                      218.910.000               -                -        218.910.000                     Building
     Inventaris kantor           3.231.221.040       3.600.000                -      3.234.821.040            Office Equipment
     Kendaraan                     508.877.775               -                -        508.877.775                    Vehicles
     Renovasi kantor             2.502.764.290               -                -      2.502.764.290        Office Improvements
   Jumlah                        6.482.863.105       3.600.000                -      6.486.463.105                          Total

   Akumulasi Penyusutan                                                                              Accumulated Depreciation
     Bangunan                      218.910.000               -                -        218.910.000                    Building
     Inventaris kantor           2.508.110.996     497.616.472                -      3.005.727.468           Office Equipment
     Kendaraan                     459.092.352      48.493.010                -        507.585.362                   Vehicles
     Renovasi kantor             2.502.764.290               -                -      2.502.764.290       Office Improvements
   Jumlah                        5.688.877.638     546.109.482                -      6.234.987.121                         Total

   Nilai Buku Bersih              793.985.467                                         251.475.984               Net Book Value




                                                            41
Page 302
  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                         FOR THE YEAR ENDED
                 31 DESEMBER 2025                                              DECEMBER 31, 2025
   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


12. ASET TETAP (lanjutan)                                      12. FIXED ASSETS (continued)

                                                           2024
                                Saldo Awal/    Penambahan/      Pengurangan/       Saldo Akhir
                             Beginning Balance   Additions        Deduction      Ending Balance
    Biaya Perolehan                                                                                                     At Cost
      Tanah                       21.090.000               -                 -         21.090.000                        Land
      Bangunan                   218.910.000               -                 -        218.910.000                     Building
      Inventaris kantor        3.245.421.040               -        14.200.000      3.231.221.040            Office Equipment
      Kendaraan                  508.877.775               -                 -        508.877.775                    Vehicles
      Renovasi kantor          2.502.764.290               -                 -      2.502.764.290        Office Improvements
    Jumlah                     6.497.063.105               -        14.200.000      6.482.863.105                          Total

    Akumulasi Penyusutan                                                                            Accumulated Depreciation
      Bangunan                   218.910.000               -                 -        218.910.000                    Building
      Inventaris kantor        1.954.275.164     568.035.832        14.200.000      2.508.110.996           Office Equipment
      Kendaraan                  406.372.904      52.719.448                 -        459.092.352                   Vehicles
      Renovasi kantor          2.017.705.064     485.059.226                 -      2.502.764.290       Office Improvements
    Jumlah                     4.597.263.132   1.105.814.506        14.200.000      5.688.877.638                         Total

    Nilai Buku Bersih          1.899.799.973                                         793.985.467               Net Book Value

    Jumlah beban penyusutan masing-masing sebesar                  Total      depreciation   expense    amounted    to
    Rp546.109.482 dan Rp1.105.814.506 pada tahun                   Rp546,109,482 and Rp1,105,814,506 in 2025 and
    2025 dan 2024 dan dicatat sebagai beban umum                   2024, respectively, and was recorded as general
    dan administrasi pada laporan laba rugi dan                    and administrative expenses in the statement of
    penghasilan komprehensif lain (Catatan 27).                    profit or loss and other comprehensive income (Note
                                                                   27).

    Perusahaan memiliki 1 (satu) bidang tanah seluas               The Company owns 1 (one) parcel of land with an
    74m2 atas nama Perusahaan yang berlokasi di                    area of 74m2 under the name of the Company
    Tangerang dengan Hak Guna Bangunan yang akan                   located in Tangerang with Building Use Rights which
    jatuh tempo pada tanggal 28 Januari 2037.                      will mature on January 28, 2037.

    Aset tanah tersebut digunakan sebagai jaminan atas             The land assets are used as collateral for loans to
    pinjaman kepada PT Bank Oke Indonesia, Tbk                     PT Bank Oke Indonesia, Tbk (Note 17).
    (Catatan 17).

    Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah                   Management believes that there will be no difficulty
    dengan perpanjangan HGB, karena seluruh tanah                  in the extension of HGB since all the land were
    diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti                 acquired legally and supported by sufficient
    kepemilikan yang memadai.                                      evidence of ownership.

    Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal                   For the years ended December 31, 2025 and 2024,
    31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                    the Company disposed fixed assets as summarized
    melakukan pelepasan aset tetap sebagai berikut:                below:

                                                2025                  2024

    Nilai buku                                             -                    -                           Net book value
    Hasil penjualan bersih                                 -            5.000.000                             Net proceeds
    Laba (Rugi) Pelepasan                                                                       Gain (Loss) on Disposal of
      Aset Tetap                                           -            5.000.000                            Fixed Asset

    Pada tahun 2025 dan 2024, bangunan dan                         In 2025 and 2024, buildings and vehicles were
    kendaraan diasuransi kepada PT Asuransi Reliance               insured with PT Asuransi Reliance Indonesia and
    Indonesia dan Merits Korindo , dengan berbagai                 Merits Korindo, with various risks of loss amounting
    risiko   kerugian     masing-masing        sebesar             to Rp1,858,009,000 and Rp4,649,900, respectively.
    Rp1.858.009.000 dan Rp4.649.900. Manajemen                     Management believes that the insurance coverage
    berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi                is sufficient to cover possible losses arising from
    tersebut cukup untuk menutup kemungkinan                       these risks on the insured assets.
    kerugian yang timbul dari risiko tersebut atas aset
    yang dipertanggungkan.

                                                          42
Page 303
  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                 31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


12. ASET TETAP (lanjutan)                                       12. FIXED ASSETS (continued)

    Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat                      The management believes that there is no
    penurunan nilai atas aset tetap pada tanggal                    impairment in values of the aforementioned fixed
    31 Desember 2025 dan 2024.                                      assets as of December 31, 2025 and 2024.


13. ASET TAK BERWUJUD                                           13. INTANGIBLE ASSET

                                                            2025
                              Saldo Awal/    Penambahan/          Pengurangan/     Saldo Akhir
                           Beginning Balance   Additions            Deduction    Ending Balance
    Biaya Perolehan                                                                                                At Cost
      Perangkat lunak         1.250.000.000                -                 -    1.250.000.000                  Software
    Jumlah                    1.250.000.000                -                 -    1.250.000.000                       Total

    Akumulasi Amortisasi                                                                          Accumulated Amortization
      Perangkat lunak           592.827.377     265.624.998                  -      858.452.375                 Software
    Jumlah                      592.827.377     265.624.998                  -      858.452.375                      Total

    Nilai Buku Bersih           657.172.623                                         391.547.625             Net Book Value


                                                            2024
                              Saldo Awal/    Penambahan/          Pengurangan/     Saldo Akhir
                           Beginning Balance   Additions            Deduction    Ending Balance
    Biaya Perolehan                                                                                                At Cost
      Perangkat lunak         1.000.000.000     250.000.000                  -    1.250.000.000                  Software
    Jumlah                    1.000.000.000     250.000.000                  -    1.250.000.000                       Total

    Akumulasi Amortisasi                                                                          Accumulated Amortization
      Perangkat lunak           105.952.381     486.874.996                  -      592.827.377                 Software
    Jumlah                      105.952.381     486.874.996                  -      592.827.377                      Total

    Nilai Buku Bersih           894.047.619                                         657.172.623             Net Book Value


    Jumlah beban amortisasi masing-masing sebesar                   Total      amortization   expense    amounted    to
    Rp265.624.998 dan Rp486.874.996 pada tahun                      Rp265,624,998 and Rp486,874,996 in 2025 and
    2025 dan 2024 dan dicatat sebagai beban umum                    2024, respectively, and was recorded as general
    dan administrasi pada laporan laba rugi dan                     and administrative expenses in the statement of
    penghasilan komprehensif lain (Catatan 27).                     profit or loss and other comprehensive income (Note
                                                                    27).


14. ASET HAK GUNA                                               14. RIGHT OF USE ASSETS

    a.   Aset hak guna – neto                                       a.   Right of use assets – net

         Berdasarkan addendum surat sewa menyewa                         Based on the addendum of lease letter No.
         No. 03/Add-1/V/2-23 tanggal 05 Mei 2023,                        03/Add-1/V/2-23 dated May 05, 2023, the
         Perusahaan       mengadakan        perjanjian                   Company entered into an extension agreement
         perpanjangan jangka waktu sewa ruangan                          with PT Multi Artha Griya for a period of 3
         kantor dengan PT Multi Artha Griya untuk                        (three) years starting from July 1, 2023 until
         jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung mulai                     June 30, 2026.
         1 Juli 2023 sampai dengan 30 Juni 2026.

         Pembayaran sewa ruangan kantor tersebut                         The rental payments for the office space are
         dilakukan secara bertahap setiap satu tahun                     made in stages every one year. Therefore,
         sekali. Oleh karenanya terdapat liabilitas sewa                 there is a lease liability recognized in the
         yang diakui di laporan posisi keuangan.                         statement of financial position.




                                                           43
Page 304
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


14. ASET HAK GUNA (lanjutan)                                    14. RIGHT OF USE ASSETS (continued)

    a.   Aset hak guna – neto (lanjutan)                                a.       Right of use assets – net (continued)

         Mutasi aset hak guna pada tahun yang berakhir                           The movement of the right of use assets for the
         pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                  year ended December 31, 2025 and 2024 is as
         adalah sebagai berikut:                                                 follows:

                                                                2025
                                Saldo Awal/      Penambahan/            Pengurangan/         Saldo Akhir
                             Beginning Balance     Additions              Deduction        Ending Balance
         Biaya Perolehan                                                                                                      At Cost
           Bangunan Kantor      1.718.647.020                   -                      -     1.718.647.020           Office Building
         Jumlah                 1.718.647.020                   -                      -     1.718.647.020                       Total

         Akumulasi                                                                                                     Accumulated
           Bangunan Kantor        859.323.510       572.882.340                        -     1.432.205.850           Office Building
         Jumlah                   859.323.510       572.882.340                        -     1.432.205.850                       Total

         Nilai Buku Bersih        859.323.510                                                    286.441.170         Net Book Value


                                                                2024
                                Saldo Awal/      Penambahan/            Pengurangan/         Saldo Akhir
                             Beginning Balance     Additions              Deduction        Ending Balance
         Biaya Perolehan                                                                                                      At Cost
           Bangunan Kantor      1.718.647.020                   -                      -     1.718.647.020           Office Building
         Jumlah                 1.718.647.020                   -                      -     1.718.647.020                       Total

         Akumulasi                                                                                                     Accumulated
           Bangunan Kantor        286.441.170       572.882.340                        -         859.323.510         Office Building
         Jumlah                   286.441.170       572.882.340                        -         859.323.510                     Total

         Nilai Buku Bersih      1.432.205.850                                                    859.323.510         Net Book Value


         Beban amortisasi aset hak guna yang                                     Amortization expense of right of use assets
         dibebankan pada laporan laba rugi dan                                   charged to the statement of profit or loss and
         penghasilan komprehensif lain untuk tahun                               other comprehensive income for the years
         yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025                             ended December 31, 2025 and 2024 amounted
         dan     2024     masing-masing      sebesar                             to Rp572,882,340, respectively, and is
         Rp572.882.340 dan dicatat sebagai bagian dari                           recorded as part of general and administrative
         beban umum dan administrasi (Catatan 27).                               expenses (Note 27).

    b.   Liabilitas sewa                                                b.       Lease liability

                                                                    2025
                             Penambahan/                   Beban Bunga/                              Saldo Akhir/
                              Beginning      Penambahan/      Interest             Pembayaran/         Ending
                               Balance         Additions     Expense                Payments           Balance
         Nilai Perolehan                                                                                                            Cost
           Bangunan kantor     864.090.151             -            20.520.649                -        884.610.800     Office building
         Jumlah                864.090.151             -            20.520.649                -        884.610.800                 Total


                                                                    2024
                             Penambahan/                   Beban Bunga/                              Saldo Akhir/
                              Beginning      Penambahan/      Interest             Pembayaran/         Ending
                               Balance         Additions     Expense                Payments           Balance
         Nilai Perolehan                                                                                                            Cost
           Bangunan kantor     820.968.827             -            43.121.324                -        864.090.151     Office building
         Jumlah                820.968.827             -            43.121.324                -        864.090.151                 Total




                                                           44
Page 305
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                       FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                            DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


15. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH                                 15. REPOSSESSED ASSETS

                                              2025                  2024

   PT Shaftco Niaga Prima                  11.692.000.000       11.692.000.000                 PT Shaftco Niaga Prima
   Radi                                     3.075.260.799        3.075.260.799                                   Radi
   Erni Sukma                               1.139.272.920        1.139.272.920                            Erni Suk ma
   Novi Imelly                              1.237.090.113        1.237.090.113                             Novi Imelly
   Lain-lain                               13.987.333.252       13.987.333.253                                 Others
   Jumlah                                  31.130.957.083       31.130.957.085                                  Total

   Cadangan kerugian penurunan nilai       (1.701.232.826)        (532.032.826)         Allowance for impairment losses
   Jumlah - Bersih                         29.429.724.257       30.598.924.259                               Total - Net

   Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian                Management believes that the allowance for
   penurunan nilai agunan yang diambil alih pada                impairment losses on repossessed assets as of
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 telah memadai              December 31, 2025 and 2024 are adequate to cover
   untuk menutup kemungkinan kerugian akibat                    possible losses from impairment of repossessed
   penurunan nilai agunan yang diambil alih.                    assets.

   Realisasi penjualan aset agunan yang diambil alih            The realization of the sale of repossessed assets in
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal                       the year endend December 31, 2025 and 2024 are
   31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                     as follows:
   berikut:

                                              2025                  2024
   Harga jual                                           -        1.776.578.272                             Selling price
   Nilai tercatat bersih                                -        1.776.578.272                        Net carrying value
   Rugi penjualan agunan                                                                               Loss on sale of
     yang diambil alih                                  -                     -                    repossesed assets


16. UTANG OBLIGASI                                           16. BONDS PAYABLE

                                              2025                  2024
   Obligasi Refi I tahun 2022                                                                 Bonds Refi I tahun 2022
     Pihak berelasi (Catatan 31)           23.555.000.000      164.990.000.000               Related parties (Note 31)
     Pihak ketiga                         176.445.000.000      135.010.000.000                           Third Parties
   Jumlah                                 200.000.000.000      300.000.000.000                                     Total

   Dikurangi:                                                                                                    Less:
     Biaya emisi obligasi yang belum                                                              Unamortised bonds
       diamortisasi                        (1.469.038.427)      (2.576.628.680)                     issuance costs
   Utang obligasi - neto                  198.530.961.573      297.423.371.320                    Bonds payable - net

   Dikurangi:                                                                                                     Less:
     Bagian yang jatuh tempo satu tahun                 -       (99.894.602.790)                       Current portion
   Bagian yang jatuh tempo lebih dari                                                                      Non-current
     satu tahun                           198.530.961.573      197.528.768.530                                portion

   Amortisasi biaya emisi obligasi yang                                            Amortisation of bonds issuance costs
    dibebankan ke laporan laba rugi                                                 charged to the statements of profit
    (Catatan 27)                            1.107.590.213        1.929.848.533                    or loss (see Note 27)

   Pada bulan Februari 2022, Perusahaan melakukan               In February 2022, the Company made a public
   penawaran umum obligasi bernama “Obligasi I REFI             offering of bonds named "REFI Bonds I Year 2022."
   Tahun 2022”. Biaya transaksi yang terkait dengan             The transaction costs for the issuance of these
   penerbitan   obligasi   ini   adalah     sebesar             bonds totaled Rp10,033,440,872.
   Rp10.033.440.872.


                                                        45
Page 306
  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                 31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


16. UTANG OBLIGASI (lanjutan)                                     16. BONDS PAYABLE (continued)

    Seluruh dana yang diperoleh telah digunakan                          All funds obtained have been used by the Company
    Perusahaan untuk melunasi pokok Medium Term                          to pay off the 2019 principal Medium-Term Notes
    Notes (MTN) IV B Tahun 2019 sebesar Rp 200 miliar                    (MTN) IV-B of Rp200 billion, and the remainder will
    dan sisanya akan digunakan untuk peningkatan                         be used to increase the financing portfolio. These
    portofolio pembiayaan. Obligasi ini diterbitkan dalam                bonds were issued in three series, namely:
    3 seri, yaitu:

                              Tahun
                           penerbitan/                        Tingkat bunga
           Efek utang/       Year of     Nilai nominal/           tetap/          Jatuh tempo/       Cicilan pokok efek utang/
          Debt Securites    issuance     Nominal value      Fixed interest rate     Due date         Debt securities installment

     Obligasi I/Bond I
                                                                                   19 Februari/   Pembayaran penuh pada saat jatuh
       Seri A/Serial A        2022       100.000.000.000            8%
                                                                                  February 2023   tempo/Bullet payment on due date
                                                                                    9 Februari/   Pembayaran penuh pada saat jatuh
       Seri B/Serial B        2022       100.000.000.000            9%
                                                                                  February 2025   tempo/Bullet payment on due date
                                                                                    9 Februari/   Pembayaran penuh pada saat jatuh
       Seri C/Serial C        2022       200.000.000.000           9,50%
                                                                                  February 2027   tempo/Bullet payment on due date
                                         400.000.000.000


    PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan                            PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
    Banten, Tbk bertindak sebagai wali amanat. Pada                      Banten, Tbk. act as a trustee. At the time of
    saat diterbitkan, obligasi tersebut mendapatkan                      issuance. The Bonds received the IrBBB Kredit
    IrBBB Kredit Rating Indonesia (KRI) dan tercatat                     Rating Indonesia (KRI) rating and was listed on the
    pada Bursa Efek Indonesia pada 10 Februari 2022.                     Indonesia Stock Exchange on February 10, 2022.

    Obligasi ini dijamin dengan piutang performing                       The bonds are guaranteed by the Company’s
    Perusahaan sebesar 100% (seratus persen) dari                        performing receivables amounting to 100% (one
    nilai pokok obligasi dan jaminan perusahaan                          hundred percent) of the principal value of the bonds
    (corporate guarantee) oleh PT Reliance Capital                       and corporate guarantees by PT Reliance Capital
    Management sebesar 20% (dua puluh persen) dari                       Management amounting to 20% (twenty percent) of
    nilai pokok obligasi.                                                the principal value of the bonds.

    Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi,                    Furthermore, as long as the principal of the bonds
    Perusahaan tidak diperkenankan, melakukan                            has not been repaid, the Company is not permitted
    penggabungan, konsolidasi, peleburan dengan                          to merge, consolidate, or consolidate with other
    perusahaan lain kecuali sepanjang dilakukan pada                     companies, except where it is carried out in a
    bidang usaha yang saham dan tidak memiliki                           business sector that shares shares and has no
    dampak negatif terhadap jalannya usaha                               negative impact on the Company's business
    Perusahaan serta menjual, mentransfer atau                           operations and sells, transfers, or assigns 50% (fifty
    mengalihkan sebesar 50% (lima puluh persen) atau                     percent percent) or more of the Company’s total
    lebih dari total aktiva Perusahaan. Perusahaan                       assets. The Companies must ensure that the ratio of
    harus memastikan rasio pinjaman terhadap ekuitas                     loans to equity plus subordinated loans is not more
    ditambah dengan pinjaman subordinasi tidak lebih                     than 10:1.
    dari 10:1.

    Jumlah beban bunga obligasi pada tahun 2025 dan                      Total the Company's bonds interest expense in 2025
    2024 masing-masing sebesar Rp20.500.000.000                          and 2024 amounted to Rp20,500,000,000 and
    dan Rp28.000.000.000 dan dicatat pada akun                           Rp28,000,000,000, respectively, and was recorded
    beban bunga dan biaya keuangan pada laporan                          in interest expense and financial charge account in
    laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                          the statement of profit or loss and other
    (Catatan 28).                                                        comprehensive income (Note 28).

    Berdasarkan surat dari PT Kustodian Sentral Efek                     Based on letter from PT Kustodian Sentral Efek
    Indonesia No. KSEI-2917/JKU/0223 menerangkan                         Indonesia No. KSEI-2917/JKU/0223 explained that
    bahwa Perusahaan telah melakukan pelunasan                           the Company had made principal repayments oni
    Pokok obligasi I Refi tahun 2022 Seri A pada tanggal                 Bonds I Refi year 2022 Series A on February 20,
    20 Februari 2023 sebesar Rp100.000.000.000.                          2023 in the amount of Rp100,000,000,000.




                                                             46
Page 307
  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                         FOR THE YEAR ENDED
                 31 DESEMBER 2025                                              DECEMBER 31, 2025
   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


16. UTANG OBLIGASI (lanjutan)                                   16. BONDS PAYABLE (continued)

    Berdasarkan      surat   dari   KSEI     No.KSEI-              Based on the letter from KSEI No. KSEI-
    2467/JKU/0225 tanggal 10 Februari 2025 Perihal                 2467/JKU/0225 dated February 10, 2025, regarding
    Laporan Pelunasan Pokok seri B Pembayaran                      the Report on Principal Payment of Series B and
    Bunga ke 12 Obligasi I Refi Tahun 2022 Serri B-C.              12th Interest Payment of Obligasi I Refi Year 2022
    Perusahaan telah melakukan pelunasan atas Pokok                Series B-C, the Company has made a payment of
    Obligasi Seri B dan bunga ke 12 atas Obligasi I Refi           the principal amount of Series B and the 12th
    Tahun 2022 seri B-C pada tanggal 10 Februari                   interest payment of Obligasi I Refi Year 2022 Series
    2025.                                                          B-C on February 10, 2025.


17. PINJAMAN YANG DITERIMA                                      17. LOANS RECEIVED

                                                2025                  2024

    Pinjaman Pihak Berelasi (Catatan 31)                                                          Related Party (Note 31)
      PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia     7.000.000.000        11.550.000.000   PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia

    Pihak Ketiga                                                                                             Third party
    Pinjaman bank                                                                                             Bank loan
      PT Bank Pembangunan Daerah                                                        PT Bank Pembangunan Daerah
        Jawa Barat dan Banten Tbk            90.000.000.000         7.000.000.000         Jawa Barat dan Banten Tbk
      PT Bank MNC Internasional Tbk          75.000.000.000        60.000.000.000       PT Bank MNC Internasional Tbk
      PT Bank Central Asia Tbk               68.840.000.000        21.000.000.000            PT Bank Central Asia Tbk
      PT Bank Oke Indonesia Tbk              16.729.119.006                     -          PT Bank Ok e Indonesia Tbk
      PT Bank Jtrust Indonesia Tbk           10.073.897.517        15.324.501.795         PT Bank Jtrust Indonesia Tbk
      PT Bank KB Bukopin Tbk                              -        12.740.611.841            PT Bank KB Buk opin Tbk

    Pinjaman pihak ketiga lainnya                                                                 Other third party loans
      PT Sarana Multigriya                                                                         PT Sarana Multigriya
        Finansial (Persero)                   5.387.886.107        13.946.153.462                  Finansial (Persero)
      Pusat Investasi Pemerintah              2.013.793.106         6.752.138.850           Pusat Investasi Pemerintah
    Jumlah                                  275.044.695.736       148.313.405.948                                    Total

    PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan                      PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
    Banten Tbk                                                     Banten Tbk

    Berdasarkan perjanjian kredit No.036-OKR-                      Based on credit agreement No.036-OKR-
    PK/CA/0308/2025 pada tanggal 12 Februari 2025,                 PK/CA/0308/2025 on February 12, 2025, the
    Perusahaan memperoleh fasilitas kredit yang                    Company obtained a non-revolving credit facility
    bersifat Non revolving sebesar Rp90.000.000.000                amounting to Rp90,000,000,000 from PT Bank
    dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan                 Pembangunan Daerah Jawa Barat dan BantenTbk.
    Banten Tbk. Fasilitas ini berjangka waktu 12 (dua              This facility has a term of 12 (twelve) months with an
    belas) bulan dengan suku bunga sebesar 0,50% per               interest rate of 0.50% per annum above the interest
    tahun diatas tingkat suku bunga Giro yang                      rate of the guaranteed current account. This credit
    dijaminkan. Fasilitas kredit ini dijamin dengan aset           facility is secured by assets owned by a related party
    milik pihak berelasi dengan nilai sebesar                      with a value of Rp90,000,000,000.
    Rp90.000.000.000.

    Berdasarkan perjanjian kredit          No.610/OKR-             Based on credit agreement No.610/OKR-
    PK/CA/0308/2023 pada tanggal 28 Desember 2023,                 PK/CA/0308/2023 dated December 28, 2023, the
    Perusahaan memperoleh fasilitas kredit yang                    Company obtained a revolving credit facility of
    bersifat revolving sebesar Rp7.000.000.000 dari                Rp7,000,000,000 from PT Bank Pembangunan
    PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan                      Daerah Jawa Barat and Banten Tbk. This facility has
    Banten Tbk. Fasilitas ini berjangka waktu 12 (dua              a tenor of 12 (twelve) months with an interest rate of
    belas) bulan dengan suku bunga sebesar 0,6% per                0.6% per annum above the interest rate of rupiah
    tahun diatas tingkat suku bunga agunan deposito                time deposit collateral, payable monthly.
    rupiah, dibayarkan efektif setiap bulan.




                                                           47
Page 308
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                           17. LOANS RECEIVED (continued)

   PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan                       PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
   Banten Tbk (lanjutan)                                           Banten Tbk (continued)

   Berdasarkan Addendum perjanjian kredit bjb Cash                 Based on the Addendum to the bjb Cash Collateral
   Collateral pada tanggal 23 Desember 2024,                       credit agreement dated December 23, 2024, this
   pinjaman ini diperjanjang dengan jangka waktu                   loan was extended for a period of 12 months until
   12 bulan sampai dengan 28 Desember 2025. Pada                   December 28, 2025. As of December 31, 2025, the
   tanggal 31 Desember 2025 Perusahaan telah                       Company has fully repaid the loan amounting to
   melunasi secara keseluruhan atas pinjaman yang                  Rp7,000,000,000.
   dterima sebesar Rp7.000.000.000.

   Mutasi pinjaman kepada PT Bank Pembangunan                      The movement of loan to PT Bank Pembangunan
   Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk adalah sebagai                 Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk are as follows:
   berikut:

                                                2025                    2024

    Saldo awal tahun                          7.000.000.000         7.000.000.000     Balance at the beginning of the year
    Penambahan                              90.000.000.000                      -                                Addition
    Pembayaran                               (7.000.000.000)                    -                             Repayment
    Saldo akhir tahun                       90.000.000.000          7.000.000.000         Balance at the end of the year

   PT Bank MNC Internasional Tbk                                   PT Bank MNC Internasional Tbk.

   Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit pada tanggal                 Based on the Credit Agreement Deed dated October
   8 Oktober 2024, Perusahaan memperoleh pinjaman                  8, 2024, the Company obtained a working capital
   modal kerja fasilitas Uncomitted-revolving dengan               loan facility in the form of an uncommitted-revolving
   plafond sebesar Rp75.000.000.000 dengan suku                    loan with a credit limit of Rp 75,000,000,000 at an
   bunga 11% per tahun. Pinjaman ini berjangka waktu               interest rate of 11% per annum. This loan has a term
   12 bulan dan memberikan jaminan kredit sebagai                  of 12 months and is secured by the following
   berikut:                                                        collaterals:


   a.    Piutang minimal senilai 100% dari nilai                   a.    Accounts receivable with a minimum value of
         outstanding.                                                    100% of the outstanding loan amount.
   b.    29 Unit Apartement yang terletak di Centro City           b.    29 Apartment Units located in Centro City
         Residence – Daan Mogot, Jakarta Barat dan                       Residence – Daan Mogot, West Jakarta and
         diikat dengan Hak Tanggungan Peringkat                          bound by First Rank Mortgage Rights. This
         Pertama. Apartement ini milik PT Multi Artha                    apartment belongs to PT Multi Artha Griya.
         Griya.

   Berdasarkan     Addendum     Nomor      132/MB-                 Based      on     Addendum   Number      132/MB-
   UPR/PT/ADD-01/10/2025 tanggal 07 Oktober 2025,                  UPR/PT/ADD-01/10/2025 dated October 7, 2025,
   pinjaman ini diperpanjang dengan jangka waktu                   this loan was extended for a period of 12 months
   12 bulan sampai dengan 08 Oktober 2026.                         until October 8, 2026.

   Mutasi pinjaman kepada PT Bank                 MNC              The movement of loan to PT               Bank    MNC
   Internasional Tbk adalah sebagai berikut:                       Internasional Tbk are as follows:

                                                2025                    2024

    Saldo awal tahun                        60.000.000.000                      -     Balance at the beginning of the year
    Penambahan                              15.000.000.000         60.000.000.000                                Addition
    Saldo akhir tahun                       75.000.000.000         60.000.000.000         Balance at the end of the year




                                                           48
Page 309
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                           17. LOANS RECEIVED (continued)

   PT Bank KB Bukopin Tbk (lanjutan)                               PT Bank KB Bukopin Tbk (continued)

   Pada tanggal 30 Mei 2023, Perusahaan                            On May 30, 2023, the Company obtained a working
   memperoleh fasilitas kredit Line Plafond Modal                  capital Line of Credit Facility from PT Bank KB
   Kerja dari PT Bank KB Bukopin,Tbk dengan plafond                Bukopin, Tbk with a ceiling of Rp25,000,000,000.
   sebesar Rp25.000.000.000. Fasilitas pinjaman ini                This loan facility has a 3-years tenor with an interest
   berjangka waktu 3 tahun dengan tingkat bunga 9,9%               rate of 9.9% effective per annum.
   efektif per tahun.

   Pinjaman ini dijamin dengan Sertifikat Hak Milik                This loan is secured by Certificate of Ownership of
   atas Satuan Rumah Susun No. 388/I/Karet Tengsin                 Flat Unit No. 388/I/Karet Tengsin and No.
   dan No. 449/XXVII/Karet Tengsin atas nama                       449/XXVII/Karet Tengsin in the name of PT
   PT Suryatama Tigamitra (saat ini bernama                        Suryatama Tigamitra (currently named PT BCorp
   PT BCorp Investama Indonesia) selaku pihak                      Investama Indonesia) as a related party of the
   berelasi dengan Perusahaan yang berkedudukan di                 Company domiciled in West Jakarta Administrative
   Kota Administrasi Jakarta Barat. Selain itu, pinjaman           City. In addition, this loan is also secured by a plot of
   ini juga dijamin dengan sebidang tanah Hak Guna                 land of Building Rights Title No.20316 covering an
   Bangunan No.20316 seluas 74m2 yang terletak di                  area of 74m2 located in Kuta Jaya, Pasar Kemis,
   Kuta Jaya, Pasar Kemis, Tangerang Banten atas                   Tangerang Banten in the name of PT Usaha
   nama PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia.                     Pembiayaan RelianceIndonesia.

   Mutasi pinjaman kepada PT Bank KB Bukopin Tbk                   The movement of loan to PT Bank KB Bukopin Tbk
   adalah sebagai berikut:                                         are as follows:

                                                2025                   2024

    Saldo awal tahun                        12.740.611.841         20.707.443.061      Balance at the beginning of the year
    Penambahan                                             -                     -                                 Addition
    Pembayaran                              (12.740.611.841)        (7.966.831.220)                             Repayment
    Saldo akhir tahun                                      -       12.740.611.841           Balance at the end of the year


   Pinjaman PT Bank KB Bukopin Tbk ini telah                       The Company repaid this loan from PT Bank KB
   dilakukan pelunasan oleh Perusahaan pada tanggal                Bukopin Tbk on June 24, 2025.
   24 Juni 2025.

   PT Bank Central Asia Tbk                                        PT Bank Central Asia Tbk.

   Berdasarkan Perjanjian Kredit pada tanggal                      Based on the Letter of Credit Notification dated
   17 Desember 2024, Perusahaan memperoleh                         December 17, 2024, the Company obtained an
   Fasilitas kredit installment loan dengan plafond                installment loan facility with a credit limit of
   sebesar Rp21.000.000.000 dengan suku bunga                      Rp21,000,000,000 at an interest rate of 8.5% per
   8,5% per tahun. Pinjaman ini berjangka waktu 5                  annum. This loan has a term of 5 years and is
   tahun dan memberikan jaminan kredit HGB gedung                  secured by a mortgage on the office building located
   perkantoran di Jl Pluit Putra Kencana, Jakarta Utara            at Jl Pluit Putra Kencana, North Jakarta, in the name
   atas nama PT Asuransi Reliance Indonesia.                       of PT Asuransi Reliance Indonesia.




                                                           49
Page 310
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                           17. LOANS RECEIVED (continued)

   PT Bank Central Asia Tbk (lanjutan)                             PT Bank Central Asia Tbk (continued)

   Pada tanggal 19 Desember 2025 telah dilakukan                   On December 19, 2025, an amendment to the
   Perubahan perjanjian dengan No perubahan.                       agreement was made with Amendment No.
   00682/PPK/0978S/2025 atas ketentuan dalam                       00682/PPK/0978S/2025 regarding the provisions in
   perjanjian kredit sebagai berikut:                              the credit agreement as follows:
   a. Atas fasilitas kredit installment loan dengan                a. An installment loan facility with a credit limit of
        plafond sebesar Rp21.000.000.000 dengan                         Rp21,000,000,000, an interest rate of 8.5% per
        suku bunga 8,5% per tahun dengan jangka                         annum, and a loan term of 5 years from the
        waktu pinjaman 5 tahun sejak tanggal                            date of signing the loan agreement has been
        penandatanganan           perjanjian   kredit                   granted.
        disampaikan.

   b.    Pemberian pinjaman kredit fasilitas installment           b.    The provision of installment loan facility credit 2
         loan     2    dengan     plafond       sebesar                  with a ceiling of Rp4,500,000,000 with a term of
         Rp4.500.000.000 dengan jangka waktu 5 tahun                     5 years from the date of signing the credit
         sejak tanggal penandatangan perjanjian kredit                   agreement is submitted with an interest rate of
         disampaikan dengan suku bunga 8,5% per                          8.5% per annum.
         tahun.

   Berdasarkan Perjanjian Kredit pada tanggal 27                   Based on to the Credit Agreement dated November
   November 2025, Perusahaan memperoleh fasilitas                  27, 2025, the Company obtained a working capital
   kredit modal kerja sebesar Rp47.540.000.000                     credit facility in the amount of Rp47,540,000,000
   dengan jangka waktu sampai dengan 24 April 2026,                with a term ending on April 24, 2026, at an interest
   dengan suku bunga sebesar 6,78% per tahun.                      rate of 6.78% per annum. This credit facility is
   Fasilitas kredit ini dijamin dengan aset milik pihak            secured by assets owned by a related party with a
   berelasi dengan nilai sebesar Rp56.861.000.000.                 value of Rp56,861,000,000.

   Mutasi pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk                 The movement of loan to PT Bank Central Asia Tbk
   adalah sebagai berikut:                                         are as follows:

                                                2025                    2024

    Saldo awal tahun                        21.000.000.000                       -      Balance at the beginning of the year
    Penambahan                              52.040.000.000         21.000.000.000                                  Addition
    Pembayaran                               (4.200.000.000)                     -                              Repayment
    Saldo akhir tahun                       68.840.000.000         21.000.000.000           Balance at the end of the year

   PT Bank Oke Indonesia Tbk                                       PT Bank Oke Indonesia Tbk

   Berdasarkan Surat Perjanjian Kredit No.4 tanggal 24             Based on Credit Agreement Letter No. 4 dated June
   Juni 2025, Perusahaan memperoleh fasilitas                      24, 2025 the Company obtained a working capital
   pinjaman modal kerja Intallment Loan-01 dengan                  loan facility Installation Loan-01 with a Non-
   sifat kredit Non Revolving dengan nilai pinjaman                Revolving credit nature with a loan value of
   yang diperoleh sebesar Rp9.903.056.360. Fasilitas               Rp9,903,056,360. The facility provided is a takeover
   yang diberikan merupakan atas Take over fasilitas               of facilities provided from PT KB Bukopin Tbk. The
   yang diberikan dari PT KB Bukopin Tbk. Jangka                   loan term is until May 30, 2026 with an interest of
   waktu pinjaman yaitu sampai dengan 30 Mei 2026                  9.25% per annum.
   dengan bunga sebesar 9,25% per tahun.




                                                           50
Page 311
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                        FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                             DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                         17. LOANS RECEIVED (continued)

   PT Bank Oke Indonesia Tbk (lanjutan)                          PT Bank Oke Indonesia Tbk (continued)

   Berdasarkan Surat Perjanjian Kredit No.5 tanggal 24           Based on Credit Agreement Letter No. 5 dated June
   Juni 2025, Perusahaan memperoleh fasilitas                    24, 2025 the Company obtained a working capital
   pinjaman modal kerja Intallment Loan-02 dengan                loan facility Installation Loan-02 with a Non-
   sifat kredit Non Revolving dengan nilai pinjaman              Revolving credit nature with a loan value of
   yang diperoleh sebesar Rp15.000.000.000. Jangka               Rp15,000,000,000. The loan term is until June 24,
   waktu pinjaman yaitu sampai dengan 24 Juni 2028               2028 with an interest of 9.25% per annum.
   dengan bunga sebesar 9,25% per tahun.

   Atas Perjanjian Kredit yang diperoleh Perusahaan              Based on the Credit Agreement obtained by the
   telah dilakukan perjanjian pemberian jaminan                  Company, a Company Guarantee Agreement No. 9
   Perusahaan No. 9 pada tanggal 24 Juni 2025. Atas              was entered into on June 24, 2025. For this loan, the
   pinjaman tersebut Perusahaan memberikan                       Company provides the following guarantees:
   jaminan sebagai berikut:
   1. Sertifikat Hak Milik atas satuan rumah susun               1.    Certificate of Ownership of apartment unit
        Nomor      449/XXVII/Karet   Tengsin    atas                   Number      449/XXVII/Karet  Tengsin   for
        kepemilikan PT BCORP Investama Indonesia.                      ownership of PT BCORP Investama Indonesia.
   2. Sertifikat Hak Milik atas satuan rumah susun               2.    Certificate of Ownership of apartment unit
        Nomor 388/I/Karet Tengsin atas kepemilikan                     Number 388/DI/Karet Tengsin for ownership of
        PT BCORP Investama Indonesia.                                  PT BCORP Investama Indonesia.
   3.   Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor                       3.    Building Use Rights Certificate Number
        20316/Kuta Jaya atas kepemilikan PT Usaha                      20316/Kuta Jaya for ownership of PT Usaha
        Pembiayaan Reliance Indonesia.                                 Pembiayaan Reliance Indonesia.

   Mutasi pinjaman kepada PT Bank Oke Indonesia                  The movement of loan to PT Bank Oke Indonesia
   Tbk adalah sebagai berikut:                                   Tbk are as follows:

                                              2025                    2024

    Saldo awal tahun                                     -                    -      Balance at the beginning of the year
    Penambahan                             24.695.794.134                     -                                  Addition
    Pembayaran                             (7.966.675.128)                    -                              Repayment
    Saldo akhir tahun                      16.729.119.006                     -          Balance at the end of the year

   PT Bank Jtrust Indonesia Tbk                                  PT Bank Jtrust Indonesia Tbk.

   Berdasarkan Surat Pemberian Keputusan Kredit                  Based on the Letter of Credit Approval dated June
   tanggal 27 Juni 2024, Perusahaan memperoleh                   27, 2024, the Company obtained a Non-Revolving
   pinjaman bank fasilitas Non Revolving Un-                     Un-Committed bank loan facility with a credit limit of
   Committed      dengan pagu fasilitas kredit                   Rp17,000,000,000 at an interest rate of 10.75% per
   Rp17.000.000.000 dengan bunga 10,75% per                      annum. This loan has a term of 48 months and is
   tahun Pinjaman ini berjangka waktu 48 bulan                   secured by a Mortgage Certificate (SHGB) for the
   dengan menjaminkan SHGB di Jl. Lebak Bulus III,               property located at Jl. Lebak Bulus III, South Jakarta,
   Jakarta Selatan atas nama PT Reliance Capital                 in the name of PT Reliance Capital Management.
   Management.

   Mutasi pinjaman kepada PT Bank Jtrust Indonesia               The movement of loan to PT Bank Jtrust Indonesia
   Tbk adalah sebagai berikut:                                   Tbk are as follows:

                                              2025                    2024

    Saldo awal tahun                       15.324.501.795                     -      Balance at the beginning of the year
    Penambahan                                          -        16.902.142.615                                  Addition
    Pembayaran                             (5.250.604.278)       (1.577.640.820)                             Repayment
    Saldo akhir tahun                      10.073.897.517        15.324.501.795          Balance at the end of the year




                                                         51
Page 312
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                               FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                    DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                17. LOANS RECEIVED (continued)

   PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                              PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)

   Berikut adalah rincian pinjaman kepada PT Sarana                      Following are the details of the loan to PT Sarana
   Multigriya Finansial (Persero):                                       Multigriya Finansial (Persero):

      Tanggal Awal              Tanggal Awal                                                   Nilai Awal          Tunggakan
        Pinjaman/                 Pinjaman/                                                    Pinjaman/            Pinjaman/
          Loan                      Loan               Jenis Pinjaman/      Suku bunga/            Loan            Outstanding
        Start Date                End Date               Loan Type           Interest rate   Initial Amount           Loans

   29 Sept/Sept 29 , 2021   20 Sept/Sept 20 , 2026    KPR - Facility Line       7,40%             569.023.983         337.984.273
   29 Okt/Oct 29, 2021      20 Okt/Oct 20, 2026       KPR - Facility Line       7,40%           1.533.863.200       1.253.492.469
   22 Feb/Feb 22 , 2022     20 Feb/Feb 20 , 2026      KPR - Facility Line       7,40%           1.610.274.523         240.773.363
   17 Feb/Feb 17 , 2023     17 Feb/Feb 17 , 2026      KPR - Facility Line       7,90%           1.693.337.970       1.373.802.673
   05 Jun/Jun 05 , 2023     05 Jun/Jun 05 , 2028      KPR - Facility Line       7,90%           3.203.000.000       1.735.101.740
   17 Mei/May 17 , 2024     17 Mei/May 17 , 2027      KPR - Facility Line       9.47%             497.000.000         252.237.342
   20 Feb/Feb 20 , 2024     20 Feb/Feb 20 , 2027      KPR - Facility Line       9.47%             344.989.129         194.494.247
                                                  Jumlah/Total                                                      5.387.886.107


   Pinjaman kepada PT Sarana Multigriya Finansial                        This loan to PT Sarana Multigriya Finansial
   (Persero) ini dijamin dengan fidusia tagihan KPR                      (Persero) is secured by a 125% fiduciary guarantee
   sebesar 125% (Catatan 7).                                             letter (Note 7).

   Mutasi pinjaman kepada PT Sarana Multigriya                           Loan transfers to PT Sarana Multigriya Finansial
   Finansial (Persero) adalah sebagai berikut:                           (Persero) are as follows:

                                                     2025                   2024

    Saldo awal tahun                             13.946.153.462         19.078.182.386       Balance at the beginning of the year
    Penambahan                                                -            957.000.000                                   Addition
    Pembayaran                                   (8.558.267.355)        (6.089.028.924)                              Repayment
    Saldo akhir tahun                             5.387.886.107         13.946.153.462           Balance at the end of the year


   Pada tahun 2025 dan 2024 Perusahaan melakukan                         In 2025 and 2024, the Company made net payments
   pembayaran bersih kepada PT Sarana Multigriya                         to PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
   Finansial (Persero) sebesar Rp8.558.267.355 dan                       amounting       to      Rp8,558,267,355    and
   Rp5.132.028.924.                                                      Rp5,132,028,924.

   Pusat Investasi Pemerintah             -   Kementerian                The Government Investment Center - Ministry of
   Keuangan Republik Indonesia                                           Finance of the Republic of Indonesia

   Berdasarkan keputusan Direktur Utama Pusat                            Based on the decision of the President Director of
   Invetasi   Pemerintah-Kementerian     Keuangan                        the Government Investment Center-Ministry of
   Republik Indonesia tanggal 15 Desember 2021,                          Finance of the Republic of Indonesia dated
   Perusahaan telah ditunjuk sebagai penyalur dalam                      December 15, 2021, the Company has been
   rangka penyaluran pembiayaan ultra mikro pada                         appointed as a distributor for the distribution of
   Pusat Investasi Pemerintah.                                           micro-Ultra financing in Government Investment
                                                                         Centers.

   Berdasarkan akad pembiayaan Mudharabah                                Based on the Mudharabah Muqayyadah financing
   Muqayyadah No. 56 tanggal 20 September 2023                           agreement No. 56, dated September 20, 2023, with
   dengan notaris Hadijah, S.H menerangkan                               notary Hadijah, S.H. it was explained that the
   bahwa       Perusahaan        mendapat Fasilitas                      Company received a Mudharabah Muqayyadah
   pembiayaan Mudharabah Muqayyadah sebesar                              financing facility of Rp5,000,000,000, with a target of
   Rp5.000.000.000 dengan target penyaluran paling                       distributing 1,450 debtors through partners.
   sedikit 1.450 debitur melalui mitra.




                                                                52
Page 313
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                           17. LOANS RECEIVED (continued)

   Pusat Investasi Pemerintah - Kementerian                        The Government Investment Center - Ministry of
   Keuangan Republik Indonesia (lanjutan)                          Finance of the Republic of Indonesia (continued)

   Fasilitas ini berjangka waktu 6 (enam) bulan sejak              This facility has a tenor of 6 (six) months from the
   tanggal pencairan pinjaman dengan nisbah sebesar                date of loan disbursement with a ratio of 14% for the
   14% untuk pemberi pembiayaan dan 86% untuk                      lender and 86% for the Company, and is secured by
   Perusahaan, serta dijamin dengan piutang kategori               current category receivables with a maximum value
   lancar dengan nilai paling banyak Rp20.000.000 per              of Rp20,000,000 per receivable (Note 9) and cash
   piutang (Catatan 9) dan cash collateral dengan nilai            collateral with a value of Rp500,000,000 (Note 5).
   Rp500.000.000 (Catatan 5).

   Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025,                         Until December 31, 2025, the Company has
   Perusahaan    telah    menyalurkan pinjaman                     disbursed financing loans from the Government
   Pembiayaan dari Pusat Investasi Pemerintah                      Investment Center to 6,064 debtors with a total loan
   kepada 6.064 debitur dengan total pinjaman                      amount of Rp41,946,990,065.
   sebesar Rp41.946.990.065.

   Berdasarkan akad pembiayaan Mudharabah                          Based on the Mudharabah Muqayyadah financing
   Muqayyadah No. 28 tanggal 18 Maret 2022 dengan                  agreement No. 28, dated March 18, 2022, with
   notaris Hadijah, S.H dan telah mengalami                        notary Hadijah, S.H., and having experienced
   addendum II Nomor 023/REFI/ADD/-PIP/XI/2022                     addendum II Number 023/REFI/ADD/-PIP/XI/2022,
   menerangkan bahwa Perusahaan mendapat                           it was explained that the Company received a
   Fasilitas pembiayaan Mudharabah Muqayyadah                      Mudharabah Muqayyadah financing facility of
   sebesar    Rp30.000.000.000,    dengan      target              Rp30,000,000,000, with a target of distributing
   penyaluran sebanyak 24.000 debitur melalui mitra.               24,000 debtors through partners.

    Fasilitas ini berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak             This facility has a term of 3 (three) years from the
    tanggal pencairan pinjaman dengan nisbah sebesar               date of loan disbursement, with a ratio of 19% for the
    19% untuk pemberi pembiayaan dan 81% untuk                     lender and 81% for the Company, and is secured by
    Perusahaan, serta dijamin dengan piutang kategori              current category receivables with a maximum value
    lancar dengan nilai paling banyak Rp20.000.000 per             of Rp20,000,000 per receivable (Note 9) and cash
    piutang (Catatan 9) dan cash collateral dengan nilai           collateral with a value of Rp3,000,000,000 in the
    Rp3.000.000.000       dalam     bentuk     deposito            form of deposits (Note 5).
    (Catatan 5).

   Mutasi   pinjaman    kepada      Pusat Investasi                The movement of loan to the Government
   Pemerintah - Kementerian Keuangan Republik                      Investment Center - Ministry of Finance of the
   Indonesia adalah sebagai berikut:                               Republic of Indonesia are as follows:

                                                2025                   2024

    Saldo awal tahun                          6.752.138.850        12.898.210.563     Balance at the beginning of the year
    Penambahan                                             -        3.000.000.000                                Addition
    Pembayaran                               (4.738.345.744)        (9.146.071.713)                           Repayment
    Saldo akhir tahun                         2.013.793.106         6.752.138.850          Balance at the end of the year


   PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia                             PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia

   Berdasarkan perjanjian kredit No. 045/LGL/AJRI-                 Based on credit agreement No. 045/LGL/AJRI-
   PKS/IV/2023, Perusahaan memperoleh fasilitas                    PKS/IV/2023, the Company obtained a credit facility
   kredit sebesar Rp10.000.000.000 dari PT Asuransi                of Rp10,000,000,000 from PT Asuransi Jiwa
   Jiwa RelianceIndonesia.                                         RelianceIndonesia.

   Fasilitas ini berjangka waktu 12 (dua belas) bulan              This facility has a term of 12 (twelve) months with a
   dengan suku bunga pembiayaan sebesar 10,5% per                  financing interest rate of 10.5% per annum
   tahun (efektif) selama jangka waktu kredit.                     (effective) during the credit term.




                                                           53
Page 314
  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                 31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                           17. LOANS RECEIVED (continued)

    PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia (lanjutan)                  PT    Asuransi     Jiwa     Reliance      Indonesia
                                                                    (continued)

    Atas perjanjian kredit ini, Perusahaan mengikatkan              Under this credit agreement, the Company binds
    agunan berupa Fidusia atas aset keuangan KPR                    collateral in the form of Fiduciary on KPR financial
    sebesar 110% dari besarnya nilai fasilitas kredit               assets amounting to 110% of the total value of the
    (Catatan 8).                                                    credit facility (Note 8).

    Pada tahun 2025 Perjanjian ini telah mengalami                  In 2025, this Agreement has undergone several
    beberapa kali perubahan, terakhir dengan                        changes, most recently with Addendum No.
    Addendum          No.019/REFI-AJRI/PKS/VIII/2025                019/REFI-AJRI/PKS/VIII/2025 dated February 7,
    tanggal 7 Februari 2025 dengan fasilitas kredit yang            2025 with a credit facility received of
    diterima sebesar Rp14.550.000.000 dengan jangka                 Rp14,550,000,000 with a term until April 17, 2027.
    waktu sampai dengan 17 April 2027.

    Mutasi pinjaman kepada PT Asuransi Jiwa Reliance                The movement of loan to loan to PT Asuransi Jiwa
    Indonesia adalah sebagai berikut:                               Reliance Indonesia are as follows:

                                                2025                   2024

    Saldo awal tahun                        11.550.000.000         10.000.000.000     Balance at the beginning of the year
    Penambahan                             109.500.000.000         23.050.000.000                                Addition
    Pembayaran                             (114.050.000.000)       (21.500.000.000)                           Repayment
    Saldo akhir tahun                        7.000.000.000         11.550.000.000         Balance at the end of the year



18. BEBAN AKRUAL                                                18. ACCRUED EXPENSES

                                                2025                   2024

    Pihak berelasi (Catatan 31)                463.074.571           1.050.581.996               Related Parties (Note 31)

    Pihak ketiga                                                                                             Third Parties
     Bunga                                   3.713.982.923           4.242.855.334                               Interest
     Jasa profesional                          409.952.724            141.248.400                       Professional fee
     Lain-lain                                 614.667.054           1.813.327.456                               Others
    Jumlah                                   5.201.677.272           7.248.013.186                                  Total



19. LIABILITAS LAIN-LAIN                                        19. OTHER LIABILITIES

                                                2025                   2024

    Utang kepada developer                  10.324.454.538          10.311.574.057                   Payable to developer
    Titipan konsumen                         2.162.169.340           4.297.003.903                      Consumer deposit
    Jumlah                                  12.486.623.878          14.608.577.960                                  Total

    Titipan konsumen merupakan uang yang diterima                   Consumer deposits are money received in advance
    terlebih dahulu sehubungan dengan penerimaan                    relation with the receipt of installment financing
    angsuran piutang pembiayaan dan pembayaran                      receivables and payment of insurance premiums
    premi asuransi dari konsumen.                                   from consumers.




                                                           54
Page 315
  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            FOR THE YEAR ENDED
                 31 DESEMBER 2025                                                 DECEMBER 31, 2025
   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


19. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan)                               19. OTHER LIABILITIES (continued)

    Utang kepada developer merupakan utang kepada                     Payable to developer are payable to developer (third
    developer (pihak ketiga) yang membangun                           parties) who build housing in relation with consumer
    perumahan sehubungan dengan        pembiayaan                     financing for housing.
    konsumen untuk perumahan.

    Utang kepada developer tidak dikenakan bunga dan                  Payable to developer is not subject interest and shall
    akan dibayarkan sesuai dengan perjanjian yang                     be paid based on agreement.
    disepakati.

20. MODAL SAHAM                                                   20. SHARE CAPITAL

    Pemegang    saham   Perusahaan   tanggal                          The shareholder of the Company as of December
    31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                          31, 2025 and 2024 is as follow:
    berikut:

                                                           Persentase          Jumlah Modal
                                                           Pemilikan/             Disetor/
                                     Jumlah Saham/        Percentage of        Total Paid-Up
         Pemegang Saham              Number of shares      ownership           Share Capital                  Shareholders

    PT Reliance Capital Management           113.000                   85          113.000.000.000   PT Reliance Capital Management
    PT Asuransi Reliance Indonesia            20.000                   15           20.000.000.000    PT Asuransi Reliance Indonesia
    Jumlah                                   133.000                  100          133.000.000.000                             Total

    Susunan pemegang saham di atas sesuai dengan                      The above composition of shareholders is in
    akta No. 56 tanggal 19 Juli 2019 dari Dra. RR.                    accordance with deed no. 56 dated July 19, 2019
    Hariyanti Poerbiantari, S.H,. notaris di Jakarta, yang            from Dra. RR. Hariyanti Poerbiantari, S.H,. notary in
    telah diterima dan dicatat dalam database Sistem                  Jakarta, which has been received and recorded in
    Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum                        the Legal Entity Administration System database of
    dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam                    the Ministry of Law and Human Rights of the
    Surat No. AHU-AH.01.03-0303830 tanggal 26 Juli                    Republic of Indonesia in Letter No. AHU-AH.01.03-
    2019.                                                             0303830 dated July 26, 2019.

    Manajemen Permodalan                                              Capital Management

    Tujuan utama dari pengelolaan modal Perusahaan                    The primary objective of the Company’s capital
    adalah untuk memastikan bahwa Perusahaan                          management is to ensure that it maintains healthy
    mempertahankan rasio modal yang sehat dalam                       capital ratios in order to support its business and
    rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai                   maximize shareholder value. The Company is not
    pemegang saham. Perusahaan tidak diwajibkan                       required to meet any capital requirements.
    untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu.

    Perusahaan mengelola struktur modal dan                           The Company manages its capital structure and
    membuat penyesuaian terhadap struktur modal                       makes adjustments to it, in light of changes in
    sehubungan dengan perubahan kondisi ekonomi.                      economic conditions. The Company monitors its
    Perusahaan     memantau   modalnya      dengan                    capital using gearing ratios, by dividing net debt by
    menggunakan analisa gearing ratio (rasio utang                    total capital.
    terhadap modal), yakni membagi utang bersih
    terhadap jumlah modal.

    Rasio utang bersih terhadap modal pada pada                       Ratio of net debt to equity as of December 31, 2025
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                          and 2024 are as follows:
    sebagai berikut:

                                                   2025                     2024

    Utang berbunga                            473.575.657.309        445.736.777.268                         Interest-bearing debts
    Dikurangi: kas dan bank                     3.959.370.310          6.200.649.763                         Less: cash and bank s
    Utang bunga - bersih                      469.616.286.999        439.536.127.505                    Net interest-bearing debts
    Ekuitas                                   271.539.757.283        256.733.031.145                                         Equity
    Rasio utang berbunga terhadap                                                                Ratio of interest-bearing debt to
      modal (gearing ratio)                               1,73                       1,71                  equity (gearing ratio)


                                                             55
Page 316
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                      FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                           DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


20. MODAL SAHAM (lanjutan)                                  20. SHARE CAPITAL (continued)

   Perusahaan telah memenuhi ketentuan gearing                 The Company’s gearing ratio is in compliance with
   ratio sebagaimana yang dipersyaratkan dalam                 the requirements of the Regulation of the Minister of
   Peraturan Menteri Keuangan No. 29/PMK.05/2014               Finance of the Republic of Indonesia No.
   tanggal 19 November 2014 yaitu setinggi-tingginya           29/PMK.05/2014 dated November 19, 2014 which is
   10 kali.                                                    maximum of 10 times.


21. LABA PER SAHAM – DASAR                                  21. EARNINGS PER SHARE – BASIC

   Laba per saham dihitung dengan membagi laba                 Earnings per share is calculated by dividing income
   tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang jumlah           for the year by the weighted average number of
   lembar saham yang beredar pada tahun                        shares outstanding during the year.
   bersangkutan.

                                             2025                 2024

    Laba tahun berjalan                   14.737.193.989       16.046.749.891                    Income for the year
    Rata-rata tertimbang jumlah                                                          Weighted average number of
      saham yang beredar                        133.000              133.000                     share outstanding
    Laba per saham - dasar                      110.806              120.652              Earnings per share - basic

   Perusahaan tidak memiliki instrumen yang                    The Company does not have instrument that gives
   memberikan dampak efek dilusi pada laba per                 impact of dilution effect on basic earning per share.
   saham dasar.

22. CADANGAN UMUM MODAL                                     22. GENERAL RESERVE

   Dalam rangka memenuhi ketentuan Undang-                     In compliance with the provisions of Law No.1 of
   undang No.1 Tahun 1995 tentang Perseroan                    1995 on Limited Liability Companies, as amended
   Terbatas, yang kemudian diubah dengan Undang-               by Law on Limited Liability Companies No. 40 of
   undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007,                2007, a Company is required to set aside a certain
   suatu Perusahaan diwajibkan untuk menyisihkan               amount of net profit as a general reserve until it
   jumlah tertentu dari laba bersih sebagai cadangan           reaches at least 20% of the issued capital.
   umum hingga mencapai sekurang-kurangnya 20%
   dari modal yang ditempatkan.

   Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum                 Based on the Statement of the Annual General
   Pemegang Saham Tahunan No.36 tanggal 28 Mei                 Meeting of Shareholders No.36 dated May 28, 2024
   2024 dari Notaris Dra. RR Haryanti Poerbiantari,            from Notary Dra. RR Haryanti Poerbiantari, S.H., the
   S.H., para pemegang saham Perusahaan telah                  Company's shareholders have approved the
   menyetujui pembentukan cadangan umum sebesar                establishment of a general reserve amounting to
   Rp250.000.000 dari laba bersih Perusahaan tahun             Rp250,000,000 from the Company's net profit for the
   buku 2023.                                                  year of 2023.

   Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum                 Based on the Statement of Decision of the Annual
   Pemegang Saham Tahunan No.69 tanggal 24 Juni                General Meeting of Shareholders No. 69 dated June
   2025 dari Notaris Mochamad Rafly Yudhaprawira               24, 2025 from Notary Mochamad Rafly
   S.H., para pemegang saham Perusahaan telah                  Yudhaprawira S.H., the Company's shareholders
   menyetujui pembentukan cadangan umum sebesar                have approved the establishment of a general
   Rp250.000.000 dari laba bersih Perusahaan tahun             reserve of Rp250,000,000 from the Company's net
   buku 2024.                                                  profit for the 2024 financial year.


23. PENDAPATAN PEMBIAYAAN                                   23. FINANCING INCOME

                                             2025                 2024

    Pihak berelasi (Catatan 31)             373.273.312           628.035.464              Related parties (Note 31)
    Pihak ketiga                         49.482.131.496        42.115.776.829                           Third parties
    Jumlah                               49.855.404.808        42.743.812.293                                  Total


                                                       56
Page 317
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                      FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                           DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


24. PENDAPATAN SEWA PEMBIAYAAN                              24. FINANCE LEASE INCOME

   Seluruh pendapatan sewa pembiayaan untuk tahun              All financial lease income for the years ended
   yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan             December 31, 2025 and 2024 are from third parties
   2024 adalah dari pihak ketiga masing-masing                 amounting to nil         and Rp3,831,031,336,
   sebesar nihil dan Rp3.831.031.336.                          respectively.

25. PENDAPATAN PEMBIAYAAN KONSUMEN                          25. CONSUMER FINANCING INCOME

                                             2025                 2024

   Pihak berelasi (Catatan 31)               555.365.632        5.951.203.243              Related parties (Note 31)
   Pihak ketiga                           13.634.582.689       18.944.292.532                           Third parties
   Jumlah                                 14.189.948.321       24.895.495.775                                  Total


26. PENDAPATAN MARJIN / BAGI HASIL                          26. MARGIN/ REVENUE SHARING

                                             2025                 2024

   Qardh                                   2.009.520.136        1.990.547.052                               Qardh
   Murabahah                               6.335.368.503        1.941.168.003                           Murabahah
   Musyarak ah mutanaqisah                   520.127.091          851.479.415              Musyarak ah mutanaqisah
   Jumlah                                  8.865.015.730        4.783.194.470                                Total



27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                             27. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

                                             2025                 2024

   Gaji dan tunjangan                      7.541.360.926       11.162.238.265             Salaries and allowances
   Jasa profesional                        1.338.744.900        1.070.256.332                     Professional fees
   Beban amortisasi penerbitan obligasi    1.107.590.213        1.929.848.533 Bond issuance amortization expense
   Beban langganan                                                                         Subscription expenses
     sistem informasi                       870.577.234         1.228.059.741               information Systems
   Keanggotaan                              654.475.587         1.075.672.231                          Membership
   Amortisasi aset hak guna                                                            Amortization of right of use
     (Catatan 14)                           572.882.340           572.882.340                    assets (Note 14)
   Penyusutan aset tetap (Catatan 12)       546.109.482         1.105.814.506 Depreciation of fixed asset (Note 12)
   Jasa teknis (Catatan 31)                 327.060.173           356.792.916            Technical fees (Notes 31)
   Amortisasi aset tak berwujud                                                   Amortization of Intangible asset
     (Catatan 13)                           265.624.998           486.874.996                           (Note 13)
   Imbalan kerja                                                                              Employment benefits
     (Catatan 29)                            166.350.016          360.358.694                           (Note 29)
   Perbaikan dan pemeliharaan                180.606.934          257.552.341             Repair and maintenance
   Lain-lain                               1.445.663.126        1.125.939.609                               Others
   Jumlah                                 15.017.045.929       20.732.290.504                                 Total



28. BEBAN BUNGA DAN BIAYA KEUANGAN                          28. INTEREST EXPENSES AND FINANCIAL CHARGES

                                             2025                 2024

   Obligasi (Catatan 16)                  20.500.000.000       28.000.000.000                      Bonds (Note 16)
   Pinjaman yang diterima                 16.582.443.622        8.338.768.083                        Loan received
   Jumlah                                 37.082.443.622       36.338.768.083                                Total




                                                       57
Page 318
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


29. LIABILITAS        IMBALAN         KERJA   JANGKA            29. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY
    PANJANG

   Pada tahun 2025 dan 2024 Perusahaan mengakui                    In 2025 and 2024 the Company recognizes long-term
   liabilitas imbalan kerja jangka berdasarkan                     employee benefits liability based on Government
   Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor                   Regulation of the Republic of Indonesia Number 35 of
   35 Tahun 2021.                                                  2021.

   Perhitungan aktuaria terakhir atas liabilitas imbalan           The final actuarial calculation of the long-term
   kerja jangka panjang tersebut dilakukan oleh Kantor             employee benefit liabilities was carried out by Nirmala
   Konsultan Aktuaria Nirmala, aktuaris independen,                Actuarial Consulting Firm, an independent actuary,
   dengan tanggal laporan 09 Maret 2026.                           with a report date of March 09, 2026.

   Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan kerja                  Number of employees entitled to long-term employee
   jangka panjang tersebut masing-masing sebanyak                  benefits are 26 and 37 employees (unaudited) for the
   26 dan 37 karyawan (tidak diaudit) untuk tahun yang             year ended December 31, 2025 and 2024,
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                respectively.

   Beban imbalan kerja yang diakui di laporan laba rugi            Amounts recognized in the statement of profit or loss
   dan penghasilan komprehensif lain adalah:                       and other comprehensive are as follows:

                                                2025                  2024

    Biaya jasa kini                            160.442.435           267.683.097                       Current service cost
    Perubahan program manfaat                   30.532.242                     -                  Benefit program changes
    Selisih imbalan kerja yang di catat                                                   Difference in recorded employee
      pada beban                               (101.662.692)                    -                         benefits on load
    Biaya bunga                                  77.038.031            92.675.597                              Interest cost
    Komponen biaya imbalan                                                               The Component of benefits cost
      pasti yang diakui di laba rugi           166.350.016           360.358.694            recognized in profit or loss

    Pengukuran kembali liabilitas                                                             Remeasurement of employee
      imbalan kerja yang diakui                                                                benefit liability recognized
      dalam penghasilan                                                                          in other comprehensive
      komprehensif lain                         (89.143.781)         (23.081.023)                                   income
    Jumlah                                       77.206.235          337.277.671                                        Total

   Biaya jasa kini dan biaya bunga untuk tahun berjalan            The current service cost and interest cost for the year
   disajikan sebagai bagian dari “Beban umum dan                   are included in the “General and administrative
   administrasi” pada laporan laba rugi dan                        expenses” in the statement of profit or loss and other
   penghasilan komprehensif lain (Catatan 27).                     comprehensive income (Note 27).

   Pengukuran sebagian atas liabilitas imbalan kerja               The remeasurement of the net employee benefit
   diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Mutasi              liability is included in other comprehensive income. The
   nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah sebagai               movements of present value of defined benefit
   berikut:                                                        obligation are as follows:


                                                2025                  2024

    Saldo awal tahun                          1.668.823.601         1.437.050.930        Balance at the beginning of year
    Biaya jasa kini                             160.442.435           267.683.097                     Current service cost
    Biaya bunga                                  77.038.031            92.675.597                             Interest cost
    Perubahan program manfaat                    30.532.242                     -                Benefit program changes
    Selisih imbalan kerja yang di catatan                                                Difference in recorded employee
      pada beban                               (101.662.692)                    -                        benefits on load
    Pembayaran imbalan pasca kerja             (116.650.000)         (105.505.000)   Payment of post-employment benefits
    Pengukuran kembali liabilitas                                                            Remeasurement of employee
      imbalan kerja                             (89.143.781)          (23.081.023)                        benefit liability
    Saldo akhir tahun                         1.629.379.836         1.668.823.601         Balance at the end of the year


                                                           58
Page 319
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                               FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                    DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


29. LIABILITAS   IMBALAN              KERJA        JANGKA            29. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY
    PANJANG (lanjutan)                                                   (continued)

   Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam                              The principal actuarial assumptions used in valuation
   perhitungan liabilitas imbalan kerja jangka panjang                   of the long-term employee benefits liability are as
   sebagai berikut:                                                      follows:

                                                      2025                   2024

   Tingkat diskonto                                  5,47%                  7,14%                         Discount rate per annum
   Tingkat kenaikan gaji per tahun                    5,0%                   5,0%                 Salary increment rate per annum
   Tingkat kematian                                  TMI IV                 TMI IV                                      Mortality rate
   Usia pensiun normal                                 58                     57                               Normal retirement age

   Analisa sensitivitas dari perubahan asumsi-asumsi                     The sensitivities analysis of the overall long-term
   utama terhadap liabilitas imbalan kerja jangka                        employee benefit liabilities to changes in the weighted
   panjang adalah sebagai berikut:                                       principal assumptions are as follows:

                                                 31 Desember 2025/December 31, 2025
                               Dampak terhadap liabilitas imbalan pasti/Impact on defined benefit liability
                                Perubahan asumsi/          Kenaikan asumsi/          Penurunan asumsi/
                              Change in assumptions     Increase in assumptions Decrease in assumptions

   Tingkat diskonto                     1%                           (156.969.301)              164.167.870             Discount rate
   Tingkat pertumbuhan gaji             1%                            163.807.472              (158.725.845)        Salary growth rate

                                                 31 Desember 2024/December 31, 2024
                               Dampak terhadap liabilitas imbalan pasti/Impact on defined benefit liability
                                Perubahan asumsi/          Kenaikan asumsi/          Penurunan asumsi/
                              Change in assumptions     Increase in assumptions Decrease in assumptions

   Tingkat diskonto                     1%                            (85.207.053)               99.102.161             Discount rate
   Tingkat pertumbuhan gaji             1%                             99.585.136               (87.033.212)        Salary growth rate



30. PERPAJAKAN                                                       30. TAXATION

   a.   Utang Pajak                                                      a. Tax Payable

                                                         2025                   2024

         Pajak lainnya:                                                                                                 Other taxes:
           Pasal 21                                     505.339.140            126.024.917                              Article 21
           Pasal 23                                     376.285.684            117.956.325                              Article 23
           Pasal 25                                     226.698.212            226.698.212                              Article 25
           Pasal 29                                   4.549.509.950          1.885.798.773                              Article 29
         Jumlah                                       5.657.832.986          2.356.478.227                                     Total

        Besarnya pajak yang terutang ditetapkan                                The filed tax returns are based on the
        berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan                           Company’s own calculation of tax liabilities
        sendiri oleh wajib pajak (self-assessment).                            (self-assessment). Based on the Law No. 28
        Berdasarkan Undang-undang No. 28 Tahun                                 Year 2007, regarding the third amendment of
        2007 mengenai Perubahan Ketiga atas                                    the General Taxation Provisions and
        Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan,                               Procedures’ the time limit for the tax authorities
        Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan                               to assess or amend taxes was reduced to 5
        atas perhitungan pajak dalam jangka waktu 5                            (five) years, subject to certain exceptions, in
        (lima) tahun setelah terutangnya pajak, dengan                         accordance with provisions of the Law.
        beberapa pengecualian, sebagaimana diatur
        dalam Undang-undang tersebut.


                                                                59
Page 320
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


30. PERPAJAKAN (lanjutan)                                      30. TAXATION (continued)

   b.    Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan                         b.     Income Tax Benefit (Expense)

         Manfaat    (beban)       pajak     penghasilan                   Income tax benefit (expense) of the Company
         Perusahaan terdiri dari:                                         consists of the following:

                                                  2025                     2024

         Pajak kini                            (5.288.546.120)          (2.848.105.700)                           Current tax
         Pajak tangguhan                        1.056.026.828           (1.710.448.856)                          Deferred tax
         Jumlah                                (4.232.519.292)          (4.558.554.556)                                 Total

   c.    Pajak Kini                                                c.     Current Tax

         Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan                      A reconciliation between income tax expense
         dengan perhitungan laba (rugi) akuntansi                         and the calculation of accounting profit (loss)
         sebelum pajak penghasilan dan tarif yang                         before income tax and the applicable rate for
         berlaku tahun 2025 dan 2024 adalah sebagai                       2025 and 2024 is as follows:
         berikut:


                                                  2025                     2024
         Laba sebelum pajak penghasilan                                                          Profit before income tax per
           menurut laporan laba rugi dan                                                    statements of profit or loss and
            penghasilan komprehensif lain      18.969.713.281           20.605.304.447      other comprehensive income

         Perbedaan temporer:                                                                           Temporary differences:
          Cadangan kerugian penurunan                                                      Allowance for impairment losses
             nilai piutang lain-lain            2.987.818.940             316.191.599        in value of other receivables
          Cadangan kerugian                                                                                    Proposed loss
             penurunan nilai agunan             1.169.200.000                                       collateral depreciation
          Aset yang diambil alih                            -           (8.350.579.463)               Repossessed Assets
          Pengakuan aset hak guna                 572.882.340             (859.323.510)   Recognition of right-of-use assets
          Pengakuan lease liabilitas               20.520.649              864.090.151        Recognition of lease liabilities
          Imbalan pasca kerja                      49.700.015              254.853.694           Post-employment benefits
          Jumlah                                4.800.121.944           (7.774.767.529)                                 Total

         Perbedaan tetap:                                                                             Permanent differences:
          Penghasilan bunga yang telah                                                         Interest income that already
             dikenakan pajak final               (98.915.432)             (104.298.384)             subjected to final tax
          Lainnya                                367.927.108               219.696.822                               Others
          Jumlah                                 269.011.676               115.398.438                                 Total

         Laba Kena Pajak Perusahaan            24.038.846.901           12.945.935.356       Taxable Income of the Company
         Pembulatan                            24.038.846.000           12.945.935.000                              rounding

         Laba Kena Pajak Perusahaan            24.038.846.000           12.945.935.000     Taxable Income of the Company

         Beban pajak kini                                                                                 Current tax expense
           (tarif pajak 22% )                   5.288.546.120            2.848.105.700                        (tax rate 22%)
         Dikurangi pembayaran
           pajak penghasilan di muka:                                                             Less prepaid income taxes:
              Pasal 25                           (739.036.170)            (962.306.927)                           Article 25

         Kurang bayar pajak penghasilan         4.549.509.950            1.885.798.773         Underpayment of income tax

        Laba kena pajak hasil rekonsiliasi untuk tahun                   The reconciled taxable profit for 2025 will be
        2025 akan digunakan sebagai dasar dalam                          used as the basis for filling out the Company's
        pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan                      annual corporate income tax return (SPT).
        PPh Badan Perusahaan.

                                                          60
Page 321
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                   PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                                  FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                                       DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


30. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                           30. TAXATION (continued)

   c.   Pajak Kini (lanjutan)                                                              c.    Current Tax (continued)

        Perhitungan pajak penghasilan untuk tahun                                                The calculation of income tax for the year
        yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                              ended December 31, 2024 has been reported
        telah dilaporkan dalam SPT Pajak Penghasilan                                             in the Annual Income Tax Return for the
        Badan tahun tersebut yang disampaikan ke                                                 resvective year which is reported to the Tax
        Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan                                                     Service Office in accordance with the income
        perhitungan pajak penghasilan di atas.                                                   tax calculation above.

   d.   Pajak Tangguhan                                                                    d.    Deferred Tax

        Rincian pajak tangguhan Perusahaan adalah                                                The details of the Company’s deferred tax are
        sebagai berikut:                                                                         as follows:

                                                                       Dikreditkan
                                                                      (Dibebankan)         Dikreditkan ke
                                                                  ke laporan laba rugi/     penghasilan
                                                                         Credited        komprehensif lain/
                                                                        (Charged)            Credited to
                                              1 Januari 2025/          to income        other comprehensive 31 Desember 2025/
                                              January 1, 2025          for the year            income       December 31, 2025

        Cadangan kerugian                                                                                                            Allowance for impairment
          penurunan nilai piutang lain-lain        139.852.152           657.320.167                      -      797.172.319     losses on other receivables
        Cadangan kerugian                                                                                                                         Allowance for
          penurunan nilai agunan                                                                                                       impairment losses on
          yang diambil alih                        117.047.222           257.224.000                      -       374.271.222           repossesses assets
        Aset hak guna                             (189.051.172)          126.034.115                      -       (63.017.058)              Right of use asset
        Aset yang diambil alih                  (1.837.127.482)                    -                      -    (1.837.127.482)           Repossessed assets
        Lease Liabities                            190.099.833             4.514.543                      -       194.614.376                    lease liabities
        Liabilitas imbalan                                                                                                                   Post-employment
          pasca kerja                              367.141.193            10.934.003            (19.611.632)      358.463.563                benefits liability
        Jumlah                                  (1.212.038.254)        1.056.026.828            (19.611.632)     (175.623.060)                            Total


                                                                       Dikreditkan
                                                                      (Dibebankan)         Dikreditkan ke
                                                                  ke laporan laba rugi/     penghasilan
                                                                         Credited        komprehensif lain/
                                                                        (Charged)            Credited to
                                              1 Januari 2024/          to income        other comprehensive 31 Desember 2024/
                                              January 1, 2024          for the year            income       December 31, 2024

        Cadangan kerugian                                                                                                            Allowance for impairment
          penurunan nilai piutang lain-lain         70.290.000            69.562.152                      -      139.852.152     losses on other receivables
        Cadangan kerugian                                                                                                                         Allowance for
          penurunan nilai agunan                                                                                                       impairment losses on
          yang diambil alih                        117.047.222                      -                     -       117.047.222           repossesses assets
        Aset hak guna                                        -           (189.051.172)                    -      (189.051.172)              Right of use asset
        Aset yang diambil alih                               -         (1.837.127.482)                    -    (1.837.127.482)           Repossessed assets
        Lease Liabities                                      -            190.099.833                     -       190.099.833                    lease liabities
        Liabilitas imbalan                                                                                                                   Post-employment
          pasca kerja                              316.151.205             56.067.813            (5.077.825)      367.141.193                benefits liability
        Jumlah                                     503.488.427         (1.710.448.856)           (5.077.825)   (1.212.038.254)                            Total




                                                                               61
Page 322
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                               FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                    DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


30. PERPAJAKAN (lanjutan)                                          30. TAXATION (continued)

   d.   Pajak Tangguhan (lanjutan)                                      d.     Deferred Tax (continued)

        Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil                              A reconciliation between total tax expense and
        perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak                            the amounts computed by applying the
        yang berlaku adalah sebagai berikut:                                   effective tax rates is as follows:

                                                       2025                     2024

        Laba sebelum pajak penghasilan menurut                                             Profit before income tax per statements
          laporan laba rugi dan penghasilan                                                                  of profit or loss and
          komprehensif lain                    18.969.713.281                20.605.304.447          other comprehensive income
        Beban pajak dengan                                                                                           Tax expense at
          tarif yang berlaku                   (4.173.336.922)               (4.533.166.978)                     effective tax rate

        Pengaruh pajak atas                                                                                               Tax effect of
         perbedaan tetap                              (59.182.371)              (25.387.578)                    permanent differences

        Beban Pajak                                (4.232.519.293)           (4.558.554.556)                              Tax Expense



   e.   Audit Pajak                                                     e.     Tax Audits

        Perusahaan mendapatkan Surat Tagihan                                   The Company received a Tax Invoice with the
        Pajak dengan rincian sebagai berikut:                                  following details:

                                                                                               Tanggal Jatuh
            Nomor Surat/                Masa/Tahun pajak/              Tanggal Terbit/                              Sanksi Administrasi/
                                                                                                  Tempo/
            Letter Number                  Tax Period                   Date of issue                               Administrative fines
                                                                                                 Due Date
                                STP Pajak penghasilan Pasal 23 masa
                                Januari 2024/ Tax Assessment Notice     30 Juni/2025/           30 Juli 2025/
          00001/103/24/073/25                                                                                            Rp150.059
                                (STP) for January 2024 Income Tax       June 30,2025            July 30,2025
                                Article 23
                                STP Pajak penghasilan Pasal 23 masa
                                Mei 2024/ Tax Assessment Notice         30 Juni/2025/           30 Juli 2025/
          00002/103/24/073/25                                                                                            Rp150.361
                                (STP) for May 2024 Income Tax           June 30,2025            July 30,2025
                                Article 23




                                                              62
Page 323
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                     FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                          DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                       31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
    BERELASI                                                   PARTIES

   Sifat Hubungan dengan Pihak Berelasi                        Nature of Relationship with Related Parties

       Pihak berelasi/                Sifat dari hubungan/                         Sifat dari trasaksi/
       Related parties                Nature of relationship                      Nature of transaction

   PT Reliance Capital           Pemegang saham/Shareholders                    Kontrak pembiayaan, piutang
   Management                                                              pembiayaan, pembiayaan konsumen,
                                                                            piutang lain lain, uang muka, beban
                                                                               bunga, Jasa teknis, dan beban
                                                                               operasional lainnya/Financing
                                                                             contracts, financing receivables,
                                                                          consumer financing, other receivables,
                                                                            down payments, interest expenses,
                                                                                technical services, and other
                                                                                    operational expenses
   PT Asuransi Reliance          Pemegang saham/Shareholders              Utang obligasi, beban asuransi/Bonds
   Indonesia                                                                 payable and medium-term notes
   PT Reliance Sekuritas          Dimiliki oleh pemegang saham            Piutang lain lain, Utang obligasi, beban
   Indonesia Tbk               pengendali yang sama/Owner by the              bunga/Other receivable , Bonds
                                   same controling shareholder                     payable, interest rate
   PT Reliance Modal              Dimiliki oleh pemegang saham            Kontrak pembiayaan, piutang lain lain/
   Ventura                     pengendali yang sama/Owner by the          Financing contracts, other receivable
                                   same controling shareholder
   PT RelianceIntegrasi           Dimiliki oleh pemegang saham                Kontrak pembiayaan, piutang
   Dunia Anda                  pengendali yang sama/Owner by the          pembiayaan, dan pembelian aset tak
                                   same controling shareholder             berwujud, beban bunga, dan beban
                                                                              operasional lainnya/Financing
                                                                          contracts, financing receivables, and
                                                                         purchases of intangible assets, interest
                                                                             expenses, and other operating
                                                                                        expenses

   PT Asuransi Jiwa               Dimiliki oleh pemegang saham               Piutang lain-lain, utang obligasi,
   Reliance Indonesia          pengendali yang sama/Owner by the           pinjaman yang diterima, bunga yang
                                   same controling shareholder               masih harus dibayar dan beban
                                                                         bunga/Other receivable, bonds payable,
                                                                           loans payable, accrued interest and
                                                                                       interest rate




                                                      63
Page 324
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                      FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                           DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                        31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
    BERELASI (lanjutan)                                         PARTIES (continued)

   Sifat Hubungan dengan Pihak Berelasi (lanjutan)             Nature of Relationship with Related Parties
                                                               (continued)

        Pihak berelasi/               Sifat dari hubungan/                          Sifat dari trasaksi/
        Related parties               Nature of relationship                       Nature of transaction

   PT Multi Artha Griya         Entitas sepengendali/Entity under          Piutang pembiayaan, piutang lain-lain,
                                         common control                    liabilitas sewa ,beban sewa bangunan
                                                                                    dan beban operasional
                                                                             lainnya/Financing receivable, other
                                                                          receivable, lease liabilities and building
                                                                           lease expenses and other operational
                                                                                          expenses
   PT Bcorp Investama           Entitas sepengendali/Entity under              Utang obligasi/Bonds payable
   Indonesia (dahulu PT                  common control
   Suryatama Tigamitra)
   PT Viva Medika               Entitas sepengendali/Entity under          Kontrak pembiayaan syariah, Piutang
                                         common control                    pembiayaan syariah/Sharia financing
                                                                          contracts, Sharia financing receivables


   Anton Budidjaja                      Komisaris utama                        Utang obligasi/Bonds payable
                               Perusahaan/President Commissioner
                                        of the Company
   a.   Pada tanggal 28 November 2025, Perusahaan              a.   On November 28, 2025, the Company signed
        menandatangani perjanjian pembiayaan modal                  a working capital financing agreement by
        kerja secara anjak piutang (Factoring with                  factoring (Factoring with recourse) with
        recourse) dengan No Perjanjian. 090/REFI/PK-                Agreement No. 090/REFI/PK-RCM/XI/2025.
        RCM/XI/2025. Adapun fasilitas pembiayaan                    The       financing    facility    provided   is
        yang diberikan sebesar Rp47.540.000.000                     Rp47,500,000,000 with a term of 60 months
        dengan jangka waktu 60 bulan dengan suku                    with a financing interest rate of 12% per annum
        bunga pembiayaan sebesar 12% per tahun                      during the loan term.
        selama jangka waktu pinjaman.

        Pada tanggal 28 November 2025, Perusahaan                   On November 28, 2025, the Company has
        telah melakukan perjumpaan hutang atas                      conducted a debt set-off for the purchase of
        pembelian piutang PT Reliance Capital                       receivables from PT Reliance Capital
        Management dan menyatakan kesediaannya                      Management and stated its willingness to
        untuk membeli piutang RCM terhadap                          purchase RCM's receivables from PT Abland
        PT Abland Andalan Jaya sesuai dengan                        Andalan Jaya in accordance with the bridging
        Perjanjian dana talangan tertanggal 20 Mei                  fund agreement dated May 20, 2025 with an
        2025      dengan     outstanding     sebesar                outstanding amount of Rp18,984,825,982. In
        Rp18.984.825.982.     sehubungan     dengan                 connection with the purchase of the
        pembelian piutang tersebut PT Reliance                      receivables, PT Reliance Capital Management
        Capital Management dengan Perusahaan telah                  and the Company have agreed to conduct a
        sepakat untuk melakukan set off (perjumpaan                 set-off (debt set-off) with the following
        hutang) dengan mekanisme sebagai berikut:                   mechanism:

        1. Nilai   pembelian    piutang    sebesar                  1. The purchase value of receivables
           Rp18.984.825.982 diperhitungkan sebagai                     amounting      to   Rp18,984,825,982  is
           pengurang atas kewajiban hutang RCM                         calculated as a reduction in RCM's debt
           kepada Perusahaan.                                          obligations to the Company.
        2. Dengan demikian, sisa kewajiban hutang                   2. Thus, RCM's remaining debt obligation to
           RCM     kepada    Perusahaan     setelah                    the Company after the set off is
           dilakukan set off adalah sebesar                            Rp28,555,174,018.
           Rp28.555.174.018.




                                                       64
Page 325
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


31. SALDO DAN TRANSAKSI             DENGAN PIHAK                31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
    BERELASI (lanjutan)                                             PARTIES (continued)

   Sifat Hubungan dengan Pihak Berelasi (lanjutan)                 Nature of Relationship with Related Parties
                                                                   (continued)

   b.   Pada tanggal 24 Februari 2026, Perusahaan                  b. On February 24, 2026, the Company signed a
        menandatangani     perjanjian   pembiayaan                    financing agreement with Al-Qardh contract
        dengan akad Al-Qardh No.023/REFIS-                            No.023/REFIS-AP/RELIDANAUSAHAME/II/2026
        AP/RELIDANAUSAHAME/II/2026          dengan                    with PT Viva Medika. The Ijarah limit is
        PT Viva Medika. Adapun limit Ijarah sebesar                   Rp870,000,000 with a loan term of 1 (one) year
        Rp870.000.000 dengan jangka waktu pinjaman                    starting February 24, 2026.
        terhitung 1 (satu) tahun sejak tanggal 24
        Februari 2026.

   c.   Perusahaan telah mengasuransikan aset tetap                c.   The Company has insured its fixed assets with
        kepada PT Asuransi Reliance Indonesia                           PT Asuransi Reliance Indonesia (Note 12).
        (Catatan 12).

   d.   Pada tanggal 05 Mei 2023, Perusahaan                       d.   On May 5, 2023, the Company signed a lease
        menandatangani perjanjian addendum sewa                         addendum agreement No. 03/Add-1/V/2-23
        menyewa No. 03/Add-1/V/2-23 tentang                             regarding the extension of the lease period for
        perpanjangan jangka waktu sewa ruangan                          office space located at Soho Westpoint Jl.
        kantor yang terletak di Soho Westpoint                          Macan Kavling 4-5, North Kedoya, Kebon
        Jl. Macan Kavling 4-5, Kedoya Utara, Kebon                      Jeruk, West Jakarta with PT Multi Artha Griya
        Jeruk, Jakarta Barat dengan PT Multi Artha                      for a period of 3 (three) years. The lease period
        Griya untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun. Jangka                 is from July 1, 2023 to June 30, 2026 with a
        waktu sewa terhitung mulai 1 Juli 2023 sampai                   rental value of Rp2,233,724,400 (including
        dengan 30 Juni 2026 dengan nilai sewa                           VAT). The office space rental payment is made
        sebesar Rp2.233.724.400 (termasuk PPN).                         in installments once a year. For this lease,
        Pembayaran sewa ruangan kantor tersebut                         there are lease liabilities recognized in the
        dilakukan secara bertahap setiap satu tahun                     statements of financial position as of December
        sekali. Atas sewa ini terdapat liabilitas sewa                  31,    2025      and    2024      amounting     to
        yang diakui di laporan posisi keuangan pada                     Rp884,610,800          and       Rp864,090,151,
        31 Desember 2025 dan 2024 masing-masingg                        respectively (Note 14b). The amortization
        adalah sebesar Rp884.610.800                dan                 expense for lease rights for 2025 and 2024
        Rp864.090.151      (Catatan     14b).     Beban                 amounted to Rp572,882,340, respectively
        amortisasi sewa hak guna untuk tahun 2025                       (Note 27).
        dan      2024     masing-masing         sebesar
        Rp572.882.340 (Catatan 27).

   e.   Perusahaan mengadakan perjanjian biaya                     e.   The Company entered into a technical fee
        teknis    dengan      PT     Reliance    Capital                agreement with PT Reliance Capital
        Management untuk memberikan bantuan                             Management to provide technical assistance
        teknis dan konsultasi. Berdasarkan perubahan                    and consultation. Based on amendment
        No. Add.1.018/RCM/DI/I/2015 tanggal 14 Juli                     No. Add.1.018/RCM/DI/I/2015 dated July 14,
        2017, perjanjian berjangka waktu 3 tahun                        2017, the agreement has a term of 3 years until
        sampai dengan tanggal 6 Juli 2020.                              July 6, 2020. The Company pays a technical
        Perusahaan membayar biaya teknis sebesar                        fee of 8% of net profit before tax and other
        8% dari laba bersih sebelum pajak dan                           expenses or income. The agreement has been
        pengeluaran atau pendapatan lainnya.                            amended by technical and management
        Perjanjian telah diubah dengan perjanjian                       assistant agreement No. 6/RCM/INT/XII/2018
        asisten     teknis   dan     manajemen      No.                 dated December 28, 2018, the Company will
        6/RCM/INT/XII/2018 tanggal 28 Desember                          pay fees based on certain percentages in the
        2018, dimana Perusahaan akan membayar                           agreement. The agreement has been amended
        biaya berdasarkan persentase tertentu dalam                     in accordance with addendum II dated May 02,
        perjanjian. Perjanjian tersebut telah mengalami                 2023, regarding the change in the name of the
        perubahan sesuai adendum II tanggal 02 Mei                      agreement from "Management consulting
        2023, tentang perubahan nama perjanjian                         agreement and Internal HR development" to
        semula ”Perjanjian konsultasi manajemen dan                     "Internal HR training and development
        pengembangan SDM Internal” menjadi                              agreement (Training & Development)".
        ”Perjanjian pelatihan dan pengembangan SDM
        Internal (Training & Development)”.


                                                           65
Page 326
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


31. SALDO DAN TRANSAKSI             DENGAN PIHAK                31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
    BERELASI (lanjutan)                                             PARTIES (continued)

   Sifat Hubungan        dengan     Pihak    Berelasi              Nature of Relationship with Related Parties
   (lanjutan)                                                      (continued)

   e.   Biaya teknis yang diakui tahun 2024 dan 2023               e.   Technical costs recognized in 2024 and 2023
        sebesar Rp327.060.173 dan Rp356.792.916                         amounted       to    Rp327,060,173      and
        (Catatan 27). (lanjutan)                                        Rp356,792,916 (Note 27). (continued)

        Piutang lain-lain dari PT Reliance Capital                      Other receivable from PT Reliance Capital
        Management merupakan pemberian pinjaman                         Management represent loans given with non-
        tanpa bunga, jaminan dan jangka waktu                           interest bearing, unsecured and have no fixed
        pembayaran.                                                     term payment.

   f.   Pada tanggal 21 Juli 2020, Perusahaan                      f.   On July 21, 2020, the Company entered into an
        melakukan perjanjian Konsultan Manajemen                        Internal Human Resources Management and
        dan Pengembangan SDM Internal dengan                            Development Consultant Agreement with
        PT Reliance Capital Management. Perjanjian                      PT Reliance Capital Management. The
        tersebut telah mengalami beberapa kali                          agreement        has    undergone      several
        perubahan terakhir perubahan pada addendum                      amendments, most recently in the fourth
        keempat pada tanggal 1 Juli 2025 dengan                         addendum on July 1, 2025, which amended
        mengubah Pasal 1 terkait perpanjangan jangka                    Article 1 regarding the extension of the term
        waktu sampai dengan 21 Juli 2030.                               until July 21, 2030.

   g.   PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk,                       g.   PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk,
        PT Asuransi Reliance Indonesia, PT Asuransi                     PT Asuransi Reliance Indonesia, PT Asuransi
        Jiwa Reliance Indonesia, PT Bcorp Investama                     Jiwa Reliance Indonesia, PT Bcorp Investama
        Indonesia dan Anton Budidjaja merupakan                         Indonesia and Anton Budidjaja are holders of
        pemegang obligasi yang diterbitkan oleh                         bonds issued by the Company.
        Perusahaan.

   h.   Berdasarkan       perjanjian     kredit      No.           h.   Based on credit agreement No. 045/LGL/AJRI-
        045/LGL/AJRI-PKS/IV/2023, tanggal 17 April                      PKS/IV/2023, the Company obtained a credit
        2023, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit                    facility amounting to Rp10,000,000,000 from
        sebesar Rp10.000.000.000 dari PT Asuransi                       PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia. This
        Jiwa Reliance Indonesia. Fasilitas ini berjangka                facility has a term of 12 (twelve) months with a
        waktu 12 (dua belas) bulan dengan suku bunga                    financing interest rate of 10.5% per annum
        pembiayaan sebesar 10,5% per tahun (efektif)                    (effective) during the credit period. For this
        selama jangka waktu kredit. Atas perjanjian                     credit agreement, the Company has attached
        kredit ini, Perusahaan mengikatkan agunan                       collateral in the form of fiduciary over mortgage
        berupa fidusia atas aset keuangan KPR                           financial assets amounting to 110% of the
        sebesar 110% dari besarnya nilai fasilitas                      amount of the credit facility.
        kredit.

        Perjanjian tersebut telah mengalami beberapa                    The agreement has undergone several
        kali addendum, dengan addendum terakhir                         addendums, with the latest addendum dated
        tertanggal 7 Februari 2025 berdasarkan No.                      February 7, 2025, under No. 019/REFI-
        019/REFI-AJRI/PKS/VIII/2025. Berdasarkan                        AJRI/PKS/VIII/2025. Based on the addendum,
        addendum tersebut, fasilitas yang diberikan                     the facility provided was changed to
        mengalami perubahan menjadi sebesar                             Rp14,550,000,000 with a term of 36 months,
        Rp14.550.000.000 dengan jangka waktu 36                         valid until April 17, 2027.
        bulan, yang berlaku sampai dengan 17 April
        2027.

   i.   Pada tanggal 23 Juni 2023, Perusahaan telah                i.   On June 23, 2023, the Company signed a
        menandatangani perjanjian pemberian dana                        bridging fund agreement to PT Reliance Modal
        talangan kepada PT Reliance Modal Ventura                       Ventura to be used for operational purposes for
        yang digunakan untuk keperluan operasional                      a period of 3 (three) years from the signing of
        dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung                    the Agreement until June 23, 2026. The loan is
        sejak ditandatanganinya Perjanjian sampai                       interest-free and unsecured. With outstanding
        dengan 23 Juni 2026. Pinjaman tersebut tidak                    receivables of Rp1,900,000,000.
        dikenakan bunga dan tanpa jaminan. Dengan
        oustanding piutang sebesar Rp1.900.000.000.


                                                           66
Page 327
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                        FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                             DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


31. SALDO DAN TRANSAKSI            DENGAN PIHAK               31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
    BERELASI (lanjutan)                                           PARTIES (continued)

   Sifat Hubungan       dengan     Pihak    Berelasi             Nature of Relationship with Related Parties
   (lanjutan)                                                    (continued)

   i.   Pada tanggal 27 September 2022 dengan                    i.   On September 27, 2022, with Number 19, the
        Nomor 19 , Perusahaan telah menandatangani                    Company has signed an investment financing
        perjanjian pembiayaan investasi secara Anjak                  agreement by means of Factoring With
        Piutang (Factoring With Recourse) dengan                      Recourse with PT Reliance Integritas Dunia
        PT Reliance Integritas Dunia Anda jangka                      Anda for a period of 5 years, with an
        waktu 5 Tahun, dengan outstanding sebesar                     outstanding amount of Rp1,000,000,000.
        Rp1.000.000.000.

   j.   Pada tanggal 29 Desember 2025, Perusahaan                j.   On December 29, 2025, the Company signed a
        telah menandatangani perjanjian pengalihan                    receivables transfer agreement (cession) with
        piutang (cessie) dengan PT Reliance Sekuritas                 PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. Based
        Indonesia Tbk. Berdasarkan perjanjian                         on the agreement, the Company transferred its
        tersebut, Perusahaan mengalihkan piutang                      receivables from PT Reliance Modal Ventura
        yang dimilikinya atas PT Reliance Modal                       and PT Reliance Integritas Dunia Anda to PT
        Ventura dan PT Reliance Integritas Dunia Anda                 Reliance Sekuritas Indonesia Tbk with a
        kepada PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk                    transfer value of Rp2,739,101,215.
        dengan       nilai    pengalihan      sebesar
        Rp2.739.101.215.

   k.   Pada tanggal 21 Juli 2020 Perusahaan                     k.   On July 21, 2020, the Company entered into an
        mengadakan            perjanjian      dengan                  agreement with PT RelianceIntegrasi Dunia
        PT RelianceIntegrasi Dunia Anda terkait                       Anda regarding the provision of the RELI.ID
        penyediaan fungsi aplikasi RELI.ID untuk                      application function for financing products. In
        produk pembiayaan. Sehubungan dengan                          connection        with      this     collaboration,
        Kerjasama        tersebut,       maka      PT                 PT RelianceIntegrasi Dunia Anda is entitied to
        RelianceIntegrasi Dunia Anda berhak untuk                     a fee Rp1,000,000,000 for the first year. It will
        mendapatkan       imbalan      jasa   sebesar                 be mutually agreed later and set forth in an
        Rp1.000.000.000 untuk tahun pertama.                          addendum to this agreement. The agreement
        Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu                     is valid for a period 5 (five) years, commencing
        5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal 21 Juli                on July 21, 2020 and will expire on July 21,
        2020 dan akan berakhir pada tanggal 21 Juli                   2025 and can be extended for a period to be
        2025 serta dapat diperpanjang untuk jangka                    agreed later.
        waktu yang akan disepakati kemudian.

        Pada 24 Agustus 2022 perjanjian tersebut                      On August 24, 2022, the agreement underwent
        mengalami perubahan ketentuan mengenai                        changes to the provisions regarding the service
        imbalan     jasa     yang    diterima    oleh                 fee received by PT RelianceIntegrasi Dunia
        PT RelianceIntegrasi Dunia Anda berupa                        Anda in the form of a commission for each
        komisi dari setiap produk yang berhasil dijual                product sold, the amount of which is regulated
        yang besarnya diatur dalam addendum                           in an addendum.
        tersebut.

        Berdasarkan Berita Acara Serah Terima pada                    Based on the minutes of handover dated
        tanggal      30       November        2023,                   November 30, 2023, PT Reliance Integrasi
        PT RelianceIntegrasi Dunia Anda telah                         Dunia Anda has handed over the results of
        menyerahkan hasil pekerjaan pengembangan                      RELI.ID development work amounting to
        RELI.ID sebesar Rp742.857.143 yang dicatat                    Rp742,857,143 which the Company recorded
        Perusahaan sebagai aset tak berwujud.                         as intangible assets.

        Pada tahun 2022 PT RelianceIntegrasi Dunia                    In 2022 PT RelianceIntegrasi Dunia Anda has
        Anda telah menyerahkan hasil pekerjaan                        handed over the results of the RELI.ID
        pengembangan       RELI.ID        sebesar                     development        work    amounting     to
        Rp257.142.857 yang dicatat Perusahaan di                      Rp257,142,857 which the Company recorded
        Aset tak berwujud.                                            in Intangible assets.




                                                         67
Page 328
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                            PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                           FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                                DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


31. SALDO DAN TRANSAKSI                         DENGAN PIHAK                     31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
    BERELASI (lanjutan)                                                              PARTIES (continued)

   Sifat Hubungan                  dengan       Pihak         Berelasi               Nature of Relationship with Related Parties
   (lanjutan)                                                                        (continued)

   l.     Berdasarkan Perjanjian Jual Beli Aset AYDA                                 l.     Pursuant to the AYDA Asset Purchase
          pada tanggal 12 Agustus 2024, Perusahaan                                          Agreement dated August 12, 2024, the
          melakukan penjualan Aset AYDA kepada PT                                           Company sold AYDA Assets to PT Multi Artha
          Multi Artha Griya yaitu 6 unit Apartment Centro                                   Griya, consisting of 6 units of Centro City
          City Residence senilai Rp1.776.578.272,                                           Residence       apartments        valued at
          dimana atas penjualan ini per 31 Desember                                         Rp1,776,578,272. As of December 31, 2024,
          2024      Perusahaan       belum     menerima                                     the Company had not yet received payment
          pembayaran dari PT Multi Artha Griya.                                             from PT Multi Artha Griya for this sale.

   m.     Berdasarkan Perjanjian Pengambil Alih Aset                                 m.     Pursuant to the Asset Takeover Agreement
          pada tanggal 11 November 2024, Perusahaan                                         dated November 11, 2024, the Company
          mengalihkan      Aset     Jaminan    nasabah                                      transferred the Collateral Asset of a defaulting
          Perusahaan yang gagal bayar kepada PT Multi                                       customer to PT Multi Artha Griya, consisting of
          Artha Griya yaitu 1 unit Apartement West point                                    1 unit of West Point Apartment valued at
          senilai   Rp1.137.017.99,      dimana    atas                                     Rp1,137,017,999. As of December 31, 2024,
          pengalihan ini per 31 Desember 2024                                               the Company had not yet received payment
          Perusahaan belum menerima pembayaran dari                                         from
          PT Multi Artha Griya.                                                             PT Multi Artha Griya for this transfer.

   Transaksi dengan Pihak Berelasi                                                   Transactions with Related Parties

                                                                                  Persentase terhadap Jumlah Aset/
                                                                                      Percentage to Total Assets
                                                2025               2024                2025                2024
   Aset                                                                                                                                                  Assets
     Piutang pembiayaan                                                                                                                Financing receivables
       PT Reliance Capital Management        28.555.174.018                  -             3,70%                  -       PT Reliance Capital Management
       PT Multi Artha Griya                               -     16.813.161.291                  -            2,30%                     PT Multi Artha Griya
       PT RelianceIntegrasi Dunia Anda                    -      1.179.152.946                  -            0,16%       PT RelianceIntegrasi Dunia Anda
     Piutang pembiayaan Konsumen                                                                                             Consumer financing receivables
       PT Reliance Capital Management                     -     12.122.850.000                  -            1,66%        PT Reliance Capital Management
     Piutang Syariah                                                                                                             Sharia Financing Receivable
       PT Viva Medika                         1.098.757.911      1.352.134.672             0,14%             0,19%                         PT Viva Medika
     Piutang lain-lain                                                                                                                      Other receivables
       PT Multi Artha Griya                   2.913.596.263      2.913.596.263             0,38%             0,40%                     PT Multi Artha Griya
       PT Reliance Capital Management         2.178.287.029      3.395.071.397             0,28%             0,46%        PT Reliance Capital Management
       PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia      672.777.778        672.777.778             0,09%             0,09%    PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
       PT Reliance Modal Ventura                          -      1.900.000.000                  -            0,26%              PT Reliance Modal Ventura
       PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk                -        196.270.833                  -            0,03%    PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
     Uang Muka                                                                                                                                       Advance
       PT Reliance Capital Management         2.314.728.374      2.314.728.374             0,30%             0,32%        PT Reliance Capital Management
     Aset tak berwujud                                                                                                                      Intangible assets
       PT RelianceIntegrasi Dunia Anda          391.547.619        641.547.623             0,05%             0,09%      PT RelianceIntegrasi Dunia Anda
   Jumlah                                    38.124.868.992     43.501.291.177             1,24%             5,96%                                        Total




                                                                           68
Page 329
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                             FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                                  DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


31. SALDO DAN TRANSAKSI                        DENGAN PIHAK                     31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
    BERELASI (lanjutan)                                                             PARTIES (continued)

   Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan)                                         Transactions with Related Parties (continued)

                                                                                     Persentase terhadap Jumlah
                                                                                              Liabilitas/
                                                                                     Percentage to Total Liabilities
                                                2025              2024                  2025                2024
   Liabilitas                                                                                                                                              Liabilities
     Utang obligasi                                                                                                                                  Bonds payable
       PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk   11.910.000.000   151.390.000.000               2,38%               31,96%       PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
       PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia   10.050.000.000    10.050.000.000               2,01%                2,12%       PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
       Anton Budidjaja                        1.145.000.000     3.000.000.000               0,23%                0,63%                            Anton Budidjaja
       PT Asuransi Reliance Indonesia           450.000.000       450.000.000               0,09%                0,09%           PT Asuransi Reliance Indonesia
       PT Bcorp Investama Indonesia                       -       100.000.000               0,00%                0,02%             PT Bcorp Investama Indonesia

    Pinjaman yang diterima                                                                                                                          Loans received
      PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia     7.000.000.000    11.550.000.000               1,40%                2,44%       PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia

    Utang sewa                                                                                                                                       Lease payable
      PT Multi Artha Griya                     884.610.800       864.090.151                0,18%                0,18%                        PT Multi Artha Griya

     Beban Akrual                                                                                                                                 Accrued Expense
      PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia       463.074.571        38.123.658               0,09%                0,01%       PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
      PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk               -       1.012.458.338               0,00%                0,21%       PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
   Jumlah                                    31.902.685.371   178.454.672.147               6,39%               37,67%                                         Total



                                                                                    Presentase terhadap Pendapatan
                                                                                     yang Bersangkutan/ Percentage
                                                                                           to Related Revenue
                                                 2025              2024                  2025              2024

   Pendapatan                                                                                                                                               Revenue
   Bunga                                                                                                                                                     Interest
     Pembiayaan                                                                                                                                          Financing
       PT Multi Artha Griya                    223.273.312         13.161.290                0,45%                0,02%                     PT Multi Artha Griya
       PT RelianceIntegrasi Dunia Anda         150.000.000        149.231.164                0,30%                0,20%       PT RelianceIntegrasi Dunia Anda
       PT Reliance Capital Management                     -       465.643.010                0,00%                0,61%       PT Reliance Capital Management
     Pembiayaan Konsumen                                                                                                                      Consumer financing
       PT Reliance Capital Mangement           555.365.632      5.951.203.243                1,11%                7,80%         PT Reliance Capital Mangement

                                                                                    Presentase terhadap Beban yang
                                                                                      Bersangkutan/ Percentage to
                                                                                            Related Expense
                                                 2025              2024                  2025             2024

   Beban umum dan administrasi                                                                                                 General and administrative expenses
     PT RelianceIntegrasi Dunia Anda           788.203.984                      -            5,25%                       -       PT RelianceIntegrasi Dunia Anda
     PT Reliance Capital Management            327.060.173        356.792.916                2,18%                1,72%         PT Reliance Capital Management
     PT Multi Artha Griya                      130.706.078        572.882.340                0,87%                2,76%                       PT Multi Artha Griya
     PT Asuransi Reliance Indonesia               8.597.220       244.716.762                0,06%                1,18%           PT Asuransi Reliance Indonesia
   Beban bunga dan beban                                                                                                                Interest expenses and other
     keuangan lainnya                                                                                                                            financial charges
     PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia     1.839.871.383        840.321.179               12,25%                4,05% PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
     PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk       139.609.722     12.408.586.038                0,93%               59,85% PT Reliance Sek uritas Indonesia Tbk
     PT Asuransi Reliance Indonesia                       -        49.437.518                0,00%                0,24%           PT Asuransi Reliance Indonesia




                                                                          69
Page 330
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                               FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                    DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


31. SALDO DAN TRANSAKSI                 DENGAN PIHAK                 31. BALANCE AND TRANSACTION WITH RELATED
    BERELASI (lanjutan)                                                  PARTIES (continued)

   Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan)                           Transactions with Related Parties (continued)

   Kompensasi untuk Dewan Komisaris dan Direksi                         The compensation for the Board of Commissioners
   untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal                         and the Board of Directors for the years ended
   31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                             December 31, 2025 and 2024 is as follows:
   berikut:

                                                    2025                     2024

   Dewan Komisaris                                 313.900.000               313.900.000                Board of Commissioners
   Dewan Direksi                                  2.364.050.000          2.364.050.000                        Board of Directors
   Jumlah                                         2.677.950.000          2.677.950.000                                    Total



32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                            32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    KEUANGAN                                                             AND POLICIES

   a.    Pendahuluan dan Gambaran Umum                                  a.    Introduction and Overview

         Perusahaan memiliki eksposur terhadap risiko-                        The Company is exposed to the following risks
         risiko atas instrumen keuangan sebagai                               relating to its financial instruments:
         berikut:
         a. Risiko kredit                                                     a. Credit risk
         b. Risiko nilai tukar                                                b. Foreign exchange risk
         c. Risiko suku bunga                                                 c. Interest risk
         d. Risiko likuiditas                                                 d. Liquidity risk
         e. Risiko operasional                                                e. Operational risk


        Catatan ini menyajikan informasi mengenai                            This note provides information on the
        eksposur Perusahaan terhadap setiap risiko di                        Company’s exposure to any risk above, the
        tas, tujuan, kebijakan dan proses yang dilakukan                     objectives, policies and processes conducted by
        oleh Perusahaan dalam mengukur dan                                   the Company in measuring and managing risk.
        mengelola risiko.

        Kerangka Manajemen Risiko                                            Frame of Risk Management

        Sektor pembiayaan banyak dipengaruhi oleh                            Financing sector is suspectible to various risks
        risiko, baik risiko yang berasal dari faktor internal                originating from internal and external factors. In
        maupun eksternal. Dalam rangka meningkatkan                          order to improve the Company’s performance,
        kinerja Perusahaan, Perusahaan berupaya                              the Company strives to manage various risks as
        untuk mengelola berbagai risiko dengan sebaik-                       well as possible, by implementing risk
        baiknya, dengan menerapkan manajemen risiko.                         management.

        Direksi memiliki tanggung jawab secara                               Establishing and monitoring risk management is
        menyeluruh atas penetapan dan pengawasan                             the overall responsibility of the Board of
        kerangka manajemen risiko. Direksi telah                             Directors. The Board of Directors has instructed
        menetapkan Departemen Manajemen Risiko                               the Risk Management Department to develop
        yang bertanggung jawab untuk pengembangan                            and oversee the risk management policies. The
        dan pengawasan kebijakan manajemen risiko                            activities carried out by the Risk Management
        Perusahaan      di    masing-masing      area                        Department are regularly reported to the Board
        tertentu.Departemen    Manajemen       Risiko                        of Directors.
        melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan
        kepada Direksi Perusahaan secara berkala.




                                                                70
Page 331
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                         FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                              DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                      32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    KEUANGAN (lanjutan)                                            AND POLICIES (continued)

   a.   Pendahuluan      dan     Gambaran      Umum               a.   Introduction and Overview (continued)
        (lanjutan)

        Kerangka Manajemen Risiko (lanjutan)                           Frame of Risk Management (continued)

        1. Manajemen risiko kredit                                     1. Credit risk management

           Manajemen    risiko  yang     diterapkan                       Risk management applied by the Company
           perusahaan adalah sebagai berikut:                             is as follows:

           -   Kehati-hatian dalam pemberian kredit                       -   Prudence in granting credit

               Perusahaan    melalui   Departemen                             The Company through the Risk
               Manajemen Risiko menetapkan kriteria                           Management Department determines
               penerimaan calon nasabah yang                                  the    criteria    for   acceptance    of
               direview secara berkala baik untuk                             prospective customers which are
               calon nasabah Sewa, Pembiayaan                                 reviewed       periodically   for   both
               Konsumen dan Anjak Piutang. Dalam                              prospective customers for Lease,
               memberikan     kredit    pembiayaan                            Consumer Financing and Factoring. In
               konsumen, Perusahaan menetapkan                                providing      consumer     credit,  the
               beberapa proses penilaian kredit dan                           Company establishes several credit
               scoring.                                                       assessment and scoring processes.

               Perusahaan mengaplikasikan system                              The Company has applied the billing
               penagihan melalui telepon untuk                                and collection system by phone for
               tagihan yang akan jatuh tempo dan                              receivables that will mature and monitor
               memantau laporan overdue secara                                over due accounts on a daily basis to
               harian untuk menentukan tindak lanjut                          ensure appropriate reminder has been
               yang diperlukan dari setiap debitur                            sent to customer with default account.
               lewat waktu. Usaha tersebut dalam                              The Company exerts effort to keep the
               rangka      menjaga    rasio   kredit                          minimum ratio of non performing loans,
               bermasalah, khususnya dalam masa                               particulary in the current global
               krisis ekonomi global.                                         economic crisis.

        2. Manajemen risiko pendanaan                                  2. Funding risk management

           Manajemen    risiko  yang     ditetapkan                       Risk management implemented by the
           perusahaan adalah sebagai berikut:                             Company follows:

           -   Pemantauan dan analisis kondisi usaha                      -   Monitoring and analyzing the business
               dan obyek pembiayaan                                           conditions and the object of financing
               Perusahaan         terus      melakukan                        The Company conducts periodic
               pemantauan berkala atas kondisi usaha                          monitoring of the condition of its debtor’s
               dan     industri   debitur-debitur  dan                        business and industry condition and re-
               pengecekan obyek pembiayaan. Hal ini                           examine the object of financing. It aims
               bertujuan       untuk     mengantisipasi                       to assess the capability of the debtor
               kemampuan debitur dan kualitas                                 and the quality of receivables to preven
               piutang sehingga dapat dilakukan                               deterioration in credit quality.
               tindakan     pencegahan       penurunan
               kualitas kredit.

           -   Diversifikasi sumber pendanaan                             -   Diversification of sources of funding
               Dalam rangka mengurangi risiko                                 In order to reduce the risk of
               ketergantungan pada satu sumber                                dependence on one source of funding,
               pendanaan, Perusahaan melakukan                                the Company is into diversified funding,
               diversifikasi pendanaan, antara lain                           among others,with alternative sources
               dengan alternatif sumber dana dari                             of funds from loans from banks, third
               pinjaman dari bank, pihak ketiga dan                           parties and medium term notes.
               surat utang jangka menengah.



                                                          71
Page 332
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                          FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                               DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                       32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    KEUANGAN (lanjutan)                                             AND POLICIES (continued)

   a.   Pendahuluan       dan    Gambaran       Umum               a.   Introduction and Overview (continued)
        (lanjutan)

        Kerangka Manajemen Risiko (lanjutan)                            Frame of Risk Management (continued)

        2. Manajemen risiko pendanaan (lanjutan)                        2. Funding risk management (continued)

           Manajemen      risiko    yang    ditetapkan                     Risk management implemented by the
           perusahaan adalah sebagai berikut:                              Company follows: (continued)
           (lanjutan)
           - Pengelolaan ketidaksesuaian suku                              -   Management of interest rate mismatch
               bunga       Dalam       mengantisipasi                          In anticipation of interest rate
               ketidaksesuaian suku bunga piutang                              mismatches on loans and receivable,
               dan suku bunga pinjaman yang                                    the Company implemented a policy
               diterima, Perusahaan menerapkan                                 limiting the maximum difference
               kebijakan       pembatasan        selisih                       (maximum gap) between the fixed rate
               maksimum (maximum gap) antara suku                              that is given to borrowers with fixed rate
               bunga tetap yang diberikan kepada                               loans do not exceed the total equity.
               debitur dengan pinjaman bunga tetap
               tidak melebihi jumlah ekuitas.

           -   Pengelolaan risiko likuiditas                               -   Liquidity risk management

               Dalam mengelola risiko likuiditas,                          -   In managing liquidity risk, the Company
               Perusahaan menggunakan sumber                                   uses the sources of longterm funding to
               dana jangka panjang untuk membiayai                             finance long-term receivables. The
               piutang      jangka      panjangnya.                            Company has established cooperation
               Perusahaan telah melakukan kerja                                with bank and third parties to provide
               sama dengan bank dan pihak ketiga                               long-term funding both in Rupiah, in
               untuk penyediaan sumber dana jangka                             order to strengthen the funding
               panjang, guna memperkuat struktur                               structure.
               pendanaan.

   a.   Risiko Kredit                                              a.   Credit Risk

        Risiko kredit adalah risiko terjadinya                          Credit risk is the risk that the Company will incur
        kerugian keuangan yang disebabkan oleh                          a loss arising from the customers or counter
        ketidakmampuan          counterparty      untuk                 parties who failed to fulfill their contractual
        memenuhi liabilitas kontraktualnya. Untuk                       obligations. To ensure that the impairment is
        meyakinkan bahwa penurunan nilai terdeteksi                     detected early, the receivables are monitored
        secara dini, portofolio kredit dimonitor secara                 actively at every level and will be reduced
        aktif pada setiap tingkatan struktur risiko dan                 through the implementation of recovery
        akan dikurangi melalui pelaksanaan strategi                     strategies. The Company is prudent in
        pemulihan. Perusahaan mengantisipasi risiko                     anticipating the credit risk by applying policy in
        kredit dengan penuh kehati-hatian dengan                        credit risk management. Besides providing
        menerapkan kebijakan manajemen risiko                           prudent credit assessment, the Company also
        kredit. Selain penilaian kredit dengan penuh                    has an effective internal control, well collection
        kehati-hatian, Perusahaan juga telah memiliki                   management and continuously perform tight
        pengendalian intern yang kuat, manajemen                        monitoring and analysis of the condition of the
        penagihan yang baik dan secara berkala                          debtor’s business and financed asset during
        melakukan pemantauan dan analisa terhadap                       the term of the contract.
        kondisi usaha debitur dan obyek pembiayaan
        sepanjang kontrak berjalan.




                                                           72
Page 333
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                        FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                             DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                                  32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    KEUANGAN (lanjutan)                                                        AND POLICIES (continued)

   a.   Risiko Kredit (lanjutan)                                                 a.      Credit Risk (continued)

        Berikut adalah ekposur laporan posisi                                           The table below shows the statements of
        keuangan yang terkait risiko kredit pada                                        financial position’s exposure to credit risk as of
        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                              December 31, 2025 and 2024:

                                                           31 Desember 2025/ December 31, 2025
                                          Belum jatuh
                                        tempo dan tidak    Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo
                                          mengalami         dan mengalami     dan mengalami
                                        penurunan nilai/    penurunan nilai/  penurunan nilai/
                                        Not past due and    Not past due and    Past due and             Jumlah/
                                          unimpaired            impaired          impaired                Total

        Kas dan bank                       3.959.370.310                   -                      -     3.959.370.310                 Cash and bank
        Deposito berjangka                   500.000.000                   -                      -       500.000.000                    Time deposit
        Piutang pembiayaan                             -     474.274.595.902      36.013.903.415      510.288.499.316           Financing receivables
        Piutang pembiayaan konsumen                    -     149.150.169.729          2.059.670.743   151.209.840.472 Consumer financing receivables
        Piutang pembiayaan syariah                     -      45.245.462.909          4.850.982.703    50.096.445.612     Sharia financing receivables
        Piutang lain-lain                              -                   -      15.287.082.994       15.287.082.994                Other receivable
        Jumlah                             4.459.370.310     668.670.228.540      58.211.639.855      731.341.238.704                           Total


                                                           31 Desember 2024/ December 31, 2024
                                          Belum jatuh
                                        tempo dan tidak    Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo
                                          mengalami         dan mengalami     dan mengalami
                                        penurunan nilai/    penurunan nilai/  penurunan nilai/
                                        Not past due and    Not past due and    Past due and             Jumlah/
                                          unimpaired            impaired          impaired                Total

        Kas dan bank                       6.200.649.763                   -                      -     6.200.649.763                  Cash and bank
        Deposito berjangka                 3.500.000.000                   -                      -     3.500.000.000                    Time deposit
        Piutang pembiayaan                             -     402.719.188.865      31.698.701.311      434.417.890.176           Financing receivables
        Piutang pembiayaan konsumen                    -     161.320.863.273           838.114.217    162.158.977.490 Consumer financing receivables
        Piutang pembiayaan syariah                     -      58.048.037.466          8.170.875.280    66.218.912.746     Sharia financing receivables
        Piutang lain-lain                              -      16.258.992.034                      -    16.258.992.034                 Other receivable
        Aset lain-lain - uang jaminan        284.000.000                   -                      -       284.000.000 Other assets - security deposit
        Jumlah                             9.984.649.763     638.347.081.637      40.707.690.808      689.039.422.208                            Total


   b.   Risiko Nilai Tukar                                                       b.      Foreign Exchange Risk

        Risiko nilai tukar adalah risiko dimana nilai                                    Foreign exchange rate risk is the risk that the
        wajar atau arus kas kontraktual masa datang                                      fair value or future contractual cash flows of a
        dari suatu instrumen keuangan akan                                               financial instrument will fluctuate because of
        terpengaruh akibat perubahan nilai tukar.                                        changes in foreign exchange rates. The
        Eksposur Perusahaan yang terpengaruh risiko                                      Company’s exposures to the foreign exchange
        nilai tukar terutama terkait dengan piutang                                      risk relates primarily to net investment in
        pembiayaan.                                                                      financing receivables.

   c.   Risiko Suku Bunga                                                        c.      Interest Rate Risk

        Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai                                     Interest rate risk is the risk that the fair value or
        wajar atau arus kas kontraktual masa datang                                      contractual future cash flows of a financial
        dari suatu instrumen keuangan akan                                               instrument will be affected due to changes in
        terpengaruh akibat perubahan suku bunga                                          market interest rates. The Company’s
        pasar.    Eksposur       Perusahaan     yang                                     exposures to the interest rate risk relates
        terpengaruh risiko suku bunga terutama terkait                                   primarily to loans received.
        dengan pinjaman yang diterima.



                                                                      73
Page 334
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                      FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                           DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                                   32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    KEUANGAN (lanjutan)                                                         AND POLICIES (continued)

   c.   Risiko Suku Bunga (lanjutan)                                            c.    Interest Rate Risk (continued)

        Untuk meminimalkan risiko suku bunga,                                         To minimize interest rate risk, the Company
        Perusahaan mengelola beban bunga melalui                                      manages interest cost through a fixed-rate, by
        suku bunga tetap, dengan mengevaluasi                                         evaluating market rate trends. Management
        kecenderungan suku bunga pasar. Manajemen                                     also conducts assessments among interest
        juga melakukan penelaahan berbagai suku                                       rates offered by creditors to obtain the most
        bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk                                     favorable interest rate before takes any
        mendapatkan      suku      bunga       yang                                   decision to enter a new loan agreement.
        menguntungkan       sebelum      mengambil
        keputusan untuk melakukan perikatan utang.

   d.   Risiko Likuiditas                                                       d.    Liquidity Risk

        Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang                                 Liquidity risk is a risk arising when the cash flow
        timbul karena Perusahaan tidak memiliki arus                                  position of the Company is not enough to cover
        kas yang cukup untuk memenuhi liabilitasnya.                                  the liabilities which become due. To reduce the
        Untuk     mengurangi     risiko    pendanaan,                                 exposure to liquidity risk, the Company
        Perusahaan mendiversifikasi sumber dana.                                      diversified its sources of funding. Apart from its
        Selain dari modal sendiri dan penerimaan                                      own capital and receipt of customer payments,
        angsuran pelanggan, Perusahaan memperoleh                                     the Company obtains funds from bank loans.
        sumber dana dari pinjaman bank.

        Tabel di bawah ini menganalisis liabilitas                                    The table below analyzes the Company’s
        keuangan Perusahaan berdasarkan sisa                                          financial liabilities based on the remaining
        periode hingga tanggal jatuh tempo kontrak.                                   period to the contractual maturity date. The
        Jumlah yang diungkapkan dalam tabel adalah                                    amounts disclosed in the table are the
        arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan.                                contractual undiscounted cash flows.

                                                             31 Desember 2025/ December 31, 2025
                                    <= 1 tahun/        1-5 tahun/           Jumlah/        Biaya transaksi/    Nilai Tercatat/
                                    <= 1 Year          1-5 Years             Total        Transaction Costs     As Reported

        Liabilitas                                                                                                                         Liabilities
          Utang obligasi                         -   200.000.000.000    200.000.000.000      (1.469.038.427)   198.530.961.573      Bonds payable
          Pinjaman yang diterima   192.222.902.244    82.821.793.492    275.044.695.736                   -    275.044.695.736      Loans received
          Beban akrual               5.201.677.272                 -                  -                   -      5.201.677.272   Accrued expenses
          Liabilitas lain-lain      12.486.623.878                 -                  -                   -     12.486.623.878      Other liabilities
        Jumlah                     209.911.203.394   282.821.793.492    475.044.695.736      (1.469.038.427)   491.263.958.459                  Total


                                                             31 Desember 2024/ December 31, 2024
                                    <= 1 tahun/        1-5 tahun/           Jumlah/        Biaya transaksi/    Nilai Tercatat/
                                    <= 1 Year          1-5 Years             Total        Transaction Costs     As Reported

        Liabilitas                                                                                                                         Liabilities
          Utang obligasi           100.000.000.000   200.000.000.000    300.000.000.000      (2.576.628.680)   297.423.371.320      Bonds payable
          Pinjaman yang diterima   108.780.356.720    39.533.049.228    148.313.405.948                   -    148.313.405.948      Loans received
          Beban akrual               7.248.013.186                                    -                   -      7.248.013.186   Accrued expenses
          Liabilitas lain-lain      14.608.577.960                                    -                   -     14.608.577.960      Other liabilities
        Jumlah                     230.636.947.866   239.533.049.228    448.313.405.948      (2.576.628.680)   467.593.368.414                  Total


   e.   Risiko Operasional                                                      e. d.Operational Risk

        Dalam           melaksanakan         kegiatan                                 In conducting its business, the Company faces
        operasionalnya, Perusahaan menghadapi                                         the risk of negligent implementation of
        risiko kelalaian penerapan standar operasional                                operational standards and procedures and
        dan prosedur maupun pengendalian yang                                         controls that do not support the Company’s
        tidak menunjang pertumbuhan Perusahaan,                                       growth, especially in analyzing the feasibility of
        terutama dalam menganalisa kelayakan                                          financing and supervision of collection of
        pembiayaan dan pengawasan terhadap                                            receivables.
        penagihan piutang.


                                                                       74
Page 335
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                              FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                                   DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                                        32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    KEUANGAN (lanjutan)                                                              AND POLICIES (continued)

   e.     Risiko Operasional (lanjutan)                                                e. f. Operational Risk (continued)

          Hal ini dapat mempengaruhi proses transaksi                                         This may affect the business transaction
          usaha dan akan mengakibatkan terganggunya                                           process and might result in disruption of the
          kelancaran operasi dan tingkat layanan kepada                                       operations and quality of service to customers
          pelanggan dan pemasok, yang mempengaruhi                                            and suppliers, which affect the performance
          kinerja dan daya saing Perusahaan.                                                  and competitiveness of the Company.

          Untuk meminimalisasi risiko operasional                                            To minimize operational risks mentioned
          diatas, manajemen menekankan perlunya                                              above, management emphasized the need for
          pemahaman setiap karyawan terhadap                                                 employee education of the Company Standard
          Standar Operasional Perusahaan (SOP) dan                                           Operating Procedures (SOP) and credit
          kebijakan kredit yang berlaku dengan                                               policies by conducting training on the job for
          melakukan pelatihan on the job yang memadai                                        each new employee and all employees aside
          bagi setiap karyawan baru maupun seluruh                                           from the need for internal control / audit the
          karyawan disamping perlunya peran internal                                         Company to detect and analyze any deviation
          kontrol / internal audit Perusahaan untuk                                          incurred for corrective action and checks can
          mendeteksi      dan    menganalisa    setiap                                       be done. Realizing the importance of every
          penyimpangan yang timbul agar tindakan                                             employee      who      participates  in    the
          perbaikan dan pengecekan dapat dilakukan.                                          implementation of SOP and Company’s
          Menyadari pentingnya setiap karyawan                                               policies, management includes adherence to
          berpartisipasi dalam pelaksanaan SOP dan                                           SOP and policy elements in employee
          kebijakan       Perusahaan,      manajemen                                         performance appraisal system.
          memasukkan unsur ketaatan SOP dan
          kebijakan tersebut dalam sistem penilaian
          kinerja karyawan.


33. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN                                                 33. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES

   Tabel di bawah ini menyajikan nilai tercatat dan nilai                              The following table set out the carrying amounts and
   wajar dari instrument keuangan Perusahaan:                                          fair value of the Company’s financial instruments:

                                                                              2025
                                                        Nilai wajar
                                                       melalui laba        Nilai wajar
                                  Biaya perolehan     rugi/Fair value    melalu OCI/Fair          Nilai
                                    diamortisasi/    through profit or    value through     tercatat/Carrying    Nilai wajar/
                                   Amortised cost           loss               OCI                value           Fair value
   Aset keuangan                                                                                                                                  Financial asset
    Kas dan bank                     3.959.370.310                   -                  -      3.959.370.310      3.959.370.310                 Cash and bank
    Deposito berjangka                500.000.000                    -                  -        500.000.000       500.000.000                     Time deposit
    Piutang Pembiayaan             510.288.499.316                   -                  -    510.288.499.316    510.288.499.316             financing receivable
    Piutang pembiayaan konsumen    151.209.840.472                   -                  -    151.209.840.472    151.209.840.472   Consumer financing receivable
    Piutang pembiayaan syariah      50.096.445.612                   -                  -     50.096.445.612     50.096.445.612      Sharia financing receivable
   Jumlah aset keuangan            716.054.155.709                   -                  -    716.054.155.709    716.054.155.709             Total financial assets

   Libilitas keuangan                                                                                                                        Financing liabilities
    Utang Obligasi                 198.530.961.573                   -                  -    198.530.961.573    198.530.961.573                  Bonds payable
    Pinjaman yang diterima         275.044.695.736                   -                  -    275.044.695.736    275.044.695.736                 Loans received
   Jumlah liabilitas keuangan      473.575.657.309                   -                  -    473.575.657.309    473.575.657.309         Total financial liabilities




                                                                            75
Page 336
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                    PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                                   FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                                        DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


33. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan)                                         33. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (continued)

                                                                                   2024
                                                          Nilai wajar
                                                         melalui laba        Nilai wajar
                                    Biaya perolehan     rugi/Fair value    melalu OCI/Fair             Nilai
                                      diamortisasi/    through profit or    value through        tercatat/Carrying    Nilai wajar/
                                     Amortised cost           loss               OCI                   value           Fair value
    Aset keuangan                                                                                                                                          Financial asset
      Kas dan bank                     6.200.649.763                   -                     -      6.200.649.763      6.200.649.763                     Cash and bank
      Deposito berjangka               3.500.000.000                   -                     -      3.500.000.000      3.500.000.000                        Time deposit
      Piutang Pembiayaan             434.417.890.176                   -                     -    434.417.890.176    434.417.890.176                financing receivable
      Piutang pembiayaan konsumen    162.158.977.490                   -                     -    162.158.977.490    162.158.977.490      Consumer financing receivable
      Piutang pembiayaan syariah      66.218.912.746                   -                     -     66.218.912.746     66.218.912.746         Sharia financing receivable
    Jumlah aset keuangan             672.496.430.175                   -                     -    672.496.430.175    672.496.430.175                Total financial assets

    Libilitas keuangan                                                                                                                               Financing liabilities
      Utang obligasi                 297.423.371.320                   -                     -    297.423.371.320    297.423.371.320                      Bonds payable
      Pinjaman yang diterima         148.313.405.948                   -                     -    148.313.405.948    148.313.405.948                      Loans received
    Jumlah liabilitas keuangan       445.736.777.268                   -                     -    445.736.777.268    445.736.777.268             Total financial liabilities




   Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar                                          The following table provides the fair value
   aset dan liabilitas tertentu Perusahaan:                                                 measurement of the Company’s certain assets and
                                                                                            liabilities:

                                                              31 Desember 2025/ December 31, 2025
                                                                        Pengukuran nilai wajar menggunakan/
                                                                             Fair value measurement using:
                                                                                                        Input signifikan
                                                                                                           yang tidak
                                                                                     Input signifikan          dapat
                                                               Harga kuotasian         yang dapat          diobsenasi
                                                              dalam pasar aktif        di observasi         (Level 3)/
                                                                  (Level 1)/             (Level 2)/        Significant
                                                                Quoted prices           Significant      unob servable
                                         Nilai Tercatat/      in active markets ob servable inputs            inputs
                                        Carrying Values           (Level 1)              (Level 2)          (Level 3)
    Aset yang nilai                                                                                                                              Assets for which fair
      wajarnya disajikan                                                                                                                      values are disclosed:
      Piutang pembiayaan                 510.288.499.316                       -          510.288.499.316                      -              Financing receivables
      Piutang pembiayaan konsumen        151.209.840.472                       -          151.209.840.472                      -     Consumer financing receivables
      Piutang pembiayaan syariah          50.096.445.612                       -           50.096.445.612                      -        Sharia financing receivables
    Liabilitas yang nilai                                                                                                                    Liabilities for which fair
      wajarnya disajikan:                                                                                                                     values are disclosed:
      Utang obligasi                     198.530.961.573        198.530.961.573                         -                      -                      Bonds payable
     Utang
      Pinjaman
            obligasi
                diterima                 275.044.695.736                      -           275.044.695.736                      -                      Loans received


                                                              31 Desember 2024/ December 31, 2024
                                                                        Pengukuran nilai wajar menggunakan/
                                                                             Fair value measurement using:
                                                                                                        Input signifikan
                                                                                                           yang tidak
                                                                                     Input signifikan          dapat
                                                               Harga kuotasian         yang dapat          diobsenasi
                                                              dalam pasar aktif        di observasi         (Level 3)/
                                                                  (Level 1)/             (Level 2)/        Significant
                                                                Quoted prices           Significant      unob servable
                                         Nilai Tercatat/      in active markets ob servable inputs            inputs
                                        Carrying Values           (Level 1)              (Level 2)          (Level 3)
    Aset yang nilai                                                                                                                              Assets for which fair
      wajarnya disajikan                                                                                                                      values are disclosed:
      Piutang pembiayaan                 434.417.890.176                       -          434.417.890.176                      -              Financing receivables
      Piutang pembiayaan konsumen        162.158.977.490                       -          162.158.977.490                      -     Consumer financing receivables
      Piutang pembiayaan syariah          66.218.912.746                       -           66.218.912.746                      -        Sharia financing receivables
    Liabilitas yang nilai                                                                                                                    Liabilities for which fair
      wajarnya disajikan:                                                                                                                     values are disclosed:
      Utang obligasi                     297.423.371.320        297.423.371.320                         -                      -                      Bonds payable
      Pinjaman diterima                  148.313.405.948                      -           148.313.405.948                      -                      Loans received



   Nilai    wajar   instrumen     keuangan     yang                                         The fair value of financial instruments traded in
   diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan                                         active markets is based on quoted market prices at
   kuotasi harga pasar pada tanggal pelaporan.                                              the reporting date.


                                                                              76
Page 337
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                   DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


33. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan)                        33. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (continued)

   Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia                 A market is regarded as active if quoted prices are
   sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari                 readily and regularly available from an exchange,
   bursa, pedagang efek atau perantara efek, badan                     dealer or broker, industry group pricing service, or
   penyedia jasa penentuan harga kelompok industri                     regulatory agency, and those prices represent actual
   atau badan pengatur, dan harga tersebut                             and regularly occurring market transaction on an
   mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin                  arm’s lengths basis.
   dalam suatu transaksi yang wajar.

   Kuotasi harga pasar yang digunakan untuk aset                       The quoted market price used for financial assets
   keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan adalah                       held by the Company is the current bid price. These
   harga penawaran (bid price) terkini. Instrumen                      instruments are included in hierarchy Level 1. The
   keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1.                fair value of financial instruments that are not traded
   Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak                           in an active market is determined by using valuation
   diperdagangkan di pasar aktif            ditentukan                 techniques. These valuation techniques maximize
   menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian ini                  the use of observable market data where it is
   memaksimalkan penggunaan data pasar yang                            available and rely as little as possible on entity’s
   dapat diobservasi yang tersedia dan sesedikit                       specific estimates.
   mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang
   dibuat oleh entitas.


   Jika seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk                 If all significant inputs required to fair value an
   menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka                      instrument are observable, the instrument is
   instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 2.                  included in hierarchy Level 2. If one or more of the
   Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari            significant inputs is not based on observable market
   data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen                   data, the instrument is included in hierarchy Level 3.
   tersebut termasuk dalam hirarki Level 3.


34. KOMITMEN DAN KONTINJENSI                                       34. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES

   a.   Komitmen                                                       a.   Commitments

        Perjanjian Sewa                                                     Lease agreement

        Pada tanggal 05 Mei 2023, Perusahaan                                On May 05, 2023, the Company signed lease
        menandatangani perjanjian addendum sewa                             addendum agreement No. 03/Add-1/V/2-23
        menyewa No. 03/Add-1/V/2-23 tentang                                 regarding the extension of lease period of office
        perpanjangan jangka waktu sewa ruangan                              space located at Soho Westpoint Jl. Macan
        kantor yang terletak di Soho Westpoint                              Kavling 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, West
        Jl. Macan Kavling 4-5, Kedoya Utara, Kebon                          Jakarta with PT Multi Artha Griya for a period of
        Jeruk, Jakarta Barat dengan PT Multi Artha                          3 (three) years.
        Griya untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun.

        Jangka waktu sewa terhitung mulai 1 Juli 2023                       The lease term runs from July 1, 2023, to June
        sampai dengan 30 Juni 2026 dengan nilai sewa                        30, 2026, with a lease payment of
        sebesar Rp2.233.724.40 (termasuk PPN).                              Rp2,233,724.40 (including VAT). Lease
        Pembayaran sewa dilakukan secara bertahap                           payments are made in installments once a
        setiap satu tahun sekali. Perusahaan telah                          year. The Company made a rental payment for
        melakukan pembayaran sewa ruangan untuk                             the first year in the amount of Rp926,225,200
        tahun pertama sebesar Rp926.225.200 pada                            on June 13, 2023; therefore, there is a
        tanggal 13 Juni 2023, Oleh karena itu, terdapat                     recognized lease liability in the statement of
        liabilitas sewa yang diakui di laporan posisi                       financial position as of December 31, 2025, in
        keuangan tanggal 31 Desember 2025 sebesar                           the amount of Rp884,610,800. As of 2025, the
        Rp884.610.800. Pada tahun 2025 Perusahaan                           Company has not yet made any rental
        belum melakukan pembayaran atas sewa                                payments. The amortization expense for the
        ruangan. Beban amortisasi sewa hak guna                             right-of-use lease for 2025 and 2024 is
        untuk tahun 2025 dan 2024 masing-masing                             Rp572,882,340, respectively.
        sebesar Rp572.882.340.




                                                              77
Page 338
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                        FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                             DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


34. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)                       34. COMMITMENTS           AND        CONTINGENCIES
                                                                  (continued)

   a.   Komitmen (lanjutan)                                      a.   Commitments (continued)

        Pengembangan      produk         pembiayaan                   Development of financing product "Supply
        “Supply Chain Financing”                                      Chain Financing"

        Pada tahun 2023, Perusahaan menambah                          In 2023, the Company added financing
        produk pembiayaan Pembiayaan Invoice                          products based on Supply Chain Financing
        berbasis Rantai Pasok (Supply Chain                           which can be accessed fully digitally through
        Financing) yang dapat diakses secara penuh                    the Reli Dana Usaha platform. can be
        secara digital melalui platform Reli Dana                     accessed fully digitally through the Reli Dana
        Usaha. Platform ini terhubung secara real time                Usaha platform. This platform is connected in
        dengan para pelaku Rantai Pasok seperti                       real time with Supply Chain actors such as
        Distributor, Grosir dan juga Merchant. Dalam                  Distributors, Wholesalers and Merchants.In
        menjalankan produk SCF, Perusahaan                            running the SCF product, the Company
        melakukan kerjasama dengan beberapa                           collaborates    with     several    Technology
        Perusahaan Teknologi sebagai berikut:                         Companies as follows:

        a) PT Elevasi Agri Indonesia                                  a) PT Elevasi Agri Indonesia

           Pada tanggal 15 Desember 2023,                                On December 15, 2023, the Company
           Perusahaan menandatangani Perjanjian                          signed a Wakalah Cooperation Agreement
           Kerjasama            Akad         Wakalah                     No. 018/Wkl/Elevarm/XII/2023 and has
           No.018/Wkl/Elevarm/XII/2023 dan telah                         undergone an addendum dated December
           mengalami       addendum     tanggal     15                   15,      2024   with     Agreement        No.
           Desember 2024 dengan No Perjanjian                            021/ADD/REFI-EAI/XII/2024         regarding
           021/ADD/REFI-EAI/XII/2024          tentang                    cooperation to provide financing facilities to
           kerjasama untuk memberikan fasilitas                          recipients through PT Elevasi Agri
           pembiayaan kepada penerima pembiayaan                         Indonesia. For the distribution of financing
           melalui PT Elevasi Agri Indonesia. Atas                       facilities. The agreement lasts for 12
           penyaluran fasilitas pembiayaan. Perjanjian                   months from the date of signing and is
           berlangsung selama 12 bulan sejak tanggal                     reviewed every 6 months.
           penandatanganan Perjanjian dan dilakukan
           review                               setiap
           6 bulan sekali.

        b) PT Dagang Karya Indonesia                                  b) PT Dagang Karya Indonesia

           Pada tanggal 1 Maret 2024 perjanjian                          On March 1, 2024, the Company entered
           kerjasama akad wakalah bil ujroh dengan                       into a Wakalah Bil Ujroh Cooperation
           PT      Dagang      Karya      Indonesia                      Agreement with PT Dagang Karya
           No.066/LA.DKI01/03/2024,     Perusahaan                       Indonesia No. 066/LA.DKI01/03/2024,
           memberikan pembiayaan kepada Mitra                            where the Company provides financing to
           Wakil atas pembelian makanan kemasan,                         the Agent's Partners for the purchase of
           Minuman kemasan, dan barang-barang                            packaged food, packaged beverages, and
           rumah tangga dari mitra wakil di platform                     household goods from the Agent's Partners
           yang disediakan oleh Wakil. Perjanjian ini                    on the platform provided by the Agent. The
           berjangkawaktu selama 12 bulan.                               agreement has a term of 12 months.

           Pada tahun 2025 Perjanjian ini telah                          As of 2025, this Agreement has undergone
           mengalami perubahan, terakhir dengan                          amendments, most recently through
           Addendum          No.UPR.001/ADD.PKS-                         Addendum No. UPR.001/ADD. PKS-
           DKI/I/2025                          dan                       DKI/I/2025                             and
           DKI.025/LADD1.DKI.02/2025 tanggal 17                          DKI.025/LADD1.DKI.02/2025             dated
           Februari 2025 dengan perubahan atas                           February 17, 2025, extending the term from
           perpanjangan jangka waktu dari 12 bulan                       12 months to 24 months through March 1,
           menjadi 24 bulan sampai dengan 1 Maret                        2026, with an evaluation of the agreement’s
           2026 dengan evaluasi atas pelaksanaan                         implementation at least every six months.
           akad minimal setiap 6 bulan sekali.




                                                         78
Page 339
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                        FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                             DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


34. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)                       34. COMMITMENTS             AND         CONTINGENCIES
                                                                  (continued)

   a.    Komitmen (lanjutan)                                     a.    Commitments (continued)

         Pengembangan      produk      pembiayaan                      Development of financing product "Supply
         “Supply Chain Financing” (lanjutan)                           Chain Financing" (continued)

         c) Koperasi KSP Sinar Jagung Priangan                         c) Koperasi KSP Sinar Jagung Priangan

            Pada tanggal 17 Januari 2024 Perusahaan                          On January 17, 2024, the Company entered
            mengadakan perjanjian kerjasaman akad                            into a Wakalah Cooperation Agreement No.
            wakalah     No.002/WKL/KSP         SINAR                         002/WKL/KSP SINAR JAGUNG/I/2024 with
            JAGUNG/I/2024 dengan Koperasi KSP                                Koperasi KSP Sinar Jagung Priangan. The
            Sinar Jagung Priangan. Perusahaan                                Company provides financing facilities to
            memberikan fasilitas pembiayaan kepada                           recipients through Koperasi KSP Sinar
            para penerima pembiayaan melalui                                 Jagung Priangan. The agreement term is
            Koperasi KSP Sinar Jagung Priangan.                              12 months.
            Jangka waktu perjanjian adalah 12 bulan.

            Pada tahun 2025 Perjanjian ini telah                             In 2025, this Agreement was amended,
            mengalami perubahan, terakhir dengan                             most    recently by     Addendum     No.
            Addendum No.002/ADD/PKS-KSJ/I/2025                               002/ADD/PKS-KSJ/I/2025 dated January
            tanggal 17 Januari 2025 dengan perubahan                         17, 2025 with changes to the extension of
            atas perpanjangan jangka waktu sampai                            the term until January 17, 2026, with a
            dengan tanggal 17 Januari 2026, dengan                           review every 6 months.
            melakukan review setiap 6 bulan sekali.


35. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN – UNIT                        35. SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
    SYARIAH                                                       SHARIA UNIT

                                               2025                   2024

    Kas dan bank                           25.466.183.368        26.677.539.786                           Cash and bank s
    Pinjaman diterima                       2.460.524.701         8.631.174.642                            Loans received

    Piutang pembiayaan Qardh                                                                Qardh financing receivables
    Piutang pembiayaan Qardh - bruto       11.545.141.946        15.626.650.427        Qardh financing receivables - gross
    Bagi hasil pembiayaan Qardh                                                                                 Unearned
      yang belum diakui                      (528.272.998)         (561.728.295)                        revenue sharing
    Cadangan kerugian penurunan nilai         (65.515.239)          (88.385.105)         Allowance for impairment losses
    Piutang pembiayaan Qardh - bersih      10.951.353.709        14.976.537.027        Qardh financing receivables - net

    PENDAPATAN                                                                                                REVENUE
    Pendapatan bagi hasil                   2.009.520.139         1.990.547.052                          Revenue sharing

    Piutang pembiayaan                                                                          M usyarakah mutanaqisah
      musyarakah mutanaqisah                                                                      financing receivables
    Piutang pembiayaan                                                                            Musyarak ah mutanaqisah
      musyarak ah mutanaqisah - bruto       7.831.057.881         9.054.795.711               financing receivables - gross
    Cadangan kerugian penurunan nilai         (46.570.107)           (6.440.887)          Allowance for impairment losses
    Piutang pembiayaan                                                                          M usyarakah mutanaqisah
     musyarakah mutanaqisah - bersih        7.784.487.774         9.048.354.824                financing receivables - net

    PENDAPATAN                                                                                                REVENUE
    Pendapatan bagi hasil                     520.127.088             851.479.415                        Revenue sharing

    Piutang pembiayaan murabahah                                                    M urabahah financing receivables
    Piutang pembiayaan murabahah - bruto   49.877.319.103        65.755.506.108 Murabahah financing receivables - gross
    Marjin pembiayaan murabahah
      yang belum diakui                    (18.275.412.869)      (23.464.975.313)               Unearned margin revenue
    Cadangan kerugian penurunan nilai         (241.302.104)          (96.509.900)         Allowance for impairment losses

    Piutang pembiayaan                                                                             M urabahah financing
      murabahah - bersih                   31.360.604.130        42.194.020.895                       receivables - net

    PENDAPATAN                                                                                                REVENUE
    Pendapatan marjin                       6.335.368.503         1.941.168.003                            Margin revenue



                                                        79
Page 340
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                      FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                           DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


36. SEGMEN OPERASI                                          36. OPERATING SEGMENT

   Perusahaan mengelola kegiatan usahanya dan                  The Company manages its business activities and
   mengidentifikasi   segmen      yang    dilaporkan           identifies its reported segments based on product
   berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis.             categories and geographic area. Profit or loss from
   Laba atau rugi dari masing-masing segmen                    each segment is used to measure performance of
   digunakan untuk menilai kinerja masing-masing               each segments’ information concerning the main
   segmen. Informasi yang berkaitan dengan segmen              segments are set out as follows:
   usaha utama disajikan sebagai berikut:




                                                       80
Page 341
                 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                                 FOR THE YEAR ENDED
                                31 DESEMBER 2025                                                                      DECEMBER 31, 2025
                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


36. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                             36. OPERATING SEGMENT (continued)

                                                                       31 Desember 2025/December 31, 2025
                                                                   (Dalam ribuan Rupiah/In thousands of Rupiah )
                                                            Perorangan/ Individual
                                           Properti/         Kebutuhan usaha/       Konsumtif/        Perusahaan/         Jumlah/
                                           Property           Business needs       Consumptive          Corporate           Total

    Pendapatan pembiayaan                      2.129.026              1.302.867                 -        46.423.512         49.855.405                      Financing income
    Pendapatan pembiayaan konsumen            12.666.105                    -             1.523.843               -         14.189.948          Consumer financing income
    Pendapatan marjin / bagi hasil             3.230.383              2.009.520           3.625.113             -            8.865.016              Margin / revenue sharing
    Laba tahun berjalan                       16.977.733              3.187.095           5.004.263      43.690.929         68.860.020                   Income for the year
    Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                                      Provision for impairment losses
     Pembiayaan                                        -              (59.777)                 -         (2.732.583)        (2.792.360)                           Financing
     Pembiayaan konsumen                        (862.468)                   -            (42.134)                 -           (904.602)                Consumer financing
     Marjin / bagi hasil                        (185.313)             (65.515)          (102.559)                 -           (353.387)            Margin/ revenue sharing
    Aset                                     176.191.000           21.068.641         15.356.473        503.029.020        715.645.134                                Assets

                                                                       31 Desember 2024/December 31, 2024
                                                                   (Dalam ribuan Rupiah/In thousands of Rupiah )
                                                            Perorangan/ Individual
                                           Properti/         Kebutuhan usaha/       Konsumtif/        Perusahaan/         Jumlah/
                                           Property           Business needs       Consumptive          Corporate           Total

    Pendapatan pembiayaan                     19.625.715           11.127.243              504.683       11.486.172         42.743.813                      Financing income
    Pendapatan sewa pembiayaan                         -              103.337                    -        3.727.694          3.831.031               Financing lease income
    Pendapatan pembiayaan konsumen            18.590.639            5.996.116              308.740                -         24.895.495          Consumer financing income
    Pendapatan marjin / bagi hasil             1.580.686            1.993.115              241.490          967.903          4.783.194              Margin / revenue sharing
    Laba tahun berjalan                       37.014.823           19.122.940              973.870       16.050.351         73.161.984                   Income for the year
    Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                                      Provision for impairment losses
     Pembiayaan                                 (164.737)              (5.382)                   -         (117.252)          (287.371)                           Financing
     Sewa pembiayaan                                   -                    -                    -                -                  -                      Financing lease
     Pembiayaan konsumen                      (2.590.188)             (12.623)                (184)          (9.847)        (2.612.842)                Consumer financing
     Marjin / bagi hasil                         (27.292)             (78.866)             (80.859)          (4.319)          (191.336)            Margin/ revenue sharing
    Aset                                     401.515.575           28.824.841              875.745      231.579.619        662.795.780                                Assets



                                                                                     81
Page 342
                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                                                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                                                                     FOR THE YEAR ENDED
                                         31 DESEMBER 2025                                                                                                          DECEMBER 31, 2025
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


36. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                                                                36. OPERATING SEGMENT (continued)

   Berikut adalah informasi yang berkaitan dengan segmen usaha utama berdasarkan                                                The following tables present information concerning the main segments based on
   wilayah geografis:                                                                                                           geographic area:

                                                                                                          31 Desember 2025/December 31, 2025
                                                                                                      (Dalam ribuan Rupiah/In thousands of Rupiah )
                                          Jabodetabek/     Jawa Barat/ Jawa Tengah dan DIY/ Jawa Timur/      Sumatera/     Bali dan Nusa Tenggara/     Kalimantan/     Sulawesi/      Lainnya/    Jumlah/
                                          Jabodetabek       West Java   Central Java and DIY East Java        Sumatera      Bali and Nusa Tenggara     Kalimantan      Sulawesi        Other       Total

    Pendapatan pembiayaan                    40.686.171       8.570.609            431.714              -               -                      -                  -        166.911           -     49.855.405                Financing income
    Pendapatan pembiayaan konsumen            7.286.823       5.147.881            502.056        178.292         837.085                   78.803          131.164         27.845           -     14.189.949       Consumer financing income
    Pendapatan marjin / bagi hasil            5.680.030       1.868.139            502.692        526.821          47.952                    3.636          172.272         63.474           -      8.865.016          Margin / revenue sharing

    Laba tahun berjalan                      50.481.891      14.895.578          1.375.067        680.134         818.858                   75.219          287.745        245.530           -     68.860.022               Income for the year

    Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                                                                                                          Provision for impairment losses
      Pembiayaan                             (2.548.349)       (214.882)           (20.865)             -                -                       -                -         (8.263)          -     (2.792.359)                        Financing
      Pembiayaan konsumen                      (422.379)       (377.481)           (28.739)        (9.327)         (50.324)                 (7.220)          (7.581)        (1.551)          -       (904.602)             Consumer financing
      Marjin / bagi hasil                      (200.405)        (98.688)           (11.791)       (15.652)         (15.855)                      -           (8.110)        (2.886)          -       (353.387)         Margin/ revenue sharing
                                                                                                                                                                                             -
    Aset                                    567.799.533     116.204.619         10.323.990      4.200.301       11.128.416               1.214.078        2.638.557      2.135.640           -    715.645.134                            Assets

                                                                                                          31 Desember 2024/December 31, 2024
                                                                                                      (Dalam ribuan Rupiah/In thousands of Rupiah )
                                          Jabodetabek/     Jawa Barat/ Jawa Tengah dan DIY/ Jawa Timur/      Sumatera/     Bali dan Nusa Tenggara/     Kalimantan/     Sulawesi/      Lainnya/    Jumlah/
                                          Jabodetabek       West Java   Central Java and DIY East Java        Sumatera      Bali and Nusa Tenggara     Kalimantan      Sulawesi        Other       Total

    Pendapatan pembiayaan                    38.154.885       2.209.336            570.635              -        1.778.858                 30.097                 -            -             -     42.743.811                Financing income
    Pendapatan sewa pembiayaan                  139.031               -                  -              -        3.692.000                      -                 -              -           -      3.831.031          Financing lease income
    Pendapatan pembiayaan konsumen           17.946.403       4.570.317            639.437        190.956        1.075.466                175.635           150.187              -     147.094     24.895.495       Consumer financing income
    Pendapatan marjin / bagi hasil            2.056.500       1.171.001            394.898        911.242          186.880                    276            14.306         47.530         561      4.783.195          Margin / revenue sharing

    Laba tahun berjalan                      60.172.534       8.947.825          1.627.542      1.145.236        6.882.459                206.655           166.435         48.455     147.941     79.345.082               Income for the year

    Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                                                                                                        Provision for impairment losses
      Pembiayaan                               (284.698)              -             (2.090)             -                -                       -                -           (582)          -       (287.371)                      Financing
      Sewa pembiayaan                               -                 -                  -              -                -                       -                -              -           -            -                   Financing lease
      Pembiayaan konsumen                    (1.540.034)       (931.869)            (4.065)        (1.348)        (133.562)                   (646)          (1.032)             -        (287)    (2.612.843)           Consumer financing
      Marjin / bagi hasil                       (50.982)        (65.301)           (16.417)       (41.690)         (15.693)                     (1)            (910)          (342)        -         (191.336)       Margin/ revenue sharing

    Aset                                    575.087.954      51.758.476         12.338.994      8.443.678        9.819.364                778.826         2.450.063      1.662.547     455.879    662.795.781                            Assets




                                                                                                                      82
Page 343
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                         FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                              DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


36. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                  36. OPERATING SEGMENT (continued)

   Berikut adalah rekonsiliasi laba neto, aset dan                The reconciliation of net income, assets and
   liabilitas untuk segmen dilaporkan berdasarkan jenis           liabilities for reportable segments based on product
   produk (dalam ribuan rupiah):                                  categories as follows (in thousands of rupiah):

                                              2025                    2024

    Laba untuk segmen dilaporkan              68.860.020              79.345.082       Income for reportable segments

    Jumlah yang tidak dialokasikan            (54.122.826)           (63.298.332)                  Unallocated amounts
    Laba tahun berjalan                        14.737.194             16.046.750                   Income for the year

    Aset untuk segmen dilaporkan             715.645.134             662.795.781      Assets for reportable segments
    Jumlah yang tidak dialokasikan            55.506.028              67.632.049                 Unallocated amounts
    Aset                                     771.151.162             730.427.830                               Assets


    Liabilitas untuk segmen dilaporkan                                         -     Liabilities for reportable segments
    Jumlah yang tidak dialokasikan           499.611.405             473.694.799                    Unallocated amounts
    Liabilitas                               499.611.405             473.694.799                               Liabilities

   Berikut adalah rekonsiliasi laba neto, aset dan                  The reconciliation of net income, assets and
   liabilitas untuk segmen dilaporkan berdasarkan                   liabilities for reportable segments based on
   wilayah geografis (dalam ribuan rupiah):                         geographic area as follows (in thousands of
                                                                    rupiah):

                                              2025                    2024

    Laba untuk segmen dilaporkan               68.860.022             79.345.082       Income for reportable segments
    Jumlah yang tidak dialokasikan            (54.122.828)           (63.298.332)                Unallocated amounts
    Laba tahun berjalan                        14.737.194             16.046.750                  Income for the year

    Aset untuk segmen dilaporkan             715.645.134             662.795.781      Assets for reportable segments
    Jumlah yang tidak dialokasikan            55.506.028              67.632.049                 Unallocated amounts
    Aset                                     771.151.162             730.427.830                               Assets

    Liabilitas untuk segmen dilaporkan                                         -     Liabilities for reportable segments
    Jumlah yang tidak dialokasikan           499.611.405             473.694.799                    Unallocated amounts
    Liabilitas                               499.611.405             473.694.799                               Liabilities




                                                          83
Page 344
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                    FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                                         DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


37. INFORMASI   KEUANGAN     TAMBAHAN–                                    37. SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION –
    KEUANGAN YANG DIISYARATKAN OTORITAS                                       FINANCIAL RATIO OF FINANCIAL SERVICES
    JASA KEUANGAN                                                             AUTHORITY

   Informasi rasio keuangan yang diisyaratkan oleh                            Information of financial ratio as required by Financial
   peraturan Otoritas Jasa Keuangan (tidak diaudit)                           Services Authority Regulation (unaudited) are as
   adalah sebagai berikut:                                                    follows:

                                                         2025                        2024

   Rasio piutang pembiayaan bersih                                                                               Net financing receivable to
     terhadap total aset                               92,28%                    90,74%                                  total assets ratio
   Rasio piutang pembiayaan bersih                                                                                              Net financing
     terhadap total pinjaman                           150,26%                   148,70%                          receivable to total loans
   Rasio piutang pembiayaan investasi                                                                     The ratio of investment financing
     dan pembiayaan modal kerja terhadap                                                                 receivables and work ing capital
     total piutang pembiayaan                          72,10%                    65,59%           financing to total financing receivables
   Rasio piutang pembiayaan bermasalah                  1,60%                     1,64%                      Non performing financing ratio
   Rasio modal sendiri terhadap modal                  204,17%                   193,03%                                Equity to paid capital
     di setor                                                                                                                          ratio
   Rasio permodalan perusahaan                        103,74%                   104,05%                                          Capital ratio
   Gearing ratio                                        1,73                      1,71                                          Gearing ratio
   Tingkat kesehatan keuangan                       Sangat sehat              Sangat sehat                        Financial soundness level


38. REKONSILIASI LIABILITAS YANG BERASAL                                  38. RECONCILIATION OF LIABILITIES                          ARISING
    DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                  FROM FINANCING ACTIVITIES

   Tabel berikut menjelaskan perubahan pada aktivitas                         The table below details changes in the Company’s
   liabilitas Perusahaan yang timbul dari aktivitas                           liabilities arising from financing activities, including
   pendanaan, yang meliputi perubahan terkait kas dan                         both cash and non-cash changes.
   non-kas:

                                                                  Perubahan nonkas/Non-cash Changes
                                                 Arus kas           Pergerakan          Amortisasi
                              1 Januari/       pendanaan/             nonkas/        biaya transaksi/     31 Desember/
                              Januari 1,        Financing            Non-cash        Amortization of      December 31,
                                 2025           cash flows            Changes       transaction costs         2025

   Utang obligasi           297.423.371.320   (100.000.000.000)      2.576.628.680      (1.469.038.427)   198.530.961.573           Bonds payable
   Pinjaman yang diterima   148.313.405.948     79.045.597.061      47.685.692.727                   -    275.044.695.736           Loans received
   Jumlah liabilitas dari                                                                                                    Total liabilities from
     aktivitas pendanaan    445.736.777.268    (20.954.402.939)     50.262.321.407      (1.469.038.427)   473.575.657.309   financing activities


                                                                  Perubahan nonkas/Non-cash Changes
                                                 Arus kas           Pergerakan          Amortisasi
                              1 Januari/       pendanaan/             nonkas/        biaya transaksi/     31 Desember/
                              Januari 1,        Financing            Non-cash        Amortization of      December 31,
                                 2024           cash flows            Changes       transaction costs         2024

   Utang obligasi           295.493.522.788                 -        4.506.477.212      (2.576.628.680)   297.423.371.320           Bonds payable
   Pinjaman yang diterima    69.683.836.010    78.629.569.938                    -                   -    148.313.405.948           Loans received
   Jumlah liabilitas dari                                                                                                    Total liabilities from
     aktivitas pendanaan    365.177.358.798    78.629.569.938        4.506.477.212      (2.576.628.680)   445.736.777.268   financing activities


   *)   Arus kas dari obligasi dan pinjaman yang diterima                     *) Cash flows from bond and loan received are represents
        merupakan    jumlah    bersih   dari  penerimaan,                        net amount of receipts, payments and transaction
        pembayaran dan biaya transaksi dalam laporan arus                        costs in the cash flow statement.
        kas.




                                                                     84
Page 345
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                        FOR THE YEAR ENDED
                31 DESEMBER 2025                                             DECEMBER 31, 2025
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


39. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG                       39. ASSET AND LIABILITY         DENOMINATED       IN
    ASING                                                         FOREIGN CURRENCY

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                        As of December 31, 2025 and 2024, the Company
   Perusahaan tidak memiliki saldo aset dan liabilitas           did not have assets and liabilities in foreign
   dalam mata uang asing dan tidak terdapat selisih              currencies and no exchange differences were
   kurs yang diakui dalam laporan laba rugi dan                  recognized in the statements of profit or loss and
   penghasilan komprehensif lain.                                other comprehensive income.




                                                         85
Page 346

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.03 MB
Published29 Jun 2026
Pages346
Characters1,565,543
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 151 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person ANTON BUDIDJAJA · Komisaris Utama p.19 ×14
linked person Braman Setyo · Komisaris Independen p.29 ×20
linked person IMAN PRIBADI · Direktur Utama p.31 ×13
linked org Bank Central Asia p.34
linked person FRANS VICTOR KAILOLA · Direktur p.65 ×5
linked org Asahimas Flat Glass Tbk p.65 ×2
linked org Pembangunan Jaya Ancol Tbk p.67 ×5
linked org PT Indomobil Finance Indonesia p.70 ×3
linked org PT Bank KEB Hana Indonesia p.70 ×3
linked org PT Bank UOB Indonesia p.70 ×3
linked org Reliance Sekuritas Indonesia Tbk p.73 ×2
linked org Sinarmas Land p.75
linked org PT Reliance Capital p.95
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.4 ×14
possible org PT Reliance Capital Management p.47 ×19
possible org Pan Indonesia Bank Tbk p.61 ×4
possible — Beliau · Presiden Komisaris p.61 ×4
possible org Asahimas Flat Glas Tbk p.65 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.74
possible person Muhammad Faisal p.139 ×2
unresolved org PT Usaha Pembiayaan Reliance p.3 ×3
unresolved org PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia p.3 ×164
unresolved org PT Usaha Pembiayaan Pembiayaan Reliance Indonesia p.7 ×2
unresolved org PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia About p.8
unresolved org Bank Indonesia p.22 ×7
unresolved org Financial Services Authority p.22 ×15
unresolved org Indonesia Deposit Insurance Corporation p.22
unresolved person Changesin · Komisaris p.29
unresolved org PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia ANTON BUDIDJAJA p.30 ×2
unresolved org PT Usaha Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia p.32 ×2
unresolved org Deposit Insurance Corporation p.33
unresolved org PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia IRA RAKHMAWATI p.42
unresolved org Dasar Hukum Pendirian · Nama Perusahaan p.47
unresolved person Miryam Magdalena Indrani Wiardi p.47 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C p.47
unresolved org Minister of Justice Tanggal Pendirian p.47
unresolved org PT Asuransi Reliance Indonesia p.47 ×7
unresolved org PT Sebaru Sejahtera p.48 ×3
unresolved org PT Sebaru Sejahtera Finance Finance Corporation p.48
unresolved org PT Sebaru Sejahtera Finance p.48 ×3
unresolved org PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation Corporation p.48
unresolved person M.M.I. Wiardi · Notaris p.48
unresolved org Minister of Justice p.48
unresolved org West Jakarta District Court p.48
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Barat p.48
unresolved org PT Sebaru Finance Corporation p.48
unresolved org PT Nation Capital p.48 ×2
unresolved org Sejahtera Finance Corporation p.48
unresolved org PT Nation Capital Finance p.48 ×8
unresolved org Shareholders Finance Corporation p.48
unresolved org PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation p.48
unresolved person James Herman Rahardjo · Notaris p.48 ×2
unresolved person Rahardjo p.48
unresolved org Minister of Law and Human Rights HT. p.48
unresolved person Lanawati Dewi Soegianto · Notaris p.48 ×2
unresolved org PT Nation Capital Finance Saham p.48
unresolved org Minister of Law and Human p.48
unresolved person Dra. Rr. Hariyanti Poerbiantari · Notaris p.49 ×2
unresolved person Notary Hariyanti Poerbiantari p.49
unresolved org PT Sebaru p.49
unresolved org PT Usaha Sejahtera Finance p.49
unresolved org PT Beever System p.52
unresolved org PT Beever System Indonesia Indonesia p.52
unresolved org PT Sarana p.52
unresolved org PT Multigriya Finansial p.52
unresolved org PT Reliance p.53 ×2
unresolved org PT Usaha Pembiayaan Reliance SMF p.53
unresolved org PT Bcorp Investama Indonesia p.56
unresolved org PT Asuransi Reliance p.61
unresolved org Jababeka Tbk p.61 ×4
unresolved org PT Victoria Investindo Advisory p.61 ×2
unresolved org PT Bank Pelita p.61 ×2
unresolved org PT Bank Susila Bhakti p.61 ×2
unresolved org PT Reliance Modal Ventura p.61 ×3
unresolved org PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia. p.61 ×2
unresolved org Kementerian Koperasi p.62 ×2
unresolved org Ministry of Cooperatives dan UKM p.62
unresolved org Ministry of Cooperatives p.62
unresolved org PT Al Ijarah Indonesia Finance p.63 ×5
unresolved org PT Gunung p.63
unresolved org PT Astra p.63
unresolved org PT Astra Sedaya p.63
unresolved org PT Astra CMG Life Bisnis p.63
unresolved org PT Astra CMG Life p.63
unresolved org Legal Consultant Ashurst LLP p.64 ×2
unresolved org PT Usaha Pembiayaan Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia p.64
unresolved org Departemen Head p.65 ×2
unresolved org PT MNC Finance p.65
unresolved org PT MNC p.65
unresolved org PT Smart Multifinance p.65 ×2
unresolved org PT Bhakti Finance p.65 ×2
unresolved org PT Federal Internationl Finance p.65
unresolved org PT Al Ijarah Indonesia p.66
unresolved org Bank Muamalat Indonesia p.66 ×2
unresolved org PT BTPN Syariah p.66 ×2
unresolved org PT Jasa Asuransi Indonesia (Persero) p.67 ×2
unresolved org PT MNC Guna Usaha Indonesia p.70 ×2
unresolved org PT Varia Intra Finance p.70 ×2
unresolved org PT Commonwealth Life p.70 ×2
unresolved org Bank Ekonomi Raharja Tbk p.70 ×4
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.71
unresolved — Hingga 31 Desember 2025, komposisi p.72
unresolved org PT Reliance Capital Management Nominal p.72
unresolved org PT Asuransi Reliance Indonesia Nominal p.72
unresolved org PT Reliance Capital Management INVESTMENT p.73
unresolved org PT Reliance Manager Investasi p.73
unresolved org PT Reliance Modal Ventura PROTECTION p.73
unresolved org PT Reliance Integritas Dunia p.73
unresolved org PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia Daftar Entitas Anak p.73
unresolved org PT Rapi Utama Indonesia p.73 ×2
unresolved — SPAP · Akuntan Publik p.74
unresolved person Ir. Nanette Cahyanie S. p.74
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat p.74
unresolved org Banten Tbk p.74
unresolved org Profile Konsultan Hukum Legal Consultant Nama Tumbuan & Partners p.75
unresolved org PT Kredit Rating Indonesia Name Sinarmas Land Plaza p.75
unresolved org Departemen Human Resource p.79 ×4
unresolved person Sertifikasi Dasar Pembiayaan · Komisaris p.82
unresolved org Insurance Corporation p.90
unresolved org Ministry of Finance p.93
unresolved org Kantor Akuntan Publik Djoko p.98 ×2
unresolved person Di Bawah · Komisaris p.135
unresolved person Committees Under · Komisaris p.135
unresolved person Ira Rakhmawati · Direktur p.139 ×4
unresolved — General Meeting of Shareholders (AGMS) are as p.140
unresolved — Menyetujui Pemberian pembebasan tanggung jawab (acquit etde charge) p.140
unresolved — Menyisihkan sebagai Cadangan Wajib Perusahaan sesuai ketentuan Pasal 70 dan 71 UUPT sebesar p.140
unresolved — Membukukan sisa laba bersih sejumlah Rp.15.796.749.891, (lima belas miliar tujuh ratus sembilan puluh p.140
unresolved org Kantor Akuntan Publik Perusahaan p.141
unresolved org Kantor Akuntan Publik p.141 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan p.142
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heliantono p.142
unresolved org Public Accounting Firm Heliantono & Rekan p.142
unresolved person Manual · Komisaris p.143
unresolved person Lulus · Komisaris Utama p.146 ×5
unresolved person Decree · Commissioner p.146 ×2
unresolved person Independensi · Komisaris p.146
unresolved person Independence · Komisaris p.146
unresolved org PT Reliance Manajer Investas p.146
unresolved org PT Suryatama Tigamitra p.146
unresolved org PT Reliance Integrasi Dunia Anda Braman Setyo p.146
unresolved org Bank Jatim Independen Independent p.146
unresolved person Economic Direction · Komisaris Utama p.147
unresolved person National Seminar · President Commissioner p.147 ×2
unresolved person Passed · President Director p.153 ×3
unresolved person Joint Meetings · Komisaris p.156

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result