Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 80
Page 1
Page 2
Pernyataan Laporan Keberlanjutan ini berisi pernyataan-pernyataan mengenai kinerja ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola serta informasi terkait rencana, proyeksi, strategi, dan tujuan Perusahaan yang merupakan pernyataan ke depan, kecuali hal-hal yang bersifat historis. Pernyataan-pernyataan mengenai masa depan memiliki risiko ketidakpastian, dan tidak ada jaminan bahwa hasil yang diindikasikan dan diantisipasi melalui pernyataan akan tercapai. Laporan Keberlanjutan ini memuat kata “Perusahaan”, “Bank Mega”, dan “Kami” yang didefinisikan sebagai PT Bank Mega Tbk. PT Bank Mega Tbk ii Laporan Keberlanjutan 2024
Page 3
“Di era transformasi digital yang semakin pesat, Bank Mega berupaya untuk
memanfaatkan teknologi guna menciptakan sistem perbankan yang lebih
inklusif, efisien, dan ramah lingkungan. Bank Mega mengembangkan dan
memberdayakan layanan digital untuk meningkatkan akses keuangan bagi
seluruh lapisan masyarakat. Melalui Mega Smart Mobile, dan internet banking,
Bank Mega mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi kapan saja
dan di mana saja. Inovasi digital ini diharapkan mendukung pertumbuhan
ekonomi, meningkatkan pengalaman nasabah, serta mengurangi dampak
lingkungan melalui operasional yang lebih hijau.”
PT Bank Mega Tbk iii Laporan Keberlanjutan 2024
Page 4
Daftar Isi
Ikhtisar Kinerja
5 Strategi Keberlanjutan 19
Keberlanjutan
Kinerja Keberlanjutan 22
Penghargaan 8
Mengelola Lingkungan,
23
Melestarikan Alam
Membina Talenta,
31
Penjelasan Direksi 9 Mengembangkan Masyarakat
Menciptakan Ekonomi
46
Berkelanjutan
Praktik Bisnis yang
64
Bertanggung Jawab
Surat Pernyataan 12
Tentang Laporan 70
Referensi POJK No.51/
POJK.03/2017 dan Indeks 73
Tentang Bank Mega 13 Isi Standar GRI
Lembar Umpan Balik 79
PT Bank Mega Tbk iv Laporan Keberlanjutan 2024
Page 5
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
02
PENDAPATAN SELAIN
BUNGA
Rp Triliun
01 03
2,50
2,29
1,82
PENDAPATAN LABA
BUNGA BERSIH BERSIH
2024 2023 2022
Rp Triliun Rp Triliun
5,87 4,05
5,53 3,51
5,10 2,63
Aspek Ekonomi [B.1]
2024 2023 2022 2024 2023 2022
04 05
PERSENTASE TOTAL NOMINAL PRODUK
KREDIT/PEMBIAYAAN DAN/ATAU JASA YANG
USAHA BERKELANJUTAN MEMENUHI KRITERIA
TERHADAP TOTAL KREDIT KATEGORI USAHA
BERKELANJUTAN (KKUB)
%
Rp Triliun
43 27,51
38 24,9
26 18,25
2024 2023 2022 2024 2023 2022
06 07
KREDIT PEMBIAYAAN JUMLAH PEMASOK
UMKM LOKAL
Rp Miliar Vendor
397
27
25
24
66
46
2024 2023 2022
2024 2023 2022
PT Bank Mega Tbk 5 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 6
02
PENGGUNAAN
01
AIR
m3
JUMLAH BIBIT BAMBU
212.513,94
YANG DITANAM
Aspek Lingkungan [B.2]
Bibit
194.636,32**
100 100 100
85.153
2024 2023 2022 2024 2023 2022
03 05
EMISI YANG
DIHASILKAN
LIMBAH
KERTAS*** tCO2
Ton
6.975,93
22,05
04
15,05 3.932,66*
10,49
KONSUMSI
ENERGI
GJ
2024 2023
139.004,97
2024 2023 2022
Keterangan:
*Penyajian kembali informasi karena peru-
78.425,59*
bahan cakupan perhitungan data [2-4]
**Peningkatan signifikan penggunaan air
disebabkan karena cakupan perhitungan
data termasuk Kantor Pusat, Kantor
Wilayah, dan Kantor Cabang
***Perhitungan Limbah kertas berasal dari
Gudang Arsip Setu
2024 2023
PT Bank Mega Tbk 6 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 7
01 02
PERSENTASE JUMLAH
PEGAWAI PEREMPUAN TINGKAT PERPUTARAN
DIBANDING TOTAL PEGAWAI
PEGAWAI
%
%
40,32
54,08
54 39,71
53
33,51
Aspek Sosial [B.3]
2024 2023 2022
2024 2023 2022
03 04
MEGA MEGA
BERBAGI PEDULI
Rp miliar Rp miliar
10,56
7,72 Realisasi
6,75
Biaya CSR 3,09
2,48 2,82
2024 2023 2022 2024 2023 2022
PT Bank Mega Tbk 7 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 8
Penghargaan
Transparansi & Penurunan Emisi Korporasi Stellar Workplace Award 2024
Terbaik 2024 Kontan & One GML
Investor Trust dan BGK Foundation • Stellar Workplace Recognition in Employee Commitment
• Transparansi Penurunan Emisi Korporasi Predikat Green • Stellar Workplace Recognition in Employee Satisfaction
• Transparansi Penurunan Emisi Korporasi Predikat Silver
Indonesia Customer Indeks Integritas Bisnis Lestari 2024
Experience & Digital Customer Tempo Data Science & Transparency
Engagement 2024 Creating Memorable International Indonesia
Customer Journey: Integrating Customer Predikat “Sapphire” pada Aspek Bisnis
Berintegritas/Anti – Korupsi, Hak Asasi Manusia,
Experience and Digital Engagement dan Lingkungan Hidup
Majalah SWA & Business Digest
Indonesia Digital Customer Engagement Champion in
Services Industry 2024 dengan predikat “Very Good”
Bisnis Indonesia
Financial Awards 2024
Bisnis Indonesia
The Most Efficient Bank KBMI 3
Infobank 7th Service, Loyalty &
Engagement (SLE) Award 2024
Infobank dan Lembaga Marketing Research
Indonesia (MRI)
• Top 3rd Rank KBMI 3 Bank in Satisfaction, Loyalty,
Engagement 2024
• The Most Satisfying KBMI 3 Bank in Branch Office
• The 2nd Most Satisfying KBMI 3 Bank in Customer Service
• The 2nd Most Satisfying KBMI 3 Bank in ATM Service
• The 2nd Most Satisfying KBMI 3 Bank in Mobile Banking
• The 3rd Best KBMI 3 Bank in Brand Interactivity
• The 3rd Best KBMI 3 Bank in Customer Loyalty
• The 3rd Best KBMI 3 Bank in Satisfaction Index
• The 3rd Most Satisfying KBMI 3 Bank in Services
PT Bank Mega Tbk 8 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 9
Penjelasan Direksi [D.1][2-22]
“
Dengan semangat inovasi digital, Bank Mega
berkomitmen untuk menciptakan pengalaman
perbankan berkualitas, meningkatkan pembiayaan
berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi
“
pemangku kepentingan.
Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dengan rasa syukur, mewakili Direksi Bank Mega,
saya menyampaikan laporan keberlanjutan tahun ini
yang menyajikan gambaran komprehensif mengenai
langkah-langkah yang telah dilakukan Bank Mega untuk
mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan
mewujudkan visi Bank Mega sebagai Bank Kebanggaan
Bangsa. Melalui berbagai inisiatif, Bank Mega berhasil
meraih sejumlah pencapaian yang baik. Pencapaian ini
tidak lepas dari dukungan dan kerja sama yang baik dari
seluruh pemangku kepentingan.
Kami menyadari bahwa bisnis saat ini semakin dinamis
Kebijakan Merespon Tantangan Keberlanjutan [D.1A]
dengan munculnya berbagai tantangan baru, terutama
Aktivitas perbankan dijalankan berlandaskan pada nilai-
di bidang lingkungan dan sosial. Banyak debitur yang
nilai keberlanjutan sesuai visi dan misi Perusahaan.
masih membutuhkan pemahaman lebih lanjut tentang
Nilai-nilai tersebut diimplementasikan dalam kegiatan
pentingnya kesadaran terhadap risiko lingkungan,
sehari-hari dan terus ditanamkan agar menjadi budaya
khususnya risiko iklim. Hal ini menjadi salah satu tantangan
perusahaan yang melekat pada setiap individu. Seluruh
dalam penerapan prinsip keuangan berkelanjutan dan
pegawai diharapkan dapat berperan serta dalam
pembiayaan hijau secara optimal. Oleh karena itu, Bank
membentuk budaya keberlanjutan ini dengan melakukan
Mega berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan
efisiensi di setiap proses kerja mereka sehari-hari.
meningkatkan pemahaman mengenai dampak risiko
terhadap operasional perbankan.
Di tahun 2024, Bank Mega melanjutkan inovasi,
memperkuat digitalisasi, melakukan efisiensi dan
Sebagai respon terhadap tantangan tersebut, Bank Mega
meningkatkan layanan untuk menciptakan iklim
menyusun kebijakan dan inisiatif dengan melakukan
perbankan yang lebih customer-centric dimana kebutuhan
analisis keuangan berkelanjutan terhadap calon debitur
dan kepuasan nasabah sebagai prioritas utama. Bank
yang mencakup aspek kepatuhan, lingkungan hidup,
Mega berkomitmen untuk menciptakan pengalaman
sosial, dan tenaga kerja. Dengan pendekatan ini, Bank
perbankan yang berkualitas, mematuhi seluruh regulasi
Mega berkomitmen untuk memastikan proses kredit
yang ditetapkan, serta memberikan nilai tambah bagi
dapat dilakukan sesuai dengan prinsip keberlanjutan.
pemangku kepentingan.
PT Bank Mega Tbk 9 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 10
Selain itu, Bank Mega mengevaluasi dan mengawasi sebelumnya, yang tercatat sebanyak 10,27 juta lembar.
kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) debitur Peningkatan ini mencerminkan upaya yang konsisten
dan memastikan tidak ada pelanggaran. Menyikapi dalam mengurangi ketergantungan pada kertas dan
kebijakan OJK, Bank Mega mulai memetakan dan memperkenalkan solusi yang lebih efisien serta ramah
mensimulasikan dampak risiko iklim melalui Climate Risk lingkungan. Berdasarkan data pengurangan penggunaan
Management & Scenario Analysis (CRMS) dan Climate kertas tersebut, Bank Mega telah menghitung simulasi
Risk Stress Test (CRST). untuk dampak positif terhadap lingkungan.
Diperkirakan, penghematan pemakaian kertas pada tahun
Bank Mega berkomitmen untuk terus beradaptasi 2024 telah mengurangi penebangan pohon sebanyak
dengan prinsip keuangan berkeberlanjutan serta 969 pohon, meningkat 8,4% dibandingkan dengan tahun
mengintegrasikan risiko LST dalam setiap strategi usaha 2023 yang tercatat sebanyak 894 pohon. Pengurangan
dan pengembangan produk. penebangan pohon ini memiliki dampak langsung
terhadap pengurangan emisi karbon, dengan estimasi
Kinerja Keberlanjutan 2024 [D.1B] pengurangan 13,56 ton CO₂ serta penambahan produksi
Pengelolaan Lingkungan 425 ton Oksigen (O₂).
Pada tahun 2024, Bank Mega melakukan serangkaian
kegiatan untuk membangun kesadaran akan pelestarian Selain itu, Bank Mega juga melakukan inisiatif efisiensi
lingkungan. Kampanye efisiensi energi di tempat kerja energi dan mendukung transisi energi melalui
serta gerakan go green dengan menghemat energi listrik pengoperasian 5 (lima) unit Stasiun Pengisian Kendaraan
dan mengurangi penggunaan kertas terus dilakukan. Listrik Umum (SPKLU) dilengkapi dengan mesin
Inisiatif ini diharapkan dapat membantu mengurangi pengisian daya super cepat atau ultra fast charging
dampak negatif pada lingkungan. di Menara Bank Mega. Langkah ini bertujuan untuk
mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik
Bank Mega telah melakukan perluasan penghitungan dan mendukung penggunaan kendaraan bebas emisi.
emisi yang lebih lengkap dibandingkan dengan tahun
sebelumnya . Hasil jumlah emisi yang dihasilkan dari emisi Karyawan dan Masyarakat
Cakupan 1 yang terdiri dari kontribusi perhitungan Bahan Bank Mega mendukung terciptanya sumber daya
Bakar Minyak (BBM), Kertas HVS, dan Kertas Koran, serta manusia yang unggul untuk memberikan pelayanan
Cakupan 2 yang mencakup Listrik, Air PAM, dan taksi yang optimal bagi nasabah. Pengembangkan kapasitas
online menunjukkan total emisi sebesar 6.975,92 tonCO2e pegawai melalui program pelatihan yang komprehensif
untuk kegiatan operasional di seluruh kantor. sepanjang tahun 2024 untuk membentuk pegawai yang
handal, berdedikasi, dan kompeten akan meningkatkan
Dalam era digital yang semakin berkembang, Bank pengalaman perbankan bagi setiap nasabah.
Mega terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi
untuk mendukung operasional yang lebih efisien serta Bank Mega sebagai bagian dari masyarakat Indonesia,
berkomitmen pada pelestarian lingkungan. Salah satu berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada
langkah strategis yang diambil adalah mengurangi masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan tanggung
ketergantungan pada penggunaan kertas melalui jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang mencakup
digitalisasi produk dan layanan keuangan. Langkah ini kegiatan Mega Berbagi dan Mega Peduli serta literasi
tidak hanya meningkatkan efisiensi internal tetapi juga dan inklusi keuangan. Pada tahun 2024, biaya kegiatan
mendukung penerapan program berkelanjutan yang lebih program Mega Peduli tercatat sebesar Rp2,48 miliar.
ramah lingkungan. Donasi yang berasal dari Tabungan Mega Berbagi pada
tahun 2024 mencapai Rp10,56 miliar telah disalurkan
Bank Mega terus mengembangkan dan meningkatkan untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dan
digitalisasi layanan keuangan, sebagai bagian dari motivasi siswa dalam bidang literasi di remote area serta
komitmennya terhadap keberlanjutan. Hingga tahun untuk membangun dan merenovasi sekolah di beberapa
2024, tercatat pembukaan rekening melalui aplikasi wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia.
M-Smile mencapai 81.055 akun, serta penerapan
e-statement pada kartu kredit Bank Mega telah Kinerja Ekonomi dan Keuangan Berkelanjutan
melibatkan 947.707 akun. Implementasi digitalisasi ini Selama tahun 2024, Bank Mega membukukan
memungkinkan Bank Mega mengurangi pemakaian kertas pendapatan bunga sebesar Rp10,29 triliun, mengalami
secara signifikan dan mempermudah akses nasabah kenaikan sebesar 0,7% dibandingkan dengan tahun
terhadap layanan perbankan. 2023 yang tercatat sebesar Rp10,22 triliun. Laba bersih
tercatat sebesar Rp2,63 triliun. Sementara itu, kredit
Sebagai dampak dari digitalisasi, Bank Mega berhasil untuk Kegiatan Kategori Usaha Berkelanjutan (KKUB)
mengurangi penggunaan kertas sebanyak 11,17 juta lembar mengalami peningkatan hingga 10,52% dari Rp24,9
pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp27,5 triliun.
sebesar 8,8% dibandingkan dengan tahun Peningkatan ini menunjukkan bahwa target pertumbuhan
PT Bank Mega Tbk 10 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 11
penyaluran dana yang sesuai dengan KKUB telah tercapai. keuangan berkelanjutan dalam proses analisis kredit,
Bank Mega terus meningkatkan pembiayaan pada Bank Mega bertujuan untuk memperoleh keunggulan
kategori KKUB untuk mendukung realisasi proyek-proyek kompetitif, menarik pelaku usaha yang berkomitmen
hijau dan mencapai tujuan jangka panjang Perusahaan. pada praktek bisnis yang bertanggung jawab, serta
membuka jalan menuju pertumbuhan yang lebih inklusif
Tata Kelola dan berkelanjutan. Dukungan terhadap pembiayaan
Pada kinerja tata kelola, di tahun ini Bank mendapatkan KKUB juga sejalan dengan upaya Bank Mega untuk
prestasi dengan menerima predikat “Sapphire” pada mendukung pencapaian target net zero emission (NZE)
aspek bisnis berintegritas, yaitu anti korupsi dan hak yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.
asasi manusia yang diselenggarakan oleh Tempo Data
Science & Transparancy International Indonesia. Capaian Bank Mega berupaya menciptakan sektor perbankan
ini menjadi pendorong bagi dasar pertumbuhan bisnis yang berdampak positif melalui serangkaian strategi.
Bank Mega di masa depan. Bank Mega akan terus Bank Mega berupaya meningkatkan layanan keuangan
melangkah bersama semua pemangku kepentingan digital untuk memberikan solusi terbaik bagi nasabah,
untuk memperkuat tata kelola dan ketahanan usaha yang penguatan keamanan transaksi dan perlindungan data,
beretika dan transparan. peningkatan efisiensi layanan, serta promosi inklusi dan
literasi keuangan. Selain itu, Bank Mega juga menerapkan
Strategi Pencapaian Target dan Prospek Usaha [D.1C] proses seleksi ketat bagi debitur dan memastikan bahwa
Bank Mega menargetkan pertumbuhan 5% dari tahun operasionalnya selaras dengan prinsip-prinsip LST.
sebelumnya untuk penyaluran dana KKUB. Bank Mega
akan memperluas portofolio kredit ke sektor-sektor yang Penutup dan Apresiasi
mendukung pembangunan berkelanjutan, meliputi tujuh Bank Mega sangat berterima kasih dan memberikan
sektor prioritas, di antaranya pertanian; kehutanan dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pemangku
perikanan; pertambangan dan penggalian; pengadaan kepentingan atas kontribusi serta kepercayaan yang
listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin; konstruksi; diberikan selama tahun 2024. Perjalanan panjang akan
pengangkutan dan pergudangan; industri pengolahan; terus kita lakukan bersama dengan mengintegrasikan
dan kredit konsumtif kepemilikan properti dan terus berbagai aspek kinerja, baik lingkungan, sosial, maupun
melakukan adaptasi untuk menjangkau pasar-pasar baru. tata kelola untuk memberikan dampak positif pada
ketahanan ekonomi jangka panjang. Inovasi digital yang
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance terus kami lakukan menjadi bagian dari perjalanan ini
(ESG) serta pengelolaan risiko perubahan iklim melalui dalam bertransformasi mendukung ekonomi rendah
CRMS dan CRST dalam aktivitas operasional dan karbon. Kami yakin kehadiran dan kepercayaan seluruh
perkreditan akan memberikan manfaat strategis bagi pemangku kepentingan menjadi dasar untuk membangun
Bank Mega dalam mitigasi risiko jangka pendek maupun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
jangka panjang. Dengan mengintegrasikan kriteria
Jakarta, 5 Maret 2025
Kostaman Thayib
Direktur Utama
PT Bank Mega Tbk 11 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 12
Surat Pernyataan
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Mega, Tbk
Kami segenap Dewan Komisaris menyatakan bahwa seluruh informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk
tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan sesuai dengan peraturan, serta Kami bertanggung jawab atas kebenaran
isi Laporan Keberlanjutan Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 05 Maret 2025
Chairul Tanjung
Komisaris Utama
Achjadi Ranuwisastra Lambock V. Nahattands
Komisaris Independen Komisaris Independen
Hizbullah
Komisaris Independen
Surat Pernyataan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Mega, Tbk
Kami yang bertandatangan di bawah ini menyatakan bahwa Laporan Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk tahun buku
2024 telah disampaikan sesuai dengan peraturan dan Kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Keberlanjutan ini.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 05 Maret 2025
Kostaman Thayib
Direktur Utama
Indivara Erni Lay Diza Larentie Yuni Lastianto
Wakil Direktur Utama Wakil Direktur Utama Direktur Compliance and Human Capital
Madi Darmadi Lazuardi Martin Mulwanto C. Guntur Triyudianto
Direktur Credit Direktur Treasury & International Banking Direktur Operations
Y.B. Harianto
Direktur Information Technology
PT Bank Mega Tbk 12 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 13
Tentang Bank Mega
Bank Mega bukan hanya sebagai institusi keuangan saja, namun menjadi mitra dalam mendukung
keberlanjutan.
Sekilas Perusahaan [C.1][C.2][2-1]
Nama Perusahaan Tahun Awal Beroperasi
PT Bank Mega Tbk 1969
Dasar Hukum Pendirian Badan Hukum
Akta Pendirian Perseroan Terbatas
PT Bank Karman No. 32 Tanggal 15 April 1969 Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Juncto Akta Perubahan No. 47 pada 17 April 2000 kode saham MEGA
Tanggal 26 November 1969
Bidang Usaha Alamat Kantor Pusat
Layanan Perbankan Menara Bank Mega
Jl. Kapten Tendean No. 12-14 A
Jakarta, 12790, Indonesia
Izin Usaha Telp: (+6221) 7917 5000
Fax: (+6221) 7918 7100
Izin Bank Umum :
Website: www.bankmega.com
Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik
E-mail: corsec@bankmega.com
Indonesia No. D.15.6.5.48
tanggal 14 Agustus 1969 Media Sosial:
• Instagram: @bankmegaid
Izin Bank Devisa :
• Facebook: BankMegaID
Surat Keputusan Deputi Gubernur Senior Bank
• X: @BankMegaID
Indonesia No. 3/1/KEP/DGS/2001
• Youtube: Bank Mega Indonesia
tanggal 31 Januari 2001
• Tiktok: @bankmega
Izin Wali Amanat :
Surat Keputusan Bapepam LK
No. 20/STTDWA/PM/2000, 2 Agustus 2000
Kepemilikan Saham
58,02%
41,98%
PT Mega Corpora
Masyarakat
PT Bank Mega Tbk 13 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 14
Visi dan Misi [C.1]
Visi
Menjadi Kebanggaan Bangsa Misi
Mewujudkan hubungan baik yang berkesinambungan dengan
nasabah melalui layanan perbankan inovatif dan sinergi dengan
didukung oleh ekosistem yang terintegrasi, sumber daya manusia
yang profesional, serta kemampuan kinerja organisasi terbaik
untuk memberikan nilai tambah yang tinggi bagi seluruh pemangku
kepentingan (stakeholders)
Nilai Perusahaan
Dynamic Trust Commitment
Terbuka terhadap Menjunjung tinggi Kemauan dan tekad kuat
perubahan, adaptif kepercayaan dan untuk memenuhi janji
& gesit bersikap profesional secara konsisten guna
memberikan kontribusi
terbaik
D E T E C S
Entrepreneurship Ethics Synergy
Menciptakan peluang bisnis dan perbaikan Sikap dan perilaku Melakukan kolaborasi untuk
terus menerus untuk mencapai performa menegakkan norma & nilai- menghasilkan nilai tambah
perusahaan yang optimal nilai yang berlaku gabungan yang jauh lebih tinggi
Membangun Budaya Keberlanjutan [F.1] Selain itu, Bank Mega juga melakukan kampanye gaya hidup
Bank Mega berupaya untuk membangun budaya berkelanjutan dan budaya ramah lingkungan yang salah
keberlanjutan yang diintegrasikan ke dalam seluruh satunya disampaikan melalui majalah internal Bank Mega,
aspek operasional Perusahaan. Dalam membangun PRIDE. Hal ini tertuang dalam BOD Message, Salam Redaksi
budaya keberlanjutan, Perusahaan melibatkan tidak dan juga artikel-artikel yang disajikan. Penyampaian melalui
hanya manajemen puncak tetapi juga seluruh karyawan majalah internal PRIDE diharapkan dapat diketahui oleh seluruh
dengan menanamkan nilai-nilai perusahaan yang kami pegawai dan dapat diterapkan di lingkungan perusahaan.
sebut dengan DETECS (Dynamic, Entrepreneurship,
Trust, Ethics, Commitment, Synergy) serta memberikan Sosialisasi dilakukan secara konsisten dan berkala oleh
sosialisasi corporate culture untuk meningkatkan Unit Kerja Corporate Communication & Culture Specialist
kapasitas internal. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai yang merupakan bagian dari Unit Kerja Corporate Affairs.
cara, antara lain dengan menampilkan artikel-artikel yang Pengembangan budaya keberlanjutan di lingkungan Bank
mendukung nilai-nilai perusahaan pada website internal Mega diharapkan dapat mendorong terciptanya praktik bisnis
Bank Mega yaitu MegaWeb, penyampaian informasi yang ramah lingkungan, meningkatkan efisiensi operasional,
melalui email blast kepada seluruh pegawai, serta meningkatkan internalisasi nilai-nilai (values) yang dapat
memberikan materi induksi kepada pegawai baru yang mencerminkan budaya perusahaan sehingga dapat
mencakup profil perusahaan dan pengenalan budaya memperkuat reputasi perusahaan.
perusahaan yang diterapkan di Bank Mega.
PT Bank Mega Tbk 14 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 15
Wilayah Operasional [C-3][2-6][FS-13]
Selama periode pelaporan, Bank Mega memiliki 8 Kantor Wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia dan terdiri
dari 55 Kantor Cabang, 306 Kantor Cabang Pembantu, 2 Kantor Fungsional serta memiliki 528 ATM. Layanan
Bank Mega juga telah menjalin kerja sama dengan 15 bank koresponden yang tersebar di beberapa negara.
1. Medan (area Sumatera kecuali Lampung)
2. Jakarta 1 (Area DKI Jakarta, Bekasi, dan Karawang)
3. Jakarta 2 (Area Jakarta Selatan, Lampung, Bogor, Depok, Tangerang, dan Banten)
4. Bandung (Area Jawa Barat kecuali Bogor, Depok, Bekasi, dan Karawang)
5. Semarang (Area Jawa Tengah dan DI Yogyakarta)
6. Surabaya (Area Jawa Timur, NTB, NTT, dan Bali)
7. Makassar (Area Sulawesi, Maluku, dan Papua)
8. Banjarmasin (Area Kalimantan)
Jaringan Kantor dan ATM Bank Mega
Uraian 2024 2023 2022
Jaringan Kantor
Kantor Pusat 1 1 1
Kantor Wilayah 8 8 8
Kantor Cabang 55 55 55
Kantor Cabang Pembantu 306 312 326
Kantor Fungsional 2 3 2
Total 372 379 392
ATM Bank Mega
Total 528 582 636
PT Bank Mega Tbk 15 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 16
Produk dan Layanan [C.4][2-6]
Bank Mega menyediakan beragam produk perbankan baik simpanan maupun pinjaman untuk nasabah individu dan
institusi. Beragam produk perbankan ini dilengkapi dengan berbagai layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan
nasabah termasuk layanan treasuri dan perbankan internasional. Beberapa di antaranya meliputi produk simpanan,
pinjaman, trade finance, transaksi internasional, treasuri, Mega Pass, M-Money, maupun layanan transaksi yang dapat
diakses dengan kartu dan aplikasi mobile. Nasabah dapat mengakses seluruh produk dan layanan tersebut secara digital
melalui M-Smile, Mega Internet, dan Mega ATM.
Informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan dapat diakses dalam Laporan Tahunan 2024 dan
situs Perusahaan: https://bankmega.com/id/personal/simpanan-individual/ serta https://bankmega.
com/id/bisnis/simpanan-bisnis/
Transaksi Layanan Perbankan
2022
Jenis Layanan Satuan 2024 2023
Nasabah 87.673 111.642 143.086
Mega ATM
Nilai (Rp Miliar) 1.951 2.358 3.112
Jumlah Kartu 216.032 228.918 256.499
Mega Pass
Nilai (Rp Miliar) 460 411,0 407,0
Nasabah 21.585 23.101 26.094
Internet Banking
Nilai (Rp Miliar) 56.044 47.982 47.693
Nasabah 971.531 784.118 581.311
Mobile Banking
Nilai (Rp Miliar) 49.908 36.339 20.967
Jumlah Kartu (Juta) 4,2 4,8 4,6
Uang Elektronik
Nilai (Rp Miliar) 0,4 0,7 0,4
Box 7.331 7.690 4.257
Safe Deposit Box
Nilai (Rp Miliar) 5,3 5,5 5,6
Kuantitas Produk
SIMPANAN
356.358 103,03
91,68
332.136 89,45
323.088
2024 2023 2022* 2024 2023 2022*
*Terdapat penyajian kembali informasi *Terdapat penyajian kembali informasi
(restatement) dari Laporan Keberlanjutan (restatement) dari Laporan Keberlanjutan
2022. [2-4] 2022. [2-4]
Nasabah (Orang) Nilai (Rp Triliun)
PT Bank Mega Tbk 16 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 17
Treasuri
Produk dan Layanan Satuan 2024 2023 2022
Nasabah (Orang) 837 97 82
Foreign Exchange Transactions
Frekuensi Transaksi 7.836 7.884 9.958
(Spot, Forward & Swap)
Volume Transaksi (Rp Miliar) 253.136 316.172 390.324
Nasabah (Orang) 71 74 60
Money Market Transactions Frekuensi Transaksi 4.701 3.518 1.449
Volume Transaksi (Rp Miliar) 735.963 485.867 194.855
Nasabah (Orang) 1.793 5.670 6.210
Bonds Trading Transactions Frekuensi Transaksi 6.212 13.589 12.302
Volume Transaksi (Rp Miliar) 85.260 104.431 120.439
Nasabah (Orang) 2.701 5.841 6.352
Jumlah Frekuensi Transaksi 18.749 24.991 23.709
Volume Transaksi (Rp Miliar) 1.074.358 906.471 705.618
Skala Usaha [C.3]
2.230 2.553 5,87 4,05
2.176 5,53 3,51
2.406 2.505
2.010 5,10 2,63
2024 2023 2022* 2024 2023 2022* 2024 2023 2022* 2024 2023 2022*
JUMLAH PEGAWAI TETAP PENDAPATAN BUNGA BERSIH LABA BERSIH
Laki-laki (Orang) Perempuan (Orang) Rp Triliun Rp Triliun
21,76 141,75
21,18
121,12
134,92
113,73 110,29 20,63
132,05
Total Kapitalisasi 2024 2023 2022* 2024 2023 2022* 2024 2023 2022*
TOTAL LIABILITAS TOTAL EKUITAS TOTAL ASET
Rp Triliun Rp Triliun Rp Triliun
Perubahan Signifikan [C.6]
Selama tahun 2024, Bank Mega mengalami perubahan signifikan dalam pengelolaan jaringan layanannya, yaitu penutupan
beberapa kantor cabang dan kantor fungsional. Adapun kantor-kantor yang telah ditutup meliputi KCP Jakarta Kelapa
Gading Inkopal, KCP Jakarta Jayakarta, KCP Jakarta Pasar Baru, KCP Surabaya Transmart Ngagel, KCP Depok Transmart
Dewi Sartika, KCP Tasikmalaya Transmart, serta KF Collection & Recovery Surabaya. Bank Mega tetap berfokus pada
peningkatan layanan optimal di lokasi-lokasi strategis yang ada, serta memanfaatkan berbagai kanal digital untuk terus
memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.
PT Bank Mega Tbk 17 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 18
Keanggotaan Asosiasi [C.5][2-28]
Ikatan
Bankir Forum
Indonesia Komunikasi
(IBI) Direktur Asosiasi
Kepatuhan Kartu Kredit
Perbankan Indonesia
(FKDKP) (AKKI)
Lembaga
Alternatif
Penyelesaian
Sengketa Sektor
Jasa Keuangan
(LAPS-SJK)
Himpunan
Nama Organisasi Pedagang Surat
Asosiasi dan Peran Bank Utang Negara
Emiten
Mega Sebagai (HIMDASUN)
Indonesia
(AEI) Anggota
Asosiasi Pasar
Uang dan Valuta
Asing Indonesia
(APUVINDO)
Perhimpunan Association
Bank Umum Cambiste
Nasional Internationale
(Perbanas) Financial Markets
Asosiasi
Association (ACI
Sistem
FMA) Indonesia
Pembayaran
Indonesia
(ASPI)
Pelibatan Pihak Lokal dalam Rantai Pasok [2-6][204-1]
Guna meningkatkan keberlanjutan, Bank Mega mendukung Perusahaan memastikan kelancaran rantai pasokan dan
proses rantai pasok yang berkualitas, transparan, tercapainya kemitraan yang optimal dengan menetapkan
profesional, dan aman dengan melibatkan pemasok berbagai kriteria penilaian dan evaluasi kinerja secara
maupun mitra kerja/pihak lokal dengan total nilai proporsi berkala. Penilaian dan evaluasi dilaksanakan di bawah
pemasok lokal adalah 100%. Untuk memastikan kegiatan tanggung jawab unit kerja Property and Facility Services
operasional berjalan sesuai prinsip kehati-hatian, maka dan unit kerja Procurement Services.
Bank Mega mengimplementasikan langkah mitigasi untuk
memastikan kepatuhan tersebut. Bank Mega menetapkan Berikut ini merupakan langkah Bank Mega dalam
parameter untuk menilai reputasi dan kualifikasi pemasok memverifikasi kredibilitas pemasok yang menjadi mitra kerja:
yang akan menjadi mitra sesuai dengan Surat Keputusan 1. Identifikasi kebutuhan dan kriteria pemasok dengan
No. 078/DIRBM/24 tanggal 25 Juli 2024 tentang Kualifikasi, menentukan spesifikasi layanan atau produk yang
Verifikasi, dan Evakuasi Vendor. dibutuhkan oleh Bank Mega. Selanjutnya, pemasok
dapat melengkapi daftar kriteria penilaian seperti
dokumen legalitas, pengecekan reputasi dan
Jumlah Pemasok Lokal pengalaman kerja melalui hard copy dan platform
digital, serta pengecekan laporan keuangan
perusahaan.
2024 27
2. Melakukan kunjungan fisik ke kantor pemasok untuk
2023 24 memastikan alamat benar, tidak fiktif, dan aktif
2022 25 digunakan, kemudian mengevaluasi kondisi aktual
baik dari ketersediaan dan kesiapan fasilitas, jumlah
Catatan: Pemasok lokal adalah pemasok yang
berasal dari Indonesia.
karyawan, aktivitas operasional, serta bertemu
langsung dengan penanggung jawab dari pemasok.
PT Bank Mega Tbk 18 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 19
Strategi Keberlanjutan [A.1][2-22][2-23][2-24]
”Strategi keberlanjutan yang efektif tidak hanya mengurangi dampak negatif, tetapi juga menciptakan
nilai tambah bagi bisnis”.
Sejalan dengan visi Bank Mega untuk menjadi Bank Kebanggaan Bangsa Indonesia, maka perusahaan menerapkan
praktik keberlanjutan dengan mendukung ekonomi rendah karbon, tidak hanya fokus pada perolehan laba (profit) tetapi
juga peningkatan sumber daya manusia (people), dan kelestarian lingkungan (planet). Untuk mewujudkan usaha yang
berkelanjutan, Bank Mega memperhatikan aspek internal dan eksternal.
Strategi Internal Strategi Eksternal
• Meningkatkan produktivitas operasi yang efisien Meningkatkan inovasi dan layanan, termasuk
• Penerapan teknologi yang mendukung pembiayaan Kategori Kegiatan Usaha
keberlanjutan dalam setiap proses bisnis Berkelanjutan (KKUB) dan penghimpunan dana
• Mengoptimalkan kemampuan internal untuk yang masuk dalam kategori keberlanjutan
merealisasikan prioritas keuangan berkelanjutan
Selain itu, Bank Mega berupaya untuk terus mengembangkan pembiayaan bagi usaha-usaha yang ramah lingkungan dan
berkelanjutan, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Upaya ini dilakukan melalui berbagai cara, yaitu:
• Menjalin kerja sama dengan ekosistem CT Corpora;
• Mempercepat proses digitalisasi; dan
• Melakukan mitigasi risiko Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).
Bank Mega melakukan strategi keberlanjutan secara bertahap untuk meningkatkan pembiayaan pada usaha-usaha yang
berfokus pada keberlanjutan. Sebagai bagian dari komitmen ini, Bank Mega menetapkan target penyaluran dana sesuai
dengan kriteria keuangan berkelanjutan yang diharapkan tumbuh sebesar 5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Melalui komitmen ini, Bank Mega berharap dapat berkontribusi secara signifikan dalam mendorong pertumbuhan
ekonomi dan mendukung transisi ekonomi rendah karbon.
PT Bank Mega Tbk 19 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 20
Dukungan Terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
Bank Mega telah mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang sejalan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (TPB) pada tahun 2030, yaitu:
Metadata TPB
Kementerian PPN/ Dukungan Bank Mega
Bappenas
Target TPB Target 2024 Capaian 2024
Kehidupan Sehat dan Sejahtera
3.4 Meningkatkan kesehatan • Meningkatkan derajat kesehatan karyawan • Melaksanakan kegiatan Mini Medical Check-Up
mental dan kesejahteraan. Bank Mega. (MMCU) dan Pap Smear dengan diikuti oleh
(3.4.1; 3.4.1.(b)) • Menyediakan lingkungan kerja yang sehat, kurang lebih 100 - 150 pegawai pada setiap
layak, dan aman untuk seluruh pegawai. kegiatan.
3.8 Meningkatkan kesehatan. • Memberikan jaminan kesehatan menyeluruh • Meningkatkan awareness pegawai akan
(3.8.1*; 3.8.2.(a)) kepada seluruh pegawai. pentingnya kesehatan melalui Health Talk
via zoom dan Health Fair dengan diikuti oleh
kurang lebih 200 pegawai.
• Seluruh pegawai (100%) telah menerapkan
standar kesehatan dan keselamatan kerja.
• Menyertakan pegawai dalam Program Jaminan
Sosial Tenaga Kerja (BPJS Ketenagakerjaan)
yang mencakup asuransi kecelakaan kerja,
jaminan hari tua dan kematian kepada seluruh
pegawai.
• Melaksanakan sosialisasi dan simulasi tanggap
bencana secara rutin (K3).
• Melaksanakan olahraga bersama yang diikuti
oleh kurang lebih 40 peserta dan juga
konsultasi psikologi gratis untuk pegawai.
Pendidikan Berkualitas
4.a Membangun dan • Memberikan pendidikan berkualitas tidak • Memberikan bantuan pendidikan melalui
meningkatkan fasilitas hanya bagi pegawai Bank tetapi juga program PIJAR berupa pendampingan
pendidikan yang ramah anak. masyarakat yang membutuhkan. literasi dan numerasi kepada para murid
(4.a.1*) • Melaksanakan pelatihan Keuangan dan pendampingan penyesuaian kurikulum
Berkelanjutan bagi seluruh pegawai melalui baru kepada para guru di daerah dengan
4.c Meningkatkan pasokan platform e-learning. mengirimkan relawan guru ke 4 sekolah di
guru yang berkualitas. (4.c.1*) • Memberikan sertifikasi dan pelatihan sesuai antaranya 2 sekolah di NTT, 1 di Sumatera Barat
dengan materi terkini dan berdasarkan dan 1 sekolah di Sumatera Selatan.
ketentuan regulator. • Mengikutsertakan 1.095 pegawai pada program
• Mengembangkan modul E-learning Pengenalan peningkatan kapasitas, baik melalui e-learning
Aksi Keuangan Berkelanjutan. maupun tatap muka (non e-learning).
• Mengembangkan materi Pengenalan Aksi • Sejumlah 70 pegawai mengikuti Pelatihan
Keuangan Berkelanjutan dalam Kurikulum Pengenalan Rencana Aksi Keuangan
Development Program. Berkelanjutan (RAKB) bagi peserta
Development Program.
• Selama tahun 2024, sejumlah pegawai Bank
Mega telah berpartisipasi dalam Pelatihan
Climate Risk Stress Testing (CRST) yang
diadakan oleh regulator.
• Pelatihan bagi Komisaris dan Direksi mengenai
Tata Kelola Keuangan Berkelanjutan kepada 9
peserta dengan total 48 jam pelatihan.
PT Bank Mega Tbk 20 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 21
Kesetaraan Gender
5.1 Mengakhiri segala bentuk • Perusahaan mendukung adanya kesetaraan • Bank Mega memiliki Peraturan Perusahaan
diskriminasi terhadap kaum gender dan mendukung partisipasi perempuan (PP) yang mengatur hak dan kewajiban antara
perempuan. (5.1.1*) dalam posisi/jabatan manajemen. Perusahaan dan pegawai.
• Jumlah pegawai perempuan sebanyak 3.083
5.5 Menjamin partisipasi dan pegawai atau setara 54,08% dari total pegawai.
kesempatan yang sama bagi • Sebanyak 2 pegawai perempuan atau 25%
perempuan untuk memimpin. menjabat sebagai Direksi.
(5.5.2*) • Menerapkan kebijakan kesetaraan bagi seluruh
pegawai, baik dari perekrutan pegawai maupun
dalam pengembangan karir dan menduduki
posisi pejabat eksekutif.
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
8.3 Mendorong formalisasi • Mendukung dan membantu kemandirian UMKM • Sebanyak 478 UMKM mendapat peningkatan
dan pertumbuhan usaha dan menjamin akses ke layanan keuangan. akses layanan keuangan dan inklusi keuangan.
mikro, kecil, dan menengah. • Tidak ada pekerja di bawah umur di dalam • Bank Mega menetapkan kebijakan pegawai
(8.3.1.(a)) rantai pasok perusahaan. minimal 18 tahun.
• Meningkatkan kesejahteraan pegawai. • Melaksanakan pemberdayaan masyarakat
8.7 Memberantas kerja paksa • Meningkatkan perekonomian masyarakat. melalui program TJSL.
dan tenaga kerja anak. • Menerapkan program peningkatan
(8.7.1.(a)) kesejahteraan pegawai dengan
mempertimbangkan hasil evaluasi kinerja dan
8.8 Melindungi hak- kondisi Bank.
hak tenaga kerja dan • Memberikan pembiayaan kredit kepada UMKM
mempromosikan lingkungan sebesar Rp387 miliar.
kerja yang aman dan • Memberikan pembiayaan pada Kategori
terjamin bagi semua pekerja. Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) sebesar
(8.8.1.(a)) Rp27,5 triliun.
• Meningkatkan kesadaran dan penerapan
prinsip K3 bagi pegawai di tempat kerja
dengan ikut berpartisipasi pada peringatan
Bulan K3 Nasional.
Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
9.3 Meningkatkan akses • Memberikan akses keuangan kepada industri • Memberikan pinjaman/kredit kepada 478
industri dan perusahaan skala kecil. UMKM.
kecil terhadap jasa keuangan. • Optimalisasi layanan keuangan berbasis digital. • Memberikan pelatihan digitalisasi dalam
(9.3.2*) • Membangun infrastruktur digital. operasional perbankan.
• Menjaga keamanan data seluruh nasabah dan • Melakukan inovasi pengembangan produk dan/
9.b Mendukung seluruh pemangku kepentingan lainnya. atau jasa maupun pengembangan teknologi.
pengembangan teknologi. • Memberikan pembiayaan kepada sektor
(9.b.1) kegiatan usaha dan/atau kegiatan lainnya yang
berwawasan lingkungan dan ramah lingkungan.
• Memberikan kemudahan kepada para Nasabah
untuk mengakses produk dan layanan
perbankan secara digital.
Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
12.5 Mengurangi produksi • Mengurangi timbulan limbah dengan Limbah kertas pada tahun 2024 sebesar 10,49
limbah melalui pencegahan, menerapkan pola hidup berkelanjutan. ton, lebih rendah 30% dibandingkan tahun
pengurangan, daur ulang, • Efisiensi penggunaan energi dan air. sebelumnya.
dan penggunaan kembali.
(12.5.1(a))
Perdamaian, keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh
16.10 Menjamin akses publik • Mencegah adanya perilaku suap dan korupsi di • Tidak ada kasus suap dan korupsi yang terjadi
terhadap informasi dan seluruh operasional perbankan. di tahun 2024.
melindungi kebebasan • Tidak mendapat laporan pengaduan terkait • Perusahaan mematuhi regulasi dan tata kelola
mendasar. (16.10.1.(b)) pelanggaran praktik ketenagakerjaan dan HAM. perusahaan serta tidak ada praktik diskriminasi
• Seluruh pengaduan nasabah dapat ditangani terjadi.
dengan baik. • Berhasil menangani semua masukan, saran,
16.5 Secara substansial dan pengaduan secara adil, cepat, dan
mengurangi korupsi dan konsisten.
penyuapan dalam segala
bentuknya. (16.5.1.(a))
PT Bank Mega Tbk 21 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 22
Kinerja Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk 22 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 23
Mengelola Lingkungan, Melestarikan Alam
“ Melalui inovasi keberlanjutan
dan praktik bisnis yang
bertanggung jawab, Bank
Mega berupaya menjaga
harmoni antara pertumbuhan
bisnis dengan kelestarian
lingkungan hidup.
Bank Mega tidak hanya fokus dalam pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki kesadaran dalam pengelolaan
lingkungan. Meski operasional Bank Mega tidak memberikan dampak secara langsung kepada sumber daya
alam dan lingkungan, tetapi perusahaan berupaya untuk menjalankan aktivitas perbankan yang berwawasan
lingkungan. Hal ini selaras dengan strategi keberlanjutan yang telah disusun untuk internal perbankan. Melalui
berbagai program dan inisiatif, Bank berusaha untuk melakukan pengelolaan lingkungan secara bertanggung
jawab, melestarikan sumber daya alam, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
PT Bank Mega Tbk 23 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 24
Langkah Hijau Bank Mega [F.7]
Berikut ini merupakan upaya Bank Mega dalam menjaga kelestarian lingkungan, di antaranya:
1. Mengatur penggunaan kendaraan dinas operasional dan pembatasan jam kerja bagi karyawan.
2. Pengalihan penggunaan kendaraan dinas operasional menjadi menggunakan taksi online.
3. Menyediakan kendaraan dinas yang telah lulus uji emisi.
4. Efisiensi penggunaan kertas dengan memasang limit maksimal melalui mesin printer/fotocopy dan
pembatasan biaya pembelian kertas serta mengurangi jumlah langganan koran dan majalah.
5. Beralih ke digitalisasi untuk mengurangi penggunaan kertas.
6. Mengurangi pemakaian listrik di lokasi yang jarang digunakan serta membatasi pekerjaan yang dilakukan
di jam Waktu Beban Puncak (WBP).
7. Mengatur pemakaian pendingin ruangan (AC).
8. Menggunakan lampu ramah lingkungan di kantor Bank Mega.
9. Melarang penggunaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) gelas dan botol di lingkungan Bank Mega
untuk mengurangi sampah plastik, sesuai Memo Dinas No. MD. 1638/PRFS/19 tentang Pemberitahuan
Penghentian Penggunaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Gelas & Botol di Lingkungan Bank
Mega dan ditegaskan kembali melalui Memo Dinas No.MD.0065/COAF/M/2024 tentang Penegasan
Penghentian Penggunaan Air Minum Kemasan.
10. Pembangunan 5 (lima) unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Menara Bank Mega.
Pengelolaan Energi Jumlah Konsumsi dan Intensitas Energi
[F.6][302-1][302-3][302-4][E-03] [F.6][302-1] [302-3][E-03]
Bahan Bakar Minyak (BBM) Kantor Pusat (GJ)
Bank Mega membutuhkan energi untuk mendukung
kegiatan operasionalnya. Beberapa sumber energi yang
digunakan meliputi listrik dan bahan bakar seperti
solar, minyak, dan bensin. Sebagai upaya mitigasi, Bank 2024
4.381,50
Mega juga memiliki genset untuk cadangan sumber
energi apabila terjadi pemadaman listrik. Adanya genset 2023*
digunakan untuk memastikan zero downtime dan menjaga 5.474,87
transaksi perbankan tetap berjalan lancar.
Pada tahun 2024, Bank Mega mencatatkan total Bahan Bakar Minyak Kantor Wilayah dan Cabang (GJ)
penggunaan energi sebesar 139.004,97 GJ. Terdapat
tambahan cakupan data dibandingkan dengan Laporan
Keberlanjutan tahun sebelumnya. Data konsumsi energi 2024
tahun 2024 berasal dari konsumsi listrik dan bahan bakar 28.085,66
yang berasal dari penggunaan di kantor pusat dan kantor 2023*
wilayah dan cabang. Sementara itu, untuk tahun 2023 28.152,96
terdapat tambahan cakupan data berupa konsumsi bahan
bakar minyak (BBM) kantor wilayah dan cabang.
Listrik Kantor Pusat (GJ)
2024
45.282,92
2023*
44.797,75
PT Bank Mega Tbk 24 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 25
Listrik Kantor Wilayah dan Cabang (GJ) Luas operasional (m2)
2024 2024
61.254,90 314.466,42
2023* 2023*
N/A 57.595
Total Konsumsi Energi (GJ) Intensitas penggunaan energi (GJ/m2)
2024 2024
139.004,97 0,44
2023* 2023*
78.425,59 N/A
Keterangan:
*Penyajian kembali data karena ada perubahan cakupan perhitungan data. [2-4]
Faktor konversi kwh ke GJ = 0,0036 GJ, sementara itu faktor konversi liter ke GJ = 0,0342 GJ
Pengendalian Emisi [305-1][305-2][305-3] [305-5][E-01]
Sejalan dengan kebijakan Pemerintah dalam mendorong penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), Bank Mega mulai
melaksanakan inventarisasi dan melaporkan jumlah emisi GRK yang dihasilkan dari aktivitas perbankan yang dilaporkan dalam
Laporan Keberlanjutan maupun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Bank Mega berupaya untuk mengurangi emisi
yang ditimbulkan melalui berbagai inisiatif, antara lain dengan mengurangi penggunaan kertas, menghemat listrik, air, dan
Bahan Bakar Minyak (BBM) serta mendukung upaya pencapaian Net Zero Emission (NZE) 2060 yang menjadi komitmen
Indonesia. Meskipun saat ini Bank Mega belum mencantumkan target spesifik untuk NZE, setiap tahunnya Bank Mega
menetapkan target untuk menuju penurunan emisi. Bank Mega menargetkan penghematan listrik sebesar 2% setiap tahunnya.
Bank Mega telah melakukan penghitungan jumlah emisi
yang dihasilkan dari emisi cakupan 1 dan cakupan 2, yaitu
Dalam RAKB 2024 – 2028 Bank telah merancang
konsumsi bahan bakar dari kegiatan transportasi, jumlah
sejumlah kegiatan prioritas dalam rencana lima
penggunaan kertas HVS dan kertas koran untuk cakupan
tahun yang mendukung keuangan berkelanjutan,
1 serta pembelian energi listrik, PAM, serta taksi online
antara lain:
untuk cakupan 2. [E-06][E-07]
1. Penyaluran dana dan penghimpunan dana
yang sesuai dengan kriteria keuangan
Selama tahun 2024, jumlah emisi yang dihasilkan
berkelanjutan;
dari cakupan 1 adalah sebesar 1.552,93 tonCO₂e yang
2. Menghitung (estimasi) emisi karbon cakupan
mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebesar
1, 2, dan 3;
3,16%. Perhitungan jumlah emisi dilakukan dengan
3. Melakukan efisiensi, antara lain dari
mengonversi jumlah bahan bakar (liter) menjadi jarak
pemakaian listrik, BBM, air, kertas di
(km) dan menghitung penggunaan kertas HVS/koran yang
lingkungan kantor Bank Mega;
dikonversi menjadi rim/ton, kemudian dihitung besaran
4. Melakukan stress testing atas cakupan 1,2
emisinya berdasarkan kalkulator perhitungan DPNP OJK.
(risiko operasional) dan 3 (risiko kredit); dan
Sementara itu untuk emisi cakupan 2 yang dihasilkan adalah
5. Mengikutsertakan seluruh pegawai Bank
sebesar 5.422,99 tonCO₂e. Perhitungan emisi cakupan 2
Mega di Kantor Pusat dalam penerapan
juga menggunakan kalkulator perhitungan dari DPNP OJK.
keuangan berkelanjutan.
Sampai dengan tahun 2024, Bank Mega belum melakukan
penghitungan emisi yang berasal dari aktivitas di luar
operasional langsung Bank (cakupan 3). Namun demikian,
Bank Mega berkomitmen untuk terus memperluas proses
perhitungan emisi di masa yang akan datang. [F.11]
PT Bank Mega Tbk 25 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 26
Total Emisi yang Dihasilkan (tonCO2) [F.11]
Emisi 2024 2023*
Cakupan 1
BBM Kantor Pusat 205,45 256,72
BBM Kantor Wilayah dan Cabang 1.316,98 1.320,14
Kertas HVS Kantor Pusat 11,28 10,27
Kertas HVS Kantor Wilayah dan Cabang 18,98 16,03
Kertas Koran Kantor Pusat 0,09 0,12
Kertas Koran Kantor Cabang 0,15 0,38
Total Emisi Cakupan 1 1.552,93 1.603,66
Cakupan 2
Listrik Kantor Pusat 2.259,70 2.235,48
Listrik Kantor Wilayah dan Cabang 3.056,73 N/A
Air PAM Kantor Pusat 14,01 14,54
Air PAM Kantor Wilayah dan Cabang 20,38 23,00
Penggunaan Taksi Online 72,18 55,98
Total Emisi Cakupan 2 5.423 2.329
Total Emisi Cakupan 1 & 2 6.975,93 3.932,66
Keterangan: *Terdapat penyajian kembali informasi [2-4]
Intensitas Emisi [305-4][F.11][E-02]
Guna mengurangi emisi yang dihasilkan, berikut ini
merupakan beberapa upaya yang dilakukan oleh Bank
Mega: [F.12]
• Menggunakan bahan bakar dengan Oktan Tinggi RON
95 untuk kendaraan operasional Direksi dan Komisaris
serta Regional Head.
• Melakukan Uji Emisi untuk seluruh kendaraan dinas
di Kantor Pusat dan Cabang Jabodetabek dan telah
dinyatakan lulus uji emisi kendaraan bermotor.
• Pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
Umum (SPKLU).
• Efisiensi listrik di seluruh Kantor Bank Mega.
Jumlah emisi Jumlah pegawai Intensitas emisi
tonCO2 Orang tonCO2/orang
2024 6.975,93 2024 5.701 2024 1,22
PT Bank Mega Tbk 26 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 27
Bank Mega senantiasa mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk membangun ekosistem digital pada aktivitas transaksi perbankan serta untuk mengurangi jejak karbon di lingkungan perusahaan. [305-5][FS8] PT Bank Mega Tbk berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) meresmikan pengoperasian 5 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan mesin pengisian daya super cepat atau ultra fast charging di Menara Bank Mega, Jakarta. Pembangunan SPKLU ini dilakukan untuk mengakselerasi terbentuknya ekosistem kendaraan listrik guna mempercepat transisi energi di Tanah Air. Hal ini merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi. PT Bank Mega Tbk 27 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 28
Penggunaan Air [303-1][303-3][303-5] Pengelolaan Limbah
[306-1][306-2][306-3]
Pasokan air bersih yang digunakan Bank Mega diperoleh Limbah kertas merupakan komponen terbesar dari total
melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Bank limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional Bank
Mega juga tidak melakukan pengambilan air dari wilayah Mega. Semua limbah yang dihasilkan oleh Bank Mega
yang memiliki tekanan air (water stress). Air PDAM ini diserahkan dan dikelola oleh pihak ketiga berizin. [F.14]
digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional Bank [F.15][303-2]
dan memelihara lingkungan kawasan Kantor Pusat hingga
Kantor Cabang. Selama periode pelaporan, penggunaan Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, Bank
air di Kantor Pusat sebesar 79.275 m3, turun 3,69% dari Mega secara berkelanjutan berupaya mengurangi volume
tahun sebelumnya sebesar 82.318 m3. Sementara itu, total limbah kertas dengan efisiensi penggunaan sehingga
penggunaan air di tahun 2024 meliputi Kantor Pusat, dapat mencapai batas efisiensi maksimal, yang dipantau
Kantor Wilayah, dan Kantor Cabang sebesar 194.636,32 oleh unit kerja Property & Facility Services. Jumlah
m³. Perusahaan menggunakan air bersih secara bijak limbah kertas yang dihasilkan selama tahun 2024 yaitu
dan melakukan upaya efisiensi pemakaian air, dengan sebesar 10,49 ton, mengalami penurunan 30,29% dari
pengecekan & perbaikan saluran air secara berkala untuk tahun sebelumnya sebesar 15,05 ton. [F.13][E-05]
mencegah terjadinya kebocoran air.
22,05
Jumlah Pemakaian Air (m3) [F.8][E-04] 15,05
2024***) 10,49
194.636,32
2023**)
212.513,94
2022*)
85.153
Keterangan:
***) data berasal dari Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Kantor Cabang 2024 2023 2022
**) penyajian ulang karena penambahan cakupan data
*) data berasal dari Kantor Pusat Jumlah limbah kertas (ton)
Implementasi layanan berbasis teknologi terkini dalam operasional Bank Mega telah mendorong terjadinya pergeseran
signifikan menuju era digitalisasi. Hal ini membuat penggunaan kertas dalam berbagai proses bisnis telah berkurang
secara drastis. Sejalan dengan hal tersebut, Bank Mega secara konsisten melaksanakan program edukasi kepada seluruh
nasabah untuk meningkatkan literasi digital dan mendorong pemanfaatan layanan digital yang tersedia. Berikut ini
merupakan beberapa layanan digital yang berkontribusi dalam penurunan penggunaan kertas:
• M-Smile
• E-Learning
• Mobile Onboarding
• Card Initiation System
• Web Policy & Procedure Management System
• Content Management
• E-Doc
• Enterprise Data Warehouse
• MEMo
PT Bank Mega Tbk 28 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 29
Sepanjang tahun 2024, aplikasi M-Smile berhasil menarik Sementara itu, Bank juga melakukan efisiensi kertas dari
81.055 akun. Peralihan dari formulir kertas ke aplikasi sisi penggunaan kartu kredit yang telah menerapkan
digital ini tidak hanya mempermudah proses pembukaan e-statement pada tahun 2024 ini, dan mencapai 947.707
rekening, tetapi juga memberikan dampak positif akun dengan menghemat sebanyak 8.999.972 lembar
terhadap lingkungan melalui pengurangan limbah. Dengan kertas. Pada proses pengajuan aplikasi kartu kredit berbasis
berkurangnya penggunaan kertas sebanyak 291.798 lembar digital dengan menggunakan tablet pada direct sales
dari form dan salinan dokumen, Bank berhasil menghemat maupun kanal digital juga berkontribusi pada penghematan
biaya sebesar Rp29,9 juta dan menyelamatkan 26 pohon. hingga 1.883.147 lembar kertas. Estimasi tersebut diperoleh
Bank juga menghitung potensi penambahan produksi 11 ton dengan menghitung 40% kartu yang diterbitkan Bank (4.126
O2 serta mengurangi 355 kg CO2. kartu) tidak dicetak secara fisik. Berikut rincian efisiensi
penggunaan kertas dari kartu kredit:
Penyerapan CO2
Uraian Penghematan Kertas Efisiensi Pohon Produksi O2 (Ton)
(Ton)
M-Smile 291.798 26 11 0,36
E-Statement 8.999.972 783 343 11
Aplikasi Kartu Kredit 1.883.147 160 71 2,2
Total 11.174.917 969 425 13,56
Sebagai bagian dari inisiatif digitalisasi, Bank Mega telah mengoptimalkan penggunaan media informasi dengan
mengalihkan sumber berita dari media cetak, yaitu majalah dan koran ke platform digital. Pada tahun 2024, biaya yang
dikeluarkan untuk koran sebesar Rp107,22 juta, turun 40,34% dari tahun 2023 yaitu sebesar Rp179,72 juta.
Material Ramah Lingkungan [F.5]
Bank Mega belum menggunakan material daur ulang pada kegiatan operasional di kantor. Namun, Perusahaan memiliki
beberapa inisiatif ramah lingkungan dengan menggunakan produk-produk digital yang dapat mengurangi timbulan limbah
kertas, penggunaan lampu LED pada gedung kantor, dan pembatasan penggunaan AC dan printer. Bank Mega terus
berupaya untuk meningkatkan penggunaan material ramah lingkungan untuk mewujudkan ekosistem yang berkelanjutan.
Menjaga Kelestarian Alam [F.4][F.9][F.10][304-1][304-2]
Seiring dengan meningkatnya kesadaran global Bank Mega berpartisipasi dalam program penanaman
akan pentingnya pelestarian lingkungan, Bank Mega bambu di kawasan Geowisata Bukit Manoreh, yang
mengambil peran strategis dan ikut mendorong dalam digagas oleh Yayasan KEHATI. Tujuannya adalah untuk
pembangunan berkelanjutan. Meskipun operasional menjaga keberagaman jenis bambu, mengembangkan
Bank Mega tidak memiliki dampak langsung terhadap wisata edukasi, dan menciptakan ruang belajar tentang
keanekaragaman hayati, namun Bank Mega berkomitmen berbagai jenis bambu. Bank Mega telah mengalokasikan
untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian dana sebesar Rp14.500.000 setiap tahunnya hingga tahun
alam melalui penanaman bambu di Desa Ngargoretno, 2027 untuk mendukung program ini. Jumlah bibit bambu
Kabupaten Magelang. yang ditanam selama tahun 2024 adalah 100 pohon.
Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup [F-16][413-2]
Aktivitas perbankan Bank Mega tidak ada yang bersinggungan langsung dengan lingkungan hidup. Meskipun demikian
Bank Mega berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui program penanaman pohon. Selama tahun 2024, tidak
terdapat pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan aktivitas perbankan yang mengganggu lingkungan.
PT Bank Mega Tbk 29 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 30
PT Bank Mega Tbk 30 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 31
Membina Talenta, Mengembangkan Masyarakat
Dengan melibatkan
pegawai dan masyarakat
dalam berbagai program,
Bank Mega berharap
“
dapat menciptakan
perubahan positif yang
berkelanjutan.
PT Bank Mega Tbk 31 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 32
Talent Kami [2-7][405-1][406-1]
Pegawai merupakan aspek penting bagi Perusahaan, Selama tahun 2024, tidak terdapat pelanggaran Hak Asasi
oleh karena itu penting bagi Bank Mega untuk mengelola Manusia ataupun diskriminasi yang terjadi kepada pegawai.
sumber daya manusia (SDM) dengan memperhatikan Bank Mega memiliki kebijakan mengenai HAM dan perilaku
prinsip-prinsip HAM dan kesetaraan. Informasi mengenai non-diskriminasi termasuk aturan pelarangan pekerja anak
hak dan kewajiban antara Perusahaan dan pegawai diatur dan kerja paksa yang diatur dalam Peraturan Perusahaan
di dalam Peraturan Perusahaan (PP) yang wajib ditaati dan Surat Keputusan No. 083/DIRBM/21 tentang Rekrutmen
oleh kedua pihak. Untuk mengelola kepegawaian, Bank dan Seleksi Pegawai. [S-07][S-08][S-09][S-10]
Mega memiliki Unit Kerja Human Capital Management
dan Unit Kerja Human Capital Reward, Operations &
Service yang secara berkala melakukan pelaporan terkait
kepegawaian kepada Direksi. [3-3][2-30]
Kesetaraan Pegawai [F.18][S-01] Profil Pegawai Bank Mega
Bank Mega menjunjung tinggi prinsip kesetaraan Seluruh pegawai Bank Mega merupakan Warga
dengan memberikan perlakuan yang adil kepada Negara Indonesia yang sangat beragam latar
seluruh pegawainya, tanpa membedakan gender, belakangnya dan berasal dari berbagai daerah.
latar belakang, suku, agama, maupun ras. Adapun seluruh pegawai yang dimiliki adalah
Berdasarkan Surat Keputusan No. 083/DIRBM/21 pegawai penuh waktu dan tidak terdapat
tentang Rekrutmen dan Seleksi Pegawai, pegawai paruh waktu, dengan total pegawai pada
maka implementasi mengenai kesetaraan tahun 2024 adalah 5.701 pegawai yang terdiri
kesempatan bekerja telah diimplementasikan dari 2.618 pegawai laki-laki dan 3.083 pegawai
sejak proses rekrutmen pegawai. Selain itu, perempuan. Dari total 54,08% yang merupakan
pegawai juga memiliki kesempatan yang pegawai perempuan, sebanyak 25% menempati
sama untuk mengembangkan kompetensinya, posisi sebagai Direksi. Secara keseluruhan, rasio
mengembangkan karir, serta menempati antara pegawai laki-laki dan perempuan cukup
jabatan tertentu sesuai dengan bidang kerja dan seimbang dan mayoritas berada pada rentang
kapasitasnya. usia produktif, antara 25 hingga 39 tahun.
PT Bank Mega Tbk 32 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 33
Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
2024 2023 2022
Status Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki 2.010 35,26 2.176 34,85 2.230 36,37
Pegawai Tetap Perempuan 2.406 42,20 2.553 40,89 2.505 40,86
Jumlah 4.416 77,46 4.729 75,74 4.735 77,23
Laki-Laki 608 10,66 677 10,84 632 10,31
Pegawai
Perempuan 677 11,88 838 13,42 764 12,46
Kontrak
Jumlah 1.285 22,54 1.515 24,26 1.396 22,77
Total 5.701 6.244 6.131
Pegawai Berdasarkan Wilayah
2024 2023 2022
Wilayah Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki 1.687 29,59 1.920 30,75 1.994 32,52
Kantor Pusat Perempuan 1.110 19,47 1.210 19,38 1.185 19,33
Jumlah 2.797 49,06 3.130 50,13 3.179 51,85
Laki-Laki 931 16,33 933 14,94 868 14,16
Kantor Regional
Perempuan 1.973 34,61 2.181 34,93 2.084 33,99
& Cabang
Jumlah 2.904 50,94 3.114 49,87 2.952 48,15
Total 5.701 6.244 6.131
Pegawai Berdasarkan Kelompok Usia [S-02]
2024 2023 2022
Usia Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki 125 2,19 162 2,59 97 1,58
20-24 Perempuan 278 4,88 387 6,20 322 5,25
Jumlah 403 7,07 549 8,79 419 6,83
Laki-Laki 506 8,88 505 8,09 469 7,65
25-29 Perempuan 858 15,05 989 15,84 962 15,69
Jumlah 1.364 23,93 1.494 23,93 1.431 23,34
Laki-Laki 453 7,95 490 7,85 568 9,26
30-34 Perempuan 646 11,33 661 10,59 679 11,07
Jumlah 1.099 19,28 1.151 18,43 1.247 20,34
Laki-Laki 486 8,52 580 9,29 616 10,05
35-39 Perempuan 581 10,19 635 10,17 663 10,81
Jumlah 1.067 18,72 1.215 19,46 1.279 20,86
PT Bank Mega Tbk 33 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 34
Laki-Laki 489 8,58 544 8,71 559 9,12
40-44 Perempuan 373 6,54 380 6,09 322 5,25
Jumlah 862 15,12 924 14,80 881 14,37
Laki-Laki 289 5,07 284 4,55 269 4,39
45-49 Perempuan 170 2,98 161 2,58 170 2,77
Jumlah 459 8,05 445 7,13 439 7,16
Laki-Laki 210 3,68 240 3,84 239 3,90
50-54 Perempuan 147 2,58 152 2,43 131 2,14
Jumlah 357 6,26 392 6,28 370 6,03
Laki-Laki 47 0,82 38 0,61 37 0,60
55-59 Perempuan 26 0,46 24 0,38 17 0,28
Jumlah 73 1,28 62 0,99 54 0,88
Laki-Laki 13 0,23 10 0,16 8 0,13
>60 Perempuan 4 0,07 2 0,03 3 0,05
Jumlah 17 0,30 12 0,19 11 0,18
Total 5.701 6.244 6.131
Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
2024 2023 2022
Pendidikan Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki 115 2,02 111 1,78 122 1,99
Strata 2 dan 3 Perempuan 80 1,40 78 1,25 76 1,24
Jumlah 195 3,42 189 3,03 198 3,23
Laki-Laki 2.045 35,87 2.178 34,88 2.131 34,76
Strata 1 Perempuan 2.457 43,10 2.697 43,19 2.596 42,34
Jumlah 4.502 78,97 4.875 78,07 4.727 77,10
Laki-Laki 310 5,44 374 5,99 408 6,65
Diploma 3 Perempuan 510 8,95 576 9,22 562 9,17
Jumlah 820 14,38 950 15,21 970 15,82
Laki-Laki 11 0,19 14 0,22 15 0,24
Diploma 1 dan 2 Perempuan 12 0,21 12 0,19 12 0,20
Jumlah 23 0,40 26 0,42 27 0,44
Laki-Laki 137 2,40 176 2,82 186 3,03
Sekolah
Menengah Perempuan 24 0,42 28 0,45 23 0,38
Umum
Jumlah 161 2,82 204 3,27 209 3,41
Total 5.701 6.244 6.131
PT Bank Mega Tbk 34 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 35
Pegawai Berdasarkan Posisi/Jabatan
2024 2023 2022
Jabatan Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki 180 3,16 182 2,91 188 3,07
Vice President Perempuan 131 2,30 135 2,16 127 2,07
Jumlah 311 5,46 317 5,08 315 5,14
Laki-Laki 776 13,61 725 11,61 679 11,07
Manager Perempuan 620 10,88 569 9,11 528 8,61
Jumlah 1.396 24,49 1.294 20,72 1.207 19,69
Laki-Laki 984 17,26 1.170 18,74 1.188 19,38
Officer Perempuan 1.102 19,33 1.242 19,89 1.165 19,00
Jumlah 2.086 36,59 2.412 38,63 2.353 38,38
Laki-Laki 678 11,89 776 12,43 807 13,16
Administrasi Perempuan 1.230 21,58 1.445 23,14 1.449 23,63
Jumlah 1.908 33,47 2.221 35,57 2.256 36,80
Total 5.701 6.244 6.131
Jumlah Pegawai Baru Berdasarkan Gender
Jenis
2024 2023 2022
Kelamin
Laki-Laki 836 905 932
Perempuan 1.054 1.297 1.372
Jumlah 1.890 2.202 2.304
Pekerja Alih Daya [2-8][S-04]
Bank Mega memiliki pekerja lain yang bukan merupakan Jumlah Pegawai Baru Berdasarkan Kelompok Usia
pegawai Bank Mega, yaitu pekerja alih daya dari pihak Kelompok
ketiga seperti vendor dan pemasok. Bank Mega memenuhi Usia 2024 2023 2022
kewajibannya terhadap pekerja alih daya sesuai dengan (tahun)
kontrak yang telah disepakati bersama. Jumlah pekerja
<30 1.310 1.664 1.613
alih daya selama tahun 2024 adalah 3.535 pekerja.
30-50 570 530 681
Rekrutmen dan Turnover [401-1]
Proses rekrutmen Bank Mega dilaksanakan berdasarkan >50 10 8 10
Surat Edaran No. 267/DIRBM-PMIC/23 yang telah Jumlah 1.890 2.202 2.304
mematuhi ketentuan Pemerintah, termasuk aturan
tentang usia kerja minimum, waktu kerja, dan tidak ada
praktik tenaga kerja anak maupun tenaga kerja paksa.
Jumlah Pegawai Baru Berdasarkan Wilayah
Selama tahun 2024, Bank Mega mencatat sebanyak 2.433
pegawai meninggalkan Bank dengan berbagai alasan Wilayah 2024 2023 2022
seperti mengundurkan diri, pensiun, maupun meninggal
Jakarta 773 989 1.134
dunia. Tingkat turnover tahun 2024 sebesar 40,32%,
naik 6,82% dari tahun 2023. Di sisi lain, Bank Mega juga Luar Jakarta 1.117 1.213 1.170
memiliki 1.890 pegawai baru yang terdiri dari 836 laki-laki
Jumlah 1.890 2.202 2.304
dan 1.054 perempuan. [F.19][S-10]
PT Bank Mega Tbk 35 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 36
Jumlah Pegawai Mengundurkan Diri Berdasarkan
Gender
Jenis
2024 2023 2022
Kelamin
Laki-Laki 1.070 913 1.134
Kesejahteraan Pegawai
Perempuan 1.363 1.176 1.359 Remunerasi Pegawai [2-19] [F.20]
Imbal jasa dan remunerasi yang diberikan kepada seluruh
Jumlah 2.433 2.089 2.493
pegawai dipengaruhi oleh level jabatan dan capaian
kinerja masing-masing. Pemberian imbal jasa pekerja
tidak didasarkan pada perbedaan gender, suku, ras,
Jumlah Pegawai Mengundurkan Diri Berdasarkan agama, maupun golongan. Bank Mega telah mematuhi
Kelompok Usia peraturan terkait Upah Minimum Regional dan Provinsi
Kelompok (UMR dan UMP) dengan rasio 1:1 dengan besaran yang
Usia 2024 2023 2022 diberikan kepada seluruh pegawai (100%) lebih dari upah
(tahun) minimum yang telah ditetapkan. Perusahaan memiliki
kebijakan remunerasi yang diatur oleh Komite Sumber
<30 1.311 1.203 1.496
Daya Manusia, merujuk pada Surat Keputusan Nomor
30-50 1.047 819 944 062/DIRBM/23 tentang Komite Sumber Daya Manusia.
>50 75 67 53
Bank Mega memberikan benefit lain selain remunerasi yang
Jumlah 2.433 2.089 2.493 diberikan kepada pegawai tetap, pegawai kontrak, dan alih
daya, yaitu tunjangan hari raya, tunjangan jabatan, insentif
kehadiran, dan imbalan pensiun kepada pegawai yang
Jumlah Pegawai Mengundurkan Diri Berdasarkan akan memasuki masa purnabakti, asuransi kesehatan dan
Wilayah kompensasi fasilitas tahunan. [201-3] [401-2]
Wilayah 2024 2023 2022
Jakarta 885 916 1.015
Luar Jakarta 1.548 1.173 1.478
Jumlah 2.433 2.089 2.493
Cuti Melahirkan [401-3]
Dalam rangka mendukung prinsip kesetaraan gender,
Bank Mega telah menetapkan kebijakan cuti melahirkan
yang memberikan hak yang sama bagi seluruh pegawai,
40,32 baik laki-laki maupun perempuan. Hak cuti melahirkan
yang diberikan kepada pegawai perempuan adalah 3
39,71
bulan sedangkan untuk laki-laki yang istrinya melahirkan
diberikan cuti khusus selama 2 hari. Selama periode
pelaporan, jumlah pegawai perempuan yang mengambil
33,51 cuti melahirkan sebanyak 168 pegawai dan pegawai
laki-laki sebanyak 106 pegawai. Seluruh pegawai telah
kembali bekerja sesuai dengan jabatan semula. Kebijakan
mengenai cuti melahirkan diatur dalam Peraturan
Perusahaan periode 2023-2025 pasal 40.
2024 2023 2022
Tingkat Turnover Pegawai
(%) [S-03]
PT Bank Mega Tbk 36 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 37
7. Melaksanakan webinar Health Talk guna meningkatkan
awareness kesehatan kepada seluruh pegawai.
8. Menyampaikan sosialisasi penerapan protokol
kesehatan yang dilakukan melalui email dan juga situs
internal Bank (MegaWeb).
9. Bank Mega melakukan kerja sama dengan Klinik
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman [F.21]
Pratama Trans Medical dan BPJS untuk memberikan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pegawai
layanan medis bagi karyawan Kantor Pusat dan juga
merupakan salah satu prioritas Bank Mega. Sebagai
masyarakat sekitar.
bagian dari komitmen untuk menciptakan lingkungan
10. Mengadakan pelatihan K3 yang difasilitasi oleh
kerja yang aman, Bank Mega secara konsisten berupaya
pengelola gedung, pemberian informasi evakuasi
mengidentifikasi dan mengurangi potensi risiko yang
dari gedung bertingkat dalam menghadapi kejadian
dapat mempengaruhi Keselamatan dan Kesehatan
gempa, kebakaran, huru hara minimal satu kali dalam
pegawai. Dengan tujuan untuk menciptakan tempat kerja
satu tahun.
yang layak dan aman, Bank Mega terus berinovasi dalam
11. Penyediaan alat pemadam kebakaran ringan (APAR),
implementasi kebijakan K3. [403-8][S-11]
hidran, Perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) dan
safety tools lainnya.
Bank Mega bekerja sama dengan pengelola gedung untuk
menerapkan kegiatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Pegawai Bank Mega dapat menikmati berbagai
(K3), hal ini untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan
fasilitas kesehatan yang disediakan oleh perusahaan,
operasional memenuhi persyaratan yang berlaku. Evaluasi
termasuk asuransi kesehatan yang komprehensif. Untuk
K3 secara berkala ditinjau oleh Unit Kerja Property &
memberikan pelayanan yang memadai dalam kesehatan
Facility Services yang kemudian menjadi dasar untuk
pegawai, Bank Mega bekerja sama dengan Klinik Pratama
melakukan perbaikan dan penyesuaian terhadap program
Trans Medical dan BPJS guna menyediakan layanan medis
K3 yang sudah ada. [403-1][403-4]
kepada karyawan Kantor Pusat dan masyarakat sekitar
kawasan Menara Bank Mega. Selain itu, Bank bekerja
Berikut ini merupakan implementasi kegiatan K3 oleh
sama dengan IHH Healthcare Malaysia, memberikan
Bank: [403-3][403-5][403-6][403-7][403-9][403-10]
kesempatan bagi nasabah Bank Mega mendapatkan
1. Melakukan pelatihan dan simulasi tanggap darurat atas
layanan rumah sakit kelas dunia di bawah jaringan IHH
adanya bencana (force majure) untuk meningkatkan
Healthcare Malaysia dengan penawaran diskon hingga
kesiapsiagaan pegawai dan efektivitas Business
15% dan layanan khusus lainnya. [403-6][403-10][S-06]
Continuity Management (BCM).
2. Melakukan uji coba terhadap kesiapsiagaan
infrastruktur dan jaringan TI berdasarkan Disaster
Recovery Plan (DRP) yang dikoordinir oleh Recovery Fasilitas kesehatan yang disediakan untuk karyawan
Team. selama tahun 2024
3. Melakukan Risk Campaign melalui email terkait
dengan tanggap darurat terhadap risiko kebencanaan Rata-rata
Jumlah Jumlah
eksternal yang mempengaruhi operasional Bank, Uraian
kegiatan (Kali) Peserta per
seperti Siap Siaga Hadapi Gempa (Januari 2024), Kegiatan
Antisipasi Risiko Operasional Akibat Protes Massal
Pada Pemilu 2024 (Februari 2024) dan Mitigasi Mini MCU 3 150
Gempa Megathrust (September 2024).
Olahraga Bersama 16 40
4. Menyediakan fasilitas layanan yang dapat diakses
oleh seluruh pegawai, seperti layanan Pertolongan Health Talk via
8 120
Pertama Pada Kecelakaan (P3K) untuk pertolongan zoom
pertama kecelakaan, fasilitas asuransi kesehatan, dan
Health Fair 1 250
BPJS untuk pegawai beserta keluarganya.
5. Melakukan pemeriksaan kesehatan gratis berupa IVA Pap Smear 1 100
Test, Pap Smear, konsultasi psikolog, dan pengukuran
Konseling Psikolog 4 4
tekanan darah dan gula darah yang bekerja sama
dengan lembaga kesehatan.
6. Melakukan Mini Medical Check Up (MMCU) untuk
beberapa pegawai yang diselenggarakan oleh
Asuransi Umum Mega.
PT Bank Mega Tbk 37 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 38
Dalam rangka memperingati HUT Ke 55, Bank Mega bekerja sama dengan Trans 7, RS. Satya Negara dan Palang
Merah Indonesia (PMI) untuk mengadakan Wellness Day. Pada acara ini berlangsung kegiatan Donor Darah
dan Mini Medical Check Up bagi seluruh pegawai di lingkungan CT Corp. Kegiatan ini merupakan wujud nyata
kepedulian sesama dalam memenuhi ketersediaan darah bagi masyarakat. Mini Medical Check Up juga dapat
memantau beberapa indikator kesehatan tubuh untuk memperoleh kualitas kehidupan yang baik dan produktif.
Inisiatif Pengembangan Talenta [F.22] Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
Bank Mega menyediakan kesempatan yang sama [S-05]
bagi seluruh karyawan untuk mengikuti program Kegiatan pelatihan dan pengembangan kemampuan
pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan. pegawai bertujuan untuk mendukung peningkatan
Pelatihan ini dilakukan melalui berbagai metode, kualitas maupun produktivitas SDM, sehingga dapat
termasuk pelatihan daring, pelatihan luring, serta menunjang kinerja menjadi lebih memuaskan dan
melalui media e-learning, dengan tujuan untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
meningkatkan kompetensi pegawai dan mendukung Kegiatan pelatihan diselenggarakan oleh internal
transformasi digital perusahaan. Program pelatihan Bank maupun bekerja sama dengan pihak eksternal.
ini berada di bawah pengelolaan Direktur Compliance
& Human Capital. [3-3]
PT Bank Mega Tbk 38 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 39
Kegiatan pembelajaran tidak hanya dilakukan Pengembangan Kompetensi Keuangan Berkelanjutan [E.2]
secara konvensional, namun Bank Mega juga telah Bank Mega menjalankan pembelajaran berbasis digital
mengembangkan media pembelajaran secara digital untuk pelatihan Keuangan Berkelanjutan. Sejak tahun
yaitu melalui platform e-learning. Selain mendorong 2021, Bank telah memiliki modul e-learning Pengenalan
pengalaman belajar pegawai, juga untuk efektivitas dan Aksi Keuangan Berkelanjutan yang dapat diakses
efisiensi dari sisi waktu maupun biaya. Melalui e-learning, oleh seluruh pegawai secara efektif dan efisien, serta
juga dapat menjangkau lebih banyak peserta di seluruh tidak terbatas waktu dan tempat. Pada tahun 2024,
Cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Selama tahun Perusahaan telah melakukan pembelajaran e-learning
2024, Bank Mega telah menjalankan e-learning sebanyak khususnya bagi pegawai baru mengenai Aksi Keuangan
17 modul (tidak termasuk online-test) dengan spesifikasi Berkelanjutan untuk memperluas wawasan berdasarkan
materi yang bersifat regulatory, product knowledge isu-isu terkini keuangan berkelanjutan. Realisasi dalam
perbankan, maupun yang berkenaan dengan manajemen periode berjalan, sebanyak lebih dari 300 peserta telah
risiko. Realisasi dalam periode tahun 2024 telah diikuti menyelesaikan pelatihan tersebut.
oleh lebih dari 28.000 peserta dengan acuan manhours
setara 2 jam untuk setiap modul. Selain itu, Bank Mega juga telah mengintegrasikan materi
Pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan di dalam
kurikulum Development Program yang merupakan program
akselerasi calon pegawai jenjang managerial. [FS4]
Realisasi Pelatihan Keuangan Berkelanjutan Tahun 2024 [404-1] [404-2] [FS4]
PT Bank Mega Tbk 39 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 40
Pelatihan Keberlanjutan Komisaris dan Direksi [E.2] [2-17] Berikut ini merupakan beberapa topik pelatihan yang diikuti oleh pegawai terkait pelatihan Aksi Keuangan Berkelanjutan maupun terkait LST yang diselenggarakan oleh pihak eksternal, antara lain : • Pemahaman mengenai iklim dalam institusi keuangan • Carbon trading • Kejahatan dalam keuangan berkelanjutan • Pelaporan dan pembekalan teknis maupun non teknis dalam CRST • Dasar-dasar LST • Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) • Pencegahan greenwashing dalam keuangan berkelanjutan, dan sebagainya PT Bank Mega Tbk 40 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 41
Evaluasi dan Penilaian Kinerja Untuk memastikan kinerja karyawan terus meningkat,
Kinerja setiap individu akan berkontribusi bagi kinerja Bank Mega telah menerapkan sistem penilaian kinerja
Bank. Oleh karenanya, Bank melakukan penilaian/evaluasi yang komprehensif. Penilaian ini dilakukan secara
secara periodik menggunakan Sasaran Kerja Individu berkala untuk semua pegawai (100%) dan mencakup
(SKI) yang evaluasinya dapat dilakukan secara online, aspek-aspek seperti pencapaian target, pengembangan
dan dapat diakses melalui laptop dan smartphone. Sistem diri, dan kepuasan kerja. Selain itu, proses evaluasi juga
penilaian dilakukan dengan tujuan untuk mengukur dan dimaksudkan untuk mengetahui aspirasi karir pegawai,
memastikan kontribusi individu terhadap pencapaian unit serta minat dan kebutuhan pekerjaan. Penilaian kinerja ini
kerja dan perusahaan secara keseluruhan. Selain itu, juga telah sesuai dengan Surat Keputusan No. 085/DIRBM/21
untuk mengetahui dan meningkatkan prestasi kerjanya tentang Penilaian Kinerja Pegawai. [404-3]
secara optimal dalam rangka pengembangan karir di
masa mendatang. Proses penilaian diawali dengan self- Hasil penilaian kinerja digunakan sebagai pertimbangan
assessment dan dilanjutkan dengan penilaian dari atasan dan rekomendasi dalam pemberian promosi karir pegawai
langsung yang kemudian diselesaikan oleh atasan dari untuk kenaikan jabatan. Hal ini juga mengacu pada Surat
atasan langsung pekerja. Keputusan No. 079/DIRBM-HCRO/21 tentang Promosi
Pegawai. Selama tahun 2024, terdapat 24,17% pegawai yang
menerima pengembangan karir untuk promosi jabatan.
Komposisi dan Persentase Pegawai yang Menerima Promosi
2024 2023 2022
Uraian Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki 75 10,85 59 7,38 52 6,40
Promosi
Perempuan 92 13,31 74 9,26 60 7,38
Jabatan
Jumlah 167 24,17 133 16,65 112 13,78
Laki-Laki 58 8,39 62 7,76 128 15,74
Promosi
Perempuan 80 11,58 105 13,14 109 13,41
Pangkat
Jumlah 138 19,97 167 20,90 237 29,15
Laki-Laki 200 28,94 285 35,67 238 29,27
Rotasi/Mutasi Perempuan 186 26,92 214 26,78 226 27,80
Jumlah 386 55,86 499 62,45 464 57,07
Total 691 799 813
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) [F.23] [F.25] [S-12]
Mega Peduli
Kegiatan Mega Peduli merupakan wujud kepedulian Bank Mega untuk membantu masyarakat yang membutuhkan
pemenuhan ketersediaan bahan-bahan pokok, sehingga dapat memberikan makna yang lebih pada perayaan Idul Fitri.
Kegiatan ini telah menjadi kegiatan rutin sejak tahun 1996, dan dalam pelaksanaannya, Bank Mega melibatkan karyawan
secara aktif agar memiliki rasa tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama. Pada tahun 2024, biaya kegiatan
program Mega Peduli adalah Rp2,48 miliar dengan rincian kegiatan:
1. Donor Darah dan Mini MCU di Kantor Pusat.
2. Pembagian sembako di seluruh lingkungan jaringan kantor Bank Mega yang tersebar diseluruh Indonesia.
3. Bersama 9 Bank lain yang tergabung dalam FKDKP bersama Yayasan Kehati melakukan penanaman 100 bibit pohon
bambu di Magelang, Jawa Tengah.
PT Bank Mega Tbk 41 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 42
Pemberian Paket
Sembako
Bank Mega memberikan bantuan paket
sembako sebanyak lebih dari 19 ribu
paket sembako bagi masyarakat yang
memerlukan bantuan yang berada di
lingkungan 369 kantor Bank Mega yang
tersebar di seluruh Indonesia. Pemberian
paket sembako ini dilakukan dalam rangka
mempersiapkan kebutuhan menjelang Hari
Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah.
Penanaman Pohon
Bambu
Penanaman pohon bambu sebanyak 100
pohon bersama dengan Pusat Pelaporan
Transaksi Keuangan (PPATK), Forum
Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan
(FKDP), dan Yayasan Kehati.
Donor Darah dan
Mini MCU
Dalam rangka memperingati HUT ke 55
Bank Mega. Bank Mega berkolaborasi
dengan Trans 7, RS. Satya Negara dan
Palang Merah Indonesia mengadakan
Wellness Day berupa kegiatan Donor Darah
dan Mini Medical Check Up yang ditujukan
bagi segenap karyawan di lingkungan Bank
Mega dan CT Corp. Kegiatan ini, merupakan
wujud nyata kepedulian terhadap sesama
dalam memenuhi ketersediaan darah bagi
masyarakat yang memerlukan.
PT Bank Mega Tbk 42 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 43
Mega Berbagi [FS7]
Mega Berbagi merupakan bentuk kegiatan sosial yang diperuntukkan bagi pendidikan,
kesehatan masyarakat, pemberdayaan masyarakat dan kebencanaan di Indonesia.
Dana donasi diperoleh dari nasabah Tabungan Mega Berbagi yang menyisihkan
minimum 1% dari bunga yang diterima dan 1% tambahan yang diberikan dari Program
CSR Bank Mega.
2,82
Donasi Mega Berbagi pada tahun 2024 sebesar Rp10,56 miliar telah disalurkan untuk
meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dan motivasi siswa dalam bidang literasi di
3,09 remote area. Pada kegiatan ini Bank Mega bekerja sama dengan CT ARSA Foundation
dalam melaksanakan progam Pelayanan Pendidikan dan Pengajaran (PIJAR) dengan
mengirim relawan guru ke remote area khususnya ke sekolah-sekolah yang telah
2,48 menerima bantuan Mega Berbagai, di antaranya Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat
dan Sumatera Selatan dan renovasi sekolah di beberapa wilayah yang sampai saat ini
masih dalam tahap proses pembangunan. Komite Mega Berbagi yang terdiri dari berbagai
pihak, termasuk perwakilan nasabah menjadi penanggung jawab pengelolaan program
Mega Berbagi yang telah dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.
Sejak tahun 2008 hingga akhir tahun 2024, dana yang tersalurkan sebesar Rp128,48
miliar untuk membangun dan merenovasi 86 sekolah yang tersebar di seluruh
2024 2023 2022
Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Selain itu, masih terdapat sekolah lainnya
Biaya Kegiatan Mega Peduli yang saat ini masih dalam tahap proses pembangunan. Sementara itu, di tahun 2024
(Rp Miliar) Bank telah meresmikan renovasi SMP dan SMA YPPI di Bandung, yang meliputi 13
ruang kelas dan ruang penunjang lainnya dengan total bantuan senilai Rp1,62 miliar.
PT Bank Mega Tbk 43 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 44
Inklusi dan Literasi Keuangan [3-3][FS13] [FS14] [FS16] Dengan adanya program literasi keuangan yang
Pada tahun 2024, OJK melakukan Survei Nasional Literasi dilakukan Bank Mega, diharapkan masyarakat dapat lebih
dan Inklusi Keuangan (SNLIK). Dari hasil survei tersebut, memahami terkait produk dan layanan keuangan, serta
ditemukan gap antara indeks literasi keuangan dan indeks mendorong pengembangan ekonomi dan kesejahteraan
inklusi keuangan sebesar 9,59%, dengan nilai indeks masyarakat. Bank Mega juga berupaya meningkatkan
inklusi keuangan berada di atas indeks literasi keuangan. inklusi keuangan, sehingga semua lapisan masyarakat
Artinya, masyarakat yang menggunakan produk/layanan mendapatkan akses perbankan.
jasa keuangan masih belum terliterasi keuangan dengan
baik. Selain itu juga terdapat gap dari hasil survei indeks Unit Corporate Affairs di bawah Direktur Compliance &
inklusi keuangan dan target Pemerintah. Pada tahun Human Capital, bertanggung jawab untuk melaksanakan
2024, indeks inklusi keuangan baru mencapai 75,02%, program literasi dan inklusi keuangan. Secara berkala,
sedangkan target pemerintah adalah 90%. Hal ini turut program literasi dan inklusi keuangan yang sudah dijalankan
menjadi perhatian kami untuk mendukung pemerintah akan di evaluasi pencapaian kinerja dan targetnya.
dalam memenuhi gap tersebut.
LITERASI KEUANGAN
Edukasi Keuangan Melalui Media Sosial Bank
Agar dapat menjangkau masyarakat secara luas, Bank melaksanakan kegiatan Edukasi Keuangan Media Sosial
Bank, sebagian edukasi yang dilaksanakan adalah dukungan kepada program Gerakan Bersama Edukasi
Pelindungan Konsumen (GEBERPK) yang digagas oleh Otoritas dan Asosiasi dan telah menjangkau lebih dari
740 ribu netizen. Kegiatan melalui media tersebut mengangkat berbagai macam topik, di antaranya:
• Pelindungan data pribadi, edukasi masyarakat agar berhati-hati terhadap oknum-oknum yang ingin
melakukan pencurian data pribadi
• Pengenalan produk dan layanan perbankan, Bank memperkenalkan manfaat produk dan layanan perbankan
kepada masyarakat
• Awareness terhadap bahaya Judi Online, edukasi kepada masyarakat agar menjauhi Judi Online
• Awareness agar selalu berhati-hati dalam menggunakan produk dan layanan perbankan
• Pengelolaan keuangan, edukasi tips-tips pengelolaan keuangan bagi masyarakat
Edukasi di website blog.bankmega.com
Selain di sosial media, Bank juga aktif melakukan edukasi melalui artikel-artikel keuangan di website
blog.bankmega.com yang telah dilihat oleh lebih dari 31 ribu netizen. Artikel-artikel tersebut berisi topik:
• Pengenalan produk dan jasa keuangan
• Pengelolaan keuangan
PT Bank Mega Tbk 44 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 45
Sosialisasi Kepada Pelajar dan Masyarakat
Dalam upaya Bank meningkatkan tingkat literasi keuangan masyarakat, Bank juga terjun langsung melakukan
sosialisasi secara tatap muka kepada berbagai kelompok lapisan masyarakat untuk memperkenalkan lembaga,
produk dan layanan keuangan khususnya perbankan, pengelolaan keuangan dan awareness waspada pinjaman
online ilegal dan investasi ilegal. Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun 2024 meliputi:
Program Ayo ke Bank
Program Ayo ke Bank adalah program literasi keuangan yang ditujukan untuk anak-anak usia sekolah untuk
memperkenalkan jasa layanan keuangan khususnya perbankan dan pengelolaan keuangan. Pada tahun 2024,
Program Ayo ke Bank dilakukan di SDN 16 Siparayo Pasaman Sumatera Barat, SMP dan SMA YPPI Baleendah
Bandung Jawa Barat. Kegiatan ini dan diikuti oleh 100 anak-anak usia sekolah.
Program Sosialisasi Pengelolaan Keuangan, Waspada Pinjaman Online Ilegal dan Judi Online Ilegal Serta
Investasi Ilegal
Dalam rangka dukungan terhadap kegiatan Bulan Inklusi Keuangan yang digagas oleh OJK, selama bulan
Oktober 2024 Bank melaksanakan sosialisasi pengelolaan keuangan, awareness bahaya judi online, pinjaman
online ilegal dan investasi ilegal kepada masyarakat yang berada di wilayah Sulawesi, Maluku hingga Papua.
Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola keuangannya dan
berhati-hati atas kegiatan yang merugikan secara finansial seperti judi online, pinjaman online ilegal dan investasi
ilegal. Kegiatan ini dikuti oleh hampir 1.200 orang peserta dari berbagai kelompok masyarakat seperti pelajar,
mahasiswa, kelompok petani, masyarakat pesisir, pedagang pasar, komunitas Ibu-Ibu, instansi pemerintah,
karyawan, komunitas olahraga dan lain-lain.
Inklusi Keuangan 3. Mendukung gerakan Bulan Inklusi Keuangan yang
Selain kegiatan Edukasi Keuangan untuk meningkatkan digagas OJK dengan berpartisipasi pada Finexpo
tingkat Literasi Keuangan, Bank juga melaksanakan yang diselenggarakan di Singkawang dan Makassar
kegiatan inklusi keuangan untuk mengajak masyarakat pada bulan Oktober 2024.
memanfaatkan Produk dan layanan Bank, di antaranya: 4. Kampanye penggunaan QRIS di Media Sosial.
1. Bank melaksanakan kegiatan di tempat publik untuk 5. Event Bank MegaxMOJA untuk memperkenalkan
menjangkau masyarakat agar menabung di Bank. layanan baru Bank kepada masyarakat yaitu Tap 2
Kegiatan ini sekaligus mensosialisasikan Program Pay dan mengajak masyarakat untuk menggunakan
Meriah Bareng Mega, yang mengajak masyarakat produk dan layanan perbankan di antaranya
untuk menabung dan berkesempatan memenangkan Tabungan dan Kartu Kredit.
hadiah undian serta memberikan edukasi mengenai 6. Gathering komunitas di 8 kota dengan tujuan
layanan jasa keuangan digital. Kegiatan ini dilakukan mengajak masyarakat untuk menggunakan produk
di 14 kota di Indonesia. dan layanan perbankan.
2. Kampanye edukasi dan inklusi event Bincang- 7. Penyaluran kredit ke UMKM melalui mitra non Bank.
bincang Finansial di Mega Travel Fair.
PT Bank Mega Tbk 45 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 46
Menciptakan Ekonomi Berkelanjutan
Berkat kerja sama yang harmonis selama tahun 2024, Bank Mega berhasil
memiliki pencapaian kegiatan Keuangan Berkelanjutan, sebagai berikut:
Pertumbuhan penyaluran
kredit yang sesuai dengan Efisiensi Biaya Penggunaan
Majalah dan Koran
KKUB
Rp27,52 Triliun Rp107,21 Juta
Efisiensi penggunaan kertas Pelatihan Keuangan
Berkelanjutan
11.174.917 lembar kertas
Pengurangan penggunaan >1.175 Peserta
kertas dengan potensi Mengikuti pelatihan Keuangan
pengurangan pohon ditebang Berkelanjutan
sebanyak 969 pohon
>3.566 Jam
Total jam pelatihan Keuangan
Berkelanjutan
Penghimpunan dana yang
sesuai dengan Keuangan
Berkelanjutan
Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL) melalui
Rp614 Miliar kegiatan Mega Berbagi dan
Mega Peduli
Rp10,56 Miliar
Realisasi dana Mega Berbagi
Rp2,48 Miliar
Realisasi dana Mega Peduli
PT Bank Mega Tbk 46 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 47
Kinerja Ekonomi 2024
Pada tahun 2024, Bank Mega membukukan pendapatan bunga sebesar Rp10,29 triliun, naik 0,7% dibandingkan tahun
2023 yang sebesar Rp10,22 triliun. Bank Mega juga membukukan laba bersih sebesar Rp2,63 triliun, turun 25,07% dari
tahun sebelumnya. Selama tahun 2024 Bank Mega tidak mendapatkan bantuan finansial apapun dari Pemerintah.
Informasi lebih lengkap terkait kinerja keuangan dan portofolio pembiayaan Bank Mega dapat dilihat pada Laporan
Tahunan 2024. [201-4]
Nilai Ekonomi Langsung Dihasilkan dan Didistribusikan (Rp Miliar)* [201-1]
Uraian 2024 2023 2022
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
Pendapatan Bunga 10.289,31 10.217,53 9.069,06
Pendapatan Operasional Lainnya 1.815,36 2.288,03 2.497,28
Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain 1.884,18 3.958,58 4.289,22
Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang
13.988,85 16.464,14 15.855,56
Dihasilkan (A)
Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan
Beban Operasional 5.189,57 4.685,39 3.199,93
Upah dan Tunjangan untuk Pegawai
1.399,21 1.463,39 1.358,75
dan Direktur
Pembayaran Dividen 2.457,42 2.836,82 2.800,00
Pembayaran kepada Pemerintah (pajak,
625,85 832,06 975,39
retribusi dan lain lain)
Biaya kegiatan tanggung jawab sosial 13,40 10,82 9,57
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
9.685,45 9.828,48 8.343,64
(B)
Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan (A-B) 4.303,40 6.635,66 7.511,92
Keterangan:
*Terdapat penyajian data kembali karena ada perubahan komponen data [2-4]
PT Bank Mega Tbk 47 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 48
Realisasi Kinerja Keuangan 2024 (Rp Triliun) [F.2] [F.3]
Uraian 2024 2023 2022
Pendapatan Operasional Bersih
Target 3,36 5,52 5,31
Realisasi 3,23 4,33 5,00
Laba (Rugi) Bersih
Target 2,73 4,46 4,30
Realisasi 2,63 3,51 4,05
Rasio Keuangan (%)
Uraian 2024 2023 2022
Rasio Kecukupan Modal Minimum 25,77 26,17 25,41
Aset produktif bermasalah dan aset non-produktif
bermasalah terhadap total aset produktif dan aset non- 2,07 1,58 1,13
produktif
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 1,01 0,99 0,78
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset
0,60 0,56 0,49
keuangan terhadap aset produktif
NPL Gross 1,69 1,57 1,23
NPL Nett 1,22 1,18 0,91
Return on Asset (ROA) 2,56 3,47 4,00
Return on Equity (ROE) 13,62 17,62 23,15
Net Interest Margin (NIM) 4,64 5,21 5,42
Rasio Efisiensi (BOPO) 73,61 65,60 56,76
Loan to Deposit Ratio (LDR) 70,34 74,03 68,04
PT Bank Mega Tbk 48 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 49
Penerapan Keuangan Berkelanjutan [3-3] Bank Mega telah mengintegrasikan keuangan berkelanjutan 15 Unit Kerja lainnya, yang berada di bawah pengawasan pada portofolio pembiayaan seluruh segmen bank. Hal ini Direktur Compliance & Human Capital, bertanggung jawab menjadi dukungan kami dalam peningkatan pembiayaan dalam memonitor dan mengevaluasi kinerja penerapan pada sektor-sektor ramah lingkungan dan mempercepat keuangan berkelanjutan. Bank Mega menargetkan adanya transisi menuju ekonomi rendah karbon. Unit Kerja Strategic pertumbuhan penyaluran dana yang sesuai dengan kriteria & Business Development sebagai Ketua Tim penyusun keuangan berkelanjutan (KKUB) sebesar 5% dibandingkan dan pelaksana Keuangan Berkelanjutan dengan dibantu tahun sebelumnya. Kinerja Keuangan Berkelanjutan Pada tahun 2024, total kredit pembiayaan keuangan berkelanjutan mencapai Rp27.519 miliar, naik 10,5% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp24.900 miliar. Peningkatan 10,5% tersebut menandakan bahwa target pertumbuhan penyaluran dana yang sesuai dengan KKUB telah tercapai. PT Bank Mega Tbk 49 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 50
Realisasi Total Pembiayaan Keuangan Berkelanjutan [F.3] [FS7] [FS8] [FS11]
2024 2023
Uraian
(Desember) (Desember)
NoA Rp Miliar NoA Rp Miliar
a. Penghimpunan Dana
19.368 614 19.020 459,4
CIF Rp Miliar CIF Rp Miliar
b. Penyaluran Dana
592 27.519 93 24.900
Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan
27.519 91.122
a. Total Kredit Pembiayaan Usaha Berkelanjutan (RP) 27.519 24.900
b. Total Non-Kredit/Pembiayaan Non-Kegiatan Usaha
36.974 0
Berkelanjutan (RP)
Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan usaha
berkelanjutan terhadap total kredit/pembiayaan bank 43% 38%
(%)
Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan berdasarkan
Rp Miliar NPL (%) Rp Miliar NPL (%)
kategori kegiatan usaha berkelanjutan
• Energi terbarukan 231 0 331 0
• Efisiensi Energi 1.002 0 181 0
• Pencegahan dan Pengendalian Polusi 0 0 0 0
• Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan
5.184 0 5.006 0
Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan
• Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air 0 0 0 0
• Transportasi Ramah Lingkungan 603 0 569 0
• Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan 0 0 0 0
• Adaptasi Perubahan Iklim 0 0 0 0
• Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan
Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi 2.339 0 2.097 0
(Eco-efficient)
• Bangunan Berwawasan Lingkungan yang
memenuhi Standar atau Sertifikasi yang diakui 5.276 8,18 3.417 0
Secara Nasional, Regional, atau Internasional
• Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang
12.487 19,36 13.254 0
Berwawasan Lingkungan Lainnya
• Kegiatan UMKM 397 0,61 46 0
PT Bank Mega Tbk 50 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 51
Penyaluran Kredit per Segmen [FS6] [FS7]
2024 2023 2022
Uraian
Rp Miliar % Rp Miliar % Rp Miliar %
Portofolio Kredit Korporasi 26.340 95,7 24.370 97,87 17.904 98,55
Portofolio Kredit Komersial 765 2,8 471 1,89 256 1,41
Portofolio Kredit Retail (UMKM & Konsumer) 235 0,85 59 0,24 84 0,04
Portofolio Kredit Indirect Channel 179 0,65 0 0 0 0
jumlah 27.519 100 24.900 100 18.244 100
Pembiayaan pada Sektor Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang Berwawasan Lingkungan Lainnya
Pada tahun 2024, sektor kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang berwawasan lingkungan lainnya adalah sektor
pembiayaan KKUB Bank Mega yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Pada tahun 2024, total pembiayaan pada
sektor ini mencapai Rp12.487 miliar, turun 5,8% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp13.254 miliar. Penurunan
disebabkan oleh semakin tersebarnya penyaluran kredit ke kategori KKUB lainnya.
Pembiayaan pada Sektor Sumber Daya Alam Hayati Berkelanjutan [FS 10]
Pada tahun 2024, kami memiliki 41 debitur pada sektor ini. Salah satu debitur dari sektor ini adalah dari sektor perkebu-
nan kelapa sawit. Kami mensyaratkan debitur dari sektor sumber daya alam hayati berkelanjutan untuk memiliki sertifi-
kasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan/atau sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
Pembiayaan pada Sektor Ramah Lingkungan Lainnya Prosedur dan Identifikasi Risiko Keuangan
Selain pada sektor kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain Berkelanjutan [E.3] [2-25] [FS2] [FS9]
yang berwawasan lingkungan lainnya dan sumber daya Bank Mega berupaya untuk menerapkan keuangan
alam hayati berkelanjutan, pada tahun 2024 Bank Mega berkelanjutan sesuai dengan prosedur kebijakan
mencatatkan Rp9.848 miliar untuk pembiayaan pada sektor: manajemen risiko. Penerapan ini mencakup prosedur
• Energi terbarukan; manajemen risiko yang memperhatikan aspek Lingkungan,
• Efisiensi energi; Sosial, dan Tata Kelola (LST), termasuk dampak dari
• Transportasi ramah lingkungan; risiko iklim seperti risiko fisik dan risiko transisi. Risiko
• Bangunan Berwawasan Lingkungan yang memenuhi fisik diakibatkan oleh bencana alam maupun perubahan
Standar atau Sertifikasi yang diakui Secara Nasional, pola iklim, sedangkan risiko transisi disebabkan karena
Regional, atau Internasional; dan perubahan arah kebijakan.
• Produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber
daya dan menghasilkan lebih sedikit polusi (eco-
efficient).
PT Bank Mega Tbk 51 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 52
Bank Mega berupaya untuk menerapkan keuangan berkelanjutan sesuai dengan prosedur kebijakan manajemen risiko.
Penerapan ini mencakup prosedur manajemen risiko yang memperhatikan aspek Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola
(LST), termasuk dampak dari risiko iklim seperti risiko fisik dan risiko transisi.
Efektivitas manajemen risiko, khususnya dalam proses pemberian kredit diharapkan dapat menjadi dukungan Bank
Mega dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Bank Mega telah menjalankan beberapa prosedur
manajemen risiko pada penerapan keuangan berkelanjutan dalam perkreditan, di antaranya:
TAHAPAN PROSEDUR MANAJEMEN RISIKO PADA PENERAPAN KEUANGAN BERKELANJUTAN DALAM PERKREDITAN
1. Identifikasi profil usaha debitur 2. Pengukuran risiko 3. Pemantauan 4. Pengendalian risiko terkait
kredit terkait atas risiko LST iklim/LST
• Daftar risiko aktivitas bisnis untuk risiko LST dari usaha • Penetapan limit kredit
menentukan level risiko LST. debitur dengan per sektor ekonomi untuk
• Potensi kerusakan sosial dan • Pengukuran instrumen mengelola konsentrasi
lingkungan hidup dari kegiatan dampak dari utama berupa portofolio kredit.
usaha debitur. risiko fisik terkait laporan kinerja • Memiliki kebijakan
• Dampak/isu sosial dan dengan lokasi atau kepatuhan yang mengatur tentang
lingkungan hidup dari tujuan usaha maupun terhadap diperlukannya analisis
pengajuan kredit. agunan debitur, standar LST. keuangan berkelanjutan
• Analisis keuangan berkelanjutan serta dampak debitur yang mencakup aspek
yang mencakup aspek LST dari risiko transisi LST serta dokumen terkait LST
dituangkan pada Memorandum terhadap kinerja yang harus dipenuhi debitur.
Analisa Kredit. keuangan debitur/ • Menetapkan covenant kepada
calon debitur. debitur terkait kepatuhan
terhadap aspek Tata Kelola.
Pengelolaan Risiko LST dan Aktivitas Bank [2-25] [FS1] [FS3] [FS5]
Bank Mega memiliki persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon debitur dari seluruh segmen. Persyaratan yang harus
dipenuhi tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi dan tata kelola, namun juga dari aspek lingkungan dan sosial.
Saat ini, dalam proses pengajuan kredit, Bank Mega telah melakukan analisis keuangan berkelanjutan terhadap calon
debitur yang mencakup aspek kepatuhan, lingkungan hidup, sosial, dan tenaga kerja yang dituangkan pada Memorandum
Analisa Kredit (MAK). Selanjutnya, setiap debitur akan dimonitor dan dievaluasi kinerjanya secara rutin baik dari aspek
tata kelola dan ekonomi maupun aspek sosial dan lingkungan, serta hasil monitoring tersebut akan dituangkan pada Call
Report. Pengelolaan risiko LST debitur pada tahap ini menjadi bagian dari analisis yang dilakukan oleh unit-unit kerja
yang terkait dengan proses kredit.
PT Bank Mega Tbk 52 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 53
Selain itu, Bank Mega juga telah melakukan stress testing untuk menilai dampak dari risiko iklim terhadap kinerja
keuangan debitur sebagai bagian dari kerangka kerja Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS). Pengelolaan
risiko iklim melalui Climate Risk Stress Testing (CRST) ini menjadi tanggung jawab dari Satuan Kerja Manajemen Risiko.
Beberapa kriteria penilaian risiko LST yang dipersyaratkan Bank Mega:
KRITERIA
Lingkungan Sosial Tata Kelola
• Memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
• Memiliki dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup
(UPL) untuk kegiatan usaha yang tidak wajib melakukan AMDAL.
• Memiliki Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) dengan
peringkat Emas/Hijau/Biru.
• Memiliki sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan/atau sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm
Oil (RSPO) untuk sektor perkebunan kelapa sawit.
• Memiliki Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) untuk usaha dengan produk atau berbahan dasar kayu.
• Memiliki Surat Izin Pemanfaatan Air Tanah (SIPA).
• Dokumen lainnya terkait dampak usaha terhadap lingkungan dan sosial sesuai peraturan yang berlaku pada
masing-masing bidang usaha.
• Menerapkan kebijakan ketenagakerjaan
• Tidak ada pekerja paksa dan pekerja anak
• Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
• Lokasi usaha tidak bersinggungan atau dekat dengan cagar budaya
• Bebas dari isu pembebasan lahan/penggusuran/pemindahan pemukiman untuk kegiatan usaha
• Memiliki Akta Pendirian Usaha berikut perubahannya dan bukti pendaftaran/pengesahan dari instansi yang
berwenang.
• Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis risiko dan lampirannya.
• Memiliki Sertifikat Standar/Izin Usaha sesuai klasifikasi risiko usaha debitur.
Selain dari posisi risiko perkreditan, Bank Mega juga 3. Pemantauan atas Risiko Pasar terkait LST
meninjau pertimbangan dampak iklim dalam risiko pasar. Memantau limit risiko nilai marked to market surat
Beberapa prosedur manajemen risiko pada penerapan berharga yang dimiliki dalam bentuk rasio unrealized
keuangan berkelanjutan ini telah dijalankan oleh Unit loss/modal.
Kerja Market, Liquidity & Integrated Risk Management di 4. Pengendalian Risiko Pasar terkait LST
antaranya : • Bank memiliki kebijakan terkait transaksi surat
1. Identifikasi Profil Risiko Pasar terkait LST berharga.
Melakukan identifikasi terhadap jenis-jenis surat • Menetapkan limit unrealized loss terhadap modal
berharga yang terekspos risiko perubahan iklim. untuk mengelola perubahan nilai surat berharga.
2. Pengukuran Risiko Pasar terkait LST
Mengukur risiko transisi terkait kegiatan Bank dalam
berinvestasi maupun trading pada instrumen surat
berharga, berpotensi mengalami penurunan nilai
(marked to market) surat berharga yang dimiliki Bank.
PT Bank Mega Tbk 53 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 54
Analisis Risiko Terkait Iklim [201-2][FS11] Dalam mengukur risiko transisi, metode yang digunakan
Bank Mega turut berupaya untuk mendukung inisiatif berasal dari Network for Greening the Financial System
Pemerintah terkait pelaksanaan Climate Risk Management (NGFS) Phase 4 yang meliputi skenario orderly (Net Zero
& Scenario Analysis (CRMS) yang di dalamnya juga 2050), disorderly (Delayed Transition), dan hot house
meliputi Climate Risk Stress Testing (CRST). Hingga akhir world (Current Policies) dengan jangka waktu tahun
tahun 2024, langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh 2030, 2040, 2050 untuk jangka panjang serta skenario
Bank Mega dalam menjalankan CRMS antara lain: baseline dan stress (Net Zero 2050) dengan jangka waktu
tahun 2024, 2025, 2026 untuk jangka pendek.
1. Mengintegrasikan pengelolaan risiko terkait iklim
dalam seluruh kegiatan operasional perbankan Dengan terjadinya risiko transisi ini, Bank Mega telah
melalui koordinasi antara Tim Keuangan Berkelanjutan memproyeksikan kondisi keuangan debitur sesuai dengan
dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR). asumsi dan proyeksi makroekonomi yang disediakan
2. Melaksanakan dan melaporkan hasil CRMS kepada oleh OJK. Adapun risiko fisik diukur melalui skenario
OJK yang berisi hasil penghitungan emisi gas rumah kebakaran hutan pada lokasi usaha debitur pada sektor
kaca (GRK) debitur dan emisi yang dibiayai oleh Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan serta skenario banjir
Bank, pengukuran dan proyeksi dampak risiko fisik pada lokasi agunan debitur KPR.
dan transisi terhadap kemampuan bayar debitur,
perubahan nilai (marked to market) surat berharga Selain itu, terdapat pengukuran CRST terkait risiko pasar
dan ketahanan modal Bank. dengan melakukan pemetaan risiko transisi untuk surat
3. Melakukan penghitungan emisi yang dihasilkan dari berharga yang dimiliki bank ke dalam sektor ekonomi.
penggunaan bahan bakar (BBM), listrik (PLN), dan air, Bank juga membuat CRST framework-Market Risk seperti
serta mengukur dan memproyeksikan dampak dari skenario jangka panjang dan jangka pendek, time horizon,
risiko fisik dan transisi terhadap risiko operasional, data requirement (macroeconomic data, counterparty &
seperti kerugian akibat penurunan nilai aset Bank bond rating), shock stress test (peningkatan interest rate
karena adanya risiko iklim. & yield surat berharga), dan dampak terjadinya risiko
iklim (penurunan nilai marked to market surat berharga).
CRST yang menjadi salah satu bagian dalam CRMS sudah
dilakukan oleh Bank Mega melalui SKMR dan unit kerja Dari hasil pengukuran CRST pada risiko operasional,
terkait. Cakupan risiko yang diukur antara lain risiko kredit, dilakukan estimasi kerugian mengacu pada panduan
risiko pasar pada instrumen surat berharga pemerintah OJK dengan cara mengelompokkan lokasi aset Bank
dan korporasi, risiko likuiditas, dan risiko operasional. berdasarkan pemetaan Indeks Rawan Bencana Indonesia
(IRBI) dari BNPB. Untuk wilayah yang tidak tersedia
Pengukuran CRST terkait risiko kredit dilakukan terhadap data bencana karena perubahan iklim, maka digunakan
setidaknya 50% dari total portofolio kredit Bank Mega, nilai indeks bencana secara umum yang dikeluarkan oleh
yang terdiri dari 7 sektor prioritas yaitu: Pertanian, IRBI. Berikutnya, bank menggunakan data historis biaya
Kehutanan, dan Perikanan; Pertambangan dan Penggalian; kerugian yang disebabkan karena bencana alam yang
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin; tidak ditanggung oleh asuransi, serta menggunakan
Konstruksi; Pengangkutan dan Pergudangan; Industri data pembayaran premi asuransi dari seluruh lokasi aset
Pengolahan; Kredit Konsumtif Kepemilikan Properti. Bank. Proyeksi dilakukan Bank menggunakan data inflasi
Selain itu terdapat 1 sektor tambahan yaitu Informasi dan berdasarkan Panduan BUKU 4 Data Makroekonomi.
Komunikasi yang menyumbang portofolio kredit cukup
besar bagi Bank Mega dan menghasilkan emisi cukup Risiko fisik yang dihadapi Bank Mega antara lain
tinggi dari penggunaan listrik yang besar. kerusakan pada aset Bank seperti gedung dan bangunan
akibat adanya bencana alam yang berkaitan dengan iklim.
Penilaian dilakukan secara individual terhadap masing- Sementara itu, risiko transisi yang dihadapi Bank Mega
masing debitur yang dijadikan sampel. Total portofolio antara lain adanya biaya tambahan yang harus dikeluarkan
yang dijadikan sampel dalam pengukuran risiko transisi oleh Bank dalam menghadapi risiko iklim seperti
pada CRST ini sebesar Rp35.593 miliar atau 53,6% dari penggunaan teknologi ramah lingkungan. Upaya mitigasi
total portofolio kredit Bank. Sementara total portofolio yang dilakukan Bank Mega untuk mengelola risiko fisik
yang dijadikan sampel dalam pengukuran risiko fisik dan transisi tersebut antara lain dengan mulai melakukan
sebesar Rp6.714 miliar atau 10,1% dari total portofolio efisiensi penggunaan energi yang menghasilkan emisi,
kredit Bank. penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
(SPKLU), maupun penghematan penggunaan kertas.
PT Bank Mega Tbk 54 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 55
Dampak Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan Eksternal
[F.23] [F.28] 1. Masih banyak debitur yang belum memiliki kesadaran
Bank Mega menyadari pembiayaan yang diberikan secara terhadap isu lingkungan dan risiko iklim, sehingga
tidak langsung dapat berdampak pada lingkungan dan debitur dapat berkontribusi menyumbang emisi
sosial. Penyaluran pembiayaan melalui program KKUB cakupan 3 bagi Bank Mega sekaligus menjadi tantangan
memberikan dampak positif ke lingkungan maupun sosial, bagi Bank Mega dalam melakukan perhitungan emisi
serta mempercepat transisi menuju ekonomi rendah cakupan 3 dari portofolio pembiayaan.
karbon. Adanya program literasi dan inklusi keuangan 2. Minimnya validitas data terkait emisi karbon,
meningkatkan akses dan kesadaran masyarakat terkait granularitas peta bencana, maupun data lainnya yang
layanan perbankan. dibutuhkan dalam skenario analisis menjadi tantangan
bagi Bank Mega dalam melakukan pengukuran CRST.
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan 3. Adanya keterbatasan data makroekonomi dalam
Berkelanjutan [E.5] pengukuran CRST risiko transisi untuk risiko pasar.
Bank Mega menyadari dalam melakukan penerapan
keuangan berkelanjutan terdapat berbagai tantangan Bank merespon tantangan internal dengan melakukan
yang dihadapi baik dari sisi internal maupun eksternal. sosialisasi inisiatif program keberlanjutan, memberikan
edukasi terkait keberlanjutan dan CRMS kepada pegawai
Internal di seluruh lini pertahanan Bank, dan melakukan pengkajian
1. Belum meratanya pemahaman dari setiap lini terkait kebijakan-kebijakan yang diterbitkan oleh Bank
pertahanan Bank (three lines of defense) dalam agar sejalan dengan budaya keberlanjutan dan terintegrasi
memahami konsep penerapan keuangan berkelanjutan dengan manajemen risiko LST maupun risiko iklim.
dan CRMS.
2. Bank Mega perlu merencanakan proses integrasi risiko Sementara untuk tantangan dari sisi eksternal, Bank Mega
LST dan risiko iklim terhadap strategi bisnis Bank. akan berkoordinasi dengan debitur dalam meningkatkan
kesadaran agar memperhatikan aspek LST dalam
menjalankan kegiatan operasionalnya, serta melakukan
pemantauan kinerja secara berkala agar tetap sesuai
dengan aspek LST yang disyaratkan. Selain itu, dalam
memenuhi kebutuhan Bank terkait data-data risiko iklim,
Bank Mega akan memberikan kuesioner yang dapat diisi
debitur sesuai kondisinya masing-masing.
PT Bank Mega Tbk 55 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 56
Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada
Nasabah [3-3]
Kami menyadari bahwa kepercayaan nasabah menjadi
salah satu fondasi utama dalam operasional dan
pertumbuhan Bank Mega yang berkelanjutan. Oleh sebab
itu, kami terus memberikan pelayanan yang terbaik dan
setara kepada semua nasabah, serta menjaga standar
kualitas layanan dan jasa yang diberikan. Upaya kami
dalam memberikan layanan yang terbaik adalah dengan:
[F.17] [FS14]
1. Menyediakan layanan transfer antarbank melalui BI
Fast dengan biaya Rp0 tanpa syarat.
2. Menyediakan layanan perbankan bagi nasabah/calon Digitalisasi dan Inovasi Pengembangan Produk dan/
nasabah berkebutuhan khusus (disabilitas) dan lanjut atau Jasa [F.26] [3-3]
usia. Perkembangan teknologi yang pesat dan kebutuhan
3. Menyediakan layanan transaksi digital Tap To Pay nasabah yang terus berkembang menuntut Bank Mega
sebagai alternatif bertransaksi dengan menggunakan untuk terus melakukan inovasi pengembangan produk
kartu kredit virtual. dan/atau jasa maupun pengembangan teknologi dengan
tetap berpedoman pada ketentuan yang ditetapkan oleh
Evaluasi Keamanan Produk dan/atau Layanan [F.27] Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Oleh karena itu, Bank
Sementara itu, untuk menjaga standar kualitas layanan selalu memastikan bahwa produk dan/atau layanan
dan jasa yang diberikan, seluruh produk dan layanan terkait teknologi informasi yang dikembangkan oleh Bank
yang disediakan telah melalui proses evaluasi keamanan dan tertuang dalam Rencana Penyelenggaraan Produk
teknologi dan pengawasan yang ketat sebelum Bank (RPPB) telah dilaporkan dan/atau mendapatkan
diluncurkan. Proses evaluasi atas keamanan produk telah persetujuan dari OJK.
melibatkan Bank Mega dan pihak regulator yakni Bank
Indonesia dan Otoritas jasa Keuangan. Prosedur evaluasi Tahun 2024 menjadi momentum konsolidasi ekonomi
dilaksanakan sesuai dengan UU No. 10 Tahun 1998 tentang yang terus berlanjut, didukung oleh mobilitas tinggi
Perbankan; Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masyarakat, aktivitas perdagangan yang terus
No. 6/ POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen meningkat, serta peningkatan trafik wisata domestik dan
dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, POJK No. 11/ internasional. Pandemi mendorong tren perilaku transaksi
POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi nasabah untuk bertransaksi secara online, nirsentuh dan
Informasi Oleh Bank Umum, POJK No. 13/ POJK.03/2021 non-tunai (cashless). Bank Mega beradaptasi dengan
Tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum, POJK dinamika ini melalui pengembangan produk dan inovasi
No.21 Tahun 2023 tentang Layanan Digital oleh Bank teknologi untuk memenuhi kebutuhan nasabah.
Umum. [F.17]
Sebagai bagian dari komitmen digitalisasi, Bank Mega
Bank Mega juga terus berupaya meningkatkan keamanan meluncurkan fitur “Tap to Pay” untuk pembayaran dengan
produk dan layanan dengan memperkuat sistem teknologi sumber dana kartu kredit pada smartphone berbasis
informasi, melalui pemberian informasi dan edukasi Android di tahun 2024. Inovasi ini memungkinkan
terkait keamanan dalam bertransaksi, pencegahan nasabah untuk melakukan transaksi nirsentuh secara
kejahatan teknologi, serta pentingnya kewaspadaan mudah, cepat dan aman menggunakan perangkat pintar
dalam bertransaksi online. Edukasi ini mencakup cara mereka melalui M-Smile di EDC atau device merchant,
mengenali potensi phishing dan pentingnya penggunaan mencerminkan upaya Bank Mega dalam menghadirkan
kata sandi yang kuat. Untuk memastikan internalisasi solusi pembayaran modern dan sesuai kebutuhan zaman.
informasi ini, Bank Mega juga menyediakan berbagai Selain itu, inovasi pengembangan produk dan/atau jasa
media komunikasi seperti email, wallpaper desktop, yang dilakukan Bank Mega antara lain:
newsletter, platform internal untuk para pegawai dan 1. Fitur Laporan SPT untuk kemudahan dan transparansi
Webinar Sosialisasi Social Engineering yang diikuti oleh nasabah terkait bukti pemotongan pajak dan
1.524 karyawan kantor pusat, cabang dan regional. pendapatan bunga.
2. Mega Zaver produk tabungan digital tanpa biaya
Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat produk dan/ admin dan tanpa kartu debit fisik yang dapat dimiliki
atau jasa layanan yang ditarik kembali setelah produk nasabah baru maupun nasabah eksisting melalui
dan/atau layanan diluncurkan serta tidak ada denda M-Smile.
finansial maupun sanksi hukum lainnya mengenai dugaan 3. Pengajuan Asuransi Kartu Kredit atau Credit Shield
ketidakpatuhan penyampaian informasi produk dan/atau melalui M-Smile (Mega Ultima Shield).
jasa perbankan. [F.29][F.30]
PT Bank Mega Tbk 56 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 57
Untuk pengembangan teknologi yang dilakukan Bank 5. Pengembangan sistem PSAK ke platform yang lebih
Mega pada tahun 2024 antara lain: up to date.
1. Pengkinian teknologi dan peningkatan kualitas pada 6. Pengkinian infrastruktur secara berkelanjutan dalam
Internet Banking Corporate dengan peluncuran rangka menjaga kehandalan (reliability), ketersediaan
MegaBiz. (availability) dan ketahanan (durability), sehingga
2. Pengembangan reconciliation system, yang dapat dapat meningkatkan efisiensi, keamanan dan kualitas
meningkatkan efisiensi, dan mengurangi risiko layanan dalam proses operasional perbankan, seperti
kesalahan serta meningkatkan produktivitas. pengolahan transaksi, pengelolaan data nasabah, dan
3. Reengineering process, melalui pemanfaatan Robotic pelayanan online.
Process Automation (RPA) yang dapat mempercepat
pemrosesan data dan meningkatkan akurasi. Hingga akhir tahun 2024, Bank Mega memiliki beberapa
4. Pengembangan SWIFT dengan standar ISO 20022, layanan berbasis teknologi di antaranya M-Smile,
yang memungkinkan pertukaran data yang lebih E-learning, mobile onboarding, card initiation system,
efisien, akurat dan aman melalui sistem messaging web policy & procedure management system, content
SWIFT. management, E-Doc, enterprise data warehouse, memo.
Digitalisasi dan Efisiensi Proses
Program Dimensi Efisiensi
E-Learning
Biaya, SDM, dan Kertas
Metode pembelajaran digital untuk pelatihan dan sosialisasi SDM.
Mobile Onboarding
Biaya, SDM, dan Kertas
Mendukung proses onboarding nasabah yang efektif dan efisien.
Card Initiation System
SDM dan Kertas
Mendukung proses customer origination bagi nasabah kartu kredit.
Proses Automation dan Digitalisasi
Biaya operasional dan SDM
Mendukung efisiensi proses untuk hasil yang lebih optimal.
Tangible Monitoring System
Memastikan pengelolaan barang dan aset cabang berjalan optimal untuk mendukung Biaya operasi dan SDM
perencanaan pengadaan dan penggantian aset secara efisien.
QR Payment
Biaya operasional
Mendukung proses pembayaran yang lebih efisien.
Web Policy & Procedure Management System
Mendukung pengelolaan dokumen kebijakan dan prosedur serta penyimpanan SDM dan Kertas
dokumen secara paperless.
Content Management dan E-Doc
SDM dan Kertas
Mendukung pengelolaan data profil dan rekening nasabah secara paperless.
Enterprise Data Warehouse
SDM dan Kertas
Mendukung pelaporan secara paperless.
Chatbot
Biaya operasional dan SDM
Mendukung pelayanan nasabah yang lebih efisien
Collection System
Biaya operasional, SDM, Kertas
Mendukung proses collection dengan mobile apps untuk meningkatkan efisiensi.
Mobile Appraisal
Biaya operasional, SDM, Kertas
Mendukung proses appraisal dengan mobile apps sehingga lebih efisien.
Mega Employee Mobile (MeMo)
Biaya operasional, SDM, Kertas
Mendukung aktivitas operasional yang dilakukan secara mandiri dan paperless.
Branch Delivery System (BDS)
Biaya operasional, SDM, Kertas
Mendukung aktivitas customer service secara paperless.
PT Bank Mega Tbk 57 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 58
BI Fast
Mendukung transaksi secara real time (24/7) dengan biaya transaksi yang lebih Biaya operasional
ekonomis.
Open API
Mendukung efisiensi dan kemudahan proses koneksi berbagai aplikasi antara Bank Biaya operasional, SDM, Kertas
dan mitra.
Payment Gateway
Biaya operasional, SDM, Kertas
Mendukung transaksi finansial antara merchant dan partner Bank Mega.
Reconciliation System
Biaya operasional, SDM, Kertas
Mendukung efisiensi dalam proses rekonsiliasi.
HC-Employee Self Service (adding new modules)
Biaya operasional, SDM, Kertas
Mendukung efisiensi proses dan kecepatan layanan HC dalam bentuk paperless.
Update HC System (adding new modules)
Biaya operasional, SDM, Kertas
Mendukung efisiensi dan kecepatan proses kerja HC secara paperless.
Virtual Card (Untuk Kartu Kredit dan Kartu Kartu Debit)
Biaya operasional, Fisik Kartu
Mendukung efisiensi proses dan biaya untuk pencetakan/penerbitan kartu fisik
Survei Kepuasan Nasabah [F.30]
Bank Mega melaksanakan penilaian kepuasan pelanggan secara situasional, sesuai dengan acara dan kebutu-
han tertentu. Selain itu juga meminta umpan balik secara langsung dari nasabah setiap kali transaksi, dan akan
direkap untuk memastikan pelayanan yang optimal. Di tahun 2024, Bank telah mengambil sampel dari beber-
apa nasabah untuk berpartisipasi dalam survei. Namun, Bank belum bisa mengungkapkan hasil survei secara
menyeluruh pada saat ini, karena proses analisis data yang mendalam sedang berlangsung. Meskipun demikian,
Bank antusias untuk menyampaikan bahwa di tahun depan, hasil survei akan dipublikaiskan secara transparan.
Privasi dan Keamanan Data Nasabah [3-3] Perkembangan teknologi memberikan dampak positif
[418-1] dan negatif pada dunia perbankan. Dengan adanya
Perkembangan teknologi memberikan dampak positif perkembangan teknologi, nasabah dapat melakukan
dan negatif pada dunia perbankan. Dengan adanya berbagai transaksi perbankan dengan lebih mudah, cepat,
perkembangan teknologi, nasabah dapat melakukan dan lebih menghemat waktu dan biaya melalui platform
berbagai transaksi perbankan dengan lebih mudah, cepat, digital. Namun demikian, peningkatan penggunaan
dan lebih menghemat waktu dan biaya melalui platform teknologi dalam sektor perbankan turut membawa
digital. Namun demikian, peningkatan penggunaan dampak negatif, salah satunya adalah meningkatnya
teknologi dalam sektor perbankan turut membawa dampak ancaman kejahatan siber, seperti penyebaran malware,
negatif, salah satunya adalah meningkatnya ancaman peretasan sistem, penipuan online, dan pencurian data
kejahatan siber, seperti penyebaran malware, peretasan pribadi.
sistem, penipuan online, dan pencurian data pribadi.
PT Bank Mega Tbk 58 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 59
Bank Mega berkomitmen untuk menjaga keamanan data Untuk meningkatkan pemahaman pegawai terhadap
nasabah. Komitmen tersebut tertuang pada kebijakan Pelindungan Data Pribadi, selama tahun 2024 Bank telah
internal berupa: melaksanakan program pelatihan Pelindungan Data
1. Surat Keputusan Nomor SK: 098/DIRBM/24 tentang Pribadi, meliputi:
Pelindungan Konsumen dan Masyarakat PT Bank
Mega, Tbk;
2. Surat Keputusan Nomor SK: 017/DIRBM/24 tentang
Kebijakan Privasi;
3. Surat Keputusan Nomor SK: 004/DIRBM/24 tentang
Kebijakan Keamanan Informasi;
4. Surat Keputusan Nomor SK: 096/DIRM/24 tentang
Pelindungan Data Pribadi;
5. Surat Keputusan Nomor SK: 119/DIRBM/24 tentang
Manajemen Risiko Teknologi Informasi & Siber;
6. Surat Edaran Nomor SE: 024/DIRBM-PMOC/24
tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat;
7. Surat Edaran Nomor SE: 137/DIRBM–PMOC/22 tentang
Perlindungan Aset, Privasi, dan Data Konsumen dalam
Rangka Perlindungan Konsumen dan Masyarakat; dan Program Pelatihan Jumlah Peserta
8. Surat Edaran Nomor SE: 245/DIRBM-PMIC/23 tentang Awareness Pelindungan
Ketahanan dan Keamanan Siber. Data Pribadi (yang
6.615 peserta
dilakukan secara daring
Bank Mega juga berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan dan luring)
data nasabah, yang dituangkan dalam Surat Edaran
PDP Mandatory
No. 002/DIRBM-PMOC/2023 tentang Data Nasabah 4.497 peserta
e-Learning
(Customer Information File). Bank Mega menjalankan
upaya perlindungan konsumen sejalan dengan Surat 25 Sesi Coaching
Keputusan No. 119/DIRBM/24 tentang Manajemen Risiko Coaching Clinic dengan 34
Teknologi Informasi & Siber dan Surat Edaran No. 245/ peserta.
DIRBM-PMIC/23 tentang Ketahanan dan Keamanan Workshop ROPA 74 peserta
Siber. Selain itu, Bank Mega juga mematuhi ketentuan
yang diatur dalam PBI Nomor 2 Tahun 2024 tentang
Di samping itu Bank telah memiliki kerangka
Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber bagi
kerja Pelindungan Data Pribadi yang dijadikan
Penyelenggara Sistem Pembayaran, Pelaku Pasar Uang
acuan dalam pelaksanaan program-program
dan Pasar Valuta Asing, serta Pihak Lain yang Diatur
terkait dengan Pelindungan Data Pribadi.
dan Diawasi oleh Bank Indonesia. Semua langkah ini
mencerminkan komitmen Bank Mega dalam menjaga
keamanan dan ketahanan sistem teknologi informasi
yang digunakan, serta melindungi nasabah dan seluruh
pihak terkait dari potensi ancaman di dunia digital.
Penerapan Perlindungan Data Pribadi
dalam Mendukung Keberlanjutan
Bank Mega memiliki Divisi Personal Data Protection
(PEDP) yang bertugas dan bertanggung jawab untuk:
• Menginformasikan dan memberikan saran kepada unit
kerja internal Bank agar dapat mematuhi ketentuan
yang diatur dalam Undang-Undang Pelindungan Data
Pribadi;
• Memantau dan memastikan kepatuhan Bank terhadap
Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi;
• Berkoordinasi dan bertindak sebagai narahubung
untuk isu yang berkaitan dengan pemrosesan Data
Pribadi.
PT Bank Mega Tbk 59 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 60
Bank berkomitmen untuk melindungi Data Pribadi yang Sebagai upaya meningkatkan kepatuhan terhadap
diproses, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang peraturan perundang-undangan dan sebagai bentuk
Pelindungan Data Pribadi yang berlaku di Indonesia. tanggung jawab dalam melindungi Data Pribadi, Bank
Kebijakan dan prinsip-prinsip Pelindungan Data Pribadi telah menyusun kerangka kerja Pelindungan Data Pribadi
dilaksanakan secara konsisten untuk mengelola risiko Data (Personal Data Protection (PDP) – Framework). Kerangka
Pribadi dan diterapkan di seluruh unit kerja Bank. Untuk kerja ini menjadi acuan dalam pelaksanaan program-
informasi lebih lanjut mengenai kebijakan privasi dan program terkait Pelindungan Data Pribadi. [2-27]
bagaimana Bank mengelola Data Pribadi dapat diakses
melalui tautan https://bankmega.com/id/privacy-policy/.
Personal Data Protection (PDP) - Framework
PDP Governance
PDP Policies & Procedures
PDP - Development Program PDP - Services
Project Consent Rights of Personal
Planning Management Management Data Subjects
Support
Monitoring and Breach
Reporting Audit & Review Management Log Review
Awareness, Training and Communications
PT Bank Mega Tbk 60 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 61
Keberadaan Personal Data Protection (PDP) Framework tersebut, diharapkan dapat mendukung program-program
Pelindungan Data Pribadi yang dilaksanakan, sehingga mampu memperkuat keberlanjutan Bank dalam aspek LST:
LINGKUNGAN
Bank telah mempromosikan cara yang lebih ramah lingkungan kepada subjek data pribadi dalam mengumpulkan,
memproses, dan menyimpan data. Hal ini diharapkan dapat mengurangi jejak karbon (footprint) mereka. Selain itu,
Bank juga mengoptimalkan layanan perbankan digital kepada nasabah melalui beberapa saluran, seperti M-Smile dan
M-Auto untuk proses customer onboarding serta Mega Career Website untuk proses rekrutmen calon karyawan. Upaya
ini diharapkan mampu mengurangi deforestasi, penggunaan kertas, dan limbah kertas.
Saat ini, Bank mengelola sebagian besar data yang bersifat sensitif sehingga memerlukan penyimpanan dan pemrosesan
data secara ekstensif. Kondisi ini mengakibatkan penggunaan data center yang besar dan konsumsi energi yang tinggi.
Oleh karena itu, Bank menerapkan prinsip data minimization dan kebijakan retensi data. Hal ini diharapkan dapat
mengurangi retensi atau penyimpanan data yang tidak diperlukan, menurunkan digital footprint, mendukung operasional
data center yang lebih efisien, serta mengurangi konsumsi energi.
SOSIAL
Pelindungan Data Pribadi memberikan dampak signifikan terhadap aspek sosial. Bank menerapkan upaya Pelindungan
Data Pribadi untuk membangun kepercayaan bersama nasabah, pegawai, dan subjek data pribadi lainnya. Selain itu,
penerapan ini bertujuan memastikan bahwa Data Pribadi nasabah diperlakukan secara adil, tidak diskriminatif terhadap
subjek data pribadi, serta menjamin pemenuhan hak subjek data pribadi. Nasabah dapat mengajukan permintaan terkait
hak subjek data pribadi dengan menghubungi MegaCall di nomor 08041500010 atau mengunjungi cabang Bank terdekat.
Untuk menjaga kenyamanan dan keamanan subjek data pribadi, Bank senantiasa berusaha untuk melindungi Data Pribadi
dari potensi penyalahgunaan yang dapat menyebabkan kerugian material maupun non-material bagi subjek data pribadi.
Dengan menerapkan strategi dan langkah yang tepat sasaran dan berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan yang
diakibatkan oleh ancaman dan insiden siber, Bank dapat mencegah potensi penyalahgunaan Data Pribadi tersebut.
TATA KELOLA (GOVERNANCE)
Pelindungan Data Pribadi berperan penting dalam meningkatkan tata kelola dalam kerangka Environmental, Social, and
Governance (ESG). Praktik Pelindungan Data Pribadi yang kuat menunjukkan komitmen Bank dalam mematuhi peraturan
yang terus berkembang. Pendekatan proaktif ini juga bertujuan untuk meminimalkan risiko terkait Data Pribadi.
Untuk meminimalkan risiko tersebut, Bank telah mengembangkan kebijakan dan prosedur tata kelola yang komprehensif
terkait pemrosesan Data Pribadi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa Data Pribadi ditangani secara konsisten dan aman.
Sebagai bagian dari komitmen ini, Bank secara aktif mengembangkan dan memperbaharui kebijakan Pelindungan Data
Pribadi yang komprehensif. Pada tahun 2024, Bank telah menyusun beberapa kebijakan terkait Pelindungan Data Pribadi,
antara lain:
• Kebijakan Pemberitahuan Privasi dan Pelindungan Data Pribadi;
• Kebijakan Data Protection Advisory;
• Kebijakan Record of Processing Activity;
• Kebijakan terkait penilaian risiko Data Pribadi seperti Data Protection Impact Assessment (DPIA), Legitimate
Interest Assessment (LIA), Third Party Privacy Risk Assessment dan Transfer Impact Assessment (TIA);
• Kebijakan penanganan insiden pelanggaran Data Pribadi;
• Kebijakan Data Subject Request (DSR).
Bank secara berkala melakukan sosialisasi kebijakan Pelindungan Data Pribadi kepada pegawai dengan tujuan untuk
meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya Pelindungan Data Pribadi, menginternalisasikan
kebijakan dalam pekerjaan sehari-hari, melakukan mitigasi risiko Data Pribadi, serta meningkatkan kepatuhan terhadap
terhadap ketentuan internal dan eksternal yang berlaku.
PT Bank Mega Tbk 61 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 62
Mekanisme Penanganan Pengaduan Nasabah [F.16] [F.24] [2-25]
Kami menyediakan channel bagi nasabah, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya untuk menyampaikan
permasalahan, masukan, maupun kritik baik terkait aspek lingkungan, sosial, maupun tata kelola.
Sistem
Nasabah atau
Channel Penanganan Unit Kerja
Non Nasabah
Pengaduan
• Investigasi
Kantor
• Penyelesaian
Cabang
• Closing Case
• Input hasil
penyelesaian
MegaCall di Sistem
• Melakukan
Penanganan
klasifikasi
Pengaduan
Pengaduan pengaduan
• Aplikasi M-Smile • Hasil penyelesaian
• No. Tiket
• Web Bank Mega pengaduan
• SLA
diberitahuakan
kepada Nasabah
dan Non Nasabah
• Media Massa
melalui media
• Regulator
komunikasi yang
• LAPS
tersedia
Input
Keluhan nasabah, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya dapat
disampaikan melalui:
Customer Service di Kantor Cabang Bank Mega
MegaCall: 08041500010 atau +6221 2960 1600 (dari luar negeri)
Aplikasi Mobile Banking Bank Mega (M-Smile) : Form Pengaduan
Website Bank Mega (www.bankmega.com) : Formulir Keluhan Nasabah
Selama tahun 2024, terdapat 7.110 laporan yang diterima terkait produk/layanan Bank Mega. Jenis pengaduan
yang diterima di antaranya adalah terkait Kartu Kredit dan M-Smile. Seluruh (100%) pengaduan yang diterima
ditindaklanjuti oleh Bank Mega.
PT Bank Mega Tbk 62 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 63
JUMLAH PENGADUAN NASABAH
7.110 7.110 6.835*
6.554 6.554 6.554
6.172 6.172 6.172
2024 2023 2022* 2024 2023 2022* 2024 2023 2022*
Keterangan: *Status data per 31/12/2024
Pengaduan yang diterima Pengaduan yang Pengaduan yang telah
ditindaklanjuti selesai
PT Bank Mega Tbk 63 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 64
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Struktur Tata Kelola Keberlanjutan [E.1] [2-9] [2-10] [2-11] [2-12] [2-13] [2-14] [2-15] [2-18] [2-20] [2-21] [G-02]
Sebagaimana yang diatur dalam UU tentang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar Bank Mega, struktur Good Corporate
Governance (GCG) Bank terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi. Selain itu,
dalam menjalankan tugas dan wewenang dalam pengelolaan, Dewan Komisaris dan Direksi dibantu oleh komite-komite
di bawahnya sebagaimana yang dijelaskan pada bagan berikut ini:
ORGAN-ORGAN UTAMA
Rapat Umum Pemegang Saham
Dewan Komisaris
Direksi
ORGAN-ORGAN PENDUKUNG
Komite Dewan Komisaris Komite Direksi
Internal Audit Compliance Risk Management
Anti Money Laundering Corporate Affairs Fraud Banking
Penerapan tata kelola di Bank Mega mengacu pada Anggaran Dasar PT Bank Mega Tbk No. 7 tahun 2021, Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No.17 tahun 2023, dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.13/SEOJK.03/2017 tentang
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Struktur tata kelola melibatkan Direksi yang bertanggung jawab dalam menjalankan dan mengawasi operasional Bank,
termasuk penerapan keuangan berkelanjutan, serta Dewan Komisaris yang bertanggung jawab mengawasi kinerja
Direksi dalam menjalankan operasional Bank.
PT Bank Mega Tbk 64 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 65
Prosedur Manajemen atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap isu Tim Keuangan Berkelanjutan di Bank Mega terdiri dari
keberlanjutan, Bank Mega melalui Surat Keputusan berbagai unit kerja yang saling berkoordinasi untuk
No. 084/DIRBM/20 tentang Penerapan Keuangan merancang dan melaksanakan kebijakan serta program
Berkelanjutan PT Bank Mega, Tbk mengintegrasikan yang mendukung keberlanjutan. Hal ini mencakup
prinsip-prinsip penerapan keuangan berkelanjutan penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola yang
dengan prinsip pelaksanaan tata kelola. Bank Mega baik dalam seluruh kegiatan bisnis, serta mendukung
mengarahkan seluruh organ dalam struktur tata pengembangan produk dan layanan yang lebih ramah
kelola untuk berperan aktif dalam mengawasi dan lingkungan dan sosial.
mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG yang
mendukung pengelolaan keuangan berkelanjutan yang Tugas dan tanggung jawab Tim Keuangan Berkelanjutan
bertujuan menjaga keseimbangan antara pencapaian antara lain:
keuntungan jangka pendek dan keberlanjutan jangka • Membuat Laporan Rencana Kerja dan Anggaran
panjang yang bermanfaat tidak hanya bagi Bank Mega, Biaya (RAKB)
tetapi juga bagi masyarakat secara luas. • Menyusun rencana pengembangan kapasitas internal
Bank khususnya terkait penerapan Keuangan
Penerapan keuangan berkelanjutan di Bank Mega • Menyusun rencana aktivitas yang sesuai dengan
menjadi tanggung jawab Tim Keuangan Berkelanjutan. penerapan Keuangan Berkelanjutan, termasuk
Tim ini dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Direksi rencana dan strategi pengembangan produk serta
No.053/DIRBM/19 tanggal 20 Juni 2019, dan telah melalui portofolio Keuangan Berkelanjutan
pembaruan dengan penerbitan Surat Keputusan No.103/ • Membuat Laporan Keberlanjutan
DIRBM/24 tanggal 26 September 2024. • Melaporkan kinerja keberlanjutan secara berkala
kepada Direktur Compliance & Human Capital. Direktur
Compliance & Human Capital akan melaporkan kepada
Direktur Utama sebagai proses peninjauan, evaluasi,
dan persetujuan isi dari laporan keberlanjutan.
Penerapan Kebijakan Keuangan Berkelanjutan [FS1] [S-08] [S-09] [S-10] [S-11] [G-03] [G-04] [G-05] [G-07]
[G-08] [G-09]
Bank Mega memiliki beberapa kebijakan untuk mendukung penerapan keuangan berkelanjutan, di antaranya:
• Kebijakan anti fraud.
• Kebijakan antikorupsi.
• Kebijakan anti pencucian uang.
• Pencegahan pendanaan terorisme (APU & PPT).
• Kebijakan terkait pelecehan seksual dan/atau non diskriminasi.
• Kebijakan hak asasi manusia.
• Kebijakan pekerja anak dan/atau pekerja paksa.
• Kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja.
• Kebijakan penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris.
• Kebijakan pelatihan Direksi dan Dewan Komisaris.
• Kode etik.
• Kebijakan mengenai perlakukan adil terhadap pemegang saham.
• Kebijakan konflik kepentingan Direksi dan Dewan Komisaris.
PT Bank Mega Tbk 65 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 66
Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM)
Dalam rangka mencegah Bank yang digunakan sebagai 4. Pengendalian internal yang efektif dan independen
sarana pencucian uang, pendanaan terorisme, dan dalam program APU, PPT, dan PPPSPM melalui
pendanaan proliferasi senjata pemusnah masal, maka kebijakan dan prosedur internal, adanya batasan
Bank Mega telah menerapkan program APU, PPT, dan wewenang dan tanggung jawab dari satuan kerja
PPPSPM sesuai dengan ketentuan POJK No.8 Tahun 2023. terkait, pemeriksaan secara independen, dan
Program APU, PPT dan PPPSPM diwujudkan oleh Bank pelaksanaan tindak lanjut hasil audit.
melalui: 5. Sistem Manajemen Informasi dengan mengembangkan
1. Penilaian risiko TPPU, TPPT, dan/atau PPSPM atau sistem AML Data Management System, pengembangan
Individual Risk Assessment Bank dengan pendekatan aplikasi Beneficial Owner (BO) dan Walk-in Customer
berbasis risiko. (WIC), pengembangan aplikasi internal goAML
2. Pengawasan aktif dari Direksi dan Dewan Komisaris PPATK, serta pengembangan sistem interface goAML.
untuk menetapkan divisi penanggung jawab,
memberikan persetujuan kebijakan, melakukan
evaluasi, membuat laporan serta membahas dalam
rapat.
3. Melakukan peninjauan/penyempurnaan secara berkala
atas kebijakan dan prosedur yang telah disusun oleh
Divisi Anti Money Laundering (AMLA).
Whistleblowing System [2-16] [2-26]
Bank Mega menyediakan saluran pelaporan pelanggaran Selain itu, Unit Kerja Crime & Fraud Investigation telah
yang transparan dan aman melalui Whistleblowing System ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai salah satu
(WBS), untuk memberikan kesempatan bagi pemangku penanggung jawab dalam Satuan Tugas Pemberantasan
kepentingan internal dan eksternal dalam melaporkan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti). Satgas Pasti
segala bentuk pelanggaran terkait etika, fraud, korupsi, bertanggung jawab dalam menangani dan memberantas
diskriminasi, pelecehan seksual, serta pelanggaran praktik penipuan serta aktivitas keuangan ilegal, baik
lainnya. Sistem ini merupakan bagian dari komitmen Bank secara daring dan luring yang merugikan nasabah
Mega untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, maupun masyarakat.
transparan, dan bebas praktik penyimpangan.
Sejumlah bank, termasuk Bank Mega yang ditunjuk
Selama tahun 2024, Bank Mega menerima 98 laporan yang oleh OJK dalam Satgas Pasti dapat terlibat di kantor
berkaitan dengan fraud. Seluruh laporan tersebut telah Indonesia Anti Scam Center (IASC) yang merupakan
ditindaklanjuti oleh Unit Kerja Crime & Fraud Investigation, pusat pengendalian dan koordinasi dalam menangani
sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku. Proses pengaduan nasabah korban penipuan. Melalui keterlibatan
tindak lanjut ini meliputi penyelidikan yang mendalam dan ini, menunjukan komitmen Bank Mega dalam menciptakan
pengambilan keputusan sesuai dengan ketentuan internal ekosistem perbankan yang aman, transparan, dan bebas
perusahaan serta hukum yang berlaku. dari aktivitas keuangan ilegal.
PT Bank Mega Tbk 66 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 67
Whistleblowing System dapat diakses melalui
E-mail: fbi@bankmega.com
Telepon (Fixed Line): +6221-7915000 melalui eks. 15.112, 15.115, 15212 dan 15215.
Telepon/ SMS/Whatsapp: 0822-0822-0500 dan 0822-0822-1999
Alamat: Unit Kerja Crime & Fraud Investigation (CFIN), Menara Bank Mega Lt. 15 Jl. Kapten Tendean No. 12-14
A Jakarta 12790
ALUR MEKANISME WHISTLEBLOWING SYSTEM
Jika hasil analisa tidak
ditemukan adanya unsur
fraud, maka laporan akan
disampaikan kembali ke
Pelapor (Whistleblower)
bahwa laporan tidak
memenuhi unsur fraud
Jika hasil laporan
menyangkut unsur
kode etik, maka akan
ditelusurkan kepasa unit
kerja yang menanganinya
Pelapor (contoh. Unit Kerja
(Whistleblower) Humah Capital Reward
Pengaduan
melaporkan Operation & Services)
masuk
adanya dugaan
dilakukan
tindakan
verifikasi
Pelanggaran/
dan analisa
fraud melalui Jika hasil analisa
laporan
sarana yang ditemukan adanya salah
tersedia satu unsur tindakan
fraud, dan/atau unsur
pidana, maka Crime
& Fraud Investigation
Head menginstruksikan
dilakukan proses
investigasi
Hasil Investigasi
disampaikan kepada
Direktur Utama dan Pengenaan sanksi sesuai
Direktur terkait dengan peraturan perusahaan
tembusan kepada dan ketentuan hukum
Komisaris Utama/Dewan yang berlaku
Komisaris
PT Bank Mega Tbk 67 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 68
Dukungan Perusahaan pada Antikorupsi [205-1] [205-2] [205-3]
Bank Mega memiliki komitmen kuat dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi serta menciptakan
lingkungan kerja yang transparan, adil, dan bebas praktik korupsi. Untuk itu, Perusahaan telah merumuskan kebijakan
anti fraud dan anti korupsi yang berlaku bagi semua pegawai, termasuk Direksi dan Dewan Komisaris. Kebijakan ini
menegaskan bahwa Bank Mega tidak menoleransi segala bentuk korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, atau tindakan yang
bertujuan untuk kepentingan pribadi.
Perusahaan juga telah melakukan penilaian risiko fraud secara menyeluruh untuk mengidentifikasi potensi risiko yang dapat
menyebabkan terjadinya fraud dalam berbagai lini operasional perusahaan. Seluruh unit kerja (100%) dilibatkan dalam
proses penilaian risiko ini. Masing-masing unit diharuskan untuk menilai risiko yang ada serta mengevaluasi efektivitas
kontrol mitigasi yang diterapkan untuk mengurangi atau mencegah terjadinya fraud. Proses penilaian risiko fraud ini sangat
penting dalam menjaga keberlanjutan operasional yang transparan dan akuntabel, serta mencegah adanya celah yang
dapat dimanfaatkan untuk melakukan tindakan korupsi.
Secara aktif, Bank melakukan sosialisasi kebijakan anti fraud dan anti korupsi kepada seluruh pegawai dan pemangku
kepentingan lainnya. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua pihak terkait, baik internal maupun
eksternal, memahami dengan baik kebijakan yang ada, serta mengetahui bagaimana cara mencegah, mendeteksi,
dan melaporkan tindakan korupsi atau fraud yang mungkin terjadi. Melalui sosialisasi ini, Bank Mega berharap dapat
menciptakan budaya perusahaan yang bebas dari praktik korupsi dan fraud.
Selama tahun 2024, Bank Mega tidak menghadapi kasus hukum terkait dugaan korupsi, yang menunjukkan bahwa
kebijakan anti fraud dan anti korupsi telah berjalan secara efektif.
Pelatihan dan Sosialisasi Anti Fraud dan Antikorupsi [205-2]
Kategori 2024 2023 2022 Total
E Learning Strategy Anti fraud 261 8.814 4.595 13.670
New Employee Induction Program (NEIP) (di dalamnya
1.599 1.911 1.513 5.023
terdapat materi Anti Fraud)
Training offhouse related anti fraud 142 3 0 145
Training in-house related anti fraud 5.292 287 1.391 6.970
Jumlah 7.294 11.015 7.499 25.808
PT Bank Mega Tbk 68 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 69
Pelibatan Pemangku Kepentingan [E.4] [2-29]
Kami selalu berupaya memenuhi kebutuhan dan menjalin hubungan yang baik dengan semua pemangku kepentingan
kami. Kami telah melakukan pemetaan kelompok pemangku kepentingan kunci, yang dapat mempengaruhi keberlanjutan
perusahaan dan yang memiliki keterkaitan langsung dalam kegiatan operasional kami.
Pemangku Sarana Pelibatan dan Topik Penting dan Kebutuhan Respons
Kepentingan Frekuensinya Pemangku Kepentingan Bank Mega
• Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS): setahun
sekali
• Menyelenggarakan RUPS dan
• Rapat Umum Pemegang
Investor dan RUPSLB
Saham Luar Biasa • Kinerja finansial
Pemegang • Pelaporan kinerja keuangan
(RUPSLB): apabila • Kinerja keberlanjutan
Saham (Public Expose).
diperlukan
• Melakukan keterbukaan
• Laporan Triwulanan
informasi.
• Laporan Tahunan
• Laporan Keberlanjutan
• Menyediakan media komunikasi
dan layanan 24 jam
• Tanggapan dan solusi
• Menindaklanjuti keluhan dan
atas input, keluhan, dan
• Aktivitas perbankan: pengaduan
permintaan informasi
setiap saat • Menggali kebutuhan nasabah,
• Pengembangan produk
• Melalui contact center: dan mengembangkan inovasi
perbankan termasuk
Mega Call 08041500010/ produk, serta layanan, termasuk
digitalisasi
Nasabah • (+62) 29601600 (dari luar digital banking
• Perlindungan privasi dan
negeri), situs web, dan • Melakukan survei kepuasan
keamanan data
media sosial: setiap saat nasabah
• Pendidikan dan pelatihan
• Survei kepuasan • Menjaga privasi dan keamanan
• Layanan yang prima
pelanggan: setiap tahun data
• Literasi dan inklusi
• Melakukan program literasi dan
keuangan
inklusi keuangan
• Melakukan edukasi keuangan
• Pelaporan pelaksanaan
• Kepatuhan regulasi dan
kepatuhan: minimal
pelaksanaan prinsip
setahun sekali • Laporan pelaksanaan
kehati-hatian dan tata
• Penyampaian bukti • kepatuhan
kelola perusahaan
pengumuman RUPST • Menyusun RAKB
• Analisis risiko LST dalam
dan RUPSLB, ringkasan • Menyusun laporan tahunan dan
pemberian kredit
Regulator Laporan keuangan laporan keberlanjutan
• Anti Fraud dan Anti
konsolidasi: minimal • Pertemuan-pertemuan lain,
Korupsi, Anti-Pencucian
• setahun sekali seperti pra exit meeting dan exit
Uang dan Pencegahan
• Laporan bulanan, Rencana meeting
Pendanaan Terorisme
Penyelenggaraan Public
(APU-PPT)
Expose: minimal setahun
sekali
PT Bank Mega Tbk 69 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 70
• Media komunikasi internal:
• Menyediakan saluran
setiap saat • Hubungan industrial
whistleblowing
• Rapat internal sesuai • Hak dan kewajiban
• Memberikan hak-hak pegawai
kebutuhan: setiap saat pegawai
sesuai dengan Peraturan
• Sesi berbagi yang • Kesempatan
Perusahaan
diadakan sesuai dengan pengembangan karir,
Pegawai • Mengadakan pelatihan dan
kebijakan masing-masing kompetensi, pelatihan,
pengembangan
unit kerja dan pendidikan
• Mengadakan evaluasi kerja,
• Layanan dan/atau fasilitas • Kesehatan dan keamanan
kenaikan jabatan, promosi, dan
perbankan yang dapat kerja
mutasi
diakses setiap saat
• Interaksi melalui situs:
• Memberikan informasi yang
setiap saat
• Pengadaan barang dan/ dibutuhkan untuk memperlancar
• Kode etik yang
atau jasa yang transparan proses pengadaan dan pekerjaan
Mitra Bisnis/ berhubungan dengan
• Kontrak kerja yang adil • Sosialisasi kebijakan dan kode
Pemasok/ vendor
• Pembayaran tepat waktu etik
Vendor • Pertemuan dengan
• Hubungan kerja yang • Membangun komunikasi bisnis
Komite Pengadaan
saling menguntungkan • Melakukan pembayaran tepat
Barang: jika diperlukan
waktu
minimal setahun sekali
• Informasi dan data
perusahaan, antara
• Menyelenggarakan siaran pers
Media Siaran Pers: setiap saat jika lain mengenai finansial
• Publikasi media dan laporan
diperlukan perusahaan, produk, dan
aksi korporasi
Tentang Laporan [G.1] [2-2] [2-3] [2-4] [2-5] [3-1]
Laporan keberlanjutan PT Bank Mega Tbk adalah bentuk Data dan informasi yang digunakan untuk kinerja
transparansi kami untuk menyampaikan informasi keuangan dan sosial menggunakan data konsolidasi
terkait kinerja ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata antara kantor pusat dan seluruh cabang Bank Mega.
kelola. Laporan keberlanjutan diterbitkan setiap tahun Data kinerja keuangan juga sudah menggunakan data
dan dipublikasi pada website perusahaan. Laporan konsolidasi dari Laporan Keuangan yang diaudit oleh
keberlanjutan sebelumnya dipublikasi pada tanggal 7 kantor akuntan public (KAP). Untuk informasi dan data
Februari 2024 Laporan Keberlanjutan Bank Mega 2024 kinerja lingkungan, untuk konsumsi air dan bahan bakar
disampaikan berdasarkan prinsip: akurasi, keseimbangan, minyak (BBM) sudah menggunakan data konsolidasi.
kejelasan, perbandingan, kelengkapan, konteks Namun demikian, untuk data dan informasi terkait
keberlanjutan, ketepatan waktu, dan dapat diverifikasi. konsumsi listrik baru berasal dari konsumsi listrik di
kantor pusat. Laporan ini tidak termasuk entitas lainnya
Laporan keberlanjutan ini menggunakan informasi dan data karena Bank Mega tidak memiliki anak perusahaan. Ada/
dari periode 1 Januari hingga 31 Desember 2024. Proses penyajian data kembali (restatement) dalam laporan ini.
penyusunan dan penentuan prioritas informasi yang akan Setiap pernyataan kembali diberikan keterangan pada
disampaikan pada laporan keberlanjutan dilakukan secara paragraf maupun tabel yang disampaikan.
internal dan telah mendapat persetujuan dari Direktur
Compliance & Human Capital yang bertanggung jawab
atas seluruh kegiatan keuangan berkelanjutan.
PT Bank Mega Tbk 70 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 71
Bank Mega belum melakukan verifikasi dengan pihak ketiga (assurance) untuk informasi yang disampaikan dalam laporan
keberlanjutan, Namun demikian, semua informasi yang disampaikan pada laporan keberlanjutan ini sudah diverifikasi oleh
pihak internal yang bertanggung jawab, termasuk pimpinan perusahaan, termasuk data keuangan yang menggunakan
data pada laporan keuangan sudah diaudit oleh KAP. Penyusunan laporan ini merujuk pada:
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.51/POJK.03/2017.
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021.
• Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021 dengan kesesuaian: “merujuk pada Standar GRI” dan Sektor Indikator
untuk jenis keuangan (GRI Financial Services Sector Supplement).
• Form ESG yang dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kontak terkait Laporan [2-3]
Sekretaris Perusahaan
Christiana Maria Damanik
Email: corsec@bankmega.com
Telepon: (62-21) 7917 5000 (hunting)
Identifikasi Topik Material dan Isu Keberlanjutan [3-1] [3-2]
Bank Mega menentukan topik material dengan melakukan prioritas isu signifikan pada tahun pelaporan. Penentuan topik
material dilakukan dengan diskusi yang difasilitasi oleh pihak independen yang bertindak sebagai tim ahli. Dari hasil diskusi,
terpetakan 7 topik material sesuai konteks keberlanjutan dan diselaraskan dengan dukungan pada pencapaian TPB.
Pada laporan keberlanjutan 2024, terdapat tambahan topik material baru, yaitu etika bisnis dan kepatuhan. Topik lainnya
masih sama seperti tahun lalu, hanya saja ada penyesuaian penamaan topik material.
PT Bank Mega Tbk 71 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 72
Topik Material dan Isu Keberlanjutan
No. Topik Material Isu Keberlanjutan
1. Pencapaian penyaluran dana (kredit) yang sesuai dengan Kategori Kegiatan Usaha
Produk dan Berkelanjutan melebihi target dalam RAKB 2023 ini terutama bersumber dari
Layanan Keuangan segmen Korporasi, baik dari kredit baru maupun utilisasi fasilitas kredit
Berkelanjutan 2. Penerapan keuangan berkelanjutan dalam kriteria usaha yang dapat diberikan kredit
1 3. Ketahanan kinerja ekonomi
4. Efisiensi biaya operasional
5. Pertumbuhan kredit
6. Pertumbuhan portofolio KKUB
Keamanan dan Privasi
Data 1. Menjaga keamanan informasi dan transaksi
2 2. Kepatuhan pada regulasi dan tata kelola Perusahaan
Etika Bisnis dan
Kepatuhan 1. Anti Fraud dan AntiKorupsi, Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
Terorisme (APU-PPT)
3
2. Kepatuhan pada regulasi dan tata kelola Perusahaan
Digitalisasi dan Inovasi
Teknologi 1. Menerapkan inovasi digital teknologi
4 2. Kepatuhan pada regulasi dan tata kelola Perusahaan
Berinvestasi pada
Talenta 1. Pelatihan Keuangan Berkelanjutan
2. Pelatihan peningkatan kompetensi dan jenjang karir
5
3. Pelatihan peningkatan kompetensi bagi nasabah dan masyarakat
Kualitas Layanan
1. Menjaga tingkat kepuasan nasabah
6 2. Menangani semua masukan, saran, dan pengaduan secara adil, cepat, dan konsisten
Literasi dan Inklusi
Keuangan
1. Pelatihan terkait inklusi dan literasi keuangan
7
Tanggapan Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya [G.3]
Kami berterima kasih kepada semua pemangku kepentingan yang sudah memberikan masukan dan kritik atas laporan
keberlanjutan 2023 kami. Hingga akhir tahun 2024, dari hasil umpan balik, yang menjadi perhatian pemangku kepentingan
di antaranya memperluas jangkauan program CSR, menyajikan data pelatihan dan pengembangan karyawan, mendukung
konservasi satwa liar, memperhatikan penggunaan listrik, meningkatkan pemberian kredit khususnya pada kategori
sumber daya alam (SDA) hayati dan efisiensi energi, serta menambah topik material yang berkaitan dengan keberlanjutan.
Kami telah menindaklanjuti hal tersebut dengan memberikan respons langsung ke pemangku kepentingan terkait serta
menyampaikan beberapa informasi tersebut pada laporan keberlanjutan ini. Ke depannya, Bank Mega akan secara
bertahap meningkatkan komitmen dan pemenuhan kebutuhan informasi sesuai harapan dari pemangku kepentingan.
PT Bank Mega Tbk 72 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 73
Referensi POJK No.51/POJK.03/2017 dan
Indeks Isi Standar GRI [G.4]
Referensi SEOJK No 16/SEOJK.04/2021
No Indeks Nama Indeks Halaman
Strategi Keberlanjutan
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 19
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1 Aspek Ekonomi 5
B.2 Aspek Lingkungan Hidup 6
B.3 Aspek Sosial 7
Profil Perusahaan
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 14
C.2 Alamat Perusahaan 13
C.3 Skala Usaha 17
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 16
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi 18
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan 17
Penjelasan Direksi
D.1 Penjelasan Direksi 9-11
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 65
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 39-40
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 51
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 69
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 55
Kinerja Keberlanjutan
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 14
Kinerja Ekonomi
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
F.2 48
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi
F.3 pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan 48
Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
F.4 Biaya Lingkungan Hidup 29
Aspek Material
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 29
PT Bank Mega Tbk 73 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 74
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 24
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 24
Aspek Air
F.8 Penggunaan Air 28
Aspek Keanekaragaman Hayati
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi
F.9 29
atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 29
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 25-26
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 26
Aspek Limbah dan Efluen
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 28
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 28
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) N/A
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 62
Kinerja Sosial
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
F.17 56
kepada Konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 32
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 35
F.20 Upah Minimum Regional 36
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 37
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 38
Aspek Masyarakat
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar 41, 55
F.24 Pengaduan Masyarakat 62
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 41
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 56
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 56
F.28 Dampak Produk/Jasa 55
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 56
Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan
F.30 56, 58
Berkelanjutan
PT Bank Mega Tbk 74 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 75
Lain-lain
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 70
G.2 Lembar Umpan Balik 79
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 72
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
G.4 POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa 73
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
Indeks Isi Standar GRI
PT Bank Mega Tbk melaporkan informasi dalam indeks isi Standar GRI ini untuk
Pernyataan Penggunaan
periode 1 Januari 2024-31 Desember 2024 dengan referensi Standar GRI.
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Landasan 2021
Standar Indikator Pengungkapan Halaman
2-1 Detail Organisasi 13
Entitas yang termasuk dalam pelaporan keberlanjutan
2-2 70
organisasi
2-3 Periode pelaporan, frekuensi, dan titik kontak 70-71
6, 14, 24, 25, 26,
2-4 Penyajian kembali informasi
47, 70
2-5 Assurance oleh pihak eksternal 70
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya 15,16, 18
2-7 Karyawan 32
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 35
GRI 2: Pengungkapan 2-9 Struktur tata kelola dan komposisi 64
Umum 2021
2-10 Menominasikan dan memilih badan tata kelola tertinggi 64
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 64
Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi
2-12 64
pengelolaan dampak
Pendelegasian tanggung jawab untuk mengelola
2-13 64
dampak
Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan
2-14 65
keberlanjutan
Konflik kepentingan
2-15 64
Conflict of interest
2-17 Perjanjian perundingan kolektif 40
2-18 Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola Tertinggi 64
2-19 Kebijakan remunerasi 36
PT Bank Mega Tbk 75 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 76
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi 64
Pernyataan tentang strategi pembangunan
2-22 9,19
berkelanjutan
2-23 Komitmen kebijakan 19
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 19
2-25 Proses untuk memulihkan dampak negatif 51, 52, 62
Mekanisme untuk mendapatkan saran dan
2-26 66
meningkatkan isu
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan 60
2-28 Keanggotaan asosiasi 18
2-29 Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan 69
2-30 Perjanjian perundingan bersama 32
Topik: Kinerja Ekonomi
3-1 Proses untuk menentukan topik material 71
3-2 Daftar topik material 72
GRI 3: Topik Material 2022
32, 38, 44, 49, 56,
3-3 Manajemen topik material
58
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
201-1 47
didistribusikan
GRI 201: Implikasi finansial, risiko, dan peluang lainnya terkait
201-2 54
Kinerja Ekonomi 2016 perubahan iklim
Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program
201-3 36
pensiun lainnya
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah 47
GRI 204:
Praktik Pengadaan 2016 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal 18
205-1 Penilaian terhadap operasi yang memiliki risiko korupsi 68
Komunikasi dan pelatihan terkait kebijakan dan
GRI 205: Anti Korupsi 205-2 68
prosedur anti-korupsi
2016
Insiden korupsi yang dikonfirmasi dan
205-3 68
tindakan yang diambil
Topik: Kinerja Lingkungan
302-3 Intensitas energi 24
GRI 302: Energi 2016
302-4 Pengurangan konsumsi Energi 24
305-1 Emisi GRK langsung (Cakupan 1) 25
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung 25
GRI 305: Emisi 2016
305-3 Emisi energi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya 25
305-5 Reduksi Emisi GHG 25
GRI 303: Air dan Efluen
303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama 28
2018
PT Bank Mega Tbk 76 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 77
306-1 Timbulan sampah dan dampak limbah yang signifikan 28
GRI 306: Limbah 2020 306-2 Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah 28
306-3 Limbah yang dihasilkan 28
Topik: Kinerja Sosial
401-1 Karyawan baru dan karyawan turnover 35
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang
GRI 401: Karyawan 2016 401-2 tidak diberikan kepada karyawan sementara atau paruh 36
waktu
401-3 Cuti orang tua 36
403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja 37
403-3 Layanan kesehatan kerja 37
Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang
403-4 37
keselamatan dan kesehatan kerja
Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan dan
403-5 37
kesehatan kerja
GRI 403: Kesehatan dan 403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja 37
Keselamatan Kerja 2018
Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan dan
403-7 kesehatan kerja yang secara langsung terkait hubungan 37
bisnis
Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen
403-8 37
keselamatan dan kesehatan kerja
403-9 Kecelakaan kerja 37
403-10 Penyakit akibat kerja 37
404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 39
Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan
GRI 404: Pelatihan dan 404-2 39
dan program bantuan transisi
Pendidikan 2016
Persentase penerimaan karyawan ulasan kinerja dan
404-3 41
pengembangan karir secara berkala
GRI 405:
Keanekaragaman dan
405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan para karyawan 32
Kesempatan yang sama
2016
GRI 406: Non Diskriminasi
406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan korektif yang diambil 32
2016
Keluhan yang dibuktikan mengenai pelanggaran privasi
GRI 418: Privasi Pelanggan
418-1 pelanggan dan kerugian pelanggan 58
2016
Data
PT Bank Mega Tbk 77 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 78
Referensi Sektor Jasa Keuangan
Sector Disclosures Halaman
Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial tertentu yang diterapkan pada lini
FS1 52, 65
bisnis
FS2 Prosedur untuk menilai dan menyaring risiko lingkungan dan sosial di lini bisnis 51
Proses untuk memantau pelaksanaan klien sesuai dengan persyaratan lingkungan dan
FS3 52
sosial
Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk menerapkan kebijakan dan prosedur
FS4 39
lingkungan dan sosial yang diterapkan pada lini bisnis
Interaksi dengan klien/investasi/mitra bisnis mengenai risiko dan peluang lingkungan
FS5 52
dan sosial
FS6 Persentase kredit berdasarkan bidang usaha 51
Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan manfaat sosial
FS7 43, 50, 51
tertentu untuk setiap lini bisnis yang dirinci berdasarkan tujuan
FS8 Nilai moneter untuk manfaat Lingkungan 27, 50
FS9 Cakupan dan frekuensi audit untuk menilai implementasi kebijakan lingkungan dan sosial 51
Persentase dan jumlah perusahaan dalam portofolio yang dievaluasi memiliki masalah
FS10 51
lingkungan atau sosial
FS11 Persentase aset yang terkena penyaringan lingkungan atau sosial positif dan negative 50, 54
Jalur akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang beruntung secara ekonomi
FS13 44
berdasarkan jenis
Perusahan memiliki Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan untuk
FS14 44, 56
orang-orang yang kurang beruntung
FS16 Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan berdasarkan jenis penerima manfaat 44
PT Bank Mega Tbk 78 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 79
Lembar Umpan Balik [G.2]
Laporan Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk Tahun 2024 telah memberikan gambaran kinerja keuangan dan
keberlanjutan. Kami mengharapkan masukan, kritik, dan saran dari Bapak/Ibu/Saudara atas penyajian laporan
keberlanjutan 2024 ini melalui kontak atau email di bagian bawah lembar ini.
Profil Anda
Nama (bila berkenan) : ……………………….………………………
Institusi/Perusahaan : ……………………….………………………
Surel : ……………………….………………………
Telp/Hp : ……………………….………………………
Golongan Pemangku Kepentingan
o Pemegang Saham o Media
o Pelanggan o Mitra Usaha
o Pegawai o Masyarakat dan Komunitas
o Pemerintah o Lain-lain, mohon sebutkan: …………
Mohon pilih jawaban berikut yang paling sesuai dengan pertanyaan di bawah
Ya Tidak
Laporan ini mudah dimengerti
Laporan ini bermanfaat bagi Anda
Laporan ini sudah menggambarkan kinerja Perusahaan dalam pembangunan
berkelanjutan
Mohon berikan penilaian topik material yang paling penting menurut anda bagi keberlanjutan PT Bank Mega Tbk
(nilai 1 = paling tidak penting s/d 7 = paling penting)
Skala Prioritas Topik Material
( ) Produk dan Layanan Keuangan Berkelanjutan
( ) Keamanan dan Privasi Data
( ) Etika Bisnis dan Kepatuhan
( ) Digitalisasi dan Inovasi Teknologi
( ) Berinvestasi pada Talenta
( ) Kualitas Layanan
( ) Literasi dan Inklusi Keuangan
Saran atau kritik terkait laporan:
………………………………………………………………………………………………………………………………………….………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………….………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………….………………………………………………………
Terima kasih atas masukan anda. Mohon lembar umpan balik dapat dikirim melalui surat elektronik kepada
kontak yang tertera di laporan ini.
Sekretaris Perusahaan
PT Bank Mega Tbk
Menara Bank Mega Telepon: (+62 21) 7917 5000
Jl. Kapten P. Tendean, No.12-14A Website: www.bankmega.com
Jakarta 12790, Indonesia. Email: corsec@bankmega.com
PT Bank Mega Tbk 79 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 80
Names mentioned 48 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank KBMI
p.8
unresolved
org
Bank Kebanggaan Bangsa. Melalui
p.9
unresolved
org
Bank Mega. Langkah
p.10
unresolved
org
Akta Pendirian
p.13
unresolved
org
PT Bank Karman
p.13
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik
p.13
unresolved
org
Bank Devisa
p.13
unresolved
org
Bank Mega Indonesia
p.13
unresolved
org
Bapepam
p.13 ×2
unresolved
org
PT Mega Corpora Masyarakat
p.13
unresolved
org
Bank Mega Total
p.15
unresolved
org
Bank Mega. Selanjutnya
p.18
unresolved
org
Bank Kebanggaan Bangsa Indonesia
p.19
unresolved
org
Kementerian PPN
p.20
unresolved
org
Bank Mega Bappenas Target TPB
p.20
unresolved
org
Bank Mega. Pengelolaan Energi
p.24
unresolved
org
PT PLN (Persero)
p.27
unresolved
org
Yayasan KEHATI. Tujuannya
p.29
unresolved
org
Bank Mega. Sebagai
p.37
unresolved
org
Bank Mega. Selain
p.37
unresolved
org
CT Corp.
p.38 ×2
unresolved
org
Yayasan Kehati
p.41
unresolved
org
Yayasan Kehati. Donor Darah
p.42
unresolved
org
Bank Program Ayo
p.45
unresolved
org
Bank MegaxMOJA
p.45
unresolved
org
Bank Mega LST
p.55
unresolved
org
Bank Indonesia
p.56 ×2
unresolved
org
Bank Mega. Reconciliation System Biaya
p.58
unresolved
org
Bank Mega MegaCall
p.62
unresolved
person
PPATK
· Komisaris
p.66
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.75
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.