Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 811
Page 1
SUMBER DAYA MANUSIA Rencana Jangka Menengah Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki tujuan besar yaitu Perseroan mampu menarik dan mempertahankan talenta terbaik Indonesia yang memiliki kapabilitas unggul dengan tingkat produktivitas yang tinggi untuk mencapai tujuan strategis dan target bisnis Perseroan. 432 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 2
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 433
Page 3
Human
Capital
Strategi Manajemen
Human Capital
Dalam rangka mewujudkan “Menjadi rumah bagi talenta - Indikator:
terbaik Indonesia,” program kerja pengembangan a. Turnover Rate: Di bawah rata-rata Bank
Sumber Daya Manusia (SDM) pada jangka pendek dan Terkemuka di Indonesia.
menengah diselaraskan dengan Corporate Plan Tahun b. Sustainable Engagement: Skor survei
2021-2025. Rencana Jangka Menengah Bidang Sumber engagement karyawan yang mencerminkan
Daya Manusia (SDM) memiliki tujuan besar yaitu kepuasan dan loyalitas pegawai terhadap
Perseroan mampu menarik dan mempertahankan Perseroan.
talenta terbaik Indonesia yang memiliki kapabilitas - Pencapaian dari masing-masing indikator
unggul dengan tingkat produktivitas yang tinggi untuk adalah sebagai berikut:
mencapai tujuan strategis dan target bisnis Perseroan. a. Turnover Rate: 1,59%, lebih rendah dari rata-
rata industri perbankan.
Dalam rangka mewujudkan End-state Human Capital b. Sustainable Engagement: Skor 93 dari hasil
Perseroan tersebut, telah dirumuskan 4 (empat) pilar survei independen.
dimensi Endstate yang menjadi parameter keberhasilan 3. Talents’ Capability Readiness
tercapainya kondisi “Menjadi rumah bagi talenta terbaik - Dimensi: Perseroan memiliki kapabilitas yang
Indonesia”. Sampai dengan tahun 2024 indikator dan strategis untuk mendukung pencapaian target
pencapaian masing-masing pilar adalah sebagai berikut: bisnis di masa kini dan masa depan.
1. Ability to Attract Top Talent - Indikator: Kapabilitas Kritikal – Persentase talenta
- Dimensi: Perseroan menjadi salah satu top of yang memiliki kapabilitas kritikal berdasarkan
mind employer bagi kandidat eksternal dari kebutuhan Perseroan.
perusahaan maupun universitas terkemuka di - Pencapaian: Kapabilitas Kritikal: 1 : 3 rasio
Indonesia. suksesor untuk jabatan pada BOD-1.
- Indikator: 4. Employee Productivity
a. Employer of Choice: Perseroan menjadi - Dimensi: Produktivitas pegawai BTN berada di
salah satu best workplace di Indonesia atas rata-rata perusahaan sejenis.
berdasarkan asesmen pihak independen. - Indikator:
b. Fresh Graduate Hire: 80% kandidat fresh a. Produktivitas pegawai berdasarkan
graduate yang direkrut berasal dari top 10 pendapatan operasional (Revenue/
Universitas di Indonesia atau global top 100 employee).
Universitas. b. Produktivitas pegawai berdasarkan (aset/
- Pencapaian dari masing-masing indikator pegawai).
adalah sebagai berikut: - Pencapaian:
a. Employer of choice: Peringkat 3 Top a. Produktivitas (revenue/pegawai): Rp2,671
Companies versi Linked In dalam hal miliar/pegawai.
pengembangan karir. b. Produktivitas (aset/pegawai): Rp36,426
b. Fresh Graduate hire: 89% fresh graduate jalur miliar/pegawai.
rekrutmen ODP berasal dari top 10 universitas
di Indonesia atau global top 100 universitas.
2. Ability to Retain Top Talents
- Dimensi: Mampu mempertahankan top talents
untuk terus bekerja dan berkembang bersama
Perseroan.
434 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 4
Laporan
Tahunan 2024
Berikut adalah ilustrasi roadmap human capital (HC) 2022 – 2025:
Misi Human Capital BTN
“On of Home of Indonesia’s Best Talent”
Visi HC
BTN mampu menarik dan mempertahankan talenta terbaik Indonesia yang memiliki kapabilitas unggul
dengan tingkat produktivitas yang tinggi untuk mencapai tujuan strategis dan target bisnis Bank.
Ability to attract top Ability to retain top Talents’ Capability Employee
Dimensi talent 1 talents Readiness Productivity
Menjadi salah satu top of Mampu mempertahankan BTN memiliki kapabilitas Produktivitas pegawai BTN
mind employer bagi kandidat top talents untuk terus yang diperlukan untuk berada di atas rata-rata
eksternal dari perusahaan berkarya dan berkembang mencapai tujuan strategis organisasi ternama
maupun universitas bersama BTN Bank di masa ini dan masa
terkemuka di Indonesia depan
Employee of Choice - BTN
menjadi salah satu best Turnover Rate - Dibawah
workplace di Indonesia rata-rata Bank Terbesar di Produktivitas pegawai
berdasarkan asesmen pihak Indonesia Kapabilitas Kritikal - berdasarkan revenue/
Independen profitabilitas bisnis yang
Peningkatan level profesional
Indicator untuk kapabilitas kritikal dihasilkan berada di atas
rata-rata Top 10 Bank1
Fresh Graduate Hire - 80% Sustainable Engagement - pegawai di tingkat BoD-1 dan
Kesiapan suksesor (Revenue / PPOP per
kandidat fresh graduate yang Skor Engagement Pegawai
direkrut berasal dari Top 10 berdasarkan asesmen pihak employee)
Universitas di Indonesia atau independent yang kredibel
Global Top 100 Universities diatas rata-rata industri
1,59% Tingkat turnover Revenue Per Pegawai
RATIO SUKSESOR
Peringkat (Juta/Pegawai)
3
pegawai pada tahun 2023
1 : 3,4
Rasio Suksesor
2.671 2.399
berada dibawah rata-rata
5 Bank Terbesar Untuk Jabatan
Top Companies 2024 (BCA : 3.6%, Mandiri : 5.26%, pada
versi Linkedin dalam hal Layer 1 Rata-rata 10
BNI : 1.2%, BRI : 2.88%) Q1 -> target : 30 | BTN
pengembangan karier realisasi : 96 | pencapaian 320 % Bank Terbesar
Pencapaian
90,2% 93
Fresh Graduate Hire Aset Per Pegawai
RATIO SUKSESOR (Juta/Pegawai)
jalur Rekrutmen ODP
Berasal dari TOP 10
Univ di Indonesia Versi Willis
Towers
Score Employee
Engagement (Sustainable
Engagement).
1 : 1,6 Rasio Suksesor
Untuk Jabatan
pada
36.426 35.500
/ Global Top 100 Watson Layer 2 Rata-rata 10
Universities Q1 -> target : 224| BTN
Target : 80% realisasi : 379 | pencapaian 169 % Bank Terbesar
6 dari 10 Kompetensi
kepemimpinan
BUMN yang
memenuhi
standard
Untuk mencapai parameter dimensi Endstate tersebut maka telah disusun 3 (tiga) Strategi dan 14 Inisiatif Strategis
yaitu sebagai berikut:
1. Menjadi pilihan utama tempat bekerja talenta terbaik 3. Fokus pada penciptaan nilai dan menjadi partner
melalui perbaikan proses rekrutmen dan onboarding Bisnis melalui organization alignment untuk
yang memberikan employee experience sistem mendorong fungsi partner bisnis, penerapan Digital
reward yang memotivasi dan kompetitif di pasar, HR untuk mendukung operational excellence dan
serta aktivasi Employee Value Proposition Perseroan. pengambilan keputusan, serta Implementasi
2. Penguatan kapabilitas, produktivitas, dan daya Internalisasi Corporate Culture.
saing SDM melalui perbaikan program penguatan
kapabilitas pegawai, intervensi untuk mendukung
budaya pembelajaran, penerapan coaching yang
konsisten, serta penerapan ukuran produktivitas
dalam workforce planning dan performance
management.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 435
Page 5
Human
Capital
Kebijakan dan Pelaksanaan
Manajemen Human Capital
Rekrutmen
Kebijakan
Perseroan memiliki berbagai channel rekrutmen yang 3. Kerja sama headhunter
memberikan kesempatan bagi berbagai lapisan 4. Kerja sama dengan institusi pendidikan
masyarakat untuk bergabung bersama BTN. Ketentuan 5. Campus Hiring
mengenai rekrutmen diatur dalam Kebijakan Khusus
KK 3.A tentang Siklus Human Capital, dan secara detail Sesuai ketentuan PT No. 3-A.11 tentang Rekrutmen dan
pada Petunjuk Teknis (PT) No. 3-A.11 tentang Rekrutmen Seleksi diatur pula mengenai rekrutmen Disabilitas
dan Seleksi. Pelaksanaan rekrutmen pegawai tahun yaitu jenis disabilitas yang memenuhi kriteria calon
2024 dilakukan melalui berbagai channel rekrutmen Pegawai disabilitas yakni untuk sementara ditetapkan
dari eksternal maupun internal untuk memastikan jenis Tuna Daksa (ringan) dan Tuna Wicara, akan tetapi
pemenuhan pegawai di unit kerja sesuai dengan tidak menutup kemungkinan untuk menetapkan jenis
kebutuhan jumlah maupun kualitas. Pelaksanaan disabilitas lain pada rekrutmen selanjutnya sekaligus
Rekrutmen Perseroan telah menerapkan kesetaraan mempersiapkan akomodasi yang layak dan fasilitas
gender dan kesempatan bagi penyandang disabilitas. yang mudah diakses oleh Pegawai Disabilitas.
Prinsip dalam rekrutmen pegawai berdasarkan KK.3.A Pelaksanaan Rekrutmen
antara lain:
1. Didasarkan pada Perencanaan Kebutuhan Pegawai Selama tahun 2024 telah dilakukan rekrutmen
yang mencakup jenis dan persyaratan pekerjaan, sebanyak 1.227 Pegawai melalui berbagai channel
jumlah pegawai yang dibutuhkan dan/atau rekrutmen. Salah satunya yaitu dengan rekrutmen
kebutuhan kapabilitas di masa depan. untuk penyandang disabilitas. Program tersebut juga
2. Pemenuhan kebutuhan Pegawai yang diperoleh dari merupakan program dari Kementerian BUMN melalui
luar maupun dari dalam organisasi Bank didasarkan Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dimana tahun
atas penentuan formasi unit kerja melalui Analisa 2024 Perseroan merekrut sebanyak 16 Penyandang
Beban Kerja (workload analysis). disabilitas. Dalam proses rekrutmen Perseroan tidak
3. Akuisisi Pegawai akan dilakukan apabila hasil analisa membedakan gender serta RAS dan seluruh kandidat
menunjukkan selisih (minus) antara perhitungan diperlakukan sama. Dalam pelaksanaan rekrutmen
kebutuhan pegawai dengan jumlah pegawai yang Perseroan selalu menerapkan prinsip Diversity, Equity,
saat ini menjabat pada satu unit. and Inclusion (DEI) sebagai komitmen Perseroan untuk
4. Selain melalui perhitungan kebutuhan Pegawai, melaksanakan prinsip-prinsip keberlanjutan sesuai
Akuisisi Pegawai dapat pula dilakukan apabila Roadmap ESG Perseroan.
terdapat jabatan lowong yang harus segera diisi.
Pengadaan ini dapat dilakukan baik dari dalam Adapun aktivitas program rekrutmen yang dilakukan
maupun dari luar Bank dan disesuaikan dengan dalam rangka rekrutmen tahun 2024 Perseroan telah
persyaratan dalam profil jabatan yang dimaksud. melakukan rekrutmen pegawai sebanyak 1.227 melalui
5. Akuisisi Pegawai pada dasarnya dititikberatkan pada berbagai jalur rekrutmen seperti:
pemenuhan kebutuhan tenaga dari dalam (Promosi a. Talent Scouting, Career Days dan Inspire Corner ke
dan Rotasi), dengan tidak menutup kemungkinan Kampus Ternama di Indonesia.
untuk dilakukan pengisian dari luar organisasi Bank b. Rekrutmen pegawai Disabilitas sebanyak 16 Pegawai.
apabila pemenuhan dari dalam tidak mencukupi c. Rekrutmen khusus untuk program Regional Leader
atau memadai. Development Program (RLDP) 19 pegawai.
d. Rekrutmen Bakti Diaspora 2024 di New York dan
Pembukaan lowongan Pekerjaan (Job Posting) terdapat Vancouver.
beberapa metode yang tidak terbatas pada: e. Pelaksanaan Inspire Corner di Brisbane, Australia
1. Internal Job Posting untuk Talenta Diaspora.
2. Open Recruitment
436 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 6
Laporan
Tahunan 2024
Tabel Pelaksanaan Rekrutmen Tahun 2024
No. Jalur Rekrutmen Jumlah
1. Frontliner 312
a Customer Service Staff 148
b Teller Service Staff 164
2. General Banking Staff 622
3. Sekretaris 13
4. Officer Development Program 243
5. Experienced/ Pro-Hire Hiring 37
Jumlah 1.227
Pengembangan Kompetensi
Kebijakan
Pengembangan kompetensi hard skill maupun soft skill 2. Equipping: Proses peningkatan/refreshment
menjadi salah satu bagian dari pedoman siklus Human kompetensi pegawai yang sedang menduduki
Capital dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia suatu jabatan.
sesuai dengan Kebijakan Khusus No. KK.3-A tentang 3. Developing: Proses pengembangan kompetensi
Siklus Human Capital. Setiap pegawai wajib untuk secara komprehensif yang diberikan pegawai untuk
mengembangkan kompetensinya guna melaksanakan diproyeksikan ke jabatan di atasnya.
pekerjaan dengan optimal, menghadapi perubahan
organisasi, serta mempersiapkan diri untuk menduduki Program ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan
jabatan yang lebih tinggi. pengelolaan SDM yang berkelanjutan, responsif terhadap
perubahan, dan relevan dengan kebutuhan bisnis serta
Pengembangan kompetensi pegawai dilaksanakan visi organisasi. Pengembangan kompetensi pegawai akan
melalui program pembelajaran dan pengembangan fokus pada pengembangan di bidang leadership, critical
yang terstruktur dan sistematis guna meningkatkan capability, funding, transactional, dan digital banking.
pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap
(attitude) yang dibutuhkan. Framework pembelajaran Pelaksanaan Pengembangan
dan pengembangan dirancang dengan pendekatan Kompetensi
Analysis, Design, Development, Implementation,
Evaluation (ADDIE) serta memanfaatkan model Perseroan melakukan program pembelajaran dan
pembelajaran 10:20:70, yang terdiri dari: pengembangan untuk memenuhi kompetensi
1. 10% melalui pembelajaran formal (formal learning). yang dibutuhkan secara berkesinambungan dan
2. 20% melalui pembelajaran dari orang lain (learning selaras dengan fokus bisnis strategi tahunan melalui
from others). pembelajaran, pengembangan, penugasan khusus
3. 70% melalui pembelajaran berbasis praktik langsung maupun program mutasi dan promosi.
(learning from doing).
Perseroan berkomitmen dan memastikan bahwa
Prinsip Kesetaraan diterapkan sehingga setiap setiap pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk
pegawai memperoleh kesempatan yang sama dalam berkembang, tanpa memandang level jabatan maupun
pembelajaran dan pengembangan, mulai dari fase gender. Proses pembelajaran dan pengembangan
awal penempatan hingga saat diproyeksikan untuk dirancang untuk memberikan peluang yang setara
menduduki jabatan yang lebih tinggi. Penjelasan siklus kepada seluruh pegawai, baik yang berada di level
pengembangan kompetensi pegawai meliputi: manajerial maupun non-manajerial.
1. On Boarding: Proses persiapan pegawai menduduki Selain itu, Perseroan juga mendukung kesetaraan
jabatan baru, baik melalui pergerakan internal (rotasi, gender dengan memastikan bahwa pria maupun
promosi, mutasi) maupun untuk pegawai baru. wanita memiliki akses yang sama terhadap
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 437
Page 7
Human
Capital
pengembangan karir melalui program pembelajaran dan pengembangan yang dapat mendukung pertumbuhan
profesional mereka. Melalui pendekatan ini, Perseroan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan memberikan
kesempatan yang setara untuk semua pegawai dalam mengembangkan kompetensinya.
Pengembangan Kompetensi Tahun 2024
Berikut tabel jumlah pengembangan kompetensi berdasarkan Level Jabatan dan gender pada periode Januari –
Desember 2024:
Tabel Pengembangan Kompetensi Tahun 2024
Pegawai Pelatihan Pegawai
Total
No. Level Jabatan Bidang Pelatihan
Pegawai
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
1 EXECUTIVE VICE 2 1 3 Leadership 2 1
PRESIDENT
Operational Banking 2 1
2 SENIOR VICE 27 3 30 Business & Sharia Banking 2 -
PRESIDENT
Leadership 23 3
Operational Banking 26 3
Sales & Service 2 2
3 VICE PRESIDENT 87 23 110 Business & Sharia Banking 5 3
Credit & Risk 12 2
Leadership 50 17
Operational Banking 83 21
Sales & Service 10 3
4 ASSISTANT VICE 122 22 144 Business & Sharia Banking 9 1
PRESIDENT
Credit & Risk 33 3
Leadership 41 18
Operational Banking 121 22
Sales & Service 5 5
5 SENIOR 166 51 217 Business & Sharia Banking 23 5
MANAGER
Credit & Risk 36 17
Leadership 52 32
Operational Banking 166 51
Sales & Service 16 10
6 MANAGER 831 336 1.167 Business & Sharia Banking 110 28
Credit & Risk 281 121
Leadership 143 75
Operational Banking 831 333
Sales & Service 102 113
7 ASSISTANT 1.718 1.215 2.933 Business & Sharia Banking 230 125
MANAGER
Credit & Risk 684 437
Leadership 93 141
Operational Banking 1.707 1.207
Sales & Service 303 223
438 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 8
Laporan
Tahunan 2024
Pegawai Pelatihan Pegawai
Total
No. Level Jabatan Bidang Pelatihan
Pegawai
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
8 SENIOR STAFF 2.594 3.065 5.659 Business & Sharia Banking 368 366
Credit & Risk 989 1.006
Leadership 241 170
Operational Banking 2.594 3.065
Sales & Service 463 1.024
9 STAFF 1.013 1.571 2.584 Business & Sharia Banking 118 158
Credit & Risk 248 257
Leadership - 20
Operational Banking 974 1.476
Sales & Service 248 490
Jumlah Total 6.560 6.287 12.847
Berbagai program pengembangan pegawai yang telah dilakukan terbagi menjadi 5 (lima) bidang pelatihan dengan
tujuan sebagai berikut:
Bidang Pelatihan Tujuan Pelatihan
Business & Sharia Banking Meningkatkan kompetensi pegawai dalam hal sales, marketing, pengetahuan umum, dan
sebagainya dalam Bidang Sharia Banking.
Credit & Risk Meningkatkan kompetensi di bidang kredit dan risiko kredit.
Leadership Meningkatkan kompetensi kepemimpinan pegawai dan peningkatan jenjang karir.
Operational Banking Meningkatkan kompetensi pegawai dalam kegiatan operasional Perseroan.
Sales & Service Meningkatkan kompetensi pegawai di bidang sales and service.
Evaluasi Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi
Melalui sebuah pendekatan evaluasi yang sistematis dan komprehensif untuk menilai efektivitas program
pengembangan kompetensi, Perseroan telah menerapkan evaluasi dengan menggunakan metode kirkpatrick yang
mencakup empat tingkat evaluasi yaitu:
CTION Level 2 HAVIOURS Level 4
REA BE
LEA
Level 1 RNING L e ve l 3 RESULT
Evaluasi peserta terhadap Evaluasi pemahaman Evaluasi untuk mengukur Evaluasi yang dilakukan
penyelenggaraan peserta terhadap materi pengaruh pembelajaran untuk mengukur dampak
pembelajaran dan pembelajaran dan dan pengembangan pembelajaran dan
pengembangan atas pengembangan yang terhadap perubahan pengembangan terhadap
relevansi dan kepuasan telah diberikan. perilaku peserta dan peningkatan aspek
pada kegiatan tersebut. penerapannya dalam bisnis atau proses bisnis
pekerjaan. Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 439
Page 9
Human
Capital
Biaya Pengembangan Kompetensi
Dalam pelaksanaannya, Perseroan secara terencana menganggarkan biaya pembelajaran dan pengembangan
pegawai mengacu pada regulasi yang mengatur tentang pengembangan kompetensi SDM. Dana tersebut dialokasikan
untuk kegiatan pembelajaran dan pengembangan pegawai di bidang teknis, non teknis, dan kepemimpinan. Besar
alokasi biaya pengembangan kompetensi bagi pegawai yang tercatat di tahun 2024 mengalami peningkatan
sebesar 10,01% dibandingkan tahun 2023.
Biaya pengembangan kompetensi
Pertumbuhan
(dalam jutaan Rupiah)
Dalam mata uang
2024 2023 Dalam Persen (%)
(dalam jutaan Rupiah)
105.530 95.928 9.602 10,01%
Pengembangan Karir
Kebijakan
Sebagai bagian dari strategi Sumber Daya Manusia yang berkelanjutan, Perseroan telah mengimplementasikan
sistem grading baru yang disusun berbasis Global Grading System untuk mendukung positioning BTN yang kompetitif
di industri perbankan, sehingga setiap pegawai memiliki karir yang progresif dan sesuai dengan standar global.
Penyesuaian sistem grading diperlukan seiring dengan perkembangan organisasi, skala bisnis, dan model operasi
Perseroan. Berikut adalah sistem grading Perseroan:
Band Grade Corporate Title
6A Senior Executive Vice President
5B Executive Vice President
5
4E/5A Senior Vice President
4D Vice President
4 4C Vice President
4B Assistant Vice President
3E/4A Senior Manager
3D
Manager
3 3C
3B
Assistant Manager
3A
2F
Senior Staff
2E
2D
2 Staff
2C
2B
Junior Staff
2A
440 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 10
Laporan
Tahunan 2024
Global Grading System mendorong pegawai untuk Dari hasil talent mapping berdasarkan kriteria diatas
meningkatkan kompetensi teknis, perilaku, dan pegawai akan dipetakan ke dalam matriks 9 boxes
kepemimpinan yang diperlukan sesuai dengan sebagaimana berikut:
tingkatannya. Salah satunya, posisi seperti Deputy
Division Head (4E) dan Division Head (5A) kini memiliki
definisi kompetensi yang lebih jelas, khususnya dalam 7
8 9
Tinggi Solid
aspek leadership dan people management yang Contributor
Performer Star
mendukung pengelolaan karir lebih progresif dengan
kebijakan tidak diperkenankannya Gap Grade Lintas
Kinerja
Band. Hal ini memberikan arah pengembangan yang 4
5 6
Sedang Slow
spesifik untuk membantu pegawai mempersiapkan diri Starter
Average Potensial
menghadapi tanggung jawab yang lebih besar.
Hasil dari post implementation new grading system 2 3
1
Rendah Slow Career
yang dilaksanakan pada tahun 2024 terdapat 3 (tiga) Unfit
Starter Person
besaran dampak positif yang terjadi. Dampak tersebut
yaitu perubahan job grading jabatan yang sesuai
fungsi dan tanggung jawabnya, berkurangnya postur
Rendah Sedang Tinggi
gap grading dan efisiensi biaya tenaga kerja.
PEMETAAN TALENTA
Pengembangan karir di BTN mengacu pada ketentuan Potensi
Kebijakan Khusus No. KK.3-A Tentang Siklus Human
Capital. Secara umum pola karir yang diatur Perseroan
untuk seluruh pegawai yaitu pola karir acceleration
track, fast track, middle track dan normal track, Berikut adalah 9 (sembilan) jenis talenta tersebut:
moderate track, slow track. Adapun sebagai dasar 1. Star: Pegawai dengan Kinerja Tinggi Potensi Tinggi.
dalam pengelolaan karir pegawai, dilakukan talent 2. Performer: Pegawai dengan Kinerja Tinggi Potensi
mapping dengan melakukan pengelompokan pegawai Sedang.
berdasarkan potensi pegawai. 3. Solid Contributor: Pegawai dengan Kinerja Tinggi
Potensi Rendah.
Talent mapping pegawai terdiri dari aspek kinerja dan 4. Potential: Pegawai dengan Kinerja Sedang Potensi
aspek potensi. Aspek kinerja dan aspek potensi masing- Tinggi.
masing dikelompokan menjadi 3 (tiga) kriteria yaitu 5. Average: Pegawai dengan Kinerja Sedang Potensi
rendah, sedang dan tinggi. Sedang.
1. Aspek kinerja diambil berdasarkan hasil evaluasi 6. Slow Starter: Pegawai dengan Kinerja Sedang Potensi
kinerja individu / Individual Performance Evaluation Rendah.
(IPE) 3 (tiga) tahun terakhir pada saat Pemetaan 7. Career Person: Pegawai dengan Kinerja Rendah
Talenta dilakukan pegawai. Potensi Tinggi.
2. Aspek potensi dilihat dari 2 (dua) yaitu hasil 8. Slow Starter: Pegawai dengan Kinerja Rendah Potensi
pengukuran sebagai berikut : Sedang.
• Assessment Kognitif (Learning Agility), bobot 20% 9. Unfit: Pegawai dengan Kinerja Rendah Potensi
• Assessment Kompetensi Perilaku , bobot 80% Rendah.
Kenaikan jenjang karir dibedakan menjadi 2 (dua) yang
didasarkan pada band pegawai yaitu:
1. Pegawai pada Band 2
- Pegawai dapat diberikan kesempatan promosi
jika telah mengumpulkan akumulasi skor
minimal 10 pada person grade terakhir.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 441
Page 11
Human
Capital
- Penetapan skor akan didasarkan pada hasil evaluasi kinerja individu/Individual Performance Evaluation
dengan aturan sebagai berikut.
Individual Performance Evaluation Skor
Performance Rating 1 5
Performance Rating 2 4
Performance Rating 3 3
Performance Rating 4 2
Performance Rating 5 1
2. Pegawai dengan pada band 3 ke atas
- Kesempatan karir akan ditentukan berdasarkan hasil pemetaan talenta yang dikategorisasi menjadi 6 (enam)
jalur karir yaitu:
Pegawai yang masuk dalam kategori
Acceleration Track Suksesor dimungkinkan kesempatan
promosi kurang dari 1 tahun
Pegawai yang termasuk dalam kelompok
Star dan Performer berdasarkan hasil
Pemetaan talenta (talent Mapping) Fast Track
dapat dipromosikan 1 (satu) tahun sejak
menduduki Person Grade terakhir Pegawai yang termasuk dalam
kelompok Potential berdasarkan hasil
Middle Track Pemetaan Talenta (Talent Mapping)
dapat dipromosikan 2 (dua) tahun sejak
Pegawai yang termasuk dalam kelompok menduduki Person Grade terakhir
Average berdasarkan hasil Pemetaan Talenta
(Talent Mapping) dapat dipromosikan 3 (tiga) Normal Track
tahun sejak menduduki Person Grade terakhir Pegawai yang termasuk dalam
kelompok Solid Contributor berdasarkan
hasil Pemetaan Talenta (Talent
Moderate Track Mapping) dapat dipromosikan 4
(empat) tahun sejak menduduki Person
Pegawai yang termasuk dalam kelompok Slow
Grade terakhir
Starter dengan Kinerja Sedang dan Potensi
Rendah dapat dipromosikan 5 (lima) tahun Slow Track
sejak menduduki Person Grade terakhir
Sebagai bentuk transparansi, kepastian dan meningkatkan motivasi yang mendorong kompetisi positif telah diatur
periodesasi pelaksanaan peningkatan jenjang karir dalam 2 (dua) periode setiap tahunnya yaitu:
1. Periode I: awal tahun
2. Periode II: pertengahan tahun
Keterangan: Berdasarkan pertimbangan tertentu dan kebutuhan Perseroan, dapat dimungkinkan peningkatan
jenjang karir di luar periode tersebut.
Konsep pengembangan karir Perseroan disesuaikan dengan kebutuhan Perseroan, ketersediaan pegawai, mapping
potensi dari talent mapping, pola pergerakan karir sesuai dengan risiko jabatan dan pergerakan jabatan. Hal ini untuk
memastikan bahwa pengembangan karir pegawai juga sejalan dengan kebutuhan bisnis atau kebutuhan dalam
pemenuhan transformasi/perubahan organisasi.
442 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 12
Laporan
Tahunan 2024
Kebutuhan Ketersedian Talent Pergerakan Pergerakan
Perseroan Pegawai Map Karir Jabatan
Berdasarkan posisi Pergerakan dari satu
pegawai dalam talent jabatan ke jabatan lain
mapping
Untuk memastikan pemenuhan suksesor juga dilakukan dan mentoring, pemberian target spesifik, project
program-program pengembangan karir untuk assignment, pendidikan teknis, sertifikasi mandatory,
berbagai level jabatan. Untuk pelaksanaan program penugasan mengajar/pemateri, sertifikasi. Selain
dilaksanakan dengan langkah-langkah mulai dari itu, dilakukan executive coach, rotasi/replacement,
identifikasi dan seleksi kandidat, sampai dengan talent company benchmark, join association (asosiasi profesi
panel untuk menentukan pergerakan karir atau posisi perbankan), seminar/konferensi, dan assignment ke tim
kandidat dari hasil pelaksanaan program. Adapun jenis ad-hoc untuk menambah exposure, experience, dan
pengembangan yang dilakukan kepada pegawai yaitu network dari pegawai.
meliputi pendidikan Leadership, immersion, coaching
Pelaksanaan Pengembangan Karir
Adapun aktivitas dalam mendukung pengembangan karir pegawai adalah pelaksanaan assessment pegawai,
pelaksanaan assessment selama tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Rincian Assessment Tahun 2024
No. Keterangan Peserta
1. Assessment Grade 8 – 13 (ASTONIA)* 5.045
2. Assessment Grade > 13 Menggunakan Jasa Konsultan 129
3. Assessment BOD-1 (Kompetensi Kementerian BUMN) 9
4. Assessment Kompetensi Teknis 318
Jumlah Pegawai 5.492
*) ASTONIA merupakan aplikasi internal BTN untuk pelaksanaan asesmen pegawai.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 443
Page 13
Human
Capital
Rincian Promosi Pegawai Tahun 2024
Person Grade Jumlah Pegawai Person Grade Jumlah Pegawai
2B 1 4A 36
2C 108 4B 10
2D 114 4C 9
2E 344 4D 5
3B 170 5A 3
3C 172 5B 1
3D 82 Jumlah 1.057
3E 2
Rincian Peserta Talent Acceleration Program (TAP) dan BTN Millennial Leader 2024
Regional Leader
TAP Batch 1 TAP Batch 2 BTN Millennial Leader Development Program
Person
(RLDP)
Grade
Jumlah Peserta Jumlah Peserta Jumlah Peserta Jumlah Peserta
2E - - - 17
3A - - 3 -
3B 1 3 18 -
3C 16 40 - -
3D 34 23 - -
3E/4A 23 6 - -
4B 3 - - -
Jumlah 77 72 21 17
Evaluasi Kinerja
Kebijakan
Pengelolaan Manajemen Kinerja merupakan proses Di mana dalam proses penilaian kinerja terdapat siklus
untuk memastikan pencapaian kinerja seluruh Pegawai manajemen kinerja yaitu:
dalam mendukung tercapainya sasaran Perseroan 1. Perumusan dan Penetapan Sasaran Kinerja yang
melalui suatu sistem yang baik dari mulai perumusan merupakan proses menetapkan target kinerja
dan penetapan sasaran kinerja, monitoring (bimbingan/ yang hendak dicapai selama 1 (satu) tahun dan
coaching), penilaian, hingga evaluasi. Pengelolaan membuat komitmen antara atasan dan bawahan
Manajemen Kinerja bertujuan untuk menciptakan untuk mendukung pencapaian Kinerja Unit dan
kejelasan atas hasil-hasil yang diharapkan Perseroan Kinerja Perusahaan.
yang menjadi tanggung jawab Pegawai sesuai 2. Monitoring Kinerja yang bertujuan untuk memastikan
dengan jabatan masing-masing Pegawai. Sistem agar sasaran kinerja dapat tercapai dari waktu ke
Pengelolaan Manajemen kinerja yang baik mampu untuk waktu.
membedakan tingkat kinerja Pegawai sebagai dasar 3. Penilaian Kinerja yaitu proses evaluasi terhadap
penetapan imbal jasa yang adil melalui Penilaian Kinerja. sasaran kinerja dan pencapaiannya.
444 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 14
Laporan
Tahunan 2024
Adapun komponen yang menjadi penilaian yaitu:
a. Penilaian Kinerja (Bobot 90%)
Merupakan penilaian berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) dari jabatan pegawai. Adapun Penilaian kinerja
terdiri dari 2 (dua) komponen yaitu:
• Komponen Key Performance Indicator (KPI) Cascading yaitu KPI yang didapatkan dari hasil cascading (sesuai
tanggung jawab dan peran dari individu tersebut) terhadap KPI dari layer di atasnya atau KPI unit kerjanya.
Komponen ini mencerminkan kontribusi suatu individu terhadap keberhasilan Unit Kerja nya. Adapun jenis
cascading adalah sebagai berikut:
Fully Cascade : KPI Unit diturunkan sepenuhnya ke pegawai dengan target yang sama.
Partially Cascade : KPI Unit diturunkan ke pegawai dengan target/segmen yang telah dibagi
(sesuai tanggung jawab individu).
Contributory Cascade :
KPI Unit diturunkan ke pegawai dalam ukuran KPI lain yang dapat mendukung
pencapaian KPI unit tersebut (sesuai peran pegawai).
• Komponen Performance Indicator (PI) yaitu ukuran keberhasilan dari pelaksanaan Uraian Pekerjaan (Job
description) pegawai. Komponen ini mencerminkan kinerja individu secara berdasarkan job desc nya.
b. Penilaian Implementasi Budaya (Bobot 10%)
Penilaian implementasi budaya 2024 menggunakan penerapan multirater survey 360 yang dilakukan oleh >2
sumber informasi seperti atasan langsung, rekan kerja dan bawahan dengan jumlah penilai dan masing-masing
bobot penilaian yang telah ditentukan berdasarkan layer jabatan guna memberikan penilaian yang komprehensif
dan menyeluruh mengenai perilaku core values AKHLAK BTNners dari berbagai sumber.
Pelaksanaan Penilaian Kinerja
Penilaian kinerja Pegawai dilakukan dengan self assessment oleh masing-masing Pegawai yang selanjutnya
mendapatkan persetujuan oleh atasan langsung atau manager. Selanjutnya untuk mendapatkan nilai final, Komite
Human Capital masing-masing unit kerja melakukan kalibrasi penilaian sesuai dengan ketentuan bell curve yang
ditentukan sesuai dengan kinerja korporat dan kinerja dari masing-masing unit kerja.
Proses penilaian kinerja untuk tahun kinerja 2024 saat ini masih berjalan sedangkan untuk hasil penilaian kinerja atas
tahun 2023 yaitu sebagai berikut:
No. Kategori Nilai 2023 Jumlah Pegawai
1. Performance Rating 1 1.539
2. Performance Rating 2 2.974
3. Performance Rating 3 6.560
4. Performance Rating 4 236
5. Performance Rating 5 28
Jumlah Pegawai 11.337
Remunerasi
Kebijakan
Dalam pemberian remunerasi telah diterbitkan Perseroan untuk memberi imbalan kepada Pegawai
ketentuan baru yang menyempurnakan ketentuan berdasarkan sejumlah faktor.
sebelumnya yaitu dengan diterbitkannya Kebijakan
Khusus (KK) No. 3-B tentang Remunerasi. Pengelolaan Adapun cakupan sistem remunerasi tersebut antara
Sumber Daya Manusia atau Human Capital menjadi lain tata kelola dalam pemberian remunerasi,
salah satu prioritas terpenting dalam menjalankan kompensasi, benefit, kompensasi benefit berdasarkan
roda Perseroan. Remunerasi pegawai merupakan suatu peraturan Perundang-Undangan, dan penghargaan.
sistem penggajian dan kompensasi yang diterapkan Penerapan tata kelola dalam pemberian remunerasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 445
Page 15
Human
Capital
bertujuan untuk mendorong dilakukannya prudential Kebijakan remunerasi yang disusun wajib paling sedikit
banking yaitu pengambilan risiko dalam melakukan mempertimbangkan:
kegiatan usaha dilakukan secara terukur dan mengacu 1. Terciptanya manajemen risiko yang efektif;
pada Peraturan Perundang-undangan mengenai 2. Stabilitas keuangan Perseroan;
manajemen risiko sehingga pengambilan risiko yang 3. Kecukupan dan penguatan permodalan Perseroan
berlebihan (excessive risk taking) oleh pengambil 4. Kebutuhan likuiditas jangka pendek dan jangka
keputusan dapat dihindari dan kelangsungan usaha panjang;
serta kesehatan Perseroan dapat terjaga. 5. Potensi pendapatan di masa yang akan datang;
6. Mengedepankan asas kesetaraan tanpa
membedakan gender.
Pelaksanaan Remunerasi
Dalam prinsip pemberian remunerasi, Perseroan menerapkan performance based reward, sehingga semakin tinggi
kinerja pegawai, maka semakin tinggi remunerasi yang didapatkan pegawai dengan harapan akan berdampak
pada produktivitas. Perseroan juga menerapkan gender inclusion dalam remunerasi, sehingga tidak ada pembedaan
remunerasi antara pegawai pria dan wanita. Remunerasi akan ditelaah secara berkala untuk melihat daya saing
remunerasi terhadap market. Selain itu, Perseroan juga selalu mengikuti salary survey industri untuk mengetahui
posisi remunerasi Perseroan terhadap pasar.
Pria Wanita Total
No. Jabatan
Jumlah Jumlah Gaji Jumlah Jumlah Gaji Jumlah Jumlah Gaji
Pegawai (Juta) Pegawai (Juta) Pegawai (Juta)
1. Level 5B 2 2.739 1 1.141 3 3.880
2. Level 4C - 5A 114 109.124 24 20.308 138 129.432
3. Level 3C - 4B 1.119 406.194 409 136.763 1.528 542.957
4. Level 3A - 3B 1.718 273.413 1.215 180.037 2.933 453.450
5. Level 2D - 2F 2.895 278.398 3.548 327.814 6.443 606.212
6. Level 2A - 2C 712 58.377 1.088 86.775 1.800 145.152
Jumlah 6.560 1.128.244 6.285 752.839 12.845 1.881.083
Keterangan:
- Jumlah pegawai merupakan pegawai PKWT dan PKWTT.
Selain gaji bulanan, Perseroan juga memberikan i) Fasilitas Bantuan Pengobatan
remunerasi atau benefit lainnya kepada pegawai yaitu: j) Pemeriksaan Kesehatan Berkala
a) Bonus Tahunan k) Bantuan Duka
b) Tunjangan Lembur l) Program Kepemilikan Kendaraan (COP)
c) Tunjangan Hari Raya m) Kredit/Pembiayaan Pegawai (Kredit Sejahtera
d) Tunjangan Pajak PPh21 Pegawai)
e) Tunjangan BPJS Kesehatan dan BPJS n) Bantuan Bencana Alam dan Musibah
Ketenagakerjaan o) Fasilitas Komunikasi
f) Penghargaan Masa Kerja p) Fasilitas Perumahan
g) Tunjangan Pensiun q) Tunjangan Lokasi (Kemahalan)untuk lokasi tertentu.
h) Beasiswa Pendidikan S1 & S2 Dalam & Luar Negeri
446 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 16
Laporan
Tahunan 2024
Program Pensiun Pelaksanaan Program Pensiun
Kebijakan Program Masa Persiapan Pensiun (MPP)
Kebijakan Program Pensiun Perseroan terbagi menjadi Program MPP diperuntukan bagi pegawai tetap yang
dua program, yaitu Program Pensiun Manfaat Pasti telah mencapai usia 55 Tahun. Program Persiapan
(PPMP) yang dikelola oleh Dana Pensiun BTN dan Pensiun dirancang untuk membantu Pegawai dalam
Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) yang dikelola oleh mempersiapkan diri secara finansial, mental, dan fisik
DPLK pihak ketiga. Program PPMP merupakan program untuk menghadapi masa pensiun sehingga Pegawai
untuk pegawai yang masuk BTN sebelum tahun 2004, dapat menikmati kehidupan yang nyaman dan tenang
sedangkan setelah tahun 2004 maka pegawai masuk setelah Pensiun serta dibebastugaskan dari pekerjaan
dalam program PPIP. sehari-hari. Program MPP merupakan program opsional
untuk Pegawai, apabila pegawai tidak mengajukan
Pada Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP), pegawai untuk Program MPP maka status pegawai akan tetap
tetap mendapatkan manfaat sebesar formula yang menjadi pegawai aktif PKWT sampai dengan Pensiun
sudah ditentukan oleh Dana Pensiun dengan jumlah usia 56 tahun.
Manfaat Pensiun yang dapat diterima pegawai setinggi-
tingginya 80% dari Penghasilan Dasar Pensiun mengacu Adapun pelaksanaan program persiapan pensiun
kepada Ketetapan Direksi yang mengatur tentang adalah sebagai berikut:
Peraturan Dana Pensiun PT Bank Tabungan Negara 1. Program Pelatihan, yaitu program pembekalan
(Persero) Tbk (Dapen BTN), sedangkan pada Program berupa pelatihan keterampilan dengan materi/
Iuran Pasti pegawai tetap mendapatkan manfaat bidang yang sesuai dengan bakat/keinginan
pensiun dari akumulasi saldo iuran sebesar 2.5% dari Pegawai yang bersangkutan di antaranya, Financial
gaji yang bersangkutan dan 7.5% dari Perseroan serta Management Training, Job Searching Training,
hasil pengembangannya. Entrepreneurship Training.
2. Program Kesempatan Karir, yaitu diberikan
Penghargaan Setelah Masa Kerja kesempatan untuk memberikan bantuan jasa
• Penghargaan Karya Purna Bhakti, yaitu penghargaan kepada Perseroan. Anak Perusahaan, dan/atau
kepada Pegawai yang pensiun usia 36 tahun dan 56 Perusahaan Terafiliasi. Adapun bentuk bantuan jasa
tahun. yang dimaksud adalah sebagai trainer ataupun
• Penghargaan Karya Satya Abdi, Pegawai yang Advisor.
meninggal dunia di dalam melaksanakan tugas 3. Program Pendampingan, yaitu pemberian
demi menjaga nama baik, menjaga keamanan dan counselling yang bertujuan untuk dapat
keutuhan harta serta kepentingan Bank. mempersiapkan Pegawai menghadapi kehidupan
• Penghargaan Akhir Masa Bhakti, Penghargaan bagi setelah pensiun dan pemberian Coaching
Pegawai yang diberhentikan dengan hormat dan terkait mengembangkan kewirausahaan
Pegawai yang meninggal. (entrepreneurship) dan job searching.
Selama tahun 2024, terdapat sebanyak 22 Pegawai
yang menjalani Program MPP.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 447
Page 17
Human
Capital
Human Capital
Information System
Pengelolaan Human Capital Perseroan didukung Sesuai dengan Roadmap Human Capital Perseroan
dengan pengembangan information technology (IT) 2022-2025, salah satu inisiatif Perseroan yaitu
yang memadai untuk memastikan proses operasional mengembangkan Human Capital Information
dalam pengelolaan end to end siklus Human Capital System (HCIS) yang terbagi menjadi 3 (tiga) fase
serta pemenuhan hak-hak pegawai dapat berjalan pengembangan yaitu dengan Implementasi Sistem HC
dengan baik di antaranya sebagai berikut: berbasis Cloud dari sistem HC sebelumnya yang masih
1. Adanya mekanisme monitoring secara keseluruhan berbasis on-premise.
dari keselarasan visi misi dan berbagai tata kelola, 1. Fase I: Fase Persiapan/Foundation
yaitu akses, security dan kepatuhan terhadap Pengembangan modul utama terkait sistem HC
regulator. diimplementasikan untuk mendukung proses Payroll
2. Perlunya memastikan keselarasan landscape seperti compensation and benefit serta komponen
sistem SDM dengan keseluruhan strategi SDM. dasar seperti manajemen organisasi dan personal
3. Mengurangi tingkat manual data intervention administration.
kepegawaian ke sistem internal lain di perusahaan. 2. Fase II: Implementasi Siklus HC End To End
4. Memastikan tercapainya operational excellence Modul siklus pengelolaan HC mulai dari Recruitment
pada fungsi SDM dan kualitas layanan sistem SDM and Onboarding, hingga development and
yang merata sampai unit kerja terkecil di seluruh succession.
daerah operasional perusahaan. 3. Fase III: Fase Scale Up & Deep Dive
5. Implementasi keseluruhan cycle manajemen Implementasikan modul Workforce Planning dan
talenta secara sistematis. Advanced People Analytic untuk mendukung
6. Ketersediaan insight keseluruhan proses SDM manajemen dalam mengambil Keputusan berbasis
untuk mendukung pengambilan keputusan bagi data serta pengembangan Artificial Intelligence (AI)
manajemen. dalam proses bisnis HC.
448 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 18
Laporan
Tahunan 2024
Performance & Succession &
Goal Development
Learning
Onboarding Management
Travel
Recruitment
Management
FASE II
2024
Organization
Management
Personal
Administration
20 E I I I
F A 023
Strategic
25
Workforce
2
S
SE
I Planning
FA
Time
Management
Compensation
Advanced People
Analytic
Benefit
Payroll
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 449
Page 19
Human
Capital
Internalisasi
Budaya
Implementasi Program Budaya Perusahaan tahun skala pengukuran berada pada poin 3.1 dari skala 5
2024 masih mengacu pada 4 (empat) pilar Budaya atau berada dalam kategori average.
Perusahaan dengan penerapan program budaya yang
diklasifikasi menjadi 2 (dua), yakni: Tahun 2024, internalisasi budaya perusahaan di BTN
1. Program Utama, yaitu program budaya perusahaan difokuskan pada 3 (tiga) area yang saling dalam
yang sifatnya Wajib dilaksanakan oleh setiap membangun budaya perusahaan yang berdampak,
unit kerja sesuai dengan 4 (empat) Pilar Budaya yakni
Perusahaan. 1. Leadership, yaitu memfokuskan pada peran
2. Program Pilihan, yaitu program budaya perusahaan pimpinan sebagai role model dan interaksi pimpinan
yang menjadi Pilihan unit kerja yang disesuaikan dalam proses internalisasi budaya perusahaan.
dengan kebutuhan unit kerja. 2. Symbol/Policy & Program, yaitu memfokuskan
pada efektivitas proses internalisasi budaya melalui
Sebagai bentuk evaluasi, tinjauan dan identifikasi penetapan program dan prosedur yang dijalankan.
dampak implementasi program budaya perusahaan, 3. Communication, yaitu memfokuskan pada
maka dilakukan Monitoring Budaya Perusahaan komunikasi dan penyebaran informasi mengenai
ke seluruh unit kerja bersama dengan konsultan internalisasi budaya perusahaan.
independen. Hasil monitoring menunjukan bahwa
implementasi program budaya sudah berfokus pada Internalisasi budaya perusahaan melalui ketiga area
dampak yang dihasilkan dan dari testimoni mitra tersebut diwujudkan menjadi 2 (dua) kategori program,
menunjukkan indikasi yang baik terutama dalam yakni Program Unggulan dan Program Tematik.
maintaining and deepening relationship. Hasil ini dalam
Program Unggulan
No. Nama Program Deskripsi Tujuan
1. Peluncuran Maskot Peluncuran 4 (empat) maskot yang Memperkuat internalisasi budaya
Pilar Budaya menggambarkan masing-masing Pilar Budaya perusahaan melalui penggunaan maskot
Perusahaan Perusahaan yaitu: dalam penyebaran informasi
a. Sally “The Cheetah” sebagai maskot Sales &
Service Culture
b. Ringgo “The Owl” sebagai maskot Risk &
Governance Culture
c. Percy “The Lion” sebagai maskot Performance
Culture
d. Lea “The Dolphin” sebagai maskot Learning
Culture
2. Culture Award 2024 Penghargaan yang diberikan kepada Change • Memberikan booster kepada Change
Agent (Change Agent Struktural dan Change Agent agar dapat terus dan secara
Agent Non-Struktural) yang telah menjalankan konsisten mengimplementasi budaya
implementasi budaya perusahaan secara optimal perusahaan di masing-masing unit kerja.
• Mengoptimalkan unit kerja dalam
menjalankan program budaya
perusahaan sehingga dapat memberikan
dampak terhadap pencapaian kinerja.
3. Leadership Forum Eksekutif forum yang diselenggarakan sebagai • Memperkuat engagement para leaders
upaya dalam mendorong peran leaders dalam dan budaya perusahaan dalam
pengembangan bisnis dan penguatan budaya pencapaian visi dan misi perusahaan.
perusahaan. • Menyelaraskan fokus strategi dan sebagai
stimulus peran leader yang sesuai dengan
tantangan dan kesempatan bisnis.
4. Culture Campaign Strategi campaign terkait program internalisasi Mengkomunikasikan arahan dan atau pesan-
budaya perusahaan dan atau program HC pesan terkait dengan budaya perusahaan
lainnya melalui media komunikasi sekaligus agar lebih mudah diterima dan dipahami
mengintegrasikan berbagai channel komunikasi oleh seluruh pegawai.
internal.
Campaign dilakukan dalam bentuk narasi, poster
dan video hingga melalui CEO/BOD Message.
450 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 20
Laporan
Tahunan 2024
No. Nama Program Deskripsi Tujuan
5. Townhall AKHLAK Rangkaian dari kegiatan peringatan 4 (empat) Memberikan arahan kepada seluruh pegawai
tahun AKHLAK berupa townhall dari Direksi untuk optimalisasi penerapan AKHLAK dalam
kepada seluruh pegawai dengan tema “AKHLAK peningkatan kinerja.
sebagai Fondasi BUMN untuk Pertumbuhan Kinerja
Berkelanjutan dan Pelayanan yang Semakin Baik”.
Program Tematik
No. Nama Program Deskripsi Tujuan
1. Culture Challenge Penyelenggaraan kompetisi video dengan Memberikan pemahaman kepada seluruh
tema Core Values AKHLAK, 4 Pilar Budaya dan pegawai mengenai pentingnya budaya
Penerapan Respectful Workplace Policy (RWP). perusahaan dalam mendorong pencapaian
kinerja perusahaan
Program pemberian imbalan kepada • Memitigasi pegawai agar tidak terjerumus
pegawai yang berhasil mengungkap tindakan dalam penggunaan pinjaman online
judi online dan penggunaan pinjaman online illegal dan judi online.
ilegal yang dilakukan oleh pegawai. • Mengoptimalkan pengawasan dan
pemantauan langsung oleh pegawai
terhadap penggunaan pinjaman ilegal
online dan judi online dalam lingkungan
kerja.
Employee Engagement Survey h. Innovation
Sebagai langkah proaktif dalam mengidentifikasi i. Leadership
aspek-aspek internal yang mendukung atau j. Learning & Development
menghambat keterlibatan pegawai, BTN mengadakan k. Performance Management
employee engagement survey. Survei ini bertujuan l. Retention
untuk mengukur tingkat keterlibatan pegawai dan m. Supervision
mengidentifikasi area perbaikan. n. Sustainable Engagement
o. Talent Management
Hasil Employee Engagement Survey (EES) tahun 2024 p. Wellness & Stress
secara keseluruhan menunjukkan skor rata-rata q. Workload & Flexibility
sebesar 93% dari skala 100%. Survei ini mengukur tingkat
Sustainable Engagement pegawai dengan daftar Hasil dari Employee Engagement Survey ini digunakan
elemen Key Drivers sebagai berikut: sebagai acuan dalam pengembangan program
a. Pay & Benefit strategis dalam peningkatan produktivitas pegawai,
b. Collaboration & Teamwork kepuasan pegawai (employee wellbeing) dan
c. Competitiveness peningkatan program talent management serta
d. Customer Focus mendorong perbaikan komunikasi antara pegawai
e. Efficiency dengan management dalam mendukung dan
f. Empowerment menciptakan budaya kerja yang positif dan produktif.
g. Goals & Objectives
Keterbukaan Informasi
Kepada Pegawai
Dalam pelaksanaan keterbukaan informasi kepada Pegawai, Perseroan telah memiliki PPDigital. PPdigital merupakan
platform (wadah) terintegrasi yang dapat digunakan oleh seluruh pegawai BTN untuk mengakses seluruh peraturan
internal Perseroan. Pegawai dapat mengakses seluruh peraturan internal Perseroan sehingga dapat menjadi
pedoman dalam melaksanakan operasional pekerjaannya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 451
Page 21
Human
Capital
Struktur Pengelola
Human Capital
Pengelolaan Human Capital di Perseroan terus dikembangkan untuk memastikan bahwa kebijakan, proses, prosedur
serta teknologi yang digunakan merupakan yang terbaik menurut best practice dan aturan regulator terkait.
Organisasi pengelolaan Human Capital Perseroan di bawah kepemimpinan Direktur Human Capital, Compliance, &
Legal yang dikelola oleh 4 (empat) Divisi yaitu Human Capital Strategy Division (HCSD), Human Capital Management
Division (HCMD), Human Capital Business Partner Division (HCBD) dan Learning Management Division (LMD). Berikut
adalah masing-masing fungsi dari oleh 4 (empat) Divisi Human Capital:
1. Human Capital strategy Division (HCSD) berfungsi pengakhiran hubungan kerja, hubungan antar
menyusun strategi serta rencana jangka pendek Pegawai, hubungan industrial, serta mengelola
hingga jangka panjang untuk Human Capital, teknologi Human Capital.
mengelola kelengkapan organisasi dan melakukan 4. Learning Management Division (LMD) berfungsi
kajian, dan memberikan usulan kebijakan terkait mengelola dan memastikan pelaksanaan
Human Capital. peningkatan kompetensi Pegawai termasuk
2. Human Capital Business Partner Division (HCBD) di dalamnya analisis kebutuhan (analysis),
berfungsi menjalankan peran advokasi terkait perancangan program (design), pengembangan
strategi kebijakan pelayanan dan operasional program (development), implementasi program
human capital kepada divisi mitra. (implementation), serta evaluasi program
3. Human Capital Management Division (HCMD) pengembangan dan pembelajaran (evaluation)
berfungsi pelaksanaan pelayanan dan operasional untuk mendukung pencapaian strategi dan tujuan
pada bidang akuisisi talenta, manajemen karier, bisnis Perseroan.
manajemen kinerja, kompensasi dan manfaat,
Direktur Human Capital,
Compliance & Legal
Human Capital Human Capital Human Capital Learning
Strategy Management Business Partner Management
Rencana Kerja
Human Capital 2025
Dalam penyusunan Program Kerja Human Capital, 2. Roadmap Human Capital 2022-2025
Perseroan mengacu pada beberapa aspirasi di 3. Corporate Plan 2025-2029
antaranya yaitu: 4. Tema Strategis Korporat 2025
1. Aspirasi Pemegang Saham (APS) 2025 5. Join Planning Session dan Challenge Session 2025
452 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 22
Laporan
Tahunan 2024
Aspirasi Pemegang Saham 2025 terdapat 5 (lima) 2. Reskilling & Upskilling Program
aspirasi yaitu: Program peningkatan kompetensi ini dirancang untuk
1. Meningkatkan kematangan pengelolaan SDM memenuhi kebutuhan transformasi perusahaan
(human capital management maturity level) secara yang bertujuan untuk memastikan pegawai mampu
berkelanjutan, berdasarkan Arsitektur SDM (Human menghadapi tantangan bisnis melalui penguasaan
Capital Architecture) BUMN. keterampilan baru yang relevan.
2. Meningkatkan produktivitas tenaga kerja (employee 3. Accelerate IT, Digital, Analytic & Risk Management
productivity), dengan formula yang relevan Inisiatif ini memprioritaskan penguatan kemampuan
terhadap industri, dan target lebih baik dari rata- dibidang digitalisasi, analitik, dan manajemen risiko
rata dalam 3 (tiga) tahun terakhir. dengan mempercepat adopsi teknologi terbaru.
3. Meningkatkan keberagaman talenta dalam Program ini bertujuan untuk memastikan proses
nominated talent (average diversity in nominated bisnis lebih efektif dan efisien.
talent) perusahaan, khususnya melalui 4. Leadership & Future Competency
pengembangan talenta muda dan talenta Program ini difokuskan pada pengembangan
perempuan. kemampuan kepemimpinan yang sejalan dengan
4. Menumbuhkan lingkungan kerja yang penuh rasa kebutuhan masa depan. Program ini bertujuan
hormat dengan budaya AKHLAK yang inklusif, untuk menciptakan pemimpin yang kompeten
berdasarkan AKHLAK Culture Journey dan Respectful dan siap menghadapi tantangan jangka panjang,
Workplace Policy. mendukung pertumbuhan berkelanjutan organisasi
5. Membangun kemitraan strategis dengan pegawai,
termasuk di antaranya mengimplementasikan PRODUCTIVITY
employee well-being program sehingga terbangun 1. Workforce Shifting
budaya kerja yang kondusif dan berkontribusi Perseroan menyempurnakan struktur tenaga
positif bagi peningkatan kinerja perusahaan secara kerjanya untuk menyesuaikan dengan kebutuhan
berkelanjutan. bisnis di masa depan. Mulai tahun 2024, Perseroan
akan menyesuaikan komposisi tenaga kerja dengan
Untuk mendukung visi baru Perseroan di tahun 2025 menitikberatkan pada jabatan sales (khususnya
yaitu “Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial yang memperkuat bidang funding), IT & Digital.
Keluarga Indonesia”, Human Capital tetap menerapkan Perubahan ini merupakan langkah strategis dalam
misi dalam bidang HC yaitu “One of Home of Indonesia’s merespon penurunan transaksi tradisional di
Best Talent”. Sebagai bentuk rencana jangka panjang cabang akibat meningkatnya transaksi digital.
bank, pada tahun 2025 Perseroan akan menyusun 2. Self-Funded Incentives & Enhance KPI Sales
Roadmap HC 2025 – 2029 sebagai kelanjutan dari Menyempurnakan mekanisme insentif untuk
roadmap HC yang sebelumnya. menciptakan organisasi yang berorientasi pada
produktivitas yang selaras dengan pencapaian
Adapun tematik penyusunan program kerja Human target bisnis untuk mendorong pegawai agar
Capital 2025 juga diselaraskan dengan Tema Korporasi lebih produktif yang diselaraskan dengan
tahun 2025 yaitu “Strengthen Engine For Sustainable penyempurnaan KPI sales agar pegawai dapat fokus
Funding” dan tema program HC 2025 yaitu “Build pada indikator utama, seperti pencapaian funding,
Strong Learning & Development Engine and Optimize akuisisi mobile banking, dan peningkatan penjualan
HC Advisory Function to Support Business Strategy & cross-selling. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan
Sustainable Funding”. kinerja bisnis perusahaan secara signifikan.
3. Low Performer Policy
Inisiatif strategy Human Capital tahun 2025 akan fokus Untuk menjaga dan menciptakan organisasi yang
pada pengembangan kapabilitas dan peningkatan selalu berorientasi pada perbaikan berkelanjutan
produktivitas yang dijelaskan masing-masing sebagai dan produktivitas, maka dilakukan penyempurnaan
berikut: dengan mekanisme performance improvement
plan yang lebih tepat sasaran.
CAPABILITY
1. Establish New Sales & Collection Academy
Perseroan telah meluncurkan akademi baru yang
didedikasikan untuk mengembangan keahlian di
bidang sales dan collection. Program ini bertujuan
mendukung keberlanjutan bisnis dan meningkatkan
produktivitas tenaga kerja.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 453
Page 23
TEKNOLOGI INFORMASI Perseroan secara berkala melakukan inovasi Teknologi Informasi (TI) untuk mendukung bisnis Perseroan. Beberapa inovasi Teknologi Informasi (TI) juga telah dilakukan pada tahun 2024. 454 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 24
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 455
Page 25
Teknologi
Informasi
Rencana Strategi
Teknologi Informasi
Teknologi informasi (TI) memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung bisnis Perseroan. Untuk itu,
dilakukan penyusunan Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2021-2025 yang dijadikan acuan dalam
pengembangan inisiatif Teknologi Informasi (TI) maupun pemenuhan infrastruktur dan keamanan Teknologi Informasi
(TI). Penyusunan Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2021-2025 Perseroan didukung oleh 4 (empat)
pilar utama, yaitu:
1. Business Aligned IT Strategy c. Data-driven Bank
Menyelaraskan kebutuhan bisnis agar penyusunan Memanfaatkan penggunaan dan pengolahan
Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) data yang akurat dan berkualitas untuk
tahun 2021-2025 dapat mendukung pencapaian meningkatkan layanan.
visi Perseroan Menjadi The Best Mortgage Bank in d. Flexible Multi-speed IT
Southeast Asia pada tahun 2025. Telah ditetapkan 6 Melakukan pengembangan dan implementasi
(enam) tema teknologi utama untuk mencapai Visi Teknologi Informasi (TI) secara cepat dan
BTN yaitu: berkualitas, sehingga dapat beradaptasi atas
a. End to end Housing Ecosystem Digitalization perubahan yang terjadi.
Mendukung bisnis Perseroan dari hulu ke hilir di e. Elastic & Resilient Infrastructure
masa depan. Melakukan integrasi sistem, agregasi antar
b. Digitized Operations sistem, dan memberikan akses yang mudah
Meningkatkan proses bisnis Perseroan melalui untuk mencapai tingkat efektivitas yang lebih
digitalisasi teknologi antara lain seperti baik.
penggunaan robotic atau tools. f. Security by Design
Menyediakan sebuah layanan perbankan yang
aman bagi para nasabah.
456 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 26
Laporan
Tahunan 2024
2. Enterprise Architecture a. Pemenuhan sumber daya manusia dengan
Mendesain technology stack yang modular, terbuka, melakukan rekrutmen ODP IT maupun experience
dan scalable untuk membantu strategi digitalisasi hired.
bisnis dan produk. b. Pelaksanaan pelatihan Teknologi Informasi (TI)
3. IT Operating Model untuk meningkatkan kapabilitas sumber daya
Meningkatkan model operasi teknologi multi- manusia.
speed dan pendekatan sourcing yang strategis c. Pelaksanaan reviu kebijakan Teknologi Informasi
untuk membantu mendukung digitalisasi di masa (TI).
depan. Pada tahun 2024, Perseroan memiliki nilai 4. IT Transformation Roadmap
IT Maturity Level sebesar 3.50 yang diukur dengan Sebuah roadmap yang terintegrasi dengan
menggunakan COBIT 2019. Hal ini mencerminkan sumber daya manusia, proses, dan teknologi
bahwa proses-proses operasional Teknologi untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Perseroan telah
Informasi (TI) telah terdefinisikan dan terkelola menyusun IT Transformation Roadmap berdasarkan
dengan baik. Perseroan juga telah melakukan 6 (enam) tema teknologi yang telah ditetapkan
peningkatan pada IT Operating Model untuk guna mencapai visi Perseroan. Pada tahun 2024,
mendukung strategis bisnis Perseroan pada tahun Perseroan telah melakukan pengembangan sistem
2024, antara lain: (i.e. digital channel) menggunakan metode agile.
Penyusunan RSTI 2021-2025 didukung oleh 4 pilar utama
Visi dan Misi BTN
Enabled by.. KEY SOLUTION COMPONENTS
I Business Aligned IT Strategy
RSTI 2021 -2025
Menyelaraskan kebutuhan bisnis agar
penyusunan RSTI dapat mendukung
pencapaian visi BTN sebagai Best
BUSINESS Mortgage Bank in Southeast Asia in 2025
1 ALIGNED IT
Industry Trends & Best Practices
STRATEGY
II Enterprise Architecture
Technology Trends
Mendesain technology stack yang
modular, terbuka, dan scalable untuk
membantu memungkinkan strategi
ENTERPRISE
2 ARCHITECTURE
digitalisasi bisnis dan produk
III IT Operating Model
Meningkatkan model operasi teknologi
multi-speed dan pendekatan sourcing
IT OPERATING
3 MODEL
yang strategis untuk membantu
mendukung digitalisasi di masa depan
IV IT Transformation Roadmap
IT
Sebuah roadmap yang terintegrasi dengan
4 TRANSFORMATION sumber daya manusia, proses, dan teknologi
ROADMAP untuk memenuhi kebutuhan bisnis
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 457
Page 27
Teknologi
Informasi
Inovasi Teknologi
Informasi
Perseroan secara berkala melakukan inovasi Teknologi Di tengah arus perubahan global yang kian dinamis,
Informasi (TI) untuk mendukung bisnis Perseroan. BTN terus melangkah menjalankan transformasi
Beberapa inovasi Teknologi Informasi (TI) yang digital di industri perbankan nasional, khususnya untuk
dilakukan pada tahun 2024 antara lain: mewujudkan visi BTN sebagai mitra utama dalam
1. Human Capital Information System berbasis Cloud pemberdayaan finansial keluarga Indonesia. Indonesia
Merupakan sistem terintegrasi untuk pengelolaan Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) bukan hanya
informasi pegawai Perseroan seperti remunerasi, sebuah indikator, melainkan sebuah roadmap dalam
gaji, dan lain sebagainya. perjalanan menuju perusahaan yang lebih baik dan
2. Artificial Intelligence penuh inovasi. Pada tahun 2021, asesmen kesiapan
Penerapan Artificial Intelligence untuk membantu Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) BTN
proses operasional lebih efektif dan efisien melalui menunjukkan pencapaian membanggakan dengan
Data Science Platform, Chatbot Hello Operations by skor 2.73, berada pada Level 3. Capaian ini merupakan
BTN, Robotic Process Automation, Chatbot TARA BTN komitmen Perseroan untuk menjadi perusahaan yang
BEST, dan Cyber Threat Intelligence. matang dalam mengadopsi prinsip-prinsip Industri 4.0.
3. Super Apps balé by BTN
Merupakan super app yang dikembangkan oleh Transformasi BTN tertuang dalam Rencana Jangka
Perseroan sebagai transformasi dari aplikasi BTN Panjang Perusahaan (RJPP) yang sejalan dengan pilar-
Mobile. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pilar Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0)
masyarakat Indonesia dalam melakukan berbagai menjadi fondasi kuat dalam setiap langkah strategis
transaksi finansial, termasuk layanan perbankan dan Perseroan sebagai berikut:
keuangan. Aplikasi balé by BTN mengedepankan 1. Manajemen dan Organisasi
pengelolaan keuangan dan transaksi yang praktis, Di era disrupsi digital yang terus berkembang, BTN
memberikan kemudahan bagi nasabah dalam menunjukkan komitmen kuat untuk beradaptasi
menjalankan transaksi keuangan sehari-hari. Melalui dan berkembang melalui transformasi digital
layanan ini, nasabah dapat melakukan transaksi yang terstruktur. Sebagai bagian dari upaya untuk
bisnis, memantau arus kas, serta mengelola mencapai kesiapan penuh dalam menghadapi
keuangan dengan lebih efisien dan efektif. tantangan Industri 4.0, BTN juga melakukan
4. BTN Digital Store fundamental dalam organisasi, budaya kerja, dan
Merupakan branding Perseroan untuk Kantor pengembangan sumber daya manusia. Beberapa
Cabang, Kantor Cabang Pembantu atau tempat langkah strategis yang telah dilakukan meliputi:
lainnya dengan experience digital yang bertujuan • Melakukan pembentukan Direktorat Digital
untuk meningkatkan kapasitas penjualan dan Business setingkat SEVP di tahun 2024 untuk
layanan yang berorientasi pada kepuasan nasabah. meningkatkan kapabilitas digital Perseroan
Adapun fitur yang hanya ada di BTN Digital Store secara holistik, baik di sisi pengembangan
antara lain seperti: customer service digital, produk, partnership, dan penjualan.
pengalaman augmented reality dan video banking • Penguatan pendukung transaksi digital yang
untuk berbagai solusi perbankan dan layanan tecermin melalui pembentukan Divisi Digital
beyond banking, percepatan proses pembukaan Operation untuk memastikan layanan dan
rekening, pemanfaatan teknologi Artificial operasional Perseroan ter-deliver dengan baik.
Intelligence, Digital Form, The Living City, dan lain • Penguatan IT, Digital, dan Operation Risk untuk
sebagainya. mitigasi potensi risiko di area cyber dan digital.
5. BTN Laku • Menyelenggarakan BTN Innovation Award
Merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk sebagai bagian dari BTN Excellence Award untuk
memudahkan SME & CP Sales melakukan mendorong terciptanya inovasi-inovasi baru
pengelolaan data serta verifikasi & OTS guna Perseroan.
mendukung pencapaian SLA dan optimalisasi • Perseroan menyusun Rencana Strategi Teknologi
produktivitas produk KUR dan KUMK. BTN Laku Informasi (RSTI) sebagai roadmap strategi
dikembangkan secara bertahap untuk nilai KUR dan pengembangan Teknologi Informasi (TI) untuk
KUMK sampai dengan Rp500 juta. mendukung visi Perseroan yang sejalan dengan
Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) dan
Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).
458 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 28
Laporan
Tahunan 2024
2. Orang dan Budaya 4. Teknologi
Transformasi bukan hanya soal teknologi, tetapi Inovasi teknologi menjadi salah satu prioritas
juga tentang manusia. Budaya digital selaras Perseroan, dari pemanfaatan Artificial Intelligence,
dengan core value AKHLAK (Amanah, Kompeten, Data Science Platform, hingga Chatbot Hello
Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Perseroan Operations by BTN dan Robotic Process Automation,
juga berkomitmen untuk selalu mengembangkan untuk memastikan layanan kepada nasabah dan
talenta digital melalui berbagai pelatihan, workshop, operasional berjalan lebih efektif, efisien, dan aman.
hingga sertifikasi. Selain itu, Perseroan juga akan Keunggulan digital ini diperkuat dengan Cyber
fokus untuk melakukan pemenuhan critical talent Threat Intelligence untuk menjaga integritas sistem
di area teknologi, khususnya untuk fungsi-fungsi di Perseroan.
utama pendukung transformasi digital Perseroan. 5. Operasi Perseroan
3. Produk dan Layanan Perseroan terus bertransformasi untuk memastikan
Evolusi BTN Mobile menjadi balé by BTN adalah operasional Perseroan semakin lean dan efisien.
wujud nyata komitmen Perseroan menghadirkan Salah satu sistem yang diluncurkan adalah Sistem
solusi holistik bagi nasabah. Lebih dari sekadar End-to-End (E2E) e-Procurement yang hadir sebagai
aplikasi finansial, balé by BTN menjadi super app solusi pengadaan yang terintegrasi. Setiap proses,
yang merangkul kebutuhan sehari-hari dan gaya mulai dari perencanaan hingga pembayaran,
hidup modern, mewujudkan one-stop services dikelola secara efisien, menciptakan rantai nilai
yang intuitif dan responsif serta mengintegrasikan yang berkelanjutan serta mendukung tata kelola
dengan layanan mortgage sebagai core business yang transparan dan akuntabel.
Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 459
Page 29
Teknologi
Informasi
Infrastruktur
Teknologi Informasi
Dalam menghadapi dinamika industri perbankan yang terus berkembang pesat, Perseroan telah mengambil langkah
proaktif untuk memperkuat Teknologi Informasi (TI) sebagai bagian dari strategi utama Perseroan. Peningkatan ini
dilakukan secara berkesinambungan melalui modernisasi sistem, penerapan teknologi digital terkini, dan peningkatan
keamanan data. Langkah strategis ini dilakukan untuk meningkatkan stabilitas operasional Perseroan dan kapabilitas
dalam memberikan layanan yang handal, cepat, dan inovatif sesuai dengan kebutuhan masyarakat di era digital.
Pada tahun 2024, Perseroan menetapkan fokus untuk menjadi mitra tepercaya dalam menyediakan layanan Teknologi
Informasi (TI) terbaik dan operations excellence guna mempercepat pencapaian tujuan bisnis. Untuk mendukung
fokus tersebut, Perseroan melakukan continuous improvement pada bidang infrastruktur Teknologi Informasi (TI)
melalui berbagai inisiatif strategis yang di antaranya sebagai berikut:
1. Enhanced the Resilience of IT System 4. Upgraded The Core Banking System Performance
Perseroan telah melakukan upaya untuk memperkuat Perseroan telah meningkatkan kapasitas sistem
ketahanan sistem Teknologi Informasi (TI) melalui utama untuk memastikan keandalan (reliability)
penyusunan langkah strategis mengoptimalkan dan ketersediaan (availability) dalam mendukung
Data Center dan peningkatan pemulihan bencana transaksi nasabah. Upaya ini bertujuan untuk
Teknologi Informasi (TI). Dengan optimalisasi memastikan bahwa sistem dapat menangani
Data Center, Perseroan dapat meningkatkan jumlah transaksi yang semakin besar dengan
fleksibilitas dan kinerja sistem, meningkatkan performa yang stabil dan optimal.
efisiensi operasional, serta mempercepat proses IT 5. Expanded The Integrated Monitoring
Service Management. Sementara itu, peningkatan Perseroan telah melakukan ekspansi monitoring
pemulihan bencana Teknologi Informasi (TI) melalui penambahan Integrated Monitoring Room
dilakukan melalui pengembangan mekanisme Menara 2 BTN. Ekspansi tersebut merupakan
pemulihan yang lebih cepat dan efektif, guna strategi untuk mendukung pengembangan jaringan
memastikan kelangsungan operasional Perseroan serta menghadapi kompleksitas sistem Teknologi
saat terjadi gangguan teknis atau bencana. Informasi (TI). Di samping itu, dilakukan ekspansi
2. Automated the Infrastructure Process and Daily monitoring pada server, jaringan, dan aplikasi kritikal
Application Checks yang dilakukan secara real-time yang digabungkan
Perseroan telah menyusun rencana implementasi dengan analisis masalah secara otomatis sehingga
otomatisasi infrastruktur Teknologi Informasi (TI) tindak lanjut masalah dapat dilakukan secara cepat
dan aplikasi dengan adopsi teknologi Enterprise dan tepat.
Artificial Intelligence. Otomatisasi tersebut dirancang 6. Established the IT Outlet Infrastructure Index
untuk mendukung aktivitas operasional secara real- Untuk mengukur keberhasilan standardisasi di seluruh
time dan mengurangi kompleksitas sistem. Dengan outlet, Perseroan telah melakukan pengukuran score/
otomatisasi, Perseroan dapat mengidentifikasi index standardisasi Teknologi Informasi (TI) yang
dan menyelesaikan anomali sistem lebih awal, terdiri dari standardisasi infrastruktur, network, dan
sehingga mencegah dampak yang lebih besar security. Proses index ini melibatkan evaluasi berbagai
pada operasional bisnis. Selain itu, inisiatif ini juga parameter seperti kesesuaian standar, spesifikasi
mendukung pengalokasian sumber daya Teknologi kinerja, kompatibilitas dengan sistem, dan status
Informasi (TI) sekaligus meningkatkan keandalan update. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga
dan kualitas layanan kepada nasabah. sistem Teknologi Informasi (TI) lebih stabil dan dapat
3. Advanced the Infrastructure and Network dimonitor penggunaannya sehingga nasabah
Perseroan terus melakukan enhancement pada mendapatkan pengalaman yang sama di setiap outlet.
infrastruktur dan jaringan melalui peningkatan sistem
High Availability pada jaringan dan aplikasi utama Melalui berbagai pencapaian di tahun 2024, Perseroan
untuk memastikan ketersediaan layanan. Selain itu, terus memperkuat langkah dalam mewujudkan ekosistem
pengembangan infrastruktur dan jaringan di Menara perbankan berbasis teknologi. Perseroan percaya bahwa
2 BTN dilakukan untuk mendukung kebutuhan bisnis infrastruktur teknologi informasi yang andal akan menjadi
Kantor Cabang, Kantor Wilayah, Divisi, serta Digital kunci untuk memberikan layanan terbaik, meningkatkan
Store. Di sisi lain, dilakukan peningkatan kapasitas nilai tambah bagi pemangku kepentingan, serta
infrastruktur melalui teknologi Hyperconverged (HCI) mendukung transformasi digital yang berkelanjutan.
untuk memperkuat performa sistem.
460 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 30
Laporan
Tahunan 2024
Tata Kelola
Teknologi Informasi
Perseroan memiliki tata kelola dan teknologi informasi yang mengikuti perkembangan zaman untuk membantu
optimalisasi proses operasional bisnis. Selain itu, Perseroan juga memiliki infrastruktur Teknologi Informasi (TI),
keamanan Teknologi Informasi (TI), dan sumber daya yang memadai. Sebagai informasi, berdasarkan asesmen IT
Maturity Level yang telah dilakukan, dapat disampaikan bahwa hasil asesmen atas 24 kontrol prioritas telah mencapai
kapabilitas minimal pada Level 3 (Defined) sebagaimana yang dipersyaratkan oleh Kementerian BUMN dengan detail
sebagai berikut:
No. Kontrol Hasil Asesmen
1. EDM01 - Ensured Governance Framework Setting and Maintenance 4.00
2. EDM02 – Ensured Benefit Delivery 3.00
3. APO01 – Managed I&T Management Framework 4.00
4. APO02 – Managed Strategy 4.00
5. APO03 – Managed Enterprise Architecture 3.00
6. APO05 – Managed Portfolio 3.00
7. APO06 – Managed Budget and Costs 3.00
8. APO09 – Managed Service Agreements 4.00
9. APO10 – Managed Vendors 4.00
10. APO12 – Managed Risk 4.00
11. APO13 – Managed Security 4.00
12. APO14 – Managed Data 4.00
13. BAI02 – Managed Requirements Definition 3.00
14. BAI03 – Managed Solution Identification and Build 3.00
15. BAI04 – Managed Availability and Capacity 4.00
16. BAI06 – Managed IT Changes 3.00
17. BAI07 – Managed IT Changes Acceptance and Transitioning 3.00
18. BAI09 – Managed Assets 3.00
19. BAI011 – Managed Projects 4.00
20. DSS01 – Managed Operations 3.00
21. DSS02 – Managed Service Request and Incident 4.00
22. DSS04 – Managed Continuity 4.00
23. DSS05 – Managed Security Services 4.00
24. MEA01 – Managed Performance and Conformance Monitoring 4.00
Selain melakukan asesmen IT Maturity Level, Perseroan juga melakukan pengkinian tata kelola teknologi informasi,
antara lain:
1. Kebijakan Umum Nomor KU.5 tentang Kebijakan 2. Kebijakan Khusus Nomor KK.5-A tentang Kebijakan
Umum Teknologi Informasi (TI), Manajemen Data Khusus Prosedur Teknologi Informasi (TI).
dan Digital.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 461
Page 31
Teknologi
Informasi
3. Kebijakan Khusus Nomor KK.5-B tentang Kebijakan nasabah dapat bertransaksi secara aman dan
Khusus Keamanan Teknologi Informasi (TI). lebih waspada terhadap kejahatan cyber untuk
4. Kebijakan Khusus Nomor KK.5-D tentang Kebijakan melindungi dan menjaga informasi pribadinya.
Khusus Standardisasi Teknologi Informasi (TI). Edukasi terhadap pihak ketiga yang bekerja
5. Kebijakan Khusus Nomor KK.8-C tentang Kebijakan sama dengan Perseroan dilakukan secara rutin
Khusus Business Continuity Management. agar pihak ketiga turut menjaga keamanan
6. Kebijakan Khusus Nomor KK.8-E tentang Kebijakan informasi perusahaannya maupun data
Khusus Prosedur Management Risiko TI, Digital, dan Perseroan yang dikelola oleh mereka. Sosialisasi
Siber. kepada nasabah maupun pihak ketiga yang
7. Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Kebijakan bekerja sama dengan Perseroan antara lain
Khusus Prosedur Tata Kelola Komite Direksi. melalui media e-channel Perseroan, sosial media
8. Kebijakan Khusus Nomor KK.5-2 tentang Kebijakan Perseroan (Instagram, X, Facebook, dan lainnya),
Khusus Penempatan Sistem Elektronik. dan berbagai event offline atau pemasaran
9. Petunjuk Teknis Nomor PT.5-A.1 tentang Petunjuk yang dilaksanakan Perseroan. Perseroan selalu
Teknis SOP Teknologi Informasi (TI). meningkatkan profesionalisme dan kompetensi
10. Petunjuk Teknis Nomor PT.8-E.1 tentang Petunjuk pegawai sebagai mitra nasabah dengan
Teknis Pelaksanaan Manajemen Risiko Teknologi berbagai pelatihan dan sertifikasi keamanan
Informasi (TI), Digital dan Siber. cyber.
11. Petunjuk Teknis Nomor PT.5-B.2 tentang Petunjuk b. Pengembangan Kompetensi
Teknis Information Technology Security Baseline. Perseroan telah melaksanakan pelatihan dan
12. Petunjuk Teknis Nomor PT.5-B.1 perihal Petunjuk sertifikasi terkait IT Security sepanjang tahun
Teknis Implementasi Sistem Manajemen Keamanan 2024, baik untuk mengasah soft skill maupun
Informasi (SMKI). hard skill, antara lain yaitu Certified in Risk and
13. Petunjuk Teknis Nomor PT.5-D.1 tentang Petunjuk Information Systems Control (CRISC), Comp
Teknis Standardisasi Teknologi Informasi (TI). Tia Security+, Security Tools Pada DevSecOps
14. Petunjuk Teknis Nomor PT.8-C.1 tentang Petunjuk Toolchain, Coaching & Strategic Business Leaders
Teknis Pelaksanaan Business Impact Analysis. for Department Head, Business Performance
15. Petunjuk Teknis Nomor PT.8-C.2 tentang Petunjuk Through Effective Coaching for Leaders, BUMN
Teknis Pelaksanaan Business Continuity Plan. School of Excellence (BSE) – CTO Masterclass
16. Petunjuk Teknis Nomor PT.8-C.3 tentang Petunjuk Tahun 2024, Leadership Development:
Teknis Pelaksanaan Disaster Recovery Plan. Performance Management Strategies, Problem
Solving & Decision Making, Performance
Excellence Program: Strategies for Driving
IT Security High Performance, Pelatihan dan Sertifikasi
Bidang Manajemen Risiko Perbankan, Pelatihan
Keamanan Teknologi Informasi Certified Chief Information Security Officer
(CCISO), ISMS Lead Auditor/Lead Implementer
Sejak tahun 2022, Perseroan telah memiliki satuan ISO 27001:2022 dan Microsoft 365 Administrator.
kerja keamanan teknologi informasi di bawah Direktur Selain itu, Perseroan juga melaksanakan forum
Information Technology, yang dipimpin oleh seorang dan workshop antara lain yaitu BSSN National
Chief Information Security Officer (CISO). Dalam Cyber Exercise 2024, Workshop Mengelola Cyber
menjaga keamanan Teknologi Informasi (TI), Perseroan Security, CISO Forum, External Nasional Cyber
membagi fokus menjadi 3 (tiga) pilar utama, yaitu: Exercise, Workshop Teknologi Artificial Intelligence,
1. People Workshop Penerapan Peraturan Bea Materai, dan
Penguatan keamanan informasi dari aspek people Project Artificial Intelligence Knowledge Based.
mencakup kegiatan antara lain: 2. Process
a. Security Awareness Dalam rangka menjalankan tata kelola yang baik
Perseroan telah melakukan edukasi berupa sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku,
security awareness secara rutin kepada seluruh proses-proses kerja di Perseroan telah berdasarkan
pegawai, nasabah, maupun pihak ketiga yang ketentuan/SOP terkini yang disosialisasikan dan
bekerja sama dengan Perseroan. Berbagai dijalankan dengan konsisten oleh segenap stakeholder
media digunakan untuk penyampaian security Perseroan. Sejalan dengan proses kerja yang standar
awareness kepada pegawai seperti email, tersebut Perseroan telah menjalankan inisiatif yaitu:
buletin, wallpaper desktop pada perangkat a. Pembentukan Computer Security Incident
kerja pegawai secara berkala setiap bulan, Response Team (CSIRT) yang telah bekerja
dan sosialisasi secara online maupun offline. sama dengan regulator, didukung oleh teknologi
Edukasi kepada nasabah tentang keamanan terbaru dan system monitoring berupa Security
informasi menjadi prioritas dan hal penting agar Incident and Event Management (SIEM).
462 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 32
Laporan
Tahunan 2024
b. Proses pengujian keamanan cyber secara berkala 3. Technology
atas keamanan jaringan, sistem, dan data sesuai Sepanjang tahun 2024, Perseroan secara ber-
dengan ketentuan regulator, antara lain: kelanjutan meningkatkan kapabilitas pengamanan
• Pengujian keamanan cyber berdasarkan Teknologi Informasi (TI) dan optimalisasi terhadap
analisis kerentanan, antara lain melakukan kapabilitas pertahanan dengan adopsi defense-
vulnerability assessment dan penetration in-depth yang terdiri dari beberapa layer security
test untuk aplikasi baru, aplikasi yang sifatnya antara lain: endpoint security, application security,
enhancement, dan aplikasi lainnya sesuai network security, IT infra security, dan data security.
dengan tingkat kritikalitas aplikasi yang a. Implementasi teknologi Network Access Control
dilakukan oleh pihak eksternal independen Berfungsi untuk mengatur, memverifikasi,
yang bersertifikasi standar penetration tester dan memantau akses perangkat ke jaringan
internasional dan terdaftar pada Asosiasi berdasarkan kebijakan keamanan, guna
Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). melindungi data dari akses yang tidak sah dan
• Pengujian keamanan cyber berdasarkan potensi ancaman.
skenario melalui aktivitas table top exercise, b. Improvement teknologi Endpoint Protection
social engineering exercise dengan teknik peruntukan Server
phishing pada media email, dan Adversarial Berfungsi untuk mengidentifikasi, mencegah,
Attack Simulation Exercise (AASE). Table-Top dan merespons ancaman terhadap perangkat
Exercise dilakukan oleh tim Computer Security yang terhubung ke jaringan, seperti malware,
Incident Response Team (CSIRT) yang terdiri ransomware, dan aktivitas berbahaya lainnya,
dari beberapa unit kerja telah melaksanakan guna melindungi data dari kebocoran, kerusakan,
pengujian serangan berdasarkan skenario atau pencurian melalui deteksi dan pelindungan
secara berkala, dengan tujuan melakukan yang real-time.
reviu atas playbook scenario serangan, c. Improvement Network Time Protocol
response, dan recovery, dengan topik: Berperan dalam memastikan sinkronisasi waktu
- Panduan Data Breach yang akurat di seluruh sistem Teknologi Informasi
- Snapshot Server DFIR (TI), yang membantu dalam pencatatan
- Chain of Custody timestamp yang benar untuk audit log,
- Forti-VPN-User Geography Change mencegah manipulasi data, serta mendukung
(Velocity) keamanan sistem dengan memastikan
- Server Forensic konsistensi waktu pada protokol keamanan
- Insider Threat seperti enkripsi dan autentikasi.
- Social Engineering d. Improvement teknologi Data Loss Prevention
- Data Breach Incident Sebagai upaya untuk melindungi data nasabah,
- Ransomware Perseroan telah mengimplementasikan teknologi
- Insiden Operasional/Management Data Loss Prevention untuk memitigasi terjadinya
- Web Application Attack kebocoran data nasabah dan data perusahaan.
c. Selama triwulan kedua tahun 2024, Perseroan e. Improvement Teknologi Cyber Threat Intelligence
telah melakukan aktivitas Cyber Security dan Digital Right Protection
Maturity Re-assessment oleh Badan Siber dan Dalam rangka memastikan visibilitas keamanan
Sandi Negara (BSSN), yang bertujuan untuk Teknologi Informasi BTN termonitor dengan
mengukur tingkat maturitas pengamanan baik, Perseroan telah menerapkan Teknologi
Teknologi Informasi (TI), didapatkan hasil tingkat Cyber Threat Intelligence yang secara aktif
maturitas di level 5 (Implementasi optimal) yaitu melakukan pemantauan perilaku dan aktivitas
penerapan sangat baik dan terimplementasi pelaku kejahatan cyber sehingga Perseroan
secara menyeluruh. dapat mengantisipasi ancaman yang muncul.
d. Perseroan telah melaksanakan Audit Surveillance Teknologi Cyber Threat Intelligence ini telah
ISO 27001:2013 pada triwulan kedua dan transisi dilengkapi dengan Digital Right Protection yang
ke ISO 27001:2022 pada triwulan ketiga tahun dapat melakukan takedown konten-konten yang
2024 sehingga saat ini Perseroan tersertifikasi mengancam reputasi dan merugikan nasabah
dengan standar keamanan ISO 27001:2022. Perseroan.
e. Dalam mendukung program pemerintah dan f. Improvement Pengamanan Aplikasi Mobile
regulator terkait dengan pemberantasan Dalam rangka melindungi aplikasi mobile yang
kegiatan perjudian online dan jual beli rekening digunakan oleh nasabah, BTN telah menerapkan
yang mengatasnamakan nasabah Perseroan, proses pengembangan aplikasi secara security
telah dilakukan cyber patrol menggunakan tools by design. Penguatan di sisi perangkat akses
Cyber Threat Intelligence (CTI) yang dimiliki yang digunakan nasabah juga menjadi prioritas
Perseroan. dengan menerapkan Mobile Application Security.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 463
Page 33
Teknologi
Informasi
g. Improvement pengamanan DNS Security dan IP n. Improvement Pengamanan Database
Address Management Dengan meningkatnya transaksi digital
Sebagai mitigasi untuk melindungi sistem membawa konsekuensi meningkatnya akses
Teknologi Informasi (TI) internal yang akan data ke dalam database, sehingga dibutuhkan
mengakses sumber daya Teknologi Informasi solusi pengamanan yang spesifik dapat
(TI) yang ada di internet apabila domain dari membatasi dan mencegah terjadinya serangan
sebuah situs merupakan situs yang tidak aman. cyber yang mengeksploitasi database.
Optimalisasi dari kapabilitas DNS security, o. Improvement Pengelolaan dan Pengamanan
akan lebih efektif jika dipadukan dengan IP Sistem Teknologi Informasi (TI) Berbasis Teknologi
address management, sehingga endpoint yang Microsoft
mengakses sumber daya Teknologi Informasi Penggunaan teknologi microsoft yang masif
(TI) tersebut dapat ditelusuri keberadaannya. pada operasional Perseroan seperti sistem
h. Improvement Internet Access Control dan Proxy operasi windows, active directory, database
Outbound MSSQL, aplikasi produktivitas microsoft office, dan
Sebagai upaya untuk memisahkan dan layanan berbasis cloud office 365 menimbulkan
mengidentifikasi komunikasi data ke arah potensi risiko jika operasionalnya tidak dijalankan
internet antara komunikasi yang transaksional sesuai dengan best practice dari principal.
bisnis dengan komunikasi yang bersifat Dengan adanya kerja sama profesional servis
produktivitas back office, maka dilakukan dengan microsoft memungkinkan Perseroan
improvement internet access control dengan untuk dapat menerapkan pengamanan terkini,
melalui inisiatif pemisahan internet access dan dukungan operasional, serta akses teknologi
implementasi proxy outbound. terbaru dari principal.
i. Improvement Pengamanan Email Security
Sebagai upaya melindungi perangkat dan Evaluasi dan Pengukuran Ketahanan
sistem email dari ancaman serangan cyber dan Keamanan Cyber
berbasis email seperti spam, phishing, dan
attachment yang mengandung file berbahaya. Perseroan melakukan pengukuran dan evaluasi atas
j. Peningkatan availability dan resilience implementasi kontrol ketahanan dan keamanan dalam
infrastruktur transaksional dengan penerapan upaya optimalisasi proses pengamanan informasi,
active-active security infrastruktur antara lain:
Sebagai upaya untuk menjaga layanan 1. Memperoleh Sertifikasi ISO 27001:2022
transaksional BTN. Dalam rangka memastikan bahwa sumber daya
k. Improvement Pengamanan API manusia, tata kelola, dan teknologi yang digunakan
Semakin maraknya open banking membawa telah sesuai dengan International Standard
konsekuensi terjadinya peningkatan eksploitasi Organization, Perseroan telah melaksanakan proses
serangan cyber berbasis API, sehingga sertifikasi dan mendapatkan sertifikasi dengan
implementasi pengamanan yang spesifik untuk nomor IS 790715.
mendeteksi dan mencegah serangan berbasis 2. Pencapaian Cyber Security Maturity
API menjadi sangat esensial untuk diterapkan. Perseroan bersama dengan Badan Siber dan Sandi
l. Improvement Pengamanan Internet Banking Negara (BSSN) telah melaksanakan penilaian Cyber
Business Security Maturity yang bertujuan untuk mengukur
Dalam rangka mendukung layanan keuangan tingkat penerapan dan maturitas keamanan
bisnis untuk UMKM, BTN meluncurkan layanan informasi di BTN. Berdasarkan hasil dari penilaian
Internet Banking Business yang berbasis web, yang dilakukan oleh Badan Siber dan Sandi Negara
sehingga pengamanan aplikasi berbasis web (BSSN), BTN mendapatkan hasil tingkat maturitas
yang dapat meningkatkan performa akses di level 5 (Implementasi optimal) yang berarti
website Internet Banking Business melalui penerapan keamanan siber sudah terorganisir
content delivery network menjadi esensial untuk dengan baik dan dilakukan secara otomatisasi,
diterapkan. bersifat formal dan dilakukan secara berulang dan
m. Improvement Pengamanan Aplikasi Melalui konsisten, direviu secara berkala, serta implementasi
Manage Service Digital Application Protection perbaikan dilakukan secara berkelanjutan.
Meningkatnya transaksi digital melalui layanan 3. Penerapan IT Security Index
mobile banking dan aplikasi berbasis mobile Salah satu strategi dalam mendorong terciptanya
membutuhkan pengamanan yang komprehensif Security Culture pada seluruh pegawai di seluruh
tidak hanya dari sisi teknologi tetapi juga unit kerja, Perseroan membangun IT Security Index
mendukung pemantauan dan tindak lanjut dari untuk memonitor efektivitas program-program
sisi operasional.
464 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 34
Laporan
Tahunan 2024
security awareness yang telah dilakukan dalam • Jumlah percobaan pengiriman data sensitif
rangka mitigasi risiko terkait keamanan cyber yang terdeteksi oleh Data Loss Prevention.
dan informasi. Parameter, skor, dan indikator yang • Jumlah dan Jenis Respon Pegawai terhadap
diperhitungkan antara lain: simulasi email phishing (open/clicked/submit
• Persentase instalasi endpoint security (antivirus, data).
DLP) yang up-to-date pada laptop/desktop • Keakuratan pegawai di unit kerja dalam
(endpoint). menjawab kuesioner terkait keamanan informasi.
• Jumlah security events atau anomalies yang
berasal dari perangkat laptop/desktop pegawai
di unit kerja terkait.
Program-Program IT Security Awareness
Perseroan melaksanakan IT Security Awareness Program yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman
kepada seluruh pegawai untuk menjaga keamanan informasi berupa data atau informasi pribadi dan Perseroan.
Kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun 2024 adalah sebagai berikut:
1. Penyampaian oleh Top Management 2. Sosialisasi melalui Platform Digital Perseroan
Salah satu strategi dalam mendorong terciptanya a. Website resmi Perseroan
security culture pada seluruh Pegawai di seluruh unit b. Podcast
kerja Perseroan, telah diterapkan program IT Security c. Learning Management System
Index yang bertujuan untuk memonitor efektivitas d. Email Blast Security Awareness
program-program security awareness yang telah e. Wallpaper Desktop Security Awareness
dilakukan dalam rangka memitigasi risiko terkait f. Screen Saver Security Awareness
keamanan cyber dan informasi. Program tersebut g. Bulletin Security Awareness
disampaikan secara berkala setiap bulan oleh Top h. Survei Pemahaman Security Awareness
Management kepada Pegawai dengan penekanan 3. Pelatihan dan Workshop
bahwa menjaga keamanan informasi menjadi Perseroan telah melaksanakan aktivitas sosialisasi
bagian yang sangat penting untuk menjaga tentang keamanan, baik secara onsite maupun
kepercayaan nasabah dan reputasi Perseroan. online kepada seluruh Pegawai.
Selain itu, Perseroan juga secara aktif melakukan sosialisasi untuk menjaga keamanan informasi kepada nasabah dan
pihak ketiga rekanan melalui workshop atau pelatihan secara onsite maupun online, media sosial resmi Perseroan,
email blast security awareness, dan menyampaikan informasi kewaspadaan transaksi elektronik pada kegiatan
inklusi keuangan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 465
Page 35
Teknologi
Informasi
Kerangka Kerja Keamanan e. Melakukan security awareness secara berkala
Informasi melalui berbagai media internal untuk
meningkatkan kesadaran keamanan di seluruh
Sejalan dengan pemenuhan atas kontrol prioritas Pegawai.
regulator, Perseroan melakukan upaya meningkatkan f. Pembatasan dan pengelolaan akses jaringan
keamanan cyber dan mengelola risiko cyber secara yang terhubung dengan jaringan Perseroan serta
lebih efektif dengan mengimplementasikan framework pengamanan perangkat yang tidak sah dengan
National Institute of Standards and Technology (NIST) menggunakan Network Access Control.
melalui langkah-langkah identify, protect, detect, 3. Detect
response, dan recovery. Pemantauan dan deteksi ancaman atau insiden
1. Identify keamanan secara real-time, diantaranya:
Mengidentifikasi potensi ancaman keamanan a. Pemantauan 24x7 dan analisis dengan tools
informasi dan pengelolaan risiko terhadap aset Security Information and Event Management
yang efektif dan komprehensif, melalui: dan Cyber Threat Intelligence untuk mendeteksi
a. Penerapan mekanisme dan pengelolaan tools potensi serangan cyber, aktivitas user, lalu lintas
inventaris yang terkini untuk membantu deteksi jaringan, dan pemantauan log perangkat serta
dan secara berkelanjutan memperbaharui aktivitas Teknologi Informasi (TI) lainnya yang
seluruh aset perangkat keras dan perangkat terkait dengan keamanan cyber.
lunak milik Perseroan. b. Tools Cyber Threat Intelligence juga
b. Penetapan dan pemeliharaan proses dioptimalisasikan sebagai cyber patrol untuk
manajemen data dan direviu minimal 1 tahun mendeteksi pelanggaran brand reputation milik
sekali untuk memastikan terupdatenya indeks Perseroan, melakukan takedown social media
data untuk kebutuhan bisnis. yang tidak memiliki izin menggunakan identitas
c. Pengujian keamanan berdasarkan analisis Perseroan, konten-konten judi online dan pinjaman
kerentanan yaitu vulnerability assessment dan online yang menggunakan identitas Perseroan.
penetration testing yang dilakukan secara c. Pemantauan kepatuhan keamanan informasi
berkala untuk mengidentifikasi potensi ancaman dari mitra atau vendor penyedia kerja sama
serta memastikan perbaikan temuan keamanan melalui Third Party Security Monitoring.
sesuai dengan rekomendasi hasil pengujian. 4. Respond
2. Protect Respons terhadap insiden dan pengelolaan risiko
Pengamanan aset informasi dan penguatan dengan cepat dan efektif untuk meminimalkan
parameter security untuk mengurangi risiko yang dampak dan mengatasi masalah, melalui:
teridentifikasi, diantaranya: a. Melakukan containment atau pemblokiran
a. Menetapkan pengelolaan hak akses yang terhadap endpoint yang terindikasi menjadi
ketat melalui Sistem Kendali Akses Lojik Aplikasi sumber serangan cyber.
(SKALA) untuk aplikasi transaksional, penerapan b. Melakukan pemblokiran komunikasi data
least privileged access dengan menggunakan atau traffic yang berasal dari jaringan yang
tools Privileged Access Management dan melakukan serangan cyber.
menerapkan Multi-Factor Authentication untuk c. Pengujian keamanan berdasarkan skenario
otentikasi dan otorisasi yang tersentralisasi yaitu antara lain simulasi email phishing dan red
Active Directory. teaming yang dilakukan secara berkala untuk
b. Penerapan enkripsi dan penggunaan Data Loss mengukur kesiapan Pegawai dan personil IT
Prevention untuk melindungi data sensitif seperti dalam menghadapi serangan cyber yang
Personally Identifiable Information dan Payment muncul.
Card Industry. d. Pembentukan tim Computer Security Incident
c. Penerapan teknologi proteksi jaringan seperti Response Team (CSIRT) yang bertanggung
Next-Gen Firewall, Web Application Firewall, jawab untuk menangani insiden cyber dan
Cloud Anti DDoS, dan pelindungan endpoint menetapkan prosedur untuk penyelesaian
seperti anti-malware dan teknologi Endpoint insiden dengan cepat dan efisien.
Detection and Response untuk melindungi e. Pelaksanaan investigasi mendalam melalui
jaringan dan perangkat. kegiatan forensik untuk mendapatkan root
d. Penerapan Email Security Gateway untuk cause kejadian serangan cyber.
melindungi perangkat dan sistem email dari 5. Recovery
ancaman serangan cyber berbasis email Proses pemulihan dari dampak insiden yang terjadi,
seperti spam, phishing, dan attachment yang baik dalam hal operasional maupun reputasi
mengandung file berbahaya. dengan cara mengembalikan fungsi sistem, aplikasi,
dan infrastruktur ke kondisi normal setelah terjadi
insiden, melalui:
466 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 36
Laporan
Tahunan 2024
a. Penetapan kebijakan dan prosedur untuk Proses Disaster Recovery Plan, Kategorisasi Kritikalisasi
penilaian, penentuan tingkat insiden dan langkah- Recovery Sistem Teknologi Informasi (TI), Frekuensi dan
langkah penyelesaian security incident, serta Retensi Backup, Prosedur DRC Activation, Prosedur On-
memastikan penanganan insiden yang cepat site Recovery, Prosedur Restoration, Daftar Tim Kerja
dan sesuai dengan dampak yang ditimbulkan. Disaster Recovery Plan, Daftar Telepon Penting hingga
b. Penetapan dan pemeliharaan proses pemulihan Daftar Kontak Pihak Penyedia Jasa.
data menggunakan sistem backup, baik secara
online maupun offline untuk memastikan data
tetap terlindungi dan dapat dipulihkan jika terjadi Pelaksanaan Audit Teknologi
gangguan, yang menjadi bagian dari Business Informasi
Continuity Plan dan Disaster Recovery Plan.
c. Uji pemulihan backup dan restore untuk Hasil Evaluasi Atas Pelaksanaan
memastikan bahwa sistem backup berfungsi Rencana Strategis Teknologi Informasi
dengan baik dan data dapat dipulihkan dengan
efektif dalam situasi darurat. Sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
d. Penetapan playbook untuk mengatasi insiden Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023
cyber, yang berfungsi sebagai panduan dan tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
pembelajaran untuk menangani insiden serupa Signifikan Badan Usaha Milik Negara Pasal 210 Ayat 1 poin
di masa depan. b, Perseroan memiliki kewajiban untuk menyampaikan
e. Table-top exercises untuk latihan dalam informasi hasil evaluasi Rencana Strategi Teknologi
menghadapi potensi insiden dan menguji Informasi (RSTI) tahun 2021-2025 yang menjadi bagian
kesiapan dalam merespon kejadian keamanan dari Laporan Tahunan. Dalam hal ini, Perseroan telah
yang mungkin terjadi. melakukan evaluasi Rencana Strategi Teknologi
f. Pelaporan kepada regulator dan stakeholder. Informasi (RSTI) tahun 2021-2025 untuk posisi tahun
g. Penyusunan media statement dan publikasi 2024 dengan ruang lingkup IT initiative. Proses evaluasi
kejadian insiden. Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2021-
2025 untuk posisi tahun 2024 tersebut, mengacu pada
dokumen Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI)
Strategi Infrastruktur tahun 2021-2025. Adapun status progress untuk posisi
Teknologi Informasi tahun 2024 sebesar 100%.
Pengembangan Teknologi Informasi (TI) terkait security Hasil Evaluasi Atas Efektivitas
telah dituangkan dalam Rencana Strategis Teknologi Penyelenggaraan Teknologi Informasi
Informasi (RSTI) tahun 2021-2025 yang mengangkat
tema Security by design untuk meningkatkan keamanan Sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
sistem dan aplikasi Perseroan, antara lain implementasi Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang
Identity and Access Management, Security and Network Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan
Monitoring, serta Compliance and Integrated Patch Badan Usaha Milik Negara Pasal 210 Ayat 1 poin c, Perseroan
Management. Sejalan dengan inisiatif tersebut aktivitas memiliki kewajiban untuk menyampaikan informasi
yang telah dilaksanakan antara lain pemenuhan UU PDP hasil efektivitas penyelenggaraan Teknologi Informasi
No. 27 tahun 2022 mengenai Pelindungan Data Pribadi, (TI) yang menjadi bagian dari Laporan Tahunan. Dalam
penyusunan dan/atau pemutakhiran kebijakan internal hal ini, Perseroan telah melakukan pengukuran berupa
mengenai security, availability security infrastruktur asesmen IT Maturity Level untuk posisi tahun 2024 dengan
dan peremajaan teknologi, pemenuhan regulatory menggunakan standar COBIT 2019 dan didapatkan nilai IT
compliance, tata kelola akses data dan pengguna serta Maturity Level untuk posisi tahun 2024 sebesar 3,50.
mitigasi terhadap fraud dan penyalahgunaan transaksi
(Aktivitas Pencucian Uang dan Perjudian). Posisi sampai dengan triwulan IV tahun 2024, Perseroan
telah berhasil meningkatkan score IT Maturity Level
based on COBIT 2019 dari 3,48 ke 3,50 yang berasal dari
Pemulihan Bencana 7 domain yaitu EDM01-Ensured Governance Framework
Setting & Maintenance, EDM04-Ensured Resource
Perseroan telah memiliki kebijakan dan prosedur yang Optimization, EDM05-Ensured Stakeholder Engagement,
digunakan untuk pengelolaan apabila terjadi bencana APO01-Managed IT Management Framework, APO09-
yang tercantum pada kebijakan dan prosedur internal Managed Service Agreement, BAI08-Managed
Perseroan tentang Pelaksanaan Disaster Recovery Knowledge, dan BAI10-Managed Configuration. Nilai IT
Plan. Selain itu, Perseroan juga telah memiliki Struktur Maturity atas domain-domain tersebut sudah berada di
Organisasi Pelaksanaan Disaster Recovery Plan, Level 3 (Defined).
Kewenangan Organisasi Disaster Recovery Plan, Alur
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 467
Page 37
Teknologi
Informasi
Kinerja Perusahaan Tahunan c. Pengembangan Integrated Customer Service -
(Sesuai JUKNIS KBUMN Nomor SK-190/ DOE009
MBU/07/2024) 1) Program ini merupakan inisiatif
pengembangan mengenai penyempurnaan
1. Realisasi Program Penyelenggaraan Teknologi atas channel pengelolaan pengaduan
Informasi (TI) nasabah yang belum terintegrasi melalui
a. Implementasi Integrated Digital Lending System otomasi proses eskalasi penanganan
- HEE002 pengaduan nasabah dengan Robotic Process
1) Program ini merupakan inisiatif pengembangan Automation serta penyediaan fitur yang
mengenai lending system yang ter-integrasi dilengkapi dengan data-data nasabah 3600
ke sistem internal maupun eksternal (partner) yang terkini.
dan mempunyai proses lending yang cepat 2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024,
dan mudah dengan melalui inisiatif BTN LAKU progress Pengembangan Integrated
(pengembangan yang dilakukan dengan Customer Service sebesar 100%.
berfokus pada produk KUR) dan Decision 3) Posisi sampai dengan TW IV tahun
Engine (scale up process initial data entry, pre- 2024, progress realisasi anggaran atas
screening, dan data entry). Pengembangan Integrated Customer
2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, Service sebesar 61% (dari anggaran seluruh
progress Implementasi Integrated Digital investasi sampai selesai) atau sebesar 100%
Lending System sebesar 100%. (dari anggaran investasi tahun 2024).
3) Posisi sampai dengan TW IV tahun 4) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan
2024, progress realisasi anggaran atas Teknologi Informasi (TI) mencakup:
Implementasi Integrated Digital Lending • Kategori dampak: Process Improvement
System sebesar 100% (dari anggaran seluruh • Evaluasi efektivitas:
investasi sampai selesai) atau sebesar 100% - Proses efisiensi mencapai 99% setelah
(dari anggaran investasi tahun 2024). diterapkan SPK otomatis kredit.
4) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan - Proses efisiensi mencapai 75% setelah
Teknologi Informasi (TI) mencakup: diterapkan project Robotic Process
• Kategori dampak: Process Improvement Automation.
• Evaluasi efektivitas: Proses efisiensi d. E2E e-Procurement Implementation - DOE015
mencapai 60% setelah diterapkan 1) Program ini merupakan inisiatif mengenai
Implementasi Integrated Digital Lending pengembangan sistem yang digunakan
System. untuk membantu proses permintaan,
b. Modernisasi Digital Channel - DOE001 pemesanan dan pembelian barang dan jasa
1) Program ini merupakan inisiatif secara online.
pengembangan modernisasi digital channel 2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024,
antara lain Mobile Banking, Internet Banking progress E2E e-Procurement Implementation
Ritel, Internet Banking Business, transaksi sebesar 100%.
merchant EDC & QRIS, Mortgage Ecosystem & 3) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024,
ATM agar sesuai dengan kebutuhan bisnis dan progress realisasi anggaran atas E2E
tren market saat ini yang bisa memberikan e-Procurement Implementation sebesar 53%
pelayanan nasabah yang lebih baik. (dari anggaran seluruh investasi sampai
2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, selesai) atau sebesar 100% (dari anggaran
progress Modernisasi Digital Channel investasi tahun 2024).
sebesar 100%. Pencapaian Fee Based Income 4) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan
layanan digital banking channel tercapai Teknologi Informasi (TI) mencakup:
sebesar Rp188,29 M atau meningkat secara • Kategori dampak: System Improvement
YoY sebesar 27% dari pencapaian tahun lalu • Evaluasi efektivitas: Sistem E2E
yakni Rp148,07 M. e-procurement diterapkan untuk
3) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, menggantikan sistem sebelumnya yang
progress realisasi anggaran atas Modernisasi belum sepenuhnya terintegrasi secara
Digital Channel sebesar 71% (dari anggaran menyeluruh. Sistem tersebut diterapkan
seluruh investasi sampai selesai) atau sebesar sesuai dengan tata kelola yang baik dan
100% (dari anggaran investasi tahun 2024). transparan. Adapun penerapan sistem E2E
4) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan e-procurement dilakukan pada seluruh
Teknologi Informasi (TI) mencakup: aspek pengadaan antara lain seperti
• Kategori dampak: Business proses perencanaan, proses pengelolaan
• Evaluasi efektivitas: Rp188,29 M.
468 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 38
Laporan
Tahunan 2024
supplier, proses penawaran, proses 2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024,
inventory hingga proses pembayaran. progress Integrated HR System sebesar 100%.
e. Implementasi Enterprise Risk Management 3) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024,
System - DOE017 progress realisasi anggaran atas Integrated
1) Program ini merupakan pengembangan HR System sebesar 97% (dari anggaran seluruh
sistem yang digunakan untuk mengelola, investasi sampai selesai) atau sebesar 100%
mengidentifikasi, pengukuran dan mitigasi (dari anggaran investasi tahun 2024).
risiko likuiditas dan risiko operasional di 4) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan
dalam Perseroan melalui Otomatisasi Blotter Teknologi Informasi (TI) mencakup:
Transaksi Treasury. • Kategori dampak: System Improvement
2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, • Evaluasi efektivitas: Integrated HR System
progress Implementasi Enterprise Risk melalui pengembangan sistem BTNBest
Management System sebesar 100%. diterapkan untuk menggantikan sistem
3) Posisi sampai dengan TW IV tahun sebelumnya yang belum sepenuhnya
2024, progress realisasi anggaran atas terintegrasi secara menyeluruh. Adapun
Implementasi Enterprise Risk Management penerapan sistem BTNBest dilakukan
System sebesar 100% (dari anggaran seluruh pada seluruh aspek Human Resource
investasi sampai selesai) atau sebesar 100% antara lain seperti proses pengelolaan
(dari anggaran investasi tahun 2024). data pegawai, proses pengelolaan data
4) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan training, proses gaji, dan sebagainya.
Teknologi Informasi (TI) mencakup: h. Re-organisasi, Internal Capacity Assessment &
• Kategori dampak: Process Improvement Pemenuhan SDM - MSI006, MSI007, MSI008
• Evaluasi efektivitas: Proses efisiensi 1) Program ini merupakan inisiatif mengenai
mencapai 92% setelah diterapkan re-organisasi Direktorat Information
Enterprise Risk Management System. Technology, internal capacity assessment,
f. Implementasi Master Data & Metadata dan pemenuhan sumber daya multi-
Management - DDE002 speed Teknologi Informasi (TI) berdasarkan
1) Program ini merupakan inisiatif solusi untuk target-state yang sudah didefinisikan dan
mendukung manajemen dalam penggunaan kelengkapan kebutuhan fungsi dan peran
dan analisis informasi penting, antara lain dari target organisasi Teknologi Informasi
seperti informasi pelanggan, rekening, produk, (TI).
dan karyawan sehingga dapat membantu 2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024,
dalam pengambilan keputusan. progress Re-Organisasi, Internal Capacity
2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, Assessment & Pemenuhan SDM sebesar 100%.
progress Implementasi Master Data & 3) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024,
Metadata Management sebesar 100%. progress realisasi anggaran atas Re-
3) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, Organisasi, Internal Capacity Assessment
progress realisasi anggaran atas Implementasi & Pemenuhan SDM sebesar 79% (dari
Master Data & Metadata Management sebesar anggaran seluruh investasi sampai selesai)
75% (dari anggaran seluruh investasi sampai atau sebesar 100% (dari anggaran investasi
selesai) atau sebesar 100% (dari anggaran tahun 2024).
investasi tahun 2024). 4) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan
4) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan Teknologi Informasi (TI) mencakup:
Teknologi Informasi (TI) mencakup: • Kategori dampak: Others
• Kategori dampak: System Improvement • Evaluasi efektivitas: Penerapan
• Evaluasi efektivitas: Master Data mengorganisasi-organisasi Direktorat
Management tools diterapkan untuk Information Technology, internal capacity
pengelolaan data-data Perseroan assessment, dan pemenuhan sumber
agar data-data tersebut tetap terjaga daya multi-speed Teknologi Informasi
integritasnya. (TI) yang cukup baik tecermin dari
g. Integrated HR System - MSI001 peningkatan nilai IT Maturity Level menjadi
1) Program ini merupakan inisiatif mengenai 3.50 sesuai hasil penilaian IT Maturity Level
HR System yang menyediakan penyimpanan berdasarkan COBIT 2019.
terpusat dari data master karyawan dan i. Peninjauan Tingkat Layanan & Pembaharuan IT
manajemen sumber daya manusia untuk Service Catalogue - MSI009, MSI010
menyelesaikan proses inti sumber daya 1) Program ini merupakan inisiatif mengenai
manusia. penentuan response time dan resolution
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 469
Page 39
Teknologi
Informasi
time masing-masing kategori incident & Network Monitoring Compliance sebesar
management, service request, problem 69% (dari anggaran seluruh investasi sampai
management, serta evaluasi dan selesai) atau sebesar 100% (dari anggaran
memperbaharui IT Service Catalogue. investasi tahun 2024).
2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, progress 4) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan
Peninjauan Tingkat Layanan & Pembaharuan IT Teknologi Informasi (TI) mencakup:
Service Catalogue sebesar 100%. • Kategori dampak: Regulatory
3) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, • Evaluasi efektivitas: Telah dilakukan
progress realisasi anggaran atas Peninjauan sertifikasi ISO 27001:2022 (Information
Tingkat Layanan & Pembaharuan IT Service Security Management System).
Catalogue sebesar 95% (dari anggaran
seluruh investasi sampai selesai) atau sebesar 2. Realisasi Program Aspirasi Pemegang Saham
100% (dari anggaran investasi tahun 2024). Tahun 2024
4) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan a. Implementasi Integrasi ATM (Project JALIN)
Teknologi Informasi (TI) mencakup: 1) Program ini merupakan inisiatif Kementerian
• Kategori dampak: Others BUMN dalam rangka sinergi shared service di
• Evaluasi efektivitas: Penerapan re- lingkup Kementerian BUMN sektor perbankan.
organisasi Direktorat Information 2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024,
Technology, internal capacity assessment Integrasi ATM (Project JALIN) telah tercapai
dan pemenuhan sumber daya multi- sebanyak 537 mesin ATM atau sebesar 121%
speed Teknologi Informasi (TI) yang cukup dari target tahun 2024.
baik tecermin dari peningkatan nilai IT 3) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan
Maturity Level menjadi 3.50 sesuai hasil Teknologi Informasi (TI) mencakup:
penilaian IT Maturity Level berdasarkan • Kategori dampak: Regulatory
COBIT 2019. • Evaluasi efektivitas: Telah dilakukan
j. Data Center Operation & Infrastructure implementasi integrasi ATM (Project
Improvement - ERE003 JALIN) secara menyeluruh sejalan dengan
1) Program ini merupakan inisiatif mengenai arahan Kementerian BUMN.
peningkatan layanan operasional Teknologi b. Jumlah Transaksi Layanan Digital Channel
Informasi (TI) dan pembaruan perangkat 1) Program ini merupakan upaya untuk
infrastruktur. meningkatkan transaksi nasabah BTN
2) Posisi sampai dengan TW IV tahun terhadap layanan digital channel BTN,
2024, progress Data Center Operation & diantaranya adalah channel Mobile Banking,
Infrastructure Improvement sebesar 100%. Internet Banking Ritel, Internet Banking
3) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, Business, transaksi merchant EDC & QRIS,
progress realisasi anggaran atas Data Center Mortgage Ecosystem & ATM yang bertujuan
Operation & Infrastructure Improvement untuk mendorong peningkatan Fee Based
sebesar 85% (dari anggaran seluruh investasi Income Digital.
sampai selesai) atau sebesar 100% (dari 2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024,
anggaran investasi tahun 2024). pencapaian Fee Based Income layanan
4) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan digital banking channel tercapai sebesar
Teknologi Informasi (TI) mencakup: Rp188,29 M atau meningkat secara YoY
• Kategori dampak: System Improvement sebesar 27% dari pencapaian tahun lalu
• Evaluasi efektivitas: Penerapan firmware yakni Rp148,07 M.
server AIX termasuk enkripsi core ke versi 3) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan
7.4 pada DC dan DRC. Teknologi Informasi (TI) mencakup:
k. Security & Network Monitoring Compliance - • Kategori dampak: Business
SDE002 • Evaluasi efektivitas: Rp188,29 M.
1) Program ini merupakan inisiatif mengenai c. Cyber Security Breach (Zero Incident)
solusi pencegahan ancaman cyber dari sisi 1) Selama tahun 2024 sampai dengan 2025,
sistem, jaringan, data, dan aplikasi sesuai Zero Incident Cyber Security Breach telah
dengan standar kepatuhan regulator. tercapai. Sesuai dengan PER-2/MBU/03/2023
2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
progress Security & Network Monitoring Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara
Compliance sebesar 100%. dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
3) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, Republik Indonesia Nomor 29/SEOJK.03/2022
progress realisasi anggaran atas Security tentang Ketahanan Dan Keamanan Siber
470 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 40
Laporan
Tahunan 2024
Bagi Bank Umum. Pada tahun 2024, BTN telah • Kategori dampak: Others
melakukan inisiasi peningkatan ketahanan • Evaluasi efektivitas: Sepanjang tahun
dan keamanan cyber yang mencakup aspek 2024, BTN telah melakukan inisiatif untuk
people, process, dan technology. Di tahun memperkuat ketahanan dan keamanan
2025, peningkatan keamanan dan ketahanan cyber, yang meliputi aspek People,
cyber pada seluruh aspek tersebut akan Process, dan Technology. Pencapaian
dilanjutkan untuk mendukung layanan, bisnis, cyber security breach (zero incident)
dan inisiatif Perseroan. sebesar 100% dapat dibuktikan dengan
2) Posisi sampai dengan TW IV tahun 2024, pencapaian tingkat risiko terkait
progress pencapaian Cyber Security Breach keamanan cyber yang berada di tingkat
adalah 100% (tidak terdapat insiden cyber 2 (kondisi maturitas keamanan cyber
yang menyebabkan KPI tidak tercapai). Bank secara umum tinggi) berdasarkan
3) Evaluasi efektivitas Penyelenggaraan hasil penilaian terkait keamanan cyber
Teknologi Informasi (TI) mencakup: sesuai dengan ketentuan SEOJK No. 29/
SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan dan
Keamanan Siber Bagi Bank Umum.
3. Tindak Lanjut Hasil Audit dan/atau Penilaian Teknologi Informasi (TI)
Asesor/
Status
Auditor
Jumlah % Tindak
No. Penilaian/Audit Tahun
Tindak Lanjut Lanjut Selesai
Internal/
BS S T
Eksternal
1. Audit Teknologi Informasi (TI) 2024 Eksternal 14 0 14 0 100%
2. Penilaian atas Penyelenggaraan Teknologi Informasi (TI)
a. COBIT 2019 2024 Eksternal 1 0 1 0 100%
EDM01 – Ensured
Governance Framework
Setting & Maintenance
b. COBIT 2019 2024 Eksternal 1 0 1 0 100%
EDM04 – Ensured Resource
Optimization
c. COBIT 2019 2024 Eksternal 1 0 1 0 100%
EDM05 - Ensured
Stakeholder Engagement
d. COBIT 2019 2024 Eksternal 1 0 1 0 100%
APO01 - Managed I&T
Management Framework
e. COBIT 2019 2024 Eksternal 1 0 1 0 100%
APO09 - Managed Service
Agreements
f. COBIT 2019 2024 Eksternal 1 0 1 0 100%
BAI08 – Managed
Knowledge
g. COBIT 2019 2024 Eksternal 1 0 1 0 100%
BAI10 – Managed
Configuration
Total 21 100%
Keterangan:
BS = Belum selesai
S = Selesai
T = Terlambat
4. Realisasi Rencana Pembiayaan Teknologi Informasi (TI) (IT Spending Plan)
% Realisasi Terhadap Rencana
IT Spending Rencana Tahun 2024 Realisasi TW IV Tahun 2024
Tahun 2024
IT CAPEX Rp792.758.559.227 Rp781.684.933.314 98,6%
IT OPEX Rp583.494.311.924 Rp474.706.174.787 81,3%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 471
Page 41
Teknologi
Informasi
Struktur Pengelola
Teknologi Informasi
Satuan kerja penyelenggara Teknologi Informasi (TI) yang terdiri dari Divisi IT Strategic Planning and Development,
Divisi IT Operation dan Divisi Data Management and Analytics. Selain itu, Perseroan juga telah membentuk Divisi IT
Security yang memiliki fungsi yang bertugas menangani ketahanan dan keamanan siber dan bersifat independen
terhadap fungsi penyelenggaraan Teknologi Informasi (TI). Secara umum wewenang dan tanggung jawab pada
masing-masing Divisi adalah sebagai berikut.
1. Divisi IT Strategic Planning and Development 3. Divisi Data Management and Analytics memiliki
memiliki wewenang dan tanggung jawab sebagai wewenang dan tanggung jawab sebagai Divisi yang
Divisi yang menjalankan peran “Change the Bank” menjalankan peran “Change the Bank” maupun
sebagai berikut: “Run the Bank” sebagai berikut:
a. Merencanakan, mengoordinasikan, meng- a. Memfasilitasi dan melakukan koordinasi terkait
evaluasi, memantau, dan mengendalikan penetapan dan pelaksanaan roadmap dan
kegiatan yang berhubungan dengan proses visi penyampaian dan pengelolaan informasi;
penyusunan Rencana Strategis Teknologi termasuk Data Warehouse, Big Data, Business
Informasi (RSTI) tahun 2021-2025 serta Intelligence & Analytics serta Management Data
pengelolaan portfolio Teknologi Informasi (TI), untuk menjalankan strategi Perseroan dalam
kebijakan Teknologi Informasi (TI), dan strategi mengembangkan bisnisnya.
pengembangan aplikasi secara efektif dan b. Berkolaborasi dengan para pimpinan business
efisien. unit dan support untuk menerapkan strategi
b. Mengelola proses pengembangan aplikasi data yang disetujui, menetapkan arah strategis
pendukung operasional bisnis beserta untuk membangun program pengelolaan data
monitoring pelaksanaannya untuk memenuhi organisasi dan mengoptimalkan cara Perseroan
kebutuhan operasional bisnis Perseroan. menggunakan data baik internal maupun
c. Mengantisipasi eksposur risiko sistem informasi eksternal.
serta mengembangkan langkah penanganan c. Bekerja sama dengan Satuan Kerja
yang tepat dan memadai. Penyelenggara Teknologi Informasi (TI) lainnya,
d. Mendukung penerapan keamanan informasi. Satuan Kerja Keamanan maupun pihak
e. Menyusun dan memenuhi pelaporan eksternal, dalam mengatur dan menciptakan
perencanaan dan pengembangan Teknologi lingkungan yang membuat data dan informasi
Informasi (TI) serta pemenuhannya bekerja dapat diakses dengan saluran kontrol akses
sama dengan unit terkait. yang sesuai, serta bertindak sebagai penasihat
2. Divisi IT Operation memiliki wewenang dan tanggung dalam penggunaan data untuk meningkatkan
jawab sebagai Divisi yang menjalankan peran “Run kinerja, dan perumusan strategi Perseroan
the Bank” sebagai berikut: secara menyeluruh.
a. Mengembangkan strategi pengelolaan d. Mengawasi penerapan analisis data dan teknik
operasional, melaksanakan dan memantau analisis baru untuk digunakan sebagai salah
operasional Teknologi Informasi (TI) secara satu acuan manajemen Perseroan dalam
efektif dan efisien dalam rangka menjaga menentukan strategi pengembangan bisnis
tingkat layanan Teknologi Informasi (TI) untuk Perseroan.
mendukung operasional bisnis. e. Mengawasi proses pengumpulan dan
b. Mengantisipasi eksposur risiko dalam peninjauan data dari berbagai sistem yang saat
pelaksanaan operasional Teknologi Informasi ini digunakan, membuat rekomendasi untuk
(TI), serta mengembangkan langkah memodernisasi sistem lama, dan memastikan
penanganan yang tepat dan memadai. solusi baru yang dapat menyediakan data
c. Mendukung penerapan keamanan informasi. secara tepat waktu, akurat, dan berkualitas.
d. Menyusun dan memenuhi pelaporan operasional
Teknologi Informasi (TI) bekerja sama dengan
unit terkait.
472 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 42
Laporan
Tahunan 2024
4. Divisi IT Security memiliki wewenang dan tanggung jawab sebagai Divisi yang menjalankan peran “Secure the
Bank” sebagai berikut:
a. Merancang, menerapkan, dan memelihara b. Menyusun dan memenuhi pelaporan berkaitan
suatu rangkaian proses dan sistem yang pengamanan informasi bekerja sama dengan
terpadu dan efektif dalam mengelola keamanan unit terkait.
informasi dan menjamin kerahasiaan, integritas,
serta ketersediaan aset-aset informasi dengan
meminimalkan risiko keamanan informasi.
Rencana Kerja
Teknologi Informasi 2025
Pengembangan Teknologi Informasi (TI) pada tahun Penyusunan Rencana Strategi Teknologi Informasi
2025 mendukung rencana korporasi serta aspirasi 2025 - 2029
Kebijakan Umum Direksi di tahun 2025 pada bidang Pada akhir tahun 2024, sesuai dengan Rencana Jangka
kredit dan kualitas kredit, bidang pendanaan, jaringan Panjang Perseroan (RJPP) tahun 2025 - 2029, Perseroan
kantor, bidang fee based income dan bidang beban telah menyusun dan menyampaikan Rencana Strategis
overhead. Adapun rencana pengembangan Teknologi Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2025 - 2029 kepada
Informasi (TI) 2025 secara garis besar selaras dengan Kementerian BUMN melalui Surat Nomor 1745/DIR/ITPD/
inisiatif utama Rencana Strategi Teknologi Informasi XII/2024 tanggal 13 Desember 2024 perihal Penyampaian
(RSTI) tahun 2021 – 2025 adalah sebagai berikut: Rencana Strategis Teknologi Informasi BTN Periode 2025
a. ITF001 - Agile Collaboration Tools Standardization & - 2029. Pada dokumen Rencana Strategis Teknologi
DevSecOps Automation. Informasi (RSTI) tahun 2025 - 2029 telah mencakup
b. ITF002 - IT Organization, Capability and Capacity mengenai IT Transformation Roadmap Perseroan pada
Boost. tahun 2025 dengan berfokus pada modernisasi core
c. ITF003 - IT Governance Forum Enhancement. platform dan arsitektur Teknologi Informasi (TI) untuk
d. ITF004 - Syariah Subsidiaries Tech Enablement mendukung skalabilitas. Perseroan akan melakukan
Strategy. perbaikan dari sisi proses, teknologi, tata kelola, dan
e. ITF006 - IT Performance Monitoring Establishment. organisasi guna menjawab tantangan utama layanan
f. INF003 - DRC Migration. Teknologi Informasi (TI) antara lain sebagai berikut:
g. CHL002 - Digital Branch Features Enhancement. a. Optimalisasi tools security terkait proses
h. PPP003 - Open Banking Integration and Performance pengamanan Teknologi Informasi (TI).
Monitoring Improvement. b. Optimalisasi proses operasional Teknologi Informasi
i. PMF004 - Paylater System and Product (TI) melalui enhancement project managements
Implementation. tools utamanya terkait pengembangan agile.
j. UUS001 - UUS Tech Capability Enhancement.
k. DAT001 - Establish Data and Artificial Intelligence Selain itu, dilakukan penyesuaian 6 (enam) domain
Strategy. pada Enterprise Architecture agar dapat memberikan
l. DAT002 - Develop Transaction Monitoring Dashboard gambaran mengenai teknologi dan sistem yang
For War Room. digunakan oleh Perseroan untuk mencapai visi
m. DAT004 - Expand Data Management Capabilities Perseroan dan strategi bisnis yang telah direncanakan,
and Oversee Data Quality. yaitu domain Digital Platforms, Composable Integration,
Adoption of Artificial Intelligence, Data Foundation,
Elastic & Resilience Infrastructure dan Cyber Resilient
Reinvention.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 473
Page 43
TATA KELOLA PERUSAHAAN Pada tahun 2024, BTN menunjukkan pertumbuhan kinerja yang signifikan baik dari sisi operasional maupun keuangan. Kinerja BTN juga mendapatkan pengakuan dari pihak eksternal dengan diterimanya penghargaan dalam skala nasional dan internasional. 474 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 44
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 475
Page 45
Tata Kelola
Perusahaan
Pencapaian dalam Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
BTN berhasil meraih kembali penghargaan bergengsi pada ajang TOP GRC 2024. Penghargaan ini diberikan
kepada perusahaan yang memiliki kinerja baik dan telah menerapkan Governance, Risk, & Compliance (GRC)
dalam pengelolaan usaha bisnisnya. Pada TOP GRC 2024 ini, BTN berhasil empat penghargaan:
• Top GRC Awards #5 Stars
• Top GRC Awards 2024 #Golden Star Trophy
• The Most Committed GRC Leader 2024 untuk Direktur Utama BTN, Nixon L.P Napitupulu
• The High Performing Board of Commissioners on GRC 2024
Ke depannya, BTN akan terus berupaya untuk menerapkan Governance, Risk, & Compliance (GRC) dalam
pelaksanaan bisnisnya.
1. Top 50 Emiten Category
Big Capitalization Public
Listed Company di 15th IICD
Corporate Governance
Conference and Award 2024
2. Best Financial Sector
Category Big Capitalization
Public Listed Company
di 15th IICD Corporate
Governance Conference
and Award 2024
Perseroan telah menetapkan Program Kepatuhan BTN meraih predikat Most Trusted Company
Persaingan Usaha yang telah disetujui oleh Komisi di Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2024
Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pada 13 Desember sebagai bentuk implementasi tata kelola perusahaan
2024. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa yang baik
seluruh proses bisnis yang dijalankan oleh Perseroan
senantiasa berlandaskan pada prinsip-prinsip
persaingan usaha yang sehat.
476 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 46
Laporan
Tahunan 2024
Dasar Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
Dasar penerapan GCG di lingkungan Perseroan merujuk 17. Peraturan OJK No. 15/POJK.03/2019 tentang Rencana
pada berbagai ketentuan, peraturan, dan perundang- dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
undangan yang relevan serta mengacu pada pedoman Saham Perusahaan Terbuka.
GCG yang diterbitkan oleh lembaga nasional maupun 18. Peraturan OJK No. 16/POJK.03/2019 tentang
internasional. Dasar rujukan penerapan GCG Perseroan Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
adalah sebagai berikut: Perusahaan Terbuka Secara Elektronik.
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 tahun 19. Peraturan OJK No. 17/POJK.03/2019 tentang Transaksi
1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
No 7 tahun 1992 tentang Perbankan. 20. Peraturan OJK No. 42/POJK.03/2019 tentang
2. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank.
Perseroan Terbatas. 21. Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan
3. Peraturan OJK No. 17/POJK.03/2014 tentang Tata Kelola bagi Bank Umum.
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi 22. Peraturan OJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan
Konglomerasi Keuangan jo. Peraturan OJK No. 30 Tata Kelola bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Syariah.
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan 23. Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2015 tentang
4. Peraturan OJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
Konglomerasi Keuangan jo. Peraturan OJK No. 30 24. Surat Edaran OJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang
Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan Konglomerasi Keuangan.
5. Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan 25. Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
6. Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite 26. Surat Edaran OJK No. 25/SEOJK.03/2016 tentang
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Rencana Bisnis Bank Umum.
Publik 27. Surat Edaran OJK No. 43/SEOJK.03/2016 tentang
7. Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum
Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Konvensional.
Publik 28. Surat Edaran OJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang
8. Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
Emiten atau Perusahaan Publik. 29. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
9. Peraturan OJK No. 21/POJK.04/2015 tentang (BUMN) Nomor PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret
Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan 2023 tentang Penugasan Khusus dan Program
Terbuka. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan
10. Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Usaha Milik Negara.
Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh 30. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor
Emiten atau Perusahaan Publik. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola
11. Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Negara.
Komite Audit. 31. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
12. Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tentang (BUMN) Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
Unit Audit Internal. Badan Usaha Milik Negara.
13. Peraturan OJK No. 60/POJK.04/2015 tentang 32. Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana diubah
Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu. terakhir dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat
14. Peraturan OJK No. 5/POJK.03/2016 tentang Rencana Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 8 tanggal
Bisnis Bank. 6 Maret 2024 yang telah disetujui Menteri Hukum dan
15. Peraturan OJK No. 29/POJK.03/2016 tentang Laporan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
16. Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Laporan Republik Indonesia Nomor AHU-0022194.AH.01.02.
Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan TAHUN 2024 tanggal 5 April 2024;
Saham Perusahaan Terbuka.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 477
Page 47
Tata Kelola
Perusahaan
Selain itu, Perseroan mengadopsi berbagai standar tata kelola terbaik yang berlaku di regional maupun internasional
dan meningkatkan cakupan implementasi GCG antara lain sebagai berikut:
1. Prinsip-prinsip Corporate Governance yang dikembangkan oleh Organization for Economic Cooperation and
Development (OECD).
2. ASEAN Corporate Governance (CG) Scorecard yang diterbitkan oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF).
3. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) yang dikembangkan oleh Komite Nasional Kebijakan
Governance (KNKG).
4. Principles for Enhancing Corporate Governance yang diterbitkan oleh Basel Committee on Banking Supervision.
Tujuan dan Prinsip
Penerapan Tata Kelola
Perseroan menyadari bahwa keberlangsungan usaha 3. Memberikan manfaat dan nilai tambah (added
suatu entitas usaha tidak hanya diukur dari performa value) bagi para pemegang saham (shareholders)
keuangan serta peningkatan keuntungan semata, dan para pemangku kepentingan (stakeholders).
namun juga melalui pengelolaan internal perusahaan 4. Mempertahankan dan meningkatkan kelangsungan
di antaranya yaitu pelaksanaan GCG yang efektif. usaha yang sehat dan kompetitif dalam jangka
Pada dasarnya Perseroan menerapkan prinsip-prinsip panjang (sustainable).
GCG dengan tujuan dan keyakinan bahwa hal ini akan 5. Meningkatkan kepercayaan para investor kepada
menjamin terciptanya keseimbangan bisnis secara Perseroan.
menyeluruh sehingga segenap bentuk kepentingan, baik
bisnis maupun sosial, individu dengan kelompok, internal Penerapan GCG dilakukan berlandaskan kelima
juga eksternal, jangka pendek dan jangka panjang prinsip yang terdapat pada Peraturan Menteri BUMN
serta kepentingan shareholders dan stakeholders akan No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola
menuju pada titik keseimbangan. Penerapan prinsip- dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
prinsip GCG sangat diperlukan, agar Perseroan menjadi Negara.
lebih tangguh dan mampu bertahan dalam menghadapi
persaingan yang semakin ketat. Perseroan terus TRANSPARANSI (TRANSPARENCY)
berupaya mengikuti perkembangan praktik GCG terbaik Transparansi adalah keterbukaan dalam melaksanakan
di tingkat nasional, regional maupun internasional yang proses pengambilan keputusan dan keterbukaan
relevan dan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan. dalam mengungkapkan informasi material dan relevan
mengenai perusahaan.
Penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang
baik di Perseroan bertujuan antara lain untuk: AKUNTABILITAS (ACCOUNTABILITY)
1. Mendukung visi Perseroan, yaitu “Menjadi Best Akuntabilitas merupakan kejelasan fungsi, pelaksanaan
Mortgage Bank in Southeast Asia di Tahun 2025”. dan pertanggungjawaban organisasi sehingga
2. Mendukung misi Perseroan, yaitu: pengelolaan perusahaan terlaksana secara efektif.
a. Secara aktif mendukung pemerintah dalam
memajukan kesejahteraan masyarakat PERTANGGUNGJAWABAN (RESPONSIBILITY)
Indonesia melalui kepemilikan rumah. Pertanggungjawaban adalah kesesuaian di dalam
b. Mewujudkan kehidupan yang diimpikan jutaan pengelolaan perusahaan terhadap ketentuan
rakyat Indonesia melalui penyediaan rumah peraturan perundang-undangan dan prinsip korporasi
yang layak. yang sehat.
c. Menjadi One of Home of Indonesia’s Best Talent.
d. Meningkatkan shareholder value dengan KEMANDIRIAN (INDEPENDENCE)
berfokus pada pertumbuhan profitabilitas yang Independensi atau kemandirian adalah keadaan di
berkelanjutan sebagai perusahaan blue chip mana perusahaan dikelola secara profesional tanpa
dengan prinsip manajemen risiko yang kokoh. Benturan Kepentingan dan pengaruh/tekanan dari pihak
e. Menjadi mitra keuangan bagi para pemangku manapun yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan
kepentingan dalam ekosistem perumahan Perundang-Undangan dan prinsip korporasi yang sehat.
dengan menyediakan solusi menyeluruh dan
layanan terbaik melalui inovasi digital.
478 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 48
Laporan
Tahunan 2024
KEWAJARAN (FAIRNESS) dan etika bisnis. Semakin kompleks risiko yang dihadapi
Merupakan keadilan dan kesetaraan di dalam Perseroan maka semakin meningkat pula kebutuhan
memenuhi hak pemangku kepentingan yang timbul praktik tata kelola oleh Perseroan.
berdasarkan perjanjian dan ketentuan peraturan
perundang-undangan. Lebih dari itu, GCG menjadi upaya berkesinambungan
untuk merespon secara proporsional kebutuhan
Kelima prinsip ini selaras dengan pilar governansi implementasi GCG sehingga mencapai tujuan
korporat berdasarkan Pedoman Umum Governansi untuk Moving Beyond Corporate Governance to
Korporat Indonesia (PUGKI). True Business Value. Perseroan menjadi Bank BUMN
yang membanggakan dan berpartisipasi dalam
GCG merupakan alat yang dipergunakan oleh organ mewujudkan kemajuan dan kemakmuran bangsa.
Perseroan untuk meningkatkan keberhasilan usaha Untuk itulah Perseroan senantiasa mengelola setiap
dan akuntabilitas Perseroan sehingga mewujudkan kegiatan usahanya dengan profesional dan memegang
nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan teguh prinsip GCG. Hal tersebut dimulai dengan adanya
tetap memperhatikan kepentingan stakeholders sumber daya manusia yang handal, profesional,
lainnya, berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan. berintegritas, berakhlak dan moral yang baik.
Komitmen Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
Perseroan senantiasa memperkuat komitmen untuk Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG)
menerapkan dan menegakkan prinsip-prinsip GCG merupakan salah satu indikator penting bagi pemegang
secara konsisten di setiap kegiatan usaha sehari- saham untuk menilai kinerja Perusahaan dan meyakini
hari, mematuhi setiap peraturan dan perundangan- bahwa Perusahaan telah dikelola dengan baik serta
undangan yang berlaku, dan selalu terbuka dalam diyakini mampu untuk melindungi kepentingan seluruh
hal perbaikan sesuai dengan best practice agar pemegang saham. Perseroan sebagai salah satu Badan
sesuai dengan tujuan, visi, dan misi Perseroan dan Usaha Milik Negara (BUMN) dan juga perusahaan publik,
menciptakan nilai tambah Perseroan bagi Pemegang berkomitmen untuk terus meningkatkan penerapan tata
Saham serta pemangku kepentingan lainnya. kelola perusahaan yang baik dalam rangka memahami
harapan dari setiap pemegang saham.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 479
Page 49
Tata Kelola
Perusahaan
Implementasi
Tata Kelola Perusahaan
Governance Framework
Implementasi Tata Kelola Perusahaan dapat terlihat dari keselarasan 3 (tiga) aspek governance system yaitu
governance structure, governance process, dan governance outcome. Ketiga aspek governance system tersebut
telah diimplementasikan dengan baik oleh Perseroan.
Prinsip-prinsip GCG
Commitment
Transparency Accountability Responsibility Independency Fairness
Organ Utama
Governance
RUPS
Structure
Dewan Komisaris
Direksi
Organ-organ Pendukung
Dewan Komisaris dan Direksi
Kebijakan-kebijakan Perseroan, Proses Tata Kelola dan Alur Proses Pelaporan
Governance
Process
Implementasi GCG
Monitoring
Internalisasi Awareness Eksternalisasi
dan Evaluasi
Governance
Outcome
Pertumbuhan Kinerja dan Peningkatan Skor Assessment GCG
(Self Assessment Tata Kelola, CGPI, ACGS, Top GRC, GRC & Performance Excellence, dan lainnya)
Governance structure merupakan kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Perusahaan agar proses
penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan Pemangku
Kepentingan Perusahaan. Struktur organ Tata Kelola meliputi Dewan Komisaris, Direksi, Komite-Komite, dan Satuan
Kerja Perusahaan. Sedangkan yang termasuk dalam infrastruktur Tata Kelola antara lain adalah kebijakan dan
prosedur, sistem informasi manajemen serta tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi. Governance
process merupakan aktivitas pelaksanaan penerapan tata kelola pada Perseroan yang didukung dengan sistem
yang terstruktur dan proses monitoring yang optimal. Governance outcome merupakan hasil atas implementasi
kecukupan governance structure dan governance process.
480 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 50
Laporan
Tahunan 2024
Komitmen Tata Kelola 5. Larangan terhadap Dewan Komisaris dan Direksi;
6. Evaluasi kinerja Direksi;
Perseroan berkomitmen untuk terus mengevaluasi, 7. Pola hubungan kerja Direksi dan Dewan Komisaris.
memperbaiki, meningkatkan dan menyempurnakan
implementasi GCG, agar selaras dengan perkembangan Pedoman tersebut digunakan sebagai acuan bagi
Peraturan Perundang-Undangan dan kondisi usaha Dewan Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan
terkini. Selain itu, setiap kebijakan internal Perseroan tugas guna mencapai tujuan usaha Perseroan. Secara
memuat kewajiban untuk dilakukan review secara lebih jelas Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi
berkala oleh Dewan Komisaris dan/atau Direksi sesuai dijelaskan pada masing-masing Sub Judul Dewan
ketentuan pada masing-masing kebijakan. Komitmen Komisaris dan Direksi pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
GCG Perseroan tertanam dalam visi dan misi, core value,
serta strategi kebijakan bisnis Bank yang kemudian Kode Etik
dituangkan ke dalam elemen-elemen fundamental Perseroan menyusun Kode Etik Perseroan sebagai
usaha Bank sebagai berikut: pedoman tentang etika usaha, etika bekerja dan
tata perilaku BTNers dalam melaksanakan praktik-
Visi dan Misi praktik pengelolaan perusahaan yang baik, termasuk
Perseroan mempunyai visi yang mencerminkan berinteraksi dengan pemangku kepentingan. Kode
tujuan yang akan dicapai yaitu Best Mortgage Bank Etik Perusahaan berlaku bagi seluruh BTNers di
in Southeast Asia pada tahun 2025. Untuk mencapai seluruh jenjang organisasi. Secara lebih jelas Kode Etik
tujuan tersebut Perseroan menjabarkannya ke dalam dijelaskan pada Sub Judul Kode Etik pada Bab Tata
beberapa Misi. Secara lebih jelas Visi dan Misi dijelaskan Kelola Perusahaan.
pada Bab Profil Perusahaan.
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Nilai-nilai Perusahaan (Core Value) Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Sejalan dengan upaya penguatan pondasi adalah kegiatan yang merupakan komitmen Perseroan
dasar dan pembangunan momentum budaya, terhadap pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini
transformasi budaya perusahaan dilakukan dengan dilaksanakan dengan memberikan manfaat pada
meningkatkan pemahaman dan kapabilitas dalam ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola
menerapkan AKHLAK untuk mencapai pertumbuhan dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur
yang berkelanjutan. Sejalan dengan core values dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan dan
AKHLAK tersebut, maka perilaku utama BTNers dapat merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan.
dikelompokkan menjadi 8 (delapan) poin utama: Secara lebih jelas Tanggung Jawab Sosial dan
1. Berpegang teguh dan patuh pada etika bisnis dan Lingkungan dijelaskan pada Bab Program Tanggung
peraturan yang berlaku. Jawab Sosial dan Lingkungan.
2. Terus belajar untuk meningkatkan kompetensi.
3. Disiplin, konsisten dan tuntas dalam menyelesaikan Program Kepatuhan Persaingan Usaha
tugas dengan kualitas hasil terbaik. Program Kepatuhan Persaingan Usaha adalah
4. Saling menghormati, menghargai dan terbuka serangkaian kegiatan yang menunjukkan upaya
terhadap perbedaan. kepatuhan terhadap prinsip persaingan usaha sehat.
5. Bertanggung jawab dan selalu mengedepankan Hal ini dilaksanakan dengan tujuan mendorong
kepentingan Perseroan. Perseroan mematuhi prinsip-prinsip persaingan usaha
6. Proaktif, efektif dan efisien dalam memenuhi yang sehat, sebagaimana diatur dalam Undang-
kebutuhan pelanggan. Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek
7. Cepat tanggap terhadap perubahan serta Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Secara
memberikan kesempatan untuk melakukan lebih jelas Program Kepatuhan Persaingan Usaha
perbaikan yang berkelanjutan. dijelaskan pada Sub-Bab Fungsi Kepatuhan.
8. Terbuka untuk bekerja sama yang menghasilkan
nilai tambah. Rencana Implementasi ISO 37000:2021 Governance of
Organizations
Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan juga berkomitmen dalam melaksanakan
Perseroan mempunyai Pedoman Dewan Komisaris dan tata kelola perusahaan juga senantiasa
Direksi yang memuat: mengimplementasikan standar Tata Kelola Perusahaan
1. Pengorganisasian perseroan dan pembidangan dengan rencana mengadopsi ISO 37000:2021
tugas; Governance of Organizations yang bertujuan dalam
2. Tugas, tanggung jawab, dan wewenang; rangka menciptakan nilai tambah dan keberlanjutan
3. Etika kerja; bagi organisasi.
4. Pengaturan rapat;
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 481
Page 51
Tata Kelola
Perusahaan
Governance Structure f.
Pengembangan struktur organisasi Sharia
Division (SHAD) untuk penguatan dari segi bisnis
Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 tahun 2007, dan IT Syariah.
menyebutkan bahwa Organ Perseroan terdiri dari Rapat g. Pemisahan fungsi pada Operation Banking
Umum Pemegang Saham, Direksi dan Dewan Komisaris. menjadi dua yaitu Central Operations Division
RUPS, Direksi dan Dewan Komisaris saling menghormati (CEOD) untuk pengelolaan fungsi-fungsi dasar
tugas, tanggung jawab dan wewenang masing- operasional dan Digital Operations Division
masing sesuai peraturan perundang-undangan dan (DGOD) untuk pengelolaan operasional bisnis
Anggaran Dasar. Organ Perseroan dibangun untuk dan transaksi bisnis.
menjamin pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola h. Pemisahan fungsi Risk Management menjadi
perusahaan dapat berjalan dengan efektif dengan Digital & Operations Risk Management Division
peran dan tanggung jawab yang jelas sehingga tercipta (DORD) dan Enterprise & ESG Risk Management
mekanisme kontrol check and balance. Governance Division (ERMD), dimana Digital & Operations
structure juga meliputi governance soft structure yang Risk Management Division (DORD) mengelola
berupa peraturan, pedoman dan kebijakan Perseroan. risiko digital dan risiko operasional sedangkan
Secara lebih jelas Struktur Tata Kelola dijelaskan pada Enterprise & ESG Management Division (ERMD)
Sub Bab Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan. mengelola risiko enterprise dan pengelolaan
ESG.
Governance Process i. Penambahan fungsi pengelolaan pelindungan
data pribadi pada Satuan Kerja Kepatuhan
Proses Tata Kelola yang dilakukan Perseroan oleh berupa Data Privacy Department.
organ perusahaan dan jajaran di bawahnya dalam j. Pembentukan Regional Digital Banking Retail
menjalankan fungsi dan tugasnya dalam mewujudkan pada Kantor Wilayah sebagai strategi penguatan
komitmen dan struktur tata kelola, untuk mencapai hasil penjualan produk digital.
tata kelola yang sesuai dengan prinsip-prinsip Tata k. Implementasi BPI Kring (Nasional) yang
Kelola. Proses Tata Kelola Perseroan antaranya meliputi: mencakup perubahan proses bisnis melalui
1. Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Regional Loan Processing Center (RLPC).
(RUPS) l. Implementasi Decision Engine Fase 1 Nasional
2. Pelaksanaan Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab sebagai tools pemutus kredit.
Dewan Komisaris dan Direksi m. Proses bisnis SME KUR BTN Laku telah dilakukan
3. Pelaksanaan Business Process Improvement (BPI) scale up pada seluruh Kantor Wilayah.
dan Kegiatan Usaha Perusahaan n. Implementasi fase end-state untuk Sentra Proses
a. Bank telah melakukan penyesuaian struktur UMKM (SPU) pada kota Medan, Palembang,
organisasi BTN pasca RUPST 2024 dengan Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Depok,
memperhatikan susunan dan nomenklatur Cirebon, dan Ciputat.
Direksi, pembentukan SEVP dan Divisi baru. o. Pembentukan sub-komite anti fraud dibawah
b. Pengembangan struktur organisasi Commercial Komite Manajemen Risiko untuk mempercepat
Banking Division (CMBD) untuk pengelolaan proses pelaporan dan penanganan insiden fraud.
non-housing dalam rangka pencapaian target 4. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
dan diversifikasi portofolio guideline serta
pengembangan bisnis dan partnership untuk Governance Outcome
perluasan bisnis Commercial Banking Center
(CBC). 1. GCG Assessment (BI/OJK) berdasarkan hasil self
c. Penyesuaian proses bisnis pada Retail Funding assessment dengan nilai komposit peringkat 2.
Division (RFD) berdasarkan segmentasi retail 2. GCG Third Party Assessment (CGPI, ACGS, Top GRC,
funding agar lebih berfokus pada customer dan lainnya).
centric dan memperjelas accountability. 3. Laporan Tata Kelola 2023.
d. Pemisahan unit kerja Digital Banking yang 4. Pertumbuhan kinerja keuangan yang berkelanjutan/
berfokus pada sales yaitu Digital Banking Sales sustainable.
Division (DBSD) dan Digital Banking Product 5. Pembentukan sistem integritas berkelanjutan.
Development Division (DBPD) dalam rangka
peningkatan kapabilitas Digital Banking. Penyempurnaan Pedoman dan Tata
e. Pemisahan Institutional Funding menjadi Kelola Penyusunan Kebijakan
Large Institutional Funding (LIFD) dan Mid Size
Institutional Funding (MIFD) yang berfokus Perseroan melalui keputusan Direksi melakukan
pada Nasabah Penyangga Likuiditas dan non- perubahan Arsitektur Kebijakan dan Prosedur yang
Penyangga Likuiditas. berlaku mulai sejak tanggal 2 Februari 2022. Hal tersebut
482 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 52
Laporan
Tahunan 2024
bertujuan untuk meningkatkan governance dan tata 1. Telah terbit 10 (sepuluh) Kebijakan Umum yang
kelola peraturan internal sehingga akan lebih tertata, tidak menjadi Umbrella Policy bagi seluruh aktivitas
saling tumpang tindih, lebih ramping dan memudahkan operasional Perseroan.
pegawai dalam menggunakan sebagai pedoman 2. Telah terbit 153 (seratus lima puluh tiga) Kebijakan
pelaksanaan operasional sehari-hari. Perseroan telah Khusus (KK) yang merupakan peraturan turunan
menyusun kebijakan khusus nomor KK.9.A perihal Prosedur dari Kebijakan Umum.
Tata Kelola Peraturan Internal Bank dan memperhatikan 3. Telah terbit 280 (dua ratus delapan puluh) Petunjuk
prinsip-prinsip sebagai berikut: Teknis yang merupakan peraturan turunan dari
1. Kemudahan dan Kejelasan Kebijakan Khusus.
2. Efisiensi dan Efektivitas
3. Selaras Selain itu, Perseroan juga melakukan pencabutan
4. Terukur terhadap peraturan internal eksisting yang sudah tidak
5. Dinamis berlaku atau tidak dipergunakan lagi. Pada transformasi
6. Berorientasi pada pengguna atau pihak yang dilayani Peraturan Internal ini, Perseroan juga menggunakan
7. Kepatuhan Hukum platform digital sebagai sarana penyebarluasan
8. Kepastian Hukum Peraturan Internal terbaru yang dapat diakses oleh
seluruh pegawai yaitu melalui aplikasi PPDigital. Adanya
Dalam rangka memperkuat aspek tata kelola dan PPDigital ini akan mempermudah pegawai dalam
menghilangkan tumpang tindih peraturan serta mendapatkan informasi mengenai Peraturan Internal
mempermudah pegawai dalam melakukan aktivitas terbaru dan yang berkaitan dengan pekerjaan serta
operasional sehari-hari, maka Perseroan perlu melakukan aktivitas pegawai dimaksud.
transformasi yang salah satunya adalah dalam bentuk
transformasi peraturan internal. Transformasi peraturan Penyempurnaan Peraturan Tata Kelola
internal dimaksud diwujudkan dalam bentuk penerapan Pada tahun 2024, Perseroan telah menyusun dan
Arsitektur Peraturan Internal menjadi sebagai berikut: memperbarui kebijakan diantaranya:
1. Kebijakan Umum Nomor KU.6 tanggal 5 Desember
2022 perihal Hukum, Kepatuhan, APU & PPT dan Tata
AD Kelola Perusahaan sebagaimana telah dilakukan
penginian pada tanggal 20 Desember 2024.
2. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-F tanggal 28 Agustus
2023 tentang Prosedur Tata Kelola Perusahaan
Kebijakan Umum Good Corporate Governance sebagaimana telah
dilakukan penginian pada tanggal 30 Juli 2024.
3. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-H tanggal 10 Oktober
2023 tentang Prosedur Penanganan Benturan
Kebijakan Khusus Kepentingan (Conflict of Interest) sebagaimana
telah dilakukan penginian pada tanggal 17 Desember
2024.
4. Petunjuk Teknis Nomor PT.6-F.1 tanggal 15 September
Petunjuk Teknis 2023 tentang Penilaian Tata Kelola Perusahaan
(Good Corporate Governance) sebagaimana telah
dilakukan penginian pada tanggal 26 Maret 2024.
5. Petunjuk Teknis Nomor PT.6-A.1 tanggal 25
April 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Pengendalian Gratifikasi sebagaimana
telah dilakukan penginian pada tanggal
Good
Corporate Code of 28 Juni 2024.
Corporate
Culture Conduct
Governance 6. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-J tanggal 2 Desember
2024 perihal Prosedur Kepatuhan Persaingan Usaha.
7. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris Nomor
Seluruh Peraturan Internal eksisting dengan Arsitektur 01/SKPB/KOM/BTN/2024 dan Direksi Nomor SKPB-01/
Kebijakan dan Prosedur lama telah ditransformasikan DIR/BTN/2024 tanggal 12 Desember 2024 tentang
ke Arsitektur Kebijakan dan Prosedur Baru dengan Pedoman Etika Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct)
rincian sebagai berikut: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 483
Page 53
Tata Kelola
Perusahaan
Penyempurnaan Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Penyuapan (SMAP) pada lingkup Credit Operation
Komisaris dan Direksi Division (COD), Perseroan senantiasa berkomitmen
1. Pedoman dan Tata tertib Kerja Dewan Komisaris untuk melakukan continuous improvement dalam
Nomor 18/KOM/BTN/2024 tentang tentang Pedoman menerapkan guna mewujudkan Perseroan bersih dari
dan Tata Tertib kerja Dewan Komisaris PT Bank korupsi, kolusi, dan nepotisme sesuai dengan prinsip-
Tabungan Negara (Persero) Tbk. prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).
2. Pedoman dan Tata tertib Kerja Direksi melalui
Kebijakan Khusus Nomor KK.6-G tentang Pedoman Penguatan Implementasi Pedoman Tata Kelola OJK
dan Tata Tertib Kerja Direksi. dan ASEAN CG SCORECARD
Peningkatan kualitas tata kelola dengan penerapan
Penyempurnaan Piagam Komite Dewan Komisaris ASEAN CG Scorecard dilakukan sesuai dengan
dan Kebijakan Komite Direksi amanat Peraturan OJK No. 21/POJK.04/2015 dan SEOJK
1. Piagam Komite di bawah Dewan Komisaris No. 32/SEOJK.04/2015 serta best practice tata kelola
a. Piagam Komite Audit Nomor 19/KOM/BTN/2024 internasional. Terbitnya sejumlah Peraturan OJK baru
tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite selama tahun 2022 tentunya menjadi aspek kepatuhan
Audit. yang senantiasa dijaga oleh Perseroan. Yakni
b. Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi Nomor antara lain terkait dengan POJK No. 12/POJK.03/2021
20/KOM/BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 tentang Bank Umum, POJK No. 13/POJK.03/2021
tanggal 13 Desember 2023 tentang Pedoman tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum, dan
dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi POJK No. 14/ POJK.03/2021 tentang Perubahan POJK
dan Nominasi PT Bank Tabungan Negara No. 34/POJK.03/2018 tentang Penilaian Kembali Pihak
(Persero) Tbk. Utama Lembaga Jasa Keuangan serta Surat Edaran
c. Piagam Komite Pemantau Risiko Nomor 21/KOM/ OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan
BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 tentang Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau
Risiko. Program Zero Tolerance To Fraud & Zero Defect
2. Piagam Komite Direksi Perseroan telah menerapkan tata kelola fraud risk
Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tanggal management melalui penerapan 4 (empat) pilar
30 Maret 2023 tentang Prosedur Tata Kelola Komite strategi anti fraud yaitu pencegahan, deteksi, investigasi
Direksi sebagaimana telah dilakukan penginian pelaporan sanksi serta pemantauan evaluasi dan
pada tanggal 22 Juli 2024. tindak lanjut.
Sertifikasi Lingkup Surveillance dan Extend Scope ISO Inisiatif Implementasi Integrated Governance, Risk
37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan and Compliance (IGRC)
Dalam rangka upaya mempertahankan sertifikat ISO Perseroan telah menyusun roadmap Governance,
37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Risk, and Compliance 2025-2029 yang dirancang
pada lingkup Surveillance ISO 37001:2016 SMAP, Badan untuk memperkuat kemampuan organisasi dalam
Sertifikasi ISO 37001:2016 SMAP telah melakukan audit memenuhi ketentuan regulasi, mengelola risiko secara
surveillance. Pada tanggal 7-11 Oktober 2024 Perseroan efektif, dan memastikan tata kelola perusahaan yang
telah berhasil mempertahankan sertifikasi SMAP pada baik. Inisiatif ini mengintegrasikan pengawasan tata
lingkup pengadaan barang dan/atau jasa pada kelola, manajemen risiko, dan proses kepatuhan untuk
Procurement and Fixed Asset Management Division mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan
(PFAD), perkreditan Komersial pada Commercial dan ketahanan operasional. Selanjutnya, secara
Banking Division (CMBD Kantor Pusat), Corporate Banking garis besar kami melakukan beberapa proses dalam
Division (CBD), Wholesales Credit Risk Division (WRD), pengembangan GRC Roadmap, seperti di bawah ini:
Commercial Banking Center (Jakarta Raya, Bekasi, a. BTN Corplan 2025-29 Highlight.
Bandung, Bintaro Jaya), SME Restructuring (Kanwil Jawa b. Diagnostic & GAP Analysis.
Barat, Kanwil Jakarta II, Kanwil Jatim Bali Nusra, Kanwil c. SWOT Analysis Results and Key Watchout-Strategy
Sumatera, Kanwil Sulawesi Maluku Papua, Kanwil Jawa Design.
Tengah DIY), dan Small Medium Enterprise Banking d. Strategic Postures & Diagnostic Result.
Division (SMBD). Selain itu Perseroan telah melakukan e. Priority Matrix of GRC Strategic Initiatives
perluasan ruang lingkup dengan penambahan f. Timelines.
(extend scope) ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti
484 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 54
Laporan
Tahunan 2024
Corporate Plan 2025-29
1 2 3 4
Gap Analysis in Risk Gap Analysis in Digital Gap Analysis in ESG BTN Top Risk Indicator
Maturity Maturity Aspects Projection 2025-2029
SWOT Analysis
Stream Analysis Diagnostic Gap Analysis Diagnostic Results
Results
Diagnostic Process
FUNDING Strategic Directions (Corplan, Business Process
RBB, Director Meeting,
Directors and/ or others) SWOT Analysis
GAP Analysis
PHASE 1:
Governance & (Result)
Gaps between Organizational Structure
LENDING
External Analysis (Business Existing Conditions
Trends), Regulation, an/or and Ideal Conditions, Infrastructure, IT & Data
Internal Analysis Constraints
OPERATIONAL
or Obstacles People Capabilities Key Watch-Out &
Encountered
Best Practices / Strategy Design
RISK Benchmarking
INTERCONNECTIVITY GRC Culture
Strategic Postures for GRC Roadmap
Strategic
Postures
PHASE 2:
To Support Business Growth & To Drive Resilient & Secure Operational To Ensure Competency of GRC Talent
Sustainability for Business Continuity and Strong GRC Culture
Implementation Plan & Execution Setup
Implementation
PHASE 3:
Implementation Plan
Plan
Initiative Charter - Strategic Initiative & Timeline Execution Setup
PMO, Tracking Tools, Empowerment & Change
Management Implementation (2025-29)
Governance Risk Compliance
Fokus utama dan desain strategi yang teridentifikasi dalam GRC Roadmap, meliputi:
1. Pengembangan Asset & Liability Risk Management Framework & System untuk Stabilitas Laba, Optimalisasi Risiko/
Pengembalian, dan Efisiensi Modal.
2. Percepatan pertumbuhan berkelanjutan melalui scaling up ESG initiatives dengan mengintegrasikan prinsip-
prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola ke dalam operasi inti Perseroan, strategi, dan kerangka kerja GRC
berdasarkan ESG Rating Gap.
3. Membangun Tata Kelola Terintegrasi mencakup Manajemen Risiko dalam struktur konglomerasi keuangan untuk
penguatan ekosistem bisnis Bank melalui pendirian anak Perusahaan.
4. Menuju Zero Manual Processes untuk Efisiensi operasional melalui otomasi pengambilan keputusan, paperless
dan Membangun Advanced Manajemen Risiko Model.
5. Boosting Operational Resilience to Support Business Growth.
Roadmap ini menempatkan organisasi untuk secara proaktif mengelola risiko, mematuhi regulasi yang terus
berkembang, dan memastikan struktur tata kelola yang mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 485
Page 55
Tata Kelola
Perusahaan
Pencapaian Program Keuangan Berkelanjutan 2024 Penerapan RAKB BTN dirumuskan ke dalam 5 (lima) Pilar
Keuangan Berkelanjutan, yaitu:
KEUANGAN BERKELANJUTAN
Tanggung
Prosedur & Sumber Daya
Produk Teknologi Jawab Sosial &
Kebijakan Manusia
Lingkungan
Pengembangan Memastikan Kapasitas SDM Penggunaan Menyusun
produk dan Kebijakan dan dalam mendukung aplikasi secara serangkaian program
operasi yang mitigasi risiko telah implementasi digital untuk yang diantaranya
memperhatikan dilaksanakan atas Keuangan pengembangan berkenaan
aspek ekonomi, produk dan /atas Berkelanjutan produk dan/atau dengan sosial
sosial dan jasa bank jasa bank kemasyarakatan
lingkungan
486 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 56
Laporan
Tahunan 2024
Struktur dan Mekanisme
Tata Kelola Perusahaan
Struktur Organ Perusahaan
Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor 40 tahun 2007, menyebutkan bahwa Organ Perseroan terdiri dari Rapat
Umum Pemegang Saham, Direksi dan Dewan Komisaris. RUPS, Direksi dan Dewan Komisaris saling menghormati
tugas, tanggung jawab dan wewenang masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan dan Anggaran
Dasar. Organ Perseroan dibangun untuk menjamin pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan dapat
berjalan dengan efektif dengan peran dan tanggung jawab yang jelas sehingga tercipta mekanisme kontrol check
and balance.
Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS)
Dewan Pengawas
Dewan Komisaris Direksi Syariah
Sekretaris Sekretaris
Dewan Komisaris Perusahaan
Audit Eksternal
Komite
Komite Audit Satuan Kerja Audit Internal
Manajemen Risiko
Komite Komite Asset and Liability Satuan Kerja Manajemen
Pemantau Risiko (ALCO) Risiko
Komite Kredit
Komite Remunerasi Komite Perkreditan Satuan Kerja Kepatuhan
dan Nominasi atau Pembiayaan (SKK)
Komite Pengarah
Unit Kerja Lain
Teknologi Informasi
Komite
Unit Usaha Syariah
Human Capital
Komite Bisnis
Komite
Pengarah Transformasi
Komite ESG
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 487
Page 57
Tata Kelola
Perusahaan
Governance Soft Structure 10. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-A perihal Prosedur
Pengendalian Gratifikasi dan Petunjuk Teknis Nomor
Dalam rangka meningkatkan kualitas dan cakupan PT.6-A.1 perihal Petunjuk Pelaksanaan Pengendalian
implementasi tata kelola secara berkelanjutan, Gratifikasi.
Perseroan menyusun dan menerapkan governance 11. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris Nomor
soft structure yang mengatur hubungan antar organ di 01/SKPB/KOM/BTN/2024 dan Direksi Nomor SKPB-
dalam Perseroan sehingga terdapat tugas, tanggung 01/DIR/BTN/2024 tentang Pedoman Etika Bisnis
jawab dan wewenang yang jelas sesuai dengan dan Perilaku (Code of Conduct) PT Bank Tabungan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang Negara (Persero) Tbk.
berlaku, prinsip-prinsip GCG, etika bisnis yang sehat 12. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-H perihal Prosedur
maupun best practices. Governance soft structure Penanganan Benturan Kepentingan (Conflict of
Perseroan merupakan tatanan kebijakan sebagai Interest).
kerangka dasar dan tata kelola dalam penyusunan 13. Pedoman Pengelolaan Whistle Blowing System
kebijakan serta pelaksanaan aktivitas Perseroan, melalui Petunjuk Teknis Nomor PT.7-B.2 tentang
sebagai berikut: Pengelolaan Whistleblowing System.
1. Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana diubah 14. Kebijakan Umum Nomor KU.6 perihal Hukum,
terakhir dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Kepatuhan, APU & PPT dan Tata Kelola Perusahaan.
Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 8 tanggal 15. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-F tentang Prosedur
6 Maret 2024 yang telah disetujui Menteri Hukum dan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Governance.
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia 16. Pembaruan KK Nomor KK.6-E tentang Pedoman
Republik Indonesia Nomor AHU-0022194.AH.01.02. Sistem Manajemen Anti Penyuapan (ISO 37001:2016).
TAHUN 2024. 17. Petunjuk Teknis Nomor PT.6-F.1 tentang Penilaian Tata
2. Tata Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance).
yang disahkan dalam Surat Kesepakatan Bersama 18. Pembaruan Petunjuk teknis Nomor PT.6-E.1 tentang
Dewan Komisaris No. 01/SKB/KOM/BTN/2024 dan Prosedur pelaksanaan Sistem Manajemen Anti
Direksi No. SKB-01/DIR-BTN/2024. Penyuapan (ISO 37001: 2016).
3. Pedoman GCG yang disahkan dalam Kebijakan
Khusus No. KK.6-F tentang Prosedur Tata Kelola
Perusahaan Good Corporate Governance Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
sebagaimana diperbarui pada tanggal 12 Desember
2023. Pemegang Saham
4. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
yang disahkan dalam Keputusan Dewan Komisaris Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara berstatus
No. 18/KOM/BTN/2024 sebagai pembaruan Board perusahaan publik, kepemilikan saham terbesar
Manual yang menjadi pedoman dan tata tertib kerja Perseroan adalah Negara Republik Indonesia sebanyak
sebelumnya. 60% yang menempatkan Negara Republik Indonesia
5. Pedoman dan Tata tertib Kerja Direksi melalui sebagai Pemegang Saham Pengendali. Selain itu,
Kebijakan Khusus Nomor KK.6-G tentang Pedoman Negara Republik Indonesia juga memiliki 1 (satu) lembar
dan Tata Tertib Kerja Direksi. Saham Seri A Dwiwarna yang memberikan kepada
6. Piagam Komite Audit Nomor 19/KOM/BTN/2024 pemegangnya hak-hak istimewa yang tidak dimiliki
tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite oleh pemegang saham lainnya dan sekaligus sebagai
Audit. Pemegang Saham Pengendali. Di luar itu, 40% saham
7. Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi Nomor Perseroan dimiliki oleh masyarakat.
20/KOM/BTN/2024 tentang Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi Hak Pemegang Saham
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
8. Piagam Komite Pemantau Risiko Nomor 21/KOM/ Perseroan memiliki 2 (dua) jenis saham yaitu Saham
BTN/2024 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Seri A Dwiwarna dan Saham Seri B, dengan nilai nominal
Komite Pemantau Risiko. Rp500,00 (lima ratus rupiah) setiap saham. Pemegang
9. Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur Saham Seri A Dwiwarna merupakan pemegang saham
Tata Kelola Komite Direksi. pengendali dan memiliki keistimewaan dengan hak dan
wewenang sebagai berikut:
488 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 58
Laporan
Tahunan 2024
Hak dan Wewenang Istimewa Pemegang Saham Seri A 2. Hak untuk memperoleh informasi mengenai
Dwiwarna perusahaan secara tepat waktu, benar, dan teratur,
1. Hak untuk menyetujui dalam RUPS hal-hal sebagai kecuali hal-hal yang bersifat rahasia.
berikut: 3. Hak untuk menerima bagian dari keuntungan
a. Persetujuan perubahan Anggaran Dasar. Perseroan yang diperuntukan bagi Pemegang
b. Persetujuan perubahan Permodalan. Saham dalam bentuk dividen dan pembagian
c. Persetujuan pengangkatan dan pemberhentian keuntungan lainnya, sebanding dengan jumlah
anggota Direksi dan Dewan Komisaris. saham yang dimiliki.
d. Persetujuan terkait penggabungan, peleburan, 4. Hak untuk memperoleh penjelasan lengkap dan
pengambilalihan, pemisahan, dan pembubaran. informasi yang akurat mengenai prosedur yang
e. Persetujuan remunerasi anggota Direksi dan harus dipenuhi berkenaan dengan penyelenggaraan
Dewan Komisaris. RUPS.
f. Persetujuan pemindahtanganan aset yang 5. Dalam hal terdapat lebih dari satu jenis dan klasifikasi
berdasarkan Anggaran Dasar perlu persetujuan saham dalam Perusahaan, maka setiap pemegang
RUPS. saham berhak mengeluarkan suara sesuai dengan
g. Persetujuan mengenai penyertaan dan jenis, klasifikasi dan jumlah saham yang dimiliki, dan
pengurangan persentase penyertaan modal setiap pemegang saham berhak untuk diperlakukan
pada Perusahaan lain yang berdasarkan setara berdasarkan jenis dan klasifikasi saham yang
Anggaran Dasar perlu persetujuan RUPS. dimilikinya.
h. Persetujuan penggunaan laba. 6. Hak untuk mengalihkan, melepaskan hak atau
i. Persetujuan mengenai investasi dan menjadikan jaminan utang seluruh atau sebagian
pembiayaan jangka panjang yang tidak bersifat besar harta kekayaan Perseroan lebih dari 50% dari
operasional yang berdasarkan Anggaran Dasar jumlah nilai kekayaan bersih Perseroan baik dalam
perlu persetujuan RUPS. satu transaksi atau beberapa transaksi yang berdiri
2. Hak untuk mengusulkan calon anggota Direksi dan sendiri ataupun yang berkaitan satu sama lain
calon anggota Dewan Komisaris. Direksi harus mendapat persetujuan RUPS.
3. Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS. 7. Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS termasuk
4. Hak untuk meminta dan mengakses data mengusulkan calon anggota Direksi dan/atau calon
dan dokumen Perseroan dengan mekanisme anggota Dewan Komisaris dengan syarat 1 (satu)
penggunaan hak dimaksud sesuai dengan pemegang saham atau lebih yang mewakili 1/20
ketentuan dalam Anggaran Dasar dan peraturan (satu per dua puluh) atau lebih dari jumlah seluruh
perundang-undangan. saham yang telah dikeluarkan Perseroan dengan
hak suara yang sah.
Hak yang Sama Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan
Pemegang Saham Seri B.
1. Hak untuk menghadiri, menyampaikan pendapat,
dan memberikan suara dalam RUPS berdasarkan
satu saham, memberi hak kepada pemegangnya
untuk mengeluarkan 1 (satu) suara, termasuk dalam
penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 489
Page 59
Tata Kelola
Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham
Proses Penyelenggaraan RUPS dan Pemungutan Suara
Penyelenggaraan RUPS Perseroan mengacu pada Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan Terbuka dan Anggaran Dasar Perseroan. Adapun tahapan penyelenggaraan RUPS dilakukan sebagai
berikut:
1
Pemberitahuan Rencana Paling Lambat 5 (lima) hari kerja sebelum
Penyelenggaraan RUPS kepada pengumuman RUPS, dengan tidak
Regulator memperhitungkan tanggal pengumuman RUPS
Paling Lambat 14 (empat belas) hari sebelum
Pengumuman Penyelenggaraan
2 pemanggilan RUPS, tanpa memperhitungkan tanggal
RUPS
pengumuman dan tanggal pemanggilan
Paling Lambat 21 (dua puluh satu) hari sebelum
Pemanggilan Penyelenggaraan RUPS
pelaksanaan RUPS, tanpa memperhitungkan 3
melalui Media Massa
tanggal pemanggilan dan tanggal RUPS
4 Pelaksanaan RUPS Pelaksanaan RUPS
Pengumuman Ringkasan Risalah RUPS melalui
Paling Lambat 2 (dua) hari kerja setelah
Situs Web Bursa Efek, Situs Web Emiten, dan 5
pelaksanaan RUPS
Situs Web Penyedia e-RUPS
Paling Lambat 30 (tiga puluh) hari
Berita Acara/Risalah RUPS
setelah pelaksanaan RUPS
6
Untuk memberikan kesempatan kepada para pemegang 4. Provinsi tempat kedudukan Bursa Efek yang
saham individual maupun institusi untuk berpartisipasi mencatatkan saham Perseroan.
aktif menggunakan haknya sebagai pemegang
saham, maka Perseroan melakukan pengumuman Pimpinan RUPS
dan pemanggilan RUPS dengan jangka waktu masing- RUPS dipimpin oleh Pimpinan RUPS dengan ketentuan
masing, paling kurang melalui situs web Bursa Efek, situs sebagai berikut:
web penyedia e-RUPS, dan situs web Perseroan dalam 1. Pemimpin RUPS adalah anggota Dewan Komisaris
Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Perseroan wajib yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris.
menentukan tempat dan waktu penyelenggaraan RUPS. 2. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris tidak
Tempat penyelenggaraan RUPS wajib dilakukan di wilayah hadir atau berhalangan hadir, maka RUPS dipimpin
Republik Indonesia, yaitu dapat diadakan di: oleh salah seorang anggota Direksi yang ditunjuk
1. Tempat kedudukan Perseroan. oleh Direksi.
2. Tempat Perseroan melakukan kegiatan usaha 3. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris atau
utamanya. anggota Direksi tidak hadir atau berhalangan hadir,
3. Ibu kota provinsi tempat kedudukan atau tempat RUPS dipimpin oleh pemegang saham yang hadir
kegiatan usaha utama Perseroan. dalam RUPS yang ditunjuk dari dan oleh peserta RUPS.
490 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 60
Laporan
Tahunan 2024
4. Dalam hal anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk dengan hak suara yang sah dan keputusan adalah
oleh Dewan Komisaris untuk memimpin RUPS sah jika disetujui oleh lebih dari ½ (satu per dua)
mempunyai benturan kepentingan dengan mata bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak
acara yang akan diputuskan dalam RUPS, maka RUPS suara yang hadir dalam rapat kecuali Undang-
dipimpin oleh anggota Dewan Komisaris lainnya Undang dan/atau Anggaran Dasar menentukan
yang tidak mempunyai benturan kepentingan yang jumlah kuorum yang lebih besar.
ditunjuk oleh Dewan Komisaris. 3. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua
5. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris tidak tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan
mempunyai benturan kepentingan, RUPS dipimpin oleh ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak mengambil
salah satu anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi. keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari
6. Dalam hal salah satu anggota Direksi yang ditunjuk saham dengan hak suara yang sah dalam kuorum
oleh Direksi untuk memimpin RUPS mempunyai kehadiran dan persyaratan pengambilan keputusan
benturan kepentingan atas mata acara yang yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan.
akan diputuskan dalam RUPS, RUPS dipimpin oleh
anggota Direksi yang tidak mempunyai benturan Kuorum sebagaimana dimaksud pada butir di atas
kepentingan. menyesuaikan mata acara RUPS sebagaimana diatur
7. Dalam hal semua anggota Direksi mempunyai dalam peraturan perundang-undangan dan Anggaran
benturan kepentingan RUPS dipimpin oleh salah Dasar Perseroan yang berlaku.
seorang pemegang saham bukan pengendali yang
dipilih oleh mayoritas pemegang saham lainnya Prosedur Tata Tertib Tanya Jawab RUPS
yang hadir dalam RUPS. Dalam pembahasan masing-masing mata acara RUPS,
8. Pimpinan RUPS berhak meminta agar mereka yang Pimpinan Rapat akan memberikan kesempatan kepada
hadir membuktikan wewenangnya untuk hadir para Pemegang Saham Yang Berhak atau kuasanya
dalam RUPS tersebut dan/atau meminta agar untuk menyampaikan pertanyaan/pendapat/usul
surat kuasa untuk mewakili pemegang saham secara tertulis sebelum diadakan pemungutan suara
diperlihatkan kepadanya. Surat kuasa dapat diakses dan setelah pembahasan mata acara RUPS.
melalui website Perseroan pada bagian Hubungan Prosedur yang akan ditempuh:
Investor - RUPS - Pemanggilan RUPS. 1. Pimpinan Rapat akan memberikan kesempatan
kepada para Pemegang Saham Yang Berhak atau
Kehadiran Pemegang Saham dalam RUPS kuasanya yang sah untuk bertanya, menyatakan
1. Pemegang Saham yang berhak menghadiri pendapat dan/atau menyampaikan usul. Pada
RUPS adalah Pemegang Saham yang namanya setiap sesi tanya jawab, akan diberi kesempatan
tercatat pada daftar Pemegang Saham Perseroan kepada 3 (tiga) Pemegang Saham Yang Berhak
sebagaimana tanggal yang tercantum dalam atau kuasanya yang sah untuk mengajukan
pengumuman RUPS. pertanyaan/pendapat/usul secara tertulis. Dengan
2. Pemegang Saham yang berhak dapat diwakili oleh mempertimbangkan pertanyaan/pendapat/
Pemegang Saham lain atau orang lain berdasarkan usul yang telah diajukan, Pimpinan Rapat dapat
surat kuasa. membatasi jumlah pertanyaan/pendapat/usul
yang disampaikan.
Kuorum RUPS 2. Hanya Pemegang Saham Yang Berhak atau
Berdasarkan Anggaran Dasar Pasal 26, kuorum kuasanya yang sah yang berhak untuk mengajukan
kehadiran dan keputusan RUPS terhadap hal yang harus pertanyaan, menyatakan pendapat dan/atau
diputuskan dalam Rapat dilakukan dengan mengikuti menyampaikan usul.
ketentuan: 3. Para Pemegang Saham Yang Berhak atau kuasanya
1. Dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili lebih yang sah yang ingin mengajukan pertanyaan,
dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh menyatakan pendapat dan/atau menyampaikan
saham dengan hak suara yang sah dan keputusan usul diminta untuk mengangkat tangan, dan
adalah sah jika disetujui oleh lebih dari ½ (satu per selanjutnya petugas Rapat akan menyerahkan
dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan kepada mereka formulir pertanyaan/ pendapat/
hak suara yang hadir dalam rapat kecuali Undang- usul untuk diisi nama Pemegang Saham Yang
Undang dan/atau Anggaran Dasar menentukan Berhak, jumlah saham yang dimiliki/diwakili
jumlah kuorum yang lebih besar. dan pertanyaan/pendapat/usul yang diajukan.
2. Dalam hal kuorum kehadiran tidak tercapai, maka Formulir pertanyaan/pendapat/usul tersebut
RUPS kedua adalah sah dan berhak mengambil harus diserahkan kepada petugas Rapat untuk
keputusan yang mengikat apabila dihadiri oleh disampaikan kepada Pimpinan Rapat dengan
pemegang saham yang mewakili paling sedikit ⅓ terlebih dahulu divalidasi oleh Notaris.
(satu per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 491
Page 61
Tata Kelola
Perusahaan
4. Setiap pertanyaan/pendapat/usul yang diajukan oleh Pemegang Saham Yang Berhak harus memenuhi syarat
bahwa menurut pendapat Pimpinan Rapat hal tersebut berhubungan langsung dengan mata acara Rapat yang
sedang dibicarakan.
5. Pimpinan Rapat akan membacakan pertanyaan/pendapat/usul yang diajukan dan menanggapi pertanyaan/
pendapat/usul tersebut satu per satu. Bilamana diperlukan, Pimpinan Rapat akan mempersilahkan anggota
Direksi atau Dewan Komisaris Perseroan atau Lembaga dan/atau Profesi Penunjang untuk menjawab atau
menanggapi pertanyaan/ pendapat/usul tersebut.
Setelah seluruh pertanyaan/pendapat/usul dijawab atau ditanggapi, akan dilakukan pemungutan suara, hanya
Pemegang Saham yang Berhak atau kuasanya yang sah yang berhak untuk mengeluarkan suara.
Pelaksanaan RUPS Tahunan 2024 dan Realisasinya
Tahapan Uraian
Surat Nomor 60/DIR/CSD/I/2024 tanggal 18 Januari 2024 Perihal Penyampaian Tanggal Pelaksanaan
dan Mata Acara RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan
Pemberitahuan
kepada OJK dengan tembusan PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, PT Datindo
Entrycom, dan Dewan Komisaris Perseroan.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web
Pengumuman
Perseroan pada tanggal 29 Januari 2024.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web
Pemanggilan
Perseroan pada tanggal 13 Februari 2024.
RUPS dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 06 Maret 2024 pukul 14.31 WIB – 17.13 WIB bertempat di
Pelaksanaan
Gedung Menara BTN, lantai 6 Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130.
Pengumuman Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web
Ringkasan Risalah RUPS Perseroan pada tanggal 08 Maret 2024.
Surat Nomor 555/CSD/CMPO/IV/2024 tanggal 05 April 2024 Perihal Penyampaian Akta Risalah Rapat
Berita Acara RUPS Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
disampaikan kepada OJK pada tanggal 05 April 2024.
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Tahunan 2024
Rapat dipimpin oleh Sdr. Chandra M. Hamzah, selaku Komisaris Utama/Independen, sesuai keputusan Rapat Dewan
Komisaris tanggal 21 Februari 2024 yang disampaikan melalui surat Dewan Komisaris Nomor 27/KOM/BTN/II/2024
tanggal 21 Februari 2024 perihal Pimpinan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2023 PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, Direktur Utama, Wakil Direktur
Utama, dan seluruh anggota Direksi serta seluruh anggota Komite Audit Perseroan sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen Hadir
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen Hadir
3. Armand B. Arief Komisaris Independen Hadir
4. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Hadir
5. Andin Hadiyanto Komisaris Hadir
6. Herry Trisaputra Zuna Komisaris Hadir
7. Himawan Arief Sugoto Komisaris Hadir
8. Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama Hadir
9. Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama Hadir
10. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital Hadir
11. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management Hadir
12. Jasmin Direktur Distribution and Funding Hadir
492 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 62
Laporan
Tahunan 2024
No. Nama Jabatan Kehadiran
13. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management Hadir
14. Hirwandi Gafar Direktur Consumer Hadir
15. Nofry Rony Poetra Direktur Finance Hadir
16. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance, and Legal Hadir
17. Hakim Putratama Direktur Institutional Banking Hadir
Pihak Independen Penghitung dan/atau Validasi Suara
Hasil pengambilan keputusan dihitung oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek (BAE) dan selanjutnya
divalidasi oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn, yang keduanya ditunjuk oleh Perseroan.
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 2024
Agenda Pertama
Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2023 sekaligus
Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan
Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2023.
Terdapat 4 (empat) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul sehubungan dengan mata
acara pertama Rapat. Rangkuman dan intisari proses tanya jawab untuk mata acara tersebut adalah sebagai berikut:
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
1. Dalam rangka pelaksanaan pembinaan PT Bank Tabungan Terima kasih Pemegang Saham Seri A Dwiwarna
Negara (Persero) Tbk/”BTN” untuk peningkatan kinerja atas tanggapannya. Perseroan akan mencatat dan
Perseroan, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai menindaklanjuti catatan dari Pemegang Saham Seri A
berikut: Dwiwarna.
1. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada
segenap jajaran Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai
BTN atas:
a. Keberhasilan dalam meningkatkan kinerja
Perseroan, yang tercermin pada:
1) Laba bersih meningkat 14,97% YoY menjadi
Rp3,50 triliun.
2) Total Kredit meningkat 11,87% YoY menjadi
Rp333,69 triliun.
3) Realisasi Fee Based Income meningkat 60,15%
YoY menjadi 3,22 triliun.
4) Rasio CASA meningkat dari 48,52% menjadi
53,73%.
5) Rasio CIR turun dari 46,66% menjadi 45,26%.
6) Rasio NPL Gross menurun dari 3,38% menjadi
3,01% dan LAR menurun dari 23,24% menjadi
21,20%.
b. Komitmen Perseroan dalam mendukung program
pemerintah untuk memaksimalkan penyediaan
pembiayaan rumah rakyat khususnya bagi
masyarakat berpenghasilan rendah dalam rangka
mencapai zero backlog pada tahun 2045. Kami
berharap capaian tersebut terus ditingkatkan
pada masa mendatang sehingga Perseroan dapat
berkontribusi lebih optimal bukan hanya terhadap
shareholder return namun juga negara dan
masyarakat.
2. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian Dewan
Komisaris dan Direksi BTN untuk perbaikan kinerja di
masa mendatang, sebagai berikut:
a. Untuk mengantisipasi kondisi ekonomi global pada
tahun 2024 yang berpotensi adanya tekanan inflasi
dan pengetatan kebijakan moneter global dengan
ruang fiskal yang semakin terbatas, Perseroan agar
menetapkan strategi penyaluran kredit yang lebih
selektif, menerapkan manajemen risiko kredit yang
berkesinambungan, serta pengelolaan likuiditas
yang optimal;
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 493
Page 63
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
b. Secara nasional, pertumbuhan ekonomi pada
tahun 2024 diprediksi akan tetap kuat dan tumbuh
positif dalam kisaran 4,8% - 5,2%. Selain itu, sektor
perumahan masih memiliki ruang tumbuh yang
sangat besar mengingat masih tingginya angka
backlog perumahan nasional, tingginya jumlah
masyarakat yang belum memiliki rumah yang
layak, dan perpanjangan stimulus yang diberikan
Pemerintah pada sektor perumahan. Peluang ini agar
dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Perseroan
dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada
sehingga dapat menjadi The Best Mortgage Bank in
Southeast Asia sebagaimana yang diharapkan;
c. Perseroan agar berfokus pada penguatan
strategi, inovasi bisnis, serta ekspansi pasar untuk
meningkatkan kapitalisasi pasar sehingga dapat
memberikan nilai tambah kepada Pemegang
Saham;
d. Mengingat pada tahun 2023 terjadi penurunan net
interest income, Perseroan diharapkan:
1) Melakukan upaya penurunan cost of fund
melalui peningkatan dana murah (CASA),
penguatan bisnis berbasis ekosistem,
penetrasi mobile banking sebagai digital
financial solution, serta mengoptimalkan
penetrasi cash management service bagi
nasabah, sehingga dapat unggul dalam
persaingan transaction banking service.
2) Mendorong ekosistem perumahan rumah
dengan KPR model baru, ekspansi bisnis
lainnya yang berkualitas dan berkelanjutan,
serta mengoptimalkan yield atas penyaluran
kredit dengan tetap mengedepankan prinsip
kehati-hatian sehingga terdapat peningkatan
profitabilitas yang berkesinambungan.
e. Terus mendorong peningkatan kontribusi
pendapatan yang bersumber dari Pendapatan
Operasional Lainnya khususnya Fee Based Income
(FBI) melalui akselerasi layanan keuangan digital
dan transactional banking yang masif, terutama
pada user internet dan mobile banking, serta
pengembangan fee based dari sumber-sumber
baru lainnya seperti layanan valas, trading forex,
dan structured products;
f. Memastikan pencapaian target KPI Penyertaan
Modal Negara (PMN), terutama pada indikator-
indikator yang tidak tercapai pada tahun 2023
yaitu BOPO, NPL Gross dan Realisasi KPR Subsidi;
g. Sehubungan dengan semakin tingginya peran
teknologi informasi dalam industri perbankan
dan semakin masifnya upaya peretasan dan
gangguan keamanan siber yang berdampak
sangat masif baik secara operasi, keuangan,
maupun reputasi, Perseroan diharapkan
memperkuat keamanan sibernya (cyber security)
baik dari aspek kebijakan, infrastruktur, sistem
operasi, maupun mitigasi risiko;
h. Dalam rangka mendorong prinsip keuangan
berkelanjutan, Perseroan agar menjaga komitmen
dalam mengembangkan inisiatif ESG antara lain
melalui program kerja Perseroan, penyaluran
kredit maupun penerbitan surat utang dengan
berlandaskan pada prinsip green financing. Selain
itu, implementasi inisiatif ESG agar diselaraskan
dengan arah fokus program pemerintah dalam
rangka pemulihan dan pengembangan ekonomi
nasional;
i. Perseroan agar terus berkomitmen melakukan
perbaikan dalam implementasi Strategi Anti
Fraud pada setiap pilarnya dan tidak memberikan
toleransi (zero tolerance) pada setiap bentuk
fraud baik internal maupun eksternal;
j. Menindaklanjuti temuan audit/pemeriksa internal
maupun eksternal, mengoptimalkan pengelolaan
manajemen risiko dan implementasi three line
of defense, serta senantiasa mengedepankan
prinsip Good Corporate Governance dan
memperhatikan ketentuan Anti Pencucian
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM).
494 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 64
Laporan
Tahunan 2024
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
2. a. Dalam perhatian kami, terdapat peningkatan Di tahun 2023, Perseroan mengalami penurunan NPL gross
pencadangan rugi penurunan nilai aset keuangan. yaitu dari 3,38% menjadi 3,01%. Terkait dengan adanya
Apakah ini disebabkan oleh kenaikan NPL akibat peningkatan pencadangan CKPN untuk NPL di tahun
ketidakmampuan BTN membayar hutang kredit rumah, 2023 yaitu mencapai 155,16%, adalah bertujuan untuk
kredit motor, kredit tanpa agunan, atau kartu kredit? meningkatkan kehati-hatian Perseroan terhadap risiko NPL
dan meningkatkan coverage Perseroan.
b. Baru-baru ini PT Akulaku Finance Indonesia berhasil
mendapatkan pencabutan sanksi oleh OJK. Apakah hal Perseroan memiliki konsentrasi bisnis yang berbeda
tersebut memberikan dampak pada industri perbankan, dengan PT Akulaku Finance Indonesia. Sampai dengan saat
terutama BTN mengingat Perusahaan Buy Now Pay Later ini, Perseroan belum memiliki irisan persaingan dengan
(BNPL) memiliki CAGR >10% per tahun? PT Akulaku. Namun ke depannya, Perseroan merencanakan
akan mengeluarkan produk BNPL yang diharapkan akan
keluar izinnya dari OJK tahun ini.
3. a. Divisi bisnis manakah yang menjadi gangguan dalam Pada dasarnya, seluruh Divisi telah berkontribusi dengan baik,
meningkatkan laba Perseroan dan solusi apa yang sehingga tidak ada Divisi bisnis yang menjadi gangguan
manajemen lakukan untuk memperbaikinya? dalam meningkatkan laba. Hal tersebut tercermin dari kinerja
Perseroan di tahun 2023 yang secara umum mencatat hasil
b. Sebagai raja KPR rumah subsidi, adakah agenda yang baik, antara lain aset meningkat, pertumbuhan kredit
Perseroan untuk menciptakan layanan KPR flat dan DPK meningkat, LAR dan rasio keuangan lainnya tercatat
cicilan s.d. 30 tahun, dan apakah hal tersebut akan baik, pencadangan CKPN meningkat, laba meningkat dan
mengganggu NPL seandainya nasabah wanprestasi menjadi pencapaian terbesar sepanjang Perseroan berdiri.
karena pensiun atau PHK?
Skema KPR dengan perhitungan bunga flat mungkin dapat
dilakukan Perseroan, namun skema tersebut akan sangat
membebani konsumen terutama apabila diterapkan pada
KPR dengan jangka waktu panjang s.d. 30 tahun. Bunga yang
dibayarkan konsumen akan lebih tinggi dari pokok kreditnya,
dikarenakan bunga dengan skema flat akan lebih tinggi
dibandingkan bunga dengan skema anuitas atau efektif
yang merupakan skema perhitungan bunga KPR yang umum
dipakai oleh pasar. atas hal tersebut, maka untuk saat ini
Perseroan tidak akan menggunakan skema tersebut.
4 Melalui dana CSR, BTN diharapkan dapat berperan aktif Hal tersebut akan menjadi masukan bagi Perseroan.
dalam membangun mentalitas anak bangsa khususnya
Gen Z yang saat ini ditengarai sebagai generasi stroberi
(Kompas.id, 26 Juni 2023). Mereka dipandang sebagai
generasi muda yang lembek, manja, berdaya juang
lemah saat menghadapi tantangan, padahal merekalah
generasi yang berperan penting untuk meraih Indonesia
Emas 2045. Salah satu cara membangun generasi z agar
mereka memiliki mental tangguh, punya daya juang yang
tinggi dan berjiwa patriotik & rasa nasionalisme yang tinggi,
perlu dibagikan secara gratis buku-buku biografi pahlawan
nasional. Dengan demikian jiwa nasionalisme, daya juang
yang tinggi diharapkan dapat menular kepada gen z yang
membaca buku-buku pahlawan tersebut.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.767.960.536 (96,2067051%)
Tidak Setuju : 200 (0,0000018%)
Abstain : 424.565.315 (3,7932931%)
Keputusan
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2023
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
2. Mengesahkan:
a. Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global) sesuai Laporan Nomor
00048/2.1032/AU.1/07/1681-1/1/II/2024 tanggal 12 Februari 2024 dengan opini wajar dalam semua hal yang material; dan
b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst &
Young Global) sesuai Laporan Nomor 00047/2.1032/AU.2/10/1681-1/1/II/2024 tanggal 12 Februari 2024 dengan opini wajar dalam
semua hal yang material.
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan disahkannya
Laporan Keuangan Perseroan serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK), seluruhnya
untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, maka RUPS memberikan pelunasan dan pembebasan
tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan
dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku
2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana dan tercermin
dalam laporan-laporan tersebut di atas.
Status: Terealisasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 495
Page 65
Tata Kelola
Perusahaan
Agenda Kedua
Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2023
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara kedua Rapat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.818.441.493 (96,6577290%)
Tidak Setuju : 200 (0,0000018%)
Abstain : 374.084.358 (3,3422693%)
Keputusan
Menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2023 sebesar Rp3.500.987.620.258,75 (tiga triliun lima ratus
miliar sembilan ratus delapan puluh tujuh juta enam ratus dua puluh ribu dua ratus lima puluh delapan koma tujuh lima rupiah)
sebagai berikut:
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) atau sejumlah Rp700.197.524.051,75 (tujuh ratus miliar seratus sembilan puluh tujuh juta
lima ratus dua puluh empat ribu lima puluh satu koma tujuh lima rupiah) atau sebesar Rp49,89136 (empat puluh sembilan
koma delapan sembilan satu tiga enam rupiah) per saham ditetapkan sebagai Dividen Tunai. Pembayarannya dilaksanakan
dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia sebesar Rp420.118.514.441,03 (empat ratus dua puluh miliar seratus delapan
belas juta lima ratus empat belas ribu empat ratus empat puluh satu koma nol tiga rupiah) disetorkan ke Rekening Kas
Umum Negara.
b. Dividen untuk Tahun Buku 2023 dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date).
c. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak substitusi untuk melakukan:
i. Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan pembayaran Dividen untuk Tahun Buku 2023
sesuai ketentuan yang berlaku.
ii. Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.
iii. Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau sejumlah Rp2.800.790.096.207,00 (dua triliun delapan ratus miliar tujuh ratus
sembilan puluh juta sembilan puluh enam ribu dua ratus tujuh rupiah) digunakan sebagai saldo laba ditahan.
Status: Terealisasi
Agenda Ketiga
Penetapan Remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) Tahun 2024, serta Tantiem atas Kinerja Tahun 2023 bagi Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan.
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara ketiga Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.469.506.271 (93,5401555%)
Tidak Setuju : 348.930.722 (3,1175333%)
Abstain : 374.089.058 (3,3423113%)
Keputusan
1. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi Anggota
Dewan Komisaris:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Tahun Buku 2023 sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Honorarium, Tunjangan dan Fasilitas untuk Tahun Buku 2024.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan
tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi Anggota Direksi:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Tahun Buku 2023 sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Gaji, Tunjangan dan Fasilitas untuk Tahun Buku 2024.
Status: Terealisasi
Agenda Keempat
Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan
Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) untuk Tahun Buku 2024
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara keempat Rapat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.818.441.493 (96,6577290%)
Tidak Setuju : 200 (0,0000018%)
Abstain : 374.084.358 (3,3422693%)
496 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 66
Laporan
Tahunan 2024
Agenda Keempat
Keputusan
1. Menyetujui penunjukan Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global), sebagai Kantor Akuntan
Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan, Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha
Kecil serta laporan lainnya untuk Tahun Buku 2024.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk melakukan:
a. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan
periode lainnya pada Tahun Buku 2024 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan; dan
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik tersebut,
serta menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono,
Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global), karena sebab apa pun, tidak dapat menyelesaikan
pemberian jasa audit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024 dan/atau periode lainnya pada Tahun Buku 2024,
serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun Buku 2024, termasuk menetapkan
imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik pengganti tersebut.
Status: Terealisasi
Agenda Kelima
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II
(PMHMETD II).
Mata acara Rapat kelima bersifat laporan sehingga tidak dilakukan sesi tanya jawab.
Hasil Pemungutan Suara
Mata acara Kelima Rapat bersifat laporan sehingga tidak dilakukan pengambilan keputusan.
Agenda Keenam
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara keenam Rapat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.128.364.939 (90,4922168%)
Tidak Setuju : 690.076.754 (6,1655139%)
Abstain : 374.084.358 (3,3422693%)
Keputusan
1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan antara lain dalam rangka penyesuaian dengan peraturan perundang-
undangan:
a. Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum;
b. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
Korporasi Signifikan BUMN;
c. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
BUMN; dan
d. peraturan terkait lainnya.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan
sebagaimana dimaksud pada butir 1 (satu) tersebut di atas.
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan
berkaitan dengan keputusan Rapat, termasuk namun tidak terbatas pada menyusun dan menyatakan kembali seluruh
Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta Notaris, menyesuaikan perubahan Anggaran Dasar Perseroan jika hal tersebut
dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang dan menyampaikan kepada instansi yang berwenang untuk mendapatkan
persetujuan dan tanda penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta melakukan segala sesuatu
yang dipandang perlu dan berguna untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satupun yang dikecualikan.
Status: Terealisasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 497
Page 67
Tata Kelola
Perusahaan
Agenda Ketujuh
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara ketujuh Rapat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.430.252.214 (93,1894388%)
Tidak Setuju : 388.189.479 (3,4682919%)
Abstain : 374.084.358 (3,3422693%)
Keputusan
1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat nama-nama di bawah ini sebagai Anggota Dewan Komisaris Perseroan:
1) Sdr. Ahdi Jumhari Luddin – sebagai Komisaris Independen;
2) Sdr. Mohamad Yusuf Permana – sebagai Komisaris;
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 dan Keputusan
RUPSLB Tahun 2023 tanggal 11 Januari 2023, masing-masing terhitung sejak tanggal 12 Agustus 2023 dan 4 Maret 2024,
dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Anggota-
anggota Dewan Komisaris Perseroan.
2. Memberhentikan dengan hormat nama-nama di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Sdri. Elisabeth Novie Riswanti – sebagai Direktur Assets Management;
2) Sdr. Hirwandi Gafar – sebagai Direktur Consumer;
3) Sdr. Jasmin – sebagai Direktur Distribution and Funding;
4) Sdr. Setiyo Wibowo – sebagai Direktur Risk Management;
5) Sdr. Chandra M. Hamzah – sebagai Komisaris Utama/Independen;
6) Sdr. Andin Hadiyanto – sebagai Komisaris;
7) Sdr. Armand B. Arief – sebagai Komisaris Independen;
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 29 Agustus 2019 jo RUPSLB Tahun 2019
tanggal 27 November 2019 jo RUPS Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021 jo RUPS Tahun Buku 2021 tanggal 2 Maret 2022,
Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 jo RUPS tahun Buku 2021 tanggal 2 Maret 2022, Keputusan RUPSLB
Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 jo RUPS Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021 jo RUPS Tahun Buku 2021 tanggal
2 Maret 2022, Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019, Keputusan RUPS Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret
2021, dan Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019, terhitung sejak ditutupnya RUPS, dengan ucapan
terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Pengurus Perseroan.
3. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
No. Semula Menjadi
1. Direktur Distribution and Funding Direktur Distribution and Institutional Funding
2. Direktur IT and Digital Direktur Information Technology
3. Direktur Institutional Banking Direktur Operations and Customer Experience
4. - Direktur SME and Retail Funding
4. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Anggota Direksi Perseroan:
No. Nama Semula Menjadi
1. Sdr. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital Direktur Information Technology
2. Sdr. Hakim Putratama Direktur Institutional Banking Direktur Operations and Customer Experience
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2023 tanggal 11 Januari 2023 dan Keputusan RUPS
Tahun Buku 2022 tanggal 16 Maret 2023, dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan berdasarkan RUPS tersebut.
5. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Sdri. Elisabeth Novie Riswanti – sebagai Direktur Assets Management;
2) Sdr. Hirwandi Gafar – sebagai Direktur Consumer;
3) Sdr. Jasmin – sebagai Direktur Distribution and Institutional Funding;
4) Sdr. Setiyo Wibowo – sebagai Direktur Risk Management;
5) Sdr. Muhammad Iqbal – sebagai Direktur SME and Retail Funding;
6) Sdr Chandra M. Hamzah – sebagai Komisaris Utama/Independen;
7) Sdr. Bambang Widjanarko – sebagai Komisaris Independen;
8) Sdr. Armand B. Arief – sebagai Komisaris Independen;
9) Sdr. Adi Sulistyowati – sebagai Komisaris Independen;
10) Sdr. Andin Hadiyanto – sebagai Komisaris;
498 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 68
Laporan
Tahunan 2024
Agenda Ketujuh
6. Masa jabatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 5, sesuai
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
Modal dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
7. Dengan adanya pengukuhan pemberhentian, pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan, pengalihan tugas, dan
pengangkatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana dimaksud pada angka 1, angka 2,
angka 3, angka 4, dan angka 5, maka susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
a. Direksi
1) Direktur Utama : Nixon L.P. Napitupulu
2) Wakil Direktur Utama : Oni Febriarto Rahardjo
3) Direktur Finance : Nofry Rony Poetra
4) Direktur Assets Management : Elisabeth Novie Riswanti
5) Direktur Human Capital, Compliance, and Legal : Eko Waluyo
6) Direktur Risk Management : Setiyo Wibowo
7) Direktur Distribution and Institutional Funding : Jasmin
8) Direktur Information Technology : Andi Nirwoto
9) Direktur Consumer : Hirwandi Gafar
10) Direktur Operations and Customer Experience : Hakim Putratama
11) Direktur SME and Retail Funding : Muhammad Iqbal
b. Dewan Komisaris
1) Komisaris Utama/Independen : Chandra M. Hamzah
2) Wakil Komisaris Utama/Independen : Iqbal Latanro
3) Komisaris Independen : Bambang Widjanarko
4) Komisaris Independen : Armand B. Arief
5) Komisaris Independen : Sentot A. Sentausa
6) Komisaris Independen : Adi Sulistyowati
7) Komisaris : Andin Hadiyanto
8) Komisaris : Herry Trisaputra Zuna
9) Komisaris : Himawan Arief Sugoto
8. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 5 butir 5), 7), dan 9) baru
dapat melaksanakan tugasnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan
dan Kepatutan (Fit and Proper Test) dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal anggota Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan kemudian dinyatakan tidak disetujui sebagai anggota Direksi dan Dewan Komisaris dalam
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) oleh OJK, maka anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
tersebut diberhentikan dengan hormat sejak tanggal ditetapkannya keputusan hasil Fit and Proper Test OJK dimaksud.
9. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 5 yang masih menjabat
pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan untuk dirangkap dengan jabatan anggota Direksi
atau Dewan Komisaris Badan Usaha Milik Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari
jabatannya tersebut.
10. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk pelaksanaan Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) atas anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 5 butir 5), 7), dan 9).
11. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang diputuskan RUPS ini dalam
bentuk Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-
perbaikan yang diperlukan apabila dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan
rapat.
Status: Terealisasi
Pelaksanaan RUPS Tahunan 2023 dan Realisasinya
Tahapan Uraian
Surat Nomor 151/DIR/CSD/I/2023 tanggal 26 Januari 2023 Perihal Penyampaian Tanggal Pelaksanaan
dan Mata Acara RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan
Pemberitahuan
kepada OJK dengan tembusan PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, PT Datindo
Entrycom, dan Dewan Komisaris Perseroan.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web
Pengumuman
Perseroan pada tanggal 7 Februari 2023.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web
Pemanggilan
Perseroan pada tanggal 22 Februari 2023.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 499
Page 69
Tata Kelola
Perusahaan
Tahapan Uraian
RUPS dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 16 Maret 2023 pukul 14.33 WIB – 17.18 WIB bertempat di
Pelaksanaan
Gedung Menara BTN, lantai 6 Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130.
Pengumuman
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web
Ringkasan Risalah
Perseroan pada tanggal 17 Maret 2023.
RUPS
Surat Nomor 508/CSD/RCD/IV/2023 tanggal 12 April 2023 Perihal Penyampaian Akta Risalah Rapat Umum
Berita Acara RUPS Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan
kepada OJK pada tanggal 12 April 2023.
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Tahunan 2023
Rapat dipimpin oleh Sdr. Chandra M. Hamzah, selaku Komisaris Utama/Independen, sesuai keputusan Rapat Dewan
Komisaris tanggal 08 Maret 2023 yang disampaikan melalui surat Dewan Komisaris Nomor 46/KOM/BTN/III/2023
tanggal 08 Maret 2023 perihal Pimpinan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2022 PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk, dan dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, Direktur Utama, Wakil Direktur Utama dan
seluruh anggota Direksi serta seluruh anggota Direksi dan seluruh anggota Komite Audit Perseroan sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen Hadir
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen Hadir
3. Ahdi Jumhari Luddin* Komisaris Independen Hadir
4. Armand B. Arief Komisaris Independen Hadir
5. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Hadir
6. Andin Hadiyanto Komisaris Hadir
7. Herry Trisaputra Zuna* Komisaris Hadir
8. Himawan Arief Sugoto Komisaris Hadir
9. Mohamad Yusuf Permana* Komisaris Hadir
10. Haru Koesmahargyo Direktur Utama Hadir
11. Nixon L.P. Napitupulu Wakil Direktur Utama Hadir
12. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital Hadir
13. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management Hadir
14. Jasmin Direktur Distribution and Funding Hadir
15. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management Hadir
16. Hirwandi Gafar Direktur Consumer Hadir
17. Nofry Rony Poetra Direktur Finance Hadir
18. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance, and Legal Hadir
19. Endang A. Suprijatna Anggota Komite Audit Hadir
20. Peter Eko Budi Darwito Anggota Komite Audit Hadir
* Hadir dalam Rapat melalui video telekonferensi.
Pihak Independen Penghitung dan/atau Validasi Suara
Hasil pengambilan keputusan dihitung oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek (BAE) dan selanjutnya
divalidasi oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn, yang keduanya ditunjuk oleh Perseroan.
500 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 70
Laporan
Tahunan 2024
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 2023
Agenda Pertama
Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2023 sekaligus
Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan
Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2023.
Terdapat 4 (empat) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul sehubungan dengan mata
acara pertama Rapat. Rangkuman dan intisari proses tanya jawab untuk mata acara tersebut adalah sebagai berikut:
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
1. Dalam rangka peningkatan kinerja Perseroan dan efektifitas Terimakasih Pemegang Saham Seri A Dwiwarna
pembinaan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (”BTN”), atas tanggapannya. Perseroan akan mencatat dan
bersama ini kami sampaikan tanggapan Pemegang Saham menindaklanjuti catatan dari Pemegang Saham Seri A
Seri A Dwiwarna sebagai berikut: Dwiwarna.
1. Atas capaian kinerja Perseroan pada Tahun Buku 2022,
kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada
segenap jajaran Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai
BTN atas:
a. Peningkatan capaian kinerja dan komitmen
Perseroan dalam menjaga sustainability Bank di
tengah pelemahan ekonomi global pasca pandemi
Covid-19 antara lain:
1) Laba Bersih Perseroan meningkat 28,14% yoy
atau tercapai sebesar Rp3.045 miliar.
2) Total kredit tumbuh 8,53% yoy dari Rp274,8 triliun
menjadi Rp298,3 triliun.
3) Dana Pihak Ketiga tumbuh 8,77% dari capaian
sebesar Rp296,0 triliun pada tahun 2021 naik
menjadi Rp321,9 triliun pada tahun 2022.
4) Cost of Fund membaik dari 3,13% menjadi 2,60%.
5) Efisiensi biaya yang ditunjukkan dengan
turunnya rasio BOPO dari 89,28% menjadi
86,00%.
Capaian kinerja tersebut hendaknya ditingkatkan
pada periode berikutnya sehingga perusahaan
dapat berkontribusi lebih optimal terhadap
shareholder return.
b. Keberhasilan Perseroan dalam pelaksanaan
Rights Issue dengan kelebihan permintaan
(oversubscribed) untuk porsi pemegang saham
publik menjadi 1,6 kali. Hal ini menunjukan
kepercayaan para investor terhadap prospek
kinerja BTN ke depan yang diharapkan dapat terus
tumbuh dan berkelanjutan melalui peningkatan
kapasitas penyaluran pembiayaan perumahan di
Indonesia.
2. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian Dewan
Komisaris dan Direksi BTN untuk perbaikan kinerja di
masa mendatang sebagai berikut:
a. Mengantisipasi kondisi ketidakpastian
perekonomian global tahun 2023 yang menimbulkan
potensi penurunan demand kredit, tren kenaikan
suku bunga serta tekanan inflasi, Perseroan agar
menetapkan strategi penyaluran kredit yang lebih
selektif, menerapkan manajemen risiko kredit yang
berkesinambungan, serta pengelolaan likuiditas
yang optimal.
b. Mengantisipasi penurunan kualitas kredit akibat
berakhirnya masa relaksasi, Perseroan agar
menjaga coverage ratio yang memadai melalui
pembentukan CKPN dengan memperhatikan kondisi
internal dan eksternal yang valid dan relevan, serta
kemungkinan penurunan kualitas portofolio kredit
diluar prediksi. Pengalaman +/-3 (tiga) tahun
masa pandemi, diharapkan dapat menjadi lesson
learned bagi BTN dalam menetapkan strategi dan
pengelolaan risiko bisnis di masa mendatang.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 501
Page 71
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
c. Mempertajam strategi dalam penurunan cost of fund
dengan fokus pada low cost funding pada produk
dana murah (CASA) melalui layanan yang optimal
bagi nasabah dan dukungan e-channel yang andal
serta melakukan re-negosiasi dan reprofiling tingkat
bunga nasabah 50 Deposan Inti saat perpanjangan
untuk menjaga biaya dana pada tingkat yang optimal.
d. Pengembangan e-channel agar fokus pada most
valuable product (MVP) yang disesuaikan dengan
kebutuhan nasabah dan senantiasa dilakukan
monitor terhadap kesesuaian antara pencapaian
benefit yang telah dijanjikan dengan target kualitas
dan waktu yang telah ditentukan.
e. Mengembangkan strategi di segmen transaksi
retail, transaksi e-channel, dan digital mortgage
sebagai upaya peningkatan perolehan fee-based
income sehingga mampu menciptakan competitive
advantage di segmen pembiayaan properti dan
perumahan.
f. Menjaga komitmen dalam mengembangkan inisiatif
ESG antara lain melalui program kerja Perseroan,
penyaluran kredit maupun penerbitan surat utang
dengan berlandaskan pada prinsip green financing.
g. Menyelesaikan tindak lanjut temuan audit/
pemeriksaan internal maupun eksternal,
mengoptimalkan efektivitas implementasi three
lines of defense dalam operasional Perseroan, serta
senantiasa mengedepankan prinsip good corporate
governance dan ketentuan Anti Pencucian Uang
dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT).
2. 1. Bagaimana sinergi akuisisi High Yield Loan (KTA) dan 1. Perseroan memiliki opportunity 600.000 potensial
payroll untuk peningkatan CASA? customer yang dapat ditawarkan kredit top up dengan
2. Apakah NIM bisa dijaga pada kisaran 4% dengan Cost of margin yang lebih tinggi (KUR, KAR, dan KRING). Saat ini
Credit / Cost of Fund yang meningkat? Perseroan sedang melakukan uji coba dengan proses
yang lebih simpel dan cepat dengan teknologi Teken Aja,
yang tidak melalui proses pengajuan, namun dengan
penawaran. Proses ini sedang dalam proses finalisasi
dan akan segera dilakukan roll out, karena diharapkan
dapat meningkatkan kredit bermargin tinggi.
2. Terkait CASA, saat ini Perseroan sedang
mengembangkan beberapa produk tabungan,
yaitu BTN Bisnis. Produk BTN Bisnis ini terus dikejar
pertumbuhannya, hingga per tanggal 31 Desember 2022
telah terkumpul Rp2 triliun. Strategi ini sejalan dengan
usaha yang dilakukan oleh Perseroan untuk terus
meningkatkan value chain terkait bisnis perumahan.
3. NIM tetap akan dijaga sekitar 4% - 4,4%. Perseroan
memiliki beberapa produk kredit bermargin tinggi yaitu
KPR BTN Subsidi Selisih Bunga (SSB).
3. Laba Perseroan sebesar Rp3,04 triliun karena menyangkut Mata acara pertama Rapat adalah terkait laporan
beberapa akun pinjaman yang dipertanyakan oleh keuangan yang telah memperhatikan kaidah akuntansi dan
Pemegang Saham. telah diaudit oleh pihak independen Kantor Akuntan Publik
(KAP). Sebelum memberikan opini audit, KAP telah berdiskusi
dengan regulator. Hal lainnya tidak terkait langsung dengan
mata acara Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.356.519.438 (99,4981302%)
Tidak Setuju : 21.062 (0,0002023%)
Abstain : 52.217.346 (0,5016674%)
Keputusan
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku
2022 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
2. Mengesahkan:
a. Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2022 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja sesuai Laporan Nomor 00082/2.1032/AU.1/07/0240-3/1/
II/2023 tanggal 17 Februari 2023.
b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun Buku 2022 yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja sesuai Laporan
Nomor 00083/2.1032/AU.2/07/0240-2/1/II/2023 tanggal 17 Februari 2023, keduanya dengan pendapat wajar dalam semua
hal yang material.
502 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 72
Laporan
Tahunan 2024
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan
disahkannya Laporan Keuangan Perseroan serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
(PUMK), seluruhnya untuk Tahun Buku 2022 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, maka RUPS memberikan pelunasan
dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan
pengurusan Perseroan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah
dijalankan selama Tahun Buku 2022 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, sepanjang tindakan tersebut bukan
merupakan tindak pidana dan tercermin dalam laporan tersebut di atas.
Status: Terealisasi
Agenda Kedua
Persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2022
Terdapat 1 (satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul, namun berisi sikap yang akan
diputuskan dalam pemungutan suara.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.403.502.187 (99,9495073%)
Tidak Setuju : 21.062 (0,0002023%)
Abstain : 5.234.597 (0,0502903%)
Keputusan
Menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2022 sebesar Rp3.045.071.859.198,- (tiga triliun
empat puluh lima miliar tujuh puluh satu juta delapan ratus lima puluh sembilan ribu seratus sembilan puluh delapan Rupiah)
sebagai berikut:
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) atau Rp609.014.371.840,- (enam ratus sembilan miliar empat belas juta tiga ratus tujuh puluh
satu ribu delapan ratus empat puluh Rupiah) sebagai Dividen Tunai kepada para pemegang saham yang akan dibayarkan
dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Dividen bagian Pemerintah Republik Indonesia atas kepemilikan 60% (enam puluh persen) saham sebesar
Rp365.408.623.104,- (tiga ratus enam puluh lima miliar empat ratus delapan juta enam ratus dua puluh tiga ribu seratus
empat Rupiah), akan disetorkan ke Rekening Kas Umum Negara dalam mata uang Rupiah.
b. Dividen pemegang saham lainnya atas kepemilikan 40% (empat puluh persen) saham publik sebesar Rp243.605.748.736,-
(dua ratus empat puluh tiga miliar enam ratus lima juta tujuh ratus empat puluh delapan ribu tujuh ratus tiga puluh enam
Rupiah) akan dibayarkan kepada pemegang saham secara proporsional sesuai dengan kepemilikan saham.
c. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menetapkan jadwal dan tata
cara pembagian dividen Tahun Buku 2022 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau Rp2.436.057.487.358,- (dua triliun empat ratus tiga puluh enam miliar lima puluh
tujuh juta empat ratus delapan puluh tujuh ribu tiga ratus lima puluh delapan Rupiah) sebagai saldo Laba Ditahan.
Agenda Ketiga
Penetapan remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) Tahun 2023 dan Tantiem Tahun Buku 2022 bagi Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara ketiga Rapat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.403.002.553 (99,9447072%)
Tidak Setuju : 531.596 (0,0051072%)
Abstain : 5.223.697 (0,0501856%)
Keputusan
1. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna Perseroan untuk menetapkan besarnya
tantiem untuk Tahun Buku 2022 dan gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan untuk Tahun 2023 bagi anggota Dewan Komisaris.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan
tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna Perseroan untuk menetapkan besarnya tantiem untuk Tahun Buku 2022 dan
gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan untuk Tahun 2023 bagi anggota Direksi.
Agenda Keempat
Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan
Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) untuk Tahun Buku 2023.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara keempat Rapat
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 503
Page 73
Tata Kelola
Perusahaan
Agenda Keempat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 9.952.426.675 (95,6158921%)
Tidak Setuju : 451.099.682 (4,3338474%)
Abstain : 5.231.489 (0,0502605%)
Keputusan
1. Menetapkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja (Ernst & Young Global Limited) sebagai Kantor Akuntan
Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan
Usaha Kecil (PUMK) dan laporan lainnya untuk Tahun Buku 2023.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk
melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan periode lainnya pada Tahun Buku 2023 untuk tujuan dan kepentingan
Perseroan.
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan imbal jasa audit dan persyaratan
lainnya bagi KAP tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik pengganti dalam hal KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
(Ernst & Young Global Limited) karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan Perseroan serta
Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) untuk Tahun Buku 2023, termasuk menetapkan
imbal jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik pengganti tersebut.
Agenda Kelima
Persetujuan atas Rencana Resolusi (Resolution Plan) Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara kelima Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.403.476.130 (99,9492570%)
Tidak Setuju : 38.600 (0,0003708%)
Abstain : 5.243.116 (0,0503722%)
Keputusan
Menyetujui Rencana Resolusi (Resolution Plan) Tahun 2022-2024 yang telah disusun oleh Perseroan sesuai Undang-Undang
Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Undang-
Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dan Peraturan Lembaga Penjamin
Simpanan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Rencana Resolusi Bagi Bank Umum.
Agenda Keenam
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II Tahun 2022
dan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Penawaran Umum Terbatas II (PMHMETD II).
Mata acara Rapat keenam bersifat laporan sehingga tidak dilakukan sesi tanya jawab.
Hasil Pemungutan suara
Mata acara Rapat keenam bersifat laporan sehingga tidak dilakukan pengambilan keputusan.
Keputusan
Mata acara Rapat keenam bersifat laporan sehingga tidak dilakukan pengambilan keputusan.
Agenda Ketujuh
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara ketujuh Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 9.301.715.765 (89,3643209%)
Tidak Setuju : 1.101.810.492 (10,5854177%)
Abstain : 5.231.589 (0,0502614%)
504 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 74
Laporan
Tahunan 2024
Agenda Ketujuh
Keputusan
1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka:
a. Penyesuaian ketentuan terkait kegiatan usaha Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 Anggaran Dasar
Perseroan mengacu kepada Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor
Keuangan, dan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
b. Penyempurnaan Anggaran Dasar Perseroan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar sehubungan dengan perubahan
sebagaimana dimaksud pada butir 1 keputusan tersebut di atas.
3. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan
yang diperlukan berkaitan dengan keputusan mata acara Rapat ini, termasuk menyusun dan menyatakan kembali seluruh
Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta Notaris dan memberikan kuasa dengan hak substitusi untuk menyampaikan
kepada instansi yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan dan/atau tanda penerimaan pemberitahuan perubahan
Anggaran Dasar Perseroan, melakukan segala sesuatu yang dipandang perlu dan berguna untuk keperluan tersebut dengan
tidak ada satu pun yang dikecualikan, termasuk untuk mengadakan penambahan dan/atau perubahan Anggaran Dasar
Perseroan tersebut jika hal tersebut dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang.
Agenda Kedelapan
Perubahan Susunan dan Penetapan Remunerasi Dewan Pengawas Syariah UUS Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara kedelapan Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 9.272.476.500 (89,0834107%)
Tidak Setuju : 1.131.049.757 (10,8663279%)
Abstain : 5.231.589 (0,0502614%)
Keputusan
1. Menyetujui dan mengesahkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Muhammad Quraish Shihab sebagai Ketua Dewan
Pengawas Syariah Perseroan dan Sdr. Mohamad Hidayat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan, dengan
ucapan terima kasih atas segala sumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatannya tersebut.
2. Menyetujui dan mengesahkan pengangkatan kembali Sdr. Muhammad Quraish Shihab sebagai Ketua Dewan Pengawas
Syariah Perseroan untuk periode kedua dan akan efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
3. Berakhirnya masa jabatan anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan sebagaimana dimaksud pada butir kedua di atas
adalah sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan yang ke-5 sejak pengangkatan yang bersangkutan yaitu RUPS yang
diselenggarakan tahun 2028, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan dan tanpa mengurangi hak RUPS
untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
4. Menyetujui pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk mengangkat Anggota Dewan Pengawas Syariah
lainnya apabila diperlukan untuk melengkapi susunan Anggota Dewan Pengawas Syariah dan menetapkan remunerasi Dewan
Pengawas Syariah Perseroan dalam rangka pengawasan kegiatan usaha Perseroan berdasarkan prinsip syariah.
5. Memberikan kuasa dan kewenangan kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan
yang diperlukan berkaitan dengan keputusan mata acara ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan, termasuk
untuk menyatakan dalam Akta Notaris tersendiri dan memberitahukan susunan Dewan Pengawas Syariah Perseroan kepada
Menteri Hukum dan HAM.
Agenda Kesembilan
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara kesembilan Rapat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 9.268.759.831 (89,0477036%)
Tidak Setuju : 1.134.636.387 (10,9007857%)
Abstain : 5.361.628 (0,0515107%)
Keputusan
1. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Haru Koesmahargyo sebagai Direktur Utama Perseroan yang diangkat berdasarkan
Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021, terhitung sejak ditutupnya RUPS, dengan ucapan terima
kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Pengurus Perseroan.
2. Mengalihkan penugasan Sdr. Nixon L. P. Napitupulu yang diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2021
Tanggal 2 Maret 2022, semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama Perseroan, dengan masa jabatan
meneruskan sisa masa jabatan sesuai dengan Keputusan RUPS pengangkatan yang bersangkutan.
3. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Sdr. Oni Febriarto Rahardjo - sebagai Wakil Direktur Utama;
b. Sdr. Hakim Putratama - sebagai Direktur Institutional Banking
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 505
Page 75
Tata Kelola
Perusahaan
Agenda Kesembilan
4. Masa jabatan anggota-anggota Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 3, sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar Perseroan, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa
mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
5. Dengan adanya pemberhentian, pengalihan tugas dan pengangkatan anggota-anggota Direksi sebagaimana dimaksud
pada angka 1, angka 2, dan angka 3, maka susunan keanggotaan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:
a. Direktur Utama : Nixon L.P. Napitupulu
b. Wakil Direktur Utama : Oni Febriarto Rahardjo
c. Direktur Finance : Nofry Rony Poetra
d. Direktur Assets Management : Elisabeth Novie Riswanti
e. Direktur Human Capital, Compliance, & Legal : Eko Waluyo
f. Direktur Risk Management : Setiyo Wibowo
g. Direktur Distribution & Funding : Jasmin
h. Direktur IT & Digital : Andi Nirwoto
i. Direktur Consumer : Hirwandi Gafar
j. Direktur Institutional Banking : Hakim Putratama
6. Anggota Direksi yang dialihtugaskan sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan diangkat sebagaimana dimaksud pada
angka 3 baru dapat melaksanakan tugasnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal
anggota Direksi Perseroan kemudian dinyatakan tidak disetujui sebagai anggota Direksi dalam Penilaian Kemampuan dan
Kepatutan (Fit & Proper Test) oleh OJK, maka anggota Direksi Perseroan tersebut diberhentikan dengan hormat sejak tanggal
ditetapkannya keputusan hasil Fit & Proper Test OJK dimaksud.
7. Anggota Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 3 yang masih menjabat pada jabatan lain yang dilarang
oleh peraturan perundang-undangan untuk dirangkap dengan jabatan anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara, maka
yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatannya tersebut.
8. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk pelaksanaan Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) atas anggota Direksi yang dialihtugaskan sebagaimana dimaksud pada
angka 2 dan diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 3.
9. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang diputuskan RUPS ini dalam bentuk
Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan
yang diperlukan apabila dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa 2023 dan Realisasinya
Tahapan Uraian
Surat Nomor 704/DIR/CSD/XI/2022 tanggal 24 November 2022 Perihal Penyampaian Tanggal
Pelaksanaan dan Mata Acara RUPS Luar Biasa PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan
Pemberitahuan
kepada OJK dengan tembusan PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia,
PT Datindo Entrycom, dan Dewan Komisaris Perseroan.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web
Pengumuman
Perseroan pada tanggal 5 Desember 2022.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web
Pemanggilan
Perseroan pada tanggal 20 Desember 2022.
RUPS dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 11 Januari 2023 pukul 14.36 WIB – 15.10 WIB bertempat di
Pelaksanaan
Gedung Menara BTN, lantai 6 Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130.
Pengumuman Ringkasan Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web
Risalah RUPS Perseroan pada tanggal 12 Januari 2023.
Surat Nomor 91/CSD/RCD/II/2023 tanggal 3 Februari 2023 Perihal Penyampaian Akta Risalah Rapat
Berita Acara RUPS Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2023 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
disampaikan kepada OJK pada tanggal 3 Februari 2023.
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Luar Biasa 2023
RUPS Luar Biasa 2023 dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, Direktur Utama, Wakil Direktur Utama dan seluruh
anggota Direksi serta Perseroan sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Chandra Hamzah Komisaris Utama/Independen Hadir
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen Hadir
3. Ahdi Jumhari Luddin Komisaris Independen Hadir
506 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 76
Laporan
Tahunan 2024
No. Nama Jabatan Kehadiran
4. Armand B. Arief Komisaris Independen Hadir
5. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Hadir
6. Andin Hadiyanto Komisaris Hadir
7. Herry Trisaputra Zuna Komisaris Hadir
8. Himawan Arief Sugoto* Komisaris Hadir
9. Haru Koesmahargyo Direktur Utama Hadir
10. Nixon L.P. Napitupulu Wakil Direktur Utama Hadir
11. Nofry Rony Poetra Direktur Finance Hadir
12. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance and Legal Hadir
13. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management Hadir
14. Jasmin Direktur Distribution and Funding Hadir
15. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital Hadir
16. Hirwandi Gafar Direktur Consumer Hadir
17. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management Hadir
18. Adi Prakoso Anggota Komite Audit Hadir
19. Peter Eko Budi Darwito Anggota Komite Audit Hadir
Pihak Independen Penghitung dan/atau Validasi Suara
Perhitungan suara dilakukan pihak independen yang ditunjuk oleh Perseroan yaitu PT Datindo Entrycom selaku Biro
Administrasi Efek dan selanjutnya divalidasi oleh Notaris Yumna Shabrina, S.H. M.Kn. sebagai Notaris Pengganti dari
Ashoya Ratam, SH, M.Kn.
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa 2023
Agenda
Persetujuan atas Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan Mata Acara Rapat.
Hasil Pemungutan suara
Setuju : 6.571.532.367 (88,5436487%)
Tidak Setuju : 826.139.714 (11,1312584%)
Abstain : 24.127.749 (0,3250930%)
Keputusan
1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Heru Budi Hartono sebagai Komisaris Perseroan yang diangkat
berdasarkan RUPSLB 2019 Tanggal 27 November 2019, terhitung sejak tanggal 17 Oktober 2022, dengan ucapan terima kasih
atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Komisaris Perseroan.
2. Mengangkat Sdr. Mohamad Yusuf Permana sebagai Komisaris Perseroan.
3. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Andi Nirwoto sebagai Direktur IT & Digital yang diangkat berdasarkan RUPS Tahun 2018
Tanggal 23 Maret 2018 jo. RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 jo. RUPS Tahunan Tahun Buku 2021 tanggal 02 Maret
2022, dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Pengurus
Perseroan.
4. Mengangkat Sdr. Andi Nirwoto sebagai Direktur IT & Digital.
5. Masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan 4, sesuai
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
Modal dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 507
Page 77
Tata Kelola
Perusahaan
Agenda
6. Dengan adanya pengukuhan pemberhentian, pemberhentian, dan pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi
sebagaimana dimaksud pada angka 1, 2, 3, dan 4, maka susunan keanggotaan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
menjadi sebagai berikut:
a. Dewan Komisaris
- Komisaris Utama/Komisaris Independen : Chandra Hamzah
- Wakil Komisaris Utama/Komisaris İndependen : lqbal Latanro
- Komisaris : Andin Hadiyanto
- Komisaris : Herry Trisaputra Zuna
- Komisaris : Himawan Arief Sugoto
- Komisaris : Mohamad Yusuf Permana
- Komisaris Independen : Armand B. Arief
- Komisaris Independen : Ahdi Jumhari Luddin
- Komisaris Independen : Sentot A. Sentausa
b. Direksi
- Direktur Utama : Haru Koesmahargyo
- Wakil Direktur Utama : Nixon L.P. Napitupulu
- Direktur Finance : Nofry Rony Poetra
- Direktur Assets Management : Elisabeth Novie Riswanti
- Direktur Human Capital, Compliance, & Legal : Eko Waluyo
- Direktur Risk Management : Setiyo Wibowo
- Direktur Distribution & Funding : Jasmin
- Direktur IT & Digital : Andi Nirwoto
- Direktur Consumer : Hirwandi Gafar
7. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan 4 baru dapat melaksanakan
tugasnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit
& Proper Test) dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal Dewan Komisaris atau Direksi
Perseroan kemudian dinyatakan tidak disetujui sebagai anggota Dewan Komisaris atau Direksi dalam Penilaian Kemampuan
dan Kepatutan (Fit & Proper Test) oleh OJK, maka anggota Dewan Komisaris atau Direksi Perseroan tersebut diberhentikan
dengan hormat sejak tanggal ditetapkannya keputusan hasil Fit & Proper Test OJK dimaksud.
8. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan 4 yang masih menjabat pada
jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan untuk dirangkap dengan jabatan anggota Dewan Komisaris
Badan Usaha Milik Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatannya tersebut.
9. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk pelaksanaan Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) atas anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 2 dan 4.
10. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang diputuskan RUPS ini dalam bentuk
Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan
yang diperlukan apabila dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Keputusan RUPS Pada Tahun Buku dan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
1 (Satu) Tahun Sebelum Tahun Buku yang
Direalisasikan Pada Tahun Buku Direksi bertugas menjalankan segala tindakan yang
berkaitan dengan pengurusan dan bertanggung
Seluruh keputusan RUPS Tahun Buku 2024 dan RUPS jawab atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan
Tahun Buku 2023 telah terealisasi. Sehingga tidak Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan
terdapat RUPS Tahun 2023 yang belum direalisasikan serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar
pada RUPS tahun 2024. Pengadilan tentang segala hal dan segala keadilan
dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana
Direksi diatur dalam Peraturan Perundang-undangan,
Anggaran Dasar dan/atau Keputusan RUPS.
Direksi merupakan organ dalam pelaksanaan Tata
Kelola yang bertanggung jawab atas pengurusan Direktur Utama merupakan Koordinator Direksi, dengan
Perseroan untuk kepentingan sesuai dengan maksud tugas sebagai berikut:
dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik 1. Memimpin rapat Direksi.
di dalam maupun di luar Pengadilan tentang segala 2. Menciptakan budaya keterbukaan dan memfasilitasi
hal dan segala kejadian dengan pembatasan- diskusi yang konstruktif.
pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan 3. Memberikan saran kepada anggota Direksi terkait
perundang-undangan, Anggaran Dasar Perseroan efektivitas pelaksanaan tugas pengurusan.
dan/atau Keputusan RUPS. Direksi bertanggung jawab 4. Memelihara hubungan dan solidaritas antar
mengelola dan menetapkan arah strategis Perseroan, sesama anggota Direksi terkait pelaksanaan tugas
memanfaatkan dan menjaga aset Perseroan untuk pengurusan.
tujuan dan kepentingan Perseroan. Untuk selanjutnya, 5. Memelihara hubungan yang efektif dan sehat
Direksi melaporkan pelaksanaan tugas dan tanggung dengan Dewan Komisaris.
jawabnya kepada Dewan Komisaris.
508 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 78
Laporan
Tahunan 2024
Setiap anggota Direksi bertanggung jawab penuh 5. Memelihara hubungan yang efektif dan sehat
secara tanggung renteng atas kerugian Perseroan yang dengan Dewan Komisaris.
disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian anggota
Direksi dalam menjalankan tugasnya. Anggota Direksi Tugas dan tanggung jawab anggota Direksi yang
tidak dapat dipertanggungjawabkan atas kerugian membawahkan Fungsi Kepatuhan, paling kurang
Perseroan sebagaimana dimaksud di atas, apabila mencakup:
dapat membuktikan: 1. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya
1. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau Budaya Kepatuhan Perseroan.
kelalaiannya. 2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-
2. Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik, prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh Direksi.
penuh tanggung jawab, dan kehati-hatian untuk 3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan yang
kepentingan dan sesuai dengan maksud dan tujuan akan digunakan untuk menyusun ketentuan dan
Perseroan. pedoman internal Perseroan.
3. Tidak mempunyai benturan kepentingan baik 4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan,
langsung maupun tidak langsung atas tindakan sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang
pengurusan yang mengakibatkan kerugian. dilakukan telah sesuai dengan ketentuan Bank
4. Telah mengambil tindakan untuk mencegah timbul lndonesia dan peraturan perundang-undangan
atau berlanjutnya kerugian tersebut. yang berlaku, termasuk Prinsip Syariah bagi Bank
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Direktur Utama merupakan Koordinator Direksi, dengan 5. Meminimalkan Risiko Kepatuhan Perseroan.
tugas sebagai berikut: 6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan
1. Memimpin rapat Direksi; dan/atau keputusan yang diambil Direksi tidak
2. Menciptakan budaya keterbukaan dan memfasilitasi menyimpang dari ketentuan Bank lndonesia dan
diskusi yang konstruktif; peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Memberikan saran kepada anggota Direksi terkait 7. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan
efektifitas pelaksanaan tugas pengurusan; Fungsi Kepatuhan.
4. Memelihara hubungan dan soliditas antar sesama 8. Melaporkan pelaksanaan tugas dan tanggung
anggota Direksi terkait pelaksanaan tugas jawabnya kepada Direktur Utama dengan tembusan
pengurusan; dan kepada Dewan Komisaris paling sedikit secara
triwulanan.
Tugas dan Tanggung Jawab Masing-Masing Direksi
Nama Jabatan Bidang Tugas
Direktur Utama menyupervisi area:
a. Consumer
b. SME and Retail Funding
c. Finance
Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama d. Information Technology
e. Risk Management
f. SEVP Digital Business
g. Internal Audit (IAD)
h. Corporate Secretary (CSD)
Wakil Direktur Utama menyupervisi area:
a. Distribution and Institutional Funding
b. Assets Management
Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama c. Human Capital, Compliance, and Legal
d. Operations & Customer Experience
e. SEVP Wholesale Banking
f. Marketing Communication (MCD)
Direktur Finance menyupervisi:
a. Treasury (TRSD)
b. Corporate Strategy & Planning (CSPD)
Nofry Rony Poetra Direktur Finance
c. Finance & Accounting (FAD)
d. Investor Relations & Research (IRRD)
e. Financial Institution & capital Market (FICD)
Direktur Assets Management menyupervisi:
a. Commercial Asset Management (CAMD )
Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management b. Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 1 (CRSD 1)
c. Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 2 (CRSD 2)
d. Procurement & Fixed Asset Management (PFAD)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 509
Page 79
Tata Kelola
Perusahaan
Nama Jabatan Bidang Tugas
Direktur Human Capital, Compliance, and Legal menyupervisi:
a. Human Capital Strategy (HCSD)
b. Human Capital Management (HCMD)
Direktur Human Capital,
Eko Waluyo c. Human Capital Business Partner (HCBD)
Compliance, and Legal
d. Learning Management (LMD)
e. Compliance & Governance (CMGD)
f. Legal (LGD)
Direktur Risk Management menyupervisi:
a. Retail Credit Risk (RCRD)
b. Wholesale Credit Risk (WRD)
Setiyo Wibowo Direktur Risk Management
c. Enterprise & ESG Risk Management (ERMD)
d. Digital Operational Risk Management (DORD)
e. Transformation & Partnership Management (TPMD)
Direktur Distribution and Institutional Funding menyupervisi:
a. Large Institutional Funding (LIFD)
Direktur Distribution and
Jasmin b. Mid-size Institutional Funding (MIFD)
Institutional Funding
c. Sales & Distribution (SDD)
d. Regional Offices (RO)
Direktur Information Technology menyupervisi:
a. IT Strategic Planning & Development (ITPD)
Andi Nirwoto Direktur Information Technology b. IT Operation (ITOD)
c. Data Management & Analytics (DMD)
d. IT Security (ITSD)
Direktur Consumer menyupervisi:
a. Mortgage & Secured Loan (MSLD)
Hirwandi Gafar Direktur Consumer b. Subsidized Mortgage (SMD)
c. Sharia Banking (SHAD)
d. Personal Banking (PBD)
Direktur Operations & Customer Experience menyupervisi:
Direktur Operations and a. SEVP Operations
Hakim Putratama
Customer Experience b. Customer Experience (CXD)
c. Policy & Procedure (PPD)
Direktur SME & Retail Funding menyupervisi:
a. SME Banking (SMBD)
Muhammad Iqbal* Direktur SME and Retail Funding
b. Retail Funding (RFD)
c. Wealth Management (WMD)
* Diangkat melalui RUPS Tahunan 2024 tanggal 06 Maret 2024 dan telah lulus fit and proper test tanggal 8 Agustus 2024.
Hak dan Wewenang Direksi 4. Mengangkat dan memberhentikan pekerja
Perseroan berdasarkan peraturan ketenagakerjaan
Direksi memiliki hak dan wewenang yang telah diatur Perseroan dan peraturan perundang-undangan.
dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi. Adapun 5. Membentuk fungsi Sekretaris Perseroan (Corporate
hak dan wewenang Direksi adalah sebagai berikut: Secretary).
1. Menetapkan kebijakan yang dipandang tepat 6. Memberikan Keputusan hapus buku piutang
dalam kepengurusan Perseroan. macet yang selanjutnya dilaporkan dan
2. Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi untuk dipertanggungjawabkan dalam Laporan Tahunan;
mewakili Perseroan di dalam dan di luar Pengadilan 7. Tidak menagih lagi Sebagian atau seluruh piutang
kepada seorang atau beberapa orang anggota di luar pokok dalam rangka restrukturisasi dan/
Direksi yang khusus ditunjuk untuk itu atau kepada atau penyelesaian kredit namun dengan kewajiban
seorang atau beberapa orang pegawai Perseroan melaporkan kepada Dewan Komisaris;
baik secara sendiri-sendiri maupun Bersama-sama 8. Menghapus tagih piutang bunga, denda, ongkos-
atau kepada orang atau badan lain. ongkos dan piutang lainnya di luar pokok yang
3. Mengatur ketentuan tentang pekerja Perseroan dilakukan dalam rangka restrukturisasi dan/atau
termasuk penetapan upah, pensiun atau jaminan penyelesaian piutang serta perbuatan-perbuatan
hari tua, dan penghasilan lain bagi pekerja Perseroan lain dalam rangka penyelesaian piutang Perseroan
berdasarkan peraturan perundang-undangan. dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip
kehati-hatian; dan
510 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 80
Laporan
Tahunan 2024
9. Melakukan segala tindakan dan perbuatan − Orang perseorangan;
lainnya mengenai pengurusan maupun − Mampu melaksanakan perbuatan hukum;
pemilikan kekayaan Perseroan, mengikat − Tidak pernah dinyatakan pailit dalam waktu
Perseroan dengan pihak lain dan/atau pihak 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan;
lain dengan Perseroan, termasuk tidak terbatas − Tidak pernah menjadi anggota Direksi atau
pada optimalisasi pemanfaatan aset Perseroan, anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas
dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana yang dinyatakan bersalah menyebabkan
diatur dalam peraturan perundang-undangan suatu BUMN, Anak Perusahaan dan/atau
Anggaran Dasar dan/atau keputusan RUPS. badan usaha lainnya dinyatakan pailit
dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum
Masa Jabatan Direksi pengangkatan;
− Tidak pernah dihukum karena melakukan
Masa jabatan anggota Direksi ditetapkan 5 (lima) tindak pidana yang merugikan keuangan
tahun dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali Negara, BUMN, Anak Perusahaan, badan
masa jabatan. Anggota Direksi diangkat untuk jangka usaha lainnya dan/atau yang berkaitan
waktu terhitung sejak tanggal ditutupnya atau tanggal dengan sektor keuangan dalam waktu
yang ditetapkan oleh RUPS yang mengangkatnya 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan;
dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang − Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
ke-5 (lima) setelah tanggal pengangkatannya, atau anggota Dewan Komisaris yang selama
dengan syarat tidak boleh melebihi jangka waktu menjabat:
5 (lima) tahun, dengan memperhatikan peraturan 1) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS
perundang-undangan di bidang Pasar Modal, namun Tahunan;
tidak mengurangi hak dari RUPS untuk sewaktu-waktu 2) Tidak pernah menjadi anggota Direksi
dapat memberhentikan anggota Direksi sebelum masa dan/atau anggota Dewan Komisaris;
jabatannya berakhir. 3) Pernah tidak diterima oleh RUPS
atau pernah tidak memberikan
Jabatan Direksi berakhir apabila meninggal dunia, pertanggungjawaban sebagai anggota
masa jabatannya berakhir termasuk mengundurkan diri Direksi dan/atau Dewan Komisaris
dari jabatannya, diberhentikan berdasarkan Keputusan kepada RUPS; dan
RUPS, atau tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai 4) Pernah tidak menyebabkan Perusahaan
Direksi berdasarkan Anggaran Dasar dan peraturan yang memperoleh izin, persetujuan, atau
perundang-undangan termasuk rangkap jabatan yang pendaftaran dari OJK tidak memenuhi
dilarang. kewajiban menyampaikan laporan
tahunan dan/atau laporan keuangan
Persyaratan Direksi kepada OJK.
c. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang
Persyaratan Direksi yang telah diatur dalam Pedoman baik;
dan Tata Tertib Kerja adalah sebagai berikut: d. Cakap melakukan perbuatan hukum;
1. Subjek hukum yang dapat diangkat sebagai 2. Setiap anggota Direksi harus memenuhi
anggota Direksi adalah orang perseorangan, yang persyaratan penilaian kemampuan dan kepatutan
memenuhi persyaratan pada saat diangkat dan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
selama menjabat: Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi
a. Memenuhi persyaratan materiil, yaitu: Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan dan telah
− Keahlian; memperoleh surat persetujuan dari Otoritas Jasa
− Integritas; Keuangan.
− Kepemimpinan; 3. Seluruh anggota Direksi wajib berdomisili di Indonesia.
− Pengalaman; Direktur Utama wajib berasal dari pihak yang
− Jujur; independen terhadap pemegang saham pengendali.
− Perilaku yang baik; dan 4. Mayoritas anggota Direksi wajib memiliki
− Dedikasi yang tinggi untuk memajukan dan pengalaman paling sedikit 5 (lima) tahun di bidang
mengembangkan Perusahaan. operasional dan paling rendah sebagai Pejabat
b. Selain memenuhi kriteria sebagaimana Eksekutif Bank.
dimaksud pada butir 1 di atas, untuk dapat 5. Setiap anggota Direksi harus memenuhi persyaratan
diangkat sebagai anggota Direksi Perseroan, lain, yaitu:
seseorang harus memenuhi syarat formal a. Bukan pengurus partai politik, calon anggota
sebagai berikut: legislatif, dan/atau anggota legislatif pada
Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 511
Page 81
Tata Kelola
Perusahaan
Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah e. Tidak sedang menduduki jabatan yang
Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah berdasarkan peraturan perundang-undangan
Kabupaten/Kota; dilarang untuk dirangkap dengan jabatan
b. Bukan calon kepala/wakil kepala daerah dan/ anggota Direksi;
atau kepala/wakil kepala daerah, termasuk f. Memiliki dedikasi dan menyediakan waktu
pejabat kepala/wakil kepala daerah; sepenuhnya untuk melakukan tugasnya yang
c. Tidak menjabat sebagai anggota Direksi pada dinyatakan dengan surat pernyataan dari yang
BUMN atau Anak Perusahaan yang bersangkutan bersangkutan;
selama 2 (dua) periode; g. Sehat jasmani dan Rohani (tidak sedang
d. Tidak sedang menjabat sebagai pejabat menderita suatu penyakit yang dapat
pada Kementerian/Lembaga, anggota Dewan menghambat pelaksanaan tugas sebagai
Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN lain, anggota Direksi), yang dibuktikan dengan surat
anggota Direksi pada BUMN lain, anggota Direksi keterangan sehat dari rumah sakit; dan
pada Anak Perusahaan dan/atau badan usaha h. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan
lainnya; telah melaksanakan kewajiban membayar pajak
dalam dua tahun terakhir.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Direksi mengacu pada Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
yang telah disahkan melalui Kebijakan Khusus Nomor KK.6-G Tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi. Pedoman
dan Tata Tertib Kerja Direksi merupakan satu infrastruktur tata kelola yang menjadi pedoman bagi Direksi dalam
melaksanakan tugas, wewenang, tanggung jawab, hak dan kewajiban selaku pengurus Perseroan. Pedoman dan
Tata Tertib Kerja Direksi disusun berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, mengacu pada peraturan tentang
Perseroan Terbatas, Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan mengikat Perseroan.
Adapun isi Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi adalah sebagai berikut:
Bab I Pendahuluan
Organisasi dan Kewenangan
Bab II A. Organisasi Dalam Ruang Lingkup Tata Tertib Kerja Direksi
B. Kewenangan Organisasi Ruang Lingkup Tata Tertib Kerja Direksi
Bab III Nilai-nilai
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
A. Struktur dan Komposisi Direksi
B. Persyaratan Anggota Direksi
C. Kriteria Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan
D. Rangkap Jabatan Direksi
E. Pengangkatan dan Pemberhentian Direksi
F. Masa Jabatan Direksi
G. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
H. Kewajiban Direksi
I. Hak dan Wewenang Direksi
J. Perbuatan-perbuatan Direksi yang Memerlukan Persetujuan Dewan Komisaris
Bab IV K. Pembagian Tugas dan Wewenang Direksi
L. Larangan
M. Transparansi
N. Etika Kerja
O. Waktu Kerja
P. Pengaturan Rapat
Q. Kepemimpinan
R. Evaluasi Kinerja Direksi
S. Pelaporan dan Pertanggungjawaban
T. Komite
U. Lain-Lain
Bab V Risiko dan Mitigasi
Bab VI Dokumentasi, Administrasi, dan Pelaporan
Bab VII Monitoring
Bab VIII Penutup
512 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 82
Laporan
Tahunan 2024
Kebijakan Rangkap Jabatan Direksi
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai:
1. Anggota Direksi pada BUMN dan badan usaha lainnya;
2. Anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN lainnya;
3. Jabatan struktural dan fungsional lainnya pada instansi/lembaga pemerintah pusat dan/atau daerah;
4. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan;
5. Pengurus partai politik, anggota legislatif dan/atau kepala daerah/wakil kepala daerah;
6. Jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan; dan/atau
7. Menjadi calon legislatif atau calon kepala daerah/wakil kepala daerah.
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau Pejabat
Eksekutif pada Perseroan, perusahaan dan/atau lembaga lain. Tidak termasuk rangkap jabatan dalam hal Direksi
yang bertanggung jawab terhadap pengawasan atas penyertaan Perseroan pada perusahaan anak, menjalankan
tugas fungsional menjadi anggota Dewan Komisaris pada perusahaan anak bukan bank yang dikendalikan oleh
Perseroan, sepanjang tidak mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab sebagai anggota Direksi Perseroan.
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris pada perusahaan lain, kecuali:
1. Dewan Komisaris pada Anak Perusahaan/Perusahaan terafiliasi Perseroan, selain sebagai Komisaris Utama; dan
2. Dewan Komisaris pada badan usaha lain untuk mewakili/memperjuangkan kepentingan Bank sepanjang
memperoleh izin dari Menteri.
3. Dewan Pengawas Dana Pensiun, yang dimiliki oleh Perseroan.
Anggota Direksi yang mempunyai rangkap jabatan pada Anak Perusahaan dan Dana Pensiun, wajib mendapatkan
persetujuan dari Rapat Dewan Komisaris. (pasal 15 POJK 17/2023).
Tabel Rangkap Jabatan Direksi
Jabatan pada Perusahaan/ Nama Perusahaan/
Nama Jabatan
Instansi Lain Instansi Lain
Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama - -
Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama - -
Nofry Rony Poetra Direktur Finance - -
Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management - -
Eko Waluyo Direktur Human Capital, - -
Compliance, and Legal
Setiyo Wibowo Direktur Risk Management - -
Jasmin Direktur Distribution and - -
Institutional Funding
Andi Nirwoto Direktur Information - -
Technology
Hirwandi Gafar Direktur Consumer - -
Hakim Putratama Direktur Operations and - -
Customer Experience
Muhammad Iqbal* Direktur SME and Retail Funding - -
* Diangkat melalui RUPS Tahunan 2024 tanggal 06 Maret 2024 dan telah lulus fit and proper test tanggal 8 Agustus 2024.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 513
Page 83
Tata Kelola
Perusahaan
3. Rapat Terjadwal Direksi wajib dihadiri oleh minimal
Pengelolaan Benturan Kepentingan Direksi
2/3 dari jumlah anggota Direksi.
4. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan oleh anggota
Setiap anggota Direksi dilarang mengambil dan/atau
Direksi yang berhak mewakili Direksi.
menerima keuntungan pribadi baik secara langsung 5. Pemanggilan Rapat Direksi harus mencantumkan
maupun tidak langsung dari kegiatan Perseroan, selain acara, tanggal, waktu, tempat rapat, dan
remunerasi dan fasilitas lain yang sah, yang ditetapkan menyertakan bahan rapat.
berdasarkan keputusan RUPS. Anggota Direksi dilarang 6. Pemanggilan Rapat Direksi harus dilakukan secara
memanfaatkan Perseroan untuk kepentingan pribadi, tertulis dan disampaikan atau diserahkan langsung
keluarga dan/atau pihak lain yang dapat merugikan kepada setiap anggota Direksi dengan tanda
atau mengurangi keuntungan Perseroan. terima yang memadai, atau dengan pos tercatat
atau dengan jasa kurir, sarana elektronik atau
Anggota Direksi dilarang memberikan atau dengan sarana tercepat lainnya paling lambat 5
menawarkan atau menerima, baik langsung maupun (lima) hari sebelum rapat diadakan, dengan tidak
tidak langsung, sesuatu yang berharga kepada atau memperhitungkan tanggal pemanggilan dan
dari pelanggan atau seorang pejabat Pemerintah tanggal rapat, atau dalam waktu yang lebih singkat
untuk memengaruhi atau sebagai imbalan atas apa jika dalam keadaan mendesak.
yang telah dilakukannya dan tindakan lainnya, sesuai 7. Bahan rapat untuk Rapat Terjadwal sebagaimana
ketentuan peraturan perundang-undangan. Setiap dimaksud disampaikan kepada peserta rapat
anggota Direksi yang secara pribadi dengan cara paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum rapat
apapun, baik secara langsung maupun secara tidak diselenggarakan melalui sarana email atau sarana
langsung, mempunyai kepentingan dalam suatu tercepat lainnya.
transaksi, kontrak atau kontrak yang diusulkan dalam 8. Bahan rapat untuk rapat yang diselenggarakan di
mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus luar jadwal, penyampaian bahan rapatnya paling
dinyatakan sifat kepentingannya dalam suatu Rapat lambat pada saat rapat diselenggarakan.
Direksi dan karenanya tidak berhak untuk ikut dalam 9. Penyelenggaraan Rapat Direksi dapat dilakukan
mengambil suara mengenai hal-hal yang berhubungan setiap waktu apabila dipandang perlu oleh seorang
dengan transaksi atau kontrak tersebut. atau lebih anggota Direksi; atau atas permintaan
tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan
Dalam hal terjadi Benturan Kepentingan (conflict Komisaris.
interest) yaitu suatu kondisi dimana kepentingan 10. Dalam hal anggota Direksi tidak dapat menghadiri
ekonomis Perseroan berbenturan dengan kepentingan Rapat Direksi secara fisik, maka anggota Direksi dapat
ekonomis pribadi, maka Anggota Direksi hendaknya menghadiri rapat dengan sarana telekonferensi,
senantiasa harus: video konferensi, atau sarana elektronik lainnya
1. Mengutamakan kepentingan Perseroan dan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam hal
mengurangi keuntungan Bank dalam hal terjadi Rapat Direksi dilaksanakan dengan sarana teknologi
benturan kepentingan. telekonferensi, harus dilengkapi:
2. Menghindarkan diri dari pengambilan keputusan a. Dasar keputusan penyelenggaraan rapat
dalam situasi dan kondisi adanya benturan dengan menggunakan sarana teknologi
kepentingan. telekonferensi, antara lain seperti ketentuan
3. Melakukan pengungkapan dalam hal pengambilan intern Bank dan/atau risalah Rapat Direksi.
keputusan tetap harus diambil pada kondisi adanya b. Bukti rekaman penyelenggaraan rapat.
benturan kepentingan. c. Risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh
4. Dalam hal pemberian kredit kepada anggota Direksi, peserta rapat yang hadir secara fisik maupun
harus berdasarkan batas kewajaran sesuai dengan melalui sarana teknologi telekonferensi.
peraturan Bank yang berlaku tanpa membedakan 11. Dalam Rapat Direksi, seorang anggota Direksi dapat
dengan nasabah lainnya (arm’s length basis). diwakili hanya oleh anggota Direksi lain berdasarkan
5. Melaporkan transaksi saham Perseroan dalam surat kuasa. Seorang anggota Direksi hanya dapat
waktu 3 (tiga) hari kerja. mewakili seorang anggota Direksi lainnya.
12. Rapat Direksi diadakan di tempat kedudukan
Rapat Direksi Perseroan atau di tempat kegiatan usaha Perseroan
atau di tempat lain di wilayah Republik lndonesia.
Kebijakan Rapat Direksi 13. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama. Apabila
Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan, maka:
1. Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi secara a. Wakil Direktur Utama yang memimpin; atau
berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam setiap b. Direktur yang ditunjuk secara tertulis oleh Direktur
bulan atau yang disebut Rapat Terjadwal Direksi Utama yang memimpin rapat apabila pada saat
(Rapat ALCO dan Performance Review). yang bersamaan Wakil Direktur Utama tidak
2. Direksi harus menjadwalkan Rapat Terjadwal Direksi hadir atau berhalangan; atau
untuk tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun c. Direktur yang ditunjuk oleh Wakil Direktur Utama,
buku. apabila pada saat yang bersamaan Direktur
Utama dan Wakil Direktur Utama tidak hadir
514 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 84
Laporan
Tahunan 2024
atau berhalangan dan Direktur Utama tidak tertulis dan semua anggota Direksi memberikan
melakukan penunjukan; atau persetujuan mengenai usul yang diajukan secara
d. Apabila RUPS tidak mengangkat Wakil Direktur tertulis serta menandatangani persetujuan tersebut
Utama, maka dalam hal Direktur Utama tidak secara tertulis serta menandatangani persetujuan
hadir atau berhalangan, maka salah seorang tersebut secara sirkuler. Keputusan yang diambil
Direktur yang ditunjuk secara tertulis oleh Direktur dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang
Ulama yang memimpin rapat; atau sama dengan Keputusan yang diambil dengan sah
e. Dalam hal Direktur Utama tidak melakukan dalam Rapat Direksi.
penunjukan, maka Direktur yang terlama 9. Setiap anggota Direksi yang secara pribadi dengan
dalam jabatan sebagai anggota Direksi yang cara apapun, baik secara langsung maupun secara
memimpin Rapat Direksi; atau tidak langsung, mempunyai kepentingan dalam suatu
f. Dalam hal terdapat lebih dari 1 (satu) orang transaksi, kontrak atau kontrak yang diusulkan dalam
Direktur dengan masa jabatan paling lama mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus
sebagai anggota Direksi, maka Direktur yang dinyatakan sifat kepentingannya dalam suatu Rapat
tertua dalam usia yang bertindak sebagai Direksi dan karenanya tidak berhak untuk ikut dalam
pimpinan Rapat Direksi. mengambil suara mengenai hal yang berhubungan
dengan transaksi atau kontrak tersebut.
Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris 10. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan
Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi bersama pedoman dan tata tertib kerja mengikat dan
Dewan Komisaris secara berkala paling sedikit 1 (satu) menjadi tanggung jawab seluruh anggota Direksi.
kali dalam 4 (empat) bulan.
Hasil Rapat
Rapat Komite Direksi 1. Hasil rapat wajib dituangkan dalam Risalah Rapat
Rapat Komite dapat dilakukan setiap waktu berdasarkan yang memuat segala sesuatu yang dibicarakan
kebutuhan Komite dan atas permintaan tertulis dari dan diputuskan dalam rapat, termasuk tetapi tidak
sekretaris dan/atau anggota Komite. terbatas pada pendapat yang berkembang dalam
rapat, baik pendapat yang mendukung maupun yang
Pengambilan Keputusan tidak mendukung atau pendapat berbeda (dissenting
1. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil opinion), serta alasan ketidakhadiran anggota Direksi,
keputusan yang mengikat apabila dihadiri dan atau apabila ada. Risalah Rapat harus dibuat oleh seorang
diwakili oleh lebih dari ½ (satu per dua) dari bagian yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh Ketua
dari jumlah suara yang dikeluarkan. Rapat serta kemudian ditandatangani oleh seluruh
2. Dalam hal terdapat lebih dari 1 (satu) usulan, maka anggota Direksi yang hadir dan disampaikan kepada
dilakukan pemilihan ulang sehingga salah 1 (satu) seluruh anggota Direksi.
usulan memperoleh suara lebih dari ½ (satu per dua) 2. Dalam hal terdapat anggota Direksi yang tidak
dari bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. menandatangani Risalah Rapat, yang bersangkutan
3. Pengambilan keputusan Rapat Direksi dilakukan wajib menuliskan alasannya dalam surat tersendiri
berdasarkan musyawarah mufakat. yang dilekatkan pada Risalah Rapat.
4. Dalam hal tidak tercapai keputusan musyawarah 3. Risalah Rapat Direksi merupakan bukti yang sah
mufakat, pengambilan keputusan dilakukan untuk para anggota Direksi dan untuk pihak ketiga
berdasarkan pemungutan suara. Keputusan pada mengenai Keputusan yang diambil dalam rapat
pemungutan suara harus memperoleh suara lebih yang bersangkutan.
dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah suara yang 4. Salinan risalah rapat wajib diberikan kepada setiap
sah yang dikeluarkan dalam rapat. anggota Direksi, baik yang bersangkutan hadir
5. Dalam Rapat Direksi, setiap anggota Direksi berhak maupun tidak hadir dalam rapat Direksi tersebut.
mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) 5. Risalah asli dari rapat Direksi wajib didokumentasikan
suara untuk anggota Direksi lain yang diwakilinya dan disimpan oleh Perseroan.
dengan sah. 6. Jumlah rapat direksi dan jumlah kehadiran masing-
6. Suara blanko (abstain) dianggap menyetujui masing anggota Direksi wajib disampaikan pada
usul yang diajukan dalam rapat. Suara yang tidak Laporan Tahunan.
sah dianggap tidak ada dan tidak dihitung dalam
menentukan jumlah suara yang dikeluarkan dalam Rencana Rapat Direksi
rapat.
7. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan Rencana Rapat Direksi berdasarkan Anggaran Dasar
dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan, Perseroan, telah disepakati bahwa Rapat Direksi
sedangkan pemungutan suara mengenai hal-hal tahun 2025 akan dilaksanakan minimal 1 (satu) kali
lain dilakukan secara lisan, kecuali Ketua Rapat tiap bulan dan/atau sesuai kebutuhan. Direksi juga
menentukan lain tanpa ada keberatan berdasarkan melakukan Rapat bersama Komite di bawah Direksi
suara terbanyak dari yang hadir. yang dijadwalkan waktunya sesuai dengan kebutuhan.
8. Direksi dapat juga mengambil Keputusan yang sah
tanpa mengadakan Rapat Direksi dengan ketentuan
semua anggota Direksi telah diberitahu secara
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 515
Page 85
Tata Kelola
Perusahaan
Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara berkala Direksi harus menjadwalkan Rapat Terjadwal Direksi
paling sedikit 1 (satu) kali dalam setiap bulan atau yang untuk tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun
disebut Rapat Terjadwal Direksi (Performance Review), buku. Dalam pengambilan Keputusan, Rapat Terjadwal
yang dijadwalkan untuk tahun berikutnya sebelum Direksi wajib dihadiri oleh minimal 2/3 dari jumlah
anggota Direksi.
berakhirnya tahun buku. Adapun agenda yang dibahas
sekurang-kurangnya meliputi:
Pemanggilan rapat Direksi dilakukan secara tertulis dan
1. Penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana
disampaikan secara langsung kepada setiap anggota
Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP). Direksi paling lambat 5 (lima) hari sebelum rapat
2. Reviu Kinerja Perseroan secara berkala. diadakan. Bahan rapat disampaikan kepada peserta
3. Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM. rapat paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum rapat
4. Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan dan Tindak diselenggarakan melalui sarana email atau sarana
Lanjut temuan Audit Internal maupun Eksternal. elektronik lainnya.
Rapat Internal Direksi
Sepanjang tahun 2024, agenda, tanggal dan peserta rapat internal Direksi adalah sebagai berikut.
Tabel Rapat Internal Direksi
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
1. Pembahasan Rencana RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 1 1
2. 2 Januari 2024 Perubahan Struktur Grade BTN 1 1
3. Penyampaian Executive Summary BRRM Tahun 2023 1 1
4. Agenda Umum 1 1
5. Penyampaian SLE Index BTN 1 1
6. 8 Januari 2024 Cleansing Data CIF 1 1
7. Rangkaian Kegiatan HUT BTN 1 1
8. Pengadaan Konsultan Due Diligence BMI 1 1
9. Investor Communication Plan 2024 Izin 1
10. Update Progress Annual Report Izin Izin
15 Januari 2024
11. Penyampaian Rebranding Logo Baru BTN 1 1
12. Performance Review Desember 2023 Izin 1
Pengkinian Surat Kesepakatan Bersama (SKB) tentang
13. Dinas 1
22 Januari 2024 Pedoman Pola Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi
14. Progress Transformasi Budaya Perusahaan Dinas 1
15. Penyampaian Master Logo Baru BTN 1 1
16. 23 Januari 2024 Pembahasan Materi RBB 2024 - 2026 bersama OJK 1 1
17. Perkembangan Accrued Interest 1 1
18. Usulan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris 2024 1 1
19. Update Penyelesaian Annual Report 1 1
20. Rangkaian Kegiatan HUT BTN 1 1
Laporan Pelaksanaan Project Tiger dan Perapihan
21. 29 Januari 2024 1 1
Dokumentasi
Pembahasan KPI Kolegial Tahun 2024 dan Pencapaian KPI
22. 1 1
Kolegial dan Direktorat
Risk Assessment & Collection Strategy Pasca Pemberitahuan
23. 1 1
Perpanjangan Relaksasi Restruk Covid 19
24. 2 Februari 2024 Rebranding Proposal Logo Baru BTN 1 Izin
516 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 86
Laporan
Tahunan 2024
SWB HRG JSM ENR AND EW NRP HP MIQ*
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 Dinas 1 1 Izin 1
1 1 1 Dinas 1 1 Izin 1
1 1 1 Dinas 1 1 1 1
1 1 1 Dinas 1 1 1 1
1 Dinas Dinas 1 Cuti 1 1 1
1 Dinas Dinas 1 Cuti 1 1 1
1 1 1 1 Cuti 1 1 1
1 1 1 1 Cuti 1 1 1
1 1 1 1 Cuti 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 517
Page 87
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
25. Laporan Keuangan Posisi 31 Januari 2024 1 1
26. Rencana Pemekaran Kantor Wilayah 1 1
5 Februari 2024
Strategi Peningkatan DPK Lembaga Segmen Midsize Institution
27. 1 1
Tahun 2024
28. 6 Februari 2024 KPTI 1 1
29. Manpower Planning Tahun 2024 1 1
13 Februari 2024
30. Pencapaian KPI Kolegial & Direktorat Tahun 2023 1 1
31. Rapat Pendiri, Dewan Pengawas, Dan Pengurus Dana Pensiun BTN 1 Dinas
32. Update progress Persiapan RUPS 1 Dinas
19 Februari 2024
33. Inisiatif Produk BTN Paylater 1 Dinas
34. Update Project Decision Engine Consumer 1 Dinas
35. 20 Februari 2024 Performance Review Januari 2024 1 Dinas
36. Agenda Umum 1 1
37. Update Project Camel 1 1
38. 26 Februari 2024 Strategi Pengelolaan Wholesale Funding Izin 1
39. Update Account Novasi Izin 1
40. Pencapaian Nilai KPI Unit Kerja 1 1
41. Pembahasan Debitur Watchlist Izin 1
4 Maret 2024
42. Legal Review Atas Regulasi PKPU/Pailit 1 1
43. Usulan Fasilitas BOD Izin 1
13 Maret 2024
44. Usulan Perubahan Struktur Organisasi 1 1
45. 14 Maret 2024 Performance Review Februari 2024 1 1
46. Agenda Umum 1 1
Post Implementation Review Mobile Baking Paska Release
47. 1 1
18 Maret 2024 Februari 2023
48. Update Project Camel 1 Izin
49. Update Kegiatan Jakarta International Marathon 1 Izin
50. 25 Maret 2024 Perbaikan Proses KUR 1 1
51. Agenda Umum 1 1
52. Hasil Limited Due Diligence Spin Off UUS BTN 1 1
53. 1 April 2024 Persiapan Idul Fitri 1 1
54. Penyusunan RJPP BTN 2025 - 2029 1 1
55. Update Usulan Layout Peruntukan GF Menara 2 BTN 1 1
56. 22 April 2024 Update Project Camel Dinas 1
57. 23 April 2024 Performance Review Maret 2024 1 1
58. Update Kegiatan Leadership Forum 1 1
30 April 2024
59. Update Kasus KC Banjarmasin 1 1
60. Agenda Umum 1 1
61. 6 Mei 2024 Susunan Komite Di Bawah Direksi 1 1
62. Update Project Konstruksi dan Sentralisasi Kendaraan sewa 1 Izin
518 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 88
Laporan
Tahunan 2024
SWB HRG JSM ENR AND EW NRP HP MIQ*
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 Dinas 1
1 1 1 1 1 1 Dinas 1
1 1 1 1 1 1 Dinas 1
Dinas 1 1 1 1 1 Dinas 1
1 1 1 1 Dinas Dinas 1 1
1 1 1 1 Dinas Dinas 1 1
1 1 1 1 Dinas Dinas 1 1
1 1 1 1 Dinas Dinas 1 1
1 1 1 1 Dinas Dinas 1 1
Dinas Izin 1 1 1 Izin Izin 1
Dinas 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 Izin 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 Izin 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 Sakit 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
Dinas 1 1 1 1 1 Dinas 1 1
Dinas 1 1 1 1 1 1 1 1
1 Izin 1 1 Izin 1 1 1 1
1 Izin 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 Izin 1 Sakit
1 1 1 1 1 1 1 1 Sakit
1 1 Izin 1 1 1 1 1 Sakit
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 519
Page 89
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
63. Agenda Umum 1 Dinas
64. Usulan Pengembangan Struktur Organisasi SHAD 1 Dinas
13 Mei 2024 Persetujuan Ijin Prinsip Konstruksi JKT Kebon Jeruk dan KC
65. 1 Dinas
Kelapa Gading Square
66. Update Rencana Investasi BTN di IKN 1 Dinas
67. 14 Mei 2024 Performance Review Bulan April 2024 1 Dinas
68. Perubahan Penghasilan dan Fasilitas Perjalanan Dinas BOD 1 1
69. Visi, Misi & Corporate Strategy BTN 2025 - 2029 1 1
70. 20 Mei 2024 Penyesuaian KPI Direktorat & SEVP BTN Tahun 2024 1 1
71. Persetujuan Fasad KC Kebon Jeruk dan KC Kelapa Gading 1 1
72. Agenda Umum 1 1
73. Update Project Camel 1 Dinas
74. 22 Mei 2024 Usulan Skema KPR Subsidi 1 Dinas
75. Simulasi Subdebt Terhadap CAR pada RKAP 2024 1 Dinas
76. Update RJPP BTN 2025 - 2029 1 1
27 Mei 2024
77. Update Pembuatan Company Profile 1 1
78. 28 Mei 2024 KPTI 1 1
79. Agenda Umum 1 1
80. Update Kegiatan Jakarta International Marathon 1 1
3 Juni 2024 Usulan Asset Buying Kredit, Mitra Channeling, & Sales Model
81. 1 1
Personal Banking
82. Usulan Perubahan RKAP 2024 1 1
83. Agenda Umum 1 1
84. Update Cash Management 1 1
85. Presentasi Desain Seragam PBO dan Debit Card BTN Prospera 1 1
10 Juni 2024
86. Laporan Gangguan Layanan di Outlet 1 1
Pemilihan Pemenang Desain Seragam Desain Blazer Frontliner
87. 1 1
Hari Jumat
88. 11 Juni 2024 Performance Review Bulan Mei 2024 1 1
89. 12 Juni 2024 Usulan Perubahan RKAP 2024 1 1
90. 15 Juni 2024 Usulan Perubahan RKAP 2024 1 1
91. BTN Prospera Izin 1
19 Juni 2024
92. Usulan Perubahan RKAP 2024 1 1
93. Update Audit Kasus Fraud KC BSD 1 1
24 Juni 2024
94. Arahan terhadap Kasus Cawang 2 1 1
95. Project Kick Off dan Update Progress Digital Branch 1 1
96. Rencana Tokenisasi DIRE 1 1
Usulan Perubahan KPI Direktorat, Unit Kerja dan Individu
97. 1 Juli 2024 1 1
Semester II Tahun 2024
98. Usulan Rencana Permodalan BTN Syariah 1 1
99. Antisipasi Serangan Ransomware Lockbite 3,0 1 1
520 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 90
Laporan
Tahunan 2024
SWB HRG JSM ENR AND EW NRP HP MIQ*
Dinas 1 1 1 1 1 1 Izin 1
Dinas 1 1 1 1 1 1 Izin 1
Dinas 1 1 1 1 1 1 Izin 1
Dinas 1 1 1 1 1 1 Izin 1
Dinas 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
Dinas 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
Dinas 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
Dinas 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 Izin 1
1 1 1 1 1 1 1 Izin 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
Dinas 1 1 1 Cuti Dinas 1 Dinas 1
Dinas 1 1 1 Cuti Dinas 1 Dinas 1
Dinas 1 1 1 Cuti Dinas 1 Dinas 1
Dinas 1 1 1 Cuti Dinas 1 Dinas 1
Dinas 1 1 1 Cuti Dinas 1 Dinas 1
Dinas 1 1 1 Cuti Dinas 1 1 1
Dinas Dinas 1 1 Cuti Dinas 1 1 1
1 1 1 1 Cuti 1 1 1 1
1 1 1 1 Cuti Izin 1 1 1
1 1 1 1 Cuti 1 1 1 1
1 1 1 1 Cuti 1 1 Pendidikan 1
1 1 1 1 Cuti 1 1 Pendidikan 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 521
Page 91
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
100. Pembahasan Gap Analysis Spin Off UUS BTN Izin 1
101. Update Kasus Fraud KCS Makassar 1 1
9 Juli 2024
102. Penyesuaian RA RT Tahun 2024 1 1
103. Permohonan Ijin Prinsip Pengadaan Fraud Detection System Izin 1
104. Update Penghentian RDN BTN oleh KSEI Pendidikan 1
15 Juli 2024
105. Performance Review Bulan Juni 2024 Pendidikan 1
106. 22 Juli 2024 Kick Off Meeting GRC Roadmap 1 1
107. Agenda Umum 1 Izin
29 Juli 2024
108. Strategi Peningkatan Tabungan 1 1
109. 30 Juli 2024 Perubahan KPI Kolegial Direksi Tahun 2024 1 Izin
110. Agenda Umum 1 Pendidikan
6 Agustus 2024
111. Strategi Peningkatan Tabungan 1 Pendidikan
Rencana Perpindahan Direksi ke Menara 2 BTN dan Penetapan
112. Izin 1
Project Re Fasad Menara BTN
113. Usulan Kerjasama Joint Financing dengan Bank Banten 1 1
12 Agustus 2024
114. Strategi Peningkatan FBI dan Penurunan CoF 1 1
115. Update Progress Mobile Banking Syariah 1 1
116. Agenda Umum 1 1
117. 13 Agustus 2024 Performance Review Juli 2024 1 1
Update Progress Due Diligence Akuisisi Bank Umum Syaria
118. 1 1
(Project Hijra)
119. 19 Agustus 2024 Update Project Digital Branch 1 1
120. Skenario Postur Financial BTN 2025-2029 1 1
121. Update Rebranding logo baru di KC dan KCP 1 1
122. RJPP 2025-2029 Dinas 1
2 September 2024
123. Agenda Umum Dinas 1
124. Agenda Umum Dinas 1
125. 9 September 2024 Update Progress Rebranding Jaringan Kantor Dinas 1
126. Implementasi Sertifikat Elektronik Dinas 1
127. Performance Review Agustus 2024 1 1
10 September 2024
128. Naming Wholesale Portal 1 1
129. Remunerasi Dana Pensiun BTN 1 1
130. Naming Ruang Rapat Lantai 32 Menara 2 BTN 1 1
131. Kick Off Meeting Audit Laporan Keuangan 1 1
17 September 2024
132. Update Progress Online On Boarding 1 1
133. Program Akuisisi Mobile Banking 1 1
134. Simulasi Permodalan 1 1
135. Agenda Umum Dinas 1
23 September 2024
136. RJPP 2025-2029 Dinas 1
137. 24 September 2024 KPTI Dinas 1
138. 1 Oktober 2024 Agenda Umum 1 1
522 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 92
Laporan
Tahunan 2024
SWB HRG JSM ENR AND EW NRP HP MIQ*
1 1 1 1 1 1 1 1 Izin
1 1 1 1 1 1 1 1 Izin
1 1 1 1 1 1 1 1 Izin
1 1 1 1 1 1 1 1 Izin
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 Dinas 1 1 1 Dinas
1 1 1 1 Dinas 1 1 1 Dinas
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 Izin 1 1 1 1 1 1 1
1 Izin 1 1 1 1 1 1 1
1 Izin 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 Izin
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
Dinas 1 1 1 1 Dinas 1 1 Dinas
Dinas 1 1 1 1 Dinas 1 1 Dinas
Dinas 1 1 1 1 Dinas 1 1 Dinas
Dinas 1 1 1 1 1 1 1 Dinas
Dinas 1 1 1 1 1 1 1 Dinas
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 Dinas Dinas 1 1
1 1 1 1 1 1 Dinas 1 1
1 1 1 1 1 Dinas Dinas 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 523
Page 93
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
139. Agenda Umum 1 Dinas
7 Oktober 2024
140. Update Progress Project Hijra 1 Dinas
141 8 Oktober 2024 Performance Review September 2024 1 Dinas
142. Agenda Umum 1 1
143. Update Project Tiger 1 1
144. 14 Oktober 2024 Perbaikan Proses SLA Non Subsidi 1 1
145. Update Project ICOFR 1 1
146. Update Kerja sama BTN dengan PT Pos Indonesia 1 1
147. Agenda Umum 1 1
148. Update Project Tiger 1 1
21 Oktober 2024
149. Rencana Penerbitan Global Bond 1 1
150. Update Lesson Learned System Down BTN Mobile 1 1
151. Agenda Umum Dinas 1
28 Oktober 2024 Renaming Superapp, Wholesale Portal, dan Internet Banking
152. Dinas 1
Business
153. Agenda Umum 1 1
154. Laporan Evaluasi Penerapan APU PPT dan PPPSPM 2024 1 1
155. 4 November 2024 Road Map GRC 2025-2029 1 1
156. Update Soft Launching dan Renaming Super Apps BTN Mobile 1 1
157. Update Penyelesaian PPJB 1 1
Strategi Pengelolaan dan Usulan Alokasi CKPN Debitur
158. Dinas 1
Watchlist 2025
159. Pembahasan Usulan Draf Kode Etik (Code of Conduct) Dinas 1
Performance Review Dana Pensiun BTN s.d. September 2024
160. 11 November 2024 Dinas 1
dan Inisiatif Roadmap Dana Pensiun BTN
161. Agenda Umum 1 1
Update Implementasi Aplikasi Integrated End to End
162. 1 1
Procurement
163. 12 November 2024 Performance Review Oktober 2024 1 1
164. Agenda Umum 1 1
165. 18 November 2024 Penyusunan RKAP 2025 1 1
166. Capital Call 1 1
167. 21 November 2024 Finalisasi RKAP 2025 1 1
168. Agenda Umum 1 1
169. 25 November 2024 Penginian KU.2 tentang Treasury, Funding, and Product Delivery 1 1
170. Exit Meeting Telaah Terbatas Laporan Keuangan September 2024 1 1
171. 28 November 2024 KPTI 1 1
172. Update Spin Off BTN Syariah 1 1
3 Desember 2024
173. Update Case Fraud KC Harapan Indah 1 1
174. 5 Desember 2024 Nominated Talent BUMN 1 1
524 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 94
Laporan
Tahunan 2024
SWB HRG JSM ENR AND EW NRP HP MIQ*
1 1 Dinas 1 Dinas 1 1 1 1
1 1 Dinas 1 Dinas 1 1 1 1
1 1 Dinas 1 1 Dinas 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 Izin Dinas 1 1 1
1 1 1 1 Izin Dinas 1 1 1
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1
1 Dinas Dinas Dinas Dinas 1 1 1 1
1 Dinas Dinas Dinas Dinas 1 1 1 1
1 Dinas Dinas Dinas Dinas 1 1 1 1
1 Dinas 1 Dinas Dinas 1 1 1 1
1 Dinas 1 Dinas Dinas 1 1 1 1
1 Dinas 1 Dinas Dinas 1 1 1 1
1 Dinas 1 Dinas 1 1 1 1 1
1 Dinas 1 Dinas 1 1 1 1 1
1 Dinas 1 Dinas 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 Dinas 1 1 1 Cuti 1 1 1
1 Dinas 1 1 1 Cuti 1 1 1
1 Dinas 1 1 1 Cuti 1 1 1
1 1 1 Dinas 1 Cuti 1 1 1
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 1
Dinas 1 1 1 1 1 1 1 1
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 525
Page 95
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
175. Agenda Umum Cuti 1
176. 9 Desember 2024 Performance Review November 2024 Cuti 1
177. Persetujuan Penginian KU.9, KU.7, KU.3, KU 1 Cuti 1
178. Agenda Umum 1 1
179. 16 Desember 2024 Penetapan RA RT 2025 1 1
180. Pelaksanaan Hapus tagih 1 1
181. Agenda Umum 1 1
182. Keputusan Cost and Benefit Project Tiger dan skema transaksi 1 1
183. Pelunasan 9 Debitur Project Tiger 1 1
23 Desember 2024
184. Project Hijra 1 1
185. Konversi RAK Transaksi ke RAK Dana Usaha 1 1
186. Contingency Plan Case KC Harapan Indah Dinas 1
187. Agenda Umum 1 1
188. Usulan KPI Direksi Kolegial 2025 1 1
189. 30 Desember 2024 Update Persiapan Pelaksanaan Rakernas 1 1
190. Penyelesaian Akun Selisih dan Akun Long Outstanding 1 1
191. Update Persiapan Penerbitan Junior Global Bond 1 1
** Diangkat melalui RUPS Tahunan 2024 tanggal 06 Maret 2024 dan telah lulus fit and proper test tanggal 8 Agustus 2024.
Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi
Sepanjang tahun 2024, agenda, tanggal dan peserta rapat gabungan Direksi Bersama Dewan Komisaris adalah
sebagai berikut.
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
1. 21 Februari 2024 a. Performance Review Bankwide s.d. Januari 2024;
b. Performance Review UUS s.d. Januari 2024;
c. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide dan UUS s.d. Januari
2024;
d. Progres Inititiative Corporate Plan Tahun 2024;
e. Cleansing Data CIF.
2. 24 April 2024 a. Performance Review UUS s.d. Maret 2024;
b. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide dan UUS s.d. Maret
2024;
c. Progres Implementasi Initiative Corporate Plan termasuk Pembahasan Strategi
Penghimpunan Dana Murah (CASA);
d. Progres Perbaikan Data Nasabah atau Customer Identification FIle (CIF) s.d. Maret 2024;
e. Monitoring Penyelesaian Dokumen Pokok Kredit Kategori Luar Ambang Toleransi (LAT) s.d.
Maret 2024;
f. Progress Update Project Rebranding;
g. Progress Update Project Camel;
526 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 96
Laporan
Tahunan 2024
SWB HRG JSM ENR AND EW NRP HP MIQ*
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 Dinas
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 Dinas
1 1 1 1 1 1 1 1 Dinas
1 1 1 1 1 1 1 1 Dinas
1 1 1 1 1 1 1 1 Dinas
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 Dinas 1 Dinas 1 1 1 1 1
1 1 1 Cuti 1 1 1 1 Izin
1 1 1 Cuti 1 1 1 1 Izin
1 1 1 Cuti 1 1 1 1 Izin
1 1 1 Cuti 1 1 1 1 Izin
1 1 1 Cuti 1 1 1 1 Izin
Direksi Dewan Komisaris
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Hadir 1. Chandra M. Hamzah 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Tidak Hadir 2. Iqbal Latanro 2. Tidak Hadir
3. Andi Nirwoto 3. Hadir 3. Armand B. Arief 3. Hadir
4. Elisabeth Novie Riswanti 4. Hadir 4. Sentot A. Sentausa 4. Hadir
5. Jasmin 5. Hadir 5. Andin Hadiyanto 5. Hadir
6. Setiyo Wibowo 6. Tidak Hadir 6. Herry Trisaputra Zuna 6. Tidak Hadir
7. Hirwandi Gafar 7. Hadir 7. Himawan Arief Sugoto 7. Hadir
8. Nofry Rony Poetra 8. Tidak Hadir 8. M. Yusuf Permana 8. Tidak Hadir
9. Eko Waluyo 9. Hadir
10. Hakim Putratama 10. Hadir
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Hadir 1. Chandra M. Hamzah 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Hadir 2. Iqbal Latanro 2. Hadir
3. Andi Nirwoto 3. Hadir 3. Armand B. Arief 3. Tidak Hadir
4. Elisabeth Novie Riswanti 4. Hadir 4. Sentot A. Sentausa 4. Hadir
5. Jasmin 5. Hadir 5. Andin Hadiyanto 5. Hadir
6. Setiyo Wibowo 6. Tidak Hadir 6. Herry Trisaputra Zuna 6. Hadir
7. Hirwandi Gafar 7. Hadir 7. Himawan Arief Sugoto 7. Hadir
8. Nofry Rony Poetra 8. Hadir 8. Adi Sulistyowati 8. Tidak Hadir
9. Eko Waluyo 9. Hadir 9. Bambang Widjanarko 9. Hadir sebagai pengamat
10. Hakim Putratama 10. Hadir
11. Muhammad Iqbal 11. Hadir sebagai pengamat
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 527
Page 97
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
3. 19 Juni 2024 a. Performance Review Bankwide s.d. Mei 2024 termasuk Prognosis untuk Triwulan II Tahun 2024;
b. Performance Review UUS s.d. Mei termasuk Prognosis untuk Triwulan II Tahun 2024;
c. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide dan UUS s.d. Mei 2024;
d. Progres Implementasi Initiative Corporate Plan termasuk Aspek Profitabilitas s.d. Mei 2024;
e. Progres Perbaikan Data Nasabah atau Customer Identification FIle (CIF) s.d. Mei 2024;
f. Monitoring Penyelesaian Dokumen Pokok Kredit (LAT, SKMHT, dan PPJB) s.d. Mei 2024;
g. Progres Update Project Camel dan Persiapan Pemisahan Spin-Off UUS.
4. 21 Agustus 2024 a. Performance Review Bankwide s.d. Juli 2024;
b. Performance Review UUS s.d. Juli 2024;
c. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide dan UUS s.d. Juli 2024;
d. Progres Implementasi Initiative Corporate Plan termasuk Aspek Profitabilitas s.d. Juli 2024;
e. Progres Perbaikan Data Nasabah atau Customer Identification File (CIF) s.d. Juli 2024;
f. Progres Update Project Camel 2.0 dan Persiapan Pemisahan (Spin-off) UUS.
5. 16 Oktober 2024 a. Pencapaian KPI Direksi secara Kolegial s.d. Triwulan III Tahun 2024;
b. Performance Review Bankwide dan Pencapaian KPI s.d. September 2024;
c. Performance Review UUS s.d. September 2024;
d. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide dan UUS s.d. September
2024;
e. Progres Implementasi Initiative Corporate Plan termasuk Aspek Profitabilitas s.d. September
2024;
f. Progres Perbaikan Data Nasabah atau Customer Identification File (CIF) s.d. September 2024;
g. Evaluasi dan Monitoring Produk Baru Bank (PPB) dan Kegiatan untuk Kepentingan Bank (KuKB)
termasuk Aspek Profitabilitas s.d. September 2024;
h. Monitoring Penyelesaian Dokumen Kredit Kategori Luar Ambang Toleransi (LAT, PPJB, dan
SKMHT) s.d. September 2024;
i. Progres Update Project Hijra dan Persiapan Pemisahan (Spin-off) UUS;
6. 18 Desember 2024 a. Performance Review Bankwide s.d. November 2024 dan Proyeksi hingga Desember 2024,
termasuk pendalaman strategi funding dan collection;
b. Performance Review UUS s.d. November 2024 dan Proyeksi hingga Desember 2024;
c. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide dan UUS s.d. November
2024 dan Penyampaian Penetapan Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan
Bankwide 2025;
d. Progres Implementasi Initiative Corporate Plan termasuk Aspek Profitabilitas s.d. November
2024;
e. Progres Implementasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) sesuai Regulasi serta
Monitoring Tindak Lanjut atas Diagnostic Review ICOFR;
f. Progres Update Project Hijra dan Persiapan Pemisahan (Spin-off) UUS;
g. Usulan Penggunaan Limit dan Pelaksanaan Hapus Tagih.
Pelaksanaan rapat gabungan Dewan Komisaris bersama Direksi sepanjang tahun 2024 disampaikan pada bagian
Rapat Dewan Komisaris Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
528 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 98
Laporan
Tahunan 2024
Direksi Dewan Komisaris
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Hadir 1. Chandra M. Hamzah 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Hadir 2. Iqbal Latanro 2. Tidak Hadir
3. Andi Nirwoto 3. Hadir 3. Armand B. Arief 3. Hadir
4. Elisabeth Novie Riswanti 4. Hadir 4. Sentot A. Sentausa 4. Hadir
5. Jasmin 5. Hadir 5. Andin Hadiyanto 5. Hadir
6. Setiyo Wibowo 6. Hadir 6. Herry Trisaputra Zuna 6. Hadir
7. Hirwandi Gafar 7. Hadir 7. Himawan Arief Sugoto 7. Hadri
8. Nofry Rony Poetra 8. Hadir 8. Adi Sulistyowati 8. Hadir sebagai pengamat
9. Eko Waluyo 9. Hadir 9. Bambang Widjanarko 9. Hadir sebagai pengamat
10. Hakim Putratama 10. Hadir
11. Muhammad Iqbal 11. Hadir sebagai pengamat
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Hadir 1. Chandra M. Hamzah 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Hadir 2. Iqbal Latanro 2. Hadir
3. Andi Nirwoto 3. Hadir 3. Armand B. Arief 3. Hadir
4. Elisabeth Novie Riswanti 4. Hadir 4. Sentot A. Sentausa 4. Hadir
5. Jasmin 5. Hadir 5. Andin Hidayanto 5. Tidak Hadir
6. Setiyo Wibowo 6. Hadir 6. Herry Trisaputra Zuna 6. Hadir
7. Hirwandi Gafar 7. Hadir 7. Himawan Arief Sugoto 7. Hadir
8. Nofry Rony Poetra 8. Hadir 8. Adi Sulistyowati 8. Hadir sebagai pengamat
9. Eko Waluyo 9. Hadir 9. Bambang Widjanarko 9. Hadir sebagai pengamat
10. Hakim Putratama 10. Hadir
11. Muhammad Iqbal 11. Hadir
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Hadir 1. Chandra M. Hamzah 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Hadir 2. Iqbal Latanro 2. Hadir
3. Andi Nirwoto 3. Hadir 3. Armand B. Arief 3. Hadir
4. Elisabeth Novie Riswanti 4. Hadir 4. Sentot A. Sentausa 4. Hadir
5. Jasmin 5. Hadir 5. Andin Hadiyanto 5. Hadir
6. Setiyo Wibowo 6. Hadir 6. Herry Trisaputra Zuna 6. Hadir
7. Hirwandi Gafar 7. Hadir 7. Himawan Arief Sugoto 7. Hadir
8. Nofry Rony Poetra 8. Hadir 8. Adi Sulistyowati 8. Hadir
9. Eko Waluyo 9. Hadir 9. Bambang Widjanarko 9. Hadir
10. Hakim Putratama 10. Hadir
11. Muhammad Iqbal 11. Hadir
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Tidak Hadir 1. Chandra M. Hamzah 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Hadir 2. Iqbal Latanro 2. Hadir
3. Andi Nirwoto 3. Hadir 3. Armand B. Arief 3. Hadir
4. Elisabeth Novie Riswanti 4. Hadir 4. Sentot A. Sentausa 4. Hadir
5. Jasmin 5. Tidak Hadir 5. Andin Hadiyanto 5. Hadir
6. Setiyo Wibowo 6. Hadir 6. Herry Trisaputra Zuna 6. Hadir
7. Hirwandi Gafar 7. Hadir 7. Himawan Arief Sugoto 7. Hadir
8. Nofry Rony Poetra 8. Hadir 8. Adi Sulistyowati 8. Tidak Hadir
9. Eko Waluyo 9. Hadir 9. Bambang Widjanarko 9. Hadir
10. Hakim Putratama 10. Hadir
11. Muhammad Iqbal 11. Hadir
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 529
Page 99
Tata Kelola
Perusahaan
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Direksi
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Direksi
Rapat Gabungan Direksi
Rapat Direksi RUPS
bersama Dewan Komisaris
Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase
Nama Jabatan
Kehadiran Kehadiran Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Nixon L.P. Direktur
191 158 82,72% 6 5 83,34% 1 1 100%
Napitupulu Utama
Oni
Wakil Direktur
Febriarto 191 166 86,91% 6 5 83,34% 1 1 100%
Utama
Rahardjo
Nofry Rony Direktur
191 179 93.72% 6 5 83,34% 1 1 100%
Poetra Finance
Elisabeth
Direktur Assets
Novie 191 165 86,39% 6 6 100% 1 1 100%
Management
Riswanti
Direktur
Human
Eko Waluyo Capital, 191 149 78,01% 6 6 100% 1 1 100%
Compliance,
and Legal
Setiyo Direktur Risk
191 165 86,39% 6 4 66,67% 1 1 100%
Wibowo Management
Direktur
Distribution
Jasmin and 191 182 95,29% 6 5 83,34% 1 1 100%
Institutional
Funding
Direktur
Andi Nirwoto Information 191 156 81,68% 6 6 100% 1 1 100%
Technology
Hirwandi Direktur
191 162 84,82% 6 6 100% 1 1 100%
Gafar Consumer
Direktur
Hakim Operations
191 178 93,19% 6 6 100% 1 1 100%
Putratama and Customer
Experience
Direktur SME
Muhammad
and Retail 149 124 83,22% 5 5 100% - - -
Iqbal*
Funding
* Diangkat melalui RUPS Tahunan 2024 tanggal 06 Maret 2024 dan telah lulus fit and proper test tanggal 8 Agustus 2024.
530 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 100
Laporan
Tahunan 2024
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi
Kebijakan kewajiban terkait pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi telah diatur dalam Pedoman
Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance). Program pendalaman pengetahuan bagi anggota Direksi
meliputi:
1. Anggota Direksi wajib mengikuti program pengembangan kompetensi berkelanjutan baik di dalam atau di
luar negeri dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan dalam kaitannya mendukung
pelaksanaan tugas, kewajiban, dan tanggung jawab.
2. Rencana pengembangan kompetensi berkelanjutan untuk anggota Direksi tertuang dalam program kerja
tahunan Direksi.
3. Dalam hal pendidikan berkelanjutan dilakukan di luar program kerja yang telah ditetapkan, maka pengembangan
kompetensi berkelanjutan wajib diputuskan dalam Direksi.
4. Anggota Direksi yang telah melakukan pengembangan kompetensi berkelanjutan wajib menyampaikan laporan
hasil pengembangan kompetensi secara tertulis kepada Dewan Komisaris atau disampaikan dalam Rapat Direksi.
5. Anggota baru Direksi wajib mengikuti program orientasi pengenalan Perseroan;
6. Hal-hal lain yang menyangkut fasilitas untuk pelaksanaan pendidikan berkelanjutan mengacu kepada peraturan
Perseroan.
Adapun pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti oleh Direksi selama tahun 2024 adalah
sebagai berikut.
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi/ Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 2 – 4 Mei 2024 McKinsey & PwC
Indonesia Risk
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko
Jakarta, 15 – 16 Mei 2024 Professional
Jenjang 7
Association (IRPA)
Nixon L.P.
Direktur Utama
Napitupulu Executive Course on Strategic
Universitas
Management and Leadership Cohort - 2 Jakarta, 3 – 16 Juli 2024
Pertahanan RI
Tahun 2024
Global Leadership Program by SRW&Co - Barcelona, Spain, 2 – 6
SRW&Co - IESE
IESE Business School September 2024
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 Jakarta, 7 Februari 2024 PT Garda Multi Talenta
BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 2 – 4 Mei 2024 McKinsey & PwC
Oni Febriarto Wakil Direktur
Rahardjo Utama
Cambridge, United
Cambridge Judge
Strategic Decision - Making for Leaders Kingdom, 7 – 9 Oktober
Business School
2024
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 Jakarta, 24 Januari 2024 PT Garda Multi Talenta
Pathways to Chartered Accountant BUMN School of
Jakarta, 1 Maret 2024
Indonesia Excellence (BSE)
BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 2 – 4 Mei 2024 McKinsey & PwC
Nofry Rony Direktur
Poetra Finance
Indonesia Risk
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko
Jakarta, 15 – 16 Mei 2024 Professional
Jenjang 7
Association (IRPA)
ACI Financial Markets
Refreshment Sertifikasi Treasury Jenjang 7 Jakarta, 15 Agustus 2024
Association
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 531
Page 101
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi/ Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 Jakarta, 24 Januari 2024 PT Garda Multi Talenta
BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 2 - 4 Mei 2024 McKinsey & PwC
Elisabeth
Direktur Assets
Novie
Management Lembaga
Riswanti Milan - La Spezia - Roma,
Executive Risk Management Program - Pengembangan
Italy, 9 – 18 November
Europe Perbankan Indonesia
2024
(LPPI)
Bimbingan Teknis Sertifikasi Human Forum Human Capital
Jakarta, 9 Februari 2024
Capital Indonesia Indonesia (FHCI)
Assessment Sertifikasi HC Skema Direktur Forum Human Capital
Jakarta, 22 Maret 2024
SDM Indonesia (FHCI)
Indonesia Risk
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Jakarta, 27 – 28 Maret
Professional
Jenjang 7 2024
Association (IRPA)
Lembaga
Pengembangan
Uji Kompetensi SMR Jenjang KKNI 7 Jakarta, 28 Maret 2024
Perbankan Indonesia
Direktur
(LPPI)
Human
Eko Waluyo Capital,
Seminar “Investasi Dana Pensiun Dalam Asosiasi Dana Pensiun
Compliance, Jakarta, 25 April 2024
Menghadapi Dinamika Suku Bunga” Indonesia
and Legal
BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 2 – 4 Mei 2024 McKinsey & PwC
Institut Akuntan
Webinar “Aligning the Tension of Interest –
Jakarta, 20 Juli 2024 Manajemen Indonesia
the main issue on achieving objectives”
(IAMI)
Global Leadership Program by SRW&Co - Barcelona, Spain, 2 – 4
SRW&Co - IESE
IESE Business School September 2024
Empowering the Future Workforce :
Bali, 19 – 20 September Forum Human Capital
Innovation, Resilience & Employee Well-
2024 Indonesia (FHCI)
being to make a Respectful Workplace
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 Jakarta, 7 Februari 2024 PT Garda Multi Talenta
Manila, USA, 21 Maret
Ideas Asia Pacific by UID-MIT Sloan Unity in Diversity
2024
Ideas Asia Pacific 2024 “Co-Initiating Boston, USA, 23 – 26 April
UID Bali
Module Orientation Workshop” 2024
BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 2 Mei 2024 McKinsey & PwC
Setiyo Direktur Risk
Wibowo Management Cambridge,
MIT Sloan Business
Ideas Asia Pacific - MIT Massachusetts, USA, 10
School
Juni 2024
Ideas Asia Pacific - in person workshop - UID Bali - MIT Sloan
Bali, 7 Agustus 2024
DEEP DIVE MODULE USA
Indonesia Risk
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Jakarta, 4 – 5 September
Professional
Jenjang 7 2024
Association (IRPA)
532 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 102
Laporan
Tahunan 2024
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi/ Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 Jakarta, 7 Februari 2024 PT Garda Multi Talenta
BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 2 – 4 Mei 2024 McKinsey & PwC
Direktur
Distribution Indonesia Risk
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko
Jasmin and Jakarta, 15 – 16 Mei 2024 Professional
Jenjang 7
Institutional Association (IRPA)
Funding
Cambridge, United
Cambridge Judge
Strategic Decision - Making for Leaders Kingdom, 7 – 9 Oktober
Business School
2024
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 Jakarta, 7 Februari 2024 PT Garda Multi Talenta
Direktur
Andi Nirwoto Information
Technology
BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 2 – 4 Mei 2024 McKinsey & PwC
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 Jakarta, 12 Januari 2024 PT Garda Multi Talenta
BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 2 – 4 Mei 2024 McKinsey & PwC
Indonesia Risk
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko
Hirwandi Direktur Jakarta, 12 – 13 Juni 2024 Professional
Jenjang 7
Gafar Consumer Association (IRPA)
Lembaga
Milan - La Spezia - Roma,
Executive Risk Management Program - Pengembangan
Italy, 9 -18 November
Europe Perbankan Indonesia
2024
(LPPI)
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 Jakarta, 24 Januari 2024 PT Garda Multi Talenta
BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 2 – 4 Mei 2024 McKinsey & PwC
Direktur
Hakim Operations
Indonesia Risk
Putratama and Customer Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko
Jakarta, 15 – 16 Mei 2024 Professional
Experience Jenjang 7
Association (IRPA)
Rotterdam, Netherlands, RSM Erasmus Business
Team Leadership
24 – 26 Juni 2024 School
Lembaga
Pembekalan Executive Overview Untuk Pengembangan
Jakarta, 18 – 19 April 2024
BOD Perbankan Indonesia
(LPPI)
Direktur SME
Muhammad BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 2 – 4 Mei 2024 McKinsey & PwC
and Retail
Iqbal*
Funding
Leading with Finance - Harvard Business Harvard Business
Jakarta, 15 – 26 Mei 2024
School School
Corporate Governance Program: New York City, USA, 10 -13 Columbia Business
Developing Exceptional Board Leaders September 2024 School
* Diangkat melalui RUPS Tahunan 2024 tanggal 06 Maret 2024 dan telah lulus fit and proper test tanggal 8 Agustus 2024.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 533
Page 103
Tata Kelola
Perusahaan
Program Orientasi Bagi Direksi Baru
Perseroan senantiasa mengadakan Program Orientasi atau Pengenalan bagi anggota Direksi yang baru diangkat
agar saling mengenal dan menjalin kerja sama sebagai satu tim yang solid, komprehensif, efektif. Program orientasi
tersebut juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai kondisi Perseroan secara umum. Program
pengenalan Direksi, meliputi:
1. Pelaksanaan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dan Business Ethics di Perseroan.
2. Keterangan mengenai tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi serta hal lain yang tidak
diperbolehkan.
3. Gambaran mengenai Perseroan berkaitan dengan tujuan, sifat dan lingkup kegiatan Perseroan, kinerja keuangan,
strategi, rencana jangka pendek dan jangka panjang Perseroan, risiko, pengendalian internal dan masalah-
masalah strategis lainnya.
4. Keterangan berkaitan dengan kewenangan yang didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem dan kebijakan
pengendalian internal serta Komite Audit.
Selama tahun 2024, telah dilaksanakan program orientasi kepada anggota Direksi baru yaitu Bapak Muhammad
Iqbal sebagai Direktur SME and Retail Funding dengan jadwal dan agenda sebagai berikut.
No. Agenda Tanggal Pelaksanaan
1. Orientasi fasilitas Direksi Kamis, 21 Maret 2024
Orientasi Compliance, GCG, Tata Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Kamis, 21 Maret 2024
2.
Direksi, Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris Sabtu, 6 Juli 2024
3. Orientasi Sistem Pengendalian Internal, Audit Internal dan Eksternal Rabu, 8 Mei 2024
4. Manajemen Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank (TKB) Sabtu, 6 Juli 2024
5. Orientasi Digital Business Minggu, 7 Juli 2024
6. Orientasi Information Technology Minggu, 7 Juli 2024
7. Orientasi Produk Bank (Wealth Management, KUR, Dana Retail) Minggu, 7 Juli 2024
Pelaksanaan Tugas Direksi 6. Menyusun dan menyampaikan Laporan Tahunan
dan Laporan Keberlanjutan.
Sepanjang tahun 2024, seluruh Anggota Direksi telah
melakukan tugas kepengurusan dan pelaporan
pertanggungjawabannya disampaikan kepada Dewan Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direksi,
Komisaris dalam bentuk: Sekretaris Perusahaan, Unit Internal
1. Laporan Performance Review Audit, Unit Manajemen Risiko dan Dasar
2. Laporan Tingkat Kesehatan Bank Penilaiannya
3. Laporan Pemenuhan Fungsi Kepatuhan
4. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta
5. Laporan Tindak Lanjut Temuan Audit keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam
rangka menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite-
Direksi juga telah melaksanakan prinsip-prinsip Tata Komite tersebut berperan dalam mempermudah
Kelola Perusahaan dalam setiap kegiatan usaha monitoring dan menciptakan efektivitas pemecahan
Perseroan pada seluruh tingkatan atau jenjang masalah serta pengembangan aspek yang dipandang
organisasi selama tahun 2024 adalah sebagai berikut: strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang berlaku.
1. Melaksanakan kriteria tata kelola perusahaan sesuai Komite-Komite tersebut meliputi:
POJK dan Peraturan Menteri BUMN. 1. Komite Manajemen Risiko
2. Melaksanakan tata kelola perusahaan sesuai kriteria 2. Asset and Liability Management Committee (ALCO)
ASEAN CG Scorecard. 3. Komite Kebijakan Perkreditan
3. Sosialisasi dan implementasi Code of Conduct. 4. Komite Kredit
4. Laporan gratifikasi kepada KPK. 5. Komite Human Capital
5. Self Assessment Pelaksanaan Tata kelola 6. Komite Pengarah Teknologi Informasi
Perusahaan sesuai dengan POJK. 7. Komite Pengarah Transformasi
534 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 104
Laporan
Tahunan 2024
8. Komite Bisnis Dalam hal antara anggota Direksi atau antara anggota
9. Komite Environmental, Social, and Governance (ESG) Direksi dengan anggota Dewan Komisaris terdapat
hubungan keluarga sedarah sampai dengan derajat
Untuk mengukur efektifitas kinerja komite di bawah ketiga, baik menurun garis lurus maupun garis ke
Direksi dalam membantu Direksi menjalankan samping atau hubungan semenda (menantu atau
pengurusan perusahaan maka dilakukan penilaian ipar), maka RUPS berwenang memberhentikan salah
terhadap Komite di bawah Direksi. Prosedur penilaian seorang di antara mereka.
kinerja komite di bawah Direksi dilakukan oleh Direksi
secara tahunan dengan kriteria penilaian atas kinerja Seorang anggota Direksi dapat mengundurkan diri dari
Komite di bawah Direksi yaitu pemenuhan pelaksanaan jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir. Dalam
rapat serta kehadiran dalam rapat selama tahun buku. hal terdapat anggota Direksi yang mengundurkan
Selama tahun 2024, Direksi menilai bahwa komite- diri, maka anggota Direksi yang bersangkutan wajib
komite di bawah Direksi telah menjalankan tugas dan menyampaikan permohonan pengunduran diri
tanggung jawabnya dengan baik. secara tertulis mengenai maksudnya tersebut kepada
perseroan.
Selain dibantu oleh Komite di Bawah Direksi, dalam
melaksanakan tugasnya Direksi juga dibantu oleh Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk
unit penunjang antara lain Sekretaris Perusahaan, Unit memutuskan permohonan pengunduran diri anggota
Internal Audit dan Unit Manajemen Risiko. Penilaian Direksi paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah
kinerja untuk Sekretaris Perusahaan, Unit Internal diterimanya surat pengunduran diri tersebut. Jabatan
Audit dan Unit Manajemen Risiko dinilai berdasarkan Anggota Direksi berakhir apabila:
Key Performance Indicator (KPI) yaitu Target Utama. 1. Pengunduran dirinya telah efektif.
Kolaborasi, Inisiatif dan lainnya. Pencapaian KPI tahun 2. Meninggal dunia.
2024 untuk Sekretaris Perusahaan, Unit Internal Audit, 3. Masa jabatannya berakhir.
dan Unit Manajemen Risiko mencapai lebih dari 100%. 4. Diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Umum
Sekretaris Perusahaan, Unit Internal Audit dan Unit Pemegang Saham.
Manajemen Risiko telah melaksanakan tugasnya 5. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga yang telah
dengan baik. mempunyai kekuatan hukum yang tetap atau
ditaruh di bawah pengampuan berdasarkan suatu
Mekanisme Pengunduran Diri dan keputusan pengadilan.
Pemberhentian Direksi 6. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota
Direksi berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar dan
RUPS dapat memberhentikan para anggota Direksi peraturan perundang-undangan termasuk pada
sewaktu-waktu, apabila dengan alasan yang rangkap jabatan yang dilarang.
bersangkutan melakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Tidak /kurang dapat memenuhi kewajibannya yang Anggota Direksi sewaktu-waktu dapat diberhentikan
telah disepakati dalam kontrak manajemen. untuk sementara oleh Dewan Komisaris dengan
2. Tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik. menyebutkan alasannya apabila mereka bertindak
3. Melanggar ketentuan Anggaran Dasar dan/atau bertentangan dengan Anggaran Dasar atau terdapat
peraturan perundang-undangan. indikasi melakukan tindakan yang merugikan Perseroan
4. Terlibat dalam tindakan yang merugikan Perseroan atau melalaikan kewajibannya atau terdapat alasan
dan/atau negara. yang mendesak bagi Perseroan dengan memperhatikan
5. Melakukan tindakan yang melanggar etika dan/ ketentuan-ketentuan sebagaimana yang diatur
atau kepatutan yang seharusnya dihormati sebagai oleh Anggaran Dasar. Keputusan penguatan atau
Direksi. pencabutan pemberhentian semenlara anggota Direksi
6. Dinyatakan bersalah dengan keputusan Pengadilan oleh anggota Dewan Komisaris ditetapkan dalam RUPS.
yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap.
7. Mengundurkan diri. Dewan Komisaris
8. Alasan lainnya yang dinilai tepat oleh RUPS demi
kepentingan dan tujuan Perseroan. Dewan Komisaris adalah organ Perseroan yang
bertugas mengawasi, baik secara umum maupun
Keputusan pemberhentian karena alasan tersebut khusus sesuai Anggaran Dasar, serta memberi nasihat
di atas diambil setelah yang bersangkutan diberi kepada Direksi demi kepentingan Perseroan, Pemegang
kesempatan untuk membela diri. Saham, dan pemangku kepentingan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 535
Page 105
Tata Kelola
Perusahaan
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan mengenai batas maksimum penyaluran dana
Komisaris dan penyaluran dana besar bagi Perseroan
umum syariah; dan
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris yang b. Hal lain yang ditetapkan dalam anggaran dasar
telah diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Perseroan atau ketentuan peraturan perundang-
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: undangan.
1. Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan 9. Pengambilan keputusan kegiatan operasional
untuk kepentingan Perseroan atas kebijakan dan Perseroan oleh Dewan Komisaris sebagaimana
jalannya pengurusan oleh Direksi, memberikan dimaksud di atas merupakan bagian dari tugas
nasihat kepada Direksi, dan bertanggung jawab atas pengawasan oleh Dewan Komisaris sehingga
pengawasan tersebut, sesuai dengan maksud dan tidak meniadakan tanggung jawab Direksi atas
tujuan Perseroan yang ditetapkan dalam ketentuan pelaksanaan kepengurusan Perseroan.
peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, 10. Dewan Komisaris menelaah transaksi afiliasi
dan keputusan RUPS. dengan memastikan bahwa transaksi afiliasi
2. Dewan Komisaris wajib melaksanakan tugas, tidak mengandung benturan kepentingan, semua
wewenang, dan tanggung jawab dengan itikad informasi material telah diungkapkan dan informasi
baik, dengan memperhatikan kepentingan para tersebut tidak menyesatkan dan menelaah transaksi
Pemegang Saham, dan dengan prinsip kehati- benturan kepentingan dengan memastikan bahwa
hatian. semua informasi material diungkapkan dan
3. Dalam melakukan pengawasan, Dewan Komisaris informasi tersebut tidak menyesatkan.
wajib mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi 11. Dewan Komisaris wajib melaporkan kepada Otoritas
pelaksanaan tata kelola, sistem pengendalian intern Jasa Keuangan paling lama 5 (lima) hari kerja sejak
(termasuk pelaporan keuangan), manajemen risiko, ditemukan:
dan kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan a. Pelanggaran ketentuan peraturan perundang-
strategis Perseroan, sesuai dengan ketentuan undangan di bidang keuangan, perbankan, dan
peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, yang terkait dengan kegiatan usaha Perseroan;
dan/atau keputusan RUPS. dan/atau
4. Mengkaji efektivitas dan efisiensi sistem b. Keadaan atau perkiraan keadaan yang
pengendalian intern berdasarkan informasi yang dapat membahayakan kelangsungan usaha
diperoleh dari Satuan Kerja Audit Intern paling sedikit Perseroan.
sekali dalam 1 (satu) tahun, serta melaksanakan 12. Dewan Komisaris mengikuti perkembangan kegiatan
pengawasan dan pemberian nasihat terhadap Perseroan dan memberikan pendapat, saran, dan/
pelaksanaan fungsi audit intern lainnya sesuai atau penjelasan kepada RUPS termasuk namun
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, tidak terbatas pada pemegang saham pengendali
anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS/Menteri. mengenai setiap masalah yang dianggap penting
5. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan bagi kepengurusan Perseroan.
terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit, 13. Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung
pemeriksaan, dan/atau investigasi, termasuk jawab secara tanggung renteng atas kerugian
tindak lanjut rekomendasi dari satuan kerja Perseroan yang disebabkan oleh kesalahan
audit intern Perseroan, auditor ekstern, DPS, hasil atau kelalaian anggota Dewan Komisaris dalam
pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau menjalankan tugasnya, kecuali dapat membuktikan
hasil pengawasan otoritas dan lembaga lain. hal-hal sebagaimana diatur dalam anggaran
6. Dewan Komisaris bertanggung jawab terhadap dasar.
pengembangan Unit Usaha Syariah Perseroan.
7. Dewan Komisaris melaksanakan kewajiban lainnya Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris Utama
dalam rangka tugas pengawasan dan pemberian
nasihat, sepanjang tidak bertentangan dengan Selain sebagaimana tugas sebagai anggota Dewan
ketentuan peraturan perundang-undangan, Komisaris, Komisaris Utama yang merupakan
anggaran dasar, dan keputusan RUPS. koordinator Dewan Komisaris juga memiliki tugas dan
8. Dalam melaksanakan pengawasan, Dewan tanggung jawab sebagai berikut:
Komisaris dilarang ikut serta dalam pengambilan 1. Memimpin rapat sebagaimana diatur dalam
keputusan kegiatan operasional Perseroan, kecuali: anggaran dasar.
a. Penyediaan dana kepada pihak terkait sesuai 2. Memfasilitasi diskusi yang konstruktif.
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 3. Menciptakan budaya etika kerja termasuk
mengenai batas maksimum pemberian kredit memelihara hubungan yang efektif dan sehat
dan penyediaan dana besar bagi Perseroan dengan Direksi.
umum dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
536 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 106
Laporan
Tahunan 2024
4. Memberikan saran kepada anggota Dewan 9. Dewan Komisaris berwenang melakukan tindakan
Komisaris terkait pelaksanaan tugas dan kewajiban pengurusan Perseroan dalam keadaan tertentu
Dewan Komisaris. untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
Wewenang Dewan Komisaris 10. Dewan Komisaris berwenang menghadiri rapat
Direksi dan memberikan pandangan-pandangan
Wewenang Dewan Komisaris yang telah diatur dalam terhadap hal-hal yang dibicarakan.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris adalah 11. Dewan Komisaris berwenang berhak diberikan
sebagai berikut: honorarium, tunjangan dan/atau fasilitas termasuk
1. Dewan Komisaris menerima dan melaksanakan tantiem dan santunan purnajabatan yang sejenis
kewenangan yang diserahkan dan/atau diberikan dan jumlahnya ditetapkan oleh RUPS dengan
kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-
peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, undangan.
dan/atau keputusan RUPS. 12. Dewan Komisaris melaksanakan kewenangan
2. Dewan Komisaris berwenang memberikan pengawasan lainnya sepanjang tidak bertentangan
persetujuan atas rencana strategis, kegiatan, ketentuan peraturan perundang-undangan,
laporan, dan/atau dokumen lain yang disusun anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS.
oleh Direksi dan membutuhkan persetujuan Dewan
Komisaris dengan mempertimbangkan ketentuan Keputusan yang Perlu Mendapat
dalam anggaran dasar, peraturan perundang- Persetujuan Dewan Komisaris
undangan, dan penetapan Pemegang Saham Seri A
Dwiwarna. Dengan memperhatikan Anggaran Dasar, peraturan
3. Dewan Komisaris berhak memeriksa dokumen perundang-undangan dan ketentuan di bidang
Perseroan, memeriksa kekayaan Perseroan, Pasar Modal, perbuatan-perbuatan Direksi yang perlu
mencocokkan keadaan uang kas dan surat mendapat persetujuan tertulis dari Dewan Komisaris:
berharga, memasuki pekarangan dan bangunan 1. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris
yang dikuasai dan/atau dipergunakan oleh dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan
Perseroan, serta mengetahui segala kebijakan dan kegiatan operasional Perseroan, kecuali:
tindakan yang telah, sedang, dan akan dijalankan a. Penyediaan dana kepada pihak terkait
oleh Direksi. sebagaimana diatur dalam ketentuan mengenai
4. Dewan Komisaris berhak memiliki hubungan batas maksimum pemberian kredit bank umum;
komunikasi dan meminta keterangan dan/atau dan
penjelasan dari Direksi dan/atau Pejabat Eksekutif b. hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran
mengenai segala persoalan yang menyangkut Dasar Perseroan atau peraturan perundang-
pengelolaan Perseroan, termasuk meminta Direksi undangan.
dan/atau Pejabat Eksekutif untuk menghadiri Rapat 2. Pengambilan keputusan kegiatan operasional
Dewan Komisaris dengan sepengetahuan Direksi. Perseroan oleh Dewan Komisaris sebagaimana
5. Dewan Komisaris berwenang mengusulkan kepada dimaksud di atas merupakan bagian dari tugas
RUPS atas penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau pengawasan oleh Dewan Komisaris sehingga
Akuntan Publik yang akan memberikan jasa audit tidak meniadakan tanggung jawab Direksi atas
atas informasi keuangan historis tahunan dengan pelaksanaan kepengurusan Perseroan.
memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit. 3. Dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan,
6. Dewan Komisaris berwenang mengajukan calon peraturan perundang-undangan, dan ketentuan
anggota Direksi dan calon anggota DPS kepada di bidang Pasar Modal, dan penetapan Pemegang
Pemegang Saham berdasarkan rekomendasi dari Saham Seri A Dwiwarna terhadap batasan dan
Komite Remunerasi dan Nominasi untuk diputuskan kriteria perbuatan Direksi yang harus mendapat
dalam RUPS. persetujuan dari Dewan Komisaris dan/atau
7. Dewan Komisaris berwenang memberhentikan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna, perbuatan-
sementara anggota Direksi sesuai dengan ketentuan perbuatan Direksi yang harus mendapat persetujuan
Anggaran Dasar. tertulis dari Dewan Komisaris terdiri dari:
8. Dewan Komisaris berwenang menggunakan tenaga a. Melepaskan/memindahtangankan dan/
ahli untuk hal tertentu dan dalam jangka waktu atau mengagunkan aset Perseroan dengan
tertentu atas beban Perseroan, jika dianggap kriteria dan nilai melebihi jumlah tertentu yang
perlu dan dengan memperhatikan ketentuan yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris, kecuali
berlaku. aset Perseroan dalam rangka pelaksanaan
kegiatan usaha Perseroan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 537
Page 107
Tata Kelola
Perusahaan
yang diantaranya adalah aset yang berupa h. Mengusulkan wakil Perseroan untuk menjadi
kredit, surat berharga, agunan yang diambil calon Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
alih, barang bergerak, dan aset lainnya yang pada anak perusahaan yang memberikan
diperoleh dalam rangka kegiatan usaha kontribusi signifikan kepada Perseroan dan/atau
Perseroan, dengan memperhatikan ketentuan di bernilai strategis yang ditetapkan oleh Dewan
bidang Pasar Modal dan sektor Perbankan; Komisaris;
b. Menghapusbukukan aset tetap karena kondisi i. Melakukan penggabungan, peleburan,
tertentu yang: pengambilalihan, pemisahan, dan pembubaran
(1) Hilang; anak perusahaan dan perusahaan patungan
(2) Musnah; dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan
(3) Rusak yang tidak dapat dipindahtangankan Komisaris dengan memperhatikan ketentuan di
(total lost); bidang Pasar Modal dan Perbankan;
(4) Biaya pemindahtanganannya lebih besar j. Melakukan tindakan-tindakan yang termasuk
daripada nilai ekonomis yang diperoleh dari dalam transaksi material sebagaimana
pemindahtanganan; ditetapkan oleh ketentuan peraturan
(5) Dibongkar untuk dibangun kembali atau perundang-undangan di bidang Pasar Modal
dibangun menjadi aset tetap yang lain, dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan
yang anggarannya telah ditetapkan melalui Komisaris, kecuali tindakan tersebut termasuk
pengesahan RKAP; dalam transaksi material yang dikecualikan oleh
(6) Dibongkar untuk tidak dibangun kembali ketentuan peraturan perundang-undangan di
sehubungan dengan adanya program lain bidang Pasar Modal;
yang telah direncanakan RKAP; k. Tindakan-tindakan yang belum ditetapkan
(7) Dibongkar untuk dibangun kembali dalam RKAP;
sehubungan dengan adanya program 4. Penetapan batasan dan/atau kriteria oleh Dewan
pemerintah; dan/atau Komisaris untuk hal sebagaimana dimaksud pada
(8) Berdasarkan ketentuan peraturan angka 3 huruf a, c, f, g, h, dan i dilakukan oleh Dewan
perundang-undangan dan/atau putusan Komisaris setelah mendapatkan persetujuan
pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, Pemegang Saham seri A Dwiwarna.
aset tetap tersebut tidak lagi dimiliki atau 5. Persetujuan Dewan Komisaris khusus berkenaan
dikuasai oleh Perseroan. dengan angka 3 huruf a, c, f, g, h, dan i dilakukan oleh
c. Mengadakan kerjasama dengan badan usaha Dewan Komisaris setelah mendapatkan persetujuan
atau pihak lain, dalam bentuk kerjasama operasi Pemegang Saham seri A Dwiwarna.
(KSO), kerjasama usaha (KSU), kerjasama lisensi, 6. Tindakan Direksi yang dimaksud pada angka
Bangun Guna Serah (Build, Operate and Transfer/ 3 huruf a dan c, sepanjang diperlukan dalam
BOT), Bangun Serah Guna (Build, Transfer and rangka pelaksanaan kegiatan usaha yang lazim
Operate/BTO), Bangun Guna Milik (Build, Operate dilakukan dalam bidang usaha perbankan dengan
and Own/BOO) dan perjanjian perjanjian lain memperhatikan ketentuan peraturan perundang-
yang mempunyai sifat yang sama yang jangka undangan, tidak memerlukan persetujuan Dewan
waktunya ataupun nilainya melebihi dari yang Komisaris dan/atau RUPS.
ditetapkan oleh Dewan Komisaris; 7. Tindakan Direksi sebagaimana dimaksud pada
d. Menetapkan dan mengubah logo Perseroan; angka 3 huruf b angka (2), angka (3), dan angka
e. Menetapkan struktur organisasi 1 (satu) tingkat (8) dilakukan setelah mendapatkan persetujuan
di bawah Direksi; Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
f. Melakukan penyertaan modal, melepaskan 8. Selain sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan
penyertaan modal termasuk perubahan angka 3, Perbuatan Direksi yang membutuhkan
struktur permodalan dengan nilai tertentu yang persetujuan Dewan Komisaris adalah sebagai
ditetapkan Dewan Komisaris pada perseroan lain, berikut:
anak perusahaan dan perusahaan patungan a. Rencana Bisnis Perseroan dan Rencana Kerja
yang tidak dalam rangka penyelamatan piutang dan Anggaran Tahunan Perseroan, termasuk
dengan memperhatikan ketentuan di bidang perubahan dan tambahannya, serta rencana
Pasar Modal dan Perbankan; Perseroan lainnya sebagaimana diatur dalam
g. Mendirikan anak perusahaan dan/atau peraturan perundang-undangan;
perusahaan patungan dengan nilai tertentu b. Penginian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery
yang ditetapkan Dewan Komisaris dengan Plan);
memperhatikan ketentuan di bidang Pasar c. Penginian Rencana Resolusi (Resolution Plan);
Modal dan Perbankan; d. Kebijakan internal Perseroan sebagaimana
diatur dalam peraturan perundang-undangan;
538 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 108
Laporan
Tahunan 2024
e. Pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris 2. Anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
Perseroan dan Kepala Satuan Kerja Audit Intern penilaian kemampuan dan kepatutan sesuai
Perseroan; Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
f. Perbuatan lain sepanjang diatur dalam penilaian kemampuan dan kepatutan bagi lembaga
peraturan perundang-undangan dan/atau jasa keuangan.
yang dinilai oleh Dewan Komisaris memerlukan 3. Anggota Dewan Komisaris yang telah memenuhi
persetujuan Dewan Komisaris persyaratan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan
9. Permintaan Direksi untuk mendapat persetujuan selama menjabat wajib memiliki:
Dewan Komisaris diajukan kepada Dewan Komisaris a. Integritas;
secara tertulis dan telah dinyatakan memenuhi b. Kompetensi; dan
ketentuan internal serta perundangan yang berlaku. c. Reputasi yang baik.
Terhadap permintaan Direksi tersebut, Dewan 4. Anggota Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu)
Komisaris agar dapat menyampaikan keputusan orang wajib berdomisili di Indonesia.
secara tertulis dalam jangka waktu paling lama 5. Calon Komisaris Independen harus memiliki:
30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya surat a. Pengetahuan di bidang perbankan yang
permohonan dari Direksi atau sejak permohonan memadai dan relevan dengan jabatan sebagai
diterima secara lengkap. Komisaris Independen; dan
10. Dalam hal persetujuan Dewan Komisaris dimaksud b. Pengalaman di bidang perbankan dan/atau
juga memerlukan persetujuan Pemegang Saham bidang keuangan.
Seri A Dwiwarna, maka Dewan Komisaris mengajukan 6. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif
permohonan kepada Pemegang Saham Seri A atau pihak yang mempunyai hubungan dengan
Dwiwarna setelah permohonan Direksi diterima Perseroan yang dapat memengaruhi kemampuan
secara lengkap oleh Dewan Komisaris. Selanjutnya yang bersangkutan untuk bertindak independen
Dewan Komisaris agar dapat menyampaikan wajib menjalani masa tunggu paling singkat 1 (satu)
keputusan secara tertulis kepada Direksi setelah tahun sebelum menjadi Komisaris Independen.
diterimanya keputusan dari Pemegang Saham Seri 7. Masa tunggu bagi:
A Dwiwarna. a. Mantan Direktur Utama pada Perseroan; dan
b. Mantan anggota Direksi yang membawahkan
Masa Jabatan Dewan Komisaris fungsi pengawasan atau Pejabat Eksekutif yang
melakukan fungsi pengawasan pada Perseroan,
Para anggota Dewan Komisaris diangkat untuk jangka paling singkat 6 (enam) bulan sebelum menjadi
waktu terhitung sejak tanggal yang ditetapkan oleh RUPS Komisaris Independen pada Perseroan.
yang mengangkatnya dan berakhir pada penutupan 8. Komisaris Independen tidak memiliki hubungan
RUPS Tahunan yang ke-5 (lima) setelah tanggal keuangan, hubungan kepengurusan, hubungan
pengangkatannya, dengan syarat tidak boleh melebihi kepemilikan, hubungan afiliasi, dan/atau hubungan
jangka waktu 5 (lima) tahun, dengan memperhatikan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lain,
peraturan perundang-undangan di bidang Pasar anggota Direksi, dan/atau pemegang saham
Modal, namun dengan tidak mengurangi hak dari RUPS pengendali atau hubungan dengan Perseroan yang
untuk sewaktu-waktu dapat memberhentikan para dapat memengaruhi kemampuan untuk bertindak
anggota Dewan Komisaris sebelum masa jabatannya independen.
berakhir. 9. Komisaris Independen tidak mempunyai hubungan
usaha baik langsung maupun tidak langsung yang
Setelah masa jabatannya berakhir, para anggota berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan.
Dewan Komisaris dapat diangkat kembali oleh Rapat 10. Komisaris Independen tidak mempunyai saham baik
Umum Pemegang Saham untuk 1 (satu) kali masa langsung maupun tidak langsung pada Perseroan.
jabatan. 11. Komisaris dapat beralih menjadi Komisaris
Independen pada Perseroan atau kelompok usaha
Persyaratan Anggota Dewan Komisaris Perseroan dengan memenuhi persyaratan sebagai
Komisaris Independen.
Persyaratan anggota Dewan Komisaris yang diatur 12. Komisaris yang akan beralih menjadi Komisaris
dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris Independen pada Perseroan wajib menjalani masa
adalah sebagai berikut: tunggu paling singkat 1 (satu) tahun.
1. Anggota Dewan Komisaris merupakan orang 13. Peralihan dari Komisaris menjadi Komisaris
perseorangan yang memenuhi persyaratan Independen wajib memperoleh persetujuan Otoritas
pada saat diangkat dan selama menjabat sesuai Jasa Keuangan melalui penilaian kemampuan dan
ketentuan pada anggaran dasar dan peraturan kepatutan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
perundang-undangan. Keuangan mengenai penilaian kemampuan dan
kepatutan bagi lembaga jasa keuangan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 539
Page 109
Tata Kelola
Perusahaan
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
Dewan Komisaris telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang diatur dalam Keputusan Dewan Komisaris nomor
18/KOM/BTN/2024 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris disusun berdasarkan prinsip-prinsip hukum korporasi, ketentuan
Anggaran Dasar, peraturan dan ketentuan perundang-undangan, arahan Pemegang Saham, serta praktik-praktik
terbaik penerapan tata kelola perusahaan.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris dapat memberikan panduan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
dengan lebih terarah dan efektif serta dapat digunakan sebagai salah satu alat penilaian kinerja Dewan Komisaris.
Adapun isi Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 Istilah dan Pengertian
Pasal 2 Struktur dan Komposisi
Pasal 3 Kriteria Keanggotaan
Pasal 4 Pengangkatan
Bab II Keanggotaan
Pasal 5 Masa Jabatan
Pasal 6 Rangkap Jabatan
Pasal 7 Pemberhentian
Pasal 8 Tugas dan Kewajiban
Tugas, Tanggung Jawab, dan
Bab III Wewenang
Pasal 9 Wewenang
Pasal 10 Jenis Rapat
Pasal 11 Pemanggilan dan Penyelenggaraan Rapat
Pasal 12 Materi Rapat
Bab IV Rapat
Pasal 13 Pimpinan Rapat
Pasal 14 Pengambilan Keputusan
Pasal 15 Dokumentasi Rapat
Pasal 16 Etika Kerja
Pasal 17 Larangan
Pasal 18 Perencanaan Kerja
Pasal 19 Pembagian Kerja
Bab V Mekanisme Kerja
Pasal 20 Waktu Kerja
Pasal 21 Penilaian dan Evaluasi Kerja
Pasal 22 Pelaporan dan Pertanggungjawaban
Pasal 23 Pola Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi
Pasal 24 Sekretaris Dewan Komisaris
Bab VI Organ Pendukung
Pasal 25 Komite di Bawah Dewan Komisaris
Pasal 26 Pengembangan Kompetensi
Pengembangan Kompetensi
Bab VII Berkelanjutan
Pasal 27 Pelatihan
Pasal 28 Sertifikasi
Bab VIII Lain-lain Pasal 29 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
540 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 110
Laporan
Tahunan 2024
Pembidangan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
Pembidangan tugas pengawasan Dewan Komisaris sebagai berikut.
Tabel Pembidangan Tugas Dewan Komisaris
Nama Jabatan Bidang Tugas
Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen Remunerasi dan Nominasi
Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen Audit (Internal & Eksternal), Remunerasi, dan Nominasi
Armand B. Arief Komisaris Independen Manajemen Risiko, Kepatuhan, Remunerasi, dan Nominasi
Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Audit (Internal & Eksternal), Remunerasi, dan Nominasi
Adi Sulistyowati* Komisaris Independen Manajemen Risiko, Kepatuhan, Remunerasi, dan Nominasi
Bambang Widjanarko* Komisaris Independen Audit (Internal & Eksternal), Remunerasi, dan Nominasi
Andin Hadiyanto Komisaris Manajemen Risiko, Remunerasi, dan Nominasi
Herry Trisaputra Zuna Komisaris Manajemen Risiko, Kepatuhan, Remunerasi, dan Nominasi
Himawan Arief Sugoto Komisaris Manajemen Risiko, Kepatuhan, Remunerasi, dan Nominasi
Mohamad Yusuf Permana** Komisaris Remunerasi dan Nominasi
* Diangkat pada RUPST tanggal 6 Maret 2024 dan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan pada tanggal 7 Oktober 2024
** Berhenti masa jabatan pada tanggal 4 Maret 2024 sebagaimana pengukuhan pada RUPST tanggal 6 Maret 2024
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
1. Anggota Dewan Komisaris dilarang merangkap b. Komisaris menjalankan tugas fungsional dari
jabatan: pemegang saham Perseroan yang berbentuk
a. sebagai anggota direksi, anggota dewan badan hukum pada Perseroan dan/atau
komisaris, anggota DPS, atau pejabat eksekutif kelompok usaha Perseroan; dan/atau
pada lembaga keuangan atau perusahaan c. anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan
keuangan baik bank maupun bukan bank; pada organisasi atau lembaga nirlaba, sepanjang
b. sebagai anggota direksi, anggota dewan tidak mengakibatkan yang bersangkutan
komisaris, anggota DPS, atau pejabat mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung
eksekutif pada lebih dari 1 (satu) lembaga jawab sebagai anggota Dewan Komisaris.
atau perusahaan bukan keuangan, baik yang 3. Dengan pertimbangan tertentu, Otoritas Jasa
berkedudukan di dalam maupun di luar negeri; Keuangan dapat menetapkan kebijakan mengenai
c. pada bidang tugas fungsional pada lembaga jabatan rangkap sebagaimana dimaksud pada angka
keuangan bank dan/atau lembaga keuangan 1 huruf c di atas, sepanjang tidak mengakibatkan yang
bukan bank yang berkedudukan di dalam bersangkutan mengabaikan pelaksanaan tugas dan
maupun di luar negeri; tanggung jawab sebagai anggota Dewan Komisaris.
d. pengurus partai politik dan/atau calon/anggota 4. Terhadap calon anggota Dewan Komisaris yang
legislatif, calon kepala/wakil kepala daerah, dan/ memiliki jabatan sebagaimana dimaksud pada
atau kepala/wakil kepala daerah; angka 2 wajib membuat pernyataan untuk:
e. pada jabatan lain yang dapat menimbulkan a. menjaga integritas;
benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas b. menghindari segala bentuk benturan
sebagai anggota Dewan Komisaris; dan/atau kepentingan; dan
f. pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan c. menghindari tindakan yang dapat merugikan
peraturan perundang-undangan. Perseroan dan/atau menyebabkan Perseroan
2. Tidak termasuk rangkap jabatan di atas, dalam hal: melanggar prinsip kehati-hatian, selama
a. anggota Dewan Komisaris menjabat sebagai menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris.
anggota direksi, anggota dewan komisaris, atau 5. Komisaris Independen dilarang merangkap jabatan
pejabat eksekutif yang melaksanakan fungsi sebagai pejabat publik.
pengawasan pada 1 (satu) perusahaan anak
bukan bank yang dikendalikan oleh Perseroan;
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 541
Page 111
Tata Kelola
Perusahaan
Tabel Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
Jabatan pada Perusahaan/ Nama Perusahaan/Instansi
Nama Jabatan
Instansi Lain Lain
Komisaris Utama/ Assegaf Hamzah and Partners
Chandra M. Hamzah Partner
Independen Lawfirm
Wakil Komisaris Utama/
Iqbal Latanro - -
Independen
Armand B. Arief Komisaris Independen Komisaris Independen PT Cardig Aero Services Tbk
Sentot A. Sentausa Komisaris Independen - -
Adi Sulistyowati* Komisaris Independen - -
Bambang Widjanarko* Komisaris Independen - -
Kepala Badan Pendidikan dan
Kementerian Keuangan
Pelatihan Keuangan (BPPK)
Andin Hadiyanto Komisaris
Plt. Direktur Utama Lembaga
Kementerian Keuangan
Pengelola Dana Pendidikan
Penasihat Utama Menteri Agraria
Kementerian Agraria dan
dan Tata Ruang/Kepala Badan
Himawan Arief Sugoto Komisaris Tata Ruang/Kepala Badan
Pertanahan Nasional Bidang
Pertanahan Nasional
Ekonomi Pertanahan
Penata Kelola Jalan dan Jembatan
Herry Trisaputra Zuna Komisaris Kementerian Pekerjaan Umum
Ahli Utama
Mohamad Yusuf
Komisaris Kepala Biro Protokol*** Kementerian Sekretariat Negara
Permana**
* Diangkat pada RUPST tanggal 6 Maret 2024 dan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan pada tanggal 7 Oktober 2024
** Berhenti masa jabatan pada tanggal 4 Maret 2024 sebagaimana pengukuhan pada RUPST tanggal 6 Maret 2024
*** Data pada saat pengukuhan pemberhentian masa jabatan dalam RUPST Tahun Buku 2023 tanggal 06 Maret 2024.
Pengelolaan Benturan Kepentingan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris dilarang terlibat dalam pengambilan 3. Melakukan pengungkapan hubungan kekeluargaan,
keputusan yang terkait dengan kegiatan operasional hubungan keuangan, hubungan kepengurusan,
perbankan, kecuali untuk penyediaan dana kepada hubungan kepemilikan dengan anggota Dewan
pihak terkait dan hal-hal lain yang diatur dalam Komisaris lain, anggota Direksi, pemegang saham
Anggaran Dasar Bank atau peraturan perundang- pengendali Perseroan, dan/atau pihak lainnya
undangan. Keterlibatan atau persetujuan Dewan dalam rangka bisnis Perseroan.
Komisaris dimaksud, tidak meniadakan tanggung 4. Melakukan pengungkapan adanya jabatan rangkap.
jawab Direksi dalam pelaksanaan kepengurusan 5. Melakukan pengungkapan dalam hal pengambilan
Perseroan. Dewan Komisaris juga dilarang terlibat dalam keputusan tetap harus diambil pada kondisi adanya
pengambilan keputusan yang dapat menimbulkan benturan kepentingan dan anggota Dewan Komisaris
benturan kepentingan dan/atau bertentangan dengan yang bersangkutan tidak boleh melibatkan diri
peraturan perundangan dan etika jabatan. Oleh karena dalam proses pengambilan keputusan Perseroan
itu Dewan Komisaris wajib menghindari terjadinya yang berkaitan dengan hal tersebut.
benturan kepentingan dengan senantiasa melakukan 6. Tidak meminta, menerima, mengizinkan, dan/atau
hal-hal sebagai berikut: menyetujui untuk menerima imbalan, komisi, uang
1. Mengutamakan kepentingan Perseroan dan tidak tambahan, pelayanan, uang, barang berharga,
mengurangi keuntungan Perseroan dalam hal dan/atau segala sesuatu yang mempunyai nilai
terjadi benturan kepentingan; ekonomis atau manfaat lain, untuk keuntungan
2. Melakukan pengungkapan kepemilikan sahamnya pribadi, keluarga, dan pihak lain, dalam pelaksanaan
dan/atau keluarganya yang mencapai 5% (lima kegiatan usaha Perseroan dan kegiatan lain terkait
persen) atau lebih pada Perseroan maupun dengan Perseroan.
Perusahaan lain yang berkedudukan di dalam dan
luar negeri.
542 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 112
Laporan
Tahunan 2024
Komisaris Independen
Komposisi anggota Dewan Komisaris Perseroan Per 31 Desember 2024 berjumlah 9 (sembilan) orang anggota dengan
6 (enam) orang di antaranya sebagai Komisaris Independen atau sebanyak 66,67% (enam puluh enam koma enam
tujuh persen) dari total anggota Dewan Komisaris yang ada. Komposisi anggota Dewan Komisaris telah memenuhi
ketentuan Peraturan OJK nomor 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum yang mengatur
bahwa Komisaris Independen wajib paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris.
Kriteria Penentuan Komisaris Independen
Kriteria Komisaris Independen mengacu pada ketentuan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tanggal 08 Desember
2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Adapun kriteria Komisaris Independen
adalah sebagai berikut:
Komisaris Independen
Kriteria Komisaris Independen
Chandra Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang
M. Hamzah Latanro B. Arief Sentausa Sulistyowati Widjanarko
Bukan merupakan orang yang bekerja
atau mempunyai wewenang dan
tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin, mengendalikan, atau
mengawasi kegiatan Emiten atau
Perusahaan Publik tersebut dalam
waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali
untuk pengangkatan kembali sebagai
Komisaris Independen Emiten atau
Perusahaan Publik pada periode
berikutnya.
Tidak mempunyai saham baik langsung
maupun tidak langsung pada Emiten
atau Perusahaan Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi
dengan Emiten atau Perusahaan Publik,
anggota Dewan Komisaris, anggota
Direksi, atau pemegang saham utama
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan usaha
baik langsung maupun tidak langsung
yang berkaitan dengan kegiatan usaha
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.
Pernyataan Komisaris Independen
Komisaris Independen Perseroan telah membuat dan menandatangani Surat Pernyataan Independensi dan telah
disampaikan kepada OJK, dengan masing-masing pernyataan sebagai berikut:
1. Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, hubungan kepemilikan, dan/atau hubungan
keluarga dengan Bank, yang dapat memengaruhi kemampuan Komisaris Independen untuk bertindak independen
sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai Penerapan Tata Kelola
Bagi Bank Umum;
2. Apabila di kemudian hari ditemukan bahwa Komisaris Independen memiliki hubungan sebagaimana dimaksud
pada angka 1, maka Komisaris Independen bersedia melepaskan jabatan dan bersedia untuk diganti.
Di samping membuat pernyataan independensi, anggota Dewan Komisaris juga berkewajiban untuk melapor apabila
terjadi perubahan status yang memengaruhi independensinya serta memastikan praktik ini telah dilaksanakan
sesuai dengan prinsip GCG.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 543
Page 113
Tata Kelola
Perusahaan
Secara terperinci, surat pernyataan independensi yang dimaksud sebagaimana yang tercantum di bawah ini.
544 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 114
Laporan
Tahunan 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 545
Page 115
Tata Kelola
Perusahaan
Rapat Dewan Komisaris (surel) paling lambat 5 (lima) hari sebelum rapat
diadakan, dengan tidak memperhitungkan tanggal
Kebijakan Rapat pemanggilan dan tanggal rapat, atau dalam waktu
1. Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan rapat yang lebih singkat jika dalam keadaan mendesak.
secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 7. Pemanggilan tidak diperlukan untuk rapat-rapat
(satu) bulan yang selanjutnya disebut dengan rapat yang telah dijadwalkan berdasarkan keputusan
Dewan Komisaris. Rapat Dewan Komisaris yang diadakan sebelumnya.
2. Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan rapat 8. Pemanggilan harus mencantumkan acara, tanggal,
bersama Direksi secara berkala paling sedikit 1 waktu, dan tempat rapat.
(satu) kali dalam 4 (empat) bulan yang selanjutnya 9. Rapat diadakan di tempat kedudukan Perseroan
disebut dengan rapat Dewan Komisaris bersama atau di tempat lain di dalam wilayah Republik
Direksi. Indonesia atau di tempat kegiatan usaha Perseroan.
3. Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan rapat 10. Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak
bersama Dewan Pengawas Syariah secara berkala mengambil keputusan yang mengikat apabila
paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan dihadiri dan atau diwakili oleh lebih dari ½ (satu per
yang selanjutnya disebut dengan rapat Dewan dua) jumlah anggota Dewan Komisaris.
Komisaris bersama DPS. 11. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib menghadiri
4. Dewan Komisaris dapat mengadakan rapat sewaktu- paling sedikit 75% (tujuh puluh lima persen) dari
waktu atas permintaan 1 (satu) atau beberapa masing-masing jumlah Rapat Dewan Komisaris,
anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/ Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, dan
atau anggota DPS, dengan menyebutkan hal-hal Rapat Dewan Komisaris bersama DPS yang
yang akan dibicarakan. diselenggarakan dalam 1 (satu) tahun buku.
Pemanggilan dan Penyelenggaraan Rapat Materi Rapat
1. Rapat Dewan Komisaris, Rapat Dewan Komisaris 1. Materi rapat didistribusikan kepada seluruh peserta
bersama Direksi, dan Rapat Dewan Komisaris rapat paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum
bersama DPS diselenggarakan jika dihadiri rapat diselenggarakan.
mayoritas anggota Dewan Komisaris. 2. Dalam hal rapat diselenggarakan di luar jadwal
2. Pelaksanaan rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri dengan alasan mendesak dan sangat penting,
oleh seluruh anggota Dewan Komisaris secara fisik materi rapat dapat disampaikan sebelum rapat
paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. diselenggarakan.
3. Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak dapat
menghadiri rapat secara fisik, maka anggota Dewan Pimpinan Rapat
Komisaris dapat menghadiri rapat dengan melalui 1. Rapat dipimpin oleh Komisaris Utama.
media telekonferensi, video telekonferensi, atau 2. Dalam hal Komisaris Utama tidak hadir atau
sarana media elektronik lainnya sesuai dengan berhalangan, maka Wakil Komisaris Utama yang
ketentuan peraturan perundang-undangan. memimpin rapat, atau anggota Dewan Komisaris
4. Pemanggilan rapat harus dilakukan oleh Komisaris yang ditunjuk oleh Komisaris Utama yang memimpin
Utama dan dalam hal Komisaris Utama berhalangan, rapat apabila pada saat yang bersamaan Wakil
hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak Komisaris Utama tidak hadir atau berhalangan, atau
mana pun, pemanggilan rapat dilakukan oleh Wakil anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Wakil
Komisaris Utama. Komisaris Utama yang memimpin rapat apabila
5. Dalam hal Wakil Komisaris Utama berhalangan pada saat yang bersamaan Komisaris Utama
karena sebab apa pun, hal mana tidak perlu tidak hadir atau berhalangan dan tidak melakukan
dibuktikan kepada pihak mana pun, maka penunjukan.
pemanggilan rapat dilakukan oleh salah seorang 3. Apabila Komisaris Utama tidak ada atau
anggota Dewan Komisaris. berhalangan karena sebab apa pun, hal mana tidak
6. Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris harus perlu dibuktikan kepada pihak ketiga dan tidak ada
dilakukan secara tertulis dan disampaikan atau Wakil Komisaris Utama, maka rapat dipimpin oleh
diserahkan langsung kepada setiap anggota Dewan anggota Dewan Komisaris yang hadir dan dipilih
Komisaris dengan tanda terima yang memadai, dalam rapat tersebut.
atau dengan pos tercatat, atau dengan jasa kurir 4. Dalam hal Komisaris Utama tidak melakukan
atau dengan telex, faksimile, atau surat elektronik penunjukan, maka anggota Dewan Komisaris yang
paling lama menjabat sebagai anggota Dewan
Komisaris bertindak sebagai pimpinan rapat.
546 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 116
Laporan
Tahunan 2024
5. Dalam hal anggota Dewan Komisaris yang paling 11. Keputusan yang diambil dengan cara demikian
lama menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris mempunyai kekuatan yang sama dengan
lebih dari satu orang, maka anggota Dewan keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat
Komisaris yang tertua dalam usia bertindak sebagai Dewan Komisaris.
pimpinan rapat. 12. Segala keputusan Dewan Komisaris bersifat
6. Apabila RUPS tidak mengangkat Wakil Komisaris mengikat bagi seluruh anggota Dewan Komisaris.
Utama, maka dalam hal Komisaris Utama tidak hadir 13. Setiap anggota Dewan Komisaris yang secara pribadi
atau berhalangan, maka Rapat Dewan Komisaris dengan cara apa pun, baik secara langsung maupun
dipimpin oleh seorang anggota Dewan Komisaris secara tidak langsung, mempunyai kepentingan
lainnya yang ditunjuk oleh Komisaris Utama. dalam suatu transaksi, kontrak, atau kontrak yang
diusulkan dalam mana Perseroan menjadi salah satu
Pengambilan Keputusan pihaknya, harus dinyatakan sifat kepentingannya
1. Dewan Komisaris merupakan majelis dan setiap dalam suatu Rapat Dewan Komisaris dan tidak berhak
anggota Dewan Komisaris tidak dapat bertindak untuk ikut dalam pengambilan keputusan mengenai
sendiri-sendiri, melainkan berdasarkan keputusan hal-hal yang berhubungan dengan transaksi atau
Dewan Komisaris. kontrak tersebut.
2. Segala keputusan Dewan Komisaris diambil dalam
rapat Dewan Komisaris. Dokumentasi Rapat
3. Pengambilan keputusan rapat Dewan Komisaris 1. Dokumentasi penyelenggaraan rapat wajib
wajib terlebih dahulu dilakukan berdasarkan dituangkan dalam Risalah Rapat.
musyawarah untuk mufakat. 2. Dewan Komisaris wajib membuat risalah
4. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah rapat sebagaimana dimaksud pada dan
untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan harus didokumentasikan sesuai dengan ketentuan
diambil dengan pemungutan suara berdasarkan peraturan perundang-undangan.
suara setuju lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari 3. Risalah Rapat Dewan Komisaris harus dibuat oleh
jumlah suara yang sah yang dikeluarkan dalam seorang yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh
rapat yang bersangkutan. pimpinan rapat serta kemudian ditandatangani
5. Setiap anggota Dewan Komisaris berhak oleh seluruh anggota Dewan Komisaris yang hadir
mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan
suara untuk setiap anggota Dewan Komisaris lain Komisaris.
yang diwakilinya sah dalam rapat tersebut. 4. Risalah Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
6. Dalam hal terdapat lebih dari 1 (satu) usulan, maka harus dibuat oleh seorang yang hadir dalam
dilakukan pemilihan ulang sehingga salah 1 (satu) rapat yang ditunjuk oleh pimpinan rapat serta
usulan memperoleh suara lebih dari ½ (satu per kemudian ditandatangani oleh seluruh anggota
dua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. Dewan Komisaris dan anggota Direksi yang hadir
7. Suara blangko dianggap menyetujui usul yang dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan
diajukan dalam rapat. Komisaris dan anggota Direksi.
8. Suara yang tidak sah dianggap tidak ada dan tidak 5. Risalah Rapat Dewan Komisaris bersama DPS
dihitung dalam menentukan jumlah suara yang harus dibuat oleh seorang yang hadir dalam
dikeluarkan dalam rapat. rapat yang ditunjuk oleh pimpinan rapat serta
9. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan kemudian ditandatangani oleh seluruh anggota
dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan, Dewan Komisaris dan anggota DPS yang hadir
sedangkan pemungutan suara mengenai hal-hal dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan
lain dilakukan secara lisan, kecuali pimpinan rapat Komisaris dan anggota DPS.
menentukan lain tanpa ada keberatan berdasarkan 6. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat
suara terbanyak dari yang hadir. wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat
10. Apabila terdapat hal-hal mendesak dan sangat beserta alasan perbedaan pendapat.
penting untuk Perseroan, maka Dewan Komisaris 7. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris dan/
dapat juga mengambil keputusan yang sah tanpa atau anggota Direksi yang tidak menandatangani
mengadakan Rapat Dewan Komisaris dengan hasil rapat, yang bersangkutan wajib menyebutkan
ketentuan semua anggota Dewan Komisaris telah alasannya secara tertulis dalam surat tersendiri
diberitahu secara tertulis dan semua anggota yang dilekatkan pada risalah rapat.
Dewan Komisaris memberikan persetujuan 8. Risalah rapat wajib didokumentasikan oleh Perseroan.
mengenai usul yang diajukan secara tertulis serta 9. Risalah rapat merupakan bukti yang sah untuk para
menandatangani persetujuan tersebut. anggota Dewan Komisaris dan untuk pihak ketiga
mengenai keputusan yang diambil dalam rapat
yang bersangkutan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 547
Page 117
Tata Kelola
Perusahaan
Rapat Internal Dewan Komisaris
RENCANA RAPAT INTERNAL DEWAN KOMISARIS
Berdasarkan Program Kerja Dewan Komisaris tahun 2024, rencana rapat Dewan Komisaris dilakukan sebanyak 36
(tiga puluh enam) kali dalam 1 (satu) tahun atau 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) bulan dari persyaratan penyelenggaraan
minimal di Peraturan OJK sebanyak 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan. Pelaksanaan rapat Dewan Komisaris pada
umumnya diselenggarakan pada hari Rabu atau sesuai kebutuhan.
Dewan Komisaris juga melakukan Rapat bersama Komite Organ Pendukung Dewan Komisaris yang secara garis
besar akan membahas agenda sebagai berikut:
• Isu Terkini.
• Reviu/Kajian terhadap laporan/surat masuk dan perkembangan tindak lanjut nasihat/arahan kepada Direksi
sebelumnya.
• Paparan Komite Organ Pendukung Dewan Komisaris berupa usulan, pendapat/rekomendasi kepada Dewan
Komisaris mengenai reviu/kajian yang telah dilakukan untuk selanjutnya dapat menjadi masukan bagi Dewan
Komisaris dalam memberikan arahan dan nasihat kepada Direksi sebagai bentuk pengawasan aktif Dewan
Komisaris.
• Paparan Komite Audit atas Kajian Temuan Hasil Audit Internal dan/atau Eksternal Bank dan Performance Review
kinerja keuangan.
REALISASI RAPAT INTERNAL DEWAN KOMISARIS
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah melaksanakan rapat Dewan Komisaris sebanyak 53 (lima puluh tiga)
kali. Secara terperinci disampaikan dalam tabel sebagai berikut:
Tabel Rapat Dewan Komisaris
Herry Himawan Mohamad
Chandra Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang Andin
No. Tanggal Agenda Trisaputra Arief Yusuf
M. Hamzah Latanro B. Arief Sentausa Sulistyowati Widjanarko Hadiyanto
Zuna Sugoto Permana
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
10 Januari Rapat
1. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
17 Januari Rapat
2. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
24 Januari Rapat
3. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
31 Januari Rapat
4. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
Informasi Lain
Closing Meeting
01 Februari Audit Laporan
5. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 Keuangan 31
Desember 2023
548 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 118
Laporan
Tahunan 2024
Herry Himawan Mohamad
Chandra Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang Andin
No. Tanggal Agenda Trisaputra Arief Yusuf
M. Hamzah Latanro B. Arief Sentausa Sulistyowati Widjanarko Hadiyanto
Zuna Sugoto Permana
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
07 Februari Rapat
6. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
13 Februari Rapat
7. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
21 Februari Rapat
8. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
28 Februari Rapat
9. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
06 Maret Rapat
10. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
Susunan
Anggota Komite
Dewan Komisaris tidak hadir tidak hadir
06 Maret tidak tidak
11. sehubungan hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir
2024 hadir hadir
dengan hasil pengamat pengamat
RUPS Tahunan
Tahun Buku 2023
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
13 Maret Rapat
12. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir tidak hadir
20 Maret Rapat
13. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir tidak hadir
27 Maret Rapat
14. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir tidak hadir
03 April Rapat
15. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 549
Page 119
Tata Kelola
Perusahaan
Herry Himawan Mohamad
Chandra Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang Andin
No. Tanggal Agenda Trisaputra Arief Yusuf
M. Hamzah Latanro B. Arief Sentausa Sulistyowati Widjanarko Hadiyanto
Zuna Sugoto Permana
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
tidak hadir hadir
24 April Rapat
16. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
30 April Rapat
17. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
Rapat
18. 08 Mei 2024 hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
Rapat
19. 15 Mei 2024 hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
Rapat
20. 22 Mei 2024 hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
Rapat
21. 29 Mei 2024 hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
tidak hadir hadir
05 Juni Rapat
22. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
tidak hadir hadir
Rapat
23. 12 Juni 2024 hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
Rapat tidak
24. 19 Juni 2024 tidak hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi hadir
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
26 Juni Rapat tidak
25. hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi hadir
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
550 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 120
Laporan
Tahunan 2024
Herry Himawan Mohamad
Chandra Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang Andin
No. Tanggal Agenda Trisaputra Arief Yusuf
M. Hamzah Latanro B. Arief Sentausa Sulistyowati Widjanarko Hadiyanto
Zuna Sugoto Permana
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
tidak hadir hadir
Rapat
26. 03 Juli 2024 hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
Rapat
27. 10 Juli 2024 hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
Pembahasan
Penyelarasan hadir hadir
28. 12 Juli 2024 Visi - Misi dalam hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
RJPP BTN 2025- pengamat pengamat
2029
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
Rapat
29. 17 Juli 2024 hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
Rapat
30. 24 Juli 2024 hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
Rapat
31. 31 Juli 2024 hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
07 Agustus Rapat
32. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
14 Agustus Rapat
33. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
21 Agustus Rapat
34. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
28 Agustus Rapat
35. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 551
Page 121
Tata Kelola
Perusahaan
Herry Himawan Mohamad
Chandra Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang Andin
No. Tanggal Agenda Trisaputra Arief Yusuf
M. Hamzah Latanro B. Arief Sentausa Sulistyowati Widjanarko Hadiyanto
Zuna Sugoto Permana
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
04 hadir hadir
Rapat
36. September hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
2024 pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
11 hadir hadir
Rapat
37. September hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
2024 pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
18 hadir hadir
Rapat
38. September hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
2024 pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
25 hadir hadir
Rapat
39. September hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
• Informasi
2024 pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
hadir hadir
02 Oktober Rapat
40. hadir hadir hadir hadir sebagai sebagai hadir hadir hadir
2024 • Informasi
pengamat pengamat
Terkini
• Informasi Lain
Hasil Audit
Cloud System
Environment dan
07 Oktober
41. Inisiatif Rencana hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024
Strategis
Teknologi
Informasi
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
09 Oktober Rapat
42. tidak hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
16 Oktober Rapat
43. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
23 Oktober Rapat
44. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
30 Oktober Rapat
45. hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2024 • Informasi
Terkini
• Informasi Lain
552 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 122
Laporan
Tahunan 2024
Herry Himawan Mohamad
Chandra Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang Andin
No. Tanggal Agenda Trisaputra Arief Yusuf
M. Hamzah Latanro B. Arief Sentausa Sulistyowati Widjanarko Hadiyanto
Zuna Sugoto Permana
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
06
Rapat tidak tidak
46. November tidak hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
• Informasi hadir hadir
2024
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
13
Rapat
47. November hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
• Informasi
2024
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
20
Rapat
48. November tidak hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
• Informasi
2024
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
28
Rapat
49. November hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
• Informasi
2024
Terkini
• Informasi Lain
Pembahasan
Anggaran
Tantiem Direksi
dan Dewan
Komisaris
PT Bank
29
Tabungan
50. November hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
Negara (Persero)
2024
Tbk dalam
Rencana Kerja
dan Anggaran
Perusahaan
(RKAP) Tahun
2025
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
04
Rapat
51. Desember hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
• Informasi
2024
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
11
Rapat tidak
52. Desember hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
• Informasi hadir
2024
Terkini
• Informasi Lain
• Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
18
Rapat
53. Desember hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir hadir
• Informasi
2024
Terkini
• Informasi Lain
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 553
Page 123
Tata Kelola
Perusahaan
Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi
RENCANA RAPAT DEWAN KOMISARIS BERSAMA DIREKSI
Berdasarkan Kesepakatan Bersama antara Dewan Komisaris dan Direksi, Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
dilaksanakan secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Adapun agenda yang dibahas
sekurang-kurangnya adalah:
1. Penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP);
2. Evaluasi pencapaian kinerja Perseroan
3. Penerapan program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal;
4. Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang baik; dan
5. Tindak lanjut temuan audit intern maupun ekstern.
Pada tahun 2024, disepakati bahwa rapat bersama dijadwalkan pada hari Rabu di pekan ketiga tiap bulannya.
Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi diselenggarakan pada bulan gasal yang diinisiasi oleh Dewan Komisaris,
sedangkan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris diselenggarakan pada bulan genap yang diinisiasi oleh Direksi.
Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris dilaksanakan sesuai dengan
Anggaran Dasar Perseroan.
REALISASI RAPAT DEWAN KOMISARIS BERSAMA DIREKSI
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah melaksanakan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi yang diinisiasi
oleh Dewan Komisaris sebanyak 8 (delapan) kali. Secara terperinci, berikut tabel Rapat Bersama Dewan Komisaris
Dengan Direksi.
Tabel Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
Dewan Komisaris Direksi
Tanggal
No. Agenda Rapat
Rapat
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
1. 24 Januari 1. Performance Review Bankwide s.d. 1. Chandra M. 1. Hadir 1. Nixon L.P. 1. Hadir
2024 Desember 2023; Hamzah 2. Hadir Napitupulu 2. Hadir
2. Performance Review UUS s.d. Desember 2. Iqbal Latanro 3. Hadir 2. Oni Febriarto 3. Tidak Hadir
2023; 3. Armand B. Arief 4. Hadir Rahardjo 4. Hadir
3. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, 4. Sentot A. 5. Hadir 3. Andi Nirwoto 5. Hadir
dan Recovery Plan Bankwide dan UUS Sentausa 6. Hadir 4. Elisabeth Novie 6. Hadir
s.d Desember 2023; 5. Andin Hadiyanto 7. Hadir Riswanti 7. Hadir
4. Progres Implementasi Initiative 6. Herry Trisaputra 8. Hadir 5. Hirwandi Gafar 8. Hadir
Corporate Plan termasuk Aspek Zuna 6. Jasmin 9. Hadir
Profitabilitas s.d. Desember 2023; 7. Himawan Arief 7. Setiyo Wibowo 10. Hadir
5. Evaluasi dan Monitoring Produk Sugoto 8. Nofry Rony Poetra
Baru Bank (PBB) dan Kegiatan untuk 8. Mohamad Yusuf 9. Eko Waluyo
Kepentingan Bank (KuKB) termasuk Permana 10. Hakim Putratama
Aspek Profitabilitas s.d. Desember 2023;
6. Progres Penyelesaian Dokumen Kredit
dan Progres Perbaikan Data Nasabah
(CIF) s.d. Desember 2023;
7. Laporan Penerapan APU, PPT, dan
PPPSPM periode Semester II Tahun 2023;
8. Konsep Surat Kesepakatan Bersama
Dewan Komisaris dan Direksi tentang
Pedoman Pola Hubungan Kerja Dewan
Komisaris dan Direksi; dan
9. Rencana Utilisasi Gedung Menara II BTN.
554 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 124
Laporan
Tahunan 2024
Dewan Komisaris Direksi
Tanggal
No. Agenda Rapat
Rapat
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
2. 20 Maret 1. Performance Review Bankwide s.d. 1. Chandra M. 1. Hadir 1. Nixon L.P. 1. Hadir
2024 Februari 2024; Hamzah 2. Hadir Napitupulu 2. Hadir
2. Performance Review UUS s.d. Februari 2. Iqbal Latanro 3. Hadir 2. Oni Febriarto 3. Hadir
2024; 3. Armand B. Arief 4. Hadir Rahardjo 4. Hadir
3. Monitoring Risk Appetite, Risk 4. Sentot A. 5. Hadir 3. Andi Nirwoto 5. Hadir
Tolerance, dan Recovery Plan Sentausa sebagai 4. Elisabeth Novie 6. Hadir
Bankwide dan UUS s.d. Februari 2024; 5. Adi Sulistyowati pengamat Riswanti 7. Hadir
4. Progres Perbaikan Data Nasabah atau 6. Bambang 6. Tidak hadir 5. Hirwandi Gafar 8. Hadir
Customer Identification File (CIF) s.d. Widjanarko sebagai 6. Jasmin 9. Hadir
Februari 2024; 7. Andin Hadiyanto pengamat 7. Setiyo Wibowo 10. Hadir
5. Monitoring Penyelesaian Dokumen 8. Herry Trisaputra 7. Hadir 8. Nofry Rony Poetra 11. Hadir
Pokok Kredit Kategori Luar Ambang Zuna 8. Hadir 9. Eko Waluyo sebagai
Toleransi (LAT) s.d. Februari 2024; 9. Himawan Arief 9. Hadir 10. Hakim Putratama pengamat
6. Pembahasan Usulan Perubahan Sugoto 11. Muhammad
Struktur Organisasi Kantor Pusat; Iqbal
7. Perkembangan Progres Project Camel;
8. Pembahasan Management Letter atas
Laporan Keuangan 31 Desember 2023;
9. Progres Implementasi Initiative
Corporate Plan termasuk Aspek
Profitabilitas s.d. Februari 2024.
3. 22 Mei 2024 1. Performance Review Bankwide s.d. April 1. Chandra M. 1. Hadir 1. Nixon L.P. 1. Hadir
2024; Hamzah 2. Hadir Napitupulu 2. Hadir
2. Performance Review UUS s.d. April 2024; 2. Iqbal Latanro 3. Hadir 2. Oni Febriarto 3. Hadir
3. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, 3. Armand B. Arief 4. Hadir Rahardjo 4. Hadir
dan Recovery Plan Bankwide dan UUS 4. Sentot A. 5. Hadir 3. Andi Nirwoto 5. Hadir
s.d. April 2024; Sentausa sebagai 4. Elisabeth Novie 6. Hadir
4. Progres Implementasi Inititiative 5. Adi Sulistyowati pengamat Riswanti 7. Hadir
Corporate Plan termasuk Aspek 6. Bambang 6. hadir 5. Hirwandi Gafar 8. Hadir
Profitabilitas s.d. April 2024; Widjanarko sebagai 6. Jasmin 9. Tidak Hadir
5. Progres Perbaikan Data Nasabah atau 7. Andin Hadiyanto pengamat 7. Setiyo Wibowo 10. Hadir
Customer Identification File (CIF) s.d. 8. Herry Trisaputra 7. Hadir 8. Nofry Rony Poetra 11. Hadir
Maret 2024; Zuna 8. Hadir 9. Eko Waluyo sebagai
6. Progres Penyusunan Visi & Misi BTN 9. Himawan Arief 9. Hadir 10. Hakim Putratama pengamat
Tahun 2025-2029; Sugoto 11. Muhammad
7. Progress Update Project Camel; Iqbal
8. Progress Update Penyusunan Buku Putih;
9. Update Protokol Media & Stakeholder
Handling apabila Terjadi Fraud;
10. Update Skema Baru KPR Bersubsidi
dan Jaminan Pemerintah terhadap
Pembiayaan Perumahan.
4. 12 Juli 2024 Penyelarasan Visi dan Misi dalam 1. Chandra M. 1. Hadir 1. Nixon L.P. 1. Hadir
Rencana Jangka Panjang Perusahaan Hamzah 2. Hadir Napitupulu 2. Hadir
(RJPP) 2025—2029 PT Bank Tabungan 2. Iqbal Latanro 3. Hadir 2. Oni Febriarto 3. Hadir
Negara (Persero) Tbk 3. Armand B. Arief 4. Hadir Rahardjo 4. Hadir
4. Sentot A. 5. Hadir 3. Andi Nirwoto 5. Hadir
Sentausa sebagai 4. Elisabeth Novie 6. Hadir
5. Adi Sulistyowati pengamat Riswanti 7. Hadir
6. Bambang 6. hadir 5. Hirwandi Gafar 8. Hadir
Widjanarko sebagai 6. Jasmin 9. Hadir
7. Andin Hadiyanto pengamat 7. Setiyo Wibowo 10. Hadir
8. Herry Trisaputra 7. Hadir 8. Nofry Rony Poetra 11. Hadir
Zuna 8. Hadir 9. Eko Waluyo sebagai
9. Himawan Arief 9. Hadir 10. Hakim Putratama pengamat
Sugoto Ha 11. Muhammad
Iqbal
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 555
Page 125
Tata Kelola
Perusahaan
Dewan Komisaris Direksi
Tanggal
No. Agenda Rapat
Rapat
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
5. 24 Juli 2024 1. Performance Review Bankwide dan 1. Chandra M. 1. Hadir 1. Nixon L.P. 1. Hadir
Pencapaian KPI s.d. Juni 2024 Hamzah 2. Hadir Napitupulu 2. Hadir
2. Performance Review UUS s.d. Juni 2024 2. Iqbal Latanro 3. Hadir 2. Oni Febriarto 3. Hadir
3. Monitoring Risk Appetite, Risk 3. Armand B. Arief 4. Hadir Rahardjo 4. Hadir
Tolerance, dan Recovery Plan 4. Sentot A. 5. Hadir 3. Andi Nirwoto 5. Hadir
Bankwide dan UUS s.d. Juni 2024 Sentausa sebagai 4. Elisabeth Novie 6. Hadir
4. Progres Implementasi Inititiative 5. Adi Sulistyowati pengamat Riswanti 7. Hadir
Corporate Plan termasuk Aspek 6. Bambang 6. hadir 5. Hirwandi Gafar 8. Hadir
Profitabilitas s.d. Juni 2024 Widjanarko sebagai 6. Jasmin 9. Hadir
5. Laporan Penerapan Program APU, PPT, 7. Andin Hadiyanto pengamat 7. Setiyo Wibowo 10. Hadir
dan PPPSPM Semester I Tahun 2024. 8. Herry Trisaputra 7. Hadir 8. Nofry Rony Poetra 11. Hadir
6. Evaluasi dan Monitoring Produk Zuna 8. Hadir 9. Eko Waluyo sebagai
Baru Bank (PBB) dan Kegiatan untuk 9. Himawan Arief 9. Hadir 10. Hakim Putratama pengamat
Kepentingan Bank (KuKB) termasuk Sugoto 11. Muhammad
Aspek Profitabilitas s.d. Juni 2024 Iqbal
7. Progres Perbaikan Data Nasabah atau
Customer Identification File (CIF) s.d.
Juni 2024
8. Monitoring Penyelesaian Dokumen
Kredit Kategori Luar Ambang Toleransi
(LAT, PPJB, dan SKMHT) s.d. Juni 2024
9. Progress Update Project Camel 2.0
dan Persiapan Pemisahan (Spin-off)
UUS.
6. 18 September 1. Performance Review Bankwide s.d. 1. Chandra M. 1. Tidak hadir 1. Nixon L.P. 1. Hadir
2024 Agustus 2024; Hamzah 2. Hadir Napitupulu 2. Hadir
2. Performance Review UUS s.d. Agustus 2. Iqbal Latanro 3. Hadir 2. Oni Febriarto 3. Hadir
2024; 3. Armand B. Arief 4. Hadir Rahardjo 4. Hadir
3. Monitoring Risk Appetite, Risk 4. Sentot A. 5. Hadir 3. Andi Nirwoto 5. Hadir
Tolerance, dan Recovery Plan Sentausa sebagai 4. Elisabeth Novie 6. Hadir
Bankwide dan UUS s.d. Agustus 2024; 5. Adi Sulistyowati pengamat Riswanti 7. Hadir
4. Progres Implementasi Initiative 6. Bambang 6. hadir 5. Hirwandi Gafar 8. Hadir
Corporate Plan termasuk Aspek Widjanarko sebagai 6. Jasmin 9. Hadir
Profitabilitas s.d. Agustus 2024; 7. Andin Hadiyanto pengamat 7. Setiyo Wibowo 10. Hadir
5. Progres Perbaikan Data Nasabah atau 8. Herry Trisaputra 7. Hadir 8. Nofry Rony Poetra 11. Hadir
Customer Identification File (CIF) s.d. Zuna 8. Hadir 9. Eko Waluyo
Agustus 2024; 9. Himawan Arief 9. Hadir 10. Hakim Putratama
6. Progress Update Project Hijra dan Sugoto 11. Muhammad
Persiapan Pemisahan (Spin-off) UUS; Iqbal
7. Pembahasan Rencana Jangka
Panjang Perusahaan (Corporate Plan)
Periode 2025—2029.
7. 20 November 1. Penyusunan Rencana Kerja dan 1. Chandra M. 1. Hadir 1. Nixon L.P. 1. Hadir
2024 Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun Hamzah 2. Hadir Napitupulu 2. Hadir
2025. 2. Iqbal Latanro 3. Hadir 2. Oni Febriarto 3. Hadir
2. Performance Review Bankwide s.d. 3. Armand B. Arief 4. Hadir Rahardjo 4. Hadir
Oktober 2024. 4. Sentot A. 5. Hadir 3. Andi Nirwoto 5. Hadir
3. Performance Review UUS s.d. Oktober Sentausa 6. Hadir 4. Elisabeth Novie 6. Hadir
2024. 5. Adi Sulistyowati 7. Hadir Riswanti 7. Hadir
4. Monitoring Risk Appetite, Risk 6. Bambang 8. Hadir 5. Hirwandi Gafar 8. Hadir
Tolerance, dan Recovery Plan Widjanarko 9. Hadir 6. Jasmin 9. Hadir
Bankwide dan UUS s.d. Oktober 2024. 7. Andin Hadiyanto 7. Setiyo Wibowo 10. Hadir
5. Progres Implementasi Initiative 8. Herry Trisaputra 8. Nofry Rony Poetra 11. Hadir
Corporate Plan termasuk Aspek Zuna 9. Eko Waluyo
Profitabilitas s.d. Oktober 2024. 9. Himawan Arief 10. Hakim Putratama
6. Monitoring Implementasi Sugoto 11. Muhammad
Rekomendasi Perbaikan dari Iqbal
Diagnostic Review Internal Control
over Financial Reporting (ICOFR).
7. Progress Update Project Hijra dan
Persiapan Pemisahan (Spin-off) Unit
Usaha Syariah.
8. Strategi dan Kesiapan dalam
Mendukung Program 3 Juta Rumah.
556 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 126
Laporan
Tahunan 2024
Dewan Komisaris Direksi
Tanggal
No. Agenda Rapat
Rapat
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
8. 27 November Penyusunan Rencana Kerja dan 1. Chandra M. 1. Hadir 1. Nixon L.P. 1. Tidak Hadir
2024 Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun Hamzah 2. Hadir Napitupulu 2. Hadir
2025 dan Rencana Bisnis Bank (RBB) 2. Iqbal Latanro 3. Hadir 2. Oni Febriarto 3. Hadir
Tahun 2025—2027. 3. Armand B. Arief 4. Hadir Rahardjo 4. Hadir
4. Sentot A. 5. Hadir 3. Andi Nirwoto 5. Tidak Hadir
Sentausa 6. Hadir 4. Elisabeth Novie 6. Hadir
5. Adi Sulistyowati 7. Hadir Riswanti 7. Hadir
6. Bambang 8. Hadir 5. Hirwandi Gafar 8. Hadir
Widjanarko 9. Hadir 6. Jasmin 9. Hadir
7. Andin Hadiyanto 7. Setiyo Wibowo 10. Hadir
8. Herry Trisaputra 8. Nofry Rony Poetra 11. Hadir
Zuna 9. Eko Waluyo
9. Himawan Arief 10. Hakim Putratama
Sugoto 11. Muhammad
Iqbal
Realisasi rapat Direksi bersama Dewan Komisaris disajikan pada bagian Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
Rapat Dewan Komisaris
Rapat Internal Dewan Komisaris RUPS
Bersama Direksi
Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase
Nama Jabatan
Kehadiran Kehadiran Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Komisaris
Chandra M.
Utama/ 53 49 92,45% 8 7 87,50% 1 1 100%
Hamzah
Independen
Wakil
Komisaris
Iqbal Latanro 53 51 96,23% 8 8 100% 1 1 100%
Utama/
Independen
Armand B. Komisaris
53 52 98,11% 8 8 100% 1 1 100%
Arief Independen
Sentot A. Komisaris
53 52 98,11% 8 8 100% 1 1 100%
Sentausa Independen
Adi Komisaris
13 13 100% 2 2 100% 0 0 -
Sulistyowati* Independen
Bambang Komisaris
13 13 100% 2 2 100% 0 0 -
Widjanarko* Independen
Andin
Komisaris 53 53 100% 8 8 100% 1 1 100%
Hadiyanto
Himawan
Komisaris 53 51 96,23% 8 8 100% 1 1 100%
Arief Sugoto
Herry
Trisaputra Komisaris 53 52 98,11% 8 8 100% 1 1 100%
Zuna
Mohamad
Yusuf Komisaris 9 9 100% 1 1 100% 0 0 -
Permana**
* Diangkat pada RUPST tanggal 6 Maret 2024 dan lulus penilaian dan kemampuan pada tanggal 7 Oktober 2024
** Berhenti masa jabatan pada tanggal 4 Maret 2024 sebagaimana pengukuhan pada RUPST tanggal 6 Maret 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 557
Page 127
Tata Kelola
Perusahaan
Pengembangan Kompetensi Anggota Dewan Komisaris
Kebijakan Pengembangan Kompetensi
Kebijakan terkait pengembangan kompetensi termasuk program orientasi Dewan Komisaris diatur dalam Pedoman
dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris. Adapun kebijakan pengembangan kompetensi bagi anggota Dewan Komisaris
meliputi:
1. Anggota Dewan Komisaris wajib mengikuti program pengembangan kompetensi berkelanjutan baik di dalam atau
di luar negeri dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan dalam kaitannya mendukung
pelaksanaan tugas, kewajiban, dan tanggung jawab.
2. Rencana pengembangan kompetensi berkelanjutan untuk anggota Dewan Komisaris tertuang dalam program
kerja tahunan Dewan Komisaris.
3. Dalam hal pendidikan berkelanjutan dilakukan di luar program kerja yang telah ditetapkan, maka pengembangan
kompetensi berkelanjutan wajib diputuskan dalam Rapat Dewan Komisaris.
4. Anggota Dewan Komisaris yang telah melakukan pengembangan kompetensi berkelanjutan wajib menyampaikan
laporan hasil pengembangan kompetensi secara tertulis kepada Dewan Komisaris atau disampaikan dalam
Rapat Dewan Komisaris.
5. Anggota baru Dewan Komisaris wajib mengikuti program orientasi pengenalan Perseroan;
6. Hal-hal lain yang menyangkut fasilitas untuk pelaksanaan pendidikan berkelanjutan mengacu kepada peraturan
Perseroan.
Realisasi Pengembangan Kompetensi
Sepanjang tahun 2024, anggota Dewan Komisaris Perseroan telah mengikuti berbagai program peningkatan
kompetensi berupa pelatihan, lokakarya, konferensi maupun seminar sebagaimana tabel berikut ini.
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Executive Risk Management Program
27 Januari 2024 di Bogor LPPI
- Jenjang 6
BTN Leadership Forum 2 - 2024 02 Mei 2024 s.d. 04 Mei 2024 di Bali McKinsey & PwC
Sertifikasi Manajemen Risiko
04 Maret 2024 di Jakarta LSPP
Jenjang 6
Komisaris
Chandra M.
Utama/ Penyelarasan Sertifikasi Manajemen
Hamzah 27 Juni 2024 s.d. 28 Juni 2024 di
Independen Risiko Board of Commissioner IRPA & OJK
Yogyakarta
Jenjang 6
Boardroom Bound : Accelerating
25 Oktober 2024 di Batam LPPI
Growth to Embrace The Future BTN
Innovation and Entrepreneurship: 04 November 2024 s.d. 08 November
AGLP
Cutting-edge Insights from China 2024 di Tiongkok
Executive Risk Management Program
27 Januari 2024 di Bogor LPPI
- Jenjang 7
BTN Leadership Forum 2 - 2024 02 Mei 2024 s.d. 04 Mei 2024 di Bali McKinsey & PwC
Wakil Penyelarasan Sertifikasi Manajemen
Iqbal Komisaris Risiko Board of Commissioner 11 Juni 2024 s.d. 13 Juni 2024 di Bali IRPA & OJK
Latanro Utama/ Jenjang 7
Independen
Sertifikasi Manajemen Risiko Board of
01 April 2024 di Jakarta LSPP
Commissioner Jenjang 7
Boardroom Bound : Accelerating
25 Oktober 2024 di Batam LPPI
Growth to Embrace The Future BTN
558 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 128
Laporan
Tahunan 2024
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Executive Risk Management Program
27 Januari 2024 di Bogor LPPI
- Jenjang 6
Executive Risk Management 23 Februari 2024 s.d. 03 Maret 2024 di
LPPI
Refresher : ES Eropa (Vienna, Budapest, Praha)
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 19 Maret 2024 di Jakarta LSPP
BTN Leadership Forum 2 - 2024 02 Mei 2024 s.d. 04 Mei 2024 di Bali McKinsey & PwC
Armand B. Komisaris
Arief Independen
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen
27 Juni 2024 s.d. 28 Juni 2024 di
Risiko Board of Commissioner IRPA & OJK
Yogyakarta
Jenjang 6
Boardroom Bound : Accelerating
25 Oktober 2024 di Batam LPPI
Growth to Embrace The Future BTN
Innovation and Entrepreneurship: 04 November 2024 s.d. 08 November
AGLP
Cutting-edge Insights from China 2024 di Tiongkok
Executive Risk Management Program
27 Januari 2024 di Bogor LPPI
- Jenjang 7
Executive Risk Management 23 Februari 2024 s.d. 03 Maret 2024 di
LPPI
Refresher : ES Eropa (Vienna, Budapest, Praha)
Sentot A. Komisaris Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 19 Maret 2024 di Jakarta LSPP
Sentausa Independen
BTN Leadership Forum 2 - 2024 02 Mei 2024 s.d. 04 Mei 2024 di Bali McKinsey & PwC
Penyelarasan SMR Jenjang 7 21 Mei 2024 s.d. 22 Mei 2024 di Jakarta BARA & OJK
Boardroom Bound : Accelerating
25 Oktober 2024 di Batam LPPI
Growth to Embrace The Future BTN
Pembekalan Sertifikasi Manajemen PT Garda Multi
14 Mei 2024 di Jakarta
Risiko Jenjang 7 Talenta
Sertifikasi Manajemen Risiko Board of
07 Juni 2024 di Jakarta LSPP
Commissioner Jenjang 7
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen
Adi Komisaris
Risiko Board of Commissioner 11 Juni 2024 s.d. 13 Juni 2024 di Bali IRPA & OJK
Sulistyowati* Independen
Jenjang 7
01 Agustus 2024 s.d. 02 Agustus 2024
Executive Overview Bagi BoC LPPI
di Jakarta
Boardroom Bound : Accelerating
25 Oktober 2024 di Batam LPPI
Growth to Embrace The Future BTN
BTN Leadership Forum 2 - 2024 02 Mei 2024 s.d. 04 Mei 2024 di Bali McKinsey & PwC
Pembekalan SMR Jenjang 6 06 Mei 2024 di Jakarta LPPI
Sertifikasi Manajemen Risiko Board of
14 Mei 2024 di Jakarta LSPP
Commissioner Jenjang 6
Bambang Komisaris Penyelarasan Sertifikasi Manajemen
Widjanarko* Independen Risiko Board of Commissioner 23 Juli 2024 s.d. 25 Juli 2024 di Jakarta IRPA & OJK
Jenjang 6
01 Agustus 2024 s.d. 02 Agustus 2024
Executive Overview Bagi BoC LPPI
di Jakarta
Boardroom Bound : Accelerating
25 Oktober 2024 di Batam LPPI
Growth to Embrace The Future BTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 559
Page 129
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Executive Risk Management Program
27 Januari 2024 di Bogor LPPI
- Jenjang 6
BTN Leadership Forum 2 - 2024 02 Mei 2024 s.d. 04 Mei 2024 di Bali McKinsey & PwC
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 04 Maret 2024 di Jakarta LSPP
Andin
Komisaris
Hadiyanto
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen
27 Juni 2024 s.d. 28 Juni 2024 di
Risiko Board of Commissioner IRPA & OJK
Yogyakarta
Jenjang 6
Boardroom Bound : Accelerating
25 Oktober 2024 di Batam LPPI
Growth to Embrace The Future BTN
Executive Risk Management Program
27 Januari 2024 di Bogor LPPI
- Jenjang 6
BTN Leadership Forum 2 - 2024 02 Mei 2024 s.d. 04 Mei 2024 di Bali McKinsey & PwC
Pembekalan Sertifikasi Manajemen PT Garda Multi
17 Juli 2024 di Jakarta
Risiko Jenjang 6 Talenta
Herry
Trisaputra Komisaris
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 18 Juli 2024 di Jakarta LSPP
Zuna
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen
Risiko Board of Commissioner 23 Juli 2024 s.d. 25 Juli 2024 di Jakarta IRPA & OJK
Jenjang 6
Boardroom Bound : Accelerating
25 Oktober 2024 di Batam LPPI
Growth to Embrace The Future BTN
Executive Risk Management Program
27 Januari 2024 di Bogor LPPI
- Jenjang 6
BTN Leadership Forum 2 - 2024 02 Mei 2024 s.d. 04 Mei 2024 di Bali McKinsey & PwC
Pembekalan Sertifikasi Manajemen PT Garda Multi
17 Juli 2024 di Jakarta
Risiko Jenjang 6 Talenta
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 18 Juli 2024 di Jakarta LSPP
Himawan
Komisaris
Arief Sugoto
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen
Risiko Board of Commissioner 23 Juli 2024 s.d. 25 Juli 2024 di Jakarta IRPA & OJK
Jenjang 6
Boardroom Bound : Accelerating
25 Oktober 2024 di Batam LPPI
Growth to Embrace The Future BTN
Innovation and Entrepreneurship: 04 November 2024 s.d. 08 November
AGLP
Cutting-edge Insights from China 2024 di Tiongkok
Mohamad
Pembekalan Sertifikasi Manajemen
Yusuf Komisaris 27 Januari 2024 di Bogor LPPI
Risiko Jenjang KKNI 6
Permana**
* Diangkat pada RUPST tanggal 6 Maret 2024 dan lulus penilaian dan kemampuan pada tanggal 7 Oktober 2024
** Berhenti masa jabatan pada tanggal 4 Maret 2024 sebagaimana pengukuhan pada RUPST tanggal 6 Maret 2024
560 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 130
Laporan
Tahunan 2024
Program Orientasi Bagi Anggota Baru Dewan 2. Monitoring pelaksanaan inisiatif strategis rencana
Komisaris perusahaan secara berkala.
3. Monitoring pelaksanaan manajemen risiko secara
Perseroan senantiasa mengadakan Program Orientasi berkala termasuk profil risiko, Tingkat kesehatan
atau Pengenalan bagi anggota Dewan Komisaris yang Bank, KPMM, risk appetite, risk tolerance, dan recovery
baru diangkat agar saling mengenal dan menjalin plan.
kerja sama sebagai satu tim yang solid, komprehensif, 4. Monitoring pelaksanaan audit serta tindak lanjut
efektif. Program orientasi tersebut juga bertujuan untuk hasil audit internal dan eksternal.
memberikan pengetahuan mengenai kondisi Perseroan 5. Monitoring penyelesaian dokumen kredit.
secara umum. Ketentuan terkait program pengenalan 6. Monitoring pelaksanaan program Anti Pencucian
Dewan Komisaris telah diatur Pedoman dan Tata Tertib Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-
Kerja Dewan Komisaris, meliputi: PPT).
1. Pelaksanaan prinsip-prinsip Good Corporate 7. Monitoring terhadap progres perbaikan data
Governance dan Business Ethics di Perseroan. nasabah
2. Keterangan mengenai tugas dan tanggung jawab 8. Persetujuan penyusunan Rencana Jangka Panjang
Dewan Komisaris dan Direksi serta hal lain yang Perusahaan, Rencana Bisnis dan Rencana Kerja &
tidak diperbolehkan. Anggaran Perusahaan beserta dan perubahannya.
3. Gambaran mengenai Perseroan berkaitan dengan 9. Penyusunan visi dan misi Perseroan
tujuan, sifat dan lingkup kegiatan Perseroan, kinerja 10. Perubahan logo dan monitoring proyek rebranding
keuangan, strategi, rencana jangka pendek dan 11. Monitoring penerapan Internal Control over Financial
jangka panjang Perseroan, risiko, pengendalian Reporting
internal dan masalah-masalah strategis lainnya. 12. Perkembangan proyek pengembangan Unit Usaha
4. Keterangan berkaitan dengan kewenangan yang Syariah (UUS)
didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem 13. Rekomendasi dan Penetapan Key Performance
dan kebijakan pengendalian internal. Indicator (KPI) Kolegial, Individual, dan PMN termasuk
perubahannya.
Pada tahun 2024 telah diangkat anggota baru Dewan 14. Pengawasan Dewan Komisaris atas Kinerja dan
Komisaris dalam RUPS Tahunan Perseroan tanggal Pelaksanaan Rencana Bisnis Bank.
06 Maret 2024 yaitu Sdri. Adi Sulistyowati dan Sdr. 15. Pengembangan Organisasi Perseroan dan strategi
Bambang Widjanarko sebagai Komisaris Independen. pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM).
Program orientasi bagi anggota baru Dewan Komisaris 16. Pelaksanaan keputusan RUPS Tahunan sebagai
dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2024 dan 13 Mei berikut:
2024, dengan topik sebagai berikut: a. Pengesahan Laporan Tahunan, Laporan
1. Tujuan dan lingkup kegiatan Perseroan sesuai Keuangan, dan Laporan Keuangan PUMK;
Anggaran Dasar; b. Penetapan penggunaan laba bersih;
2. Kinerja keuangan, strategi, rencana usaha jangka c. Penetapan remunerasi (gaji/honorarium,
pendek dan jangka panjang, serta posisi kompetitif; fasilitas, dan tunjangan) dan Tantiem bagi
3. Manajemen risiko dan tingkat kesehatan bank; Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan;
4. Sistem pengendalian internal, audit internal, dan d. Penunjukan AP dan/atau KAP untuk mengaudit
audit eksternal; Laporan Keuangan dan Laporan Keuangan
5. Fasilitas anggota Dewan Komisaris; Program PUMK;
6. Kepatuhan, tata kelola Perseroan, pola hubungan e. Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil
kerja Dewan Komisaris dan Direksi, dan pedoman Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
dan tata tertib kerja Dewan Komisaris; Berkelanjutan IV BTN Tahap II Tahun 2022 dan
7. Budaya Perseroan; dan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak
8. Tata kelola kebijakan dan prosedur. Memesan Efek Terlebih Dahulu Penawaran
Umum Terbatas II (PMHMETD II);
Rekomendasi, Pelaksanaan Tugas f. Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar
Dewan Komisaris, Serta Pengawasan Perseroan;
Implementasi Strategi Perseroan g. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
17. Rekomendasi penunjukan jasa Kantor Akuntan Publik
Dewan Komisaris telah melakukan tugas pengawasan, (KAP) untuk audit laporan keuangan Perseroan dan
mengarahkan, memberikan saran, memantau dan Laporan Keuangan PUMK.
mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis 18. Penunjukan Jasa Pemeringkat Rating Korporasi
Perseroan antara lain: Perseroan.
1. Reviu Kinerja Perseroan secara Bankwide dan UUS 19. Persetujuan ketentuan internal Perseroan yang
secara berkala. membutuhkan persetujuan Dewan Komisaris,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 561
Page 131
Tata Kelola
Perusahaan
20. Kebijakan strategis lainnya, antara lain menyangkut: Penilaian Kinerja Direksi
a. Rencana Audit Tahunan (Annual Audit Plan)
termasuk anggarannya. Penilaian kinerja Direksi Perseroan, termasuk Direktur
b. Sistem Pengendalian Intern. Utama, baik secara kolegial dan individu dilaksanakan
c. Pemberian Kredit/Pembiayaan kepada Pihak sekali dalam 1 (satu) dan telah dilaksanakan pada
Terkait. tahun 2024.
d. Arahan terhadap Keputusan rapat Komite Kredit.
e. Arahan terhadap implementasi Sistem PROSEDUR PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA DIREKSI
Manajemen Anti Penyuapan.
f. Aktivitas Operasional termasuk Infrastruktur dan Prosedur penetapan dan penilaian kinerja Direksi
Operasional Teknologi Informasi. merujuk pada Peraturan Menteri BUMN nomor PER-
g. Aktivitas dan Pengelolaan Perkreditan dan 2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
Pembiayaan. Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara
h. Publikasi Laporan Keuangan. dan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-306/
i. Produk Baru Bank (PBB) dan Kegiatan untuk MBU/11/2023 Tentang Petunjuk Teknis Penyusunan
Kepentingan Bank (KuKB). Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicator)
j. Laporan Kepatuhan. pada BUMN. Direksi BUMN wajib menandatangani
k. Strategi Anti-Fraud. Kontrak Manajemen Tahunan yang memuat target KPI
l. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan. Direksi secara kolegial dan KPI Direksi secara individual.
m. Evaluasi Jasa Audit atas oleh Kantor Akuntan
Publik atas Informasi Keuangan Tahunan. KPI Direksi secara kolegial dan KPI Direksi secara
n. Transaksi Afiliasi. individual menjadi salah satu alat ukur yang efektif
o. Persetujuan Rekomendasi pengangkatan SEVP. dalam pemantauan kinerja dan pelaksanaan tugas
p. Rekomendasi Nominated Talent BoD-1 dan BoD Pengurus Perseroan yang dilakukan oleh Direksi.
Existing kepada CTC Jasa Keuangan. Prosedur penetapan dan penilaian KPI diatur dalam
q. Usulan remunerasi Dewan Komisaris, Direksi, dan pasal 104 dan 105 Peraturan Menteri BUMN PER-2/
Dewan Pengawas Syariah serta tantiem Dewan MBU/03/2023 sebagai berikut:
Komisaris dan Direksi. 1. Direksi menyampaikan usulan KPI Direksi secara
kolegial kepada RUPS/Menteri untuk ditetapkan
Penilaian Kinerja Direksi dan Dewan bersamaan dengan penetapan RKAP.
Komisaris 2. Sebelum mengesahkan RKAP, Dewan Komisaris
wajib berkonsultasi terlebih dahulu dengan
Dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan pemegang saham negara untuk penetapan KPI
tugas dan tanggung jawab, Dewan Komisaris dan Direksi.
Direksi berkomitmen untuk memiliki kebijakan dan 3. Direksi wajib menjabarkan KPI Direksi secara
melaksanakan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan kolegial menjadi KPI Direksi secara individual dan
Direksi. Dewan Komisaris memiliki kebijakan penilaian menyampaikan kepada Dewan Komisaris untuk
sendiri (self assessment) untuk menilai kinerja Dewan mendapat persetujuan.
Komisaris, sedangkan penilaian kinerja Direksi dilakukan 4. Pencapaian KPI Direksi secara kolegial dilaporkan
melalui pencapaian Key Performance Indicators dalam laporan triwulanan dan laporan tahunan.
(KPI) yang mengacu kepada hasil pengukuran yang 5. Perhitungan pencapaian KPI Direksi secara
dilakukan oleh auditor eksternal yang mengaudit kolegial dan secara individual direviu oleh kantor
laporan keuangan tahunan perusahaan. akuntan publik yang mengaudit laporan keuangan
perusahaan.
562 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 132
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENILAIAN KINERJA DIREKSI
Penilaian Kinerja Direksi Kolegial
KPI yang digunakan untuk mengukur dan menilai kinerja Direksi secara kolegial dalam pengurusan perusahaan terdiri
dari 5 (lima) perspektif yaitu sebagai berikut:
1. Nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia;
2. Inovasi model bisnis;
3. Kepemimpinan teknologi;
4. Peningkatan investasi; dan
5. Pengembangan talenta.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 563
Page 133
Tata Kelola
Perusahaan
PENILAIAN KINERJA DIREKSI INDIVIDUAL
KPI Direksi secara kolegial merupakan KPI Direksi secara individual bagi Direktur Utama. Sedangkan KPI Direksi secara
individual merupakan cascading atas KPI Direksi secara kolegial berdasarkan tugas, fungsi, dan tanggung jawab
masing-masing Direktorat Direksi. Perincian KPI Direksi individual disampaikan pada tabel berikut.
Bobot Direktorat (%)
No KPI Kolegial 2024 Bobot (%) Distribution
Wakil SME & SEVP
Direktur &
Direktur Retail Digital Consumer
Utama Institutional
Utama Funding Business
Funding
A.1. Nilai Ekonomi Sosial
17,00
untuk Indonesia - Finansial
1. PPOP 8,00
2. ROE Tier 1 6,00
Total Shareholder
3. 3,00
Return
A.2. Nilai Ekonomi Sosial
untuk Indonesia - 15,00
Operasional
4. Cost of Credit (CoC) 10,00
Cost to Income Ratio
5. 5,00
(CIR)
A.3. Nilai Ekonomi Sosial
20,00
untuk Indonesia - Sosial
Realisasi Penyaluran
6. 12,00
KPR Subsidi
7. NPS for Bank 8,00
B. Inovasi Model Bisnis 8,00
8. CASA Ratio 4,00
Pertumbuhan Rata -
9. Rata Kredit segmen 4,00
High Yield
C. Kepemimpinan Teknologi 15,00
Jumlah Pengguna
10. 9,00
Aktif Bale by BTN
11. Cyber Security Breach 6,00
D. Peningkatan Investasi 15,00
Environment, Social,
12. Governance (ESG) 6,00
Rating
13. Realisasi KPI PMN 3,00
Pembiayaan/Kredit
14. 6,00
Berkelanjutan
564 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 134
Laporan
Tahunan 2024
Bobot Direktorat (%)
Human
SEVP Operations
Assets Risk Information Capital, SEVP
Wholesale Finance & Customer
Management Management Technology Compliance Operations
Banking Experience
& Legal
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 565
Page 135
Tata Kelola
Perusahaan
Bobot Direktorat (%)
No KPI Kolegial 2024 Bobot (%) Distribution
Wakil SME & SEVP
Direktur &
Direktur Retail Digital Consumer
Utama Institutional
Utama Funding Business
Funding
E. Pengembangan Talenta 10,00
Human Capital
15. 10,00
Transformation
Total 100,00 15 15 8 6 7 10
Total 2022 9 9 14
Total 2023 9 9 17
PIHAK YANG MELAKUKAN PENILAIAN
Kinerja Direksi yang dinilai berdasarkan perhitungan pencapaian KPI Direksi secara kolegial dan secara
individual mengacu kepada hasil pengukuran yang dilakukan oleh auditor eksternal yang mengaudit laporan
keuangan tahunan perusahaan. Selanjutnya Dewan Komisaris menyampaikan hasil penilaian kinerja Direksi baik
secara kolegial maupun individu untuk dilaporkan kepada pemegang saham. Mengacu pasal 105 ayat (1) PER-2/
MBU/03/2023, pencapaian KPI Direksi secara kolegial dilaporkan dalam laporan triwulanan dan laporan tahunan.
HASIL PENILAIAN KINERJA DIREKSI
Penilaian kinerja Direksi sudah dilakukan selama tahun 2024 dengan hasil penilaian sebagai berikut:
Pencapaian
No. Indikator Bobot (%) Satuan Target Realisasi Nilai Akhir
(%)
I. Nilai Ekonomi dan Sosial Untuk Indonesia 66,00
A. Aspek Finansial 36,00
1. PPOP 8,00 Rp triliun 8,35 5,97 71,56% 5,72%
2. Total Shareholder Return 5,00 % 10,02 9,19 91,72% 4,59%
3. ROE Tier 1 7,00 % 13,09 10,85 82,86% 5,80%
4. CAR 6,00 % 18,86 18,15 96,25% 5,78%
5. Pertumbuhan Rata - Rata Total Deposit 5,00 % 12,36 13,02 105,34% 5,27%
6. Pertumbuhan Rata - Rata Total Loans 5,00 % 12,74 12,54 98,46% 4,92%
B. Aspek Operasional 18,00
7. Cost of Credit (CoC) 7,00 % 1,10 0,60 110,00% 7,70%
8. BOPO 5,00 % 87,25 88,73 98,31% 4,92%
9. Loan at Risk (LaR) 6,00 % 18,95 19,65 96,33% 5,78%
A.3. Aspek Sosial 12,00
10. Realisasi penyaluran KPR Subsidi 7,00 Rp triliun 22,90 24,91 108,79% 7,62%
11. Net Promoter Score (NPS) for Bank 5,00 Skor 40,00 47,70 110,00% 5,50%
II. Inovasi Model Bisnis 8,00
12. CASA Ratio 3,00 % 53,60 54,09 100,90% 3,03%
566 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 136
Laporan
Tahunan 2024
Bobot Direktorat (%)
Human
SEVP Operations
Assets Risk Information Capital, SEVP
Wholesale Finance & Customer
Management Management Technology Compliance Operations
Banking Experience
& Legal
8 7 7 7 7 7 7 6
11 10 13 12 9 9 -
10 10 12 12 10 11 7
Pencapaian
No. Indikator Bobot (%) Satuan Target Realisasi Nilai Akhir
(%)
13. Jumlah Pengguna Aktif BTN Mobile 5,00 Jumlah 1.100.000 1.469.190 110,00% 5,50%
III. Kepemimpinan Teknologi 7,00
14. Implementasi Integrasi ATM (Project Jalin) 4,00 ATM 445 537 110,00% 4,40%
15. Cyber Security Breach (Zero Incident) 3,00 Laporan 0 0 110,00% 3,30%
IV. Pengembangan Investasi 11,00
Environment, Social, Governance (ESG)
16. 4,00 Rating BBB BBB 100,00% 4,00%
Rating
17. Pembiayaan/Kredit Berkelanjutan 4,00 Rp triliun 180,04 181,63 100,88% 4,04%
18. Realisasi KPI PMN 3,00 % 100,00 93,04 93,04% 2,79%
V. Pengembangan Talenta 8,00
Average Diversity in Nominated Talent
19. 4,00 % 100,00 108,33 108,33% 4,33%
(Women & Young)
20. Employee Productivity 4,00 Rp juta 21,31 20,02 93,96% 3,76%
Total 100,00 98,73
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris KRITERIA PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS
Penilaian kinerja Dewan Komisaris baik secara kolegial Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara
dan individu dilaksanakan sekali dalam 1 (satu) tahun Kolegial
dan telah dilaksanakan pada tahun 2024. Kriteria penilaian kinerja yang digunakan adalah sesuai
pelaksanaan fungsi Dewan Komisaris dalam melakukan
PROSEDUR PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA DEWAN pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi
KOMISARIS demi kepentingan Perseroan dan Pemegang Saham
pada khususnya, serta pemangku kepentingan pada
Prosedur Penilaian Kinerja Dewan Komisaris secara umumnya. Kriteria pokok penilaian kinerja Dewan
kolegial dan individu dilakukan dengan penilaian Komisaris mencakup:
mandiri (self assessment) berdasarkan Peraturan 1. Perspektif finansial;
Menteri BUMN nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 2. Perspektif pemangku kepentingan;
Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia 3. Perspektif proses intern;
Badan Usaha Milik Negara. 4. Perspektif pengembangan kompetensi; dan/atau
5. Perspektif lainnya sesuai kebutuhan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 567
Page 137
Tata Kelola
Perusahaan
Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara PIHAK YANG MELAKUKAN PENILAIAN
Individual
Kriteria pokok penilaian kinerja Dewan Komisaris secara Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilaksanakan dengan
individual mencakup: mekanisme penilaian sendiri (self assessment) dan
1. Finansial; dilaporkan atau disampaikan secara berkala kepada
2. Stakeholder; pemegang saham.
3. Internal Process;
4. Learning & Growth;
5. Perilaku Kerja;
6. Tugas Tambahan/Ad Hoc.
HASIL PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara Kolegial
Hasil pencapaian kinerja Dewan Komisaris selama tahun 2024 terhadap target pada Indikator Kinerja Utama atau Key
Performance Indicators (KPI) yang ditentukan pada program kerja disampaikan sebagai berikut:
Tabel KPI Kolegial Dewan Komisaris 2024
Januari s.d. Desember 2024
No Indikator P Bobot Satuan
Target Realisasi Pencapaian Nilai
a b c d e j k l m=d×l
1. Financial 11,40%
Realisasi anggaran
terhadap rencana kerja
Min 10% % 100 86 114% 11,40%
(investment grade, as a
corporate valuation)
2. Stakeholder 12,50%
Pengawasan dan
Penyampaian Laporan
Realisasi Rencana Bisnis
Bank dan Recovery Plan Max 5% kali 4 4 100% 5,00%
kepada Otoritas Jasa
Keuangan secara berkala
berkala sesuai ketentuan
Mereviu dan
menyampaikan Laporan
Tahunan Manajemen dan
Hasil Pengawasan Dewan
Max 5% kali 2 1 50% 2,50%
Komisaris Penyedia Jasa
Pembayaran (PJP) kepada
Bank Indonesia secara
berkala sesuai ketentuan
Mereviu, menyetujui dan
menyampaikan laporan
tugas pengawasan atas
Max 5% kali 4 4 100% 5,00%
kinerja Perseroan kepada
Kementerian BUMN secara
berkala sesuai ketentuan
3. Internal Process 68,00%
Menyelenggarakan dan
Menghadiri Rapat Dewan Max 10% kali 36 52 120% 12,00%
Komisaris secara berkala
568 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 138
Laporan
Tahunan 2024
Januari s.d. Desember 2024
No Indikator P Bobot Satuan
Target Realisasi Pencapaian Nilai
a b c d e j k l m=d×l
Menyelenggarakan
dan Menghadiri Rapat
Max 10% kali 12 12 100% 10,00%
bersama Direksi secara
berkala
Memastikan Komite
Organ Pendukung
Dewan Komisaris telah
menjalankan tugas Max 10% % 100 100 100% 10,00%
dan fungsinya dengan
baik dan efektif sesuai
ketentuan
Memastikan
terselenggaranya prinsip
Max 10% % 100 100 100% 10,00%
GCG pada seluruh jenjang
organisasi
Mereviu, mengevaluasi,
menyetujui, dan
memonitor, dokumen dan/ Max 20% % 100 100 100% 20,00%
atau kebijakan Perseroan
sesuai kebutuhan
Melakukan kunjungan ke
Unit Kerja/Kantor Wilayah/
Kantor Cabang dalam
Max 5% % 2 6 120% 6,00%
rangka melaksanakan
fungsi pengawasan
Dewan Komisaris
4. Learning & Growth 12,00%
Melaksanakan
peningkatan
pengetahuan, keahlian,
dan kemampuan melalui Max 10% Jam 20 61 120% 12,00%
keikutsertaan Seminar/
pelatihan sesuai bidang
tugasnya
Total 100% 103,90%
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara Individual
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN, Dewan Komisaris telah melakukan evaluasi secara tahunan terhadap setiap individu
anggota Dewan Komisaris. Metode yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris dalam penilaian kinerja anggota Dewan
Komisaris adalah dengan metode penilaian mandiri (self assessment) untuk kemudian direviu dan disetujui oleh Dewan
Komisaris. Penilaian dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja utama yang spesifik, terukur, dapat dicapai, dan
relevan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 569
Page 139
Tata Kelola
Perusahaan
Penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris sudah dilakukan selama tahun 2024 dengan hasil penilaian berdasarkan
indikator kinerja utama sebagai berikut:
Tabel Penilaian Individual Dewan Komisaris
Chandra M.
No. Key Performance Indicators (KPI) Iqbal Latanro Armand B. Arief
Hamzah
1. FINANCIAL
Realisasi anggaran terhadap rencana kerja
6,88 6,88 6,88
(investment grade, as a corporate valuation)
2. STAKEHOLDER
Pengawasan dan Penyampaian Laporan Realisasi
Rencana Bisnis Bank dan Recovery Plan kepada
8,00 8,00 8,00
Otoritas Jasa Keuangan secara berkala berkala
sesuai ketentuan
Mereviu dan menyampaikan Laporan Tahunan
Manajemen dan Hasil Pengawasan Dewan Komisaris
4,00 4,00 4,00
Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) kepada Bank
Indonesia secara berkala sesuai ketentuan
Mereviu, menyetujui dan menyampaikan laporan
tugas pengawasan atas kinerja Perseroan kepada 3,00 3,00 3,00
Kementerian BUMN secara berkala sesuai ketentuan
3. INTERNAL PROCESS
Menyelenggarakan dan Menghadiri Rapat Dewan
8,00 8,00 8,00
Komisaris secara berkala
Menyelenggarakan dan Menghadiri Rapat bersama
8,00 8,00 8,00
Direksi secara berkala
Memastikan Komite Organ Pendukung Dewan
Komisaris telah menjalankan tugas dan fungsinya 8,00 8,00 8,00
dengan baik dan efektif sesuai ketentuan
Memastikan terselenggaranya prinsip GCG pada
8,00 8,00 8,00
seluruh jenjang organisasi
Mereviu, mengevaluasi, menyetujui, dan memonitor,
dokumen dan/atau kebijakan Perseroan sesuai 8,00 8,00 8,00
kebutuhan
Melakukan kunjungan ke Unit Kerja/Kantor Wilayah/
Kantor Cabang dalam rangka melaksanakan fungsi 8,00 8,00 8,00
pengawasan Dewan Komisaris
4. LEARNING & GROWTH
Melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian,
dan kemampuan melalui keikutsertaan Seminar/ 8,00 8,00 8,00
pelatihan sesuai bidang tugasnya
PERILAKU KERJA
AKHLAK 18,80 18,80 18,80
TUGAS TAMBAHAN/AD HOC
1 Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi serta
1,00
Anggota CTC Jasa Keuangan Kementerian BUMN
2 Ketua Komite Audit 1,00
3 Ketua Komite Pemantau Risiko 1,00
Total Pencapaian Key Performance Indicators (KPI) 97,68 97,68 97,68
Predikat Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik
Keterangan:
Nilai Predikat Nilai Predikat Nilai Predikat
<60 Tidak Baik <80 Cukup Baik <100 Sangat baik
<70 Kurang Baik <90 Baik 100 Istimewa
570 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 140
Laporan
Tahunan 2024
Sentot A. Bambang Himawan Arief Herry Trisaputra
Adi Sulistyowati Andin Hadiyanto
Sentausa Widjanarko Sugoto Zuna
6,88 6,88 6,88 6,88 6,88 6,88
8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
4,00 4,00 4,00 4,00 4,00 4,00
3,00 3,00 3,00 3,00 3,00 3,00
8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
8,00 8,00 8,00 5,33 6,67 5,33
8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
18,80 18,80 18,80 18,80 18,80 18,80
96,68 96,68 96,68 94,01 95,35 94,01
Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 571
Page 141
Tata Kelola
Perusahaan
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan 1. Aspek Reguler.
Komisaris dan Dasar Penilaiannya 2. Aspek Non-Reguler.
3. Aspek Lain-lain.
Dewan Komisaris secara berkala melakukan penilaian
atas efektivitas kinerja Komite-komite di bawah Dewan Penilaian kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi
Komisaris. Dewan Komisaris menilai bahwa selama didasarkan pada tolok ukur atau kriteria penilaian
tahun 2024, Komite-komite telah menjalankan tugas yang spesifik, terukur, dapat dicapai, dan relevan
dan tanggung jawabnya dengan cukup efektif. Hasil yang termuat dalam indikator penilaian kinerja utama
penilaian kinerja komite di bawah Dewan Komisaris yang termuat dalam indikator penilaian kinerja utama
adalah sebagai berikut: dengan aspek-aspek sebagai berikut:
1. Aspek Financial.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja 2. Aspek Customer.
Dewan Komisaris 3. Aspek Internal Process.
4. Aspek Learning & Growth.
Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite yaitu Komite
Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta Komite Penilaian kinerja Komite Pemantau Risiko didasarkan
Pemantau Risiko. Dewan Komisaris secara tahunan pada tolok ukur atau kriteria penilaian yang spesifik,
melakukan penilaian atas efektivitas kinerja Komite- terukur, dapat dicapai, dan relevan yang termuat dalam
komite di bawah Dewan Komisaris. Penilaian dimaksud indikator penilaian kinerja utama dengan aspek-aspek
didasarkan pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik sebagai berikut:
Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 1. Aspek Pemenuhan Tugas dan Tanggung Jawab.
tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha 2. Aspek Perencanaan dan Pelaporan.
Milik Negara dan Peraturan OJK Nomor 17 tahun 2023 3. Aspek Operasional dan Pengembangan Kompetensi.
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. 4. Aspek Dinamis.
Kriteria Penilaian Kinerja Komite di Bawah Pihak yang Melakukan Penilaian
Dewan Komisaris
Evaluasi kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris
Penilaian kinerja Komite Audit didasarkan pada tolok dilakukan secara berkala dengan metode penilaian
ukur atau kriteria penilaian yang spesifik, terukur, dapat mandiri (self assessment) untuk kemudian disampaikan
dicapai, dan relevan yang termuat dalam indikator kepada Dewan Komisaris untuk direviu dan disetujui.
penilaian kinerja utama dengan aspek-aspek sebagai
berikut:
Hasil Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan Komisaris
Dewan Komisaris menilai bahwa selama tahun 2024, Komite-komite telah menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya dengan cukup efektif. Hasil penilaian kinerja komite di bawah Dewan Komisaris adalah sebagai berikut.
PENCAPAIAN KINERJA KOMITE AUDIT
Penilaian Komite Audit dievaluasi berdasarkan kertas kerja Indikator Kinerja Utama sebagai berikut:
Bobot Nilai
Realisasi Target Pencapaian
(%) (%)
No. Key Performance Indicators
a b c=a/b d e=c×d
I. REGULER 80 88,75
Memberikan rekomendasi Persetujuan atas Annual Audit
1. 1 1 100% 10 10,00
Plan kepada Dewan Komisaris
Pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Audit
Internal dan Eksternal termasuk tindak lanjut hasil audit,
2. 5 4 125% 15 18,75
dan pemantauan terhadap efektivitas pengendalian
internal
572 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 142
Laporan
Tahunan 2024
Bobot Nilai
Realisasi Target Pencapaian
(%) (%)
No. Key Performance Indicators
a b c=a/b d e=c×d
3. Menghadiri Exit Meeting Audit Umum Internal 4 4 100% 10 10,00
Pengecekan dan evaluasi terhadap Laporan Keuangan
4. 4 4 100% 10 10,00
Publikasi Triwulanan
Memberikan rekomendasi mengenai penunjukkan KAP dan
5. Evaluasi Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit KAP kepada 3 2 150% 10 15,00
Dewan Komisaris
Menelaah, mengevaluasi, dan memberikan masukan
6. 12 12 100% 10 10,00
kepada Dekom terkait materi Performance Review bulanan
Menyusun laporan triwulanan dan tahunan mengenai
7. 4 4 100% 5 5,00
kegiatan Komite Audit kepada Dewan Komisaris
Menyusun Tanggapan Dewan Komisaris atas Kinerja
8. Perseroan (Triwulanan) yang disampaikan kepada Menteri 6 6 100% 10 10,00
BUMN dan Semesteran kepada OJK
II. NON REGULER 5 10,00
Pengembangan Kompetensi yang berhubungan dengan
9. 87 20 200% 5 10,00
Tugas dan Tanggung Jawab (jam pelatihan)
IV. LAIN - LAIN 15 30,00
10. Rapat Komite Audit 39 12 200% 15 30,00
JUMLAH 100 128,75
PENCAPAIAN KINERJA KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Penilaian Komite Remunerasi dan Nominasi dievaluasi berdasarkan kertas kerja Indikator Kinerja Utama sebagai berikut:
s.d. Desember 2024
Realisasi
Nilai
No. Indikator Kinerja Target Pencapaian Bobot (%)
(%)
a b c=a÷b d e=c×d
I. FINANCIAL
Monitoring dan Evaluasi Realisasi Anggaran
1. 2 2 100% 10 10
Dewan Komisaris
II. CUSTOMER
Mereviu Laporan Rencana Bisnis Bank (RBB),
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
2. (RKAP) dan Rencana Aksi Keuangan 1 1 100% 5 5
Berkelanjutan serta Penilaian Sendiri kepada
Bank Terkait GCG
Rekomendasi dan Penilaian Calon Anggota
3. Dewan Komisaris dan Direksi terkait dengan 1 1 100% 5 5
pelaksanaan RUPS Perseroan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 573
Page 143
Tata Kelola
Perusahaan
s.d. Desember 2024
Realisasi
Nilai
No. Indikator Kinerja Target Pencapaian Bobot (%)
(%)
a b c=a÷b d e=c×d
Melakukan Komunikasi dan Koordinasi dengan
4. 10 6 166,67% 5 6
Satuan Kerja Sumber Daya Manusia
Validasi atas Usulan Selected Talent BOD-1
5. 1 1 100% 5 5
Bank BTN
Menyusun Laporan Pengawasan Dewan
6. 1 1 100% 5 5
Komisaris terkait Sumber Daya Manusia
III. INTERNAL PROCESS
Menyelenggarakan Rapat Komite Remunerasi
7. 9 5 180% 20 24
dan Nominasi
Penetapan penghasilan, besaran tantiem,
bonus serta insentif lainnya untuk Dewan
8. 1 1 100% 5 5
Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas
Syariah
Rekomendasi Usulan Calon Kepala Satuan
9. Kerja Audit Internal, Corporate Secretary dan 1 1 100% 5 5
Organ Pendukung Dewan Komisaris
Evaluasi Kebijakan Internal terkait Sumber
10. 1 1 100% 10 10
Daya Manusia
Penelaahan Key Performance Indicators (KPI)
11. Kolegial dan Individual Dewan Komisaris dan 1 1 100% 5 5
Direksi
12. Menyusun Program Kerja Dewan Komisaris 1 1 100% 5 5
Menyusun Program Kerja Komite Remunerasi
13. 1 1 100% 5 5
dan Nominasi
Menyusun Laporan Realisasi Program Kerja
14. 3 2 150% 5 6
Komite Remunerasi dan Nominasi
IV. LEARNING & GROWTH
Mengikuti program pengembangan
kompetensi (pelatihan, seminar, lokakarya,
15. sertifikasi, dll) serta melaksanakan tugas 4 3 133,33% 5 6
tambahan yang diberikan Ketua Komite dan/
atau Dewan Komisaris
JUMLAH 100 107
574 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 144
Laporan
Tahunan 2024
PENCAPAIAN KINERJA KOMITE PEMANTAU RISIKO
Penilaian Komite Pemantau Risiko dievaluasi berdasarkan kertas kerja Indikator Kinerja Utama sebagai berikut:
s.d. Desember 2024
Realisasi
Nilai
No. Indikator Kinerja Target Pencapaian Bobot
(%)
a b c=a÷b d e=c×d
I. ASPEK PEMENUHAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB 60 65
1. Penelaahan Laporan Profil Risiko 4 4 100,00 10 10
2. Penelaahan Laporan Tingkat Kesehatan Bank 2 2 100,00 10 10
Reviu dan Masukan terkait Risk Appetite dan Risk
3. 4 1 200,00 5 10
Tolerance
Penelaahan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan
4. 1 1 100,00 5 5
Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP)
Penelaahan Rencana Aksi Keuangan
5. 1 1 100,00 5 5
Berkelanjutan (RAKB)
6. Penelaahan Penginian Recovery Plan 1 1 100,00 5 5
7. Penelaahan Penyusunan Resolution Plan 1 1 100,00 5 5
Kajian terhadap Pedoman Kebijakan Manajemen
8. 1 1 100,00 5 5
Risiko (PKMR)
9. Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan 4 4 100,00 5 5
Laporan Penilaian Sendiri Penerapan Tata Kelola
10. 2 2 100,00 5 5
Perseroan
II. ASPEK PERENCANAAN DAN PELAPORAN 15,00 15,00
11. Laporan Realisasi Kegiatan Triwulanan 4 4 100,00 5 5
12. Laporan Realisasi Kegiatan Tahunan 1 1 100,00 5 5
13. Program Kerja Tahunan untuk Tahun Berikutnya 1 1 100,00 5 5
ASPEK OPERASIONAL DAN PENGEMBANGAN
III. 15,00 30,00
KOMPETENSI
14. Penyelenggaraan Rapat Komite 61 12 200,00 10 20
Pengembangan Kompetensi yang Berhubungan
15. 129,00 20 200,00 5 10
dengan Tugas dan Tanggung Jawab
IV. ASPEK DINAMIS 10 11,11
Penyelesaian Tugas Lainnya sesuai dengan
16. 100% 90% 111,11 10 11,111
Bidang Manajemen Risiko
JUMLAH 100 121,11
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 575
Page 145
Tata Kelola
Perusahaan
Mekanisme Pemberhentian dan f. mengundurkan diri;
Pengunduran Diri Dewan Komisaris g. alasan lainnya yang dinilai tepat oleh RUPS demi
kepentingan dan tujuan Perseroan.
1. Pemberhentian atau penggantian anggota Dewan 5. Keputusan pemberhentian sebagaimana dimaksud
Komisaris wajib mengedepankan kepentingan pada angka 3 huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan
utama dari Perseroan. huruf g diambil setelah yang bersangkutan diberi
2. Pemberhentian atau penggantian anggota Dewan kesempatan membela diri dalam RUPS.
Komisaris sebagaimana dimaksud di atas yang 6. Dalam hal terdapat hubungan keluarga antara
dilakukan sebelum periode masa jabatan anggota anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi
Dewan Komisaris berakhir wajib memperhatikan untuk sampai derajat ketiga, baik menurut garis
paling sedikit: lurus maupun garis ke samping termasuk hubungan
a. anggota Dewan Komisaris dinilai tidak mampu yang timbul karena perkawinan, RUPS berwenang
melaksanakan tugas dan tanggung jawab memberhentikan salah seorang di antara mereka.
dalam pengelolaan dan pelaksanaan strategi 7. Anggota Dewan Komisaris berhak mengundurkan
Perseroan yang sehat; diri dari jabatannya sebelum masa jabatan berakhir
b. pemberhentian atau penggantian anggota dengan memberitahukan secara tertulis mengenai
Dewan Komisaris tidak didasarkan atas penilaian maksudnya tersebut kepada Perseroan.
subjektif dari pemegang saham, namun 8. Anggota Dewan Komisaris yang akan menjadi:
didasarkan dari penilaian yang objektif terkait a. calon anggota DPR, DPRD, atau DPD;
pengelolaan Perseroan; b. calon Presiden dan Wakil Presiden; dan/atau
c. pemberhentian atau penggantian anggota c. calon Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil
Dewan Komisaris telah melalui perencanaan Bupati, Walikota, atau Wakil Walikota
dan mekanisme yang berlaku, yang paling harus mengundurkan diri dan/atau diberhentikan
sedikit memperhatikan penilaian dari komite dari jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris
yang menjalankan fungsi nominasi dan telah sesuai ketentuan perundang-undangan dengan
diagendakan dalam RUPS; memperhatikan hak dan kewajiban sesuai dengan
d. pemberhentian atau penggantian anggota ketentuan.
Dewan Komisaris tidak mengakibatkan terjadinya 9. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk
permasalahan dalam pengorganisasian dan memutuskan permohonan pengunduran diri
kegiatan usaha Perseroan; anggota Dewan Komisaris dalam jangka waktu
e. pelaksanaan pemberhentian atau penggantian paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah
anggota Dewan Komisaris mengedepankan diterimanya pemberitahuan tertulis pengunduran
pola komunikasi yang baik dari berbagai pihak diri.
terkait; dan 10. Dalam hal anggota Dewan Komisaris mengundurkan
f. dilakukan dengan mengedepankan penerapan diri sehingga mengakibatkan jumlah anggota
tata kelola yang baik pada Perseroan dan aspek Dewan Komisaris menjadi kurang dari 3 (tiga) orang,
kehati-hatian. pengunduran diri tersebut sah jika telah ditetapkan
g. anggota Dewan Komisaris diberhentikan oleh RUPS. oleh RUPS dan telah diangkat anggota Dewan
3. Pemberhentian anggota Dewan Komisaris mulai Komisaris yang baru.
berlaku terhitung sejak penutupan RUPS.
4. Anggota Dewan Komisaris sewaktu-waktu dapat Nominasi dan Remunerasi Direksi dan
diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS Dewan Komisaris
apabila dengan alasan yang bersangkutan terbukti
melakukan hal-hal sebagai berikut: Prosedur Nominasi Direksi dan Dewan
a. tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik; Komisaris
b. melanggar ketentuan anggaran dasar dan/atau
peraturan perundang-undangan; Prosedur Nominasi Direksi
c. terlibat dalam tindakan yang merugikan
Perseroan dan/atau negara; Prosedur nominasi Direksi telah diatur dalam Kebijakan
d. melakukan tindakan yang melanggar etika dan/ Khusus No. KK.6-F tentang Prosedur Tata Kelola
atau kepatutan yang seharusnya dihormati Perusahaan (Good Corporate Governance). Adapun
sebagai anggota Dewan Komisaris; prosedur nominasi Direksi adalah sebagai berikut:
e. dinyatakan bersalah dengan putusan pengadilan 1. Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh
yang telah mempunyai kekuatan hukum yang RUPS.
tetap;
576 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 146
Laporan
Tahunan 2024
2. Pemilihan calon anggota Direksi dilakukan melalui Prosedur Penetapan Remunerasi Direksi dan
proses seleksi dan nominasi yang transparan, Dewan Komisaris
memperhatikan rekomendasi Dewan Komisaris
berdasarkan kajian dari Komite Remunerasi dan Perseroan telah menerbitkan Kebijakan Khusus (KK)
Nominasi, dengan mempertimbangkan keahlian, No. 3-D tentang Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris,
integritas, kejujuran, kepemimpinan, pengalaman, SEVP dan organ pendukung Dewan Komisaris. Adapun
perilaku dan dedikasi, serta kecukupan waktunya cakupan aspek kebijakan tersebut antara lain adalah
demi kemajuan Bank. tujuan penerapan tata kelola dalam pemberian
3. Calon anggota Direksi yang merupakan pejabat remunerasi, remunerasi yang bersifat variabel maupun
internal Bank dapat diusulkan oleh Komisaris melalui material risk takers. Perseroan menetapkan remunerasi
kajian Komite Remunerasi dan Nominasi. bagi Dewan Komisaris dan Direksi mengacu pada
4. Pengangkatan anggota Direksi dilakukan melalui ketentuan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (fit and Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023
proper test). Calon anggota Direksi yang lulus wajib tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan
menandatangani kontrak manajemen sebelum Usaha Milik Negara serta Surat Keputusan Menteri BUMN
diangkat menjadi Direksi. Nomor SK-181/MBU/07/2023 tanggal 4 Juli 2023 tentang
Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan
Prosedur Nominasi Dewan Komisaris Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara Tahun
2023 yaitu besaran penghasilan Dewan Komisaris dan
Prosedur nominasi Dewan Komisaris telah diatur dalam Direksi ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham
Kebijakan Khusus No. KK.6-F tentang Prosedur Tata (RUPS).
Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance)
serta Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris. Kebijakan yang ditetapkan di RUPS adalah memberikan
Adapun prosedur nominasi Dewan Komisaris yaitu: wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A
1. Anggota Dewan Komisaris diangkat dan Dwiwarna untuk menetapkan besarnya tantiem untuk
diberhentikan oleh RUPS. tahun buku 2024, serta menetapkan gaji/ honorarium,
2. Pemilihan calon anggota Dewan Komisaris tunjangan, fasilitas dan insentif lainnya bagi Dewan
dilakukan melalui proses seleksi hingga nominasi Komisaris dan Direksi serta memberikan wewenang dan
secara transparan dengan memperhatikan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu
rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang
serta mempertimbangkan kepribadian calon Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan besarnya
Dewan Komisaris meliputi integritas, kejujuran, tantiem, gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas dan
profesionalitas, kepemimpinan, pengalaman, insentif lainnya bagi Direksi.
loyalitas, dan kecukupan waktunya demi kemajuan
Bank.
Prosedur dan Pelaksanaan Remunerasi
Direksi dan Dewan Komisaris
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan
Direksi
Penyusunan kebijakan remunerasi ini tidak terlepas dari
kemampuan Perseroan serta senantiasa berlandaskan
kompetitif, adil, dan berbasis risiko yang sejalan
dengan arahan dan kebijakan dari OJK. Untuk menjaga
remunerasi agar tetap kompetitif, Perseroan senantiasa
melakukan benchmarking melalui survei yang dilakukan
oleh pihak independen.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 577
Page 147
Tata Kelola
Perusahaan
Adapun prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi, sebagai berikut:
Dewan Komisaris menugaskan Komite Remunerasi
dan Nominasi (KRN) untuk melakukan kajian 1
remunerasi
KRN melakukan koordinasi dengan Human Capital Management Division (HCMD) dan unit
2 kerja terkait untuk menyusun usulan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
KRN menyusun rekomendasi remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi untuk disampaikan
kepada Dewan Komisaris 3
4 Dewan Komisaris membahas usulan remunerasi yang disampaikan oleh KRN
Dewan Komisaris menyampaikan usulan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi kepada
RUPS 5
RUPS memberikan kewenangan dan kuasa kepada
Dewan Komisaris untuk menetapkan dengan
6 terlebih dahulu mendapat persetujuan pemegang
saham Seri A Dwiwarna
Cakupan dari kebijakan remunerasi yang dimiliki 3. Pemberlakuan remunerasi yang bersifat variabel
Perseroan telah disesuaikan dengan Peraturan OJK sesuai dengan ketentuan regulator terkait
No. 5/POJK.03/2015 dan Surat Edaran OJK No. 40/ penerapan remunerasi bagi Bank umum.
SEOJK.03/2016 terkait dengan Penerapan Tata Kelola
Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum, Indikator Penetapan Remunerasi Direksi dan
mencakup: Dewan Komisaris
1. Prinsip kehati-hatian dalam pemberian remunerasi
berbasiskan kinerja dan risiko. Perseroan mengacu kepada Peraturan Menteri Badan
2. Penentuan Material Risk Taker (MRT) dikategorikan Usaha Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal
sebagai berikut: 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
a. Material Risk Takers (MRT) dapat ditentukan Badan Usaha Milik Negara serta Surat Keputusan
dengan menggunakan metode kualitatif Menteri BUMN Nomor SK-181/MBU/07/2023 tanggal
sesuai dengan porsi tanggung jawab yang 4 Juli 2023 tentang Penetapan Penghasilan Direksi,
berpengaruh terhadap profil risiko utama Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha
yang akan ditentukan sesuai dengan evaluasi Milik Negara Tahun 2023. Gaji/Honorarium anggota
profil risiko yang ditentukan Perseroan setiap Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan antara lain
tahunnya. berdasarkan faktor-faktor sebagai berikut:
b. Penentuan kategori MRT juga dapat dilakukan 1. Faktor skala usaha
secara kuantitatif melalui perbandingan 2. Faktor kompleksitas usaha
pemberian remunerasi bersifat variabel 3. Tingkat inflasi
antara MRT dan karyawan non-MRT dengan 4. Kondisi dan kemampuan keuangan Perusahaan
pertimbangan terhadap kinerja dan juga tingkat 5. Faktor-faktor lain yang relevan, serta tidak boleh
risiko jabatan yang bersangkutan. bertentangan dengan peraturan perundang-
undangan
578 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 148
Laporan
Tahunan 2024
6. Komposisi Gaji/Honorarium Direksi dan Dewan 1. Jenis remunerasi jangka pendek terdiri atas:
Komisaris ditetapkan sebagai berikut: Honorarium, Tunjangan (hari raya, transportasi),
a. Gaji Direktur Utama ditetapkan dengan Fasilitas (kesehatan, bantuan hukum) dan Tantiem.
menggunakan pedoman internal yang 2. Jenis remunerasi jangka panjang dan/atau pasca
ditetapkan oleh Menteri. kerja terdiri dari Asuransi Purna Jabatan dan dapat
b. Gaji Wakil Direktur Utama sebesar 95% (sembilan juga diberikan penghargaan jangka panjang (long
puluh lima persen) dari gaji Direktur Utama. term incentive/LTI) serta Tantiem/Insentif kerja, di
c. Gaji anggota Direksi lainnya sebesar 85% mana di dalam tantiem tersebut dapat diberikan
(delapan puluh lima persen) dari gaji Direktur tambahan berupa penghargaan jangka panjang
Utama. (long term incentive/LTI).
d. Honorarium Komisaris Utama sebesar 45%
(empat puluh lima persen) dari gaji Direktur Komponen remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Utama. diatur sebagai berikut:
e. Honorarium Wakil Komisaris Utama sebesar 1. Penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris Bank
42,5% (empat puluh dua koma lima persen) dari ditetapkan oleh RUPS/Menteri.
gaji Direktur Utama. 2. Penghasilan SEVP ditetapkan oleh Direksi.
f. Honorarium anggota Dewan Komisaris sebesar 3. Penghasilan anggota Direksi Bank dapat terdiri dari:
90% (sembilan puluh persen) dari honorarium - Gaji;
Komisaris Utama. - Tunjangan;
- Fasilitas;
Sedangkan dalam peraturan internal Perseroan diatur - Tantiem / Insentif Kerja / Insentif Khusus; dan
dalam ketentuan Kebijakan Khusus No. KK.3-D tentang - LTI.
Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, Senior Executive 4. Penghasilan anggota Dewan Komisaris Bank dapat
Vice President (SEVP), dan Organ Pendukung Dewan terdiri dari:
Komisaris. - Honorarium;
- Tunjangan;
Remunerasi terdiri atas struktur remunerasi yang - Fasilitas;
berorientasi pada pengembangan Perseroan yang - Tantiem / Insentif Kerja / Insentif Khusus; dan
berkelanjutan dan mendorong pencapaian tujuan - LTI.
jangka panjang. 5. Penghasilan anggota SEVP
- Gaji;
Struktur dan Jumlah Nominal/Komponen - Tunjangan;
Remunerasi Masing-Masing Direksi dan Dewan - Fasilitas;
Komisaris - Tantiem / Insentif Kerja / Insentif Khusus; dan
- LTI.
Sesuai dengan ketentuan Kebijakan Khusus No.
KK.3-D tentang Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, Sampai dengan 31 Desember 2024, Perseroan belum
Senior Executive Vice President (SEVP) dan Organ memberikan insentif jangka panjang (LTI) kepada
Pendukung Dewan Komisaris, struktur remunerasi yang anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
menunjukkan jenis dan/atau imbalan jangka pendek,
jangka panjang dan/atau pasca kerja adalah sebagai
berikut:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 579
Page 149
Tata Kelola
Perusahaan
Memastikan BTN mengungkapkan informasi terkait rincian remunerasi beserta total yang dibayarkan untuk masing-
masing anggota Direksi termasuk Direktur Utama:
Biaya
No. Nama Jabatan
Honorarium/Gaji Tantiem
Chandra Martha
1. Komisaris Utama/Independen √ √
Hamzah
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen √ √
3. Armand B Arief Komisaris Independen √ √
4. Sentot A Sentausa Komisaris Independen √ √
5. Andin Hadiyanto Komisaris √ √
6. Herry Trisaputra Zuna Komisaris √ √
7. Himawan Arief Sugoto Komisaris √ √
8. Adi Sulistyowati ** Komisaris Independen √ √
9. Bambang Widjanarko ** Komisaris Independen √ √
Mohamad Yusuf
10. Komisaris √ √
Permana ***
JUMLAH DEWAN KOMISARIS 17.752.317.580 40.925.306.100
1. Nixon L P. Napitupulu Direktur Utama √ √
2. Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama √ √
3. Andi Nirwoto Direktur Information Technology √ √
4. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management √ √
5. Jasmin Direktur Distribution & Institutional Funding √ √
6. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management √ √
7. Hirwandi Gafar Direktur Consumer √ √
8. Nofry Rony Poetra Direktur Finance √ √
9. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance & Legal √ √
10. Hakim Putratama Direktur Operations & Customer Experience √ √
11 Muhammad Iqbal ** Direktur SME & Retail Funding √ √
JUMLAH DIREKSI 44,766,872,581 103,433,604,000
Keterangan :
*). Diberikan kepada pejabat yang tidak menempati rumah dinas.
**). Diangkat dalam RUPST 2024 tanggal 6 Maret 2024.
***). Berhenti menjabat sejak tanggal 4 Maret 2024 dan dikukuhkan pada RUPS Tahunan 2024.
580 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 150
Laporan
Tahunan 2024
Tunjangan Fasilitas Lainnya
Asuransi
Tunjangan
Purna Fasilitas/ Fasilitas Lainnya Total
Tunjangan Tunjangan Fasilitas PPh21
Jabatan & Tunjangan Bantuan (Fasilitas
Hari Raya Perumahan * Kesehatan
Asuransi Transportasi Hukum Natura)
BPJS
√ √ - √ √ - - √ √
√ √ - √ √ - - √ √
√ √ - √ √ - - √ √
√ √ - √ √ - - √ √
√ √ - √ √ - - √ √
√ √ - √ √ - - √ √
√ √ - √ √ - - √ √
√ √ - √ √ - - √ √
√ √ - √ √ - - √ √
√ √ - √ √ - - √ √
1.622.720.000 3.777.493.892 - 3.466.200.000 3.244.748.818 - - 9.853.613.338 80.642.399.728
√ √ √ √ √ - √ √ √
√ √ √ √ √ - √ √ √
√ √ √ √ √ - √ √ √
√ √ √ √ √ - √ √ √
√ √ √ √ √ - √ √ √
√ √ √ √ √ - √ √ √
√ √ √ √ √ - √ √ √
√ √ √ √ √ - √ √ √
√ √ √ √ √ - √ √ √
√ √ √ √ √ - √ √ √
√ √ √ √ √ - - √ √
3,791,350,000 12.634.242.770 3,575,000,000 9.141.610.662 3.100.304.215 - 233.921.500 33,949,967,455 214.626.873.183
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 581
Page 151
Tata Kelola
Perusahaan
Kebijakan Keberagaman Direksi dan Pencapaian target di tahun 2024 menunjukkan besarnya
Dewan Komisaris rasio perempuan dalam nominated talent sebesar
28% dan rasio top talent muda (≤ 42 tahun) dalam
Kebijakan Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi nominated talent sebesar 16%. Ke depannya Perseroan
Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris akan berupaya untuk konsisten dalam memastikan
dan Direksi Perseroan diatur dalam Anggaran Dasar, keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi khususnya
Board Manual serta Aspirasi Pemegang Saham terkait keberagaman gender dan usia.
yang mengatur bahwa Dewan Komisaris dan Direksi
merupakan perpaduan profesional-profesional Keberagaman Komposisi Direksi
yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang
dibutuhkan Perseroan sehingga memungkinkan Aspek keberagaman komposisi anggota Direksi, antara
dilakukannya proses pengambilan keputusan yang lain terdiri dari:
efektif, efisien dan segera. Dalam penetapan anggota 1. Usia
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan senantiasa Anggota Dewan Komisaris memiliki keberagaman
berupaya agar komposisi Dewan Komisaris dan Direksi jenjang usia.
memiliki keberagaman dalam hal kompetensi, gender 2. Jenis Kelamin
dan usia (adanya top talent muda). Mempertimbangkan keberagaman jenis kelamin
dari anggota Dewan Komisaris.
Keberagaman komposisi menyesuaikan dengan 3. Pendidikan, Pengalaman, dan Keahlian; memiliki
kebutuhan, tingkat kompleksitas dan rencana strategis paling kurang:
Perseroan sehingga diharapkan dalam pengembangan a. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
maupun penyelesaian terhadap suatu permasalahan pengalaman kerja/pendidikan di bidang
dapat dipertimbangkan dari berbagai perspektif ekonomi/bisnis/keuangan;
pendidikan, kompetensi serta pengalaman yang dimiliki. a. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
pengalaman kerja/pendidikan di industri
Sesuai dengan kebijakan keberagaman yang ditetapkan perbankan; dan/atau
oleh Kementerian BUMN, target rasio perempuan dalam b. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
nominated talent sebesar 25% dan target rasio top talent pengalaman kerja/pendidikan di bidang
muda (≤ 42 tahun) dalam nominated talent sebesar 15%. manajemen risiko.
Keberagaman komposisi anggota Direksi Perseroan disajikan pada tabel di bawah ini.
Tabel Keberagaman Komposisi Direksi
Jenis
Nama Jabatan Usia Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
Kelamin
Nixon L.P. Direktur Sarjana Memiliki pengalaman
55 Tahun Laki-laki Ekonomi
Napitupulu Utama Ekonomi kerja di bidang perbankan
Sarjana Teknik
Oni Febriarto Wakil Direktur Memiliki pengalaman
53 Tahun Laki-laki Magister Manajemen
Rahardjo Utama kerja di bidang perbankan
Manajemen
Direktur
Sarjana Teknik Memiliki pengalaman Teknik
Andi Nirwoto Information 54 Tahun Laki-laki
Master of Finance kerja di bidang perbankan Keuangan
Technology
Elisabeth Direktur
Sarjana Hukum Memiliki pengalaman
Novie Assets 57 Tahun Perempuan Hukum
bidang Perdata kerja di bidang perbankan
Riswanti Management
Direktur
Sarjana Ekonomi
Distribution
jurusan Akuntansi Memiliki pengalaman Akuntansi
Jasmin and 60 Tahun Laki-laki
Gelar International kerja di bidang perbankan Bisnis
Institutional
Business
Funding
582 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 152
Laporan
Tahunan 2024
Jenis
Nama Jabatan Usia Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
Kelamin
Sarjana Teknik
Setiyo Direktur Risk Elektro Magister Memiliki pengalaman Teknik
47 Tahun Laki-laki
Wibowo Management MBA in Finance & kerja di bidang perbankan Keuangan
Banking
Hirwandi Direktur Memiliki pengalaman
56 Tahun Laki-laki Sarjana Teknik Sipil Teknik Sipil
Gafar Consumer kerja di bidang perbankan
Sarjana Ekonomi
Nofry Rony Direktur Memiliki pengalaman
56 Tahun Laki-laki Master MBA Ekonomi
Poetra Finance kerja di bidang perbankan
Business
Sarjana Ekonomi
Magister
Direktur
Manajemen Master
Human
Gatoon College of Memiliki pengalaman Ekonomi
Eko Waluyo Capital, 53 Tahun Laki-laki
Business, MBA Short kerja di bidang perbankan Manajemen
Compliance,
Course Program in
and Legal
Cooperation with
MM UGM
Direktur Ilmu Hubungan
Hakim Operations Sarjana Ilmu Politik Memiliki pengalaman Internasional
48 Tahun Laki-laki
Putratama & Customer Master of Science kerja di bidang perbankan International
Experience Business
Sarjana Teknik
Industri
Muhammad Direktur SME & Magister General Memiliki pengalaman
51 Tahun Laki-laki Manajemen
Iqbal* Retail Funding Management kerja di bidang perbankan
Magister Business
Administration
* Diangkat melalui RUPS Tahunan 2024 tanggal 06 Maret 2024 dan telah lulus fit and proper test tanggal 8 Agustus 2024.
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Aspek keberagaman komposisi anggota Dewan Komisaris, antara lain terdiri dari:
1. Usia
Anggota Dewan Komisaris memiliki keberagaman jenjang usia.
2. Jenis Kelamin
Mempertimbangkan keberagaman jenis kelamin dari anggota Dewan Komisaris.
3. Pendidikan, Pengalaman, dan Keahlian; memiliki paling kurang:
a. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/pengalaman kerja/pendidikan di bidang ekonomi/bisnis/
keuangan;
b. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/pengalaman kerja/pendidikan di industri perbankan; dan/atau
c. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/pengalaman kerja/pendidikan di bidang manajemen risiko.
4. Independensi
a. Mayoritas anggota Dewan Komisaris merupakan Komisaris Independen.
b. Masa jabatan Komisaris Independen sebanyak 2 (dua) periode berturut-turut atau maksimum 10 (sepuluh)
tahun.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 583
Page 153
Tata Kelola
Perusahaan
Keberagaman komposisi anggota Dewan Komisaris disajikan pada tabel di bawah ini
Tabel Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Jenis Pengalaman
Nama Jabatan Periode Usia Pendidikan Keahlian
Kelamin Kerja
Memiliki
pengalaman Hukum,
Komisaris
Chandra M. kerja pada Law Keuangan,
Utama/ Kedua 57 Tahun Laki-laki Sarjana (S1) Hukum
Hamzah Firm dan Komisi dan People
Independen
Pemberantasan Management
Korupsi
Memiliki
• Sarjana (S1)
Wakil pengalaman Perbankan,
Ekonomi
Iqbal Komisaris kerja pada Jasa Kepatuhan, dan
Pertama 66 Tahun Laki-laki • Magister (S2)
Latanro Utama/ Keuangan dan Manajemen
Manajemen Bisnis
Independen Jasa Pemeringkat Risiko
Efek
• Sarjana (S1)
Memiliki
Business Perbankan,
pengalaman
Administration Manajemen
Armand B. Komisaris kerja pada Jasa
Kedua 72 Tahun Laki-laki • Master (S2) Risiko, dan
Arief Independen Keuangan dan
Business Manajemen
Regulator
Administration Bisnis
Keuangan
• Sarjana (S1) Statistika,
Statistika Memiliki Manajemen
Sentot A. Komisaris • Master (S2) pengalaman Bisnis,
Pertama 67 Tahun Laki-laki
Sentausa Independen Business kerja pada Jasa Perbankan, dan
Administration Keuangan Manajemen
Risiko
Perbankan,
Memiliki
Manajemen
Adi Komisaris Sarjana (S1) Ekonomi pengalaman
Pertama 57 Tahun Perempuan Risiko, dan
Sulistyowati* Independen Manajemen kerja pada Jasa
Manajemen
Keuangan
Bisnis
Akuntansi,
Memiliki
• Sarjana (S1) Audit,
pengalaman
Bambang Komisaris Akuntansi Perbankan
Pertama 61 Tahun Laki-laki kerja pada
Widjanarko* Independen • Magister (S2) Bisnis Syariah, dan
Regulator
dan Keuangan Manajemen
Keuangan
Bisnis
Memiliki
• Sarjana (S1) pengalaman
Ekonomi kerja pada
• Master (S2) Kementerian
International Keuangan RI,
Andin Keuangan dan
Komisaris Kedua 58 Tahun Laki-laki Development Kementerian
Hadiyanto Ekonomi Makro
• Doctor (S3) Perdagangan,
International World Bank Asian
Development Infrastruktur
Investment Bank
(AIIB) dan AMRO
• Sarjana (S1) Teknik
Memiliki
Sipil
pengalaman
• Sarjana (S1) Ekonomi, Teknik
kerja pada
Herry Manajemen Pembangunan
Kementerian
Trisaputra Komisaris Pertama 56 Tahun Laki-laki • Magister (S2) Perumahan
Kementerian
Zuna Sistem dan Teknik dan
Pekerjaan Umum
Jalan Raya Infrastruktur
dan Perumahan
• Doktor (S3) Teknik
Rakyat
Sipil
584 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 154
Laporan
Tahunan 2024
Jenis Pengalaman
Nama Jabatan Periode Usia Pendidikan Keahlian
Kelamin Kerja
Memiliki
pengalaman
• Sarjana (S1) Teknik kerja pada
Properti,
Sipil Kementerian
Himawan Distribusi dan
Komisaris Pertama 60 Tahun Laki-laki • Magister (S2) Teknik Kementerian
Arief Sugoto Perdagangan,
Sipil Agraria dan Tata
Manajemen.
Ruang/Badan
Pertanahan
Nasional
Memiliki
pengalaman
kerja pada Perbankan,
Mohamad
Kementerian Kepatuhan, dan
Yusuf Komisaris Pertama 48 Tahun Laki-laki Sarjana (S1) Ekonomi
Sekretariat Manajemen
Permana**
Negara dan Risiko
perusahaan
BUMN
* Diangkat pada RUPST tanggal 6 Maret 2024 dan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan pada tanggal 7 Oktober 2024
** Berhenti masa jabatan pada tanggal 4 Maret 2024 sebagaimana pengukuhan pada RUPST tanggal 6 Maret 2024
Transparansi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris
Kepemilikan Saham Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi dan Dewan Komisaris telah mengungkapkan kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya yang mencapai
5% atau lebih baik pada Perseroan maupun perusahaan lain yang berkedudukan di dalam dan di luar negeri. Untuk
kepemilikan saham sampai dengan 31 Desember 2023, Direksi dan Dewan Komisaris tidak memiliki saham dengan
jumlah kepemilikan mencapai 5% atau lebih, baik pada Perseroan maupun Perusahaan lainnya.
Kepemilikan Saham Direksi Sebesar 5% atau Lebih
Kepemilikan Saham (lembar)
Nama Jabatan
Lembaga Keuangan Perusahaan
BTN Bank Lain
Non-Bank Lain
Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama Nihil Nihil Nihil Nihil
Oni Febriarto
Wakil Direktur Utama Nihil Nihil Nihil Nihil
Rahardjo
Andi Nirwoto Direktur IT and Digital Nihil Nihil Nihil Nihil
Elisabeth Novie Direktur Assets
Nihil Nihil Nihil Nihil
Riswanti Management
Direktur Distribution and
Jasmin Nihil Nihil Nihil Nihil
Funding
Direktur Risk
Setiyo Wibowo Nihil Nihil Nihil Nihil
Management
Hirwandi Gafar Direktur Consumer Nihil Nihil Nihil Nihil
Nofry Rony Poetra Direktur Finance Nihil Nihil Nihil Nihil
Direktur Human Capital,
Eko Waluyo Nihil Nihil Nihil Nihil
Compliance, and Legal
Direktur Institutional
Hakim Putratama Nihil Nihil Nihil Nihil
Banking
Direktur SME & Retail
Muhammad Iqbal* Nihil Nihil Nihil Nihil
Funding
*Diangkat melalui RUPS Tahunan 2024 tanggal 06 Maret 2024 dan telah lulus fit and proper test tanggal 8 Agustus 2024.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 585
Page 155
Tata Kelola
Perusahaan
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris Sebesar 5% atau Lebih
Kepemilikan Saham (lembar)
Nama Jabatan
Lembaga Keuangan Perusahaan
BTN Bank Lain
Non-Bank Lain
Chandra M. Komisaris Utama/
Nihil Nihil Nihil Nihil
Hamzah Independen
Wakil Komisaris Utama/
Iqbal Latanro Nihil Nihil Nihil Nihil
Independen
Armand B. Arief Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Adi Sulistyowati* Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Bambang
Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Widjanarko*
Andin Hadiyanto Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Herry Trisaputra
Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Zuna
Himawan Arief
Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Sugoto
Mohamad Yusuf
Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Permana**
* Diangkat pada RUPST tanggal 6 Maret 2024 dan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan pada tanggal 7 Oktober 2024
** Berhenti masa jabatan pada tanggal 4 Maret 2024 sebagaimana pengukuhan pada RUPST tanggal 6 Maret 2024
Transaksi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris
Transaksi kepemilikan saham Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan termasuk pada penyampaian laporan kepada
Regulator mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.04/2017 Tentang Laporan Kepemilikan
atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka, Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia
No. KEP-00066/BEI/09-2022 Tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, dan
Anggaran Dasar Perseroan. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris wajib menyampaikan informasi kepada Perseroan
melalui Sekretaris Perusahaan mengenai kepemilikan dan setiap perubahan kepemilikannya atas saham Perseroan paling
lambat 3 (tiga) hari kerja serta menyampaikan kepada OJK atas kepemilikan dan setiap perubahan kepemilikannya atas
saham Perusahaan Terbuka (dhi.BBTN) baik langsung maupun tidak langsung. Laporan wajib disampaikan paling lambat
10 (sepuluh) hari sejak terjadinya kepemilikan atau perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka.
Adapun transaksi kepemilikan saham Direksi dan Dewan Komisaris selama tahun 2024 adalah sebagai berikut.
Jumlah Saham
dan Persentase Jumlah
Kepemilikan Saham Harga
Tanggal Saham Status
No. Nama Kategori
Transaksi yang
Pembelian
Kepemilikan
Tujuan Transaksi
per Saham
Sebelum Setelah Dibeli
transaksi transaksi
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
Nixon L.P. 24 April tanggal 23
1. Direksi 4.250.500 5.399.000 1.148.500 Rp1.382,- Langsung
Napitupulu 2024 Desember 2015
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
586 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 156
Laporan
Tahunan 2024
Jumlah Saham
dan Persentase Jumlah
Kepemilikan Saham Harga
Tanggal Saham Status
No. Nama Kategori
Transaksi yang
Pembelian
Kepemilikan
Tujuan Transaksi
per Saham
Sebelum Setelah Dibeli
transaksi transaksi
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
Oni
24 April tanggal 23
2. Febriarto Direksi 308.000 1.149.100 841.100 Rp1.382,- Langsung
2024 Desember 2015
Rahardjo
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
Andi 24 April tanggal 23
3. Direksi 1.822.161 2.818.561 996.400 Rp1.382,- Langsung
Nirwoto 2024 Desember 2015
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
Elisabeth
24 April tanggal 23
4. Novie Direksi 1.733.200 2.729.600 996.400 Rp1.382,- Langsung
2024 Desember 2015
Riswanti
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
24 April tanggal 23
5. Jasmin Direksi 2.848.030 3.844.430 996.400 Rp1.382,- Langsung
2024 Desember 2015
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
Setiyo 24 April tanggal 23
6. Direksi 1.892.700 2.889.100 996.400 Rp1.382,- Langsung
Wibowo 2024 Desember 2015
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 587
Page 157
Tata Kelola
Perusahaan
Jumlah Saham
dan Persentase Jumlah
Kepemilikan Saham Harga
Tanggal Saham Status
No. Nama Kategori
Transaksi yang
Pembelian
Kepemilikan
Tujuan Transaksi
per Saham
Sebelum Setelah Dibeli
transaksi transaksi
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
Hirwandi 24 April tanggal 23
7. Direksi 1.763.314 2.759.714 996.400 Rp1.382,- Langsung
Gafar 2024 Desember 2015
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
Nofry Rony 24 April tanggal 23
8. Direksi 2.531.022 3.527.422 996.400 Rp1.382,- Langsung
Poetra 2024 Desember 2015
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
Eko 24 April tanggal 23
9. Direksi 1.871.964 2.868.364 996.400 Rp1.382,- Langsung
Waluyo 2024 Desember 2015
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
Hakim 24 April tanggal 23
10. Direksi 0 794.400 794.400 Rp1.382,- Langsung
Putratama 2024 Desember 2015
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
588 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 158
Laporan
Tahunan 2024
Jumlah Saham
dan Persentase Jumlah
Kepemilikan Saham Harga
Tanggal Saham Status
No. Nama Kategori
Transaksi yang
Pembelian
Kepemilikan
Tujuan Transaksi
per Saham
Sebelum Setelah Dibeli
transaksi transaksi
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
Himawan
Dewan 24 April tanggal 23
11. Arief 404.600 879.300 474.700 Rp1.382,- Langsung
Komisaris 2024 Desember 2015
Sugoto
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
Pemenuhan
Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan
Nomor 45/
POJK.03/2015
Herry
Dewan 24 April tanggal 23
12. Trisaputra 404.600 879.300 474.700 Rp1.382,- Langsung
Komisaris 2024 Desember 2015
Zuna
tentang Penerapan
Tata Kelola Dalam
Pemberian
Remunerasi Bagi
Bank Umum
Organ dan Komite di Bawah Dewan Komisaris
Sekretaris Dewan Komisaris
Sekretaris Dewan Komisaris Perseroan diangkat oleh Dewan Komisaris dan bertanggung jawab kepada Dewan
Komisaris. Tanggung jawab Sekretaris Dewan Komisaris antara lain mengatur berkaitan administrasi, membantu
Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap kinerja Perusahaan yang efektif dan memastikan
bahwa Dewan Komisaris telah menjalankan prinsip-prinsip GCG dengan baik.
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Dewan Komisaris
Tugas dan tanggung jawab selaku Sekretaris Dewan Komisaris sesuai peraturan Menteri BUMN tersebut adalah
melakukan kegiatan untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya berupa:
1. Mempersiapkan rapat, termasuk bahan rapat (briefing sheet) Dewan Komisaris,
2. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris sesuai ketentuan anggaran dasar:
3. Mengadministrasikan dokumen Dewan Komisaris, baik surat masuk, surat keluar, risalah rapat, maupun dokumen
lainnya,
4. Menyusun rancangan rencana kerja dan anggaran Dewan Komisaris,
5. Menyusun rancangan laporan-laporan Dewan Komisaris,
6. Melaksanakan tugas lain dari Dewan Komisaris.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 589
Page 159
Tata Kelola
Perusahaan
Profil Sekretaris Dewan Komisaris
Berikut profil ringkas Sekretaris Dewan Komisaris Perseroan.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Akuntansi Universitas Indonesia (2009)
• Magister Akuntansi Universitas Gadjah Mada (2012)
Pengalaman Kerja
• Penata Kelola Perusahaan Negara Madya pada Asisten Deputi Bidang TJSL -
Kementerian BUMN (November 2023—saat ini)
• Penata Kelola Perusahaan Negara Muda pada Asisten Deputi Bidang TJSL -
Kementerian BUMN (November 2021—Oktober 2023)
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Oktober
2022—saat ini)
• Sekretaris Dewan Pengawas Perum Bulog (November 2019—September 2022)
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Juli 2017—
Oktober 2019)
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (April
2016—Juli 2017).
Dasar Hukum Pengangkatan
Fahrudin Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KOM/BTN/2022 Tanggal 28 September
Sekretaris Dewan Komisaris 2022.
Warga Negara Indonesia,
Temanggung, 19 November 1983
Periode Menjabat
(usia 41 tahun per Desember 2024), 01 Oktober 2022 s.d. 31 Oktober 2025 (Periode I).
Kota Jakarta Pusat DKI Jakarta.
Jabatan Rangkap
Penata Kelola Perusahaan Negara Madya pada Asisten Deputi Bidang TJSL
Kementerian BUMN.
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Dewan Komisaris
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
BTN Leadership Forum 2 - 2024 2 Mei 2024 s.d. 4 Mei 2024 di Bali McKinsey & PwC
Innovation and Entrepreneurship: Cutting-edge 4 November 2024 s.d. 8 November 2024 di
AGLP
Insights from China Tiongkok
Boardroom Bound : Accelerating Growth to
25 Oktober 2024 di Batam LPPI
Embrace The Future BTN
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Dewan Komisaris
Sekretaris Dewan Komisaris telah melaksanakan kegiatan antara lain sebagai berikut:
1. Menyelenggarakan kegiatan administrasi kesekretariatan di lingkungan Dewan Komisaris.
2. Menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris dan pertemuan antara Dewan Komisaris dengan Pemegang Saham,
Direksi, maupun pihak-pihak pemangku kepentingan lainnya, termasuk penyiapan undangan rapat, penyiapan
bahan-bahan rapat, dan penyusunan risalah rapat Dewan Komisaris, termasuk risalah rapat Dewan Komisaris
bersama Direksi.
3. Menyampaikan asli risalah rapat Dewan Komisaris kepada Perseroan.
4. Menyusun rancangan Rencana Kerja dan Anggaran Dewan Komisaris.
5. Menyusun rancangan laporan-laporan Dewan Komisaris.
6. Memastikan bahwa Dewan Komisaris mematuhi peraturan perundang-undangan serta menerapkan prinsip-
prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
590 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 160
Laporan
Tahunan 2024
7. Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Dewan 7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 Tahun
Komisaris secara berkala dan/atau sewaktu-waktu 2023 Tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik
apabila diminta. Dan Kantor Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa
8. Mengkoordinasikan anggota Komite, jika diperlukan, Keuangan;
dalam rangka memperlancar tugas Dewan 8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 tahun
Komisaris. 2023 tanggal 12 Juli 2023 tentang Unit Usaha Syariah;
9. Bertindak sebagai penghubung (liaison officer) 9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor
Dewan Komisaris dengan pihak lain. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi
10. Mengumpulkan data, laporan, dan/atau informasi Bank Umum;
yang relevan dengan pelaksanaan tugas Dewan 10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2 tahun
Komisaris. 2024 tanggal 15 Februari 2024 tentang Penerapan
11. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Dewan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum dan Unit Usaha
Komisaris dalam rangka pelaksanaan tugas dan Syariah;
fungsi Dewan Komisaris. 11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 tahun
2024 tanggal 23 Juli 2024 tentang Penerapan
Komite Audit Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan;
12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15 tahun
Perseroan membentuk Komite Audit dalam rangka 2024 tanggal 2 Oktober 2024 tentang Integritas
mendukung Dewan Komisaris melaksanakan fungsi Pelaporan Keuangan Bank;
pengawasan antara lain memonitor dan mengevaluasi 13. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.
pelaksanaan sistem pengendalian internal, menilai 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Standar Sistem
pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang Pengendalian Intern bagi Bank Umum;
dilaksanakan oleh Satuan Kerja Audit Intern maupun 14. Surat Edaran Bank Indonesia No. 12/13/DPbS/2010
auditor ekstern, menelaah informasi keuangan yang perihal Pelaksanaan Good Corporate Governance
akan dikeluarkan oleh Perseroan, dan menelaah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah;
ketaatan terhadap ketentuan yang berhubungan 15. Anggaran Dasar PT Bank Tabungan Negara (Persero)
dengan kegiatan Perseroan. Tbk;
16. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 18/KOM/
Dasar Pembentukan Komite Audit BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 tentang
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
Dasar pembentukan Komite Audit berdasarkan pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
peraturan-peraturan sebagai berikut:
1. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit melakukan
Negara; tugas dan tanggung jawab antara lain:
2. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor 1. Audit Intern dan Ekstern
PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber a. Membantu Dewan Komisaris untuk memastikan
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara; dan mengkaji efektivitas sistem pengendalian
3. Surat Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan intern, berdasarkan informasi yang diperoleh
Manajemen Risiko Kementerian Badan Usaha Milik dari SKAI paling sedikit sekali dalam 1 (satu)
Negara Republik Indonesia No. SK-5/DKU.MBU/11/2024 tahun;
tanggal 11 November 2024 tentang Petunjuk Teknis b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Pengendalian Internal Atas Pelaporan Keuangan Komisaris terkait: pengangkatan dan
(Internal Control Over Financial Reporting) Badan pemberhentian Kepala Satuan Kerja Audit Intern,
Usaha Milik Negara; dan pemberian remunerasi tahunan Satuan
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ Kerja Audit Intern secara keseluruhan serta
POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang penghargaan kinerja;
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Perusahaan Publik; Komisaris terkait penyusunan rencana audit,
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/ ruang lingkup, dan anggaran Satuan Kerja Audit
POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Intern;
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja d. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas
Komite Audit; perencanaan audit, pelaksanaan audit dan
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 01/ pemantauan tindak lanjut hasil audit internal
POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019 Tentang dan audit eksternal, untuk menilai kecukupan
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum; pengendalian intern;
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 591
Page 161
Tata Kelola
Perusahaan
e. Meninjau dan mengevaluasi laporan auditor c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
internal secara berkala, merekomendasikan Komisaris mengenai penunjukan dan atau
dan memastikan Direksi mengambil tindakan penggantian Akuntan Publik/Kantor Akuntan
perbaikan untuk mengatasi kelemahan Publik yang didasarkan pada independensi,
pengendalian, kecurangan (fraud), masalah ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa;
kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan d. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan
perundang-undangan atau masalah lain yang pemberian jasa audit atas informasi keuangan
diidentifikasi dan dilaporkan oleh Satuan Kerja tahunan yang dilakukan oleh Akuntan/Akuntan
Audit Intern; Publik/Kantor Akuntan Publik.
f. Melakukan pemantauan dan evaluasi yang e. Memantau dan mengkaji proses pelaporan
digunakan untuk memberikan rekomendasi keuangan yang diaudit oleh Auditor Eksternal;
kepada Dewan Komisaris paling sedikit terhadap: f. Memastikan kredibilitas dan objektivitas laporan
1) pelaksanaan tugas satuan kerja audit intern; keuangan Perseroan yang akan diterbitkan
2) pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas untuk pihak eksternal dan badan pengawas,
hasil temuan satuan kerja audit intern termasuk penindaklanjutan keluhan dan/atau
Perseroan, auditor ekstern, hasil pengawasan catatan ketidakwajaran terhadap laporan
Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau hasil selama periode pengkajian Komite Audit;
pengawasan otoritas dan lembaga lain. g. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan
g. Memantau, mengkaji dan menilai efektivitas yang akan dikeluarkan Perseroan kepada publik
pelaksanaan Audit Internal dan Audit Eksternal, dan/atau pihak otoritas antara lain laporan
termasuk pengelolaan Whistleblowing System keuangan, proyeksi dan laporan lainnya
(WBS); terkait dengan informasi keuangan Perseroan,
h. Memastikan Satuan Kerja Audit Intern melakukan termasuk penelaahan terhadap performance
komunikasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, review kinerja keuangan bulanan;
Dewan Pengawas Syariah, Auditor Eksternal, h. Memberikan pendapat independen dalam hal
Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan; terjadi perbedaan pendapat antara Manajemen
i. Mengevaluasi kinerja Satuan Kerja Audit Intern; dan Kantor Akuntan Publik atas jasa yang
j. Memastikan objektivitas, independensi , dan diberikannya;
integritas Auditor Internal dan Auditor Eksternal i. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan
dalam pelaksanaan tugas; proses akuntansi dan pelaporan keuangan
k. Memberi rekomendasi kepada Dewan Komisaris Perseroan.
atas penerbitan Piagam Audit Intern; 3. Lain-lain
l. Memberi rekomendasi kepada Dewan Komisaris a. Memberikan evaluasi/rekomendasi kepada
atas penunjukan pengendali mutu independen Dewan Komisaris mengenai penunjukan,
dari pihak ekstern untuk melakukan kaji ulang penunjukan kembali dan pemberhentian
terhadap kinerja SKAI; Perusahaan Pemeringkat Rating untuk
2. Pelaporan Keuangan melakukan Penilaian Tingkat Kesehatan
a. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas: (Rating Perusahaan) yang didasarkan kepada
1) penerapan kebijakan dan prosedur independensi, ruang lingkup penugasan dan
pengendalian internal dalam proses imbalan jasa;
pelaporan keuangan Perseroan (Internal b. memberikan rekomendasi mengenai
Control over Financial Reporting atau ICOFR); penyempurnaan sistem pengendalian
2) kesesuaian Laporan Keuangan dengan manajemen serta pelaksanaannya;
standar akuntansi keuangan dan ketentuan c. memastikan telah terdapat prosedur evaluasi
Otoritas Jasa Keuangan mengenai yang memuaskan terhadap segala informasi
pencatatan transaksi keuangan; yang dikeluarkan Perseroan;
hasil pemantauan dan evaluasi digunakan d. melakukan identifikasi hal-hal yang memerlukan
untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan perhatian Dewan Komisaris serta tugas-tugas
Komisaris guna meyakini integritas dari proses Dewan Komisaris lainnya;
pelaporan keuangan pada Perseroan. e. menjalankan wewenang, tugas, dan tanggung
b. Melakukan proses pengadaan calon Kantor jawab lain yang terkait dengan fungsinya;
Akuntan Publik sesuai dengan ketentuan f. melakukan penelaahan atas ketaatan/kepatuhan
pengadaan barang dan jasa Perseroan, dan terhadap peraturan perundang-undangan yang
apabila diperlukan dapat meminta bantuan berhubungan dengan kegiatan Perseroan;
Direksi dalam proses pengadaannya. g. menelaah dan memberikan saran kepada
Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi
benturan kepentingan Perseroan;
592 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 162
Laporan
Tahunan 2024
h. menjaga kerahasiaan dokumen, data dan i. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris
informasi Perseroan; dan sesuai dengan bidang tugas Komite Audit.
Piagam Komite Audit
Komite Audit memiliki Pedoman dan Tata Tertib Kerja atau Piagam Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan
Dewan Komisaris nomor 19/KOM/BTN/2024 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk. Pedoman dan Tata Tertib Kerja atau Piagam Komite Audit menjadi acuan Komite Audit dalam
melaksanakan tugasnya secara efektif. Piagam Komite Audit dibuat dengan tujuan untuk menjadi dasar dan
pedoman bagi Komite Audit dalam melaksanakan tugasnya antara lain memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan
sistem pengendalian internal, menilai pelaksanaan kegiatan hasil audit yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Audit
Intern maupun auditor eksternal, menelaah informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perseroan dan menelaah
ketaatan terhadap ketentuan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
Isi Pedoman dan Tata Tertib Kerja (Piagam) Komite Audit antara lain:
Ketentuan Umum, Tujuan Pasal 1 Ketentuan Umum
Pembentukan Pedoman dan Tata
Bagian I Pengertian, Maksud, dan Tujuan Pedoman dan Tata Tertib
Tertib Kerja Komite Audit
Pasal 2
Kerja Komite Audit
Pasal 3 Tugas dan Wewenang Komite Audit
Tugas dan Tanggung Jawab serta
Bagian II Wewenang Komite Audit
Pasal 4 Kewajiban Komite Audit
Pasal 5 Tata Cara dan Prosedur Kerja Komite Audit
Tata Cara, Prosedur Kerja, Akses dan Pasal 6 Akses dan Kerahasiaan Informasi
Bagian III Kerahasiaan Informasi, Komposisi,
Struktur dan Persyaratan Anggota Pasal 7 Struktur, Pengangkatan, dan Pemberhentian Komite Audit
Pasal 8 Persyaratan Keanggotaan Komite Audit
Pasal 9 Rapat Komite Audit
Pasal 10 Pelaporan Komite Audit
Rapat, Pelaporan, Rencana Kerja,
Bagian IV Penganggaran, Penghasilan dan Pasal 11 Rencana Kerja dan Anggaran Komite Audit
Masa Tugas Komite Audit
Pasal 12 Penghasilan Anggota Komite
Pasal 13 Masa Tugas
Peningkatan Profesionalisme Anggota Komite Audit dan
Pasal 14
Penggunaan Tenaga Penunjang
Pendidikan, Tenaga Penunjang dan
Bagian V Penanganan Pengaduan
Penanganan Pengaduan atau Pelaporan atas Dugaan
Pasal 15
Pelanggaran Terkait Laporan Keuangan
Pasal 16 Evaluasi
Bagian VI Evaluasi & Penutup
Pasal 17 Penutup
Wewenang Komite Audit
Komite Audit diberikan kewenangan oleh Dewan Komisaris untuk:
1. Mengakses seluruh informasi yang relevan termasuk dokumen, data, informasi tentang karyawan, dana, aset, dan
sumber daya Perseroan yang diperlukan terkait dengan tugas dan fungsi Komite Audit.
2. Berkomunikasi langsung dengan karyawan termasuk Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal,
manajemen risiko dan akuntan terkait tugas dan tanggung jawab Komite Audit.
3. Melibatkan pihak independen di luar anggota Komite Audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan tugas
(jika diperlukan).
4. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 593
Page 163
Tata Kelola
Perusahaan
Masa Tugas Komite Audit kurang terdiri dari 3 (tiga) orang anggota yang berasal
dari Komisaris Independen dari Pihak dan luar Perseroan.
Masa jabatan anggota Komite Audit yang bukan Keanggotaan Komite Audit paling kurang terdiri dari
merupakan anggota Dewan Komisaris paling lama 1 (satu) orang Komisaris Independen yang merangkap
3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali untuk paling sebagai Ketua, 1 (satu) orang Pihak Independen yang
lama 2 (dua) tahun, dengan tidak mengurangi hak memiliki keahlian di bidang keuangan/akuntansi, dan
Dewan Komisaris untuk memberhentikannya sewaktu 1 (satu) orang Pihak Independen yang memiliki keahlian
waktu. di bidang hukum/perbankan.
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Audit Ketua dan anggota Komite Audit diangkat dan
diberhentikan oleh Dewan Komisaris. Ketua Komite Audit
Komite Audit dibentuk oleh Dewan Komisaris yang adalah Komisaris Independen atau anggota Dewan
keanggotaannya terdiri dari ketua dan anggota dan Komisaris yang dapat bertindak independen. Anggota
wajib seluruhnya independen. Komite Audit paling Komite Audit dapat berasal dari anggota Dewan
Komisaris atau dari luar Perseroan.
Adapun struktur, keanggotaan dan keahlian Komite Audit dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Struktur, Keanggotaan, dan Keahlian Komite Audit
Masa Jabatan
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Dasar Pengangkatan
Mulai Berakhir
Perbankan,
Wakil Surat Keputusan Dewan
Ketua Kepatuhan RUPST
Iqbal Komisaris 10 Maret Komisaris Nomor 01/
merangkap Manajemen Pertama Tahun
Latanro Utama/ 2021 KOM/BTN/2021 tanggal
anggota Risiko dan People 2026
Independen 24 Maret 2021
Management
Perbankan,
Surat Keputusan Dewan
Kepatuhan, RUPST
Sentot A. Komisaris 2 Maret Komisaris Nomor 03/
Anggota Manajemen Pertama Tahun
Sentausa Independen 2022 KOM/BTN/2022 tanggal
Risiko dan Bisnis 2027
17 Maret 2022
Administrasi
Akuntansi, Audit,
Kepatuhan, Keputusan Dewan
RUPST
Bambang Komisaris Perbankan, 13 Maret Komisaris Nomor 06/
Anggota 1
Pertama Tahun
Widjanarko Independen² Perbankan 2024 KOM/BTN/2024 tanggal
2029
Syariah, dan 13 Maret 2024
Manajemen Bisnis
Perbankan,
Keputusan Dewan
Kepatuhan,
Andin 6 Maret 15 Oktober Komisaris Nomor 02/
Anggota³ Komisaris Manajemen Kedua
Hadiyanto 2024 2024 KOM/BTN/2024 tanggal
Risiko dan Bisnis
06 Maret 2024
Administrasi
Audit, Perbankan,
Keputusan Direksi
Endang A. Pihak Perbankan 13 Maret 12 Maret
Anggota Pertama Nomor 167/DIR/2023
Suprijatna Independen Syariah dan 2023 2026
Tanggal 8 Maret 2023
Akuntansi
Keputusan Direksi
Audit, Investigasi, 19 18
Indra Jaka Pihak Nomor 1066/DIR/2024
Anggota 4
Perbankan, Pertama November November
Aprilyanta Independen tanggal 19 November
Akuntansi 2024 2027
2024
594 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 164
Laporan
Tahunan 2024
Masa Jabatan
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Dasar Pengangkatan
Mulai Berakhir
Audit, Perbankan, Keputusan Direksi
Peter 19 18
Pihak Perbankan Nomor 1088/DIR/2022
Eko Budi Anggota 4
Kedua November November
Independen Syariah dan tanggal 9 November
Darwito 2022 2024
Keuangan 2022
¹) Diangkat sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 13 Maret 2024
²) Efektif berdasarkan Keputusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK tanggal 7 Oktober 2024
³) Berakhir masa jabatan pada tanggal 15 Oktober 2024
4
) Diangkat sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 19 November 2024
5
) Berakhir masa jabatan pada tanggal 18 November 2024.
Profil Komite Audit Sentot A. Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Sentausa Dewan Komisaris.
Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai
Profil Komite Audit per 31 Desember 2024 adalah sebagai
Audit/ Komisaris anggota Komite Audit dari 02 Maret 2022
berikut. Independen s.d. RUPST Tahun 2027 (Periode Pertama)
Iqbal Latanro Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Dewan Komisaris. Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Ketua Komite Bambang
Audit/ Wakil Periode menjabat beliau sebagai Ketua Widjanarko Dewan Komisaris.
Komisaris merangkap anggota Komite Audit dari Periode menjabat beliau sebagai
Anggota Komite
Utama/ 10 Maret 2021 s.d. RUPST Tahun 2026 anggota Komite Audit dari 13 Maret 2024
Audit/ Komisaris
Independen (Periode Pertama) Independen s.d. RUPST Tahun 2029 (Periode Pertama)
Riwayat Pendidikan
Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi, Universitas Padjajaran (1991).
Sertifikasi
• Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari IKAI.
• Chartered Accountant (CA Indonesia) No. 11.D9268.
• Sertifikasi Akuntan Beregister dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 dari Lembaga Sertifikasi
Profesi Perbankan (LSPP).
• Qualified Internal Auditor dari Dewan Sertifikasi Qualified Internal Auditor.
Pengalaman Kerja
• Regional Business Control Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Wilayah VI Jawa
Barat, Wilayah VIII Jawa Timur dan Wilayah V Jakarta Selatan termasuk Bogor
(2015-Januari 2023)
• Consumer Loans Business Center Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Wilayah Makassar, Palu, Kendari, Ambon, Wilayah Samarinda & Bontang, Wilayah
Lampung (November 2009-2014)
Endang A. Suprijatna • Team Leader Audit Kredit Small, Micro & Consumer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Anggota Komite Audit/ (2006 – Oktober 2009)
Pihak Independen • Team Leader Audit Distribution (Cabang) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005)
• Team Leader Audit Kredit Wholesale Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Warga Negara Indonesia, (Agustus 2001 - 2004)
Sumedang, 17 Januari 1967 • Team Leader General Audit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Juli 1999-Juli 2001)
berusia 57 tahun per Desember 2024, • Auditor PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero) (Desember 1993-Juni 1999).
berdomisili di Bekasi, Jawa Barat.
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nomor 167/DIR/2023
Tanggal 8 Maret 2023 tentang Penetapan Sdr. Endang A. Suprijatna sebagai
Anggota Komite Audit.
Periode dan Masa Jabatan
Periode pertama masa jabatan 13 Maret 2023 s.d. 12 Maret 2026
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 595
Page 165
Tata Kelola
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi, Universitas Gadjah Mada(1991).
Sertifikasi
• Certification in Audit Committee Practices No. Sertifikat 11013/CACP/X/2024 dari
Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI), tahun 2024.
• Certified Forensic Auditor (CfrA) No. Reg. AUD. 082.0000239.2022 dari Lembaga
Sertifikasi Profesi Auditor Forensik tahun 2022.
• Computer Hacking Forensic Investigator , Certification Number ECC4210578693
dari EC-Council tahun 2022.
• Sertifikasi Risk Management Level 3, KEU.030 1754412, dari Lembaga Sertifikasi
Profesi Perbankan (LSPP) tahun 2021.
• Chartered Accountant (CA Indonesia) No. 11.D10199 dari IAI tahun 2017.
• Register Negara Akuntan Nomor RNA 18068 dari Kementerian Keuangan RI,
Sekretariat Jenderal, Pusat Pembinaan Profesi Keuangan, tahun 2017.
• Certified Fraud Examiner dari Association of Certified Fraud Examiners (ACFE),
tahun 2012.
• Qualified Internal Auditor (QIA) No. Reg. 0587/QIA/99 dari Dewan Sertifikasi
Indra Jaka Aprilyanta Qualified Internal Auditor, tahun 1999.
• Register Negara untuk Akuntan No. D-10199 dari Departemen Keuangan RI, tahun
Anggota Komite Audit/
1996.
Pihak Independen
Warga Negara Indonesia, Pengalaman Kerja
Yogyakarta, 16 April 1968 • Investigator Head - Senior Investigator, Internal Audit, PT Bank Mandiri (Persero)
berusia 56 tahun per Desember 2024, Tbk (Maret 2020 s.d. April 2024)
berdomisili di Bogor, Jawa Barat. • Specialist – Investigasi, Internal Audit, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (September
2016 s.d. Maret 2020)
• Senior Credit Risk Manager - Regional Risk Management III Jakarta Kota,
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (November 2013 – September 2016)
• Credit Risk Manager Authority (Detasering) - Regional Risk Management III
Jakarta Kota - Commercial Risk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Juni 2013 –
November 2013)
• Lead Auditor – Wholesale Banking Audit, Internal Audit, PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (Desember 2010 – Mei 2013)
• Team Leader - Commercial Banking Audit, Internal Audit, PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (Desember 2008 – November 2010)
• Team Leader - Corporate Center Audit, Internal Audit, PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (Mei 2006 - November 2008)
• Team Leader - Distribution Audit, Internal Audit, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Januari 2003 - April 2006)
• Senior Auditor - Distribution Audit, Internal Audit, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Agustus 1999 - Januari 2003)
• Auditor, Biro Pengawasan, PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero) (Desember
1993 - Juli 1999)
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nomor 1066/DIR/2024
Tanggal 19 November 2024 tentang Penetapan Sdr. Indra Jaka Aprilyanta sebagai
Anggota Komite Audit.
Periode dan Masa Jabatan
Periode pertama masa jabatan 19 November 2024 s.d. 18 November 2027.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan.
596 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 166
Laporan
Tahunan 2024
Independensi Komite Audit
Tabel Independensi Komite Audit
Peter
Iqbal Sentot A. Bambang Andin Endang A. Indra Jaka
Aspek Independensi Eko Budi
Latanro Sentausa Widjanarko Hadiyanto Suprijatna Aprilyanta
Darwito
Tidak memiliki hubungan
keuangan dengan Dewan
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan
kepengurusan di perusahaan,
anak perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan
kepemilikan saham di
perusahaan
Tidak memiliki hubungan
keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi, dan/atau
sesama anggota Komite Audit
Tidak menjabat sebagai
pengurus partai politik,
pejabat dan pemerintah
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Audit Pada Tahun 2024
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Ketua merangkap Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Iqbal Latanro
anggota atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Sentot A. Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Anggota
Sentausa atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Bambang Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Anggota
Widjanarko atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Andin Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Anggota1
Hadiyanto atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Executive Risk Management Program - 27 Januari 2024
LPPI
Jenjang 5 Bogor
6 Mei 2024
Pembekalan SMR Jenjang 6 LPPI
Jakarta
14 Maret 2024
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 LSPP
Jakarta
13 Mei 2024
Endang A. Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 LSPP
Anggota Jakarta
Suprijatna
Strategi Mengakselerasi Pangsa Pasar 21 Maret 2024
OJK Institute
Keuangan Syariah Virtual Classroom
Peluang dan Tantangan Pelindungan Data 30 Mei 2024
OJK Institute
Pribadi dalam Transaksi di Era Digital Virtual Classroom
Peluang dan Tantangan Pelindungan Open 25-Apr-24
OJK Institute
Finance di Indonesia Virtual Classroom
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 597
Page 167
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
5 Juni 2024
Sertifikasi Chartered Accountant Indonesia IKAI
Jakarta
25 Juni 2024 Kementerian
Sertifikasi Akuntan Beregister
Jakarta Keuangan
Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan 11 Juli 2024
OJK Institute
Praktik Akuntansi Virtual Classroom
Peran Strategis Komite Audit dalam 1 Agustus 2024
IKAI
Mewujudkan Ranah Siber yang aman Virtual Classroom
28 - 29 Agustus 2024
ACIIA Regional Conference: Purposeful Impact IIA Indonesia
Bali
Boardroom Bound : Accelerating Growth to 25 Oktober 2024
LPPI
Embrace The Future BTN Batam
SNIA-Cultural Transformation: Integrating
4 - 5 Desember 2024
ESG, CYbersecurity, and Innovative Risk YPIA
Bali
management
Indra Jaka Training Certification in Audit Committee 8 – 10 Oktober 2024
Anggota IKAI
Aprilyanta Practices (CACP) Jakarta
Diseminasi Hasil Kajian Penerapan Tahun
5 Januari 2024
Pertama HAU dalam LAI atas Laporan IAPI DAN OJK
Virtual Classroom
Keuangan Emiten Tahun Buku 2022
Executive Risk Management Program - 27 Januari 2024
LPPI
Jenjang 5 Bogor
Strategi Mengakselerasi Pangsa Pasar 21 Maret 2024
OJK Institute
Keuangan Syariah Virtual Classroom
Artificial Intelligence Changes the Face of 7 Maret 2024
OJK Institute
Financial Sector Virtual Classroom
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko 6 Mei 2024
LPPI
Jenjang 6 Jakarta
4 Maret 2024
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 LSPP
Jakarta
Peter Eko Budi
Anggota2 13 Mei 2024
Darwito Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 LSPP
Jakarta
16 Mei 2024
Sertifikasi Akuntansi Keuangan - Pathway to
17 Mei 2024 IAI
CA Indonesia
Jakarta
Peran Innovative Credit Scoring (ICS) dalam 27 Juni 2024
OJK Institute
Meningkatkan Akses Pendanaan Virtual Classroom
Navigating The Half-Year: Roadmap to 20 Juni 2024
OJK Institute
Success Virtual Classroom
Strategi Pemasaran Digital di Era Digital: Taktik 5 Juni 2024
OJK Institute
dan Langkah Efektif Mencetak Profit Optimal Virtual Classroom
Peluang dan Tantangan Pelindungan Data 30 Mei 2024
OJK Institute
Pribadi dalam Transaksi di Era Digital Virtual Classroom
How to Prevent Greenwashing in Sustainable 16 Mei 2024
OJK Institute
Finance Virtual Classroom
598 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 168
Laporan
Tahunan 2024
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
How to Prevent Accounting Fraud in Financial 2 Mei 2024
OJK Institute
Sector Virtual Classroom
Peran Strategis Komite Audit dalam 1 Agustus 2024
IKAI
Mewujudkan Ranah Siber yang aman Virtual Classroom
Strategi Implementasi Market Conduct:
8 Agustus 2024
Membangun Kepercayaan dan Meningkatkan OJK Institute
Virtual Classroom
Kinerja Industri Jasa Keuangan
Driving Corporate Performance through 25 Juli 2024
OJK Institute
Artificial Intelligence Virtual Classroom
05-Sep-24
Mediatama
Expansive Leadership Program 06-Sep-24
Sinergi Emas
Bali
Boardroom Bound : Accelerating Growth to 25 Oktober 2024
LPPI
Embrace The Future BTN Batam
1)
Berakhir masa jabatan pada tanggal 15 Oktober 2024
2)
Berakhir masa jabatan pada tanggal 18 November 2024.
Rapat Komite Audit
1. Komite Audit mengadakan rapat sekurang- 6. Dalam hal tidak tercapai musyawarah mufakat
kurangnya sama dengan ketentuan minimal rapat sebagaimana dimaksud pada ayat (5) pengambilan
Dewan Komisaris yang ditetapkan dalam Anggaran keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
Dasar dan/atau 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. 7. Setiap rapat Komite Audit harus dituangkan dalam
2. Rapat Komite Audit dapat dilaksanakan apabila risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh
dihadiri oleh mayoritas anggota Komite Audit atau anggota Komite Audit yang hadir dan risalah ini
paling kurang 51% (lima puluh satu persen) dari didokumentasikan secara baik sesuai dengan
jumlah anggota Komite Audit. ketentuan peraturan perundang-undangan.
3. Dalam hal terdapat benturan kepentingan anggota 8. Risalah rapat disampaikan secara tertulis oleh
Komite Audit dengan objek bahasan, maka anggota Komite Audit kepada Dewan Komisaris.
Komite Audit dimaksud wajib mendeklarasikan 9. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang
tentang adanya benturan kepentingan dan tidak terjadi dalam rapat Komite Audit wajib dicantumkan
mempunyai hak suara dalam pengambilan secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan
keputusan. perbedaan pendapat tersebut.
4. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Audit atau 10. Dalam hal anggota Komite Audit tidak dapat
anggota paling senior apabila Ketua Komite Audit menghadiri rapat secara fisik, maka dapat
berhalangan hadir. menghadiri rapat melalui tatap muka dengan
5. Keputusan rapat Komite Audit dilakukan berdasarkan memanfaatkan teknologi informasi.
musyawarah mufakat. 11. Kehadiran anggota Komite Audit dalam rapat,
dilaporkan dalam laporan triwulanan dan laporan
tahunan Komite Audit.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 599
Page 169
Tata Kelola
Perusahaan
AGENDA RAPAT KOMITE AUDIT
Sepanjang tahun 2024, tanggal pelaksanaan, Agenda rapat dan peserta rapat Komite Audit, sebagai berikut.
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Rekomendasi Komite Audit dalam Penunjukan KAP Tahun
1. 8 Januari 2024 • Andin Hadiyanto
Buku 2024
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
2. 22 Januari 2024 Annual Audit Plan tahun 2024
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
3. 1 Februari 2024 Closing Meeting Audit Laporan Keuangan 31 Desember 2023
• Andin Hadiyanto
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
Realisasi Audit, Monitoring Tindak Lanjut dan Strategi Anti • Sentot A. Sentausa
4. 5 Februari 2024
Fraud s.d TW IV 2023 • Andin Hadiyanto
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
Telaah Draft Laporan Keuangan Publikasi per 31 Desember • Sentot A. Sentausa
5. 06 Februari 2024
2023 (Audited) • Andin Hadiyanto
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Rekomendasi Persetujuan Annual Audit Plan 2024 dan
6. 26 Februari 2024 • Andin Hadiyanto
Laporan Komite Audit Triwulan
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Evaluasi Jasa KAP atas Audit Laporan Keuangan Tahun Buku
7. 13 Maret 2024 • Andin Hadiyanto
2023
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
8. 20 Maret 2024 Pembahasan Management Letter 31 Desember 2023
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
Telaah Draft Laporan Keuangan Publikasi per 31 Maret 2024
9. 23 April 2024 • Bambang Widjanarko sebagai
(tidak diaudit)
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko sebagai
10. 15 Mei 2024 Pembahasan Laporan Kegiatan IAD Triwulan I 2024
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Penunjukan Perusahaan Pemeringkat Rating Korporasi • Andin Hadiyanto
11. 27 Mei 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk Tahun Buku • Bambang Widjanarko sebagai
2024 pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
600 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 170
Laporan
Tahunan 2024
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
12. 03 Juni 2024 Laporan Komite Audit Triwulan • Bambang Widjanarko sebagai
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
13. 10 Juni 2024 Progres Diagnostik Internal Control over Financial Reporting • Bambang Widjanarko sebagai
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
14. 01 Juli 2024 Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI • Bambang Widjanarko sebagai
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
Pembahasan Self Assessment Tata Kelola dan Hasil Exit
15. 08 Juli 2024 • Bambang Widjanarko sebagai
Meeting Audit Internal
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
Telaah Draft Laporan Keuangan Publikasi per 30 Juni 2024
16. 22 Juli 2024 • Bambang Widjanarko sebagai
(tidak diaudit)
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
17. 05 Agustus 2024 Laporan Pelaksanaan Audit Triwulan II Tahun 2024 • Bambang Widjanarko sebagai
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Protokol Penanganan Fraud dan Penerapan Strategi Anti • Bambang Widjanarko sebagai
18. 12 Agustus 2024
Fraud pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
Penerapan POJK Tata Kelola UUS, Pencapaian kinerja UUS,
19. 19 Agustus 2024 • Bambang Widjanarko sebagai
Persiapan UUS menghadapi Spin-off, dan KPI DPS;
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
20. 26 Agustus 2024 Laporan Komite Audit Triwulan II 2024 • Bambang Widjanarko sebagai
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 601
Page 171
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
21. 2 September 2024 Evaluasi Kinerja Audit Internal • Bambang Widjanarko sebagai
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
22. 2 September 2024 Pengadaan Jasa Kantor Akuntan Publik • Bambang Widjanarko sebagai
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
23. 30 September 2024 Pengadaan Jasa Konstruksi Pembangunan Learning Center • Bambang Widjanarko sebagai
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
24. 30 September 2024 Kebijakan Audit Internal dan Data Analytics • Bambang Widjanarko sebagai
pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Hasil Audit Tematik Penyaluran KPR & High Yield Consumer
25. 14 Oktober 2024 • Bambang Widjanarko
Loan; dan Proses Kegiatan Audit Intern
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
26. 28 Oktober 2024 Progres Penyusunan Petunjuk Teknis Audit Umum • Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Hasil Reviu Diagnostik Internal Control over Financial
27. 28 Oktober 2024 • Bambang Widjanarko
Reporting (ICOFR)
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Rekomendasi Penunjukan KAP yang melakukan Limited
28. 04 November 2024 • Bambang Widjanarko
Review Laporan Keuangan 30 September 2024
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Audit Intern Triwulan III Tahun
29. 11 November 2024 • Bambang Widjanarko
2024
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
30. 11 November 2024 Penginian Kebijakan Umum Sistem Pengendalian Intern • Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
602 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 172
Laporan
Tahunan 2024
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
31. 13 November 2024 Laporan Komite Audit Triwulan • Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
Tanggapan Pengadaan Jasa Konstruksi Pembangunan • Sentot A. Sentausa
32. 18 November 2024 ECOPARK serta Reviu Program Kerja Organ Pendukung • Bambang Widjanarko
Dewan Komisaris • Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
33. 25 November 2024 Closing Meeting Limited Review Laporan Keuangan • Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Telaah Draft Laporan Keuangan Publikasi per 30 September
34. 27 November 2024 • Bambang Widjanarko
2024 (direviu)
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
35. 28 November 2024 Tanggapan terhadap Laporan Audit Khusus • Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Internalisasi Kebijakan Internal Control over Financial
36. 2 Desember 2024 • Bambang Widjanarko
Reporting
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
37. 9 Desember 2024 Piagam dan Program Kerja Komite Audit • Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
Persetujuan Kebijakan Umum Sistem Pengendalian Internal
38. 16 Desember 2024 • Bambang Widjanarko
dan Tanggapan Surat KBUMN
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
39. 31 Desember 2024 Pembahasan Keterbukaan Informasi (KI) Transaksi Afiliasi • Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 603
Page 173
Tata Kelola
Perusahaan
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE AUDIT
Selama tahun 2024, Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 39 (tiga puluh sembilan) kali. Adapun frekuensi
dan tingkat kehadiran rapat masing-masing anggota Komite Audit adalah sebagai berikut.
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Audit
Rapat Komite Audit
No. Nama Jabatan
Jumlah
Jumlah Rapat Persentase
Kehadiran
1. Iqbal Latanro Ketua merangkap anggota 39 39 100,00%
2. Sentot A. Sentausa Anggota 39 39 100,00%
3. Bambang Widjanarko Anggota1 15 15 100,00%
4. Andin Hadiyanto Anggota² 25 20 80,00%
5. Endang A. Suprijatna Anggota 39 36 92,31%
6. Indra Jaka Aprilyanta Anggota3 7 7 100,00%
7. Peter Eko Budi Darwito Anggota4 32 32 100,00%
¹) Diangkat sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 13 Maret 2024 dan Efektif berdasarkan Keputusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK
tanggal 7 Oktober 2024
²
) Berakhir masa jabatan pada tanggal 15 Oktober 2024
³) Diangkat sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 19 November 2024
4
) Berakhir masa jabatan pada tanggal 18 November 2024.
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Audit Tahun 2024
No. Kegiatan Pelaksanaan
A. KEGIATAN REGULER:
1. Memberikan masukan dan rekomendasi Persetujuan atas Annual Audit Plan kepada Dewan Komisaris Terlaksana
2. Pemantauan dan evaluasi bulanan terhadap pelaksanaan tugas & tindak lanjut Audit Internal,
Terlaksana
termasuk terhadap pengendalian internal
3. Menghadiri Exit Meeting Audit Umum IAD Terlaksana
Pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan audit oleh Eksternal Auditor (OJK, BI, BPK, KAP,dan
4. Terlaksana
lainnya) termasuk penyelesaian tindak lanjut hasil audit.
5. Pengecekan dan evaluasi terhadap Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan Terlaksana
Memberikan rekomendasi mengenai pengadaan hingga penunjukkan Akuntan Publik/Kantor
6. Terlaksana
Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris untuk diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham
Menyampaikan rekomendasi mengenai penunjukan Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris untuk
7. Terlaksana
disampaikan kepada Kementerian BUMN dalam rangka agenda Rapat Umum Pemegang Saham
Memantau laporan penunjukkan Kantor Akuntan Publik sesuai Rapat Umum Pemegang Saham
8. Terlaksana
kepada OJK
9. Pemantauan progres pelaksanaan audit oleh KAP Terlaksana
Memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian Jasa Audit atas Informasi Keuangan oleh
10. Terlaksana
KAP untuk disampaikan kepada OJK
Memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian Jasa Audit atas Informasi Keuangan oleh
11. Terlaksana
KAP untuk disampaikan kepada KBUMN
604 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 174
Laporan
Tahunan 2024
No. Kegiatan Pelaksanaan
Memberikan rekomendasi mengenai pengadaan hingga penunjukan Perusahaan Pemeringkat
12. Terlaksana
dalam rangka penilaian Tingkat Kesehatan BUMN
Menelaah, mengevaluasi dan memberikan masukan kepada Dewan Komisaris terkait materi
13. Terlaksana
performance review bulanan yang disampaikan oleh Direksi
Menyusun laporan triwulanan dan tahunan mengenai kegiatan Komite Audit kepada Dewan
14. Terlaksana
Komisaris
Menyusun Laporan Pengawasan Dewan Komisaris atas Realisasi RBB (Semesteran) untuk
15. Terlaksana
disampaikan kepada OJK (bagian Komite Audit)
Menyusun Tanggapan Dewan Komisaris atas Kinerja Perseroan (Triwulanan) yang disampaikan
16. Terlaksana
kepada Menteri BUMN (bagian Komite Audit)
17. Menyusun Laporan Sistem Pembayaran ke Bank Indonesia (bagian Komite Audit) Terlaksana
18. Penilaian pengisian Kertas Kerja Self Assessment GCG Semesteran Komite Audit & Dewan Komisaris Terlaksana
19. Menyusun Laporan Tahunan (Annual Report) terkait dengan Komite Audit & Dewan Komisaris. Terlaksana
20. Menyusun Skenario RUPST bagian Komite Audit Terlaksana
B. KEGIATAN NON REGULER
Belum terdapat
Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara Manajemen dan
1. perbedaan
Akuntan Publik atas jasa yang diberikan
pendapat
Belum terdapat
2. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan bank. perbedaan
pendapat
Mendampingi Dewan Komisaris dalam kunjungan kerja ke kantor-kantor BTN sesuai penugasan dari
3. Terlaksana
Dewan Komisaris
Mengikuti training, seminar,workshop sesuai dengan penugasan oleh Dewan Komisaris dalam
4. Terlaksana
rangka Pengembangan Kompetensi yang berhubungan dengan Tugas dan Tanggung Jawab.
Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris maupun arahan kepada unit kerja sesuai tugas
5. Terlaksana
dan tanggung jawab Komite Audit sebagaimana piagam Komite Audit
C. LAIN-LAIN
1. Rapat Komite Audit Terlaksana
2. Memberikan masukan terhadap konsep RKAP dan RBB yang disusun Manajemen Terlaksana
Pernyataan Komite Audit atas Efektivitas Sistem Pengendalian Internal
Sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh BTN secara umum telah berjalan dengan baik. Manajemen terus
berupaya meningkatkan penerapan sistem pengendalian internal dengan mengacu pada laporan hasil audit internal
dan eksternal.
Komite Remunerasi dan Nominasi
Komite Remunerasi dan Nominasi dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris yang bertugas
membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya. Komite Remunerasi dan Nominasi merupakan salah
satu Organ Perseroan, bekerja sama dengan Satuan Kerja Manajemen dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
sebagai perangkat yang dimiliki Direksi untuk pengharkatan sumber daya manusia sebagai strategic assets dan
strategic partners, menganalisis kebijakan, monitoring pelaksanaan mempersiapkan calon pemimpin yang akan
datang yang memberikan contoh teladan serta perhatian yang saksama terhadap pelaksanaan Tata Kelola
perusahaan yang baik, termasuk kebijakan dan besaran remunerasinya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 605
Page 175
Tata Kelola
Perusahaan
Dasar Pembentukan Komite Remunerasi dan 13. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan nomor 39/
Nominasi SEOJK.03/2016 tanggal 13 September 2016, tentang
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Calon
Perseroan membentuk Komite Remunerasi dan Pemegang Saham Pengendali, Calon Anggota
Nominasi berdasarkan pada Peraturan, Ketentuan dan Direksi, dan Calon Anggota Dewan Komisaris Bank.
Perundang-undangan sebagai berikut: 14. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
1. Surat Edaran Bank Indonesia nomor 11/28/DPbS nomor PER-1/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023
tanggal 05 Oktober 2009 perihal Unit Usaha Syariah tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung
sebagaimana telah diubah dengan Surat Edaran Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik
Bank Indonesia nomor 15/51/DPbS tanggal 30 Negara.
Desember 2013 perihal Perubahan Atas Surat Edaran 15. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik negara
Bank Indonesia No. 11/28/DPbS tanggal 05 Oktober Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret
2009 perihal Unit Usaha Syariah. 2023 tentang Pedoman Tata Kelola Dan Kegiatan
2. Peraturan Bank Indonesia nomor 11/33/PBI/2009 Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
tanggal 7 Desember 2009 tentang Pelaksanaan 16. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
Good Corporate Governance bagi Bank Umum nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023
Syariah dan Unit Usaha Syariah. tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 33/ Usaha Milik Negara.
POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang 17. Anggaran Dasar PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Tbk.
Perusahaan Publik. 18. Surat Kesepakatan Bersama Dewan Komisaris PT
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 34/ Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk nomor 01/
POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang SKB/KOM/BTN/2024 dan Direksi nomor SKB-01/DIR-
Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau BTN/2024 tentang Pedoman Pola Hubungan Kerja
Perusahaan Publik. Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Tabungan
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 45/ Negara (Persero) Tbk.
POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang 19. Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor 18/KOM/
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 tentang
Remunerasi Bagi Bank Umum. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris.
6. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan nomor 20. Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor 20/
40/SEOJK.03/2016 tanggal 26 September 2016 KOM/BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 tentang
tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Pedoman dan Tata Tertib Kerja Remunerasi dan
Remunerasi Bagi Bank Umum. Nominasi.
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 59/
POJK.03/2017 tanggal 18 Desember 2017 tentang Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian dan Nominasi
Remunerasi bagi Bank Umum Syariah dan Unit
Usaha Syariah. Dalam menjalankan tugas pokoknya, Komite
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 41/ bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris untuk:
POJK.03/2019 tanggal 26 Desember 2019 tentang 1. Tugas Komite terkait remunerasi adalah:
Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Integrasi, dan Konversi Bank Umum. Komisaris mengenai:
9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 42/ - Struktur remunerasi.
POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Transaksi - Kebijakan atas remunerasi.
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan; - Besaran atas remunerasi.
10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 8 Tahun b. Membantu Dewan Komisaris melakukan
2023 tanggal 14 Juni 2023 tentang Penerapan Program penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi
Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan yang diterima masing-masing anggota Direksi
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan. c. Dalam melaksanakan fungsi remunerasi, Komite
11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 17 Tahun wajib melakukan prosedur sebagai berikut:
2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan - Menyusun struktur, kebijakan dan besaran
Tata Kelola Bagi Bank Umum. remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau
12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 2 Tahun anggota Dewan Komisaris. dan
2024 tanggal 16 Februari 2024 tentang Penerapan - Menyusun struktur, kebijakan dan besaran
Tata Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan remunerasi bagi anggota Dewan Pengawas
Unit Usaha Syariah. Syariah (DPS).
606 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 176
Laporan
Tahunan 2024
d. Struktur remunerasi sebagaimana dimaksud − Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan
dapat berupa Gaji, Honorarium, insentif dan/ dalam proses Nominasi.
atau tunjangan yang bersifat tetap dan/atau − Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota
variabel. Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
e. Penyusunan struktur, kebijakan dan besaran dan
remunerasi harus memperhatikan: − Usulan pengangkatan dan/atau penggantian
- Remunerasi yang berlaku pada industri anggota Dewan Pengawas Syariah kepada
sesuai dengan kegiatan usaha Bank dan RUPS.
skala usaha dari Bank dalam industrinya. b. Membantu Dewan Komisaris melakukan
- Tugas, tanggung jawab dan wewenang penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolok
Komisaris dikaitkan dengan pencapaian ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi.
tujuan dan kinerja Bank. c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
- Target kinerja atau kinerja masing-masing Komisaris mengenai program pengembangan
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota
Komisaris. Dewan Komisaris.
- Keseimbangan tunjangan antara yang d. Memberikan rekomendasi usulan calon yang
bersifat tetap dan bersifat variabel. memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/
f. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan atau anggota Dewan Komisaris kepada Dewan
remunerasi yang didasarkan atas kinerja, risiko, Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.
kewajaran dengan peer group, sasaran, dan e. Dalam melaksanakan fungsi Nominasi
strategi jangka panjang Perseroan, pemenuhan sebagaimana dimaksud Komite wajib
cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan melakukan prosedur sebagai berikut:
perundang-undangan dan potensi pendapatan − Menyusun komposisi dan proses nominasi
Perseroan di masa yang akan datang. anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan
g. Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi Komisaris.
kepada Dewan Komisaris mengenai: − Menyusun kebijakan dan kriteria yang
− Kebijakan Remunerasi bagi Direksi, Dewan dibutuhkan dalam proses Nominasi calon
Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
(DPS) untuk disampaikan kepada Rapat Komisaris.
umum Pemegang Saham. − Membantu pelaksanaan evaluasi atas kinerja
− Kebijakan Remunerasi bagi Pegawai secara anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan
keseluruhan untuk disampaikan kepada Komisaris.
Direksi. − Menyusun program pengembangan
h. Melakukan evaluasi secara berkala paling kurang kemampuan anggota Direksi dan/atau
1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun terhadap anggota Dewan Komisaris.
struktur, kebijakan dan besaran remunerasi. − Menelaah dan mengusulkan rekomendasi
i. Menyusun dan mengevaluasi sistem penggajian calon yang memenuhi syarat sebagai
serta pemberian tunjangan kepada anggota anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Dewan Komisaris dan Direksi serta memberikan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk
rekomendasi tentang: disampaikan kepada RUPS.
− Penilaian terhadap sistem tersebut. f. Menyusun, melaksanakan, dan menganalisis
− Opsi yang diberikan, antara lain opsi atas kriteria serta prosedur nominasi bagi calon
saham. anggota Dewan Pengawas Syariah.
− Sistem Pensiun, Tunjangan Hari Tua. g. Menyusun sistem dan mekanisme penilaian
− Sistem kompensasi serta manfaat lainnya kinerja Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan
dalam hal pengurangan karyawan. Pengawas Syariah.
j. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris h. Memantau dan menganalisis kriteria serta
sesuai dengan bidang tugas remunerasi. prosedur nominasi bagi para eksklusif lainnya
2. Tugas Komite terkait Nominasi adalah: sampai dengan 1 (satu) tingkat di bawah Direksi.
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan i. Melakukan pengenalan dan pemantauan
Komisaris mengenai: terhadap profil Dewan Komisaris, Direksi dan
− Nominasi calon Direksi mengacu pada Pejabat Eksekutif, khususnya yang telah dan akan
strategi Perusahaan. masuk dalam nominated talent, dengan melalui:
− Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau − Penelitian melalui internet dan/atau media
anggota Dewan Komisaris. cetak termasuk pemantauan media sosial.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 607
Page 177
Tata Kelola
Perusahaan
− Melakukan verifikasi terhadap Laporan Harta Otoritas Jasa Keuangan nomor 17 Tahun 2023
Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan
− Memastikan Dewan Komisaris, Direksi dan Tata Kelola bagi Bank Umum Pasal 64 ayat (1)
Pejabat Eksekutif tidak memiliki kredit macet huruf b serta anggota komite pemantau risiko
atau bermasalah atau dinyatakan pailit. sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (1)
− Memastikan Dewan Komisaris, Direksi dan huruf b dan huruf c.
Pejabat Eksekutif terhindar dari kegiatan/ m. Melakukan reviu terhadap sistem manajemen
tindakan yang dilarang oleh ketentuan Satuan Kerja Sumber Daya Manusia dan
perundang-undangan kebijakan pengembangan sumber daya
j. Melakukan deteksi awal terhadap manusia mulai dari rekrutmen, asesmen,
penyalahgunaan wewenang, melalui pelaporan peningkatan kompetensi, evaluasi, promosi,
deteksi terjadinya kejahatan/penyalahgunaan demosi, terminasi, suksesi, seleksi dan lain-lain.
wewenang dengan mekanisme laporan Whistle n. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris
Blowing System (WBS) yang melibatkan Dewan terkait bidang tugas Nominasi sesuai ketentuan
Komisaris, Direksi dan Pejabat Eksekutif. perundang-undangan dan selaras dengan
k. Memberikan laporan hasil pengenalan dan Aspirasi Pemegang Saham.
pemantauan terhadap profil Dewan Komisaris, o. Anggota Komite wajib menandatangani pakta
Direksi dan Pejabat Eksekutif kepada Komisaris integritas yang merupakan pernyataan dan
Utama. komitmen untuk mematuhi segala ketentuan
l. Memberikan rekomendasi kepada Dewan peraturan perundang-undangan dan prinsip-
Komisaris mengenai Pihak Independen prinsip tata Kelola perusahaan yang baik (Good
yang akan menjadi anggota komite audit Corporate Governance).
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya Komite Remunerasi dan Nominasi mengacu pada Pedoman
dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor 20/
KOM/BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi bertujuan
agar Komite dapat bekerja dengan lebih optimal sehingga penerapan pemberian rekomendasi atas remunerasi dan
nominasi anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, Pejabat Eksekutif, dan Pegawai serta kebijakan Human Capital
secara keseluruhan sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Muatan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi adalah sebagai berikut:
Pasal 1 Definisi
Bagian I Ketentuan Umum
Pasal 2 Tujuan Pembentukan Komite
Pasal 3 Tugas Komite
Bagian II Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Komite Pasal 4 Tanggung Jawab
Pasal 5 Wewenang
Pasal 6 Komposisi dan Struktur
Bagian III Struktur dan Keanggotaan Pasal 7 Persyaratan Keanggotaan
Pasal 8 Masa Jabatan
Pasal 9 Mekanisme Kerja
Bagian IV Mekanisme dan Hubungan Kerja Pasal 10 Hubungan Kerja
Pasal 11 Tenaga Penunjang
608 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 178
Laporan
Tahunan 2024
Pasal 12 Rencana Kerja dan Penganggaran
Pasal 13 Rapat Komite
Bagian V Perencanaan dan Pelaksanaan Kerja
Pasal 14 Laporan
Pasal 15 Evaluasi Kinerja
Pasal 16 Pengembangan Kompetensi
Bagian VI Pengembangan Kompetensi dan Penghasilan
Pasal 17 Penghasilan Anggota Komite
Bagian VII Penutup Pasal 18 Penutup
Wewenang Komite Remunerasi dan Nominasi Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite
Remunerasi dan Nominasi
Komite memiliki kewenangan dari Dewan Komisaris
untuk: Komposisi keanggotaan Komite Remunerasi dan
1. Mereviu, memeriksa, melakukan Analisa dan Nominasi beranggotakan paling sedikit 1 (satu) orang
memberikan pendapat serta rekomendasi dalam Komisaris Independen, 1 (satu) orang Komisaris, 1
batas ruang lingkup tugasnya. (satu) orang pihak yang berasal dari luar Emiten atau
2. Meminta Bank untuk melakukan survei dan/atau Perusahaan Publik yang bersangkutan, dan 1 (satu)
studi banding (benchmarking) sesuai dengan orang Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber
kebutuhan Komite. daya manusia atau 1 (satu) orang perwakilan pegawai.
3. Meminta, mencari dan memperoleh informasi yang Komite diketuai oleh Komisaris Independen.
diperlukan dari pihak internal dan eksternal Bank.
4. Mencari dan memperoleh berbagai informasi Dalam hal anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
termasuk dokumen yang diperlukan dari: yang ditetapkan lebih dari 3 (tiga) orang, maka anggota
a. Pihak BTN (termasuk pegawai Bank); dan/atau Komisaris Independen paling sedikit berjumlah 2 (dua)
b. Pihak berkepentingan lainnya. orang. Apabila diperlukan, Komite Remunerasi dan
5. Mendapatkan masukan dan atau saran dari pihak Nominasi dapat mengangkat anggota yang berasal
luar BTN yang berkaitan dengan tugasnya. dari pihak luar yang independen terhadap BTN.
6. Melakukan komunikasi secara langsung dengan
pihak-pihak yang terkait dengan tugas-tugas Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi diangkat
komite. oleh Direksi berdasarkan keputusan rapat Dewan
Komisaris. Pejabat Eksekutif atau perwakilan
Masa Tugas Komite Remunerasi dan Nominasi pegawai anggota Komite Remunerasi harus memiliki
pengetahuan mengenai sistem remunerasi Bank dan
1. Masa jabatan anggota Komite yang merupakan memiliki pengetahuan tentang sistem nominasi dan
anggota Dewan Komisaris berhenti dengan rencana suksesi (succession plan) Bank.
sendirinya apabila masa jabatannya sebagai
anggota Dewan Komisaris berakhir. Anggota Komite diangkat dan diberhentikan berdasarkan
2. Masa jabatan anggota Komite yang bukan keputusan rapat Dewan Komisaris, Keputusan tersebut
merupakan anggota Dewan Komisaris paling lama harus ditindaklanjuti oleh Direksi dengan menerbitkan
adalah 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang 1 surat pengangkatan/pemberhentian. Keputusan
(satu) kali selama 2 (dua) tahun masa jabatan, pengangkatan dan/atau pemberhentian oleh anggota
dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris Komite wajib didokumentasikan. Ketua Komite hanya
untuk memberhentikan anggota Komite yang dapat merangkap jabatan sebagai ketua komite paling
bersangkutan sewaktu-waktu. banyak 1 (satu) pada Komite lainnya.
3. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris
yang menjabat sebagai ketua Komite berhenti
sebagai anggota Dewan Komisaris, ketua Komite
wajib diganti oleh anggota Dewan Komisaris lainnya
dalam waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari.
4. Penggantian anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi yang bukan berasal dari Dewan
Komisaris dilakukan paling lambat 60 (enam puluh)
hari sejak anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
dimaksud tidak dapat lagi melaksanakan fungsinya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 609
Page 179
Tata Kelola
Perusahaan
Tabel Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Remunerasi dan Nominasi
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Hukum,
Keputusan Dewan
Ketua Komisaris Keuangan, RUPST
Chandra M. 6 Maret Komisaris nomor 03/
merangkap Utama/ Manajemen Kedua Tahun
Hamzah 2024 KOM/BTN/2024 tanggal
Anggota Independen Risiko, dan People 2029
06 Maret 2024
Management
Perbankan,
Wakil Keputusan Dewan
Kepatuhan, RUPST
Iqbal Komisaris 10 Maret Komisaris Nomor
Anggota Manajemen Pertama Tahun
Latanro Utama/ 2021 03/ KOM/BTN/IV/2021
Risiko dan People 2026
Independen tanggal 1 April 2021
Management
Perbankan,
Manajemen Keputusan Dewan
RUPST
Armand B. Komisaris Risiko, 6 Maret Komisaris nomor 03/
Anggota Kedua Tahun
Arief Independen Manajemen 2024 KOM/BTN/2024 tanggal
2029
Bisnis dan People 06 Maret 2024
Management
Keputusan Dewan
Perbankan, RUPST
Sentot A. Komisaris 17 Maret Komisaris Nomor 02/
Anggota Kepatuhan, dan Pertama Tahun
Sentausa Independen 2022 KOM/BTN/2022 tanggal
Manajemen Risiko 2027
17 Maret 2022
Perbankan, Keputusan Dewan
RUPST
Adi Komisaris Manajemen 13 Maret Komisaris nomor 05/
Anggota¹ Pertama Tahun
Sulistyowati Independen² Risiko, dan 2024 KOM/BTN/2024 tanggal
2029
Manajemen Bisnis 13 Maret 2024
Akuntansi, Audit, Keputusan Dewan
RUPST
Bambang Komisaris Perbankan 13 Maret Komisaris nomor 05/
Anggota¹ Pertama Tahun
Widjanarko Independen² Syariah, dan 2024 KOM/BTN/2024 tanggal
2029
Manajemen Bisnis 13 Maret 2024
Perbankan,
Keputusan Dewan
Kepatuhan, RUPST
Andin 6 Maret Komisaris nomor 03/
Anggota Komisaris Manajemen Kedua Tahun
Hadiyanto 2024 KOM/BTN/2024 tanggal
Risiko dan Bisnis 2029
06 Maret 2024
Administrasi
Ekonomi Makro, Keputusan Dewan
Herry RUPST
Manajemen 17 Maret Komisaris Nomor 02/
Trisaputra Anggota Komisaris Pertama Tahun
Risiko, dan Bisnis 2022 KOM/BTN/2022 tanggal
Zuna 2027
Administrasi 17 Maret 2022
Manajemen
dan Bisnis, Keputusan Dewan
RUPST
Himawan Manajemen 17 Maret Komisaris Nomor 02/
Anggota Komisaris Pertama Tahun
Arief Sugoto Risiko, keuangan, 2022 KOM/BTN/2022 tanggal
2027
Agraria dan Tata 17 Maret 2022
Ruang
Perbankan,
Keputusan Dewan
Mohamad Ekonomi Makro,
11 Januari 4 Maret Komisaris Nomor 04/
Yusuf Anggota³ Komisaris Manajemen Pertama
2023 2024 KOM/BTN/2023 tanggal
Permana Risiko dan People
18 Januari 2023
Management
Surat Keputusan
Direksi Nomor 1065/
DIR/2024 tanggal
Human Capital, 19 November 2024
6
Moch. Amin Pihak Finance, dan 7 November tentang Perpanjangan
Anggota Kedua November
Nurdin Independen Corporate 2024 Masa Jabatan Anggota
2026
Relation Komite Remunerasi
Dan Nominasi PT Bank
Tabungan Negara
(Persero) Tbk.
610 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 180
Laporan
Tahunan 2024
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Pejabat
Human Capital, Keputusan Dewan
Eksekutif
Anggota Finance, dan 17 Maret 16 Maret Komisaris Nomor 02/
Rahmayati yang Pertama
(Ex Officio) Corporate 2022 2025 KOM/BTN/2022 tanggal
membawahi
Relation 17 Maret 2022
SDM
¹) Diangkat sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi pada tanggal 13 Maret 2024
²) Efektif berdasarkan Keputusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK tanggal 7 Oktober 2024
³) Berhenti masa jabatan pada tanggal 4 Maret 2024
Profil Komite Nominasi dan Remunerasi
Adi Profil dapat dilihat pada bagian
Sulistyowati Profil Dewan Komisaris.
Profil Komite Remunerasi dan Nominasi per 31 Desember Periode menjabat beliau sebagai
Anggota Komite
2024 adalah sebagai berikut. Remunerasi Anggota Komite Remunerasi dan
dan Nominasi/ Nominasi pada tanggal 13 Maret 2024
Komisaris s.d. RUPST Tahun 2029 (Periode Pertama)
Independen
Chandra M. Profil dapat dilihat pada bagian
Hamzah Profil Dewan Komisaris.
Ketua Komite Periode menjabat beliau sebagai Profil dapat dilihat pada bagian
Bambang
Remunerasi Ketua merangkap anggota Komite Profil Dewan Komisaris.
Widjanarko
dan Nominasi/ Remunerasi dan Nominasi pada tanggal
Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai
Komisaris 27 November 2019 s.d. RUPST Tahun 2024
Remunerasi Anggota Komite Remunerasi dan
Utama/ (Periode Pertama) dan 6 Maret 2024 s.d.
Independen dan Nominasi/ Nominasi pada tanggal 13 Maret 2024
RUPST Tahun 2029 (Periode Kedua)
Komisaris s.d. RUPST Tahun 2029 (Periode Pertama)
Independen
Iqbal Latanro Profil dapat dilihat pada bagian
Profil Dewan Komisaris.
Anggota Komite Profil dapat dilihat pada bagian
Remunerasi Periode menjabat beliau sebagai Andin Profil Dewan Komisaris.
dan Nominasi/ anggota Komite Remunerasi dan
Hadiyanto Periode menjabat beliau sebagai
Wakil Komisaris Nominasi sejak tanggal 10 Maret 2021 -
Utama/ Anggota Komite Anggota Komite Remunerasi dan
RUPST Tahun 2026 (Periode Pertama)
Independen Remunerasi Nominasi pada tanggal 27 November
dan Nominasi/ 2019 s.d. RUPST Tahun 2024 (Periode
Komisaris Pertama) dan 6 Maret 2024 s.d. RUPST
Tahun 2029 (Periode Kedua)
Profil dapat dilihat pada bagian
Armand B. Profil Dewan Komisaris.
Arief
Periode menjabat beliau sebagai Profil dapat dilihat pada bagian
Anggota Komite Herry
Anggota Komite Remunerasi dan Profil Dewan Komisaris.
Remunerasi Nominasi pada tanggal 27 November
Trisaputra
dan Nominasi/
2019 s.d. RUPST Tahun 2024 (Periode Zuna Periode menjabat beliau sebagai
Komisaris Anggota Komite Remunerasi dan
Pertama) dan 6 Maret 2024 s.d. RUPST Anggota Komite
Independen Nominasi pada tanggal 2 Maret 2022 s.d.
Tahun 2029 (Periode Kedua) Remunerasi
dan Nominasi/ RUPST Tahun 2027 (Periode Pertama)
Komisaris
Sentot A. Profil dapat dilihat pada bagian
Sentausa Profil Dewan Komisaris.
Periode menjabat beliau sebagai Himawan Arief Profil dapat dilihat pada bagian
Anggota Komite Profil Dewan Komisaris.
Remunerasi Anggota Komite Remunerasi dan Sugoto
dan Nominasi/ Nominasi sejak tanggal 2 Maret 2022 - Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai
Komisaris RUPST Tahun 2027 (Periode Pertama) Remunerasi Anggota Komite Remunerasi dan
Independen dan Nominasi/ Nominasi pada tanggal 2 Maret 2022 s.d.
Komisaris RUPST Tahun 2027 (Periode Pertama)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 611
Page 181
Tata Kelola
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Administrasi Bisnis, Universitas Diponegoro Semarang, Semarang
(1997).
• Magister (S2) Marketing, PPM Graduate School of Management, Jakarta (2006).
• Magister (S2) Human Resource Management, Universitas Mercu Buana, Jakarta
(2019).
Riwayat Jabatan
• Kepala Divisi Pelatihan Bank, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia,
2022 s.d. 16 Januari 2025
• Kepala LPK LPPI, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, 2020
• Kepala Divisi Pemasaran dan Pelatihan 1, LPPI, 2020
• Senior Faculty, LPPI, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, 2018
• Jakarta Area Head, Bank CIMB Niaga, 2008
Sertifikasi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan sesuai KKNI Jenjang 5
• Certified Audit Committee Practices, 2023
Moch. Amin Nurdin • Certified Human Resources Analyst, 2018
Anggota Komite Remunerasi dan • Certified Trainer for General Banking Level 1,2,3 Tahun 2014
Nominasi/Pihak Independen
Warga Negara Indonesia, Dasar Hukum Pengangkatan
Tegal, 1 November 1973 • Keputusan Direksi nomor 1003/DIR/2021 tanggal 08 November 2021 tentang
berusia 51 tahun per Desember 2024, Pengangkatan Sdr. Moch. Amin Nurdin sebagai Anggota Komite Remunerasi dan
berdomisili di Bekasi, Jawa Barat. Nominasi
• Keputusan Direksi nomor 1065/DIR/2024 tanggal 19 November 2024 tentang
Perpanjangan Masa Jabatan Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Periode dan Masa Jabatan
• Periode Pertama dengan Masa Jabatan: 7 November 2021 s.d. 6 November 2024
• Periode Kedua dengan Masa Jabatan: 7 November 2024 s.d. 6 November 2026
Periode dan Masa Jabatan
Kepala Divisi Pelatihan Bank, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia,
(2022 s.d. 16 Januari 2025)
Riwayat Pendidikan
• S1, Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin
• S2, Manajemen Bisnis, The Australian National
Riwayat Jabatan
• Human Capital Management Division Head, Human Capital Management
Division (01 Oktober 2022 - saat ini)
• PJ Human Capital Management Division Head, Human Capital Management
Division (14 Februari 2022 - 30 September 2022)
• Sharia Funding & Treasury Deputy, Sharia Business Division (1 Desember 2021 -
13 Februari 2022)
• Sharia Business Deputy, Sharia Business Division (1 April 2021 - 30 November 2021)
Sertifikasi
• Certified Human Resources Manager (2023)
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3 (2022)
• Sertifikasi Pengetahuan Dasar Bidang Dana Pensiun (2022)
• Pelatihan PSAK 24 (2022)
Rahmayati • Professional Coach Certification Program (2021)
Anggota Komite Remunerasi dan • Sertifikasi Treasury Level Basic (2021)
Nominasi (Ex-Officio) • 4DX : Managers Implementation (2020)
• Certified Professional Human Resource (2019)
Warga Negara Indonesia,
Ujung Pandang, 13 Juli 1973
berusia 51 Tahun per Desember 2024, Dasar Hukum Pengangkatan
berdomisili di Jakarta Timur, DKI Jakarta. Keputusan Dewan Komisaris Nomor 02/KOM/BTN/2022 tanggal 17 Maret 2022.
Periode Jabatan
Periode Pertama dengan Masa Jabatan: 17 Maret 2022 - 16 Maret 2025.
Jabatan Rangkap
Human Capital Management Division Head, Human Capital Management Division,
1 Oktober 2022 - saat ini
612 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 182
Laporan
Tahunan 2024
Independensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Tabel Independensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Chandra Herry Himawan Mohamad Moch.
Aspek Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang Andin Rahma
M. Trisaputra Arief Yusuf Amin
Independensi Latanro B. Arief Sentausa Sulistyowati Widjanarko Hadiyanto yati
Hamzah Zuna Sugoto Permana Nurdin
Tidak memiliki
hubungan
keuangan
dengan
Dewan
Komisaris dan
Direksi
Tidak memiliki
hubungan
kepengurusan
di perusahaan,
anak
perusahaan,
maupun
perusahaan
afiliasi
Tidak memiliki
hubungan
kepemilikan
saham lebih
dari atau
sama dengan
5% (lima
persen) di
Perseroan
Tidak memiliki
hubungan
keluarga
dengan
Dewan
Komisaris,
Direksi, dan/
atau sesama
anggota
Komite
Remunerasi
dan Nominasi
Tidak
menjabat
sebagai
pengurus
partai politik,
pejabat dan
pemerintah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 613
Page 183
Tata Kelola
Perusahaan
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Remunerasi dan Nominasi Pada Tahun 2024
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Tempat Penyelenggara
Pelatihan Pelaksanaan
Chandra M. Ketua Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan
Hamzah merangkap Anggota dan/atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan
Iqbal Latanro Anggota
dan/atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Armand B. Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan
Anggota
Arief dan/atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Sentot A. Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan
Anggota
Sentausa dan/atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Adi Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan
Anggota
Sulistyowati dan/atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Bambang Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan
Anggota
Widjanarko dan/atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Andin Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan
Anggota
Hadiyanto dan/atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Herry
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan
Trisaputra Anggota
dan/atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Zuna
Himawan Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan
Anggota
Arief Sugoto dan/atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Mohamad
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan
Yusuf Anggota
dan/atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Permana1
Executive Risk Management Program - 27 Januari 2024 di
LPPI
Jenjang 4 Bogor
19 Maret 2024 di
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 LSPP
Jakarta
Sekolah Staf dan Pimpinan Bank 22 April 2024 s.d. 12
LPPI
(SESPIBANK) Angkatan 78 Juni 2024 di Jakarta
13 Mei 2024 di
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 LSPP
Moch. Amin Jakarta
Anggota
Nurdin
1 Agustus 2024
Peran Strategis Komite Audit dalam
melalui Virtual IKAI
Mewujudkan Ranah Siber yang aman
Classroom
5 September 2024
Mediatama Sinergi
Expansive Leadership Program s.d. 6 September
Emas
2024 di Bali
Boardroom Bound : Accelerating Growth 25 Oktober 2024 di
LPPI
to Embrace The Future BTN Batam
Compliance Excellence Edisi Januari
Anggota 9 Januari 2024 di
Rahmayati 2024 - Kebijakan Khusus & Petunjuk Teknis BTN
(Ex Officio) Jakarta
Aktivitas Akuntansi
CHRO Masterclass – “Innovation 18 Januari 2024 di BUMN School of
Workplace: Work Less Produce More” Jakarta Exellence (BSE)
Program Pendalaman Kompetensi 27 Januari 2024 di
Transforma
KBUMN for BOD-1 Jakarta
Compliance Excellence Edisi Februari 2024 13 Februari 2024 di
BTN
- Security & Digital Risk Awareness Jakarta
614 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 184
Laporan
Tahunan 2024
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Tempat Penyelenggara
Pelatihan Pelaksanaan
Expert Talk Session Wamenlu Bpk Pahala
21 Februari 2024 di
Mansury “Crafting Executive Savvy in BTN
Jakarta
Global Business Mindset”
Pemahaman Peraturan Internal - 21 Februari 2024 di
BTN
Arsitektur Peraturan Internal BTN Jakarta
Compliance Excellence Edisi Maret
2024 - Program Pengendalian Gratifikasi 7 Maret 2024 di
BTN
dan Kebijakan SMAP ISO 37001:2016 Jakarta
(Managerial)
19 Maret 2024 di
Internalisasi Kebijakan Peraturan TI BTN
Jakarta
Internalisasi Respectful WorkPlace (RWP) 26 Maret 2024 di
BTN
2024 Jakarta
1 April 2024 di
Internalisasi Pencapaian SLE Index 2024 BTN
Jakarta
Compliance Excellence Edisi April 2024 - 17 April 2024 di
BTN
Layanan Government VA (Managerial) Jakarta
Internalisasi Layanan BTN Cash 22 April 2024 di
BTN
Management Jakarta
23 April 2024 di
Internalisasi Podcast Legal Klinik 2024 BTN
Jakarta
2 Mei s.d. 4 Mei 2024
BTN Leadership Forum 2 - 2024 McKinsey & PwC
di Bali
Compliance Excellence Edisi Mei 2024 -
6 Mei 2024 di
Transaksi Valuta Asing BranchFX di Kantor BTN
Jakarta
Cabang (Managerial)
Asean Global Leadership Program - LSE 11 Mei s.d. 18 Mei 2024
SRW&Co - IESE
London di Barcelona, Spain
Internalisasi New Grading System Bank 13 Mei 2024 di
BTN
BTN Jakarta
Internalisasi Penyelamatan dan 20 Mei 2024 di
BTN
Penyelesaian Kredit Komersial Jakarta
CHRO Masterclass - Women Leadership in 22 Mei 2024 di
BTN
the New World of Work Jakarta
Internalisasi ESG (Environtmental, Social & 27 Mei 2024 di
BTN
Governance) Awareness Jakarta
Compliance Excellence Edisi Juni 2024 - 6 Juni 2024 di
BTN
Larangan Aktivitas Perjudian (Managerial) Jakarta
11 Juni 2024 di
Internalisasi Transformasi 2024 BTN
Jakarta
Internalisasi Pengelolaan Data Nasabah 19 Juni 2024 di
BTN
(CIF) Jakarta
Compliance Excellence Edisi Juli 2024
- Kebijakan Khusus Pedoman Benturan 4 Juli 2024 di Jakarta BTN
Kepentingan (Managerial)
Sosialisasi Umbrella Campaign Bale by 17 Juli 2024 di
BTN
BTN Jakarta
Internalisasi Proses Kredit Korporasi 22 Juli 2024 di
BTN
(Corporate Loan) Jakarta
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 615
Page 185
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Tempat Penyelenggara
Pelatihan Pelaksanaan
Internalisasi Sahabat Transformasi 1 Agustus 2024 di
BTN
Episode 2 Jakarta
Internalisasi Manajemen Risiko TI, Digital 3 Agustus 2024 di
BTN
& Siber 2024 Jakarta
Internalisasi Keterbukaan Informasi Publik 4 Agustus 2024 di
BTN
(KIP) Jakarta
Compliance Excellence Edisi Agustus
2024 - Prosedur Penerapan Program Anti
Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan 4 Agustus 2024 di
BTN
Terorisme Dan Pencegahan Pendanaan Jakarta
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU
PPT DAN PPPSPM) (Managerial)
CHRO Masterclass – “Future Strategic 5 Agustus 2024 di BUMN School of
Workforce Planning for Sustainability” Jakarta Excellence (BSE)
Compliance Excellence Edisi September
2 September 2024 di
2024 - Data Privacy Awareness BTN
Jakarta
(Managerial)
Compliance Excellence Edisi Oktober
7 September 2024 di
2024 - Pemasaran Produk Bancassurance BTN
Jakarta
(Managerial)
14 Oktober 2024 di
Refreshment BTN Properti 2024 BTN
Jakarta
Sosialisasi Digital Risk Awareness & Cyber 17 Oktober 2024 di
BTN
Trend Jakarta
Sosialisasi Program Easy in BTN Smart 27 Oktober 2024 di
BTN
Residence Jakarta
BSE Masterclass - Unlocking Opportunity 13 November 2024 di BUMN School of
for Indonesia Economy Growth 2025 Jakarta Excellence (BSE)
¹) Berhenti masa jabatan pada tanggal 4 Maret 2024 sebagaimana pengukuhan pada RUPST tanggal 6 Maret 2024
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Rapat dilaksanakan sekurang-kurangnya sama dengan berhalangan hadir. Keputusan rapat Komite dilakukan
ketentuan minimal rapat Dewan Komisaris yang berdasarkan musyawarah dan mufakat. Dalam hal tidak
ditetapkan dalam Anggaran Dasar Bank. Kuorum rapat terjadi musyawarah mufakat, pengambilan keputusan
dihadiri oleh minimal 51% (lima puluh satu per seratus) dilakukan berdasarkan suara terbanyak dengan prinsip
anggota Komite, baik secara langsung maupun melalui 1 (satu) orang 1 (satu) suara (one man one vote).
media lain yang ditentukan. Rapat Komite Remunerasi
dan Nominasi dianggap sah apabila dihadiri oleh paling Hasil rapat Komite dituangkan dalam risalah rapat yang
sedikit 51% (lima puluh satu per seratus) dari jumlah ditandatangani oleh seluruh anggota Komite yang
anggota Komite termasuk 1 (satu) orang Komisaris hadir, didokumentasikan dengan baik dan disampaikan
Independen dan 1 (satu) Pihak Independen. kepada Dewan Komisaris. Hasil rapat mencakup waktu
dan tempat rapat, agenda rapat peserta yang hadir,
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak dapat topik yang dibahas, perbedaan pendapat (bila ada)
menghadiri rapat secara fisik, maka dapat menghadiri dan keputusan rapat. Perbedaan pendapat (dissenting
rapat dengan menggunakan surat kuasa, teknologi opinion) yang terjadi dalam rapat Komite wajib
telekonferensi dan cara-cara lain yang diperbolehkan dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat beserta
sesuai tata cara dan ketentuan perundangan yang alasan perbedaan pendapat.
berlaku.
Komite dapat mengadakan rapat atau pertemuan
Rapat dipimpin oleh Ketua Komite atau anggota yang khusus bila diperlukan. Rapat komite dapat mengundang
ditunjuk oleh anggota yang hadir, apabila Ketua Komite manajemen atau pihak lain sebagai narasumber. Rapat
616 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 186
Laporan
Tahunan 2024
diselenggarakan berdasarkan undangan dan agenda Keputusan rapat komite dinyatakan sah dan mengikat,
yang sudah disepakati sebelum rapat dilakukan dan apabila dihadiri sekurang-kurangnya 51% (lima puluh
hasil-hasil rapat harus tercatat dalam risalah, dokumen satu per seratus) dari jumlah anggota Komite termasuk
yang aslinya disimpan oleh Komite serta salinannya Komisaris Independen dan Pejabat Eksekutif yang
disampaikan kepada Sekretaris Dewan Komisaris dan membawahi sumber daya manusia.
apabila diperlukan dapat dibagikan kepada undangan
yang tidak hadir dalam rapat tersebut.
AGENDA RAPAT KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Sepanjang tahun 2024, tanggal pelaksanaan, Agenda rapat dan peserta rapat Komite Remunerasi dan Nominasi,
sebagai berikut.
Tabel Agenda Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
1. 17 Januari 2024 Usulan Kandidat Senior Executive Vice • Chandra M. Hamzah Nominasi
President (SEVP) Digital Business • Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf
Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
2. 21 Februari 2024 1. Usulan Remunerasi Direksi dan Dewan • Chandra M. Hamzah Remunerasi dan
Komisaris Tahun 2024 serta Tantiem • Iqbal Latanro Nominasi
Direksi dan Dewan Komisaris Tahun Buku 2023 • Armand B. Arief
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk; • Sentot A. Sentausa
2. Usulan Nominated Talent BoD-1 PT Bank • Andin Hadiyanto
Tabungan Negara (Persero) Tbk; dan • Herry Trisaputra Zuna
3. Evaluasi terhadap Nominated Talent • Himawan Arief Sugoto
BoD Eksisting PT Bank Tabungan Negara • Mohamad Yusuf
(Persero) Tbk. Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
3. 06 Maret 2024 1. Susunan Keanggotaan Komite Remunerasi • Chandra M. Hamzah Remunerasi dan
dan Nominasi; • Iqbal Latanro Nominasi
2. Penilaian Kinerja Komite Organ Pendukung • Armand B. Arief
Dewan Komisaris; dan • Sentot A. Sentausa
3. Rekomendasi Calon Pengurus Perseroan • Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
4. 13 Maret 2024 Susunan Keanggotaan Komite Organ • Chandra M. Hamzah Nominasi
Pendukung Dewan Komisaris • Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Sentot A. Sentausa
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 617
Page 187
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
5. 20 Maret 2024 Perubahan Struktur Organisasi Kantor Pusat PT • Chandra M. Hamzah Nominasi
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk • Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Sentot A. Sentausa
• Adi Sulistyowati sebagai
pengamat
• Bambang Widjanarko
sebagai pengamat
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
6. 03 April 2024 1. Update Proses Rekrutmen Anggota Komite • Chandra M. Hamzah Remunerasi dan
Audit; dan • Iqbal Latanro Nominasi
2. Update Progres Penyesuaian Ketentuan • Armand B. Arief
Penghasilan & Fasilitas Perjalanan Dinas • Sentot A. Sentausa
BOD, BOC, SEVP • Adi Sulistyowati sebagai
pengamat
• Bambang Widjanarko
sebagai pengamat
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
7. 05 April 2024 Penetapan Penghasilan Direksi dan Dewan • Chandra M. Hamzah Remunerasi
Komisaris Tahun 2024 • Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Sentot A. Sentausa
• Adi Sulistyowati sebagai
pengamat
• Bambang Widjanarko
sebagai pengamat
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
8. 29 Mei 2024 Pemberhentian Penugasan Staf Sekretariat • Chandra M. Hamzah Nominasi
Dewan Komisaris • Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Sentot A. Sentausa
• Adi Sulistyowati sebagai
pengamat
• Bambang Widjanarko
sebagai pengamat
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
9. 31 Juli 2024 Update Hasil Seleksi Administrasi Kandidat • Chandra M. Hamzah Nominasi
Komite Audit • Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Sentot A. Sentausa
• Adi Sulistyowati sebagai
pengamat
• Bambang Widjanarko
sebagai pengamat
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
618 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 188
Laporan
Tahunan 2024
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
10. 21 Agustus 2024 Hasil Wawancara Kandidat Komite Audit • Chandra M. Hamzah Nominasi
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Sentot A. Sentausa
• Adi Sulistyowati sebagai
pengamat
• Bambang Widjanarko
sebagai pengamat
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
11. 4 September 2024 1. Update Tahap Akhir Hasil Seleksi Kandidat • Chandra M. Hamzah Remunerasi dan
Komite Audit; • Iqbal Latanro Nominasi
2. Usulan Key Performance Indicators (KPI) • Armand B. Arief
Dewan Pengawas Syariah Tahun 2024; dan • Sentot A. Sentausa
3. Usulan Remunerasi Dewan Pengawas • Adi Sulistyowati sebagai
Syariah Tahun 2024 pengamat
• Bambang Widjanarko
sebagai pengamat
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
12. 16 Oktober 2024 Susunan Keanggotaan Komite Organ • Chandra M. Hamzah Nominasi
Pendukung Dewan Komisaris • Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Sentot A. Sentausa
• Adi Sulistyowati
• Bambang Widjanarko
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
13. 30 Oktober 2024 1. Penetapan KPI Direksi secara Kolegial Tahun • Chandra M. Hamzah Nominasi
2024; dan • Iqbal Latanro
2. Pengangkatan Staf Sekretariat Dewan • Armand B. Arief
Komisaris • Sentot A. Sentausa
• Adi Sulistyowati
• Bambang Widjanarko
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
14. 13 November 2024 1. KPI Direksi secara kolegial tahun 2025; • Chandra M. Hamzah Remunerasi dan
2. KPI Dewan Komisaris secara Kolegial tahun • Iqbal Latanro Nominasi
2025; • Armand B. Arief
3. Anggaran tantiem dalam RKAP tahun 2025; • Sentot A. Sentausa
4. Perpanjangan Kontrak Kerja SEVP • Adi Sulistyowati
Operations; dan • Bambang Widjanarko
5. Penilaian Organ Pendukung Dewan • Andin Hadiyanto
Komisaris • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 619
Page 189
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
15. 29 November 2024 Pembahasan Anggaran Tantiem Direksi dan • Chandra M. Hamzah Remunerasi
Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara • Iqbal Latanro
(Persero) Tbk dalam Rencana Kerja dan • Armand B. Arief
Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2025 • Sentot A. Sentausa
• Adi Sulistyowati
• Bambang Widjanarko
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
16. 11 Desember 2024 Pembahasan Usulan Nominated Talent BoD-1 • Chandra M. Hamzah Nominasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk • Armand B. Arief
• Sentot A. Sentausa
• Adi Sulistyowati
• Bambang Widjanarko
• Andin Hadiyanto
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
17. 18 Desember 2024 1. Pembahasan Lanjutan Usulan Nominated • Chandra M. Hamzah Remunerasi dan
Talent BoD-1 PT Bank Tabungan Negara • Iqbal Latanro Nominasi
(Persero) Tbk; • Armand B. Arief
2. Program Kerja Dewan Komisaris Tahun 2025; • Sentot A. Sentausa
3. Program Kerja Komite Remunerasi dan • Adi Sulistyowati
Nominasi Tahun 2025; • Bambang Widjanarko
4. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan • Andin Hadiyanto
Komisaris Tahun 2024; dan • Herry Trisaputra Zuna
5. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite • Himawan Arief Sugoto
Remunerasi dan Nominasi Tahun 2024. • Moch. Amin Nurdin
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Jumlah dan Persentase Kehadiran
No. Nama Jabatan
Jumlah
Jumlah Rapat Persentase
Kehadiran
1. Chandra M. Hamzah Ketua merangkap Anggota 17 17 100,00%
2. Iqbal Latanro Anggota 17 16 94,12%
3. Armand B. Arief Anggota 17 17 100,00%
4. Sentot A. Sentausa Anggota 17 17 100,00%
5. Adi Sulistyowati Anggota 6 6 100,00%
6. Bambang Widjanarko Anggota 6 6 100,00%
7. Andin Hadiyanto Anggota 17 17 100,00%
8. Herry Trisaputra Zuna Anggota 17 17 100,00%
9. Himawan Arief Sugoto Anggota 17 17 100,00%
10. Mohamad Yusuf Permana Anggota1 2 2 100,00%
11. Moch. Amin Nurdin Anggota 17 17 100,00%
12. Rahmayati Anggota 17 15 88,24%
¹) Berhenti masa jabatan pada tanggal 4 Maret 2024 sebagaimana pengukuhan pada RUPST tanggal 6 Maret 2024
620 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 190
Laporan
Tahunan 2024
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Remunerasi dan Nominasi Tahun 2024
No. Rencana Kerja Pelaksanaan
1. Monitoring dan Evaluasi Realisasi Anggaran Dewan Komisaris Terlaksana
Mereviu Laporan Rencana Bisnis Bank (RBB), Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan
2. Terlaksana
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan serta Penilaian Sendiri kepada Bank Terkait GCG
Rekomendasi dan Penilaian Calon Anggota Dewan Komisaris dan Direksi terkait dengan pelaksanaan
3. Terlaksana
RUPS Perseroan
4. Validasi atas Usulan Selected Talent BOD-1 BTN Terlaksana
5. Menyusun Laporan Pengawasan Dewan Komisaris terkait Sumber Daya Manusia Terlaksana
6. Menyelenggarakan Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi Terlaksana
Penetapan penghasilan, besaran tantiem, bonus serta insentif lainnya untuk Dewan Komisaris, Direksi
7. Terlaksana
dan Dewan Pengawas Syariah
Rekomendasi Usulan Calon Kepala Satuan Kerja Audit Internal, Corporate Secretary dan Organ
8. Terlaksana
Pendukung Dewan Komisaris
9. Evaluasi Kebijakan Internal terkait Sumber Daya Manusia Terlaksana
10. Penelaahan Key Performance Indicators Kolegial dan Individual Dewan Komisaris dan Direksi Terlaksana
11. Menyusun Program Kerja Dewan Komisaris Terlaksana
12. Menyusun Program Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi Terlaksana
13. Menyusun Laporan Realisasi Program Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi Terlaksana
Mengikuti program pengembangan kompetensi (pelatihan, seminar, lokakarya, sertifikasi, dll) serta
14. Terlaksana
melaksanakan tugas tambahan yang diberikan Ketua Komite dan/atau Dewan Komisaris
15. Melakukan komunikasi dengan Satuan Kerja Sumber Daya Manusia Terlaksana
Kebijakan Suksesi Direksi 5. Qualified Talent
Eligible Talent akan menjalani Assessment pada
Dalam membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris Assessment Center yang ditunjuk oleh Kementerian
terkait suksesi Direktur Utama dan jajaran Direksi lainnya BUMN yang selanjutnya menjadi Qualified Talent.
sebagaimana Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
Negara (Permen BUMN) No. 3 tahun 2023 perihal Organ Adapun sumber dari Selected Talent maupun
dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara, Nominated Talent dari BUMN merupakan BOD-1 dari
Komite Remunerasi dan Nominasi melaksanakan BUMN maupun Anak Usaha BUMN yang berkontribusi
mekanisme proses penyampaian nominated talent signifikan dan bernilai strategis atau BOD-1 dari BUMN
sebagai kandidat Direksi BUMN yaitu: maupun Anak Usaha BUMN yang diberlakukan sama
1. Selected Talent sesuai dengan BUMN sesuai dengan Undang-Undang.
Penetapan Selected Talent BoD-1 dilakukan melalui
Rapat Direksi di BUMN masing-masing. Dalam menyiapkan kandidat atau suksesor Direksi
2. Nominated Talent Perseroan, dilakukan berbagai pengembangan talenta
Reviu dan Penetapan Nominated Talent BoD-1 oleh Perseroan khususnya BOD-1, BOD-2 dan Women Talent
Dewan Komisaris BUMN masing-masing melalui serta Millennial Talent untuk meningkatkan Readiness
Komite Remunerasi dan Nominasi. Level serta dipersiapkan menjadi Nominated Talent di
3. Nominated Talent Cluster antaranya melalui program:
Nominated Talent akan divalidasi dan kalibrasi oleh 1. Expert Talk Session
Cluster Talent Committee (CTC) untuk menjadi 2. Project Assignment
Eligible Talent. 3. Cross mentoring
4. Eligible Talent 4. Roundtable Mentorship
Nominated Talent Cluster akan dilakukan background 5. SESPIBANK
checking oleh Kementerian BUMN melalui Deputi 6. Asesmen Orientation Day
Sumber Daya Manusia & Teknologi Informasi (SDMTI)
KBUMN yang selanjutnya menjadi Eligible Talent.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 621
Page 191
Tata Kelola
Perusahaan
Adapun dalam proses pencarian Talent BOD-1 dari 5. Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen
eksternal di tahun 2024 dimana nantinya juga akan Risiko Kementerian Badan Usaha Milik Negara nomor
disiapkan menjadi kandidat Direksi (BOD) Perseroan SK-3/DKU.MBU/05/2023 tentang Petunjuk Teknis
melalui mekanisme pengembangan dan usulan Komposisi dan Kualifikasi Organ Pengelola Risiko di
nominated talent, Perseroan menggunakan jasa Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
perusahaan pencari profesional/head hunter yaitu 6. Anggaran Dasar Perseroan.
PT Daya Dimensi Indonesia (DDI).
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau
Komite Pemantau Risiko Risiko
Komite Pemantau Risiko adalah Organ Pendukung yang Sejalan dengan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Pemantau Risiko, tugas dan tanggung jawab Komite
Komisaris yang bertugas membantu Dewan Komisaris Pemantau Risiko antara lain sebagai berikut:
dalam melakukan evaluasi terhadap kesesuaian antara 1. Melakukan evaluasi kesesuaian antara kebijakan
Kebijakan Manajemen Risiko dengan pelaksanaan manajemen risiko dan pelaksanaan kebijakan
kebijakan tersebut dan memantau serta mengevaluasi Perseroan;
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan 2. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
Satuan Kerja Manajemen Risiko. tugas komite manajemen risiko dan satuan kerja
manajemen risiko;
Tujuan pembentukan Komite adalah untuk membantu 3. Mengumpulkan dan mengevaluasi informasi,
dan mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung klarifikasi, dokumen, dan/atau laporan yang
jawab Dewan Komisaris dalam memastikan berkaitan dengan penerapan manajemen risiko;
terlaksananya pengawasan dan pemberian nasihat 4. Memantau kecukupan proses identifikasi,
kepada Direksi serta kepatuhan terhadap peraturan pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan
perundang-undangan dan peraturan intern Perseroan sistem informasi manajemen risiko;
yang berkaitan dengan: 5. Mendorong pemberdayaan fungsi manajemen
1. Terlaksananya fungsi pengawasan manajemen risiko Perseroan;
risiko yang kuat; 6. Melaporkan kepada Dewan Komisaris dalam hal
2. Terbangunnya budaya manajemen risiko sehingga kemungkinan terjadinya risiko Perseroan serta
dapat mengurangi kemungkinan terjadinya praktik- mengusulkan alternatif penyelesaian;
praktik perbankan yang tidak sehat; dan 7. Melakukan kegiatan pemantauan risiko di satuan
3. Teridentifikasinya hal-hal berkaitan dengan kerja yang erat kaitannya dengan pengambilan
manajemen risiko yang memerlukan perhatian keputusan berbasis risiko dan bekerja sama dengan
Dewan Komisaris. satuan kerja manajemen risiko;
8. Melakukan reviu, evaluasi, dan/atau memberikan
Dasar Pembentukan Komite Pemantau Risiko rekomendasi atas hal-hal yang memerlukan
persetujuan, konsultasi, maupun pengambilan
Perseroan membentuk Komite Pemantau Risiko keputusan oleh Dewan Komisaris sesuai dengan
berdasarkan peraturan-peraturan sebagai berikut: Anggaran Dasar, Pedoman Pola Hubungan Kerja
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 17 Tahun Dewan Komisaris dan Direksi, serta ketentuan
2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan regulator;
Tata Kelola Bagi Bank Umum. 9. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris
2. Surat Edaran OJK nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal sesuai dengan bidang tugas manajemen risiko.
17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi 10. Pelaksanaan evaluasi dan pemantauan tersebut
Bank Umum. di atas termasuk pada fungsi manajemen risiko
3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor syariah di UUS.
PER-2/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang 11. Hasil pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi sebagaimana dimaksud di atas digunakan untuk
Signifikan Badan Usaha Milik Negara. memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
4. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor
PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik
Negara.
622 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 192
Laporan
Tahunan 2024
Piagam Komite Pemantau Risiko
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko disusun berdasarkan peraturan dan perundang-undangan
yang berlaku dan senantiasa ditinjau secara berkala yang mana pada terakhir kali telah diperbarui berdasarkan
Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor 21/KOM/BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 tentang Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dengan isi muatan sebagai berikut:
Pasal 1 Definisi
Bab I Ketentuan Umum
Pasal 2 Tujuan
Pasal 3 Tugas dan Tanggung Jawab
Bab II Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang
Pasal 4 Wewenang
Pasal 5 Komposisi dan Struktur
Bab III Struktur dan Keanggotaan Pasal 6 Persyaratan Keanggotaan
Pasal 7 Masa Jabatan
Pasal 8 Mekanisme Kerja
Bab IV Mekanisme dan Hubungan Kerja Pasal 9 Hubungan Kerja
Pasal 10 Tenaga Penunjang
Pasal 11 Rencana Kerja dan Penganggaran
Pasal 12 Rapat Komite
Bab V Perencanaan dan Pelaksanaan Kerja
Pasal 13 Laporan
Pasal 14 Evaluasi
Pasal 15 Pengembangan Kompetensi
Bab VI Pengembangan Kompetensi dan Penghasilan
Pasal 16 Penghasilan
Bab VII Lain-Lain Pasal 17 Penutup
Wewenang Komite Pemantau Risiko
Dalam menjalankan fungsinya, Komite Pemantau Risiko memiliki kewenangan untuk:
1. Melakukan kegiatan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko.
2. Melakukan komunikasi dengan Direksi dan/atau Pejabat Eksekutif serta pihak internal Perseroan untuk memperoleh
informasi, klarifikasi, serta meminta dokumen dan/atau laporan yang diperlukan.
3. Mendapatkan masukan dan/atau saran dari pihak luar Perseroan yang berkaitan dengan tugas dan tanggung
jawab Komite.
Masa Tugas Komite Pemantau Risiko
1. Masa jabatan anggota Komite yang merupakan anggota Dewan Komisaris berhenti dengan sendirinya apabila
masa jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris berakhir;
2. Masa jabatan anggota Komite yang bukan merupakan anggota Dewan Komisaris paling lama adalah 3 (tiga)
tahun dan dapat diperpanjang 1 (satu) kali selama 2 (dua) tahun masa jabatan, dengan tidak mengurangi hak
Dewan Komisaris untuk memberhentikan anggota Komite yang bersangkutan sewaktu-waktu;
3. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris yang menjabat sebagai ketua Komite berhenti sebagai anggota
Dewan Komisaris, ketua Komite wajib diganti oleh anggota Dewan Komisaris lainnya dalam waktu paling lambat
30 (tiga puluh) hari.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 623
Page 193
Tata Kelola
Perusahaan
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Pemantau Risiko
Tabel Struktur, Keanggotaan, dan Keahlian Komite Pemantau Risiko
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Keputusan Dewan
Ketua Perbankan,
Armand B. Komisaris RUPST Tahun Komisaris nomor
merangkap Manajemen Risiko, Kedua 6 Maret 2024
Arief Independen 2029 04/KOM/BTN/2024
anggota Manajemen Bisnis
tanggal 17 Maret 2024
Ekonomi Makro, Keputusan Dewan
Herry
Manajemen, RUPST Tahun Komisaris Nomor
Trisaputra Anggota Komisaris Pertama 17 Maret 2022
Pekerjaan Umum 2027 04/KOM/BTN/2022
Zuna
dan Perumahan tanggal 17 Maret 2022
Manajemen dan
Keputusan Dewan
Bisnis, Manajemen
Himawan RUPST Tahun Komisaris Nomor
Anggota Komisaris Risiko, Keuangan, Pertama 17 Maret 2022
Arief Sugoto 2027 04/KOM/BTN/2022
Agraria dan Tata
tanggal 17 Maret 2022
Ruang
Perbankan, Keputusan Dewan
Adi Komisaris Manajemen Risiko, RUPST Tahun Komisaris nomor
Anggota¹ Pertama 13 Maret 2024
Sulistyowati Independen² dan Manajemen 2029 07/KOM/BTN/2024
Bisnis tanggal 13 Maret 2024
Perbankan, Keputusan Dewan
Kepatuhan, Komisaris nomor
Andin 16 Oktober RUPST Tahun
Anggota³ Komisaris Manajemen Pertama 10/KOM/BTN2024
Hadiyanto 2024 2029
Risiko dan Bisnis tanggal 16 Oktober
Administrasi 2024
Manajemen Keputusan Direksi
Ignace Pihak Risiko, Perbankan, 7 November 6 November Nomor 1064/DIR/2024
Anggota Kedua
Widiatmoko Independen Keuangan, 2024 2026 tanggal 19 November
Perbankan Syariah 2024
Perbankan, Keputusan Direksi
Pamuji 29
Pihak Manajemen 30 November Nomor 1063/DIR/2024
Gesang Anggota Kedua November
Independen Risiko, Keuangan, 2024 tanggal 19 November
Raharjo 2026
Perbankan Syariah 2024
¹) Diangkat sebagai anggota Komite Pemantau Risiko pada tanggal 13 Maret 2024
²) Efektif berdasarkan Keputusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK tanggal 7 Oktober 2024
³) Diangkat sebagai anggota Komite Pemantau Risiko pada tanggal 16 Oktober 2024
624 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 194
Laporan
Tahunan 2024
Profil Komite Pemantau Risiko
Profil dapat dilihat pada bagian
Himawan Arief Profil Dewan Komisaris.
Profil Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2024 Sugoto
Periode menjabat beliau sebagai
adalah sebagai berikut. Anggota Komite
Anggota Komite Pemantau Risiko pada
Pemantau
Risiko/Komisaris tanggal 2 Maret 2022 s.d. RUPST Tahun
2027 (Periode Pertama)
Profil dapat dilihat pada bagian
Armand B. Profil Dewan Komisaris.
Arief Periode menjabat beliau sebagai Ketua Profil dapat dilihat pada bagian
Adi Sulistyowati Profil Dewan Komisaris.
Ketua Komite merangkap anggota Komite Pemantau
Pemantau Risiko pada tanggal 27 November 2019 Anggota Komite
Periode menjabat beliau sebagai
Risiko/ Komisaris s.d. RUPST Tahun 2024 (Periode Pertama) Pemantau
Anggota Komite Pemantau Risiko pada
Independen Risiko/ Komisaris
dan 6 Maret 2024 s.d. RUPST Tahun 2029 tanggal 6 Maret 2024 s.d. RUPST Tahun
Independen
(Periode Kedua) 2029 (Periode Pertama)
Herry Profil dapat dilihat pada bagian Profil dapat dilihat pada bagian
Trisaputra Profil Dewan Komisaris. Andin Hadiyanto Profil Dewan Komisaris.
Zuna Periode menjabat beliau sebagai Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai
Anggota Komite Anggota Komite Pemantau Risiko pada Pemantau Anggota Komite Pemantau Risiko pada
Pemantau tanggal 2 Maret 2022 s.d. RUPST Tahun Risiko/Komisaris tanggal 16 Oktober 2024 s.d. RUPST Tahun
Risiko/Komisaris 2027 (Periode Pertama) 2029 (Periode Pertama)
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Ekonomi Perusahaan Universitas Diponegoro Semarang (1984)
• Master of Business Administration di Rutgers The State University (1995)
Sertifikasi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan sesuai KKNI Jenjang 7 (2024)
• Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari IKAI (2019)
Pengalaman Kerja
• Vice President of Risk Management of Bank Mandiri (2007—2015).
• Commissioner of PT Resik Guna Maju (2015—2018).
• Managing Director PT Gedung Bank Exim (2015—2018).
• Risk Monitoring Committee and Audit Committee of Rabobank International
Indonesia (2018—2020).
• Risk Monitoring Committee of Industrial Commercial of Bank of China Indonesia
(2018—2021).
• Risk Monitoring Committee and Audit Committee of Bank Victoria International Tbk
(2021).
Ignace Widiatmoko
Anggota Komite Pemantau Risiko/ Dasar Hukum Pengangkatan
Pihak Independen
• Periode Pertama: Keputusan Direksi Nomor 1002/DIR/2021 tanggal 8 November
Warga Negara Indonesia, 2021 tentang Pengangkatan Sdr. Ignace Widiatmoko sebagai Anggota Komite
Probolinggo, 07 Juli 1960 Pemantau Risiko
berusia 64 tahun per Desember 2024, • Periode Kedua: Keputusan Direksi Nomor 1064/DIR/2024 tanggal 19 November
berdomisili di Kota Tangerang Selatan 2024 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Anggota Komite Pemantau Risiko
Banten. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Periode dan Masa Jabatan
• Periode Pertama dengan Masa Jabatan 07 November 2021 s.d. 06 November 2024
• Periode Kedua dengan Masa Jabatan 07 November 2024 s.d. 06 November 2026
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 625
Page 195
Tata Kelola
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Ekonomi Universitas Dr. Moestopo (1996)
• Magister Manajemen Risiko Universitas Indonesia (2003)
• Doktor Bidang Bisnis dan Manajemen (Keuangan) Institut Pertanian Bogor (2014)
Sertifikasi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan sesuai KKNI Jenjang 7 (2024)
• Certified of Financial Consultant (CFC) Institute of Financial Consultant dari IFC
(2013)
• Certified of Investment Market and Banking Analyst (CIMBA) Investment Market
and Banking Analyst Association (2014)
Pengalaman Kerja
• General Manager of Risk Management Perum Pegadaian (2010—2011)
• Direktur pada Risk Management Center Indonesia (2009—2011)
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(2007—2010 dan 2011—2016)
• Anggota Komite Audit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2016—2021)
Pamuji Gesang Raharjo
Anggota Komite Pemantau Risiko/ Dasar Hukum Pengangkatan
Pihak Independen
• Keputusan Direksi nomor 1067/DIR/2021 tanggal 1 Desember 2021 tentang
Warga Negara Indonesia, Pengangkatan Sdr. Pamuji Gesang Raharjo sebagai Anggota Komite Pemantau
Jakarta, 10 April 1968 Risiko
berusia 56 tahun per Desember 2024, • Keputusan Direksi nomor 1063/DIR/2024 tanggal 19 November 2024
berdomisili di Kota Jakarta Pusat tentang Perpanjangan Masa Jabatan Anggota Komite Pemantau Risiko
DKI Jakarta. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Periode dan Masa Jabatan
• Periode Pertama dengan Masa Jabatan 30 November 2021 s.d. 29 November 2024
• Periode Kedua dengan Masa Jabatan 30 November 2024 s.d. 29 November 2026
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Independensi Komite Pemantau Risiko
Tabel Independensi Komite Pemantau Risiko
Herry Himawan Pamuji
Armand B. Adi Andin Ignace
Aspek Independensi Trisaputra Arief Gesang
Arief Sulistyowati Hadiyanto Widiatmoko
Zuna Sugoto Raharjo
Tidak memiliki hubungan
keuangan dengan Dewan
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan
kepengurusan di
perusahaan, anak
perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan
kepemilikan saham di
perusahaan
Tidak memiliki hubungan
keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi, dan/atau
sesama anggota Komite
Pemantau Risiko
Tidak menjabat sebagai
pengurus partai politik,
pejabat dan pemerintah
626 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 196
Laporan
Tahunan 2024
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Pemantau Risiko Pada Tahun 2024
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Armand B. Ketua merangkap Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Arief Anggota Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Herry
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Trisaputra Anggota
Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Zuna
Himawan Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Anggota
Arief Sugoto Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Adi Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Anggota
Sulistyowati Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Andin Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Anggota
Hadiyanto Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Ignace 27 Januari 2024 di
Anggota Executive Risk Management Program Jenjang 6 LPPI
Widiatmoko Bogor
21 Maret 2024
Webinar OJK “Strategi Mengakselerasi Pangsa
melalui Virtual OJK Institute
Pasar Keuangan Syariah
Classroom
23 Februari 2024
Seminar “Menangkap Peluang di Tengah Per melalui Virtual LPPI
Classroom
26 April 2024
Virtual Seminar “Paylater : Solusi Keuangan” melalui Virtual LPPI
Classroom
26 April 2024
Ideas Talk “Tantangan Pasar Modal & Keuangan” melalui Virtual OJK Institute
Classroom
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko KKNI 14 Mei 2024 di PT Garda Multi
Jenjang 7 Jakarta Talenta
16 Mei 2024
How to Prevent Greenwashing in Sustainable
melalui Virtual OJK Institute
Finance
Classroom
22 Mei 2024
Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Berakhirnya
melalui Virtual OJK Institute
Kebijakan Restrukturisasi Kredit
Classroom
11 Juni 2024
Building Trust for Insurance Industry Via Empathy
melalui Virtual OJK Institute
in Claims Management
Classroom
20 Juni 2024
Navigating The Half-Year: Roadmap to Success melalui Virtual OJK Institute
Classroom
4 Maret 2024 di
Sertifikasi Manajemen Risiko KKNI Jenjang 6 LSPP
Jakarta
3 Juni 2024 di
Sertifikasi Manajemen Risiko KKNI Jenjang 7 LSPP
Jakarta
How to Mitigate Transition and Physical Risks in 4 Juli 2024 melalui
OJK Institute
the Financial Sector Virtual Classroom
Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan 11 Juli 2024 melalui
OJK Institute
Praktik Akuntansi Virtual Classroom
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 627
Page 197
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
26 Juni 2024
POJK 5/2024: Mengukuhkan Fondasi Perbankan
melalui Virtual LPPI
di Tengah Volatilitas Global
Classroom
1 Agustus 2024
Peran Strategis Komite Audit dalam Mewujudkan
melalui Virtual IKAI
Ranah Siber yang aman
Classroom
Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: 22 Agustus 2024
Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan melalui Virtual OJK Institute
Keberlanjutan Bisnis Classroom
Asian Confederation of Institutes of Internal 28 Agustus 2024
Auditors (ACIIA) Regional Conference: Purposeful s.d. 29 Agustus IIA Indonesia
Impact 2024 di Bali
12 September 2024
The Future of Data Analytics in the Financial
melalui Virtual OJK Institute
Industry: Trends and Innovations
Classroom
Boardroom Bound : Accelerating Growth to 25 Oktober 2024 di
LPPI
Embrace The Future BTN Batam
5 Desember 2024
Risk Beyond 2024 on Enterprise Risk
s.d. 6 Desember ERMA
Management
2024 di Bali
27 Januari 2024 di
Anggota Executive Risk Management Program Jenjang 5 LPPI
Pamuji Bogor
Gesang
Raharjo Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko KKNI 6 Mei 2024 di
LPPI
Jenjang 6 Jakarta
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko KKNI 14 Mei 2024 di PT Garda Multi
Jenjang 7 Jakarta Talenta
14 Maret 2024 di
Sertifikasi Manajemen Risiko KKNI Jenjang 5 LSPP
Jakarta
13 Mei 2024 di
Sertifikasi Manajemen Risiko KKNI Jenjang 6 LSPP
Jakarta
3 Juni 2024 di
Sertifikasi Manajemen Risiko KKNI Jenjang 7 LSPP
Jakarta
22 Februari 2024
Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2024 melalui Virtual OJK Institute
Classroom
29 Februari 2024
Strategi Mencegah Serangan Siber melalui Virtual OJK Institute
Classroom
13 Maret 2024
ESG Integration in Risk Management: A Practical RISKHub
melalui Virtual
Approach International
Classroom
Strategi Pengembangan Sistem Jasa Keuangan 13 Maret 2024
(SJK) Melalui Penguatan Perbankan Syariah dan melalui Virtual OJK Institute
Market Conduct Classroom
14 Maret 2024
Peluang dan Tantangan Aset Digital di Indonesia melalui Virtual OJK Institute
Classroom
Indonesia Risk
Penguatan Integritas dan Kompetensi Profesi
15 Maret 2024 Management
Manajemen Risiko untuk Mencapai Keselarasan
melalui Virtual Professional
dan Komitmen Bersama Dalam Peningkatan
Classroom Association
Kualitas Pencegahan Risiko
(IRMAPA)
628 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 198
Laporan
Tahunan 2024
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Ruang Seminar
16 Maret 2024 – PT Sarijan
Financial Modelling untuk Merger & Akuisisi melalui Virtual International Digital
Classroom School & Training
Indonesia
21 Maret 2024
Strategi Mengakselerasi Pangsa Pasar
melalui Virtual OJK Institute
Keuangan Syariah
Classroom
22 Maret 2024 PT Bursa Komoditi
Islamic Finance & Banking Industry Exploration:
melalui Virtual & Derivative
Emerging Opportunities in Modern Economic
Classroom Indonesia (ICDX)
Peran Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan 28 Maret 2024
(TKBI) Dalam Mendorong Transisi Energi Menuju melalui Virtual OJK Institute
Net Zero Emission Indonesia Classroom
Prospek Pengembangan Sistem Jasa Keuangan 23 April 2024
(SJK) Melalui Open Finance dan NIM BOPO melalui Virtual OJK Institute
Perbankan Classroom
Simulasi Pengisian Kertas Kerja Stress-Test dan 21 Mei 2024 melalui PROXSIS Consulting
Penentuan Langkah-langkah Contingency Plan Virtual Classroom GRC Indonesia
22 Mei 2024
Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Berakhirnya
melalui Virtual OJK Institute
Kebijakan Restrukturisasi Kredit
Classroom
30 Mei 2024
Peluang dan Tantangan Pelindungan Data
melalui Virtual OJK Institute
Pribadi Dalam Transaksi di Era Digital
Classroom
1 Agustus 2024
Peran Strategis Komite Audit dalam Mewujudkan
melalui Virtual IKAI
Ranah Siber yang aman
Classroom
5 September 2024
Mediatama Sinergi
Expansive Leadership Program s.d. 6 September
Emas
2024 di Bali
Boardroom Bound : Accelerating Growth to 25 Oktober 2024 di
LPPI
Embrace The Future BTN Batam
5 Desember 2024
Risk Beyond 2024 on Enterprise Risk
s.d. 6 Desember ERMA
Management
2024 di Bali
Rapat Komite Pemantau Risiko
Rapat Komite Pemantau Risiko diselenggarakan sesuai komite yang ditunjuk oleh anggota komite yang hadir.
dengan kebutuhan Perseroan, paling sedikit 1 (satu) kali Keputusan rapat Komite dilakukan berdasarkan
dalam 1 (satu) bulan. Rapat Komite Pemantau Risiko musyawarah dan mufakat. Dalam hal tidak terjadi
diselenggarakan jika dihadiri oleh mayoritas anggota musyawarah mufakat, pengambilan keputusan
komite. dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
Dalam hal anggota Komite Pemantau Risiko tidak dapat Hasil rapat Komite dituangkan dalam risalah rapat yang
menghadiri rapat secara fisik, maka dapat menghadiri ditandatangani oleh seluruh anggota Komite yang
rapat dengan menggunakan surat kuasa, teknologi hadir, didokumentasikan dengan baik dan disampaikan
telekonferensi, dan cara-cara lain yang diperbolehkan kepada Dewan Komisaris. Hasil rapat mencakup waktu
sesuai tata cara dan ketentuan perundangan yang dan tempat rapat, agenda rapat peserta yang hadir,
berlaku. topik yang dibahas, perbedaan pendapat (bila ada)
dan keputusan rapat. Perbedaan pendapat yang terjadi
Rapat dipimpin oleh ketua Komite atau dalam hal ketua dalam rapat Komite wajib dicantumkan secara jelas
Komite berhalangan hadir, rapat dipimpin oleh anggota dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 629
Page 199
Tata Kelola
Perusahaan
Komite Pemantau Risiko dapat mengadakan rapat atau pertemuan khusus bila diperlukan. Rapat komite dapat
mengundang manajemen atau pihak lain sebagai narasumber. Rapat diselenggarakan berdasarkan undangan dan
agenda yang sudah disepakati sebelum rapat dilakukan dan hasil-hasil rapat harus tercatat dalam risalah, dokumen
yang aslinya disimpan oleh Komite serta salinannya disampaikan kepada Sekretaris Dewan Komisaris dan apabila
diperlukan dapat dibagikan kepada undangan yang tidak hadir dalam rapat tersebut.
AGENDA RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
Selama tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan 61 (enam puluh satu) rapat sehingga telah
memenuhi persyaratan penyelenggaraan rapat paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. Agenda rapat
mencakup pelaksanaan tugas dan tanggung jawab komite sebagai berikut:
Tabel Agenda Rapat Komite Pemantau Risiko
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
1. 08 Januari 2024 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite • Armand B. Arief
Kredit Periode November 2023 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
2. 10 Januari 2024 Rekomendasi atas Penginian Kebijakan Umum tentang • Armand B. Arief
Teknologi Informasi, Manajemen Data, dan Digital • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
3. 17 Januari 2024 Penyusunan Laporan Realisasi Kinerja Komite Pemantau • Armand B. Arief
Risiko Periode Triwulan IV Tahun 2023 dan Periode Tahun 2023 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
4. 18 Januari 2024 Penyusunan Penilaian Sendiri (Self Assessment) Penerapan • Armand B. Arief
Tata Kelola Bank Periode Januari s.d. Desember 2023 - Bagian • Herry Trisaputra Zuna
Komite Pemantau Risiko • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
5. 22 Januari 2024 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite • Armand B. Arief
Kredit Periode Desember 2023 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
6. 30 Januari 2024 Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan s.d. Triwulan IV • Armand B. Arief
atau Semester II Tahun 2023 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
7. 12 Februari 2024 Analisis Efisiensi Rasio Beban Operasional terhadap • Armand B. Arief
Pendapatan Operasional (BOPO) Tahun 2023 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
8. 19 Februari 2024 Rekomendasi atas Persetujuan Perubahan Logo • Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
9. 21 Februari 2024 Penelaahan terhadap Profil Risiko, Kewajiban Penyediaan • Armand B. Arief
Modal Minimum (KPMM), dan Tingkat Kesehatan Bank (TKB) • Herry Trisaputra Zuna
Posisi Desember 2023 • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
630 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 200
Laporan
Tahunan 2024
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
10. 26 Februari 2024 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite • Armand B. Arief
Kredit Periode Januari 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
11. 27 Februari 2024 Rekomendasi atas Penginian Kebijakan Umum tentang • Armand B. Arief
Operasional dan Fungsi Pendukung dan Tanggapan atas • Herry Trisaputra Zuna
Kebijakan Umum tentang Environmental, Social, and • Himawan Arief Sugoto
Governance (ESG) • Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
12. 06 Maret 2024 Penelaahan atas Laporan Self Assessment Pelaksanaan Tata • Armand B. Arief
Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) Unit Usaha • Herry Trisaputra Zuna
Syariah Tahun 2023 • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
13. 29 April 2024 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite • Armand B. Arief
Kredit Periode Maret 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
14. 06 Mei 2024 Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan s.d. Triwulan I • Armand B. Arief
Tahun 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
15. 20 Mei 2024 Penelaahan terhadap Profil Risiko Posisi Maret 2024 • Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
16. 27 Mei 2024 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite • Armand B. Arief
Kredit Periode April 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
17. 29 Mei 2024 Penyusunan Laporan Realisasi Kinerja Komite Pemantau • Armand B. Arief
Risiko Periode Triwulan I Tahun 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
18. 11 Juni 2024 Rekomendasi atas Somasi terhadap Dugaan Pelanggaran • Armand B. Arief
Peraturan Perbankan dan Peraturan Lainnya • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
19. 12 Juni 2024 Rekomendasi atas Laporan Restrukturisasi Pembiayaan • Armand B. Arief
Syariah • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
20. 18 Juni 2024 Penelaahan terhadap Rasio Efisiensi (Rasio BOPO dan CIR) • Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 631
Page 201
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
21. 19 Juni 2024 Pemantauan Risk Appetite dan Risk Tolerance s.d. Bulan • Armand B. Arief
Mei 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
22. 25 Juni 2024 Rekomendasi atas Usulan Perubahan Rencana Bisnis Bank • Armand B. Arief
(RBB) Tahun 2024—2026 dan Perubahan Rencana Kerja & • Herry Trisaputra Zuna
Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2024 • Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
23. 26 Juni 2024 Penelaahan terhadap Transaksi Afiliasi • Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
24. 04 Juli 2024 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite • Armand B. Arief
Kredit Periode Mei 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
25. 08 Juli 2024 Rekomendasi atas Usulan Kriteria Pengadaan Barang dan/ • Armand B. Arief
atau Jasa Jangka Panjang • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
26. 12 Juli 2024 Rekomendasi atas Laporan Restrukturisasi Pembiayaan • Armand B. Arief
Syariah • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
27. 15 Juli 2024 Rekomendasi atas Penyampaian Informasi terkait • Armand B. Arief
Pemberitaan Dugaan Serangan Siber • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
28. 17 Juli 2024 Kajian atas Permohonan Prinsip Pemberian Kredit atau • Armand B. Arief
Pembiayaan kepada Pejabat Eksekutif • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
29. 22 Juli 2024 Rekomendasi atas Penginian Kebijakan Khusus tentang • Armand B. Arief
Prosedur Kerja Sama Dengan Mitra • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
30. 24 Juli 2024 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite • Armand B. Arief
Kredit Periode Juni 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
632 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 202
Laporan
Tahunan 2024
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
31. 25 Juli 2024 Penyusunan Laporan Realisasi Kinerja Komite Pemantau • Armand B. Arief
Risiko Periode Triwulan II Tahun 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
32. 30 Juli 2024 Pembahasan Portofolio dan Strategi Pencapaian Target • Armand B. Arief
Produk Tabungan Retail • Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
33. 05 Agustus 2024 Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan s.d. Triwulan I atau • Armand B. Arief
Semester I Tahun 2024 dan Kajian atas Permohonan Prinsip • Herry Trisaputra Zuna
Pemberian Kredit atau Pembiayaan kepada Pejabat Eksekutif • Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
34. 07 Agustus 2024 Penelaahan terhadap Profil Risiko, Kewajiban Penyediaan • Armand B. Arief
Modal Minimum (KPMM), dan Tingkat Kesehatan Bank (TKB) • Himawan Arief Sugoto
Posisi Juni 2024 • Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
35. 19 Agustus 2024 Rekomendasi terhadap Laporan Rapat Tinjauan Manajemen • Armand B. Arief
ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
36. 21 Agustus 2024 Kajian atas Permohonan Prinsip Pemberian Kredit atau • Armand B. Arief
Pembiayaan kepada Pejabat Eksekutif • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
37. 26 Agustus 2024 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite • Armand B. Arief
Kredit Periode Juli 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
38. 02 September Penelaahan terhadap Usulan Penyesuaian Threshold pada • Armand B. Arief
2024 Risk Appetite dan Risk Tolerance Tahun 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
39. 09 September Rekomendasi atas Penyusunan Laporan Risiko Utama • Armand B. Arief
2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
40. 23 September Rekomendasi atas Rancangan Rencana Jangka Panjang • Armand B. Arief
2024 Perusahaan (RJPP) Tahun 2025—2029 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
41. 01 Oktober 2024 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite • Armand B. Arief
Kredit Periode Agustus 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 633
Page 203
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
42. 02 Oktober 2024 Progres Penilaian ESG Rating dan Risk Maturity Index • Armand B. Arief
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati sebagai pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
43. 07 Oktober 2024 Penyusunan Laporan Realisasi Kinerja Komite Pemantau • Armand B. Arief
Risiko Periode Triwulan III Tahun 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
44. 15 Oktober 2024 Kajian atas Permohonan Prinsip Pemberian Kredit atau • Armand B. Arief
Pembiayaan kepada Pejabat Eksekutif • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
45. 16 Oktober 2024 Pemantauan Risk Appetite dan Risk Tolerance s.d. Bulan • Armand B. Arief
September 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
46. 18 Oktober 2024 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite • Armand B. Arief
Kredit Periode Agustus dan September 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
47. 21 Oktober 2024 Rekomendasi atas Dukungan Pendirian Anak Perusahaan • Armand B. Arief
dalam Rangka Rencana Pemisahan (Spin Off) Unit Usaha • Herry Trisaputra Zuna
Syariah • Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
48. 23 Oktober 2024 Kajian atas Permohonan Prinsip Pemberian Kredit atau • Armand B. Arief
Pembiayaan kepada Pejabat Eksekutif • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
49. 28 Oktober 2024 Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan s.d. Triwulan III • Armand B. Arief
Tahun 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
50. 18 November 2024 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite • Armand B. Arief
Kredit Periode Oktober 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
634 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 204
Laporan
Tahunan 2024
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
51. 22 November 2024 Pembahasan Laporan Profil Risiko s.d. Triwulan III Tahun 2024 • Armand B. Arief
dan Laporan Penerapan Strategi Anti-Fraud s.d. Triwulan III • Herry Trisaputra Zuna
Tahun 2024 • Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
52. 25 November 2024 Penelaahan terhadap Penginian Rencana Aksi Pemulihan, • Armand B. Arief
Pemutakhiran Rencana Resolusi, dan Rencana Aksi Keuangan • Herry Trisaputra Zuna
Berkelanjutan • Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
53. 26 November 2024 Rekomendasi atas: • Armand B. Arief
• Penginian Kebijakan Umum tentang Pengelolaan • Herry Trisaputra Zuna
Perusahaan Anak dan Unit Usaha Syariah • Himawan Arief Sugoto
• Penginian Kebijakan Umum tentang Hukum; Kepatuhan; • Adi Sulistyowati
APU, PPT, dan PPPSPM; serta Tata Kelola Perusahaan • Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
54. 28 November 2024 Kajian atas Permohonan Prinsip Pemberian Kredit atau • Armand B. Arief
Pembiayaan kepada Pejabat Eksekutif • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
55. 04 Desember 2024 • Rekomendasi atas Konsep Pedoman Etika Bisnis dan • Armand B. Arief
Perilaku • Herry Trisaputra Zuna
• Pembaruan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite • Himawan Arief Sugoto
Pemantau Risiko • Adi Sulistyowati
• Penyusunan Program Kerja Komite Pemantau Risiko Tahun • Andin Hadiyanto
2025 • Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
56. 09 Desember 2024 Rekomendasi atas Penginian Kebijakan Umum tentang • Armand B. Arief
Treasury, Funding, dan Product Delivery dan Rekomendasi • Herry Trisaputra Zuna
atas Penyesuaian Threshold Risk Appetite dan Risk Tolerance • Himawan Arief Sugoto
Tahun 2024 • Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
57. 11 Desember 2024 Pembahasan Strategi Direktorat Operations & Customer • Armand B. Arief
Experience • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
58. 13 Desember 2024 Rekomendasi terhadap Laporan Rapat Tinjauan Manajemen • Armand B. Arief
ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
59. 16 Desember 2024 Rekomendasi atas: • Armand B. Arief
• Penginian Kebijakan Umum tentang Manajemen Risiko • Herry Trisaputra Zuna
• Penginian Kebijakan Umum tentang Perkreditan atau • Himawan Arief Sugoto
Pembiayaan Bank • Adi Sulistyowati
• Penginian Kebijakan Umum tentang Operasional dan • Andin Hadiyanto
Fungsi Pendukung • Ignace Widiatmoko
• Penginian Kebijakan Umum tentang Teknologi Informasi, • Pamuji Gesang Raharjo
Manajemen Data dan Digital
• Penginian Kebijakan Khusus tentang Prosedur Penerapan
Program APU, PPT, dan PPPSPM.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 635
Page 205
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
60. 18 Desember 2024 Kajian atas Permohonan Prinsip Pemberian Kredit atau • Armand B. Arief
Pembiayaan kepada Pejabat Eksekutif • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
61. 20 Desember 2024 Kajian atas Permohonan Prinsip Pemberian Kredit atau • Armand B. Arief
Pembiayaan kepada Pejabat Eksekutif • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Pemantau Risiko
Rapat Komite Pemantau Risiko
Nama Jabatan
Jumlah
Jumlah Rapat Persentase
Kehadiran
Armand B. Arief Ketua merangkap Anggota 61 61 100,00%
Herry Trisaputra Zuna Anggota 61 58 95,08%
Himawan Arief Sugoto Anggota 61 60 98,36%
Adi Sulistyowati* Anggota 19 19 100,00%
Andin Hadiyanto** Anggota 17 14 82,35%
Ignace Widiatmoko Anggota 61 61 100,00%
Pamuji Gesang Raharjo Anggota 61 61 100,00%
* Diangkat sebagai anggota Komite Pemantau Risiko pada tanggal 13 Maret 2024
** Diangkat sebagai anggota Komite Pemantau Risiko pada tanggal 16 Oktober 2024
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Risiko Tahun 2024
Dalam tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah merealisasikan program kerja yang telah disusun pada tahun
sebelumnya. Seluruh program kerja telah dilaksanakan dengan perincian atas program kerja dan realisasi
pelaksanaan disampaikan sebagai berikut:
No. Rencana Kerja Pelaksanaan
1. REGULER
a. Penelaahan Laporan Profil Risiko Terlaksana
b. Penelaahan Laporan Tingkat Kesehatan Bank Terlaksana
c. Penyampaian reviu dan masukan terkait Risk Appetite dan Risk Tolerance Terlaksana
d. Penelaahan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP) Terlaksana
636 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 206
Laporan
Tahunan 2024
No. Rencana Kerja Pelaksanaan
e. Penelaahan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Terlaksana
f. Penelaahan Penginian Recovery Plan Terlaksana
g. Penelaahan Penyusunan Resolution Plan Tahun Terlaksana
h. Pengkajian ulang terhadap Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko (PKMR) Terlaksana
i. Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan Terlaksana
j. Penyampaian Laporan Penilaian Sendiri Penerapan Tata Kelola Bank Terlaksana
k. Penyusunan Laporan Komite Pemantau Risiko Terlaksana
l. Penyusunan Program Kerja Komite Pemantau Risiko Terlaksana
2. NONREGULER
a. Inisiasi Strategis dan Regulasi Baru
Kebijakan Umum Environmental, Social, and Governance (ESG) Terlaksana
b. Rekomendasi Kebijakan Umum dan Khusus:
Penginian terhadap Kebijakan Umum, Kebijakan Khusus, dan/atau Petunjuk Teknis yang perlu
Terlaksana
mendapatkan perhatian dan/atau persetujuan Dewan Komisaris
3. PENGAWASAN PELAKSANAAN REKOMENDASI KOMITE
Melakukan komunikasi dengan SKMR Terlaksana
4. PEMBAHASAN TOP RISK PADA RISK TAKING UNIT
Meminta dan mengevaluasi data/informasi/klarifikasi dari SKMR dan Satuan Kerja terkait Terlaksana
5. TUGAS KHUSUS DAN LAIN-LAIN
a. Rapat Komite Pemantau Risiko (sekurang-kurangnya 1 kali dalam 1 bulan) Terlaksana
b. Tugas lain dari Ketua Komite/Dewan Komisaris/Anggota Dewan Komisaris Terlaksana
Organ dan Komite di Bawah Direksi
Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan sebagai organ pendukung Direksi dalam implementasi tata kelola perusahaan yang baik,
memiliki peran penting dalam memastikan bahwa Perseroan mematuhi peraturan terkait persyaratan keterbukaan
sejalan dengan penerapan prinsip-prinsip GCG serta memenuhi tanggung jawab Perseroan terkait penyampaian
informasi yang material dan relevan kepada stakeholders. Selain itu, Sekretaris Perusahaan memberikan informasi
yang dibutuhkan Direksi dan Dewan Komisaris serta mengorganisasikan, mengoordinasikan dan mendokumentasikan
Rapat Direksi, Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, RUPS, dan kegiatan lainnya dengan stakeholders.
Struktur Sekretaris Perusahaan
Organ Sekretaris Perusahaan dijalankan oleh Corporate Secretary Division (CSD) yang dipimpin oleh Corporate
Secretary Division Head (dhi. Sekretaris Perusahaan) dan bertanggung jawab kepada Direktur Utama atas pelaksanaan
tugasnya. Sekretaris Perusahaan dibantu oleh Senior Manager/Assistant Vice President yang bertanggung jawab
atas masing-masing unit kerja diantaranya Planning & Operations, Reporting & Community Development, dan
Communication.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 637
Page 207
Tata Kelola
Perusahaan
Corporate Secretary
(CSD)
L1
Secretary
Capital Market
Stakeholder Community Office of The
L2 Planning & Communication
Relation Development Board
Operations
Board
Capital Market Internal Stakeholder TJSL
General Affair Commissioner
Assurance Communication Relation 1 Development
Support
Planing Media Relation TJSL
Stakeholder Protocol
Performance & & Public Monitoring
Relation 2 Specialist
Budgeting Information Officer
L3
Executive
Executive
Committee
Secretary
Support
Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Sekretaris Perusahaan juga mengacu pada Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau
Perusahaan Publik. Berdasarkan peraturan tersebut, Sekretaris Perusahaan Perseroan melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya, antara lain:
1. Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar
modal.
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi ketentuan peraturan
perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada situs web emiten atau
perusahaan publik.
b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu.
c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham.
d. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
e. Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
4. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham emiten atau perusahaan publik, Otoritas Jasa
Keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya.
638 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 208
Laporan
Tahunan 2024
Profil Sekretaris Perusahaan
Riwayat Pendidikan
• Ilmu Sosial/Administrasi dari Universitas Indonesia (1996)
• Magister (S2) Perdagangan dari University of Sydney (1998)
Sertifikasi
Kompetensi Manajemen Risiko Level 5
Pengalaman Kerja
Memulai karir di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada tahun 2020 sebagai
Marketing Communication Division Head dan merangkap sebagai Digital Channel
Division Head. Pernah menjabat di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai DH
Retail Marketing (2015), DH Corporate Communication (2010), dan Regional Card
Manager Bandung (2009).
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi Nomor 231/DIR/2023 tanggal 14 April 2023
Ramon Armando
Sekretaris Perusahaan
Warga Negara Indonesia,
berusia 50 tahun per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Program Peningkatan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Compliance Excellence Edisi Januari 2024 - Kebijakan
Jakarta, 09 Januari 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Khusus & Petunjuk Teknis Aktivitas Akuntansi
Program Pendalaman Kompetensi KBUMN for BOD-1 Jakarta, 27 Januari 2024 Transforma
Compliance Excellence Edisi Februari 2024 - Security &
Jakarta, 13 Februari 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Digital Risk Awareness
Expert Talk Session “Crafting Executive Savvy in Global
Jakarta, 21 Februari 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Business Mindset
Pemahaman Peraturan Internal - Arsitektur Peraturan
Jakarta, 24 Februari 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internal BTN
Compliance Excellence Edisi Maret 2024 - Program
Pengendalian Gratifikasi dan Kebijakan SMAP ISO 37001- Jakarta. 07 Maret 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2016 (Managerial)
Internalisasi Kebijakan Peraturan TI Jakarta, 19 Maret 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Respectful WorkPlace (RWP) 2024 Jakarta, 26 Maret 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Pencapaian SLE Index 2024 Jakarta, 01 April 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi April 2024 - Laporan
Jakarta, 17 April 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Government VA (Managerial)
Internalisasi Layanan BTN Cash Management Jakarta, 22 April 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Podcast Legal Klinik 2024 Jakarta, 23 April 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
BTN Leadership Forum 2 - 2024 Bali, 02 - 04 Mei 2024 McKinsey & PwC
Compliance Excellence Edisi Mei 2024 - Transaksi Valuta
Jakarta, 06 Mei 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Asing Branch FX di Kantor Cabang (Managerial)
Internalisasi New Grading System Bank BTN Jakarta, 13 Mei 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 639
Page 209
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Internalisasi Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit
Jakarta, 20 Mei 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Komersial
Internalisasi ESG (Environment, Social & Governance)
Jakarta, 27 Mei 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Awareness
Lembaga Sertifikasi Profesi Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Level 5 Jakarta, 29 Mei 2024
Sertifikasi Manajemen Risiko
Compliance Excellence Edisi Juni 2024 - Larangan
Jakarta, 06 Juni 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Aktivitas Perjudian (Managerial)
Internalisasi Transformasi 2024 Jakarta, 11 Juni 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Pengelolaan Data Nasabah (CIF) Jakarta, 19 Juni 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Juli 2024 - Kebijakan
Jakarta, 04 Juli 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Khusus Pedoman Benturan Kepentingan (Managerial)
Sosialisasi Umbrella Campaign Bale by BTN Jakarta, 17 Juli 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang KKNI 5 Metode
Jakarta, 19 Juli 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
E-Learning
Internalisasi Proses Kredit Korporasi (Corporate Loan) Jakarta, 22 Juli 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sosialisasi Profitability Measurement System Jakarta, 01 Agustus 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Sahabat Transformasi Episode 2 Jakarta, 03 Agustus 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Manajemen Risiko TI, Digital & SIber 2024 Jakarta, 05 Agustus 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dalam
Jakarta, 06 Agustus 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
rangka tata kelola Sekretaris Perusahaan
Compliance Excellence Edisi Agustus 2024 - Prosedur
Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Jakarta, 09 Agustus 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT dan
PPPSPM) (Managerial)
Refreshment BTN Smart Residence Jakarta, 02 September 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi September 2024 - Data
Jakarta, 08 September 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Privacy Awareness (Managerial)
Compliance Excellence Edisi Oktober 2024 - Pemasaran
Jakarta, 07 Oktober 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Produk Bancassurance (Managerial)
Refreshment BTN Properti 2024 Jakarta, 08 Oktober 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sosialisasi Digital Risk Awareness & Cyber Trend Jakarta, 10 Oktober 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sosialisasi Program Easy in BTN Smart Residence Jakarta, 23 Oktober 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Produk Giro BTN Jakarta, 19 November 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Sahabat Transformasi Episode 4 Jakarta, 06 Desember 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Good Corporate Governance Jakarta, 13 Desember 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Sistem Manajemen Kepatuhan BTN ISO
Jakarta, 13 Desember 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
37301:2021
Internalisasi Produk Kring BTN Jakarta, 24 Desember 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
640 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 210
Laporan
Tahunan 2024
terdapatnya informasi atau fakta material yang
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan mungkin dapat memengaruhi nilai efek perusahaan
Tahun 2024 atau keputusan investasi pemodal. Selain laporan
keterbukaan informasi tersebut di atas, Sekretaris
Sepanjang tahun 2024, Sekretaris Perusahaan telah Perusahaan juga mengkoordinasi penyampaian
melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai penjelasan apabila terdapat pertanyaan atau
berikut: permintaan dari Bursa mengenai pemberitaan yang
1. Penyampaian Perkembangan Pasar Modal kepada terkait dengan Perseroan. Sesuai dengan Peraturan
Direksi dan Dewan Komisaris salah satunya dengan Bursa No. I-E, Perusahaan Tercatat wajib memberikan
penyampaian informasi adanya peraturan dan tanggapan tertulis atas hal-hal yang dipertanyakan
ketentuan terbaru di bidang pasar modal yang harus Bursa, selambat-lambatnya 1 (satu) hari Bursa setelah
dijalankan oleh Perseroan. beberapa peraturan diterimanya permintaan penjelasan dari BUrsa baik
baru yang disosialisasikan dan diinternalisasi dalam yang disampaikan oleh Bursa melalui faksimili atau
peraturan internal oleh Sekretaris Perusahaan media pengiriman lainnya. Selama tahun 2024,
adalah: Perseroan menerima 4 (empat) kali permintaan
a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2 Tahun penjelasan dari Bursa dan OJK.
2024 tanggal 6 Maret 2024 tentang Penerapan 4. Peningkatan Akses Informasi kepada Publik
Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum Syariah dan Perseroan senantiasa memberikan kemudahan
Unit Usaha Syariah. bagi stakeholders dan/atau masyarakat (publik)
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30 untuk mengakses informasi dan melakukan
Tahun 2024 tanggal 19 Desember 2024 tentang komunikasi dengan stakeholders menggunakan
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk kebijakan satu pintu (one door policy) yang dibantu
Konglomerasi Keuangan. koordinasinya oleh Sekretaris Perusahaan. Perseroan
c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45 juga meningkatkan kualitas penyampaian informasi
Tahun 2024 tanggal 27 Desember 2024 tentang kepada publik dengan menyediakan layanan
Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Keterbukaan informasi Publik pada situs web
Perusahaan Publik. Perseroan, dalam rangka memenuhi ketentuan
2. Program komunikasi kepada komunitas pasar sebagai berikut:
modal bersama dengan Investor Relations. Metode a. Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun
yang digunakan adalah sebagai berikut: 2008 tanggal 30 April 2008 tentang Keterbukaan
a. Direct, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Informasi Publik.
dan Public Expose. b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.
b. Indirect, melalui Annual Report, Publikasi Laporan 61 Tahun 2010 tanggal 23 Agustus 2010 tentang
Keuangan, dan Press Release. Pelaksanaan Undang-Undang No. 14 tahun 2008
c. Keterbukaan Informasi kepada antara lain tentang Keterbukaan Informasi Publik.
pemegang saham, regulator terkait, dan/atau c. Peraturan Komisi Informasi No. 1 Tahun 2010
masyarakat. tanggal 7 Juni 2010 tentang Standar Layanan
3. Pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi Informasi Publik.
sebagaimana yang diatur antara lain dalam: Selain publikasi melalui situs web Perseroan,
a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8/ publik juga dapat mengakses informasi mengenai
POJK.04/2015 tanggal 25 Juni 2015 tentang Situs Perseroan melalui media massa, serta media sosial
Web Emiten atau Perusahaan Publik. yang terdiri dari facebook, twitter, youtube dan
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/ instagram yang dikelola bersama dengan Marketing
POJK.04/2015 tanggal 22 Desember 2015 tentang Communication Division.
Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material 5. Hubungan dengan Media dan Akses Informasi
oleh Emiten atau Perusahaan Publik. Sekretaris Perusahaan selalu berupaya untuk
c. Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia menjalin hubungan baik dengan media massa,
No. Kep-00066/BEI/09-2022 Tentang Perubahan baik media elektronik (TV, radio), media cetak (surat
Peraturan Nomor I-E Tentang Kewajiban kabar, majalah) dan media online. Selama tahun
Penyampaian Informasi. 2024, Sekretaris Perusahaan telah menerbitkan press
Selama tahun 2024, Sekretaris Perusahaan telah release dan berita foto yang memiliki nilai berita bagi
menyampaikan keterbukaan informasi kepada OJK/ Perseroan, yaitu mengenai perkembangan kinerja
Bursa sebanyak 14 (empat belas) laporan. Semua bisnis, TJSL, dan operasional Perseroan kurang
laporan tersebut disampaikan dalam tenggat waktu lebih sebanyak 195 (seratus sembilan puluh lima)
sesuai ketentuan yang berlaku, yaitu paling lambat pemberitaan yang terdiri dari 107 (seratus tujuh)
akhir kerja ke–2 (kedua) setelah keputusan atau press release dan 88 (delapan puluh delapan)
berita foto.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 641
Page 211
Tata Kelola
Perusahaan
6. Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham b. Memastikan penyampaian materi, kuorum
(RUPS) Sekretaris Perusahaan mengkoordinasikan dan pengambilan keputusan Rapat Direksi dan
penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Rapat Direksi Bersama Dewan Komisaris berjalan
(RUPS) Perseroan dengan mengacu pada Peraturan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 c. membuat risalah yang ditandatangani oleh
tanggal 20 April 2020 tentang Rencana dan Direksi yang hadir terhadap Rapat Direksi dan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris yang
Perusahaan Terbuka. Selama tahun 2024, Perseroan diinisiasi oleh Direksi.
menyelenggarakan 1 (satu) kali RUPS yaitu RUPS d. mengadministrasikan risalah Rapat Direksi.
Tahunan Tanggal 06 Maret 2024. Seluruh tahapan Menyampaikan keputusan Rapat Direksi dan
RUPS telah dijalankan sesuai POJK tersebut di Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris kepada
atas dan Anggaran Dasar Perseroan, termasuk Divisi/Desk/Unit Kerja terkait untuk dapat segera
di dalamnya pemberitahuan, pengumuman dan ditindaklanjuti.
pemanggilan RUPS serta penyampaian risalah dan Selama tahun 2024, Sekretaris Perusahaan telah
berita acara RUPS. mengkoordinasikan penyelenggaraan rapat
7. Penyelenggaraan dan Dokumentasi Rapat Direksi sebanyak 205 (dua ratus lima) kali Rapat Direksi
dan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, dan 8 (delapan) kali Rapat Dewan Komisaris
meliputi; mengundang Direksi serta 6 (enam) kali Rapat
a. menerima usulan agenda dan materi yang Direksi mengundang Dewan Komisaris.
akan diputuskan dalam Rapat Direksi dan Rapat 8. Penyelenggaraan Program Orientasi bagi anggota
Direksi bersama Dewan Komisaris dari Divisi/ Direksi dan Dewan Komisaris baru yaitu, Bapak
Desk/Unit Kerja lainnya. Muhammad Iqbal, Bapak Bambang Widjanarko, dan
Ibu Adi Sulistyowati.
PELAKSANAAN TUGAS SEKRETARIS PERUSAHAAN SEBAGAI PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID)
Standar Operasional Prosedur Keterbukaan Informasi Publik (SOP KIP)
Standar Operasional Prosedur Keterbukaan Informasi Publik (SOP KIP) BTN disusun secara komprehensif dalam
Petunjuk Teknis PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nomor PT.9-AD.1 tentang Penyampaian Informasi Kepada
Publik.
Alur Permintaan Informasi Alur Pengajuan Keberatan Permintaan informasi
Permohonan Atasan PPID
Permohonan PPID memeriksa mengajukan keberatan PPID memberikan nomor memberikan tanggapan
PPID memberikan nomor
mengajukan kelengkapan dokumen tertulis kepada atasan pendaftaran dan mencatat tertulis (30 hari kerja)
pendaftaran dan mencatat
permintaan tertulis (3 hari) PPID dalam buku register
dalam buku register
Permohonan
Dokumen Lengkap melengkapi Dokumen tidak lengkap Mengabulkan Menolak wajib
(3 hari kerja) menyertakan surat
keputusan pengecualian
informasi
Selesai
Permohonan tidak
melengkapi (3 hari
kerja)
Pemberitahuan tertulis Surat Keterangan Tidak
(10 hari kerja) + dapat Lengkap
diperpanjang (7 hari kerja)
Diterima Ditolak
642 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 212
Laporan
Tahunan 2024
Sistem Pengelolaan Administrasi Informasi Publik
Melaksanakan layanan Informasi Publik yang meliputi proses penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan
dan pelayanan Informasi Publik Perseroan merupakan cakupan tanggung jawab dari PPID BTN. Eratnya dukungan
teknologi terhadap pengelolaan administrasi Informasi Publik, tercermin dalam bentuk proses administrasi mulai dari
registrasi, permohonan informasi, pemberitahuan tertulis, pengajuan keberatan hingga laporan pengelolaan telah
terintegrasi secara digital melalui Portal PPID BTN. Portal PPID BTN dapat diakses dan dinavigasi masyarakat dengan
mudah dan tanpa biaya.
Sarana dan Prasarana
Ruang Layanan Informasi Publik disiapkan bagi Masyarakat yang berkunjung tatap muka dalam rangka memperoleh
Informasi Publik di kantor BTN seluruh Indonesia. Perseroan menyediakan sarana pendukung layanan seperti meja
layanan, ruang tunggu, papan informasi digital, serta layanan bagi penyandang disabilitas seperti jalur kursi roda.
Masyarakat akan dilayani oleh Petugas Pelayanan Informasi Publik di Kantor Cabang dan Petugas PPID di Kantor
Pusat. Khusus penyandang disabilitas juga akan didampingi dalam mengakses Portal PPID BTN melalui fasilitas
yang disediakan. Ditambah lagi, Portal PPID BTN sudah dilengkapi dengan suara, pengaturan warna, huruf dan
lainnya. Melalui media sosial resmi seperti Instagram, X, Youtube, Facebook, TikTok, dan sebagainya. Perseroan
menghadirkan Informasi Publik terkini dan mudah dijangkau oleh Masyarakat.
Aksesibilitas
Permohonan Informasi oleh masyarakat dapat diajukan melalui akses terbuka untuk umum yang disediakan oleh
Perseroan.
1. Masyarakat dapat langsung datang ke Ruang Layanan Informasi Publik Menara 2 BTN Lantai 30 Jalan H.R. Rasuna
Said Nomor 1 Jakarta Selatan, atau ke Kantor Cabang terdekat di daerah pengguna informasi.
2. Informasi juga dapat diminta melalui surat yang dikirimkan ke Kantor PPID Pusat dan/atau Kantor Cabang terdekat.
3. Jika melalui e-mail, maka dapat dikirimkan ke csd@btn.co.id.
4. Bilamana merasa lebih mudah untuk berkomunikasi melalui telepon, maka dapat menghubungi PPID Pusat ke
nomor 021-6336789 Ext. 2003.
5. Pesan permintaan informasi juga dapat disampaikan melalui aplikasi pesan instan WhatsApp ke nomor 0877-
7150-0286.
6. Kanal informasi lainnya yang saat ini sangat mudah diakses juga diawasi tindak lanjutnya yaitu Portal PPID
BTN https://ppid.btn.co.id. dan/atau melalui aplikasi android BTN PPID yang dapat diunduh melalui smartphone
pengguna informasi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 643
Page 213
Tata Kelola
Perusahaan
Sumber Daya Manusia telah terintegrasi dengan Website korporasi sehingga
Sesuai dengan struktur organisasi PPID BTN, telah Masyarakat dapat mengunjungi dan menavigasi
dipetakan dengan baik sumber daya manusia (SDM) di seluruh kebutuhan melalui satu kanal digital.
Kantor Pusat maupun Kantor Cabang Perseroan seluruh
Indonesia, yang juga merupakan pegawai organik Anggaran
Perseroan. Terkait hal tersebut, SDM PPID Kantor Pusat Perseroan menyediakan sejumlah anggaran untuk
BTN berjumlah 3 (tiga) orang pegawai BTN yang berlatar mendukung kegiatan layanan Informasi Publik.
belakang kehumasan, sedangkan SDM PPID Kantor Pada tahun 2024, anggaran disediakan sebesar
Cabang BTN berjumlah minimal 3 (tiga) orang pegawai Rp468.000.000,- (Empat ratus enam puluh delapan juta
BTN yang merupakan Kepala Kantor Cabang dan rupiah) yang digunakan antara lain untuk dukungan
Customer Service Perseroan. Adapun untuk menunjang terhadap sarana Ruang Layanan Informasi Publik,
pelaksanaan tanggung jawab dan tugas masing- kegiatan pertemuan/sosialisasi Keterbukaan Informasi
masing unit, SDM PPID mendapatkan pembelajaran Publik, pembuatan materi komunikasi seperti video
secara daring, sosialisasi dan internalisasi Keterbukaan layanan Informasi Publik serta mendukung kegiatan
Informasi Publik yang diselenggarakan oleh PPID Kantor yang diselenggarakan bersama Komisi Informasi
Pusat. Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan
kesadaran Masyarakat terhadap Keterbukaan Informasi
Portal PPID BTN dan Mobile Apps BTN PPID Publik maupun implementasinya di Perseroan.
Sebagaimana misi PPID BTN yaitu menyediakan
Informasi Publik dan layanan melalui inovasi digital, Rekapitulasi Layanan Informasi Publik 2024
maka Perseroan melakukan peningkatan fungsi secara Terdapat 22 (dua puluh dua) permohonan Informasi
berkelanjutan terhadap Portal PPID BTN. Pada tahun Publik kepada Perseroan yang telah direkapitulasi
2024, diluncurkan Mobile Apps BTN PPID yang semakin secara menyeluruh, baik yang dimohonkan melalui
memudahkan Masyarakat dalam mengakses Informasi daring (Portal PPID BTN, Mobile Apps BTN PPID, dan
Publik terkait Perseroan. Selain itu, Portal PPID BTN e-mail) maupun luring (surat dan datang langsung ke
kantor).
Informasi
Rerata Waktu
Pemohon Jumlah Pemberian Alasan Penolakan
Diberikan
Informasi Ditolak Diberikan
Sebagian
Individu 20 10 4 12 4 Data Permohonan Tidak Lengkap
Badan Hukum 1 10 1 - - Dokumen Belum Lengkap
Kelompok Orang 1 10 1 - - Dokumen Belum Lengkap
Pada tahun 2024, terdapat beberapa permohonan Kendala dalam Pelaksanaan Layanan Informasi Publik
informasi yang diberikan sebagian dikarenakan Terdapat beberapa kendala dalam rangka pelaksanaan
informasi yang dimohonkan merupakan informasi yang Layanan Informasi Publik selama Tahun 2024. Kendala
tidak dikuasai secara langsung oleh PPID seperti terkait tersebut muncul dari pihak Internal maupun Eksternal
jasa atau layanan perbankan serta membutuhkan Perseroan. Seiring dengan perkembangan Keterbukaan
konfirmasi data pribadi pemohon untuk mengakses Informasi Publik saat ini, kendala yang terjadi turut
informasi dimaksud. Oleh karena itu, sebagian besar melibatkan kenyamanan pemohon mendapatkan
dari pemohon Individu tersebut, kami arahkan untuk informasi publik secara tatap muka ke Kantor Cabang.
mengakses ke kanal layanan perbankan Perseroan. Pemohon yang datang langsung ke Kantor Cabang,
akan bertemu dengan Petugas Pelayanan Informasi
Rata-rata waktu pelayanan yang diperlukan untuk Publik di area kerja Customer Service, namun tidak
memenuhi permohonan Informasi Publik tersebut semua Kantor Cabang Perseroan memiliki layout
selama 10 hari. Setelah dilakukan rekapitulasi, dapat dengan format digital banking hall sehingga tidak
disimpulkan bahwa semua pemohon mengajukan terjadi kesamaan kenyamanan oleh pemohon yang
Permohonan Informasi Publik melalui Portal PPID BTN. datang langsung. Kemudian, dari sisi eksternal, masih
Selanjutnya, tidak ada pengajuan atau penyelesaian terjadi di antara pemohon informasi yang melakukan
sengketa Informasi Publik selama tahun 2024. permintaan informasi yang sudah Perseroan sampaikan
644 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 214
Laporan
Tahunan 2024
baik secara langsung antar muka maupun lewat media yang memiliki risiko tinggi, penekanan temuan pada
sosial serta elektronik lainya seperti Portal PPID BTN kualitas, serta merekomendasikan penyelesaian yang
dan aplikasi mobile BTN PPID. Namun, hal ini menjadi praktis dan workable.
kewajiban petugas layanan untuk tetap kembali
menginformasikan sehingga dari pihak pemohon dapat Kedudukan Fungsi Audit Intern dalam Struktur
terliterasi dengan baik. Organisasi
Rekomendasi dan Rencana Tindak Lanjut untuk Kedudukan Internal Audit Division (IAD) sebagai
Layanan Informasi Publik pelaksana fungsi audit internal berada di bawah
Dari pelaksanaan layanan Informasi Publik di Tahun supervisi Direktur Utama sebagaimana telah ditetapkan
2024, Perseroan memiliki beberapa rekomendasi dan berdasarkan Petunjuk Teknis No.PT.3-A.6 tanggal 14
rencana tindak lanjut yang dapat meningkatkan serta September 2023 sebagaimana diubah terakhir pada
menunjang kinerja layanan informasi publik di Tahun tanggal 2 September 2024 tentang Struktur Organisasi
2025, antara lain: Kantor Pusat, Kantor Wilayah, dan Kantor Cabang. Selain
1. Perseroan terus berupaya meningkatkan sarana dan itu, kedudukan fungsi audit internal juga dijelaskan
prasarana layanan Informasi Publik terutama untuk dalam Piagam Audit Intern yang diatur dalam Kebijakan
penyandang disabilitas. Usaha yang optimal ini Khusus No.KK.7-A tanggal 27 April 2023 sebagaimana
diperlukan untuk memberikan pengalaman layanan diubah terakhir pada tanggal 31 Oktober 2023, pada Bab
yang setara di seluruh Kantor Cabang, yakni dengan II Struktur dan Kedudukan IAD yaitu:
menyediakan ruang Layanan Informasi Publik yang 1. Butir 1 disebutkan bahwa Internal Audit Division (IAD)
nyaman dan terintegrasi dengan layanan digital. merupakan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dalam
2. Secara berkelanjutan melaksanakan pengembangan organisasi Bank yang kedudukannya langsung di
dan peningkatan fungsi Portal PPID BTN dan aplikasi bawah Direktur Utama.
mobile BTN PPID serta sosialisasi kepada masyarakat 2. Butir 2 disebutkan bahwa IAD sebagaimana
atas layanan informasi digital Perseroan. dimaksud dalam butir 1 dipimpin oleh seorang
3. Mengedepankan sosialisasi dan/atau pelatihan Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung
terkait Keterbukaan Informasi Publik kepada kepada Direktur Utama.
petugas Layanan Informasi Publik di Kantor Cabang 3. Butir 3 disebutkan bahwa Kepala IAD sebagaimana
di seluruh Indonesia. dimaksud dalam butir 2 diangkat dan diberhentikan
4. Aktif dalam berbagai kegiatan yang berunsurkan oleh Direktur Utama setelah mendapat persetujuan
Keterbukaan Informasi Publik baik yang dari Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan
diselenggarakan oleh Perseroan, maupun lembaga rekomendasi Komite Audit dan dilaporkan kepada
berwenang lainnya. Otoritas Jasa Keuangan.
5. Cepat tanggap dalam pengkinian peraturan internal
agar sesuai dengan ketentuan regulator tentang Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan
Keterbukaan Informasi Publik yang bertujuan untuk Kepala Internal Audit Division
memberikan layanan Informasi Publik terbaik bagi
Masyarakat Indonesia. Pihak yang terlibat dalam proses pengangkatan
atau pemberhentian Kepala Internal Audit Division
Fungsi Audit Internal adalah Direktur Utama, Dewan Komisaris, dan Otoritas
Jasa Keuangan sebagai regulator. Secara garis
Fungsi audit internal merupakan strategic business besar, proses pengangkatan atau pemberhentian
partner bagi manajemen dalam mengoptimalkan yang menggambarkan keterlibatan beberapa pihak
implementasi GCG Perseroan, manajemen dimaksud adalah sebagai berikut:
(pengelolaan) risiko dan memberikan assurance 1. Direksi melakukan fit and proper test kepada calon
serta masukan secara independen dan objektif terkait Kepala Internal Audit Division.
pengendalian internal Perseroan. Fungsi audit internal 2. Direktur Utama menyampaikan permohonan
dijalankan oleh Internal Audit Division (IAD) melalui persetujuan pengangkatan/pemberhentian Kepala
proses evaluasi berdasarkan risk based audit secara Internal Audit Division kepada Dewan Komisaris.
objektif dan jasa konsultasi terutama yang menyangkut 3. Dewan Komisaris menyetujui atau tidak menyetujui
peningkatan dan penyempurnaan risk management, pengangkatan/pemberhentian Kepala Internal
control dan governance processes. Fungsi tersebut Audit Division.
dilakukan melalui pendekatan yang proaktif, antusias 4. Dewan Komisaris dan Direktur Utama menyampaikan
dan dinamis, berkomunikasi secara efektif, berorientasi laporan pengangkatan/pemberhentian kepala
pada bisnis dan stakeholders, pemahaman terhadap Internal Audit Division kepada Otoritas Jasa
pokok permasalahan (root of the problem) dan area Keuangan sebagai regulator.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 645
Page 215
Tata Kelola
Perusahaan
Struktur Organisasi Internal Audit Division
Direktur Utama
L1 Internal Audit
Secretary Deputy Internal
Audit
Fraud Investigation Audit Planning, Reporting,
Quality
L2 General Audit IT Audit & Whistleblowing
Assurance
System Development Counterparty &
system & Policy Documentation Audit
General Whistleblowing Quality Audit Planning External Audit
Conventional ICT Audit System Assurance & System Reporting
Audit Coordinator Internal Audit Development Monitoring &
Counterparty
Fraud Quality Audit Policy Internal Audit
General
L3 Sharia Audit
Investigation Assurance & Procedure Reporting,
Monitoring &
Audit ISO Audit Development
Documentation
Audit
Ikhtisar Lintas
Divisi & Root Data Analytics
Cause Analyst
Profil Kepala Audit Internal
Riwayat Pendidikan
• Diploma (D3) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (1995)
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Indonesia (1998)
• Magister (S2) Akuntansi dari The University of Queensland, Australia (2003)
Sertifikasi
• Certified Internal Audit Executive (CIAE)
• Qualified Internal Auditor (QIA)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 4 (Jenjang 6) – Lembaga Sertifikasi Profesi
Perbankan
Pengalaman Kerja
• Auditor/Investigator Badan Pemeriksa Keuangan RI (1995-2010)
• Fraud Risk Management Division Head, Bank Permata Tbk (2011-2020)
• Post Mortem & Forensic Audit (Special Audit) Division Head, Bank Exim Indonesia
(2020-2021)
• Internal Audit Division Head, BTN (2021- sekarang)
Hendratno Tri Wibowo
Dasar Hukum Pengangkatan
Internal Audit Division Head
• Surat Keputusan Direksi No. 642/DIR/2021 tanggal 26 Juli 2021 tentang Kepala
Warga Negara Indonesia, Satuan Kerja Audit Internal PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Surakarta, 24 Mei 1974 • Surat Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara No. 60/KOM/BTN/V/2021
berusia 50 Tahun per Desember 2024, tanggal 05 Mei 2021 perihal Persetujuan Usulan Pengangkatan Kepala Internal
berdomisili di Tangerang Selatan. Audit Division/Kepala Satuan Kerja Audit Internal (SKAI).
646 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 216
Laporan
Tahunan 2024
Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) 4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang
objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada
Internal Audit Division telah dilengkapi Pedoman Kerja semua tingkatan manajemen.
yang disebut dengan Internal Audit Charter (Piagam 5. Menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal
Audit) yang telah disusun sejak tahun 2002 kemudian Tahunan dan alokasi anggaran untuk pelaksanaan
dimutakhirkan dan ditetapkan terakhir berdasarkan fungsi audit intern.
Kebijakan Khusus No.KK.7-A tanggal 27 April 2023 6. Menguji dan melakukan evaluasi atas efektivitas
sebagaimana diubah terakhir pada tanggal 31 Oktober pelaksanaan sistem pengendalian intern,
2023 tentang Piagam Audit Intern. Internal Audit Charter manajemen risiko, dan proses tata kelola
juga menjadi dasar keberadaan, pelaksanaan tugas- perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-
tugas dan tanggung jawab pengawasan bagi IAD. undangan dan kebijakan Perseroan.
Oleh karena itu, Internal Audit Charter disosialisasikan 7. Melakukan pemeriksaan, penilaian atas efisiensi
kepada seluruh karyawan dan pihak terkait lainnya dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi,
untuk mendorong efektivitas pelaksanaan fungsi audit operasional, sumber daya manusia, pemasaran,
internal. Isi dari Internal Audit Charter adalah sebagai teknologi informasi dan kegiatan lainnya.
berikut: 8. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan
1. Misi Internal Audit Division; laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan
2. Struktur dan Kedudukan Internal Audit Division; Komisaris.
3. Ruang Lingkup; 9. Memantau, menganalisis, dan melaporkan
4. Tugas & Tanggung Jawab Serta Wewenang; pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah
5. Independensi, Objektivitas serta Larangan disarankan.
Perangkapan Tugas dan Jabatan Auditor Intern; 10. Bekerja sama dengan Komite Audit.
6. Kode Etik dan Persyaratan Auditor Intern; 11. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu
7. Penggunaan Jasa Pihak Ekstern dalam Pelaksanaan kegiatan audit internal yang dilakukannya.
Audit Intern; 12. Melakukan pemeriksaan (audit) khusus apabila
8. Hubungan Internal Audit Division dengan Auditor diperlukan.
Ekstern atau Ahli Hukum;
9. Lain-lain. Kewenangan Internal Audit
Tugas dan Tanggung Jawab Internal Audit Untuk dapat melaksanakan misi, fungsi dan tugas audit,
maka IAD mempunyai wewenang paling sedikit sebagai
Internal Audit Division membantu tugas Direktur berikut:
Utama dan Dewan Komisaris serta seluruh tingkatan 1. Mengakses seluruh informasi, data dan termasuk
manajemen dalam memastikan kecukupan sistem di dalamnya namun tidak terbatas pada data
pengendalian intern Bank dan memberikan saran-saran karyawan dan sumber daya serta hal-hal lain yang
yang strategis dan konstruktif terhadap pengelolaan dianggap perlu terkait dengan tugas dan fungsinya.
Bank dalam kerangka penerapan tata kelola Bank yang 2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan
baik dan sehat dengan tugas-tugas sebagai berikut: Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit dan/atau
1. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan Dewan Pengawas Syariah serta anggota dari Direksi,
Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan Dewan Komisaris, Komite Audit dan/atau Dewan
cara menjabarkan secara operasional baik Pengawas Syariah.
perencanaan, pelaksanaan maupun pemantauan 3. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil
hasil audit. dengan Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit dan/
2. Membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan, atau Dewan Pengawas Syariah sehubungan dengan
akuntansi, operasional dan kegiatan lainnya pelaksanaan tugas dan fungsinya.
melalui audit secara on-site dan pemantauan 4. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan
secara off-site, termasuk melakukan audit auditor ekstern.
manajemen terhadap seluruh unit kerja Perseroan. 5. Mengikuti rapat yang bersifat strategis.
3. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk
memperbaiki dan meningkatkan efisiensi
penggunaan sumber daya dan dana.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 647
Page 217
Tata Kelola
Perusahaan
Komposisi Personil Internal Audit Division
Bank sangat memperhatikan kecukupan komposisi personil Internal Audit Division dalam menunjang pelaksanaan
tugasnya baik dari segi jumlah kualifikasi jabatan hingga kompetensi. Personil Internal Audit Division posisi Desember
2024 berjumlah 74 (tujuh puluh empat) orang yang dipimpin oleh 1 (satu) orang Kepala Divisi dan dibantu oleh 1 (satu)
orang Sekretaris, 1 (satu) orang Wakil Kepala Divisi, 36 (tiga puluh enam) orang pada General Audit Department,
9 (sembilan) orang pada IT Audit Department, 6 (enam) orang pada Fraud Investigation & Whistleblowing System
Department, 7 (tujuh) orang pada Quality Assurance Department, 6 (enam) orang pada Audit Planning, System
Development & Policy Department, dan 7 (tujuh) orang pada Reporting, Counterparty & Documentation Audit
Department.
Berikut komposisi personil Internal Audit Division berdasarkan pendidikan sebagai berikut:
25
20 20
20
15
10 11
10
8
7 6
6 6 6
5 5 5 5
5 4
1 1 1 3 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3
1 1 1 1 1
2
0
D3 Manajemen
D3 Teknik Informatika (TI)
S1 Administrasi
S1 Akuntansi
S1 Arsitektur
S1 Ekonomi Pembangunan
S1 Hukum
S1 Keuangan
S1 Manajemen
S1 Matematika
S1 Oseanografi
S1 Perbankan Syariah
S1 Perikanan
S1 Pertanian
S1 Teknik
S1 TI & Sistem Informasi
S2 Ekonomi Syariah
S2 Magister Akuntansi
S2 Magister Hukum
S2 Magister Manajemen
S2 TI & Ilmu Komputer
2023 2024
648 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 218
Laporan
Tahunan 2024
Program Peningkatan Kompetensi Internal Audit Division
Setiap personil IAD difasilitasi dan didorong untuk mengembangkan kompetensinya dalam menunjang pelaksanaan
fungsi audit internal. Pengembangan kompetensi dilakukan di antaranya dengan cara knowledge sharing, program
sertifikasi, pendidikan dan pelatihan, workshop serta seminar. Sampai dengan Desember 2024, pengembangan
kompetensi yang telah dilakukan dalam bentuk pelatihan baik internal maupun eksternal antara lain sebagai berikut:
Tabel Pengembangan Kompetensi Personil Internal Audit Division
Nama Pendidikan/ Penyelenggara/ Jumlah
No. Tanggal Pelaksanaan
Pelatihan Fasilitator Peserta
SERTIFIKASI
Pelatihan Sertifikasi Certified 09 Januari - 13 Januari 2024 (Pembekalan) 2
1. Documentary Credit Specialist BTN
(CDCS) 20 Januari - 4 Mei 2024 (Tutorial) 1
22 Januari - 03 Februari 2024 (Batch 1) 4
Pelatihan Sertifikasi Qualified Yayasan Pendidikan Internal
2. 02 September - 14 September 2024 (Batch 2) 3
Internal Auditor (QIA) - Dasar Audit (YPIA)
14 Oktober - 26 Oktober 2024 (Batch 3) 3
22 Januari - 03 Februari 2024 (Batch 1) 1
Pelatihan Sertifikasi Qualified Yayasan Pendidikan Internal
3.
Internal Auditor (QIA) - Lanjutan Audit (YPIA)
19 Februari s.d. 02 Maret 2024 (Batch 2) 5
Pelatihan Sertifikasi Qualified
Yayasan Pendidikan Internal
4. Internal Auditor (QIA) - 05 Februari - 16 Februari 2024 14
Audit (YPIA)
Manajerial
01 Agustus - 02 Agustus 2024,
5
20 Agustus 2024 (Batch 10)
Pelatihan Sertifikasi Manajemen 22 Agustus - 23 Agustus 2024,
5. BTN & LSP LSPP 1
Risiko Perbankan Jenjang KKNI 4 02 September 2024 (Batch 11)
02 September - 03 September 2024,
1
13 September 2024 (Batch 12)
Pelatihan Sertifikasi Certified Lembaga Pengembangan
6. 16 Oktober - 18 Oktober 2024 2
Forensic Auditor (CFrA) Fraud Auditing (LPFA)
PELATIHAN DAN WORKSHOP
Pelatihan Refreshment Proses
1. BTN 08 Januari - 19 Januari 2024 78
Bisnis BTN
2. Pelatihan Cloud Computing PT Cynnex Integrasi Solusi 22 Januari - 03 Februari 2024 (Batch 1) 7
Pelatihan Coaching & Strategic
3. BTN 13 Januari 2024 1
Business Leaders
Pelatihan SDLC Through
4. PT Cynnex Integrasi Solusi 15 Januari - 18 Januari 2024 7
DevSecOps
Pelatihan Data & Information
5. PT Cynnex Integrasi Solusi 29 Januari - 31 Januari 2024 6
Security Management
Corporate Innovation Asia
6. Pelatihan Design Thinking 22 Januari 2024 70
(CIAS)
23 Januari 2024 (Batch 1) 35
Pelatihan Penyusunan Laporan Narabahasa (
7.
Audit yang Efektif PT Wahana Mega Cita)
24 Januari 2024 (Batch 2) 35
Pelatihan Internal Control Over
8. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) 25 Januari 2024 70
Financial Reporting (ICOFR)
Program Pendalaman
9. BTN 27 Januari 2024 1
Kompetensi bagi BOD-1
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 649
Page 219
Tata Kelola
Perusahaan
Nama Pendidikan/ Penyelenggara/ Jumlah
No. Tanggal Pelaksanaan
Pelatihan Fasilitator Peserta
Badan Pengawasan
Pelatihan Audit Pengadaan
10. Keuangan dan 29 Januari 2024 15
Barang dan Jasa
Pembangunan (BPKP)
Alta Perfecto Training &
11. Pelatihan Audit Trade Finance 30 Januari - 31 Januari 2024 12
Consulting
KH Ridwan Muhammad
12. Pelatihan Character Building 01 Februari 2024 1
Yusuf
Badan Pengawasan
13. Pelatihan Audit ESG Keuangan dan 02 Februari 2024 65
Pembangunan (BPKP)
Workshop Standar dan Kode Yayasan Pendidikan Internal
14. 05 Februari - 06 Februari 2024 24
Etik Profesi Audit Internal Audit (YPIA)
Pelatihan Teknik Audit dan
15. KPMG 13 Februari 2024 50
Sampling
Expert Talk Session “Crafting BTN
16. Executive Savvy in Global Narasumber: Wakil Menteri 21 Februari 2024 1
Business Mindset” Luar Negeri RI
Pelatihan Penilaian Tingkat Intellectual Business
17. 22 Februari 2024 2
Maturitas Digital Bank Community
Ikatan Auditor Intern Bank
18. Pelatihan Audit Treasury 24 Februari 2024 15
(IAIB)
Webinar FKDP “Penanganan
Forum Komunikasi Direktur
Kejahatan Perbankan dengan
19. Kepatuhan Perbankan 29 Februari 2024 2
Berlakunya UU P2SK & POJK 16
(FKDKP)
Tahun 2023”
Pelatihan Coaching & Strategic
20. BTN 09 Maret 2024 1
Business Leaders
Pelatihan Penilai Risk Maturity PT Pendidikan Maritim dan
21. 08 Maret 2024 3
Index (RMI) Logistik Indonesia
Webinar OJK “Idea Talks Volume
4: Strategi Pengembangan SJK Otoritas Jasa Keuangan
22. 13 Maret 2024 1
Melalui Penguatan Perbankan (OJK)
Syariah dan Market Conduct”
Webinar OJK “Peluang dan
Otoritas Jasa Keuangan
23. Tantangan Aset Digital di 14 Maret 2024 1
(OJK)
Indonesia”
Performing an Effective Quality The Institute of Internal
24. 20 Maret - 21 Maret 2024 2
Assessment Auditors (IIA)
Pelatihan Preparing for Merger,
Acquisition, and Integration:
25. PT RSM Indonesia 27 Maret - 28 Maret 2024 2
Journey Towards a Seamless
Transition
19 April - 24 April 2024 (Batch 1) 1
Pelatihan Klasikal 1 Program
26. BTN
Pengembangan Talent BTN
02 Mei - 07 Mei 2024 (Batch 2) 1
Workshop BTN Leadership
“Leading Transformation from
27. BTN 03 Mei 2024 1
Strategy to Organizational
Success”
28. Training ISO 37001:2016 SMAP Robere & Associates 06 Mei 2024 3
Pelatihan ISO 9001
29. Requirements and BSI Training Academy 06 Mei - 08 Mei 2024 2
Implementation
650 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 220
Laporan
Tahunan 2024
Nama Pendidikan/ Penyelenggara/ Jumlah
No. Tanggal Pelaksanaan
Pelatihan Fasilitator Peserta
Pelatihan Implementasi
Penggunaan Produk Dalam
30. Negeri (P3DN) pada Proses PT Surveyor Indonesia 14 Mei - 15 Mei 2024 1
Pengadaan Barang dan/atau
Jasa
Webinar OJK “Peluang
Pertumbuhan Kredit Pasca Otoritas Jasa Keuangan
31. 22 Mei 2024 2
Berakhirnya Kebijakan (OJK)
Restrukturisasi Kredit"
Webinar OJK “Peluang dan
Tantangan Pelindungan Data Otoritas Jasa Keuangan
32. 30 Mei 2024 2
Pribadi dalam Transaksi di Era (OJK)
Digital”
Webinar OJK “Penguatan Fungsi
Otoritas Jasa Keuangan
33. GRC: Diseminasi Standar Audit 07 Juni 2024 2
(OJK)
Internal Terkini”
Pelatihan Coaching &
34. Strategic Business Leaders for BTN 08 Juni 2024 1
Department Head
Workshop Strategi Menghadapi
Pemeriksaan BPK untuk Meraih/
Mempertahankan Opini WTP
Lembaga Kajian Keuangan
35. terhadap Laporan Keuangan 27 Juni - 28 Juni 2024 1
Nasional (LKKN)
BUMN/BUMD dalam Upaya
Pencegahan Tindak Pidana
Korupsi
Lembaga Pengembangan
36. Pelatihan Fraud Auditing 1 02 Juli - 05 Juli 2024 2
Fraud Auditing (LPFA)
Yayasan Pendidikan Audit
37. Konferensi Audit Internal (KAI) 10 Juli - 11 Juli 2024 5
Internal (YPIA)
Webinar OJK “Meningkatkan
38. Kinerja Perusahaan melalui OJK Institute 25 Juli 2024 2
Kecerdasan Buatan”
Lembaga Pengembangan
39. Pelatihan Fraud Auditing 1 06 Agustus - 09 Agustus 2024 1
Fraud Auditing (LPFA)
Lembaga Pengembangan
40. Pelatihan Fraud Auditing 2 13 Agustus - 16 Agustus 2024 2
Fraud Auditing (LPFA)
Webinar OJK “Membangun
Kepemimpinan Berbasis
41. Spiritual: Pendekatan Holistik OJK Institute 22 Agustus 2024 2
untuk Pertumbuhan dan
Kebelanjutan Bisnis”
Pelatihan Business
42. Performance Through Effective BTN 24 Agustus 2024 1
Coaching for Leaders
National Anti Fraud Conference Association of Certified
43. 05 September - 06 September 2024 1
(NAFC) Fraud Examiners (ACFE)
Pelatihan Leadership
Lembaga Pengembangan
44. Development “Performance 19 September - 21 September 2024 1
Perbankan Indonesia (LPPI)
Management Strategies”
Pelatihan Young Leaders Talks
45. “Leading with Impact, Crafting BTN 26 September 2024 5
Your Success Story”
Kegiatan BOD Talks & Expert
46. BTN 03 Oktober 2024 5
Session
Webinar OJK “Bedah Buku
47. OJK Institute 07 November 2024 2
Keamanan Siber Bank”
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 651
Page 221
Tata Kelola
Perusahaan
Sertifikasi Profesi Personil Internal Audit Division
Secara keseluruhan jumlah sertifikasi personil Internal Audit Division posisi Desember 2024 sebagai berikut:
Jumlah Sertifikasi
90
80 77
70 67
60 57
54
50
40
30
20
12
10 7 6 5 5
2 2 4 4 3 3 2 3 3 2 2 3 2 3
1
0
SMR
QIA
CFRA
CA
CIAE
CAFM
CFE
CISA
COF
ISO 37001:2016
ISO 9001:2015
ITIL
2023 2024
Keterangan:
SMR (Sertifikasi Manajemen Risiko), QIA (Qualified Internal Auditor), CFrA (Certified Forensic Auditor), CA (Chartered Accountant), CIAE (Certified Internal Audit
Executive), CAFM (Certified Anti Fraud Manager), CFE (Certified Fraud Examiner), CISA (Certified Information System Auditor), COF (Certified Oxygen Forensic),
ISO 37001:2016 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan), ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu), ITIL Foundation Certificate in IT Service Management.
Partisipasi Dalam Penghimpunan Profesi Audit 2. The Institute of Internal Auditor (IIA) dan Association
Internal Certified Fraud Examiner (ACFE) – Indonesia
Chapter
Dalam rangka memperluas wawasan dan Selanjutnya anggota internal audit juga didorong
pengembangan profesional Auditor Intern, Organisasi untuk menjadi membership of The Institute of
Internal Audit Perseroan telah berpartisipasi dengan Internal Auditor (IIA) dan Association Certified Fraud
mengikutsertakan para auditornya pada berbagai Examiner (ACFE)-Indonesia Chapter.
organisasi profesi internal audit, di antaranya sebagai
anggota maupun keikutsertaan dalam kegiatan Kode Etik Auditor
perhimpunan profesi audit intern sebagai berikut:
1. Organisasi Ikatan Auditor Intern Bank Indonesia Kode Etik Audit Intern adalah norma dan asas mengenai
(IAIB) kepatutan dan kepantasan yang wajib dipatuhi
Dalam rangka pengembangan dan peningkatan dan dilaksanakan oleh auditor intern, yang paling
wawasan, maka para Pimpinan dan Auditor IAD sedikit mencakup kode etik pelaksanaan audit intern
selalu ikut serta dalam forum-forum pertemuan sebagaimana ditetapkan oleh asosiasi profesi audit
diskusi benchmarking dan workshop perkembangan intern sebagai berikut:
best practice yang diselenggarakan oleh forum IAIB. 1. Integritas
Materi workshop dan benchmarking dalam forum a. Harus melaksanakan pekerjaannya secara jujur,
IAIB ini meliputi materi level manajerial pengelolaan hati-hati, bertanggung jawab, dan teliti.
fungsi Audit Internal bagi para pimpinan Chief b. Harus mematuhi aturan hukum dan
Auditor Executive (CAE) maupun untuk level Auditor mengungkapkan segala hal yang diharapkan
berupa Teknik audit, metodologi audit dan Audit oleh ketentuan hukum maupun profesi.
ICT yang diselenggarakan melalui forum diskusi c. Tidak terlibat dalam kegiatan ilegal atau
maupun workshop dengan Auditor Bank-bank lain melakukan kegiatan yang dapat mendiskreditkan
yang tergabung dalam IAIB. profesi audit intern atau organisasi.
d. Harus menghormati dan mendukung tujuan
organisasi yang sah dan etis.
652 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 222
Laporan
Tahunan 2024
2. Objektivitas 3. Kerahasiaan
a. Tidak boleh berpartisipasi dalam kegiatan a. Harus berhati-hati dalam menggunakan dan
atau hubungan apapun yang dapat, atau menjaga informasi yang diperoleh selama
patut diduga dapat, menghalangi penilaian melaksanakan tugasnya.
Auditor Intern yang adil. Termasuk dalam hal b. Tidak boleh menggunakan informasi untuk
ini adalah kegiatan atau hubungan apapun memperoleh keuntungan pribadi, atau dalam
yang mengakibatkan timbulnya pertentangan cara apapun yang bertentangan dengan hukum
kepentingan dengan organisasi. atau merugikan tujuan organisasi yang sah dan
b. Tidak boleh menerima apapun yang dapat, atau etis.
patut diduga dapat mengganggu pertimbangan 4. Kompetensi
profesionalnya. a. Hanya terlibat dalam pelaksanaan audit yang
c. Harus mengungkapkan semua fakta material memerlukan pengetahuan, kecakapan dan
yang diketahuinya, yang jika tidak diungkapkan pengalaman yang dimilikinya.
dapat mendistorsi laporan atas kegiatan yang b. Melaksanakan audit sesuai dengan Standar
sedang di-Review. Profesional Audit Intern.
c. Harus senantiasa meningkatkan keahlian,
keefektifan dan kualitasnya secara berkelanjutan.
Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan Internal Audit Tahun 2024
Pada tahun 2024, Internal Audit Division (IAD) telah menyusun rencana atau program kerja audit dan melaksanakan
kegiatan audit sesuai dengan rencana yang telah disusun. Rencana program Kerja tersebut meliputi sifat dan ruang
lingkup audit, penilaian risiko (risk assessment), susunan dan jumlah personil tim audit, standar hari kerja efektif audit,
kebutuhan jumlah personil dan kualifikasi jabatan personil IAD, serta pengembangan personil IAD.
RENCANA KERJA AUDIT INTERNAL
Rencana Kerja Internal Audit Division dijabarkan dalam buku Annual Audit Plan dengan periode kerja selama 1 tahun.
Rencana Kerja Audit Tahunan untuk Internal Audit Division (IAD) tahun 2024 telah disampaikan kepada Direktur Utama
berdasarkan memo IAD No.04/M/IAD/APSP/I/2024 tanggal 16 Januari 2024 perihal Usulan Rencana Audit Tahunan
(Annual Audit Plan) Tahun 2024 serta telah disetujui dan ditandatangani oleh Direktur Utama. Di samping itu sesuai
regulasi POJK Nomor 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Pada Bank Umum, Rencana Kerja Audit
Tahunan (Annual Audit Plan) juga telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan surat Dewan
Komisaris No. 36/KOM/BTN/II/2024 tanggal 28 Februari 2024. Rencana kerja audit tahun 2024 secara umum adalah
sebagai berikut:
Tabel Program Kerja Audit Internal
Jumlah Perubahan
Objek Audit Keterangan
2024 2023 +/- %
A. Audit Umum (General Audit) 72 69 3 4,35
B. Audit ICT 18 18 0 0,00
Tidak terdapat perencanaan terjadwal untuk
pelaksanaan audit khusus/investigasi untuk tahun
C. Audit Khusus 0 0 0 0,00
2024, akan mengikuti penugasan dari stakeholders
dan whistleblowing system.
D. Audit Standar ISO 31 27 4 14,81
Jumlah Objek Audit 121 114
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 653
Page 223
Tata Kelola
Perusahaan
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA INTERNAL AUDIT B. Audit Information and Communication Technology
DIVISION (ICT) yang terdiri atas:
1. Audit Tematik yang dilakukan berdasarkan tema
Selama periode Januari s.d. Desember 2024 Internal tertentu pada lingkup pengelolaan ICT antara
Audit Division telah melaksanakan kegiatan audit lain meliputi aplikasi Loan Origination Consumer,
dengan objek audit yang mencakup: aplikasi Cash Management System, dan Cloud
A. Audit Umum (General Audit) yang terdiri atas: System Environment.
1. Audit Operasional terhadap jaringan kantor (KC, 2. Audit Mandatory berdasarkan ketentuan yang
KC Syariah dan Regional Office). diterbitkan regulator.
2. Audit Tematik yang dilakukan berdasarkan C. Audit Khusus terhadap dugaan kecurangan atau
tema tertentu antara lain Pengelolaan Kredit, tujuan tertentu.
Penghimpunan DPK, Human Capital, Pengadaan D. Audit Mutu Internal (AMI) Sertifikasi ISO terhadap
Barang dan/atau Jasa, Treasury, dan unit kerja yang telah tersertifikasi ISO 9001:2015
Environmental, Social, and Governance (ESG). (Standar Manajemen Mutu), ISO 37001:2016 (Sistem
3. Audit Mandatory berdasarkan ketentuan yang Manajemen Anti Penyuapan, ISO 37301:2021 (Sistem
diterbitkan regulator. Manajemen Kepatuhan).
Berikut adalah rincian pelaksanaan audit selama periode Januari s.d. Desember 2024:
Tabel Realisasi Program Kerja Audit Internal
No. Keterangan Target Realisasi % Penc.
A. Audit Umum (General Audit) 72 72 100,00%
B. Audit ICT (Information & Communication Technology Audit) 18 19 105,56%
C. Audit Khusus 0 20 100,00%
D. Audit Standar ISO 31 37 119,35%
TOTAL 121 148 122,31%
Kegiatan audit selama periode Januari s.d. Desember 2024 menghasilkan temuan audit sebanyak 659 temuan
sebagaimana disajikan pada grafik temuan audit selama 5 (lima) tahun terakhir berikut:
Jumlah Temuan
3500 3237
3000 2817
2500
2000
1588
1500
1027
1000
659
500
0
2020 2021 2022 2023 2024
654 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 224
Laporan
Tahunan 2024
MONITORING TINDAK LANJUT HASIL AUDIT
Tindak lanjut atas temuan audit dilaksanakan oleh auditee. Hasil pelaksanaan tindak lanjut dilaporkan kepada Kepala
IAD dan kemudian dievaluasi untuk melihat apakah tindak lanjut tersebut sudah sesuai dengan yang dimaksud. Untuk
tindak lanjut yang sudah tuntas akan dinyatakan “selesai ditindaklanjuti” dan diinformasikan kepada auditee dan
Direksi. Adapun bagi tindak lanjut yang belum selesai dan masih berstatus “pending item” diminta untuk diselesaikan
oleh auditee dengan penjelasan yang diperlukan dan akan dilaporkan oleh Kepala IAD kepada Direksi. Sampai
dengan Desember 2024, telah dilakukan tindak lanjut temuan audit baik dari hasil audit tahun 2021, 2022, 2023, dan
2024 dengan resume tindak lanjut audit disajikan pada tabel berikut:
Tabel Tindak Lanjut Hasil Audit
Sesuai Tanggal Jatuh Tempo Penyelesaian
Selesai Belum Selesai
% Penyelesaian
Jumlah
No. Hasil Audit Belum Telah Komitmen Jatuh
Komitmen
Jumlah % Jatuh Jatuh Tempo
Tempo Tempo
1 2 3 4 5=4/3 6 7 8=4/(4+7)
I. INTERNAL AUDIT DIVISION
I.1. TAHUN 2024
General Audit KC 358 338 94,41% 20 0 100,00%
General Audit KC Syariah 87 54 62,07% 33 0 100,00%
General Audit Divisi dan
133 47 35,34% 86 0 100,00%
Kantor Wilayah
Audit ICT 81 46 56,79% 35 0 100,00%
Sub Total 659 485 73,60% 174 0 100,00%
I.2. TAHUN 2023
General Audit KC 558 558 100,00% 0 0 100,00%
General Audit KC Syariah 169 169 100,00% 0 0 100,00%
General Audit Divisi dan
162 162 100,00% 0 0 100,00%
Kantor Wilayah
Audit ICT 138 138 100,00% 0 0 100,00%
Sub Total 1027 1027 100,00% 0 0 100,00%
I.3. TAHUN 2022
General Audit KC 908 908 100,00% 0 0 100,00%
General Audit KC Syariah 217 217 100,00% 0 0 100,00%
General Audit Divisi dan
337 337 100,00% 0 0 100,00%
Kantor Wilayah
Audit ICT 134 134 100,00% 0 0 100,00%
Sub Total 1596 1596 100,00% 0 0 100,00%
I.4. TAHUN 2021
General Audit KC 1674 1674 100,00% 0 0 100,00%
General Audit KC Syariah 452 452 100,00% 0 0 100,00%
General Audit Divisi dan
266 266 100,00% 0 0 100,00%
Kantor Wilayah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 655
Page 225
Tata Kelola
Perusahaan
Selesai Belum Selesai
% Penyelesaian
Jumlah
No. Hasil Audit Belum Telah Komitmen Jatuh
Komitmen
Jumlah % Jatuh Jatuh Tempo
Tempo Tempo
1 2 3 4 5=4/3 6 7 8=4/(4+7)
Audit ICT 425 425 100,00% 0 0 100,00%
Sub Total 2817 2817 100,00% 0 0 100,00%
Total Komitmen Internal 6099 5925 97,15% 174 0 100,00%
II. KOMITMEN EKSTERNAL
II.1. OTORITAS JASA KEUANGAN
KHP IT Pemeriksaan OJK
148 148 100,00% 0 0 100,00%
Tahun 2021
KHP Umum Pemeriksaan
147 147 100,00% 0 0 100,00%
OJK Tahun 2021
KHP Umum Pemeriksaan
203 203 100,00% 0 0 100,00%
OJK Tahun 2022
KHP Umum Pemeriksaan
246 245 99,59% 1 0 100,00%
OJK Tahun 2023
KHP Umum Pemeriksaan
446 266 59,64% 180 0 100,00%
OJK Tahun 2024
Total Komitmen OJK 1190 1009 84,79% 181 0 100,00%
II.2. BANK INDONESIA
KHP IT & Non IT
40 40 100,00% 0 0 100,00%
Pemeriksaan BI Tahun 2021
KHP Tematik LBUT Tahun
52 52 100,00% 0 0 100,00%
2022
Total Komitmen BI 92 92 100,00% 0 0 100,00%
II.3. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN RI
LHP SBK dan SBUM Tahun
20 20 100,00% 0 0 100,00%
2021
LHP SBK dan SBUM Tahun
52 42 80,77% 0 10 80,77%
2022
LHP Pengelolaan Kredit
Komersial, Investasi dan 137 0 0,00% 137 0 100,00%
Operasional Tahun 2023
LHP SBK dan SBUM Tahun
7 0 0,00% 7 0 100,00%
2024
Total Komitmen BPK RI 216 62 28,70% 144 10 86,11%
II.4. BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN RI
Penempatan Dana PEN
3 3 100,00% 0 0 100,00%
2022
Reviu Bansos PKH,
Program Sembako dan BLT 3 3 100,00% 0 0 100,00%
Tahun 2022
Reviu P3DN Dalam Rangka
16 16 100,00% 0 0 100,00%
BBI Tahun 2022
656 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 226
Laporan
Tahunan 2024
Selesai Belum Selesai
% Penyelesaian
Jumlah
No. Hasil Audit Belum Telah Komitmen Jatuh
Komitmen
Jumlah % Jatuh Jatuh Tempo
Tempo Tempo
1 2 3 4 5=4/3 6 7 8=4/(4+7)
Reviu Bansos PKH dan
Sembako Tahun 2019 s.d 2 2 100,00% 0 0 100,00%
2022
Total Komitmen BPKP RI 24 24 100,00% 0 0 100,00%
II.5. KANTOR AKUNTAN PUBLIK
Management Letter atas
Lapkeu posisi 31 Desember 76 76 100,00% 0 0 100,00%
2021
Management Letter atas
Lapkeu Interim 30 Juni 65 65 100,00% 0 0 100,00%
2022
Management Letter atas
Lapkeu posisi 31 Desember 72 72 100,00% 0 0 100,00%
2022
Management Letter atas
Lapkeu posisi 31 Desember 80 80 100,00% 0 0 100,00%
2023
Total Komitmen KAP 293 293 100,00% 0 0 100,00%
II.6. PWC
Jasa Kaji Ulang Fungsi
17 17 100,00% 0 0 100,00%
Audit Internal Tahun 2023
Total Komitmen PWC 17 17 100,00% 0 0 100,00%
Total Komitmen Eksternal 1832 1497 81,71% 325 10 99,34%
Total Komitmen Audit
7931 7422 93,58% 499 10 99,87%
Internal dan Eksternal
PELAKSANAAN RAPAT INTERNAL AUDIT DIVISION DENGAN DIREKSI DAN KOMITE AUDIT
Mengacu pada Internal Audit Charter (Piagam Audit Intern), Internal Audit Division secara rutin melakukan rapat
dengan Direksi serta menghadiri undangan rapat dengan Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit dalam rangka
pelaporan atas pelaksanaan tugas Internal Audit Division. Sepanjang tahun 2024, Internal Audit Division telah
melakukan rapat dengan Direksi dan Komite Audit sebagai berikut:
Pelaksanaan Rapat Internal Audit Division dengan Direksi
No. Tanggal Agenda
1. 13 Maret 2024 CEO Town Hall Meeting
2. 01 April 2024 Rapat Pembahasan Internal Control
3. 04 April 2024 Rapat Pembahasan Hasil Audit
4. 05 April 2024 Rapat Pembahasan Internal Control
5. 30 April 2024 Rapat Pembahasan Internal Control
6. 07 Juni 2024 Forum Operations & Customer Experience
7. 11 Juni 2024 Rapat Pembahasan Performance Review
8. 12 Juni 2024 Rapat Pembahasan Hasil Audit
9. 23 Juni 2024 Rapat Pembahasan Internal Control
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 657
Page 227
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Agenda
10. 24 Juni 2024 Kick Off RJPP Tahun 2025-2029
11. 24 Juni 2024 Rapat Pembahasan Internal Control
12. 02 Juli 2024 Rapat Pembahasan Hasil Audit
13. 08 Juli 2024 Rapat Pembahasan Internal Control
14. 09 Juli 2024 Rapat Pembahasan Internal Control dan Review Peraturan Internal
15. 17 Juli 2024 Rapat Pembahasan Hasil Audit
16. 23 Juli 2024 Forum Operational Risk
17. 01 Agustus 2024 Rapat Pembahasan Hasil Audit
18. 06 Agustus 2024 Rapat Pembahasan Hasil Audit
19. 14 Agustus 2024 Rapat Pembahasan Hasil Audit
20. 16 Agustus 2024 Rapat Pembahasan ICOFR
21. 22 Agustus 2024 Workshop RJPP Tahun 2025-2029
22. 26 Agustus 2024 Rapat Pembahasan Internal Control
23. 16 September 2024 Kick off Meeting Audit Laporan Keuangan
24. 30 September 2024 Rapat Pembahasan Hasil Audit
25. 03 Oktober 2024 Rapat Pembahasan Struktur Organisasi IAD
26. 04 Oktober 2024 Rapat Pembahasan Hasil Audit
27. 07 Oktober 2024 Rapat Pembahasan Struktur Organisasi IAD
28. 09 Oktober 2024 Rapat Pembahasan ICOFR
29. 14 Oktober 2024 Rapat Pembahasan Hasil Audit
30. 22 Oktober 2024 Rapat Pembahasan Business Control
31. 01 November 2024 Sharing Session “Economy & Risk Outlook Tahun 2025”
32. 05 November 2024 Rapat Pembahasan Roadmap GRC 2025-2029
33. 29 November 2024 Rapat Pembahasan Review Peraturan Internal
34. 04 Desember 2024 Rapat Pembahasan Review Peraturan Internal
35. 09 Desember 2024 Rapat Pembahasan Review Peraturan Internal
36. 10 Desember 2024 Rapat Pembahasan Internal Control
Pelaksanaan Rapat Internal Audit Division dengan Komite Audit
No. Tanggal Agenda
1. 22 Januari 2024 Pembahasan Annual Audit Plan tahun 2024
2. 05 Februari 2024 Pembahasan Strategi Anti Fraud
3. 20 Maret 2024 Rapat Pembahasan Management Letter
4. 15 Mei 2024 Rapat Pembahasan Laporan Kegiatan IAD Triwulan I 2024
5. 01 Juli 2024 Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Hasil Audit
6. 05 Agustus 2024 Rapat Pembahasan Laporan Kegiatan IAD Triwulan II 2024
7. 12 Agustus 2024 Rapat Pembahasan Strategi Anti Fraud
8. 28 Agustus 2024 Rapat Pembahasan Review Peraturan Internal
9. 04 September 2024 Rapat Pembahasan Tugas dan Fungsi Audit Internal
10. 30 September 2024 Rapat Pembahasan Review Peraturan Internal dan Data Analytics
11. 14 Oktober 2024 Rapat Pembahasan Hasil Audit
12. 28 Oktober 2024 Rapat Pembahasan Review Peraturan Internal
13. 06 November 2024 Rapat Pembahasan Review Peraturan Internal
14. 11 November 2024 Rapat Pembahasan Laporan Kegiatan IAD Triwulan III 2024
15. 25 November 2024 Rapat Pembahasan Limitied Review Laporan Keuangan
16. 2 Desember 2024 Rapat Internalisasi Kebijakan Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)
658 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 228
Laporan
Tahunan 2024
ASSURANCE REVIEW TERHADAP AUDIT INTERNAL
Sejak Desember 2017 Internal Audit Division PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, telah berhasil melakukan
upgrading standar mutu ISO 9001:2008 menjadi ISO 9001:2015. Secara berkala telah dilakukan surveillance audit oleh
auditor eksternal untuk menilai kepatuhan Internal Audit Division terhadap standar mutu ISO 9001: 2015.
Tabel Pelaksana Surveillance Audit untuk Sertifikasi ISO 9001:2008 dan ISO 9001:2015
No. Audit Eksternal Tahun Keterangan
1. PT SGS 2022 Pelaksanaan surveillance audit untuk sertifikasi ISO 9001:2015 oleh Audit Eksternal PT SGS
2. PT SGS 2023 Pelaksanaan surveillance audit untuk sertifikasi ISO 9001:2015 oleh Audit Eksternal PT SGS
3. PT SGS 2024 Pelaksanaan surveillance audit untuk sertifikasi ISO 9001:2015 oleh Audit Eksternal PT SGS
Adapun kaji ulang terhadap atas penerapan fungsi audit intern bank sebagaimana telah diatur dalam POJK No.01/
POJK.03/2019 dalam menilai kesesuaian fungsi intern dengan regulasi, standar dan kode etik, serta efisiensi dan
efektivitas telah dilakukan oleh assessor independen minimal 3 (tiga) tahun sekali dengan uraian sebagai berikut:
Tabel Assessor Independen Terkait Penilaian atas Pelaksanaan Audit
No. Audit Eksternal Tahun Keterangan
Pelaksanaan proses review gap analysis kebijakan, prosedur dan
1. PT Deloitte Touche Tohmatsu 2018 metodologi serta pelaksanaan audit terhadap best practices SPFAIB
setiap 3 tahun sekali oleh Auditor Eksternal
Pelaksanaan proses review gap analysis kebijakan, prosedur dan
2. PT KPMG Siddharta Advisory 2020 metodologi serta pelaksanaan audit terhadap best practices SPFAIB
setiap 3 tahun sekali oleh Auditor Eksternal
Pelaksanaan proses review gap analysis kebijakan, prosedur dan
metodologi serta pelaksanaan audit terhadap best practices Standar
3. PT PricewaterhouseCoopers (PWC) 2023
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum setiap 3 tahun sekali
oleh Auditor Eksternal
Satuan Kerja Manajemen Risiko proses manajemen risiko dalam rangka memitigasi
risiko Perseroan melalui Kualitas Penerapan Manajemen
Risiko meliputi tata kelola risiko, kerangka manajemen
Satuan Kerja Manajemen Risiko merupakan satuan kerja
risiko, proses manajemen risiko dan kecukupan
yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur
sistem informasi manajemen serta kecukupan sistem
yang membawahi fungsi Manajemen Risiko dan bersifat
pengendalian internal.
independen terhadap Satuan Kerja Operasional yang
merupakan risk-taking unit, Satuan Kerja Audit Internal
Tata kelola risiko Perseroan yang berlandaskan
dan Satuan Kerja Kepatuhan. Saat ini, SKMR terdiri dari 4
prinsip Good Corporate Governance terwujud
(empat) divisi, yaitu Enterprise & ESG Risk Management
dari terlibatnya seluruh organ Perseroan dalam
Division, Digital & Operations Risk Management Division,
pengelolaan manajemen risiko. Hal ini dapat dilihat
Wholesale Credit Risk Division, dan Retail Credit Risk
dari susunan organisasi manajemen risiko Perseroan.
Division. Tata kelola risiko Bank yang berlandaskan
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab
prinsip GCG terwujud dari terlibatnya seluruh organ
untuk memastikan penerapan Manajemen Risiko telah
Perseroan dalam pengelolaan manajemen risiko. Hal ini
memadai sesuai dengan karakteristik, kompleksitas
dapat dilihat dari susunan organisasi manajemen risiko
dan profil risiko Perseroan. Dewan Komisaris dan
Perseroan.
Direksi berperan aktif pada proses manajemen risiko
dalam rangka memitigasi risiko Bank melalui Kualitas
Dewan Komisaris melalui rapat Komite Pemantau Risiko
Penerapan Manajemen Risiko yang meliputi tata kelola
dan Direksi melalui rapat Komite Manajemen Risiko
risiko, kerangka manajemen risiko, proses manajemen
bertanggung jawab untuk memastikan penerapan
risiko, kecukupan sumber daya manusia, dan kecukupan
Manajemen Risiko telah memadai sesuai dengan
sistem informasi manajemen risiko, serta kecukupan
karakteristik, kompleksitas, dan profil Risiko Perseroan.
sistem pengendalian risiko.
Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif pada
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 659
Page 229
Tata Kelola
Perusahaan
Struktur Satuan Kerja Manajemen Risiko
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) pada Perseroan terdiri dari Enterprise & ESG Risk Management Division
(ERMD) dan Digital Operation Risk Management Division (DORD) yang masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala
Divisi yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Risk Management. Struktur Organisasi Enterprise & ESG
Risk Management Division terdiri dari Market & Liquidity Risk Management Department, Credit Risk Management
Department, Integrated Risk Management Department, ESG Departement dan Model Validation.
Enterprise Risk Management
L1 (ERMD)
Secretary
Enviromental, Credit Market &
Integrated Risk Model
L2 Social &
Management
Portofolio Risk Liquidity Risk
Validation
Governance Management Management
Framework
Credit Risk Market &
& Strategy Strategic Risk
Development Liquidity Risk Dev
Development
L3
/ Policy & Commercial & Market & Liquidity
Risk Culture
L4 Implementation SME Risk Risk Assesment
Data Reporting & Market Middle
Sharia Risk Consumer Risk
Communication Office
Credit Portofolio Risk Management Department ESG Department berfungsi sebagai control tower
berfungsi memastikan efektivitas pengelolaan Risiko terhadap aktivitas ESG agar sejalan dengan roadmap
Kredit yang fokus utamanya di bidang pemberian dan framework ESG yang telah dimiliki Perseroan.
kredit dan/atau pembiayaan perumahan, portofolio Control tower dilakukan terhadap aktivitas bisnis dan
asetnya didominasi oleh Kredit Pemilikan Rumah (KPR) operasional untuk mendukung pencapaian tujuan
yang dipengaruhi oleh adanya perubahan iklim bisnis pembangunan berkelanjutan yang antara lain berkaitan
eksternal. dengan pengelolaan dampak lingkungan, mengatasi
masalah sosial dan mempertahankan standar tata
Market & Liquidity Risk Management Department kelola yang bertanggung jawab dan etis dalam operasi
berfungsi memastikan efektivitas pengelolaan Risiko perbankan.
Pasar dan Risiko Likuiditas yang antara lain menetapkan
rencana yang akan dilakukan apabila Perseroan Model Validation berfungsi untuk melakukan validasi
mengalami kondisi tekanan keuangan (financial stress) dan pengujian terhadap model-model risiko untuk
yang dapat membahayakan kelangsungan usaha. memastikan bahwa model-model tersebut akurat,
dapat diandalkan, dan mematuhi regulasi yang
Integrated Risk Management Department memastikan berlaku. Selain itu, juga berperan untuk memastikan
efektivitas pengelolaan Risiko Strategis dan berfungsi pengelolaan setiap risiko dikelola sesuai dengan
mengkoordinasikan serta memastikan proses integrasi Standar Mutu manajemen ISO 9001:2015.
manajemen risiko dengan perencanaan strategis,
pengukuran kinerja dalam rangka meningkatkan Struktur Organisasi Satuan Kerja Manajemen Risiko
shareholder value, meningkatkan investor confidence, Operasional & Digital / Digital & Operations Risk
mendukung proses pengambilan keputusan dan Management Division (DORD) terdiri Fraud Risk
meningkatkan efisiensi penggunaan modal. Management Department, Digital Risk Management
Department, Operational Risk Management Department,
Regional Operational Risk Control Department, dan
Operational Risk Control Department.
660 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 230
Laporan
Tahunan 2024
Struktur Satuan Kerja Manajemen Risiko Operasional dan Digital
L1 Digital & Operations
Risk Management (DORD)
Regional Office
Secretary
Regional
L2 Fraud Risk Digital Risk Operational Risk Operational Risk Regional
Operational Risk
Management Management Management Control Business Control
Control
Fraud Stategic Digital Risk, Regional Regional
Governance, Operational Risk Operational Risk
Strategy & Operational Risk Business Control
Monitoring and Development Control Analyst
Presentation Control Analyst Supervisor
Reporting
Fraud Branch
Operational, Digital Risk Operational Risk
Business
L3 Detection & Assesment Assesment
Control
/ Investigation
L4
Fraud Monitoring CBC Business
& Recovery Control
Regional
Business Control
Officer
Fraud Risk Management Department berfungsi Regional Operational Risk Control Department berfungsi
mengkoordinasikan dan memantau proses sebagai control tower terhadap aktivitas pengawasan
pengembangan dan penyusunan, implementasi dan dan evaluasi atas penerapan pengendalian internal di
review / kaji ulang Fraud Risk Appetide, Risk Tolerance, Kantor Cabang (KC) dan Commercial Banking Center
dan limit risiko sesuai dengan regulasi dan kebutuhan (CBC) yang dijalankan oleh Branch Business Control
bisnis, serta menyusun laporan hasil penerapan strategi (BBC) dan Commercial Banking Center – Business
anti-fraud. Control (CBC-BC) yang merupakan organ monoline
Kantor Wilayah.
Digital Risk Management Department berfungsi untuk
memastikan efektivitas pengelolaan risiko IT, Digital Sejak tahun 2015, pelaksanaan kegiatan manajemen
& Siber yang melekat pada solusi teknologi yang risiko telah menerapkan dan mendapatkan sertifikasi
digunakan oleh Perseroan untuk mencapai layanan ISO 9001:2008 yang telah diupgrade menjadi ISO
teknologi yang aman dan handal. Terdapat enam 9001:2015 pada Bulan Mei tahun 2018. Sertifikasi juga
domain risiko yang menjadi cakupan, yaitu, risiko terus dilakukan pemeliharan setiap tahun dilakukan
Information and Cyber Security; risiko IT Service Delivery, audit tahunan terhadap pelaksanaan sertifikasi ISO
Resilience, and Continuity; risiko IT Third Party; risiko 9001:2015 dengan tetap menguatkan komitmen untuk
Data Quality and Data Privacy, risiko IT Project Delivery, terus bekerja sesuai dengan standar mutu yang
dan risiko IT Regulatory Compliance. Pengelolaan risiko diterapkan dengan melakukan perbaikan secara
dilakukan melalui framework yang sesuai dengan best berkesinambungan, menumbuhkan budaya risiko dan
practice industri dan terintegrasi dengan siklus hidup mendorong penerapan manajemen risiko yang efektif
layanan TI untuk mencapai hasil yang maksimal. di seluruh tingkatan organisasi dan kegiatan usaha
Bank sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Operational Risk Management Department berfungsi
memastikan efektivitas pengelolaan Risiko Operasional Saat ini ISO 9001:2015 telah digunakan oleh berbagai
secara keseluruhan Bank termasuk berkoordinasi organisasi di seluruh dunia, yang dapat membantu
dengan Operations Risk Controller Management dan mereka menjalankan operasional yang lebih efisien dan
Digital Risk Management. Selain itu berfungsi juga menguntungkan. ISO 9001:2015 menyediakan framework
sebagai pengelola Business Continuity Management untuk performa bisnis yang lebih konsisten, pelayanan
(BCM) secara bankwide dalam rangka mengelola risiko yang prima serta perbaikan berkesinambungan untuk
operasional faktor eksternal.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 661
Page 231
Tata Kelola
Perusahaan
jangka waktu yang lama. ISO 9001:2015 menyediakan 8. Memberikan rekomendasi kepada satuan kerja
banyak keuntungan dan kapabilitas dalam hal skala bisnis dan/atau kepada Komite Manajemen Risiko
usaha dalam beberapa tahun belakangan. Standar terkait penerapan Manajemen Risiko antara lain
ini merupakan alat yang sangat membantu dalam mengenai besaran atau maksimum eksposur Risiko
pengembangan perusahaan dan membuat organisasi yang dapat dipelihara serta melakukan eskalasi
BTN menjadi lebih resilient. sesuai kebutuhan.
9. Mengevaluasi akurasi dan validitas data yang
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja digunakan oleh Bank untuk mengukur Risiko bagi
Manajemen Risiko Perseroan yang menggunakan model untuk
keperluan internal.
Satuan Kerja Manajemen Risiko merupakan satuan kerja 10. Menyusun dan menyampaikan laporan profil Risiko
yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur kepada Regulator, Dewan Komisaris, Direksi dan
yang membawahi fungsi Manajemen Risiko dan bersifat Komite Manajemen Risiko secara berkala atau
independen terhadap Satuan Kerja Operasional yang paling kurang secara triwulanan. Frekuensi laporan
merupakan risk-taking unit, Satuan Kerja Audit Internal ditingkatkan apabila kondisi pasar berubah dengan
dan Satuan Kerja Kepatuhan. Tanggung Jawab Satuan cepat.
Kerja Manajemen Risiko meliputi: 11. Melaksanakan kaji ulang secara berkala dengan
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam frekuensi yang disesuaikan kebutuhan Perseroan,
penyusunan kebijakan, strategi, dan kerangka untuk memastikan:
Manajemen Risiko. a. Kecukupan kerangka Manajemen Risiko.
2. Mengembangkan prosedur dan alat untuk b. Keakuratan metodologi penilaian Risiko.
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan c. Kecukupan sistem informasi Manajemen Risiko.
pengendalian Risiko 12. Memiliki Taksonomi Risiko bagi Perseroan dan
3. Merancang dan menerapkan perangkat yang anak perusahaan yang terintegrasi sesuai dengan
dibutuhkan dalam penerapan Manajemen Risiko. kebutuhan pengawalan target kinerja Perseroan
4. Memantau implementasi kebijakan, strategi, dan dan anak perusahaan.
kerangka Manajemen Risiko yang direkomendasikan 13. Struktur organisasi, tugas dan tanggung jawab
oleh Komite Manajemen Risiko dan yang telah serta hal-hal lain termasuk tata laksana pekerjaan
disetujui oleh Direksi. satuan kerja Manajemen Risiko diatur dalam suatu
5. Memantau posisi/eksposur Risiko secara peraturan internal tersendiri.
keseluruhan, maupun per Risiko termasuk 14. Melaksanakan pengelolaan risiko ESG, termasuk
pemantauan kepatuhan terhadap toleransi Risiko risiko iklim dan dampaknya terhadap sosial serta
dan limit yang ditetapkan. menetapkan kerangka tata kelola untuk memastikan
6. Melakukan stress testing guna mengetahui risiko tersebut dikelola secara terintegrasi antara unit
dampak dari implementasi kebijakan dan strategi bisnis, unit manajemen risiko, dan unit operasional.
Manajemen Risiko terhadap portofolio atau kinerja 15. Memberikan informasi terkini kepada Direksi
Bank secara keseluruhan. mengenai risiko dan pengembangan bisnis yang
7. Mengkaji usulan aktivitas dan/atau produk baru terkait dengan perubahan iklim untuk membantu
yang dikembangkan oleh unit lain. Pengkajian Direksi menerapkan kegiatan pengawasan dengan
difokuskan terutama pada aspek kemampuan Bank lebih optimal.
untuk mengelola aktivitas dan/atau produk baru 16. Melaksanakan Pengelolaan risiko fraud melalui
termasuk kelengkapan sistem dan prosedur yang 4 pilar strategi Anti-Fraud (Prevention, Detection,
digunakan serta dampaknya terhadap eksposur Investigation, Monitoring & Recovery).
Risiko Bank secara keseluruhan. 17. Melaksanakan Pengelolaan risiko IT, Digital, dan
Siber.
662 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 232
Laporan
Tahunan 2024
Profil Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko
Kepala Enterprise Risk Management Division sekaligus berperan sebagai sekretaris Komite Manajemen Risiko yang
berada di bawah Direksi, dijabat oleh Wilson Arafat berdasarkan SK Direksi No. 93/KUASA/DIR/2024 tanggal 02 Mei
2024 dan menjabat sampai dengan sekarang.
Riwayat Pendidikan
Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (2004).
Sertifikasi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh LSPP (2024)
• BSE - Chief Financial Officer School (2024)
• BSE Business Essential - Finance For Executive Stream (2024)
• Financial Acumen Columbia Business School (2024)
• Seminar Sustainable Finance Forum 2023 – Dubai (2023)
• Indonesia Risk Management Outlook 2023 (2022)
• Refreshment Program: Penerapan Basel III Reform Basel IV untuk Perhitungan
ATMR pada Risiko Kredit (2022)
• Certification for Credit Risk Management (2022)
• Market Risk & Middle Office Function (2021)
• Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4 oleh LSPP (2021),
• Strategi Bisnis Menghadapi Dampak Cvd VC (2020)
• Executive Development Program (2019)
• Pedoman Kebijakan Tata Kelola Perusahaan (2018)
• The Positive Leader – DCO Transformation - Hongkong (2017)
Wilson Arafat • Sertifikat GRC Professional – Arizona (2016)
Kepala Enterprise Risk Management • 2015 Asean Corporate Conference: Governance Transformation in Asean
Performance and Priorities – Phillippines (2015)
Division • Integrated Governance, Risk Management and Compliance - Australia (2014)
• 8th International Conference on Corporate Governance – Inggris (2010)
Warga Negara Indonesia,
berusia 52 Tahun Per Desember 2024, Pengalaman Kerja
berdomisili di Jakarta.
• Memulai karir profesional di BTN sejak tahun 1998 melalui jalur Officer
Development Program menjabat sebagai Pelaksana pada Unit Kerja Analisis
Laporan Keuangan dan Rekonsiliasi.
• Sejak tahun 2008 menjabat sebagai PJ. Kasi pada Unit Kerja Seksi Kebijakan.
• Sejak tahun 2010 hingga tahun 2011 memegang Good Corporate Governance
Implementation dengan jabatan terakhir GCG Implementation & Monitoring
Departement Head.
• Pernah menjabat sebagai Superintendent Spec Curiculum & Program
Development dan Senior Associate Culture Specialist pada Divisi Human Capital
(2011-2013).
• Pada tahun 2013 hingga tahun 2016 menjabat sebagai Corporate Governance
Departemen Head pada Compliance & Governance Division.
• Sebelumnya sejak tahun 2017 sampai dengan 2018 memegang Transformation
Project dengan jabatan terakhir adalah Transformation Management Office
Head pada Transformation & Partnership Management Division.
• Jabatan terakhir adalah Procurement & Fixed Asset Management Division Head
yang dijabat sejak tahun 2019 hingga 2021.
Dasar Hukum Pengangkatan
SK Direksi No. 93/KUASA/DIR/2024 tanggal 02 Mei 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 663
Page 233
Tata Kelola
Perusahaan
Kepala Digital & Operations Risk Management Division dijabat oleh Agus Sumaryono berdasarkan SK Direksi
No. 711/DIR/2024 tanggal 1 Agustus 2024 dan menjabat sampai dengan sekarang.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret (1994)
Sertifikasi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 oleh LSPP (2024)
• BTN Leadership Forum 2 – 2024 (2024)
• Keluarga Berintegritas KPK Tahun 2024 (2024)
• Expert Talk Session: Creating Executive (2024)
• Program Pendalaman Kompetensi BUMN (2024)
• Sosialisasi Penanggulangan Terorisme (2023)
• Webinar Security Awareness Cyber Crime (2023)
• Pelatihan Media Handling (2022)
• Senior Credit Officer Certification (2022)
• Refsh.Kredit Konsumer & Peny. Dokpok (2022)
• Workshop Business Judgment Rule (2021)
• Sertifikasi Ahli Pembangun Integritas oleh LSP (2021)
• Webinar Digital Leadership Readiness (2021)
• WEBINAR BTN-LPPI : STRATEGI BISNIS DALAM MENYIKAPI DAMPAK COVID-19 (2020)
• General Manager Development Prog. Fase-2 (2020)
Agus Sumaryono • Strategi Bisnis Menghadapi Dampak Cvd VC (2020)
Kepala Digital & Operations Risk
Pengalaman Kerja
Management Division
• Pelaksana KC Mataram (1998)
Warga Negara Indonesia, • Kasi Pengelolaan Bangunan pada Unit Kerja Pengelolaan Bangunan (2009)
berusia 54 Tahun Per Desember 2024, • Manager Policy Planning & Budgeting pada Unit Kerja Logistic & Network
berdomisili di Bekasi. Division (2010)
• Policy Planning And Budgeting Officer pada Procurement & Fixed Asset
Management Division (2011)
• Construction Loan Proc & Appr Officer pada Commercial Banking Division (2011)
• Constractor Relation Management Officer pada Commercial Banking Division
(2013)
• Commercial Non-Housing Loan RM I pada Commercial Banking Division (2013)
• Business Services Department Head pada Commercial Lending Division (2014)
• Deputy Branch Manager Business KC Bekasi (2016)
• Deputy Regional Manager Support RO I (2019)
• Pejabat Pemegang Kewenangan Komersial pada Wholesale Credit Risk Division
(2020)
• Branch Manager KC Bekasi (2021)
• Deputy CRD pada Wholesale Credit Risk Division (2023)
Dasar Hukum Pengangkatan
SK Direksi No. 711/DIR/2024 tanggal 1 Agustus 2024
Pengembangan Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Jumlah Jumlah
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jenis Pelatihan dan Pendidikan
Peserta Peserta
Classroom / Virtual Classroom BOD Talks & Meet The Expert -"Evolving in
Finance: Leadership, Transformation, and 7
Aligning Strategy Execution With Future of Banking in Indonesia"
1
Environmental, Social and Governance (ESG)
Expert Talk Session "Empowering Women
BTN Leadership Forum 2 - 2024 1 Leadership to Strengthen Leadership 3
Capability"
BTN Millenial Leaders II - Kickoff 1
Officer Development Program (ODP) Angkatan
3
63
Business Performance Through Effective
1
Coaching for Leaders
Pelatihan APU, PPT & PPPSPM 1
Coaching & Strategic Business Leaders 4
Pendidikan dan Pelatihan APU, PPT dan PPPSPM
terkait Individual Risk Assessment (IRA) Tahun 1
Millenial Leaders 2 "crafting leadership and
1 2024
future skill for next leaders"
Pelatihan Presentation Skill 2
Driving Excellence: Comprehensive
1
Performance Cycle Training
664 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 234
Laporan
Tahunan 2024
Jumlah Jumlah
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jenis Pelatihan dan Pendidikan
Peserta Peserta
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko The Important of Financial, Operational and
8
Jenjang KKNI 4 Technology Risk Mitigation in Order to Elevate 1
Company Value in 2024
Pendidikan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) 3
Business Essential - Finance for Executive 1
Peserta Pelatihan Penilai Risk Maturity Index
2
(RMI) Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko
1
Jenjang KKNI 6
Pelatihan Preparing For Merger, Acquisition,
and Integration: Journey Towards a Seamless 1 CFO School 1
Transition
Uji Kompetensi SMR Jenjang KKNI 6 1
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang KKNI 4
1
Metode E - Learning Webinar OJK “How to Prevent Greenwashing in
5
Sustainable Finance”
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang KKNI 5
17
Metode E - Learning Pelatihan Risk Based Planning & Risk Modelling 2
Seminar “Financial Strategy for The Youth and Sertifikasi Manajemen Risiko Skema QRGP 3
1
Gen Z in Embracing Indonesia Emas 2045
Strategic Business Unit (SBU) Webinar Series
Uji Kompetensi SMR Jenjang KKNI 4 8 Empowering Business Growth by Maximizing
1
Capabilities.
Sosialisasi Kebijakan Khusus (KK) dan Petunjuk Series 02 : Operation, Legal, Risk Management
3
Teknis (PT) Pelindungan Data Pribadi (PDP)
Workshop Pengembangan Profitability
Performance Excellence Program: Strategies 2
1 Measurement System
for Driving High Performance Tahun 2024
Training Of Trainer Manajemen Risiko Jenjang
Talent Acceleration Program II - Kickoff 3 1
4
Talent Acceleration Program 2 "Leadership Pelatihan Financial And Capital Market Base
3 2
Session" On Esg & Sustainable Finance
Webinar Perencanaan Pensiun “Edukasi Uji Kompetensi SMR Skema QRGP 1
Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan
2
Kesejahteraan Pegawai serta Hidup Sehat dan Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko
Bahagia di Masa Pensiun” 4
Jenjang KKNI 5
Webinar Perencanaan Pensiun: "Edukasi Uji Kompetensi SMR Jenjang KKNI 5 4
Program Pensiun Manfaat Pasti dan 1
Perencanaan Keuangan"
Leadership & Impactful Future Skill 1
Webinar OJK “Membangun Kepemimpinan
Pembekalan dan Uji Kompetensi Training Of
Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk 4 1
Trainer Bnsp Certification (Metodologi)
Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis”
Webinar OJK "Empowering Leadership:
Webinar OJK - Meningkatkan Kinerja
1 How Women Leaders Drive Company and 1
Perusahaan melalui Kecerdasan Buatan
Institution Performance"
Webinar OJK - Peran Innovative Credit Scoring
3 Pelatihan Premium ESG Investment Seminar
(ICS) dalam Meningkatkan Akses Pendanaan
“Sustainable Investment for a Thriving Future:
1
Creating Long-Term Value and Impact for the
Webinar OJK “Peluang dan Tantangan
Environment and Communities”
Pelindungan Data Pribadi dalam Transaksi di 3
Era Digital”
Coaching Clinic Lanjutan: Pendalaman
Penilaian Taksonomi Untuk Keuangan 1
Webinar OJK - Navigating The Half: “Year
4 Berkelanjutan Indonesia (TKBI)
Roadmap To Success”
Online / Self Learning
Workshop ASEAN Corporate Governance
2
Scorecard (ACGS) Tahun 2024
Compliance Excellence Edisi Agustus 2024 -
Workshop Perekaman Pemrosesan Data Prosedur Penerapan Program Anti Pencucian
Pribadi_Record of Processing Activities (ROPA) Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme Dan
6
dan Penilaian Dampak Pemrosesan Data 1 Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pribadi_Data Privacy Impact Assessment Pemusnah Massal (APU PPT DAN PPPSPM)
(DPIA) (Managerial)
Compliance Excellence Edisi Agustus 2024 -
Workshop Penerapan Peraturan Bea Materai 1
Prosedur Penerapan Program Anti Pencucian
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme Dan
Young Leaders Talk "Leading with Impact, 25
7 Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Crafting Your Success Story" Pemusnah Massal (APU PPT DAN PPPSPM) (Non
Managerial)
Webinar Climate Risk Awareness & GHG
6
Emission Reporting Compliance Excellence Edisi April 2024 -
5
Layanan Government VA (Managerial)
Pelatihan Climate Risk Stress Test (CRST) 16
Compliance Excellence Edisi April 2024 -
Capacity Development Seminar Climate Risk 23
1 Layanan Government VA (Non Managerial)
Integration in the Banking Risk Framework
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 665
Page 235
Tata Kelola
Perusahaan
Jumlah Jumlah
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jenis Pelatihan dan Pendidikan
Peserta Peserta
Compliance Excellence Edisi Februari 2024 - Internalisasi ESG (Environtment, Social &
26 28
Security & Digital Risk Awareness Governance) Awareness
Compliance Excellence Edisi Januari 2024 - Internalisasi Kebijakan Peraturan TI 26
Kebijakan Khusus & Petunjuk Teknis Aktivitas 26
Akuntansi Internalisasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 31
Compliance Excellence Edisi Juli 2024 Internalisasi Layanan BTN Cash Management 28
- Kebijakan Khusus Pedoman Benturan 5
Kepentingan (Managerial) Internalisasi Manajemen Risiko TI, Digital &
31
Siber 2024
Compliance Excellence Edisi Juli 2024
- Kebijakan Khusus Pedoman Benturan 26 Internalisasi New Grading System BTN 28
Kepentingan (Non Managerial)
Internalisasi Pencapaian SLE Index 2024 25
Compliance Excellence Edisi Juni 2024 -
5
Larangan Aktivitas Perjudian (Managerial)
Internalisasi Pengelolaan Data Nasabah (CIF) 31
Compliance Excellence Edisi Juni 2024 -
23 Internalisasi Penyelamatan dan Penyelesaian
Larangan Aktivitas Perjudian (Non Managerial) 28
Kredit Komersial
Compliance Excellence Edisi Maret 2024
- Program Pengendalian Gratifikasi dan 5 Internalisasi Podcast Legal Klinik 2024 27
Kebijakan SMAP ISO 37001:2016 (Managerial)
Internalisasi Proses Kredit Korporasi
31
Compliance Excellence Edisi Maret 2024 (Corporate Loan)
- Program Pengendalian Gratifikasi dan
21 Internalisasi Respectful WorkPlace (RWP) 2024 26
Kebijakan SMAP ISO 37001:2016 (Non
Managerial)
Internalisasi Sahabat Transformasi Episode 2 31
Compliance Excellence Edisi Mei 2024 -
Transaksi Valuta Asing BranchFX di Kantor 5 Internalisasi Transformasi 2024 31
Cabang (Managerial)
Pemahaman Peraturan Internal - Arsitektur
Compliance Excellence Edisi Mei 2024 - 26
Peraturan Internal BTN
Transaksi Valuta Asing BranchFX di Kantor 23
Cabang (Non Managerial) Refreshment BTN Properti 2024 20
Compliance Excellence Edisi Oktober Refreshment BTN Smart Residence 29
2024 - Pemasaran Produk Bancassurance 6
(Managerial) Sosialisasi Digital Risk Awareness & Cyber
27
Trend
Compliance Excellence Edisi Oktober 2024
- Pemasaran Produk Bancassurance (Non 25
Sosialisasi Profitability Measurement System 27
Managerial)
Sosialisasi Program Easy in BTN Smart
Compliance Excellence Edisi September 2024 - 23
6 Residence
Data Privacy Awareness (Managerial)
Sosialisasi Umbrella Campaign Bale by BTN 31
Compliance Excellence Edisi September 2024 -
25
Data Privacy Awareness (Non Managerial)
Total Peserta Pendidikan & Pelatihan 1036
Sertifikasi Manajemen Risiko
Mapping Level SMR
No. Jumlah Pegawai Kesesuaian
Belum SMR Jenjang 4 Jenjang 5 Jenjang 6 Jenjang 7
1. Mandatory Jenjang 4 2.907 160 1.172 1.574 1 - 94,50%
2. Mandatory Jenjang 5 432 3 7 394 25 3 97,69%
3. Mandatory Jenjang 6 9 - - 6 3 100,00%
4. Mandatory Jenjang 7 14 - 14 100,00%
Total Pegawai 3.362 163 1.179 1.968 32 20 94,94%
Keterangan:
Pegawai yang diwajibkan sertifikasi namun belum disertifikasi sesuai levelnya
Pegawai yang diwajibkan sertifikasi dan sudah sesuai dengan levelnya
Pegawai yang diwajibkan sertifikasi dan sudah memiliki sertifikasi dengan level di atas yang diwajibkan
666 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 236
Laporan
Tahunan 2024
Pelaksanaan Tugas Satuan Kerja Manajemen Resolusi (Resolution Plan) sesuai Peraturan Lembaga
Risiko Tahun 2024 Penjaminan Simpanan No. 2 Tahun 2024 tentang
Rencana Resolusi Bank Umum. Dokumen Rencana
Dalam pelaksanaan tugas selama tahun 2024 Resolusi yang disusun memuat informasi mengenai
selain pilar-pilar inisiatif strategis tersebut di atas, Perseroan dan strategi resolusi yang menjadi salah
pelaksanaan manajemen risiko juga telah dilakukan satu bahan pertimbangan bagi Lembaga Penjaminan
beberapa perbaikan sebagai berikut: Simpanan dalam melakukan penanganan atau
penyelesaian Bank yang ditetapkan sebagai bank
Penetapan Risk Appetite Statement (RAS) dan gagal. Pada tahun 2024 Perseroan telah melakukan
Limit Risiko pengkinian Rencana Resolusi Perseroan.
Dalam penyusunan kebijakan dan strategi Manajemen
Risiko, Direksi Perseroan telah menetapkan Risk Pelaksanaan Climate Risk Stress Test
Appetite Statement (RAS) dan limit risiko lainnya. RAS Perseroan telah melaksanakan Climate Risk Stress Test
dikaji ulang setiap tahun atau sewaktu-waktu dengan sesuai dengan Pedoman Climate Risk Stress Test yang
memperhatikan perubahan rencana dan tujuan bisnis dikeluarkan OJK pada tahun 2023. Hasil pelaksanaan
Bank serta perubahan kondisi lingkungan bisnis. RAS Climate Risk Stress Test memuat perhitungan mengenai
digunakan sebagai panduan objektif dalam membuat analisis dampak dari skenario risiko transisi, skenario
keputusan strategis terkait dengan pengelolaan risiko fisik, dan rencana mitigasi perubahan iklim.
risiko dan sebagai perangkat bagi Manajemen
dalam melaksanakan tata kelola bisnis dengan baik. Review Kebijakan Manajemen Risiko
Selanjutnya RAS diturunkan menjadi limit risiko untuk Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
setiap indikator risiko. Penetapan RAS dan limit risiko No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang
dilakukan dengan memperhatikan tingkat risiko yang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, dalam
akan diambil maupun strategi dan target Perseroan mengelola risiko bank wajib menerapkan manajemen
secara keseluruhan. Limit risiko yang ditetapkan risiko secara efektif. Untuk menerapkan manajemen
meliputi Risiko secara keseluruhan (komposit), per jenis risiko secara efektif, Perseroan telah menyusun kebijakan
Risiko, dan per-aktivitas fungsional. Adapun penetapan manajemen risiko yang tertuang dalam suatu kebijakan
limit risiko digunakan sebagai panduan bagi aktivitas manajemen risiko dan sekurang-kurangnya setiap
Unit Kerja untuk mengelola jenis dan jumlah risiko yang tahun dilakukan review dan/atau penginian beberapa
dapat diterima. kebijakan manajemen risiko agar mudah dipahami oleh
risk owner maupun risk manager sebagai pedoman
Penginian Rencana Aksi Pemulihan dalam melaksanakan. Perseroan telah menyelaraskan
Penyusunan Rencana Aksi Pemulihan Perseroan struktur kebijakan internal sesuai dengan Transformasi
Sistemik Sebagai salah satu Bank Sistemik di Indonesia, Arsitektur Kebijakan dan Prosedur dimana kebijakan
Perseroan memiliki kewajiban untuk menyusun dan prosedur disesuaikan dengan hirarki kebijakan
dokumen Rencana Aksi Pemulihan yang diatur dalam dari yang tertinggi Kebijakan Umum, Kebijakan Khusus
POJK No. 5 Tahun 2024 Tentang Penetapan Status dan Peraturan Teknis. Perseroan memiliki Satuan Kerja
Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank Prosedur & Kebijakan dalam melakukan review dan
Umum. Dokumen Rencana Aksi Pemulihan yang pemantauan Kebijakan dan Prosedur secara berkala.
disusun memuat mekanisme yang diharapkan dapat
mencegah, memulihkan, dan/atau memperbaiki Penerapan Modal Minimum Risiko Kredit Basel III
kondisi finansial Perseroan sebagai akibat dari krisis Reform Pendekatan Standard
keuangan atau gangguan pasar finansial lainnya yang Perseroan telah menerapkan perhitungan Aset
berdampak pada permodalan, likuiditas, rentabiltas, Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit
dan kualitas aset yang membahayakan kelangsungan sesuai dengan ketentuan SEOJK No. 24/SEOJK.03/2021
usaha Perseroan. Perseroan secara berkala melakukan tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
penginian Dokumen Rencana Aksi Pemulihan sebagai untuk Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan
salah satu rencana dalam perencanaan keuangan Standar bagi Bank Umum. Perubahan metodologi
berkelanjutan. Pada 30 November 2024 Perseroan telah perhitungan dalam ketentuan tersebut mencakup
menyampaikan Rencana Aksi (Recovery Plan) Tahun bobot risiko yang lebih granular dengan jumlah bucket
2025 kepada Regulator. yang lebih banyak. Selain itu, terdapat klasifikasi
kategori portofolio yang lebih beragam serta kewajiban
Penginian Rencana Resolusi (Resolution Plan) pelaksanaan due diligence terhadap pihak lawan untuk
Penyusunan Rencana Resolusi (Resolution Plan) memastikan pemahaman yang komprehensif atas
Perseroan Sistemik telah disampaikan Lembaga profil risiko dan karakteristik pihak lawan, sehingga
Penjaminan Simpanan (LPS) sebagai Perseroan yang penentuan bobot risiko tidak hanya bergantung pada
berkewajiban untuk menyusun dokumen Rencana peringkat eksternal.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 667
Page 237
Tata Kelola
Perusahaan
Persiapan Penerapan Modal Minimum Risiko Pasar ini diharapkan dapat digunakan untuk melakukan
Pendekatan Standar monitoring terhadap debitur kredit UMKM, Komersial,
Perseroan telah mengimplementasikan SEOJK No. 23/ dan Korporasi sehingga memberikan informasi berupa
SEOJK.03/2022 tentang Perhitungan Aset Tertimbang peringatan lebih awal terhadap kemungkinan kondisi
Menurut Risiko untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum sejak debitur yang akan mengalami gagal bayar (default).
Januari 2024.
Penyusunan dan Implementasi Portfolio Guideline
Implementasi Rumah Rendah Emisi untuk Segmen Komersial, Korporasi dan
Tahun 2024, Perseroan telah memulai langkah awal Financial Institutions
dengan meluncurkan proyek percontohan yang Langkah strategis BTN dalam memperkuat manajemen
memanfaatkan minimal 10% material ramah lingkungan. risiko pembiayaan bertujuan untuk mengendalikan
Penggunaan material ini mencakup bahan-bahan komposisi portofolio kredit sekaligus memastikan
inovatif, seperti floor decking yang mengandung 3,6 kg pertumbuhan portofolio kredit yang sehat. Dalam upaya
sampah plastik, serta paving block yang mengandung tersebut, BTN mengimplementasikan pengelolaan risiko
2 kg sampah plastik per meter persegi. Inovasi ini tidak kredit melalui Portfolio Guideline guna mengurangi
hanya membantu mengurangi sampah plastik, tetapi risiko konsentrasi kredit. Portfolio Guideline ini
juga meningkatkan kualitas bahan bangunan yang merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk
digunakan untuk rumah-rumah yang lebih tahan lama memastikan penyaluran pembiayaan senantiasa
dan efisien. mempertimbangkan kondisi makroekonomi terkini,
terutama pada sektor-sektor tertentu yang dinilai masih
Pelaksanaan Penilaian Risk Maturity Index memiliki kelayakan pembiayaan. Selain itu, inisiatif
Sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor ini mencakup identifikasi sektor-sektor prioritas yang
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola mendukung pengembangan usaha bisnis perseroan.
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Aspek yang menjadi fokus utama meliputi analisis dan
Negara dimana telah diturunkan melalui SK-8 Menteri monitoring terhadap NPL per sektor industri, penetapan
BUMN, Perseroan wajib melakukan penilaian indeks limit pembiayaan per sektor, serta prospek pertumbuhan
kematangan risiko (risk maturity index). Pada tahun sektor industri. Saat ini, BTN sedang menyusun Portfolio
2024, Perseroan telah melakukan penilaian risk maturity Guideline tahun 2025 yang mencakup segmen Small and
index yang dilakukan oleh pihak independen dimana Medium Enterprises (SME) dan pembiayaan komersial
mendapatkan penilaian dengan skor 3.5 (fase good syariah, guna meningkatkan efektivitas pengelolaan
practice). risiko portofolio dan mendukung perkembangan bisnis
yang berkelanjutan.
Penerapan Modal Minimum Risiko Operasional
Pendekatan Standar Pengembangan Credit Scoring Model (CSM) untuk
Dalam rangka penerapan SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020 Segmen Small Medium Enterprise (SME)
tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Dalam upaya meminimalkan risiko yang dapat dihadapi
untuk Risiko Operasional Dengan Menggunakan oleh Perseroan dalam pemberian kredit kepada
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum telah segmen SME, diperlukan penerapan Credit Scoring
diimplementasikan sejak 1 Januari 2023, maka secara Model (CSM). Credit Scoring Model SME ini dirancang
berkala Perseroan melakukan reviu pencatatan data untuk membantu menganalisis dan mengkuantifikasi
kerugian dan recovery kerugian risiko operasional. kelayakan calon debitur dengan hasil rekomendasi
berupa High Risk atau Low Risk, yang telah terintegrasi
Implementasi Early Warning System (EWS) untuk mulai dari proses entry data melalui BTNLaku hingga
Segmen Kredit UMKM, Komersial dan Korporasi tahap Decision Engine. Model ini bertujuan untuk
Early Warning System adalah suatu mekanisme atau meningkatkan efisiensi, akurasi dalam pengambilan
sistem deteksi atau pengenalan terhadap tanda- keputusan kredit serta mendukung prinsip kehati-hatian
tanda atau gejala awal yang diperkirakan dapat (prudential banking) guna memastikan portofolio kredit
memengaruhi perkembangan atas maju mundurnya SME yang berkualitas.
kondisi usaha debitur. Early Warning System dilakukan
untuk meminimalisir dan mencegah terjadinya kerugian Penguatan Regional Business Control (RBC), Branch
akibat kredit macet, maka Perseroan harus menerapkan Business Control (BBC), Commercial Banking Center
suatu sistem yang efektif dan berkesinambungan untuk Business Control (CBC-BC), dan Regional Loan
memonitoring fasilitas kredit yang telah diberikan. Processing Centre Business Control (RLPC-BC)
Dalam hal ini, Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama Perseroan telah memiliki organ untuk meningkatkan
dengan unit bisnis terkait secara rutin melakukan pengawasan risiko operasional dan mitigasi/
monitoring kualitas portfolio dan indikator early warning pencegahan operational loss dengan implementasi
terhadap kualitas aset atas portofolio kredit. Upaya Departemen Regional Operational Risk Control pada
668 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 238
Laporan
Tahunan 2024
DORD dan menempatkan organ Regional Business risiko IT, digital & siber dengan melakukan sosialisasi
Control (RBC) pada Kantor Wilayah, Branch Business melalui kunjungan kantor cabang dan pelaksanaan
Control (BBC) yang merupakan monoline Kantor e-learning.
Wilayah dan bertugas pada Kantor Cabang maupun 2. Proses, Perseroan telah melakukan penguatan atas
Kantor Cabang Syariah, Commercial Banking Center proses internal yang berhubungan dengan IT dan
Business Control (CBC-BC) yang merupakan monoline Digital seperti melakukan kajian atas kebijakan dan
Kantor Wilayah dan bertugas pada Commercial prosedur yang berhubungan dengan IT dan digital,
Banking Center (CBC) serta Regional Loan Processing melakukan pemantauan risiko atas proyek IT yang
Centre Business Control (RLPC-BC) yang merupakan bersifat strategis.
monoline Kantor Wilayah dan bertugas pada Regional 3. Teknologi, Perseroan melakukan peningkatan atas
Loan Processing Centre. Penguatan organ Business tools dan juga rule yang sudah diimplementasi untuk
Control secara berkesinambungan telah dilakukan meningkatkan penjagaan aset komputer Perseroan
dengan prioritisasi risiko secara periodik (Top 10 dan tools Third Party Risk Monitoring (Pengelolaan
Risk) yang dilaporkan kepada Direksi. Perseroan juga Risiko Pihak Ketiga).
telah membentuk Operational Risk Control pada
level direktorat sebagai bagian dari mitigasi risiko Direksi melalui Komite Pengarah Teknologi Informasi
operasional pada level direktorat. dan Komite Manajemen Risiko melakukan evaluasi
atas risiko IT, digital & siber yang dilaksanakan secara
Penyusunan dan Penguatan Tata Kelola Model berkala paling kurang 4 (empat) kali selama tahun
Dalam rangka menguatkan tata kelola model, berjalan dengan salah satu pembahasannya terkait IT
Perseroan telah menyusun ketentuan dan framework Key Risk Indicator (KRI) Monitoring. Selanjutnya, Dewan
mengenai tata kelola model guna meningkatkan Komisaris juga melakukan melakukan telaah setiap
kualitas penerapan manajemen risiko pada Perseroan. setahun 1 (satu) kali terhadap hasil evaluasi atas risiko
Selain itu, dengan adanya penguatan tata kelola model IT, digital & siber.
dapat mengimplementasikan segregation of duties
dalam lifecycle model, dimana ketentuan Perseroan Melanjutkan Pengembangan dan Memperkuat
telah memisahkan fungsi, tugas dan tanggung jawab Utilisasi Risk Management Tools
antara fungsi pengembangan model, pelaksanaan Untuk memperkuat utilisasi Risk Management Tools
operasional model, evaluasi dan validasi model maka telah dilakukan beberapa pengembangan
sehingga pengelolaan model lebih independen. diantaranya:
1. Implementasi sistem pemantauan monitoring risiko
IT Digital & Cyber Risk pasar/Interest Rate Risk In The Banking Book (IRRBB)
Perseroan melalui DORD melakukan penguatan dan Aplikasi monitoring Risiko Likuiditas.
dalam pengelolaan risiko IT, digital & siber dengan 2. Pemanfaatan Terminal Bloomberg untuk mendukung
melakukan pemantauan profil risiko IT, digital & siber, penerapan manajemen risiko secara efektif dalam
dan menjalankan program penguatan pengendalian mendukung pengelolaan risiko likuiditas, risiko kredit
risiko serangan digital dan siber. Komponen profil risiko dan risiko lainnya.
IT, digital & siber dikembangkan menjadikan ketentuan 3. Memperkuat peran manajemen risiko dengan
OJK yang berlaku sebagai dasar, dan melakukan Pengembangan Sustainability Environment Risk
pengembangan yang diperlukan untuk menyesuaikan Management.
dengan kondisi Perseroan dan terhubung dengan 4. Melakukan Enhancement Credit Scoring Model
matriks key risk indicator yang telah dibentuk. Pelaporan (CSM) kredit consumer.
atas risk profile dan key risk indicator dilakukan secara 5. Melakukan pengembangan Credit Scoring Model
berkala kepada Manajement untuk memberikan (CSM) untuk segmen SME.
visibilitas yang komprehensif. 6. Melakukan pengembangan Early Warning System
untuk segmen Komersial dan Korporasi.
Penguatan pengendalian risiko serangan digital dan 7. Melakukan re-modeling Internal Credit Rating yang
siber dilakukan dengan pendekatan 3 pilar transformasi, untuk segmen Komersial dan Korporasi.
yaitu people, proses, dan teknologi. 8. Melakukan pengembangan Collection Scoring untuk
1. People, penguatan dilakukan melalui program segmen Konsumer.
internalisasi pengelolaan risiko IT, digital & siber 9. Maintenance implementasi ISO di ERMD melalui
yang bertujuan menyampaikan tone at the top dari Surveillance dan Resertifikasi ISO 9001:2015 di
Direksi kepada seluruh pegawai, dan membekali Satuan Kerja Manajemen Risiko untuk meningkatkan
pegawai dengan meningkatkan kesadaran standar layanan mutu Satuan Kerja Manajemen
pegawai atas ancaman IT, digital & Siber beserta Risiko kepada seluruh stakeholders.
cara pencegahannya. Melalui program awareness
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 669
Page 239
Tata Kelola
Perusahaan
10. Pemanfaatan Operational Risk Tools yang 2. Pemahaman terhadap laporan keuangan BUMN
terintegrasi sebagai upaya pengelolaan risiko dengan output berupa dokumentasi akun dan
operasional di Unit Kerja antara lain dengan tools proses signifikan beserta dokumentasi asesmen
LED, RCSA, dan KRI. risiko pada masing-masing akun, dan prosedur
11. Melakukan pembuatan aplikasi Fraud Detection untuk melakukan diagnostik efektivitas ICOFR;
System yang berfungsi sebagai tools yang 3. Pelaksanaan prosedur diagnostik ICOFR dengan
membantu Perseroan dalam proses prevention, output berupa implementasi prosedur diagnostik
detection, investigation, dan monitoring atas ICOFR, dan hasil diagnostik ICOFR untuk masing-
fraud khususnya pada aplikasi kredit dan aktivitas masing BUMN; dan
transaksi. 4. Penyusunan roadmap perbaikan gap diagnostik
12. Pemanfaatan visualisasi data Operational Risk dengan output berupa rekomendasi perbaikan
dalam rangka prioritisasi risiko (Top 10 Risk) yang dan roadmap implementasi perbaikan ICOFR
dapat digunakan oleh manajemen. yang disusun bersama dengan Direksi dan Dewan
13. Penambahan fungsi data analytics sebagai dasar Komisaris/Dewan Pengawas.
organ Business Control dalam melakukan internal
control testing. Dalam implementasi POJK Nomor 15 Tahun 2024
tentang lntegritas Pelaporan Keuangan Bank, saat
Pemantauan Manajemen Risiko Bank Wide ini Perseroan telah memiliki Kebijakan Internal terkait
secara Berkala ICOFR. Sementara terkait pembentukan Unit Kerja
Bank senantiasa melakukan implementasi manajemen Khusus (UKK), masih dalam proses evaluasi.
risiko sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen STRATEGI ANTI FRAUD
Risiko bagi Bank Umum dimana Bank secara berkala Sesuai POJK 12/2024 Tentang Penerapan Strategy
melakukan pemantauan secara bankwide yang Anti Fraud (SAF) Bagi Bank Umum, BTN telah memiliki
dibuktikan dengan beberapa output laporan wajib roadmap pengembangan Strategi Anti Fraud (SAF)
kepada Regulator diantaranya: untuk 3 tahun ke depan (2024-2026), di mana
1. Recovery Plan; penyusunan roadmap tersebut dilakukan atas dasar
2. Resolution Plan; 4 pilar OJK yang dikembangkan dalam 10 aspek yaitu
3. Leverage Ratio; (1) Organization, (2) Strategy & Policy, (3) Procedure
4. Profil Risiko; and Governance, (4) Process, (5) Fraud Investigation
5. Tingkat Kesehatan Bank; (6) System, (7) Use of Data, (8) Use of Analytics,
6. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum sesuai Profil (9) Digital Channels, (10) Reporting/Training.
Risiko;
7. Liquidity Coverage Ratio; Organization yaitu Perseroan telah menyelesaikan
8. Net Stable Funding Ratio; pembentukan organisasi khusus menangani anti fraud,
9. Batas Maksimum Pemberian Kredit; yaitu Fraud Risk Management Department yang berada
10. Aktiva Tertimbang Menurut Risiko; di bawah Digital and Operations Risk Division (DORD)
11. Laporan Taksonomi Hijau Indonesia; sejak Februari 2024.
12. Laporan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan;
13. Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Penerapan Manajemen Risiko Fraud berdasarkan
(RAKB) 2025; 4 (empat) Pilar:
14. Laporan-laporan kepada Kementerian BUMN; dan 1. Prevention: Monitoring dan evaluasi/perbaikan
15. Laporan Ad-hock lainnya. kebijakan SAF fungsi pencegahan. Identifikasi
kerawanan meliputi kegiatan: Fraud Risk
ICOFR Assessment (FRA), Risk Control Self Assessment
Perseroan telah melakukan review Diagnostik ICOFR (RCSA), Perencanaan RA/RT, penggunaan Fraud Risk
bersama dengan konsultan independen yang Register.
bertujuan untuk meningkatkan pengendalian internal 2. Detection: Digital Fraud Monitoring & Detection:
atas pelaporan keuangan. Ruang lingkup pelaksanaan melakukan pengembangan rule, model, customer
Diagnostik ICOFR yang telah dilakukan mencakup risk profile untuk akurasi FDS dan juga pemantauan
beberapa hal sebagai berikut: aktivitas Flagged/Triggered pada FDS, Non-Digital
1. Pemahaman terhadap struktur korporasi BUMN Fraud: koordinasi, konsolidasi, evaluasi hasil deteksi
dengan output berupa dokumentasi struktur dari program surprise audit, surveillance system,
korporasi, asesmen risiko salah saji akibat struktur verifikasi, control testing dan pengawasan.
korporasi, dan usulan prosedur diagnostik tata 3. Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi: Pemantauan yang
kelola atas proses tata kelola terintegrasi; dilakukan mencakup pencegahan, status progress
investigasi, hasil deteksi fraud, hasil investigasi,
670 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 240
Laporan
Tahunan 2024
penetapan sanksi, recovery hingga litigasi. DORD PEDOMAN KERJA KOMITE MANAJEMEN RISIKO
telah menyampaikan laporan konsolidasi setiap Pedoman kerja Komite Manajemen Risiko mengacu
3 bulan kepada Sub-Komite Anti Fraud dan Dewan pada Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur
Komisaris. Isi dari laporan konsolidasi ini mencakup Tata Kelola Komite Direksi. Pedoman tersebut antara
hasil deteksi fraud, status dan aging investigasi, hasil lain mengatur terkait Tanggung Jawab Komite, Tugas
investigasi, penyelesaian tindak lanjut, penetapan dan Fungsi Komite, Kewenangan Komite, Tugas
sanksi hingga litigasi. Ketua, Sekretaris dan Anggota Komite dan Tata Cara
4. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak lanjut, Pemantauan Pelaksanaan Rapat Komite.
terhadap status fraud event, pengenaan sanksi,
penyelesaian action plans, dan upaya recovery, TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE
evaluasi terhadap fraud event report, Penyusunan MANAJEMEN RISIKO
tindak lanjut yang bersifat preventif. Komite Manajemen Risiko bertanggung jawab
atas keputusan yang diputus dalam Rapat Komite
Komite di Bawah Direksi Manajemen Risiko, menyampaikan laporan atas
Keputusan signifikan yang dibuat kepada Rapat
Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta Direksi, serta menetapkan langkah-langkah perbaikan
keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penerapan
rangka menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite- manajemen risiko di Perseroan.
Komite tersebut berperan dalam mempermudah
monitoring dan menciptakan efektivitas pemecahan Tugas Komite Manajemen Risiko adalah melakukan
masalah serta pengembangan aspek yang dipandang evaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Direktur
strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang berlaku. Utama terkait manajemen risiko yang paling sedikit
Komite-Komite tersebut meliputi: meliputi:
1. Komite Manajemen Risiko; 1. Penyusunan Kebijakan Manajemen Risiko serta
2. Asset and Liability Management Committee (ALCO); perubahannya, termasuk strategi manajemen
3. Komite Kebijakan Perkreditan; risiko dan contingency plan apabila terjadi kondisi
4. Komite Kredit; eksternal yang tidak normal. Penyusunan dimaksud
5. Komite Human Capital; dilakukan bersama-sama dengan Division/Desk
6. Komite Pengarah Teknologi Informasi; Head unit kerja operasional dan Kepala Satuan Kerja
7. Komite Pengarah Transformasi; Manajemen Risiko & ESG dan Kepala Satuan Kerja
8. Komite Bisnis; dan Manajemen Risiko Operasional dan Digital.
9. Komite Environmental, Social, and Governance (ESG). 2. Perbaikan atau penyempurnaan penerapan
manajemen risiko yang dilakukan secara berkala
Komite Manajemen Risiko maupun bersifat insidental sebagai akibat dari
suatu perubahan kondisi eksternal dan internal
Komite Manajemen Risiko (KOMAR) berperan aktif Bank yang memengaruhi kecukupan permodalan
dalam memberikan rekomendasi kepada Direktur dan profil risiko Bank serta hasil evaluasi terhadap
Utama terkait risiko yang melekat pada kebijakan efektivitas penerapan tersebut.
yang akan ditetapkan Direksi maupun memberikan 3. Penetapan keputusan-keputusan bisnis yang
evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan yang dinilai menyimpang dari prosedur normal (Irregularities),
kurang sesuai dengan perkembangan terkini dan perlu seperti keputusan pelampauan ekspansi usaha
dilakukan penyesuaian. KOMAR terlibat secara aktif yang signifikan dibandingkan dengan rencana
dalam melakukan penilaian risiko yang melekat pada bisnis bank yang telah ditetapkan sebelumnya
setiap produk dan/atau jasa/aktivitas baru sehingga atau pengambilan posisi/eksposur risiko yang
Bank dapat melakukan langkah-langkah mitigasi yang melampaui limit yang telah ditetapkan.
diperlukan dan juga melakukan evaluasi terhadap 4. Memantau dan pengelolaan risiko.
Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR). 5. Memutuskan usulan kebijakan, standar dan
prosedur Bank.
Komite Manajemen Risiko merupakan Komite yang 6. Strategi pengelolaan risiko yang terintegrasi dengan
berperan dalam memberikan rekomendasi kepada kecukupan modal.
Direktur Utama untuk merumuskan kebijakan, strategi 7. Menetapkan framework dan metodologi manajemen
dan sasaran pengelolaan risiko serta sarana dalam risiko.
melakukan monitoring dan pengambilan keputusan
terkait pelaksanaan manajemen risiko Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 671
Page 241
Tata Kelola
Perusahaan
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE MANAJEMEN RISIKO
Komite Manajemen Risiko diatur dalam Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Direksi, dengan
susunan sebagai berikut:
Permanent Member/
Struktur Jabatan Hak Suara
Non Member
Ketua Direktur yang membawahi Manajemen Risiko (Ketua) Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Aset Manajemen* Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan** Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit Konsumer/Pembiayaan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit SME & Dana Ritel Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Dana Institusi dan Jaringan Anggota Tetap
Direksi / SEVP Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan dan Anggota Tetap
Hukum
Direktur yang membawahi Teknologi Informasi Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operasional dan Customer Experience Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Operasional Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Bisnis Digital Anggota Tidak Tetap
Keterangan:
Apabila Direktur Utama/Wakil Direktur Utama menghadiri Rapat Komite Manajemen Risiko maka Direktur Utama/Wakil Direktur Utama bertindak sebagai
ketua dan mempunyai hak suara.
*) Ketua Pengganti I
**) Ketua Pengganti II
PROFIL ANGGOTA KOMITE MANAJEMEN RISIKO PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Profil anggota Komite Manajemen Risiko baik yang Pelatihan anggota Komite Manajemen Risiko yang
berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan
pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi
Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
Tahunan ini. Tahunan ini.
INDEPENDENSI KOMITE MANAJEMEN RISIKO RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE MANAJEMEN
Seluruh anggota Komite Manajemen Risiko tidak RISIKO TAHUN 2024
memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, Kebijakan rapat Komite Manajemen Risiko diatur dalam
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga Petunjuk Pelaksanaan Komite Manajemen Risiko.
dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Berdasarkan Kebijakan tersebut pelaksanaan rapat
Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, Komite Manajemen Risiko dilakukan paling kurang
yang dapat memengaruhi kemampuan bertindak 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama Tahun
independen. 2024, Komite Manajemen Risiko telah melakukan
rapat sebanyak 17 (tujuh belas) kali. Adapun tanggal
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE pelaksanaan dan agenda rapat adalah sebagai berikut.
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota
Komite Manajemen Risiko yang berasal dari Direksi No. Tanggal Agenda
dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di
Pembahasan Mengenai Hasil Self-
bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini. Assessment Laporan Profil Risiko
1. 16 Januari 2024 Bankwide dan Syariah Triwulan
IV/2023 serta Tingkat Kesehatan
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE Bank Semester II/2023
MANAJEMEN RISIKO
Pembahasan Remodelling PD PSAK
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Manajemen 2. 27 Februari 2024 71 dan Perhitungan ATMR Risiko Pasar
Risiko baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP Sesuai SEOJK No. 23 Tahun 2022
Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Pembahasan Portfolio Quality Report
3. 19 Maret 2024
Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut. Kredit Konsumer
672 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 242
Laporan
Tahunan 2024
dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai
No. Tanggal Agenda
Komite Direksi dan pelaksanaan Rapat Komite Direksi,
Indikasi Fraud Produk KRING KC yang salah satunya adalah Komite Aset dan Liabilitas
4. 2 April 2024 Purwakarta dan Perbaikan Proses (ALCO), meliputi:
Bisnis
1. Fungsi dan Struktur Komite Aset dan Liabilitas.
Pembahasan Mengenai Hasil Self-
2. Tanggung Jawab, Tugas dan Fungsi Komite Aset
Assessment Laporan Profil Risiko
5. 23 April 2024 dan Liabilitas.
Konvensional dan UUS Triwulan
I/2024 3. Tata Cara Penyelenggaraan Rapat Komite Aset dan
Pembahasan Mengenai Hasil Liabilitas.
6. 6 Mei 2024 Stress Test Internal dan KBUMN per 4. Risalah Rapat dan Tindak Lanjut Komite Aset dan
Desember 2023
Liabilitas.
Penyampaian Laporan BUST OJK per 5. Supporting Group Komite Aset dan Liabilitas.
7. 3 Juni 2024
31 Desember 2023
Pembahasan draft Kebijakan Khusus TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE ASET DAN
8. 9 Juli 2024 tentang Prosedur Manajemen Fraud
dan Peraturan lain yang berdampak LIABILITAS
Tanggung Jawab
Pembahasan Mengenai Hasil Self-
9. 16 Juli 2024 Assessment Profil Risiko Konvensional 1. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab
dan UUS TW II/2024 mengevaluasi, mengembangkan dan menetapkan
Pembahasan Mengenai Hasil Risk strategi pengelolaan likuiditas, sehingga Bank
Maturity Index Tahun Buku 2024 dapat memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari
10. 1 Oktober 2024
Pembahasan Hasil Risk Maturity
Index Tahun Buku 2024 sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset
likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan,
Pembahasan Usulan draft Kebijakan
11. 8 Oktober 2024 Khusus tentang Pelindungan Data tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan
Pribadi (PDP) Bank.
Pembahasan Risk Acceptance 2. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab
12. 8 Oktober 2024 Criteria (RAC) Transaksi High Risk di menetapkan dan mengevaluasi posisi aktiva dan
Kantor Cabang
pasiva Bank sesuai dengan tujuan pengelolaan
Pembahasan Mengenai Hasil Self- risiko likuiditas, risiko suku bunga, dan risiko nilai
13. 15 Oktober 2024 Assessment Profil Risiko Konvensional
dan UUS TW III/2024 tukar.
3. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab
8 November Pembahasan Kebijakan Umum
14. menetapkan dan mengevaluasi penetapan harga
2024 (KU.8) Manajemen Risiko
aktiva dan pasiva Bank, untuk memastikan harga
Penyampaian usulan Penginian
18 November Dokumen Rencana Aksi Pemulihan tersebut dapat mengoptimalkan hasil penanaman
15.
2024 2025 dan Rencana Resolusi Berkala dana, meminimumkan biaya dana, dan memelihara
Tahun 2024.
struktur neraca Bank sesuai dengan strategi ALMA
9 Desember Pembahasan Penginian Kebijakan Bank.
16.
2024 terdampak POJK 15 Tahun 2024
4. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab
23 Desember Pembahasan Usulan Peraturan menetapkan dan mengevaluasi atas pelaksanaan
17.
2024 Internal Bank terkait ICOFR
dan hasil-hasil yang berkaitan dengan pengelolaan
aktiva dan pasiva Bank yang sekurangnya meliputi:
Komite Aset dan Liabilitas pengelolaan likuiditas. pengelolaan gap (risiko
maturity dan repricing). pengelolaan valuta asing.
Komite Aset dan Liabilitas/Asset and Liability Committee pengelolaan pendapatan dan investasi.
atau yang selanjutnya disebut ALCO dibentuk oleh Direksi 5. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab
dengan tujuan untuk membantu Direksi dalam rangka mengevaluasi, mengembangkan dan menetapkan
merumuskan kebijakan, menyusun dan menetapkan strategi pengelolaan ALIVA Bank setiap 6 (enam)
strategi pengelolaan risiko pasar serta sarana dalam Bulan Sekali.
melakukan monitoring dan pengambilan keputusan
terkait pelaksanaan Asset Liability Management (ALM) Tugas
Perseroan untuk memaksimalkan profitabilitas dan 1. Tugas dan fungsi Komite Aset dan Liabilitas meliputi
menjaga struktur neraca Perseroan. sebagai berikut:
a. Mengelola strategi pengelolaan likuiditas, strategi
PEDOMAN KERJA KOMITE ASET DAN LIABILITAS pengelolaan risiko pasar, strategi pengelolaan
Pedoman kerja ALCO mengacu pada Kebijakan Khusus risiko kredit, dan strategi pengelolaan aset
No. KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi. dan liabilitas Bank dalam rangka memenuhi
Kebijakan Khusus tersebut antara lain mengatur terkait kebutuhan likuiditas Bank.
hal - hal yang menjadi pedoman bagi jajaran Bank
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 673
Page 243
Tata Kelola
Perusahaan
b. Meminimalisasi idle funds.
c. Memaksimalkan profitabilitas Bank serta menjaga struktur neraca Bank.
2. Tugas dan fungsi Komite Aset dan Liabilitas terkait Rapat Komite Aset dan Liabilitas atau Rapat ALCO meliputi
sebagai berikut:
a. Memutuskan semua masalah yang dibahas dalam agenda Rapat Komite Aset dan Liabilitas sesuai dengan
tugas dan tanggung jawabnya.
b. Meminta Satuan Kerja terkait guna melaksanakan dan menindaklanjuti hasil Rapat Komite Aset dan Liabilitas.
c. Meminta Satuan Kerja yang terkait guna melaporkan pelaksanaan hasil keputusan Rapat Komite Aset dan
Liabilitas secara periodik yang pelaksanaannya dilakukan oleh Satuan Kerja yang membidangi Kepatuhan.
3. Tugas dan fungsi Komite Aset dan Liabilitas juga dapat memutuskan Bank berada dalam kondisi krisis likuiditas
sesuai dengan ketentuan Contingency Funding Plan (CFP).
a. Menyatakan Bank sedang berada dalam kondisi krisis likuiditas berdasarkan Rekomendasi Liquidity Crisis
Management Committee (LCMC) dan menyatakan apabila krisis likuiditas telah berhasil diatasi.
b. Mengaktifkan Contingency Funding Plan (CFP) pada saat terjadi kondisi krisis likuiditas dan menonaktifkan
kembali pada saat krisis likuiditas selesai diatasi.
c. mengaktifkan Contingency Funding Plan Command Center (CFPCC) pada saat terjadi kondisi krisis likuiditas
dan menonaktifkan kembali pada saat krisis likuiditas selesai diatasi.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama (Ketua) Anggota Tetap
Wakil Direktur Utama *) Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Aset Manajemen Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit Konsumer / Pembiayaan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Dana Institusi dan Jaringan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit SME & Dana Ritel Anggota Tetap
Direksi/SEVP
Direktur yang membawahi Teknologi Informasi Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan, dan Anggota Tetap
Hukum
Direktur yang membawahi Operasional dan Customer Experience Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Wholesale Banking Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Bisnis Digital Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Operasional Anggota Tidak Tetap
*Ketua Pengganti 1
PROFIL ANGGOTA KOMITE ASET DAN LIABILITAS TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE ASET DAN
Profil anggota ALCO yang berasal dari Direksi dan SEVP LIABILITAS
Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota
di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di ALCO yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Bab
Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini. Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan
dalam Laporan Tahunan ini.
INDEPENDENSI KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Seluruh anggota ALCO tidak memiliki hubungan MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE ASET
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/ DAN LIABILITAS
atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Masa jabatan dan periode jabatan ALCO baik yang
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan mengikuti
hubungan dengan Perseroan, yang dapat memengaruhi masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang
kemampuan bertindak independen. menjadi anggota komite tersebut.
674 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 244
Laporan
Tahunan 2024
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
No. Tanggal Agenda
Pelatihan anggota ALCO yang berasal dari Direksi dapat
dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/Atau Peningkatan Proyeksi Cash flow Mei 2024
Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola 6. 14 Mei 2024
Pemantauan Rasio Likuiditas sesuai
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. dengan Proyeksi Cashflow Mei 2024
Proyeksi Cash Flow Bulan Juni 2024
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE ASET DAN
LIABILITAS TAHUN 2024 Permohonan Suku Bunga Spesial
Deposito, Tabungan Investa dan
Kebijakan rapat ALCO diatur dalam KK.9-D 7. 11 Juni 2024 Giro
Prosedur Tata Kelola Komite Direksi. Berdasarkan
Permohonan Perpanjangan Suku
Kebijakan tersebut pelaksanaan rapat Komite ALCO Bunga Kring BTN Solusi Plus dan
Kring BTN Super Solusi
diselenggarakan minimal 1 (satu) kali dalam 3 (tiga)
bulan, tetapi jika dipandang perlu, Ketua Komite dapat Proyeksi Cash Flow Bulan Juli 2024
menyelenggarakan rapat sewaktu-waktu. Selama
Permohonan Suku Bunga Spesial
tahun 2024, ALCO telah melakukan rapat sebanyak 15 8. 09 Juli 2024 Deposito, Tabungan Investa dan
Giro
kali. Adapun tanggal pelaksanaan dan agenda rapat
adalah sebagai berikut: Permohonan Kebijakan Suku Bunga
KPR/KPA Non Subsidi
Proyeksi Cash Flow Bulan Juli 2024
No. Tanggal Agenda
Permohonan Giro Valas Denominasi
9. 16 Juli 2024 Euro
Evaluasi Counter Rate DPK Rupiah
dan USD Permohonan Suku Bunga Kring
Ultimate
Evaluasi Special Rate Tabungan BTN
Investa Plus Proyeksi Cash Flow Bulan Agustus
2024
Evaluasi Special Rate Deposito
Rupiah dan USD Permohonan Suku Bunga Spesial
1. 15 Januari 2024 Deposito, Tabungan Investa dan
Evaluasi Suku Bunga Kredit/ Giro
Pembiayaan KPR/KPA Non Subsidi 10. 13 Agustus 2024
Permohonan Penyesuaian Suku
Evaluasi Suku Bunga Kredit/ Bunga KPR Maju
Pembiayaan KAR
Permohonan Penyesuaian Suku
Penetapan Suku Bunga Trade Bunga KMK Renovasi Pembelian Aset
Finance Pasif dan Aset Aktif NPL
Evaluasi Special Rate Deposito (Ritel Proyeksi Cash Flow Bulan September
dan Lembaga) 2024
10 September
11.
Pemberian Kewenangan Suku 2024
Permohonan Suku Bunga Kring
Bunga Khusus Efektif BTN
20 Februari
2.
2024 Perpanjangan Suku Bunga KPR Maju Proyeksi Cash Flow Bulan September
2024
Perpanjangan Suku Bunga KMK/KMK 20 September
12.
Renovasi Pembelian Aset Pasif dan 2024 Permohonan Suku Bunga Spesial
Aset Aktif NPL Deposito, Investa Perorangan,
Investa Lembaga, dan Giro
Evaluasi Special Rate Tabungan BTN
Investa dan Investa Plus Proyeksi Cash Flow Bulan Oktober
3. 7 Maret 2024 2024
Evaluasi Special Rate Deposito (Ritel
dan Lembaga) Permohonan Perpanjangan Suku
13. 08 Oktober 2024
Bunga KAR Ultimate
Proyeksi Cashflow Maret 2024
Permohonan Kebijakan Suku Bunga
4. 14 Maret 2024 KPR/KPA Non Subsidi
Penetapan Kewenangan Kebijakan
Suku Bunga Khusus
Proyeksi Cash Flow Bulan November
Proyeksi Cashflow April 2024 2024
12 November
14.
2024
Pemberian Special Rate Deposito Usulan Nisbah Counter E-Deposito
Berjangka dan Giro (Ritel dan BTN iB
Lembaga)
Proyeksi Cash Flow Bulan Desember
Evaluasi Special Rate Tabungan 2024
Investa Plus
5. 23 April 2024 09 Desember Permohonan Perpanjangan Suku
15.
Evaluasi Suku Bunga KAR Project 2024 Bunga KPR Ruko
Eagle
Permohonan Kebijakan Kuota KPR/
Penetapan Kebijakan Keringanan KPA Non Subsidi
Denda Pinalti
Evaluasi KAR Counter untuk Debitur
Eksisting
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 675
Page 245
Tata Kelola
Perusahaan
Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan 2. Mengawasi agar Kebijakan Perkreditan Bank dapat
diterapkan dan dilaksanakan secara konsekuen
Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan dan konsisten serta merumuskan pemecahan
merupakan komite yang berperan dalam merumuskan apabila terdapat hambatan/kendala dalam
kebijakan, mengawasi pelaksanaan kebijakan, penerapan Kebijakan Perkreditan Bank. Selanjutnya
memantau perkembangan dan kondisi portofolio Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan
perkreditan serta memberikan arahan untuk langkah- juga melakukan kajian berkala terhadap KPB
langkah perbaikan di bidang perkreditan. dan memberikan saran kepada Direksi apabila
diperlukan perubahan/perbaikan Bank.
PEDOMAN KERJA KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU 3. Memantau dan mengevaluasi:
PEMBIAYAAN a. Perkembangan dan kualitas portofolio
Pedoman kerja Komite Kebijakan Perkreditan atau perkreditan atau pembiayaan secara
Pembiayaan mengacu pada Kebijakan Khusus keseluruhan.
No. KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi, b. Kebenaran pelaksanaan kewenangan memutus
dengan isi muatan sebagai berikut: kredit atau pembiayaan.
1. Fungsi dan Struktur c. Kebenaran proses pemberian, perkembangan
2. Tanggung Jawab, Tugas, Fungsi dan Kewenangan dan kualitas kredit atau pembiayaan yang
3. Ketentuan Rapat dan Risalah Rapat Komite Direksi diberikan kepada pihak yang terkait dengan
Perseroan dan debitur-debitur besar tertentu.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE KEBIJAKAN d. Kebenaran pelaksanaan ketentuan BMPK.
PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN e. Ketaatan terhadap ketentuan perundang-
Tanggung Jawab Komite Kebijakan Perkreditan atau undangan dan peraturan lainnya dalam
Pembiayaan yaitu: pelaksanaan pemberian kredit atau
1. Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan pembiayaan.
bertanggung jawab atas keputusan yang diputus f. Penyelesaian kredit bermasalah sesuai dengan
dalam hasil rapat Komite Kebijakan Perkreditan atau yang ditetapkan dalam KPB.
Pembiayaan. g. Upaya Perseroan dalam memenuhi kecukupan
2. Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan jumlah penyelisihan penghapusan kredit atau
bertanggung jawab menyampaikan laporan atas pembiayaan.
keputusan signifikan yang dibuat kepada rapat 4. Memberikan keputusan terhadap usulan peraturan
Direksi dan memberikan tembusan kepada Dewan yang berhubungan dengan kredit.
Komisaris minimal 1 (satu) kali dalam setahun.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE KEBIJAKAN
Tugas dan fungsi Komite Kebijakan Perkreditan atau PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN
Pembiayaan yaitu: Struktur dan keanggotaan Komite Kebijakan Perkreditan
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam rangka atau Pembiayaan mengacu pada Kebijakan Khusus
penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank terutama No. KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi,
yang berkaitan dengan perumusan prinsip kehati- dengan struktur dan keanggotaan sebagai berikut:
hatian dalam perkreditan atau pembiayaan.
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama Anggota Tetap
Wakil Direktur Utama *) Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko**) Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Aset Manajemen Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit Konsumer dan Pembiayaan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit SME & Dana Ritel Anggota Tetap
Direksi/SEVP
Direktur yang membawahi Dana Institusi dan Jaringan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operational dan Customer Experience Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan dan Hukum Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Wholesale Banking Anggota Tetap
676 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 246
Laporan
Tahunan 2024
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
SEVP yang membawahi Operasional Anggota Tetap
Direksi/SEVP Direktur yang membawahi Teknologi Informasi Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Bisnis Digital Anggota Tidak Tetap
*) Ketua Pengganti I
**) Ketua Pengganti II
PROFIL ANGGOTA KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN telah melakukan rapat sebanyak 10 (sepuluh) kali.
ATAU PEMBIAYAAN Adapun tanggal pelaksanaan dan agenda rapat
Profil anggota Komite Kebijakan Perkreditan atau adalah sebagai berikut.
Pembiayaan baik yang berasal dari Direksi dan SEVP
Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan
di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di No. Tanggal Agenda
Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Usulan Revisi Kebijakan Khusus
1. 14 Maret 2024 Nomor KK.1-VI tentang Produk dan
INDEPENDENSI KOMITE KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN Layanan Guarantee
ATAU PEMBIAYAAN Usulan Revisi Kebijakan Khusus
Seluruh anggota Komite Kebijakan Perkreditan atau 2. 25 Maret 2024 Nomor KK.9-D tentang Prosedur Tata
Kelola Komite Direksi
Pembiayaan tidak memiliki hubungan keuangan,
kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan Usulan Perubahan Kuorum Komite
3. 3 Juni 2024 Kredit A1 dan Batas Wewenang
keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Memutus Kredit
Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan
Usulan Persetujuan atas
Perseroan, yang dapat memengaruhi kemampuan Penambahan Ketentuan Baru
bertindak independen. pada Kebijakan Khusus KK.1-R
4. 10 Juni 2024
terkait Restrukturisasi Kembali bagi
Debitur yang Pernah Dilakukan
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE KEBIJAKAN Restrukturisasi Covid-19
PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN Usulan Penambahan Ketentuan
30 September
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota 5.
2024
Hapus Tagging Restrukturisasi
Debitur Konsumer dan Komersial
Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan yang
berasal dari Direksi dapat dilihat pada Bab Tata Kelola 30 September
Usulan Penambahan Ketentuan
6. Hapus Tagging Restrukturisasi
Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan 2024
Debitur Konsumer dan Komersial
Tahunan ini.
Usulan Penginian Kebijakan Khusus
7. 7 Oktober 2024 Penjualan Aset Bermasalah disertai
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE Pembelian Surat Berharga Sukuk
KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN Usulan Persetujuan atas Penyesuaian
8. 15 Oktober 2024
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Kebijakan Ketentuan Terkait BMPK
Perkreditan atau Pembiayaan baik yang berasal dari Usulan Penginian Kebijakan Khusus
9 Desember
Direksi maupun SEVP Perseroan mengikuti masa jabatan 9.
2024
Nomor KU.1 tentang Perkreditan atau
Pembiayaan Bank
Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi
anggota komite tersebut. 16 Desember
Usulan Kebijakan Khusus tentang
10. Penghapusan Piutang Macet kepada
2024
Usaha Mikro Kecil dan Menengah
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
ATAU PEMBIAYAAN
Pelatihan anggota Komite Kebijakan Perkreditan Komite Kredit
atau Pembiayaan yang berasal dari Direksi dapat
dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Komite Kredit merupakan Komite yang berperan dalam
Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola memberikan keputusan pemberian kredit (kredit baru,
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. perubahan fasilitas kredit, maupun restrukturisasi
kredit) sesuai kewenangan tertinggi berdasarkan Batas
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE KEBIJAKAN Wewenang Memutus Kredit (BWMK).
PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN TAHUN 2024
Rapat Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan PEDOMAN KERJA KOMITE KREDIT
dilakukan paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) Pedoman kerja Komite Kredit mengacu pada Kebijakan
bulan. Selama Tahun 2024, Komite Kebijakan Perkreditan Khusus (KK).9-D dengan isi muatan sebagai berikut:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 677
Page 247
Tata Kelola
Perusahaan
• Fungsi dan Struktur
Fungsi Fungsi
• Tanggung Jawab, Tugas, Fungsi, dan Kewenangan Komite Fungsi Risk
Bisnis Independen
• Ketentuan Rapat dan Risalah Rapat Komite Direksi
• Keanggotaan Rapat Komite Kredit Komite A3 2 orang 2 orang 1 orang
Komite A4 1 orang 1 orang 1 orang
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE KREDIT
Tugas dan tanggung jawab Komite Kredit yaitu:
1. Memberikan keputusan persetujuan atau penolakan 3. Keanggotaan Tetap pada Komite Kredit pada
atas permohonan kredit atau pembiayaan sesuai tingkat Direksi terbagi menjadi 3 (tiga) fungsi dan
kewenangan tertentu yang ditetapkan oleh Direksi. voting rights yang melekat pada fungsi masing-
2. Bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas- masing sebagai berikut:
tugas yang berkaitan dengan pemberian,
perubahan fasilitas, dan/atau restrukturisasi Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
kredit atau pembiayaan sesuai dengan Batasan
Voting Voting
wewenangnya. Jabatan Jabatan
Rights Rights
3. Menolak permintaan dan/atau pengaruh pihak-
pihak yang berkepentingan dengan pemohon kredit Direktur Wakil Direktur
Utama Utama
atau pembiayaan untuk memberikan persetujuan
kredit atau pembiayaan yang hanya bersifat Direktur yang Direktur yang
membawahi membawahi
formalitas. Manajemen
Perkreditan/
4. Melakukan koordinasi dengan Asset & Liabilities Risiko Pembiayaan
Committee (ALCO) dalam aspek pendanaan Direktur yang
Direktur yang
perkreditan/pembiayaan maupun rate perkreditan/ membawahi membawahi
Asset
pembiayaan. Keuangan
Management
Direktur yang
Direktur yang
membawahi membawahi
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE KREDIT Sistem
Jaringan
1. Jenis dan tingkat Komite Kredit berdasarkan Informasi
kewenangannya terbagi dengan kategori sebagai SEVP yang Direktur yang
berikut: membawahi membawahi
Operasional Institutional
Kredit Banking
Jenis Tingkat
No. Unit Kerja SEVP yang
Komite Komite
membawahi
Wholesale
A1 Banking
A2
1. Komite A Direksi Voting
Fungsi Independen
A3 Rights
A4 Direktur yang membawahi Kepatuhan dan
Legal
2. Komite B B Kantor Pusat
SEVP yang membawahi Kepatuhan dan
C1 Kantor Wilayah Legal
3. Komite C Commercial Banking
C2
Center (CBC)
Keanggotaan Tidak Tetap pada Komite Kredit tingkat
D1 Direksi diatur dengan ketentuan sebagai berikut:
Kantor Cabang/Kantor
4. Komite D D2
Cabang Syariah
D3
Voting
No. Anggota Tidak Tetap
Rights
2. Komite Kredit pada tingkat Direksi terbagi menjadi Kepala/Wakil Kepala Satuan Kerja Kredit
4 (empat) tingkat dengan jumlah kuorum minimal 1. Komersial atau Pejabat Pemegang
Kewenangan RKK
kehadiran Anggota Tetap sebagai berikut:
Kepala Satuan Kerja Kredit Korporasi atau
2.
Fungsi Fungsi Pejabat Pemegang Kewenangan RKK
Komite Fungsi Risk
Bisnis Independen Kepala Satuan Kerja Kredit SME atau Pejabat
3.
Pemegang Kewenangan RKK
Seluruh Seluruh
Komite A1 1 orang Kepala Satuan Kerja Pembiayaan Komersial
Anggota Anggota 4.
atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK
Komite A2 3 orang 3 orang 1 orang
678 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 248
Laporan
Tahunan 2024
• Anggota Tidak Tetap
Voting
No. Anggota Tidak Tetap Voting
Rights No Anggota Tidak Tetap
Rights
Kepala Satuan Kerja Asset Management
5. Kepala Departemen Satuan Kerja Kredit
atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK 1
Komersial
Kepala Satuan Kerja Financial Institution
6. Kepala Departemen Satuan Kerja Kredit
atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK 2
Korporasi
Kepala/Wakil Kepala Satuan Kerja Risiko
7. Kredit Komersial atau Pejabat Pemegang 3 Kepala Departemen Satuan Kerja Kredit SME
Kewenangan RKK Kepala Departemen Satuan Kerja
4
Kepala Unit Kerja Kredit Komersial pada Pembiayaan Komersial
8.
Commercial Banking Center Kepala Departemen Satuan Kerja Financial
5
Kepala Unit Kerja Risiko Kredit Komersial Institution
9.
pada Commercial Banking Center Kepala Departemen Satuan Kerja Asset
6
Kepala Satuan Kerja Legal atau Pejabat Management
10.
Pemegang Kewenangan RKK Kepala Unit Kerja Kredit Komersial pada
7
Kepala Satuan Kerja Kepatuhan atau Pejabat Commercial Banking Center
11.
Pemegang Kewenangan RKK Kepala Departemen Satuan Kerja Risiko
8
Kepala Satuan Kerja Audit Internal atau Kredit Komersial
12.
Pejabat Pemegang Kewenangan RKK Kepala Unit Kerja Risiko Kredit Komersial
9
pada Commercial Banking Center
Kepala Departemen Satuan Kerja Legal atau
10
4. Keanggotaan pada Komite Kredit selain pada Pejabat Pemegang Kewenangan
tingkat Direksi diatur dengan ketentuan sesuai Kepala Departemen Satuan Kerja
tingkat masing-masing sebagai berikut: 11 Kepatuhan atau Pejabat Pemegang
Kewenangan
A. Komite Kredit B
• Anggota Tetap
B. Komite Kredit C1
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis • Anggota Tetap
Voting Voting
Jabatan Jabatan Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
Rights Rights
Voting Voting
Kepala/Wakil Jabatan Jabatan
Rights Rights
Kepala Satuan
Kerja Kredit
Komersial atau Kepala Kantor
Pejabat Pemegang Kepala Unit Kerja Wilayah
Kewenangan RKK Risiko Kredit Kepala Satuan
Komersial di Kantor Kerja Asset
Kepala Satuan
Wilayah Management di
Kerja Kredit
Korporasi atau Kantor Wilayah
Pejabat Pemegang
Kewenangan RKK
• Anggota Tidak Tetap
Kepala Satuan
Kerja Kredit SME
Voting
Kepala/Wakil atau Pejabat No. Anggota Tidak Tetap
Kepala Satuan Pemegang Rights
Kerja Risiko Kredit Kewenangan RKK;
Komersial atau 1. Wakil Kepala Kantor Wilayah
Pejabat Pemegang Kepala Satuan
Kewenangan RKK Kerja Pembiayaan Kepala Unit Kerja Kredit SME pada Kantor
2.
Komersial atau Wilayah
Pemegang
Kewenangan RKK Kepala Unit Kerja Kredit Komersial pada
3.
Commercial Banking Center
Kepala Satuan
Kerja Asset Kepala Unit Kerja Risiko Kredit Komersial
4.
Management atau pada Commercial Banking Center
Pejabat Pemegang
Kewenangan RKK Analis Risiko Kredit Komersial pada Kantor
5.
Wilayah **)
Kepala Satuan
Kerja Financial 6. Legal Checklist *)
Institution atau
7. Compliance Checklist *)
Pejabat Pemegang
Kewenangan RKK
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 679
Page 249
Tata Kelola
Perusahaan
C. Komite Kredit C2 INDEPENDENSI KOMITE KREDIT
• Anggota Tetap Seluruh anggota Komite Kredit tidak memiliki hubungan
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau
Voting Voting
Jabatan Jabatan hubungan dengan Perseroan, yang dapat memengaruhi
Rights Rights
kemampuan bertindak independen.
Kepala Unit Kerja
Kepala Unit Kerja
Risiko Kredit
Kredit Komersial
√ Komersial pada TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE KREDIT
pada Commercial
Commercial Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota
Banking Center
Banking Center
Komite Kredit yang berasal dari Direksi dapat dilihat
pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap
• Anggota Tidak Tetap jabatan dalam Laporan Tahunan ini.
Voting MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE KREDIT
No. Anggota Tidak Tetap
Rights
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Kredit baik
Manajer Unit Kerja Kredit Komersial pada yang berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan
1.
Commercial Banking Center mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi
Manajer Unit Kerja Risiko Kredit Komersial Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut.
2.
pada Commercial Banking Center
3. Legal Checklist *) PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Pelatihan anggota Komite Kredit yang berasal dari
4. Compliance Checklist *)
Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau
Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab
D. Komite Kredit D Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
• Anggota Tetap
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE KREDIT
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
TAHUN 2024
Voting Voting
Jabatan Jabatan Kebijakan Rapat
Rights Rights
1. Susunan anggota Komite Kredit/Pembiayaan terdiri
Kepala Unit Kerja dari fungsi bisnis dan fungsi risiko. Pembagian 2
Risiko Kredit SME/
Pembiayaan di
Kepala Cabang (dua) fungsi ini bertujuan sebagai bentuk check and
√ atau Kepala
Kantor Cabang/ balance antara unit bisnis selaku inisiator dengan
Cabang Syariah
Kantor Cabang
unit credit risk selaku unit mitigasi risiko.
Syariah
2. Pengambilan keputusan oleh Komite Kredit/
Pembiayaan dilakukan dalam bentuk rapat
• Anggota Tidak Tetap bersama yang disebut rapat Komite Kredit (RKK).
3. Rapat Komite Kredit/Pembiayaan harus diambil
Voting secara musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
No. Anggota Tidak Tetap
Rights
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
Kepala Unit Kerja Kredit SME di Kantor tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
1.
Cabang pemungutan suara berdasarkan suara seluju lebih
Kepala Unit Kerja Pembiayaan Komersial di dari ½ (satu per dua) bagian dari Anggota dengan
2.
Kantor Cabang Syariah hak suara (voting rights). Tidak terdapat eskalasi
Kepala Unit Kerja Kredit Komersial pada keputusan Kredit atau Pembiayaan ke tingkat
3.
Commercial Banking Center pemutus yang lebih tinggi apabila musyawarah
4. Legal Checklist *) mufakat tidak dicapai kesepakatan.
4. Sebelum pelaksanaan rapat Komite Kredit
5. Compliance Checklist *)
Pembiayaan (RKK), dilakukan prarapat Komite Kredit
Pembiayaan (PraRKK) dalam rangka koordinasi
dan pembahasan permohonan kredit, perubahan
PROFIL ANGGOTA KOMITE KREDIT fasilitas atau restrukturisasi kredit atau pembiayaan
Profil anggota Komite Kredit baik yang berasal dari oleh unit kerja terkait.
Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil 5. Setiap Keputusan Komite Kredit atau Pembiayaan
Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat harus dicatat, didokumentasikan, dan
Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini. ditandatangani oleh Anggota Tetap dan Anggota
680 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 250
Laporan
Tahunan 2024
Tidak Tetap Komite Kredit Pelaksanaan Rapat PEDOMAN KERJA KOMITE HUMAN CAPITAL
Komite Kredit dilakukan dalam rangka pengambilan Pedoman kerja Komite Human Capital mengacu pada
keputusan kredit komersial, baik permohonan baru, Kebijakan Khusus KK.9 – D Tentang Prosedur Tata Kelola
perubahan struktur kredit, maupun restrukturisasi Komite Direksi, dengan isi muatan sebagai berikut:
kredit. 1. Fungsi dan Struktur
2. Tanggung Jawab, Tugas, Fungsi dan Kewenangan
Pelaksanaan Rapat 3. Ketentuan Rapat dan Risalah Rapat Komite Direksi
Penyelenggaraan Komite Kredit diusulkan oleh Divisi
Pengusul, dalam hal ini Divisi Bisnis Kredit Komersial dan TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE
Divisi Risiko Kredit Komersial. Selama tahun 2024, Komite HUMAN CAPITAL
Kredit telah melakukan rapat sebanyak 3.045 kali rapat Tugas dan tanggung jawab Komite Human Capital
pada berbagai tingkat, dengan rincian sebagai berikut. adalah membantu Direktur Utama atas hal-hal yang
berkaitan dengan, antara lain dan sekurang-kurangnya
meliputi:
No Tingkat RKK Jumlah Pelaksanaan 1. Merekomendasikan strategi, kebijakan dan sistem
pengelolaan human capital yang searah dengan
1 Komite Kredit A 144
Rencana Bisnis Bank.
2 Komite Kredit B 146 2. Berwenang memutus terkait implementasi
3 Komite Kredit C1 187 pengelolaan di bidang personalia.
4 Komite Kredit C2 742 3. Bertanggung jawab atas rekomendasi usulan
kebijakan yang selanjutnya akan diputus melalui
5 Komite Kredit D 1.862
mekanisme Rapat Direksi.
4. Memutus usulan kebijakan, standar, dan prosedur
Komite Human Capital Bank yang terkait human capital.
5. Berwenang memutus di luar butir 1 – 4 tersebut
Komite Human Capital merupakan komite yang diatas apabila diberikan mandat oleh Rapat Direksi.
berperan dalam meningkatkan kualitas kebijakan 6. Apabila diperlukan dapat berkoordinasi dengan
Human Capital dengan berpedoman pada prinsip Komite Remunerasi dan Nominasi dalam review
tata kelola yang baik dan meningkatkan kualitas sistem/kebijakan Human Capital Management.
pengelolaan human capital guna mendukung strategi 7. Human Capital Committee Pusat bertanggung
bisnis Bank. jawab menyampaikan laporan atas keputusan
signifikan kepada Rapat Direksi minimal 1 (satu)
tahun sekali.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE HUMAN CAPITAL
Struktur dan Keanggotaan Komite Human Capital telah ditetapkan berdasarkan Kebijakan Khusus KK.9 – D tentang
Prosedur Tata Kelola Komite Direksi dengan struktur dan keanggotaan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama Anggota Tetap
Wakil Direktur Utama *) Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan, dan Anggota Tetap
Hukum
Direktur yang membawahi Dana Institusi dan Jaringan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit Konsumer dan Pembiayaan Anggota Tetap
Direksi/SEVP
Direktur yang membawahi SME & Dana Ritel Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operasional dan Customer Experience Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Asset Management Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Teknologi Informasi Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Wholesale Banking Anggota Tidak Tetap
Direksi/SEVP SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Operasional Anggota Tidak Tetap
Keterangan:
*) Ketua Pengganti I
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 681
Page 251
Tata Kelola
Perusahaan
PROFIL ANGGOTA KOMITE HUMAN CAPITAL
No Tanggal Agenda
Profil anggota Komite Human Capital baik yang berasal
dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Talent Mobility Pejabat Branch
6 04 April 2024
Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Manager
Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan 7 30 April 2024 Talent Mobility Pejabat L1A dan L1B
Tahunan ini. Talent Mobility Pejabat Branch
8 27 Mei 2024
Manager
INDEPENDENSI KOMITE HUMAN CAPITAL 9 24 Juni 2024 Talent Mobility Pejabat L1A dan L1B
Seluruh anggota Komite Human Capital tidak memiliki
10 30 Juni 2024 Talent Mobility Pejabat L1A dan L1B
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan
saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan 11 26 Agustus 2024 Talent Mobility Pejabat L1A dan L1B
Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham 17 September Talent Mobility Pejabat Branch
12
Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, 2024 Manager
yang dapat memengaruhi kemampuan bertindak 13 14 Oktober 2024 Talent Mobility Pejabat L1A dan L1B
independen. 08 November Talent Mobility Pejabat Branch
14
2024 Manager
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE 18 November
15 Talent Mobility Pejabat L1A dan L1B
HUMAN CAPITAL 2024
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota 05 Desember
16 Penetapan Nominated Talent
Komite Human Capital yang berasal dari Direksi dapat 2024
dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian
rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini.
Komite Pengarah Teknologi Informasi
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE
HUMAN CAPITAL Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Human Nomor 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan
Capital baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP Teknologi Informasi Oleh Bank Umum, Perseroan wajib
Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala memiliki Komite Pengarah Teknologi Informasi. Untuk
Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut. mendukung hal tersebut, perlu adanya ketentuan yang
mengatur tentang Komite Pengarah Teknologi Informasi.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI Sehubungan dengan hal tersebut, Direksi memandang
Pelatihan anggota Komite Human Capital yang berasal perlu untuk mengatur ketentuan mengenai Komite
dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/ Pengarah Teknologi Informasi dalam bentuk Kebijakan
atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola
Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan Komite Direksi.
ini.
PEDOMAN KERJA KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE HUMAN INFORMASI
CAPITAL TAHUN 2024 Pedoman kerja Komite Pengarah Teknologi lnformasi
Kebijakan rapat Komite Human Capital dilakukan mengacu pada ketentuan internal Perseroan yaitu
paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur Tata
Tahun 2024, Komite Human Capital telah melakukan Kelola Komite Direksi.
rapat sebanyak 16 (enam belas) kali. Adapun tanggal
pelaksanaan dan agenda rapat adalah sebagai berikut. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE PENGARAH
TEKNOLOGI INFORMASI
Tanggung jawab Komite Pengarah Teknologi Informasi
No Tanggal Agenda 1. Komite Pengarah Teknologi Informasi bertanggung
jawab atas rekomendasi yang disepakati dalam
1 08 Januari 2024 Talent Mobility Pejabat L1A dan L1B
rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi.
Talent Mobility Pejabat Branch
2 08 Januari 2024 2. Komite Pengarah Teknologi Informasi bertanggung
Manager
jawab menyampaikan laporan atas Keputusan
Talent Mobility Pejabat Branch
3 17 Januari 2024 Signifikan yang dibuat kepada rapat Direksi.
Manager
3. Menetapkan langkah-langkah perbaikan mengenai
4 19 Februari 2024 Talent Mobility Pejabat L1A dan L1B
hal-hal yang berkaitan dengan penerapan
5 13 Maret 2024 Talent Mobility Pejabat L1A dan L1B manajemen risiko di BTN.
682 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 252
Laporan
Tahunan 2024
Tugas dan fungsi Komite Pengarah Teknologi lnformasi a. Kesesuaian antara rencana pengembangan
adalah memberikan rekomendasi kepada Direksi yang Teknologi Informasi (TI) dengan Rencana
mencakup: Strategis Teknologi Informasi (RSTI); dan
1. Memastikan Rencana Strategis Teknologi Informasi b. Kesesuaian antara pelaksanaan pengembangan
(RSTI) selaras dan sejalan dengan rencana strategis Teknologi Informasi (TI) dengan Rencana
kegiatan usaha Perseroan yang dituangkan dalam Pengembangan Teknologi Informasi (TI) yang
Rencana Jangka Panjang Perseroan (RJPP). Dalam disepakati (portfolio list).
memberikan rekomendasi, Komite Pengarah 7. Evaluasi atas efektivitas biaya Teknologi Informasi
Teknologi Informasi harus memperhatikan faktor (TI) terhadap pencapaian manfaat yang
efisiensi, efektivitas dan hal-hal sebagai berikut. direncanakan.
a. Peta jalan (roadmap) untuk mencapai 8. Pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi (TI)
kebutuhan Teknologi Informasi (TI) yang dan upaya peningkatan kinerja Teknologi Informasi
mendukung strategi bisnis Perseroan. Peta jalan (TI).
(roadmap) terdiri dari kondisi saat ini (current 9. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait
state), kondisi yang ingin dicapai (future state) Teknologi Informasi (TI) yang tidak dapat
dan langkah-langkah yang akan dilakukan diselesaikan oleh Satuan Kerja Pengguna dan
untuk mencapai kondisi yang ingin dicapai; Satuan Kerja Penyelenggara Teknologi Informasi (TI)
b. Sumber daya yang dibutuhkan; secara efektif, efisien dan tepat waktu.
c. Manfaat yang akan diperoleh saat Rencana 10. Kecukupan dan alokasi sumber daya yang dimiliki
Strategis Teknologi Informasi (RSTI) diterapkan; Perseroan.
dan 11. Efektivitas langkah-langkah dalam meminimalisasi
d. Kendala yang mungkin timbul dalam penerapan risiko atas investasi Perseroan pada sektor Teknologi
Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI). Informasi (TI) agar investasi Perseroan pada
2. Memutus usulan atas kebijakan, standar, dan Teknologi Informasi (TI) memberikan kontribusi
prosedur Perseroan yang terkait Teknologi Informasi terhadap pencapaian tujuan bisnis Perseroan.
Teknologi Informasi (TI). 12. Strategi dan langkah-langkah perbaikan atas hal-
3. Memastikan implementasi Rencana Strategis hal yang berkaitan dengan penerapan manajemen
Teknologi Informasi (RSTI) yang dituangkan dalam risiko terkait Teknologi Informasi (TI), Digital, dan
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Cyber di Perseroan.
4. Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau
implementasi penyelenggaraan Teknologi Informasi
(TI). STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE PENGARAH
5. Pemantauan prioritisasi IT CAPEX dan IT OPEX terhadap TEKNOLOGI INFORMASI
pengembangan Teknologi Informasi (TI). berdasarkan Struktur dan keanggotaan Komite Pengarah Teknologi
Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI). Informasi mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D
6. Kewenangan untuk memutus prioritas dan re- tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi, dengan
alokasi terhadap IT CAPEX, IT OPEX, dan IT Plan struktur dan keanggotaan sebagai berikut:
dengan mempertimbangkan aspek-aspek sebagai
berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama Anggota Tetap
Wakil Direktur Utama*) Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Teknologi Informasi Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan dan Hukum Anggota Tetap
Direksi/SEVP Direktur yang membawahi Operasional dan Customer Experience Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Bisnis Digital Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Operasional Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Dana Institusi dan Jaringan Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Aset Manajemen Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Kredit SME dan Dana Ritel Anggota Tidak Tetap
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 683
Page 253
Tata Kelola
Perusahaan
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Direktur yang membawahi Kredit Konsumer/Pembiayaan Anggota Tidak Tetap
Direksi/SEVP
SEVP yang membawahi Wholesale Banking Anggota Tidak Tetap
Keterangan:
*) Ketua Pengganti I
PROFIL ANGGOTA KOMITE PENGARAH melakukan rapat sebanyak 4 (empat) kali. Adapun
TEKNOLOGI INFORMASI tanggal pelaksanaan dan agenda rapat adalah
Profil anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi sebagai berikut.
baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat
dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil
Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi No Tanggal Agenda
dalam Laporan Tahunan ini.
- Review RSTI 2021-2025 & Inisiatif
Utama.
INDEPENDENSI KOMITE PENGARAH - IT Maturity & Organization Review.
06 Februari - IT Security.
1
TEKNOLOGI INFORMASI 2024 - Asesmen Enterprise Finance
System.
Seluruh anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi - Asesmen Data Center.
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, - Digital Risk Update.
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga - Review RSTI 2021-2025 & Inisiatif
dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Utama.
- Hasil Pengukuran Digital Maturity
Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, 2 28 Mei 2024 Assessment for Bank (DMAB).
yang dapat memengaruhi kemampuan bertindak - IT Guiding Principle dan Aset Hak
Guna.
independen. - Digital Risk Monitoring.
- Review RSTI 2021-2025 & Inisiatif
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE PENGARAH 29 September
Utama.
3 - IT Compliance & Security Index.
TEKNOLOGI INFORMASI 2024
- Benefit Realization.
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota - Digital Risk Monitoring.
Komite Pengarah Teknologi Informasi yang berasal dari - Rencana Strategi Teknologi
Direksi dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan Informasi (RSTI).
- Usulan Inisiatif Utama 2025.
di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini. 28 November - Review Kebijakan Umum Teknologi
4
2024 Informasi (TI), Manajemen Data,
dan Digital.
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE - Update Inisiatif 2024.
- Digital Risk Monitoring.
PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Pengarah
Teknologi Informasi baik yang berasal dari Direksi Komite Pengarah Transformasi
maupun SEVP Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi
dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota Fungsi Komite Pengarah Transformasi adalah
komite tersebut. membantu Direksi dalam menentukan prioritas dan
memutuskan pelaksanaan inisiatif Transformasi sesuai
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI strategi bisnis Perseroan dalam bidang Human Capital,
Pelatihan anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi Organization & Governance, Risk Management and
yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Compliance (GRC). information Technology, Digital
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota and Network, Commercial Banking & Business Process,
Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Consumer Banking & Sharia, Partnership & Project
Laporan Tahunan ini. Management.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE PENGARAH PEDOMAN KERJA KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
TEKNOLOGI INFORMASI TAHUN 2024 Pedoman kerja Komite Pengarah Transformasi
Pelaksanaan rapat Komite Pengarah Teknologi mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D tentang
Informasi dilakukan minimal 4 (empat) kali selama Prosedur Tata Kelola Komite Direksi, Pedoman tersebut
tahun berjalan. Apabila dipandang perlu, rapat Komite antara lain mengatur antara lain:
Pengarah Teknologi Informasi dapat diadakan setiap 1. Tanggung Jawab Komite Pengarah Transformasi.
waktu atas permohonan tertulis dari anggota tetap 2. Tugas dan Fungsi Komite Pengarah Transformasi.
Komite Pengarah Teknologi Informasi. Selama tahun 3. Tugas Ketua, Sekretaris, dan Anggota Komite
2024, Komite Pengarah Teknologi Informasi telah Pengarah Transformasi.
684 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 254
Laporan
Tahunan 2024
4. Tata Cara Penyelenggaraan Rapat.
5. Risalah Rapat.
6. Tindak Lanjut Risalah Rapat.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Human Capital Organization & GRC
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur yang membawahi Transformasi dan Manajemen Risiko Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Sumber Daya Manusia, Kepatuhan, Anggota Tetap
dan Hukum
Direksi/SEVP
Direktur yang membawahi Dana dan Institusi dan Jaringan Anggota Tetap
Direktur/SEVP lain sesuai pembahasan Anggota Tidak Tetap
Apabila Direktur Utama/Wakil Direktur Utama menghadiri Rapat Komite Pengarah Transformasi di atas maka akan
bertindak sebagai Ketua dan mempunyai hak suara.
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan IT, Digital & Network
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur yang membawahi Transformasi dan Manajemen RIsiko (Ketua) Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Teknologi Informasi Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Dana Institusi dan Jaringan Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Bisnis Digital Anggota Tetap
Direksi/SEVP
Direktur yang membawahi Sumber Daya Manusia, Kepatuhan, Anggota Tidak Tetap
dan Hukum
Direktur/SEVP lain sesuai pembahasan Anggota Tetap
Apabila Direktur Utama/Wakil Direktur Utama menghadiri Rapat Komite Pengarah Transformasi di atas maka akan
bertindak sebagai ketua dan mempunyai hak suara.
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Business Process Improvement
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur yang membawahi Transformasi dan Manajemen Risiko Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit dan Pembiayaan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit SME & Dana Ritel Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Dana Institusi dan Jaringan Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Wholesale Banking Anggota Tetap
Direksi/SEVP
Direktur yang membawahi Operasional dan Customer Experience Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Operasional Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Sumber Daya Manusia, Kepatuhan, Anggota Tidak Tetap
dan Hukum
Direktur/SEVP lain sesuai pembahasan Anggota Tidak Tetap
Apabila Direktur Utama/Wakil Direktur Utama menghadiri Rapat Komite Pengarah Transformasi di atas, maka akan
bertindak sebagai Ketua dan mempunyai hak suara.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 685
Page 255
Tata Kelola
Perusahaan
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Partnership & Project Management
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur yang membawahi Transformasi dan Manajemen RIsiko Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Sumber Daya Manusia, Kepatuhan,
Direksi/SEVP Anggota Tetap
dan Hukum
Direktur/SEVP lain sesuai pembahasan Anggota Tidak Tetap
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE PENGARAH INDEPENDENSI KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
TRANSFORMASI Seluruh anggota Komite Pengarah Transformasi
1. Tanggung Jawab Komite Pengarah Transformasi tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
a. Komite Pengarah Transformasi bertanggung kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga
jawab atas keputusan yang diputus dalam rapat dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang
Komite Pengarah Transformasi maupun rapat Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan,
Direksi. yang dapat memengaruhi kemampuan bertindak
b. Komite Pengarah Transformasi bertanggung independen.
jawab menyampaikan laporan atas Keputusan
Signifikan yang dibuat kepada rapat Direksi TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE PENGARAH
minimal 1 (satu) tahun sekali. TRANSFORMASI
c. Menetapkan langkah-langkah perbaikan Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota
mengenai hal-hal yang berkaitan dengan Komite Pengarah Transformasi yang berasal dari Direksi
transformasi serta melaporkan kepada Direksi. dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di
2. Tugas dan Fungsi Komite Pengarah Transformasi bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini.
a. Menentukan prioritisasi dan memutuskan
pelaksanaan Inisiatif Transformasi sesuai MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE
Strategi Bisnis Bank, di bidang: PENGARAH TRANSFORMASI
- Human Capital, Organization & Governance, Masa jabatan dan periode jabatan Komite Pengarah
Risk Management and Compliance (GRC). Transformasi baik yang berasal dari Direksi maupun
- Information Technology (IT), Digital & Network. SEVP Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan
- Commercial Banking & Business Process, Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite
Consumer Banking & Sharia. tersebut.
- Partnership & Project Management.
b. Memutuskan kebijakan terkait pelaksanaan PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Inisiatif Transformasi. Pelatihan anggota Komite Pengarah Transformasi
c. Mengusulkan kebijakan yang berkaitan dengan yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab
Inisiatif Transformasi untuk diputuskan pada Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
rapat Direksi apabila diperlukan. Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam
d. Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Laporan Tahunan ini.
Inisiatif Transformasi yang telah diputuskan oleh
Komite Pengarah Transformasi, dan melaporkan RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE PENGARAH
kepada Direksi sebagai dasar pertimbangan TRANSFORMASI TAHUN 2024
keputusan tindak lanjut Inisiatif Transformasi. Sesuai Kebijakan Khusus No. KK.9-D tentang Prosedur
e. Kewenangan memutus pada Komite Direksi Tata Kelola Komite Direksi, Pelaksanaan rapat Komite
Pengarah Transformasi menyesuaikan dengan Pengarah Transformasi dilakukan paling kurang 2 (dua)
ketentuan dan kebijakan yang berlaku pada kali selama tahun berjalan. Selama tahun 2024, Komite
masing-masing bidang pembahasan. Pengarah Transformasi telah mengadakan rapat
sebanyak 31 (tiga puluh satu) kali. Adapun tanggal dan
PROFIL ANGGOTA KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI agenda rapat adalah sebagai berikut.
Profil anggota Komite Pengarah Transformasi baik yang
berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat
pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan
Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan
Tahunan ini.
686 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 256
Laporan
Tahunan 2024
No. Tanggal Agenda No. Tanggal Agenda
Steering Committee Project Ultimate 25 September Risalah Steering Committee Project
1. 23 Januari 2024 23.
Januari 2024 2024 Digital Branch W4 September 2024
Steering Committee Pembahasan Risalah Steering Committee –
Struktur Organisasi Large 24. 16 Oktober 2024
Rencana Sentralisasi CCTV
2. 5 Februari 2024 Institutional Funding Division (LIFD) &
Midsize Institutional Funding Division Risalah Steering Committee Project
25. 16 Oktober 2024
(MIFD) Digital Branch W3 Oktober 2024
Risalah Rapat Steering Committee Risalah Steering Committee Organ
26. 23 Oktober 2024
3. 15 Februari 2024 Pembahasan Progress Report Pilot Funding
Initial State Strategic Business Unit
Risalah Quick Coordination Call
27. 29 Oktober 2024
Risalah Steering Committee IFG Life Update: Pengelolaan CIF
4. 5 Februari 2024
Februari 2024
Penyampaian Risalah Steering
28. 29 Oktober 2024
Risalah Steering Committee IFG Life Committee Update BPI SME
5. 19 Februari 2024
Februari 2024
25 November Risalah Steering Committee Project
29.
Risalah Rapat Steering Committee 2024 Digital Branch W4 November 2024
6. 15 Februari 2024
Decision Engine
Risalah Steering Committee
Risalah Steering Committee 4 Desember Rencana Capital Call Dana Ventura
30.
Pembahasan Usulan Perubahan 2024 - Tindak Lanjut Rapat Direksi 18
7. 27 Februari 2024
Struktur Organisasi RFD, SQDD, CCD, November 2024
dan WMD
10 Desember Risalah Steering Committee
31.
28 Februari Risalah Steering Committee Update 2024 Strategic Business Unit
8.
2024 Progress BPI KRING
Risalah Steering Committee
9. 3 April 2024 Pembahasan Pelaksanaan Pilot Komite Bisnis
Initial SBU
Risalah Steering Committee Struktur Komite Bisnis merupakan Komite Perusahaan
10. 5 April 2024 Organisasi Divisi dibawah SEVP
Digital Business yang berperan dalam merumuskan, memutuskan,
Risalah Steering Committee mengawasi, memantau dan mengevaluasi
11. 27 Mei 2024 Pembahasan Pelaksanaan Pilot pelaksanaan kebijakan dan strategi bisnis terkait
Initial SBU
dengan produk dan aktivitas yang akan dan telah
Risalah Steering Committee Single diluncurkan oleh Perseroan untuk memantau
12. 31 Mei 2024 relationship model Segmen Large
commercial perkembangan dan memberikan saran langkah
perbaikan terkait dengan bisnis Perseroan.
Penyampaian Risalah Steering
13. 30 Mei 2024
Committee Update BPI SME
Risalah Steering Committee
PEDOMAN KERJA KOMITE BISNIS
14. 25 Juni 2024 Penyelesaian Aset Bermasalah Pedoman kerja Komite Bisnis mengacu pada Kebijakan
melalui DIRE dan Tokenisasi
Khusus No. KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Komite
Risalah Steering Committee Project Direksi.
15. 16 Juli 2024
Digital Branch W3 Juli 2024
Risalah Steering Committee TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE BISNIS
16. 23 Juli 2024
Penyusunan RJPP 2025-2029
1. Komite Bisnis bertanggung jawab atas keputusan
Risalah Steering Committee Update
17. 29 Juli 2024 yang diputus dalam Rapat Komite Bisnis maupun
BPI SME
Rapat Direksi.
Risalah Steerco Struktur Organisasi
18. 13 Agustus 2024
DPO 2. Komite Bisnis bertanggung jawab menyampaikan
laporan atas Keputusan Signifikan yang dibuat
Risalah Steering Committee
19. 13 Agustus 2024 kepada Rapat Direksi minimal 1 (satu) tahun sekali.
Penyusunan RJPP 2025-2029
3. Menetapkan langkah-langkah perbaikan mengenai
19 September Risalah Steering Committee
20. hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan
2024 Penyusunan RJPP 2025-2029
Produk Bank serta melaporkan kepada Direksi.
Risalah Steering Committee
24 September
21. Pengelolaan Data Nasabah atau
2024
Customer Information File (CIF)
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE BISNIS
22.
24 September Risalah Steering Committee Decision Berdasarkan kesepakatan, Keanggotaan Komite
2024 Engine
Bisnis diduduki oleh beberapa jabatan dengan rincian
sebagai berikut:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 687
Page 257
Tata Kelola
Perusahaan
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua (merangkap
Wakil Direktur Utama (Ketua) Anggota Tetap
anggota tetap)
Direktur yang membawahi Dana Institusi dan Jaringan* Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit Konsumer dan Pembiayaan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Teknologi Informasi Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operasional dan Customer Experience Anggota Tetap
Direktur yang membawahi SME & Retail Funding Anggota Tetap
Direksi / SEVP
Direktur yang membawahi Sumber Daya Manusia, Kepatuhan, Anggota Tetap
dan Hukum
SEVP yang membawahi Wholesale Banking Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Aset Manajemen Anggota Tidak Tetap
Keterangan:
a. Apabila Direktur Utama menghadiri rapat Komite Bisnis, maka bertindak sebagai ketua.
b. *Ketua Pengganti I
c. Rapat Komite Bisnis dinyatakan mencapai kuorum apabila dihadiri maksimal lebih dari ½ (satu per dua) dari jumlah Anggota Tetap.
PROFIL ANGGOTA KOMITE BISNIS PELAKSANAAN TUGAS KOMITE BISNIS TAHUN 2024
Profil anggota Komite Bisnis baik yang berasal dari Sesuai kebijakan Khusus No. KK.9-D tentang Prosedur
Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Tata Kelola Komite Direksi, Pelaksanaan Rapat Komite
Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Bisnis dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3
Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini. (tiga) bulan. Selama tahun 2024, Komite Bisnis telah
melaksanakan rapat sebanyak 3 (tiga) kali. Adapun
INDEPENDENSI KOMITE BISNIS tanggal dan agenda Rapat Komite Bisnis yang
Seluruh anggota Komite Bisnis tidak memiliki hubungan dilaksanakan adalah sebagai berikut:
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/
atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau No Tanggal Agenda
hubungan dengan Perseroan, yang dapat memengaruhi
06 Februari
kemampuan bertindak independen. 1 Pengembangan Produk BTN Paylater
2024
07 Februari Persiapan Implementasi Rebranding
2
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE BISNIS 2024 BTN
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Rencana PKS Jasa Perbankan,
Komite Bisnis yang berasal dari Direksi dapat dilihat 3 02 April 2024 Autodebet TWP, dan Integrasi
Aplikasi e-TWP dengan TNI-AD
pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap
jabatan dalam Laporan Tahunan ini.
Komite Environmental, Social and Governance
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE BISNIS
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Bisnis baik Komite ESG berperan aktif dalam memberikan
yang berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan rekomendasi kepada Direktur Utama terkait pengelolaan
mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi praktik bisnis yang berorientasi pada kinerja
Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut. pembangunan berkelanjutan (SDG). Selain itu, Komite
ESG terlibat secara aktif dalam melakukan identifikasi,
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI mengukur, memonitoring, dan mengevaluasi inisiatif
Pelatihan anggota Komite Bisnis yang berasal dari ESG yang melekat pada setiap produk dan/atau jasa/
Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau aktivitas baru sehingga Bank dapat melakukan langkah-
Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab langkah yang diperlukan sesuai dengan Sustainable
Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Development Goals (SDG’S) yang mencakup:
688 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 258
Laporan
Tahunan 2024
1. Pengelolaan produk dan jasa yang mendukung proses transisi menuju ekonomi rendah karbon serta menjaga
keseimbangan sosial dalam membuka equal akses terhadap modal (Sustainable Finance).
2. Pengelolaan risiko perubahan iklim dan dampaknya pada kapasitas ekosistem (Climate Change and Ecosystems).
3. Pengelolaan dampak pada manusia dan komunitas serta masyarakat luas pada umumnya (People and
Community).
PEDOMAN KERJA KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
Pedoman kerja Komite Environmental, Social and Governance (ESG) mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D
tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
Tugas Komite Environmental, Social and Governance (ESG) adalah melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi
kepada Direktur Utama terkait ESG antara lain:
1. Keputusan atas strategi Bank yang berdampak terhadap lingkungan, sosial dan tata kelola dalam program dan
roadmap ESG.
2. Monitoring atas implementasi strategi dan roadmap ESG Bank.
3. Memberikan informasi kepada manajemen Bank mengenai isu terkait ESG termasuk perundang-undangan,
program pemerintah, perkembangan internasional, tren bisnis ke depan dan perubahan iklim.
4. Memantau, evaluasi dan memberikan rekomendasi terhadap hasil laporan ESG, investor concern atau pihak
ketiga lainnya terhadap implementasi ESG.
5. Memberikan keputusan terkait:
a. Tujuan dan petunjuk pelaksanaan Program TJSL.
b. Pemetaan dan penyusunan Program TJSL.
c. Evaluasi atas pelaksanaan program TJSL.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
Komite Environmental, Social and Governance (ESG) memiliki susunan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama Anggota Tetap
Wakil Direktur Utama * Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko **) Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit Konsumer / Pembiayaan Anggota Tetap
Direksi / SEVP
Direktur yang membawahi Asset Management Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital, Compliance Anggota Tetap
SEVP Wholesale Banking Anggota Tetap
Direktur / SEVP lain sesuai materi pembahasan materi Anggota Tidak Tetap
Keterangan:
*) Ketua Pengganti I
**) Ketua Pengganti II
PROFIL ANGGOTA KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan
AND GOVERNANCE keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau
Profil anggota Komite Environmental, Social and Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan
Governance (ESG) baik yang berasal dari Direksi dan Perseroan, yang dapat memengaruhi kemampuan
SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan bertindak independen.
di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di
Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini. TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE
ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
INDEPENDENSI KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota
AND GOVERNANCE Komite Environmental, Social and Governance (ESG)
Seluruh anggota Komite Environmental, Social and yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Bab Tata
Governance (ESG) tidak memiliki hubungan keuangan, Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam
Laporan Tahunan ini.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 689
Page 259
Tata Kelola
Perusahaan
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE Perseroan di masa yang akan datang. Adapun uraian
ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE terkait nama anggota, komposisi, tugas, dan tanggung
Masa jabatan dan periode jabatan Komite jawab serta jumlah rapat Komite telah disajikan dalam
Environmental, Social and Governance (ESG) baik yang Sub Bab Komite Remunerasi dan Nominasi dalam Bab
berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan mengikuti Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang
menjadi anggota komite tersebut. Berdasarkan Salinan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik Pasal 10
Pelatihan anggota Komite Environmental, Social and ayat 2 dan 3, Perseroan memberikan paket remunerasi
Governance (ESG) yang berasal dari Direksi dapat tahun 2024 kepada anggota Komite Remunerasi dan
dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Nominasi di luar dari anggota Dewan Komisaris dan
Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola seorang pejabat eksekutif (ex officio) dalam tabel
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. berikut:
PELAKSANAAN TUGAS KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL
AND GOVERNANCE TAHUN 2024 Jumlah Remunerasi
Komite Remunerasi dan yang Diterima
Kebijakan rapat Komite Environmental, Social, and
Nominasi (Honorarium, THR dan
Governance diatur dalam Prosedur Tata Kelola Komite Tunjangan PPh 21)
Direksi. Berdasarkan Kebijakan tersebut pelaksanaan
rapat Komite Environmental, Social, and Governance MOCH. AMIN NURDIN 1,183,685,358
dilakukan minimal 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. Total 1,183,685,358
Selama Tahun 2024, Komite Environmental, Social, and
Governance telah melakukan rapat sebanyak 5 (lima)
kali. Adapun tanggal pelaksanaan dan agenda rapat Proses Penyusunan Kebijakan Remunerasi
adalah sebagai berikut.
Sebagai bagian dari penerapan Good Corporate
Governance (GCG), Perseroan senantiasa memastikan
No. Tanggal Agenda bahwa kebijakan remunerasi disusun berdasarkan
prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab,
Pembahasan mengenai Updated
1. 16 Januari 2024 ESG Rating, KU ESG & Revamp Quick independensi, dan kewajaran.
Wins dan Inisiatif Strategis 2024
Pembahasan mengenai ESG Pada tahun 2024, Perseroan telah menerbitkan
Initiatives 2024, Usulan Target ketentuan baru yang menyempurnakan kebijakan
2. 26 Juni 2024
KuantitatIf ESG 2025-2029, dan BTN’s
Eco-Friendly Housing Project remunerasi sebelumnya, yaitu Kebijakan Khusus (KK)
No. 3-B tentang Remunerasi. Kebijakan ini disusun untuk
Pembahasan mengenai Laporan
3. 23 Juli 2024 memastikan sistem penggajian dan kompensasi tetap
Climate Risk Stress Test (CRST)
kompetitif serta selaras dengan perkembangan industri
24 September Pembahasan mengenai ESG Rating
4. perbankan dan aturan regulasi yang berlaku.
2024 MSCI
25 November Pembahasan Rencana Aksi
5. Sebagai bagian dari strategi pengelolaan Human
2024 Keuangan Berkelanjutan Tahun 2025
Capital, kebijakan remunerasi dirancang untuk
memberikan imbalan yang adil dan kompetitif kepada
pegawai berdasarkan faktor-faktor seperti pencapaian
Penerapan Tata Kelola dalam kinerja, jabatan, kompetensi, serta kondisi pasar
Pemberian Remunerasi bagi tenaga kerja. Penerapan kebijakan ini bertujuan untuk
Bank Umum meningkatkan motivasi, mempertahankan talenta
terbaik, dan mendorong produktivitas pegawai guna
Komite Remunerasi dan Nominasi mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Terkait aspek remunerasi, Komite Remunerasi dan Kebijakan remunerasi dirancang untuk mendukung
Nominasi memiliki tugas dan tanggung jawab untuk tata kelola perusahaan yang baik dengan
melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi menerapkan prinsip kesesuaian antara kinerja, risiko,
yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewajaran dengan dan penghargaan, sehingga memastikan bahwa
peer group, sasaran, dan strategi jangka panjang kompensasi yang diberikan kepada pegawai tidak
Perseroan, pemenuhan cadangan sebagaimana diatur mendorong pengambilan risiko yang berlebihan
dalam peraturan perundang-undangan dan potensi (excessive risk-taking). Hal ini sejalan dengan praktik
pendapatan
690 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 260
Laporan
Tahunan 2024
prudential banking, di mana pengelolaan risiko Kerja Perusahaan (SKP), Sasaran Kerja Unit (SKU)
dilakukan secara terukur guna menjaga kesehatan dan Sasaran Kerja Individu (SKI). Penilaian sasaran
keuangan dan keberlanjutan usaha Perseroan. kerja dilakukan dengan membandingkan realisasi
pencapaian sasaran kerja dengan target sasaran
Selain itu, dalam penyusunannya, kebijakan remunerasi kerja masing-masing. Dalam Kebijakan Sistem
mempertimbangkan aspek kewajaran dan daya saing Manajemen Kinerja Perseroan juga mengatur
dengan melakukan benchmarking terhadap praktik penilaian terhadap kompetensi budaya perusahaan
remunerasi di industri perbankan serta memperhatikan dan kompetensi leadership bagi pegawai yang
kontribusi pegawai terhadap pencapaian kinerja memiliki bawahan.
Perseroan. Melalui kebijakan ini, Perseroan berkomitmen 3. Metode yang digunakan Perseroan untuk
untuk menciptakan lingkungan kerja yang kompetitif dan menyatakan bahwa kinerja yang disepakati
berdaya saing tinggi, sekaligus tetap mengedepankan tidak dapat tercapai sehingga perlu dilakukan
kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip GCG yang penyesuaian atas remunerasi serta besarnya
berlaku. penyesuaian remunerasi jika kondisi tersebut
terjadi.
Cakupan Kebijakan Remunerasi dan Metode Penyesuaian remunerasi terkait pencapaian
Implementasinya Per Unit Bisnis, Per kinerja, dilakukan perseroan melalui kebijakan
Wilayah dan Pada Perusahaan Anak kenaikan gaji pokok setiap tahun ditentukan oleh
atau Kantor Cabang yang Berlokasi nilai Sistem Manajemen Kinerja tahun sebelumnya
di Luar Negeri dan Comparatio. Dalam hal ini Comparatio dapat
diartikan nilai persentase yang dihitung berdasarkan
Kebijakan remunerasi Perseroan telah posisi gaji pokok Pegawai Tetap terhadap midpoint
mempertimbangkan wilayah geografis Kantor Pusat, pada range Gaji Pokok golongan jabatan yang
Kantor Wilayah dan Kantor Cabang bersangkutan. dipegang Pegawai Tetap yang bersangkutan. Dalam
Perseroan memiliki kebijakan memberikan tunjangan rangka mempertahankan pegawai yang berkualitas,
regional untuk daerah-daerah tertentu sesuai dengan Perseroan memberikan Jasa Produksi sebagai salah
keputusan Direksi sebagaimana ketentuan KK 3-B tahun satu bentuk remunerasi yang dikaitkan langsung
2023 tentang Remunerasi serta diimplementasikan dengan penilaian kinerja Pegawai yang terefleksi
sebagaimana ketentuan. dalam Sistem Manajemen Kinerja (SMK).
Remunerasi Dikaitkan dengan Risiko Penyesuaian Remunerasi Dikaitkan dengan
Kinerja dan Risiko
Dalam menetapkan risiko yang dikaitkan dengan
Remunerasi yang bersifat variabel, Perseroan Perseroan dapat menunda pembayaran remunerasi
memperhatikan risiko yang paling berpengaruh yang bersifat variabel yang ditangguhkan (Malus) atau
dalam kegiatan usaha sebagai risiko utama mengacu menarik kembali remunerasi yang bersifat variabel
pada ketentuan regulator yang mengatur mengenai yang sudah dibayarkan (Clawback) kepada pejabat
penerapan manajemen risiko bagi Bank umum. yang tergolong Material Risk Taker (MRT), dengan
Remunerasi yang dikaitkan dengan kinerja dan risiko mempertimbangkan beberapa faktor antara lain:
di antaranya yaitu bonus atau bentuk lainnya yang 1. Besarnya kerugian atau kerusakan reputasi
dipersamakan dengan itu. Perseroan.
2. Keterlibatan pegawai bersangkutan secara
Pengukuran Kinerja Dikaitkan langsung maupun tidak langsung terkait tindakan
dengan Remunerasi atau transaksi yang dilakukan.
1. Kebijakan Remunerasi dikaitkan dengan penilaian Pihak yang menjadi Material Risk Takers paling sedikit
kinerja memenuhi kriteria berikut:
Perseroan memiliki kebijakan tentang Sistem 1. Direksi dan/atau Pegawai lainnya yang karena tugas
Manajemen Kinerja yang mengatur bahwa kenaikan dan tanggung jawabnya mengambil keputusan
gaji berdasarkan pay for Performance diatur dalam yang berdampak signifikan terhadap profil risiko
ketentuan tersendiri tentang Kebijakan Gaji Dasar. Perseroan atau.
2. Metode yang mengaitkan Remunerasi individu 2. Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Pegawai yang
dengan kinerja Perseroan, kinerja unit kerja dan memperoleh remunerasi yang bersifat variabel
kinerja individu dengan nilai yang besar.
Kebijakan dalam Sistem Manajemen Kinerja
Perseroan mengatur tentang Penilaian Sasaran Jangka waktu penangguhan remunerasi bersifat
kinerja yang meliputi Sasaran Kerja meliputi Sasaran variabel kepada Material Risk Takers (MRT) paling
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 691
Page 261
Tata Kelola
Perusahaan
sedikit selama 3 (tiga) tahun, dengan persentase yang ditangguhkan ditetapkan sebesar 10% sampai dengan 30%
dari remunerasi variabel yang diterima dimana penetapan persentase yang ditangguhkan tersebut ditetapkan oleh
Direksi.
Implementasi Malus akan dikenakan kepada Pejabat yang tergolong Material Risk Takers dengan kriteria kondisi dan/
atau sebagai berikut:
1. Menyebabkan kerusakan reputasi Perseroan yang signifikan atau berdampak negatif terhadap finansial Perseroan
maupun kesempatan bisnis Perseroan.
2. Menyebabkan kerugian keuangan Perseroan yang signifikan.
3. Melakukan kecurangan (fraud), perilaku tidak etis, dan/atau pemalsuan catatan.
4. Menyebabkan risiko material atau memberikan pernyataan finansial yang salah.
5. Melakukan pelanggaran terhadap kebijakan peraturan dan prosedur Perseroan secara sengaja.
6. Menyebabkan kerugian yang signifikan untuk unit kerja terkait dikarenakan tidak dilaksanakannya manajemen
risiko yang baik.
7. Menyebabkan dampak negatif yang signifikan terhadap permodalan Perseroan yang tidak disebabkan oleh
perubahan iklim ekonomi atau industri.
8. Melakukan pengungkapan informasi rahasia Perseroan kepada pihak eksternal secara sengaja.
9. Melakukan tindakan yang dapat menyebabkan pegawai determinasi dari Perseroan.
Nama Konsultan Ekstern dan Tugas Konsultan Terkait Kebijakan Remunerasi
BTN bekerja sama dengan Willis Towers Watson yang bertugas untuk melakukan benchmarking dan/atau Salary
Survey sesuai dengan permintaan perusahaan mengenai kebijakan remunerasi.
Paket Remunerasi dan Fasilitas yang Diterima oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi dan Dewan Komisaris dalam 1 (satu) tahun mencakup struktur
remunerasi dan rincian jumlah nominal, sebagaimana tabel di bawah ini:
Dewan Komisaris Direksi
Jenis Remunerasi dan
Fasilitas Lainnya
Orang Juta Rp Orang Juta Rp
Remunerasi
Honorarium/Gaji 101) 17,752 112) 44,767
Tunjangan rutin (Tj. PPh21) 101)
9,854 11 2)
33,950
Tunjangan Hari Raya 101) 1,623 112) 3,791
Tantiem 81) 40,925 10 103,434
Total Remunerasi (a) 70,154 185,942
Asuransi Purna Jabatan 10 11 12,591
3,767
Tunjangan Perumahan - - 11 3,575
Tunjangan Transportasi 10 11 13,120
3,415
Tunjangan Komunikasi - - 11 305
Total Fasilitas Lainnya (b) 7,182 29,591
Total Diterima (a) + (b) 77,336 215,533
Keterangan:
1) Termasuk 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi tmt. 6 Maret 2024.
2) Termasuk 1 (satu) orang anggota Direksi mulai menjabat tmt. 6 Maret 2024.
692 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 262
Laporan
Tahunan 2024
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi dalam satu tahun dikelompokkan dalam kisaran tingkat penghasilan
sebagai berikut:
Jumlah Dewan Komisaris Jumlah Direksi
Jumlah Remunerasi
2024 2023 2024 2023
Di atas Rp2 Miliar 104) 101) 115) 112)
Di atas Rp1 Miliar - Rp2 Miliar
Di atas Rp500 juta - Rp1 Miliar 13)
Rp500 juta ke bawah
Keterangan:
1) Termasuk 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi tmt. 14 Oktober 2022.
2) Termasuk 1 (satu) orang anggota Direksi tidak menjabat lagi setelah RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023.
3) Jumlah anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi setelah RUPS Tahunan tanggal 02 Maret 2022.
4) Termasuk 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi tmt. 6 Maret 2024.
5) Termasuk 1 (satu) orang anggota Direksi mulai menjabat tmt. 6 Maret 2024.
Remunerasi yang Bersifat Variabel
Ketentuan terkait remunerasi diatur dalam Kebijakan Khusus KK.3-B tentang Remunerasi dan Kebijakan Khusus KK.3-D
tentang Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, SEVP, Organ Dewan Komisaris. Remunerasi yang Bersifat Variabel
diberikan dalam bentuk tunai dan saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Perseroan. Dalam
menetapkan risiko yang dikaitkan dengan Remunerasi yang Bersifat Variabel, Perseroan memperhatikan risiko yang
paling berpengaruh dalam kegiatan usaha sebagai risiko utama mengacu pada ketentuan regulator yang mengatur
mengenai penerapan manajemen risiko bagi bank umum.
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang Menerima Remunerasi yang Bersifat
Variabel Selama 1 (Satu) Tahun
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 (satu)
tahun dan total nominalnya.
Jumlah yang diterima
Direksi Dewan Komisaris Pegawai2)
Orang Juta Rp Orang Juta Rp Orang Juta Rp
2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023
10 9 1) 103.433 85.896 8 3) 10 2) 40.925 38.204 12.114 11.858 607.874 609.329
Keterangan:
1) 1 (satu) orang anggota Direksi tidak menjabat lagi setelah RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023.
2) 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi tmt. 14 Oktober 2022 dan 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi
setelah RUPS Tahunan tanggal 02 Maret 2022.
3) 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi tmt. 6 Maret 2024.
4) Terdiri dari pegawai yang menerima Jasa Produksi / Bonus
Jabatan dan Jumlah Pihak yang Menjadi Material Risk Takers
Dalam menetapkan pegawai yang diidentifikasi sebagai MRT, Bank melakukan pendekatan secara kualitatif. Jabatan
yang tergolong MRT sebagai berikut:
1. Direktur Utama dan seluruh anggota Direksi untuk implementasi tahun 1 sampai dengan tahun 3.
2. Direktur Utama, seluruh anggota Direksi, Kepala Divisi Bisnis, Kepala kantor Wilayah, dan Kepala Cabang untuk
implementasi tahun ke 4 dan setelahnya.
3. Penetapan jabatan kepala Divisi Bisnis yang tergolong MRT ditetapkan Direksi pada saat kebijakan tersebut
diimplementasikan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 693
Page 263
Tata Kelola
Perusahaan
baru dalam simpanan Perseroan sebanyak-banyaknya
Jumlah Pihak yang
No. Jabatan 30% atau sebanyak-banyaknya 2.723.142.857 saham
Menjadi MRT
dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor
1. Direktur Utama 1 penuh setelah pengeluaran saham baru sehingga
2. Wakil Direktur Utama 1 kepemilikan Negara RI menjadi paling sedikit 70% atau
6.354.000.000 saham dari seluruh saham yang telah
3. Direktur 9
ditempatkan dan disetor penuh setelah pengeluaran
4. Komisaris Utama 1
saham baru.
5. Wakil Komisaris Utama 1
6. Anggota Dewan Komisaris 7 Pengeluaran saham baru dalam simpanan dimaksud,
ditawarkan kepada masyarakat melalui Penawaran
Umum Saham Perdana atau Initial Public Offering (IPO)
Shares Option yang Dimiliki Direksi, Dewan yang di dalamnya sudah termasuk penjatahan saham
Komisaris, dan Pejabat Eksekutif untuk Manajemen dan Pegawai atau Management and
Employee Stock Allocation (MESA) serta pemberian
Perseroan memiliki program kepemilikan saham oleh hak opsi kepada Manajemen dan Pegawai atau
manajemen atau Management Stock Option Program Management and Employee Stock Options Plan
(MSOP) dan oleh pegawai atau Employee Stock Option (MESOP).
Program (ESOP) sebagai bagian dari apresiasi terhadap
manajemen dan seluruh pegawai. Kebijakan pemberian Pengungkapan Shares Option Tahap 1, 2, 3 Direksi, Dewan
shares option dalam Rapat Umum Pemegang Saham Komisaris dan Pejabat Eksekutif Bank per 31 Desember
Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada tanggal 2024
6 Oktober 2009 telah menyetujui pengeluaran saham
MESOP Tahap 1
Jumlah Opsi
Jumlah
Saham Yang
Yang Yang Telah Harga Opsi
No. Nama dan Jabatan Dimiliki Jangka Waktu
Diberikan Dieksekusi (Rp.)
(Lembar
Saham) (Lembar (Lembar
Saham) Saham)
Dewan Komisaris
1. Chandra Martha Hamzah - - - - -
2. Iqbal Latanro - - - - -
3. Ahdi Jumhari Luddin - - - - -
4. Andin Hadiyanto - - - - -
5. Armand B. Arief - - - - -
6. Herry Trisaputra Zuna - - - - -
7. Himawan Arief S. - - - - -
8. Sentot A. Sentausa - - - - -
Direksi
1. Haru Koesmahargyo - - - - -
2. Nixon L. Pahotan Napitupulu - - - - -
3. Andi Nirwoto - - - - -
4. Jasmin - - - - -
5. Setiyo Wibowo - - - - -
694 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 264
Laporan
Tahunan 2024
Jumlah Opsi
Jumlah
Saham Yang
Yang Yang Telah Harga Opsi
No. Nama dan Jabatan Dimiliki Jangka Waktu
Diberikan Dieksekusi (Rp.)
(Lembar
Saham) (Lembar (Lembar
Saham) Saham)
6. Elisabeth Novie Riswanti - 76.500 76.500 855 Feb 2011-Ags 2014
7. Hirwandi Gafar - 58.000 58.000 855 Feb 2011-Ags 2014
8. Nofry Rony Poetra - 77.000 77.000 855 Feb 2011-Ags 2014
9. Eko Waluyo - 51.000 51.000 855 Feb 2011-Ags 2014
Pejabat Eksekutif 7.430.600 6.925.500 6.925.500 855 Feb 2011-Ags 2014
Pegawai - 136.751.500 136.751.500 855 Feb 2011-Ags 2014
MESOP Tahap 2
Jumlah Opsi
Jumlah
Saham Yang
Yang Yang Telah Harga Opsi
No. Nama dan Jabatan Dimiliki Jangka Waktu
Diberikan Dieksekusi (Rp.)
(Lembar
Saham) (Lembar (Lembar
Saham) Saham)
Dewan Komisaris
1. Chandra Martha Hamzah - - - - -
2. Iqbal Latanro - - - - -
3. Ahdi Jumhari Luddin - - - - -
4. Andin Hadiyanto - - - - -
5. Armand B. Arief - - - - -
6. Herry Trisaputra Zuna - - - - -
7. Himawan Arief S. - - - - -
8. Sentot A. Sentausa - - - - -
Direksi
1. Haru Koesmahargyo - - - - -
2. Nixon L. Pahotan Napitupulu - - - - -
3. Andi Nirwoto - - - - -
4. Jasmin - - - - -
5. Setiyo Wibowo - - - - -
6. Elisabeth Novie Riswanti - 55.000 55.000 1.297,44 Feb 2012-Ags 2015
7. Hirwandi Gafar - 43.000 43.000 1.297,44 Feb 2012-Ags 2015
8. Nofry Rony Poetra - 59.500 59.500 1.297,44 Feb 2012-Ags 2015
9. Eko Waluyo - 41.000 41.000 1.297,44 Feb 2012-Ags 2015
Pejabat Eksekutif 7.430.600 5.467.500 5.467.500 1.297,44 Feb 2012-Ags 2015
Pegawai - 102.442.500 102.442.500 1.297,44 Feb 2012-Ags 2015
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 695
Page 265
Tata Kelola
Perusahaan
MESOP Tahap 3
Jumlah Opsi
Jumlah
Saham Yang
Yang Yang Telah Harga Opsi
No. Nama dan Jabatan Dimiliki Jangka Waktu
Diberikan Dieksekusi (Rp.)
(Lembar
Saham) (Lembar (Lembar
Saham) Saham)
Dewan Komisaris
1. Chandra Martha Hamzah - - - - -
2. Iqbal Latanro - - - - -
3. Ahdi Jumhari Luddin - - - - -
4. Andin Hadiyanto - - - - -
5. Armand B. Arief - - - - -
6. Herry Trisaputra Zuna - - - - -
7. Himawan Arief S. - - - - -
8. Sentot A. Sentausa - - - - -
Direksi
1. Haru Koesmahargyo - - - - -
2. Nixon L. Pahotan Napitupulu - - - - -
3. Andi Nirwoto - - - - -
4. Jasmin - - - - -
5. Setiyo Wibowo - - - - -
6. Elisabeth Novie Riswanti - 56.000 56.000 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
7. Hirwandi Gafar - 47.500 47.500 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
8. Nofry Rony Poetra - 61.500 61.500 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
9. Eko Waluyo - 44.500 44.500 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
Pejabat Eksekutif 7.430.600 5.566.500 5.566.500 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
Pegawai - 102.367.500 102.367.500 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
Program MESA dan MESOP telah selesai dieksekusi pada Jumlah Penerima dan Jumlah Total
tahun 2016. Sejak saat itu BTN tidak ada program Share Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
Option untuk Direksi, Dewan Komisaris, Pejabat Eksekutif Dijamin Tanpa Syarat
dan Karyawan.
BTN tidak memiliki kebijakan pemberian Remunerasi
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah yang Bersifat Variabel (RBV) dan tanpa syarat, karena
kebijakan pemberian RBV diberlakukan seragam
tanpa mempertimbangkan lama periode bekerja. BTN
Rasio Gaji 2024 2023 berkomitmen untuk menerapkan sistem remunerasi
yang kompetitif, adil dan seimbang dan selalu
Gaji Pegawai Tertinggi dan
25,00 : 1 22,44 : 1 memastikan bahwa tidak ada pegawai yang menerima
Terendah
imbalan di bawah ketentuan yang telah ditetapkan
Gaji Direksi Tertinggi dan
1,18 : 1 1,18 : 1
Terendah oleh Pemerintah. BTN juga melakukan kaji ulang dan
Gaji Komisaris Tertinggi dan pengkinian atas kebijakan remunerasi agar relevan
1,11 : 1 1,11 : 1
Terendah dengan perkembangan industri dan strategi bisnis
Gaji Direksi Tertinggi dan Pegawai serta mengadopsi aspek-aspek kepatuhan pada
2,89 : 1 2,92 : 1
Tertinggi ketentuan perbankan yang berlaku terkait remunerasi
Keterangan: secara bertahap.
* Gaji karyawan tertinggi adalah karyawan tetap dengan gaji
tertinggi.
* Gaji karyawan terendah adalah karyawan tetap dengan gaji
terendah.
696 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 266
Laporan
Tahunan 2024
Jumlah Pegawai yang Terkena Pemutusan Informasi Kuantitatif
Hubungan Kerja dan Total Nominal
Pesangon yang Dibayarkan
Jenis
Tabel Program Pensiun Sukarela Terbatas (PPST) Remunerasi Tidak
Ditangguhkan
yang Bersifat Ditangguhkan
Variabel
Jumlah nominal Jumlah Pegawai
Pesangon yang PPST Tunai 115,487 juta 6.978 juta
No.
dibayarkan per Orang
dalam 1 (satu) Tahun 2024 2023 Saham - 19.886.798 (lembar)
1. Di atas Rp 1 miliar 2 -
2. Di atas Rp 500 juta - 1 miliar 2 6
Akuntan Publik
3. Rp 500 juta ke bawah - 1
Fungsi Audit Eksternal
Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat
Variabel yang Ditangguhkan Perseroan menunjuk Auditor Ekstern untuk melaksanakan
audit atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2024.
Hal tersebut dalam rangka pemenuhan terhadap
Remunerasi Yang Remunerasi Yang Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 37/ POJK.03/2019
Bersifat Variabel Bersifat Variabel
tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank dan
yang Ditangguhkan yang Ditangguhkan
Tahun 2024 Tahun 2023 Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
Tunai Rp 6.977 juta Tunai Rp 4.961 juta Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
Saham 19.886.798 (lembar) Saham 13.398.206 (lembar) Auditor Eksternal dituntut untuk mampu memberikan
informasi dan data yang akuntabel, independen, dan
wajar khususnya atas aspek keuangan, operasional,
Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Variabel yang Ditangguhkan yang
Dibayarkan Selama 1 (Satu) Tahun Audit eksternal dilakukan oleh pihak independen yang
telah memenuhi persyaratan untuk memastikan bahwa
pencatatan akuntansi Perseroan telah memadai untuk
Remunerasi Yang Remunerasi Yang digunakan sebagai pelaporan profil Risiko Bank secara
Bersifat Variabel yang Bersifat Variabel yang
Bank Wide. Laporan profil risiko tersebut mencakup
Ditangguhkan Tahun Ditangguhkan Tahun
2024 2023 penilaian terhadap Risiko Inheren dan penilaian terhadap
Kualitas Penerapan Manajemen Risiko Perseroan yang
Tunai Rp. 1.818.911.901 Tunai Rp 603.096.246 disusun sesuai dengan ketentuan Pernyataan Standar
Saham 4.989.708 (lembar) Saham 1.757.934 (lembar) Akuntansi dan Keuangan (PSAK) dan laporan yang
disiapkan menyajikan posisi keuangan dan hasil usaha
secara wajar serta operasional usaha yang dijalankan
Jumlah Remunerasi yang Diberikan Dalam Perseroan tidak menyalahi ketentuan Regulasi yang
Satu Tahun berlaku.
A. Remunerasi yang Bersifat Tetap Penunjukan Akuntan Publik
Jenis Remunerasi Jumlah
Perseroan menetapkan kantor akuntan publik (KAP)
Tunai 148,509 juta melalui RUPS dalam rangka kebutuhan atas Audit
Laporan Keuangan Tahun Buku 2024. Penunjukan
Saham/instrumen yang
berbasis saham yang - Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik dilakukan
diterbitkan BTN melalui mekanisme tender pengadaan jasa audit
umum, dengan kualifikasi sebagai berikut:
B. Remunerasi yang Bersifat Variabel
1. Merupakan Kantor Akuntan Publik yang masuk
Jenis Tidak dalam peringkat 10 besar (peringkat berdasarkan
Ditangguhkan asosiasi Kantor Akuntan Publik resmi).
Remunerasi Ditangguhkan
2. Memiliki sertifikat berafiliasi dengan KAP
Tunai 115,487 juta 5,193 juta internasional.
Saham - 11,410,700 (lembar)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 697
Page 267
Tata Kelola
Perusahaan
3. Memiliki pengalaman melakukan general audit yang dinyatakan dalam Surat Pernyataan dan
pada Bank yang telah go public dan memiliki aset diserahkan oleh KAP sebelum periode penugasan
minimal Rp100 triliun. profesional dimulai.
4. Memiliki pengalaman mengaudit Program
Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Dewan Komisaris atas usulan Komite Audit telah
5. KAP dan AP terdaftar aktif di OJK, Kementerian menetapkan Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono,
Keuangan, dan Badan Pemeriksa Keuangan. Sungkoro & Surja (Ernst & Young Global Limited) sebagai
6. KAP dan AP tidak sedang terkena sanksi oleh OJK pemenang pengadaan Jasa Kantor Akuntan Publik
dan Kementerian Keuangan. Tahun 2024 yang akan mengaudit Laporan Keuangan
7. KAP memiliki auditor paling sedikit 100 (seratus) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Tahun Buku
orang atau jumlah lainnya sesuai dengan intensitas 2024 melalui surat Dewan Komisaris Nomor 2/KOM/
risiko pada Perseroan. BTN/I/2024 tanggal 10 Januari 2024. Selanjutnya, RUPS
8. Penunjukan Signing Partner (Partner yang PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk tanggal 6 Maret
bertanggung jawab) yang sama oleh Kantor 2024 telah menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik
Akuntan Publik paling lama dilakukan untuk periode KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (Ernst & Young Global
audit 7 (tujuh) Tahun Buku pelaporan secara Limited) yang tertuang dalam Mata Acara Keempat.
kumulatif. Signing Partner tersebut dapat kembali Legalitas penugasan audit Laporan Keuangan dan
digunakan setelah menjalani masa jeda selama Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro
5 (lima) tahun buku secara berturut-turut. dan Kecil (PUMK) tahun buku 2024 PT Bank Tabungan
9. Dalam rangka fresh eye perspective, dilakukan Negara (Persero) Tbk telah tertuang dalam Perjanjian
rotasi tim audit untuk auditor yang telah mengaudit Kerjasama (PKS) No.06/PKS/FAD/XI/2024 tanggal
Perseroan lebih dari 5 (lima) tahun. 20 November 2024.
10. Dalam Perjanjian Kerja Jasa KAP sekurang-
kurangnya mencantumkan ruang lingkup audit Dalam proses penunjukan Jasa KAP mengikuti aturan
sesuai dengan SEOJK No. 18/SEOJK.03/2023 dan dari Otoritas Jasa Keuangan yaitu POJK Nomor 9 Tahun
POJK No. 9 Tahun 2023, termasuk review pencapaian 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan
KPI Direksi secara kolegial maupun secara individual Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan.
sesuai Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Tata Cara Penggunaan Jasa KAP mengacu pada SE OJK
nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Nomor 18/SEOJK.03/2023 tentang Tata Cara Penggunaan
Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Publik dalam Kegiatan
Usaha Milik Negara; dan Jasa Keuangan. Atas ketentuan-ketentuan tersebut,
11. AP, KAP dan orang dalam KAP dalam memberikan Perseroan telah membatasi penggunaan jasa audit
jasa wajib memenuhi kondisi independen selama atas informasi keuangan historis tahunan dari Akuntan
periode audit dan periode penugasan profesional, Publik (AP) yang sama untuk 7 (tujuh) tahun kumulatif.
Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan dan Fee
Tabel Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan dan Fee
Nama Akuntan (Partner
Tahun Kantor Akuntan Publik Periode KAP Periode AP Fee Jasa Audit
Penanggung Jawab)
2024 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 10 Christophorus Alvin Kossim Periode ke 2 Rp5.075.000.000
2023 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 9 Christophorus Alvin Kossim Periode ke 1 Rp4.800.000.000
2022 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 8 Muhammad Kurniawan Periode ke 2 Rp4.390.000.000
2021 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 7 Muhammad Kurniawan Periode ke 1 Rp4.050.000.000
2020 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 6 Yovita Periode ke 1 Rp3.249.000.000
2019 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 5 Muhammad Kurniawan Periode ke 1 Rp2.650.000.000
2018 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 4 Yasir Periode ke 2 Rp2.367.000.000
2017 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 3 Yasir Periode ke 1 Rp2.290.000.000
698 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 268
Laporan
Tahunan 2024
Fee dan Jasa Lain yang Diberikan Akuntan 6. Mewujudkan tata kelola berkelanjutan yang mampu
menjaga stabilitas ekonomi serta bersifat inklusif
Selama tahun 2024, tidak terdapat jasa lain yang yang mengedepankan keselarasan antara aspek
diberikan akuntan. ekonomi, sosial dan lingkungan hidup dalam
seluruh aktivitas dan proses yang dijalankan dan
Opini Audit dilaksanakan dengan mengedepankan aspek
Environmental, Social and Governance (ESG).
Tahun Opini Audit Pengawasan oleh Manajemen dan Budaya
Pengendalian
2024 Wajar Tanpa Pengecualian
2023 Wajar Tanpa Pengecualian Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan
2022 Wajar Tanpa Pengecualian bahwa Direksi telah memantau efektivitas pelaksanaan
2021 Wajar Tanpa Pengecualian sistem pengendalian intern, sehingga Dewan Komisaris
memiliki peran aktif untuk memastikan adanya
2020 Wajar Tanpa Pengecualian
perbaikan terhadap permasalahan Perseroan yang
2019 Wajar Tanpa Pengecualian dapat mengurangi efektivitas sistem pengendalian
2018 Wajar Tanpa Pengecualian intern. Direksi bertanggung jawab untuk menetapkan
kebijakan dan strategi serta prosedur pengendalian
intern. Direksi juga bertanggung jawab untuk memantau
Sistem Pengendalian Internal kecukupan dan efektivitas dari sistem pengendalian
intern. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab
Implementasi sistem pengendalian intern dilaksanakan dalam meningkatkan etika kerja dan integritas yang
dalam rangka mendukung pencapaian tujuan kinerja tinggi serta menciptakan budaya organisasi yang
Perseroan, meningkatkan nilai bagi stakeholder, menekankan pada seluruh pegawai Bank mengenai
meminimalisir risiko kerugian dan menjaga kepatuhan pentingnya pengendalian intern yang berlaku di
pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan Perseroan.
yang berlaku. Perseroan menerapkan sistem
pengendalian intern sebagai komponen pengawasan Selanjutnya proses pengawasan oleh manajemen dan
yang penting dalam pengelolaan Perseroan dan budaya pengendalian yang terlaksana dengan baik
menjadi acuan kegiatan operasional yang sehat dan mendorong terciptanya Lingkungan Pengendalian
terkendali. Perseroan mengacu pada COSO (Committee (Control Environment) yang mencerminkan keseluruhan
of the Sponsoring Organizations of the Treadway komitmen, perilaku, kepedulian, serta langkah
Commission) - Internal Control Integrated Framework Dewan Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan
dalam menyusun kerangka kerja pengendalian kegiatan pengendalian operasional Bank. Unsur-unsur
intern guna memastikan kecukupan pengendalian Lingkungan Pengendalian tersebut meliputi:
operasional maupun finansial, pelaporan keuangan, 1. Struktur organisasi yang memadai dan
efektivitas dan efisiensi operasional, serta kepatuhan pengembangan sumber daya manusia.
terhadap hukum dan peraturan yang berlaku. 2. Gaya kepemimpinan dan filosofi Manajemen Bank.
3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi
Tujuan Pengendalian seluruh pegawai.
4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia
1. Kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan Bank.
perundang-undangan, baik peraturan yang 5. Atensi dan arahan Manajemen Bank dan Komite
dikeluarkan oleh Pemerintah, Regulator, maupun lainnya, seperti Komite Manajemen Risiko.
peraturan internal yang ditetapkan oleh Bank. 6. Cara yang ditempuh Manajemen Bank dalam
2. Tersedianya pelaporan keuangan yang berintegritas melaksanakan kewenangan dan tanggung
dengan benar, akurat, lengkap, tepat waktu jawabnya. dan
yang dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan 7. Faktor-faktor eksternal yang memengaruhi
perundang-undangan di sektor jasa keuangan dan operasional Bank dan penerapan manajemen risiko.
standar akuntansi keuangan.
3. Efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan usaha Bank. Identifikasi dan Penilaian Risiko
4. Meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture)
pada organisasi Bank secara menyeluruh. Penilaian risiko merupakan serangkaian tindakan yang
5. Untuk meningkatkan nilai perusahaan. dilaksanakan oleh Direksi dalam rangka identifikasi,
analisis, dan menilai risiko yang dihadapi Bank untuk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 699
Page 269
Tata Kelola
Perusahaan
mencapai sasaran usaha yang ditimbulkan. Risiko 1) Melakukan kaji ulang terhadap penilaian
dapat timbul atau berubah sesuai dengan kondisi Bank. risiko (laporan profil risiko) yang dihasilkan
Bank harus secara terus menerus mengidentifikasi dan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko.
menilai risiko yang dapat memengaruhi pencapaian 2) Menganalisis data operasional, baik data
sasaran. Pengendalian internal perlu dikaji ulang yang terkait risiko maupun data keuangan,
secara tepat dalam hal terdapat risiko yang belum yaitu melakukan verifikasi terhadap rincian
dikendalikan, baik risiko yang sebelumnya sudah ada dan kegiatan transaksi dibandingkan dengan
maupun baru muncul. Pelaksanaan kaji ulang tersebut output (laporan) yang dihasilkan oleh Satuan
antara lain dengan melakukan evaluasi secara terus Kerja Manajemen Risiko.
menerus mengenai pengaruh dari setiap perubahan 3) Melakukan kaji ulang terhadap realisasi
lingkungan dan kondisi serta dampak dari pencapaian pelaksanaan rencana kerja dan anggaran,
target atau efektivitas pengendalian internal dalam guna mengidentifikasi penyebab
kegiatan operasional Bank. penyimpangan yang signifikan dan
menetapkan persyaratan untuk tindakan
Pengendalian Operasional, Keuangan perbaikan (corrective actions).
dan Kepatuhan Terhadap Peraturan c. Pengendalian Sistem Informasi
Perundang-Undangan Pengendalian Sistem Informasi dilakukan dengan
melaksanakan verifikasi terhadap akurasi dan
Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi kelengkapan dari transaksi sesuai dengan
ketentuan internal. Kegiatan pengendalian
Kegiatan pengendalian harus melibatkan seluruh sistem informasi dapat digolongkan dalam
pegawai Bank karena merupakan kegiatan yang tidak 2 (dua) kriteria, yaitu:
terpisahkan dari setiap fungsi atau kegiatan Bank 1) Pengendalian umum, meliputi pengendalian
sehari-hari. Oleh karena itu, kegiatan pengendalian terhadap operasional pusat data,
akan berjalan efektif apabila direncanakan dan sistem pengadaan dan pemeliharaan
diterapkan guna mengendalikan risiko yang telah perangkat lunak, pengamanan akses, serta
diidentifikasi. Kegiatan pengendalian mencakup pengembangan dan pemeliharaan sistem
penetapan kebijakan dan prosedur pengendalian aplikasi yang ada. Pengendalian umum ini
seperti penetapan kewenangan, otorisasi, rekonsiliasi, diterapkan terhadap mainframe, server, dan
verifikasi, penilaian atas prestasi kerja, pembagian users workstation, serta jaringan internal-
tugas dan pengamanan terhadap aset perusahaan. eksternal.
1. Kegiatan Pengendalian 2) Pengendalian aplikasi, diterapkan terhadap
Kegiatan pengendalian meliputi kebijakan, prosedur program yang digunakan Bank dalam
dan praktik yang memberikan keyakinan pejabat mengolah transaksi dan untuk memastikan
dan pegawai Bank bahwa arahan Direksi telah bahwa semua transaksi adalah benar,
dilaksanakan secara efektif. Kegiatan pengendalian akurat, dan telah diotorisasi secara benar.
tersebut dapat membantu Direksi termasuk Selain itu, pengendalian aplikasi harus
Dewan Komisaris Bank dalam mengelola dan dapat memastikan tersedianya proses
mengendalikan risiko yang dapat memengaruhi audit yang efektif dan untuk mengecek
kinerja atau mengakibatkan kerugian Bank. Kegiatan kebenaran proses audit dimaksud.
pengendalian diterapkan pada semua tingkatan d. Pengendalian Aset Fisik
fungsional sesuai dengan struktur organisasi Bank, Pengendalian aset fisik dilaksanakan untuk
yang paling sedikit meliputi: menjamin terselenggaranya pengamanan
a. Kaji Ulang Manajemen (Top Level Reviews) fisik terhadap aset Bank. Kegiatan ini meliputi
Direksi Bank secara berkala meminta penjelasan pengamanan aset, catatan, dan akses terbatas
(informasi) dan laporan kinerja operasional dari terhadap program komputer dan file data, serta
pejabat dan pegawai sehingga memungkinkan membandingkan nilai aset dan liabilitas Bank
untuk mengkaji ulang hasil kemajuan (realisasi) dengan nilai yang tercantum pada catatan
dibandingkan dengan target yang akan dicapai. pengendali, khususnya pengecekan nilai aset
Berdasarkan kaji ulang tersebut, Direksi Bank secara berkala.
dapat segera mendeteksi permasalahan seperti e. Dokumentasi
kelemahan pengendalian, kesalahan laporan Bank paling sedikit memformalkan dan
keuangan, atau fraud. mendokumentasikan kebijakan, prosedur,
b. Kaji Ulang Kinerja Operasional (functional sistem dan standar akuntansi serta proses
Review) audit secara memadai. Dokumentasi
Kaji ulang yang dilaksanakan oleh Internal Audit tersebut harus diperbarui secara berkala
Division secara periodik meliputi: guna menggambarkan kegiatan operasional
700 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 270
Laporan
Tahunan 2024
Bank secara aktual dan harus diinformasikan 3. Sistem komunikasi harus mampu memberikan
kepada pejabat dan pegawai Bank. Atas suatu informasi kepada seluruh pihak, baik internal
permintaan, dokumen harus senantiasa tersedia maupun eksternal, pemegang saham dan nasabah
untuk kepentingan auditor intern, akuntan publik, Bank.
dan pengawasan Bank oleh Regulator. Akurasi
dan ketersediaan dokumen harus dinilai oleh Pengendalian Kepatuhan Terhadap Peraturan
auditor internal ketika melakukan audit secara Perundang-Undangan Lainnya
rutin maupun non rutin.
2. Pemisahan Fungsi Dalam melaksanakan pengendalian kepatuhan
Pemisahan fungsi atau yang dikenal “Four terhadap peraturan perundang-undangan Perseroan
Eyes Principle” dimaksudkan agar setiap orang memiliki Fungsi Kepatuhan yang dijalankan oleh
dalam jabatannya tidak memiliki peluang untuk Compliance and Governance Division. Compliance and
melakukan dan menyembunyikan kesalahan atau Governance Division memiliki tugas dan tanggung jawab
penyimpangan dalam pelaksanaan tugasnya pada antara lain menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan
seluruh jenjang organisasi dan seluruh langkah yang akan digunakan untuk menyusun ketentuan dan
kegiatan operasional, melalui hal-hal sebagai pedoman internal Perseroan, memastikan bahwa
berikut: seluruh kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta
a. Bank menetapkan prosedur (kewenangan) kegiatan usaha yang dilakukan Perseroan telah sesuai
termasuk penetapan daftar petugas yang dapat dengan ketentuan OJK, Bank Indonesia dan peraturan
mengakses suatu transaksi atau kegiatan usaha perundang-undangan yang berlaku, termasuk Prinsip
yang berisiko tinggi. Syariah serta melakukan tugas-tugas lainnya yang
b. Menghindari pemberian wewenang serta terkait dengan Fungsi Kepatuhan termasuk memantau
tanggung jawab yang dapat menimbulkan dan menjaga kepatuhan Perseroan terhadap komitmen
berbagai benturan kepentingan (conflict of yang dibuat oleh Perseroan kepada Otoritas Jasa
interest). keuangan, Bank Indonesia, maupun otoritas pengawas
lainnya yang berwenang.
Sistem Akuntansi, Informasi, dan Komunikasi
Perseroan senantiasa secara konsisten melaksanakan
Sistem informasi dan komunikasi yaitu suatu proses Fungsi Kepatuhan yang merupakan serangkaian
penyajian laporan mengenai kegiatan operasional, tindakan atau langkah-langkah yang bersifat preventif
finansial, serta ketaatan dan kepatuhan terhadap (ex-ante). Upaya ini dilakukan di antaranya guna
ketentuan peraturan perundang-undangan oleh Bank. mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan
1. Sistem akuntansi meliputi metode dan catatan pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan
dalam rangka mengidentifikasi, mengelompokkan, usaha Perseroan. mengelola risiko kepatuhan. serta
menganalisis, mengklasifikasi, mencatat atau memastikan kepatuhan Perseroan kepada Otoritas
membukukan, dan melaporkan transaksi Bank. Jasa Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain yang
Untuk menjamin data akuntansi yang akurat dan berwenang.
konsisten dengan data yang tersedia berdasarkan
hasil olahan sistem, proses rekonsiliasi antara data Kegiatan Pemantauan dan Tindakan
akuntansi dan sistem informasi manajemen harus Koreksi Penyimpangan
dilaksanakan secara berkala. Setiap penyimpangan
yang terjadi harus segera diinvestigasi dan diatasi 1. Kegiatan Pemantauan
permasalahannya. Proses rekonsiliasi juga harus a. Bank harus melakukan pemantauan
didokumentasikan sebagai bagian dari persyaratan secara terus menerus terhadap efektivitas
proses jejak audit secara keseluruhan. keseluruhan pelaksanaan pengendalian
2. Sistem informasi harus dapat menghasilkan laporan internal. Pemantauan terhadap risiko utama
mengenai kegiatan usaha, kondisi keuangan, Bank harus diprioritaskan dan berfungsi
penerapan manajemen risiko dan pemenuhan sebagai bagian dari kegiatan Bank sehari-hari
ketentuan dan peraturan perundang-undangan. termasuk evaluasi secara berkala, baik oleh
Sistem informasi tersebut termasuk sistem satuan kerja operasional maupun satuan kerja
penyimpanan dan penggunaan data elektronik audit internal. Bank juga harus memantau dan
yang dijamin keamanannya, dipantau oleh pihak mengevaluasi kecukupan sistem pengendalian
yang independen (auditor intern) dan didukung internal secara terus menerus berkaitan
oleh program kontijensi yang memadai. dengan adanya perubahan kondisi internal dan
eksternal serta harus meningkatkan kapasitas
sistem pengendalian internal tersebut agar
efektivitasnya dapat ditingkatkan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 701
Page 271
Tata Kelola
Perusahaan
b. Langkah-langkah yang dilakukan oleh Bank Intern telah mengacu pada Surat Edaran Otoritas
dalam rangka terselenggaranya kegiatan Jasa Keuangan No. 35/SEOJK.03/2017 tanggal 07 Juli
pemantauan yang efektif, sekurang-kurangnya 2017 tentang Pedoman Standar Sistem Pengendalian
antara lain sebagai berikut: Intern bagi Bank Umum yang juga sejalan dengan
1) Memastikan bahwa fungsi pemantauan kerangka Internal Control Integrated Framework yang
telah ditetapkan secara jelas dan terstruktur dikembangkan oleh The Committee of Sponsoring
dengan baik dalam organisasi Bank. Organization of the Treadway Commission (COSO).
2) Menetapkan satuan kerja/pegawai yang Tujuan pengendalian internal menurut COSO meliputi
ditugaskan untuk memantau efektivitas tujuan operasional, tujuan pelaporan dan tujuan
pengendalian internal. kepatuhan.
3) Menetapkan frekuensi yang tepat untuk
kegiatan pemantauan yang didasarkan Dalam COSO disebutkan bahwa pengendalian intern
pada risiko yang melekat pada Bank dan merupakan sistem atau proses yang dijalankan oleh
sifat/frekuensi perubahan yang terjadi dalam Dewan Komisaris, Direksi, Manajemen serta karyawan
kegiatan operasional. dalam sebuah perusahaan, untuk menyediakan
4) Mengintegrasikan sistem pengendalian jaminan yang memadai demi tercapainya tujuan
internal ke dalam kegiatan operasional dan pengendalian. COSO – Internal Control Framework,
menyediakan laporan rutin yang selanjutnya terdiri dari 5 (lima) komponen pengendalian yaitu:
diReview. 1. Lingkungan Pengendalian (control environment)
5) Melakukan kaji ulang terhadap dokumentasi yang merupakan komponen fundamental dalam
dan hasil evaluasi dari satuan kerja/ sistem pengendalian intern. Komponen tersebut
pegawai yang ditugaskan untuk melakukan mencerminkan nuansa dan suasana kepedulian
pemantauan. dan seluruh jajaran pegawai pejabat serta pimpinan
6) Menetapkan informasi atau umpan balik terhadap pentingnya pengendalian intern yang
(feedback) dalam suatu format dan frekuensi efektif. Lingkungan pengendalian ini sangat
yang tepat. dipengaruhi oleh Strong Tone at the Top.
2. Perbaikan Kelemahan dan Tindakan Koreksi 2. Penilaian Risiko (risk assessment) yang merupakan
Penyimpangan rangkaian kesadaran seluruh pegawai terhadap
Kelemahan dalam pengendalian internal, baik yang budaya risiko dan adanya kegiatan mengevaluasi,
diidentifikasi oleh satuan kerja operasional sebagai menilai dan memitigasi risiko.
risk taking unit, satuan kerja manajemen risiko, 3. Kegiatan Pengendalian (control activities) yang
satuan kerja kepatuhan, satuan kerja audit internal, meliputi kecukupan kebijakan, ketentuan, dan
maupun pihak lainnya harus segera dilaporkan prosedur serta kepatuhan dalam implementasi
kepada pihak yang berwenang. Langkah-langkah kegiatan operasionalnya.
perbaikan yang harus dilakukan antara lain sebagai 4. Informasi dan Komunikasi (information and
berikut: communication) yang merupakan kondisi saluran
a. Setiap laporan mengenai kelemahan dalam komunikasi efektif baik internal maupun eksternal
pengendalian internal atau tidak efektifnya sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.
pengendalian risiko harus segera ditindaklanjuti 5. Pemantauan (Monitoring) yang merupakan proses
pejabat yang berwenang. penilaian atas aktivitas pemantauan efektivitas
b. Untuk memastikan bahwa seluruh kelemahan rancangan dan operasi struktur pengendalian intern
segera ditindaklanjuti, pejabat berwenang dan kinerja manajemen, apakah telah dilaksanakan
harus menciptakan suatu sistem yang dapat dengan semestinya dan telah diperbaiki sesuai
menelusuri kelemahan pada pengendalian dengan keadaannya.
internal dan mengambil langkah perbaikan.
c. Hasil identifikasi seluruh permasalahan dalam Tinjauan atas Efektivitas Sistem
pengendalian internal harus dilaporkan ke Pengendalian Internal
pejabat berwenang.
Pada tahun 2024, Perseroan telah menjalankan
Kesesuaian dengan Committee of pengendalian intern sesuai dengan prinsip-prinsip
Sponsoring Organizations of Treadway pengendalian dan secara keseluruhan kualitas sistem
Commission (COSO) pengendalian intern telah berjalan dengan baik. Bank
melalui Internal Audit Division (IAD) melakukan Internal
Sistem pengendalian internal Bank diatur dalam Control Assessment (ICA) secara periodik dalam rangka
Kebijakan Umum Nomor KU.7 tanggal 30 Desember evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian internal.
2022 sebagaimana diubah terakhir pada tanggal Penilaian tersebut mengukur kualitas pengendalian
24 Desember 2024 tentang Sistem Pengendalian intern dari satuan kerja auditee atas 5 (lima) komponen
702 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 272
Laporan
Tahunan 2024
pengendalian intern COSO Framework menggunakan Komite Audit. Upaya tindak lanjut telah dilakukan untuk
kriteria dan metodologi rating kuesioner Internal Control meminimalkan risiko dan mengatasi permasalahan
Assessment (ICA) serta professional judgement auditor yang muncul.
melalui pengujian langsung (walkthrough) di lapangan.
Pada tahun 2024, BTN telah menjalankan pengendalian
intern sesuai dengan prinsip-prinsip pengendalian dan Pernyataan Direksi dan/atau Dewan
secara umum kualitas sistem pengendalian intern telah Komisaris atas Kecukupan Sistem
berjalan dengan baik. Pengendalian Internal
Secara garis besar, langkah-langkah yang dilakukan Direksi dan Dewan Komisaris berkomitmen untuk
Bank dalam rangka memastikan terselenggaranya memastikan bahwa Tata Kelola Perusahaan dijalankan
kegiatan pemantauan yang efektif, antara lain: dengan baik sebagai dasar pencapaian tujuan untuk
1. Memastikan bahwa fungsi pemantauan telah menjaga dan meningkatkan nilai Perusahaan. Salah
ditetapkan secara jelas dan terstruktur dengan baik satu implementasi Tata Kelola Perusahaan yang baik
dalam organisasi Bank; adalah memastikan bahwa sistem pengendalian intern
2. Menetapkan satuan kerja atau pegawai telah dilaksanakan secara memadai.
yang ditugaskan untuk memantau efektivitas
pengendalian intern; Direksi dan Dewan Komisaris secara berkala melakukan
3. Menetapkan frekuensi yang tepat untuk kegiatan telaah terhadap hasil evaluasi atas efektivitas sistem
pemantauan yang didasarkan pada risiko yang pengendalian internal Perseroan yang dilakukan
melekat pada Bank dan sifat atau frekuensi oleh IAD yang mencakup lima komponen utama
perubahan yang terjadi dalam kegiatan operasional; pengendalian, yaitu Lingkungan Pengendalian (Control
4. Mengintegrasikan Sistem Pengendalian Internal Environment) termasuk di dalamnya Pengawasan oleh
ke dalam kegiatan operasional dan menyediakan Manajemen dan Budaya Pengendalian (Management
laporan rutin seperti jurnal pembukuan, Oversight and Control Culture), Identifikasi dan Penilaian
management review, dan laporan mengenai Risiko (Risk Recognition and Assessment), Kegiatan
persetujuan atas eksepsi atau penyimpangan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi (Control Activities
terhadap kebijakan dan prosedur yang ditetapkan and Segregation of Duties), Sistem Akuntansi, Informasi,
(justifikasi atas irregularities) yang selanjutnya dan Komunikasi (Accountancy, Information and
dilakukan kaji ulang; Communication), Kegiatan Pemantauan dan Tindakan
5. Melakukan kaji ulang terhadap dokumentasi dan Koreksi Penyimpangan (Monitoring Activities and
hasil evaluasi dari satuan kerja atau pegawai yang Correction Deficiencies). Berdasarkan hasil penelaahan
ditugaskan untuk melakukan pemantauan; yang telah dilakukan pada tahun 2024, Direksi dan
6. Menetapkan informasi atau umpan balik (feed Dewan Komisaris menilai sistem pengendalian intern
back) dalam suatu format dan frekuensi yang tepat. telah dilaksanakan secara memadai.
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan Audit atas Pedoman Standar Sistem Pengendalian Intern
Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan ini merupakan pedoman yang memuat ukuran
dan Pengendalian Internal (PSA 62) untuk memastikan minimal tentang Sistem Pengendalian Intern yang
kepatuhan Bank terhadap pasal-pasal hukum, wajib diselenggarakan dan diterapkan oleh Bank di
peraturan dan perjanjian kerja sama serta kepatuhan dalam seluruh aspek-aspek yang berkaitan dengan
pengendalian internal yang mencakup lingkungan penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan
pengendalian, Identifikasi Risiko, aktivitas pengendalian, operasional Bank, sehingga tercipta kesamaan
informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Evaluasi pemahaman dan landasan mengenai tingkat
atas efektivitas sistem pengendalian internal (risk pemeliharaan kepentingan dan komitmen dari semua
control) Bank dilakukan pada seluruh unit Kantor Pusat pihak yang terkait dengan Bank.
(divisi/desk/Regional Office) serta Kantor Cabang baik
Konvensional maupun Syariah. Segala sesuatu terkait
dengan permasalahan kecukupan pengendalian
intern telah dilaporkan langsung kepada Direksi melalui
Direktur Utama serta kepada Dewan Komisaris melalui
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 703
Page 273
Tata Kelola
Perusahaan
telah melaporkan perhitungan Leverage Ratio (LR) per
Manajemen Risiko triwulan kepada regulator sebagaimana diatur dalam
POJK No. 31/POJK.03/2019 tanggal 2 Desember 2019
Dalam rangka pelaksanaan manajemen risiko dan tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit Bagi
sebagai tindak lanjut penerapan Basel II khususnya pilar Bank Umum, Liquidity Coverage Ratio (LCR) bulanan
1, Bank telah mengimplementasikan: kepada regulator sebagaimana diatur dalam POJK No.
1. Pengukuran Risiko Kredit dengan melakukan 42/POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
pemetaan eksposur risiko kredit sesuai kategori kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas
portofolio dalam perhitungan ATMR Risiko Kredit (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum, Net Stable
menggunakan Standardized Approach mengacu Funding Ratio (NSFR) per triwulan kepada regulator
pada SEOJK No 24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober sebagaimana diatur dalam POJK No. 50/POJK.03/2017
2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut tanggal 13 Juli 2017 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio
Risiko untuk Risiko Kredit dengan menggunakan Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio) bagi
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum sesuai Bank Umum.
ketentuan regulator yang berlaku.
2. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan Climate Risk Stress Testing (CRST)
menggunakan perhitungan ATMR Risiko Pasar
sesuai SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang Sejalan dengan perkembangan global, sejak tahun
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk 2023, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan
Risiko Pasar bagi Bank Umum. panduan pelaksanaan Climate Risk Stress Testing
3. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan (CRST) yang ditujukan untuk lembaga keuangan.
menggunakan perhitungan ATMR Risiko Operasional Panduan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi
Pendekatan Standar dengan mengacu pada Surat dan mengelola risiko terkait perubahan iklim, baik yang
Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor No. 06/ bersifat fisik maupun transisi menuju ekonomi rendah
SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020 dan saat karbon. Menanggapi kebijakan ini, BTN memberikan
ini Bank melakukan pencatatan data kerugian respons positif dengan mengintegrasikan Panduan CRST
terkait risiko operasional sesuai dengan ketentuan OJK 2023 dalam strategi manajemen risiko. Panduan
Regulator. tersebut digunakan sebagai acuan untuk melakukan
kajian secara sistematis mengenai potensi dampak
Pelaksanaan Stress Testing Bank terfokus pada 3 (tiga) perubahan iklim. BTN berkomitmen mendukung transisi
jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko pasar dan risiko menuju ekonomi rendah karbon dengan mengadopsi
likuiditas. Sebagai upaya dalam menyempurnakan pendekatan berbasis sains dalam analisis risiko iklim.
pengukuran risiko khususnya risiko kredit, risiko pasar Pengujian risiko iklim dilakukan melalui pemodelan
dan risiko likuiditas, Bank telah melakukan stress skenario dan analisis sensitivitas untuk mengidentifikasi
test terhadap worst case scenario secara berkala potensi dampak dan memitigasi risiko yang mungkin
sebagaimana diatur dalam peraturan internal bank timbul.
dengan frekuensi minimal 1 (satu) tahun sekali untuk
risiko kredit serta secara triwulan untuk risiko pasar Risk Appetite Statement
dan risiko likuiditas. Stress testing dilaksanakan secara
berkala guna menilai kecukupan modal apabila Saat ini, Bank telah memiliki Risk Appetite Statement
terjadi permasalahan yang memiliki risiko ekstrim atau (RAS) yang merupakan pernyataan kualitatif serta
catastrophy tetapi plausible. Adapun Stress Testing ukuran kuantitatif dari risiko-risiko utama Bank.
Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas telah dilakukan secara Pengungkapan RAS dilakukan secara tertulis dan
Triwulanan sedangkan Stress Testing Risiko Kredit, Risiko didokumentasikan dengan baik oleh Satuan Kerja
Pasar dan Risiko Likuiditas dilakukan sedikitnya sekali Manajemen Risiko. Penetapan limit RAS dilakukan
dalam satu tahun. oleh Dewan Komisaris dan Direksi. Dalam penetapan
RAS, telah memperhatikan keberlanjutan ekonomi,
Selain itu, Bank juga melakukan Stress Testing untuk lingkungan dan sosial yang kemudian diselaraskan
kebutuhan Update dokumen Recovery Plan setiap tahun pada penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran
dan sebagai pelaksanaan implementasi Basel III Bank Perusahaan (RKAP), Risk Appetite, Risk Tolerance dan
Recovery Plan. Risiko yang dikuantifikasi antara lain:
704 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 274
Laporan
Tahunan 2024
Risk Appetite Statement 2024
Menjaga tingkat risiko Menjaga likuiditas pada
suku bunga dan nilai tukar tingkat optimal dalam
secara optimal dalam mendukung pertumbuhan
mendukung pertumbuhan profitabilitas maupun
profitabilitas dan mengantisipasi potensi
ketahanan modal tekanan likuiditas
Menjaga pertumbuhan
asset yang
Menjaga intoleransi
berkesinambungan
dengan tingkat kualitas
RISIKO PASAR RISIKO LIKUIDITAS terhadap kegagalan
operasional dalam bisnis
aset yang sehat
bank yang disebabkan
faktor manusia, proses
internal, sistem dan
RISIKO KREDIT teknologi serta menjaga
resiliensi terhadap faktor
eksternal dan perubahan
lingkungan bisnis
RISIKO OPERASIONAL
Risk Appetite
Statement Bank
RISIKO STRATEGIS
Fokus pada sektor
perumahan untuk
menjaga rentabilitas dan RISIKO REPUTASI
permodalan yang selaras
dengan tingkat risiko dan
berkelanjutan
Memberikan
pelayanan terbaik dan
RISIKO HUKUM RISIKO KEPATUHAN
menyelesaikan keluhan
nasabah secara tuntas
Berkomitmen untuk patuh
Menjaga kebijakan hukum
terhadap peraturan
dan perikatan untuk
perundang- undangan,
menimalisir gugatan dan
ketentuan eksternal dan
risiko hukum
internal yang berlaku
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 705
Page 275
Tata Kelola
Perusahaan
Risk Appetite Statement 2025
Pada bulan November 2024, Perseoran telah menetapkan Risk Appetite Statement untuk tahun 2025 dengan rincian
sebagai berikut:
Menjaga tingkat risiko Menjaga likuiditas pada
suku bunga dan nilai tukar tingkat optimal dalam
secara optimal dalam mendukung pertumbuhan
mendukung pertumbuhan profitabilitas maupun
profitabilitas dan mengantisipasi potensi
ketahanan modal tekanan likuiditas
Menjaga pertumbuhan
asset yang
Menjaga intoleransi
berkesinambungan
dengan tingkat kualitas
RISIKO PASAR RISIKO LIKUIDITAS terhadap kegagalan
operasional dalam bisnis
aset yang sehat
bank yang disebabkan
faktor manusia, proses
internal, sistem dan
RISIKO KREDIT teknologi serta menjaga
resiliensi terhadap faktor
eksternal dan perubahan
lingkungan bisnis
RISIKO OPERASIONAL
Risk Appetite
Statement
RISIKO ESG
Berkomitmen
melakukan bisnis
berkelanjutan yang RISIKO REPUTASI
mengelola risiko
perubahan iklim,
dampak sosial, Memberikan
dan kesejahteraan pelayanan terbaik
bersama serta dan menyelesaikan
mendukung transisi
RISIKO STRATEGIS RISIKO HUKUM RISIKO KEPATUHAN keluhan
net zero emission nasabah secara
tuntas
Fokus pada sektor Berkomitmen
perumahan untuk Menjaga kebijakan untuk patuh
menjaga rentabilitas hukum dan perikatan terhadap peraturan
dan permodalan untuk menimalisir perundang-
yang selaras gugatan dan risiko undangan, ketentuan
dengan tingkat risiko hukum eksternal dan internal
dan berkelanjutan yang berlaku
706 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 276
Laporan
Tahunan 2024
Sistem Manajemen Risiko
Dalam Sistem manajemen risiko Bank melaksanakan proses manajemen risiko yang didukung dengan 4 pilar
penerapan manajemen risiko, yaitu:
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi.
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta penerapan limit risiko.
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi.
4. Sistem Pengendalian Risiko yang menyuruh.
Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi
Sesuai POJK No. 65/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum Syariah dan dan Unit Usaha
Syariah, dalam rangka penerapan manajemen risiko yang efektif dilakukan melalui pengawasan aktif oleh Direksi,
Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah. Pengawasan tersebut dibantu oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko
yang digambarkan dengan organisasi manajemen risiko sebagai berikut:
Organ Dewan Komisaris dan Direksi Satuan Kerja Manajemen Risiko
Dewan Direksi Dewan
Satuan Kerja Manajemen Risiko, unit
Komisaris Pengawas Syariah kerja yang bertugas mengidentifikasi,
(DPS) mengukur, memantau dan
mengendalikan risiko untuk membantu
tugas dan tanggung jawab Direksi
Satuan Kerja Kepatuhan, unit kerja yang
bertugas melaksanakan tugas fungsi
kepatuhan dan langkah-langkah bersifat
preventif untuk membantu tugas dan
tanggung jawab Direksi
Satuan Kerja Audit Internal, unit kerja yang
bertugas memastikan pengendalian
1 Komite Pemantau 1 Komite Aset & Liabilitas (ALCO) intern Perseroan untuk membantu tugas
2 Risiko 2 Komite Pengarah Teknologi dan tanggung jawab Direksi
3 Komite Audit 3 Informasi
Komite Remunerasi 4 Komite Manajemen Risiko
dan Nominasi 5 Komite Human Capital
Satuan Kerja Policy, unit kerja yang
6 Komite Kebijakan Perkreditan
bertugas mengelola kebijakan dan
7 Komite Kredit prosedur Perseroan untuk membantu
8 Komite Bisnis tugas dan tanggung jawab Direksi
9 Komite Pengarah Transformasi
Komite ESG
Organ Dewan Komisaris dan Direksi dibantu beberapa komite dalam menjalankan tugas dan aktivitas perbankan
sesuai dengan ketentuan Regulator yang berlaku, untuk selanjutnya diteruskan kepada layer di bawah organ Dewan
Komisaris dan Direksi yakni satuan Kerja Manajemen Risiko yakni Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja
Kepatuhan, Satuan Kerja Audit Internal dan Satuan Kerja Prosedur dan Kebijakan.
Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko Serta Penetapan Limit Risiko
Dalam menjalankan penerapan manajemen risiko yang sehat diperlukan kecukupan kebijakan dan prosedur
manajemen risiko yang baik. Perseroan saat ini telah memiliki Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR) sebagai
Kebijakan tertinggi dalam penerapan Manajemen Risiko dengan framework mencakup seluruh aktivitas dalam
penerapan Manajemen Risiko Perseroan.
Pemetaan kebijakan umum manajemen risiko digambarkan mulai dari strategi manajemen risiko, pengelolaan risiko
pada Bank dan output yang diharapkan adalah Tingkat Kesehatan Bank yang sehat.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 707
Page 277
Tata Kelola
Perusahaan
output:
Corporate Tingkat
Strategy Kesehatan
Bank yang Pengelolaan Jenis Risiko pada Bank
baik
STRATEGI Risiko Kredit Pengelolaan Risiko Kredit
MANAJEMEN RISIKO
Risiko Pasar
Pengelolaan Risiko Pasar &
LIMIT MANAJEMEN RISIKO Likuiditas
Risk Appetite/ Risiko Likuiditas
Risk Tolerance
Risiko Risiko
Kredit n | Ident Operasional
ora ifi k Strategi • Pengelolaan Risiko
Risiko
ap Risiko
Permodalan Risiko Operasional Operasional, Hukum,
Kepatuhan & Reputasi
el
as
Pasar Likuiditas
ndalian | P
Risiko Hukum • Pengelolaan Risiko IT, Cyber
i|P
Recovery &
Resolution Plan Proses dan Digital
engukur
Risiko Risiko
(RRP)
Hukum
Manajemen Reputasi
Risiko Kepatuhan • Pengelolaan Risiko Aktivitas
dan Produk Baru
Resiko
Risiko Reputasi • Business Continuity
ge
Risiko Risiko
Management
an
en
Stratejik |P Kepatuhan
em |P
Organisasi
antauan
Risiko Risiko • Business
Manajemen Risiko imbal Hasil Investasi Continuity Pengelolaan Risiko Stratejik
Risiko Stratejik
Management Recovery Plan & Resolution Plan
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RISIKO • Contingency
Plan Risiko Imbal Hasil
Pengendalian BUDAYA RISIKO • Penerapan Pengelolaan Risiko Syariah
Internal Manajemen Risiko Investasi
PEDOMAN MANAJEMEN RISIKO Risiko
Selain kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko, Bank juga telah melakukan serangkaian proses dalam
penetapan limit risiko dirumuskan dan dijabarkan dengan mengikuti dan atau menyelaraskan dengan Rencana
Kerja dan Anggaran Perusahaan hingga Recovery Plan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terkait gambaran
penetapan limit adalah sebagai berikut:
RKAP
RKAP 1
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan yang disusun
untuk 1 (satu) tahun ke depan.
Bussiness as Usual
Risk Appetite (RA)
RISK APPETITE 2
Risk Appetite merupakan tingkat Risiko yang bersedia
Contingency Actions diambil Perseroan dalam rangka mencapai sasaran.
RISK TOLERANCE 3 Risk Tolerance (RT)
Recovery Plan Actions Risk Tolerance merupakan tingkat Risiko maksimum yang
ditetapkan oleh Bank.
RECOVERY PLAN
PENCEGAHAN 4 Recovery Plan
Recovery Plan Actions
Recovery Plan merupakan Rencana Aksi untuk mengatasi
permasalahan keuangan yang mungkin terjadi.
RECOVERY PLAN
PEMULIHAN 5
Resolution Plan
Recovery Plan Actions
Resolution Plan merupakan strategi resolusi bagi LPS
dalam melakukan penanganan atau penyelesaian Bank
RESOLUTION PLAN 6 yang ditetapkan sebagai Bank gagal.
Dalam penguatan kebijakan dan prosedur manajemen risiko, dalam pelaksanaannya BTN juga memasukkan
manajemen risiko sebagai salah satu pilar budaya perusahaan Bank, dimana salah satu pilar budaya perusahaan
adalah Governance & Risk Culture. Pilar Governance & Risk Culture merupakan pilar yang mendesak dan krusial untuk
diperkuat sehingga seluruh proses bisnis berjalan dengan prudent dan comply.
708 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 278
Laporan
Tahunan 2024
The Best Mortgage Bank
in Southeast Asia pada tahun 2025
AKHLAK BTN
4 Pilar Budaya
Untuk mencapai Visi
Tambah Tumbuh dan
Memenuhi Harapan
Bersih dan
Berkinerja Unggul Terus Belajar
BTN menjadi The
Terpercaya Best Mortgage Bank
Pelanggan
in Southeast Asia
Sales & Governance Performance
pada tahun 2025
Learning Culture wajib memegang
Service Culture & Risk Culture Culture
teguh 4 pilar budaya
dalam menjalankan
8 Perilaku Utama BTNers aktivitas pekerjaan
di Unit Kerja masing-
1 2 3 4 5 6 7 8 masing.
Berpegang Terus Disiplin, Saling Bertanggung Proaktif, Cepat tanggap Terbuka
teguh dan belajar untuk konsisten dan menghormati, jawab efektif dan terhadap untuk bekerja
patuh pada meningkatkan tugas dalam menghargai dan selalu efesien dalam perubahan sama yang
etika bisnis kompetensi menyelesaikan dan terbuka mengedepan memenuhi serta menghasilkan
dan tugas dengan terhadap kepentingan kebutuhan memberikan nilai tambah
peraturan kualitas hasil perbedaan Perseroan pelanggan kesempatan
yang terbaik untuk
berlaku melakukan
Pilar Governance
perbaikan & Risk Culture
yang
berkelanjutan
merupakan pilar
yang urgent dan
AKHLAK: Nilai-Nilai Utama & 18 Panduan Perilaku krusial untuk
diperkuat sehingga
seluruh proses
bisnis berjalan
dengan prudent dan
comply.
Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Berdasarkan gambar di atas, untuk mendukung tujuan Dengan menggunakan 4 pilar tersebut, penerapan
BTN dengan berlandaskan Nilai-nilai Utama AKHLAK dan program budaya perusahaan BTN diharapkan dapat
8 (delapan) Perilaku Utama BTNers, terdapat empat mendorong tercapainya Visi BTN.
pilar budaya yang menjadi pondasi utama Program
Budaya Perusahaan Tahun 2023 - 2024, dengan tujuan Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
yaitu: Pemantauan dan Pengendalian Risiko Serta
1. Sales & Service Culture – Tambah Tumbuh dan Sistem Informasi
Memenuhi Harapan Pelanggan
Pencapaian end state yaitu meningkatkan Proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
penjualan produk funding, lending dan digital serta pengendalian risiko dilakukan oleh Satuan Kerja
meningkatkan kualitas pelayanan untuk mendorong Manajemen Risiko & ESG (ERMD) dan Satuan Kerja
bisnis dan kinerja BTN. Manajemen Risiko Operasional & Digital (DORD).
2. Risk & Governance Culture – Bersih dan Terpercaya Satuan Kerja tersebut mengidentifikasi dan mengukur
Membangun kesadaran dan pemahaman akan pada masing-masing tiap risiko serta melakukan
risiko berikut mitigasinya dan menerapkan prinsip- pemantauan dan pengendalian risiko secara berkala
prinsip manajemen risiko secara konsisten dan guna memitigasi risiko yang signifikan terhadap
menyeluruh. Bank. Identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
3. Performance Culture – Berkinerja Unggul pengendalian risiko merupakan bagian utama dari
Upaya peningkatan kinerja untuk mencapai tujuan proses penerapan manajemen risiko.
yang ditetapkan, dan.
4. Learning Culture – Terus Belajar Hal-hal yang menjadi perhatian Perseroan dalam
Membangun semangat belajar dan meningkatkan pelaksanaan proses identifikasi, pengukuran,
kompetensi kritikal seperti kompetensi Sales, pemantauan, pengendalian dan sistem informasi
Digital Analytics, Risk & Collection serta penguatan manajemen risiko adalah sebagai berikut:
pemahaman BTNers atas pentingnya budaya dan
penerapan AKHLAK dalam keseharian.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 709
Page 279
Tata Kelola
Perusahaan
Identifikasi Risiko toleransi risiko, kepatuhan limit internal dan hasil
Identifikasi risiko merupakan proses menemukan, stress testing maupun konsistensi pelaksanaan
mengenali dan merekam risiko. Tujuan dari proses dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan.
identifikasi risiko adalah untuk mengidentifikasi seluruh Hasil pemantauan disajikan dalam laporan berkala
jenis risiko yang melekat pada setiap aktivitas fungsional yang disampaikan kepada manajemen dalam rangka
yang berpotensi merugikan dan penyelenggaraan mitigasi risiko dan tindakan yang diperlukan. Perseroan
produk dan/atau aktivitas baru yang ada di Bank. menyiapkan sistem back up dan prosedur yang efektif
Proses identifikasi risiko dilakukan dengan menganalisis untuk mencegah terjadinya gangguan dalam proses
seluruh sumber risiko, peristiwa risiko dan dampak risiko pemantauan risiko dan melakukan pengecekan serta
pada produk dan/atau aktivitas Bank, serta memastikan penilaian kembali secara berkala terhadap sistem back
bahwa Risiko dari produk dan aktivitas baru telah up tersebut.
melalui proses Manajemen Risiko yang layak sebelum
diperkenalkan atau dijalankan. Selain itu, Perseroan Pengendalian Risiko
mengidentifikasi risiko yang dilakukan secara berkala Sistem pengendalian risiko Perseroan mengacu pada
dan didukung dengan suatu metode atau sistem yang kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan. Proses
memadai. pengendalian risiko yang diterapkan disesuaikan
dengan eksposur risiko maupun tingkat risiko yang
Pengukuran Risiko akan diambil (risk appetite) dari toleransi risiko (risk
Pengukuran risiko merupakan proses yang digunakan tolerance). Pengendalian risiko dapat dilakukan, antara
untuk mengukur eksposur risiko yang melekat pada lain dengan cara mekanisme lindung nilai dan metode
aktivitas Bank untuk dibandingkan dengan risk appetite mitigasi risiko lainnya seperti penerbitan garansi,
Bank sehingga Bank dapat mengambil tindakan mitigasi sekuritisasi aset, credit derivatives serta penambahan
risiko dan mengukur kecukupan modal Bank untuk modal Perseroan untuk menyerap potensi kerugian.
meng-cover risiko residual. Pengukuran risiko dilakukan
secara berkala baik untuk produk dan portofolio maupun Sistem Informasi Manajemen Risiko
seluruh aktivitas bisnis Bank. Metode pengukuran risiko Sistem informasi manajemen risiko pada Bank dikelola
dilakukan secara kuantitatif dan/atau kualitatif. Metode secara bersama-sama oleh beberapa Divisi pada
pengukuran berupa metode standar yang ditetapkan Bank. Pada tahap awal difokuskan pada pengumpulan
oleh Bank Indonesia dan OJK dalam rangka penilaian dan perbaikan kualitas database data dan risiko yang
risiko dan perhitungan modal maupun metode internal diharapkan dapat dikembangkan dan diaplikasikan
yang dikembangkan sendiri oleh Perseroan. Pemilihan ke dalam sistem informasi manajemen risiko
metode pengukuran disesuaikan dengan karakteristik secara bertahap agar proses pengukuran risiko dan
dan kompleksitas kegiatan usaha. Sistem pengukuran pemantauan risiko dapat dilakukan secara terintegrasi
risiko dievaluasi dan disempurnakan secara berkala dan dapat disajikan secara tepat waktu serta sesuai
atau sewaktu-waktu apabila diperlukan untuk dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
memastikan kesesuaian asumsi, akurasi, kewajaran dan
integritas data, serta prosedur yang digunakan untuk Sistem Pengendalian Internal
mengukur risiko. Stress test dilakukan untuk melengkapi
sistem pengukuran risiko dengan cara mengestimasi Dalam melakukan proses penerapan Manajemen Risiko
potensi kerugian pada kondisi pasar yang tidak normal yang efektif, Bank melengkapi sistem pengendalian
dengan menggunakan skenario tertentu guna melihat internal yang bertujuan untuk menjaga aset Bank,
sensitivitas kinerja Bank terhadap perubahan faktor menjamin tersedianya pelaporan keuangan dan
risiko dan mengidentifikasi pengaruh yang berdampak manajerial yang dapat dipercaya, meningkatkan
signifikan terhadap portofolio Bank. Stress test dilakukan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan
secara berkala dan mereviu hasil stress testing tersebut perundang-undangan, serta mengurangi risiko
serta mengambil langkah-langkah yang tepat apabila terjadinya kerugian, penyimpangan dan pelanggaran
diperkirakan kondisi yang akan terjadi melebihi tingkat aspek kehati-hatian. Bank telah melakukan peninjauan
toleransi yang dapat diterima. Hasil tersebut digunakan efektivitas prosedur pengendalian internal dan kerangka
sebagai masukan pada saat penetapan atau manajemen risiko secara periodik.
perubahan kebijakan dan limit.
Terselenggaranya sistem pengendalian internal yang
Pemantauan Risiko andal dan efektif menjadi tanggung jawab dari seluruh
Sistem dan prosedur pemantauan mencakup satuan kerja operasional dan satuan kerja pendukung
pemantauan terhadap besarnya eksposur risiko, serta Satuan Kerja Audit Internal, yang digambarkan
prosesnya sebagai berikut:
710 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 280
Laporan
Tahunan 2024
3 Lines of Defense BTN 3 Lines of Defense
Konsep 3 Lines of Defense, yang terdiri dari:
BoC - Audit Committee
1st Fungsi Bisnis,Fungsi Operasional,
Line dan Fungsi Risiko
BoD • Melakukan aktivitas bisnis unit sesuai tujuan
strategis Bank
• Melaksanakan aktivitas bisnis unit sesuai dengan
kebijakan yang berlaku
External audit
• Bertanggung jawab atas risiko yang timbul dari
kegiatan bisnis
Regulator
1st Line of Defense 2nd Line of Defense 3rd Line of Defense • Melakukan kontrol dan prosedur yang efektif
sesuai dengan kebijakan dan arahan Bank
• Lingkungan • Mengembangkan • Melakukan reviu dan
Pengendalian yang dan memantau risiko evaluasi 2nd Fungsi Pemantauan Risiko, Kepatuhan,
kondusif perusahaan • rancang bangun Line dan Pengelolaan Kebijakan
• Konsistensi pelaksanaan • Pengawasan agar fungsi dan implementasi
kebijakan dan prosedur bisnis melaksanakan manajemen risiko • Unit Kepatuhan - Pengelolaan Risiko Kepatuhan
• Pengendalian internal kebijakan dan standar secara keseluruhan dan • Unit Risiko - Pengelolaan Risiko Perusahaan
yang efektif prosedur manajemen • Memastikan bahwa • Unit Policy - Pengelola Kebijakan dan Prosedur
risiko dan kepatuhan pertahanan lapis
• Memantau dan pertama dan lapis
melaporkan risiko kedua berjalan 3rd Fungsi Audit Internal
perusahaan scara • sesuai dengan yang Line
keseluruhan diharapkan
Bertanggungjawab memastikan hal-hal sbb:
• Unit Compliance 2nd Line Defense secara efektif
Manajemen Risiko • 1st Line Defense sebagai Risk Owner telah menge-
Fungsi Bisnis Audit Internal lola risiko kepatuhan secara memadai
dan Kepatuhan
Jenis Risiko dan Pengelolaannya Pengelolaan kredit dan pembiayaan Bank diarahkan
untuk melakukan ekspansi kredit maupun pembiayaan
Dalam penerapan manajemen risiko jenis-jenis risiko dan mengelola kualitas setiap kredit dan pembiayaan
yang dikelola Bank antara lain: sejak saat diberikan sampai dengan dilunasi oleh
debitur dan untuk mencegah kredit dan pembiayaan
Risiko Kredit tersebut menjadi kredit dan pembiayaan bermasalah.
Pengelolaan kredit yang efektif dapat meminimalkan
Risiko Kredit adalah risiko kerugian akibat kegagalan kerugian dan mengoptimalkan penggunaan modal
pihak lain dalam memenuhi kewajibannya. Termasuk yang dialokasikan untuk risiko kredit.
dalam Risiko Kredit yaitu Risiko Kredit akibat kegagalan
debitur, Risiko Kredit akibat terkonsentrasinya Bank secara aktif melakukan Forum Portfolio Quality
penyediaan dana (Risiko Konsentrasi Kredit), Risiko Review Kredit UMKM dan Komersial bersama Direksi,
Kredit akibat kegagalan pihak lawan (counterparty Divisi, CBC, Kantor Cabang secara bulanan atau bila
credit risk), Risiko Kredit akibat kegagalan settlement diminta sewaktu-waktu sebagai upaya memberikan
(settlement risk), dan Risiko Kredit akibat country risk. gambaran terkini mengenai posisi dan kualitas kredit
baik secara bankwide maupun per segmentasi kredit.
Risiko Kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas Dalam hal peningkatan proses pengambilan keputusan
bisnis Bank. Kredit dan pembiayaan merupakan pemberian kredit, Bank juga melakukan pembentukan
sumber Risiko Kredit yang terbesar. Selain kredit, Bank komite kredit melalui Rapat Komite Kredit disertai dengan
menghadapi Risiko Kredit dari berbagai instrumen sentralisasi proses kredit. Pada segmen kredit komersial,
keuangan seperti surat berharga, akseptasi, transaksi Bank telah mengimplementasikan Commercial
antar Bank, transaksi pembiayaan perdagangan, Banking Center (CBC) dimana CBC berfungsi sebagai
transaksi nilai tukar dan derivatif serta kewajiban sentralisasi pemrosesan kredit komersial. Pada segmen
komitmen dan kontinjensi. SME, Bank juga sedang melakukan implementasi SPU
(Sentra Proses UMKM) sebagai upaya perbaikan proses
Pengelolaan Risiko Kredit dan pengelolaan kredit UMKM untuk meningkatkan
Sebagai bagian dari pengelolaan risiko kredit, Bank produktivitas, perbaikan kualitas putusan kredit
secara teratur meninjau dan memperbarui Pedoman yang tersentral dan objektif, serta monitoring yang
Kebijakan Kredit dan Pembiayaan untuk kredit dan tersentralisasi. Bank juga mulai menerapkan Portfolio
pembiayaan Bank sebagai bagian dari proses Guideline untuk Kredit Wholesale dana sedang
penilaian risiko. Eksposur Risiko Kredit dipantau sejak dikembangkan Portfolio Guideline untuk segmen kredit
proses pemberian kredit sampai dengan jatuh tempo UMKM dan Pembiayaan Syariah sebagai pengendalian
kredit. Pemantauan dan pengendalian risiko kredit risiko konsentrasi kredit/pembiayaan dengan tetap
di antaranya dengan mengevaluasi eksposur risiko mengedepankan asas prudent dan governance.
kredit terhadap limit risiko kredit (Risk Appetite dan Risk Bank melakukan beberapa pengembangan sistem
Tolerance). model terkait pengelolaan risiko kredit seperti pada
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 711
Page 281
Tata Kelola
Perusahaan
segment SME dikembangkan sistem Credit Scoring mendukung perkembangan usaha bisnis Perseroan
Model SME dan pada segment kredit UMKM, Komersial serta mempertimbangkan aspek ESG dalam
dan Korporasi telah dikembangkan Early Warning penetapannya.
System (EWS) yang dapat memprediksi kondisi debitur
hingga 12 (dua belas) bulan ke depan, saat ini sedang Risiko Pasar
pengembangan IT agar dapat digunakan pada sistem
BTN secara terintegrasi. Risiko Pasar adalah risiko pada posisi neraca dan
rekening administratif termasuk transaksi derivatif,
Pada kredit konsumer, proses pengendalian risiko akibat perubahan secara keseluruhan dari kondisi
kredit dilakukan melalui sistem iLoan Konsumer yang pasar, termasuk risiko perubahan harga option. Risiko
dilengkapi dengan Credit Scoring Model (CSM) dimana Pasar meliputi antara lain risiko suku bunga, risiko nilai
saat ini sedang dilakukan pengembangan pada CSM tukar, risiko ekuitas, dan risiko komoditas . Risiko Pasar
Bank. Selain itu, Bank melakukan Performance Review dapat berasal baik dari posisi trading book maupun
Kredit Konsumer secara berkala bersama direktur posisi banking book.
bidang dan unit kerja terkait sebagai upaya untuk
memberikan gambaran terkini mengenai posisi dan Pengelolaan Risiko Pasar
kualitas kredit dan pembiayaan baik secara bankwide BTN melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan
maupun per segmentasi kredit konsumer. Pengelolaan dan pengendalian risiko pasar yang dilakukan oleh
debitur kredit konsumer Kol-2 dan NPL dilakukan oleh unit bisnis dan/atau Enterprise & ESG Risk Management
Satuan Kerja Pembinaan, Penyelamatan & Penyelesaian Division. Identifikasi risiko pasar salah satunya dilakukan
Kredit Konsumer sedangkan untuk kredit komersial untuk setiap produk atau aktivitas yang termasuk dalam
dilakukan oleh Satuan Kerja Commercial Asset kategori produk atau aktivitas baru. Terkait dengan
Management. pengelolaan risiko pasar, BTN telah memiliki Komite
Manajemen Aset dan Kewajiban (Assets and Liabilities
Sebagai tindak lanjut penerapan Pilar 1 Basel II, pada Committee atau ALCO) dimana secara berkala
tahun 2023 Bank mengimplementasikan pengukuran membahas antara lain suku bunga dan pengelolaan
risiko kredit dengan menggunakan Standardized risiko pasar pada Bank, terutama yang bersumber dari
Approach SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober posisi banking book.
2021 perihal Perhitungan Aset Tertimbang Menurut
Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit dengan menggunakan Dalam rangka mengukur risiko suku bunga dalam posisi
Pendekatan Standar bagi Bank Umum. trading book dan banking book, BTN melakukan analisis
sensitivitas yang ditujukan untuk mengukur dampak
Dalam rangka mengelola risiko kredit, Bank telah dari perubahan suku bunga pasar terhadap laba (rugi)
menerapkan Four Eyes Principle dengan memisahkan dan ekuitas bank. Sedangkan dalam rangka mengukur
fungi risiko kredit dan unit bisnis. Dalam putusan kredit risiko nilai tukar, BTN melakukan analisis sensitivitas
komersial terdiri dari Commercial Risk dan Unit Bisnis yang ditujukan untuk mengukur dampak perubahan
selaku Risk Taking Unit dan first line serta putusan kredit nilai tukar terhadap laba (rugi) BTN. Khusus untuk posisi
konsumer yang terdiri dari Retail Risk Division (Regional banking book, BTN melakukan pengukuran risiko suku
Loan Processing Center) dan Kantor Cabang maupun bunga dalam banking book dengan metode repricing
Kantor Wilayah. gap sebagaimana tertuang pada Petunjuk Teknis Nomor
PT.8-F.1 24 Mei 2023 tentang Pelaksanaan Manajemen
Dalam memperkuat manajemen risiko pembiayaan Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate
untuk mengendalikan komposisi portofolio kredit Risk in The Banking Book/IRRBB). Sesuai Surat Edaran
Bank dan memastikan laju pertumbuhan portofolio Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 /SEOJK.03/2018
kredit yang sehat maka BTN melakukan pengelolaan tanggal 21 Agustus 2018 tentang Penerapan Manajemen
risiko kredit melalui Portfolio Guideline agar dapat Risiko dan Pengukuran Risiko Pendekatan Standar untuk
menghindarkan bank dari bahaya risiko konsentrasi. Risiko Suku Bunga dalam Banking Book/IRRBB bagi Bank
Portfolio Guideline merupakan inisiatif strategis Umum, Bank telah melakukan penyesuaian kebijakan
dalam penyaluran pembiayaan Bank untuk selalu terkait IRRBB dan laporan perhitungan IRRBB sesuai
memperhatikan kondisi makro ekonomi yang terkini ketentuan yang berlaku.
terutama pada sektor-sektor tertentu yang dinilai
masih layak untuk dibiayai termasuk beberapa sektor Sebagai upaya guna melengkapi pengukuran
yang dapat digunakan sebagai sektor-sektor prioritas risiko pasar dengan metode standar dan analisis
termasuk didalamnya aspek analisa dan monitoring sensitivitas, Bank melakukan stress testing guna menilai
terhadap NPL/NPF per sektor industri, limit pembiayaan ketahanan Bank dalam menghadapi perubahan suku
per sektor industri dan prospek sektor industri dalam bunga dan nilai tukar yang ekstrim, dengan skenario
mengacu pada ketentuan regulator dan skenario
712 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 282
Laporan
Tahunan 2024
internal bank. Untuk skenario internal Bank, setiap Risiko Likuiditas
awal tahun Enterprise & ESG Risk Management Division
berkoordinasi dengan Working Group Stress Testing Risiko Likuiditas adalah Risiko akibat ketidakmampuan
(Divisi terkait) merumuskan skenario dan asumsi yang Bank untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo
akan digunakan dalam pelaksanaan Stress Testing dari sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset
Risiko Pasar selama 1 (satu) tahun ke depan. likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa
mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan Bank.
Pemantauan dan pengendalian risiko pasar di antaranya
dengan mengevaluasi eksposur risiko pasar terhadap Ketidakmampuan memperoleh sumber pendanaan
limit internal Bank (Risk Appetite & Risk Tolerance) arus kas sehingga menimbulkan Risiko Likuiditas dapat
yang telah ditetapkan dan direviu secara berkala agar disebabkan antara lain oleh:
selaras dengan kondisi Bank. Selain itu, dalam rangka 1. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang
mengendalikan atau membatasi eksposur risiko nilai berasal dari aset produktif maupun yang berasal
tukar, Bank telah menetapkan limit yang mencakup dari penjualan aset termasuk aset likuid. dan/atau
limit transaksi treasury, limit dealer, budget loss limit, 2. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang
stop loss/stop gain limit, serta batasan Posisi Devisa berasal dari penghimpunan dana, transaksi antar
Neto (PDN) yang sesuai dengan batasan maksimal Bank, dan pinjaman yang diterima.
yang ditentukan dalam Peraturan Bank Indonesia
No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 tentang Perubahan Pengelolaan Risiko Likuiditas
Keempat atas PBI Nomor 5/13/PBI/2003 tentang Posisi Sebagai pedoman dalam melakukan pengelolaan
Devisa Neto Bank Umum. Bank memiliki unit Market risiko likuiditas, Bank memiliki Pedoman Kebijakan
Middle Office di Satuan Kerja Manajemen Risiko dalam Manajemen Risiko Likuiditas, yang merupakan bagian
melaksanakan pemantauan dan pengendalian risiko dari Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko Bank.
pasar, termasuk monitoring atas limit-limit yang telah Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas
ditetapkan. mengatur antara lain pengawasan aktif Dewan
Komisaris dan Direksi dalam penerapan manajemen
Bank telah mengimplementasikan SEOJK No. 23/ risiko likuiditas, proses manajemen risiko likuiditas, serta
SEOJK.03/2022 tanggal 7 Desember 2022 tentang kebijakan, prosedur dan penetapan limit risiko likuiditas.
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Bank memiliki Komite Manajemen Aset dan Kewajiban
Pasar Bagi Bank Umum sejak Januari 2024. (Assets and Liabilities Committee atau ALCO) yang
berfungsi melakukan pengelolaan likuiditas dan secara
Untuk implementasi Basel II khususnya Pilar 2, Bank berkala membahas pengelolaan risiko likuiditas pada
telah menyampaikan hasil laporan penerapan Bank.
manajemen risiko untuk IRRBB dan laporan perhitungan
IRRBB kepada regulator secara triwulan sesuai SE OJK Mengacu kepada Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko
No. 12/SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus 2018 perihal Likuiditas, Bank melakukan identifikasi, pengukuran,
Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran Risiko pemantauan dan pengendalian risiko likuiditas.
Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Identifikasi risiko likuiditas pada dasarnya ditujukan
Banking Book/IRRBB bagi Bank Umum. untuk mengetahui jumlah dan trend kebutuhan
likuiditas serta sumber pendanaan yang tersedia untuk
Untuk implementasi Basel III Bank yaitu: memenuhi kebutuhan.
1. Menyampaikan hasil laporan Liquidity Coverage
Ratio (LCR) kepada regulator secara daring setiap Pengukuran risiko likuiditas pada Bank dilakukan oleh
bulan melalui Aplikasi Pelaporan Online OJK (APOLO) Treasury Division dan Satuan Kerja Manajemen Risiko
dan situs web Bank setiap triwulan sesuai Peraturan & ESG. Dalam melakukan pengukuran risiko likuiditas
OJK No. 19 Tahun 2024 tanggal 8 November 2024 mengacu pada Petunjuk Teknis No. PT.8-F.4 perihal
tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Pelaksanaan Manajemen Risiko Likuiditas. Pengukuran
Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank risiko likuiditas menggunakan 4 (empat) metode,
Umum. yaitu stock-based, analisis profil maturitas, proyeksi
2. Menyampaikan hasil laporan Net Stable Funding arus kas dan stress testing. Metode stock-based
Ratio (NSFR) kepada regulator secara daring setiap digunakan untuk mengukur risiko likuiditas pada Bank
triwulan melalui Aplikasi Pelaporan Online OJK dengan menggunakan rasio-rasio likuiditas, metode
(APOLO) dan situs web Bank Peraturan OJK No. 20 analisis profil maturitas digunakan untuk mengukur
Tahun 2024 tanggal 8 November 2024 tentang gap likuiditas dan proyeksi arus kas digunakan untuk
Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil mengukur jumlah maupun trend kebutuhan likuiditas.
Bersih (Net Stable Funding Ratio) Bagi Bank Umum.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 713
Page 283
Tata Kelola
Perusahaan
Bank melakukan stress testing menggunakan skenario Sumber-sumber Risiko tersebut dapat menyebabkan
Bank Specific Crisis (BSC) maupun General Market kejadian-kejadian yang berdampak negatif pada
Crisis (GMC) stress testing, yang tujuannya mengukur operasional Bank sehingga kemunculan dari jenis-
kecukupan aset likuid yang tersedia dan kemampuan jenis kejadian Risiko Operasional merupakan salah
Bank memenuhi kebutuhan likuiditas pada kondisi satu ukuran keberhasilan atau kegagalan Manajemen
krisis. Enterprise & ESG Risk Management Division Risiko untuk Risiko Operasional. Adapun jenis-jenis
berkoordinasi dengan Stress Testing Working Group kejadian Risiko Operasional dapat digolongkan menjadi
(Divisi terkait) merumuskan dampak risiko terhadap beberapa tipe kejadian seperti fraud internal, fraud
skenario dan asumsi yang akan digunakan dalam eksternal, praktik ketenagakerjaan dan keselamatan
pelaksanaan Stress Testing Risiko Likuiditas selama lingkungan kerja, nasabah, produk dan praktek bisnis,
1 (satu) tahun ke depan. kerusakan aset fisik, gangguan aktivitas bisnis dan
kegagalan sistem, serta kesalahan proses dan eksekusi,
Dalam rangka menjaga ketersediaan dan kecukupan termasuk fraud yang timbul akibat aktivitas pencucian
aset likuid serta mengendalikan atau membatasi uang dan pendanaan terorisme. Untuk risiko IT, Digital
eksposur agar tidak terdampak risiko likuiditas, Bank & Siber juga menjadi cakupan dalam risiko operasional.
melakukan pemantauan risiko likuiditas secara
berkala baik harian, pekanan, bulanan maupun Pengelolaan Risiko Operasional
triwulan. Pemantauan risiko likuiditas oleh Satuan Kerja Dalam rangka menerapkan pengelolaan manajemen
Manajemen Risiko yang disampaikan kepada Direksi risiko operasional, Bank telah memiliki aplikasi
serta evaluasi strategi disampaikan kepada Divisi Operational Risk Management Information System
terkait. (ORMIS). Aplikasi ini merupakan sistem yang terintegrasi
atas beberapa tools pengelolaan Risiko Operasional,
Pemantauan dan pengendalian risiko likuiditas di antara lain RCSA, LED, dan KRI pada masing-masing
antaranya dengan mengevaluasi eksposur risiko unit kerja. Saat ini telah diimplementasikan pada kantor
likuiditas terhadap limit internal Bank (Risk Appetite & wilayah dan kantor cabang.
Risk Tolerance) dan trigger level Recovery Plan yang
telah ditetapkan. Limit tersebut direview secara berkala RCSA digunakan untuk melakukan proses identifikasi
agar selaras dengan kondisi Bank. Selain itu, Bank dan pengukuran risiko operasional yang melekat pada
melakukan pemantauan Early Warning Indicator (EWI) seluruh unit kerja Bank. Dalam pengisian RCSA seluruh
dan dilaporkan secara berkala kepada Direksi dan Unit unit kerja dituntut untuk dapat mengidentifikasi dan
Kerja terkait. mengukur risiko-risiko operasional yang melekat pada
aktivitas sehari-hari dan berdampak pencapaian
Sesuai POJK No. 5 Tahun 2024 tanggal 27 Maret sasaran unit kerja tersebut.
2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan
Penanganan Permasalahan Bank Umum, BTN telah LED berfungsi sebagai operational risk data collection
melakukan monitoring indikator likuiditas, yang atas kejadian risiko operasional di Kantor Cabang
salah satunya dilihat dari rasio LCR dan NSFR sesuai berdasarkan 7 tipe kejadian risiko sesuai ketentuan
Peraturan OJK No. 19 Tahun 2024 tanggal 8 November Basel II. Unit Kerja dapat mengirimkan data kerugian
2024 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan akibat risiko operasional (loss event) secara online
Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank setiap terdapat kejadian risiko pada Unit Kerjanya.
Umum dan Peraturan OJK No. 20 Tahun 2024 tanggal Output dari LED ini adalah data akumulasi kerugian
8 November 2024 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio bank dalam satu bulan baik berupa actual loss,
Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio) Bagi nearmiss, maupun potential loss untuk masing-masing
Bank Umum. risk event. Hasil data yang terkumpul akan diolah dan
dianalisis sehingga dapat diketahui peta eksposur
Risiko Operasional risiko operasional untuk masing-masing unit kerja. Peta
eskposur ini menjadi acuan dalam mitigasi terjadinya
Risiko Operasional adalah Risiko akibat ketidakcukupan kejadian serupa dengan melakukan perbaikan proses
dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan bisnis atau menambahkan bentuk mitigasi risiko
manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian- lainnya.
kejadian eksternal yang memengaruhi operasional
Bank. Risiko Operasional dapat bersumber antara lain KRI merupakan dashboard untuk memantau tren risiko
dari SDM, proses internal, sistem dan infrastruktur, serta berdasarkan indikator. KRI dapat digunakan untuk
kejadian eksternal. mendeteksi risiko yang bersifat predictive maupun
bersifat lagging sebagai masukan untuk tindakan
pencegahan atau perbaikan.
714 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 284
Laporan
Tahunan 2024
Bank juga telah mengimplementasikan kebijakan Selain itu, dalam rangka mengantisipasi adanya risiko
Business Continuity Management (BCM) untuk operasional dan memastikan Teknologi Informasi (TI)
memastikan kelangsungan operasional Bank dalam diterapkan secara efektif dan efisien sesuai dengan
menjalankan bisnis pasca terdampak risiko operasional ketentuan yang berlaku, telah dilakukan pengawasan
yang bersumber dari faktor eksternal seperti bencana aktif Teknologi Informasi (TI) oleh Direksi melalui forum
alam, konflik sosial, dan kegagalan sistem IT. Kebijakan Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) secara
BCM tersebut berisikan langkah-langkah sistematis berkala.
dan menjadi pedoman pegawai dalam menghadapi
keadaan darurat mulai dari kesiapan pra-bencana, Risiko Hukum
respon terhadap bencana, rencana kontinuitas
operasional, hingga pengembalian ke kondisi normal. Risiko Hukum adalah Risiko akibat tuntutan hukum dan/
Dalam mendukung keberhasilan penerapan BCM, Bank atau kelemahan aspek yuridis. Risiko Hukum dapat
melakukan beberapa aktivitas antara lain: bersumber antara lain dari kelemahan aspek yuridis
1. Pengkinian peraturan internal terkait Business yang disebabkan oleh lemahnya perikatan yang
Continuity Management (BCM) secara berkala dilakukan oleh Bank, ketiadaan dan/atau perubahan
yang berisikan peran dan tanggung jawab masing- peraturan perundang-undangan yang menyebabkan
masing Unit Kerja dengan jelas. suatu transaksi yang telah dilakukan Bank menjadi
2. Proses internalisasi kepada seluruh pegawai dengan tidak sesuai dengan ketentuan, dan proses litigasi baik
menyusun materi sosialisasi dan pelaksanaan kuis yang timbul dari gugatan pihak ketiga terhadap Bank
yang dimasukkan ke dalam program budaya Risk maupun Bank terhadap pihak ketiga.
Awareness
3. Melakukan assessment ketersediaan Working Pengelolaan Risiko Hukum
Remote Area (WRA) dengan melibatkan unit kerja Identifikasi Risiko Hukum dilakukan terhadap faktor-
kritikal, sehingga WRA yang dimiliki Bank memiliki faktor penyebab timbulnya risiko meliputi adanya
tingkat kesiapan yang memadai untuk mendukung tuntutan hukum dan adanya kelemahan aspek yuridis
kegiatan operasional saat terjadi bencana. yang melekat pada aktivitas fungsional perkreditan
(penyediaan dana), treasury dan investasi, operasional
Seiring dengan berkembangnya layanan digital yang dan jasa, teknologi sistem informasi dan MIS, serta
disediakan Perseroan, serta maraknya isu keamanan pengelolaan sumber daya manusia.
siber maka Perseroan terus memperkuat sistem
manajemen risiko IT untuk mengantisipasi potensi Pengukuran Risiko Hukum dilaksanakan oleh Satuan
ancaman IT, Digital & Siber yang muncul akibat Kerja Manajemen Risiko dengan berkoordinasi dengan
transformasi digital melalui pengembangan tata kelola Satuan Kerja Hukum dan Satuan Kerja Operasional
Digital Risk Management di bawah supervisi DORD. Kredit. Berdasarkan pengukuran yang dilakukan Satuan
Kerja Hukum diperoleh laporan hasil evaluasi atas
Sebagai salah satu upaya melakukan meningkatkan analisis kasus-kasus hukum secara individual terhadap
fungsi pemantauan atas pengendalian risiko kewajiban kontinjensi yang timbul dari tuntutan hukum
operasional pada aktivitas operasional di Kantor yang terjadi, sedangkan dari Satuan Kerja Operasional
Cabang, Kantor Wilayah, Central Business Commercial Kredit diperoleh tingkat kualitas perikatan dokumen
(CBC), Regional Loan Processing Center (RLPC) telah perkreditan (LAT). Indikator/parameter yang digunakan
ditempatkan petugas Bussiness Branch Control (BBC), dalam mengukur Risiko Hukum, antara lain berupa
Regional Bussiness Control (RBC), CBC BC (Commercial potensi kerugian akibat tuntutan hukum, kelemahan
Bussiness Center Bussiness Control), dan RLPC-BC perikatan karena tidak terpenuhinya syarat sahnya
(Regional Loan Processing Center Business Control) perjanjian dan terjadinya perubahan peraturan
yang berfungsi sebagai 1,5 line of defence dengan perundang-undangan yang menyebabkan produk
berkoordinasi dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko Bank menjadi tidak sejalan dengan ketentuan yang ada.
Digital & Operasional. Sementara untuk pengawasan
dan mitigasi risiko operasional di Kantor Pusat, Bank Pemantauan Risiko Hukum dilaksanakan oleh Satuan
telah membentuk Operational Risk Control (ORC) Kerja Manajemen Risiko dengan mengevaluasi
Kantor Pusat di bawah supervisi DORD. Satuan Kerja efektivitas implementasi kebijakan, prosedur dan
Manajemen Risiko Digital & Operasional. kepatuhan terhadap kebijakan, regulasi hukum serta
ketentuan limit Bank. Pemantauan dilaksanakan
Sebagai bagian dari sistem pengendalian internal Bank secara berkala terhadap seluruh posisi Risiko Hukum.
untuk membangun budaya sadar risiko fraud pada Dalam melaksanakan pengendalian Risiko Hukum,
seluruh jenjang organisasi Bank, saat ini Bank telah Satuan Kerja Hukum memberi masukan hukum dan
Kebijakan Khusus terkait Prosedur Manajemen Risiko rekomendasi kepada setiap divisi dan satuan kerja serta
Fraud dan telah membentuk Fraud Risk Management melakukan reviu secara berkala terhadap perjanjian
Department di bawah supervisi DORD. dan kontrak kerjasama dengan counterparty. Selain itu,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 715
Page 285
Tata Kelola
Perusahaan
Bank memiliki aplikasi Legal Application System (LApS) plan yang disusun oleh Satuan Kerja Corporate Strategy
yang dirancang dalam bentuk website dan digunakan & Planning sebagai penjabaran dari Kebijakan Umum
sebagai register serta monitoring terhadap kasus- yang ditetapkan Direksi.
kasus hukum yang terjadi atau ditangani oleh Bank baik
Pidana maupun Non-Pidana sehingga setiap kasus Pengukuran Risiko Strategis dilakukan berdasarkan
yang sedang terjadi baik di Cabang maupun di Kantor pencapaian kinerja Bank yaitu dengan membandingkan
Pusat dapat dimonitor perkembangannya. hasil aktual dengan target yang telah ditetapkan.
Pemantauan Risiko Strategis dilakukan oleh Satuan
Bank telah menempatkan pegawai di Kantor Cabang Kerja Corporate Strategy & Planning secara berkala
sebagai Branch Legal Representative (BLR) yang dengan memonitor pencapaian Key Performance
memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain sebagai Indicator (KPI) dan Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG
berikut: yang memonitor risk exposure dibandingkan dengan
1. Memberi bantuan hukum terhadap permasalahan risk appetite Bank dan monitoring Risk Appetite dan Risk
litigasi yang diajukan oleh setiap unit kerja dalam Tolerance Risiko Stratejik secara bulanan. Selanjutnya,
rangka pelaksanaan operasional Bank dan Dewan Komisaris, Direksi dan Satuan Kerja mereview
memberikan bantuan hukum dalam setiap perkara strategi dasar dengan fokus pada transformasi bisnis,
hukum. infrastruktur dan Sumber Daya Manusia serta melakukan
2. Mewakili Bank dalam pelaksanaan beracara di Review Risk Appetite dan Risk Tolerance secara berkala
Pengadilan, Kepolisian, Kejaksaan, lembaga hukum dan minimal setahun sekali.
lainnya, dan di luar pengadilan pada wilayah
kerjanya. Selanjutnya, Satuan Kerja Manajemen Risiko melakukan
3. Memberi pendapat hukum (legal opinion) terhadap pemantauan Risiko Strategis dengan membandingkan
permasalahan hukum yang diajukan oleh Kantor hasil yang ditargetkan (expected results) dengan
Wilayah, Kantor Cabang, dan Kantor Cabang Syariah hasil aktual, mengevaluasi kinerja unit kerja dan
terkait operasional di wilayah kerjanya. memastikan pencapaian target (target objective).
4. Memberikan konsultasi hukum terhadap Dalam pengendalian Risiko Strategis, Satuan Kerja
permasalahan hukum yang diajukan oleh Kantor Corporate Strategy & Planning berfungsi menganalisis
Cabang dan Kantor Cabang Syariah. gap antara laporan aktual dan target rencana bisnis
5. Melakukan fungsi legal watch sesuai dengan dan menyampaikan langkah-langkah perbaikan yang
ketentuan Regulator. harus dilakukan kepada Direksi secara berkala.
6. Mengelola dan mengendalikan risiko hukum yang
berada dalam lingkup kerjanya Risiko Kepatuhan
Risiko Strategis Risiko Kepatuhan adalah risiko akibat Bank tidak
mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan
Risiko Strategis adalah Risiko akibat ketidaktepatan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku,
dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan seperti halnya risiko kredit terkait dengan ketentuan
suatu keputusan strategis serta kegagalan dalam Kewajiban Pemenuhan Modal Minimum (KPMM), Kualitas
mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. Risiko Aktiva Produktif, Pembentukan CKPN, Batas Maksimum
Strategis timbul antara lain karena Bank menetapkan Pemberian Kredit (BMPK), risiko pasar terkait dengan
strategi yang kurang sejalan dengan visi dan misi Bank, ketentuan Posisi Devisa Neto (PDN), risiko stratejik terkait
melakukan analisis lingkungan strategis yang tidak dengan ketentuan Rencana Kerja Anggaran Tahunan
komprehensif, dan/atau terdapat ketidaksesuaian (RKAT), dan risiko lain yang terkait dengan ketentuan
rencana stratejik (strategic plan) antar level stratejik. tertentu. Risiko Kepatuhan juga dapat bersumber
Selain itu, Risiko Strategis juga timbul karena kegagalan antara lain dari perilaku hukum yaitu perilaku atau
dalam mengantisipasi perubahan lingkungan aktivitas Bank yang menyimpang atau melanggar dari
bisnis mencakup kegagalan dalam mengantisipasi ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan
perubahan teknologi, perubahan kondisi ekonomi dan perilaku organisasi, yaitu perilaku atau aktivitas
makro, dinamika kompetisi di pasar, dan perubahan Bank yang menyimpang atau bertentangan dari
kebijakan Pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa standar yang berlaku secara umum.
Keuangan, dan otoritas berwenang lainnya.
Pengelolaan Risiko Kepatuhan
Pengelolaan Risiko Strategis Pengelolaan risiko kepatuhan Bank dilakukan oleh
Identifikasi Risiko Strategis dilakukan berdasarkan atas Satuan Kerja Manajemen Risiko dengan berkoordinasi
faktor-faktor Risiko Strategis pada aktivitas fungsional dengan Satuan Kerja Kepatuhan (Compliance and
tertentu, seperti aktivitas perkreditan, treasury dan Governance Division/CMGD). Satuan Kerja Kepatuhan
investasi serta operasional dan jasa melalui business melakukan pemantauan atas kewajiban-kewajiban
716 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 286
Laporan
Tahunan 2024
penyampaian laporan Bank terhadap pihak eksternal Pengelolaan Risiko Reputasi
dan melakukan reviu ketentuan internal secara berkala Seluruh pegawai termasuk manajemen unit bisnis
dan berkelanjutan sehingga tetap relevan dengan dan aktivitas pendukung Bank menjadi bagian dari
ketentuan eksternal yang berlaku. Bank memiliki aplikasi struktur pelaksana Manajemen Risiko untuk Risiko
internal yaitu Compliance Regulatory & Monitoring Reputasi mengingat reputasi merupakan hasil dari
System (CRMS) untuk memudahkan seluruh pegawai seluruh aktivitas bisnis Bank. Peran Manajemen Unit
BTN dalam mengakses seluruh ketentuan eksternal dan Bisnis adalah mengidentifikasi Risiko Reputasi yang
berfungsi sebagai reminder kepada unit kerja untuk terjadi pada bisnis atau aktivitas unit tersebut dan
kewajiban penyampaian laporan kepada Regulator. sebagai first-line dalam mencegah terjadinya Risiko
Untuk meminimalisir potensi terjadinya risiko kepatuhan, Reputasi khususnya terkait hubungan dengan nasabah.
Bank telah menempatkan Regional Compliance Officer Identifikasi Risiko Reputasi dilakukan pada faktor-faktor
(RCO) di Kantor Wilayah untuk melakukan evaluasi risiko yang melekat pada aktivitas fungsional tertentu
tingkat kepatuhan Kantor Cabang dalam menjalankan seperti perkreditan (penyediaan dana), penghimpunan
aktivitas operasional. Seiring dengan berlakunya dana, treasury dan investasi, operasional dan jasa,
UU Pelindungan Data Pribadi, pada Satuan Kerja teknologi sistem informasi dan MIS, serta SDM.
Kepatuhan telah dibentuk sub unit Data Privacy dan
telah dilakukan analisa kesenjangan kesiapan Bank Dalam rangka proses identifikasi risiko reputasi BTN
dalam mengimplementasikan ketentuan dimaksud. memiliki aplikasi SPN (Sistem Pengaduan Nasabah) dan
Satuan Kerja Kepatuhan melakukan pemantauan dan melakukan monitoring terhadap semua media massa
melaporkan Risiko kepatuhan yang terjadi kepada Direksi (cetak dan elektronik lokal maupun nasional). Bank
Bank secara berkala. Pengukuran Risiko Kepatuhan melakukan pencatatan setiap pemberitaan tentang
dilakukan terhadap potensi kerugian yang disebabkan Bank baik secara langsung (straight news) maupun
oleh ketidakpatuhan dan ketidakmampuan Bank dalam tidak langsung (mention). Aplikasi SPN terintegrasi
memenuhi ketentuan eksternal yang berlaku. Indikator/ dengan Kantor Cabang dan Contact Center. Satuan
parameter yang digunakan dalam mengukur Risiko Kerja Pengelolaan Pengaduan Nasabah sebagai
Kepatuhan, antara lain jenis, signifikansi, dan frekuensi pengelola SPN menindaklanjuti pengaduan nasabah
pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku atau tersebut dan menyelesaikan sesuai dengan SLA yang
rekam jejak kepatuhan bank, perilaku yang mendasari telah ditetapkan.
pelanggaran, dan pelanggaran terhadap standar yang
berlaku secara umum. Pengukuran Risiko Reputasi dilakukan berdasarkan hasil
assessment terhadap faktor-faktor yang berpengaruh
Dalam rangka pengendalian Risiko Kepatuhan, Satuan pada reputasi Bank antara lain keluhan nasabah dan
Kerja Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Kepatuhan pemberitaan negatif tentang Bank. Risiko Reputasi Bank
bertugas untuk mengevaluasi efektivitas implementasi dikelola oleh Satuan Kerja Corporate Secretary yang
manajemen Risiko Kepatuhan dengan memantau mengelola pemberitaan tentang Bank yang dimuat di
secara berkala seluruh jenis kegiatan yang berpotensi dalam media massa baik cetak maupun elektronik dan
menimbulkan Risiko Kepatuhan. Satuan Kerja Pengelolaan Pengaduan Nasabah yang
mengelola pengaduan nasabah.
Risiko Reputasi
Dalam rangka pemantauan Risiko Reputasi dan
Risiko Reputasi adalah Risiko akibat menurunnya tingkat memastikan terjaganya kepuasan nasabah, SPN
kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) (Sistem Pengaduan Nasabah) Bank berfungsi untuk
yang bersumber dari persepsi negatif terhadap Bank. mendukung pengelolaan layanan dan penanganan
Risiko Reputasi dapat bersumber dari berbagai aktivitas pengaduan nasabah secara online antar pihak yang
bisnis Bank sebagai berikut: terkait dengan permasalahan di Kantor Cabang dan
1. Kejadian-kejadian yang telah merugikan reputasi Kantor Pusat. Selain itu, pemantauan Risiko Reputasi juga
Bank, misalnya pengaruh reputasi dari pemilik dilakukan oleh unit kerja Satuan Kerja Manajemen Risiko
Bank dan perusahaan terkait, kompleksitas Produk dengan mengingatkan dan memberikan rekomendasi
dan kerjasama bisnis Bank, pemberitaan negatif perbaikan kepada Divisi pengelola Risiko Reputasi dari
mengenai Bank, pelanggaran etika bisnis, dan Satuan Kerja Sekretaris Perusahaan dan Satuan Kerja
keluhan nasabah. Pelayanan Nasabah berdasarkan assessment pada
2. Hal-hal lain yang dapat menyebabkan Risiko parameter profil risiko reputasi.
Reputasi, misalnya kelemahan pada tata kelola,
budaya perusahaan, dan praktik bisnis Bank.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 717
Page 287
Tata Kelola
Perusahaan
Penguatan Penerapan Budaya Risiko pada peraturan dan ketentuan maupun SOP internal
dan eksternal yang berlaku.
Penguatan penerapan budaya risiko sebagai 5. Menerapkan preventif berkelanjutan sehingga tidak
bagian untuk menjaga komitmen dan memastikan terjadi kelemahan yang signifikan pada proses
bahwa kebijakan budaya risiko telah dipahami dan pertahanan lini pertama dan membuat action plan
dilaksanakan oleh seluruh manajemen dan pegawai perbaikan dengan berkoordinasi antara Satuan
Bank maka strategi penerapan budaya risiko harus Kerja Manajemen Risiko dengan Satuan Kerja
selaras dengan strategi penerapan manajemen Internal Audit.
risiko Bank, Bank menetapkan roadmap penerapan 6. Penguatan pengendalian risiko operasional melalui
budaya risiko per tahun sesuai dengan level tingkat berbagai kegiatan seperti seminar, workshop, dan
kematangan yang ingin dicapai, monitoring penerapan risk outlook.
budaya risiko dengan melakukan pengukuran tingkat 7. Melakukan internalisasi budaya manajemen risiko
kematangan budaya risiko minimal sekali dalam melalui sosialisasi, pembelajaran, dan e-learning
setahun oleh tim internal dan sekali dalam tiga tahun budaya risiko kepada seluruh pegawai melalui
oleh tim independen (pihak eksternal). Bank melakukan BTNbest dan diukur tingkat pemahamannya melalui
kaji ulang kebijakan budaya risiko sekurang-kurangnya kuis.
1 (satu) kali dalam setahun. Beberapa program 8. Bank memiliki sistem kontrol risiko operasional
penerapan dan peningkatan budaya risiko Bank adalah: pada seluruh jaringan Bank. Bank telah melakukan
1. Risk Economic Outlook merupakan agenda rutin awareness Penggunaan Aplikasi ORMIS sebagai
secara tahunan yang di dalamnya membahas bentuk penerapan manajemen risiko di seluruh
strategi dalam penetapan risk appetite dan jaringan kantor cabang.
risk tolerance. Forum ini adalah memberikan 9. Guna meningkatkan risk awareness pada Sumber
pemahaman awareness risk kepada Dewan Daya Manusia (SDM), Bank menyelenggarakan
Komisaris dan Direksi sehingga diharapkan dapat Event Culture Day dengan mengundang pembicara
mengambil keputusan strategis yang tepat. eksternal yang dilaksanakan tiap tahun. Event
2. Bank secara aktif melakukan Forum Portfolio Quality Culture Day bertujuan untuk meningkatkan budaya
Review dengan dihadiri Direksi, Divisi, CBC, Kantor sadar risiko sebagai hal yang melekat dalam
Cabang sebagai upaya memberikan gambaran aktivitas pelaksanaan proses operasional dan bisnis,
terkini mengenai posisi dan kualitas kredit baik serta menanamkan value driven oriented fungsi risk
secara bankwide maupun per segmentasi kredit. management terhadap business goals.
3. Melakukan kunjungan dan awareness dalam rangka 10. Melakukan risk awareness terhadap potensi
pelaksanaan internal control testing serta cleansing kerawanan fraud melalui Fraud Risk Assessment
data untuk meningkatkan kualitas loss event (FRA) di ruang lingkup seluruh Unit Kerja. Metode FRA
database di BTN. dilakukan berdasarkan SE OJK No. 39/POJK.03/2019
4. Menumbuhkan budaya kepatuhan, kegiatan ini tentang Penerapan Strategi Anti Fraud yang
dilakukan dengan pendekatan melalui penerapan digambarkan sebagai berikut:
setiap proses bisnis harus senantiasa berpedoman
INVE
ON S
TI
Identifikasi dan Informasi, Evidance,
TI
C
GA
DETE
Menemukan Kejadian Document, Sanksi
Fraud
TION
Audit Khusus, Alur
Whistleblowing, Surprise Kejadian, Bukti dokumen,
Audit, Surveilance System/ Pelanggaran SOP,
FDS Pelaporan Kejadian
4 Pilar SAF
Mengurangi potensi
terjadinya Fraud Monitoring - Evaluasi
Program Budaya -TL
Perusahan, RCSA, FRA, Memantau dan
PREF
ON
KYE, Awareness, Potensi mengevaluasi kejadian
Kerawanan, Pengendalian fraud dan TL perbaikan
N
TI
Internal, Supervisi TI
E
LU
A
ON
EVA
718 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 288
Laporan
Tahunan 2024
Penilaian Risiko
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan
Manajemen Risiko Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal
01 September 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, Satuan Kerja Manajemen Risiko
menyampaikan laporan profil risiko ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per triwulan yang memuat tentang eksposur
Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Kepatuhan, Risiko Stratejik, Risiko Hukum dan Risiko
Reputasi. Penilaian profil risiko meliputi penilaian terhadap Risiko Inheren dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko
dalam aktivitas operasional Bank.
Secara umum, sesuai dengan penilaian secara self assessment Profil Risiko TW IV 2024 diupayakan berada pada
tingkat Low to Moderate, yaitu kemungkinan kerugian yang dihadapi Bank dari risiko inheren komposit tergolong
rendah (Low to Moderate) dengan kualitas penerapan manajemen risiko secara komposit Memadai (Satisfactory),
dengan detail sebagai berikut:
Jenis Risiko Peringkat Risiko Inheren Peringkat KPMR Peringkat Tingkat Risiko
Risiko Kredit Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Pasar Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Likuiditas Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Operasional Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Hukum Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Stratejik Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Reputasi Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Tinjauan Atas Efektivitas Sistem Pernyataan Direksi dan/atau Dewan
Manajemen Risiko Emiten atau Komisaris atau Komite Audit atas
Perusahaan Publik Kecukupan Sistem Manajemen Risiko
Penilaian Profil Risiko BTN baik Konvensional dan Syariah Tata kelola risiko Perseroan telah berlandaskan Tata
dilaksanakan secara periodik. Sepanjang tahun 2024 Kelola Perusahaan yang baik dengan terlibatnya seluruh
mencerminkan bahwa risiko-risiko yang dihadapi BTN organ Perseroan dalam pengelolaan manajemen
(baik konvensional dan syariah) dapat dikelola dengan risiko. Hal ini dapat dilihat dari susunan organisasi
baik sehingga dapat mendukung pengembangan manajemen risiko Perseroan. Dewan Komisaris melalui
bisnis lebih lanjut. Dengan kata lain, Manajemen Risiko rapat Komite Pemantau Risiko dan Direksi melalui rapat
telah diterapkan oleh BTN dengan baik dan efektif. Komite Manajemen Risiko bertanggung jawab untuk
Hasil evaluasi efektivitas Manajemen Risiko BTN oleh memastikan secara periodik penerapan Manajemen
pihak eksternal (konsultan independen) melalui Risk Risiko telah berjalan efektif dan memadai sesuai
Maturity Index (RMI) berada pada fase good practice dengan karakteristik, kompleksitas dan profil risiko
dengan kriteria memenuhi ketentuan Kementerian Perseroan, yang tercermin dari efektivitas pelaksanaan
BUMN No.SK-8/DKU.MBU/12/2023 terkait petunjuk teknis fungsi-fungsi pengendalian internal, antara lain fungsi
penilaian indeks kematangan risiko (risk maturity index) internal audit, manajemen risiko, kepatuhan, finansial
di lingkungan BUMN. Selama tahun 2024 telah dilakukan dan operasional kontrol. Berdasarkan hasil penelaahan
perbaikan implementasi manajemen risiko sesuai yang telah dilakukan pada tahun 2024, Direksi dan
dengan rekomendasi hasil Risk Maturity Index (RMI) Dewan Komisaris menilai bahwa sistem manajemen
yang dilakukan oleh pihak independen agar penerapan risiko telah dilaksanakan secara memadai.
Manajemen Risiko terus mengalami perbaikan dan
terstandarisasi pada setiap unit kerja dan manajemen
risiko telah menjadi bagian dari proses dan budaya
kerja BTN.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 719
Page 289
Tata Kelola
Perusahaan
Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif pada proses Operasional yang merupakan risk-taking unit, Satuan
manajemen risiko dalam rangka memitigasi risiko Kerja Audit Internal dan Satuan Kerja Kepatuhan.
Perseroan antara lain melalui pemantauan Kualitas
Penerapan Manajemen Risiko, meliputi tata kelola Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG dan Satuan Kerja
risiko, kerangka manajemen risiko, proses manajemen Manajemen Risiko Operasional dan Digital pada BTN
risiko, kecukupan sistem informasi manajemen dan masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Divisi
SDM serta kecukupan sistem pengendalian internal. yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur
Kecukupan sistem Manajemen Risiko Perseroan antara Risk Management. Satuan Kerja Manajemen Risiko &
lain didukung oleh: ESG terdiri dari Market & Liquidity Risk Management
Department, Credit Portofolio Risk Management
Komite Pemantau Risiko Department, Integrated Risk Management Department,
Komite Pemantau Risiko bertugas dan bertanggung ESG Department, dan Model Validation. Sementara
jawab dalam memberikan rekomendasi kepada Dewan Satuan Kerja Manajemen Risiko Digital & Operasional
Komisaris dengan melakukan evaluasi atas pedoman terdiri dari Fraud Risk Management Department,
kebijakan manajemen risiko Perseroan (Risiko Kredit, Digital Risk Management Department, Operational
Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Risk Management Department, Regional Operational
Hukum, Risiko Strategis, Risiko Kepatuhan dan Risiko Risk Control Department, dan Operational Risk Control
Reputasi), melakukan evaluasi kesesuaian antara Department.
pedoman kebijakan manajemen risiko Perseroan dengan
pelaksanaannya dan melakukan pemantauan serta Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan Risiko
mengevaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Bank telah memiliki panduan kebijakan di bidang
Risiko. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung manajemen risiko yaitu Kebijakan Umum Manajemen
jawabnya, Komite Pemantau Risiko dibantu Enterprise Risiko (KUMR) di mana di dalamnya telah mencakup
& ESG Risk Management Division sebagai sekretaris ketentuan-ketentuan minimal yang disyaratkan oleh
Komite melakukan dan mengagendakan pertemuan Peraturan Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan.
secara berkala membahas isu-isu terkini, antara lain:
Profil Risiko Triwulanan BTN, Tingkat Kesehatan Bank, Panduan kebijakan di bidang manajemen risiko
Recovery Plan, Risk Maturity Index dan hal-hal yang tersebut juga telah dilengkapi dengan kebijakan-
terkait dengan manajemen risiko BTN termasuk ikut kebijakan internal turunannya yang antara lain tidak
mereview Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko yang terbatas pada Petunjuk Pelaksanaan Pelaporan dan
didalamnya terdapat Risk Appetite dan Risk Tolerance Penilaian Profil Risiko Bank, Pelaksanaan pelaporan
Bank. dan Penilaian Tingkat Kesehatan Bank, Prosedur
Validasi Model Risiko, Pedoman Pelaksanaan
Komite Manajemen Risiko Pengumpulan Data Risiko untuk Aplikasi Operational
Komite Manajemen Risiko (KOMAR) berperan aktif Risk Management Information System (ORMIS), Petunjuk
dalam memberikan rekomendasi kepada Direktur Pelaksanaan Proses Pengukuran Risiko Likuiditas,
Utama terkait risiko yang melekat pada kebijakan Petunjuk Pelaksanaan Perhitungan dan Pelaporan
yang akan ditetapkan Direksi maupun memberikan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio),
evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan yang dinilai Petunjuk Pelaksanaan Proses Pengukuran Risiko Pasar,
kurang sesuai dengan perkembangan terkini dan perlu Manajemen Risiko Suku Bunga dalam Banking Book,
dilakukan penyesuaian. KOMAR terlibat secara aktif Petunjuk Pelaksanaan Stress Testing, Prosedur Validasi
dalam melakukan penilaian risiko yang melekat pada model Risiko, Pedoman Pemantauan Likuiditas, Risk &
setiap produk dan/atau jasa/aktivitas baru sehingga Control Self Assessment, Petunjuk pelaksanaan rencana
Perseroan dapat melakukan langkah-langkah mitigasi aksi (Recovery Plan), Proses Internal Credit Rating
yang diperlukan dan juga melakukan evaluasi terhadap (ICR), Petunjuk Pelaksanaan Proses Credit Scoring
Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR). Model (CSM), Batas Wewenang Kredit Komersial dan
Kredit Konsumer, Petunjuk Pelaksanaan Perhitungan
Satuan Kerja Manajemen Risiko Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), Kebijakan
Satuan Kerja Manajemen Risiko yang terdiri dari Bagi Debitur Yang Terkena Dampak Covid-19, Kebijakan
Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG dan Satuan Kerja Business Continuity Management (BCM), Petunjuk
Manajemen Risiko Operasional dan Digital merupakan Teknis Business Continuity Plan (BCP), Petunjuk Teknis
satuan kerja yang bertanggung jawab langsung Disaster Recovery Plan (DRP) dan Petunjuk Teknis
kepada Direktur yang membawahi fungsi Manajemen Business Impact Analysis (BIA).
Risiko dan bersifat independen terhadap Satuan Kerja
720 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 290
Laporan
Tahunan 2024
Pengkajian ulang terhadap kebijakan internal juga kehati-hatian serta upaya untuk memitigasi risiko
dilakukan secara berkala agar sesuai dengan ketentuan kegiatan usaha Perseroan, baik yang bersifat preventif
terkini dari regulator dengan melakukan gap analysis (ex-ante) maupun kuratif (ex-post). Upaya yang bersifat
serta mengakomodasi best practices yang lazim ex-ante dapat ditempuh dengan mematuhi berbagai
digunakan di industri perbankan untuk meningkatkan kaidah perbankan yang berlaku untuk mengurangi atau
kualitas penerapan manajemen risiko. Sistem informasi memperkecil risiko kegiatan usaha Perseroan.
manajemen risiko secara terus menerus difokuskan pada
perbaikan kualitas database risiko yang diharapkan Perseroan senantiasa secara konsisten melaksanakan
dapat dikembangkan dan diaplikasikan ke dalam Fungsi Kepatuhan yang merupakan serangkaian
sistem informasi manajemen risiko secara bertahap tindakan atau langkah-langkah yang bersifat preventif
agar proses pengukuran risiko dan pemantauan risiko (ex-ante). Upaya ini dilakukan di antaranya guna
dapat dilakukan secara terintegrasi dan dapat disajikan mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan pada
secara tepat waktu. semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank;
mengelola Risiko Kepatuhan yang dihadapi oleh Bank;
memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem, dan
Fungsi Kepatuhan prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank
telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Perkembangan industri perbankan semakin kompleks dan ketentuan peraturan perundang-undangan,
sejalan dengan pertumbuhan teknologi informasi, termasuk Prinsip Syariah bagi Bank umum Syariah dan
globalisasi, dan integrasi pasar keuangan. Hal ini unit usaha Syariah; dan memastikan kepatuhan Bank
ditambah dengan ketatnya persaingan usaha antar terhadap komitmen yang dibuat oleh Bank kepada
bank menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan/atau otoritas pengawas
Perseroan sehingga diperlukan penegakan prinsip lain yang berwenang.
Struktur Organisasi
Compliance &
L1
Governance (CMGD)
Secretary
Compliance Compliance Compliance
L2 Data Privacy Regulatory Analysis &
Corporate AML Advisory & AML Transaction
Credit
Governance System & Analysis
Management Advisory Consulting
Compliance Compliance Governance Financial Group
Data Privacy Support - Strategic &
Regulatory and Advisory & Transaction
Analyst Structure Policy Development
Strategic Counterparty Analyst
Business Suspicious
Regional Governance
IT Compliance Aligment Transaction &
L3 Compliance Process
& Advisory Investigation
/
L4
Compliance
Governance MIS & System Transaction
Monitoring and
Analyst Development Analyst
Perfomance
Assurance &
(*) dapat memiliki layer 4 (L4)
Reporting (*)
Struktur organisasi pelaksanaan Fungsi Kepatuhan ditetapkan berdasarkan Petunjuk Teknis Nomor PT.3-A.6
tentang Struktur Organisasi Kantor Pusat, Kantor wilayah, Kantor Cabang dan perubahan struktur organisasi
berdasarkan hasil rapat Steering Committee Transformation tanggal 13 Agustus 2024 serta telah mengacu pada
POJK No. 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum serta telah diatur
dalam kebijakan internal Perseroan yang terdiri atas:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 721
Page 291
Tata Kelola
Perusahaan
1. Dewan Komisaris berperan melakukan pengawasan 4. Untuk memenuhi persyaratan independensi,
aktif terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Direktur yang melaksanakan tugas sebagai Direktur
Perseroan. yang membawahkan Fungsi Kepatuhan, tidak
2. Direksi berperan dalam menumbuhkan dan dirangkap oleh Direktur Utama dan/atau Direktur
mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan yang membawahkan fungsi-fungsi yang dapat
pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan memengaruhi independensinya.
usaha Perseroan serta memastikan terlaksananya 5. Setiap penggantian jabatan Direktur yang
Fungsi Kepatuhan Perseroan; membawahkan Fungsi Kepatuhan senantiasa
3. Direktur Kepatuhan merupakan anggota Direksi dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
yang telah mendapat persetujuan Otoritas Jasa
Keuangan, untuk membawahkan Fungsi Kepatuhan Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 2021 tanggal 10
dan Satuan Kerja Kepatuhan pada Perseroan Maret 2021 mengangkat Direktur yang membawahkan
yang bertanggungjawab dalam merumuskan Fungsi Kepatuhan Perseroan yaitu Sdr. Eko Waluyo
strategi guna mendorong terciptanya Budaya sebagai Direktur Human Capital, Compliance and Legal.
Kepatuhan Perseroan serta pelaksanaan tugas Berdasarkan Surat Edaran OJK No. 39/SEOJK.03/2016
dalam memastikan terwujudnya Fungsi Kepatuhan tanggal 13 September 2016 tentang Penilaian
Perseroan; Kemampuan dan Kepatutan Bagi Calon Pemegang
4. Compliance and Governance Division adalah Unit Saham Pengendali, Calon Anggota Direksi dan Calon
Kerja di Kantor Pusat yang merupakan Satuan Anggota Dewan Komisaris Bank, Direktur Kepatuhan
Kerja Kepatuhan Perseroan yang bertugas dalam dapat menjalankan tugas Fungsi Kepatuhan setelah
melaksanakan Fungsi Kepatuhan Perseroan. memperoleh persetujuan OJK sebagai Direktur
Kepatuhan. Sdr. Eko Waluyo telah mengikuti Uji
Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatutan dan Kelayakan kepada OJK sebagai Direktur
Kepatuhan Kepatuhan dan sudah mendapatkan persetujuan dari
OJK formal dari OJK pada tanggal 9 Agustus 2021.
Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan
Perseroan dilaksanakan oleh Direktur Human Capital, Tugas dan Tanggung Jawab Direktur yang
Compliance and Legal. Proses pengangkatan, Membawahkan Fungsi Kepatuhan
pemberhentian dan/atau pengunduran diri Direktur
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan Perseroan Tugas dan tanggung jawab Direktur Kepatuhan dalam
telah diatur dan dilaksanakan sebagai berikut: menjalankan fungsi Kepatuhan antara lain sebagai
1. Pengangkatan, pemberhentian, dan/atau berikut:
pengunduran diri Direktur yang membawahkan 1. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya
Fungsi Kepatuhan mengacu pada ketentuan budaya kepatuhan.
mengenai pengangkatan, pemberhentian, dan/atau 2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-
pengunduran diri anggota Direksi sebagaimana prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh Direksi.
dimaksud dalam ketentuan Bank Indonesia yang 3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan yang
mengatur mengenai Bank Umum dan telah melalui akan digunakan untuk menyusun ketentuan dan
Fit and Proper Test sesuai ketentuan Otoritas Jasa pedoman internal Perseroan.
Keuangan yang berlaku. 4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan,
2. Dalam hal Direktur Kepatuhan untuk sementara sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang
tidak dapat menjalankan tugas jabatannya, maka dilakukan Perseroan telah sesuai dengan ketentuan
pelaksanaan tugas yang bersangkutan digantikan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan
sementara oleh Direktur lain sampai dengan Direktur peraturan perundang-undangan yang berlaku,
Kepatuhan dapat menjalankan tugas jabatannya termasuk Prinsip Syariah.
kembali. 5. Mengelola dan meminimalkan Risiko Kepatuhan.
3. Dalam hal Direktur yang membawahkan Fungsi 6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan
Kepatuhan mengundurkan diri atau habis masa dan/atau keputusan yang diambil Direksi Perseroan
jabatannya, maka Perseroan segera mengangkat tidak menyimpang dari ketentuan Otoritas
pengganti Direktur yang membawahkan Fungsi Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan peraturan
Kepatuhan dan selama dalam proses penggantian perundang-undangan yang berlaku termasuk
Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan, memberikan pendapat yang berbeda (dissenting
ditunjuk salah satu Direktur lainnya untuk sementara opinion) apabila terdapat kebijakan dan/atau
melaksanakan tugas Direktur yang membawahkan keputusan yang menyimpang dari ketentuan
Fungsi Kepatuhan. Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
722 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 292
Laporan
Tahunan 2024
7. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan dan akuntansi, unit logistik dan pengadaan barang/
Fungsi Kepatuhan termasuk memantau dan jasa dan unit yang mengelola teknologi informasi.
menjaga kepatuhan Perseroan terhadap komitmen
yang dibuat oleh Perseroan kepada Otoritas Compliance and Governance Division dipimpin oleh
Jasa keuangan, Bank Indonesia, maupun otoritas Kepala Divisi (Division Head) yang telah memenuhi
pengawas lainnya yang berwenang. kriteria sebagai Kepala Satuan Kerja Kepatuhan
8. Memastikan Satuan Kerja Kepatuhan Perseroan sebagaimana yang diatur dalam POJK No. 46/
telah efektif dalam menjalankan tugas Fungsi POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan
Kepatuhan. Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Pengangkatan dan/
9. Berkoordinasi dengan Dewan Pengawas Syariah atau pemberhentian Compliance and Governance
terkait pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Unit Usaha Division Head selalu dilaporkan kepada Otoritas Jasa
Syariah terhadap Prinsip Syariah. Keuangan dengan kriteria yang telah diatur dalam
10. Bertindak sebagai koordinator atas penerapan kebijakan internal tentang kepatuhan yaitu sebagai
Fungsi Kepatuhan terhadap seluruh kegiatan usaha berikut:
Perseroan untuk mencapai tata kelola perusahaan 1. Memenuhi persyaratan independensi sebagaimana
yang baik (Good Corporate Governance). diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
yang berlaku.
Satuan Kerja Kepatuhan 2. Menguasai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank
Indonesia dan peraturan perundang-undangan
Peran Satuan Kerja Kepatuhan Perseroan sebagaimana yang berlaku.
diatur dalam POJK No. 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 3. Tidak melaksanakan tugas lainnya di luar Fungsi
2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Kepatuhan.
Umum dijalankan oleh Compliance and Governance 4. Memiliki komitmen yang tinggi untuk melaksanakan
Division, sebagaimana diatur dalam Petunjuk Teknis dan mengembangkan Budaya Kepatuhan.
Nomor PT.3-A.6 tentang Struktur Organisasi Kantor Pusat,
Kantor wilayah, Kantor Cabang dan perubahan struktur Profil Kepala Fungsi Kepatuhan
organisasi berdasarkan hasil rapat Steering Committee
Transformation tanggal 13 Agustus 2024 tentang Direksi Perseroan telah menetapkan Harman Soesanto
Perubahan Organisasi Compliance and Governance sebagai Kepala Satuan Kerja Kepatuhan Perseroan
Division (CMGD) berada di bawah koordinasi Direktur terhitung mulai tanggal 15 Januari 2024 Surat Keputusan
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan serta terpisah Direksi No. 11/DIR/2024 tanggal 15 Januari 2024.
dari unit bisnis dan operasional, unit manajemen Penunjukan Harman Soesanto sebagai Kepala Satuan
risiko yang melakukan pengambilan keputusan pada Kerja Perseroan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa
kegiatan usaha Perseroan, unit treasury, unit keuangan Keuangan.
Riwayat Pendidikan
• S1 Ekonomi/ Manajemen - Universitas Brawijaya
• S2 Manajemen/Ekonomi - Universitas Indonesia
Sertifikasi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Level 4
• Sertifikasi Senior Credit Officer
Pengalaman Kerja
• Regional Office Head - Kantor Wilayah 5 (2022)
• Regional Office Head - Kantor Wilayah 6 (2023)
• Compliance and Governance Division Head (2024)
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi No. 11/DIR/2024 tanggal 15 Januari 2024. Penunjukan
Harman Soesanto sebagai Kepala Satuan Kerja Kepatuhan
Harman Soesanto
Kepala Satuan Kerja Kepatuhan
Warga Negara Indonesia,
berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 723
Page 293
Tata Kelola
Perusahaan
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi g. Memastikan pelaksanaan penilaian
Kepatuhan (assessment) tata kelola perusahaan oleh pihak
ketiga/independen dalam rangka mencapai
Tugas dan tanggung jawab Compliance and tujuan perusahaan.
Governance Division dalam menjalankan fungsi h. Memastikan Pengelolaan Operasional dan
Kepatuhan antara lain sebagai berikut: Pelaporan terkait Penerapan Program APU dan
1. Membuat langkah-langkah dalam rangka PPT di Kantor Pusat.
mendukung terciptanya Budaya Kepatuhan pada
seluruh kegiatan usaha Perseroan pada setiap Pengembangan Kompetensi Fungsi
jenjang organisasi. Kepatuhan
2. Berkoordinasi dengan Unit lain dalam melakukan
identifikasi, pengukuran, monitoring, dan Sumber Daya Manusia unit kerja kepatuhan telah
pengendalian terhadap Risiko Kepatuhan dengan memiliki pengalaman yang cukup baik dalam bidang
mengacu pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan kredit, operasional, sistem dan prosedur. Saat ini, Unit
mengenai Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Kerja Kepatuhan didukung dengan Sumber Daya
Umum. Manusia yang memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko
3. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan, sebagai berikut:
dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 : 14 Orang
maupun prosedur yang dimiliki oleh Perseroan - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 : 36 Orang
dengan peraturan perundang-undangan yang - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 : 1 Orang
berlaku.
4. Melakukan review dan/atau merekomendasikan Dalam rangka penyediaan SDM yang berkualitas
pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, pada satuan kerja Kepatuhan untuk menyelesaikan
ketentuan, sistem maupun prosedur yang dimiliki tugas secara efektif, beberapa kegiatan dan materi
oleh Perseroan agar sesuai dengan ketentuan pendidikan pelatihan yang diberikan sepanjang periode
Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan Januari s.d Desember 2024 adalah sebagai berikut:
peraturan perundang-undangan yang berlaku,
termasuk Prinsip Syariah.
5. Melakukan upaya-upaya untuk memastikan bahwa Jumlah
Jenis Pelatihan dan Pendidikan
Peserta
kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta
kegiatan usaha Perseroan telah sesuai dengan Classroom / Virtual Classroom
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia
Aligning Strategy Execution With
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 1
Environmental, Social and Governance (ESG)
6. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan
Assessment Sertifikasi Ahli Pembangun
Fungsi Kepatuhan antara lain: 18
Integritas (API) Muda
a. Memastikan kepatuhan Perseroan terhadap BOD Sharing Session SDP Tahun 2024 4
komitmen yang dibuat kepada Otoritas Jasa
BTN Leadership Forum 2 - 2024 2
Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain
yang berwenang. BTN Millenial Leaders II - Kickoff 1
b. Melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai Business Performance Through Effective
1
mengenai hal-hal yang terkait dengan Fungsi Coaching for Leaders
Kepatuhan terutama mengenai ketentuan Coaching & Strategic Business Leaders 2
regulator yang berlaku.
Millenial Leaders 2 "crafting leadership and
1
c. Bertindak sebagai contact person untuk future skill for next leaders"
permasalahan kepatuhan Perseroan bagi pihak BOD Talks & Meet The Expert -"Evolving in
internal maupun eksternal. Finance: Leadership, Transformation, and 6
Future of Banking in Indonesia"
d. Memastikan proses bisnis pada Satuan Kerja
Kepatuhan telah sesuai dengan standar Expert Talk Session "Empowering Woman
Leadership to Strengthen Leadership 1
sertifikasi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu. Capability"
e. Melaksanakan implementasi ISO 37301:20121
Expert Talk Session Wamenlu Bpk Pahala
tentang Sistem Manajemen Kepatuhan. Mansury “Crafting Executive Savvy in Global 3
Business Mindset”
f. Memastikan pelaksanaan dan hasil penilaian
sendiri (self assessment) tata kelola perusahaan Expert Talk Session "Empowering Women in
2
Leadership with Purpose and Impact"
berdasarkan regulasi dari OJK di Entitas utama,
Perusahaan Anak, Unit Sharia di lingkungan Identifikasi Transaksi Keuangan Mencurigakan
dan Penentuan Tindak Pidana Asal Tahun 4
usaha BTN untuk memastikan kualitas proses 2024
perusahaan.
724 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 294
Laporan
Tahunan 2024
Jumlah Jumlah
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jenis Pelatihan dan Pendidikan
Peserta Peserta
Internalisasi Pengelolaan APU, PPT, dan PPPSPM 10 Webinar FKDKP “Menjaga Kepatuhan Pelaku
Usaha Jasa Keuangan dalam Mendukung
Officer Development Program (ODP) Angkatan Ekonomi Inklusif melalui Pengawasan, Edukasi 2
1
63 Keuangan dan Pelindungan Konsumen dalam
Kompleksitas Produk Keuangan”
Pelatihan APU, PPT & PPPSPM 12
Webinar FKDKP “Penanganan Kejahatan
Pendidikan dan Pelatihan APU, PPT dan PPPSPM Perbankan Dengan Berlakunya UU P2SK & 15
terkait Individual Risk Assessment (IRA) Tahun 8 POJK 16 Tahun 2023”
2024
Webinar FKDKP “Peran Serta Aktif Dalam
Pelatihan Pemahaman dan Pencegahan Green Financial Crime di Industri 6
Pendokumentasian Data Beneficiary Owner 8 Keuangan”
(BO)
Webinar OJK “Connecting The Dots” 1
Pelatihan Operation Series : New HCIS Cloud
1
kepada Key User Webinar OJK - How to Mitigate Transition and
1
Physical Risks in the Financial Sector
Pelatihan Organization Design 1
Webinar OJK “Membangun Kepemimpinan
Pelatihan Penyusunan SOP dengan AI 1 Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk 3
Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis”
Pelatihan Presentation Skill 1
Webinar OJK - Meningkatkan Kinerja
1
Pembekalan Sertifikasi Credit Officer 1 Perusahaan melalui Kecerdasan Buatan
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Webinar OJK - Penanganan Kejahatan Siber
14
Jenjang KKNI 4 termasuk Perjudian Daring sebagai Tindak 6
Pidana Asal Tindak Pidana Pencucian Uang
Pelatihan Pembiayaan Berkelanjutan Kredit
5
Sindikasi Webinar OJK - Peran Innovative Credit Scoring
2
(ICS) dalam Meningkatkan Akses Pendanaan
Pendidikan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) 1
Webinar OJK “Peran UU P2SK dalam
Peserta Pelatihan Penilai Risk Maturity Index Memberikan Efek Jera bagi Pelaku Jasa 1
1
(RMI) Keuangan Ilegal”
Pelatihan Preparing For Merger, Acquisition, Webinar OJK “Peluang dan Tantangan
and Integration: Journey Towards a Seamless 1 Pelindungan Data Pribadi dalam Transaksi di 2
Transition Era Digital”
Proses Kredit Konsumer New Process Decision Webinar OJK - Forum Penguatan Fungsi GRC:
1
Engine dan Personal Loan “Sinergi dan Kolaborasi dengan Kementerian/
1
Lembaga dan Stakeholders dalam Rangka
Refreshment Pemahaman dan Pelaksanaan Diseminasi Standar Audit Internal Terkini”
Program APU, PPT, dan PPPSPM terhadap 6
Nasabah Berisiko Tinggi Webinar OJK "Strategi Mencegah Serangan
4
Siber"
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang KKNI 4
1
Metode E - Learning Webinar OJK - Navigating The Half: “Year
9
Roadmap To Success”
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang KKNI 5
20
Metode E - Learning Workshop lndonesia Privacy Leader Summit
Dua Tahun UU PDP: Tantangan dan Masa 3
Seminar “Financial Strategy for The Youth and Depan Pelindungan Data Pribadi
1
Gen Z in Embracing Indonesia Emas 2045
Workshop ASEAN Corporate Governance
Sertifikasi Internal Credit Consumer Level Staff 1 4
Scorecard (ACGS) Tahun 2024
Uji Kompetensi SMR Jenjang KKNI 4 8 Workshop Perekaman Pemrosesan Data
Pribadi_Record of Processing Activities (ROPA)
Supervisor Development Program (SDP) 5 dan Penilaian Dampak Pemrosesan Data 2
Pribadi_Data Privacy Impact Assessment
Talent Acceleration Program II - Kickoff 2 (DPIA)
Talent Acceleration Program 2 "Leadership Young Leaders Talk "Leading with Impact,
2 5
Session" Crafting Your Success Story"
Webinar Perencanaan Pensiun “Edukasi Online / Self Learning
Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan
1
Kesejahteraan Pegawai serta Hidup Sehat dan Compliance Excellence Edisi Agustus 2024 -
Bahagia di Masa Pensiun” Prosedur Penerapan Program Anti Pencucian
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme Dan 52
Webinar Perencanaan Pensiun: "Edukasi Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Program Pensiun Manfaat Pasti dan 1 Pemusnah Massal (APU PPT DAN PPPSPM)
Perencanaan Keuangan"
Compliance Excellence Edisi April 2024 -
Webinar Building a Privacy-First Culture in 50
Layanan Government VA
Workplace : The Role of Human Capital in Data 1
Protection Compliance Excellence Edisi Februari 2024 -
51
Security & Digital Risk Awareness
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 725
Page 295
Tata Kelola
Perusahaan
Jumlah
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Fungsi Kepatuhan
Peserta
Compliance Excellence Edisi Januari 2024 - Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Kebijakan Khusus & Petunjuk Teknis Aktivitas 50
Akuntansi (POJK) Nomor 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017
tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum,
Compliance Excellence Edisi Juli 2024
- Kebijakan Khusus Pedoman Benturan 51 bahwa fungsi kepatuhan adalah serangkaian tindakan
Kepentingan
atau langkah-langkah yang bersifat ex-ante (preventif)
Compliance Excellence Edisi Juni 2024 -
51 untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem,
Larangan Aktivitas Perjudian
dan prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan
Compliance Excellence Edisi Maret 2024 oleh BTN telah sesuai dengan ketentuan OJK, Regulator
- Program Pengendalian Gratifikasi dan 51
Kebijakan SMAP ISO 37001:2016 perbankan, dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, termasuk prinsip syariah bagi UUS serta
Compliance Excellence Edisi Mei 2024 -
Transaksi Valuta Asing BranchFX di Kantor 51 memastikan kepatuhan BTN terhadap komitmen yang
Cabang
dibuat oleh BTN kepada OJK, BI, PPATK dan/atau otoritas
Compliance Excellence Edisi Oktober 2024 -
52 pengawas lain yang berwenang.
Pemasaran Produk Bancassurance
Compliance Excellence Edisi September 2024 Pada tahun 2024, Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada
52
- Data Privacy Awareness
Perseroan diantaranya mencakup hal-hal sebagai
Internalisasi ESG (Environment, Social & berikut:
50
Governance) Awareness
1. Pelaksanaan Budaya Kepatuhan
Internalisasi Kebijakan Peraturan TI 51 Seluruh Pegawai wajib dan bertanggung jawab
Internalisasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 44 mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan.
Internalisasi Layanan BTN Cash Management 48 Budaya kepatuhan ditumbuhkan secara
berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan
Internalisasi Manajemen Risiko TI, Digital &
49 awareness tentang kepatuhan dalam menjalankan
Siber 2024
tugas dan aktivitasnya pada masing-masing unit
Internalisasi New Grading System Bank BTN 48
kerja. Perseroan telah merumuskan strategi guna
Internalisasi Pencapaian SLE Index 2024 50 mendorong terciptanya budaya kepatuhan pada
Internalisasi Pengelolaan Data Nasabah (CIF) 45 semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha
Internalisasi Penyelamatan dan Penyelesaian Bank secara konsisten serta berkesinambungan
51
Kredit Komersial melalui beberapa aktivitas sebagai berikut:
Internalisasi Podcast Legal Klinik 2024 50
a) Pelaksanaan Internalisasi Peraturan Internal
Internalisasi Proses Kredit Korporasi
47 Bank
(Corporate Loan)
Merupakan suatu program yang menghimbau
Internalisasi Respectful WorkPlace (RWP) 2024 41
pegawai agar dapat membaca dan melakukan
Internalisasi Sahabat Transformasi Episode 2 36
update Peraturan lnternal untuk memastikan,
Internalisasi Transformasi 2024 42 memahami dan mematuhi setiap ketentuan
Pemahaman Peraturan Internal - Arsitektur yang terbit dan masih berlaku, dalam rangka
50
Peraturan Internal BTN meningkatkan Budaya Kepatuhan Perseroan
Refreshment BTN Properti 2024 24 serta sebagai salah satu upaya pencegahan
fraud. Tujuan program ini adalah untuk
Refreshment BTN Smart Residence 32
meningkatkan pemahaman pegawai agar
Security Awareness BTN - Fordigi 2024 1
membaca peraturan internal untuk memastikan,
Sosialisasi Digital Risk Awareness & Cyber
19 memahami dan mematuhi setiap ketentuan
Trend
yang terbit dan masih berlaku, dalam rangka
Sosialisasi Profitability Measurement System 16 meningkatkan Budaya Kepatuhan Perseroan
Sosialisasi Program Easy in BTN Smart serta sebagai salah satu upaya pencegahan
21
Residence fraud.
Sosialisasi Umbrella Campaign Bale by BTN 49
Total Peserta Pendidikan & Pelatihan 1605
b) Indeks Kepatuhan
Merupakan sebuah sistem yang dirancang
untuk memonitor efektivitas program kepatuhan
untuk memitigasi risiko kepatuhan. Parameter
dari Indeks Kepatuhan yaitu Sanksi Regulator,
Laporan Fraud, Skor Budaya Perusahaan,
726 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 296
Laporan
Tahunan 2024
Skor Compliance Excellence, Temuan audit e) Compliance Excellence
sudah jatuh tempo namun belum selesai Compliance Excellence merupakan strategi
dan Persentase penyelesaian laporan Branch Perseroan untuk melakukan refreshment dan/
Business Control (BBC). atau internalisasi peraturan kepada seluruh
pegawai sehingga dapat menumbuhkan dan
Tujuan implementasi indeks kepatuhan yaitu mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan
mengukur, memantau, dan mengendalikan pada semua tingkatan organisasi. Materi
Budaya Kepatuhan di setiap Unit Kerja dalam Compliance Excellence berdasarkan temuan
rangka memperkuat Budaya Kepatuhan serta audit signifikan dan berulang, temuan risiko
meminimalkan pengenaan Sanksi Regulator, operasional dari Regional Business Center dan
menekan fraud, meningkatkan Budaya Branch Business Control, peraturan baru dari
Perusahaan, meningkatkan pemahaman Regulator, peraturan Internal Bank yang baru
terkait peraturan internal melalui Compliance dan Pengenaan sanksi disiplin dari Satuan Kerja
Excellence, meningkatkan komitmen Bank terkait Human Capital.
penyelesaian temuan audit dan menekan risiko
operasional melalui penyelesaian laporan Compliance Excellence bertujuan yaitu
Branch Business Control (BBC). internalisasi dan refreshment peraturan
kepada seluruh pegawai dan mengukur peran
c) Pelaksanaan Branch Visit atasan sebagai role model sehingga dapat
Perseroan telah melakukan kunjungan ke Kantor menumbuhkan dan mewujudkan terlaksananya
Cabang dan Kantor Cabang Syariah untuk budaya kepatuhan pada semua tingkatan
memastikan penerapan kepatuhan pada Unit organisasi serta agar seluruh pegawai memiliki
Kerja, penerapan program APU PPT, dan PPPSPM, pemahaman dan penafsiran yang sama terkait
dan pengendalian gratifikasi. Tujuan dari branch regulasi internal serta menjadi salah satu
visit adalah untuk memastikan pelaksanaan strategi untuk solusi dari beberapa penyebab
Budaya Kepatuhan, penerapan program APU PPT ketidakpatuhan sehingga dapat meningkatkan
dan PPPSPM serta pengendalian gratifikasi telah compliance culture awareness. Sepanjang
dipahami dan dijalankan dengan baik. Selain itu periode Tahun 2024, telah dilaksanakan
untuk mendapatkan umpan balik dan informasi Compliance Excellence yang diikuti oleh seluruh
yang diperlukan untuk mengevaluasi program pegawai sebagaimana dimaksud di atas yakni
Budaya Kepatuhan di masa mendatang. sebagai berikut:
d) Optimalisasi Peran Aktif Regional Compliance
Officer (RCO) No. Bulan Materi
Perseroan berkomitmen untuk mengoptimalkan
Refreshment Kebijakan Khusus dan
peran dan keterlibatan aktif Regional Compliance 1. Januari
Petunjuk Teknis Aktivitas Akuntansi
Officer (RCO) yang bertugas untuk melakukan
2. Februari Security & Digital Risk Awareness
monitoring, evaluasi terkait operasional dan
Program Pengendalian Gratifikasi dan
pelaksanaan penerapan budaya kepatuhan, 3. Maret
Kebijakan SMAP ISO 37001:2016
dan memastikan budaya kepatuhan Kantor
4. April Layanan BTN Government VA (B-GOV VA)
Cabang dan Kantor Cabang Syariah.
Transaksi Valuta Asing BranchFX di Kantor
5. Mei
Cabang
Regional Compliance Officer (RCO) berperan
sebagai Second Line of Defense di Kantor Wilayah 6. Juni Larangan Aktivitas Perjudian
dalam membantu membangun dan memantau Kebijakan Khusus Pedoman Benturan
7. Juli
pengendalian risiko kepatuhan sesuai wilayah Kepentingan
binaannya melalui pelaksanaan internalisasi Prosedur Penerapan Program Anti
Indeks Kepatuhan pada Kantor Cabang dan Pencucian Uang, Pencegahan
8. Agustus Pendanaan Terorisme Dan Pencegahan
Kantor Cabang Syariah, melakukan internalisasi Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
ketentuan terkait pelaksanaan fungsi kepatuhan, Massal (APU PPT DAN PPPSPM)
Penerapan Program APU PPT dan PPPSPM, dan 9. September Data Privacy Awareness
pengendalian gratifikasi serta berkolaborasi
10. Oktober Pemasaran Produk Bancassurance
dengan Regional Business Center atau Branch
Business Control dalam upaya peningkatan 11. November Produk Giro BTN
compliance control terkait pengendalian internal Sistem Manajemen Kepatuhan BTN ISO
12. Desember
serta melakukan optimalisasi penggunaan 37301: 2021
Compliance Dashboard.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 727
Page 297
Tata Kelola
Perusahaan
f) Compliance Broadcast menerbitkan Produk Layanan Perbankan
Compliance Broadcast merupakan upaya Elektronik terkait kewajiban penyampaian
menumbuhkan dan mewujudkan budaya laporan realisasi pengembangan produk
kepatuhan pada semua tingkatan organisasi Bank Baru kepada Regulator.
dan kegiatan usaha Perseroan serta untuk 4) Perseroan telah melakukan pengembangan
meningkatkan internalisasi dan literasi regulasi compliance dashboard secara berkelanjutan
eksternal kepada seluruh pegawai. Adapun guna meningkatkan kepatuhan dengan
jenis konten yang di blasting broadcast yaitu penambahan parameter serta meningkatkan
Peraturan Eksternal, Feedback dari pelaksanaan utilitas compliance dashboard. Parameter
Compliance Excellence, dan poster berupa compliance dashboard yang akan
pesan pelaksanaan kepatuhan. dikembangkan difokuskan pada parameter
yang dapat berpotensi memunculkan risiko
Tujuan dari program ini adalah Internalisasi kepatuhan yaitu risiko yang timbul akibat tidak
regulasi baru kepada seluruh pegawai dan mematuhi dan/atau tidak melaksanakan
meningkatkan literasi terkait kepatuhan, ketentuan peraturan perundang-undangan,
gratifikasi, dan APU PPT & PPSPM kepada seluruh termasuk prinsip syariah bagi Bank Umum
pegawai. Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS).
2. Pengelolaan Risiko Kepatuhan Bank
Pengelolaan risiko kepatuhan dilaksanakan Secara bertahap Bank telah melakukan
secara berkesinambungan yang bertujuan untuk optimalisasi penggunaan Compliance
meningkatkan budaya kepatuhan pada seluruh Dashboard untuk memitigasi risiko
kegiatan bisnis dan setiap jenjang organisasi kepatuhan dengan menyampaikan
Perseroan sekaligus dalam rangka memitigasi Risiko permohonan konfirmasi dan verifikasi data
Kepatuhan Perseroan. parameter compliance dashboard sehingga
a) Risiko Kepatuhan yang Dihadapi memberikan dampak bagi unit kerja terkait
Salah satu dampak yang timbul akibat untuk menyusun langkah-langkah preventif
tereksposnya risiko kepatuhan adalah sanksi untuk meminimalisasi risiko operasional dan
berupa denda dan teguran tertulis dari pihak risiko kepatuhan serta memitigasi terjadinya
regulator yang dalam hal ini adalah Otoritas pelanggaran terhadap peraturan yang telah
Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Pusat Pelaporan ditetapkan.
dan Analisis Transaksi Keuangan dan/atau 3. Kepatuhan Bank terhadap Ketentuan Regulator dan
Regulator lainnya yang terkait. Peraturan Perundang-undangan Lainnya
b) Upaya Mitigasi Risiko Kepatuhan Perseroan telah melakukan langkah preventif untuk
1) Satuan Kerja Kepatuhan dengan Satuan Kerja memastikan seluruh proses bisnis dan operasional
Penanggung Jawab Laporan, Satuan Kerja telah sesuai dengan ketentuan perundang-
Data Support, dan Satuan Kerja Pemilik Data undangan dan mencegah terjadinya risiko
(Data Owner) melakukan pembahasan dan kepatuhan serta mendukung pertumbuhan bisnis
koordinasi terkait penyesuaian dan evaluasi yang sehat dan berkelanjutan. Saat ini Bank telah
perbaikan data pelaporan. Langkah ini untuk memiliki kebijakan dan standar prosedur peraturan
meminimalkan potensi Risiko Kepatuhan internal bagi seluruh Pegawai dalam menumbuhkan
Bank dengan melakukan review dan Budaya Kepatuhan sehingga kegiatan usaha yang
pembahasan sinkronisasi data, serta validasi dilakukan senantiasa sejalan dengan ketentuan
mapping source sumber data laporan untuk dan peraturan perundang-undangan serta
mengantisipasi kesalahan data pelaporan. berlandaskan prinsip kehati-hatian.
2) Telah dilakukan go live enhancement
Compliance Regulatory Management Upaya yang telah dilakukan oleh Perseroan adalah
System (CRMS) yaitu penambahan reminder sebagai berikut:
kewajiban pelaporan melalui media a) Internalisasi Ketentuan Regulator yang Baru
whatsapp kepada masing-masing PIC dan Perseroan telah melakukan internalisasi
Pejabat Divisi Pemilik sebelum jatuh tempo peraturan terbaru dari Regulator yang
pelaporan. diterbitkan selama tahun 2024 melalui memo
3) Penyampaian reminder melalui media internalisasi dan email broadcast kepada
whatsapp dan email notifikasi kepada Divisi seluruh Unit Kerja dan Pegawai agar memahami
pengusul Penyelenggaraan Produk Bank baru dan mematuhi setiap Regulasi baru yang terbit.
(PPB) dan Kegiatan Baru untuk Kepentingan Melalui langkah ini, diharapkan setiap Unit Kerja
Bank (KKB) serta Kegiatan sebagai Penyedia mematuhi setiap ketentuan Regulator yang baru
Jasa Teknologi Informasi dan/atau serta memastikan bahwa semua aktivitas bisnis
728 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 298
Laporan
Tahunan 2024
dan operasional telah dilakukan sesuai dengan persyaratan kelengkapan dokumen melalui
ketentuan perundang-undangan. Setiap checklist kepatuhan terkait rencana
ketentuan Regulator tersebut diunggah pada pembukaan dan relokasi jaringan kantor serta
Compliance Regulatory Management System Penyelenggaraan Produk Bank Baru (PPB). Selain
(CRMS) sebagai sumber referensi dan database itu Satuan Kerja Kepatuhan juga memiliki peran
ketentuan Regulator yang dapat diakses oleh liaison (narahubung) dengan Regulator untuk
Pegawai. melakukan konsultasi untuk Penyelenggaraan
b) Evaluasi Pedoman Internal Produk Bank Baru (PPB) dan Kegiatan baru
Perseroan telah melakukan evaluasi pedoman untuk Kepentingan Bank (KuKB) dalam rangka
internal secara berkala sekurang-kurangnya perizinan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan
setahun sekali sesuai kebutuhan serta Bank Indonesia (BI). Pelaksanaan ini memberikan
mengikuti setiap perubahan/update peraturan dampak apabila ada kendala yang dihadapi
perundang-undangan oleh regulator. Evaluasi Divisi Pemohon dapat segera terselesaikan dan
dilakukan dengan menganalisis terkait dampak dokumen perizinan yang disampaikan telah
setiap peraturan baru yang diterbitkan regulator sesuai dengan ketentuan Regulator.
terhadap proses bisnis dan operasional e) Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada proses
Perseroan serta mengusulkan penyesuaian Perkreditan
kebijakan dan prosedur internal kepada Perseroan telah melakukan pelaksanaan Fungsi
Divisi pemilik dan pengelola kebijakan untuk Kepatuhan pada proses bisnis perkreditan
melakukan review terhadap peraturan Regulator komersial yaitu pada saat Prarapat Komite Kredit
yang wajib dituangkan ke dalam peraturan (PraRKK) dan Rapat Komite Kredit (RKK) melalui
internal Perseroan. peran Compliance Credit Consulting. Selain
itu juga dilakukan penyampaian opini/kajian
Evaluasi pedoman internal dilaksanakan melalui kepatuhan terkait pemenuhan persyaratan yang
proses kajian 3 (tiga) pilar yaitu: Satuan Kerja terkait dengan Batas Maksimum Pemberian
Kepatuhan, Manajemen Risiko, dan Hukum Kredit (BMPK), legalitas debitur dan usaha,
terhadap ketentuan internal yang terdiri dari legalitas proyek yang dibiayai pada saat
Kebijakan Umum, Kebijakan Khusus, dan Petunjuk Prarapat Komite Kredit (PraRKK), dan Rapat
Teknis yang berdampak pada peraturan internal Komite Kredit (RKK).
Perseroan terkini dan sesuai dengan ketentuan f) Implementasi Penerapan Pelaksanaan Undang-
OJK, BI, PPATK, dan peraturan perundang- Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan
undangan lainnya yang berlaku termasuk Prinsip Data Pribadi (UU PDP)
Syariah bagi Unit Usaha Syariah. Perseroan telah melakukan proses implementasi
c) Penyampaian Kajian dan Opini Kepatuhan pada terhadap penerapan pelaksanaan UU No. 27
Aktivitas Bisnis dan Operasional Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
Dalam rangka memastikan seluruh kebijakan (UU PDP) untuk memastikan kepatuhan dan
sistem dan prosedur internal Perseroan telah kesesuaian proses bisnis agar berjalan selaras
patuh terhadap ketentuan ketentuan peraturan dengan ketentuan dan kebutuhan pada
perundang-undangan yang berlaku, Satuan Perseroan sesuai dengan ketentuan UU PDP.
Kerja Kepatuhan telah memberikan kajian yang Hal ini sejalan dengan komitmen Perseroan
terdiri dari kajian kepatuhan dan review terhadap untuk menjaga dan melindungi privasi serta
rancangan kebijakan, sistem, dan prosedur baru keamanan Data Pribadi Nasabah, meningkatkan
(updating) ataupun pengembangan prosedur keamanan data, memenuhi persyaratan hukum,
yang berlaku (existing), kajian kepatuhan, memastikan bahwa data pribadi nasabah
dan review terhadap rancangan penerbitan terlindungi dari akses yang tidak sah dan
atau pengembangan produk/aktivitas baru. kebocoran data dan membangun kepercayaan
Pelaksanaan kajian dan opini kepatuhan serta reputasi yang baik di mata nasabah dan
dimaksudkan agar setiap pengembangan pemangku kepentingan lainnya.
produk dan/atau aktivitas, pengembangan
fasilitas layanan, dan kebijakan internal tidak Tindak lanjut yang telah dilakukan terkait
melanggar serta sesuai dengan ketentuan implementasi UU PDP pada Perseroan yaitu:
regulator serta ketentuan peraturan perundang- 1) Melakukan internalisasi atas Ketentuan
undangan yang berlaku. Pelindungan Data Pribadi dalam rangka
d) Kepatuhan Pembukaan dan Relokasi Jaringan meningkatkan awareness dan pemahaman
Kantor serta Penyelenggaraan Produk Bank Baru pada seluruh Pegawai melalui workshop,
Perseroan melalui Satuan Kerja Kepatuhan sharing session dan pelaksanaan e-learning
melakukan pengawasan dan monitoring secara berkala.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 729
Page 299
Tata Kelola
Perusahaan
2) Berkoordinasi dengan Pejabat/Petugas konsisten melakukan monitoring kepada unit-
Pelindung Data Pribadi pada institusi unit kerja terhadap seluruh komitmen yang
keuangan lainnya melalui forum Pejabat diwajibkan. Bentuk komitmen tersebut dapat
Pelindung Data Pribadi, dalam rangka berasal dari ketentuan OJK, BI, PPATK dan/atau
memastikan program Pelindungan Data otoritas yang berwenang lainnya maupun
Pribadi yang dijalankan Perseroan selaras kewajiban pelaporan sesuai ketentuan Regulator
dengan program Pelindungan Data Pribadi yang berlaku. Hasil dari pemantauan terhadap
yang dijalankan institusi keuangan lainnya. pemenuhan komitmen dilaporkan secara berkala
3) Penyusunan Kebijakan Khusus dan Petunjuk pada laporan kepatuhan kepada OJK dan Direktur
Teknis tentang Pelindungan Data Pribadi Utama dengan tembusan Dewan Komisaris.
sebagai tolak ukur pelaksanaan Pemrosesan b) Dalam rangka pelaksanaan prinsip kehati-
Data Pribadi antara lain Persetujuan / Consent hatian, Perseroan melakukan pemantauan
Subjek Data Pribadi, Pemenuhan Hak Subjek terhadap tingkat kepatuhan yang berlaku
Data Pribadi, Perekaman Pemrosesan Data terkait prinsip kehati-hatian (prudential
Pribadi / Record of Data Processing Activities banking) agar tidak terdapat pelanggaran dan/
(ROPA) dan Penilaian Dampak Pelindungan atau pelampauan terkait penerapan prinsip
Data Pribadi / Data Privacy Impact kehati-hatian yang tercermin pada rasio-rasio
Assessment (DPIA), Penanganan Kegagalan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM),
Pelindungan Data Pribadi, Kerjasama BTN Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), Giro
dan Pihak Ketiga yang memuat pertukaran Wajib Minimum (GWM), dan Posisi Devisa Netto
Data Pribadi dan Sanksi atas ketidakpatuhan (PDN).
terhadap UU Pelindungan Data Pribadi dan c) Perseroan secara konsisten terus melakukan
ketentuan terkait lainnya. monitoring terhadap komitmen kepada OJK, BI,
g) Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada Unit Usaha PPATK dan/atau otoritas pengawas lain yang
Syariah (UUS) berwenang terkait penyelesaian komitmen
Perseroan telah melakukan Fungsi Kepatuhan bank terkait temuan audit eksternal, melalui
terhadap Prinsip Syariah di Unit Usaha Syariah Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dan Satuan
berkoordinasi dengan Dewan Pengawas Syariah Kerja Kepatuhan (SKK) yang telah dan akan
(DPS). Direktur Human Capital, Compliance and melakukan monitoring kepada Divisi terkait untuk
Legal dan Satuan Kerja Kepatuhan berkoordinasi segera menindaklanjuti serta menyelesaikan
dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS) terkait komitmen terhadap hasil temuan eksternal
pelaksanaan Fungsi Kepatuhan terhadap Prinsip yang telah jatuh tempo serta segera dapat
Syariah melalui pelaksanaan rapat koordinasi menyelesaikan temuan-temuan lainnya tanpa
paling sedikit 1 (satu) kali dalam setahun. harus menunggu tanggal jatuh tempo.
d) Perseroan telah memantau dan melakukan
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada Unit Usaha tindak lanjut permintaan informasi dan/atau
Syariah (UUS) dilakukan untuk memastikan data oleh OJK dan BI dalam rangka Pengawasan
bahwa kebijakan kepatuhan internal tidak hanya Bank. Melalui koordinasi dengan Satuan Kerja
mematuhi peraturan perundang-undangan terkait dan dengan menjaga prinsip kerahasiaan
perbankan konvensional tetapi juga prinsip- data, Bank telah menindaklanjuti dan
prinsip syariah dan memastikan bahwa semua menyampaikan setiap permintaan informasi
produk dan layanan yang ditawarkan UUS telah dan/atau data sesuai dengan batas waktu yang
patuh serta sesuai dengan prinsip syariah. diminta oleh OJK dan BI.
4. Kepatuhan Bank terhadap Komitmen Kepada 5. Pelaksanaan Pelindungan Data Pribadi
Regulator Perseroan memahami bahwa pelindungan Data
a) Perseroan senantiasa berupaya untuk memenuhi Pribadi merupakan salah satu hak asasi manusia,
seluruh komitmen kepada OJK, BI, PPATK dan/ yang didasarkan pada Undang-Undang Dasar
atau otoritas yang berwenang lainnya. Untuk Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Undang-
memastikan kepatuhan terhadap komitmen Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan
yang harus dipenuhi kepada Regulator dan Data Pribadi.
otoritas berwenang tersebut, Perseroan
melalui Satuan Kerja Kepatuhan melakukan Dalam menjalankan seluruh proses bisnis, layanan
koordinasi dengan Divisi terkait untuk penentuan dan kegiatan yang menggunakan Data Pribadi, BTN
penanggung jawab atas pelaporan baru yang berkomitmen untuk menjalankan kewajibannya
muncul dari setiap regulasi baru yang dikeluarkan sebagai pengendali dan/atau prosesor data pribadi
oleh Regulator. Satuan Kerja Kepatuhan secara secara amanah dan bertanggung jawab, serta
730 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 300
Laporan
Tahunan 2024
memprioritaskan pemenuhan hak Subjek Data pribadi agar dapat diterapkan di seluruh lini
Pribadi untuk memastikan kepatuhan BTN terhadap bisnis Bank.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang 2. Workshop: BTN mengadakan workshop dalam
berlaku. rangka penerapan kontrol pelindungan data
pribadi sesuai dengan kerangka kerja yang telah
Pejabat Pelindung Data Pribadi dan Pengawasan ditetapkan dan mengacu pada regulasi yang
Aktif Manajemen berlaku.
Perseroan telah membentuk Departemen Data 3. Campaign: BTN mengadakan campaign terkait
Privasi yang berperan sebagai pejabat pelindung Pelindungan Data Pribadi melalui kanal digital
data pribadi yang berada pada Satuan Kerja BTN, dalam rangka memastikan awareness
Kepatuhan di bawah Direktorat Human Capital, seluruh Nasabah perihal Pelindungan Data
Compliance & Legal yang secara aktif disupervisi Pribadi.
oleh Board Of Directors melalui berbagai forum
internal. Departemen Data Privasi berperan dalam Kerangka Kerja Pelindungan Data Pribadi dan
mengembangkan kerangka kerja, kebijakan, serta Implementasi
menjalankan program pelindungan data pribadi. Dalam menjalankan aktivitas Pelindungan data
Dalam rangka memastikan implementasi yang pribadi, Perseroan telah menetapkan kerangka
menyeluruh atas kontrol pelindungan data pribadi kerja yang sesuai dengan regulasi yang berlaku
secara Bank-Wide, Departemen Data Privasi secara dan best practice yang relevan, yang tertuang pada
reguler berkoordinasi dengan Satuan Kerja lainnya dokumen kebijakan:
yang relevan, termasuk dengan: 1. Kebijakan Pelindungan Data Pribadi.
· Satuan Kerja Keamanan Teknologi Informasi, 2. Kebijakan Pelindungan Nasabah dan Masyarakat.
dalam memastikan Keamanan Data Pribadi
yang diproses, guna mengurangi risiko serangan Sesuai dengan kebijakan diatas Seluruh Subjek
siber dan kegagalan Pelindungan Data Pribadi. Data Pribadi (termasuk nasabah, calon nasabah,
· Satuan Kerja Pengembangan Teknologi karyawan, calon karyawan, pihak ketiga dan individu
Informasi, dalam memastikan adopsi atas lainnya) yang akan berhubungan dengan Perseroan
ketentuan UU PDP pada seluruh aplikasi dan diharuskan mengisi dan memberikan persetujuan
website BTN. atas pemrosesan Data Pribadi. Perseroan juga
· Satuan Kerja Manajemen Data, dalam memfasilitasi Subjek Data Pribadi untuk mengakses
memastikan pemrosesan Data Pribadi dilakukan haknya sebagai Subjek Data Pribadi, termasuk akses
sesuai dengan konsep data minimalization dan untuk merubah/memperbaiki Data Pribadi, dan
menjalankan data privacy by design. mencabut persetujuan pemrosesan Data Pribadi,
· Satuan Kerja Layanan Nasabah, dalam sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan
memastikan pemenuhan Hak Subjek Data yang berlaku.
Pribadi, dan pertanyaan terkait Data Pribadi.
· Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Hukum, Untuk pemrosesan data pribadi yang dilakukan oleh
dalam memastikan mitigasi risiko atas Perseroan maupun eksternal, Bank menerapkan
pemrosesan Data Pribadi yang dilakukan kontrol pengendalian berupa penyediaan
Perseroan. Perekaman Pemrosesan Data Pribadi (ROPA),
· Satuan Kerja Bisnis, dalam memastikan Penilaian Dampak Pelindungan Data Pribadi
implementasi UU PDP pada seluruh produk dan (DPIA), Non-Disclosure Agreement (NDA) dan
layanan BTN. kontrak kerjasama yang secara kuat melindungi
dan membatasi pemrosesan data pribadi, serta
Membangun Budaya Pelindungan Data Pribadi di pengawasan dalam pemrosesan data pribadi
BTN Secara Berkelanjutan Subjek Data Pribadi yang terkait Perseroan.
Perseroan secara aktif menjalankan program
peningkatan kesadaran untuk seluruh Pegawai Transparansi dalam Pengelolaan Data Pribadi
terkait pelindungan data pribadi untuk seluruh Sebagai bentuk transparansi kepada Subjek
karyawan, yang mencakup: Data Pribadi mengenai jenis data pribadi yang
1. Sosialisasi, Internalisasi, dan Pelatihan: dikumpulkan, jangka waktu pemrosesan, dan
Perseroan secara berkala melakukan sosialisasi tujuan pemrosesan Data Pribadi, Perseroan telah
dan pelatihan dalam rangka membangun mempublikasikan privacy policy (kebijakan privasi)
kesadaran terkait pelindungan data pribadi yang dapat diakses pada www.btn.co.id/privacy-
melalui berbagai media yang wajib diikuti oleh policy, dan platform digital Perseroan lainnya.
seluruh pegawai Perseroan, serta melakukan
internalisasi atas kebijakan pelindungan data
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 731
Page 301
Tata Kelola
Perusahaan
Fungsi Kepatuhan Lainnya 3. Integrated Governance Risk and Compliance
Penerapan Integrated Governance Risk and
Perseroan juga melakukan penyempurnaan proses Compliance (GRC) di Perseroan. Sejalan dengan
bisnis secara berkelanjutan yang menjadi bagian dari hasil cetak biru transformasi Perseroan yaitu
pelaksanaan aktivitas kepatuhan, antara lain: mencapai integrated GRC dengan pelaksanaan
1. ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan praktek-praktek governance, manajemen risiko
Dalam rangka penerapan ISO 37001:2016 Sistem dan kepatuhan secara terintegrasi. Dalam Penilaian
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Satuan Kerja GRC Indeks, akan dilaksanakan suatu metode
Kepatuhan menjalankan peran sebagai Fungsi assessment kepada setiap unit kerja dengan alat
Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP) yang memiliki ukur Key Performance Indicator, Key Risk Indicator,
tugas antara lain: mengawasi rancangan dan dan Key Compliance Indicator. Masing-masing unit
penerapan SMAP, menyediakan petunjuk dan kerja akan memiliki GRC Indeks yang merupakan
pedoman kepada Pegawai terkait SMAP, memastikan indikator penerapan aspek governance, manajemen
SMAP sesuai dengan persyaratan standar yang risiko dan kepatuhan secara terintegrasi. Perseroan
berlaku, melaporkan kinerja SMAP pada Governing telah menyusun roadmap Governance, Risk,
Body dan Top Management. Perseroan telah and Compliance 2025-2029 yang dirancang
berhasil mempertahankan Sertifikasi ISO 37001:2016 untuk memperkuat kemampuan organisasi
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) pada dalam memenuhi ketentuan regulasi, mengelola
lingkup (Surveillance) yaitu Procurement and Fixed risiko secara efektif, dan memastikan tata kelola
Asset Management Division (PFAD), Commercial perusahaan yang baik. Inisiatif ini mengintegrasikan
Banking Division (CMBD) dan Corporate Banking pengawasan tata kelola, manajemen risiko, dan
Division (CBD), SME Restructuring pada (Kanwil Jawa proses kepatuhan untuk mendukung pertumbuhan
Barat, Kanwil Jakarta II, Kanwil Jatim Bali Nusra, bisnis yang berkelanjutan dan ketahanan
Kanwil Sumatera, Kanwil Sulawesi Maluku Papua, operasional.
Kanwil Jateng DIY), Wholesale Credit Risk Division 4. Pelaksanaan fungsi Satuan Kerja Kepatuhan dalam
(WRD), Small Medium Enterprise Banking Division rangka Pelindungan Data Pribadi (Data Privacy)
(SMBD), Commercial Banking Center (Jakarta Raya, Perseroan memahami bahwa pelindungan data
Bintaro Jaya, Bekasi dan Bandung). Sebagai upaya pribadi merupakan salah satu hak asasi manusia,
untuk mempertahankan sertifikat ISO 37001:2016 yang didasarkan pada Undang-Undang Dasar
SMAP pada tanggal 07 s.d 11 Oktober Tahun 2024 Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Undang-
telah dilakukan Pelaksanaan Audit Surveillance Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan
ISO 37001:2016 SMAP oleh Badan Sertifikasi dengan Data Pribadi.
hasil BTN berhasil mempertahankan sertifikasi ISO
37001:2016 SMAP. Selain itu juga telah dilakukan Audit Dalam menjalankan seluruh proses bisnis, layanan
oleh Badan Sertifikasi untuk penambahan ruang dan kegiatan yang menggunakan data pribadi,
lingkup (extend scope) pada Credit Operation Perseroan berkomitmen untuk menjalankan
Division (COD) dengan hasil Perseroan berhasil kewajibannya sebagai pengendali dan/atau
mendapatkan sertifikasi untuk extend scope prosesor data pribadi secara amanah dan
sehingga total Perseroan memiliki sertifikasi ISO bertanggung jawab, serta memprioritaskan
37001:2016 SMAP pada 16 ruang lingkup unit kerja. pemenuhan hak subjek data pribadi untuk
2. ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan memastikan kepatuhan Perseroan terhadap
Perseroan telah mendapatkan Sertifikasi ISO ketentuan peraturan perundang-undangan yang
37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan pada berlaku.
tanggal 30 Desember 2022 dengan ruang lingkup 5. Program Kepatuhan Persaingan Usaha
implementasi pada Compliance & Governance Perseroan telah resmi dan ditetapkan Program
Division, dan cakupan meliputi fungsi compliance, Kepatuhan Persaingan Usaha oleh Komisi Pengawas
corporate governance, dan anti money laundering. Persaingan Usaha (KPPU) pada 13 Desember 2024.
Implementasi ISO Sistem Manajemen Kepatuhan Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa
memberikan panduan dan kerangka standarisasi Perseroan menjalankan proses bisnis sesuai dengan
serta perbaikan proses bisnis kepatuhan. Dalam prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat.
rangka mempertahankan ISO 37301:2021, pada
tahun 2024 telah dilakukan Audit Surveillance dan
berhasil mempertahankan Sertifikasi ISO 37301:2021
Sistem Manajemen Kepatuhan.
732 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 302
Laporan
Tahunan 2024
Adapun langkah-langkah yang telah dilaksanakan Program Anti Pencucian Uang (APU),
oleh Perseroan adalah sebagai berikut: Pencegahan Pendanaan Terorisme
a. Melakukan penyempurnaan Pedoman Etika (PPT), dan Pencegahan Pendanaan
Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct) dengan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
menambahkan unsur terkait persaingan usaha (PPPSPM)
melalui Surat Keputusan Bersama Dewan
Komisaris dan Direksi tentang Pedoman Etika Perseroan menerapkan program APU, PPT, dan
Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct). PPPSPM dalam aktivitas pengenalan nasabah dengan
b. Penyusunan Kebijakan Khusus tentang Prosedur mengacu pada peraturan dan perundang-undangan.
Kepatuhan Persaingan Usaha Nomor KK.6-J Sebagai bagian dari upaya mendorong efektivitas
tentang Prosedur Kepatuhan Persaingan Usaha. penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM dan
c. Penandatanganan Pakta Integritas Kepatuhan memenuhi ketentuan regulator, Perseroan membentuk
Persaingan Usaha oleh Direktur Utama. Unit Kerja Khusus (UKK) APU, PPT, dan PPPSPM di Kantor
d. Menetapkan penanggung jawab kepatuhan Pusat. Selain itu, pelaksanaan progam APU, PPT, dan
persaingan usaha. PPPSPM di Regional Office dan Kantor Cabang menjadi
e. Melakukan identifikasi dan mitigasi risiko tanggung jawab masing-masing Regional Office Head
terhadap potensi pelanggaran terhadap pasal- dan Branch Manager.
pasal dalam UU No. 5 Tahun 1999.
f. Melaksanakan kegiatan sosialisasi, penyuluhan, Struktur Organisasi Dalam Penerapan
pelatihan kepatuhan persaingan usaha kepada Program APU, PPT, dan PPPSPM
seluruh pegawai yang merupakan mandatori
atas program kepatuhan persaingan usaha. Pelaksanaan program APU dan PPT dilakukan oleh Unit
g. Menetapkan skema pengawasan berupa struktur Kerja Khusus (UKK) APU, PPT, dan PPPSPM yang secara
berjenjang untuk mengawasi pelaksanaan struktural berada di bawah Satuan Kerja Kepatuhan
Program Kepatuhan secara efektif sebagaimana (SKK) Kantor Pusat dan bertanggungjawab langsung
diatur dalam prosedur Program Kepatuhan kepada Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan
Persaingan Usaha. yang dapat digambarkan sebagai berikut:
h. Menetapkan mekanisme pelaporan internal
adanya dugaan pelanggaran terhadap UU
Persaingan Usaha melalui saluran whistleblowing
system (WBS).
i. Menyusun pemantauan dan evaluasi dalam
upaya untuk mengidentifikasi sejak dini
potensi tidak berjalannya Program Kepatuhan
maupun menemukan perilaku pelanggaran UU
Persaingan Usaha.
Direktur Human Capital,
Compliance & Legal
Pelaporan penerapan program Kantor Cabang
Kantor Pusat UKK APU, PPT, dan PPPSPM
CMGD Head
Branch
Pelaporan penerapan Kantor Wilayah Manager
program APU, PPT,
dan PPPSPM
Satuan Kerja AML Deputy Branch Sub-Branch
Financial Institution AML Advisory Regional Office Manager Head
Transactions
Kustodian dan/atau & System Head
& Analysis
Wali Amanat Department Memastikan
Department
penerapan penerapan
APU, PPT, dan PPPSPM
Customer
Deputy
Service
SBH / OSS
Penanggung Jawab Supervisor
Penerapan APU, PPT, dan PPPSM
di Kanwil
Pelaporan penerapan (Regional Compliance
program APU, PPT, dan Specialist) Customer Customer
PPPSPM Service Service KCP
Koordinasi dan pengawasan
penerapan APU, PPT, dan PPPSPM
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 733
Page 303
Tata Kelola
Perusahaan
Untuk mencapai penerapan program APU, PPT, dan 6. Ketentuan terkait Pelaksanaan Transfer Dana;
PPPSPM dijalankan secara efektif dan memenuhi 7. Ketentuan Terkait Penata Usahaan Dokumen
ketentuan regulator, selain UKK APU, PPT, dan PPPSPM terkait APU PPT dan PPPSPM;
di Kantor Pusat, program APU, PPT, dan PPPSPM juga 8. Ketentuan terkait pelaksanaan Pelaporan baik
dilakukan di Kantor Wilayah dan Kantor Cabang. Internal Bank maupun eksternal dhi. Regulator.
c. Pengendalian Internal
Program Anti Pencucian Uang dan Sistem Pengendalian Internal yang efektif dan
Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU independen diterapkan dilakukan secara rutin untuk
dan PPT) memastikan kepatuhan terhadap Kebijakan APU PPT
dan PPPSPM dilakukan dengan:
Implementasi Program Anti Pencucian Uang, 1. Pemantauan internal yang memadai diatur
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan dalam Kebijakan dan Prosedur APU PPT;
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal 2. Adanya Batasan wewenang dan tanggung
(APU, PPT, dan PPPSPM) dilaksanakan berdasarkan jawab yang jelas terkait satuan kerja dengan
5 (lima) pilar Penerapan Program Anti Pencucian Uang, penerapan APU PPT dan PPPSPM;
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan 3. Pemeriksaan dilakukan secara independen untuk
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di memastikan efektivitas pelaksanaan penerapan
Sektor Jasa Keuangan POJK No. 8 Tahun 2023 tentang program APU PPT dan PPPSPM;
Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan 4. Menindaklanjuti seluruh hasil audit baik dari
Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan internal maupun eksternal terkait penerapan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Program APU PPT dan PPPSPM sesuai dengan
Keuangan. waktu yang telah ditetapkan.
a. Pengawasan Aktif Direksi dan Komisaris d. Sistem Informasi Manajemen (SIM)
Direksi dan Komisaris secara aktif mengawasi Dalam memantau dan mengidentifikasi transaksi
penerapan program APU PPT dan PPPSPM pada yang mencurigakan yang mencurigakan, Perseroan
Perseroan untuk memastikan prosedur APU PPT dan mengembangkan secara berkelanjutan suatu
PPPSPM dilaksanakan secara efektif dengan cara: sistem teknologi informasi antara lain:
1. Memberikan arahan terhadap Laporan Berkala 1. Pengembangan Parameter Unusual Customer
(Bulanan, Triwulanan, dan Semesteran) terkait Transaction (UCT) pada aplikasi APU PPT Bank;
penerapan program APU PPT dan PPPSPM Bank; 2. Seamless Integration sistem Identifikasi dan
2. Membahas Pelaksanaan Penerapan Program verifikasi Nasabah;
APU PPT dan PPPSPM pada Rapat Direksi dan 3. Pengembangan sistem monitoring laporan APU
Dewan Komisaris; PPT dan PPPSPM;
3. Melakukan evaluasi atas kebijakan dan prosedur e. Sumber Daya Manusia (SDM)
APU PPT dan PPPSPM; Pelatihan dan pengembangan SDM sangat
4. Persetujuan Direksi atas Laporan Rencana dan penting untuk memastikan bahwa pegawai
Realisasi Pengkinian Data Nasabah. memiliki pengetahuan dan keterampilan yang
b. Kebijakan dan Prosedur diperlukan dalam menerapkan program APU PPT
Kebijakan dan prosedur yang komprehensif dan PPPSPM. Perseroan secara berkesinambungan
diperlukan untuk mengidentifikasi, menilai, dan menyelenggarakan pelatihan, internalisasi dan
mengelola risiko terkait Tindak Pidana Pencucian reminder penerapan program APU PPT dan PPPSPM
Uang (TPPU), Tindak Pidana Pendanaan Terorisme untuk meningkatkan awareness seluruh pegawai
(TPPT), dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah khususnya pegawai yang berhadapan langsung
Massal (PPSPM) yang dilakukan review secara dengan nasabah (frontliner), pegawai yang
berkala. Ketentuan terkait APU PPT dan PPPSPM melakukan pengawasan pelaksanaan penerapan
mengatur hal-hal sebagai berikut: program APU dan PPT, dan Pegawai yang terkait
1. Ketentuan terkait pelaksanaan Identifikasi dan dengan penyusunan pelaporan kepada PPATK dan
verifikasi Calon Nasabah, Nasabah dan WIC; OJK dengan cara-cara yang efektif dan interaktif
2. Ketentuan terkait pelaksanaan Penghentian sebagai berikut:
Sementara Transaksi dan Penundaan Transaksi; 1. Refreshment APU PPT dan PPPSPM tematik
3. Ketentuan Terkait pelaksanaan Penutupan kepada pegawai baik menggunakan media
Hubungan usaha dan Penolakan Transaksi cetak atau digital melalui media internal Bank;
4. Ketentuan terkait pelaksanaan Pemantauan dan 2. Internalisasi Awareness APU, PPT dan PPPSPM
Penginian; 2024.
5. Ketentuan terkait Cross Border Correspondent
Banking;
734 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 304
Laporan
Tahunan 2024
a) Training of Trainer Transaksi keuangan (LTKM), pendokumentasian
Bank mengadakan kegiatan Training data Beneficial Owner, jumlah CIF tidak lengkap,
of Trainers (TOT) yang bertujuan untuk dan Nasabah berisiko tinggi serta auditee dari
meningkatkan pemahaman tentang Audit Tematik APU dan PPT 2023.
penerapan APU, PPT, dan PPPSPM kepada
pegawai yang berhubungan dengan Disamping itu dilakukan surprise review
nasabah dan/atau WIC seperti petugas kepada Kantor Cabang secara berkala untuk
perwakilan pelayanan nasabah. Adapun memastikan pemahaman pegawai dan evaluasi
Output yang diharapkan atas kegiatan efektivitas atas penerapan program APU, PPT
tersebut adalah efektifitas kegiatan dan PPPSPM.
internalisasi dapat dilakukan secara
berkesinambungan oleh peserta kepada Penyampaian Laporan dan Data Kepada Regulator
pegawai sehingga pemahaman terkait APU, dan/atau Aparat Penegak Hukum
PPT, dan PPPSPM dapat disampaikan secara a. Menyampaikan Laporan Transaksi Keuangan
merata, continue, dan interaktif. kepada PPATK sebagai berikut:
b) Pelatihan tentang Beneficial Owner (BO) a. Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT);
Bank mengadakan kegiatan Pelatihan b. Laporan Transaksi Keuangan mencurigakan
tentang Beneficial Owner (BO) yang bertujuan (LTKM);
untuk meningkatkan pemahaman tentang c. Laporan Transaksi Keuangan Transfer Dana dari
penerapan APU, PPT, dan PPPSPM khususnya dan ke Luar Negeri (LTKL);
dalam pelaksanaan proses Customer Due d. Sistem Informasi Pengguna Jasa (SIPESAT).
Diligence (CDD) Calon Nasabah, Nasabah b. Menyampaikan Pemenuhan Data/Informasi kepada
dan WIC yang memiliki Beneficial Owner Aparat Penegak Hukum & Regulator sebagai berikut:
(BO). a. Sistem Informasi Program APU PPT (SIGAP)
c) Pelatihan tentang Pemahaman dan kepada OJK;
Pelaksanaan Program APU, PPT, dan PPPSPM b. Laporan APU PT melalui Aplikasi APOLO OJK;
terhadap Nasabah Berisiko Tinggi. c. Sistem Informasi Terduga Pendanaan Terorisme
Perseroan mengadakan kegiatan yang (SIPENDAR) kepada PPATK;
bertujuan untuk meningkatkan pemahaman d. Pertukaran Data Elektronik (PEDAL) kepada KPK;
pegawai dalam melakukan Customer Due e. Pemenuhan Permintaan data Oleh LPP dan
Diligence (CDD) dan Enhanced Due Dilligence APGAKUM lainnya yakni Kepolisian, Badan
(EDD) terhadap nasabah berisiko tinggi guna Narkotika Nasional, Kejaksaan.
meningkatkan kewaspadaan terhadap TPPU, c. Menyampaikan Laporan terkait dengan Pelaksanaan
TPPT dan PPSPM. Pemilu dan Pilkada kepada PPATK sebagai berikut:
3. AMOLA Office Battle BTN 2024 a. Melakukan pemantauan terhadap rekening
AMOLA Office Battle BTN 2024 merupakan ajang Dana Kampanye (RKDK);
kompetisi cerdas cermat tentang APU, PPT, b. Melakukan screening terhadap Bendahara
dan PPPSPM antar seluruh KC (Konvensional Parpol, Dewan Pengurus Pusat dan Wilayah;
dan Syariah) dari masing-masing Kantor c. Melakukan screening terhadap Daftar Calon
Wilayah. Peserta AM0LA Office Battle BTN 2024 Tetap (DCT) peserta pemilu dan pilkada yang
merupakan satu tim yang terdiri dari tiga orang disampaikan oleh PPATK;
dan wajib diikuti oleh perwakilan Customer d. Menyampaikan seluruh laporan dan permintaan
Service Supervisor dan Customer Service informasi yang terkait dengan pelaksanaan
Staff pada setiap Kantor Cabang. Kegiatan ini Pemilu dan Pilkada tahun 2024.
bertujuan untuk meningkatkan kompetensi
dan pemahaman tentang APU, PPT, dan PPSPM, Penilaian Risiko APU PPT dan PPPSPM
serta meningkatkan self-awareness terhadap Perseroan telah melakukan penilaian risiko TPPU TPPT
pentingnya mewujudkan budaya kepatuhan dan PPSPM secara berkala dan berkesinambungan,
dalam penerapan program APU PPT dan PPPSPM. pada tahun 2024 Bank melakukan Penilaian Risiko
4. Branch Visit dan Surprise Review Individual/Individual Risk Assessment (IRA) untuk
Branch visit dilakukan untuk meningkatkan mengidentifikasi, menilai, dan memahami risiko TPPU
awareness dari Kantor Cabang dengan TPPT dan PPSPM terhadap Nasabah, Negara atau area
melakukan internalisasi ke Kantor-kantor Cabang geografis, produk, jasa, transaksi atau jaringan distribusi.
dengan mempertimbangkan sebaran Laporan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 735
Page 305
Tata Kelola
Perusahaan
Penilaian Financial Integrity Rating oleh PPATK
Nilai Financial Integrity Rating (FIR) menunjukkan tingkat komitmen, implementasi dan kepatuhan dari pihak pelapor
terhadap rezim Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) Indonesia. Hasil penilaian FIR
pada tahun 2024, Perseroan memperoleh kategori Sangat Baik di atas rata-rata nilai FIR KBMI 3 dan di atas rata-rata
FIR PJK Bank umum.
Partisipasi Aktif Bank dalam program kerja dan kegiatan rezim APU PPT dan PPPSPM yang diselenggarakan oleh
regulator/pemerintah, antara lain:
1. Kemitraan dalam kegiatan Gerakan Nasional 22 (dua puluh dua) Tahun Rezim APU PPT di Indonesia;
2. Berperan aktif dalam survei dan penilaian indeks efektivitas kinerja PPATK dalam upaya pencegahan dan
pemberantasan TPPU dan TPPT;
3. Ikut serta dalam Collaborative Analysis Team (CAT) yang merupakan kolaborasi pertukaran informasi antara
Sektor Publik yaitu PPATK, pihak pelapor, Lembaga Pengawas dan Pengatur (LPP), Aparat Penegak Hukum;
4. Partisipasi dalam Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan (PUSAKA);
5. Partisipasi dalam kegiatan Rembuk Nasional PPATK bersama FKDKP, serta kegiatan lainnya yang terkait dengan
APU PPT dan PPPSPM.
6. Sebagai komitmen Bank dalam mendukung pemberantasan aktivitas ilegal termasuk judi online dan jual beli
rekening, Bank telah memiliki suatu sistem APU PPT yang memiliki parameter untuk mendeteksi Unusual Customer
Transaction (UCT) terkait perjudian dan melakukan aktivitas cyber patrol setiap harinya.
Perkara Hukum
Tabel Perkara Hukum
Jumlah
No. Perkara Hukum
Perdata Pidana Hubungan Industrial
Telah Selesai (telah mempunyai kekuatan
1. 119 14 2
hukum yang tetap)
2. Dalam proses penyelesaian 177 9 2
Total 296 23 4
Perkara Hukum yang Dihadapi Perusahaan
Tabel Perkara Hukum yang Dihadapi Perusahaan
Pengaruhnya Risiko dan
Sanksi
Status Terhadap Upaya Nominal
No. Pokok Perkara / Gugatan Yang
Penyelesaian Kondisi Manajement Potensi
Dikenakan
Perusahaan Kerugian
Gugatan yang diajukan
Proses
debitur terkait dengan Risiko Bank Bank mengajukan
Peninjauan
penyelesaian sertifikat yang membayar upaya hukum
1. Kembali (PK) Tidak Ada Rp108.000.000
menjadi agunan kredit yang sejumlah ganti Peninjauan
di Mahkamah
belum diselesaikan oleh rugi Kembali (PK)
Agung
pengembang.
Gugatan ganti rugi Proses Bank mengajukan
Risiko Bank
terhadap Bank dan pihak Peninjauan upaya hukum
membayar
2. eksternal terkait dengan Kembali (PK) Kontra Memori Tidak Ada Rp1.317.500.000
sejumlah ganti
penyalahgunaan dana yang di Mahkamah Peninjauan
rugi
ditempatkan oleh nasabah. Agung Kembali (PK)
Gugatan yang diajukan Risiko Bank Bank mengajukan
Proses Kasasi
oleh pemilik dana terkait membayar upaya hukum
3. di Mahkamah Tidak Ada Rp33.600.000.000
dengan hilangnya dana yang sejumlah ganti Peninjauan
Agung
ditempatkan di Bank. rugi Kembali (PK)
Gugatan yang diajukan Risiko Bank Bank mengajukan
Proses Kasasi
oleh pemilik dana terkait membayar upaya hukum
4. di Mahkamah Tidak Ada Rp30.777.210.669
dengan hilangnya dana yang sejumlah ganti Kontra Memori
Agung
ditempatkan di Bank. rugi Kasasi.
736 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 306
Laporan
Tahunan 2024
Permasalahan Hukum yang Sedang dengan mengirim email ke investor_relations@
Dihadapi Dewan Komisaris dan Direksi btn.co.id atau telepon ke (62-21) 633 6789 ext: 2003.
yang Sedang Menjabat 4. Layanan Permohonan Informasi Publik Perseroan
melalui situs web ppid.btn.co.id dan/atau aplikasi
Selama tahun 2024, tidak terdapat permasalahan android BTN PPID yang dapat diunduh melalui
hukum yang sedang dihadapi Dewan Komisaris dan smartphone pengguna informasi.
Direksi yang sedang menjabat. 5. Perseroan juga senantiasa menyampaikan laporan
keterbukaan informasi dan/atau fakta material
Permasalahan Hukum yang Sedang surat kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek
Dihadapi Anak Perusahaan Indonesia serta melalui sistem pelaporan elektronik
spe.ojk.go.id dan idxnet.co.id dan situs web
Sampai dengan tahun 2024, BTN belum memiliki Entitas www.btn.co.id.
Anak, sehingga tidak terdapat informasi permasalahan 6. Informasi melalui media lainnya, antara lain media
hukum yang yang sedang dihadapi oleh Entitas Anak. massa (Siaran Pers), majalah/buletin internal, poster
dan banner.
Sanksi Administratif yang Dikenakan 7. Penyampaian laporan kepada regulator, Analyst
Kepada Perusahaan, Anggota Dewan Meeting, konferensi pers, dan lain sebagainya.
Komisaris dan Direksi oleh Otoritas Selain itu, Untuk mendapatkan informasi lebih
Pasar Modal dan Otoritas Lainnya lanjut mengenai Perseroan, masyarakat umum dan
investor dapat menghubungi:
Perseroan berupaya memenuhi tanggung jawab dan
mematuhi setiap Peraturan Perundang-undangan,
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan maupun Otoritas Sekretaris Perusahaan
lainnya yang berlaku bagi Perseroan. Sepanjang Ramon Armando
Menara BTN
tahun 2024, tidak terdapat sanksi administratif yang
Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta Pusat 10130
dikenakan kepada Perseroan dan memengaruhi Telp: (021) 6336789 ext. 2003
kelangsungan usaha Perseroan serta tidak terdapat Faks: (021) 6336719
Email: csd@btn.co.id
sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota
Direksi maupun anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Akses Informasi dan Data Perusahaan Investor Relations
Perseroan menyediakan akses informasi dan data baik Perseroan senantiasa menjalin hubungan yang
laporan terkait keuangan dan non keuangan kepada harmonis dengan pemegang saham, investor potensial,
publik secara transparan melalui berbagai media analis maupun masyarakat pasar modal lainnya dengan
seperti situs web (dalam dua bahasa), media Massa menyelenggarakan kegiatan-kegiatan secara berkala
(siaran pers), majalah/buletin internal, pertemuan seperti pertemuan dengan analis/investor dalam skala
dengan analis, situs resmi BEI, poster dan banner produk, nasional maupun internasional serta paparan kinerja
aksi korporasi, bahan presentasi Perseroan ke publik kepada publik. Perseroan juga memenuhi kewajiban
dan sebagainya. Akses informasi Perseroan mengenai keterbukaan informasi sebagaimana yang diatur
informasi finansial dan perusahaan, antara lain dapat dalam peraturan Pasar Modal seperti Keterbukaan
dilakukan melalui media sebagai berikut: atas Informasi atau Fakta Material, Laporan Keuangan,
1. Website www.btn.co.id yang disajikan dalam Bahasa Laporan tahunan dan Laporan Pemegang Saham
Indonesia dan bahasa Inggris serta menyampaikan Tertentu.
informasi mengenai:
a. Informasi pemegang saham Adapun kontak untuk Investor Relations Perseroan
a. Analisis kinerja keuangan. adalah sebagai berikut:
b. Laporan keuangan tahun selama 5 (lima) tahun
terakhir.
c. Profil Dewan Komisaris dan Direksi. Investor Relations
2. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, nasabah Winang Budoyo
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
dapat menghubungi BTN Call 1500 286 atau 150 286 Menara BTN Lt. 16, Jl. Gajah Mada No. 1
serta melalui email btncontactcenter@btn.co.id Jakarta 10130 Indonesia
Telp : +62 21 63870107
atau csd@btn.co.id. Email : investor_relations@btn.co.id
3. Bagi investor dapat langsung menghubungi Website : https://www.btn.co.id/Investor-Relation-Home
Corporate Secretary/Investor Relations Perseroan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 737
Page 307
Tata Kelola
Perusahaan
Profil Kepala Investor Relations
Riwayat Pendidikan
• S1 Sarjana Ekonomi – Universitas Indonesia
• S2 Master of Economic Studies – University of Queensland
Sertifikasi
-
Pengalaman Kerja
• Investor Relations & Research Division Head dan Chief Economist BTN (2020 –
saat ini)
• Investor Relations Department Head dan Chief Economist BTN (2018 – 2020)
Dasar Hukum Pengangkatan
21/KUASA/DIR/2020 tanggal 28 April 2020
Winang Budoyo
Kepala Investor Relations
Warga Negara Indonesia,
berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi.
Tugas dan Tanggung Jawab Investor Relations 4. Mengelola ketersediaan laporan terkait tanggapan
investor, valuasi dan kinerja saham kepada Direksi
Pelaksanaan program komunikasi kepada komunitas untuk dapat menjadi masukan dalam penyusunan
pasar modal melalui paparan publik yang dilakukan strategi bisnis dan keuangan perusahaan.
secara berkala, maupun on-demand. Investor 5. Mendukung pelaporan kepada regulator dalam
Relations secara aktif menyelenggarakan forum-forum rangka pemenuhan fungsi kepatuhan sesuai
pertemuan dengan analis, investor, rating agency ketentuan yang berlaku.
dan komunitas pasar modal lainnya untuk menjamin 6. Mengelola kegiatan pengelolaan komunikasi kinerja
keterbukaan informasi dapat dilaksanakan dengan Bank kepada publik, Investor Bank, dan Pasar Modal.
baik. Adapun kewenangan dari Investor Relations 7. Memastikan kualitas data yang dikomunikasikan
sesuai dengan Kebijakan Khusus (KK) 9-AA adalah dari sisi validitas, akurasi dan sumber informasi
sebagai berikut: untuk memberikan informasi yang tepat terkait
1. Mengelola seluruh aktivitas komunikasi dengan kinerja dan prospek perusahaan kepada investor
analis, investor dan komunitas pasar modal dalam serta optimalisasi investasi pada Bank.
rangka memberikan gambaran mengenai kinerja 8. Memberikan informasi secara proaktif kepada
dan prospek perusahaan kepada para analis dan komunitas pasar modal dan mencari masukan
investor. mengenai hal-hal strategis.
2. Mengelola seluruh aktivitas komunikasi dengan 9. Mengelola pengadaan Kegiatan Komunikasi
analis dan investor, termasuk komunitas pasar Hubungan Investor dan pertemuan-pertemuan
modal mulai dari mengkomunikasikan kinerja dengan pemangku kepentingan (stakeholder)
BTN, mengembangkan citra yang sesuai hingga lainnya terkait penyampaian informasi bisnis dan
melakukan program komunikasi kepada komunitas keuangan perusahaan dalam rangka memberikan
pasar modal dalam rangka memberikan gambaran prospek perusahaan kepada para investor dalam
mengenai kinerja dan prospek perusahaan kepada mengoptimalkan investasi pada BTN.
para analis dan investor. 10. Mempersiapkan materi presentasi kegiatan
3. Memastikan kualitas data yang dikumpulkan komunikasi Hubungan Investor.
terkait kinerja dan prospek usaha Bank untuk 11. Menyediakan data dan informasi Bank mengenai
dikomunikasikan kepada komunitas investor dan kinerja Bank melalui situs web Investor Relations
komunitas pasar modal guna mengoptimalisasi dalam rangka memberikan akses yang lebih mudah
investasi pada Bank merupakan data yang valid dan luas, di mana informasi yang disediakan antara
serta akurat. Mengelola dan memastikan aktivitas lain:
pengumpulan data secara akurat guna mendukung a. Laporan keuangan bulanan dan triwulan,
analisis dan pemodelan untuk mengoptimalkan Laporan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
investasi pada perusahaan. Laporan pendanaan Stabil Bersih (NSFR),
738 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 308
Laporan
Tahunan 2024
Laporan Eksposur Risiko dan Permodalan, 2. Penyelenggaraan Annual Review dengan lembaga
Laporan Keuangan Entitas, dan Laporan Rasio pemeringkat nasional dan Internasional sebanyak 3
Pengungkit sesuai dengan persyaratan OJK (tiga) kali dalam setahun.
sebagai Perusahaan perbankan di Indonesia.
b. Publikasi laporan keuangan konsolidasian
setiap kuartal setiap kuartal dan diaudit untuk Tanggal Lembaga Pemeringkat
periode akhir tahun sesuai dengan persyaratan
20 Juni 2024 Pefindo
OJK sebagai Perusahaan publik serta materi
presentasi Pertemuan Analis (Analyst Meeting). 19 September 2024 Fitch Ratings
c. Laporan Tahunan yang merupakan laporan 20 November 2024 Moody’s
komprehensif untuk umum dan pemangku
kepentingan atas pencapaian kinerja, bisnis dan
aktivitas lain BTN. 3. Interaksi dan diskusi dengan investor dan analis
dalam bentuk conference meeting maupun Non-
Prinsip dasar yang digunakan oleh Investor Relations Deal Roadshow dalam setahun.
dalam berkomunikasi dengan komunitas pasar modal
adalah:
1. Pengungkapan informasi dilakukan secara wajar Tanggal Kegiatan
(fair disclosure information) dengan memperhatikan
12 Januari 2024 UBS Banks Day
prinsip kesetaraan (equitable treatment) dan
transparansi. Local Non-Deal Roadshow with CGS
22 – 26 Januari 2024
International
2. Informasi diberikan dengan berpegang pada prinsip
Virtual Regional Small cap Book
kehati-hatian dengan memperhatikan ketentuan 30 Januari 2024
Conference with RHB Securities
kerahasiaan di bidang perbankan yang berlaku.
Regional Non-Deal Roadshow with
19 – 22 Februari 2024
CGS International
Metode paparan publik yang digunakan adalah sebagai
EFG one-on-one Conference Forum
berikut: 4 Maret 2024
with EFG Hermes
1. Direct, yang meliputi: Rapat Umum Pemegang
6 Maret 2024 Mandiri Investment Forum
Saham, Public Expose, Non Deal Roadshow, Investor
Europe Non-Deal Roadshow with UBS
Conference, Press Conference, 1-on-1 Meetings, 15 – 19 April 2024
Global Securities
Group Meetings, Conference Call, Branch Visits dan
Local Non-Deal Roadshow with BNI
Site Visits. 6 – 8 Mei 2024
Sekuritas
2. Indirect, yang meliputi: Annual Report, Laporan
13 – 14 Mei 2024 Macquarie Asia Conference 2024
Keuangan Publikasi, Materi Presentasi Korporasi,
Press Release, Website, Broadcast Media (TV, Surat 10 Juni 2024 Macquarie Asean Banks Day Tour
Kabar, Media Online), Sosial Media, dan E-mail. 13 Juni 2024 CLSA Asean Forum
27 Agustus 2024 Public Expose Live 2024
Pelaksanaan Tugas Investor Relations
28 Agustus 2024 Macquarie ASEAN Conference 2024
A. Kegiatan Investor Relations 23 – 27 September Europe Non-Deal Roadshow with UBS
2024 Global Securities
Pada Tahun 2024, aktivitas dan interaksi unit kerja
Investor Relations dengan investor, analis, lembaga 25 September 2024 UBS Mid Caps Day 2024
pemeringkat serta pelaku pasar modal, sebagai berikut: Regional Non-Deal Roadshow with
23 – 25 Oktober 2024
UBS Global Securities
1. Penyelenggaraan Pertemuan Analis (Analyst
Meeting) yang dilaksanakan sebanyak 4 (empat) 28 – 29 Oktober 2024
Australia Non-Deal Roadshow with
UBS Macquarie Securities
kali dalam setahun.
5 November 2024 Site Visit Investor
Nomura Verdhana Indonesia
7 November 2024
Tanggal Topik Deskripsi Conference 2024
Local Non-Deal Roadshow BRI
Analyst Meeting Video Conference 11 – 12 Desember 2024
12 Februari 2024 Danareksa Sekuritas
FY23 (audited) Call
Analyst Meeting Video Conference
25 April 2024
1Q24 (unaudited) Call Sepanjang Tahun 2024, Perseroan telah memenuhi
Analyst Meeting Video Conference permintaan meeting baik offline maupun melalui
25 Juli 2024
1H24 (unaudited) Call conference call dari komunitas pasar modal, baik yang
Analyst Meeting dilakukan bersama Direksi maupun oleh unit Investor
28 November Video Conference
9M24 (limited Relations.
2024 Call
review)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 739
Page 309
Tata Kelola
Perusahaan
Partisipan Jumlah Kegiatan
Media Eksposur
Analis 84 Selama periode Januari hingga 31 Desember 2024,
Investor Lokal 58 Perseroan mendapatkan paparan pemberitaan yang
luas dan positif di media massa, baik media cetak,
Investor Asing 103
online, maupun elektronik. Dalam setahun, Perseroan
Rating Agency 3 telah mendistribusikan 107 (seratus tujuh) press release
Total 248 ke media massa dan 88 (delapan puluh delapan) berita
foto resmi yang juga disebarluaskan ke media. Sehingga
pada periode yang sama, Perseroan mendapatkan
Unit Investor Relations secara berkala menyampaikan paparan pemberitaan yang tinggi, di mana ada
laporan perkembangan saham Perseroan, termasuk lebih dari 25.603 total pemberitaan di mana 24.600
adanya pergerakan saham yang tidak biasa diantaranya merupakan berita positif yang diangkat
(unusual market activities) serta laporan terkait oleh media massa. Adapun dari total pemberitaan
masukan, tanggapan dan harapan dari investor, tersebut, sebesar 94% (sembilan puluh empat persen)
analis dan komunitas pasar modal lainnya terhadap ditayangkan oleh media online antara lain Kompas.
pengembangan bisnis dan perbaikan kinerja Perseroan. com, kontan.co.id, bisnis.com, poskota.co.id, dan detik.
com.
Sebaran Kategori Media Pemberitaan BTN
Media Elektronik (TV) : 347 Liputan
Media Cetak : 1.318 Artikel
1%
5%
Media Elektronik (Radio) : 1 Siaran
Media Cetak : 1.318 Artikel
Media online : 23.937 Artikel
Media Elektronik (TV) : 347 Liputan
Media Elektronik (Radio) : 1 Siaran
Media Online : 23.937 Artikel
94%
TOP 10 Media BTN
Media Cetak Media Online Media elektronik (TV)
Kontan 402 kontan.co.id 835 IDX CHANNEL 84
Bisnis
198 bisnis.com 535 CNBC Indonesia 33
Indonesia
Investor
165 poskota.co.id 474 VOI 31
Daily
Rakyat
118 detik.com 411 Kontan TV 31
Merdeka
Neraca 77 msn.com 404 Garuda TV 20
Media
64 idxchannel.com 401 Inews TV 20
Indonesia
Koran
35 kompas.com 349 Metro TV 16
Jakarta
Jawa Pos 34 cnbcindonesia.com 338 CNN Indonesia 12
Majalah
29 emitennews.com 296 Liputan 6 7
Info Bank
Solopos 26 wartaekonomi.com 271 Indosiar 6
740 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 310
Laporan
Tahunan 2024
Siaran Pers
No Tanggal Judul
1 5 Januari 2024 Hadiah Rp174 Juta, BTN Kembali Gelar Anugerah Jurnalistik dan Foto Jelang HUT Ke-74
2 7 Januari 2024 Sinergi dengan PPA, Bank BTN Berhasil Pangkas NPL Hampir Rp900 Miliar
3 8 Januari 2024 Skema KPR 35 Tahun Bakal Tawarkan Kemudahan Bagi Milenial dan Gen Z
4 9 Januari 2024 Komitmen Kuat Terapkan ESG, BTN Unggul Dalam Transformasi Berkelanjutan
Dorong Penerapan ESG, Bank BTN Menjadi Anggota United Nations Environment Programme Financial
5 15 Januari 2024
Initiative (UNEP FI)
6 24 Januari 2024 Aset BTN Syariah Bakal Tembus di Atas Rp50 Triliun
7 25 Januari 2024 BTN Proyeksikan Sektor Properti di 2024 Cerah
Luncurkan Program Travel Xperience
8 26 Januari 2024
BTN Targetkan Dana Nasabah Prioritas Capai Rp57 Triliun
9 30 Januari 2024 BTN Proyeksikan Pertumbuhan Penjualan Rumah Capai 12 Persen
10 2 Februari 2024 Gen Z Hingga Wirausaha Kini Bisa Punya Rumah Dengan Skema Syariah
11 2 Februari 2024 Misi Penyelamatan Bank Muamalat, Langkah BTN Patut Diapresiasi
12 4 Februari 2024 BTN Sudah Salurkan Rp52 Triliun Ke Sektor Informal
13 6 Februari 2024 Meriahkan HUT ke-74 Tahun, BTN Gelontorkan Promo Serba 74
14 12 Februari 2024 Transformasi Berhasil, BTN Cetak Laba 3,5 Triliun
15 3 Maret 2024 Ubah Logo Baru, BTN Makin Percaya Diri
16 6 Maret 2024 RUPST BTN Bagikan Dividen Rp700,19 Miliar
17 9 Maret 2024 Luncurkan Kartu Debit Visa Contactless, BTN Optimistis Bakal Dongkrak Transaksi 20%
18 10 Maret 2024 Jakarta International Marathon 2024 Bakal Digelar Bertepatan HUT DKI Jakarta
19 13 Maret 2024 Hadirkan 4 Fitur Anyar, BTN Mobile Makin Agresif Tahun Ini
20 22 Maret 2024 Bidik Segmen Emerging Affluent, BTN Luncurkan BTN Prospera
21 26 Maret 2024 BTN Gelar Program Safari Ramadhan BUMN 2024
22 27 Maret 2024 Sambut Lebaran, Btn Siapkan Uang Tunai Rp39,44 Triliun
23 28 Maret 2024 BTN Bantu Korban Banjir di Jawa Tengah
24 3 April 2024 Direksi BTN Serentak Lakukan Safari Ramadan di Berbagai Daerah
Tancap Gas Dalam Pengembangan Karyawan, BTN Tempati Posisi Top 3 Untuk Pengembangan
25 17 April 2024
Karier
26 25 April 2024 Kinerja Kuartal I/2024 Penyaluran Kredit dan Pembiayaan BTN Tembus Rp344,2 Triliun
27 26 April 2024 Gandeng KPK, BTN Perkuat Integritas Keluarga Karyawan
28 2 Mei 2024 Peringatan Hari Kartini: Srikandi BUMN Gelar Edukasi Terkait Investasi Properti
29 5 Mei 2024 Konsisten Jalankan Peran, BTN Raih Best Savings Bank Award
30 8 Mei 2024 Tangkap Potensi Industri Properti di Cirebon, BTN Relokasi Kantor Cabang
31 8 Mei 2024 Buntut Investasi Bodong di BTN, Ombudsman Panggil OJK, LPS, dan Kementerian BUMN
32 21 Mei 2024 Tingkatkan Realisasi KPR Non Subsidi, BTN Resmikan Sales Center Baru di Tiga Kota Besar
33 22 Mei 2024 Pacu Revolusi Lewat AI, BTN Maksimalkan Transformasi Digital dan Fokus Customer-Centric
34 24 Mei 2024 Bergerak Bersama Relawan Bakti BUMN, BTN Lawan Bullying
35 26 Mei 2024 BTN Syariah Raih Indonesia Best Domestic Islamic Bank
36 30 Mei 2024 BTN Bidik Potensi Pengembangan Bisnis di ITS
37 10 Juni 2024 BTN Borong 2 Penghargaan Transparansi Penurunan Emisi Korporasi Terbaik 2024
38 11 Juni 2024 Bangga, BTN JAKIM 2024 Raih Predikat World Athletics Label Road Races
39 4 Juni 2024 Antusias Pelari Tinggi, Tiket BTN JAKIM 2024 Sold Out
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 741
Page 311
Tata Kelola
Perusahaan
No Tanggal Judul
40 5 Juni 2024 Presiden Apresiasi BTN Turut Bangun Masa Depan Bangsa di IKN
41 13 Juni 2024 BTN siapkan SDM IT yang tangguh untuk hadapi perkembangan teknologi AI
42 13 Juni 2024 Demi Jakarta Sehat, Pemda Ajak Warga Dukung Gelaran Marathon Kelas Dunia
43 18 Juni 2024 Jakarta International Marathon 2024 Digelar, Intip 36 Ruas Jalan yang Bakal Ditutup
44 18 Juni 2024 JAKIM 2024, Ini Dia Titik Parkir dan Transportasi Umum yang Bisa Digunakan
45 19 Juni 2024 Kemenparekraf Dukung BTN JAKIM 2024
46 21 Juni 2024 Peserta BTN Jakim Mulai Ramai Mengambil Racepack Yang Bakal Ditutup Besok
47 22 Juni 2024 Meriahkan HUT Jakarta, BTN Hadiahkan Promo Transaksi Qris Serba Rp 497 Di BTN Jakim
48 23 Juni 2024 BTN Jakarta International Marathon 2024 Sukses Digelar
49 28 Juni 2024 BTN Catatkan Pencapaian On Track Per Mei 2024
50 30 Juni 2024 Makin Inovatif, BTN Luncurkan Tiga Fitur Baru di BTN Mobile
51 4 Juli 2024 BTN Raih Penghargaan ABF Wholesale Banking Awards 2024
52 4 Juli 2024 BTN Prioritas Raih Penghargaan ABF Retail Banking Awards 2024
53 11 Juli 2024 BTN Rangkul Developer Muda Kurangi Backlog Perumahan
54 15 Juli 2024 Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Pidie, BTN Buka Kantor Cabang Pembantu Syariah
55 19 Juli 2024 BTN Sabet Euromoney Awards For Excellence 2024
56 23 Juli 2024 ID FOOD Gandeng BTN Jalin Kerja Sama Penanganan Stunting
57 25 Juli 2024 Kinerja Keuangan Semester I/2024: Kredit dan Pembiayaan BTN Tembus Rp352 Triliun
Raih Penghargaan Asean Risk Champion Award 2024, BTN Ungguli Korporasi Asean dalam
58 29 Juli 2024
Manajemen Risiko
59 31 Juli 2024 Genjot Saluran Kredit, BTN Gelar Akad Kredit Secara Massal
60 2 Agustus 2024 BTN Syariah dan PP Muhammadiyah Perkuat Sinergitas
Konsisten Terapkan Prinsip Perbankan Keberlanjutan, BTN Borong Penghargaan ESG Initiatives
61 15 Agustus 2024
Awards (EIA) 2024
62 23 Agustus 2024 Kembangkan Potensi Properti di Sumatera, BTN Ajak Santri di Pekanbaru Jadi Developer
63 27 Agustus 2024 Kinerja on Track, Skema Subsidi Baru Perlu Untuk Kurangi Backlog Perumahan
64 29 Agustus 2024 Btn Siapkan Dukungan Pembiayaan 150.000 Rumah Rendah Emisi
65 29 Agustus 2024 Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi, BTN Implementasikan E2E Procurement
66 4 September 2024 Hari Pelanggan Nasional: BTN Tingkatkan Pelayanan Sebagai Transactional Bank
67 7 September 2024 BTN Diapresiasi Optimal Geber Program Rumah Murah Meski BI Rate Naik
68 11 September 2024 Tingkatkan Layanan, BTN Perluas Jaringan di Lingkungan Kampus
69 13 September 2024 Agustus 2024, BTN Catatkan Penyaluran Kredit Sesuai Komitmen
Sinergi BTN dan Syailendra Capital,Hadirkan Dua Produk Reksa Dana Unggulan Kolaborasi ini
70 26 September 2024
dilakukan melalui fitur BTN Mobile dan distribusi langsung oleh tenaga profesional BTN
71 27 September 2024 2020-2024, Aset BTN Melesat 26%
72 29 September 2024 Terdepan dalam Kreativitas dan Inovasi ESG, BTN Raih Penghargaan Ideaward 2024
73 30 September 2024 Aplikasi BTN Mobile, Pelopor Digitalisasi KPR di Indonesia dengan Fitur Pencarian Rumah Terintegrasi
742 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 312
Laporan
Tahunan 2024
No Tanggal Judul
Dorong Pertumbuhan UMKM Sektor Kriya, Kementerian BUMN Gelar “BerKRIYAsi” di Jakarta dan
74 7 Oktober 2024
Makassar
75 9 Oktober 2024 Boyong ARA 2023, Peringkat BTN Naik
76 15 Oktober 2024 Dorong BUMN Jadi Super Learner, BTN Berkomitmen Cetak SDM Unggul
77 16 Oktober 2024 Gandeng Amartha, BTN Perluas Pembiayaan UMKM
78 17 Oktober 2024 BTN Tawarkan Diskon 74% di Bazar UMKM Berkriyasi di Sarinah
79 17 Oktober 2024 Genjot Pembiayaan Perumahan
80 17 Oktober 2024 Tingkatkan SDM Unggul, BTN Bangun Learning Center di Bandung
81 18 Oktober 2024 Jaring Talenta Berkualitas, BTN Perkuat Kemitraan dengan Universitas Terkemuka
82 18 Oktober 2024 Usung Konsep Ramah Lingkungan, BTN Lakukan Groundbreaking Ecopark Gandul
83 19 Oktober 2024 Paket Lengkap Dukungan BTN Untuk UMKM, Dari Pembiayaan Hingga Bazaar UMKM BUMN di Sarinah
84 20 Oktober 2024 Program 3 Juta Rumah Dongkrak Ekonomi, Masyarakat Banyak Kesempatan Punya Rumah
85 23 Oktober 2024 Kawal Program 3 Juta Rumah, BTN dan UNNES Bersinergi Persiapkan SDM Handal di Era Digital
86 24 Oktober 2024 Gelar “BerKRIYAsi” di Makassar, BTN Konsisten Perkuat Pengembangan UMKM Daerah
87 24 Oktober 2024 BTN Berkomitmen Untuk Melindungi Data Pribadi Nasabah
88 29 Oktober 2024 Mitra Driver Gojek di Bogor, Yogyakarta, dan Semarang Miliki Rumah Impian
89 5 November 2024 Ditopang KPR, BTN Optimistis Pertumbuhan Kredit On Track
90 7 November 2024 BTN dan UNTAN Perkuat Sinergi Strategis Menuju Indonesia Emas 2045
91 8 November 2024 Bersama Tiga Menteri, Dirut Btn Paparkan Solusi Pencapaian Program Tiga Juta Rumah
92 12 November 2024 Inovatif di Bidang ESG, BTN Raih Penghargaan Global Retail Banking Innovation Awards 2024
93 13 November 2024 Bidik Segmen Emerging Affluent , BTN Luncurkan Debit Card BTN Prospera
94 14 November 2024 Bidik Dana Murah, BTN Gandeng UPN Veteran Yogyakarta
95 19 November 2024 Biaya Dana Masih Mahal, Perbankan Alami Tekanan Laba
96 22 November 2024 Implementasikan ESG Champion, BTN Raih Sertifikasi Green Building
97 26 November 2024 Dorong Inovasi Bisnis Perumahan, BTN Gelar Ajang Kompetisi Housingpreneur
98 29 November 2024 Biaya Dana Mahal, Kredit dan DPK BTN Tumbuh di Atas Industri
99 29 November 2024 Program 3 Juta Rumah Dapat Dukungan Lintas Kementerian
100 10 Desember 2024 HUT KPR Ke-48, BTN Tawarkan Bunga 3,48%
Menteri Ara Puji Kementerian Bumn, dalam 2 Bulan Pemerintahan Prabowo Btn Salurkan KPR 30.000
101 12 Desember 2024
Unit
102 13 Desember 2024 Jelang Natal dan Tahun Baru, BTN Sediakan Uang Tunai Rp20,37 Triliun
103 15 Desember 2024 HUT KPR BTN Ke-48: BTN Gelar Soft Launching Bale
Dahsyat Baru 2 Bulan, Pemerintahan Prabowo Sudah Salurkan Pembiayaan 30.000 Unit Rumah
104 15 Desember 2024
Gebrakan 2 Bulan Pemerintahan Prabowo, Salurkan Pembiayaan 30.000 Unit Rumah
105 27 Desember 2024 Lanjutkan Transformasi, BTN Tingkatkan Kualitas SDM Lewat AI
106 30 Desember 2024 BTN Syariah Gandeng Sun Life Indonesia Luncurkan Asuransi Salam Berkah Amanah
107 31 Desember 2024 Kinerja Solid, BTN Bukukan Kredit dan DPK Naik per November 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 743
Page 313
Tata Kelola
Perusahaan
Media Briefing/Press Conference
No. Bulan Kegiatan Judul Tema Media Briefing & Press Conference
Press Conference
1. 12 Februari 2024 Transformasi Berhasil, BTN Cetak Laba Rp 3,5triliun
Paparan Kinerja Tahun 2023
Press Conference: Peluncuran
2. 3 Maret 2024 BTN Luncurkan Logo Baru
Logo Baru
Press Conference:
3. 6 Maret 2024 RUPST BTN Bagikan Dividen Rp 700,19 M
Hasil RUPST
Press Conference:
4. 9 Maret 2024 BTN Jakim 2024 Siap Terapkan 3S
BTN Jakim 2024
Press Conference:
5. 22 Maret 2024 BTN Prospera Diluncurkan Bidik Dana Murah Rp 8 Triliun
BTN Prospera Diluncurkan
Buka Puasa Bersama Redaktur
6. 4 April 2024 Bantu Kurangi Backlog BTN Usulkan Skema Baru KPR Subsidi
Pelaksana
Press Conference
BTN Mengajak Nasabah Tempuh Jalur Hukum
7. 8 Mei 204 Penjelasan Ombudsman dan BTN
Terkait Klaim Dana Nasabah
Press Conference
8. 23 Juni 2024 BTN Jakim 2024 Sukses
Penyelenggaraan BTN Jakim 2024
Public Expose
Kegiatan public expose online Kinerja On Track Skema Subsidi Baru Perlu Untuk Kurangi
9. 27 Agustus 2024 bersama Bursa Efek Indonesia dan Backlog Perumahan
media
Liputan Media & Doorstep
BTN Siapkan Dukungan Pembiayaan 150.000 Rumah Rendah
10. 29 Agustus 2024 Groundbreaking Rumah Rendah
Emisi
Emisi di Bekasi, Jawa Barat
Peluncuran dan Konferensi Pers
11. 26 September 2024 Kerjasama BTN dan Syailendra Sinergi BTN-Syailendra Capital,Hadirkan Dua Produk Reksa
Capital Dana Unggulan
Liputan dan Doorstep
Bersama Tiga Menteri, Dirut BTN Bersama Tiga Menteri, Dirut BTN Paparkan Solusi Pencapaian
12. 8 November 2024
Paparkan Solusi Pencapaian Program Tiga Juta Rumah
Program 3 Juta Rumah
Liputan dan Doorstep
13. 29 November 2024 Dialog Lintas Kementerian Program 3 Juta Rumah Dapat Dukungan Lintas Kementerian
Program 3 Juta Rumah
Liputan dan Doorstep
Menteri Ara Puji Kementerian BUMN, Dalam 2 Bulan
14. 12 Desember 2024 Akad KPR Massal di Pondok
Pemerintahan Prabowo Btn Salurkan Kpr 30.000 Unit
Taktakan Banten
Media Briefing
15. 13 Desember 2024 Ketersediaan Uang Tunai Liburan Natanru
Sneak Peak Bale By BTN
Liputan dan Doorstep
16. 15 Desember 2024 BTN Gelar Soft Launching Bale
HUT KPR -48
Buletin
Volume Tema
Paras Edisi I Tahun 2024 Semangat Baru Bank BTN
Paras Edisi II Tahun 2024 Rumah Bagi Talenta-Talenta Terbaik Indonesia
Paras Edisi III Tahun 2024 Strategi BTN ESG Menciptakan Keharmonisan
Paras Edisi IV Tahun 2024 BTN Menjemput Asta Cita Program 3 Juta Rumah
744 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 314
Laporan
Tahunan 2024
Transparansi Penyampaian Laporan
Perseroan memenuhi kewajiban kepada Pemangku Kepentingan dan OJK sesuai ketentuan, diantaranya terkait
transparansi dan publikasi kondisi keuangan dan non keuangan sebagaimana berikut:
• Informasi lainnya yang bertujuan untuk mendukung keterbukaan informasi, edukasi keuangan dan layanan
kepada masyarakat Literasi dan Inklusi Keuangan BTN.
• Laporan Pelaksanaan Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2024: dilaporkan setiap semester.
Selama tahun 2024, berbagai kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang telah dilaporkan kepada regulator (BI dan
OJK) sebagai berikut:
Kegiatan
Periode
No. Provinsi Kabupaten/ Kota
(Bulan) Jenis
Nama Kegiatan
Kegiatan
Kota Adm. Jakarta
1. Januari DKI Jakarta Market Outlook 2024 (Jakarta) Konvensional
Pusat
2. Januari Jawa Timur Kota Surabaya Market Outlook 2024 (Surabaya) Konvensional
3. Maret Jawa Tengah Kab. Sukoharjo Edukasi Perencanaan Ibadah Haji Sejak Dini Syariah
Edukasi Keuangan bagi debitur / calon debitur
4. Maret Jawa Timur Kota Malang yang tergabung dalam asosiasi pengusaha Konvensional
UMKM
Sulawesi Financial Planning untuk Investasi dalam Rangka
5. Februari Kota Baubau Konvensional
Tenggara Persiapan Masa Pensiun
Financial Planning untuk Investasi dalam rangka
6. Juni DI Yogyakarta Kota Yogyakarta Persiapan Masa Pensiun - Sosialisasi Jasa Konvensional
Layanan Keuangan dan Program Asabri
Sosialisasi Literasi Keuangan untuk Dosen dan
7. Juni Jawa Timur Kabupaten Jember Konvensional
Pegawai Lembaga Pendidikan Universitas Jember
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Literasi Keuangan untuk Dosen dan
8. Februari DKI Jakarta Syariah
Pusat Pegawai Lembaga Pendidikan UIN Jakarta
Sosialisasi pengelolaan keuangan bagi
9. Februari Maluku Utara Kota Ternate mahasiswa penerimaan Kartu Indonesia Pintar Konvensional
Kuliah (KIPK)
Kota Adm. Jakarta Peningkatan Status KCP Agung Sedayu
10. Maret DKI Jakarta Konvensional
Utara (Penambahan Jaringan Kantor)
11. Juni Jawa Barat Kabupaten Bekasi Relokasi Outlet (Penambahan Jaringan Kantor) Konvensional
12. Juni Banten Kabupaten Serang Relokasi Outlet (Penambahan Jaringan Kantor) Konvensional
Kabupaten
13. Juni Jawa Timur Relokasi Outlet (Penambahan Jaringan Kantor) Konvensional
Banyuwangi
14. Juni Jawa Tengah Kabupaten Klaten Relokasi Outlet (Penambahan Jaringan Kantor) Konvensional
15. Juni Maluku Utara Kota Ternate Relokasi Outlet (Penambahan Jaringan Kantor) Konvensional
Kabupaten
16. Juni Jawa Barat Relokasi Outlet (Penambahan Jaringan Kantor) Konvensional
Karawang
Kabupaten
17. Juni Jawa Tengah Relokasi Outlet (Penambahan Jaringan Kantor) Konvensional
Semarang
Kabupaten
18. Juni Jawa Barat Relokasi Outlet (Penambahan Jaringan Kantor) Konvensional
Karawang
Kota Adm. Jakarta Edukasi Menabung Haji Sejak Dini untuk anak TK di
19. September DKI Jakarta Syariah
Barat KCP BTN Syariah Jakarta Kebon Jeruk
Kota Adm. Jakarta
20. September DKI Jakarta Bazaar UMKM Kementerian Keuangan Konvensional
Pusat
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi program haji dan umroh & investasi
21. September DKI Jakarta Syariah
Selatan syariah perorangan SMPN 104
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 745
Page 315
Tata Kelola
Perusahaan
Kegiatan
Periode
No. Provinsi Kabupaten/ Kota
(Bulan) Jenis
Nama Kegiatan
Kegiatan
Kabupaten Edukasi Keuangan kepada Majels Ta'lim
22. September Banten Konvensional
Tangerang Tangerang
Kota Adm. Jakarta
23. September DKI Jakarta Sosialisasi Purwaganda Konvensional
Utara
Kota Adm. Jakarta
24. September DKI Jakarta Pesta Literasi Taman Ismail Marzuki Konvensional
Pusat
Kota Adm. Jakarta
25. September DKI Jakarta Sosialisasi UMKM di Fresh Market PIK Konvensional
Utara
Kota Tangerang Sosialisasi Keuangan pada Event Trek Mandone
26. September Banten Konvensional
Selatan Gen 8 Showcase
Kota Tangerang Sosialisasi Kepada Masyarakat, Komunitas Notaris
27. September Banten Konvensional
Selatan & BPN pada Jawara RUN 2024
28. September Jawa Barat Kota Bogor Sosialisasi Tabungan Kawungluwuk Konvensional
29. September Jawa Barat Kota Depok Sosialisasi Tabungan di SDIT An Nahl Konvensional
30. September Jawa Barat Kota Bogor Sosialisasi QRIS kepada UMKM Konvensional
31. September Jawa Barat Kabupaten Bogor Sosialisasi Tabungan Persiapan Masa Depan Konvensional
Kota Adm. Jakarta
32. September DKI Jakarta Sosialisasi Tabungan di Kantor Kecamatan Konvensional
Timur
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Tabungan, Kredit, dan Pembayaran
33. September DKI Jakarta Konvensional
Timur Cashless
Kabupaten
34. September Jawa Tengah Sosialisasi Tabungan di LabSchool UNW Ungaran Konvensional
Semarang
35. September Jawa Tengah Kota Semarang Sosialisasi Tabungan di UNAKI Konvensional
Sosialisasi Pengelolaan Finansial bersama
36. September Jawa Timur Kota Malang Konvensional
Persatuan Pedagang Pasar Besar Malang (P3BM)
37. September Jawa Timur Kota Surabaya Sosialisasi Financial Bersama Mitra Pengembang Konvensional
Kabupaten Sosialisasi Financial Bersama Petugas Lapas
38. September Jawa Timur Konvensional
Banyuwangi Banyuwangi
39. September Jawa Timur Kota Madiun Sosialisasi Financial Bersama PDAM Madiun Konvensional
40. September Jawa Timur Kota Malang Sosialisasi QRIS & BPJS Konvensional
41. September Jawa Timur Kota Mojokerto Sosialisasi Gemar Menabung Konvensional
Edukasi Sistem Keuangan dan Pengaturan
42. September Jawa Barat Kabupaten Bekasi Konvensional
Perbankan kepada Siswa Mitra Industri MM2100
Sosialisasi Penggunaan QRIS sebagai Sistem
43. September Jawa Barat Kota Bekasi Konvensional
Pembayaran di Kantin SD Al-Azhar 23 Jatikramat
Kabupaten Sosialisasi Penggunaan QRIS sebagai Sistem
44. September Jawa Barat Konvensional
Karawang Pembayaran di Kantin Pusat Bisnis UNSIKA
Sulawesi
45. September Kota Kendari Beauty Contest BLU (Badan Layanan Umum) Konvensional
Tenggara
46. September Maluku Utara Kota Ternate Sosialisasi Financial Management Konvensional
Sosialisasi Kemudahan Transaksional
47. September Maluku Kota Ambon menggunakan Rekening dan Cara Pembayaran Konvensional
Biaya Pendidikan
Sosialisasi Produk Dana dan Pembiayaan di Lapas
48. September Bengkulu Kota Bengkulu Syariah
Perempuan Kelas II B Bengkulu
49. September Riau Kota Pekanbaru Sosialisasi Produk Dana dan Pembiayaan Syariah
50. September Riau Kota Pekanbaru Sosialisasi Produk Dana dan Pembiayaan Syariah
51. September Jawa Timur Kota Surabaya Audiensi Pengadilan Negeri Surabaya Konvensional
746 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 316
Laporan
Tahunan 2024
Kegiatan
Periode
No. Provinsi Kabupaten/ Kota
(Bulan) Jenis
Nama Kegiatan
Kegiatan
Kota Adm. Jakarta Kompas Gramedia Cup – Area Olahraga Kompas
52. September DKI Jakarta Konvensional
Pusat Gramedia Cup Palmerah Selatan
Kota Adm. Jakarta Sharing Session dengan Pusat Investasi
53. September DKI Jakarta Konvensional
Pusat Pemerintah
Daerah Istimewa
54. September Kota Yogyakarta Workshop Open Banking dengan UNS Konvensional
Yogyakarta
Kota Adm. Jakarta
55. September DKI Jakarta Ngobrol Pintar Investasi Konvensional
Selatan
56. September Kalimantan Timur Kota Balikpapan Outreach Program - BTN Menyapa Konvensional
Kalimantan Outreach Program - Sosialisasi KUR dengan KADIN
57. September Kota Palangkaraya Konvensional
Tengah KALTENG
Outreach Program - Sosialisasi Program MLT
58. September Kalimantan Timur Kota Samarinda Konvensional
bersama BPJS TK dengan Pegawai Tambang
Outreach Program - Sosialisasi Program MLT
59. September Kalimantan Timur Kota Balikpapan Konvensional
Bersama BPJS TK dengan Dokter & Perawat
Kalimantan
60. September Kota Banjarbaru Outreach Program - BTN Menyapa Konvensional
Selatan
Kalimantan
61. September Kota Banjarbaru Sosialisasi Bersama APJI DPC Banjarbaru Konvensional
Selatan
62. September Kalimantan Barat Kota Pontianak BTN Menyapa - Sosialisasi Bersama UMKM Konvensional
Kalimantan
63. September Kota Palangkaraya BTN Menyapa - Outreach Program - UMKM Konvensional
Tengah
Kalimantan Sosialisasi Program MLT dengan PT Borneo
64. September Kota Palangkaraya Konvensional
Tengah Makmur Lestari
65. September Kalimantan Barat Kota Pontianak BTN Menyapa - Sosialisasi Bersama UMKM Konvensional
66. September Kalimantan Barat Kota Pontianak BTN Menyapa - Sosialisasi Bersama UMKM Konvensional
Kalimantan Sosialisasi Bersama HIPMI Prov Kalsel
67. September Kota Banjarbaru Konvensional
Selatan Pembahasan Sponsor Musda dan MOU
Sosialisasi Program MLT dan Produk Bank dengan
68. September Kalimantan Timur Kota Samarinda Konvensional
Karyawan PT Buran Nusa Respati
Kalimantan Sosialisasi Bersama Koperasi Karyawan PT Adaro
69. September Kota Banjarbaru Konvensional
Selatan Indonesia di Kota Tanjung
Sosialisasi Bersama DPC Hiswana Migas
70. September Kalimantan Timur Kota Samarinda Konvensional
Samarinda
Sosialisasi Program MLT dan Produk Bank dengan
71. September Kalimantan Timur Kota Samarinda Konvensional
Karyawan PT Multindo Prima Teknik
72. September Kalimantan Timur Kota Samarinda Outreach Program - BTN Menyapa Konvensional
Kalimantan Sosialisasi MLT dengan BPJS Ketenagakerjaan di
73. September Kota Banjarmasin Konvensional
Selatan PT Indonesia Prima Equipment
Kalimantan Sosialisasi MLT dengan BPJS Ketenagakerjaan di
74. September Kota Banjarmasin Konvensional
Selatan Hotel Galaxy
Kalimantan
75. September Kota Palangkaraya Penerimaan Siswa Baru SD Percobaan Konvensional
Tengah
Kalimantan
76. September Kota Banjarmasin PKKMB Politeknik Unggulan Kalimantan Konvensional
Selatan
Kalimantan Sosialisasi Produk dan Tabungan kepada SMAN 10
77. September Kota Banjarmasin Konvensional
Selatan Banjarmasin
Kalimantan Sosialisasi Produk dan Tabungan kepada SMK ISPI
78. September Kota Banjarmasin Konvensional
Selatan Kayutangi
Kalimantan Kabupaten Barito Sosialisasi Produk dan Tabungan kepada SMPN 1
79. September Konvensional
Selatan Kuala Alalak
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 747
Page 317
Tata Kelola
Perusahaan
Kegiatan
Periode
No. Provinsi Kabupaten/ Kota
(Bulan) Jenis
Nama Kegiatan
Kegiatan
Sosialisasi Produk dan Tabungan kepada
80. September Maluku Kota Ambon Konvensional
Mahasiswa UT Ambon
81. September Nasional Edukasi Modus Penipuan Konvensional
82. September Nasional Edukasi Menabung dan Investasi Konvensional
83. September Nasional BTN Marketbeat Edisi September 2024 Konvensional
Kabupaten Sosialisasi KUMK & KUR Kepada Klinik BPJS PKFI
84. September Jawa Timur Konvensional
Banyuwangi Banyuwangi
Kabupaten
85. September Jawa Timur Sosialisasi KUMK & KUR kepada BPC Gapensi Konvensional
Banyuwangi
Kabupaten Sosialisasi KUMK & KUR kepada Komunitas SRC
86. September Jawa Timur Konvensional
Banyuwangi Banyuwangi
Seminar HIPMI Fest Batam Vol.3 Rsing Star of
87. September Kepulauan Riau Kota Batam Konvensional
Economic 2045
Serbu Perumahan dan Warung (SARUNG) SCPU
88. September Kepulauan Riau Kota Batam Konvensional
Team
89. September Kepulauan Riau Kota Batam Program SME Kamis Laris Konvensional
Kota Bandar
90. September Lampung Serbu KUR CFD Konvensional
Lampung
Kota Bandar
91. September Lampung Gathering Mitra Bigland Konvensional
Lampung
Sumatera
92. September Kota Palembang Pusri Investment Week Konvensional
Selatan
Sumatera
93. September Kota Palembang Apersi Housing Expo di Palembang Square Mall Konvensional
Selatan
Pelatihan Pemasaran & Digitalisasi UMKM Bidang
94. September Kepulauan Riau Kabupaten Bintan Konvensional
Pariwisata di Hotel Hello Bintan
Sosialisasi KUR & Akuisisi Merchant di Universitas
95. September Jambi Kota Jambi Konvensional
Jambi
FinExpo 2024 Seminar & Talkshow - Cuan Terus
96. Oktober Kalimantan Timur Kota Balikpapan Konvensional
Bareng Bale by BTN
97. Oktober Kalimantan Timur Kota Balikpapan FinExpo 2024 - Open Booth by BTN Konvensional
98. Oktober Kalimantan Timur Kota Balikpapan Syariah Financial Fair (Syafif) Syariah
Kabupaten Sosialisasi Budaya Menabung Sejak Dini kepada
99. September Banten Konvensional
Tangerang Siswa TK Kiddy Mind Cisauk beserta Orang Tua
Kabupaten
100. September Banten Pekan Menabung di TK Islam Al-Hanif Konvensional
Tangerang
Kalimantan Kabupaten Tanah Sosialisasi Tabungan kepada Pelajar & Guru SMPN
101. September Konvensional
Selatan Laut 2 Pelaihari
Kalimantan Kabupaten Tanah Sosialisasi Tabungan kepada Pelajar & Guru SMPN
102. September Konvensional
Selatan Laut 1 Jorong
Kalimantan Sosialisasi Tabungan kepada Pelajar & Guru SMPN
103. September Kota Banjarmasin Konvensional
Selatan 12 Banjarmasin
104. September Nasional Pembukaan Rekening Tabungan BTN Syariah Syariah
Penyaluran Pembiayaan Konsumer (Sharia
105. September Nasional Syariah
Mortgage & Secured Financing)
Penyaluran Pembiayaan Konsumer (Sharia
106. September Nasional Syariah
Subsidized Mortgage)
107. September Nasional Penyaluran Pembiayaan Komersial BTN Syariah Syariah
108. September Aceh Kota Banda Aceh Sosialisasi Perencanaan Ibadah Haji Syariah
109. September Jawa Timur Kota Malang Layanan Santri - MAN 1 Malang Syariah
748 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 318
Laporan
Tahunan 2024
Kegiatan
Periode
No. Provinsi Kabupaten/ Kota
(Bulan) Jenis
Nama Kegiatan
Kegiatan
Sumatera Pengenalan Produk Syariah pada Pameran
110. September Kota Palembang Syariah
Selatan Properti
Kabupaten Pengenalan Produk Syariah pada Pembukaan
111. September Jawa Barat Syariah
Karawang Proyek Mangkualam Asri Sakura Land
Kota Adm. Jakarta Pengenalan Produk Syariah pada Developer
112. September DKI Jakarta Syariah
Pusat Gathering
Pengenalan Produk Syariah kepada Marketing
113. September Jawa Barat Kota Bekasi Syariah
Pengembang ISPI
Pengenalan Produk Syariah kepada Kunjungan
114. September Jawa Barat Kota Bekasi Syariah
Kerja Komisi VI DPR RI
Pengenalan Produk Syariah kepada MUSDA REI
115. September Jawa Tengah Kota Semarang Syariah
JATENG
116. September Jawa Barat Kota Bekasi Pengenalan Produk Syariah kepada Kalindo Land Syariah
Pengenalan Produk kepada Developer Wilayah
117. September Jawa Tengah Kota Surakarta Syariah
Solo
Kota Tangerang Pengenalan Produk Syariah kepada Pengembang
118. September Banten Syariah
Selatan PT. Bintang Indo Lestari
Kabupaten Pengenalan Produk Syariah kepada PT. Artharaya
119. September Jawa Barat Syariah
Karawang Agung
Expert Lecture Jurusan Perbankan Syariah - UIN
120. September Banten Kota Serang Syariah
Sultan Maulana Hasanuddin
APERSI Goes to Campus - Universitas
121. September Jawa Timur Kota Malang Syariah
Muhammadiyah Malang
Kota Adm. Jakarta
122. September DKI Jakarta Developer Gathering - Hotel Pullman Jakarta Syariah
Pusat
Audiensi BTN Syariah x Pengurus Wilayah
123. September Jawa Timur Surabaya Syariah
Muhammadiyah Jawa Timur
Sharing Produk KPR dan Persiapan Haji bersama
124. September Jawa Barat Kabupaten Ciamis PT Graha Medina Cipta di Pengadilan Agama Konvensional
Ciamis
Kalimantan
125. September Kota Banjarmasin Outreach Program - BTN Menyapa UMKM Konvensional
Selatan
Kalimantan
126. September Kota Banjarmasin Outreach Program - BTN Menyapa UMKM Konvensional
Selatan
Kalimantan
127. September Kota Banjarmasin Outreach Program - BTN Menyapa UMKM Konvensional
Selatan
Kalimantan
128. September Kota Banjarmasin Outreach Program - BTN Menyapa UMKM Konvensional
Selatan
Sosialisasi Tabungan pada Penerima KIPK
129. September Gorontalo Kota Gorontalo Konvensional
Universitas Negeri Gorontalo Tahun 2024
Sosialisasi Edukasi Keuangan Bagi Pegawai RSIA
130. September Sulawesi Selatan Kota Makassar Konvensional
Ananda Makassar
Sosialisasi Tata Cara Pembayaran Biaya
131. September Maluku Utara Kota Ternate Konvensional
Pendidikan di Universitas Khairun
Sulawesi Sosialisasi Literasi Keuangan kepada Pemerintah
132. September Kota Kendari Konvensional
Tenggara Buton Utara
133. Oktober Nasional BTN Market Beat Edisi Oktober 2024 (Youtube BTN) Konvensional
Edukasi Risiko Penggunaan Wifi Publik (Instagram
134. Oktober Nasional Konvensional
BTN)
135. Oktober Nasional Edukasi Modus Penipuan (Instagram BTN) Konvensional
Kuliah Umum Overcoming Economic and Digital
136. Oktober Jawa Tengah Kota Semarang Konvensional
Disruptions:Strategies for Students in that Era
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 749
Page 319
Tata Kelola
Perusahaan
Kegiatan
Periode
No. Provinsi Kabupaten/ Kota
(Bulan) Jenis
Nama Kegiatan
Kegiatan
137. Oktober Jawa Timur Kota Surabaya Jatim Inclusion Festival 2024 Konvensional
138. Oktober Sulawesi Selatan Kota Makassar Financial Expo Sulselbar Konvensional
139. Oktober Jawa Tengah Kabupaten Brebes Edukasi Keuangan di RSUD Brebes Konvensional
140. Oktober Aceh Kota Banda Aceh Videotron Gencarkan KCS BTN Banda Aceh Konvensional
141. Oktober Nasional Edukasi Pinjaman Online (Instagram BTN) Konvensional
142. Oktober Jawa Barat Kota Sukabumi Sosialisasi Tabungan SMKN 1 Cibadak Konvensional
143. Oktober Jawa Barat Kabupaten Bogor Sosialisasi Tabungan MTS Ash Sholeh Konvensional
Kota Adm. Jakarta
144. Oktober DKI Jakarta MAG RUN 2024 Konvensional
Utara
Sosialisasi KAR, KUR, Tabungan dan Edeposito di
145. Oktober Banten Kota Tangerang Konvensional
RSUD Balaraja
Sosialisasi Tabungan Juara pada Siswa Yayasan
146. Oktober Banten Kota Tangerang Konvensional
Al Hikmah
Sosialisasi Tabungan Simpel pada Komite Sekolah
Kota Adm. Jakarta
147. Oktober DKI Jakarta dan Wali Murid SD Srengeseng 5 jakbar oleh KCP Konvensional
Barat
Puri CBD
Kota Adm. Jakarta
148. Oktober DKI Jakarta Menabung bersama di Sekolah SD Srengseng 5 Konvensional
Barat
149. Oktober Jawa Tengah Kota Pekalongan Sosialisasi Tabungan Juara di ITS NU Pekalongan
150. Oktober Jawa Tengah Kabupaten Kudus Sosialisasi Tabungan Pensiunan Polri di Purwodadi Konvensional
Sosialisasi Digitalisasi Keuangan kepada
151. Oktober Jawa Tengah Kabupaten Kudus Konvensional
Pengurus NU
152. Oktober Jawa Tengah Kabupaten Kudus Sosialisasi Digitalisasi Keuangan kepada PN Kudus Konvensional
Kota Tangerang Sosialisasi Tabungan pada Siswa SMK Sasmita
153. Oktober Banten Konvensional
Selatan Jaya Banten
Pembukaan Rekening QRIS & Sosialiasi
154. Oktober Jawa Barat Kota Depok Pemantauan QRIS, serta payment gateaway VA Konvensional
secara bertahap
Sosialisasi Tabungan, QRIS, EDC, dan KUR pada
155. Oktober DKI Jakarta Kota Adm. Jakarta Konvensional
event Mitra Gathering Kompas Gramedia
Edukasi Keuangan & Tabungan Juara kepada
156. Oktober Jawa Tengah Kota Magelang Konvensional
mahasiswa STIMIK Bina Patria Magelang
Kabupaten Edukasi & Pembukaan Rekening bagi Mahasiswa
157. Oktober Jawa Tengah Konvensional
Banyumas di Purwokerto
Kota Adm. Jakarta
158. Oktober DKI Jakarta Videotron Gencarkan pada KCS BTN Harmoni Konvensional
Pusat
Kota Adm. Jakarta
159. Oktober DKI Jakarta Videotron Gencarkan pada Bintaro Konvensional
Selatan
Kota Adm. Jakarta Manage Your Finances di Sekolah Ekumene
160. Oktober DKI Jakarta Konvensional
Utara Christian High School
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi tabungan Juara dan Olob di SMK
161. Oktober DKI Jakarta Konvensional
Barat Assa'adatul Abdiyah
Kabupaten Penandatangan PKS antara Kemenag - Seksi
162. Oktober Banten Konvensional
Tangerang Pendidikan Madrasah
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Tabungan, Qris, dan KPR pada
163. Oktober DKI Jakarta Konvensional
Pusat Gathering Sales Relife Property, Astana Group
Kota Adm. Jakarta Literasi Keuangan - Ngobrol Pintar Investasi
164. Oktober DKI Jakarta Konvensional
Selatan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
Sosialisasi Produk Dana dan Pembiayaan di TK
165. September Sumatera Utara Kota Medan Syariah
Khalifah Medan
750 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 320
Laporan
Tahunan 2024
Kegiatan
Periode
No. Provinsi Kabupaten/ Kota
(Bulan) Jenis
Nama Kegiatan
Kegiatan
Sosialisasi Produk Dana dan Pembiayaan di PTPN
166. September Sumatera Utara Kota Medan Syariah
Kanwil 4 Provinsi Sumatera Utara
Sosialisasi Produk Dana dan Pembiayaan di
167. September Sumatera Utara Kota Medan Syariah
Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara
168. Oktober Sumatera Utara Kota Medan Audiensi Pengadilan Negeri Stabat Konvensional
169. Oktober Jawa Barat Kabupaten Garut Audiensi Pengadilan Negeri Garut Konvensional
Kota Adm. Jakarta
170. Oktober DKI Jakarta Audiensi Pengadilan Negeri Jakarta Barat Konvensional
Barat
171. Oktober Jawa Barat Kabupaten Bogor Mini Bank SMK Negeri 1 Bojong Gede Konvensional
172. Oktober Jawa Barat Kabupaten Bogor Mini Bank SMK Wirabuana 1 Citayam Konvensional
Edukasi Keuangan untuk Mitra Penunjang
173. November Nasional Perkreditan/Pembiayaan (Mitra Notaris/PPAT dan Konvensional
KJPP)
GENCARKAN: Perencanaan dan Pengelolaan
174. November Sumatera Barat Kota Pariaman Konvensional
Keuangan pada Universitas Sumatera Barat
Kabupaten GENCARKAN: Sosialisasi Bertemakan Jauhi Judol
175. November Jambi Konvensional
Sarolangun dan Pinjol Illegal serta Jaga Data Pribadi
Sosialisasi Produk Dana dan Pembiayaan di
176. November Sumatera Barat Kota Pariaman Konvensional
Universitas Sumatera Barat
177. November Maluku Utara Kota Ternate Sosialisasi terkait Perbankan di SMKN 1 Ternate Konvensional
Daerah Istimewa Sosialisasi Tabungan Anak Sejak Dini kepada
178. November Kabupaten Sleman Konvensional
Yogyakarta Pelajar Green School Yogyakarta Day 1
Daerah Istimewa Sosialisasi Tabungan Anak Sejak Dini kepada
179. November Kabupaten Sleman Konvensional
Yogyakarta Pelajar Green School Yogyakarta Day 2
Daerah Istimewa Sosialisasi Pengelolaan Keuangan pada
180. November Kabupaten Sleman Konvensional
Yogyakarta Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Pengelolaan Keuangan di Universitas
181. November DKI Jakarta Konvensional
Pusat Prof. Dr. Moestopo
Sosialisasi Pengelolaan Keuangan di SMP N 1
182. November Jawa Barat Kabupaten Bogor Konvensional
Gunung Putri
Sosialisasi Sistem Pembayaran Digital QRIS
183. November Jawa Barat Kota Depok Konvensional
kepada Pedagang CGE
Sosialisasi Menabung kepada Pelajar di SDN
184. November Jawa Barat Kabupaten Bogor Konvensional
Bojong 2
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Pengelolaan Keuangan kepada Pelajar
185. November DKI Jakarta Konvensional
Pusat di SMAN 7 Jakarta
Kota Adm. Jakarta
186. November DKI Jakarta Menabung bersama di SMAN 92 Jakarta Konvensional
Utara
Kota Adm. Jakarta
187. November DKI Jakarta Menabung bersama di SDN 15 Klender Konvensional
Timur
Kota Adm. Jakarta
188. November DKI Jakarta Menabung bersama di SDN 15 Klender Konvensional
Timur
Sosialisasi Pengelolaan Keuangan kepada Pelajar
189. November Jawa Barat Kabupaten Bogor Konvensional
SMK Mulya Buana
Sosialisasi Pengelolaan Keuangan kepada Pelajar
190. November Banten Kota Tangerang Konvensional
SMKN 5 Kota Tangerang
191. Desember Bali Kabupaten Badung GENCARKAN di SMK Triatma Jaya Dalung Konvensional
Nusa Tenggara
192. Desember Kabupaten Bima GENCARKAN di Universitas Nggusuwaru Bima Konvensional
Barat
Sosialisasi Digitalisasi Keuangan di STAI Islamic
193. November Jawa Tengah Kabupaten Demak Konvensional
Centre Demak
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 751
Page 321
Tata Kelola
Perusahaan
Kegiatan
Periode
No. Provinsi Kabupaten/ Kota
(Bulan) Jenis
Nama Kegiatan
Kegiatan
Sosialisasi Digitalisasi Keuangan di SMK PGRI 1
194. November Jawa Tengah Kabupaten Kudus Konvensional
Kudus
Sosialisasi Tabungan kepada Pelajar di SMK Mulya
195. Desember Jawa Barat Kabupaten Bogor Konvensional
Buana
Sosialisasi Tabungan kepada SMKN 5 Kota
196. Desember Banten Kota Tangerang Konvensional
Tangerang
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Keuangan kepada Pelajar di SMAN 167
197. November DKI Jakarta Konvensional
Timur Jakarta
Sosialisasi Keuangan kepada Pelajar SMA Suluh
Kota Adm. Jakarta
198. November DKI Jakarta Jakarta Pasar Minggu Open Booth bersama KCP Konvensional
Selatan
Tebet
Sosialisasi Keuangan kepada Pelajar SMA Suluh
Kota Adm. Jakarta
199. November DKI Jakarta Jakarta Pasar Minggu Open Booth bersama UIN Konvensional
Selatan
Syarif Hidayatullah
Kota Tangerang Sharia Ecofest 2024 Fakultas Ekonomi dan Bisnis
200. November Banten Konvensional
Selatan UIN Syarif Hidayatullah
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Keuangan kepada Pelajar di SMK
201. November DKI Jakarta Konvensional
Pusat Poncol
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Keuangan kepada Pelajar di SDN 11
202. November DKI Jakarta Konvensional
Timur Pisangan
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Keuangan kepada Pelajar di SMK
203. November DKI Jakarta Konvensional
Selatan Kemala Bhayangkari Jakarta
Sosialisasi Keuangan kepada Pelajar di Bright
204. November Jawa Barat Kabupaten Bekasi Konvensional
Bambini Playhouse
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Keuangan kepada Pelajar di SMA
205. November DKI Jakarta Konvensional
Selatan Sumbangsih
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Keuangan kepada Pelajar kepada
206. November DKI Jakarta Konvensional
Timur Manajemen Event FEB UNJ
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi Keuangan kepada Pelajar di SMK Bakti
207. November DKI Jakarta Konvensional
Selatan Idhata
Kota Adm. Jakarta
208. November DKI Jakarta Sosialisasi Keuangan kepada Pelajar di SMPN 149 Konvensional
Selatan
209. November Jawa Barat Kota Depok Saving Money KB/TK Montessori Depok Konvensional
Kota Adm. Jakarta
210. November DKI Jakarta Open Booth di SMPN 149 Jakarta Konvensional
Selatan
Kota Adm. Jakarta
211. November DKI Jakarta Edukasi dan Inklusi Keuangan SMK Idata Bhakti Konvensional
Selatan
Sosialisasi Tabungan Juara pada Siswa SMK
212. November Banten Kota Tangerang Konvensional
Grafika
Kota Tangerang Sosialisasi BTN Solusi dengan PT AVIARY JAYA
213. November Banten Konvensional
Selatan LESTARI
Kota Adm. Jakarta Enhancing Financial Literacy Understanding
214. November DKI Jakarta Konvensional
Utara Mutual Funds and Their Importance
Kota Adm. Jakarta Sosialisasi tabungan simpel, juara, dan mobile
215. November DKI Jakarta Konvensional
Barat banking di SMK YMIK 3
Kota Adm. Jakarta Event Summarecon EXPO Di Gapoy Mall Kelapa
216. November DKI Jakarta Konvensional
Utara Gading
Kota Adm. Jakarta
217. November DKI Jakarta Event Fresh Market Konvensional
Barat
752 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 322
Laporan
Tahunan 2024
Kegiatan
Periode
No. Provinsi Kabupaten/ Kota
(Bulan) Jenis
Nama Kegiatan
Kegiatan
Kota Adm. Jakarta
218. November DKI Jakarta Event Komunitas Cluster Walet PIK Konvensional
Utara
Kota Adm. Jakarta
219. November DKI Jakarta Sosialisasi BTN Smart Residence Konvensional
Pusat
Kota Adm. Jakarta
220. November DKI Jakarta Sosialisasi BTN Merchant Konvensional
Pusat
Kota Tangerang
221. November Banten Edukasi dan Sosialisasi SMP 28 Konvensional
Selatan
Kota Tangerang
222. November Banten Edukasi dan Sosialisasi SMPN 2 Kelapa Dua Konvensional
Selatan
Sosialisasi & Edukasi Produk Tabungan untuk SMK
223. November Banten Kota Serang Konvensional
PGRI 1
Sosialisasi BTN Solusi dengan Pengadilan Negeri
224. November Banten Kota Serang Konvensional
Serang
GENCARKAN: TJSL, Sosialisasi Bahaya Judi Online &
225. Desember Kalimantan Barat Kabupaten Landak Konvensional
Pinjaman Online kepada Siswa SMK N 1 Mandor
Kalimantan GENCARKAN: Sosialisasi Menabung Sejak Dini
226. Desember Kabupaten Kapuas Konvensional
Tengah kepada Pelajar di SD Katolik Santo Paulus
Kabupaten Kubu GENCARKAN: Bank Goes to School: Sekolah
227. Desember Kalimantan Barat Konvensional
Raya Kanaan Kristen Kubu Raya
GENCARKAN; Sosialisasi Bahaya Judi Online dan
Kalimantan Kabupaten Barito
228. Desember Pinjaman Online kepada Pelajar di MAN Barito Konvensional
Tengah Selatan
Selatan
GENCARKAN: Sosialisasi BTN Tabungan SIAP!
229. Desember Sulawesi Selatan Kabupaten Gowa Konvensional
Rencana tuk Masa Depan
Kabupaten GENCARKAN: Sosialisasi Bahaya Judi Online pada
230. Desember Gorontalo Konvensional
Gorontalo siswa/i SMA Wira Bhakti
Kabupaten
GENCARKAN: Sosialisasi BTN Solusi pada
231. Desember Sulawesi Selatan Pangkajene dan Konvensional
Pengadilan Agama Pangkajene
Kepulauan
Edukasi Digital Modus Penipuan melalui
232. Desember Nasional Konvensional
Instagram BTN
Sosialisasi Penggunaan Virtual Account untuk
Kota Adm. Jakarta
233. November DKI Jakarta Pembayaran SPP Online dengan Yayasan Syariah
Utara
Dirgantara
Kota Adm. Jakarta Perencanaan Ibadah Haji pada Guru, Karyawan,
234. November DKI Jakarta Syariah
Barat dan Komite Pendidikan Nuruzzahra
Kota Adm. Jakarta
235. Oktober DKI Jakarta Audiensi Pengadilan Negeri Jakarta Barat Konvensional
Barat
Kota Adm. Jakarta
236. Desember DKI Jakarta Pembukaan Rekening Dirjen Badilum Konvensional
Utara
Kabupaten
237. Desember Jawa Barat Audiensi Pengadilan Agama Sukabumi Konvensional
Sukabumi
238. November Kalimantan Barat Kota Pontianak Kuliah Umum di UNTAN (Universitas Tanjungpura) Konvensional
GENCARKAN: Pengelolaan Ekosistem Keuangan
Kabupaten Digital serta Sosialisasi Service Excellence &
239. Desember Jawa Timur Konvensional
Tulungagung Personal Grooming kepada Mahasiswa di UIN
Sayyid Ali Rahmatullah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 753
Page 323
Tata Kelola
Perusahaan
Kode Etik
Kode Etik merupakan perwujudan komitmen Perseroan untuk memastikan penerapan GCG dengan standar tinggi yang
mengacu kepada best practice lembaga perbankan yang kredibel dan terpercaya. Kredibilitas serta kepercayaan
publik, pemegang saham, dan nasabah merupakan faktor yang sangat menentukan bagi perkembangan dan
kelangsungan usaha Perseroan. Aktivitas usaha yang dijalankan Perseroan harus mematuhi peraturan dan
perundangan yang berlaku serta menjunjung tinggi norma dan etika. Kesadaran menjalankan etika yang baik akan
meningkatkan dan memperkuat citra positif Perseroan dan mewujudkan Perseroan sebagai Good Corporate Citizen.
Karena itu, Perseroan senantiasa menjunjung tinggi integritas dengan memiliki dan menerapkan pedoman etika
dan perilaku yang menjadi dasar sikap dan tindakan seluruh insan Perseroan agar bekerja secara profesional dan
beretika dengan menggunakan prinsip-prinsip dasar yang mengacu kepada visi, misi, dan nilai-nilai serta regulasi
internal dan eksternal yang berlaku.
Visi, Misi dan Nilai-Nilai Budaya Perseroan Sebagai Fondasi Kode Etik
Perseroan telah merumuskan beberapa perangkat kebijakan yang menjadi pedoman beretika dan berperilaku bagi
setiap elemen Perseroan dalam kegiatan bisnis yang dijalankan. Perseroan mengupayakan penerapan standar etika
dan perilaku dalam menjalankan segenap aktivitas bisnisnya sesuai dengan visi, misi, dan nilai-nilai budaya yang
dimiliki melalui implementasi Code of Conduct.
Visi dan Misi Standar Etika Bisnis
Code of Conduct Perseroan
Nilai-nilai Budaya Standar Perilaku
VISI
“Menjadi Best Mortgage Bank in Southeast Asia
pada tahun 2025.”
MISI
Secara aktif mendukung pemerintah Meningkatkan shareholder value
1 4
dalam memajukan kesejahteraan dengan berfokus pada pertumbuhan
masyarakat Indonesia melalui profitabilitas yang berkelanjutan sebagai
kepemilikan rumah. perusahaan blue chip dengan prinsip
manajemen risiko yang kokoh.
Mewujudkan kehidupan yang diimpikan
2
jutaan rakyat Indonesia melalui Menjadi mitra keuangan bagi para
5
penyediaan rumah yang layak. pemangku kepentingan dalam ekosistem
perumahan dengan menyediakan solusi
Menjadi one of home of Indonesia’s Best menyeluruh dan layanan terbaik melalui
3 inovasi digital.
Talent.
754 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 324
Laporan
Tahunan 2024
Nilai-nilai Budaya Perseroan
Nilai-nilai budaya, tercermin dalam budaya AKHLAK sebagai nilai-nilai utama Perseroan dan 18 panduan perilaku
utama sebagai berikut:
Nilai Budaya Perilaku Utama
Memegang teguh • Memenuhi janji dan komitmen.
Amanah kepercayaan yang • Bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan
diberikan tindakan yang dilakukan.
• Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika.
Terus belajar dan • Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab
Kompeten mengembangkan tantangan yang selalu berubah.
kapabilitas • Membantu orang lain belajar.
• Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.
Saling peduli • Menghargai setiap orang apapun latar
Harmonis dan menghargai belakangnya.
perbedaan • Suka menolong orang lain.
• Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
Berdedikasi dan • Menjaga nama baik sesama karyawan, pimpinan,
Loyal mengutamakan BUMN, dan Negara.
kepentingan bangsa • Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang
dan Negara lebih besar.
• Patuh kepada pimpinan sepanjang tidak
bertentangan dengan hukum dan etika.
Terus berinovasi • Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi lebih
Adaptif & antusias dalam baik.
menggerakkan • Terus-menerus melakukan perbaikan mengikuti
ataupun menghadapi perkembangan teknologi.
perubahan • Bertindak proaktif.
Membangun • Memberi kesempatan kepada berbagai pihak
Kolaboratif kerjasama yang untuk berkontribusi.
sinergis • Terbuka dalam bekerja sama untuk
menghasilkan nilai tambah.
• Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber
daya untuk tujuan bersama.
Pokok-Pokok Kode Etik
Code of Conduct berisi standar etika dan perilaku bagi Perseroan sebagai sebuah entitas bisnis beserta seluruh
elemennya dalam berinteraksi baik secara internal maupun secara eksternal kepada berbagai pihak yang
berkepentingan. Penerapan Code of Conduct bertujuan untuk mewujudkan terciptanya perilaku ideal yang
berkembang menjadi budaya kerja berdasarkan nilai-nilai luhur yang diyakini jajaran Perseroan. Code of Conduct
terangkum ke dalam 4 Bab yang dijabarkan secara singkat sebagai berikut:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 755
Page 325
Tata Kelola
Perusahaan
Code of Conduct ini merupakan kodifikasi atau kompilasi kebijakan, peraturan pegawai, dan kesepakatan
yang telah dibangun bersama antara Perseroan dengan pegawai yang akan memengaruhi, membentuk,
dan menetapkan standar tingkah laku, baik bagi Pengurus maupun pegawai dalam menjalankan
segenap aktivitas bisnis.
01. Pendahuluan Implementasi Code of Conduct, baik kepatuhan ataupun ketidakpatuhannya menjadi salah satu
aspek penilaian kinerja pegawai. Oleh karena itu, Code of Conduct ini akan selalu dijadikan pedoman
dalam penyusunan kebijakan, manual/prosedur maupun praktek-praktek manajemen yang ada pada
Perseroan. Penerapan Code of Conduct yang konsisten akan menunjukan bahwa Perseroan adalah
Perseroan yang menjunjung tinggi nilai-nilai bisnis yang luhur dan etika dalam menjalankan usaha,
sekaligus dalam rangka menegakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan.
1. Etika Bank dengan Pegawai
a. Keadilan Perlakuan terhadap Pegawai
b. Penugasan dan Aktivitas Pegawai di Luar Bank
c. Larangan Keterlibatan Pegawai dalam Aktivitas Bisnis Surat Berharga Bank
d. Kedisiplinan Pegawai
e. Lingkungan Kerja
f. Saluran Aspirasi Pegawai
2. Etika Bank dengan Nasabah
Perseroan berkomitmen untuk menjaga kepuasan dan kepercayaan nasabah dengan menawarkan
produk dan layanan berkualitas, memberikan pelayanan terbaik, melakukan promosi yang jujur dan
adil, serta menjaga keamanan data pribadi nasabah.
3. Etika Bank dengan penyedia barang dan jasa
Dalam pengadaan barang dan/atau jasa, Perseroan harus mematuhi prinsip-prinsip efisiensi,
efektivitas, kompetisi, transparansi, keadilan, dan akuntabilitas. Selain itu, perilaku etis yang
diharapkan mencakup tanggung jawab, profesionalisme, menjaga kerahasiaan, menghindari konflik
kepentingan, dan mencegah pemborosan serta penyalahgunaan wewenang. Pemilihan penyedia
harus melalui proses yang sehat dan terbuka, serta tidak menerima atau menawarkan hadiah yang
terkait dengan pengadaan.
4. Etika Bank dengan Pesaing
Perseroan menggunakan pesaing sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja. Untuk itu, bank
02. Standar Etika melakukan beberapa langkah, seperti mematuhi hukum anti-monopoli, melakukan riset pasar, tidak
Bisnis menyalahgunakan posisi dominan, dan bersaing secara sehat dengan mengutamakan produk dan
layanan berkualitas.
5. Etika Bank dengan Mitra Kerja
Perseroan menjunjung tinggi sikap saling percaya dan menghargai dalam hubungan dengan mitra
kerja, serta berkomitmen untuk bekerja sama secara menguntungkan, mematuhi aturan, mencapai
hasil optimal, berkomunikasi intensif, dan memberikan kesempatan yang adil tanpa diskriminasi.
6. Etika Bank dengan Pemerintah dan Regulator
Perseroan berkomitmen mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
7. Etika Bank dengan Masyarakat
Perseroan berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif dalam pengembangan ekonomi
yang berkelanjutan dengan memperhatikan tanggung jawab sosial dengan menitikberatkan pada
keseimbangan terhadap aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.
8. Etika Bank dengan Media Massa
Perseroan menjadikan media massa sebagai mitra kerja dan media dalam melakukan promosi
dalam rangka membangun citra yang baik.
9. Etika Bank dengan Organisasi Profesi
Perseroan membina hubungan kerja sama yang baik dengan organisasi profesi dan regulasi dalam
rangka sharing informasi, pengalaman dan berdiskusi tentang perkembangan bisnis, serta mencari
solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan yang menjadi kepentingan bersama.
1. Pegawai senantiasa menghindari kondisi, situasi ataupun kesan adanya benturan kepentingan dan
penyalahgunaan jabatan.
2. Setiap anggota Komisaris dan Direksi serta pegawai Bank dilarang memberikan dan Menerima
sesuatu untuk kepentingannya baik langsung maupun tidak langsung, dari mitra bisnis yang dapat
03. Kebijakan memengaruhi keputusan.
3. Perseroan berkomitmen untuk menjalankan persaingan usaha yang sehat dan beretika sesuai
Standar Perilaku dengan peraturan perundang-undangan. Bank menghindari praktik monopoli, memberikan
kesempatan yang sama kepada semua pelaku usaha, dan mendorong inovasi bisnis yang
berkelanjutan sambil mematuhi semua undang-undang dan peraturan yang berlaku.
4. Organ perusahaan dan pegawai Bank harus melaksanakan peraturan perundangan-undangan dan
peraturan Bank.
1. Setiap pegawai Bank harus melaporkan setiap fakta penyimpangan Corporate Code of Conduct
kepada Human Capital Manajemen & Culture Specialist Division dan identitas pelapor dilindungi.
2. Human Capital Manajemen & Culture Specialist Division menindaklanjuti setiap laporan dan
04. Penerapan dan menyampaikan hasil kajiannya kepada Direksi dan/atau Komisaris sesuai dengan lingkup tanggung
Penegakan jawabnya.
3. Pada akhirnya Direksi dan Komisaris memutuskan pemberian tindakan pembinaan, sanksi disiplin
dan/atau tindakan perbaikan serta pencegahan yang harus dilaksanakan oleh atasan langsung di
lingkungan masing-masing.
756 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 326
Laporan
Tahunan 2024
Kepatuhan Terhadap Kode Etik Dasar Perseroan dan keputusan RUPS. Sedangkan
pengenaan sanksi terhadap pegawai dilakukan sesuai
Code of Conduct berlaku bagi Dewan Komisaris, dengan aturan kepegawaian yang berlaku. Pengisian
Direksi serta Pegawai dalam menjalankan setiap dan Penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh
aktivitas bisnis Perseroan dan melakukan interaksi pegawai sesuai nilai-nilai Code of Conduct. Sepanjang
antara Komisaris, Direksi dan Pegawai dengan seluruh tahun 2024, upaya-upaya yang dilakukan Perseroan
stakeholders. Pernyataan pemberlakukan Code of dalam menerapkan dan menegakkan Code of Conduct
Conduct bagi seluruh level organisasi dituangkan antara lain:
secara resmi melalui Surat Keputusan Bersama Dewan 1. Pengisian dan Penandatanganan Pakta Integritas
Komisaris Nomor 01/SKPB/KOM/BTN/2024 dan Direksi oleh seluruh pegawai sesuai nilai-nilai Code of
Nomor SKPB-01/DIR/BTN/2024 tentang Pedoman Conduct;
Etika Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct) PT Bank 2. Internalisasi Code of Conduct, Pengendalian
Tabungan Negara (Persero) Tbk. Perseroan mewajibkan Gratifikasi dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
penandatanganan pernyataan sikap Insan Perseroan (SMAP) kepada seluruh Pegawai melalui Digital
terhadap Code of Conduct yang disebut Pakta Integritas Room for E learning Modules (DREAM).
untuk selanjutnya dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. 3. Bekerja sama dengan KPK melalui program
Keberhasilan penerapan Code of Conduct merupakan Profesional Berintegritas (PROFIT) yang didalamnya
tanggung jawab dari seluruh pimpinan di lingkungan mencakup dukungan Sumber Daya Manusia (SDM)
unit kerja masing-masing. Untuk itu, segenap pimpinan yang kompeten membangun integritas dalam
unit dituntut untuk memberikan pemahaman terkait mengawal pencegahan korupsi di lingkungan
penerapan Code of Conduct kepada pegawai di Perseroan melalui keikutsertaan training sebagai Ahli
lingkungan unit kerja masing-masing. Pembangun Integritas (API) dan sertifikasi Penyuluh
Anti Korupsi (PAKSI) serta keikutsertaan kolaborasi
Bentuk Sosialisasi Kode Etik dan kampanye dengan KPK tentang pencegahan korupsi
Upaya Penegakannya melalui berbagai saluran media komunikasi.
4. Melaksanakan Program Pengendalian Gratifikasi
Sosialisasi Kode Etik sesuai Rencana Kerja yang ditetapkan serta
melaporkan implementasinya kepada KPK secara
Code of Conduct disosialisasikan dan dapat periodik per semester.
diakses oleh seluruh insan Perseroan melalui media 5. Mengelola laporan penerimaan gratifikasi dari
Digital Room for E learning Modules (DREAM) serta seluruh unit kerja dan melaporkan kepada KPK
diselenggarakan kuis tentang Code of Conduct untuk sesuai ketentuan.
mengetahui pemahaman pegawai terhadap Code 6. Melaksanakan program kepatuhan persaingan
of Conduct. Komitmen terhadap pelaksanaan Code usaha sehat.
of Conduct juga dituangkan dalam Pakta Integritas 7. Melaksanakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
yang wajib ditandatangani oleh seluruh Direksi, Dewan (SMAP) ISO 37001:2016 sebagai salah satu bentuk
Komisaris dan Pegawai Perseroan. Di samping itu, Code pelaksanaan dari Etika Bisnis dan Perilaku yang
of Conduct juga dapat diakses oleh seluruh Stakeholder tercantum dalam Code of Conduct.
Perseroan melalui website Perseroan. 8. Melaksanakan program Whistleblowing System
(WBS).
Upaya Penerapan dan Penegakan 9. Punishment bagi pegawai yang melanggar etika
Code of Conduct bisnis.
10. Upaya Penerapan dan Penegakan Code of Conduct
Perseroan memberikan sanksi yang tegas dan konsisten lainnya.
terhadap pelanggaran Pedoman Code of Conduct.
Upaya Penerapan dan Penegakan Kode Etik tercantum Dalam rangka memastikan kepatuhan terhadap kode
pada Kebijakan Khusus Nomor KK.3-C Tentang Regulasi etik selama periode tahun 2024, setiap adanya dugaan
dan Administrasi Kepegawaian. Bentuk penegakan atau insiden pelanggaran terhadap kode etik telah
pelanggaran yang dilakukan oleh Dewan Komisaris dan dilakukan audit atau investigasi oleh Satuan Kerja Audit
Direksi beserta sanksinya berpedoman pada Anggaran Internal.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 757
Page 327
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Sanksi Pelanggaran Kode Etik
Perseroan menetapkan jenis sanksi untuk setiap pelanggaran Code of Conduct dalam dua jenis sanksi sebagai
berikut:
1. Sanksi administratif
Kategori Sanksi Jenis Sanksi Sanksi Masa Pembinaan
Ringan Huruf A Teguran lisan
Sanksi Ringan
Ringan Huruf B Teguran tertulis 3 (tiga) bulan
Ringan Huruf C Pernyataan tidak puas
Sedang Huruf A Tidak mendapatkan uang cuti
Sedang Huruf B Tidak mendapatkan penyesuaian gaji berkala
Sanksi Sedang 1 (satu) tahun
Penurunan Person Grade sebanyak 1 (satu) grade (gaji
Sedang Huruf C
dasar menyesuaikan)
Penurunan person grade sebanyak minimal 2 (dua)
Berat Huruf A
grade (gaji dasar menyesuaikan)
Sanksi Berat Berat Huruf B Pemutusan hubungan kerja (PHK) 2 (dua) tahun
Pemutusan hubungan kerja dan dilaporkan kepada pihak
Berat Huruf C
yang berwajib.
2. Sanksi Finansial
Sanksi finansial yaitu mengganti segala kerugian finansial yang timbul sebagai akibat dari pelanggaran disiplin
yang dilakukannya.
Jumlah Pelanggaran dan Sanksi yang Diberikan
Jumlah Sanksi Per Tahun
Total Sanksi
Kategori Jenis
No. yang
Sanksi Sanksi Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Diberikan
2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Ringan
22 23 27 14 9 11 4 61
Huruf A
Ringan
1. Sanksi Ringan 31 15 19 28 5 15 15 67
Huruf B
Ringan
24 25 47 35 6 11 0 99
Huruf C
Sedang
18 69 62 54 8 15 8 139
Huruf A
Sanksi Sedang
2. 13 53 32 21 10 12 20 75
Sedang Huruf B
Sedang
9 45 31 16 11 10 0 68
Huruf C
Berat Huruf A 2 5 10 5 3 1 3 19
3. Sanksi Berat Berat Huruf B 22 40 24 19 44 43 27 130
Berat Huruf C 0 0 6 3 3 1 4 13
TOTAL 141 275 258 195 99 119 81 752
758 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 328
Laporan
Tahunan 2024
Kebijakan Pemberian Kompensasi 549 pegawai penerima LTI. Locked up sampai
Jangka Panjang Berbasis Kinerja dengan tahun 2024.
Kepada Manajemen • LTI Vesting 2 pada tahun 2021, diberikan
maksimum 25% dari total anggaran pembelian
Kebijakan mengenai kompensasi jangka panjang saham selama 3 tahun dengan jumlah saham
berbasis kinerja pada Manajemen diatur dalam 15.936.000 lembar yang dibeli dengan rata-rata
Kebijakan Khusus KK 3.B Tentang Remunerasi. Adapun Rp. 1.566,62/lembar dan didistribusikan kepada
beberapa implementasi terkait dengan kompensasi 599 pegawai penerima LTI, locked up sampai
jangka panjang berbasis kinerja yaitu: dengan 2025.
1. Long Term Incentive (LTI) • LTI Vesting 3 pada tahun 2022, diberikan
Long-Term lncentives (LTl) adalah suatu komponen maksimum 25% dari total anggaran pembelian
kompensasi yang dikaitkan dengan pencapaian saham selama 3 tahun dengan jumlah saham
kinerja jangka panjang, komponen rewards ini 18.957.000 lembar yang dibeli dengan rata-rata
merupakan komponen yang bersifat variabel Rp. 1.728,50/lembar dan didistribusikan kepada
karena pada implementasinya mempertimbangkan 690 pegawai penerima LTI, locked up sampai
realisasi pencapaian kinerja. Adapun tujuan dari LTI dengan 2026.
yaitu: 2. Bonus Jangka Panjang
a. Agar Bank memiliki pedoman kebijakan dan Bonus Jangka Panjang diberikan untuk pegawai
prosedur dalam pemberian LTI bagi Pegawai. di level manajerial atau pegawai yang menduduki
b. Memberikan panduan kebijakan lnsentif Jangka jabatan strategis untuk Person Grade 4A s.d 5B
Panjang/Long Term lncentive (LTl) bagi Pegawai. yang dilakukan locked up selama maksimal 3 (tiga)
c. Meningkatkan kinerja bank dalam jangka tahun sampai dengan 2026. Adapun anggaran
panjang melalui percepatan kerja dan realisasi untuk program Bonus Jangka Panjang tahun yaitu
inisiatif strategis perusahaan. Rp 100 Miliar yang diberikan ke pegawai dalam
d. Memberikan apresiasi kepada Pegawai PKWTT bentuk saham Perseroan dengan jumlah penerima
yang telah mendukung tercapainya kinerja Bank. sebanyak 239 Pegawai.
e. Merupakan salah satu bagian dari kebijakan 3. Insentif Saham Sub Branch Head
retensi pegawai. Pemberian Rewards Insentif Saham kepada Sub
Long Term Incentive (LTI) merupakan program sejak Branch Head (SBH) dengan kategori minimal
tahun 2020 yang diberikan dalam 3 (tiga vesting) Produktif dan Sangat Produktif sesuai kriteria
yaitu tahun vesting 1 di tahun 2020, vesting 2 di tahun parameter yang ditentukan Perseroan. Pada tahun
2021 dan vesting 3 di tahun 2022, dimana masing- 2024 diberikan Rewards saham kepada 32 SBH
masing vesting dilakukan masa penguncian saham dengan nominal Rp 575.383.787,- dan dikonversikan
(locked up period) selama 3 (tiga) tahun sampai dalam bentuk saham sebanyak 428.600 lembar
dengan tahun 2026. saham. Periode locked up dilakukan selama 1 (satu)
tahun.
LTI diberikan kepada pegawai dengan posisi atau
jabatan kunci yang memiliki peran strategis sebagai Dalam proses administrasi dan pengelolaan saham
penyelaras (alignment) tujuan Korporat sekaligus termasuk pembelian saham dan proses distribusi
supervisi dan pengendali pencapaian kinerja di saham, Perseroan bekerjasama dengan 2 (dua)
Divisi/Kantor Wilayah/Kantor Cabang masing- sekuritas yaitu Bahana Sekuritas dan Mandiri Sekuritas.
masing, jabatan tersebut meliputi jabatan struktural
seperti Kepala Divisi, Kepala Kantor Wilayah, Kepala Uraian kompensasi dalam bentuk saham disampaikan
Cabang, Kepala Cabang Syariah, Deputy / Wakil pada Sub Bab Tata Kelola dalam Pemberian
Kepala Divisi, Deputy Regional Manager Business, Remunerasi. Di samping itu, sesuai dengan POJK Nomor
Deputy Regional Manager Support, Department 45 /POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam
Head, Deputy Branch Manager dan Deputy Service Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Perseroan
Manager, Commercial Banking Center (CBC) Head, juga memiliki skema remunerasi yang bersifat
CBC Manager, Commercial Risk Head, Commercial variabel yang ditangguhkan (Malus) atau menarik
Risk Manager, Regional Loan Processing Center kembali remunerasi yang bersifat variabel yang
(RLPC) Head serta jabatan setara L1 dan L2 yang sudah dibayarkan (Clawback) kepada pejabat yang
ditetapkan oleh Direksi. tergolong Material Risk Taker (MRT). Hal tersebut telah
• LTI Vesting 1 pada tahun 2020, diberikan disajikan pada Sub Bab Tata Kelola dalam Pemberian
maksimum 50% dari total anggaran pembelian Remunerasi.
saham selama 3 tahun dengan jumlah saham
58.983.900 lembar yang dibeli dengan rata-rata
Rp. 958,55/lembar dan didistribusikan kepada
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 759
Page 329
Tata Kelola
Perusahaan
Whistleblowing System 7. Apabila pihak terlapor adalah Direksi dan/atau
Komisaris Perusahaan Anak maka Pengelola WBS
Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau Independen akan menyampaikan laporan kepada
Whistleblowing System (WBS) Bank berpedoman Direktur Utama Bank.
pada Peraturan Menteri BUMN No.PER-2/MBU/03/2023
tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola Dalam meningkatkan nilai-nilai Perusahaan ke dalam
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha perilaku dan etika bisnis yang sesuai dengan prinsip
Milik Negara dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan GCG, Perseroan bekerja sama dengan pihak independen
(POJK) No. 12 tahun 2024 tanggal 23 Juli 2024 tentang yaitu PT Deloitte Advis Indonesia (Deloitte). Perseroan
Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa mengajak seluruh pegawai dan para pemangku
Keuangan. WBS Perseroan merupakan bagian dari kepentingan lainnya untuk turut serta mengawasi
sistem pengendalian internal dalam mencegah aktivitas Perseroan dengan membangun infrastruktur
terjadinya praktik penyimpangan dan bertujuan untuk pendukung dalam menerapkan kebijakan WBS di mana
mendeteksi dini dan mencegah terhadap terjadinya pelapor dapat menyampaikan laporannya melalui
penyimpangan ataupun pelanggaran serta secara media sebagai berikut:
bertahap menciptakan iklim kerja yang terbuka, tulus, 1. PO Box 2828 JKP 10028
jujur dan bertanggung jawab di Bank. 2. Website: https://idn.deloitte-halo.com/btnsiips/
3. Email: btnsiips@tipoffs.info.
Penyampaian dan Media Laporan 4. SMS: +62 813 8870 1117
Pelanggaran 5. Whatsapp: +62 813 8870 1117
6. Telepon: +62 21-50928882
Mekanisme penyampaian laporan pelanggaran melalui 7. Faksimili: +62 21-50928883
WBS dilakukan dengan membuat laporan pengaduan/
pengungkapan dan mengirimkannya berdasarkan Pelindungan Bagi Whistleblower
indikasi pelanggaran tersebut dilakukan oleh siapa,
meliputi: Perseroan memiliki komitmen untuk memberikan
1. Apabila pihak terlapor adalah karyawan Bank pelindungan kepada setiap pelapor. Pelindungan
sampai dengan 2 (dua) level di bawah Direksi dan kepada Pelapor diberikan untuk mendukung keberanian
bukan merupakan Tim WBS, maka Pengelola WBS Pelapor dalam melaporkan dugaan pelanggaran dan/
Independen akan menyampaikan laporan kepada atau jika terdapat tindakan balasan dari Terlapor.
Tim WBS. Terhadap Pelapor (Whistleblower) yang menyampaikan
2. Apabila pihak terlapor adalah karyawan Bank 1 laporan WBS yang diakui tingkat akurasinya dan
(satu) level di bawah Direksi dan bukan merupakan beritikad baik, Perseroan dapat memberikan jaminan
Tim WBS, maka Pengelola WBS Independen akan pelindungan sebagai berikut:
menyampaikan laporan kepada Direktur Utama. 1. Penyediaan Media Pelaporan WBS yang bebas dan
3. Apabila pihak terlapor adalah anggota Tim rahasia. Pelapor akan mendapatkan informasi status
WBS, maka Pengelola WBS Independen akan laporan WBS yang disampaikan oleh Pengelola WBS
menyampaikan laporan kepada Direktur Utama. Independen melalui media yang ditetapkan.
4. Apabila pihak terlapor adalah Direksi, maka 2. Jaminan kerahasiaan identitas Pelapor, terkecuali
Pengelola WBS Independen akan menyampaikan bila jika terdapat tuntutan hukum mengharuskan
laporan kepada Dewan Komisaris dan Pengelola identitas ini menjadi dibuka di hadapan hakim.
WBS Kementerian BUMN. 3. Pelindungan dari tindakan balasan dari Terlapor.
5. Apabila pihak terlapor adalah Komisaris dan/ Pelindungan ini dapat berupa:
atau Komite di bawah Dewan Komisaris, maka a. Pelindungan fisik dan/atau psikis baik terhadap
Pengelola WBS Independen akan menyampaikan diri sendiri maupun keluarganya.
laporan kepada Anggota Komisaris dan Anggota b. Pelindungan terhadap harta benda miliknya
Komite di bawah Dewan Komisaris yang tidak terkait dan milik keluarganya atas teror ataupun
pengaduan dan Pengelola WBS Kementerian BUMN pembalasan yang harus dialaminya.
(khusus terlapor adalah Komisaris). c. Pelindungan administratif yang berupa
6. Apabila pihak terlapor adalah Komisaris secara penundaan kenaikan pangkat, pemecatan,
bersama-sama, maka Pengelola WBS Independen mutasi yang tidak layak, termasuk kepastian
akan menyampaikan laporan kepada Pengelola kerja, dan lainnya.
WBS Kementerian BUMN. d. Pelindungan hukum, dalam hal melalui proses
litigasi disesuaikan dengan ketentuan yang
berlaku.
760 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 330
Laporan
Tahunan 2024
Penanganan Pengaduan
Perseroan telah bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia terkait dengan
penanganan WBS dalam upaya pemberantasan korupsi. Kerja sama tersebut bertujuan membangun dan
meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan pengaduan baik secara internal maupun eksternal yang
terintegrasi secara profesional, transparan, akuntabel dengan mengutamakan kerahasiaan dalam rangka
optimalisasi pemberantasan tindak pidana korupsi.
Setiap laporan yang masuk, Tim WBS menindaklanjuti dengan mekanisme sebagai berikut:
1. Jika Terlapor adalah pegawai Bank (sampai dengan 2 level di bawah Direksi) dan bukan Tim WBS
Pelapor Pengelola WBS Independen Tim WBS Tim Audit Khusus Unit Kerja Terkait
Mulai
Tidak 7b. Laporan WBS
out of scope
2. Input Aplikasi
1. Laporan WBS 4. Analisa
WBS
Laporan WBS
in scope/out 7a. Laporan WBS
of scope in scope
3.
Mengklasifikasikan
Laporan WBS
5. Informasi
Ya Ya
Cukup
Laporan WBS
in scope/out
of scope
12a Memberikan 6. Layak Audit 8a. Tindak Lanjut 8b. Tindak Lanjut
Feedback Khusus
9. Memo/dokumen
Informasi 11. Meminta Pelapor untuk
Tidak lainnya tindak
Tambahan melengkapi informasi
lanjut laporan WBS
10. Closing Status
12b.Tidak 13. Menginformasikan Laporan
Memberikan pelaporan tidak
Feedback memberikan feedback
Selesai
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 761
Page 331
Tata Kelola
Perusahaan
2. Jika Terlapor adalah pegawai Bank (1 level di bawah Direksi) dan bukan Tim WBS
Pelapor Pengelola WBS Independen Direktur Utama Tim Audit Khusus Unit Kerja Terkait
7b. Laporan WBS
Mulai Tidak out of scope
2. Input Aplikasi
1. Laporan WBS 4. Analisa
WBS
Laporan WBS 7a. Laporan WBS
in scope/out in scope
of scope
3.
Mengklasifikasikan
Laporan WBS
5. Informasi
Ya Ya
Cukup
Laporan WBS
in scope/out of
scope
8a. Tindak 8b. Tindak
13a. Memberikan 6. Layak Audit Lanjut Lanjut
Feedback Khusus
12. Meminta Pelapor 9. Memo/dokumen
Informasi
untuk melengkapi lainnya tindak
Tambahan Tidak
Informasi lanjut laporan WBS
15. Menerima
informasi
13b. Tidak 14. Menginformasikan
tidak ada
Memberikan pelaporan tidak
feedback
Feedback memberikan feedback
10. Arahan untuk
11. Closing
dilakukan closing
Selesai Status
Status Laporan
Laporan
762 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 332
Laporan
Tahunan 2024
3. Jika Terlapor adalah Tim WBS
Pelapor Pengelola WBS Independen Direktur Utama Tim Auditor Eksternal Unit Kerja Terkait
7b. Laporan WBS
Mulai
Tidak out of scope
1. Laporan 2. Input Aplikasi
4. Analisa
WBS WBS
Laporan WBS
7a. Laporan WBS
in scope/out of
in scope
scope
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
Laporan WBS
5. Informasi
in scope/out
Cukup
of scope
Ya Ya
13a. Tidak
Memberikan 6. Layak Audit
Khusus 8a. Tindak Lanjut 8b. Tindak Lanjut
Feedback
12. Meminta Pelapor
9. Memo/dokumen
Informasi untuk
lainnya tindak
Tambahan melengkapi
lanjut laporan WBS
informasi
14. Menginformasikan 15. Menerima
13b. Tidak
pelaporan tidak informasi
Memberikan
memberikan tidak ada
Feedback
feedback feedback
11. Closing 10. Arahan untuk
Selesai Status dilakukan closing
Laporan Status Laporan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 763
Page 333
Tata Kelola
Perusahaan
4. Jika Terlapor adalah Direksi
Pengelola WBS Tim Auditor Pengelola WBS Unit Kerja
Pelapor Dewan Komisaris Direktur Utama
Independen Eksternal Kementerian BUMN Terkait
Mulai
13. Laporan 15. Laporan
WBS out of WBS out of
scope scope
1. Laporan 2. Input Aplikasi
5. Analisa
WBS WBS
Laporan
WBS 8. Laporan 14. Arahan
4. Laporan WBS in
in scope/ WBS tindak lanjut
scope
out of in scope laporan WBS
scope
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
6. Informasi
Ya Tidak
Cukup
Laporan WBS 16. Tindak
in scope/out Lanjut
of scope
19a.
Memberikan 7. Layak Audit 9. Tindak
Selesai
Feedback Khusus Lanjut
18. Meminta Pelapor Tidak Ya
untuk melengkapi
informasi
Informasi 10. Memo/
Tambahan dokumen 17. Dokumen
lainnya tindak tindak
lanjut laporan laporan WBS
WBS
20.
19b. Tidak Menginformasikan
Memberikan pelaporan tidak
21. Menerima
memberikan
informasi
Feedback feedback
tidak ada
feedback
12. Closing 11. Arahan untuk
Status dilakukan closing
Laporan Status Laporan
Selesai
764 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 334
Laporan
Tahunan 2024
5. Jika Terlapor adalah Komisaris dan/atau Komite di bawah Dewan Komisaris
Anggota Komisaris
yang Tidak Terkait Tim Audit Khusus
Pengelola WBS Pengelola WBS Unit Kerja
Pelapor Pengaduan dan Bukan SKAI/Tim Auditor Direktur Utama
Independen Kementerian BUMN Terkait
Anggota Komite yang Eksternal
Bersangkutan
Mulai
13. Laporan 15. Laporan
WBS out of WBS out of
scope scope
1. Laporan 2. Input Aplikasi
5. Analisa
WBS WBS
Laporan
WBS 14. Arahan
in scope/ 8. Laporan 4. Laporan WBS in tindak
out of WBS in scope scope terkait Direksi lanjut
scope laporan WBS
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
6. Informasi
Cukup Ya Tidak
Laporan 16. Tindak
WBS Lanjut
in scope/out
of scope
19a.
Memberikan 7. Layak Audit 9. Tindak
Selesai
Feedback Khusus Lanjut
18. Meminta Tidak Ya
Pelapor untuk
melengkapi
informasi 10. Memo/
Informasi
Tambahan dokumen 17. Dokumen
lainnya tindak tindak
lanjut laporan laporan WBS
WBS
19b. Tidak 20.
Memberikan Menginformasikan
pelaporan tidak 21. Menerima
Feedback memberikan informasi tidak
feedback ada feedback
12. Closing 11. Arahan untuk
Status dilakukan closing
Laporan Status Laporan
Selesai
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 765
Page 335
Tata Kelola
Perusahaan
6. Jika Terlapor adalah Komisaris secara bersama-sama
Pelapor Pengelola WBS Independen Kementerian BUMN
Mulai
4. Menerima hasil WBS
1. Laporan WBS 2. Input Aplikasi WBS
5. Laporan WBS in scope/out of scope
3. Mengklasifikasikan
Laporan WBS
Laporan WBS
in scope/out of scope
6. Menindaklanjuti menentukan langkah penanganan
laporan WBS sesuai kewenangan yang dimiliki
8.Closing Status Laporan 7. Arahan Closing Laporan WBS
Selesai
766 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 336
Laporan
Tahunan 2024
7. Jika Terlapor adalah Direksi dan/atau Komisaris Perusahaan Anak
Tim Audit Khusus / Direktur Utama
Pelapor Pengelola WBS Independen Direktur Utama Bank
Tim Audit Perusahaan Anak Perusahaan anak
7b. Laporan
Mulai WBS out of
scope
Tidak
1. Laporan 2. Input Aplikasi
4. Analisa
WBS WBS
Laporan WBS 7a. Laporan
in scope/out WBS
of scope in scope
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
5. Informasi
Cukup Ya Ya
Laporan WBS
in scope/out
of scope
13a. 6. Layak Audit 8a. Tindak 8b. Tindak
Memberikan Khusus Lanjut Lanjut
Feedback
12. Meminta Pelapor
9. Memo/dokumen
Informasi untuk
Tidak lainnya tindak
Tambahan melengkapi
lanjut laporan WBS
Informasi
15. Menerima
14. informasi
13b. Tidak
Menginformasikan tidak ada
Memberikan
pelaporan tidak feedback
memberikan
Feedback
feedback
10. Arahan untuk
11. Closing
dilakukan closing
Selesai Status
Status Laporan
Laporan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 767
Page 337
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Pelanggaran yang Dapat Dilaporkan Unit Pengelola WBS adalah unit di bawah Satuan Kerja
Audit Intern yang bertugas menangani semua proses
Pelanggaran yang dimaksud adalah perbuatan pelaksanaan tugas WBS pada organisasi Perseroan.
yang melawan hukum, perbuatan tidak etis/tidak Selain itu, dalam pengelolaan pengaduan yang diterima
bermoral atau perbuatan lain yang dapat merugikan pada saluran WBS, Perseroan dibantu oleh pihak ketiga
organisasi maupun pemangku kepentingan. Adapun yang independen yaitu PT Deloitte Advis Indonesia.
beberapa contoh pelanggaran yang dapat dilaporkan
berdasarkan kebijakan WBS ini, antara lain: Sosialisasi Whistleblowing System
1. Perilaku - Gaya Hidup
2. Pembocoran informasi Perseroan melakukan internalisasi WBS dengan
3. Keluhan atas produk layanan perbankan pendistribusian pedoman Penerapan Kebijakan Sistem
4. Fraud Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) yang
5. Benturan Kepentingan ditetapkan berdasarkan Kebijakan Bank serta presentasi
6. Penyalahgunaan Wewenang sharing session secara langsung kepada seluruh
7. Penyuapan/Penyogokan pimpinan dan pegawai Perseroan. Selain itu, guna
8. Gratifikasi menjangkau seluruh stakeholders Perseroan, sosialisasi
9. Pemerasan Whistleblowing System juga dilakukan melalui website
10. Pencurian/Penggelapan Perseroan dan berbagai media, seperti buletin internal,
11. Pelanggaran Hukum Lain-Lain poster, standing banner, customer gathering, presentasi
langsung pedoman etika dan kebijakan WBS.
Pengelola Laporan Pelanggaran
Jumlah Pengaduan dan Proses Pengaduan
Struktur Pengelola WBS terdiri dari Penanggung
Jawab Pelaksanaan dan Tim WBS. Penanggung jawab Pengaduan yang masuk selama tahun 2024 berjumlah
pelaksanaan adalah Direktur Utama sedangkan Tim 162 pengaduan yang terdiri dari 67 pengaduan melalui
WBS terdiri dari: SMS/Telepon/Whatsapp, dan 95 pengaduan melalui
1. Kepala Satuan Kerja Audit Intern Email/Website/P.O.Box. Berdasarkan jumlah pengaduan
2. Wakil Kepala Satuan Kerja Audit Intern yang masuk, 112 pengaduan tidak terbukti, 8 pengaduan
3. Unit Pengelola WBS yang dikepalai seorang Kepala masih dalam proses pengumpulan informasi/tindak
Departemen di Satuan Kerja Audit Intern lanjut, dan sisanya 42 pengaduan telah selesai diproses
dan/atau telah diberikan sanksi. Secara rinci, jumlah
pengaduan yang diteruskan ke proses audit dalam
beberapa tahun terakhir sebagai berikut:
Tabel Pengaduan WBS yang Diteruskan ke Proses Audit
Metode Penyampaian Tindak Lanjut
Laporan masih Laporan
Laporan telah selesai
dalam proses diteruskan
Laporan diproses dan/atau
Tahun SMS/ (Proses Audit/ kepada Penyidik
Surat/ Email/ ditutup telah
Telepon/ Proses (terkait tindak
PO BOX Website (tidak diberikan sanksi
/WA Pelaporan/ pidana
terbukti) (termasuk sanksi
Proses Lintas umum atau
administratif)
Divisi) Korupsi)
2020 3 2 9 0 4 10 0
2021 0 2 3 0 0 5 0
2022 0 1 1 0 2 0 0
2023 0 1 4 0 0 5 0
2024 0 0 3 0 1 2 0
768 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 338
Laporan
Tahunan 2024
Program Anti Korupsi Pedoman Sistem Manajemen Anti Penyuapan tanggal
1 Januari 2023 dan Petunjuk Teknis Nomor PT. 6-E.1
Perseroan terus berkomitmen terhadap pemberantasan tentang Prosedur Pelaksanaan Sistem Manajemen Anti
korupsi dengan terus mendorong efektivitas penerapan Penyuapan tanggal 1 Januari 2023.
kebijakan pengendalian gratifikasi, Whistleblowing
System, dan Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Dalam upaya untuk mempertahankan sertifikat ISO
Penyelenggara Negara (LHKPN), serta Program Anti 37001:2016 SMAP tersebut, pada tanggal 07 s.d 11
Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Oktober tahun 2024 telah dilakukan Audit Surveillance
Terorisme (PPT). Selain itu, Perseroan juga melakukan ISO 37001:2016 SMAP pada lingkup Procurement and
upaya dalam mendukung Program Anti Korupsi melalui Fixed Asset Management Division (PFAD), Commercial
pelaksanaan Sertifikasi Surveillance and Extend Scope Banking Division (CMBD) dan Corporate Banking
ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan Division (CBD), SME Restructuring pada (Kanwil Jawa
(SMAP), Pelaksanaan Compliance Assessment atas Barat, Kanwil Jakarta II, Kanwil Jatim Bali Nusra, Kanwil
penerapan parameter ISO , keikutsertaan Sertifikasi Ahli Sumatera, Kanwil Sulawesi Maluku Papua, Kanwil Jateng
Pembangun Integritas (API) serta Sertifikasi Penyuluh DIY), Wholesale Credit Risk Division (WRD), Small Medium
Anti Korupsi (PAKSI), Program Pemberdayaan API PAKSI Enterprise Banking Division (SMBD), Commercial Banking
BTN, Keluarga Berintegritas, Pembentukan Tempat Center (Jakarta Raya, Bintaro Jaya, Bekasi dan Bandung).
Uji Kompetensi (TUK) Antikorupsi BTN, Peringatan Hari Perseroan berhasil mempertahankan sertifikat SMAP
Antikorupsi Sedunia (Hakordia), dan Survei Penilaian dengan mendapatkan sertifikat atas surveillance oleh
Integritas. Badan Sertifikasi ISO 37001:2016. Selain itu, dalam rangka
improvement Perseroan juga melakukan penambahan
Program dan Prosedur yang Dilakukan ruang lingkup (Extend Scope) ISO 37001:2016 SMAP, dan
dalam Mengatasi Praktik Korupsi telah telah dilaksanakan audit oleh Badan Sertifikasi
pada tanggal 07 s.d 11 Oktober 2024 pada ruang lingkup
Sistem Manajemen Anti Penyuapan Credit Operation Division (COD) dengan hasil Perseroan
mendapatkan penambahan ruang lingkup menjadi
Sejalan dengan komitmen pemberantasan korupsi, total terdapat 16 ruang lingkup penerapan pada
pada tanggal 11 Agustus 2020 BTN telah memiliki sertifikasi ISO 37001:2016 SMAP.
sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti
Penyuapan (SMAP) yang diterbitkan oleh Badan Untuk menerapkan efektivitas dalam penerapan
Sertifikasi SNI ISO 37001:2016 atas implementasi ISO Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Perseroan
37001:2016 di lingkungan Perseroan. Adapun ruang memiliki organisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan
lingkup sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti (SMAP) sesuai Panduan SNI ISO 37001:2016 SMAP yang
Penyuapan (SMAP) sampai dengan Tahun 2024 yaitu: terdiri dari Governing Body, Top Management dan
1. Pengadaan barang dan/atau jasa pada Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP). Dalam hal ini
Procurement and Fixed Asset Management Division Governing Body menjadi kewenangan Dewan Komisaris,
(PFAD). Top Management menjadi kewenangan Direktur Utama,
2. Perkreditan Komersial pada Commercial Banking sedangkan FKAP fungsinya berada pada Compliance
Division (CMBD) dan Corporate Banking Division and Governance Division.
(CBD).
3. SME Restrukturisasi Kredit pada (Kanwil Jabar, Kanwil Adapun pengelolaan Sistem Manajemen Anti
Jakarta II, Kanwil Jatim Bali Nusra, Kanwil Sumatera, Penyuapan (SMAP) telah berjalan dengan baik sesuai
Kanwil Sulawesi Maluku Papua, Kanwil Jateng DIY). Pedoman Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
4. Wholesale Credit Risk Division (WRD). diantaranya yaitu:
5. Small Medium Enterprise Banking Division (SMBD). 1. Penandatanganan Kebijakan Anti Penyuapan BTN
6. Commercial Banking Center (Jakarta Raya, Bintaro oleh Top Management (dhi. Direktur Utama) dan
Jaya, Bekasi dan Bandung). Governing Body (dhi. Komisaris Utama) dalam
7. Credit Operation Division (COD). rangka pelaksanaan komitmen Manajemen
Perseroan terhadap anti penyuapan.
Adapun latar belakang pelaksanaan sertifikasi ISO 2. Melakukan pengkajian perubahan dalam isu
37001:2016 SMAP berdasarkan Surat Menteri Badan internal dan eksternal yang relevan dengan sistem
Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor S-17/S. manajemen anti penyuapan.
MBU/02/2020 Tentang Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem 3. Melakukan pengkajian efektivitas tindakan yang
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di BUMN. Selain diambil untuk menunjukkan risiko penyuapan.
itu, Perseroan juga telah memiliki kebijakan internal 4. Melakukan pengkajian peluang peningkatan
pada Kebijakan Khusus Nomor KK. 6-E tentang berkelanjutan dari SMAP.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 769
Page 339
Tata Kelola
Perusahaan
5. Melakukan internalisasi SMAP dan Whistleblowing Adapun implementasi berbasis parameter ISO
System (WBS) melalui berbagai media sosialisasi 37001:2016 SMAP yang dilaksanakan pada Kantor
kepada Debitur dan Vendor guna peningkatan Cabang tidak dilakukan sertifikasi oleh Badan Sertifikasi
kualitas SMAP. ISO namun dilakukan penilaian dan pengukuran melalui
6. Penandatanganan Pakta Integritas Pegawai terkait Compliance Assessment sebagai metode pengukuran
komitmen implementasi SMAP yang diperbaharui yang tersistematis untuk mengevaluasi keefektifan
setiap tahunnya secara berkala. implementasi berbasis ISO 37001:2016 SMAP di Kantor
7. Melakukan pengkajian terhadap penambahan unit Cabang. Pelaksanaan Compliance Assessment
kerja yang disertifikasi ISO 37001:2016 SMAP. bertujuan untuk melakukan analisis tingkat awareness
dan juga tingkat kepatuhan atas implementasi Sistem
Perseroan berkomitmen untuk melakukan continuous Manajemen Anti Penyuapan di Unit Kerja Perseroan
improvement dalam menerapkan ISO 37001:2016 serta memberikan rekomendasi perbaikan serta usulan
Sistem Manajemen Anti Penyuapan guna mewujudkan peningkatan tingkat awareness dan tingkat kepatuhan
Perseroan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Sistem Manajemen Anti Penyuapan di Unit Kerja
Perseroan akan senantiasa mengajak rekan bisnis/ Perseroan. Parameter penilaian compliance assessment
mitra kerja untuk selalu mendukung pelaksanaan ISO berfokus pada 3 prinsip, yaitu Kecukupan Kebijakan dan
37001:2016 SMAP di Perseroan melalui penandatanganan Prosedur, Komunikasi Internal dan Eksternal, serta proses
Pakta Integritas dengan komitmen bahwa selama Pemantauan dan Peninjauan yang dilakukan pada
bekerja sama dengan Perseroan tidak melakukan praktik 115 Kantor Cabang. Adapun terdapat tingkat kriteria
gratifikasi, suap maupun tindakan lain yang melanggar maturitas compliance assessment sebagai berikut:
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan Tingkat
Skor Penjelasan
Maturitas
diharapkan dapat menambah kepercayaan seluruh
stakeholders Perseroan, termasuk rekan bisnis/mitra kerja Implementasi Sistem Manajemen
dalam menjalin kerjasama dan dapat meningkatkan Anti Penyuapan belum
0 - 10 Vulnerable
dilaksanakan secara konsisten
efisiensi proses bisnis. Perseroan sebagai lembaga oleh Unit Kerja
keuangan sangat perlu meningkatkan reputasi dengan
Implementasi Sistem Manajemen
proses bisnis yang efisien, GCG dan mengikuti standar Anti Penyuapan telah
internasional seperti ISO 37001:2016 SMAP. dilaksanakan namun belum
>10 – 20 Reactive
konsisten secara keseluruhan dan
belum menjadi pola kerja atau
budaya di Unit Kerja
Hasil akhir yang akan diperoleh Perseroan dengan
penerapan ISO 37001:2016 SMAP adalah peningkatan Implementasi Sistem Manajemen
Anti Penyuapan telah
daya saing Perseroan dalam jangka panjang >20 – 30 Compliant dilaksanakan secara konsisten
sehingga Perseroan akan semakin sehat dan tumbuh namun masih terbatas pada
pemenuhan syarat
secara sustainable. Perseroan selama ini juga telah
menerapkan SNI ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, Implementasi Sistem Manajemen
Anti Penyuapan telah
yaitu proses audit pada Internal Audit Division, proses > 30 – 40 Proactive dilaksanakan secara konsisten
dan telah terintegrasi dalam
KPR pada Non Subsidized Mortgage & Personal Lending kegiatan sehari-hari
Division, proses bisnis pada Enterprise Risk Management
Implementasi Sistem Manajemen
Division, Compliance & Governance Division dan Anti Penyuapan telah
Learning Management Division. dilaksanakan secara konsisten
> 40 Resilient
dan telah menjadi budaya,
serta Unit Kerja telah melakukan
COMPLIANCE ASSESSMENT ATAS IMPLEMENTASI ISO langkah-langkah proaktif
37001:2016 SMAP 2024 DI KANTOR CABANG
Dalam rangka improvement dari pelaksanaan sertifikasi Berdasarkan hasil Analisis Compliance Assessment
ISO 37001:2016 SMAP di 16 ruang lingkup, Perseroan pada 81 Kantor Cabang dan 34 Kantor Cabang
melakukan pengembangan dan adaptasi dengan Syariah (115 Kantor Cabang), serta konfirmasi melalui
melakukan implementasi berbasis beberapa parameter wawancara terhadap 30 sampling Kantor Cabang dan
ISO 37001:2016 SMAP pada 115 Kantor Cabang. Hal ini Kantor Cabang Syariah, hasil analisis menunjukkan
merupakan komitmen Direksi dan Dewan Komisaris sejumlah 111 Kantor Cabang dan Kantor Cabang Syariah
Perseroan agar implementasi Sistem Manajemen Anti masuk dalam kategori Comply, sejumlah 32 termasuk
Penyuapan berdasarkan ISO 37001:2016 yang telah dalam kategori Compliant, 72 termasuk dalam kategori
berjalan dengan baik pada lingkup unit kerja yang telah Proactive, dan 7 Kantor Cabang termasuk dalam
tersertifikasi juga dapat diterapkan pada seluruh lini kategori Resilient.
dan unit kerja pada Perseroan, sampai dengan Kantor
Cabang BTN yang tersebar di seluruh Indonesia.
770 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 340
Laporan
Tahunan 2024
PELAKSANAAN SERTIFIKASI AHLI PEMBANGUN 6. Pengisian form APL-02 (formulir asesmen mandiri
INTEGRITAS (API) peserta uji kompetensi).
Keikutsertaan Sertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API) 7. Pengumpulan bukti pendukung persyaratan
dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat sistem pendaftaran.
integritas Perseroan khususnya dalam pencegahan 8. Pendaftaran peserta melalui link yang disediakan
korupsi dan sebagai komitmen atas kerjasama LSP KPK.
Perseroan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 9. Pelaksanaan Asesmen secara tatap muka (offline).
dalam program Profesional Integritas (PROFIT).
Pada Acara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia
Sertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API) adalah (Hakordia) Tahun 2024 yang dilaksanakan Komisi
personil bersertifikat yang berkompeten membangun Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 09
sistem integritas yang berstandar nasional dalam Desember 2024 di Gedung Juang, Gedung Merah
upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi. Putih KPK Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi
Perseroan berupaya membangun dan memperkuat memberikan penghargaan kepada salah satu
sistem integritas secara berkelanjutan salah satunya pegawai yang telah tersertifikasi API BTN sebagai Ahli
melalui sertifikasi API. Pembangun Integritas Inspiratif Kategori API Inovatif
2024. Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Ketua
Pegawai Perseroan yang telah dinyatakan kompeten KPK Bapak Nurul Ghufron.
dan menerima sertifikat API sejak tahun 2019 s.d Tahun
2024 sebanyak 96 pegawai. Para peserta sertifikasi API PELAKSANAAN SERTIFIKASI PENYULUH ANTIKORUPSI
yang telah kompeten kedepannya diharapkan dapat (PAKSI)
menjadi trigger mechanism dan dapat menerapkan Perseroan dalam mendukung program dan upaya
komitmen yang telah dibuat dalam bentuk rencana pencegahan korupsi dari KPK sampai dengan Tahun
tindak lanjut setelah sertifikasi yaitu meningkatkan 2024 telah mengikutsertakan sebanyak 67 pegawai BTN
awareness terkait integritas, membuat profil risiko dan 6 orang perwakilan istri Pegawai dari IIKPA yang
dan mitigasinya mengenai aktivitas bidang pekerjaan telah dinyatakan kompeten oleh Lembaga Sertifikasi
area rawan korupsi, mendorong pembentukan Profesi (LSP) KPK dalam pelaksanaan Sertifikasi Penyuluh
dan penguatan kebijakan pencegahan korupsi di Antikorupsi (PAKSI). Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI) adalah
lingkungan kerja atau instansi dengan melakukan personil yang bersertifikat okupasi Penyuluh Antikorupsi
internalisasi melalui kegiatan webinar dan sosialisasi dan mempunyai lingkup penyuluhan anti korupsi
mengenai GCG dan Ketentuan Kedisiplinan kepada bidang tertentu serta diberi tugas oleh organisasinya
seluruh pegawai di lingkungan kerja secara berkala dan untuk melakukan kegiatan penyuluhan anti korupsi
berkesinambungan. pada lingkup organisasinya dan jejaring organisasinya.
Keikutsertaan Perseroan dalam pelaksanaan sertifikasi Keikutsertaan Perseroan dalam pelaksanaan sertifikasi
Ahli Pembangun Integritas (API) yang diselenggarakan Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) yang diselenggarakan
oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK tahun 2024 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK tahun 2024
dengan skema API Muda terdiri dari 2 Batch yaitu Batch dimulai dari proses e-learning, Diklat Pelatihan Calon
1 Bulan Maret 2024 dan Batch 2 Bulan Juni 2024 dimulai Penyuluh Antikorupsi (PELOPOR) sampai dengan
dari proses e-learning sampai dengan pelaksanaan pelaksanaan asesmen yang dilaksanakan dengan 2
asesmen terdapat 4 pegawai dalam pelaksanaan metode yaitu metode Asesmen Jarak Jauh (AJJ) atau
sertifikasi API Muda Batch 7 Pegawai dalam pelaksanaan online terdapat 21 pegawai yang dinyatakan kompeten,
sertifikasi API Muda Batch 2 yang dinyatakan Kompeten. metode kedua pelaksanaan Asesmen Tatap Muka di
Tempat Uji Kompetensi (TUK) BTN secara onsite terdapat
Adapun tahapan-tahapan yang dilakukan dalam 16 pegawai yang dinyatakan kompeten. Total pegawai
mengikuti sertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API) yang sudah lulus dari kedua metode asesmen PAKSI
pada Tahun 2024 sebagai berikut: BTN terdapat 37 pegawai yang dinyatakan kompeten.
1. Penetapan calon peserta sertifikasi Ahli Pembangun
Integritas yang ditetapkan oleh Direksi. Adapun tahapan-tahapan yang dilakukan dalam
2. Verifikasi internal para peserta dari Human Capital mengikuti sertifikasi Penyuluh Antikorupsi (PAKSI)
Management Division (HCMD). sebagai berikut:
3. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis dari LSP KPK dan 1. Penetapan Calon Peserta Sertifikasi Penyuluh
Compliance and Governance Division (CMGD). Antikorupsi melalui Jalur Diklat PELOPOR oleh Direksi.
4. Pendalaman materi melalui e-learning dari LSP KPK. 2. Verifikasi internal para peserta dari Human Capital
5. Pengisian form APL-01 (formulir biodata calon Management Division (HCMD).
peserta uji kompetensi). 3. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis dari LSP KPK dan
Compliance and Governance Division (CMGD).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 771
Page 341
Tata Kelola
Perusahaan
4. Pelaksanaan E-Learning “Pengetahuan Dasar Anti tahun 2020 sehingga bisa ditingkatkan menjadi
Korupsi dan Integritas” yang dilaksanakan secara TUK Antikorupsi. Penunjukan Perseroan menjadi TUK
mandiri (online). Antikorupsi ini berlaku selama 3 tahun. Peresmian TUK
5. Pengisian Formulir Pendaftaran Pelatihan Calon Antikorupsi BTN dilakukan di Graha Learning Center
Penyuluh Anti Korupsi (PELOPOR). BTN Tebet, pada tanggal 31 Oktober 2024, yang dihadiri
6. Pelaksanaan Diklat Pelatihan Calon Penyuluh oleh Bapak Eko Waluyo selaku Direktur Human Capital,
Antikorupsi (PELOPOR) secara offline. Compliance, and Legal BTN bersama Bapak Wawan
7. Pendaftaran Sertifikasi Asesmen Penyuluh Anti Wardiana selaku Deputi Pendidikan dan Peran Serta
Korupsi (PAKSI) melalui link LSP KPK. Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
8. Pelaksanaan Asesmen Penyuluh Antikorupsi (PAKSI)
secara online dan offline. PROGRAM PEMBERDAYAAN PEGAWAI API PAKSI BTN
TAHUN 2024
Pada penyelenggaraan sertifikasi penyuluh antikorupsi Dalam rangka komitmen dan kerjasama perseroan
Tahun 2024, sekaligus untuk pertama kalinya asesmen dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam
secara tatap muka dilakukan di Graha Learning BTN hal pencegahan korupsi, sejak Tahun 2019 perseroan
Center Tebet. Hal ini dilakukan bersamaan dengan aktif mengikutsertakan Pejabat dan Pegawainya dalam
Peresmian Learning Center Perseroan menjadi Tempat Program Sertifikasi Sektor Antikorupsi KPK (dhi. Sertifikasi
Uji Kompetensi Antikorupsi pertama di luar LSP KPK. API dan PAKSI). Pada saat ini telah tersertifikasi API
sebanyak 96 pegawai BTN dan sebanyak 67 Pegawai
KELUARGA BERINTEGRITAS BTN tersertifikasi PAKSI sampai dengan Tahun 2024.
Dalam rangka membangun budaya antikorupsi di Sebagai bentuk pelaksanaan komitmen rencana tindak
lingkungan keluarga, maka dilaksanakan program lanjut masing-masing pegawai pada saat sertifikasi
Keluarga Berintegritas. Program ini berfokus pada dan meningkatkan peran aktif serta pemberdayaan API
pentingnya peran keluarga dalam menanamkan dan PAKSI BTN dalam program peningkatan integritas
nilai-nilai integritas, kejujuran, yang dianggap sebagai organisasi, telah ditetapkan program pemberdayaan
fondasi utama dalam mencegah perilaku korupsi di dan kegiatan aksi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh
masa depan. Program ini dilakukan di Perseroan pada API dan PAKSI BTN dengan rincian sebagai berikut:
tanggal 26 April 2024 bekerjasama dengan Direktorat 1. Seluruh API dan PAKSI BTN wajib melakukan 1
Peran Serta Masyarakat KPK bertempat di Ballroom kegiatan setiap triwulan yang meliputi salah satu
Menara BTN. Pada kegiatan ini diikuti oleh 40 orang dari 4 kegiatan (pilihan) dibawah ini:
Pejabat Layer 1 di lingkungan Perseroan (Kepala Divisi, a. Menginisiasi, membuat, mengusulkan, mereview,
Kanwil dan Kantor Cabang) beserta pasangannya ataupun merekomendasikan baik dalam bentuk
dengan tujuan memperkuat integritas pemimpin kegiatan/kebijakan/program terkait integritas di
selaku role model yang dimulai dari lingkungan lingkungan internal Bank. (contoh evidence: surat
keluarganya. tugas, review kebijakan, notula rapat, memo dll).
b. Melaksanakan kegiatan awareness peningkatan
PEMBENTUKAN TEMPAT UJI KOMPETENSI (TUK) integritas (tema: budaya korupsi, risk awareness,
ANTIKORUPSI BTN anti fraud, compliance, penandatanganan
pakta integritas dll) kepada pegawai di unit kerja
masing-masing melalui internalisasi secara
onsite/online. (contoh evidence: pakta integritas,
berita acara sosialisasi, dokumentasi sosialisasi,
undangan sosialisasi, dll).
c. Melaksanakan diseminasi eksternal program
Pada tahun 2024 Learning Center Perseroan ditunjuk pencegahan korupsi kepada mitra/rekan bisnis/
menjadi Tempat Uji kompetensi (TUK) Antikorupsi debitur di lingkup unit kerja masing-masing
pertama diluar Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK. melalui sosialisasi/surat/email/dan atau
Penunjukan Perseroan menjadi Tempat Uji Kompetensi media lainnya. (contoh evidence: dokumentasi
(TUK) pertama di luar LSP KPK dengan berbagai sosialisasi, surat, email, dll).
pertimbangan oleh KPK yaitu Perseroan telah aktif d. Menyebarluaskan pesan-pesan integritas
mengikuti program sertifikasi API dan PAKSI serta melalui media sosial masing-masing (instagram,
menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan facebook, X (twitter), whatsapp status), btn
jumlah Pegawai bersertifikat terbanyak, yaitu 156 orang smartshare, menulis artikel di BTNMagz, dan atau
dan telah memiliki Forum API dan PAKSI yang aktif media lainnya. (contoh evidence: dokumentasi
menjalankan perannya, Komunikasi dan koordinasi postingan instagram, facebook, X (twitter), dan
antara KPK dan Perseroan yang terjalin baik, Perseroan lainnya).
berpengalaman pernah menjadi TUK Sewaktu pada
772 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 342
Laporan
Tahunan 2024
2. Setiap kegiatan pemberdayaan API PAKSI dilaporkan Acara Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia
melalui media pelaporan berupa pelaporan (Hakordia) 2024 di lingkungan Internal Perseroan
eksternal (website aksesku KPK) dan pelaporan dilaksanakan di Menara BTN 1 pada tanggal 19
internal (link yang disediakan perseroan). Desember 2024 dengan berbagai kegiatan mulai
3. Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran aktif dari Penguatan integritas dari Narasumber Bapak
pegawai yang tersertifikasi API dan PAKSI dalam Sugiarto selaku Kepala Satuan Tugas Sertifikasi dan
program integritas organisasi, pada Acara puncak Pemberdayaan LSP KPK RI, Launching Logo UPG dan Logo
peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Forum komunikasi (Forkom) API PAKSI BTN, Pemutaran
2024 di lingkungan internal Perseroan diberikan Video Kaleidoskop Kegiatan Penguatan Tata Kelola
penghargaan kepada API dan PAKSI Inspiratif. dan Program Pengendalian Gratifikasi Perseroan Tahun
2024, Pemberian Apresiasi Kepada Pelapor Gratifikasi,
Selama periode Januari s.d Desember 2024 telah Pemutaran Video Kegiatan Pemberdayaan API PAKSI
dilaporkan sebanyak 45 (empat puluh lima) laporan BTN Tahun 2024, Pemberian Apresiasi Kepada Pegawai
kegiatan yang telah dilakukan oleh API PAKSI BTN. API PAKSI Inspiratif, Pemberian Apresiasi Kepada KC/KCS
Hal ini, merupakan bukti bahwa API PAKSI BTN telah atas Peran Aktif Dalam Penguatan Integritas.
berdaya pada unit kerjanya masing-masing dalam
meningkatkan awareness kepada pegawai lainnya Penghargaan terhadap pelapor gratifikasi diberikan
terkait korupsi/gratifikasi. kepada 3 pegawai terpilih yang melaporkan gratifikasi
pada tahun 2024 pada masing-masing kategori yaitu
Selanjutnya, pada acara peringatan Hari Antikorupsi Kategori pelapor gratifikasi dengan jumlah laporan
Sedunia (Hakordia) Tahun 2024 yang diselenggarakan terbanyak dan Kategori pelaporan gratifikasi dengan
oleh KPK atas peran aktif Perseroan dalam melakukan jumlah nominal terbanyak, serta 1 pegawai terpilih
pemberdayaan Pegawai yang tersertifikasi API dan dengan kategori pelapor inspiratif.
PAKSI, Perseroan mendapatkan penghargaan dari KPK
sebagai berikut: Pada Acara Hakordia tersebut, apresiasi juga diberikan
1. Mitra Strategis KPK dalam pelaksanaan Sertifikasi kepada API PAKSI Inspiratif Tahun 2024 dan Apresiasi
Sektor Antikorupsi Tahun 2024. kepada 1 (satu) KC/KCS atas peran aktif dalam
2. Lembaga Teraktif Kategori Kementerian/Lembaga/ penguatan integritas. Diharapkan dengan adanya
Pemerintah Daerah Dalam Pemberdayaan API PAKSI apresiasi tersebut maka akan meningkatkan motivasi
Tahun 2024. pegawai dalam melaksanakan pengendalian gratifikasi
3. Salah satu Pegawai menerima penghargaan dan pencegahan korupsi melalui pelaporan gratifikasi
sebagai Ahli Pembangun Integritas (API) Inovatif maupun sertifikasi API serta inspirasi bagi seluruh
Tahun 2024. pegawai untuk menjadi role model di masing-masing
unit kerjanya dan memperkuat sistem integritas di
Adapun atas pelaksanaan Program Pemberdayaan Perseroan dalam upaya pencegahan korupsi.
API PAKSI juga memberikan dampak kepada Perseroan
yaitu (1) Peningkatan Budaya Integritas Kepada Pegawai
supaya lebih memahami terkait pentingnya kejujuran,
tanggung jawab, dan akuntabilitas (2) Sebagai bentuk
Pencegahan Korupsi yaitu Meningkatkan kesadaran
individu untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi serta
(3) Meningkatkan Tata Kelola Perusahaan yaitu Instansi
mampu menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang Pengendalian Gratifikasi
baik (GCG).
Pengendalian gratifikasi merupakan aspek penting
ACARA PERINGATAN HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA bagi Perseroan dalam menjaga proses kegiatan
(HAKORDIA) TAHUN 2024 usaha agar berjalan sesuai dengan etika bisnis
Memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang menjunjung tinggi nilai integritas. Perseroan
yang diperingati setiap tanggal 9 Desember, Perseroan melakukan pengendalian gratifikasi bertujuan untuk
melakukan serangkaian kegiatan Road To Hakordia 2024 membangun nilai-nilai GCG dan menanamkan nilai
berupa diseminasi pesan antikorupsi melalui berbagai integritas kepada seluruh pegawai sehingga, proses
media seperti media sosial Perseroan (instagram, bisnis senantiasa didasarkan pada etika dan tanggung
facebook, twitter), video pada TV LED di Lobby Menara jawab. Pengendalian gratifikasi juga dibutuhkan agar
BTN 1, poster tema Hakordia 2024, whatsapp blast dan kepentingan bisnis tetap berjalan dengan baik dan
email blast UPG kepada seluruh pegawai Perseroan, beretika namun tidak bertentangan dengan ketentuan
B-Gate (BTN Geo Attendance). larangan gratifikasi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 773
Page 343
Tata Kelola
Perusahaan
Sejalan dengan maksud tersebut, Perseroan Perseroan menetapkan kebijakan yang menjadi
menerapkan budaya untuk tidak menerima pemberian pedoman dalam implementasi pengendalian gratifikasi
atau imbalan dari nasabah, debitur, vendor, rekanan, Perseroan melalui Kebijakan Khusus Nomor KK.6-A
mitra kerja dan pihak ketiga lainnya atas jasa yang perihal Prosedur Pengendalian Gratifikasi dan Petunjuk
diberikan oleh Pegawai Perseroan dalam menjalankan Teknis Nomor PT.6-A.1 perihal Petunjuk Pelaksanaan
tugasnya. Hal ini dilakukan antara lain pada saat Pengendalian Gratifikasi merupakan. Sebagai inisiatif
menjelang hari raya keagamaan (Idul Fitri, Natal/ dalam mendukung Pengendalian Gratifikasi. Kebijakan
Tahun Baru). Perseroan selalu membuat pengumuman tersebut mengatur beberapa hal sebagai berikut:
melalui media sosial (instagram, facebook, X) maupun a. Ketentuan Umum Gratifikasi.
media internal Perseroan, memo himbauan kepada b. Prinsip Dasar Pengendalian Gratifikasi.
seluruh pegawai terkait larangan penerimaan maupun c. Aktivitas Pengendalian Gratifikasi.
pemberian gratifikasi dan surat kabar nasional d. Kategori Gratifikasi.
yang menjangkau masyarakat secara luas bahwa e. Mekanisme Pelaporan Gratifikasi.
Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh jajaran Pegawai f. Dokumentasi, Pelaporan, dan Pengawasan
Perseroan mempunyai komitmen penuh untuk tidak Gratifikasi.
menerima dan/atau meminta hadiah atau bingkisan
dalam bentuk apapun dari/kepada nasabah, debitur, Sejak tahun 2019, Perseroan melakukan kerjasama
rekanan/vendor/mitra kerja dan pihak ketiga lainnya. dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam
gerakan Profesional Berintegritas (PROFIT) melalui
Perseroan juga mengajak kepada seluruh nasabah, beberapa kegiatan sebagai berikut:
debitur, rekanan/vendor/mitra kerja dan pihak 1. Keikutsertaan training sebagai Ahli Pembangun
lainnya yang telah memiliki maupun yang bermaksud Integritas (API) dan Penyuluh Antikorupsi (PAKSI)
melakukan hubungan bisnis dengan Perseroan untuk mengawal upaya pencegahan korupsi.
mendukung komitmen tersebut dengan tidak 2. Keikutsertaan program kolaborasi kampanye
memberikan gratifikasi berupa hadiah atau bingkisan dengan KPK tentang Anti Korupsi melalui berbagai
dalam bentuk apapun baik secara langsung maupun saluran media komunikasi.
tidak langsung. Pemberitahuan mengenai hal tersebut 3. Self Assessment atas Daftar Periksa Panduan
juga dilakukan Perseroan melalui pengumuman kepada Pencegahan Korupsi Yang Memadai Bagi Korporasi
setiap nasabah, debitur, vendor, rekanan, mitra kerja 4. Pembentukan Tempat Uji Kompetensi (TUK) BTN
dan pihak ketiga lainnya yang melakukan hubungan Tahun 2024
bisnis dengan Perseroan. 5. Pelaksanaan Kegiatan Keluarga Berintegritas.
6. Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2024.
KEBIJAKAN PENGENDALIAN GRATIFIKASI
Bukti keseriusan Perseroan dalam mendukung MEKANISME PELAPORAN GRATIFIKASI
pemberantasan korupsi adalah bekerjasama dengan Perseroan telah menetapkan mekanisme pelaporan
KPK melakukan penandatanganan komitmen dalam gratifikasi sebagaimana diatur dalam Kebijakan
menerapkan Program Pengendalian Gratifikasi di Khusus Nomor KK.6-A perihal Prosedur Pengendalian
lingkungan kerja Perseroan sejak tanggal 25 Juni 2014. Gratifikasi dan Petunjuk Teknis Nomor PT.6-A.1 perihal
Berdasarkan komitmen tersebut, pada tahun 2015 Petunjuk Pelaksanaan Pengendalian Gratifikasi, dan
Perseroan telah mempunyai pedoman intern serta Unit Petunjuk Operasional Komputer (POK) Nomor 01/POK/
Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang berperan aktif CMGD/V/2024 perihal Aplikasi Pelaporan Gratifikasi BTN,
dalam menyebarluaskan kesadaran dan pemahaman dengan alur sebagai berikut:
tentang Pengendalian Gratifikasi dan Anti Korupsi.
774 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 344
Laporan
Tahunan 2024
Unit Pengendalian Gratifikasi
1 2
UPG
Mengisi Formulir Disampaikan melalui web
melalui web CRMS (maksimal 10 HK sejak
penerimaan) kepada UPG CMGD
atau (maksimal 30 HK sejak
penerimaan) kepada KPK
PELAPOR Rekapitulasi
Laporan
Hasil Analisis atas
rekapitulasi Laporan
& Review (10 HK)
& Review
Sistem Gol KPK
Verifikasi Review
Kelengkapan Dokumen 3
SK diserahkan ke Pelapor
4
(7HK sejak ditetapkan)
Dikelola oleh
Instansi
SK Penetapan
Gratifikasi
Gratifikasi Milik Negara
5 (diserahkan 7 HK sejak SK
ditetapkan)
Verifikasi Permintaan Analisis &
Kelengkapan Data & Penetapan
Keterangan Status
6
Rekening Kas KPKNL
Negara KEMENKEU
Keterangan Gambar Mekanisme Pelaporan Gratifikasi: d. Menggunakan formulir 4, jika berupa penolakan
1. Pegawai melaporkan penerimaan gratifikasi kepada atas gratifikasi yang diberikan, dilengkapi
KPK melalui UPG (dhi. CMGD) dengan mengisi dengan bukti foto penolakan tersebut.
formulir secara lengkap paling lambat 10 (sepuluh) 3. UPG meneruskan laporan gratifikasi kepada KPK
hari kerja terhitung sejak tanggal gratifikasi diterima, dalam jangka waktu 10 (sepuluh) hari kerja sejak
Gratifikasi yang diterima oleh Pelapor agar disimpan laporan gratifikasi diterima oleh UPG. Selanjutnya
terlebih dahulu oleh Pelapor sampai dengan adanya KPK melakukan penanganan laporan gratifikasi
Surat Keputusan KPK atas status kepemilikan yang meliputi:
gratifikasi dimaksud. a. Verifikasi atas kelengkapan laporan gratifikasi.
2. Penyampaian formulir disampaikan melalui b. Permintaan kekurangan data dan keterangan
Compliance Regulatory Management System kepada pihak terkait.
(CRMS) dengan alamat: https://crms.btn.co.id c. Analisis atas penerimaan gratifikasi. dan
Formulir yang digunakan pada Surat Edaran ini d. Penetapan status kepemilikan gratifikasi. Proses
disesuaikan dengan jenis gratifikasi yang diterima, yang dilakukan KPK untuk menetapkan status
dengan penjelasan sebagai berikut: penerimaan laporan gratifikasi dalam jangka
a. Menggunakan formulir 1, jika gratifikasi berupa waktu 30 (tiga puluh) hari kerja sejak laporan
uang dan barang. gratifikasi diterima oleh KPK secara lengkap.
b. Menggunakan formulir 2, jika gratifikasi diperoleh 4. KPK menyampaikan Surat Keputusan atas status
dari kegiatan kedinasan. penerimaan gratifikasi kepada penerima/ pelapor
c. Menggunakan formulir 3, jika gratifikasi berupa gratifikasi serta tembusan kepada UPG paling lambat
makanan/minuman/parcel dalam rangka 7 (tujuh) hari kerja sejak tanggal SK ditetapkan.
penyambutan hari raya. Namun jika gratifikasi Dalam hal status kepemilikan gratifikasi ditetapkan
yang diperoleh dalam rangka hari raya untuk dikelola oleh instansi maka gratifikasi tersebut
berupa uang/voucher/barang maka tetap diserahkan kepada UPG untuk dikelola Perseroan.
menggunakan formulir 1. Hal lain yang perlu 5. Dalam hal KPK menetapkan gratifikasi menjadi milik
diperhatikan dalam kelengkapan data pada negara, Pelapor/Penerima menyerahkan gratifikasi
formulir yaitu pencantuman unit kerja, jabatan, yang diterimanya kepada UPG (dhi. CMGD)
uraian kronologi/peristiwa pemberian gratifikasi paling lambat dalam waktu 7(tujuh) hari kerja
dimaksud serta kontak No. telepon dan alamat sejak tanggal SK ditetapkan. Setelah itu UPG akan
email mengingat adanya proses klarifikasi menyerahkan barang gratifikasi tersebut kepada
laporan oleh UPG maupun KPK. KPK. Selanjutnya, KPK akan menyerahkan barang
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 775
Page 345
Tata Kelola
Perusahaan
tersebut kepada Direktorat Jenderal Kekayaan b. Diseminasi eksternal pesan anti gratifikasi dan
Negara dan menyampaikan bukti penyerahannya anti penyuapan di berbagai media melalui
kepada Pelapor. media sosial BTN (instagram, facebook, twitter),
6. Dalam hal gratifikasi berupa uang, maka pelapor website, koran media cetak nasional.
menyetorkan uang tersebut ke rekening KPK serta c. Pelaksanaan e-learning kepada seluruh
mengirimkan bukti transfer ke rekening KPK tersebut pegawai perseroan mengenai anti suap dan
kepada UPG sebagai bukti untuk diupload pada pengendalian gratifikasi melalui media Digital
pelaporan di website GOL KPK sebagai salah satu Room for E learning Modules (DREAM) pada
kelengkapan dokumen dalam pelaporan gratifikasi. bulan Maret 2024.
d. Mengedarkan Imbauan melalui Memo Internal
LAPORAN GRATIFIKASI: PENERIMAAN DAN PENOLAKAN terkait Larangan Gratifikasi Menjelang Hari Raya
Selama periode tahun 2024, total laporan gratifikasi Idul Fitri 1445 H ke seluruh unit kerja di Bulan Maret
yang disampaikan oleh Pegawai kepada Unit Pengendali 2024.
Gratifikasi (UPG) sebanyak 96 laporan, yang terdiri dari e. Branch Visit Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG)
laporan gratifikasi suap, kedinasan, gratifikasi berupa dalam rangka internalisasi Gratifikasi ke Kantor
makanan menjelang hari raya keagamaan maupun Cabang.
Penolakan Gratifikasi. f. Diseminasi dengan tema gratifikasi melalui
pemasangan poster di Banking Hall Kantor
Cabang.
Jumlah Laporan Gratifikasi 3 Tahun Terakhir
g. Sosialisasi infografis Pesan Anti Gratifikasi terkait
Larangan Menerima Gratifikasi Menjelang Hari
96 Raya Idul Fitri 1445 H kepada stakeholder melalui
83 surat kabar Media Indonesia pada Bulan April
78
2024.
h. Sosialisasi infografis berupa flyer dengan tema
gratifikasi melalui e-mail.
i. Pemasangan poster tema Hari Antikorupsi
Sedunia (Hakordia) di setiap lantai Menara BTN
2022 2023 2024 I pada Bulan Desember 2024.
j. Internalisasi infografis tema Hari Antikorupsi
Sedunia (Hakordia) kepada seluruh pegawai
Berdasarkan perbandingan jumlah laporan gratifikasi melalui aplikasi B-Gate, whatsapp blast dan
3 tahun terakhir, Laporan Tahun 2024 mengalami email blast pada Bulan Desember 2024.
peningkatan yaitu 96 pelaporan. Hal ini, merupakan k. Sosialisasi infografis berupa penayangan
suatu hal yang baik mengingat pelaporan gratifikasi video dengan tema Hari Antikorupsi Sedunia
merupakan bentuk kepatuhan Pegawai serta Perseroan (Hakordia) melalui TV LED Lobby Menara BTN 1.
terhadap Peraturan perundang-undangan serta l. Sosialisasi infografis tema Hari Antikorupsi
menunjukan pegawai sudah mulai memiliki awareness Sedunia (Hakordia) kepada stakeholder
dan memahami terkait pengendalian gratifikasi melalui sosial media facebook, X(twitter), dan
serta memiliki kemauan untuk melaporkan apabila instagram pada Bulan Desember 2024.
mendapatkan gratifikasi. m. Menyelenggarakan acara puncak peringatan
Hari Antikorupsi Sedunia di lingkungan internal
Pelatihan dan Sosialisasi Anti Korupsi Bank pada tanggal 19 Desember 2024.
Kepada Karyawan n. Pemberian Penghargaan kepada Pelapor
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah melakukan Gratifikasi dengan kategori jumlah laporan
berbagai macam kegiatan dalam mendorong terbanyak, nominal terbanyak dan pelapor
efektivitas implementasi kebijakan pengendalian inspiratif.
gratifikasi, antara lain: o. Pemberian Penghargaan kepada API PAKSI
1. Melakukan diseminasi melalui berbagai media Inspiratif.
tentang pesan anti gratifikasi kepada seluruh p. Pemberian Penghargaan kepada KC/KCS Atas
pegawai maupun stakeholder Perseroan melalui Peran Aktif dalam Penguatan Integritas.
beberapa kegiatan sebagai berikut: q. Mengedarkan himbauan kepada seluruh
a. Diseminasi internal pesan anti gratifikasi dan anti pegawai terkait pengendalian gratifikasi dalam
penyuapan melalui berbagai media digital bank rangka Hari Raya Keagamaan dan Tahun Baru
kepada seluruh pegawai yaitu B-Gate, Wallpaper pada bulan Desember 2024.
AD komputer seluruh pegawai, E-mail. r. Sosialisasi infografis terkait larangan menerima
gratifikasi di Hari Natal dan Tahun Baru 2025.
776 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 346
Laporan
Tahunan 2024
2. Penandatanganan Pakta Integritas, Perseroan 5. Penyampaian Apresiasi Kepada Pelapor Gratifikasi
memiliki program penandatanganan Pakta terpilih pada Perayaan Hari Antikorupsi Sedunia
Integritas yang sejalan dengan komitmen atas (Hakordia) 2024. Sesuai Surat Edaran KPK Nomor
pelaksanaan sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem 18 Tahun 2024 Tentang Imbauan Penyelenggaraan
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Pakta Integritas Kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia bahwa Hakordia
tersebut merupakan pernyataan seluruh jajaran diperingati setiap tanggal 9 Desember, KPK
Perseroan untuk berkomitmen menjunjung tinggi menghimbau agar seluruh Kementerian/Lembaga
moral dan integritas, melindungi dan menjaga citra, menyelenggarakan rangkaian kegiatan peringatan
kredibilitas serta kepentingan Perseroan dengan Hakordia 2024 dengan mengusung tema “Teguhkan
cara tidak meminta atau menerima suap maupun Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia
gratifikasi dari pihak-pihak yang memiliki benturan Maju”. Sehubungan dengan hal tersebut, pada
kepentingan. Pakta Integritas tersebut senantiasa Acara Peringatan Hakordia di lingkungan internal
dilaksanakan dengan sebaik-baiknya guna Perseroan tanggal 19 Desember 2024, Perseroan
mendukung program SMAP maupun pengendalian memberikan apresiasi kepada Pegawai yang
gratifikasi. Pakta Integritas yang ditandatangani melaporkan gratifikasi dan berkomitmen terhadap
oleh masing-masing pegawai diunggah dan di pencegahan korupsi di lingkungan Perseroan
upload melalui media Digital Room For E-learning sehingga diharapkan apa yang telah dilakukan oleh
Modules (DREAM). Pelapor Gratifikasi menjadi inspirasi bagi Pegawai
3. Digital Learning tentang Pengendalian Gratifikasi lainnya untuk memiliki komitmen yang sama
Internalisasi kepada seluruh Pegawai tentang dalam pencegahan korupsi salah satunya melalui
materi Pengendalian Gratifikasi dan Sistem penolakan dan pelaporan Gratifikasi.
Manajemen Anti Penyuapan yang dilakukan melalui
program Compliance Excellence yang dilakukan Apresiasi diberikan kepada pelapor gratifikasi pada
pada bulan Maret 2024 menggunakan media tahun 2024 dengan 3 (tiga) kategori yaitu:
Digital Room For E-learning Modules (DREAM) serta a. Kategori pelapor gratifikasi dengan jumlah laporan
melakukan evaluasi terkait materi dimaksud berupa terbanyak
penyelenggaraan quiz dan feedback atas materi b. Kategori pelapor gratifikasi dengan jumlah nominal
yang diberikan. terbanyak.
4. Laporan Realisasi Monitoring Evaluasi Program c. Kategori Pelapor Inspiratif.
Pengendalian Gratifikasi (PPG) kepada KPK
Berdasarkan surat KPK perihal Pedoman Monitoring Selain penghargaan kepada pelapor gratifikasi,
dan Evaluasi Implementasi Pengendalian Gratifikasi apresiasi juga diberikan kepada API PAKSI Inspiratif BTN,
tahun 2024, maka setiap Semester Perseroan wajib serta pemberian apresiasi kepada KC/KCS Atas peran
menyampaikan laporan Realisasi PPG kepada aktif dalam Penguatan Integritas.
KPK melalui aplikasi Gratifikasi Online (GOL) KPK.
Perseroan telah menyampaikan Laporan Realisasi Survei Penilaian Integritas
PPG Semester I sampai dengan II kepada KPK
dengan rincian yang terdiri sebagai berikut: Survei Penilaian Integritas (SPI) adalah Survei untuk
a. Bentuk ketentuan-ketentuan dari pengendalian mengukur tingkat risiko korupsi yang dilakukan oleh
gratifikasi di internal perseroan; Komisi Pemberantasan Korupsi. Survei ini menghasilkan
b. Laporan Diseminasi internal dan eksternal rekomendasi perbaikan sistem pencegahan korupsi
melalui media sosialisasi pesan anti gratifikasi; serta bertujuan untuk meningkatkan kesadaran risiko
c. Laporan e-learning Bimbingan Teknis korupsi dan perbaikan sistem anti korupsi di lingkungan
Pengendalian Gratifikasi; internal Perseroan. Sejak Tahun 2023 sebagai wujud
komitmen Perseroan terhadap pencegahan korupsi,
d. Laporan sosialisasi gratifikasi secara mandiri
Perseroan telah mengikuti Penilaian Survei Penilaian
oleh UPG;
Integritas yang diselenggarakan oleh KPK dan menjadi
e. Bimbingan teknis terkait implementasi PPG;
Lembaga kategori BUMN pertama yang mengikuti
f. Laporan identifikasi titik rawan praktik gratifikasi ;
survei SPI ini serta mendapatkan hasil yang baik untuk
g. Laporan mitigasi risiko titik rawan praktik
improvement pengendalian di Internal Perseroan.
gratifikasi;
Survei SPI menggunakan metode probability sampling
h. Pelaporan gratifikasi;
kepada multistakeholder responden internal, responden
i. Pelaporan penolakan gratifikasi yang dikelola eksternal, dan ahli/ekspert. Pada Tahun 2024 BTN
oleh UPG; juga mengikuti kembali survei SPI dari KPK dengan
j. Laporan Inovasi pengendalian gratifikasi. pelaksanaan survei telah dimulai dari bulan Agustus
k. Implementasi Sertifikasi ISO 37001:2016 SMAP - Oktober 2024. Hasil penilaian SPI 2024 menunjukkan
peningkatan skor dibandingkan dengan tahun
sebelumnya, di antaranya:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 777
Page 347
Tata Kelola
Perusahaan
Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan
2023 2024
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara,
77,92 84,36 jo. Peraturan KPK No. 3 Tahun 2024 tentang Perubahan
Keterangan kategori penilaian skor SPI:
Kedua atas Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi
• Rentan (<73). Nomor 07 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran,
• Waspada (73-77). Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Kekayaan
• Terjaga (78-100)
Penyelenggara Negara.
Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Kebijakan Pengelolaan LHKPN Perseroan
Penyelenggara Negara (LHKPN)
Perseroan berkomitmen terhadap pelaksanaan
Sebagai Badan Usaha Milik Negara, Perseroan secara kewajiban LHKPN dengan diterbitkannya Kebijakan
konsisten berupaya menjaga kepatuhan terhadap Khusus No. 3C perihal Regulasi dan Administrasi
penyampaian LHKPN. Dasar ketentuan pengelolaan Kepegawaian, Bab VII tentang Pelayanan dan
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Operasional Human Capital. Berdasarkan Kebijakan
Perseroan adalah Peraturan Komisi Pemberantasan Khusus tersebut, Pejabat di lingkungan Perseroan yang
Korupsi Republik Indonesia Nomor 07 Tahun 2016 wajib melaporkan LHKPN adalah sebagai berikut:
tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan 1. Jajaran Direksi, Dewan Komisaris dan Organ Dewan
Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Komisaris.
Negara dan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi 2. Kepala Divisi/Desk (atau yang setingkat), Kepala
Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2020 tentang Kantor Wilayah.
Perubahan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi 3. Kepala Cabang dan Kepala Cabang Syariah.
Republik Indonesia Nomor 07 Tahun 2016 tentang Tata
Jumlah Pelaporan LHKPN
No. Kategori Jabatan Jumlah %Pelaporan
1. Dewan Komisaris 8 100%
2. Direksi 10 100%
3. SEVP 2 100%
4. Kepala Divisi 40 100%
5. Kepala Kantor Wilayah 6 100%
6. Kepala Cabang 113 100%
Total Wajib Lapor 179 100%
No. Tahun Jenis Laporan Jumlah Wajib Lapor Jumlah Pelaporan %Kepatuhan
1. 2020 Periodik Tahun 2019 158 157 99,37%
2. 2021 Periodik Tahun 2020 162 162 100%
3. 2022 Periodik Tahun 2021 170 170 100%
4. 2023 Periodik Tahun 2022 175 175 100%
5. 2024 Periodik Tahun 2024 179 179 100%
• Seluruh pejabat BUMN wajib melaporkan LHKPN Tahun Periodik 2023 secara online 01 Januari 2024 s.d. 31 Maret
2024, di mana apabila terdapat Pejabat BUMN yang tidak memenuhi kewajiban tersebut dapat dikenakan sanksi
Administratif.
• Berdasarkan hal tersebut Report Kepatuhan BTN atas Pelaporan LHKPN sebesar 100% atau seluruh Wajib Lapor
telah menyelesaikan pelaporan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan, dimana Tingkat kepatuhan
dapat dipertahankan. (posisi 31 Maret 2024).
778 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 348
Laporan
Tahunan 2024
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) dan Upaya Penyelesaian
Jumlah fraud yang dilakukan (Internal)
Anggota Dewan Komisaris
Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Internal Fraud dan Anggota Direksi
dalam 1 Tahun
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan
(2023) (2024) (2023) (2024) (2023) (2024)
Total Fraud 0 0 19 23 0 1
Telah Diselesaikan 0 0 17 19 0 1
Dalam Proses 0 0
Penyelesaian di 2 4 0 0
Internal Bank
Belum Diupayakan 0 0
0 0 0 0
Penyelesaian
Telah Ditindaklanjuti 0 0
Melalui Proses 2 0 0 0
Hukum
Keterangan:
1. Jumlah kasus pada tahun berjalan adalah berdasarkan Laporan Hasil Audit Khusus dan Laporan Hasil Telaah Awal periode Januari - Desember 2024.
2. Jumlah kasus yang “Telah diselesaikan” adalah kasus yang telah mendapatkan putusan sanksi dari Direksi - Desember 2024.
3. Jumlah kasus yang “Dalam proses penyelesaian di internal Perseroan” adalah kasus yang belum mendapatkan putusan sanksi dari Direksi sampai
dengan Desember 2024.
4. Jumlah kasus yang “Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum” adalah kasus yang “telah diselesaikan” dan mendapatkan putusan sanksi pidana.
Proses hukum ditindaklanjuti oleh Legal Division.
Pemberian Dana Kegiatan Sosial semester. Penerapan penyediaan dana oleh Perseroan
dan/atau Politik kepada pihak terkait dan/atau penyediaan dana besar
senantiasa memperhatikan prinsip kehati-hatian
Pemberian Dana Kegiatan Sosial menjadi bagian maupun perundang-undangan yang berlaku dan telah
dari tanggung jawab sosial Perseroan. Oleh karena memenuhi ketentuan Bank Indonesia tentang BMPK.
itu, informasi terkait Pemberian Dana Kegiatan Sosial
diuraikan pada bagian Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan yang menjadi bagian yang tidak Jumlah
terpisahkan dalam Laporan Tahunan ini.
No. Penyedia Dana Nominal
Debitur (juta
Sedangkan untuk pemberian dana kegiatan politik, rupiah)
selama tahun 2024 Perseroan tidak melakukan
1. Kepada Pihak Terkait 21 5.247
pemberian dana untuk kegiatan politik atau kepada
partai politik sesuai dengan peraturan perundang- Kepada Debitur Inti:
2. a. Individu 34 11.567.988
undangan maupun Code of Conduct Perseroan.
b. Group 86 23.372.916
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait
dan Penyediaan Dana Besar Buyback Saham dan Buyback Obligasi
Perseroan melakukan penyediaan dana kepada pihak Selama tahun 2024, tidak terdapat buyback saham
terkait (related party) dan penyediaan dana besar maupun buyback obligasi.
(large exposure) yang dilakukan dengan persetujuan
Dewan Komisaris Perseroan. Perseroan tidak pernah
melanggar Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Rencana Strategis Bank
selama tahun 2023. Direktur Kepatuhan melalui
Satuan Kerja Kepatuhan senantiasa memantau Informasi terkait Rencana Strategis Bank telah disajikan
kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan BMPK dan pada Sub Bab Strategi Bank pada Bab Analisis dan
melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap Pembahasan Manajemen dalam Laporan Tahunan ini.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 779
Page 349
Tata Kelola
Perusahaan
Transaksi yang Mengandung Larangan bagi Orang Dalam Perseroan yang mempunyai
Benturan Kepentingan informasi Orang Dalam untuk melakukan pembelian
atau penjualan atas Efek Perseroan didasarkan atas
Penjelasan terkait Transaksi yang Mengandung Benturan pertimbangan adanya Prinsip Keterbukaan pada Pasar
Kepentingan telah tersaji pada Bab Analisis dan Modal yang berakibat harus terciptanya kesetaraan
Pembahasan Manajemen dalam Laporan Tahunan ini. informasi bagi setiap pihak di dalam mengambil
keputusan investasinya. Orang Dalam dari Bank yang
melakukan transaksi dengan perusahaan lain juga
Perselisihan Internal dikenakan larangan untuk melakukan transaksi atas
Efek dari perusahaan lain tersebut, meskipun yang
Selama tahun 2024 tidak ada perselisihan internal antar bersangkutan bukan Orang Dalam dari perusahaan lain
pegawai yang terjadi. tersebut. Hal ini karena informasi mengenai perusahaan
lain tersebut lazimnya diperoleh karena kedudukan
Orang Dalam pada bank yang melakukan transaksi
Pencegahan Transaksi Orang Dalam dengan perusahaan lain tersebut. Selama tahun 2024,
(Insider Trading) tidak terdapat insider trading.
Sebagai bagian dari pengelolaan potensi benturan
kepentingan, Perseroan telah menetapkan kebijakan Transparansi Kondisi Keuangan dan
terkait tindakan Transaksi Orang Dalam (Insider Non Keuangan
Trading) yang diatur dalam Kebijakan Khusus No. KK.9-
AA tahun 2023 tentang Aktivitas Hubungan Investor. Uraian terkait Transparansi Kondisi Keuangan dan Non
Dalam ketentuan tersebut, diatur bahwa Orang Dalam Keuangan telah tersaji pada Sub Bab Transparansi
Perseroan dilarang melakukan kegiatan Transaksi Orang Penyampaian Laporan pada Bab Tata Kelola
Dalam (Insider Trading) melalui kegiatan pembelian Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
atau penjualan atas Efek Perseroan atau Perusahaan
lain yang melakukan transaksi dengan Perseroan.
Orang Dalam dimaksud adalah sebagai berikut: Penerapan Keuangan Berkelanjutan,
1. Komisaris, Direktur, atau Pegawai. Termasuk Penerapan Tanggung Jawab
2. Pemegang saham utama Bank. Sosial dan Lingkungan
3. Orang perseroan yang karena kedudukan atau
profesinya atau karena hubungan usahanya dengan Penjelasan tentang penerapan keuangan berkelanjutan,
Bank memungkinkan orang tersebut memperoleh termasuk penerapan tanggung jawab sosial dan
informasi orang dalam. atau lingkungan telah dijelaskan pada Sustainability Report
4. Pihak yang dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir BTN Tahun 2024.
tidak lagi menjadi pihak sebagaimana dimaksud
pada butir 1, 2, dan 3 di atas.
780 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 350
Laporan
Tahunan 2024
Laporan Tata Kelola
Unit Usaha Syariah
Perseroan melaksanakan Tata Kelola Unit Usaha Syariah 5 (Lima) Prinsip Dasar Penerapan
(UUS) bertujuan untuk memperoleh pengelolaan Tata Kelola UUS Perseroan
Perseroan yang sesuai dengan 5 (lima) prinsip dasar
GCG dan sesuai dengan Prinsip Syariah serta ditujukan Perseroan senantiasa konsisten dalam menerapkan dan
untuk kepentingan yang lebih luas. Kepentingan meningkatkan Pengelolaan UUS melalui peningkatan
yang dimaksud antara lain adalah untuk melindungi layanan kepada para nasabah dan stakeholder secara
kepentingan stakeholders dan meningkatkan berkesinambungan dengan tetap mengacu kepada
kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan Prinsip Syariah yang berlandaskan kepada 5 (lima)
yang berlaku serta nilai-nilai etika yang berlaku secara prinsip dasar GCG, yaitu:
umum pada industri perbankan syariah. 1. Transparansi: yaitu keterbukaan dalam menyajikan
informasi yang material dan relevan serta
Kebijakan mengenai pengelolaan UUS Perseroan keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan.
merujuk pada beberapa ketentuan antara lain: 2. Akuntabilitas: yaitu kejelasan dan kebenaran
1. Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang penyajian informasi mengenai pengelolaan
Perbankan Syariah tanggal 16 Juli 2008. Perseroan yang berjalan dengan efektif sesuai
2. Peraturan Bank Indonesia No. 11/10/ PBI/2009 Tentang dengan tujuan.
Unit Usaha Syariah sebagaimana telah diubah 3. Pertanggungjawaban: yaitu pengelolaan Perseroan
dengan Peraturan Bank Indonesia No. 15/14/ PBI/2013. yang selaras dengan peraturan perundang-
3. Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009 Tentang undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip
Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi pengelolaan UUS yang sehat.
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. 4. Profesionalisme: yaitu memiliki kompetensi, mampu
4. Surat Edaran Bank Indonesia No. 12/13/ DPbS tanggal bertindak objektif dan bebas dari pengaruh/tekanan
30 April 2010 tentang Pelaksanaan Good Corporate dari pihak manapun serta memiliki komitmen tinggi
Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit dalam mengembangkan usaha Syariah.
Usaha Syariah. 5. Kewajaran: yaitu keadilan dan kesetaraan dalam
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2 Tahun 2024 memenuhi hak-hak dan kepentingan stakeholders
Tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank berdasarkan perjanjian Peraturan Perundang-
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. undangan yang berlaku.
6. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 15 Tahun
2024 Tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Struktur Unit Usaha
7. Surat Keputusan Direksi Nomor 52/SK/DIR/TPMD/2021 Syariah Perseroan
Tentang Struktur Organisasi Kantor Pusat dan Kantor
Wilayah. Struktur Organisasi Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan
8. Anggaran Dasar Perseroan. dikelola oleh Direksi UUS, Kepala Divisi UUS dan Deputi
UUS yang diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah
sebagaimana struktur pengelola UUS disajikan dalam
gambar berikut:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 781
Page 351
Tata Kelola
Perusahaan
Sharia Banking
(SHAD)
Secretary
Sharia Funding Sharia Financing
Business Business
M N M M M N M
Sharia Retail Sharia Sharia
Sharia Sharia Digital M Sharia Sharia M
Funding & Sharia Wealth Sharia Mortgage Commercial
Institutional Banking Sharia Subsidized Personal Sharia
Customer Management Distribution & Secured & SME
Funding Business Funding Mortgage Banking Financing
Care Financing Financing
Business Business
Service & Service &
M M N M M Product M M M Product
Sharia Retail Sharia Wealth Sharia Digital Sharia Development Sharia Sharia Sharia Sharia Development
Sharia Management Large Subisidized Personal
Funding Banking Branch Mortgage Commercial
Legal Segmentation Institution Mortgage Financing
Business Partnership Performance Sales Financing RM
Sales Management Sales
N N M M Management Management M
Sharia Hajj, Umroh Sharia Sharia Sharia
Medium Sharia Digital M M N
Audit Management Wealth Sales Network Assistant
Institution Banking Sales Sharia Sharia Sharia
& Islamic Management & Office Commercial
Stakeholder Institutional Institutional
Related Channeling Financing RM
N Relation & Partnership & Partnership
Sharia M Relation Relation
N N
Risk Sharia Sharia SME
Sharia
Service Sales
Reimburse
Quality & Management
ment
Customer
Management
Care
Sharia
Commercial
Monitoring &
Restruct RM
Keterangan:
M
Sharia
N New Assistant
Commercial
Monitoring &
M Modify Restruct RM
Visi dan Misi Unit Usaha Syariah 2. Mengembangkan human capital yang berkualitas
dan memiliki integritas tinggi serta penerapan Good
Dalam menjalankan operasionalnya, UUS Perseroan Corporate Governance dan Compliance.
memiliki Visi dan Misi sebagai berikut: 3. Meningkatkan keunggulan kompetitif melalui
teknologi informasi terkini.
Visi 4. Mempedulikan kepentingan masyarakat dan
“Menjadi Bank Syariah yang Terdepan Dalam lingkungan.
Pembiayaan Perumahan dan Industri Kaitannya”.
Misi Dewan Pengawas Syariah (DPS)
Dalam mencapai visi Bank tersebut di atas, Bank akan
mengemban misi sebagai berikut: Untuk menjaga agar Lembaga Keuangan Syariah (LKS)
1. Menyediakan produk dan jasa yang inovatif serta pada tataran implementasinya tidak menyimpang
layanan unggul yang fokus pada pembiayaan dari prinsip-prinsip syariah, maka dalam menjalankan
perumahan dan industri ikutannya dengan sumber aktivitasnya Perseroan diawasi oleh Dewan Pengawas
pendanaan murah. Syariah (DPS) yang bertugas melakukan pengawasan
untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan jalannya
782 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 352
Laporan
Tahunan 2024
M N M
Sharia Information Sharia Operations & Sharia Strategic,
Technology Asset Management Finance & Treasury
KCS
M N N N M N M
Sharia Sharia
Sharia IT Sharia Sharia Consumer Sharia Finance
Sharia
Strategic Sharia Digital Sharia IT Sharia IT Financing Commercial Collection Sharia Strategic Accounting
Transaction
Planning & Development Security Operation Operation & Asset Recovery & Treasury Planning & & General
Operation
Development Document Management Asset Sales Development Support
N N N N N M M
Sharia Digital Sharia Sharia IT Sharia Sharia Sharia Sharia Sharia
Sharia Project Sharia Early Sharia Liquidity
Project Security Production Business Financing Commercial Strategic Financial Adm
Management Bucket & ALM
Management Policy & Dev Service Parameter (*) Document Asset Sales RM Planning & Policy(*)
M N N N M N
Sharia Digital Sharia App Sharia Infras Sharia Sharia Sharia Sharia Money Sharia
Sharia Quality Sharia Middle Sharia
Application & Data & Data Settlement Financing Commercial & Capital Financial
Assurance Bucket Compliance
Management Protection Center Operation (*) Administration Asset Sales Market Reporting(*)
Assistant RM
M N N N N M
Sharia Sharia Sharia
Sharia Sharia Sharia IT Sharia Asset Sharia
Sharia Digital Reconciliation Third Party Sharia Asset Financial
Business Security Service Sales Policy
Partnership and Management Management Reconciliation
Partner Operation Operation
Support (*) Support &
N Controlling(*)
N N
N Sharia
Sharia Consumer
Sharia IT Sharia
Service Desk Financing Sharia
Core Dev Channel
Mgn Restruct Human
Operation (*)
Capital
N
Sharia IT Sharia
Non Core Dev Collection Sharia
Support Procurement
& General
Service
pengurusan oleh Direksi agar sesuai dengan Prinsip Pengangkatan Dewan
Syariah dan bertanggung jawab atas pengawasan Pengawas Syariah
tersebut, serta mengarahkan, memantau, dan
mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Syariah Persyaratan diangkatnya seseorang menjadi anggota
termasuk penerapan manajemen risiko syariah, DPS harus memenuhi kriteria antara lain sebagai berikut:
kepatuhan syariah, dan audit intern syariah secara 1. Integritas, paling kurang mencakup:
terintegrasi serta kebijakan strategis Bank yang terkait a. Memiliki akhlak dan moral yang baik.
dengan penerapan Prinsip Syariah, sesuai dengan b. Cakap melakukan perbuatan hukum.
ketentuan Peraturan Perundang-undangan, Anggaran c. Memiliki komitmen untuk mematuhi dan
Dasar, dan/atau keputusan RUPS. (Pasal 20 ayat (1) melaksanakan dengan penuh profesionalisme
dan (3) POJK No. 2 Tahun 2024 Tentang Penerapan Tata piagam Dewan Pengawas Syariah, ketentuan
Kelola Syariah Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha perbankan syariah serta ketentuan perundang-
Syariah). undangan lain yang berlaku.
d. Memiliki komitmen terhadap pengembangan
perbankan syariah yang sehat dan tangguh.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 783
Page 353
Tata Kelola
Perusahaan
e. Tidak termasuk dalam Daftar Kepatutan dan Penetapan Anggota Dewan Pengawas
Kelayakan (Daftar tidak Lulus) sebagaimana Syariah
diatur dalam ketentuan mengenai uji
kemampuan dan kepatutan (s) yang ditetapkan Penetapan anggota DPS Perseroan melalui tahapan
oleh OJK. sebagai berikut:
f. Tidak pernah melakukan fraud (penipuan, 1. Komite Remunerasi dan Nominasi memberikan
penggelapan dan/atau kecurangan) di bidang rekomendasi calon anggota DPS kepada Dewan
perbankan, keuangan dan bidang usaha Komisaris.
lainnya, tidak pernah dihukum karena terbukti 2. Dalam hal anggota Komite Remunerasi dan
melakukan tindak pidana kejahatan (yang Nominasi memiliki benturan kepentingan (conflict of
dibuktikan dengan surat pernyataan pribadi). interest) dengan calon anggota DPS, maka dalam
2. Kompetensi, paling kurang memiliki pengetahuan rekomendasi wajib diungkapkan.
dan pengalaman di bidang syariah muamalah telah 3. Berdasarkan rekomendasi Komite Remunerasi
memperoleh persetujuan/surat rekomendasi dari dan Nominasi, Dewan Komisaris melalui Direksi
DSN-MUI dan pengetahuan di bidang perbankan mengusulkan calon DPS kepada Dewan Syariah
dan/ atau keuangan secara umum. Dalam rangka Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
meningkatkan kompetensinya, anggota DPS harus 4. DSN-MUI memberikan rekomendasi atau tidak
bersedia secara terus menerus melalui pendidikan memberikan rekomendasi atas usulan penetapan
dan pelatihan termasuk mengikuti program calon anggota DPS yang disampaikan oleh Direksi.
orientasi (induction program) yang bertujuan untuk 5. Direksi wajib mengajukan permohonan persetujuan
memberikan masukan kepada yang bersangkutan kepada OJK atas calon anggota DPS yang telah
agar memperoleh pemahaman tentang Bank dalam mendapatkan rekomendasi dari DSN-MUI.
waktu relatif singkat sehingga dapat melaksanakan 6. OJK memberikan persetujuan atau tidak
tugasnya secara efektif dan efisien. memberikan persetujuan atas calon anggota DPS
3. Reputasi, paling kurang dalam waktu 5 (lima) tahun yang diusulkan.
terakhir sebelum dicalonkan dan selama menjabat: 7. RUPS mengangkat anggota DPS yang telah
a. Tidak termasuk dalam daftar hitam (blacklist) mendapat rekomendasi DSN-MUI dan persetujuan
dan daftar kredit macet OJK. OJK.
b. Tidak pernah dinyatakan pailit. 8. Dalam hal pengangkatan anggota DPS oleh
c. Tidak pernah menjadi pemegang saham, RUPS dilakukan sebelum adanya persetujuan
anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi OJK, pengangkatan anggota DPS tersebut wajib
suatu perseroan dan/atau anggota pengurus dilaporkan oleh Bank ke OJK paling lambat 10
suatu badan usaha yang dinyatakan bersalah (sepuluh) hari kalender sejak tanggal pengangkatan.
menyebabkan suatu perseroan dan/atau badan 9. Calon anggota DPS yang belum dinyatakan efektif,
usaha dinyatakan pailit. tidak dapat melaksanakan tugas dan tanggung
d. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak jawabnya sebagai anggota DPS dan tidak dapat
pidana yang merugikan keuangan Negara dan/ membuat keputusan yang mengikat secara
atau yang berkaitan dengan sektor keuangan. hukum, dan oleh karenanya belum melekat hak dan
e. Tidak pernah menjadi Direksi dan/ atau Dewan kewajibannya sebagai anggota DPS.
Komisaris yang selama menjabat: 10. Dalam hal anggota DPS tidak diangkat oleh RUPS
1) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal
Tahunan. dimaksud menjadi tidak berlaku.
2) Pertanggungjawabannya pernah tidak
terima oleh RUPS atau pernah tidak
memberikan pertanggungjawaban sebagai Susunan, Jumlah dan Komposisi
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Dewan Pengawas Syariah
kepada RUPS.
3) Pernah menyebabkan perusahaan Pengangkatan DPS Perseroan telah berdasarkan pada
yang memperoleh izin, persetujuan atau persyaratan DPS sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
pendaftaran dari OJK tidak memenuhi Keuangan Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penerapan
kewajiban menyampaikan Laporan Tahunan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum Syariah dan Unit
dan/atau Laporan Keuangan kepada OJK. Usaha Syariah yaitu yaitu Anggota DPS harus memiliki
integritas, kompetensi dan reputasi yang baik.
784 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 354
Laporan
Tahunan 2024
Komposisi keanggotaan DPS yang telah diatur dalam Pedoman Kerja, Tugas dan Tanggung
Piagam Dewan Pengawas adalah sebagai berikut: Jawab Dewan Pengawas Syariah
1. Jumlah anggota DPS minimal 2 (dua) orang dan
paling banyak 3 (tiga) orang. DPS telah memiliki Piagam Dewan Pengawas Syariah
2. DPS dipimpin oleh seorang Ketua yang ditunjuk dari yang disahkan melalui Surat Keputusan Dewan
salah satu anggota DPS. Pengawas Syariah No. 03/DPS-BTN/VII/2024 tanggal 19
3. Anggota DPS diangkat oleh RUPS Bank. Juli 2024. Piagam Dewan Pengawas Syariah disusun
berdasarkan prinsip-prinsip prinsip syariah, ketentuan
Anggaran Dasar, Peraturan Perundang-undangan dan
Perubahan dan Komposisi Dewan peraturan lainnya yang berlaku, arahan Pemegang
Pengawas Syariah Selama Tahun 2024 Saham serta praktek-praktek terbaik (best practices)
Good Corporate Governance (GCG).
Informasi terkait Perubahan dan Komposisi DPS dapat
dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Piagam Dewan Pengawas Syariah dapat memberikan
Dewan Pengawas Syariah Perseroan dalam Laporan panduan pelaksanaan tugas bagi DPS dengan lebih
Tahunan ini. terarah dan efektif. Adapun isi Piagam Dewan Pengawas
Syariah adalah sebagai berikut:
Profil Dewan Pengawas
Ketentuan Umum, Tujuan Pembentukan
Syariah Perseroan Bagian I Piagam Dewan Pengawas Syariah
Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang
Informasi terkait pendidikan, pengalaman kerja, periode Bagian II Dewan Pengawas Syariah
penugasan DPS, jabatan rangkap dan hubungan afiliasi
Keanggotaan dan Komposisi Keanggotaan
dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Bagian III DPS
Dewan Pengawas Syariah Perseroan dalam Laporan Remunerasi, Fasilitas, dan Risalah Rapat
Bagian IV
Tahunan ini.
Unit Kerja Pendukung Pelaksanaan Tugas dan
Bagian V Tanggung Jawab DPS dan Laporan
Masa Jabatan Dewan Bagian VI Lain-lain
Pengawas Syariah
1. Masa jabatan anggota DPS wajib ditetapkan paling
lama sama dengan masa jabatan anggota Dewan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan
Komisaris. Pengawas Syariah
2. Bank menetapkan dalam Anggaran Dasar
mengenai: DPS memiliki tugas dan tanggung jawab memberikan
a. periode masa jabatan anggota DPS yang dimulai nasihat dan saran kepada Direktur UUS serta mengawasi
sejak tanggal efektif pengangkatan anggota DPS kegiatan UUS agar sesuai dengan prinsip syariah.
oleh RUPS; dan Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab DPS meliputi
b. kondisi lain dalam pemenuhan jabatan anggota antara lain:
DPS. 1. Melakukan pengawasan untuk kepentingan Bank
3. Anggota DPS menjabat untuk jangka waktu tertentu atas kebijakan dan jalannya pengurusan oleh
dan dapat diangkat kembali setelah mendapatkan Direksi agar sesuai dengan Prinsip Syariah dan
persetujuan RUPS, paling banyak untuk 2 (dua) bertanggung jawab atas pengawasan tersebut,
periode masa jabatan secara berturut-turut. serta memberikan nasihat kepada Direksi termasuk
4. Anggota DPS yang telah menjabat selama 2 (dua) memberikan opini syariah terkait kegiatan Bank.
periode masa jabatan secara berturut-turut dapat 2. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
diangkat kembali pada periode selanjutnya sebagai pelaksanaan Tata Kelola Syariah termasuk
anggota DPS dengan mempertimbangkan: penerapan manajemen risiko syariah, kepatuhan
a. hasil penilaian kinerja anggota DPS; syariah, dan audit intern syariah secara terintegrasi
b. hasil kaji ulang ekstern terkait pelaksanaan tugas serta kebijakan strategis Bank yang terkait dengan
anggota DPS; dan penerapan Prinsip Syariah, sesuai dengan ketentuan
c. pernyataan anggota DPS dalam RUPS mengenai Peraturan Perundang-undangan, Anggaran Dasar,
independensi yang bersangkutan. dan/atau keputusan RUPS.
(Pasal 14 ayat (1) s.d (4) POJK 2 Tahun 2024) 3. Menilai dan memastikan pemenuhan Prinsip Syariah
atas pedoman operasional dan produk terkait
Syariah yang dikeluarkan Bank;
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 785
Page 355
Tata Kelola
Perusahaan
4. Mengawasi proses pengembangan produk baru untuk mengetahui kualitas pelaksanaan
Bank yang terkait Syariah agar sesuai dengan fatwa pemenuhan Prinsip Syariah atas kegiatan
DSN-MUI; penghimpunan dana dan penyaluran dana
5. Memberikan opini syariah terhadap produk baru serta pelayanan jasa Bank;
dan/atau pembiayaan yang direstrukturisasi yang c. Menetapkan jumlah uji petik (sampel) transaksi
terkait Syariah dengan mengacu antara lain pada yang akan diperiksa dengan memperhatikan
fatwa DSN-MUI dan ketentuan yang mengatur kualitas pelaksanaan pemenuhan Prinsip
mengenai pelaksanaan Prinsip Syariah dan kegiatan Syariah dari masing-masing kegiatan;
usaha UUS; d. Memeriksa dokumen transaksi yang diuji petik
6. Meminta fatwa kepada DSN-MUI untuk produk baru (sampel) untuk mengetahui pemenuhan Prinsip
Bank terkait Syariah yang belum ada fatwanya; Syariah sebagaimana dipersyaratkan dalam
7. Melakukan review secara berkala atas pemenuhan kebijakan internal, antara lain:
Prinsip Syariah terhadap mekanisme penghimpunan - Ketersediaan dokumen bukti pembelian
dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa barang, untuk akad murabahah sebagai
Bank; bukti terpenuhinya rukun dan syarat jual-beli
8. Meminta data dan informasi terkait dengan aspek murabahah;
syariah dari satuan kerja Bank yang menjalankan - Ketersediaan dokumen laporan usaha
dan/atau terkait aktivitas Syariah dalam rangka nasabah, untuk akad mudharabah/
pelaksanaan tugasnya; musyarakah, sebagai dasar melakukan
9. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai perhitungan distribusi bagi hasil.
dengan prinsip-prinsip Tata Kelola yang baik (GCG); - Ketersediaan dokumen kepemilikan barang
10. Melakukan pengawasan terhadap pengembangan yang disewakan, untuk akad-akad yang
produk baru Bank terkait Syariah: terkait dengan sewa-menyewa antara lain:
a. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau akad ijarah, akad ijarah muntahiya bi al
pejabat Bank yang berwenang mengenai tamlik dan akad musyarakah mutanaqishah,
tujuan, karakteristik, dan akad yang digunakan sebagai bukti terpenuhinya rukun dan syarat
dalam produk baru terkait Syariah yang akan ijarah.
dikeluarkan; e. Melakukan inspeksi, pemeriksaan, permintaan
b. Memastikan ketersediaan akad yang digunakan keterangan dan/atau konfirmasi kepada
dalam produk baru terkait Syariah dalam fatwa pegawai UUS dan/atau nasabah untuk
DSN-MUI: memperkuat hasil pemeriksaan dokumen
c. Dalam hal telah terdapat fatwa, maka DPS sebagaimana dimaksud pada poin 11.3, apabila
memastikan atas kesesuaian akad produk baru diperlukan;
dengan fatwa DSN-MUI. f. Melakukan review terhadap kebijakan internal
d. Dalam hal belum terdapat fatwa, maka DPS terkait aspek syariah apabila terdapat indikasi
mengusulkan kepada Direksi Bank untuk ketidaksesuaian pelaksanaan pemenuhan
melengkapi akad produk baru terkait Syariah Prinsip Syariah atas kegiatan dimaksud;
dengan meminta fatwa dari DSN-MUI. g. Memberikan pendapat syariah atas kegiatan
e. Mereview sistem dan prosedur dari produk penghimpunan dana dan penyaluran dana
baru yang akan dikeluarkan terkait dengan serta pelayanan jasa UUS;
pemenuhan Prinsip Syariah; h. Melaporkan hasil pengawasan DPS kepada OJK
f. Memberikan pendapat syariah atas produk baru menggunakan format yang ditetapkan paling
yang akan dikeluarkan Bank; lambat 2 (dua) bulan setelah periode semester
g. Melakukan evaluasi pemenuhan Prinsip Syariah berakhir;
atas kebijakan dan prosedur untuk mengelola i. Menyediakan waktu yang cukup untuk
risiko yang melekat pada Produk dan/atau melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
Aktivitas baru Bank. secara optimal.
11. Melakukan pengawasan terhadap Kegiatan UUS: 12. Manajemen Risiko Bank:
a. Melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut a. Melakukan evaluasi (review) atas kebijakan
Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan dan Manajemen Risiko UUS yang terkait dengan
rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, pemenuhan Prinsip Syariah paling sedikit 1 (satu)
auditor ekstern, hasil pengawasan Otoritas Jasa kali dalam 1 (satu) tahun;
Keuangan, dan/atau hasil pengawasan otoritas b. Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi
dan lembaga lain, terkait penerapan Prinsip dan memberikan arahan perbaikan atas
Syariah. pelaksanaan kebijakan Manajemen Risiko yang
b. Menganalisis laporan yang disampaikan oleh terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah
dan/atau yang diminta dari Direksi, pelaksanaan paling sedikit secara triwulan.
fungsi audit intern dan/atau fungsi kepatuhan
786 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 356
Laporan
Tahunan 2024
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan Pengawas Syariah
Anggota DPS dilarang merangkap jabatan:
1. Sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, atau pejabat eksekutif pada lembaga keuangan atau
perusahaan keuangan baik Bank maupun bukan Bank;
2. Sebagai anggota DPS pada lebih dari 1 (satu) Bank lain;
3. Sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah pada lebih dari 2 (dua) lembaga keuangan selain Bank;
4. Sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pengawas syariah, atau pejabat eksekutif pada lebih dari 1
(satu) lembaga atau perusahaan bukan keuangan, baik yang berkedudukan di dalam maupun di luar negeri.
5. Pada bidang tugas fungsional pada lembaga keuangan bank dan/atau lembaga keuangan bukan bank yang
berkedudukan di dalam maupun di luar negeri;
6. Sebagai pejabat publik;
7. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota
DPS; dan/atau
8. Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Jabatan pada Perusahaan/ Nama Perusahaan/
Nama Jabatan
Instansi Lain Instansi Lain
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish
Ketua DPS Ketua DPS CIMB Niaga
Shihab, M.A.
Anggota DPS OCBC NISP
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira,
Anggota DPS
Lc., M.A. Manulife Aset Manajemen
Ketua DPS
Indonesia
PT Indomobil Multi Finance
Anggota DPS
Indonesia Syariah
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Anggota DPS
PT Bank Tabungan Pensiunan
Anggota DPS
Nasional (BTPN) Syariah
Pengelolaan Benturan Kepentingan oleh anggota DPS apabila terjadi benturan kepentingan
Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut:
1. Wajib untuk segera melaporkan secara tertulis
Anggota DPS harus menghindari terjadinya potensi kepada Dewan Komisaris mengenai semua hal yang
benturan kepentingan atau selalu menempatkan berpotensi menciptakan dan/atau mengandung
diri untuk tidak berada dalam potensi terjadinya benturan kepentingan yang berdampak signifikan
benturan kepentingan dalam situasi apapun. Dalam dalam segi finansial maupun reputasi untuk
hal terjadi benturan kepentingan, anggota DPS Perseroan, Dewan Komisaris, DPS dan Direksi.
dilarang mengambil tindakan yang dapat merugikan 2. Tidak diperbolehkan untuk turut serta dalam
atau mengurangi keuntungan Perseroan dan wajib proses penilaian terhadap semua kegiatan yang
mengungkapkan potensi benturan kepentingan mengandung benturan kepentingan tersebut.
dimaksud dalam setiap keputusan dan menyampaikan 3. Dapat ikut serta dalam rapat, namun tidak
kepada Dewan Komisaris. diperkenankan untuk ikut serta dalam pengambilan
keputusan.
Anggota DPS harus tunduk pada ketentuan lainnya
terkait benturan kepentingan dan ketentuan lainnya
yang berlaku bagi Perseroan. Prosedur yang harus dilalui
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 787
Page 357
Tata Kelola
Perusahaan
Kepemilikan Saham Dewan Pengawas Syariah
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan Lembaga
Perusahaan
BTN Bank Lain Keuangan
Lain
Non Bank
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Ketua Nihil Nihil Nihil Nihil
Shihab, M.A.
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Anggota Nihil Nihil Nihil Nihil
Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Anggota Nihil Nihil Nihil Nihil
Laporan Pelaksanaan Kegiatan DPS tercapai, pengambilan keputusan rapat DPS
dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
Kebijakan Rapat Dewan Pengawas Syariah 7. Pemungutan suara secara umum dilakukan secara
lisan namun dalam kondisi tertentu dan sesuai
Rapat DPS adalah forum musyawarah antara anggota kesepakatan bersama pemungutan suara dapat
DPS untuk membahas setiap kebijakan dan keputusan dilakukan dengan surat tertutup.
strategis maupun operasional dalam rangka 8. Anggota DPS yang hadir dalam rapat namun pada
menjalankan fungsi pengawasan, memberikan nasihat saat pengambilan keputusan tidak berada di ruang
dan saran kepada Direksi dan manajemen UUS dalam rapat karena suatu alasan, maka hak suara yang
bidang syariah agar sesuai dengan prinsip syariah. bersangkutan dianggap blanko/tidak memberikan
Dalam rangka pengambilan keputusan, DPS dapat hak suara.
meminta pertimbangan DSN-MUI apabila diperlukan. 9. Setiap anggota DPS yang hadir berhak mengeluarkan
Rapat DPS diselenggarakan dengan ketentuan sebagai 1 (satu) suara.
berikut: 10. Anggota DPS yang tidak dapat hadir dalam rapat
1. Rapat DPS wajib diselenggarakan secara berkala DPS harus menginformasikan ketidakhadirannya
paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan kepada Ketua DPS melalui Sekretaris DPS.
atau 12 (dua belas) kali dalam 1 (satu) tahun. 11. Rapat dilangsungkan di Kantor Pusat Bank/
Dalam situasi dan kebutuhan tertentu. DPS dapat UUS, namun dengan pertimbangan tertentu dan
menyelenggarakan rapat lebih dari 1 (satu) kali kesepakatan bersama, rapat dapat dilangsungkan
dalam satu bulan. di salah satu kantor cabang yang ada di seluruh
2. Rapat DPS diselenggarakan jika dihadiri mayoritas Indonesia atau di luar kantor cabang.
anggota DPS, pelaksanaan rapat DPS wajib dihadiri 12. Rapat dapat diselenggarakan melalui teknologi
oleh seluruh anggota DPS secara fisik paling sedikit 2 telekonferensi (saling mendengar dan melihat
(dua) kali dalam 1 (satu) tahun. antara peserta rapat saling melihat dan mendengar
3. Undangan rapat DPS dapat dilakukan secara tertulis secara langsung serta berpartisipasi dalam raat
atau dapat dilakukan melalui media elektronik DPS.
seperti email, whatsapp dan lainnya. Undangan 13. Pada kondisi tertentu Dimana tidak memungkinkan
disampaikan kepada setiap anggota DPS paling untuk menyelenggarakan rapat DPS, maka
lambat 5 (lima) hari kalender sebelum rapat DPS keputusan DPS dapat disampaikan secara tertulis
diadakan. Apabila terdapat kepentingan yang dengan cara sirkulasi.
mendesak, undangan dapat dilakukan 3 (tiga) hari 14. Seluruh keputusan DPS yang dituangkan dalam
kalender sebelum rapat DPS diadakan. risalah rapat merupakan keputusan bersama dan
4. DPS harus menyusun jadwal rapat DPS untuk tahun bersifat mengikat bagi seluruh anggota DPS.
buku berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku. 15. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
5. Rapat DPS harus dilakukan di wilayah Indonesia terjadi dalam rapat DPS wajib dicantumkan secara
namun dalam hal dilaksanakan di luar wilayah jelas dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan
Indonesia, maka keputusan rapat dianggap sah pendapat.
hanya bila dihadiri oleh seluruh anggota DPS. 16. Hasil rapat DPS wajib dituangkan dalam risalah
6. Pengambilan keputusan rapat DPS wajib terlebih rapat dan didokumentasikan dengan baik.
dahulu dilakukan berdasarkan musyawarah untuk
mencapai mufakat. Dalam hal musyawarah tidak
788 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 358
Laporan
Tahunan 2024
Rapat Internal Dewan Pengawas Syariah
No. Tanggal Pembahasan Peserta Kehadiran
1. 8 Januari 2024 • Progress Spin Off UUS BTN Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
Shihab, M.A.
H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
2. 21 Februari 2024 • Mekanisme Transaksi Cessie Surat Berharga Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
Syariah (SUKUK) Shihab, M.A.
• Alur dan Persetujuan Dana Kebajikan
• Kinerja UUS Bulan Januari 2024 H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
3. 18 Maret 2024 • Kinerja UUS Bulan Februari 2024 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
• Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) Shihab, M.A.
• Pelelangan Barang-Barang Yang disimpan pada
Safe Deposit Box (SDB)" H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
4. 25 April 2024 • Pengembangan Fitur: Deposito tanpa Bilyet Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
• Kinerja UUS Bulan Maret 2024 Shihab, M.A.
H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
5. 29 Mei 2024 • Pelaksanaan Pencatatan Pendapatan Dan Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
Distribusi Bagi Hasil Sukuk Shihab, M.A.
• Restrukturisasi Dengan Angsuran Berjenjang
• Penambahan Layanan Konversi Emas Pada H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Tabungan Emas Perwira, Lc., M.A.
• Piagam DPS
• Kinerja UUS BTN April 2024 Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
• Highlight Kinerja UUS BTN Mei 2024
6. 19 Juni 2024 • Biaya Pra Realisasi Masuk Plafon untuk Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
Akad Murabahah, Istishna dan Musyarakah Shihab, M.A.
Mutanaqisah
H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
7. 26 Juli 2024 • Mitra Baru Bancassurance Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
• Laporan Dana Kebajikan Triwulan II Tahun 2024 Shihab, M.A.
• Highlight Kinerja UUS BTN Juni 2024
H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
8. 21 Agustus 2024 • Highlight Kinerja UUS BTN Juli 2024 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
• Peran Manajemen Risiko Syariah Dalam Shihab, M.A.
Mendukung Pertumbuhan Bisnis yang
Berkelanjutan H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
9. 27 September 2024 • Mekanisme Pengenaan Denda/Ta'zir Pada Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
Pembiayaan Komersial Shihab, M.A.
• Asuransi Jiwa Menggunakan Ciputra Life
• Perubahan Ketentuan Biaya Administrasi H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Tabungan Dengan Akad Mudharabah Perwira, Lc., M.A.
• Highlight Kinerja UUS BTN Agustus 2024
• Proses Akuisisi Bank Umum Syariah Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 789
Page 359
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Pembahasan Peserta Kehadiran
10. 29 Oktober 2024 • Pengalihan Pembiayaan dari UUS ke BUS dalam Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
rangka Spin Off Shihab, M.A.
• Akad MMQ dan Istishna untuk Fitur Program KPR
Zero pada KPR Indent iB dan Pembiayaan Properti H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
BTN iB Perwira, Lc., M.A.
• Konversi Nasabah Akad Murabahah Menjadi Akad
MMQ/IMBT Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
• Highlight Kinerja UUS September 2024
• Penyampaian Opini DPS
• Laporan Dana Kebajikan Triwulan III Tahun 2024
11. 19 November 2024 • Penginian Recovery Plan Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
• Highlight Kinerja UUS BTN Oktober 2024 Shihab, M.A.
• Perluasan Akad Produk KPR Sejahtera BTN iB
Menggunakan Akad Musyarakah Mutanaqisah H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
• Rekruitmen Sumber Daya Insani (SDI) Non Muslim Perwira, Lc., M.A.
• Rencana Kerja DPS Tahun 2025
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
12. 20 Desember 2024 • Highlight Kinerja UUS BTN November 2024 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
• Pencairan Produk KPR Indent yang Menggunakan Shihab, M.A.
Akad Istishna Dicairkan 100% di Muka kepada
Developer dan Akad Pembiayaan Produk KPR H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Indent menggunakan Akad MMQ Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
Rapat Dewan Pengawas Syariah Bersama Direksi
Sepanjang tahun 2024, Direksi telah melaksanakan Rapat Direksi Bersama Dewan Pengawas Syariah yang diinisiasi
oleh Direksi sebanyak 3 (tiga) kali. Secara terperinci, berikut tabel Rapat Direksi Bersama Dewan Pengawas Syariah.
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Kehadiran
1. 25 April 2024 Rapat Koordinasi Direktur Kepatuhan dengan Prof. Dr. H. Muhammad Hadir
Dewan Pengawas Syariah Quraish Shihab, M.A.
1. Penyampaian Performance Review kinerja UUS
BTN s.d. Desember 2023;
2. Tindak lanjut dari kesepakatan rapat H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
koordinasi periode sebelumnya tanggal 1 Perwira, Lc., M.A.
September 2023;
3. Hasil aktivitas pengawasan DPS melalui uji
petik yang dilaksanakan sampai dengan bulan Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
Desember 2023 yang dilakukan pada Kantor
Cabang Syariah;
4. Penyampaian POJK Tata Kelola Syariah.
2. 12 Agustus 2024 1. Aktivitas Pengawasan DPS semester 1 Tahun Prof. Dr. H. Muhammad Hadir
2024; Quraish Shihab, M.A.
2. Opini Syariah Tahun 2024;
3. Hasil Uji Petik Syariah Semester 1 Tahun 2024; H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
4. Rencana Kerja DPS Tahun 2024; Perwira, Lc., M.A.
5. Penerapan POJK 2 Tahun 2024.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
3. 16 Desember 2024 1. Aktivitas Pengawasan DPS Semester 2 Tahun Prof. Dr. H. Muhammad Hadir
2024; Quraish Shihab, M.A.
2. Opini DPS Semester 2 Tahun 2024;
3. Hasil Uji Petik Syariah Semester 2 Tahun 2024; H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
4. Rencana Kerja DPS Tahun 2025. Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
Rapat Dewan Pengawas Syariah Bersama Dewan Komisaris
Berdasarkan Peraturan OJK nomor 2 tahun 2024 tanggal 16 Februari 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah pada Pasal 31 ayat (3), Bank wajib mengadakan rapat Dewan Pengawas
Syariah bersama Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Dewan Komisaris dan Dewan
Pengawas Syariah telah menyepakati pertemuan antara Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah ditargetkan
790 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 360
Laporan
Tahunan 2024
paling sedikit 4 (empat) bulan sekali dengan undangan dari Dewan Komisaris, terkecuali dalam hal dibutuhkan maka
rapat dapat diselenggarakan sewaktu-waktu dengan pihak yang mengundang sesuai kebutuhan atau dapat dari
kedua belah pihak.
Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris dilaksanakan sesuai dengan
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris dan Piagam Dewan Pengawas Syariah.
Realisasi Rapat Dewan Komisaris Bersama Dewan Pengawas Syariah
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah melaksanakan Rapat Dewan Komisaris bersama Dewan Pengawas
Syariah sebanyak 3 (tiga) kali. Secara terperinci, berikut tabel Rapat Bersama Dewan Komisaris Dengan Dewan
Pengawas Syariah.
Tabel Rapat Dewan Komisaris bersama Dewan Pengawas Syariah
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Kehadiran
1. 30 April 2024 Implementasi Peraturan OJK nomor 2 tahun 2024 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Shihab, M.A.
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
2. 28 Agustus 2024 Aktivitas Pengawasan Dewan Pengawas Syariah Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
atas Kebijakan dan Implementasi Prinsip Syariah s.d. Shihab, M.A.
Semester I Tahun 2024
H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
3. 18 Desember 2024 1. Aktivitas Pengawasan Dewan Pengawas Syariah Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Hadir
atas Kebijakan dan Implementasi Prinsip Syariah Shihab, M.A.
s.d. Triwulan III Tahun 2024 dan Proyeksi s.d.
Triwulan IV 2024 H. Mohammad Bagus Teguh Hadir
2. Rencana Pengawasan Dewan Pengawas Syariah Perwira, Lc., M.A.
atas Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk Tahun 2025 Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Rapat Bersama Manajemen Rapat Bersama Dewan
Rapat Bersama Direksi
UUS Komisaris
Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase
Nama Jabatan
Kehadiran Kehadiran Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Prof.
Dr.H.Muhammad
Ketua 12 12 100% 3 3 100% 3 3 100%
Quraish Shihab,
M.A.
H. Mohammad
Bagus Teguh Anggota 12 12 100% 3 3 100% 3 3 100%
Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz,
Anggota 12 12 100% 3 3 100% 3 3 100%
Lc., M.A.
Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat dan Saran serta Pengawasan Pemenuhan Prinsip Syariah di
Pasar Modal Terhadap Emiten atau Perusahaan Publik
Dalam pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan prinsip syariah, Dewan Pengawas Syariah
melaksanakan melalui pemberian fatwa, pendapat, opini, review berkala dan rapat bersama Dewan Komisaris dan/
atau Direksi serta berkoordinasi dengan Divisi terkait.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 791
Page 361
Tata Kelola
Perusahaan
Sepanjang tahun tahun 2024, DPS telah mengeluarkan
No. Tanggal Opini
sebanyak 27 (dua puluh tujuh) Opini Dewan Pengawas
Syariah. Opini DPS ini dikeluarkan sebagai respon atas Materi Muatan Sistem Pengendalian
perkembangan bisnis UUS BTN agar tetap berjalan 9 Desember Internal atas Laporan Keuangan di
21.
2024 Kebijakan Umum Nomor KU.7 Tentang
sesuai dengan Prinsip Syariah Sistem Pengendalian Internal
Penginian Kebijakan Umum No.
20 Desember
22. KU.1 tentang Perkreditan atau
2024
No. Tanggal Opini Pembiayaan Bank
Penginian Kebijakan Khusus No.
21 Februari Mekanisme Transaksi Cessie Surat 20 Desember
1. 23. KK.8-J tentang Prosedur Manajemen
2024 Berharga (Sukuk) 2024
Risiko
Alur dan Persetujuan Dana Kebajikan
21 Februari Pencairan KPR Indent Yang
2. atau Dana Yang Tidak Boleh Diakui 20 Desember
2024 24. Menggunakan Akad Istishna
Sebagai Pendapatan (Dana TBDSP) 2024
Dicairkan 100%
3. 18 Maret 2024 Cash Waqf Linked Deposit (CWLD)
20 Desember Penggunaan Organ Retail Credit Risk
25.
Pelelangan Barang-Barang yang 2024 Division (RCRD) BTN
4. 18 Maret 2024 Disimpan Pada Save Deposit Box
Pembiayaan Multimanfaat BTN
(SDB) 20 Desember
26. iB (Murabahah) Untuk Pembelian
2024
Tanggapan atas Kebijakan Khusus Kavling Makam
Prosedur Pembiayaan Konsumer
5. 19 Maret 2024 Penginian Kebijakan Umum Nomor
Subrogasi, Alih Nasabah Novasi, dan 20 Desember
27. KU.2 tentang Treasury, Funding and
Cessie 2024
Product Delivery
6. 25 April 2024 Deposito Tanpa Bilyet
Pelaksanaan Pencatatan
7. 29 Mei 2024 Pendapatan dan Distribusi Bagi Hasil
Sukuk Penilaian Kinerja Dewan Pengawas
Restrukturisasi Dengan Angsuran
Syariah
8. 29 Mei 2024
Berjenjang
Penambahan Layanan Konversi Emas
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan
9. 29 Mei 2024
pada Tabungan Emas Pengawas Syariah
Biaya Pra Realisasi Menjadi
Komponen Plafon Pembiayaan Penilaian kinerja DPS dilakukan untuk periode 1 (satu)
10. 19 Juni 2024
Untuk Akad Murabahah, Istishna dan
tahun. Pada tahap pertama, anggota DPS melakukan
Musyarakah Mutanaqisah
penilaian kinerjanya dengan metode self assessment.
27 September Asuransi Jiwa Menggunakan Produk
11. Pada tahap kedua, Komite Remunerasi dan Nominasi
2024 CIputra Life
akan membicarakan hasil self assessment dan
Usulan Perubahan Mekanisme
27 September penilaian kinerja DPS dan menggunakannya sebagai
12. Pengenaan Denda Ta'zir Pada
2024
Pembiayaan Komersial masukan kepada Dewan Komisaris untuk selanjutnya
Perubahan Ketentuan Biaya
ditetapkan oleh RUPS Tahunan.
27 September
13. Administrasi Tabungan Akad
2024
Mudharabah Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan Pengawas
14. 3 Oktober 2024
Penambahan Mitra Baru Syariah
Bancassurance
Akad MMQ dan Istishna untuk Fitur Penilaian kinerja DPS dilakukan dengan melihat
29 Oktober Program KPR Zero pada KPR BTN
15. pelaksanaan tugas dan tanggung jawab DPS selama
2024 Inden iB dan Pembiayaan Properti
BTN iB tahun 2024 yang terdiri dari 3 Aspek yaitu:
1. Aspek Pelaporan;
29 Oktober Konversi Nasabah Akad Murabahah
16.
2024 Menjadi Akad MMQ dan IMBT 2. Aspek Pemberian Pertimbangan, Pengarahan dan
7 November
Pengawasan Prinsip Syariah; dan
17. Mobile Banking
2024 3. Aspek Pengembangan Keilmuan Syariah.
Penginian Recovery Plan 2025
19 November
18.
2024
PT Bank Tabungan Negara Pihak yang Melakukan Assessment
(Persero) Tbk
19 November
Perluasan Akad KPR Sejahtera BTN DPS melakukan penilaian atas kinerja DPS selama
19. iB Menggunakan Akad Musyarakah
2024 tahun 2024 secara mandiri (self assessment) yang
Mutanaqisah
dilaksanakan di dalam forum rapat internal DPS.
19 November Rekruitmen Sumber Daya Insani (SDI)
20. Penilaian dilakukan dengan mengevaluasi ketercapaian
2024 Non Muslim
792 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 362
Laporan
Tahunan 2024
atas indikator-indikator kinerja DPS selama tahun 2024. Dalam proses evaluasi, DPS berkoordinasi dengan unit
kesekretariatan DPS dalam hal tata administrasi, dokumentasi, dan data sehingga proses evaluasi kinerja dapat
dilakukan secara akurat.
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Syariah
Selama tahun 2024, DPS telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Pada Aspek Pemberian
di tahun 2024 ini DPS telah melakukan pelaporan atas Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah untuk
Semester II Tahun 2023 dan Semester I Tahun 2024 secara tepat waktu. Pada Aspek Pemberian Pertimbangan,
Pengarahan dan Pengawasan Prinsip Syariah, DPS telah melaksanakan 18 (delapan belas) kali rapat DPS, termasuk
di antaranya 2 (dua) kali rapat dengan Enterprise Risk Management Division (ERMD), 3 (tiga) kali rapat dengan
Direksi dan 3 (tiga) kali rapat dengan Dewan Komisaris. Selama tahun 2024, DPS telah mengeluarkan sebanyak 27
(dua puluh tujuh) opini rekomendasi syariah. Untuk Aspek Pengawasan DPS juga telah melakukan kegiatan Uji petik
Syariah terhadap jalannya kegiatan operasional KCS dalam rangka memastikan pemenuhan prinsip Syariah atas
operasional dan bisnis UUS BTN. Adapun jumlah pelaksanaan kegiatan uji petik tersebut sebanyak 13 (tiga belas)
KCS. Adapun dalam hal Aspek Pengembangan Keilmuan Syariah, DPS telah mengikuti sejumlah kegiatan dalam
rangka peningkatan kompetensi yang terkait dengan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah yang
dilaksanakan oleh Regulator, DSN-MUI ataupun lembaga pendidikan lainnya (baik dalam negeri ataupun luar negeri).
Kinerja tersebut telah memenuhi persyaratan tugas dan tanggung jawab dari Dewan Pengawas Syariah.
Remunerasi dan Fasilitas Lain Bagi DPS
Piagam DPS mengatur ketentuan tentang besarnya gaji atau honorarium atau remunerasi dan/atau tunjangan
bagi anggota DPS ditetapkan oleh RUPS. Dalam hal RUPS melimpahkan kewenangan penetapan besarnya gaji dan
tunjangan tersebut kepada Dewan Komisaris maka penetapan besarnya gaji dan tunjangan tersebut ditetapkan
dalam rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Remunerasi DPS Tahun 2024
Ketua DPS Anggota DPS
Jenis Remunerasi dan
Fasilitas Lainnya
Orang Juta Rp. Orang Juta Rp.
Remunerasi
Honorarium/Gaji 1 477 2 858
Tunjangan rutin (Tj. PPh21) 1 213 2 311
Tunjangan Hari Raya 1 37 2 67
Bonus Kinerja 1 190 2 185
Total Remunerasi (a) 1 916 2 1,421
Asuransi Purna Jabatan 1 210 2 245
Tunjangan Transportasi 1 30 2 54
Total Fasilitas Lainnya (b)
Total Diterima (a) + (b) 1 240 2 299
Mekanisme Pemberhentian dan Pengunduran Diri Dewan Pengawas Syariah
Jabatan anggota DPS berakhir apabila:
1. Periode masa jabatannya berakhir sesuai ketentuan Anggaran Dasar Bank.
2. Mengundurkan diri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3. Tidak lagi memenuhi persyaratan Peraturan Perundang-undangan.
4. Meninggal dunia.
5. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 793
Page 363
Tata Kelola
Perusahaan
Adapun mekanisme pengunduran diri DPS adalah Tugas dan Tanggung Jawab
sebagai berikut: Direktur UUS
1. Seorang anggota DPS berhak mengundurkan diri
dari jabatannya dengan memberitahukan secara Fokus pada pengelolaan UUS berdasarkan prinsip
tertulis mengenai maksud pengunduran diri tersebut kehati-hatian dan Prinsip Syariah sesuai ketentuan
kepada Direksi Bank sebelum pengunduran dirinya dalam Anggaran Dasar Perseroan dengan tetap
tersebut efektif. mengedepankan prinsip kehati-hatian, prinsip syariah
2. Bank wajib melakukan keterbukaan informasi dan GCG.
kepada masyarakat dan menyampaikan kepada
OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah
diterimanya surat permohonan pengunduran Kepala Divisi Usaha Syariah
diri anggota DPS tersebut dan mengajukan calon
pengganti anggota DPS sebagai ketentuan. Direktur UUS dibantu oleh Kepala Divisi Syariah Dalam
3. Jika dengan pengunduran diri tersebut menjalankan kegiatan operasional UUS Perseroan.
mengakibatkan jumlah anggota DPS menjadi Berdasarkan Buku Pedoman Perusahaan Uraian
kurang dari jumlah minimum sebagaimana diatur Jabatan Perseroan bahwa tugas dan wewenang Kepala
dalam Peraturan Perundang-undangan yang Divisi Syariah di antaranya yaitu:
berlaku, maka Bank wajib mengangkat anggota DPS 1. Menetapkan usulan rencana kerja dan anggaran
yang baru sesuai dengan tata cara dan prosedur bidang kerjanya sesuai ketentuan yang berlaku.
pengangkatan anggota DPS yang berlaku. 2. Memastikan proses perencanaan strategi untuk Unit
4. Anggota DPS yang mengundurkan diri sebelum masa Usaha Syariah Perseroan.
jabatannya berakhir, maka pertanggungjawaban 3. Memastikan penyusunan kebijakan terkait dengan
atas pelaksanaan tugas yang dijalankan sejak Unit Usaha Syariah Perseroan.
pertanggungjawaban yang terakhir sampai dengan 4. Memastikan fungsi kesekretariatan dari Dewan
pengunduran diri tersebut, efektif tetap harus Pengawas Syariah.
dimintakan pada RUPS Tahunan yang terdekat. 5. Memastikan berjalannya kegiatan operasional dan
5. Pemberhentian dan/atau pengunduran diri anggota kinerja Unit Usaha Syariah.
DPS wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat 6. Mengelola dan mengendalikan risiko yang berada
10 (sepuluh) hari kalender sejak pemberhentian dalam kelolaannya.
dan/atau pengunduran diri tersebut efektif. 7. Menerapkan pelaksanaan GCG di unit kerjanya
Direktur Unit Usaha Laporan Pelaksanaan Kegiatan
Syariah Perseroan UUS Perseroan
UUS Perseroan dipimpin oleh Direktur Perbankan Transparansi Kondisi Keuangan dan Non
Syariah yang bertanggung jawab secara penuh atas Keuangan, Laporan Pelaksanaan GCG Serta
pelaksanaan pengelolaan usaha syariah berdasarkan Pelaporan Internal
prinsip kehati-hatian dan prinsip syariah. Pengangkatan
Direktur UUS Perseroan telah berdasarkan pada Sepanjang Tahun 2024, Bank telah melakukan publikasi
integritas, kompetensi, reputasi keuangan yang laporan keuangan triwulanan baik melalui situs
memadai, pengalaman di bidang operasional website www.btn.co.id maupun melalui media surat
sebagai pejabat eksekutif bank dan telah memenuhi kabar, serta melaporkannya kepada regulator sesuai
persyaratan kemampuan dan kepatutan mengacu dengan ketentuan dan tepat waktu. Rekapitulasi
pada Peraturan Bank Indonesia No. 14/6/PBI/2012 publikasi laporan keuangan triwulanan melalui media
tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper surat kabar dan Media Online adalah sebagai berikut:
Test) Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Saat ini Direktur UUS Perseroan dijabat oleh Sdr. Hirwandi Triwulan Surat Kabar Tanggal
Gafar yang ditunjuk berdasarkan rapat Direksi tanggal
Kontan
3 Desember 2019 dan telah mendapatkan persetujuan IV-2023 Bisnis Indonesia 12 Februari 2024
www.btn.co.id
OJK melalui surat nomor SR-6/PB.1/2021 tanggal 2 Maret
2021 melalui Penegasan atas Penunjukan Direktur UUS I-2024
Bisnis Indonesia
26 April 2024
www.btn.co.id
PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk. Profil ringkas
beliau dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di II-2024 Bisnis Indonesia 26 Juli 2024
bagian Profil Direksi dalam Laporan Tahunan ini. III-2024 www.btn.co.id 29 November 2024
794 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 364
Laporan
Tahunan 2024
Daftar Konsultan, Penasihat atau yang Dipersamakan dengan Itu yang Digunakan
oleh UUS BTN
Berdasarkan dokumen Perjanjian Kerja Sama antara UUS BTN dengan konsultan terkait dengan aktivitas dan kegiatan
operasional pada UUS BTN, sepanjang tahun 2024 UUS BTN telah melakukan kerja sama dengan beberapa konsultan
yaitu:
1. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk Peningkatan Pendaftaran Haji Reguler Melalui Optimalisasi Kelompok
Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dan Komunitas Perhajian.
2. PT Infinetworks Global untuk penyediaan jasa SMS Gateway.
3. PT Rintis Sejahtera untuk penyediaan jasa implementasi Standar Nasional Quick Response Code (QRIS) Termasuk
QR Cross Border dan Transaksi Transfer, Tarik Tunai dan Setor Tunai (TUNTAS).
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) yang Terjadi dan Upaya Penyelesaian Oleh UUS
Guna mengurangi penyimpangan internal (internal fraud) yang dilakukan oleh pengurus, pegawai tetap dan tidak
tetap (honorer dan outsourcing) terkait dengan proses kerja dan kegiatan operasional UUS BTN yang memengaruhi
kondisi kinerja UUS BTN secara signifikan, UUS BTN melakukan berbagai upaya pencegahan terhadap kemungkinan
terjadinya internal fraud yang dilakukan oleh pegawai.
Selama tahun 2024, penyimpangan/kecurangan terkait dengan proses kerja dan kegiatan operasional UUS dapat
dijelaskan melalui tabel berikut:
Jumlah fraud yang dilakukan (Internal)
Anggota Dewan Komisaris
Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Internal Fraud dalam dan Anggota Direksi
1 Tahun
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan
(2023) (2024) (2023) (2024) (2023) (2024)
Total Fraud - - 1 4 - -
Telah Diselesaikan - - 1 4 - -
Dalam Proses
Penyelesaian di Internal - - - 0 - -
Bank
Belum Diupayakan
- - - 0 - -
Penyelesaian
Telah Ditindaklanjuti
- - - 0 - -
Melalui Proses Hukum
Keterangan:
1. Jumlah kasus pada tahun berjalan adalah berdasarkan Laporan Hasil Audit Khusus periode Januari s.d Desember 2024.
2. Jumlah kasus yang “Telah diselesaikan” adalah kasus yang telah mendapatkan putusan sanksi dari Direksi s.d Desember 2024.
3. Jumlah kasus yang “Dalam proses penyelesaian di internal bank” adalah kasus yang belum mendapatkan putusan sanksi dari Direksi s.d Desember
2024.
4. Jumlah kasus yang “Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum” adalah kasus yang telah terdapat Keputusan Direksi berupa sanksi pidana (proses
pelaporan pidana oleh Legal Division (LGD)).
Jumlah Permasalahan Hukum dan Upaya Jumlah
Penyelesaian oleh UUS Permasalahan Hukum
Perdata Pidana
Sepanjang tahun 2024, permasalahan hukum perdata
Telah selesai (telah mempunyai
dan pidana yang dihadapi UUS BTN dan telah diajukan kekuatan hukum tetap).
7 1
melalui proses hukum, sebagaimana tabel berikut:
Dalam proses penyelesaian. 13 2
Total 20 3
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 795
Page 365
Tata Kelola
Perusahaan
Dalam penyelesaian permasalahan hukum yang
No. Uraian 31 Desember 2024
dihadapi oleh UUS BTN, selalu mengutamakan
musyawarah ketika menghadapi sengketa dengan Total Penggunaan 446.449.151
nasabah. Namun, apabila jalur musyawarah tidak Kenaikan (Penurunan)
dapat menyelesaikan sengketa tersebut, maka 4 Sumber dana kebajikan atas 619.564.442
UUS Bank dan nasabah menyepakati penyelesaian Penggunaan
sengketa dengan menggunakan jalur arbitrase atau Sumber Dana Kebajikan Pada
melalui lembaga peradilan berdasarkan peraturan 5 1.086.950.101
Akhir Periode
perundang-undangan yang berlaku dan sesuai dengan
Prinsip Syariah.
Melakukan Self Assessment GCG UUS
Pendapatan Non Halal dan Penggunaannya
Dalam rangka mewujudkan industri perbankan syariah
Pendapatan non halal yang diperoleh antara lain yang sehat, prudent dan tangguh, BTN sebagai entitas
berasal dari denda ataupun pendapatan bunga yang bergerak di bidang perbankan dimana melalui
dari penempatan pada BTN (Induk) yang digunakan Unit Usaha Syariah wajib menerapkan tata kelola
sebagai dana likuiditas Kantor Cabang Syariah. Adapun perusahaan (Good Corporate Governance) serta
total pendapatan yang diperoleh selama tahun 2024 memenuhi Prinsip Syariah. Pelaksanaan Good Corporate
(dalam satuan angka penuh Rupiah), adalah sebagai Governance (GCG) merupakan salah satu upaya untuk
berikut: melindungi kepentingan stakeholder dan meningkatkan
kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan
No. Uraian 31 Desember 2024 serta nilai-nilai etika yang berlaku umum di industri
perbankan syariah.
Sumber Dana Kebajikan Pada
1. 467.385.659
Awal Periode
Implementasi GCG membutuhkan penilaian untuk
2. Penerimaan Dana Kebajikan
melihat sejauh mana perkembangan terhadap prinsip-
A Infaq - prinsip GCG yang telah dilaksanakan oleh Perseroan.
B Sedekah - Penilaian tersebut juga bermanfaat untuk memastikan
adanya peningkatan kualitas penerapan GCG secara
Pengembalian dana
C - berkesinambungan ke dalam proses bisnis. UUS BTN
kebajikan produktif
telah melaksanakan self assessment sesuai dengan
D Denda 1.063.000.094
ketentuan BI/OJK yang mengharuskan Bank melakukan
E Penerimaan non halal 3.013.499 penilaian sendiri (internal self assessment) terhadap
Total Penerimaan 1.066.013.593 pelaksanaan GCG.
3. Penggunaan Dana Kebajikan
Hasil self assessment UUS BTN untuk periode Januari
A Dana Kebajikan Produktif -
sampai dengan Desember tahun 2024, dapat
B Sumbangan - disampaikan sebagai berikut:
Penggunaan lainnya untuk
C 446.449.151
kepentingan umum
No. Faktor Bobot (%) Peringkat Nilai
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direktur yang Membidangi UUS 0.35 1.00 0.35
2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah 0.20 1.00 0.20
Pelaksanaan Prinsip Syariah dalam kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran
3. 0.10 2.00 0.20
dana serta pelayanan jasa
Penyaluran dana kepada nasabah pembiayaan inti dan penyimpanan dana oleh
4. 0.10 2.00 0.20
deposan inti
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, Laporan Pelaksanaan GCG dan
5. 0.25 2.00 0.50
Pelaporan Internal
Total Nilai Komposit 1.00 1.70
Kriteria Angka 2
Predikat BAIK
796 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 366
Laporan
Tahunan 2024
Berdasarkan hasil Self Assessment yang telah kami a. Pengelolaan Risiko Imbal Hasil
lakukan, nilai komposit Unit Usaha Syariah PT Bank Pegawai Sharia Banking Division (SHAD) termasuk
Tabungan Negara (Persero) Tbk sebesar 1,70 dengan Manajemen unit bisnis Bank menjadi bagian dari
kriteria angka 2 dan predikat “Baik”, nilai komposit pelaksana Manajemen Risiko untuk Risiko Imbal
tersebut sama dari nilai komposit tahun sebelumnya. Hasil, mengingat Imbal Hasil merupakan hasil dari
Hal tersebut telah mencerminkan manajemen Bank seluruh aktivitas bisnis Unit Usaha Syariah (UUS).
telah melakukan penerapan GCG yang secara umum Peran Manajemen Unit Bisnis dalam hal ini Treasury
cukup baik dan konsisten. Hal ini tercermin dari Department Unit Usaha Syariah (UUS) adalah
pemenuhan yang memadai atas prinsip-prinsip GCG. mengidentifikasi Risiko Imbal Hasil atas Risiko akibat
Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan prinsip perubahan tingkat imbal hasil yang dibayarkan Bank
GCG, maka secara umum kelemahan tersebut dapat kepada nasabah, karena terjadi perubahan tingkat
diselesaikan dengan baik oleh manajemen Bank. imbal hasil yang diterima Bank dari penyaluran
dana, yang dapat memengaruhi perilaku nasabah
Pelaksanaan Kepatuhan Terhadap Prinsip Syariah dana pihak ketiga Bank. Pengukuran Risiko Imbal
Hasil berdasarkan pada hasil assessment dengan
Berdasarkan POJK Nomor 2 Tahun 2024 tanggal menggunakan parameter/ indikator yaitu komposisi
15 Februari 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah dana pihak ketiga, strategi dan kinerja bank dalam
Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, menghasilkan laba/pendapatan serta perilaku
Perseroan melalui Direksi berkoordinasi dengan nasabah dana pihak ketiga. Dari ketiga indikator ini
Dewan Pengawas Syariah terkait pelaksanaan fungsi yang digunakan Treasury Department Unit Usaha
kepatuhan terhadap Prinsip Syariah. Pada tahun 2024, Syariah (UUS) dalam mengelola Risiko Imbal Hasil.
telah dilaksanakan rapat koordinasi antara Direksi Dalam rangka pemantauan Risiko Imbal Hasil
dengan Dewan Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) kali dan memastikan terjaganya Imbal hasil yang
guna memastikan pelaksanaan fungsi pengawasan diberikan kepada nasabah maka Sharia Banking
kepatuhan terhadap prinsip syariah di Unit Usaha Divison (SHAD) dalam hal ini Treasury Department
Syariah (UUS) BTN baik di Kantor Pusat dan Kantor melakukan pengelolaan kebijakan terkait spesial
Cabang telah dijalankan dengan baik oleh Dewan margin Bagi Hasil Pembiayaan dengan berkoordinasi
Pengawas Syariah. Secara keseluruhan, pelaksanaan dengan unit bisnis dalam hal ini Commercial
tugas pengawasan Dewan Pengawas Syariah Perseroan Financing Department dan Kantor Cabang Syariah.
terhadap proses pengembangan produk baru dan b. Pengelolaan Risiko Investasi
pengawasan terhadap kegiatan Bank telah dilaporkan Risiko Investasi adalah Risiko akibat Bank ikut
melalui Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas menanggung kerugian usaha nasabah yang
Syariah per 6 (enam) bulan, yang berakhir pada bulan dibiayai dalam pembiayaan berbasis bagi hasil baik
Juni dan Desember. yang menggunakan metode net revenue sharing
maupun yang menggunakan metode profit and loss
Pelaporan Risk Management Unit Usaha Syariah sharing. Pengelolaan Risiko Investasi merupakan
pengelolaan atas risiko pembiayaan yang diberikan
Pada periode tahun 2024 UUS telah menyampaikan dengan basis Bagi Hasil yang merupakan bagian
Laporan Profil Risiko Triwulanan kepada OJK sesuai dari Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko Bank
dengan ketentuan, yaitu sebagai berikut: untuk Unit Usaha Syariah (UUS) Bank serta disusun
1. 71/S/DIR/ERMD/I/2024 Penyampaian Laporan Profil sebagai bagian dari proses penilaian risiko.
Risiko Unit Usaha Syariah Bank BTN Periode Triwulan Eksposur Risiko Investasi dipantau sejak proses
IV/2023. pemberian Pembiayaan sampai dengan jatuh
2. 485/S/DIR/ERMD/IV/2024 Penyampaian Laporan tempo Pembiayaan. Pengukuran Risiko Investasi
Profil Risiko Unit Usaha Syariah Bank BTN Periode menggunakan parameter/indikator yang terdiri
Triwulan I/2024. dari komposisi dan tingkat konsentrasi pembiayaan
3. 799/S/DIR/ERMD/VII/2024 Penyampaian Laporan berbasis bagi hasil, kualitas pembiayaan berbasis
Profil Risiko Unit Usaha Syariah Bank BTN Periode bagi hasil dan faktor eksternal. Ketiga indikator ini
Triwulan II/2024. yang digunakan Commercial Financing Department
4. 1365/S/DIR/ERMD/X/2024 Penyampaian Laporan pada Unit Usaha Syariah (UUS) dalam mengelola
Profil Risiko Unit Usaha Syariah Bank BTN Periode atas Risiko Investasi. Pemantauan dan pengendalian
Triwulan III/2024. risiko investasi di antaranya dengan mengevaluasi
5. 80/S/DIR/ERMD/I/2025 Penyampaian Laporan Profil eksposur risiko pembiayaan yang berbasis bagi
Risiko UUS Bank BTN Periode Triwulan IV/2024. hasil terhadap limit risiko investasi serta me-Review
kebijakan Internal Credit Rating antara Commercial
Pada Unit Usaha Syariah laporan untuk risk management Financing Department pada Unit Usaha Syariah
tidak berbeda dengan Bank Umum Konvensional (UUS) bersama dengan Wholesale Credit Risk
namun ditambahkan 2 (dua) jenis risiko yaitu: Division (WRD). Untuk Pengelolaan pembiayaan
berbasis bagi hasil dilakukan oleh Commercial
Financing Department pada Unit Usaha Syariah
(UUS) dan Kantor Cabang Syariah.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 797
Page 367
Tata Kelola
Perusahaan
Penerapan Pedoman
Tata Kelola Perusahaan Terbuka
Perseroan senantiasa patuh dalam mengimplementasikan GCG sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk
mengacu pada Pedoman tata kelola perusahaan terbuka telah diatur dalam Peraturan OJK No. 21/POJK.04/2015 dan
Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. POJK tersebut mengatur
5 (lima) aspek, 8 (delapan) prinsip, serta 25 (dua puluh lima) rekomendasi penerapan aspek dan prinsip tata kelola
perusahaan yang baik. Hingga akhir tahun 2024, Perseroan telah menerapkan seluruh rekomendasi dalam peraturan
tersebut dengan rincian informasi sebagai berikut:
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
A. Aspek 1 : Hubungan Perusahaan Terbuka Dengan Pemegang Saham Dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham.
A.1. Prinsip 1 : Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
A.1.1. Rekomendasi 1 : Perusahaan Terbuka memiliki cara atau a. Prosedur pengambilan suara dalam
prosedur teknis pengumpulan suara (voting) pengambilan keputusan atas suatu
baik secara terbuka maupun tertutup mata acara RUPS dilakukan dengan
yang mengedepankan independensi, dan pengumpulan suara (voting) secara
kepentingan pemegang saham. tertutup sebagaimana tertuang dalam
Penjelasan : Setiap saham dengan hak suara yang Tata Tertib RUPS yang diungkapkan kepada
dikeluarkan mempunyai satu hak suara publik melalui situs website Perseroan.
(one share one vote). Pemegang saham b. Prosedur pengambilan suara tersebut
dapat menggunakan hak suaranya pada sudah menjaga independensi ataupun
saat pengambilan keputusan, terutama kebebasan pemegang saham.
dalam pengambilan keputusan dengan
cara pengumpulan suara (voting). Namun Pada tahun 2024, Perseroan telah
demikian, mekanisme pengambilan menyelenggarakan RUPS Tahunan pada
keputusan dengan cara pengumpulan tanggal 6 Maret 2024. Semua keputusan
suara (voting) baik secara terbuka maupun diambil berdasarkan musyawarah untuk
tertutup belum diatur secara rinci. mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan
musyawarah untuk mufakat tidak tercapai,
Perusahaan Terbuka direkomendasikan maka dilakukan pemungutan suara (voting).
mempunyai prosedur pengambilan suara Keputusan diambil jika disetujui oleh lebih dari
dalam pengambilan keputusan atas ½ (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh
suatu mata acara RUPS. Adapun prosedur saham dengan hak suara yang sah yang
pengambilan suara (voting) tersebut harus hadir dalam rapat.
menjaga independensi ataupun kebebasan
pemegang saham. Sebagai contoh, dalam Pemungutan suara dilakukan dengan
pengumpulan suara (voting) secara terbuka mekanisme sebagai berikut:
dilakukan dengan cara mengangkat a. Pemegang saham atau kuasanya yang
tangan sesuai dengan instruksi pilihan yang memberikan suara abstain atau yang
ditawarkan oleh pimpinan RUPS. Sedangkan, tidak setuju akan diminta mengangkat
dalam pengumpulan suara (voting) secara tangan dan menyerahkan kartu suaranya
tertutup dilakukan pada keputusan yang kepada petugas.
membutuhkan kerahasiaan ataupun atas Petugas Rapat akan mengumpulkan
permintaan pemegang saham, dengan cara kartu suara dari pemegang saham atau
menggunakan kartu suara ataupun dengan kuasanya kemudian menyerahkan kartu
penggunaan electronic voting. suara kepada Notaris untuk dihitung.
c. Jumlah suara yang abstain dan tidak
setuju diperhitungkan dengan suara yang
sah yang dikeluarkan dalam Rapat dan
selisihnya merupakan jumlah suara yang
setuju.
d. Pemegang saham dengan hak suara
yang sah namun tidak mengeluarkan
suara (abstain) dianggap mengeluarkan
suara yang sama dengan suara mayoritas
pemegang saham yang mengeluarkan
suara.
e. Notaris akan menghitung dan
menyampaikan hasil pemungutan suara
atas usulan keputusan Rapat yang
diajukan.
Comply
798 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 368
Laporan
Tahunan 2024
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
A.1.2. Rekomendasi 2 : Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Dalam penyelenggaraan RUPS, Perseroan
Komisaris Perusahaan Terbuka hadir dalam senantiasa mematuhi semua ketentuan
RUPS Tahunan. yang berlaku. Pada periode pelaksanaan
RUPS Tahunan pada tanggal 6 Maret 2024,
Penjelasan : Kehadiran seluruh anggota Direksi dan seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris
anggota Dewan Komisaris Perusahaan termasuk anggota Komite Audit dapat hadir
Terbuka bertujuan agar setiap anggota mengikuti RUPS Tahunan.
Direksi dan anggota Dewan Komisaris
dapat memperhatikan, menjelaskan, dan Comply
menjawab secara langsung permasalahan
yang terjadi atau pertanyaan yang diajukan
oleh pemegang saham terkait mata acara
dalam RUPS.
A.1.3. Rekomendasi 3 : Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam Situs Perseroan menyediakan ringkasan risalah RUPS
Web Perusahaan Terbuka paling sedikit dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris
selama 1 (satu) tahun. melalui situs website Perseroan www.btn.
co.id pada menu Hubungan Investor (Investor
Penjelasan : Berdasarkan ketentuan dalam Pasal 34 ayat Relation), maupun di media cetak serta melalui
(2) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor sistem pelaporan elektronik IDXnet dan OJK
32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan E-reporting, yakni pada tanggal 7 Maret 2024
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang untuk RUPS Tahunan Tahun Buku 2023.
Saham Perusahaan Terbuka, Perusahaan
Terbuka wajib membuat ringkasan risalah Comply
RUPS dalam bahasa Indonesia dan bahasa
asing (minimal dalam bahasa Inggris), serta
diumumkan 2 (dua) hari kerja setelah RUPS
diselenggarakan kepada masyarakat, yang
salah satunya melalui Situs Web Perusahaan
Terbuka. Ketersediaan ringkasan risalah
RUPS pada Situs Web Perusahaan Terbuka
memberikan kesempatan bagi pemegang
saham yang tidak hadir untuk mendapatkan
informasi penting dalam penyelenggaraan
RUPS secara mudah dan cepat. Oleh karena
itu, ketentuan tentang jangka waktu minimal
ketersediaan ringkasan risalah RUPS di Situs
Web dimaksudkan untuk menyediakan
kecukupan waktu bagi pemegang saham
untuk memperoleh informasi tersebut.
A.2. Prinsip 2 : Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor.
A.2.1. Rekomendasi 4 : Perusahaan Terbuka memiliki suatu kebijakan Perseroan telah memiliki suatu kebijakan
komunikasi dengan pemegang saham atau komunikasi dengan pemegang saham atau
investor. investor mengacu pada Kebijakan Hubungan
Investor yang mencakup analyst meeting,
Penjelasan : Adanya komunikasi antara Perusahaan public expose, investor meeting, Laporan
Terbuka dengan pemegang saham atau Tahunan dan sebagainya.
investor dimaksudkan agar para pemegang
saham atau investor mendapatkan Petunjuk Teknis Nomor PT.9-AD.9 tentang
pemahaman lebih jelas atas informasi yang Pengelolaan Komunikasi Bank PT Bank
telah dipublikasikan kepada masyarakat, Tabungan (Persero) Tbk
seperti laporan berkala, keterbukaan
informasi, kondisi atau prospek bisnis dan Comply
kinerja, serta pelaksanaan tata kelola
Perusahaan Terbuka. Disamping itu,
pemegang saham atau investor juga dapat
menyampaikan masukan dan opini kepada
manajemen Perusahaan Terbuka.
Kebijakan komunikasi dengan para
pemegang saham atau investor menunjukan
komitmen Perusahaan Terbuka dalam
melaksanakan komunikasi dengan para
pemegang saham atau investor. Dalam
kebijakan tersebut dapat mencakup strategi,
program, dan waktu pelaksanaan komunikasi,
serta panduan yang mendukung pemegang
saham atau investor untuk berpartisipasi
dalam komunikasi tersebut.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 799
Page 369
Tata Kelola
Perusahaan
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
A.2.2. Rekomendasi 5 : Perusahaan Terbuka mengungkapkan Perseroan telah mengungkapkan kebijakan
kebijakan komunikasi Perusahaan Terbuka komunikasi dengan para pemegang saham
dengan pemegang saham atau investor atau investor pada situs situs web Perseroan
dalam Situs Web. (www.btn.co.id) menu Hubungan Investor -
Pedoman Kebijakan Hubungan Investor.
Penjelasan : Pengungkapan kebijakan komunikasi
merupakan bentuk transparansi atas Comply
komitmen Perusahaan Terbuka dalam
memberikan kesetaraan kepada semua
pemegang saham atau investor atas
pelaksanaan komunikasi. Pengungkapan
informasi tersebut juga bertujuan untuk
meningkatkan partisipasi dan peran
pemegang saham atau investor dalam
pelaksanaan program komunikasi
Perusahaan Terbuka.
B. Aspek 2 : Fungsi dan Peran Dewan Komisaris
B.1. Prinsip 3 : Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
B.1.1. Rekomendasi 6 : Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris
mempertimbangkan kondisi Perusahaan telah mempertimbangkan kondisi Perseroan
Terbuka. antara lain karakteristik, kapasitas, dan ukuran,
serta pencapaian tujuan dan pemenuhan
Penjelasan : Jumlah anggota Dewan Komisaris dapat kebutuhan bisnis bank mengacu pada
memengaruhi efektivitas pelaksanaan tugas ketentuan Regulator. Jumlah anggota Dewan
dari Dewan Komisaris. Penentuan jumlah Komisaris saat ini dipandang cukup dan sesuai
anggota Dewan Komisaris Perusahaan dengan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014
Terbuka wajib mengacu kepada ketentuan tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
peraturan perundang-undangan yang atau Perusahaan Publik atau sama dengan
berlaku, yang paling kurang terdiri dari 2 jumlah anggota Direksi.
orang berdasarkan ketentuan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Comply
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
Selain itu, perlu juga mempertimbangkan
kondisi Perusahaan Terbuka yang antara
lain yang meliputi karakteristik, kapasitas,
dan ukuran, serta pencapaian tujuan dan
pemenuhan kebutuhan bisnis yang berbeda
diantara Perusahaan Terbuka. Namun
demikian, jumlah anggota Dewan Komisaris
yang terlalu besar berpotensi dapat
mengganggu efektivitas pelaksanaan fungsi
Dewan Komisaris.
B.1.2. Rekomendasi 7 : Penentuan komposisi anggota Dewan Komposisi anggota Dewan Komisaris
Komisaris memperhatikan keberagaman memperhatikan keberagaman keahlian,
keahlian, pengetahuan, dan pengalaman pengetahuan, dan pengalaman yang
yang dibutuhkan. dibutuhkan sebagaimana yang telah
diungkapkan pada bagian Keberagaman
Penjelasan : Komposisi Dewan Komisaris merupakan Komposisi Dewan Komisaris pada Laporan
kombinasi karakteristik baik dari segi organ Tahunan ini.
Dewan Komisaris maupun anggota Dewan
Komisaris secara individu, sesuai dengan
kebutuhan Perusahaan Terbuka. Karakteristik Comply
tersebut dapat tercermin dalam penentuan
keahlian, pengetahuan, dan pengalaman
yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas
pengawasan dan pemberian nasihat oleh
Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka.
Komposisi yang telah memperhatikan
kebutuhan Perusahaan Terbuka merupakan
suatu hal yang positif, khususnya terkait
pengambilan keputusan dalam rangka
pelaksanaan fungsi pengawasan yang
dilakukan dengan mempertimbangkan
berbagai aspek yang lebih luas.
800 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 370
Laporan
Tahunan 2024
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
B.2. Prinsip 4 : Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
B.2.1. Rekomendasi 8 : Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Dewan Komisaris telah memiliki kebijakan
penilaian sendiri (self assessment) untuk penilaian sendiri (self assessment) yang
menilai kinerja Dewan Komisaris. tercantum dalam Surat Keputusan Bersama
tentang Tata Hubungan Kerja Dewan
Penjelasan : Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) Komisaris dan Direksi Perseroan dalam Surat
Dewan Komisaris merupakan suatu Kesepakatan Bersama Dewan Komisaris
pedoman yang digunakan sebagai bentuk No. 01/SKB/KOM/BTN/2024 dan Direksi
akuntabilitas atas penilaian kinerja Dewan No. SKB-01/DIR-BTN/2024, Bab V Evaluasi
Komisaris secara kolegial. Self assessment Kinerja yang diuraikan pada bagian penilaian
atau penilaian sendiri dimaksud dilakukan kinerja Dewan Komisaris pada Laporan
oleh masing-masing anggota untuk menilai Tahunan ini serta situs web Perseroan (www.
pelaksanaan kinerja Dewan Komisaris btn.co.id) menu Investor Relation – GCG –
secara kolegial, dan bukan menilai kinerja Crossreference ASEAN CG Scorecard – SKB.
individual masing-masing anggota Dewan
Komisaris. Dengan adanya self assessment Comply
ini diharapkan masing-masing anggota
Dewan Komisaris dapat berkontribusi untuk
memperbaiki kinerja Dewan Komisaris secara
berkesinambungan.
Dalam kebijakan tersebut dapat mencakup
kegiatan penilaian yang dilakukan
beserta maksud dan tujuannya, waktu
pelaksanaannya secara berkala, dan tolok
ukur atau kriteria penilaian yang digunakan
sesuai dengan dengan rekomendasi
yang diberikan oleh fungsi nominasi dan
remunerasi Perusahaan Terbuka, dimana
adanya fungsi tersebut telah diwajibkan
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Komite
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
Perusahaan Publik.
B.2.2. Rekomendasi 9 : Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) Kebijakan penilaian sendiri (self assessment)
untuk menilai kinerja Dewan Komisaris, untuk menilai kinerja Dewan Komisaris
diungkapkan melalui Laporan Tahunan diungkapkan pada bagian penilaian kinerja
Perusahaan Terbuka. Dewan Komisaris pada Laporan Tahunan ini.
Penjelasan : Pengungkapan kebijakan self assessment Comply
atas kinerja Dewan Komisaris dilakukan tidak
hanya untuk memenuhi aspek transparansi
sebagai bentuk pertanggungjawaban atas
pelaksanaan tugasnya, namun juga untuk
memberikan keyakinan khususnya kepada
para pemegang saham atau investor atas
upaya-upaya yang perlu dilakukan dalam
meningkatkan kinerja Dewan Komisaris.
Dengan adanya pengungkapan tersebut
pemegang saham atau investor mengetahui
mekanisme check and balance terhadap
kinerja Dewan Komisaris.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 801
Page 371
Tata Kelola
Perusahaan
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
B.2.3. Rekomendasi 10 : Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Perseroan telah memiliki kebijakan pada
terkait pengunduran diri anggota Dewan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan Komisaris dalam Keputusan Dewan
keuangan. Komisaris Nomor No.18/KOM/BTN/2024 terkait
pengunduran dan pemberhentian anggota
Penjelasan : Kebijakan pengunduran diri anggota Dewan Dewan Komisaris apabila terlibat dalam
Komisaris yang terlibat dalam kejahatan tindakan yang merugikan Perseroan dan/
keuangan merupakan kebijakan yang dapat atau Negara dan apabila yang bersangkutan
meningkatkan kepercayaan para pemangku dinyatakan bersalah oleh putusan pengadilan
kepentingan terhadap Perusahaan Terbuka, yang mempunyai kekuatan hukum tetap.
sehingga integritas perusahaan akan tetap
terjaga. Kebijakan ini diperlukan untuk Comply
membantu kelancaran proses hukum
dan agar proses hukum tersebut tidak
mengganggu jalannya kegiatan usaha.
Selain itu, dari sisi moralitas, kebijakan ini
membangun budaya beretika di lingkungan
Perusahaan Terbuka. Kebijakan tersebut
dapat tercakup dalam Pedoman ataupun
Kode Etik yang berlaku bagi Dewan Komisaris.
Selanjutnya, yang dimaksud dengan terlibat
dalam kejahatan keuangan merupakan
adanya status terpidana terhadap
anggota Dewan Komisaris dari pihak yang
berwenang. Kejahatan keuangan dimaksud
seperti manipulasi dan berbagai bentuk
penggelapan dalam kegiatan jasa keuangan
serta Tindakan Pidana Pencucian Uang
sebagaimana dimaksud dalam Undang-
Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak
Pidana Pencucian Uang.
B.2.4. Rekomendasi 11 : Dewan Komisaris atau Komite yang Pengangkatan dan pemberhentian Direksi
menjalankan fungsi Nominasi dan Perseroan dilakukan berdasarkan prinsip-
Remunerasi menyusun kebijakan suksesi prinsip profesionalisme dan GCG. Perseroan
dalam proses Nominasi anggota Direksi. merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN),
oleh karena itu kebijakan suksesi Direksi
Penjelasan : Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas di antaranya mengacu kepada Peraturan
Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER-
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi 11/MBU/07/2021 tentang Persyaratan, Tata
Emiten atau Perusahaan Publik, komite yang Cara Pengangkatan dan Pemberhentian
menjalankan fungsi nominasi mempunyai Anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara.
tugas untuk menyusun kebijakan dan Selain itu, sebagai perusahaan terbuka,
kriteria yang dibutuhkan dalam proses kebijakan Perseroan juga mengacu kepada
Nominasi calon anggota Direksi. Salah satu peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
kebijakan yang dapat mendukung proses 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Nominasi sebagaimana dimaksud adalah Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
kebijakan suksesi anggota Direksi. Kebijakan Uraian tentang kebijakan suksesi dalam
mengenai suksesi bertujuan untuk menjaga proses Nominasi anggota Direksi Perseroan
kesinambungan proses regenerasi atau telah diungkapkan pada bagian Kebijakan
kaderisasi kepemimpinan di perusahaan Suksesi Direksi Laporan Tahunan ini.
dalam rangka mempertahankan
keberlanjutan bisnis dan tujuan jangka Comply
panjang perusahaan.
802 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 372
Laporan
Tahunan 2024
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
C. Aspek 3 : Fungsi dan Peran Direksi
C.1. Prinsip 5 : Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.
C.1.1. Rekomendasi 12 : Penentuan jumlah anggota Direksi Penentuan jumlah anggota Direksi telah
mempertimbangkan kondisi Perusahaan mempertimbangkan kondisi Perseroan antara
Terbuka serta efektifitas dalam pengambilan lain karakteristik, kapasitas, dan ukuran,
keputusan. serta pencapaian tujuan dan pemenuhan
kebutuhan bisnis bank mengacu ketentuan
Penjelasan : Sebagai organ perusahaan yang berwenang Regulator. Jumlah anggota Direksi telah
dalam pengurusan perusahaan, penentuan memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 33/
jumlah Direksi sangat memengaruhi jalannya POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
kinerja Perusahaan Terbuka. Dengan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
demikian, penentuan jumlah anggota Direksi
harus dilakukan melalui pertimbangan Comply
yang matang dan wajib mengacu pada
ketentuan Peraturan Perundang-undangan
yang berlaku, dimana berdasarkan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik
paling sedikit terdiri dari 2 (dua) orang.
Disamping itu, dalam penentuan jumlah
Direksi harus didasarkan pada kebutuhan
untuk mencapai maksud dan tujuan
Perusahaan Terbuka dan disesuaikan
dengan kondisi Perusahaan Terbuka yang
meliputi karakteristik, kapasitas, dan ukuran
Perusahaan Terbuka serta bagaimana
tercapainya efektivitas pengambilan
keputusan Direksi.
C.1.2. Rekomendasi 13 : Penentuan komposisi anggota Direksi Komposisi anggota Direksi memperhatikan
memperhatikan, keberagaman keahlian, keberagaman keahlian, pengetahuan, dan
pengetahuan, dan pengalaman yang pengalaman yang dibutuhkan sebagaimana
dibutuhkan. yang telah diungkapkan pada bagian
Keberagaman Komposisi Direksi pada Laporan
Penjelasan : Seperti halnya Dewan Komisaris, Tahunan ini.
keberagaman komposisi anggota Direksi
merupakan kombinasi karakteristik yang Comply
diinginkan baik dari segi organ Direksi maupun
anggota Direksi secara individu, sesuai
dengan kebutuhan Perusahaan Terbuka.
Kombinasi tersebut ditentukan dengan cara
memperhatikan keahlian, pengetahuan dan
pengalaman yang sesuai pada pembagian
tugas dan fungsi jabatan Direksi dalam
mencapai tujuan Perusahaan Terbuka.
Dengan demikian, pertimbangan kombinasi
karakteristik dimaksud akan berdampak
dalam ketepatan proses pencalonan dan
penunjukan individual anggota Direksi
ataupun Direksi secara kolegial.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 803
Page 373
Tata Kelola
Perusahaan
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
C.1.3. Rekomendasi 14 : Anggota Direksi yang membawahi bidang Pada periode 2024, Direktur yang membawahi
akuntansi atau keuangan memiliki keahlian bidang akuntansi atau keuangan memiliki
dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi. latar belakang pendidikan dan pengalaman
kerja di bidang keuangan dengan informasi
Penjelasan : Laporan Keuangan merupakan laporan sebagai berikut:
pertanggungjawaban manajemen atas
pengelolaan sumber daya yang dimiliki oleh a. Pendidikan
Perusahaan Terbuka, yang wajib disusun dan 1. Sarjana Ekonomi
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi 2. Magister Ekonomi
Keuangan yang berlaku umum di Indonesia 3. Memiliki pengalaman kerja di bidang
dan juga peraturan OJK terkait, antara lain perbankan
peraturan perundang-undangan di sektor b. Pengalaman Kerja
Pasar Modal yang mengatur mengenai 1. Maret 2021 – saat ini menjabat sebagai
penyajian dan pengungkapan Laporan Direktur Finance
Keuangan Perusahaan Terbuka. Berdasarkan 2. 2015-2021 menjabat sebagai Head of
peraturan perundang-undangan di sektor Treasury Division.
Pasar Modal yang mengatur mengenai 3. 2015 menjabat sebagai Plt Kepala
tanggung jawab Direksi atas Laporan Wilayah, Kantor Wilayah I
Keuangan, Direksi secara tanggung renteng 4. 2014 menjabat sebagai Head of
bertanggung jawab atas Laporan Keuangan, Treasury Division.
yang ditandatangani Direktur Utama dan 5. 2013 menjabat sebagai Head of
anggota Direksi yang membawahi bidang Institutional Banking Division.
akuntansi atau keuangan. 6. 2012 menjabat sebagai Post Office
Alliance Desk Head
Dengan demikian, pengungkapan dan
penyusunan informasi keuangan yang Adapun sertifikasi yang dimiliki oleh Direktur
disajikan dalam laporan keuangan akan yang membawahi bidang keuangan/
sangat tergantung pada keahlian, dan/atau akuntansi dapat dilihat pada bagian
pengetahuan Direksi, khususnya anggota Pengembangan Kompetensi Direksi Laporan
Direksi yang membawahi bidang akuntansi Tahunan ini.
atau keuangan. Adanya kualifikasi keahlian
dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi Comply
yang setidaknya dimiliki anggota Direksi
dimaksud dapat memberikan keyakinan
atas penyusunan Laporan Keuangan,
sehingga Laporan Keuangan tersebut dapat
diandalkan oleh para pemangku kepentingan
(stakeholders) sebagai dasar pengambilan
keputusan ekonomi terkait Perusahaan
Terbuka dimaksud. Keahlian dan/atau
pengetahuan tersebut dapat dibuktikan
dengan latar belakang pendidikan, sertifikasi
pelatihan, dan/atau pengalaman kerja
terkait.
C.2. Prinsip 6 : Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi.
C.2.1. Rekomendasi 15 : Direksi mempunyai kebijakan penilaian Direksi telah memiliki kebijakan penilaian
sendiri (self assessment) untuk menilai sendiri (self assessment) yang tercantum
kinerja Direksi. dalam Surat Keputusan Bersama tentang Tata
Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi
Penjelasan : Seperti halnya pada Dewan Komisaris, Perseroan tahun 2024 Bab IV Evaluasi Kinerja
kebijakan penilaian sendiri (self assessment) serta sistem penilaian ini dirangkum sebagai
Direksi merupakan suatu pedoman yang Key Performance Indicator (KPI) sebagaimana
digunakan sebagai bentuk akuntabilitas atas yang diuraikan pada bagian penilaian kinerja
penilaian kinerja Direksi secara kolegial. Self Direksi Laporan Tahunan ini serta situs web
assessment atau penilaian sendiri dimaksud Perseroan (www.btn.co.id) menu Investor
dilakukan oleh masing-masing anggota Relation-GCG - Crossreference ASEAN CG
Direksi untuk menilai pelaksanaan kinerja Scorecard.
Direksi secara kolegial, dan bukan menilai
kinerja individual masing-masing anggota Comply
Direksi. Dengan adanya self assessment ini
diharapkan masing-masing anggota Direksi
dapat berkontribusi untuk memperbaiki
kinerja Direksi secara berkesinambungan.
Dalam kebijakan tersebut dapat mencakup
kegiatan penilaian yang dilakukan
beserta maksud dan tujuannya, waktu
pelaksanaannya secara berkala, dan tolak
ukur atau kriteria penilaian yang digunakan
sesuai dengan dengan rekomendasi
yang diberikan oleh fungsi nominasi dan
remunerasi Perusahaan Terbuka, dimana
pembentukan fungsi tersebut telah
diwajibkan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 tentang
Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten
atau Perusahaan Publik.
804 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 374
Laporan
Tahunan 2024
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
C.2.2. Rekomendasi 16 : Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) Kebijakan penilaian sendiri (self assessment)
untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan pada
melalui laporan tahunan Perusahaan bagian penilaian kinerja Direksi pada Laporan
Terbuka. Tahunan ini.
Penjelasan : Pengungkapan kebijakan self assessment Comply
atas kinerja Direksi dilakukan tidak hanya
untuk memenuhi aspek transparansi
sebagai bentuk pertanggungjawaban
atas pelaksanaan tugasnya, namun juga
untuk memberikan informasi penting atas
upaya-upaya perbaikan dalam pengelolaan
Perusahaan Terbuka. Informasi tersebut
sangat bermanfaat untuk memberikan
keyakinan kepada pemegang saham
atau investor bahwa terdapat kepastian
pengelolaan perusahaan terus dilakukan
ke arah yang lebih baik. Dengan adanya
pengungkapan tersebut pemegang saham
atau investor mengetahui mekanisme check
and balance terhadap kinerja Direksi.
C.2.3. Rekomendasi 17 : Direksi mempunyai kebijakan terkait Perseroan telah memiliki kebijakan pada
pengunduran diri anggota Direksi apabila Pedoman dan Tata tertib Kerja Direksi melalui
terlibat dalam kejahatan keuangan. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-G tentang
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi. terkait
Penjelasan : Kebijakan pengunduran diri anggota pengunduran dan pemberhentian anggota
Direksi yang terlibat dalam kejahatan Direksi apabila terlibat dalam tindakan yang
keuangan merupakan kebijakan yang dapat merugikan Perseroan dan/atau Negara dan
meningkatkan kepercayaan para pemangku apabila yang bersangkutan dinyatakan
kepentingan terhadap Perusahaan Terbuka, bersalah oleh putusan pengadilan yang
sehingga integritas perusahaan akan tetap mempunyai kekuatan hukum tetap
terjaga. Kebijakan ini diperlukan untuk
membantu kelancaran proses hukum Comply
dan agar proses hukum tersebut tidak
mengganggu jalannya kegiatan usaha.
Selain itu, dari sisi moralitas, kebijakan ini
akan membangun budaya beretika di
lingkungan Perusahaan Terbuka. Kebijakan
tersebut dapat tercakup dalam Pedoman
ataupun Kode Etik yang berlaku bagi Direksi.
Selanjutnya, yang dimaksud dengan terlibat
dalam kejahatan keuangan merupakan
adanya status terpidana terhadap anggota
Direksi dari pihak yang berwenang. Kejahatan
keuangan dimaksud seperti manipulasi
dan berbagai bentuk penggelapan dalam
kegiatan jasa keuangan serta Tindakan
Pidana Pencucian Uang sebagaimana
dimaksud dalam Undang Undang Nomor
8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian
Uang.
D. Aspek 4 : Partisipasi Pemangku Kepentingan
D.1. Prinsip 7 : Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan.
D.1.1. Rekomendasi 18 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan untuk Perseroan telah memiliki kebijakan mencegah
mencegah terjadinya insider trading. terjadinya insider trading sebagaimana
yang diatur dalam Kebijakan Khusus Nomor
Penjelasan : Seseorang yang mempunyai informasi orang KK.9-AA tentang Aktivitas Hubungan Investor
dalam dilarang melakukan suatu transaksi sebagaimana yang dapat dilihat di situs web
Efek dengan menggunakan informasi orang Perseroan (www.btn.co.id) menu Hubungan
dalam sebagaimana dimaksud dalam Investor - Pedoman Kebijakan Hubungan
Undang-Undang mengenai Pasar Modal. Investor.
Perusahaan Terbuka dapat meminimalisir
terjadinya insider trading tersebut melalui Comply
kebijakan pencegahan, misalnya dengan
memisahkan secara tegas data dan/atau
informasi yang bersifat rahasia dengan yang
bersifat publik, serta membagi tugas dan
tanggung jawab atas pengelolaan informasi
dimaksud secara proporsional dan efisien.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 805
Page 375
Tata Kelola
Perusahaan
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
D.1.2. Rekomendasi 19 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan anti Kebijakan Khusus No. KK.8-K tentang prosedur
korupsi dan anti fraud. manajemen Risiko Fraud. Sebagai pedoman
dalam implementasi Pengendalian Gratifikasi
Penjelasan : Kebijakan anti korupsi bermanfaat sebagai inisiatif dari program anti korupsi
untuk memastikan agar kegiatan usaha secara nasional, Perseroan menerbitkan
Perusahaan Terbuka dilakukan secara legal, petunjuk pelaksanaan pedoman pengendalian
prudent, dan sesuai dengan prinsip-prinsip gratifikasi dalam suatu Kebijakan Khusus
tata kelola yang baik. Kebijakan tersebut Nomor KK.6-A tentang Prosedur Pengendalian
dapat merupakan bagian dalam kode etik, Gratifikasi.
ataupun dalam bentuk tersendiri. Dalam
kebijakan tersebut dapat meliputi antara Comply
lain mengenai program dan prosedur yang
dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi,
balas jasa (kickbacks), fraud, suap dan/
atau gratifikasi dalam Perusahaan Terbuka.
Lingkup dari kebijakan tersebut harus
menggambarkan pencegahan Perusahaan
Terbuka terhadap segala praktik korupsi baik
memberi atau menerima dari pihak lain.
D.1.3. Rekomendasi 20 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Perseroan telah memiliki kebijakan terkait
tentang seleksi dan peningkatan kemampuan pengelolaan vendor sebagaimana yang diatur
pemasok atau vendor. dalam Kebijakan Khusus tentang Pedoman
Pelaksanaan Pengadaan Barang dan/atau
Penjelasan : Kebijakan tentang seleksi pemasok atau Jasa dan Petunjuk Teknis Nomor PT.9-H.1
vendor bermanfaat untuk memastikan agar tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan
Perusahaan Terbuka memperoleh barang Barang dan atau Jasa. Secara garis besar,
atau jasa yang diperlukan dengan harga yang cakupan kebijakan ini antara lain meliputi
kompetitif dan kualitas yang baik. Sedangkan kriteria dalam seleksi vendor, mekanisme
kebijakan peningkatan kemampuan pengadaan yang transparan, evaluasi kinerja
pemasok atau vendor bermanfaat untuk vendor, rekam jejak vendor.
memastikan bahwa rantai pasokan (supply
chain) berjalan dengan efisien dan efektif. Peningkatan kemampuan pemasok atau
Kemampuan pemasok atau vendor dalam vendor dilakukan dengan melakukan
memasok/memenuhi barang atau jasa yang pembinaan kepada vendor melalui rapat
dibutuhkan perusahaan akan memengaruhi koordinasi, monitoring dan evaluasi kinerja
kualitas output perusahaan. vendor.
Dengan demikian, pelaksanaan Pelaksanaan kebijakan seleksi vendor
kebijakan-kebijakan tersebut dapat dilakukan dengan pengelolaan Daftar Rekanan
menjamin kontinuitas pasokan, baik dari Bank yang dapat digunakan sebagai database
segi kuantitas maupun kualitas yang vendor dalam pengadaan dengan metode
dibutuhkan Perusahaan Terbuka. Adapun penunjukan langsung/ pemilihan langsung/
cakupan kebijakan ini meliputi kriteria seleksi langsung. Kebijakan Khusus tersebut
dalam pemilihan pemasok atau vendor, di atas juga mengatur Standar Operating
mekanisme pengadaan yang transparan, Procedure (SOP) mekanisme pengadaan yang
upaya peningkatan kemampuan pemasok transparan melalui metode lelang/pemilihan
atau vendor, dan pemenuhan hak-hak yang langsung/seleksi langsung/penunjukan
berkaitan dengan pemasok atau vendor. langsung serta ketentuan tentang kontrak kerja
dengan vendor. Sehingga dengan penerapan
Perseroan memiliki kebijakan terkait kebijakan tersebut diharapkan kontinuitas
pengadaan barang dan jasa yang berisi pasokan yang dibutuhkan perusahaan dapat
tentang seleksi dan peningkatan kemampuan terjamin.
pemasok atau vendor yang tertuang dalam
standar Pedoman Procurement. Comply
D.1.4. Rekomendasi 21 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Kebijakan tentang pemenuhan hak-hak
tentang pemenuhan hak-hak kreditur. kreditur digunakan sebagai pedoman dalam
melakukan pinjaman kepada kreditur. Tujuan
Penjelasan : Kebijakan tentang pemenuhan hak-hak dari kebijakan dimaksud adalah untuk
kreditur digunakan sebagai pedoman menjaga terpenuhinya hak-hak dan menjaga
dalam melakukan pinjaman kepada kreditur. kepercayaan kreditur terhadap Perusahaan
Tujuan dari kebijakan dimaksud adalah Terbuka. Dalam kebijakan tersebut mencakup
untuk menjaga terpenuhinya hak-hak dan pertimbangan dalam melakukan perjanjian,
menjaga kepercayaan kreditur terhadap serta tindak lanjut dalam pemenuhan
Perusahaan Terbuka. Dalam kebijakan kewajiban Perusahaan Terbuka kepada
tersebut mencakup pertimbangan dalam kreditur.
melakukan perjanjian, serta tindak lanjut
dalam pemenuhan kewajiban Perusahaan Kebijakan hak-hak dasar kreditur, antara lain
Terbuka kepada kreditur. adalah:
a. Menerima pelunasan pokok dan
pembayaran bunga pada waktu yang
disepakati.
b. Memperoleh hak atas denda
keterlambatan pelunasan pokok dan
pembayaran bunga.
c. Meminta keterangan, informasi, dan
dokumen serta memeriksa pembukuan
Perseroan.
Untuk tahun 2024, terdapat 2 kreditur
Perseroan yaitu: Kreditur Pinjaman Bilateral
dan Kreditur Obligasi.
Comply
806 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 376
Laporan
Tahunan 2024
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
D.1.5. Rekomendasi 22 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Perseroan telah memiliki kebijakan
sistem whistleblowing. pelaksanaan Whistleblowing System yang
diatur dalam Petunjuk Teknis Nomor PT.7-B.2
Penjelasan : Kebijakan sistem whistleblowing yang telah tentang Pengelolaan Whistleblowing
disusun dengan baik akan memberikan System BTN yang telah mencakup jenis
kepastian pelindungan kepada saksi atau pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui
pelapor atas suatu indikasi pelanggaran sistem whistleblowing, cara pengaduan,
yang dilakukan karyawan atau manajemen pelindungan dan jaminan kerahasiaan
Perusahaan Terbuka. Penerapan kebijakan pelapor, penanganan pengaduan, pihak yang
sistem tersebut akan berdampak pada mengelola aduan, dan hasil penanganan dan
pembentukan budaya tata kelola tindak lanjut pengaduan sesuai ketentuan OJK.
perusahaan yang baik. Kebijakan sistem Pengungkapan atas kebijakan Whistleblowing
whistleblowing mencakup antara lain jenis System dimaksud pada periode 2023 diuraikan
pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui pada bagian Whistleblowing System Laporan
sistem whistleblowing, cara pengaduan, Tahunan ini.
pelindungan dan jaminan kerahasiaan
pelapor, penanganan pengaduan, pihak yang Comply
mengelola aduan, dan hasil penanganan
dan tindak lanjut pengaduan.
D.1.6. Rekomendasi 23 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Insentif jangka panjang untuk Direksi dan
pemberian insentif jangka panjang kepada Dewan Komisaris telah diatur diantaranya:
Direksi dan karyawan.
a. Kebijakan Khusus No. KK.3-D tentang
Penjelasan : Insentif jangka panjang merupakan insentif Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris,
yang didasarkan atas pencapaian kinerja Senior Executive Vice President (SEVP) dan
jangka panjang. Rencana insentif jangka Organ Pendukung Dewan Komisaris
panjang mempunyai dasar pemikiran b. Kebijakan Khusus Nomor No.KK.3-B tentang
bahwa kinerja jangka panjang perusahaan Remunerasi. Pemberian remunerasi
tercermin oleh pertumbuhan nilai dari dan insentif telah diungkapkan pada
saham atau target-target jangka panjang bagian Penerapan Tata Kelola Pemberian
perusahaan lainnya. Insentif jangka panjang Remunerasi BTN pada Laporan Tahunan
bermanfaat dalam rangka menjaga loyalitas
ini.
dan memberikan motivasi kepada Direksi
dan karyawan untuk menigkatkan kinerja Pemberian remunerasi dan insentif telah
atau produktivitasnya yang akan berdampak diungkapkan pada bagian Penerapan Tata
pada peningkatan kinerja perusahaan dalam Kelola Pemberian Remunerasi BTN pada
jangka panjang. Laporan Tahunan ini.
Adanya suatu kebijakan insentif jangka Peraturan Direksi tersebut mencakup
panjang merupakan komitmen nyata remunerasi berbasis variabel yang
Perusahaan Terbuka untuk mendorong ditangguhkan maupun Material Risk Taker
pelaksanaan pemberian insentif jangka sebagaimana Peraturan Kementerian
panjang kepada Direksi dan Karyawan BUMN No. 04/ MBU/2014 tentang Pedoman
dengan syarat, prosedur dan bentuk yang Peraturan Menteri BUMN Nomor Per-04/
disesuaikan dengan tujuan jangka panjang MBU/2014 sebagaimana diubah terakhir
Perusahaan Terbuka. Kebijakan dimaksud dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor Per-13/
dapat mencakup antara lain maksud dan MBU/09/2021 tanggal 24 September 2021 dan
tujuan pemberian insentif jangka panjang, POJK Nomor 45/POJK.03/2015.
syarat dan prosedur dalam pemberian
insentif, dan kondisi dan risiko yang harus Sejak tahun 2009, Perseroan sudah
diperhatikan oleh Perusahaan Terbuka dalam melaksanakan pemberian insentif jangka
pemberian insentif. Kebijakan tersebut juga panjang berupa MESOP untuk Direksi dan
dapat tercakup dalam kebijakan remunerasi Pegawai sebagaimana uraian pada bagian
Perusahaan Terbuka yang ada. Share Option pada Laporan Tahunan ini. Pada
tahun 2024, Perseroan telah menerapkan
remunerasi berbasis kinerja dan risiko.
Comply
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 807
Page 377
Tata Kelola
Perusahaan
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
E. Aspek 5 : Keterbukaan Informasi
E.1. Prinsip 8 : Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
E.1.1. Rekomendasi 24 : Perusahaan Terbuka memanfaatkan Perseroan senantiasa berupaya untuk
penggunaan teknologi informasi secara meningkatkan kualitas keterbukaan informasi
lebih luas selain Situs Web sebagai media kepada stakeholders melalui pemanfaatan
keterbukaan informasi. teknologi informasi, selain situs web Perseroan
seperti melalui media sosial yaitu:
Penjelasan : Penggunaan teknologi informasi dapat
bermanfaat sebagai media keterbukaan • YouTube Bank BTN,
informasi. Adapun keterbukaan informasi • Facebook BTNcoid,
yang dilakukan tidak hanya keterbukaan • X @BankBTN,
informasi yang telah diatur dalam peraturan • Instagram @btn
perundang-undangan, namun juga • LinkedIn PT Bank Tabungan Negara
informasi lain terkait Perusahaan Terbuka Perseroan juga memberikan pengkinian
yang dirasakan bermanfaat untuk diketahui informasi kepada pemegang saham melalui
pemegang saham atau investor. Dengan email, conference call dan TV Pasar Modal
pemanfaatan teknologi informasi secara IBCM Channel Bursa Efek Indonesia, selain
lebih luas selain Situs Web diharapkan pendampingan site visit oleh investor ke kantor
perusahaan dapat meningkatkan efektivitas cabang BTN, Non-Deal Roadshow, one-on-one
penyebaran informasi perusahaan. Meskipun meeting, Analyst Meeting Public Expose.
demikian, pemanfaatan teknologi informasi
yang dilakukan tetap memperhatikan Comply
manfaat dan biaya perusahaan.
E.1.2. Rekomendasi 25 : Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka Perseroan telah mengungkapkan informasi
mengungkapkan pemilik manfaat akhir mengenai pemegang saham yang memiliki 5
dalam kepemilikan saham Perusahaan % (lima persen) atau lebih saham Perseroan
Terbuka paling sedikit 5% (lima persen), kepada regulator yaitu OJK dan BEI. Pada
selain pengungkapan pemilik manfaat akhir Laporan Tahunan ini perihal dimaksud telah
dalam kepemilikan saham Perusahaan diungkapkan pada bagian Informasi kepada
Terbuka melalui pemegang saham utama Investor.
dan pengendali.
Comply
Penjelasan : Peraturan perundang-undangan di sektor
Pasar Modal yang mengatur mengenai
penyampaian laporan tahunan Perusahaan
Terbuka telah mengatur kewajiban
pengungkapan informasi mengenai
pemegang saham yang memiliki 5% (lima
persen) atau lebih saham Perusahaan
Terbuka, serta kewajiban pengungkapan
informasi mengenai pemegang saham
utama dan pengendali Perusahaan Terbuka
baik langsung maupun tidak langsung
sampai dengan pemilik manfaat terakhir
dalam kepemilikan saham tersebut. Dalam
Pedoman Tata Kelola ini direkomendasikan
untuk mengungkapkan pemilik manfaat
akhir atas kepemilikan saham Perusahaan
Terbuka paling sedikit 5% (lima persen), selain
mengungkapkan pemilik manfaat akhir dari
kepemilikan saham oleh pemegang saham
utama dan pengendali.
808 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 378
Laporan
Tahunan 2024
Governance Principles for Banks yang Diterbitkan
Oleh Basel Committee In Banking Supervision
Pedoman Tata Kelola mencakup 12 prinsip corporate governance. Pedoman Tata Kelola adalah standar praktik terbaik
yang bisa dijadikan acuan dalam penerapan tata kelola perusahaan di perbankan. Adapun uraian penerapannya,
dapat disampaikan, sebagai berikut.
Prinsip Penjelasan Implementasi di BTN
Prinsip 1 Tanggung Dewan Komisaris memiliki tanggung jawab Dalam Tata Tertib Dewan Komisaris Perseroan
Jawab Dewan yang antara lain: persetujuan dan pengawasan sebagaimana dituangkan dalam Surat Keputusan
Komisaris. terhadap penerapan strategi bisnis, struktur dan Dewan Komisaris No. 18/KOM/BTN/2024 tentang
mekanisme governance dan budaya perusahaan Pedoman dan Tata Tertin Kerja Dewan Komisaris
PT Bank Tabungan Negara Tbk disebutkan bahwa
tanggung jawab Dewan Komisaris adalah memberikan
pendapat dan saran atas Rencana Kerja dan
Anggaran Tahunan serta memberikan saran atas hal
yang dianggap penting oleh Perseroan dalam hal ini
termasuk budaya perusahaan.
Prinsip 2 Kualifikasi Anggota Dewan Komisaris harus memiliki Dewan Komisaris Perseroan tidak memiliki hubungan
dan Komposisi kualitas sesuai dengan tugas dan tanggung keuangan, hubungan kepengurusan, kepemilikan
Dewan Komisaris. jawabnya, baik secara individu maupun saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota
secara kolegial. Dewan Komisaris harus Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/ atau Pemegang
memahami perannya dalam pengawasan dan Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank, yang
penerapan corporategovernance, serta mampu dapat memengaruhi kemampuan yang bersangkutan
melaksanakan pengambilan keputusan secara untuk bertindak Independen sebagaimana diatur dalam
sehat dan obyektif. ketentuan Pelaksanaan Good Corporate Governance
bagi Bank Umum dan telah menandatangani Surat
Pernyataan Independen.
Prinsip 3 Struktur Dewan Komisaris harus menetapkan struktur Dewan Komisaris mempunyai Komite di bawah Dewan
dan Mekanisme dan praktik governance yang tepat dalam Komisaris yang membantu pelaksanaan tugas Dewan
Dewan Komisaris. melaksanakan tugasnya dan secara periodik Komisaris yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko
melakukan telaah atas efektivitasnya. dan Komite Remunerasi dan Nominasi.
Prinsip 4 Direksi. Di bawah arahan dan pengawasan Dewan Direksi mengelola Perseroan di bawah arahan
Komisaris, Direksi mampu mengelola kegiatan dan pengawasan Dewan Komisaris, terbukti dari
Bank sesuai dengan strategi bisnis, selera risiko, pencapaian bisnis perusahaan.
kebijakan remunerasi dan kebijakan lainnya yang
telah disetujui oleh Dewan Komisaris.
Prinsip 5 Struktur Dalam suatu kelompok usaha, Dewan Komisaris Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan memiliki
Governance perusahaan induk memiliki tanggung jawab pengetahuan dan pemahaman mengenai bisnis
Kelompok Usaha. menyeluruh terhadap kelompok usaha tersebut utama serta risiko utama perusahaan, terbukti dari
dan untuk memastikan penetapan dan lolosnya seluruh anggota Dewan Komisaris dan
pelaksanaan praktik governance yang bersih anggota Direksi dari Fit and Proper Test. Direksi
terkait dengan struktur, bisnis, dan risiko kelompok dan Dewan Komisaris juga senantiasa mengikuti
usaha dan entitas. Dewan Komisaris dan Direksi pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan
harus memahami struktur organisasi kelompok kemampuannya.
usaha dan risiko yang dihadapi.
Prinsip 6 Bank harus memiliki fungsi manajemen risiko yang Perseroan menjalankan Proses Identifikasi, Pengukuran,
berkualitas, independen, memiliki sumberdaya Pemantauan, Pengendalian Risiko, dan Sistem Informasi
Fungsi Manajemen yang berkualitas dan memiliki akses dengan Manajemen Risiko melalui kerangka kerja Enterprise Risk
Risiko. Dewan Komisaris. Management dan Digital Operation Risk Management.
Perseroan senantiasa meningkatkan kapabilitas dan
pengetahuan seluruh pegawai terutama dalam hal
pengelolaan risiko Perseroan mengkomunikasikan
manajemen risiko kepada Dewan Komisaris melalui
Komite Pemantau Risiko.
Prinsip 7 Identifikasi Risiko harus diidentifikasi, dimonitor dan Dalam pengelolaan Manajemen Risiko Perseroan
Pemonitoran dan dikendalikan untuk seluruh kegiatan aktivitas Bank. telah dilakukan identifikasi, pengukuran dan penilaian
Pengendalian Risiko. Kualitas dari infrastruktur manajemen risiko dan risiko dengan menyusun profil risiko secara berkala.
pengendalian internal harus mampu mengikuti Pengukuran dan penilaian risiko telah dapat berjalan
perubahan profil risiko Bank, kondisi risiko eksternal dengan baik sesuai Kebijakan Manajemen Risiko yang
dan praktik industri. telah ditetapkan yang disesuaikan dengan tingkat
risiko yang dihadapi BTN.
Prinsip 8 Komunikasi Implementasi risk governance yang efektif Penilaian Risk Based Bank Rating (RBBR) setiap semester
Risiko. membutuhkan komunikasi risiko yang akurat disampaikan kepada Komite Manajemen Risiko. Selain
dalam lingkungan Bank baik antar organisasi itu, hasil penilaian RBBR disampaikan kepada Dewan
maupun melalui pelaporan kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko.
Komisaris dan Direksi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 809
Page 379
Tata Kelola
Perusahaan
Prinsip Penjelasan Implementasi di BTN
Prinsip 9 Kepatuhan. Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya good
mengawasi manajemen terkait dengan risiko corporate governance dalam setiap kegiatan usaha
kepatuhan Bank. Dewan Komisaris harus serta kebijakan tata kelola perusahaan, termasuk
menetapkan fungsi kepatuhan dan memberikan didalamnya pelaksanaan kepatuhan. Penilaian
persetujuan terhadap kebijakan dan proses risiko kepatuhan dalam RBBR dilaporkan kepada
identifikasi, penilaian, pemonitoran dan pelaporan, Dewan Komisaris setiap 6 (enam) bulan sekali untuk
dan pemberian nasihat kepada risiko kepatuhan. mendapatkan feedback.
Prinsip 10 Audit Fungsi audit internal harus melaporkan kegiatan Internal Audit bertanggung jawab secara langsung
Internal. independen assurance kepada Dewan Komisaris kepada Direktur Utama dan berkomunikasi dengan
dan harus mendukung Dewan Komisaris dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
Direksi dalam mendorong penerapan proses
governance yang efektif serta kesehatan Bank
dalam jangka panjang.
Prinsip 11 Struktur remunerasi Bank harus mendukung Kebijakan remunerasi Perseroan saat ini telah sesuai
Kompensasi. penerapan corporate governance dan risk dengan POJK Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
management. Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi
bagi Bank Umum.
Prinsip 12 Penerapan governance dari Bank harus Perseroan melakukan pengungkapan melalui website
Pengungkapan dan dilaksanakan secara transparan kepada BTN www.btn.co.id dan memastikan tersedianya
Transparansi. Pemegang Saham, Depositor, Stakeholder relevan informasi paling Update bagi stakeholder. Selain itu,
lainnya dan Partisipan Pasar. keterbukaan informasi BTN dilakukan melalui Laporan
Tahunan, Laporan Keberlanjutan dan Public Expose.
Good Corporate Governance
Assessment
Perseroan senantiasa berupaya menerapkan the highest Kriteria Penilaian
standard of Corporate Governance dengan mengacu
kepada regulasi dan standar internasional berdasarkan Indikator yang menjadi standar pelaksanaan Self
prinsip Prinsip-prinsip Corporate Governance yang Assessment meliputi 11 (sebelas) parameter, yang
dikembangkan oleh Organization for Economic terdiri dari:
Cooperation and Development (OECD), ASEAN Corporate 1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi.
Governance Scorecard (ACGS) yang diterbitkan oleh 2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
ASEAN Capital Market Forum (ACMF), Pedoman GCG Komisaris.
Indonesia yang dikembangkan oleh Komite Nasional 3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite.
Kebijakan Governance (KNKG), Pedoman GCG 4. Penanganan benturan kepentingan.
Perbankan Indonesia yang dikembangkan oleh Komite 5. Penerapan fungsi kepatuhan.
Nasional Kebijakan Governance (KNKG) dan Principles 6. Penerapan fungsi audit intern.
for Enhancing Corporate Governance yang diterbitkan 7. Penerapan fungsi audit ekstern.
oleh Basel Committee on Banking Supervision, dimana 8. Penerapan manajemen risiko termasuk sistem
perseroan telah melakukan penilaian tata kelola pengendalian intern.
sebagai berikut: 9. Penyediaan dana kepada pihak terkait (related
party) dan penyediaan dana besar (large exposure).
10. Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan
Self Assessment bank, laporan pelaksanaan tata kelola perusahaan
dan pelaporan internal.
Penilaian Self Assessment Tata Kelola dilakukan secara 11. Rencana strategis bank.
berkala pada posisi akhir bulan Juni dan Desember
setiap tahunnya. Untuk tahun 2024, standar penerapan
Tata Kelola selain mengacu pada Peraturan OJK Nomor Pihak yang Melakukan Assessment
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Umum juga mengikuti ketentuan Surat Edaran OJK Perseroan melaksanakan self assessment tata kelola
Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola dengan melibatkan seluruh Dewan Komisaris, Direksi
Bagi Bank Umum. dan unit kerja yang terkait dengan faktor penilaian tata
kelola dimaksud.
810 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 380
Laporan
Tahunan 2024
Skor Penilaian
Pada penilaian tata kelola Perseroan yang dilakukan pada tahun 2024, hasil penilaian sendiri Self Assessment sebagai
berikut:
Hasil penilaian sendiri (self assessment) Tata Kelola Perusahaan yang dilakukan pada bulan Juni 2024.
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment Pelaksanaan Tata Kelola)
Peringkat Definisi Peringkat
Mencerminkan manajemen Bank telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara
umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola.
Individual 2 Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan
tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh
manajemen Bank.
Hasil penilaian sendiri Tata Kelola Perusahaan yang dilakukan pada bulan Desember 2024.
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment Pelaksanaan Tata Kelola)
Peringkat Definisi Peringkat
Mencerminkan manajemen Bank telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara
umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola.
Individual 2 Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan
tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh
manajemen Bank.
Dari kedua hasil penilaian tersebut, pelaksanaan tata kelola Perseroan pada tahun 2024 dapat disimpulkan sebagai
berikut:
Nama Bank : PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
Posisi : JANUARI-DESEMBER 2024
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment Pelaksanaan Tata Kelola)
Peringkat Definisi Peringkat
Mencerminkan manajemen Bank telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara
umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola.
Individual 2 Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan
tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh
manajemen Bank.
ANALISIS
Secara umum penerapan Tata Kelola Bank telah berjalan dengan baik, manajemen Bank telah melaksanakan prinsip-prinsip tata
kelola dan telah mempersiapkan struktur tata kelola yang mendukung penerapan tata kelola seperti struktur organisasi, sumber
daya manusia yang kompeten dan kebijakan serta prosedur pendukung pelaksanaan aktivitas Bank. Selain itu, manajemen
Bank dari waktu ke waktu juga melakukan upaya-upaya penyempurnaan agar pelaksanaan tata kelola dapat sejalan dengan
perkembangan bisnis Bank. Perbaikan dilakukan dengan memperhatikan masukan dari Dewan Komisaris Bank berdasarkan hasil
pemantauan/review/rekomendasi dari Komite yang mendukung tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris.
Pada periode pelaporan tidak terdapat pelanggaran prinsip kehati-hatian dalam pemenuhan CAR, Modal Inti, PDN dan NPL serta
tidak terjadi pelampauan dan/atau pelanggaran BMPK. Komitmen Bank terkait dengan hasil pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah ditindaklanjuti sesuai dengan target waktu yang disepakati.
Tujuan:
a. Penilaian governance structure bertujuan untuk menilai kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Bank agar proses
pelaksanaan prinsip Tata Kelola yang baik menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan Pemangku Kepentingan Bank.
Yang termasuk dalam Struktur Tata Kelola Bank adalah Direksi, Dewan Komisaris, Komite dan Satuan Kerja pada Bank. Adapun
yang termasuk infrastruktur Tata Kelola Bank antara lain adalah kebijakan dan prosedur Bank, sistem informasi manajemen
serta tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi.
b. Penilaian governance process bertujuan untuk menilai efektifitas proses penerapan prinsip Tata Kelola yang didukung oleh
kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Bank sehingga menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan Pemangku
Kepentingan Bank.
c. Penilaian governance outcome bertujuan untuk menilai kualitas outcome yang memenuhi harapan Pemangku Kepentingan
Bank yang merupakan hasil proses penerapan prinsip Tata Kelola yang baik, serta didukung oleh kecukupan struktur dan
infrastruktur Tata Kelola Bank.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 811
Page 381
Tata Kelola
Perusahaan
ANALISIS
Yang termasuk dalam outcome mencakup aspek kualitatif dan aspek kuantitatif, antara lain yaitu:
a. Kecukupan transparansi laporan.
b. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
c. Pelindungan konsumen.
d. Obyektifitas dalam melakukan penilaian (assessment) atau audit.
e. Kinerja Bank seperti rentabilitas, efisiensi dan permodalan dan/atau
f. Peningkatan/penurunan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, pelanggaran BMPK, pelanggaran ketentuan terkait
laporan Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasarkan analisis Penilaian Sendiri (Self Assessment) pelaksanaan Tata Kelola yang terdiri dari Struktur Tata Kelola (Governance
Structure), Proses Tata Kelola (Governance Process), dan Hasil Tata Kelola (Governance Outcome) pada masing-masing faktor
penilaian Tata Kelola, maka dapat disimpulkan bahwa:
A. Struktur Tata Kelola (Governance Structure)
Struktur Tata Kelola secara umum memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-faktor Positif
1.1 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilaksanakan pada tanggal 06 Maret 2024 memberikan pelunasan dan
pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit at de charge) kepada Direksi atas tindakan pengurusan
Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2023.
1.2 Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2023 yang dilaksanakan pada tanggal 06 Maret
2024 telah diputuskan susunan keanggotaan Dewan Komisaris sebanyak 9 (sembilan) orang dan Direksi sebanyak 11
(sebelas) orang.
1.3 Pada posisi 31 Desember 2024 seluruh Dewan Komisaris dan Direksi telah dinyatakan lulus fit and proper test oleh
Otoritas Jasa Keuangan.
1.4 Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Direksi mempunyai integritas, kompetensi, dan pengetahuan
yang sangat memadai.
1.5 Seluruh anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan sebagai Komisaris, Direksi atau Pejabat Eksekutif pada Bank,
perusahaan, dan/atau lembaga lain.
1.6 Seluruh anggota Direksi tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali Bank.
1.7 Komposisi anggota Dewan Komisaris pada posisi 31 Desember 2024 berjumlah 9 (sembilan) orang anggota dengan 6
(enam) orang di antaranya sebagai Komisaris Independen atau sebanyak 67% (enam puluh tujuh persen) dari total
anggota Dewan Komisaris yang ada, hal ini sudah sesuai dengan ketentuan.
1.8 Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak merangkap jabatan sebagaimana yang ditentukan dalam Peraturan yang
dikeluarkan oleh Regulator (OJK, BI, Peraturan Menteri dan ketentuan perundang-undangan lainnya).
1.9 Seluruh anggota Dewan Komisaris Independen tidak memiliki hubungan keuangan atau kepengurusan dengan Direksi
dan/atau Pemegang Saham Pengendali.
1.10 BTN telah memiliki Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Nominasi & Remunerasi yang merupakan struktur
dibawah Dewan Komisaris dengan memperhatikan independensi keanggotaan sesuai dengan ketentuan berdasarkan
keputusan Dewan Komisaris yang terakhir pada:
1.10.1 Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor 10/KOM/BTN/2024 tanggal 16 Oktober 2024 tentang Susunan
Keanggotaan Komite Pemantau Risiko PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
1.10.2 Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor 11/KOM/BTN/2024 tanggal 16 Oktober 2024 tentang Susunan Keanggotaan
Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
1.10.3 Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor 16/KOM/BTN/2024 tanggal 19 November 2024 tentang Susunan
Keanggotaan Komite Audit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
1.11 Satuan Kerja Kepatuhan BTN merupakan satuan kerja yang independen atau terpisah dari satuan kerja operasional (risk
taking unit).
1.12 Direktur yang membidangi Fungsi Kepatuhan telah memenuhi persyaratan independensi dan tidak merangkap
sebagai Direktur Utama/Wakil Direktur Utama, Direktur yang membidangi bisnis & operasional, manajemen risiko,
treasury, keuangan & akuntansi, logistik dan pengadaan barang/jasa, teknologi informasi, audit intern, serta Direktur
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan BTN telah dinyatakan lulus fit and proper test dari OJK.
1.13 BTN telah memiliki Satuan Kerja Audit Internal yang disebut Internal Audit Division (IAD) yang bertanggung jawab secara
langsung kepada Direktur Utama dan dapat melakukan komunikasi secara langsung kepada Dewan Komisaris atau
Komite Audit.
1.14 Penetapan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk laporan keuangan 2024 telah ditetapkan dan memenuhi kriteria yang
ditentukan.
1.15 BTN telah memiliki Satuan Kerja Manajemen Risiko yaitu Enterprise & ESG Risk Management Division (ERMD).
1.16 Bank telah memiliki kebijakan penyediaan dana secara lengkap, termasuk alat monitoring dan langkah penyelesaiannya
serta melakukan evaluasi kebijakan secara berkala. Evaluasi kebijakan dilakukan oleh divisi terkait melibatkan dan
berkoordinasi dengan divisi-divisi lainnya, termasuk Compliance & Governance Division (CMGD), Enterprise & ESG Risk
Management Division (ERMD), Digital & Operation Risk Management Division (DORD), dan Legal Division (LGD) melalui
Policy and Procedure Division (PPD) yang selanjutnya diusulkan kepada Komite Kebijakan Kredit melalui Direksi.
1.17 Bank memiliki kebijakan dan prosedur mengenai tata cara pelaksanaan transparansi kondisi keuangan dan non
keuangan yang terdiri dari peraturan internal dan eksternal (regulator).
1.18 Rencana strategis Bank telah dibentuk Rencana Korporasi dan Rencana bisnis sesuai dengan visi dan misi Bank.
1.19 Direksi telah menetapkan kebijakan Umum Direksi (KUD) yaitu “Becoming a Game Changer in the Disruptive Technology
Era” dan telah menyusun 10 (sepuluh) strategi di tahun 2024.
2. Faktor-faktor Negatif
Tidak ada.
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
Tidak ada.
4. Kekuatan
4.1 Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Komite dibawah Dewan Komisaris Bank telah memenuhi struktur dan infrastruktur
Tata Kelola sesuai dengan ketentuan regulator diantaranya kesesuaian jumlah, komposisi, perangkapan jabatan,
kompetensi, reputasi, integritas, independensi.
4.2 Penerapan Tata Kelola Bank didukung dengan struktur perangkat Satuan Kerja Audit Intern, Satuan Kerja Manajemen
Risiko, dan Satuan Kerja Kepatuhan yang Independen dan profesional.
4.3 Bank telah memiliki Kelengkapan kebijakan dan prosedur sebagai pedoman dalam Implementasi tata Kelola Bank yaitu
terkait Penanganan Benturan Kepentingan, Penerapan Fungsi Kepatuhan, Penerapan Fungsi Audit Intern, Penerapan
Manajemen Risiko, Pengendalian sistem Intern, Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar,
Transparansi Kondisi Keuangan & Non Keuangan, dan Rencana Strategis Bank.
812 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 382
Laporan
Tahunan 2024
ANALISIS
B. Proses Tata Kelola (Governance Process)
Proses Tata Kelola secara umum memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-faktor Positif
1.1 Direksi telah menetapkan kebijakan dan keputusan yang bersifat strategis melalui Rapat Direksi secara efektif dan
efisien yang dikomunikasikan kepada seluruh karyawan melalui berbagai media seperti Digital Room for Elearning
Modules (DREAMS), PPDigital dan lainnya.
1.2 Direksi telah melakukan performance review rutin dengan seluruh Divisi & Kanwil, serta Komitmen Dewan Komisaris
melakukan performance review bersama Direksi secara bulanan.
1.3 Direksi telah menindaklanjuti temuan dan rekomendasi dari Internal Audit Division, Auditor Eksternal, hasil pengawasan
OJK dan/atau hasil pengawasan otoritas lainnya.
1.4 Dalam hal melaksanakan tugas dan tanggung jawab Direksi, pada periode Januari-Desember 2024 Direksi sudah
melaksanakan Rapat Internal sebanyak 213 (dua ratus tiga belas) kali rapat.
1.5 Komite-komite dibawah Direksi sudah melaksanakan rapat pada periode Januari-Desember 2024 sebanyak 483
(empat ratus delapan puluh tiga) kali rapat. Adapun rinciannya sebagai berikut:
1.5.1 Komite Aset-Liabilitas 15 kali rapat.
1.5.2 Komite Pengarah Teknologi Informasi 4 kali rapat.
1.5.3 Komite Manajemen Risiko dan ESG 12 kali rapat.
1.5.4 Komite Human Capital 16 kali rapat.
1.5.5 Komite Kebijakan Perkreditan atau pembiayaan 10 kali rapat.
1.5.6 Komite Kredit 387 kali rapat.
1.5.7 Komite Bisnis 3 kali rapat.
1.5.8 Komite Pengarah Transformasi 31 kali rapat.
1.5.9 Komite Environmental, Social and Governance sebanyak 5 kali rapat.
1.6 Dewan Komisaris senantiasa memastikan terselenggaranya prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan dalam setiap
kegiatan usaha Bank.
1.7 Dalam hal melaksanakan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, pada periode Januari-Desember 2024 Dewan
Komisaris sudah melaksanakan Rapat diantaranya:
1.7.1 Rapat Internal Dewan Komisaris sebanyak 53 kali.
1.7.2 Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi sebanyak 8 kali.
1.7.3 Rapat Dewan Komisaris bersama Dewan Pengawas Syariah sebanyak 3 kali.
1.8 Komite senantiasa melaksanakan tugasnya secara independen melalui pertemuan yang dilakukan secara rutin dengan
Divisi atau Unit Kerja terkait permasalahan dan kondisi operasional BTN.
1.9 Masing-masing Komite telah melaksanakan fungsinya sesuai ketentuan antara lain pemberian rekomendasi sesuai
tugas kepada Dewan Komisaris. Pada periode Januari-Desember 2024 komite-komite dibawah Dewan Komisaris telah
melaksanakan rapat sebagai berikut:
1.9.1 Komite Audit sebanyak 39 kali.
1.9.2 Komite Pemantau Risiko sebanyak 61 kali.
1.9.3 Komite Remunerasi dan Nominasi sebanyak 17 kali.
1.10 Peningkatan pelaksanaan Budaya Perusahaan yaitu: Sales Culture, Performance Culture, Governance & Risk Culture
dan Learning Culture.
1.11 BTN telah menyampaikan laporan pelaksanaan tugas Direktur yang membidangi Fungsi Kepatuhan kepada regulator
secara tepat waktu.
1.12 Untuk memastikan setiap peraturan yang akan dibuat, Satuan Kerja Kepatuhan melakukan kajian/review untuk
memastikan peraturan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan dari regulator maupun perundang-undangan. Pada
periode Januari-Desember 2024 Satuan Kerja Kepatuhan telah melakukan kajian dengan rincian sebagai berikut:
1.12.1 Bidang Operasional sebanyak 271 kajian.
1.12.2 Bidang Kredit sebanyak 122 kajian.
1.12.3 Bidang Dana sebanyak 34 Kajian.
1.13 Dalam upaya mencegah praktik-praktik korupsi, BTN melaksanakan implementasi sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Tahun 2024 BTN melakukan audit surveillance ISO pada 15 Unit Kerja serta perluasan
lingkup (extend scoop) ISO SMAP pada 1-unit kerja Credit Operation Division (COD).
1.14 Pelaksanaan Whistleblowing System BTN telah menggunakan jasa pihak ketiga yaitu Deloitte Consultant yang disebut
WBS BTN SIIPS dan BTN telah bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Whistleblowing System
(WBS) Tindak Pidana Korupsi (TPK) Ter-integrasi.
1.15 Penerapan fungsi audit intern telah memadai dan memenuhi harapan stakeholders, hal ini tercermin dari laporan yang
disampaikan oleh Internal Audit Division kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit secara berkala (setiap triwulan),
yaitu realisasi Rencana Audit Tahunan, temuan dan rekomendasi audit, serta penyelesaian tindak lanjut hasil audit.
1.16 Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) telah sesuai dengan persyaratan minimum yang ditetapkan sesuai ketentuan
dan pelaksanaan audit dilakukan oleh Akuntan Publik (AP) yang independen serta rekomendasi Komite Audit melalui
Dewan Komisaris.
1.17 Bank telah melakukan monitoring Risk Appetite dan Risk Tolerance secara bulanan termasuk analisis pelampauan dan
dampak serta rekomendasi dan arahan manajemen pada laporan pemantauan Risk Appetite dan Risk Tolerance yang
dilaporkan setiap bulan yang disampaikan secara rutin kepada Direksi dan seluruh Divisi.
1.18 Direksi dan Dewan Komisaris melakukan pengawasan manajemen risiko secara aktif dengan melakukan pembahasan
limit risiko (risk appetite dan risk tolerance) setiap bulan melalui rapat Dewan Komisaris dan Direksi.
1.19 Melakukan perbaikan proses bisnis dan operasional diantaranya:
1.19.1 Bank telah melakukan penyesuaian struktur organisasi BTN pasca RUPST 2024 dengan memperhatikan susunan
dan nomenklatur Direksi, pembentukan SEVP dan Divisi baru.
1.19.2 Pengembangan struktur organisasi Commercial Banking Division (CMBD) untuk pengelolaan non-housing dalam
ragka pencapaian target dan diversifikasi portofolio guideline serta pengembangan bisnis dan partnership untuk
perluasan bisnis Commercial Banking Center (CBC).
1.19.3 Penyesuaian proses bisnis pada Retail Funding Division (RFD) berdasarkan segmentasi retail funding agar lebih
berfokus pada customer centric dan memperjelas accountability.
1.19.4 Pemisahan unit kerja Digital Banking yang berfokus pada sales yaitu Digital Banking Sales Division (DBSD) dan
Digital Banking Product Development Division (DBPD) dalam rangka peningkatan kapabilitas Digital Banking.
1.19.5 Pemisahan Institutional Funding menjadi Large Institutional Funding (LIFD) dan Mid Size Institutional Funding
(MIFD) yang berfokus pada Nasabah Penyangga Likuiditas dan non-Penyangga Likuiditas.
1.19.6 Pengembangan struktur organisasi Sharia Division (SHAD) untuk penguatan dari segi bisnis dan IT Syariah.
1.19.7 Pemisahan fungsi pada Operation Banking menjadi dua yaitu Central Operations Division (CEOD) untuk
pengelolaan fungsi-fungsi dasar operasional dan Digital Operations Division (DGOD) untuk pengelolaan
operasional bisnis dan transaksi bisnis.
1.19.8 Pemisahan fungsi Risk Management menjadi Digital & Operations Risk Management Division (DORD) dan Enterprise
& ESG Management Division (ERMD), dimana Digital & Operations Risk Management Division (DORD) mengelola
risiko digital dan risiko operasional sedangkan Enterprise & ESG Management Division (ERMD) mengelola risiko
enterprise dan pengelolaan ESG.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 813
Page 383
Tata Kelola
Perusahaan
ANALISIS
1.19.9 Penambahan fungsi pengelolaan pelindungan data pribadi pada Satuan Kerja Kepatuhan berupa Data Privacy
Department.
1.19.10 Pembentukan Regional Digital Banking Retail pada Kantor Wilayah sebagai strategi penguatan penjualan produk
digital.
1.19.11 Implementasi BPI Kring (Nasional) yang mencakup perubahan proses bisnis melalui Regional Loan Processing
Center (RLPC).
1.19.12 Implementasi Decision Engine Fase 1 Nasional sebagai tools pemutus kredit.
1.19.13 Proses bisnis SME KUR BTN Laku telah dilakukan scale up pada seluruh Kantor Wilayah.
1.19.14 Implementasi fase end-state untuk Sentra Proses UMKM (SPU) pada kota Medan, Palembang, Banjarmasin,
Balikpapan, Makassar, Depok, Cirebon, dan Ciputat.
1.19.15 Pembentukan sub-komite anti fraud dibawah Komite Manajemen Risiko untuk mempercepat proses pelaporan
dan penanganan insiden fraud.
1.20 Melakukan penguatan disiplin proses dan kontrol berjenjang pada setiap tahapan bisnis proses perkreditan, sejalan
dengan peningkatan kredit kualitas rendah yang cukup tinggi, dan proses pemberian kredit dilakukan secara
komprehensif dengan memperhatikan aspek 5 C’s secara konsisten.
1.21 Dalam pengambilan keputusan, BTN telah membentuk Komite Kebijakan Kredit dan Komite Kredit agar proses
perkreditan bisa berjalan prudent.
1.22 Selama periode Januari-Desember 2024, tidak terdapat pelanggaran dan/atau pelampauan BMPK.
1.23 BTN telah menyusun, menyajikan dan mentransparansikan kondisi keuangan dan non-keuangan kepada stakeholder
secara bulanan, triwulan, semester dan tahunan dengan mempublikasikan di website resmi termasuk mengumumkan
Laporan Keuangan Publikasi triwulan dan melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan stakeholder sesuai ketentuan
yang berlaku.
1.24 BTN telah memiliki Sistem Pengaduan Nasabah yang dapat digunakan oleh Nasabah melalui Contact Center, Sistem
Pengaduan Nasabah (SPN), Customer Service atau disampaikan melalui petugas Bank.
1.25 Laporan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan telah disampaikan secara lengkap dan tepat waktu kepada Otoritas Jasa
Keuangan atau stakeholder sesuai ketentuan yang berlaku.
1.26 Direksi telah mengkomunikasikan Rencana Korporasi dan Rencana Bisnis Bank kepada seluruh jenjang organisasi dan
Pemegang Saham Pengendali.
1.27 Dewan Komisaris telah melakukan fungsi dan tugasnya dalam hal pengawasan (monitoring) yaitu mengarahkan,
memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Bank secara rutin setiap 1 (satu) bulan sekali dalam
rapat Performance Review antara Direksi dan Dewan Komisaris.
1.28 Direksi melakukan pembahasan secara rutin terkait kebijakan dan keputusan terkait rencana strategis melalui rapat
komite yang didahului pra-komite/steering committee.
2. Faktor-faktor Negatif
Secara umum pengendalian Internal sudah memadai namun masih belum berjalan dengan optimal sehingga menimbulkan
kasus fraud.
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
Secara keseluruhan Governance Process dilaksanakan dengan baik dalam setiap kegiatan bisnis dan operasional Bank,
namun dalam pelaksanaannya masih diperlukan pemahaman Standard Operating Procedure (SOP) dan perlu peningkatan
supervisi.
4. Kekuatan
4.1 Bank terus berupaya untuk meningkatkan pengendalian internal melalui: training/internalisasi, pemberian sanksi untuk
pembinaan, pelaksanaan rotasi serta mutasi SDM.
4.2 Bank telah melaksanakan penerapan fungsi kepatuhan sesuai regulasi diantaranya pelaksanaan fungsi Direktur
Kepatuhan, pelaksanaan pelaporan kepada regulator, pelaksanaan pemantauan dan evaluasi aspek kepatuhan pada
seluruh unit kerja, dan program peningkatan awareness dan budaya kepatuhan untuk seluruh pegawai.
4.3 Dalam rangka penerapan pengendalian gratifikasi dan suap, BTN telah memiliki Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG)
dan sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang berada di bawah supervisi dan kelolaan Divisi
Kepatuhan.
4.4 Bank menjalankan fungsi audit intern dengan baik yaitu meliputi pelaksanaan fungsi pengawasan secara independen
dengan cakupan tugas yang memadai sesuai dengan rencana (audit plan), serta pelaksanaan pemantauan dan
pelaporan hasil pemeriksaan sesuai ketentuan.
4.5 Bank telah menjalankan fungsi manajemen risiko sesuai regulasi yaitu diantaranya Pelaksanaan Fungsi Direktur
Risiko, menyusun kebijakan Manajemen Risiko termasuk strategi dan kerangka Manajemen Risiko secara tertulis dan
komprehensif termasuk penetapan limit risiko secara keseluruhan dan per jenis risiko, dengan memperhatikan tingkat
risiko yang diambil dan toleransi risiko terhadap kecukupan permodalan. Bank juga melakukan identifikasi, pengukuran,
pemantauan serta pengendalian risiko secara periodik
4.6 Terdapat proses yang memadai untuk memastikan penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) dan
penyediaan dana dalam jumlah besar (large exposure) sesuai dengan prinsip kehati-hatian dengan mekanisme
Pengambilan keputusan oleh manajemen secara independen tanpa intervensi dari pihak terkait dan/atau pihak lain
4.7 Dalam pengambilan keputusan BTN telah membentuk Komite Kebijakan Kredit dan Komite Kredit agar proses perkreditan
bisa berjalan prudent.
4.8 Bank mentransparansikan informasi produk Bank sesuai ketentuan yang mengatur mengenai Transparansi Informasi
Produk Bank dan mengembangkan proses dalam hal pengelolaan Penggunaan Data Pribadi Nasabah sesuai peraturan
perundang-undangan.
4.9 Bank senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas proses bisnis dan tata Kelola melalui berbagai inisiatif
strategis sesuai Rencana Strategis Bank yang implementasi nya didukung dan dimonitor secara berkala oleh Direksi
serta terdapat mekanisme pengawasan oleh Komisaris.
C. Hasil Tata Kelola (Governance Outcome)
Hasil Tata Kelola secara umum Memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-faktor Positif
1.1 Dewan Komisaris dan Direksi telah mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham dan
telah diterima oleh pemegang saham dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 yang dilaksanakan pada tanggal 06
Maret 2024.
1.2 Bank melakukan peningkatan kinerja guna merealisasikan target RKAP 2024 melalui penetapan strategi bisnis yang
efektif.
1.3 Laporan Keuangan posisi 31 Desember 2024 (Unaudit) lebih baik dari tahun sebelumnya dengan rincian sebagai berikut:
(dalam miliar)
814 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 384
Laporan
Tahunan 2024
ANALISIS
No. Kinerja Posisi Desember 2023 Posisi Desember 2024
1. Aset 439,885 470,137
2. Laba 3,419 3,028
3. DPK 349,933 381,848
4. Kredit/Pembiayaan 333,698 357,973
5. Kualitas Kredit 3,01% 3,19%
1.4 Indikator Kepatuhan posisi Desember 2024
1.4.1 Rasio permodalan CAR (Capital Adequacy Ratio) yang telah dibentuk Bank setelah memperhitungkan risiko kredit,
risiko operasional, dan risiko pasar pada posisi 31 Desember 2024 adalah 18,15%, sedangkan rasio KPMM (Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum) sesuai profil risiko yang wajib dibentuk Bank untuk posisi 31 Desember 2024 sebesar
9,25%. Dengan demikian maka rasio kecukupan modal BTN masih berada di atas batas minimum dari yang
dipersyaratkan regulator dalam ketentuan permodalan.
1.4.2 Tidak ada pelampauan maupun pelanggaran terhadap ketentuan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
1.4.3 Non-Performing Loan (NPL) adalah 3,19 % (gross).
1.4.4 Giro Wajib Minimum (GWM) Primer Rupiah Konvensional posisi 31 Desember 2024 adalah 5,38% sehingga memenuhi
ketentuan batas minimum 5%. Giro Wajib Minimum (GWM) Valuta Asing posisi 31 Desember 2024 adalah 4,18%
memenuhi ketentuan batas minimum 4%.
2. Faktor-faktor Negatif
2.1 Masih terdapat pengenaan denda selama periode Januari s. d Desember 2024 sebesar Rp. 108.636.725, - (seratus
delapan juta enam ratus tiga puluh enam ribu tujuh ratus dua puluh lima rupiah) meskipun membaik dibandingkan
dengan periode yang sama Januari s. d Desember 2023 yaitu sebesar Rp. 677.520.854, - (enam ratus tujuh puluh tujuh
juta lima ratus dua puluh ribu delapan ratus lima puluh empat rupiah).
2.2 Masih terdapat jumlah pelanggaran terhadap ketentuan yang mengakibatkan terjadinya fraud dimana periode Januari
s. d Desember 2024 jumlah fraud sebanyak 24 (dua puluh empat) kasus yang mengalami kenaikan dibandingkan
dengan periode Januari s. d Desember 2023 sebanyak 19 (Sembilan belas) kasus. Namun, seluruh kasus fraud tersebut
telah ditindaklanjuti oleh unit terkait.
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
3.1 Perlunya peningkatan pemahaman SOP dan penguatan supervisi.
3.2 Perlunya penyempurnaan sistem dan infrastruktur pelaporan.
4. Kekuatan
4.1 Direksi telah menetapkan kebijakan Umum Direksi (KUD) yaitu “Becoming a Game Changer in the Disruptive Technology
Era” dan telah menyusun 10 (sepuluh) strategi di tahun 2024 diantaranya:
4.1.1 Meningkatkan CASA dengan peningkatan KPI tracking, virtual RM, dan menjadi bank transaksional untuk nasabah
ritel.
4.1.2 Akselerasi pengembangan kapabilitas digital melalui pembangunan digital super-apps dan scale-up transaksi
dan aktivasi transaction banking.
4.1.3 Ekspansi kredit high yield melalui go beyond segmen subsidi, exploring new consumer, cross sell pada nasabah
KPR yang sudah lunas, dan perbaikan proses SME.
4.1.4 Membangun sumber pertumbuhan baru dengan penawaran full banking solution dan pengembangan
partnership.
4.1.5 Meningkatkan FBI dari bisnis Treasury, Corporate Banking, dan Bancasurance.
4.1.6 Memperkuat Value Proposition dan Rebranding (going beyond home/mortgage).
4.1.7 Peningkatan proses collection dan kapabilitas asset recovery (monitoring on & off-balance sheet, perbaikan
proses collection, program tabungan untuk angsuran, perbaikan proses SME Collection).
4.1.8 Menjadi ESG Champion pada Sektor Perbankan.
4.1.9 Attract, Develop, & Retain Best Talent dengan menciptakan dan redefine Employee Value Preposition (EVP) dan
fokus pada talent development dan talent retention.
4.1.10 Smooth spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) BTN.
4.2 BTN telah menyusun Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2025-2029 dan Rencana Bisnis Bank 2025-
2027.
Rekomendasi dan Tindak Lanjutnya
Permasalahan Tindak Lanjut
Masih terdapat jumlah Perseroan berkomitmen melakukan perbaikan dalam implementasi Strategi Anti Fraud
pelanggaran terhadap ketentuan diantaranya:
yang mengakibatkan terjadinya 1. Prevention: Monitoring dan evaluasi/perbaikan kebijakan SAF fungsi pencegahan. Identifikasi
fraud. kerawanan meliputi kegiatan: Fraud Risk Assessment (FRA), Risk Control Self Assessment
(RCSA), Perencanaan RA/RT, penggunaan Fraud Risk Register.
2. Detection: Digital Fraud Monitoring & Detection: melakukan pengembangan rule, model,
customer risk profile untuk akurasi FDS dan juga pemantauan aktivitas Flagged/Triggered
pada FDS, Non-Digital Fraud: koordinasi, konsolidasi, evaluasi hasil deteksi dari program
surprise audit, surveillance system, verifikasi, control testing dan pengawasan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 815
Page 385
Tata Kelola
Perusahaan
Permasalahan Tindak Lanjut
3. Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi: Pemantauan yang dilakukan mencakup pencegahan,
status progress investigasi, hasil deteksi fraud, hasil investigasi, penetapan sanksi, recovery
hingga litigasi. DORD telah menyampaikan laporan konsolidasi setiap 3 bulan kepada Sub-
Komite Anti Fraud dan Dewan Komisaris. Isi dari laporan konsolidasi ini mencakup hasil
deteksi fraud, status dan aging investigasi, hasil investigasi, penyelesaian tindak lanjut,
penetapan sanksi hingga litigasi.
4. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak lanjut, Pemantauan terhadap status fraud event,
pengenaan sanksi, penyelesaian action plans, dan upaya recovery, evaluasi terhadap fraud
event report, Penyusunan tindak lanjut yang bersifat preventif.
Penilaian Pihak Eksternal Kriteria Penilaian
Aspek penilaian dalam CGPI meliputi antara lain
Selain melaksanakan Self Assessment, Perseroan
Struktur Tata Kelola (Governance Structure), Proses
juga secara konsisten telah melaksanakan third
Tata Kelola (Governance Process), dan Hasil Tata Kelola
party assessment untuk mendapatkan second
(Governance Outcome).
opinion terhadap kualitas implementasi GCG dalam
rangka perbaikan kualitas implementasi GCG secara
berkelanjutan, diantaranya adalah survei Corporate
Pihak yang Melakukan Assessment
Governance Perception Index selanjutnya disingkat CGPI
setiap tahun yang diadakan oleh Indonesian Institute
Pihak yang melakukan penilaian CGPI yaitu The
for Corporate Governance (IICG) dan Penilaian GCG
Indonesian Institute of Corporate Governance (IICG).
berdasarkan standar ASEAN Corporate Governance
Scorecard dilakukan oleh OJK dan Indonesian Institute
for Corporate Directorship (IICD). Skor Penilaian
Skor CGPI
Rating GCG - Corporate Governance
Perception Index (CGPI) Award 91.52
Perseroan senantiasa mengikuti rating dan survei 90.52
89.83
Corporate Governance Perception Index selanjutnya 89.62
disingkat CGPI setiap tahun yang diadakan oleh
88.62
Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).
CGPI merupakan program riset dan pemeringkatan
penilaian kualitas corporate governance dengan
tahapan penilaian sebagai berikut: 2019 2020 2021 2022 2023
1. Tahapan Analisis Instrumen dan Dokumen Tahapan
ini dilakukan melalui kegiatan berikut:
a. Self Assessment.
b. Penilaian Dokumen. Hasil penilaian CGPI selama lima tahun terakhir telah
2. Tahapan Observasi menjadi acuan bagi perusahaan dalam meningkatkan
Tahapan observasi dilakukan melalui klarifikasi penerapan GCG secara terukur. Pada tahun 2024
instrumen penilaian dan kelengkapan dokumen (untuk penilaian tahun buku 2023), Perseroan mencatat
yang dimiliki perusahaan melalui paparan eksekutif peningkatan skor dibandingkan dengan tahun
dan diskusi organ perusahaan. sebelumnya. Pencapaian ini mencerminkan komitmen
Perseroan untuk terus mendukung pencapaian visi dan
misi perusahaan secara berkelanjutan
Rekomendasi dan Tindaklanjutnya
No. Rekomendasi Tindak Lanjut
Governance Structure
1. BTN perlu mempertimbangkan dan merespon Struktur keanggotaan Dewan Komisaris BTN telah memperhatikan
keberagaman gender di dalam struktur keberagaman gender. Saat keanggotaan Dewan Komisaris berjumlah
keanggotaan Dewan Komisaris. 9 (sembilan) dimana 1 (satu) anggota Dewan Komisaris BTN adalah
perempuan.
2. BTN perlu menetapkan rancangan struktur organisasi BTN telah menetapkan struktur organisasi yang dikinikan pada tahun
disesuaikan dengan rencana bisnis perusahaan dan 2024 berupa Petunjuk Teknis Nomor PT.3-A.6 tentang Struktur Organisasi
memenuhi kekosongan formasi struktur fungsional Kantor Pusat, Kantor wilayah, Kantor Cabang.
yang menjadi tanggung jawab Direksi
816 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 386
Laporan
Tahunan 2024
No. Rekomendasi Tindak Lanjut
3. BTN perlu melakukan pemutakhiran kebijakan dan Dalam rangka memperkuat aspek tata kelola dan menghilangkan
strategi Perusahaan secara berkala melalui analisis tumpang tindih peraturan serta mempermudah pegawai dalam
berbasis risiko yang komprehensif berkaitan dengan melakukan aktivitas operasional sehari-hari, maka Bank perlu
dinamika lingkungan bisnis dan industri agar dapat melakukan transformasi yang salah satunya adalah dalam bentuk
mengoptimalkan potensi perusahaan. transformasi peraturan internal. Seluruh Peraturan Internal eksisting
dengan Arsitektur Kebijakan dan Prosedur lama telah ditransformasikan
ke Arsitektur Kebijakan dan Prosedur Baru dengan rincian sebagai
berikut:
1. Telah terbit 10 (sepuluh) Kebijakan Umum yang menjadi Umbrella
Policy bagi seluruh aktivitas operasional Bank.
2. Telah terbit 153 (seratus lima tiga) Kebijakan Khusus (KK) yang
merupakan peraturan turunan dari Kebijakan Umum.
3. Telah terbit 280 (dua ratus delapan puluh) Petunjuk Teknis yang
merupakan peraturan turunan dari Kebijakan Khusus.
4. BTN perlu mengoptimalkan kebijakan tata kelola BTN telah memiliki kebijakan terkait dengan tata kelola data berupa
data yang sesuai dengan peraturan perundangan Kebijakan Khusus Nomor KK.9-M tentang Pedoman Tata Kelola Data
yang berlaku serta mengacu pada praktik terbaik dan Petunjuk Teknis Nomor PT.9-M.1 tentang Pedoman Tata Kelola Data.
dan diselaraskan dengan rencana strategis
Perusahaan.
Governance Process
1. BTN perlu mengoptimalkan penguatan Perseroan telah melakukan review Diagnostik ICOFR bersama
pengendalian internal diantaranya melalui dengan konsultan independen yang bertujuan untuk meningkatkan
implementasi internal control over financial pengendalian internal atas pelaporan keuangan. Dalam implementasi
reporting (ICOFR) untuk peningkatan akuntabilitas POJK Nomor 15 Tahun 2024 tentang lntegritas Pelaporan Keuangan
pelaporan yang disesuaikan dengan rencana Bank, saat ini Perseroan telah memiliki Kebijakan Internal terkait ICOFR.
strategis Perusahaan.
2. BTN perlu mengoptimalkan implementasi budaya Penguatan penerapan budaya risiko sebagai bagian untuk menjaga
risiko yang menyeluruh serta melakukan evaluasi komitmen dan memastikan bahwa kebijakan budaya risiko telah
pelaksanaannya sehingga dapat menjadi dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh manajemen dan pegawai
fundamen yang kuat untuk dapat mengoptimalkan Bank maka strategi penerapan budaya risiko harus selaras dengan
potensi dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan strategi penerapan manajemen risiko Bank, Bank menetapkan
namun tetap sesuai dengan selera risiko yang roadmap penerapan budaya risiko per tahun sesuai dengan level
ditetapkan. tingkat kematangan yang ingin dicapai, monitoring penerapan budaya
risiko dengan melakukan pengukuran tingkat kematangan budaya
risiko minimal sekali dalam setahun oleh tim internal dan sekali dalam
tiga tahun oleh tim independen (pihak ekternal). Beberapa program
penerapan dan peningkatan budaya risiko Bank adalah:
1. Risk Economic Outlook merupakan agenda rutin secara tahunan yang
didalamnya membahas strategi dalam penetapan risk appetite dan
risk tolerance. Forum ini adalah memberikan pemahaman awareness
risk kepada Dewan Komisaris dan Direksi sehingga diharapkan dapat
mengambil keputusan strategis yang tepat.
2. Bank secara aktif melakukan Forum Portfolio Quality Review
dengan dihadiri Direksi, Divisi, CBC, Kantor Cabang sebagai upaya
memberikan gambaran terkini mengenai posisi dan kualitas kredit
baik secara bankwide maupun per segmentasi kredit.
3. Melakukan kunjungan dan awareness dalam rangka pelaksanaan
internal control testing serta cleansing data untuk meningkatkan
kualitas loss event database di BTN.
4. Menumbuhkan budaya kepatuhan, kegiatan ini dilakukan dengan
pendekatan melalui penerapan setiap proses bisnis harus
senantiasa berpedoman pada peraturan dan ketentuan maupun
SOP internal dan eksternal yang berlaku.
5. Menerapkan upaya preventif berkelanjutan sehingga tidak terjadi
kelemahan yang signifikan pada proses pertahanan lini pertama
dan membuat action plan perbaikan dengan berkoordinasi antara
Satuan Kerja Manajemen Risiko dengan Satuan Kerja Internal Audit.
6. Penguatan pengendalian risiko operasional melalui berbagai
kegiatan seperti seminar, workshop, dan risk outlook.
7. Melakukan internalisasi budaya manajemen risiko melalui sosialisasi,
pembelajaran, dan e-learning budaya risiko kepada seluruh
pegawai melalui BTNbest dan diukur tingkat pemahamannya
melalui quiz.
8. Bank memiliki sistem kontrol risiko operasional pada seluruh jaringan
Bank. Bank telah melakukan awarness Penggunaan Aplikasi ORMIS
sebagai bentuk penerapan manajemen risiko di seluruh jaringan
kantor cabang.
9. Bank menyelenggarakan Event Culture Day tahunan dengan
mengundang pembicara eksternal, yang bertujuan untuk
meningkatkan budaya sadar risiko di seluruh lini organisasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan kesadaran risiko sebagai
bagian integral dalam setiap aktivitas operasional dan bisnis, serta
menanamkan nilai-nilai yang mendukung pencapaian tujuan
manajemen risiko dalam mendukung tujuan bisnis Bank.
10. Bank secara rutin menyelenggarakan kegiatan risk awareness
terkait IT, Digital, dan Siber, yang diikuti oleh seluruh pegawai melalui
pembelajaran e-learning serta sosialisasi melalui kunjungan
ke kantor cabang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan
pemahaman dan kesadaran risiko di bidang IT, Digital, dan Siber
dalam mendukung pengelolaan risiko secara menyeluruh.
11. Melakukan risk awareness terhadap potensi kerawanan fraud melalui
Fraud Risk Assessment (FRA) di ruang lingkup seluruh Unit Kerja.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 817
Page 387
Tata Kelola
Perusahaan
No. Rekomendasi Tindak Lanjut
3. BTN perlu mengembangkan mitigasi serta perbaikan Sesuai POJK 12/2024 Tentang Penerapan Strategy Anti Fraud (SAF) Bagi
proses kerja dalam rangka mencegah terjadinya/ Bank Umum, BTN telah memiliki roadmap pengembangan Strategi Anti
terulangnya fraud, kasus non fraud, sanksi/denda, Fraud (SAF) untuk 3 tahun ke depan (2024-2026), di mana penyusunan
serta pelanggaran lainnya. roadmap tersebut dilakukan atas dasar 4 pilar OJK yang dikembangkan
dalam 10 aspek yaitu:
1. Organization,
2. Strategy & Policy,
3. Procedure and Governance,
4. Process,
5. Fraud Investigation
6. System,
7. Use of Data,
8. Use of Analytics,
9. Digital Channels,
10. Reporting/Training.
4. BTN perlu mengembangkan struktur dan sistem BTN telah menetapkan Kebijakan Khusus No.KK.9-Z Tanggal 31
terkait pelindungan dan pemberdayaan konsumen/ Agustus mengenai Pelindungan Nasabah dan Masyarakat. Kebijakan
nasabah yang andal serta melakukan evaluasi ini dirancang untuk memastikan pelindungan yang maksimal bagi
pelaksanaannya secara berkala. nasabah dan masyarakat dengan memberikan informasi yang
jelas, akurat, dan transparan terkait produk serta/atau layanan yang
ditawarkan oleh Bank.
Dalam implementasi penerapan prinsip pelindungan konsumen yang
dijalankan BTN meliputi:
1. Memperkuat SDM dan Infrastruktur Pelindungan Konsumen BTN
Membentuk struktur yang menjalankan fungsi pelindungan
konsumen di setiap Kantor Cabang perwakilan BTN dalam hal
keseriusan dalam menjalan prinsip pelindungan konsumen
2. Pengembangan Siklus perencanaan strategis edukasi literasi
dan inklusi keuangan. Dalam hal edukasi dan inklusi, BTN memiliki
stream edukasi, literasi dan inklusi dalam merencanakan kegiatan
yang berdampak langsung pada konsumen dan masyarakat
yang dilakukan secara periodik setiap tahunnya Memperkuat
Pengembangan Inklusi Digital
3. Regulasi internal pelindungan konsumen dan Masyarakat
Mengadopsi regulasi eksternal yang terkait pelindungan konsumen
(Customer Protection, Edukasi dan inklusi, Pelindungan Data Pribadi)
menjadi kebijakan internal BTN, sebagai panduan pelaksanaan
kegiatan Bank
4. Meningkatkan layanan pengaduan Memberikan Chanel-Chanel
Pengaduan yang mudah diakses oleh konsumen serta memastikan
penanganan pengaduan sesuai dengan SLA yang berlaku
5. BTN perlu selalu menjaga kehandalan dan tingkat Dalam menjaga keamanan Teknologi Informasi (TI), Perseroan
keamanan terhadap data, network, sistem dan membagi fokus menjadi 3 (tiga) pilar utama, yaitu: People, Process, dan
teknologi informasi yang digunakan sehingga Technology. Adapun lebih rinci dapat dilihat pada Subbab Teknologi
terbebas dari risiko peretasan dan penyalahgunaan Informasi.
oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan.
6. BTN perlu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi Perseroan melakukan pengukuran dan evaluasi atas implementasi
informasi dan data untuk evaluasi dampak kontrol ketahanan dan keamanan dalam upaya optimalisasi proses
implementasi ESG dan keuangan berkelanjutan pengamanan informasi, antara lain:
secara berkala. 1. Memperoleh Sertifikasi ISO 27001:2022
Dalam rangka memastikan bahwa SDM, tata kelola dan teknologi
yang digunakan telah sesuai dengan standar industri (International
Standar Organization), BTN telah melaksanakan proses sertifikasi
dan mendapatkan sertifikasi dengan nomor IS 790715.
2. Pencapaian Cyber Security Maturity (CSM)
BTN bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah
melaksanakan penilaian Cyber Security Maturity (CSM) yang
bertujuan untuk mengukur tingkat penerapan dan maturitas
keamanan informasi di BTN. Berdasarkan hasil dari penilaian
yang dilakukan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), BTN
mendapatkan hasil tingkat maturitas di level 5 (Implementasi
optimal) yang berarti penerapan keamanan siber sudah terorganisir
dengan baik dan dilakukan secara otomatisasi, bersifat formal dan
dilakukan secara berulang dan konsisten, direviu secara berkala,
serta implementasi perbaikan dilakukan secara berkelanjutan.
3. Penerapan Indeks IT Security
Salah satu strategi dalam mendorong terciptanya Security Culture
pada seluruh pegawai di seluruh Unit Kerja, Perseroan membangun
indeks IT Security untuk memonitor efektivitas program-program
security awareness yang telah dilakukan dalam rangka memitigasi
risiko terkait keamanan siber dan informasi.
818 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 388
Laporan
Tahunan 2024
No. Rekomendasi Tindak Lanjut
7. BTN perlu mengoptimalkan sistem dan mekanisme BTN berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh inovasi produk
manajemen inovasi secara berkelanjutan dengan dan layanan keuangan yang ditawarkan memenuhi standar tinggi
mempertimbangkan untuk mengadopsi atau dalam hal kesetaraan, keamanan, dan kepatuhan, serta melakukan
melakukan sertifikasi sesuai dengan standar ISO mitigasi potensi risiko yang mungkin timbul. Setiap produk dan
56002:2019 - Sistem manajemen inovasi. layanan, baik yang baru maupun yang diperbarui, dirancang dengan
memperhatikan kebutuhan nasabah, termasuk fitur, kenyamanan,
keandalan, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Sebelum
peluncuran, setiap produk dan layanan melalui proses pengujian
menyeluruh untuk memastikan pelindungan data pribadi nasabah dan
keamanan transaksi sesuai dengan standar yang ditetapkan. Langkah
ini merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko untuk menghindari
gangguan terhadap layanan dan melindungi integritas data nasabah.
Governance Outcome
1. BTN perlu melakukan penanganan secara progresif Bank telah menempatkan pegawai di Kantor Wilayah sebagai Regional
atas seluruh perkara hukum yang sedang dihadapi Legal Representative (RLR) yang memiliki tugas dan tanggung jawab
dan mengupayakan mitigasi risiko yang optimal antara lain sebagai berikut:
atas seluruh gugatan hukum, serta mencegah 1. Memberi bantuan hukum terhadap permasalahan litigasi yang
terjadinya kembali perkara hukum Perusahaan. diajukan oleh setiap unit kerja dalam rangka pelaksanaan
operasional Bank sesuai wilayah kerjanya.
2. Melaksanakan aktivitas hukum mewakili pihak Bank dalam beracara
di Pengadilan maupun di luar Pengadilan sesuai wilayah kerjanya.
3. Memberi pendapat hukum dan konsultasi hukum terhadap
permasalahan di bidang Litigasi yang diajukan oleh unit kerja di
wilayah kerjanya.
4. Melakukan fungsi legal watch sesuai wilayah kerjanya.
2. BTN perlu melakukan evaluasi tindak lanjut terkait BTN secara aktif melibatkan pemangku kepentingan dalam proses
hubungan dengan seluruh pemangku kepentingan penyusunan agenda keberlanjutan, dengan mempertimbangkan
Perusahaan agar dapat meningkatkan keterikatan pemenuhan tanggung jawab sosial Bank, kepedulian terhadap
pemangku kepentingan untuk meningkatkan nilai masalah-masalah lingkungan, dan memperhatikan skala prioritas
Perusahaan. dalam membangun komunikasi dengan berbagai mitra strategis.
Dalam mengidentifikasi kelompok pemangku kepentingan, Bank
menetapkan beberapa kriteria untuk memastikan bahwa setiap
kelompok pemangku kepentingan terlibat secara konstruktif dan saling
mendukung dalam proses pencapaian tujuan keberlanjutan. Beberapa
kriteria tersebut meliputi:
1. Pengaruh
Pemangku kepentingan tersebut memberikan pengaruh terhadap
keputusan yang diambil oleh BTN terkait keberlanjutan bisnis.
2. Ketergantungan
BTN memiliki ketergantungan terhadap pemangku kepentingan
tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung.
3. Kebutuhan
Pemangku kepentingan tersebut memiliki pemahaman mengenai
kebutuhan, harapan, dan aspirasi setiap kelompok pemangku
kepentingan yang terkait dengan aktivitas, produk, atau layanan
perusahaan.
4. Keberagaman
Pemangku kepentingan tersebut memiliki perbedaan dalam
karakteristik, latar belakang, dan kepentingan antara kelompok
pemangku kepentingan yang harus dipahami dan dihargai untuk
memastikan kebijakan dan keputusan yang inklusif serta memenuhi
kebutuhan berbagai pihak secara adil.
5. Kemauan untuk berpartisipasi
Pemangku kepentingan tersebut memiliki kemauan untuk
berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan dan inisiatif
perusahaan untuk mencapai tujuan bersama yang saling
menguntungkan.
3. BTN perlu meningkatkan penanganan pengaduan Perseroan telah bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan
yang diterima dari berbagai sumber untuk Korupsi (KPK) Republik Indonesia terkait dengan penanganan WBS
meningkatkan kepercayaan pemangku dalam upaya pemberantasan korupsi. Kerja sama tersebut bertujuan
kepentingan Perusahaan. membangun dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan
pengaduan baik secara internal maupun eksternal yang terintegrasi
secara profesional, transparan, akuntabel dengan mengutamakan
kerahasiaan dalam rangka optimalisasi pemberantasan tindak pidana
korupsi.
4. BTN perlu meningkatkan evaluasi pengukuran BTN telah membentuk Komite ESG dan Departemen ESG yang
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertanggung jawab atas tata kelola dan inisiatif keberlanjutan. BTN
dengan indikator kinerja TJSL sebagai bagian juga mengedepankan budaya perbankan yang bertanggung jawab
pengungkapan keuangan berkelanjutan. melalui pelatihan keberlanjutan untuk karyawan kunci. Laporan
keberlanjutan BTN disusun sesuai dengan standar Global Reporting
Initiative (GRI) dan diverifikasi menggunakan AA1000 untuk memastikan
akurasi serta transparansi. BTN berkomitmen untuk terus menetapkan
target keberlanjutan yang lebih spesifik dan mengukur kemajuan
melalui indikator kinerja utama (KPI). Dengan strategi yang terintegrasi,
BTN berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,
pelestarian lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 819
Page 389
Tata Kelola
Perusahaan
Penilaian GCG Berdasarkan Asean Skor Penilaian
Corporate Governance Scorecard
(ACGS) Atas hasil penilaian 100 perusahaan tercatat berdasarkan
kriteria ACGS yang dilaksanakan oleh perwakilan CG
Assessment GCG lainnya yang dilakukan Perseroan Expert dan DRB Indonesia (PT RSM Indonesia) tahun 2022
adalah ASEAN Corporate Governance Scorecard yang dan hasilnya diumumkan pada tanggal 1 Desember
merupakan parameter pengukuran praktik tata kelola 2022, BTN berhasil memperoleh penghargaan pada 2
yang disepakati oleh ASEAN Capital Market Forum kategori yaitu “Top 3 Indonesian PLCs” dan 10 (sepuluh)
(ACMF). ACGS merupakan inisiatif dari negara-negara Perusahaan tercatat di Indonesia yang masuk dalam
ASEAN yang tergabung dalam ACMF untuk mendukung kategori “ASEAN Asset Class Thresholds.
praktik tata kelola perusahaan dengan tujuan untuk
mempromosikan ASEAN sebagai aset berkelas dan Hasil penilaian ASEAN Asset Class tahun 2021 yaitu untuk
meningkatkan kepercayaan investor global atas tahun buku 2020, terdapat 10 Perusahaan Tercatat
kualitas perusahaan di regional ASEAN. Indonesia yang masuk dalam daftar ASEAN Asset Class
dengan nilai 97,5 ke atas.
Kriteria Penilaian Pada periode penilaian ACGS terakhir, terdapat 3
(tiga)Tercatat yang mendapat skor ACGS tertinggi
Penilaian ACGS memiliki 5 aspek yang dikelompokkan (Top 3 Indonesia PLCs) yang salah satunya adalah PT
dalam 2 Level sebagai berikut: Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Di samping itu,
1. Level 1, terdiri dari 5 Part yaitu: Perseroan juga memperoleh penghargaan sebagai
− Part A: Rights of Shareholders Perusahaan Tercatat yang masuk dalam kategori
− Part B: Equitable Treatment of Shareholders ASEAN Asset Class. Berdasarkan laporan penilaian
− Part C: Role of Stakeholders ACGS yang disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan
− Part D: Disclosure and Transparancy (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), total skor
− Part E: Responsibility of the Board Perseroan berdasarkan parameter ACGS tahun 2021
2. Level 2 , terdiri dari Bonus dan Penalti. adalah sebesar 111,82. Hasil skor tersebut meningkat
dari skor Perseroan pada ajang ACGS tahun 2019 yang
diselenggarakan oleh ACMF dengan peningkatan skor
Pihak yang Melakukan Assessment sebesar 1,53 poin. Penilaian tersebut di reviu berdasarkan
pengungkapan praktik tata kelola Perseroan melalui
Masing-masing negara ASEAN menunjuk perwakilan informasi yang tersedia di publik dan dapat diakses oleh
Domestic Ranking Body (DRB) dan Corporate masyarakat umum, serta mencakup informasi yang
Governance (CG) Expert untuk melakukan penilaian/ dimuat dalam laporan tahunan, website, pengumuman
assessment berdasarkan parameter ACGS. Dalam hal dan edaran yang dibuat oleh Perseroan. Informasi yang
ini perwakilan DRB dan CG Expert dari Indonesia diwakili digunakan dalam penilaian adalah informasi yang
oleh PT RSM Indonesia. disajikan dalam Bahasa Inggris dengan cut-off date 31
Agustus 2021. Berdasarkan hasil penilaian ASEAN Asset
Class tahun 2021, Perseroan berhasil ditetapkan sebagai
perusahaan Top 3 of Indonesian PLCs dan ASEAN Asset
Class.
820 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 390
Laporan
Tahunan 2024
Dalam 3 (tiga) periode tahun terakhir, skor ACGS BTN adalah sebagai berikut:
Skor ACGS
113
111,82
112
111 110,29
110
109
108
107
105,63
106
105
104
103
102
2017 2019 2021
Pada tahun 2024, Perseroan juga telah melakukan persiapan penilaian ACGS Tahun 2024 terhadap kriteria ACGS
Revised versi 2 – Maret 2024. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi pelaksanaan GCG di Perseroan semakin baik
dari tahun ke tahun.
Level/
Corporate Governance Standart Criteria Status GAP
No. Item
Level 1
A.1. Hak Dasar Pemegang Saham. Comply
A.2. Hak untuk berpartisipasi dalam keputusan mengenai Comply
perubahan perusahaan yang fundamental
A.3. Hak untuk berpartisipasi secara efektif dan Comply Perseroan belum mengungkapkan penggunaan
menggunakan suara dalam RUPS serta hak untuk pihak independen (pengamat) untuk melakukan/
mendapatkan informasi mengenai aturan-aturan memvalidasi perhitungan suara dalam RUPS.
yang berlaku dalam RUPS.
A.4. Pasar untuk pengendalian perusahaan harus diizinkan Comply
agar berfungsi secara efisien dan transparan
A.5. Pelaksanaan hak-hak kepemilikan oleh seluruh Comply
pemegang saham, termasuk investor kelembagaan,
harus difasilitasi.
B.1. Hak suara dan kepemilikan saham Comply
B.2. Pemberitahuan RUPS - a. Pengungkapan profil calon Dewan Komisaris
dan Direksi belum tersedia pada Pemanggilan
RUPS.
b. Pemanggilan RUPS tidak memuat informasi
terkait Auditor Eksternal yang akan ditunjuk
pada RUPS.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 821
Page 391
Tata Kelola
Perusahaan
Level/
Corporate Governance Standart Criteria Status GAP
No. Item
B.3. Mencegah perdagangan orang dalam dan Comply
penyalahgunaan untuk kepentingan pribadi.
B.4. Transaksi pihak berelasi yang dilakukan oleh Dewan Comply
Komisaris dan Direksi.
B.5. Melindungi pemegang saham minoritas dari tindakan Comply
pelanggaran
C.1. Hak-hak pemangku kepentingan yang ditetapkan Comply
oleh hukum atau melalui perjanjian bersama harus
dihormati.
C.2. Kepentingan pemangku kepentingan dilindungi oleh Comply
hukum, pemangku kepentingan harus mendapatkan
ganti rugi efektif untuk setiap pelanggaran atas hak-
hak mereka.
C.3. Mengembangkan mekanisme peningkatan kinerja Comply
untuk karyawan.
C.4. Pemangku kepentingan termasuk karyawan Comply
individu dan badan perwakilan mereka, harus dapat
berkomunikasi secara bebas atas perhatian mereka
tentang praktik ilegal atau tindakan tidak etis kepada
Dewan Komisaris dan hak-hak mereka tidak boleh
dikompromikan dalam melakukan hal ini.
D.1. Transparansi Struktur Kepemilikan Comply
D.2. Kualitas Laporan Tahunan - Perseroan belum mengungkap remunerasi setiap
anggota Direksi dan Dewan Komisaris
D.3. Pengungkapan atas Transaksi Pihak Berelasi Comply
D.4. Hubungan Direktur dan Dewan Komisaris dalam Comply
Saham Perusahaan
D.5. Auditor Eksternal dan Laporan Auditor Comply
D.6. Media Komunikasi Comply
D.7. Pengajuan Tepat Waktu/Penerbitan Laporan Comply
Tahunan/ Keuangan
D.8. Situs Perseroan Comply
D.9. Hubungan Investor Comply
E.1. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Comply
E.2. Struktur Dewan Comply Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi tidak
seluruhnya merupakan komisaris independen
E.3. Proses Dewan Comply
E.4. Posisi Dewan Comply
E.5. Kinerja Dewan Comply
822 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 392
Laporan
Tahunan 2024
Rekomendasi dan Tindaklanjutnya
No. Rekomendasi Tindak Lanjut
1 Memberikan kesempatan kepada seluruh Perseroan telah memberikan kesempatan kepada seluruh pemegang
pemegang saham untuk dapat memilih calon saham untuk dapat memilih calon Direksi dan/atau Dewan Komisaris
Direksi dan/atau Dewan Komisaris secara individu. secara individu, namun tidak dilakukan pemilihan secara individu
permasing-masing Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
2 Mengungkapkan keterlibatan Pemangku Perseroan telah mengungkapkan keterlibatan Pemangku Kepentingan
Kepentingan Eksternal untuk dapat bertukar Eksternal untuk dapat bertukar pandangan dan menyampaikan
pandangan dan menyampaikan saran terkait saran terkait masalah keberlanjutan yang bersifat materiil bagi bisnis
masalah keberlanjutan yang bersifat materiil bagi Perusahaan yang telah disampaikan pada website Perseroan.
bisnis Perusahaan.
3 Memastikan Perusahaan mengungkapkan Perseroan memastikan mengungkapkan remunerasi masing-masing
informasi terkait rincian remunerasi beserta total anggota Dewan Komisaris. Remunerasi harus mencakup hal-hal
yang dibayarkan untuk masing-masing anggota berikut: 1. Biaya 2. Tunjangan 3. Gaji lainnya (termasuk tunjangan dalam
Dewan Komisaris bentuk natura). Perseroan telah mengungkapkan informasi rincian
remunerasi yang diterima masing-masing Dewan Komisaris dan
Direksi, namun belum mengungkapkan rincian rem.unerasi beserta
total yang dibayarkan.
4 Mengungkapkan bahwa telah melakukan penilaian Perseroan telah mengungkapkan perihal penilaian kinerja tahunan
kinerja tahunan terhadap Direksi dan Dewan terhadap Direksi dan Dewan Komisaris pada tahun berjalan yang
Komisaris pada tahun berjalan. disampaikan pada laporan tahunan.
Penilaian GCG dalam TOP GRC 2024 dan Manajemen Kepatuhan, serta pemanfaatan
teknologi digital di perusahaannya, berada di
Perseroan juga mengikuti ajang TOP GRC 2024 ini adalah level yang Sangat Ekselen (Luar Biasa), sehingga
kegiatan corporate rating (award) tahunan, di bidang sangat mendukung keberhasilan implementasi
Tata kelola perusahaan (GCG), Manajemen Risiko, dan GRC dan peningkatan kinerja bisnis perusahaan
Manajemen Kepatuhan. Tujuan dari penyelenggaraan yang berkelanjutan.
TOP GRC adalah untuk mendorong peningkatan bisnis 2) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
perusahaan melalui pengembangan kebijakan dan sebagai TOP GRC Awards 2024 # Golden Star
implementasi GRC Terintegrasi. Tema TOP GRC 2024 Trophy yaitu Pemenang TOP GRC Awards -
adalah “Leadership for Sustainable Impact: GRC, ESG, Predikat Bintang 5, selama 3 tahun berturut-turut
and SDGs”. Dalam penyelenggaraan penghargaan atau 3x tidak berturut-turut, dalam 5 tahun.
TOP GRC 2024 ini Majalah Top Business bekerjasama 3) Bpk. Nixon L.P. Napitupulu (Direktur Utama PT
dengan Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA (Indonesia Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk) sebagai
Risk Management Professional Association), ICoPI The Most Committed GRC Leader 2024 yaitu
(Institute Compliance Professional Indonesia), dan PaGi Penghargaan ini diberikan kepada Business
(Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia), serta Leader atau Presiden Direktur/Pimpinan Tertinggi
didukung oleh beberapa perusahaan konsultan GCG di perusahaan yang dinilai memiliki komitmen
dan Risk Management. Adapun tahapan yang telah tinggi dalam mendukung kelengkapan
dilakukan diantaranya: sistem dan infrastruktur serta keberhasilan
a. Pelaksanaan tahapan wawancara dan tanya jawab implementasi GRC di perusahaan.
yang dilakukan oleh Dewan Komisaris, Direksi dan 4) Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara
Dewan Juri Top GRC 2023 pada tanggal 20 Juni 2024. (Persero) Tbk sebagai The High Performing
b. Pada tanggal 5 September 2024 telah dilaksanakan Board of Commissioners on GRC 2024 yaitu
acara penghargaan TOP GRC 2024, BTN berhasil Penghargaan kepada Dewan Komisaris
mendapatkan penghargaan diantaranya: perusahaan, yang dinilai memiliki komitmen
1) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tinggi dalam mendukung kelengkapan
sebagai #5 Stars, yaitu Sistem, infrastruktur, dan sistem dan infrastruktur serta keberhasilan
implementasi yang terkait dengan Tata Kelola implementasi GRC di perusahaan.
Perusahaan yang baik (GCG), Manajemen Risiko,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 823
Page 393
Tata Kelola
Perusahaan
Penilaian GCG Berdasarkan GRC & − Pada tanggal 30 Agustus 2024 telah dilaksanakan
Performance Excellence acara penghargaan GRC and Performance
Excellence 2024, BTN berhasil mendapatkan
Perseroan juyga mengikuti ajang GRC & Performance penghargaan diantaranya:
Excellence 2024 ini adalah kegiatan corporate rating 1. PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk sebagai
(award) tahunan, di bidang Tata kelola perusahaan The Greatest Champions of GRC Excellence
(GCG), Manajemen Risiko, dan Manajemen Kepatuhan. Performance 2024 (Banking Industries).
Tujuan program ini adalah untuk mendorong 2. PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk sebagai
peningkatan bisnis perusahaan melalui pengembangan The Best GRC for Board of Director 2024 (Banking
kebijakan dan implementasi tata kelola perusahaan, Industries).
manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi 3. Bapak Nixon Napitupulu sebagai The Best Chief
secara terintegrasi. Adapun tahapan yang telah Executive Officer 2024 (Banking Industries).
dilakukan diantaranya: 4. Bapak Eko Waluyo sebagai The Best Chief
− Pelaksanaan tahapan wawancara dan tanya jawab Compliance Officer 2024 (Banking Industries).
yang dilakukan oleh Dewan Komisaris, Direksi dan
Dewan Juri GRC & Performance Excellence 2023
pada tanggal 18 Juli 2024.
824 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 394
Laporan
Tahunan 2024
PENILAIAN ASEAN CG SCORECARD OLEH IICD 2024 Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh
lndonesian lnstitute for Corporate Directorship (llCD),
ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) BTN berhasil memperoleh kategori:
dilaksanakan dalam rangka mendukung upaya untuk a. TOP 50 Emiten Kapitalisasi Pasar Terbesar (BigCap
meningkatkan kepercayaan investor atas kualitas PLCs) dengan Praktek Tata Kelola Perusahaan
perusahaan di region ASEAN melalui peningkatan Terbaik.
standar dan praktik tata kelola. ACGS diikuti oleh b. The Best Financial Sector 2024.
partisipan dari semua yurisdiksi ASEAN, yaitu lndonesia,
Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Manfaat dan Tujuan ASEAN CG Scorecard adalah:
a. Perlunya suatu referensi yang dapat digunakan
sebagai acuan dalam mempersiapkan strategi
yang efektif dalam rangka melakukan upaya
perbaikan terhadap kinerja praktik GCG ke depan.
b. Meningkatkan standar dan praktek corporate
governance perusahaan perusahaan terbuka di
ASEAN.
c. Meningkatkan daya tarik investasi global terhadap
perusahaan terbuka dengan governance baik di
ASEAN.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 825
Page 395
PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN Sepanjang tahun 2024, Perseroan berhasil menerapkan strategi dan inisiatif yang tepat sehingga Perseroan berhasil membukukan pencapaian secara positif dan berkelanjutan. Sampai dengan Desember 2024, Perseroan berhasil menyalurkan dana TJSL 2024 sebesar Rp88,96 miliar, melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam Program TJSL yang mendukung Perseroan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. 826 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 396
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 827
Page 397
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kementerian BUMN mendorong semua korporasi di
BUMN, adalah kegiatan yang merupakan komitmen bawahnya agar Program Tanggung Jawab Sosial dan
Perseroan terhadap pembangunan yang berkelanjutan Lingkungan (TJSL) BUMN dapat memberikan dampak
dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, kepada masyarakat serta sebagai wujud dukungan
lingkungan serta hukum dan tata kelola dengan prinsip terhadap program Pemerintah yang difokuskan kepada
yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya 3 (tiga) bidang prioritas yaitu Pendidikan, Lingkungan,
serta dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
bagian dari pendekatan bisnis Perseroan. Sebagai Pelaksanaan Program TJSL BUMN menerapkan prinsip
salah satu bank terbesar di KPR dan sebagai Badan terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta akuntabel.
Usaha Milik Negara (BUMN), Perseroan berkomitmen
untuk mendukung terwujudnya pembangunan Penyelenggaraan Program TJSL Perseroan bertujuan
berkelanjutan. Dukungan nyata diberikan Perseroan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan
dengan memberikan pembiayaan secara selektif, berkelanjutan, memberikan dukungan terhadap
yang selaras dengan Prinsip Keuangan Berkelanjutan keberhasilan bisnis dalam jangka panjang, serta
(Sustainable Finance). memenuhi harapan pemangku kepentingan terhadap
Perseroan. Perseroan memaknai substansi program
Perseroan terus memperkuat komitmennya terhadap TJSL tidak hanya mengarah kepada upaya membangun
tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui integrasi hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan
dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan dengan lingkungan, komunitas, dan pemangku
pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan kepentingan - baik secara lokal, nasional maupun
Lingkungan (TJSL). Sebagai bentuk implementasi dari global - namun juga mengarah kepada misi Perseroan
Peraturan Menteri BUMN PER-1/MBU/03/2023 tentang untuk memberikan dampak dan kontribusi positif bagi
Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Perseroan
Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, memiliki tugas moral untuk mengembangkan bisnis
Perseroan telah menyusun inisiatif-inisiatif yang terfokus dan memajukan perekonomian dalam negeri yang
pada tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan dan berkelanjutan dengan senantiasa berpegang teguh
kepedulian terhadap lingkungan. pada nilai integritas, mematuhi hukum dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, serta menjunjung
tinggi etika bisnis.
828 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 398
Laporan
Tahunan 2024
Program TJSL pada tahun 2024 difokuskan pada pilar- 4. Hukum dan tata kelola, untuk terwujudnya kepastian
pilar utama berdasarkan Peraturan Menteri Badan hukum dan tata kelola yang efektif, transparan,
Usaha Milik Negara Nomor PER-05/MBU/04/2022 akuntabel dan partisipatif untuk menciptakan
tentang Program Tanggung Jawab Sosial Dan stabilitas keamanan dan mencapai negara
Lingkungan Badan Usaha Milik Negara serta Peraturan berdasarkan hukum.
Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik KPR
Nomor PER-6/MBU/09/2022 tentang Perubahan Atas Dalam pelaksanaannya Program TJSL BUMN
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor dilaksanakan dengan menerapkan prinsip:
PER-05/MBU/04/2022 tentang Program Tanggung 1. Terintegrasi, yaitu berdasarkan analisa risiko dan
Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara proses bisnis yang memiliki keterkaitan dengan
dan PER-01/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus pemangku kepentingan.
dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 2. Terarah, yaitu memiliki arah yang jelas untuk
Badan Usaha Milik Negara, yaitu sosial, lingkungan, mencapai tujuan perusahaan.
ekonomi, serta hukum dan tata kelola. 3. Terukur dampaknya, yaitu memiliki kontribusi
dan memberikan manfaat yang menghasilkan
Program TJSL BUMN dilaksanakan berdasarkan pilar perubahan atau nilai tambah bagi pemangku
utama: kepentingan dan perusahaan.
1. Sosial, untuk tercapainya pemenuhan hak dasar 4. Akuntabilitas, yaitu dapat dipertanggungjawabkan
manusia yang berkualitas secara adil dan setara sehingga menjauhkan dari potensi penyalahgunaan
untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh dan penyimpangan.
masyarakat.
2. Lingkungan, untuk pengelolaan sumber daya Program TJSL saat ini adalah bukan lagi Corporate
alam dan lingkungan yang berkelanjutan sebagai Social Responsibility (CSR) yang bersifat charity atau
penyangga seluruh kehidupan. philanthropy tapi harus memiliki nilai tambah atau
3. Ekonomi, untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi disebut Creating Shared Value (CSV). CSV yaitu kegiatan
berkualitas melalui keberlanjutan peluang kerja TJSL yang memberikan nilai tambah bagi penerima
dan usaha, inovasi, industri inklusif, infrastruktur dan berkelanjutan serta memberikan benefit kepada
memadai, energi bersih yang terjangkau dan Perseroan yang mengacu pada Pilar dan Fokus TJSL.
didukung kemitraan.
Perbedaan Program CSR dengan TJSL Creating Shared Value (CSV)
CSR TJSL CSV
Bantuan yang bersifat
Bantuan sosial yang memberikan/menciptakan nilai ekonomi
FILOSOFI murni bantuan sosial
bagi penerima dan perusahaan
(charity, philantrophy)
Berbuat baik, tanpa im- • Memberikan solusi pada masalah sosial, memberikan manfaat
VALUE bal balik bagi perusa- ekonomi berkelanjutan kepada masyarakat
haan • BTN mendapatkan impact dari bantuan sosial
Manfaat hanya untuk
Secara sosial, ekonomi dan lingkungan berdampak kepada mas-
HASIL penerima dan tidak
yarakat dan terkait dengan bisnis perusahaan yang berkelanjutan
berkelanjutan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 829
Page 399
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Komitmen Perseroan pada
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Perseroan memandang penerapan Tanggung Jawab Perseroan memberikan dukungan dan kontribusi
Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai sebuah bentuk terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan
pertanggungjawaban akan keberadaan Perseroan Berkelanjutan (TPB), yaitu pembangunan yang
kepada seluruh pemangku kepentingan. Perseroan mengedepankan keselarasan antara aspek ekonomi,
melaksanakan berbagai kegiatan dalam Program sosial dan lingkungan hidup. Dengan dukungan
TJSL yang sesuai dan relevan dengan bidang usaha dan kontribusi tersebut, Perseroan percaya telah
dan kegiatan Perseroan dengan sebaik-baiknya. membangun fondasi berkelanjutan dengan
Pelaksanaan program TJSL ini dilakukan sebagai bentuk menciptakan nilai jangka panjang (longterm value
peran serta Perseroan dalam upaya perbaikan tingkat creation) yang tidak hanya dalam bentuk terciptanya
perekonomian masyarakat yang terkena dampak keunggulan bersaing (sustainable competitive
langsung dari krisis ekonomi yang disebabkan oleh advantage) secara berkelanjutan bagi Perseroan,
pandemi Covid-19, sekaligus sebagai bagian dari melainkan juga untuk masyarakat dan lingkungan
kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan. yang lebih luas dan tentu saja memperkuat daya tahan
(strengthen resilience).
Pilar SGDs
PILAR SOSIAL PILAR LINGKUNGAN PILAR EKONOMI PILAR HUKUM &
TATA KELOLA
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) merupakan berisi 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat
suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para dicapai pada tahun 2030. Perseroan menyadari akan
pemimpin dunia, termasuk Indonesia. Komitmen kewajibannya untuk ikut serta dalam pencapaian
Indonesia untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan TPB, terutama pada poin ke-11 yaitu membangun kota
Berkelanjutan ditetapkan melalui Peraturan Presiden dan pemukiman yang layak, aman dan terjangkau
No. 59 Tahun 2017 yang mengatur tentang Pelaksanaan bagi semua orang pada tahun 2030 melalui produk
Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. TPB pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat.
830 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 400
Laporan
Tahunan 2024
Komite Program
ESG dan TJSL
Dalam mengusulkan kerangka kerja (framework), peserta internal yang terdiri dari 20 divisi, yang bertujuan
strategi, dan peta jalan (roadmap) ESG ini, Perseroan sebagai supporting validator terhadap usulan draft ESG
juga memperhatikan keterlibatan stakeholder antara framework, strategi dan inisiatif, sehingga membentuk
lain melakukan benchmarking dengan perusahaan kerangka kerja ESG yang sesuai dengan kesiapan dan
yang telah menjalankan ESG baik dalam negeri maupun ambisi Perseroan.
luar negeri dan melaksanakan ESG Workshop dengan
Tugas dan Tanggung Jawab Komite ESG
Komite Environmental, Social and Governance 1. Keputusan atas strategi Bank yang berdampak
(ESG) yang dibentuk untuk mencapai Sustainable terhadap lingkungan, sosial dan tata kelola dalam
Development Goals dan target Climate, berperan dalam program dan roadmap ESG.
memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama 2. Monitoring atas implementasi strategi dan roadmap
untuk merumuskan kebijakan, strategi dan sasaran ESG Bank.
program ESG dan TJSL yang berdampak terhadap 3. Memberikan informasi kepada manajemen
lingkungan, sosial dan tata kelola serta sarana dalam Perseroan mengenai isu terkait ESG termasuk
melakukan monitoring dan pengambilan keputusan perundang-undangan, program pemerintah,
terkait pelaksanaan program ESG dan TJSL Perseroan. perkembangan internasional, tren bisnis ke depan
Tugas Komite ESG adalah melakukan evaluasi dan dan perubahan iklim.
memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama 4. Memantau, evaluasi dan memberikan rekomendasi
terkait ESG antara lain: terhadap hasil laporan ESG, investor concern atau
pihak ketiga lainnya terhadap implementasi ESG.
Struktur Keanggotaan
Komite ESG diatur dalam Kebijakan Khusus No. KK.9 - D tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi memiliki susunan
sebagai berikut:
Struktur Jabatan
Ketua Direktur Utama
(merangkap anggota tetap)
Wakil Direktur Utama *)
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko **)
Direksi
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan & Hukum
(merangkap anggota tetap)
Direktur yang membawahi Asset Manajemen
Direktur yang membawahi Keuangan
SEVP Wholesale Banking (Anggota Tetap)
Direksi/SEVP Direktur/SEVP lain sesuai materi pembahasan (Anggota Tidak Tetap)
SEVP yang membawahi Compliance and Legal (Anggota Tidak Tetap)
*)
Ketua Pengganti I
**)
Ketua Pengganti II
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 831
Page 401
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Kondisi Umum Penerapan
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pada tahun 2024 Perseroan telah melaksanakan
(TJSL) merupakan program yang diamanatkan oleh beberapa kegiatan TJSL dengan berbagai jenis
Pemerintah kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). kegiatan yang mengacu pada 4 (empat) Pilar TJSL yaitu
TJSL dilatarbelakangi oleh masalah lingkungan dan Pilar Sosial, Pilar Ekonomi, Pilar Lingkungan dan Pilar Tata
sosial yang muncul sebagai dampak dari pembangunan Kelola serta 3 (tiga) Fokus yaitu Fokus Pendidikan, Fokus
yang pesat dalam mengejar pertumbuhan ekonomi. Lingkungan serta Fokus Pembinaan UMKM. Berdasarkan
Dengan demikian, diperlukan peran dari Lembaga hasil alignment antara 4 (empat) Pilar TJSL dengan
Keuangan dalam mendukung pembangunan 3 (tiga) fokus kegiatan TJSL, BTN mengategorikan
berkelanjutan tanpa merusak lingkungan dan sosial. TJSL kegiatan program TJSL menjadi sebagai berikut:
dipandang sebagai wujud nyata kontribusi perusahaan 1. Program TJSL Unggulan.
terhadap upaya pencapaian Tujuan Pembangunan 2. Program TJSL Creating Shared Values (CSV).
Berkelanjutan, dengan memberikan manfaat pada 3. Program TJSL Kolaborasi.
ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola
dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur Ketiga program tersebut bertujuan untuk menjaga
dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan. business continuity, pure social and environment,
Bagi Perseroan, TJSL memberikan arahan strategis branding and reputation.
dalam mengembangkan portofolio pembiayaan
untuk kegiatan usaha berkelanjutan serta perubahan- Perseroan memaknai substansi program TJSL tidak
perubahan yang akan dilakukan Perseroan dalam hanya mengarah kepada upaya membangun
proses bisnis dan manajemen risiko. Perubahan hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan
yang dicapai merupakan perubahan yang relevan dengan lingkungan, komunitas dan pemangku
dalam rangka mengintegrasikan pengelolaan risiko kepentingan baik secara lokal, nasional maupun
Environmental, Social, Governance (ESG) dalam global, namun juga mengarah kepada misi Perseroan
kegiatan usaha Perseroan. untuk memberikan dampak dan kontribusi positif bagi
pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Pemetaan Pilar, Fokus, Jenis Program dan Manfaat TJSL
4 3
SOSIAL
F PROGRAM TJSL Business
UNGGULAN Continuity
P
O PENDIDIKAN
I
K
L LINGKUNGAN
U
A
S PROGRAM TJSL Pure Social &
R PENGEMBANGAN CSV Environment
UKM
EKONOMI
T T
J J
S HUKUM & S PROGRAM TJSL
TATA KELOLA LINGKUNGAN Branding &
KOLABORASI Reputation
L L
832 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 402
Laporan
Tahunan 2024
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi tanggung ISO 26000. Dengan demikian, penerapan program
jawab ini dengan terus menjalankan proses bisnis TJSL yang dijalankan Perseroan diharapkan dapat
yang sehat serta meningkatkan program dan kegiatan memberikan manfaat bagi pembangunan sosial
yang berkaitan dengan TJSL. Berbagai aktivitas yang dan pembangunan lingkungan, berkontribusi pada
dijalankan sekaligus merefleksikan kontribusi Perseroan penciptaan nilai tambah bagi Perseroan serta membina
pada tujuan pembangunan berkelanjutan yang usaha mikro dan usaha kecil masyarakat agar lebih
pelaksanaannya didasarkan pada prinsip standar tangguh dan mandiri.
7 Prinsip Standar ISO 26000
Isu Konsumen Hak Asasi Praktik Lingkungan
Manusia / HAM Ketenagekerjaan
Tata Kelola Prosedur Operasi Keterlibatan dan
Organisasi yang Wajar Pengembangan
Masyarakat
Pelaksanaan Program TJSL berorientasi pada Perseroan terus berkomitmen dalam mendorong
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) keuangan berkelanjutan melalui integrasi aspek
serta berpedoman kepada ISO 26000 sebagai panduan Environmental, Social and Governance (ESG) dalam
pelaksanaan program, dengan harapan pelaksanaan kegiatan operasionalnya. Perjalanan Perseroan
Program TJSL BUMN yang lebih terukur, berdampak dan dalam ranah ESG melibatkan perencanaan tentang
berkelanjutan. Program TJSL Perseroan bertujuan untuk: bagaimana Perseroan mengelola dampak lingkungan,
1. Memberikan kemanfaatan bagi pembangunan menangani isu-isu sosial, dan mempertahankan
ekonomi, pembangunan sosial, pembangunan standar tata kelola yang etis dalam setiap operasi
lingkungan serta pembangunan hukum dan tata perbankannya. Penerapan keuangan berkelanjutan
kelola bagi Perseroan; Perseroan telah dilakukan sejak tahun 2019 melalui
2. Berkontribusi pada penciptaan nilai tambah bagi penerbitan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
perusahaan dengan prinsip yang terintegrasi, (RAKB) yang mengacu pada POJK No. 51 Tahun 2017
terarah dan terukur dampaknya serta akuntabel; tentang Pembiayaan Berkelanjutan Lembaga Jasa
3. Membina usaha mikro dan usaha kecil agar lebih Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
tangguh dan mandiri serta masyarakat sekitar
Perseroan. Perseroan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan
salah satu bank terbesar di Indonesia berkomitmen untuk
Selanjutnya, Perseroan juga telah menetapkan tujuan mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan.
strategis yang dituangkan dalam beberapa tujuan Hal tersebut diwujudkan oleh Perseroan dengan
yang memiliki nilai-nilai manfaat, keberlanjutan memberikan pembiayaan secara selektif, yang selaras
dan mendukung kelancaran operasional Perseroan. dengan prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable
Penetapan tujuan ini juga didasarkan pada konsep finance) serta pelaksanaan Program Tanggung Jawab
keseimbangan people, planet dan profit. Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 833
Page 403
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Program TJSL yang mendukung Keuangan Berkelanjutan di antaranya adalah:
Satuan Kerja
No. Nama Program
Pelaksana Program
1. Pembangunan sarana dan prasarana umum berupa taman hijau, area bermain, dan Alat Corporate Secretary
Permainan Edukatif (APE) di Perumahan BTN
2. Pelaksanaan sosialisasi dan pilah sampah pada lingkungan Perumahan BTN Corporate Secretary
3. Rehabilitasi rumah tidak layak huni dan rumah sehat Corporate Secretary
4. Pembangunan sarana air bersih, mandi cuci kakus (MCK) dan sanitasi sehat untuk Corporate Secretary
masyarakat
5. Pelaksanaan penanaman pohon pada ruang terbuka hijau (RTH) dan fasilitas umum Corporate Secretary
masyarakat
6. Dukungan pelatihan kepada UMKM menjadi Go Digital Corporate Secretary
7. Pelatihan dan penyediaan sarana prasarana untuk meningkatkan kegiatan pemberdayaan Corporate Secretary
UMKM
8. Pelatihan kepada milenial menjadi Developer Muda BTN Corporate Secretary
9. Pembangunan taman bacaan masyarakat untuk pemberantasan buta huruf dan Corporate Secretary
peningkatan baca tulis
10. Pemberian beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu Corporate Secretary
11. Dukungan dan kerjasama dengan mitra untuk pembangunan outlet BTN sebagai sarana Corporate Secretary
belajar
Realisasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2024
Melalui program TJSL, Perseroan bertujuan untuk salah satu pilar penting yang mendorong Perseroan
memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial untuk berinovasi dan berkembang bersama
manusia dan lingkungan. Program TJSL Perseroan masyarakat. Oleh karenanya, Perseroan terus
diarahkan untuk memberdayakan masyarakat, mewujudkan peran strategisnya dalam mendukung
meningkatkan kualitas hidup, serta menjaga pembangunan berkelanjutan dan menciptakan nilai
keberlanjutan ekosistem di sekitarnya. TJSL merupakan positif bagi seluruh pemangku kepentingan.
Tahun 2024 BTN telah menerima penghargaan sebagai berikut:
Media/Institusi Award Tanggal
BUMN Track 4th TJSL & CSR Award 2024 30 Juli 2024
1. Pilar Sosial (Gold)
2. Pilar Ekonomi (Gold)
3. Pilar Lingkungan (Platinum)
TopBusiness 1. TOP CSR Awards 2024 on # Stars 5 30 Mei 2024
2. TOP Leader on CSR Commitment 2024
(Nixon L.P. Napitupulu – Direktur Utama)
834 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 404
Laporan
Tahunan 2024
Sorotan Kegiatan TJSL Tahun 2024
1 Pilar Sosial
Tumbuh bersama masyarakat menjadi salah satu tujuan utama Perseroan yang diupayakan melalui penyelenggaraan
serangkaian kegiatan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas kehidupan sosial, budaya, keagamaan, dan kesejahteraan
sosial. Upaya ini sesuai dengan pencapaian TPB 1, 2, 3, 4, dan 5.
BTN Gelar Acara Safari Ramadhan BTN
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu bersama Jajaran masyarakat secara simbolis yang tersebar di berbagai daerah
Direksi dan BTNers memberikan bantuan sosial dalam acara di antaranya Bandung, Makassar, Palu, Surabaya, Jakarta,
Safari Ramadan BTN pada bulan April 2024. Pada Ramadan Serang, Bengkulu. Bantuan sosial yang diberikan berupa
tahun ini, Perseroan mewujudkan kepedulian kepada santunan hingga dukungan sarana dan prasarana umum.
BTN Dukung Fasilitas
Pendidikan Lingkungan Perumahan
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu bersama Jajaran Manajemen BTN
memberikan bantuan sarana dan prasarana pendidikan berupa fasilitas bermain
anak di lingkungan perumahaan daerah Cileungsi – Bogor bersamaan dengan
acara Akad Massal KPR dan KUR BTN pada Juli 2024.
2 Pilar Ekonomi
Demi mencapai pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkualitas dan berkelanjutan, Perseroan melaksanakan kegiatan-
kegiatan untuk meningkatkan peluang kerja dan peluang usaha. Berbagai kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan
pendapatan dan menurunkan tingkat kemiskinan di masyarakat sesuai dengan TPB 7, 8, 9, 10, dan 17.
BTN Housingpreneur
Pada tahun 2024, Perseroan melaksanakan inisiatif program yang dirancang untuk
mendukung terciptanya sistem bisnis yang berkelanjutan yang berkaitan dengan
ekosistem perumahan berupa rangkaian kompetisi dan pelatihan wirausaha dengan
nama program BTN Housingpreneur. Adapun rangkaian kegiatan dilaksanakan
melalui roadshow pada 3 (tiga) kota yaitu Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta.
Selanjutnya proses seleksi dan awarding akan dilaksanakan pada awal tahun 2025.
Kegiatan Relawan Bakti
Melalui kegiatan relawan bakti BUMN, Perseroan memberikan dukungan kepada
UMKM Desa Magepanda, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur untuk
pemberdayaan UMKM khususnya kain tenun khas Maumere.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 835
Page 405
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
3 Pilar Lingkungan
Pelestarian lingkungan menjadi suatu hal yang diutamakan oleh Perseroan. Maka dari itu, Perseroan melaksanakan kegiatan-
kegiatan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang sekaligus bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan
di masyarakat. Upaya ini secara tidak langsung mendukung pencapaian TPB 6, 11, 12, 13, 14, dan 15.
Konservasi Kawasan Pesisir dalam Upaya Pelestarian Lingkungan
Dalam upaya menangani isu lingkungan, Perseroan berkolaborasi bersama stakeholder
seperti: PPATK, BI, OJK, Pemda, Komunitas di daerah provinsi Bali melakukan penanaman
mangrove, pelepasan penyu serta edukasi lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di daerah
Tanjung Benoa, Badung – Bali. Total penanaman pohon mangrove sebanyak 3.000 pohon
dan pelepasan keseluruhan tukik sebanyak 1.000 ekor.
Anggaran TJSL Perseroan pada tahun 2024 dialokasikan sebesar Rp88,98 miliar dengan pencapaian sampai dengan
Desember 2024 sebesar Rp88,96 miliar atau sebesar 100%.
Rencana Kerja
Realisasi 2024
No. Bidang Kegiatan Anggaran per Bidang %
(Rp)
Tahun 2024 (Rp)
A PILAR SOSIAL
1 TPB 1 (Tanpa Kemiskinan) 8.000.000.000 11.045.972.420 138,1
2 TPB 2 (Tanpa Kelaparan) 15.000.000.000 21.159.374.300 141,1
3 TPB 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) 12.000.000.000 14.845.051.673 123,7
4 TPB 4 (Pendidikan Berkualitas) 10.000.000.000 8.645.104.300 86,5
5 TPB 5 (Kesetaraan Gender) 285.000.000 220.000.000 77,2
B PILAR EKONOMI
1 TPB 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) 1.000.000.000 1.205.465.000 120,5
2 TPB 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) 6.000.000.000 5.278.260.444 88,0
3 TPB 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) 7.500.000.000 6.236.867.228 83,2
4 TPB 10 (Berkurangnya Kesenjangan) 5.000.000.000 1.445.294.797 28,9
5 TPB 17 (Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan) 1.200.000.000 495.017.300 41,3
C PILAR LINGKUNGAN
1 TPB 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) 2.000.000.000 95.000.000 4,8
2 TPB 11 (Kota dan Pemukiman Yang Berkelanjutan) 12.000.000.000 14.900.539.959 124,2
3 TPB 12 (Konsumsi dan Produksi Yang Bertanggung Jawab) 500.000.000 1.079.576.859 215,9
4 TPB 13 (Penanganan Perubahan Iklim) 2.300.000.000 295.078.954 12,8
5 TPB 14 (Ekosistem Lautan) 2.000.000.000 375.120.000 18,8
6 TPB 15 (Ekosistem Daratan) 3.000.000.000 1.592.977.380 53,1
D PILAR HUKUM DAN TATA KELOLA
TPB 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan Yang
1 1.200.000.000 50.000.000 4,2
Tangguh)
TOTAL 88.985.000.000 88.964.700.614 100,00
836 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 406
Laporan
Tahunan 2024
Realisasi TJSL Sesuai 3 (Tiga) Fokus
1 Fokus Pendidikan
TJSL Perseroan diharapkan akan mendorong atau memberi hal-hal yang positif, seperti program beasiswa
kepada anak muda Indonesia agar mendapat kemudahan dan akses ilmu pengetahuan serta teknologi.
Perseroan mendorong, melakukan upgrading, atau memberikan hal-hal yang positif dalam bidang pendidikan,
seperti misalnya beasiswa kepada anak kurang mampu dan berprestasi, sarana prasarana pendidikan, sarana
ruang belajar serta rehabilitasi bangunan belajar mengajar.
Foto-Foto TJSL
Bidang Pendidikan 2024
2 Fokus UMKM
TJSL BUMN diarahkan untuk menyiapkan lebih banyak para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)
di seluruh daerah dengan menyiapkan pembiayaannya serta pemberdayaan UMKM dan ultra mikro untuk
naik kelas. BUMN diminta untuk mendorong agar lebih banyak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan
pembiayaan terhadap UMKM yang tercipta.
Dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan, Perseroan melaksanakan
kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan peluang kerja dan peluang usaha. Berbagai kegiatan ini diharapkan
dapat menumbuhkan pendapatan dan menurunkan tingkat kemiskinan di masyarakat sesuai dengan Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan.
Foto-Foto TJSL
Bidang UMKM 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 837
Page 407
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
3 Fokus Lingkungan
TJSL BUMN akan diarahkan untuk menjaga kestabilan alam dengan menyinergikan antara lingkungan hidup,
pendapatan masyarakat dan juga perubahan iklim. Salah satunya adalah dengan melakukan penanaman
pohon yang bermanfaat, tidak hanya untuk penghijauan, tetapi juga pendapatan masyarakat, lingkungan
hidup yang difokuskan untuk pelestarian alam dan penghijauan.
Pelestarian lingkungan menjadi suatu hal yang diutamakan oleh Perseroan. Maka dari itu, Perseroan
melaksanakan kegiatan-kegiatan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang sekaligus bertujuan
untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di masyarakat. Upaya ini secara tidak langsung mendukung
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Foto-Foto TJSL
Bidang Lingkungan 2024
Program TJSL Konsep Creating Shared Value (CSV)
1 Program Lingkungan
Jumlah
Nama
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Program
Manfaat
1. Penghijauan TPB Kep. Seribu, Bogor, Jakarta, Wonosobo, Semarang, Balikpapan, Pemberian Penanaman
di Perumahan 15 Pare-pare, Bengkulu, Tangerang, Karawaci, Palembang, bibit pohon di pohon
Semarang, Cibinong, Magelang, Padang, Malang, Tajung perumahan yang sejumlah
pinang, Pangkal pinang, Medan, Banyuwangi, Denpasar, dibiayai oleh BTN 29.615 pohon
Keterangan Dampak yang Diberikan Bagi
Penerima Manfaat
Bantuan bibit pohon yang diberikan
diharapkan dapat meningkatkan area hijau di
perumahan sehingga membuat perumahan
menjadi lebih asri dan menjadi hunian yang
lebih nyaman.
Manfaat bagi perusahaan
a. Jika suatu perumahan menjadi hunian
yang nyaman, maka diharapkan
kualitas hunian dalam suatu perumahan
menjadi meningkat dan pada akhirnya
meningkatkan pengajuan KPR kepada BTN
dan pengembalian kredit oleh developer
Program Program sesuai dengan perencanaan.
Satu Rumah Satu Pohon Satu Rumah Satu Pohon b. Sebagai upaya pengurangan emisi karbon
di daerah Karawaci di daerah Bogor dan pengurangan polusi udara.
838 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 408
Laporan
Tahunan 2024
2 Program Pendidikan BTN
Jumlah
Nama
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Program
Manfaat
1. Pelatihan TPB Pekanbaru dan Surabaya. Pemberian pelatihan dan pengenalan 400 peserta
Developer 4 mengenai properti dan kepada mahasiswa
Muda dan umum.
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat
Program Pelatihan Developer Peserta yang terdiri dari pengusaha properti (developer) pemula dan mahasiswa
Muda di Surabaya mendapatkan pengetahuan mengenai industri properti, yang diharapkan ilmu
pengetahuan ini dapat diterapkan dalam dunia kerja atau jika mahasiswa ingin
berwirausaha menjadi developer.
Perseroan dengan core business pembiayaan perumahan (KPR) memiliki tanggung
jawab sosial khususnya dalam memberikan literasi kepada masyarakat terkait
properti. Salah satu target literasi terkait properti adalah para milenial. Dengan
literasi di harapkan mereka dapat tertarik untuk menggeluti dunia properti dan
diharapkan dapat menjadi developer-delevoper muda sebagai future market dari
Program Pelatihan Developer BTN sesuai dengan bisnis pembiayaan perumahan BTN.
Muda di Pekanbaru
Manfaat bagi perusahaan
a. Mengenalkan Perseroan sebagai bank yang fokus terhadap bidang perumahan
kepada masyarakat atau sebagai program literasi.
b. Peserta ini diharapkan kelak jika bekerja di dunia properti dapat bekerja sama
dengan Perseroan dalam membantu Pemerintah dalam memenuhi backlog
perumahan kepada masyarakat.
Pada kegiatan ini Perseroan juga berkolaborasi dengan berbagai stakeholder. Diantaranya
asosiasi perumahan dalam hal ini Persatuan Perusahaan Realestate Indonesia (REI) sebagai mitra
strategis Perseroan. Perseroan dan REI bersama-sama memberikan materi kepada para peserta:
mahasiswa dari kampus yang juga merupakan mitra BTN serta developer pemula.
Program pelatihan developer bagi milenial ini backlog perumahan di Indonesia. Selain itu, juga
bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada untuk memperkuat brand awareness BTN sebagai
kalangan mahasiswa untuk mempersiapkan diri bank yang paling concern terhadap persoalan
menjadi developer-developer muda yang nantinya perumahan di Indonesia.
bisa membantu pemerintah dalam mengurangi
2022
Desain Program Developer Milenial menjadi Program Inisiatif Bidang Pendidikan untuk membentuk Developer Muda, Lokasi
Kegiatan dilaksanakan di Manado, Jember, Cirebon dan Purwakarta bekerja sama dengan Stakeholder Perseroan dalam
hal ini Real Estate Indonesia (REI).
2023
Pengembangan Desain Developer Milenial dengan banyaknya minta dari Stakeholder Perseroan (REI) untuk dijalankan di
beberapa lokasi dengan jumlah lebih banyak.
2024
Program Pelatihan Developer Muda masuk pada Program Inisiatif untuk ESG Champion melalui Program TJSL Bidang
Pendidikan dan menjadi Program Berkelanjutan BTN. Selanjutnya para alumni pelatihan ini diundang untuk mengikuti
program kompetisi wirausaha bidang ekositem perumahan pertama yaitu BTN Housingpreneur.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 839
Page 409
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Jumlah
Nama
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Program
Manfaat
2. Taman TPB Tangerang Selatan, Bekasi, Perseroan bekerja sama dengan Balai Pustaka 9 sekolah
Bacaan 4 Karawang, Semarang, Klaten, untuk dukungan bantuan pembuatan dan dasar
Yogyakarta, Banyumas, Kediri. revitalisasi taman bacaan bagi siswa-siswi di
Indonesia.
Keterangan dampak
yang diberikan bagi Penerima Manfaat
a. Pendidikan berkualitas untuk menjamin
kualitas pendidikan yang inklusif dan
merata serta meningkatkan kesempatan
belajar sepanjang hayat untuk semua.
b. Kegiatan TJSL Taman Bacaan sebagai
bentuk dukungan inklusi keuangan bagi
siswa-siswi sekolah.
Program revitalisasi Program revitalisasi Manfaat bagi perusahaan
ruangan taman bacaan di ruangan taman bacaan Perseroan bekerja sama dengan Balai
daerah Tangerang Selatan di daerah Semarang Pustaka sebagai mitra BTN untuk pelaksanaan
dukungan revitalisasi ruangan taman bacaan.
Kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan
inklusi keuangan melalui Program TJSL BTN.
3 Program Pemberdayaan UMKM
Jumlah
Nama
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Program
Manfaat
1. UMKM Go TPB Jember Perseroan mendukung prasarana kelompok 15 UMKM
Digital 8 usaha.
Keterangan dampak
yang diberikan bagi Penerima Manfaat
a. Memfasilitasi UMKM melalui pendampingan
penggunaan jasa layanan perbankan serta
menyediakan booth kepada UMKM binaan
BTN, showcase UMKM dan pameran dalam
rangka meningkatkan skill dan penjualan.
b. Mendorong pelaku UMKM agar Go
Digital untuk bisa beradaptasi dengan
perkembangan perilaku konsumen.
Manfaat bagi perusahaan
Perseroan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Jember
Perseroan mendukung para pelaku usaha
mendukung upaya UMKM Go Digital.
UMKM untuk meningkatkan penjualan dengan
Dukungan Perseroan kepada 15 UMKM Go Digital
memanfaatkan digital dan produk layanan
dalam rangka Safari Ramadhan 2024
BTN yang pada akhirnya akan berpengaruh
terhadap produk bisnis BTN serta peningkatan
ekonomi UMKM.
840 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 410
Laporan
Tahunan 2024
Program TJSL Unggulan BTN
Jumlah
Nama
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Program
Manfaat
1. Bank Mini TPB 4 Sidoarjo, Penajem Paser Utara, Perseroan bekerja sama dengan 16 Sekolah
Yogyakarta, Pangkal Pinang, Tanjung Sekolah Kejuruan Mitra BTN untuk Mitra BTN
Pinang, Pekanbaru, Gorontalo, Dukungan Bantuan berupa replika
Surabaya, Bandung, Kalimantan outlet. Pembangunan Bank Mini
Selatan, Denpasar, Banyuwangi, sebagai bentuk dukungan Inklusi
Gresik Keuangan melalui Program TJSL BTN.
Bank Mini daerah Tanjung Pinang Bank Mini daerah Pangkal Pinang
Program yang diusung bernama Bank Mini, yang bertujuan Program Bank Mini telah berkontribusi pada sektor pendidikan
untuk meningkatkan literasi keuangan di sekolah– sekolah. dengan dampak yang sangat membantu proses belajar
Selama tahun 2024, program ini telah dijalankan pada lebih dari dan mengajar siswa melalui praktik langsung yang mana
15 sekolah, melanjutkan 30 sekolah pada tahun sebelumnya. sebelumnya terfokus hanya melalui teori.
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat
a. Pendidikan Berkualitas untuk menjamin kualitas pendidikan b. Kegiatan TJSL Bank Mini sebagai bentuk dukungan Inklusi
yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan Keuangan dan mendorong siswa sekolah untuk dapat
belajar sepanjang hayat untuk semua. mengetahui alur proses kegiatan pada Bank.
Manfaat bagi perusahaan
Perseroan bekerja sama dengan Sekolah Kejuruan dan Umum kurangnya pengetahuan tentang keuangan. Manajemen keuangan
yang merupakan Mitra BTN untuk Dukungan Bantuan berupa yang kurang efektif berpotensi menyebabkan penggunaan produk
replika outlet. Pembangunan Bank Mini sebagai bentuk dan layanan yang tidak tepat, terutama bagi orang-orang di
Dukungan Inklusi Keuangan melalui Program TJSL BTN dan juga daerah terpencil dengan ekonomi yang rendah dan akses yang sulit
sebagai bentuk Inklusi Keuangan. ke sumber daya keuangan. Dengan latar belakang ini, Perseroan
berupaya melakukan pendidikan kepada kelompok tersebut untuk
Melalui peraturan yang diterbitkan oleh OJK No. 76/POJK.07/2016 meningkatkan pengetahuan keuangan nasabah. Peningkatan
tahun 2016, inklusi keuangan adalah ketersediaan akses akan kemampuan nasabah untuk menggunakan produk dan layanan
berbagai lembaga, produk, dan layanan jasa keuangan formal melalui Bank Mini BTN.
sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat demi
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain Inklusi Keuangan melalui Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan (TJSL) BTN, juga dilaksanakan melalui
Perseroan terus berupaya meningkatkan pengetahuan masyarakat Customer Care Division untuk program Inklusi Keuangan dan
tentang keuangan. Upaya ini bertujuan mengantisipasi manajemen Literiasi Keuangan.
keuangan yang kurang efektif oleh individu dan kelompok karena
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 841
Page 411
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Jumlah
Nama
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Program
Manfaat
2. Rumah Tidak TPB 3 Tapanuli Tengah, Jawa Barat Perseroan mendukung Percepatan 35 unit
Layak Huni Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, dengan
memberikan bantuan perbaikan rumah
bagi keluarga miskin ekstrem
Penyediaan Bantuan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni
kolaborasi Bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat Manfaat bagi perusahaan
a. Pembangunan rumah yang memenuhi persyaratan Perseroan mendukung Percepatan Penghapusan Kemiskinan
keselamatan bangunan, kecukupan minimum luas Ekstrem melalui Pembangunan rumah yang memenuhi
bangunan, dan kesehatan penghuni. persyaratan keselamatan bangunan, kecukupan minimum luas
b. Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem melalui bangunan, dan kesehatan penghuni.
Peningkatan Kualitas Rumah.
c. Kehidupan Sehat dan Sejahtera dalam menjamin
kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan
seluruh penduduk.
Rincian Program CID Berdasarkan Fokus TJSL
No. Bidang Realisasi (Rp) Kategori Kegiatan Sebaran Wilayah Bantuan
1. Lingkungan 12.397.865.592 - Penghijauan Lingkungan Bantuan TJSL Perseroan telah dilakukan
Perumahan BTN secara merata di seluruh wilayah kerja
- Penanaman Bibit Pohon mulai dari DKI Jakarta, Cibubur, Bekasi,
Penanaman Mangrove Ciputat, Tangerang, Karawaci, Cilegon,
- Sarana dan Prasarana Kebersihan Tasikmalaya, Karawang, Cirebon, Tegal,
- Sarana dan Prasarana Umum Solo, Magelang, Yogyakarta, Kudus, Jember,
Masyarakat Kediri, Mulyosari, Sidoarjo, Surabaya,
Bangkalan, Malang, Jambi, Tanjung Pinang,
Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu,
Padang, Bandar Lampung, Pematang
Siantar, Balikpapan, Denpasar, Mataram,
Makassar, Ambon
842 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 412
Laporan
Tahunan 2024
No. Bidang Realisasi (Rp) Kategori Kegiatan Sebaran Wilayah Bantuan
2. Pendidikan 10.504.767.900 - Bantuan Pembangunan Lembaga Bantuan TJSL Perseroan telah dilakukan
Pendidikan secara merata di seluruh wilayah kerja
- Bantuan Sarana dan Prasarana mulai DKI Jakarta, Ciputat, Bogor, Cikarang,
Pendidikan Cibubur, Depok, Tangerang, Karawaci,
- Bantuan Universitas Mitra BTN Tasikmalaya, Bandung, Purwakarta,
- Bantuan Pembangunan Pondok Purwokerto, Pekalongan, Solo, Kediri,
Pesantren dan Madrasah Magelang, Kudus, Tegal, Semarang,
- Bantuan Sarana dan Prasarana Surabaya, Banyuwangi, Bangkalan, Gresik,
Pondok Pesantren dan Madrasah Malang, Denpasar, Pekanbaru, Purwakarta,
- Bantuan Beasiswa Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Bandar
- Bantuan Sarana Umum Sekolah Lampung, Palembang, Jambi, Padang,
- Bantuan Taman Bacaan Medan, Batam, Mataram, Panakukkang,
Masyarakat Pontianak, Banjarmasin, Makassar, Ternate.
- Pelatihan Developer Muda
3. Pemberdayaan 5.763.502.093 - Pelatihan UMKM Bantuan TJSL Perseroan telah dilakukan
UMKM - Bantuan Sertifikasi Halal UMKM secara merata di seluruh wilayah kerja
- Pendampingan NIB mulai DKI Jakarta, Surakarta, Jember,
- Bantuan Kelompok Tani Tulungagung, Sidoarjo, Kediri, Yogyakarta,
- Bantuan Sarana Usaha Kelompok Pekanbaru, Kalimantan Utara, Pare pare,
termasuk Nelayan Sulawasi Selatan, dan Jayapura.
- Bantuan Sarana dan Prasarana
UMKM
Kinerja Program
Pendanaan UMK Tahun 2024
Ketentuan PUMK
• Surat Menteri BUMN No. S-721/MBU/11/2022 perihal • Berita Acara BTN No. 01/BA/SMBD/X/2023 dengan
Kerja Sama Program Pendanaan Usaha Mikro dan BRI No. B.751-MBD/10/2023 tanggal 18 Oktober 2023
Usaha Kecil (“Kerja Sama Program PUMK”). tentang Penyetoran Dana Program Pendanaan
• Peraturan Menteri BUMN No. PER-1/MBU/03/2023 Usaha Mikro dan Usaha Kecil.
perubahan atas Peraturan Menteri BUMN No. PER- • Berita Acara BTN No. 01/BA/SMBD/VI/2024 dengan
06/MBU/09/2022 tentang Penugasan Khusus dan BRI No. B.428-MBD/06/2024 tanggal 24 Juni 2024
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan tentang Penyetoran Dana Program Pendanaan
Badan Usaha milik Negara. Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahap 2.
• Peraturan Menteri BUMN No. SK-277/MBU/10/2023
tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelesaian Piutang Sumber Dana Program PUMK
Dan/Atau Pembiayaan Syariah Bermasalah Pada • Dana pokok pengembalian pinjaman Mitra Binaan.
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil di • Saldo dana Program PUMK yang teralokasi sampai
BUMN. dengan akhir tahun.
• Petunjuk Teknis I-XIV.1 tentang Alur Kerja Program • Jasa administrasi pinjaman/margin jual beli/porsi
Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil. bagi hasil, bunga deposito dan/atau jasa giro dari
• Kebijakan Khusus I-XIV tentang Produk Program dana Program PUMK.
Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil.
• Perjanjian Kerja Sama BTN No. 03/PKS/SMBD/X/2023
dengan BRI No. B.34/MBD/10/2023 tanggal 13 Oktober
2023 tentang Pelaksanaan Program Pendanaan
Usaha Mikro dan Usaha Kecil.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 843
Page 413
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Arus Kas PUMK Tahun 2024
Realisasi Realisasi
No. Uraian RKA 2023 (%) RKA 2024 (%)
2023 2024
DANA TERSEDIA 1 2 (2 : 1) 3 4 (4 : 3)
1 Saldo Awal 11.732.472.238 11.732.472.238 100% 10.970.559.980 10.970.559.980 100%
2 Pengembalian Pinjaman Mitra Binaan 15.000.000.000 15.264.329.788 102% 10.000.000.000 8.501.789.249 85%
3 Pengembalian dana dari BUMN Penyalur - - - - - -
4 Pendapatan Jasa Admin PUMK 1.100.000.000 1.132.613.855 103% 500.000.000 1.450.172.764 290%
5 Pendapatan Jasa Bank - - - - -
6 Pendapatan (Biaya) Lainnya - 2.744.099 - - 113.765.071 -
Total Dana Tersedia 27.832.472.238 28.132.159.980 305% 21.470.559.980 21.036.287.064 475%
DANA DISALURKAN
7 Penyaluran PUMK secara Mandiri - 9.161.600.000 - - - -
8 Penyaluran PUMK secara Kolaborasi - - - - - -
9 Penyaluran PUMK secara Khusus - - - - - -
10 Penyaluran PUMK melalui BRI 8.000.000.000 8.000.000.000 100% 10.000.000.000 10.000.000.000 100%
Total Dana Disalurkan 8.000.000.000 17.161.600.000 100% 10.000.000.000 10.000.000.000 100%
Saldo Akhir 19.832.472.238 10.970.559.980 205% 11.470.559.980 11.036.287.064 375%
*pendapatan (biaya) lainnya yang terlampir dimasukan Denda saat pelunasan
Penyaluran Program PUMK 2024
2023 2024
TARGET
Rp 18 Miliar Rp 10 Miliar
REALISASI Rp 17,21 Miliar Rp 14,8 Miliar
PENCAPAIAN 95,62% 148,5%
Sehubungan dengan Surat Menteri BUMN No. S-721/ telah dilakukan penandatanganan PKS Kerja Sama /
MBU/11/2022 tanggal 10 November 2022 perihal Kerja Sama Kolaborasi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (“Kerja Tbk. Sehingga, penyaluran Program PUMK secara mandiri
Sama Program PUMK”), pada tanggal 13 Oktober 2023 telah dihentikan sampai dengan jatuh tempo kerja sama.
Komposisi Penyaluran Berdasarkan Sektor
Realisasi PUMK Skema Kerja Sama Melalui BRI Berdasarkan Sektor Usaha
No. Sektor Usaha Tahun 2023 Tahun 2024
Jumlah MB Nominal (Rp) Jumlah MB Nominal (Rp)
1. Sektor Industri 1 25.000.000 20 601.000.000
2. Sektor Jasa 8 281.000.000 81 2.347.000.000
844 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 414
Laporan
Tahunan 2024
Realisasi PUMK Skema Kerja Sama Melalui BRI Berdasarkan Sektor Usaha
No. Sektor Usaha Tahun 2023 Tahun 2024
Jumlah MB Nominal (Rp) Jumlah MB Nominal (Rp)
3. Sektor Perdagangan 11 405.000.000 205 6.014.000.000
4. Sektor Pertanian 1 30.000.000 4 45.000.000
5. Sektor Peternakan 0 - 11 226.000.000
6. Lainnya 2 45.000.000 172 5.426.800.000
7. Perikanan 0 - 5 190.000.000
Total 23 786.000.000 498 14.849.800.000
Komposisi Penyaluran Berdasarkan Wilayah
Realisasi PUMK Skema Kerja Sama Melalui BRI Berdasarkan Wilayah
No. Wilayah Tahun 2023 Tahun 2024
Jumlah MB Nominal (Rp) Jumlah MB Nominal (Rp)
1. Bali - - 15 410.000.000
2. Jawa Barat - - 115 2.935.300.000
3. Jawa Tengah - - 63 1.760.500.000
4. Jawa Timur 4 100.000.000 52 1.517.000.000
5. Kalimantan Barat 2 60.000.000 10 480.000.000
6. Sulawesi Selatan 14 476.000.000 96 2.170.000.000
7. Sulawesi Tengah - - 115 4.566.000.000
8. Yogyakarta 3 150.000.000 25 781.000.000
9. Sulawesi Utara - - 7 230.000.000
Total 23 786.000.000 498 14.849.800.000
Jumlah Mitra Binaan dan Rincian Piutang sampai dengan 31 Desember 2024
Total mitra binaan eksisting Program PUMK Tahun 2024 sejumlah 6.967 Debitur dan total mitra binaan skema kerja
sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2024 sejumlah 521 Debitur.
Kualitas Skema Kualitas Skema
Tahun 2023 Tahun 2024 Kerja Sama dengan BRI Kerja Sama dengan BRI
Tahun 2023 Tahun 2024
Jumlah (Rp) (%) Jumlah (Rp) (%) Jumlah (Rp) (%) Jumlah (Rp) (%)
Lancar 3.452.460.063 7,00 388.990.786 0,95 786.000.000 100 13.520.127.798 98,61
KL 7.303.272.049 14,81 1.633.765.518 4,00 - - 176.209.886 1,29
Diragukan 4.950.359.453 10,04 3.483.833.821 8,53 - - 14.601.300 0,11
Macet 33.616.019.533 68,16 35.313.732.625 86,51 - - - -
Total 49.322.111.098 100 40.820.322.750 100 786.000.000 100 13.710.938.984 100
* pola angsuran pada penyaluran BRI disesuaikan dengan cashflow usaha mitra binaan sehingga terdapat 2 (dua) jenis pola, yaitu pola angsuran bulan dan
angsuran sekali lunas.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 845
Page 415
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Penyaluran Program PUMK Tahun 2024
Besaran Penyaluran Program PUMK pada Tahun 2024 sebesar Rp 14,8 miliar.
1 2 3
Menumbuhkan portofolio Mendampingi dan Memberikan penyaluran
dari pengembalian pokok meningkatkan awareness Program PUMK melalui
dan bunga agar dana yang usaha mitra binaan Kerja Sama /Kolaborasi
bisa disalurkan meningkat. dengan mengikutsertakan dengan PT Bank Rakyat
dalam event national & Indonesia (Persero) Tbk
international.
Pembinaan Mitra Binaan Program PUMK
Pelaksanaan pembinaan dilakukan dengan cara visit (OTS) secara triwulan ke Mitra Binaan oleh BTN Kantor Cabang
pembina. Proses monitoring dan evaluasi terhadap usaha masing-masing Mitra Binaan menjadi penting agar proses
berjalannya usaha dapat belangsung secara berkelanjutan.
Ternak Bebek
Nama : Satrio
Wilayah : Medan
Realisasi : 3 November 2021
Plafond : Rp100.000.000
Tenor : 3 Tahun
Kolektibilitas : Lancar
Bengkel Las
Nama : Ismail Gafari
Wilayah : Palangka Raya
Realisasi : 27 September 2022
Plafond : Rp50.000.000
Tenor : 3 Tahun
Kolektibilitas : Lancar
846 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 416
INDEKS
OJK
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 847
Page 417
Indeks
OJK
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
UMUM
Laporan Tahunan harus dicetak √ POJK 29
dan dijilid.
Laporan Tahunan harus dapat √ POJK 29
diperbanyak dalam bentuk
salinan dokumen cetak dan
salinan dokumen elektronik.
Laporan Tahunan wajib √ POJK 29
disajikan dalam Bahasa
Indonesia dan bahasa asing
Laporan Tahunan wajib dimuat √ POJK 29
dalam Situs Web Emiten atau
Perusahaan Publik pada
tanggal yang sama dengan
penyampaian Laporan Tahunan
kepada Otoritas Jasa Keuangan.
KILAS KINERJA
Ikhtisar data keuangan penting Informasi memuat antara lain:
memuat informasi keuangan
yang disajikan dalam bentuk 1. Pendapatan/penjualan. 21 SEOJK 16
perbandingan selama 3
2. Laba bruto. 21
(tiga) tahun buku atau sejak
memulai usahanya jika Emiten 3. Laba Operasional. 22 SEOJK 9
atau Perusahaan Publik
tersebut menjalankan kegiatan 4. Laba sebelum pajak. 22
usahanya kurang dari 3 (tiga)
tahun. 5. Laba bersih. 22
6. Laba (rugi). 22 SEOJK 16
7. Total laba (rugi) komprehensif. 22 SEOJK 9
8. Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada N/A SEOJK 16
pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali.
9. Total laba (rugi) komprehensif. 22 SEOJK 16
10. Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat N/A
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan
kepentingan non Pengendali.
11. Laba (rugi) per saham. 23 SEOJK 9
SEOJK 16
12. Jumlah aset. 19
13. Jumlah liabilitas. 20
14. Jumlah ekuitas. 21
15. Dana pihak ketiga. 19 SEOJK 9
16. Pinjaman yang diterima. 20
17. Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset. 25 SEOJK 16
18. Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas. 25
19. Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan. 25
20. Rasio lancar. 25
21. Rasio liabilitas terhadap ekuitas. 25
22. Rasio liabilitas terhadap jumlah aset. 25
848 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 418
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
23. Rasio KPMM. 25 SEOJK 9
24. Aset produktif. 25
25. Rasio Non-performing Loans (NPL). 25
26. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan 25
Operasional (BOPO).
27. Cost to Income Ratio (CIR). 25
28. Rasio Net Interest Margin (NIM). 25
29. Persentase pelanggaran dan pelampauan Batas 25
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
30. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM). 25
31. Rasio Posisi Devisa Neto (PDN). 25
32. Informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan 25 SEOJK 9
dengan emiten atau perusahaan publik dan jenis SEOJK 16
industrinya.
Informasi Saham Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit SEOJK 16
memuat:
1. Saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa
triwulan yang disajikan dalam bentuk perbandingan
selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit
memuat:
a. Jumlah saham yang beredar. 26
b. Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa efek
tempat saham dicatatkan.
c. Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan
berdasarkan harga pada bursa efek tempat saham
dicatatkan.
d. Volume perdagangan pada bursa efek tempat saham
dicatatkan.
Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya
diungkapkan jika sahamnya tercatat di bursa efek.
Informasi disajikan dalam bentuk grafik dan tabel.
2. Dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan 29 SEOJK 16
terjadinya perubahan pada saham, seperti pemecahan
saham (stock split), penggabungan saham (reverse
stock), dividen saham, saham bonus, perubahan
nilai nominal saham, penerbitan efek konversi, serta
penambahan dan pengurangan modal, informasi
saham sebagaimana dimaksud pada angka 1)
ditambahkan penjelasan paling sedikit mengenai:
a. Tanggal pelaksanaan aksi korporasi.
b. Rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan
saham (reverse stock), dividen saham, saham.
c. bonus, jumlah efek konversi yang diterbitkan, dan
perubahan nilai nominal saham.
d. Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi
korporasi.
e. Jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada).
f. Harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 849
Page 419
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
3. Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan 29 SEOJK 16
saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan
saham (delisting) dalam tahun buku, dijelaskan
alasan penghentian sementara perdagangan saham
(suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham
(delisting) tersebut.
4. Dalam hal penghentian sementara perdagangan SEOJK 16
saham (suspension) sebagaimana dimaksud pada
angka 3) dan/ atau proses pembatalan pencatatan
saham (delisting) masih berlangsung hingga akhir
periode Laporan Tahunan, dijelaskan tindakan
yang dilakukan untuk menyelesaikan penghentian
sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau
pembatalan pencatatan saham (delisting) tersebut.
LAPORAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
Laporan Direksi Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat
mengenai:
1. Kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
memuat:
a. Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau 54-55 SEOJK 9
Perusahaan Publik (termasuk untuk UUS apabila Bank SEOJK 16
memiliki UUS).
b. Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan 54 SEOJK 16
kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik.
c. Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan 54
implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik.
d. Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang 55-56 SEOJK 9
ditargetkan Emiten atau Perusahaan Publik. SEOJK 16
e. Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan 56
Publik.
f. Struktur organisasi. 48 SEOJK 9
g. Aktivitas utama. 46
h. Teknologi informasi. 49
i. Jenis produk dan jasa yang ditawarkan, termasuk 46-48
penyaluran kredit kepada debitur usaha mikro, kecil,
dan menengah.
j. Tingkat suku bunga penghimpunan dan penyediaan 50-53
dana.
k. Perkembangan perekonomian dan target pasar. 50
l. Jaringan kerja dan mitra usaha di dalam dan/atau di 48
luar negeri.
m. Jumlah, jenis, dan lokasi kantor. 48
n. Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan NA
pemegang saham dalam kelompok usaha Bank.
o. Perubahan-perubahan penting yang terjadi pada
Bank dan kelompok usaha Bank dalam tahun yang
bersangkutan.
p. Hal-hal penting yang diperkirakan terjadi pada 56-57
masa mendatang.
q. Sumber daya manusia meliputi jumlah, tingkat 49
pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber
daya manusia.
2. Gambaran tentang prospek usaha Emiten atau 56-57 SEOJK 9
Perusahaan Publik. SEOJK 16
3. Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik. 57-59
850 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 420
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Laporan Dewan Komisaris Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian
singkat mengenai:
1. Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai 64-67 SEOJK 16
pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk SEOJK 9
pengawasan Dewan Komisaris dalam perumusan dan
implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik
yang dilakukan oleh Direksi.
2. Pandangan atas prospek usaha Emiten atau 67
Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi.
3. Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau 68-71
Perusahaan Publik.
4. Perubahan komposisi Dewan Komisaris (jika ada) dan 71-72 SEOJK 9
alasan perubahannya.
5. Frekuensi dan cara pemberian nasihat kepada anggota 64
Direksi.
Surat Pernyataan Anggota Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan 80-81 SEOJK 16
Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan POJK 29
Komisaris Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan Tahunan
disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota
Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung
Jawab atas Laporan Tahunan.
PROFIL PERUSAHAAN
Nama dan alamat lengkap Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik 84-85 SEOJK 9
perusahaan termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan yang SEOJK 16
memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi
mengenai Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi:
1. Alamat
2. Nomor telepon
3. Alamat surat elektronik
4. Alamat situs web
Nama dan alamat kantor Memuat informasi antara lain:
cabang atau kantor perwakilan
(jika ada) Nama dan alamat kantor cabang/perwakilan, meliputi: 86-94 SEOJK 9
a. Alamat SEOJK 16
b. Nomor telepon
c. Alamat surat elektronik
d. Alamat situs web
Catatan: apabila perusahaan tidak memiliki entitas anak,
kantor cabang, dan kantor perwakilan, agar diungkapkan.
Riwayat singkat Emiten atau Mencakup antara lain: tanggal/tahun pendirian, nama, 100-101 SEOJK 9
Perusahaan Publik perubahan nama perusahaan (jika ada), dan tanggal SEOJK 16
efektif perubahan nama perusahaan.
Catatan: apabila perusahaan tidak pernah melakukan
perubahan nama, agar diungkapkan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 851
Page 421
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Visi, Misi, dan Budaya Mencakup: SEOJK 9
Perusahaan SEOJK 16
1. Visi Perusahaan 102
2. Misi Perusahaan 103
3. Pernyataan mengenai budaya perusahaan (corporate 104
culture) yang dimiliki Perusahaan.
Kegiatan Usaha Uraian mengenai antara lain: SEOJK 9
SEOJK 16
1. Kegiatan usaha perusahaan menurut anggaran dasar 106
terakhir.
2. Kegiatan usaha yang dijalankan. 106
3. Produk dan/atau jasa yang dihasilkan. 107-123
Wilayah Operasional Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik. 124-125 SEOJK 16
Wilayah operasional merupakan wilayah atau daerah
pelaksanaan kegiatan operasional atau jangkauan dari
kegiatan operasional perusahaan.
Struktur Organisasi Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam 126-127 SEOJK 9
bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan struktur 1 SEOJK 16
(satu) tingkat di bawah Direksi termasuk komite di bawah
Direksi (jika ada) dan komite di bawah Dewan Komisaris,
disertai dengan nama dan jabatan.
Keanggotaan Asosiasi Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala 128 SEOJK 16
nasional maupun internasional yang berkaitan dengan
penerapan keuangan berkelanjutan.
Profil Direksi Profil Direksi, paling sedikit memuat: SEOJK 9
SEOJK 16
1. Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan 129-139
tanggung jawab.
2. Foto terbaru.
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi
pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun
di luar Emiten atau Perusahaan Publik. Dalam hal
anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, 140 SEOJK 9
anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, SEOJK 16
dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung POJK 13
sampai kepada pemilik individu, meliputi nama pihak
yang terafiliasi. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki
hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik
mengungkapkan hal tersebut.
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris dengan anggota
Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau
pemegang saham pengendali Bank.
8. Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan 140-143 SEOJK 16
perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan
komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai
hal tersebut.
852 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 422
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Profil Dewan Komisaris Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: SEOJK 9
SEOJK 16
1. Nama dan jabatan. 144-153
2. Foto terbaru.
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Dewan
Komisaris
b. Dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai
anggota Dewan Komisaris yang merupakan komisaris
independen pada Emiten atau Perusahaan Publik
yang bersangkutan.
c. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar
Emiten atau Perusahaan Publik. Dalam hal anggota
Dewan Komisaris tidak memiliki rangkap jabatan,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
d. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris 154 SEOJK 9
lainnya, pemegang saham utama, dan pengendali SEOJK 13
baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada SEOJK 16
pemilik individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi. POJK 17
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik
mengungkapkan hal tersebut.
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris dengan anggota
Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau
pemegang saham pengendali Bank.
8. Pernyataan independensi komisaris independen dalam N/A SEOJK 16
hal komisaris independen telah menjabat lebih dari 2
(dua) periode.
9. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan 155-56
alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat
perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
Profil singkat pejabat eksekutif Termasuk susunan pejabat eksekutif beserta jabatan dan 161-182 SEOJK 9
ringkasan Riwayat hidup.
Jumlah karyawan dan data Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, 182-184 SEOJK 9
pengembangan kompetensi tingkat pendidikan, dan status ketenagakerjaan (tetap/ SEOJK 16
karyawan. kontrak) dalam tahun buku.
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk
tabel.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 853
Page 423
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Komposisi pemegang saham Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan SEOJK 9
pada awal dan akhir tahun buku, yang terdiri dari informasi SEOJK 16
mengenai: POJK 17
1. Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau 187
lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang 188-189
memiliki saham Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh
anggota Dewan Komisaris tidak memiliki saham, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
3. Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham 188-189
Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun
buku, termasuk informasi mengenai pemegang saham
yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk
kepentingan kepemilikan tidak langsung anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh
anggota Dewan Komisaris tidak memiliki kepemilikan
tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan
Publik, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
4. Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu 187-188 SEOJK 16
kelompok pemegang saham yang masing-masing
memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham Emiten
atau Perusahaan Publik.
5. Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan 190 SEOJK 16
per akhir tahun buku berdasarkan klasifikasi:
a. Kepemilikan institusi lokal.
b. Kepemilikan institusi asing.
c. Kepemilikan individu lokal.
d. Kepemilikan individu asing.
Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Pemegang saham utama dan Informasi mengenai pemegang saham utama dan 190 SEOJK 9
pengendali pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik langsung SEOJK 16
maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu,
yang disajikan dalam bentuk skema atau bagan.
Daftar entitas anak perusahaan Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan 191 SEOJK 9
asosiasi, perusahaan ventura ventura bersama dimana Emiten atau Perusahaan Publik SEOJK 16
memiliki pengendalian bersama entitas (jika ada), beserta
persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total aset,
dan status operasi entitas anak, perusahaan asosiasi,
perusahaan ventura bersama.
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai
alamat entitas anak tersebut.
Informasi terkait dengan Bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok usaha 191 SEOJK 9
Kelompok Usaha Bank dan/atau memiliki Entitas Anak, harus menambahkan
dengan:
Struktur kelompok usaha Bank yang meliputi:
a. Struktur kelompok usaha Bank, antara lain terdiri dari
Bank, Entitas Anak, perusahaan terelasi (sister company),
Entitas Induk sampai dengan ultimate shareholder.
b. Struktur keterkaitan kepengurusan dalam kelompok
usaha Bank.
c. Pemegang saham yang bertindak atas nama
pemegang saham lain. Pengertian pemegang saham
yang bertindak atas nama pemegang saham lain
adalah pemegang saham perorangan atau entitas yang
memiliki tujuan bersama yaitu mengendalikan Bank,
berdasarkan atau tidak berdasarkan suatu perjanjian.
854 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 424
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Kronologis pencatatan saham Kronologis pencatatan saham, jumlah saham, jumlah 192-195 SEOJK 16
saham tercatat setelah masing-masing tindakan korporasi
(corporate action), nilai nominal, dan harga penawaran
dari awal pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama
bursa efek dimana saham Emiten atau Perusahaan Publik
dicatatkan, termasuk pemecahan saham (stock split),
penggabungan saham (reverse stock), dividen saham,
saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham,
pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan penambahan dan
pengurangan modal (jika ada).
Informasi pencatatan efek Informasi pencatatan efek lainnya yang belum jatuh tempo 194-205 SEOJK 16
lainnya pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun
penerbitan, tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh
tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada).
Informasi penggunaan jasa Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor 206 SEOJK 16
akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/aliansinya
akuntan publik (KAP) meliputi:
1. Nama dan alamat.
2. Periode penugasan.
3. Informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan.
4. Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-
masing penugasan yang diberikan selama tahun buku.
5. Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/
aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan jasa non
audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut.
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP
beserta jaringan/asosiasi/aliansinya dapat disajikan
dalam bentuk tabel.
Nama dan alamat lembaga Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang 206-212 SEOJK 16
dan/atau profesi penunjang. pasar modal selain AP dan KAP.
Penghargaan dan Sertifikasi. Informasi memuat antara lain: 213-219 SEOJK 9
1. Nama penghargaan dan/atau sertifikasi (berskala
nasional dan internasional).
2. Tahun perolehan penghargaan dan/atau sertifikasi.
3. Badan pemberi penghargaan dan/atau sertifikasi.
4. Masa berlaku (untuk sertifikasi).
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA PERUSAHAAN
Rencana Strategis Bank 1. Rencana jangka panjang (corporate plan). 230-239 SEOJK 13
2. Rencana jangka menengah dan pendek (business plan). POJK 17
Tinjauan operasi per segmen Tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis SEOJK 9
usaha industri Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit SEOJK 16
mengenai:
1. Penjelasan masing-masing segmen usaha. 260-275,
282-297
2. Kinerja per segmen usaha, antara lain:
a. Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan 260-275,
perkembangannya. 282-297
b. Peningkatan/penurunan kapasitas produksi. 260-275,
282-297
c. Penjualan/pendapatan usaha. 298-300
d. Profitabilitas. 298-300
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 855
Page 425
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Uraian atas kinerja keuangan Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup SEOJK 9
perusahaan perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun SEOJK 16
buku terakhir (dalam bentuk narasi dan tabel), penjelasan
tentang penyebab adanya perubahan dan dampak
perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:
1. Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset. 302-303,
306-308
2. Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang dan 303-305,
total liabilitas. 308-309
3. Penanaman dana (investasi dan pemberian kredit/ 306-307
pembiayaan) dan total aset.
4. Dana pihak ketiga dan sumber pendanaan lain. 308-309
5. Ekuitas. 306, 309-310
6. Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan 310-314
komprehensif lain, dan total laba (rugi) komprehensif.
7. Arus kas. 314-316
8. Suku bunga dasar kredit. 326 SEOJK 9
Analisis kualitas aset produktif 326-328 SEOJK 9
dan rasio keuangan yang
relevan.
Bahasan dan analisis tentang Penjelasan tentang: SEOJK 16
kemampuan membayar
utang dan tingkat kolektibilitas 1. Kemampuan membayar hutang, baik jangka pendek 317-319
piutang perusahaan, dengan (likuiditas) maupun jangka panjang (solvabilitas).
menyajikan perhitungan rasio
2. Tingkat kolektibilitas piutang. 320
yang relevan sesuai dengan
jenis industri perusahaan.
Bahasan tentang struktur modal Penjelasan atas: SEOJK 16
(capital structure) dan kebijakan
manajemen atas struktur modal 1. Rincian struktur modal (capital structure) yang terdiri 330
(capital structure policy). dari utang berbasis bunga/sukuk dan ekuitas.
2. Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital 329-330
structure policies).
3. Dasar pemilihan kebijakan manajemen. 329-330
Bahasan mengenai ikatan Penjelasan tentang: SEOJK 16
yang material untuk investasi
barang modal (bukan ikatan 1. Nama pihak yang melakukan ikatan. 331-332
pendanaan) pada tahun buku
2. Tujuan dari ikatan tersebut. 332
terakhir.
3. Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan- 332
ikatan tersebut.
4. Mata uang yang menjadi denominasi. 331-332
5. Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk 332
melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait.
Catatan: apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan
terkait investasi barang modal pada tahun buku terakhir
agar diungkapkan.
Bahasan mengenai investasi Penjelasan tentang: SEOJK 9
barang modal yang SEOJK 16
direalisasikan pada tahun buku 1. Jenis investasi barang modal. 332-333
terakhir.
2. Tujuan investasi barang modal.
3. Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan pada
tahun buku terakhir.
Catatan: apabila tidak terdapat realisasi investasi barang
modal, agar diungkapkan.
856 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 426
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Uraian tentang prospek usaha Prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik 336-338 SEOJK 16
perusahaan. dikaitkan dengan kondisi industri, ekonomi secara
umum dan pasar internasional disertai data pendukung
kuantitatif dari sumber data yang layak dipercaya.
Informasi perbandingan antara Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun SEOJK 16
target pada awal tahun buku buku dengan hasil yang dicapai (realisasi), mengenai:
dengan hasil yang dicapai
(realisasi), dan target atau 1. Pendapatan/penjualan. 340
proyeksi yang ingin dicapai
2. Laba (rugi). 340
untuk satu tahun mendatang.
3. Struktur modal (capital structure). 340
4. Pemasaran. 341
5. Pengembangan SDM. 341
6. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau 339-340
Perusahaan Publik.
Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan
Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang, mengenai:
1. Pendapatan/penjualan. 342
2. Laba (rugi). 342
3. Struktur modal (capital structure). 343
4. Kebijakan dividen. 343
5. Pemasaran. 344
6. Pengembangan SDM. 345
7. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau 342
Perusahaan Publik.
Uraian tentang aspek Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten 240-257 SEOJK 9
pemasaran. atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai strategi SEOJK 16
pemasaran dan pangsa pasar.
Uraian mengenai dividen Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku SEOJK 16
selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit:
terakhir.
1. Kebijakan dividen, antara lain memuat informasi 346-348
persentase jumlah dividen yang dibagikan terhadap
laba bersih.
2. Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal 347
distribusi dividen non kas.
3. Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas). 347
4. Jumlah dividen per tahun yang dibayar. 347
Catatan: apabila tidak ada pembagian dividen, agar
diungkapkan alasannya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 857
Page 427
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Realisasi penggunaan dana Memuat uraian mengenai: SEOJK 16
hasil penawaran umum
(dalam hal perusahaan masih 1. Total perolehan dana. 348
diwajibkan menyampaikan
2. Rencana penggunaan dana.
laporan realisasi penggunaan
dana) 3. Rincian penggunaan dana.
4. Saldo dana.
5. Tanggal persetujuan RUPS/RUPO atas perubahan
penggunaan dana (jika ada).
a. Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki
kewajiban menyampaikan laporan realisasi
penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi
penggunaan dana hasil penawaran umum secara
kumulatif sampai dengan akhir tahun buku.
b. Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan mengenai laporan realisasi penggunaan
dana hasil penawaran umum, maka Emiten
menjelaskan perubahan tersebut.
Catatan: apabila tidak memiliki informasi realisasi
penggunaan dana hasil penawaran umum, agar
diungkapkan.
Informasi material (jika Memuat uraian mengenai: 348-360 SEOJK 16
ada), antara lain mengenai
investasi, ekspansi, divestasi, a. Tanggal, nilai, dan objek transaksi.
penggabungan/peleburan
b. Nama pihak yang melakukan transaksi.
usaha, akuisisi, restrukturisasi
utang/modal, transaksi c. Sifat hubungan afiliasi (jika ada).
material, transaksi afiliasi, dan
transaksi benturan kepentingan. d. Penjelasan mengenai kewajaran transaksi.
e. Pemenuhan ketentuan terkait.
f. Dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain
mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud
dalam angka a) sampai dengan angka f), Emiten atau
Perusahaan Publik juga mengungkapkan informasi:
1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah
melalui prosedur yang memadai untuk memastikan
bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan
praktik bisnis yang berlaku umum antara lain
dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang
wajar (armslength principle).
2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam
melakukan prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum
antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip
transaksi yang wajar (arms length principle).
g. Untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang
merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka
menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara
rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan, ditambahkan
penjelasan bahwa transaksi afiliasi atau transaksi material
tersebut merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan
dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan.
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material
dimaksud telah diungkapkan dalam laporan keuangan
tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan
pengungkapan dalam laporan keuangan tahunan
tersebut.
858 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 428
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
h. Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau SEOJK 16
transaksi benturan kepentingan yang merupakan SEOJK 13
hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi
benturan kepentingan yang telah disetujui pemegang
saham independen, ditambahkan informasi mengenai
tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi
afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan tersebut.
i. Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau
transaksi benturan kepentingan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
Uraian mengenai perubahan Uraian memuat antara lain: SEOJK 16
peraturan perundang-
undangan terhadap 1. Nama peraturan perundang-undangan yang 360-361
perusahaan pada tahun buku mengalami perubahan.
terakhir.
2. Dampaknya (kuantitatif dan/atau kualitatif) terhadap
perusahaan (jika signifikan) atau pernyataan bahwa
dampaknya tidak signifikan.
Catatan: apabila tidak terdapat perubahan peraturan
perundang-undangan pada tahun buku terakhir, agar
diungkapkan.
Uraian mengenai perubahan Uraian memuat antara lain: SEOJK 16
kebijakan akuntansi yang
diterapkan perusahaan pada 1. Perubahan kebijakan akuntansi. 362-363
tahun buku terakhir.
2. Alasan perubahan kebijakan akuntansi.
3. Dampaknya secara kuantitatif terhadap laporan
keuangan.
Catatan: Apabila tidak terdapat perubahan kebijakan
akuntansi pada tahun buku terakhir, agar diungkapkan.
Informasi Eksposur Risiko dan Eksposur risiko dan permodalan meliputi laporan eksposur 375-431 SEOJK 9
Permodalan. risiko dan permodalan periode tahunan sebagaimana
diatur dalam bagian II Laporan publikasi eksposur risiko
dan permodalan.
TATA KELOLA PERUSAHAAN
RUPS. Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 492-508 SEOJK 16
1 (satu) tahun sebelum tahun buku meliputi:
a. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun
sebelum tahun buku yang direalisasikan pada tahun
buku.
b. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun
sebelum tahun buku yang belum direalisasikan beserta
alasan belum direalisasikan.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan
pihak independen dalam pelaksanaan RUPS untuk
melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 859
Page 429
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Direksi. 1. Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota 509-510 SEOJK 13
Direksi. SEOJK 16
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab POJK 17
masing-masing anggota Direksi diuraikan dan dapat
disajikan dalam bentuk tabel.
2. Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau 512 SEOJK 16
piagam (charter) Direksi.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat 514-530 SEOJK 16
Direksi bersama Dewan Komisaris, dan tingkat kehadiran
anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk
kehadiran dalam RUPS.
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat
Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, atau
RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota 531-534 SEOJK 16
Direksi:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
anggota Direksi, termasuk program orientasi bagi
anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
diikuti anggota Direksi dalam tahun buku (jika ada).
5. Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang SEOJK 16
mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun buku 534-535
paling sedikit memuat:
a. Prosedur penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama
tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki
komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
6. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan 585-586 SEOJK 13
Komisaris yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih POJK 17
dari modal disetor, yang meliputi jenis dan jumlah
lembar saham pada:
a. Bank yang bersangkutan.
b. Bank lain.
c. Lembaga keuangan bukan bank.
d. Perusahaan lain yang berkedudukan baik di dalam
maupun di luar negeri.
Dewan Komisaris. 1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris. 536 SEOJK 13
SEOJK 16
POJK 17
2. Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman 540 SEOJK 16
atau piagam (charter) Dewan Komisaris.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan 546-557 SEOJK 13
Komisaris, rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan SEOJK 16
tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam
rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS.
Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris
dalam rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris
bersama Direksi, atau RUPS dapat disajikan dalam
bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota 558-561 SEOJK 16
Dewan Komisaris:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk
program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris
yang baru diangkat (jika ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
diikuti anggota Dewan Komisaris dalam tahun buku
(jika ada).
860 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 430
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
5. Penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta 562-571 SEOJK 16
masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris, paling sedikit memuat:
a. Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama
tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
c. Pihak yang melakukan penilaian.
6. Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang 572-575 SEOJK 16
mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris pada
tahun buku meliputi:
a. Prosedur penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama
tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
Nominasi dan remunerasi Paling sedikit memuat:
Direksi dan Dewan Komisaris.
1. Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai 576-577 SEOJK 16
kebijakan dan proses nominasi anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris.
2. Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan SEOJK 16
Dewan Komisaris, antara lain:
a. Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan 577-578
Komisaris.
b. Pengungkapan indikator untuk penetapan remunerasi 578-579
Direksi.
c. Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, 578
gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan lainnya; dan
Catatan: apabila tidak terdapat bonus kinerja,
bonus non kinerja, dan opsi saham yang diterima
setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi, agar
diungkapkan.
d. Besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi 580-581
dan anggota Dewan Komisaris;
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam
bentuk tabel.
Dewan pengawas syariah, bagi Paling sedikit memuat: SEOJK 16
Emiten atau Perusahaan Publik
yang menjalankan kegiatan a. Nama. 785
usaha berdasarkan prinsip
b. Dasar hukum pengangkatan Dewan Pengawas Syariah.
syariah sebagaimana tertuang
dalam anggaran dasar. c. Periode penugasan Dewan Pengawas Syariah.
d. Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah. 785-786
e. Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta 791-792
pengawasan pemenuhan prinsip syariah di pasar modal
terhadap Emiten atau Perusahaan Publik.
Komite Audit. 1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 595-596 SEOJK 16
POJK 17
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 861
Page 431
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar emiten atau perusahaan
publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite audit.
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 591-593
8. Pernyataan independensi komite audit. 597
9. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah 597-599
diikuti dalam tahun buku (jika ada).
10. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite audit 599-604 SEOJK 13
dan tingkat kehadiran anggota komite audit dalam SEOJK 16
rapat tersebut. POJK 17
11. Pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku 604-605
sesuai dengan yang dicantumkan dalam pedoman atau
piagam (charter) komite audit.
Komite atau fungsi nominasi Paling sedikit memuat:
dan remunerasi Emiten atau
Perusahaan Publik. 1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 611-612 SEOJK 16
POJK 17
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite.
7. Pernyataan independensi komite. 613
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah 614-616
diikuti dalam tahun buku (jika ada).
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 606-608
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau 608-609
piagam (charter).
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat 616-620
kehadiran anggota dalam rapat tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku. 621
Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi,
Emiten atau Perusahaan Publik cukup mengungkapkan
informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai
dengan huruf l) dan mengungkapkan:
1. Alasan tidak dibentuknya komite
2. Pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan
remunerasi.
862 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 432
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Komite lain yang dimiliki Emiten Paling sedikit memuat: SEOJK 16
atau Perusahaan Publik dalam POJK 17
rangka mendukung fungsi dan 1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 625-626
tugas Direksi (jika ada) dan/
2. Usia.
atau komite yang mendukung
fungsi dan tugas Dewan 3. Kewarganegaraan.
Komisaris.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota dewan
komisaris, anggota direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar emiten atau perusahaan
publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite.
7. Pernyataan independensi komite. 626
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah 627-629
diikuti dalam tahun buku (jika ada).
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 622
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau 623
piagam (charter) komite.
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan 629-636
tingkat kehadiran anggota komite dalam rapat tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun 636-637
buku.
Sekretaris perusahaan. 1. Nama. 639 SEOJK 16
2. Domisili.
3. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris
perusahaan.
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
4. Riwayat pendidikan.
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti 639-640
dalam tahun buku.
6. Uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan 641-642
pada tahun buku.
Unit Audit Internal. 1. Nama kepala unit audit internal. 646 SEOJK 16
POJK 17
2. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit audit
internal.
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar emiten atau perusahaan
publik.
3. Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal
(jika ada).
4. Jumlah pegawai (auditor internal) pada unit audit 648
internal.
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti 649-651
dalam tahun buku.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 863
Page 433
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
6. Struktur dan kedudukan unit audit internal. 645-646
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 647
8. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau 647
piagam (charter) unit audit internal.
9. Uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal 653-658
pada tahun buku termasuk kebijakan dan pelaksanaan
frekuensi rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/
atau Komite Audit.
Akuntan Publik. 1. Nama dan tahun akuntan publik yang melakukan audit 698-699 POJK 17
laporan keuangan tahunan selama 5 tahun terakhir.
2. Nama dan tahun Kantor Akuntan Publik yang melakukan
audit laporan keuangan tahunan selama 5 tahun
terakhir.
3. Besarnya fee untuk masing-masing jenis jasa yang
diberikan oleh Kantor Akuntan Publik pada tahun buku
terakhir.
4. Jasa lain yang diberikan Kantor Akuntan Publik dan
akuntan publik selain jasa audit laporan keuangan
tahunan pada tahun buku terakhir.
Catatan: apabila tidak ada jasa lain dimaksud, agar
diungkapkan.
Uraian mengenai sistem 1. Pengendalian keuangan dan operasional, serta 700-701 SEOJK 13
pengendalian internal (internal kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan SEOJK 16
Control) yang diterapkan oleh lainnya.
emiten atau perusahaan Publik.
2. Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal. 702-703
3. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas 703 SEOJK 16
kecukupan sistem pengendalian internal.
Sistem manajemen risiko yang 1. Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko 707-711 SEOJK 16
diterapkan oleh Emiten Atau Emiten atau Perusahaan Publik. SEOJK 13
Perusahaan Publik.
2. Jenis risiko dan cara pengelolaannya. 711-717
3. Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten 719
atau Perusahaan Publik.
4. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau 719-721 SEOJK 16
Komite Audit atas kecukupan sistem manajemen risiko.
Fungsi kepatuhan. Tingkat kepatuhan Bank terhadap seluruh ketentuan 721-723 SEOJK 13
dan peraturan perundang-undangan serta pemenuhan POJK 17
komitmen dengan otoritas yang berwenang.
Perkara hukum yang 1. Pokok perkara/gugatan. 736-737 SEOJK 16
berdampak material yang
dihadapi Oleh emiten atau 2. Status penyelesaian perkara/gugatan.
perusahaan publik, entitas
3. Pengaruhnya terhadap kondisi emiten atau perusahaan
anak, Anggota direksi dan
publik.
anggota dewan komisaris (jika
ada). 4. Pengungkapan mengenai permasalahan hukum paling SEOJK 13
sedikit mencakup:
a. jumlah permasalahan perdata dan permasalahan
pidana yang dihadapi dan telah mendapat putusan
yang mempunyai kekuatan hukum tetap.
b. jumlah permasalahan perdata dan permasalahan
pidana yang dihadapi dan masih dalam proses
penyelesaian.
Catatan: dalam hal perusahaan, entitas anak, anggota
Dewan Komisaris, dan anggota Direksi tidak memiliki
perkara penting, agar diungkapkan.
864 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 434
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Informasi tentang sanksi 737 SEOJK 16
administratif/sanksi yang
Dikenakan kepada emiten atau
perusahaan publik, Anggota
Dewan Komisaris dan anggota
direksi, oleh Otoritas jasa
keuangan dan otoritas lainnya
pada tahun Buku (jika ada).
Informasi mengenai kode etik 1. Pokok-pokok kode etik. 755-756 SEOJK 16
Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya 757
3. Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota 757
Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan karyawan Emiten
atau Perusahaan Publik
Penerapan Tata Kelola dalam 1. Komite Remunerasi 690 POJK 45
Pemberian Remunerasi bagi a. Nama anggota, komposisi, tugas dan tanggung jawab.
Bank. b. Jumlah rapat yang dilakukan.
c. Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota
Komite Remunerasi selama 1 (satu) tahun.
2. Proses penyusunan kebijakan Remunerasi yang meliputi: 690-691
a. Tinjauan mengenai latar belakang dan tujuan
kebijakan Remunerasi.
b. Pelaksanaan kaji ulang atas kebijakan Remunerasi
pada tahun sebelumnya, beserta perbaikannya.
c. Mekanisme untuk memastikan bahwa Remunerasi
bagi Pegawai di unit kontrol bersifat independen dari
unit kerja yang diawasinya.
3. Cakupan kebijakan Remunerasi dan implementasinya 691
per unit bisnis, per wilayah dan pada perusahaan anak
atau kantor cabang yang berlokasi di luar negeri
4. Remunerasi dikaitkan dengan risiko yang meliputi: 691
a. Jenis risiko utama (key risk) yang digunakan dalam
menerapkan Remunerasi.
b. Kriteria untuk menentukan jenis risiko utama, termasuk
untuk risiko yang sulit diukur.
c. Dampak penetapan risiko utama terhadap kebijakan
Remunerasi yang Bersifat Variabel.
d. Perubahan penentuan jenis risiko utama dibandingkan
dengan tahun lalu beserta alasannya, apabila ada.
5. Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi yang 691
meliputi:
a. Tinjauan mengenai kebijakan Remunerasi yang
dikaitkan dengan penilaian kinerja.
b. Metode dalam mengaitkan Remunerasi individu
dengan kinerja Bank, kinerja unit kerja dan kinerja
individu.
c. Uraian mengenai metode yang digunakan Bank untuk
menyatakan bahwa kinerja yang disepakati tidak
dapat tercapai sehingga perlu dilakukan penyesuaian
atas remunerasi serta besarnya penyesuaian
remunerasi jika kondisi tersebut terjadi.
6. Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja dan 691-692
Risiko yang meliputi:
a. Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat
Variabel yang ditangguhkan, besarannya, dan kriteria
untuk menetapkan besaran tersebut.
b. Kebijakan Bank mengenai Remunerasi yang
Bersifat Variabel yang ditangguhkan yang ditunda
pembayarannya (malus), atau ditarik kembali apabila
sudah dibayarkan (clawback).
7. Nama konsultan ekstern dan tugas konsultan terkait 692
kebijakan Remunerasi, apabila Bank menggunakan jasa
konsultan ekstern
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 865
Page 435
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
8. Paket Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh 692-693
Direksi dan Dewan Komisaris mencakup struktur
Remunerasi dan rincian jumlah nominal.
9. Remunerasi yang Bersifat Variabel, meliputi: 693
a. Bentuk Remunerasi yang Bersifat Variabel beserta
alasan pemilihan bentuk tersebut. dan
b. Penjelasan apabila terdapat perbedaan pemberian
Remunerasi yang Bersifat Variabel di antara para
Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Pegawai.
10. Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang 693
menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1
(satu) tahun, dan total nominalnya.
11. Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi material risk 693-694
takers.
12. Shares option yang dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, 694-696
dan Pejabat Eksekutif.
13. Rasio gaji tertinggi dan terendah 696
14. Jumlah penerima dan jumlah total Remunerasi yang 697
Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat akan
diberikan oleh Bank kepada calon Direksi, calon Dewan
Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama 1 (satu)
tahun pertama bekerja
15. Jumlah Pegawai yang terkena pemutusan hubungan 697
kerja dan total nominal pesangon yang dibayarkan
16. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang 697
ditangguhkan, yang terdiri dari tunai dan/atau saham
atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan
Bank.
17. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang 697
ditangguhkan yang dibayarkan selama 1 (satu) tahun.
18. Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam satu 697
tahun meliputi:
a. Remunerasi yang bersifat tetap maupun variabel.
b. Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak
ditangguhkan.
c. Bentuk Remunerasi yang diberikan secara tunai dan/
atau saham atau instrumen yang berbasis saham
yang diterbitkan Bank.
19. Informasi kuantitatif mengenai: 697
a. Total sisa Remunerasi yang masih ditangguhkan
baik yang terekspos penyesuaian implisit maupun
eksplisit.
b. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan
karena penyesuaian eksplisit selama periode
laporan.
c. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan
karena penyesuaian implisit selama periode laporan.
Uraian singkat mengenai Dalam hal pemberian kompensasi berupa program 759 SEOJK 16
kebijakan pemberian Kepemilikan saham oleh manajemen (management stock
Kompensasi jangka panjang Ownership program/MSOP) dan/atau program Kepemilikan
berbasis kinerja kepada saham oleh karyawan (employee stock Ownership
manajemen dan/ atau program/ESOP).
karyawan yang dimiliki oleh Informasi yang diungkapkan Paling sedikit memuat:
emiten Atau perusahaan
publik (jika ada), antara lain 1. Jumlah saham dan/atau opsi.
berupa Program kepemilikan
2. Jangka waktu pelaksanaan.
saham oleh manajemen
(management stock ownership 3. Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang
program/MSOP) dan/atau berhak.
Program kepemilikan saham
oleh karyawan (employee Stock 4. Harga pelaksanaan atau penentuan harga
ownership program/ESOP). pelaksanaan.
866 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 436
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Uraian singkat mengenai 1. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota 586-589 SEOJK 16
kebijakan pengungkapan Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja
Informasi mengenai Setelah terjadinya kepemilikan atau setiap Perubahan
kepemilikan atas saham perusahaan Terbuka.
2. Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud.
Uraian mengenai sistem 1. Cara penyampaian laporan pelanggaran. 760 SEOJK 16
pelaporan pelanggaran
(whistleblowing system) di 2. Perlindungan bagi pelapor. 760
Emiten atau Perusahaan Publik.
3. Penanganan pengaduan. 761-767
4. Pihak yang mengelola pengaduan. 768
5. Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit: 768
a. Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses Dalam
tahun buku.
b. Tindak lanjut pengaduan.
Dalam hal emiten atau perusahaan publik tidak memiliki
Sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system),
Maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
Uraian mengenai kebijakan anti 1. Program dan prosedur yang dilakukan dalam Mengatasi 769-776 SEOJK 16
korupsi Emiten atau Perusahaan praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), Fraud, suap dan/ POJK 17
Publik. atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan 776-777
Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki
Kebijakan anti korupsi, maka dijelaskan alasan tidak
Dimilikinya kebijakan dimaksud.
Penanganan benturan 780 SEOJK 13
kepentingan POJK 17
Penyediaan dana kepada pihak Informasi yang perlu diungkap adalah jumlah total baki 779 SEOJK 13
terkait (related party) dan debet penyediaan dana kepada pihak terkait (related
penyediaan dana besar (large party) dan kepada debitur inti (individu atau grup) per
exposure). posisi laporan
Transparansi kondisi keuangan 780 SEOJK 13
dan non keuangan Bank yang POJK 17
belum diungkap dalam laporan
lain.
Informasi lain yang terkait 780 SEOJK 13
dengan Tata Kelola Bank,
antara lain berupa intervensi
pemilik, perselisihan intern atau
permasalahan yang timbul
sebagai dampak kebijakan
remunerasi pada Bank.
Jumlah Penyimpangan (Internal Pengungkapan mengenai penyimpangan (internal fraud) 779 SEOJK 13
Fraud). paling sedikit mencakup:
1. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah
diselesaikan.
2. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang sedang
dalam proses penyelesaian di internal bank.
3. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang belum
diupayakan penyelesaian di internal bank.
4. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah
ditindaklanjuti melalui proses hukum.
Pembelian Kembali (Buy Back) 1. Kebijakan dalam melakukan pembelian kembali (buy 779 SEOJK 13
Saham dan/atau Obligasi Bank. back) saham atau obligasi Bank.
2. Jumlah lembar saham dan/atau obligasi yang dibeli
kembali.
3. Harga pembelian kembali per lembar saham dan/atau
obligasi.
4. Peningkatan laba per lembar saham dan/atau obligasi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 867
Page 437
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Pemberian Dana untuk Kegiatan Pengungkapan mengenai pemberian dana untuk kegiatan 779 SEOJK 13
Sosial dan/atau Kegiatan Politik sosial dan/atau kegiatan politik paling sedikit meliputi
Selama Periode Pelaporan. pihak penerima dana dan jumlah dana yang diberikan.
Penerapan keuangan 780 POJK 17
berkelanjutan, termasuk
penerapan tanggung jawab
sosial dan lingkungan
Penerapan atas pedoman tata 1. Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah 798-808 SEOJK 16
kelola Perusahaan Terbuka dilaksanakan dan/atau
bagi Emiten yang menerbitkan
efek bersifat ekuitas atau 2. Penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan,
Perusahaan Publik. disertai alasan dan alternatif pelaksanaannya (jika ada).
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk
tabel.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK
Tanggung Jawab Sosial 1. Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung 826-846 SEOJK 16
Perusahaan. jawab sosial dan lingkungan merupakan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) Penjelasan strategi keberlanjutan.
b) Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan
lingkungan hidup).
c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik.
d) Penjelasan Direksi.
e) Tata kelola keberlanjutan.
f) Kinerja keberlanjutan.
g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada.
h) Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika
ada.
i) Tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap
umpan balik laporan tahun sebelumnya.
2. Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud
pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman Teknis
Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik
sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini.
3. Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
pada angka 1) dapat:
a) Diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar
bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan, seperti
penjelasan Direksi terkait Laporan Keberlanjutan
diungkapkan dalam bagian terkait Laporan Direksi;
dan/atau
b) Merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung
jawab sosial dan lingkungan dengan tetap mengacu
pada Pedoman Teknis Penyusunan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam
Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti
profil Emiten atau Perusahaan Publik.
868 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 438
Laporan
Tahunan 2024
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
4. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) 826-846 SEOJK 16
sebagaimana dimaksud pada angka 1) merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan
namun dapat disajikan secara terpisah dengan Laporan
Tahunan.
5. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara
terpisah dengan Laporan Tahunan, informasi yang
diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud
harus:
a) Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud
pada angka 1); dan
b) Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam
Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
6. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara
terpisah dengan Laporan Tahunan, maka dalam
bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan memuat
informasi bahwa informasi mengenai tanggung jawab
sosial dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan
Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari
Laporan Tahunan.
7. Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Report) yang disajikan secara terpisah dengan Laporan
Tahunan harus disampaikan bersamaan dengan
penyampaian Laporan Tahunan.
Keterangan
SEOJK 16 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau
Perusahaan Publik.
SEOJK 9 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum
Konvensional.
SEOJK 13 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
POJK 45 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum.
POJK 17 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 17 Tahun 2023 Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 869
Page 439
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Laporan keuangan Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Financial statements As of December 31, 2024 and for the year then ended with independent auditors’ report
Page 440
~umn NDONESIA
SURAT PERNYATAAN DEWAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS' STATEMENT .
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS REGARDING
LAPORAN KEUANGAN THE RESPONSIBILITY FOR
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA AS OF DECEMBER 37, 2024 AND
TANGGALTERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
Kami, yang bertanda tangan di bawah ini: We, the undersigned below:
1. Nama Nixon L.P. Napitupulu Name
Alamat kantor PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Office address
JI. Gajah Mada No. 1 Jakarta 10130
Alamat domisili JI. Wijaya I No. 13 Domicile address or
atau sesuai KTP Kel. Petogogan, Kec, Kebayoran Baru address according to ID
Jakarta Selatan
Nomor telepon 021-6346762 Telephone number
Jabatan Direktur UtamalPresident Director Title
2. Nama Nofry Rony Poetra Name
Alamat kantor PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Offrce address
JI. Gajah Mada No. 1 Jakarta 10130
Alamat domisili JI. Taman Patra XII No. 17 Domicile address or
atau sesuai KTP Kel. Kuningan Timur, Kec. Setiabudi address according to ID
Jakarta Selatan
Nomor telepon 021-5264529 Telephone number
Jabatan Direktur Finance/Director of Finance Title
menyatakan bahwa: declare that:
Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan .7. We are responsible for the preparation and
penyajian laporan keuangan PT Bank Tabungan presentation of the financial statements of PT Bank
Negara (Persero) Tbk; Tabungan Negara (Persero) Tbk;
2. Laporan keuangan PT Bank Tabungan Negara 2. The financial statements of PT Bank Tabungan
(Persero) Tbk telah disusun dan disajikan sesuai Negara (Persero) Tbk have been prepared and
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia; presented in accordance with Indonesian Financial
Accounting Standards;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan PT 3. a. All information in the financial statements of PT
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk telah Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk have
diungkapkan secara lengkap dan benar; dan been fully disclosed in a complete and truthful
manner,' and
b. Laporan keuangan PT Bank Tabungan Negara b. The financial statements of PT Bank Tabungan
(Persero) Tbk tidak mengandung informasi atau Negara (Persero) Tbk do not contain any
fakta material yang tidak benar, dan tidak incorrect information or material fact, nor do
menghilangkan informasi atau fakta material; they omit any information or material fact;
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian 4. We are responsible for the internal control system
internal dalam PT Bank Tabungan Negara of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is made truthfully.
aria, 12 Februa.ri 2025/Jakarta. February 12, 2025
~_
iGl v.~,ZO '~
METE
r TE i
ACAMX076888
Nixon L.P. Na itu ulu ~ Nofry Rony Po2tra
Direktur Utama/Press ent Director Direktur FinancelDirector of Finance
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk T +62 21 633 6789, 633 2666
Kantor Pusat E csd@btn.co.id
Menare Bank BTN www.btn.co.id
11. Gajah Mada No. 1,lakarta Pusat 10130 Indonesia NPWP:01.001.609.5-093.000
Page 441
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN AS OF DECEMBER 31, 2024 AND
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR THEN ENDED
PADA TANGGAL TERSEBUT WITH INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/Page
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Reports
Laporan Posisi Keuangan.............................................. 1-6 .................................. Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss
Komprehensif Lain ................................................. 7-9 ...................... and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas .......................................... 10 - 12 ................................. Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas ......................................................... 13 - 15 ........................................... Statement of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan ................................... 16 - 336 .............................. Notes to the Financial Statements
***************************
Page 442
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2025 2/1/II/2025
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan The Shareholders, the Board of Commissioners,
Direksi and the Board of Directors
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Bank We have audited the accompanying financial
Tabungan Negara (Persero) Tbk. (“Bank”) statements of PT Bank Tabungan Negara (Persero)
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi Tbk. (the “Bank”), which comprise the statement
keuangan tanggal 31 Desember 2024, serta of financial position as of December 31, 2024, and
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the statements of profit or loss and other
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan comprehensive, statement of changes in equity,
arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal and statement of cash flows for the year then
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, ended, and notes to the financial statements,
termasuk informasi kebijakan akuntansi including material accounting policy information.
material.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material respects,
material, posisi keuangan Bank tanggal the financial position of the Bank as of
31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan December 31, 2024, and its financial performance
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada and cash flows for the year then ended, in
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar accordance with Indonesian Financial Accounting
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Standards.
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab those standards are further described in the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
pada laporan kami. Kami independen terhadap Financial Statements paragraph of our report. We
Bank berdasarkan ketentuan etika yang relevan are independent of the Bank in accordance with
dalam audit kami atas laporan keuangan di the ethical requirements relevant to our audit of
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung the financial statements in Indonesia, and we have
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan fulfilled our other ethical responsibilities in
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang accordance with such requirements. We believe
telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk that the audit evidence we have obtained is
menyediakan suatu basis bagi opini kami. sufficient and appropriate to provide a basis for
our opinion.
i
Page 443
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2025 (lanjutan) 2/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama Key audit matter
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal professional judgment, were of most significance
yang paling signifikan dalam audit kami atas in our audit of the financial statements of the
laporan keuangan periode kini. Hal audit utama current period. Such key audit matters were
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami addressed in the context of our audit of the
atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan financial statements taken as a whole, and in
dalam merumuskan opini kami atas laporan forming our opinion thereon, and we do not
keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan provide a separate opinion on such key audit
suatu opini terpisah atas hal audit utama matters. For the key audit matter below, our
tersebut. Untuk hal audit utama di bawah ini, description of how our audit addressed such key
penjelasan kami tentang bagaimana audit kami audit matter is provided in such context.
merespons hal tersebut disampaikan dalam
konteks tersebut.
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan including in relation to key audit matter
hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah communicated below. Accordingly, our audit
ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup included the performance of procedures designed
pelaksanaan prosedur yang dirancang untuk to respond to our assessment of the risks of
merespons penilaian kami atas risiko kesalahan material misstatement of the accompanying
penyajian material dalam laporan keuangan financial statements. The results of our audit
terlampir. Hasil prosedur audit kami, termasuk procedures, including the procedures performed
prosedur yang dilakukan untuk merespons hal to address the key audit matter below, provide the
audit utama di bawah ini, menyediakan basis bagi basis for our opinion on the accompanying
opini kami atas laporan keuangan terlampir. financial statements.
ii
Page 444
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2025 (lanjutan) 2/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah sharia financing/receivables
Penjelasan atas hal audit utama: Description of the key audit matter:
Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 11 atas As described in Note 11 to the accompanying
laporan keuangan terlampir, pada tanggal financial statements, as of December 31, 2024,
31 Desember 2024, cadangan kerugian the allowance for impairment losses on loans and
penurunan nilai atas kredit yang diberikan dan sharia financing/receivables was Rp13,057,187
pembiayaan/piutang syariah adalah sebesar million. The significant accounting policies of
Rp13.057.187 juta. Kebijakan akuntansi allowance for impairment losses on loans and
signifikan untuk cadangan kerugian penurunan sharia financing/receivables are disclosed in Note
nilai atas kredit yang diberikan dan 2e to the accompanying financial statements. We
pembiayaan/piutang syariah diungkapkan dalam focused on this area due to the carrying value of
Catatan 2e atas laporan keuangan terlampir. loans and syariah financing/receivables and the
Kami berfokus pada area ini karena nilai tercatat allowance for impairment losses on loans and
atas kredit yang diberikan dan syariah financing/receivables are significant to
pembiayaan/piutang syariah dan cadangan the accompanying financial statements.
kerugian penurunan nilai atas kredit yang
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah
adalah signifikan terhadap laporan keuangan
terlampir.
Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai Determination of allowance for impairment losses
memerlukan pertimbangan dan memiliki requires judgement and is subject to estimation
ketidakpastian estimasi termasuk dalam uncertainty which includes determining the model
penentuan model untuk menghitung cadangan to calculate allowance for impairment losses,
kerugian penurunan nilai, identifikasi eksposur identification of credit exposures with significant
kredit yang mengalami penurunan kualitas kredit deterioration in credit quality, and determining
yang signifikan, penentuan asumsi yang assumptions used in the allowance for impairment
digunakan dalam model perhitungan cadangan losses calculation models (for exposures assessed
kerugian penurunan nilai (untuk eksposur yang on an individual or collective basis), including
dinilai secara individu atau kolektif), termasuk forward-looking macroeconomics factors.
faktor ekonomi makro berorientasi masa depan.
iii
Page 445
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2025 (lanjutan) 2/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah sharia financing/receivables (continued)
(lanjutan)
Respons audit: Audit response:
Prosedur audit kami dalam merespons hal audit Our audit procedures address the key audit
utama tersebut di atas mencakup, antara lain: matter mentioned above included, among others:
menguji pengendalian utama atas pemberian tested the key controls over the origination,
kredit, melakukan penilaian kualitas kredit segmentation, regular internal credit quality
internal secara regular, melakukan pencatatan assessments, recording and monitoring of the
dan pengawasan kredit yang diberikan, piutang loans, murabahah receivables, istishna
murabahah, piutang istishna, pembiayaan receivables, mudharabah financing, musyarakah
mudharabah, pembiayaan musyarakah, dan financing, and funds of qardh, and general
pinjaman qardh, serta pengendalian umum atas controls over the allowance for impairment losses
sistem perhitungan cadangan kerugian system and the application controls over the
penurunan nilai dan pengendalian aplikasi atas completeness and accuracy of data flows from
kelengkapan dan keakuratan aliran data dari source systems to the allowance for impairment
sistem asal ke sistem perhitungan cadangan losses system. We also obtained understanding
kerugian penurunan nilai. Kami juga memperoleh and assessed impairment measurement
pemahaman dan menilai metodologi pengukuran methodologies, validation of allowance for
penurunan nilai, melakukan validasi model impairment losses models, and inputs, bases and
cadangan kerugian penurunan nilai, data assumptions used by the Bank in calculating the
masukan, dasar, dan asumsi yang digunakan oleh allowance for impairment losses, and tested the
Bank dalam menghitung cadangan kerugian classification into three-stage credit quality of
penurunan nilai, serta menguji tiga tahapan loan portfolios in accordance with staging criteria
kualitas kredit portofolio sesuai dengan kriteria developed by the Bank for loans, tested whether
tingkatan (staging) yang disusun oleh Bank untuk historical experience is representative of current
kredit yang diberikan, menguji apakah circumstances and of the recent losses incurred in
pengalaman historis mewakili keadaan saat ini the portfolios, and assessed reasonableness of
dan kerugian terkini yang terjadi dalam forward-looking adjustments, macroeconomic
portofolio, serta menilai kewajaran atas factor analysis, and probability-weighted multiple
penyesuaian asumsi berorientasi masa depan, scenarios for loans.
analisis faktor ekonomi makro, dan beberapa
skenario probabilitas tertimbang untuk kredit
yang diberikan.
iv
Page 446
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2025 (lanjutan) 2/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah sharia financing/receivables (continued)
(lanjutan)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance
dinilai secara individual, kami menguji sampel for impairment losses, we tested a sample of loans
kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang and sharia financing/receivables to evaluate the
syariah untuk mengevaluasi identifikasi secara timely identification by the Bank of exposures with
tepat waktu oleh Bank atas eksposur yang significant deterioration in credit quality or those
mengalami penurunan kualitas kredit yang which have been impaired; for cases where
signifikan atau yang telah mengalami penurunan impairment has been identified, assessed the
nilai; untuk kasus-kasus di mana penurunan nilai Bank’s assumptions on the expected future cash
telah diidentifikasi, kami menilai asumsi Bank atas flows, including the value of realizable collateral
arus kas masa depan ekspektasian, termasuk nilai based on available market information or
agunan yang dapat direalisasikan berdasarkan valuation prepared by independent valuer. We
informasi pasar yang tersedia atau penilaian yang also checked the accuracy of the calculation of the
dilakukan oleh penilai independen. Kami juga allowance for impairment losses amount by
memeriksa keakurasian perhitungan jumlah recalculating the collective impairment
cadangan kerugian penurunan nilai dengan assessment for the entire portfolio and
melakukan perhitungan ulang berdasarkan recalculating the individual impairment
sampel, menilai apakah pengungkapan di laporan assessment on a sample basis, assessed whether
keuangan cukup dan secara memadai the financial statement disclosures are
mencerminkan eksposur Bank terhadap risiko adequately and appropriately reflecting the
kredit, dan melibatkan pakar auditor internal Bank’s exposures to credit risk, and involved our
kami untuk membantu kami dalam melakukan auditor’s internal expert to assist us in the
prosedur-prosedur di atas ketika keahlian spesifik performance of the above procedures where their
mereka diperlukan. specific expertise was required.
Informasi lain Other information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan selain laporan information included in the Annual Report other
keuangan terlampir dan laporan auditor than the accompanying financial statements and
independen kami. Laporan Tahunan diharapkan our independent auditor’s report thereon. The
akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan Annual Report is expected to be made available to
auditor independen ini. us after the date of this independent auditor’s
report.
v
Page 447
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2025 (lanjutan) 2/1/II/2025 (continued)
Informasi lain (lanjutan) Other information (continued)
Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, statements does not cover the Annual Report, and
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut. assurance on the annual report.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami financial statements, our responsibility is to read
adalah untuk membaca Laporan Tahunan ketika the Annual Report when it becomes available and,
tersedia dan, dalam melaksanakannya, in doing so, consider whether the Annual Report
mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan is materially inconsistent with the accompanying
mengandung ketidakkonsistensian material financial statements or our knowledge obtained in
dengan laporan keuangan terlampir atau the audit, or otherwise appears to be materially
pemahaman yang kami peroleh selama audit, misstated.
atau mengandung kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika When we read the Annual Report, if we conclude
kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu that there is a material misstatement therein, we
kesalahan penyajian material di dalamnya, kami are required to communicate the matter to those
diharuskan untuk mengkomunikasikan hal charged with governance and take appropriate
tersebut kepada pihak yang bertanggung jawab actions based on the applicable laws and
atas tata kelola dan melakukan tindakan yang regulations.
tepat berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut and fair presentation of the financial statements
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di in accordance with Indonesian Financial
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Accounting Standards, and for such internal
dianggap perlu oleh manajemen untuk control as management determines is necessary
memungkinkan penyusunan laporan keuangan to enable the preparation of financial statements
yang bebas dari kesalahan penyajian material, that are free from material misstatement,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun whether due to fraud or error.
kesalahan.
vi
Page 448
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2025 (lanjutan) 2/1/II/2025 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan (lanjutan) statements (continued)
Dalam penyusunan laporan keuangan, In preparing the financial statements,
manajemen bertanggung jawab untuk menilai management is responsible for assessing the
kemampuan Bank dalam mempertahankan Bank’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan concern, and using the going concern basis of
dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan accounting, unless management either intends to
basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali liquidate the Bank or to cease its operations, or
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi has no realistic alternative but to do so.
Bank atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Bank’s financial reporting
pelaporan keuangan Bank. process.
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan financial statements
Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the financial statements taken as a
secara keseluruhan bebas dari kesalahan whole are free from material misstatement,
penyajian material, baik yang disebabkan oleh whether due to fraud or error, and to issue an
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk independent auditor’s report that includes our
menerbitkan laporan auditor independen yang opinion. Reasonable assurance is a high level of
mencakup opini kami. Keyakinan memadai assurance, but is not a guarantee that an audit
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, conducted in accordance with Standards on
namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa Auditing established by the IICPA will always
audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar detect a material misstatement when it exists.
Audit yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu Misstatements can arise from fraud or error and
mendeteksi kesalahan penyajian material ketika are considered material if, individually or in the
hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat aggregate, they could reasonably be expected to
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan influence the economic decisions of users taken
dan dianggap material jika, baik secara individual on the basis of these financial statements.
maupun agregat, dapat diekspektasikan secara
wajar akan mempengaruhi keputusan ekonomi
yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan tersebut.
vii
Page 449
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2025 (lanjutan) 2/1/II/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional skepticism throughout the audit. We also:
selama audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan whether due to fraud or error, design and
maupun kesalahan, mendesain dan perform audit procedures responsive to such
melaksanakan prosedur audit yang responsif risks, and obtain audit evidence that is
terhadap risiko tersebut, serta memperoleh sufficient and appropriate to provide a basis
bukti audit yang cukup dan tepat untuk for our opinion. The risk of not detecting a
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko material misstatement resulting from fraud is
tidak terdeteksinya suatu kesalahan higher than for one resulting from error, as
penyajian material yang disebabkan oleh fraud may involve collusion, forgery,
kecurangan lebih tinggi daripada yang intentional omissions, misrepresentations, or
disebabkan oleh kesalahan, karena the override of internal control.
kecurangan dapat melibatkan kolusi,
pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian
pengendalian internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal Bank. the Bank’s internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
viii
Page 450
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2025 (lanjutan) 2/1/II/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit
diperoleh, apakah terdapat suatu evidence obtained, whether a material
ketidakpastian material yang terkait dengan uncertainty exists related to events or
peristiwa atau kondisi yang dapat conditions that may cast significant doubt on
menyebabkan keraguan signifikan atas the Bank's ability to continue as a going
kemampuan Bank untuk mempertahankan concern. If we conclude that a material
kelangsungan usahanya. Ketika kami uncertainty exists, we are required to draw
menyimpulkan bahwa terdapat suatu attention in our independent auditor’s report
ketidakpastian material, kami diharuskan to the related disclosures in the financial
untuk menarik perhatian dalam laporan statements or, if such disclosures are
auditor independen kami ke pengungkapan inadequate, to modify our opinion. Our
terkait dalam laporan keuangan atau, jika conclusion is based on the audit evidence
pengungkapan tersebut tidak memadai, obtained up to the date of our independent
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami auditor’s report. However, future events or
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh conditions may cause the Bank to cease to
hingga tanggal laporan auditor independen continue as a going concern.
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Bank tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usahanya.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and contents of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi financial statements represent the underlying
dan peristiwa yang mendasarinya dengan transactions and events in
suatu cara yang mencapai penyajian wajar. a manner that achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi during our audit.
oleh kami selama audit.
ix
Page 451
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen <lanjutan) Independent Auditor's Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2025 (lanjutan) 2/1/II/20z5 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor's responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola with a statement that we have complied with
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika relevant ethical requirements regarding
yang relevan mengenai independensi, dan independence, and to communicate with them all
mengomunikasikan kepada pihak tersebut relationships and other matters that may
seluruh hubungan, Berta hal-hal lain yang reasonably be thought to bear on our
dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independence, and where applicable, related
independensi kami, dan jika relevan, pengamanan safeguards.
terkait.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak From the matters communicated with those
yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami charged with governance, we determine those
menentukan hal-hal tersebut yang paling matters that were of most significance in the audit
signifikan dalam audit atas laporan keuangan of the financial statements of the current period
periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit and are therefore the key audit matters. We
utama. Kami menguraikan hal audit utama describe such key audit matters in our
tersebut dalam laporan auditor independen kami independent auditor's report unless laws or
kecuali peraturan perundang-undangan melarang regulation preclude public disclosure about such
pengungkapan publik tentang hal audit utama key audit matter or when, in extremely rare
tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat circumstances, we determine that a key audit
jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal matter should not be communicated in our
audit utama tidak boleh dikomunikasikan dalam independent auditor's report because the adverse
laporan auditor independen kami consequences of doing so would reasonably be
karena konsekuensi yang merugikan Bari expected to outweigh the public interest benefits
mengomunikasikan hal tersebut akan of such communication.
diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat
kepentingan publik atas komunikasi tersebut.
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
Christophorus Alvin Kossim
Registrasi Akuntan Publik No. AP.1681/Public Accountant Registration No. AP.1681
12 Februari 2025/February 12, 2025
Page 452
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
Notes December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
ASET ASSETS
KAS 2a,2d,4 2.105.620 2.127.489 1.661.533 CASH
2a,2d, CURRENT ACCOUNTS
GIRO PADA BANK INDONESIA 2f,5 22.739.920 18.145.761 25.416.941 WITH BANK INDONESIA
CURRENT ACCOUNTS
GIRO PADA BANK LAIN 2a,2c WITH OTHER BANKS
Pihak ketiga 2d,2e,2f 886.415 1.153.949 963.935 Third parties
Pihak berelasi 6,44 5.065.331 1.049.449 508.322 Related parties
5.951.746 2.203.398 1.472.257
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2.571) (1.804) (1.747) impairment losses
5.949.175 2.201.594 1.470.510
PENEMPATAN PADA BANK 2a,2c PLACEMENTS WITH BANK
INDONESIA DAN BANK LAIN 2d,2g,7,44 INDONESIA AND OTHER BANKS
Pihak ketiga 4.661.043 30.561.061 12.975.894 Third parties
Pihak berelasi 61 61 61 Related parties
4.661.104 30.561.122 12.975.955
EFEK-EFEK 2a,2c, SECURITIES
Pihak ketiga 2d,2e,2h, 19.874.205 1.454.768 873.109 Third parties
Pihak berelasi 8,44 5.489.205 3.851.105 850.059 Related parties
25.363.410 5.305.873 1.723.168
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (787) (22.903) (2.399) impairment losses
25.362.623 5.282.970 1.720.769
OBLIGASI PEMERINTAH 2a,2c, GOVERNMENT BONDS
Pihak berelasi 2d,2h,9,44 35.475.529 35.893.929 51.964.973 Related parties
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN 2d SECURITIES PURCHASED UNDER
JANJI DIJUAL KEMBALI 2e, 2t,10 AGREEMENT TO RESELL
Pihak ketiga 175.625 - 1.434.190 Third parties
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
1
Page 453
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
Notes December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
KREDIT YANG DIBERIKAN
DAN PEMBIAYAAN/ 2c,2d,2e, LOANS AND SHARIA
PIUTANG SYARIAH 2i,2j,11,44 FINANCING/RECEIVABLES
Kredit yang diberikan Loans
Pihak ketiga 286.144.106 268.898.377 247.217.823 Third parties
Pihak berelasi 27.935.999 27.685.483 19.439.742 Related parties
314.080.105 296.583.860 266.657.565
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (11.727.934) (14.191.536) (14.104.914) impairment losses
302.352.171 282.392.324 252.552.651
Pembiayaan/piutang syariah Sharia financing/receivables
Pihak ketiga 43.681.345 37.027.078 31.367.082 Third parties
Pihak berelasi 211.482 87.203 257.057 Related parties
43.892.827 37.114.281 31.624.139
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.329.253) (1.400.428) (1.570.009) impairment losses
42.563.574 35.713.853 30.054.130
344.915.745 318.106.177 282.606.781
TAGIHAN DERIVATIF 2d DERIVATIVE RECEIVABLES
Pihak ketiga 2am,12 102.843 32.176 103.939 Third parties
TAGIHAN AKSEPTASI 2c,2d,2e ACCEPTANCES RECEIVABLES
Pihak ketiga 2k,13,44 508.190 475.821 289.206 Third parties
Pihak berelasi 433.708 68.746 131.356 Related parties
941.898 544.567 420.562
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.987) (23.876) (136) impairment losses
939.911 520.691 420.426
ASET TETAP 2m,2n, PREMISES AND EQUIPMENT
Biaya perolehan/nilai revaluasi 14,35 14.059.957 12.953.746 10.599.848 Cost/revaluation value
Akumulasi penyusutan (4.883.826) (4.835.934) (4.246.045) Accumulated depreciation
9.176.131 8.117.812 6.353.803
BUNGA YANG MASIH AKAN
DITERIMA 2d,15 11.518.574 11.526.687 10.750.302 INTEREST RECEIVABLES
ASET PAJAK DEFERRED TAX
TANGGUHAN - NETO 2af,39 2.286.038 2.998.282 2.915.428 ASSETS - NET
2d,2n,2p
ASET LAIN-LAIN 2q,2am,16 4.205.664 3.235.046 2.352.762 OTHER ASSETS
TOTAL ASET 469.614.502 438.749.736 402.148.312 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
2
Page 454
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
Notes December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
LIABILITAS, DANA SYIRKAH LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS SEGERA 2d,2r,17 2.644.422 3.277.514 3.205.358 LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
SIMPANAN DARI NASABAH 2c,2d,2s,44 DEPOSITS FROM CUSTOMERS
Giro 18 Demand deposits
Pihak ketiga 19.418.767 20.957.283 17.636.481 Third parties
Pihak berelasi 121.604.495 108.412.008 87.264.437 Related parties
141.023.262 129.369.291 104.900.918
Giro Wadiah 18 Wadiah demand deposits
Pihak ketiga 2.255.148 2.402.428 1.783.134 Third parties
Pihak berelasi 16.627.618 11.037.037 6.841.675 Related parties
18.882.766 13.439.465 8.624.809
159.906.028 142.808.756 113.525.727
Tabungan 19 Saving deposits
Pihak ketiga 36.777.689 37.029.999 35.656.990 Third parties
Pihak berelasi 922.460 692.162 525.339 Related parties
37.700.149 37.722.161 36.182.329
Tabungan Wadiah 19 Wadiah saving deposits
Pihak ketiga 1.520.491 1.274.456 1.192.775 Third parties
Pihak berelasi 1.441 2.136 943 Related parties
1.521.932 1.276.592 1.193.718
39.222.081 38.998.753 37.376.047
Deposito berjangka 20 Time deposits
Pihak ketiga 76.672.689 63.976.056 66.808.185 Third parties
Pihak berelasi 76.636.682 76.717.583 79.389.842 Related parties
153.309.371 140.693.639 146.198.027
Total simpanan dari nasabah 352.437.480 322.501.148 297.099.801 Total deposits from customers
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
3
Page 455
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
Notes December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
SIMPANAN DARI BANK LAIN 2d,2t, DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Pihak ketiga 21 70.035 91.312 136.408 Third parties
EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN 2d,2u, SECURITIES SELL UNDER
JANJI DIBELI KEMBALI 22 AGREEMENT TO REPURCHASED
Pihak ketiga 2.446.384 - - Third parties
Pihak berelasi 963.042 - - Related parties
3.409.426 - -
LIABILITAS AKSEPTASI 2c,2d,2k ACCEPTANCES PAYABLE
Pihak ketiga 23,44 251.423 320.522 302.037 Third parties
Pihak berelasi 690.475 224.045 118.525 Related parties
941.898 544.567 420.562
SURAT-SURAT BERHARGA
YANG DITERBITKAN 1c,2c, 2d, SECURITIES ISSUED
Pihak ketiga 2v,24,44 844.058 2.403.573 4.297.252 Third parties
Pihak berelasi 4.600.466 5.868.525 4.355.008 Related parties
5.444.524 8.272.098 8.652.260
PINJAMAN YANG DITERIMA 2c,2d,2w, FUND BORROWINGS
Pihak ketiga 25,44 10.132.859 11.308.799 7.365.320 Third parties
Pihak berelasi 23.352.225 22.453.290 17.455.685 Related parties
33.485.084 33.762.089 24.821.005
BUNGA YANG MASIH
HARUS DIBAYAR 2d,27 658.070 647.496 629.366 INTEREST PAYABLE
ESTIMATED LOSSES ON
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN 2c,2d,2af COMMITMENTS
DAN KONTINJENSI 28,40,44 3.385 3.580 4.719 AND CONTINGENCIES
LIABILITAS IMBALAN KERJA 2c,2d,2ae EMPLOYEE BENEFITS AND
DAN LAIN-LAIN 29,42,44 2.372.168 2.951.848 7.248.985 OTHER LIABILITIES
PINJAMAN SUBORDINASI SUBORDINATED LOAN
DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 2c,2d,2x AND SECURITIES
Pihak ketiga 26,44 4.828.105 4.612.840 4.658.242 Third parties
Pihak berelasi 1.500.000 4.499.997 4.499.977 Related parties
6.328.105 9.112.837 9.158.219
TOTAL LIABILITAS 407.794.597 381.164.489 351.376.683 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
4
Page 456
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
Notes December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
SIMPANAN NASABAH 2c,2d,2aa DEPOSITS FROM CUSTOMERS
Giro Mudharabah 44,18 Mudharabah current accounts
Pihak ketiga 929.940 712.587 468.889 Third parties
Pihak berelasi 11.985 13.474 11.897 Related parties
941.925 726.061 480.786
Tabungan Mudharabah 19 Mudharabah saving deposits
Pihak ketiga 6.161.887 5.331.249 4.730.686 Third parties
Pihak berelasi 125.893 141.993 88.427 Related parties
6.287.780 5.473.242 4.819.113
Deposito berjangka Mudharabah 20 Mudharabah time deposits
Pihak ketiga 15.129.659 11.975.188 11.886.366 Third parties
Pihak berelasi 6.857.408 8.908.369 7.637.191 Related parties
21.987.067 20.883.557 19.523.557
Total simpanan nasabah 29.216.772 27.082.860 24.823.456 Total deposits from customers
SIMPANAN DARI BANK LAIN 2d,2aa DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Giro Mudharabah 21 Mudharabah current accounts
Pihak ketiga 9.214 4.154 56 Third parties
Tabungan Mudharabah 21 Mudharabah saving deposits
Pihak ketiga 21.730 14.781 19.674 Third parties
Deposito berjangka Mudharabah 21 Mudharabah time deposits
Pihak ketiga 300 4.300 19.089 Third parties
Total simpanan dari bank lain 31.244 23.235 38.819 Total deposits from other banks
TOTAL DANA SYIRKAH TOTAL TEMPORARY
TEMPORER 29.248.016 27.106.095 24.862.275 SYIRKAH FUNDS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
5
Page 457
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
Notes December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nominal
Rp500 (Rupiah penuh) Capital stock - Rp500
per saham masing-masing par value per share (full amount)
pada tanggal 31 Desember 2024, as of December 31, 2024, 2023
2023 dan 2022 and 2022, respectively
Modal dasar 20.478.432.000 Authorized capital 20,478,432,000
saham (nilai penuh) shares (full amount)
(terdiri dari 1 lembar saham seri A (consisting of 1 share of Series A
Dwiwarna dan 20.478.431.999 Dwiwarna and 20,478,431,999
lembar saham seri B) shares of series B)
masing-masing pada tanggal as of December 31, 2024, 2023
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 and 2022, respectively
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid capital
14.034.444.413 saham 14,034,444,413 shares
(nilai penuh) (terdiri dari 1 lembar (full amount) (consisting of 1
saham seri A Dwiwarna share of series A Dwiwarna
dan 14.034.444.412 lembar and 14,034,444,412 shares
Saham seri B) masing-masing of series B) as of
pada tanggal 31 Desember 2024, December 31, 2024, and 2023
dam 2023 dan 10.590.000.000 and 10.590.000.000
saham (nilai penuh) (terdiri dari shares (full amount) (consisting of
1 lembar saham seri A Dwiwarna 1 share of series A Dwiwarna
dan 10.589.999.999 lembar Saham and 10.589.999.999 shares
seri B) pada tanggal 31 Desember of series B) as of December 31,
2022 2y,30a 7.017.222 7.017.222 5.295.000 2022
Tambahan modal disetor 30b 4.418.900 4.418.900 2.054.454 Additonal paid-in capital
Dana setoran modal 30d - - 2.756.575 Capital deposit fund
Kerugian neto yang belum Net unrealized loss
direalisasi dan cadangan kerugian allowance for and
penurunan nilai atas impairment losses on
efek-efek dan obligasi pemerintah securities and government
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain- comprehensive income
setelah pajak tangguhan 2h (1.107.982) (769.001) (1.193.252) net of deferred tax
Pengukuran kembali Remeasurement
program imbalan pasti - of defined benefit plan
setelah pajak tangguhan 2ae (424.015) (560.339) (409.657) - net of deferred tax
Bagian efektif lindung nilai Effective portion of
arus kas 2an,12 (44.082) (32.346) (49.301) cash flow hedge
Revaluation surplus of premises
Surplus revaluasi aset tetap 2m,14 3.565.773 3.565.773 3.508.565 and equipment
Saldo laba*) Retained earnings*)
Telah ditentukan penggunaannya 15.982.004 13.181.214 10.745.157 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 2b,2z 3.164.069 3.657.729 3.201.813 Unappropriated
TOTAL EKUITAS 32.571.889 30.479.152 25.909.354 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS, DANA TOTAL LIABILITIES,
SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS 469.614.502 438.749.736 402.148.312 FUNDS AND EQUITY
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi- *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 was eliminated
reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007. as a result of quasireorganization on May 31, 2007.
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
6
Page 458
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
Notes 2024 2023 2022
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL FROM OPERATIONS
Pendapatan Bunga dan Interest Income and Income
Bagi Hasil 2ab,2ac from Profit Sharing
Bunga 31a 25.472.625 24.722.529 23.233.200 Interest
Profit sharing and margin
Bagi hasil dan marjin unit syariah 2ad,31b 4.068.967 3.558.723 2.674.168 from sharia unit
Total Pendapatan Bunga dan Total Interest Income and
Bagi Hasil 29.541.592 28.281.252 25.907.368 Income from Profit Sharing
Beban Bunga, Bagi Hasil Interest, Profit Sharing and
dan Bonus Bonus Expenses
Bunga 2ab,32a (15.913.459) (13.203.108) (9.866.919) Interest
Beban pendanaan lainnya (200.476) (203.317) (169.804) Other financing expenses
Bonus simpanan Wadiah 2ad,32b (153.446) (71.621) (57.558) Wadiah Bonus
Hak pihak ketiga atas bagi Third parties’ share on return
hasil Mudharabah 2ad,32b (1.781.559) (1.372.916) (815.803) of Mudharabah
Total Beban Bunga, Bagi Hasil Total Interest, Profit Sharing
dan Bonus (18.048.940) (14.850.962) (10.910.084) and Bonus Expenses
Pendapatan Bunga dan Bagi Interest Income and Income
Hasil - Neto 11.492.652 13.430.290 14.997.284 from Profit Sharing - Net
Pendapatan Operasional Lainnya Other Operating Income
Pungutan administrasi dan Administration fees and
denda atas simpanan dan penalties on
kredit yang diberikan 1.072.304 1.096.346 965.441 deposits and loans
Pendapatan dari penerimaan kredit Income from recovery of
yang dihapusbukukan 1.338.753 934.191 431.591 loans written-off
Keuntungan dari penjualan
efek-efek - neto 2h,8 932.900 6.669 - Gain on sale of securities - net
Keuntungan dari penjualan Gain on sale of government
obligasi pemerintah - neto 2h,9 49.049 541.392 - bonds – net
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gain on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value of
efek-efek - neto 2h,8 30.175 1.802 - securities - net
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gain on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value of
obligasi pemerintah - neto 2h,9 - - 55.045 bonds - net
Lain-lain 33 1.152.738 1.310.747 822.775 Others
Total Pendapatan Operasional
Lainnya 4.575.919 3.891.147 2.274.852 Total Other Operating Income
Penyisihan Kerugian Penurunan Provision for Impairment
Nilai Aset Keuangan dan Losses on Financial
Aset Non Keuangan 2d,2p,34 (1.981.495) (3.765.397) (4.017.378) and Non-financial Assets
(Penyisihan) pembalikan Estimasi (Provision for) reversal of
Kerugian Penurunan Estimated losses on
Nilai Komitmen dan Kontinjensi 28 195 1.139 (1.075) Comitment and Contingencies
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
7
Page 459
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan) OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
Notes 2024 2023 2022
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL (lanjutan) FROM OPERATIONS (continued)
Beban Operasional Lainnya Other Operating Expenses
Umum dan administrasi 35 (4.456.861) (3.884.779) (3.754.028) General and administrative
Gaji karyawan 2ae,2c,36,44 (4.445.575) (3.982.503) (4.190.298) Salaries and employee benefits
Premi program penjaminan Premium on government’s
pemerintah 43 (729.685) (656.774) (599.991) guarantee program
Kerugian yang belum direalisasi Unrealized losses on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value of government
obligasi pemerintah - neto 2h,9 (40.444) (5.780) - bonds - net
Kerugian dari penjualan Loss on sale of government
obligasi pemerintah - neto 2h,9 - - (266.235) bonds - net
Kerugian dari penjualan Loss on sale of government
Efek-efek - neto 2h,8 - - (234.089) securities - net
Kerugian yang belum direalisasi Unrealized losses on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value of
efek-efek - neto 2h,8 - - (64.931) securities - net
Lain-lain 37 (589.993) (487.614) (329.308) Others
Total Beban Operasional Lainnya (10.262.558) (9.017.450) (9.438.880) Total Other Operating Expenses
LABA OPERASIONAL 3.824.713 4.539.729 3.814.803 INCOME FROM OPERATIONS
PENDAPATAN (BEBAN) BUKAN NON-OPERATING
OPERASIONAL - NETO 38 (51.872) (159.519) 60.887 INCOME (EXPENSES) - NET
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
BEBAN PAJAK 3.772.841 4.380.210 3.875.690 TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK 2ag,39 (765.513) (879.222) (830.617) TAX EXPENSE
LABA TAHUN BERJALAN 3.007.328 3.500.988 3.045.073 INCOME FOR THE YEAR
Penghasilan Komprehensif Lain: Other Comprehensive Income:
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Surplus revaluasi aset tetap 2m,14 - 57.208 200.574 Surplus revaluation of fixed asset
Pengukuran kembali program imbalan Remeasurement of defined
pasti 2ae,41 168.301 (186.027) 59.872 benefit plan
Pajak penghasilan terkait akun-akun Income tax related to items that will
yang tidak akan direklasifikasi not be reclassified
ke laba rugi 39c (31.977) 35.345 (11.376) to profit or loss
Akun-akun yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Bagian efektif lindung nilai Effective part of hedging-
arus kas (14.490) 20.932 (40.883) cash flow
Keuntungan (kerugian) neto yang
belum direalisasi atas perubahan nilai
efek-efek dan obligasi Net unrealized gain (loss) on
pemerintah yang diukur pada changes in value of fair value through
nilai wajar melalui other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain 2h,8,9 (421.538) 517.528 (1.576.967) securities and government bonds
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
8
Page 460
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan) OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
Notes 2024 2023 2022
Penghasilan Komprehensif Other Comprehensive
Lain: (lanjutan) Income: (continued)
Akun-akun yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi (lanjutan) to profit or loss (continued)
Pajak penghasilan terkait akun-akun Income tax related to items that
yang akan direklasifikasi will be reclassified
ke laba rugi 85.311 (97.254) 307.463 to profit or loss
Total Laba Komprehensif Total Comprehensive Income
Tahun Berjalan 2.792.935 3.848.720 1.983.756 for the Year
LABA PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
Dasar (nilai penuh) 2ai,47 214 249 288 Basic (full amount)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
9
Page 461
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024 For the Years Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan
(Kerugian)
yang Belum
Direalisasi
dan Cadangan
kerugian
penurunan
nilai atas Efek
efek dan
Obligasi
Pemerintah
yang Diukur
pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif Saldo Laba/ Retained Earnings*)
Modal lain-Neto/ Bagian
Ditempat Unrealized Pengukuran Efektif
kan dan Gain (Loss) Kembali Surplus Lindung
Disetor and allowance Program Revaluasi Nilai Arus
Penuh/ Tambahan Dana for impairment Imbalan Pasti Aset Tetap/ Kas/
Issued Modal Setoran losses on - Neto/ Revaluation Effective Telah
and Fully disetor/ Modal/ FVTOCI Remeasureme Surplus of Portion of Ditentukan
Paid Additional Deposit Securities and nt of Defined Premises and Cash Penggunaan Belum Ditentukan
Catatan/ Capital Paid-in capital Government Benefit Plan - Equipment Flow nya/ Penggunaannya/ Ekuitas/
Notes Stock Capital fund Bonds - Net Net Hedges Appropriated Unappropriated Equity
Saldo per 31 Desember 2021 5.295.000 2.054.454 - 87.817 (458.153) 3.307.991 (19.983) 8.606.555 2.532.966 21.406.647 Balance as of December 31, 2021
Total Laba (Rugi)
komprehensif tahun 2h,8 Total comprehensive
berjalan 9,12,41 - - - (1.281.069) 48.496 200.574 (29.318) - 3.045.073 1.983.756 income (loss) for the year
Dana setoran modal 30d - - 2.756.575 - - - - - - 2.756.575 Capital deposit fund
Dividen 30c - - - - - - - - (237.624) (237.624) Dividend
Pembentukan cadangan
umum dan cadangan Appropriation for general
tujuan 30c - - - - - - - 2.138.602 (2.138.602) - and special reserves
Saldo per 31 Desember 2022 5.295.000 2.054.454 2.756.575 (1.193.252) (409.657) 3.508.565 (49.301) 10.745.157 3.201.813 25.909.354 Balance as of December 31, 2022
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi-reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007. *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 had been eliminated as a result of quasi-reorganization as of May 31, 2007.
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial
keuangan secara keseluruhan. statements taken as a whole.
10
Page 462
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (lanjutan) STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024 For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan
(Kerugian)
yang Belum
Direalisasi
dan Cadangan
kerugian
penurunan
nilai atas Efek
efek dan
Obligasi
Pemerintah
yang Diukur
pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif Saldo Laba/ Retained Earnings*)
Modal lain-Neto/ Bagian
Ditempat Unrealized Pengukuran Efektif
kan dan Gain (Loss) Kembali Surplus Lindung
Disetor and allowance Program Revaluasi Nilai Arus
Penuh/ Tambahan Dana for impairment Imbalan Pasti Aset Tetap/ Kas/
Issued Modal Setoran losses on - Neto/ Revaluation Effective Telah
and Fully disetor/ Modal/ FVTOCI Remeasureme Surplus of Portion of Ditentukan
Paid Additional Deposit Securities and nt of Defined Premises Cash Penggunaan Belum Ditentukan
Catatan/ Capital Paid-in capital Government Benefit Plan - and Flow nya/ Penggunaannya/ Ekuitas/
Notes Stock Capital fund Bonds - Net Net Equipment Hedges Appropriated Unappropriated Equity
Saldo per 31 Desember 2022 5.295.000 2.054.454 2.756.575 (1.193.252) (409.657) 3.508.565 (49.301) 10.745.157 3.201.813 25.909.354 Balance as of December 31, 2022
Total Laba (Rugi)
komprehensif tahun 2h,8 Total comprehensive
berjalan 9,12,41 - - - 424.251 (150.682) 57.208 16.955 - 3.500.988 3.848.720 income (loss) for the year
Penerbitan saham 1.722.222 2.364.446 - - - - - - - 4.086.668 Shares issuance
Dana setoran modal 30d - - (2.756.575) - - - - - - (2.756.575) Capital deposit fund
Dividen 30c - - - - - - - - (609.015) (609.015) Dividend
Pembentukan cadangan
umum dan cadangan - Appropriation for general
tujuan 30c - - - - - - 2.436.057 (2.436.057) - and special reserves
Saldo per 31 Desember 2023 7.017.222 4.418.900 - (769.001) (560.339) 3.565.773 (32.346) 13.181.214 3.657.729 30.479.152 Balance as of December 31, 2023
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial
keuangan secara keseluruhan. statements taken as a whole.
11
Page 463
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (lanjutan) STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024 For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan
(Kerugian)
yang Belum
Direalisasi
dan Cadangan
kerugian
penurunan
nilai atas Efek
efek dan
Obligasi
Pemerintah
yang Diukur
pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif Saldo Laba/ Retained Earnings*)
Modal lain-Neto/ Bagian
Ditempat Unrealized Pengukuran Efektif
kan dan Gain (Loss) Kembali Surplus Lindung
Disetor and allowance Program Revaluasi Nilai Arus
Penuh/ Tambahan Dana for impairment Imbalan Pasti Aset Tetap/ Kas/
Issued Modal Setoran losses on - Neto/ Revaluation Effective Telah
and Fully disetor/ Modal/ FVTOCI Remeasureme Surplus of Portion of Ditentukan
Paid Additional Deposit Securities and nt of Defined Premises Cash Penggunaan Belum Ditentukan
Catatan/ Capital Paid-in capital Government Benefit Plan - and Flow nya/ Penggunaannya/ Ekuitas/
Notes Stock Capital fund Bonds - Net Net Equipment Hedges Appropriated Unappropriated Equity
Saldo per 31 Desember 2023 7.017.222 4.418.900 - (769.001) (560.339) 3.565.773 (32.346) 13.181.214 3.657.729 30.479.152 Balance as of December 31, 2023
Total Laba (Rugi)
komprehensif tahun 2h,8 Total comprehensive
berjalan 9,12,41 - - - (338.981) 136.324 - (11.736) - 3.007.328 2.792.935 income (loss) for the year
Penerbitan saham - - - - - - - - - - Shares issuance
Dana setoran modal 30d - - - - - - - - - - Capital deposit fund
Dividen 30c - - - - - - - - (700.198) (700.198) Dividend
Pembentukan cadangan
umum dan cadangan Appropriation for general
tujuan 30c - - - - - - 2.800.790 (2.800.790) - and special reserves
Saldo per 31 Desember 2024 7.017.222 4.418.900 - (1.107.982) (424.015) 3.565.773 (44.082) 15.982.004 3.164.069 32.571.889 Balance as of December 31, 2024
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi-reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007. *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 had been eliminated as a result of quasi-reorganization as of May 31, 2007.
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial
keuangan secara keseluruhan. statements taken as a whole.
12
Page 464
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
Notes 2024 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, bagi hasil,
dan marjin 29.689.639 27.618.186 24.331.326 Interest, profit sharing, and margin
Pembayaran bunga dan bonus, Interest and bonus, fees and
provisi dan komisi (17.973.763) (14.892.249) (10.775.222) commissions paid
Penerimaan kredit yang telah Recoveries from loan
dihapusbukukan 1.421.221 1.011.258 503.307 debts written-off
Pembayaran pajak penghasilan
badan (912.208) (1.020.952) (1.001.324) Corporate income tax paid
Penerimaan dari surat ketetapan Recoveries from
pajak 39 - - 402.428 tax assessment letter
Pendapatan operasional lainnya 3.213.023 2.938.412 1.737.599 Other operating income
Beban operasional lainnya (9.585.564) (8.729.240) (8.633.782) Other operating expense
(Beban) pendapatan bukan Other non-operating
operasional lainnya - neto (63.538) (54.382) 13.828 (expenses) income - net
Penerimaan kas sebelum perubahan Cash receipts before changes in
aset dan liabilitas operasi 5.788.810 6.871.033 6.578.160 operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan Changes in operating assets
liabilitas operasi: and liabilities:
Penurunan (kenaikan) dalam Decrease (increase) in operating
aset operasi: assets:
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar Fair value through profit or loss
Melalui laba rugi (18.286.677) (246.380) (104.885) securities
Obligasi pemerintah yang diukur pada Fair value through profit or loss
nilai wajar melalui laba rugi 490.445 15.788.979 (4.955.939) government bonds
Tagihan akseptasi (397.331) (124.005) 33.578 Acceptance receivable
Tagihan derivatif (70.666) - - Derivative receivable
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ Loans and sharia financing/
piutang syariah (27.739.554) (38.484.306) (26.318.471) receivables
Aset lain-lain (136.021) (785.307) (196.503) Other assets
Kenaikan (penurunan) dalam Increase (decrease) in operating
Liabilitas operasi: liabilities:
Liabilitas segera (441.930) 74.415 (466.852) Liabilites due immediately
Simpanan dari nasabah Deposits from customer
Giro 11.653.971 24.468.372 31.538.044 Demand deposits
Giro Wadiah 5.443.299 4.814.656 3.268.857 Wadiah demand deposits
Tabungan (22.012) 1.539.832 (10.617.072) Savings deposits
Tabungan Wadiah 245.340 82.875 43.479 Savings deposits Wadiah
Deposito berjangka 12.615.733 (5.504.388) (322.562) Time deposits
Simpanan dari bank lain (21.277) (45.095) 70.400 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi 397.331 124.005 (33.578) Acceptance payables
Liabilitas lain-lain (416.997) (4.184.154) 654.214 Other liabilities
Dana syirkah temporer 2.141.920 2.243.821 2.094.203 Temporary syirkah funds
Kas Neto (Digunakan Untuk)/Diperoleh Net Cash (Used in)/Provided
dari Aktivitas Operasi (8.755.616) 6.634.353 1.265.073 by Operating Activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
13
Page 465
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
Notes 2024 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
(Pembelian) penerimaan saat jatuh tempo
dari efek-efek (Purchase) receipt from matured
biaya perolehan diamortisasi (2.878.561) (2.868.515) 199.964 amortized cost securities
Acquisitions of premises and
Perolehan aset tetap 14 (1.634.521) (2.313.490) (1.042.464) equipment
(Pembelian) penerimaan efek-efek (Purchase) receipt in fair value
diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain (31.199) (1.247.159) 381.580 income securities
(Pembelian) Penerimaan obligasi
pemerintah diukur pada nilai (Purchase)Receipt in fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain (1.163.910) 2.211.325 5.714.402 income government bonds
Penerimaan (pembelian) obligasi pemerintah Receipt (purchase) of amortized cost
pada biaya perolehan diamortisasi 562.232 (1.655.566) (7.816.426) government bonds
Penempatan efek-efek yang dibeli Placement of securities purchased
dengan janji dijual kembali (20.867.689) (43.597.267) (165.520.488) under agreement to resell
Penerimaan efek-efek yang dibeli Receipt of securities purchased
dengan janji dijual kembali 20.704.263 45.031.457 165.683.898 under agreement to resell
Penjualan aset tetap 3.045 - - Sales of premises and equipment
Kas Neto digunakan untuk Net Cash used in
Aktivitas Investasi (5.306.340) (4.439.215) (2.399.534) Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan atas surat Proceeds of securities
berharga yang diterbitkan 680.913 2.449.019 1.541.330 issued
Pembayaran atas
surat-surat berharga yang Payment of matured
diterbitkan jatuh tempo (3.572.500) (2.769.764) (5.263.000) securities issued
Pembayaran atas
Pinjaman subordinasi yang Payment of matured
jatuh tempo (3.000.000) - - subordinated borrowing
Penerimaan atas Proceeds from
efek-efek yang dijual dengan securities sold under
janji dibeli kembali 143.153.604 67.691.353 592.326 repurchase agreements
Pembayaran atas jatuh tempo Payments of matured
efek-efek yang dijual dengan securities sold under
janji dibeli kembali (139.744.766) (67.691.353) (592.326) repurchase agreements
Pembayaran dividen 30c (700.198) (609.015) (237.624) Payments of dividends
Penerimaan dari pinjaman Proceeds from
yang diterima 11.144.193 11.185.162 11.814.826 fund borrowings
Pembayaran dari pinjaman Payment of
yang diterima (11.385.262) (2.187.576) (9.095.884) fund borrowings
Pembayaran liabilitas sewa 29 (93.408) (81.973) (84.983) Payment of lease liabilities
Dana setoran modal - 1.330.093 2.756.575 Shares issuance
Kas Neto (Digunakan untuk)/Diperoleh Net Cash (Used in)/Provided
dari Aktivitas Pendanaan (3.517.424) 9.315.946 1.431.240 by Financing Activities
(PENURUNAN)/KENAIKAN NETO NET (DECREASE)/INCREASE
KAS DAN SETARA KAS (17.579.380) 11.511.084 296.779 CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 53.037.770 41.526.686 41.229.907 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 35.458.390 53.037.770 41.526.686 AT END OF YEAR
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
14
Page 466
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
Notes 2024 2023 2022
Rincian kas dan setara The details of cash and cash
kas akhir tahun adalah equivalents at end of year
sebagai berikut: are as follows:
Kas 2a,4 2.105.620 2.127.489 1.661.533 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 2f,5 22.739.920 18.145.761 25.416.941 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2f,6 5.951.746 2.203.398 1.472.257 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank and other banks -
lain - jangka waktu jatuh tempo maturing within three
tiga bulan atau kurang months or less since
sejak tanggal perolehan 2g,7 4.661.104 30.561.122 12.975.955 the acquisition date
Total 35.458.390 53.037.770 41.526.686 Total
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
15
Page 467
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Bank a. Bank’s establishment
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(“Bank”) didirikan sebagai bank milik negara, (“the Bank”) was originally established as
semula dengan nama “Bank Tabungan Pos” a state-owned bank under the name “Bank
berdasarkan Undang-undang Darurat No. 9 Tabungan Pos” based on Martial Law No. 9 of
Tahun 1950 tanggal 9 Februari 1950. 1950 dated February 9, 1950. Subsequently,
Selanjutnya, berdasarkan Peraturan the name of the Bank was changed to “Bank
Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 4 Tabungan Negara” based on Government
tahun 1963, nama Bank Tabungan Pos Regulation Amendment of Law No. 4 of 1963.
diubah menjadi “Bank Tabungan Negara”. The Bank started operating as a state-owned
Pada tanggal 29 April 1989, Bank mulai commercial bank on April 29, 1989.
beroperasi sebagai bank umum milik negara.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 24 Based on Government Regulation No. 24 of
Tahun 1992, status Bank diubah menjadi 1992, the status of the Bank was changed to a
perseroan terbatas milik negara (Persero). state-owned limited liability corporation
Akta pendirian Bank sebagai Persero dibuat (Persero). The Bank’s deed of establishment
dihadapan Notaris Muhani Salim, S.H., as a limited liability corporation was
No. 136 tanggal 31 Juli 1992 dan telah documented under deed No. 136 dated
disahkan oleh Menteri Kehakiman dengan July 31, 1992 of Notary Muhani Salim, S.H.,
Surat Keputusan No. C2-6587.HT.01.01. and was approved by the Ministry of Justice in
TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, serta its Decision Letter No. C2-6587.HT.01.01.
diumumkan dalam Berita Negara No. 73 TH.92 dated August 12, 1992 and was
tanggal 11 September 1992 Tambahan published in Supplement No. 6A of State
No. 6A. Gazette No. 73 dated September 11, 1992.
Berdasarkan surat keputusan Direksi Bank Based on the Decision Letter
Indonesia No. 27/55/KEP/DIR tanggal No. 27/55/KEP/DIR dated September 23, 1994
23 September 1994, Bank memperoleh status of the Directors of Bank Indonesia, the Bank
sebagai bank devisa. obtained the status of a foreign exchange bank.
Bank telah mendapatkan persetujuan dari The Bank has obtained approval from Bank
Bank Indonesia untuk melakukan kegiatan Indonesia to conduct commercial banking
umum perbankan berdasarkan prinsip syariah activities based on sharia principles through
melalui surat No. 6/1350/DPbS tanggal letter No. 6/1350/DPbS dated December 15,
15 Desember 2004. 2004.
Bank mulai melakukan kegiatannya The Bank started its activities based on sharia
berdasarkan prinsip syariah pada tanggal principles on February 14, 2005 with the
14 Februari 2005 dengan mulai beroperasinya operation of its first sharia branch in Jakarta -
cabang syariah pertama di Jakarta - Harmoni. Harmoni.
Pernyataan keputusan Rapat Umum The decision of the Extraordinary General
Pemegang Saham Luar Biasa yang Stockholders’ Meeting to amend all of the
menyetujui perubahan seluruh Anggaran Bank’s Articles of Association to become a
Dasar PT Bank Tabungan Negara (Persero) public company was notarized under notarial
menjadi Perseroan Terbuka telah diaktakan deed No. 7 dated October 12, 2009 of Fathiah
dengan akta notaris No. 7 tanggal Helmi, S.H., The amendment was approved by
12 Oktober 2009 dari notaris Fathiah Helmi, the Ministry of Laws and Human Rights in its
S.H., Perubahan anggaran dasar tersebut letter No. AHU-49309.AH-01.02. of 2009.
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
melalui surat No. AHU-49309.AH.01.02.
Tahun 2009.
16
Page 468
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian Bank (lanjutan) a. Bank’s establishment (continued)
Anggaran Dasar Bank telah mengalami The Articles of Association of the Bank has
beberapa kali perubahan. Penyesuaian been amended several times. The amendment
terakhir dinyatakan dalam Akta No. 8 tanggal was covered by Notarial Deed No. 8 dated
6 Maret 2024 yang dibuat dihadapan Ashoya March 6, 2024 of Ashoya Ratam, S.H., MKn., a
Ratam, S.H., MKn., notaris di Jakarta, notary in Jakarta, as approved in the Annual
berdasarkan keputusan Rapat Umum General Shareholders’ Meeting on March 6,
Pemegang Saham Tahunan tanggal 6 Maret 2024 and approved by the Ministry of Laws and
2024 dan telah mendapat persetujuan dari Human Rights of the Republic of Indonesia, in
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia its Decision Letter No. AHU-0022194.AH.01.02
Republik Indonesia, dengan Surat Keputusan dated April 5, 2024.
No.AHU-0022194.AH.01.02 tanggal 5 April
2024.
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, According to Article 3 of the Bank’s Articles of
ruang lingkup kegiatan Bank adalah Association, the scope of the Bank’s activities
menjalankan kegiatan umum perbankan is to conduct commercial banking activities in
sesuai dengan undang-undang dan peraturan accordance with the prevailing laws and
yang berlaku, termasuk melakukan kegiatan regulations, including the Bank’s activities
Bank berdasarkan prinsip syariah. based on sharia principles.
Bank berdomisili di Jakarta dan kantor pusat The Bank is domiciled in Jakarta and its head
Bank berlokasi di Jalan Gajah Mada No. 1, office is located at Jalan Gajah Mada No. 1,
Jakarta Pusat. Central Jakarta.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank As of December 31, 2024, the Bank has 117
memiliki 117 kantor cabang (termasuk 35 branch offices (including 35 sharia branch
kantor cabang syariah), 611 kantor cabang offices), 611 sub-branch offices (including
pembantu (termasuk 75 kantor cabang 75 sharia sub-branch offices) (unaudited).
pembantu syariah) (tidak diaudit).
Pada tanggal 31 Desember 2023, Bank As of December 31, 2023, the Bank has 115
memiliki 115 kantor cabang (termasuk 34 branch offices (including 34 sharia branch
kantor cabang syariah), 616 kantor cabang offices), 616 sub-branch offices (including
pembantu (termasuk 75 kantor cabang 75 sharia sub-branch offices)(unaudited).
pembantu syariah) (tidak diaudit).
Pada tanggal 31 Desember 2022, Bank As of December 31, 2022, the Bank has 110
memiliki 110 kantor cabang (termasuk 30 branch offices (including 30 sharia branch
kantor cabang syariah), 606 kantor cabang offices), 606 sub-branch offices (including
pembantu (termasuk 69 kantor cabang 69 sharia sub-branch offices), and 5 sharia cash
pembantu syariah), dan 5 kantor kas syariah offices (unaudited).
(tidak diaudit).
17
Page 469
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Rekapitalisasi b. Recapitalization
Pada tanggal 28 Mei 1999, Pemerintah On May 28, 1999, the Government issued
mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 52 Government Regulation No. 52 of 1999
Tahun 1999 tentang penambahan penyertaan regarding the increase in the Government’s
Pemerintah pada Bank dalam rangka capital participation in the Bank within the
Program Rekapitalikassasi yang dijalankan framework of the Government’s
oleh Pemerintah dengan nilai setinggi- Recapitalization Program for a maximum
tingginya sebesar Rp11.200.000. Pada amount of Rp11,200,000. On August 21, 2000,
tanggal 21 Agustus 2000, Pemerintah the Government issued Government
mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 68 Regulation No. 68 of 2000 regarding the
Tahun 2000 tentang penambahan modal increase in the Government’s capital
Pemerintah pada Bank dalam rangka participation in the Bank within the framework
Program Rekapitalisasi yang dijalankan oleh of the Government’s Recapitalization Program
Pemerintah dengan nilai setinggi-tingginya for a maximum amount of Rp2,805,000 so that
sebesar Rp2.805.000, sehingga tambahan the additional Government capital participation
penyertaan Pemerintah keseluruhan menjadi would become Rp14,005,000. The increase in
sebesar Rp14.005.000. Penambahan modal the Government participation was settled
tersebut dilakukan melalui penerbitan obligasi through the issuance to the Bank of the
rekapitalisasi Pemerintah untuk Bank sebesar government’s recapitalization bonds amounting
Rp9.803.500 dan Rp4.201.500 masing- to Rp9,803,500 and Rp4,201,500 on July 25,
masing pada tanggal 25 Juli 2000 dan 2000 and October 31, 2000, respectively.
31 Oktober 2000.
Pada tanggal 28 Februari 2001, Direksi Bank On February 28, 2001, the Bank’s Directors and
dan Menteri Keuangan menandatangani the Ministry of Finance entered into a
Kontrak Manajemen yang berisikan antara Management Contract which includes, among
lain bahwa jumlah kebutuhan rekapitalisasi others, the total final recapitalization
akhir Bank adalah sebesar Rp13.843.540 dan requirement of the Bank of Rp13,843,540 and
kelebihan obligasi rekapitalisasi sebesar the excess recapitalization bonds of Rp161,460
Rp161.460 harus dikembalikan kepada which should be returned to the Government.
Pemerintah. Pada tanggal 5 November 2001, On November 5, 2001, the Bank returned such
kelebihan obligasi rekapitalisasi tersebut excess recapitalization bonds to the
dikembalikan kepada Pemerintah. government.
Sebagai tindak lanjut dari Kontrak Manajemen As a result of the Management Contract, the
tersebut, Menteri Keuangan Republik Ministry of Finance issued Regulation
Indonesia mengeluarkan Peraturan Menteri No. 40/PMK.06/2008 dated February 29, 2008
Keuangan No. 40/PMK.06/2008 tanggal regarding the determination of the final amount
29 Februari 2008 tentang penetapan nilai of the Government’s required capital
akhir kebutuhan rekapitalisasi Bank sebesar contribution to the Bank amounting to
Rp13.843.540 dan pelaksanaan hak-hak Rp13,843,540 and implementation of the
pemerintah yang timbul sebagai akibat Government’s rights as a result of the additional
penambahan penyertaan modal negara contributed capital by the Republic of Indonesia
Republik Indonesia ke dalam modal PT Bank to the capital of PT Bank Tabungan Negara
Tabungan Negara (Persero) dalam rangka (Persero), as a limited liability company, in
program rekapitalisasi bank umum dengan relation to the commercial banks’
mengkonversi menjadi 13.843.540 lembar recapitalization program through conversion of
saham yang diterbitkan oleh Bank dengan additional capital to 13,843,540 shares of stock,
nominal Rp1.000.000 (Rupiah penuh) per which were issued by the Bank with a par value
lembar. Peraturan ini berdaya laku surut sejak of Rp1,000,000 (full Rupiah) per share. This
tanggal 31 Mei 2007. regulation was applied retroactively since
May 31, 2007.
18
Page 470
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank c. Issuance of Bank Securities
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak The Bank issued 25 (twenty-five) series of
25 (dua puluh lima) kali penerbitan, 1 (satu) bonds, 1 (one) series of subordinated bond, 1
kali penerbitan instrumen obligasi subordinasi, (one) series of global, 7 (seven) series of long
1 (satu) kali penerbitan global bond, 7 (tujuh) term notes, 2 (two) sukuk mudharabah from
kali penerbitan surat hutang jangka panjang, 2 July 25, 1989 to December 31, 2024, with the
(dua) kali penerbitan sukuk mudharabah sejak details as follows:
tanggal 25 Juli 1989 sampai dengan tanggal
31 Desember 2024 dengan rincian sebagai
berikut:
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Obligasi BTN I/ 50.000 5 tahun/years 25 Juli/ 18,75% tetap/
BTN Bonds I July 25, 1994*) fixed
Obligasi BTN II/ 50.000 5 tahun/years 1 Juni/ 16,25% tetap/
BTN Bonds II June 1,1995*) fixed
Obligasi BTN III/ 50.000 5 tahun/years 11 November/ 20,00% tetap/
BTN Bonds III November 11, 1996*) fixed
Obligasi BTN IV/ 100.000 5 tahun/years 23 Januari/ 17,00% tetap/
BTN Bonds IV January 23, 1996*) fixed
Obligasi BTN V/ 150.000 5 tahun/years 31 Juli/ 15,25% tetap untuk tahun pertama
BTN Bonds V July 31,1998*) dan kedua, mengambang untuk
tahun berikutnya hingga jatuh tempo/
15.25% fixed for first and second
years, in for remaining years
until maturity
Obligasi BTN VI/ 350.000 5 tahun/years 21 Desember/ 17,25% tetap untuk tahun pertama,
BTN Bonds VI December 21, 2000*) mengambang untuk tahun
berikutnya hingga jatuh tempo/
17.25% fixed for first year, floating
for remaining years until maturity
Obligasi BTN VII/ 200.000 5 tahun/years 22 Juli/ 17,125% tetap untuk tahun
BTN Bonds VII July 22, 2001*) pertama, mengambang untuk
tahun berikutnya hingga jatuh tempo/
17.125% fixed for first year, floating
for remaining years until maturity
Obligasi BTN VIII/ 400.000 5 tahun/years 18 Juli/ 14,15% tetap/
BTN Bonds VIII July 18, 2002*) fixed
Obligasi BTN IX/ 750.000 5 tahun/years 2 Oktober/ 12,50% tetap/
BTN Bonds IX October 2, 2008*) fixed
Obligasi BTN X/ 750.000 5 tahun/years 25 Mei/ 12,20% tetap/
BTN Bonds X May 25, 2009*) fixed
Obligasi BTN XI/ 750.000 5 tahun/years 6 Juli/ 12,00% tetap/
BTN Bonds XI July 6, 2010*) fixed
Obligasi BTN XII/ 1.000.000 10 tahun/years 19 September/ 12,75% tetap/
BTN Bonds XII September 19, 2016*) fixed
Obligasi BTN XIII A/ 300.000 3 tahun/years 29 Mei/ 11,75% tetap/
BTN Bonds XIII A May 29, 2012*) fixed
Obligasi BTN XIII B/ 300.000 4 tahun/years 29 Mei/ 12,00% tetap/
BTN Bonds XIII B May 29, 2013*) fixed
Obligasi BTN XIII C/ 900.000 5 tahun/years 29 Mei/ 12,25% tetap/
BTN Bonds XIII C May 29, 2014*) fixed
Obligasi BTN XIV/ 1.650.000 10 tahun/years 11 Juni/ 10,25% tetap/
BTN Bonds XIV June 11, 2020*) fixed
Obligasi BTN XV/ 1.300.000 10 tahun/years 28 Juni/ 9,50% tetap/
BTN Bonds XV June 28, 2021*) fixed
*) Bank telah melakukan pelunasan obligasi yang diterbitkan pada *) The Bank has made the repayment of bonds issued on maturity date.
tanggal jatuh temponya.
19
Page 471
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank (lanjutan) c. Issuance of Bank Securities (continued)
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak The Bank issued 25 (twenty-five) series of
25 (dua puluh lima) kali penerbitan, 1 (satu) bonds, 1 (one) series of subordinated bond, 1
kali penerbitan instrumen obligasi subordinasi, (one) series of global, 7 (seven) series of long
1 (satu) kali penerbitan global bond, 7 (tujuh) term notes, 2 (two) sukuk mudharabah from
kali penerbitan surat hutang jangka panjang, 2 July 25, 1989 to December 31, 2024, with the
(dua) kali penerbitan sukuk mudharabah sejak details as follows: (continued)
tanggal 25 Juli 1989 sampai dengan tanggal
31 Desember 2024 dengan rincian sebagai
berikut: (lanjutan)
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Obligasi Berkelanjutan I 2.000.000 10 tahun/years 5 Juni/ 7,90% tetap/
Tahap I BTN/ June 5, 2022*) fixed
Continuing Bonds I
Phase I BTN
Obligasi Berkelanjutan I 2.000.000 10 tahun/years 27 Maret/ 7,90% tetap/
Tahap II BTN/ March 27, 2023*) fixed
Continuing Bonds I
Phase II BTN
Obligasi Berkelanjutan II
Tahap I BTN/
Continuing Bonds II
Phase I BTN
Seri A/A Series 900.000 3 tahun/years 8 Juli/ 9,63% tetap/
July 8, 2018*) fixed
Seri B/B Series 500.000 5 tahun/years 8 Juli/ 9,88% tetap/
July 8, 2020*) fixed
Seri C/C Series 800.000 7 tahun/years 8 Juli/ 10,00% tetap/
July 8, 2022*) fixed
Seri D/D Series 800.000 10 tahun/years 8 Juli/ 10,50% tetap/
July 8, 2025 fixed
Obligasi Berkelanjutan II
Tahap II BTN/
Continuing Bonds II
Phase II BTN
Seri A/A Series 1.347.000 3 tahun/years 30 Agustus/ 8,20% tetap/
August 30, 2019*) fixed
Seri B/B Series 1.653.000 5 tahun/years 30 Agustus/ 8,75% tetap/
August 30, 2021*) fixed
Obligasi Berkelanjutan III
Tahap I BTN/
Continuing Bonds III
Phase I BTN
Seri A/A Series 1.466.000 3 tahun/years 13 Juli/ 8,30% tetap/
July 13, 2020*) fixed
Seri B/B Series 1.295.000 5 tahun/years 13 Juli/ 8,50% tetap
July 13, 2022*) fixed
Seri C/C Series 853.000 7 tahun/years 13 Juli/ 8,70% tetap/
July 13, 2024*) fixed
Seri D/D Series 1.386.000 10 tahun/years 13 Juli/ 8,90% tetap/
July 13, 2027 fixed
Obligasi Berkelanjutan III
Tahap II BTN/
Continuing Bonds III
Phase II BTN
Seri A/A Series 1.756.500 1 tahun/year 8 Juli/ 7,75% tetap/
July 8, 2020*) fixed
Seri B/B Series 1.168.000 3 tahun/years 28 Juni/ 8,75% tetap
June 28, 2022*) fixed
Seri C/C Series 1.219.500 5 tahun/years 28 Juni/ 9,00% tetap/
June 28, 2024*) fixed
*) Bank telah melakukan pelunasan obligasi yang diterbitkan pada *) The Bank has made the repayment of bonds issued on maturity date.
tanggal jatuh temponya.
**) Bank telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009 **) The Bank has exercised the call options on May 25, 2009
20
Page 472
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank (lanjutan) c. Issuance of Bank Securities (continued)
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak The Bank issued 25 (twenty-five) series of
25 (dua puluh lima) kali penerbitan, 1 (satu) bonds, 1 (one) series of subordinated bond, 1
kali penerbitan instrumen obligasi subordinasi, (one) series of global, 7 (seven) series of long
1 (satu) kali penerbitan global bond, 7 (tujuh) term notes, 2 (two) sukuk mudharabah from
kali penerbitan surat hutang jangka panjang, 2 July 25, 1989 to December 31, 2024, with the
(dua) kali penerbitan sukuk mudharabah sejak details as follows: (continued)
tanggal 25 Juli 1989 sampai dengan tanggal
31 Desember 2024 dengan rincian sebagai
berikut: (lanjutan)
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Obligasi Berkelanjutan IV
Tahap I BTN/
Continuing Bonds IV
Phase I BTN
Seri A/A Series 577.000 1 tahun/year 29 Agustus/ 6,75% tetap/
August 29, 2021*) fixed
Seri B/B Series 727.000 3 tahun/years 19 Agustus/ 7,80% tetap
August 19, 2023*) fixed
Seri C/C Series 196.000 5 tahun/years 19 Agustus/ 8,40% tetap/
August 19, 2025 fixed
Obligasi Berkelanjutan IV
Tahap II BTN/
Continuing Bonds IV
Phase II BTN
Seri A/A Series 600.000 3 tahun/year 24 Mei/ 5,50% tetap/
May 24, 2025 fixed
Seri B/B Series 400.000 5 tahun/years 24 Mei/ 6,00% tetap/
May 24, 2027 fixed
Obligasi Subordinasi BTN I/ 250.000 10 tahun/years 25 Mei/ 12,60% tetap untuk tahun pertama
Subordinated Bonds BTN I May 25, 2014**) sampai tahun kelima, 22,60% tetap
untuk tahun keenam sampai tahun
kesepuluh jika Bank tidak melakukan
opsi beli pada tahun kelima sejak
tanggal penerbitan/
12.60% fixed for first year until fifth
year, 22.60% fixed for sixth year
until tenth year if the Bank does not
exercise its option to buyback on the fifth
year since the issuance date
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 10.186 16 tahun/years 17 Juni/ 1,37% tetap/
Tahap I 2021/ June 17, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase 1 2021
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 47.740 14 tahun/years 12 Oktober/ 1,37% tetap/
Seri A 2022/ October 12, 2036 fixed
Long Term Notes BTN
Series A 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 79.379 15 tahun/years 12 April/ 0,55% tetap/
Seri B 2022/ April 12, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Series B 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 210.866 15 tahun/years 14 Juni/ 0,55% tetap/
Tahap I 2022. June 14, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase I 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 131.185 14 tahun/years 28 Maret/ 0,55% tetap/
Tahap II 2022/ March 28, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase II 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 35.898 14 tahun/years 28 April/ 0,55% tetap/
Tahap I 2023/ April 28, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase I 2023
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 404.745 14 tahun/years 15 September/ 1,37% tetap/
Tahap II 2023/ September 15, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase II 2023
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 6.242 15 tahun/years 27 December/ 0,55% tetap/
Seri A 2023/ December 27, 2038 fixed
Long Term Notes BTN Series A 2023
*) Bank telah melakukan pelunasan obligasi yang diterbitkan pada *) The Bank has made the repayment of bonds issued on maturity date.
tanggal jatuh temponya.
**) Bank telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009 **) The Bank has exercised the call options on May 25, 2009
21
Page 473
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank (lanjutan) c. Issuance of Bank Securities (continued)
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak The Bank issued 25 (twenty-five) series of
25 (dua puluh lima) kali penerbitan, 1 (satu) bonds, 1 (one) series of subordinated bond, 1
kali penerbitan instrumen obligasi subordinasi, (one) series of global, 7 (seven) series of long
1 (satu) kali penerbitan global bond, 7 (tujuh) term notes, 2 (two) sukuk mudharabah from
kali penerbitan surat hutang jangka panjang, 2 July 25, 1989 to December 31, 2024, with the
(dua) kali penerbitan sukuk mudharabah sejak details as follows: (continued)
tanggal 25 Juli 1989 sampai dengan tanggal
31 Desember 2024 dengan rincian sebagai
berikut: (lanjutan)
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 234.542 14 tahun/years 27 December/ 1,37% tetap/
Seri B 2023/ December 27, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Series B 2023
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 203.351 14 tahun/years 7 Agustus/ 1,37% tetap/
Tahun 2024/ August 7, 2038 fixed
Long Term Notes BTN
2024
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 312.678 14 tahun/years 27 Desember/ 1,37% tetap/
Tahap V 2024/ December 27, 2038 fixed
Long Term Notes BTN
Phase V 2024
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 147.909 14 tahun/years 23 Desember/ 1,37% tetap/
Tahap VI 2024/ December 23, 2038 fixed
Long Term Notes BTN
Phase VI 2024
Sukuk BTN I Tahun 2023 92.553 15,5 tahun/years 28 Oktober/ 11,00%***
Tahap I/ October 28, 2036
Sukuk BTN Phase I 2023
Sukuk BTN I Tahun 2023 175.039 13 tahun/years 27 Desember/ 27,40%****
Tahap II/ December 27, 2036
Sukuk BTN Phase II 2023
Sukuk BTN I Tahun 2024 80.956 13 tahun/years 27 Desember/ 27,40%****
Tahap III/ December 27, 2037
Sukuk BTN Phase III 2024
Sukuk BTN I Tahun 2024 52.444 13 tahun/years 23 September/ 27,40%****
Tahap IV/ September 23, 2038
Sukuk BTN Phase IV 2024
Dolar Amerika Serikat/United States Dollar
BBTN September or Global Bond 2020/ 300.000.000 5 tahun/years 23 Januari/ 4,20% tetap/
BBTN September or Global Bond 2020 January 23, 2025 fixed
***) 11% dari pendapatan yang dibagi hasilkan dengan indikasi bagi ***) 11% of the income generated with the indication of profit sharing of
hasil sebesar 0,55% per tahun. 0.55% per year
****) 27,40% dari pendapatan yang dibagi hasilkan dengan indikasi ****) 27.40% of the income generated with the indication of profit sharing
bagi hasil sebesar 1,37% per tahun. of 1.37% per year
d. Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) d. Initial Public Offering (IPO)
Bank telah memperoleh izin untuk melakukan The Bank obtained a permit to undertake a
Penawaran Umum sesuai dengan Public Offering based on the approval of the
persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat House of Representatives of the Republic
Republik Indonesia yang tertuang dalam of Indonesia in its Chairman Letter
Surat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat No. PW.01/3104/DPRRI/V/2009 dated May 29,
Republik Indonesia No.PW.01/3104/ 2009 and was enacted by the Government as
DPRRI/V/2009 tanggal 29 Mei 2009, serta stipulated by the Republic of Indonesia
penetapan dari Pemerintah sebagaimana Government Regulation No. 66 of 2009 and
tertuang dalam Peraturan Pemerintah circulated in State Gazette No. 167 dated
Republik Indonesia No. 66 tahun 2009 dan November 16, 2009 regarding the amendment
diundangkan dalam Lembaran Negara of the stock ownership structure of the State
No.167 tanggal 16 November 2009 tentang through Initial Public Offering of the shares of
Perubahan Struktur Kepemilikan Saham PT Bank Tabungan Negara (Persero).
Negara Melalui Penerbitan dan Penjualan
Saham Baru Pada PT Bank Tabungan
Negara (Persero).
22
Page 474
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) d. Initial Public Offering (IPO) (continued)
(lanjutan)
Berdasarkan Surat Badan Pengawas Pasar Based on Letter No. S-10523/BL/2009 of the
Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM- Capital Market and Financial Institutions
LK) No. S-10523/BL/2009 tanggal Supervisory Agency (BAPEPAM-LK) dated
8 Desember 2009, pernyataan pendaftaran December 8, 2009, the Registration Statement
yang diajukan Bank dalam rangka IPO submitted by the Bank relating to the IPO of
sejumlah 6.353.999.999 lembar Saham Biasa 6,353,999,999 ordinary shares Series B of the
Atas Nama Seri B milik Negara Republik Republic of Indonesia and 2,360,057,000 new
Indonesia dan 2.360.057.000 lembar Saham ordinary shares Series B, at par value of Rp500
Biasa Atas Nama Seri B baru, dengan nilai (full Rupiah) per share to the public, became
nominal sebesar Rp500 (Rupiah penuh) effective on December 8, 2009. The shares
setiap saham kepada masyarakat telah which were offered to the public, were listed and
menjadi efektif pada tanggal traded on the Indonesia Stock Exchange on
8 Desember 2009. Saham yang ditawarkan December 17, 2009, with the selling price of
tersebut dicatatkan dan mulai Rp800 (full Rupiah) per share.
diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada
tanggal 17 Desember 2009 dengan harga jual
Rp800 (Rupiah penuh) per saham.
Berkaitan dengan penawaran umum saham In relation to the Initial Public Offering of the
perdana, Bank telah mengimplementasikan shares, the Bank implemented the
program kepemilikan saham oleh Manajemen Management and Employee Stock Allocation
dan Karyawan (Management and Employee (MESA) program. MESA program is allocated
Stock Allocation/MESA). Program MESA with a maximum of 9.62% of the newly issued
diberikan maksimal 9,62% dari saham baru shares for registered employees as of
yang diterbitkan kepada karyawan yang December 31, 2009. The MESA Program
tercatat pada tanggal 31 Desember 2009. became effective on September 17, 2009 and
Program MESA tersebut telah efektif pada all qualified employees availed of the program
tanggal 17 September 2009 dan seluruh consisting of 226,928,500 Series B shares (with
karyawan yang memiliki kualifikasi telah par value of Rp500 per share) with a purchase
mengambil program tersebut dengan jumlah price of Rp640 per share (after share price
lembar saham biasa atas nama Seri B discount of 20% from the initial public offering
sebanyak 226.928.500 lembar (nilai nominal price of Rp800 per share) and a lock up period
Rp500 per lembar saham) dengan harga beli until six months.
Rp640 per lembar saham (setelah diskon 20%
dari harga penawaran perdana sebesar
Rp800 per lembar saham) dengan masa lock
up selama enam bulan.
Diskon harga saham untuk program MESA In relation to the Initial Public Offering of the
menjadi beban Bank di tahun 2009, yaitu share price discount for MESA program was
sebesar 20% atau Rp41.353, yang termasuk recognized as the Bank’s expense in 2009,
beban pajak penghasilan. amounting to 20% or Rp41,353 including the
income tax expense.
23
Page 475
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
e. Program Opsi Kepemilikan Saham untuk e. Management & Employee Stock Option Plan
Manajemen dan Karyawan (MESOP)
Sesuai dengan RUPS Luar Biasa tanggal 12 In accordance with the Extraordinary GMS on
Oktober 2009, pemegang saham menyetujui 12 October 2009, shareholders approved the
penerbitan saham opsi sebanyak issuance of 363,085,500 share options which
363.085.500 lembar saham yang akan will be implemented in 3 (three) stages. Stock
dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap. Opsi options are granted to management and
saham diberikan kepada manajemen dan employees in certain positions and titles who
karyawan pada posisi dan jabatan tertentu meet the specified requirements (Management
yang memenuhi Persyaratan yang telah & Employee Stock Option Plan (MESOP)).
ditetapkan (Management & Employee Stock
Option Plan (MESOP)).
Manajemen dan karyawan Bank telah The Bank's management and employees have
melakukan eksekusi atas opsi saham yang executed share options starting in 2011 with
dimulai tahun 2011 dengan rincian untuk details for MESOP I with the end of the option
MESOP I dengan akhir hak opsi pada tahun rights in 2014 amounting to 145,234,500,
2014 sebanyak 145.234.500, MESOP II MESOP II with the end of the option rights in
dengan akhir hak opsi pada tahun 2015 2015 amounting to 108,925,500 shares, and
sebanyak 108.925.500 lembar saham, dan MESOP III with the end of the option rights in
MESOP III dengan akhir hak opsi pada tahun 2016 amounting to 108,925,500 shares. The
2016 sebanyak 108.925.500 lembar saham. agio from the execution in 2011 was Rp94,733,
Agio yang timbul dari eksekusi tersebut untuk in 2012 it was Rp6,349, in 2013 it was
tahun 2011 adalah sebesar Rp94.733, tahun Rp232,261, in 2014 it was Rp2,372, in 2015 it
2012 adalah sebesar Rp6.349, tahun 2013 was Rp18,462, in 2016 it was amounting to
adalah sebesar Rp232.261, tahun 2014 Rp7,856.
adalah sebesar Rp2.372, tahun 2015 adalah
sebesar Rp18.462, tahun 2016 adalah
sebesar Rp7.856.
f. Penawaran Umum Saham Terbatas I f. Limited Public Offering I
Untuk memperkuat struktur permodalan, To Strengthen the capital structure, through the
melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang approval of the Extraordinary General Meeting
Saham Luar Biasa tanggal 7 November 2012 of Shareholders on November 7, 2012 and on
dan Surat Badan Pengawas Pasar Modal dan Letter No. S-13001/BL/2012 of the Capital
Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No. S- Market and Financial Institutions Supervisory
13001/BL/2012 tanggal 6 November 2012, Agency (BAPEPAM-LK) dated November 6,
Bank melakukan Penawaran Umum Terbatas 2012, the Bank undertook a Limited Public
I (“PUT I”) dalam rangka penerbitan Hak Offering I (“LPO I”) through the issuance of pre-
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) emptive rights of 1,512,857,500 Class B shares
sebanyak 1.512.857.500 saham Seri B with a par value per share of Rp500 (full
dengan nilai nominal sebesar Rp500 (nilai amount). Each holder of 555,000 share was
penuh) setiap saham. Setiap pemegang entitled to buy 94,943 new shares for
555.000 saham lama berhak membeli 94.943 Rp1,235.00 (full amount) per share. As a result
saham baru dengan harga Rp1.235,00 (nilai of LPO I, the Bank increased its capital by
penuh) setiap saham. Dari PUT I ini, Bank 1,512,857,500 Class B shares issued to the
meningkatkan modal sahamnya sebanyak public on December 04, 2012 and the LPO I
1.512.857.500 lembar saham Seri B yang listed in the Indonesia Stock Exchanges.
diterbitkan kepada masyarakat umum pada
tanggal 4 Desember 2012 dan terdaftar di
Bursa Efek Indonesia.
24
Page 476
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
g. Penawaran Umum Saham Terbatas II g. Limited Public Offering II
Untuk memperkuat struktur permodalan, To Strengthen the capital structure, through the
melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang approval of the Extraordinary General Meeting
Saham Luar Biasa tanggal 18 Oktober 2022 of Shareholders on October 18, 2022 and Letter
dan surat OJK No. S-264/D.04/2022 tanggal from OJK No. S-264/D.04/2022 dated
14 Desember 2022 perihal Pemberitahuan December 14, 2022 about Notification of
Efektifnya Pernyataan Pendaftaran, Bank Effectiveness of Registration Statement, the
melakukan Penawaran Umum Terbatas II Bank undertook a Limited Public Offering II
(“PUT II”) dalam rangka penerbitan Hak (“LPO II”) through the issuance of pre-emptive
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) rights of 3,444,444,413 Class B shares with a
sebanyak 3.444.444.413 saham Seri B par value per share of Rp500 (full amount).
dengan nilai nominal sebesar Rp500 (nilai Each holder of 100,000,000 share was entitled
penuh) setiap saham. Setiap pemegang to buy 32,525,443 new shares for Rp1,200.00
100.000.000 saham lama berhak membeli (full amount) per share. As a result of LPO II,
32.525.443 saham baru dengan harga the Bank increased its capital by 3,444,444,413
Rp1.200,00 (nilai penuh) setiap saham. Dari Class B shares issued to the public on January
PUT II ini, Bank meningkatkan modal 10, 2023 and the LPO II listed in the Indonesia
sahamnya sebanyak 3.444.444.413 lembar Stock Exchanges.
saham Seri B yang diterbitkan kepada
masyarakat umum pada tanggal 10 Januari
2023 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan Employees
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank’s The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 6 Maret Meeting of Shareholders (AGMS) held on
2024, dengan Akta Risalah RUPST No. 06 March 6, 2024, as stated under the Deed of
tanggal 6 Maret 2024 yang dibuat oleh Notaris AGMS Minutes No. 06 on March 6, 2024, by
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., susunan Dewan Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., the
Komisaris Bank adalah sebagai berikut: composition of the Bank’s Board of
Commissioners are as follows:
31 Desember 2024 December 31, 2024
Komisaris Utama/Independen Chandra M. Hamzah President/Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama/Independen Iqbal Latanro Vice President/Independent Commissioner
Komisaris Andin Hadiyanto Commissioner
Komisaris Herry Trisaputra Zuna Commissioner
Komisaris Himawan Arief Sugoto Commissioner
Komisaris Independen Armand Bachtiar Arief Independent Commissioner
Komisaris Independen Sentot A. Sentausa Independent Commissioner
Komisaris Independen Bambang Widjanarko* Independent Commissioner
Komisaris Independen Adi Sulistyowati* Independent Commissioner
* Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Tabungan * Appointed as a member of Board of Commissioners of PT Bank
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Annual General Meeting
Tahunan Perseroan tanggal 6 Maret 2024 dan telah efektif of Shareholders dated March 6, 2024 has effectively served since
menjabat sejak memperoleh persetujuan OJK pada tanggal 7 receiving OJK approval on October 7, 2024 based on OJK Letter No.
Oktober 2024 berdasarkan Surat OJK No. SR-438/PB.02/2024 SR-438/PB.02/2024 dated October 7, 2024.
tanggal 7 Oktober 2024.
25
Page 477
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank’s The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 16 Maret Meeting of Shareholders held on March 16,
2023, dengan berita acara No. 16 yang dibuat 2023, as stated under the notarial No. 16 by
oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., the
susunan Dewan Komisaris Bank adalah composition of the Bank’s Board of
sebagai berikut: Commissioners are as follows:
31 Desember 2023 December 31, 2023
Komisaris Utama/Independen Chandra M. Hamzah President/Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama/Independen Iqbal Latanro Vice President/Independent Commissioner
Komisaris Independen Armand Bachtiar Arief Independent Commissioner
Komisaris Independen Ahdi Jumhari Luddin** Independent Commissioner
Komisaris Independen Sentot A. Sentausa Independent Commissioner
Komisaris Andin Hadiyanto Commissioner
Komisaris Herry Trisaputra Zuna Commissioner
Komisaris Himawan Arief Sugoto Commissioner
Komisaris Mohamad Yusuf Permana* Commissioner
* Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Tabungan * Appointed as a member of Board of Commissioners of PT Bank
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Luar Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Annual General Meeting
Biasa Perseroan tanggal 11 Januari 2023 dan telah efektif pada of Shareholders dated January 11, 2023 and has been effective on June
tanggal 07 Juni 2023 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner 7, 2023 based on Financial Service Authority’s Decision No. KEPR-
OJK No. KEPR-46/D.03/2023 tanggal 07 Juni 2023. 46/D.03/2023 dated June 7, 2023.
** Berakhir masa jabatan tanggal 12 Agustus 2023 karena meninggal ** Ends of term of positions on August 12, 2023 due to passed away.
dunia.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank’s The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 2 Maret Meeting of Shareholders held on March 2,
2022, dengan berita acara No. 04 yang dibuat 2022, as stated under the notarial No. 04 by
oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., the
susunan Dewan Komisaris Bank adalah composition of the Bank’s Board of
sebagai berikut: Commissioners are as follows:
31 Desember 2022 December 31, 2022
Komisaris Utama/Independen Chandra M. Hamzah President/Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama/Independen Iqbal Latanro Vice President/Independent Commissioner
Komisaris Heru Budi Hartono**** Commissioner
Komisaris Andin Hadiyanto Commissioner
Komisaris Herry Trisaputra Zuna*** Commissioner
Komisaris Himawan Arief Sugoto** Commissioner
Komisaris Independen Armand Bachtiar Arief Independent Commissioner
Komisaris Independen Ahdi Jumhari Luddin Independent Commissioner
Komisaris Independen Sentot A. Sentausa* Independent Commissioner
* Diangkat sebagai Anggota Komisaris PT Bank Tabungan Negara * Appointed as the Board of Commissioner of PT Bank Tabungan
(Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Negara (Persero) Tbk, based on the Annual General Meeting of
Perseroan tanggal 2 Maret 2022 dan telah efektif pada tanggal 8 Shareholder dated March 2, 2022 and has been effective on August
Agustus 2022 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK 8, 2022 based on Financial Service Authority’s Decision No.
No. 31/KDK.03/2022 tanggal 8 Agustus 2022. 31/KDK.03/2022 dated August 8, 2022.
** Diangkat sebagai Anggota Komisaris PT Bank Tabungan Negara ** Appointed as the Board of Commissioner of PT Bank Tabungan
(Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Negara (Persero) Tbk, based on the Annual General Meeting of
Perseroan tanggal 2 Maret 2022 dan telah efektif pada tanggal 3 Shareholder dated March 2, 2022 and has been effective on October
Oktober 2022 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK 3, 2022 based on Financial Service Authority’s Decision No. KEP-
No. KEP-149/D.03/2022 tanggal 3 Oktober 2022. 149/D.03/2022 dated October 3, 2022.
*** Diangkat sebagai Anggota Komisaris PT Bank Tabungan Negara *** Appointed as the Board of Commissioner of PT Bank Tabungan
(Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Negara (Persero) Tbk, based on the Annual General Meeting of
Perseroan tanggal 2 Maret 2022 dan telah efektif pada tanggal 11 Shareholder dated March 2, 2022 and has been effective on October
Oktober 2022 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK 11, 2022 based on Financial Service Authority’s Decision No. KEP-
No. KEP-162/D.03/2022 tanggal 11 Oktober 2022. 162/D.03/2022 dated October 11, 2022.
****Berdasarkan Surat Perseroan No. 582/DIR/CSD/X/2022 perihal **** Based on Company Letter No. 582/DIR/CSD/X/2022 regarding Report
Laporan Informasi atau Fakta Material tertanggal 14 Oktober on Material Information or Facts dated October 14, 2022, Heru Budi
2022, masa jabatan Heru Budi Hartono selaku anggota Dewan Hartono's term of office as a member of the Company's Board of
Komisaris Perseroan berakhir sejak pelantikan dirinya menjadi Commissioners ended since his inauguration as Acting Governor of
Penjabat Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada tanggal the Special Capital Region of Jakarta on October 17, 2022. In
17 Oktober 2022. Sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan connection with the expiration of Heru Budi Hartono, the Company will
Heru Budi Hartono tersebut, Perseroan akan menyelenggarakan hold a General Meeting of Shareholders to comply with the provisions
Rapat Umum Pemegang Saham untuk memenuhi ketentuan of the laws and regulations and the Company's articles of association.
peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar Perseroan.
26
Page 478
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank’s The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal Meeting of Shareholders held on
6 Maret 2024, dengan Akta Risalah RUPST March 6, 2024, as stated under the Deed of
No. 06 tanggal 6 Maret 2024 yang dibuat oleh AGMS Minutes No. 06 on March 6, 2024, by
Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., susunan Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., the
Direksi Bank adalah sebagai berikut: composition of the Bank’s Board of Directors
are as follows:
31 Desember 2024 December 31, 2024
Direktur Utama Nixon Lambok Pahotan Napitupulu President Director
Wakil Direktur Utama Oni Febriarto Rahardjo Vice President Director
Direktur Finance Nofry Rony Poetra Director of Finance
Direktur Assets Management Elisabeth Novie Riswanti Director of Assets Management
Direktur Human Capital, Director of Human Capital,
Compliance and Legal Eko Waluyo Compliance and Legal
Direktur Risk Management Setiyo Wibowo Director of Risk Management
Direktur Distribution and Institutional Funding Jasmin Director of Distribution and Institutional Funding
Direktur Information Technology Andi Nirwoto Director of Information Technology
Direktur Consumer Hirwandi Gafar Director of Consumer
Direktur Operations and Customer Experience Hakim Putratama Director of Operations and Customer Experience
Direktur SME and Retail Funding Muhammad Iqbal * Director of SME and Retail Funding
* Diangkat sebagai anggota Dieksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) * Appointed as a member of Board of Directors of PT Bank Tabungan
Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal Negara (Persero) Tbk based on the Annual General Meeting of
6 Maret 2024 dan telah efektif menjabat sejak memperoleh Shareholders dated March 6, 2024 and has effectively served since
persetujuan OJK pada tanggal 8 Agustus 2024 berdasarkan Surat OJK receiving OJK approval on August 8, 2024 based on OJK Letter No. SR-
No. SR-333/PB.02/2024 tanggal 8 Agustus 2024. 333/PB.02/2024 dated August 8, 2024 .
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank’s The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 16 Maret Meeting of Shareholders held on March 16,
2023, dengan berita acara No. 16 yang dibuat 2023, as stated under the notarial No. 16 by
oleh Notaris Ashoya Ratam, SH., MKn, Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., the
susunan Direksi Bank adalah sebagai berikut: composition of the Bank’s Board of Directors
are as follows:
31 Desember 2023 December 31, 2023
Direktur Utama Nixon Lambok Pahotan Napitupulu* President Director
Wakil Direktur Utama Oni Febriarto Rahardjo** Vice President Director
Direktur IT and Digital Andi Nirwoto Director of IT and Digital
Direktur Assets Management Elisabeth Novie Riswanti Director of Assets Management
Direktur Distribution and Funding Jasmin Director of Distribution and Funding
Direktur Risk Management Setiyo Wibowo Director of Risk Management
Direktur Consumer Hirwandi Gafar Director of Consumer
Direktur Finance Nofry Rony Poetra Director Finance
Direktur Human Capital, Director of Human Capital,
Compliance and Legal Eko Waluyo Compliance and Legal
Direktur Institutional Banking Hakim Putratama*** Director of Institutional Banking
* Menerima pengalihan tugas sebagai Direktur Utama PT Bank Tabungan * Receive assignment transfer as President Director of The Borad of Directors
Negara (Persero) Tbk, berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Annual General
Perseroan tanggal 16 Maret 2023 dan telah efektif pada tanggal 07 Meeting of Shareholders dated March 16, 2023 and has been effective on
Juni 2023 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR- June 7, 2023 based on Financial Service Authority’s Decision No. KEPR-
44/D.03/2023 tanggal 07 Juni 2023. 44/D.03/2023 dated June 7, 2023.
** Diangkat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara ** Appointed as Vice President Director of PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Perseroan (Persero) Tbk based on the Annual General Meeting of Shareholders dated
tanggal 16 Maret 2023 dan telah efektif pada tanggal 07 Juni 2023 March 16, 2023 and has been effective on June 7, 2023 based on Financial
berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR- Service Authority’s Decision No. KEPR-45/D.03/2023 dated June 7, 2023.
45/D.03/2023 tanggal 07 Juni 2023.
*** Appointed as a member of Board of Directors of PT Bank Tabungan Negara
*** Diangkat sebagai anggota Direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Annual General Meeting of Shareholders dated
(Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Perseroan March 16, 2023 and has been effective on July 26, 2023 based on Financial
tanggal 16 Maret 2023 dan telah efektif pada tanggal 26 Juli 2023 Service Authority’s Decision No. KEPR-83/D.03/2023 dated July 26, 2023.
berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-
83/D.03/2023 tanggal 26 Juli 2023.
27
Page 479
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank’s The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 2 Maret Meeting of Shareholders (AGMS) held on
2022, dengan berita acara No. 04 yang dibuat March 2, 2022, as stated under the notarial No.
oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., 04 by Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., the
susunan Direksi Bank adalah sebagai berikut: composition of the Bank’s Board of Directors
are as follows:
31 Desember 2022 December 31, 2022
Direktur Utama Haru Koesmahargyo* President Director
Wakil Direktur Utama Nixon Lambok Pahotan Napitupulu Vice President Director
Direktur Consumer Hirwandi Gafar Director of Consumer
Direktur Finance Nofry Rony Poetra Director of Finance
Direktur Human Capital, Director of Human Capital,
Compliance and Legal Eko Waluyo Compliance and Legal
Direktur Assets Management Elisabeth Novie Riswanti Director of Assets Management
Direktur IT and Digital Andi Nirwoto Director of IT and Digital
Direktur Distribution and Funding Jasmin Director of Distribution and Funding
Direktur Risk Management Setiyo Wibowo Director of Risk Management
* Berdasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
dengan Akta nomor 16 tertanggal 16 Maret 2023, perseroan * Based on Annual General Meeting of Shareholders with notarial
memberhentikan dengan hormat Haru Koesmahargyo selaku deed number 16 dated March 16, 2023, the company terminate
Direktur Utama Perseroan. with honor Haru Koesmahargyo as President Director.
Gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan Salaries and other compensation benefits paid
kepada dewan komisaris adalah sebesar to the Board of Commissioners of the Bank
Rp76.260, Rp64.480 dan Rp51.960 masing- amounted to Rp76,260, Rp64,480 and
masing untuk tahun yang berakhir pada Rp51,960 for the years ended December 31,
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 2024, 2023, and 2022, respectively (Note 44b).
(Catatan 44b). Gaji dan kompensasi lainnya Salaries and other compensation benefits paid
yang dibayarkan kepada direksi adalah to the Board of Directors of the Bank amounted
sebesar Rp199.832, Rp161.529 dan to Rp199,832, Rp161,529 and Rp131,671 for
Rp131.671 masing-masing untuk tahun yang the years ended December 31, 2024, 2023, and
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 2022, respectively (Note 44b).
2023 dan 2022 (Catatan 44b).
Sekretaris Perusahaan dan Kepala Divisi The Bank’s Corporate Secretary and the Head
Audit Internal Bank adalah sebagai berikut: of Internal Audit Division are as follows:
31 Desember 2024 December 31, 2024
Sekretaris Perusahaan Ramon Armando Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Hendratno Tri Wibowo Head of Internal Audit Division
31 Desember 2023 December 31, 2023
Sekretaris Perusahaan Ramon Armando* Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Hendratno Tri Wibowo Head of Internal Audit Division
* Diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank No. * Appointed based on the Bank’s Board of Directors’ Decision Letter
231/DIR/2023 tanggal 14 April 2023 dan bertindak sebagai pejabat No. 231/DIR/2023 dated April 14, 2023 and Head of Corporate
sejak tanggal 14 April 2023. Secretary Division since April 14, 2023.
28
Page 480
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Sekretaris Perusahaan dan Kepala Divisi The Bank’s Corporate Secretary and the Head
Audit Internal Bank adalah sebagai berikut: of Internal Audit Division are as follows:
(lanjutan) (continued)
31 Desember 2022 December 31, 2022
Sekretaris Perusahaan Achmad Chaerul* Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Hendratno Tri Wibowo** Head of Internal Audit Division
* Diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank No. * Appointed based on the Bank’s Board of Directors’ Decision Letter
711/DIR/2022 tanggal 7 Juli 2022 dan bertindak sebagai No. 711/DIR/2022 dated July 7, 2022 and Head of Corporate
pejabat sejak tanggal 11 Juli 2022. Secretary Division since July 11, 2022.
** Diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank ** Appointed based on the Bank’s Board of Directors’ Decision Letter
No. 642/DIR/2021 tanggal 26 Juli 2021 dan bertindak sebagai No. 642/DIR/2021 dated July 26, 2021 and as the Acting Task of
pejabat sejak tanggal 26 Juli 2021. Internal Audit Division Head since July 26, 2021.
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank, Rapat The composition of the Bank’s Sharia
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Supervisory Board based on the Bank’s The
Bank tanggal 6 Maret 2024, dengan Akta Risalah Annual General Meeting of Shareholders
RUPST No. 06 tanggal 6 Maret 2024 yang dibuat held on March 6, 2024, as stated under Deed
oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., adalah of AGMS Minutes No. 06 on March 6, 2024,
sebagai berikut: by Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., are
as follows:
31 Desember 2024 December 31, 2024
Ketua M. Quraish Shihab Chairman
Anggota Mohammad Bagus Teguh Perwira Member
Anggota Muhammad Faiz Member
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank, Rapat The composition of the Bank’s Sharia
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Supervisory Board based on the Bank’s The
Bank tanggal 16 Maret 2023, dengan berita acara Annual General Meeting of Shareholders held
No. 16 yang dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, on March 16, 2023, as stated under the
S.H., M.Kn., adalah sebagai berikut: notarial No. 16 by Notary Ashoya Ratam,
S.H., M.Kn., are as follows:
31 Desember 2023 December 31, 2023
Ketua M. Quraish Shihab Chairman
Anggota Mohammad Bagus Teguh Perwira Member
Anggota Muhammad Faiz* Member
* Diangkat sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank * Appointed as a member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the results of the
RUPS Tahunan Perseroan tanggal 16 Maret 2023, telah Company's Annual GMS decision on March 16, 2023, having
memperoleh persetujuan OJK pada tanggal 18 Oktober 2023 obtained OJK approval on October 18, 2023, based on OJK Letter
berdasarkan Surat OJK No. S-267/PB.02/2023 tanggal 18 No. S-267/PB.02/2023 dated October 18, 2023, and effective since
Oktober 2023 dan efektif sejak persetujuan Dewan Komisaris the approval of the Board of Commissioners on November 29, 2023,
tanggal 29 November 2023 berdasarkan Surat Dewan based on the Letter of the Board of Commissioners of PT Bank
Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No. Tabungan Negara (Persero) Tbk No. 144/KOM/BTN/XI/2023 dated
144/KOM/BTN/XI/2023 tanggal 29 November 2023. November 29, 2023.
29
Page 481
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank The composition of the Bank’s Sharia
berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Supervisory Board based on the Bank’s The
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 2 Maret 2022, Annual General Meeting of Shareholders held
dengan berita acara No. 4 yang dibuat oleh on March 2, 2022, as stated under the notarial
Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., adalah No. 4 by Notary Ashoya Ratam, S.H.,
sebagai berikut: M.Kn.,are as follows:
31 Desember 2022 December 31, 2022
Ketua M. Quraish Shihab Chairman
Anggota Mohamad Hidayat* Member
Anggota Mohammad Bagus Tegus Perwira Member
* Berdasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan * Based on Annual General Meeting of Shareholders with notarial
dengan Akta nomor 16 tertanggal 16 Maret 2023, perseroan deed number 16 dated March 16, 2023, the company terminate with
memberhentikan dengan hormat Mohamad Hidayat selaku Anggota honor Mohamad Hidayat as Member of Sharia Supervisory Board.
Dewan Pengawas Syariah Perseroan.
Susunan Anggota Komite Audit Bank The composition of the Bank’s Audit
berdasarkan Surat Dewan Komisaris No. Committee, based on the Bank’s Board of
50/KOM/BTN/III/2024 tanggal 13 Maret 2024 Commissioners’ Decision No.
adalah sebagai berikut: 50/KOM/BTN/III/2024 dated March 13, 2024
are as follows:
31 Desember 2024 December 31, 2024
Ketua merangkap anggota Iqbal Latanro Chairman concurrently as a Member
Anggota Sentot A. Sentausa Member
Anggota Bambang Widjanarko* Member
Anggota Endang A.Suprijatna Member
Anggota Indra Jaka Aprilyanta** Member
* Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Tabungan * Appointed as a member of Board of Commissioners of PT Bank
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Annual General
Perseroan tanggal 6 Maret 2024 dan telah efektif menjabat sejak Meeting of Shareholders dated March 6, 2024 has effectively served
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada since receiving Financial Services Authority (OJK) approval on
tanggal 7 Oktober 2024 berdasarkan Surat OJK No.SR- October 7, 2024 based on OJK Letter No.SR-438/PB.02/2024 dated
438/PB.02/2024 tanggal 7 Oktober 2024. October 7, 2024
** Diangkat sebagai anggota Komite Audit PT Bank Tabungan Negara ** Appointed as a member of Audit Comittee of PT Bank Tabungan
(Persero) Tbk berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Negara (Persero) Tbk based on the Decree of the Board of
Tabungan Negara (Persero) Tbk No. 15/KOM/BTN/2024 tanggal 19 Commissioners of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No.
November 2024 tentang Pengangkatan Sdr. Indra Jaka Aprilyanta 15/KOM/BTN/2024 dated November 19, 2024 concerning the
sebagai Anggota Komite Audit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Appointment of Mr. Indra Jaka Aprilyanta as Member of the Audit
Tbk. Committee of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Susunan Anggota Komite Audit Bank The composition of the Bank’s Audit
berdasarkan Surat Dewan Komisaris No. Committee, based on the Bank’s Board of
101/KOM/BTN/VIII/2023 tanggal 14 Agustus Commissioners’ Decision No.
2023 adalah sebagai berikut: 101/KOM/BTN/VIII/2023 dated August 14,
2023 are as follows:
31 Desember 2023 December 31, 2023
Ketua merangkap anggota Iqbal Latanro Chairman concurrently as a Member
Anggota Sentot A. Sentausa Member
Anggota Andin Hadiyanto Member
Anggota Peter Eko Budi Darwito Member
Anggota Endang A.Suprijatna Member
30
Page 482
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Susunan Anggota Komite Audit Bank The composition of the Bank’s Audit
berdasarkan Surat Dewan Komisaris No. Committee, based on the Bank’s Board of
111/KOM/BTN/XI/2022 tanggal 16 November Commissioners’ Decision No.
2022 adalah sebagai berikut: 111/KOM/BTN/XI/2022 dated November 16,
2022 are as follows:
31 Desember 2022 December 31, 2022
Ketua merangkap anggota Iqbal Latanro Chairman concurrently as a Member
Anggota Ahdi Jumhari Luddin Member
Anggota Andin Hadiyanto Member
Anggota Sentot A. Sentausa* Member
Anggota Adi Prakoso Member
Anggota Peter Eko Budi Darwito** Member
* Diangkat sebagai anggota Komite Audit PT Bank Tabungan Negara * Appointed as a member of the Bank’s Audit Committee PT Bank
(Persero) Tbk berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Board of
No. 03/KOM/BTN/2022 tanggal 17 Maret 2022 dan berlaku efektif Commissioners Decision Letter No. 03/KOM/BTN/2022 dated March
berdasarkan Surat OJK Nomor 31/KDK.03/2022 tertanggal 8 Agustus 17, 2022 and effective based on OJK Letter Number 31/KDK.03/2022
2022. dated August 8, 2022.
** Diperpanjang masa jabatan sebagai anggota Komite Audit PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk berdasarkan Surat Keputusan ** Appointed as a member of the Bank’s Audit Committee PT Bank
Dewan Komisaris Bank No. 108/KOM/BTN/XI/2022 tanggal 9 Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Board of
November 2022 Commissioners Decision Letter No. 108/KOM/BTN/XI/2022 dated
November 9, 2022
Berdasarkan ketentuan internal Bank, Based on the Bank’s internal policy, key
manajemen kunci Bank cakupannya adalah management consists of Board of
Dewan Komisaris, Komite Audit, Direksi, Commissioners, Audit Committee, Board of
Kepala Kantor Wilayah, Kepala Divisi, dan Directors, Regional Office Head, Division Head,
Kepala Cabang. Jumlah karyawan tetap Bank and Branch Manager. The Bank has permanent
pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan employees as of December 31, 2024, 2023 and
2022 masing-masing adalah 12.697, 11.270 2022 of 12.697, 11,270 and 10,711 employees,
dan 10.711 orang. respectively.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN POLICIES
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial
Statements
Pernyataan Kepatuhan Statement of Compliance
Laporan keuangan pada tanggal dan untuk The financial statements as of and for the year
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 ended December 31, 2024, 2023 and 2022
December 2024, 2023 dan 2022 disusun dan were prepared and presented in accordance
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi with Indonesian Financial Accounting
Keuangan di Indonesia, yang mencakup Standards, which includes the Statements and
Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan Interpretations issued by the Financial
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Accounting Standards Board of the Indonesian
Ikatan Akuntan Indonesia dan peraturan Institute of Accountants and Bapepam-LK’s
Bapepam-LK No. VIII.G.7 lampiran keputusan Regulation No. VIII.G.7, Appendix of the
Ketua Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 Decision of the Chairman of Bapepam-LK
tanggal 25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan No. KEP-347/BL/2012 dated June 25, 2012
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau regarding the “Guidelines on Financial
Perusahaan Publik”. Statements Presentations and Disclosures for
Issuers or Public Companies”.
31
Page 483
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial
(lanjutan) Statements (continued)
Pernyataan Kepatuhan (lanjutan) Statement of Compliance (continued)
Laporan keuangan disusun sesuai dengan The Financial Statements is presented in
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan conformity with the Statement of Financial
(PSAK) No.201 (Amandemen 2019), “Penyajian Accounting Standards ("SFAS") No.201
Laporan Keuangan”. (Amendment 2019), “Presentation of Financial
Statements”.
Laporan keuangan unit syariah Bank yang The financial statements of the Bank’s sharia
didasarkan pada prinsip syariah disajikan unit have been presented in conformity with the
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Statement of Financial Accounting Standards
Keuangan (PSAK) No. 401 (Revisi 2020) ("SFAS") No. 401 (Revised 2020) on “Sharia
tentang “Penyajian Laporan Keuangan Financial Statements Presentation”, SFAS No.
Syariah”, PSAK No. 402 (Revisi 2020) tentang 402 (Revised 2020) on “Accounting for
“Akuntansi Murabahah”, PSAK No. 404 tentang Murabahah”, SFAS No. 404 on “Accounting for
“Akuntansi Istishna”, PSAK No. 405 tentang Istishna”, SFAS No. 405 on “Accounting for
“Akuntansi Mudharabah”, PSAK No. 406 (Revisi Mudharabah”, SFAS No. 406 (Revised 2020)
2020) tentang “Akuntansi Musyarakah” dan on “Accounting for Musyarakah” and SFAS
PSAK No. 107 tentang “Akuntansi Ijarah” yang No. 407 on “Accounting for Ijarah”, which
menggantikan PSAK No. 59 tentang “Akuntansi supersede SFAS No. 59 on “Accounting for
Perbankan Syariah” yang berkaitan dengan Sharia Banking” associated with recognition,
pengakuan, pengukuran, penyajian dan measurement, presentation and disclosure for
pengungkapan untuk topik tersebut, PSAK No. the respective topics, SFAS No. 410 (Revised
410 (Revisi 2020) tentang “Akuntansi Sukuk”, 2020) on “Accounting for Sukuk”, SFAS No. 411
PSAK No. 411 tentang “Akuntansi Wa’d” dan on “Accounting for Wa’d” and other SFAS, as
PSAK lain selama tidak bertentangan dengan long as not contradict with sharia principles and
prinsip syariah dan Pedoman Akuntansi the Indonesia Sharia Banking Accounting
Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) (revisi Guidelines (PAPSI) (revised 2013).
2013).
Laporan keuangan telah disajikan berdasarkan The Financial Statements have been prepared
nilai historis, kecuali untuk beberapa akun yang on a historical cost basis, except for some
dinilai menggunakan dasar pengukuran lain accounts that were assessed using another
sebagaimana dijelaskan pada kebijakan measurement basis as explained in the
akuntansi dari akun tersebut. Laporan accounting policies of the account. The
keuangan disusun dengan dasar akrual, kecuali Financial Statements have been prepared on
pendapatan dari istishna dan bagi hasil dari accrual basis, except for the revenue from
pembiayaan mudharabah dan musyarakah istishna and the profit sharing from the
serta laporan arus kas. mudharabah and musyarakah financing and the
statement of cash flow.
32
Page 484
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial
(lanjutan) Statements (continued)
Pernyataan Kepatuhan (lanjutan) Statement of Compliance (continued)
Laporan arus kas disusun menggunakan The statement of cash flows has been prepared
metode langsung dan arus kas dikelompokkan using direct method and the cash flows have
atas dasar aktivitas operasi, investasi dan been classified on the basis of operating,
pendanaan. Kas dan setara kas terdiri dari kas, investing and financing activities. Cash and
giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank cash equivalents consist of cash, current
lain, penempatan pada Bank Indonesia dan accounts with Bank Indonesia and current
bank lain, Sertifikat Bank Indonesia dan accounts with other banks, placements with
Sertifikat Deposito Bank Indonesia, yang jatuh Bank Indonesia and other banks, Bank
tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal Indonesia Certificates and Deposits Certificates
perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai of Bank Indonesia maturing within 3 (three)
jaminan atas pinjaman yang diterima serta tidak months or less from the acquisition date
dibatasi penggunaannya. provided they are neither pledged as collateral
for borrowings nor restricted.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used in the financial
laporan keuangan adalah Rupiah (Rp), yang statements is the Indonesian Rupiah (Rp),
merupakan mata uang fungsional Bank. Angka- which is the Bank’s functional currency. Unless
angka yang disajikan dalam laporan keuangan, otherwise stated, all figures presented in the
kecuali dinyatakan lain dibulatkan dalam jutaan financial statement are rounded off to millions of
Rupiah. Rupiah.
Berdasarkan PSAK No. 51 (Revisi 2003) Based on SFAS No. 51 (Revised 2003),
tentang ”Akuntansi Kuasi-Reorganisasi”, kuasi- “Accounting for Quasi-Reorganization”, a quasi-
reorganisasi merupakan prosedur akuntansi reorganization is an accounting procedure that
yang mengatur perusahaan merestrukturisasi enables a company to restructure its equity by
ekuitasnya dengan menghilangkan defisit dan eliminating its deficit and revaluating all its
menilai kembali seluruh aset dan liabilitasnya assets and liabilities based on their fair values.
berdasarkan nilai wajar. Dengan kuasi- Under a quasi-reorganization, a company will
reorganisasi, perusahaan mendapatkan awal have a fresh start with its statement of financial
yang baik (fresh start) dengan laporan posisi position showing figures that represent present
keuangan yang menunjukkan nilai sekarang values and without the burden of a deficit
dan tanpa dibebani defisit karena defisit because the deficit has been eliminated to nil.
dieliminasikan menjadi nihil.
33
Page 485
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
b. Perubahan Kebijakan Akuntansi b. Changes in Accounting Policy
Pada tanggal 1 Januari 2024, terdapat standar On January 1, 2024, there were new standards
baru dan penyesuaian atau amendemen and adjustments or amendments for several
terhadap beberapa standar yang masih berlaku prevailing standards and effective since that
dan berlaku efektif sejak tanggal tersebut yaitu date, as follows:
sebagai berikut:
a. Pilar Standar Akuntansi Keuangan a. Pillars of Financial Accounting Standards
Standar ini memberikan persyaratan dan These standards provides requirements
pedoman bagi entitas untuk menerapkan and guidelines for entities to apply the
standar akuntansi keuangan yang benar correct financial accounting standards in
dalam menyusun laporan keuangan preparing general purpose financial
bertujuan umum. Akan ada 4 (empat) statements. There will be 4 (four) financial
standar akuntansi keuangan yang saat ini accounting standards that are currently
diterapkan di Indonesia, yaitu: applied in Indonesia, namely:
1. Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan 1. Pillar 1 International Financial
Internasional, Accounting Standards,
2. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan 2. Pillar 2 Indonesian Financial
Indonesia (PSAK), Accounting Standards (PSAK),
3. Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan 3. Pillar 3 Indonesian Financial
Indonesia untuk Entitas Accounting Standards for Private
Swasta/Standar Akuntansi Keuangan Entities/Indonesian Financial
Indonesia untuk Entitas Tanpa Accounting Standards for Entities
Akuntabilitas Publik, dan without Public Accountability, and
4. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan 4. Pillar 4 Indonesian Financial
Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Accounting Standards for Micro Small
Menengah. and Medium Entities.
b. Standar Akuntansi Keuangan Internasional b. International Financial Accounting
Standard
Standar ini merupakan adopsi penuh dari This standard is a full-adoption of
International Financial Reporting Standards International Financial Reporting Standards
(“IFRS”) yang diterjemahkan kata demi kata (“IFRS”) which is translated in a word-for-
dan tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, word basis and there is no modifications
termasuk tanggal efektifnya. Entitas yang from IFRS Standards, including the
memenuhi persyaratan dapat menerapkan effective date. Entities that meet the
standar ini, sejak tanggal efektif. requirements can apply this standard, from
the effective date.
c. Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan c. Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan
Standar ini ini mengatur penomoran baru This standard regulates the new numbering
untuk standar akuntansi keuangan yang for financial accounting standards
berlaku di Indonesia yang diterbitkan oleh applicable in Indonesia issued by DSAK IAI.
DSAK IAI.
d. Amendemen PSAK No. 1, ”Penyajian d. Amendment of SFAS No. 1: “Presentation
Laporan Keuangan” tentang liabilitas jangka of Financial Statements” regarding long-
panjang dengan konvenan. Penerapan term liabilities with the convention. The
amendemen tersebut berlaku efektif sejak 1 application of the amendment is effective
Januari 2024 sesuai dengan perubahan from January 1, 2024, in accordance with
tanggal berlaku efektifnya Amendemen the change in the effective date of
PSAK No. 1 tentang ”Penyajian Laporan Amendment of SFAS No. 1 regarding
Keuangan” terkait ”Klasifikasi Liabilitas “Presentation of Financial Statements”
sebagai Jangka Pendek atau Jangka related to “Classification of Liabilities as
Panjang” yang sebelumnya berlaku efektif Short Term or Long Term” which was
sejak 1 Januari 2023 menjadi 1 Januari previously became effective from January
2024. 1, 2023, will become January 1, 2024.
34
Page 486
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
b. Perubahan Kebijakan Akuntansi (lanjutan) b. Changes in Accounting Policy (continued)
Pada tanggal 1 Januari 2024, terdapat standar On January 1, 2024, there were new standards
baru dan penyesuaian atau amendemen and adjustments or amendments for several
terhadap beberapa standar yang masih berlaku prevailing standards and effective since that
dan berlaku efektif sejak tanggal tersebut yaitu date, as follows: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
e. Amendemen PSAK No. 73, “Sewa” terkait e. Amendment of SFAS No. 73: “Lease”
liabilitas sewa dalam jual dan sewa-balik. regarding liabilities in sale-and-leaseback
Amendemen tersebut mengadopsi seluruh transactions. The amendment adopts the
pengaturan dalam Amendemen IFRS 16 entire provision in IFRS Amendment 16 on
tentang “Lease” terkait “Lease Liability in a “Lease” regarding “Lease Liability in Sale
Sale and Leaseback”. Penerapan and Leaseback”. Application of this
amendemen ini dimulai untuk periode amendment commences for the period of
tahun buku yang dimulai pada atau setelah the financial year beginning on or after
tanggal 1 Januari 2024 dan penerapan January 1, 2024, and early adoption is
lebih dini diperkenankan. permitted.
f. Amandemen PSAK No. 2 “Laporan Arus f. Amendment to PSAK No. 2 “Cash Flow
Kas” dan Amandemen PSAK No. 60 Statement” and Amendment to PSAK No.
“Instrumen Keuangan: Pengungkapan 60 “Financial Instruments: Disclosures
tentang Pengaturan Pembiayaan about Supplier Financing Arrangements”.
Pemasok”. Penerapan lebih dini Early application is permitted.
diperkenankan.
Implementasi dari standar-standar tersebut The implementation of the above standards did
tidak menghasilkan perubahan substansial not result in substantial changes to the Bank’s
terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak accounting policies and had no material impact
memiliki dampak yang material terhadap to the consolidated financial statements for
laporan keuangan konsolidasian di tahun current or prior financial years.
berjalan atau tahun sebelumnya.
c. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi c. Transactions with related parties
Dalam menjalankan usahanya, Bank In the normal course of its business, the Bank
melakukan transaksi dengan pihak-pihak enters into transactions with related parties
berelasi seperti yang didefinisikan dalam PSAK which are defined under SFAS No. 224,
No. 224 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak “Related Party Disclosures”.
Berelasi”.
Suatu pihak dianggap berelasi dengan Bank The Bank considers the following as its related
jika: parties:
a) Suatu pihak yang secara langsung, atau a) A person who, directly or indirectly through
tidak langsung yang melalui satu atau lebih one or more intermediaries, (i) controls, or
perantara, suatu pihak (i) mengendalikan, is controlled by, or under common control
atau dikendalikan oleh, atau berada di with the Bank; (ii) has significant influence
bawah pengendalian bersama, dengan over the Bank; or (iii) has joint control over
Bank; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas the Bank;
Bank; atau (iii) memiliki pengendalian
bersama atas Bank;
b) Suatu pihak yang berada dalam kelompok b) An entity which is a member of the same
usaha yang sama dengan Bank; group as the Bank;
c) Suatu pihak yang merupakan ventura c) An entity which is a joint venture of a third
bersama di mana Bank sebagai venturer; party in which the Bank has ventured in;
d) Suatu pihak adalah anggota dari personil d) A member of key management personnel of
manajemen kunci Bank; the Bank;
35
Page 487
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi c. Transactions with related parties
(lanjutan) (continued)
e) Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat e) A close family member of the person
dari individu yang diuraikan dalam butir (a) described in clause (a) or (d);
atau (d);
f) Suatu pihak adalah suatu program imbalan f) An entity which is a post-employment
pasca kerja untuk imbalan kerja dari Bank benefit plan for the benefit of employees of
atau entitas terkait Bank; either the Bank or an entity related to the
Bank;
g) Suatu pihak adalah entitas yang g) An entity that is controlled, jointly controlled
dikendalikan, dikendalikan bersama atau or significantly influenced, directly or
dipengaruhi signifikan oleh beberapa indirectly by the person described in clause
entitas, langsung maupun tidak langsung, (d) or (e).
individu seperti diuraikan dalam butir (d)
atau (e).
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi Transactions with related parties are made on
dilakukan dengan syarat dan kondisi yang the term and conditions agreed by both parties
disetujui oleh kedua belah pihak dimana where such terms may not be the same as
persyaratan tersebut mungkin tidak sama transactions undertaken with third parties. All
dengan transaksi yang dilakukan dengan pihak material transactions and balances with related
ketiga. Seluruh transaksi dan saldo yang parties are disclosed in the relevant notes to the
material dengan pihak-pihak berelasi financial statements and the details have been
diungkapkan dalam catatan atas laporan presented in Note 44 of the financial
keuangan yang relevan dan rinciannya telah statements. Furthermore, material transactions
disajikan dalam Catatan 44 atas laporan and balances between the Bank and the
keuangan. Selanjutnya, saldo dan transaksi Government of the Republic of Indonesia (RI)
yang material antara Bank dan Pemerintah and other entities related to the Bank are also
Negara Republik Indonesia (RI) dan entitas lain disclosed in Note 44.
yang berelasi dengan Bank diungkapkan juga
pada Catatan 44.
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities
Aset keuangan Bank terdiri dari kas, giro pada The Bank’s financial assets consist of cash,
Bank Indonesia, giro pada bank lain, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada Bank Indonesia dan bank accounts with other banks, placements with
lain, efek-efek, obligasi Pemerintah, efek-efek Bank Indonesia and other banks, securities,
yang dibeli dengan janji dijual kembali, tagihan government bonds, securities purchased under
derivatif, tagihan akseptasi, penyertaan saham, agreement to resell, derivatives receivable,
kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang acceptance receivable, investment in shares,
syariah, bunga yang masih akan diterima dan loans and sharia financing/receivables, interest
aset lain-lain (tagihan kepada pihak ketiga). receivable and other assets (third party
receivables).
Liabilitas keuangan Bank terdiri dari liabilitas The Bank’s financial liabilities consist of
segera, simpanan dari nasabah, simpanan dari liabilities due immediately, deposits from
bank lain, surat-surat berharga yang diterbitkan, customers, deposits from other banks,
liabilitas derivatif, liabilitas akseptasi, pinjaman securities issued, derivatives payable,
yang diterima, pinjaman subordinasi, efek-efek acceptance payable, fund borrowings,
yang dijual dengan janji dibeli kembali, bunga subordinated loan, securities sold under
yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain repurchase agreements, interest payable and
(setoran jaminan dan dana jaminan other liabilities (guarantee deposits and
pengembang). developers’ security deposits).
36
Page 488
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(i) Klasifikasi (i) Classification
Bank mengklasifikasikan aset keuangan The Bank classified its financial assets in
berdasarkan kategori sebagai berikut pada the following categories on initial
saat pengakuan awal: recognition:
Aset keuangan yang diukur pada nilai Financial assets held at fair value
wajar melalui laba rugi; through profit or loss (FVTPL);
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets held at amortized cost;
perolehan diamortisasi;
Aset keuangan yang diukur pada nilai Financial assets held at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income
lain (FVTOCI). (FVTOCI).
Aset keuangan diklasifikasikan menjadi Financial assets are classified into these
kategori tersebut di atas berdasarkan model categories based on the business model
bisnis dimana aset keuangan tersebut within which they are held, and their
dimiliki, dan karakteristik arus kas contractual cash flow characteristics.
kontraktualnya.
Model bisnis merefleksikan bagaimana The business model reflects how groups of
kelompok aset keuangan dikelola untuk financial assets are managed to achieve a
mencapai tujuan bisnis tertentu. particular business objective.
Bank melakukan pengujian karakteristik The Bank assess the contractual cash flow
arus kas kontraktual dari aset keuangan characteristics of financial assets to
yang dikelola untuk mengetahui determine the characteristics of contractual
karakteristik arus kas kontraktual berasal cash flows only from the payment of principal
hanya dari pembayaran pokok dan bunga and interest from the outstanding principal
dari jumlah pokok terutang (Solely Payment (Solely Payment of Principal and Interest or
of Principal and Interest atau Pass SPPI) Pass SPPI) that is consistent with basic
yang konsisten dengan pengaturan lending agreement. In making the
pinjaman dasar (Basic Lending Agreement). assessment, the Bank considers:
Dalam melakukan penilaian, Bank
mempertimbangkan:
Imbalan untuk nilai waktu dari uang; The time value of money element of
interest;
Leverage; Leverage;
Variabilitas pada waktu dan jumlah Variability in timing or amount of cash
arus kas; flows;
Instrumen yang terkait secara Contractually linked instruments;
kontraktual;
Pembayaran dipercepat; Prepayment;
Ketentuan kontrak tidak sah dan de Non-genuine features and de minimis.
minimis
37
Page 489
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan amortisasi jika kedua kondisi amortized cost if both of the following
berikut terpenuhi: conditions are met:
Aset keuangan yang dikelola dalam Financial assets are managed where
model bisnis yang bertujuan untuk the business model objectives in order
memiliki aset keuangan dalam rangka to collect the contractual cash flows;
mendapatkan arus kas kontraktual; and
dan
Arus kas kontraktual tersebut semata The contractual cash flows are solely
dari pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest
(SPPI). (SPPI).
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
(FVTOCI) jika kedua kondisi berikut (FVTOCI) if both of the following conditions
terpenuhi: are met:
Aset keuangan yang dikelola untuk Financial assets are managed to collect
mendapatkan arus kas kontraktual dan the contractual cash flows and sell the
menjual aset keuangan; dan assets; and
Arus kas kontraktual tersebut semata The contractual cash flows are solely
dari pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest
(SPPI). (SPPI).
Aset keuangan diklasifikasikan pada nilai Financial assets are measured at fair value
wajar melalui laba rugi (FVTPL) jika tidak through profit or loss (FVTPL) if do not
memenuhi kondisi yang disyaratkan untuk meet the conditions required to be
diukur pada biaya perolehan amortisasi measured at amortized cost or fair value
atau nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income.
komprehensif lain.
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
a. Pembelian atau penjualan aset a. Purchases or sales of financial assets
keuangan yang memerlukan that require delivery of assets within a
penyerahan aset dalam kurun waktu time frame established by regulation
yang telah ditetapkan oleh peraturan or convention in the marketplace
dan kebiasaan yang berlaku di pasar (regular way purchases) are
(pembelian secara reguler) diakui recognized on the settlement date.
pada tanggal penyelesaian.
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and liabilities are
pada awalnya diukur pada nilai initially recognised at fair value. For
wajarnya. Dalam hal aset keuangan those financial assets or financial
atau liabilitas keuangan tidak diukur liabilities not measured at fair value
pada nilai wajar melalui laba rugi. Nilai through profit or loss. The fair value
wajar tersebut ditambah/dikurangkan includes directly attributable
biaya transaksi yang dapat transaction costs. The subsequent
diatribusikan secara langsung. measurement of financial assets and
Pengukuran aset keuangan dan liabilities depends on their
liabilitas keuangan setelah pengakuan classification.
awal tergantung pada klasifikasinya.
38
Page 490
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(ii) Pengakuan awal (lanjutan) (ii) Initial recognition (continued)
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs only include costs that
yang dapat diatribusikan secara langsung are directly attributable to the acquisition
untuk perolehan suatu aset keuangan atau of a financial asset or issuance of a
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan financial liability and an additional charge
merupakan biaya tambahan yang tidak that would not occur if the instrument is
akan terjadi apabila instrumen keuangan not acquired or issued. For financial
tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. assets, transaction costs are added to the
Untuk aset keuangan, biaya transaksi amount recognized in the initial
ditambahkan pada jumlah yang diakui recognition of the asset, while for financial
pada awal pengakuan aset, sedangkan liabilities, transaction costs are deducted
untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi from the amount of debt recognized on
dikurangkan dari jumlah utang yang diakui initial recognition of a liability.
pada pengakuan awal liabilitas.
Biaya transaksi tersebut diamortisasi The transaction costs are amortized over
selama umur instrumen berdasarkan the terms of the instrument based on the
metode suku bunga efektif dan dicatat effective interest rate method and
sebagai bagian dari pendapatan bunga recorded as part of interest income for
untuk biaya transaksi sehubungan dengan transaction costs related to the financial
aset keuangan atau sebagai bagian dari asset or as part of interest expense for
beban bunga untuk biaya transaksi transaction costs related to financial
sehubungan dengan liabilitas keuangan. liabilities.
Bank, pada pengakuan awal, dapat The Bank, upon initial recognition, may
menetapkan aset keuangan dan liabilitas designate certain financial assets and
keuangan tertentu sebagai nilai wajar liabilities, at fair value through profit or
melalui laba rugi (opsi nilai wajar). Opsi loss (fair value option). The fair value
nilai wajar dapat digunakan hanya bila option is only applied when the following
memenuhi ketetapan sebagai berikut: conditions are met:
Penetapan sebagai opsi nilai wajar The determination of the fair value
mengurangi atau mengeliminasi option reduces or eliminates an
ketidak-konsistenan pengukuran dan accounting mismatch that would
pengakuan (accounting mismatch) otherwise arise; or
yang dapat timbul; atau
Aset keuangan dan liabilitas keuangan The financial assets and liabilities are
merupakan bagian dari portofolio part of a portfolio of financial
instrumen keuangan yang risikonya instruments, the risks of which are
dikelola dan dilaporkan kepada managed and reported to key
manajemen kunci berdasarkan nilai management on a fair value basis; or
wajar; atau
Aset keuangan dan liabilitas keuangan The financial assets and liabilities
terdiri dari kontrak utama dan derivatif consist of a host contract and an
melekat yang harus dipisahkan. embedded derivative that must be
bifurcated.
39
Page 491
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(ii) Pengakuan awal (lanjutan) (ii) Initial recognition (continued)
Opsi nilai wajar digunakan untuk kredit The fair value option is applied to certain
yang diberikan dan piutang tertentu yang loans and receivables that are hedged
dilindung nilai menggunakan credit with credit derivatives or interest rate spot,
derivatives atau spot suku bunga, namun but does not meet the criteria for hedge
tidak memenuhi kriteria untuk akuntansi accounting. Otherwise, the loans would
lindung nilai. Jika tidak, kredit yang be recorded at amortized cost, while the
diberikan akan dicatat menggunakan derivatives are measured at fair value
biaya perolehan diamortisasi dan derivatif through profit or loss.
akan diukur menggunakan nilai wajar
melalui laba rugi.
Opsi nilai wajar juga digunakan untuk The fair value option is also applied to
dana investasi yang merupakan bagian investment funds that are part of a
dari portofolio yang dikelola dengan basis portfolio managed on a fair value basis.
nilai wajar. Opsi nilai wajar juga digunakan Furthermore, the fair value option is
untuk structured investment termasuk applied to structured investments that
derivatif melekat. include embedded derivatives.
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok nilai wajar Fair value through other comprehensive
melalui penghasilan komprehensif lain dan income financial assets and financial
aset keuangan dan liabilitas keuangan assets and liabilities measured at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui laba value through profit or loss are
rugi diukur pada nilai wajarnya. subsequently measured at fair value.
Aset dan liabilitas keuangan lainnya yang Assets and other financial liabilities which
diukur pada biaya perolehan amortisasi, are measured at amortized cost, are
diukur pada biaya perolehan amortisasi measured at amortized cost using the
dengan menggunakan metode suku bunga effective interest method.
efektif.
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: when:
- Hak kontraktual atas arus kas yang - The contractual rights to receive
berasal dari aset keuangan cash flows from the financial assets
tersebut berakhir; atau have expired; or
40
Page 492
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
- Bank telah mentransfer hak-nya - The Bank has transferred its rights
untuk menerima arus kas yang to receive cash flows arising from
berasal dari aset keuangan atau the financial assets or has assumed
menanggung liabilitas untuk an obligation to pay the cash flows
membayarkan arus kas yang in full without significant delay to a
diterima tersebut secara penuh third party under a ‘pass-through
tanpa penundaan berarti kepada arrangement’; and either (a) the
pihak ketiga di bawah kesepakatan Bank has transferred substantially
pelepasan (pass-through all the risks and rewards of the
arrangement); dan antara (a) Bank asset, or (b) the Bank has neither
telah mentransfer secara transferred nor retained
substansial seluruh risiko dan substantially all the risks and
manfaat atas aset, atau (b) Bank rewards of the asset, but has
tidak mentransfer maupun tidak transferred the control of the asset.
memiliki secara substansial
seluruh risiko dan manfaat atas
aset, namun telah mentransfer
pengendalian atas aset.
Ketika Bank telah mentransfer hak When the Bank has transferred its
untuk menerima arus kas dari aset rights to receive cash flows from an
atau telah memasuki pass through asset or has entered into a pass-
arrangement dan tidak mentransfer through arrangement and has
serta tidak mempertahankan neither transferred nor retained
secara substansial seluruh risiko substantially all the risks and
dan manfaat atas aset atau tidak rewards of the asset nor
mentransfer kendali atas aset, aset transferred control of the asset, the
diakui sebesar keterlibatan Bank asset is recognized to the extent of
yang berkelanjutan atas aset the Bank’s continuing involvement
tersebut. in the asset.
Kredit yang diberikan atau aset Loans or other financial assets are
keuangan lain dihapusbukukan ketika written off when there is no realistic
tidak terdapat prospek yang realistis prospect of collection in the near
mengenai pengembalian kredit dalam future or the normal relationship
waktu dekat atau hubungan normal between the Bank and the borrowers
antara Bank dan debitur telah has ceased to exist. When a loan is
berakhir. Kredit yang tidak dapat deemed uncollectible, it is written off
dilunasi, dihapusbukukan dengan against the related allowance for
mendebit cadangan kerugian impairment losses. Subsequent
penurunan nilai. Penerimaan recoveries from loans previously
kemudian atas kredit yang telah written off, are added to the allowance
dihapusbukukan sebelumnya, jika for impairment losses account in the
pada periode berjalan dikreditkan ke statement of financial position, if
dalam akun cadangan kerugian recovered in the current year and are
penurunan nilai atas kredit yang recognized in the statement of profit or
diberikan di laporan posisi keuangan, loss and comprehensive income as
sedangkan jika setelah tanggal other operating income, if recovered
laporan posisi keuangan dikreditkan after the statement of financial
sebagai pendapatan operasional position dates.
lainnya dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
41
Page 493
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognized
pengakuannya jika liabilitas keuangan when they are extinguished, i.e.,
tersebut berakhir, yaitu ketika liabilitas liabilities stated in the contract are
yang ditetapkan dalam kontrak discharged, cancelled or expired.
dilepaskan atau dibatalkan atau
kadaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan yang lain oleh replaced by another from the same
pemberi pinjaman yang sama pada lender on substantially different terms,
keadaan yang secara substansial or the terms of an existing liability are
berbeda, atau berdasarkan suatu substantially modified, such an
liabilitas yang ada yang secara exchange or modification is treated as
substansial telah diubah, seperti derecognition of the original liability
pertukaran atau modifikasi yang and the recognition of a new liability,
diperlakukan sebagai penghentian and the difference in the respective
pengakuan liabilitas awal dan carrying amounts is recognised in the
pengakuan liabilitas baru dan statement of profit or loss and other
perbedaan nilai tercatat masing- comprehensive income.
masing diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain.
(v) Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan (v) Modifications to Cash Flow of Financial
Assets
Penilaian apakah suatu aset keuangan An assessment of whether a financial asset
telah dimodifikasi baik secara substansial has been modified substantially or not
maupun tidak substansial dilakukan oleh substantially is carried out by a business
unit bisnis yang berwenang melakukan unit authorized to modify or restructure
modifikasi atau restrukturisasi aset financial assets when the business unit
keuangan pada saat unit bisnis tersebut carries out modification or restructuring of
melakukan tindakan modifikasi atau a financial asset.
restrukturisasi atas suatu aset keuangan.
Modifikasi aset keuangan dianggap Modifications to financial assets are
substansial dan Bank akan berhenti considered substantial and the Bank will
mengakui aset keuangan awal ketika: stop recognizing the original financial
assets when:
a. Aset keuangan (atau bagiannya) a. The financial asset (or part thereof)
berakhir, yaitu jika debitur secara expires, that is, if the debtor is legally
hukum dibebaskan dari tanggung released from primary responsibility
jawab utama atas aset tersebut (atau for the asset (or part thereof), either
bagiannya), baik melalui proses hukum through legal process or by the
maupun oleh kreditur pembuatan creditor entering into a new credit
kontrak kredit baru (sebagai contoh, contract (for example, the equity
opsi equity conversion); atau conversion option); or
42
Page 494
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(v) Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan (v) Modifications to Cash Flow of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
b. Terdapat konversi mata uang. b. Currency conversion.
Bank kemudian akan mengukur aset The bank will then measure the modified
keuangan yang telah dimodifikasi baik financial assets either substantially or not
secara substansial maupun tidak substantially in the following manner:
substansial dengan cara berikut:
a. Modifikasi Aset Keuangan yang a. Substantial Modification of Financial
Substansial: Assets:
1. Saat arus kas kontraktual atas aset 1. When the contractual cash flows
keuangan direnegosiasi atau on a financial asset are
dimodifikasi (antara lain ketika kredit renegotiated or modified (for
direstrukturisasi) dimana example, when a credit is
renegosiasi atau modifikasi tersebut restructured) where the
menghasilkan penghentian renegotiation or modification
pengakuan aset keuangan, Bank results in derecognition of the
akan mencatat aset keuangan financial asset, the Bank will
tersebut sebagai aset keuangan record the financial asset as a
baru/modifikasian pada tanggal new/modified financial asset at
modifikasi/negosiasi. the modification/negotiation
date.
2. Selisih jumlah tercatat bruto aset 2. The difference between the gross
keuangan awal dengan nilai wajar carrying amount of the original
aset modifikasian diakui di laba rugi. financial asset and the fair value of
the modified asset is recognized in
profit or loss.
3. Pendapatan atau biaya transaksi 3. Income or costs incurred in
yang terjadi sehubungan dengan connection with a modification
kejadian modifikasi diakui sebagai event are recognized as part of the
bagian dari keuntungan atau gain or loss on the modification.
kerugian atas modifikasi tersebut.
4. Selanjutnya, Bank melakukan 4. Subsequently, the Bank
penilaian apakah aset keuangan assesses whether the
baru/modifikasian merupakan aset new/modified financial assets
yang berasal dari aset keuangan are those that arise from
memburuk. deteriorating financial assets.
5. Pengakuan pendapatan bunga atas 5. Recognition of interest income
aset yang berasal dari aset on assets originating from
keuangan memburuk ditentukan deteriorating financial assets is
berdasarkan suku bunga efektif determined based on the risk-
yang telah disesuaikan dengan adjusted effective interest rate to
risiko kredit (risk-adjusted effective discount the cash flows of
interest rate) untuk mendiskontokan modified financial assets.
arus kas aset keuangan yang telah
dimodifikasi.
43
Page 495
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(v) Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan (v) Modifications to Cash Flow of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
a. Modifikasi Aset Keuangan yang Tidak a. Non-Substantial Modification of
Substansial: Financial Assets:
1. Saat Bank melakukan renegosiasi 1. When the Bank renegotiates or
atau modifikasi arus kas kontraktual modifies contractual cash flows for
atas aset keuangan (antara lain financial assets (among others
ketika kredit direstrukturisasi) yang when credit is restructured) that do
tidak memenuhi kriteria modifikasi not meet the criteria for substantial
aset keuangan yang substansial di modification of financial assets
atas, maka renegosiasi atau above, the renegotiation or
modifikasi tersebut tidak modification does not result in
menghasilkan penghentian derecognition of financial assets.
pengakuan aset keuangan.
2. Jumlah tercatat bruto aset keuangan 2. The gross carrying amount of
dihitung sebesar nilai kini (net financial assets is computed at the
present value) dari arus kas net present value of modified or
kontraktual yang telah dimodifikasi renegotiated contractual cash
atau direnegosiasi yang flows discounted at the original
didiskontokan menggunakan suku effective interest rate.
bunga efektif awal.
3. Bank kemudian mengakui 3. The Bank then recognizes the gain
keuntungan atau kerugian dari or loss from the modification (i.e.
modifikasi (yaitu sebesar perubahan the change in the gross carrying
jumlah tercatat bruto aset keuangan) amount of the financial asset) in
dalam laporan laba rugi. the profit or loss.
4. Pendapatan atau biaya transaksi 4. Transaction income or costs
yang terjadi sehubungan dengan incurred in connection with a
kejadian modifikasi diakui sebagai modification event are recognized
penyesuaian terhadap jumlah as an adjustment to the carrying
tercatat aset keuangan yang telah amount of the modified financial
dimodifikasi dan diamortisasi asset and amortized over the
selama sisa jangka waktu aset remaining term of the modified
keuangan modifikasian tersebut financial asset.
44
Page 496
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vi) Pengakuan pendapatan dan beban (vi) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas a. Interest income and expense on
aset keuangan yang diukur pada nilai financial assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain serta aset keuangan as well as financial assets and
dan liabilitas keuangan yang dicatat financial liabilities recorded at
berdasarkan biaya perolehan amortized cost are recognized in the
diamortisasi, diakui pada laporan laba statement of profit or loss using the
rugi dengan menggunakan metode effective interest method.
suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of a
adalah biaya perolehan diamortisasi financial asset is the amortized cost of
aset keuangan sebelum disesuaikan a financial asset before adjusting for
dengan cadangan penurunan nilai. allowance for impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat bunga efektif expenses, the effective interest rate is
diterapkan pada jumlah tercatat bruto applied to the gross carrying amount
aset (ketika aset tersebut bukan aset of an asset (when the asset is not a
keuangan memburuk) atau terhadap deteriorated financial asset) or to the
biaya perolehan diamortisasi dari amortized cost of a liability.
liabilitas.
Untuk aset keuangan yang memburuk For financial assets that deteriorated
setelah pengakuan awal, pendapatan after initial recognition, interest income
bunga dihitung dengan menerapkan is calculated by applying an effective
tingkat bunga efektif terhadap biaya interest rate to the amortized cost of
perolehan diamortisasi dari aset the financial assets. If the asset no
keuangan tersebut. Jika aset tersebut longer deteriorates, the calculation of
tidak lagi memburuk, maka interest income will be calculated by
perhitungan pendapatan bunga akan applying an effective interest rate to
dihitung dengan menerapkan tingkat the gross carrying amount of the
bunga efektif terhadap nilai tercatat financial asset.
bruto dari aset keuangan tersebut.
Untuk aset keuangan yang telah For financial assets that have
memburuk pada saat pengakuan deteriorated at initial recognition,
awal, pendapatan bunga dihitung interest income is calculated by
dengan menerapkan tingkat bunga applying the effective interest rate to
efektif terhadap biaya perolehan the amortized cost of the financial
diamortisasi dari aset keuangan assets. If the asset no longer
tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi deteriorates, the calculation of interest
memburuk, maka perhitungan income will still be calculated by
pendapatan bunga akan tetap dihitung applying the effective interest rate to
dengan menerapkan tingkat bunga the amortized cost of the financial
efektif terhadap biaya perolehan asset.
diamortisasi dari aset keuangan
tersebut.
45
Page 497
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vi) Pengakuan pendapatan dan beban (vi) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
b. Keuntungan dan kerugian atas aset b. Gain and losses on financial assets
keuangan (yaitu: instrumen utang (which is debt instrument hold by
yang dimiliki oleh Bank) yang diukur Bank) measured at fair value through
pada nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income
komprehensif lain (FVTOCI) diakui (FVTOCI) are recognized at other
dalam penghasilan komprehensif lain, comprehensive income, except
kecuali untuk kerugian penurunan losses on impairment, until those
nilai, sampai aset keuangan tersebut financial instrument derecognized,
dihentikan pengakuannya, unrealized gain and losses record on
keuntungan atau kerugian kumulatif other comprehensive income
yang telah diakui sebelumnya dalam reclassified from equity to profit and
penghasilan komprehensif lain loss as reclassification adjustment.
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi
sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Keuntungan dan kerugian atas aset Gain and losses on financial assets or
keuangan atau liabilitas keuangan financial liabilities measured at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui value through profit or loss (FVTPL)
laba rugi (FVTPL) diakui dalam are recognized at statement of profit
laporan laba rugi, kecuali: or loss, except:
Bagian dari hubungan lindung Part of a hedging relationship;
nilai;
Investasi dalam instrumen Investments in equity
ekuitas dan Bank telah memilih instruments and the Bank has
untuk menyajikan keuntungan chosen to present gains and
dan kerugian atas investasi losses on investment in other
dalam penghasilan comprehensive income;
komprehensif lain; Financial liabilities determined to
Liabilitas keuangan yang be measured at fair value
ditetapkan untuk diukur pada through profit or loss and the
nilai wajar melalui laba rugi dan Bank is required to present the
Bank disyaratkan untuk impact of changes in credit risk
menyajikan dampak dari liabilities in other comprehensive
perubahan risiko kredit liabilitas income;
dalam penghasilan Financial assets measured at fair
komprehensif lain; value through other
Aset keuangan yang diukur pada comprehensive income and the
nilai wajar melalui penghasilan Bank is required to recognize
komprehensif lain dan Bank some changes in fair value in the
disyaratkan untuk mengakui other comprehensive income.
sebagian perubahan nilai wajar
dalam penghasilan
komprehensif lain.
46
Page 498
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vi) Pengakuan pendapatan dan beban (vi) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
Keuntungan atau kerugian atas aset Gain or losses on financial assets
keuangan yang diukur pada biaya measured at amortized cost and not part
perolehan amortisasi dan bukan of a hedging relationship are recognized in
merupakan bagian dari suatu hubungan the statement of profit or loss when the
lindung nilai diakui pada laporan laba financial assets are derecognized,
rugi ketika aset keuangan dihentikan reclassified, through the amortization
pengakuannya, direklasifikasi, melalui process or in order to recognize
proses amortisasi atau dalam rangka impairment gains or losses.
mengakui keuntungan atau kerugian
penurunan nilai.
Keuntungan atau kerugian dari liabilitas Gain or losses on liabilities instrument
keuangan yang diukur pada biaya measured at amortized cost and not part
perolehan amortisasi dan bukan of a hedging relationship are recognized in
merupakan bagian dari suatu hubungan the statement of profit or loss when
lindung nilai diakui dalam laporan laba liabilities instrument are derecognized and
rugi ketika liabilitas keuangan dihentikan through amortization processed.
pengakuannya dan melalui proses
amortisasi.
(vii) Reklasifikasi aset keuangan (vii) Reclassification of financial assets
Reklasifikasi aset keuangan Reclassification of financial assets is
diperbolehkan jika dan hanya jika terjadi permissible when and only when there is
perubahan dalam model bisnis untuk change in business model for managing
mengelola aset keuangan. financial assets.
Jika Bank mereklasifikasi aset keuangan If the Bank reclassifies financial assets in
sesuai dengan ketentuan di atas, Bank accordance with the above conditions, the
menerapkan reklasifikasi secara Bank applies prospective reclassification
prospektif dari tanggal reklasifikasi. from the date of reclassification. The Bank
Bank tidak menyajikan kembali does not restate gains, losses (including
keuntungan, kerugian (termasuk impairment gains or losses), or previously
keuntungan atau kerugian penurunan recognized interest.
nilai), atau bunga yang diakui
sebelumnya.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets from
klasifikasi biaya perolehan yang amortized cost classifications to fair value
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar through profit or loss are recorded at fair
melalui laba rugi dicatat sebesar nilai value. The difference between the
wajarnya. Selisih antara nilai tercatat recorded value and fair value is
dengan nilai wajar diakui sebagai recognized in profit or loss on the
keuntungan atau kerugian pada laba statement of profit or loss and other
rugi. comprehensive income.
47
Page 499
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vii) Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan) (vii) Reclassification of financial assets
(continued)
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
biaya perolehan yang diamortisasi ke amortized cost classifications to fair value
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan classifications through other
komprehensif lain dicatat sebesar nilai comprehensive are recorded at their fair
wajarnya. values.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from fair
nilai wajar melalui penghasilan value classification through other
komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar comprehensive income to fair value
melalui laba rugi dicatat pada wajar. classification through profit or loss is
Keuntungan atau kerugian yang belum recorded at fair value. Unrealized gains or
direalisasi direklasifikasi ke laba rugi. losses are reclassified to profit or loss.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from fair
nilai wajar melalui penghasilan value classifications through other
komprehensif lain ke klasifikasi biaya comprehensive income to the amortized
perolehan yang diamortisasi dicatat pada cost classification is recorded at carrying
nilai tercatat. Keuntungan atau kerugian value. Unrealized gains or losses is
yang belum direalisasi dihapus dari ekuitas removed from equity and is adjusted
dan disesuaikan terhadap nilai wajar. against the fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications on financial assets from
nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi fair value classification through profit or
nilai wajar melalui penghasilan loss to fair value classification through
komprehensif lain dicatat pada wajar. other comprehensive income are recorded
at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari kelompok Reclassification of financial assets from
dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok held-to-maturity to available-for-sale
tersedia untuk dijual dicatat sebesar nilai category is recorded at fair value.
wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang Unrealized gains or losses are reported in
belum direalisasi tetap dilaporkan dalam equity and are amortized using effective
ekuitas dan diamortisasi menggunakan interest method over the remaining life of
metode suku bunga efektif selama sisa the financial assets.
umur aset keuangan tersebut.
(viii) Saling hapus (viii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset
dilakukan saling hapus dan nilai bersihnya and the net amount is presented in the
disajikan dalam laporan posisi keuangan statement of financial position when, and
jika, dan hanya jika Bank memiliki hak yang only when, the Bank has a legal right to
berkekuatan hukum untuk melakukan offset the amounts and intends either to
saling hapus atas jumlah yang telah diakui settle on a net basis or to realize the asset
tersebut dan adanya maksud untuk and settle the liability simultaneously.
menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara simultan.
48
Page 500
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(viii) Saling hapus (lanjutan) (viii) Offsetting (continued)
Hal yang berkekuatan hukum harus tidak The legally enforceable right must not be,
kontinjen atas peristiwa di masa depan dan contingent on future events and must be
harus dapat dipaksakan di dalam situasi enforceable in the normal course of
bisnis yang normal, peristiwa kegagalan business and in the event of default,
atau kebangkrutan dari entitas atas seluruh insolvency or bankruptcy of the company
pihak lawan. or the counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah neto hanya jika diperkenankan oleh net basis only when permitted by the
Standar Akuntansi Keuangan. Financial Accounting Standards.
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer
harga yang akan dibayar untuk a liability in an orderly transaction between
mengalihkan suatu liabilitas dalam market participants at the measurement
transaksi teratur antara pelaku pasar pada date.
tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan Fair value measurement assumes the
bahwa transaksi untuk menjual aset atau transaction to sell assets or transfer
mengalihkan liabilitas terjadi: liabilities occurs:
- Di pasar utama untuk aset dan - In the primary market for such assets
liabilitas tersebut; atau and liabilities; or
- Jika tidak terdapat pasar utama, - If there is no primary market, in the
dipasar yang paling menguntungkan most profitable market for these
untuk aset atau liabilitas tersebut. assets or liabilities.
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or liability is
menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika would be use by market participants in
menentukan harga aset dan liabilitas determining the price of the asset and the
tersebut dengan asumsi bahwa pelaku liability assuming that market participants
pasar bertindak dalam kepentingan act in their best economic interests.
ekonomik terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non keuangan The measurement of the fair value of non-
memperhitungkan kemampuan pelaku financial assets takes into account the
pasar untuk menghasilkan manfaat ability of market participants to generate
ekonomik dengan menggunakan aset economic benefits by using the asset in
dalam penggunaan tertinggi dan the highest and best use or by selling them
terbaiknya atau dengan menjualnya to other market participants that would use
kepada pelaku pasar lain yang akan the asset in the highest and best use.
menggunakan aset tersebut dalam
penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
49
Page 501
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Bank menggunakan teknik penilaian yang Bank uses suitable valuation techniques in
sesuai dalam keadaan dan dimana data the circumstances and where sufficient
yang memadai tersedia untuk mengukur data are available to measure fair value,
nilai wajar, mengoptimalkan penggunaan optimizing the use of relevant observable
input yang dapat diobservasi yang relevan inputs and minimize the use of inputs that
dan meminimalkan penggunaan input yang are not observable.
tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities which fair value is
wajar diukur atau diungkapkan dalam measured or disclosed in the financial
laporan keuangan dapat dikategorikan statements can be classified in fair value
pada level hirarki nilai wajar, berdasarkan hierarchy levels, based on the lowest level
tingkatan input terendah yang signifikan of input that is significant to the overall fair
atas pengukuran nilai wajar secara value measurement:
keseluruhan:
- Tingkat 1 : harga kuotasian (tanpa - Level 1 : quoted prices (unadjusted) in
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset active markets for identical assets or
atau liabilitas yang identik yang dapat liabilities which are accessible at the
diakses pada tanggal pengukuran. measurement date.
- Tingkat 2 : input selain harga - Level 2 : inputs other than quoted
kuotasian yang termasuk dalam level prices included in level 1 that are
1 yang dapat diobservasi untuk aset observable for the assets and liabilities,
dan liabilitas, baik secara langsung either directly or indirectly.
atau tidak langsung.
- Tingkat 3 : input yang tidak dapat - Level 3 : inputs that are not observable
diobservasi untuk aset dan liabilitas. for the assets and liabilities.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are
laporan keuangan secara berulang, Bank recognized in the financial statements on
menentukan apakah terjadi transfer antara recurring basis, the Bank determines
level di dalam hirarki dengan cara whether there is a transfer between levels
mengevaluasi kategori (berdasarkan input in the hierarchy by evaluating categories
level terendah yang signifikan dalam (based on the lowest level input that is
pengukuran nilai wajar) setiap akhir significant to the fair value measurement)
periode pelaporan. at the end of each reporting period.
Bank, untuk tujuan pengungkapan nilai The Bank, for purposes of disclosing the
wajar, telah menentukan kelas aset dan fair value, has determined the classes of
liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik, assets and liabilities based on the nature,
risiko aset dan liabilitas, dan level hirarki characteristics, risk of assets and liabilities,
nilai wajar (Catatan 46). and the fair value hierarchy levels
(Note 46).
50
Page 502
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(x) Pengukuran biaya perolehan diamortisasi (x) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan adalah liability is the amount at which the financial
jumlah aset keuangan atau liabilitas asset or liability is measured at initial
keuangan yang diukur pada saat recognition, minus principal repayments,
pengakuan awal dikurangi pembayaran plus or minus the cumulative amortization
pokok pinjaman, ditambah atau dikurangi using the effective interest method of any
amortisasi kumulatif menggunakan metode difference between the initial amount
suku bunga efektif yang dihitung dari recognized and the maturity amount,
selisih antara nilai pengakuan awal dan minus any reduction for impairment.
nilai jatuh temponya, dan dikurangi
penurunan nilai.
(xi) Aset keuangan sukuk (xi) Sukuk Financial Asset
Berdasarkan PSAK No.410 (Revisi 2015), In accordance with SFAS No.410
Bank menentukan investasi pada sukuk (Revised 2015), the Bank determines the
ijarah dan mudharabah sebagai diukur classification of investments in sukuk
pada biaya perolehan, diukur pada nilai ijarah and mudharabah either measured
wajar melalui penghasilan komprehensif at cost, fair value through other
lain atau diukur pada nilai wajar melalui comprehensive income or fair value
laba rugi. through profit or loss.
Klasifikasi sukuk adalah sebagai berikut: Sukuk classifications are as follows:
a. Diukur pada biaya perolehan a. Measured at cost
Investasi tersebut dimiliki dalam The investment is held in a
suatu model usaha yang business model whereby the
bertujuan utama untuk primary goal is to obtain
memperoleh arus kas kontraktual contractual cash flows and has
dan terdapat persyaratan contractual terms in determining
kontraktual dalam menentukan the specific date of principal
tanggal tertentu atas pembayaran payments and or the results.
pokok dan atau hasilnya.
Biaya perolehan sukuk termasuk Sukuk acquisition cost includes
biaya transaksi, dan selisih antara transaction cost, and difference
biaya perolehan dan nilai nominal between the acquisition cost and
diamortisasi secara garis lurus the nominal value is amortized on
selama jangka waktu sukuk dan a straight-line basis over the period
diakui dalam laba rugi. of the sukuk and recognized to
profit or loss.
51
Page 503
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset keuangan dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(xi) Aset keuangan sukuk (lanjutan) (xi) Sukuk Financial Asset (continued)
Klasifikasi sukuk adalah sebagai berikut: Sukuk classifications are as follows:
(lanjutan) (continued)
b. Diukur pada nilai wajar melalui b. Measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Investasi tersebut dimiliki dalam The investment is held in a
suatu model usaha yang business model whereby the
bertujuan utama untuk primary goal is to obtain
memperoleh arus kas kontraktual contractual cash flows and sell
dan melakukan penjualan sukuk, sukuk, has contractual terms in
terdapat persyaratan kontraktual determining the specific date of
dalam menentukan tanggal principal payments and or the
tertentu atas pembayaran pokok results.
dan atau hasilnya.
Biaya perolehan sukuk termasuk Sukuk acquisition cost includes
biaya transaksi, dan selisih antara transaction cost, and difference
biaya perolehan dan nilai nominal between the acquisition cost and
diamortisasi secara garis lurus the nominal value is amortized on
selama jangka waktu sukuk dan a straight-line basis over the period
diakui dalam laba rugi. of the sukuk and recognized to
profit or loss.
Keuntungan atau kerugian dari Gain or loss from changes of fair
perubahan nilai wajar diakui value is recognized in other
dalam penghasilan komprehensif comprehensive income after
lain setelah memperhitungkan considering unamortized difference
saldo selisih biaya perolehan dan of acquisition cost and nominal
nilai nominal yang belum value and accumulated gain or loss
diamortisasi dan saldo akumulasi of fair value which has previously
keuntungan atau kerugian nilai recognized in other comprehensive
wajar yang telah diakui dalam income. When sukuk is
penghasilan komprehensif lain derecognized, accumulated gain or
sebelumnya. Ketika investasi loss which has previously
sukuk dihentikan pengakuannya, recognized in other comprehensive
akumulasi keuntungan atau income is reclassified to profit or
kerugian yang sebelumnya diakui loss.
dalam penghasilan komprehensif
lain direklasifikasi ke laba rugi.
c. Diukur pada nilai wajar melalui laba c. Measured at fair value through profit
rugi or loss
Biaya perolehan sukuk tidak termasuk Sukuk acquisition cost excludes
biaya transaksi, dan selisih antara nilai transaction cost and the difference
wajar dan jumlah tercatat diakui dalam between fair value and the carrying
laba rugi. value is recognized in profit or loss.
52
Page 504
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At reporting date, the Bank calculates expected
menghitung kerugian kredit ekspektasian credit loss based on estimated 12 months. If
berdasarkan estimasi 12 bulan. Jika terjadi there is a significant increase in credit risk since
kenaikan risiko kredit yang signifikan sejak initial recognition, the estimated expected credit
pengakuan awal maka estimasi kerugian kredit loss will be calculated throughout the life of the
ekspektasian akan dihitung sepanjang umur contract.
kontrak.
Kerugian kredit ekspektasian merupakan Expected credit losses are estimated weighted
estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian probabilities of credit losses (is the present
kredit (yaitu nilai kini dari seluruh kekurangan value of all cash shortages) over the estimated
kas) selama perkiraan umur instrumen life of the financial instrument. Cash shortages
keuangan. Kekurangan kas adalah selisih are the difference between the cash flows owed
antara arus kas yang terutang kepada Bank to the Bank in accordance with the contract and
sesuai dengan kontrak dan arus kas yang the cash flows that are expected to be received
diperkirakan akan diterima oleh Bank. by the Bank.
Bank menetapkan definisi peningkatan risiko The Bank has determined the definition of a
kredit instrumen keuangan secara signifikan significant increase in credit risk of financial
sejak pengakuan awal sebagai berikut: instruments since initial recognition as follows:
Sesuai dengan praduga (rebuttable In accordance with presumption
presumption) PSAK 109, yaitu ketika (rebuttable presumption) SFAS 109, i.e.
pembayaran kontraktual tertunggak lebih when contractual payments are overdue
dari 30 hari; atau for more than 30 days; or
Ketika terjadi restrukturisasi aset When there is a restructuring of financial
keuangan yang disebabkan oleh assets caused by increased credit risk.
peningkatan risiko kredit.
Bank menerapkan definisi gagal bayar (stage The Bank applies a definition of default (stage
3) yang konsisten dengan definisi yang 3) that is consistent with the definition used for
digunakan untuk tujuan manajemen risiko internal credit risk management for relevant
kredit internal untuk instrumen keuangan yang financial instruments, namely:
relevan, yaitu:
Ketika instrumen keuangan telah When financial instruments are in 90 days
menunggak 90 hari; atau in arrears; or
Telah berada pada kolektibilitas BI 3, 4, Is in BI collectibility 3, 4, or 5.
atau 5.
53
Page 505
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Bank mengelompokkan aset keuangan dibeli The Bank classifies purchased or originated
dari aset keuangan memburuk apabila: credit-impaired financial asset if:
Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan; Loss of an active market from financial
dan assets; and
Pembelian dengan diskon sangat besar. Purchases with very large discounts.
Bank mengelompokkan aset keuangan berasal The Bank classifies financial assets derived
dari aset keuangan memburuk apabila: from deteriorat financial assets if:
Pihak peminjam dinyatakan pailit; The borrower is declared bankrupt;
Terdapat perubahan dari bentuk There is a change in the form of provision
penyediaan dana, atau of funds, or
Debitur telah berada pada stage 3 dan The debtor is at stage 3 and meets one of
memenuhi salah satu kondisi berikut: the following conditions:
Telah dilakukan restrukturisasi secara Repeated restructuring and significant
berulang-ulang dan terjadi breach of contract; or
pelanggaran kontrak secara
signifikan; atau
Atas restrukturisasi yang terjadi, For the restructuring that occurs, there
terdapat selisih negatif lebih dari 20% is a negative difference of more than
atas nilai kini arus kas masa depan 20% of the present value of future
(yang didiskontokan menggunakan cash flows (discounted using the initial
suku bunga efektif awal) antara effective interest rate) between the
persyaratan awal dan persyaratan initial terms and the terms of the
restrukturisasi. restructuring.
Bank melakukan penurunan nilai secara The Bank is impaired individually or collectively
individu atau kolektif dengan by considering all reasonable and supported
mempertimbangkan semua informasi yang information, including forward looking
wajar dan terdukung, termasuk informasi yang information.
bersifat perkiraan masa depan (forward-
looking).
Perhitungan cadangan kerugian penurunan Calculation of allowance for impairment losses
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara on financial assets assessed collectively is
kolektif, berdasarkan pada karakteristik risiko grouped based on similar credit risk
kredit yang sama dengan mempertimbangkan characteristics and taking into account the loan
segmentasi kredit berdasarkan permodelan segmentation based on future loss model
kerugian masa depan.
Bank menggunakan metode statistik, credit The Bank uses statistical method, credit rating
rating dan perkiraan makroekonomi untuk and macroeconomy forecast to assess
menilai cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses on loans.
atas kredit yang diberikan.
54
Page 506
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
e.1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang e.1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah
Bank dapat menetapkan debitur untuk Bank may assign debtors to be evaluated
dievaluasi secara individual apabila memenuhi individually if they meet at least one of the
minimal salah satu kriteria sebagai berikut: following criteria:
Kredit Konsumer: Consumer Credit:
1. Akun yang memenuhi kriteria sebagai 1. Accounts that meet the following criteria:
berikut:
a. Akun yang default (bucket 5) atau a. Account that defaults (bucket 5) or
restrukturisasi; dan restructured; and
b. Memiliki pokok di atas atau sama dengan b. Has a principal of more than or equal to
Rp4 miliar Rp4 billion
2. Mengalami bencana alam yang ditentukan 2. Experienced a natural disaster as
oleh Otoritas Jasa Keuangan ataupun determined by the Financial Services
instansi pemerintah dan disetujui Direksi. Authority or government agency and
approved by the Board of Directors.
3. Kualitas kredit kolektibilitas 5 di atas 3. Credit quality collectibility of 5 over 5 (five)
5 (lima) tahun (minimal DPD 2006 hari) years (minimum DPD 2006 days) with the
dengan kriteria tidak ada sertifikat atau belum criteria of no certificate or perfect binding
dilakukan pengikatan sempurna (HT) kecuali (HT) except for program credit (SKMHT)
kredit program (SKMHT)
4. Hasil lelang dibawah kewajiban pokok 4. The auction proceeds under the principal
obligation
5. Terkait pemasalahan hukum dengan 5. In relation to legal issues with indications,
indikasi, antara lain: among others:
a. Sengketa agunan; atau a. Collateral dispute ; or
b. Sengketa lahan. b. Land dispute.
Dimana salah satu dari 2 (dua) sengketa Where one of the 2 (two) disputes a binding
tersebut sudah terbit ketetapan hukum legal provision has been issued and causes
mengikat dan menimbulkan kerugian bagi losses to the Bank.
Bank.
6. Debitur minimal masuk bucket 4 dan terdapat 6. Debtors are at least in bucket 4 and there
minimal 2 (dua) permasalahan sebagai are at least 2 (two) problems as follows:
berikut:
a. Tempat bekerja debitur atau usaha debitur a. The debtor's place of work or the
mengalami kebangkrutan debtor's business is bankrupt
b. Debitur terkena PHK b. The debtor is laid off
c. Sertifikat belum terbit selama minimal 36 c. The certificate has not been issued for
bulan sejak akad kredit at least 36 months since the credit
agreement
d. Rumah yang menjadi agunan tidak selesai d. The house that became the collateral
atau terbengkalai was not finished or was abandoned
e. Pembayaran angsuran dilakukan oleh e. Installment payments are made by a
pihak ketiga yang tidak terafiliasi oleh third party that is not affiliated with the
debitur debtor
f. Debitur sudah mengalami restrukturisasi f. The debtor has undergone restructuring
minimal 2 (dua) kali. at least 2 (two) times.
g. Debitur mengalami permasalahan hukum g. The debtor is experiencing legal
h. Klaim asuransi terkait kredit ditolak/ tidak problems
dibayar oleh asuradur. h. Insurance claims related to credit
rejected/not paid by the insurer.
55
Page 507
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
e.1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang e.1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Kredit Komersial: Commercial Credit:
1. Akun yang memenuhi kriteria sebagai 1. Accounts that meet the following criteria:
berikut:
a. Akun yang default (bucket 5) atau a. Account that defaults (bucket 5) or
restrukturisasi; dan restructured; and
b. Memiliki pokok di atas atau sama b. Has a principal of more than or equal to
dengan Rp30 miliar Rp30 billion
2. Mengalami bencana alam yang ditentukan 2. Experienced a natural disaster as
oleh Otoritas Jasa Keuangan ataupun determined by the Financial Services
instansi pemerintah dan disetujui Direksi. Authority or government agency and
approved by the Board of Directors.
3. Kualitas kredit kolektibilitas 5 di atas 3. Credit quality collectibility of 5 over 5 (five)
5 (lima) tahun (minimal DPD 2006 hari) years (minimum DPD 2006 days) with the
dengan kriteria tidak ada sertifikat atau criteria of no certificate or perfect binding
belum dilakukan pengikatan sempurna (HT) except for program credit (SKMHT)
(HT) kecuali kredit program (SKMHT)
4. Hasil lelang dibawah kewajiban pokok 4. The auction proceeds under the principal
obligation
5. Terkait pemasalahan hukum dengan 5. In relation to legal issues with indications,
indikasi, antara lain: among others:
a. Sengketa pengurus, a. Collateral dispute ; or
b. Sengketa agunan, b. Collateral dispute,
c. Sengketa lahan, c. Land dispute,
d. Sengketa proyek, d. Project dispute
Dimana salah satu dari 4 (empat) sengketa Where one of the 4 (four) disputes has
tersebut sudah terbit ketetapan hukum issued a binding legal provision and/or
mengikat dan menimbulkan kerugian bagi causes losses to the bank.
bank.
6. Dalam hal penetapan kolektibilitas 6. In the case of collectability using the 3
menggunakan konsep 3 (tiga) pilar maka (three) pillar concept, the individual
kriteria individual assessment dapat assessment criteria can be determined with
ditetapkan dengan kriteria: minimal masuk the following criteria: at least entering bucket
bucket 4 (hari tunggakan 61 hari) dan 4 (days arrears 61 days) and there are at
terdapat minimal 2 (dua) dari 3 (tiga) least 2 (two) out of 3 (three) problems as
permasalahan sebagai berikut: follows:
a. Permasalahan prospek usaha a. Problems with decreased business
menurun dengan indikasi antara lain: prospects with indications include:
i. Tidak terdapat pembayaran i. There is no principal payment in
pokok sesuai dengan ketentuan accordance with the provisions
dan atau kesepakatan yang telah and/or agreements that have been
dibuat, atau made, or
ii. Pembangunan berhenti lebih ii. Construction has stopped for more
dari 1 (satu) tahun, dan/atau than 1 (one) year, and/ or
iii. Tidak terdapat penjualan lebih iii. There are no sales for more than 1
dari 1 (satu) tahun. (one) year
56
Page 508
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
e.1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang e.1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Kredit Komersial: (lanjutan) Commercial Credit: (continued)
b. Permasalahan agunan dengan b. Collateral problems by meeting one of
memenuhi salah satu indikasi/ kriteria the following indications/criteria:
sebagai berikut:
i. Sertifikat agunan belum atas i. The collateral certificate is not yet
nama debitur atau pengurus yang in the name of the debtor or
tidak dapat diikat Hak management that cannot be bound
Tanggungan; by the Mortgage;
ii. Sertifikat agunan belum dilakukan ii. Collateral certificate has not been
pengikatan Hak Tanggungan bound by the Mortgage Rights
12 bulan sejak akad kredit dan 12 months since the credit
status default; agreement and default status;
iii. Sertifikat tidak memiliki alas iii. The certificate has no legal basis
hukum untuk dilakukan for transfer to the buyer;
pengalihan kepada pembeli;
iv. Agunan belum terbit sertifikat; iv.The collateral has not been issued
a certificate;
v. Agunan tidak terbangun 100% v. Collateral is not built 100%
khusus kredit investasi; specifically for investment credit;
c. Permasalahan kemampuan c. The problem of ability to pay has
membayar mengalami penurunan decreased
Perhitungan komponen PD, LGD, dan EAD The computation of PD, LGD, and EAD
yang dilakukan secara kolektif pada setiap components carried out collectively in each
segmentasi kredit mempertimbangkan data credit segmentation takes into account
historis, saat ini dan masa yang akan datang. historical, current and future data.
Perhitungan cadangan kerugian penurunan Calculation of allowance for impairment losses
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara on financial assets assessed collectively
kolektif berdasarkan karakteristik risiko kredit grouped based on similar credit risk
yang sama dengan mempertimbangkan characteristics and taking into account the loan
segmentasi kredit berdasarkan pengalaman segmentation based on historical loss
kerugian masa lalu dan kemungkinan terjadinya experience and the possibility of failure
kegagalan (probability of default). Aset (probability of default). Financial assets are
keuangan dikelompokan berdasarkan grouped on the basis of similar credit risk
karakteristik risiko kredit yang sama antara lain characteristics by considering the credit
dengan mempertimbangkan segmentasi kredit segmentation and past due status of the
dan tunggakan debitur. debtors, among others.
57
Page 509
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
e.1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang e.1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Bank perlu mempertimbangkan informasi masa Bank needs to consider past, present and future
lalu, masa sekarang dan masa depan dalam information in calculating the probability of
menghitung kemungkinan kejadian gagal default. Therefore, the calculation of PD is
bayar. Oleh karena itu, perhitungan PD carried out in the following stages:
dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
a. Perhitungan PD secara historis (PD TTC) a. Historical PD calculation (PD TTC)
b. Perhitungan PD forward-looking; dan b. forward-looking PD calculation; and
c. Perhitungan PD Point in time (PiT) melalui c. Calculation of PD Point in time (PiT)
proses scaling through a scaling process
LGD merupakan estimasi kerugian atas debitur LGD is an estimated loss for a debtor by
dengan menghitung recovery yang didapatkan calculating the recovery obtained after the
setelah debitur tersebut default. LGD debtor defaults. LGD is calculated as 100%
diperhitungkan sebesar 100% dikurangi tingkat minus the rate of return (recovery rate), LGD
pengembalian (recovery rate), perhitungan calculation is carried out in the following stages:
LGD dilakukan dengan tahapan sebagai
berikut:
a. Perhitungan LGD secara historis (LGD a. Historical LGD calculation (LGD TTC);
TTC);
b. Perhitungan LGD Point in Time (LGD PiT) b. Calculation of LGD Point in Time (LGD
dengan mempertimbangkan informasi PiT) by considering forward looking
forward looking. information.
Dalam membuat estimasi recoverable amount The Bank uses the fair value of collateral as the
(estimasi jumlah yang dapat diperoleh basis for future cash flow if one of the following
kembali), Bank dapat menggunakan metode conditions is met:
berikut ini:
a. Discounted Cash Flow a. Discounted Cash Flow
Bank melakukan perhitungan berdasarkan The Bank performs calculations based on
jumlah yang telah didiskonto (discounted the discounted amount (discounted value)
value) dari estimasi arus kas masa datang of future cash flows (principal and interest)
(pokok dan bunga) yang didiskonto discounted based on the Effective Interest
berdasarkan Suku Bunga Efektif dari setiap Rate of each loan.
kredit.
b. Expected Collateral b. Expected Collateral
Bank melakukan perhitungan berdasarkan The Bank calculates earthquakes which
estimasi penjualan agunan yang dilakukan are calculated based on the analysis
dengan mempertimbangkan nilai wajar dan carried out by considering the fair value
jangka waktu estimasi penjualan agunan di and the estimated future sales period. The
masa depan. Hasil perhitungan akan calculation results will be discounted
didiskontokan berdasarkan Suku Bunga based on the Effective Interest Rate of
Efektif dari setiap kredit. each loan.
c. Metode lainnya yang berdasarkan analisis c. Other methods based on the Bank's
Bank lebih sesuai dan tidak bertentangan analysis are more appropriate and do not
dengan ketentuan Regulator. conflict with the Regulators' provisions.
58
Page 510
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
e.1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang e.1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Sesuai dengan PSAK No. 402, “Akuntansi In accordance with SFAS No. 402, “Accounting
Murabahah” dan Pedoman Akuntansi for Murabahah” and Indonesia Sharia Banking
Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) Revisi Accounting Guidelines (PAPSI Revised 2013),
2013), Bank menghitung CKPN untuk piutang the Bank calculates individual allowance for
murabahah sesuai dengan ketentuan di ISAK impairment losses for murabahah receivable in
No. 402, “Penurunan Nilai Piutang Murabahah”. accordance with IFAS No. 402 “Impairment of
Murabahah Receivables”.
e.2. Pembiayaan/piutang syariah selain murabahah e.2. Sharia financing/receivables other than
murabahah
Untuk aset keuangan berupa piutang istishna, For financial assets of istishna receivables,
pinjaman qardh, pembiayaan mudharabah, dan funds of qardh, mudharabah financing, and
pembiayaan musyarakah, Bank menerapkan musyarakah financing, the Bank implements
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) POJK No.02/POJK.03/2022 dated January 31,
No.02/POJK.03/2022 tanggal 31 Januari 2022 2022 regarding “Asset Quality Ratings for
tentang ”Penilaian Kualitas Aset Bank Umum Sharia Bank and Sharia Business Unit".
Syariah dan Unit Usaha Syariah”.
Cadangan kerugian minimum yang harus The minimum allowance to be provided in
dibentuk sesuai dengan Peraturan Bank accordance with Bank Indonesia Regulation is
Indonesia adalah sebagai berikut: as follows:
a. 1% dari aset produktif yang digolongkan a. 1% of earning assets classified as Current,
Lancar, di luar penempatan pada Bank excluding placements with Bank Indonesia,
Indonesia, obligasi pemerintah, instrumen government bonds, other debt instruments
hutang lain yang diterbitkan oleh issued by the Government of the Republic of
Pemerintah Republik Indonesia dan aktiva Indonesia and earning assets secured by
produktif yang dijamin dengan agunan cash collateral;
tunai;
b. 5% dari aset produktif yang digolongkan b. 5% of earning assets classified as Special
Dalam Perhatian Khusus setelah dikurangi Mention, net of deductible collateral;
agunan;
c. 15% dari aset produktif yang digolongkan c. 15% of earning assets classified as Sub-
Kurang Lancar setelah dikurangi agunan; standard, net of deductible collateral;
d. 50% dari aset produktif yang digolongkan d. 50% of earning assets classified as
Diragukan setelah dikurangi agunan; dan Doubtful, net of deductible collateral; and
e. 100% dari aset produktif yang digolongkan e. 100% of earning assets classified as Loss,
Macet setelah dikurangi agunan. net of deductible collateral.
Kriteria penilaian nilai agunan yang dapat The criterias for assessment of the value of
dikurangkan dalam pembentukan cadangan collateral that can be deducted in the calculation
kerugian penurunan nilai sesuai dengan of allowance for impairment losses are based on
Peraturan Bank Indonesia (OJK). Bank Indonesia Regulations (OJK).
59
Page 511
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain f. Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and
dinyatakan sebesar biaya perolehan other banks are stated at amortized cost using
diamortisasi menggunakan metode suku bunga the effective interest method less allowance for
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan impairment losses. Current accounts with Bank
nilai. Giro pada Bank Indonesia dan Bank lain Indonesia and other banks are classified as
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
g. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank g. Placements with Bank Indonesia and other
lain banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain merupakan penanaman dana pada Bank banks represent placements of funds in Bank
Indonesia berupa deposit facility, term deposit Indonesia in the form of deposit facility, term
dan deposit facility syariah, sedangkan deposit and sharia deposit facility, whereas
penempatan pada bank lain berupa deposito placement with other banks is in the form of
berjangka, interbank call money dan tabungan. time deposit, interbank call money and savings.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain dinyatakan sebesar biaya perolehan banks are stated at amortized cost using the
diamortisasi menggunakan metode suku bunga effective interest method less allowance for
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan impairment losses. Placements with Bank
nilai. Penempatan pada Bank Indonesia dan Indonesia and other banks are classified as
bank lain diklasifikasikan sebagai biaya amortized cost.
perolehan diamortisasi.
h. Efek-efek dan obligasi pemerintah h. Securities and government bonds
Efek-efek terdiri dari surat berharga yang Securities consist of securities traded in the
diperdagangkan dalam pasar modal dan pasar capital market and money market, such as Bank
uang, antara lain Sertifikat Bank Indonesia Indonesia Certificates (SBI), Deposits
(SBI), Sertifikat Deposito Bank Indonesia Certificates of Bank Indonesia (SDBI), bonds,
(SDBI), obligasi, Negotiable Certificate of Negotiable Certificate of Deposit (NCD),
Deposit (NCD), Medium Term Notes (MTN), Medium Term Notes (MTN) mutual funds and
penyertaan reksadana dan Efek Beragun Aset Asset Backed Securities (ABSs).
(EBA).
EBA adalah portofolio efek yang terdiri dari aset ABSs are securities portfolio consisting of
keuangan berupa kumpulan tagihan kredit financial assets in the form of mortgages loan.
kepemilikan rumah. EBA terbentuk ketika bank ABSs are created when bank sells its loans or
menjual pinjaman atau utang lainnya kepada other debts to an issuer (financial institution)
penerbit (lembaga keuangan) lalu disusun and then arranged in a portfolio in order to
dalam suatu portofolio untuk dijual kembali resale to investors.
kepada investor.
Obligasi Pemerintah adalah obligasi yang Government bonds are bonds issued by the
diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia. Indonesian Government.
60
Page 512
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Efek-efek dan obligasi pemerintah (lanjutan) h. Securities and government bonds
(continued)
Pengukuran efek-efek dan obligasi Pemerintah The measurement of securities and
didasarkan atas klasifikasinya sebagai berikut: Government bonds are based on the
classification of the securities as follows:
1. Efek-efek dan obligasi pemerintah yang 1. Securities and government bonds classified
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan as amortized cost are measured at
yang diamortisasi diukur dengan biaya amortized cost using the effective interest
perolehan yang diamortisasi menggunakan method. Interest income is recognized in the
metode suku bunga efektif. Pendapatan statement of profit or loss and other
bunga diakui dalam laporan laba rugi dan comprehensive income using the effective
penghasilan komprehensif lain interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
2. Efek-efek dan obligasi pemerintah yang 2. Securities and government bonds classified
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui as fair value through profit or loss (FVTPL)
laba rugi (FVTPL) diukur dengan are measured using fair value. Unrealized
menggunakan nilai wajar. Keuntungan atau gains or losses resulting from changes in fair
kerugian yang belum direalisasi akibat values are recognized in the statement of
kenaikan atau penurunan nilai wajarnya profit or loss and other comprehensive
disajikan dalam laporan laba rugi dan income. Changes in fair value are
penghasilan komprehensif lain. Perubahan recognized in profit or loss. Upon sale of
nilai wajar diakui pada laporan laba rugi. portfolio of fair value through profit or loss
Atas penjualan portofolio efek-efek dan securities and government bonds, the
obligasi pemerintah untuk nilai wajar difference between the selling price and the
melalui laba rugi, perbedaan antara harga fair value is recognized as a gain or loss in
jual dengan nilai pasar wajar diakui sebagai the year when the securities and
keuntungan atau kerugian penjualan pada government bonds are sold.
tahun dimana efek-efek dan obligasi
pemerintah tersebut dijual.
3. Efek-efek dan obligasi pemerintah yang 3. Securities and government bonds classified
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui as fair value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain (FVTOCI) income (FVTOCI) are measured using fair
diukur dengan menggunakan nilai wajar. value. Interest income is recognized in the
Pendapatan bunga diakui dalam laporan statement of profit or loss and other
laba rugi dan penghasilan komprehensif comprehensive income using the effective
lain menggunakan metode suku bunga interest method. Other fair value changes
efektif. Perubahan nilai wajar lainnya diakui are recognized directly in equity until the
langsung dalam ekuitas sampai efek-efek securities and Government bonds are sold
dan obligasi pemerintah dijual atau or impaired, whereby the cumulative gains
mengalami penurunan nilai, dimana and losses previously recognized in the
akumulasi keuntungan dan kerugian yang equity are recognized in the statement of
sebelumnya diakui dalam ekuitas diakui profit or loss and other comprehensive
dalam laporan laba rugi penghasilan income.
komprehensif lain.
i. Kredit yang diberikan i. Loans
Kredit yang diberikan merupakan penyediaan Loans represent the lending of money or
uang atau tagihan yang dapat disamakan equivalent receivables under contracts with
dengan itu, berdasarkan kesepakatan dengan borrowers, where the borrowers are required to
pihak penerima kredit dan mewajibkan pihak repay their debts with interest after a specified
penerima kredit untuk melunasi setelah jangka period of time.
waktu tertentu dengan imbalan bunga.
61
Page 513
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Kredit yang diberikan (lanjutan) i. Loans (continued)
Kredit yang diberikan (termasuk kredit yang Loans (including loans under syndication) are
diberikan dalam pinjaman sindikasi) pada initially measured at fair value plus transaction
awalnya diukur pada nilai wajar ditambah costs that are directly attributable to obtaining
dengan biaya transaksi yang dapat the financial asset. After initial recognition,
diatribusikan secara langsung dan biaya loans are measured at amortized cost using the
tambahan untuk memperoleh aset keuangan effective interest method, net of allowance for
tersebut. Setelah pengakuan awal kredit yang impairment losses.
diberikan diukur pada biaya perolehan
amortisasi menggunakan metode suku bunga
efektif dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai Loans are classified as amortized costs.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Kredit yang diberikan dalam pinjaman sindikasi Loans under syndication or channelling are
ataupun penerusan kredit dinyatakan sebesar stated at the principal amount equal to the risk
pokok kredit sesuai dengan porsi risiko yang portion assumed by the Bank.
ditanggung oleh Bank.
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi adanya Loan restructuring may involve extending the
perpanjangan jangka waktu pembayaran dan payment arrangements and new loan
ketentuan kredit yang baru. conditions.
Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar Restructured loans are stated at the lower of
nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat carrying value on the date of restructuring or
kredit pada tanggal restrukturisasi atau nilai value of the future cash receipts after the
tunai penerimaan kas masa depan setelah restructuring. Losses resulting from the
restrukturisasi. Kerugian akibat selisih antara difference between the carrying value on the
nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi date of restructuring the present value of future
dengan nilai tunai penerimaan kas masa depan cash receipts after the restructuring is
setelah restrukturisasi diakui dalam laporan recognized in the statement of profit or loss and
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income. After the
Setelah restrukturisasi, semua penerimaan kas restructuring, all future cash receipts specified
masa depan yang ditetapkan dalam by the new terms are recorded as a return of
persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian principal loans and interest income in
pokok kredit yang diberikan dan pendapatan accordance with the terms of the restructuring.
bunga sesuai dengan syarat-syarat
restrukturisasi.
Penjualan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sales of Housing Loans (KPR)
Bank telah melakukan penjualan atas KPR The Bank sold its KPR to third parties.
kepada pihak ketiga.
Atas penjualan tersebut, Bank telah In relation with the above mention sale, the
memindahkan risiko dan manfaat atas Bank has transferred the risk and rewards of
kepemilikan KPR kepada pihak lawan. Oleh ownership of the KPR to counterparty. Hence,
karena itu, pada tanggal efektif penjualan, Bank at the effective date of the sale, the Bank
menghentikan pengakuan atas KPR tersebut. derecognized the KPR.
Penjualan tersebut telah memenuhi kriteria jual The sale has fulfill the criteria of true sale
putus seperti yang tertuang dalam Peraturan according to OJK regulation No.
OJK No.11/POJK.03/2019. 11/POJK.03/2019.
62
Page 514
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
j. Pembiayaan/piutang syariah j. Sharia financing/receivables
Pembiayaan/piutang syariah adalah Financing/receivables based on sharia
penyediaan uang atau tagihan yang dapat principles is receivables from providing funds or
disamakan dengan itu, yang timbul dari other similar form of receivables arising from
transaksi berdasarkan prinsip jual beli dan bagi transactions carried out based on sale or
hasil antara Bank dengan pihak lain selama purchase arrangements and profit sharing
jangka waktu tertentu. Piutang tersebut meliputi between Bank and other parties for a certain
piutang murabahah, piutang istishna dan qardh, period of time. Such receivables consist of
untuk pembiayaan meliputi pembiayaan receivables arising from murabahah
mudharabah dan pembiayaan musyarakah. transactions, istishna transactions and qardh
transactions, for financing consist of
mudharabah and musyarakah financing.
Murabahah adalah akad jual beli antara Murabahah is a sale and purchase contract
nasabah dengan Bank, dimana Bank between the customer and Bank, whereby Bank
membiayai kebutuhan konsumsi, investasi dan finances the consumption, investment and
modal kerja nasabah yang dijual dengan harga working capital needs of the customer sold with
pokok ditambah dengan keuntungan yang a principle price plus a certain margin that is
diketahui dan disepakati bersama. Pembayaran mutually informed and agreed. Repayment on
atas pembiayaan ini dilakukan dengan cara this financing is made in installments within a
mengangsur dalam jangka waktu yang specified period.
ditentukan.
Piutang murabahah pada awalnya diukur pada Murabahah receivables are initially measured at
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi fair value plus direct attributable transaction
yang dapat diatribusikan secara langsung dan costs and is an additional cost to obtain the
merupakan biaya tambahan untuk memperoleh respected financial assets and after the initial
aset keuangan tersebut dan setelah pengakuan recognition are measured at amortized cost
awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi using the effective margin method less any
menggunakan metode marjin efektif dikurangi allowance for impairment losses value.
dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Mudharabah merupakan pembiayaan Mudharabah financing is a joint financing made
kerjasama antara Bank sebagai pemilik dana between Bank as the owner of the funds
(shahibul maal) dengan nasabah sebagai (shahibul maal) and the customer as a business
pelaksana usaha (mudharib) selama jangka executor (mudharib) during a certain period.
waktu tertentu. Pembagian hasil keuntungan The profit sharing from the project or the
dari proyek atau usaha tersebut ditentukan business is determined in accordance with the
sesuai dengan nisbah (pre-determined ratio) mutually agreed nisbah (pre-determined ratio).
yang telah disepakati bersama. Pada tanggal On the statement of financial position date,
laporan posisi keuangan, pembiayaan mudharabah financing is stated at the
mudharabah dinyatakan sebesar saldo outstanding financing balance less allowance
pembiayaan dikurangi dengan saldo cadangan for impairment losses which is provided based
kerugian penurunan nilai yang dibentuk on the management’s review of the financing
berdasarkan hasil reviu oleh manajemen quality.
terhadap kualitas pembiayaan yang ada.
63
Page 515
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
j. Pembiayaan/piutang syariah (lanjutan) j. Sharia financing/receivables (continued)
Musyarakah adalah akad kerjasama yang Musyarakah is a partnership contract among
terjadi diantara para pemilik modal (mitra fund’s owners (musyarakah partners) to
musyarakah) untuk menggabungkan modal contribute funds and conduct a business on a
dan melakukan usaha secara bersama dalam joint basis through partnership with the profit
suatu kemitraan dengan nisbah pembagian sharing based on a predetermined ratio, while
hasil sesuai dengan kesepakatan, sedangkan the losses are borne proportionally based on
kerugian ditanggung secara proporsional the capital contribution. On the statement of
sesuai dengan kontribusi modal. Pada tanggal financial position date, musyarakah financing is
laporan posisi keuangan, pembiayaan stated at the outstanding financing balance less
musyarakah dinyatakan sebesar saldo allowance for impairment losses which is
pembiayaan dikurangi dengan saldo cadangan provided based on the management’s review on
kerugian penurunan nilai yang dibentuk the financing quality.
berdasarkan hasil reviu oleh manajemen
terhadap kualitas pembiayaan yang ada.
Istishna adalah akad penjualan antara al- Istishna is a sale and purchase contract
mustashni (pembeli) dan al-shani (produsen between al-mustashni (buyer) and al-shani
yang juga bertindak sebagai penjual). (manufacturer also acting as the seller). Based
Berdasarkan akad tersebut, pembeli menugasi on the contract, the buyer orders the
produsen untuk membuat atau mengadakan al- manufacturer to produce or to supply al-mashnu
mashnu (barang pesanan) sesuai spesifikasi (goods ordered) according to the specifications
yang diisyaratkan pembeli dan menjualnya required by the buyer and to sell them at agreed
dengan harga yang disepakati. Piutang istishna price. Istishna receivables are stated at
disajikan sebesar tagihan termin kepada outstanding billings to final buyer less allowance
pembeli akhir dikurangi cadangan kerugian for impairment losses.
penurunan nilai.
Qardh adalah penyediaan dana atau tagihan Qardh is the provision of funds or equivalent
yang dapat dipersamakan dengan itu claims based on agreement between the
berdasarkan persetujuan atau kesepakatan borrower and the lender that requires the
antara peminjam dan pihak yang meminjamkan borrower to repay the debts after a certain
yang mewajibkan peminjam melunasi period of time. Qardh are stated at outstanding
hutangnya setelah jangka waktu tertentu. balance less allowance for impairment losses
Pinjaman qardh dinyatakan sebesar saldo based on the management’s review on the
pinjaman dikurangi dengan saldo cadangan financing quality.
kerugian penurunan nilai yang dibentuk
berdasarkan hasil reviu oleh manajemen
terhadap kualitas pinjaman yang ada.
k. Tagihan dan liabilitas akseptasi k. Acceptances receivable and payable
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptances receivable and payable represent
transaksi Surat Kredit Berdokumen Dalam Letters of Credit by Local Document (SKBDN)
Negeri (SKBDN) yang diaksep oleh bank transactions that have been accepted by the
pengaksep (accepting bank). accepting bank.
Tagihan dan liabilitas akseptasi dinyatakan Acceptances receivable and payable are stated
sebesar biaya perolehan diamortisasi. Tagihan at amortized cost. Acceptances receivable are
akseptasi disajikan setelah dikurangi cadangan stated net of allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Tagihan dan liabilitas akseptasi diklasifikasikan Acceptances receivable and payable are
sebagai diukur pada biaya perolehan classified as amortized costs.
amortisasi.
64
Page 516
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Penyertaan Saham l. Investment in shares
Penyertaan saham merupakan investasi jangka Investments in shares represent long-term
panjang pada perusahaan non-publik serta investments in non-publicly-listed companies
penyertaan modal sementara pada perusahaan and temporary investments in debtor
debitur yang timbul akibat konversi kredit yang companies arising from conversion of loans or
diberikan atau jenis transaksi tertentu yang certain of transactions which resulted The Bank
berakibat Bank memiliki saham pada have shares in debtor’s company.
perusahaan debitur.
Penyertaan saham dengan persentase Investments in shares represent ownership
kepemilikan 20,00% sampai dengan 50,00% interests of 20.00% to 50.00% are recorded
dicatat dengan metode ekuitas. Dalam metode using the equity method. Under this method,
ini, penyertaan dicatat sebesar biaya perolehan investments are recorded at cost and adjusted
disesuaikan dengan bagian Bank atas ekuitas for the Bank’s proportionate share in the net
perusahaan asosiasi dan dikurangi dengan equity of the investees and reduced by
penerimaan dividen sejak tanggal perolehan, dividends earned starting the acquisition date
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai. net of by allowance for impairment losses
Penyertaan modal sementara dihapusbuku dari Temporary investment is written-off from the
laporan posisi keuangan apabila telah statement of financial position if it is held for
melampaui jangka waktu 5 (lima) tahun sesuai more than 5 (five) years in accordance with OJK
dengan Peraturan OJK No. 40/POJK.03/2019 Regulation No. 40/POJK.03/2019 regarding
tentang “Penilaian Kualitas Aset Bank Umum”. “Asset Quality Rating for Commercial Banks”.
m. Aset tetap m. Premises and equipment
Aset tetap awalnya diakui sebesar biaya All premises and equipment are initially
perolehan, yang terdiri atas harga perolehan recognized at cost, which comprises its
dan biaya-biaya tambahan yang dapat purchase price and any costs directly
diatribusikan langsung untuk membawa aset ke attributable in bringing the asset to the location
lokasi dan kondisi yang diinginkan supaya aset and condition necessary for it to be capable of
tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud operating in the manner intended by
manajemen. management.
Setelah pengakuan awal, aset tetap selain Subsequent to initial recognition, premises and
tanah dinyatakan pada biaya perolehan equipment besides lands are carried at cost
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi less any subsequent accumulated depreciation
rugi penurunan nilai. and impairment losses.
Aset tetap yang diperoleh dalam pertukaran Premises and equipment acquired in exchange
aset non-moneter atau kombinasi aset moneter for a non-monetary asset or for a combination
dan non-moneter diukur pada nilai wajar, of monetary and non-monetary assets are
kecuali: measured at fair values, unless:
(i) Transaksi pertukaran tidak memiliki (i) The exchange transaction lacks
substansi komersial, atau commercial substance, or
(ii) Nilai wajar dari aset yang diterima dan (ii) The fair value of neither the assets received
diserahkan tidak dapat diukur secara andal. nor the assets given up can be measured
reliably.
65
Page 517
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
m. Aset tetap (lanjutan) m. Premises and equipment (continued)
Penyusutan bangunan dihitung dengan Depreciation of buildings is computed using the
menggunakan metode garis lurus (straight-line straight-line method while depreciation of office
method) sedangkan peralatan kantor dan furniture and fixtures, and motor vehicles is
kendaraan bermotor dihitung dengan computed using the double-declining balance
menggunakan metode saldo menurun ganda method, based on the estimated useful lives of
(double-declining balance method) the assets as follows:
berdasarkan taksiran masa manfaat aset tetap
sebagai berikut:
Tahun/Years
Bangunan 10 - 20 Buildings
Peralatan kantor dan kendaraan bermotor 4-8 Office furniture and fixtures and motor vehicles
Penilaian aset tetap dilakukan atas penurunan The carrying amounts of premises and
dan kemungkinan penurunan nilai wajar aset equipment are reviewed for impairment when
jika terjadi peristiwa atau perubahan keadaan events or changes in circumstances indicate
yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat that the carrying values may not be fully
mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi. recoverable.
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen The residual values, useful lives and methods
melakukan pengkajian ulang atas nilai residu, of depreciation of premises and equipment are
masa manfaat dan metode penyusutan dan reviewed by the management and adjusted
disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. prospectively, if appropriate, at the end of each
year, if necessary.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of premises and equipment is
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat derecognized upon disposal or when no future
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang economic benefits are expected from its use or
diharapkan dari penggunaan atau disposal. Any gain or loss arising on
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari derecognition of the asset (calculated as the
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai difference between the net disposal proceeds
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan and the carrying amount of the asset) is
dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan included in the statement of profit or loss and
dalam laporan laba rugi dan penghasilan other comprehensive income in the period such
komprehensif lain pada periode aset tersebut asset is derecognized.
dihentikan pengakuannya.
Tanah awalnya dinyatakan sebesar biaya Land are initially recognized at cost and not
perolehan dan tidak disusutkan. Setelah depreciated. Subsequent to initial recognition,
pengakuan awal, tanah diukur pada nilai wajar land is measured at fair value at the revaluation
pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi rugi date less any subsequent accumulated
penurunan nilai setelah tanggal revaluasi. impairment losses. Valuation of land are
Penilaian terhadap tanah dilakukan oleh penilai performed by appraisers with professional
yang memiliki kualifikasi profesional, dan qualification and is done in regular basis to
dilakukan secara berkala untuk memastikan ensure that the carrying amount does not differ
bahwa jumlah tercatat tanah tidak berbeda materially from its fair value at the end of
secara material dengan jumlah yang ditentukan reporting period (Note 14).
dengan menggunakan nilai wajarnya pada akhir
periode pelaporan (Catatan 14).
66
Page 518
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
m. Aset tetap (lanjutan) m. Premises and equipment (continued)
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari Increase in the carrying amount arising from
revaluasi dicatat sebagai “Surplus Revaluasi revaluation is recorded in “Premises and
Aset Tetap”, dan disajikan dalam penghasilan equipment Revaluation Surplus” and presented
komprehensif lain. Namun, kenaikan tersebut in other comprehensive income. However, the
diakui dalam laba rugi hingga sebesar jumlah increase is recognized in profit or loss, up to the
penurunan nilai aset yang sama akibat amount of impairment of the same assets due
revaluasi yang pernah dilakukan sebelumnya to revaluation previously recognized in profit or
dalam laba rugi. Penurunan nilai tercatat yang loss. A decrease in carrying value arising as a
timbul dari revaluasi diakui dalam laba rugi. result of a revaluation should be recognized in
profit or loss.
Beban pemeliharaan dan perbaikan Repairs and maintenance is charged to the
dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. profit or loss as incurred. The cost of major
Beban pemugaran dan penambahan bahan renovation and restoration is capitalized to the
dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada carrying amount of the related premises and
jumlah tercatat aset tetap terkait bila besar equipment when it is probable that future
kemungkinan bagi kelompok usaha manfaat economic benefits in excess of the originally
ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari assessed standard of performance of the
standar kinerja awal yang ditetapkan existing asset and is depreciated over the
sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa remaining useful life of the related asset.
masa manfaat aset tetap terkait.
Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar Construction in-progress are stated at cost,
biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi including capitalized borrowing costs and other
beban pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang charges incurred in connection with the
terjadi sehubungan dengan pendanaan aset financing of the said asset constructions. The
tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi accumulated costs will be reclassified to the
biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun appropriate “Premises and Equipment” account
“Aset Tetap” yang bersangkutan pada saat aset when the construction is completed and
tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap available for intended use. Assets under
untuk digunakan. Aset tetap dalam construction are not depreciated as these are
penyelesaian tidak disusutkan karena belum not yet available for use.
tersedia untuk digunakan.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam The legal cost of land rights in the form of
bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna Business Usage Rights (“Hak Guna Usaha” or
Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika “HGU”), Building Usage Right (“Hak Guna
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai Bangunan” or “HGB”) and Usage Rights (“Hak
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun Pakai” or “HP”) when the land was initially
“Aset Tetap”. Biaya pengurusan perpanjangan acquired are recognized as part of the cost of
atau pembaruan legal hak atas tanah diakui the land under the “Premises and Equipment”.
sebagai aset tidak berwujud dan diamortisasi The extension or the legal renewal costs of land
sepanjang umur hak hukum atau umur ekonomi rights were recognized as intangible assets and
tanah, mana yang lebih pendek. were amortized over the shorter of the rights'
legal life and land's economic life.
Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi If the fair value of the revalued asset change
mengalami perubahan yang signifikan dan significantly, it is necessary to revaluate on an
fluktuatif, maka perlu direvaluasi secara annual basis, whereas if the fair value of the
tahunan, sedangkan jika nilai wajar dari aset revaluated asset does not change significantly,
yang direvaluasi tidak mengalami perubahan it is necessary to revaluate at a minimum every
yang signifikan dan fluktuatif, maka perlu 3 (three) years.
dilakukan revaluasi paling kurang 3 (tiga) tahun
sekali.
67
Page 519
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
n. Aset Tidak Berwujud n. Intangible Assets
Berdasarkan PSAK 238 definisi aset berwujud Based on PSAK 238, the definition of tangible
adalah aset nonmoneter teridentifikasi tanpa assets is identified non-monetary assets without
wujud fisik. Dalam hal ini, Piranti lunak physical form. In this case, computer software is
komputer secara jelas disebutkan dalam PSAK explicitly stated in PSAK 238 as a type of asset
238 sebagai jenis aset yang teridentifikasi identified as tangible assets.
sebagai aset berwujud.
Aset tak berwujud awalnya diakui sebesar Intangible assets are initially recognized at the
Pengakuan biaya perolehan dalam jumlah cost of acquisition. The recognition of the cost
tercatat aset takberwujud dihentikan pada aset of acquisition of intangible assets is stopped
tersebut berada pada kondisi yang diinginkan when the asset is in the desired condition to be
agar aset tersebut siap digunakan dengan cara ready for use in the manner intended by
yang di intensikan oleh manajamen. Oleh management. Therefore, costs incurred when
karena itu, biaya yang dikeluarkan saat aset the asset can be used in accordance with the
sudah dapat digunakan sesuai dengan cara intended management and costs to redevelop
yang di intensikan oleh manajemen dan biaya intangible assets are not included in the carrying
untuk mengembangkan kembali aset tak amount of intangible assets.
berwujud tidak termasuk dalam jumlah tercatat
aset tak berwujud.
Setelah pengakuan awal, Aset tak berwujud After initial recognition, intangible assets are
dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi stated at cost less accumulated amortization.
akumulasi amortisasi.
Amortisasi aset tak berwujud dihitung dengan Amortization of intangible assets is calculated
menggunakan metode garis lurus (straight-line using the straight-line method. Based on the
method) Berdasarkan rata-rata penggunaan average use of software at the Bank, the useful
piranti lunak pada Bank, untuk umur manfaat life of intangible assets is determined by the
aset tak berwujud ditetapkan oleh unit intangible asset management unit for 5 years.
pengelola aset tak berwujud selama 5 Tahun. The carrying amount of intangible assets is
Jumlah tercatat aset tak berwujud dihentikan stopped when the asset is released or when
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat there is no expected future economic benefit
tidak ada manfaat ekonomis masa depan from use or disposal. Profit or loss arising from
yang diharapkan dari penggunaan atau the cessation of asset recognition (calculated as
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari the difference between the net proceeds of
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai disposal and the carrying amount of the asset)
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan is recognized in the income statement for the
dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan period in which the asset is derecognized.
dalam laporan laba rugi pada periode aset
tersebut dihentikan pengakuannya.
Aset tak berwujud tidak boleh dikeluarkan dari Intangible assets should not be removed from
daftar rincian aset takberwujud mesikipun the list of intangible assets details even if the
aset tersebut telah sepenuhnya dilakukan asset has been fully amortized, because if the
amortisasi, karena jika aset tersebut masih asset still has expected future economic
memiliki manfaat ekonomis masa depan yang benefits from its use, the cost of acquisition and
diharapkan dari penggunaanya, maka biaya accumulated amortization remain in the list of
perolehan dan akumulasi Amortisasi tetap intangible assets details owned by the entity.
berada dalam daftar rincian aset takberwujud
yang dimiliki oleh entitas.
68
Page 520
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
n. Aset Tidak Berwujud (lanjutan) n. Intangible Assets (continued)
Aset dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya Assets under development are recorded at cost,
perolehan, yang mencakup biaya-biaya yang which includes costs incurred in connection with
terjadi sehubungan dengan upaya perolehan, the acquisition, development, and procurement
pengembangan dan pengadaan aset tak efforts of intangible assets under development.
berwujud dalam penyelesaian tersebut. The accumulation of acquisition costs will be
Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi reclassified to the related "Intangible Assets"
ke akun “Aset tak berwujud” yang bersangkutan account when the intangible asset is completed
pada saat aset tak berwujud tersebut telah and ready for use.
selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan.
Aset tak berwujud dalam penyelesaian tidak Intangible assets under development are not
disusutkan karena belum tersedia untuk amortized because they are not yet available for
digunakan. use.
o. Aset hak guna dan liabilitas sewa o. Right-of use assets and lease liabilities
PSAK No. 116 menerapkan persyaratan baru SFAS No. 116 introduces new or amended
atau amandemen sehubungan dengan requirements with respect to lease accounting.
akuntansi sewa. Standar ini memperkenalkan It introduces significant changes to lessee
perubahan signifikan untuk akuntansi lessee accounting by removing the distinction between
dengan menghapus perbedaan antara sewa operating and finance lease and requiring the
operasi dan pembiayaan dan pengakuan aset recognition of a right-of-use asset and a lease
hak guna dan liabilitas sewa, kecuali untuk liability at commencement for all leases, except
sewa jangka pendek dan aset dengan nilai for short-term leases and leases of low value
rendah. Berbeda dengan akuntansi lessee, assets. In contrast to lessee accounting, the
persyaratan untuk akuntansi lessor sebagian requirements for lessor accounting have
besar tidak berubah. Dalam hal ini, Bank remained largely unchanged. In this case, Bank
terekspos risiko Bank sebagai lessee. is exposed the risk of the Bank as lessee.
a) Dampak definisi baru dari sewa a) Impact of the new definition of a lease
Perubahan utama dari definisi sewa The change in the definition of a lease
berkaitan dengan konsep pengendalian. mainly relates to the concept of control.
PSAK No. 116 menentukan apakah kontrak SFAS No. 116 determines whether a
merupakan, atau mengandung sewa atas contract is, or contains, a lease if the lessee
dasar jika penyewa memiliki hak untuk has the right to control the use of an
mengendalikan penggunaan aset selama identified asset for a certain period of time
suatu jangka waktu tertentu untuk in exchange for consideration. This is in
dipertukarkan dengan imbalan. Hal tersebut contrast to the focus on 'risks and rewards'
merupakan perbedaan penentuan kontrak in SFAS No. 30.
merupakan, atau mengandung sewa
berdasarkan PSAK No. 30 yaitu dengan
konsep risiko dan manfaat.
Bank menerapkan definisi sewa dan The Bank applies the definition of a lease
panduan terkait yang diterapkan dalam and related guidance set out in SFAS No.
PSAK No. 116 untuk semua kontrak yang 116 to all contracts entered into or
dicatat atau diubah pada atau setelah changed on or after January 1, 2020.
tanggal 1 Januari 2020.
69
Page 521
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) o. Right-of use assets and lease liabilities
(continued)
b) Panduan praktis, pengecualian b) Practical expedient, recognition
pengakuan dan pilihan kebijakan pada exemption and accounting policy option at
saat masa transisi, Bank memilih untuk the transition date, Bank decided to use
menerapkan panduan praktis yang the practical expedient that is permitted in
terdapat pada panduan transisi dalam SFAS No. 116, as:
PSAK No. 116, yang antara lain: 1. Using a single discount rate to a
1. Penggunaan tingkat diskonto tunggal portfolio of leases with reasonably
untuk portofolio sewa dengan similar characteristics;
karakteristik yang hampir sama;
2. Tidak menerapkan pengakuan dan 2. Not to apply the recognition and
pengukuran berdasarkan PSAK 116 measurement according to SFAS No.
untuk kontrak dengan masa sewa 116 of the contracts which lease term
kurang dari 12 bulan pada tanggal 1 ends within 12 months of January 1,
Januari 2020 dan dicatat sebagai 2021 and recorded as short term
sewa jangka pendek; dan lease; and
3. Pengecualian biaya langsung awal 3. Exclude intial direct cost from the
dari pengukuran aset hak guna pada measurement of the right of use
tanggal penerapan awal. assets at the date of initial application.
Bank memilih pengecualian pengakuan Bank may choose the recognition exemption
untuk tidak menerapkan pengakuan dan not to recognize and measure according to
pengukuran berdasarkan PSAK No. 116 SFAS No. 116 of the contract:
untuk kontrak:
1. Sewa jangka pendek dengan masa 1. Short term leases for which lease term
sewa 12 bulan atau kurang; dan is or below 12 months; and
2. Sewa dengan aset pendasar bernilai 2. Lease for which the underlying asset is
rendah. low value.
Bank mengakui pembayaran sewa jangka Bank recognise the lease payment of short
pendek dan aset bernilai rendah sebagai term and low value leases as an expense
beban baik dengan dasar garis lurus on either a straight line basis over ther lease
maupun dasar sistematik lainnya yang term or another systematic basis which
merepresentasikan pola manfaat. represent the pattern of the benefit.
Selain itu, Bank juga memilih pilihan Besides, Bank may choose the policy
kebijakan untuk: option:
1. Tidak memisahkan kompenen nonsewa 1. Not to separate the non-leased
dari komponen sewa, dan memilih component from lease component, and
mencatat masing-masing komponen choose to record the lease component
sewa dan komponen nonsewa terkait and non-leased component as a single
sebagai komponen sewa tunggal. lease component.
2. Tidak mencatat sewa atas aset tak 2. Not to record the lease of intangible
berwujud berdasarkan PSAK No. 116. assets according to SFAS No. 116.
70
Page 522
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) o. Right-of use assets and lease liabilities
(continued)
c) Dampak pada akuntansi lessee c) Impact on lessee accounting
Bank menerapkan pendekatan Bank applies a single recognition and
pengakuan dan pengukuran tunggal measurement approach for the entire
untuk seluruh sewa, kecuali untuk sewa lease, except for the short terms and low-
jangka pendek dan sewa aset bernilai value lease. Bank recognises lease
rendah. Bank mengakui liabilitas sewa liabilities for the lease payments and right
untuk melakukan pembayaran sewa dan of use asset that represent right of use of
aset hak guna yang mewakili hak untuk the underlying asset
menggunakan aset pendasar.
Bank mengakui aset hak guna dan Bank recognises right of use asset and
liabilitas sewa pada tanggal permulaan lease liabilities at the commencement
sewa. date.
Pada tanggal permulaan sewa, aset hak On the commencement date, right of use
guna diukur pada biaya perolehan yang assets measured at cost, which shall
meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas comprise the amount initial measurement
sewa, biaya langsung awal yang of lease liabilities, initial direct cost
dikeluarkan, estimasi biaya restorasi dan incurred, an estimate of restoration cost,
pembayaran sewa yang dilakukan pada and lease payments made at or before the
atau sebelum tanggal mulai sewa commencement date less the rental
dikurangi insentif sewa yang diterima. incentives received. For the subsequent
Untuk pengurukuran selanjutnya, aset measurements, the right of use assets
hak guna dikurangi dengan akumulasi less the accumulated depreciation, any
penyusutan dan kerugian penurunan nilai, accumulated impairment losses, and
serta disesuaikan untuk setiap adjusted for any remeasurement of lease
pengukuran kembali liabilitas sewa. liabilities.
Aset hak guna disusutkan dengan metode Right of use assets depreciated by
sesuai dengan persyaratan depresiasi methods in accordance with the fixed
yang ada pada aset tetap. assets depreciation requirements.
Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke If the ownership of lease assets
Bank pada akhir masa sewa atau transferred to the Bank at the end of the
pembayaran sewa mencerminkan lease term or the lease payments reflects
pelaksanaan opsi pembelian, penyusutan the purchase option, then the depreciation
dihitung menggunakan estimasi masa period measured by using the estimation
manfaat ekonomis aset. Aset hak guna of asset economic benefit. The right of use
diuji penurunan nilainya sesuai dengan asset tested for impairment in accordance
PSAK No. 236 Penurunan Nilai Aset. with SFAS No. 236 Impairment of Asset.
71
Page 523
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) o. Right-of use assets and lease liabilities
(continued)
Pada tanggal permulaan sewa, Bank mengakui At the commencement date, Bank recognized
liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari the lease liabilities measured at the present
pembayaran sewa masa depan yang akan value of the future lease payment during the
dilakukan selama masa sewa. Pembayaran lease term. Lease payment including the fixed
sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk payment (including substantial fixed-payments)
pembayaran tetap secara-substansi) dikurangi less lease incentive receivable, variable lease
piutang insentif sewa, pembayaran sewa payment that depend on the index or exchange
variabel yang bergantung pada indeks atau rate, and the expected amount will be paid in a
kurs, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar residual value guarantee. Lease payments also
dalam jaminan nilai residu. Pembayaran sewa include the execution price of a reasonable
juga termasuk harga eksekusi opsi pembelian purchase option if it ensured to exercise by the
yang wajar jika dipastikan akan dilakukan oleh Bank and the penalty payment to terminate the
Bank dan pembayaran penalti untuk lease, if the lease term reflects the Bank to
mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa execute the lease termination option. Variable
mencerminkan Bank mengeksekusi opsi lease payments that do not rely on the index or
penghentian sewa. Pembayaran sewa variabel exchange rates recognized as expense in
yang tidak bergantung pada indeks atau kurs periods in which events or conditions that
diakui sebagai beban pada periode di mana trigger payments occur.
peristiwa atau kondisi yang memicu
pembayaran terjadi.
Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Bank menggunakan suku bunga payments, Bank uses the incremental
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal borrowing rate of the lessee at the
dimulainya sewa karena suku bunga implisit commencement date of the lease, as the
dalam sewa tidak dapat ditentukan. Untuk implicit interest rate of the lease cannot be
pengukuran selanjutnya, jumlah liabilitas sewa determined. For the subsequent measurement,
ditingkatkan untuk mencerminkan amount of lease liabilities increased to reflect
pertambahan bunga dan dikurangi the increasing of interest and reduced by the
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, lease payments. In addition, the carrying
jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali amount of lease liabilities remeasured if there
jika terdapat modifikasi, perubahan jangka is a modification, change in lease term, change
waktu sewa, perubahan pembayaran sewa, of lease payment, or changes in assessment of
atau perubahan dalam penilaian opsi untuk purchase option of the underlying asset.
membeli aset pendasar.
PSAK No. 116 mengubah cara Bank SFAS No. 116 changes the way of Bank
menyajikan sewa yang sebelumnya presents lease that previously classified as an
diklasifikasikan sebagai sewa operasi pada operating lease in SFAS No. 30, which not
PSAK No. 30, yang tidak diungkapkan dalam disclosed in financial statements, with the
laporan keuangan, dengan rincian sebagai details of below:
berikut:
1. Menyajikan aset hak-guna secara 1. Present the right of use asset separately
terpisah;
2. Menyajikan liabilitas sewa sebagai bagian 2. Present the lease liabilities as part of other
dari liabilitas lain-lain; liabilities
3. Menyajikan beban penyusutan aset hak- 3. Present the depreciation expense of right
guna dan beban bunga liabilitas sewa of use asset and interest expense of lease
sebagai bagian dari beban umum dan liabilities as part of general and
administrasi; dan administrative expenses, and
4. Memisahkan jumlah total pembayaran ke 4. Separate the total amount of payment to
bagian pokok (disajikan dalam kegiatan the principal (presented in financing
pendanaan) dan bunga (disajikan dalam activities) and interest (presented in
kegiatan operasional) dalam laporan arus operational activities) in the statement of
kas cash flow.
72
Page 524
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
p. Penurunan nilai aset non-keuangan p. Impairment of non-financial assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, Bank The Bank assesses at each annual reporting
menilai apakah terdapat indikasi suatu aset period whether there is an indication that an
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat asset may be impaired. If any such indication
indikasi tersebut, maka Bank akan membuat exists, Bank makes an estimate of the asset’s
estimasi atas jumlah terpulihkan aset tersebut. recoverable amount.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset An asset’s recoverable amount is the higher of
individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara an asset’s or Cash Generating Unit (CGU)’s fair
nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) value less costs of disposal and its value in use,
dikurangi biaya pelepasan dengan nilai and is determined for an individual asset, unless
pakainya, kecuali aset tersebut tidak the asset does not generate cash inflows that
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian are largely independent of those from other
besar independen dari aset atau kelompok aset assets or groups of assets.
lain.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai Where the carrying amount of an asset exceeds
terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap its recoverable amount, the asset is considered
mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat impaired and is written down to its recoverable
aset diturunkan menjadi sebesar nilai amount. Impairment losses of continuing
terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operations are recognized in the statement of
operasi yang berkelanjutan diakui pada laporan profit or loss and other comprehensive income
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain as “impairment losses”.
sebagai “rugi penurunan nilai”.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus In assessing the value in use, the estimated net
kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini future cash flows are discounted to their present
dengan menggunakan tingkat diskonto value using a pre-tax discount rate that reflects
sebelum pajak yang menggambarkan penilaian current market assessments of the time value of
pasar kini atas nilai waktu uang dan risiko money and the risks specific to the asset.
spesifik aset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya In determining fair value less costs of disposal,
pelepasan, mengacu pada PSAK No. 113: refers to SFAS No. 113, "Fair Value
”Pengukuran Nilai Wajar” (Catatan 2d). Measurements" (Note 2d).
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses of continuing operations, if
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan any, are recognized in the statements of profit
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain or loss and other comprehensive income under
sesuai dengan kategori biaya yang konsisten expense categories that are consistent with the
dengan fungsi aset yang diturunkan nilainya. functions of the impaired assets.
q. Biaya dibayar dimuka q. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortized over the
masa manfaat dengan menggunakan metode periods benefited using the straight-line
garis lurus (straight-line method). method.
73
Page 525
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Liabilitas segera r. Liabilities due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya This account is recorded at the time the
kewajiban atau diterimanya perintah obligations occur or upon receipt of transfer
pemindahbukuan dari nasabah maupun dari orders from customers or other banks.
bank lain.
Liabilitas segera dicatat berdasarkan biaya Current liabilities are stated at amortized cost
perolehan diamortisasi dan diklasifikasikan and classified as other financial liabilities.
sebagai liabilitas keuangan lainnya.
s. Simpanan s. Deposits
Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat Demand deposits represent customer funds
digunakan sebagai alat pembayaran dan which can be used as payment instruments,
penarikannya dapat dilakukan setiap saat and can be withdrawn at any time through
melalui cek atau pemindahbukuan dengan cheque, or transferred through current account
bilyet giro dan sarana perintah pembayaran drafts and other transfer instruction media.
lainnya. Giro dinyatakan sebesar nilai titipan Demand deposits are stated at the amounts
pemegang giro di Bank. entrusted to the Bank by the depositors.
Giro Wadiah merupakan titipan dana pihak Wadiah demand deposits represent entrusted
ketiga yang setiap saat tersedia untuk third party funds which are available for
dikembalikan dan dapat diberikan bonus sesuai withdrawal at any time and earn bonus based
kebijakan Bank. Giro Wadiah dinyatakan on the Bank’s policy. Wadiah demand deposits
sebesar nilai titipan pemegang giro di Bank. are stated at the amounts invested by the
depositors in the Bank.
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang Savings deposits represent customer funds
penarikannya hanya dapat dilakukan nasabah which can be withdrawn by the depositors only
sesuai dengan persyaratan tertentu yang under certain conditions. Savings deposits are
disepakati. Tabungan dinyatakan sebesar nilai stated at the agreed amounts due to the
kewajiban pada pemilik tabungan. depositors.
Tabungan Wadiah merupakan simpanan pihak Wadiah savings deposits represent third party
lain yang mendapatkan bonus berdasarkan funds which earn bonus based on the Bank’s
kebijaksanaan Bank. Tabungan Wadiah policy. Wadiah savings deposits are stated at
dinyatakan sebesar nilai investasi pemegang the amounts invested by the depositors in the
tabungan di Bank. Bank.
Deposito berjangka merupakan simpanan Time deposits represent customer funds which
nasabah yang penarikannya hanya dapat can be withdrawn by the depositors only on
dilakukan nasabah pada waktu tertentu sesuai specific maturity dates based on the
dengan perjanjian antara pemegang deposito agreements between the depositors and the
berjangka dengan Bank. Deposito berjangka Bank. Time deposits are stated at the nominal
dinyatakan sebesar nilai nominal yang amounts stated in the certificates issued by the
tercantum dalam sertifikat yang diterbitkan oleh Bank in accordance with the agreements
Bank, sesuai dengan perjanjian antara between the depositors and the Bank.
pemegang deposito berjangka dengan Bank.
74
Page 526
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
s. Simpanan (lanjutan) s. Deposits (continued)
Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai Deposits from customers are classified as other
liabilitas keuangan lainnya dan diukur pada financial liabilities and measured at amortized
biaya perolehan amortisasi menggunakan suku cost using the effective interest method except
bunga efektif kecuali simpanan yang for sharia deposits which are stated at the
didasarkan pada prinsip perbankan syariah Bank’s liability to the customers. Incremental
yang dinyatakan sebesar kewajiban Bank costs that can be attributed directly to the
kepada nasabah. Biaya tambahan yang dapat acquisition of deposits from customers are
diatribusikan secara langsung kepada deducted from total deposits received.
perolehan simpanan nasabah, dikurangkan dari
jumlah simpanan yang diterima.
t. Simpanan dari bank lain t. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain merupakan kewajiban Deposits from other banks represent liabilities
kepada bank lain, dalam bentuk tabungan, giro, to other banks, in the form of savings deposits,
deposito berjangka dan inter-bank call money. demand deposits, time deposits and inter-bank
call money.
Di dalam simpanan dari bank lain termasuk Deposits from other banks include sharia
simpanan syariah dalam bentuk giro wadiah. deposits in the form of wadiah demand
deposits.
Simpanan dari bank lain diklasifikasikan Deposits from other banks are classified as
sebagai liabilitas keuangan lain dan diukur pada other financial liabilities and measured at
biaya perolehan diamortisasi menggunakan amortized cost using the effective interest
suku bunga efektif kecuali simpanan syariah method except for sharia deposits which are
yang dinyatakan sebesar nilai kewajiban Bank stated at the Bank’s liability amount to the
kepada nasabah. Biaya tambahan yang dapat customer. Incremental costs that can be
diatribusikan secara langsung kepada attributed directly to the acquisition of deposits
perolehan simpanan dari bank lain dikurangkan from other banks are deducted from the total
dari jumlah simpanan yang diterima. deposits received.
u. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual u. Securities purchased under agreement to
kembali dan efek-efek yang dijual dengan resell and securities sold under agreement
janji dibeli kembali to repurchase
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreement to resell
kembali disajikan sebagai aset keuangan dalam are presented as financial assets in the
laporan posisi keuangan sebesar jumlah statement of financial position, at the net resale
penjualan kembali dikurangi dengan bunga price of unamortized interest and net of
yang belum diamortisasi dan cadangan allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Selisih antara harga beli dan harga jual kembali The difference between the purchase price and
diperlakukan sebagai pendapatan bunga yang the resale price is treated as unearned interest
ditangguhkan (belum diamortisasi) dan diakui income (unamortized) and recognized as
sebagai pendapatan selama periode sejak income over the period starting from when
efek-efek tersebut dibeli hingga dijual kembali those securities are purchased until they are
dengan menggunakan suku bunga efektif. resold using effective interest rate.
75
Page 527
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
u. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual u. Securities purchased under agreement to
kembali dan efek-efek yang dijual dengan resell and securities sold under agreement
janji dibeli kembali (lanjutan) to repurchase (continued)
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreement are
kembali diklasifikasikan sebagai diukur pada classified as amortized costs.
biaya perolehan amortisasi.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreements to
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam repurchase are presented as liabilities in the
laporan posisi keuangan sebesar jumlah statement of financial position, at the
pembelian kembali, dikurangi dengan bunga repurchase price, net of unamortized prepaid
dibayar dimuka yang belum diamortisasi. interest.
Selisih antara harga jual dan harga beli kembali The difference between the selling price and the
diperlakukan sebagai biaya dibayar dimuka dan repurchase price is treated as prepaid
diakui sebagai beban selama jangka waktu expenses and recognized as expense over the
sejak efek-efek tersebut dijual hingga dibeli period starting from when those securities are
kembali menggunakan metode suku bunga sold until they are repurchased using the
efektif. effective interest method.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreement to repurchase
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas are classified as financial liabilities measured at
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
atas surat berharga syariah of sharia-compliant securities
Bank mencatat transaksi efek-efek yang dibeli The Bank records securities purchased under
dengan janji dijual kembali mengacu ke PSAK resale agreements in accordance with SFAS
No. 411 tentang “Akuntansi Wa’d” yang berlaku No. 411 on “Accounting for Wa’d” which is
secara prospektif. Pada saat pengakuan awal, implemented prospectively. At initial
Bank mengklasifikasikan surat berharga recognition, the Bank classifies the underlying
syariah yang diperoleh dari transaksi jual beli securities from the first sale and purchase
pertama dalam kategori diukur pada nilai wajar transaction as at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain. comprehensive income. Gain or losses arising
Keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai from changes in its fair value is recorded as
wajar diakui dalam penghasilan komprehensif other comprehensive income.
lain.
v. Surat-surat berharga yang diterbitkan v. Securities issued
Surat-surat berharga yang diterbitkan Bank Securities issued by Bank consist of bonds,
adalah obligasi, Long Term Note (LTN) dan Long Term Note (LTN) and Sukuk Mudharabah.
Sukuk Mudharabah.
Surat berharga yang diterbitkan diakui sebesar The securities issued are recognized initially at
nilai wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur fair value and subsequently measured at
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). method (EIR).
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan Amortized cost is calculated by taking into
memperhitungkan adanya diskonto atau premi account any discount or premium associated
terkait dengan pengakuan awal dan biaya related to the initial recognition and transaction
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga costs that are an integral part of the effective
efektif. interest rate.
76
Page 528
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
w. Pinjaman yang diterima w. Fund borrowings
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang Fund borrowings are funds received by the
diterima oleh Bank dari Bank Indonesia, Bank from Bank Indonesia, the government
pemerintah dan lembaga pembiayaan lain and other financing institutions with payment
dengan kewajiban pembayaran berdasarkan obligation based on borrowing agreements.
perjanjian pinjaman.
Pinjaman yang diterima diakui sebesar nilai Fund borrowings are recognized initially at fair
wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur value and subsequently measured at amortized
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan cost using the effective interest rate method
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). (EIR). Amortized cost is calculated by taking
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan into account any discount or premium
memperhitungkan adanya diskonto atau premi associated related to the initial recognition and
terkait dengan pengakuan awal dan biaya transaction costs that are an integral part of the
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga effective interest rate.
efektif.
x. Pinjaman subordinasi x. Subordinated loans
Pinjaman subordinasi diakui sebesar nilai wajar Subordinated loans are recognized initially at
pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar fair value and subsequently measured at
biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif. method. Amortized cost is calculated by taking
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan into account any discount or premium
memperhitungkan adanya diskonto atau premi associated related to the initial recognition and
terkait dengan pengakuan awal dan biaya transaction costs that are an integral part of the
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga effective interest rate.
efektif.
y. Modal saham y. Capital stock
Modal saham diukur pada nilai nominal untuk Capital stock is measured at par value for all
semua saham yang diterbitkan. shares issued.
z. Saldo laba z. Retained earnings
Saldo laba merupakan saldo kumulatif dari hasil Retained earnings represent the cumulative
operasi Bank, pembagian dividen, penyesuaian balance of the Bank’s results of operations,
periode sebelumnya, efek dari perubahan dividend distributions, prior period adjustments,
kebijakan akuntansi dan penyesuaian modal effects of the changes in accounting policy and
lainnya. other capital adjustments.
aa. Dana syirkah temporer aa. Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer merupakan investasi Temporary syirkah funds represent investments
dengan akad mudharabah mutlaqah, yaitu from other parties conducted on the basis
pemilik dana (shahibul maal) memberikan mudharabah mutlaqah contract in which the
kebebasan kepada pengelola dana owners of the funds (shahibul maal) grant
(mudharib/BTN Unit Syariah) dalam freedom to the fund manager (mudharib/BTN
pengelolaan investasinya dengan keuntungan Sharia Unit) in the management of their
dibagikan sesuai kesepakatan. Dana syirkah investments with profit distributed based on the
temporer terdiri dari giro mudharabah, contract. Temporary syirkah funds consist of
tabungan mudharabah, dan deposito mudharabah current accounts, mudharabah
mudharabah. saving deposits, and mudharabah time
deposits.
77
Page 529
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
aa. Dana syirkah temporer (lanjutan) aa. Temporary syirkah funds (continued)
Giro dan tabungan mudharabah merupakan Mudharabah current accounts and saving
investasi yang bisa ditarik kapan saja (on call) deposits represent investment which could be
atau sesuai dengan persyaratan tertentu yang withdrawn anytime (on call) or can be withdrawn
disepakati. Giro dan tabungan mudharabah based on certain agreed terms. Mudharabah
dinyatakan sebesar saldo giro dan tabungan current accounts and savings deposits are
nasabah di Bank. stated based on the customer’s demand and
savings deposit balance in Bank.
Deposito mudharabah merupakan investasi Mudharabah time deposits represent
yang hanya bisa ditarik pada waktu tertentu investment that can only be withdrawn at a
sesuai dengan perjanjian antara pemegang certain time based on the agreement between
deposito mudharabah dengan Bank. Deposito the customer and the Bank. Mudharabah time
mudharabah dinyatakan sebesar nilai nominal deposits are stated at nominal amount as
sesuai dengan perjanjian antara pemegang agreed between the deposit holder and the
deposito dengan Bank. Bank.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan Temporary syirkah fund cannot be classified as
sebagai kewajiban. Hal ini karena BTN Unit liability. This was due to the BTN Sharia Unit
Syariah tidak berkewajiban untuk does not have any liability to return the initial
mengembalikan jumlah dana awal dari pemilik fund to the owners, except for losses due to
dana kecuali akibat kelalaian atau wanprestasi BTN Sharia Unit’s management negligence or
ketika mengalami kerugian. Di sisi lain dana default of loss is incurred. On the other hand,
syirkah temporer tidak dapat digolongkan temporary syirkah fund cannot be classified as
sebagai ekuitas karena mempunyai waktu jatuh shareholders’ equity, because of the maturity
tempo dan pemilik dana tidak mempunyai hak period and the depositors do not have the same
kepemilikan yang sama dengan pemegang rights as the shareholders’ such as voting rights
saham seperti hak voting dan hak atas realisasi and the rights of realized gain from current
keuntungan yang berasal dari aset lancar dan assets and other non-investment accounts.
aset non-investasi (current and other non-
investment accounts).
Pemilik dana syirkah temporer mendapatkan The owner of temporary syirkah funds receives
imbalan bagi hasil sesuai dengan nisbah yang a return from the profit sharing based on a
ditetapkan. predetermined ratio.
Hak nasabah atas bagi hasil dana syirkah Third parties’ share on returns of temporary
temporer merupakan bagian bagi hasil milik syirkah funds represents customer’s share on
nasabah yang didasarkan pada prinsip the Bank’s income derived from the
mudharabah atas hasil pengelolaan dana management of their funds by the Bank under
mereka oleh Bank. Pendapatan yang dibagikan mudharabah principles. Income that will be
adalah yang telah diterima (cash basis). distributed is the cash received (cash basis)
from the share.
Pembagian hasil usaha dilakukan berdasarkan The distribution of revenue is based on profit
prinsip bagi hasil usaha yaitu dari pendapatan sharing scheme on the Bank’s gross profit
Bank yang diterima berupa laba kotor (gross margin.
profit margin).
78
Page 530
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
aa. Dana syirkah temporer (lanjutan) aa. Temporary syirkah funds (continued)
Pendapatan marjin dan bagi hasil atas Margin income and profit sharing on financing
pembiayaan yang diberikan dan atas aset facilities and other earning assets are
produktif lainnya akan dibagikan kepada distributed to fund owners and the Bank based
nasabah penyimpan dana dan Bank sesuai on proportion of fund used in the financing and
dengan proporsi dana yang dipakai dalam other earning assets. Margin income and profit
pembiayaan yang diberikan dan aset produktif sharing income allocated to the fund owners are
lainnya. Selanjutnya, pendapatan marjin dan then distributed to fund owners and depositors
bagi hasil yang tersedia untuk nasabah as shahibul maal and the Bank as mudharib
tersebut kemudian dibagihasilkan ke nasabah based on a predetermined ratio (nisbah).
penabung dan deposan sebagai shahibul maal Margin income and profit sharing from financing
dan Bank sebagai mudharib sesuai porsi bagi facilities and other earning assets using the
hasil yang telah disepakati bersama Bank's funds, are entirely shared for the Bank,
sebelumnya (nisbah). Pendapatan marjin dan including income from the Bank's fee-based
bagi hasil dari pembiayaan dan aset produktif transactions.
lainnya yang memakai dana Bank, seluruhnya
menjadi milik Bank, termasuk pendapatan dari
investasi Bank berbasis imbalan.
ab. Pendapatan dan beban bunga ab. Interest income and expense
Pendapatan dan beban bunga diakui pada Interest income and expenses are recognized
laporan laba rugi dan penghasilan in the statement of profit or loss and other
komprehensif lain dengan menggunakan comprehensive income using the effective
metode suku bunga efektif. Suku bunga efektif interest rate method. The effective interest rate
adalah suku bunga yang secara tepat is the rate that exactly discounts the estimated
mendiskontokan estimasi pembayaran atau future cash payments or receipts over the
penerimaan kas di masa datang selama expected life of the financial instrument (or,
perkiraan umur dari aset keuangan atau where appropriate, a shorter period) to obtain
liabilitas keuangan (atau, jika lebih tepat, the carrying amount of the financial asset or
digunakan periode yang lebih singkat) untuk financial liability.
memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Bank When calculating the effective interest rate, the
mengestimasi arus kas di masa datang dengan Bank estimates future cash flows considering
mempertimbangkan seluruh persyaratan all contractual terms of the financial instrument
kontraktual dalam instrumen keuangan but not future credit losses. This calculation
tersebut, tetapi tidak mempertimbangkan includes all commissions, fees, and other forms
kerugian kredit di masa mendatang. received by the parties in the contract that are
Perhitungan ini mencakup seluruh komisi, an integral part of the effective interest rate.
provisi, dan bentuk lain yang diterima oleh para
pihak dalam kontrak yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Jika aset keuangan atau nilai kelompok aset If a financial asset or group of similar financial
keuangan serupa telah diturunkan sebagai assets’ value has diminished as a result of
akibat kerugian penurunan nilai, maka impairment losses, interest income
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya subsequently obtained is recognized based on
diakui berdasarkan suku bunga yang digunakan the interest rate used to discount future cash
untuk mendiskonto arus kas masa datang flows in calculating impairment losses.
dalam menghitung kerugian penurunan nilai.
79
Page 531
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ac. Pendapatan provisi dan komisi ac. Fees and commissions
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan Fees and commissions directly related to
langsung dengan kegiatan pinjaman, atau lending activities, or fee and commission
pendapatan provisi dan komisi yang income which relates to a specific period, is
berhubungan dengan jangka waktu tertentu, amortized over the term of the contract using
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu the effective interest method and classified as
kontrak menggunakan metode suku bunga part of interest income in the statement of profit
efektif dan diklasifikasikan sebagai bagian dari or loss and other comprehensive income.
pendapatan bunga pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions that are not related to
berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit the credit activity or a period of time and/or
atau suatu jangka waktu dan/atau terkait associated with the service provided, are
dengan pemberian suatu jasa, diakui sebagai recognized as revenue at the time of the
pendapatan pada saat terjadinya transaksi dan transaction and recorded under other operating
dicatat pada akun pendapatan operasional income.
lainnya.
ad. Pendapatan bagi hasil dan beban bonus ad. Sharia profit sharing income and bonus
secara syariah expense
Pendapatan bagi hasil secara syariah Sharia profit sharing income represents income
merupakan pendapatan istishna, marjin from istishna, margin from murabahah and
murabahah dan bagi hasil pembiayaan profit-sharing on mudharabah and musyarakah
mudharabah dan musyarakah serta aset financing and other earning assets which are
produktif lainnya yang diakui dengan recognized on the accrual basis. Sharia
menggunakan metode akrual. Beban secara expense represents the bonus distribution and
syariah merupakan distribusi bonus dan bagi profit-sharing to fund owners which are
hasil kepada pemilik dana yang diakui recognized on an accrual basis.
berdasarkan metode akrual.
Pendapatan istishna diakui apabila telah terjadi Income from istishna is recognized at the date
penyerahan barang. of transfer of assets.
Pendapatan atas piutang murabahah Income from murabahah receivables using the
menggunakan metode setara tingkat imbal hasil effective rate of return method (effective
efektif (marjin efektif). Marjin efektif adalah margin). Effective margin is the margin that
margin yang secara tepat mendiskontokan precisely discounts the estimated future cash
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di payments or receipts through the expected life
masa datang selama perkiraan umur dari of the murabahah receivables. When
piutang murabahah. Pada saat menghitung calculating the effective margin, Bank estimates
marjin efektif, Bank mengestimasi arus kas di the future cash flows considering all contractual
masa datang dengan mempertimbangkan terms of the financial instrument, but does not
seluruh persyaratan kontraktual dalam consider the loss of receivables in the future.
instrumen keuangan tersebut, tetapi tidak This calculation includes all commissions,
mempertimbangkan kerugian piutang di masa provision fees and other forms accepted by the
mendatang. Perhitungan ini mencakup seluruh parties in the contract that are an inseparable
komisi, provisi dan bentuk lain yang diterima part of the effective margin, transaction costs
oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan and all other premiums or discounts.
bagian tak terpisahkan dari marjin efektif, biaya
transaksi, dan seluruh premi atau diskon
lainnya.
80
Page 532
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ad. Pendapatan bagi hasil dan beban bonus ad. Sharia profit sharing income and bonus
secara Syariah (lanjutan) expense (continued)
Pendapatan bagi hasil pembiayaan Mudharabah and musyarakah income are
mudharabah dan musyarakah diakui pada saat recognized when cash is received or in a period
diterima atau dalam periode terjadinya hak bagi where the right of revenue sharing is due based
hasil sesuai porsi bagi hasil (nisbah) yang on agreed portion (nisbah).
disepakati.
ae. Imbalan kerja ae. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, Short-term employee benefits such as wages,
iuran jaminan sosial, cuti jangka pendek, bonus social security contributions, short-term
dan imbalan non-moneter lainnya diakui selama compensated leaves, bonuses and other non-
periode jasa diberikan. Imbalan kerja jangka monetary benefits are recognized during the
pendek dihitung sebesar jumlah yang tidak period when services have been rendered.
didiskontokan. Short-term employee benefits are measured
using undiscounted amounts.
Program pensiun iuran pasti Defined contribution plan
Iuran kepada dana pensiun sebesar persentase Contribution payable to a pension fund
tertentu gaji pegawai yang menjadi peserta equivalent to a certain percentage of salaries
program pensiun iuran pasti Bank, for qualified employees under the Bank’s
dicadangkan dan diakui sebagai biaya ketika defined contribution plan is accrued and
jasa telah diberikan oleh pegawai-pegawai recognized as expense when services have
tersebut. Pembayaran dikurangkan dari utang been rendered by qualified employees. Actual
iuran. Iuran terutang dihitung berdasarkan payments are deducted from the contribution
jumlah yang tidak didiskontokan. payable. Contribution payable is measured
using undiscounted amounts.
Program imbalan pasti dan imbalan kerja Defined benefit plan and other long-term
jangka panjang lainnya employee benefits
Imbalan pasca-kerja dicadangkan dan diakui The post-employment benefits are accrued and
sebagai biaya ketika jasa telah diberikan oleh recognized as expense when services have
pegawai yang menjadi peserta program been rendered by qualified employees. The
pensiun Bank. Imbalan kerja ditentukan benefits are determined based on the Bank’s
berdasarkan peraturan Bank dan Undang- regulations and Job Creation No. 11 year 2020
undang Cipta Kerja No. 11 tahun 2020 tanggal dated November 2, 2020 (“the Law”).
2 November 2020 (“Undang-undang”).
81
Page 533
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ae. Imbalan kerja (lanjutan) ae. Employee benefits (continued)
Program imbalan pasti dan imbalan kerja Defined benefit plan and other long-term
jangka panjang lainnya (lanjutan) employee benefits (continued)
Imbalan pasca-kerja dan imbalan kerja jangka The post-employment benefits and other long-
panjang lainnya secara aktuaris ditentukan term employee benefits are actuarially
berdasarkan metode Projected Unit Credit. determined using the Projected Unit Credit
Method.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of defined benefit liabilities
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai (assets) net, which is recognized as other
penghasilan komprehensif lain, terdiri atas: comprehensive income consist of:
(i) Keuntungan dan kerugian aktuarial. (i) Actuarial gain and losses.
(ii) Imbal hasil atas aset program, tidak (ii) Return on plan assets, excluding amounts
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam that is included in net interest on liabilities
bunga neto atas liabilitas (aset). (assets).
(iii) Setiap perubahan dampak batas aset, (iii) The effect of the asset ceiling, excluding
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan amounts included in the net interest of
dalam bunga neto atas liabilitas (aset). liabilities (assets).
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of defined benefit liabilities
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai (assets) - net, which is recognized as other
penghasilan komprehensif lain tidak comprehensive income is not reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi pada periode profit or loss in the subsequent periods.
berikutnya.
Untuk imbalan kerja jangka panjang lain atas For other long-term employee benefits which
biaya jasa kini, biaya bunga neto atas liabilitas are current service cost, net interest expense
(aset) imbalan pasti neto, dan pengukuran of net defined benefit assets liabilities (assets),
kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto and re-measurement of liability (asset) is
langsung diakui pada laporan laba rugi dan recognized immediately in the current year
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. statement of profit or loss and other
comprehensive income.
Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada Past service costs are recognized as expense
tanggal yang lebih awal antara ketika at the earlier date between the amendments or
amandemen atau kurtailmen program terjadi, curtailment program occurs, and when the
dan ketika biaya restrukturisasi atau pesangon costs of restructuring or severance is
diakui, sehingga biaya jasa lalu yang belum recognized, therefore, unvested past service
vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui cost can no longer be deferred and recognized
selama periode vesting masa depan. over the future vesting period.
82
Page 534
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
af. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing af. Foreign currency transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions involving foreign currencies are
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded at the rates of exchange prevailing at
transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan the time the transactions are made. At
posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter statement of financial position dates, monetary
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam assets and liabilities denominated in foreign
mata uang Rupiah berdasarkan kurs spot currencies are translated into Rupiah based on
Reuters pada tanggal tersebut pukul 15.00 Reuters’ spot rates at 15.00 WIB (West
WIB. Laba atau rugi kurs yang terjadi diakui di Indonesian local time) on that date. The
dalam laporan laba rugi dan penghasilan resulting gains or losses are recognized in the
komprehensif lain tahun berjalan. statement of profit or loss and other
comprehensive income for the current year.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023 As of December 31, 2024, 2023 and 2022, the
dan 2022, kurs yang digunakan untuk exchange rates used in translating the foreign
menjabarkan mata uang asing ke dalam Rupiah currencies into Rupiah are as follows (full
adalah sebagai berikut (Rupiah penuh): Rupiah):
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
1 Dolar Amerika Serikat 16.095,00 15.397,00 15.567,50 1 United States Dollar
1 Dolar Australia 10.013,51 10.520,77 10.557,88 1 Australian Dollar
1 Pound Sterling Inggris 20.218,54 19.626,56 18.786,09 1 Great Britain Pound Sterling
1 Euro Eropa 16.758,12 17.038,32 16.581,72 1 European Euro
1 Yen Jepang 103,03 108,88 117,81 1 Japanese Yen
1 Ringgit Malaysia 3.597,86 3.355,20 3.533,66 1 Malaysian Ringgit
1 Dolar Hong Kong 2.073,11 1.970,73 1.996,55 1 Hong Kong Dollar
1 Riyal Arab Saudi 4.284,00 4.106,00 4.139,00 1 Saudi Arabian Riyal
1 Renminbi 2.204,99 2.170,06 2.238,91 1 Renminbi
1 Dolar Singapura 11.844,58 11.676,34 11.592,88 1 Singapore Dollar
ag. Pajak penghasilan ag. Income tax
Beban pajak tahun berjalan ditetapkan Current tax expense is provided based on the
berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak estimated taxable income for the current year.
tahun berjalan. Aset dan liabilitas pajak Deferred tax assets and liabilities are
tangguhan diakui atas perbedaan temporer recognized for temporary differences between
aset dan liabilitas antara pelaporan komersial the financial and the tax bases of assets and
dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. liabilities at each reporting date.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan deductible temporary differences and carry
dan saldo rugi fiskal yang belum forward of uncompensated tax losses to the
dikompensasikan, sepanjang perbedaan extent that it is probable for temporary
temporer dan rugi fiskal yang belum differences and carry forward of
dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan uncompensated tax losses to be utilized in
untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang deducting future taxable profit.
akan datang.
83
Page 535
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ag. Pajak penghasilan (lanjutan) ag. Income tax (continued)
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap tanggal posisi keuangan dan nilai reviewed at each reporting date and reduced to
tercatat aset pajak tangguhan tersebut the extent that it is no longer probable that
diturunkan apabila tidak lagi terdapat sufficient taxable profits will be available to
kemungkinan besar bahwa laba fiskal yang allow all or part of the benefit of the deferred tax
memadai akan tersedia untuk assets to be utilized.
mengkompensasi sebagian atau semua
manfaat aset pajak tangguhan.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilities are measured
berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada at the tax rates that are expected to apply to the
tahun saat aset direalisasikan atau liabilitas year when the asset is realized or the liability is
diselesaikan berdasarkan peraturan settled based on tax laws that have been
perpajakan yang berlaku atau yang secara enacted or substantively enacted as at
substantif telah diberlakukan pada tanggal statement financial position date.
laporan posisi keuangan.
Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan The related tax effects of the provisions for
untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan and/or reversals of all temporary differences
temporer selama tahun berjalan, termasuk during the year, including the effect of change
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai in tax rates, are recognized as “Income Tax
“Beban Pajak Penghasilan - Tangguhan” dan Expense - Deferred” and included in the
termasuk dalam laba atau rugi neto tahun determination of net profit or loss for the year,
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang except to the extent that they relate to items
sebelumnya telah langsung dibebankan atau previously charged or credited to equity.
dikreditkan ke ekuitas.
Perubahan terhadap liabilitas pajak diakui pada Amendment to tax obligation is recorded when
saat surat ketetapan pajak diterima, atau an assessment letter is received or, if objected
apabila diajukan keberatan dan atau banding to or appealed against by the Bank, when the
oleh Bank, pada saat telah ada keputusan atas result of such appeal or objection is determined.
banding dan atau keberatan tersebut.
Dalam menentukan jumlah pajak kini dan In determining the amount of current and
tangguhan, Bank memperhitungkan dampak deferred tax, the Bank takes into account the
atas posisi pajak yang tidak pasti dan tambahan impact of uncertain tax positions and any
pajak serta penalti. Hal ini termasuk juga additional taxes and penalties. This includes
melakukan evaluasi terhadap surat ketetapan evaluation on tax assessment letters received
pajak yang diterima dari kantor pajak. from tax authorities.
Aset dan liabilitas atas pajak tangguhan dan Assets and liabilities on deferred tax and
pajak kini dapat saling hapus apabila terdapat current tax can be offset if there is a legal
hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan enforceable right to offset.
saling hapus.
84
Page 536
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ah. Pelaporan segmen ah. Segment reporting
Informasi segmen diungkapkan untuk Segment information is disclosed to enable
memungkinkan pengguna laporan keuangan users of financial statements to evaluate the
untuk mengevaluasi sifat dan dampak nature and financial effects of the business
keuangan dari aktivitas bisnis yang mana activities in which the Bank is involved in and
Bank terlibat dalam lingkungan ekonomi the economic environment where the Bank
dimana Bank beroperasi. operates.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
a) Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang a) That engages in business activities from
mana memperoleh pendapatan dan which it may earn revenues and incur
menimbulkan beban (termasuk expenses (including revenues and
pendapatan dan beban terkait dengan expenses relating to transactions with other
transaksi dengan komponen lain dari components of the same entity);
entitas yang sama);
b) Hasil operasinya dikaji ulang secara b) Whose operating results are reviewed
reguler oleh pengambil keputusan regularly by the entity’s chief operating
operasional untuk membuat keputusan decision maker to make decisions about
tentang sumber daya yang dialokasikan resources to be allocated to the segment
pada segmen tersebut dan menilai and assess its performance; and
kinerjanya; dan
c) Tersedia informasi keuangan yang dapat c) For which discrete financial information is
dipisahkan. available.
Bank telah mengidentifikasi dan The Bank identifies and discloses financial
mengungkapkan informasi keuangan information based on the business activities
berdasarkan kegiatan bisnis dimana Bank in which the Bank engages (business
terlibat (segmen usaha). Segmen segments) in. Segment revenues,
pendapatan, biaya, hasil, aset dan expenses, income, assets and liabilities
liabilitas, termasuk bagian yang dapat include ítems directly attributable to a
diatribusikan langsung kepada segmen, segment as well as those that can be
serta yang dapat dialokasikan dengan allocated on a reasonable basis to that
dasar yang memadai untuk segmen segment.
tersebut.
ai. Laba per saham dasar ai. Basic earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by
membagi laba tahun berjalan dengan jumlah dividing income for the year by the weighted
rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan average number of issued and fully paid shares
dan disetor penuh pada tahun yang during the related year.
bersangkutan.
85
Page 537
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
aj. Biaya emisi penerbitan saham aj. Shares issuance costs
Biaya-biaya emisi efek yang terjadi sehubungan Costs related to the public offering of shares
dengan penawaran saham kepada masyarakat (including pre-emptive rights issue) are
(termasuk penerbitan hak memesan efek deducted from the proceeds and presented as
terlebih dahulu) dikurangkan langsung dari hasil a deduction from the “Additional Paid-in-Capital
emisi dan disajikan sebagai pengurang pada - Net” account, under Equity section in the
akun “Tambahan Modal Disetor - Neto”, statement of financial position.
sebagai bagian dari Ekuitas pada laporan posisi
keuangan.
ak. Opsi Saham ak. Stock Options
Bank telah memberikan opsi saham kepada The Bank has granted stock options to the
Direksi dan pekerja pada posisi dan jabatan Board of Directors and employees of certain
tertentu berdasarkan persyaratan yang telah positions and levels based on established
ditetapkan. Biaya kompensasi saham pada criteria. Cost of stock compensation at the
penerbitan dihitung dengan menggunakan nilai issuance date is calculated using the fair value
wajar dari opsi saham tersebut dan diakui of the stock options and is recognized as part
dalam akun “Beban Tenaga Kerja dan of "Salaries and Employee Benefits Expense"
Tunjangan” menggunakan metode garis lurus using the straight-line method over the vesting
selama masa tunggu (vesting period). period. The accumulation of the stock
Akumulasi dari biaya kompensasi saham diakui compensation cost is recognized as "Stock
sebagai “Opsi Saham” dalam bagian ekuitas. Options" in the equity. The fair value of the
Penentuan nilai wajar dari opsi saham yang stock options granted are calculated using the
diberikan dihitung dengan menggunakan model Binomial-tree option pricing model.
penentuan harga opsi Binomial-tree (Binomial-
tree option pricing model).
al. Provisi al. Provisions
Provisi diakui jika Bank memiliki kewajiban kini Provisions are recognized when the Bank has
(baik bersifat hukum maupun bersifat a present obligation (legal or constructive)
konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, where, as a result of a past event, it is probable
besar kemungkinannya penyelesaian that an outflow of resources embodying
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar economic benefits will be required to settle the
sumber daya yang mengandung manfaat obligation and a reliable estimate can be made
ekonomi dan estimasi yang andal mengenai of the amount of the obligation.
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting date
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi and adjusted to reflect the current best
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber estimate. If it is no longer probable that an
daya untuk menyelesaikan kewajiban outflow of resources embodying economic
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi benefits will be required to settle the obligation,
dibatalkan. the provision is reversed.
86
Page 538
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
am. Agunan yang diambil alih am. Foreclosed collaterals
Agunan yang diambil alih disajikan dalam akun Foreclosed collaterals are included in the
“Aset Lain-lain” “Other Assets” account.
Agunan yang diambil alih (AYDA) adalah aset Foreclosed collaterals represent assets
yang diperoleh Bank baik melalui pelelangan acquired by the Bank both from auction and non
maupun diluar pelelangan berdasarkan auction based on voluntary transfer by the
penyerahan secara sukarela oleh pemilik debtor or based on debtor’s approval to sell the
agunan atau berdasarkan kuasa untuk menjual collateral where the debtor could not fulfill their
diluar lelang dari pemilik agunan dalam hal obligations to the Bank. Foreclosed collaterals
debitur tidak memenuhi liabilitasnya kepada represent loan collateral that were taken over
Bank. AYDA merupakan jaminan kredit yang as part of loans settlement and presented in
diberikan yang telah diambil alih sebagai bagian “Other Assets”.
dari penyelesaian kredit yang diberikan dan
disajikan pada “Aset Lain-lain”
Agunan yang diambil alih diakui sebesar nilai Foreclosed collaterals are stated at net
neto yang dapat direalisasi atau sebesar nilai realizable value or stated at loan outstanding
outstanding kredit yang diberikan, mana yang amount, whichever is lower. Net realizable
lebih rendah. Nilai neto yang dapat direalisasi value is the fair value of the foreclosed
adalah nilai wajar agunan yang diambil alih collaterals less the estimated costs to sell the
dikurangi dengan estimasi biaya untuk menjual assets. The excess of loan receivable over the
agunan tersebut. Selisih lebih saldo kredit di net realizable value of the foreclosed collateral
atas nilai neto yang dapat direalisasi dari is charged to allowance for impairment losses.
agunan yang diambil alih dibebankan ke dalam The difference between the recorded amount of
akun cadangan kerugian penurunan nilai aset. the foreclosed collateral and the proceeds from
Selisih antara nilai agunan yang diambil alih the sale of such collateral is recorded as a gain
dengan hasil penjualan diakui sebagai or loss at the time of sale.
keuntungan atau kerugian pada saat penjualan.
Beban-beban yang berkaitan dengan Maintenance and repair costs related to
pemeliharaan agunan yang diambil alih foreclosed collaterals are charged as an
dibebankan dalam laporan laba rugi pada saat expense in profit or loss when incurred.
terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat If there is permanent decline in value, the
permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi carrying amount of foreclosed collaterals is
untuk mengakui penurunan tersebut dan written down to recognize such permanent
kerugiannya dibebankan dalam laporan laba decline in value and any losses from such write-
rugi. down is recognized in profit or loss.
an. Instrumen derivatif an. Derivative Instruments
Instrumen keuangan derivatif diukur dan diakui Derivatives financial instruments are valued and
di laporan posisi keuangan pada nilai wajar. recognized in the statement of financial position
at fair value net of allowance for possible losses.
Setiap kontrak derivatif dicatat sebagai aset Each derivatives contract is recorded as asset
apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai when the fair value is positive and as liability
liabilitas apabila memiliki nilai wajar negatif. when the fair value is negative.
87
Page 539
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
an. Instrumen derivatif (lanjutan) an. Derivative Instruments (continued)
Tagihan dan liabilitas derivatif diklasifikasikan Derivatives receivable and payable are
sebagai aset dan liabilitas keuangan yang classified as financial assets and liabilities
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. measured at fair value through profit or loss.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari Gains or losses resulting from fair value
perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba changes are recognized in the statement of
rugi dan penghasilan komprehensif lain. profit or loss and other comprehensive income.
Nilai wajar instrumen derivatif ditentukan The fair value of derivatives instruments is
berdasarkan diskonto arus kas dan model determined based on discounted cash flows and
penentu harga atau harga yang diberikan oleh pricing models or quoted prices from brokers of
broker (quoted price) atas instrumen lainnya other instruments with similar characteristics,
yang memiliki karakteristik serupa, yang which refers to SFAS No. 113, "Fair Value
mengacu pada PSAK No. 113 ”Pengukuran Measurement" (Note 2d).
Nilai Wajar” (Catatan 2d).
Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif Gains or losses from derivative contracts are
disajikan dalam laporan keuangan berdasarkan presented in the financial statements based on
tujuan Bank atas transaksi yaitu untuk (a) its purpose designated upon acquisition, as (a)
lindung nilai atas nilai wajar, (b) lindung nilai fair value hedge, (b) cash flow hedge, (c) net
atas arus kas, (c) lindung nilai atas investasi investment in a foreign operation hedge, and (d)
bersih pada kegiatan operasi luar negeri dan trading instruments as follows:
(d) instrumen perdagangan, sebagai berikut:
a. Keuntungan atau kerugian dari kontrak a. Gain or loss on a derivative contract
derivatif yang ditujukan dan memenuhi designated and qualified as a fair value
syarat sebagai instrumen lindung nilai atas hedging instrument and the gain or loss
nilai wajar dan keuntungan atau kerugian arising from the changes in fair value of
atas perubahan nilai wajar aset dan liabilitas hedged assets and liabilities is recognised
yang dilindungi, diakui sebagai laba atau as gain or loss that can be set off one
rugi yang dapat saling hapus dalam periode another during the same accounting
akuntansi yang sama. Setiap selisih yang period/year. Any difference representing
terjadi menunjukkan terjadinya hedge ineffectiveness is directly recognized
ketidakefektifan lindung nilai dan secara as gain or loss in current period.
langsung diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan.
b. Bagian efektif dari keuntungan atau kerugian b. The effective portion arising from gain or
atas kontrak derivatif yang ditujukan sebagai loss of derivative contracts, designated as a
lindung nilai atas arus kas dilaporkan cash flow hedge instruments is reported as
sebagai penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income. The hedge
Bagian yang tidak efektif dari lindung nilai ineffective portion is recognized as a gain or
dilaporkan sebagai laba atau rugi periode loss in the current period.
berjalan.
c. Keuntungan atau kerugian dari kontrak c. Gain or loss arising from derivative contract
derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai that is designated as a net investment hedge
atas investasi bersih pada kegiatan operasi in a foreign operation is reported as other
luar negeri dilaporkan sebagai penghasilan comprehensive income, as long as the
komprehensif lain, sepanjang transaksi transactions are effectively recognized as
tersebut dianggap efektif sebagai transaksi hedge transactions.
lindung nilai.
d. Keuntungan atau kerugian dari kontrak d. Gain or loss arising from derivative contract
derivatif yang tidak ditujukan sebagai that is not designated as a hedging
instrumen lindung nilai (atau kontrak derivatif instrument (or derivative contract that does
yang tidak memenuhi persyaratan sebagai not qualify as a hedging instrument) is
instrumen lindung nilai) diakui sebagai laba recognized as gain or loss in current period.
atau rugi pada periode berjalan.
88
Page 540
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan Bank The preparation of the Bank’s financial statements
mengharuskan manajemen untuk membuat requires management to make judgments,
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang estimates and assumptions that affect the reported
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari amounts of revenues, expenses, assets and
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan liabilities, and the disclosure of contingent liabilities,
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir at the end of the reporting period. Uncertainty about
periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai these assumptions and estimates could result in
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan outcomes that require a material adjustment to the
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset carrying amounts of the asset and liability affected
dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. in future periods.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgments are made by management
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Bank in the process of applying the Bank’s accounting
yang memiliki pengaruh paling signifikan atas policies that have the most significant effects on the
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan Bank: amounts recognized in the Bank’s Financial
Statements:
Usaha yang berkelanjutan Going concern
Manajemen Bank telah melakukan penilaian atas The Bank’s management has made an assessment
kemampuan Bank untuk melanjutkan of the Bank’s ability to continue as a going concern
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa and is satisfied that the Bank has the resources to
Bank memilki sumber daya untuk melanjutkan continue its business for the foreseeable future.
usahanya di masa mendatang. Selain itu, Furthermore, the management is not aware of any
manajemen Bank tidak mengetahui adanya material uncertainties that may cast significant
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan doubt to the Bank’s ability to continue as a going
keraguan yang signifikan terhadap kemampuan concern. Therefore, the financial statements
Bank untuk melanjutkan usahanya. Oleh karena itu, continues to be prepared on the going concern
laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha basis.
yang berkelanjutan.
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial
liabilities
Bank menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas The Bank determines the classifications of certain
tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas assets and liabilities as financial assets and
keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi financial liabilities by judging if they meet the
yang ditetapkan PSAK No. 109, “Instrumen definition set forth in SFAS No. 109, “Financial
Keuangan” dipenuhi. Dengan demikian, aset Instument”. Accordingly, the financial assets and
keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai financial liabilities are accounted for in accordance
dengan kebijakan akuntansi Bank seperti with the Bank’s accounting policies disclosed in
diungkapkan pada Catatan 2d. Note 2d.
89
Page 541
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgments are made by management
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi in the process of applying the Bank’s accounting
Bank yang memiliki pengaruh paling signifikan policies that have the most significant effects on
atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan the amounts recognized in the Bank’s Financial
Bank: (lanjutan) Statements: (continued)
Nilai wajar instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur All assets and liabilities in which fair value is
atau diungkapkan dalam laporan keuangan dapat measured or disclosed in the Financial Statements
dikategorikan pada level hirarki nilai wajar, can be classified in fair value hierarchy levels,
berdasarkan tingkatan input terendah yang based on the lowest level of input that is significant
signifikan atas pengukuran nilai wajar secara to the overall fair value measurement:
keseluruhan:
- Level 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) - Level 1: quoted prices (without adjustments) in
di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang active markets for identical assets or liabilities
identik yang dapat diakses pada tanggal which are accessible at the measurement date.
pengukuran.
- Level 2: inputs other than quoted prices
- Level 2: input selain harga kuotasian yang
included in level 1 that are observable for the
termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi
assets and liabilities, either directly or indirectly.
untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung
atau tidak langsung.
- Level 3: input yang tidak dapat diobservasi - Level 3: inputs that are not observable for the
untuk aset dan liabilitas. assets and liabilities.
Aset keuangan yang tidak memiliki harga pasar Financial assets not quoted in an active market
Bank mengklasifikasikan aset keuangan dengan The Bank classifies financial assets by evaluating,
mengevaluasi, antara lain, apakah nilai tersebut among others, whether the asset is quoted or not in
dikutip atau tidak di pasar aktif. Termasuk dalam an active market. Included in the evaluation on
evaluasi mengenai apakah aset keuangan dikutip whether a financial asset is quoted in an active
di pasar aktif adalah penentuan apakah harga market is the determination on whether quoted
pasar dapat segera dan secara teratur tersedia, prices are readily and regularly available, and
dan apakah mereka mewakili harga aktual dan whether those prices represent actual and regularly
teratur terjadi transaksi pasar secara arms-length. occurring market transactions on an arm’s length
basis.
Kontinjensi Contingencies
Bank sedang terlibat dalam proses hukum. The Bank is currently involved in legal proceedings.
Perkiraan biaya kemungkinan bagi penyelesaian The estimate of the probable cost for the resolution
klaim telah dikembangkan melalui konsultasi of claims has been developed in consultation with
dengan bantuan konsultan hukum Bank didasarkan the aid of the external legal counsel handling the
pada analisis hasil yang potensial. Manajemen Bank’s defense in this matter and is based upon an
tidak berkeyakinan bahwa hasil dari hal ini akan analysis of potential results. Management does not
mempengaruhi hasil usaha. Besar kemungkinan, believe that the outcome of this matter will affect the
bagaimanapun, bahwa hasil operasi di masa depan results of operations. It is probable, however, that
dapat secara material terpengaruh oleh perubahan future results of operations could be materially
dalam estimasi atau efektivitas dari strategi yang affected by changes in the estimates or in the
terkait dengan hal tersebut. effectiveness of the strategies relating to these
proceedings.
90
Page 542
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgments are made by management
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Bank in the process of applying the Bank’s accounting
yang memiliki pengaruh paling signifikan atas policies that have the most significant effects on the
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan Bank: amounts recognized in the Bank’s Financial
(lanjutan) Statements: (continued)
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The key assumptions concerning the future and
estimasi ketidakpastian lain pada tanggal other key sources of estimation uncertainty at the
pelaporan yang memiliki risiko untuk dapat reporting date that have a significant risk of causing
menyebabkan penyesuaian yang material terhadap a material adjustment to the carrying amounts of
nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun assets and liabilities within the next financial year
berikutnya seperti yang diungkapkan di bawah ini. are disclosed below. The Bank based its
Bank mendasarkan asumsi dan estimasi yang assumptions and estimates on parameters
digunakan pada parameter yang tersedia pada saat available when the financial statements were
laporan keuangan disusun. prepared.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa Existing circumstances and assumptions about
depan dapat berubah akibat perubahan pasar atau future developments may change due to market
situasi yang timbul di luar kendali Bank. Perubahan changes or circumstances arising beyond the
tersebut dicerminkan dalam asumsi yang control of the Bank. Such changes are reflected in
digunakan pada saat terjadinya. the assumptions when they occur.
Cadangan kerugian penurunan nilai dari kredit Allowance for impairment losses on loans and
dan pembiayaan/piutang syariah sharia financing/receivables
Bank menelaah aset keuangan mereka pada nilai The Bank reviews their financial assets at fair value
wajar melalui pendapatan komprehensif lain dan through other comprehensive income and financial
aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi assets at amortized cost under SFAS No. 109 which
berdasarkan PSAK No. 109 yang mengharuskan required to recognize the expected credit loss at
untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian pada each reporting date to reflect changes in credit risk
setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan of the financial assets not at fair value through profit
perubahan risiko kredit dari aset keuangan tidak or loss. SFAS No. 109 incorporates forward looking
pada nilai wajar melalui laba rugi. PSAK No. 109 and historical, current and forecasted information
menggabungkan informasi forward-looking dan into expected credit loss estimation
historis, terkini dan yang diperkirakan ke dalam
estimasi kerugian kredit ekspektasian.
91
Page 543
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai dari kredit Allowance for impairment losses on loans and
dan pembiayaan/piutang syariah (lanjutan) sharia financing/receivables (continued)
Dalam melakukan peninjauan penurunan nilai, In carrying out the impairment review, the following
penilaian manajemen berikut diperlukan: management‟s judgements are required:
i. Penentuan apakah aset mengalami i. Determination whether the assets is impaired
penurunan nilai berdasarkan indikator tertentu based on certain indicators such as, amongst
seperti, antara lain, kesulitan keuangan others, financial difficulties of the debtor’s,
debitur, penurunan kualitas kredit; dan deterioration of the credit quality of the
debtor’s; and
ii. Penentuan umur kredit ekspektasian yang ii. Determination of expected credit life that
mencerminkan: reflect:
a. Jumlah yang tidak bias dan probabilitas a. An unbiased and probability-weighted
tertimbang yang ditentukan dengan amount that is determined by evaluating
mengevaluasi kemungkinan dari berbagai a range of possible outcomes;
hasil;
b. Nilai waktu dari uang. b. The time value of money.
Penurunan nilai untuk surat berharga Impairment of securities
Bank menentukan bahwa surat berharga memiliki The Bank determines that securities are impaired
kriteria penurunan nilai yang sama dengan aset based on the same criteria as financial assets
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan carried at amortized cost.
diamortisasi.
Umur ekonomis dari aset tetap Useful lives of premises and equipment
Bank memperkirakan masa manfaat aset tetap The Bank estimates the useful lives of premises
berdasarkan periode dimana aset diharapkan akan and equipment based on the period over which the
tersedia untuk digunakan. Masa manfaat ekonomis assets are expected to be available-for-use. The
aset tetap ditinjau secara berkala dan diperbarui estimated useful lives of premises and equipment
jika memiliki ekspektasi yang berbeda dari are reviewed periodically and are updated if
perkiraan sebelumnya, karena kerusakan secara expectations differ from previous estimates due to
fisik dan teknis, atau keusangan secara komersial physical wear and tear, technical or commercial
dan legal atau batasan lainnya atas penggunaan obsolescence and legal or other limits on the use of
aset tersebut. the assets.
Selain hal tersebut, estimasi masa manfaat dari In addition, estimation of the useful lives of
aset tetap didasarkan pada penilaian secara premises and equipment is based on collective
kolektif dengan menggunakan praktik industri, assessment of industry practice, internal technical
teknik evaluasi internal dan pengalaman dengan evaluation and experience with similar assets.
aset serupa.
Tetap dimungkinkan, bagaimanapun, bahwa hasil It is possible, however, that future results of
masa depan dapat secara material dipengaruhi operations could be materially affected by changes
oleh perubahan estimasi yang disebabkan oleh in estimates brought about by changes in factors
perubahan faktor-faktor tersebut di atas. mentioned above.
Jumlah dan saat pencatatan biaya untuk setiap The amounts and timing of recorded expenses for
periode akan dipengaruhi oleh perubahan dari any period would be affected by changes in these
faktor dan keadaan saat pencatatan. Pengurangan factors and circumstances. The reduction in the
taksiran masa manfaat dari aset tetap akan estimated useful lives of premises and equipment
meningkatkan beban operasional yang diakui. would increase the recorded operating expenses.
92
Page 544
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Umur ekonomis dari aset tidak berwujud Useful lives of intangible assets
Bank memperkirakan masa manfaat aset tak The Bank estimates the useful life of intangible
berwujud berdasarkan periode dimana aset assets based on the period during which the assets
diharapkan akan tersedia untuk digunakan. Masa are expected to be available for use. The economic
manfaat ekonomis aset tak berwujud ditinjau useful life of intangible assets is reviewed
secara berkala dan diperbarui jika memiliki periodically and updated if there are changes in
ekspektasi yang berbeda dari perkiraan expectations from previous estimates.
sebelumnya.
Berdasarkan rata-rata penggunaan piranti lunak Based on the average usage of software at the
pada Bank, untuk umur manfaat aset tak berwujud Bank, the useful life of intangible assets is
ditetapkan oleh unit pengelola aset tak berwujud determined by the intangible asset management
selama 5 Tahun. unit to be 5 years.
Selain hal tersebut, estimasi masa manfaat dari In addition, the estimate of the useful life of
aset tak berwujud didasarkan pada penilaian intangible assets is based on a collective
secara kolektif dengan menggunakan praktik assessment using industry practices, internal
industri teknik evaluasi internal dan pengalaman evaluation techniques, and experience with similar
dengan aset serupa. assets.
Jangka waktu sewa The lease term
Bank menentukan jangka waktu sewa sebagai The Bank determines the lease term as a non
jangka waktu sewa yang tidak dapat dibatalkan, cancellable lease term, along with the period
bersama dengan periode yang dicakup oleh opsi covered by the option to extend the lease if it is
untuk memperpanjang masa sewa jika dipastikan reasonably exercised, or any period covered by the
akan dilaksanakan, atau periode apa pun yang option to terminated the lease, if it is reasonable not
dicakup oleh opsi untuk menghentikan sewa, jika to exercise.
cukup wajar untuk tidak dilakukan.
Bank memiliki beberapa kontrak sewa yang The Bank has several leases that include extention
mencakup opsi perpanjangan dan penghentian option and termination of lease term. Bank
jangka waktu sewa. Bank menerapkan penilaian implements the assessment in evaluating whether
dalam mengevaluasi apakah dapat dipastikan jika it ensure to exercise the extention or termination
akan menggunakan opsi untuk memperpanjang option of lease. This done by taking into
atau menghentikan sewa. Hal tersebut dilakukan consideration of all relevant facts and
dengan mempertimbangkan seluruh fakta dan circumstances that provide economic incentives for
keadaan yang relevan yang memberikan insentif the extention or termination of the lease. After the
ekonomi untuk melakukan perpanjangan atau commencement date, the Bank assesses the lease
penghentian sewa. Setelah tanggal dimulainya, term, if there is an event or significant change in
Bank menilai kembali masa sewa, jika terdapat circumstances that are in control and affects
peristiwa atau perubahan signifikan dalam keadaan whether the Bank is reasonable to exercise the
yang berada dalam kendali dan mempengaruhi extention or termination option of the lease.
apakah Bank cukup pasti untuk mengeksekusi opsi
memperpanjang atau menghentikan sewa.
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Bank mengevaluasi penurunan nilai aset non- The Bank assesses impairment of non-financial
keuangan apabila terdapat kejadian atau assets whenever events or changes in
perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa circumstances indicate that the carrying amount of
nilai tercatat aset non-keuangan tidak dapat non-financial asset may not be recoverable.
dipulihkan kembali.
93
Page 545
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Faktor-faktor penting yang dapat menyebabkan The factors that the Bank considers important which
penelaahan penurunan nilai adalah sebagai could trigger an impairment review include the
berikut: following:
a) Kinerja yang rendah secara signifikan jika a) significant underperformance relative to
dibandingkan dengan ekspektasi dari hasil expected historical or projected future operating
operasi historis maupun proyeksi hasil operasi results;
di masa yang akan datang;
b) perubahan yang signifikan dalam cara b) significant changes in the manner of use of the
penggunaan aset atau strategi bisnis secara acquired assets or the strategy for overall
keseluruhan; dan business; and
c) Industri atau tren ekonomi yang secara c) significant negative industry or economic
signifikan bernilai negatif. trends.
Bank mengakui kerugian penurunan nilai apabila The Bank recognizes an impairment loss whenever
nilai tercatat aset melebihi nilai yang dapat the carrying amount of an asset exceeds its
dipulihkan. recoverable amount.
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi The recoverable amount is the higher of an asset’s
antara nilai wajar dikurang biaya pelepasan dengan (or Cash Generating Unit’s) fair value less costs of
nilai pakai aset (atau unit penghasil kas). Jumlah disposals and its value in use. Recoverable
terpulihkan diestimasi untuk aset individual atau, amounts are estimated for individual assets or, if it
jika tidak memungkinkan, untuk unit penghasil kas is not possible, for the Cash Generating Unit to
yang mana aset tersebut merupakan bagian which the asset belongs.
daripada unit tersebut.
Pengakuan aset pajak tangguhan Recognition of deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh saldo Deferred tax assets are recognized for all unused
rugi fiskal yang belum digunakan sejauh terdapat tax losses and credits to the extent that it is probable
kemungkinan bahwa saldo rugi tersebut dapat that taxable income will be available against which
dikompensasikan terhadap penghasilan kena the losses can be utilized.
pajak di masa yang akan datang.
Pertimbangan manajemen yang signifikan Significant management judgment is required to
diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak determine the amount of deferred tax assets that
tangguhan yang dapat diakui, sesuai dengan saat can be recognized, based upon the likely timing and
dan jumlah penghasilan kena pajak di masa level of future taxable income together with future
mendatang seiring dengan strategi perencanaan tax planning strategies.
pajak.
94
Page 546
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Bank menelaah aset pajak tangguhan pada setiap The Bank reviews its deferred tax assets at each
tanggal laporan posisi keuangan dan mengurangi statement of financial position date and reduces the
jumlah tercatat dalam hal tidak adanya lagi carrying amount to the extent that it is no longer
kemungkinan bahwa penghasilan kena pajak yang probable that sufficient taxable income will be
cukup akan tersedia untuk mengkompensasi available to allow all or part of the deferred tax
sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. assets to be utilized.
Pertimbangan signifikan diperlukan dalam Significant judgement is required in determining the
menentukan provisi perpajakan provision for taxes
Bank menentukan provisi perpajakan berdasarkan The Bank provides for tax provision based on
estimasi atas kemungkinan adanya tambahan estimates whether the additional taxes will be due.
beban pajak. Jika hasil akhir dari hal ini berbeda Where the final tax outcome of these matters is
dengan jumlah yang dicatat semula, maka different from the amounts that were initially
perbedaan tersebut akan berdampak terhadap recorded, such differences will impact the profit/loss.
laba/rugi.
Nilai kini atas kewajiban pensiun Present value of retirement obligation
Biaya atas program pensiun dan imbalan pasca The cost of defined retirement pension plan and other
kerja lainnya ditentukan dengan perhitungan post employment benefits is determined using
aktuaris. actuarial valuations.
Perhitungan aktuaris melibatkan penggunaan The actuarial valuation involves making assumptions
asumsi mengenai tingkat diskonto, tingkat about discount rates, expected rates of return on
pengembalian yang diharapkan dari aset, assets, future salary increases, mortality rates and
kenaikan gaji di masa depan, tingkat kematian dan disability rate. Due to the long-term nature of these
tingkat kecacatan. Karena program tersebut plans, such estimates are subject to significant
memiliki sifat jangka panjang, maka perkiraan uncertainty.
tersebut memiliki ketidakpastian yang signifikan.
95
Page 547
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. KAS 4. CASH
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount Notional amount
in foreign in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent (angka penuh Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah full amount) Equivalent
Rupiah 2.072.074 2.095.378 1.645.841 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 1.287.963 20.730 1.183.419 18.221 711.837 11.081 United States Dollar
Dolar Singapura 513.134 6.078 598.715 6.991 193.883 2.248 Singapore Dollar
Euro Eropa 170.315 2.854 94.220 1.605 34.410 570 European Euro
Dolar Australia 163.485 1.637 279.700 2.943 99.490 1.050 Australian Dollar
Pound Sterling Inggris 38.265 774 41.035 805 2.350 44 Great Britain Pound Sterling
Riyal Arab Saudi 139.167 596 34.040 140 19.573 81 Saudi Arabian Riyal
Yen Jepang 3.255.000 335 5.497.000 598 1.310.000 154 Japanese Yen
Ringgit Malaysia 84.349 303 90.389 303 87.453 309 Malaysian Ringgit
Renminbi 61.213 135 61.204 133 26.102 58 Renminbi
Dolar Hong Kong 50.260 104 188.570 372 46.550 97 Hong Kong Dollar
33.546 32.111 15.692
Total 2.105.620 2.127.489 1.661.533 Total
Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang The Rupiah balance includes cash in ATMs
pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebesar (Automated Teller Machines) of Rp297,820,
Rp297.820, Rp311.154 dan Rp270.091, masing- Rp311,154 and Rp270,091, as of December 31,
masing pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2024, 2023 and 2022, respectively.
2022.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount Notional amount
in foreign in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent (angka penuh Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah full amount) Equivalent
Rupiah 21.133.838 17.607.788 25.192.737 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 99.787.638 1.606.082 34.940.135 537.973 14.402.083 224.204 United States Dollar
Total 22.739.920 18.145.761 25.416.941 Total
Dalam giro pada Bank Indonesia termasuk giro Current accounts with Bank Indonesia include
yang didasarkan pada prinsip perbankan syariah current accounts based on sharia banking
sebesar Rp2.720.152, Rp3.290.216 dan principles amounting to Rp2,720,152, Rp3,290,216
Rp3.381.362 masing-masing pada tanggal 31 and Rp3,381,362 as of December 31, 2024, 2023
Desember 2024, 2023 dan 2022. and 2022, respectively.
96
Page 548
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount Notional amount
in foreign in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent (angka penuh Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah full amount) Equivalent
Rupiah 130.372 234.046 540.052 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 287.618.441 4.629.219 48.194.949 742.058 19.465.688 304.746 United States Dollar
Yen Jepang 6.876.408.203 708.476 7.806.707.206 849.955 3.825.323.896 450.661 Japanese Yen
Euro Eropa 11.867.005 198.869 4.801.220 81.805 104.380 30.893 European Euro
Pound Sterling Inggris 9.283.447 187.698 4.344.397 85.266 3.372.747 63.361 Great Britain Pound Sterling
Australia Dollar 6.287.352 62.958 16.604.307 174.690 4.480.725 47.307 Australian Dollar
Singapura Dollar 2.551.720 30.224 2.758.939 32.214 2.950.598 34.206 Singapore Dollar
Renminbi 1.782.529 3.930 1.550.357 3.364 460.499 1.031 Renminbi
5.821.374 1.969.352 932.205
Total 5.951.746 2.203.398 1.472.257 Total
Dikurangi cadangan Less allowance for
kerugian penurunan nilai (2.571) (1.804) (1.747) impairment losses
Neto 5.949.175 2.201.594 1.470.510 Net
b. Berdasarkan bank b. By bank
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 100.653 189.189 215.125 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Standard Chartered Bank, Jakarta 17.916 10.179 46.579 Standard Chartered Bank, Jakarta
PT Bank Central Asia Tbk 7.646 32.948 263.538 PT Bank Central Asia Tbk
Citibank N.A., Jakarta 925 925 925 Citibank N.A., Jakarta
Lainnya 1.372 357 337 Others
128.512 233.598 526.504
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related Parties (Note 44)
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 1.035 52 12.350 (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 212 183 - (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 201 200 1.198 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 412 13 - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
1.860 448 13.548
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak Ketiga Third Parties
Standard Chartered Bank 562.272 600.159 325.746 Standard Chartered Bank
PT Bank Central Asia Tbk 96.770 108.146 27.410 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank ANZ Indonesia 62.958 174.690 47.307 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank DBS Indonesia 30.224 32.214 34.206 PT Bank DBS Indonesia
PT Bank ICBC Indonesia 3.930 3.364 1.031 PT Bank ICBC Indonesia
Indonesische Overzeese Indonesische Overzeese
Bank N.V., Amsterdam 1.749 1.778 1.731 Bank N.V., Amsterdam
757.903 920.351 437.431
97
Page 549
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b. Berdasarkan bank (lanjutan) b. By bank (continued)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
`
Mata uang asing (lanjutan) Foreign currencies(continued)
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related Parties (Note 44)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 4.278.290 147.591 37.26 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 785.181 901.410 457.512 (Persero) Tbk
5.063.471 1.049.001 494.774
Total 5.951.746 2.203.398 1.472.257 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (2.571) (1.804) (1.747) for impairment losses
Neto 5.949.175 2.201.594 1.470.510 Net
Dalam giro pada bank lain termasuk giro yang Current accounts with other banks include
didasarkan pada prinsip perbankan syariah current accounts based on sharia banking
sebesar Rp201, Rp200 dan Rp1.198, masing- principles amounting to Rp201, Rp200 and
masing pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 Rp1,198, as of December 31, 2024, 2023 and
dan 2022. 2022, respectively.
Berikut adalah perubahan giro pada bank lain Presented below is the movements in
dengan klasifikasi biaya perolehan diamortisasi amortized cost of current account with other
untuk tahun yang berakhir pada tanggal banks for the years ended as of
31 Desember 2024, 2023 dan 2022: December 31, 2024, 2023 and 2022,
respectively:
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 2.201.420 - 1.778 200 2.203.398 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 3.748.376 - (29) 1 3.748.348 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya - - - - - assets
Saldo akhir periode 5.949.796 - 1.749 201 5.951.746 Balance at the end of period
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 1.469.328 - 1.731 1.198 1.472.257 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 732.092 - 47 (998) 731.141 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya - - - - - assets
Saldo akhir tahun 2.201.420 - 1.778 200 2.203.398 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
98
Page 550
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b. Berdasarkan bank (lanjutan) b. By bank (continued)
Berikut adalah perubahan giro pada bank lain Presented below is the movements in
dengan klasifikasi biaya perolehan diamortisasi amortized cost of current account with other
untuk tahun yang berakhir pada tanggal banks for the year ended as of December 31,
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 (lanjutan): 2024, 2023 and 2022, respectively (continued):
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 1.094.220 - 1.682 896 1.096.798 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 358.406 - 49 302 358.757 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 16.702 - - - 16.702 originated or purchased
Saldo akhir tahun 1.469.328 - 1.731 1.198 1.472.257 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk c. Average annual interest rates for current
giro pada bank lain adalah sebagai berikut: accounts with other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah 0,78% 0,69% 0,19% Rupiah
Mata uang asing 0,00% 0,00% 0,00% Foreign currencies
d. Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan d. As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
2022, tidak terdapat saldo giro pada bank lain there are no current accounts with other banks
yang digunakan sebagai agunan. which are pledged as collateral.
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai e. The movements in the allowance for
giro pada bank lain adalah sebagai berikut: impairment losses on current accounts with
other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Saldo awal tahun 1.804 1.747 1.698 Balance at beginning of year
Penyisihan Provision
kerugian penurunan selama for impairment losses
tahun berjalan (Catatan 34) 767 57 49 during the year (Note 34)
Saldo akhir tahun 2.571 1.804 1.747 Balance at the end of year
*) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing *) Including exchange difference on translation of foreign currency
99
Page 551
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai e. The movements in the allowance for
giro pada bank lain adalah sebagai berikut: impairment losses on current accounts with
(lanjutan) other banks are as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 24 - 1.778 2 1.804 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 796 - (29) - 767 impairment losses
Saldo akhir periode 820 - 1.749 2 2.571 Balance at the end of period
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 14 - 1.731 2 1.747 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 10 47 - 57 impairment losses
Saldo akhir tahun 24 - 1.778 2 1.804 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 14 - 1.682 2 1.698 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai - - 49 - 49 impairment losses
Saldo akhir tahun 14 - 1.731 2 1.747 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
Manajemen berpendapat bahwa jumlah The management believes that the allowance
cadangan kerugian atas giro pada bank lain for impairment losses provided on current
yang dibentuk telah memadai. accounts with other banks is adequate.
f. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan f. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired of financial assets
mengalami penurunan nilai diungkapkan pada are disclosed in Note 45.
Catatan 45.
100
Page 552
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. Based on currency and type
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Deposit Facility Syariah Deposit Facility Sharia
Bank Indonesia 1.810.000 3.150.000 2.078.000 Bank Indonesia
Deposit Facility Bank Indonesia 999.854 8.998.689 2.499.670 Deposit Facility Bank Indonesia
Term Deposit Bank Indonesia - - 7.998.224 Term Deposit Bank Indonesia
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Timur Tbk - - 400.000 Jawa Timur Tbk
2.809.854 12.148.689 12.975.894
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related Party (Note 44)
Tabungan Savings Deposits
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 61 61 61 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
61 61 61
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak Ketiga Third Parties
Term Deposit Bank Indonesia 1.851.189 18.412.372 - Term Deposit Bank Indonesia
1.851.189 18.412.372 -
Total 4.661.104 30.561.122 12.975.955 Total
Dalam penempatan pada Bank Indonesia dan As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
bank lain termasuk penempatan yang placements with Bank Indonesia and other
didasarkan pada prinsip perbankan syariah banks include placements based on sharia
sebesar Rp1.810.000, Rp3.150.000 dan banking principles amounting to Rp1,810,000,
Rp2.078.000, masing-masing pada tanggal 31 Rp3,150,000 and Rp2,078,000, respectively.
Desember 2024, 2023 dan 2022.
b. Berdasarkan sisa umur hingga jatuh tempo b. Based on remaining period until maturity
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
≤ 1 bulan 4.661.104 30.561.122 12.975.955 ≤ 1 month
Total 4.661.104 30.561.122 12.975.955 Total
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk c. Average annual interest rates for placement
penempatan pada Bank Indonesia dan bank with Bank Indonesia and other banks:
lain:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah 5,47% 5,23% 3,47% Rupiah
Mata Uang Asing 5,27% 5,24% 0,96% Foreign Currencies
101
Page 553
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
d. Manajemen berpendapat bahwa cadangan d. Management believes no allowance for
kerugian penurunan nilai tidak diperlukan pada impairment losses is required as of December
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, 31, 2024, 2023 and 2022, because
karena manajemen berkeyakinan bahwa management believes that placements with
penempatan pada Bank Indonesia dan bank Bank Indonesia and other banks are fully
lain dapat ditagih. collectible.
e. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan e. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired of financial assets
mengalami penurunan nilai diungkapkan pada are disclosed in Note 45.
Catatan 45.
8. EFEK-EFEK 8. SECURITIES
a. Berdasarkan tujuan, pihak berelasi dan pihak a. Based on purpose, related party and third
ketiga party
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga Third Parties
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi 19.358.865 1.042.013 793.831 Fair value through profit or loss
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 507.016 406.144 - comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
di amortisasi 8.324 6.611 79.278 Amortized cost
19.874.205 1.454.768 873.109
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related Party (Note 44)
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 1.457.891 1.522.192 655.293 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
di amortisasi 4.031.314 2.328.913 194.766 Amortized cost
5.489.205 3.851.105 850.059
Total 25.363.410 5.305.873 1.723.168 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (787) (22.903) (2.399) impairment losses
Neto 25.362.623 5.282.970 1.720.769 Net
102
Page 554
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Reksadana Mutual Funds
PT Syailendra Capital - - 100.486 PT Syailendra Capital
PT Berdikari Manajemen PT Berdikari Manajemen
Investasi - - 100.470 Investasi
PT Batavia Prosperindo PT Batavia Prosperindo
Aset Manajemen - - 100.460 Aset Manajemen
Sekuritas Rupiah Rupiah Securities
Bank Indonesia 10.092.016 194.060 - Bank Indonesia
Efek Beragun Aset Asset Backed Securities
KIK EBA - SP -BTN 05 KIK EBA - SP - BTN 05
Kelas B 146.532 161.407 176.898 Class B
EBA - SP - BTN04 EBA - SP - BTN04
Kelas B 101.395 88.598 95.685 Class B
EBA - SP - BTN08 EBA - SP – BTN08
Kelas B 69.655 75.307 - Class B
EBA - SP - BTN03 EBA - SP - BTN03
Kelas B 53.872 49.222 52.580 Class B
EBA - SP - BTN06 EBA - SP - BTN06
Kelas B 44.527 51.667 64.494 Class B
KIK EBA - SP -BTN 07 KIK EBA - SP - BTN 07
Kelas B 42.895 54.409 52.238 Class B
EBA - SP - BTN02 EBA - SP - BTN02
Kelas B - 59.833 50.520 Class B
Mata Uang Asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pihak ketiga Third parties
Sekuritas Dollar Amerika Serikat United Stated Dollar Securities
Bank Indonesia 8.807.973 307.510 - Bank Indonesia
19.358.865 1.042.013 793.831
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Reksadana Terproteksi Protected Mutual Funds
PT Batavia Prosperindo Aset PT Batavia Prosperindo Aset
Manajemen Manajemen
BATAVIA MAX 51 204.118 203.822 - BATAVIA MAX 51
BPSM 3 100.402 - - BPSM 3
PT Manulife Aset Manajemen PT Manulife Aset Manajemen
Indonesia Indonesia
MANULIFE PDU V 202.496 202.322 - MANULIFE PDU V
507.016 406.144 -
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related Parties (Note 44)
Obligasi Bonds
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) (Persero)
Sukuk Tahap II Seri B 2017 51.676 51.125 52.424 Sukuk Phase II Series B 2017
PT Waskita Karya (Persero) Tbk PT Waskita Karya (Persero) Tbk
Tahap IV Seri A 2022 49.203 49.935 48.672 Phase IV Series A 2022
PT Pegadaian PT Pegadaian
Sukuk Mudharabah IV 2021 - 30.000 30.603 Sukuk Mudharabah IV 2021
Sukuk Mudharabah II 2022 27.795 27.745 28.028 Sukuk Mudharabah II 2022
103
Page 555
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
(lanjutan) (continued)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Rupiah(lanjutan) Rupiah (lanjutan)
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related Parties (Note 44)
Obligasi Bonds
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Tahap II Seri D 2017 25.997 26.373 26.598 Phase II Series D 2017
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) Finansial (Persero)
Tahap I Seri B 2021 24.856 24.962 24.647 Phase I Series B 2021
Tahap II 2021 24.627 24.656 24.635 Phase II 2021
PT Bank Mandiri Taspen PT Bank Mandiri Taspen
Tahap II Seri B 2021 19.973 20.139 20.108 Phase II Series B 2021
Reksadana Terproteksi Protected Mutual Funds
PT Bahana TCW Investment PT Bahana TCW Investment
Management Management
Bahana Centrum Protected RDT Bahana Centrum
Fund 232 308.406 307.647 - Protected Fund 232
PT BNI Asset Management PT BNI Asset Management
RDT BNI AM
BNI AM Proteksi Amarilis 305.896 305.072 - Proteksi Amarilis
PT Danareksa Investment PT Danareksa Investment
Management Management
Danareksa Proteksi 86 254.340 254.105 - RDT Danareksa Proteksi 86
PT PNM Investment PT PNM Investment
Management Management
RDT PNM Investa 48 151.373 - - RDT PNM Investa 48
Medium Term Notes Medium Term Notes
Perum Perumnas Perum Perumnas
Tahap III Seri A 2018 100.000 100.000 103.083 Phase III Series A 2018
1.344.142 1.221.759 358.798
Mata Uang Asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related Parties (Note 44)
Obligasi Bonds
PT Pertamina (Persero) PT Pertamina (Persero)
Senior Unsecured Notes Senior Unsecured Notes
Due 2030 29.094 28.044 27.093 Due 2030
Due 2050 36.506 38.295 36.038 Due 2050
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Euro Medium Euro Medium
Term Notes (EMTN)-2024 61.242 60.977 Term Notes (EMTN)-2024
Term Notes (EMTN)-2025 32.132 30.565 30.434 Term Notes (EMTN)-2025
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) (Persero)
Senior Notes - 2025 16.017 15.122 15.028 Senior Notes - 2025
PT Perusahaan Gas Negara PT Perusahaan Gas Negara
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Unsecured Fixed - 50.638 50.944 Unsecured Fixed
Medium Term Notes Medium Term Notes
Lembaga Pembiayaan Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia Ekspor Indonesia
EMTN Programme EMTN Programme
Indonesia Eximbank - 2017 - 76.527 75.981 Indonesia Eximbank – 2017
113.749 300.433 296.495
1.457.891 1.522.192 655.293
1.964.907 1.928.336 655.293
104
Page 556
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
(lanjutan) (continued)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Diukur pada biaya perolehan
di amortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Obligasi Bonds
PT Bank Pembangunan PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahap II Seri B 2018 - - 77.150 Phase II Series B 2018
PT Berlian Laju Tanker PT Berlian Laju Tanker
Sukuk Ijarah 2007 - - 2.000 Sukuk Ijarah 2007
Surat Kredit Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) 8.324 6.611 128 Letters of Credit
8.324 6.611 79.278
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related Parties (Note 44)
Obligasi Bonds
PT Bank Mandiri Taspen PT Bank Mandiri Taspen
Tahap II Seri A 2021 - 25.076 25.338 Phase II Series A 2021
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Tahap III 2018 - - 5.027 Phases III 2018
Medium Term Notes Medium Term Notes
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 50.000 50.000 50.000 Indonesia (Persero)
PT Dayamitra PT Dayamitra
Telekomunikasi - 50.000 - Telekomunikasi
Reksadana Mutual Funds
PT Permodalan Nasional PT Permodalan Nasional
Madani Investment Madani Investment
Management - 100.000 100.000 Management
Sukuk Sukuk
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I
Tahap I 2023 (catatan 11.f) 1.547.619 1.465.771 - Phase I 2023 (note 11.f)
PT Aviasi Pariwisata Indonesia PT Aviasi Pariwisata Indonesia
Tahap I 2024 (catatan 11.f) 2.050.306 - - Phase I 2024 (note 11.f)
Surat Kredit Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) 383.389 638.066 14.401 Letters of Credit
4.031.314 2.328.913 194.766
4.039.638 2.335.524 274.044
Total 25.363.410 5.305.873 1.723.168 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (787) (22.903) (2.399) impairment losses
Neto 25.362.623 5.282.970 1.720.769 Net
Berikut adalah perubahan efek-efek yang Presented below is the movements in
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan securities at fair value through other
komprehensif lainnya dan yang diukur pada comprehensive income and at amortized cost
biaya perolehan diamortisasi untuk tahun yang for the years ended December 31, 2024, 2023
berakhir 31 Desember 2024, 2023 dan 2022: and 2022:
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek Securities
Saldo awal 2.687.337 - - 1.576.523 4.263.860 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 14.743 - - 82.449 97.192 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 260.099 - - 2.050.306 2.310.405 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (666.912) - - - (666.912) assets
Aset keuangan yang dihapusbuku - - - - - Writte-off financial assets
Saldo akhir periode 2.295.267 - - 3.709.278 6.004.545 Balance at the end of period
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
105
Page 557
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
(lanjutan) (continued)
Berikut adalah perubahan efek-efek yang Presented below is the movements in
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan securities at fair value through other
komprehensif lainnya dan yang diukur pada comprehensive income and at amortized cost
biaya perolehan diamortisasi untuk tahun yang for the years ended December 31, 2024, 2023
berakhir 31 Desember 2024, 2023 dan 2022: and 2022: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek Securities
Saldo awal 814.400 - - 114.937 929.337 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 30.357 - - (2.185) 28.172 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2.003.272 - - 1.465.771 3.469.043 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (160.692) - - - (160.692) assets
Aset keuangan yang dihapusbuku - - - (2.000) (2.000) Writte-off financial assets
Saldo akhir tahun 2.687.337 - - 1.576.523 4.263.860 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek Securities
Saldo awal 1.432.209 - - 111.751 1.543.960 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (442.631) - - 143 (442.488) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 761.634 - - 28.176 789.810 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (936.812) - - (25.133) (961.945) assets
Saldo akhir tahun 814.400 - - 114.937 929.337 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
c. Jatuh tempo dan suku bunga c. Maturity and interest rate
Suku Bunga/
Bagi Hasil
Per Tahun/
Tanggal Annual
Jenis/ Jatuh Tempo/ Interest Rate/
Penerbit Type Maturity Date Profit Sharing Issuer
Rupiah Rupiah
Perum Perumnas Perum Perumnas
MTN Tahap III 10 Desember/ 11,85% tetap/ MTN Phase III
Tahun 2018 Seri A Medium Term Notes December 10, 2026 fixed Year 2018 Series A
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I
Sukuk Wakalah 29 Oktober/ 3,50% Sukuk Wakalah
Bi Al-Istitsmar 2023 Obligasi/Bonds October 29, 2033 mengambang/ Bi Al-Istitsmar 2023
floating
PT Aviasi Pariwisata Indonesia PT Aviasi Pariwisata Indonesia
Sukuk Wakalah 30 September/ 2,42% Sukuk Wakalah
Bi Al-Istitsmar 2024 Obligasi/Bonds September 30, 2034 mengambang/ Bi Al-Istitsmar 2024
floating
106
Page 558
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
c. Jatuh tempo dan suku bunga (lanjutan) c. Maturity and interest rate (continued)
Suku Bunga/
Bagi Hasil
Per Tahun/
Tanggal Annual
Jenis/ Jatuh Tempo/ Interest Rate/
Penerbit Type Maturity Date Profit Sharing Issuer
Rupiah Rupiah
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 2 November/ 9,00% tetap/ Indonesia (Persero)
MTN Tahun 2022 Seri A Medium Term Notes November 2, 2027 fixed MTN Year 2022 Series A
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 11 April/ 8,80% tetap/ (Persero) Tbk
Tahap II Seri D 2017 Obligasi/Bonds April 11, 2027 fixed Phase II Series D 2017
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) 17 November/ 6,00% tetap/ Finansial (Persero)
Tahap II 2021 Obligasi/Bonds November 17, 2026 fixed Phase II 2021
8 Juli/ 6,40% tetap/
Tahap I Seri B 2021 Obligasi/Bonds July 8, 2026 fixed Phase I Series B 2021
PT Bank Mandiri Taspen 28 April/ 6,5% tetap/ PT Bank Mandiri Taspen
Tahap II Seri A 2021 Obligasi/Bonds April 28, 2024 fixed Phase II Series A 2021
26 April/ 7,25% tetap/
Tahap II Seri B 2021 Obligasi/Bonds April 26, 2026 fixed Phase II Series B 2021
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) 3 November/ 8,20% tetap/ (Persero)
Sukuk Tahap II Seri B 2017 Obligasi/Bonds November 3, 2027 fixed Sukuk Phase II Series B 2017
PT Waskita Karya Realty 12 Mei/ 6,65% tetap/ PT Waskita Karya Realty
Seri A 2022 Obligasi/Bonds May 12, 2027 fixed Series A 2022
PT Pegadaian PT Pegadaian
(Persero) 6 April/ 6,00% tetap/ (Persero)
Sukuk Mudharabah IV 2021 Obligasi/Bonds April 6, 2024 fixed Sukuk Mudharabah IV 2021
16 Agustus/ 5,75% tetap/
Sukuk Mudharabah II 2022 Obligasi/Bonds August 16, 2025 fixed Sukuk Mudharabah II 2022
Mata Uang Asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Euro Medium 11 April/ 3,75% tetap/ Euro Medium
Term Notes (EMTN) - 2024 Obligasi/Bonds April 11, 2024 fixed Term Notes (EMTN) - 2024
13 Mei/ 4,75% tetap/
Term Notes (EMTN) - 2025 Obligasi/Bonds May 13, 2025 fixed Term Notes (EMTN) - 2025
PT Pertamina (Persero) PT Pertamina (Persero)
Senior Unsecured 21 Januari/ 3,10% tetap/ Senior Unsecured
Notes Due 2030 Obligasi/Bonds January 21, 2030 fixed Notes Due 2030
Senior Unsecured 21 Januari/ 4,18% tetap/ Senior Unsecured
Notes Due 2050 Obligasi/Bonds January 21, 2050 fixed Notes Due 2050
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) (Persero)
Senior Unsecured 5 Mei/ 4,25% tetap/ Senior Unsecured
Notes Due 2025 Obligasi/Bonds May 5, 2025 fixed Notes Due 2025
107
Page 559
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan sisa umur hingga jatuh tempo d. Remaining period to maturity (amortized cost
(efek-efek yang diukur pada biaya perolehan di securities)
amortisasi)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
≤ 1 tahun 391.713 448.505 96.706 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 5 tahun 50.000 421.248 175.338 > 1 year ≤ 5 years
> 5 tahun ≤ 10 tahun 3.597.925 1.465.771 - > 5 year ≤ 10 years
> 10 tahun - - 2.000 > 10 years
Total 4.039.638 2.335.524 274.044 Total
e. Peringkat e. Rating
Daftar peringkat efek-efek seperti yang The ratings of securities, as reported by
dilaporkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia PT Pemeringkat Efek Indonesia, are as
adalah sebagai berikut: follows:
Jenis/ 31 Desember 31 Desember/ 31 Desember/
Penerbit Type December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022 Issuer
PT Bank Pembangunan PT Bank Pembangunan
Jawa Barat dan Banten Tbk Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahap II 2018 B Obligasi/Bonds - - idAA Phase II 2018
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Tahap III 2018 Obligasi/Bonds - - idAAA Phase III 2018
Euro Medium Euro Medium
Term Notes (EMTN) - 2024 Obligasi/Bonds - Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2024
Term Notes (EMTN) - 2025 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2025
PT Bank Mandiri Taspen PT Bank Mandiri Taspen
Tahap II Seri A 2021 Obligasi/Bonds - AA**) AA**) Phase II Series A 2021
Tahap II Seri B 2021 Obligasi/Bonds idAAA AA**) AA**) Phase II Series B 2021
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (Persero)
Tahap II 2021 Obligasi/Bonds idAAA idAAA idAAA Phase II 2021
Tahap I Seri B 2021 Obligasi/Bonds idAAA idAAA idAAA Phase I Series B 2021
PT Perusahaan Gas Negara PT Perusahaan Gas Negara
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Unsecured Fixed Unsecured Fixed
Term Notes (EMTN) - 2024 Obligasi/Bonds - Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2024
PT Pertamina (Persero) PT Pertamina (Persero)
Unsecured Fixed Unsecured Fixed
Term Notes (EMTN) - 2030 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2030
Term Notes (EMTN) - 2050 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2050
Perum Perumnas Perum Perumnas
MTN Tahap III MTN Phase III
Tahun 2018 Seri A Medium Term Notes idBBB- idBBB- idBBB- Year 2018 Series A
PT Dayamitra Telekomunikasi PT Dayamitra Telekomunikasi
MTN Tahap I MTN Phase I
Tahun 2023 Medium Term Notes - idAAA - Year 2023
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) Indonesia (Persero)
MTN Tahun 2022 Medium Term Notes idAAA idAAA idAAA MTN Year 2022
Lembaga Pembiayaan Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia Ekspor Indonesia
Euro Medium Euro Medium
Term Notes (EMTN) - 2017 Obligasi/Bonds - Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) – 2017
PT Waskita Karya (Persero) Tbk PT Waskita Karya (Persero) Tbk
Seri A 2022 Obligasi/Bonds idAAA(gg) idAAA(gg) idAAA(gg) Series A 2022
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Moody’s *) Based on ratings published by Moody’s
**) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Fitch **) Based on ratings published by Fitch
108
Page 560
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
e. Peringkat (lanjutan) e. Rating (continued)
Daftar peringkat efek-efek seperti yang The ratings of securities, as reported by
dilaporkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia PT Pemeringkat Efek Indonesia, are as
adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Jenis/ 31 Desember 31 Desember/ 31 Desember/
Penerbit Type December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022 Issuer
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) (Persero)
Senior Unsecured Senior Unsecured
Notes Due 2025 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa2*) Baa3*) Notes Due 2025
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Tahap II Seri D 2017 Obligasi/Bonds idAAA idAAA idAAA Phase II Series D 2017
PT Perusahaan Listrik PT Perusahaan Listrik
Negara (Persero) Negara (Persero)
Sukuk Tahap II 2017 Seri B Obligasi/Bonds idAAA(sy) idAAA(sy) idAAA(sy) Sukuk Phase II 2017 Series B
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I
Sukuk Tahap I 2023 Obligasi/Bonds idAAA(sy) idAA+(sy) - Sukuk Phase I 2023
PT Pegadaian (Persero) PT Pegadaian (Persero)
Sukuk Mudharabah IV 2021 Obligasi/Bonds - idAAA(Sy) idAAA(Sy) Sukuk Mudharabah IV 2021
Sukuk Mudharabah II 2022 Obligasi/Bonds idAAA(sy) idAAA(Sy) idAAA(Sy) Sukuk Mudharabah II 2022
PT Aviasi Pariwisata Ind PT Aviasi Pariwisata Ind
Sukuk Tahap I 2024 Obligasi/Bonds idAAA(sy) - - Sukuk Phase I 2024
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Moody’s *) Based on ratings published by Moody’s
**) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Fitch **) Based on ratings published by Fitch
f. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai f. The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities at
wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Saldo awal 59.957 - - - 59.957 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 2.754 - - - 2.754 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (261) - - - (261) assets
Pembayaran kembali valuta asing Repayment foreign exchange
dan perubahan lain 2.485 - - - 2.485 and other movement
Saldo akhir periode 64.935 - - - 64.935 Balance at the end of period
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities at
wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Saldo awal 51.959 - - - 51.959 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 4.902 - - - 4.902 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 790 - - - 790 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (3.618) - - - (3.618) assets
Pembayaran kembali valuta asing Repayment foreign exchange
dan perubahan lain 5.924 - - - 5.924 and other movement
Saldo akhir tahun 59.957 - - - 59.957 Balance at the end of year
109
Page 561
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
f. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai f. The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities at
wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Saldo awal 71.617 - - - 71.617 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (20.889) - - - (20.889) impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 238 - - - 238 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (3.088 ) - - - (3.088) assets
Pembayaran kembali valuta asing Repayment foreign exchange
dan perubahan lain 4.081 - - - 4.081 and other movement
Saldo akhir tahun 51.959 - - - 51.959 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada biaya Securities at
perolehan diamortisasi amortized cost
Saldo awal 22.534 - - 369 22.903 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (26) - - (56) (82) Impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1 - - 439 440 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (22.474) - - - (22.474) assets
Saldo akhir periode 35 - - 752 787 Balance at the end of period
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada biaya Securities at
perolehan diamortisasi amortized cost
Saldo awal 399 - - 2.000 2.399 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 22.135 - - - 22.135 Impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - 369 369 originated or purchased
Aset keuangan yang Writte off financial
dihapusbuku - - - (2.000) (2.000) assets
Saldo akhir tahun 22.534 - - 369 22.903 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada biaya Securities at
perolehan diamortisasi amortized cost
Saldo awal - - - 2.000 2.000 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 399 - - - 399 originated or purchased
Saldo akhir tahun 399 - - 2.000 2.399 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
g. Manajemen berpendapat bahwa jumlah g. Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek impairment losses provided on securities is
yang dibentuk telah memadai. adequate.
110
Page 562
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
h. Bank mengakui keuntungan (kerugian) bersih h. The Bank recognized net gain (loss) on sale of
atas penjualan efek-efek masing-masing securities amounting to Rp932,900, Rp6,669
sebesar Rp932.900, Rp6.669 dan and Rp(234,089), for the year ended December
Rp(234.089), masing-masing untuk tahun yang 31, 2024, 2023 and 2022, respectively, which is
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, presented in the statement of profit or loss and
2023 dan 2022 yang disajikan dalam akun other comprehensive income as “Gain (losses)
“Keuntungan (kerugian) dari penjualan efek- on sale of securities - net”.
efek - neto” di laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
i. Nilai pasar efek-efek yang diklasifikasikan i. As of December 31, 2024, 2023 and 2022, the
sebagai “Nilai Wajar melalui Laba Rugi dan market values of securities classified as fair
Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar value through profit or loss and Fair Value
Melalui Penghasilan Komprehensif lain” pada Through Other Comprehensive Income of
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, nominal amounts range from 93.14% to
masing-masing berkisar dari 93,14% sampai 108.00%, 82.91% to 105.49% and range from
dengan 108,00%, 82,91% sampai dengan 77.16% to 125.88% respectively.
105,49% dan 77,16% sampai dengan 125,88%.
j. Bank mengakui keuntungan yang belum j. The Bank recognized unrealized gain - net
direalisasi bersih (setelah pajak tangguhan) (after deferred tax) of Rp77,551, Rp67,906
sebesar Rp77.551, Rp67.906 dan Rp35.792 and Rp35,792 from the changes in fair values
dari perubahan nilai wajar efek-efek diukur through other comprehensive income include
pada nilai wajar melalui penghasilan allowance for impairment losses amounted
komprehensif lain termasuk cadangan kerugian Rp64,935, Rp59,957 and Rp51,959 as of
penurunan nilai sebesar Rp64.935, Rp59.957 December 31, 2024, 2023 and 2022,
dan Rp51.959 masing-masing pada posisi respectively, which are presented as
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 dalam akun unrealized gain (loss) on securities and
keuntungan yang belum direalisasi atas efek- government bonds, net of deferred tax in the
efek dan obligasi pemerintah setelah pajak statement of financial position.
tangguhan dalam laporan posisi keuangan.
k. Terdapat investasi efek-efek dengan pihak- k. As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
pihak berelasi sebesar Rp5.489.205, investments in securities with related parties
Rp3.851.105 dan Rp850.059, masing-masing amounted to Rp5,489,205, Rp3,851,105 and
pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan Rp850,059, respectively (Note 44).
2022 (Catatan 44).
l. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan l. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired financial assets are
mengalami penurunan nilai diungkapkan pada disclosed in Note 45.
Catatan 45.
9. OBLIGASI PEMERINTAH 9. GOVERNMENT BONDS
a. Berdasarkan tujuan, pihak berelasi dan pihak a. Based on purpose, related party and third
ketiga party
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related Party (Note 44)
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi 3.265.550 3.796.440 19.591.199 Fair value through profit or loss
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 14.109.049 12.511.991 14.332.949 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 18.100.930 19.585.498 18.040.825 Amortized cost
Total 35.475.529 35.893.929 51.964.973 Total
111
Page 563
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis b. Based on currency and type
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak berelasi Related parties
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0100 367.242 - - FR 0100
FR 0103 245.038 - - FR 0103
FR 0104 235.185 - - FR 0104
FR 0102 227.399 - - FR 0102
FR 0097 204.262 36.310 701 FR 0097
FR 0087 181.347 - 30.396 FR 0087
FR 0101 177.946 30.504 - FR 0101
FR 0083 175.479 9.723 11.643 FR 0083
FR 0075 88.635 156.057 206 FR 0075
FR 0098 86.948 41.970 - FR 0098
FR 0096 59.965 20.814 52.743 FR 0096
FR 0091 53.874 19.791 73.201 FR 0091
FR 0079 44.316 28.757 - FR 0079
FR 0064 37.004 - 10.370 FR 0064
FR 0068 34.032 - 54.890 FR 0068
FR 0078 31.349 - 9.002 FR 0078
FR 0059 30.042 7.119 - FR 0059
FR 0072 27.252 22.568 23.366 FR 0072
FR 0082 24.994 - - FR 0082
FR 0071 24.957 - 88.494 FR 0071
FR 0065 22.433 - 97 FR 0065
FR 0095 19.869 15.771 70.191 FR 0095
FR 0090 14.557 7.044 33.017 FR 0090
FR 0056 10.211 - - FR 0056
ORI 024T6 7.294 - - ORI 024T6
FR 0062 6.053 196 - FR 0062
ORI 021 4.988 20.894 496 ORI 021
FR 0086 3.925 170.509 - FR 0086
ORI 025T3 3.610 - - ORI 025T3
FR 0076 3.181 211 - FR 0076
ORI 023T3 2.510 - - ORI 023T3
PBS 033 1.641 19.214 - PBS 033
FR 0093 1.418 2.438 290 FR 0093
ORI 023T6 1.158 - - ORI 023T6
FR 0089 1.066 7.399 - FR 0089
SR 019T3 1.031 - - SR 019T3
PBS 037 1.000 - - PBS 037
PBS 017 993 - 51.220 PBS 017
PBS 015 988 - - PBS 015
ORI 022 792 11.436 - ORI 022
SR 0017 694 - 198 SR 0017
SR 0016 547 5.486 - SR 0016
FR 0081 499 201.564 - FR 0081
SR 020T5 304 - - SR 020T5
FR 0084 301 59.682 20.526 FR 0084
FR 0088 282 1.455 65 FR 0088
SR 018T3 272 - - SR 018T3
ORI 024T3 247 - - ORI 024T3
FR 0085 207 - 187 FR 0085
PBS 038 195 - - PBS 038
PBS 004 187 - - PBS 004
SR 021T3 146 - - SR 021T3
SR 018T5 99 - - SR 018T5
PBS 032 97 - - PBS 032
SR 020T3 5 - - SR 020T3
FR 0092 - 93.940 16.136 FR 0092
FR 0070 - 43.057 - FR 0070
PBS 036 - 14.105 - PBS 036
ORI 020 - 11.647 - ORI 020
FR 0074 - 10.588 207 FR 0074
FR 0073 - 3.141 - FR 0073
FR 0044 - 3.073 - FR 0044
PBS 026 - 1.000 - PBS 026
SR 0014 - 618 80 SR 0014
FR 0040 - - 55.701 FR 0040
FR 0046 - - 46.040 FR 0046
112
Page 564
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak berelasi (lanjutan) Related parties (continued)
Nilai wajar melalui laba rugi (lanjutan) Fair value through profit or loss (continued)
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0080 - - 41.472 FR 0080
ORI 018 - - 40.110 ORI 018
ORI 019 - - 2.087 ORI 019
SR 0015 - - 191 SR 0015
ORI 017 - - 70 ORI 017
SR 0012 - - 50 SR 0012
2.470.066 1.078.081 733.443
Zero Coupon Bonds Zero Coupon Bonds
SPN12250612 249.387 - - SPN12250612
SPN12250213 232.404 - - SPN12250213
SPN12250314 197.116 - - SPN12250314
SPNS01042025 76.506 - - SPNS01042025
SPNS03032025 37.057 - 3.334.531 SPNS03032025
SPN12250710 3.014 - 2.779.061 SPN12250710
SPN12240201 - 1.367.851 - SPN12240201
SPN12240229 - 746.378 - SPN12240229
SPN12240104 - 577.100 - SPN12240104
SPN03240313 - 24.651 - SPN03240313
SPN12230303 - - 3.334.531 SPN12230303
SPN12230203 - - 2.779.061 SPN12230203
SPN12230105 - - 2.061.001 SPN12230105
SPN12230413 - - 1.744.737 SPN12230413
SPN12230526 - - 1.494.707 SPN12230526
SPN12230330 - - 1.284.484 SPN12230330
SPN12230622 - - 1.220.975 SPN12230622
SPN03230208 - - 760.534 SPN03230208
SPN12230818 - - 750.789 SPN12230818
SPN12230914 - - 723.728 SPN12230914
SPN03230222 - - 496.595 SPN03230222
SPNS02052023 - - 473.497 SPNS02052023
SPNS07032023 - - 421.154 SPNS07032023
SPN03230111 - - 349.606 SPN03230111
SPNS10012023 - - 299.754 SPNS10012023
SPN12231207 - - 224.643 SPN12231207
SPN03230308 - - 99.130 SPN03230308
SPN12230720 - - 97.296 SPN12230720
SPN12231012 - - 96.027 SPN12231012
SPN12231109 - - 95.755 SPN12231109
SPNS07022023 - - 49.752 SPNS07022023
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDOIS 2024 - 2.379 - INDOIS 2024
INDOIS 2031 - - 18.773 INDOIS 2031
INDON 2024N - - 609 INDON 2024N
795.484 2.715.980 18.857.756
3.265.550 3.796.440 19.591.199
113
Page 565
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0104 1.334.719 - - FR 0104
FR 0101 995.000 - - FR 0101
FR 0084 477.806 482.823 489.041 FR 0084
FR 0078 475.457 490.381 490.508 FR 0078
FR 0090 471.135 472.787 470.978 FR 0090
FR 0042 409.172 425.627 435.458 FR 0042
FR 0056 408.424 419.566 427.016 FR 0056
FR 0040 359.300 375.507 389.801 FR 0040
FR 0071 337.185 348.849 350.602 FR 0071
FR 0059 315.444 320.355 323.036 FR 0059
FR 0083 285.841 540.390 1.360.887 FR 0083
FR 0081 269.333 270.087 272.327 FR 0081
FR 0087 262.718 269.194 263.695 FR 0087
FR 0091 243.576 250.102 243.430 FR 0091
FR 0052 197.445 203.717 205.584 FR 0052
FR 0073 138.129 142.338 140.750 FR 0073
FR 0037 118.576 125.128 129.092 FR 0037
FR 0104 58.610 - - FR 0104
FR 0082 49.988 51.174 156.466 FR 0082
FR 0044 - 233.128 241.971 FR 0044
FR 0077 - 122.766 129.035 FR 0077
FR 0054 - - 47.085 FR 0054
FR 0068 - - 567.123 FR 0068
FR 0072 - - 369.052 FR 0072
FR 0075 - - 188.673 FR 0075
FR 0039 - - 171.841 FR 0039
FR 0046 - - 102.310 FR 0046
FR 0085 - - 57.797 FR 0085
FR 0062 - - 57.785 FR 0062
7.207.858 5.543.919 8.081.343
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bond
PBSG 001 761.946 542.139 4.199 PBSG 001
PBS 003 338.649 338.469 191.598 PBS 003
PBS 017 300.431 303.279 308.382 PBS 017
PBS 030 275.784 276.560 273.796 PBS 030
PBS 037 251.292 250.434 - PBS 037
PBS 032 195.692 193.968 194.051 PBS 032
PBS 033 154.044 156.676 32.921 PBS 033
PBS 038 146.166 99.621 - PBS 038
PBS 025 104.978 106.808 105.392 PBS 025
PBS 029 104.544 102.918 101.669 PBS 029
PBS 039 96.721 - - PBS 039
PBS 022 78.108 78.965 79.275 PBS 022
PBS 028 73.533 73.878 71.208 PBS 028
PBS 021 67.848 68.795 71.851 PBS 021
PBS 012 58.389 59.863 59.124 PBS 012
PBS 004 52.478 46.542 45.960 PBS 004
PBS 034 34.291 34.736 32.610 PBS 034
PBS 026 - 253.450 254.920 PBS 026
PBS 027 - - 479.969 PBS 027
PBS 019 - - 104.917 PBS 019
PBS 011 - - 8.209 PBS 011
3.094.894 2.987.101 2.420.051
114
Page 566
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDON 2047 783.459 825.805 775.119 INDON 2047
INDON 2046 553.707 579.496 544.954 INDON 2046
INDON 2038 535.027 545.560 516.227 INDON 2038
INDON 2044 397.239 413.980 383.132 INDON 2044
INDON 2043 362.810 383.217 361.545 INDON 2043
INDON 2045 321.061 338.525 365.197 INDON 2045
INDON 2048 203.841 215.720 203.418 INDON 2048
INDON 2049 163.524 171.050 158.781 INDON 2049
INDOIS 2050 126.907 134.838 127.609 INDOIS 2050
INDON 2049N 103.266 112.072 116.540 INDON 2049N
INDON 2037 100.996 102.953 127.775 INDON 2037
INDON 2050N 90.981 97.039 90.032 INDON 2050N
USDFR0002 63.479 60.716 61.226 USDFR0002
3.806.297 3.980.971 3.831.555
14.109.049 12.511.991 14.332.949
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0081 1.447.513 1.452.798 1.457.898 FR 0081
FR 0084 1.191.608 1.212.730 1.231.951 FR 0084
FR 0086 1.140.181 1.138.797 1.137.564 FR 0086
FR 0056 1.104.558 1.126.953 1.048.174 FR 0056
FR 0059 920.386 923.741 442.347 FR 0059
FR 0064 899.798 900.859 835.184 FR 0064
FR 0047 762.223 784.201 804.972 FR 0047
FR 0085 402.311 403.858 405.264 FR 0085
FR 0078 332.756 336.975 340.917 FR 0078
FR 0087 265.051 263.786 262.628 FR 0087
FR 0040 260.671 272.759 284.041 FR 0040
FR 0082 238.852 238.723 238.580 FR 0082
FR 0054 147.551 149.411 151.148 FR 0054
FR 0071 131.938 134.592 137.061 FR 0071
FR 0073 129.591 130.747 131.814 FR 0073
FR 0090 97.334 96.277 95.292 FR 0090
FR 0088 75.587 75.251 74.948 FR 0088
FR 0037 71.337 74.779 78.003 FR 0037
FR 0091 47.869 47.656 47.456 FR 0091
FR 0065 46.931 46.676 46.442 FR 0065
FR 0052 40.365 41.116 41.811 FR 0052
FR 0042 16.132 16.524 16.889 FR 0042
FR 0070 - 431.886 440.831 FR 0070
FR 0044 - 288.687 300.342 FR 0044
FR 0077 - 101.037 103.718 FR 0077
FR 0046 - - 41.273 FR 0046
FR 0039 - - 14.565 FR 0039
9.770.543 10.690.819 10.211.113
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bond
Sukuk BI 7.983.835 8.421.151 7.116.523 Sukuk BI
17.754.378 19.111.970 17.327.636
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDON 2026 249.690 246.600 257.113 INDON 2026
INDON 2025 96.862 95.492 99.348 INDON 2025
INDOIS 2024 - 100.642 102.380 INDOIS 2024
INDOIS 2024N - 30.794 31.135 INDOIS 2024N
INDOIS 2023 - - 128.695 INDOIS 2023
115
Page 567
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi (lanjutan) Amortized cost (continued)
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDON 2023 - - 62.816 INDON 2023
INDON 2023 N - - 31.702 INDON 2023 N
346.552 473.528 713.189
18.100.930 19.585.498 18.040.825
Total 35.475.529 35.893.929 51.964.973 Total
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0044 15 September/ 10,00% tetap/ FR 0044
September 15, 2024 fixed
FR 0056 15 September/ 8,38% tetap/ FR 0056
September 15, 2026 fixed
FR 0059 15 Mei/ 7,00% tetap/ FR 0059
May 15, 2027 fixed
FR 0062 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0062
April 15, 2042 fixed
FR 0064 15 Mei/ 6,13% tetap/ FR 0064
May 15, 2028 fixed
FR 0065 15 Mei/ 6,63% tetap/ FR 0065
May 15, 2033 fixed
FR 0068 15 Maret/ 8,38% tetap/ FR 0068
March 15, 2034 fixed
FR 0070 15 Maret/ 8,38% tetap/ FR 0070
March 15, 2024 fixed
FR 0071 15 Maret/ 9,00% tetap/ FR 0071
March 15, 2029 fixed
FR 0072 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0072
May 15, 2036 fixed
FR 0073 15 Mei/ 8,75% tetap/ FR 0073
May 15, 2031 fixed
FR 0075 15 Mei/ 7,50% tetap/ FR 0075
May 15, 2038 fixed
FR 0076 15 Mei/ 7,38% tetap/ FR 0076
May 15, 2048 fixed
FR 0078 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0078
May 15, 2029 fixed
FR 0079 15 April/ 8,38% tetap/ FR 0079
April 15, 2039 fixed
FR 0081 15 Juni/ 6,50% tetap/ FR 0081
June 15, 2025 fixed
FR 0082 15 September/ 7,00% tetap/ FR 0082
September 15, 2030 fixed
FR 0083 15 April/ 7,50% tetap/ FR 0083
April 15, 2040 fixed
FR 0084 15 Februari/ 7,25% tetap/ FR 0084
February 15, 2026 fixed
FR 0085 15 April/ 7,75% tetap/ FR 0085
April 15, 2031 fixed
FR 0086 15 April/ 5,50% tetap/ FR 0086
April 15, 2026 fixed
FR 0087 15 Februari/ 6,50% tetap/ FR 0087
February 15, 2031 fixed
FR 0088 15 Juni/ 6,25% tetap/ FR 0088
June 15, 2036 fixed
FR 0089 15 Agustus/ 6,88% tetap/ FR 0089
August 15, 2051 fixed
FR 0090 15 April/ 5,13% tetap/ FR 0090
April 15, 2027 fixed
FR 0091 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0091
April 15, 2032 fixed
116
Page 568
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0093 15 Juli/ 6,38% tetap/ FR 0093
July 15, 2037 fixed
FR 0095 15 Agustus/ 6,38% tetap/ FR 0095
August 15, 2028 fixed
FR 0096 15 Februari/ 7,00% tetap/ FR 0096
February 15, 2033 fixed
FR 0097 15 Juni/ 7,13% tetap/ FR 0097
June 15, 2043 fixed
FR 0098 15 Juni/ 7,13% tetap/ FR 0098
June 15, 2038 fixed
FR 0100 15 Februari/ 6,63% tetap/ FR 0100
February 15, 2034 fixed
FR 0101 15 April/ 6,88% tetap/ FR 0101
April 15, 2029 fixed
FR 0102 15 Juli/ 6,88% tetap/ FR 0102
July 15, 2054 fixed
FR 0103 15 Juli/ 6,75% tetap/ FR 0103
July 15, 2035 fixed
FR 0104 15 Juli/ 6,50% tetap/ FR 0104
July 15, 2030 fixed
ORI 021 15 Februari/ 4,90% tetap/ ORI 021
February 15, 2025 fixed
ORI 022 15 Oktober/ 5,95% tetap/ ORI 022
October 15, 2025 fixed
ORI 023T3 15 Juli/ 5,90% tetap/ ORI 023T3
July 15, 2026 fixed
ORI 023T6 15 Juli/ 6,10% tetap/ ORI 023T6
July 15, 2029 fixed
ORI 024T3 15 Oktober/ 6,10% tetap/ ORI 024T3
October 15, 2026 fixed
ORI 024T6 15 Oktober/ 6,35% tetap/ ORI 024T6
October 15, 2029 fixed
ORI 025T3 15 Februari/ 6,25% tetap/ ORI 025T3
February 15, 2027 fixed
PBS 004 15 Februari/ 6,10% tetap/ PBS 004
February 15, 2037 fixed
PBS 015 15 Juli/ 8,00% tetap/ PBS 015
July 15, 2047 fixed
PBS 017 15 Oktober/ 6,13% tetap/ PBS 017
October 15, 2025 fixed
PBS 032 15 Juli/ 4,88% tetap/ PBS 032
July 15, 2026
PBS 033 15 Juni/ 6,75% tetap/ PBS 033
June 15, 2047 fixed
PBS 037 15 Maret/ 6,88% tetap/ PBS 037
March 15, 2036 fixed
PBS 038 15 Desember/ 6,88% tetap/ PBS 038
December 15, 2049 fixed
SR 0014 10 Maret/ 5,47% tetap/ SR 0014
March 10, 2024 fixed
SR 0016 10 Maret/ 4,95% tetap/ SR 0016
March 10, 2025 fixed
SR 0017 10 September/ 5,90% tetap/ SR 0017
September 10, 2025 fixed
SR 018T3 10 Maret/ 6,25% tetap/ SR 018T3
March 10, 2026 fixed
SR 018T5 10 Maret/ 6,40% tetap/ SR 018T5
March 10, 2028 fixed
SR 019T3 10 September/ 5,95% tetap/ SR 019T3
September 10, 2026 fixed
SR 020T3 10 Maret/ 6,30% tetap/ SR 020T3
March 10, 2027 fixed
SR 020T5 10 Maret/ 6,40% tetap/ SR 020T5
March 10, 2029 fixed
SR 021T3 10 September/ 6,35% tetap/ SR 021T3
September 10, 2027 fixed
January 2, 2025 fixed
Zero Coupon Bonds Zero Coupon Bonds
SPN Beragam/ Beragam/ SPN
Various Various
117
Page 569
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Nilai wajar melalui laba rugi (lanjutan) Fair value through profit or loss (continued)
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDOIS 2025 28 Mei/ 4,32% tetap/ INDOIS 2025
May 28, 2025 fixed
INDOIS 2024 10 September/ 4,35% tetap/ INDOIS 2024
September 10, 2024 fixed
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0037 15 September/ 12,00% tetap/ FR 0037
September 15, 2026 fixed
FR 0040 15 September/ 11,00% tetap/ FR 0040
September 15, 2025 fixed
FR 0042 15 Juli/ 10,25% tetap/ FR 0042
July 15, 2027 fixed
FR 0044 15 September/ 10,00% tetap/ FR 0044
September 15, 2024 fixed
FR 0052 15 Agustus/ 10,50% tetap/ FR 0052
August 15, 2030 fixed
FR 0056 15 September/ 8,38% tetap/ FR 0056
September 15, 2026 fixed
FR 0059 15 Mei/ 7,00% tetap/ FR 0059
May 15, 2027 fixed
FR 0071 15 Maret/ 9,00% tetap/ FR 0071
March 15, 2029 fixed
FR 0073 15 Mei/ 8,75% tetap/ FR 0073
May 15, 2031 fixed
FR 0077 15 Mei/ 8,13% tetap/ FR 0077
May 15, 2024 fixed
FR 0078 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0078
May 15, 2029 fixed
FR 0081 15 Juni/ 6,50% tetap/ FR 0081
June 15, 2025 fixed
FR 0082 15 September/ 7,00% tetap/ FR 0082
September 15, 2030 fixed
FR 0083 15 April/ 7,50% tetap/ FR 0083
April 15, 2040 fixed
FR 0084 15 Februari/ 7,25% tetap/ FR 0084
February 15, 2026 fixed
FR 0087 15 Februari/ 6,50% tetap/ FR 0087
February 15, 2031 fixed
FR 0090 15 April/ 5,13% tetap/ FR 0090
April 15, 2027 fixed
FR 0091 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0091
April 15, 2032 fixed
FR 0101 15 April/ 6,88% tetap/ FR 0101
April 15, 2029 fixed
FR 0104 15 Juli/ 6,50% tetap/ FR 0104
July 15, 2030 fixed
118
Page 570
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bonds
PBS 003 15 Januari/ 6,00% tetap/ PBS 003
January 15, 2027 fixed
PBS 004 15 Februari/ 6,10% tetap/ PBS 004
February 15, 2037 fixed
PBS 012 15 November/ 8,88% tetap/ PBS 012
November 15, 2031 fixed
PBS 017 15 Oktober/ 6,13% tetap/ PBS 017
October 15, 2025 fixed
PBS 021 15 November/ 8,50% tetap/ PBS 021
November 15, 2026 fixed
PBS 022 15 April/ 8,63% tetap/ PBS 022
April 15, 2034 fixed
PBS 025 15 Mei/ 8,38% tetap/ PBS 025
May 15, 2033 fixed
PBS 028 15 Oktober/ 7,75% tetap/ PBS 028
October 15, 2046 fixed
PBS 029 15 Maret/ 6,38% tetap/ PBS 029
March 15, 2034 fixed
PBS 030 15 Juli/ 5,88% tetap/ PBS 030
July 15, 2028 fixed
PBS 032 15 Juli/ 4,88% tetap/ PBS 032
July 15, 2026 fixed
PBS 033 15 Juni/ 6,75% tetap/ PBS 033
June 15, 2047 fixed
PBS 034 15 Juni/ 6,50% tetap/ PBS 034
June 15, 2039 fixed
PBS 037 15 Maret/ 6,88% tetap/ PBS 037
March 15, 2036 fixed
PBS 038 15 Desember/ 6,88% tetap/ PBS 038
December 15, 2049 fixed
PBS 039 15 Juli/ 6,63% tetap/ PBS 039
July 15, 2041 fixed
PBSG001 15 September/ 6,63% tetap/ PBSG001
September 15, 2029 fixed
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDOIS 2050 23 Juni/ 3,80% tetap/ INDOIS 2050
June 23, 2050 fixed
INDON 2037 17 Februari/ 6,63% tetap/ INDON 2037
February 17, 2037 fixed
INDON 2038 17 Januari/ 7,75% tetap/ INDON 2038
January 17, 2038 fixed
INDON 2043 15 April/ 4,63% tetap/ INDON 2043
April 15, 2043 fixed
INDON 2044 15 Januari/ 6,75% tetap/ INDON 2044
January 15, 2044 fixed
INDON 2045 15 Januari/ 5,13% tetap/ INDON 2045
January 15, 2045 fixed
INDON 2046 8 Januari/ 5,95% tetap/ INDON 2046
January 8, 2046 fixed
INDON 2047 8 Januari/ 5,25% tetap/ INDON 2047
January 8, 2047 fixed
INDON 2048 11 Januari/ 4,35% tetap/ INDON 2048
January 11, 2048 fixed
INDON 2049 11 Februari/ 5,35% tetap/ INDON 2049
February 11, 2049 fixed
INDON 2049N 30 Oktober/ 3,70% tetap/ INDON 2049N
October 30, 2049 fixed
INDON 2050N 15 Oktober/ 4,20% tetap/ INDON 2050N
October 15, 2050 fixed
USD FR 0002 24 Juni/ 4,05% tetap/ USD FR 0002
June 24, 2026 fixed
119
Page 571
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0037 15 September/ 12,00% tetap/ FR 0037
September 15, 2026 fixed
FR 0040 15 September/ 11,00% tetap/ FR 0040
September 15, 2025 fixed
FR 0042 15 Juli/ 10,25% tetap/ FR 0042
July 15, 2027 fixed
FR 0044 15 September/ 10,00% tetap/ FR 0044
September 15, 2024 fixed
FR 0047 15 Februari/ 10,00% tetap/ FR 0047
February 15, 2028 fixed
FR 0052 15 Agustus/ 10,50% tetap/ FR 0052
August 15, 2030 fixed
FR 0054 15 Juli/ 9,50% tetap/ FR 0054
July 15, 2031 fixed
FR 0056 15 September/ 8,38% tetap/ FR 0056
September 15, 2026 fixed
FR 0059 15 Mei/ 7,00% tetap/ FR 0059
May 15, 2027 fixed
FR 0064 15 Mei/ 6,13% tetap/ FR 0064
May 15, 2028 fixed
FR 0065 15 Mei/ 6,63% tetap/ FR 0065
May 15, 2033 fixed
FR 0070 15 Maret/ 8,38% tetap/ FR 0070
March 15, 2024 fixed
FR 0071 15 Maret/ 9,00% tetap/ FR 0071
March 15, 2029 fixed
FR 0073 15 Mei/ 8,75% tetap/ FR 0073
May 15, 2031 fixed
FR 0077 15 Mei/ 8,13% tetap/ FR 0077
May 15, 2024 fixed
FR 0078 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0078
May 15, 2029 fixed
FR 0081 15 Juni/ 6,50% tetap/ FR 0081
June 15, 2025 fixed
FR 0082 15 September/ 7,00% tetap/ FR 0082
September 15, 2030 fixed
FR 0084 15 Februari/ 7,25% tetap/ FR 0084
February 15, 2026 fixed
FR 0085 15 April/ 7,75% tetap/ FR 0085
April 15, 2031 fixed
FR 0086 15 April/ 5,50% tetap/ FR 0086
April 15, 2026 fixed
FR 0087 15 Februari/ 6,50% tetap/ FR 0087
February 15, 2031 fixed
FR 0088 15 Juni/ 6,25% tetap/ FR 0088
June 15, 2036 fixed
FR 0090 15 April/ 5,13% tetap/ FR 0090
April 15, 2027 fixed
FR 0091 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0091
April 15, 2032 fixed
FR 0104 7 Januari/ 6,35% tetap/ FR 0104
January 7, 2025 fixed
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bond
Sukuk BI 3 Januari/ 6,89% tetap/ Sukuk BI
January 3, 2025 fixed
Sukuk BI 3 Januari/ 6,83% tetap/ Sukuk BI
January 3, 2025 fixed
Sukuk BI 3 Januari/ 7,32% tetap/ Sukuk BI
January 3, 2025 fixed
Sukuk BI 3 Januari/ 6,00% tetap/ Sukuk BI
January 3, 2025 fixed
Sukuk BI 6 Januari/ 6,00% tetap/ Sukuk BI
January 6, 2025 fixed
Sukuk BI 22 Januari/ 6,57% tetap/ Sukuk BI
January 22, 2025 fixed
Sukuk BI 31 Januari/ 6,82% tetap/ Sukuk BI
January 31, 2025 fixed
Sukuk BI 31 Januari/ 7,32% tetap/ Sukuk BI
January 31, 2025 fixed
120
Page 572
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi (lanjutan) Amortized cost (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
Obligasi Syariah Negara (lanjutan) Government Sharia Bond (continued)
Sukuk BI 31 Januari/ 7,09% tetap/ Sukuk BI
January 31, 2025 fixed
Sukuk BI 26 Februari/ 6,70% tetap/ Sukuk BI
February 26, 2025 fixed
Sukuk BI 7 Maret/ 6,86% tetap/ Sukuk BI
March 7, 2025 fixed
Sukuk BI 7 Maret/ 7,33% tetap/ Sukuk BI
March 7, 2025 fixed
Sukuk BI 7 Maret/ 7,02% tetap/ Sukuk BI
March 7, 2025 fixed
Sukuk BI 25 Maret/ 6,72% tetap/ Sukuk BI
March 25, 2025 fixed
Sukuk BI 4 April/ 6,92% tetap/ Sukuk BI
April 4, 2025 fixed
Sukuk BI 4 April/ 7,43% tetap/ Sukuk BI
April 4, 2025 fixed
Sukuk BI 4 April/ 6,69% tetap/ Sukuk BI
April 4, 2025 fixed
Sukuk BI 2 Mei/ 7,47% tetap/ Sukuk BI
May 2, 2025 fixed
Sukuk BI 2 Mei/ 7,18% tetap/ Sukuk BI
May 2, 2025 fixed
Sukuk BI 2 Mei/ 6,78% tetap/ Sukuk BI
May 2, 2025 fixed
Sukuk BI 6 Juni/ 7,38% tetap/ Sukuk BI
June 6, 2025 fixed
Sukuk BI 6 Juni/ 7,11% tetap/ Sukuk BI
June 6, 2025 fixed
Sukuk BI 10 Juni/ 7,12% tetap/ Sukuk BI
June 10, 2025 fixed
Sukuk BI 4 Juli/ 7,52% tetap/ Sukuk BI
July 4, 2025 fixed
Sukuk BI 4 Juli/ 6,78% tetap/ Sukuk BI
July 4, 2025 fixed
Sukuk BI 1 Agustus/ 7,24% tetap/ Sukuk BI
August 1, 2025 fixed
Sukuk BI 1 Agustus/ 6,85% tetap/ Sukuk BI
August 1, 2025 fixed
Sukuk BI 8 September/ 7,15% tetap/ Sukuk BI
September 8, 2025 fixed
Sukuk BI 3 Oktober/ 6,82% tetap/ Sukuk BI
October 3, 2025 fixed
Sukuk BI 31 Oktober/ 7,05% tetap/ Sukuk BI
October 31, 2025 fixed
Sukuk BI 5 Desember/ 7,23% tetap/ Sukuk BI
December 5, 2025 fixed
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDON 2025 15 Januari/ 4,13% tetap/ INDON 2025
January 15, 2025 fixed
INDON 2026 8 Januari/ 4,75% tetap/ INDON 2026
January 8, 2026 fixed
121
Page 573
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Bunga atas obligasi pemerintah syariah untuk Interest of ORI series, PBS and SR series
seri ORI, PBS dan seri SR, masing-masing sharia government bonds are paid monthly and
dibayarkan secara bulanan dan semester. semi-annually, respectively.
Nilai pasar obligasi pemerintah yang The market values of government bonds
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui classified as fair value through profit or loss and
laba rugi dan diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain berkisar dari are ranging from 93.40% to 158.29%, 83.40%
93,40% sampai dengan 158,29%, 83,40% to 128.61% and 77.42% to 120.93% of nominal
sampai dengan 128,61% dan 77,42% sampai amounts as of December 31, 2024, 2023 and
dengan 120,93% masing-masing pada 2022, respectively.
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022.
Kerugian yang belum direalisasi akibat As of December 31, 2024, 2023 and 2022, the
penurunan nilai wajar obligasi pemerintah unrealized gain or loss due to the decrease in
yang diukur pada nilai wajar melalui the fair value of fair value through other
pendapatan komprehensif lain pada tanggal comprehensive income government bonds
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 masing- (after deferred tax) amounted to (Rp1.185.533),
masing sebesar (Rp1.185.533), (Rp836.907) (Rp836,907) and (Rp1,229,044), respectively,
dan (Rp1.229.044), yang disajikan dalam which are presented as “Unrealized (loss) on
akun “(Kerugian) yang belum direalisasi atas securities and government bonds, net of
efek-efek dan obligasi pemerintah setelah deferred tax” in the equity section of the
pajak tangguhan” pada ekuitas dalam laporan statement of financial position.
posisi keuangan.
Bank mengakui keuntungan dan kerugian The Bank recognized gain and loss-net on sale
bersih atas penjualan obligasi pemerintah of government bonds amounting to Rp49,049,
masing-masing sebesar Rp49.049, Rp541,392 and (Rp266,235) for the years
Rp541.392 dan (Rp266.235), untuk tahun ended December 31, 2024, 2023 and 2022,
yang berakhir pada tanggal 31 Desember respectively, which is presented in the
2024, 2023 dan 2022, yang disajikan dalam statement of profit or loss and other
akun “Keuntungan dan (kerugian) dari comprehensive income as “Gain and (loss) on
penjualan obligasi pemerintah - neto” di sale of government bonds - net”.
laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.
Bank mengakui keuntungan dan kerugian The Bank recognized unrealized gain and loss-
yang belum direalisasi-neto atas perubahan net from the change in fair value of government
nilai wajar obligasi pemerintah melalui laba bonds classified as at fair value through profit or
rugi sebesar (Rp40.444), (Rp5.780) dan loss amounting to (Rp40,444), (Rp5,780) and
Rp55.045 masing-masing untuk tahun yang Rp55,045 for the years ended December 31,
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 2024, 2023 and 2022, respectively, which is
2023 dan 2022, yang disajikan dalam akun presented in the statement of profit and loss in
“Keuntungan (kerugian) yang belum other comprehensive income as “Unrealized
direalisasi dari perubahan nilai wajar obligasi gain and loss from change in fair value of
pemerintah - neto” di laporan laba rugi dan government bonds - net”.
penghasilan komprehensif lain.
122
Page 574
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 10. SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI AGREEMENT TO RESELL
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
terdiri dari: consist of:
31 Desember/December 31, 2024
Jenis Pendapatan Bunga
Surat Suku Nilai Tanggal Harga Pen- yang Belum Nilai
Berharga/ Bunga/ Nominal/ Tanggal Dimulai/ Penjualan jualan Kembali/ Direalisasi/ Tercatat/
Nasabah/ Type of Interest Nominal Commencement Kembali/ Resell Unrealized Carrying
Customer Securities rate Amount Date Resell Date Price Interest Value
Pihak Ketiga/Third Party
Bank Pembangunan IDSR240125364S 6,46% 50.000 17 Desember/ 2 Januari/ 49.785 9 49.776
Daerah Kalimantan December 17, 2024 January 2, 2025
Tengah
Nationalnobu Bank IDSR051225364S 6,30% 50.000 24 Desember/ 7 Januari/ 46.868 50 46.818
December 24, 2024 January 7, 2025
Bank Pembangunan IDSR101025364S 6,46% 33.000 18 Desember/ 3 Januari/ 31.334 11 31.323
Daerah Kalimantan December 18, 2024 January 3, 2025
Tengah
Standard Chartered Bank IDSR040425364S 6,30% 10.000 23 Desember/ 6 Januari/ 9.832 9 9.823
December 23, 2024 January 6, 2025
Standard Chartered Bank IDSR040425364 6,30% 10.000 19 Desember/ 2 Januari/ 9.825 2 9.823
December 19, 2024 January 2, 2025
Bank Pembangunan FR0087 6,46% 10.000 20 Desember/ 3 Januari/ 9.205 3 9.202
Daerah Jawa Barat December 20, 2024 January 3, 2025
Dan Banten Tbk
Bank Pembangunan FR0087 6,46% 10.000 27 Desember/ 10 Januari/ 9.211 15 9.196
Daerah Jawa Barat December 27, 2024 January 10, 2025
Dan Banten Tbk
Standard Chartered Bank IDSR040425364 6,30% 5.000 30 Desember/ 13 Januari/ 4.923 11 4.912
December 30, 2024 January 13, 2025
Bank Pembangunan FR0096 6,46% 5.000 31 Desember/ 14 Januari/ 4.763 11 4.752
Daerah Jawa Barat December 31, 2024 January 14, 2025
Dan Banten Tbk
Total 183.000 175.746 121 175.625
31 Desember/December 31, 2022
Jenis Pendapatan Bunga
surat Suku Nilai Tanggal Harga Pen- yang Belum Nilai
berharga/ bunga/ nominal/ Tanggal dimulai/ penjualan jualan kembali/ Direalisasi/ tercatat/
Nasabah/ Type of Interest Nominal commencement kembali/ Resell Unrealized Carrying
Customer securities rate amount date Resell date price interest Value
Pihak Ketiga/Third Party
Bank Indonesia VR0035 5,50% 1.000.000 30 Desember/ 6 Januari/ 957.562 731 956.831
December 30, 2022 January 6, 2023
Bank Indonesia VR0039 5,50% 500.000 30 Desember/ 6 Januari/ 477.724 365 477.359
December 30, 2022 January 6, 2023
1.500.000 1.435.286 1.096 1.434.190
Berikut adalah perubahan efek-efek yang dibeli Presented below is the movements in securities
dengan janji dijual kembali untuk tahun yang purchased under agreement to resell for the year
berakhir 31 Desember 2024, 2023 dan 2022: ended December 31, 2024, 2023 and 2022,
respectively:
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resell
Saldo awal - - - - - Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 175.625 - - - 175.625 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya - - - - assets
Saldo akhir tahun 175.625 - - - 175.625 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
123
Page 575
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 10. SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI (lanjutan) AGREEMENT TO RESELL (continued)
Berikut adalah perubahan efek-efek yang dibeli Presented below is the movements in securities
dengan janji dijual kembali untuk tahun yang purchased under agreement to resell for the year
berakhir 31 Desember 2024, 2023 dan 2022: ended December 31, 2024, 2023 and 2022,
respectively:
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resell
Saldo awal 1.434.190 - - - 1.434.190 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (1.434.190) - - - (1.434.190) assets
Saldo akhir tahun - - - - - Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resell
Saldo awal 1.598.325 - - - 1.598.325 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1.434.190 - - - 1.434.190 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (1.598.325) - - - (1.598.325) assets
Saldo akhir tahun 1.434.190 - - - 1.434.190 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH RECEIVABLES
Seluruh kredit yang diberikan oleh Bank, termasuk All loans provided by the Bank, including sharia
pembiayaan/piutang syariah adalah dalam Rupiah. financing/receivables are in Rupiah. The details of
Rincian kredit dan pembiayaan/piutang syariah loans and sharia financing/receivables classified by
yang diberikan oleh Bank berdasarkan jenis, type, transactions with related parties, economic
transaksi dengan pihak-pihak berelasi, sektor sector, period based on agreements, remaining
ekonomi, jangka waktu sesuai dengan perjanjian, period to maturity and collectibility are as follows:
sisa umur jatuh tempo dan kolektibilitas adalah
sebagai berikut:
a. Jenis Kredit dan Pembiayaan/Piutang Syariah a. Types of Loans and Sharia
Financing/Receivables
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah (KPR) 239.067.180 223.468.118 204.856.626 Housing loan
Non-kepemilikan rumah 14.243.360 12.840.107 11.546.141 Non-housing loan
253.310.540 236.308.225 216.402.767
Modal kerja 34.063.699 35.696.992 32.155.119 Working capital
Investasi 17.120.907 15.453.971 11.501.050 Investment
Sindikasi 7.785.728 7.150.361 4.504.244 Syndicated
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak ketiga 1.739.208 1.893.632 2.008.080 Third parties -
- Pihak yang berelasi 60.023 80.679 86.305 Related parties -
314.080.105 296.583.860 266.657.565
124
Page 576
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
a. Jenis Kredit dan Pembiayaan/Piutang Syariah a. Types of Loans and Sharia
(lanjutan) Financing/Receivables (continued)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Syariah Sharia
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah (KPR) 40.863.836 34.602.763 29.030.428 Housing loan
Non-kepemilikan rumah 280.853 166.474 143.517 Non-housing loan
41.144.689 34.769.237 29.173.945
Modal kerja 2.464.181 2.263.137 2.300.564 Working capital
Investasi 72.475 78.036 142.572 Investment
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak yang berelasi 211.482 3.871 7.058 Related parties -
43.892.827 37.114.281 31.624.139
Total 357.972.932 333.698.141 298.281.704 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (13.057.187) (15.591.964) (15.674.923) for impairment losses
Neto 344.915.745 318.106.177 282.606.781 Net
b. Sektor Ekonomi b. Economic Sector
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
Perumahan 263.792.957 251.091.492 233.309.666 Property
Konstruksi 13.957.153 12.078.073 13.089.795 Construction
Jasa usaha 10.705.016 10.226.514 7.260.835 Business service
Listrik. gas dan air 5.665.747 5.106.305 3.368.130 Electricity. gas and water
Perdagangan. restoran. dan hotel 5.180.920 4.117.417 1.410.821 Trading. restaurant and hotel
Transportasi, pergudangan, Transportation, Warehousing,
dan komunikasi 5.030.174 4.830.547 4.414.947 and communication
Manufaktur 2.350.749 1.604.572 1.058.915 Manufacturing
Pertambangan 1.672.093 1.842.962 1.228.096 Mining
Jasa-jasa sosial 743.868 1.542.949 1.148.943 Social service
Pertanian 144.363 177.819 52.234 Farming
Lain-lain*) 4.837.065 3.965.210 315.183 Other*)
314.080.105 296.583.860 266.657.565
Syariah Sharia
Perumahan 40.866.066 34.604.291 29.035.910 Property
Konstruksi 1.886.725 1.597.691 1.466.466 Construction
Jasa usaha 1.140.036 912.299 1.121.763 Business service
43.892.827 37.114.281 31.624.139
Total 357.972.932 333.698.141 298.281.704 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (13.057.187) (15.591.964) (15.674.923) for impairment losses
Neto 344.915.745 318.106.177 282.606.781 Net
*) Terdiri dari rumah tangga dan sektor ekonomi lainnya *) Consists of household and other economic sectors
125
Page 577
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
c. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi c. Transactions with related parties
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah (KPR) 1.811 4.176 4.538 Housing Loan
Non-kepemilikan rumah 70.076 85.559 91.185 Non-housing loan
71.887 89.735 95.723
Modal Kerja 11.582.140 12.066.600 8.884.001 Working capital
Investasi 10.083.466 9.340.394 6.728.046 Investment
Sindikasi 6.198.506 6.188.754 3.731.972 Syndicated
27.935.999 27.685.483 19.439.742
Syariah Sharia
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah (KPR) 2.229 1.529 5.483 Housing Loan
Non-kepemilikan rumah 9.253 2.342 1.575 Non-housing loan
11.482 3.871 7058
Modal Kerja 200.000 83.332 249.999 Working capital
211.482 87.203 257.057
Total 28.147.481 27.772.686 19.696.799 Total
d. Jangka waktu (sesuai dengan perjanjian kredit d. Loan period (based on agreements covering
dan pembiayaan/piutang syariah) loan and sharia financing/receivables)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
≤ 1 tahun 1.834.798 2.889.936 2.871.853 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 4.539.869 4.026.448 1.945.142 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 17.542.693 15.988.179 11.756.496 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 290.162.745 273.679.297 250.084.074 > 5 years
314.080.105 296.583.860 266.657.565
Syariah Sharia
≤ 1 tahun 100.035 146.877 114.641 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 681.543 631.048 413.397 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 1.963.533 1.486.054 1.624.779 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 41.147.716 34.850.302 29.471.322 > 5 years
43.892.827 37.114.281 31.624.139
Total 357.972.932 333.698.141 298.281.704 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (13.057.187) (15.591.964) (15.674.923) for impairment losses
Neto 344.915.745 318.106.177 282.606.781 Net
126
Page 578
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
e. Sisa Umur Jatuh Tempo e. Remaining Period to Maturity
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
≤ 1 tahun 16.129.318 14.044.527 15.001.990 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 6.200.166 8.528.139 6.996.578 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 29.855.225 29.474.735 25.171.528 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 261.895.396 244.536.459 219.487.469 > 5 years
314.080.105 296.583.860 266.657.565
Syariah Sharia
≤ 1 tahun 1.488.421 861.160 1.033.295 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 1.183.565 858.624 979.616 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 2.751.754 2.325.080 1.831.707 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 38.469.087 33.069.417 27.779.521 > 5 years
43.892.827 37.114.281 31.624.139
Total 357.972.932 333.698.141 298.281.704 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (13.057.187) (15.591.964) (15.674.923) for impairment losses
Neto 344.915.745 318.106.177 282.606.781 Net
f. Informasi pokok lainnya f. Other significant information
i. Termasuk di dalam kredit yang diberikan i. Loans include sharia financing/
adalah pembiayaan/piutang syariah yang receivables with details, as follows:
diberikan dengan rincian sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Piutang Murabahah 32.568.565 28.605.876 23.810.202 Murabahah receivables
Pembiayaan Musyarakah 6.014.023 4.527.313 4.563.573 Musyarakah financing
Piutang Istishna 5.263.020 3.861.013 2.955.715 Istishna receivables
Pembiayaan Mudharabah 16.790 102.689 284.162 Mudharabah financing
Pinjaman Qardh 20.904 15.940 10.487 Funds of Qardh
Aset yang Diperoleh Assets Acquired
Untuk Ijarah – Bersih 9.525 1.450 - for Ijarah - Net
Total 43.892.827 37.114.281 31.624.139 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (1.329.253) (1.400.428) (1.570.009) impairment losses
Neto 42.563.574 35.713.853 30.054.130 Net
127
Page 579
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) /RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
ii. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun ii. Average annual interest rates for
untuk kredit konsumer sebesar 7,68%, consumer loans are 7.68%, 9.66% and
9,66% dan 10,41% masing-masing untuk 10.41% for the years ended December 31,
tahun yang berakhir pada tanggal 31 2024, 2023 and 2022, respectively.
Desember 2024, 2023 dan 2022. Tingkat Average annual interest rates for
suku bunga rata-rata per tahun untuk kredit commercial loans are 6.30%, 6.26% and
komersial masing-masing sebesar 6,30%, 6.54% for the years ended December 31,
6,26% dan 6,54% masing-masing untuk 2024, 2023 and 2022, respectively.
tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024, 2023 dan 2022.
iii. Kredit yang diberikan dijamin dengan hak iii. The loans are collateralized by registered
tanggungan atau surat kuasa memasang mortgages or by powers of attorney to
hak tanggungan atau surat kuasa untuk mortgage or sell, demand deposits,
menjual, giro, tabungan, deposito savings deposits, time deposits, or by other
berjangka atau jaminan lain yang collaterals generally acceptable by the
umumnya diterima oleh Bank (Catatan 18, Bank (Notes 18, 19 and 20).
19 dan 20).
iv. Bank telah menjual dan mengalihkan iv. The Bank has sold and transferred its
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang housing loans (KPR) to PT Sarana
dimilikinya kepada penerbit PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) based on
Multigriya Finansial (Persero) yang sale-purchase deed No. 48 dated
tertuang dalam Akta Jual Beli No. 48 October 26, 2022 and Deed of Cessie
tanggal 26 Oktober 2022 dan Akta Cessie No. 36 dated December 23, 2022.
No. 36 tanggal 23 Desember 2022.
Nilai KPR yang dijual tersebut adalah The principal amount of KPR sold
sebesar Rp373.064 yang terdiri dari 5.475 amounted to Rp373,064 which consists of
debitur dengan harga jual sebesar nilai 5,475 debtors with selling price at the
pokok KPR pada tanggal cut-off final principal amount of KPR as of final cut off
(2 Oktober 2022). Penjualan ini memenuhi date (October 2, 2022). This sale qualified
kriteria penjualan putus karena risiko dan for derecognition as the risks and rewards
manfaat atas kepemilikan KPR secara of ownership over the KPR have been
signifikan telah dialihkan kepada pembeli. substantially transferred to the buyer.
v. Bank telah menjual dan mengalihkan v. The Bank has sold and transferred its
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang housing loans (KPR) to PT Sarana
dimilikinya kepada penerbit PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) based on
Multigriya Finansial (Persero) yang sale-purchase deed No. 33 dated
tertuang dalam Akta Jual Beli No. 33 July 28, 2023 and Deed of Cessie
tanggal 28 Juli 2023 dan Akta Cessie No. No. 28 dated September 26, 2023.
28 tanggal 26 September 2023.
Nilai KPR yang dijual tersebut adalah The principal amount of KPR sold
sebesar Rp599.359 yang terdiri dari 4.330 amounted to Rp599,359 which consists of
debitur dengan harga jual sebesar nilai 4,330 debtors with selling price at the
pokok KPR pada tanggal cut-off final principal amount of KPR as of final cut off
(4 Juli 2023). Penjualan ini memenuhi date (July 4, 2023). This sale qualified for
kriteria penjualan putus karena risiko dan derecognition as the risks and rewards of
manfaat atas kepemilikan KPR secara ownership over the KPR have been
signifikan telah dialihkan kepada pembeli. substantially transferred to the buyer.
128
Page 580
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
vi. Pada tanggal 30 Desember 2024, Bank vi. On December 30, 2024, the Bank sold
menjual kredit yang diberikan tertentu certain loans to PT AMC Dharma Jaya
kepada PT AMC Dharma Jaya (“AMC”) ("AMC") in the amount of Rp1,309,117,
sejumlah Rp1.309.117 dimana nilai where the gross carrying value of the
tercatat bruto atas pokok adalah principal was Rp1,308,723 and the interest
Rp1.308.723 dan tagihan bunga adalah receivable was Rp394. The bank had
Rp394. Bank sebelumnya telah previously established a full allowance for
membentuk cadangan kerugian penurunan impairment losses so that the carrying
nilai secara penuh sehingga nilai value was Rpnil. The sale of the credit
tercatatnya adalah Rpnihil. Penjualan granted was carried out through a sale and
kredit yang diberikan ini dilakukan melalui purchase deed and cessie dated
akta jual beli dan cessie tertanggal 30 December 30, 2024 and from that date the
Desember 2024 dan sejak tanggal tersebut Bank stopped recognizing the credit. In
Bank menghentikan pengakuan kredit accordance with the provisions of the sale
tersebut. Sesuai dengan ketentuan dalam and purchase deed and cessie, the Bank
akta jual beli dan cessie tersebut, Bank has transferred all rights to cash flows and
telah mengalihkan seluruh hak atas arus also transferred all risks and benefits of the
kas dan juga mengalihkan seluruh risiko credit granted for sale. Therefore, the Bank
dan manfaat atas kredit yang diberikan derecognized this credit and recognized
yang dijual tersebut. Oleh karena itu, Bank the recovery of all previously established
menghentikan pengakuan atas kredit yang allowances for impairment losses.
diberikan ini dan mengakui pemulihan
seluruh cadangan kerugian penurunan nilai
yang dibentuk sebelumnya.
Pada tanggal yang sama, Bank membeli On the same date, the Bank purchased
surat berharga syariah yaitu Sukuk sharia securities, namely Sukuk Wakalah
Wakalah BI Al-Istitsmar (“Sukuk”) yang BI Al-Istitsmar ("Sukuk") issued by PT
diterbitkan oleh PT Aviasi Pariwisata Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) from
Indonesia (Persero) dari Subsidiary of the Subsidiary of Enterprise ("SOE")
Enterprise (“SOE”) Dharmawangsa Fund Dharmawangsa Fund with a value of
dengan nilai sebesar Rp3.224.017 Sukuk Rp3,224,017. This sukuk has been
ini telah dicatat pada nilai wajarnya recorded at its fair value of Rp2,049,646 at
sebesar Rp2.049.646 pada tanggal the date of purchase (see Note 8
pembelian (lihat Catatan 8 (Efek-Efek). (Securities). SOE Dharmawangsa Fund is
SOE Dharmawangsa Fund merupakan sub a sub fund of Namco Indonesia Raya VCC
fund dari Namco Indonesia Raya VCC which is managed by Mandiri Investment
yang dikelola oleh Mandiri Investment Management Pte. Ltd. as investment
Management Pte. Ltd. selaku manajer manager. The majority shareholder of
investasi. Pemegang mayoritas saham AMC is Bidara Pte. Ltd. with ownership of
AMC adalah Bidara Pte. Ltd. dengan 99.9%, where the sole shareholder is
kepemilikan sebesar 99,9%, dimana Raflesia Jaya Pte. Ltd. Is Henry Shaw as
pemegang saham tunggal Bidara Pte. Ltd. one of the Director Namco Indonesia Raya
adalah Henry Shaw merupakan Direktur VCC. SOE Dharmawangsa and AMC are
Namco Indonesia Raya VCC. SOE affiliated companies. The Bank does not
Dharmawangsa dan AMC merupakan have share ownership or involvement in
perusahaan terafiliasi. Bank tidak memiliki activities in these two entities.
kepemilikan saham ataupun keterlibatan
dalam aktivitas di dalam kedua entitas ini.
129
Page 581
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
Pada tanggal 29 Desember 2023, Bank On December 29, 2023, the Bank sold
menjual kredit yang diberikan tertentu certain loans to PT AMC Padma Jaya
kepada PT AMC Padma Jaya (“AMC”) ("AMC") in the amount of Rp872,378,
sejumlah Rp872.378 dimana nilai tercatat where the gross carrying value of the
bruto atas pokok adalah Rp860.503 dan principal was Rp860,503 and the interest
tagihan bunga adalah Rp11.875. Bank receivable was Rp11,875. The bank had
sebelumnya telah membentuk cadangan previously established a full allowance for
kerugian penurunan nilai secara penuh impairment losses so that the carrying
sehingga nilai tercatatnya adalah Rpnihil. value was Rpnil. The sale of the credit
Penjualan kredit yang diberikan ini granted was carried out through a sale and
dilakukan melalui akta jual beli dan cessie purchase deed and cessie dated
tertanggal 29 Desember 2023 dan sejak December 29, 2023 and from that date the
tanggal tersebut Bank menghentikan Bank stopped recognizing the credit. In
pengakuan kredit tersebut. Sesuai dengan accordance with the provisions of the sale
ketentuan dalam akta jual beli dan cessie and purchase deed and cessie, the Bank
tersebut, Bank telah mengalihkan seluruh has transferred all rights to cash flows and
hak atas arus kas dan juga mengalihkan also transferred all risks and benefits of the
seluruh risiko dan manfaat atas kredit yang credit granted for sale. Therefore, the Bank
diberikan yang dijual tersebut. Oleh karena derecognized this credit and recognized
itu, Bank menghentikan pengakuan atas the recovery of all previously established
kredit yang diberikan ini dan mengakui allowances for impairment losses.
pemulihan seluruh cadangan kerugian
penurunan nilai yang dibentuk
sebelumnya.
Pada tanggal yang sama, Bank membeli On the same date, the Bank purchased
surat berharga syariah yaitu Sukuk sharia securities, namely Sukuk Wakalah
Wakalah BI Al-Istitsmar (“Sukuk”) yang BI Al-Istitsmar ("Sukuk") issued by
diterbitkan oleh PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I (Persero) from the
(Persero) dari Subsidiary of Enterprise Subsidiary of Enterprise ("SOE")
(“SOE”) Wijayakusuma Fund dengan nilai Wijayakusuma Fund with a value of
sebesar Rp2.268.378. Sukuk ini telah Rp2,268,378. This sukuk has been
dicatat pada nilai wajarnya sebesar Rp recorded at its fair value of Rp1,465,100 at
1.465.100 pada tanggal pembelian (lihat the date of purchase (see Note 8
Catatan 8 (Efek-Efek)). SOE (Securities)). SOE Wijayakusuma Fund is
Wijayakusuma Fund merupakan sub fund a sub fund of Namco Indonesia Raya VCC
dari Namco Indonesia Raya VCC yang which is managed by Mandiri Investment
dikelola oleh Mandiri Investment Management Pte. Ltd. as investment
Management Pte. Ltd. selaku manajer manager. The majority shareholder of
investasi. Pemegang mayoritas saham AMC is Raflesia Jaya Pte. Ltd. with
AMC adalah Raflesia Jaya Pte. Ltd. ownership of 99.9%, where the sole
dengan kepemilikan sebesar 99,9%, shareholder is Raflesia Jaya Pte. Ltd. is
dimana pemegang saham tunggal Raflesia Namco Indonesia Raya VCC. SOE
Jaya Pte. Ltd. adalah Namco Indonesia Wijayakusuma and AMC are affiliated
Raya VCC. SOE Wijayakusuma dan AMC companies. The Bank does not have share
merupakan perusahaan terafiliasi. Bank ownership or involvement in activities in
tidak memiliki kepemilikan saham ataupun these two entities.
keterlibatan dalam aktivitas di dalam kedua
entitas ini.
130
Page 582
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
Mempertimbangkan transaksi pembelian Considering that the sukuk purchase and
sukuk dan penjualan kredit yang diberikan credit sales transactions provided above
di atas dilakukan pada waktu yang sama were carried out at the same time and with
dan dengan pihak-pihak lawan yang affiliated counterparties, the Bank views
terafiliasi, Bank melihat transaksi-transaksi these transactions as interrelated
ini sebagai transaksi yang saling berkaitan transactions so that the financial impact of
sehingga dampak keuangan dari kedua both transactions is recognized in the
transaksi diakui dalam akun beban provision for impairment lossess on
penyisihan kerugian penurunan nilai aset financial and non-financial aasets in the
keuangan dan aset non keuangan pada profit and loss statement Bank on the
laporan laba rugi Bank pada tanggal transaction date.
transaksi.
vii. Kredit yang diberikan kepada direksi dan vii. The loans given to the Bank’s directors and
karyawan Bank merupakan kredit untuk employees consist of loans intended for
membeli kendaraan dan keperluan pribadi purchase of vehicles and other personal
lainnya yang dibebani bunga dengan suku necessities. These loans earn an average
bunga rata-rata pada tahun yang berakhir interest of 5.76%, 6.01% and 6.18%, for
pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan the year ended December 31, 2024, 2023
2022 sebesar 5,76%, 6,01% dan 6,18%, and 2022, with term ranging from 1 to 15
dengan jangka waktu berkisar antara years. This loan will be repaid through
1 sampai dengan 15 tahun. Kredit ini akan employee deduction salary. Difference
dibayar kembali melalui pemotongan gaji between employee loan’s interest rates
setiap bulan. Perbedaan antara tingkat and Base Lending Rate (BLR) is deferred
bunga pinjaman karyawan dan Base and recorded as deferred expense for
Lending Rate (BLR) ditangguhkan dan employee loans as part of other assets.
dicatat sebagai beban yang ditangguhkan Deferred expense for employee loans
untuk pinjaman karyawan, bagian dari aset amounted to Rp341,757, Rp400,702 and
lain-lain. Besarnya akun beban yang Rp459,549 as of December 31, 2024, 2023
ditangguhkan untuk pinjaman karyawan and 2022, respectively (Note 16).
sebesar Rp341.757, Rp400.702 dan
Rp459.549 pada tanggal 31 Desember
2024, 2023 dan 2022 (Catatan 16).
viii. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ viii. As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
piutang syariah kepada pihak-pihak the outstanding balances of loans and
berelasi pada tanggal 31 Desember 2024, sharia financing/receivables from related
2023 dan 2022 masing-masing sebesar parties amounted to Rp28,147,481,
Rp28.147.481, Rp27.772.686 dan Rp27,772,686 and Rp19,696,799,
Rp19.696.799 (Catatan 44). Persentase respectively (Note 44). As of December 31,
kredit yang diberikan dan pembiayaan/ 2024, 2023 and 2022, the percentage of
piutang syariah dari pihak-pihak berelasi loans and sharia financing/receivables
terhadap jumlah kredit yang diberikan dan from related parties represent
pembiayaan/piutang syariah masing- approximately 7.86%, 8.32% and 6.60%,
masing pada tanggal 31 Desember 2024, respectively, of the total loans and sharia
2023 dan 2022 adalah sebesar 7,86%, financing/receivables.
8,32% dan 6,60%.
131
Page 583
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
ix. Perubahan nilai tercatat dan cadangan ix. The movements in the gross carrying
kerugian penurunan nilai kredit yang amount and allowance for impairment
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah losses on loans and sharia
adalah sebagai berikut: financing/receivables are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Saldo awal tahun 15.591.964 15.674.923 14.435.760 Balance at beginning of year
Penyisihan kerugian
penurunan nilai
selama tahun berjalan* Provision for impairment losses
(Catatan 34) 847.517 2.907.844 4.039.507 during the year (Note 34)
Penerimaan kembali kredit
yang telah dihapusbukukan 82.469 77.065 71.716 Recovery of loans written-off
Penghapusbukuan kredit (3.464.763) (3.067.868) (2.872.060) Loans written-off
Saldo akhir tahun 13.057.187 15.591.964 15.674.923 Balance at the end of year
*) Termasuk dampak nilai wajar sukuk sebesar Rp1.174.371juta dan *) Included impact of fair value sukuk amounted Rp1,174,371million and
Rp803.278juta pada tahun 2024 dan 2023. Rp803,278million in 2024 and 2023.
Perubahan nilai tercatat bruto adalah Movements in the gross carrying amount are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 243.236.678 33.119.298 20.227.884 37.114.281 333.698.141 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 6.030.081 (5.807.436) (222.645) - - Stage 1
Stage 2 (11.650.757) 12.138.970 (488.213) - - Stage 2
Stage 3 (2.966.383) (1.941.500) 4.907.883 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 234.649.619 37.509.332 24.424.909 37.114.281 333.698.141 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (14.914.833) (737.501) (866.271) (2.214.778) (18.733.383) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 52.640.932 197.834 691.175 10.583.276 64.113.217 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (13.080.174) (1.053.826) (2.197.638) (1.308.642) (17.640.280) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (96.961) (438.461) (2.648.031) (281.310) (3.464.763) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 24.548.964 (2.031.954) (5.020.765) 6.778.546 24.274.791 during the year
Saldo akhir tahun 259.198.583 35.477.378 19.404.144 43.892.827 357.972.932 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
132
Page 584
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
ix. Perubahan nilai tercatat dan cadangan ix. The movements in the gross carrying
kerugian penurunan nilai kredit yang amount and allowance for impairment
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah losses on loans and sharia
adalah sebagai berikut: (lanjutan) financing/receivables are as follows:
(continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 220.360.764 28.662.115 17.634.686 31.624.139 298.281.704 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 6.365.574 (6.168.358) (197.216) - - Stage 1
Stage 2 (13.235.646) 13.321.409 (85.763) - - Stage 2
Stage 3 (4.641.382) (1.297.379) 5.938.761 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 208.849.310 34.517.787 23.290.468 31.624.139 298.281.704 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (10.575.269) (527.760) (491.309) (2.944.142) (14.538.480) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 61.107.511 104.446 1.528.461 9.244.792 71.985.210 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (16.016.044) (702.994) (1.800.346) (443.041) (18.962.425) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (128.830) (272.181) (2.299.390) (367.467) (3.067.868) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 34.387.368 (1.398.489) (3.062.584) 5.490.142 35.416.437 during the year
Saldo akhir tahun 243.236.678 33.119.298 20.227.884 37.114.281 333.698.141 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 200.610.568 29.282.802 17.392.063 27.549.858 274.835.291 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 10.127.196 (9.252.362) (874.834) - - Stage 1
Stage 2 (10.109.606) 10.556.294 (446.688) - - Stage 2
Stage 3 (4.362.863) (678.482) 5.041.345 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 196.265.295 29.908.252 21.111.886 27.549.858 274.835.291 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (9.599.191) (513.843) (387.887) (1.924.831) (12.425.752) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 46.634.491 72.127 31.440 7.261.078 53.999.136 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (12.910.849) (702.799) (753.529) (887.734) (15.254.911) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (28.982) (101.622) (2.367.224) (374.232) (2.872.060) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 24.095.469 (1.246.137) (3.477.200) 4.074.281 23.446.413 during the year
Saldo akhir tahun 220.360.764 28.662.115 17.634.686 31.624.139 298.281.704 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
133
Page 585
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
ix. Perubahan nilai tercatat dan cadangan ix. The movements in the gross carrying
kerugian penurunan nilai kredit yang amount and allowance for impairment
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah losses on loans and sharia
adalah sebagai berikut: (lanjutan) financing/receivables are as follows:
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan The movements in the allowance for
nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 1.494.287 3.407.511 9.289.738 1.400.428 15.591.964 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 477.104 (389.026) (88.078) - - Stage 1
Stage 2 (137.427) 367.641 (230.214) - - Stage 2
Stage 3 (78.508) (298.225) 376.733 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 1.755.456 3.087.901 9.348.179 1.400.428 15.591.964 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (184.904) 1.085.761 1.084.554 (144.156) 1.841.255 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 384.334 34.242 169.542 421.410 1.009.528 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (152.127) (204.909) (1.496.642) (67.119) (1.920.797) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (96.961) (438.461) (2.648.031) (281.310) (3.464.763) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (49.658) 476.633 (2.890.577) (71.175) (2.534.777) during the year
Saldo akhir tahun 1.705.798 3.564.534 6.457.602 1.329.253 13.057.187 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
134
Page 586
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
ix. Perubahan nilai tercatat dan cadangan ix. The movements in the gross carrying
kerugian penurunan nilai kredit yang amount and allowance for impairment
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah losses on loans and sharia
adalah sebagai berikut: (lanjutan) financing/receivables are as follows:
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan The movements in the allowance for
nilai adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 1.694.821 3.525.156 8.884.937 1.570.009 15.674.923 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 624.497 (525.510) (98.987) - - Stage 1
Stage 2 (252.951) 300.934 (47.983) - - Stage 2
Stage 3 (144.285) (178.906) 323.191 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 1.922.082 3.121.674 9.061.158 1.570.009 15.674.923 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (432.700) 655.257 3.386.320 197.060 3.805.937 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 336.406 9.214 206.860 25.218 577.698 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (202.671) (106.453) (1.065.210) (24.392) (1.398.726) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (128.830) (272.181) (2.299.390) (367.467) (3.067.868) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (427.795) 285.837 228.580 (169.581) (82.959) during the year
Saldo akhir tahun 1.494.287 3.407.511 9.289.738 1.400.428 15.591.964 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 1.209.325 2.309.833 9.646.739 1.269.863 14.435.760 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 663.412 (499.909) (163.503) - - Stage 1
Stage 2 (53.917) 160.278 (106.361) - - Stage 2
Stage 3 (28.068) (175.118) 203.186 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 1.790.752 1.795.084 9.580.061 1.269.863 14.435.760 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (226.641) 1.887.803 2.066.364 477.724 4.205.250 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 300.732 4.698 15.139 238.053 558.622 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (141.040) (60.807) (409.403) (41.399) (652.649) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (28.982) (101.622) (2.367.224) (374.232) (2.872.060) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (95.931) 1.730.072 (695.124) 300.146 1.239.163 during the year
Saldo akhir tahun 1.694.821 3.525.156 8.884.937 1.570.009 15.674.923 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
135
Page 587
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
ix. Perubahan nilai tercatat dan cadangan ix. The movements in the gross carrying
kerugian penurunan nilai kredit yang amount and allowance for impairment
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah losses on loans and sharia
adalah sebagai berikut: (lanjutan) financing/receivables are as follows:
(continued)
Termasuk di dalam saldo cadangan As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
kerugian adalah cadangan kerugian the balance of allowance for impairment
pembiayaan/piutang syariah sebesar losses includes allowance for impairment
Rp1.329.253, Rp1.400.428 dan losses on sharia financing/receivables
Rp1.570.009, masing-masing pada tanggal amounting to Rp1,329,253, Rp1,400,428
31 Desember 2024, 2023 dan 2022. and Rp1,570,009, respectively.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the amount of
cadangan kerugian penurunan nilai kredit allowance for impairment losses on the
yang diberikan dan pembiayaan/piutang loans and sharia financing/receivables is
syariah yang dibentuk telah memadai. adequate.
x. Fungsi pengawasan kredit Bank berfokus x. The credit control function of the Bank
pada pencegahan penurunan kualitas focuses on preventing the deterioration of
portofolio kredit dan aktivitas penyaluran the quality of credit portfolio and unsound
kredit yang tidak sehat yang dapat practices in granting credit facilities that
mengakibatkan timbulnya kerugian. Risiko may result in losses. Credit risks are
kredit dikelola dan diatasi dengan managed by establishing credit limits and
membuat pembatasan penyaluran kredit setting consistent lending policies, periodic
(credit limit) dan kebijakan penyaluran monitoring of individual portfolio, and
kredit yang seragam, melakukan measuring the collectibility level of credit
pengawasan portofolio individual secara portfolio.
periodik dan pengukuran tingkat
kolektibilitas portofolio kredit.
xi. Kredit sindikasi merupakan kredit yang xi. Syndicated loans represent loans provided
diberikan kepada nasabah di bawah to customers under syndication
perjanjian pembiayaan bersama dengan agreements with other banks. As of
bank-bank lain. Keikutsertaan Bank December 31, 2024, 2023 and 2022, the
sebagai anggota sindikasi dengan Bank’s share as a co-lender in syndicated
persentase penyertaan sebesar 7,28%, loans is 7.28%, 8.61% and 7.62% for each,
8,61% dan 7,62% dari jumlah kredit respectively, of the total syndicated loans.
sindikasi masing-masing pada tanggal 31
Desember 2024, 2023 dan 2022.
xii. Kredit yang telah dihapusbukukan oleh xii. The loans written-off by the Bank are
Bank dicatat sebagai kredit off balance recorded as off balance sheet in the
sheet di dalam rekening administratif. administrative account.
g. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan g. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired and credit quality of
mengalami penurunan nilai dan kualitas kredit financial assets are disclosed in Note 45.
diungkapkan pada Catatan 45.
136
Page 588
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 12. DERIVATIVE RECEIVABLE AND LIABILITIES
Bank menerapkan akuntansi lindung nilai atas Bank implemented hedge accounting of the cash
arus kas dengan tujuan untuk melindungi suatu flow with purpose to protect an instrument from
instrumen atau kelompok instrumen dari exposure of cashflow variability that can be
eksposur variabilitas arus kas yang dapat atributed at certain risk that related to acknowledge
diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait assets or liabilities (such as all or partial of future
dengan aset atau liabilitas yang diakui (seperti interest payment on foreign currency debt) or which
seluruh atau sebagian pembayaran bunga di can be atributed to certain risk that are most likely
masa depan atas utang dengan mata uang to occur and can affect profit or loss.
asing) atau yang dapat diatribusikan pada risiko
tertentu yang terkait dengan prakiraan transaksi
yang kemungkinan besar terjadi, dan dapat
mempengaruhi laba rugi.
Pada tanggal 10 November 2022 dan 18 On November 10, 2022 and November 18, 2022,
November 2022, Bank melakukan lindung nilai Bank entered into cashflow hedge for interest rate
arus kas atas suku bunga dari obligasi and principal of subordinated bond amounting to
subordinasi sebesar USD 300 juta (nilai penuh) USD 300 milion (full amount) with cross currency
dengan Cross Currency Swap (CCS), dengan swap (CCS), with notional value amount of USD 72
nilai nosional sebesar USD 72 juta (nilai penuh). million (full amount).
Pada tanggal 28 Juli 2022 Bank melakukan On July 28, 2022, Bank entered into cashflow
lindung nilai arus kas atas suku bunga dan nilai hedge for interest rate and principal of corporate
pokok dari pinjaman korporasi Japan loan Japan International Corporate Agency (JICA)
International Cooperation Agency (JICA) sebesar amounting to JPY 7 bilion (full amount) with cross
JPY 7 miliar (nilai penuh) dengan Cross Currency currency swap (CCS), with notional value amount
Swap (CCS), dengan nilai nosional sebesar JPY of JPY 3 billion (full amount).
3 miliar (nilai penuh).
Pada tanggal 24 Januari 2020 Bank melakukan On January 24, 2020, Bank entered into cashflow
lindung nilai arus kas atas suku bunga dan nilai hedge for interest rate and principal of
pokok dari obligasi subordinasi sebesar USD 300 Subordinated Bond amounting to USD 300 milion
juta (nilai penuh) dengan Cross Currency Swap, (full amount) with cross currency swap (CCS), with
dengan nilai nosional sebesar USD 150 juta (nilai notional value amount of USD 150 million (full
penuh) amount)
Perubahan nilai wajar dari kontrak CCS sebagai The changes of fair value of CCS contract as a
instrumen lindung nilai yang ditentukan sebagai hedging instrument that is designated as an
lindung nilai yang efektif (yaitu bagian yang saling effective hedge (that is, a part of set off) are
hapus) diakui dalam penghasilan komprehensif recognized in other comprehensive income. The
lain. Setiap sisa keuntungan/kerugian atas remaining gains/losses on the hedging instrument
instrumen lindung nilai (yaitu ketidakefektifan) (ie. inefectiveness) of the hedge, recognized in
untuk lindung nilai diakui dalam laba rugi. profit/loss.
Sejak dimulainya akuntansi lindung nilai arus kas Since the inception of the cashflow hedge
tersebut, manajemen telah memiliki dokumentasi accounting, management has documented the
mengenai hubungan antara instrumen lindung relationship between hedging instruments and
nilai dan item yang dilindung nilai dan juga tujuan hedged items as well as the objectives of risk
manajemen risikonya serta strategi dalam management and strategies for engaging various
melakukan berbagai transaksi lindung nilai. hedging transaction.
137
Page 589
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 12. DERIVATIVE RECEIVABLE AND LIABILITIES
(lanjutan) (continued)
Dokumentasi juga meliputi penilaian efektivitas The documentation also includes assessing the
lindung nilai dari derivatif yang digunakan effectivieness of hedge from derivative that used as
sebagai instrumen lindung nilai dan item yang hedging instrument and hedged items. This
dilindung nilai. Penilaian ini dilakukan baik pada assessment is carried out both at the beginning of
permulaan lindung nilai tersebut diterapkan dan the hedging applied and at later on an ongoing
pada saat-saat berikutnya secara berkelanjutan. basis.
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga yang
Suku bunga yang diterima/
Tanggal Transaksi/ Pihak ketiga/ Nosional/ dibayarkan/ Interest Jatuh tempo/
Transaction Date Third Parties Notional Interest Paid eceivable Maturity Date
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Standard Chartered Bank USD25.000.000 8,30% 4,20% January 23, 2025
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Deutsche Bank AG USD25.000.000 8,30% 4,20% January 23, 2025
10 November/
November 10, 23 Januari/
2022 ANZ Bank USD25.000.000 6,20% 4,20% January 23, 2025
10 November/
November 10, 23 Januari/
2022 UOB Bank USD25.000.000 6,20% 4,20% January 23, 2025
18 November/
November 18, 23 Januari/
2022 Standard Chartered Bank USD22.000.000 6,33% 4,20% January 23, 2025
31 Desember/December 31, 2023
Suku bunga yang
Suku bunga yang diterima/
Tanggal Transaksi/ Pihak ketiga/ Nosional/ dibayarkan/ Interest Jatuh tempo/
Transaction Date Third Parties Notional Interest Paid eceivable Maturity Date
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Standard Chartered Bank USD25.000.000 8,30% 4,20% January 23, 2025
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Deutsche Bank AG USD25.000.000 8,30% 4,20% January 23, 2025
10 November/
November 10, 23 Januari/
2022 ANZ Bank USD25.000.000 6,20% 4,20% January 23, 2025
10 November/
November 10, 23 Januari/
2022 UOB Bank USD25.000.000 6,20% 4,20% January 23, 2025
18 November/
November 18, 23 Januari/
2022 Standard Chartered Bank USD22.000.000 6,33% 4,20% January 23, 2025
138
Page 590
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 12. DERIVATIVE RECEIVABLE AND LIABILITIES
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Suku bunga yang Suku bunga yang
Tanggal Transaksi/ Pihak ketiga/ Nosional/ dibayarkan/ diterima/ Jatuh tempo/
Transaction Date Third Parties Notional Interest Paid Interest eceivable Maturity Date
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Standard Chartered Bank USD5.000.000 8,25% 4,20% January 23, 2023
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Standard Chartered Bank USD25.000.000 8,30% 4,20% January 23, 2025
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Deutsche Bank AG USD20.000.000 8,25% 4,20% January 23, 2023
27 Januari/ 3 Januari/
January 27, 2020 Deutsche Bank AG USD25.000.000 8,30% 4,20% January 3, 2025
10 November/ 23 Januari/
November 10, 2022 ANZ Bank USD25.000.000 6,20% 4,20% January 23, 2025
10 November/ 23 Januari/
November 10, 2022 UOB Bank USD25.000.000 6,20% 4,20% January 23, 2025
18 November/ 23 Januari/
November 18, 2022 Standard Chartered Bank USD22.000.000 6,33% 4,20% January 23, 2025
28 Juli/ 10 Mei/
July 28, 2022 ANZ Bank JPY1.500.000.000 6,11% 0,90% May 10, 2023
28 Juli/ 10 Mei/
July 28, 2022 UOB Bank JPY1.500.000.000 6,11% 0,90% May 10, 2023
Selisih nilai wajar instrumen derivatif yang ditujukan The fair value difference of derivative instruments
sebagai lindung nilai arus kas dan kerugian selisih designated as cash flow hedges and loss on foreign
kurs atas obligasi subordinasi dalam mata uang exchange of subordinated bonds denominated in
asing dicatat pada penghasilan komprehensif lain foreign currency were reported as other
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024, comprehensive income amounting to Rp44,082,
2023 dan 2022. Saldo kerugian tersebut sebesar Rp32,346 and Rp49,301 as of December 31, 2024,
Rp44.082, Rp32.346 dan Rp49.301 masing-masing 2023 and 2022, respectively. The amount is
pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 presented as “Effective portion of cashflow hedge”
disajikan sebagai ”Bagian efektif lindung nilai arus in equity.
kas” pada ekuitas.
Ringkasan transaksi derivatif sebagai berikut: The summary of the derivatives transaction as
follow:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Tagihan Derivatif Derivative Receivable
Cross currency interest Cross currency interest
rate swap 102.843 32.176 103.939 rate swap
Total 102.843 32.176 103.939 Total
139
Page 591
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. TAGIHAN AKSEPTASI 13. ACCEPTANCES RECEIVABLE
Rincian tagihan akseptasi kepada nasabah adalah The details of acceptances receivable from
sebagai berikut: customers are as follows:
a. Berdasarkan Jenis dan Mata Uang a. By Type and Currency
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Berelasi Related Parties
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 433.708 68.746 131.356 Letter of Credit
Pihak Ketiga Third Parties
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 508.190 475.821 282.045 Letter of Credit
Letter of Credit - - 7.161 Letter of Credit
Total 941.898 544.567 420.562 Total
Cadangan kerugian Alowance for
penurunan nilai (1.987) (23.876) (136) impairment losses
Total 939.911 520.691 420.426 Total
b. Berdasarkan Jangka Waktu b. By Period
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
< 1 bulan 96.814 362.394 80.697 < 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 724.495 27.223 49.568 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 120.589 154.950 290.297 > 3 months - 1 year
Total 941.898 544.567 420.562 Total
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo Awal 488.494 56.073 - - 544.567 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 941.898 (56.073) - - 885.825 originated or purchased
Pembayaran kembali (488.494) - - - (488.494) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 453.404 (56.073) - - 397.331
Saldo akhir periode 941.898 - - - 941.898 Balance at the end of period
140
Page 592
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 13. ACCEPTANCES RECEIVABLE (continued)
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: (lanjutan) follows: (continued)
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo Awal 420.562 - - - 420.562 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 488.494 56.073 - - 544.567 originated or purchased
Pembayaran kembali (420.562) - - - (420.562) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 67.932 56.073 - - 124.005
Saldo akhir tahun 488.494 56.073 - - 544.567 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo Awal 454.140 - - - 454.140 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 420.562 - - - 420.562 originated or purchased
Pembayaran kembali (454.140) - - - (454.140) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (33.578) - - - (33.578)
Saldo akhir tahun 420.562 - - - 420.562 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
141
Page 593
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 13. ACCEPTANCES RECEIVABLE (continued)
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan The movements in the allowance for
nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo awal 1.447 22.429 - - 23.876 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1.987 - - 1.987 originated or purchased
Pembayaran kembali (1.447) (22.429) - - (23.876) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 540 (22.429) - - (21.889) during the year
Saldo akhir periode 1.987 - - - 1.987 Balance at the end of period
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo awal 136 - - - 136 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1.447 22.429 - 23.876 originated or purchased
Pembayaran kembali (136) - - - (136) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 1.311 22.429 - - 23.740 during the year
Saldo akhir tahun 1.447 22.429 - - 23.876 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo awal 623 - - - 623 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 136 136 originated or purchased
Pembayaran kembali (623) - - - (623) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (487) - - - (487) during the year
Saldo akhir tahun 136 - - - 136 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai The Bank assessed acceptance receivables
tagihan akseptasi secara kolektif. collectively for impairment.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah The management believes that the allowance
cadangan kerugian atas tagihan yang dibentuk for impairment losses provided on acceptances
telah memadai. receivable is adequate.
142
Page 594
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP 14. PREMISES AND EQUIPMENT
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/December 31, 2024
Penambahan/ Pengurangan/
Saldo Awal/ Reklasifikasi/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Revaluasi/ Additions/ Deductions/ Ending
Balance Revaluation Reclassifications Reclassifications Balance
Biaya/nilai revaluasi Cost/revaluation value
Tanah 4.548.181 - 819.606 - 5.367.787 Land
Bangunan 1.860.935 - 762.769 - 2.623.704 Buildings
Peralatan kantor dan Office furniture, fixtures,
kendaraan bermotor 4.111.287 - 537.602 (557.075) 4.091.814 and motor vehicle
10.520.403 - 2.119.977 (557.075) 12.083.305
Constructions in
Aset dalam penyelesaian 1.634.202 - 975.906 (1.461.362) 1.148.746 progress
12.154.605 - 3.095.883 (2.018.437) 13.232.051
Aset hak guna 799.141 - 155.278 (126.513) 827.906 Right of use of asset
12.953.746 - 3.251.161 (2.144.950) 14.059.957
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 938.176 - 109.408 - 1.047.584 Buildings
Office furniture,
Peralatan kantor dan fixtures and
kendaraan bermotor 3.421.448 - 417.575 (557.075) 3.281.948 motor vehicles
4.359.624 - 526.983 (557.075) 4.329.532
Aset hak guna 476.310 - 204.497 (126.513) 554.294 Right of use of asset
4.835.934 - 731.480 (683.588) 4.883.826
Nilai Buku Neto 8.117.812 9.176.131 Net Book Value
31 Desember/December 31, 2023
Penambahan/ Pengurangan/
Saldo Awal/ Reklasifikasi/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Revaluasi/ Additions/ Deductions/ Ending
Balance Revaluation Reclassifications Reclassifications Balance
Biaya/nilai revaluasi Cost/revaluation value
Tanah 4.406.143 57.208 84.830 - 4.548.181 Land
Bangunan 1.730.187 - 130.748 - 1.860.935 Buildings
Peralatan kantor dan Office furniture, fixtures,
kendaraan bermotor 3.673.813 - 437.474 - 4.111.287 and motor vehicle
9.810.143 57.208 653.052 - 10.520.403
Constructions in
Aset dalam penyelesaian 69.685 - 1.684.492 (119.975) 1.634.202 progress
9.879.828 57.208 2.337.544 (119.975) 12.154.605
Aset hak guna 720.020 205.957 (126.836) 799.141 Right of use of asset
10.599.848 57.208 2.543.501 (246.811) 12.953.746
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 862.248 - 75.928 - 938.176 Buildings
Office furniture,
Peralatan kantor dan fixtures and
kendaraan bermotor 3.007.502 - 413.946 - 3.421.448 motor vehicles
3.869.750 - 489.874 - 4.359.624
Aset hak guna 376.295 - 226.851 (126.836) 476.310 Right of use of asset
4.246.045 - 716.725 (126.836) 4.835.934
Nilai Buku Neto 6.353.803 8.117.812 Net Book Value
143
Page 595
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/December 31, 2022
Penambahan/ Pengurangan/
Saldo Awal/ Reklasifikasi*)/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Revaluasi/ Additions/ Deductions/ Ending
Balance Revaluation Reclassifications Reclassifications Balance
Biaya/nilai revaluasi Cost/revaluation value
Tanah 3.981.531 200.574 224.038 - 4.406.143 Land
Bangunan 1.645.843 - 84.344 - 1.730.187 Buildings
Office furniture,
Peralatan kantor dan fixtures and
kendaraan bermotor 3.188.072 - 485.741 - 3.673.813 motor vehicles
8.815.446 200.574 794.123 - 9.810.143
Constructions
Aset dalam penyelesaian 71.689 - 72.891 (74.895) 69.685 in progress
8.887.135 200.574 867.014 (74.895) 9.879.828
Aset hak guna 581.520 - 253.379 (114.879) 720.020 Right of use of asset
9.468.655 200.574 1.120.393 (189.774) 10.599.848
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 787.416 - 74.832 - 862.248 Buildings
Office furniture,
Peralatan kantor dan fixtures and
kendaraan bermotor 2.655.788 - 351.714 - 3.007.502 motor vehicles
3.443.204 - 426.546 - 3.869.750
Aset hak guna 288.660 - 202.514 (114.879) 376.295 Right of use of asset
3.731.864 - 629.060 (114.879) 4.246.045
Nilai Buku Neto 5.736.791 6.353.803 Net Book Value
Jumlah penyusutan aset tetap yang dibebankan pada Depreciation of premises and equipment and right of
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember use asset charged to operations amounted to
2024, 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp526,983, Rp489,874 and Rp426,546, for the year
Rp526.983, Rp489.874 dan Rp426.546 (Catatan 35). ended December 31, 2024, 2023 and 2022,
respectively (Note 35).
Nilai tercatat bruto dari aset tetap yang telah The gross carrying amount of the Bank's fully
didepresiasi penuh oleh Bank namun masih depreciated premises and equipment that are still in
digunakan masing-masing adalah sebesar use amounted to Rp2,512,814, Rp2,659,757 and
Rp2.512.814, Rp2.659.757 dan Rp2.359.401 pada Rp2,359,401 as of December 31, 2024, 2023 and
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022. 2022, respectively.
Hak atas tanah terdiri dari hak milik dan hak guna Landrights consist of ownership rights and rights to
bangunan. Manajemen berpendapat bahwa jangka use. Management has the opinion that the terms of
waktu hak atas tanah dapat diperbaharui atau the landrights can be renewed or extended upon
diperpanjang kembali. their expiration.
144
Page 596
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Bank telah mengasuransikan aset tetap kecuali The Bank insured its premises and equipment from
tanah untuk menutup kemungkinan kerugian losses due to risks of fire and theft to PT Asuransi
terhadap risiko kebakaran dan pencurian kepada Bina Griya (related party) on date December 31,
PT Asuransi Bina Griya (pihak berelasi) pada 2024, 2023 and 2022 amounting to Rp8,637,222,
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 masing- Rp4,148,624 and Rp4,565,947, respectively.
masing sebesar Rp8.637.222, Rp4.148.624 dan
Rp4.565.947.
Persentase tingkat penyelesaian aset dalam The percentage of completion of the constructions
penyelesaian masing-masing pada tanggal in progress as of December 31, 2024, 2023 and
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 masing-masing 2022:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2024
Kisaran persentase jumlah
Kisaran persentase
tercatat terhadap nilai kontrak
Jumlah/ penyelesaian/
penyelesaian/
Amount Range percentage of
Range percentage carrying
completion
amount to contract value
Bangunan 550.132 43,10% - 87,60% 43,10% - 87,60% Building
Non Bangunan 598.614 2% - 95% 2% - 95% Non-Building
31 Desember/December 31, 2023
Kisaran persentase jumlah
Kisaran persentase
tercatat terhadap nilai kontrak
Jumlah/ penyelesaian/
penyelesaian/
Amount Range percentage of
Range percentage carrying
completion
amount to contract value
Bangunan 1.404.028 0% - 57,70% 0% - 57,70% Building
Non Bangunan 230.174 5% - 95% 5% - 95% Non-Building
31 Desember/December 31, 2022
Kisaran persentase jumlah
Kisaran persentase
tercatat terhadap nilai kontrak
Jumlah/ penyelesaian/
penyelesaian/
Amount Range percentage of
Range percentage carrying
completion
amount to contract value
Bangunan 69.685 52,94% - 87% 52,94% - 87% Building
Penilaian atas tanah di tahun 2016 dilakukan oleh The valuations of land in 2016 were performed by an
penilai independen eksternal KJPP Immanuel, external independent appraiser KJPP Immanuel,
Johnny, dan Rekan melalui laporannya pada Johnny, dan Rekan through its report dated April 19,
tanggal 19 April 2016. Selanjutnya di tahun 2019, 2016. Next in 2019, the bank revalued its land which
Bank melakukan penilaian kembali atas tanah yang was done by an external independent appraiser
dimiliki yang dilakukan oleh penilai independen KJPP Agus, Ali, Firdaus and Partners with its report
eksternal KJPP Agus, Ali, Firdaus dan Rekan dated October 22, 2019. The bank revalued its land
dengan laporan tertanggal 22 Oktober 2019. Bank in 2022 which was done by an external independent
melakukan penilaian kembali atas tanah yang appraiser KJPP Aditya Iskandar and Partners with its
dimiliki pada tahun 2022 yang dilakukan oleh penilai report dated December 12, 2022 which signed by
independen eksternal KJPP Aditya Iskandar dan appraiser Aditya Iskandar Dwiatmaja.
Rekan dengan laporan tertanggal 12 Desember
2022 yang ditandatangani oleh penilai Aditya
Iskandar Dwiatmaja.
145
Page 597
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Penilaian dilakukan sesuai dengan dan tunduk The appraisal is carried out in accordance with and
kepada ketentuan-ketentuan dari Kode Etik Penilai subject to the provisions of the Indonesian Appraiser
Indonesia (KEPI) dan berdasarkan POJK No. Code of Ethics (KEPI) and based on POJK No.
28/POJK.04/2021 tanggal 30 Desember 2021 28/POJK.04/2021 dated December 30, 2021
tentang “Penyajian Laporan Penilaian Properti Di concerning "Presentation of Property Valuation
Pasar Modal” dan Standar Penilaian Indonesia, Reports in the Capital Market" and Indonesian
ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan Valuation Standards, determined based on recent
dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim. market transactions and carried out with customary
provisions.
Dalam pengukuran nilai wajar tanah, Penilai In the fair value measurement of the land, the
Independen memperhitungkan kemampuan peserta Independent Appraisers takes into account a market
pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomi dengan participant’s ability to generate economic benefits by
penggunaan tertinggi dan terbaik atas aset atau using the assets in its highest and best use or by
dengan menjual aset ke peserta pasar lain yang selling it to another market participant that would use
akan menggunakan aset pada kondisi tertinggi dan the asset in its highest and best use. The valuation
penggunaan terbaik. Metode penilaian yang method used by the Independent Appraiser is market
digunakan oleh Penilai Independen adalah approach.
pendekatan pasar.
Informasi mengenai penilaian kembali aset tetap Information on the revaluation of land performed by
untuk kelompok aset tanah yang dilakukan Bank the Bank in 2016, 2019, 2022 are as follows:
tahun 2016, 2019, 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2022
Nilai Buku sebelum
Revaluasi/ Carrying Nilai Buku setelah Keuntungan/(Kerugian)
Amount Before Revaluasi/ Carrying Revaluasi/ Gain/(Loss) on
Revaluation Amount after Revaluation Revaluation
Tanah 3.991.340 4.191.914 200.574 Land
31 Desember/December 31, 2019
Nilai Buku sebelum
Revaluasi/ Carrying Nilai Buku setelah Keuntungan/(Kerugian)
Amount Before Revaluasi/ Carrying Revaluasi/ Gain/(Loss) on
Revaluation Amount after Revaluation Revaluation
Tanah 3.635.660 3.970.391 334.731 Land
31 Desember/December 31, 2016
Nilai Buku sebelum
Revaluasi/ Carrying Nilai Buku setelah Keuntungan/(Kerugian)
Amount Before Revaluasi/ Carrying Revaluasi/ Gain/(Loss) on
Revaluation Amount after Revaluation Revaluation
Tanah 537.559 3.580.298 3.042.739 Land
Pada tahun 2023, Bank melakukan reklasifikasi atas In 2023, the Bank reclassified abandoned property
properti terbengkalai yang memiliki nilai buku which has a book value of Rp25 and recognised as
sebesar Rp25 dan melakukan pencatatan sebagai a fixed asset. The recording of these fixed assets is
aset tetap. Pencatatan atas aset tetap tersebut based on the results of the revaluation carried out
berdasarkan hasil penilaian kembali yang dilakukan by the Bank according to the market value of the
oleh Bank sesuai dengan nilai pasar aset. Penilaian assets. The revaluation of the abandoned property
Kembali yang dilakukan atas properti terbengkalai resulted in an increase in the carrying amounting to
tersebut menghasilkan jumlah kenaikan tercatat Rp57,234, where the increase in the recorded value
sebesar Rp57.234 dimana kenaikan nilai tercatat arising from the revaluation was recorded as "Fixed
yang timbul dari penilaian kembali dicatat sebagai Asset Revaluation Surplus", and was presented in
“Surplus Revaluasi Aset Tetap”, dan disajikan dalam other comprehensive income amounting to
penghasilan komprehensif lain sebesar Rp57.208. Rp57,208.
146
Page 598
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Penilaian kembali yang dilakukan atas tanah pada The revaluation of land in 2022, resulted in an
tahun 2022 menghasilkan jumlah kenaikan nilai increase in the carrying amount of land amounting
tercatat sebesar Rp200.574 yang tercatat pada to Rp200,574 which consists of the increase in the
“Penghasilan Komprehensif Lain”. Sedangkan carrying amount of land recognised as “Other
penilaian kembali yang dilakukan atas tanah pada Comprehensive Income”. However, the revaluation
tahun 2019, menghasilkan jumlah kenaikan nilai of land in 2019, resulted in an increase in the
tercatat sebesar Rp334.731 yang terdiri dari carrying amount of land amounting to Rp334,731
kenaikan nilai tanah yang dicatat sebagai which consists of the increase in the carrying
“Penghasilan Komprehensif Lain” sebesar amount of land recognised as “Other
Rp341.000 dan penurunan nilai tanah yang diakui Comprehensive Income” amounting to Rp341,000
sebagai beban tahun berjalan sebesar Rp6.269. and a decrease in carrying amount of land
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi recognised in the current year expenses amounting
tahun 2016 dicatat sebagai “Surplus Revaluasi Aset to Rp6,269. Increase in the carrying amount arising
Tetap”, dan disajikan dalam penghasilan from revaluation in 2016 is recorded in “Premises
komprehensif lain sebesar Rp3.042.739. and Equipment Revaluation Surplus” and
presented in other comprehensive income
amounting to Rp3,042,739.
Pada tahun 2022 dan 2019, Bank melakukan In 2022 and 2019, Bank has revalued the value of
penilaian kembali atas tanah tersebut bukan untuk that land not for tax purpose rather for the
tujuan perpajakan tetapi hanya untuk tujuan accounting purpose according to the Financial
akuntansi sesuai dengan Standar Akuntansi Accounting Standard.
Keuangan.
Penilaian kembali tanah pada tahun 2016 adalah Revaluation of land in 2016, for tax purposes is
untuk tujuan perpajakan dilakukan setelah performed after the approval from Directorate
mendapatkan persetujuan dari Direktorat Jenderal General of Tax through its letter No. KEP-
Pajak dengan Surat Keputusan No. KEP- 435/WPJ.19/2016 dated June 8, 2016. The amount
435/WPJ.19/2016 tanggal 8 Juni 2016. Jumlah pajak of tax which has been paid by the Bank in relation
yang telah dibayar oleh Bank sehubungan penilaian with the revaluation was amounting to Rp75,748.
kembali tersebut adalah sebesar Rp75.748.
Jika tanah dicatat sebesar harga perolehan, maka If land is recorded at historical cost basis, the
pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 amount as of December 31,2024, 2023 and 2022,
adalah sebesar Rp1.790.401, Rp970.795 dan would be Rp1,790,401, Rp970,795 and
Rp828.757. Rp828,757.
Nilai wajar atas tanah termasuk pada hirarki nilai The fair value of land included in the fair value
wajar level 3. hierarchy as level 3.
Tidak ada aset tetap yang dimiliki Bank yang As of December 31, 2024, 2023 and 2022, there are
dijadikan jaminan pada tanggal-tanggal no fixed assets owned by the Bank which are
31 Desember 2024, 2023 dan 2022. pledged as collateral.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there is no impairment
penurunan nilai aset tetap dan jumlah nilai in value of premises and equipments and the
pertanggungan asuransi cukup untuk menutup risiko amount of insurance coverage is adequate to cover
kerugian yang mungkin timbul atas aset tetap pada the risk of loss that may arise on the premises and
tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022. equipments as of December 31, 2024, 2023 and
2022.
147
Page 599
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Bank menyewa beberapa aset termasuk bangunan, The Bank leases several assets including
rumah dinas, lahan ATM, kendaraan mobil, jaringan, buildings, official residences, ATM space, car,
mesin ATM, dan media promosi. Rata-rata masa network, ATM machine, and promotional media.
sewa adalah 4 tahun. The average lease term is 4 years.
Bank mempunyai sewa tertentu dengan masa sewa The Bank also has certain leases with lease terms
12 bulan atau kurang dan sewa bernilai rendah. of 12 months or less and low value assets. The
Bank menerapkan pengecualian pengakuan sewa Bank applies the recognition exemptions of short-
jangka pendek dan sewa bernilai rendah untuk sewa term leases and low-value assets for these leases.
tersebut.
Nilai tercatat untuk aset hak guna adalah sebagai The carrying amount of right of use assets are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions/ Deductions/ Balance
Nilai tercatat Carrying amount
Bangunan 582.084 103.113 (118.804) 566.393 Buildings
Kendaraan 216.939 52.165 (7.591) 261.513 Vehicle
Mesin ATM - - - - ATM Machine
Lainnya 118 - (118) - Others
799.141 155.278 (126.513) 827.906
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 346.417 145.052 (118.805) 372.664 Buildings
Kendaraan 129.776 59.445 (7.591) 181.630 Vehicle
Mesin ATM - - - - ATM Machine
Lainnya 117 - (117) - Others
476.310 204.497 (126.513) 554.294
Nilai Buku Neto 322.831 273.612 Net Book Value
31 Desember/December 31, 2023
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions/ Deductions/ Balance
Nilai tercatat Carrying amount
Bangunan 565.724 118.767 (102.407) 582.084 Buildings
Kendaraan 146.319 87.190 (16.570) 216.939 Vehicle
Mesin ATM 7.839 - (7.839) - ATM Machine
Lainnya 138 - (20) 118 Others
720.020 205.957 (126.836) 799.141
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 297.729 151.095 (102.407) 346.417 Buildings
Kendaraan 72.237 74.108 (16.569) 129.776 Vehicle
Mesin ATM 6.196 1.643 (7.839) - ATM Machine
Lainnya 133 4 (20) 117 Others
376.295 226.850 (126.835) 476.310
Nilai Buku Neto 343.725 322.831 Net Book Value
148
Page 600
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Nilai tercatat untuk aset hak guna adalah sebagai The carrying amount of right of use assets are as
berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions/ Deductions/ Balance
Nilai tercatat Carrying amount
Bangunan 514.000 137.542 (85.818) 565.724 Buildings
Kendaraan 59.433 115.837 (28.951) 146.319 Vehicle
Mesin ATM 7.839 - - 7.839 ATM Machine
Lainnya 248 - (110) 138 Others
581.520 253.379 (114.879) 720.020
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 236.048 147.499 (85.818) 297.729 Buildings
Kendaraan 47.345 53.843 (28.951) 72.237 Vehicle
Mesin ATM 5.074 1.122 - 6.196 ATM Machine
Lainnya 193 50 (110) 133 Others
288.660 202.514 (114.879) 376.295
Nilai Buku Neto 292.860 343.725 Net Book Value
15. BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA 15. INTERESTS RECEIVABLES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Kredit yang diberikan 10.896.436 10.991.199 10.165.322 Loans
Obligasi pemerintah 490.258 406.144 385.556 Government bonds
Efek-efek dan penempatan pada bank lain 94.997 93.842 170.468Securities and placement with other Banks
Derivatif 36.883 35.502 28.956 Derivative
Total 11.518.574 11.526.687 10.750.302 Total
149
Page 601
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. ASET LAIN-LAIN 16. OTHER ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak ketiga Third party
Tagihan kepada pihak ketiga 1.781.884 1.873.496 1.040.048 Third party receivables
Biaya dibayar dimuka 985.821 698.200 505.346 Prepaid expenses
Uang Muka Pajak Prepaid Taxes
PPh 29 (Catatan 39a) 721.042 - - Article 29 (Note 39a)
PPh 21 33.053 - - Article 21
Beban yang ditangguhkan untuk Deferred expense for
pinjaman karyawan (Catatan 11f) 341.757 400.702 459.549 employee loan (Note 11f)
Agunan yang diambil alih 77.591 77.591 77.591 Foreclosed collateral
Lainnya 264.516 185.057 270.228 Others
Total 4.205.664 3.235.046 2.352.762 Total
Tagihan kepada pihak ketiga merupakan tagihan Third party receivables represent receivables from
kepada nasabah dan pihak lainnya seperti tagihan customers and other parties such as the receivables
kepada Pemerintah Republik Indonesia from the Government of the Republic of Indonesia,
(Perumpera), tagihan kepada PT Pos Indonesia (Perumpera) receivables from PT Pos Indonesia
(Persero) sehubungan dengan kerja sama (Persero) regarding collaboration on holding
penyelenggaraan Tabungan Batara Kantor Pos, Tabungan Batara Kantor Pos, and receivables from
serta tagihan kepada PT Artajasa terkait dengan PT Artajasa arising from transactions with
transaksi ATM Bersama, PT Finnet Indonesia atas ATM Bersama, receivables from PT Finnet
transaksi ATM Link, PT Alto Network atas transaksi Indonesia arising from ATM Link’s transactions,
ATM Alto, dan PT Rintis Sejahtera atas transaksi receivables from PT Alto Network arising from
ATM Prima. transaction with ATM Alto, and receivables from PT
Rintis Sejahtera arising from transaction with ATM
Prima.
Rincian biaya dibayar dimuka terutama terdiri dari Details of prepaid expenses consist mainly of rent
biaya sewa dan biaya pemeliharaan gedung dan expenses and building and office furnitures
peralatan kantor. maintenance expenses.
17. LIABILITAS SEGERA 17. LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Kewajiban kepada pihak ketiga 2.147.228 2.384.802 2.534.231 Third party payables
Bagi hasil yang belum dibagikan 87.581 84.951 37.548 Undistributed profit sharing
Hutang pajak Taxes payable
Pajak penghasilan Income tax
Pasal 4 ayat (2) 181.728 157.517 122.810 Article (4) paragraph 2
Pasal 25 154.348 - - Article 29 (Note 39)
Pasal 21 10.580 95.946 88.045 Article 21
Pasal 29 (Catatan 39a) - 345.514 347.774 Article 29 (Note 39a)
Pajak pertambahan nilai 21.817 90.810 32.567 Value added tax
Deposito berjangka jatuh tempo 12.748 90.263 14.058 Matured time deposits
Bunga atas deposito berjangka Interest on time deposits which is
yang belum diambil nasabah 10.597 7.255 2.634 not yet collected by customers
Lainnya 17.795 20.456 25.691 Others
Total 2.644.422 3.277.514 3.205.358 Total
150
Page 602
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. GIRO 18. DEMAND DEPOSITS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount Notional amount
in foreign in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 21.613.002 23.347.492 19.411.404 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 3.784.587 60.913 793.608 12.219 527.470 8.211 United States Dollar
21.673.915 23.359.71 19.419.615
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 122.895.873 101.003.321 92.304.844 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 949.523.112 15.282.574 98.007.695 18.445.724 115.706.948 1.801.268 United States Dollar
Euro Eropa 3.202.415 53.666 - - Europe Euro
138.232.113 119.449.045 94.106.112
Total 159.906.028 142. 808.756 113.525.727 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, As of December 31, 2024, 2023 and 2022, demand
saldo giro termasuk giro yang didasarkan pada deposits balance include deposits based on sharia
prinsip perbankan syariah adalah masing-masing banking principles amounting to Rp18,882,765,
sebesar Rp18.882.766, Rp13.439.465 dan Rp13,439,465 and Rp8,624,809, respectively.
Rp8.624.809.
Tingkat suku bunga rata-rata untuk giro Rupiah The average annual interest rates for Rupiah
adalah sebesar 1,86%, 2,21% dan 1,59% masing- demand deposits are 1.86%, 2.21% and 1.59% for
masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 the year ended December 31, 2024, 2023, and
Desember 2024, 2023 dan 2022, dan tingkat suku 2022, respectively, and for foreign currency
bunga rata-rata untuk giro dalam mata uang asing denominated demand deposits are 6.13%, 4.51%
adalah sebesar 6,13%, 4,51% dan 1,03% untuk and 1.03% for the year ended December 31, 2024,
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 and 2022, respectively.
2024, 2023 dan 2022.
Giro yang digunakan sebagai jaminan atas fasilitas Demand deposits amounting to Rp450,375,
kredit yang diberikan oleh Bank pada tanggal Rp438,578 and Rp354,287 as of December 31,
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 masing-masing 2024, 2023 and 2022, respectively, are pledged as
sebesar Rp450.375, Rp438.578 dan Rp354.287 collateral for loans provided by the Bank (Note 11).
(Catatan 11).
151
Page 603
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. GIRO (lanjutan) 18. DEMAND DEPOSITS (continued)
Giro simpanan dari nasabah dan wadiah dari pihak- As of December 31, 2024, 2023 and 2022, demand
pihak berelasi pada 31 Desember 2024, 2023 dan deposit and wadiah demand deposits from
2022 masing-masing sebesar Rp138.232.113, depositors who are related parties of the bank
Rp119.449.045 dan Rp94.106.112 (Catatan 44). amounted to Rp138,232,133, Rp119,449,045 and
Rp94,106,112 (Note 44).
Pada tahun 2023, telah dilakukan migrasi dana In 2023, the security deposits were migrated to the
jaminan ke rekening giro escrow per masing-masing escrow demand deposits per each developer
pengembang/nasabah sebesar Rp3.044.849. amounted to Rp3,044,849. Previously, the security
Sebelumnya, dana jaminan ini dicatat pada akun deposits were recorded in other liabilities account.
liabilitas lain-lain. Kemudian atas akad kredit baru di Afterwards, the new credit agreement at the end of
akhir tahun 2023, Bank mencatat seluruh dana 2023, the Bank will record all security deposits in the
jaminan pada rekening giro escrow per masing- escrow demand deposits per each developer. As of
masing pengembang/nasabah. Pada tanggal December 31, 2024 and 2023, the security deposits
31 Desember 2024 dan 2023, saldo dana jaminan balance in the escrow demand deposits was
yang terdapat pada rekening masing-masing giro amounted to Rp3,578,332 and Rp3,738,754
escrow sebesar Rp3.578.332 dan Rp3.738.754. respectively.
Dana Syirkah Temporer - Giro Mudharabah Temporary Syirkah Funds – Current Accounts
a. Berdasarkan jenis produk a. By product
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Giro BTN Prima iB 941.925 726.061 480.786 Giro BTN Prima iB
Total 941.925 726.061 480.786 Total
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga 929.940 712.587 468.889 Third Parties
Pihak Berelasi (Catatan 44) 11.985 13.474 11.897 Related Party (Note 44)
Total 941.925 726.061 480.786 Total
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average rate of ratio and profit sharing for
giro Mudharabah untuk tahun yang berakhir Mudharabah current accounts for the year
pada 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 ended December 31, 2024, 2023 and 2022 are
adalah sebagai berikut: as follows:
2024
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Giro Mudharabah 12,70 : 87,30 1,28% Mudharabah current accounts
152
Page 604
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. GIRO (lanjutan) 18. DEMAND DEPOSITS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Giro Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Current
(lanjutan) Accounts (continued)
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk giro The average rate of ratio and profit sharing for
Mudharabah untuk tahun yang berakhir pada 31 Mudharabah current accounts for the year ended
Desember 2024, 2023 dan 2022 adalah sebagai December 31, 2024, 2023 and 2022 are as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
2023
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Giro Mudharabah 12,70 : 87,30 1,28% Mudharabah current accounts
2022
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Giro Mudharabah 14 : 86 1,37% Mudharabah current accounts
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 As of December 31, 2024, 2023 and 2022, there
tidak terdapat giro mudharabah yang dijadikan are no mudharabah demand deposits which are
jaminan. pledged as collateral.
19. TABUNGAN 19. SAVINGS DEPOSITS
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount Notional amount
in foreign in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah Rupiah
Tabungan Batara 37.410.000 37.557.013 36.079.683 Batara savings deposits
Batara Wadiah savings
Tabungan Batara Wadiah 1.521.932 1.276.592 1.193.718 deposit
38.931.932 38.833.605 37.273.401
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tabungan Batara 10.428.441 167.846 8.712.221 134.142 6.211.491 96.697 Batara savings deposits
Dolar Australia Australian Dollar
Tabungan Batara 9.696.070 97.092 1.941.014 20.421 348 4 Batara savings deposits
Dolar Singapura Singapore Dollar
Tabungan Batara 1.626.026 19.260 2.655.444 31.006 512.114 5.937 Batara savings deposits
Yen Jepang Japan Yen
Tabungan Batara 56.622.416 5.834 2.503.206 8.399 37.082 4 Batara savings deposits
Euro Eropa European Euro
Tabungan Batara 4.445 74 - - - - Batara savings deposits
Renminbi Renminbi
Tabungan Batara 19.275 43 6.625 14 1.619 4 Batara savings deposits
290.149 165.148 102.646
Total 39.222.081 38.998.753 37.376.047 Total
153
Page 605
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. TABUNGAN (lanjutan) 19. SAVINGS DEPOSITS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, As of December 31, 2024, 2023 and 2022, savings
saldo tabungan termasuk tabungan yang deposits balance include savings deposits based
didasarkan pada prinsip perbankan syariah on sharia banking principles amounted to
masing-masing sebesar Rp1.521.932, Rp1,521,932, Rp1,276,592 and Rp1,193,718,
Rp1.276.592 dan Rp1.193.718. respectively.
Tingkat suku bunga rata-rata untuk tabungan The average annual interest rates for rupiah
rupiah sebesar 1,57%, 1,53% dan 1,44% masing- savings deposits are 1.57%, 1.53% and 1.44%, for
masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal the year ended December 31, 2024, 2023 and
31 Desember 2024, 2023 dan 2022. Tingkat suku 2022, respectively. The average annual interest
bunga rata-rata untuk tabungan valas sebesar rates for foreign currencies savings deposits are
0,27%, 0,21% dan 0,16% masing-masing untuk 0.27%, 0.21% and 0.16%, for the year ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember December 31, 2024, 2023 and 2022, respectively.
2024, 2023 dan 2022.
Tabungan yang digunakan sebagai jaminan atas Savings deposits amounting to Rp728,630,
fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank pada Rp594,105 and Rp598,326 as of December 31,
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 2024, 2023 and 2022, respectively, are pledged as
masing-masing sebesar Rp728.630, Rp594.105 collateral for loans provided by the Bank to its
dan Rp598.326 (Catatan 11). customers (Note 11).
Tabungan Batara dan wadiah dari pihak-pihak As of December 31, 2024, 2023 and 2022, Batara
berelasi pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 and wadiah savings deposits from depositors who
dan 2022 masing-masing sebesar Rp923.901, are related parties of the Bank amounted to
Rp694.298 dan Rp526.282 (Catatan 44). Rp923,901, Rp694,298 and Rp526,282,
respectively (Note 44).
Dana Syirkah Temporer - Tabungan Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Savings
Deposits
a. Berdasarkan jenis produk a. By product
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Tabungan BTN Prima iB 6.007.492 5.214.570 4.602.505 Tabungan BTN Prima iB
Tabungan BTN Haji & Umroh iB 262.500 245.314 205.866 Tabungan BTN Haji & Umroh iB
Tabungan BTN Emas iB 10.454 7.266 6.006 Tabungan BTN Emas iB
Tabungan Qurban BTN iB 7.334 6.092 4.736 Tabungan Qurban BTN iB
Total 6.287.780 5.473.242 4.819.113 Total
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga 6.161.887 5.331.275 4.730.686 Third Parties
Pihak Berelasi (Catatan 44) 125.893 141.967 88.427 Related Party (Note 44)
Total 6.287.780 5.473.242 4.819.113 Total
Tabungan Mudharabah merupakan simpanan dana Mudharabah savings deposits represent deposits
pihak lain yang mendapatkan imbalan bagi hasil dari from third parties who receive a share in the
pendapatan Bank atas penggunaan dana tersebut revenue derived by the Bank from the use of such
dengan nisbah yang ditetapkan dan disetujui funds based on a pre-determined and pre-agreed
sebelumnya. ratio.
154
Page 606
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. TABUNGAN (lanjutan) 19. SAVINGS DEPOSITS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Tabungan Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Savings
(lanjutan) Deposits (continued)
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average rate of ratio and profit sharing for
tabungan Mudharabah untuk tahun yang berakhir Mudharabah savings deposits for the year ended
pada 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 adalah December 31, 2024, 2023 and 2022 are as follows:
sebagai berikut:
2024
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Tabungan BTN Prima iB 34,10 : 65,90 2,87% Tabungan BTN Prima iB
Tabungan BTN Haji & Umroh iB 2 : 98 0,17% Tabungan BTN Haji & Umroh iB
Tabungan Qurban BTN iB 15,50 : 84,50 1,30% Tabungan Qurban BTN iB
Tabungan BTN Emas iB 25 : 75 2,10% Tabungan BTN Emas iB
2023
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Tabungan BTN Prima iB 34,10 : 65,90 3,42% Tabungan BTN Prima iB
Tabungan BTN Haji & Umroh iB 2 : 98 0,20% Tabungan BTN Haji & Umroh iB
Tabungan Qurban BTN iB 15,50 : 84,50 1,55% Tabungan Qurban BTN iB
Tabungan BTN Emas iB 25 : 75 2,50% Tabungan BTN Emas iB
2022
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Tabungan BTN Prima iB 10,50 : 89,50 1,03% Tabungan BTN Prima iB
Tabungan BTN Haji & Umroh iB 15,50 : 84,50 1,52% Tabungan BTN Haji & Umroh iB
Tabungan Qurban BTN iB 15,50 : 84,50 1,52% Tabungan Qurban BTN iB
Tabungan BTN Emas iB 25 : 75 2,44% Tabungan BTN Emas iB
155
Page 607
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. DEPOSITO BERJANGKA 20. TIME DEPOSITS
a. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk a. Average annual interest rates for time deposits
deposito berjangka adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
1 bulan 3,58% 4,19% 2,86% 1 month
3 bulan 5,50% 4,93% 3,13% 3 months
6 bulan 5,57% 4,71% 3,13% 6 months
12 bulan 3,28% 3,59% 3,03% 12 months
24 bulan 2,83% 4,96% 4,51% 24 months
Mata uang asing 2,65% 4,25% 0,36% Foreign currencies
b. Rincian deposito berjangka berdasarkan mata b. The details of time deposits by currency and
uang dan jangka waktu kontrak: contract period are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount Notional amount
in foreign in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah Rupiah
1 bulan 43.540.540 42.852.585 49.859.586 1 month
3 bulan 66.320.320 53.384.291 49.971.583 3 months
6 bulan 33.843.069 19.375.655 23.370.744 6 months
12 bulan 3.585.531 18.032.209 10.416.465 12 months
24 bulan 48.252 285.408 11.553.056 24 months
147.337.712 133.930.148 145.171.434
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
1 bulan 102.582.998 1.651.073 56.059.161 863.143 2.448.639 38.119 1 month
3 bulan 262.208.207 4.220.241 244.021.914 3.757.205 56.778.006 883.892 3 months
6 bulan 5.076.257 81.702 137.882.149 2.122.971 5.083.726 79.141 6 months
12 bulan 183.065 2.946 287.521 4.427 473.642 7.373 12 months
24 bulan 1.000 16 - - - - 12 months
5.955.978 6.747.746 1.008.525
Dolar Singapura Singapore Dollar
1 bulan 123.716 1.465 186.901 2.182 104.900 1.216 1 months
3 bulan 1.173.618 13.901 1.161.570 13.563 453.603 5.259 3 months
6 bulan - 1.000.000 11.593 6 months
15.366 15.745 18.068
Renminbi Renminbi
1 bulan - - - - - 1 months
3 bulan - - - - - 3 months
6 bulan 143.036 315 - - - - 6 months
315 15.745 18.068
Total 153.309.371 140.693.639 146.198.027 Total
156
Page 608
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 20. TIME DEPOSITS (continued)
c. Rincian deposito berjangka berdasarkan mata c. Details of time deposits by currency and
uang dan sisa umur hingga jatuh tempo: remaining period to maturity are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount Notional amount
in foreign in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 72.097.219 85.190.601 66.439.113 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 46.512.423 29.134.976 37.434.888 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 25.146.713 9.635.943 20.558.238 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 3.481.815 9.921.401 9.195.878 > 6 months ≤ 12 months
> 12 bulan ≤ 24 bulan 99.541 47.227 11.543.318 > 12 months ≤ 24 months
147.337.711 133.930.148 145.171.435
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
≤ 1 bulan 1.822.992 4.997.452 186.307 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 4.122.897 906.749 811.341 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 8.569 448.970 8.037 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 1.505 394.575 2.840 > 6 months ≤ 12 months
> 12 bulan ≤ 24 bulan 16 - - > 12 months ≤ 24 months
5.955.979 6.747.746 1.008.525
Dolar Singapura Singapore Dollar
≤ 1 bulan 1.465 3.596 1.216 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 6.060 12.149 11.055 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 7.841 - 5.796 > 1 month ≤ 3 months
15.366 15.745 18.067
Renminbi United States Dollar
≤ 1 bulan 315 - - ≤ 1 month
315 - -
Total 153.309.371 140.693.639 146.198.027 Total
Deposito berjangka yang dijadikan jaminan atas As of December 31, 2024, 2023 and 2022, time
fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank kepada deposits amounting to Rp906,630, Rp704,548 and
konsumennya pada tanggal 31 Desember 2024, Rp1,040,402, respectively, are pledged as collateral
2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp906.630, for loans provided by the Bank to its customers
Rp704.548 dan Rp1.040.402 (Catatan 11). (Note 11).
Deposito berjangka dari pihak-pihak berelasi pada As of December 31, 2024, 2023 and 2022, time
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 masing- deposits from depositors who are related parties
masing sebesar Rp76.636.682, Rp76.717.583 dan of the Bank amounted to Rp76.636.682,
Rp79.389.842 (Catatan 44). Rp76,717,583 and Rp79,389,842, respectively
(Note 44).
Dana Syirkah Temporer - Deposito Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Time
Deposits
a. Berdasarkan jangka waktu kontrak a. By contractual period
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
1 bulan 7.503.550 7.144.730 10.306.290 1 month
3 bulan 11.437.586 8.653.688 5.096.193 3 months
6 bulan 3.002.351 3.245.297 4.060.838 6 months
12 bulan 42.695 1.833.604 58.587 12 months
24 bulan 885 6.238 1.649 24 months
Total 21.987.067 20.883.557 19.523.557 Total
157
Page 609
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 20. TIME DEPOSITS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Deposito Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Time
(lanjutan) Deposits (continued)
b. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo b. By remaining period to maturity
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
< 1 bulan 7.503.550 7.144.730 12.300.037 < 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 11.437.586 8.653.688 3.169.127 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 3.002.351 3.245.297 4.025.968 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 42.695 1.833.604 27.682 > 6 months ≤ 12 months
> 12 bulan ≤ 24 bulan 885 6.238 743 > 12 months ≤ 24 months
Total 21.987.067 20.883.557 19.523.557 Total
c. Berdasarkan hubungan c. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga 15.129.659 11.975.188 11.886.366 Third Parties
Pihak Berelasi (Catatan 44) 6.857.408 8.908.369 7.637.191 Related Party (Note 44)
Total 21.987.067 20.883.557 19.523.557 Total
Deposito mudharabah merupakan investasi pihak Mudharabah time deposits represent investment
lain yang mendapatkan imbalan bagi hasil dari from other parties who receive share in the income
pendapatan atas penggunaan dana tersebut derived from the use of such funds based on a
dengan nisbah yang ditetapkan dan predetermined and pre-agreed ratio.
disetujui sebelumnya.
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average rate of ratio and profit sharing for
deposito mudharabah untuk tahun yang berakhir mudharabah time deposits for the year ended
pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 December 31, 2024, 2023 and 2022, are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Tingkat Tingkat Tingkat
bagi hasil (%)/ bagi hasil (%)/ bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing Nisbah (%)/ Profit sharing Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) Ratio (%) Ratio (%) rate (%) Ratio (%) rate (%)
1 bulan 29,50 : 70,50 2,48% 29,50 : 70,50 2,95% 29,50 : 70,50 2,88% 1 month
3 bulan 29,50 : 70,50 2,48% 29,50 : 70,50 2,95% 29,50 : 70,50 2,88% 3 months
6 bulan 29,50 : 70,50 2,48% 29,50 : 70,50 2,95% 29,50 : 70,50 2,88% 6 months
12 bulan 29,50 : 70,50 2,48% 29,50 : 70,50 2,95% 29,50 : 70,50 2,88% 12 months
24 bulan 29,50 : 70,50 2,48% 29,50 : 70,50 2,95% 39 : 61 3,81% 24 months
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 As of December 31, 2024, 2023 and 2022, there
tidak terdapat deposito mudharabah yang dijadikan are no mudharabah time deposits which are
jaminan. pledged as collateral.
158
Page 610
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. SIMPANAN DARI BANK LAIN 21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk Average annual interest rates for deposits from
simpanan dari bank lain adalah sebagai berikut: other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Giro 0,95% 1,12% 0,99% Demand Deposit
Deposito 5,02% 4,69% 2,75% Time Deposits
Inter-bank call money 6,20% 5,65% 3,40% Inter-bank call money
Rincian simpanan dari bank lain berdasarkan sisa Details of deposits from other banks by remaining
umur sampai dengan saat jatuh tempo adalah period to maturity are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2024
≤ 1 bulan/ > 1 - 3 bulan/ > 3 - 6 bulan/ > 6 - 12 bulan/
month months months months Total
Rupiah Rupiah
Giro 70.035 - - - 70.035 Demand deposits
Total 70.035 - - - 70.035 Total
31 Desember/December 31, 2023
≤ 1 bulan/ > 1 - 3 bulan/ > 3 - 6 bulan/ > 6 - 12 bulan/
month months months months Total
Rupiah Rupiah
Giro 91.312 - - - 91.312 Demand deposits
Total 91.312 - - - 91.312 Total
31 Desember/December 31, 2022
≤ 1 bulan/ > 1 - 3 bulan/ > 3 - 6 bulan/ > 6 - 12 bulan/
month months months months Total
Rupiah Rupiah
Giro 136.408 - - - 136.408 Demand deposits
Total 136.408 - - - 136.408 Total
Simpanan dari bank lain yang termasuk pihak-pihak As of December 31, 2024, 2023 and 2022, deposits
berelasi pada 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 from other banks which are related parties of the
masing-masing sebesar RpNihil. Bank amounted to RpNil, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, As of December 31, 2024, 2023 and 2022, there are
tidak terdapat simpanan dari bank lain yang no deposits from other banks which are pledged as
dijadikan jaminan. collateral.
Dana Syirkah Temporer - Simpanan Dari Bank Lain Temporary Syirkah Funds - Deposits From Other
Banks
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
Tabungan Mudharabah 21.730 14.781 19.674 Mudharabah Saving deposits
Giro Mudharabah 9.214 4.154 56 Mudharabah Current accounts
Deposito berjangka Mudharabah 300 4.300 19.089 Mudharabah Time deposits
Total 31.244 23.235 38.819 Total
159
Page 611
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Simpanan Dari Bank Lain Temporary Syirkah Funds - Deposits From Other
(lanjutan) Banks (continued)
Simpanan bank lain berdasarkan dana syirkah Deposits from other banks based on temporary
temporer yang termasuk pihak-pihak berelasi pada syirkah funds which are related parties of the Bank
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 masing- as of December 31, 2024, 2023 and 2022
masing sebesar RpNihil. amounted to RpNil, respectively.
Tabungan dan giro Mudharabah merupakan Mudharabah savings deposits and current account
simpanan dana pihak lain yang mendapatkan represent deposits from third parties who receive a
imbalan bagi hasil dari pendapatan Bank atas share in the revenue earned by the Bank from the
penggunaan dana tersebut dengan nisbah yang use of such funds based on a pre-determined and
ditetapkan dan disetujui sebelumnya. pre-agreed ratio.
Deposito Mudharabah merupakan investasi pihak Mudharabah time deposits represent investment
lain yang mendapatkan imbalan bagi hasil dari from other parties who receive share in the income
pendapatan atas penggunaan dana tersebut derived from the use of such funds based on a
dengan nisbah yang ditetapkan dan disetujui predetermined and pre-agreed ratio.
sebelumnya.
Berdasarkan tingkat suku bunga dan bagi hasil per By annual interest rates and profit sharing:
tahun:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Giro mudharabah 0.85% 1,28% 1,37% Mudharabah demand deposits
Tabungan mudharabah 1.00% 3,42% 1,03% Mudharabah saving deposits
Deposito berjangka mudharabah 2.48% 2,95% 2,88% MudharabahTime deposits
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, As of December 31, 2024, 2023 and 2022, there are
tidak terdapat simpanan dari bank lain mudharabah no mudharabah deposits from other banks which
yang dijadikan jaminan. are pledged as collateral.
22. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 22. SECURITIES SELL UNDER AGREEMENT TO
DIBELI KEMBALI REPURCHASED
Rincian efek-efek yang dijual dengan janji dibeli The details of securities sold under repurchase
Kembali adalah sebagai berikut: agreements with third parties are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Jenis Tanggal yang Belum
Surat Suku Nilai Pembelian Harga Pembelian Diamortisasi/ Nilai
Berharga/ Bunga/ Nominal/ Tanggal Dimulai/ Kembali/ Kembali/ Unamortized Tercatat/
Nasabah/ Type of Interest Nominal Commencement Repurchase Repurchase Interest Carrying
Customer Securities rate Amount Date Date Price Expense Value
Pihak Ketiga/Third parties
Hongkong and Shanghai FR0104 6,35% 60.000 31 Desember/ 7 Januari/ 55.969 59 55.910
Banking Corporation December 31, 2024 January 7, 2025
Bank Indonesia FR0056 6,25% 1.000.000 31 Desember/ 7 Januari/ 996.394 1.037 995.358
December 31, 2024 January 7, 2025
Bank Indonesia FR0059 6,25% 1.000.000 31 Desember/ 7 Januari/ 958.719 997 957.721
December 31, 2024 January 7, 2025
National nobu Bank IDSR140525364S 6,20% 300.000 31 Desember/ 2 Januari/ 291.930 50 291.880
December 31, 2024 January 2, 2025
Bank Pembangunan IDSR300525364S 6,20% 150.000 31 Desember/ 2 Januari/ 145.540 25 145.515
Sulut Gorontalo December 31, 2024 January 2, 2025
Pihak Berelasi/Related parties
PT Bank Rakyat IDSR110625364S 6,15% 500.000 31 Desember/ 2 Januari/ 484.192 83 484.109
Indonesia December 31, 2024 January 2, 2025
PT Bank Rakyat IDSR080825364S 6,15% 500.000 31 Desember/ 2 Januari/ 479.015 82 478.933
Indonesia December 31, 2024 January 2, 2025
Total 3.510.000 3.411.759 2.333 3.409.426
160
Page 612
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. LIABILITAS AKSEPTASI 23. ACCEPTANCES PAYABLE
Rincian liabilitas akseptasi kepada nasabah adalah The details of acceptances payable from customers
sebagai berikut: are as follows:
a. Berdasarkan Jenis dan Mata Uang a. By Type and Currency
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third Parties
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 251.423 320.522 294.876 Letter of Credit
Letter of Credit - - 7.161 Letter of Credit
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 690.475 224.045 118.525 Letter of Credit
Total 941.898 544.567 420.562 Total
b. Berdasarkan Jangka Waktu: b. By Period
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
< 1 bulan 96.814 362.394 80.697 < 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 724.495 27.223 49.568 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 120.589 154.950 290.297 > 3 months - 1 year
Total 941.898 544.567 420.562 Total
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED
DITERBITKAN
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Long Term Note Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2021 Tahap I Negara 2021 Phase I
Pihak berelasi (Catatan 44) 8.214 8.872 9.529 Related parties (Note 44)
Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes II Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Seri A Negara 2022 Series A
Pihak berelasi (Catatan 44) 40.202 43.552 46.903 Related parties (Note 44)
Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes II Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Seri B Negara 2022 Series B
Pihak berelasi (Catatan 44) 67.270 72.652 78.033 Related parties (Note 44)
Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes III Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Tahap I Negara 2022 Phase I
Pihak berelasi (Catatan 44) 181.781 196.324 210.866 Related parties (Note 44)
Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes III Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Tahap II Negara 2022 Phase II
Pihak berelasi (Catatan 44) 112.773 121.979 131.185 Related parties (Note 44)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap I Negara 2023 Phase I
Pihak berelasi (Catatan 44) 32.635 35.245 - Related parties (Note 44)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap II Negara 2023 Phase II
Pihak berelasi (Catatan 44) 368.607 397.517 - Related parties (Note 44)
161
Page 613
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri A Negara 2023 Phase III Series A
Pihak berelasi (Catatan 44) 5.826 6.242 - Related parties (Note 44)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri B Negara 2023 Phase III Series B
Pihak berelasi (Catatan 44) 217.789 234.542 - Related parties (Note 44)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2024 Tahap IV Negara 2024 Phase IV
Pihak berelasi (Catatan 44) 196.216 - - Related parties (Note 44)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2024 Tahap V Negara 2024 Phase V
Pihak berelasi (Catatan 44) 307.193 - - Related parties (Note 44)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2024 Tahap VI - Negara 2024 Phase VI
Pihak berelasi (Catatan 44) 147.909 - Related parties (Note 44)
Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah
Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap I 2023 Phase I
Pihak berelasi (Catatan 44) 83.822 90.807 - Related parties (Note 44)
Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah
Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap II 2023 Phase II
Pihak berelasi (Catatan 44) 161.574 175.039 - Related parties (Note 44)
Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah
Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara
Tahun 2024 Tahap III 2024 Phase III
Pihak berelasi (Catatan 44) 79.428 - Related parties (Note 44)
Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah
Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara
Tahun 2024 Tahap IV 2024 Phase IV
Pihak berelasi (Catatan 44) 52.444 - - Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds IV Phase I
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp97, Rp310 dan Rp1.366 amounted to Rp97, Rp310 and Rp1,366
pada tanggal 31 Desember 2024 as of December 31,2024
2023 dan 2022 2023 and 2022, respectively
Pihak ketiga 68.966 80.872 508.247 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 126.937 114.818 413.387 Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds IV Phase II
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp633, Rp1.274 dan Rp1.909 amounted to Rp633, Rp1,274 and Rp1,909
pada tanggal 31 Desember 2024 as of December 31, 2024,
2023 dan 2022 2023 and 2022, respectively
Pihak ketiga 536.660 627.200 748.568 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 462.707 371.526 249.523 Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan III Tahap II
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds III Phase II
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar RpNihil, Rp127 dan Rp604 amounted to RpNil, Rp127 and Rp604
pada tanggal 31 Desember 2024 as of December 31, 2024,
2023 dan 2022 2023 and 2022, respectively
Pihak ketiga - 279.470 454.275 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 939.903 764.621 Related parties (Note 44)
162
Page 614
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Obligasi Berkelanjutan III Tahap I
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds III Phase I
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp460, Rp743 dan Rp1.298 amounted to Rp460, Rp743 and Rp1,298
pada tanggal 31 Desember 2024 as of December 31, 2024,
2023 dan 2022 2023 and 2022, respectively
Pihak ketiga 208.431 274.409 791.541 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 1.177.109 1.963.848 1.446.161 Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds II Phase I
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp30, Rp170 dan Rp497 amounted to Rp30, Rp170 and Rp497
pada tanggal 31 Desember 2024 as of December 31, 2024,
2023 dan 2022 2023 and 2022, respectively
Pihak ketiga 30.001 29.994 182.886 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 770.030 769.837 616.616 Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan I Tahap II
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds I Phase II
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar RpNihil, RpNihil dan Rp81 amounted to RpNil, RpNil and Rp81
pada tanggal 31 Desember 2024 as of December 31, 2024,
2023 dan 2022 2023 and 2022, respectively
Pihak ketiga - - 1.611.735 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - - 388.184 Related parties (Note 44)
Negotiable Certificate of Deposits (NCD)
setelah dikurangi diskonto Negotiable Certificate of Deposits (NCD)
masing-masing sebesar net of discounts amounted to
RpNihil, Rp62.549, RpNihil, RpNil, Rp62.549, RpNil
pada tanggal 31 Desember 2024, as of December 31, 2024,
2023 dan 2022 2023 and 2022, respectively
Pihak ketiga - 1.111.628 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 325.822 - Related parties (Note 44)
Total 5.444.524 8.272.098 8.652.260 Total
163
Page 615
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
i. Long Term Note Yang Dilakukan Tanpa Melalui i. Long Term Notes Through Private Placement
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara 2021 Phase I
Tahun 2021 Tahap I
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2021 Tahap I Year 2021 Phase I with a total nominal value of
dengan jumlah nilai nominal sebesar Rp10.186. Rp10,186. Such LTN were issued at 100% of
LTN tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on June 17,
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 2037. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 17 Juni 2037. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
ii. Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa ii. Long Term Notes II Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2022 Series A
Negara Tahun 2022 Seri A
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp47.740. LTN Rp47,740. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on October
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 12, 2036. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 12 Oktober 2036. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
164
Page 616
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
iii. Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa iii. Long Term Notes II Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2022 Series B
Negara Tahun 2022 Seri B
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp79.379. LTN Rp79,379. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on April 12,
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 2037. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 12 April 2037. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
iv. Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa iv. Long Term Notes III Through Private
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Placement Bank Tabungan Negara 2022
Negara Tahun 2022 Tahap I Phase I
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp210.866. LTN Rp210,866. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on June 14,
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 2037. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 14 Juni 2037. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
165
Page 617
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
v. Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa v. Long Term Notes III Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2022 Phase II
Negara Tahun 2022 Tahap II
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp131.185. LTN Rp131,185. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on March
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 28, 2037. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 28 Maret 2037. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
vi. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa vi. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase I
Negara Tahun 2023 Tahap I
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp35.898. LTN Rp35,898. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on April 28,
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 2037. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 28 April 2037. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
166
Page 618
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
vii. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa vii. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase II
Negara Tahun 2023 Tahap II
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp404.745. LTN Rp404,745. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan September 15, 2037. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 15 September 2037. LTN is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
viii. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa viii. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase III
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri A Series A
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp6.242. LTN Rp6,242. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan December 27, 2038. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2038. LTN is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
167
Page 619
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
ix. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa ix. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase III Series
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri B B
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp234.542. LTN Rp234,542. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan December 27, 2037. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2037. LTN is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
x. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa x. Long Term Notes IV Through Private
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Placement Bank Tabungan Negara 2024 Phase
Negara Tahun 2024 Tahap IV IV
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2024 dengan Year 2024 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp203.351. LTN Rp203.351. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on August 7,
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 2038. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 7 Agustus 2038. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
168
Page 620
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xi. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa xi. Long Term Notes IV Through Private
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Placement Bank Tabungan Negara 2024 Phase
Negara Tahun 2024 Tahap V V
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2024 dengan Year 2024 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp312.678. LTN Rp312.678. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan December 27, 2038. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2038. LTN is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
xii. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa xii. Long Term Notes IV Through Private
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Placement Bank Tabungan Negara 2024 Phase
Negara Tahun 2024 Tahap VI VI
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2024 dengan Year 2024 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp147.909. LTN Rp147.909. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan December 23, 2038. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 23 Desember 2038. LTN is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
169
Page 621
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xiii. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara xiii. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap I 2023 Phase I
Bank menerbitkan Sukuk Mudharabah Jangka The Bank issued Long Term Sukuk
Panjang Yang Dilakukan Tanpa Melalui Mudharabah Bank Tabungan Negara Through
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Private Placement Year 2023 Phase I with a
Tahun 2023 tahap I dengan jumlah nilai total nominal value of Rp92,553. Such Sukuk
nominal sebesar Rp92.553. Sukuk tersebut were issued at 100% of their nominal value with
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya a profit-sharing ratio of 11.00% which is
dengan dengan nisbah bagi hasil sebesar calculated from profit sharing income with
11,00% yang dihitung dari pendapatan bagi indication of an equivalent of 0.55%, payable
hasil dengan indikasi bagi hasil sebesar every year with amortized sukuk and will mature
ekuivalen sebesar 0,55% per tahun yang on October 28, 2036. The payment agent for
dibayarkan tiap tahun berikut amortisasi dana Sukuk is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
sukuk dan akan jatuh tempo pada tanggal 28 (KSEI). Sukuk were not rated.
Oktober 2036. PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia (KSEI) bertindak sebagai agen
pembayaran. Sukuk ini tidak dilakukan
pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan Sukuk The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to Sharia finance Tabungan
pembiayaan Syariah Tabungan Perumahan Perumahan Rakyat (Sharia Tapera) loans.
Rakyat (Syariah Tapera).
xiv. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara xiv. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap II 2023 Phase II
Bank menerbitkan Sukuk Mudharabah Jangka The Bank issued Long Term Sukuk
Panjang Yang Dilakukan Tanpa Melalui Mudharabah Bank Tabungan Negara Through
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Private Placement Year 2023 Phase II with a
Tahun 2023 tahap II dengan jumlah nilai total nominal value of Rp175,039. Such Sukuk
nominal sebesar Rp175.039. Sukuk tersebut were issued at 100% of their nominal value with
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya a profit-sharing ratio of 27.40% which is
dengan dengan nisbah bagi hasil sebesar calculated from profit sharing income with
27,40% yang dihitung dari pendapatan bagi indication of an equivalent of 1.37%, payable
hasil dengan indikasi bagi hasil sebesar every year with amortized sukuk and will mature
ekuivalen sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap on December 27, 2036. The payment agent for
tahun berikut amortisasi dana sukuk dan akan Sukuk is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2036. (KSEI). Sukuk were not rated.
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
bertindak sebagai agen pembayaran. Sukuk ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan Sukuk The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to Sharia finance Tabungan
pembiayaan Syariah Tabungan Perumahan Perumahan Rakyat (Sharia Tapera) loans.
Rakyat (Syariah Tapera).
170
Page 622
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xv. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara xv. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara
Tahun 2024 Tahap III 2024 Phase III
Bank menerbitkan Sukuk Mudharabah Jangka The Bank issued Long Term Sukuk
Panjang Yang Dilakukan Tanpa Melalui Mudharabah Bank Tabungan Negara Through
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Private Placement Year 2024 Phase III with a
Tahun 2024 tahap III dengan jumlah nilai total nominal value of Rp80,956. Such Sukuk
nominal sebesar Rp80.956. Sukuk tersebut were issued at 100% of their nominal value with
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya a profit-sharing ratio of 27.40% which is
dengan dengan nisbah bagi hasil sebesar calculated from profit sharing income with
27,40% yang dihitung dari pendapatan bagi indication of an equivalent of 1.37%, payable
hasil dengan indikasi bagi hasil sebesar every year with amortized sukuk and will mature
ekuivalen sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap on December 27, 2037. The payment agent for
tahun berikut amortisasi dana sukuk dan akan Sukuk is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2037. (KSEI). Sukuk were not rated.
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
bertindak sebagai agen pembayaran. Sukuk ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan Sukuk The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to Sharia finance Tabungan
pembiayaan Syariah Tabungan Perumahan Perumahan Rakyat (Sharia Tapera) loans.
Rakyat (Syariah Tapera).
xvi. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara xvi. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara
Tahun 2024 Tahap IV 2024 Phase IV
Bank menerbitkan Sukuk Mudharabah Jangka The Bank issued Long Term Sukuk
Panjang Yang Dilakukan Tanpa Melalui Mudharabah Bank Tabungan Negara Through
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Private Placement Year 2024 Phase III with a
Tahun 2024 tahap III dengan jumlah nilai total nominal value of Rp52,444. Such Sukuk
nominal sebesar Rp52.444. Sukuk tersebut were issued at 100% of their nominal value with
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya a profit-sharing ratio of 27.40% which is
dengan dengan nisbah bagi hasil sebesar calculated from profit sharing income with
27,40% yang dihitung dari pendapatan bagi indication of an equivalent of 1.37%, payable
hasil dengan indikasi bagi hasil sebesar every year with amortized sukuk and will mature
ekuivalen sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap on September 23, 2038. The payment agent for
tahun berikut amortisasi dana sukuk dan akan Sukuk is PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia
jatuh tempo pada tanggal 23 September 2038. (KSEI). Sukuk were not rated.
PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
bertindak sebagai agen pembayaran. Sukuk ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan Sukuk The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to Sharia finance Tabungan
pembiayaan Syariah Tabungan Perumahan Perumahan Rakyat (Sharia Tapera) loans.
Rakyat (Syariah Tapera).
171
Page 623
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xvii.Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II xvii. Continuing Bonds IV Phase II
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV The Bank issued Continuing Bonds IV Phase II
BTN Tahap II Tahun 2022 dengan jumlah nilai of 2022 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp1.000.000 yang terdaftar di Rp1,000,000, which are registered in the
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya were issued at 100% of their nominal value with
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar an annual fixed interest rates of 5.50% and
5,50% dan 6,00% yang dibayarkan tiap tiga 6.00%, payable every three months for
bulanan masing-masing untuk Obligasi Continuing Bonds IV Phase II Series A dan
Berkelanjutan IV Tahap II Seri A dan Seri B dan Series B, respectively, and will mature on May
akan jatuh tempo masing-masing pada tanggal 24, 2025 and May 24, 2027, respectively. The
24 Mei 2025 dan 24 Mei 2027. Penerbitan issuance of Continuing Bonds IV Phase II of
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II tahun 2022 2022 became effective based on Letter No. S-
tersebut telah dinyatakan efektif berdasarkan 211/D.04/2020 dated August 11, 2020 of the
surat Dewan Komisioner Otoritas Jasa Board of Commisioners of the Financial
Keuangan No.S-211/D.04/2020 tanggal 11 Services Authority.
Agustus 2020.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara guaranteed specifically by the Bank’s existing or
khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah future assets. The bonds are not included in the
ada maupun yang akan ada dikemudian hari. Government’s guarantee program on the
Obligasi ini tidak termasuk dalam program obligations of commercial banks.
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban
pembayaran bank umum.
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan As of December 31, 2024, 2023, and 2022,
2022, Obligasi Berkelanjutan IV BTN Tahap II Continuing Bonds IV Phase II were rated idAA+,
masing-masing mendapat penilaian peringkat idAA+, and idAA by PT Fitch Ratings Indonesia.
idAA+, idAA+, dan idAA dari PT Fitch Ratings
Indonesia.
The trustee for Continuing Bonds IV Phase II is
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
Berkelanjutan IV Tahap II adalah PT Bank dan Banten Tbk.
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten
Tbk.
172
Page 624
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xviii. Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I xviii. Continuing Bonds IV Phase I
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV The Bank issued Continuing Bonds IV Phase I
BTN Tahap I Tahun 2020 dengan jumlah nilai of 2020 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp1.500.000 yang terdaftar Rp1,500,000, which are registered in the
di Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai were issued at 100% of their nominal value with
nominalnya dengan tingkat bunga tetap an annual fixed interest rates of 6.75%, 7.80%
tahunan sebesar 6,75%, 7,80% dan 8,40% and 8.40%, payable every three months for
yang dibayarkan tiap tiga bulanan masing- Continuing Bonds IV Phase I Series A, Series B
masing untuk Obligasi Berkelanjutan IV and Series C, respectively, and will mature on
Tahap I Seri A, Seri B dan Seri C dan akan August 29, 2021, August 19, 2023, and August
jatuh tempo masing-masing pada tanggal 29 19, 2025, respectively. The issuance of
Agustus 2021, 19 Agustus 2023, dan Continuing Bonds IV Phase I of 2020 became
19 Agustus 2025. Penerbitan Obligasi effective based on Letter No. S-211/D.04/2020
Berkelanjutan IV Tahap I tahun 2020 tersebut dated August 11, 2020 of the Board of
telah dinyatakan efektif berdasarkan surat Commisioners of the Financial Services
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Authority.
No.S-211/D.04/2020 tanggal 11 Agustus
2020.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara guaranteed specifically by the Bank’s existing or
khusus dengan kekayaan Bank baik yang future assets. The bonds are not included in the
telah ada maupun yang akan ada dikemudian Government’s guarantee program on the
hari. Obligasi ini tidak termasuk dalam obligations of commercial banks.
program jaminan Pemerintah terhadap
kewajiban pembayaran bank umum.
As of December 31, 2024, 2023, and 2022,
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan Continuing Bonds IV Phase I were rated idAA+,
2022, Obligasi Berkelanjutan IV BTN Tahap I idAA+, and idAA by PT Fitch Ratings Indonesia,
masing-masing mendapat penilaian peringkat respectively.
idAA+, idAA+, dan idAA dari PT Fitch Ratings
Indonesia.
The trustee for Continuing Bonds IV Phase I is
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
Berkelanjutan IV Tahap I adalah PT Bank dan Banten Tbk.
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
Banten Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2024, Obligasi Until December 31, 2024, Continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap I Seri A dan B telah Phase I Series A and B has been fully paid by
dilunasi oleh Bank pada tanggal jatuh tempo. the Bank on the maturity date.
173
Page 625
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xix.Obligasi Berkelanjutan III Tahap II xix. Continuing Bonds III Phase II
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III The Bank issued Continuing Bonds III Phase II
BTN Tahap II Tahun 2019 dengan jumlah nilai of 2019 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp4.144.000 yang terdaftar di Rp4,144,000, which are registered in the
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya were issued at 100% of their nominal value with
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar an annual fixed interest rates of 7.75%, 8.75%
7,75%, 8,75% dan 9,00% yang dibayarkan tiap and 9.00%, payable every three months for
tiga bulanan masing-masing untuk Obligasi Continuing Bonds III Phase II Series A, Series
Berkelanjutan III Tahap II Seri A, Seri B dan B and Series C, respectively, and will mature on
Seri C dan akan jatuh tempo masing-masing July 8, 2020, June 28, 2022, and June 28,
pada tanggal 8 Juli 2020, 28 Juni 2022, dan 2024, respectively. The issuance of Continuing
28 Juni 2024. Penerbitan Obligasi Bonds III Phase II of 2019 became effective
Berkelanjutan III Tahap II tahun 2019 tersebut based on Letter No. S-352/D.04/2017 dated
telah dinyatakan efektif berdasarkan surat June 22, 2017 of the Board of Commisioners of
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan the Financial Services Authority.
No. S-352/D.04/ 2017 tanggal 22 Juni 2017.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara guaranteed specifically by the Bank’s existing or
khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah future assets. The bonds are not included in the
ada maupun yang akan ada dikemudian hari. Government’s guarantee program on the
Obligasi ini tidak termasuk dalam program obligations of commercial banks.
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban
pembayaran bank umum.
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan As of December 31, 2024, 2023 and
2022, Obligasi Berkelanjutan III BTN Tahap II 2022, Continuing Bonds III Phase II were rated
masing-masing mendapat penilaian peringkat idAA+, idAA+, and idAA by PT Fitch Ratings
idAA+, idAA+, dan idAA dari PT Fitch Ratings Indonesia, respectively.
Indonesia.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds III Phase II is
Berkelanjutan III Tahap II adalah PT Bank PT Bank Mega Tbk.
Mega Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2024, Obligasi Until December 31, 2024, Continuing Bonds III
Berkelanjutan III Tahap II Seri A, Seri B dan Phase II Series A, Series B and Series C has
Seri C telah dilunasi oleh Bank pada tanggal been fully paid by the Bank on the maturity date.
jatuh tempo.
174
Page 626
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xx. Obligasi Berkelanjutan III Tahap I xx. Continuing Bonds III Phase I
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III The Bank issued Continuing Bonds III Phase I
BTN Tahap I Tahun 2017 dengan jumlah nilai of 2017 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp5.000.000 yang terdaftar di Rp5,000,000, which are registered in the
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya were issued at 100% of their nominal value with
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar an annual fixed interest rates of 8.30%, 8.50%,
8,30%, 8,50%, 8,70% dan 8,90% yang 8.70% and 8.90%, payable every three months
dibayarkan tiap tiga bulanan masing-masing for Continuing Bonds III Phase I Series A,
untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Seri A, Series B, Series C and Series D, respectively,
Seri B, Seri C dan Seri D dan akan jatuh tempo and will mature on July 13, 2020, July 13, 2022,
masing-masing pada tanggal 13 Juli 2020, 13 July 13, 2024 and July 13, 2027, respectively.
Juli 2022, 13 Juli 2024 dan 13 Juli 2027. The issuance of Continuing Bonds III Phase I of
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I 2017 became effective based on Letter No. S-
tahun 2017 tersebut telah dinyatakan efektif 352/D.04/2017 dated June 22, 2017 of the
berdasarkan surat Dewan Komisioner Otoritas Board of Commisioners the Financial Services
Jasa Keuangan No. S-352/D.04/2017 tanggal Authority.
22 Juni 2017.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak- except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak kreditur Bank yang dijamin secara khusus guaranteed specifically by the Bank’s existing or
dengan kekayaan Bank baik yang telah ada future assets. The bonds are not included in the
maupun yang akan ada dikemudian hari. Government’s guarantee program on the
Obligasi ini tidak termasuk dalam program obligations of commercial banks.
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban
pembayaran bank umum.
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan As of December 31, 2024, 2023, and 2022,
2022, Obligasi Berkelanjutan III BTN Tahap I Continuing Bonds III Phase I were rated idAA+,
masing-masing mendapat penilaian peringkat idAA+, and idAA by PT Fitch Ratings Indonesia,
idAA+, idAA+, and idAA dari PT Fitch Ratings respectively.
Indonesia.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds III Phase I is
Berkelanjutan III Tahap I adalah PT Bank PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Mandiri (Persero) Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2024, Obligasi Until December 31, 2024, Continuing Bonds III
Berkelanjutan III Tahap I Seri A, Seri B, dan Seri Phase I Series A and Series B, and Series C
C telah dilunasi oleh Bank pada tanggal jatuh has been fully paid by the Bank on the maturity
tempo. date.
175
Page 627
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xxi. Obligasi Berkelanjutan II Tahap I xxi. Continuing Bonds II Phase I
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II The Bank issued Continuing Bonds II Phase I of
Tahap I Tahun 2015 dengan jumlah nilai 2015 with a total nominal value of Rp3,000,000,
nominal sebesar Rp3.000.000 yang terdaftar which are registered in the Indonesia Stock
di Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi Exchange (IDX). Such bonds were issued at
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai 100% of their nominal value with an annual
nominalnya dengan tingkat bunga tetap fixed interest rates of 9.63%, 9.88%, 10.00%
tahunan sebesar 9,63%, 9,88%, 10,00% dan and 10.50%, payable every three months for
10,50% yang dibayarkan tiap tiga bulanan Continuing Bonds II Phase I Series A, Series B,
masing-masing untuk Obligasi Berkelanjutan Series C and Series D, respectively, and will
II Tahap I Seri A, Seri B, Seri C dan Seri D mature on July 8, 2018, July 8, 2020, July 8,
dan akan jatuh tempo masing-masing pada 2022 and July 8, 2025, respectively. The
tanggal 8 Juli 2018, 8 Juli 2020, 8 Juli 2022 issuance of Continuing Bonds II Phase I of 2015
dan 8 Juli 2025. Penerbitan Obligasi became effective based on Letter No. S-
Berkelanjutan II Tahap I tahun 2015 tersebut 207/D.04/2015 dated June 30, 2015 of the
telah dinyatakan efektif berdasarkan surat Board of Commisioners of the Financial
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Services Authority.
No. S-207/D.04/2015 tanggal 30 Juni 2015.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada other creditors for existing or future creditor
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali rights, except for the Bank’s creditors’ rights
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara which are guaranteed specifically by the Bank’s
khusus dengan kekayaan Bank baik yang existing or future assets. The bonds are not
telah ada maupun yang akan ada dikemudian included in the Government’s guarantee
hari. Obligasi ini tidak termasuk dalam program on the obligations of commercial
program jaminan Pemerintah terhadap banks.
kewajiban pembayaran bank umum.
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023, and As of December 31, 2024, 2023, and 2022,
2022 Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Continuing Bonds II Phase I were rated idAA+,
masing-masing mendapat penilaian peringkat idAA+, and idAA by PT Fitch Ratings Indonesia,
idAA+, idAA+, dan idAA dari PT Fitch Ratings respectively.
Indonesia.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds II Phase I is
Berkelanjutan II Tahap I adalah PT Bank Mega Tbk.
PT Bank Mega Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2024, Obligasi Until December 31, 2024, Continuing Bonds II
Berkelanjutan II Tahap I Seri A, Seri B dan Phase I Series A, Series B and Series C has
Seri C telah dilunasi oleh Bank pada tanggal been fully paid by the Bank on the maturity date
jatuh tempo.
176
Page 628
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xxii. Obligasi Berkelanjutan I Tahap II xxii. Continuing Bonds I Phase II
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I The Bank issued Continuing Bonds I Phase II
Tahap II Tahun 2013 dengan jumlah nilai 2013 with a total nominal value of Rp2,000,000,
nominal sebesar Rp2.000.000 yang terdaftar di which are registered in the Indonesia Stock
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Exchange (IDX). Such bonds were issued at
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya 100% of their nominal value with an annual fixed
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar interest rate of 7.90%, payable every three
7,90% yang dibayarkan tiap tiga bulanan dan months and are due on March 27, 2023. The
akan jatuh tempo pada tanggal 27 Maret 2023. issuance of Continuing Bonds I Phase II of 2013
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II became effective based on Letter
tahun 2013 tersebut telah dinyatakan efektif No. S-6349/BL/2012 dated May 28, 2012 of the
berdasarkan surat Ketua BAPEPAM-LK No. S- Chairman of BAPEPAM-LK.
6349/BL/2012 tanggal 28 Mei 2012.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun di kemudian hari, kecuali except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara guaranteed specifically by the Bank’s existing or
khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah future assets. The bonds are not secured by
ada maupun yang akan ada di kemudian hari. specific collateral, but are secured by all assets
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan of the Bank, both movable and immovable, and
khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta those that are existing and will exist in the future,
kekayaan Bank, baik barang bergerak maupun which are attributable to the Bank’s
barang tidak bergerak, baik yang telah ada bondholders.
maupun yang akan ada di kemudian hari
menjadi jaminan bagi pemegang obligasi.
Pada tanggal 31 Desember 2022, Obligasi As of December 31, 2022, Continuing Bonds I
Berkelanjutan I BTN Tahap II mendapat Phase II were rated idAA by PT Fitch Ratings
penilaian peringkat idAA dari PT Fitch Ratings Indonesia.
Indonesia.
Pada tanggal 12 Oktober 2020, Bank As of October 12, 2020, the Bank bought back
melakukan pembelian kembali Obligasi I Tahap BTN Continuing Bonds I Phase II Bonds for
II dengan nilai nominal sebesar Rp75.000 nominal value of Rp75,000 with repurchased
dengan harga beli Rp76.620. Pada tanggal 27 price of Rp76,620. As of May 27, 2022, the Bank
Mei 2022, Bank melakukan penjualan kembali resell BTN Continuing Bonds I Phase II Bonds
Obligasi I Tahap II dengan nilai nominal for nominal value of Rp75,000 with reselling
sebesar Rp75.000 dengan harga jual price of Rp77,250.
Rp77.250.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds I Phase II is
Berkelanjutan I BTN Tahap II adalah PT Bank Mega Tbk.
PT Bank Mega Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2024, Obligasi Until December 31, 2024, Continuing Bonds I
Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2023 telah Phase II 2023 has been fully paid by the Bank
dilunasi oleh Bank pada tanggal jatuh tempo. on the maturity date.
177
Page 629
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 24. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xviii. Negotiable Certificate of Deposits xviii. Negotiable Certificate of Deposits
Pada tanggal 20 Oktober 2023, Bank On October 20, 2023, Bank issued Negotiable
menerbitkan Negotiable Certificate of Certificate of Deposits (NCD) Phase I with
Deposits (NCD) Tahap I dengan nilai pokok principal value amounted to Rp1,500,000
sebesar Rp1.500.000 dalam 3 (tiga) seri within 3 (three) series as follows:
sebagai berikut:
Seri A: Nilai pokok NCD sebesar A Series: NCD principal value amounted to
Rp500.000 dengan tingkat bunga tetap Rp500,000 with a fixed interest rate of
sebesar 6,40% per tahun, untuk jangka 6.40% per annum, for 181 (one hundred
waktu 181 (seratus delapan puluh satu) and eighty one) days period and will mature
hari dan akan jatuh tempo pada tanggal on April 17, 2024. The NCD were issued at
17 April 2024. NCD tersebut diterbitkan 96.90%. Until December 31, 2024, Series
sebesar 96,90%. Sampai tanggal 31 A NCDs have been fully paid by the Bank
Desember 2024, NCD Seri A telah dilunasi on the maturity date.
oleh Bank pada tanggal jatuh tempo.
Seri B: Nilai pokok NCD sebesar Rp70.000 B Series: NCD principal value amounted to
dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,45% Rp70,000 with a fixed interest rate of
per tahun, untuk jangka waktu 270 (dua 6.45% per annum, for 270 (two hundred
ratus tujuh puluh) hari dan akan jatuh seventy) days period and will mature on
tempo pada tanggal 16 Juli 2024. NCD July 16, 2024. The NCD were issued at
tersebut diterbitkan sebesar 95,39%. 95.39%. Until December 31, 2024, Series
Sampai tanggal 31 Desember 2024, NCD B NCDs have been fully paid by the Bank
Seri B telah dilunasi oleh Bank pada on the maturity date.
tanggal jatuh tempo.
Seri C: Nilai pokok NCD sebesar C Series: NCD principal value amounted to
Rp930.000 dengan tingkat bunga tetap Rp930,000 with a fixed interest rate of
sebesar 6,53% per tahun, untuk jangka 6.53% per annum, for 365 (three hundred
waktu 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari sixty five) days period and will mature on
dan akan jatuh tempo pada tanggal 21 October 21, 2024. The NCD were issued at
Oktober 2024. NCD tersebut diterbitkan 93.76%. Until December 31, 2024, Series
sebesar 93,76%. Sampai tanggal 31 C NCDs have been fully paid by the Bank
Desember 2024, NCD Seri C telah dilunasi on the maturity date.
oleh Bank pada tanggal jatuh tempo.
25. PINJAMAN YANG DITERIMA 25. FUND BORROWINGS
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 7.419.753 8.418.879 4.418.075 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1.999.951 2.000.000 2.000.000 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Citibank N.A., Jakarta - 139.861 139.483 Citibank N.A., Jakarta
9.419.704 10.558.740 6.557.558
Mata Uang Asing Foreign Currency
Japan International Japan International
Cooperation Agency 713.155 750.059 807.762 Cooperation Agency
10.132.859 11.308.799 7.365.320
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related Parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 23.352.225 22.453.290 17.455.685 (Persero)
23.352.225 22.453.290 17.455.685
Total 33.485.084 33.762.089 24.821.005 Total
178
Page 630
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk a. Loan from PT Bank Central Asia Tbk
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari PT Bank Central Asia Tbk from PT Bank Central Asia Tbk which is
ditujukan untuk pembiayaan Kredit Pemilikan intended to Finance Housing Loans (KPR) of
Rumah (KPR) kepada debitur Bank. the Bank’s debtors.
Bank memperoleh pinjaman dari PT Bank The Bank obtained loan from with PT Bank
Central Asia Tbk berdasarkan Perjanjian Central Asia Tbk based on loan agreement
Kredit No. 16 tanggal 19 Desember 2024 yang No. 16 dated December 19, 2024 consist of:
terdiri dari:
Term Loan sebesar Rp3 triliun (angka The Term Loan amounting Rp3 trillion
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar (full amount) with fixed interest rate 7,00%
7,00% dengan jangka waktu selama with 9 months period which will mature on
9 bulan yang akan jatuh tempo pada September 20, 2025.
20 September 2025.
Sebelumnya, Bank juga memiliki perjanjian Previously, Bank also has loan agreement with
pinjaman dengan PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk that has been
yang telah mengalami beberapa kali amended several times. The last amendment
perubahan. Perubahan terakhir was documented under the loan agreement No.
didokumentasikan dalam Perjanjian 417 dated December 3, 2024 consist of:
Kredit No. 417 tanggal 3 Desember 2024 yang
terdiri dari:
Perpanjangan jangka waktu Term Loan V The Term Loan V the loan were extended
selama 12 bulan sebesar Rp4 triliun (angka for 12 months amounting Rp4 trillion
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar (full amount) with fixed interest rate 6.75%
6,75% yang akan jatuh tempo pada tanggal and will mature on December 6, 2025
6 Desember 2025.
Mengubah penyebutan “fasilitas Term Loan Amended “Term Loan Facility V” to “Term
V” menjadi “fasilitas Term Loan” Loan Facility”
Bank memperoleh pinjaman dari PT Bank The Bank obtained loan from with PT Bank
Central Asia Tbk berdasarkan Perjanjian Central Asia Tbk based on loan agreement
Kredit No. 11 tanggal 6 Desember 2023 yang No. 11 dated December 6, 2023 consist of:
terdiri dari:
Term Loan II dan III yang dilakukan The Term Loan II, and III the loan were
perpanjangan selama 36 bulan atas extended for 36 months, for each Rp1 trillion
pinjaman tersebut sebesar masing-masing (full amount) with fixed interest rate are
Rp1 triliun (angka penuh) yang memiliki 5.50% per annum and will mature on
bunga tetap sebesar masing-masing 5,50% June 21, 2024 and June 14, 2024,
dan akan jatuh tempo masing-masing pada respectively.
tanggal 21 Juni 2024 dan 14 Juni 2024.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on June 21, 2024 and
tanggal 21 Juni 2024 dan 14 Juni 2024 June 14, 2024 for each amounting to Rp1
masing - masing sebesar Rp1 triliun (angka trillion (full amount).
penuh).
179
Page 631
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk a. Loan from PT Bank Central Asia Tbk (continued)
(lanjutan)
Term Loan IV sebesar Rp2 triliun (angka The Term Loan IV amounting Rp2 trillion
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar (full amount) with fixed interest rate 5.50%
5,50% dengan jangka waktu selama with 36 months period which will mature
36 bulan yang akan jatuh tempo masing- amounting Rp1 trillion (full amount) on April
masing sebesar Rp1 triliun (angka penuh) 25, 2024 and amounting Rp1 trillion (full
pada 25 April 2024 dan sebesar Rp1 triliun amount) on May 8, 2024, respectively.
(angka penuh) pada 8 Mei 2024.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on April 25, 2024 and May 8,
tanggal 25 April dan 8 Mei 2024 masing- 2024 for each amounting to Rp1 trillion (full
masing sebesar Rp1 triliun (angka penuh). amount).
Term Loan V sebesar Rp4 triliun (angka The Term Loan V amounting Rp4 trillion (full
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar amount) with fixed interest rate 6.75% with
6,75% dengan jangka waktu selama 12 12 months period which will mature on
bulan dan akan jatuh tempo pada 6 December 6, 2024.
Desember 2024.
Pada tanggal 18 Mei 2022, Bank On May 18, 2022, the Bank received loan from
mendapatkan pinjaman dari PT Bank Central PT Bank Central Asia Tbk with plafond
Asia Tbk Jakarta sebesar Rp420 miliar amounting to Rp420 billion (full amount) with
(angka penuh) yang memiliki bunga tetap fixed interest rate of 5.23% and will mature on
sebesar 5,23% dan jatuh tempo pada 18 Mei May 18, 2025.
2025.
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Rasio Non Performing Loan (NPL) Bruto Gross Non Performing Loan (NPL) ratio
tidak melebihi 6% shall not exceed 6%
Menjaga Rasio Non Performing Loan Maintain Net Non Performing Loan (NPL)
(NPL) Neto sesuai dengan ketentuan yang ratio to comply in accordance with
berlaku regulations
Capital Adequacy Ratio (CAR) minimal Capital Adequacy Ratio (CAR) is
12% minimum at least 12%
Laba bersih tahun berjalan dengan angka Net income for the current year with
positif positive numbers
Nilai Liquidity Coverage Ratio minimal Liquidity Coverage Ratio minimum 100%
sebesar 100%
Rasio cakupan Non Performing Loan Non Performing Loan (NPL) coverage
(NPL) tidak kurang dari 100% minimum 100%
Rasio eksposur kredit tidak melebihi 40% Open credit exposure ratio shall not
exceed than 40%
b. Pinjaman dari Citibank N.A., Jakarta b. Loan from Citibank N.A., Jakarta
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari Citibank N.A., Jakarta ditujukan from Citibank N.A., Jakarta which is intended to
untuk mendukung Bank dalam menyalurkan support Banks in the context of selling housing
kredit pemilikan rumah di Indonesia. loans in Indonesia.
Pada tanggal 18 Mei 2022, Bank mendapatkan On May 18, 2022, the Bank received
pinjaman sindikasi sebesar Rp140 miliar (angka syndicated loan with plafond amounting to
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar Rp140 billion (full amount) with fixed interest
4,70% dan jatuh tempo pada rate of 4.70% and will mature on May 18, 2024,
18 Mei 2024. respectively.
180
Page 632
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman dari Citibank N.A., Jakarta (lanjutan) b. Loan from Citibank N.A., Jakarta (continued)
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Rasio Non Performing Loan (NPL) Bruto Gross Non Performing Loan (NPL) ratio
tidak melebihi 6% shall not exceed 6%
Menjaga Rasio Non Performing Loan (NPL) Maintain Net Non Performing Loan (NPL)
Neto sesuai dengan ketentuan yang berlaku ratio to comply in accordance with
regulations
Capital Adequacy Ratio (CAR) minimal 12% Capital Adequacy Ratio (CAR) is
minimum at least 12%
Laba bersih tahun berjalan dengan angka Net income for the current year with
positif positive numbers
Nilai Liquidity Coverage Ratio minimal Liquidity Coverage Ratio minimum 100%
sebesar 100%
Rasio cakupan Non Performing Loan (NPL) Non Performing Loan (NPL) coverage
tidak kurang dari 100% minimum 100%
Rasio eksposur kredit tidak melebihi 40% Open credit exposure ratio shall not
exceed than 40%
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at maturity
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada 18 date on May 18, 2024 amounting to Rp140
Mei 2024 masing-masing sebesar Rp140 miliar billion (full amount).
(angka penuh).
c. Pinjaman dari Japan International Cooperation c. Loan from Japan International Cooperation
Agency Agency
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari Japan International Cooperation from Japan International Cooperation Agency
Agency ditujukan untuk mendukung penyaluran which is intended to support distributing
kredit kepemilikan rumah untuk masyarakat housing loans for low and middle income
berpenghasilan rendah dan menengah di communities in Indonesia.
Indonesia.
Pada tanggal 18 Mei 2022, Bank mendapatkan On May 18, 2022, the Bank received loan with
pinjaman dengan plafon sebesar JPY 7 miliar plafond amounting to JPY 7 billion (full amount)
(angka penuh) atau ekuivalen Rp765.590 or the equivalent to Rp765,590 with fixed
dengan bunga tetap sebesar 0,90% dan jatuh interest rate of 0.90% and will mature on May
tempo pada tanggal 10 Mei 2027. 10, 2027, respectively.
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Rasio Non Performing Loan (NPL) Gross Non Performing Loan (NPL)
Bruto tidak melebihi 6% ratio shall not exceed 6%
Capital Adequacy Ratio (CAR) Capital Adequacy Ratio (CAR) is
minimal 12% minimum at least 12%
Net income for the current year with
Laba bersih tahun berjalan dengan positive numbers
angka positif Liquidity Coverage Ratio minimum
Nilai Liquidity Coverage Ratio minimal 100%
sebesar 100%
Rasio cakupan Non Performing Loan Non Performing Loan (NPL) coverage
(NPL) tidak kurang dari 100% minimum 100%
Rasio eksposur kredit tidak melebihi Open credit exposure ratio shall not
46% exceed than 46%
181
Page 633
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
d. Pinjaman dari PT Bank Danamon Indonesia d. Loan from PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Tbk
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari PT Bank Danamon Indonesia from PT Bank Danamon Indonesia Tbk which is
Tbk ditujukan untuk mendukung intended to support the business and
pengembangan bisnis dan operasional Bank. operational development of the Bank.
Berdasarkan Perjanjian Kredit The loan agreement with PT Bank Danamon
No. 108/PP/EB/0121 tanggal 17 Februari 2021, Indonesia Tbk has been amended several
Bank mendapatkan pinjaman bilateral dengan times. The last amendment was documented
plafon sebesar masing-masing Rp500 miliar under the loan agreement
(angka penuh), Rp500 miliar (angka penuh) No. 108/PP/EB/0121 dated February 17, 2021,
dan Rp1.000 miliar (angka penuh) dengan the Bank received a loan with plafond amounting
bunga tetap sebesar masing-masing 5,75% dan for each Rp500 billion (full amount), Rp500
jatuh tempo masing-masing pada tanggal 22 billion (full amount) and Rp1,000 billion (full
Agustus 2023, 25 September 2023 dan 24 amount) with fixed interest rate for each 5.75%
Desember 2023. and will mature on August 22, 2023, September
25, 2023 and December 24, 2023, respectively.
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Mempertahankan minimum Capital Capital Adequacy Ratio (CAR) minimum is
Adequacy Ratio CAR sesuai dengan in accordance with the provisions of the
ketentuan regulator yang berlaku applicable regulator under
Non-Performing Loan (NPL) ratio in
Rasio Non-Performing Loan (NPL) sesuai accordance with the provisions of the
dengan ketentuan regulator yang berlaku applicable regulator.
Liquidity Coverage Ratio minimum is in
Nilai Liquidity Coverage Ratio sesuai accordance with the provisions of the
dengan ketentuan regulator yang berlaku applicable regulator
Bank telah melakukan pelunasan atas pinjaman The Bank has fully repaid the loan at maturity
tersebut saat jatuh tempo pada tanggal 22 date on August 22, 2023 and September 25,
Agustus 2023 dan 25 September 2023 masing- 2023 with each amounting to Rp500 million (full
masing sebesar Rp500 miliar (angka penuh). amount).
Berdasarkan Perjanjian Kredit Based on loan agreement No. 331PP/EB/1023
No. 331/PP/EB/1023 tanggal 6 Oktober 2023, dated October 6, 2023, the Bank get involve
Bank mendapatkan perpanjangan jangka waktu extending the payment arrangements and get
fasilitas kredit serta mendapatkan tambahan an additional credit facility with plafond
fasilitas pinjaman baru sebesar masing-masing amounting for each Rp1 trillion with fixed interest
Rp1 triliun dengan bunga tetap sebesar 6,85% rate of 6.85% and mature for each October 27,
dan jatuh tempo masing-masing pada tanggal 2024 and June 24, 2024. The maximum plafond
27 Oktober 2024 dan 24 Juni 2024. Plafon under the loan agreement is Rp2 trillion.
maksimal yang diberikan berdasarkan
perjanjian kredit tersebut adalah Rp2 triliun.
Bank telah melakukan pelunasan atas pinjaman The Bank has fully prepaid the loan at maturity
tersebut yang jatuh tempo pada tanggal 24 Juni date on June 24, 2024 with amounting to Rp1
2024 sebesar Rp1 triliun (angka penuh) trillion (full amount). Furthermore, the loan will
sedangkan pinjaman yang jatuh tempo pada mature on October 27, 2024, has been extended
tanggal 27 Oktober 2024 telah diperpanjang to mature on April 27, 2025. On November 28,
sampai dengan 27 April 2025. Pada tanggal 28 2024, the Bank availed itself of a loan facility
November 2024, Bank kembali melakukan amounting to Rp1 trillion (full amount) will
penarikan fasilitas pinjaman sebesar Rp1 triliun mature on May 28, 2025..
(angka penuh) yang jatuh tempo pada tanggal
28 Mei 2025.
182
Page 634
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (Persero) (SMF)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: SMF as follow:
Pinjaman SMF Tahap 1 Tahun 2019 SMF Loan Phase 1 Year 2019
Berdasarkan perjanjian No. 028/PP/SMF- Based on loan agreement
BTN/II/2019 tanggal 12 Februari 2019, No. 028/PP/SMF-BTN/II/2019 dated
Bank mendapatkan pinjaman dengan February 12, 2019, the Bank received a
plafond sebesar Rp1,8 triliun (angka loan with plafond amounting to Rp1.8
penuh) dengan bunga tetap 9,20% dan trillion (full amount) with fixed interest rate
akan jatuh tempo pada tanggal 12 of 9.20% and will mature on February 12,
Februari 2022. 2022.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on February 12, 2022
tanggal 12 Februari 2022 sebesar amounting to Rp1.8 trillion (full amount).
Rp1,8 triliun (angka penuh).
Pinjaman SMF Tahap 2 Tahun 2019 SMF Loan Phase 2 Year 2019
Berdasarkan perjanjian No. 055/PP/SMF- Based on loan agreement No.
BTN/IV/2019 tanggal 11 April 2019, Bank 055/PP/SMF-BTN/IV/2019 dated April 11,
mendapatkan pinjaman dengan plafond 2019, the Bank received a loan with
sebesar Rp1,5 triliun (angka penuh) yang plafond amounting to Rp1.5 trilion (full
terdiri atas sebesar Rp1 triliun (angka amount) with details of amounting to Rp1
penuh) dan Rp500 miliar (angka penuh) trilion (full amount) and Rp500 billion (full
dengan bunga tetap 8,60% yang akan amount) with interest rate of 8.60% and
jatuh tempo masing-masing pada tanggal will mature on April 11, 2022 and May 2,
11 April 2022 dan 2 Mei 2022. 2022.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo maturity date for each on April 11, 2022
masing-masing pada tanggal 11 April and May 2, 2022 and amounting to Rp1
2022 dan 2 Mei 2022 sebesar Rp1 triliun trilion (full amount) and Rp500 billion (full
(angka penuh) dan Rp500 miliar (angka amount).
penuh).
Pinjaman SMF Tahap 3 Tahun 2019 SMF Loan Phase 3 Year 2019
Berdasarkan perjanjian No. 088/PP/SMF- Based on loan agreement No.
BTN/V/2019 tanggal 29 Mei 2019, Bank 088/PP/SMF-BTN/V/2019 dated May 29,
mendapatkan pinjaman dengan plafond 2019, the Bank received a loan with
sebesar Rp1 triliun (angka penuh) dengan plafond amounting to Rp1 trillion (full
bunga tetap 8,79% yang akan jatuh tempo amount) with fixed interest rate of 8.79%
pada tanggal 31 Mei 2022. and will mature on May 31, 2022.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on May 31, 2022 amounting
tanggal 31 Mei 2022 sebesar to Rp1 trillion (full amount).
Rp1 triliun (angka penuh).
183
Page 635
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: (lanjutan) SMF as follow: (continued)
Pinjaman SMF Tahap 4 Tahun 2019 SMF Loan Phase 4 Year 2019
Berdasarkan perjanjian No. 092/PP/SMF- Based on loan agreement No.
BTN/VII/2019 tanggal 9 Juli 2019, Bank 092/PP/SMF-BTN/VII/2019 dated July 9,
mendapatkan pinjaman dengan plafond 2019, the Bank received a loan with
sebesar Rp2.095 miliar (angka penuh) plafond amounting to Rp2,095 billion (full
yang terdiri atas sebesar Rp640 miliar amount) with details of amounting to
(angka penuh) dengan bunga tetap 8,87% Rp640 billion (full amount) with interest
yang akan jatuh tempo pada tanggal 9 Juli rate of 8.87% and will mature on July 9,
2022 dan sebesar Rp1.455 miliar (angka 2022, and amounting to Rp1,455 billion
penuh) dengan bunga tetap 9,09% yang (full amount) with interest rate of 9.09%
akan jatuh tempo pada tanggal 9 Juli and will mature on July 9, 2024.
2024.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully paid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on July 9, 2022 and July 9,
tanggal 9 Juli 2022 dan 9 Juli 2024 2024 amounting to Rp640 billion (full
sebesar Rp640 miliar (angka penuh) dan amount) and Rp1,455 billion (full amount).
Rp1.455 miliar (angka penuh).
Pinjaman SMF FLPP 2024 Pinjaman SMF FLPP Year 2024
Berdasarkan perjanjian No. 036/FLPP/ Based on loan agreement No. 036/
SMF/PP/SMF-BTN/II/2024 tanggal 20 FLPP/SMF/PP/SMF-BTN/II/2024 dated
Februari 2024, Bank mendapatkan February 20, 2024, the Bank received a
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit loan which is intended for distributing
pemilikan rumah sejahtera untuk housing loans for low-income
masyarakat berpenghasilan rendah. communities.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2024. Saldo pada December 31, 2024. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024 adalah balance as of December 31, 2024 is
sebesar Rp 3.110.879 dengan suku bunga amounting to Rp 3,110,879 with the lowest
paling rendah sebesar 4.45% dengan interest rate of 4.45% for a maximum
jangka waktu paling lama 20 (dua puluh) period of 20 (twenty) years. Loan
tahun. Pengembalian dana pinjaman repayments (principal and interest
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF installments) to SMF is no later than the
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 10th of each month, if the due date of
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh principal and interest payments falls on a
tempo pembayaran pokok dan bunga national holiday, the payment is made on
jatuh pada hari libur nasional, maka the working day after the payment due
pembayaran dilakukan pada hari kerja date.
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
184
Page 636
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: (lanjutan) SMF as follow: (continued)
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2024 FLPP 2024
Berdasarkan perjanjian No. 038/FLPP/ Based on loan agreement No. 038/FLPP/
PP/SMF-BTNS/II/2024 dan No. 05/ PP/SMF-BTNS/II/2024 and No. 05/
PKS/DIR/2024 tanggal 20 Januari 2024, PKS/DIR/2024 dated January 20, 2024,
Bank mendapatkan pinjaman dalam the Bank received a loan which is intended
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah for distributing housing loans for low-
sejahtera untuk masyarakat income communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2024. Saldo pada December 31, 2024. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar balance as of December 31, 2024 is
Rp 1.151.705 dengan nisbah bagi hasil amounting to Rp 1,151,705 with a profit
sebesar 22,25% yang dihitung dari sharing ratio of 22.25%, which is calculated
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan from profit sharing income offered for
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik financing facilities drawn during availability
selama availability period atau dengan period or an equivalent of 4.45% per
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% annum for a maximum period of 20 (twenty)
per dengan jangka waktu paling lama 20 years. Loan repayments (principal and
(dua puluh) tahun. Pengembalian dana interest instalments) to SMF are held no
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) later than the 10th of each month, if the due
kepada SMF dilaksanakan paling lambat date of principal and interest payments falls
tanggal 10 setiap bulannya, apabila tanggal on a national holiday, the payment is made
jatuh tempo pembayaran pokok dan bunga on the working day after the payment due
jatuh pada hari libur nasional, maka date.
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo pembayaran.
Pinjaman SMF FLPP 2023 SMF FLPP Year 2023
Berdasarkan perjanjian No. 003/FLPP/ Based on loan agreement No. 003/
SMF/PP/SMF-BTN/I/2023 tanggal 6 FLPP/SMF/PP/SMF-BTN/I/2023 dated
Januari 2023, Bank mendapatkan January 6, 2023, the Bank received a loan
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit which is intended for distributing housing
pemilikan rumah sejahtera untuk loans for low-income communities.
masyarakat berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 29 Desember 2023. Saldo pada December 29, 2023. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023 adalah balance as of December 31, 2024 and
sebesar Rp4.573.755 dan Rp4.784.576 2023 is amounting to Rp4,573,755 and
dengan suku bunga paling rendah sebesar Rp4,784,576 with the lowest interest rate
4,45% dengan jangka waktu paling lama of 4.45% for a maximum period of 20
20 (dua puluh) tahun. Pengembalian dana (twenty) years. Loan repayments
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) (principal and interest installments) to
kepada SMF dilaksanakan paling lambat SMF is no later than the 10th of each
tanggal 10 setiap bulannya, apabila month, if the due date of principal and
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok interest payments falls on a national
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, holiday, the payment is made on the
maka pembayaran dilakukan pada hari working day after the payment due date.
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
185
Page 637
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: (lanjutan) SMF as follow: (continued)
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah FLPP
FLPP 2023 2023
Berdasarkan perjanjian No. 006/FLPP/ Based on loan agreement No.
PP/SMF-BTNS/I/2023 dan No. 03/ 006/FLPP/PP/SMF-BTNS/I/2023 and No.
PKS/DIR/2023 tanggal 17 Januari 2023, 03/PKS/DIR/2023 dated January 17,
Bank mendapatkan pinjaman dalam 2023, the Bank received a loan which is
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah intended for distributing housing loans for
sejahtera untuk masyarakat low-income communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 29 Desember 2023. Saldo pada December 29, 2023. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024 and 2023 balance as of December 31, 2024 and
adalah sebesar Rp1.257.315 dan Rp 2023 is amounting to Rp1,257,315 and
Rp1.316.435 dengan nisbah bagi hasil Rp1,316,435 with a profit sharing ratio of
sebesar 22,25% yang dihitung dari 22.25%, which is calculated from profit
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan sharing income offered for financing
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik facilities drawn during availability period or
selama availability period atau dengan an equivalent of 4.45% per annum for a
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% maximum period of 20 (twenty) years.
per dengan jangka waktu paling lama 20 Loan repayments (principal and interest
(dua puluh) tahun. Pengembalian dana instalments) to SMF are held no later than
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) the 10th of each month, if the due date of
kepada SMF dilaksanakan paling lambat principal and interest payments falls on a
tanggal 10 setiap bulannya, apabila national holiday, the payment is made on
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok the working day after the payment due
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, date.
maka pembayaran dilakukan pada hari
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
186
Page 638
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: (lanjutan) SMF as follow: (continued)
Pinjaman SMF FLPP 2022 SMF FLPP Year 2022
Berdasarkan perjanjian No. Based on loan agreement No.
016/FLPP/PP/SMF-BTN/I/2022 dan No. 016/FLPP/PP/SMF-BTN/I/2022 and No.
02/PKS/DIR/ 2022 tanggal 6 Januari 02/PKS/DIR/2022 dated January 6, 2022,
2022, Bank mendapatkan pinjaman the Bank received a loan which is intended
dalam rangka penyaluran kredit pemilikan for distributing housing loans for low-
rumah sejahtera untuk masyarakat income communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2022. Saldo pada December 31, 2022. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan balance as of December 31, 2024, 2023
2022 adalah sebesar Rp4.100.677, and 2022 is amounting to Rp4,100,677,
Rp4.302.198 dan Rp4.493.322 dengan Rp4,302,198, and Rp4.493.322 with the
suku bunga paling rendah sebesar 4,45% lowest interest rate of 4.45% for a
dengan jangka waktu paling lama 20 (dua maximum period of 20 (twenty) years.
puluh) tahun. Pengembalian dana Loan repayments (principal and interest
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) installments) to SMF is no later than the
kepada SMF dilaksanakan paling lambat 10th of each month, if the due date of
tanggal 10 setiap bulannya, apabila principal and interest payments falls on a
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok national holiday, the payment is made on
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, the working day after the payment due
maka pembayaran dilakukan pada hari date.
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2022 FLPP 2022
Berdasarkan perjanjian No. 017/FLPP/ Based on loan agreement No.
AKAD/SMF-BTNS/I/2022 dan No. 04/ 017/FLPP/AKAD/SMF-BTNS/I/2022 and
PKS/DIR/2022 tanggal 6 Januari 2022, No. 04/PKS/DIR/2022 dated January 6,
Bank mendapatkan pinjaman dalam 2022, the Bank received a loan which is
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah intended for distributing housing loans for
sejahtera untuk masyarakat low-income communities.
berpenghasilan rendah.
187
Page 639
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2022 (lanjutan) FLPP 2022 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2022. Saldo pada December 31, 2022. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan balance as of December 31, 2024, 2023,
2022 adalah sebesar Rp896.549, and 2022 is amounting to Rp896,549,
Rp944.879, dan Rp990.267 dengan Rp944,879 and Rp990.267 with a profit
nisbah bagi hasil sebesar 22,25% yang sharing ratio of 22.25%, which is
dihitung dari pendapatan bagi hasil yang calculated from profit sharing income
ditawarkan atas fasilitas pembiayaan offered for financing facilities drawn during
yang ditarik selama availability period atau availability period or an equivalent of
dengan ekuivalen sebesar setara dengan 4.45% per annum for a maximum period
4,45% per dengan jangka waktu paling of 20 (twenty) years. Loan repayments
lama 20 (dua puluh) tahun. Pengembalian (principal and interest instalments) to SMF
dana pinjaman (angsuran pokok dan are held no later than the 10th of each
bunga) kepada SMF dilaksanakan paling month, if the due date of principal and
lambat tanggal 10 setiap bulannya, interest payments falls on a national
apabila tanggal jatuh tempo pembayaran holiday, the payment is made on the
pokok dan bunga jatuh pada hari libur working day after the payment due date.
nasional, maka pembayaran dilakukan
pada hari kerja sesudah tanggal jatuh
tempo pembayaran.
Pinjaman SMF FLPP 2021 SMF Loan FLPP 2021
Berdasarkan perjanjian No. 069/FLPP/ Based on loan agreement No. 069/FLPP/
PP/SMF-BTN/IV/2021 tanggal 14 April PP/SMF-BTN/IV/2021 dated April 14,
2021, Bank mendapatkan pinjaman dalam 2021, the Bank received a loan which is
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah intended for distributing housing loans for
sejahtera untuk masyarakat low-income communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2021. Saldo pada December 31, 2021. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan balance as of December 31, 2024, 2023,
2022 adalah sebesar Rp3.004.779, and 2022 is amounting to Rp3,004,779,
Rp3.170.553, dan Rp3.328.337 dengan Rp3,170,553, and Rp3.328.337 with the
suku bunga paling rendah sebesar 4,45% lowest interest rate of 4.45% for a
dengan jangka waktu paling lama 20 (dua maximum period of 20 (twenty) years.
puluh) tahun. Pengembalian dana Loan repayments (principal and interest
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) installments) to SMF is no later than the
kepada SMF dilaksanakan paling lambat 10th of each month, if the due date of
tanggal 10 setiap bulannya, apabila principal and interest payments falls on a
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok national holiday, the payment is made on
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, the working day after the payment due
maka pembayaran dilakukan pada hari date.
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
188
Page 640
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF FLPP 2020 SMF FLPP Year 2020
Berdasarkan perjanjian No. 010/FLPP/ Based on loan agreement
PP/SMF-BTN/I/2020 tanggal 20 Januari No. 010/FLPP/PP/SMF-BTN/I/2020 dated
2020, Bank mendapatkan pinjaman dalam January 20, 2020, the Bank received a
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah loan which is intended for distributing
Sejahtera untuk masyarakat housing loans for low-income
berpenghasilan rendah. communities.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2020. Saldo pada December 31, 2020. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan balance as of December 31, 2024, 2023,
2022 adalah sebesar Rp763.064, and 2022 is amounting to Rp763,064 ,
Rp809.252, dan Rp854.264 dengan suku Rp809,252, and Rp854.264 with the
bunga paling rendah sebesar 4,45% lowest interest rate of 4.45% for a
dengan jangka waktu paling lama 15 (lima maximum period of 15 (fifteen) years.
belas) tahun. Pengembalian dana Loan repayments (principal and interest
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) instalments) to SMF is no later than the
kepada SMF dilaksanakan paling lambat 10th of each month, if the due date of
tanggal 10 setiap bulannya, apabila principal and interest payments falls on a
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok national holiday, the payment is made on
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, the working day after the payment due
maka pembayaran dilakukan pada hari date.
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2021 FLPP 2021
Berdasarkan perjanjian No. 069A/FLPP/ Based on loan agreement
AKAD/SMF-BTN/IV/2021 tanggal 21 April No. 069A/FLPP/AKAD/SMF-BTN/IV/2021
2021, Bank mendapatkan pinjaman dalam dated April 21, 2021, the Bank received a
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah loan which is intended for distributing
sejahtera untuk masyarakat housing loans for low-income
berpenghasilan rendah. communities.
189
Page 641
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (pihak berelasi) (SMF) (lanjutan) (Persero) (related parties) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2021 (lanjutan) FLPP 2021 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2021. Saldo pada December 31, 2021. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023, and balance as of December 31, 2024, 2023,
2022 adalah sebesar Rp633.120, and 2022 amounting to Rp633,120,
Rp673.030, Rp710.998 dengan nisbah Rp673,030, and Rp710.998 with a profit
bagi hasil sebesar 22,25% yang dihitung sharing ratio of 22.25%, which is
dari pendapatan bagi hasil yang calculated from profit sharing income
ditawarkan atas fasilitas pembiayaan offered for financing facilities drawn during
yang ditarik selama availability period atau availability period or an equivalent of
dengan ekuivalen sebesar setara dengan 4.45% per annum for a maximum period
4,45% per dengan jangka waktu paling of 15 (fifteen) years. Loan repayments
lama 15 (lima belas) tahun. Pengembalian (principal and interest instalments) to SMF
dana pinjaman (angsuran pokok dan are held no later than the 10th of each
bunga) kepada SMF dilaksanakan paling month, if the due date of principal and
lambat tanggal 10 setiap bulannya, interest payments falls on a national
apabila tanggal jatuh tempo pembayaran holiday, the payment is made on the
pokok dan bunga jatuh pada hari libur working day after the payment due date.
nasional, maka pembayaran dilakukan
pada hari kerja sesudah tanggal jatuh
tempo pembayaran.
Refinancing 1 SMF 2021 Refinancing 1 SMF 2021
Berdasarkan perjanjian No.124/PP/SMF- Based on loan agreement
BTN/VI/2021 tanggal 30 Juni 2021, Bank No.124/PP/SMF-BTN/VI/2021 dated June
mendapatkan pinjaman dengan plafon 30, 2021, the Bank received a loan with
sebesar Rp500 miliar (angka penuh) dan plafond amounting to Rp500 billion (full
Rp1.000 miliar (angka penuh) dengan amount) and Rp1,000 billion (full amount)
bunga tetap 5,70% dan 5.95% yang akan with interest rate of 5.70% and 5.95% and
jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2023 will mature on June 30, 2023 and June 30,
dan 30 Juni 2024. 2024.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on June 30, 2023 and 2024
tanggal 30 Juni 2023 dan 2024 masing- amounting to Rp500 billion (full amount),
masing sebesar Rp500 miliar (angka respectively.
penuh).
190
Page 642
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (pihak berelasi) (SMF) (lanjutan) (Persero) (related parties) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Refinancing 2 SMF 2021 Refinancing 2 SMF 2021
Berdasarkan perjanjian No.254/PP/SMF- Based on loan agreement
BTN/XII/2021 tanggal 28 Desember 2021, No.254/PP/SMF-BTN/XII/2021 dated
Bank mendapatkan pinjaman dengan December 28, 2021, the Bank received a
plafon sebesar Rp200 miliar (angka loan with plafond amounting to Rp200
penuh) dengan bunga tetap 4% yang billion (full amount) with interest rate of 4%
akan jatuh tempo pada tanggal 28 and will mature on December 28, 2022.
Desember 2022.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on December 28, 2022
tanggal 28 Desember 2022 sebesar amounting to Rp200 billion (full amount).
Rp200 miliar (angka penuh).
Refinancing 1 SMF 2022 Refinancing 1 SMF 2022
Berdasarkan perjanjian No.119/PP/SMF- Based on loan agreement No.
BTN/IV/2022 tanggal 28 April 2022, Bank 119/PP/SMF-BTN/IV/2022 dated April 28,
mendapatkan pinjaman dengan plafon 2022, the Bank received a loan with
sebesar Rp2 triliun (angka penuh) dengan plafond amounting to Rp2 trillion (full
bunga tetap 5,60% yang akan jatuh tempo amount) with interest rate of 5.60% and
pada tanggal 28 April 2025. will mature on April 28, 2025.
Pinjaman SMF FLPP 2019 SMF Loan FLPP 2019
Berdasarkan perjanjian No. Based on loan agreement
099/PP/FLPP/SMF-BTN/I/2019 tanggal 099/PP/FLPP/SMF-BTN/I/2019 dated
17 Januari 2019, Bank mendapatkan January 17, 2019, the Bank received a
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit loan which is intended for distributing
pemilikan rumah sejahtera untuk housing loans for low-income
masyarakat berpenghasilan rendah. communities.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan balance as of December 31, 2024, 2023,
2022 adalah sebesar Rp703.556, and 2022 is amounting to Rp703,556,
Rp755.927, dan Rp803.296 dengan suku Rp755,927, and Rp803.296 respectively,
bunga paling rendah sebesar 4,45% with the lowest interest rate of 4.45% for a
dengan jangka waktu paling lama 15 (lima maximum period of 15 (fifteen) years. Loan
belas) tahun. Pengembalian dana repayments (principal and interest
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) installments) to SMF is no later than the
kepada SMF dilaksanakan paling lambat 10th of each month, if the due date of
tanggal 10 setiap bulannya, apabila principal and interest payments falls on a
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok national holiday, the payment is made on
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, the working day after the payment due
maka pembayaran dilakukan pada hari date.
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
191
Page 643
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
Berdasarkan perjanjian No. 179/AKAD/ Based on loan agreement No. 179/AKAD/
SMF-BTNS/IX/2021 tanggal 15 SMF-BTNS/IX/2021 dated September 15,
September 2021, Bank mendapatkan 2021, the Bank received loan with plafond
pinjaman dengan plafon sebesar Rp100 amounting to Rp100 bilion (full amount)
miliar (angka penuh) dengan nisbah bagi with nisbah ratio 53.17% and will mature
hasil sebesar 53,17% dan akan jatuh on September 16, 2022.
tempo pada tanggal 16 September 2022.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on September 16, 2022
tanggal 16 September 2022 sebesar amounting to Rp100 billion (full amount).
Rp100 miliar (angka penuh).
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2020 FLPP 2020
Berdasarkan perjanjian No. Based on loan agreement No.
024/FLPP/AKAD/SMF-BTNSy/I/2020 024/FLPP/AKAD/SMF-BTNSy/I/2020
tanggal 29 Januari 2020, Bank dated January 29, 2020, the Bank received
mendapatkan pinjaman dalam rangka a loan which is intended for distributing
penyaluran kredit pemilikan rumah housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2020. Saldo pada December 31, 2020. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan balance as of December 31, 2024, 2023,
2022 adalah sebesar Rp147.313, and 2022 is amounting to Rp147,313,
Rp158.041, and Rp168.256 dengan Rp158,041, and Rp168.256 with a profit
nisbah bagi hasil sebesar 22,25% yang sharing ratio of 22.25%, which is
dihitung dari pendapatan bagi hasil yang calculated from profit sharing income
ditawarkan atas fasilitas pembiayaan yang offered for financing facilities drawn during
ditarik selama availability period atau availability period or an equivalent of
dengan ekuivalen sebesar setara dengan 4.45% per annum with revenue divided by
4,45% per tahun dengan pendapatan using the average yield rate effective
yang dibagihasilkan yang menggunakan financing for KPR Sejahtera Financing
rata-rata tingkat imbal hasil kas efektif dari equal to 5% per year for a maximum
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar period of 15 (fifteen) years. Loan
setara dengan 5% per tahun dengan repayments (principal and interest
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) instalments) to SMF are held no later than
tahun. Pengembalian dana pinjaman the 10th of each month, if the due date of
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF principal and interest payments falls on a
dilaksanakan paling lambat tanggal national holiday, the payment is made on
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh the working day after the payment due
tempo pembayaran pokok dan bunga date.
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
192
Page 644
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF FLPP 2018 SMF Loan FLPP 2018
Berdasarkan perjanjian No. 81/PP/SMF- Based on loan agreement No. 81/PP/SMF-
BTN/VIII/2018 tanggal 14 Agustus 2018, BTN/VIII/2018 dated August 14, 2018, the
Bank mendapatkan pinjaman dalam Bank received a loan which is intended for
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah distributing housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 28 Desember 2018. Saldo pada December 28, 2018. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan balance as of December 31, 2024 and
2022 adalah sebesar Rp531.496, 2023, and 2022 is amounting Rp531,496,
Rp571.300, dan Rp607.414 dengan suku Rp571,300, and Rp607,414, respectively
bunga paling rendah sebesar 4,45% with the lowest interest rate of 4.45% for a
dengan jangka waktu paling lama 15 (lima maximum period of 15 (fifteen) years. Loan
belas) tahun. Pengembalian dana repayments (principal and interest
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) instalments) to the SMF are held no later
kepada SMF dilaksanakan paling lambat than the 10th of each month, if the due date
tanggal 10 setiap bulannya, apabila of principal and interest payments falls on
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok a national holiday, the payment is made on
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, the working day after the payment due
maka pembayaran dilakukan pada hari date.
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2018 FLPP 2018
Berdasarkan perjanjian No.103A/AKAD/ Based on loan agreement No.103A/
SMF-BTNSy/VIII/2018 tanggal 14 Agustus AKAD/SMF-BTNSy/VIII/2018 dated
2018, Bank mendapatkan pinjaman dalam August 14, 2018, the Bank received a loan
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah which is intended for distributing housing
sejahtera untuk masyarakat loans for low-income communities.
berpenghasilan rendah.
193
Page 645
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2018 (lanjutan) FLPP 2018 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 28 Desember 2018. Saldo pada December 28, 2018. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan balance as of December 31, 2024, 2023,
2022 adalah sebesar Rp22.769, Rp24.733 and 2022, is amounting to Rp22,769,
dan Rp26.616 dengan nisbah bagi hasil Rp24,733, Rp26,616, respectively with a
sebesar 22,25% yang dihitung dari profit sharing ratio of 22.25%, which is
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan calculated from profit sharing income
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik offered for financing facilities drawn during
selama availability period atau dengan availability period or an equivalent of
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% 4.45% per annum with revenue divided by
per tahun dengan pendapatan yang using the average yield rate effective cash
dibagihasilkan yang menggunakan rata- financing for KPR Sejahtera Financing
rata tingkat imbal hasil kas efektif dari equal to 5% per year for a maximum period
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar of 15 (fifteen) years. Loan repayments
setara dengan 5% per tahun dengan (principal and interest instalments) to the
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) SMF are held no later than the 10th of each
tahun. Pengembalian dana pinjaman month, if the due date of principal and
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF interest payments falls on a national
dilaksanakan paling lambat tanggal holiday, the payment is made on the
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh working day after the payment due date.
tempo pembayaran pokok dan bunga
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2019 FLPP 2019
Berdasarkan perjanjian No. 017A/AKAD/ Based on loan agreement No. 017A/
FLPP/SMF-BTNSy/I/2019 tanggal 21 AKAD/FLPP/SMF-BTNSy/I/2019 dated
Januari 2019, Bank mendapatkan January 21, 2019, the Bank received a
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit loan which is intended for distributing
pemilikan rumah sejahtera untuk housing loans for low-income
masyarakat berpenghasilan rendah. communities.
194
Page 646
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2019 (lanjutan) FLPP 2019 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan balance as of December 31, 2024, 2023,
2022 adalah sebesar Rp82.004, and 2022 is Rp82,004, Rp88,938, and
Rp88.938, dan Rp95.575 dengan nisbah Rp95,575, respectively with a profit
bagi hasil sebesar 22,25% yang dihitung sharing ratio of 22.25%, which is
dari pendapatan bagi hasil yang calculated from profit sharing income
ditawarkan atas fasilitas pembiayaan yang offered for financing facilities drawn during
ditarik selama availability period atau availability period or an equivalent of
dengan ekuivalen sebesar setara dengan 4.45% per annum with revenue divided by
4,45% per tahun dengan pendapatan using the average yield rate effective cash
yang dibagihasilkan yang menggunakan financing for KPR Sejahtera Financing
rata-rata tingkat imbal hasil kas efektif dari equal to 5% per year for a maximum
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar period of 15 (fifteen) years. Loan
setara dengan 5% per tahun dengan repayments (principal and interest
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) instalments) to the SMF are held no later
tahun. Pengembalian dana pinjaman than the 10th of each month, if the due
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF date of principal and interest payments
dilaksanakan paling lambat tanggal falls on a national holiday, the payment is
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh made on the working day after the
tempo pembayaran pokok dan bunga payment due date.
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP Percepatan 2019 FLPP Percepatan 2019
Berdasarkan perjanjian No. 216/FLPP/ Based on loan agreement
AKAD/SMF-BTN/XII/2019 tanggal 20 No. 216/FLPP/AKAD/SMF-BTN/XII/2019
Desember 2019, Bank mendapatkan dated December 20, 2019, the Bank
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit received loan which is intended for
pemilikan rumah sejahtera untuk distributing housing loans for low-income
masyarakat berpenghasilan rendah. communities.
195
Page 647
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP Percepatan 2019 (lanjutan) FLPP Percepatan 2019 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023, and balance as of December 31, 2024, 2023,
2022 adalah sebesar Rp22.668, and 2022 is Rp22,668, Rp24,497, and
Rp24.497, dan Rp26.238 dengan nisbah Rp26,238 with a profit sharing ratio of
bagi hasil sebesar 22,25% yang dihitung 22.25%, which is calculated from profit
dari pendapatan bagi hasil yang sharing income offered for financing
ditawarkan atas fasilitas pembiayaan yang facilities drawn during availability period or
ditarik selama availability period atau an equivalent of 4.45% per annum with
dengan ekuivalen sebesar setara dengan revenue divided by using the average yield
4,45% per tahun dengan pendapatan rate effective cash financing for KPR
yang dibagihasilkan yang menggunakan Sejahtera Financing equal to 5% per year
ratarata tingkat imbal hasil kas efektif dari for a maximum period of 15 (fifteen) years.
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar Loan repayments (principal and interest
setara dengan 5% per tahun dengan instalments) to the SMF are held no later
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) than the 10th of each month, if the due date
tahun. Pengembalian dana pinjaman of principal and interest payments falls on
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF a national holiday, the payment is made on
dilaksanakan paling lambat tanggal the working day after the payment due
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh date.
tempo pembayaran pokok dan bunga
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF FLPP Percepatan 2019 SMF Loan FLPP Percepatan 2019
Berdasarkan perjanjian No. 203/FLPP/PP/ Based on loan agreement No.
SMF-BTN/XI/2019 tanggal 28 November 203/FLPP/PP/SMF-BTN/XI/2019 dated
2019, Bank mendapatkan pinjaman dalam November 28, 2019, the Bank received a
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah loan which is intended for distributing
sejahtera untuk masyarakat housing loans for low-income
berpenghasilan rendah. communities.
196
Page 648
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF FLPP Percepatan 2019 SMF Loan FLPP Percepatan 2019
(lanjutan) (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The Outstanding
tanggal 31 Desember 2024, 2023, and Balance as of December 31, 2024, 2023,
2022 adalah sebesar Rp350.570, and 2022 is amounting to Rp350,570,
Rp373.929, dan Rp396.120 dengan suku Rp373,929, and Rp396,120 respectively
bunga paling rendah sebesar 4,45% with the lowest interest rate of 4.45% for a
dengan jangka waktu paling lama 15 (lima maximum period of 15 (fifteen) years. Loan
belas) tahun. Pengembalian dana repayments (principal and interest
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) installments) to SMF is no later than the
kepada SMF dilaksanakan paling lambat 10th of each month, if the due date of
tanggal 10 setiap bulannya, apabila principal and interest payments falls on a
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok national holiday, the payment is made on
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, the working day after the payment due
maka pembayaran dilakukan pada hari date.
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman yang diterima dari pihak-pihak As of December 31, 2024, 2023 and 2022, fund
berelasi pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 borrowings received from related parties
dan 2022 masing-masing sebesar Rp amounted to Rp23,352,225, Rp22,453,290 and
Rp23.352.225, Rp22.453.290 dan Rp17,455,685, respectively (Note 44).
Rp17.455.685 (Catatan 44).
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan As of December 31, 2024, 2023 and 2022, the
2022, Bank telah memenuhi ketentuan dan Bank has complied with all of the existing terms
kondisi yang ada dalam seluruh perjanjian and condition of the fund borrowing
pinjaman yang diterima. agreements.
26. PINJAMAN DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 26. SUBORDINATED LOAN AND SECURITIES
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Mata Uang Asing Foreign Currency
Pihak Ketiga Third Parties
Obligasi Subordinasi 4.828.105 4.612.840 4.658.242 Subordinated bonds
Rupiah Rupiah
Pihak Berelasi (Catatan 44) Related Party (Note 44)
Pinjaman Subordinasi dari Subordinated Loan from
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 1.500.000 4.499.997 4.499.977 (Persero)
Total 6.328.105 9.112.837 9.158.219 Total
197
Page 649
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. PINJAMAN DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 26. SUBORDINATED LOAN AND SECURITIES
(lanjutan) (continued)
a. Pinjaman Subordinasi PT Sarana Multigriya a. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF)
Finansial (Persero) (SMF) Subordinated Loan
Akun ini merupakan fasilitas pemberian Pinjaman This account is a subordinated loan that was
Subordinasi yang diperoleh dari PT SMF obtained from PT SMF (Persero) that is aimed
(Persero) yang ditujukan untuk mendukung to support the one million housing program.
Program Sejuta Rumah. Pinjaman Subordinasi Subordinated loan in the amount of
sebesar Rp3.000.000 dengan suku bunga 8,90% Rp3,000,000 with interest rate of 8.90% was
dilakukan pencairan pada tanggal 27 Desember withdrawn on December 27, 2019 and will
2019 yang akan jatuh tempo pada tanggal 27 mature on December 27, 2024. On 15
Desember 2024. Pada tanggal 15 November November 2021, Bank disburse Subordinated
2021, Bank melakukan pencairan Pinjaman Loan amounting Rp1,500,000 with interest rate
Subordinasi pada tanggal 15 November 2021 7.65% mature on November 15, 2026.
sebesar Rp1.500.000 dengan suku bunga 7,65%
yang akan jatuh tempo pada tanggal 15
November 2026.
Pinjaman subordinasi ini telah mendapat Subordinated loan has been approved by
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Financial Service Authority through letter No. S-
melalui surat No. S-69/PB.31/2016 tanggal 30 69/PB.31/2016 dated September 30, 2016 and
September 2016 dan No. S-21/PB.31/2020 No. S-21/PB.31/2020 dated February 4, 2020
tanggal 4 Februari 2020 dan No. S- and No. S-261/PB.31/2021 dated November 25,
261/PB.31/2021 tanggal 25 November 2021. 2021.
Bank telah melakukan pelunasan atas pinjaman The Bank has fully repaid the loan in the amount
Subordinasi sebesar Rp3.000.000 saat jatuh of Rp3,000,000 at maturity date on December
tempo pada tanggal 27 Desember 2024 sebesar 27, 2024 amounting to Rp3 Trillion (full amount).
Rp3Triliun (angka penuh).
b. Obligasi Subordinasi b. Subordinated Bonds
Pada tanggal 23 Januari 2020, Bank telah On January 23, 2020, the Bank issued
menerbitkan obligasi subordinasi sebesar subordinated bonds with a total nominal value of
ASD300 juta atau ekuivalen Rp4.089.000 USD300 million or the equivalent to
dengan tenor 5 tahun dan bunga 4,20% per tahun Rp4,089,000, with tenor of 5 years and interest
dan dicatatkan di Bursa Efek Singapura. of 4.20% per annum and listed in the Singapore
Penerbitan Obligasi tersebut telah dinyatakan Stock Exchange.The issuance of Global Bond
efektif berdasarkan surat Otoritas Jasa became effective based on letter No.
Keuangan No. S-35/PB.31/ 2020 tanggal 26 S-35/PB.31/2020 dated February 26, 2020.
Februari 2020.
Biaya penerbitan obligasi subordinasi tersebut The issuance costs of the subordinated bonds
sebesar Rp23.866 dicatat mengurangi nilai amounting to Rp23,866 was recorded as
obligasi subordinasi dan akan diamortisasi deduction to the amount of the subordinated
sampai dengan tanggal jatuh tempo pada 23 bonds and amortised until the maturity date on
Januari 2025. January 23, 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan As of December 31, 2024, 2023 and 2022, the
2022, Bank telah memenuhi ketentuan dan Bank has complied with all of the existing terms
kondisi yang ada dalam seluruh perjanjian and conditions of the subordinated loan
pinjaman subordinasi yang diterima. agreements.
Bank melakukan lindung nilai arus kas atas Bank entered into partial cashflow hedge for
pokok dan bunga dari sebagian porsi obligasi principal and interest of subordinated bond
subordinasi (Catatan 12). (Note 12).
198
Page 650
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 27. INTEREST PAYABLE
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Deposito berjangka 357.271 324.118 334.877 Time deposits
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 110.313 113.839 114.971 and securities
Pinjaman yang diterima 78.560 81.069 51.072 Fund borrowings
Surat-surat berharga yang diterbitkan 54.916 71.460 79.538 Securities issued
Derivatif 57.010 57.010 48.908 Derivative
Total 658.070 647.496 629.366 Total
28. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 28. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Rincian garansi yang diterbitkan dan fasilitas kredit The classification of guarantees issued and unused
yang belum ditarik yang mempunyai risiko kredit loan facility bearing credit risks are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount Notional amount
in foreign in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah Rupiah
Garansi yang diterbitkan (Catatan 40) 2.579.383 2.112.148 887.321 Guarantees issued (Note 40)
Fasilitas kredit Unused loan facility
yang belum ditarik (committed) 86.184 127.083 92.328 (committed)
Irrevocable L/C yang masih Outstanding irrevocable
berjalan (Catatan 40) 249.694 20.106 221.484 L/Cs (Note 40)
2.915.261 2.259.337 1.201.133
Mata uang asing Foreign currencies
Garansi yang diterbitkan (Catatan 40) Guarantees issued (Note 40)
Dolar Amerika Serikat 18.315.405 294.786 30.269.447 466.059 3.869.076 60.232 United States Dollar
Euro Eropa 14.908.241 249.834 56.784 968 56.784 942 European Euro
544.620 467.027 61.174
3.459.881 2.726.364 1.237.907
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 As of December 31, 2024, 2023 and 2022, there are
tidak terdapat transaksi dengan pihak-pihak berelasi no transaction with related parties for unused loan
untuk fasilitas kredit yang belum ditarik. facility.
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
garansi bank yang diterbitkan kepada pihak-pihak guarantees issued to related parties amounted to
berelasi, masing-masing sebesar Rp1.072.600, Rp1,072,600, Rp1,116,581 and Rp426,438,
Rp1.116.581 dan Rp426.438 (Catatan 44). respectively (Note 44)
199
Page 651
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 28. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo Awal 127.083 - - - 127.083 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 - - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 127.083 - - - 127.083 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (17.551) - - - (17.551) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 32.964 - - - 32.964 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (56.312) - - - (56.312) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan (40.899) - - - (40.899) during the year
Saldo akhir periode 86.184 - - - 86.184**) Balance at the end of period
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
**) Terdiri dari fasilitas kredit yang committed yang belum ditarik **) Consist of committed unused loan facility
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo Awal 80.128 - - - 80.128 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 - - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 80.128 - - - 80.128 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 29.126 - - - 29.126 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 26.995 - - - 26.995 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (9.166) - - - (9.166) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan 46.955 - - - 46.955 during the year
Saldo akhir tahun 127.083 - - - 127.083**) Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
**) Terdiri dari fasilitas kredit yang committed yang belum ditarik **) Consist of committed unused loan facility
200
Page 652
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 28. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo Awal 89.811 8.123 - - 97.934 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 8.123 (8.123) - - - Stage 1
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 97.934 - - - 97.934 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 226 - - - 226 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (18.032) - - - (18.032) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan (17.806) - - - (17.806) during the year
Saldo akhir tahun 80.128 - - - 80.128**) Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
**) Terdiri dari fasilitas kredit yang committed yang belum ditarik **) Consist of committed unused loan facility
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 20.107 - - - 20.107 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (124.543) - - - (124.543) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 771.596 - - - 771.596 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (417.466) - - - (417.466) assets
Total penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan 229.587 - - - 229.587 during the period
Saldo akhir periode 249.694 - - - 249.694 Balance at the end of period
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 221.484 - - - 221.484 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (175.450) - - - (175.450) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 460.627 - - - 460.627 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (486.555) - - - (486.555) assets
Total penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan (201.378) - - - (201.378) during the period
Saldo akhir tahun 20.107 - - - 20.107 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
201
Page 653
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 28. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 280.604 - - - 280.604 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (75.440) - - - (75.440) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 683.151 - - - 638.151 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (666.830) - - - (666.830) assets
Total penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan (59.119) - - - (59.119) during the year
Saldo akhir tahun 221.484 - - - 221.484 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
Perubahan estimasi kerugian komitmen dan The movements in the estimated for impairment
kontinjensi adalah sebagai berikut: losses on commitments and contingencies are as
follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Saldo awal tahun 3.580 4.719 3.644 Balance at beginning of year
Penyisihan/(pemulihan) Provision/(reversal) for
kerugian penurunan nilai impairment losses during
selama tahun berjalan (195) (1.139) 1.075 the year
Saldo akhir 3.385 3.580 4.719 Balance at the end
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo awal 3.564 - - - 3.564 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 - - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 3.564 - - - 3.564 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (1.686) - - - (1.686) impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2.711 - - - 2.711 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (1.243) - - - (1.243) asset
Total Penambahan/(penurunan) Total Additional(reversal)/
tahun berjalan (218) - - - (218) during the year
Saldo akhir periode 3.346 - - - 3.346 Balance at the end of period
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
202
Page 654
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 28. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan cadangan kerugian komitmen dan The movements in the allowance for impairment
kontinjensi adalah sebagai berikut (lanjutan): losses on commitments and contingencies are as
follows (continued):
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo awal 4.607 - - - 4.607 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 - - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 4.607 - - - 4.607 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (992) - - - (992) impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 938 - - - 938 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (989) - - - (989) asset
Total Penambahan/(penurunan) Total Additional(reversal)/
tahun berjalan (1.043) - - - (1.043) during the year
Saldo akhir tahun 3.564 - - - 3.564 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo awal 1.640 1.640 - - 3.280 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 1.640 (1.640) - - - Stage 1
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 3.280 - - - 3.280 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 1.792 - - - 1.792 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (465) - - - (465) asset
Total Penambahan/(penurunan) Total Additional(reversal)/
tahun berjalan 1.327 - - - 1.327 during the year
Saldo akhir tahun 4.607 - - - 4.607 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
203
Page 655
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 28. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan cadangan kerugian komitmen dan The movements in the allowance for impairment
kontinjensi adalah sebagai berikut (lanjutan): losses on commitments and contingencies are as
follows (continued):
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 16 - - - 16 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (3) - - - (3) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 51 - - - 51 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (25) - - - (25) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
period berjalan 23 - - - 23 period the year
Saldo akhir periode 39 - - - 39 Balance at the end of period
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 112 - - - 112 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (7.355) - - - (7.355) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 7.567 - - - 7.567 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (308) - - - (308) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
period berjalan (96) - - - (96) period the year
Saldo akhir tahun 16 - - - 16 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 364 - - - 364 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (83) - - - (83) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1.395 - - - 1.395 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (1.564) - - - (1.564) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
period berjalan (252) - - - (252) period the year
Saldo akhir tahun 112 - - - 112 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan Based on management’s assessment, the amount
estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi yang of estimated losses on commitments and
dibentuk telah memadai. contingencies is adequate.
204
Page 656
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN 29. EMPLOYEE BENEFITS AND OTHER LIABILITIES
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Liabilitas imbalan kerja Employee benefits liabilities
Bonus dan tantiem 396.171 730.178 855.623 Bonuses and tantiem
Imbalan kerja jangka panjang Long term employee benefits
(Catatan 41b) 1.349.111 1.279.342 1.073.511 (Note 41b)
1.745.282 2.009.520 1.929.134
Liabilitas lain-lain Other liabilities
Dana jaminan pengembang Developers’ security deposits
(kewajiban pada pihak ketiga) 304.326 511.858 4.680.949 (liabilities to third party)
Liabilitas sewa 165.706 186.696 167.633 Lease liability
Lainnya 156.854 243.774 471.269 Others
626.886 942.328 5.319.851
Total 2.372.168 2.951.848 7.248.985 Total
Cadangan atas bonus merupakan kewajiban atas Provision for bonus represents unpaid employees’
jasa produksi karyawan pada tahun berjalan yang bonus for the current year which has not yet been
belum dibagikan pada akhir tahun. distributed at the end of the year.
Dana jaminan pengembang merupakan setoran Developer’s security deposits represent security
jaminan dari pengembang untuk menjamin deposit from developer to ensure that the developer
penyelesaian kewajiban pengembang di Bank. settle its obligation to the Bank.
Bank telah mengidentifikasi dugaan pemalsuan The Bank has identified an indication of forged
bilyet deposito Bank dan dari hasil pemeriksaan transaction in the Bank’s certificate of time deposits
Bank menunjukkan bahwa terdapat beberapa bilyet and based on the Bank’s investigation, there were
deposito Bank yang diduga dipalsukan oleh pihak several Bank’s certificate of time deposits forged by
lain di luar Bank sehingga tidak tercatat dalam third party, therefore it is not recorded in the Bank’s
sistem Bank. Bank telah melaporkan kasus tersebut system. The Bank has reported this case to the
kepada pihak berwajib dan saat ini sedang dalam authority and currently it is in the process of
proses penyidikan sehingga jumlah pasti atas investigation, therefore the definite amount of
potensi kerugian dari kasus tersebut belum dapat pontential loss from this case is still cannot be
ditentukan. Sebagai bentuk penerapan prinsip determined yet. In view of implementation of
kehati-hatian, Bank telah membentuk cadangan prudential banking principle, the Bank has provided
atas potensi kerugian operasional masing-masing allowance for potential operational losses as of
per tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 December 31, 2024, 2023 and 2022 amounting to
sebesar Rp16.382, Rp32.971 dan Rp16.590. Rp16,382, Rp32,971 and Rp16,590, respectively.
205
Page 657
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN 29. EMPLOYEE BENEFITS AND OTHER LIABILITIES
(lanjutan) (continued)
Pengungkapan liabilitas sewa pada tanggal Disclosure of lease liabilities on December 31,
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 adalah sebagai 2024, 2023 and 2022 is as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2024
Beban bunga Pembayaran
Penambahan atas liabilitas liabilitas
1 Januari/ liabilitas sewa/ sewa/ sewa/ 31 Desember/
January 1, Additions of Interest expense Payment of December 31,
2024 lease liabilities of lease liabilities lease liabilities 2024
Bangunan 30.488 7.036 279 (9.284) 28.240 Building
Kendaraan 156.037 65.382 8.331 (83.953) 137.466 Motor vehicles
Mesin ATM 48 - - (48) - ATM machine
Lainnya 123 - - (123) - Others
Total 186.696 72.418 8.610 (93.408) 165.706 Total
31 Desember/December 31, 2023
Beban bunga Pembayaran
Penambahan atas liabilitas liabilitas
1 Januari/ liabilitas sewa/ sewa/ sewa/ 31 Desember/
January 1, Additions of Interest expense Payment of December 31,
2023 lease liabilities of lease liabilities lease liabilities 2023
Bangunan 47.274 1.260 1.264 (18.046) 30.488 Building
Kendaraan 118.726 99.737 8.933 (62.426) 156.037 Motor vehicles
Mesin ATM 1.510 39 39 (1.501) 48 ATM machine
Lainnya 123 - - - 123 Others
Total 167.633 101.036 10.236 (81.973) 186.696 Total
31 Desember/December 31, 2022
Beban bunga Pembayaran
Penambahan atas liabilitas liabilitas
1 Januari/ liabilitas sewa/ sewa/ sewa/ 31 Desember/
January 1, Additions of Interest expense Payment of December 31,
2022 lease liabilities of lease liabilities lease liabilities 2022
Bangunan 95.663 3.571 3.571 (51.960) 47.274 Building
Kendaraan 25.920 122.449 6.293 (29.643) 118.726 Motor vehicles
Mesin ATM 4.605 247 246 (3.342) 1.510 ATM machine
Lainnya 160 1 1 (38) 123 Others
Total 126.348 126.268 10.111 (84.983) 167.633 Total
206
Page 658
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. EKUITAS 30. EQUITY
a. Modal Saham a. Capital Stock
Rincian modal dasar, modal ditempatkan dan The details of the Bank’s authorized capital
disetor penuh Bank adalah sebagai berikut: stock and issued and fully paid capital stock are
as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (Rupiah penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total value Percentage
shares (Full Rupiah) of shares ownership
Modal Dasar Authorized Capital
Saham Seri A Dwiwarna 1 500 - 0,00% Series A Dwiwarna Stock
Saham Biasa atas
nama Seri B 20.478.431.999 500 10.239.216 100,00% Series B Common Stock
20.478.432.000 10.239.216 100,00%
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh Issued and Fully Paid Capital
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna Stock
Pemerintah 1 500 - 0,00% Government
Saham Seri B Series B Stock
Pemerintah 8.420.666.647 500 4.210.333 60,00% Government
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Herry Trisaputra Zuna 879.300 500 440 0,01% Herry Trisaputra Zuna
Himawan Arief Sugoto 879.300 500 440 0,01% Himawan Arief Sugoto
Direksi Directors
Nixon L.P Napitupulu 5.399.000 500 2.699 0,04% Nixon L.P Napitupulu
Oni Febriarto Rahardjo 1.149.100 500 574 0,01% Oni Febriarto Rahardjo
Nofry Rony Poetra 3.527.422 500 1.764 0,03% Nofry Rony Poetra
Elisabeth Novie Riswanti 2.729.600 500 1.365 0,02% Elisabeth Novie Riswanti
Eko Waluyo 2.868.364 500 1.434 0,02% Eko Waluyo
Setiyo Wibowo 2.889.100 500 1.445 0,02% Setiyo Wibowo
Jasmin 3.844.430 500 1.922 0,03% Jasmin
Andi Nirwoto 2.818.561 500 1.409 0,02% Andi Nirwoto
Hirwandi Gafar 2.759.714 500 1.380 0,02% Hirwandi Gafar
Hakim Putratama 794.400 500 397 0,01% Hakim Putratama
Masyarakat
(kepemilikan masing
-masing dibawah 5% Public (ownership less
untuk setiap pihak) 5.583.239.474 500 2.791.620 39,78% than 5% each)
Total 14.034.444.413 7.017.222 100,00% Total
207
Page 659
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. EKUITAS (lanjutan) 30. EQUITY (continued)
a. Modal Saham (lanjutan) a. Capital Stock (continued)
Rincian modal dasar, modal ditempatkan dan The details of the Bank’s authorized capital
disetor penuh Bank adalah sebagai berikut stock and issued and fully paid capital stock are
(lanjutan): as follows (continued):
31 Desember/December 31, 2023
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (Rupiah penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total value Percentage
shares (Full Rupiah) of shares ownership
Modal Dasar Authorized Capital
Saham Seri A Dwiwarna 1 500 - 0.00% Series A Dwiwarna Stock
Saham Biasa atas
nama Seri B 20.478.431.999 500 10.239.216 100.00% Series B Common Stock
20.478.432.000 10.239.216 100,00%
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh Issued and Fully Paid Capital
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna Stock
Pemerintah 1 500 - 0.00% Government
Saham Seri B Series B Stock
Pemerintah 8.420.666.647 500 4.210.333 60,00% Government
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Herry Trisaputra Zuna 404.600 500 202 0,00% Herry Trisaputra Zuna
Himawan Arief Sugoto 404.600 500 202 0,00% Himawan Arief Sugoto
Direksi Directors
Nixon L.P Napitupulu 4.250.500 500 2.125 0,03% Nixon L.P Napitupulu
Oni Febriarto Rahardjo 308.000 500 154 0,01% Oni Febriarto Rahardjo
Nofry Rony Poetra 2.531.022 500 1.266 0,02% Nofry Rony Poetra
Elisabeth Novie Riswanti 1.733.200 500 867 0,01% Elisabeth Novie Riswanti
Eko Waluyo 1.871.964 500 936 0,01% Eko Waluyo
Setiyo Wibowo 1.892.700 500 946 0,01% Setiyo Wibowo
Jasmin 2.848.030 500 1.424 0,02% Jasmin
Andi Nirwoto 1.822.161 500 911 0,01% Andi Nirwoto
Hirwandi Gafar 1.763.314 500 882 0,01% Hirwandi Gafar
Masyarakat
(kepemilikan masing
-masing dibawah 5% Public (ownership less
untuk setiap pihak) 5.593.947.673 500 2.796.974 39,86% than 5% each)
Total 14.034.444.413 7.017.222 100,00% Total
208
Page 660
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. EKUITAS (lanjutan) 30. EQUITY (continued)
a. Modal Saham (lanjutan) a. Capital Stock (continued)
Rincian modal dasar, modal ditempatkan dan The details of the Bank’s authorized capital
disetor penuh Bank adalah sebagai berikut stock and issued and fully paid capital stock are
(lanjutan): as follows (continued):
31 Desember/December 31, 2022
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (Rupiah penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total value Percentage
shares (Full Rupiah) of shares ownership
Modal Dasar Authorized Capital
Saham Seri A Dwiwarna 1 500 - 0.00% Series A Dwiwarna Stock
Saham Biasa atas
nama Seri B 20.478.431.999 500 10.239.216 100.00% Series B Common Stock
20.478.432.000 10.239.216 100,00%
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh Issued and Fully Paid Capital
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna Stock
Pemerintah 1 500 - 0.00% Government
Saham Seri B Series B Stock
Pemerintah 6.353.999.999 500 3.177.000 60,00% Government
Direksi Directors
Haru Koesmahargyo 304.600 500 152 0,00% Haru Koesmahargyo
Nixon L.P Napitupulu 2.481.800 500 1.241 0,02% Nixon L.P Napitupulu
Hirwandi Gafar 603.900 500 302 0,01% Hirwandi Gafar
Elisabeth Novie Riswanti 581.200 500 291 0,01% Elisabeth Novie Riswanti
Andi Nirwoto 648.300 500 324 0,01% Andi Nirwoto
Eko Waluyo 686.300 500 343 0,01% Eko Waluyo
Nofry Rony Poetra 1.034.600 500 517 0,01% Nofry Rony Poetra
Jasmin 1.422.400 500 711 0,01% Jasmin
Setiyo Wibowo 547.900 500 274 0,00% Setiyo Wibowo
Masyarakat
(kepemilikan masing
-masing dibawah 5% Public (ownership less
untuk setiap pihak) 4.227.689.000 500 2.113.845 39,92% than 5% each)
Total 10.590.000.000 5.295.000 100,00% Total
Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang Series A Dwiwarna share is the share that gives
memberikan hak-hak preferen kepada the shareholder preferential rights to approve
pemegangnya untuk menyetujui pengangkatan the appointment or dismissal of Commissioners
dan pemberhentian Dewan Komisaris dan and Directors, changes in Articles of
Direksi, perubahan anggaran dasar, menyetujui Association, approve on Bank’s merger,
penggabungan, peleburan, pengambilalihan dissolution, acquisition and separation,
dan pemisahan Bank, pengajuan permohonan submission of request for bankruptcy and
agar Bank dinyatakan pailit dan pembubaran liquidation of the Bank.
Bank.
Saham Seri B adalah saham biasa atas nama Series B shares are common shares that can be
yang dapat dimiliki oleh masyarakat. owned by the public.
209
Page 661
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. EKUITAS (lanjutan) 30. EQUITY (continued)
a. Modal Saham (lanjutan) a. Capital Stock (continued)
Kepemilikan saham oleh Dewan Komisaris dan The shares ownership by board of
Direksi adalah dalam rangka Peraturan Otoritas commissioners and board of directors follows
Jasa Keuangan (POJK) No. 45/POJK.03/2015 the Financial Services Authority Regulation
tanggal 23 Desember 2015 tentang Penerapan (POJK) No. 45/POJK.03/2015 dated December
Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bagi 23, 2015 concerning Implementation of
Bank Umum, dimana anggota Direksi dan Governance in the Provision of Remuneration
Dewan Komisaris Non-Independen diberikan for Commercial Banks, where members of the
remunerasi yang bersifat variabel dalam bentuk Directors and Board of Commissioners are
saham Perseroan. given variable remuneration in the form of the
Company's shares.
Saham yang dimiliki oleh Dewan Komisaris dan Shares held by the Board of Commissioners
Direksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal and Board of Directors for the years ended
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 masing- December 31, 2024, 2023 and 2022 amounted
masing sebesar 30.538.291, 19.830.091 to 30,538,291, 19,830,091 shares and
lembar saham dan 8.311.000 lembar saham 8,311,000 shares or 0.22%, 0.11% and 0.08%
atau 0,22%, 0,11% dan 0,08% dari jumlah of the total authorized capital, respectively.
modal dasar.
b. Tambahan modal disetor b. Additional Paid In Capital
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid in capital are
sebagai berikut: as follows:
Saldo pada tanggal 1 Januari 2009 - Balance as January 1, 2009
Tambahan Modal disetor akibat Additional Paid in capital due
penawaran umum perdana tahun 2009 708.017 to Initial Public Offering in 2009
Biaya emisi penerbitan saham (68.391) Shares Issuance Cost
639.626
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 1 dan 2 Tahun 2011 94.733 phases 1 and 2 of MESOP I in 2011
734.359
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelakskanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 3 dan 4 Tahun 2012 5.219 phases 3 and 4 of MESOP I in 2012
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 1 dan 2 Tahun 2012 1.130 phases 1 and 2 of MESOP II in 2012
740.708
Tambahan Modal disetor akibat
Penawaran Umum Saham Additional paid in capital due to
Terbatas I pada tahun 2012 1.111.949 Right Issue I in 2012
Biaya emisi penerbitan saham (59.154) Shares Issuance Cost
1.793.503
210
Page 662
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. EKUITAS (lanjutan) 30. EQUITY (continued)
b. Tambahan modal disetor (lanjutan) b. Additional paid-in capital (continued)
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid in capital are
sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 5 dan 6 Tahun 2013 11.063 phases 5 and 6 of MESOP I in 2013
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 3 dan 4 Tahun 2013 117.623 phases 3 and 4 of MESOP II in 2013
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP III tahap 1 dan 2 Tahun 2013 103.575 phases 1 and 2 of MESOP III in 2013
2.025.764
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 7 dan 8 Tahun 2014 1.840 phases 7 and 8 of MESOP I in 2014
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 5 dan 6 Tahun 2014 243 phases 5 and 6 of MESOP II in 2014
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP III tahap 3 dan 4 Tahun 2014 289 phases 3 and 4 of MESOP III in 2014
2.028.136
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 7 dan 8 serta phases 7 and 8 of MESOP II and
MESOP III tahap 5 dan 6 Tahun 2015 18.462 phases 5 and 6 of MESOP III in 2015
2.046.598
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP III tahap 7 Tahun 2016 7.856 phase 7 of MESOP III in 2016
2.054.454
Tambahan Modal disetor akibat
Penawaran Umum Saham Additional paid in capital due to
Terbatas II pada tahun 2022/2023 2.411.111 Right Issue II in 2022/2023
Biaya Emisi Penerbitan Saham (46.665) Shares Issuance Cost
4.418.900
211
Page 663
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. EKUITAS (lanjutan) 30. EQUITY (continued)
c. Penggunaan Laba c. Profit Distribution
Penggunaan Laba Tahun 2023 Profit Distribution for Year 2023
Alokasi penggunaan laba untuk tahun yang Allocation of profit distribution for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 December 31, 2023, are as follow:
adalah sebagai berikut: a. Dividends amounted to Rp700,198
a. Dividen sebesar Rp700.198 b. Appropriated retained earnings amounted to
b. Laba ditahan yang telah ditentukan Rp2,800,790
penggunaannya Rp2.800.790
Penggunaan Laba Tahun 2022 Profit Distribution for Year 2022
Alokasi penggunaan laba untuk tahun yang Allocation of profit distribution for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 December 31, 2022, are as follow:
adalah sebagai berikut: c. Dividends amounted to Rp609,015
c. Dividen sebesar Rp609.015 d. Appropriated retained earnings amounted to
d. Laba ditahan yang telah ditentukan Rp2,436,057
penggunaannya Rp2.436.057
Penggunaan Laba Tahun 2021 Profit Distribution for Year 2021
Alokasi penggunaan laba untuk tahun yang Allocation of profit distribution for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 December 31, 2021 are as follow:
adalah sebagai berikut: a. Dividends amounted to Rp237,624
a. Dividen sebesar Rp237.624 b. Appropriated retained earnings amounted to
b. Laba ditahan yang telah ditentukan Rp2,138,602
penggunaannya Rp2.138.602
d. Dana Setoran Modal d. Capital deposit fund
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on extraordinary meeting of shareholder
Luar Biasa Tanggal 18 Oktober 2022, Para dated October 18, 2022, the shareholder of the
Pemegang Saham Bank Menyetujui Untuk Bank approved the additional capital through the
Melakukan Penambahan Modal Melalui Limited Public Offering II (PUT II) with pre-
Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) Dengan emptive rights to the Bank’s shareholders at the
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih most 4,600,000,000 (four billion six hundred
Dahulu (PMHMETD) kepada para pemegang million) common registered shares with a
saham Bank sejumlah 4.600.000.000 (empat nominal value of Rp500 (full amount) per share
miliar enam ratus juta) lembar saham dengan with exercise price of Rp1,200 (full amount) per
nominal sebesar Rp500 (nilai penuh) (lima ratus share.
rupiah) per lembar saham dengan harga
pelaksanaan Rp1.200 (nilai penuh) (seribu dua
ratus rupiah) per lembar saham.
Bank melakukan pembukuan Penambahan The bank has recorded additional capital with
Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih pre-emptive rights (PMHMETD) for Bank BTN in
Dahulu (PMHMETD) Bank BTN Tahun 2022 2022 with a capital deposit from government of
dengan setoran modal dari pemerintah sebesar Rp2,480,000 and paid up capital for the public
Rp2.480.000 dan setoran modal dari publik Rp276,575.
sebesar Rp276.575.
Berdasarkan kajian legal yang telah dilakukan Based on legal assessment that conducted by
oleh Bank, dana penambahan modal melalui the bank, the additional capital through
PMHMETD sudah dapat diakui sebagai modal PMHMETD can already be recognized as paid-
disetor dikarenakan sudah terdapatnya akta up capital due to the deed of amendment to the
perubahan anggaran dasar Bank pada tanggal Bank's articles of association on March 16, 2023.
16 Maret 2023.
212
Page 664
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. PENDAPATAN BUNGA DAN BAGI HASIL 31. INTEREST INCOME AND INCOME FROM PROFIT
SHARING
a. Pendapatan Bunga a. Interest Income
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Kredit yang diberikan 23.175.484 22.387.831 20.955.847 Loans
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 417.741 480.068 217.757 Bank Indonesia
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 125.306 133.613 71.670 and other banks
Current accounts with
Giro pada bank lain 1.592 2.568 1.311 other banks
Tagihan lainnya 19.239 8.210 5.805 Others receivable
Efek dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali 29.323 57.873 86.602 agreement to resell
Obligasi pemerintah 619.449 620.967 453.703 Government bonds
Efek-efek 165.035 46.996 56.439 Securities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Obligasi pemerintah 169.507 176.455 236.476 Government bonds
Efek-efek 75.030 80.180 82.222 Securities
Derivatif 80.940 81.505 55.005 Derivative
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi pemerintah 398.891 423.226 828.759 Government bonds
Efek-efek 195.088 223.037 181.604 Securities
Total 25.472.625 24.722.529 23.233.200 Total
b. Bagi hasil dan marjin unit syariah b. Profit sharing and margin from sharia unit
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Pendapatan murabahah 2.555.953 2.242.259 1.657.741 Income from murabahah
Pendapatan bagi hasil musyarakah 356.586 339.310 322.992 Musyarakah profit sharing income
Pendapatan istishna 389.778 339.895 278.899 Income from istishna
Pendapatan bagi hasil mudharabah 1.468 11.906 25.771 Mudharabah profit sharing income
Pendapatan usaha utama lainnya 765.182 625.353 388.765 Other main operating income
Total 4.068.967 3.558.723 2.674.168 Total
213
Page 665
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. BEBAN BUNGA, BAGI HASIL DAN BONUS 32. INTEREST, PROFIT SHARING AND BONUS
EXPENSES
a. Beban Bunga a. Interest Expense
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Deposito berjangka 9.707.631 7.292.773 5.204.910 Time deposits
Giro 2.907.852 2.676.389 1.343.080 Demand deposits
Pinjaman yang diterima 1.417.941 1.240.294 1.133.603 Fund borrowings
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 598.776 593.559 596.092 and securities
Tabungan 535.130 527.326 563.151 Savings deposits
Surat-surat berharga yang diterbitkan 441.754 559.845 880.152 Securities issued
Kewajiban derivatif 128.449 140.185 102.692 Derivative liabilities
Simpanan dari bank lain 86.054 97.192 36.387 Deposits from other banks
Efek yang dijual dengan janji Securities sold under
dibeli kembali 89.872 75.545 6.852 repurchase agreements
Total 15.913.459 13.203.108 9.866.919 Total
b. Bonus Simpanan Wadiah dan Hak Pihak Ketiga b. Wadiah Deposit Bonus and Third Parties’ Share
atas Bagi hasil Mudharabah on Return of Mudharabah
Bonus simpanan wadiah: Wadiah deposit bonus:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Beban bonus simpanan wadiah: Wadiah bonus expenses:
Giro wadiah 148.667 66.217 52.233 Wadiah demand deposit
Tabungan wadiah 4.779 5.404 5.325 Wadiah saving deposit
153.446 71.621 57.558
Hak bagi hasil mudharabah: Mudharabah share on return:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Hak Pihak Ketiga atas Bagi Third Parties’ Share on Return
hasil Mudharabah: of Mudharabah:
Deposito mudharabah 1.320.300 1.052.226 601.033 Mudharabah time deposit
Tabungan mudharabah 274.558 201.556 141.241 Mudharabah saving deposit
Pinjaman mudharabah 162.793 108.623 65.839 Mudharabah borrowing
Giro mudharabah 20.787 10.299 7.690 Mudharabah demand deposit
Sukuk mudharabah 3.121 212 - Mudharabah sukuk
Total 1.781.559 1.372.916 815.803 Total
214
Page 666
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA - 33. OTHER OPERATING INCOME - OTHERS
LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Jasa perbankan 199.813 216.776 188.557 Bank services
Servicing Fee Sekuritisasi Aset 32.665 95.158 87.369 Securitization Assets Servicing Fee
Jasa penagihan - payment points 19.408 14.993 16.955 Collection services - payment points
Lainnya 900.852 983.820 529.894 Others
Total 1.152.738 1.310.747 822.775 Total
Jasa perbankan terdiri dari pendapatan dari Bank services pertains to income from fund transfer
transaksi transfer dana, pendapatan sewa safe transactions, safety deposit box rentals and ATM
deposit box dan pendapatan administrasi layanan service charges.
ATM.
Lainnya terutama terdiri dari provisi atas garansi Others consist mainly of provision from bank
bank yang diterbitkan, komisi yang diterima dari guarantee issued, commission received from
perusahaan asuransi atas produk asuransi yang insurance companies for insurance products sold by
terjual melalui Bank, penyelesaian atas dana titipan the Bank to its borrowers, and settlement of
nasabah dan dana jaminan developer. customer’s and developer’s deposits.
34. PENYISIHAN (PEMBALIKAN) KERUGIAN 34. PROVISION FOR (REVERSAL OF) IMPAIRMENT
PENURUNAN NILAI ASET KEUANGAN DAN LOSSES ON FINANCIAL AND NON-FINANCIAL
NON- ASET KEUANGAN ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Loans and sharia financing/
(Catatan 11) 2.021.888 3.711.122 4.039.507 receivables (Note 11)
Efek-efek (Catatan 8) (19.271) 30.502 (19.259) Securities (Note 8)
Current accounts with
Giro pada bank lain (Catatan 6) 767 57 49 other banks (Note 6)
Tagihan Akseptasi (Catatan 13) (21.889) 23.740 (487) Acceptance Receivable (Note 13)
Properti Terbengkalai - (24) (2.432) Abandoned Property
Total 1.981.495 3.765.397 4.017.378 Total
215
Page 667
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 35. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Perbaikan dan pemeliharaan 1.153.531 1.108.838 1.136.954 Repairs and maintenance
Promosi 551.571 537.253 469.580 Promotion
Penyusutan (Catatan 14) 526.983 489.874 426.546 Depreciation (Note 14)
Sewa bukan PSAK No. 116 414.410 357.523 388.480 Lease expense non SFAS No. 116
Listrik, air dan komunikasi 341.955 258.934 296.549 Electricity, water and telecommunications
Beban kantor 261.636 232.271 229.233 Office expenses
Jasa profesional 283.784 229.724 236.277 Professional fees
Beban depresiasi aset hak guna Depreciation expense of right of use asset
(Catatan 14) 204.497 226.851 202.514 (Note 14)
Transportasi 192.500 171.228 135.604 Transportation
Outsourcing 263.732 45.173 54.833 Outsourcing
Lainnya 262.262 227.110 177.458 Others
Total 4.456.861 3.884.779 3.754.028 Total
Lainnya terutama terdiri dari beban administrasi Others consist mainly of branchless banking
branchless banking, biaya operasional program administration expense, government program
pemerintah, premi asuransi untuk gedung, biaya operational expense, outsourcing labor cost,
tenaga outsourcing, premi asuransi kas dalam insurance premium on the building, insurance
perjalanan serta kas dalam khazanah dan beban premium on in transit and cash in vault and
operasional protokoler. protocoler operational expenses.
36. GAJI DAN TUNJANGAN KARYAWAN 36. SALARIES AND EMPLOYEE BENEFITS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Gaji dan upah Salaries and wages
Rutin 2.795.322 2.353.451 2.122.173 Recurring
Tidak rutin 1.510.080 1.495.120 1.954.049 Non-recurring
Pelatihan dan pengembangan 100.442 95.931 87.757 Training and development
Lainnya 39.731 38.001 26.319 Others
Total 4.445.575 3.982.503 4.190.298 Total
Lainnya terdiri dari beban imbalan kerja, biaya Others consists mainly of employee benefits
perekrutan, pesangon dan tunjangan rekreasi expense, recruitment costs, severance costs and
karyawan. employee recreational costs.
216
Page 668
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
37. BEBAN OPERASIONAL LAINNYA - LAIN-LAIN 37. OTHER OPERATING EXPENSES - OTHERS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Imbalan atas jasa penagihan 61.521 63.279 71.635 Fees for collection services
Kerugian atas penyelesaian kredit
bermasalah 38.845 40.987 51.106 Loss on bad debt settlement
Lainnya 489.627 383.348 206.567 Others
Total 589.993 487.614 329.308 Total
Lainnya terutama terdiri dari beban representasi, Others consist mainly of representation,
jamuan makan dan minum rapat dan beban terkait entertainment expense and expense related to the
dengan penyelesaian dana titipan nasabah dan settlement of customer’s and developer’s deposits.
dana jaminan developer.
38. PENDAPATAN (BEBAN) BUKAN OPERASIONAL 38. NON-OPERATING INCOME (EXPENSES) - NET
- NETO
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Pendapatan sewa gedung 58 140 200 Building rental income equipment
Pendapatan (beban) lainnya - neto (51.930) (159.659) 60.687 Other income (expense) - net
Total (51.872) (159.519) 60.887 Total
Lainnya terutama terdiri dari keuntungan/(kerugian) Others mainly consist of gains/(losses) on exchange
revaluasi kurs, beban denda administrasi, rate revaluation, administrative penalty expenses,
keuntungan/(kerugian) jual beli mata uang asing dan gains/(losses) on buying and selling foreign
beban bina lingkungan. currencies and environmental development
expenses.
217
Page 669
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. PERPAJAKAN 39. TAXATION
a. Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak a. The reconciliation between income before tax
menurut laporan laba rugi dan penghasilan expense, as shown in the statement of profit or
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan loss and other comprehensive income are as
kena pajak, adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Laba sebelum Income before
beban pajak 3.772.841 4.380.210 3.875.690 tax expense
Beda temporer: Temporary differences:
Penyisihan untuk imbalan Provision for employee
kerja 238.070 19.804 274.687 benefits
Penurunan (kenaikan) nilai Decrease (increase)
efek-efek yang dimiliki in fair value of
untuk diperdagangkan 213.455 59.053 (206.021) trading securities
Penyusutan aset hak guna (28.356) 5.637 (3.753) Depreciation of Right of Use Asset
Pembentukan Provision for
cadangan kerugian allowance for impairment
penurunan nilai aset keuangan losses on financial assets
dan non-aset keuangan and non-financial assets
dan lainnya (11.951.852) (153.722) 928.143 and others
Selisih nilai wajar efek-efek 1.091.193 803.279 - Difference in the fair value of securities
(10.437.490) 734.051 993.056
Beda tetap: Permanent differences:
Dana sosial dan representasi 22.129 10.231 113.258 Social funds and representation
Beban kantor 29.948 72.557 84.703 Office expense
Kenikmatan karyawan 79.829 65.214 136.692 Employee welfare
Sumbangan 89.175 79.996 62.204 Donations
Sewa 26 10.997 14.401 Rent
Perbaikan dan pemeliharaan 2.086 4.993 6.061 Repairs and maintenance
Penyusutan atas aset tetap Depreciation of premises
yang tidak dapat and equipment which are
disusutkan menurut pajak 2.250 2.407 3.031 non-depreciable for tax purposes
Pendapatan sewa tarif final (46) (128) (200) Rent income subject to final tax
Perubahan nilai EBA yang tidak Changes in EBA fair value which are
dapat diakui secara pajak 29.248 (28) 60.514 non-recognizable for tax purposes
Lain-lain 1.535 1.036 15.316 Others
256.180 247.275 495.980
Taksiran penghasilan (rugi) Estimated taxable
kena pajak (6.408.469) 5.361.536 5.364.726 income (loss)
Beban pajak penghasilan - 1.018.692 1.019.298 Income tax expense
Pajak penghasilan Income tax -
Pasal 25 (721.042) (673.178) (671.524) Article 25
Hutang pajak penghasilan Badan Corporate income tax payable
(Catatan 17)/(Uang Muka (Note 17)/(Prepaid Taxes)
Pajak) (Catatan 16) (721.042) 345.514 347.774 (Note 16)
Taksiran rugi pajak hasil rekonsiliasi akan Estimated taxable loss from the reconciliation
digunakan sebagai dasar untuk menyiapkan will be used as basis for preparing annual tax
Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) untuk tahun return (SPT) for the year ended December 31,
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. 2024.
218
Page 670
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. PERPAJAKAN (lanjutan) 39. TAXATION (continued)
a. Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak a. The reconciliation between income before tax
menurut laporan laba rugi dan penghasilan expense, as shown in the statement of profit or
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan loss and other comprehensive income are as
kena pajak, adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Berdasarkan Undang-undang Perpajakan yang Under the prevailing Taxation Laws of
berlaku di Indonesia, Bank menghitung, Indonesia, the Bank calculates, determines and
menetapkan dan membayar sendiri besarnya pays tax payable based on self-assessment.
jumlah pajak yang terutang. Direktur Jendral The Directorate General of Taxes (“DGT”) may
Pajak (“DJP”) dapat menetapkan atau assess or amend taxes within 5 (five) years from
mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 the time the tax becomes due. The taxable profit
(lima) tahun sejak saat terutangnya pajak. Laba resulting from the reconciliation in 2023 and
kena pajak hasil rekonsiliasi tahun 2023 dan 2022 conform to the Bank’s Annual Tax Return.
2022 adalah sesuai dengan SPT Tahunan
Bank.
b. Beban/(manfaat) pajak b. Tax Expense/(benefit)
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Beban pajak - kini - 1.018.692 1.019.298 Current tax expense
Beban/(manfaat) pajak - tangguhan 765.513 (139.470) (188.681) Deferred tax expense/(benefit)
Total 765.513 879.222 830.617 Total
c. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan c. Deferred tax assets (liabilities)
Pengaruh pajak atas perbedaan temporer yang The tax effects on significant outstanding
signifikan antara pelaporan keuangan dan temporary differences between financial and tax
pajak adalah sebagai berikut: reporting purposes are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi/
Credited/(charged) Dibebankan
to statement of ke ekuitas/
Saldo awal/ profit or loss and Charged to Saldo Akhir/
Beginning balance other income equity Ending Balance
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai kredit yang diberikan 2.328.612 (2.254.882) - 73.730 losses loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset keuangan - selain losses on financial assets -
kredit yang diberikan 21.303 (7.307) - 13.996 other than loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset non keuangan 383 - - 383 losses on non non-financial assets
Cadangan hukum, kecurangan Allowance for legal,
(fraud) dan lainnya 24.354 (8.663) - 15.691 fraud and others
Cadangan imbalan kerja 243.075 45.233 (31.977) 256.331 Allowance for employee benefits
Penyusutan aset hak guna 20.773 (5.387) - 15.386 Depreciation of right of use asset
Rugi yang belum
direalisasi atas efek Unrealized loss
yang diukur pada nilai on fair value through
wajar melalui laba rugi 760 40.557 - 41.317 profit or loss
Rugi yang belum direalisasi Unrealized loss
atas lindung nilai arus kas 7.588 - 2.753 10.341 on cash flow hedges
(Laba) rugi yang belum
direalisasi atas efek yang Unrealized (gain) loss
diukur pada nilai wajar melalui on fair value through
penghasilan komprehensif 198.811 - 82.493 281.304 other comprehensive income
Differences in fair value
Selisih nilai wajar efek-efek 152.623 207.326 - 359.949 of securities
Rugi kena pajak - 1.217.610 - 1.217.610 Taxable loss
Aset pajak tangguhan - neto 2.998.282 (765.513) 53.269 2.286.038 Deferred tax assets - net
219
Page 671
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. PERPAJAKAN (lanjutan) 39. TAXATION (continued)
c. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan (lanjutan) c. Deferred tax assets (liabilities) (continued)
Pengaruh pajak atas perbedaan temporer yang The tax effects on significant outstanding
signifikan antara pelaporan keuangan dan temporary differences between financial and tax
pajak adalah sebagai berikut (lanjutan): reporting purposes are as follows (continued):
31 Desember/December 31, 2023
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi/
Credited/(charged) Dibebankan
to statement of ke ekuitas/
Saldo awal/ profit or loss and Charged to Saldo Akhir/
Beginning balance other income equity Ending Balance
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai kredit yang diberikan 2.358.305 (29.693) - 2.328.612 losses loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset keuangan - selain losses on financial assets -
kredit yang diberikan 11.580 9.723 - 21.303 other than loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset non keuangan 383 - - 383 losses on non non-financial assets
Cadangan hukum, kecurangan Allowance for legal,
(fraud) dan lainnya 33.591 (9.237) - 24.354 fraud and others
Cadangan imbalan kerja 203.967 3.763 35.345 243.075 Allowance for employee benefits
Penyusutan aset hak guna 19.702 1.071 - 20.773 Depreciation of right of use asset
(Laba) rugi yang belum
direalisasi atas efek Unrealized (gain) loss
yang diukur pada nilai on fair value through
wajar melalui laba rugi (10.460) 11.220 - 760 profit or loss
Rugi yang belum direalisasi Unrealized loss
atas lindung nilai arus kas 11.565 - (3.977) 7.588 on cash flow hedges
(Laba) rugi yang belum
direalisasi atas efek yang Unrealized (gain) loss
diukur pada nilai wajar melalui on fair value through
penghasilan komprehensif 292.088 - (93.277) 198.811 other comprehensive income
Differences in fair value
Selisih nilai wajar efek-efek - 152.623 - 152.623 of securities
Lainnya (5.293) - 5.293 - Others
Aset pajak tangguhan - neto 2.915.428 139.470 (56.616) 2.998.282 Deferred tax assets - net
31 Desember/December 31, 2022
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi/
Credited/(charged) Dibebankan
to statement of ke ekuitas/
Saldo awal/ profit or loss and Charged to Saldo Akhir/
Beginning balance other income equity Ending Balance
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai kredit yang diberikan 2.116.831 241.474 - 2.358.305 losses loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset keuangan - selain losses on financial assets -
kredit yang diberikan 15.120 (3.540) - 11.580 other than loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset non keuangan 845 (462) - 383 losses on non non-financial assets
Cadangan hukum, kecurangan Allowance for legal,
(fraud) dan lainnya 94.716 (61.125) - 33.591 fraud and others
Cadangan imbalan kerja 163.152 52.191 (11.376) 203.967 Allowance for employee benefits
Penyusutan aset hak guna 20.415 (713) - 19.702 Depreciation of right of use asset
(Laba) rugi yang belum
direalisasi atas efek Unrealized (gain) loss
yang diukur pada nilai on fair value through
wajar melalui laba rugi 28.684 (39.144) - (10.460) profit or loss
Rugi yang belum direalisasi Unrealized loss
atas lindung nilai arus kas - - 11.565 11.565 on cash flow hedges
(Laba) rugi yang belum
direalisasi atas efek yang Unrealized (gain) loss
diukur pada nilai wajar melalui on fair value through
penghasilan komprehensif (9.103) - 295.898 286.795 other comprehensive income
Aset pajak tangguhan - neto 2.430.660 188.681 296.087 2.915.428 Deferred tax assets - net
220
Page 672
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. PERPAJAKAN (lanjutan) 39. TAXATION (continued)
d. Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan d. The reconciliation between the tax expense
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku computed by applying the applicable tax rate on
dari laba sebelum beban pajak dan beban the income before tax expense and the tax
pajak penghasilan seperti yang disajikan expense shown in the statement of profit or loss
dalam laporan laba rugi dan penghasilan and other comprehensive income for the period
komprehensif lain untuk periode yang berakhir ended December 31, 2024, 2023 and 2022, are
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, as follows:
2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2024 2023 2022
Laba sebelum beban pajak 3.772.841 4.380.210 3.875.690 Income before tax expense
Beban pajak dengan Tax expense at
tarif pajak yang berlaku (716.840) (832.240) (736.381) the applicable tax rate
Beda tetap (48.673) (46.982) (94.236) Permanent differences
Beban pajak (765.513) (879.222) (830.617) Tax expense
e. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan e. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
Tax
Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah On 31 March 2020, the Government issue
menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Government Regulation in Lieu of Law (Perpu)
Undang-Undang (Perpu) Republik Indonesia of the Republic of Indonesia No. 1 of 2020 which
No. 1 Tahun 2020 yang telah menjadi Undang- has become Law (UU) No. 2 of 2020, as well as
Undang (UU) No. 2 Tahun 2020, serta stipulated Government Regulation (PP) No. 30
menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) No. of 2020 concerning Tariff Reduction for
30 Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Domestic Public Companies Taxpayers and
Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam effective since 19 June 2020. The regulation
Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka has stipulated the reduction in the income tax
dan berlaku sejak tanggal 19 Juni 2020. rates for domestic corporate taxpayers and
Aturan tersebut menetapkan penurunan tarif business establishments from 25% to 22% for
pajak penghasilan wajib pajak badan dalam Fiscal Year 2021 and 2022 and 20% for the
negeri dan bentuk usaha tetap dari semula Fiscal Year 2022 onwards, and a further
25% menjadi 22% untuk tahun pajak 2021 dan reduction of the tax rate by 3% for domestic
2022 dan 20% mulai tahun pajak 2022 dan taxpayers who meet certain requirements.
seterusnya, serta pengurangan lebih lanjut
tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak
dalam negeri yang memenuhi persyaratan
tertentu.
Berdasarkan Undang-Undang No. 7 tahun Based Law No. 7 of 2021 regarding
2021 tentang Harmonisasi Peraturan Harmonisation of the Tax Regulation witch
Perpajakan yang berlaku 1 Januari 2022 maka applies on January 1, 2022 therefore the tax
tarif pajak kembali ke tarif pajak tunggal yaitu rate is a single rate of 22%.
22%.
221
Page 673
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. PERPAJAKAN (lanjutan) 39. TAXATION (continued)
e. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan e. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
(lanjutan) Tax (continued)
Berdasarkan surat keterangan No. DE/I/2025- Based on Letter No. DE/I/2025-0037 dated
0037 tanggal 3 Januari 2025 dan laporan January 3, 2025 and the monthly report of
bulanan kepemilikan saham dari Biro shares ownerships form the Securities
Administrasi Efek, Datindo Entrycom atas Administration Agency (Biro Administrasi Efek),
kepemilikan saham Bank selama periode 2024 Datindo Entrycom on the ownership of Bank’s
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 shares during the period ended December 31,
semua kriteria di atas untuk memperoleh 2024, all of the above mentioned required
fasilitas penurunan tarif pajak tersebut atas criteria to obtain the tax rate reduction on
laporan keuangan Bank untuk tahun yang Bank’s financial statements for the year then
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah ended December 31, 2024 were fulfilled by the
terpenuhi. Bank.
Berdasarkan surat keterangan No. DE/I/2024- Based on Letter No. DE/I/2024-0035 dated
0035 tanggal 3 Januari 2024 dan laporan January 3, 2024 and the monthly report of
bulanan kepemilikan saham dari Biro shares ownerships form the Securities
Administrasi Efek, Datindo Entrycom atas Administration Agency (Biro Administrasi Efek),
kepemilikan saham Bank selama periode 2023 Datindo Entrycom on the ownership of Bank’s
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 shares during the period ended December 31,
semua kriteria di atas untuk memperoleh 2023, all of the above mentioned required
fasilitas penurunan tarif pajak tersebut atas criteria to obtain the tax rate reduction on
laporan keuangan Bank untuk tahun yang Bank’s financial statements for the year then
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah ended December 31, 2023 were fulfilled by the
terpenuhi. Bank.
Berdasarkan surat keterangan No. DE/I/2023- Based on Letter No. DE/I/2023-0038 dated
0038 tanggal 3 Januari 2023 dan laporan January 3, 2023 and the monthly report of
bulanan kepemilikan saham (Formulir No. shares ownerships (form No. X.H.I-2 dated
X.H.I-2 tanggal 3 Januari 2023 dari Biro January 3, 2023 from the Securities
Administrasi Efek, Datindo Entrycom atas Administration Agency (Biro Administrasi Efek),
kepemilikan saham Bank selama periode 2022 Datindo Entrycom on the ownership of Bank’s
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022) shares during the period ended
semua kriteria di atas untuk memperoleh December 31, 2022), all of the above
fasilitas penurunan tarif pajak tersebut atas mentioned required criteria to obtain the tax rate
laporan keuangan Bank untuk tahun yang reduction on Bank’s financial statements for the
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 telah year ended December 31, 2022 were fulfilled by
terpenuhi. the Bank.
Pajak penghasilan badan Bank untuk tahun Bank's corporate income tax for the year ended
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 December 31, 2024, 2023 and 2022 are
Desember 2024, 2023 dan 2022 telah dihitung calculated using the tax rate of 19%.
dengan menggunakan tarif pajak 19%.
222
Page 674
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. PERPAJAKAN (lanjutan) 39. TAXATION (continued)
e. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan e. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
(lanjutan) Tax (continued)
Pada tanggal 10 Oktober 2024, Pemerintah On October 10, 2024, the Government issued
menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Minister of Finance Regulation (PMK) Number
(PMK) Nomor 74 Tahun 2024 tentang 74 Year 2024 concerning Guidelines for the
Pembentukkan Cadangan Piutang Tak Tertagih Establishment of an Reserve for Uncollectible
yang Boleh Dikurangkan dari Penghasilan Accounts that can be Deductible from Gross
Bruto. Sesuai dengan ketentuan peralihan Income. Based on the transitional provisions in
dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik the Regulation of the Minister of Finance of the
Indonesia Nomor 74 Tahun 2024, Bank telah Republic of Indonesia Number 74 of 2024, Bank
melaksanakan perhitungan nilai tercatat has calculated the carrying value of the
cadangan piutang tak tertagih untuk awal tahun allowance for doubtful accounts for the
fiskal 2024 dan selisih lebih sebesar beginning of the fiscal year 2024, and the
Rp11.517.405 dan diakui sebagai biaya yang excess amounting to Rp 11,517,405 recognised
dibebankan seluruhnya untuk tahun fiskal 2024. as an expense fully charged to the fiscal year
Terkait dengan hal tersebut, aset pajak 2024. In relation to the above, BTN utilized
tangguhan yang dimanfaatkan BTN pada tahun deferred tax assets amounting to Rp 2,188,307
fiskal 2024 sebesar Rp 2.188.307. in the fiscal year 2024.
40. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 40. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Saldo komitmen dan kontinjensi pada tanggal The outstanding commitments and contingencies as
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 adalah sebagai of December 31, 2024, 2023 and 2022 are as
berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
KOMITMEN COMMITMENTS
Liabilitas komitmen Commitments payable
Fasilitas kredit kepada nasabah Unused loan facility
yang belum ditarik 15.614.895 18.933.652 15.109.981 commitments
Irrevocable L/C yang Outstanding
masih berjalan (Catatan 28) 249.694 20.106 221.484 irrevocable L/Cs (Note 28)
Komitmen - neto 15.864.589 18.953.758 15.331.465 Commitments - net
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Pendapatan bunga dalam Interest income on
penyelesaian 3.550.319 3.598.041 6.855.269 non-performing assets
Liabilitas kontinjensi Contingent payables
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
(Catatan 28) (3.124.003) (2.579.175) (948.495) (Note 28)
Kontinjensi - neto 426.316 1.018.866 5.906.774 Contingencies - net
41. IMBALAN KERJA 41. EMPLOYEE BENEFITS
Program pensiun imbalan pasti Defined benefit pension plan
Program dana Pensiun diadministrasikan dan The Pension Plan’s assets are being administered
dikelola oleh Dana Pensiun PT Bank Tabungan and managed by Dana Pensiun PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk (DPBTN). Negara (Persero) Tbk (DPBTN).
223
Page 675
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun imbalan pasti (lanjutan) Defined benefit pension plan (continued)
Sesuai dengan ketentuan Dana Pensiun, Program According to the Pension Fund regulation, the
Pensiun dibiayai dari iuran karyawan dan iuran pension plan is funded through contributions from
Bank. Iuran karyawan adalah sebesar 5% dari both the employees and the Bank. Employees’
penghasilan dasar pensiun karyawan dan atas sisa contributions are computed at 5% of the employees’
jumlah yang perlu didanakan kepada DPBTN basic pension salaries and any remaining amount
merupakan kontribusi Bank. required to fund DPBTN represents the contributions
by the Bank.
Efektif tanggal 1 Januari 2004, semua pekerja yang Effective January 1, 2004, all newly appointed
baru diangkat sebagai pekerja tetap tidak permanent employees are not included in the
diikutsertakan dalam program pensiun imbalan pasti defined benefit pension plan (DPBTN), instead, the
(DPBTN), namun demikian, karyawan Bank Bank’s employees are included in the defined
diikutsertakan dalam program pensiun iuran pasti contribution pension plan which was effective since
yang berlaku efektif sejak bulan Januari 2004. January 2004. This defined contribution pension
Program Pensiun ini dikelola oleh Dana Pensiun plan is managed by Dana Pensiun Lembaga
Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero)
(Persero) Tbk (DPLK). Tbk (DPLK).
Beban pensiun iuran pasti yang telah dibebankan Defined contribution pension expense that was
pada laporan laba rugi adalah sebesar Rp55.238, charged to profit or loss amounted to Rp55,238, Rp
Rp43.871 dan Rp35.782 masing-masing untuk Rp43,871 and Rp35,782 for the years ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember December 31, 2024, 2023 and 2022, respectively.
2024, 2023 dan 2022.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long-term employee benefits
Bank memberikan imbalan kerja kepada pegawai The Bank provides employee benefits in the form of
berupa penghargaan masa kerja dan Masa allowance for gratuity for services and retirement
Persiapan Pensiun (MPP) yaitu 1 (satu) tahun preparation period (MPP), which is within 1 (one)
sebelum pegawai mencapai usia pensiun normal year before the normal pension age (56 years old).
(usia 56 tahun).
Masa Persiapan Pensiun (MPP) adalah Masa Retirement Preparation Period (MPP) is the period
Pegawai Tetap dibebastugaskan karena telah when permanent employees are dismissed because
mendekati usia pensiun normal. Pada ketentuan they are approaching normal retirement age. In the
sebelumnya (Surat Edaran Direksi Nomor previous provisions (Circular Letter of the Board of
62/SE/DIR/HCSD/2019) dijelaskan bahwa Pegawai Directors Number 62/SE/DIR/HCSD/2019) it is
Tetap yang telah memasuki usia 55 tahun maka explained that Permanent Employees who have
akan melaksanakan MPP dengan Hak upah berupa entered the age of 55 will carry out MPP with Wage
Gaji Pokok Pegawai bulan terakhir hingga Pegawai Rights in the form of the last month's Basic
ybs memasuki usia pensiun (56 tahun), apabila Employee Salary until the Employee concerned
dipandang perlu karena keahlian/pengalaman enters retirement age (56 years ), if it is deemed
Pegawai Tetap yang bersangkutan masih necessary because the expertise/experience of the
diperlukan, Direksi dapat menangguhkan/ Permanent Employee concerned is still needed, the
menghapuskan MPP yang bersangkutan dan Board of Directors can suspend/remove the MPP
selama dipekerjakan yang bersangkutan tetap concerned and while employed the person
diberikan penghasilan seperti halnya pada waktu concerned is still given income as was the case
Pegawai Tetap tersebut masih aktif (sebelum MPP). when the Permanent Employee was still active
(before MPP).
224
Page 676
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long-term employee benefits (continued)
Terdapat perubahan ketentuan pelaksanaan MPP There are changes to the provisions for
sebagaimana ditetapkan pada Perjanjian Kerja implementing MPP as stipulated in the Bank BTN
Bersama (PKB) Bank BTN tahun 2022 pasal 69 ayat Collective Labor Agreement (PKB) in 2022 article 69
1 dimana Pegawai yang memasuki usia MPP (55 paragraph 1 where Employees who enter MPP age
tahun) maka akan tetap bekerja hingga usia pensiun (55 years) will continue to work until retirement age
(56 tahun) dan apabila Pegawai ingin menjalani (56 years) and if Employees wish to undergo MPP
MPP maka dapat mengajukan permohonan kepada then may apply to the Company. The changes to the
Perusahaan. Perubahan ketentuan pelaksanaan MPP implementation provisions have also been
MPP tersebut juga telah disosialisasikan kepada socialized to all Bank employees based on memos
seluruh Pegawai Bank berdasarkan memo nomor number 244/M/HCSD/HCSP/IX/2022 and number
244/M/HCSD/HCSP/IX/2022 dan nomor 370/M/HCMD/ER/IX/2022 regarding Notification of
370/M/HCMD/ER/IX/2022 perihal Pemberitahuan Changes in Retirement Preparation Period (MPP).
Perubahan Ketentuan Masa Persiapan Pensiun
(MPP).
Karyawan Bank juga memperoleh manfaat dari Bank employees are also given welfare program,
pemberian program kesejahteraan, kontribusi employees’ contributions are 0.00% of their net
karyawan terhadap dana kesejahteraan sebesar wages for welfare program benefits and the Bank
0,00% dikali gaji bersih dan kontribusi Bank sebesar contributions are 3.50%. The plan assets are being
3,50%. Aset program diadministrasikan dan dikelola administered and managed by Yayasan
oleh Yayasan Kesejahteraan Pegawai PT Bank Kesejahteraan Pegawai PT Bank Tabungan Negara
Tabungan Negara (YKPBTN). (YKPBTN).
Perhitungan aktuaris atas imbalan kerja pada The actuarial valuation of employee benefits as of
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 masing- December 31, 2024, 2023 and 2022, are based on
masing adalah berdasarkan laporan aktuaris the actuarial reports dated February 6, 2025,
tanggal 6 Februari 2025, 5 Februari 2024 dan February 5, 2024 and February 13, 2023, of Kantor
13 Februari 2023 dari aktuaris Kantor Konsultan Konsultan Aktuaria Santhi Devi dan Ardianto
Aktuaria Santhi Devi dan Ardianto Handoyo dengan Handoyo respectively, using the “Projected Unit
menggunakan metode “Projected Unit Credit”. Credit” method.
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Asumsi ekonomi: Economics assumptions:
Tingkat kenaikan penghasilan dasar Basic pensionable annual
pensiun 8,00% 8,00% 6,00% salary increase rate
Tingkat diskonto per tahun sebelum Annual discount rate before
usia pensiun normal 7,00% 6,75% 7,00% normal retirement age
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 56 tahun/years 56 tahun/years 56 tahun/years Normal retirement age
Tingkat mortalita (kematian) TMI-2019 TMI-2019 TMI-2019 Mortality rate
Tingkat cacat 1,00% mortalita/ 1,00% mortalita/ 1,00% mortalita/ Disability rate
mortality mortality mortality
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Tingkat Diskonto per tahun untuk: Annual Discount rate:
Imbalan Jangka Panjang Lainnya - Other long-term benefits
Penghargaan Masa Kerja 7,00% 6,75% 7,00% Gratuity
Program Pesangon Pensiun - Retirement severance program
Selisih DPLK 7,00% 6,75% 7,00% Difference from DPLK
Masa Persiapan Pensiun 7,00% 6,75% 7,00% Retirement Preparation Period
Program Pensiun Imbalan Pasti 7,00% 6,75% 7,25% Deferred Benefit Pension Plan
Program Kesejahteraan 7,00% 6,75% 7,00% Welfare Program
Tingkat pengunduran diri Turnover rate
Umur 25 5,00% 5,00% 5,00% Age 25
Umur 30 5,00% 5,00% 5,00% Age 30
Umur 35 5,00% 5,00% 5,00% Age 35
Umur 40 5,00% 5,00% 5,00% Age 40
Umur 45 5,00% 5,00% 5,00% Age 45
Umur 50 3,00% 4,00% 3,00% Age 50
Umur 55 9,00% 9,00% 9,00% Age 55
225
Page 677
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Penghargaan masa kerja, program pesangon Gratuity for services, retirement severance program-
pensiun-selisih DPLK, masa persiapan pensiun dan difference from DPLK, retirement preparation period
program kesejahteraan dicantumkan dalam and welfare program are included in other benefits.
program lainnya.
a. Biaya imbalan kerja a. Employee benefits expense
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Biaya jasa kini 32.751 177.907 210.658 Current service cost
Iuran peserta (6.479) (6.666) (13.145) Contribution from participant
Beban bunga neto 9.759 74.384 84.143 Net interest cost
Kerugian aktuaria - 26.313 26.313 Actuarial loss
Biaya jasa lalu 93.324 - 93.324 Past service cost
Beban imbalan kerja Employee benefits
- neto 129.355 271.938 401.293 expense - net
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Biaya jasa kini 34.991 161.198 196.189 Current service cost
Iuran peserta (6.527) (6.728) (13.255) Contribution from participant
Beban bunga neto 1.271 63.231 64.502 Net interest cost
Kerugian aktuaria - (41.361) (41.361) Actuarial loss
Biaya jasa lalu (12.446) (23.817) (36.263) Past service cost
Beban imbalan kerja Employee benefits
- neto 17.289 152.523 169.812 expense - net
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Biaya jasa kini 35.276 106.523 141.799 Current service cost
Iuran peserta (7.050) (7.153) (14.203) Contribution from participant
Beban bunga neto 5.394 46.104 51.498 Net interest cost
Kerugian aktuaria - 76.053 76.053 Actuarial loss
Biaya jasa lalu 11.460 256.180 267.640 Past service cost
Perubahan metode atribusi - (68.659) (68.659) Change in benefit attribution method
Beban imbalan kerja Employee benefits
- neto 45.080 409.048 454.128 expense – net
226
Page 678
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Penghargaan masa kerja, program pesangon Gratuity for services, retirement severance program-
pensiun-selisih DPLK, masa persiapan pensiun dan difference from DPLK, retirement preparation period
program kesejahteraan dicantumkan dalam and welfare program are included in other benefits.
program lainnya.(lanjutan) (continued)
b. Mutasi atas kewajiban imbalan kerja b. Movements of liabilities for employee benefits
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 155.783 1.123.559 1.279.342 Beginning balance
Beban imbalan kerja Employee benefits expense
tahun berjalan - neto 129.355 271.938 401.293 during the year - net
Pengukuran kembali liabilitas Reameasurement of employee
(aset) imbalan kerja - neto (179.239) 10.938 (168.301) benefit liability (asset) - net
Pembayaran iuran Payment contribution
tahun berjalan (44.625) (118.598) (163.223) from current year
Saldo kewajiban pada Balance liabilities
akhir tahun (Catatan 29) 61.274 1.287.837 1.349.111 at end of year (Note 29)
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 107.214 966.297 1.073.511 Beginning balance
Beban imbalan kerja Employee benefits expense
tahun berjalan - neto 17.289 152.523 169.812 during the year - net
Pengukuran kembali liabilitas Reameasurement of employee
(aset) imbalan kerja - neto 76.466 109.561 186.027 benefit liability (asset) - net
Pembayaran iuran Payment contribution
tahun berjalan (45.186) (104.822) (150.008) from current year
Saldo kewajiban pada Balance liabilities
akhir tahun (Catatan 29) 155.783 1.123.559 1.279.342 at end of year (Note 29)
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 148.266 710.429 858.695 Beginning balance
Beban imbalan kerja Employee benefits expense
tahun berjalan - neto 45.080 409.048 454.128 during the year - net
Pengukuran kembali liabilitas Reameasurement of employee
(aset) imbalan kerja - neto (49.512) (10.360) (59.872) benefit liability (asset) - net
Pembayaran iuran Payment contribution
tahun berjalan (36.620) (142.820) (179.440) from current year
Saldo kewajiban pada Balance liabilities
akhir tahun (Catatan 29) 107.214 966.297 1.073.511 at end of year (Note 29)
227
Page 679
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
c. Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja adalah c. The movements in the present value of liabilities
sebagai berikut: for employee benefits are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.446.131 2.098.070 4.544.201 Beginning balance
Biaya jasa kini 32.751 177.907 210.658 Current service cost
Beban bunga 162.884 139.044 301.928 Interest cost
Biaya jasa lalu 93.324 - 93.324 Past service cost
Manfaat yang dibayarkan (182.044) (202.096) (384.140) Benefits paid
Kerugian/(keuntungan)
aktuaria (29.345) 44.197 14.852 Actuarial loss/(gain)
Saldo pada akhir tahun 2.523.701 2.257.122 4.780.823 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.226.053 1.930.356 4.156.409 Beginning balance
Biaya jasa kini 34.991 161.198 196.189 Current service cost
Beban bunga 156.762 127.009 283.771 Interest cost
Biaya jasa lalu (12.446) (23.817) (36.263) Past service cost
Manfaat yang dibayarkan (155.673) (186.015) (341.688) Benefits paid
Kerugian/(keuntungan)
aktuaria 196.444 89.339 285.783 Actuarial loss/(gain)
Saldo pada akhir tahun 2.446.131 2.098.070 4.544.201 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.186.761 1.633.262 3.820.023 Beginning balance
Biaya jasa kini 35.276 106.523 141.799 Current service cost
Beban bunga 152.585 110.738 263.323 Interest cost
Biaya jasa lalu 11.460 256.180 267.640 Past service cost
Manfaat yang dibayarkan (140.158) (208.970) (349.128) Benefits paid
Perubahan metode atribusi - (68.660) (68.660) Change in benefit attribution method
Kerugian/(keuntungan)
aktuaria (19.871) 101.283 81.412 Actuarial loss/(gain)
Saldo pada akhir tahun 2.226.053 1.930.356 4.156.409 Balance at the end of year
d. Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai d. The movements in the fair value of plan assets
berikut: are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.290.350 1.072.990 3.363.340 Beginning balance
Hasil pengembangan aset
program 303.018 86.285 389.303 Return on plan asset
Kontribusi Bank 44.625 26.688 71.313 Contributions by the Bank
Kontribusi pegawai 6.480 6.666 13.146 Employees contribution
Manfaat yang dibayarkan (182.044) (110.185) (292.229) Benefits paid
Saldo pada akhir tahun 2.462.429 1.082.444 3.544.873 Balance at the end of year
228
Page 680
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
d. Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai d. The movements in the fair value of plan assets
berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.118.844 1.030.736 3.149.580 Beginning balance
Hasil pengembangan aset
program 275.470 116.700 392.170 Return on plan asset
Kontribusi Bank 45.183 26.056 71.239 Contributions by the Bank
Kontribusi pegawai 6.526 6.729 13.255 Employees contribution
Manfaat yang dibayarkan (155.673) (107.231) (262.904) Benefits paid
Saldo pada akhir tahun 2.290.350 1.072.990 3.363.340 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.038.499 995.996 3.034.495 Beginning balance
Hasil pengembangan aset
program 176.833 93.752 270.585 Return on plan asset
Kontribusi Bank 36.620 29.036 65.656 Contributions by the Bank
Kontribusi pegawai 7.050 7.153 14.203 Employees contribution
Manfaat yang dibayarkan (140.158) (95.201) (235.359) Benefits paid
Saldo pada akhir tahun 2.118.844 1.030.736 3.149.580 Balance at the end of year
e. Pengukuran kembali (aset) liabilitas imbalan e. Remeasurement of net employee benefit
kerja neto: (asset) liabilities:
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 222.024 469.752 691.776 Beginning balance
Kerugian aktuaris (29.345) 17.884 (11.461) Actuary loss
Imbal hasil atas aset program (149.894) (16.446) (166.340) Return on plan assets
Change in effect of the
Perubahan atas dampak atas aset asset ceiling excluding
diluar bunga neto aset/liabilitas - 9.500 9.500 net interest of asset/liabilities
Saldo pada akhir tahun 42.785 480.690 523.475 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 145.559 360.188 505.747 Beginning balance
Kerugian aktuaris 196.444 130.699 327.143 Actuary loss
Imbal hasil atas aset program (119.979) (46.916) (166.895) Return on plan assets
Change in effect of the
Perubahan atas dampak atas aset asset ceiling excluding
diluar bunga neto aset/liabilitas - 25.781 25.781 net interest of asset/liabilities
Saldo pada akhir tahun 222.024 469.752 691.776 Balance at the end of year
229
Page 681
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
e. Pengukuran kembali (aset) liabilitas imbalan e. Remeasurement of net employee benefit
kerja neto: (lanjutan) (asset) liabilities: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 195.072 370.549 565.621 Beginning balance
Kerugian aktuaris (19.871) 25.231 5.360 Actuary loss
Imbal hasil atas aset program (29.642) (21.199) (50.841) Return on plan assets
Change in effect of the
Perubahan atas dampak atas aset asset ceiling excluding
diluar bunga neto aset/liabilitas - (14.391) (14.391) net interest of asset/liabilities
Saldo pada akhir tahun 145.559 360.190 505.749 Balance at the end of year
f. Portofolio investasi aset program yang f. The asset program’s investment portfolio is
ditempatkan dalam bentuk instrumen keuangan placed in the form of financial instruments
yang terdiri dari reksadana, efek beragunan including mutual funds, asset backed securities,
aset, surat berharga negara, obligasi, deposito government securities, bonds, time deposits
berjangka dan saham. and shares of stocks.
Status pendanaan imbalan kerja per Funding status of employee benefit as of
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 disajikan December 31, 2024, 2023 and 2022 are as
sebagai berikut: follow:
31 Desember/December 31, 2024
Program
Program Pensiun/ Kesejahteraan/
Pension Plan Welfare Benefits Total
Nilai wajar aset dana Fair value of plan
(tidak diaudit) 2.462.429 1.082.444 3.544.873 assets (unaudited)
Nilai kini liabilitas manfaat Present value of funded defined
pasti yang didanai (2.523.701) (969.284) (3.492.985) benefit obligation
Selisih lebih (kurang) pendanaan (61.272) 113.160 51.888 Funding surplus (deficit)
Selisih lebih pendanaan yang
tidak diakui - (113.160) (113.160) Asset adjustment
Kewajiban - neto (61.272) - (61.272) Liabilities - net
31 Desember/December 31, 2023
Program
Program Pensiun/ Kesejahteraan/
Pension Plan Welfare Benefits Total
Nilai wajar aset dana Fair value of plan
(tidak diaudit) 2.290.350 1.072.990 3.363.340 assets (unaudited)
Nilai kini liabilitas manfaat Present value of funded defined
pasti yang didanai (2.446.131) (974.509) (3.420.640) benefit obligation
Selisih lebih (kurang) pendanaan (155.781) 98.481 (57.300) Funding surplus (deficit)
Selisih lebih pendanaan yang
tidak diakui - (98.481) (98.481) Asset adjustment
Kewajiban - neto (155.781) - (155.781) Liabilities - net
230
Page 682
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
f. Portofolio investasi aset program yang f. The asset program’s investment portfolio is
ditempatkan dalam bentuk instrumen placed in the form of financial instruments
keuangan yang terdiri dari reksadana, efek including mutual funds, asset backed securities,
beragunan aset, surat berharga negara, government securities, bonds, time deposits
obligasi, deposito berjangka dan saham. and shares of stocks. (continued)
(lanjutan)
Status pendanaan imbalan kerja per Funding status of employee benefit as of
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 disajikan December 31, 2024, 2023 and 2022 are as
sebagai berikut: (lanjutan) follow: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Program
Program Pensiun/ Kesejahteraan/
Pension Plan Welfare Benefits Total
Nilai wajar aset dana Fair value of plan
(tidak diaudit) 2.118.844 1.030.736 3.149.580 assets (unaudited)
Nilai kini liabilitas manfaat Present value of funded defined
pasti yang didanai (2.226.053) (964.038) (3.190.091) benefit obligation
Selisih lebih (kurang) pendanaan (107.209) 66.698 (40.511) Funding surplus (deficit)
Selisih lebih pendanaan yang
tidak diakui - (66.698) (66.698) Asset adjustment
Kewajiban - neto (107.209) - (107.209) Liabilities - net
Per tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan As of December 31, 2024, 2023 and 2022, there
2022, tidak ada selisih lebih aset kesejahteraan were no recognition of surplus of Welfare
yang diakui di laporan posisi keuangan karena Benefits Plan assets in the statement of
ketentuan untuk pengakuan aset dari selisih financial position as the funding surplus did not
lebih pendanaan yang disyaratkan dalam meet the recognition criteria of assets under the
standar akuntansi tidak terpenuhi. accounting standards.
g. Sensitivitas dari kewajiban imbalan kerja g. The sensitivity of employee benefit liability
(tidak diaudit) terhadap perubahan asumsi (unaudited) to the changes in actuarial
aktuaria sebagai berikut: assumptions is as follow:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Tingkat diskonto Discount rate:
Kenaikan 1% (367.005) (360.599) (363.644) Increase 1%
Penurunan 1% 431.519 425.590 431.961 Decrease 1%
Tingkat kenaikan gaji Salary increase rate:
Kenaikan 1% 220.317 237.562 221.622 Increase 1%
Penurunan 1% (192.164) (163.484) (191.781) Decrease 1%
h. Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari h. Expected maturity analysis of undiscounted
manfaat pensiun yang tidak terdiskonto adalah pension benefit is as follows: (unaudited)
sebagai berikut: (tidak diaudit)
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Sampai dengan 1 tahun 214.409 353.126 567.535 Up to 1 year
1 sampai 5 tahun 941.945 996.234 1.938.179 Between 1 to 5 years
5 sampai 10 tahun 1.041.501 882.712 1.924.213 Between 5 to 10 years
Total 2.197.855 2.232.072 4.429.927 Total
231
Page 683
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
h. Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari h. Expected maturity analysis of undiscounted
manfaat pensiun yang tidak terdiskonto adalah pension benefit is as follows: (unaudited)
sebagai berikut: (tidak diaudit) (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Sampai dengan 1 tahun 176.478 256.396 432.874 Up to 1 year
1 sampai 5 tahun 878.676 1.046.050 1.924.726 Between 1 to 5 years
5 sampai 10 tahun 1.027.144 848.474 1.875.618 Between 5 to 10 years
Total 2.082.298 2.150.920 4.233.218 Total
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Sampai dengan 1 tahun 127.654 278.591 406.245 Up to 1 year
1 sampai 5 tahun 835.385 978.527 1.813.912 Between 1 to 5 years
5 sampai 10 tahun 1.064.334 641.241 1.705.575 Between 5 to 10 years
Total 2.027.373 1.898.359 3.925.732 Total
Rata-rata durasi tertimbang kewajiban imbalan The average duration of the defined benefit
pasti adalah sebagai berikut: obligations are as follow:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pensiun 8,81 tahun/years 10,09 tahun/years 10,05 tahun/years Pension
Kesejahteraan 9,75 tahun/years 9,82 tahun/years 9,50 tahun/years Welfare benefit
Program lainnya Other programs:
Pesangon 7,29 tahun/years 10,28 tahun/years 7,49 tahun/years Post employment benefit
Masa persiapan pensiun 7,29 tahun/years 10,28 tahun/years 7,67 tahun/years Pre-retirement benefit
Imbalan jangka panjang lainnya 7,29 tahun/years 10,28 tahun/years 7,49 tahun/years Other long term benefit
i. Risiko i. Risk
Bank tereskpos beberapa risiko atas program The Bank is exposed to a number of risks
imbalan kerja antara lain: through its employee benefit plans as follows:
Risiko yang terekspos pada program iuran The exposed risks in defined contribution
pasti adalah hasil investasi dibawah tingkat plan is lower return on investment compared
diskonto. Akumulasi iuran aktual lebih kecil to assumption on discount rate. The
dari nilai yang diasumsikan sehingga accumulated actual contribution to be lower
mengakibatkan selisih pembayaran than its assumption resulted increase the
terhadap Undang-Undang difference in the amount of contribution
Ketenagakerjaan akan meningkat dan based on Labor Law, and will also increase
berdampak pada beban dan liabilitas yang the amount of the related expenses and
akan meningkat pula. liabilities.
Risiko yang terekspos pada program The exposed risks in defined benefit
manfaat pasti adalah adanya tingkat hasil pension plan is the lower return on
investasi dibawah asumsi discount rate dan investment compared to assumption on
kenaikan gaji aktual yang lebih besar dari discount rate and the increase in the actual
asumsi. Hal tersebut menimbulkan salary is higher than its assumption. These
peningkatan iuran yang dibayarkan kepada will cause an increase in contribution paid to
Dana Pensiun. Pension Fund.
232
Page 684
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PELAPORAN SEGMEN 42. SEGMENT REPORTING
Informasi segmen usaha berdasarkan jenis usaha Segment information based on business type are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/ Syariah/ Eliminasi/
Conventional Sharia Elimination Total
Pendapatan segmen 25.472.625 4.068.967 - 29.541.592 Segment income
Beban segmen (16.113.935) (1.935.005) - (18.048.940) Segment expenses
Pendapatan segmen - neto 9.358.690 2.133.962 - 11.492.652 Segment Income - net
Pendapatan operasional
lainnya 4.760.640 151.115 (335.836) 4.575.919 Other operating income
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai aset keuangan dan losses on financial assets
non-aset keuangan (1.853.801) (127.694) - (1.981.495) and non-financial assets
Pembalikkan penyisihan Reversal for allowance for
estimasi kerugian estimated losses from
komitmen dan commitment &
kontijensi bersih 195 - 195 contingencies
Beban operasional lainnya (9.313.293) (1.285.101) 335.836 (10.262.558) Other operating expenses
Laba operasional 2.952.431 872.282 - 3.824.713 Income from operations
Pendapatan (beban) bukan Non-operating income
operasional - neto (51.993) 121 - (51.872) (expenses) - net
Beban pajak (765.513) - - (765.513) Tax expense
Laba tahun berjalan 2.134.925 872.403 - 3.007.328 Income for the year
Total aset 416.184.631 60.560.957 (7.131.086) 469.614.502 Total assets
Total liabilitas dan dana syirkah Total liabilities and
temporer 384.480.961 59.692.738 (7.131.086) 437.042.613 temporary syirkah fund
31 Desember/December 31, 2023
Konvensional/ Syariah/ Eliminasi/
Conventional Sharia Elimination Total
Pendapatan segmen 24.722.529 3.558.723 - 28.281.252 Segment income
Beban segmen (13.406.425) (1.444.537) - (14.850.962) Segment expenses
Pendapatan segmen - neto 11.316.104 2.114.186 - 13.430.290 Segment Income - net
Pendapatan operasional
lainnya 4.161.842 154.971 (425.666) 3.891.147 Other operating income
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai aset keuangan dan losses on financial assets
non-aset keuangan (3.653.668) (111.729) - (3.765.397) and non-financial assets
Pembalikkan penyisihan Reversal for allowance for
estimasi kerugian estimated losses from
komitmen dan commitment &
kontijensi bersih 1.139 - - 1.139 contingencies
Beban operasional lainnya (7.988.114) (1.455.002) 425.666 (9.017.450) Other operating expenses
Laba operasional 3.837.303 702.426 - 4.539.729 Income from operations
Pendapatan (beban) bukan Non-operating income
operasional - neto (159.428) (91) - (159.519) (expenses) - net
Beban pajak (879.222) Tax expense
Laba tahun berjalan 3.500.988 Income for the year
Total aset 392.854.285 54.288.709 (8.393.258) 438.749.736 Total assets
Total liabilitas dan dana syirkah Total liabilities and
temporer 363.082.327 53.581.515 (8.393.258) 408.270.584 temporary syirkah fund
233
Page 685
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PELAPORAN SEGMEN (lanjutan) 42. SEGMENT REPORTING (continued)
Informasi segmen usaha berdasarkan jenis usaha Segment information based on business type are as
adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Konvensional/ Syariah/ Eliminasi/
Conventional Sharia Elimination Total
Pendapatan segmen 23.233.200 2.674.168 - 25.907.368 Segment income
Beban segmen (10.036.723) (873.361) - (10.910.084) Segment expenses
Pendapatan segmen - neto 13.196.477 1.800.807 - 14.997.284 Segment Income - net
Pendapatan operasional
lainnya 2.405.171 78.845 (209.164) 2.274.852 Other operating income
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai aset keuangan dan losses on financial assets
non-aset keuangan (3.414.717) (602.661) - (4.017.378) and non-financial assets
Pembalikkan penyisihan Reversal for allowance for
estimasi kerugian estimated losses from
komitmen dan commitment &
kontijensi bersih (1.074) - - (1.074) contingencies
Beban operasional lainnya (8.704.656) (943.389) 209.164 (9.438.881) Other operating expenses
Laba operasional 3.481.201 333.602 - 3.814.803 Income from operations
Pendapatan (beban) bukan Non-operating income
operasional - neto 60.912 (25) - 60.887 (expenses) - net
Beban pajak (830.617) Tax expense
Laba tahun berjalan 3.045.073 Income for the year
Total aset 364.284.663 45.335.575 (7.471.926) 402.148.312 Total assets
Total liabilitas dan dana syirkah Total liabilities and
temporer 338.723.316 44.987.568 (7.471.926) 376.238.958 temporary syirkah fund
43. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 43. GOVERNMENT GUARANTEES ON THE
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OBLIGATIONS OF COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Based on Decision No. 15 year 2004 of the
Indonesia No. 15 tahun 2004 tentang pengakhiran President of the Republic of Indonesia regarding the
tugas dan pembubaran BPPN, dinyatakan dalam termination of the role and winding-up of IBRA,
pasal 8 bahwa dengan diakhirinya tugas dan stated on article 8 that in relation with the task
dibubarkannya BPPN, Program Penjaminan completion and dismissal of IBRA, the Government
Pemerintah terhadap kewajiban pembayaran bank Guarantee Program on the obligations of domestic
umum yang semula dilakukan oleh BPPN banks which was originally handled by IBRA based
berdasarkan Keputusan Presiden Republik on the Decisions of the President of the Republic of
Indonesia No. 26 tahun 1998 dan Keputusan Indonesia No. 26 year 1998 and No. 27 year 1998
Presiden Republik Indonesia No. 27 tahun 1998, would be handled by the Ministry of Finance,
selanjutnya dilaksanakan oleh Menteri Keuangan specifically by the Government Guarantee
melalui Unit Pelaksanaan Penjaminan Pemerintah Implementation Unit Pelaksanaan Penjaminan
(UP3) sebagaimana diatur oleh Keputusan Presiden Pemerintah (UP3) as provided in the Decision of the
Republik Indonesia No. 17 tahun 2004, yang diatur President of the Republic of Indonesia No. 17 year
lebih lanjut dengan Keputusan Menteri Keuangan 2004, which was further regulated by the Decision
No. 84/KMK.06/2004 tanggal 27 Februari 2004 No. 84/KMK.06/2004 dated February 27, 2004 of the
tentang Perubahan atas Keputusan Ministry of Finance regarding the Amendment of
Menteri Keuangan Republik Indonesia Decision No. 179/KMK.017/2000 of the Ministry of
No.179/KMK.017/2000 tentang Syarat, Tata cara Finance on the Terms, Implementation Guidelines,
dan Ketentuan Pelaksanaan Jaminan Pemerintah and Conditions of the Government Guarantees on
terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum. the obligations of commercial banks.
234
Page 686
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 43. GOVERNMENT GUARANTEES ON THE
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OBLIGATIONS OF COMMERCIAL BANKS
(lanjutan) (continued)
Program Penjaminan Pemerintah melalui UP3 telah The Guarantee Program by the Government through
berakhir pada tanggal 22 September 2005, UP3 ended on September 22, 2005, as stated in
sebagaimana dinyatakan dalam Peraturan Menteri Regulation No. 68/PMK.05/2005 dated August 10,
Keuangan Republik Indonesia No. 68/PMK.05/2005 2005 of the Ministry of Finance concerning the
tanggal 10 Agustus 2005 tentang Perhitungan Dan Calculation and Payments of Premium on
Pembayaran Premi Program Penjaminan Terhadap Guarantee Program from Commercial Banks for the
Pembayaran Bank Umum untuk periode period July 1 to September 21, 2005. The
1 Juli sampai 21 September 2005. Sebagai Government established the Deposit Insurance
pengganti UP3 Pemerintah telah membentuk Corporation (LPS), an independent agency, to
Lembaga Independen, yaitu Lembaga Penjamin replace UP3, based on Law No. 24 year 2004 dated
Simpanan (LPS) berdasarkan Undang-undang September 22, 2004 of the Republic of Indonesia
Republik Indonesia No. 24 tahun 2004 tanggal regarding the establishment309 Deposit Insurance
22 September 2004 tentang Lembaga Penjamin Corporation (LPS) to guarantee public funds
Simpanan dimana LPS menjamin dana masyarakat including funds from other banks in the form of
termasuk dana dari bank lain dalam bentuk giro, demand deposits, time deposits, certificates of
deposito, sertifikat deposito, tabungan dan/atau deposit, savings deposits and/or other equivalent
bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. form.
Berdasarkan salinan Peraturan LPS Based on LPS regulation No. 1/PLPS/2006 dated
No. 1/PLPS/2006 tanggal 9 Maret 2006 tentang March 9, 2006 regarding “Government Guarantee
“Program Penjaminan Simpanan” diatur besarnya Program on Saving Account”, the balance of saving
saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu accounts guaranteed for each customer is at a
bank adalah paling tinggi sebesar Rp100 juta. maximum of Rp100 million.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun In accordance with Government Regulation No. 66
2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang “Besaran of 2008, dated October 13, 2008 regarding “The
Nilai Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjamin Amount of Public Savings Guaranteed by the
Simpanan” maka nilai simpanan setiap nasabah Indonesia Deposit Insurance Corporation”, the total
pada satu bank yang dijamin oleh Pemerintah naik amount of customers’ saving accounts in banks
menjadi sebesar Rp2 miliar dari semula Rp100 juta, which is guaranteed by the Government has
efektif sejak tanggal tersebut di atas. increased to Rp2 billion, from the previous Rp100
million, effective on the date stated above.
Suku bunga penjaminan LPS pada tanggal LPS interest rates guarantee as of December
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 masing-masing 31,2024, 2023 and 2022 were 4.25%, 4.25% and
adalah sebesar 4,25%, 4,25% dan 3,75% untuk 3.75% for each deposits in Rupiah and 2.25%,
simpanan dalam mata uang Rupiah, dan masing- 2.25% and 1.75% for deposits in foreign currencies.
masing sebesar 2,25%, 2,25% dan 1,75% untuk
simpanan dalam mata uang asing.
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, The Bank paid a premium on the guarantee program
Bank telah membayar premi program penjaminan amounting to Rp729,685, Rp656,774 and
masing-masing sebesar Rp729.685, Rp656.774 Rp599,991 as of December 31, 2024, 2023 and
dan Rp599.991. 2022, respectively.
235
Page 687
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Dalam kegiatan normal usaha, Bank melakukan In the normal course of business, the Bank enters
transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan into certain transactions with parties which are
kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua related to the management and/or owned by the
transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah same ultimate shareholder. All transactions with
dilakukan dengan kebijakan dan syarat yang telah related parties have been entered into the agreed
disepakati bersama. terms and conditions.
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2024, 2023
31 Desember 2024, 2023 dan 2022: and 2022:
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
Pemerintah Republik Indonesia (RI) Pemegang saham mayoritas melalui Obligasi Pemerintah, Kredit yang diberikan dan
Kementerian Keuangan RI/ Majority pembiayaan/piutang syariah/ Government
shareholder through the Ministry of Bonds, Loans and sharia financing/receivables
Finance of the Republic of Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek,
common control through the Central Liabilitas Akseptasi, Pinjaman yang diterima
Government of the Republic of dan Surat Berharga yang Diterbitkan/Current
Indonesia accounts with other banks, Placement with Bank
Indonesia and Other Banks, Securities,
Acceptances Payable, Fund Borrowing and
Securities issued
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, Surat
common control through the Central Berharga yang Diterbitkan, Liabilitas Akseptasi/
Government of the Republic of Current accounts with other banks, Placement
Indonesia with Bank Indonesia and Other Banks,
Securities and Securities issued, Acceptances
Payable
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, dan Surat
common control through the Central Berharga yang Diterbitkan/ Current accounts
Government of the Republic of with other banks, Placement with Bank
Indonesia Indonesia and Other Banks, Securities and
Securities issued
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, dan Penempatan pada
melalui pemerintah pusat RI/ Under Bank Indonesia dan Bank Lain/ Current
common control through the Central accounts with other banks, and Placement with
Government of the Republic of Bank Indonesia and Other Banks
Indonesia
PT Bank Mandiri Taspen Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Lain, Efek-efek/Placement with Bank Indonesia
Owned Enterprise (SOE) and Other Banks and Securities
PT Bank Raya Tbk (dahulu PT Bank Rakyat Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Indonesia Agroniaga Tbk) Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Lain, Simpanan dari Bank Lain dan Surat
Owned Enterprise (SOE) Berharga yang Diterbitkan/ Placement with
Bank Indonesia and Other Banks, Deposits from
Other Banks, Securities issued
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Dalam pengendalian yang sama Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Lain, Efek-efek/Placement with Bank Indonesia
common control through the Central and Other Banks, Securities
Government of the Republic of
Indonesia
236
Page 688
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2024, 2023
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 (lanjutan): and 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Hutama Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah, Tagihan Akseptasi/Loans and sharia
common control through the Central financing/receivables, Acceptance Receivable
Government of the Republic of
Indonesia
Perum Perumnas Dalam pengendalian yang sama Efek-efek, dan Kredit yang diberikan dan
melalui pemerintah pusat RI/ Under pembiayaan/piutang syariah/Securities, and
common control through the Central Loans and sharia financing/receivables
Government of the Republic of
Indonesia
PT PP Properti Tbk Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi dan Kredit yang diberikan
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State dan pembiayaan/piutang syariah/Acceptances
Owned Enterprise (SOE) Receivable and Loans and sharia
financing/receivables
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi dan Garansi yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State diterbitkan/Acceptances Receivable and
Owned Enterprise (SOE) Guarantees issued
PT Wijaya Karya Industri Energi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi/Acceptances Receivable
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi/Acceptances Receivable
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
Perum Percetakan Negara Republik Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Indonesia (Perum PNRI) melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Danareksa Investment Management Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek dan Surat Berharga yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Diterbitkan/Securities and Securities Issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Angkasa Pura II (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT HK Realtindo Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
237
Page 689
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2024, 2023
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 (lanjutan): and 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Indah Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Jasamarga Bali Tol Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Mandiri Manajemen Investasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek dan Surat Berharga yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Diterbitkan/Securities and Securities issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Patra Jasa Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Permodalan Nasional Madani Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek, Kredit yang diberikan dan
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State pembiayaan/piutang syariah/Securities, Loans
Owned Enterprise (SOE) and sharia financing/receivables
PT Amarta Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek-Efek dan Kredit yang diberikan dan
melalui pemerintah pusat RI/ Under pembiayaan/piutang syariah/Securities and
common control through the Central Loans and sharia financing/receivables
Government of the Republic of
Indonesia
PT Taspen (Persero) Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Virama Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah dan Garansi yang diterbitkan/Loans and
common control through the Central sharia finacing/receivables and Guarantees
Government of the Republic of issued
Indonesia
PT Waskita Bumi Wira Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Waskita Karya Realty Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Syariah/ Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT PPA Finance Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Waskita FIM Perkasa Realti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
238
Page 690
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2024, 2023
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 (lanjutan): and 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Pertamina (persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah dan efek-efek/ Loans and sharia
common control through the Central financing/receivables and Securities
Government of the Republic of
Indonesia
PT Yodya Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah dan Garansi yang diterbitkan/Loans and
common control through the Central sharia financing/receivables and Guarantees
Government of the Republic of issued
Indonesia
PT Adhi Persada Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Perumnas Jakabaring Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Perumnas Sentraland Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprice (SOE)
PT Perumnas TOD Tanjung Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Sinergi Investasi Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Perumnas Pondok Cina Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Adhi Commuter Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah dan Tagihan Lain-Lain/Loans and
Owned Enterprise (SOE) sharia financing/receivables and Other
receivables
PT Angkasa Pura I (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah dan efek-efek/Loans and sharia
common control through the Central financing/receivables and securities
Government of the Republic of Efek-efek/Securities
Indonesia Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
keuangan dan aset non keuangan/Provision for
impairment losses on financial and non-financial
assets
PT Jalin Pembayaran Nusantara Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
239
Page 691
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2024, 2023
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 (lanjutan): and 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Reasuransi Nasional Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan /
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Securities issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Tugu Reasuransi Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Securities issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Puspetindo Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Asuransi Kredit Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan dan Garansi
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State yang diterbitkan/Securities Issued and
Owned Enterprise (SOE) Guarantees issued
PT Asuransi Jasa Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Asuransi Jasa Raharja Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan Efek-efek/ Loans and
melalui pemerintah pusat RI/ Under sharia financing/receivables and Securities
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Nindya Karya (Persero) Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan Garansi yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State diterbitkan/Loans and sharia
Owned Enterprise (SOE) financing/receivables and Guarantees issued
PT Centurion Perkasa Iman Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan Garansi yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State diterbitkan/Loans and sharia
Owned Enterprise (SOE) financing/receivables and Guarantees issued
PT Energi Pelabuhan Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Guarantees issued
Owned Enterprise (SOE)
Perum Jaminan Kredit Indonesia Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Daya Mitra Telekomunikasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT Industri Kereta Api Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Syariah /Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
240
Page 692
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2024, 2023
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 (lanjutan): and 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT AXA Mandiri Financial Services Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan/
melalui pemerintah pusat RI/ Under Securities issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Tugu Pratama Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Sarana Multigriya Finance (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek - Efek, Pinjaman yang diterima dan
melalui pemerintah pusat RI/ Under Pinjaman Subordinasi dan efek-efek
common control through the Central subordinasi/ Securities, Fund borrowings and
Government of the Republic of Subordinated Loan and securities
Indonesia
PT Sinergi Colomadu Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Efek-Efek/Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek - Efek/Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT PP Properti Jababeka Residence Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek - Efek/Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under Pendapatan dari penerimaan kredit yang
common control through the Central dihapus bukukan/Income from recovery of loans
Government of the Republic of written off
Indonesia
241
Page 693
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2024, 2023
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 (lanjutan): and 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Pegadaian Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek/Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT BNI Asset Management Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan dan efek-efek/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Securities issued and securities
Owned Enterprise (SOE)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Efek-efek/ Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
Peruri Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah dan Garansi yang diterbitkan/Loans and
Owned Enterprise (SOE) sharia financing/receivables and
Guarantees issued
PT Waskita Beton Precast Tbk Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT BRI Manajemen Investasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT Pos Indonesia (Persero) Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Guarantees issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Telkom Satelit Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Guarantees issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Inhutani V Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat Dalam pengendalian yang sama Pinjaman dan Efek-Efek Subordinasi/
melalui pemerintah pusat RI/ Under Subordinated Loan and Securities
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
242
Page 694
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2024, 2023
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 (lanjutan): and 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT PP Urban Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan, Tagihan lain-lain,
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Owned Enterprise (SOE) syariah / Guarantees issued, Other receivables,
Loans and sharia financing/receivables
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek-efek dan Kredit yang diberikan dan
melalui pemerintah pusat RI/ Under pembiayaan/piutang syariah/Securities and Loans
common control through the Central and sharia financing/receivables
Government of the Republic of
Indonesia
PT Bio Farma (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Inka Multi Solusi Service Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Syariah dan Tagihan lain-lain/Loans and sharia
Owned Enterprise (SOE) financing/receivables and Other receivables
PT PAL Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah dan Garansi yang diterbitkan/Loans and
common control through the Central sharia financing/receivables and
Government of the Republic of Guarantees issued
Indonesia
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Wika Realty Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Wika Gedung Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan lain-lain/Other receivables
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT Bahana TCW Investment Management Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek/Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
Manajemen Kunci termasuk Direksi, Komisaris, Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/piutang
Komite Audit, Kepala Divisi dan Kepala Cabang/Key Hubungan pengendalian kegiatan Syariah, Simpanan dari Nasabah, dan Dana
Management including Director, Commissioner, perusahaan/ Control on company’s Syirkah Temporer/Loans and sharia
Audit Comittee, Head Division and Branch Manager activities financing/receivables, Deposit from Customers
and Temporary Syirkah Fund
243
Page 695
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Transaksi dengan pihak berelasi karena a. Transactions with related parties due to
hubungan kepemilikan dengan pemerintah ownership relation with government of the
Republik Indonesia: Republic of Indonesia:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada bank lain (Catatan 6) 5.065.331 1.049.449 508.322 other banks (Note 6)
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain (Catatan 7) 61 61 61 and other banks (Note 7)
Efek-efek (Catatan 8) 5.489.205 3.851.105 850.059 Securities (Note 8)
Obligasi pemerintah (Catatan 9) 35.475.529 35.893.929 51.964.973 Government bonds (Note 9)
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Loans and sharia financing/
(Catatan 11) 28.063.700 27.678.581 19.594.018 receivables (Note 11)
Tagihan akseptasi (Catatan 13) 433.708 68.746 131.356 Acceptance receivable (Note 13)
Tagihan lain-lain 612.280 106.385 61.169 Other Receivables
Total aset untuk pihak-pihak berelasi 75.139.814 68.648.256 73.109.958 Total assets to related parties
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai dari pihak-pihak berelasi (835.954) (1.227.528) (900.235) for related parties
Total dari aset pihak-pihak berelasi Total assets from related parties
- neto 74.303.860 67.420.728 72.209.723 - net
Persentase total aset pihak Percentage of total assets from
berelasi terhadap total aset 15,82% 15,37% 17,96% related parties to total assets
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
(Catatan 18, 19 dan 20) 215.731.937 196.674.002 173.906.896 (Notes 18, 19 and 20)
Liabilitas Akseptasi (Catatan 23) 690.475 224.045 118.525 Acceptance payable (Note 23)
Surat-surat berharga
yang diterbitkan (Catatan 24) 4.600.466 5.868.525 4.355.008 Securities issued (Note 24)
Pinjaman yang diterima (Catatan 25) 23.352.225 22.453.290 17.455.685 Fund borrowings (Note 25)
Efek efek yang dijual dengan janji Securities sell under agreement
Dijual kembali (Catatan 22) 963.042 - - to repurchased (Note 22)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated loan
efek-efek subordinasi (Catatan 26) 1.500.000 4.499.997 4.499.977 and securities (Note 26)
Total liabilitas untuk pihak-
pihak berelasi 246.838.145 229.719.859 200.336.091 Total liabilities to related parties
Persentase total liabilitas pihak Percentage of total liabilities from
berelasi terhadap total liabilitas 60,53% 60,27% 57,01% related parties to total liabilities
244
Page 696
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Transaksi dengan pihak berelasi karena a. Transactions with related parties due to
hubungan kepemilikan dengan pemerintah ownership relation with government of the
Republik Indonesia (lanjutan): Republic of Indonesia (continued):
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds
Giro Mudharabah (Catatan 18) 11.985 11.271 11.897 Mudharabah current accounts (Note 18)
Tabungan Mudharabah (Catatan 19) 118.667 133.630 83.465 Mudharabah savings deposits (Note 19)
Deposito Mudharabah (Catatan 20) 6.845.833 8.899.072 7.631.970 Mudharabah time deposits (Note 20)
Total dana syirkah temporer Total temporary syirkah
untuk pihak-pihak berelasi 6.976.485 9.043.973 7.727.332 funds to related parties
Persentase total dana syirkah Percentage of total temporary syirkah
temporer berelasi terhadap funds related parties to total
dana syirkah temporer 23,85% 33,37% 31,08% temporary syirkah funds
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pendapatan bunga dan Interest income and income
bagi hasil from profit sharing
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 191.171 490.024 282.311 and other banks
Efek-efek 431.876 299.741 216.020 Securities
Obligasi pemerintah 1.187.847 1.220.648 1.518.936 Government bonds
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah 1.875.653 1.195.910 1.081.237 receivables
Total pendapatan bunga dan Total interest income and income
bagi hasil dari pihak-pihak from profit sharing from
berelasi 3.686.547 3.206.323 3.098.504 related parties
Persentase terhadap total Percentage to total interest
pendapatan bunga dan bagi income and income from
hasil 12,48% 11,34% 11,96% profit sharing
245
Page 697
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Transaksi dengan pihak berelasi karena a. Transactions with related parties due to
hubungan kepemilikan dengan pemerintah ownership relation with government of the
Republik Indonesia (lanjutan): Republic of Indonesia (continued):
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Beban bunga, bagi hasil Interest, profit sharing
dan bonus and bonus expenses
Simpanan dari nasabah 5.810.627 3.137.470 2.642.731 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 7.515 2.647 781 Deposits from other banks
Surat-surat berharga
yang diterbitkan 339.212 433.269 455.401 Securities issued
Pinjaman yang diterima 1.075.252 965.111 843.147 Fund borrowings
Efek- efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 19.314 34.593 4.894 repurchase agreement
Pinjaman subordinasi dan Subordinated loan and
efek-efek subordinasi 378.786 381.770 381.760 securities
Giro Mudharabah 112 18 181 Mudharabah current accounts
Tabungan Mudharabah 1.244 1.896 6.521 Mudharabah savings deposits
Deposito Mudharabah 88.435 149.498 80.613 Mudharabah time deposits
Total beban bunga dan bonus Total interest and bonus expenses
dari pihak berelasi 7.720.497 5.106.272 4.416.029 from related parties
Persentase terhadap total Percentage to total interest,
beban bunga, bagi hasil profit sharing and bonus
dan bonus 42,78% 34,38% 40,48% expense
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Komitmen dan Kontinjensi pada Commitments and Contingencies
Rekening Administratif in Administrative Accounts
(Catatan 28) (Note 28)
Garansi yang diterbitkan 1.072.600 1.116.581 426.438
Irrevocable L/C yang masih Guarantees issued
Berjalan 52.513 8.840 115.445 Outstanding irrevocable LCs
Total komitmen dan kontinjensi Total commitments
pada rekening administratif and contingencies in
dari pihak berelasi 1.125.113 1.125.421 541.883 administrative accounts
Presentase terhadap total Percentage to total commitments
komitmen dan kontinjensi and contingencies in
pada rekening administratif 35,52% 41,28% 43,35% administrative accounts
246
Page 698
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
b. Transaksi dengan manajemen kunci (lanjutan) b. Transactions with key management personnel
(continued)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Kredit yang diberikan dan piutang/
pembiayaan syariah Loan and sharia
(Catatan 11) 83.781 94.105 102.781 financing/receivables (Note 11)
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai dari pihak-pihak berelasi (350) (288) (374) for related parties
Total dari aset pihak-pihak Total assets from related parties
berelasi - neto 83.431 93.817 102.407 - net
Persentase terhadap total aset 0,02% 0,02% 0,03% Percentage to total assets
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
(Catatan 18, 19 dan 20) 60.759 186.924 115.340 (Notes 18, 19 and 20)
Liabilitas imbalan kerja 271.959 288.487 268.476 Employee benefits liability
Total liabilitas dari Total liabilities from key
manajemen kunci 332.718 475.411 383.816 management personnel
Persentase terhadap
total liabilitas 0,08% 0,12% 0,11% Percentage to total liabilities
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds
Mudharabah current accounts
Giro Mudharabah (Catatan 18) - 2.203 - (Note 18)
Tabungan Mudharabah Mudharabah savings deposits
(Catatan 19) 7.226 8.363 4.962 (Note 19)
Deposito Mudharabah Mudharabah time deposits
(Catatan 20) 11.575 9.297 5.221 (Note 20)
Total dana syirkah temporer Total temporary syirkah
untuk pihak-pihak berelasi 18.801 19.863 10.183 funds to related parties
Persentase total dana syirkah Percentage of total temporary
temporer berelasi terhadap syirkah funds related parties to
dana syirkah temporer 0,06% 0,07% 0,04% total temporary syirkah funds
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Pendapatan bunga dan Interest income and income
bagi hasil from profit sharing
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah 5.149 6.821 6.929 receivables
Persentase terhadap total Percentage to total interest
pendapatan bunga dan bagi income and income from
hasil 0,02% 0,02% 0,03% profit sharing
247
Page 699
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
b. Transaksi dengan manajemen kunci (lanjutan) b. Transactions with key management personnel
(continued)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Beban bunga, bagi hasil Interest, profit sharing
dan bonus and bonus expenses
Simpanan dari nasabah 1.175 1.446 1.564 Deposits from customers
Dana Syirkah 287 402 168 Mudharabah savings deposits
Total beban bunga, Total interest, profit
bagi hasil, dan bonus 1.462 1.848 1.732 sharing and bonus expense
Persentase terhadap total beban Percentage to total interest, profit
bunga, bagi hasil, dan bonus 0,01% 0,01% 0,03% sharing and bonus expense
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Imbalan jangka pendek: Short-term employee benefits:
Direksi (Catatan 1h) 199.832 161.529 131.671 Board of directors (Note 1h)
Dewan komisaris (Catatan 1h) 76.260 64.480 51.960 Board of commissioners (Note 1h)
Karyawan kunci lain 265.859 216.253 221.825 Other key employees
Imbalan pasca kerja: Post-employee benefits:
Karyawan kunci lain 196.004 200.829 182.874 Other key employees
Imbalan jangka Panjang lainnya: Other long term benefits:
Karyawan kunci lain 75.955 87.658 85.602 Other key employees
Total 813.910 730.749 673.932 Total
Persentase terhadap total beban Percentage to total salaries
gaji dan tunjangan karyawan 18,31% 18,35% 16,08% and employee benefits
248
Page 700
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO 45. RISK MANAGEMENT
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko Kredit adalah Risiko kerugian akibat Credit Risk is the risk of loss resulting from the
kegagalan pihak lain dalam memenuhi failure of another party to fulfill its obligations. This
kewajibannya. Termasuk dalam Risiko Kredit yaitu includes Credit Risk arising from debtor default,
Risiko Kredit akibat kegagalan debitur, Risiko Kredit Credit Risk due to concentration of funds (Credit
akibat terkonsentrasinya penyediaan dana (Risiko Concentration Risk), Credit Risk from counterparty
Konsentrasi Kredit), Risiko Kredit akibat kegagalan default (Counterparty Credit Risk), Credit Risk from
pihak lawan (counterparty credit risk), Risiko Kredit settlement failures (Settlement Risk), and Credit
akibat kegagalan settlement (settlement risk), dan Risk from country risk.
Risiko Kredit akibat country risk.
Risiko Kredit dapat bersumber dari berbagai Credit Risk can arise from various business
aktivitas bisnis Bank. Pemberian kredit merupakan activities of the Bank. Lending represents the largest
sumber Risiko Kredit yang terbesar. Selain kredit, source of Credit Risk. Besides loans, the Bank
Bank menghadapi Risiko Kredit dari berbagai encounters Credit Risk from various financial
instrumen keuangan seperti surat berharga, instruments such as securities, acceptances,
akseptasi, transaksi antar Bank, transaksi interbank transactions, trade finance transactions,
pembiayaan perdagangan, transaksi nilai tukar dan foreign exchange and derivatives transactions, as
derivatif serta kewajiban komitmen dan kontinjensi. well as commitment and contingency obligations.
Sebagai bagian dari pengelolaan risiko kredit, Bank As part of credit risk management, the Bank
secara teratur meninjau dan memperbarui Pedoman regularly reviews and updates the Credit and
Kebijakan Kredit dan Pembiayaan untuk kredit dan Financing Policy Guidelines for both credit and
pembiayaan sebagai bagian dari proses penilaian financing as part of the risk assessment process.
risiko. Eksposur Risiko Kredit dipantau sejak proses Credit Risk Exposure is monitored from the
pemberian kredit sampai dengan jatuh tempo kredit. issuance of credit through to its maturity. Credit risk
Pemantauan dan pengendalian risiko kredit di monitoring and control involve assessing credit risk
antaranya dengan mengevaluasi eksposur risiko exposure relative to credit risk limits (Risk Appetite
kredit terhadap limit risiko kredit (Risk Appetite and and Risk Tolerance).
Risk Tolerance).
Pengelolaan kredit Bank diarahkan untuk The Bank’s loan management is aimed to support
melakukan ekspansi kredit dan mengelola kualitas the loan expansion and to manage the quality of
setiap kredit sejak saat diberikan sampai dengan each loan from the time the loan was granted until
dilunasi oleh debitur dan untuk mencegah kredit the loan is fully repaid by the debtors and to prevent
tersebut menjadi kredit. Pengelolaan kredit yang the loan becoming a Non-Performing Loan (NPL).
efektif dapat meminimalkan kerugian dan Effective loan management is intended to minimize
mengoptimalkan penggunaan modal yang the risk of losses and optimize the use of capital
dialokasikan untuk risiko kredit. allocated for credit risk.
Reviu Kredit UMKM dan Komersial bersama Direksi, Bank actively conducts the MSME and Commercial
Divisi, CBC, Kantor Cabang secara bulanan atau Loans Portfolio Quality Review Forums with the
bila diminta sewaktu-waktu sebagai upaya Board of Directors, Divisions, CBC, Branch Offices
memberikan gambaran terkini mengenai posisi dan on a monthly basis or when requested at any time in
kualitas kredit baik secara bankwide maupun per an effort to provide an up-to-date picture of the
segmentasi kredit. Dalam hal peningkatan proses position and quality of loans both bankwide and per
pengambilan keputusan pemberian kredit, Bank loan segment. In terms of improving the credit
juga melakukan pembentukan komite kredit melalui decision making process, the Bank has also
Rapat Komite Kredit disertai dengan sentralisasi established a credit committee through Credit
proses kredit. Committee Meetings along with centralizing the
credit process.
249
Page 701
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Pada segmen kredit komersial, Bank telah In the commercial loan segment, the Bank has
mengimplementasikan Commercial Banking Center implemented the Commercial Banking Center
(CBC) dimana CBC berfungsi sebagai sentralisasi (CBC) where the CBC serves as the centralization
pemrosesan kredit komersial. Pada segmen SME, of commercial loan processing. In the SME
Bank juga sedang melakukan implementasi SPU segment, the Bank is also implementing SPU
(Sentra Proses UMKM) sebagai upaya perbaikan (MSME Process Center) as an effort to improve the
proses dan pengelolaan kredit UMKM untuk process and management of MSME loans to
meningkatkan produktivitas, perbaikan kualitas increase productivity, improve the quality of credit
putusan kredit yang tersentral dan objektif, serta decisions that are centralized and objective, and
monitoring yang tersentralisasi. Bank juga mulai centralized monitoring. The Bank has also started to
menerapkan Portfolio Guideline untuk Kredit implement Portfolio Guideline for Wholesale Loans
Wholesale sebagai pengendalian risiko konsentrasi as a credit concentration risk control while still
kredit dengan tetap mengedepankan asas prudent prioritizing prudent and governance principles. The
dan governance. Bank melakukan beberapa Bank conducted several system developments such
pengembangan model terkait pengelolaan risiko as in the SME segment, the Credit Scoring Model
kredit seperti pada segment SME dikembangkan SME system was developed and in the MSME,
sistem Credit Scoring Model SME dan pada Commercial and Corporate loan segments an Early
segment kredit UMKM, Komersial dan Korporasi Warning System (EWS) is being developed.
sedang dikembangkan Early Warning System
(EWS).
Pada kredit konsumer, proses pengendalian risiko In consumer loans, credit risk management is
kredit dilakukan melalui sistem iLoan Konsumer carried out through the iLoan Consumer system,
yang dilengkapi dengan Credit Scoring Model which includes a Credit Scoring Model (CSM). The
(CSM) dimana saat ini sedang dilakukan Bank is currently enhancing its CSM. In addition, the
pengembangan pada CSM Bank. Selain itu, Bank Bank conducts periodic Consumer Credit
melakukan Performance Review Kredit Konsumer Performance Reviews with field directors and
secara berkala bersama direktur bidang dan unit related work units as an effort to provide an up-to-
kerja terkait sebagai upaya untuk memberikan date picture of the position and quality of loans and
gambaran terkini mengenai posisi dan kualitas kredit financing both bankwide and per consumer credit
dan pembiayaan baik secara bankwide maupun per segmentation. The management of consumer credit
segmentasi kredit konsumer. Pengelolaan debitur debtors classified as Kol-2 and NPL is handled by
kredit konsumer Kol-2 dan NPL dilakukan oleh the Consumer Collection and Remedial Unit,
Satuan Kerja Pembinaan, Penyelamatan & whereas commercial credit is managed by the
Penyelesaian Kredit Konsumer sedangkan untuk Commercial Asset Management Unit.
kredit komersial dilakukan oleh Satuan Kerja
Commercial Asset Management.
Sebagai tindak lanjut penerapan Pilar 1 Basel II, As part of implementing Pillar 1 of Basel II, the Bank
Bank mengimplementasikan pengukuran risiko has adopted the Standardized Approach for
kredit dengan menggunakan Standardized measuring credit risk, in accordance with OJK
Approach sesuai dengan SE OJK No. Circular Letter No. 24/SEOJK.03/2021 dated
24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021 perihal October 7, 2021, regarding the Calculation of Risk-
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Weighted Assets (RWA) for Credit Risk using the
(ATMR) untuk Risiko Kredit dengan menggunakan Standard Approach for Commercial Banks, which
Pendekatan Standar bagi Bank Umum yang efektif will come into effect in January 2023.
diberlakukan pada Januari 2023.
250
Page 702
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Dalam rangka mengelola risiko kredit, Bank telah In managing credit risk, the Bank has implemented
menerapkan Four Eyes Principle dengan the Four Eyes Principle by separating the credit risk
memisahkan fungi risiko kredit dan unit bisnis. function from the business units. For commercial
Dalam putusan kredit komersial terdiri dari credit decisions, there are distinct roles for
Commercial Risk dan Unit Bisnis selaku Risk Taking Commercial Risk and the Business Unit as the Risk
Unit dan first line serta putusan kredit konsumer Taking Unit and first line of defense. For consumer
yang terdiri dari Retail Risk Division (Regional Loan credit decisions, the roles are divided between the
Processing Center) dan Kantor Cabang maupun Retail Risk Division (Regional Loan Processing
Kantor Wilayah. Center) and the Branch Offices or Regional Offices.
Dalam memperkuat manajemen risiko pembiayaan In strengthening financing risk management to
untuk mengendalikan komposisi portofolio kredit control the composition of the Bank's loan portfolio
Bank dan memastikan laju pertumbuhan portofolio and ensure a healthy loan portfolio growth rate,
kredit yang sehat maka Bank BTN melakukan Bank BTN manages credit risk through Portfolio
pengelolaan risiko kredit melalui Portfolio Guideline Guideline in-order-to avoid the danger of
agar dapat menghindarkan bank dari bahaya risiko concentration risk. Portfolio Guideline is a strategic
konsentrasi. Portfolio Guideline merupakan inisiatif initiative in channelling the Bank's financing to
strategis dalam penyaluran pembiayaan Bank untuk always pay attention to the latest macroeconomic
selalu memperhatikan kondisi makro ekonomi yang conditions, especially in certain sectors that are
terkini terutama pada sektor-sektor tertentu yang considered still feasible to finance, including several
dinilai masih layak untuk dibiayai termasuk sectors that can be used as priority sectors,
beberapa sektor yang dapat digunakan sebagai including aspects of analysis and monitoring of NPL
sektor-sektor prioritas termasuk didalamnya aspek per industrial sector, financing limits per industrial
analisa dan monitoring terhadap NPL per sektor sector and industrial sector prospects in supporting
industri, limit pembiayaan per sektor industri dan the development of the Company's business
prospek sektor industri dalam mendukung business and considering ESG aspects in its
perkembangan usaha bisnis Perseroan serta determination.
mempertimbangkan aspek ESG dalam
penetapannya.
251
Page 703
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(i) Analisa eksposur maksimum terhadap risiko (i) Analysis on maximum exposures against credit
kredit setelah memperhitungkan dampak risks considering the impact of collateral and
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya: other credit risks mitigation:
Nilai tercatat dari aset keuangan Bank selain The carrying value of the Bank’s financial
kredit yang diberikan menggambarkan assets other than loans represents its maximum
eksposur maksimum atas risiko kredit. exposure to credit risk.
Bank menetapkan jenis dan nilai agunan yang The Bank determined the type and value
dijaminkan sesuai skema kredit dan perkiraan of collateral according to the loan scheme
tingkat risiko kredit dari counterparty sebagai as well as estimated credit risk level from the
second way out yang ditetapkan. Jenis dari counterparty as a determined second way out.
agunan terdiri dari: The types of collateral are as follows:
a) Physical collateral, berupa tanah dan a) Physical collateral, such as land and
bangunan. buildings.
b) Financial collateral, berupa simpanan b) Financial collateral, such as third party
(tabungan, giro dan deposito), surat funds (saving deposits, demand deposits
berharga, dan lain-lain. and time deposits), securities, etc.
c) Lainnya berupa garansi, lembaga c) Others, such as guarantees, guarantee
penjamin, dan lain-lain. institution, etc.
Pemberian kredit yang dilaksanakan oleh Bank The loan granting conducted by the Bank is
diatur dalam kebijakan dan prosedur stipulated in the loan policy and procedure in
perkreditan dimana untuk setiap jenis atau which every loan type or scheme has minimum
skema kredit telah ditentukan agunan minimal determinable collaterals that should be fulfilled.
yang harus dipenuhi.
Untuk segmen kredit komersial yang umumnya For commercial loans segment which generally
merupakan kredit yasa griya, sesuai ketentuan represent yasa griya loan, according to the loan
perkreditan wajib dijamin oleh agunan yang policy has to be collateralized adequately. The
memadai. Agunan dapat berupa physical collaterals can be physical collateral, financial
collateral, financial collateral atau lainnya collateral or others such as accounts receivable
berupa tagihan usaha atau garansi. Untuk or guarantees. All collaterals particularly for
seluruh agunan khususnya physical collateral physical collateral will be assessed in which the
akan dilakukan retaksasi dimana nilai likuidasi collateral’s liquidation value will be used in
atas agunan tersebut yang akan dipergunakan determining the coverage ratio.
dalam menentukan kecukupan nilai agunan
(coverage ratio).
Selain aspek agunan untuk meminimalkan In addition to collateral aspect to minimize credit
risiko kredit, pemberian kredit oleh Bank selalu risk, loan granting is conducted based on
dilakukan berdasarkan evaluasi dan analisa evaluation and feasibility analysis so that the
kelayakan sehingga kemampuan loan repayment ability (first way out) can be
pengembalian kredit (first way out) dapat ascertained.
dipastikan.
Adanya keharusan bagi debitur untuk The necessity for debtors to comply with
memenuhi agunan yang dipersyaratkan, collaterals requirement, loan feasibility
evaluasi atas kelayakan kredit, pengikatan evaluation, notarial agreement and pre
kredit secara legal dan prosedur pre screening screening procedures will decrease the Bank’s
akan menurunkan credit risk eksposur Bank ke credit risk exposure to the acceptable level.
tingkat yang layak dan dapat diterima.
252
Page 704
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit credit risk exposure
a) Sektor geografis a) Geographical sectors
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details of the
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat, Bank’s credit exposures at their carrying
yang dikategorikan berdasarkan area amounts, as categorized by geographical
geografis pada tanggal 31 Desember 2024, region as of December 31, 2024, 2023 and
2023 dan 2022. Untuk tabel ini, Bank telah 2022. For these tables, the Bank has
mengalokasikan eksposur area allocated exposures to the regions based
berdasarkan wilayah geografis tempat on the geographical area where activities
mereka beroperasi. are undertaken.
31 Desember/December 31, 2024
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others**) Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 22.739.920 - - - - 22.739.920 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 5.950.059 - 31 1.636 20 5.951.746 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 4.661.104 - - - - 4.661.104 other banks
Efek-efek 24.971.697 383.875 - 7.838 - 25.363.410 Securities
Obligasi Pemerintah 35.475.529 - 35.475.529 Government bonds
Tagihan akseptasi - 941.898 - - - 941.898 Acceptance receivable
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
Janji dijual kembali 175.625 - - - - 175.625 under agreement to resell
Tagihan derivatif 102.843 - - - - 102.843 Derivative receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah - 116.464.607 73.058.790 44.058.405 46.349.214 279.931.016 Housing loan
Non-kepemilikan rumah - 4.637.889 4.708.817 1.836.661 3.340.846 14.524.213 Non-housing loan
Modal kerja - 24.174.581 7.438.085 2.653.174 2.462.040 36.727.880 Working capital
Investasi - 14.354.998 1.700.369 776.661 361.354 17.193.382 Investment
Sindikasi - 7.785.728 - - - 7.785.728 Syndicated
Direksi dan karyawan Director and Employees
- Pihak ketiga - 736.962 490.660 229.176 282.410 1.739.208 Third party -
- Pihak berelasi - 39.362 16.671 4.960 10.512 71.505 Related party -
Bunga yang masih
akan diterima 607.244 5.591.111 3.013.745 1.142.511 1.163.963 11.518.574 Interest receivable
Aset lain-lain*) 1.000.199 765.978 8.716 2.238 4.753 1.781.884 Other assets*)
Total kotor 95.684.220 175.876.989 90.435.884 50.713.260 53.975.112 466.685.465 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (13.062.532) impairment losses
Neto 453.622.933 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third parties receivables
**) Lain-lain terdiri atas Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua. **) Others consists of Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku and Papua.
253
Page 705
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
a) Sektor geografis (lanjutan) a) Geographical sectors (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details of the
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat, Bank’s credit exposures at their carrying
yang dikategorikan berdasarkan area amounts, as categorized by geographical
geografis pada tanggal 31 Desember region as of December 31,2024, 2023 and
2024, 2023 dan 2022. Untuk tabel ini, Bank 2022. For these tables, the Bank has
telah mengalokasikan eksposur area allocated exposures to the regions based
berdasarkan wilayah geografis tempat on the geographical area where activities
mereka beroperasi. (lanjutan) are undertaken. (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others**) Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 18.145.761 - - - - 18.145.761 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 2.202.683 - 403 288 24 2.203.398 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 30.561.122 - - - - 30.561.122 other banks
Efek-efek 4.661.195 644.080 598 - - 5.305.873 Securities
Obligasi Pemerintah 35.893.929 - - - - 35.893.929 Government bonds
Tagihan akseptasi - 544.567 - - - 544.567 Acceptance receivable
Tagihan derivatif 32.176 - - - - 32.176 Derivative receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah - 108.384.592 66.369.601 40.751.732 42.564.956 258.070.881 Housing loan
Non-kepemilikan rumah - 3.953.716 4.334.006 1.612.985 3.105.874 13.006.581 Non-housing loan
Modal kerja - 26.289.070 6.911.050 2.402.162 2.357.847 37.960.129 Working capital
Investasi - 13.025.928 1.571.579 688.670 245.830 15.532.007 Investment
Sindikasi - 7.150.361 - - 7.150.361 Syndicated
Direksi dan karyawan: Director and Employees
- Pihak ketiga - 815.126 518.583 253.279 306.644 1.893.632 Third party -
- Pihak berelasi - 44.440 23.270 5.808 11.032 84.550 Related party -
Bunga yang masih
akan diterima 535.488 5.711.328 2.935.706 1.061.214 1.282.951 11.526.687 Interest receivable
Aset lain-lain*) 1.495.389 363.395 8.930 2.068 3.714 1.873.496 Other assets*)
Total kotor 95.684.220 175.876.989 90.435.884 50.713.260 53.975.112 466.685.465 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (15.640.547) impairment losses
Neto 451.044.918 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third parties receivables
**) Lain-lain terdiri atas Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua. **) Others consists of Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku and Papua.
254
Page 706
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
a) Sektor geografis (lanjutan) a) Geographical sectors (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details of the
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat, Bank’s credit exposures at their carrying
yang dikategorikan berdasarkan area amounts, as categorized by geographical
geografis pada tanggal 31 Desember region as of December 31,2024, 2023 and
2024, 2023 dan 2022. Untuk tabel ini, Bank 2022. For these tables, the Bank has
telah mengalokasikan eksposur area allocated exposures to the regions based
berdasarkan wilayah geografis tempat on the geographical area where activities
mereka beroperasi. (lanjutan) are undertaken. (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others**) Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 25.416.941 - - - - 25.416.941 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 1.470.723 - 240 1.271 23 1.472.257 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 12.975.955 - - - - 12.975.955 other banks
Efek-efek 1.723.168 - 1.723.168 Securities
Obligasi Pemerintah 51.964.973 - - - - 51.964.973 Government bonds
Efek - efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual under agreement
kembali 1.434.190 - - - - 1.434.190 to resell
Tagihan akseptasi - 410.219 10.343 - - 420.562 Acceptance receivable
Tagihan derivatif 103.939 - - - - 103.939 Derivative receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah - 98.728.648 59.465.684 37.405.974 38.286.748 233.887.054 Housing loan
Non-kepemilikan rumah - 3.415.964 3.965.796 1.400.018 2.907.880 11.689.658 Non-housing loan
Modal kerja - 22.394.510 7.732.094 2.044.470 2.284.609 34.455.683 Working capital
Investasi - 9.556.832 1.246.509 636.549 203.732 11.643.622 Investment
Sindikasi - 4.504.244 - - - 4.504.244 Syndicated
Direksi dan karyawan: Director and Employees
- Pihak ketiga - 874.100 538.776 273.637 321.567 2.008.080 Third party -
- Pihak berelasi - 52.022 22.575 6.090 12.676 93.363 Related party -
Bunga yang masih
akan diterima 556.024 5.216.864 2.719.508 993.220 1.264.686 10.750.302 Interest receivable
Aset lain-lain*) 948.131 78.478 8.250 2.090 3.099 1.040.048 Other assets*)
Total kotor 96.594.044 145.231.881 75.709.775 42.763.319 45.285.020 405.584.039 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (15.679.205) impairment losses
Neto 389.904.834 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third parties receivables
**) Lain-lain terdiri atas Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua. **) Others consists of Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku and Papua.
255
Page 707
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
Eksposur risiko kredit atas rekening Credit risk exposure related to administrative
administratif pada tanggal-tanggal accounts as of December 31, 2024, 2023 and
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 adalah 2022 are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2024
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others*) Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - 30.170 43.227 11.408 1.379 86.184 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - 1.720.973 1.019.953 154.606 228.471 3.124.003 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
Yang masih berjalan - 249.694 - - - 249.694 irrevocable L/Cs
Total - 2.000.837 1.063.180 166.014 229.850 5.187.592 Total
31 Desember/December 31, 2023
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others*) Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - 34.511 39.265 46.294 7.013 127.083 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - 1.189.111 1.176.639 88.872 124.553 2.579.175 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
Yang masih berjalan - 19.393 - 713 - 20.106 irrevocable L/Cs
Total - 1.243.015 1.215.904 135.879 131.566 2.726.364 Total
31 Desember/December 31, 2022
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others*) Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - 15.819 36.774 25.471 2.064 80.128 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - 718.932 190.123 623 38.817 948.495 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
Yang masih berjalan - 173.743 47.741 - - 221.484 irrevocable L/Cs
Total - 908.494 274.638 26.094 40.881 1.250.107 Total
*) Lain-lain terdiri atas Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua *) Others consists of Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku and Papua
**) Hanya fasilitas kredit committed yang belum ditarik **) Only for committed unused loan facility
256
Page 708
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri b) Industry sectors
Tabel berikut ini menggambarkan rincian The following tables provide the details of
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat the Bank’s credit exposure at carrying
(tanpa memperhitungkan agunan atau amounts (without taking into account any
pendukung kredit lainnya), yang collateral held or other credit
dikategorikan berdasarkan sektor industri tenhancements), categorized based on
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, industry sectors as of December 31, 2024,
2023 dan 2022: 2023 and 2022:
31 Desember/December 31, 2024
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies**) Individuals Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 22.739.920 - - - - 22.739.920 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain - 5.951.746 - - - 5.951.746 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 4.661.043 61 - - - 4.661.104 other banks
Efek-efek 18.899.989 78.102 1.884.017 4.501.302 - 25.363.410 Securities
Obligasi Pemerintah 35.475.529 - - - - 35.475.529 Government bonds
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
Janji dijual kembali - 175.625 - - - 175.625 under agreement to resell
Tagihan Akseptasi - - - 941.898 - 941.898 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif - 102.843 - - - 102.843 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah 10.445.528 550.022 609.473 48.893.863 297.474.046 357.972.932 receivables
Bunga yang masih
akan diterima 731.559 1.894 4.059 1.661.468 9.119.594 11.518.574 Interest receivable
Aset lain-lain*) 194.296 2.383 73.893 1.230.420 280.892 1.781.884 Other assets*)
Total kotor 93.147.864 6.862.676 2.571.442 57.228.951 306.874.532 466.685.465 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (13.062.532) impairment losses
Neto 453.622.933 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, **) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertanian, pertambangan dan industri lainnya. other industries.
257
Page 709
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sectors (continued)
Tabel berikut ini menggambarkan rincian The following tables provide the details of
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat the Bank’s credit exposure at carrying
(tanpa memperhitungkan agunan atau amounts (without taking into account any
pendukung kredit lainnya), yang collateral held or other credit
dikategorikan berdasarkan sektor industri enhancements), categorized based on
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, industry sectors as of December 31, 2024,
2023 dan 2022: (lanjutan) 2023 and 2022: (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies**) Individuals Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 18.145.761 - - - - 18.145.761 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain - 2.203.398 - - - 2.203.398 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 12.148.687 18.412.435 - - - 30.561.122 other banks
Efek-efek 501.570 163.395 1.989.553 2.651.355 - 5.305.873 Securities
Obligasi Pemerintah 35.893.929 - - - - 35.893.929 Government bonds
Tagihan Akseptasi - - - 544.567 - 544.567 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif - 32.176 - - - 32.176 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah 7.558.101 1.325.728 1.407.154 48.195.548 275.211.610 333.698.141 receivables
Bunga yang masih
akan diterima 709.162 4.651 7.818 2.120.280 8.684.776 11.526.687 Interest receivable
Aset lain-lain*) 574.025 31.022 75.821 876.238 316.390 1.873.496 Other assets*)
Total kotor 75.531.235 22.172.805 3.480.346 54.387.988 284.212.776 439.785.150 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (15.640.547) impairment losses
Neto 424.144.603 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, **) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertanian, pertambangan dan industri lainnya. other industries.
258
Page 710
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sectors (continued)
Tabel berikut ini menggambarkan rincian The following tables provide the details of
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat the Bank’s credit exposure at carrying
(tanpa memperhitungkan agunan atau amounts (without taking into account any
pendukung kredit lainnya), yang collateral held or other credit
dikategorikan berdasarkan sektor industri enhancements), categorized based on
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, industry sectors as of December 31, 2024,
2023 dan 2022: (lanjutan) 2023 and 2022: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies**) Individuals Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 25.416.941 - - - - 25.416.941 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain - 1.472.257 - - - 1.472.257 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 12.575.894 400.061 - - - 12.975.955 other banks
Efek-efek - 547.036 593.031 583.101 - 1.723.168 Securities
Obligasi Pemerintah 51.964.973 - - - - 51.964.973 Government bonds
Efek - efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual under agreement
kembali 1.434.190 - - - - 1.434.190 to resell
Tagihan Akseptasi - - - 420.562 - 420.562 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif - 103.939 - 103.939 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah 4.516.550 40.261 810.586 44.381.293 248.533.014 298.281.704 receivables
Bunga yang masih
akan diterima 545.988 31.175 4.023 2.427.021 7.742.095 10.750.302 Interest receivable
Aset lain-lain*) 5.733 488.071 - 403.022 143.222 1.040.048 Other assets*)
Total kotor 96.460.269 3.082.800 1.407.640 48.214.999 256.418.331 405.584.039 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (15.679.205) impairment losses
Neto 389.904.834 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, **) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertanian, pertambangan dan industri lainnya. other industries.
259
Page 711
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sectors (continued)
Eksposur risiko kredit yang terkait dengan Credit risk exposure relating to
unsur rekening administratif adalah administrative account items as of
sebagai berikut pada tanggal-tanggal December 31, 2024, 2023 and 2022, are
31 Desember 2024, 2023 dan 2022: as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies*) Individuals Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - - - 54.766 31.418 86.184 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - - - 3.122.286 1.717 3.124.003 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
yang masih berjalan - - - 249.694 - 249.694 irrevocable L/Cs
Total - - - 3.426.746 33.135 3.459.881 Total
*) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, *) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, pertanian, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertambangan dan industri lainnya. other industries.
**) Hanya fasilitas kredit komitmen yang belum ditarik **) Only for committed unused loan facility
31 Desember/December 31, 2023
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies*) Individuals Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - - 140 120.686 6.257 127.083 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - - - 2.576.727 2.448 2.579.175 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
yang masih berjalan - - - 20.106 - 20.106 irrevocable L/Cs
Total - - 140 2.717.519 8.705 2.726.364 Total
*) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, *) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, pertanian, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertambangan dan industri lainnya. other industries.
**) Hanya fasilitas kredit komitmen yang belum ditarik **) Only for committed unused loan facility
260
Page 712
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sectors (continued)
Eksposur risiko kredit yang terkait dengan Credit risk exposure relating to
unsur rekening administratif adalah administrative account items as of
sebagai berikut pada tanggal-tanggal December 31, 2024, 2023 and 2022, are
31 Desember 2024, 2023 dan 2022: as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2022
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies*) Individuals Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - - - 77.942 2.186 80.128 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - - - 946.635 1.860 948.495 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
yang masih berjalan - - - 221.484 - 221.484 irrevocable L/Cs
Total - - - 1.246.061 4.046 1.250.107 Total
*) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, *) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, pertanian, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertambangan dan industri lainnya. other industries.
**) Hanya fasilitas kredit komitmen yang belum ditarik **) Only for committed unused loan facility
261
Page 713
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iii) Informasi mengenai aset keuangan yang (iii) Information about impaired and not impaired
mengalami dan tidak mengalami penurunan financial assets
nilai
1. Giro pada Bank Lain 1. Current Accounts with Other Banks
31 Desember/December 31, 2024
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not Impaired Impaired*) Total
Rupiah 130.372 - 130.372 Rupiah
Mata Uang Asing 5.819.625 1.749 5.821.374 Foreign currencies
Total 5.949.997 1.749 5.951.746 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (2.571) Allowance for impairment losses
Neto 5.949.175 Net
*) Kolektibilitas 3, 4 dan 5 *) Collectibility 3, 4 and 5
31 Desember/December 31, 2023
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not Impaired Impaired*) Total
Rupiah 234.046 - 234.046 Rupiah
Mata Uang Asing 1.967.574 1.778 1.969.352 Foreign currencies
Total 2.201.620 1.778 2.203.398 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.804) Allowance for impairment losses
Neto 2.201.594 Net
*) Kolektibilitas 3, 4 dan 5 *) Collectibility 3, 4 and 5
31 Desember/December 31, 2022
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not Impaired Impaired*) Total
Rupiah 540.052 - 540.052 Rupiah
Mata Uang Asing 930.474 1.731 932.205 Foreign currencies
Total 1.470.526 1.731 1.472.257 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.747) Allowance for impairment losses
Neto 1.470.510 Net
*) Kolektibilitas 3, 4 dan 5 *) Collectibility 3, 4 and 5
2. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank 2. Placements with Bank Indonesia and other
lain. banks.
Per 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, aset As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
keuangan ini tidak mengalami penurunan nilai these financial assets are not impaired
secara individual maupun kolektif. individually as well as collectively.
262
Page 714
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iii) Informasi mengenai aset keuangan yang (iii) Information about impaired and not impaired
mengalami dan tidak mengalami penurunan financial assets (continued)
nilai (lanjutan)
3. Efek-efek 3. Securities
31 Desember/December 31, 2024
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not Impaired Impaired*) Total
Reksadana 1.527.031 - 1.527.031 Mutual Funds
Obligasi 337.876 - 337.876 Bonds
Medium Term Notes 150.000 - 150.000 Medium Term Notes
Efek Beragunan Aset 458.876 - 458.876 Asset-Backed Securities
SKBDN 391.713 - 391.713 SKBDN
SRBI 10.092.016 - 10.092.016 SRBI
SVBI 8.807.973 - 8.807.973 SVBI
Sukuk 3.597.925 - 3.597.925 Sukuk
Total 25.363.410 - 25.363.410 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (787) Allowance for impairment losses
Neto 25.362.623 Net
*) Kolektibilitas 3, 4 dan 5 *) Collectibility 3, 4 and 5
31 Desember/December 31, 2023
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not Impaired Impaired*) Total
Reksadana 1.372.968 - 1.372.968 Mutual Funds
Obligasi 2.046.215 - 2.046.215 Bonds
Medium Term Notes 200.000 - 200.000 Medium Term Notes
Efek Beragunan Aset 540.443 - 540.443 Asset-Backed Securities
SKBDN 644.677 - 644.677 SKBDN
SRBI 194.060 - 194.060 SRBI
SVBI 307.510 - 307.510 SVBI
Total 5.305.873 - 5.305.873 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (22.903) Allowance for impairment losses
Neto 5.282.970 Net
*) Kolektibilitas 3, 4 dan 5 *) Collectibility 3, 4 and 5
31 Desember/December 31, 2022
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not Impaired Impaired*) Total
Reksadana 401.416 - 401.416 Mutual Funds
Obligasi 709.711 2.000 711.711 Bonds
Medium Term Notes 103.085 - 103.085 Medium Term Notes
Efek Beragunan Aset 492.415 - 492.415 Asset-Backed Securities
SKBDN 14.541 - 14.541 SKBDN
Total 1.721.168 2.000 1.723.168 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (2.399) Allowance for impairment losses
Neto 1.720.769 Net
*) Kolektibilitas 3, 4 dan 5 *) Collectibility 3, 4 and 5
263
Page 715
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iii) Informasi mengenai aset keuangan yang (iii) Information about impaired and not impaired
mengalami dan tidak mengalami penurunan financial assets (continued)
nilai (lanjutan)
4. Rekening administratif 4. Administrative account
Per 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
rekening administratif mengalami administrative account which are impaired
penurunan nilai masing-masing sebesar amounting to Rp3,385, Rp3,580 and
Rp3.385, Rp3.580 dan Rp4.719. Rp4,719, respectively.
5. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual 5. Securities Purchased Under Agreement to
kembali Resell
Per 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
efek-efek yang dibeli dengan janji dijual securities purchased under agreement to
kembali tidak mengalami penurunan nilai. resell are not impaired.
6. Tagihan Akseptasi 6. Acceptance Receivable
Per 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
tagihan akseptasi tidak mengalami acceptance receivable are not impaired.
penurunan nilai.
7. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ 7. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah
Per 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
aset keuangan ini mengalami penurunan these financial assets are impaired
nilai secara individual maupun kolektif calculated by individual and collective
sesuai ketentuan dalam PSAK No. 109 dan impairment according to SFAS No. 109
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan and Financial Service Authority
(POJK). Regulations (POJK).
264
Page 716
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset (iv) The tables below shows the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class of assets for all financial assets
semua aset keuangan yang mempunyai risiko with credit risk (gross of allowance for impairment
kredit (diluar cadangan kerugian penurunan nilai losses):
bruto):
31 Desember/December 31, 2024
Belum jatuh tempo dan Jatuh tempo
tidak mengalami penurunan dan tidak
nilai/neither past due mengalami
nor impaired penurunan
nilai/ Mengalami
Tingkat Past due penurunan
Tingkat tinggi/ standar/ but not nilai/
High Grade**) Standard grade**) Impaired Impaired***) Total
Efek-efek Securities
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laporan laba rugi 19.358.865 - - - 19.358.865 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 1.964.907 - - - 1.964.907 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 4.038.851 - - 787 4.039.638 Amortized cost
Obligasi pemerintah Government bonds
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 3.265.550 - - - 3.265.550 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 14.109.049 - - - 14.109.049 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 18.100.930 - - - 18.100.930 Amortized cost
Lain-lain Others
Current accounts with
Giro pada bank Indonesia 22.739.920 - - - 22.739.920 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 5.949.997 - - 1.749 5.951.746 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia 4.661.104 - - - 4.661.104 Bank Indonesia
dan bank lain and other banks
Tagihan Akseptasi 941.898 - - - 941.898 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif 102.843 - - - 102.843 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/ Loans and sharia
pembiayaan syariah financing/ receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 96.081.803 155.611.500 21.762.388 6.475.325 279.931.016 Housing loan
Non kepemilikan
rumah 1.365.214 11.964.101 720.988 473.910 14.524.213 Non-housing loan
Modal kerja 2.584.151 23.334.976 392.359 10.416.394 36.727.880 Working capital
Investasi 2.295.722 9.663.097 28.177 5.206.386 17.193.382 Investment
Sindikasi 2.034.573 5.751.155 - 7.785.728 Syndicated
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak ketiga 951.300 771.457 5.497 10.954 1.739.208 Third parties -
- Pihak yang berelasi 42.233 29.272 - - 71.505 Related parties -
Bunga yang masih
akan diterima 11.518.574 - - - 11.518.574 Interests receivable
Aset lain-lain*) 1.781.884 - - - 1.781.884 Other assets*)
Total 213.889.368 207.125.558 22.909.409 22.585.505 466.509.840 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (13.062.532) impairment losses
Neto 453.447.308 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third party receivables
**) Tidak diaudit **) Unaudited
***) Terdiri dari kolektibilitas 3, 4 dan 5 dan kredit yang ***) Consist of collectibility 3, 4, and 5 and credit with
cadangan kerugian penurunan nilainya dinilai allowance for impairment losses individually assessed,
secara individual, termasuk piutang/pembiayaan including sharia financing/receivables with day past
syariah dengan hari tunggakan diatas 270 hari due 270 days
265
Page 717
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset (iv) The tables below shows the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class of assets for all financial assets
semua aset keuangan yang mempunyai risiko with credit risk (gross of allowance for impairment
kredit (diluar cadangan kerugian penurunan nilai losses): (continued)
bruto): (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2023
Belum jatuh tempo dan Jatuh tempo
tidak mengalami penurunan dan tidak
nilai/neither past due mengalami
nor impaired penurunan
nilai/ Mengalami
Tingkat Past due penurunan
Tingkat tinggi/ standar/ but not nilai/
High Grade**) Standard grade**) Impaired Impaired***) Total
Efek-efek Securities
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laporan laba rugi 1.042.013 - - - 1.042.013 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 1.928.336 - - - 1.928.336 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 2.335.524 - - - 2.335.524 Amortized cost
Obligasi pemerintah Government bonds
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 3.796.440 - - - 3.796.440 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 12.511.991 - - - 12.511.991 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 19.585.498 - - - 19.585.498 Amortized cost
Lain-lain Others
Current accounts with
Giro pada bank Indonesia 18.145.761 - - - 18.145.761 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 2.201.620 - - 1.778 2.203.398 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 30.561.122 - - - 30.561.122 and other banks
Tagihan Akseptasi 544.567 - - - 544.567 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif 32.176 - - - 32.176 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/ Loans and sharia
pembiayaan syariah financing/ receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 101.324.869 135.794.934 16.884.060 4.067.018 258.070.881 Housing loan
Non kepemilikan
rumah 1.808.716 10.021.561 805.808 370.496 13.006.581 Non-housing loan
Modal kerja 3.213.787 22.252.701 711.771 11.781.870 37.960.129 Working capital
Investasi 123.007 9.606.196 44.474 5.758.330 15.532.007 Investment
Sindikasi 46.911 7.103.450 - - 7.150.361 Syndicated
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak ketiga 1.131.978 729.456 7.472 24.726 1.893.632 Third parties -
- Pihak yang berelasi 53.307 31.243 - - 84.550 Related parties -
Bunga yang masih
akan diterima 11.526.687 - - - 11.526.687 Interests receivable
Aset lain-lain*) 1.873.496 - - - 1.873.496 Other assets*)
Total 213.787.806 185.539.541 18.453.585 22.004.218 439.785.150 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (15.640.547) impairment losses
Neto 424.144.603 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third party receivables
**) Tidak diaudit **) Unaudited
***) Terdiri dari kolektibilitas 3, 4 dan 5 dan kredit yang ***) Consist of collectibility 3, 4, and 5 and credit with
cadangan kerugian penurunan nilainya dinilai allowance for impairment losses individually assessed,
secara individual, termasuk piutang/pembiayaan including sharia financing/receivables with day past
syariah dengan hari tunggakan diatas 270 hari due 270 days
266
Page 718
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset (iv) The tables below shows the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class of assets for all financial assets
semua aset keuangan yang mempunyai risiko with credit risk (gross of allowance for impairment
kredit (diluar cadangan kerugian penurunan nilai losses) (continued):
bruto) (lanjutan):
31 Desember/December 31, 2022
Belum jatuh tempo dan Jatuh tempo
tidak mengalami penurunan dan tidak
nilai/neither past due mengalami
nor impaired penurunan
nilai/ Mengalami
Tingkat Past due penurunan
Tingkat tinggi/ standar/ but not nilai/
High Grade**) Standard grade**) Impaired Impaired***) Total
Efek-efek Securities
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laporan laba rugi 793.831 - - - 793.831 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 655.293 - - - 655.293 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 272.044 - - 2.000 274.044 Amortized cost
Obligasi pemerintah Government bonds
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 19.591.199 - - - 19.591.199 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 14.332.949 - - - 14.332.949 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 18.040.825 - - - 18.040.825 Amortized cost
Lain-lain Others
Current accounts with
Giro pada bank Indonesia 25.416.941 - - - 25.416.941 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 1.470.526 - - 1.731 1.472.257 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 12.975.955 - - - 12.975.955 and other banks
Tagihan Akseptasi 420.562 - - - 420.562 Acceptance Receivable
Efek-efek yang Dibeli Securities purchased
dengan janji under agreement
dijual kembali 1.434.190 - - - 1.434.190 to resell
Tagihan Derivatif 103.939 - - - 103.939 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/ Loans and sharia
pembiayaan syariah financing/ receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 106.290.471 109.503.902 15.481.718 2.610.963 233.887.054 Housing loan
Non kepemilikan
rumah 2.560.043 8.260.912 650.143 218.560 11.689.658 Non-housing loan
Modal kerja 5.987.718 17.130.097 1.162.221 10.175.647 34.455.683 Working capital
Investasi 3.397.768 2.863.506 155.160 5.227.188 11.643.622 Investment
Sindikasi 2.055.846 2.448.398 - - 4.504.244 Syndicated
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak ketiga 1.331.455 653.854 10.891 11.880 2.008.080 Third parties -
- Pihak yang berelasi 72.047 20.553 655 108 93.363 Related parties -
Bunga yang masih
akan diterima 10.750.302 - - - 10.750.302 Interests receivable
Aset lain-lain*) 1.040.048 - - - 1.040.048 Other assets*)
Total 228.993.952 140.881.222 17.460.788 18.248.077 405.584.039 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (15.674.205) impairment losses
Neto 389.909.834 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third party receivables
**) Tidak diaudit **) Unaudited
***) Terdiri dari kolektibilitas 3, 4 dan 5 dan kredit yang ***) Consist of collectibility 3, 4, and 5 and credit with
cadangan kerugian penurunan nilainya dinilai allowance for impairment losses individually assessed,
secara individual, termasuk piutang/pembiayaan including sharia financing/receivables with day past
syariah dengan hari tunggakan diatas 270 hari due 270 days
267
Page 719
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset (iv) The tables below shows the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class of assets for all financial assets
semua aset keuangan yang mempunyai risiko with credit risk (gross of allowance for
kredit (cadangan kerugian penurunan nilai impairment losses) (continued):
bruto) (lanjutan):
Kualitas kredit didefinisikan sebagai berikut: The credit quality is defined as follows:
Tingkat tinggi High grade
(a) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank (a) Current accounts with Bank Indonesia,
lain, penempatan pada Bank Indonesia current accounts with other banks,
dan bank lain yaitu giro atau penempatan placements with Bank Indonesia and other
pada institusi Pemerintah, transaksi banks are current accounts or placements
dengan bank yang memiliki reputasi baik with government institution, transaction
dengan tingkat kemungkinan gagal bayar with reputable banks with low probability of
atas kewajiban yang rendah. default for its liabilities.
(b) Kredit yang diberikan dan piutang/ (b) Loans and sharia financing/receivables,
pembiayaan syariah, bunga yang masih interests receivables and third party
akan diterima, dan tagihan kepada pihak receivables are receivables from
ketiga yaitu debitur dengan riwayat borrowers with very satisfactory track
pembayaran yang sangat baik dan tidak record of loan repayment and whose
pernah menunggak sepanjang jangka accounts did not turn past due during the
waktu kredit. term of the loan.
(c) Efek-efek dan obligasi pemerintah yaitu (c) Securities and government bonds are
efek-efek yang dikeluarkan oleh Sovereign securities issued by
Pemerintah RI, efek-efek dan obligasi government of RI, investment grade
yang termasuk dalam investment grade securities and bonds with a rating of at
dengan rating minimal BBB- (Pefindo) least BBB- (Pefindo) or Baa3 (Moody’s).
atau Baa3 (Moody’s).
Tingkat standar Standard grade
(a) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank (a) Current accounts with Bank Indonesia,
lain, penempatan pada Bank Indonesia current accounts with other banks,
dan bank lain yaitu giro atau penempatan placements with Bank Indonesia and other
pada bank lokal yang tidak terdaftar di banks are current accounts or placements
bursa. with the local banks not listed in the stock
exchange.
(b) Kredit yang diberikan dan piutang/ (b) Loans and sharia financing/receivables,
pembiayaan syariah, bunga yang masih interests receivables and third party
akan diterima, dan tagihan kepada pihak receivables are receivables from
ketiga yaitu debitur dengan riwayat borrowers who have an average track
pembayaran yang baik dan tidak pernah record of loan repayment and whose
menunggak 90 hari atau lebih. account did not turn past due for 90 days.
(c) Efek-efek dan obligasi Pemerintah yaitu (c) Securities and Government bonds with a
efek-efek dan obligasi dengan rating antara rating between idBB+ to idB (Pefindo) or
idBB+ sampai dengan idB (Pefindo) atau Ba1 to B2 (Moody’s).
Ba1 sampai dengan B2 (Moody’s).
268
Page 720
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(v) Analisis umur pinjaman yang jatuh tempo tetapi (v) The aging analysis of past due but not impaired
tidak mengalami penurunan nilai pada tanggal loans as of December 31, 2024, 2023 and
31 Desember 2024, 2023 dan 2022, sebagai 2022, follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2024
_
1 sampai 91 sampai 121 sampai 180 sampai
90 hari/ 120 hari/ 180 hari/ 270 hari/
1 to 90 days 91 to 120 days 121 to 180 days 180 to 270 days Total
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 18.743.567 519.457 1.262.031 1.237.333 21.762.388 Housing Loan
Non kepemilikan rumah 718.859 886 1.243 - 720.988 Non housing loan
Modal kerja 392.359 - - - 392.359 Working capital
Investasi 28.177 - - - 28.177 Investment
Direktur dan karyawan 5.497 - - - 5.497 Directors and employees
Total 19.888.459 520.343 1.263.274 1.237.333 22.909.409 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (2.059.095) impairment losses
Neto 20.850.314 Net
31 Desember/December 31, 2023
_
1 sampai 91 sampai 121 sampai 180 sampai
90 hari/ 120 hari/ 180 hari/ 270 hari/
1 to 90 days 91 to 120 days 121 to 180 days 180 to 270 days Total
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 14.498.880 469.405 1.030.681 885.094 16.884.060 Housing Loan
Non kepemilikan rumah 803.340 1.013 1.455 - 805.808 Non housing loan
Modal kerja 711.771 - - - 711.771 Working capital
Investasi 44.474 - - - 44.474 Investment
Direktur dan karyawan 7.472 - - - 7.472 Directors and employees
Total 16.065.937 470.418 1.032.136 885.094 18.453.585 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (2.018.432) impairment losses
Neto 16.435.153 Net
31 Desember/December 31, 2022
_
1 sampai 91 sampai 121 sampai 180 sampai
90 hari/ 120 hari/ 180 hari/ 270 hari/
1 to 90 days 91 to 120 days 121 to 180 days 180 to 270 days Total
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 13.190.989 384.038 1.021.398 885.293 15.481.718 Housing Loan
Non kepemilikan rumah 613.666 638 14.288 21.551 650.143 Non housing loan
Modal kerja 719.359 - 12.786 430.076 1.162.221 Working capital
Investasi 81.655 - 1.191 72.314 155.160 Investment
Direktur dan karyawan 9.513 - 851 1.182 11.546 Directors and employees
Total 14.615.182 384.676 1.050.514 1.410.416 17.460.788 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (1.918.975) impairment losses
Neto 15.541.813 Net
269
Page 721
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(vi) Mutasi cadangan berdasarkan jenis kredit (vi) Movements in allowance for imparment losses
yang diberikan adalah sebagai berikut: by type of loans are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Konsumsi/Konsumer
Pemilikan Non-kepemilikan Modal Direksi dan
Rumah/ Rumah/ Kerja/ Karyawan/
Housing Non-Housing Working Investasi/ Sindikasi/ Directors and
Loan Loan Capital Investment Syndicated Employee Total
Saldo Awal 6.910.527 280.331 6.767.137 1.575.398 22.373 36.198 15.591.964 Beginning balance
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai impairment losses
selama tahun berjalan 2.234.326 224.249 (1.140.566) (528.988) 45.643 12.853 847.517 during the year
Penerimaan kembali kredit
yang telah dihapus-bukukan 29.353 2.313 46.002 4.801 - - 82.469 Recovery of loans written-off
Penghapusbukuan kredit (1.772.530) (195.814) (1.328.762) (140.590) - (27.067) (3.464.763) Loans written-off
Saldo akhir tahun 7.401.676 311.079 4.343.811 910.621 68.016 21.984 13.057.187 Balance at the end of year
Penurunan nilai individual 47.476 2.657 2.911.270 647.044 - 10.254 3.618.701 Individual impairment
Penurunan nilai kolektif 7.354.200 308.422 1.432.541 263.577 68.016 11.730 9.438.486 Collective impairment
Jumlah kotor kredit yang
secara individu ditentukan
sebagai mengalami penurunan Gross amount of loans
nilai sebelum dikurangi individually determined to
kerugian penurunan nilai be impaired. before deducting
atas penilaian secara any individually assessed
individual 50.090 2.688 8.492.193 4.910.647 - 8.924 13.464.542 impairment losses
31 Desember/December 31, 2023
Konsumsi/Konsumer
Pemilikan Non-kepemilikan Modal Direksi dan
Rumah/ Rumah/ Kerja/ Karyawan/
Housing Non-Housing Working Investasi/ Sindikasi/ Directors and
Loan Loan Capital Investment Syndicated Employee Total
Saldo Awal 6.364.735 264.372 7.490.645 1.526.614 15.493 13.064 15.674.923 Beginning balance
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai impairment losses
selama tahun berjalan 1.917.338 182.897 643.587 125.307 6.880 31.835 2.907.844 during the year
Penerimaan kembali kredit
yang telah dihapus-bukukan 17.442 3.867 44.098 11.658 - - 77.065 Recovery of loans written-off
Penghapusbukuan kredit (1.388.988) (170.805) (1.411.193) (88.181) - (8.701) (3.067.868) Loans written-off
Saldo akhir tahun 6.910.527 280.331 6.767.137 1.575.398 22.373 36.198 15.591.964 Balance at the end of year
Penurunan nilai individual 597.521 31.471 5.134.111 1.390.288 - 4.182 7.157.573 Individual impairment
Penurunan nilai kolektif 6.313.006 248.860 1.633.026 185.110 22.373 32.016 8.434.391 Collective impairment
Jumlah kotor kredit yang
secara individu ditentukan
sebagai mengalami penurunan Gross amount of loans
nilai sebelum dikurangi individually determined to
kerugian penurunan nilai be impaired. before deducting
atas penilaian secara any individually assessed
individual 621.615 33.934 9.696.781 5.455.467 - 3.815 15.811.612 impairment losses
270
Page 722
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(vi) Mutasi cadangan berdasarkan jenis kredit (vi) Movements in allowance for imparment losses
yang diberikan adalah sebagai berikut: by type of loans are as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2022
_
Konsumsi/Konsumer
Pemilikan Non-kepemilikan Modal Direksi dan
Rumah/ Rumah/ Kerja/ Karyawan/
Housing Non-Housing Working Investasi/ Sindikasi/ Directors and
Loan Loan Capital Investment Syndicated Employee Total
Saldo Awal 4.296.939 309.075 8.485.819 1.302.032 7.618 34.277 14.435.760 Beginning balance
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai impairment losses
selama tahun berjalan 3.420.001 69.993 38.379 495.348 7.875 7.911 4.039.507 during the year
Penerimaan kembali kredit
yang telah dihapus-bukukan 11.764 3.838 49.698 6.416 - - 71.716 Recovery of loans written-off
Penghapusbukuan kredit (1.363.969) (118.534) (1.083.251) (277.182) - (29.124) (2.872.060) Loans written-off
Saldo akhir tahun 6.364.735 264.372 7.490.645 1.526.614 15.493 13.064 15.674.923 Balance at the end of year
Penurunan nilai individual 889.594 86.221 4.902.353 1.331.382 - 1.229 7.210.779 Individual impairment
Penurunan nilai kolektif 5.475.141 178.151 2.588.292 195.232 15.493 11.835 8.464.144 Collective impairment
Jumlah kotor kredit yang
secara individu ditentukan
sebagai mengalami penurunan Gross amount of loans
nilai sebelum dikurangi individually determined to
kerugian penurunan nilai be impaired. before deducting
atas penilaian secara any individually assessed
individual 893.068 85.794 8.057.392 5.078.192 - 1.108 14.115.554 impairment losses
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Risiko Likuiditas merupakan risiko akibat Liquidity risk is the risk arising from the inability of
ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban the Bank to meet the maturing obligations from cash
yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas flow funding sources and/or from high-quality liquid
dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang assets that can be pledged, without disturbing the
dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan activities and financial condition of the Bank. The
kondisi keuangan Bank. Ketidakmampuan inability to obtain funding for cash flows resulting to
memperoleh sumber pendanaan arus kas sehingga liquidity risk can be contributed, among others, by:
menimbulkan Risiko Likuiditas dapat disebabkan
antara lain oleh:
a. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang a. Inability to generate cash flows from productive
berasal dari aset produktif maupun yang assets as well as from the sale of assets,
berasal dari penjualan aset termasuk aset including liquid assets; and/or
likuid; dan/atau
b. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang b. Inability to generate cash flows from funding,
berasal dari penghimpunan dana, transaksi inter-bank transactions and fund borrowings.
antar Bank, dan pinjaman yang diterima.
271
Page 723
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Secara umum, tujuan utama manajemen risiko In general, the main objective of risk management
untuk risiko likuiditas adalah untuk meminimalkan for liquidity risk is to minimize the possibility of the
kemungkinan ketidakmampuan Bank dalam Bank's inability to obtain source of cash flow funding.
memperoleh sumber pendanaan arus kas. Dengan Thus, the Bank can meet some financial obligations
demikian Bank dapat memenuhi setiap kewajiban that have been agreed upon in a timely manner, and
finansial yang sudah diperjanjikan secara tepat to always be able to maintain adequate and optimal
waktu, dan agar senantiasa dapat memelihara levels of liquidity. Liquidity risk management policies
tingkat likuiditas yang memadai dan optimal. include the active supervision of the Board Of
Kebijakan pengelolaan risiko likuiditas antara lain Commisioners and Board Of Directors who basically
mencakup pengawasan aktif Dewan Komisaris dan set the implementation of the Bank's liquidity risk
Direksi, yang pada intinya mengatur penerapan management, policy, procedures and determination
Manajemen Risiko likuiditas pada Bank, Kebijakan, of limits, which generally includes the liquidity risk
Prosedur dan Penetapan Limit yang secara umum management strategy, level of risk to be taken (risk
mencakup strategi manajemen risiko likuiditas, appetite) and risk tolerance, and risk management
tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) dan process, information systems and internal control
toleransi risiko (risk tolerance) dan Sistem Informasi systems by implementing internal controls and
Manajemen Risiko serta Sistem Pengendalian adequate independent review of the risk
Internal dengan menerapkan pengendalian internal management implementation for liquidity risk which
dan kaji ulang independen yang memadai terhadap are being carried out by the Management and
penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko likuiditas conducted by the Internal Audit Division (IAD) and
yang dilaksanakan oleh Internal Audit Division (IAD) Enterprise Risk Management Division (ERMD).
dan Enterprise Risk Management Division (ERMD).
Pengendalian risiko likuiditas melalui strategi Liquidity risk management is being carried out
pendanaan, pengelolaan posisi likuiditas dan through funding strategy, liquidity positions and
pemantauan risiko likuiditas harian, pengelolaan monitoring of daily liquidity, management of high
aset likuid yang berkualitas tinggi, dan rencana quality liquid assets, planning the emergency
pendanaan darurat serta penerapan sistem funding as well as implementation of a sound risk
informasi manajemen risiko secara wajar untuk management information system to support the
mendukung pelaksanaan proses identifikasi, process of identification, measurement, monitoring
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian, serta and control, as well as reporting of liquidity risk under
pelaporan risiko likuiditas dalam kondisi normal dan normal and extreme conditions in a comprehensive,
kondisi krisis secara lengkap, akurat, terkini dan accurate, timely and sustainable manner.
berkesinambungan.
Alat pengukuran yang digunakan dalam pengukuran The tools used in the measurement of liquidity risk
Risiko Likuiditas antara lain adalah Rasio Likuiditas, among others are Liquidity Ratio, Maturity Profile,
Profil Maturitas, Proyeksi Arus Kas, dan Stress Cash Flow Projection, and Stress Testing (testing
Testing (pengujian terhadap kemampuan Bank the Bank's ability to meet liquidity needs on a state
untuk memenuhi kebutuhan likuiditas pada kondisi of crisis by using the specific stress scenarios on the
krisis dengan menggunakan skenario stress secara Bank as well as on the market factor).
spesifik pada Bank maupun skenario stress pada
faktor pasar).
272
Page 724
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide information
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset dan about the expected maturities of the Bank’s financial
liabilitas keuangan: assets and liabilities:
31 Desember/December 31, 2024
> 6 - 12
>1-6 Bulan/
Lainnya/ ≤ 1 Bulan/ Bulan/ >6 - 12 > 12 Bulan/
Total Others *) ≤ 1 Month Months Months >12 Months
ASET ASSETS
Kas 2.105.620 - 2.105.620 - - - Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 22.739.920 - 22.739.920 - - - Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 5.949.175 (2.571) 5.951.746 - - - other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 4.661.104 - 4.661.104 - - - and other banks
Efek-efek 25.362.623 (787) 6.858.084 7.992.795 4.516.767 5.995.764 Securities
Obligasi Pemerintah 35.475.529 - 9.056.220 3.379.524 1.294.839 21.744.946 Government bonds
Efek-efek yang Dibeli Dengan Securities Purchased under
Janji Dijual Kembali 175.625 - 175.625 - - - Agreement to Resell
Tagihan Akseptasi 939.911 (1.987) 941.898 - - - Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif 102.843 - 102.843 - - - Derivative Receivables
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
syariah 344.915.745 (13.057.187) 2.209.265 7.280.870 6.193.238 342.289.559 financing/receivables
Bunga yang masih akan
diterima 11.518.574 - 11.518.574 - - - Interest receivable
Aset lain-lain**) 1.781.884 - 1.781.884 - - - Other assets**)
Total 455.728.553 (13.062.532) 68.102.783 18.653.189 12.004.844 370.030.269 Total
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera ***) 2.258.154 - 2.258.154 - - - Liabilities due immediately***)
Simpanan nasabah 352.437.480 - 244.316.185 104.484.549 3.588.478 48.268 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 70.035 - 70.035 - - Deposits from other banks
Surat berharga yang
diterbitkan 5.444.524 - 599.620 995.934 3.848.970 Securities issued
Liabilitas akseptasi 941.898 - 941.898 - - - Acceptance payable
Liabilitas Derivatif - - - - Derivative payable
Pinjaman yang diterima 33.485.084 - 4.419.676 7.000.000 22.065.408 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 658.070 - 658.070 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain****) 313.931 - 313.931 - - - Other liabilities****)
Pinjaman dan efek- Subordinated Loan and
efek subordinasi 6.328.105 - 4.828.105 - - 1.500.000 Securities
Total 401.937.281 - 253.386.378 109.503.845 11.584.412 27.462.646 Total
Perbedaan jatuh tempo 53.791.272 (13.062.532) (185.283.595) (90.850.656) (420.432) 342.567.623 Maturity gap
*) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan. *) Allowance for impairment losses on financial assets.
**) Terdiri atas tagihan pihak ketiga. **) Consists of third party receivables.
***) Terdiri atas kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, deposito ***) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time deposits
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
****) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak ****) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to third
ketiga). party).
273
Page 725
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide information
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset dan about the expected maturities of the Bank’s financial
liabilitas keuangan (lanjutan): assets and liabilities (continued):
31 Desember/December 31, 2023
> 6 - 12
>1-6 Bulan/
Lainnya/ ≤ 1 Bulan/ Bulan/ >6 - 12 > 12 Bulan/
Total Others *) ≤ 1 Month Months Months >12 Months
ASET ASSETS
Kas 2.127.489 - 2.127.489 - - - Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 18.145.761 - 18.145.761 - - - Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 2.201.594 (1.804) 2.203.398 - - - other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 30.561.122 - 30.561.122 - - - and other banks
Efek-efek 5.282.970 (22.903) 2.979.680 389.173 50.000 1.887.020 Securities
Obligasi Pemerintah 35.893.929 - 7.777.100 3.644.949 1.339.247 23.132.633 Government bonds
Tagihan Akseptasi 520.691 (23.876) 544.567 - - - Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif 32.176 - - - - 32.176 Derivative Receivables
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
syariah 318.106.177 (15.591.964) 4.924.164 3.585.313 6.396.209 318.792.455 financing/receivables
Bunga yang masih akan
diterima 11.526.687 - 11.526.687 - - - Interest receivable
Aset lain-lain**) 1.873.496 - 1.873.496 - - - Other assets**)
Total 426.272.092 (15.640.547) 82.663.464 7.619.435 7.785.456 343.844.284 Total
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera ***) 2.567.271 - 2.567.271 - - - Liabilities due immediately***)
Simpanan nasabah 322.501.148 - 225.525.422 78.653.684 18.036.635 285.407 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 91.312 - 91.312 - - - Deposits from other banks
Surat berharga yang
diterbitkan 8.272.098 - - 1.698.524 1.811.017 4.762.557 Securities issued
Liabilitas akseptasi 544.567 - 362.394 182.173 - - Acceptance payable
Liabilitas Derivatif - - - - - - Derivative payable
Pinjaman yang diterima 33.762.089 - - 6.139.851 6.454.998 21.167.240 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 647.496 - 647.496 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain****) 521.548 - 521.548 - - - Other liabilities****)
Pinjaman dan efek- Subordinated Loan and
efek subordinasi 9.112.837 - - - - 9.112.837 Securities
Total 378.020.366 - 229.715.443 86.674.232 26.302.650 35.328.041 Total
Perbedaan jatuh tempo 48.251.726 (15.640.547) (147.051.979) (79.054.797) (18.517.194) 308.516.243 Maturity gap
*) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan. *) Allowance for impairment losses on financial assets.
**) Terdiri atas tagihan pihak ketiga. **) Consists of third party receivables.
***) Terdiri atas kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, deposito ***) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time deposits
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
****) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak ****) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to third
ketiga). party).
274
Page 726
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide information
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset dan about the expected maturities of the Bank’s financial
liabilitas keuangan (lanjutan): assets and liabilities (continued):
31 Desember/December 31, 2022
> 6 - 12
>1-6 Bulan/
Lainnya/ ≤ 1 Bulan/ Bulan/ >6 - 12 > 12 Bulan/
Total Others *) ≤ 1 Month Months Months >12 Months
ASET ASSETS
Kas 1.661.533 - 1.661.533 - - - Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 25.416.941 - 25.416.941 - - - Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 1.470.510 (1.747) 1.472.257 - - - other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 12.975.955 - 12.975.955 - - - and other banks
Efek-efek 1.720.769 (2.399) 1.455.405 8.260 82.165 177.338 Securities
Obligasi Pemerintah 51.964.973 - 37.540.672 3.266.511 512.540 10.645.250 Government bonds
Efek-efek yang dibeli
dengan janji Securities purchased under
dijual kembali 1.434.190 - 1.434.190 - - - agreement to resell
Tagihan Akseptasi 420.426 (136) 80.697 339.865 - - Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif 103.939 - 43.543 29.284 512.540 10.645.250 Derivative Receivables
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
syariah 282.606.781 (15.674.923) 5.336.769 4.811.050 5.887.466 282.246.419 financing/receivables
Bunga yang masih akan
diterima 10.750.302 - 10.750.302 - - - Interest receivable
Aset lain-lain**) 1.040.048 - 1.040.048 - - - Other assets**)
Total 391.566.367 (15.679.205) 99.208.312 8.454.970 6.994.711 303.714.257 Total
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera ***) 2.588.471 - 2.588.471 - - - Liabilities due immediately***)
Simpanan nasabah 297.099.801 - 174.667.266 58.829.356 9.198.718 54.404.461 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 136.408 - 136.408 - - - Deposits from other banks
Surat berharga yang
diterbitkan 8.652.260 - - 1.999.919 725.924 5.926.417 Securities issued
Liabilitas Derivatif - - - - - - Derivative Liabilities
Liabilitas akseptasi 420.562 - 80.697 339.865 - - Acceptance payable
Pinjaman yang diterima 24.821.005 - 499.997 - 2.000.000 22.321.008 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 629.366 - 629.366 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain****) 4.690.821 - 4.690.821 - - - Other liabilities****)
Pinjaman dan efek- Subordinated Loan and
efek subordinasi 9.158.219 - - - - 9.158.219 Securities
Total 348.196.913 - 183.293.026 61.169.140 11.924.642 91.810.105 Total
Perbedaan jatuh tempo 43.369.454 (15.679.205) (84.084.714) (52.714.170) (4.929.931) 211.904.152 Maturity gap
*) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan. *) Allowance for impairment losses on financial assets.
**) Terdiri atas tagihan pihak ketiga. **) Consists of third party receivables.
***) Terdiri atas kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, deposito ***) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time deposits
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
****) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak ****) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to third
ketiga). party).
275
Page 727
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo The tables below show the remaining contractual
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan maturities of financial liabilities based on
pada arus kas yang tidak didiskonto (pokok dan undiscounted cashflows (principal and interest):
bunga):
31 Desember/December 31, 2024
>1-6 > 6 - 12
≤ 1 Bulan/ Bulan/ Bulan/ > 12 Bulan/
Total On demand Month Months Months Months
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera*) 2.258.154 - 2.258.154 - - - Liabilities due immediately*)
Simpanan nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 154.945.003 - 75.218.809 78.557.079 1.148.552 20.563 Time deposits
Tabungan 39.222.081 39.222.081 - - - - Savings deposits
Giro 159.906.028 82.236.528 - - - 77.488.018 Demand deposits
Simpanan dari bank lain 70.035 70.035 - - - - Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi 941.898 - 941.898 - - - Acceptance payable
Liabiltias derivatif - - - - - - Derivative Liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 6.169.672 - 56.873 775.969 2.546.485 2.790.345 Securities issued
Pinjaman yang diterima 50.269.914 - 131.032 4.703.048 9.176.495 36.259.339 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 658.070 - 658.070 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain**) 313.931 - 313.931 - - - Other liabilities**)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi 6.926.880 - 5.284.948 - - 1.641.932 and securities
Total 421.681.666 121.528.644 84.863.715 84.036.096 12.871.532 118.200.197 Total
31 Desember/December 31, 2023
>1-6 > 6 - 12
≤ 1 Bulan/ Bulan/ Bulan/ > 12 Bulan/
Total On demand Month Months Months Months
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera*) 2.567.271 - 2.567.271 - - - Liabilities due immediately*)
Simpanan nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 141.895.950 - 90.316.293 40.542.872 10.987.612 49.173 Time deposits
Tabungan 38.998.753 38.998.753 - - - - Savings deposits
Giro 142.808.756 78.489.050 - - - 64.319.706 Demand deposits
Simpanan dari bank lain 91.312 91.312 - - - Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi 544.567 - 544.567 - - Acceptance payable
Liabiltias derivatif - - - - - - Derivative Liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 9.453.602 - 75.426 1.935.160 2.085.568 5.357.448 Securities issued
Pinjaman yang diterima 43.613.659 - 125.750 6.751.324 8.120.580 28.616.005 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 647.496 - 647.496 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain**) 521.548 - 521.548 - - - Other liabilities**)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi 9.825.769 - 47.979 239.897 3.287.876 6.250.017 and securities
Total 390.968.683 117.579.115 94.846.330 49.469.253 24.481.636 104.592.349 Total
276
Page 728
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo The tables below show the remaining contractual
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan maturities of financial liabilities based on
pada arus kas yang tidak didiskonto (pokok dan undiscounted cashflows (principal and interest):
bunga): (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2022
>1-6 > 6 - 12
≤ 1 Bulan/ Bulan/ Bulan/ > 12 Bulan/
Total On demand Month Months Months Months
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera*) 2.588.471 - 2.588.471 - - - Liabilities due immediately*)
Simpanan nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 148.981.512 - 66.763.135 59.616.536 9.631.572 12.970.268 Time deposits
Tabungan 37.376.047 37.376.047 - - - - Savings deposits
Giro 113.525.727 70.664.584 - - - 42.861.143 Demand deposits
Simpanan dari bank lain 136.408 136.408 - - - - Deposits from other banks
Liabilitas derivatif - - - - - - Derivative liabilities
Liabilitas akseptasi 420.562 - 80.697 339.865 - - Acceptance payable
Surat berharga yang
diterbitkan 10.110.074 - 72.842 2.245.500 991.612 6.800.120 Securities issued
Pinjaman yang diterima 32.698.776 - 85.148 1.026.370 2.602.004 28.985.254 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 629.366 - 629.366 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain**) 4.690.821 - 4.690.821 - - - Other liabilities**)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated Loan and
efek-efek subordinasi 10.562.334 - 48.158 240.792 288.950 9.984.434 securities
Total 361.720.098 108.177.039 74.958.638 63.469.063 13.514.138 101.601.219 Total
*) Terdiri atas kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, deposito *) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil deposits and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
**) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak **) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities
ketiga). to third party).
Risiko Pasar Market Risk
Risiko Pasar merupakan risiko pada laporan posisi Market risk is the risk on statement of financial
keuangan dan rekening administratif, akibat position and administrative accounts, due to
perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar. changes in overall market conditions.
277
Page 729
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Sesuai Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan In accordance with the Financial Services Authority
Nomor 12 /SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus Circular No.12 /SEOJK.03/2018 dated in August 21,
2018 tentang Penerapan Manajemen Risiko dan 2018 regarding the Implementation of Risk
Pengukuran Risiko Pendekatan Standar, Bank Management and Measurement of Risk in the
menggunakan perhitungan Standardized Method Standard Approach In measuring market risk, the
yang digunakan untuk menghitung Kewajiban Bank uses the Standardized Method in calculating
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) untuk Risiko minimum Capital Adequacy Ratio (CAR) for market
Pasar. Risiko nilai tukar yang timbul dari fluktuasi risk. Exchange rate risk arises from fluctuations in
nilai tukar dikelola dengan cara menjaga Posisi exchange rates maintained by keeping the net open
Devisa Neto sesuai dengan peraturan Bank position in accordance with Bank Indonesia
Indonesia. Gejolak eksternal juga diakomodasi regulations. External shocks are also being
dengan dilakukan stress testing untuk melihat considered by stress testing, which is done to
sejauh mana Bank dapat bertahan dengan measure the extent to which the Bank can survive
beberapa skenario perubahan kondisi eksternal, some scenario changes in external conditions,
khususnya perubahan suku bunga pasar. particularly changes in market interest rates.
Termasuk di dalam risiko pasar adalah risiko Market risk includes the risk of price changes of
perubahan harga instrumen keuangan akibat financial instruments due to changes in market
perubahan faktor-faktor pasar, seperti perubahan factors, such as changes in interest rates and
suku bunga dan perubahan nilai tukar. exchange rates.
i. Risiko tingkat suku bunga i. Interest rate risk
Risiko tingkat bunga timbul dari adanya Interest rate risks arise from the possibility that
kemungkinan bahwa perubahan tingkat suku changes in interest rates will affect future cash
bunga akan mempengaruhi arus kas di masa flows from the fair values of financial instruments.
yang akan datang dari nilai wajar instrumen
keuangan.
Tabel di bawah ini menyajikan informasi The following table presents information on the
mengenai tingkat suku bunga rata-rata per tahun average annual interest rates for significant
untuk aset dan liabilitas keuangan yang penting financial assets and liabilities for the year ended
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal December 31,2024, 2023 and 2022:
31 Desember 2024, 2023 dan 2022:
31 Desember/December 31, 2024 31 Desember/December 31, 2023 31 Desember/December 31, 2022
Mata Uang Mata Uang Mata Uang
Asing/ Asing/ Asing/
Foreign Foreign Foreign
Aset Rupiah currencies Rupiah currencies Rupiah currencies Assets
Giro pada bank lain 0,78% 0,00% 0,69% 0,00% 0,19% 0,00% Current accounts with other Bank
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan Indonesia and
bank lain 5,47% 5,27% 5,23% 5,24% 3,47% 0,96% other banks
Efek-efek 2,96% 4,12% 5,27% 4,13% 8,59% 4,13% Securities
Obligasi pemerintah Government bonds
Tingkat bunga tetap 5,87% 4,02% 3,74% 3,07% 3,60% 2,93% Fixed interest rate
Efek-efek yang dibeli Securities purchased under
dengan janji dijual kembali 6,18% 0,0% 5,74% 0,00% 4,21% 0,00% agreement to resell
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
Piutang syariah 8,18% 6,43% 8,06% 6,08% 8,14% 4,48% receivables
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 1,86% 6,13% 2,21% 4,51% 1,59% 1,03% Demand deposits
Tabungan 1,57% 0,27% 1,53% 0,21% 1,44% 0,16% Savings deposits
Deposito berjangka 6,17% 5,76% 5,34% 4,25% 3,49% 1,71% Time deposits
Simpanan dari Bank lain Deposits from other banks
Giro 0,95% 0,00% 1,12% 0,00% 0,99% 0,00% Demand deposits
Deposito Berjangka 5,02% 0,00% 4,69% 0,00% 2,75% 0,00% Time deposits
Inter-bank call money 6,20% 5,25% 5,65% 0,00% 3,40% 1,48% Inter-bank call money
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 6,24% 0,00% 5,97% 0,00% 3,93% 0,00% repurchase agreements
Surat berharga yang
yang diterbitkan 6,92% 0,00% 7,99% 0,00% 8,56% 0,00% Securities issued
Pinjaman yang diterima 5,16% 1.39% 5,08% 1,37% 5,47% 0,90% Fund borrowing
Pinjaman subordinasi dan Subordinated loan and
efek-efek Subordinasi 8,28% 4,20% 8,28% 4,20% 8,28% 4,20% securities
278
Page 730
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarize the Bank’s exposure
Bank terhadap risiko tingkat suku bunga (gross): to interest rate risk (gross):
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga mengambang/Variable interest rate
Lebih dari 3
bulan tetapi
tidak lebih
dari 1 tahun/ Tidak
Tidak lebih More than 3 Lebih dari 1 Suku bunga dikenakan
dari 3 bulan/ months but tahun/ tetap/ bunga/syariah
Not more than less than 1 More than 1 Fixed Non-interest
3 months year year interest rate bearing/sharia Total
Aset Keuangan Financial Assets
Kas - - - - 2.105.620 2.105.620 Cash
Giro pada Bank Indonesia - - - 18.413.686 4.326.234 22.739.920 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 5.951.545 - - - 201 5.951.746 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia - Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - - - 2.851.104 1.810.000 4.661.104 and other banks
Efek-efek - - 3.580.141 1.262.479 20.520.790 25.363.410 Securities
Obligasi pemerintah - - - 25.408.237 10.067.293 35.475.530 Government bonds
Tagihan Akseptasi - - - - 941.898 941.898 Acceptance Receivable
Efek-efek yang Dibeli dengan Securities Purchased under
Janji Dijual Kembali - - - 175.625 - 175.625 Agreement to Resell
Tagihan Derivatif - - - - 102.843 102.843 Derivative receivabless
Kredit yang diberikan dan piutang Loans and sharia financing/
/pembiayaan syariah 5.645.341 9.111.795 149.632.739 149.690.230 43.892.827 357.972.932 receivable
Bunga yang masih akan diterima - - - - 11.518.574 11.518.574 Interest receivable
Aset lain-lain*) - 1.781.884 1.781.884 Other assets*)
Total aset keuangan 11.596.886 9.111.795 153.212.880 197.801.361 97.068.164 468.791.086 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera**) - - - - 2.258.154 2.258.154 Liabilities due immediately**)
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 63.535.244 - - 77.488.018 18.882.765 159.906.027 Demand deposits
Tabungan 37.700.149 - - - 1.521.932 39.222.081 Savings deposits
Deposito berjangka - - - 153.309.371 - 153.309.371 Time deposits
Simpanan dari bank lain - - - - 70.035 70.035 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi - - - - 941.898 941.898 Acceptance payable
Liabilitas derivatif - - - - - - Acceptance payable
Surat-surat berharga diterbitkan - - - 5.444.524 - 5.444.524 Securities issued
Pinjaman yang diterima - - - 33.485.084 - 33.485.084 Fund Borrowings
Bunga yang masih harus dibayar - - - - 658.070 658.070 Interest payables
Liabilitas lain-lain***) - - - - 313.931 313.931 Other liabilities***)
Pinjaman subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi - - - 6.328.105 - 6.328.105 Securities
Total liabilitas keuangan 101.235.393 - - 276.055.102 24.646.785 401.937.280 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor (89.638.507) 9.111.795 153.212.880 (78.253.741) 72.421.379 66.853.806 Gross interest repricing gap
*) Terdiri dari tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Terdiri dari kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, **) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time
deposito berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum deposits and interest on time deposits not collected by customers.
diambil nasabah.
***) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada ***) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to
pihak ketiga). third party).
279
Page 731
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarize the Bank’s exposure
Bank terhadap risiko tingkat suku bunga (gross) to interest rate risk (gross) (continued):
(lanjutan):
31 Desember/December 31, 2023
Suku bunga mengambang/Variable interest rate
Lebih dari 3
bulan tetapi
tidak lebih
dari 1 tahun/ Tidak
Tidak lebih More than 3 Lebih dari 1 Suku bunga dikenakan
dari 3 bulan/ months but tahun/ tetap/ bunga/syariah
Not more than less than 1 More than 1 Fixed Non-interest
3 months year year interest rate bearing/sharia Total
Aset Keuangan Financial Assets
Kas - - - - 2.127.489 2.127.489 Cash
Giro pada Bank Indonesia - - - 14.317.572 3.828.189 18.145.761 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2.203.198 - - - 200 2.203.398 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - - - 27.411.122 3.150.000 30.561.122 and other banks
Efek-efek 1.042.013 - - 4.154.990 108.870 5.305.873 Securities
Obligasi pemerintah - - - 21.735.376 14.158.553 35.893.929 Government bonds
Tagihan Akseptasi - - - - 544.567 544.567 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif - - - 32.176 - 32.176 Derivative receivabless
Kredit yang diberikan dan piutang Loans and sharia financing/
/pembiayaan syariah 4.843.685 8.545.336 142.367.230 140.827.609 37.114.281 333.698.141 receivable
Bunga yang masih akan diterima - - - - 11.526.687 11.526.687 Interest receivable
Aset lain-lain*) - - - - 1.873.496 1.873.496 Other assets*)
Total aset keuangan 8.088.896 8.545.336 142.367.230 208.478.845 74.432.332 441.912.639 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera**) - - - - 2.567.271 2.567.271 Liabilities due immediately**)
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 75.362.852 - - 54.006.439 13.439.465 142.808.756 Demand deposits
Tabungan 37.722.161 - - - 1.276.592 38.998.753 Savings deposits
Deposito berjangka - - - 140.693.639 - 140.693.639 Time deposits
Simpanan dari bank lain - - - - 91.312 91.312 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi - - - - 544.567 544.567 Acceptance payable
Liabilitas derivatif - - - - - - Acceptance payable
Surat-surat berharga diterbitkan - - - 8.006.252 265.846 8.272.098 Securities issued
Pinjaman yang diterima - - - 30.531.530 3.230.559 33.762.089 Fund Borrowings
Bunga yang masih harus dibayar - - - - 647.496 647.496 Interest payables
Liabilitas lain-lain***) - - - - 521.548 521.548 Other liabilities***)
Pinjaman subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi - - - 9.112.837 - 9.112.837 Securities
Total liabilitas keuangan 113.085.013 - - 242.350.697 22.584.656 378.020.366 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor (104.996.117) 8.545.336 142.367.230 (33.871.852) 51.847.676 63.892.273 Gross interest repricing gap
*) Terdiri dari tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Terdiri dari kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, **) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time
deposito berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum deposits and interest on time deposits not collected by customers.
diambil nasabah.
***) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada ***) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to
pihak ketiga). third party).
280
Page 732
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarize the Bank’s exposure
Bank terhadap risiko tingkat suku bunga (gross) to interest rate risk (gross)(continued):
(lanjutan):
31 Desember/December 31, 2022
Suku bunga mengambang/Variable interest rate
Lebih dari 3
bulan tetapi
tidak lebih
dari 1 tahun/ Tidak
Tidak lebih More than 3 Lebih dari 1 Suku bunga dikenakan
dari 3 bulan/ months but tahun/ tetap/ bunga/syariah
Not more than less than 1 More than 1 Fixed Non-interest
3 months year year interest rate bearing/sharia Total
Aset Keuangan Financial Assets
Kas - - - - 1.661.533 1.661.533 Cash
Giro pada Bank Indonesia 22.035.579 - - - 3.381.362 25.416.941 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 1.471.059 - - - 1.198 1.472.257 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - - - 10.897.955 2.078.000 12.975.955 and other banks
Efek-efek 793.831 - - 816.282 113.055 1.723.168 Securities
Obligasi pemerintah - - - 43.150.065 8.814.908 51.964.973 Government bonds
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchaces under
janji dijual kembali - - - 1.434.190 - 1.434.190 agreement to resell
Tagihan akseptasi - - - - 420.562 420.562 Acceptance Receivable
Tagihan derivatif - - - 103.939 - 103.939 Derivative receivabless
Kredit yang diberikan dan piutang Loans and sharia financing/
/pembiayaan syariah 3.898.479 9.715.127 187.066.985 65.976.974 31.624.139 298.281.704 receivable
Bunga yang masih akan diterima - - - - 10.750.302 10.750.302 Interest receivable
Aset lain-lain*) - - - - 1.040.048 1.040.048 Other assets*)
Total aset keuangan 28.198.948 9.715.127 187.066.985 122.379.405 59.885.107 407.245.572 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera**) - - - - 2.614.055 2.614.055 Liabilities due immediately**)
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 62.039.775 - - 42.861.143 8.624.809 113.525.727 Demand deposits
Tabungan 36.182.329 - - 1.193.718 37.376.047 Savings deposits
Deposito berjangka - - - 146.198.027 - 146.198.027 Time deposits
Simpanan dari bank lain 136.408 - - - - 136.408 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi - - - - 420.562 420.562 Acceptance payable
Liabilitas derivatif - - - - - - Derivative liabilities
Surat-surat berharga diterbitkan - - - 8.652.260 - 8.652.260 Securities issued
Pinjaman yang diterima - - - 22.803.052 2.017.953 24.821.005 Fund Borrowings
Bunga yang masih harus dibayar - - - - 629.366 629.336 Interest payables
Liabilitas lain-lain***) - - - - 4.690.821 4.690.821 Other liabilities***)
Pinjaman subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi - - - 9.158.219 - 9.158.219 Securities
Total liabilitas keuangan 98.358.512 - - 229.672.701 20.191.284 348.222.467 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor (70.159.564) 9.715.127 187.066.985 (107.293.296) 39.693.823 59.023.105 Gross interest repricing gap
*) Terdiri dari tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Terdiri dari kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, **) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time
deposito berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum deposits and interest on time deposits not collected by customers.
diambil nasabah.
***) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada ***) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to
pihak ketiga). third party).
281
Page 733
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Analisis sensitivitas untuk beberapa faktor pasar Sensitivity analyses for several market factors
menunjukkan bagaimana laba atau rugi dan showing how profit or loss and equity could be
ekuitas dapat dipengaruhi oleh perubahan dari affected by changes in the relevant risk factor are
beberapa faktor risiko sesuai dengan tabel shown in the tables below. In general, sensitivity
dibawah ini. Secara umum, sensitivitas diestimasi is estimated by comparing an initial value to the
dengan membandingkan suatu nilai awal ke nilai value derived after a specified change in the
tertentu setelah perubahan tertentu dari faktor market factor, assuming all other variables are
pasar, dengan mengasumsikan seluruh variabel constant. The sensitivity of the statement of profit
lainnya tetap. Sensitivitas atas laporan laba rugi or loss and other comprehensive income is the
dan penghasilan komprehensif lain merupakan effect of the assumed changes in interest rates on
efek atas perubahan estimasi suku bunga atas the profit or loss for a period, based on the variable
laba rugi untuk suatu periode, berdasarkan nilai rate trading and non-trading financial assets and
suku bunga mengambang atas aset dan liabilitas liabilities held by the Bank as of December 31,
yang diperdagangkan dan tidak diperdagangkan 2024, 2023 and 2022. The sensitivity of equity is
yang dimiliki Bank pada tanggal-tanggal calculated by revaluing fixed interest rate fair
31 Desember 2024, 2023 dan 2022. Analisis value through other comprehensive income and
sensitivitas atas ekuitas dihitung dengan menilai fair value to profit or loss financial assets as of
kembali perubahan estimasi suku bunga tetap December 31, 2024, 2023 and 2022 for the effects
atas aset keuangan yang diukur pada nilai wajar of the assumed changes in interest rates. The
melalui penghasilan komprehensif lain dan nilai total sensitivity of equity is based on the
wajar melalui laba rugi pada tanggal-tanggal assumption that there are parallel shifts in the
31 Desember 2024, 2023 dan 2022. Jumlah yield curve.
sensitivitas atas ekuitas didasarkan pada asumsi
bahwa terdapat perubahan paralel dalam kurva
imbal hasil.
Tabel dibawah ini menunjukkan sensitivitas dari The tables below demonstrate the sensitivity of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the Bank’s statement of profit or loss and other
lain dan ekuitas Bank terhadap kemungkinan comprehensive income and equity to reasonably
perubahan wajar atas suku bunga untuk aset dan possible changes in interest rates for fixed rate
liabilitas keuangan dengan suku bunga tetap financial assets and liabilities as of December 31,
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023 2024, 2023 and 2022, there is significant changes
dan 2022, terdapat perubahan signifikan compare to December 2022 from impact of profit
dibandingkan dengan Desember 2022 atas or loss and equity because of the increasing from
dampak ke laba rugi dan ekuitas dikarenakan securities in USD:
peningkatan portofolio surat berharga dalam
USD:
31 Desember/December 31, 2024
Dampak ke laporan
laba rugi komprehensif
sebelum pajak/
Impact to Dampak ke
Perubahan basis Statement of ekuitas/
poin/Change Comprehensive Impact to
in basis point Income before tax Equity
Rupiah +125 (261.744) (315.892) Rupiah
+50 (109.241) (129.741)
-50 108.854 133.279
-125 293.444 337.962
Dolar Amerika Serikat +125 (11.242) (509.350) United States Dollar
+50 (4.502) (216.369)
-50 4.509 235.193
-125 11.286 627.522
282
Page 734
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel dibawah ini menunjukkan sensitivitas dari The tables below demonstrate the sensitivity of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the Bank’s statement of profit or loss and other
lain dan ekuitas Bank terhadap kemungkinan comprehensive income and equity to reasonably
perubahan wajar atas suku bunga untuk aset dan possible changes in interest rates for fixed rate
liabilitas keuangan dengan suku bunga tetap financial assets and liabilities as of December 31,
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023 2024, 2023 and 2022, there is significant changes
dan 2022, terdapat perubahan signifikan compare to December 2022 from impact of profit
dibandingkan dengan Desember 2022 atas or loss and equity because of the increasing from
dampak ke laba rugi dan ekuitas dikarenakan securities in USD: (continued)
peningkatan portofolio surat berharga dalam
USD: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2023
Dampak ke laporan
laba rugi dan penghasilan
komprehensif lainnya
sebelum pajak/
Impact to Dampak ke
Perubahan basis Statement of ekuitas/
poin/Change Comprehensive Impact to
in basis point Income before tax Equity
Rupiah +125 (67.861) (285.489) Rupiah
+50 (28.181) (116.975)
-50 29.653 120.901
-125 77.208 310.063
Dolar Amerika Serikat +125 (146) (567.433) United States Dollar
+50 (58) (241.791)
-50 59 264.001
-125 146 706.923
31 Desember/December 31, 2022
Dampak ke laporan
laba rugi dan penghasilan
komprehensif lainnya
sebelum pajak/
Impact to
Statement of Dampak ke
Perubahan basis profit or loss and ekuitas/
poin/Change Other Comprehensive Impact to
in basis point Income before tax Equity
Rupiah +125 (43.380) (556.734) Rupiah
+50 (17.878) (230.043)
-50 18.623 240.557
-125 48.045 622.570
Dolar Amerika Serikat +125 - (546.154) United States Dollar
+50 - (232.895)
-50 - 254.593
-125 - 682.459
283
Page 735
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel dibawah ini menunjukkan sensitivitas dari The tables below demonstrate the sensitivity of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif profit or loss and other comprehensive income to
lain terhadap kemungkinan perubahan suku reasonably possible changes in interest rates for
bunga untuk aset dan liabilitas keuangan dengan variable rate financial assets and liabilities as of
suku bunga variable pada tanggal-tanggal December 31, 2024, 2023 and 2022, respectively:
31 Desember 2024, 2023 dan 2022:
31 Desember/December 31, 2024
Pengaruh ke
laporan laba rugi
komprehensif/
Perubahan Impact to
basis poin/ Statement of
Change in comprehensive
basis point income
Rupiah ±125 ±432.964 Rupiah
±50 ±173.186
31 Desember/December 31, 2023
Pengaruh ke
laporan laba rugi
dan penghasilan
komprehensif lainnya/
Impact to
Perubahan Statement of
basis poin/ profit or loss and
Change in other comprehensive
basis point income
Rupiah ±125 ±410.748 Rupiah
±50 ±164.299
31 Desember/December 31, 2022
Pengaruh ke
laporan laba rugi
dan penghasilan
komprehensif lainnya/
Impact to
Perubahan Statement of
basis poin/ profit or loss and
Change in other comprehensive
basis point income
Rupiah ±125 ±405.949 Rupiah
±50 ±162.380
284
Page 736
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
ii. Risiko Nilai Tukar (lanjutan) ii. Exchange rate risk (continued)
Risiko nilai tukar adalah kemungkinan kerugian Exchange rate risk is the probability of loss to
yang timbul dari perubahan kurs valuta asing. earnings arising from changes in foreign
Bank mengelola paparan terhadap pengaruh exchange rates. The Bank manages exposure to
fluktuasi nilai tukar dengan Posisi Devisa Neto effects of fluctuations in exchange rates with Net
sesuai dengan peraturan OJK (tidak diaudit). Open Position based on OJK regulations
(unaudited).
31 Desember/December 31, 2024
Perubahan
persentase
nilai tukar Pengaruh ke
mata uang laporan laba
asing/ rugi komprehensif/
Percentage Impact to
change in Statement of
foreign comprehensive
currency rate income
Dolar Amerika Serikat ±0.30% ±4.804 United States Dollar
±0.35% ±5.604
31 Desember/December 31, 2023
Perubahan Pengaruh ke
persentase laporan laba rugi
nilai tukar dan penghasilan
mata uang komprehensif lainnya/
asing/ Impact to
Percentage Statement of
change in profit or loss and
foreign other comprehensive
currency rate income
Dolar Amerika Serikat ±0.30% ±3.840 United States Dollar
±0.35% ±4.480
31 Desember/December 31, 2022
Perubahan Pengaruh ke
persentase laporan laba rugi
nilai tukar dan penghasilan
mata uang komprehensif lainnya/
asing/ Impact to
Percentage Statement of
change in profit or loss and
foreign other comprehensive
currency rate income
Dolar Amerika Serikat ±0.30% ±1.106 United States Dollar
±0.35% ±1.290
Sensitivitas atas laporan laba rugi dan The sensitivity of the statement of profit or loss
penghasilan komprehensif lain merupakan and other comprehensive income is the
dampak yang diestimasi atas perubahan yang estimated effect of the assumed change in
diasumsikan atas perubahan nilai tukar foreign currency exchange rates on income,
berdasarkan aset dan liabilitas keuangan dalam based on foreign currency denominated assets
mata uang asing. and liabilities.
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, As of December 31, 2024, 2023 and 2022, the
dampak atas perubahan nilai tukar mata uang effect of fluctuations in exchange rates of other
lainnya seperti Pound Sterling Inggris, Euro currencies, such as British Pound Sterling,
Eropa, Yen Jepang, Dolar Singapura, Dolar European Euro, Japanese Yen, Singapore
Australia dan Dolar Hongkong tidak material. Dollar, Australian Dollar and Hongkong Dollar, is
not material.
285
Page 737
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 46. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara The table below summarizes the comparison
nilai tercatat dan nilai wajar dari semua aset dan between the carrying amounts and fair values of all
liabilitas keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan financial assets and liabilities of the Bank. The fair
adalah berdasarkan informasi relevan yang tersedia values disclosed are based on relevant information
pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, available as of December 31, 2024, 2023 and 2022
dan tidak diperbaharui untuk mencerminkan and are not updated to reflect changes in market
perubahan dalam kondisi pasar yang telah terjadi conditions which have occurred after these dates.
setelah tanggal ini.
31 Desember/December 31, 2024 31 Desember/December 31, 2023 31 Desember/December 31, 2022
Nilai Tercatat/ Nilai wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai wajar/
Carrying Value Fair value Carrying Value Fair value Carrying Value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Kas 2.105.620 2.105.620 2.127.489 2.127.489 1.661.533 1.661.533 Cash
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek 19.358.865 19.358.865 1.042.013 1.042.013 793.831 793.831 Securities
Obligasi Pemerintah 3.265.550 3.265.550 3.796.440 3.796.440 19.591.199 19.591.199 Government bonds
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 1.964.907 1.964.907 1.928.336 1.928.336 655.293 655.293 Securities
Obligasi Pemerintah 14.109.049 14.109.049 12.511.991 12.511.991 14.332.949 14.332.949 Government bonds
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Efek-efek 4.039.638 4.039.638 2.335.524 2.338.545 271.645 280.451 Securities
Obligasi pemerintah 18.100.930 18.100.930 19.585.498 19.502.452 18.040.825 17.945.001 Government bonds
Efek-efek yang Dibeli dengan Securities purchased under
Janji Dijual Kembali 175.625 175.625 - - 1.434.190 1.434.190 agreement to resell
Tagihan derivatif 102.843 102.843 32.176 32.176 103.939 103.939 Derivative receivable
Tagihan Akseptasi 941.898 941.898 544.567 544.567 420.426 420.426 Acceptance Receivable
Giro pada Bank Indonesia 22.739.920 22.739.920 18.145.761 18.145.761 25.416.941 25.416.941 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 5.951.746 5.951.746 2.201.594 2.201.594 1.470.510 1.470.510 Current accounts with other Bank
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan Bank Lain 4.661.104 4.661.104 30.561.122 30.561.122 12.975.955 12.975.955 and other Banks
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
Piutang Syariah receivables
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah 272.529.340 265.489.178 251.160.354 246.332.418 227.522.319 225.618.498 Housing loan
Non-kepemilikan Rumah 14.213.133 14.213.133 12.726.250 12.726.250 11.425.286 11.425.286 Non-housing loan
Modal kerja 32.384.070 32.384.070 31.192.994 31.192.994 26.965.038 26.965.038 Working capital
Investasi 16.282.762 16.282.762 13.956.609 13.956.609 10.117.008 10.117.008 Investment
Sindikasi 7.717.712 7.717.712 7.127.988 7.127.988 4.488.751 4.488.751 Syndicated
Direksi dan karyawan 1.788.728 1.788.728 1.941.982 1.941.982 2.088.379 2.088.379 Directors and employees
Bunga yang masih akan
diterima 11.518.574 11.518.574 11.526.687 11.526.687 10.750.302 10.750.302 Interest receivable
Aset lain-lain*) 1.781.884 1.781.884 1.873.496 1.873.496 1.040.048 1.040.048 Other assets*)
Total aset keuangan 455.733.898 448.693.736 426.318.871 421.410.910 391.566.367 389.575.528 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Liabilitas segera**) 2.258.154 2.258.154 2.567.271 2.567.271 2.611.027 2.611.027 Current liabilities**)
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 159.906.028 159.906.028 142.808.756 142.808.756 113.525.727 113.525.727 Demand deposits
Tabungan 39.222.081 39.222.081 38.998.753 38.998.753 37.376.047 37.376.047 Savings deposits
Deposito Berjangka 153.309.371 153.309.371 140.693.639 140.693.639 146.198.027 146.198.027 Time deposits
Simpanan dari Bank Lain Deposits from other banks
Giro 70.035 70.035 91.312 91.312 136.408 136.408 Demand deposits
Surat berharga yang
Diterbitkan 5.444.524 5.518.386 8.272.098 8.387.536 8.652.260 8.828.249 Securities issued
Liabilitas akseptasi 941.898 941.898 544.567 544.567 420.562 420.562 Acceptance Paybale
Pinjaman yang diterima 33.485.084 29.739.959 33.762.089 31.075.777 24.821.005 21.731.531 Fund Borrowings
Bunga yang masih harus dibayar 658.070 658.070 647.496 647.496 629.366 600.410 Interest payables
Liabilitas lain-lain***) 313,931 313,931 521.548 521.548 4.690.821 4.690.821 Other liabilities***)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated Loan
efek-efek subordinasi 6.328.105 6.322.658 9.112.837 9.006.404 9.158.219 8.899.563 and securities
Total liabilitas keuangan 401.937.281 398.260.571 378.020.366 375.343.059 348.219.469 345.018.372 Total financial liablities
*) Terdiri dari tagihan pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Terdiri dari kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, deposito **) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time deposits
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
***) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak ***) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to third
ketiga). party).
286
Page 738
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 46. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The tables below show the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki recognized at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan Bank untuk menentukan dan by the Bank in determining and disclosing the fair
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen value of financial instruments:
keuangan:
(i) Tingkat 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) (i) Level 1: quoted prices (unadjusted) in active
di pasar aktif untuk aset atau liablitas yang markets for identical assets or liabilities which
identik yang dapat diakses pada tanggal are accessible at the measurement date;
pengukuran;
(ii) Tingkat 2: input selain harga kuotasian yang (ii) Level 2: inputs other than quoted prices
termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi included in level 1 that are observable for the
untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung assets and liabilities, either directly or
atau tidak langsung; indirectly;
(iii) Tingkat 3: input yang tidak dapat diobservasi (iii) Level 3: inputs that are not observable for the
untuk aset dan liabilitas. assets and liabilities.
31 Desember/December 31, 2024
Nilai Wajar/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Fair Value Level 1 Level 2 Level 3
Aset Keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui
laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 19.358.865 18.899.989 458.876 - Securities
Obligasi pemerintah 3.265.550 3.265.550 - - Government bonds
Total nilai wajar
laba rugi 22.624.415 22.165.539 458.876 - Total fair value through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 1.964.907 1.964.907 - - Securities
Obligasi pemerintah 14.109.949 14.109.949 - - Government bonds
Total Aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar Total financial asset held at fair
melalui penghasilan value through other
komprehensif lain 16.074.856 16.074.856 - - comprehensive income
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Efek-efek 4.039.638 50.000 - 3.989.638 Securities
Obligasi pemerintah 18.100.930 18.100.930 - - Government bonds
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 175.625 - 175.625 - agreement to resell
Total diukur pada biaya
perolehan amortisasi 22.316.193 18.150.930 175.625 - Total Amortized cost
Tagihan Derivatif 102.843 - 102.843 - Derivative Receivable
Kredit yang diberikan dan piutang Loan and receivables
Kredit yang diberikan. piutang Loan and sharia
dan pembiayaan Syariah - Net 337.875.583 - 331.276.899 6.598.684 financing receivables
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas Derivatif - Derivative payable
Surat berharga yang
diterbitkan 5.518.386 - 5.518.386 - Securities issued
Pinjaman yang diterima 29.739.959 - 29.739.959 - Fund borrowing
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 6.322.658 - 6.322.658 - and securities
287
Page 739
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 46. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The tables below show the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki recognized at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan Bank untuk menentukan dan by the Bank in determining and disclosing the fair
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen value of financial instruments: (continued)
keuangan: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2023
Nilai Wajar/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Fair Value Level 1 Level 2 Level 3
Aset Keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui
laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 1.042.013 501.570 540.443 - Securities
Obligasi pemerintah 3.796.440 3.796.440 - - Government bonds
Total nilai wajar
laba rugi 4.838.453 4.298.010 540.443 - Total fair value through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 1.928.336 1.928.336 - - Securities
Obligasi pemerintah 12.511.991 12.511.991 - - Government bonds
Total Aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar Total financial asset held at fair
melalui penghasilan value through other
komprehensif lain 14.440.327 14.440.327 - - comprehensive income
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Efek-efek 2.338.545 228.097 - 2.110.448 Securities
Obligasi pemerintah 19.502.452 19.502.452 - - Government bonds
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - - - - agreement to resell
Total diukur pada biaya
perolehan amortisasi 21.840.997 19.730.549 1.465.771 644.677 Total Amortized cost
Tagihan Derivatif 32.176 - 32.176 - Derivative Receivable
Kredit yang diberikan dan piutang Loan and receivables
Kredit yang diberikan. piutang Loan and sharia
dan pembiayaan Syariah - Net 313.278.241 - 304.624.202 8.654.039 financing receivables
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 8.387.536 - 8.387.536 - Securities issued
Pinjaman yang diterima 31.075.777 - 31.075.777 - Fund borrowing
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 9.006.404 - 9.006.404 - and securities
288
Page 740
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 46. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The tables below show the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki recognized at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan Bank untuk menentukan dan by the Bank in determining and disclosing the fair
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen value of financial instruments: (continued)
keuangan: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2022
Nilai Wajar/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Fair Value Level 1 Level 2 Level 3
Aset Keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui
laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 793.831 301.416 492.415 - Securities
Obligasi pemerintah 19.591.199 19.591.199 - - Government bonds
Total nilai wajar
laba rugi 20.385.030 19.892.615 492.415 - Total fair value through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 655.293 655.293 - - Securities
Obligasi pemerintah 14.332.949 14.332.949 - - Government bonds
Total Aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar Total financial asset held at fair
melalui penghasilan value through other
komprehensif lain 14.988.242 14.988.242 - - comprehensive income
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Efek-efek 280.451 280.451 - - Securities
Obligasi pemerintah 17.945.001 17.945.001 - - Government bonds
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 1.434.190 1.434.190 - - agreement to resell
Total diukur pada biaya
perolehan amortisasi 19.659.642 19.659.642 - - Total Amortized cost
Tagihan Derivatif 103.939 - 103.939 - Derivative Receivable
Kredit yang diberikan dan piutang Loan and receivables
Kredit yang diberikan. piutang Loan and sharia
dan pembiayaan Syariah - Net 280.702.960 - 273.798.185 6.904.775 financing receivables
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 8.828.249 - 8.828.249 - Securities issued
Pinjaman yang diterima 21.731.531 - 21.731.531 - Fund borrowing
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 8.899.563 - 8.899.563 - and securities
a. Nilai wajar aset dan kewajiban keuangan a. The fair values of certain financial assets and
tertentu, kecuali efek-efek dan Obligasi liabilities, except for securities and Government
Pemerintah yang dimiliki hingga jatuh tempo, Bonds classified as held to maturity, loans, fund
kredit yang diberikan, pinjaman yang diterima, borrowings, and marketable securities issued
dan surat berharga yang diterbitkan, mendekati approximate to their carrying values due to their
nilai tercatatnya karena mempunyai jangka short-term maturities.
waktu jatuh tempo yang singkat.
Estimasi nilai wajar terhadap aset keuangan The estimated fair values of certain financial
tertentu ditetapkan berdasarkan diskonto arus assets are determined based on discounted
kas dengan menggunakan suku bunga pasar cash flows using money market interest rates
uang yang berlaku untuk utang dengan risiko for debt instruments with similar credit risk and
kredit dan sisa jatuh tempo yang serupa. remaining maturities.
289
Page 741
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 46. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Estimasi nilai wajar terhadap kewajiban The estimated fair values of certain financial
keuangan tertentu yang tidak memiliki kuotasi di obligations which are not quoted in an active
pasar aktif ditetapkan berdasarkan diskonto market are determined based on discounted
arus kas dengan menggunakan suku bunga cash flows using interest rates of instruments
utang baru dengan sisa jatuh tempo yang with similar remaining maturities.
serupa.
b. Kredit yang diberikan b. Loans
Portofolio kredit Bank secara umum terdiri dari Generally, the Bank’s loan portfolio consists of
kredit yang diberikan dengan suku bunga loans with variable interest rate and short-term
mengambang dan kredit yang diberikan dengan loans with fixed interest rate. Loans are stated
jangka pendek dengan suku bunga tetap. Kredit at amortized cost. The estimated fair value of
yang diberikan dinyatakan berdasarkan loans represents the discounted amount of
amortized cost. Nilai wajar dari kredit yang estimated future cash flows expected to be
diberikan menunjukkan nilai diskon dari received by the Bank using the current market
perkiraan arus kas masa depan yang rates.
diharapkan akan diterima oleh Bank dengan
menggunakan suku bunga pasar saat ini.
Nilai tercatat dari kredit yang diberikan dengan The carrying amounts of variable rate loans and
suku bunga mengambang dan nilai tercatat short-term fixed rate loans are the reasonable
atas kredit jangka pendek dengan suku bunga approximation of their fair values.
tetap adalah perkiraan yang layak atas nilai
wajar.
c. Efek-efek dan Obligasi pemerintah c. Securities and Government bonds
Nilai wajar untuk surat-surat berharga dan The fair values of amortized cost marketable
Obligasi pemerintah yang diukur pada biaya securities and Government bonds are based on
perolehan diamortisasi ditetapkan berdasarkan the market prices or broker/dealer price
harga pasar atau harga kuotasi perantara quotations. When this information is not
(broker)/ pedagang efek (dealer). Jika informasi available, the fair value is estimated using
ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi dengan quoted market prices for securities with similar
menggunakan harga pasar kuotasi efek yang credit, maturity and yield characteristics or
memiliki karakteristik kredit, jatuh tempo dan using internal valuation model.
yield yang serupa atau dinilai dengan
menggunakan metode penilaian internal.
d. Surat-surat berharga yang diterbitkan, d. Securities issued, fund borrowings and
pinjaman yang diterima dan pinjaman subordinated loan and securities
subordinasi dan efek-efek subordinasi
Nilai wajar agregat berdasarkan model diskonto The aggregate fair values are based on
arus kas menggunakan tingkat suku bunga discounted cash flow model using current
pasar untuk sisa periode jatuh temponya. market rate for the remaining term to maturity.
290
Page 742
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. LABA PER SAHAM 47. EARNINGS PER SHARE
Rekonsiliasi faktor-faktor penentu perhitungan laba The reconciliation of the factors used in calculating
per saham dasar untuk tahun yang berakhir tanggal the basic earnings per share, for the year ended
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 adalah sebagai December 31, 2024, 2023 and 2022 are as follows:
berikut:
31 Desember/
December 31, 2024
(i) Laba tahun berjalan 3.007.328 (a) Income for the year (i)
(ii) Rata-rata tertimbang Weighted average (ii)
saham biasa yang beredar 14.034 (b) number of shares outstanding
(iii) Laba per saham dasar 214 (a/b) Basic earnings per share (iii)
31 Desember/
December 31, 2023
(i) Laba tahun berjalan 3.500.988 (a) Income for the year (i)
(ii) Rata-rata tertimbang Weighted average (ii)
saham biasa yang beredar 14.022 (b) number of shares outstanding
(iii) Laba per saham dasar 249 (a/b) Basic earnings per share (iii)
31 Desember/
December 31, 2022
(i) Laba tahun berjalan 3.045.073 (a) Income for the year (i)
(ii) Rata-rata tertimbang Weighted average (ii)
saham biasa yang beredar 10.590 (b) number of shares outstanding
(iii) Laba per saham dasar 288 (a/b) Basic earnings per share (iii)
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan 2022, On December 31, 2024, 2023, and 2022, there
tidak terdapat opsi saham yang beredar, sehingga were no outstanding stock options; therefore, there
tidak ada saham dilusian yang perlu diperhitungkan. are no diluted shares to be considered.
48. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 48. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
CONTINGENCIES
a. Perjanjian Signifikan a. Significant Agreements
Pada tanggal 12 Desember 2024, Bank On December 12, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Nindya agreement with PT Nindya Karya regarding the
Karya sehubungan dengan Jasa Kontraktor Construction Contractor Services of Branch
Pembangunan Gedung Bank BTN KC Kelapa Kelapa Gading Square with a contract value of
Gading Square dengan nilai kontrak sebesar Rp132,001.
Rp132.001.
Pada tanggal 20 November 2024, Bank On November 20, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Brantas agreement with PT Brantas Abipraya regarding
Abipraya sehubungan dengan Jasa Kontraktor the Construction Contractor Services of Branch
Pembangunan KC Kebon Jeruk dengan nilai Kebon Jeruk with a contract value of
kontrak sebesar Rp121.500. Rp121,500.
Pada tanggal 5 November 2024, Bank On November 5, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT agreement with PT Pembangunan Perumahan
Pembangunan Perumahan sehubungan regarding the Construction Contractor Services
dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan of BTN Eco Park Gandul (fase 1) with a contract
Pembangunan BTN Eco Park Gandul (Tahap 1) value of Rp322,899.
dengan nilai kontrak sebesar Rp322.899.
Pada tanggal 29 Oktober 2024, Bank On October 29, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Jasa regarding the Renovation Work Contractor
Kontraktor Pekerjaan Renovasi Menara 2 BTN Services of Menara 2 Kuningan with a contract
Kuningan dengan nilai kontrak sebesar value of Rp22,700.
Rp22.700.
291
Page 743
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 48. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 28 Oktober 2024, Bank On October 28, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima agreement with PT Casa Prima Indonesia
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding the Relayout Renovation Work
Renovasi Kantor KC Tanjungpinang dengan Contractor Services of Tanjungpinang KC with
nilai kontrak sebesar Rp13.280. a contract value of Rp13,280
Pada tanggal 14 Oktober 2024, Bank On Octoberr 14, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Brantas agreement with PT Brantas Abipraya regarding
Abipraya sehubungan dengan Jasa Kontraktor the Construction Contractor Services of BTN
Pekerjaan Pembangunan Learning Center Learning Center Bandung (fase 1) with a
Bandung (Tahap 1) dengan nilai kontrak contract value of Rp100,500.
sebesar Rp100.500.
Pada tanggal 2 Oktober 2024, Bank On October 2, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima agreement with PT Casa Prima Indonesia
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding the Relayout Renovation Work
Renovasi Kantor KC Surabaya dengan nilai Contractor Services of Surabaya KC with a
kontrak sebesar Rp13.700. contract value of Rp13,700
Pada tanggal 24 September 2024, Bank On September 24, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Neocelindo agreement with PT Neocelindo Intibeton
Intibeton sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding the Construction Contractor Services
Pembangunan Kantor Wilayah 6 dengan nilai of Regional Office 6 with a contract value of
kontrak sebesar Rp61.500. Rp61,500.
Pada tanggal 26 Juli 2024, Bank mengadakan On July 26, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia agreement with PT Casa Prima Indonesia
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding the Relayout Renovation Work
Pekerjaan Renovasi Relayout KC Banjarmasin Contractor Services of Banjarmasin KC with a
dengan nilai kontrak sebesar Rp11.100. contract value of Rp11,100.
Pada tanggal 8 Juli 2024, Bank mengadakan On July 8, 2024, the Bank signed an agreement
perjanjian dengan PT Patroon Arsindo with PT Patroon Arsindo regarding the Detail
sehubungan dengan Jasa Konsultan Engineering Design (DED), RAB, BQ and RKS
Perencana Detail Engineering Design (DED), Planning Consultant Services for Phase 1
RAB, BQ dan RKS Pembangunan Fase 1 BTN Development of BTN Eco Park Gandul with a
Eco Park Gandul dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp17,700.
Rp17.700.
Pada tanggal 24 Juni 2024, Bank mengadakan On June 24, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Victory Utama Karya agreement with PT Victory Utama Karya
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding BTN Tower 2 Division Workspace
Pekerjaan Renovasi Ruang Kerja Divisi Menara Renovation Contractor Services with a contract
2 BTN dengan nilai kontrak sebesar Rp26.930. value of Rp26,930
292
Page 744
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 48. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 24 Juni 2024, Bank mengadakan On June 24, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara agreement with PT Binayasa Putrabatara
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding the Renovation Work Contractor
Pekerjaan Renovasi KC Jakarta Kuningan dan Services for the Jakarta Kuningan KC and
Kantor Wilayah II di Menara 2 BTN dengan nilai Regional Office II at Menara 2 BTN with a
kontrak sebesar Rp18.000. contract value of Rp18,000.
Pada tanggal 31 Mei 2024, Bank mengadakan On May 31, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia agreement with PT Casa Prima Indonesia
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding BTN KC Kupang Building
Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Construction Work Contractor Services with a
Kupang dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp47,550.
Rp47.550.
Pada tanggal 23 Mei 2024, Bank mengadakan On May 23, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Usaha Gedung Mandiri agreement with PT Usaha Gedung Mandiri
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Contractor Services for Meeting
Pekerjaan Ruang Rapat Lantai 30 dan 32 Room Work on Floors 30 and 32 of Tower 2
menara 2 BTN dengan nilai kontrak sebesar BTN with a contract value of Rp11,785.
Rp11.785.
Pada tanggal 14 Mei 2024, Bank mengadakan On May 14, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia agreement with PT Casa Prima Indonesia
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding KCS Lhokseumawe Renovation
Pekerjaan Renovasi KCS Lhokseumawe Work Contractor Services with a contract value
dengan nilai kontrak sebesar Rp10.500. of Rp10,500.
Pada tanggal 2 Mei 2024, Bank mengadakan On May 2, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Integra Dayacipta agreement with PT Integra Dayabuat
Grahatama sehubungan dengan Jasa Grahatama in connection with Regional Office I
Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Kantor Construction Work Contractor Services with a
Wilayah I dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp53,500.
Rp53.500.
Pada tanggal 20 Februari 2024, Bank On February 20 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Neocelindo agreement with PT Neocelindo Intibeton
Intibeton sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Bank BTN KC Cibubur Building
Pekerjaan Pembangunan Gedung Bank BTN Construction Work Contractor Services with
KC Cibubur dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp47,280.
Rp47.280.
Pada tanggal 12 Januari 2024, Bank On January 12 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima agreement with PT Casa Prima Indonesia
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Contractor Services for the
Pekerjaan Pembangunan Gedung Record Construction of the Record Center Building,
Center, KCP dan Rumah Dinas Di Lahan KCP and Official Homes on Soekarno Hatta
Soekarno Hatta Bandung dengan nilai kontrak Land, Bandung with contract value of
sebesar Rp41.150. Rp41,150.
Pada tanggal 11 Januari 2024, Bank On January 11, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara in
Putrabatara sehubungan dengan Jasa connection with Bank BTN KC
Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung Pematangsiantar Building Construction Work
Bank BTN KC Pematangsiantar dengan nilai Contractor Services with contract value of
kontrak sebesar Rp42.300. Rp42,300.
293
Page 745
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 48. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank On January 10, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi regarding the Centralization of Procurement of
Pengadaan Building Management Kantor Building Management for Region VI Office with
Wilayah VI dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp56,850.
Rp56.850.
Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank On January 10, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi regarding the Centralization of Procurement of
Pengadaan Building Management Kantor Building Management for Region IV Office with
Wilayah IV dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp91,500.
Rp91.500.
Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank On January 10, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi regarding the Centralization of Procurement of
Pengadaan Building Management Kantor Building Management for Region I Office with
Wilayah I dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp176,246.
Rp176.246.
Pada tanggal 19 Desember 2023, Bank On December 19, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Multipolar agreement with PT Multipolar Technology Tbk
Technology Tbk sehubungan dengan in relation to re-procurement of PC Desktop
Pengadaan Ulang PC Desktop dan Notebook and Notebook with Seat Management Scheme
Bank BTN dengan Skema Seat Management with contract value of Rp115,980.
dengan nilai kontrak sebesar Rp115.980.
Pada tanggal 4 Desember 2023, Bank On December 4, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Sinergy agreement with PT Sinergy Information
Informasi Pratama sehubungan dengan Pratama in relation to procurement of Cash
Pengadaan Cash Recycle Machine (CRM) Recycle Machine (CRM) 2023 with contract
Tahun 2023 dengan nilai kontrak sebesar value of Rp133,863.
Rp133.863.
Pada tanggal 11 Juli 2023, Bank mengadakan On July 11, 2023, Bank signed an agreement
perjanjian dengan PT Berkat Manunggal Energi with PT Berkat Manunggal Energi regarding the
sehubungan dengan pengadaan penggantian procurement of generator replacement for the
genset Gedung Menara BTN dengan nilai BTN Tower Building with a contract value of Rp
kontrak Rp 13.986. 13,986.
Pada tanggal 15 Maret 2023, Bank On March 15, 2023, Bank signed an agreement
mengadakan perjanjian dengan PT with PT Telekomunikasi Indonesia in
Telekomunikasi Indonesia sehubungan dengan connection with the procurement of a third year
pengadaan perpanjangan sewa lokasi Sentul Data Center collocation lease with a
(collocation) Data Center Sentul tahun ketiga contract value of Rp10,638.
dengan nilai kontrak Rp10.638.
Pada tanggal 20 Februari 2023, Bank On February 20, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Trees agreement with PT Trees Solutions in
Solutions sehubungan dengan pengadaan connection with the re-procurement of
ulang Integrated End to End Procurement Integrated End to End Procurement with a
dengan nilai kontrak Rp30.669. contract value of Rp30,669.
294
Page 746
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 48. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 8 Februari 2023, Bank On February 8, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Multipolar agreement with PT Multipolar Technology in
Technology sehubungan dengan pengadaan connection with the procurement of network
peremajaan perangkat network dan equipment upgrades and standardization of
standarisasi LAN Menara Bank BTN dengan Bank BTN Tower LAN with a contract value of
nilai kontrak Rp39.575. Rp39,575.
Pada tanggal 3 Februari 2023, Bank On February 3, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putra Batara in
Putra Batara sehubungan dengan Jasa relation to contractor services of construction for
Kontraktor Pekerjaan Pembangunan KC the Bank BTN KC Cirebon Building with contract
Cirebon dengan nilai kontrak Rp39.100. value of Rp39,100.
Pada tanggal 6 Januari 2023, Bank On January 6, 2023, Bank signed an agreement
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa with PT Binayasa Putra Batara in relation to
Putra Batara sehubungan dengan Jasa contractor services of renovation for the Bank
kontraktor pekerjaan renovasi Gedung BTN Tanah Abang Pusdiklat Building with
Pusdiklat Bank BTN Tanah Abang dengan nilai contract value of Rp30,500.
kontrak sebesar Rp30.500.
b. Liabilitas Kontinjensi b. Contingent Liabilities
Dalam melakukan usahanya, Bank In conducting its business, the Bank is a
menghadapi berbagai perkara hukum dan defendant with various litigation proceedings
tuntutan di mana Bank sebagai tergugat, and legal claims mainly with respect to matters
terutama sehubungan dengan kepatuhan of contractual compliance. Although there is no
dengan kontrak. Walaupun belum ada clear assurance yet, the Bank believes that
kepastian yang jelas, Bank berpendapat bahwa based on information currently available, the
berdasarkan informasi yang ada dan keputusan ultimate resolution of these legal proceedings
terakhir dari perkara bahwa tuntutan hukum ini and legal claims will not likely have a material
tidak akan berdampak secara material pada effect on the operations, financial position or
operasi, posisi keuangan atau tingkat likuiditas liquidity level of Bank
Bank.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023 As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
dan 2022, Bank telah membentuk cadangan Bank has established an allowance (included in
(disajikan dalam akun “Liabilitas Imbalan Kerja “Employee Benefits and Other Liabilities”) for
dan Lain-lain”) untuk sejumlah tuntutan hukum several pending lawsuits filed against Bank
yang belum diputuskan masing-masing adalah amounted to Rp66,205, Rp95,209 and
sebesar Rp66.205, Rp95.209 dan Rp160.209. Rp160,209.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance is
cadangan yang dibentuk atas kemungkinan adequate to cover possible losses arising from
timbulnya kerugian akibat tuntutan hukum yang pending litigations or legal claims that are
belum diputuskan atau masih dalam proses currently in progress.
tersebut telah memadai.
295
Page 747
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 49. REVISED AND ISSUED STATEMENTS OF
KEUANGAN YANG DIKELUARKAN DAN FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
DIREVISI
Amandemen dan Penyesuaian Pernyataan Standar The amendments and adjustments to Statement of
Akuntansi Keuangan (PSAK) baru yang telah Financial Accounting Standards (SFAS) that have
disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan been approved by the Financial Accounting
(DSAK) - Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), tetapi Standards Board (IFAS) - Indonesian Institute of
belum berlaku efektif untuk laporan keuangan Accountants (IAI), but have not been effective for
selama tahun berjalan diungkapkan di bawah ini. financial statements during the year are disclosed
below.
Bank bermaksud untuk menerapkan amendemen The Bank intends to implement the amendments
dan penyesuaian PSAK tersebut, jika dipandang and adjustments to the SFAS, if it is deemed
relevan, saat telah menjadi efektif. Berlaku efektif relevant, when they become effective.
setelah tanggal 1 Januari 2025:
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2025:
1 Januari 2025:
a. Amandemen PSAK No. 221 “Pengaruh a. Amendment to SFAS No. 221 “The Effect of
Perubahan Kurs Valuta Asing tentang Changes in Foreign Exchange Rates on the
Kekurangan Ketertukaran”. Penerapan lebih Lack of Convertibility”. Early application is
dini diperkenankan. permitted.
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2026:
1 Januari 2026:
a. PSAK 109, “Instrumen Keuangan” dan a. SFAS 109, "Financial Instruments," and
PSAK 107 “Instrumen Keuangan SFAS 107, "Financial Instruments: Disclosures
Pengungkapan tentang Klasifikasi dan about the Classification and Measurement of
Pengukuran Instrumen Keuangan”. Financial Instruments."
Amendemen ini menambahkan dan These amendments adding and clarify
mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 statement in SFAS 109 regarding derecognition
terkait penghentian pengakuan liabilitas of financial liabilities, as well as clarify the
keuangan, serta mengklarifikasi penilaian assessment of cash flow characteristics for
karakteristik arus kas untuk aset keuangan financial assets with ESG-linked features,
dengan fitur ESG-linked, aset keuangan financial assets with non-recourse features,
dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang and contractually bound instruments such as
terikat secara kontraktual seperti tranche. tranches. The amendments also revise the
Amendemen ini juga mengubah ketentuan statement in SFAS 107 regarding the
dalam PSAK 107 terkait persyaratan disclosure requirements for investments in
pengungkapan investasi pada instrumen equity instruments measured at fair value
ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive income and
penghasilan komprehensif lain dan menambah adding statament related to financial
ketentuan terkait instrumen keuangan dengan instruments with contractual terms that alter the
persyaratan kontraktual yang mengubah waktu timing or amount of contractual cash flows.
atau jumlah arus kas kontraktual.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank As at the authorization date of this financial
masih mempelajari dampak yang mungkin timbul statements, the Bank is still evaluating the potential
dari penerapan standar revisi tersebut serta impact of these revised standards to the Bank’s
pengaruhnya pada laporan keuangan Bank. financial statements.
296
Page 748
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 50. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing activities
pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai in the cash flow statement are as follows:
berikut:
Arus Kas/Cash Flow
1 Januari/ Penerimaan/ Pembayaran/ Perubahan Non-Kas/ 31 Desember/
January 1, 2024 Receipts Payment Non-Cash Changes December 31, 2024
Surat berharga
yang diterbitkan 8.272.098 680.913 (3.572.500) 64.013 5.444.524 Securities issued
Securities Sold
Efek-efek yang dijual dengan Under Repurchase
janji dibeli kembali - 143.153.604 (139.744.766) 588 3.409.426 Agreements
Pinjaman yang diterima 33.762.089 11.144.193 (11.385.262) (35.936) 33.485.084 Fund Borrowings
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated loans
efek-efek subordinasi 9.112.837 - (3.000.000) 215.268 6.328.105 and securities
Payment of
Pembayaran Liabilitas Sewa 186.696 - (93.408) 72.418 165.706 Lease liability
Total 51.333.720 154.978.710 (157.795.936) 316.351 48.832.845 Total
Arus Kas/Cash Flow
1 Januari/ Penerimaan/ Pembayaran/ Perubahan Non-Kas/ 31 Desember/
January 1, 2023 Receipts Payment Non-Cash Changes December 31, 2023
Surat berharga
yang diterbitkan 8.652.260 2.449.019 (2.769.764) (59.417) 8.272.098 Securities issued
Securities Sold
Efek-efek yang dijual dengan Under Repurchase
janji dibeli kembali - 67.691.353 (67.766.743) 75.390 - Agreements
Pinjaman yang diterima 24.821.005 11.185.162 (2.187.576) (56.502) 33.762.089 Fund Borrowings
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated loans
efek-efek subordinasi 9.158.219 - - (45.382) 9.112.837 and securities
Payment of
Pembayaran Liabilitas Sewa 167.633 - (81.973) 101.036 186.696 Lease liability
Total 42.799.117 81.325.534 (72.806.056) 15.125 51.333.720 Total
Arus Kas/Cash Flow
1 Januari/ Penerimaan/ Pembayaran/ Perubahan Non-Kas/ 31 Desember/
January 1, 2022 Receipts Payment Non-Cash Changes December 31, 2022
Surat Berharga
yang Diterbitkan 12.371.708 1.541.330 (5.263.000) 2.222 8.652.260 Securities Issued
Securities Sold
Efek-efek yang dijual dengan Under repurchase
janji dibeli kembali - 592.326 (592.326) - - agreements
Pinjaman yang diterima 22.062.291 11.814.826 (9.095.884) 39.772 24.821.005 Fund borrowings
Pinjaman subordinasi dan Subordinated loans
efek-efek subordinasi 8.759.744 - - 398.475 9.158.219 and securities
Payment of
Pembayaran liabilitas sewa 126.348 - (84.983) 126.268 167.633 Lease liability
Total 43.320.091 13.948.482 (15.036.193) 566.737 42.799.117 Total
297
Page 749
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN 51. ADDITIONAL INFORMATION
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is information
yang tidak dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh that is not required to be disclosed by Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards. Such additional information
Informasi tersebut disusun sesuai dengan regulasi mas prepared in accordance with regulations of
Otoritas Jasa Keuangan. Financial Service Authority.
a. Giro Wajib Minimum (GWM) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
Rasio GWM Bank pada tanggal 31 Desember The minimum reserve requirement ratios of the
2024, 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: Bank as of December 31, 2024, 2023 and 2022,
are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
Rupiah Rupiah
Utama 5,38% 6,04% 8,28% Primary
Harian 0,38% 0,24% 0,18% Daily
Rata-rata 5,00% 5,80% 8,10% Average
PLM 12,73% 9,66% 16,17% PLM
Dolar Amerika Serikat 4,18% 4,40% 4,13% United States Dollar
Syariah Sharia
Rupiah 4,70% 6,10% 7,76% Rupiah
Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan Current accounts with Bank Indonesia are
untuk memenuhi persyaratan Giro Wajib maintained to comply with Bank Indonesia’s
Minimum (GWM) dari Bank Indonesia. Minimum Legal Reserve Requirements (GWM).
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2024, The calculation of the GWM ratios as of
2023 dan 2022 dihitung berdasarkan Peraturan December 31, 2024, 2023 and 2022 is based
Bank Indonesia No. 20/3/PBI/2018 tanggal 29 on Bank Indonesia regulation (PBI) No.
Maret 2018 yang telah diubah beberapa kali, 20/3/PBI/2018 dated March 29, 2018, which
terakhir dengan PBI No. 24/4/PBI/2022 tanggal has been amended several times, the latest
25 Februari 2022. PBI tersebut dijelaskan oleh with PBI No. 24/4/PBI/2022 dated February 25,
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) 2022. The PBI is explained by Regulations of
No. 20/10/PADG/2018 tanggal 31 Mei 2018 Members of the Board of Governors (PADG)
sebagaimana telah diubah beberapa kali No. 20/10/PADG/2018 dated May 31, 2018
dengan PADG No.20/30/PADG/2018 tanggal which has been amended several times with
30 November 2018, PADG No. PADG No. 20/30/PADG/2018 dated November
21/14/PADG/2019 tanggal 26 Juni 2019 30, 2018, PADG No. 21/14/PADG/2019 dated
sebagaimana telah diubah beberapa kali June 26, 2019 which has been amended
dengan PADG No. 21/27/PADG/2019 tanggal several times with PADG No.
26 Desember 2019, PADG No. 21/27/PADG/2019 dated December 26, 2019,
22/2/PADG/2020 tanggal 13 Maret 2020, PADG PADG No. 22/2/PADG/2020 dated March 13
No. 22/10/PADG/2020 tanggal 30 April 2020, 2020 PADG No. 22/10/PADG/2020 dated April
PADG No. 22/19/PADG/2020 tanggal 29 Juli 30, 2020, PADG No. 22/19/PADG/2020 dated
2020, PADG No.23/27/PADG/2021 tanggal 21 July 29, 2020, PADG No.23/27/PADG/2021
Desember 2021, PADG No. 24/3/PADG/2022 dated December 21, 2021, PADG No.
tanggal 1 Maret 2022, PADG No. 24/3/PADG/2022 dated March 1, 2022, PADG
24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022, PADG No. 24/8/PADG/2022 dated June 30, 2022,
No. 2 Tahun 2023 tanggal 24 Maret 2023 dan PADG No. 2 year of 2023 dated March 24, 2023
perubahan terakhir pada PADG No. 12 Tahun and the latest amendment by PADG No.12 year
2023 tanggal 1 Oktober 2023 tentang “Giro of 2023 dated October 1, 2023 regarding
Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing “Minimum Statutory Reserve Requirements in
bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Rupiah and Foreign Currencies of
Syariah, dan Unit Usaha Syariah”. Conventional Commercial Banking, Sharia
Commercial Banking and Sharia Business
Units”.
298
Page 750
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is information
yang tidak dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh that is not required to be disclosed by Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards. Such additional information
Informasi tersebut disusun sesuai dengan regulasi mas prepared in accordance with regulations of
Otoritas Jasa Keuangan. (lanjutan) Financial Service Authority. (continued)
a. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
(continued)
Bank Indonesia melakukan penguatan Bank Indonesia has strengthened incentive
kebijakan insentif untuk mendorong peranan policy to stimulate the role of banks in financing
perbankan dalam pembiayaan kepada sektor priority sectors in accordance with Bank
prioritas sesuai Peraturan Bank Indonesia (PBI) Indonesia Regulation (PBI) No. 24/5/PBI/2022
No. 24/5/PBI/2022 tentang Insentif bagi Bank regarding Incentives for Banks Providing Funds
yang Memberikan Penyediaan Dana untuk for Certain and Inclusive Economic Activities
Kegiatan Ekonomi Tertentu dan Inklusif tanggal dated February 25, 2022, as further regulated
25 Februari 2022, sebagaimana diatur lebih through PADG No. 24/4/PADG/2022 dated
lanjut melalui PADG No. 24/4/PADG/2022 March 1, 2022 as amended by the latest
tanggal 1 Maret 2022 sebagaimana telah amendment of PADG No. 1 of 2023 dated
diubah dengan perubahan terakhir PADG No. 1 February 15, 2023, and the latest amendment
Tahun 2023 tanggal 15 Februari 2023 dan by PADG No. 11 year of 2023 dated September
perubahan terakhir PADG No. 11 tahun 2023 27, 2023 regarding “Regulations for
tanggal 27 September 2023 tentang “Peraturan Implementing Macroprudential Liquidity
Pelaksanaan Kebijakan Insentif Likuiditas Incentive Policy” Bank Indonesia provides
Makroprudensial” Bank Indonesia memberikan incentives in the form of leniency on the
insentif berupa kelonggaran atas kewajiban obligation to fulfill the statutory reserve in rupiah
pemenuhan GWM dalam rupiah yang wajib which must be fulfilled on a daily basis of 3.20%
dipenuhi secara harian sebesar 3,20% (tiga (three point two percent) and the obligation to
koma dua persen) dan kewajiban pemenuhan fulfill the statutory reserve in rupiah based on
GWM dalam rupiah berdasarkan prinsip sharia principles is 2.50% (two point five
syariah sebesar 2,50% (dua koma lima persen). percent). This incentive is given to Banks that
Insentif bagi Bank yang melakukan penyediaan provide funds for certain and inclusive
dana untuk kegiatan ekonomi tertentu dan economic activities as stipulated by Bank
inklusif ditetapkan oleh Bank Indonesia dan Indonesia and are valid from December 1, 2023
berlaku mulai 1 Desember 2023 sampai dengan to February 29, 2024.
29 Februari 2024.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023 As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
dan 2022, sesuai dengan ketentuan Bank based on the above Bank Indonesia
Indonesia tersebut di atas, Bank harus regulations, the Bank is required to maintain
memenuhi persyaratan GWM Utama dalam primary GWM in Rupiah amounting to 5.00%,
Rupiah masing-masing sebesar 5,00%, 5,80% 5.80% and 8.10%, respectively, while GWM for
dan 8,10%, sedangkan untuk mata uang asing foreign currency amounting to 4.00%, 4.00%
masing-masing sebesar 4,00%, 4,00% dan and 4.00%, respectively. PLM amounting to
4,00%. Untuk PLM adalah sebesar 4,00%, 4,00%, 5.00% and 6.00% in Rupiah as of
5,00% dan 6,00% dalam Rupiah pada tanggal December 31, 2024, 2023 and 2022.
31 Desember 2024, 2023 dan 2022.
299
Page 751
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is information
yang tidak dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh that is not required to be disclosed by Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards. Such additional information
Informasi tersebut disusun sesuai dengan regulasi mas prepared in accordance with regulations of
Otoritas Jasa Keuangan. (lanjutan) Financial Service Authority. (continued)
a. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
(continued)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023 As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
dan 2022, sesuai dengan ketentuan Bank based on the Bank Indonesia regulations, for
Indonesia tersebut berdasarkan prinsip syariah, sharia principle, The Bank is required to
Bank harus memenuhi persyaratan GWM maintain GWM in Rupiah of 7.50%, 5.00% and
dalam Rupiah masing-masing sebesar 7,50%, 7.50%. For foreign currencies of 1.00%, 1.00%
5,00% dan 7,50%. Untuk mata uang asing and 1.00%, respectively.
masing-masing sebesar 1,00%, 1,00% dan
1,00%.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023 As of December 31, 2024, 2023 and 2022, The
dan 2022, Bank juga harus memenuhi Bank must also comply with Bank Indonesia
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. Regulation (PBI) No. 20/4/PBI/2018 dated
20/4/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018 tentang March 29, 2018 regarding “Macroprudential
“Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Intermediation Ratios and Macroprudential
Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Liquidity Buffers for Conventional Commercial
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Banks, Sharia Commercial Banks, and Sharia
Syariah, dan Unit Usaha Syariah” sebagaimana Business Unit” which has been amended with
telah diubah dengan PBI No. 21/12/PBI/2019 PBI 21/12/PBI/2019 dated November 25, 2019,
tanggal 25 November 2019, PBI No. PBI No. 22/17/PBI/2020 dated September 30,
22/17/PBI/2020 tanggal 30 September 2020, 2020 and PBI 24/16/PBI/2022 dated November
dan PBI No.24/16/PBI/2022 tanggal 1 1, 2022, which is explained through PADG
November 2022 yang dijelaskan melalui No. 21/22/PADG/2019 dated November 28,
Peraturan Anggota Dewan Gubernur 2019 which has been amended with PADG
No.21/22/PADG/2019 tanggal 28 November No. 21/11/PADG/2020 dated April 29, 2020,
2019 yang telah diubah dengan PADG No. PADG No. 22/30/PADG/2020 dated October 5,
21/11/PADG/2020 tanggal 29 April 2020, PADG 2020, PADG No. 23/7/PADG/2021 dated April
22/30/PADG/2020 tanggal 5 Oktober 2020, 26, 2021, PADG No. 23/31/PADG/2021 dated
PADG No. 23/7/PADG/2021 tanggal 26 April December 31, 2021 and the latest amendment
2021, PADG No. 23/31/PADG/2021 tanggal 31 by PADG 24/14/PADG/2022 dated November
Desember 2021 dan perubahan terakhir PADG 1, 2022 concerning “Macroprudential
No. 24/14/PADG/2022 tanggal 1 November Intermediation Ratio and Macroprudential
2022 tentang “Rasio Intermediasi Liquidity Buffer for Conventional Commercial
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Banks, Sharia Commercial Banks, and Sharia
Makroprudensial bagi Bank Umum Business Units”.
Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit
Usaha Syariah”.
GWM Primer adalah simpanan minimum yang Primary Minimum Statutory Reserve is a
wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo minimum reserve that should be maintained by
Rekening Giro pada Bank Indonesia. GWM the Bank in Current Accounts with Bank
Sekunder dan Penyangga Likuiditas Indonesia. Secondary Minimum Statutory
Makroprudensial (PLM) adalah cadangan Reserve and Macroprudential Liquidity Buffer
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank are the minimum reserves that should be
berupa Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat maintained by the Bank which comprise of
Utang Negara (SUN), Surat Berharga Syariah Certificates of Bank Indonesia (SBI),
Negara (SBSN) dan/atau excess reserve yang Government Debenture Debt (SUN), Sharia
merupakan kelebihan saldo Rekening Giro Government Securities (SBSN), and/or excess
Rupiah Bank dari GWM Primer, GWM LFR dan reserve which represents the excess reserve of
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM). the Bank’s Current Accounts in Rupiah over the
Primary Minimum Statutory Reserve, Minimum
Statutory Reserve on LFR and Macroprudential
Intermediation Ratio (RIM).
300
Page 752
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is information
yang tidak dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh that is not required to be disclosed by Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards. Such additional information
Informasi tersebut disusun sesuai dengan regulasi mas prepared in accordance with regulations of
Otoritas Jasa Keuangan. (lanjutan) Financial Service Authority. (continued)
a. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
(continued)
GWM LFR dan RIM adalah tambahan Minimum Statutory Reserve on LFR and RIM is
simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh the additional reserve that should be
Bank dalam bentuk saldo Rekening Giro pada maintained by the Bank in the form of Current
Bank Indonesia, jika LFR dan RIM target Bank Accounts with Bank Indonesia, if the Bank’s
Indonesia (84%) atau jika di atas maksimum LFR and RIM is below the minimum of LFR and
LFR dan RIM target BI (94%) dan Kewajiban RIM targeted by Bank Indonesia (84%) or if the
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Bank Bank’s LFR and RIM is above the maximum of
lebih kecil dari KPMM Insentif BI sebesar 14%. LFR and RIM targeted by BI (94%) and the
Capital Adequacy Ratio (CAR) is below BI
requirement of 14%.
Bank telah memenuhi ketentuan Bank The Bank has complied with Bank Indonesia
Indonesia tentang Giro Wajib Minimum pada regulations concerning the minimum reserve
tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan requirements as of December 31, 2024, 2023
2022. and 2022.
Sisa umur jatuh tempo atas giro pada Bank The remaining period of current accounts with
Indonesia dikategorikan sebagai kurang dari Bank Indonesia is categorized as less than one
satu bulan (Catatan 45). month (Note 45).
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
1) Giro Pada Bank Lain 1) Current accounts with Other Banks
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
2022, kolektibilitas giro pada bank lain the collectibility of current accounts with
sesuai Peraturan OJK adalah sebagai other banks according to Financial Service
berikut: Authority Rule collectibility are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Lancar 5.949.997 2.201.620 1.470.526 Current
Macet 1.749 1.778 1.731 Loss
Total 5.951.746 2.203.398 1.472.257 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (2.571) (1.804) (1.747) for impairment losses
Neto 5.949.175 2.201.594 1.470.510 Net
2) Penempatan pada bank lain dan Bank 2) Placements with other banks and Bank
Indonesia Indonesia
Seluruh penempatan pada bank lain dan All placements with other banks and Bank
Bank Indonesia pada tanggal-tanggal 31 Indonesia as of December 31, 2024, 2023
Desember 2024, 2023 dan 2022 sesuai and 2022, according to Financial Service
Peraturan OJK diklasifikasikan sebagai Authority Rule collectibility are classified as
lancar. current.
301
Page 753
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is information
yang tidak dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh that is not required to be disclosed by Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards. Such additional information
Informasi tersebut disusun sesuai dengan regulasi mas prepared in accordance with regulations of
Otoritas Jasa Keuangan. (lanjutan) Financial Service Authority. (continued)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
3) Efek-efek 3) Securities
Kolektibilitas efek-efek sesuai Peraturan The collectibility of securities according to
OJK adalah sebagai berikut: Financial Service Authority Rule
collectibility are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Lancar 25.260.713 5.199.375 1.628.411 Current
Dalam Perhatian Khusus 42.859 50.695 36.675 Special Mention
Kurang Lancar 4.360 4.644 3.148 Substandard
Diragukan 5.369 5.769 5.436 Doubtful
Macet 50.109 45.390 49.498 Loss
Total 25.363.410 5.305.873 1.723.168 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (787) (22.903) (2.399) impairment losses
Neto 25.362.623 5.282.970 1.720.769 Net
4) Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual 4) Securities Purchased under Agreement
Kembali to Resell
Seluruh efek-efek yang Dibeli dengan Janji All securities purchased under agreement
Dijual Kembali pada tanggal-tanggal 31 to resell Indonesia as of December 31,
Desember 2024, 2023 dan 2022 sesuai 2024, 2023 and 2022, according to
Peraturan OJK diklasifikasikan sebagai Financial Service Authority Rule
lancar. collectibility are classified as current.
5) Tagihan akseptasi 5) Acceptance receivables
Sesuai Peraturan OJK, pada tanggal- According to Financial Service Authority
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, Rule collectibility All acceptances
semua tagihan akseptasi diklasifikasikan receivables were classified as current as of
sebagai lancar. December 31, 2024, 2023 and 2022.
6) Tagihan dan liabilitas derivatif 6) Derivative receivable and payables
Sesuai Peraturan OJK, pada tanggal- According to Financial Service Authority
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, Rule collectability, all derivative receivable
semua tagihan dan liabilitas derivatif and payables were classified as current as
diklasifikasikan sebagai lancar. of December 31, 2024, 2023 and 2022.
302
Page 754
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah
Kolektibilitas kredit yang diberikan dan The collectibility of loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah sesuai financing/receivables according to
Peraturan OJK adalah sebagai berikut: Financial Service Authority Rule
collectibility are as follows:
31 Desember/December 31, 2024 31 Desember/December 31, 2023 31 Desember/December 31, 2022
Cadangan Cadangan Cadangan
kerugian kerugian kerugian
penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/
Nilai tercatat/ Allowance Nilai tercatat/ Allowance Nilai tercatat/ Allowance
Carrying for impairment Carrying for impairment Carrying for impairment
amount losses amount losses amount losses
Konvensional Conventional
Individual Individual
Lancar 8.100.760 1.104.716 8.399.059 1.916.967 6.349.613 1.487.285 Current
Dalam perhatian khusus 3.747.701 1.405.247 4.016.175 2.562.023 3.094.462 2.261.194 Special mention
Kurang lancar 38.480 37.880 113.803 96.719 210.002 43.087 Substandard
Diragukan - - 911 849 287.925 250.586 Doubtful
Macet 1.577.601 1.070.858 3.281.664 2.581.015 4.173.552 3.168.627 Loss
13.464.542 3.618.701 15.811.612 7.157.573 14.115.554 7.210.779
Kolektif Collective
Lancar 264.960.207 2.644.832 255.215.275 3.570.880 233.227.549 4.086.908 Current
Dalam perhatian khusus 27.214.026 2.529.447 19.790.203 1.370.850 14.961.502 1.189.242 Special mention
Kurang lancar 566.796 205.792 279.523 97.243 223.217 48.405 Substandard
Diragukan 1.748.284 555.970 537.521 186.708 505.684 127.977 Doubtful
Macet 6.126.250 2.173.192 4.949.726 1.808.282 3.624.059 1.441.603 Los
300.615.563 8.109.233 280.772.248 7.033.963 252.542.011 6.894.135
Syariah Sharia
Lancar 39.536.826 783.326 33.636.263 75.269 28.499.767 197.833 Current
Dalam perhatian khusus 3.095.410 35.624 2.592.266 439.407 2.078.511 326.315 Special mention
Kurang lancar 266.796 9.417 177.947 177.947 146.997 146.997 Substandard
Diragukan 191.485 15.356 139.381 139.381 94.373 94.373 Doubtful
Macet 802.310 485.530 568.424 568.424 804.491 804.491 Loss
43.892.827 1.329.253 37.114.281 1.400.428 31.624.139 1.570.009
Total 357.972.932 13.057.187 333.698.141 15.591.964 298.281.704 15.674.923 Total
303
Page 755
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah (lanjutan) (continued)
Rasio kredit dan pembiayaan/piutang The ratios of non-performing loans and
syariah yang diklasifikasikan non- sharia financing/receivables to total loans
performing terhadap jumlah kredit dan and sharia financing/receivables (using the
pembiayaan/piutang syariah (metode gross gross and net methods) are shown in the
dan neto) adalah seperti yang terlihat pada following table:
tabel berikut:
31 Desember/December 31,2024 31 Desember/December 31,2023 31 Desember/December 31,2022
Konvensional/ Syariah/ Konvensional/ Syariah/ Konvensional/ Syariah/
Kolektibilitas Conventional Sharia Conventional Sharia Conventional Sharia Collectibility
Kurang Lancar 605.276 266.796 393.326 177.947 433.219 146.997 Substandard
Diragukan 1.748.284 191.485 538.432 139.381 793.609 94.373 Doubtful
Macet 7.703.851 802.309 8.231.390 568.424 7.797.611 804.491 Loss
10.057.411 1.260.590 9.163.148 885.752 9.024.439 1.045.861
Cadangan kerugian Allowance for
Penurunan nilai impairment losses
atas NPL/NPF (4.043.692) (510.303) (4.770.816) (885.752) (5.080.285) (1.045.861) for NPL/NPF
6.013.719 750.287 4.392.332 - 3.944.154 -
Kredit yang diberikan Loans and
dan pembiayaan/ sharia financing/
piutang syariah 314.080.105 43.892.827 296.583.860 37.114.281 266.657.565 31.624.139 receivables
% Non-performing
kredit yang % of Non-performing
diberikan dan loans and
pembiayaan/ sharia financing/
piutang syariah - Gross receivables - Gross
(Gross NPL/NPF) 3,20% 2,87% 3,09% 2,39% 3,38% 3,31% (Gross NPL/NPF)
% Non-performing
kredit yang % of Non-performing
diberikan dan loans and sharia
pembiayaan/ financing/
piutang syariah - Neto receivables - Net
(Neto NPL/NPF) 1,91% 1,71% 1,48% 0% 1,48% 0% (Net NPL/NPF)
Informasi pokok lainnya Other significant information
NPL/NPF Gross dihitung dengan membagi The Gross NPL/NPF are computed by
antara sindikasi jumlah kredit/ dividing the total non-performing loans/
pembiayaan/piutang syariah bermasalah sharia financing/receivables by the total
dengan jumlah kredit/pembiayaan loans and sharia financing/receivables.
/piutang Syariah.
NPL/NPF Neto dihitung dengan membagi The Net NPL/NPF ratios are computed by
antara jumlah kredit/pembiayaan/piutang dividing the total non-performing
syariah bermasalah setelah dikurangi loans/sharia financing/receivables, net of
cadangan kerugian dan jumlah kredit/ allowance for possible losses, by the total
pembiayaan/piutang syariah keseluruhan. loans and sharia financing/receivables.
304
Page 756
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah (lanjutan) (continued)
Informasi pokok lainnya (lanjutan) Other significant information (continued)
Rasio NPL/NPF Gross (total konvensional The Gross NPL/NPF Ratio (total
dan syariah) adalah 3,16%, 3,01% dan conventional and sharia) is 3.16%, 3.01%
3,38% masing-masing pada tanggal and 3.38% as of December 31, 2024, 2023
31 Desember 2024, 2023 dan 2022. and 2022, respectively.
Rasio NPL/NPF Neto (total konvensional The Net NPL/NPF Ratio (total conventional
dan syariah) adalah 1,89%, 1,32% dan and sharia) is 1.89%, 1.32% and 1.32% as
1,32% masing-masing pada tanggal of December 31, 2024, 2023 and 2022,
31 Desember 2024, 2023 dan 2022. respectively.
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ Non-performing loans and sharia
piutang syariah non-performing financing/receivables by economic sectors:
berdasarkan sektor ekonomi:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
Perumahan 8.608.669 8.315.467 7.794.092 Property
Konstruksi 1.044.179 534.740 904.621 Construction
Jasa Usaha 165.598 191.925 79.417 Business service
Perdagangan, restoran
dan hotel 184.495 87.920 173.739 Trading, restaurant and hotel
Pertambangan 12.717 14.147 15.397 Mining
Jasa-jasa sosial 10.519 11.676 28.436 Social service
Transportasi, Pergudangan, Transportation, warehousing,
dan Komunikasi 1.936 2.058 6.387 and communication
Manufaktur 17.363 1.235 715 Manufacturing
Listrik, gas dan air 2.812 959 6.141 Electricity, gas and water
Pertanian 767 117 60 Farming
Lain-lain*) 8.356 2.904 15.434 Other*)
10.057.411 9.163.148 9.024.439
Syariah Sharia
Perumahan 835.243 473.449 297.621 Property
Konstruksi 315.066 283.130 573.570 Construction
Jasa Usaha 110.281 129.173 174.670 Business service
1.260.590 885.752 1.045.861
Total 11.318.001 10.048.900 10.070.300 Total
Dikurangi Cadangan
kerugian Less allowance
penurunan nilai (4.553.995) (5.656.568) (6.126.146) for impairment losses
Neto 6.764.006 4.392.332 3.944.154 Net
*) Terdiri dari rumah tangga dan sektor ekonomi lainnya *) Consists of household and other economic sectors
305
Page 757
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah (lanjutan) (continued)
Informasi pokok lainnya (lanjutan) Other significant information (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
2022, tidak terdapat pelanggaran maupun there is neither any breach nor violation of
pelampauan Batas Maksimum Pemberian Legal Lending Limit (LLL) to related parties
Kredit (BMPK) kepada pihak berelasi dan and third parties as required by Regulation
pihak ketiga sesuai dengan peraturan yang of Financial Services Authority.
ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan.
Kredit dan pembiayaan/piutang syariah Restructured loans and sharia
yang direstrukturisasi berdasarkan financing/receivables by collectibility and
kolektibilitas dan sektor ekonomi: economic sector:
31 Desember/December 31, 2024
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doutbful Loss Total
Perumahan 18.051.594 20.524.730 470.260 1.254.079 4.391.996 44.692.659 Property
Konstruksi 2.256.373 1.389.119 5.796 15.962 1.009.420 4.676.670 Construction
Jasa usaha 1.579.420 794.705 175 5.156 89.365 2.468.821 Business service
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan hotel 168.286 656 38.334 - 12.418 219.694 and hotel
Jasa-jasa sosial 106.104 5.279 - - 9.416 120.799 Social services
Manufaktur - 816 - - - 816 Manufacturing
Transportasi. Transportation.
pergudangan dan warehousing
komunikasi 2.992.876 126.982 - - - 3.119.858 and communication
Pertambangan - - - - 3.078 3.078 Mining
Lain-lain*) 9.617 792 - 33 198 10.640 Other*)
Total 25.164.270 22.843.079 514.565 1.275.230 5.515.891 55.313.035 Total
31 Desember/December 31, 2023
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doutbful Loss Total
Perumahan 27.028.674 13.252.016 344.212 302.541 5.309.171 46.236.614 Property
Konstruksi 1.980.812 2.270.627 13.096 7.194 453.035 4.724.764 Construction
Jasa usaha 1.657.252 7.818 14.476 176 96.484 1.776.206 Business service
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan hotel 247.741 8.126 - 10.597 22.289 288.753 and hotel
Jasa-jasa sosial 101.841 21.709 - - 10.091 133.641 Social services
Manufaktur 52 813 - - 574 1.439 Manufacturing
Transportasi, Transportation,
pergudangan dan warehousing
komunikasi 2.996.673 126.911 - - 855 3.124.439 and communication
Pertambangan - - - - 12.270 12.270 Mining
Lain-lain*) 13.596 1.410 - - 254 15.260 Other*)
Total 34.026.641 15.689.430 371.784 320.508 5.905.023 56.313.386 Total
*) Terdiri dari rumah tangga dan sektor ekonomi lainnya *) Consists of household and other economic sectors
306
Page 758
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/
Piutang Syariah (lanjutan) Receivables (continued)
Informasi pokok lainnya (lanjutan) Other significant information (continued)
Kredit dan pembiayaan/piutang syariah Restructured loans and sharia
yang direstrukturisasi berdasarkan financing/receivables by collectibility and
kolektibilitas dan sektor ekonomi: (lanjutan) economic sector: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doutbful Loss Total
Perumahan 30.595.294 11.093.003 441.112 646.733 4.635.418 47.411.560 Property
Konstruksi 4.013.346 481.513 15.628 32.339 976.286 5.519.112 Construction
Jasa usaha 1.234.625 21.170 10.542 10.623 137.547 1.414.507 Business service
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan hotel 215.923 103.350 - 16 97.199 416.488 and hotel
Jasa-jasa sosial 105.371 25.335 302 - 17.854 148.862 Social services
Manufaktur 1.257 776 - - 359 2.392 Manufacturing
Transportasi, Transportation,
pergudangan dan warehousing
komunikasi 2.998.715 6.634 - - 1.413 3.006.762 and communication
Pertambangan - - - - 12.266 12.266 Mining
Pertanian - - - 4 - 4 Farming
Lain-lain*) 15.199 1.432 397 134 12.413 29.575 Other*)
Total 39.179.730 11.733.213 467.981 689.849 5.890.755 57.961.528 Total
Skema restrukturisasi yang disepakati oleh Restructured loans scheme agreed by the
Bank dan debitur meliputi antara lain Bank and its debtors include loans principal
penjadwalan ulang pembayaran pokok and interest rescheduling, overdue interest
kredit dan bunga, pembebasan tunggakan exemption, reduction of interest rates,
bunga, penurunan suku bunga, additional loan facilities, novation and
penambahan fasilitas kredit, novasi dan others.
lain-lain.
307
Page 759
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah (lanjutan) (continued)
Kredit dan pembiayaan/piutang syariah Restructured loans and sharia
yang direstrukturisasi berdasarkan financing/receivables by collectibility and
kolektibilitas dan sektor ekonomi: (lanjutan) economic sector: (continued)
Bank telah melakukan restrukturisasi kredit Bank has restructured its credit for debtors
untuk debitur yang terdampak pandemi affected by Covid-19 pandemic in
Covid-19 sesuai dengan POJK No. accordance with POJK
11/POJK.03/2020 “Stimulus Perekonomian No.11/POJK.03/2020 “National Economic
Nasional sebagai kebijakan countercyclical stimulus as countercyclical policy in the
dampak penyebaran Corona Virus Disease impact of the spread of Coronavirus
2019 tertanggal 13 Maret 2020 dan Disease 2019” dated March 13, 2020 and
perubahan POJK No. 48/POJK.03/2020 amendment POJK No.48/POJK.03/2020
“Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa “Amendment of POJK
Keuangan Nomor 11/POJK.03/2020 No.11/POJK.03/2020 Regarding National
tentang Stimulus Perekonomian Nasional Economic stimulus as countercyclical policy
sebagai kebijakan countercyclical dampak in the impact of the spread of Coronavirus
penyebaran Corona Virus Disease 2019” Disease 2019” dated December 1, 2020
tertanggal 1 Desember 2020 dan and second amendment POJK
perubahan kedua POJK No. No.17/POJK.03/2021 “Second Amendment
17/POJK.03/2021 “Perubahan kedua atas of POJK No.11/POJK.03/2020 Regarding
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor National Economic stimulus as
11/POJK.03/2020 tentang Stimulus countercyclical policy in the impact of the
Perekonomian Nasional sebagai kebijakan spread of Coronavirus Disease 2019” dated
countercyclical dampak penyebaran September 10, 2021.
Corona Virus Disease 2019” tertanggal 10
September 2021.
Per tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan As of December 31, 2024, 2023 and 2022
2022 total saldo kredit restrukturisasi Covid- the total balance of Covid-19 restructure
19 masing-masing sebesar Rp19.027.569, loans amounted to Rp19,027,569,
Rp25.663.629 dan Rp33.667.902. Rp25,663,629 and Rp33,667,902,
respectively.
Dalam laporan Bank ke Otoritas Jasa Based on the report submitted by the Bank
Keuangan (OJK) disebutkan bahwa pada to Financial Services Authority (OJK) as of
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, December 31, 2024, 2023 and 2022, the
Bank telah mematuhi ketentuan Batas Bank is in compliance with the legal lending
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), baik limit (BMPK) regulations, both for the
terhadap pihak-pihak berelasi maupun related and non-related party borrowers.
kepada pihak yang tidak berelasi.
Rasio kredit usaha kecil (KUK) terhadap The ratio of small-scale enterprise loans to
total kredit adalah sebesar 0,99%, 0,80% total loans is 0.99%, 0.80% and 0.44% as
dan 0,44% masing-masing pada tanggal of December 31, 2024, 2023 and 2022,
31 Desember 2024, 2023 dan 2022. respectively.
308
Page 760
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah (lanjutan) (continued)
Jumlah minimum cadangan kerugian Minimum allowance for impairment losses
penurunan nilai kredit yang diberikan dan for loans and sharia financing receivables
pembiayaan/piutang syariah, yang wajib required by Financial Services Authority
dibentuk sesuai dengan ketentuan Otoritas amounted to Rp12,209,531, Rp12,641,044
Jasa Keuangan adalah sebesar and Rp11,909,808 as of December 31,
Rp12.209.531, Rp12.641.044 dan 2024, 2023 and 2022, respectively.
Rp11.909.808, masing-masing pada
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan
2022.
8) Komitmen dan Kontinjensi 8). Commitments and Contingencies
Kolektibilitas garansi yang diterbitkan dan The collectibility classification of
fasilitas kredit yang belum ditarik yang guarantees issued and unused loan facility
mempunyai risiko kredit adalah sebagai bearing credit risks are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount Notional amount
in foreign in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Lancar Current
Rupiah Rupiah
Garansi yang diterbitkan (Catatan 40) 2.579.383 2.112.148 887.321 Guarantees issued (Note 40)
Fasilitas kredit Unused loan facility
yang belum ditarik (committed) 86.184 127.083 67.928 (committed)
Irrevocable L/C yang masih Outstanding irrevocable
berjalan (Catatan 40) 249.694 20.106 221.484 L/Cs (Note 40)
2.915.261 2.259.337 1.176.733
Mata uang asing Foreign currencies
Garansi yang diterbitkan (Catatan 40) Guarantees issued (Note 40)
Dolar Amerika Serikat 18.315.405 294.786 30.269.447 466.059 3.869.076 60.232 United States Dollar
Euro Eropa 14.908.241 249.834 56.784 968 56.784 942 European Euro
544.620 467.027 61.174
3.459.881 2.726.364 1.237.907
Dalam Perhatian Khusus Special mention
Rupiah Rupiah
Fasilitas kredit Unused loan facility
yang belum ditarik (committed) - - 12.200 (committed)
Total 3.459.881 2.726.364 1.250.107 Total
309
Page 761
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
c. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang c. Assets and liabilities denominated in
asing foreign currencies
Posisi Devisa Neto Net Open Position
Perhitungan Posisi Devisa Neto (PDN) The Net Open Position (NOP) is calculated
didasarkan pada Peraturan Bank Indonesia No. based on Bank Indonesia Regulation No.
5/13/PBI/2003 tanggal 17 Juli 2003 5/13/PBI/2003 dated July 17, 2003 which was
sebagaimana telah diubah dengan perubahan fourth amended by Bank Indonesia Regulation
keempat Peraturan Bank Indonesia No. No. 17/5/PBI/2015 dated May 29, 2015. Based
17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015. on this regulation, the Bank is required to
Berdasarkan peraturan tersebut, Bank maintain Net Open Position ratio of the overall
diwajibkan untuk menjaga rasio PDN laporan statement of financial position at a maximum of
posisi keuangan dan secara keseluruhan 20% of the total capital. The NOP is the sum of
maksimum 20% dari jumlah modal. PDN adalah the absolute values, which are stated in Rupiah,
penjumlahan nilai absolut yang dinyatakan of the net difference between the assets and
dalam Rupiah dari selisih bersih antara aset liabilities denominated in each foreign currency
dan liabilitas dalam mata uang asing dan selisih and the net difference of the receivables and
bersih dari tagihan dan liabilitas komitmen dan payables of both commitments and
kontinjensi yang dicatat dalam rekening contingencies recorded in the administrative
administratif yang didenominasi dalam setiap accounts denominated in each foreign
mata uang asing. currency.
PDN Bank pada tanggal-tanggal 31 Desember The Bank’s NOP as of December 31, 2024,
2024, 2023 dan 2022: 2023 and 2022 are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Posisi Devisa Neto/
Aset/Assets Liabilitas/Liabilities Net Open Position
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
Rekening administratif and Administrative accounts
Dolar Australia 1.916.596 (1.949.093) 32.497 Australian Dollar
Dolar Amerika Serikat 50.252.606 (50.177.699) 74.907 United States Dollar
Yen Jepang 738.224 (749.325) 11.101 Japanese Yen
Pound Sterling Inggris 198.004 (9.533) 188.471 Great Britain Pound Sterling
Euro Eropa 326.050 (429.071) 103.021 European Euro
Dolar Singapura 1.060.649 (1.058.974) 1.675 Singapore Dollar
Renminbi 4.075 (367) 3.708 Renminbi
Dolar Hong Kong 68.519 (68.415) 104 Hong Kong Dollar
Ringgit Malaysia 1.440 (1.136) 304 Malaysian Ringgit
Riyal Arab Saudi 922 (326) 596 Saudi Arabian Riyal
Dolar Canada 29.028 (29.028) - Canada Dollar
416.384
Modal (Catatan 51d) 32.273.030 Capital (Note 51d)
Rasio PDN 1,29% NOP ratio
310
Page 762
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
c. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang c. Assets and liabilities denominated in
asing (lanjutan) foreign currencies (continued)
Posisi Devisa Neto (lanjutan) Net Open Position (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Posisi Devisa Neto/
Aset/Assets Liabilitas/Liabilities Net Open Position
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
Rekening administratif and Administrative accounts
Dolar Australia 177.633 (20.421) 157.212 Australian Dollar
Dolar Amerika Serikat 30.741.381 (30.627.376) 114.005 United States Dollar
Yen Jepang 850.554 (759.435) 91.119 Japanese Yen
Pound Sterling Inggris 86.071 - 86.071 Great Britain Pound Sterling
Euro Eropa 81.632 (1.337) 80.295 European Euro
Dolar Singapura 39.205 (47.435) 8.230 Singapore Dollar
Renminbi 3.497 (19) 3.478 Renminbi
Dolar Hong Kong 371s - 371
Hong Kong Dollar
Ringgit Malaysia 303 - 303 Malaysian Ringgit
Riyal Arab Saudi 140 - 140 Saudi Arabian Riyal
541.224
7
Modal (Catatan 51d) 31.230.282 Capital (Note 51d)
Rasio PDN 1,73% NOP ratio
31 Desember/December 31, 2022
Posisi Devisa Neto/
Aset/Assets Liabilitas/Liabilities Net Open Position
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
Rekening administratif and Administrative accounts
Dolar Amerika Serikat 7.622.973 (8.311.493) 688.520 United States Dollar
Yen Jepang 480.099 (808.933) 328.834 Japanese Yen
Dolar Singapura 36.865 (24.018) 12.847 Singapore Dollar
Dolar Australia 48.406 (4) 48.402 Australian Dollar
Renminbi 1.089 (8) 1.081 Renminbi
Ringgit Malaysia 292 (10) 282 Malaysian Ringgit
Euro Eropa 31.464 (328) 31.136 European Euro
Pound Sterling Inggris 63.405 (11) 63.394 Great Britain Pound Sterling
Dolar Hong Kong 97 - 97 Hong Kong Dollar
Riyal Arab Saudi 81 - 81 Saudi Arabian Riyal
1.174.674
Modal (Catatan 51d) 28.168.457 Capital (Note 51d)
Rasio PDN 4,17% NOP ratio
311
Page 763
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
d. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal d. Minimum Required Capital Adequacy (CAR)
Minimum (KPMM)
Bank secara aktif mengelola modalnya sesuai The Bank actively manages its capital in
dengan peraturan yang berlaku. Tujuan accordance with the regulatory requirements.
utamanya adalah untuk memastikan bahwa The primary objective of which is to ensure that
setiap saat Bank dapat menjaga kecukupan the Bank, at all times, maintains adequate
modalnya untuk menutup risiko bawaan capital to cover inherent risks to its banking
(inherent risks) pada kegiatan perbankan tanpa activities without prejudice to optimizing
mengurangi optimalisasi nilai pemegang shareholder’s value.
saham.
KPMM pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 CAR on December 31, 2024, 2023 and 2022
dan 2022 dihitung berdasarkan Peraturan was calculated based on Otoritas Jasa
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Keuangan (OJK) No. 27/POJK.03/2022, POJK
No. 27/POJK.03/2022, POJK No. 34/POJK.03/2016 and POJK
No.34/POJK.03/2016 dan POJK No. No. 11/POJK.03/2016 concerning the Minimum
11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Capital Requirement for Commercial Banks.
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.
Berdasarkan POJK No. 27/POJK.03/2022 Based on POJK No. 27/POJK.03/2022
tentang Perubahan Kedua atas POJK concerning of Second Change Regulation No.
No.11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban 11/POJK.03/2016 concerning the Minimum
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, PBI Capital Requirement for Commercial Banks,
No. 17/22/PBI/2015 tentang Kewajiban PBI No. 17/22/PBI/2015 concerning the
Pembentukan Countercyclical Buffer dan POJK Establishment of Countercyclical Buffer
No. 46/POJK.03/2015 tentang Penetapan Requirement, and POJK No. 46/POJK.03/2015
Systemically Important Bank dan Capital concerning the Determination of Systemically
Surcharge, Bank diwajibkan membentuk Important Bank and Capital Surcharge, the
tambahan modal sebagai penyangga (buffer) Bank is required to form additional capital
yang berlaku secara bertahap mulai 1 Januari as a buffer that apply in stages starting on
2016. Pembentukan modal buffer yaitu Capital January 1, 2016. The establishment of buffer
Conservation Buffer, Countercyclical Buffer dan capital consists of Capital Conservation Buffer,
Capital Surcharge untuk D-SIB yang wajib Countercyclical Buffer, and Capital Surcharge
dibentuk berdasarkan persentase tertentu dari for D-SIB which shall be established based on
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) a percentage of Risk Weighted Assets (RWA)
masing-masing sebesar 2,50%, 0,00% dan of 2.50%, 0.00% and 1.00%, respectively.
1,00%.
Berdasarkan POJK No 48/POJK.03/2020 Based on POJK No. 48/POJK.03/2020 as of
tanggal 1 Desember 2020 tentang Perubahan December 1, 2020 concerning the amendments
atas POJK No.11/POJK.03/2020 tanggal of POJK No.11/POJK.03/2020 dated May 27,
27 Mei 2020, untuk kebijakan relaksasi dalam 2020 for relaxation policy in order to support the
rangka mendukung program pemulihan national economic recovery program of the
ekonomi nasional sektor perbankan, bahwa banking sector, that the obligation to fulfill the
kewajiban pemenuhan Capital Conservation Capital Conservation Buffer in the capital
Buffer dalam komponen modal ditiadakan component is removed until March 31, 2022.
sampai dengan 31 Maret 2022.
312
Page 764
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
d. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal d. Minimum Required Capital Adequacy (CAR)
Minimum (KPMM) (lanjutan) (continued)
Berdasarkan profil risiko Bank masing-masing Based on the risk profile as of December 31,
per 31 Desember 2024, 2023 dan 2022, yaitu 2024, 2023 and 2022, respectively, which are
low to moderate, maka rasio kecukupan modal both low to moderate, the minimum CAR for
(KPMM) minimum per 31 Desember 2024, 2023 December 31, 2024, 2023 and 2022, is set at
dan 2022 ditetapkan masing-masing sebesar 9% to less than 9%, respectively.
9% sampai dengan 9%.
Penentuan kepatuhan Bank terhadap peraturan The determination of the Bank's compliance
dan rasio yang berlaku didasarkan pada with regulations and applicable ratios are based
peraturan praktik akuntansi yang berbeda on the accounting rules which is differ in several
dalam beberapa hal dengan Standar Akuntansi aspects with the Financial Accounting
Keuangan di Indonesia. Standards in Indonesia.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023 As of December 31, 2024, 2023 and 2022, the
dan 2022, Bank telah memenuhi rasio sesuai Bank has fulfilled the required ratios of Bank
yang disyaratkan Bank Indonesia dan/atau Indonesia and/or Financial Services Authority
Otoritas Jasa Keuangan untuk KPMM. for the CAR.
Perhitungan KPMM Bank pada tanggal The computation of the Bank’s CAR as of
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 adalah December 31, 2024, 2023 and 2022 follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Modal inti a 29.834.471 27.154.078 22.533.407 Core Capital
Modal pelengkap Supplementary Capital
(Maksimal 100% dari (Maximum of 100% of
modal inti) b 2.438.559 4.076.204 5.635.050 Core Capital)
Modal pelengkap tambahan Additional supplementary
yang dialokasikan capital allocated
untuk mengantisipasi for anticipation
risiko pasar c - - - of market risk
Jumlah Modal Inti dan Total Core Capital and
Modal Pelengkap d=a+b 32.273.030 31.230.282 28.168.457 Supplementary Capital
Jumlah modal inti, modal Total core capital,
pelengkap dan modal supplementary
pelengkap tambahan capital and additional
yang dialokasikan supplementary
untuk mengantisipasi capital allocated for
risiko pasar e=c+d 32.273.030 31.230.282 28.168.457 anticipation of market risk
Penyertaan f - - - Investment
Jumlah modal untuk Total capital
risiko kredit g=d-f 32.273.030 31.230.282 28.168.457 for credit risk
Jumlah modal untuk risiko Total capital for credit
kredit dan risiko pasar h=e-f 32.273.030 31.230.282 28.168.457 risk and market risk
Aset tertimbang menurut Risk weighted assets
risiko kredit i 149.287.750 136.691.761 114.318.357 credit risk
ATMR untuk risiko pasar j 6.101.634 942.326 1.373.299 RWA for market risk
ATMR untuk risiko operasional k 19.055.594 17.956.060 23.938.858 RWA for operational risk
313
Page 765
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
d. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal d. Minimum Required Capital Adequacy (CAR)
Minimum (KPMM) (lanjutan) (continued)
Perhitungan KPMM Bank pada tanggal The computation of the Bank’s CAR as of
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 adalah December 31, 2024, 2023 and 2022 follows:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah ATMR untuk risiko
kredit dan risiko Total RWA for credit risk and
operasional l=i+k 168.343.344 154.647.821 138.257.215 operational risk
Jumlah ATMR untuk risiko Total RWA for Credit Risk,
kredit, risiko operasional Operational Risk and
dan risiko pasar m=i+j+k 174.444.978 155.590.147 139.630.514 market risk
Penentuan kepatuhan Bank terhadap peraturan The determination of the Bank's compliance
dan rasio yang berlaku didasarkan pada with regulations and applicable ratios are based
peraturan praktik akuntansi yang berbeda on the accounting rules which is differ in several
dalam beberapa hal dengan Standar Akuntansi aspects with the Financial Accounting
Keuangan di Indonesia. Standards in Indonesia.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023 As of December 31, 2024, 2023 and 2022, the
dan 2022, Bank telah memenuhi rasio sesuai Bank has fulfilled the required ratios of Bank
yang disyaratkan Bank Indonesia dan/atau Indonesia and/or Financial Services Authority
Otoritas Jasa Keuangan untuk KPMM. for the CAR.
Perhitungan KPMM Bank pada tanggal The computation of the Bank’s CAR as of
31 Desember 2024, 2023 dan 2022 adalah December 31, 2024, 2023 and 2022 follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2024 December 31, 2023 December 31, 2022
CAR untuk risiko kredit CAR for credit risk
dan risiko operasional n=g/l 19,17% 20,19% 20,37% and operational risk
CAR untuk risiko kredit CAR for credit risk
risiko operasional, Operational risk and
dan risiko pasar o=h/m 18,50% 20,07% 20,17% market risk
CAR Minimum yang
Diwajibkan 9% 9% 9% Minimum CAR
314
Page 766
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko e. Risk Management
Dasar Penerapan Manajemen Risiko Basis for Risk Management Implementation
Dalam penerapan manajemen risiko, BTN In the implementation of risk management, BTN
senantiasa patuh dan taat terhadap regulasi consistently adheres to and complies with the
dan perundang-undangan yang berlaku di regulations and laws applicable in Indonesia by
Indonesia dengan mengacu pada: referring to:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 1. OJK Regulation No. 4/POJK.03/2016,
(Peraturan OJK) No.4/POJK.03/2016 dated January 26, 2016, concerning the
tanggal 26 Januari 2016 tentang Assessment of the Health Level of
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Commercial Banks.
Umum.
2. Peraturan OJK No. 18/POJK.03/2016 2. OJK Regulation No. 18/POJK.03/2016,
tanggal 16 Maret 2016 tentang dated March 16, 2016, concerning the
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Implementation of Risk Management for
Umum Commercial Banks.
3. Peraturan OJK No. 55/POJK.03/2016 3. OJK Regulation No. 55/POJK.03/2016,
tanggal 9 Desember 2016 tentang dated December 9, 2016, concerning the
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Implementation of Governance for
Commercial Banks.
4. Peraturan OJK No. 19 Tahun 2024 4. OJK Regulation No. 19 of 2024 dated
tanggal 8 November 2024 tentang November 8, 2024 concerning the
Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Obligation to Fulfill the Liquidity
Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Coverage Ratio for Commercial Banks.
Bank Umum.
5. Peraturan OJK No. 20 Tahun 2024 5. OJK Regulation No. 20 of 2024 dated
tanggal 8 November 2024 tentang November 8, 2024 concerning the
Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Obligation to Fulfill the Net Stable
Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio) Funding Ratio for Commercial Banks.
Bagi Bank Umum.
6. Peraturan OJK No. 5 Tahun 2024 tanggal 6. OJK Regulation No. 5 Year 2024 dated
27 Maret 2024 tentang Penetapan Status March 27, 2024 regarding the
Pengawasan dan Penanganan Determination of Supervisory Status and
Permasalahan Bank Umum. Handling of Commercial Bank Problems.
7. Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 7. OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017,
tanggal 18 Juli 2017 tentang Penerapan dated July 18, 2017, concerning the
Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Implementation of Sustainable Finance
Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan for Financial Service Institutions,
Publik. Issuers, and Public Companies.
8. Peraturan OJK No. 21 Tahun 2023 8. OJK Regulation No. 21 of 2023 dated
tanggal 22 Desember 2023 tentang December 22, 2023 regarding Digital
Layanan Digital Oleh Bank Umum. Services by Commercial Banks.
9. Peraturan OJK No. 32/POJK.03/2018 9. OJK Regulation No. 32/POJK.03/2018,
tanggal 27 Desember 2018 tentang Batas dated December 27, 2018, concerning
Maksimum Pemberian Kredit Dan the Maximum Limit on Credit Provision
Penyediaan Dana Besar Bagi Bank and Large Funding for Commercial
Umum. Banks.
315
Page 767
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Dasar Penerapan Manajemen Risiko Basis for Risk Management Implementation
(lanjutan) (continued)
Dalam penerapan manajemen risiko, BTN In the implementation of risk management, BTN
senantiasa patuh dan taat terhadap regulasi consistently adheres to and complies with the
dan perundang-undangan yang berlaku di regulations and laws applicable in Indonesia by
Indonesia dengan mengacu pada: (lanjutan) referring to: (continued)
10. Peraturan OJK No. 11/ POJK.03/2019 10. OJK Regulation No. 11/POJK.03/2019,
tanggal 28 Maret 2019 tentang Prinsip dated March 28, 2019, concerning the
Kehati-hatian Dalam Aktivitas Sekuritisasi Principles of Prudence in Asset
Aset Bagi Bank Umum. Securitization Activities for Commercial
Banks.
11. Peraturan OJK No. 31/POJK.03/2019 11. OJK Regulation No. 31/POJK.03/2019,
tanggal 2 Desember 2019 tentang dated December 2, 2019, concerning the
Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit Obligation to Fulfill the Leverage Ratio for
Bagi Bank Umum. Commercial Banks.
12. Peraturan OJK No. 37/POJK.03/2019 12. OJK Regulation No. 37/POJK.03/2019,
tanggal 19 Desember 2019 tentang dated December 19, 2019, concerning
Transparansi Dan Publikasi Laporan Transparency and Publication of Bank
Bank. Reports.
13. Peraturan Bank Indonesia No. 13. Bank Indonesia Regulation No.
23/17/PBI/2021 tanggal 17 Desember 23/17/PBI/2021, dated December 17,
2021 tentang Perubahan Ketiga atas 2021, concerning the Third Amendment to
Peraturan Bank Indonesia Bank Indonesia Regulation No.
No.20/4/PBI/2018 Tentang Rasio 20/4/PBI/2018 on Macroprudential
Intermediasi Makroprudensial dan Intermediation Ratio and Macroprudential
Penyangga Likuiditas Makroprudensial Liquidity Buffer for Conventional Banks,
Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Sharia Banks, and Sharia Business Units.
Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah.
14. Surat Edaran OJK No.14/SEOJK.03/2015 14. OJK Circular Letter No.
tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan 14/SEOJK.03/2015, dated May 25, 2015,
Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi concerning the Implementation of
Konglomerasi Keuangan. Integrated Risk Management for Financial
Conglomerates.
15. Surat Edaran OJK No.15/SEOJK.03/2015 15. OJK Circular Letter No.
tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan 15/SEOJK.03/2015, dated May 25, 2015,
Tata Kelola Terintegrasi bagi concerning the Implementation of
Konglomerasi Keuangan. Integrated Governance for Financial
Conglomerates.
16. Surat Edaran OJK No.34/SEOJK.03/2016 16. OJK Circular Letter No.
tanggal 1 September 2016 tentang 34/SEOJK.03/2016, dated September 1,
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank 2016, concerning the Implementation of
Umum. Risk Management for Commercial Banks.
17. Surat Edaran OJK No.13/SEOJK.03/2017 17. OJK Circular Letter No.
tanggal 17 Maret 2017 tentang 13/SEOJK.03/2017, dated March 17,
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. 2017, concerning the Implementation of
Governance for Commercial Banks.
316
Page 768
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Dasar Penerapan Manajemen Risiko Basis for Risk Management Implementation
(lanjutan) (continued)
Dalam penerapan manajemen risiko, BTN In the implementation of risk management, BTN
senantiasa patuh dan taat terhadap regulasi dan consistently adheres to and complies with the
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia regulations and laws applicable in Indonesia by
dengan mengacu pada: (lanjutan) referring to: (continued)
18.Surat Edaran OJK No.14/SEOJK.03/2017 18. OJK Circular Letter No.
tanggal 17 Maret 2017 tentang Penilaian 14/SEOJK.03/2017, dated March 17,
Tingkat Kesehatan Bank Umum. 2017, concerning the Assessment of the
Health Level of Commercial Banks.
19.Surat Edaran OJK No. 6/SEOJK.03/2020 19. OJK Circular Letter No.
tanggal 29 April 2020 tentang Perhitungan 6/SEOJK.03/2020, dated April 29, 2020,
Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk concerning the Calculation of Risk-
Risiko Operasional dengan Menggunakan Weighted Assets for Operational Risk
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum. Using the Standard Approach for
Commercial Banks.
20.Surat Edaran OJK No.16/SEOJK.04/2021 20. OJK Circular Letter
tanggal 29 Juni 2021 tentang Bentuk dan Isi No.16/SEOJK.04/2021 dated June 29,
Laporan Tahunan Emiten Atau Perusahaan 2021 regarding the Form and Content of
Publik the Annual Report of Issuers or Public
Companies.
21.Undang Undang No.4 Tahun 2023 tentang 21. Law No.4 of 2023 on the Development
Pengembangan dan Penguatan Sektor and Strengthening of the Financial
Jasa Keuangan (UU P2SK) Services Sector (UU P2SK)
22.Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan 22. Lembaga Penjamin Simpanan
No. 2 Tahun 2024 tanggal 13 Agustus 2024 Regulation No. 2 Year 2024 dated
tentang Rencana Resolusi Bagi Bank August 13, 2024 regarding Resolution
Umum. Plan for Commercial Banks.
23.Peraturan OJK No. 22 Tahun 2023 perihal 23. OJK Regulation No. 22 of 2023
Perubahan Kedua Peraturan OJK No. concerning the Second Amendment to
11/POJK.03/2016 tanggal 2 Februari 2016 OJK Regulation No. 11/POJK.03/2016
tentang Kewajiban Penyediaan Modal dated February 2, 2016, concerning the
Minimum Bank Umum. Minimum Capital Requirement for
Commercial Banks.
24.SEOJK No 24/SEOJK.03/2021 tanggal 24. OJK Circular Letter No.
7 Oktober 2021 tentang Perhitungan Aset 24/SEOJK.03/2021, dated October 7,
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko 2021, concerning the Calculation of
Kredit dengan menggunakan Pendekatan Risk-Weighted Assets for Credit Risk
Standar Bagi Bank Umum Using the Standard Approach for
Commercial Banks.
25.SEOJK No. 23/SEOJK.03/2022 tanggal 25. OJK Circular Letter No.
7 Desember 2022 tentang Perhitungan 23/SEOJK.03/2022, dated December 7,
Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk 2022, concerning the Calculation of
Risiko Pasar Bagi Bank Umum Risk-Weighted Assets for Market Risk
for Commercial Banks.
317
Page 769
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Dasar Penerapan Manajemen Risiko Basis for Risk Management Implementation
(lanjutan) (continued)
Dalam penerapan manajemen risiko, BTN In the implementation of risk management, BTN
senantiasa patuh dan taat terhadap regulasi dan consistently adheres to and complies with the
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia regulations and laws applicable in Indonesia by
dengan mengacu pada: (lanjutan) referring to: (continued)
26. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara 26. Minister of State-Owned Enterprises
Nomor PER-2/MBU/03/2023 Tahun 2023 Regulation No. PER-2/MBU/03/2023,
tanggal 24 Maret 2023 tentang Pedoman dated March 24, 2023, concerning
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Guidelines for Governance and
Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Significant Corporate Activities of
State-Owned Enterprises.
Bank melakukan manajemen risiko yang meliputi Bank conducts risk management, which
seluruh jenis risiko yang wajib dilakukan dan encompasses all types of risks that must be
ditanamkan secara mendarah daging oleh undertaken and ingrained at all levels of the
seluruh jenjang organisasi melalui penerapan organisation through the implementation of a risk
Budaya Risiko. Selain itu, BTN juga menerapkan culture. In addition, BTN also implements
pemantauan, tindak lanjut, serta penilaian indeks monitoring, follow-up, and comprehensive
maturitas manajemen risiko secara terintegrasi integrated assessment of the risk management
menyeluruh di setiap level organisasi BTN yang maturity index at every level of the BTN
menjadi bagian tidak terpisahkan dari organisation, making it an integral part of BTN's
manajemen Risiko BTN. risk management.
Dalam mengantisipasi tantangan ekonomi In anticipating domestic and global economic
domestik maupun global yang akan dihadapi challenges that Bank will face, considering BTN's
BTN mengingat portofolio aset Bank yang asset portfolio is dominated by home ownership
didominasi oleh Kredit Pemilikan Rumah (KPR) loans (KPR), an effective and integrated risk
maka dibutuhkan suatu sistem pengelolaan risiko management and capital management system is
dan permodalan yang efektif dan terintegrasi, required. This system should support sustainable
yang mampu mendukung pencapaian dan performance achievement and growth while
pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan simultaneously enhancing the bank's
sekaligus meningkatkan daya saing Bank. competitiveness.
318
Page 770
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Upaya meminimalkan dampak negatif tersebut Efforts to minimise the negative impact are
dilakukan dengan pengelolaan risiko secara day carried out through day-to-day risk
to day risk management activities, dengan management activities based on the principles
berlandaskan prinsip Good Corporate of good corporate governance (GCG) to ensure
Governance (GCG) untuk memastikan seluruh that all processes and mechanisms occurring to
proses dan mekanisme yang terjadi dalam achieve the company's goals prevent the
mencapai tujuan perusahaan, mencegah company from deviations and risks that can lead
perusahaan dari penyimpangan dan risiko yang to failure in achieving the company's objectives,
dapat mengakibatkan kegagalan pencapaian and based on the principle of prudence to
tujuan perusahaan, serta berlandaskan prinsip ensure the bank's healthy and sustainable
kehati-hatian untuk memastikan pertumbuhan performance growth.
kinerja Bank yang sehat dan berkesinambungan.
Bank menerapkan pengelolaan risiko guna Bank implements risk management to practice
menjalankan praktik tata kelola perusahaan yang good corporate governance and aims to
baik dan bertujuan untuk meminimalkan potensi minimise potential losses, as well as as a
kerugian, tetapi juga sebagai strategi proaktif proactive strategy to achieve organisational
untuk mencapai tujuan organisasi dengan lebih goals more effectively and efficiently. BTN's risk
efektif dan efisien. Praktik pengelolaan risiko management practices are guided by Bank
BTN berpedoman pada Peraturan Bank Indonesia Regulations (PBI), Financial Services
Indonesia (PBI), Peraturan Otoritas Jasa Authority Regulations (POJK), Basel, and best
Keuangan (POJK), Basel dan standar best practice standards. Risk management policies
practices. Kebijakan pengelolaan manajemen are regularly reviewed to remain current with
risiko ditinjau secara rutin agar terkini sesuai changes in business conditions, regulations,
dengan perubahan kondisi bisnis, regulasi and the bank's internal conditions.
maupun kondisi internal Bank.
Dalam rangka mengukur tingkat kualitas In order to measure the level of design quality
rancangan dan efektivitas penerapan and effectiveness of risk management
manajemen risiko dalam melindungi dan implementation in protecting and creating value,
menciptakan nilai, Bank telah melakukan the Bank has conducted a performance-based
penilaian Tingkat kematangan risiko (Risk Risk Maturity Index (RMI) assessment for the
Maturity Index/RMI) berbasis kinerja tahun buku financial year 2023. This assessment combines
2023. Penilaian ini menggabungkan penilaian assessment based on dimensions (risk culture
berdasarkan dimensi (budaya dan kapabilitas and capability; organization and governance;
risiko; organisasi dan tata kelola; kerangka risiko risk and compliance framework; risk process
dan kepatuhan; proses dan kontrol risiko, model, and control, risk model, data and technology)
data dan teknologi risiko) dengan realisasi kinerja with performance realization consisting of Final
yang terdiri dari Tingkat Kesehatan Peringkat Rating Health Level and Risk Composite
Akhir (Final Rating) dan Peringkat Komposit Rating. Furthermore, based on the
Risiko. Selanjutnya atas rekomendasi dan recommendations and prioritization of the RMI
prioritisasi penilaian RMI tersebut disusun peta assessment, a roadmap for risk management
jalan (roadmap) perbaikan manajemen risiko improvement for 2024-2029 was prepared.
tahun 2024 -2029.
319
Page 771
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Manajemen Risiko dilaksanakan secara Individu Risk Management is implemented both
dan konsolidasi/terintegrasi (apabila BTN telah individually and in a consolidated/integrated
memiliki Perusahaan Anak) dengan tetap manner (if BTN has subsidiaries), while still
memperhatikan regulasi dan karakteristik bisnis considering regulations and BTN's business
BTN. Pelaksanaan penerapan Manajemen characteristics. The implementation of BTN's
Risiko Terintegrasi BTN diatur dalam ketentuan Integrated Risk Management is governed by
tersendiri sesuai ketentuan Regulator yang separate provisions in accordance with the
berlaku. Kebijakan Umum Manajemen Risiko applicable regulatory requirements. The
dijadikan sebagai pedoman utama dalam General Risk Management Policy serves as the
melaksanakan pengelolaan Risiko secara primary guideline for operational risk
operasional dan pengelolaan modal BTN, yang management and capital management at BTN,
mencakup: which includes:
1. Prinsip kehati-hatian pada setiap aspek 1. Principles of prudence in every aspect of
proses dan aktivitas bisnis BTN, antara lain: BTN's business processes and activities,
Management Portfolio, Kebijakan including: Management Portfolio,
Perkreditan/Pembiayaan, Penyediaan Credit/Financing Policies, Capital
Kecukupan Modal, Early Warning System Adequacy, Early Warning System for SME
untuk kredit UMKM dan Wholesale, and Wholesale credit, Limit Setting, and
Penetapan Limit, dan Diversifikasi Risiko. Risk Diversification.
2. Manajemen Risiko, antara lain: Risk 2. Risk Management, including: Risk Appetite,
Appetite, Risk Tolerance, Risk Profile, Risk Tolerance, Risk Profile, Stress Testing,
Stress Testing, dan Manajemen Risiko and Integrated Risk Management (if BTN
Terintegrasi (apabila BTN telah memiliki has subsidiaries). In implementing Risk
Perusahaan Anak). Dalam penerapan Management, BTN applies the 4 (four)
Manajemen Risiko, BTN menerapkan 4 pillars of Risk Management effectively in
(empat) pilar Manajemen Risiko secara accordance with regulatory requirements,
efektif sesuai dengan ketentuan Regulator namely:
yakni:
a. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan a. Active oversight by the Board of
Komisaris; Directors and Board of
Commissioners;
b. Kecukupan kebijakan dan prosedur b. Adequacy of risk management
manajemen risiko serta penerapan limit policies and procedures and
risiko; implementation of risk limits;
c. Kecukupan proses identifikasi, c. Adequacy of risk identification,
pengukuran, pemantauan dan measurement, monitoring, and control
pengendalian Risiko serta Sistem processes, as well as Risk
Informasi Manajemen Risiko; dan Management Information Systems;
and
d. Sistem pengendalian risiko yang d. Comprehensive risk control systems.
menyeluruh.
3. Manajemen Risiko untuk masing-masing 3. Risk Management for each type of risk,
jenis Risiko, yang meliputi: proses which includes: processes for identifying,
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan measuring, monitoring, and controlling risk
pengendalian Risiko.
4. Pengawasan Risiko, yang meliputi: 4. Risk Oversight, which includes: monitoring
pemantauan penerapan the implementation of risk management
aktivitas/metodologi pengelolaan Risiko activities/methodologies and Internal
Bank dan Sistem Pengendalian Internal. Control Systems.
320
Page 772
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Manajemen Risiko dilaksanakan secara Individu Risk Management is implemented both
dan konsolidasi/terintegrasi (apabila BTN telah individually and in a consolidated/integrated
memiliki Perusahaan Anak) dengan tetap manner (if BTN has subsidiaries), while still
memperhatikan regulasi dan karakteristik bisnis considering regulations and BTN's business
BTN. Pelaksanaan penerapan Manajemen characteristics. The implementation of BTN's
Risiko Terintegrasi BTN diatur dalam ketentuan Integrated Risk Management is governed by
tersendiri sesuai ketentuan Regulator yang separate provisions in accordance with the
berlaku. Kebijakan Umum Manajemen Risiko applicable regulatory requirements. The
dijadikan sebagai pedoman utama dalam General Risk Management Policy serves as the
melaksanakan pengelolaan risiko secara primary guideline for operational risk
operasional dan pengelolaan modal BTN, yang management and capital management at BTN,
mencakup: (lanjutan) which includes: (continued)
5. Dalam penerapan Manajemen Risiko, 5. In implementing Risk Management, the
Bank menetapkan klasifikasi risiko BUMN Bank classifies BUMN risks based on the
berdasarkan tingkat Intensitas Risiko level of Risk Intensity, considering the size
dengan mempertimbangkan dimensi and complexity dimensions of BTN in
ukuran dan kompleksitas BTN sesuai accordance with the applicable regulatory
dengan ketentuan Regulator yang berlaku requirements in the banking industry.
pada industri perbankan.
6. Climate Risk Management & Analysis 6. Climate Risk Management & Analysis for
dalam rangka manajemen risiko iklim managing climate risk in the banking
pada industri perbankan, khususnya industry, particularly concerning its impact
terkait dampaknya terhadap risiko kredit, on credit, market, liquidity, and operational
pasar, likuiditas, dan operasional Bank. risks of the Bank.
7. Climate Risk Management & Scenario 7. Climate Risk Management & Scenario
Analysis dalam rangka manajemen risiko Analysis for managing climate risk in the
iklim pada industri perbankan, khususnya banking industry, particularly concerning its
terkait dampaknya terhadap risiko kredit, impact on credit, market, liquidity, and
pasar, likuiditas, dan operasional Bank. operational risks of the Bank.
Dalam menjalankan penerapan manajemen To implement sound risk management,
risiko yang sehat diperlukan kecukupan adequate risk management policies and
kebijakan dan prosedur manajemen risiko yang procedures are essential. The mapping of
baik. Pemetaan kebijakan umum manajemen general risk management policies is outlined in
risiko digambarkan mulai dari strategi the risk management strategy, risk
manajemen risiko, pengelolaan risiko pada Bank management within the bank, and the expected
dan output yang diharapkan adalah Tingkat output, which is a healthy bank health level.
Kesehatan Bank yang sehat.
BTN telah mengembangkan strategi manajemen BTN has developed a risk management
risiko yang sejalan dengan tujuan bisnisnya, strategy that aligns with its business objectives
dengan menerapkan Risk Appetite Framework by implementing a Risk Appetite Framework to
untuk menetapkan batas risiko yang dapat establish acceptable risk limits in accordance
diterima sesuai dengan risk capacity Bank. with the Bank’s risk capacity.
321
Page 773
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
BTN telah memiliki Risk Appetite Statement BTN has a Risk Appetite Statement (RAS) which
(RAS) yang merupakan pernyataan kualitatif provides both qualitative and quantitative
serta ukuran kuantitatif dari risiko-risiko utama measures of the Bank's key risks. The RAS is
Bank. Pengungkapan RAS dilakukan secara disclosed in writing and thoroughly documented
tertulis dan didokumentasikan dengan baik oleh by the Risk Management Unit. The limits for the
Satuan Kerja Manajemen Risiko. Penetapan RAS are established by the Board of
Limit RAS dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Commissioners and the Board of Directors.
Direksi. Dalam penetapan RAS, telah When setting the RAS, considerations include
memperhatikan keberlanjutan ekonomi, economic sustainability, environmental
keberlanjutan lingkungan dan keberlanjutan sustainability, and social sustainability, which are
sosial yang kemudian diselaraskan pada then integrated into the development of the
penyusunan Rencana Kerja Anggaran Company’s Budget Work Plan, Risk Appetite,
Perusahaan, Risk Appetite, Risk Tolerance dan Risk Tolerance, and Recovery Plan.
Recovery Plan.
Guna melengkapi pengukuran risiko khususnya In measuring risks, particularly market risk and
risiko pasar dan risiko likuiditas, Bank melakukan liquidity risk, the Bank conducts stress testing
stress test dengan worst case scenario. Selain using worst case scenario in addition to scenario
melakukan scenario analysis terhadap aktivitas analysis of the Bank's activities as a whole. The
bank secara keseluruhan, Bank juga melakukan Bank also performs scenario analysis on specific
scenario analysis terhadap aktivitas tertentu, activities, especially new activity, which could
khususnya aktivitas baru, yang berpotensi potentially increase the interest rate risk
meningkatkan eksposur risiko suku bunga. exposure. Currently, the stress tests conducted
Stress Test yang dilakukan oleh Bank fokus pada by the Bank is focused on 3 (three) types of risks,
3 (tiga) jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko pasar namely, credit risk, market risk (including interest
dan risiko likuiditas. Untuk menyempurnakan rate risk) and liquidity risk.To improve the
pengukuran risiko khususnya risiko pasar, risiko measurement of market risk, liquidity risk and
likuiditas dan risiko kredit, Bank melakukan credit risk, the Bank conduct stress test on worst
stress test terhadap worst case scenario case scenario as regulated in PT.8-A.6
sebagaimana diatur dalam PT.8-A.6 Implementation for Stress Testing regarding The
Pelaksanaan Stress Test perihal Petunjuk Guidelines of Implementation for Stress Testing
Pelaksanaan Stress Testing dengan frekuensi with a minimum frequency of 1 (one) year for
minimal 1 (satu) tahun sekali untuk risiko kredit credit risk and market risk and quarterly for
dan risiko pasar serta per triwulan untuk risiko liquidity risk.
likuiditas.
Bank melakukan stress testing secara berkala The Bank conducts periodic stress testing to
untuk menilai kecukupan modal dalam hal assess capital adequacy in anticipation of the
terjadinya kejadian-kejadian risiko yang bersifat occurrence of risk events that are extreme or
ekstrim atau catastrophe. Stress Testing Risiko catastrophic. Stress Testing for liquidity risk has
Likuiditas telah dilakukan sebanyak 2 kali yaitu been carried out 2 times, which is submitted
disampaikan melalui laporan Profil Risiko through the Risk Profile report for Quarter I/2024
Triwulan I/2024 dan Triwulan II/2024. Stress and Quarter II/2024. Market Risk and Credit Risk
Testing Risiko Kredit dan Risiko Pasar dilakukan Stress Testing is conducted at least once a year
sedikitnya sekali dalam satu tahun dan dilakukan and conducted once in 2024 and the report will
sebanyak 1 kali dimana pelaporan tahun 2024 be submitted to the OJK.
akan disampaikan kepada OJK.
322
Page 774
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Dalam melakukan proses penerapan In carrying out an effective Risk Management
Manajemen Risiko yang efektif, Bank melengkapi process, the Bank supports its internal control
sistem pengendalian internal yang bertujuan system to protect the Bank's assets, ensure
untuk menjaga aset Bank, menjamin tersedianya reliable financial and managerial reporting,
pelaporan keuangan dan manajerial yang dapat enhance compliance with laws and regulations,
dipercaya, meningkatkan kepatuhan terhadap and minimize the risk of losses, deviations, and
ketentuan dan peraturan perundang-undangan, breaches of prudence. The establishment of a
serta mengurangi risiko terjadinya kerugian, reliable and effective internal control system is
penyimpangan dan pelanggaran aspek kehati- the responsibility of all operational units,
hatian. Terselenggaranya sistem pengendalian supporting units, and the Internal Audit Unit.
internal yang handal dan efektif menjadi
tanggung jawab dari seluruh satuan kerja
operasional dan satuan kerja pendukung serta
Satuan Kerja Audit Internal.
Dalam penguatan kebijakan dan prosedur In strengthening risk management policies and
manajemen risiko, dalam pelaksanaannya BTN procedures, BTN also incorporates risk
juga memasukkan manajemen risiko sebagai management as one of the pillars of BTN’s
salah satu pilar budaya perusahaan BTN, dimana corporate culture. One of these cultural pillars is
salah satu pilar budaya perusahaan adalah Governance & Risk Culture. The Governance &
Governance & Risk Culture. Pilar Governance & Risk Culture pillar is crucial to reinforce, ensuring
Risk Culture merupakan pilar yang krusial untuk that all business processes are conducted
diperkuat sehingga seluruh proses bisnis prudently and in compliance.
berjalan dengan prudent dan comply.
Dalam rangka meningkatkan dan In order to improve and optimize services to the
mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat public, especially in the Commercial and
khususnya dalam bisnis Commercial dan Corporate Loan business, as well as to increase
Corporate Loan serta meningkatkan pendapatan Bank revenue through the provision of Credit
Bank dapat melalui pemberian fasilitas Credit Line facilities to Non-Financial Institutions. In the
Line kepada Non Lembaga Keuangan. Dalam process of granting Credit Line Facilities for Non-
proses pemberian Fasilitas Credit Line kepada Financial Institutions, the credit risk management
Non Lembaga Keuangan sudah melibatkan unit unit has been involved, starting from data
manajemen risiko kredit mulai dari pengumpulan collection to the decision process for granting
data hingga proses keputusan pemberian Credit Line Facilities for Non-Financial
Fasilitas Credit Line kepada Non Lembaga Institutions. The results of the limit determination
Keuangan. Hasil penetapan limit fasilitas Credit of Credit Line facilities to Counterparties are
Line kepada Counterparty didasarkan atas based on analysis of legal aspects, company
analisa aspek legal, rating perusahaan, aspek ratings, management aspects, financial aspects,
manajemen, aspek keuangan, aspek industri, industrial aspects, marketing aspects, and
aspek pemasaran, dan aspek agunan. collateral aspects. Market Risk Management
Manajemen Risiko Pasar juga melakukan also monitors transactions on Credit Line facility
pengawasan transaksi terhadap limit fasilitas limits for Non-Financial Institutions on a daily
Credit Line kepada Non Lembaga Keuangan basis.
secara harian.
323
Page 775
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Struktur Manajemen Risiko Risk Management Structure
Tata kelola risiko Bank yang berlandaskan The Bank’s risk governance, which is based on
prinsip GCG terwujud dari terlibatnya seluruh the principles of GCG, involves the entire Bank
organ Bank dalam pengelolaan manajemen in managing risks. This can be seen in the
risiko. Hal ini dapat dilihat dari susunan composition of the Bank's risk management
organisasi manajemen risiko Bank. Dewan organizational structure. The Board of
Komisaris dan Direksi bertanggung jawab untuk Commissioners (BOC) and Board of Directors
memastikan penerapan Manajemen Risiko telah (BOD) are responsible for ensuring the proper
memadai sesuai dengan karakteristik, implementation of risk management in
kompleksitas dan profil risiko Bank. Dewan accordance to the characteristics, complexity
Komisaris dan Direksi berperan aktif pada proses and risk profile of the Bank. The BOC and BOD
manajemen risiko dalam rangka memitigasi risiko play an active role in the risk management
Bank melalui Kualitas Penerapan Manajemen process in order to mitigate the risk of the Bank
Risiko yang meliputi tata kelola risiko, kerangka through Quality of Risk Management
manajemen risiko, proses manajemen risiko, Implementation which covers risk governance,
kecukupan sumber daya manusia, dan risk management framework, risk management
kecukupan sistem informasi manajemen risiko, process, the adequacy of human resources and
serta kecukupan sistem pengendalian risiko. risk management information systems, as well
as the adequacy of risk management systems.
Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee
Komite Pemantau Risiko bertugas dan The Risk Monitoring Committee is responsible
bertanggung jawab dalam memberikan for providing recommendations to the Board of
rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan Commissioners by evaluating the Bank's risk
melakukan evaluasi atas pedoman kebijakan management policy guidelines (Credit Risk,
manajemen risiko Bank (Risiko Kredit, Risiko Market Risk, Liquidity Risk, Operational Risk,
Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Strategic Risk, Compliance Risk and
Risiko Hukum, Risiko Stratejik, Risiko Kepatuhan Reputational Risk), evaluating according to the
dan Risiko Reputasi), melakukan evaluasi policy guidelines and monitoring the duties of
kesesuaian antara pedoman kebijakan Risk Management Comittee. In carrying out its
manajemen risiko dengan pelaksanaannya dan duties, the Risk Monitoring Committee with the
melakukan pemantauan serta mengevaluasi Enterprise Risk Management Division regularly
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko discuss issues about Risk Profile, Bank
dan Satuan Kerja Manajemen Risiko. Dalam Soundness Level, Recovery Plan and other
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, matters related to Bank risk management
Komite Pemantau Risiko mengadakan rapat including reviewing the Risk Management Policy
dengan Enterprise & ESG Risk Management Guidelines in which there are Risk Appetite and
Division serta Digital Operations Risk Division Risk Tolerance Bank.
secara berkala membahas isu-isu terkini, Profil
Risiko Triwulanan, Tingkat Kesehatan Bank,
Recovery Plan dan hal-hal yang terkait dengan
manajemen risiko Bank termasuk ikut mereview
Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko yang
didalamnya terdapat Risk Appetite dan Risk
Tolerance Bank.
324
Page 776
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Struktur Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management Structure (continued)
Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee
Komite Manajemen Risiko (KMR) berperan aktif The Bank’s Risk Management Committee
dalam memberikan pertimbangan-pertimbangan (RMC) is actively involved in providing advice
terhadap risiko yang melekat pada kebijakan on the inherent risks associated to new policies
yang akan ditetapkan Direksi maupun to be established by the BOD and providing
memberikan evaluasi terhadap ketentuan- evaluation to the regulations that are considered
ketentuan yang dinilai kurang sesuai dengan to be outdated and require updating. The RMC
perkembangan terkini dan perlu dilakukan is also actively involved in conducting risk
penyesuaian. KMR terlibat secara aktif dalam measurement of the risks associated to new
melakukan penilaian risiko yang melekat pada products and/or services to enable the Bank to
setiap produk dan/atau jasa/aktivitas baru take the necessary mitigating actions. The RMC
sehingga Bank dapat melakukan langkah- may evaluate the Risk Management Policy
langkah mitigasi yang diperlukan. Selain itu Guidelines, if necessary.
apabila dipandang perlu, KMR dapat melakukan
evaluasi terhadap Pedoman Kebijakan
Manajemen Risiko (PKMR).
Komite ESG ESG Committee
Komite ESG berperan dalam memetakan dan The ESG Committee plays a role in mapping and
menyusun kebijakan/strategi Program ESG dan formulating policies/strategies for the ESG and
TJSL serta melakukan monitoring dan evaluasi SJSL Program as well as monitoring and
pelaksanaan Program ESG dan TJSL. Komite evaluating the implementation of the ESG and
ESG menetapkan langkah-langkah perbaikan SJSL Program. The ESG Committee determines
mengenai hal-hal yang berkaitan dengan corrective measures on matters relating to the
Program ESG dan TJSL mencakupi Community ESG and CSR Programs including Community
Development, Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil Development, Funding for Micro and Small
(PUMK), Rencana Aksi Keuangan Enterprises (PUMK), Sustainability Finance
Keberlanjutan, serta kegiatan bisnis dalam Action Plan, as well as business activities in the
rangka tanggung jawab Bank kepada context of the Bank's responsibility to the
masyarakat atas risiko bisnis yang ditimbulkan community for business risks incurred by the
oleh Bank dan melaporkannya kepada Direksi. Bank and reports them to the Board of Directors.
Selain itu, Komite ESG juga memantau In addition, the ESG Committee also monitors
penerapan monitoring atas implementasi Strategi the implementation of the Bank's ESG Strategy
dan Roadmap ESG Bank. and Roadmap.
325
Page 777
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Struktur Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management Structure (continued)
Satuan Kerja Manajemen Risiko Risk Management Division
Enterprise & ESG Risk Management Division Enterprise & ESG Risk Management Division
(ERMD) merupakan Satuan Kerja Manajemen (ERMD) is a Risk Management Working Unit
Risiko (SKMR) pada Bank, dipimpin oleh seorang (RMWU) at the Bank, led by a Division Head that
Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung is responsible directly to the Enterprise Risk
kepada Direktur Risk Management. Struktur Management, Big Data & Analytics Director. The
organisasi Enterprise & ESG Risk Management organizational structure of the ERMD consists of
Division terdiri dari Market Risk Management the Market Risk Management Department, Credit
Department, Credit Portofolio Risk Management Portofolio Risk Management Department,
Department, Integrated Risk Management Integrated Risk Management Department,
Department, Environmental, Social, & Environmental, Social, & Governance (ESG)
Governance (ESG) Department dan Model Department and Model Validation.
Validation.
Satuan Kerja Manajemen Risiko Operasional & Digital & Operations Risk Management Division
Digital
Digital & Operations Risk Management Division Digital & Operations Risk Management Division
(DORD) merupakan Satuan Kerja Manajemen (DORD) is a Risk Management Work Unit
Risiko (SKMR) pada Bank, dipimpin oleh seorang (SKMR) at the Bank, led by a Division Head who
Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung is directly responsible to the Director of Risk
kepada Direktur Risk Management. Struktur Management. The organizational structure of the
organisasi Digital & Operations Risk Digital & Operational Risk Management Division
Management Division terdiri dari Fraud Risk consists of the Fraud Risk Management
Management Department, Digital Risk Department, Digital Risk Management
Management Department, Operational Risk Department, Operational Risk Management
Management Department, Regional Operational Department, Regional Operational Risk Control
Risk Control Department, dan Operational Risk Department, and Operational Risk Control
Control (ORC) Departement yang terdiri dari 4 Department (ORC) which consists of 4
Bidang Direktorat yaitu ORC Retail Banking, Directorate Fields, namely ORC Retail Banking,
ORC Wholesale Banking, ORC Risk & Assets ORC Wholesale Banking, ORC Risk & Assets
Management, dan ORC Operation & Human Management, and ORC Operation & Human
Capital. Capital.
Bank telah memiliki panduan kebijakan di bidang The Bank’s risk management policies are
manajemen risiko yaitu Pedoman Kebijakan formalized in the RMPM. RMPM sets out the
Manajemen Risiko (PKMR) di mana di dalamnya minimum requirements based on Bank Indonesia
telah mencakup ketentuan-ketentuan minimal regulations. A regular review is conducted on
yang disyaratkan di dalam Peraturan Bank internal policies to comply with the prevailing
Indonesia. Pengkajian ulang terhadap kebijakan regulations from regulatory bodies. Gap analysis
internal juga dilakukan agar sesuai dengan are performed and best practices are applied to
ketentuan terkini dari regulator dengan enhance the quality of the risk management
melakukan gap analysis serta mengakomodasi implementation.
best practices yang lazim digunakan untuk
meningkatkan kualitas penerapan manajemen
risiko.
326
Page 778
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Struktur Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management Structure (continued)
Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan Risk Management Policies and Procedures
Manajemen Risiko
Sistem informasi manajemen risiko pada tahap The Bank also performs risk management on
awal difokuskan pada pengumpulan dan information systems which focuses on risk
perbaikan database risiko yang diharapkan dapat database collection and improvement. The data
dikembangkan dan diaplikasikan ke dalam is gradually developed and applied in the
sistem teknologi informasi secara bertahap agar information technology system so that risk
proses pengukuran risiko dan pemantauan risiko measurement and monitoring can be integrated
dapat dilakukan secara terintegrasi dan dapat into the Bank’s risk management on a timely
disajikan secara tepat waktu. basis
Profil Risiko Risk Profile
Sesuai dengan POJK No. 18/POJK.03/2016 In accordance with POJK No.18/POJK.03/2016
tanggal 16 Maret 2016 dan SE OJK No. dated March 16, 2016 and SE OJK No.
34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 34/SEOJK.03/2016 dated September 1, 2016
tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank regarding on Risk Management for Commercial
Umum, ERMD menyampaikan laporan profil Banks, ERMD submits on a quarterly basis a risk
risiko kepada Otoritas Jasa Keuangan per profile report to the Financial Services Authority,
triwulan yang memuat tentang eksposur risiko which contains exposure to credit risk, market
kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko risk, liquidity risk, operational risk, compliance
operasional, risiko kepatuhan, risiko hukum, risk, legal risk, reputational risk and strategic risk.
risiko reputasi dan risiko stratejik. Selanjutnya Furthermore, based on POJK No.
berdasarkan POJK No. 4/POJK.03/2016 tanggal 4/POJK.03/2016 dated January 26, 2016 and
26 Januari 2016 dan SEOJK SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 dated March 17,
No.14/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 2017 regarding a Bank’s health level, the
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank assessment of the risk profile will cover the
Umum, meliputi penilaian faktor profil risiko yang inherent risk and quality of risk management
meliputi penilaian terhadap risiko inheren dan implementation through the operational activities
kualitas penerapan manajemen of the Bank.
Secara umum, sesuai dengan penilaian secara In general, in accordance with the self-
self assessment Profil Risiko Bank triwulan IV assessment of the Bank's Risk Profile for the
tahun 2024 diupayakan tetap berada pada fourth quarter of 2024, it is strived to be at the
tingkat Low to Moderate yang tercermin dari Low to Moderate level, which is reflected in the
tingkat risiko inherent moderate dan tingkat moderate inherent risk level and satisfactory
kualitas penerapan manajemen risiko dengan level of quality of risk management
peringkat satisfactory. Risiko Inheren meliputi implementation. Inherent risks include business
strategi bisnis, karakteristik bisnis, kompleksitas strategy, business characteristics, complexity of
produk dan aktivitas Bank, industri dimana Bank products and activities of the Bank, the industry
melakukan kegiatan usaha, serta kondisi makro in which the Bank conducts business, as well as
ekonomi. Kualitas Penerapan Manajemen Risiko macroeconomic conditions. The quality of risk
meliputi tata kelola risiko, kerangka manajemen management implementation covers risk
risiko, proses manajemen risiko, kecukupan governance, risk management framework, risk
sumber daya manusia, dan kecukupan sistem management process, the adequacy of human
informasi manajemen risiko, serta kecukupan resources and risk management information
sistem pengendalian risiko. systems, as well as the adequacy of the risk
management system.implementation through the
operational activities of the Bank.
327
Page 779
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Operasional Operational Risk
Risiko Operasional yang timbul harus segera Operational risk arising should be anticipated.
diantisipasi. Pencadangan modal yang dilakukan Provision of capital held by bank is calculated
Bank dihitung berdasarkan kebutuhan modal based on minimum Capital Adequacy Ratio
minimum (CAR) merupakan salah satu langkah (CAR) which is one of anticipatory measures in
antisipasi agar eksposur Risiko Operasional tidak order the operational risk exposure not interfere
sampai mengganggu permodalan. Bank’s capital structure.
Dalam rangka menghitung kebutuhan modal In order to calculate the minimum Capital
minimum (CAR) untuk risiko operasional, Bank Adequacy Ratio (CAR) for operational risk, the
menerapkan Pendekatan Standar (Standardized Bank applies the Standardized Approach, in
Approach), sesuai Surat Edaran Otoritas Jasa accordance with Financial Services Autority
Keuangan Nomor 6/SEOJK.03/2020 tanggal 29 Circular Letter No. 6/SEOJK.03/2020 dated April
April 2020 tentang Perhitungan Aset Tertimbang 29, 2020 regarding the calculation of Risk
Menurut Risiko untuk Risiko Operasional dengan Weighted Assets (RWA) for Operational Risk
Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Calculated using Standardized Approach (SA).
Umum.
Dalam penerapan manajemen risiko operasional, In implementing operational risk management,
Digital and Operations Risk Management the Digital and Operations Risk Management
Division (DORD) berfungsi memastikan proses Division (DORD) functions to ensure that the
identifikasi, pengukuran, pemantauan dan process of identifying, measuring, monitoring and
pengendalian risiko berjalan dengan efektif pada controlling risks runs effectively in every
setiap aktivitas fungsional, produk atau layanan functional activity, new product or service.
baru.
Dalam rangka melakukan proses identifikasi In order to make the process of identifying risks,
risiko, saat ini Bank sedang mengembangkan the Bank is currently developing applications
aplikasi Operational Risk Management Operations Risk Management Information
Information System (ORMIS). Aplikasi ORMIS ini System (ORMIS). The ORMIS application
terdiri dari tiga modul utama yang terintegrasi consists of three main integrated modules,
yaitu LED, RCSA, dan KRI. namely LED, RCSA, and KRI.
Modul LED (Loss Event Database) dirancang The LED (Loss Event Database) module is
terhubung dengan Kantor Wilayah dan Kantor designed to be connected to Regional Offices
Cabang. Dengan demikian Kantor Wilayah dan and Branch Offices. In this way, Regional Offices
Kantor Cabang dapat secara periodik and Branch Offices can periodically send loss
mengirimkan data loss event masing-masing event data for each office online via ORMIS.
kantor secara online melalui ORMIS.
328
Page 780
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Operasional (lanjutan) Operational Risk (continued)
Data yang terkumpul selanjutnya akan diolah dan The Data collected will be processed and
dianalisis. Dari hasil pengolahan dan analisis analyzed. Processing and analysis of the results
tersebut diharapkan akan teridentifikasi peta are expected to be identified as a risk exposure
eksposur risiko yang diperoleh, selanjutnya akan maps are obtained, further mitigation measures
dilakukan langkah mitigasi terhadap eksposur will be performed against the identified risk
risiko yang teridentifikasi tersebut. exposures.
Modul RCSA (Risk and Control Self-Assessment) The RCSA (Risk and Control Self-Assessment)
digunakan dalam proses identifikasi dan module is used in the process of identifying and
pengukuran risiko operasional yang melekat measuring operational risks inherent in all Bank
pada seluruh aktivitas unit kerja Bank. Oleh work unit activities. Therefore, in completing the
karena itu dalam mengisi RCSA seluruh unit RCSA, all work units are required to be able to
kerja dituntut untuk dapat mengidentifikasi dan identify and measure operational risks that are
mengukur risiko-risiko operasional yang melekat inherent in daily activities and have an impact on
pada aktivitas sehari-hari dan berdampak achieving work unit targets, including
pencapaian sasaran unit kerja termasuk determining the type of control in order to ensure
menetapkan jenis kontrol dalam rangka that all potential risks in each work unit can be
memastikan seluruh potensi risiko pada masing- controlled
masing unit kerja dapat dikendalikan.
Sedangkan modul KRI merupakan perangkat Meanwhile, the KRI module is a tool for
untuk memantau tren risiko berdasarkan monitoring risk trends based on established risk
indikator risiko yang ditetapkan. Atas indikator indicators. These risk indicators will become the
risiko tersebut akam menjadi dasar untuk basis for preparing anticipatory and corrective
penyusunan langkah antisipasi maupun steps in the future.
perbaikan di masa yang akan datang.
Pengendalian dan mitigasi risiko operasional Controlling and mitigating operational risk is
dilaksanakan oleh seluruh satuan kerja Bank. conducted by risk taking units within the Bank.
Digital and Operations Risk Management The Digital and Operations Risk Management
Division bertugas untuk memastikan bahwa Bank Division ensures that the Bank has adequate
telah memiliki kebijakan dan prosedur policies and procedures, which must be complied
pengendalian dan mitigasi risiko operasional and carried out by each risk taking unit in
yang memadai yang wajib dipatuhi dan conducting its daily transactions and activities
dilaksanakan oleh setiap satuan kerja dalam accurately, efficiently and in a timely manner.
melaksanakan transaksi dan aktivitas dengan
akurat, efisien dan tepat waktu.
Dalam pengendalian risiko operasional, In operational risk control, the implementation of
pelaksanaan kaji ulang manajemen risiko operational risk management reviews is carried
operasional dilakukan oleh Internal Audit Division out by the Internal Audit Division (IAD) which
(IAD) yang mencakup keandalan kerangka includes the reliability of the operational risk
manajemen risiko operasional dan penerapan management framework and the implementation
manajemen risiko operasional oleh unit of operational risk management by business
bisnis/aktivitas pendukung. units/supporting activities.
329
Page 781
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Hukum Legal Risk
Pengukuran risiko hukum dilaksanakan oleh Legal risk measurement is conducted together by
Enterprise Risk Management Division bersama- Enterprise Risk Management Division and Legal
sama Legal Division berdasarkan laporan hasil Division based on the evaluation report resulting
evaluasi atas analisis kasus-kasus hukum secara from the analysis of individual legal cases on
individual terhadap liabilitas kontinjensi yang contingent liabilities arising from legal litigation.
timbul dari tuntutan hukum yang terjadi.
Pemantauan risiko hukum dilaksanakan oleh Legal risk monitoring is conducted by Legal
Legal Division untuk mengevaluasi efektivitas Division to evaluate the effectiveness of policies,
dari implementasi kebijakan, prosedur dan procedures and compliance with the Bank’s
kepatuhan terhadap kebijakan, regulasi hukum policies and prevailing laws and regulations.
serta batas ketentuan Bank. Pemantauan Periodic monitoring is conducted on all legal risk
dilaksanakan secara berkala terhadap seluruh exposures.
posisi risiko hukum.
Dalam melaksanakan pengendalian risiko To mitigate legal risk, Legal Division provides
hukum, Legal Division memberi masukan hukum legal advice and recommendation to each
dan rekomendasi kepada setiap divisi dan satuan division and risk taking units and also conducts a
kerja serta melakukan review secara berkala regular review of agreements and partnership
terhadap perjanjian dan kontrak kerjasama contracts with counterparty.
dengan counterparty.
Risiko Reputasi Reputational Risk
Identifikasi risiko reputasi dilakukan pada faktor- Reputational risk is identified an inherent risk
faktor risiko yang melekat pada aktivitas factors associated to functional activities
fungsional yang mencakup keterbukaan including disclosure requirements, customer
(disclosure requirement), keluhan nasabah complaints against the Bank, employee attitude
terhadap pelayanan Bank, perilaku karyawan when providing services to customers and the
Bank dalam melayani nasabah dan sistem Bank’s communication systems.
komunikasi Bank.
Pengukuran risiko reputasi dilakukan Reputation risk measurement is based on the
berdasarkan hasil assesment terhadap faktor- results of assessment on the reputation risk
faktor risiko reputasi. Risiko reputasi Bank factors. Bank reputation risk is managed by
dikelola oleh Corporate Secretary Division (CSD) Corporate Secretary Division (CSD) and
dan Customer Experience Division (CXD) serta Costumer Experience Division and reported to
dilaporkan ke OJK oleh ERMD dalam laporan OJK by ERMD in the risk profile report.
profil risiko.
Dalam rangka pemantauan risiko reputasi, In order to monitor reputational risk, the Bank
dikembangkan aplikasi Sistem Pengaduan developed an application called Customer
Nasabah (SPN) untuk mendukung layanan dan Complaint System (CCS) to support customer
penanganan pengaduan nasabah yang service and complaint handling that allows online
memungkinkan proses penanganan pengaduan complaints handling process between the parties
secara online antar pihak-pihak yang terkait related to the issues at branch offices and head
dengan permasalahan di Kantor Cabang dan office. This will be useful to ensure sustained
Kantor Pusat. Hal ini berguna untuk memastikan customer satisfaction.
terjaganya kepuasan nasabah.
330
Page 782
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Reputasi (lanjutan) Reputational Risk (continued)
Dalam pengendalian risiko reputasi, satuan kerja CSD is responsible for implementing policies
yang berfungsi sebagai corporate secretary related to managing and settling negative issues
bertanggung jawab dalam penerapan kebijakan or avoiding counter-productive information and
yang berkaitan dengan penanganan dan performs the Public Service Obligation (PSO)
penyelesaian berita negatif atau menghindari function in connection with carrying out corporate
informasi kontra produktif serta untuk social responsibility.
menjalankan fungsi Public Service Obligation
(PSO) dalam rangka melaksanakan tanggung
jawab sosial perusahaan (corporate social
responsibility).
Kegiatan Corporate Social Responsibility tidak Corporate Social Responsibility is not focused
terfokus kepada kegiatan charity saja, tetapi juga only on charity, but also in the form of a
dalam bentuk program yang berkesinambungan. sustainable program. This can be realized in the
Hal ini dapat diwujudkan dalam bentuk form of credit subsidies and implementation of
pemberian kredit subsidi dan pelaksanaan the Social and Environmental Responsibility
Program Tanggung Jawab Sosial dan Program (SERP).
Lingkungan (TJSL).
Risiko Stratejik Strategic Risk
Risiko Stratejik merupakan risiko akibat Strategic risk is the risk arising from the
ketidaktepatan Bank dalam pengambilan inaccuracies in the decision making and/or the
dan/atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik execution of a strategic decision and failure to
serta kegagalan dalam mengantisipasi anticipate changes in the business environment.
perubahan lingkungan bisnis. Identifikasi risiko Strategic Risk identification is based on the
stratejik dilakukan berdasarkan atas faktor-faktor strategic risk factors on specific functional
risiko stratejik pada aktivitas fungsional tertentu, activities, such as lending, treasury and
seperti aktivitas perkreditan, treasuri dan investment activities, as well as operations and
investasi, serta operasional dan jasa melalui services through a business plan prepared by the
business plan yang disusun oleh satuan kerja strategic working unit as elaborated in the
stratejik sebagaimana yang dijabarkan dalam General Policy of the BOD.
Kebijakan Umum.
Pengukuran Risiko Stratejik dan parameter Strategic risk and parameter measurement are
pengukurannya dilakukan berdasarkan kinerja based on the Bank's performance by comparing
Bank yaitu dengan membandingkan hasil aktual actual results with targets that have been set.
dengan target yang telah ditetapkan. Strategic risk monitoring is carried out by CSPD
Pemantauan risiko stratejik dilakukan oleh CSPD periodically to monitor the achievement of Key
secara berkala dengan memonitor pencapaian Performance Indicator and risk exposure
Key Perfomance Indicator dan risk exposure compared to the Bank's risk appetite.
dibandingkan dengan risk appetite bank.
331
Page 783
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Stratejik (lanjutan) Strategic Risk (continued)
Selanjutnya, Dewan Komisaris, Direksi, Divisi Furthermore, the BOC, BOD, Divisions and
dan Kantor Cabang mereviu strategi dasar yang Branch Offices are reviewing the basic strategy
fokus pada perubahan-perubahan antara lain that focuses on changes in among others, the
struktur organisasi Bank, perkreditan komersial, organizational structure of the Bank, commercial
pembiayaan perdagangan, treasuri, operasional lending, trade finance, treasury, operations and
dan kekuatan serta kelemahan sistem teknologi the strengths and weaknesses of information
informasi. technology systems.
Dalam pengendalian risiko stratejik, Corporate In controlling strategic risk, the Corporate
Strategy and Planning Division (CSPD) berfungsi Strategy and Planning Division (CSPD) analyzes
menganalisa laporan aktual dan target rencana actual results against target and periodically
bisnis dan menyampaikannya kepada Direksi reports to the BOD.
secara berkala.
Risiko Kepatuhan Compliance Risk
Risiko Kepatuhan merupakan risiko yang timbul Compliance Risk is a risk that arises as a result
akibat Bank tidak mematuhi dan/atau tidak of the Bank not complying with and/or not
melaksanakan peraturan perundang-undangan implementing applicable laws and regulations. In
dan ketentuan yang berlaku. Dalam identifying compliance risks, the Compliance
mengidentifikasi risiko kepatuhan, Compliance Division (CMGD) conducts studies related to
Division (CMGD) melakukan kajian terkait Compliance Risk exposure to external provisions
dengan eksposur Risiko Kepatuhan terhadap that are attached to internal regulations. In
ketentuan eksternal yang melekat pada addition, CMGD analyzes events that cause
ketentuan internal. Di samping itu, CMGD compliance risks and informs DORD and
menganalisis kejadian yang menyebabkan KOMAR for review.
timbulnya risiko kepatuhan dan
menginformasikan hal tersebut ke DORD dan
KOMAR untuk direviu.
Dalam rangka meminimalkan timbulnya Risiko In order to minimize the Compliance Risk, Legal
Kepatuhan, Legal Division (LGD) telah Division (LGD) has provided a special access
menyediakan portal khusus yang bernama Legal called Legal Application System (LAPS) for easy
Application System (LAPS) untuk memudahkan access to the internal regulations of the Bank for
seluruh unit bisnis melakukan akses terhadap the entire business units. In addition, CMGD
ketentuan internal Bank. Di samping itu, monitors the events that contributed to
Compliance Division melakukan monitoring compliance risk and reports these matters to
terhadap kejadian-kejadian yang menyebabkan DORD.
timbulnya risiko kepatuhan dan
menginformasikan hal tersebut ke DORD.
332
Page 784
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51.INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
Pengukuran risiko kepatuhan dilakukan untuk Compliance risk is assessed by measuring the
mengukur potensi kerugian yang disebabkan potential loss caused by the Bank’s non-
oleh ketidakpatuhan dan ketidakmampuan Bank compliance or inability to comply with prevailing
dalam memenuhi ketentuan yang berlaku. regulations. The level of compliance risk is
Besarnya risiko kepatuhan diestimasi estimated based on the Bank’s ability to comply
berdasarkan kemampuan Bank untuk memenuhi with prevailing and upcoming regulations. These
seluruh peraturan pada waktu yang lampau dan activities include reviewing all penalties,
yang akan datang. Kegiatan-kegiatan ini litigations and complaints received by the Bank.
termasuk mereviu semua penalti, litigasi, dan
keluhan yang pernah diterima Bank.
Dalam pemantauan risiko kepatuhan, DORD dan In monitoring compliance risk, DORD and CMGD
CMGD bertugas untuk mengevaluasi efektivitas are responsible to evaluate the effectiveness of
implementasi manajemen risiko dengan the implementation of risk management by
memantau secara berkala seluruh jenis kegiatan monitoring regularly all kinds of activities that
yang berpotensi menimbulkan risiko kepatuhan. could potentially pose a compliance risk.
Secara berkala, IAD melakukan pemantauan Periodically, IAD monitors and follow-up results
terhadap hasil tindak lanjut audit baik dari intern of both internal and external audits.
maupun ekstern.
f. Informasi Lainnya f. Other Information
1. Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 1. As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
2022, rasio aset produktif yang the Bank’s non-performing assets to total
diklasifikasikan non-performing terhadap earning assets (non-performing ratio) are
jumlah aset produktif (non-performing ratio) 2.60%, 2.58% and 2.74%, respectively.
masing-masing adalah sebesar 2,60%,
2,58% dan 2,74%.
2. Pada tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2. As of December 31, 2024, 2023 and 2022,
2022, rasio jumlah cadangan kerugian the ratio of allowance for impairment
penurunan nilai aset keuangan yang telah losses on financial assets based on SFAS
dibentuk berdasarkan PSAK No. 109 No. 109 to minimum allowance for
terhadap jumlah minimum cadangan impairment losses based on Financial
kerugian penurunan nilai aset keuangan Service Authorithy regulation is 104.73%,
sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan 121.99% and 130.00%, respectively.
masing-masing sebesar 104,73%,
121,99% dan 130,00%.
333
Page 785
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51.INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
f. Informasi Lainnya (lanjutan) f. Other Information (continued)
3. Kegiatan Jasa Kustodian 3. Custodian Services Activities
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
menyelenggarakan Jasa Kustodian (bank provides Custodian Services (custodian
kustodian) sejak tahun 2023 berdasarkan bank) since 2023 based on Decree of the
Surat Keputusan Dewan Komisioner Board of Commissioners of the Financial
Otoritas Jasa Keuangan No. KEP- Services Authority No. KEP-37/PM.2/2022
37/PM.2/2022 tanggal 17 November 2022. dated November 17, 2022.
Jasa kustodian yang diselenggarakan Custodian services provided are under the
berada dibawah Divisi Financial Institution Financial Institution and Capital Market
and Capital Market. Jasa yang Division. Services provided include the
diselenggarakan meliputi sebagai berikut : following:
• Jasa penyimpanan dan • Storage and administration services
pengadministrasian (safe keeping (safe keeping services);
services);
• Jasa Penyelesaian transaksi efek • Securities transaction settlement
(settlement handling); services (Settlement Handling);
• Jasa pengurusan hak nasabah terkait • Customer rights management
dengan efek yang disimpan di services related to securities held at
kustodian (corporate action) the custodian (corporate action)
• Jasa perwalian/ mewakili nasabah • Trustee services/representing
untuk menghadiri dan meneruskan customers to attend and transmit
suara dalam RUPS, RUPSLB, RUPO votes at the GMS, EGMS, RUPO
(proxy services); (proxy services);
• Jasa Informasi dan pelaporan; • Information and reporting services;
(Information & Reporting, antara lain : (Information & Reporting, including:
Portfolio Valuation Report, Settlement Portfolio Valuation Report, Settlement
Report, Corporate Action Report). Report, Corporate Action Report).
• Jasa Custody untuk kontrak • Custody services for fund
pengelolaan dana, reksa dana yang management contracts, mutual funds
diterbitkan oleh manajer investasi issued by investment managers
Aset milik nasabah yang diadministrasikan Customer-owned assets administered by
oleh kustodian BTN per 31 Desember 2024 BTN custodian as of December 31,2024
dan 2023 sebesar ekuivalen and 2023 amount to the equivalent of
Rp12.077.710 juta dan Rp7.941.087 juta Rp12,077,710 million and Rp7,941,087
yang terdiri dari saham, surat berharga million consisting of shares, government
Negara (SBN), obligasi koorporasi baik securities (SBN), corporate bonds both in
dalam mata uang rupiah maupun USD. rupiah and USD.
Asset yang diadministrasikan jasa Assets administered by custodian services
kustodian tidak termasuk dalam laporan are not included in the consolidated
posisi keuangan. statement of financial position.
334
Page 786
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51.INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 51. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
f. Informasi Lainnya (lanjutan) f. Other Information (continued)
d. Kontribusi Pendapatan Pajak dan PNBP d. Contribution of Tax and Non Tax Revenue
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of December 31, 2024 and 2023, BTN's
kontribusi BTN terhadap Pendapatan contribution to tax and non tax revenue are
Pajak dan PNBP adalah sebagai berikut as follows (unaudited):
(tidak diaudit):
31 Desember/December 31, 2024 31 Desember/December 31, 2023
Jenis Kontribusi Type of Contribution
Pajak Tax
Pajak Penghasilan 3.715.115 3.123.042 Income Tax
Pajak Pertambahan Nilai dan Added Value Tax and
Pajak Penjualan atas Barang Mewah 25.904 24.307 Luxury Good Sales Tax
Bea Masuk/Keluar, Bea dan Cukai, dan Import/Export Duty, Customs, and
Bea Materai 9.353 1.897 Stamp Duty
Pajak Bumi dan Bangunan, Land and Building Tax,
P3 (Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan) 13.434 365 Estate, Forestry, Mining Tax
Pajak Pemerintah Pusat Lainnya Other Central Government Tax
(Pajak Karbon) - - (Carbon Tax)
Pajak Daerah dan Retribusi Daerah - - Regional Government Tax and Levies
Total Kontribusi Pajak 3.763.806 3.149.611 Total of Tax Contribution
Penerimaan Negara Bukan Pajak Non Tax Revenue
Dividen 420.119 365.409 Dividend
Penerimaan Negara Bukan Pajak Lainnya - - Other Non Tax Revenue
Total Kontribusi Penerimaan Negara
Bukan Pajak 420.119 365.409 Total of Non Tax Revenue
Total Kontribusi kepada Negara 4.183.925 3.515.020 Total of Contribution to Nation
*Pajak Penghasilan terdiri dari PPh Badan, PPh Pasal 21 Perorangan, PPh Pasal 22, PPh *Income Tax consists of Corporate Income Tax, PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23,
Pasal 23, PPh Pasal 26, dan PPh Pasal 4 ayat 2 PPh Pasal 26, and PPh Pasal 4 ayat 2
335
Page 787
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk As of December 31, 2024 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
52. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PERIODE 52. EVENT AFTER THE REPORTING DATE
LAPORAN
Pada tanggal 15 Januari 2025, Bank dan PT Victoria On January 15, 2025, the Bank and PT Victoria
Investama Tbk ("VICO") dan PT Bank Victoria Investama Tbk ("VICO") dan PT Bank Victoria
International Tbk ("BVIC") telah melakukan International Tbk ("BVIC") have signed the
penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Conditional Share Sale and Purchase Agreement
sehubungan dengan rencana pengambilalihan yang in connection with the acquisition plan to be carried
akan dilakukan oleh Bank atas PT Bank Victoria out by the Bank of PT Bank Victoria Syariah
Syariah ("BVIS"), dimana Bank akan melakukan ("BVIS"), where the Bank will carry out the
pengambilalihan melalui pembelian atas saham acquisition by purchasing shares owned by VICO
yang dimiliki VICO dan BVIC yang tunduk and BVIC which are subject to the terms and
pada persyaratan dan ketentuan dalam Perjanjian conditions in the Conditional Share Sale and
Jual Beli Saham Bersyarat tersebut. Selain itu Bank Purchase Agreement. In addition, the Bank will also
juga akan membeli seluruh saham BHP Jakarta, purchase all shares of BHP Jakarta, the other share
yang merupakan pemegang saham lain BVIS, yang holder of BVIS that the shares owned by VICO by
sahamnya dimiliki oleh VICO dengan melakukan signing the Sale and Purchase Deed.
penandatanganan Akta Jual Beli.
Beberapa persyaratan telah dipenuhi oleh masing- Several requirements have been met by each party,
masing pihak, antara lain persetujuan rancangan including approval of the takeover plan from Board
pengambilalihan dari Dewan Komisaris, izin prinsip of Commissioners, principal takeover permits from
pengambilalihan dari Otoritas Jasa Keuangan dan the Financial Services Authority and other
hal-hal lainnya yang dipersyaratkan dalam matters required in the Conditional
Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat tersebut. Share Purchase Agreement.
Setelah efektifnya pengambilalihan oleh Bank, Bank After the effective acquisition by Bank, Bank will
akan menjadi Pemegang Saham Pengendali. become the Controlling Shareholder. Going
Kedepannya Laporan Keuangan BVIS akan forward, BVIS’s Financial Statements will be
dikonsolidasikan oleh Bank. consolidated by Bank.
53. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 53. COMPLETION OF THE FINANCIAL
STATEMENTS
Manajemen Bank bertanggung jawab penuh The management of the Bank is fully responsible for
terhadap penyajian laporan keuangan terlampir the preparation of the accompanying Financial
yang diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan Statements which were completed and authorized
pada tanggal 12 Februari 2025. for issuance on 12 February, 2025.
336
Page 788
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen
Page 789
~umn NDONESIA
SURAT PERNYATAAN PENGELOLA
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
Kami, yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama Nixon L.P. Napitupulu
Alamat Kantor JI. H. Rasuna Said No. 1, Jakarta 12980
Alamat domisili atau sesuai KTP JI. Wijaya I No. 13
Kel. Petogogan, Kec. Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Nomor telepon 021-6336789
Jabatan Direktur Utama
2. Nama Muhammad Iqbal
Alamat Kantor JI. H. Rasuna Said No. 1, Jakarta 12980
Alamat domisili atau sesuai KTP JI. H. Abu No. 9
Kel. Cipete Selatan, Kec. Cilandak
Jakarta Selatan
Nomor telepon 021-6336789
Jabatan Direktur
menyatakan bahwa:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan Program Pendanaan
Usaha Mikro dan Usaha Kecil PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
2. Laporan keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas
Tanpa Akuntabilitas Publik di Indonesia;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
PT Bank Tabungan Negara {Persero) Tbk telah dimuat secara lengkap dan benar; dan
b. Laporan keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar dan
tidak menghilangkan informasi atau fakta material;
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalam Program Pendanaan Usaha
Mikro dan Usaha Kecil PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 27 Februari 2025
Muhammad Iqbal
Direktur
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk T +62 21 633 6789, 633 2666
Kantor Pusat E csd@btn.co.id
Menara Bank BTN www.btn.co.id
11. Gajah Mada No. 'I, Jakarta Pusat 10130 Indonesia NPWP:01.007.609.5-093.000
Page 790
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi
Halaman
Laporan Auditor Independen
Laporan Posisi Keuangan .......................................................................................................... 1
Laporan Aktivitas ....................................................................................................................... 2
Laporan Arus Kas ...................................................................................................................... 3
Catatan atas Laporan Keuangan ............................................................................................... 4-15
*************************
Page 791
Laporan Auditor Independen
Laporan No. 00129/2.1032/AU.2/10/1681-2/1/II/2025
Pengelola Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Opini
Kami telah mengaudit laporan keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (“PUMK”) terlampir, yang terdiri dari laporan posisi
keuangan tanggal 31 Desember 2024, serta laporan aktivitas dan laporan arus kas untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi
kebijakan akuntansi material.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang
material, posisi keuangan PUMK tanggal 31 Desember 2024, serta aktivitas dan arus kasnya
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik di Indonesia.
Basis opini
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan
Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut
dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan
kami. Kami independen terhadap PUMK berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit
kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya
berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah
cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini kami.
i
Page 792
Laporan Auditor Independen (lanjutan)
Laporan No. 00129/2.1032/AU.2/10/1681-2/1/II/2025 (lanjutan)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola terhadap
laporan keuangan
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik di Indonesia, dan
atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan
penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai
kemampuan PUMK dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi PUMK
atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan PUMK.
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas laporan keuangan
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor independen yang
mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun
bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit
yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal
tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan
dianggap material jika, baik secara individual maupun agregat, dapat diekspektasikan secara
wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami
menerapkan pertimbangan profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan
prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti audit yang
cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya suatu
kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang
disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan,
penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian atas pengendalian
internal.
ii
Page 793
Laporan Auditor Independen ~lanjutan)
Laporan No. 00129/2.1032/AU.2/10/1681-2/1/11/2025 (lanjutan)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas laporan keuangan (tanjutan)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami
menerapkan pertimbangan profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama
audit. Kami juga (lanjutan):
• Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit
untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk
tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal PUMK.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi
akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen
dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material
yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan
atas kemampuan PUMK untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami
menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk
menarik perhatian dalam laporan auditor independen kami ke pengungkapan terkait dalam
laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, memodifikasi opini
kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan
auditor independen kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan
PUMK tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa
yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,
antara lain, ruang lingkup dan scat yang direncanakan atas audit Berta temuan audit signifikan,
termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami
selama audit.
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
Christophorus Alvin Kossim
Registrasi Akuntan Publik No. AP.1681
27 Februari 2025
Page 794
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah)
Catatan 31 Desember 2024 31 Desember 2023*)
ASET
Kas dan Setara Kas 2b,2j,4,11 11.036.287.064 10.970.559.980
Piutang Pinjaman Mitra Binaan – neto 2c,2e,5,12
(Setelah dikurangi Penyisihan
Penurunan Nilai Piutang Pinjaman Sebesar
Rp 36.675.501.169 dan Rp36.893.857.090
Masing-Masing Pada Tanggal
31 Desember 2024 dan 2023) 4.193.604.781 12.551.634.259
JUMLAH ASET LANCAR 15.229.891.845 23.522.194.239
ASET TIDAK LANCAR
Piutang Kerjasama PUMK
Kepada mitra binaan - neto 2c,2e,6,12
(Setelah dikurangi Penyisihan
Penurunan Nilai Piutang Pinjaman Sebesar
Rp34.878.957 dan RpNihil
Masing-Masing Pada Tanggal
31 Desember 2024 dan 2023) 13.676.060.027 786.000.000
Piutang Kerjasama PUMK kepada BRI 8,11,12 4.415.454.240 7.214.000.000
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 18.091.514.267 8.000.000.000
JUMLAH ASET 33.321.406.112 31.522.194.239
ASET NETO
Aset Neto Tidak Terikat 2f,7 33.321.406.112 31.522.194.239
JUMLAH LIABILITAS DAN ASET NETO 33.321.406.112 31.522.194.239
*) setelah reklasifikasi (Catatan 12)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
1
Page 795
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN AKTIVITAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal
Catatan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
PERUBAHAN ASET NETO TIDAK TERIKAT
PENDAPATAN
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman 2g,9 1.501.968.937 1.065.855.899
Pendapatan Lain-Lain 2h,10 113.765.972 2.744.099
1.615.734.909 1.068.599.998
BEBAN
Pembalikan (beban) Penyisihan Penurunan
Nilai Piutang Pinjaman 2i,5c,6c 183.476.964 (3.098.485.363)
Beban Lain-Lain - (75.438.092)
183.476.964 (3.173.923.455)
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET NETO
TIDAK TERIKAT 1.799.211.873 (2.105.323.457)
ASET NETO PADA AWAL TAHUN 31.522.194.239 33.627.517.696
ASET NETO PADA AKHIR TAHUN 33.321.406.112 31.522.194.239
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2
Page 796
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal
Catatan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Pencairan Pinjaman Mitra Binaan - (9.161.600.000)
Pengalihan Pengelolaan Dana Mitra Binaan 8 (10.000.000.000) (8.000.000.000)
Penerimaan Pokok Angsuran 8.501.789.249 15.264.329.788
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman 1.450.172.764 1.132.613.855
Pendapatan Lain-Lain 10 113.765.071 2.744.099
KAS NETO YANG DIPEROLEH DARI/
(DIGUNAKAN UNTUK) AKTIVITAS OPERASI 65.727.084 (761.912.258)
(PENURUNAN) KENAIKAN NETO DALAM KAS
DAN SETARA KAS 65.727.084 (761.912.258)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 10.970.559.980 11.732.472.238
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 11.036.287.064 10.970.559.980
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
3
Page 797
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
1. PENJELASAN UMUM
a. Pendirian dan Informasi Umum
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
Republik Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus
dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, yang antara
lain mengatur bahwa, sebagaimana disebut dalam Pasal 23 ayat (3), laporan keuangan dan
pelaksanaan Program TJSL BUMN dilaporkan menjadi satu kesatuan dalam laporan berkala
dan laporan tahunan kinerja BUMN Pembina.
Selain hal di atas, antara lain, sebagaimana diatur dalam Pasal 23 ayat (4), untuk laporan
keuangan dan pelaksanaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil tahunan tetap
dilaporkan tersendiri dan harus diaudit oleh Kantor Akuntan Publik secara terpisah dari audit
laporan keuangan BUMN Pembina.
Definisi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil mengacu kepada Peraturan Menteri
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023
tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan
Usaha Milik Negara dan ketentuan-ketentuan peraturan pelaksanaannya adalah tentang
Program Pendanaan UMK yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar
menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana BUMN.
b. Kegiatan Utama
Kegiatan utama Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK) adalah penyaluran
pinjaman dan penyaluran dana pembinaan. Dana Program Pendanaan UMK kepada Mitra Binaan
disalurkan dalam bentuk:
a. Berdasarkan Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara No. S-721/MBU/11/2022 tanggal 10
November 2022 (Poin 3), kementerian merokemendasikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk sebagai pengelola Kerja Sama Program PUMK, sehingga sejak tahun 2023, Perusahaan
sudah tidak menyalurkan
b. Pinjaman untuk membiayai modal kerja dalam rangka meningkatkan produksi dan penjualan.
c. Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan yang bersifat jangka pendek dalam rangka
memenuhi pesanan dari rekanan usaha mitra binaan.
d. Beban pembinaan:
1) Untuk membiayai pendidikan, pelatihan, penelitian, pemagangan, pemasaran, promosi,
yang menyangkut peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemampuan
pengelolaan usahanya;
2) Beban pembinaan hanya dapat diberikan kepada atau untuk kepentingan Mitra Binaan
c. Struktur Organisasi dan Susunan Pengelola
Susunan pengelola Program Pendanaan UMK BTN pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Pembina Nixon L.P. Napitupulu Nixon L.P. Napitupulu
Muhammad Iqbal** Hirwandi Gafar*
Program Pendanaan UMK
Pimpinan Roganda S. Mangapul Roganda S. Mangapul
Siahaan Siahaan
Pelaksana Ardi Darmawan Ardi Darmawan
Pelaksana Mayang Shafira S Mayang Shafira S
Pelaksana Diandary Denovari Diandary Denovari
4
Page 798
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
1. PENJELASAN UMUM (lanjutan)
c. Struktur Organisasi dan Susunan Pengelola (lanjutan)
Tahun 2024
**) Menjadi Pembina Program Pendanaan UMK sejak Maret 2024
Tahun 2023
*) Menjadi Pembina Program Pendanaan UMK s.d Maret 2024
Mulai tahun 2023, struktur pengelola Program TJSL BUMN mengikuti peraturan terbaru dari Meneg
BUMN No. PER-1/MBU/03/2023 dimana Program TJSL BUMN dilaporkan terpisah dan menjadi
satu kesatuan dari laporan keuangan BUMN Pembina.
d. Ketentuan Program Pendanaan UMK Mengacu kepada Peraturan Meneg BUMN No. PER-
1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023
1) Program Pendanaan UMK adalah program untuk meningkatkan kemampuan usaha mikro
dan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri.
2) Dalam peraturan di atas diatur tentang kriteria usaha mikro dan usaha kecil yang berhak
menjadi mitra binaan BUMN, antara lain, sebagai berikut:
i) dimiliki oleh warga negara Indonesia.
ii) belum memenuhi kriteria atau memiliki akses pinjaman kepada lembaga pendanaan
atau perbankan.
iii) diutamakan usaha mikro dan usaha kecil dengan jenis usaha yang sejalan dengan
bidang dan/atau mendukung bisnis BUMN.
iv) diutamakan usaha mikro dan usaha kecil yang berlokasi di wilayah kerja BUMN.
v) berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang
dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi secara langsung maupun tidak langsung, dengan
usaha menengah atau usaha besar.
vi) berbentuk usaha orang perseorangan dan/atau sekelompok orang, badan usaha yang
tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum.
vii) mempunyai potensi dan prospek usaha untuk dikembangkan.
3) Bentuk dan maksimum pendanaannya adalah sebagai berikut:
a. Pemberian modal kerja dalam bentuk pinjaman dan/atau pembiayaan syariah dengan
jumlah pinjaman dan/atau pembiayaan syariah untuk setiap usaha mikro dan usaha
kecil paling banyak Rp250.000.000.
b. Pendanaan tambahan dalam bentuk pinjaman dan/atau pembiayaan syariah untuk
membiayai kebutuhan yang bersifat jangka pendek maksimal 1 tahun untuk memenuhi
pesanan dari rekanan usaha mikro dan usaha kecil dengan jumlah paling banyak
Rp100.000.000.
c. Modal kerja dalam bentuk pinjaman sebagaimana dimaksud pada huruf a dikenakan
jasa administrasi sebesar:
- 3% (tiga persen) efektif per tahun;
- suku bunga flat (tetap) yang setara dengan 3% (tiga persen) efektif per tahun; atau
- ketentuan lain yang ditetapkan Menteri,
dengan jangka waktu/tenor pinjaman paling lama 3 (tiga) tahun.
d. Pembiayaan syariah sebagaimana dimaksud pada huruf a diberikan berdasarkan:
- prinsip jual beli, maka proyeksi margin yang dihasilkan disetarakan dengan margin
sebesar jasa administrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2); atau
- prinsip bagi hasil, maka rasio bagi hasil yang diterima BUMN mulai dari 10%
(sepuluh persen) sampai dengan paling banyak 50% (lima puluh persen)
berdasarkan perjanjian.
5
Page 799
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
1. PENJELASAN UMUM (lanjutan)
d. Ketentuan Program Pendanaan UMK Mengacu kepada Peraturan Meneg BUMN No. PER-
1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 (lanjutan)
4) Syarat dan kondisi:
Untuk tata cara penyaluran pinjaman dan/atau pembiayaan syariah dalam Program
Pendanaan UMK diatur syarat dan kondisi yang harus dipenuhi calon usaha binaan, antara
lain, harus menyampaikan rencana dan/atau proposal kegiatan usaha kepada BUMN
Pembina yang nanti akan dilakukan seleksi dan evaluasi atas permohonan yang diajukan
oleh calon usaha mikro dan usaha kecil.
BUMN Pembina yang nanti akan dilakukan seleksi dan evaluasi atas permohonan yang
diajukan oleh calon usaha mikro dan usaha kecil.
Bagi calon binaan yang memenuhi syarat dan terpilih akan dibuatkan surat perjanjian
dan/atau kontrak yang berisi syarat dan kondisi tentang hak dan kewajiban yang harus
dipenuhi para pihak. Namun, sebelum dilakukan perjanjian, calon usaha mikro dan usaha
kecil binaan tersebut harus terlebih dahulu menyelesaikan proses administrasi terkait
dengan rencana pemberian modal kerja oleh perusahaan/BUMN bersangkutan.
5) Teknis pelaksanaan penyaluran Program Pendanaan UMK:
Dalam pelaksanaan penyaluran Program Pendanaan UMK, BUMN Pembina dapat
bekerjasama dengan BUMN lain, Anak perusahaan BUMN atau Perusahaan terafiliasi
BUMN yang memiliki bisnis sebagai lembaga pembiayaan dan perbankan atau memiliki
kemampuan dalam menyalurkan pinjaman.
Ketentuan pelaksanaan kerja sama dimaksud di atas dituangkan dalam surat perjanjian
dan/atau kontrak yang paling sedikit memuat hak dan kewajiban serta tugas dan tanggung
jawab masing-masing pihak.
6) Sumber dana Program TJSL BUMN berasal dari:
i) anggaran kegiatan yang diperhitungkan sebagai biaya pada BUMN pembina dalam
tahun anggaran berjalan.
ii) penyisihan sebagian laba bersih BUMN Pembina pada tahun anggaran sebelumnya
dan/atau.
iii) sumber lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
7) Sumber dana untuk Program Pendanaan UMK, selain sumber dana sebagaimana dimaksud
pada angka 6) di atas, dapat berasal dari:
i) saldo dana Program Pendanaan UMK yang teralokasi sampai dengan akhir tahun 2015;
dan/atau;
ii) jasa administrasi pinjaman/marjin/bagi hasil, bunga deposito dan/atau jasa giro dari
dana Program Pendanaan UMK
8) Besaran dana Program TJSL BUMN sebagaimana dijelaskan pada angka 6.i) dan angka
6.ii) di atas, ditetapkan dalam rencana kerja anggaran perusahaan yang disahkan oleh
RUPS/Menteri.
9) Pembebanan beban operasional Program TJSL BUMN:
- Pembebanan beban operasional Program TJSL BUMN menjadi beban BUMN Pembina.
- Pembebanan beban kepada usaha mikro dan usaha kecil menjadi bagian dari biaya
Program TJSL BUMN.
6
Page 800
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas
Publik (SAK ETAP) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan
Indonesia dan mempertimbangkan Surat Edaran Kementerian BUMN No. SE-02/MBU/WK/2012
yang dikeluarkan tanggal 23 Februari 2012 perihal penetapan pedoman akuntansi Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan.
Laporan keuangan disusun menggunakan dasar akrual kecuali untuk Laporan Arus Kas disusun
menggunakan dasar kas. Laporan Arus Kas menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas
yang diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan yang disusun
dengan menggunakan metode langsung (direct method). Tahun buku Program Pendanaan UMK
BTN adalah 1 Januari sampai 31 Desember dan mata uang penyajian yang digunakan dalam
laporan keuangan adalah Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Program
Pendanaan UMK BTN.
b. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas adalah saldo kas dan bank yang dapat dipergunakan secara bebas untuk
membiayai kegiatan Program Pendanaan UMK tidak digunakan sebagai jaminan. Saldo kas dan
setara kas dicatat sebesar nilai nominalnya.
c. Piutang Pinjaman Mitra Binaan
Piutang pinjaman mitra binaan adalah pinjaman yang disalurkan oleh PT Bank Tabungan Negara
kepada mitra binaan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saldo piutang pinjaman mitra binaan
termasuk piutang pinjaman mitra binaan yang disalurkan oleh Perusahaan dan piutang pinjaman
mitra binaan yang disalurkan melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sesuai dengan
Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara No.S-721/MBU/11/2022 tanggal 10 November 2022
(Poin 3), kementerian merokemendasikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai
pengelola Kerja Sama Program PUMK.
Piutang pinjaman mitra binaan diakui pada saat pinjaman disalurkan kepada mitra binaan dan
diukur serta dicatat sebesar jumlah bersih yang diharapkan dapat ditagih dari mitra binaan.
Penggolongan kualitas piutang pinjaman mitra binaan dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri
BUMN serta dengan ketentuan sebagai berikut:
i) lancar, dalam hal pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman tepat
waktu atau terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa administrasi
pinjaman paling lambat 30 hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran, sesuai
dengan perjanjian yang telah disetujui bersama,
ii) kurang lancar, dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
administrasi pinjaman yang telah melampaui 30 hari sampai dengan 180 hari dari tanggal
jatuh tempo pembayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui
bersama,
iii) diragukan, dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
administrasi pinjaman yang telah melampaui 180 hari sampai dengan 270 hari dari tanggal
jatuh tempo pembayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui
bersama,
iv) macet, dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
administrasi pinjaman yang telah melampaui 270 hari dari tanggal jatuh tempo
pembayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.
7
Page 801
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
d. Piutang Jasa Administrasi Pinjaman
Piutang bunga/jasa administrasi pinjaman mitra binaan terkait dengan piutang bunga jasa
administrasi atas pinjaman yang dicatat secara akrual untuk piutang pinjaman mitra binaan yang
disalurkan oleh Perusahaan dan piutang pinjaman mitra binaan yang disalurkan melalui PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dibentuk oleh Perusahaan pada akhir periode akuntansi..
e. Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Pinjaman
Penyisihan penurunan nilai piutang pinjaman adalah besarnya penyisihan atas piutang pinjaman
yang mungkin tidak tertagih dihitung berdasarkan estimasi kerugian yang tidak dapat ditagih.
Penyisihan penurunan nilai piutang pinjaman diakui saat akhir periode akuntansi dan diukur dan
dicatat sebesar estimasi kerugian yang tidak dapat ditagih. Penyisihan penurunan nilai piutang
pinjaman dihitung secara kolektif berdasarkan persentase tertentu tingkat ketertagihan (collection)
data historis yang ada.
f. Aset Neto
Aset neto adalah aset dikurangi dengan liabilitas. Aset neto diklasifikasikan menjadi Aset Neto
Terikat (ANT) dan Aset Neto Tidak Terikat (ANTT).
ANT adalah sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk tujuan tertentu atau tidak dapat
digunakan untuk kegiatan operasi normal. ANTT adalah sumber daya yang penggunaannya tidak
dibatasi untuk tujuan tertentu.
g. Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman
Pendapatan jasa administrasi pinjaman adalah pendapatan jasa yang dipungut atas pinjaman
dana Program Pendanaan UMK yang disalurkan kepada mitra binaan. Akrual pendapatan jasa
administrasi pinjaman diakui hanya untuk piutang dengan status lancar dan kurang lancar dan
diukur serta dicatat berdasarkan nilai yang telah jatuh tempo sesuai dengan kontrak.
h. Pendapatan Lain-lain
Pendapatan lain-lain adalah pendapatan yang tidak dapat digolongkan menurut klasifikasi
pendapatan yang telah disebutkan di atas dan diakui pada saat diterima. Pendapatan lain-lain
diukur dan dicatat sebesar nilai yang diterima Program Pendanaan UMK BTN.
i. Beban (Pembalikan) Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Pinjaman
Beban (pembalikan) penyisihan penurunan nilai piutang pinjaman adalah beban (pendapatan)
yang timbul akibat pembentukan (pembalikan) penyisihan penurunan nilai atas piutang pinjaman
yang mungkin tidak tertagih.
j. Transaksi dengan pihak berelasi
Program Pendanaan UMK BTN melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang
didefinisikan dalam SAK-ETAP tentang “Pengungkapan Pihak-Pihak yang Mempunyai Hubungan
Istimewa”, yang didefinisikan antara lain:
a. Pihak yang memiliki pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan atas
entitas.
b. Entitas anak, joint venture, entitas asosiasi dari entitas.
c. Personel manajemen kunci dari entitas dan entitas induknya (secara agregat).
d. Pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa lainnya.
8
Page 802
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI
a. Pertimbangan
Sesuai Peraturan Menteri BUMN, beban operasional Program Pendanaan UMK menjadi beban
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku BUMN Pembina.
Mata uang fungsional Program Pendanaan UMK BTN adalah mata uang dari lingkungan ekonomi
primer dimana Program Pendanaan UMK BTN beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang
yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang diberikan. Program Pendanaan UMK
BTN menentukan bahwa mata uang fungsionalnya adalah Rupiah.
b. Estimasi dan asumsi
Setiap akhir periode pelaporan, Program Pendanaan UMK BTN menelaah penyisihan penurunan
nilai secara kolektif terhadap risiko kredit mitra binaan yang dikelompokkan berdasarkan
karakteristik kredit yang sama, yang meskipun tidak diidentifikasi secara spesifik memerlukan
penyisihan tertentu, memiliki risiko yang lebih besar tidak tertagih dibandingkan dengan piutang
yang diberikan kepada mitra binaan. Penyisihan kerugian penurunan nilai piutang pinjaman mitra
binaan dihitung berdasarkan kajian nilai terkini dan historis tingkat ketertagihan dari piutang.
Penyisihan piutang mitra binaan dihitung berdasarkan estimasi kerugian yang tidak dapat ditagih
yaitu secara kolektif berdasarkan persentase tertentu tingkat ketertagihan (collection) data historis
yang ada (minimal 2 tahun). Penyisihan ini disesuaikan secara berkala untuk mencerminkan hasil
aktual dan estimasi.
4. KAS DAN SETARA KAS
Kas dan Setara Kas merupakan penempatan dana Program Pendanaan UMK pada rekening giro di
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang terdiri dari:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Program Pendanaan UMK yaitu:
- Rekening Giro Kantor Pusat 11.036.287.064 10.970.559.980
Jumlah Kas dan Setara Kas 11.036.287.064 10.970.559.980
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN
a. Rincian Piutang Pinjaman Mitra Binaan Berdasarkan Wilayah
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Wilayah Jawa Barat 5.084.263.634 5.779.107.438
Wilayah DKI Jakarta dan Banten 13.130.145.743 15.215.434.274
Wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT 4.837.619.646 6.659.898.548
Wilayah Sumatera 5.152.579.970 6.045.421.412
Wilayah Kalimantan, Sulawersi, Maluku dan Papua 8.759.471.702 10.496.088.209
Wilayah D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah 3.856.242.055 5.126.161.217
Jumlah Piutang Pinjaman 40.820.322.750 49.322.111.098
Dikurangi penyisihan penurunan
nilai piutang pinjaman (36.675.501.169) (36.893.857.090)
4.144.821.581 12.428.254.008
Piutang pendapatan jasa administrasi 48.783.200 123.380.251
Neto 4.193.604.781 12.551.634.259
9
Page 803
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN (lanjutan)
b. Rincian Piutang Pinjaman Mitra Binaan Berdasarkan Kualitas Pinjaman
31 Desember 2024
Penyisihan
Penurunan Nilai Saldo Piutang -
Saldo Piutang Piutang Pinjaman Neto
Lancar 388.990.786 17.595.221 371.395.565
Kurang Lancar 1.633.765.518 422.831.115 1.210.934.403
Diragukan 3.483.833.821 921.342.208 2.562.491.613
Macet 35.313.732.625 35.313.732.625 -
Jumlah Piutang Pinjaman 40.820.322.750 36.675.501.169 4.144.821.581
31 Desember 2023
Penyisihan
Penurunan Nilai Saldo Piutang -
Saldo Piutang Piutang Pinjaman Neto
Lancar 3.452.460.063 181.806.63 3.270.653.424
Kurang lancar 7.303.272.049 1.845.261.632 5.458.010.417
Diragukan 4.950.359.453 1.250.769.286 3.699.590.167
Macet 33.616.019.533 33.616.019.533 -
Jumlah Piutang Pinjaman 49.322.111.098 36.893.857.090 12.428.254.008
c. Perubahan Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Pinjaman
Perubahan penyisihan penurunan nilai piutang pinjaman kepada mitra binaan pada tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Saldo awal tahun 36.893.857.090 33.795.371.727
(Pembalikan)/Beban cadangan penyisihan kerugian
Penurunan nilai piutang pinjaman selama
tahun berjalan (218.355.921) 3.098.485.363
Saldo akhir tahun 36.675.501.169 36.893.857.090
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang yang telah dibentuk telah
memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang pinjaman mitra
binaan.
d. Rincian Piutang Pinjaman Mitra Binaan Berdasarkan Sektor Ekonomi
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Perdagangan 23.018.799.642 30.613.297.342
Jasa 5.205.772.661 6.898.450.548
Peternakan 3.857.289.615 4.100.803.786
Pertanian 3.407.007.234 3.487.030.236
Industri 3.039.535.211 1.769.186.924
10
Page 804
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN (lanjutan)
d. Rincian Piutang Pinjaman Mitra Binaan Berdasarkan Sektor Ekonomi (lanjutan)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Perikanan 834.495.525 947.865.230
Industri Kreatif 91.976.063 95.368.257
Perkebunan 265.287.847 309.949.822
Usaha Lainnya 1.100.158.952 1.100.158.953
Jumlah Piutang Pinjaman 40.820.322.750 49.322.111.098
Dikurangi penyisihan penurunan
nilai piutang pinjaman (36.675.501.169) (36.893.857.090)
4.144.821.581 12.428.254.008
Piutang pendapatan jasa administrasi 48.783.200 123.380.251
Neto 4.193.604.781 12.551.634.259
6. PIUTANG KERJASAMA PUMK MITRA BINAAN
a. Piutang kerjasama PUMK kepada mitra binaan merupakan penyaluran PUMK kepada Mitra Binaan
yang dilakukan melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sesuai dengan Perjanjan
Kerjasama No. 03/PKS/SMBDX/2023 pada tanggal 13 Oktober 2023. PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk bekerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam rangka
pelaksanaan penyaluran program PUMK dengan jangka waktu perjanjian kerjasama selama 5 (lima)
tahun. Pada saat perjanjian kerjasama telah selesai dilakukan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk akan mengembalikan dana program PUMK yang dikerjasamakan secara bertahap kepada PT
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
b. Rincian Piutang Kerjasama Mitra Binaan Berdasarkan Sektor Ekonomi
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Perdagangan 5.208.034.422 405.000.000
Jasa 2.170.845.917 281.000.000
Industri 549.553.070 25.000.000
Peternakan 188.193.474 -
Perikanan 186.340.858 -
Pertanian 60.681.610 30.000.000
Usaha Lainnya 5.347.289.633 45.000.000
Jumlah piutang pinjaman 13.710.938.984 786.000.000
Dikurangi penyisihan penurunan
nilai piutang pinjaman (34.878.957) -
Neto 13.676.060.027 786.000.000
c. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai
2024 2023
Saldo awal - -
Pembentukan cadangan kerugian penurunan
nilai 34.878.957 -
Saldo akhir 34.878.957 -
11
Page 805
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
6. PIUTANG KERJASAMA PUMK MITRA BINAAN (lanjutan)
d. Rincian Piutang Kerjasama Mitra Binaan Berdasarkan Wilayah
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Wilayah Jawa Barat 2.583.663.492 -
Wilayah DKI Jakarta dan Banten - -
Wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT 1.867.636.532 100.000.000
Wilayah Sumatera 230.000.000 -
Wilayah Kalimantan, Sulawersi, Maluku dan Papua 6.475.955.305 536.000.000
Wilayah D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah 2.553.683.655 150.000.000
Jumlah Piutang Pinjaman 13.710.938.984 786.000.000
Dikurangi penyisihan penurunan
nilai piutang pinjaman (34.878.957) -
Neto 13.676.060.027 786.000.000
e. Rincian Piutang Kerjasama Mitra Binaan Berdasarkan Kualitas Pinjaman
31 Desember 2024
Penyisihan
Penurunan Nilai Saldo Piutang -
Saldo Piutang Piutang Pinjaman Neto
Lancar 13.520.127.798 17.518.878 13.502.608.920
Kurang Lancar 176.209.886 17.360.079 158.849.807
Diragukan 14.601.300 - 14.601.300
Macet - - -
Jumlah Piutang Pinjaman 13.710.938.984 34.878.957 13.676.060.027
31 Desember 2023
Penyisihan
Penurunan Nilai Saldo Piutang -
Saldo Piutang Piutang Pinjaman Neto
Kurang Lancar 786.000.000 - 786.000.000
Jumlah Piutang Pinjaman 786.000.000 786.000.000 786.000.000
7. ASET NETO
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Aset Neto Tidak Terikat
Saldo awal 31.522.194.239 33.627.517.696
Kenaikan (Penurunan) aset neto tidak terikat 1.799.211.873 (2.105.323.457)
Saldo Akhir 33.321.406.112 31.522.194.239
12
Page 806
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
8. PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA BRI
Berdasarkan Perjanjan Kerjasama No. 03/PKS/SMBDX/2023 pada tanggal 13 Oktober 2023,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bekerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk dalam rangka pelaksanaan penyaluran program PUMK dengan jangka waktu perjanjian kerjasama
selama 5 (lima) tahun. Pada saat perjanjian kerjasama telah selesai dilakukan, PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk akan mengembalikan dana program PUMK yang dikerjasamakan secara
bertahap kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Piutang ini merupakan piutang pihak
berelasi (Catatan 11).
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Piutang BUMN Penyaluran BRI 4.289.061.016 7.214.000.000
Piutang Jasa Administrasi BUMN Penyaluran BRI 126.393.224 -
Total 4.415.454.240 7.214.000.000
Rincian piutang BUMN penyaluran BRI adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024
Penerimaan
pendapatan
Penerimaan jasa administrasi Dana yang Saldo akhir
Saldo awal dana Tambahan pokok diterima diterima dipinjamkan kepada dana diterima
belum tersalurkan dana dititipkan dari Mitra Binaan dari Mitra Binaan Mitra Binaan yang dititipkan
7.214.000.000 10.000.000.000 1.924.861.016 126.393.224 (14.849.800.000) 4.415.454.240
31 Desember 2023
Penerimaan
pendapatan
Penerimaan jasa administrasi Dana yang Saldo akhir
Saldo awal dana Tambahan pokok diterima diterima dipinjamkan kepada dana diterima
belum tersalurkan dana dititipkan dari Mitra Binaan dari Mitra Binaan Mitra Binaan yang dititipkan
- 8.000.000.000 - - (786.000.000) 7.214.000.000
9. PENDAPATAN JASA ADMINISTRASI PINJAMAN
a. Rincian Pendapatan Jasa Administrasi Berdasarkan Wilayah
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Wilayah Jawa Barat 55.963.900 70.065.047
Wilayah DKI Jakarta dan Banten 1.075.880.797 321.975.748
Wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT 90.650.486 242.550.148
Wilayah Sumatera 40.574.696 113.756.591
Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua 185.837.468 171.184.235
Wilayah D.I Yogyakarta dan Jawa tengah 53.061.590 146.324.130
Jumlah 1.501.968.937 1.065.855.899
13
Page 807
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
9. PENDAPATAN JASA ADMINISTRASI PINJAMAN (lanjutan)
b. Rincian Pendapatan Jasa Administrasi Berdasarkan Penyaluran Kerjasama
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Pendapatan jasa administrasi atas pinjaman
Mitra Binaan – penyaluran BTN 1.375.575.713 1.065.855.899
Pendapatan jasa administrasi atas pinjaman
Mitra Binaan – penyaluran BRI 126.393.224 -
Jumlah 1.501.968.937 1.065.855.899
10. PENDAPATAN LAIN-LAIN
Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan yang berasal dari sumber di luar kegiatan utama Program
Pendanaan UMK dan tidak bersifat rutin yakni berupa denda keterlambatan pembayaran angsuran oleh
debitur. Pendapatan lain-lain pada tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 adalah masing-masing sebesar Rp113.765.972 dan Rp2.744.099.
11. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
a. Jenis hubungan dan unsur transaksi dengan pihak berelasi
Pihak berelasi Jenis hubungan Unsur transaksi pihak berelasi
PT Bank Tabungan Negara BUMN Pembina Penempatan Dana
(Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia Pengendalian melalui Pemerintah Piutang kepada BUMN Pembina
(Persero) Tbk Pusat Republik Indonesia Lain/Lembaga penyalur
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Aset
Kas di bank 11.036.287.064 10.970.559.980
Piutang kerjasama PUMK
kepada BRI (Catatan 8) 4.450.333.197 7.214.000.000
Jumlah 15.486.620.261 18.184.559.980
Persentase jumlah aset di pihak
berelasi terhadap jumlah aset 46,47% 57,68%
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember
2024 2023
Pendapatan
Pendapatan jasa administrasi (Catatan 9) 126.393.224 -
126.393.224 -
Persentase jumiah pendapatan kepada pihak
berelasi terhadap jumlah pendapatan 7,82% 0%
14
Page 808
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
11. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
a. Jenis hubungan dan unsur transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan)
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember
2024 2023
Beban
Beban lain-lain (Catatan 6) 34.878.957 -
34.878.957 -
Persentase jumlah beban kepada pihak
berelasi terhadap jumlah beban -19,00% 0%
12. REKLASIFIKASI AKUN LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023 telah diklasifikasikan ulang sebagai
berikut:
Sebelum Setelah
Reklasifikasi Reklasifikasi Reklasifikasi
ASET
ASET LANCAR
Piutang Pinjaman Mitra Binaan - neto 12.428.254.008 123.380.251 12.551.634.259
Piutang lain-lain 8.000.000.000 (8.000.000.000) -
Piutang Jasa Administrasi Pinjaman 123.380.251 (123.380.251) -
ASET TIDAK LANCAR
Piutang Kerjasama PUMK
kepada mitra binaan - neto - 786.000.000 786.000.000
Piutang Kerjasama PUMK
kepada BRI - 7.214.000.000 7.214.000.000
20.551.634.259 - 20.551.634.259
13. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan ini diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh pengelola pada tanggal
27 Februari 2025.
15
Page 809
Page 810
Page 811
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Menara BTN
Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta 10130
Tel. 62-21 6336789, 6332666
Fax. 62-21 6346704
E-mail : csd@btn.co.id
Contact Center: 1500 286
2024
Laporan Tahunan
Names mentioned 126 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.5 ×6
unresolved
org
Dana Pensiun BTN
p.16 ×3
unresolved
—
APS
· Pemegang Saham
p.21
unresolved
org
Bank Menyelaraskan
p.25
unresolved
org
Siber
p.32
unresolved
org
Siber dan Sandi
p.33
unresolved
org
Siber dan Sandi Negara
p.33
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik
p.36
unresolved
org
Milik Negara
p.36 ×7
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.36 ×2
unresolved
org
Milik Negara Compliance
p.39
unresolved
org
KPPU
p.45
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.46 ×2
unresolved
org
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
p.46 ×2
unresolved
org
Milik Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja
p.46
unresolved
org
Menteri
p.46 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.46 ×2
unresolved
org
Menteri BUMN
p.47 ×2
unresolved
org
Milik
p.47
unresolved
org
Bank BUMN
p.48
unresolved
person
Pedoman
· Komisaris
p.50
unresolved
org
Tabungan Negara (Persero) Tbk.
p.53
unresolved
person
Penyempurnaan Piagam
· Komisaris
p.53
unresolved
person
ASEAN CG Scorecard
· Komisaris
p.53
unresolved
org
Penilaian Kembali Pihak (Persero) Tbk.
p.53
unresolved
org
PT Bank Tabungan
p.57 ×2
unresolved
org
Negara (Persero) Tbk.
p.57
unresolved
—
60% yang menempatkan Negara
p.57
unresolved
—
Seri A Dwiwarna yang memberikan
p.57
unresolved
—
pemegangnya hak-hak istimewa yang tidak dimiliki
p.57
unresolved
—
Pengendali. Di luar itu, 40%
p.57
unresolved
—
Rp500,00 (lima ratus rupiah) setiap
p.57
unresolved
—
Seri A Dwiwarna merupakan
p.57
unresolved
—
pengendali dan memiliki keistimewaan dengan hak
p.57
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.61 ×5
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.61 ×6
unresolved
person
Ashoya Ratam
p.62 ×3
unresolved
org
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna Negara (Persero) Tbk
p.62
unresolved
org
PT Akulaku Finance Indonesia
p.64
unresolved
org
PT Akulaku Finance Indonesia. Sampai
p.64
unresolved
org
PT Akulaku. Namun
p.64
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.64 ×3
unresolved
org
Menteri BUMN Nomor PER-
p.66 ×2
unresolved
person
Institutional Banking
· Direktur
p.67 ×2
unresolved
person
Haru Koesmahargyo
· Direktur Utama
p.69 ×5
unresolved
org
Young Global Limited
p.73 ×2
unresolved
org
Purwantono
p.73
unresolved
org
Bank Umum. Agenda Keenam
p.73
unresolved
org
Bank BTN Tahap II Tahun
p.73
unresolved
org
Pusat Statistik
p.74
unresolved
person
Muhammad Quraish Shihab
· Ketua
p.74 ×3
unresolved
person
Nixon L. P. Napitupulu
p.74
unresolved
person
Yumna Shabrina
p.76
unresolved
person
Heru Budi Hartono
· Komisaris
p.76 ×2
unresolved
—
Bidang Tug
· Direktur Utama
p.78 ×2
unresolved
—
CSD
· Corporate Secretary
p.78
unresolved
—
baik secara sendiri-sendiri maupun Bersama-sama
· 8. Menghapus tagih piutang bunga, denda, ongkos-atau kepada orang atau badan lain.
p.79
unresolved
person
Pedoman Pola Hubungan Kerja
· Komisaris
p.85
unresolved
org
Bank Banten
p.91
unresolved
org
Bank Umum Syaria
p.91
unresolved
org
Nixon L.P.
· Direktur
p.99
unresolved
—
Napitupulu
· Utama
p.99
unresolved
—
Poetra
· Finance
p.99
unresolved
person
Setiyo
· Direktur
p.99
unresolved
person
Hirwandi
· Direktur
p.99
unresolved
—
Gafar
· Consumer
p.99
unresolved
—
Hakim
· Operations
p.99
unresolved
—
Putratama
· and Customer
p.99
unresolved
org
PT Garda Multi Talenta BTN Leadership Forum
p.100
unresolved
org
PT Garda Multi Talenta Pathways
p.100
unresolved
person
Pembidangan Tugas Pengawasan
· Komisaris
p.110
unresolved
person
Tabel Pembidangan Tugas
· Komisaris
p.110
unresolved
person
Kebijakan Rangkap
· Komisaris
p.110
unresolved
person
Tabel Rangkap
· Komisaris
p.111
unresolved
org
Pendidikan
p.111
unresolved
org
Kementerian Keuangan Pelatihan Keuangan
p.111
unresolved
person
Plt.
· Direktur Utama
p.111
unresolved
org
Kementerian Keuangan Pengelola Dana Pendidikan Penasihat Utama Menteri Agraria Kementerian Agraria
p.111
unresolved
org
Kementerian Pekerjaan Umum Ahli Utama Mohamad Yusuf
p.111
unresolved
org
Kementerian Pekerjaan
· Komisaris
p.111
unresolved
person
Biro Protokol
· Komisaris
p.111
unresolved
org
Kementerian Sekretariat Negara Permana
p.111
unresolved
—
perbankan, kecuali untuk penyediaan dana
· hubungan kepemilikan dengan anggota Dewan
p.111
unresolved
—
pihak terkait dan hal-hal lain yang diatur
· Komisaris lain, anggota Direksi, pemegang saham
p.111 ×2
unresolved
—
undangan. Keterlibatan atau persetujuan
· dalam rangka bisnis Perseroan.
p.111
unresolved
—
dimaksud, tidak meniadakan tanggung
· 4. Melakukan pengungkapan adanya jabatan rangkap.
p.111
unresolved
—
benturan kepentingan dan/atau bertentangan
· yang bersangkutan tidak boleh melibatkan diri
p.111
unresolved
—
perundangan dan etika
· dalam proses pengambilan keputusan Perseroan
p.111
unresolved
—
1. Mengutamakan kepentingan
· tambahan, pelayanan, uang, barang berharga,
p.111
unresolved
—
dan/atau keluarganya yang mencapai 5% (lima
· kegiatan usaha Perseroan dan kegiatan lain terkait
p.111
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.