Skip to content
Back to announcement

20250307_MANG_Perubahan dan//atau Tambahan Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31867497_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review MANG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 29

Page 1
        TAMBAHAN DAN/ ATAU PERUBAHAN INFORMASI ATAS KETERBUKAAN
          INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM SEHUBUNGAN DENGAN
          PERUBAHAN KEGIATAN USAHA PT MANGGUNG POLAHRAYA Tbk.



KETERBUKAAN INFORMASI INI MERUPAKAN TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN ATAS
KETERBUKAAN INFORMASI YANG TELAH DITERBITKAN PT MANGGUNG POLAHRAYA TBK
(“PERSEROAN”) PADA TANGGAL 3 FEBRUARI 2025.

KETERBUKAAN INFORMASI INI DIPERSIAPKAN DAN DISAMPAIKAN SEHUBUNGAN DENGAN
RENCANA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA DALAM RANGKA MEMENUHI PERATURAN OTORITAS
JASA KEUANGAN NO. 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN
KEGIATAN USAHA (“POJK NO. 17/2020”). JIKA ANDA MENGALAMI KESULITAN UNTUK MEMAHAMI
INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ATAU RAGU-RAGU
DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN, SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG
KOMPETEN ATAU PENASIHAT PROFESIONAL.




                              PT Manggung Polahraya Tbk
                                       Kegiatan usaha:
               Bergerak Dalam Bidang Jasa Konstruksi Gedung, Pembangunan
             Infrastruktur Jalan, serta Fasilitas Produksi Aspal Hot Mix dan Beton
                                           Ready Mix.

                                        Kantor Pusat
                       Jl. Pondok Pinang Raya No.1, Kebayoran Lama,
                              Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12310
                                      Tel. (021) 765 1344
                            Website: www.manggungpolahraya.co.id
                           Email: corsec@manggungpolahraya.co.id


DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN SECARA BERSAMA-SAMA BERTANGGUNG JAWAB
PENUH ATAS KEBENARAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI DAN MENEGASKAN BAHWA
SEPANJANG PENGETAHUAN MEREKA TIDAK TERDAPAT FAKTA PENTING DAN RELEVAN YANG
TIDAK DIUNGKAPKAN, YANG DAPAT MENYEBABKAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI
MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN


     Keterbukaan informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 27 Februari 2025
Page 2
                                   PENDAHULUAN

Keterbukaan informasi kepada para pemegang saham Perseroan ini (“Keterbukaan
Informasi”) memuat informasi mengenai perubahan kegiatan usaha Perseroan sebagaimana
dimaksud dalam POJK No. 17/2020 yang diwajibkan untuk memperoleh persetujuan Rapat
Umum Pemegang Saham (“RUPS”) berupa penambahan KBLI yang rencananya akan
diselenggarakan pada tanggal 24 Maret 2024.

Sehubungan dengan hal-hal sebagaimana disebutkan di atas, Direksi Perseroan
mengumumkan Keterbukaan Informasi ini melalui situs web Perseroan dan situs web Bursa
Efek Indonesia dengan maksud untuk memberikan informasi maupun gambaran yang lebih
lengkap kepada para pemegang saham Perseroan mengenai rencana perubahan kegiatan
usaha. Perseroan juga menyediakan data mengenai perubahan kegiatan usaha kepada
pemegang saham sejak saat pengumuman RUPS serta dokumen pendukung kepada Otoritas
Jasa Keuangan (“OJK”) dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/2020.

Keterbukaan Informasi ini menjadi dasar pertimbangan bagi para pemegang saham
Perseroan untuk memberikan persetujuan atas rencana penambahan KBLI, yaitu:
1. KBLI 41018 : Konstruksi Gedung Tempat Hunian Hiburan dan Olahraga
2. KBLI 41011 : Konstruksi Gedung Hunian
3. KBLI 41012 : Konstruksi Gedung Perkantoran
4. KBLI 41014 : Konstruksi Gedung Perbelanjaan
5. KBLI 42201 : Konstruksi Jaringan Irigasi dan Drainase
6. KBLI 43120 : Konstruksi Khusus Penyiapan Lahan
yang akan diusulkan oleh Perseroan kepada RUPS.

Selain hal tersebut diatas, Keterbukaan Informasi ini disusun dan diumumkan sebagai
bentuk transparasi, perlindungan, dan validasi bagi pemegang saham. Bahwa Rencana
Perubahan Kegiatan Usaha ini bukan merupakan transaksi afiliasi maupun mengandung
unsur benturan kepentingan serta unsur pelanggaran lainnya sebagaimana diatur dalam
POJK No. 42/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan”.



                         KETERANGAN MENGENAI PERSEROAN

1. Riwayat Singkat
PT Manggung Polahraya Tbk (“MANG”/ “Perusahaan”) merupakan perusahaan swasta
berskala nasional yang memiliki sejarah dan pengalaman panjang. Perusahaan telah
melakukan kegiatan bisnisnya sejak didirikan berdasarkan Akta Pendirian Nomor 3 tanggal
05 Februari 1992 dengan tanggal pendaftaran 07 Februari 1994 dan nomor registrasi
255/1994, dibuat oleh Notaris Ny. Esther Mercia Sulaiman,SH., serta telah memperoleh
persetujuan dari Menteri Kehakiman dan persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor C2-857.HT.01.01.TH.94 tanggal 21 Januari 1994,
dimuat dalam TBNRI nomor 34 tanggal 29 April 1994. Berdasarkan keputusan tersebut,
perusahaan ditetapkan sebagai Perusahaan MANG.

Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami perubahan, berdasarkan keputusan sirkuler
para pemegang saham sebagai pengganti rapat umum pemegang saham luar biasa yang
dituangkan dalam Akta Notaris No. 33 tanggal 14 Desember 2023 oleh Rini
Yulianti,S.H.,Notaris di Jakarta, mengenai perubahan ketentuan anggaran dasar Perusahaan
dalam rangka menjadi Perusahaan terbuka. Akta perubahan ini telah disetujui oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor AHU-
0078173.AH.01.02.Tahun 2023 tanggal 14 Desember 2023 dan dimuat dalam Daftar

                                                                                      1
Page 3
Perseroan nomor AHU-0252765.AH.01.11 Tahun 2023 tanggal 14 Desember 2023 dengan
TBNRI tertanggal 5 Januari 2024 No.2 TBN No. 603.

Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir
berdasarkan keputusan sirkuler para pemegang saham sebagai pengganti rapat umum
pemegang saham luar biasa Perseroan tertanggal 13 Desember 2023 yang dituangkan
dalam Akta Notaris Nomor 7 tanggal 15 Januari 2024 oleh Rini Yulianti,S.H.,Notaris di
Jakarta, Akta Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan surat Nomor AHU-AH.01.03-0011619 tanggal 15 Januari 2024
dan dimuat dalam Daftar Perseroan No. AHU-0009444.AH.01.11.Tahun 2024 Tgl 15 Januari
2024 dengan TBNRI tertanggal 09 Februari 2024 No. 12 TBN No. 4637. Akta ini memuat
keputusan mengenai peningkatan modal disetor setelah pelaksanaan penawaran umum
sehingga merubah pasal 4 ayat 2.

Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan kantor pusat berlokasi di Jalan Pondok Pinang
Raya Nomor 01, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310. Pabrik produksi
aspal hotmix dan beton ready mix berlokasi di Jalan Lintas Sumatera KM 23, Desa Suka
Banjar, Tarahan, Katibung, Lampung.


2. Maksud dan Tujuan Kegiatan Usaha
Berdasarkan Akta Nomor 33 tanggal 14 Desember 2023, maksud dan tujuan Perseroan ialah
berusaha dalam bidang :
a. Industri pengolahan;
b. Konstruksi; dan
c. Perdagangan besar dan eceran.

Kegiatan usaha yang benar-benar dilakukan Perseroan adalah konstruksi bangunan sipil
jalan (KBLI 42101), konstruksi gedung pendidikan (KBLI 41016), konstruksi gedung lainnya
(KBLI 41019), industri produk dari hasil kilang minyak bumi (KBLI 19291) dan industri mortar
atau beton siap pakai (KBLI 23957).

Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas Perusahaan dapat melaksanakan
kegiatan- kegiatan usaha, sebagai berikut :

Kegiatan Usaha Utama (Kegiatan Usaha yang Memiliki Perizinan Berusaha yang Berlaku
Efektif sebelum implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta
Kerja):
1. Konstruksi bangunan sipil jalan (KBLI 42101);
    Mencakup usaha pembangunan, pemeliharaan, dan/ atau pembangunan kembali
    bangunan jalan (raya, sedang, dan kecil), jalan bebas hambatan/ jalan tol, dan jalan
    landasan terbang (pacu, taksi, dan parkir), dan lapangan penyimpanan peti kemas
    (containers yard). Terasuk kegiatan penunjang pembangunan, peningkatan,
    pemeliharaan konsturksi pagar/ tembok penahan jalan.

2.   Konstruksi gedung pendidikan (KBLI 41016);
     Mencakup usaha pembangunan, pemeliharaan, dan/atau pembangunan kembali
     bangunan yang dipakai untuk sarana pendidikan, seperti gedung sekolah, tempat
     kursus, laboratorium dan bangunan penunjang pendidikan lainnya. Termasuk kegiatan
     perubahan dan renovasi gedung pendidikan.

3.   Konstruksi gedung lainnya (KBLI 41019);
     Mencakup usaha pembangunan, pemeliharaan, dan/atau pembangunan kembali
     bangunan yang dipakai penggunaan selain dalam kelompok 41011 s.d 41018 seperti
     tempat ibadah (masjid, gereja katolik, gereja kristen, pura, wihara, kelenteng), gedung
     terminal/ stasiun, balai yasa (kereta api), bangunan monumental, gedung negara dan
     pemerintah pusat/ daerah, bangunan bandara gedung hangar pesawat, gedung PLPPL

                                                                                          2
Page 4
     (Pemadaman Kebakaran di Bandar Udara), gedung bersejarah, gedung genset, rumah
     pompa, depo, gedung power house, gedung gardu listrik, gedung gardu sinyal, gedung
     tower, gedung penyimpanan termasuk penyimpanan bahan peledak dan lainnya.
     Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung lainnya.

Perseroan memiliki Nomor Induk Berusaha nomor 0209000942284 yang diterbitkan di
Jakarta pada tanggal 28 September 2020. Selain itu, Perseroan juga memiliki beberapa
sertifikat badan usaha jasa usaha konstruksi, yaitu BS001 untuk Konstruksi Bangunan Sipil
Jalan, BG006 untuk Konstruksi Bangunan Hotel, Restoran, dan Bangunan Serupa Lainnya dan
BG009 untuk Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Gedung Lainnya.

Tabel Kegiatan Usaha yang Memiliki Perizinan Berusaha yang Berlaku Efektif sebelum
implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
No Kode Judul KBLI                             Perizinan Berusaha                                    PB-UMKU SBU
   KBLI
 1 41019 Konstruksi    Nama Penerbit Izin: UPPMPTSP KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN     PB-UMKU: 020900094228400030003
         Gedung        Nomor Izin:                                                          Tanggal terbit: 13 September 2024
         Lainnya       435/C.31.7/31.74.07.1007.02,027.k.b.g/2/-1.785.56/c/2020
                       Tanggal terbit: 04 Desember 2020

 2 41016 Konstruksi Nama Penerbit Izin: UPPTSP KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN          PB-UMKU: 020900094228400050002
         Gedung     Nomor Izin:                                                           Tanggal terbit: 8 Juni 2023
         Pendidikan 435/C.31.7/31.74.07.1007.02.027.K.2.b.g/2/-1.785.56/e/2020
                       Tanggal terbit: 04 Desember 2020

 3 42101 Konstruksi    Nama Penerbit Izin: UPPTSP KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN       PB-UMKU: 020900094228400020005
         Bangunan      Nomor Izin:                                                        Tanggal terbit: 13 September 2024
         Sipil Jalan   435/C.31.7/31.74.07.1007.02.027.K.2.b.g/2/-1.785.56/e/2020
                       Tanggal terbit: 04 Desember 2020

Sumber : Data OSS Perseroan

Kegiatan Usaha Penunjang (Kegiatan Usaha Perizinan Berusaha Berbasis Risiko):
1. Industri produk dari hasil kilang minyak bumi (KBLI 19291);
    Mencakup usaha industri pengolahan aspal/ terbitumen dan lilin (dapat digunakan
    untuk lapisan halan, atap, kayu, kertas dan sebagainya) serta petroleum coke. Termasuk
    industri produk untuk industri petrokimia, industri bermacam-macam produk, seperti
    white spirit, vaseline, lilin, parafin, jeli minyak bumi (petroleum jelly), industri briket
    minyak bumi dan pencampuran biofuel, seperti pencampuran alkohol dengan minyak
    bumi (misalnya gasohol).

2.   Industri mortar atau beton siap pakai (KBLI 23957);
     Mencakup usaha pembuatan mortar atau beton siap pakai (ready mixed and dry mixed
     concrete and mortar).

Tabel Tingkat Risiko KBLI Perseroan
No. Kode KBLI                    Judul KBLI                                           Tingkat Risiko
 1 42101         Konstruksi Bangunan Sipil Jalan                                    Menengah Tinggi
 2 41016         Konstruksi Gedung Pendidikan                                       Menengah Tinggi
 3 41019         Konstruksi Gedung Lainnya                                          Menengah Tinggi
 4 23957         Industri Mortar atau Beton Siap Pakai                              Menengah Rendah
 5 19291         Industri Produk Dari Hasil Kilang Minyak                           Menengah Rendah
    (Pendukung)
Sumber : Data OSS Perseroan


                                                                                                                              3
Page 5
3. Ikhtisar Data Keuangan dan Rasio Keuangan Penting Perseroan
Berikut merupakan dasar analisis kinerja keuangan historis:
a. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2019-31
   Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kumalahadi, Kuncara,
   Sugeng Pamudji dan Rekan dengan nomor laporan 00045/0946/AU.1/03/0152-
   6/1/VI/2023 tanggal 16 Juni 2023, ditandatangani oleh M.Kuncara Budi Santoso,
   SE,Ak,MM,CA,CPA,BKP,CLI,CRA, Izin Akuntan Publik Nomor AP.1052, dengan opini wajar
   tanpa modifikasian.
b. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020-31
   Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kumalahadi, Kuncara,
   Sugeng Pamudji dan Rekan dengan nomor laporan 00044/0946/AU.1/03/1052-
   5/1/VI/2023 tanggal 16 Juni 2023, ditandatangani oleh M.Kuncara Budi Santoso,
   SE,Ak,MM,CA,CPA,BKP,CLI,CRA, Izin Akuntan Publik Nomor AP.1052, dengan opini wajar
   tanpa modifikasian.
c. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 yang
   telah distate kembali dalam laporan audit tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023
   oleh Kantor Akuntan Publik Heru Satria Rukmana dan Rekan dengan nomor laporan
   000015/2.1352/AU.1/03/1520-1/1/III/2024 tanggal 26 Maret 2024, ditandatangani oleh
   Dr.Heru Satria Rukmana,SE.,Ak,M.M.,CA.,CPA.,CPI, Izin Akuntan Publik Nomor AP.1052,
   dengan opini wajar tanpa modifikasian.
d. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 yang
   telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Heru Satria Rukmana dan Rekan dengan nomor
   laporan 000015/2.1352/AU.1/03/1520-1/1/III/2024 tanggal 26 Maret 2024,
   ditandatangani oleh Dr.Heru Satria Rukmana,SE.,Ak,M.M.,CA.,CPA.,CPI, Izin Akuntan
   Publik Nomor AP.1052, dengan opini wajar tanpa modifikasian.
e. Laporan Keuangan Interim Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 30 September
   2024 yang telah direviu oleh Kantor Akuntan Publik Johanes Juara & Rekan dengan
   nomor laporan 089/HM/24 tanggal 22 November 2024, ditandatangani oleh Hari
   Manurung, CPA. Izin Akuntan Publik Nomor AP.1456.

Berikut kami lampirkan Ikhtisar data keuangan dan rasio keuangan penting Perseroan:

Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain
                                                                                               (dalam ribuan Rupiah)
                    31 Des 2019 31 Des2020        31 Des 2021 31 Des 2022      30 Sep 2023 31 Des 2023 30 Sep 2024
     Uraian

                                                                                                               Limited
                      Audit         Audit          Audit         Audit         Inhouse           Audit
                                                                                                                Reviu
 Pendapatan          72.520.662     51.486.484      32.725.357 13.985.008       54.438.314       59.597.519     44.916.842
 Beban Pokok
                    (59.927.100)   (41.506.532)    (20.993.381) (13.361.409)   (42.528.307)     (45.064.840)   (31.828.883)
 Pendapatan
 Laba Bruto          12.593.562      9.979.952      11.731.975      623.599     11.910.007       14.532.679     13.087.959


 Beban
                      (412.122)      (487.773)               -      (23.114)             (8)        (16.073)     (242.284)
 Penjualan
 Beban umum
 dan administrasi    (8.904.292)    (9.760.629)     (7.078.924) (9.647.161)     (5.676.129)      (8.963.324)   (10.389.775)

 Beban lain-lain              -             -                -    (218.487)      (181.707)        (211.854)        (67.140)
 Pendapatan
                      (911.500)         44.057       2.043.455       87.349                -         25.124              -
 lain-lain



                                                                                                                         4
Page 6
Laba (Rugi)
sebelum            2.365.647       (224.392)       6.696.506 (9.177.814)       6.043.760     5.366.552     2.388.760
beban
keuangan dan
Pajak
Beban
                  (2.057.450)      (624.605)      (3.063.690) (2.109.189)     (2.355.972)   (2.983.646)   (1.962.352)
keuangan
Laba (Rugi)
Bersih               308.197       (848.997)       3.632.816 (11.287.003)      3.687.787     2.382.906       426.408
Sebelum
Pajak
Pajak
Penghasilan               -               -               -       (135.537)    (447.560)    (1.082.123)    (158.548)
Final
Pajak
                  (1.400.126)     (1.202.369)      (694.461)       796.380        50.758     (128.069)     (154.723)
tangguhan
Laba (Rugi)
Bersih            (1.091.929)     (2.051.366)      2.938.355 (10.626.160)      3.290.986     1.172.713       113.136
Periode
Berjalan
Penghasilan
(Rugi)
Komprehensif
Lain
Pos-Pos yang
Tidak Akan
Direklasifikasi
ke Laba Rugi
Selisih                       -               -               - 16.715.574              -             -             -
Penilaian
Kembali Aset
Tetap
Keuntungan          (13.365)         143.177        (10.072)      (224.308)             -       97.275       135.492
(Kerugian)
Aktuarial atas
Kewajiban
Imbalan Pasca-
Kerja
Pengaruh                      -               -               - (3.628.079)             -     (51.687)      (29.808)
Pajak
Penghasilan



Pos-Pos yang
Akan
Direklasifikasi
ke Laba Rugi
Selisih                       -               -    3.623.334              -             -             -             -
Penilaian
Kembali Aset
Tetap
Jumlah              (13.365)         143.177       3.613.262 12.863.187                 -       45.587       105.684
Penghasilan
Komprehensif
Lain




                                                                                                                   5
Page 7
 Jumlah               (1.105.294)     (1.908.189)       6.551.617     2.237.027      3.290.986        1.218.301         218.820
 Penghasilan
 (Rugi)
 Komprehensif
 Periode
 Berjalan


 Laba (Rugi)
 per saham              (727.953)     (1.367.577)       1.958.903     (188.032)             1,08             0,91           0,06
 dasar/
 dilusian dalam
 Rupiah penuh
Sumber : Laporan Keuangan Perseroan


Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                   (dalam ribuan Rupiah)
                               31 Des 2019          31 Des 2020 31 Des 2021 31 Des 2022 31 Des 2023 30 Sep 2024
          Uraian
                                                                                                                     Limited
                                    Audit             Audit          Audit          Audit            Audit
                                                                                                                      Reviu
 Aset
 Aset Lancar
 Kas dan setara kas                  9.614.487       1.820.231        978.024       1.838.978        3.258.088        2.765.022
                                                      8.798.53
 Piutang usaha                       9.027.831                      15.977.161      6.719.648       17.570.218       44.836.746
                                                             3
 Piutang lain-lain                  19.045.493      17.817.677      11.651.962     13.731.084        8.832.025        7.760.511
 Persediaan                          2.788.764       2.276.457       8.434.184       198.106          221.673          380.954
 Proyek dalam
                                    10.178.804      19.665.028      17.839.074     40.797.508       34.926.933       20.120.640
 pelaksanaan
 Pajak dibayar dimuka                2.016.939       3.106.040        220.470                -                -                -
 Dana titipan proyek                  509.764        1.078.321       1.233.897       518.721                  -      75.298.027
 Beban yang
                                             -                -              -      1.101.779        2.579.475                 -
 ditangguhkan
 Jumlah Aset Lancar                 53.182.082      54.562.287      56.334.772     64.905.824       67.388.411      151.161.899


 Aset Tidak Lancar
 Aset tetap - bersih                28.388.763      25.025.915      22.282.055     37.539.020       33.621.975       31.908.931
 Aset Tidak Lancar
                                             -                -              -       435.037          435.337          435.337
 Lainnya
 Aset pajak tangguhan                        -                -      1.242.264               -                -                -
 Jumlah Aset Tidak
                                    28.388.763      25.025.915      23.524.319     37.974.057       34.057.312       32.344.269
 Lancar
 Jumlah Aset                        81.570.846      79.588.202      79.859.091    102.879.880      101.445.724      183.506.168


 Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
 Liabilitas Jangka
 Pendek
 Utang bank                         21.916.705      24.147.650      16.563.213     26.577.573       22.445.160       22.586.536

                                                                                                                               6
Page 8
                             31 Des 2019       31 Des 2020 31 Des 2021 31 Des 2022 31 Des 2023 30 Sep 2024
           Uraian
                                                                                                           Limited
                                Audit            Audit         Audit           Audit         Audit
                                                                                                            Reviu
 Utang Usaha                    3.293.607       1.914.285      1.112.319               -             -     2.177.194
 Utang sewa pembiayaan                     -              -     214.299        580.900               -              -
 Bagian Lancar atas
                                           -              -             -              -             -     1.391.747
 Liabilitas Jangka Panjang
 Utang pajak                               -      232.173          1.118      2.236.430      3.384.916     5.405.097
 Biaya yang masih harus
                                1.180.570           4.700      1.949.257       325.549        880.765        789.065
 dibayar
 Jumlah Liabilitas
                               26.390.882      26.298.808     19.840.207     29.720.452     26.710.841    32.349.639
 Jangka Pendek

 Liabilitas Jangka
 Panjang Panjang
 Liabilitas Imbalan pasca-                                                     1.503.50       1.683.11
                                           -              -    1.189.420                                   1.869.975
 kerja                                                                                3              6
 Liabilitas Pajak                                                              1.589.43       1.766.97
                                           -              -             -                                  1.951.507
 Tangguhan                                                                            4              5
 Kewajiban Imbalan
                                 990.635                                -              -             -     2.441.054
 Pasca-Kerja                                    1.021.620
 Jumlah Liabilitas
                                 990.635        1.021.620      1.189.420      3.092.938      3.450.092     6.262.535
 Jangka Panjang
 Jumlah Liabilitas             27.381.518      27.320.427     21.029.627     32.813.389     30.160.932    38.612.175


 Ekuitas
                                                 1.500.00                      61.000.0       61.000.0
 Modal saham                    1.500.000                      1.500.000                                  76.250.000
                                                        0                            00             00
 Agio saham                                -            -               -             -              -    58.140.382
 Penghasilan                                                                   16.484.3       16.529.8
                                           -              -    3.621.118                                  16.635.577
 komprehensif lain                                                                   06             93
 Laba ditahan                  52.689.328      50.767.774     53.708.345     -7.417.815     -6.245.101    -6.131.965
 Jumlah ekuitas                54.189.328      52.267.774     58.829.464     70.066.491     71.284.792   144.893.993
 Jumlah kewajiban dan
                               81.570.846      79.588.202     79.859.091    102.879.880    101.445.724   183.506.168
 ekuitas
Sumber: Laporan Keuangan Perseroan

Laporan Arus Kas
                                                                                           (dalam ribuan Rupiah)
                                31 Des 2019 31 Des 2020 31 Des 2021 31 Des 2022 31 Des 2023 30 Sep 2024
            Uraian
                                                                                                          Limited
                                  Audit           Audit         Audit          Audit         Audit
                                                                                                           Reviu
 Kas Bersih yang Diperoleh
 dari (Digunakan untuk)         (2.922.085)     (9.849.178)    6.750.427    (13.483.473)    3.125.711    (76.767.088)
 Aktivitas Operasi
 Kas Bersih yang Diperoleh
 dari (Digunakan untuk)        (12.827.817)      (176.023)        (8.197)    (2.234.754)    4.484.408        672.840
 Aktivitas Investasi
 Kas Bersih yang Diperoleh
 dari (Digunakan untuk)          15.900.000      2.230.945    (7.584.437)    16.579.181    (6.191.009)    75.601.182
 Aktivitas Pendanaan

                                                                                                                    7
Page 9
                                  31 Des 2019 31 Des 2020 31 Des 2021 31 Des 2022 31 Des 2023 30 Sep 2024
            Uraian
                                                                                                                   Limited
                                    Audit          Audit            Audit           Audit           Audit
                                                                                                                    Reviu

 Kenaikan Bersih Kas dan
                                     150.098     (7.794.255)     (842.207)           860.954      1.419.110         (493.066)
 Setara Kas
 Kas dan Setara Kas Awal
                                    9.464.389     9.614.487      1.820.231           978.024      1.838.978        3.258.088
 Periode
 Kas dan Setara Kas Akhir
                                    9.614.487     1.820.231         978.024         1.838.978     3.258.088        2.765.022
 Periode
Sumber: Laporan Keuangan Perseroan


Rasio Keuangan

                                                31 Des     31 Des      31 Des        31 Des       31 Des      30 Sep
                                                 2019       2020        2021          2022         2023        2024
                    Uraian
                                                                                                              Limited
                                                Audit      Audit        Audit         Audit       Audit
                                                                                                               Reviu
 Rasio Likuiditas
 Rasio Lancar                          X           2,02        2,07          2,84       2,18         2,52        4,67
 Rasio Cepat                           X           1,91        1,99          2,41       2,18         2,51        4,66
 Rasio Kas                             X           0,36        0,07          0,05       0,06         0,12        0,09

 Rasio Aktivitas
 Rasio Perputaran Piutang Usaha       X              8           6              2             2           3        1
 Rasio Perputaran Utang Usaha         X             18          22             19             0           0       15
 Rasio Perputaran Persediaan         Hari           17          20            147          5           2           4
 Rasio Perputaran Piutang Usaha      Hari           45          62            178        175         108         364
 Rasio Perputaran Utang Usaha        hari           20          17             19          0           0          25

 Rasio leverage
 Rasio Margin Laba Kotor              %         17,37%     19,38%       35,85%        4,46%       24,38%      29,14%
 Rasio Margin Laba Operasi            %          3,26%     -0,44%       20,46%       -65,63%       9,00%       5,32%
 Rasio Margin Laba (Rugi) Setelah     %
                                                -1,51%     -3,98%           8,98%    -75,98%       1,97%       0,25%
 Pajak
 Return on Assets                     %         -1,34%     -2,58%           3,68%    -10,33%       1,16%       0,06%
 Return On Equity                     %         -2,02%     -3,92%           4,99%    -15,17%       1,65%       0,08%
Sumber : Laporan Keuangan Perseroan, diolah oleh TOPAZ


4. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
Berdasarkan akta perubahan nomor 33 tanggal 14 Desember 2023, modal Perusahaan
mengalami perubahan. Modal dasar Perusahaan berjumlah Rp244.000.000.000,- (dua ratus
empat puluh empat miliar Rupiah) terbagi atas 12.200.000.000 saham masing-masing
saham bernilai nominal Rp20,- (dua puluh Rupiah).

Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor 25% (dua puluh lima persen atau
sejumlah 3.050.000.000 (tiga miliar lima puluh juta) saham dengan nilai nominal seluruhnya
sebesar Rp61.000.000.000,- (enam puluh satu miliar Rupiah) oleh para pemegang saham
yang mengambil bagian saham dan rincian serta nilai nominal saham yang disebutkan pada

                                                                                                                             8
Page 10
bagian sebelum akhir akta ini.

Perubahan terakhir Anggaran Dasar adalah berdasarkan keputusan sirkuler para pemegang
saham sebagai pengganti rapat umum pemegang saham luar biasa Perseroan tertanggal 13
Desember 2023 yang dituangkan dalam Akta Notaris Nomor 7 tanggal 15 Januari 2024 oleh
Rini Yulianti,S.H.,Notaris di Jakarta, Akta Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat Nomor AHU-AH.01.03-0011619
tanggal 15 Januari 2024 dan dimuat dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0009444.AH.01.11.Tahun 2024 Tgl 15 Januari 2024 dengan TBNRI tertanggal 09 Februari
2024 No. 12 TBN No. 4637. Akta ini memuat keputusan mengenai peningkatan modal
disetor setelah pelaksanaan penawaran umum sehingga merubah pasal 4 ayat 2.

Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                 Jumlah Saham
                                                       Persentase
 Pemegang Saham                 Ditempatkan dan                          Nilai Nominal
                                                       Kepemilikan
                                 Disetor Penuh
 Mohamad Reza Pahlevi               2.080.000.000            54,56%      41.600.000.000
 Wiwik Robiatul Adawiyah             365.000.000              9,57%       7.300.000.000
 Ni Ketut Mariani                    345.000.000              9,05%       6.900.000.000
 Ir. Niazie Gani,M.Sc                260.000.000              6,82%       5.200.000.000
 Publik/ Public                      762.500.000             20,00%      15.250.000.000
 Total                              3.812.500.000          100,00%       76.250.000.000
Sumber: Laporan Keuangan Limited Review 30 September 2024
Catatan: Tidak ada saham hasil pembelian kembali (Treasury stock)

Posisi Permodalan Perseroan
 Keterangan                         Jumlah Saham         Nilai Nominal       Persentase
 Modal Dasar                          12.200.000.000 244.000.000.000             100,00%
 Mohamad Reza Pahlevi                  2.080.000.000     41.600.000.000           17,05%
 Wiwik Robiatul Adawiyah                 365.000.000      7.300.000.000            2,99%
 Ni Ketut Mariani                        345.000.000      6.900.000.000            2,83%
 Ir. Niazie Gani,M.Sc                    260.000.000      5.200.000.000            2,13%
 Masyarakat                              762.500.000     15.250.000.000            6,25%
 Jumlah Modal Ditempatkan dan          3.812.500.000     76.250.000.000           31,25%
 Disetor Penuh
 Jumlah Saham Dalam Porpetel           8.387.500.000 167.750.000.000              68,75%

Sumber : Laporan Keuangan Limited Review 30 September 2024
Catatan: Tidak ada saham hasil pembelian kembali (Treasury stock)

Dalam proses administrasi efek Perseroan, PT Bima Registra bertanggung jawab sebagai BAE
(Biro Administrasi Efek).

Adapun Pengendali Perseroan sebagaimana diatur dalam Pasal 85 POJK Nomor
3/POJK.04/2021 adalah Mohamad Reza Pahlevi. Pengungkapan Mohamad Reza Pahlevi
sebagai Pengendali Perseroan diungkapkan dalam akta Pernyataan Keputusan Para
Pemegang Saham nomor 33 Tanggal 14 Desember 2023 dibuat dihadapan Rini Yulianti, SH,
Juncto akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham nomor 37 tanggal 19 Juni 2023
yang dibuat dihadapan Rini Yulianti, SH.

Selain itu, pemilik manfaat (beneficial owner) dari Perseroan yang telah dilaporkan kepada
instansi berwenang sesuai Perpres No. 13 Tahun 2018 dan Permenkumham No. 15 Tahun
2019 adalah Mohamad Reza Pahlevi. Kriteria yang dipenuhi oleh Mohamad Reza Pahlevi

                                                                                           9
Page 11
adalah memiliki saham dan hak suara lebih dari 25% (dua puluh lima persen) pada
perseroan terbatas sebagaimana tercantum dalam anggaran dasar Perseroan.

5. Pengurusan dan Pengawasan Perseroan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Manggung Polahraya
Tbk No. 33 tanggal 14 Desember 2023 yang dibuat di hadapan Notaris Rini Yulianti, S.H.,
susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama              : Wiwik Robiatul Adawiyah
Komisaris                    : Niazie Gani
Komisaris Independen         : Dedy Handoko

Direksi
Direktur Utama               : Ni Ketut Mariani
Direktur                     : Lie Kurniawan
Direktur                     : Mohamad Raviali
Direktur                     : Satrijo Heru Broho


Penanggung Jawab Badan Usaha Jasa Konstruksi              : Ni Ketut Mariani
Penanggung Jawab Teknis Badan Usaha Jasa Konstruksi       : Iis Abdul Aziz

Perseroan telah menerapkan kepatuhan terhadap ketentuan Pasal 30 huruf a Permen PUPR
No. 08/PRT/M/2019 yang mengatur larangan bagi direksi, komisaris, PJBU, dan PJTBU
menduduki jabatan direksi, komisaris, PJBU dan PJTBU pada badan usaha Jasa Konstruksi
lain pada waktu yang bersamaan dengan mengingat status Perseroan selaku badan usaha
jasa konstruksi.



                               RINGKASAN LAPORAN PENILAI

Sehubungan dengan rencana penambahan KBLI baru, Perseroan telah menunjuk Penilai
Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, yaitu Kantor Jasa Penilai Publik Tobing
Panuturi dan Rekan (“Penilai”), sebagai penilai independen untuk memberikan pendapat
tentang rencana penggantian KBLI Perseroan.

Berikut adalah ringkasan dari laporan studi kelayakan berdasarkan Laporan No.
0202/2.0171-00/BS-FS/II/2025 tanggal 27 Februari 2025 yang diterbitkan kembali dari
Laporan No. 0201/2.0171-00/BS-FS/II/2025 tanggal 14 Februari 2025 yang diterbitkan
kembali dari Laporan No. 0101/2.0171-00/BS-FS/I/2025 tanggal 15 Januari 2025 (“Laporan
Studi Kelayakan”), yang disusun berdasarkan tanggal tutup buku/ cut off Laporan Keuangan
Perseroan pada tanggal 30 September 2024 dan mengacu atas tanggapan OJK terkait
Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Rencana Perubahan Kegiatan Usaha PT
Manggung Polahraya Tbk No.S-37/PM.023/2025 tanggal 11 Februari 2025 dan email
tanggapan OJK tanggal 21 Februari 2025.

1. Maksud dan Tujuan
Maksud studi kelayakan yang akan dilaksanakan adalah memberikan pendapat atas
kelayakan penambahan kegiatan usaha Perusahaan sehubungan Rencana Penambahan KBLI
41018 : Konstruksi Gedung Tempat Hunian Hiburan dan Olahrga, KBLI 41011 : Konstruksi
Gedung Hunian, KBLI 41012 : Konstruksi Gedung Perkantoran, KBLI 41014 : Konstruksi
Gedung Perbelanjaan, KBLI 42201 : Konstruksi Jaringan Irigasi dan Drainase, KBLI 43120 :
Konstruksi Khusus Penyiapan Lahan, tidak untuk bentuk rencana transaksi lainnya, serta
tidak dimaksudkan untuk kepentingan perpajakan, jual beli, perbankan, dan tujuan lainnya.

                                                                                         10
Page 12
Laporan studi kelayakan ini akan disampaikan kepada pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Studi kelayakan ini mengacu kepada kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia No.17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar
Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 dan SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.

Tujuan laporan ini adalah melakukan studi kelayakan atas Rencana Penambahan KBLI untuk
keperluan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


2. Metodologi
Penyusunan studi kelayakan ini dilakukan melalui 2 pendekatan. Setiap pendekatan
dihubungkan dan dikonfirmasikan satu dengan yang lainnya, sehingga menghasilkan studi
yang komprehensif. Adapun pendekatan penyusunan studi kelayakan ini adalah sebagai
berikut :
a. Pengumpulan Data dan Informasi
b. Analisa Data
c. Penyusunan Laporan Penilaian

3. Asumsi dan kondisi pembatas
Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam laporan ini adalah sebagai berikut:

Asumsi
Asumsi dan asumsi khusus yang akan digunakan dalam penugasan merupakan asumsi dan
asumsi khusus yang wajar dan relevan dengan memperhatikan tujuan di mana studi
kelayakan diperlukan.

Asumsi khusus adalah asumsi yang berbeda dari fakta yang sebenarnya pada tanggal studi
kelayakan atau hal yang tidak akan dibuat oleh sebagian kecil pelaku pasar dalam suatu
transaksi pada tanggal studi kelayakan. Asumsi khusus sering digunakan untuk
menggambarkan efek dari suatu situasi yang akan mempengaruhi nilai.

Dalam pelaksanaan penugasan, Studi akan menggunakan asumsi yang wajar untuk diterima
sebagai fakta dalam konteks penugasan.

Kondisi Pembatas
Pembatasan pada studi kelayakan ini adalah sebagai berikut:
  1. Laporan Studi Kelayakan merupakan hasil analisis TOPAZ atas rencana penambahan
       Kegiatan Usaha MANG yang juga dimaksudkan untuk digunakan sebagai pemenuhan
       ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang
       Transaksi Materal dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
       Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
       Pasar Modal dan Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
       No.17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
       Bisnis di Pasar Modal.
  2. Besaran investasi yang digunakan dalam proyeksi merujuk pada rencana dan
       pertimbangan manajemen dengan tetap memperhatikan data pasar.
  3. Penyusunan laporan studi ini merupakan intepretasi kami atas data dan informasi
       yang diperoleh dan tersedia yang kami anggap benar pada saat penyusunan laporan
       ini dilakukan. Asumsi-asumsi yang digunakan mungkin tidak lagi berlaku apabila
       terjadi sesuai atau kondisi tertentu yang mempengaruhi ketepatan asumsi-asumsi
       tersebut, seperti diberlakukannya peraturan-peraturan pemerintah yang baru
       maupun perubahan-perubahan penting di manajemen, bidang politik, sosial, dan

                                                                                          11
Page 13
      ekonomi.
  4.  Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian sebagai akibat dari kesalahan opini atau
      kesimpulan yang terjadi karena adanya data atau informasi MANG yang relevan dan
      signifikan pengaruhnya terhadap opini atau kesimpulan kami, yang tidak dan/atau
      belum kami terima dari MANG.
  5. Kami berasumsi bahwa MANG mentaati semua peraturan yang ditetapkan
      Pemerintah, khususnya yang terkait dengan operasional perusahaan, baik di masa
      lalu maupun di masa mendatang.
  6. Kami tidak melaksanakan pemeriksaan terhadap legalitas aset yang dimiliki oleh
      MANG. Kami berasumsi bahwa tidak ada masalah legalitas berkenaan dengan aset-
      aset MANG, baik saat ini maupun di masa yang akan datang.
  7. Kami berasumsi bahwa MANG telah dan akan memenuhi kewajiban berkenaan
      dengan perpajakan, retribusi pungutan-pungutan, dan/atau kewajiban lainnya sesuai
      dengan peraturan yang berlaku.
  8. Kami telah melakukan penelahaan atas dokumen yang digunakan dalam proses
      penyusunan Studi Kelayakan.
  9. Kami mengandalkan sepenuhnya data-data dari manajemen, adapun laporan
      keuangan limited reviu per cut off date, kami peroleh dari manajemen.
  10. Data dan informasi diperoleh dari sumber dan data yang dapat dipercaya.
  11. Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
      kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
      pencapaian (fiduciary duty).
  12. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunan Studi Kelayakan dan
      kewajaran proyeksi keuangan.
  13. Kami bukan konsultan yang berkompetensi masalah lingkungan hidup dan karenanya
      tidak bertanggung jawab terhadap setiap kewajiban aktual atau potensial yang
      terkait dengan permasalahan lingkungan.
  14. Laporan Studi Kelayakan ini bersifat non disclaimer opinion.
  15. Konsultan bertanggung jawab pada laporan Studi Kelayakan ini dan kesimpulan akhir
      dari laporan ini.



                                  ANALISA KELAYAKAN

Berikut adalah hasil analisis kelayakan penambahan KBLI baru :
1. Kelayakan Pasar :
Mengacu pada perkembangan pasar industri konstruksi di Indonesia secara umum, pangsa
pasar, serta adanya perencanaan dan strategi pemasaran yang baik, dapat disimpulkan
bahwa kegiatan usaha baru mempunyai prospek yang cukup cerah dimasa yang akan
datang.

Berdasarkan evaluasi terhadap aspek pasar dalam Rencana Penambahan KBLI baru, maka
disimpulkan bahwa aspek pasar ini adalah layak.

2. Kelayakan Teknis :
Kelayakan teknis ditinjau dari sisi pengalaman, ketersediaan dan kualitas sumber daya
manusia, MANG memiliki keahlian khusus dalam bidang pondasi, jasa pembongkaran
gedung (demolition), serta pembangunan infrastruktur dan gedung. Dengan komitmen yang
kuat selama lebih dari dua dekade, MANG telah berkontribusi secara signifikan dalam
proses pembangunan bangsa.

                                                                                      12
Page 14
Berdasarkan evaluasi terhadap aspek teknis dimana MANG memiliki kapasitas dan
pengalaman yang mencukupi dan MANG berencana untuk menambah KBLI dengan tujuan
memperluas jenis pekerjaan, maka disimpulkan bahwa aspek teknis ini adalah layak.

3. Kelayakan Pola Bisnis :
Kelayakan pola bisnis ditinjau dari sisi keunggulan kompetitif perusahaan dalam kegiatan
konstruksi gedung, kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah, dan
kemampuan perusahaan untuk memitigasi risiko persaingan, sehingga perusahaan yakin
bahwa kegiatan usaha ini akan berkelanjutan.

Berdasarkan evaluasi terhadap aspek pola bisnis dari manajemen perusahaan dalam
rencana penambahan KBLI baru, maka disimpulkan bahwa aspek pola bisnis yang akan
dilakukan oleh perusahaan adalah layak.

4. Kelayakan Model Manajemen :
Berdasarkan evaluasi terhadap aspek model manajemen perusahaan, dimana untuk
memulai kegiatan usaha ini. Perusahaan telah mempersiapkan tenaga kerja, struktur
organisasi, tenaga ahli, rencana mitigasi risiko, serta mempertimbangkan kapasitas dan
kemampuan manajemen, maka disimpulkan bahwa penambahan KBLI baru dari aspek
model manajemen adalah layak.

5. Kelayakan Keuangan :

    Net Present Value                     Rp 3.155.944.481  0 ---- > Project Layak
    Internal Rate of Return                        22,50%  1 ----- > Project Layak
    Profitability Index                               1,08
    Payback Period                                    2,23

• Net Present Value (NPV)
NPV merupakan selisih antara nilai sekarang dari serangkaian penerimaan dimasa yang akan
datang dengan pengeluaran (investasi) yang dilakukan dengan menggunakan tingkat
diskonto yang telah ditentukan. Investasi dikatakan layak apabila selisih penerimaan dan
pengeluaran tersebut menunjukkan angka yang positif.

NPV untuk investasi dan pelaksanaan operasional atas penambahan KBLI baru adalah positif
sebesar Rp 3.155.944.481,- atau lebih besar dari Rp0,-, artinya penambahan KBLI baru layak
dilaksanakan. Dalam perhitungan NPV ini Nilai Sisa termasuk dalam perhitungan.

• Internal Rate of Return (IRR)
Internal Rate of Return (IRR) adalah tingkat balikan suatu investasi dimana pada saat itu Net
Present Value adalah 0 (Nol). Suatu Investasi dapat dikatakan layak dan menguntungkan

                                                                                          13
Page 15
untuk dijalankan apabil nilai IRR lebih besar dari Cost of Capital yang ditentukan. Analisa
Internal Rate of Return (IRR) pada proyek ini menghasilkan nilai perhitungan 22,50%. Dari
hasil tersebut menunjukkan bahwa IRR yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan
tingkat diskonto (discount rate) yang ditetapkan yaitu sebesar 10,79% sehingga proyek
tersebut LAYAK untuk direalisasikan. Dalam perhitungan IRR ini Nilai Sisa tidak termasuk
dalam perhitungan.

• Profitability Indeks (P/I)
P/I merupakan angka yang menunjukkan perbandingan antara nilai sekarang dari
serangkaian penerimaan dimasa yang akan datang dengan pengeluaran (investasi) yang
dilakukan. Suatu proyek dikatakan layak dan menguntungkan apabila P/I lebih besar dari 1.

Analisis P/I yang dilakukan terhadap penambahan KBLI baru ini adalah sebesar 1,08 atau
lebih besar dari 1, artinya kegiatan penambahan KBLI baru layak dilaksanakan.

• Payback Period (PP)
PP merupakan merupakan penentuan jangka waktu yang dibutuhkan untuk menutup initial
investment dari suatu proyek dengan menggunakan cash flow yang dihasilkan dari proyek
tersebut. Berdasarkan perhitungan dan analisa yang diperoleh, perusahaan akan mampu
mengembalikan seluruh investasi sesudah berjalan selama 2 tahun 2 bulan.

• Tingkat Diskonto atau WACC (Weighted Average Cost of Capital)
Tingkat Diskonto atau WACC (Weighted Average Cost of Capital) berkaitan erat dengan
penambahan kegiatan usaha. Penambahan kegiatan usaha umumnya membutuhkan
pendanaan tambahan, baik melalui utang (debt) maupun ekuitas (equity), yang akan
memengaruhi struktur modal perusahaan dan pada akhirnya memengaruhi WACC. Jika
perusahaan memilih pendanaan melalui utang, cost of debt (Kd) mungkin lebih rendah
karena adanya keuntungan pajak (tax shield) dari bunga utang. Namun, penggunaan utang
yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kebangkrutan dan menaikkan WACC. Sebaliknya,
jika pendanaan dilakukan melalui ekuitas, cost of equity (Ke) cenderung lebih tinggi karena
investor mengharapkan imbal hasil yang lebih besar akibat meningkatnya risiko bisnis dari
ekspansi usaha. Oleh karena itu, pemilihan struktur modal yang optimal sangat penting
untuk meminimalkan WACC dan memaksimalkan nilai perusahaan.

6. Analisis Sensitivitas Kelayakan Penambahan KBLI Baru
Analisis sensitivitas berutujuan untuk mengetahui seberapa sensitivitas proyeksi kinerja
proyek atas setiap perubahan variable penting yang dipilih dimana akan mempengaruhi
kelayakan proyek. Hasil analisis sensitivitas proyek ini adalah sebagai berikut:

Analisis Sensitivitas terhadap penambahan atau Incremental Capex (Capex setelah proyek
dikurangi Capex sebelum proyek)

                                                                                        14
Page 16
    VARIABLE                     Scenario Perubahan Penambahan atau Incremental Capex
                               0%             10%            75%          72%                   -20%
 Perubahan
                   (4.500.000.000)   (4.950.000.000)   (7.875.000.000)    (7.737.820.085)   (3.600.000.000)
 Penambahan
 NPV                3.155.944.481     2.717.323.749     (133.711.011)                  0     4.033.185.946
 Kelayakan                 Layak             Layak       Tidak Layak     Breakeven Point            Layak


Dalam tabel analisis sensitivitas ini terlihat variable sensitivitas Penambahan atau
incremental Capex yang memberikan informasi, bahwa proyek akan mencapai titik
Breakeven saat Penambahan atau Incremental Capex mencapai Rp. 7.737.820,085,-- atau
ada kenaikan penambahan atau incremental capex sebesar 72%, namun proyek menjadi
tidak layak saat kenaikan penambahan atau incremental capex diatas 72%, dengan catatan
variable lain tetap (ceteris paribus).

Untuk menghindari peningkatan modal dalam proyek-proyek ini, berikut adalah beberapa
strategi mitigasi Emiten MANG yang diterapkan, sebagai berikut:
    1. Perencanaan yang Matang
        • Anggaran Terperinci: Buat anggaran yang detail dan realistis sejak awal,
            mencakup semua biaya potensial seperti material, tenaga kerja, izin, dan biaya
            tak terduga.
        • Studi Kelayakan: Lakukan studi kelayakan untuk memahami risiko dan potensi
            biaya tersembunyi.
    2. Desain yang Tepat
        • Kolaborasi Awal: Bekerjasama dengan arsitek, insinyur, dan desainer sejak awal
            untuk memastikan desain yang praktis dan sesuai anggaran
        • Peninjauan Berkala: Lakukan peninjauan dan revisi desain secara berkala
            untuk menghindari perubahan besar di tengah proyek.
    3. Pengelolaan Risiko
        • Identifikasi Risiko: Identifikasi risiko potensial seperti perubahan harga material,
            cuaca buruk, dan masalah regulasi sejak awal
        • Asuransi Proyek: Pertimbangkan untuk mengambil asuransi proyek yang
            mencakup berbagai risiko
        • Dalam menghadapi dinamika industri konstruksi yang akan datang, Perseroan
            menekankan pentingnya mengelola risiko dan memanfaatkan peluang yang
            tersedia untuk mencapai target yang ditetapkan. Pengelolaan risiko menjadi
            fokus utama, dengan Perseroan mengintegrasikan berbagai risiko, seperti risiko
            ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola, ke dalam proses manajemen.
            Langkah-langkah strategis ditekankan pada pemeliharaan stabilitas kinerja
            melalui inovasi terus menerus dalam proses konstruksi dan penjaminan kualitas
            bangunan yang tinggi. Keterlibatan aktif dalam menyesuaikan strategi dan
            kebijakan memungkinkan Perseroan untuk tetap relevan dan fleksibel dalam
            menghadapi perkembangan industri.

                                                                                                         15
Page 17
   4. Negosiasi dan Kontrak
      • Negosiasi Harga: Negosiasikan harga dengan pemasok dan kontraktor untuk
         mendapatkan penawaran terbaik
      • Kontrak yang Jelas: Buat kontrak yang detail dan jelas dengan semua pihak yang
         terlibat, termasuk klausul mengenai perubahan pekerjaan dan biaya tambahan
      • Kontrak dilakukan secara tertulis, sesuai dengan standar Perseroan, dan berisi
         pasal tertentu, antara lain, untuk menegakkan kepatuhan dari mitra terhadap
         komitmen antikorupsi Perseroan. Selama bekerjasama, perantara dan pelaksana
         pihak ketiga harus menjalankan perilaku bisnis yang konsisten dengan prinsip
         beretika Perseroan. Pelanggaran terhadap prinsip tersebut dapat berakibat pada
         putusnya kontrak secara sepihak oleh Perseroan.
      • Proyek dalam pelaksanaan disajikan sebesar biaya yang terjadi yang
         berhubungan langsung dengan kontrak, biaya yang dapat diatribusikan pada
         aktivitas kontrak secara umum dan dapat dialokasikan pada kontrak, dan biaya
         lain yang secara spesifik dapat ditagihkan ke pelanggan sesuai isi kontrak.

Dengan kontrak yang ketat ini diharapkan tidak terjadi kebocoran baik dikarenakan faktor
eksternal maupun internal. Dengan demikian strategi dapat berjalan optimal karena telah
didukung oleh sistem dan struktur yang akuntabel.

Dengan menerapkan strategi-strategi ini, perusahaan konstruksi dapat mengurangi risiko
pembengkakan modal dan memastikan proyek berjalan sesuai anggaran yang telah
ditetapkan.

Selain meningkatnya modal, menghadapi lonjakan harga bahan baku memerlukan proyeksi
biaya yang akurat dan strategi pengendalian biaya yang efektif. Berikut adalah beberapa
langkah yang dapat diambil:

Proyeksi Biaya
   1. Analisis Tren Harga: Pantau tren harga bahan baku secara berkala untuk
      memprediksikemungkinan kenaikan harga.
   2. Estimasi Kebutuhan: Hitung kebutuhan bahan baku berdasarkan rencana
      produksiuntuk periode mendatang.
   3. Simulasi Kenaikan Harga: Buat skenario kenaikan harga dan dampaknya terhadap
      biaya produksi dan margin keuntungan.

Strategi Pengendalian Biaya
   1. Perencanaan yang Matang: Lakukan perencanaan yang tepat untuk mendapatkan
       perkiraan akurat tentang kebutuhan produksi dan pilih pemasok yang menawarkan
       harga kompetitif



                                                                                     16
Page 18
  2.    Pengelolaan Persediaan: Gunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) atau Just-
        in- Time (JIT) untuk mengoptimalkan jumlah bahan baku yang dipesan dan
        mengurangi biaya penyimpanan
  3.    Kontrol Kualitas: Tetapkan standar kualitas yang jelas untuk bahan baku dan
        lakukan pemeriksaan kualitas secara rutin untuk mengurangi limbah produksi
  4.    Efisiensi Proses Produksi: Tingkatkan efisiensi proses produksi dengan mengurangi
        pemborosan dan meningkatkan produktivitas
  5.    Negosiasi dengan Pemasok: Lakukan negosiasi ulang dengan pemasok untuk
        mendapatkan harga yang lebih baik atau mencari alternatif bahan baku yang lebih
        murah namun tetap berkualitas
  6.    Komunikasi dengan Pelanggan: Jika kenaikan harga tidak dapat dihindari,
        komunikasikan alasan kenaikan harga secara transparan kepada pelanggan dan
        berikan insentif atau program loyalitas untuk menjaga kepuasan pelanggan

Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penambahan Laba Bersih (Laba Bersih setelah
proyek dikurangi Laba Bersih sebelum proyek)
   VARIABLE                   Scenario Perubahan Penambahan atau Incremental Laba Bersih
                             0%            -10%            -20%                -23%                 -25%
 2024                98.737.241       8.863.517      78.989.793          75.850.067           74.052.931
 2025             2.617.428.977   2.355.686.079   2.093.943.182       2.010.712.087        1.963.071.733
 2026             3.940.106.531   3.546.095.878   3.152.085.225       3.026.794.574        2.955.079.898
 2027             5.496.138.502   4.946.524.652   4.396.910.802       4.222.140.204        4.122.103.877
 2028             6.410.229.464   5.769.206.517   5.128.183.571       4.924.345.980        4.807.672.098
 NPV              3.155.944.481   1.794.442.821     432.941.161                   0        (247.809.669)
                                                                         Breakeven
                         Layak           Layak           Layak                              Tidak Layak
 Kelayakan                                                                    Point


Dalam tabel analisis sensitivitas ini terlihat variable sensitivitas Penambahan Laba Bersih
yang memberikan informasi, bahwa proyek akan mencapai titik Breakeven saat
Penambahan atau Incremental Laba Bersih mengalami penurunan maksimal sebesar 23%,
dan proyek menjadi tidak layak saat penurunan perubahan laba bersih melampaui 23%,
dengan catatan variable lain tetap (ceteris paribus).

Penurunan laba bersih pada perusahaan konstruksi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor
utama, yakni:
   1. Biaya Material dan Pengiriman: Kenaikan harga bahan bangunan dan biaya
       pengiriman dapat mengurangi margin keuntungan.
   2. Biaya Tenaga Kerja: Biaya tenaga kerja yang tinggi atau kekurangan tenaga kerja
       dapat meningkatkan biaya proyek.
   3. Manajemen Proyek yang Tidak Efisien: Ketidakefisienan dalam manajemen proyek
       dapat menyebabkan pemborosan waktu dan sumber daya.
   4. Kondisi Ekonomi: Fluktuasi ekonomi, seperti inflasi dan suku bunga, dapat
       mempengaruhi biaya proyek dan ketersediaan proyek baru.

                                                                                                      17
Page 19
  5.   Peraturan Pemerintah: Perubahan dalam peraturan dan kebijakan pemerintah
       dapat mempengaruhi biaya dan proses konstruksi.

Berikut adalah beberapa strategi mitigasi risiko yang dapat diterapkan secara khusus
untuk mengurangi risiko penurunan laba pada perusahaan konstruksi:
  1) Analisis Risiko yang Mendalam:
       • Melakukan kajian risiko secara menyeluruh sebelum memulai proyek
          untuk mengidentifikasi potensi risiko yang dapat mempengaruhi laba
       • Menggunakan metode seperti SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities,
          Threats) untuk memahami risiko internal dan eksternal.
  2) Perencanaan Anggaran yang Realistis:
       • Menyusun anggaran yang realistis dengan mempertimbangkan semua biaya
          potensial, termasuk biaya tak terduga
       • Memastikan adanya cadangan dana untuk mengatasi biaya tambahan yang
          mungkin muncul selama proyek berlangsung.
  3) Manajemen Kontrak yang Ketat:
       • Menyusun kontrak yang jelas dan komprehensif dengan semua pihak yang
          terlibat
       • Menetapkan mekanisme perubahan lingkup kerja yang jelas untuk menghindari
          biaya tambahan yang tidak terduga.
  4) Pemantauan dan Pengawasan yang Ketat:
       • Melakukan pemantauan proyek secara berkala untuk memastikan proyek
          berjalan sesuai rencana
       • Menggunakan teknologi seperti Building Information Modeling (BIM) untuk
          memantau kemajuan proyek dan mengidentifikasi potensi masalah sejak dini
  5) Penggunaan Material Berkualitas:
       • Memilih material berkualitas tinggi untuk mengurangi risiko kerusakan dan
          perbaikan yang mahal.
       • Bekerja sama dengan pemasok yang terpercaya untuk memastikan
          ketersediaan material yang diperlukan.
  6) Pelatihan dan Pengembangan Karyawan:
       • Memberikan pelatihan yang memadai kepada karyawan untuk
          meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka.
       • Mendorong komunikasi yang efektif dan kolaborasi antar tim untuk
          mengurangi kesalahan dan meningkatkan efisiensi.
  7) Diversifikasi Proyek:
       • Mengambil berbagai jenis proyek untuk mengurangi ketergantungan pada satu
          sumber pendapatan.
       • Menyusun portofolio proyek yang beragam untuk mengurangi risiko keuangan




                                                                                 18
Page 20
Analisis Sensitivitas terhadap Pendapatan setelah Penambahan Usaha
                               Scenario Perubahan Pendapatan setelah penambahan usaha
                         0%                -0,5%                -5%          -0,4064%                 1%
 2024         80.799.142.474      80.395.146.762     76.759.185.350     80.470.764.083     81.607.133.899
 2025        202.500.000.000     201.487.500.000   192.375.000.000     201.677.013.243    204.525.000.000
 2026        212.031.125.000     210.970.969.375   201.429.568.750     211.169.402.492    214.151.436.250
 2027        238.770.700.000     237.576.846.500   226.832.165.000     237.800.304.326    241.158.407.000
 2028        278.348.625.000     276.956.881.875   264.431.193.750     277.217.379.409    281.132.111.250
 NPV           3.155.944.481       (726.734.991)   (35.670.850.239)                 (0)    10.921.303.425
 Kelayakan             Layak         Tidak Layak        Tidak Layak    Breakeven Point              Layak


Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa proyek akan mencapai titik impas (breakevent)
jika pendapatan setelah penambahan usaha mengalami penurunan maksimal sebesar
0,4064%. Penurunan lebih dari itu akan membuat NPV proyek sebesar Rp3,1 miliar menjadi
negatif. Sebaliknya, peningkatan pendapatan sebesar 1% dapat meningkatkan NPV hingga
Rp10,9 miliar, lebih dari tiga kali lipat NPV dasar. Oleh karena itu, penting untuk
menerapkan langkah-langkah kehati-hatian dalam mengelola risiko penurunan pendapatan,
sekaligus bersikap proaktif terhadap peluang peningkatan pendapatan melalui diversifikasi
usaha.

Pemerintah menargetkan penyediaan 3 juta unit rumah layak huni, dengan 2 juta unit di
kawasan pedesaan dan 1 juta unit di perkotaan. Program ini membuka peluang bagi
perusahaan konstruksi untuk terlibat dalam pembangunan perumahan. Dalam perencanaan
hingga tahun 2028, perusahaan fokus pada tiga segmen: proyek konstruksi jalan, proyek
konstruksi gedung, dan penyediaan aspal hotmix serta beton ready mix, dengan porsi
terbesar pada konstruksi gedung. Untuk mengantisipasi risiko dan memanfaatkan peluang
yang ada, perusahaan dapat menambahkan segmen perumahan, seperti pembangunan
rumah bersubsidi (KPR), ke dalam portofolio usahanya. Langkah ini memungkinkan
perusahaan untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi pasar dan kebijakan pemerintah,
sehingga dapat menjaga stabilitas dan pertumbuhan pendapatan di masa mendatang.

Berikut adalah strategi dan mitigasi risiko yang disebabkan oleh penurunan pendapatan
lebih dari ambang batas:
Risiko Ekonomi
   a. Inflasi: Kenaikan harga bahan baku dan tenaga kerja dapat meningkatkan biaya
        proyek, yang pada akhirnya mengurangi margin keuntungan
   b. Nilai Tukar: Fluktuasi nilai tukar mata uang dapat mempengaruhi biaya impor bahan
        baku dan peralatan

Risiko Operasional
   a. Keterlambatan Proyek: Keterlambatan dalam penyelesaian proyek dapat
        menyebabkan penalti dan biaya tambahan, serta mengurangi pendapatan yang
        diharapkan


                                                                                                       19
Page 21
  b.   Kualitas Pekerjaan: Masalah kualitas dapat menyebabkan perbaikan yang mahal
       dan merusak reputasi Perusahaan

Risiko Keuangan
   a. Likuiditas: Kesulitan dalam mengelola arus kas dapat mengganggu operasi sehari-
        hari dan kemampuan untuk membayar pemasok dan karyawan
   b. Solvabilitas: Tingkat utang yang tinggi dapat meningkatkan risiko kebangkrutan
        jika pendapatan tidak mencukupi untuk memenuhi kewajiban keuangan

Risiko Pasar
   a. Persaingan: Persaingan yang ketat dapat menekan harga dan margin keuntungan
   b. Perubahan Regulasi: Perubahan dalam peraturan pemerintah atau standar industri
        dapat meningkatkan biaya kepatuhan dan mengurangi profitabilitas

Risiko Proyek
   a. Estimasi yang Tidak Akurat: Kesalahan dalam estimasi biaya dan waktu proyek dapat
        menyebabkan kerugian finansial
   b. Manajemen Risiko yang Lemah: Kurangnya manajemen risiko yang efektif
        dapat memperbesar dampak negatif dari risiko yang terjadi

Untuk mengurangi risiko dalam turunnya pendapatan pada kontrak proyek konstruksi,
berikut adalah beberapa strategi ketat dalam mitigasi yang harus serius diterapkan:
  1. Rencana Pendapatan dituangkan dengan Kontrak yang detil.
       a) Klausul yang Detail: Pastikan kontrak mencakup semua aspek penting seperti
           lingkup kerja, jadwal, biaya, dan mekanisme perubahan
       b) Klausul Penyelesaian Sengketa: Sertakan klausul yang mengatur mekanisme
           penyelesaian sengketa untuk menghindari konflik yang berkepanjangan
       c) Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perusahaan melakukan analisa
           transaksi melalui lima langkah berikut:
           1) Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut:
               • Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak.
               • Perusahaan bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka
                 waktu pembayaran dari barang atau jasa yang akan dialihkan.
              • Kontrak memiliki substansi komersial.
              • Besar kemungkinan entitas akan menerima imbalan atas barang atau jasa
                 yang dialihkan.
           2) Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak, untuk menyerahkan
              barang atau jasa yang memiliki karakteristik yang berbeda ke pelanggan.
           3) Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi potongan penjualan dan pajak
              pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi
              atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan.

                                                                                      20
Page 22
           4) Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan
              dengan menggunakan dasar harga jual masing-masing dari setiap barang atau
              jasa yang dijanjikan di kontrak.
           5) Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi yaitu
              dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika
              pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut).

  2.   Perencanaan Detil terhadap Pendapatan Konstruksi dan Biaya Konstruksi
       a) Pendapatan yang berhubungan dengan kontrak konstruksi diakui dengan
           menggunakan metode persentase penyelesaian. Dengan metode ini,
           pendapatan yang diakui setara dengan estimasi dari total nilai kontrak dikalikan
           dengan tingkat penyelesaian yang ditentukan dengan mengacu pada hasil survei
           atas pekerjaan yang telah dilaksanakan.
       b) Pendapatan kontrak terdiri dari jumlah pendapatan semula yang disetujui dalam
           kontrak dan penyimpangan dalam pekerjaan kontrak, klaim, dan pembayaran
           insentif sepanjang hal ini memungkinkan untuk menghasilkan pendapatan dan
           dapat diukur dengan andal.
       c) Jika adanya kemungkinan bahwa kontrak akan menghasilkan kerugian pada saat
           penyelesaian kontrak, penyisihan atas kerugian yang diperkirakan hingga
           penyelesaian kontrak diakui sebagai penyisihan kini pada laporan keuangan.
           Kerugian diakui secara penuh ketika dapat diukur secara andal, terlepas dari
           tingkat penyelesaian.
       d) Biaya kontrak yang tidak mungkin dipulihkan diakui segera sebagai beban tahun
           berjalan pada laba rugi. Beban langsung dan beban tidak langsung proyek yang
           dapat dialokasikan ke suatu proyek tertentu, diakui sebagai beban pada proyek
           yang bersangkutan, sedangkan beban yang tidak dapat didistribusikan atau tidak
           dapat dialokasikan ke aktivitas proyek menjadi beban non-proyek (beban usaha).

Kesimpulan Studi Kelayakan
Berdasarkan kajian analisis kelayakan terhadap aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis,
aspek model manajemen, dan aspek keuangan, dengan syarat semua asumsi-asumsi yang
telah diproyeksikan dapat terpenuhi, maka disimpulkan bahwa penambahan KBLI baru ini
adalah layak untuk dilaksanakan.



    KETERSEDIAAN TENAGA AHLI BERKAITAN DENGAN RENCANA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA

Berkaitan dengan perubahan kegiatan usaha Perseroan yaitu penambahan KBLI baru,
Perseroan telah memiliki sejumlah tenaga ahli yang telah melaksanakan berbagai proyek
konstruksi dengan hasil kerja berkualitas baik. Perseroan memandang sumber daya manusia



                                                                                         21
Page 23
yang kompeten dan profesional merupakan aset utama dalam mewujudkan visi dan misinya
dan akan dikembangkan secara berkesinambungan.

Dalam merekrut sumber daya manusia, Perseroan menyesuaikan dengan rencana bisnis dan
operasional Perseroan dari tahun ke tahun. Perseroan juga senantiasa menyediakan
program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang relevan di bidang usaha Perseroan
termasuk sertifikasi yang sesuai bagi masing-masing unit kerja.

Berdasarkan informasi dari Manajemen, berkaitan dengan perubahan kegiatan usaha,
Perseroan telah memiliki tenaga kerja yang kompeten di bidangnya terkait dengan kegiatan
usaha tersebut, sehingga Perseroan belum berencana untuk menambah tenaga kerja.
Perseroan juga telah memiliki tenaga ahli yang kompeten di bidangnya, yaitu sebagai
berikut:
 No    Nama               No. Sertifikat    Kualifikasi             Penerbit                Masa Berlaku
 1     Rasimin            743212142.02800   Ahli Madya Teknik       Badan        Nasional   29 Jul 2029
                          0357712024        Bangunan Gedung         Sertifikasi Profesi
 2     Yan Silakori       74321226302800    Ahli    Madya      K3   Badan        Nasional   5       Agustus
                          0084672024        Konstruksi              Sertifikasi Profesi     2029
 3     Iis Abdul Aziz,    74321214202800    Ahli Madya Teknik       Badan        Nasional   10      Oktober
       ST                 0196312022        Bangunan Gedung         Sertifikasi Profesi     2027
 4     Mohammad           74321214203800    Ahli Madya Teknik       Badan        Nasional   31 Juli 2029
       Diza Noviandi      0373772024        Jalanan                 Sertifikasi Profesi
 5     Donni     Patria   1822128/AK3/U/    Ahli Keselamatan Dan    Kementerian             25 September
       Syarlan            VIII/2018         Kesehatan Kerja         Ketenagakerjaan RI      2027
 6     Herdiyanti Ekha    74521132302600    Manajer      Lapangan   Badan        Nasional   8 September
       Pratiwi            0927232023        pelaksanaan Pekerjaan   Sertifikasi Profesi     2028
                                            Gedung
 7     Tedy Wibowo        74321214202800    Ahli Madya Teknik       Badan        Nasional   3 Juli 2028
                          0703422023        Bangunan Gedung         Sertifikasi Profesi




     PENJELASAN, PERTIMBANGAN DAN ALASAN DILAKUKANNYA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA

Perseroan berencana untuk terus meningkatkan penjualannya di tahun-tahun mendatang
dan dengan adanya penambahan KBLI Perseroan, maka Perseroan akan dapat mengikuti
lebih banyak lelang dan mengerjakan proyek-proyek baru yang memerlukan KBLI baru
tersebut.




                                                                                                          22
Page 24
KBLI        PENJELASAN                                 PERTIMBANGAN               ALASAN
41018   Kelompok ini mencakup usaha rancang                 Maraknya          Perseroan telah
(KBLI   bangun konstruksi untuk tempat hiburan,           pembangunan       memiliki kemampuan
baru)   seperti           bioskop,      gedung           sarana olahraga     untuk membangun
        kebudayaan/kesenian, gedung wisata dan             baru seperti       sarana olahraga
        rekreasi serta gedung olahraga                 lapangan tenis dan    sehingga menjadi
                                                              padel.          modal Perseroan
                                                                            untuk mendapatkan
                                                                               kontrak-kontrak
                                                                                pembangunan
                                                                              gedung olahraga
                                                                                 kedepannya.

41011   Kelompok       ini    mencakup        usaha     Pengembangan          Perseroan telah
(KBLI   pembangunan, pemeliharaan, dan/atau                 kawasan         memiliki kemampuan
baru)   pembangunan kembali bangunan yang               perumahan yang       untuk membangun
        dipakai untuk hunian, seperti rumah tinggal,                           rumah tinggal
                                                          tengah marak
        rumah tinggal sementara, rumah susun,                                sehingga menjadi
        apartemen dan kondominium.                     berlangsung dapat      modal Perseroan
                                                        menjadi sumber      untuk mendapatkan
                                                           pendapatan         kontrak-kontrak
                                                         jangka panjang        pembangunan
                                                         bagi Perseroan     perumahan di masa
                                                                             yang akan datang.
KBLI    Kelompok ini mencakup usaha rancang              Perseroan akan      Perseroan akan
41012   bangun        konstruksi untuk    gedung        memiliki peluang   dapat meningkatkan
(KBLI   perkantoran, seperti kantor dan rumah           lebih besar untuk     laba bersih dari
baru)   kantor (rukan). Termasuk pembangunan                               penghematan biaya
                                                       menang proyek baik
        gedung untuk perkantoran yang dikerjakan                          rancang bangun dan
        oleh perusahaan real estate dengan tujuan        swasta maupun         juga membuka
        untuk dijual.                                  Pemerintah apabila peluang pendapatan
                                                          bisa sekaligus  baru dari pihak ketiga
                                                           mengerjakan     yang memakai jasa
                                                         rancang bangun      rancang bangun
                                                       proyek-proyek yang        Perseroan.
                                                            potensial.
KBLI    Kelompok ini mencakup usaha rancang             Banyak bangunan Perseroan berpotensi
41014   bangun konstruksi untuk perbelanjaan,                gedung       mengerjakan proyek
(KBLI   seperti gedung perdagangan/pasar/ mall,         perdagangan atau     pembangunan
baru)   toserba, toko, dan rumah toko (ruko).                             gedung perdagangan
                                                           pasar yang
                                                                             atau pasar dari
                                                        direnovasi besar-     instansi atau
                                                          besaran atau       BUMN/BUMD
                                                         dibangun ulang     diantaranya PD
                                                           karena usia         Pasar Jaya.
                                                       bangunan yang tua.

KBLI    Kelompok ini mencakup usaha                    Kawasan IKN masih       Perseroan ingin
42201   pembangunan pemeliharaan, dan/atau               dalam tahap awal    membidik pekerjaan
(KBLI   pembangunan kembali bangunan jaringan           pembangunan dan      jaringan saluran air
baru)   saluran air irigasi dan jaringan drainase.                           dan drainase untuk
                                                         masih akan terus
                                                                                meningkatkan
                                                              dibangun            pendapatan
                                                        kedepannya. Selain Perseroan di masa
                                                       itu jaringan drainase yang akan datang.
                                                          juga merupakan
                                                           pekerjaan rutin
                                                               tahunan.

                                                                                               23
Page 25
 KBLI    Kelompok ini mencakup usaha penyiapan             KBLI ini memiliki      Perseroan telah
 43120   lahan untuk kegiatan konstruksi yang                ruang lingkup     berhasil membangun
 (KBLI   berikutnya, seperti pelaksanaan                    pekerjaan yang      beberapa proyek di
 baru)   pembersihan dan pematangan lahan                                      kawasan Bakauheni
                                                           sangat luas dan
         konstruksi, pembersihan semak belukar;                                   Harbour City dan
         pembukaan lahan/stabilisasi tanah,                  sangat umum        banyak lahan yang
         (penggalian, membuat kemiringan,                  sehingga potensi          masih akan
         pengurukan, perataan lahan konstruksi,            pendapatan dari         dikembangkan
         penggalian parit, pemindahan,                      KBLI ini sangat    kedepannya. Potensi
         penghancuran atau peledakan batu dan                   besar.          kedepan mencakup
         sebagainya); pelaksanaan pekerjaan tanah                               potensi pendapatan
         dan/atau tanah berbatu, penggalian,                                       dari pekerjaan
         membuat kemiringan, perataan tanah                                       penyiapan lahan
         dengan galian dan timbunan untuk                                       yang menjadi awal
         konstruksi jalan (raya, sedang, dan kecil),                           dari pembangunan di
         jalan bebas hambatan, jalan rel kereta api,                             kawasan tersebut.
         dan jalan landasan terbang (pacu, taksi, dan
         parkir), pabrik, pembangkit, transmisi, gardu                         Selain itu, pekerjaan
         induk, dan distribusi tenaga listrik, fasilitas                         penyiapan lahan
         produksi, serta bangunan gedung dan                                   merupakan awal dari
         bangunan sipil lainnya; pemasangan,                                     pembangunan di
         pemindahan, dan perlindungan utilitas,                                   sebagian besar
         tes/uji dengan sondir dan bor, pemboran,                              proyek konstruksi di
         ekstraksi material, dan penyelidikan                                   seluruh Indonesia.
         lapangan/pengambilan contoh untuk
         keperluan konstruksi, geofisika, geologi atau                         Dengan adanya KBLI
         keperluan sejenis; dan penyiapan lahan                                ini, maka Perseroan
         untuk fasilitas ketenaganukliran. Kegiatan                              akan lebih mudah
         penunjang penyiapan lahan seperti                                     mendapatkan proyek
         pemasangan fasilitas alat bantu konstruksi                             di masa yang akan
         (pemasangan sheet pile, papan nama                                           datang.
         proyek, dan gorong-gorong untuk
         pemasangan kabel, pekerjaan pembuatan
         kantor, basecamp, direksi kit, gudang,
         bengkel proyek), pengukuran kembali,
         pembuatan/pengalihan jalan sementara,
         perbaikan dan pemeliharaan jalan umum,
         dewatering/pengeringan, mobilisasi dan
         demobilisasi, dan pekerjaan sejenis lainnya.




PENJELASAN TENTANG PENGARUH PERUBAHAN KEGIATAN USAHA PADA KONDISI KEUANGAN PERSEROAN

Untuk mengevaluasi kelayakan investasi pada Rencana Proyek sesuai SEOJK 17/2020
digunakan 4 (empat) indikator yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR),
Profitability Index (PI) dan Payback Period.

Kelayakan dari Perubahan Kegiatan Usaha ini dihitung dari manfaat ekonomis yang
diantisipasi dimasa mendatang dari Penambahan Kegiatan Usaha yang dihitung dari selisih
dari Free Cash Flow To Firm MANG sebelum penambahan, dengan Free Cash Flow To Firm
setelah penambahan. Selanjutnya dibandingkan dengan Initial investment.




                                                                                                  24
Page 26
Berdasarkan analisis kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha dengan mempertimbangkan
asumsi-asumsi yang telah dilakukan diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut :
▪ Net Present Value (NPV) : Rp 3.155.944.481,-
▪ Internal Rate of Return (IRR) : 22,50% (lebih tinggi dari tingkat diskonto 10,79%)
▪ Profitability Index (PI) : 1,08
▪ Payback Period (PP) : 2 Tahun 2 Bulan

Net Present Value (NPV) adalah perbedaan antara nilai sekarang dari arus kas yang masuk
dan nilai sekarang dari arus kas keluar pada sebuah waktu periode. NPV biasanya digunakan
untuk alokasi modal untuk menganalisis keuntungan dalam sebuah proyek yang akan
dilaksanakan. NPV positif menandakan bahwa proyeksi pendapatan yang dihasilkan oleh
sebuah proyek atau investasi melebihi dari proyek biaya yang dikeluarkan.

Berdasarkan perhitungan dan analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa NPV sebesar Rp
3.155.944.481,-. Nilai NPV yang dihasilkan > 0 yang mana menunjukkan bahwa proyek
tersebut layak untuk direalisasikan. Dalam perhitungan NPV ini Nilai Sisa termasuk dalam
perhitungan.

Internal Rate Of Return (IRR) adalah tingkat suatu investasi di mana pada saat itu NPV
adalah nol. Suatu investasi dapat dikatakan layak dan menguntungkan untuk dijalankan
apabila nilai IRR lebih besar dari Cost of Capital yang ditentukan.

Analisis IRR pada studi kelayakan penambahan kegiatan usaha ini menunjukkan bahwa nilai
perhitungan adalah 22,50%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa IRR yang diperoleh
lebih besar dibandingkan dnegan tingkat diskonto (discount rate) yang ditetapkan, yaitu
sebesar 10,79% sehingga proyek tersebut Layak untuk direalisasikan. Dalam Perhitungan IRR
ini Nilai Sisa tidak masuk dalam perhitungan.

Profitability Index (PI) adalah metode penghitungan kelayakan proyek dengan
membandingkan antara jumlah present value nilai arus kas dengan nilai investasi dari
proyek. Dalam Perhitungan PI ini Nilai Sisa tidak masuk dalam perhitungan.

Berdasarkan perhitungan dan analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa PI > 1 yang mana
investasi dapat diterima.

Payback Period (PP) merupakan penentuan jangka waktu yang dibutuhkan untuk menutup
initial investment dari suatu proyek dengan menggunakan cash flow yang dihasilkan dari
proyek tersebut.

Berdasarkan perhitungan dan analisa yang diperoleh, perusahaan akan mampu
mengembalikan seluruh investasi sesudah berjalan selama 2 tahun 2 bulan.

                                                                                      25
Page 27
          HAL MATERIAL LAINNYA YANG BERKAITAN DENGAN KEGIATAN USAHA BARU

Sumber Pembiayaan Investasi
Total investasi alat-alat berat baru untuk mendukung realisasi proyek hasil penambahan
KBLI baru diperkirakan sebesar Rp7.000.000.000,- Berdasarkan laporan reviu Perseroan per
30 September 2024, kas dan setara kas Perseroan dibukukan sebesar Rp2.765.021.728.
Sesuai dengan proyeksi laporan keuangan, Perseroan akan melakukan kombinasi
pendanaan dari kas internal dan pembiayaan leasing alat-alat berat sehingga mencukupi
untuk mendanai investasi tersebut.



                            INFORMASI PENYELENGGARAAN RUPS

Perseroan akan menyelenggarakan RUPS fisik/tatap muka dan secara elektronik (e-RUPS),
dengan pemanggilan RUPS yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2025. RUPS
tersebut akan diselenggarakan oleh Perseroan pada:

Tanggal       : 24 Maret 2025
Tempat        : Arosa Hotel Jakarta
                Jl. RC. Veteran Raya No.3, Jakarta Selatan 12330
Waktu         : Pukul 14.00 WIB s.d. selesai

Mata acara RUPS yang akan dimohonkan sehubungan dengan penggantian KBLI adalah
Pembahasan Studi Kelayakan tentang perubahan bidang usaha Perseroan; dan Persetujuan
Perubahan Pasal 3 Anggaran dasar Perseroan sehubungan dengan Penambahan Kegiatan
Usaha Perseroan dengan memperhatikan Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

RUPS Perseroan akan diselenggarakan dengan merujuk pada ketentuan Anggaran Dasar
Perseroan dan Peraturan OJK yang berlaku sehubungan dengan penyelenggaraan RUPS.
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan
Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.

Adapun ketentuan kuorum kehadiran dan keputusan berdasarkan Peraturan OJK No.
15/POJK.04/2020 adalah sebagai berikut:
   a. Rapat Umum Pemegang Saham dapat dilangsungkan jika Rapat Umum Pemegang
      Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga)
      bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah;
   b. keputusan Rapat Umum Pemegang Saham sebagaimana dimaksud pada huruf (a)
      adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari seluruh saham
      dengan hak suara yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham;

                                                                                         26
Page 28
      c. dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud pada huruf (a) tidak tercapai, Rapat
         Umum Pemegang Saham kedua dapat diadakan dengan ketentuan Rapat Umum
         Pemegang Saham kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam Rapat
         Umum Pemegang Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit
         3/5 (tiga per lima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah;
      d. keputusan Rapat Umum Pemegang Saham kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih
         dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam
         Rapat Umum Pemegang Saham; dan
      e. dalam hal kuorum kehadiran pada Rapat Umum Pemegang Saham kedua
         sebagaimana dimaksud huruf (c) tidak tercapai, Rapat Umum Pemegang Saham
         ketiga dapat diadakan dengan ketentuan Rapat Umum Pemegang Saham ketiga sah
         dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham
         dengan hak suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang
         ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan atas permohonan Perseroan.

Sehubungan dengan proses RUPS Perseroan, berikut ini adalah tanggal-tanggal penting
dalam tahapan RUPS Perseroan tanggal 24 Maret 2025:
 No Kegiatan                                              Tanggal       Keterangan
 1    Pemberitahuan rencana RUPS Di website Perseroan,OJK 6 Feb 2025
      , IDX, KSEI*
 2    Pengumuman RUPS Di website Perseroan, IDX, KSEI* 13 Feb 2025

 3      Tanggal penutupan pencatatan dalam daftar pemegang       27 Feb 2025    Recording
        saham (Rec Date) yang berhak hadir                                      Date
 4      Panggilan RUPS Di website Perseroan, IDX, KSEI *         28 Feb 2025
 5      Formulir surat kuasa untuk menghadiri rapat              19 Mar 2025
 6      RUPS                                                     24 Mar 2025
 7      Laporan hasil RUPS ke BEI                                26 Mar 2025
 8      Pengumuman hasil RUPS Di website Perseroan, IDX          26 Mar 2025
        oleh Emiten*
 9      Proses Perubahan Akta Perseroan oleh Notaris**           26 Mar 2025
 10     Penyampaian Risalah RUPS ke OJK (AKTA RUPS)              21 Apr 2025    Maksimal
                                                                                30 hari
*) No 15/POJK.04/2020
**) Apabila tidak ada kendala pada sistem AHU

Ketentuan, persetujuan atas peraturan yang harus dipenuhi serta persetujuan dan/atau
perizinan dan/atau pemberitahuan dari pemerintah atau badan atau institusi lain atau
pihak ketiga lainnya
Tidak terdapat ketentuan, persetujuan atas peraturan yang harus dipenuhi serta
persetujuan dan/atau perizinan dan/atau pemberitahuan dari pemerintah atau badan atau
institusi lain atau pihak ketiga lainnya yang harus dipenuhi oleh Perseroan selain kewajiban
yang diatur POJK 17/POJK.04/2020 dalam rangka Rencana Perubahan Kegiatan Usaha.

                                                                                           27
Page 29

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.48 MB
Published7 Mar 2025
Pages29
Characters88,902
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 28 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MANGGUNG POLAHRAYA Tbk. p.1 ×17
linked person Mohamad Reza Pahlevi p.10 ×6
linked person Wiwik Robiatul Adawiyah p.10 ×3
linked — Ni Ketut Mariani p.10 ×4
linked person Ir. Niazie Gani p.10 ×6
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×10
possible org Bursa Efek Indonesia p.2
possible person Budi Santoso p.5 ×3
possible person Hari Manurung p.5
unresolved person Esther Mercia Sulaiman p.2
unresolved org Menteri Kehakiman p.2
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor C p.2
unresolved person Rini Yulianti p.2 ×6
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.2 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kumalahadi p.5 ×2
unresolved org Sugeng Pamudji dan Rekan p.5 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heru Satria Rukmana dan Rekan p.5 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heru Satria Rukmana p.5 ×2
unresolved person Satria Rukmana p.5 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Johanes Juara & Rekan p.5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Johanes Juara p.5
unresolved — Porpetel p.10
unresolved org PT Bima Registra p.10
unresolved org Jasa Konstruksi p.11 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Tobing Panuturi dan Rekan p.11
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Tobing Panuturi p.11
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.12 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 6290 ms 12 Sep 2026 22:53
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result