Skip to content
Back to announcement

CHEKLIST RAJA LK Q4 2024.pdf

Financial statement Text extracted RAJA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 94

Page 1 OCR 0.929
Page 1 of 94

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Pu telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (vV) d
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Pubi i pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka

tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

pada kolom "Tidak Ada'

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT. Rukun Raharja Tbk.

Bidang Usaha Energi

Jenis penawaran Umum IPO dan Right Issue

Tahun 2024 Tahun 2023
Nama Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono,
Retno, Palilingan & Rekan Retno, Palilingan & Rekan

Nama Partner Eee Dwi Andani, S.E., Ak, CPA, en Dwi Andani, S.E., Ak, CPA,
Opini Akuntan Wajar Tanpa Pengecualian Wajar Tanpa Pengecualian

Catatan tentang Opini (jika ada) Ez 2

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.935
Page 2 of 94

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" v
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" V
Data Keuangan Penting
31 Desember 31 Desember
Periode laporan keuangan 2024 2023
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 254.476.931 203.745.960
Laba (rugi) kotor 69.250.050 65.939.958
Laba (rugi) usaha 44.218.925 40.646.477
EBITDA 74.914.040 70.535.496
Laba Bersih 29.082.510 27.149.480
Laba Bersih Per saham
(dasar) 0,0060 0,0061
Laba Bersih Per saham
(dilusian) - -
Neraca
Jumlah Aset 331.350.659 328.648.128
Jumlah Aset Lancar 90.808.672 80.522.149
Jumlah Aset Tidak Lancar 240.541.987 248.125.979
Jumlah Liabilitas 159.488.078 174.105.842
Jumlah Li tas Lancar 58.448.090 56.349.438
Jumlah Li tas Tdk Lancar 101.039.988 117.756.404
Jumlah Ekuitas 171.862.581 154.542.286
Modal Disetor 34.196.428 34.196.428
Saldo Laba 105.467.404 89.930.447
Komponen Ekuitas Lain 32.198.749 30.415.411

Page 3 OCR 0.918
Page 3 of 94

Periode laporan keuangan Tahun 2024 Tahun 2023
Ra: Keuangan?
Rasio Lancar (Y0) 155,37Y6 142,90Yo
ROA 8,78Yo 8,26Yo
ROE 16,92Yo 17,57Yo
Ebitda thd pendapatan (96) 29,44Yo 34,62Y0

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memaham laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode vV Halaman 1 - 3
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV Halaman 4 -5
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v Halaman 6

4 Laporan arus kas selama periode v Halaman 7

5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau vV
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan v

Page 4 OCR 0.940
Page 4 of 94

Ketentuan Umum

1 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
gambaran umum Perusahaan: Halaman 8 - 15
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang Halaman 16 -35
diterapkan,
C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan 1 huruf a

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang

Catatan 1 huruf a

Page 5 OCR 0.916
Page 50f 94

berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan 1
periode pelaporan:

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: v Catatan 1

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara Ikan pada periode laporan yang v Catatan 1
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komet dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Pr,
parent of the group), Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) | Khusus Industri Media y
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki

8) | Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan v
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang,

10) | Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk v
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan melipui

a) Area Eksplorasi, meliputi

# Nama lokasi,

# Nama pemilik izin lokasi:

. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

ag AA RA

Page 6 OCR 0.898
Page 6 of 94

Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: v
«Nama lokasi,
. Nama pemilik ijin lokasi v
. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: v
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik lokasi v
. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan V
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi
s Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan V
. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh V
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
12) | Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: v
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan PI
Cc) sisa umur HPH. v
Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan 1 huruf b
diterbitkan di luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1 huruf b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan SI Catatan 1 huruf b
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v Catatan 1 huruf b
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara laii
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1 huruf d
langsung:
2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1 huruf d

Page 7 OCR 0.932
Page 7 of 94

3) | Jenis usaha, v Catatan 1 huruf d
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1 huruf d
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1 huruf d
6) | Total Aset: dan VN Catatan 1 huruf d
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50Y6 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian,

Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

d

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka,

e

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus

mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

2

Perusahaan tidak
melakukan restriksi dalam
kemampuan entitas anak

Page 8 OCR 0.957
Page 8 of 94

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite
audit,

Catatan 1 huruf c

2)

Cakupan manajemen kunci: dan

Catatan 1 huruf c

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

Catatan 1 huruf c

Penerbitan Laporan Keuangan

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

2)

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Catatan 2

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2 huruf a

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2 huruf a

Page 9 OCR 0.951
Page 9 of 94

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, melipu
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

Catatan 2 huruf d

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

Catatan 3

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 3

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan,

Catatan 4 -35

Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, teta
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikui

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk,

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak:

Catatan 2 huruf b

Catatan 2 huruf b

Catatan 2 huruf b

Catatan 2 huruf b

Page 10 OCR 0.915
Page 10 of 94

kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan

nonpengendali: dan v Catatan 2 huruf b
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi v Catatan 2 huruf b
telah dieliminasi.
2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan 7 Catatan 2 huruf c
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:
b) pengakuan awal untuk goodwill: PI Catatan 2 huruf c
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan v Catatan 2 huruf c
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon: v
(2) akuisisi secara bertahap: dan V
(3) imbalan kontinjensi.
3) | Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 2 Huruf e
kas.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v Catatan 2 Huruf u
biaya transaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori PI Catatan 2 Huruf u
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: v Catatan 2 Huruf u
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: PI Catatan 2 Huruf u
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset v Catatan 2 Huruf u

keuangan:

Page 11 OCR 0.897
Page 11 of 94

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: / Catatan 2 Huruf u

(7)khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen v
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung i untuk tujuan akuntansi lindung

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara |:

(d)kla:

kasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2)pengakuan awal Sukuk:
(3)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4)Penyajian pendapatan sukuk, dan

Ba Ru

(5)penyajian amortisasi biaya transaksi.

Cc) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1)pengakuan awal Sukuk:

(2)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3)biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4)posisi penyajian Sukuk: dan

La aa wa

(5S)akad syariah yang digunakan.

5) | Khusus Industri Perbankan

a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro waji

Page 12 OCR 0.900
Page 12 of 94

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank v
Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia v
dan Bank Lain.

6) | Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan v
dan pengukurannya.

7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, v

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi v
Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. v

8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: v
(2)Dasar penyajian atas kredit: v
(3)Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: v
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan v
(5)Kebijakan bank akan agunan kredit. v

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi /
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.

Cc) Agunan yang Diambil Alih v

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1)Dasar penilaian dan penyajian: v

Page 13 OCR 0.911
Page 13 of 94

(2)Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo 1
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lail

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan v
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari NI
konsumennya.
10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara laii
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): v
b) Penyajian transaksi anjak piutang: v
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih V
piutang dialihkan: dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien VA
atau ditanggung oleh perusahaan).
11) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewaj SI Catatan 2 huruf |
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan PI Catatan 2 huruf |
Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. l Catatan 2 huruf |

12) | Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan v Catatan 2 huruf g
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan Y
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara |

: kewajiban kepada negara, pemeliharaan

Page 14 OCR 0.887
Page 14 of 94

sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

an Oi Mb en

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian,

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(2) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(a) Metode penil.

n: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi
hewan ternak telah menghasilkan.

Na Ha Ma ba ia.

13) | Aset Teta
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 15 OCR 0.889
Page 15 of 94

ngkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 2 huruf j
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 2 huruf j
C) pengelompokan Aset Tetap: v Catatan 2 huruf j
d) metode penyusutan yang digunakan: PN Catatan 2 huruf j
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: v Catatan 2 huruf j
?) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: SI Catatan 2 huruf j
9) penghentian pengakuan: SI Catatan 2 huruf j
h) nilai residu: dan v Catatan 2 huruf j
I) pernyataan bahwa manajemen telah mengka ulang atas estimasi umur ekonomis, v Catatan 2 huruf j
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada v Catatan 2 huruf i
asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara Jain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama: v Catatan 2
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan v Catatan 2
Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada. PI Catatan 2

17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud: PI Catatan 2 huruf k
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: v Catatan 2 huruf k
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, £ Catatan 2 huruf k

Page 16 OCR 0.882
Page 16 of 94

d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud: Catatan 2 huruf k

v

e) metode amortisasi yang digunakan: PI Catatan 2 huruf k

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan v Catatan 2 huruf k

9) riset dan pengembangan (jika ada). v
18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondi: suatu aset tidak lancar diklasifikasikan V

sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. PI
19) | Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi: v

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, v

Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, v

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan v

e) penghentian pengakuan Properti Investasi. v
20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, v

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset v

(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: v

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan v

e) Pertanggungan Asuransi. v
21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 17 OCR 0.903
Page 17 of 94

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya v Catatan 2 huruf v
penurunan nilai: dan

Ad Catatan 2 huruf v

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pemb:

22)| Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan /

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. v

Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara laii

panan dari bank lain: dan v

a) Penjelasan atas
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. v
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan PI

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. v

23) | Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui, dan v

b) dasar penentuan nilai provisi

24) | Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan v
pengukurannya.

Page 18 OCR 0.911
Page 18 of 94

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

SIKA ya ala

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang v
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan v
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan ka
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

biaya V

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar v
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lai

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, PI

Page 19 OCR 0.894
Page 19 of 94

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan PI

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH. Jl

27) | Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang V

digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan Ketatan#ihunarih

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan “4
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap v
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi
(l) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang unakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan V
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan v
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. v

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban v
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. dl

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara Ial

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, v

Page 20 OCR 0.892
Page 20 of 94

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: v
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai Y
tercatat proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, v
(5) Saya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: V
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. v
28) | Program Loyalitas Pelangan »
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing, v Catatan 2 huruf d
b) he Mogi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas v Catatan 2 huruf d
c) Maan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata Y Catatan 2 huruf d
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: v Catatan 2 huruf p
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan PI
31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam v
laporan keuangan.
32)| Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, v Catatan 2 huruf m
b) ketentuan mengenai saling hapus: v Catatan 2 huruf m
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v Catatan 2 huruf m

Page 21 OCR 0.930
Page 21 of 94

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Catatan 2 huruf m

33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: Catatan 2 huruf o
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan Catatan 2 huruf o
oleh Perusahaan:
c) Kanaan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, Catatan 2 huruf o
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. Catatan 2 huruf o
34) | Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) | Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

Page 22 OCR 0.917
Page 22 of 94

37) ya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman v Catatan 2 huruf j
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk v Catatan 2 huruf r
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba v Catatan 2 huruf g
(rugi) per saham dilusian.

1 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

a Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: V Catatan 4

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang v Catatan 4
asing:

Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan v Catatan 4

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh v

kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan

a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

Ccian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (ni V
dalam mata uang original): dan

(2)Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada PI
saat periode pelaporan.

Page 23 OCR 0.889
Page 23 of 94

c) iro pada Bank Li
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1)Jumlah penyisihan penurunan nilai: v
(2)Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: v
(3) ian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai 1.
hubungan istimewa dan pihak ketiga:
(4)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v
(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: v
(2)Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan v
tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):
(3)Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): v
(4)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v
(5)Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Ni
istimewa dan pihak ketiga:
(6)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
(7)Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: v
(8)Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi
atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut v
berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v
3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara laii
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: vV Catatan 5
b) jumlah piutang menurut debitur, v Catatan 5
c) jumlah piutang menurut mata uang, v Catatan 5

Page 24 OCR 0.914
Page 24 of 94

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v Catatan 5
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nil v Catatan 5
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen v Catatan 5
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: v Catatan 5
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan v
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting 1
lain yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). v
4) | Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradurj v
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan v
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v
b) Piutang Koasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, v
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan v
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solva v
c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, v
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan v
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 25 OCR 0.922
Page 25 of 94

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: vV
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: v
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan v
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v
5) | Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan v
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):
(2)Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: v
(3)Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja v
(4)sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak v
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,
(5)Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: v
(6)Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan x
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(7)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v
(8)Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai Fi
jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa v
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang v
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara laii
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. samping itu, lessor mengungkapkan

Page 26 OCR 0.932
Page 26 of 94

Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi pem

an piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

Ba na

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang
tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c)
(2)total rental kon

jen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(3)penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

AN

6)

Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah

tang dari ma:

'g-masing kontrak konstruksi, dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

«

7)

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

Page 27 OCR 0.902
Page 27 of 94

b) laba yang diakui: v
c) kerugian yang terjadi: dan

Tt

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lai

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
Cc) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

e

Tingkat bunga piutang reverse repo,
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

A3 AE RN

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
9) | Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

&«

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang v
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengami

ihan Pa
agunan tersebut.

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan v
denda kepada pihak lain.

11) | Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang: v Catatan 6
Catatan 6

«

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v Catatan 6

Page 28 OCR 0.914
Page 28 of 94

Pa pe ——sterangan “ST “AB ida "NYA | “keterangan “31

12) | Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: v
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang v
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang ung menggunakan metode suku bunga efektif v
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, v
untuk Efek iliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). v

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang v

diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: v
kasi: dan v

(c) sisa investasi dalam kelompok dimi gga jatuh tempo yang telah v
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(b) alasan rekla:

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan v
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara v

i yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban

penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh v
tempo.

Page 29 OCR 0.918
Page 29 of 94

13) | Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi' v Catatan 4
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v Catatan 4
Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v Catatan 4
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v

14)| Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, v

b) tujuan model usaha yang digunakan: v

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan vV

d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. v
15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, v

b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: v

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v

d) Informasi penting lainnya. v
16)| Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan v

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan v

komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17) | Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, v
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

Page 30 OCR 0.890
Page 30 of 94

Paeje  —eketeranga TS Aga Task “IONYA Keterangan “|

19) jaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkai

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: v
b) Tingkat suku bunga. v
20) | Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka

waktu serta kolektibilitas v
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan dan mutasi selama periode berjalan: v
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: v
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan v
menurut ketentuan Bank Indonesia:
9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap v
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,
n) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: v
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, v
agen, atau anggota sindikasi:
» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, v
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian V
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,
1) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v

21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: v

Page 31 OCR 0.939
b)

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan koleki

Page 31 of 94

as, jumlah cadangan penghapusan

dan mutasi selama periode berjalan:

22)

Catatan 7

C) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara laji

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(S) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

Ci) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan

siko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus

ngkapkan antara lain:

Page 32 OCR 0.899
Page 32 of 94

(1) Makanan dan

(2) Perlengkapan: dan

man:

(3) Barang Dagangan.

c)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1)Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan, dan
(c) Uu

Bangunan dalam Penyelesaian.

(2)Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku
namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan
dialihkan, bila ada.

«

d)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media tele
(2)Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3)Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4)Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

Bui TAS

)

Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lai
(1)Obat-obatan:

Page 33 OCR 0.921
Page 33 of 94

(2)Perlengkapan medis (disposable): dan

(3)Persediaan lainnya v

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menja

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan v
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. v

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lai

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak

telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: v
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling v
tidak 2 tahun terakhir:
(c) ilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, v
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan 3)
persediaan yang mati atau hilang:
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan v
risiko yang ditutup
(9) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian v
atau metode penghapusan langsung:
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan v
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima v
jaminan.
23) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v Catatan 15 huruf a
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v Catatan 15 huruf a

24) | Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. v Catatan 8

Page 34 OCR 0.929
Page 34 of 94

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: v
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan v
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: PI
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode v
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk Pr
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a)nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset v
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, dan
« jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: v
(b)uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan v
(c)dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian v
sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v Catatan 6
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan v
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai v
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

Page 35 OCR 0.926
Ja Aa ET yA ena |

Page 35 of 94

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan

e) dalam hal piutang berelasi non usaha
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

ajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi:
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

Cc) Nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi — termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rug

Catatan 9
Catatan 9

Catatan 9

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2046
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas aso: asi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosia:
Untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif

I) bagian atas
investor lain,

bilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan

iabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

'gkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

Catatan 9

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Page 36 OCR 0.909
Page 36 of 94

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29) | Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saldo awal v
b) Penyisihan periode berjalan: v
Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan v
d) Saldo akhir. PA
30) | Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, v
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: vV
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan v
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. V
31) | Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: v
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap 7
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, v
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman, V
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: v
(6) Tanaman yang dijaminkan. vV

Page 37 OCR 0.921
Page 37 of 94

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal

i. Tambahan tahun berjalan v
Biaya langsung v
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi v
luar biasa
Pengurangan tahun berjalan v
Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan v
(c) Pengurangan lainnya v
(d) Saldo akhir: v
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi Ik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan v
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma, v
32) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan v
ternak telah menghasilkan,
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 v
tahun terakhir,
Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: v
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: v
e) Kondisi hewan ternak: v
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, v
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang v
ditutup,
h) a tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau v
metode penghapusan langsung:
Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: v

Page 38 OCR 0.940
Page 38 of 94

j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v
33) | Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar v
atau model biaya:
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar v
dari Properti Investasi:
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan v
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan peni v
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untul v
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi v
(b)beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama v
periode tersebut, dan
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan v
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau v
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan v
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan v
antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir v
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi':
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan Er

rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

Page 39 OCR 0.931
Page 39 of 94

kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan lain. v

Cc) Khusus untuk Properti Investa: yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:
(4) umur manfaat: v
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi

pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, v
dan reklasifikasi

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v
penyusutan,
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan v
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan v
(6) Nilai Wajar Properti Investasi. v
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: v
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v
(3) estimasi saat penyelesaian: v
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian: v
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi 7
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman v

yang layak dikapitalisasi.

34

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lai

Page 40 OCR 0.938
Page 40 of 94

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifika

c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):
e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

?) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3)nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(4)metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontral
(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

«

AA

«

Catatan 10

Catatan 10

Catatan 10

Catatan 10

Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10

Page 41 OCR 0.932
Page 41 of 94

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan v Catatait 29
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v Catatan 10
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman v
yang layak dikapitalisasi.
Pengungkapan lainnya antara lain:
(L)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: v
(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan, v
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, v
(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat: v
(5)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang Pi Catatan 10
dihentikan pengakuannya:
(6)dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis v
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:
(7)perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset v
Tetap,
(8)Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau v
pemulihan penurunan nilai,
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan v Catatan 10
alasan penjaminan: dan
(10)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan v Catatan 10
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 42 OCR 0.927
Page 42 of 94

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur v
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(a) Lokasi penambangan, v
(b)Saldo awal untuk masing-masing lokasi, v
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan v
(d)Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan v

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel vV
analisa umur tagihan.

36) | Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: Catatan 12

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke dalam pos laporan laba rugi Catatan 12
komprehensif,

Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Tak berwujud pada Catatan 12
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan atatan
reklasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang v
layak dikapitalisasi

e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan Catatan 12
penilaiannya untuk Aset Tak berwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak atatan
terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Tak Catatan 12
berwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

9) Aset Tak berwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(4) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: v

Page 43 OCR 0.916
Page 43 of 94

(2) jumlah tercatatnya: dan v

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model PP
revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang kepemilikannya dibatasi dan

jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

Si

1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Tak berwujud,

j) Aset Tak berwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

N

Sah SAS

(4) metode dan asum:
aset,

signifikan yang digunakan dalam mengestima:

Wajar

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tak berwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

«

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para v
pemegang saham.

37.

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir. v
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(d1)rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir dan

(2)Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas #
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Page 44 OCR 0.927
Page 44 of 94

tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi

penundaan masa produksi, meliputi penjelasa

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: v
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan v
ungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. v
(2) iaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai v
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada), v
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan: v
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan v
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi v
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: v
(b) Saldo awal: v
(c) Penambahan/pengurangan: v
(d) Amortisasi, dan v
(e) Saldo akhir. v
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang v
masih berjalan,
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan v

Page 45 OCR 0.930
Page 45 of 94

(a) v

Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan v

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama v
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(F) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan
rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of v
Interest.

bilitas

1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v Catatan 16
b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan v Catatan 16
Cc) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v
2) | Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provi
panjang.

jangka pendek dan provisi jangka v

b

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan,

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

K3 KA

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

«

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan per!

aan saat terjadinya arus v
keluar sumber daya ekonom

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi v
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah v
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

Page 46 OCR 0.934
Page 46 of 94

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Catatan 19

4)

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

SI

7)

Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

Ag Sa aa

Page 47 OCR 0.922
Page 47 of 94

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau v
dijaminkan, dan

&

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemi
impanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

rekening giro.

b)

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

S TAS Xx

8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang,

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memper
penambahan dan pengurangan.

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ko SKK

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

SER

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah menurut jenis asuransi: v

Page 48 OCR 0.906
Page 48 of 94

(2)
(3) Jumlah menurut mata uang, dan

Jumlah menurut tertanggung,

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

BD

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

SS KK SK

e)

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Ly AKS

)

Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang, dan

(S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang

SR KKS,

9)

Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

Re

Page 49 OCR 0.923
Page 49 of 94

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi

v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: v
(2) Dasar perhitungan: dan v
(3) Saldo menurut usia. v

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek E
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan Catatan 15 huruf b

b) informasi mengenai ketetapan pajak. Catatan 15 huruf f
11)| Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan v

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan v

penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak v
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Catatan 11 huruf b,
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai Catatan 20, dan Catatan
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana 21 huruf b
diatur dalam Checklist ini.

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Pengungkapan untuk liabilitas ' keuangan lainnya berlaku untuk v

keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,

Page 50 OCR 0.942
Page 50 of 94

(2)Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3)Yang harus diungkapkan antara lain

(a) n

| tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:

(b) laba atau rugi neto pada setiap lial

tas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara |. kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:
(2)Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait:

(3)Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut: dan

(4)Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lai

Page 51 OCR 0.916
Page 51 of 94

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: vV Catatan 38

b) jumlah utang menurut mata uang: dan v

c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata vV Catatan 21
uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v Catatan 21

C) tanggal jatuh tempo, v Catatan 21

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v Catatan 21

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan v Catatan 21
perolehannya,

?) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas v Catatan 21
pinjaman:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi N) Catatan 21
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v Catatan 21

1) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, v Catatan 21
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

» pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap asikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalal
(1)nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan v Catatan 21
(2)ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka SA Catatan 21

waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) v Catatan 11
pada tanggal laporan posisi keuangan:

Page 52 OCR 0.897
Page 52 of 94

pa ee Em retangan naga (naske | N/ATIS Keteringaa |

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,

dan nila ya, Untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun: vV Catatan 11
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan vV Catatan 11
(3) lebih dari 5 (lima)tahun. v

c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabie v
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan v
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara |:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: v

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau v
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. v

21) | Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ket iga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

SPK

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

«

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga v
yang diterbitkan.

Page 53 OCR 0.915
b)

Page 53 of 94

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: vV
(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(3)Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan v
persyaratan penting lainnya(debt covenance):
(4)Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, v
(5)Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka v
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.
Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: v
(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(3)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v
(4)Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode v
pelaporan: dan
(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v
komitmen dan kontinjensi.
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: v
(1) v
(2) Penyisihan yang dibentuk: v
(3) Pengeluaran yang terja v
(4) Saldo akhir. v

Page 54 OCR 0.913
Page 54 of 94

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

Cc) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya v
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang v
terpisah,
e) Tabel yang memuat penjelasan tentan
(1) Saldo awal, v
(2) Penambahan dan Pengurangan : v
(3) Saldo akhir. v
23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program. v Catatan 24
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kini: v Catatan 24
(b) biaya bunga: v Catatan 24
(c) iuran oleh peserta program: v Catatan 24
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial, v Catatan 24
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
i v Catatan 24
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(f) imbalan yang dibayarkan: v Catatan 24
(9) biaya jasa lalu: v Catatan 24
(h) kombinasi bisnis: v
Ci) curtailment, dan v
(i) penyelesaian. v
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program F

yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai:

Page 55 OCR 0.939
(5)

(6)

Page 55 of 94

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal

dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(d) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program,

(f) imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

rekonsiliasi kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(a)
(b)
(c)
(d)

biaya jasa kini:
biaya bunga,
hasil yang diharapkan dari aset program,

hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

IPM KR SIK

Catatan 24

Catatan 24
Catatan 24

Catatan 24
Catatan 24
Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Page 56 OCR 0.950
(7)

(8)

(9)

(10)
(11)

(12)

(13)

(14)

Page 56 of 94

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1099 (sepuluh per seratus):

(PH biaya jasa lalu,
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan

seluruh aset lain:

jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Page 57 OCR 0.948
Page 57 of 94

tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(d)

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(15) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pad

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(16) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dai

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(1) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan

(ii)aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

(17) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporai

(18) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

Ci) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Page 58 OCR 0.929
Page 58 of 94

perubahan program selama periode tersebut,

(il) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)

buti (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan v
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan
(ili)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan Pi
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta buti
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan v
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka v
panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan Catatan 24
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). v
24) | Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat v
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v

menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

Page 59 OCR 0.893
Page 59 of 94

ea Un AN ea "1

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: v
9) kejadian penting lainnya antara |: kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): v
dan
h) persyaratan penting lainnya. v
25) | Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. v
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: v
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: v
(c) | nominal: v
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): v
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi v
hasil (untuk Sukuk mudharabah),
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan Zi
atau bagi hasil:
(9) jangka waktu: v
(h) tujuan penerbitannya, dan v
(i) persyaratan penting lain: v
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: v
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): v
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan v
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk v
dan kondisi default).

Page 60 OCR 0.899
Page 60 of 94

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga v
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannyas v
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: v
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
e) persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan Kondisi default): v
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan v
9) persyaratan penting lainnya. v
27) | Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan v
tujuan penerbitannya,
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga v
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti
c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi di onversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan V
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: v
&) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v
f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v
i) menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): v
j) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenul vV

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

Page 61 OCR 0.945
Page 61 of 94

dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

m) keberadaan fitur derivatif melekat: dan
n) persyaratan penting lainnya
Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

a)

b)
c)

d)

1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1)Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebi

(2)Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan
(3)Pemegang saham lainnya:
Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1)Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS):

(2)Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

Catatan 26

Catatan 26

Catatan 26

Page 62 OCR 0.937
Page 62 of 94

(3)Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham,

C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara ni
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

&«

SEK

«

Catatan 28 huruf a
Catatan 28 huruf a
Catatan 28 huruf a

Catatan 28 huruf a

Page 63 OCR 0.920
3)

Page 63 of 94

Selisih Transaksi dengan Pihak Non Pengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

(2) Nama entitas anak: dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi,

b) transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian:

Cc) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

SI RK

Catatan 28 huruf b

Catatan 28 huruf b
Catatan 28 huruf b

Catatan 28 huruf b

4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara laii
a) bea belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
setor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh,
Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
b) SLNANAT saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
lan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

Page 64 OCR 0.915
Page 64 of 94

berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj v
C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): v
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan v
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. vV
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing v
komponen pendapatan komprehensif lainnya.
8) | Kepentingan Non pengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas Pr Catatan 29
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.
d. Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang: vV Catatan 30
(2) Penjualan jasa: vV Catatan 30
(3) Bunga: v
(4) Royalti, dan/atau v
(5) Dividen: v
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ket iga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: v Catatan 30
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10Yo (sepuluh v Catatan 30
perseratus) dari pendapatan,
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v

Page 65 OCR 0.924
Page 65 of 94

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
(3) keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(4) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

«

KK

Cai

&

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara laii

a) Dasar ketentuan tarif,
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
c) Masa berlaku tarif,

Pa

Page 66 OCR 0.938
Page 66 of 94

d) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Pendapatan pembiayaan konsumen:
b) Pendapatan anjak piutang: dan
c) Pendapatan sewa.

«

4)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi,
b) Sub:

tidak mampu: dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

«

5)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara I:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:

Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa eksped
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

na,

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

Page 67 OCR 0.928
Page 67 of 94

Khusus Industri Asuransi
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan v
untuk setiap jenis asuransi
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan To!
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, v
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka v
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) | Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah: v
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: v
Cc) Efek-efek: dan v
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. v
10) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku: v
(2) Biaya tenaga kerja: dan V
(3) Biaya overhead v

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1045 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan

Catatan 31

Page 68 OCR 0.908
Page 68 of 94

Cc) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual v
11) | Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan, v
b) Beban jasa pelayanan: vV
c) Beban pegawai: v
d) Beban penyusutan sarana medis: vV
e) Beban pemeliharaan sarana: v
f) Beban asuransi, v
9) Beban langganan daya dan jasa: v
h) Beban depresiasi, v
12) | Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim v
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain: N3
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
Cc) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok v
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
13) | Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi v

Page 69 OCR 0.930
Page 69 of 94

b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen |: innya.

14) | Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara

lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

S) Beban umum dan administrasi, Catatan 32
15) | Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang

berlaku: dan

Catatan 33 dan 34
Catatan 33 dan 34

Catatan 35

Catatan 35

Page 70 OCR 0.944
Page 70 of 94

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk jual,

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan

(c) amortisas
nilai.

premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen Indung nilai dalam rangka
Indung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan atau Ventura Bersama.

Page 71 OCR 0.946
Page 71 of 94

Pajak Penghasilan

a)

b)

c)

d)

e)

Yang harus diungkapkan antara lain :

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dai

(1) beban (penghasilan) pajak kini:
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode

lalu

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif

pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama:

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut in

(1)rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2)rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

Catatan 15 huruf c

Catatan 15 huruf c

Catatan 15 huruf d

Catatan 15 huruf d

Catatan 15 huruf d

Catatan 15 huruf d

Catatan 15 huruf d

Page 72 OCR 0.929
Page 72 of 94

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

»

9)

n

k)

m)

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna atas liabi
pajak tangguhan yang belum diak:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekon:
SPT Tahunan PPh Badan:

asi menjadi dasar dalam penc

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap je
dikompensasi:

pajak yang belum

(L)jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2)jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila
jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak
tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(4)keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2)laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau mumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

Catatan 15 huruf c
Catatan 15 huruf c

Catatan 15 huruf c

Catatan 15 huruf c

Catatan 15 huruf d

Catatan 15 huruf d

Page 73 OCR 0.924
Page 73 of 94

mn) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi v
bisnis:

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
Wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis v
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(L)penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak v
yang telah ada: dan

(2)entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang v
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat

diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut, Rekonsiliasi tersebut v Belalang
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,
b) jumlah rata-rata tertimbang saham sa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, Catatan 36

Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak indis
mempengaruhi laba per saham,

lual dari setiap jenis Instrumen yang

Cc

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
| laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam v
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

d

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, v

selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen v
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

B

Page 74 OCR 0.942
Page 74 of 94

f) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(W)lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang
atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2)lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(L)jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2)jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:

(2) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3)jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan
jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4)alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan:

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

Page 75 OCR 0.897
Page 75 of 94

(4)entitas induk:

(2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entita:

(3)entitas anak: v

(4)entitas asosiasi, v

(5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: v

(6)personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan v

(7)pihak-pihak berelasi lainnya. v

e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(W)imbalan kerja jangka pendek: v
(2)imbalan pascakerja: vV

(3)imbalan kerja jangka panjang lainnya: v

.

(4)pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5)pembayaran berbasis saham. v
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(L)nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan v
Perusahaan,

(2)sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan v

(3)untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi v
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. 4 Catatan 2 huruf d

b) Yang harus diungkapkan antara lai

Page 76 OCR 0.941
Page 76 of 94

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya

)
dalam mata uang fungsional: Kangen Ra
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: Catatan 41
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang j 5
dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu

Untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang lalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.
25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 77 OCR 0.944
b)

9)

(1)
(2)
(3)

Page 77 of 94

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang lak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain

(1)
(2)

(3)

(4

(5)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan:

jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

1)
(2)

sifat dari kesalahan periode lalu,
jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4)

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Page 78 OCR 0.930
Page 78 of 94

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi

(1)
(2)
(3)

(4)
(5)

(6)
(ea)

(8)

(9)

nis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
tanggal akuisisi:

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diaki

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(3)
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

lai Wajar piutang:

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang

diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

Ki SIK Tt 3 “s3

Catatan 1 huruf d
Catatan 1 huruf d

Catatan 1 huruf d

Catatan 1 huruf d

Page 79 OCR 0.938
Page 79 of 94

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakterisi
sumber daya ekonomi terjadi,

kewajiban dan perkiraan saat arus keluar

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

(12)dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal ,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memil kurang dari 10045
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik pen n dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
ilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a)

ai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
akuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

Page 80 OCR 0.934
(1)

(2)

Page 80 of 94

Ja ea aa EA Kerana |

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak

tanggal akui: yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk

periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakui:
untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,

Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah

yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan

hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

i wajib mengungkapkan informasi berikut

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi

awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui

selarna periode pelaporan

setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau

labilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan

yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan

perubahan tersebut: dan

Page 81 OCR 0.923
Page 81 of 94

(c) teknik penilaian dan
imbalan kontinjensi':

put model utama yang digunakan untuk mengukur v

(3)

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: v Catatan 37

as kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, v

(S) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau v
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami v
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan v
transaksi kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(4) jumlah harga yang dibayarkan: v
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, V

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada eni
Pengendalian diperoleh: dan

as anak atau bisnis lainnya apabila

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan v
kategori utamanya.

27) | Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) pengungkapan pada level segmen:
(4) informasi umum, yang terdiri da

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi v Catatan 40
segmen dilaporkan: dan

(b) Tea dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen K Catatan 40

Page 82 OCR 0.951
Page 82 of 94

informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

negara domisili Perusahaan: dan

semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

i. negara domisili Perusahaan: dan

semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta:

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

£

Catatan 40

Catatan 40

Catatan 30

Catatan 40

Page 83 OCR 0.950
Page 83 of 94

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas
operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain

(4) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak pengha:
yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non indung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
ndung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1)hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
bunga, komoditas atau lain-lain:

(2)pihak lawan transaksi (counterparties):

(3)tanggal jatuh tempo:

Page 84 OCR 0.922
Page 84 of 94

(4)nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, v
(5)beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: v
(6)pos Aset dan/atau Liabilitas yang dil Indung nilai: dan v
(7)persyaratan penting lainnya. v
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi v
untuk mencapai tujuan tersebut,
(2)Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifika: lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung v
nilai, dan
(3)Bagi instrumen yang tidak aksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan v
tujuannya.
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan c 27
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: atatan
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan v
(2) periode sebelumnya: v
Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak v

diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

Page 85 OCR 0.916
Page 85 of 94

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2)jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
as jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lai

(1) perikatan yang meliputi

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
periode berlakunya perikatan,

dasar penentuan kompensasi dan denda:

jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan

V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

Na ia SUN u

Page 86 OCR 0.919
Page 86 of 94

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

Ii. periode berlakunya perikatan:

i. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direali si, dan

Iv. sanksi-sanksi:

(2) pemberian jaminan atau garansi diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan, dan

(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkirakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi

dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah

VI KA

Ka LAI RI

Catatan 46

Catatan 46

Catatan 46

Page 87 OCR 0.925
Page 87 of 94

pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau

banding): v
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lai
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi: v
(b) estimasi dari dampak keuangannya: v
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus |
keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. v
34) | Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain: v
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: v
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: v
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: v
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: v
€&) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan v
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. v
35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1)

ko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

Catatan 42

Page 88 OCR 0.951
Page 88 of 94

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk

pemahaman terhadap periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dai pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

Catatan 42

Catatan 42

Catatan 42

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)

Yang harus diungkapkan antara laii

(4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Page 89 OCR 0.923
Page 89 of 94

Kuasi-Reorganisa:

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan. kuasi-reorganisasi yang
meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
igunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal

(2)sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya,
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

Kh PON

Catatan 42

Catatan 42
Catatan 42

Page 90 OCR 0.944
Page 90 of 94

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 44

40)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

c)

d)

e)

»

9)

rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(1)opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai

(2)Wajar tersebut diukur: dan

(3)jumlah dan rata-rata tertimbang ni wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
Opsi saham):

dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

Page 91 OCR 0.907
M)

Page 91 of 94

Khusus Industri Asuransi:
a) Ana kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) Anali

's Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan

(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Mn Cuit H.A

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan

d) Zakat,

aa KL

43)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari

a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

c) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengarul
perusahaan.

kinerja atau kelangsungan hidup

Catatan 39

49)

Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya,

Page 92 OCR 0.944
Page 92 of 94

kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya) dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa non penyesuaian yang material setelah periode
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1)tanggal terjadinya, Catatan 48
(2)sifat peristiwa: dan Catatan 48
(3)estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.
46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: Catatan 2a
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: Catatan 2a

Page 93 OCR 0.934
Page 93 of 94

tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

d). pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

Catatan 2a

Catatan 2a

47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1)sifat reklasifikasij
(2)jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3)alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1)alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2)sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi,
48) | Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

Page 94 OCR 0.941
Page 94 of 94

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta |
penjelasannya: dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya. v

c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara v
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau v
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 05 Maret 2025

Djauhar

Direkxtir Utama

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.97 MB
Published7 Mar 2025
Pages94
Characters152,714
Text sourceOCR
OCR confidence0.923

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Rukun Raharja Tbk. p.1 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata p.1
unresolved org Palilingan & Rekan p.1 ×2
unresolved org Rekan Nama Partner Eee Dwi Andani p.1
unresolved person Dwi Andani p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×13
unresolved org Bank Li p.23
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.40
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.61
unresolved org Bapepam p.81 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2024-Tahunan-RAJA.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result